Anda di halaman 1dari 18

PROGRAM KERJA PROGRAM STUDI PSIKOLOGI FISIP UNIVERSITAS BRAWIJAYA

PENDAHULUAN Rencana Strategis Program Studi Psikologi ini dikembangkan berdasarkan rencana strategis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya tahun 2007 – 2011, yang meliputi visi fakultas dan merupakan kristalisasi cita-cita serta komitmen bersama tentang kondisi ideal masa depan yang akan dicapai dengan mempertimbangkan kapabilitas dan potensi yang dimiliki, permasalahan atau kendala yang dihadapi dan berbagai faktor yang disebabkan oleh perubahan lingkungan baik internal maupun eksternal yang sedang dan akan berlangsung. Berdasarkan pertimbangan tersebut di atas, selanjutnya dirumuskan berbagai tujuan dan sasaran yang akan dicapai lima tahun kedepan. Berdasarkan tujuan dan sasaran tersebut, selanjutnya dirumuskan berbagai program pengembangan yang perlu ditempuh termasuk di dalamnya penentuan indikator-indikator keberhasilannya. Titik berat perencanaan strategi pengembangan universitas ini adalah aspek-aspek strategis dalam penyelenggaraan dan pengembangan program studi, meliputi kinerja penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat, yang sebenarnya merupakan suatu kesatuan yang saling terkait. Penyusunan Rencana Strategis ini dimaksudkan sebagai pedoman untuk penyelenggaraan dan pengembangan program studi untuk jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan, dengan dimungkinkan adanya peninjauan setiap tahun sekali sesuai dengan perubahan yang dianggap penting yang diperkirakan berpengaruh secara signifikan terhadap penyelenggaraan dan pengembangan program studi. Rencana Strategis disusun sebagai pedoman bagi penyelenggaraan dan pengembangan program studi yang merupakan komitmen bersama seluruh elemen penyelenggara program studi. Karena sifatnya yang masih berupa garis besar, maka rencana strategis ini perlu dijabarkan dalam berbagai dokumen perencanaan yang lebih teknis dan operasional. Setelah melalui perjuangan panjang dalam menghadapi berbagai tantangan, Program Studi Psikologi Universitas Brawijaya menjadi salah satu program studi baru yang memerlukan pengalaman dan menjadi wajib diiringi dengan pengabdian dan dedikasi tenaga pengajar;

komitmen para karyawan dan pimpinan; pengadaan fasilitas pembelajaran serta kepercayaan masyarakat, Program Studi Psikologi akan terus berupaya untuk menghasilkan lulusan yang berguna dan bisa mendarmabaktikan kompetensinya demi membangun masa depan bangsa yang lebih baik. Program Studi Psikologi ke depan akan dihadapkan pada pelbagai peluang dan tantangan yang bersifat global dengan lingkungan yang tatanannya senantiasa berubah dengan sangat cepat dan penuh dinamika. Perubahan tersebut muncul karena dipicu oleh perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi. Kedepan ilmu pengetahuan akan menjadi penggerak utama produktivitas dan pertumbuhan ekonomi sehingga pribadi yang sehat serta pemahaman tentang ilmu pengetahuan akan memegang peranan penting dalam peningkatan kinerja ekonomi. Dengan demikian, penguasaan dan pemanfaatan ilmu Psikologi merupakan syarat pokok bagi kemajuan suatu bangsa.

SEJARAH, VISI, MISI, DAN TUJUAN Program Ilmu Sosial Universitas Brawijaya didirikan pada tanggal 13 Nopember 2003 dengan SK Dirjen Dikti Depdiknas Nomor 3545/D/T/2003 perihal Ijin Penyelenggaraan Program-program Studi Baru pada Universitas Brawijaya jenjang Program Sarjana (S1) (Program Studi Sosiologi dan Program Studi Ilmu Komunikasi). Selanjutnya Program Ilmu Sosial dibentuk pada tanggal 3 Pebruari 2004 melalui SK Rektor Nomor : 002A/SK/2004 sebagai wadah kedua program studi tersebut dan sebagai embrio berdirinya Fakultas Ilmu Sosial di Universitas Brawijaya, kemudian kedua program studi tersebut memperoleh ijin perpanjangan tertanggal 30 Agustus 2006 berdasarkan SK Dikti No. 3227/D/T/2006 untuk Program Studi Sosiologi sedangkan Program Studi Ilmu Komunikasi berdasarkan SK Dikti No. 3228/D/T/2006 tertanggal 30 Agustus 2006. Dalam perkembangannya, melalui SK DIKTI No. 1504/D/I/2007 tertanggal 22 Juni 2007 Program Studi Psikologi telah dibuka di Program Ilmu Sosial.

