Anda di halaman 1dari 16

DESAIN PREMIS

Museum Musik Tradisional berfungsi untuk melestarikan pusaka budaya benda dan pusaka budaya takbenda. Pusaka budaya benda dalam hal ini meliputi alat musik gamelan dan pusaka budaya takbenda dalam hal ini meliputi tradisi musik karawitan. Oleh sebab itu Museum Musik Tradisional yang dirancang, memberikan kontribusi bagi organisasi karawitan untuk terus melestarikan tradisi bermusiknya, yang mana tanpa adanya organisasi tersebut maka museum hanya sekedar memamerkan benda mati.

tersebut maka museum hanya sekedar memamerkan benda mati. Museum Musik Tradisional yang dirancang terdiri atas empat

Museum Musik Tradisional yang dirancang terdiri atas empat zona pembagian ruang. Ruang tersebut adalah ruang publik tanpa koleksi, ruang publik dengan koleksi, ruang privat dengan koleksi, dan ruang privat tanpa koleksi. Konsep yang diterapkan pada masing-masing zona meliputi hubungan kedekatan ruang satu dengan ruang yang lain, seperti halnya pada ruang publik dengan koleksi yang diantaranya terdiri atas ruang pamer, ruang diskusi karawitan, ruang pentas, yang berada dekat dengan ruang publik tanpa koleksi yang diantaranya terdiri atas lobby, perpustakaan, dll. Kedekatan ruang satu dengan ruang lain adalah untuk memudahkan sirkulasi bagi pengguna museum.

Konsep ruang publik dengan koleksi pada rancangan ruang pamer yang yaitu adalah, terdirinya tiga bangunan ruang pamer yang mana ruang pamer tersebut akan dihubungkan dengan menggunakan selasar terbuka dan taman- taman. Terdirinya tiga bangunan ruang pamer yang dihubungkan dengan menggunakan selasar yang berfungsi untuk memanfaatkan pantulan sinar matahari dan penghawaan alami, sedangkan terdapatnya taman-taman diantara selasar berfungsi sebagai penyejuk dan view positif bagi pengunjung.

Bentukan yang digunakan pada rancangan Museum Musik Tradisional adalah dengan menggunakan penekanan pada transformasi tektonika joglo mangkurat. Transformasi tektonika pada joglo mangkurat akan difungsikan sebagai lobby pada museum, yang mana transformasi dilakukan khususnya pada sistem sambungan lambang gantung dan lambang sari sebagai ciri khas utama joglo mangkurat. Konsep transformasi sistem lambang gantung dan lambang sari pada lobby museum akan menggunakan plat besi baja untuk perkuatan pada bangunan tersebut. Selain pada lobby, transformasi tektonika juga diaplikasikan pada ruang pamer yang akan dirancang dengan menggunakan transformasi tektonika sistem lambang sari yang dipadukan dengan bentukan limasan. Bentukan limasan pada ruang pamer, dikarenakan bangunan rumah joglo juga terdiri atas bentukan atap limasan dan bentukan pelana. Bentukan atap pelana juga akan digunakan pada rancangan museum yang akan ditempatkan pada beberapa ruang museum. Atap pelana tersebut akan menggunakan perbedaan tinggi yang berfungsi sebagai sebagai pembeda ruang satu dengan ruang lain.

tersebut akan menggunakan perbedaan tinggi yang berfungsi sebagai sebagai pembeda ruang satu dengan ruang lain. xxiii
tersebut akan menggunakan perbedaan tinggi yang berfungsi sebagai sebagai pembeda ruang satu dengan ruang lain. xxiii

