Anda di halaman 1dari 4

a. SLOOF Sloof adalah beton bertulang yang diletakkan secara horizontal di atas pondasi.

Gunanya ialah untuk meratakan beban yang diterima kolom menuju pondasi. Sehingga setiap beban yang diterima suatu kolom, akan tersebar merata pada seluruh pondasi. Selain itu, sloof berfungsi sebagai pengikat antara dinding pondasi dengan kolom. Dimensi sloof yang sering digunakan pada bangunan rumah tinggal lantai satu , lebar 15 cm, tinggi 20 cm, besi beton tulangan utama menggunakan 4 buah diameter 10 mm (4 d 10 ) sedangkan untuk begel menggunakan diameter 8 mm berjarak 15 cm ( d 8 – 15).Dibawah ini gamabar sloof untuk bangunan rumah tinggal lantai satu.

b. KOLOM c.I Pengertian Kolom dan Fungsinya Kolom adalah batang tekan vertikal dari rangka struktur yang memikul beban dari balok. Kolom merupakan suatu elemen struktur tekan yang memegang peranan penting dari suatu bangunan, sehingga keruntuhan pada suatu kolom merupakan lokasi kritis yang dapat menyebabkan

karena itu pondasinya juga harus kuat. Beban sebuah bangunan dimulai dari atap. c. Kolom ikat (tie column) 2. Bila diumpamakan. 1994) ada tiga jenis kolom beton bertulang yaitu : 1. Kesimpulannya. sedangkan beton adalah material yang tahan tekanan. sebuah bangunan akan aman dari kerusakan bila besar dan jenis pondasinya sesuai dengan perhitungan. sehingga mampu mencegah terjadinya kehancuran seluruh struktur sebelum proses redistribusi momen dan tegangan terwujud. Beban atap akan meneruskan beban yang diterimanya ke kolom. Kolom menggunakan pengikat sengkang lateral.runtuhnya (collapse) lantai yang bersangkutan dan juga runtuh total (total collapse) seluruh struktur (Sudarmoko. Bentuknya sama dengan yang pertama hanya saja sebagai pengikat tulangan pokok memanjang adalah tulangan spiral yang dililitkan keliling membentuk heliks menerus di sepanjang kolom. Tulangan ini 2. 1996). Seluruh beban yang diterima kolom didistribusikan ke permukaan tanah di bawahnya. berfungsi untuk memegang tulangan pokok memanjang agar tetap kokoh pada tempatnya. Keduanya merupakan gabungan antara material yang tahan tarikan dan tekanan. Kolom menerima beban dan meneruskannya ke pondasi. Kolom berfungsi sangat penting. Besi adalah material yang tahan tarikan. Struktur dalam kolom dibuat dari besi dan beton.II Jenis-Jenis kolom Menurut Wang (1986) dan Ferguson (1986) jenis-jenis kolom ada tiga: 1. (gambar b) . (gambar a. Namun. Fungsi dari tulangan spiral adalah memberi kemampuan kolom untuk menyerap deformasi cukup besar sebelum runtuh. agar bangunan tidak mudah roboh. kondisi tanah pun harus benar-benar sudah mampu menerima beban dari pondasi. Kolom ini merupakan kolom brton yang ditulangi dengan batang tulangan pokok memanjang. kolom itu seperti rangka tubuh manusia yang memastikan sebuah bangunan berdiri. Gabungan kedua material ini dalam struktur beton memungkinkan kolom atau bagian struktural lain seperti sloof dan balok bisa menahan gaya tekan dan gaya tarik pada bangunan. yang pada jarak spasi tertentu diikat dengan pengikat sengkang ke arah lateral. serta beban hembusan angin. Kolom menggunakan pengikat spiral. Kolom komposit (composite column) Dalam buku struktur beton bertulang (Istimawan dipohusodo. Kolom spiral (spiral column) 3. Fungsi kolom adalah sebagai penerus beban seluruh bangunan ke pondasi.) 2. Kolom termasuk struktur utama untuk meneruskan berat bangunan dan beban lain seperti beban hidup (manusia dan barang-barang). SK SNI T-15-1991-03 mendefinisikan kolom adalah komponen struktur bangunan yang tugas utamanya menyangga beban aksial tekan vertikal dengan bagian tinggi yang tidak ditopang paling tidak tiga kali dimensi lateral terkecil. harus diperiksa kedalaman tanah kerasnya agar bila tanah ambles atau terjadi gempa tidak mudah roboh. terutama untuk konstruksi rumah bertingkat.

3. Untuk rumah tinggal disarankan jarak kolom utama adalah 3. sesuai dengan beban bangunan yang didukungnya makin ke atas juga makin kecil. (gambar c) Kolom Utama Yang dimaksud dengan kolom utama adalah kolom yang fungsi utamanya menyanggah beban utama yang berada diatasnya. dan apabila jarak antara kolom dibuat lebih dari 3. yaitu suatu sistem dukungan yang dapat menahan momen. Dimensi kolom praktis 15/15 dengan tulangan beton 4 d 10 begel d 8-20. maka struktur bangunan harus dihitung.5 meter. . Letak kolom dalam konstruksi. Untuk menambah kekakuan balok. jarak kolom maksimum 3. Hubungan balok dan kolom adalah jepitjepit. Perubahan dimensi kolom harus dilakukan pada lapis lantai. dengan atau tanpa diberi batang tulangan pokok memanjang. Ukuran kolom makin ke atas boleh makin kecil. dengan tulangan pokok 8d12mm. Struktur kolom komposit. agar pada suatu lajur kolom mempunyai kekakuan yang sama. atau pada pertemuan pasangan bata. (sudutsudut). merupakan komponen struktur tekan yang diperkuat pada arah memanjang dengan gelagar baja profil atau pipa.5 meter. Balok menerima seluruh beban dari plat lantai dan meneruskan ke kolom-kolom pendukung. boleh ditambah tebalnya. dan begel d 8-10cm ( 8 d 12 maksudnya jumlah besi beton diameter 12mm 8 buah. karena hal ini akan menghilangkan sifat kekakuan dari struktur rangka portalnya. agar dimensi balok untuk menompang lantai tidak tidak begitu besar. Sedangkan dimensi kolom utama untuk bangunan rumah tinggal lantai 2 biasanya dipakai ukuran 20/20. di bagian pangkal pada pertemuan dengan kolom. gaya vertikal dan gaya horisontal.5 m. artinya letak kolom-kolom portal tidak boleh digeser pada tiap lantai. Kolom Praktis Adalah kolom yang berfungsi membantu kolom utama dan juga sebagai pengikat dinding agar dinding stabil. Kolom portal harus dibuat terus menerus dari lantai bawah sampai lantai atas. 8 – 10 cm maksudnya begel diameter 8 dengan jarak 10 cm). Prinsip penerusan gaya pada kolom pondasi adalah balok portal merangkai kolom-kolom menjadi satu kesatuan. Jadi harus dihindarkan denah kolom portal yang tidak sama untuk tiap-tiap lapis lantai.