VISI

Program Studi Psikologi diharapkan menjadi pusat pendidikan, penelitian dan informasi ilmu bagi masyarakat luas termasuk mahasiswa dan distribusi ilmu yang terkait secara signifikan bagi pemanfaatan sumber daya manusia yang sehat dan berkelanjutan. Adapun beberapa hal yang terkait dengan sumber daya manusia yang dinamis dan prodektif adalah :

Perencanaan

dan

pengembangan

sebagaimana mestinya.

individu

sehat

fisiologis

agar

dapat

beraktifitas

Perencanaan individu berkepribadian sehat agar mampu menyesuaikan diri pada lingkungan sosial dan budaya setempat

MISI Program Studi Psikologi sebagai tempat pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (Tri Dharma Perguruan Tinggi) dalam upaya untuk mempersiapkan mahasiswa dan lulusan sebagai makhluk sosial yang berbudaya dan berkepribadian sehat yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa, bermoral tinggi dan berilmu pengetahuan, memiliki kemampuan akademis dalam ilmu jiwa dan mampu menjalankan tugas secara profesional.

TUJUAN Program Pendidikan Sarjana Psikologi mempunyai tujuan khusus dalam menghasilkan lulusan yang berkompentensi, sehingga para lulusan memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam bidang psikologi yang dapat mengefisienkan dan mengefektifkan implementasi program pembangunan dan pemecahan praktis permasalahan yang ada di masyarakat luas.

ORIENTASI

Arah yang dituju oleh program studi Psikologi FISIP Universitas Brawijaya mencakup isu-isu strategis dalam penyelenggaraan dan pengembangan program studi, antara lain

kepemimpinan, relevansi, suasana akademik, kinerja manajemen internal, keberlanjutan, efisiensi dan produktivitas. Isu – isu strategis tersebut menjadi acuan di dalam pengembangan program studi di masa yang akan datang yang dituangkan dalam rencana strategis, menjadi komitmen bersama seluruh elemen penyelenggara universitas. Hal tersebut sejalan dengan paradigma baru manajemen Pendidikan Tinggi yang bertumpu pada kualitas, otonomi, akuntabilitas, akreditasi dan memiliki kesehatan organisasi yang baik dan kondusif bagi pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi dan landasan perkembangan di masa depan. Mengacu ke visi dan misi tersebut dan sesuai dengan Rencana Strategis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, maka program Studi Psikologi telah menetapkan tujuan dan strategi pengembangan untuk periode lima tahun ke depan. Tujuan dan strategi tersebut secara umum mencakup implementasi dan aktualisasi tri dharma perguruan tinggi, yaitu:

1. Meningkatkan proses pendidikan berkualitas untuk setiap bidang keilmuan melalui strategi yang mengedepankan penerapan teknologi informasi, penggunaan sumber daya manusia handal dalam proses belajar mengajar dan layanan informasi akademik kepada pengguna jasa

2. Memperkuat program penelitian inovatif yang bernilai guna dan berhasil guna sesuai dengan

perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kebutuhan masyarakat dan dunia Psikologi 3. Meningkatkan kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilandasi semangat kepedulian dan komitmen terhadap pencarian alternatif solusi untuk berbagai permasalahan dan kebutuhan masyarakat.

EVALUASI DIRI

Dalam evaluasi diri, analisis situasi dikelompokkan menjadi dua, yaitu (1) situasi

internal dan (2) situasi eksternal. Dalam analisis situasi internal, dikaji kekuatan dan kelemahan,

sedangkan

LRAISE yang digunakan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik juga digunakan oleh Program Studi Psikologi untuk mengevaluasi diri dengan sejumlah aspek berikut yaitu, Leadership (kepemimpinan), Relevance (relevansi), Academic Atmosphere (atmosfir akademik), Internal Management (manajemen internal), Sustainability (sustainabilitas), Efficiency and Produtivity (efisiensi dna produktifitas).

tantangan. Parameter

untuk

analisis

situasi

eksternal,

dipaparkan

peluang

dan

a. Kepemimpinan (Leadership) Kekuatan

- Komitmen terhadap pengembangan Program Studi Psikologi yang tinggi

- Perpaduan antara generasi muda dan generasi yang sudah berpengalaman

- Individu yang terlibat dalam pengelolaan sama-sama baru di lembaga baru, sehingga dapat merintis tradisi baru. Kelemahan

- Belum adanya mekanisme kontrol terhadap indikator keberhasilan.