xxiii

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL i HALAMAN PENGESAHAN ii HALAMAN CATATAN PEMBIMBING iii HALAMAN PERNYATAAN iv PRAKATA v
HALAMAN
JUDUL
i
HALAMAN
PENGESAHAN
ii
HALAMAN CATATAN PEMBIMBING
iii
HALAMAN
PERNYATAAN
iv
PRAKATA
v
DAFTAR
ISI
vii
DAFTAR
GAMBAR
xii
DAFTAR TABEL
xviii
LAMPIRAN
xx
ABSTRAK
xxii
DESAIN PREMIS
xxiii
BAB I PENDAHULUAN
1
I.1
Judul Tugas Akhir
1
I.2
Penjelasan
1
I.3
Latar Belakang
3
I.3.1 Potensi Museum Musik Tradisional di Yogyakarta
3
I.3.2 Pendekatan Pada Transformasi Tektonika
10
I.4
Permasalahan
11
I.4.1
Permasalahan
Umum
11
I.4.2
Permasalahan
Khusus
11
I.4 Permasalahan 11 I.4.1 Permasalahan Umum 11 I.4.2 Permasalahan Khusus 11 NOVETA MURDIANA DEWI 05512127 vii
I.4 Permasalahan 11 I.4.1 Permasalahan Umum 11 I.4.2 Permasalahan Khusus 11 NOVETA MURDIANA DEWI 05512127 vii

I.5

Tujuan

11

I.5.1 Tujuan Umum 11 I.5.2 Tujuan Khusus 12 I.6 Lingkup Pembahasan 12 I.7 Metode Perancangan
I.5.1
Tujuan
Umum
11
I.5.2
Tujuan
Khusus
12
I.6
Lingkup Pembahasan
12
I.7
Metode Perancangan
12
I.7.1
Pendekatan Perancangan
12
I.7.2 Teknik Pengumpulan Data
12
I.7.3 Metode Analisis Data
13
I.7.4 Membuat Konsep Desain
14
I.7.5
Membuat
Desain Bangunan
14
I.7.6 Pengujian Desain Bangunan
15
I.7.7 Kerangka Metode Perancangan
15
I.8
Keaslian Penulis
16
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
II.1 Tinjaun Museum
17
II.1.1
Pengertian Museum
17
II.1.2
Klasifikasi Museum
18
II.1.3
Fungsi Museum
19
II.1.4
Jenis-jenis Museum
20
II.1.5
Persyaratan Berdirinya Museum
21
II.1.6 Materi Koleksi Museum
23
II.1.7 Tinjauan Kegiatan Pameran
25
Museum 21 II.1.6 Materi Koleksi Museum 23 II.1.7 Tinjauan Kegiatan Pameran 25 NOVETA MURDIANA DEWI 05512127
Museum 21 II.1.6 Materi Koleksi Museum 23 II.1.7 Tinjauan Kegiatan Pameran 25 NOVETA MURDIANA DEWI 05512127

II.1.8 Standar Ruang Gedung Pertunjukan

II.1.9 Pembagian Zona Museum

II.2 Tinjauan Musik Tradisional II.2.1 Pengertian Musik Tradisional II.2.2 Klasifikasi Alat Musik II.2.3 Klasifikasi
II.2
Tinjauan Musik Tradisional
II.2.1
Pengertian Musik Tradisional
II.2.2 Klasifikasi Alat Musik
II.2.3 Klasifikasi Gamelan Jawa
II.3
Tinjauan Transformasi Tektonika Rumah Joglo
II.3.1
Teori
Transformasi
II.3.2
Teori
Tektonika Arsitektur
II.3.3 Tinjauan Rumah Tradisional Jawa
II.3.4 Tektonika dan Filosofi Rumah Joglo
II.4
Studi
Kasus
II.4.1 Studi Kasus Museum Sonobudoyo Unit I
II.4.2 Studi Kasus Musueum Sonobudoyo Unit II
II.4.3 Studi Kasus National Music Museum (NMM)
II.4.4 Studi Kasus Organisasi Karawitan Kotagede
II.4.5 Studi Kasus Pada Rumah Seni

