i

Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal

KATA SAMBUTAN

ii

D

eklarasi Universal Hak Asasi Manusia menegaskan bahwa setiap iii orang berhak memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas tanpa memandang usia, jenis kelamin, ras, golongan ataupun agama tertentu. Pendidikan merupakan salah satu pemenuhan hak asasi manusia untuk mengembangkan kepribadian dan karakter yang menghargai kebebasan berpikir, menumbuhkan dan menggalakkan sikap saling pengertian, toleransi, persahabatan dan perdamaian. Untuk memenuhi hak terhadap pendidikan bagi kelompok orang dewasa tertentu, pendidikan masyarakat diharapkan mampu berperan untuk mendorong tumbuhnya masyarakat belajar sepanjang hayat melalui program pendidikan keaksaraan, pendidikan kecakapan hidup dan kewirausahaan, peningkatan budaya baca masyarakat, Pengarusutamaan Gender dan pendidikan perempuan, pendidikan keorangtuaan dan penataan pendidikan nonformal. Melalui berbagai inisiatif beragam program ini diharapkan terdapat investasi pendidikan nasional bagi pemenuhan hak warga negara terhadap akses pendidikan bermutu yang benar-benar dapat dirasakan dan dilihat hasilnya oleh seluruh masyarakat. Buku petunjuk teknis pengajuan dan pengelolaan dana program pendidikan masyarakat ini dimaksudkan sebagai acuan bagi para penyelenggara pendidikan masyarakat untuk mengakses bantuan biaya pelaksanaan berbagai kegiatan program pendidikan masyarakat.

Petunjuk Teknis Pengajuan, Pengelolaan, dan Penyelenggaraan

Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal

dan Penyelenggaraan Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal Tahun 2012 diharapkan dapat dijadikan acuan bagi para pembina. Seiring dengan kecenderungan perkembangan dan tuntutan masyarakat yang makin kompleks. Sejatinya pengembangan pendidikan masyarakat merupakan upaya peningkatan kemampuan personal orang dewasa sebagai anggota masyarakat yang pada gilirannya akan meningkatkan kapasitas masyarakat sebagai investasi masyarakat pembelajaran dalam proses pendidikan sepanjang hayat. maka disusun buku petunjuk teknis sebagai acuan untuk mengajukan pelaksanaan program Pendidikan Masyarakat melalui APBN 2012. kebutuhan masyarakat terhadap layanan pendidikan nonformal makin berkembang. untuk meningkatkan mutu pendidikan masyarakat. dan Penyelenggaraan Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal .. dan Informal. keterjangkauan dan kualitas layanan pendidikan masyarakat secara terarah dan terpadu.KATA PENGANTAR Saya menyambut baik diterbitkannya petunjuk teknis ini sebagai upaya untuk meningkatkan layanan pendidikan orang dewasa dengan memperluas iv ketersediaan. Ph. endidikan masyarakat merupakan suatu proses dimana upaya pendidikan yang diprakarsai pemerintah diwujudkan secara terpadu dengan upaya penduduk setempat untuk meningkatkan kondisi sosial. Nonformal. Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat berupaya meningkatkan keaksaraan penduduk dewasa melalui berbagai program yang terintegritasi dengan program keaksaraan usaha mandiri. NIP 195905121983111001 Petunjuk Teknis Pengajuan. Petunjuk Teknis Pengajuan. Untuk meningkatkan penjaminan kualitas pelaksanaan keseluruhan program disusun petunjuk teknis penyelenggaraan program pendidikan masyarakat. pengembangan budaya baca masyarakat. Dengan demikian. Pengelolaan. penyelenggara. Pengelolaan. pendidikan keorangtuaan. dan penataan kelembagaan penyelenggara pendidikan masyarakat. Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta. Januari 2012 Plt. tutor P Hamid Muhammad. dan v budaya yang lebih bermanfaat dan memberdayakan masyarakat. pengarusutamaan gender bidang pendidikan dan pemberdayaan perempuan.D. ekonomi.

........ Pemantauan dan Evaluasi ............. Alokasi dan Rincian Penggunaan Dana ................. Semoga Petunjuk Teknis Pengajuan.. dengan harapan semoga Allah SWT memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada semua.......... A... Jakarta............................................... BAB V Penutup ............................................................ B.... Latar Belakang ...... Tujuan Petunjuk Teknis .....................195804091984022001 Petunjuk Teknis Pengajuan... dan pemangku kepentingan lainnya untuk berpartisipasi dalam kegiatan penyelenggaraan pendidikan keaksaraan berbasis seni budaya lokal............................................. BAB IV PEMANTAUAN DAN PELAPORAN .......................... Tujuan Program .... A.................... A. BAB II PROGRAM PENDIDIKAN KEAKSARAAN BERBASIS SENI BUDAYA LOKAL . Pengertian ........ B.. C............... Sasaran Program (Penerima Manfaat) .. Pengelolaan............ Pelaporan ................... A............. Proses Penyaluran Dana .............. Ph D NIP.....D............ Catatan Khusus . KATA SAMBUTAN .......... Pengelolaan....... Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan kepada berbagai pihak atas kontribusi dan perannya dalam penyusunan petunjuk teknis ini.. Akhirnya semoga petunjuk teknis yang disusun dengan kesungguhan........... Deskripsi Kegiatan .... dan Penyelenggaraan Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya vi Lokal Tahun 2012 ini bermanfaat dan dapat digunakan sebagaimana mestinya............................. Ella Yulaelawati.......... Dasar Hukum .................................................. KATA PENGANTAR ................. Amin.....................................DAFTAR ISI pendidikan nonformal dan informal................. D...................................................................... Persyaratan Lembaga .................................................. Lembaga Penyelenggara .....A.............................................................................. E....................................................... C.......................... C............... BAB III PROSEDUR PENGAJUAN DAN PENYALURAN DANA ...................................................................................... dan Penyelenggaraan Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal ........................................................................................................... BAB I PENDAHULUAN .......................... iii v vii vii 1 1 5 6 7 7 7 8 8 8 15 17 17 17 18 19 22 23 23 24 27 Yulaelawati M A Ph.......................... B............................ M......................................................... DAFTAR ISI............................... Hasil yang Diharapkan .................................................. Tata Cara Pengajuan Dana .......... dan keikhlasan ini dapat bermanfaat untuk kita semua........................................................................ komitmen............. F.......... Januari 2012 Direktur Pembinaan Pendidikan Masyarakat............. E............... D.......................... B...........

.. Latar Belakang Aksara merupakan sistem penulisan suatu bahasa dengan menggunakan tanda-tanda simbol.... Pemberdayaan masyarakat juga akan meningkatkan kemampuan seseorang untuk dapat mengelola hidupnya secara mandiri sebagai indikator pemberdayaan meliputi kemampuan: 1) memahami masalah........ viii 28 28 33 34 35 36 38 41 42 43 45 46 47 BAB I PENDAHULUAN Lampiran 7................ Pemberdayaan akan meningkatkan kemampuan masyarakat agar dapat mengarahkan....... 4) mengelola sumber daya.. Format Rekapitulas Rincian Rencana Penggunaan Dana .. mendidik... A.. Lampiran 3.. Format Profil Rincian Lembaga/Organisasi ............... menjamin keseimbangan lingkungan... membentuk dan mengelola hidupnya.. mengendalikan............ Lampiran 5... Lampiran 8. dan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.. Selanjutnya pembangunan masyarakat merupakan suatu proses yang berkelanjutan dengan pendekatan holistik atau menyeluruh sesuai dengan kebutuhan masyarakat..... Lampiran 4.... Lampiran 10...... 2) menilai tujuan hidupnya.................. 1 Petunjuk Teknis Pengajuan........ melibatkan.................... Lampiran 11 Format Contoh Buku Kas Umum ... memastikan keberlanjutan/ kebertahanan.... Pemberdayaan masyarakat merupakan upaya untuk mengubah dan membentuk kehidupan masyarakat... Format Acuan Rincian Rencana Penggunaan Dana .. Contoh Akad Kerjasama ............... Pengelolaan............ kemudian menerapkan pemberdayaan yang berpengaruh..... bukan hanya sebagai huruf atau rangkaian abjad.............. Aksara merupakan suatu sarana yang menghantar cakrawala pengetahuan dan peradaban suatu bangsa karena aksara membentuk wacana yang dapat dikenali.......... Lampiran 9... Lampiran 6.............. dan Penyelenggaraan Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal ..Lampiran–Lampiran ........ Format Laporan Akhir Pelaksanaan Program . dan menggunakan kemitraan untuk membuka akses untuk sumber daya dan dana..... Untuk mewujudkan aksara yang membangun peradaban diperlukan kemampuan ragam keaksaraan yang memberdayakan. Format Laporan Awal Pelaksanaan Program .................... Format Cover Proposal .... Format Rekomendasi Dinas Pendidikan Kab/Kota ... Format Acuan Sistematika Penyusunan Proposal . Lampiran 2.. Format Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak .. Lampiran 1........ dipahami............ Lampiran 12 Format Contoh Buku Penerimaan/Penyetoran Pajak ...... diterapkan...... 3) membentuk strategi.............. 5) bertindak dan berbuat........