- Koordinasi antar bagian masih lemah.

- Belum terbentuknya budaya partisipatoris

- Keterbatasan SDM dibandingkan dengan jumlah pekerjaan yang tinggi

b. Relevansi Pendidikan Kekuatan

- Memiliki 5 bidang minat sehingga siap menghadapi aspek-aspek perubahan sosial

- Kurikulum yang berbasis kompetensi.

- Tersedianya Lab. Psikologi

- Praktek Pengajaran sebagian sudah dengan prinsip SCL dan PBL.

- Melibatkan praktisi dalam praktek pengajaran.

- Setiap 2 tahun diadakannya MonEv kurikulum.

Kelemahan

- Belum terakreditasi.

- Koleksi bahan pustaka masih terbatas.

- Belum memiliki Gedung Perkantoran dan Perkuliahan sendiri.

- Kerja sama dengan lembaga luar masih terbatas.

- Belum memiliki Alumni.

- Sebagian besar SDM masih berkualifikasi S1 dan S2 dengan golongan yang masih rendah

- Tradisi Akademik yang masih mencari pola karena masih baru.

- Hasil karya dosen seperti jurnal, penelitian, dan pengabdian yang masih rendah.

c. Atmosfir Akademik Kekuatan

- Adanya kerja sama yang baik antar dosen dan karyawan.

- In-put Mahasiswa yang selektif.

- Beberapa dosen sudah merintis hasil karya.

- Semangat akademik (Tridarma) cukup tinggi

- Proses perkuliahan rata-rata berlangsung diatas 80% tatap muka

- Tersedianya GBPP dan SAP (80%).

- Motivasi dalam meneruskan studi lanjut tinggi.

- Adanya kelompok kajian yang spesifik berdasarkan kluster dosen.

Kelemahan

- SDM (staf pengajar dan karyawan) masih terbatas dari segi kualitas dan kuantitas.

- Belum ada dosen yang mendapatkan block grant utk membuat karya ilmiah.

- SDM masih relatif minim dalam pengalaman sebagai pengajar.

- Belum adanya jurnal yang spesifik

- Masih terbatasnya program-program untuk peningkatan kualitas SDM terutama berkaitan dengan PBM.

d.

Manajemen Internal Kekuatan

- Koordinasi internal lebih mudah karena jumlah personel yang sedikit.

Kelemahan

- Masih kurangnya informasi dalam pengembangan SDM.

- Mekanisme evaluasi kinerja dosen belum berjalan secara maksimal.

- Belum ada pegawai khusus yang bertugas menangani sistem administrasi Prodi

e. Sustainabilitas Kekuatan

- Telah melakukan beberapa kerja sama dengan lembaga luar

- Evaluasi PBM telah dilakukan secara rutin yg bersumber dari mahasiswa.

- Telah terbentuknya Himpunan Mahasiswa Psikologi – FIS sebagai wadah komunikasi penunjang antara mahasiswa dengan pihak fakultas.

- Telah terjalin komunikasi antara Program Studi Psikologi dengan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) sehingga informasi mengenai perkembangan ilmu Psikologi baik nasional maupun internasional mudah diakses. Kelemahan

- Belum adanya gedung sendiri menyebabkan keterbatasan penyediaan sarana akademik.

- Sistem keorganisasian yang belum establish (belum fakultas) menyebabkan otoritas lembaga terbatas.

f. Efisiensi dan Produktifitas Kekuatan

- Dominannya jumlah tenaga dosen yang masih muda membuat suasana kompetisi untuk berkarya semakin tinggi.

- Himpunan Mahasiswa Psikologi yang telah memiliki taman baca mandiri mergan sangat potensial untuk dikembangkan sebagai unit penghasil tambahan dana pengembangan mahasiswa.

