Anda di halaman 1dari 2

1.

Pengertian Persalinan ( partus spontan ) adalah proses lahirnya bayi pada letak belakang kepala yang dapat hidup dengan tenaga ibu sendiri dan uri, tanpa alat serta tidak melukai ibu dan bayi yang umumnya berlangsung kurang lebih 24 jam melalui jalan lahir. Persalinan dibagi dalam 4 kala : Kala I :Dimulai dari saat persalinan mulai sampai pembukaan lengkap (10 cm). Proses ini terbagi dalam 2 fase : Fase Laten (8 jam) serviks membuka sampai 3 cm dan Fase aktif (7 jam) serviks membuka dari 3 cm sampai 10 cm. Kontraksi lebih kuat dan sering selama Fase aktif. Kala II :Dimulai dari pembukaan lengkap (10 cm) sampai bayi lahir. Proses ini biasanya berlangsung 2 jam pada primi dan 1 jam pada multi. Kala III:Dimulai dari pembukaan lengkap (10 cm) sampai bayi lahir. Proses ini biasanya berlangsung 2 jam pada primi dan 1 jam pada multi. Kala IV :Dimulai saat lahirnya plasenta sampai 2 jam pertama postpartum. 2.Penyebab Penyebab timbulnya persalinan sampai sekarang belum diketahui secara pasti/jelas. Terdapat beberapa teori antara lain : (Rustam Muchtar, 1998). 1)Penurunan kadar progesteron : Progesteron menimbulkan relaksasi otot-otot rahim, sebaliknya Estrogen meninggikan kerentanan otot rahim. Selama kehamilan terdapat keseimbangan antara kadar Progesteron dan Estrogen di da;lam darah, tetapi pada akhir kehamilan kadar Progesteron menurun sehingga timbul his. 2)Teori oxytocin : Pada akhir kehamilan kadar oxytocin bertambah. Oleh karena itu timbul kontraksi otot-otot rahim. 3)Keregangan otot-otot : Seperti halnya dengan kandung kencing dan lambung bila dindingnya teregang oleh karena isinya bertambah maka timbul kontraksi untuk mengeluarkan isinya. Demikian pula dengan rahim, maka dengan majunya kehamilan makin teregang otot-otot dan otototot rahim makin rentan. 4)Pengaruh janin : Hypofise dan kelenjar suprarenal janin rupa-rupanya juga memegang peranan oleh karena pada anencephalus kehamilan sering lebih lama dari biasa. 5)Teori Prostaglandin : Prostaglandin yang dihasilkan oleh decidua, disangka menjadi salah satu sebab permulaan persalinan. Hasil dari percobaab menunjukkan bahwa Prostaglandin F2 dan E2 yang diberikan secara intra vena, intra dan extraamnial menimbulkan kontraksi myometrium pada setiap umur kehamilan. Hal ini juga di sokong dengan adanya kadar Prostaglandin yang tinggi baik dalam air ketuban maupun darah perifer pada ibu-ibu hamilsebelum melahirkan atau selama persalinan. 3.Mekanisme Persalinan Mekanisme Persalinan adalah proses keluarnya bayi dari uterus ke dunia luar pada saat persalinan. Gerakan utama pada Mekanisme Persalinan : (1)Engagement Diameter biparietal melewati PAP Nullipara terjadi 2 minggu sebelum persalinan Multipara terjadi permulaan persalinan Kebanyakan kepala masuk PAP dengan sagitalis melintang pada PAP-Flexi Ringan. (2)Descent (Turunnya Kepala)

Turunnya presentasi pada inlet Disebabkan oleh 4 hal : Tekanan cairan ketuban Tekanan langsung oleh fundus uteri Kontraksi diafragma dan otot perut (kala II) Melurusnya badan janin akibat kontraksi uterus. Synclitismus dan Asynclitismus Synclitismus Sutura sagitalis terdapat di tengah-tengah jalan lahir tepat antara symplusis dan promotorium. Os Parietal depan dan belakang sama tinggi. Asynclitismus Jika Sutura sagitalis agak ke depan mendekati symplusis atau agak kebelakang mendekati promotorium. Asynclitismus Posterior Sutura sagitalis mendekati simplusis, Os parietal belakang lebih rendah dari Os parietal depan. Asynclitismus Anterior Sutura sagitalis mendekati promotorium sehingga Os parietal depan > Os parietal belakang. (3)Flexion Majunya kepala mendapat tekanan dari servix, dinding panggul atau dasar panggul Flexi (dagu lebih mendekati dada). Keuntungan : Ukuran kepala yang melalui jalan lahir lebih kecil (D. SOB = 9,5 cm) Outlet. (4)Internal Rotation Bagian terendah memutar ke depan ke bawah symphisis Usaha untuk menyesuaikan posisi kepala dengan bentuk jalan lahir (Bidang tengah dan PBP) Terjadinya bersama dengan majunya kepala Rotasi muka belakang secara lengkap terjadi setelah kepala di dasar panggul. (5)Extension Defleksi kepala Karena sumbu PBP mengarah ke depan dan atas Dua kekuatan kepala Mendesak ke bawah Tahanan dasar panggul menolak ke atas Setelah sub occiput tertahan pada pinggir bawah symphisis sebagai Hypomoclion lahir lewat perinium = occiput, muka dagu. (6)External Rotation Setelah kepala lahir kepala memutar kembali ke arah panggul anak untuk menghilangkan torsi leher akibat putaran paksi dalam Ukuran bahu menempatkan pada ukuran muka belakang dari PBP.

(7)Expulsi Bahu depan di bawah symphisis sebagai Hypomoklion lahir bahu belakang, bahu depan badan seluruhnya.