II.4.6 Studi Kasus Rumah Joglo Yogyakarta

28

29

31

31

31

32

36

36

38

40

41

53

53

59

63

66

68

70

II.5 Tinjauan Kawasan Yogyakarta dan Tinjauan Lokasi………………… 73

II.5.1

Kondisi Geografis Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta

73

II.5.2

Tinjauan Lokasi Perencanaan

75

Daerah Istimewa Yogyakarta 73 II.5.2 Tinjauan Lokasi Perencanaan 75 NOVETA MURDIANA DEWI 05512127 ix
Daerah Istimewa Yogyakarta 73 II.5.2 Tinjauan Lokasi Perencanaan 75 NOVETA MURDIANA DEWI 05512127 ix

BAB III ANALISIS

III.1 Analisis SWOT Pada Museum III.1.1 Analisis Studi Kasus Museum Sonobudoyo Unit 1 III.1.2 Analisis
III.1
Analisis SWOT Pada Museum
III.1.1
Analisis Studi Kasus Museum Sonobudoyo Unit 1
III.1.2
Analisis Studi Kasus Museum Sonobudoyo Unit 2
III.1.3
Analisis Studi Kasus NMM
III.1.4
Kesimpulan Analisis Studi Kasus
III.2
Analisis Kegiatan dan Kebutuhan Fungsional Museum
III.2.1
Analisis Kegiatan Pelaku
III.2.2
Analisis
Organisasi
Ruang
III.2.3
Analisis Organisasi Ruang Secara Umum
III.2.4
Analisis Kebutuhan Ruang
III.3
Analisis Musik Gamelan Pada Ruang Pamer
III.4
Analisis Transformasi Tektonika Studi Kasus
III.4.1
Analisis Teori Transformasi
III.4.2
Analisis Teori Tektonika
III.5
Analisis Tektonika Rumah Joglo
III.5.1
Analisis Teori Tektonika
III.5.2
Analisis Teori Variasi Rumah Joglo
III.5.3
Analisis Studi Kasus Tektonika Pendapa
III.5.4
Analisis Tektonika Dan Filosofi Joglo Mangkurat
III.6
Analisis Tektonika Pendapa Joglo Ke Museum
III.7
Analisis Besaran Ruang Museum Musik Tradisional

80

80

80

81

81

82

87

87

92

98

98

101

102

102

103

104

104

105

108

112

115

116

Tradisional 80 80 80 81 81 82 87 87 92 98 98 101 102 102 103
Tradisional 80 80 80 81 81 82 87 87 92 98 98 101 102 102 103
III.8 Analisis Tapak 120 III.8.1 Lokasi Perencanaan 120 III.8.2 Analisis Site 122 BAB IV KONSEP
III.8
Analisis Tapak
120
III.8.1
Lokasi Perencanaan
120
III.8.2
Analisis Site
122
BAB IV KONSEP
126
IV.1
Konsep Transformasi Tektonika
126
IV.2
Konsep Pembagian Zoning
133
IV.3
Konsep Penerapan Zoning Pada Site
134
IV.4
Konsep Sirkulasi Dan Gubahan Masa
135
IV.5
Konsep Pembagian Ruang Pada Site
136
IV.6
Konsep Ruang Pada Site
137
IV.7
Konsep Bentukan Ruang
138
BAB V
PENGEMBANGAN DESAIN
146
V.1
Pengembangan Desain Transformasi Tektonika
146
V.2
Pengembangan Zoning
148
V.3
Pengembangan Desain Sirkulasi
149
V.4
Pengembangan Desain Ruang Pada Site
150
V.5 Pengembangan Desain Bentukan Ruang
151
DAFTAR PUSTAKA
157
Ruang Pada Site 150 V.5 Pengembangan Desain Bentukan Ruang 151 DAFTAR PUSTAKA 157 NOVETA MURDIANA DEWI
Ruang Pada Site 150 V.5 Pengembangan Desain Bentukan Ruang 151 DAFTAR PUSTAKA 157 NOVETA MURDIANA DEWI