- Pemanfaatan laboratorium Program Studi untuk kepentingan antar Program Studi dan Fakultas.

- Kerja sama dengan Perusahaan yang terkait dengan disiplin ilmu dalam hal penyediaan tenaga ahli telah meningkatkan kompetensi dosen dan mahasiswa.

- Pertumbuhan jumlah media massa & pergeseran fenomena kehidupan masyarakat menciptakan peluang yang makin besar terhadap kebutuhan lulusan Psikologi. Kelemahan

- Belum adanya tenaga laboran yang memiliki kompetensi khusus sehingga menyebabkan pengelolaan laboratorium Psikologi kurang maksimal.

- Banyaknya beban SKS di setiap dosen, sehingga konsentrasi pada hasil karya ilmiah dan penelitian kurang maksimal.

- Adanya PTN yang telah terlebih dulu menyelenggarakan PS yang serupa dan memiliki dosen yang variatif dan spesifik, serta memiliki guru besar.

- Adanya PTS (Univ Muhammadiyah), yang telah berhasil mengembangkan sarana pendidikan yang lengkap dan berkualitas.

- Kebutuhan industri akan tenaga kerja profesional dan kesiapan lulusan sesuai dengan standard pasar industri masih belum bisa terpenuhi.

SITUASI EKSTERNAL (PELUANG DAN ANCAMAN)

Peluang

a) Peluang peningkatan layanan kerjasama antar lembaga pemerintahan guna memperluas

jaringan dan pengembangan program studi Psikologi ke depan.

b) Kepedulian pihak kampus dalam penawaran dan informasi kerja terhadap lulusan program studi Psikologi.

c) Memungkinkan terjalinnya hubungan yang kondusif dengan instansi pemerintah (BNI, BRI, Universitas,) maupun non pemerintah sehingga dapat memberikan peluang terbentuknya kerjasama dalam arti yang kongkrit terutama dalam penyelenggaraan tes psikologi dan pelatihan (training).

d) Peningkatkan kualitas layanan laboratorium psikologi baik internal maupun eksternal dalam melayani permintaan pasar dengan cara melakukan program integrated community development melalui psikologi terapan.

e) Dukungan terhadap upaya penyempurnaan kurikulum dari berbagai pihak (pengguna, pakar dan alumni) yang tergabung dalam HIMPSI (Himpunan Psikologi Indonesia).

f) Dukungan dari banyak pihak untuk peningkatan proses belajar mengajar. Kesediaan pakar untuk menjadi dosen tamu, dan kesediaan lokasi untuk menjadi mitra dalam proses pendidikan.

g) Terbukanya peluang untuk melakukan kerjasama penelitian terapan dengan beberapa lokasi.

Ancaman/Tantangan (Threats)

a) Meningkatnya tuntutan softskils (Bahasa Inggris dan komputer analisis data sosial) terhadap mutu lulusan yang profesional untuk dapat menyelesaikan masalah bio-psiko-sos-bud.

b) Meningkatnya kegiatan penelitian terapan dan kerjasama dalam pemecahan masalah pembangunan serta sosialisasi hasil penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

c) Meningkatnya persaingan pasar kerja dan kebutuhan akan kualitas dan jumlah lulusan untuk mampu bekerja menembus batas Nasional.

d) Tuntutan penambahan dan peningkatan kualitas sarana fisik, laboratorium, ruang baca/perpustakaan dan studio audio visual sehubungan dengan meningkatnya jumlah mahasiswa dan produktivitas perkuliahan.

e) Sistem akreditasi di tingkat nasional maupun internasional membutuhkan sistem pengelolaan yang bermutu secara berkelanjutan.

f) Akan diterapkannya UB sebagai BHPMN, maka menuntut Program Studi Psikologi untuk meningkatkan prestasi secara professional.

g) Meningkatnya ragam permasalahan eksternal kemahasiswaan, yang menjadikan kebutuhan terhadap terbentuknya forum komunikasi nasional antar mahasiswa pengairan.

h) Meningkatnya tuntutan terhadap kualifikasi, kemampuan dan komitmen staf pengajar dalam bekerja bersama untuk mencapai misi dan tujuan Program Studi Psikologi.

i) Meningkatnya tingkat persaingan antar jurusan/fakultas/universitas.

j) Tuntutan global akan penggunaan sumberdaya manusia yang berkelanjutan.