Mereka merupakan kelompok masyarakat khusus (komunitas khusus) yang perlu mendapat perhatian khusus pula. nilai dan budaya. dan sejenisnya) yang secara geografis umumnya sulit dijangkau. serta berbasis kecakapan hidup. dan keterampilan yang memadai dalam mempertahankan hidup. program berbasis kebutuhan. nelayan dan sebagian lain merupakan kelompok masyarakat miskin perkotaan yang bermata pencaharian sebagai buruh serabutan atau penganggur. Peningkatan Kualitas. Inpres tersebut mengamanatkan target pengurangan jumlah penduduk buta aksara usia 15 tahun ke atas menjadi lima persen pada akhir tahun 2009. baik keaksaraan dasar yang merupakan program pemberantasan buta aksara maupun keaksaraan usaha mandiri atau menu ragam keaksaraan lainnya yang merupakan program pemeliharan dan peningkatan kemampuan keaksaraan. akses terhadap informasi dan komunikasi yang penting untuk membuka cakrawala kehidupan mereka juga terbatas karena tidak memiliki kemampuan keaksaraan yang memadai. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. pemberdayan sebagai ciri utama. dan Penyelenggaraan Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal . kawasan perdesaan miskin. aksara kewirausahaan. masyarakat berperan dalam pengendalian dan pengawasan program. Sejalan dengan Prakarsa Keaksaraan untuk Pemberdayaan (LIFE) UNESCO-UNLD. Komitmen internasional yang dikenal dengan Deklarasi Dakkar mengamanatkan untuk menurunkan separuh jumlah penduduk buta aksara di masing-masing negara anggota UNESCO pada tahun 2015. berbasis pengalaman.Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat menerapkan kerangka kerja Aksara Membangun Peradaban dengan menerapkan lima misi kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yaitu: Ketersediaan. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Non Formal dan Informal sejak tahun 2009 menyediakan layanan program pendidikan keaksaraan. Hal ini dilakukan karena terdapat kecenderungan para aksarawan baru atau penduduk dewasa yang berkeaksaraan rendah lainnya kembali buta aksara. sebagian besar di antaranya adalah perempuan. lingkungan sepanjang hayat. Kesetaraan Pendidikan yang nondiskriminatif. buruh. partisipatif. Keterjangkauan. pulau terluar atau pulau-pulau kecil. peningkatan budaya baca masyarakat. telah tercapai target sisa penduduk buta aksara usia 15 tahun ke atas sebesar 5% atau sekitar 8. berakar pada nilai-nilai sosial. melalui pemikiran kreatif dan inovatif. kawasan pesisir. terisolir. sebagian besar bertempat tinggal di daerah tertinggal (terpencil. Penduduk buta aksara yang berdiam diri di daerah tertinggal tersebut. pengetahuan. pengarusutamaan gender dan anak. Umumnya mereka bermata pencaharian sebagai: petani. demokratis. 2 Pelaksanaan progam-program pendidikan masyarakat tersebut perlu terus dikembangkan dan diperbaharui. Dari jumlah tersebut. Akibatnya. yang ditindaklanjuti dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 35 Tahun 2006 tentang Pedoman Pelaksanaan GNP-PWB/PBA. Kebijakan ini direspons sangat positif oleh Pemerintah Indonesia dengan menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2006 tentang Gerakan Nasional Percepatan Penuntasan Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun dan Pemberantasan Buta Aksara (GNP-PWB/PBA).3 juta orang. relatif sangat tertinggal dalam berbagai aspek kehidupan dan sarat dengan berbagai permasalahan sosial ekonomi dan keterbatasan hidup lainnya. Mereka tertinggal dalam hal pengetahuan. Sesuai dengan Inpres Nomor 5 Tahun 2006 tersebut. menghargai norma. pendidikan pemberdayaan perempuan. pedalaman. serta penguatan kelembagaan pendidikan masyarakat. Ini berarti akan terjadi percepatan pengurangan separuh jumlah penduduk buta aksara di Indonesia sesuai target UNESCO. apabila kemampuan keaksaraannya tidak dipergunakan secara fungsional dan berkelanjutan. perbatasan. komunitas adat terpencil. Program aksara membangun peradaban antara lain: pendidikan keaksaraan. Pengelolaan. 3 keterampilan serta sikap mental pembaharuan dan pembangunan. khususnya dalam diversifikasi layanan yang berpihak pada keluasan dan keragaman cakupan sasaran dengan menerapkan unsur-unsur pemberdayaan masyarakat berikut: swamanajemen. Petunjuk Teknis Pengajuan. dan Keterjaminan memperoleh layanan pendidikan. karena umumnya mereka tidak memiliki pendidikan.

seperti pendidikan kecakapan hidup perempuan. dan program sejenis lainnya. Program-program tersebut didukung dengan bantuan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rintisan. 3. 12. 2. 9. antara lain meliputi pendidikan keaksaraan dasar. dan Penyelenggaraan Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal . Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. serta program-program pendidikan pemberdayaan perempuan. dan integritas dalam melaksanakan pembelajaran dan pelatihan di bidang seni budaya lokal. keaksaraan usaha mandiri. Untuk memberikan rambu-rambu dan panduan bagi para penyelenggara program pendidikan keaksaraan berbasis seni budaya lokal dan pihak-pihak lain yang terkait dalam pengajuan dan pengelolaan dana bantuan program keaksaraan berbasis seni budaya lokal tahun 2012. Pengelolaan. Petunjuk Teknis Pengajuan. Tugas dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2010. pada tahun 2012 Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat menyediakan berbagai layanan program. 10. dan keaksaraan berbasis seni budaya lokal. 5. 11. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. pendidikan pemberdayaan perempuan untuk 4 pembangunan berkelanjutan. 6. maka disusunlah ”Petunjuk Teknis Pengajuan. 7. Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009 tentang Pembentukan 5 Kabinet Indonesia Bersatu II sebagaimana telah diubah terakhir dengan Keputusan Presiden Nomor 56/P Tahun 2011. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Dasar Hukum 1.Atas dasar itu. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 35 Tahun 2006 tentang Petunjuk teknis Pelaksanaan Gerakan Nasional Percepatan Penuntasan Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun dan Pemberantasan Buta Aksara (GNPPWB/PBA). peningkatan budaya tulis melalui koran ibu. Melalui program ini diharapkan peserta didik khususnya para pemuda putus sekolah (pengangguran). 8. Tugas dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi. TBM Penguatan Keaksaraan dan TBM Ruang Publik. dan Informal Tahun 2012. Nonformal. Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2006 tentang Gerakan Nasional Percepatan Penuntasan Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun dan Pemberantasan Buta Aksara (GNP-PWB/PBA). Program ini dapat diakses oleh berbagai lembaga/organisasi sebagai penyelenggara program yang memiliki legalitas. mencintai. Undang-undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Undang-undang Nomor 7 Tahun 1984 tentang Ratifikasi Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Wanita. keaksaraan berbasis cerita rakyat. B. Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan. Salah satu program pendidikan keaksaraan yang akan dilakukan pada tahun 2012 adalah Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal. pendidikan keluarga berwawasan gender. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 36 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional. dan Penyelenggaraan Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal”. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 84 tahun 2008 tentang Pengarusutamaan Gender Bidang Pendidikan. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 48 tahun 2010 tentang Rencana Strategis Pembangunan Pendidikan Nasional Tahun 2010 – 2014. sekaligus melestarikan nilai-nilai seni budaya lokal yang kita miliki di berbagai daerah. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Pengelolaan. untuk mengimbangi semakin maraknya budaya asing yang masuk ke Indonesia seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang pesat saat ini. 4. 13. Program ini digulirkan dalam rangka mendorong dan memotivasi masyarakat khususnya peserta didik (warga belajar) program pendidikan nonformal (khususnya program pendidikan keaksaraan) dalam mengikuti program pembelajaran pendidikan keaksaraan yang terintegrasi dengan pengembangan seni budaya lokal. keaksaraan keluarga. Instruksi Presiden nomor 9 tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam seluruh bidang pembangunan. kapabilitas. aksara kewirausahaan. dapat lebih mengenal.

moral. Seni budaya lokal adalah salah satu karya manusia yang di dalamnya terdapat pengetahuan. Sasaran Program (Penerima Manfaat) Sasaran program atau sebagai penerima manfaat penyelenggaraan program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal ini adalah penduduk usia 15 tahun ke atas. Sebagai panduan bagi petugas teknis Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat dalam melakukan penilaian dan seleksi proposal. serta melakukan pembinaan dan pemantauan terhadap lembaga/organisasi penyelenggara program. Tujuan Petunjuk Teknis Petunjuk Teknis Pengajuan. 2. menetapkan lembaga/organisasi penerima dana bantuan penyelenggaraan program. Pengertian 1. 3. B. Pengelolaan. menyalurkan dana. BAB II PROGRAM PENDIDIKAN KEAKSARAAN BERBASIS SENI BUDAYA LOKAL 7 A. Meningkatkan tata kelola dan akuntabilitas publik dalam penyelenggaraan program. Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal merupakan kemampuan melestarikan seni budaya lokal melalui pembelajaran dan pelatihan untuk meningkatkan keberaksaraan dan keberdayaan masyarakat di bidang seni budaya lokal. serta melaksanakan program kegiatan. 3. dan Penyelenggaraan Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal . Pengelolaan. Sebagai panduan bagi para lembaga/organisasi calon penyelenggara program pendidikan keaksaraan berbasis seni budaya lokal untuk menyusun dan mengajukan proposal untuk memperoleh dana bantuan penyelenggaraan program. mengelola dan mempertanggungjawabkan dana secara 6 akuntabel dan transparan. dan perilaku hidup manusia serta adat istiadat yang berkembang di masing-masing daerah yang perlu dikembangkan dan dilestarikan.C. Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya lokal adalah bantuan dana penyelenggaraan program yang diberikan oleh Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat kepada lembaga/ organisasi sebagai penyelenggara program untuk digunakan sebagai biaya operasional penyelenggaraan pendidikan keaksaraan berbasis seni budaya lokal. Petunjuk Teknis Pengajuan. prioritas bagi pemuda/i yang putus sekolah dan tidak memiliki pekerjaan atau pengangguran. 2. dan Penyelenggaraan Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal ini bertujuan: 1.