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1 : Peta Provinsi Yogyakarta 6 Gambar 2 : Peta Kota Yogyakarta 9 Gambar
Gambar 1 :
Peta Provinsi Yogyakarta
6
Gambar 2 :
Peta Kota Yogyakarta
9
Gambar 3 :
Tempat Duduk Penonton
28
Gambar 4 :
Kemiringan Sudut Lantai Tetap
28
Gambar 5 :
Kemiringan Lantai Iscidomal
29
Gambar 6 :
Rentang Daerah Pertunjukan
29
Gambar 7 :
Daerah Sudut Pandangan Dari Bukaan Panggung
29
Gambar 8 :
Pembagian Zona Museum
30
Gambar 9 :
Perkiraan Besaran Kebutuhan Ruang
30
Gambar 10 : Bentuk Gamelan Jawa
32
Gambar 11 : Macam-Macam Bentuk Rumah Tinggal Tradisional Jawa
40
Gambar 12 : Gambar Umpak
41
Gambar 13 : Konstruksi Saka Guru
43
Gambar 14 : Gambar Brunjung di Lihat Dari Bawah
44
Gambar 15 : Gambar Irisan Brunjang Membujur
44
Gambar 16 : Rangkaian Dudur, Iga-Iga
45
Gambar 17 : Joglo Lawakan
46
Gambar 18 : Joglo Sinom
47
Gambar 19 : Joglo Jompongan
47
Gambar 20 : Joglo Pangrawit
48
Gambar 21 : Joglo Mangkurat
48
Joglo Jompongan 47 Gambar 20 : Joglo Pangrawit 48 Gambar 21 : Joglo Mangkurat 48 NOVETA
Joglo Jompongan 47 Gambar 20 : Joglo Pangrawit 48 Gambar 21 : Joglo Mangkurat 48 NOVETA

Gambar 22 : Joglo Hageng

Gambar 23 : Semar Tinandhu

Gambar 24 : Joglo Ceblokan

Gambar 25 : Joglo Kepuhan Limolasan

Gambar 26 : Joglo Kepuhan Apitan

Denah Museum Sonobudoyo Unit I Pendopo Ruang Pengenalan
Denah Museum Sonobudoyo Unit I
Pendopo
Ruang Pengenalan

Gambar 27: Joglo Lambangsari

Gambar 28 : Joglo Wantah Apitan

Gambar 29 : Susunan Tata Ruang Rumah Joglo

Gambar 30:

Gambar 31:

Gambar 32:

Gambar 33 : Ruang Prasejarah

Gambar 34 : Ruang Klasik Peninggalan Islam

Gambar 35 : Ruang Batik

Gambar 36 : Ruang Wayang

Gambar 37 : Ruang Jawa

Gambar 38 : Ruang Bali Satu

Gambar 39 : Ruang Bali Dua

Gambar 40 : Replika Candi Bentar

Gambar 41 : Museum Sonobudoyo

Gambar 42 : Struktur Pendapa Museum Sonobudoyo

Gambar 43 : Saka Guru Musuem Sonobudoyo

49

49

50

50

51

51

52

53

55

55

55

56

56

56

56

56

56

56

56

57

58

58

Musuem Sonobudoyo 49 49 50 50 51 51 52 53 55 55 55 56 56 56
Musuem Sonobudoyo 49 49 50 50 51 51 52 53 55 55 55 56 56 56

Gambar 44 : Denah Museum Sonobudoyo Unit II

60

Gambar 45 : R. Tiket

Gambar 46 : R. Pengenalan

Gambar 47 : R. Alam, Lingkungan, Budaya

Gambar 48 : R. Sejarah dan Budaya

Alam, Lingkungan, Budaya Gambar 48 : R. Sejarah dan Budaya Gambar 49 : R. Serba Guna