Atas dasar hasil analisis SWOT di atas maka tujuan dari program pengembangan adalah penyelenggaran pendidikan yang efektif dan efisien pada program studi Psikologi agar dapat menghasilkan sarjana Psikologi yang profesional dan mampu bersaing di pasar kerja serta mampu bekerja di pasar global. Untuk maksud-maksud tersebut strategi yang direncanakan dalam lima tahun mendatang adalah :

a) Peningkatan softskills, sistem informasi geografi dan pemodelan lingkungan pada civitas akademika dengan pengembangan kurikulum berbasis kompetensi.

b) Pengembangan kerjasama penelitian terapan dengan instansi pemerintah/industri pengguna dan masyarakat dengan mengikutsertakan mahasiswa.

c) Pengembangan sistem penjaminan mutu akademik untuk mendukung sertifikasi program studi Psikologi.

d) Peningkatan daya tarik program studi Psikologi dengan inovasi perkuliahan sistem outreach yang juga melibatkan masyarakat.

e) Peningkatan publikasi hasil penelitian untuk mendukung visi program studi.

ROGRAM KERJA DAN SASARAN

A. Pendidikan

I. Meningkatkan mutu akademik sesuai dengan baku mutu akademik nasional

− Program implementasi sistem penjaminan mutu akademik

− Sasaran program studi terakreditasi A

− Tingkat kelulusan tepat waktu 4 tahun

II. Program pengembangan kurikulum sesuai kebutuhan pasar

− Sasaran minimal 80% alumni bekerja sesuai dengan bidangnya dan memiliki kemampuan

untuk berwirausaha serta mampu untuk melakukan studi lanjut

− Presentase waktu tunggu lulusan sebelum bekerja < 6 bulan sebesar 90%.

− Lebih dari 80 % lulusan memiliki IPK rata-rata lebih dari 3,0

− Meningkatkan kompetensi sumberdaya manusia, baik tenaga akademik maupun tenaga pendukung

III. Program Pengembangan staff untuk studi lanjut

− Sasaran: 50 % Dosen tetap bergelar S3

− Sasaran: 100% dosen tetap bersertifikasi dosen

− Menciptakan suasana akademik yang kondusif

IV. Program Peningkatan komunikasi antar civitas academika

− Sasaran: 50% penelitian dilakukan bersama antara dosen dan mahasiswa.

V. Program Peningkatan sistem komunikasi berbasis teknologi informasi dan komunikasi

− Sasaran: 100 % dosen memberdayakan staffsite

− 100 % mahasiswa sudah memanfaatkan studentsite

− 100 % mahasiswa sudah memanfaatkan student center learning.

− 80 % alumni memanfaatkan career center

VI. Program Peningkatan suasana dan budaya ilmiah

− Sasaran: 80% mahasiswa mengikuti seminar, lokakarya dan kegiatan sejenis.

− 100% mahasiswa memanfaatkan layanan perpustakaan.

− 50% mahasiswa mengikuti kegiatan ilmiah nasional dan internasional.

− Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendukung proses pembelajaran

VII. Program Peningkatan akses dan konektivitas antar-kampus

− Akses jaringan nirkabel yang tersedia dengan baik

Layanan informasi dan administrasi akademik dilakukan secara elektronik

VIII.

Program Peningkatan media pembelajaran

100% mata kuliah dilengkapi dengan materi pembelajaran berbasis kompetensi

100% dosen tetap memanfaatkan fasilitas multi media.

Meningkatkan secara berkesinambungan sistem pengelolaan institusi

IX. Program evaluasi berkala (Raker)

Evaluasi dan rencana kerja dilaksanakan setiap awal semester

X. Program penguatan Sistem Informasi Manajemen institusi

Seluruh data/informasi kemahasiswaan, akademik, dosen, alumni, sarana dan prasarana dapat diakses secara elektronis

XI. Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan kemahasiswaan

Program kegiatan ilmiah mahasiswa/Kerja Praktek Lapangan

Program pembekalan dan magang

Program pemberdayaan unit kegiatan mahasiswa

Program kelompok studi dan penelitian mahasiswa

B. Penelitian

I. Pengembangan kelompok penelitian (research group) dan pusat kajian

− Program Penguatan kegiatan penelitian mandiri dan kelompok

− Menyelenggarakan program penelitian inovatif dan produktif.