terdokumentasikannya seni budaya/kearifan lokal di suatu daerah berupa bahan. Sosialisasi dimaksudkan untuk menginformasikan tentang program dan kegiatan yang akan dilaksanakan. 4) bersedia mengikuti program sampai dengan selesai. Tujuan Program Tujuan Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal ini adalah meningkatkan keberaksaraan penduduk usia 15 tahun ke atas khususnya para pemuda/i yang putus sekolah dan tidak memiliki pekerjaan melalui pembelajaran dan pelatihan yang terintegrasi dengan seni budaya lokal tertentu untuk meningkatkan pengetahuan. pamflet/ leaflet atau melalui siaran radio komunitas setempat. sikap. Deskripsi Kegiatan Adapun gambaran pelaksanaan atau tahapan kegiatan yang perlu dilakukan oleh lembaga/organisasi penyelenggara program pendidikan keaksaraan berbasis seni budaya lokal. Mengidentifikasi dan menyeleksi calon tutor/pelatih/nara sumber teknis. atau Paket B. atau paket A. prioritas usia produktif umur 15 – 30 tahun. adalah sebagai berikut : 1. 8 D. Petunjuk Teknis Pengajuan. dan Penyelenggaraan Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal . atau Paket C). serta c. Pengelolaan.C. Sosialisasi Program Tahapan pertama yang perlu dilaksanakan oleh lembaga/organiasi penyelenggara program adalah melakukan sosialisasi program kepada aparat pemerintah. meningkatnya pengetahuan. 4. b. meningkatnya kesadaran untuk menghargai dan melestarikan seni budaya lokal sebagai bagian dari jati diri dan kekayaan budaya bangsa. dan keterampilan di bidang seni budaya lokal. media. masyarakat setempat (dimana lokasi program diselenggarakan). Persiapan a. Sosialisasi dapat dilakukan secara langsung atau melalui surat edaran. Hasil seleksi calon peserta didik ke dalam contoh tabel berikut: No Nama Jenis kelamin Umur Pendidikan Alamat E. Mengidentifikasi dan menyeleksi calon peserta didik (minimal 25 orang). tokoh agama/masyarakat. 3) bersedia atau berupaya mengarahkan peserta didik yang telah menyelesaikan program untuk membentuk klub sebagai peluang mencari nafkah (lapangan kerja). 3) diutamakan bagi peserta didik yang telah menyelesaikan salah satu program pendidikan nonformal (pasca program pendidikan keaksaraan. 3. sikap dan keterampilan peserta didik di bidang seni budaya lokal. 9 2) belum memiliki pekerjaan tetap atau pengangguran. atau metode pembelajaran dan pelatihan keaksaraan berbasis seni budaya lokal. terpeliharanya seni budaya/kearifan lokal di suatu daerah yang diapresiasikan melalui pementasan seni budaya. dengan persyaratan: 1) pemuda/i yang berusia 15 tahun ke atas. dengan persyaratan: 1) memiliki pengalaman dan keahlian tertentu sesuai bidang atau jenis seni budaya lokal yang akan dibelajarkan dan dilatihkan. Hasil yang Diharapkan Hasil yang diharapkan melalui penyelenggaraan program pendidikan keaksaraan berbasis seni budaya lokal ini adalah: 1. 2) bersedia membelajarkan dan melatih peserta didik sampai selesai. 2.

alat-alat tulis. Peserta didik Mengingat sasaran program ini adalah warga masyarakat setempat sebagai peserta didik yang relatif masih muda. h. 2. dengan ketentuan: 1) merupakan seni budaya lokal yang masih terpelihara dan perlu dikembangkan. Misalnya. Pengelolaan. dan sejenisnya. Menyusun rencana pembelajaran dan pelatihan sesuai dengan jenis seni budaya lokal yang akan dibelajarkan dan dilatihkan. seperti: seni rupa. i. Menyiapkan rencana dan waktu pembelajaran/pelatihan. Tempat pembelajaran dan pelatihan sebaiknya dilakukan di 11 sekitar lokasi lembaga penyelenggara program atau di sentra pengembangan seni budaya lokal tersebut. jika waktu pembelajaran dan pelatihan membutuhkan waktu selama 66 jam @ 60 menit. maka program ini dapat dilaksanakan selama 3 bulan. Petunjuk Teknis Pengajuan. yaitu: a. dengan menyiapkan berbagai alat. Menyiapkan hal-hal lainnya yang dibutuhkan. 2) memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan sebagai lapangan kerja dalam mendukung pariwisata lokal. maka perlu ditumbuhkembangkan kesungguhan mereka untuk terus belajar.Hasil seleksi calon tutor/pelatih/nara sumber teknis dicatat ke dalam contoh tabel berikut: No Nama Jenis kelamin Umur Pendidikan Pekerjaan Alamat 10 d. berlatih dan memberdayakan dirinya melalui aktifitas pembelajaran dan pelatihan keaksaraan berbasis seni budaya lokal yang diselenggarakan untuk kepentingan bersama. gambar/poster. seni teater. Menyiapkan bahan dan media pembelajaran dan pelatihan. dan Penyelenggaraan Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal . yang dirumuskan ke dalam contoh tabel berikut: Pokok Bahasan Materi pembelajaran/ pelatihan Metode Media/ pembelajaran/ sarana yang pelatihan digunakan No Tujuan Evaluasi f. dan lain-lain yang diperlukan sesuai jenis seni yang diprogramkan. Komponen Pembelajaran dan Pelatihan Untuk memastikan proses pembelajaran dan pelatihan berlangsung sesuai rencana. untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan pembelajaran dan pelatihan. alat-alat seni budaya lokal. Mengidentifikasi jenis seni budaya lokal yang akan dipilih sebagai bidang atau jenis program pembelajaran dan pelatihan yang akan dilakukan. dan jika pertemuan dilakukan 6 jam per minggu. g. seni tenun tradisional. Komponen-komponen pendukung pembelajaran dan pelatihan tersebut dapat disiapkan dan dilakukan secara parsial maupun terintegrasi. seni pahat. e. Menyiapkan tempat dan sarana pembelajaran/pelatihan. Lama waktu pembelajaran dan pelatihan sangat tergantung pada kedalaman materi yang akan dipelajari dan dilatihkan. bahan dan sarana pembelajaran/pelatihan yang dibutuhkan sesuai jenis program seni budaya lokal yang diselenggarakan. antara lain: buku pegangan. sesuai dengan jenis seni budaya lokal yang diprogramkan. seni tari. perlu adanya dukungan dan ketersediaan berbagai komponen pembelajaran dan pelatihan yang harus dipersiapkan secara baik. seni musik.

