Anda di halaman 1dari 5

BAB 1 PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Dalam dunia teknologi informasi yang semakin pesat dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi dan keefektifan kerja pada sebuah perusahaan, salah satu contohnya yaitu pada teknologi informasi yang dimanfaatkan untuk menginventarisasi aset perusahaan, penggunaan sistem terkomputerisasi yang pada dasarnya dapat menghemat waktu, tidak menyita banyak tenaga dan menghasilkan keakuratan dalam penyajian data. Tersedianya produk yang cukup merupakan faktor penting guna menjamin kelancaran proses produksi. Persediaan yang terlalu banyak atau persediaan yang terlalu sedikit tidak menguntungkan perusahaan, kekurangan persediaan suatu produk dapat berakibat terhentinya proses produksi dan suatu ketika bisa mengalami kehabisan stok, apabila perusahaan tidak memiliki persediaan yang mencukupi maka biaya pengadaan darurat tentunya lebih mahal. Sebaliknya jika perusahaan memiliki persediaan yang cukup besar, perusahaan dapat memenuhi permintaan pelanggan, namun persediaan produk yang terlalu besar dapat berakibat terlalu tingginya biaya guna menyimpan dan memelihara produk tersebut selama penyimpanan di gudang. Assauri (1993) Permasalahan pada kelebihan dan kekurangan persediaan tersebut menyebabkan perusahaan harus menentukan kebijakan persediaan yang baik dalam melakukan suatu manajemen persediaan didasarkan pada penentuan ukuran pemesanan agar biaya total minimal. PT Wavin Duta Jaya adalah perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur, dimana kegiatannya adalah memproduksi pipa dengan kualitas internasional. Penerapan teknologi di PT Wavin Duta Jaya harus dipilih solusi yang sekiranya cocok dengan bisnis perusahaan agar proses bisnis dapat berjalan

efektif dan efisien, penerapan teknologi harus dapat membantu perusahaan guna meningkatkan keterampilan perusahaan terutama pada pendapatan dan keuntungan suatu perusahaan. Untuk mengatasi masalah masalah tersebut, maka PT Wavin Duta Jaya, khususnya pada Departemen Produksi Fitting menggunakan teknologi berbasis system informasi yakni Enterprise Resource Planning (ERP), dimana dalam pengolahan data sistem proses produksi menggunakan aplikasi QAD Enterprise Application 2010.1 EE untuk menyajikan informasi secara tepat serta akurat yang dapat membantu manajemen dalam proses pengambilan keputusan. Pada laporan Praktik Kerja Lapangan 1 ini akan di paparkan mengenai sistem informasi persediaan bahan baku yang kaitannya dengan proses produksi yang digunakan oleh PT Wavin Duta Jaya. Dengan mengetahui proses produksi dan menyimpan bahan baku yang terjadi saat ini. Yang diharapkan kedepannya dapat diperoleh perbaikan perbaikan untuk memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada pada perusahaan, khususnya di bagian persediaan bahan baku.

1.2. Tujuan Kerja Penelitian

Adapun tujuan dari Praktik Kerja Lapangan 1 ini adalah sebagai berikut: 1. Agar mahasiswa mampu membandingkan apakah teori teori yang didapat dibangku kuliah sudah sesuai dengan penerapan dilapangan. 2. Untuk mengetahui cara penggunaan aplikasi ERP khususnya sistem informasi persediaan bahan baku di PT Wavin Duta Jaya. 3. Sebagai sarana untuk mengetahui dan memahami situasi dan kondisi dunia kerja terutama pada perusahaan manufaktur. 4. Diharapkan dapat memberi saran terhadap masalah yang dihadapi oleh perusahaan yang bersangkutan didalam batas pemikiran yang

ilmiah yang berpedoman pada latar belakang pendidikan yang diperoleh.

1.3. Batasan Masalah Agar dalam penulisan laporan Praktik Kerja Lapangan 1 ini lebih fokus dan terarah, maka perlu diadakan batasan batasan sebagai berikut:
1. 2.

Tempat pengamatan adalah PT Wavin Duta Jaya, Cibitung Pengamatan dilakukan pada bagian Fitting khususnya pada

Produksi Fitting selama 1 bulan mulai dari 1 Agustus s/d 8 September 2012.
3.

Pembatasan masalah mengenai sistem informasi persediaan

bahan baku yang kaitannya dengan proses produksi.

1.4. Metodologi Penelitian Dalam penyusunan laporan Praktik Kerja Lapangan 1 ini tentunya diperlukan data data yang berkaitan dengan tema yang disajikan. Untuk memperoleh gambaran secara keseluruhan, maka dilakukan pendekatan dalam pengumpulan data yang berkaitan dengan tema yang dibahas. Metodologi yang digunakan dalam pengamatan ini adalah: 1. Observasi

Mengamati secara langsung kegiatan produksi dengan tujuan agar lebih memahaminya. 2. Wawancara

Wawancara dilakukan kepada pegawai PT Wavin Duta Jaya dengan tujuan untuk memperoleh data dan informasi mengenai topik yang ingin diketahui. 3. Studi Pustaka

Mengumpulkan data melalui referensi atau sumber sumber tertulis yang sesuai dengan tema yang diambil untuk dijadikan pedoman dalam penulisan laporan Praktik Kerja Lapangan 1 ini sehingga didalam praktik dan teorinya tidak jauh berbeda.

1.5. Sistematika Penulisan Laporan ini disusun berdasarkan hal hal yang berhubungan erat dengan hasil pengamatan sehingga dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai isi laporan dengan praktik kerja lapangan 1 yang dilaksanakan. Adapun penulisan ini disusun berdasarkan sistematika penulisan dengan tahapan tahapan sebagai berikut: BAB I Pendahuluan Pada bab ini dijelaskan tentang latar belakang, tujuan, batasan masalah, metodologi penelitian, dan sistematika penulisan laporan. BAB II Data Umum Perusahaan

Bab ini menjelaskan tentang gambaran perusahaan seperti sejarah perusahaan, tujuan perusahaan, visi dan misi, struktur organisasi, serta informasi lain yang dibutuhkan. BAB III Landasan Teori Bab ini menjelaskan tentang berbagai teori yang diperoleh dari buku buku ataupun berbagai macam referensi yang berkaitan dengan tema yang diambil. Teori teori yang dipaparkan pada laporan ini adalah tentang sistem informasi persediaan bahan baku yang kaitannya dengan proses produksi. BAB IV Hasil Pengamatan Bab ini menguraikan tentang data - data yang telah diperoleh berdasarkan pengamatan selama melaksanakan Praktik Kerja Lapangan, yaitu mengenai sistem informasi persediaan bahan baku yang kaitannya dengan proses produksi. BAB V Kesimpulan dan Saran Pada bab ini diuraikan kesimpulan berdasarkan hasil penulisan laporan serta pengamatan dan saran saran berupa masukan untuk perusahaan.