− Program HAKI

− Program Psikologi terapan

− Meningkatkan jumlah dan kualitas publikasi nasional dan internacional

− Program pelakasanan seminar nasional dan internasional secara`reguler

− Sasaran Seminar nasional 1 tahun sekali

− Program peningkatan jurnal nasional dan international

II. Program kemitraan

− Meningkatkan kerjasama dengan lembaga penelitian di berbagai institusi, baik institusi pendidikan maupun non-pendidikan

C. Pengabdian kepada masyarakat

− Meningkatkan link&match dengan dunia Psikologi

− Meningkatkan kegiatan transfer pengetahuan Psikologi untuk kepentingan masyarakat

INDIKATOR KINERJA PROGAM

 

PENYEHATAN ORGANISASI

Program

Indikator

Kinerja yang akan dicapai

A. Pengembangan Capacity Building

1. Pengelolaan transisional menuju Fakultas

a. Terbentuknya organisasi dan manajemen transisional.

2. Kesiapan

menerima

b. Program-program fakultas dijalankan.

desentralisasi

lebih

besar.

 
 

3. Sistem Penjaminan Mutu

a. Memiliki perangkat organisasi dan dokumen mutu akademik.

b. Terlaksananya audit mutu akademik secara periodik dan tertib.

c. Penyebaran best practices baik di dalam maupun luar fakultas.

d. Audit internal manajemen bidang akademik.

 

4. Kapasitas Institusional.

a. Kapasitas pengelolaan aset, infrastruktur dan finansial yang efisien.

b. Kapasitas pengelolaan SDM meningkat.

c. Kapasitas Sistem Informasi dan Manajemen berbasis teknologi informasi (IT) meningkat.

 

5. Tata Kelola

Visi, Misi, Tujuan mencapai standar kinerja normatif : layak, cukup, relevan, suasana akademik yang menunjang,

efektif, efisien, sustainable, dan

produktif.

Bekerjanya merit-based system dalam pengelolaan organisasi.

 

PENGEMBANGAN OTONOMI

Program

Indikator

Kinerja yang akan dicapai

B. Pengembangan Struktur Pendanaan

1. Hibah Kompetisi

Mampu memperoleh dan mengelola dana hibah kompetisi >= 5 PHK per

tahun.

 

2. Sistem

a. Fungsionalisasi Sistem Informasi Akuntansi berbasis TI terintegrasi, Prosedur dan Manual Keuangan.

Manajemen

Keuangan.

b. Fungsionalisasi Anggaran dan Laporan Realisasi Anggaran Komprehensif.

c. Fungsionalisasi Laporan Keuangan tiap segment/unit satuan divisi.

d. Fungsionalisasi sistem dan prosedur otorisasi keuangan pada setiap satuan divisi.

C. Pemerataan

dan

1. daya tampung

Penambahan jalur masuk dengan tetap memperhitungkan kualitas,sarana dan

Perluasan

akses

pendidikan

prasarana.

D. Pengembangan

Mutu

1. Peningkatan

a. Dosen dengan pendidikan S2 = 100 % (kondisi tahun 2009= 100 %)

dan

Relevansi

kualias SDM

Pendidikan.

b. Computer literacy Dosen = 100%

c. Jumlah publikasi buku ajar =

2/tahun

d. Beban tenaga dosen = 12 sks/semester.

e. Pelatihan soft skill dosen agar dapat melakukan Tri Dharma Pendidikan dengan optimal

 

2. Peningkatan

a. ratio Ruang kuliah/ mahasiswa = 2

sarana

dan

m2

prasarana

b. ratio ruang lab/mhs = 9 m2/mhs.

pendidikan.

c. Ratio Ruang Dosen/dosen = 3,95

m2

d. Bandwith internet = 20Kbps/mhs

e. Interkoneksi jaringan komputer =

85%

f. Waktu penyampaian informasi = 5 hari

g. Berfungsinya laboratorium Psikologi dan Taman Baca Mandiri Mergan untuk kegiatan pengembangan dosen dan mahasiswa.

 

3. Peningkatan mutu

Belum ada

lulusan

serta

peningkatan

efisiensi

dan

efektifitas

proses

belajar mengajar.