menjadi salah satu aspek yang menjadi inti program ini. Program Pembelajaran dan Pelatihan Program pembelajaran dan pelatihan seyogianya mengacu pada standar keaksaraan usaha mandiri dengan lama pembelajaran dan pelatihan minimal setara dengan 66 jam pembelajaran @ 60 menit. harus dikelola sesuai rincian penggunaan dana yang ditentukan.000. Oleh karena itu. Terbuka kesempatan untuk melakukan inovasi. Penilaian Hasil Belajar Hasil belajar diharapkan dapat dicapai sesuai standar kompetensi yang ditentukan. Kecermatan dalam memilih tempat pembelajaran/pelatihan. namun tetap menyesuaikan pada kedalaman materi yang harus dipelajari dan dilatihkan sesuai jenis program yang diselenggarakan. yaitu penguasaan pengetahuan dan keterampilan seni budaya lokal sesuai target materi pembelajaran Petunjuk Teknis Pengajuan. penyelenggara program. Pengembangan bahan/materi pembelajaran yang sesuai konteks lokal (fungsional). memiliki peran yang sangat sentral. Idealnya adalah seseorang yang menguasai teknik membelajarkan orang dewasa. Tutor/pelatih/nara sumber teknis Tutor/pelatih/nara sumber teknis program pembelajaran/ pelatihan. d. Pengelolaan. i. Bahan Belajar Berbagai potensi sumber daya di bidang seni budaya setempat dapat dijadikan sebagai bahan belajar dalam program pembelajaran/pelatihan. Tempat Belajar/Berlatih Tempat pembelajaran dan pelatihan dapat dilakukan dimana saja. dapat mengelompokkan warga belajar dalam 2 atau 3 kelompok belajar. Pemilihan alat-alat seni budaya lokal sebagai sarana/ fasilitas belajar harus disesuaikan dengan potensi seni budaya yang tersedia dan diminati warga belajar. Dana Belajar Biaya pembelajaran dan pelatihan yang disediakan pemerintah harus diperhitungkan dengan cermat sesuai peruntukkannya. c.000. dan memelihara semangat belajar bersama. dan memahami konsep dan pemanfaatan seni budaya lokal dalam kehidupan masyarakat setempat. efisien. dan Penyelenggaraan Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal . sangat diperlukan agar tercipta suasana yang mencerahkan dan memberdayakan peserta didik. Lembaga penyelenggara diharapkan dapat 13 menggali sumber dana lain sebagai pendamping dana subsidi pemerintah untuk memaksimalkan penyelenggaraan program. sangat memerlukan kiatkiat dan motivasi pembelajaran. Dana sebesar Rp 50. sehingga peluang peserta didik untuk mencapai kompetensi yang dipersyaratkan dapat terwujud dengan baik. agar pembelajaran dan pelatihan dapat berjalan secara efektif.12 b. Kelompok Belajar Untuk mengefektifkan proses pembelajaran dan pelatihan. g.(lima puluh juta rupiah) per lembaga. Pengelompokan ini dimaksudkan untuk mempermudah pengelolaan. Fasilitas/Sarana Belajar Ketersediaan sarana dan fasilitas belajar berupa alat-alat seni budaya lokal mutlak diperlukan dalam pelaksanaan pembelajaran dan pelatihan. dan memberikan hasil yang maksimal. dengan tetap memperhatikan penyesuaian dengan kebutuhan setempat. Sangat dianjurkan agar bahan belajar menggunakan berbagai pengalaman masyarakat atau tokoh/ praktisi di bidang seni dan budaya setempat sebagai bahan/materi pembelajaran agar memberi manfaat langsung bagi warga belajar.. e. berarti harus yang serba bagus dan mahal. Namun demikian tidak f. Inovasi dalam aspek penyediaan sarana belajar yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan warga belajar dewasa sangat diperlukan. memahami karakteristik pendidikan orang dewasa. yang penting menyenangkan dan kondusif bagi peserta didik untuk belajar meningkatkan kemampuan dan keterampilannya. h.

yaitu sebesar Rp. Sebelum pembelajaran dan pelatihan dilakukan. Pelaksanaan Pembelajaran dan Pelatihan Kegiatan pembelajaran dan pelatihan dilaksanakan paling lambat 2 (dua) minggu setelah bantuan dana diterima oleh lembaga penyelenggara program. 2. perlu disusun jadwal pertemuan seperti pada contoh tabel berikut: Hari/tanggal Pukul Tempat Pokok Bahasan Pertemuan ke … mengetahui sampai sejauhmana pencapaianrencana pembelajaran dan pelatihan dapat dilaksanakan. Inovasi pembelajaran dalam program ini sangat penting. Evaluasi Hasil Pembelajaran dan Pelatihan Apabila program pembelajaran dan pelatihan telah selesai dilaksanakan.000. dan peserta didik dianggap telah memiliki keterampilan seni budaya lokal. dampak program (outcomes). maka perlu dilakukan evaluasi pembelajaran untuk Petunjuk Teknis Pengajuan.. 3. Berdasarkan hasil evaluasi pembelajaran dan pelatihan.000 (lima puluh juta rupiah). agar diarsipkan secara tertib dan teratur. pengelola program harus membuat daftar hadir peserta dan daftar hadir tutor/pelatih/nara sumber teknis. Oleh karena itu perlu dilakukan penilaian hasil belajar (teori dan praktek) bagi setiap warga belajar pada akhir program. serta melakukan evaluasi hasil pembelajaran/pelatihan.000.000. F. Alokasi dan Rincian Penggunaan Dana 1. mengacu pada prosentase yang tertera pada tabel sebagai berikut: Dalam setiap pertemuan. pengelola program menilai bahwa sebagian besar pencapaian hasil pembelajaran/ pelatihan belum dapat memenuhi target sesuai dengan tujuan yang diharapkan. sehingga memungkinkan peserta didik dapat memanfaatkannya untuk berusaha (enterteineur) untuk pemberdayaan diri dan lingkungannya. 50. Rincian Penggunaan Dana Adapun rincian alokasi penggunaan dana. Apabila hasil pembelajaran/pelatihan dinilai telah memenuhi target yang diinginkan. maka pengelola harus melanjutkan pembelajaran/ pelatihan bagi peserta didik sampai dengan target yang ditentukan. dan cara mengukur hasil pembelajaran/pelatihan. dan Informal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebesar Rp 600. karena terkait dengan hasil belajar atau keluaran (output). Untuk kelancaran pelaksanaan program pembelajaran dan pelatihan. Alokasi Dana Alokasi pemberian bantuan dana penyelenggaraan program pendidikan keaksaraan berbasis seni budaya lokal pada tahun 2012 ini hanya tersedia di Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. maka pengelola dapat melakukan 15 suatu pentas seni budaya pada acara-acara seremonial tertentu di daerah. Kepada setiap lembaga/organisasi penyelenggara program pendidikan keaksaraan berbasis seni budaya lokal yang terpilih. 4. sehingga diketahui hasil pembelajaran dan pelatihan yang dicapai dalam penyelenggaraan program ini.(enam ratus juta rupiah) dengan sasaran sebanyak 12 lembaga yang terpilih berdasarkan kompetisi proposal. Pengelolaan. dan Penyelenggaraan Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal . sebaiknya dilakukan terlebih dahulu sosialisasi kepada tokoh-tokoh masyarakat setempat dan pihak lain yang dianggap perlu untuk memperoleh dukungan keberhasilan program. Semua dokumen pembelajaran dan pelatihan. Nonformal. akan diberikan bantuan dana yang digunakan untuk mendukung penyelenggaraan program kegiatan.14 dan pelatihan yang dilakukan.

adalah sebagai berikut: 1. dan lain-lain) alat dan bahan Pembelian jenis-jenis peralatan seni budaya lokal pembelajaran/ Prosentase 5% 30% BAB III PROSEDUR PENGAJUAN DAN PENYALURAN DANA pelatihan Penyusunan bahan dan media pembelajaran/ pelatihan praktik keterampilan seni budaya local Transport tutor/pelatih/narasumber keterampilan Transport penyelenggara/pengelola program 4. Pementasan dan Pementasan dalam acara tertentu Dokumentasi Pendokumentasian kegiatan 5. buku tulis/referensi. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang telah memiliki nomor induk lembaga (NILEM). dengan alamat yang jelas. Manajemen program Pemantauan dan evaluasi program 3. atau satuan pendidikan masyarakat sejenis lainnya. dan integritas dalam melaksanakan program pembelajaran dan pelatihan keterampilan di bidang seni budaya lokal. kapasitas. Setiap lembaga/organisasi penyelenggara program pendidikan keaksaraan berbasis seni budaya lokal ini harus membelajarkan dan melatih peserta didik (warga belajar) sebanyak minimal 25 (dua puluh lima) orang. memiliki akte notaris pendirian lembaga atau ijin pendirian lembaga dari instansi berwenang. Pengelolaan. dan Penyelenggaraan Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal . memiliki struktur organisasi kepengurusan dan uraian tugas pengurus.No Komponen Pembiayaan Rincian Pembiayaan 1. 2. Persyaratan Lembaga Persyaratan lembaga/organisasi sebagai penerima bantuan dana penyelenggaraan program pendidikan keaksaraan berbasis seni budaya lokal ini. B. 3. Lembaga Penyelenggara 20% 10% 17 Pelaporan Adapun lembaga/organisasi penyelenggaraan program pendidikan keaksaraan berbasis seni budaya lokal sebagai penerima dana bantuan penyelenggaraan program ini adalah lembaga/organisasi yang memiliki legalitas. Petunjuk Teknis Pengajuan. memiliki rekening bank atas nama lembaga/organisasi. Identifikasi calon Pendataan calon WB dan pelatih WB dan pelatih Identifikasi jenis keterampilan seni budaya lokal ATK WB dan pengelola program (pensil. 4. diutamakan yang telah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atas nama lembaga/organisasi. seperti: klub atau sanggar seni (kesenian). Pengadaan penghapus. pulpen. 2. Penyelenggaraan 35% program 16 A.