Gambar 49 : R. Serba Guna

Gambar 50 : R. Kesenian

Gambar 51 : R. Alat Transportasi

Gambar 52 : Mushola

Gambar 53 : Tampak Ruang Pengenalan Museum Sonobudoyo Unit II

Gambar 54 : Struktur Museum Sonobudoyo Unit II

Gambar 55 : Denah Lantai Satu NMM

Gambar 56 : Lillibridge Gallery

Gambar 57 : Abell Gallery

Gambar 58: Rawlins Gallery

Gambar 59 : Arne B. Larson Concert Hall

Gambar 60 : Denah Lantai Dua

Gambar 61 : Cutler Gallery

Gambar 62 : Pressier Gallery

Gambar 63 : Beede Gallery

Gambar 64 : Evirist Gallery

Gambar 65 : Lewison Gallery

61

61

61

61

61

61

61

61

62

62

63

64

64

64

64

64

65

65

65

65

65

65 : Lewison Gallery 61 61 61 61 61 61 61 61 62 62 63 64
65 : Lewison Gallery 61 61 61 61 61 61 61 61 62 62 63 64

Gambar 66 : Grease Gallery

Gambar 67 : Tampak Depan National Music Museum

Gambar 68 : Ruang Organisasi Karawitan Ngesti Laras

Gambar 69 : Rumah Seni Cemeti

Gambar 70 : Galeri Utama dan Corridor

: Rumah Seni Cemeti Gambar 70 : Galeri Utama dan Corridor Gambar 71 : Struktur Rumah

Gambar 71 : Struktur Rumah Seni Cemeti

Gambar 72 : Joglo Ndalem Notoprajan

Gambar 73 : Struktur Joglo Pada Pendapa

Gambar 74 : Atap Pendapa Joglo

Gambar 75 : Bentukan Atap Sekitar Joglo………………………………………

Gambar 76 : Atap Pendapa Joglo

Gambar 77 : Struktur Pendapa Pada Joglo

Gambar 78 : Peta Daerah Istimewa Yogyakarta

Gambar 79 : Peta Kota Yogyakarta

Gambar 80 : Foto Udara Kawasan Kotagede

Gambar 81 : View Kawasan Sekitar Perencanaan

Gambar 82 : Kontur

Gambar 83 : Vegetasi

Gambar 84 : Aksesibilitas

Gambar 85 : Kebisingan

Gambar 86 : Lintasan Matahari

Gambar 87 : Angin

65

65

67

68

69

69

70

71

71

71

72

73

74

75

75

77

77

78

78

78

79

79

Gambar 87 : Angin 65 65 67 68 69 69 70 71 71 71 72 73
Gambar 87 : Angin 65 65 67 68 69 69 70 71 71 71 72 73

Gambar 88 : Bentukan Gamelan Jawa

Gambar 89 : Analisis Pendapa Joglo Ndalem Yudonegaran

Gambar 90 : Peta Kota Yogyakarta

Gambar 91 : Foto Udara Kawasan Kotagede

Gambar 92 : Rekonstruksi Tektonika Joglo Mangkurat

Kotagede Gambar 92 : Rekonstruksi Tektonika Joglo Mangkurat Gambar 93 : Bagian Rekonstruksi Tektonika Joglo Mangkurat