E. Pengembangan

Kurikulum

berbasis

a. Rekontruksi kurikulum yang efisien dan berbasis kompetensi. b. Proses belajar mengajar yang mengacu kepada problem based learning dan Student centered learning.

Kurikulum

kompetensi

 

PENGEMBANGAN KEMAHASISWAAN

Program

Indikator

 

Kinerja yang akan dicapai

F. Pengembangan

1. Pembinaan Minat,

a. Sasaran PMB = 100 %

Kemahasiswaan

Bakat,

Penalaran

b. Sasaran tahunan pembinaan kesehatan dan kerohanian mahasiswa = 50 %

dan

Kesejahteraan

mahasiswa.

c. Bekerjasama dengan instansi dan kelompok masyarakat untuk sarana pengembangan minat mhs.

 

2. Pengembangan

a. Terjalinnya koordinasi yang baik dengan lembaga di lingkungan dalam dan luar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

b. Berfungsi secara optimal jaringan komunikasi dalam dan luar negeri.

Kelembagaan

 

3. Pengembangan

a. Tersedianya fasilitas ruang Unit Jaminan Mutu Prodi untuk memantau dan merencanakan pengembangan Prodi .

b. Terdistribusinya ATK dengan lembaga/unit aktivitas.

sarana

c. Terpenuhinya perlengkapan kegiatan kemahasiswaan untuk HIMAPSI dan seluruh mhs Prodi

 

4. Pendanaan

a. Terpenuhinya alokasi anggaran yang sesuai dengan rencana kegiatan.

b. Akuntabilitas dan transparansi penggunaan anggaran untuk setiap kegiatan.

G. Peran Alumni

1. Pembentukan

a. Terbentuknya forum ikatan alumni di Program Studi Psikologi. b. Tersedianya media komunikasi alumni berupa mailling list.

Ikatan

Alumni

Psikologi

c.

tersedianya perangkat administrasi

& dokumen data alumni yang lengkap. d. Tersedianya informasi lowongan kerja bagi alumni Psikologi FISIP UB

 

PENGEMBANGAN KEMAHASISWAAN

Program

Indikator

Kinerja yang akan dicapai

H. Pengembangan

1. mayarakat sebagai tempat belajar

Optimalisasi interaksi kegiatan kemahasiswaan dengan masyarakat, dalam bentuk studi lapangan, pembinaan, pendampingan dan pemberdayaan.

Pengabdian

kepada

masyarakat

 
 

2. masyarakat

a. Terbentuknya jaringan kerja sama dengan beberapa unit UKM, perusahaan maupun instansi pemerintahan.

b. Optimalisasi program community development bagi masyarakat oleh mahasiswa.

sebagai

sumber

finansial

PENGEMBANGAN KERJASAMA INSTITUSIONAL

 

Program

Indikator

Kinerja yang akan dicapai

 

I. Pengembangan

1. kolaborasi

a. Peningkatan kerjasama dalam negeri (kabupaten/kotamadya/kota). b. Peningkatan kerjasama luar negeri c. Internal and eksternal resource sharing.

Kerjasama

Institusional

 

2. internasionalisasi

a. Kerjasama

regional

dan

internasional b. Standar kompetensi internasional

PENUNJANG PENYELENGGARAAN PROGRAM STUDI PSIKOLOGI

Program

Indikator

Kinerja yang akan dicapai

J. Penunjang penyelenggaraan Prodi Psikologi

1. tertib

Mutu layanan semakin baik dan cepat

admiminstrasi dan

peningkatan

mutu

 

layanan.

 

2. peningkatan SDM

Kualitas SDM naik

 

3. Anggaran dan aset

a. Data aset lengkap

b. Mekanisme penganggaran lebih akuntabel

 

4. Sarana

dan

Kenyamanan kerja

Prasarana

 

5. Kesejahteraan

a. Angka kehadiran meningkat

b. Disiplin kerja meningkat

c. Meningkatnya kesejahteraan dosen dan karyawan.

PENUTUP

Rencana Strategis Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya Tahun 2007-2011 merupakan dasar bagi penyusunan rencana kegiatan dan rencana anggaran tahunan di tingkat program Studi. Dampak internal dan eksternal serta ketidaksesuaian dengan sebagian besar kandungan rencana strategis yang sulit diimplementasikan dapat memungkinkan untuk dilakukan perubahan rencana strategis berikutnya yang sesuai dengan kondisi lingkungan.