Profil lembaga. Akte Notaris Lembaga. Nonformal. Pengiriman Proposal Proposal yang telah disusun. Tata Cara Pengajuan Dana 1. Proses Penyaluran Dana 1. 2) Proposal yang lolos seleksi administrasi. 2) Tim penilai melakukan ranking menurut bobot penilaian dari yang terbesar sampai yang terkecil. Penyusunan Proposal Untuk memperoleh bantuan dana penyelenggaraan program pendidikan keaksaraan berbasis seni budaya lokal. Surat pernyataan kesanggupan melaksanakan program. Proposal dikirim selambat-lambatnya pada 31 Juli 2011. sehingga diperoleh daftar lembaga/organisasi yang dianggap layak sebagai nominasi calon lembaga/organisasi penerima dana. 2. dengan ketentuan: a. Tahap pertama. b. dan Informal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan u. akan dinilai oleh Tim Penilai Proposal (independen) yang diangkat dan ditetapkan dengan Surat Keputusan Pejabat Pembuat Komitmen pada Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. memiliki kemampuan dan pengalaman dalam menyelenggarakan program. 18 b. dan tembusannya (berupa fotocopy) dikirim kepada Dinas Pendidikan Provinsi dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat (masing-masing rangkap satu). Gedung E Lantai 6. 8. Verifikasi Proposal Untuk membuktikan kebenaran data dan informasi yang disusun dalam proposal. 2. Penilaian proposal dilakukan melalui dua tahap. perlu dilakukan verifikasi terhadap calon lembaga/organisasi penyelenggara program Hal ini dimaksudkan C. kemudian dikirim kepada: Direktur Pembinaan Pendidikan Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini.5. 6. dan Penyelenggaraan Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal . Proposal asli dikirim kepada Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat sebanyak rangkap 2 (dua). sesuai dengan jenis seni budaya lokal yang diusulkan atau diselenggarakan. maka bagi proposal yang dinilai telah memenuhi syarat dalam penilaian proposal. serta untuk memperkuat hasil penilaian tim penilai proposal. Kasubag Tata Usaha. penilaian administratif: 1) Proposal yang tidak lolos seleksi administratif dinyatakan gugur. dan lain-lain yang diperlukan). 7. dengan catatan apabila sampai dengan batas waktu tersebut masih tersedia dana bantuan yang belum tersalurkan. maka waktu pengajuan proposal dapat diperpanjang sampai dengan tersalurnya semua alokasi bantuan yang masih tersedia. yaitu: a. Petunjuk Teknis Pengajuan. Tahap kedua. Nonformal. Senayan. Pengelolaan. dan Informal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. penilaian subtansi/isi: 1) Proposal dinilai berdasarkan bobot penilaian (score) oleh tim penilai. fotocopy rekening bank atas nama lembaga yang masih aktif. Penilaian Proposal Setiap proposal yang diajukan kepada Direktorat Pembinaan 19 Pendidikan Masyarakat. memperoleh rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat. lembaga/organisasi harus menyusun proposal sesuai dengan sistematika penyusunan proposal seperti yang tertera dalam lampiran petunjuk teknis ini (lengkap dengan lampiran proposal seperti: Rekomendasi Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. dapat menyediakan tenaga Tutor/pelatih/nara sumber teknis. fotocopy NPWP lembaga. memiliki sarana dan prasarana pembelajaran/pelatihan untuk melaksanakan program. akan dilanjutkan pada penilaian tahap kedua. Jakarta 10270. D.p. Jalan Jenderal Sudirman. dengan alamat: Kompleks Kemdikbud.

Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat mengajukan usulan penyaluran dana kepada Biro Keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk memperoleh Surat Perintah Membayar (SPM). dan Penyelenggaraan Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal . 4. Verifikasi proposal dapat dilakukan dengan cara: a. c. melalui mekanisme sebagai berikut: a. KPPN Jakarta III meminta bank penyalur untuk mentransfer dana ke rekening lembaga/organisasi sesuai daftar yang tercantum dalam surat keputusan tentang penetapan lembaga/organisasi penerima bantuan dana. kelayakan dan kredibilitas lembaga yang bersangkutan telah sesuai dengan kriteria yang ditentukan. c. Pihak Kedua juga menandatangani kuitansi penerimaan dana. kemudian Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat memproses penyaluran bantuan dana kepada lembaga/organisasi (penerima bantuan dana sebagai penyelenggara program). Penyaluran Dana Berdasarkan dokumen yang telah ditandatangan seperti disebutkan di atas. 5. kemudian dilakukan penandatanganan akad kerjasama antara Pihak Pertama (Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat) dan Pihak Kedua (Lembaga/Organisasi penerima bantuan dana sebagai penyelenggara program). Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat dapat mengirimkaan surat keputusan tersebut kepada Dinas Pendidikan Provinsi setempat. sesuai dengan konsep akad kerjasama terlampir. Melakukan visitasi atau kunjungan lapangan (sesuai ketersediaan anggaran) terhadap lembaga/organisasi yang dianggap perlu dikunjungi untuk memastikan kebenaran (objektifitas) kondisi dan keberadaan lembaga. selanjutnya Pejabat Pembuat Komitmen pada Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat dapat menetapkan lembaga/organisasi penerima dana dengan menerbitkan Surat Keputusan tentang daftar lembaga/ organisasi penerima bantuan dana. untuk digunakan sebagai bahan pembinaan terhadap lembaga/organisasi penerima bantuan dana tersebut. Berdasarkan persetujuan Direktur Pembinaan Pendidikan Masyarakat. Bersamaan dengan penandatanganan akad kerjasama tersebut. Petunjuk Teknis Pengajuan. kemudian Pejabat Pembuat Komitmen pada Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat mengajukan daftar nominasi calon lembaga penerima dana kepada Direktur Pembinaan Pendidikan Masyarakat untuk memperoleh persetujuan. Pengambilan dana harus dilakukan oleh ketua lembaga/organisasi yang namanya tercantum dalam surat keputusan tentang penetapan lembaga/ organisasi penerima bantuan dana. Penetapan lembaga/organisasi penerima dana Berdasarkan hasil penilaian proposal dan verifikasi terhadap lembaga/ organisasi calon penerima dana. Mengundang lembaga/organisasi yang terpilih sebagai nominasi calon penerima bantuan dana untuk mempresentasikan program yang diusulkan pada pertemuan yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. Pengelolaan. b. b. dan 21 dokumen lain yang diperlukan untuk proses pencairan dana. Biro Keuangan Kemdikbud mengajukan SPM ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta III untuk proses penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D). Penandatanganan Akad Kerjasama Berdasarkan Surat Keputusan tentang penetapan lembaga/organisasi penerima bantuan dana. 3. Klarifikasi dan konfirmasi tentang kebenaran dokumen dalam proposal melalui surat atau telepon kepada lembaga/organisasi calon penerima bantuan dana atau kepada Dinas Pendidikan setempat.20 untuk memastikan dan meyakinkan bahwa keberadaan. d.

dan Informal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan beserta jajarannya. Setiap lembaga/organisasi penerima bantuan dana penyelenggaraan program pendidikan masyarakat. dan Penyelenggaraan Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal . mempertanggungjawabkan penggunaan dana secara akuntabel dan transparan. maka evaluasi program dapat dilakukan oleh Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat dan pihak-pihak terkait. Untuk mengetahui sejauhmana keberhasilan pelaksanaan program sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat beserta jajarannya. 2. Pemantauan dan Evaluasi Untuk memastikan pelaksanaan program berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Dinas Pendidikan Provinsi dan Dinas Pendidikan Kabupaten/ Kota. Penilik yang membidangi Pendidikan Nonformal (PAUDNI) di tingkat kecamatan. BAB IV PEMANTAUAN DAN PELAPORAN 22 23 A. diharapkan dapat melakukan pemantauan terhadap lembaga/ organisasi penerima bantuan dana penyelenggaraan program pendidikan masyarakat secara berjenjang. b. Pengelolaan. 3. diharapkan melakukan pembinaan secara terus menerus terhadap lembaga/organisasi penerima bantuan dana penyelenggaraan program pendidikan masyarakat. 2. memiliki kewenangan untuk melakukan pemantauan pelaksanaan program secara berkala terhadap lembaga/organisasi penerima bantuan dana penyelenggaraan program pendidikan masyarakat. Lembaga/organisasi yang ditetapkan sebagai penerima bantuan dana harus: a. sesuai dengan Akad Kerjasama dan peraturan yang berlaku. 3. Nonformal. tidak akan diikutsertakan dalam proses penilaian (kompetisi) proposal untuk memperoleh dana bantuan penyelenggaraan program pendidikan masyarakat tahun 2012. agar berkoordinasi dengan instansi perpajakan setempat untuk memenuhi ketentuan yang berkaitan dengan perpajakan. tidak memungut biaya apapun untuk proses penetapan dan pencairan dana bantuan penyelenggaraan program pendidikan masyarakat. 4. maka: 1. Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. menggunakan dan mengadministrasikan dana secara tertib dan teratur sesuai ketentuan yang berlaku. Catatan Khusus 1.E. Lembaga/organisasi penerima dana bantuan penyelenggaraan program pendidikan masyarakat (pada tahun 2011 atau tahun sebelumnya) yang tidak menyampaikan laporan hasil pelaksanaan kegiatannya. Petunjuk Teknis Pengajuan.