Gambar 93 : Bagian Rekonstruksi Tektonika Joglo Mangkurat

Gambar 94 : Struktur Joglo Mangkurat Dan Detail

Gambar 95 : Pembagian Zoning………………………………………………

Gambar 96 : Penerapan Zoning

Gambar 97 : Konsep Sirkulasi Gubahan Masa

Gambar 98 : Pembagian Ruang Pada Site

Gambar 99 : Konsep Ruang Pada Site

Gambar 100 : Konsep Lobby

Gambar 101 : Rekonstruksi Ruang Pamer

Gambar 102 : Konsep Bangunan Ruang Pamer

Gambar 103 : Tiga Ruang Pamer

Gambar 104 : Tampak Atas Selasar Dan Taman

Gambar 105 : Konsep

Selasar Dan Taman

Gambar 106 : Konsep Ruang Publik Tanpa Dan Dengan Koleksi

Gambar 107 : Tiga Dimensi Ruang Publik Tanpa Dan Dengan Koleksi

Gambar 108 : Konsep Cafe Dan Toko Sofenir

101

111

120

121

126

127

128

133

134

135

136

137

138

139

140

140

141

142

143

143

144

101 111 120 121 126 127 128 133 134 135 136 137 138 139 140 140
101 111 120 121 126 127 128 133 134 135 136 137 138 139 140 140
Gambar 109 : Konsep Ruang Privat Dengan Dan Tanpa Koleksi 144 Gambar 110 : Tiga
Gambar 109 :
Konsep Ruang Privat Dengan Dan Tanpa Koleksi
144
Gambar 110 : Tiga Dimensi Ruang Privat Dengan Dan Tanpa Koleksi
145
Gambar 111 : Tiga Dimensi Ruang Privat Dengan Dan Tanpa Koleksi
145
Gambar 112 : Transformasi Lambang Gantung Dan Lambang Sari
146
Gambar 113 : Detail Transformasi Lambang Gantung Dan Lambang Sari
147
Gambar 114 :
Rekonstruksi Transformasi Joglo
147
Gambar 115 :
Pengembangan Zoning
148
Gambar 116 :
Pengembangan Desain Sirkulasi
149
Gambar 117 :
Pengembangan Desain Sirkulasi
150
Gambar 118 :
Pengembangan Desain Lobby
151
Gambar 119 : Detail Transformasi Lambang Sari Pada Ruang Pamer
152
Gambar 120 : Pengembangan Tiga Ruang Pamer
153
Gambar 121 :
Pengembangan Taman Dan Selasar
154
Gambar 122 : Pengembangan Ruang Publik Tanpa Dan Dengan Koleksi
155
Gambar 123 : Pengembangan Ruang Privat Dengan Dan Tanpa Koleksi
156
NOVETA MURDIANA DEWI 05512127
xvii

DAFTAR TABEL

Tabel 1 : Museum di Yogyakarta 4 Tabel 2 : Museum Yang Memiliki Koleksi Alat
Tabel 1
: Museum di Yogyakarta
4
Tabel 2
: Museum Yang Memiliki Koleksi Alat Musik Gamelan
5
Tabel 3
: Jumlah Organisasi Karawitan
7
Tabel 4
: Jumlah Organisasi karawitan Kotagede
8
Tabel 5
: Koleksi Museum Sonobudoyo Unit I
54
Tabel 6
: Fasilitas Museum Sonobudoyo Unit I
54
Tabel 7
: Koleksi Museum Sonobudoyo Unit II
59
Tabel 8
: Fasilitas Museum Sonobudoyo Unit II
60
Tabel 9
: SWOT Sonobudoyo Unit 1
80
Tabel 10 : SWOT Sonobudoyo Unit 2
81
Tabel 11 : SWOT NMM
81
Tabel 12 : Analisis Program Ruang
82
Tabel 13 : Analisis Kondisi dan Pola Ruang Pamer
83
Tabel 14 : Analisis Zoning Bangunan
85
Tabel 15 : Zona A
99
Tabel 16 : Zona B
99
Tabel 17 : Zona C
99
Tabel 18 : Zona D
100
Tabel 19 : Analisis Musik Gamelan
101
Tabel 20 : Kategori Transformasi
102
Tabel 21 : Transformasi Tektonika Rumah Seni Cemeti
103
NOVETA MURDIANA DEWI 05512127
xviii
Tabel 22 : Analisis Variasi Rumah Joglo 105 Tabel 23 : Analisis Pendapa Joglo Ndalem
Tabel 22 : Analisis Variasi Rumah Joglo
105
Tabel 23 : Analisis Pendapa Joglo Ndalem Notoprajan
109
Tabel 24 : Analisis Pendapa Joglo Ndalem Yudonegaran
110
Tabel 25 : Analisis Filosofi dan Material Joglo
112
Tabel 26 : Analisis Sistem Struktur dan Konstruksi Joglo
113
Tabel 27 : Analisis Tektonika Joglo Mangkurat
114
Tabel 28 : Analisis Transformasi Tektonika Dan Fungsi Ruang
115
Tabel 29 : Zona A Publik Tanpa Koleksi
117
Tabel 30 : Zona B Ruang Publik Dengan Koleksi
117
Tabel 31 : Zona C Ruang Privat Dengan Koleksi
118
Tabel 32 : Zona D Ruang Privat Tanpa Koleksi
119
Tabel 33 : Tabel Analisis Site
122
Tabel 34 : Alternatif Sambungan 1
129
Tabel 35 : Alternatif Sambungan 2
131
NOVETA MURDIANA DEWI 05512127
xix

LAMPIRAN

1. Pengujian Desain.

2. Poster.

3. Gambar Kerja :

Gambar 1 :

Situasi. Sitepan Dan Tampak Kawasan. Tampak Kawasan Dan Potongan Kawasan. Denah Dan Tampak Lobby. Potongan
Situasi.
Sitepan Dan Tampak Kawasan.
Tampak Kawasan Dan Potongan Kawasan.
Denah Dan Tampak Lobby.
Potongan Lobby.
Detail Lobby.
Denah Dan Tampak Ruang Pamer 1.
Potongan Ruang Pamer 1.
Denah Dan Tampak Ruang Pamer 2.

Gambar 2 :

Gambar 3 :

Gambar 4 :

Gambar 5 :

Gambar 6 :

Gambar 7 :

Gambar 8 :

Gambar 9 :

Gambar 10 : Potongan Ruang Pamer 2.

Gambar 11 : Denah Dan Tampak Ruang Temporer.

Gambar 12 : Potongan Ruang Temporer.

Gambar 13 : Detail Atap Ruang Pamer.

Gambar 14 : Detail Kuda-Kuda Ruang Pamer.

Gambar 15 : Rencana Pondasi Kolom Balok Ruang Pamer.

Gambar 16 : Rencana Atap Ruang Pamer.

Gambar 17 : Denah Dan Tampak Ruang Publik Dengan Koleksi.

Gambar 18 : Potongan Rencana Pondasi Ruang Publik Dengan Koleksi.

Publik Dengan Koleksi. Gambar 18 : Potongan Rencana Pondasi Ruang Publik Dengan Koleksi. NOVETA MURDIANA DEWI
Publik Dengan Koleksi. Gambar 18 : Potongan Rencana Pondasi Ruang Publik Dengan Koleksi. NOVETA MURDIANA DEWI

NOVETA MURDIANA DEWI 05512127

xx

Gambar 19: Rencana Kolom Balok Dan Atap Ruang Publik Dengan Koleksi.

Gambar 20 : Denah Dan Tampak Ruang Publik Tanpa Koleksi.

Gambar 21: Potongan Rencana Pondasi Ruang Publik Tanpa Koleksi.

4.

Gambar 22 : Rencana Kolom Balok Dan Atap Ruang Publik Tanpa Koleksi.

: Rencana Kolom Balok Dan Atap Ruang Publik Tanpa Koleksi. Gambar 23 : Denah Tampak Potongan

Gambar 23 : Denah Tampak Potongan Ruang Privat Dengan Koleksi.

Gambar 24 : Rencana Pondasi Kolom Balok Ruang Privat Dengan Koleksi.

Gambar 25 : Rencana Atap Ruang Privat Dengan Koleksi.

Gambar 26 : Denah Tampak Potongan Ruang Privat Tanpa Koleksi.

Gambar 27 : Rencana Pondasi Kolom Balok Ruang Privat Tanpa Koleksi.

Gambar 28 : Rencana Atap Ruang Privat Tanpa Koleksi.

Gambar 29 : Rencana Sanitasi Site.

Gambar 30 : Rencana Utilitas.

Tiga Dimensi Interior Dan Eksterior.

Sanitasi Site. Gambar 30 : Rencana Utilitas. Tiga Dimensi Interior Dan Eksterior. NOVETA MURDIANA DEWI 05512127
Sanitasi Site. Gambar 30 : Rencana Utilitas. Tiga Dimensi Interior Dan Eksterior. NOVETA MURDIANA DEWI 05512127

NOVETA MURDIANA DEWI 05512127

xxi