b. tutor/pelatih/nara sumber teknis yang mendukung pelaksanaan program. jadwal pelaksanaan kegiatan. sarana/tempat. Jalan Jenderal Sudirman. • Arsip untuk lembaga/organisasi penyelenggara program. Nonformal. data dan profil lembaga/organisasi penyelenggara program. laporan akhir (laporan lengkap). Khusus bagi lembaga yang belum dapat menyampaikan laporan akhir pelaksanaan kegiatan pada tanggal 15 Desember 2012 (karena alasan keterlambatan penerimaan dana dari pusat. sehingga program kegiatan masih sedang berlangsung atau belum selesai dilaksanakan). yang memuat tentang pemberitahuan bahwa dana telah diterima. Laporan akhir pelaksanaan kegiatan disusun sesuai dengan kondisi obyektif di lapangan (mengacu pada format laporan akhir terlampir). dan Penyelenggaraan Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal . • Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat. maka lembaga tersebut wajib menyampaikan laporan sementara paling lambat pada tanggal 31 Desember 2012 yang antara lain memuat tentang: Petunjuk Teknis Pengajuan. dan rencana tindaklanjut kegiatan pasca program. antara lain memuat tentang: a. Pelaporan dilakukan dengan dua tahap. i. Jakarta 10270. hambatan/kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program. Senayan. Laporan awal harus disampaikan kepada Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat paling lambat 1 (satu) minggu setelah menerima bantuan dana. sebanyak rangkap 1 (satu). Pengelolaan. fasilitas. Laporan akhir pelaksanaan kegiatan ini harus dilampiri dengan: a. alat dan bahan pembelajaran/pelatihan yang digunakan. 25 d. dan Informal. foto dokumentasi pelaksanaan.B. dukungan yang diperoleh dari pihak terkait dalam pelaksanaan program. 2. f. sebanyak rangkap 1 (satu). d. sebanyak rangkap 2 (dua). hasil yang dicapai dalam pelaksanaan program. peserta didik (warga belajar) yang mengikuti program pembelajaran dan pelatihan dari awal sampai akhir program (persentase). • Kepala Dinas Pendidikan Provinsi setempat. yaitu: 1. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. Pertama. dan menjelaskan secara singkat rencana dan jadwal pelaksanaan kegiatan. dikirim kepada: • Direktur Pembinaan Pendidikan Masyarakat. g. terlampir. mulai dari perencanaan. pelaksanaan dan evaluasi serta tindak lanjut program. Kedua. yang memuat tentang hasil pelaksanaan kegiatan. b. 24 h. bukti/kuitansi pengeluaran dana. c. uraian tentang persiapan pelaksanaan kegiatan. dan harus disampaikan paling lambat 2 (dua) minggu setelah keseluruhan program selesai dilaksanakan. e. Pelaporan Setiap lembaga/organisasi penerima bantuan dana penyelenggaraan program pendidikan masyarakat. c. laporan awal. dokumen pendukung lainnya yang diperlukan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Gedung E Lantai 6. sebanyak rangkap 1 (satu). Laporan akhir pelaksanaan kegiatan disusun dan digandakan minimal rangkap 5 (lima). termasuk setoran pajak sesuai ketentuan yang berlaku. wajib menyusun dan membuat laporan untuk memenuhi persyaratan administrasi dan sebagai bukti pertanggungjawaban dan akuntabilitas pengelolaan dana bantuan yang telah diterima. rincian penggunaan dana. Format laporan awal.

Jalan Jenderal Sudirman.go. Petunjuk Teknis Pengajuan. E-mail: subditprogramdanevaluasi@yahoo. melaksanakan dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan program. 10270. dengan alamat: Kompleks Kemdikbud. Jakarta.paudni. maka lembaga tersebut harus menyampaikan laporan akhir pelaksanaan kegiatan sesuai ketentuan yang berlaku (Peraturan Presiden Nomor 54 tahun 2010. kualitas dan kebermaknaan penyelenggaraan program pendidikan masyarakat ke depan. Setelah semua program dan kegiatan sudah selesai dilaksanakan. serta menindaklanjuti hasil pelaksanaan program. dan 27 Penyelenggaraan Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal ini disajikan secara singkat dan jelas. dan Penyelenggaraan Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal . Pengelolaan. Pengelolaan. Untuk konfirmasi dan klarifikasi lebih lanjut. Senayan. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal.com. agar dapat dipedomani oleh para lembaga/organisasi penerima bantuan dana sebagai penyelenggara dan pengelola program dalam mengajukan proposal. kemdiknas. Faksimile (021) 5725039. diharapkan proses penyelenggaraan program pendidikan keaksaraan berbasis seni budaya lokal ini dapat dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan dengan baik dan transparan. Telepon (021) 5725575. dapat menghubungi Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. mempersiapkan penyelenggaraan program. subditprogramevaluasi@gmail. dan • kegiatan yang masih dalam proses pelaksanaan. yang disertai dengan laporan pertanggungjawaban keuangan yang sudah digunakan. 26 BAB IV PENUTUP D emikian Petunjuk Teknis Pengajuan.com. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. atau Website: http///www. Melalui berbagai penjelasan yang tertera dalam petunjuk teknis ini. pasal 28 ayat 8).id/dikmas. Gedung E Lantai 6. dan memperoleh hasil yang optimal dalam upaya peningkatan kuantitas.• kegiatan yang sudah dilaksanakan.

.. sikap...... Pengelolaan.. memproses administrasi pencairan dana kepada PIHAK KEDUA. Pasal 2 TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB 1... dan untuk selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA... dengan ketentuan sebagaimana diatur pada pasal-pasal berikut: Pasal 1 TUJUAN KERJASAMA Akad kerjasama ini bertujuan untuk: Meningkatkan keberaksaraan penduduk usia 15 tahun ke atas khususnya para pemuda/i yang putus sekolah dan tidak memiliki pekerjaan melalui pembelajaran dan pelatihan yang terintegrasi dengan seni budaya lokal tertentu untuk meningkatkan pengetahuan..……… dan untuk selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA..... PARA PIHAK bersepakat bekerjasama untuk menyelenggarakan program pendidikan keaksaraan berbasis seni budaya lokal.. jika ditemukan hal-hal yang diduga berpotensi merugikan keuangan negara.. kami yang bertandatangan di bawah ini: 1..... c..... bulan ... berdasarkan pertimbangan: : : : : Petunjuk Teknis Pengajuan. 2. Nonformal. memproses pencairan dana kepada PIHAK KEDUA melalui KPPN Jakarta III sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku. tanggal ...... b.. Secara bersama-sama... Jakarta 10270 dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat... Senayan....Lampiran–Lampiran Lampiran 1: Contoh Akad Kerjasama AKAD KERJASAMA NOMOR : .. e.......... Bahwa PIHAK KEDUA sebagai lembaga/organisasi yang menyelenggarakan program pendidikan masyarakat... memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program yang dilaksanakan oleh PIHAK KEDUA... tahun dua ribu dua belas. NONFORMAL... setelah akad kerjasama ditandatangani oleh PARA PIHAK. Tugas dan tanggung jawab PIHAK PERTAMA adalah: a.... Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini.... Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Alamat : ………………………… dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Lembaga/organisasi . DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIKAN MASYARAKAT DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI. PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA selanjutnya disebut sebagai PARA PIHAK... DAN INFORMAL KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DENGAN 28 1................. menghentikan proses pencairan dana kepada PIHAK KEDUA. dan keterampilan di bidang seni budaya lokal..... Bahwa PIHAK PERTAMA sebagai institusi yang bertugas melakukan pembinaan dan pengembangan program pendidikan masyarakat....... TENTANG KERJASAMA PENYELENGGARAAN PROGRAM PENDIDIKAN KEAKSARAAN BERBASIS SENI BUDAYA LOKAL TAHUN 2012 Pada hari ini ...... 29 LEMBAGA /ORGANISASI ... memberikan bimbingan teknis pelaksanaan program kepada PIHAK KEDUA... 2... Nama NIP Jabatan Alamat ………………………… ………………………… ………………………… Kompleks Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Gedung E Lantai 6. dan Penyelenggaraan Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal .. d. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan... dan Informal.... Jalan Jenderal Sudirman..

maka PIHAK KEDUA wajib mengembalikan dana ke Kantor Kas Negara melalui bank pemerintah. memberitahukan dan mengkoordinasikan pelaksanaan program kepada Dinas Pendidikan Provinsi dan Dinas Pendidikan Kabupaten/ Kota setempat. Pengelolaan. ditanggung oleh PIHAK KEDUA sesuai ketentuan yang berlaku.(lima puluh juta rupiah). Jika PIHAK KEDUA ternyata tidak menggunakan dana sesuai rencana kegiatan dan target sasaran yang ditentukan dalam petunjuk teknis penyelenggaraan program. Biaya administrasi dan perpajakan yang terkait dengan penyelenggaraan 31 program. Dana sebagaimana dimaksud pada ayat 1 di atas. 2011 dengan kode anggaran ……………. Hal-hal lain yang belum diatur dalam Akad Kerjasama ini. c. melaporkan hasil pelaksanaan program kepada PIHAK PERTAMA dengan tembusan kepada Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/ Kota setempat. Nonformal. Untuk melaksanakan program sebagaimana dimaksud pada pasal 2 ayat 2 di atas. dan Penyelenggaraan Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal . 30 e. untuk membelajarkan dan melatih sebanyak 25 (dua puluh lima) orang peserta didik. dan Informal. 50. akan diatur lebih lanjut dalam ketentuan tersendiri. b.000.000. digunakan oleh PIHAK KEDUA untuk penyelenggaraan program sesuai rencana kegiatan dan target sasaran yang ditentukan dalam petunjuk teknis penyelenggaraan program. 7.. f. mengadministrasikan dan mempertanggungjawabkan penggunaan dana secara transparan dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku.2. d. Pasal 5 TANGGUNG JAWAB MUTLAK PIHAK KEDUA bertanggung jawab mutlak atas pelaksanaan program dan pengelolaan keuangan. Nomor …………/-/2011 tanggal …. PIHAK PERTAMA menyalurkan dana sebagaimana dimaksud pada ayat 1 di atas kepada PIHAK KEDUA melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta III dengan mentransfer kepada: Nama Bank : Nomor Rekening : Atas Nama : : NPWP 6. Pasal 6 KETENTUAN PENUTUP 1. Apabila PIHAK KEDUA ternyata tidak mengembalikan dana sebagaimana dimaksud pada ayat 1 di atas. menandatangani Surat Pernyataan dan Tanggung Jawab Mutlak untuk melaksanakan program. menyusun rencana dan jadwal kegiatan penyelenggaraan program. Petunjuk Teknis Pengajuan. 2. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2012. Pasal 3 PENYALURAN DAN PENGGUNAAN DANA 3. maka PIHAK PERTAMA dapat melaporkan PIHAK KEDUA kepada pihak berwenang. 5. Pasal 4 SANKSI 1. dibebankan pada anggaran Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat. 4. dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Akad Kerjasama ini. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini.. menjamin terselenggaranya pelaksanaan program sesuai rencana kegiatan dan target sasaran yang ditentukan dalam petunjuk teknis penyelenggaraan program. Dana sebagaimana dimaksud pada ayat 1 di atas. PIHAK PERTAMA memberikan dana kepada PIHAK KEDUA sebesar Rp. Tugas dan tanggung jawab PIHAK KEDUA adalah: a.

.- Diajukan Kepada Direktur Pembinaan Pendidikan Masyarakat.... DAN PENYELENGGARAAN PROGRAM PENDIDIKAN KEAKSARAAN BERBASIS SENI BUDAYA LOKAL TAHUN 2012 33 PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA Materai Rp... Akad Kerjasama ini berlaku sejak ditandatangani oleh PARA PIHAK... dan Informal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kompleks Kemdikbud............ PENGELOLAAN.......... Nonformal...... sampai dengan berakhirnya pelaksanaan program. PARA PIHAK 32 Lampiran 2.. No...... 6......................... : ... di atas materai enam ribu. Format Cover Proposal PROPOSAL PENGAJUAN... Demikian Akad Kerjasama ini dibuat dan ditandatangani oleh PARA PIHAK di Jakarta dalam rangkap 5 (lima)............................2..... dan masingmasing memiliki kekuatan hukum yang sama......... Petunjuk Teknis Pengajuan. dan Penyelenggaraan Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal ........... Jalan Jenderal Sudirman....... Alamat : ........... Telp.............. Jakarta 10270 Oleh: Nama Lembaga/Organisasi : . Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini....../HP/Faks...... Pengelolaan.... Senayan.............000...... Gedung E Lantai 6...

.......................... Telp............. Alamat : ........................... 2012 Kepala dinas pendidikan Kabupaten/Kota *) ...................................................................... Format Rekomendasi Dinas Pendidikan Kab/Kota KOP DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN/KOTA*) SURAT REKOMENDASI Nomor: ..................... Laporan akhir.................................. Alamat Lembaga : ...................................... Laporan awal. Jabatan : ............ 2012 Yang Membuat Pernyataan Materai 6000 Tanda Tangan.....………………….......... Alamat Lembaga : ...................... disampaikan paling lambat 2 (dua) minggu setelah program selesai dilaksanakan. 34 Jabatan : ........ Tanda Tangan................ Menerima sanksi administrasi dan/atau hukum sesuai peraturan perundangundangan yang berlaku.......... dan dianggap layak mengajukan dana bantuan penyelenggaraan program tahun 2012 kepada Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat..... Tlp/HP/Faks......... dan Informal............. f...............) *) coret yang tidak perlu (…………....................... Dengan ini menyatakan bahwa: Nama Lembaga : ......... 2. Demikian rekomendasi ini dibuat dengan sebenarnya untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya.. ……………………………...) Petunjuk Teknis Pengajuan....... Mempertanggungjawabkan penggunaan dana sesuai ketentuan yang berlaku (tidak menggunakan dana untuk kepentingan pribadi).. dengan ini menyatakan dengan sesungguhnya... Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama Lembaga : ................Lampiran 3........................ dan Penyelenggaraan Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal ................................................................. ............. adalah benar sebagai lembaga yang memiliki kredibilitas dan kemampuan untuk melaksanakan program pendidikan masyarakat... bahwa saya sanggup: 1.............. apabila di kemudian hari ditemukan pelanggaran terhadap Akad Kerjasama dan petunjuk teknis penyelenggaraan program. : ....... 4... Format Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak KOP LEMBAGA SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB MUTLAK Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama Lembaga : .......................................……….............. disampaikan paling lambat satu minggu setelah dana diterima........................................... Stempel 35 (.......................... Pengelolaan.......................... Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya dan bermaterai cukup.............................. atau paling lambat tanggal 15 Desember 2012................................. sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Akad Kerjasama dan petunjuk teknis penyelenggaraan program.. dan lembaga/instansi yang terkait dalam penyelenggaraan program.... untuk digunakan sebagaimana mestinya...... Membuat dan menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan.. Direktorat Jenderal Pendidikan Usia Dini.......... 3...... Nonformal.......... Ketua Lembaga : ............................................... Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan........... 5................. Menyelenggarakan program Pendidikan Keluarga Berwawasan Gender (PKBG) Tahun 2012....... No......./HP/Faksimili : ... Stempel Lampiran 4.......................................... Berkoordinasi dengan dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota setempat.. yaitu: e....

Salinan/fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atas nama lembaga. Kemitraan yang pernah dilakukan dilakukan BAB III RENCANA PELAKSANAAN PROGRAM DAN KEGIATAN A. Dasar pelaksanaan kegiatan Sasaran program Tujuan program Hasil yang akan dicapai C. 4. Jadwal pembelajaran dan pelatihan I.Lampiran 5. Tempat atau lokasi pembelajaran dan pelatihan H. Rencana biaya kegiatan (penggunaan anggaran) BAB IV PENUTUP LAMPIRAN: 1. Penilaian pembelajaran dan pelatihan 37 J. Ketenagaan (SDM) yang dimiliki E. Pengelolaan. Program yang pernah dilakukan F. Kepengurusan lembaga C. potensi sumber daya yang tersedia sesuai rencana program yang diusulkan. C. Salinan/fotokopi akta notaris atau surat izin operasional pendirian lembaga. Alat. 5. Struktur organisasi kepengurusan lembaga. Sarana dan prasarana pembelajaran dan pelatihan G. Sarana dan prasarana yang dimiliki D. E. situasi dan kondisi pendidikan khususnya pendidikan nonformal. Format Acuan Sistematika Penyusunan Proposal PROPOSAL PENGAJUAN. DAN PENYELENGGARAAN PROGRAM PENDIDIKAN KEAKSARAAN BERBASIS SENI BUDAYA LOKAL TAHUN 2012 BAB I PENDAHULUAN A. dan rincian tugas pengurus. Identifikasi dan seleksi (daftar nama dan alamat) calon peserta didik B. Salinan/fotokopi nomor rekening atas nama lembaga. Identifikasi dan seleksi seni budaya lokal yang akan dibelajarkan/ dilatihkan D. Materi dan sillabus pembelajaran dan pelatihan F. Alamat lengkap lembaga B. PENGELOLAAN. 3. dan Penyelenggaraan Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal . BAB II PROFIL LEMBAGA A. Profil rinci lembaga. dan media pembelajaran dan pelatihan E. Identifikasi dan seleksi (daftar nama dan alamat) calon tutor/ pelatih/narasumber teknis Petunjuk Teknis Pengajuan. bahan. dan perkiraan peluang atau prospek program) B. D. 2. Latar Belakang (antara lain memuat data dan informasi (setempat) tentang: 36 kondisi geografis dan demografi.

.. D................. Status Lahan/ Bangunan Rincian Bangunan • Luas Tanah • Luas Bangunan • • • • • • • • • ................... Jumlah Ruang Tamu Ruang Sekretariat Ruang Kantor Pengurus Ruang Belajar Teori Ruang Praktek Keterampilan Ruang Usaha/Produksi Ruang Perpustakaan/Taman Bacaan ............. unit . ....... set . paket 39 C..... m2 Milik sendiri/ sewa/ pinjam pakai • • • • • • • • • .............. Pengelolaan...... Format Profil Rincian Lembaga/Organisasi PROFIL LEMBAGA/ORGANISASI PENYELENGGARA PROGRAM A........... unit ........... PROGRAM/PELATIHAN YANG PERNAH DILAKUKAN Jenis Program • .... m2 ... ruang .. set ..... NPWP (jika ada) 8. Akte Notaris/ Perijinan 6......... 38 Sarana/Fasilitas • Kursi Tamu Pembelajaran • Meja/kursi/lemari Sekretariat dan Pelatihan • Meja/kursi Ruang Belajar Teori • Meja/kursi Ruang Keterampilan • Lemari/rak buku • Mesin tik manual • Komputer • Printer • Mesin faksimile/telepon • Papan tulis • Buku/modul/bahan belajar lain • Alat-alat keterampilan: • …………… • …………… • • • • • • • • • • • • • • .... set ....... Tanggal Berdiri 5........... unit . Alamat Lembaga 3..... • ............. SARANA/FASILITAS YANG DIMILIKI 1............ set .. IDENTITAS KELEMBAGAAN 1........ No.. ruang ........... dan Penyelenggaraan Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal ......... Nama Lembaga/ Organisasi 2... ruang • ……… • ……............. ruang ............ paket .......... Rekening Bank 7....... Telp/HP/Fax/ E-mail 4.................. unit ......... Kepengurusan Nama Jabatan Pendidikan Terakhir 3.. set .........Lampiran 6. 2........ ruang ...... ruang ..... • .... unit ... paket ...... ruang ... ruang .. ruang ............................................ KETENAGAAN (SDM) YANG DIMILIKI Jenis/Profesi Tenaga • Pengurus/Pengelola • Tenaga Administrasi • Tenaga Tutor • Tenaga Pelatih/Narasumber teknis • ……… SMP Tingkat Pendidikan (Orang) SMA Dipl.......... set .......... S1 S2 Jumlah B...... Jumlah L Peserta Program P L+P Sumber Biaya Petunjuk Teknis Pengajuan. • .......

..... ...... .... Nama Instansi/Lembaga/ Organisasi Bentuk Kerjasama/Kemitraan Bulan & Tahun Pelaksanaan 2 3 F........ Pembelajaran dan Pelatihan Keterampilan: a..... dan Penyelenggaraan Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal . Dukungan dana yang pernah diperoleh No.. b...... Jumlah 41 Jumlah dana yang diajukan: Rp ......... b........... Daftar Instansi/Lembaga Organisasi sebagai mitra kerja 40 No............... Pengadaan alat/vahan keterampilan: a........................... No.. . dst....... b..... dst......... b...... Format Acuan Rincian Rencana Penggunaan Dana FORMAT ACUAN RINCIAN RENCANA PENGGUNAAN DANA No (1) Kegiatan (2) Volume (3) Harga Satuan Jumlah (Rp) (Rp) (3) X (4) (4) (5) 1 2. b........ Nama/Jenis Program Instansi/Lembaga Pemberi Dana Tahun Jumlah Dana Barang/Jasa Dana (Rp) Lampiran 7... .. b.. .......... Petunjuk Teknis Pengajuan.. dst........ Pelatihan/kursus yang pernah diikuti No.......... DUKUNGAN DAN KEMITRAAN 1...... Pengelolaan..... dst.... Dokumentasi dan sosialisasi: a........... Jenis Pelatihan Penyelenggara Pelatihan Lama Pelatihan Tahun Tempat Pelatihan 8 Identifikasi calon WB dan pelatih : a. ............ dst... Transport tutor/pelatih keterampilan: a...... Terbilang : ... Penghargaan yang pernah diperoleh No....... b........ b........ ...... dst. dst... Bentuk Penghargaan Diperoleh Dari Tahun 7 3. ......... ATK WB dan Penyelenggaraan: a. PRESTASI YANG DIMILIKI 1.... Penilaian pembelajaran pelatihan keterampilan: a........ Penyelenggaraan program: a....E.. Bentuk pengabdian masyarakat yang pernah dilaksanakan Bentuk Pengabdian Tujuan Lama Kegiatan 4 5 6 2... dst............... .

............................ Alamat Lengkap: ……................................. Nama Lembaga : …….....................................….....………….................. Sarana/tempat. dan Penyelenggaraan Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal .......... ....….. dan terima kasih.............. • Jumlah : Rp............ : ……................…………........................................ SISTEMATIKA LAPORAN: KATA PENGANTAR DAFTAR ISI I PENDAHULUAN 1......................... No. Lampiran 9... 43 B... Dasar Pelaksanaan Kegiatan 3.............. Kemdikbud pada: • Tanggal : .......……......Lampiran 8........... telah kami terima dari Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat.........................….............. : ................ Uraian singkat rencana pelaksanaan program...…........... 4............. Format Laporan Awal Pelaksanaan Program LAPORAN AWAL PENYELENGGARAAN PROGRAM PENDIDIKAN KEAKSARAAN BERBASIS SENI BUDAYA LOKAL TAHUN 2011 A......................................... COVER / SAMPUL LAPORAN: • Nama Program • Nama Lembaga • Alamat Lengkap • Nomor Telepon/Fax/HP/ Email • Bulan/ Tahun Laporan : ....... 2.. Sasaran program (peserta didik/warga belajar yang mengikuti program pembelajaran dan pelatihan dari awal sampai akhir program (persentase) 3........................................ ..... LEMBAGA 1... Kami laporkan bahwa bantuan dana penyelenggaraan program pendidikan keaksaraan berbasis seni budaya lokal.... Persiapan pelaksanaan kegiatan 2............. • Melalui Bank : .... : ............ ..........................................…….. Latar Belakang 2. • Nomor Rekening : …………………… 2..........….. B............ Nama Ketua : ... ... Format Laporan Akhir Pelaksanaan Program ACUAN PENYUSUNAN LAPORAN AKHIR PENYELENGGARAAN PROGRAM PENDIDIKAN KEAKSARAAN BERBASIS SENI BUDAYA LOKAL TAHUN 2012 A........../HP......... Telp.... 3.............. Tujuan (Program dan Laporan) II PELAKSANAAN KEGIATAN 1............................ : . alat dan bahan pembelajaran/pelatihan yang digunakan Petunjuk Teknis Pengajuan......... 42 3.......... LAPORAN AWAL 1....……................ fasilitas........ Ditjen PAUDNI...........……...... 2012 Ketua lembaga/organisasi ........... Tutor/pelatih/nara sumber teknis yang mendukung pelaksanaan program 4.. sebagai berikut: .........................................…….............................................…….......... : ............................... ..…………. ........……......... Demikian laporan ini kami sampaikan.....…..... .......... Pengelolaan.

Penerimaan Ttd. 1. penggandaan dan pengiriman laporan • ……………………… • ……………………… Jumlah 02 Agustus 2012 05 Agustus 2012 14 September 2012 01 September 2012 12 Oktober 2012 10 November 2012 20 November 2012 45 01 Desember 2012 Catatan: 1. pakai materai Rp. 6. Penerimaan Nota & kwitansi Nota & kwitansi Daftar dan Ttd. dan rencana tindaklanjut kegiatan pasca program. Hasil yang dicapai dalam pelaksanaan program. Kuitansi penerimaan uang nominal = > Rp. Penerimaan dan Nota & kwitansi 31 Juli 2012 01 Identifikasi calon WB dan pelatih: • ……………………… • ……………………… 02 ATK WB dan Penyelenggaraan: • …………………… • …………………… 03 Pengadaan bahan dan peralatan: • ……………………… • ……………………… 04 Pembelajaran dan Pelatihan Keterampilan: • ……………………… • ……………………… 05 Penyelenggaraan program: • ……………………… • ……………………… 06 Transport tutor/pelatih keterampilan: • ……………………… • ……………………… 07 Dokumentasi dan sosialisasi: • ……………………… • ……………………… 08 Penilaian pembelajaran pelatihan keterampilan: • ……………………… • ……………………… 09 Penyusunan. III KESIMPULAN DAN SARAN/REKOMENDASI IV PENUTUP LAMPIRAN 1. 1.44 Jadwal pelaksanaan kegiatan Langkah dan proses pelaksanaan kegiatan Rincian penggunaan dana Dukungan yang diperoleh dari pihak-pihal terkait dalam pelaksanaan program 9. Kuitansi penerimaan uang nominal > Rp. 500.d. 3.000 s. Bukti/kuitansi pengeluaran dana. < Rp. termasuk setoran pajak sesuai ketentuan yang berlaku 3. Foto dokumentasi pelaksanaan 4. 8. Format Rekapitulas Rincian Rencana Penggunaan Dana No Rincian Pengeluaran Jumlah Tanggal Bukti SPJ (Rp) Pengeluaran Daftar dan Ttd. Profil lembaga penyelenggara program 2. dan Penyelenggaraan Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal . pakai materai Petunjuk Teknis Pengajuan. 7. Dokumen pendukung lainnya yang diperlukan. 5. Lampiran 10. Hambatan/kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program 10.000.000. Pengelolaan.000. Penerimaan Nota & kwitansi Daftar dan Ttd. Penerimaan Nota & Kwitansi Daftar dan Ttd.000.000 2.

Rp. 4. 6.. Besarnya pajak yang harus dibayarkan.. dan Penyelenggaraan Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Seni Budaya Lokal .. 2. sebaiknya dikonsultasikan dengan Kantor Pajak setempat. 1 juta). Pengelolaan. Pajak Honorarium (nilai berapapun). dikenakan pajak: PPh 21 sebesar .5%. dan PPh 23 sebesar 2%.2012 Mengetahui Ketua Lembaga STEMPEL LEMBAGA Nama Jelas Mengetahui Ketua Lembaga STEMPEL LEMBAGA Dibuat Oleh: Bendahara Nama Jelas Nama Terang Nama Terang Petunjuk Teknis Pengajuan. Dibuat Oleh: Bendahara …………………………. Pajak Pembelian Barang (= > Rp. Pajak Sewa Barang/Jasa (nilai berapapun). 3. dan PPh 22 sebesar 1. dikenakan pajak: PPN sebesar 10%. dikenakan pajak: PPN sebesar 10%.% (sesuai status kepegawaian yang bersangkutan).000. Lampiran 11 Format Contoh Buku Kas Umum Nomor Bukti Lampiran 12 Format Contoh Buku Penerimaan/Penyetoran Pajak No Tanggal Nomor Bukti Uraian Jenis Pajak PPn PPh 21 PPh 22 PPh 23 Jumlah Ket No Tanggal Uraian Penerimaan Pengeluaran Saldo 46 47 Jumlah Catatan: 1.

48 Petunjuk Teknis Pengajuan. dan Penyelenggaraan . Pengelolaan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful