SALINAN

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 76 TAHUN 2012 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENGGUNAAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH TAHUN ANGGARAN 2013 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 (sembilan) tahun yang bermutu, pemerintah mengalokasi Bantuan Dana Operasional Sekolah (BOS) Tahun anggaran 2013; bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Dana Bantuan Operasional Sekolah Tahun Anggaran 2013; Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286); Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2012 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun

b.

Mengingat

: 1.

2.

3.

.

Tugas dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2011. 4. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 23. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4864). 8. . Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5105) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 112.2013 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 228. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4863). 5. 6. dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5157. 9. Tugas. MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENGGUNAAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN DANA BOS TAHUN ANGGARAN 2013. Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2011. 7. Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009 Mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Presiden Nomor 59/P Tahun 2011. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5361). Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2008 tentang Wajib Belajar (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 90. Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 91. Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan.

.

dan terhindar dari penyimpangan. dan b. pertanggungjawaban keuangan dana BOS dilaksanakan dengan tertib administrasi. akuntabel. transparan. tepat waktu. Pasal 3 (1) Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Dana BOS Tahun Anggaran 2013 sebagaimana tercantum dalam Lampiran I Peraturan Menteri ini. Pasal 4 Alokasi dana BOS untuk setiap sekolah ditetapkan dengan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar. Perwakilan Indonesia di Luar Negeri. (2) Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Dana BOS untuk Sekolah Indonesia di Luar Negeri Tahun Anggaran 2013 sebagaimana tercantum dalam Lampiran II Peraturan Menteri ini. Pasal 2 Juknis BOS Tahun 2013 disusun dengan tujuan agar: a. . dan Satuan Pendidikian Dasar dalam penggunaan dana BOS tahun anggaran 2013. Pasal 5 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. penggunaan dana BOS tepat sasaran dalam mendukung penyelenggaraan wajib belajar 9 (sembilan) tahun secara efektif dan efisien.Pasal 1 Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2013. yang selanjutnya disebut Juknis BOS Tahun 2013 merupakan acuan/pedoman bagi pemerintah provinsi/kabupaten/kota.

.

MOHAMMAD NUH .Agar setiap orang mengetahuinya. TTD. memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 14 Desember 2012 MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA.

.

Program Bantuan Operasional mulai tahun 2009 pemerintah telah melakukan perubahan tujuan. sehingga program wajar 9 tahun telah tuntas 7 tahun lebih awal dari target dan orientasi program BOS. dengan Angka Partisipasi Kasar (APK) SD dan SMP. 1 1 . sedangkan dalam ayat 3 Pemerintah dan pemerintah daerah wajib memberikan layanan pendidikan bagi pendidikan lain yang sederajat.11%. Pasal 34 ayat 2 menyebutkan bahwa Pemerintah dan pemerintah daerah menjamin terselenggaranya wajib belajar minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya. Oleh karena itu. telah berperan secara signifikan dalam percepatan pencapaian program wajar 9 tahun. Latar Belakang Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mengikuti pendidikan dasar. pemerintah daerah.SALINAN LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 76 TAHUN 2012 PETUNJUK TEKNIS PENGGUNAAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN DANA BOS TAHUN ANGGARAN 2013 BAB I PENDAHULUAN A. sedangkan SMP pada tahun 2009 telah mencapai 98. adalah deklarasi Education For All (EFA) di Dakar. pendekatan Sekolah (BOS) yang dimulai sejak bulan Juli 2005. Konsekuensi dari amanat undang-undang tersebut mengamanatkan bahwa setiap warga negara yang berusia 7-15 tahun wajib menyebutkan bahwa wajib belajar merupakan tanggung jawab negara yang seluruh peserta didik pada tingkat pendidikan dasar (SD dan SMP) serta satuan Salah satu indikator penuntasan program Wajib Belajar 9 Tahun dapat diukur telah mencapai 115%. dan masyarakat. dari perluasan akses menuju peningkatan kualitas. Pada tahun 2005 APK SD diselenggarakan oleh lembaga pendidikan Pemerintah.

Hal-hal yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan dan Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang Program BOS tidak dibahas kembali dalam Peraturan B. biaya non pendanaan biaya operasi nonpersonalia bagi satuan pendidikan dasar sebagai biaya tak langsung berupa daya. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang mengatur mekanisme Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini. pemeliharaan sarana dan prasarana. 1. Peraturan Menteri Keuangan yang mengatur mekanisme penyaluran dana BOS BOS di daerah dan mekanisme penyaluran dari kas daerah ke sekolah.Dalam perkembangannya. Peraturan Menteri Dalam Negeri yang mengatur mekanisme pengelolaan dana 3. Secara detail jenis kegiatan yang boleh dibiayai dari C. Secara umum program BOS bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 tahun yang 22 . transportasi. yaitu: dari Kas Umum Negara ke Kas Umum Daerah serta pelaporannya. Tentang Pendanaan Pendidikan. Menurut PP 48 Tahun 2008 personalia adalah biaya untuk bahan atau peralatan pendidikan habis pakai. program BOS mengalami perubahan mekanisme penyaluran sesuai Undang-Undang APBN yang berlaku. Pelaksanaan program BOS diatur dengan 3 peraturan menteri. Tujuan Bantuan Operasional Sekolah bermutu. uang lembur. pajak dll. Sejak tahun 2012 penyaluran dana BOS dilakukan dengan mekanisme transfer ke provinsi. dibiayai dengan dana BOS. Namun demikian. jasa telekomunikasi. dan ada beberapa jenis pembiayaan investasi dan personalia yang diperbolehkan dana BOS dibahas pada Bab V. air. konsumsi. Pengertian BOS BOS adalah program pemerintah yang pada dasarnya adalah untuk penyediaan pelaksana program wajib belajar. 2. pengalokasian dana BOS dan penggunaan dana BOS di sekolah.

Membebaskan pungutan seluruh siswa miskin dari seluruh pungutan dalam tetap mempertimbangkan fungsi pendidikan sebagai kegiatan nirlaba. periode Januari sampai dengan Desember 2013. Membebaskan pungutan bagi SMP/SMPLB/SMPT (Terbuka) negeri terhadap biaya operasi sekolah. 2. Juli-September dan Oktober-Desember. Sasaran Program dan Besar Bantuan 3. penyaluran dana BOS oleh sekolah 3 3 . SD/SDLB : Rp 580. Meringankan beban biaya operasi sekolah bagi siswa di sekolah swasta.Secara khusus program BOS bertujuan untuk: 1. yaitu periode JanuariMaret. dihitung berdasarkan jumlah 2. yaitu Triwulan I dan II tahun Pada tahun anggaran 2013. 2013 tahun ajaran 2013/2014. kecuali sehingga sumbangan/pungutan tidak boleh berlebih.000. baik negeri maupun swasta di seluruh provinsi di Indonesia. SMP/SMPLB/SMPT/SATAP : Rp 710. Waktu Penyaluran Dana Penyaluran dana dilakukan setiap periode 3 bulanan. siswa dengan ketentuan: 1. dana BOS akan diberikan selama 12 bulan untuk anggaran 2013 tahun ajaran 2012/2013 dan Triwulan III dan IV tahun anggaran Bagi wilayah yang sangat sulit secara geografis (wilayah terpencil) sehingga proses pengambilan dana BOS oleh sekolah mengalami hambatan atau memerlukan biaya pengambilan yang mahal.000. Sasaran program BOS adalah semua sekolah SD/SDLB dan SMP/SMPLB/SMPT. baik di sekolah negeri maupun swasta. Mandiri) yang diselenggarakan oleh masyarakat. pada rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) dan sekolah bertaraf seluruh siswa SD/SDLB negeri dan D. internasional (SBI).-/siswa/tahun termasuk SD-SMP Satu Atap (SATAP) dan Tempat Kegiatan Belajar Mandiri (TKB E.-/siswa/tahun Besar biaya satuan BOS yang diterima oleh sekolah. April-Juni. Sumbangan/pungutan bagi sekolah RSBI dan SBI harus bentuk apapun.

yaitu pada awal semester. terpencil kepada Tim Manajemen BOS Provinsi. Unit wilayah terpencil adalah kecamatan. Kementerian Keuangan menetapkan daftar alokasi dana BOS wilayah terpencil berdasarkan usulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota mengusulkan nama-nama kecamatan 3. 2. Penentuan wilayah terpencil ditetapkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Pusat. selanjutnya Tim Manajemen BOS Provinsi mengusulkan daftar nama tersebut ke Tim Manajemen BOS 44 .dilakukan setiap semester.

Sumbangan dapat berupa uang dan/atau barang/jasa yang bersifat oleh sekolah dan sumbangan yang diterima dari masyarakat/orang tua/wali 5 5 . Sekolah swasta yang menolak BOS harus melalui persetujuan orang tua siswa melakukan pungutan kepada orang tua/wali siswa. dikembangkan menjadi bertaraf internasional wajib menerima dana BOS. Semua sekolah SD/SDLB negeri dan SMP/SMPLB/SMPT negeri wajib 2. yang mendapatkan 5. Semua sekolah swasta yang telah memiliki izin operasi dan tidak miskin di sekolah tersebut. Sekolah Penerima BOS menerima dana BOS. 1. Sekolah dapat menerima sumbangan dari masyarakat dan orang tua/wali 8. Semua sekolah SD/SDLB negeri dan SMP/SMPLB/SMPT negeri dilarang melalui komite sekolah dan tetap menjamin kelangsungan pendidikan siswa 4. dan biaya operasi yang diperoleh dari pemerintah dan/atau pemerintah dapat memungut biaya pendidikan yang digunakanhanya untuk memenuhi bantuan pemerintah dan/atau pemerintah daerah pada tahun ajaran berjalan. Sekolah negeri kategori RSBI dan SBI diperbolehkan memungut dana dari Komite Sekolah. 3.BAB II IMPLEMENTASI BOS A. orang tua siswa yang mampu untuk memenuhi kekurangan biaya investasi daerah dengan persetujuan pemerintah daerah sesuai kewenangannya dan siswa yang mampu untuk memenuhi kekurangan biaya yang diperlukan oleh sukarela. kekurangan biaya investasi dan biaya operasi. ditetapkan oleh pemerintah dan pemerintah daerah. Pemda harus ikut mengendalikan dan mengawasi pungutan yang dilakukan sekolah. dan tidak ditentukan jumlah maupun jangka waktu pemberiannya. Semua sekolah yang menerima BOS harus mengikuti pedoman BOS yang telah 6. tidak mengikat. Untuk SD/SDLB swasta dan SMP/SMPLB/SMPT swasta. 7. tidak memaksa.

lingkungannya untuk diajak kembali ke bangku sekolah. dan dikelola secara mandiri oleh 1. waktu dan tidak ditetapkan jumlahnya. tingkat SMP. orang tua yang mampu. sekolah dengan melibatkan dewan guru dan Komite Sekolah dengan menerapkan 66 . memberikan sumbangan sukarela yang tidak mengikat kepada sekolah. Kepala sekolah berkewajiban mengidentifikasi anak putus sekolah di 7. Program BOS dan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) MBS. setiap pengelola program pendidikan harus memperhatikan hal-hal berikut: dasar 9 tahun yang bermutu. siswa transparansi dan akuntabilitas. Program BOS dan Wajib Belajar 9 Tahun yang Bermutu Melalui program BOS yang terkait pendidikan dasar 9 tahun. BOS harus menjamin kepastian lulusan setingkat SD dapat melanjutkan ke melanjutkan ke SMP/SMPLB. serta tidak mendiskriminasikan Sumbangan sukarela dari orang tua siswa harus bersifat ikhlas. Sekolah mengelola dana secara profesional. BOS tidak menghalangi siswa. Menteri dan Kepala Daerah dapat membatalkan pungutan yang dilakukan oleh meresahkan masyarakat. sekolah apabila sekolah melanggar peraturan perundang-undangan dan dinilai tersebut mengikuti prinsip nirlaba dan dikelola dengan prinsip B. Kepala sekolah SD/SDLB menjamin semua siswa yang akan lulus dapat 6. atau walinya mereka yang tidak memberikan sumbangan. BOS harus menjadi sarana penting untuk meningkatkan akses pendidikan 2. tidak terikat C. Kepala sekolah harus mengelola dana BOS secara transparan dan akuntabel. karena alasan finansial seperti tidak mampu membeli baju seragam/alat tulis 4. yaitu: Dana BOS diterima oleh sekolah secara utuh. BOS harus memberi kepastian bahwa tidak ada siswa miskin putus sekolah 3.9. transparan dan akuntabel. sekolah dan biaya lainnya. 5. 1.

3. merupakan bagian integral dari RKAS tersebut. Sekolah harus menyusun Rencana Kerja Tahunan (RKT) dalam bentuk 4. Sekolah harus memiliki Rencana Jangka Menengah yang disusun 4 tahunan. (untuk sekolah swasta).2. dimana dana BOS 7 7 . Rencana Jangka Menengah dan RKAS harus disetujui dalam rapat dewan oleh SKPD Pendidikan Kabupaten/kota (untuk sekolah negeri) atau yayasan pendidik setelah memperhatikan pertimbangan Komite Sekolah dan disahkan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS).

Tingkat Kabupaten/Kota a. a. Tim Pengarah 1. a. Menteri Negara PPN/Kepala Bappenas. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar. Gubernur. e. Tim Manajemen BOS Pusat b. c. B. Kemenko Kesra 88 . e. Wakil Gubernur. Kemenkeu (Anggota). (Anggota). A. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama. Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat. Menteri Keuangan. Bupati/Walikota. Wakil Bupati/Walikota. Tingkat Pusat a. Direktur Jenderal Keuangan Daerah. d. Kemdagri (Anggota). Provinsi dan Kabupaten/Kota serta Tim Manajemen Sekolah. c. Bappenas (Anggota). Penanggung Jawab Umum b. Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan. d. Menteri Dalam Negeri. b. Tingkat Provinsi 3. 2. b.BAB III ORGANISASI PELAKSANA Organisasi pelaksana BOS meliputi Tim Pengarah dan Tim Manajemen Pusat. Deputi Sumberdaya Manusia dan Kebudayaan. 1. Kemdikbud (Ketua).

Kemdikbud (Ketua). Unit Monitoring dan Evaluasi. serta Pelayanan dan Penanganan c. Bendahara SD i. Menyusun rancangan program. serta Pelayanan dan Penanganan 4. i. Direktur Pembinaan SD. d. Unit data SMP ii. e. Kemdagri (Anggota). Bappenas (Anggota). Direktur Dana Perimbangan. ii. Penanggung jawab sekretariat. 3. Unit data SD Masyarakat. Kemdikbud (Sekretaris). Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Tugas dan Tanggung Jawab Tim Manajemen BOS Pusat a. g. f. Ketua Tim/Pelaksana. Kepala Pusat Data dan Statistik Pendidikan. Unit Monitoring dan Evaluasi. Unit Monitoring dan Evaluasi. sekolah. serta Pelayanan dan Penanganan Pengaduan Pengaduan Masyarakat SD Pengaduan Masyarakat SMP i. Sekretaris. Kemdikbud (Anggota). Kemenkeu (Anggota). c. Unit Data. e. d. b.2. Tim Pelaksana Program BOS a. Direktur Fasilitas Dana Perimbangan. Melakukan verifikasi data jumlah siswa per sekolah dengan Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota dan Tim Manajemen BOS Provinsi. Penanggung jawab sekretariat SMP f. Direktur Agama dan Pendidikan. g. b. c. Bendahara. Unit Publikasi/Humas. b. ii. Bendahara SMP i. Direktur Pembinaan SMP. Penanggung jawab sekretariat SD ii. Penanggung Jawab Program BOS a. Mengumpulkan dan meng-update data siswa yang dikirim dari setiap 9 9 . Kemdikbud (Anggota).

j. Menyusun laporan pelaksanaan BOS. f. Mengumumkan daftar sekolah penerima BOS. sosialisasi kepada e. Provinsi (Formulir BOS-K11 dan BOS K12). besar alokasi BOS dan k. b. Merencanakan dan melakukan sosialisasi program. Menetapkan Surat Keputusan (SK) alokasi dana BOS tiap sekolah periode h. 10 10 Sekretariat Tim BOS Pusat berada di Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Tim BOS-06A dan Formulir BOS-06B). Menyalurkan dana BOS dari Kas Umum Negara ke Kas Umum Daerah penggunaan dana BOS tiap sekolah melalui situs resmi Kemdikbud. Menyusun dan menyiapkan peraturan yang terkait dengan pelaksanaan g. Memberikan pelayanan dan penanganan pengaduan masyarakat (Formulir dilakukan oleh Tim Manajemen BOS Provinsi/Kabupaten/Kota. BOS m. Manajemen lampiran Peraturan Menteri Keuangan tentang Pedoman Umum Alokasi Januari-Desember berdasarkan data jumlah siswa tahun pelajaran yang i.d. Merencanakan dan melaksanakan monitoring dan evaluasi. program BOS. Provinsi. berjalan. TataTertib Yang Harus Diikuti Oleh Tim Manajemen BOS Pusat Tim Manajemen BOS Provinsi/Kabupaten/Kota/Sekolah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Mengelola dana operasional dan manajemen secara transparan dan Tim Manajemen BOS Pusat ditetapkan dengan surat keputusan Menko Kesra. Memonitor perkembangan penyelesaian penanganan pengaduan yang n. Tidak diperkenankan melakukan pungutan dalam bentuk apapun kepada c. akuntabel. Dilarang bertindak menjadi distributor atau pengecer buku. penyaluran dana BOS ke sekolah yang diperoleh dari Tim Manajemen BOS a. . l. Menyiapkan data jumlah siswa tiap kabupaten/kota/provinsi untuk bahan BOS bagi Pemerintah Daerah Provinsi. termasuk laporan keuangan hasil 5. Melatih/memberikan Provinsi/Kabupaten/Kota.

e. Unit Monitoring dan Evaluasi serta Pelayanan dan Penanganan Pengaduan 3. Kepala SKPD Pendidikan Provinsi (anggota). Mempersiapkan DPA-PPKD berdasarkan alokasi dana BOS yang tertuang masing-masing pihak. Membuat dan menandatangani perjanjian kerjasama dengan Bank Penyalur sesuai dengan jumlah siswa per sekolah. Kepala SKPD Pendidikan Provinsi sebagai penanggung jawab Tim b. Kepala Dinas/Badan/Biro Pengelola Keuangan Daerah (anggota).kemdikbud. e. Melakukan monitoring laporan penyaluran dana BOS dari Bank Penyalur ke ke sekolah yang dikirim ke Sistem Monev Online Kemdikbud (petunjuk 11 11 .C. f. unsur SKPD Pendidikan dan unit dari unsur DPKD/BPKD). Melakukan koordinasi/sosialisasi/pelatihan kepada Tim Manajemen BOS h. Sekretaris Daerah Provinsi (Ketua). Gubernur. Penanggung Jawab a. b. Tugas dan Tanggung Jawab Tim Manajemen BOS Provinsi Masyarakat (Unit yang menangani SD dan Unit yang menangani SMP dari a. Sekretaris I (dari unsur SKPD Pendidikan). f. Tim Pelaksana Program BOS b.bos. teknis untuk Bank Penyalur dari www. Kabupaten/Kota. d. Ketua Tim/Pelaksana (unsur SKPD Pendidikan). c. Unit Data (Unit Data SD dan Unit Data SMP dari unsur SKPD Pendidikan). Bendahara (dari unsur SKPD Pendidikan). Unit Publikasi/Humas (dari unsur SKPD Pendidikan). dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK). g. Manajemen BOS Provinsi menandatangani naskah hibah atas nama dana BOS yang telah ditunjuk dengan mencantumkan hak dan kewajiban c. a.id). Tim Manajemen BOS Provinsi 1. 2. Melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program BOS di sekolah.go. Melakukan pencairan dan penyaluran dana BOS ke sekolah tepat waktu g. c. Sekretaris II (dari unsur DPKD/BPKD). d. Memverifikasi data jumlah siswa yang diperoleh dari kabupaten/kota.

melakukan pelanggaran terhadap ketentuan penggunaan dana BOS. program BOS. Membuat dan menyampaikan Laporan Realisasi Penyaluran dana BOS ke a. Penanggung Jawab a. jasa dalam pemanfaatan dana BOS dan tidak mendorong sekolah untuk Struktur Tim Manajemen BOS Provinsi diatas dapat disesuaikan di daerah masing-masing. Mengumpulkan dan merekapitulasi laporan penggunaan dana BOS dari Tim 4. Unit Pendataan SD/SDLB. Manajemen BOS Pusat paling lambat pada tanggal 20 Januari tahun Manajemen BOS Kabupaten/Kota. program BOS dari sumber APBD. Mengupayakan penambahan dana untuk sekolah dan untuk manajemen k. Tim Pelaksana BOS (dari SKPD Pendidikan) 12 12 . dengan mempertimbangkan beban kerja dalam pengelolaan Pendidikan Provinsi. Tidak diperkenankan menggunakan dana BOS yang telah ditransfer dari b. Tidak diperkenankan melakukan pungutan dalam bentuk apapun terhadap c. Sekretariat Tim Manajemen BOS Provinsi berada di Kantor SKPD D. Tim Manajemen BOS Pusat (Formulir BOS-K9). BOS-06A dan Formulir BOS-06B). Tidak diperkenankan melakukan pemaksaan dalam pembelian barang dan d. Dilarang bertindak menjadi distributor atau pengecer buku. m. selanjutnya dikirim ke pusat (Formulir l. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota 1. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota/sekolah. Tim Manajemen BOS Provinsi ditetapkan dengan surat keputusan Gubernur. Membuat dan menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan ke Tim berikutnya. TataTertib Yang Harus Diikuti Tim Manajemen BOS Provinsi KUN ke KUD untuk kepentingan lain selain program BOS. Kepala SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota b. 2. BOS-K8) paling lambat pada tanggal 20 Januari tahun berikutnya. Melakukan pelayanan dan penanganan pengaduan masyarakat (Formulir j.i. Manajer.

selanjutnya melaporkan kepada Kepala SKPD Pendidikan 13 13 . komite sekolah dan h. sekolah. Manajemen BOS Tingkat Provinsi kepada Tim Manajemen BOS Pusat m. Manajemen BOS Kabupaten/Kota menandatangani naskah hibah mewakili i. masyarakat tentang program BOS. Melakukan monitoring perkembangan pemasukan data yang dilakukan d. memberdayakan pengawas sekolah sebagai Tim Monitoring Kabupaten/ dari sekolah. program BOS dari sumber APBD. Provinsi paling lambat 10 Januari tahun berikutnya (Formulir BOS-K8). Melakukan monitoring pelaksanaan program BOS di sekolah dengan n. c. Melakukan rekonsiliasi dan verifikasi data dari sekolah. Memberikan pelayanan dan penanganan pengaduan masyarakat (Formulir BOS-06A dan Formulir BOS-06B). Tugas dan Tanggung Jawab Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota b. c. Bersama Tim BOS Tingkat Provinsi melakukan rekonsiliasi data jumlah g.3. k. apabila terjadi kesalahan/ketidaktepatan/perubahan data. Mengkompilasi nomer rekening seluruh sekolah (Formulir BOS-02). Melakukan pembinaan terhadap sekolah dalam pengelolaan dan pelaporan j. d. Merencanakan dan melaksanakan monitoring dan evaluasi. Masyarakat. siswa tiap sekolah untuk disampaikan ke pusat. Mengupayakan penambahan dana untuk sekolah dan untuk manajemen dana BOS. Melakukan sosialisasi/pelatihan kepada sekolah. sistem pendataan yang telah disediakan oleh Kemdikbud. membimbing dan mendorong sekolah untuk memasukkan data pokok pendidikan (Formulir BOS-01A. Kepala SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota sebagai penanggung jawab Tim satuan pendidikan dasar dengan melampirkan daftar rekening sekolah. Mengumpulkan dan merekapitulasi laporan realisasi penggunaan dana BOS Kota. Unit Monitoring dan Evaluasi dan Pelayanan dan Penanganan Pengaduan a. e. Melatih. BOS-01B dan BOS-01C) dalam f. Unit Pendataan SMP/SMPLB/SMPT/SATAP. Mengusulkan revisi SK alokasi dana BOS tiap sekolah melalui Tim l.

Tim Manajemen BOS Sekolah 1. Membuat RKAS yang mencakup seluruh sumber penerimaan sekolah d. 01A. Mengelola dana BOS secara bertanggung jawab dan transparan. Melaporkan perubahan data siswa setiap triwulan kepada Tim BOS f. jasa dalam pemanfaatan dana BOS dan tidak mendorong sekolah untuk Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota ditetapkan dengan surat keputusan Bupati/Walikota. e. Penanggung Jawab 2. Tugas dan Tanggung Jawab Tim Manajemen BOS Sekolah disediakan oleh Kemdikbud. Mengumumkan besar dana yang diterima dan dikelola oleh sekolah dan rencana penggunaan dana BOS (RKAS) di papan pengumuman sekolah yang 14 14 . Anggota Kepala Sekolah Kantor SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota. a. Mengisi. a. BOS-01B dan BOS-01C) secara lengkap kedalam sistem yang telah c. 3. Dilarang bertindak menjadi distributor atau pengecer buku. Bendahara BOS sekolah. Memverifikasi jumlah dana yang diterima dengan data siswa yang ada. (Formulir BOS-K1 dan BOS-K2). melakukan pelanggaran terhadap ketentuan penggunaan dana BOS. Sekretariat Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota berada di E. serta menghindari terjadinya konflik kepentingan. a.4. Satu orang dari unsur orang tua siswa di luar Komite Sekolah yang dipilih oleh Kepala Sekolah dan Komite Sekolah dengan mempertimbangkan kredibilitasnya. b. mengirim dan meng-update data pokok pendidikan (Formulir BOSb. Tata Tertib Yang Harus Diikuti Oleh Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota sekolah. Tidak diperkenankan melakukan pungutan dalam bentuk apapun terhadap b. Kabupaten/Kota (jika ada). Tidak diperkenankan melakukan pemaksaan dalam pembelian barang dan c.

bos. c. d. baik yang berasal dari dana BOS maupun dari sumber lain. Bersedia diaudit oleh lembaga yang berwenang terhadap seluruh dana yang dikelola sekolah. BOS-K4. Memastikan keakuratan data yang diisikan dan dilaporkan. b. Bagi sekolah negeri. Format BOS-K7). Tata Tertib Yang Harus Diikuti Oleh Tim Manajemen BOS Sekolah a.g. h. 15 15 . Memasukkan data penggunaan dana BOS setiap triwulan kedalam sistem Pendidikan BOS-K7 dan BOS-K7A) sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan o. Melakukan pembukuan secara tertib (Formulir BOS-K3. Menandatangani surat pernyataan tanggung jawab yang menyatakan Tim Manajemen BOS Sekolah ditetapkan dengan SK dari Kepala Sekolah. m. diserahkan ke SKPD BOS-04). laporan tahunan Kabupaten/Kota paling lambat tanggal 5 Januari tahun berikutnya. online melalui www. Membuat laporan realisasi penggunaan dana BOS triwulanan (Formulir k. p. Mengumumkan penggunaan dana BOS di papan pengumuman (Formulir i. Memberikan pelayanan dan penanganan pengaduan masyarakat. Membuat dana dan disimpan di sekolah untuk keperluan monitoring dan audit. wajib melaporkan hasil pembelian barang investasi dari dana BOS ke SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota.kemdikbud. pungutan (Formulir BOS-05). Bendahara dan Ketua Komite Sekolah (Formulir BOS-03). Bertanggung jawab secara formal dan material atas penggunaan dana BOS j. Menginformasikan secara tertulis rekapitulasi penerimaan dan penggunaan dana BOS kepada orang tua siswa setiap semester bersamaan dengan pertemuan orang tua siswa dan sekolah pada saat penerimaan raport. ditandatangani oleh Kepala Sekolah.id. Memasang spanduk di sekolah terkait kebijakan pendidikan bebas bahwa BOS yang diterima telah digunakan sesuai NPH BOS (Lampiran l. dan BOS-K6). yang diterimanya. Dilarang bertindak menjadi distributor atau pengecer buku kepada siswa di sekolah yang bersangkutan. BOS-K5 4. n.go.

Biaya fotocopy formulir dapat dibebankan dari dana BOS. Proses Pendataan Pendidikan Dasar 1. sekolah yang telah dibiayai pemerintah.BAB IV PROSEDUR PELAKSANAAN BOS A. surat tugas sebagai penanggungjawab di tingkat sekolah. Sekolah harus selalu mem-backup lokal data yang telah dientri. pendidik dan tenaga kependidikan. satu kali dalam 1 semester. 2. keperluan monitoring dan audit. Sekolah melakukan sosialisasi ke seluruh peserta didik. yang telah disiapkan oleh Kemdikbud secara online. 4. minimal Formulir yang telah diisi secara manual oleh siswa/pendidik/tenaga 16 16 . Sekolah menggandakan (fotocopy) formulir data pokok pendidikan (BOS01A. 10. 6. Sekolah membagi formulir kepada individu yang bersangkutan untuk diisi secara manual dan mengumpulkan formulir yang telah diisi. kependidikan tentang cara pengisian formulir pendataan. 8. peserta didik. pemasukan data harus dilakukan di Kemdikbud kemudian mengirim ke server sekolah sebagai bagian pekerjaan rutin dan tanpa membebankan biaya kependidikan/sekolah harus disimpan di sekolah masing-masing untuk 9. BOS-01B dan BOS-01C) sesuai dengan kebutuhan. Kepala sekolah menunjuk tenaga operator pendataan dengan menerbitkan 7. Melakukan update data secara regular ketika ada perubahan data. Tenaga operator sekolah memasukkan data kedalam aplikasi pendataaan Sekolah yang telah memiliki sarana yang memadai dan petugas/pegawai tambahan pemasukan data dari dana BOS. pendidik dan tenaga Sekolah memverifikasi kelengkapan dan kebenaran/kewajaran data individu 3. 5.

2. 13. Atas dasar data jumlah siswa tiap sekolah. Peraturan Menteri Keuangan setelah Kementerian Keuangan menerima data 6. Proses Penetapan Alokasi Dana BOS Penetapan alokasi dana BOS dilaksanakan sebagai berikut: 1. tunjangan PTK.11. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota melakukan pengumpulan dan verifikasi data jumlah siswa tiap sekolah berdasarkan data individu siswa. misalnya: alokasi BOS. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota bertanggungjawab terhadap proses pendataan bagi sekolah yang memiliki keterbatasan sarana dan sumber daya B. 3. operasional penggunaan aplikasi pendataan dan memastikan data yang manusia yang tidak memungkinkan melakukan pendataan sendiri. dll. Rehab. Kebudayaan membuat alokasi dana BOS tiap kabupaten/kota/provinsi. jumlah siswa tiap sekolah. Kementerian Keuangan menetapkan alokasi anggaran tiap provinsi melalui 5. Kebudayaan. Bantuan Siswa Miskin. Data yang dikirim oleh sekolah akan dijadikan sebagai dasar kebijakan 12. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota bersama-sama dengan Tim Manajemen BOS Provinsi dan Tim Manajemen BOS Pusat melakukan rekonsiliasi data selanjutnya dikirim ke Kementerian Keuangan. pemerintah/pemerintah daerah untuk berbagai jenis program. Kementerian Pendidikan dan 4. Alokasi dana BOS tiap sekolah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan berdasarkan data jumlah siswa tahun pelajaran yang sedang berjalan 17 17 . Alokasi dana BOS tiap provinsi dalam satu tahun anggaran ditetapkan Kebudayaan (dalam hal ini ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Dasar atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan). Sekolah dapat berkonsultasi dengan dinas pendidikan setempat mengenai diinput sudah masuk kedalam server dikdas. untuk mengenai jumlah sekolah dan jumlah siswa dari Kementerian Pendidikan dan ditambah dengan proyeksi pertambahan jumlah siswa tahun pelajaran baru.

BOS-01C Tim BOS Pusat Jumlah Siswa Tiap Sekolah Tim BOS Kab/Kota Workshop Pendataan Tim BOS Provinsi Rekap Jumlah Siswa Tiap Kab/Kota & Provinsi Tim BOS Pusat Jumlah Siswa Tiap Sekolah SK Dirjen Dikdas Alokasi BOS Tiap Sekolah Usulan Alokasi Dana BOS Tiap Provinsi Kementerian Keuangan Peraturan Menteri Keuangan Alokasi BOS Tiap Provinsi Dikirim ke tiap provinsi sebagai dasar pencairan dan penyaluran C. Mekanisme Pengalokasian Dana BOS Proses penyaluran dana BOS dari tingkat pusat sampai dengan tingkat sekolah 18 18 . Alokasi dana BOS tiap sekolah untuk periode Januari-Juni 2013 didasarkan 2013 didasarkan pada data tahun pelajaran 2013-2014.7. Persiapan Penyaluran Dana BOS di Daerah dilakukan 2 tahap. BOS-01B. Sekolah jumlah siswa tahun pelajaran 2012-2013. yaitu: Gambar 1. sedangkan periode Juli-Desember Formulir BOS-01A.

Penyaluran dana dan pelaporannya akan diatur dalam Peraturan Tahap 2: Penyaluran dana dari KUD provinsi ke rekening sekolah. Kabupaten/Kota BOS dan alokasi dananya kepada BPKD untuk keperluan pencairan dana BOS D. Triwulan Kedua (bulan April sampai dengan bulan Juni) dilakukan paling 19 19 . yang prosedurnya diatur dalam Peraturan sekolah dan nomor rekening baru (jika ada). triwulanan (tiga bulanan). Triwulan Pertama (bulan Januari sampai dengan bulan Maret) dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja pada awal bulan Januari 2013. ada beberapa tahapan/langkah 1. lambat 7 (tujuh) hari kerja pada awal bulan April 2013. diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK). lambat 7 (tujuh) hari kerja pada awal bulan Juli 2013. Pendidikan Provinsi dan SKPD Pendidikan persiapan yang harus dilakukan: sekolah harus segera membuka rekening bank atas nama sekolah (bukan atas 2. Mekanisme Mekanisme penyaluran dana dan pelaporannya Untuk kelancaran penyaluran dana BOS. misalnya sekolah baru. SKPD menandatangani naskah hibah. Triwulan Ketiga (bulan Juli sampai dengan bulan September) dilakukan paling 2. kepada Tim Manajemen BOS Provinsi (Formulir BOS-02). Penyaluran Dana BOS 1.Tahap 1: Penyaluran dana dari Kas Umum Negara (KUN) ke Kas Umum Daerah (KUD) Provinsi. Menteri Dalam Negeri. yaitu: Dana BOS bagi daerah tidak terpencil disalurkan dari KUN ke KUD secara 3. kemudian mengirimkannya 4. maka nama pribadi) dan segera mengirim ke Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. Bagi sekolah yang belum memiliki rekening. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota mengkompilasi nomor rekening seluruh 3. SKPD Pendidikan Provinsi menyerahkan data daftar sekolah penerima dana dari BUD ke sekolah. Menteri Dalam Negeri.

Triwulan Keempat (bulan Oktober sampai dengan bulan Desember) dilakukan yaitu: paling lambat 14 (empat belas) hari kerja pada awal bulan Oktober 2013. Jika terjadi kelebihan salur yang dilakukan oleh BUD ke sekolah akibat tersebut tetap milik kas sekolah dan harus digunakan untuk kepentingan 4. 1. dan selanjutnya Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota masih mencukupi. 1. sekolah sesuai dengan program sekolah. Jika terjadi kekurangan salur yang dilakukan oleh BUD ke sekolah.4. ditinggalkan/menerima siswa pindahan tersebut baru Beberapa ketentuan tambahan terkait dengan masalah penyaluran dana BOS 2. maka melaporkan kepada Tim Manajemen BOS Provinsi. Dana BOS daerah terpencil disalurkan dari KUN ke KUD semesteran (6 bulanan). maka dana kesalahan data. Apabila dana BOS di BUD sekolah harus melaporkan kekurangan dana tersebut kepada Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. Provinsi. Semester Kedua (Juli-Desember) dilakukan paling lambat 7 (tujuh) hari kerja Selanjutnya BUD harus menyalurkan dana BOS ke sekolah paling lambat 7 hari kerja setelah dana diterima di KUD Provinsi. maka dana BOS siswa tersebut pada triwulan berjalan menjadi hak sekolah lama. dan selanjutnya Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota melaporkan kepada Tim Manajemen BOS sekolah tersebut pada periode penyaluran berikutnya. Semester Pertama (bulan Januari-Juni) dilakukan paling lambat 14 (empat 2. maka sekolah harus melaporkan kelebihan dana tersebut kepada Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. kekurangan salur di sekolah dapat diselesaikan pada 20 20 . belas) hari kerja pada awal bulan Januari 2013. Jika terdapat siswa pindah/mutasi dari sekolah tertentu ke sekolah lain setelah pencairan dana di triwulan berjalan. Bilamana terdapat sisa dana di sekolah pada akhir tahun anggaran. Revisi jumlah siswa pada diberlakukan untuk pencairan triwulan berikutnya. Tim Manajemen BOS Provinsi melakukan pengurangan dana BOS di 3. yang sering terjadi di daerah dan sekolah: sekolah yang pada awal bulan Juli 2013.

triwulan berjalan. oleh pihak manapun. Pengambilan dana BOS dilakukan oleh bendahara sekolah atas persetujuan sejenis rekomendasi/persetujuan dari pihak manapun. Saldo minimum adanya pemotongan atau pungutan biaya apapun dengan alasan apapun dan 2. Besar penggunaan dana tiap bulan disesuaikan dengan kebutuhan ini bukan termasuk pemotongan. Dana BOS dalam suatu periode tidak harus habis dipergunakan pada periode sekolah sebagaimana tertuang dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS). Pengambilan Dana lambat akhir minggu ke-2 bulan ke-2 dari setiap triwulan. maka Tim 1. Kepala Sekolah dan dapat dilakukan sewaktu-waktu sesuai kebutuhan dengan menyisakan saldo minimum sesuai peraturan yang berlaku. Manajemen BOS Provinsi mengajukan penambahan dana pada triwulan berikutnya kepada Tim Manajemen BOS Pusat melalui laporan BOS-K9 paling Apabila dana di BUD tidak mencukupi. 21 21 . Pengambilan dana tidak diharuskan melalui 3.E. Dana BOS harus diterima secara utuh oleh sekolah dan tidak diperkenankan tersebut.

Hasil kesepakatan diatas harus dituangkan secara tertulis dalam Administrasi pendaftaran 22 22 Termasuk untuk konsumsi panitia dan uang lembur dalam rangka penerimaan siswa . Dewan Guru dan komponen kegiatan-kegiatan berikut: No 1 Pengembangan Perpustakaan Komponen Pembiayaan Dana BOS yang diterima oleh sekolah. dapat digunakan untuk membiayai Mengganti buku teks yang rusak/menambah kekurangan untuk memenuhi rasio satu siswa satu buku Langganan publikasi berkala Akses informasi online Pemeliharaan buku/koleksi perpustakaan Peningkatan kompetensi tenaga pustakawan 2 Kegiatan dalam rangka penerimaan siswa baru Pemeliharaan perabot perpustakaan Biaya pendaftaran Pendaftaran ulang Pengembangan database perpustakaan Penggandaan formulir Item Pembiayaan Perhatikan UU No 43/2007 Tentang Perpustakaan Minimal 5% dari dana BOS Penjelasan Komite Sekolah.BAB V PENGGUNAAN DANA BOS A. keputusan bersama antara Tim Manajemen BOS Sekolah. Komponen Pembiayaan Penggunaan dana BOS di sekolah harus didasarkan pada kesepakatan dan bentuk berita acara rapat dan ditandatangani oleh peserta rapat.

honor koreksi ujian. karya ilmiah remaja. kesenian. honor guru dalam rangka penyusunan rapor siswa 23 23 .No Komponen Pembiayaan Biaya Pendataan data pokok pendidikan Item Pembiayaan Pembuatan spanduk sekolah bebas pungutan 3 Kegiatan pembelajaran dan ekstra kurikuler siswa PAKEM (SD) Pembelajaran Kontekstual (SMP) Pembelajaran remedial Pemantapan persiapan ujian Pembelajaran pengayaan baru. Ujian sekolah Termasuk untuk: fotocopy. fotocopy. dan membeli alat olah raga. Standar pembiayaan mengacu kepada batas kewajaran setempat atau batas yang telah ditetapkan Pemda Termasuk untuk: honor jam mengajar tambahan di luar jam pelajaran dan biaya transportasinya (termasuk di SMP Terbuka). Ulangan umum. Penjelasan Pengembangan pendidikan karakter Olahraga. Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) biaya transportasi dan akomodasi siswa/guru dalam rangka mengikuti lomba. 4 Kegiatan Ulangan dan Ujian Ulangan harian. pramuka dan palang merah remaja. alat kesenian dan biaya pendaftaran mengikuti lomba penggandaan soal.

perbaikan pintu dan WC siswa harus dijamin berfungsi jendela dengan baik. buku induk siswa. bahan praktikum. perbaikan atap Kamar mandi dan bocor.000 per bulan 7 Perawatan sekolah Pengecatan. kapur tulis. kertas. spidol. internet (fixed/mobile modem) baik dengan cara berlangganan maupun prabayar Pembiayaan penggunaan internet termasuk untuk pemasangan baru Membeli genset atau jenis lainnya yang lebih cocok di daerah tertentu misalnya panel surya. pensil. jika di sekolah tidak ada jaringan listrik Penggunaan Internet dengan mobile modem dapat dilakukan untuk maksimal pembelian voucher sebesar Rp. air. perbaikan sanitasi sekolah (kamar mandi dan WC).No 5 Pembelian bahanbahan habis pakai Komponen Pembiayaan Buku tulis. buku inventaris Minuman dan makanan ringan untuk kebutuhan sehari-hari di sekolah Pengadaan suku cadang alat kantor Item Pembiayaan Penjelasan 6 Langganan daya dan jasa Listrik. dan telepon. 250. perbaikan lantai ubin/keramik dan perawatan fasilitas sekolah lainnya 24 24 8 Pembayaran honorarium bulanan Guru honorer (hanya untuk Dalam pengangkatan guru/tenaga memenuhi SPM) . Perbaikan mebeler.

Komponen Pembiayaan Pegawai administrasi (termasuk administrasi BOS untuk SD) Pegawai perpustakaan Penjaga Sekolah Satpam Pegawai kebersihan Item Pembiayaan 9 Pengembangan profesi guru 10 Membantu siswa miskin Khusus untuk sekolah yang KKKS/MKKS memperoleh Menghadiri seminar yang hibah/block grant terkait langsung dengan peningkatan mutu pendidik pengembangan KKG/MGMP atau dan ditugaskan oleh sejenisnya pada sekolah tahun anggaran yang sama hanya diperbolehkan menggunakan dana BOS untuk biaya transport kegiatan apabila tidak disediakan oleh hibah/blockgrant tersebut. Penjelasan 25 25 . KKG/MGMP Pemberian tambahan bantuan biaya transportasi bagi siswa miskin yang menghadapi masalah biaya transport dari dan ke sekolah kependidikan honorer sekolah harus mempertimbangkan batas maksimum penggunaan dana BOS untuk belanja pegawai. serta kualifikasi guru honorer harus sesuai bidang yang diperlukan.No guru honorer dan tenaga kependidikan honorer.

suratmenyurat.d 12 telah terpenuhi pendanaannya dari BOS Masing-masing maksimum 1 unit dalam satu tahun anggaran. provinsi maupun kabupaten/kota di sekolah tersebut Alat tulis kantor (ATK termasuk tinta printer. dll) Item Pembiayaan Penjelasan 11 Pembiayaan pengelolaan BOS Membeli seragam.No Komponen Pembiayaan Membeli alat transportasi sederhana bagi siswa miskin yang akan menjadi barang inventaris sekolah (misalnya sepeda. insentif bagi bendahara dalam rangka penyusunan laporan BOS dan biaya transportasi dalam rangka mengambil dana BOS di Bank/PT Pos Printer atau printer plus scanner Desktop/work station Alat peraga/media pembelajaran Mesin ketik Peralatan UKS 12 Pembelian perangkat komputer 13 Biaya lainnya jika seluruh komponen 1 s. 26 26 Penggunaan dana untuk komponen ini harus dilakukan melalui rapat dengan dewan guru dan . CD dan flash disk) Penggandaan. perahu penyeberangan. sepatu dan alat tulis bagi siswa penerima bantuan siswa miskin (BSM) sebanyak penerima BSM. Peralatan komputer tersebut harus ada di sekolah. baik dari pusat.

27 27 .-/bulan.-/bulan tetapi secara proporsional disesuaikan Sebagai penanggung jawab pengelolaan dan penggunaan dana BOS untuk Penggunaan dana BOS di sekolah harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut: Prioritas utama penggunaan dana BOS adalah untuk kegiatan operasional Bagi sekolah yang telah menerima DAK.000. Kegiatan pembimbingan di TKB oleh Guru Pamong. masing-masing diberikan 6. Pengelolaan kegiatan pembelajaran oleh Pengelola TKB Mandiri diberikan SMPT/TKB Mandiri tetap Kepala Sekolah SMP induk. Supervisi oleh Kepala Sekolah. maksimal sebesar Rp 150. 2. Sebaliknya jika dana BOS tidak mencukupi untuk pembelanjaan yang diperbolehkan (13 item pembelanjaan) 1. sekolah.000. 3. diberikan maksimal sebesar Rp 150. maksimal sebesar Rp 150. Supervisi oleh Wakil Kepala SMP Terbuka.-/bulan. 150. tidak diperkenankan menggunakan dana BOS untuk peruntukan yang sama. Batas maksimum penggunaan dana BOS untuk belanja pegawai (honor guru/tenaga kependidikan honorer dan honor-honor kegiatan) di sekolah negeri 1. Kegiatan administrasi ketatausahaan oleh petugas Tata Usaha (1 orang). Kegiatan tatap muka di Sekolah Induk oleh Guru Bina.000. diberikan maksimal sebesar Rp dengan beban mengajarnya. diberikan maksimal sebesar Rp 100.No Komponen Pembiayaan sebesar 20% dari total dana BOS yang diterima oleh sekolah dalam satu tahun.- Pembelian meja dan kursi komite sekolah siswa jika meja dan kursi yang ada sudah rusak berat Item Pembiayaan Penjelasan 2.-/bulan.000.000.000. dana BOS dapat digunakan juga untuk kegiatan: /bulan. maksimal sebesar Rp 150.-/bulan. Khusus untuk SMP Terbuka. 5. diberikan rata-rata 4.

Membeli Lembar Kerja Siswa (LKS). Larangan Penggunaan Dana BOS 1. Kabupaten/Kota/Provinsi/Pusat. 5. Menanamkan saham. 8. menanggung biaya siswa/guru yang ikut serta dalam kegiatan tersebut. Biaya transportasi dan uang lelah guru PNS yang bertugas di luar jam Daerah. Membayar bonus dan transportasi rutin untuk guru. 2. Membiayai kegiatan yang tidak menjadi prioritas sekolah dan memerlukan biaya besar. 7. kecuali B. pendapatan sekolah lainnya yang sah dengan tetap memperhatikan 4. 28 28 . Disimpan dengan maksud dibungakan. kecuali untuk siswa penerima BSM. pribadi (bukan inventaris sekolah). atau pihak lainnya. yaitu pendapatan hibah (misalnya DAK) dan peraturan terkait. 6. misalnya studi banding. 11. 4. Bunga Bank/Jasa Giro akibat adanya dana di rekening sekolah menjadi milik diterima oleh sekolah.maka sekolah dapat mempertimbangkan sumber pendapatan lain yang 3. 10. Dipinjamkan kepada pihak lain. Membayar iuran kegiatan yang diselenggarakan oleh UPTD Kecamatan/ untuk Membeli pakaian/seragam/sepatu bagi guru/siswa untuk kepentingan 9. 3. Membangun gedung/ruangan baru. mengajar harus mengikuti batas kewajaran yang ditetapkan oleh Pemerintah sekolah dan digunakan untuk keperluan sekolah (beradasarkan Surat Edaran Ditjen Perbendaharaan Nomor: S-5965/PB/2010 Tanggal 10 Agustus 2010 Perihal Pemanfaatan Bunga Bank yang berasal dari Dana BOS di rekening Sekolah). tur studi (karya wisata) dan sejenisnya. Digunakan untuk rehabilitasi sedang dan berat. Membeli bahan/peralatan yang tidak mendukung proses pembelajaran.

Terkait dengan biaya untuk rehabilitasi ringan/pemeliharaan bangunan Memilih satu atau lebih pekerja untuk melaksanakan pekerjaan tersebut dengan standar upah yang berlaku di masyarakat. Tim Manajemen BOS Sekolah harus: Menggunakan prinsip keterbukaan dan ekonomis dalam menentukan peraturan 3. 6. perundangan yang berlaku. kegiatan dalam rangka mengikuti 12. dan kewajaran harga. Membiayai kegiatan penunjang yang tidak ada kaitannya dengan operasi pendampingan terkait program BOS/perpajakan program BOS yang dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. nasional dan upacara keagamaan/acara keagamaan. 7. dengan cara membandingkan harga penawaran dari penyedia barang/jasa dengan harga pasar dan melakukan negosiasi. Memperhatikan kualitas barang/jasa. 29 29 . Mekanisme Pembelian Barang/Jasa di Sekolah 1. Membiayai kegiatan yang telah dibiayai dari sumber dana pemerintah pusat atau pemerintah daerah secara penuh/wajar. ketersediaan. sekolah. sekolah. misalnya membiayai iuran dalam rangka perayaan hari besar pelatihan/sosialisasi/ diselenggarakan lembaga di luar SKPD Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota C. Membuat laporan singkat tertulis tentang penetapan penyedia barang/jasa.14. Membuat rencana kerja. Diketahui oleh Komite Sekolah. 4. 5. Pembelian barang/jasa dilakukan oleh Tim Manajemen BOS Sekolah dengan: barang/jasa dan tempat pembeliannya sesuai dengan 2. Membiayai 13.

dan Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. 3. penyaluran dana dan pasca penyaluran dana. terkait. 2. menyelesaikan masalah. Manajemen BOS Provinsi. Secara yang berhak dalam jumlah. Pengelola Keuangan Daerah. mencari Pelaporan. umum tujuan kegiatan ini adalah untuk meyakinkan bahwa dana BOS diterima oleh Selain itu juga dilakukan monitoring terhadap pelayanan dan penanganan pengaduan. Dalam Kegiatan monitoring dan supervisi dilakukan oleh Tim Manajemen BOS Pusat. Alokasi dana sekolah penerima bantuan Penyaluran dan penggunaan dana Administrasi keuangan sehingga Pelayanan dan penanganan pengaduan pelayanan 5. 30 30 3. pada saat penyerapan dana. Monitoring oleh Tim Manajemen BOS Pusat 1. Bank penyalur dan Sekolah. cara. lembaga-lembaga menginvestigasi. Kegiatan pengaduan ini dilakukan dapat dengan ditingkatkan. dan penggunaan yang tepat. pelaksanaannya. Komponen utama yang dimonitor antara lain: 1. Tim Monitoring pelaksanaan program ditujukan untuk memantau penyaluran dan dana manajemen dan operasional yang disediakan oleh Tim Manajemen BOS Pusat dan pelaksanaan program di sekolah. serta pemajangan rencana penggunaan dan pemakaian dana BOS. pembinaan dan penyelesaian masalah terhadap pelaksanaan program BOS. Responden terdiri dari Tim Manajemen BOS Provinsi.BAB VI MONITORING DAN SUPERVISI Bentuk kegiatan monitoring dan supervisi adalah melakukan pemantauan. 2. monitoring pengaduan dapat dilakukan bekerjasama dengan fakta. dan mendokumentasikan. waktu. 4. A. Monitoring dilaksanakan pada saat persiapan penyaluran dana. kinerja Tim Manajemen BOS Provinsi dan penggunaan .

Monitoring penyaluran dana BOS dari Bank Penyalur ke sekolah dilakukan Monitoring ditujukan untuk memantau penyaluran dana. 2. 5. Responden terdiri dari sekolah dan murid dan/atau orangtua murid.4. Monitoring dilakukan melalui kunjungan lapangan. 7. Monitoring oleh Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota dan penggunaan dana di tingkat sekolah. secara online. murid dan/atau orangtua murid penerima bantuan dan lembaga penyalur dana BOS. B. disarankan agar monitoring dilakukan secara terpadu dengan program lain selain program BOS. Monitoring pelaksanaan program dilakukan melalui kunjungan lapangan. secara online. Monitoring dapat melibatkan Pengawas Sekolah secara terintegrasi dengan Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota agar memanfaatkan pengawas sekolah 31 31 C. 5. 2. 1. Monitoring dilaksanakan pada saat penyaluran dana dan pasca penyaluran dana. 1. Monitoring dilakukan melalui kunjungan lapangan. dan pasca penyaluran dana. sekolah. 4. penyerapan dana. 3. 5. 4. pada saat penyaluran dana. monitoring. 3. Monitoring dilaksanakan pada saat persiapan penyaluran dana. Monitoring oleh Tim Manajemen BOS Provinsi dan penggunaan dana di tingkat sekolah. Responden terdiri dari Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. yang kredibel dan bertanggung jawab untuk membantu melakukan . Bila terjadi permasalahan biaya monitoring. kegiatan pengawasan lainnya oleh Pengawas Sekolah. penyerapan dana. Monitoring penyaluran dana BOS dari Bank Penyalur ke sekolah dilakukan Monitoring ditujukan untuk memantau penyaluran dana. 6.

masing-masing pengelola program di tiap tingkatan (Pusat. Dokumen ini disimpan di RKAS dibuat setahun sekali pada awal tahun pelajaran. Kota. Oleh karena itu sekolah dapat membuat RKAS tahunan yang dirinci tiap semester. Komite Sekolah dan khusus Kabupaten/Kota. Tingkat Sekolah a. penyerapan. Format RKAS dapat dibuat tahunan dan tiga bulanan untuk setiap sumber dana yang diterima RKAS perlu dilengkapi dengan rencana penggunaan dana secara rinci. sekolah (Formulir BOS-K2).BAB VII PELAPORAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN Sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban dalam pelaksanaan Program BOS. yang sekolah dan diperlihatkan kepada Pengawas Sekolah. Sekolah) diwajibkan untuk melaporkan hasil kegiatannya kepada pihak terkait. untuk sekolah swasta ditambah Ketua Yayasan. Tim Manajemen BOS 32 32 . dan para pemeriksa lainnya apabila diperlukan. masalah. hal-hal yang dilaporkan oleh pelaksana program adalah yang berkaitan dengan statistik penerima bantuan. Kabupaten/ pertanggungjawaban keuangan serta hasil monitoring evaluasi dan pengaduan Secara umum. namun demikian perlu dilakukan revisi pada semester kedua. penyaluran. A. pemanfaatan dana. Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (Formulir BOS-K1 dan BOSK2) RKAS ditandatangani oleh Kepala Sekolah. dilihat seperti pada Formulir BOS-K1. PELAPORAN 1. Provinsi.

Dokumen ini disimpan di sekolah dan Buku ini harus mencatat tiap transaksi melalui bank (baik cek. Formulir yang telah diisi ditandatangani oleh Bendahara dan Kepala Sekolah. Pembukuan dalam Buku Kas Umum meliputi i). dan penerimaan jasa giro semua transaksi eksternal. Buku yang digunakan adalah sebagai berikut. Buku Pembantu Bank (Formulir BOS-K5) diperlihatkan kepada pengawas. pajak atas hasil dari jasa giro dan setoran pajak. Buku ini harus mencatat tiap transaksi tunai dan ditandatangani oleh Bendahara dan Kepala Sekolah. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. lain). Kolom Pengeluaran: adalah pembelian barang dan jasa. dan para pemeriksa lainnya apabila diperlukan. penerimaan dari pemungutan pajak. yaitu Buku Pembantu Kas. Pembukuan yang digunakan dapat dengan tulis tangan Buku Kas Umum ini disusun untuk masing-masing rekening bank yang dimiliki oleh sekolah. Kolom Penerimaan:dari penyalur dana (BOS atau sumber dana dari bank. biaya dan transaksi yang dicatat didalam Buku Kas Umum juga harus dicatat dalam buku pembantu. 33 33 . Buku Kas Umum (Formulir BOS-K3) ketiga: i. dan para pemeriksa lainnya apabila Buku Kas Umum harus diisi tiap transaksi (segera setelah transaksi tersebut terjadi dan tidak menunggu terkumpul satu minggu/bulan) Bank. untuk program BOS. Buku Pembantu disimpan di sekolah dan diperlihatkan kepada pengawas sekolah.b. iii. giro maupun tunai) dan ditandatangani oleh Bendahara dan Kepala Sekolah. yaitu yang berhubungan dengan pihak ii). dan Buku Pembantu Pajak. Dokumen ini ii. administrasi bank. Pembukuan Sekolah diwajibkan membuat pembukuan dari dana yang diperoleh sekolah atau menggunakan komputer. Manajemen BOS Kabupaten/Kota. Tim Buku Pembantu Kas (Formulir BOS-K4) diperlukan.

sekolah. Laporan ini disusun berdasarkan Buku Kas Umum (Formulir BOS-K3) dari . Buku Kas Umum dan buku pembantunya serta bukti- c. dan para pemeriksa Buku pembantu pajak mempunyai fungsi untuk mencatat semua transaksi yang harus dipungut pajak serta memonitor atas pungutan dan penyetoran pajak yang dipungut selaku wajib pungut pajak. kejadiannya. Apabila bendahara meninggalkan tempat kedudukannya atau berhenti bukti pengeluaran harus diserahterimakan kepada pejabat yang baru dari jabatannya. Terkait dengan pembukuan dari dana yang diperoleh sekolah untuk program BOS. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota.Dokumen ini disimpan di sekolah dan diperlihatkan kepada pengawas iv. Pembukuan terhadap seluruh penerimaan dan pengeluaran dapat dan buku-buku pembantu bulanan yang telah ditandatangani Kepala Sekolah dan Bendahara Sekolah. Dalam hal pembukuan dilakukan dengan komputer. i. Buku Pembantu Pajak (Formulir BOS-K6) lainnya apabila diperlukan. dilakukan dengan tulis tangan atau menggunakan komputer. bendahara wajib mencetak Buku Kas Umum dan buku-buku pembantu sekurang-kurangnya sekali Semua transaksi penerimaan dan pengeluaran dicatat dalam Buku Kas dalam satu bulan dan menatausahakan hasil cetakan Buku Kas Umum Umum dan Buku Pembantu yang relevan sesuai dengan urutan tanggal ii. dengan Berita Acara Serah Terima. Uang tunai yang ada di Kas Tunai tidak lebih dari Rp 10 juta. iv. sekolah perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut. iii. Realisasi penggunaan dana tiap sumber dana (Formulir BOS-K7) 34 34 semua sumber dana yang dikelola oleh sekolah pada periode yang sama.

Laporan ini dibuat triwulanan dan ditandatangani oleh Bendahara. Setiap bukti pembayaran harus disetujui Kepala Sekolah dan lunas meterai dengan tarif sebesar Rp 6.sampai dengan Rp Bukti pengeluaran uang dalam jumlah tertentu harus dibubuhi materai yang cukup sesuai dengan ketentuan bea materai. Kepala Sekolah dan Komite Sekolah. Bukti pengeluaran yang sah disimpan dan dipergunakan oleh penerima d. Uraian tentang jenis barang/jasa yang dibayar dapat dipisah dalam v. Uraian pembayaran dalam kuitansi harus jelas dan terinci sesuai dengan peruntukannya.000..dikenai bea meterai dengan tarif sebesar Rp 3. BOS yang tercantum dalam Permendagri tentang Pengelolaan BOS...tidak dikenai bea meterai.000. Untuk transaksi 35 35 . iv. Laporan ini merupakan rekapitulasi dari 13 komponen penggunaan dana Sekolah. sedang transaksi dengan nilai nominal antara Rp 250.000. Kepala Sekolah dan Komite e. iii. Laporan ini dibuat triwulanan dan ditandatangani oleh Bendahara.000. dibayar oleh Bendahara.000.dan dengan nilai sampai Rp 250. Bukti pengeluaran i. menyatakan bahwa dana BOS yang diterima telah digunakan sesuai NPH Laporan ini harus dilengkapi dengan surat pernyataan tanggung jawab yang BOS dan disusun berdasarkan Formulir BOS-K7.dikenai bea 1.000.. Setiap transaksi pengeluaran harus didukung dengan bukti kuitansi ii.. yang sah.000. Rekapitulasi Realisasi Penggunaan Dana BOS (Formulir BOS-K7a) hibah selaku obyek pemeriksaan.000.- transaksi dengan nilai nominal lebih besar Rp 1. bentuk faktur sebagai lampiran kuitansi.

tanggal 5 Januari tahun berikutnya.id. Segala jenis bukti pengeluaran harus disimpan oleh bendahara BOS f.kemdikbud. Hal yang perlu dilaporkan oleh Tim Manajemen BOS Sekolah: dilaporkan oleh setiap sekolah tiap triwulan ii. dana BOS (kuitansi/faktur/nota/bon Laporan penggunaan dana BOS di tingkat sekolah meliputi laporan iii. Buku Kas Umum. Buku Pembantu Kas. Seluruh arsip data keuangan. sebagai bahan bukti dan bahan laporan. Pelaporan i. Buku Pembantu Bank. triwulanan disimpan di sekolah untuk bahan pemeriksaan. Laporan kegiatan dan pertanggungjawaban selama satu tahun anggaran disampaikan kepada SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota paling lambat 36 36 . dan Buku pengeluaran audit. Lembar pencatatan pengaduan. dengan rapi dalam urutan nomor dan tanggal kejadiannya. realisasi penggunaan dana per sumber dana (Formulir BOS-K7 dan BOS-K7a) dan surat pernyataan tanggung jawab yang menyatakan Pembantu Pajak beserta bukti serta dokumen pendukung bukti iv. bahwa dana BOS yang diterima telah digunakan sesuai NPH BOS.bos. Setiap kegiatan wajib dibuatkan laporan hasil pelaksanaan kegiatannya.go. Laporan lengkap penggunaan dana BOS Lembar pencatatan pertanyaan/kritik/saran. Laporan harus memenuhi unsur-unsur sebagai berikut: ii. baik yang berupa laporan-laporan keuangan maupun dokumen pendukungnya. disimpan dan ditata disimpan di suatu tempat yang aman dan mudah untuk ditemukan setiap saat. serta vendor/toko/supplier) wajib diarsipkan oleh sekolah sebagai bahan dari i. www. Rekapitulasi penggunaan dana BOS (Formulir BOS-K7A) harus melalui laman iii.vi.

2. Tingkat Kabupaten/Kota(Formulir BOS-K8)

Hal-hal yang perlu dilaporkan oleh Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota: BOS Sekolah dengan menggunakan Formulir BOS-K8.

b. Penanganan Pengaduan Masyarakat, yang antara lain berisi informasi Laporan ini harus diserahkan ke Tim Manajemen BOS Provinsi paling lambat 3. Tingkat Provinsi tanggal 10 Januari tahun berikutnya. penyelesaian.

a. Rekapitulasi penggunaan Dana BOS yang diperoleh dari Tim Manajemen

tentang jenis kasus, skala kasus, kemajuan penanganan, dan status

a. Laporan Triwulanan (Formulir BOS-K9 dan BOS-K9a)

Laporan ini dibuat triwulanan dipisahkan untuk daerah non terpencil (BOSK9) dan daerah terpencil (BOS-K9a), dibuat oleh Tim Manajemen BOS kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan cq. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar paling lambat minggu ke-2 bulan ke-2 setiap triwulan. Hal-hal yang perlu dilampirkan dalam laporan tersebut adalah: Formulir BOS-K10. Provinsi ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan dikirimkan

Umum Daerah (KUD) dari Kas Umum Negara (KUN) dengan kebutuhan riil.

Laporan ini untuk melihat kesesuaian jumlah dana yang diterima oleh Kas

b. Laporan Akhir Tahun (Formulir BOS-K10) i.

ii.

iii. Kegiatan lainnya, seperti kegiatan sosialisasi dan pelatihan, pengadaan, dan kegiatan lainnya.

Penanganan Pengaduan Masyarakat, yang antara lain berisi informasi penyelesaian.

tentang jenis kasus, skala kasus, kemajuan penanganan, dan status

Hasil Penyerapan dan Penggunaan Dana BOS dengan menggunakan

37 37

Laporan ini harus diserahkan ke Tim Manajemen BOS Pusat paling lambat c. Hasil Monitoring dan Evaluasi tanggal 20 Januari tahun berikutnya. Laporan ini berisi tentang hasil monitoring, analisis, jumlah responden,

kesimpulan, saran, dan rekomendasi. Laporan monitoring rutin dikirimkan monitoring.

ke Tim Manajemen BOS Pusat paling lambat 45 hari setelah pelaksanaan 4. Tingkat Pusat Tim Manajemen BOS Pusat harus membuat laporan-laporan sebagai berikut. a. Laporan Triwulanan (Formulir BOS-K11 dan BOS-K11a) Hal-hal yang perlu disampaikan dalam laporan triwulanan adalah laporan

penyaluran dana triwulan berikutnya dari Kas Umum Negara ke Kas Umum diperlukan.

dari setiap provinsi. Laporan ini harus dikirim oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kepada Kementerian Keuangan paling lambat pada minggu ke 2 bulan ke-3 dari setiap triwulan sebagai bahan untuk

Sumber data penyusunan laporan ini adalah Formulir BOS-K-9 dan BOS-K9

realisasi penyerapan dana BOS triwulanan yang diterima dari Tim

Manajemen BOS Provinsi menggunakan Formulir BOS-K11 dan BOS-K11a.

Daerah Provinsi, dan sebagai dasar pencairan dana cadangan, apabila b. Laporan Akhir Tahun (Formulir BOS-K12) i. Hal-hal yang perlu dilampirkan dalam laporan tersebut adalah: diterima dari Tim Manajemen BOS Provinsi.

ii.

Laporan penggunaan dana BOS hasil rekapitulasi dari laporan Tim Manajemen BOS Provinsi dengan menggunakan Formulir BOS-K12. Statistik Penerima Bantuan yang disusun berdasarkan data yang

38 38

iii. Hasil Monitoring dan Evaluasi yang berisi tentang jumlah responden, iv. Penanganan Pengaduan Masyarakatyang antara lain berisi informasi v. yang dilakukan oleh Tim Manajemen BOS Provinsi/Kab/Kota. lainnya. Kegiatan lainnya, seperti sosialisasi, pelatihan, pengadaan, dan kegiatan waktu pelaksanaan, hasil monitoring, analisis, kesimpulan, saran, dan rekomendasi. tentang jenis kasus, skala kasus, kemajuan penanganan, dan status

penyelesaian yang merupakan rekapitulasi dari penanganan pengaduan

Laporan akhir tahun harus diserahkan ke Menteri terkait pada akhir bulan Januari tahun berikutnya.

B. PERPAJAKAN berikut. 1.

Ketentuan peraturan perpajakan dalam penggunaan dana BOS diatur sebagai

siswa baru; kesiswaan; ulangan harian, ulangan umum, ujian sekolah dan pembelian bahan-bahan untuk perawatan/perbaikan ringan gedung sekolah penggunaan dana BOS sebagaimana tersebut di atas adalah: i. Tidak perlu memungut PPh Pasal 22 sebesar 1,5%1

a. Bagi bendaharawan/pengelola dana BOS pada Sekolah Negeri atas ii.

laporan hasil belajar siswa; pembelian bahan-bahan habis pakai, seperti buku tulis, kapur tulis, pensil dan bahan praktikum; pengembangan profesi guru;

Kewajiban perpajakan yang terkait dengan penggunaan dana BOS untuk

pembelian ATK/bahan/penggandaan dan lain-lain pada kegiatan penerimaan

Memungut dan menyetor PPN sebesar 10% untuk nilai pembelian lebih dari Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah) atas penyerahan Barang Kena Pajak dan atau Jasa Kena Pajak oleh Pengusaha Kena Pajak Rekanan Pemerintah. Namun untuk nilai pembelian ditambah PPNnya jumlahnya tidak melebihi Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah) dan 39 39

1Peraturan

Menteri Keuangan nomor 154/PMK.03/2010 tanggal 31 agustus 2010 tentang Pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 22 sehubungan dengan pembayaran atas penyerahan barang dan kegiatan di bidang impor atau kegiatan usaha di bidang lain pasal 3 butir (1)h.

penggunaan dana BOS untuk pembelian/penggandaan buku teks pelajaran Membayar PPN yang dipungut oleh pihak penjual (Pengusaha Kena a.bukan merupakan pembayaran yang dipecah-pecah. Dengan demikian kewajiban perpajakan bagi bendaharawan/ adalah: i. Pemungut b. PPN atas pembelian barang dan atau jasa yang dilakukan oleh bukan Pemerintah sesuai dengan ketentuan yang berlaku umum 2. PPN yang terutang dipungut dan disetor oleh Pengusaha Kena Pajak Rekanan PPN dalam hal ini bendaharawan pemerintah tidak perlu memungut Pengusaha Kena Pajak (PKP)3. adalah tidak termasuk bendaharawan pemerintah sehingga tidak termasuk sebagai pihak yang ditunjuk sebagai pemungut PPh Pasal 22 dan pengelola dana BOS pada Sekolah Bukan Negeri yang terkait atas penggunaan dana BOS untuk belanja barang sebagaimana tersebut diatas Tidak mempunyai kewajiban memungut PPh Pasal 22. Bagi bendaharawan/pengelola dana BOS pada Sekolah bukan negeri atau PPN. menyetor. Kewajiban perpajakan yang terkait dengan penggunaan dana BOS untuk pembelian/penggandaan buku teks pelajarandan/atau mengganti buku teks yang sudah rusak. tidak perlu memungut PPh Pasal 22 sebesar 2 3 40 40 Keputusan Direktur Jenderal Pajak nomor KEP-382/PJ/2002 tentang pedoman pelaksanaan pemungutan. dan melaporkan PPN dan PPnBM beserta tata cara pemungutan. ii. . penyetoran dan pelaporan PPN dan PPNBm bagi pemungut PPN dan Pengusaha Kena Pajak Rekanan Undang-undang Republik Indonesia nomor 8 tahun 1983 terakhir dengan Undang-undang nomor 42 tahun 2009 tentang Perubahan ketiga atas Undang Undang nomor 8 tahun 1983 tentang PPN barang dan jasa dan PPnBM serta KMK/563/2003 tentang penunjukkan bendaharawan pemerintah untuk memnungut. 22.5%1. penyetoran dan pelaporannya. i. dan/atau mengganti buku teks yang sudah rusak adalah: 1. termasuk sebagai pihak yang ditunjuk sebagai pemungut PPh Pasal 2. karena tidak Pajak). Bagi bendaharawan/pengelola dana BOS pada sekolah negeri atas Atas pembelian buku-buku pelajaran umum. kitab suci dan buku-buku pelajaran agama.

laporan BOS dan kegiatan pembelajaran pada SMP Terbuka. ditambah PPN-nya jumlahnya tidak melebihi Atas pembelian buku-buku pelajaran umum. kitab suci dan buku-buku Pajak) atas pembelian buku yang bukan buku-buku pelajaran umum. 22. sebagai pihak yang ditunjuk sebagai Pemungut PPh Pasal 22 dan atau PPN. Atas pembelian buku-buku pelajaran umum. lebih dari Rp 1. penyusunan maupun sekolah bukan negeri: jumlah bruto honor. Namun untuk nilai pembelian yang dipecah-pecah. iii. Rp b. pengembangan profesi guru. Memungut dan menyetor PPN sebesar 10% untuk nilai pembelian kitab suci dan buku-buku pelajaran agama. Bagi guru/pegawai non PNS sebagai peserta kegiatan. termasuk sebagai pihak yang ditunjuk sebagai pemungut PPh Pasal iii.. ii.ii. PPN yang terutang dibebaskan. 1. kitab suci dan buku-buku pelajaran agama. PPN yang terutang dibebaskan.000.000. Kewajiban perpajakan yang terkait dengan pemberian honor pada kegiatan penerimaan siswa baru.(satu juta rupiah) dan bukan merupakan pembayaran dana BOS pada Sekolah Bukan Negeri yang terkait dengan pembelian/ Tidak mempunyai kewajiban memungut PPh Pasal 22. kesiswaan. PPN yang terutang dipungut dan disetor oleh Pengusaha Kena Pajak Rekanan Pemerintah. karena tidak pelajaran agama.. Semua a. Membayar PPN yang dipungut oleh pihak penjual (Pengusaha Kena 3.000. Bendaharawan/pengelola dana BOS pada Sekolah Bukan Negeri adalah tidak termasuk bendaharawan pemerintah sehingga tidak termasuk Dengan demikian kewajiban perpajakan bagi bendaharawan/ pengelola penggandaan buku teks pelajaran dan/atau mengganti buku teks yang sudah rusak adalah: i. kitab suci dan buku-buku pelajaran agama.000. harus dipotong PPh Pasal 21 dengan menerapkan tarif Pasal 17 UU PPh sebesar 5 % dari bendaharawan/penanggung jawab dana BOS baik pada sekolah negeri 41 41 .(satu juta rupiah) atas penyerahan Barang Kena Pajak berupa buku-buku yang bukan buku pelajaran umum.

Tambahan status kawin iii). Pegawai Tidak Tetap (PTT). untuk jumlah sebulan a.025. Penghasilan Kena Pajak XX XX XX XX XX vi. Dikurangi PTKP*) Penghasilan sebulan Penghasilan netto setahun (x 12) iii. sampai dengan Rp 2. Golongan III dengan tarif 5% (lima persen) dari penghasilan bruto.30 juta Rp 2. untuk membayar honor kepada tenaga kerja lepas orang pribadi yang melaksanakan sebagai berikut:*) pemeliharaan sekolah harus memotong PPh Pasal 21 dengan ketentuan kegiatan perawatan atau Rp 2. PPh Pasal 21 dihitung dengan menyetahunkan penghasilan sebulan. Tambahan tanggungan keluarga. Penghasilan rutin setiap bulan untuk guru tidak tetap (GTT).b. Bagi guru/pegawai PNS diatur sebagai berikut : i. ii.d. Kependidikan Honorer. Tenaga b.025 juta 5. Dengan perhitungan sebagai berikut: i.(dua juta dua puluh lima ribu rupiah) tidak XX iv.000. Rp 50 juta) dst Rp 24. maks 3 orang @ PPh Pasal 21 terutang setahun 5% (jumlah s. Sekolah Swasta. iii. Status sendiri *) Besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP). Kewajiban perpajakan yang terkait dengan penggunaan dana BOS dalam rangka membayar honorarium guru dan tenaga kependidikan honorer sekolah yang tidak dibiayai dari Pemerintah Pusat dan atau Daerah yang dibayarkan bulanan diatur sebagai berikut: terhutang PPh Pasal 21. Untuk jumlah lebih dari itu. adalah: ii). ii. Golongan IV dengan tarif 15% (lima belas persen) dari penghasilan Golongan I dan II dengan tarif 0% (nol persen). PPh Pasal 21 sebulan (:12) i).. bruto. v. baik pada Sekolah Negeri.025 juta 42 42 . Kewajiban perpajakan yang terkait dengan penggunaan dana BOS. 4.

pada saat jumlah seluruh upah telah melebihi Rp 1.. Jika upah harian atau rata-rata upah harian yang diterima lebih dari Rp 150.. maka pada saat dipotong PPh Pasal 21 sebesar 5% dari jumlah upah harian atau rata-rata jumlah seluruh upah telah melebihi Rp 1.000.000. 1.(seratus lima puluh ribu rupiah) dan jumlah seluruh upah yang dua puluh ribu rupiah)..000. Jika upah harian atau rata-rata upah harian yang diterima tidak melebihi tiga ratus dua puluh ribu rupiah) harus dipotong PPh Pasal 21 sebesar 5% (PTKP) yang sebenarnya. maka c.000. mengalami perubahan maka mengikuti perubahan yang terbaru.(satu juta tiga ratus Catatan: *) Besaran upah harian yang terutang pajak penghasilan (PPh) pasal 21 jika 43 43 .320.. harus dipotong dengan menerapkan tarif 5% atas jumlah bruto upah diterima dalam bulan takwim yang bersangkutan telah melebihi Rp 1. maka harus atas jumlah bruto upah setelah dikurangi Penghasilan Tidak Kena Pajak 150...(seratus lima puluh ribu rupiah) dan jumlah seluruh upah yang diterima dalam bulan takwim yang bersangkutan belum melebihi Rp d.000.000..320.(seratus lima puluh ribu rupiah) dan jumlah seluruh upah 1.000..(satu juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah). harus dihitung kembali jumlah PPh Pasal 21 yang setelah dikurangi Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yang sebenarnya.320.(satu juta Rp 150. namun jumlah seluruh upah yang diterima dalam bulan takwim yang bersangkutan telah melebihi Rp 1. maka tidak ada PPh Pasal 21 yang dipotong.320.(satu juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah). Jika upah harian atau rata-rata upah harian yang diterima tidak melebihi Rp 150. Jika upah harian atau rata-rata upah harian yang diterima lebih dari Rp upah harian di atas Rp 150.. yang diterima dalam bulan takwim yang bersangkutan belum melebihi Rp b.(satu juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah)..a.000.320.(seratus lima puluh ribu rupiah)..(satu juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah).000.000.320.(seratus lima puluh ribu rupiah).000.

akan diaudit. Sanksi kepada oknum yang melakukan pelanggaran dapat diberikan . sekolah. Pengawasan Melekatyang dilakukan oleh pimpinan masing-masing instansi kepada bawahannya baik di tingkat pusat.BAB VIII PENGAWASAN. sesuai dengan kebutuhan lembaga tersebut atau permintaan instansi yang fungsional. Apabila terdapat kepada instansi pengawas fungsional atau lembaga berwenang lainnya. misalnya: Sanksi terhadap penyalahgunaan wewenang yang dapat merugikan negara dan/atau sekolah dan/atau siswa akan dijatuhkan oleh aparat/pejabat yang berwenang. 2. Pengawasan masyarakat dalam rangka transparansi pelaksanaan program indikasi penyimpangan dalam pengelolaan BOS. terdapat di sekolah. Pengawasan Fungsional Internal oleh Inspektorat Jenderal Kemdikbud serta 3. Pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sesuai dengan kewenangan. Pengawasan oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) 4. Provinsi dan Pusat. provinsi. dengan melakukan audit atas permintaan instansi yang akan diaudit. kabupaten/kota maupun dilakukan oleh SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota kepada sekolah. Kabupaten/Kota. Pengawasan Pengawasan program BOS meliputi pengawasan melekat. PEMERIKSAAN DAN SANKSI A. agar segera dilaporkan BOSoleh unsur masyarakat dan unit-unit pengaduan masyarakat yang B. Prioritas utama dalam program BOS adalah pengawasan yang Inpektorat Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota dengan melakukan audit 5. dan pengawasan masyarakat. pengawasan 1. Sanksi 44 44 dalam berbagai bentuk.

proses peradilan bagi pihak yang diduga atau terbukti melakukan penyimpangan dana BOS. yaitu dana BOS yang 3. penyidikan dan yang 4. 45 45 . bilamana terbukti pelanggaran tersebut dilakukan secara sengaja dan tersistem untuk memperoleh keuntungan pribadi. Penerapan sanksi kepegawaian sesuai dengan peraturan dan undang-undang terbukti disalahgunakan agar dikembalikan kepada satuan pendidikan atau ke kas daerah provinsi. Penerapan proses hukum. mutasi kerja). penurunan pangkat. provinsi/kabupaten/kota. atau golongan. Penerapan tuntutan perbendaharaan dan ganti rugi.1. Pemblokiran dana dan penghentian sementara seluruh bantuan pendidikan kelompok. bersumber dari APBN pada tahun berikutnya kepada yang berlaku (pemberhentian. yaitu mulai proses penyelidikan. 2.

pertanyaan. pertanyaan. 021-5725632 : 021-5731070. respon. Telepon PIH SD SMP : www. usulan dan keluhan mendapatkan Masyarakat (P3M) dalam program BOS ditujukan untuk: pihak yang tepat.go. A.go. 4. yang masuk. 021-5725645.BAB IX PELAYANAN DAN PENANGANAN PENGADUAN MASYARAKAT Program yang baik akan memastikan bahwa setiap pertanyaan. adalah: 2. 46 46 Tim manajemen BOS melaksanakan fungsi-fungsi untuk melakukan tindak- . lanjut terhadap informasi/pengaduan yang diterima. 1.kemdikbud. Pengelolaan Pelayanan dan Penanganan Pengaduan 4. Pembagian tugas dan fungsi layanan pada program BOS adalah sebagai berikut.id : 0-800-140-1276 (bebas pulsa) . maupun keluhan. Mengatur alur informasi pengaduan/temuan masalah agar dapat diterima oleh 1. 3. Berikut adalah media yang dapat masukan/saran. 2. digunakan untuk menyampaikan informasi terhadap program baik yangbersifat : 0-800-140-1299 (bebas pulsa) . telepon. Media diakses publik.id : 177 : bos@kemdikbud. atau melalui SMS. Menyediakan bentuk informasi dan data base yang harus disajikan dan dapat Informasi.bos. 021-5725980 B. Tugas dan Fungsi Layanan 5. 021-5725635 : 1771 Memastikan bahwa pengelola program akan menindaklanjuti setiap pengaduan Memastikan setiap progres penanganan akan didokumentasikan secara jelas. atau pengaduan dapat disampaikan secara langsung. Alamat web Faksimil Email SMS 3. surat atau email.

Menetapkan petugas Unit P3M. manajemen BOS. Menerima dan mencatat semua informasi (saran. Tim Manajemen BOS Pusat: b. Melakukan koordinasi dengan Bagian Hukum dan Kepegawaian - 2. Tim Manajemen BOS Provinsi b. pertanyaan. dan pengaduan) dari masyarakat baik yang disampaikan melalui telepon. laman sesuai dengan periode laporan program BOS. Membuat laporan perkembangan penanganan pengaduan secara regular Menyelenggarakan rapat koordinasi secara berkala dengan agenda di laman BOS yang merupakan Menyampaikan informasi kepada Inspektorat Jenderal dalam hal diperlukan tindak lanjut. melibatkan pihak-pihak terkait. informasi sebagai bahan masukan bagi kebijakan Menjawab pertanyaan dan menindak-lanjuti usul/saran/masukan. termasuk hasil temuan audit BPK/BPKP/Itjen ke dalam sistem pengaduan BOS di Menetapkan petugas Unit P3M. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar terkait dengan publikasi informasi. e. bersumber dari sistem pengaduan rekapitulasi status Provinsi. a. i. 47 47 . g.id/pengaduan.go. j. Kabupaten/Kota untuk ditindak-lanjuti. a. d. f. Laporan tersebut menyampaikan status pengaduan untuk mendorong penyelesaiannya Menginformasikan status penanganan pengaduan BOS secara berkala kepada Provinsi. c. h. bos. Menganalisa Memonitor progres penanganan pengaduan yang ada di provinsi maupun kabupaten/kota.kemdikbud. Menerima dan mencatat semua informasi.1.

termasuk hasil temuan audit ke dalam sistem 48 48 . h. yang ada. pengaduan Berkoordinasi dengan Kabupaten/Kota jika diperlukan untuk melakukan Membuat laporan perkembangan status pengaduan secara regular sesuai dengan periode laporan program BOS. email. d. surat. pertanyaan. termasuk hasil temuan audit ke dalam sistem pengaduan BOS di laman bos.kemdikbud. Laporan tersebut bersumber dari sistem pengaduan di laman BOS yang merupakan rekapitulasi status Menyelenggarakan rapat koordinasi secara berkala dengan agenda penyelesaian yang diperlukan. f.kemdikbud. Menetapkan petugas Unit P3M. masyarakat. Melakukan koordinasi dengan Pejabat Pengelola Informasi dan mendorong 3. a. fax. Kabupaten/Kota. pengaduan BOS di laman bos. fax. g. yang dilakukan Kabupaten/Kota guna penanganan secara langsung dalam kasus-kasus yang dianggap menyampaikan rekapitulasi status kemajuan dan hasil tindak lanjut Dokumentasi (PPID) Provinsi terkait dengan publikasi informasi. e.go. email.c.id/pengaduan.id/pengaduan. surat. termasuk Menjawab pertanyaan dan menindak-lanjuti usul/saran/masukan dari Monitoring Kabupaten/Kota untuk memastikan tugas dan fungsi layanan yang disampaikan melalui sistem pengaduan masyarakat dan pengaduan BOS dilaksanakan sesuai petunjuk teknis mendesak dan penting.go. online dan sms di laman BOS. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota b. Menerima dan mencatat semua informasi (saran. dan pengaduan) dari masyarakat baik yang disampaikan melalui telepon.

termasuk online dan sms di laman BOS. Melakukan penanganan yang diperlukan dan memonitor kemajuan dan hasil penanganan pengaduan.c. Laporan tersebut bersumber dari sistem pengaduan di laman BOS. h. menyampaikan status kemajuan dan hasil tindaklanjut pengaduan untuk Dokumentasi (PPID) Kabupaten/Kota terkait dengan publikasi informasi. Melakukan koordinasi dengan Pejabat Pengelola Informasi dan 49 49 . Menjawab pertanyaan dan menindak-lanjuti usul/saran/masukan dari masyarakat. Membuat laporan perkembangan status pengaduan secara regular sesuai dengan periode laporan program BOS. secara online di laman BOS. mendorong penyelesaiannya. Menyelenggarakan rapat koordinasi secara berkala dengan agenda Memperbarui status kemajuan dan hasil tindaklanjut pengaduan BOS g. yang disampaikan melalui sistem pengaduan f. d. e.

50 .

FORMULIR ISIAN 51 .

52 .

02).3) Lebih dari Rp2.000-Rp2. 07).000-Rp2.000. 05).D3. 07). 1) Kurang dari Rp1. 06).SD Sederajat.Nama Wali Pekerjaan Pendidikan Penghasilan bulanan : : : : : : : : : : : : : : : : : RT RW Kode Pos : : : : : : : : : : : 1) Ya 2) Tidak No.000.000. 09). 04).000. 11)Hyperaktif(H).D2. 19) Terpencil/Terbelakang.000. 20) Bencana Alam/Sosial.Tidak Sekolah.S3. 1) Kurang dari Rp1.1) Bersama Orang Tua 2) Wali 3) Kost 4) Asrama 5) Panti Asuhan 9)Lainnya l Jenis Tinggal m Alamat Tempat Tinggal Kelurahan / Desa Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi n Tinggi Badan o Berkebutuhan Khusus p No Telepon Rumah r s t v Alat transportasi ke sekolah Email pribadi Jumlah saudara kandung 01) Tidak.D1. 04) Grahita Ringan(C).S2.SMP Sederajat. 17) Down Syndrome(P).201… Yang bertanda tangan Orang Tua/Wali atau Siswa bertanggung jawab secara hukum terhadap kebenaran data yang tercantum. 11). 08).3) Lebih dari Rp2.Formulir BOS-01A FORMULIR PESERTA DIDIK Tanggal: a Nama Sekolah b NSS c Alamat Sekolah 2 IDENTITAS PESERTA DIDIK a Nama Lengkap b Jenis kelamin c NISN d NIK e Tempat.3) Lebih dari Rp2.000.D1.SMA Sederajat. 03).000. atau 3a.D3.Nama Ayah Berkebutuhan Khusus Pekerjaan Pendidikan Penghasilan bulanan . 06). 11). 21) Tidak Mampu Ekonomi 1) kurang dari 1 km 2) lebih dari 1 km. 02).S3.000. 09).Putus SD. 03). / / 01) Islam 02) Kristen/ Protestan 03) Katholik 04) Hindu 05) Budha 06) Khong Hu Chu 99) Lainnya *) contoh 1.D4/S1. 11).SD Sederajat. 10). 08) Laras(E) 09) Wicara(F). 10).000-Rp2. 14) Kesulitan Belajar(K). 1) Kurang dari Rp1. 12) Cerdas Istimewa(I). ………………………. 06).D2.000.S2.Tidak Sekolah.2) Rp1.- Tahun Lahir 01). 05).SMP Sederajat.000.SMA Sederajat.000..Tidak Sekolah.Nama Ibu Berkebutuhan Khusus Pekerjaan Pendidikan Penghasilan bulanan .D4/S1.……………………………………………………) 53 53 . 07) Daksa Sedang(D1).Putus SD.000.D2.SMP Sederajat. 10). 10) Tuna Ganda(G). 08).000.D3.000.Putus SD.D1.000. 02).2) Rp1. 05) Grahita Sedang(C1).- Tahun Lahir 01). 04). 02) Netra(A). 7b. 9c jika kelas paralel Status : Tingkat : 1=siswa baru 2=pindahan/ 3=naik kelas/ 4=akselerasi/ 5=mengulang/ Nama Sekolah : Penyelenggara / Sumber Kelas status 6=putus sekolah Tahun Mulai Tahun Selesai j Catatan Prestasi Tahun 1 2 3 : Lomba Jenis 1) Sains 2) Seni 3) Olahraga 9) Lain-lain k Identitas Orang Tua/Wali .000. 06) Daksa Ringan(D). (. 13) Bakat Istimewa(J). 18) Autis(Q). 15) Narkoba(N) 16) Indigo(0). 03) Rungu(B).S2. PKH cm Berat Badan : kg )* daftar pilihan sama dengan pekerjaan ayah )* daftar pilihan sama dengan point o )* daftar pilihan sama dengan pekerjaan ayah )* daftar pilihan sama dengan point o Tahun Lahir 01) Tidak bekerja 02) Nelayan 03) Petani 04) Peternak 05) PNS/TNI/Polri 06) Karyawan Swasta 07) Pedagang Kecil 08) Pedagang Besar 09) Wiraswasta 10) Wirausaha 11) Buruh 12) Pensiunan 99) Lainnya 01). 08).D4/S1.SD Sederajat.SMA Sederajat.……………………….000. 07). 03). 2.S3.000. 05). 04).000. Tanggal Lahir f Agama : : g Rombel h Riwayat Pendidikan Tahun i Riwayat Beasiswa Jenis 1 2 3 Jenis Beasiswa: 01) Prestasi 02) Bantuan Siswa miskin 03) Pendidikan 04) Unggulan 99) Lainnya Juara ke Tingkat 1) Sekolah 2) Kecamatan 3) Kab/kota 4) Provinsi 5) Nasional 6) Internasional F-PD / : : : : : : : : / 1 IDENTITAS SEKOLAH NPSN : 1) Laki-laki 2) Perempuan NIS : *) Nomor Induk Siswa pemberian Sekolah . sebutkan : No HP : km *) pembulatan tanpa koma q Jarak tempat tinggal ke sekolah 01) Jalan Kaki 02) Kendaraan Pribadi 03) Kendaraan Umum/Angkot/Pete-pete 04) Jemputan Sekolah 05) Kereta Api 06)Ojek 07) Andong/Bendi/Sado/Dokar/Delman/Becak 08) Perahu Penyebrangan/Rakit/Getek 99) Lainnya u No SKHUN SD *) diisikan hanya untuk siswa kelas 9 SMP Apakah sebagai penerima PKH : Responden.2) Rp1. 09).000.000.

Tanggal diisi pada saat pengisian formulir F-PD dengan format tanggal (2 a. Isi dengan menggunakan ballpoint dan huruf capital dan mudah dibaca 3. 54 54 c. NIS (Nomor . Formulir yang terisi dikumpulkan di sekolah untuk selanjutnya diverifikasi kebenaran datanya oleh pihak sekolah dan dientri kedalam aplikasi pendataan pendidikan dasar. lengkapi data abu) merupakan variabel tambahan di tahun 2013 yang perlu dilengkapi. Nama lengkap diisi sesuai dengan nama yang terdaftar di sekolah tanpa b. Nama sekolah diisi sesuai dengan SK Pendirian Sekolah. Jenis kelamin diisi dengan pilihan 1 untuk laki-laki atau 2 untuk perempuan. Induk Siswa) diisi sesuai nomor induk pemberian sekolah. yang masih kosong di pendataan sebelumnya. Kebenaran isi data merupakan tanggungjawab orang tua Peserta Didik. Alamat sekolah cukup jelas disingkat. c. 2. Identitas Sekolah digit)/bulan (2 digit)/tahun (4 digit). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan b. NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) diisi bagi yang memiliki. Identitas Peserta Didik a. Kolom isian berwarna gelap (abu-  Pedoman Khusus 1. Nomor Statistik Sekolah (NSS) diisi dengan nomor yang diberikan dari dinas kab/kota. Formulir ini merupakan updating formulir pendataan tahun 2012. NPSN diisi sesuai dengan nomor yang ditetapkan oleh 2. Formulir Peserta Didik (F-PD) diisi oleh masing-masing orang tua siswa dan dibubuhkan tandatangan orang tua siswa sebagai bukti keabsahan data.PEDOMAN PENGISIAN FORMULIR PESERTA DIDIK (F-PD) DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR  Pedoman Umum 1.

Berkebutuhan khusus diisikan jika memiliki kebutuhan khusus sesuai 55 55 . Jenis tempat tinggal diisi sesuai pilihan 1. Riwayat beasiswa diisi maksimal 3 beasiswa terakhir yang diperoleh siswa. 04. l. wali diisi sesuai pilihan 01. Catatan : i. iii. 04 atau 99. 05. ii. 03. (lainnya) maka sebutkan. Tempat. iii. Isian ini hanya untuk kelas 7 i. 1b. oleh sekolah contoh: 7a. h. Pendidikan ayah. i. j. dalam kartu keluarga (KK). 04. ibu. 06 atau 99. pilihan di butir o. Tahun selesai diisi sesuai dengan berakhirnya pemberian beasiswa. wali diisi sesuai pilihan 01. wali dan tahun lahir cukup jelas. 9 untuk jenjang k. 5 atau 9. iv. iii. ibu. 4. NIK (Nomor Induk Kependudukan) diisi sesuai nomor yang diberikan di f. 03. Nama ayah. Jenis diisi sesuai pilihan 1. 2. 12 atau 99. Kelas 1. Tinggi dan berat badan cukup jelas. v. Riwayat pendidikan diisikan asal sekolah SD. 05. Penyelenggara/Sumber cukup jelas. ibu. 3. 02. 2 atau 3. Agama diisi sesuai pilihan 01. 8. Tingkat diisikan sesuai tingkat tertinggi yang pernah dicapai. 06. Tanggal lahir cukup jelas. 02. Tahun mulai diisi sesuai dengan tahun diberikannya beasiswa. Tahun cukup jelas. 2. 02. Jenis diisi sesuai pilihan 01. i. 2 atau 3. 07. iv. SMP. 08. 6 untuk jenjang SD. 5. Tingkat diisikan dengan nomor bukan angka romawi. 06. ii. 09. SMP. e. 3. 7. g. 4. 10 atau 11. 2. 02. 05. Penghasilan bulanan ayah. Contoh: 6. Rombel (rombongan belajar) diisi sesuai dengan penaman yang diberikan ii.d. iv. 04. 8. ibu. wali diisi sesuai pilihan 1. 3 atau 9. 11. Alamat tempat tinggal cukup jelas. 09. ii. Catatan prestasi diisi maksimal 3 prestasi terakhir. 07. 03. 10. i. Pekerjaan ayah. serta kelas 7. Jika memilih 9 m. Juara ke diisi dengan nomor hanya untuk juara 1. 03. n. Lomba cukup jelas. 08.

03. Nomor SKHUN adalah SKH Ujian Nasional pada saat ujian UN di SD. atau 99. 11. 16. 10. u. diisikan mengikuti program tersebut yang diselenggarakan oleh kementerian sosial. Jumlah saudara kandung cukup jelas. 02. hanya bagi siswa kelas 9 SMP. koma. q. 15. 19. PKH adalah Program Keluarga Harapan. Email pribadi cukup jelas.o. 05. 04. 04. p. maka sebutkan jarak dalam satuan KM dengan 2 angka desimal di belakang v. 20 atau 21. 06. 17. 12. Jika memilih 2. t. 07. Jarak tempat tinggal ke sekolah diisi sesuai pilihan 1 atau 2. telepon. diisikan bagi keluarga yang 56 56 . 05. 08. 08 s. 09. No HP (handphone) cukup jelas. No telepon rumah diisi dengan kode wilayah terlebih dulu dan diikuti nomor r. 18. 14. 07. Alat transportasi ke sekolah diisi sesuai pilihan 01. Berkebutuhan khusus diisi sesuai pilihan 01. 03. 13. 06. 02.

-  Bukan Semua  Daerah Darurat Lainnya Longitude Posisi Geografis e No Telpon f Akses Internet Alamat email Website http:// g Status Sekolah 1) Negeri 01) Tidak Ada 02) schoolnet/Jardiknas 99) Lainnya. Tanggal / / 1) Kurikulum 1994 2) Kurikulum 2004 3) KTSP 9) Lainnya. sebutkan : 2) Swasta 1) Ya 2) Tidak 1) Ya 2) Tidak h Apakah menyelenggarakan pendidikan inklusi ? Apakah menyelenggarakan pendidikan CIBI? 1) Pemerintah Pusat 2). 02)SMP. Tanggal No. 07)Paket A. sebutkan 03) LP Ma'arif 07) Perwari 04) ML Taman Siswa 08) Dharma Pertiwi 1) Tidak Ada 2) PLN 3) Diesel 4) Tenaga Surya 5) PLN & Diesel 9) Lainnya 1) < 900Watt 2) 900-2200 Watt 1) Ya 2) Tidak 3) 2200-4400 Watt 4) >4400Watt 1) Air kemasan 2) Ledeng/PAM 3) Pompa 4) Sumur 5)Mata air 6)Air sungai 7) Air Hujan 9) Lainnya u Daya v Sumber air w Apakah sekolah menyelenggarakan e-Learning : 57 57 . Pemerintah Daerah 3) Yayasan 9) Lainnnya i Status Kepemilikan SK / Izin Pendirian Sekolah SK Izin Operasional j Akreditasi SK Akreditasi Terakhir k Status Mutu l Sertifikasi ISO m Waktu Penyelenggaraan n Gugus Sekolah o Kategori Sekolah p Nomor Rekening Bank Nama Bank Cabang / KCP / Unit Rekening Atas Nama No. Tanggal 1) A No. 09)TKLB. 12)SILN A   B Jika SLB / SDLB/SMPLB jenis kebutuhan khusus yang di layani Desa/Kelurahan Kecamatan Kategori Wilayah (*sesuai SK Bupati/walikota) C  C1  D  D1  E F G H Kode Pos  Daerah Terpencil/Terbelakang  Daerah Perbatasan Negara  Daerah adat terpencil  Daerah Bencana Alam . 06)MTs. Latitude No Fax  Daerah Transmigrasi  Daerah Bencana Sosial . 03)SDLB.Formulir BOS-01B FORMULIR SEKOLAH F-SEK KABUPATEN/KOTA PROVINSI Tanggal a Nama Sekolah b NSS c Jenis Sekolah d Alamat Sekolah : : : / / 1 IDENTITAS SEKOLAH NPSN 01) SD. sebutkan * Khusus Sekolah Swasta oleh Yayasan/Penyelengggara 1) Ya 2) Tidak Kode Pos t Sumber Listrik 01) Aisyiah 05) MPPK 09) YPLP PGRI 02) MPK Muhammadiyah 06) MNPK 99) Lainnya. 10)SLB. 11)SMALB. 04)SMPLB. / 2) SPM 2) Siang 2) Imbas 2) 9001:2008 3) Kombinasi 3) Belum Ikut 3) TK-SD satu atap 4) SD-SMP satu atap 5) SMP Terbuka / 3) Pra SSN 4) SSN 5) RSBI 6) SBI 8) Proses Sertifikasi 9) Belum Bersertifikat 2) B / 3) C / 9) Belum Terakreditasi / / 2) SMP Biasa Jika SMP terbuka berapa jumlah TKB yang di miliki q Apakah Sekolah ini telah melaksanakan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) ? r Kurikulum yang di gunakan s Nama Yayasan Nama Pimpinan Yayasan Alamat Yayasan Desa/Kelurahan Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi Akte Pendirian Kelompok yayasan No. 08)Paket B. Tanggal 1) Pra SPM 1) 9001:2000 1) Pagi 1) Inti 1) SD Biasa No. 05)MI.

(8). lihat panduan untuk lebih jelasnya .2 RUANGAN / PRASARANA No (1) Kode Ruang (Pemberian Sekolah) (2) Nama Ruangan (3) Kode Prasarana (4) Panjang (meter) (5) Lebar (meter) (6) Kondisi (diisi sesuai kode pedoman pengisian F-SEK Atap (7) Halaman 2 ) Dinding Kusen Pondasi (8) (9) (10) Lantai (11) Status Kepemilikan (12) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 Kolom (3) Nama Ruangan. (9).(7). (11) Kondisi mohon lihat panduan 3 ROMBONGAN BELAJAR No (1) Tgkt (2) Nama Rombel (3) Ruang Kelas (4) NUPTK Wali Kelas (5) Nama Wali Kelas (6) 58 58 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 Kolom (4) Ruang Kelas diisi sesuai Kode Ruang pada table diatas. (10). (4) Kode Prasarana .

201… Kepala Sekolah / Atas nama Kepala Sekolah )* Dibubuhi cap/stempel sekolah (……………………………………………….) 59 59 .. ……………………….……. lihat panduan untuk lebih jelasnya 5 BANTUAN / BLOCK GRANT / SUBSIDI DAN BEASISWA No (1) Tahun (2) Jenis Bantuan (3) Sumber Bantuan (4) Besar Bantuan (5) Dana Pendamping (6) Peruntukan Dana (7) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Isilah dengan huruf kapital dan mudah dibaca Perhatian : Lembar ini harus diisi oleh Kepala Sekolah atau yang mewakili.. Kolom (4) Ruang Kelas diisi sesuai Kode Ruang pada table diatas.4 SARANA No Kode Sarana (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 (2) Jumlah (3) Letak (4) Baik Rusak Ringan Rusak Sedang Keterangan Rusak Berat Rusak total Kolom (2) diisi sesuai kode petunjuk pada panduan. Yang bertanda tangan dibawah ini bertanggung jawab secara hukum terhadap kebenaran data yang tercantum.……………………….

MI.Provinsi ditulis secara lengkap (bukan singkatan) dengan menggunakan huruf . lengkapi data huruf kapital dan mudah dibaca. NPSN diisi sesuai dengan nomor yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. SMLB.Tanggal diisi pada saat pengisian formulir F-SEK dengan format tanggal (2 1. dengan SK bupati/walikota (tanyakan ke dinas setempat). . Nomor Statistik Sekolah (NSS) diisi dengan nomor yang diberikan dari dinas validasi NPSN di PDSP. kab/kota. Kolom isian berwarna gelap (abuabu) merupakan variabel tambahan. 60 60 . sesuai dengan nomenklatur terbaru yang sudah resmi. Kepala Sekolah bertanggung jawab terhadap kebenaran isian formulir sekolah  Pedoman Khusus kapital (besar). TKLB. 03 atau 04 (tambahan : SLB. Diisikan sesuai c. Nama sekolah diisi sesuai dengan SK Pendirian Sekolah dan perubahan nama b. Formulir Sekolah (F-SEK) diisi oleh pihak sekolah dalam hal ini diwakili oleh yang masih kosong di pendataan sebelumnya. 2.PEDOMAN PENGISIAN FORMULIR SEKOLAH (F-SEK) DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR  Pedoman Umum 1. MTs). dan selanjutnya membubuhkan tanda tangan serta cap/stempel sekolah. kepala sekolah.Kabupaten/Kota ditulis lengkap dengan menggunakan huruf kapital (besar). 2. A. Identitas Sekolah a. i. periksa Kategori wilayah diisi dengan pilihan 1. Pastikan NPSN ini valid. 3 atau 9. 3. paket d. diisi dengan menggunakan ballpoint dan . Alamat sekolah cukup jelas. 02. digit)/bulan (2 digit)/tahun (4 digit). Jenis sekolah diisi dengan pilihan 01. Formulir ini merupakan updating formulir pendataan tahun 2012. SILN. B.

225092 latitude h. Website cukup jelas. ii. 2 atau 3. 8 atau 9. r. Nomor rekening bank diisi tanpa menggunakan spasi. tanggal (2 digit) bulan m. atau koma. SK akreditasi sekolah diisi secara lengkap: nomor. Status sekolah diisi sesuai pilihan 1 atau 2. tanggal (2 digit) SK/izin pendirian sekolah diisi secara lengkap: nomor. tanggal (2 digit) k. BNI. 2. jika SMP terbuka isikan q. n. i. angka di belakang koma minimal 3 digit. 2. 4 atau 5. 3. Akreditasi diisi sesuai dengan pilihan 1. ii. l. 3 atau 9. 02 atau 99. Waktu penyelenggaraan diisi sesuai pilihan 1. Cukup jelas. dll). p. bulan (2 digit) dan tahun (4 digit). 2 atau 3. MBS diisi sesuai pilihan 1 atau 2. titik. bulan (2 digit) dan tahun (4 digit). 61 61 . 106. No telpon dan faximili diisi dengan kode wilayah terlebih dulu dan diikuti no f. Kategori sekolah diisi sesuai pilihan 1. Gugus sekolah diisi sesuai pilihan 1.801863 longitude. Sertifikasi ISO diiskan sesuai pilihan 1. i.e. berapa jumlah TKB yang diselenggarakan . SK/izin operasional sekolah diisi secara lengkap: nomor. Jika memilih 99 g. ii. i. jika tidak menerima isikan dengan rekening sekolah yang o. Status mutu diisi sesuai pilihan 1. Akses internet diisi sesuai dengan pilihan 01. biasa digunakan sebagai transaksi kegiatan operasional di sekolah. Inklusi diisikan dengan angka 1 atau 2 dan CIBI (Cerdas Istimewa Bakat i. iii. 2 untuk Tidak. i. (lainnya) sebutkan akses internet yang dipakai. Alamat email cukup jelas. 2. Istimewa) diisikan 1 untuk Ya. telp dan faximilinya. KCP/Unit diisi sesuai dengan lokasi bank yang berada di buku tabungan. Status kepemilikan diisi sesuai pilihan 1. 3. Sebagai contoh: -6. 4 atau 5. 2. BRI. contoh indosat m2. 3. tanda hubung Nama bank boleh disingkat sesuai dengan standar singkatan Bank (BCA. Posisi geografis disi dengan latitude dan longitude yang didapat dari GPS atau pendekatan melalui peta. 2. ii. (2 digit) dan tahun (4 digit). Rekening atas nama sekolah atau rekening yang biasa digunakan sebagai rekening BOS. 4. j. 5 atau 6.

6. E-learning atau kegiatan belajar mengajar di sekolah berbasiskan internet.s. Sumber air adalah air yang biasa digunakan untuk keperluan operasional w. atau 9. 5 atau 9. 4. v. Ruangan Kode Ruang (Pemberian Sekolah) (2) Nama Ruangan (3) Kode Prasarana (4) Panjang (5) Lebar (6) Kondisi Kusen (9) Status n Kepemilika (12) Atap (7) Dinding (8) Pondasi (10) Lantai (11) 1 RK-1 2 RK-2 4 Lab IPA Ruang Teori/ Kelas Ruang Teori/ Kelas Laboratorium IPA 1 1 8 2 7 6 10 11 8 8 9 12 0 1 0 0 0 0 1 3 1 0 2 0 0 0 0 1 0 Milik 2 Bukan 0 Milik 0 Milik a. 4. 3. jika memilih 99 (lainnya) sekolah sehari-hari diisi dengan menggunakan angka 1. 2. 2. Daya diisi sesuai pilihan 1. iv. Kolom (3) Nama Ruangan dan Kolom (4) kode prasarana diisi sesuai dengan Kode PraSarana 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 Gudang Ruang Ibadah Rumah Dinas Kepala Sekolah Rumah Dinas Guru Rumah Penjaga Sekolah Sanggar MGMP Sanggar PKG Asrama Siswa Unit Produksi Ruang Multimedia Ruang Pusat Belajar Guru Ruang Olahraga Lainnya Nama Ruangan Kamar Mandi/WC Siswa Perempuan Kode PraSarana 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 99 Ruang Teori/Kelas Laboratorium IPA Laboratorium Kimia Laboratorium Fisika Laboratorium Biologi Laboratorium Bahasa Laboratorium IPS Laboratorium Komputer Laboratorium Multimedia Ruang Perpustakaan Ruang Perpustakaan Multimedia Ruang Keterampilan Ruang Serba Guna/Aula Ruang UKS Ruang Praktik Kerja Bengkel Ruang Diesel Ruang Pameran Ruang Gambar Koperasi/Toko Ruang BP/BK Ruang Kepala Sekolah Ruang Guru Ruang TU Ruang OSIS Kamar Mandi/WC Guru Laki-laki Kamar Mandi/WC Guru Perempuan Kamar Mandi/WC Siswa Laki-laki 62 62 . ii. Nama pimpinan yayasan cukup jelas. Kolom (2) kode ruang (pemberian sekolah) diisi sesuai dengan pemberian kode ruangan di sekolah masing-masing. Alamat yayasan cukup jelas. tanggal (2 digit) bulan (2 sebutkan kelompok yayasan penyelenggara. iii. digit) dan tahun (4 digit). Nama yayasan diisi dengan lengkap sesuai dengan akta pendirian atau akta perubahan yang terakhir. 3. 7. 3 atau 4. i. Seluruh ruangan yang dimilki oleh sekolah harus dimasukkan ke dalam tabel ruangan. Akte pendirian diisi secara lengkap: nomor. u. tabel referensi di bawah ini: Nama Ruangan Kode PraSarana 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Nama Ruangan 3 Lab Komputer Laboratorium Komputer 1 b. 5. Kelompok yayasan diisi sesuai dengan pilihan. Contoh pengisian: No (1) 2. Sumber listrik diisi sesuai pilihan 1. 2. t.

c. Contoh: 1. 3a. Kolom (4) Penempatan ruang diisi sesuai dengan isian kolom kode pada tabel 63 63 . Kolom (5) NUPTK wali kelas dan Kolom (6) nama wali kelas cukup jelas. Kolom (3) nama rombel diisi sesuai dengan penamaan dari sekolah masingc. d. Kolom (2) tingkat diisi sesuai kode sarana di bawah. masing. 2 VII VII-b RK-2 5698754602130985 1 VIII VIII-a RK-1 2365932654125840 Dwi Riyanto Muhammad Adjie Susilo Nugroho b. b. Contoh : 2-1. ruangan. Kolom (4) ruang kelas diisi sesuai dengan kolom kode pada tabel ruangan. Sarana c. 4. Kolom (10) kondisi untuk poin pondasi diisi dengan kode sesuai tabel referensi di bawah ini: Kode 0 1 2 3 4 Kondisi Tidak Ada yang Rusak Kerusakan < 5% Kerusakan 5% .65% Kerusakan > 65% Komponen Bangunan Tidak Ada Deskripsi baik rusak ringan rusak sedang rusak berat rusak total tidak ada e. Kolom (3) Jumlah cukup jelas. Kolom (2) tingkat diisi sesuai dengan tingkatan kelas.10% Kerusakan 11% . Kolom (6) Lebar ruangan diisi sesuai panjang ruangan dalam satuan meter diisi dengan kode sesuai tabel referensi di bawah ini: Kode 0 1 2 3 4 9 Kondisi Tidak Ada yang Rusak Kerusakan < 30% Kerusakan 30% . a.15% Kerusakan > 15% Deskripsi baik rusak ringan rusak sedang rusak berat rusak total 3. (9) kusen dan (11) lantai (m). Kolom kondisi untuk butir (7) atap. IX/d.45% Kerusakan 46% . dan lain-lain. Rombongan Belajar (Rombel) Contoh pengisian: No (1) Tingkat (2) Nama Rombel (3) Ruang Kelas (4) NUPTK Wali Kelas (5) Nama Wali Kelas (6) a. Kolom (5) Panjang ruangan diisi sesuai panjang ruangan dalam satuan meter d. 3. 2. f. (8) dinding. (m).

Kolom (5) Keterangan cukup jelas.d. Kode Nama (Item) Kode 1 Meja Siswa 2 Kursi Siswa 3 Meja Guru 4 Kursi Guru 5 Meja TU 6 Kursi TU 7 Papan Tulis 8 Lemari / Filling Cabinet 9 Komputer TU 10 Printer TU 11 Mesin Ketik 12 Foto Copy 13 Komputer 14 Printer 15 Buku Pegangan Guru PPKn 16 Buku Pegangan Guru Pendidikan Agama 17 Buku Pegangan Guru Bahasa dan Sastra Indonesia 18 Buku Pegangan Guru Bahasa Inggris 19 Buku Pegangan Guru Sejarah Nasional dan Umum 20 Buku Pegangan Guru Pendidikan Jasmani 21 Buku Pegangan Guru Matematika 22 Buku Pegangan Guru IPA 23 Buku Pegangan Guru Fisika 24 Buku Pegangan Guru Biologi 25 Buku Pegangan Guru Kimia 26 Buku Pegangan Guru IPS 27 Buku Pegangan Guru Ekonomi 28 Buku Pegangan Guru Sosiologi 29 Buku Pegangan Guru Geografi 30 Buku Pegangan Guru Sejarah Budaya 31 Buku Pegangan Guru Tata Negara 32 Buku Pegangan Guru Antropologi 33 Buku Pegangan Guru Teknologi Informasi Komunikasi 34 Buku Pegangan Guru Pendidikan Seni 35 Buku Pegangan Guru Bahasa Asing Lain 36 Buku Pegangan Guru Bimbingan dan Penyuluhan 37 Buku Pegangan Guru Muatan Lokal 38 Buku Pegangan Guru Kerajinan Tengan dan Kesenian 39 Buku Pegangan Guru Kompetensi Keahlian Kejuruan 40 Buku Pegangan Siswa PPKn 41 Buku Pegangan Siswa Pendidikan Agama 42 Buku Pegangan Siswa Bahasa dan Sastra Indonesia 43 Buku Pegangan Siswa Bahasa Inggris 44 Buku Pegangan Siswa Sejarah Nasional dan Umum 45 Buku Pegangan Siswa Pendidikan Jasmani 46 Buku Pegangan Siswa Matematika 47 Buku Pegangan Siswa IPA 48 Buku Pegangan Siswa Fisika 49 Buku Pegangan Siswa Biologi 50 Buku Pegangan Siswa Kimia 51 Buku Pegangan Siswa IPS 52 Buku Pegangan Siswa Ekonomi 53 Buku Pegangan Siswa Sosiologi 54 Buku Pegangan Siswa Geografi 55 Buku Pegangan Siswa Sejarah Budaya Nama (Item) Kode Nama (Item) 56 Buku Pegangan Siswa Tata Negara 111 Alat Peraga Bimbingan dan Penyuluhan 112 Alat Peraga Muatan Lokal 113 Alat Peraga Kerajinan Tengan dan Kesenian 114 Alat Peraga Kompetensi Keahlian Kejuruan 115 Alat Praktik PPKn 116 Alat Praktik Pendidikan Agama 117 Alat Praktik Bahasa dan Sastra Indonesia 118 Alat Praktik Bahasa Inggris 119 Alat Praktik Sejarah Nasional dan Umum 120 Alat Praktik Pendidikan Jasmani 121 Alat Praktik Matematika 122 Alat Praktik IPA 123 Alat Praktik Fisika 124 Alat Praktik Biologi 125 Alat Praktik Kimia 126 Alat Praktik IPS 127 Alat Praktik Ekonomi 128 Alat Praktik Sosiologi 129 Alat Praktik Geografi 130 Alat Praktik Sejarah Budaya 131 Alat Praktik Tata Negara 132 Alat Praktik Antropologi 133 Alat Praktik Teknologi Informasi Komunikasi 134 Alat Praktik Pendidikan Seni 135 Alat Praktik Bahasa Asing Lain 136 Alat Praktik Bimbingan dan Penyuluhan 137 Alat Praktik Muatan Lokal 138 Alat Praktik Kerajinan Tengan dan Kesenian 139 Alat Praktik Kompetensi Keahlian Kejuruan 140 Alat Pendidikan Multimedia PPKn 141 Alat Pendidikan Multimedia Pendidikan Agama 142 Alat Pendidikan Multimedia Bahasa dan Sastra Indonesia 143 Alat Pendidikan Multimedia Bahasa Inggris 144 Alat Pendidikan Multimedia Sejarah Nasional dan Umum 145 Alat Pendidikan Multimedia Pendidikan Jasmani 146 Alat Pendidikan Multimedia Matematika 147 Alat Pendidikan Multimedia IPA 148 Alat Pendidikan Multimedia Fisika 149 Alat Pendidikan Multimedia Biologi 150 Alat Pendidikan Multimedia Kimia 151 Alat Pendidikan Multimedia IPS 152 Alat Pendidikan Multimedia Ekonomi 153 Alat Pendidikan Multimedia Sosiologi 154 Alat Pendidikan Multimedia Geografi 155 Alat Pendidikan Multimedia Sejarah Budaya 156 Alat Pendidikan Multimedia Tata Negara 157 Alat Pendidikan Multimedia Antropologi 158 Alat Pendidikan Multimedia Teknologi Informasi Komunikasi 159 Alat Pendidikan Multimedia Pendidikan Seni 160 Alat Pendidikan Multimedia Bahasa Asing Lain 161 Alat Pendidikan Multimedia Bimbingan dan Penyuluhan 162 Alat Pendidikan Multimedia Muatan Lokal 163 Alat Pendidikan Multimedia Kerajinan Tengan dan Kesenian 164 Alat Pendidikan Multimedia Kompetensi Keahlian Kejuruan 999 Lainnya 57 Buku Pegangan Siswa Antropologi 58 Buku Pegangan Siswa Teknologi Informasi Komunikasi 59 Buku Pegangan Siswa Pendidikan Seni 60 Buku Pegangan Siswa Bahasa Asing Lain 61 Buku Pegangan Siswa Bimbingan dan Penyuluhan 62 Buku Pegangan Siswa Muatan Lokal 63 Buku Pegangan Siswa Kerajinan Tengan dan Kesenian 64 Buku Pegangan Siswa Kompetensi Keahlian Kejuruan 65 Buku Penunjang PPKn 66 Buku Penunjang Pendidikan Agama 67 Buku Penunjang Bahasa dan Sastra Indonesia 68 Buku Penunjang Bahasa Inggris 69 Buku Penunjang Sejarah Nasional dan Umum 70 Buku Penunjang Pendidikan Jasmani 71 Buku Penunjang Matematika 72 Buku Penunjang IPA 73 Buku Penunjang Fisika 74 Buku Penunjang Biologi 75 Buku Penunjang Kimia 76 Buku Penunjang IPS 77 Buku Penunjang Ekonomi 78 Buku Penunjang Sosiologi 79 Buku Penunjang Geografi 80 Buku Penunjang Sejarah Budaya 81 Buku Penunjang Tata Negara 82 Buku Penunjang Antropologi 83 Buku Penunjang Teknologi Informasi Komunikasi 84 Buku Penunjang Pendidikan Seni 85 Buku Penunjang Bahasa Asing Lain 86 Buku Penunjang Bimbingan dan Penyuluhan 87 Buku Penunjang Muatan Lokal 88 Buku Penunjang Kerajinan Tengan dan Kesenian 89 Buku Penunjang Kompetensi Keahlian Kejuruan 90 Alat Peraga PPKn 91 Alat Peraga Pendidikan Agama 92 Alat Peraga Bahasa dan Sastra Indonesia 93 Alat Peraga Bahasa Inggris 94 Alat Peraga Sejarah Nasional dan Umum 95 Alat Peraga Pendidikan Jasmani 96 Alat Peraga Matematika 97 Alat Peraga IPA 98 Alat Peraga Fisika 99 Alat Peraga Biologi 100 Alat Peraga Kimia 101 Alat Peraga IPS 102 Alat Peraga Ekonomi 103 Alat Peraga Sosiologi 104 Alat Peraga Geografi 105 Alat Peraga Sejarah Budaya 106 Alat Peraga Tata Negara 107 Alat Peraga Antropologi 108 Alat Peraga Teknologi Informasi Komunikasi 109 Alat Peraga Pendidikan Seni 110 Alat Peraga Bahasa Asing Lain 5. Bantuan/Blockgrant/Subsidi dan Beasiswa Cukup jelas 64 64 .

46) 1) Belum 2) Sudah Diisi dengan tanda silang (X) dan dapat dipilih lebih dari satu Jika Jabatan Anda Teknisi Laboratorium atau Laboran dan memiliki program keahlian 65 65 . 01) Islam 02) Kristen/ Protestan 03) Katholik 04) Hindu 05) Budha 06) Khong Hu Chu 99) Lainnya 1) Belum Menikah 2) Menikah 3) Janda/Duda / / Jumlah Anak RT RW Kode Pos - No HP 1) PNS 2) PNS Diperbantukan 3) PNS Depag 4) GTY/PTY 5) GTT/PTT Provinsi 6) GTT/PTT Kab/Kota 7) Guru Bantu Pusat 8) Guru Honor Sekolah 9) CPNS 1) pusat 2) provinsi 3) Kab/kota 4) ketua yayasan 5) kepala sekolah 6) komite sekolah 9) lainnya / 1) APBN / 2) APBD Provinsi Tanggal / Bulan/ tahun 3) APBD Kab/kota 4) BOS 5) Komite Sekolah 6) Yayasan 9) Lainnya / Tanggal Mulai Tertanggal Tanggal wafat / / / / / / / / / *) Terhitung Mulai Tanggal KGB (kenaikan gaji berkala) terkahir 1) Aktif 2) Cuti 3) Cuti Diluar Tanggungan Negara 4) Tugas Belajar 5) Pindah 6) Mutasi ke Struktural 7) Berhenti 8)Pensiun 99) Wafat Tanggal Selesai / / *) Terhitung Mulai Tanggal Mengajar di sekolah ini 06)Tenaga Administrasi 07)Kepala Laboratorium 01)Guru 03)Kepala Perpustakaan 04)Tenaga Perpustakaan 05)Kepala Tenaga Administrasi 08)Teknisi Laboratorium 09)Laboran 02)Kepala Sekolah 03)Kepala Perpustakaan 05)Kepala Tenaga Administrasi 06)Tenaga Administrasi 07)Kepala Laboratorium 08)Teknisi Laboratorium 09)Laboran 10)Pengawas 11) wakil kepala sekolah 12)Pembina ekstrakurikuler 13) wali kelas 14) kepala bengkel / / (tanggal/bulan/tahun) *) Tanggal Pengangkatan dengan jabatan sekarang (pada point 2a) Nomor Sertifikat *) Nomor Registrasi Guru 1)Guru Pertama . Jabatan Fungsional p Jika Anda PNS isilah butir berikut 1. NIP 2. isikan tahun sertifikasi NRG 5. 4) Guru Utama 1) Belum 2) sudah 3) Sedang Proses Jika sudah. 4A / . 4A / dalam rupiah (tanggal/bulan/tahun) contoh 2 5 0 0 0 0 0 Contoh : 1A. Gaji Pokok q Jika Anda Non PNS isilah butir berikut Status Inpassing  sudah  Belum jika sudah inpassing. TMT PNS 3. Tgl Lahir h NIK i j k l Agama Status Kawin Nama Ibu Kandung Alamat tempat tinggal Alamat Rumah (Sesuai KTP) Kelurahan / Desa Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi No Telpon Rumah Email *) wajib diisi dan valid m Status Kepegawaian Diangkat oleh No.b) Tugas Tambahan 3. 3C.a) Jabatan/ Tugas Pokok 2. Pangkat/Golongan 4. SK Pengangkatan TMT Pengangkatan Sumber Gaji No. 3) Guru Madya . Sertifikasi Jabatan . TMT Jabatan 4. Isilah butir berikut *) Diisi kode angka lihat pedoman F-PTK halaman 7 **) Isilah kode angka sesuai dalam daftar di Petunjuk pengisian format (01 . TMT Golongan 5. 2A.Formulir BOS-01C FORMULIR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Tanggal: / / : : : NPSN ) 1 : F-PTK 1 IDENTITAS SEKOLAH a Nama Sekolah / Nama Instansi ) 1 b NSS ) 1 c Alamat Sekolah ) 1 2 IDENTITAS PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN a Nama Lengkap b Jenis kelamin c Ijazah Terakhir depan 1) Laki-laki 2) Perempuan 05) SMA Sederajat 06) D1 07) D2 08) D3 09) D4/S1 10) S2 11) S3 belakang Tahun d Gelar Akademik e NIY / NIGK f NUPTK g Tempat. SK KGB TMT KGB n Status Aktif Jika 2) 3) 4) Jika 5) 6) 7) 8) Jika 99) o Jabatan 1. 2) Guru Muda . / (tanggal/bulan/tahun) Jika Jabatan Anda Guru dan Sudah Bersertifikasi. 2A. 3C. kesetaraan golongan TMT Inpassing Angka Kredit Inpassing r s t Isikan Kode Sertifikasi Bidang Studi Kode program keahlian Jika Jabatan Anda Kepala Sekolah Lisensi Kepala Sekolah Keterangan )2 / / / Contoh : 1A. TMT di Sekolah ini 2.

dan TMT disikan pada baris kedua yaitu TMT disekolah tersebut. status pada baris pertama disikan pilihan angka: 1) PNS 2) PNS Diperbantukan 3) PNS Depag 4) GTY/PTY 5) GTT/PTT Provinsi 6) GTT/PTT Kab/Kota 7) Guru Bantu Pusat 8) Guru Honor Sekolah.I. 1 2 3 keterangan: Contoh pendidikan non formal : kursus RIWAYAT PENDIDIKAN FORMAL Satuan Pendidikan Formal Fakultas Jurusan/Prodi Kpd       PENDIDIKAN YANG SEDANG DI TEMPUH (JIKA SEKARANG MASIH KULIAH) Satuan Pendidikan Formal Fakultas Jurusan/Prodi Kpd   RIWAYAT PENDIDIKAN NON FORMAL Lembaga Pendidikan/Instansi Bidang Studi Tingkat Tahun Masuk Lulus Jenjang Tahun Masuk Stats Smstr kuliah Jenjang Tahun Masuk Lulus Smstr IPK ` ket: pndidikan formal dari yang terendah ke tertinggi. kolom Status dan TMT. 4 5 6 MENGAJAR DI SEKOLAH/LEMBAGA PENDIDIKAN SAAT INI (KHUSUS PENDIDIK/GURU) NPSN dan Nama Sekolah Sekolah Rombel Induk Status dan TMT Kode Mata Pelajaran 1 Jam Jam Jam Jam Kode Mata Pelajaran 2 Jam Jam Jam Jam Rombel Kode Mata Jumlah Jam Mengajar Pelajaran     keterangan:Kolom Sekolah Induk hanya boleh dipilih salah satu dengan tanda silang (X). Kolom Rombel diisikan sesuai dengan rombel yang dimiliki sekolah tsb Contoh: VIII-A.3 No. 1 2 3 4 MENGAJAR PADA SEKOLAH INI Rombel Kode Mata Jumlah Jam Mengajar Pelajaran No. Satuan Pendidikan Formal dimulai jenjang SD. 1 2 3 4 5 6 6 No. Pekerjaan/Jabatan Beri Tanda jk msh aktif     66 66 . 1 2 7 No. 1-1. 9. Kpd isi dengan tanda silang (X) jika jurusan kependidikan IPK   keterangan: Pendidikan yang sedang ditempuh diisi jika masih status kuliah aktif 8 No 1 2 3 4 keterangan: Kode Mata pelajaran lihat pedoman pengisian RIWAYAT MENGAJAR SEBELUMNYA NPSN Sekolah Nama Sekolah Masa Tugas Dari Tahun Sampai Kode Mata Jumlah Pelajaran Jam 9 No 1 2 3 4 Nama Instansi Dari thn RIWAYAT PEKERJAAN (NON GURU) Masa Tugas s.d. Kolom Kode Mata Pelajaran 1 atau 2 pada baris pertama diisikan kode pada pedoman pengisian dan Jam pada baris kedua yaitu Jumlah jam mengajar 5 No. 1 2 3 4 No.

AKTAS. 1 2 3 16 No. PNS Status Anak NIP Jenjang Sklh Tahun Masuk Sekolah Tempat lahir / / / Tanggal Lahir / / / keterangan: Daftar anak diisi hanya untuk yang masih dalam usia sekolah. b. 1 2 3 Jenis Jenis Jenis Judul KARYA TULIS Tahun Pembuatan Publikasi Keterangan PENGEMBANGAN PROFESI (KKG. 1 2 17 No. 1 2 3 4 14 No. KKKS. 1 2 3 15 No. APSI. DLL) Penyelenggara Dari Tahun Sampai Tahun Masih Aktif   BEASISWA Penyelenggara Dari Tahun Sampai Tahun menerima Masih    67 67 . Nama Suami/Istri Pekerjaan Anak Nama NISN : : 1.10 No 1 2 3 4 5 7 11 No 1 2 3 4 12 a. MGMP. KKPS. Organisasi Profesi lainnya) Organisasi Jabatan Bidang Studi/Bidang Tugas Tahun PENGHARGAAN (CONTOH SATYA LENCANA) Tahun Instansi yang Memberikan Tingkat KESEJAHTERAAN DAN PERLINDUNGAN (ASURANSI. ATPUSI. KESEHATAN. NON PNS No SK Tanggal SK Tgl RIWAYAT KEPANGKATAN No SK Tanggal SK Tgl bulan tahun Gol/ru ang masa kerja golongan (berapa tahun) RIWAYAT GAJI BERKALA TMT KGB Tgl bulan tahun bulan tahun Masa Kerja (tahun) KELUARGA 2. kolom status anak isikan dengan 1) untuk anak kandung dan 2) untuk anak tidak kandung 13 No.

………………………. UKBI. 1 2 3 20 No. )* Dibubuhi cap/stempel sekolah atau Instansi Pendidik / Tenaga Kependidikan ……………………….201… (……………………………………………………) (……………………………………………………) 68 68 . 1 2 22 No. TOEIC. 1 2 3 23 No 1 2 24 Jenis Tunjangan Instansi Jenis Diklat Peran Jenis Diklat Peran Jenis Studi Banding Jenis Judul PENULISAN BUKU Tahun Penerbit WORKSHOP/SEMINAR/LOKAKARYA Tahun Peran Penyelenggara STUDI BANDING Penyelenggara Tahun Sumber Dana Tujuan (Tempat) DIKLAT Tahun Pola Penyelenggara Tingkatan Bid Studi Tahun Pola Penyelenggara Tingkatan Bid Studi TES KEBAHASAAN/UJI SERTIFIKASI KEAHLIAN (Contoh : TOEFL. Sertifikat Las dll) Nama Test/Uji Bahasa/Keahlian Penyelenggara Tahun Skor INFORMASI TUNJANGAN Sumber Dana Dari Tahun Sampai Tahun Nominal LAIN-LAIN (CATATAN) Yang bertanda tangan dibawah ini bertanggung jawab secara hukum terhadap kebenaran data yang tercantum. Dalam Negeri No.18 No. Luar Negeri No. 1 2 3 b. 1 2 3 19 No.. Mengetahui: Kepala Sekolah / Instansi atau atas nama Kab/Kota…………………………………. 1 2 3 21 a.

Nama sekolah diisi sesuai dengan SK Pendirian Sekolah dan perubahan b. yang bersangkutan dan diketahui oleh kepala sekolah dengan cara membubuhkan tandatangan kepala sekolah dan di cap/stempel sekolah sebagai 1. kab/kota.PEDOMAN PENGISIAN FORMULIR PENDIDIK & TENAGA KEPENDIDIKAN (F-PTK) DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR  Pedoman Umum 2. Selanjutnya dibubuhkan tandatangan PTK bukti otentik keabsahan dan kebenaran data. jika ada pemalsuan data maka menjadi tanggungjawab PTK yang bersangkutan atas konsekwensinya. lengkapi data yang berwarna gelap (abu-abu) saja dan updating data jika ada perubahan untuk di inputkan ke  Pedoman Khusus Tanggal diisi pada saat pengisian formulir F-PTK dengan format tanggal (2 digit)/ bulan (2 digit)/tahun (4 digit). Alamat sekolah cukup jelas. 1. Jika sudah pernah mengisi formulir 2012. nomenklatur yang sudah resmi. lengkapi data yang masih kosong di pendataan sebelumnya. NPSN diisi sesuai dengan nomor yang ditetapkan oleh 69 69 . Kolom Isian berwarna gelap (abu-abu) merupakan variabel tambahan di tahun 2013 yang perlu dilengkapi. Nomor Statistik Sekolah (NSS) diisi dengan nomor yang diberikan dari dinas c. dalam aplikasi pendataan dikdas. Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan. 3. Identitas Sekolah a. Formulir Pendidik dan Tenaga Kependidikan (F-PTK) diisi oleh masing-masing individu PTK dan bertanggungjawab sepenuhnya terhadap kebenaran isi formulir. Formulir ini merupakan updating formulir pendataan tahun 2012.

n. Gelar akademis maupun b. Ijazah terakhir sesuai dengan pilihan 05. Jika wafat (diisikan tanggal wafatnya). Nama lengkap diisi sesuai dengan nama di ijasah. 06. iv. k. 08. 5. Tempat. 04. linier. 2. Status aktif diisi sesuai pilihan 1. 6. 03. Jika cuti. 03. Diangkat oleh pada status kepegawaian di atas. di sekolah tersebut. g. 3. KTP. Jenis kelamin diisi sesuai pilihan 1 untuk laki-laki atau 2 untuk perempuan. Status kawin diisi sesuai pilihan 1. iii. Tugas Tambahan selain tugas pokok diatas diisikan sesuai pilihan. 2. 09 70 70 iii. e. 07. 07. Nomor SK. atau 10. tahun kelulusan sesuai di ijasah. 8 atau 99.3. iii. Gelar akademik belakang cukup ditulis gelar pendidikan yang terakhir jika data NUPTK di p2tkdikdas. 08. v. Nomor KGB (Kenaikan Gaji Berkala) terakhir. 05. o.id. tanggal lahir cukup jelas. 02. j. 10. Agama diisi sesuai pilihan 01. 7. cuti diluar tanggungan negara dan tugas belajar diisikan tanggal TMT di sekolah ini diisi sesuai dengan SK pengangkatan pertama bekerja Jabatan/tugas pokok diisi sesuai pilihan 01. 4. Jabatan diisi sesuai dengan SK yang diperoleh. 5. Sumber gaji cukup jelas. 04. 08. NUPTK diisi bagi yang sudah memiliki dan harus valid. ii. f. i. 06. ii. TMT Pengangkatan cukup jelas. 02. NIK (Nomor Induk Kependudukan) diisi sesuai dengan NIK yang tertera pada l. 11 tahun diisi d. Alamat tempat tinggal cukup jelas. tidak perlu dituliskan. 8. 06 atau 99. . NIY (Nomor Induk Yayasan)/NIGK (Nomor Induk Guru Kab/Kota) diisi bagi h. Hj. ii. 6. mulai dan tanggal selesainya. c. Status kepegawaian diisi sesuai pilihan 1. 4. Identitas Pendidik Dan Tenaga Kependidikan a. TMT KGB terhitung mulai tanggal KGB terakhir. m.go.2. periksa kebenaran i. i. yang sudah memiliki.kemdikbud. Jika pindah (diisikan tanggal pindahnya). 7. Nama ibu kandung diisi sesuai nama gadis ibu kandung. status sosial seperti H. 05. dan ditulis semua jika tidak linier . i. 2 atau 3.

Kolom Rombel diisi dengan kode yang diberikan dari standarisasi tata usaha c. b. TMT jabatan diisikan sesuai dengan tanggal mulai menjabat di butir o.iv. terakhir. r. p. 3. Angka kredit inpassing akumulasi. Kode sertifikasi mengacu pada kode sertifikasi yang dikeluarkan Direktorat P2TK Dikdas tentang sertifikasi. v. Mengajar a. vii. iv. NRG (Nomor Registrasi Guru) di tuliskan sesuai yang tertera di sertifikat. Butir ini diisi hanya PTK yang berstatus sebagai PNS i. t. Pangkat/golongan cukup jelas. Butir ini hanya diisi oleh PTK yang berstatus kepala sekolah. untuk NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional) diisi untuk Nama sekolah diisi pada baris bawah. i. i. Butir ini hanya diisi oleh PTK yang berstatus teknisi laboratorium atau a. ii. TMT Golongan diisi sesuai dengan SK kenaikan pangkat/golongan i. Kode sertifikasi sesuai dengan tabel referensi program keahlian. TMT inpassing cukup jelas. 71 71 . Status inpassing bagi guru swasta diisikan dengan tanda cheklist. iii. b. Kolom kode mata pelajaran kode sesuai dengan tabel referensi bidang (Khusus 4. vi. NPSN dan Nama Sekolah. Sekolah induk diisi dengan menggunakan tanda silang (X) dan hanya dapat pada baris atas sesuai dengan NPSN sekolah tersebut jika sudah memiliki. 2 atau 3 . Mengajar Pada Sekolah Ini studi/mata pelajaran Di Lisensi kepala sekolah diisi sesuai pilihan 1 atau 2. s. NIP diisi sesuai dengan Nomor Induk Pegawai terbaru (18 digit). laboran yang memiliki program keahlian. q. Sertifikasi jabatan diisi sesuai pilihan 1. Kolom Jumlah jam mengajar dalam 1 minggu mengajar di rombel tersebut Sekolah/Lembaga Pendidikan Saat Ini Pendidik/Guru) Masing-masing nomor diisi dua baris. dipilih satu. ii. Tahun dan nomor sertifikat cukup jelas. TMT PNS diisi sesuai dengan SK Pengangkatan pertama menjadi PNS.

Kolom Tahun Lulus diisi sesuai dengan tahun lulus pendidikan tersebut. Jurusan/Prodi. Status dan TMT. jika jenjang pendidikan SD. Pendidikan Yang Sedang Ditempuh (diisi jika sekarang masih kuliah aktif) 7. 4. d. SMA. Kolom Jenjang diisi dengan jenjang Jurusan/Prodi contoh: D1. bagi 72 72 . Riwayat Pendidikan Formal a. pelajaran pada baris atas. 6. bagi Cukup jelas. Kolom Tahun Masuk diisi sesuai dengan tahun masuk pendidikan tersebut. Bidang Studi cukup jelas. Tingkat cukup jelas. Kursus. untuk Status diisi pada baris atas sesuai pilihan 1. SMP abaikan d. 3. Kolom Tahun Masuk diisi sesuai dengan tahun masuk pendidikan tersebut. Kolom Tahun Lulus diisi sesuai dengan tahun lulus pendidikan tersebut. Kolom Jurusan Prodi cukup jelas.c. PTK yang masih bersekolah maka abaikan tahun lulus. 6. untuk TMT diisi sejak pertama kali mengajar pada sekolah 5. S2. b. tersebut. Kode mata pelajaran 1 dan 2 lihat pada kode referensi bidang studi/mata Pendidikan formal diisi dari yang terendah sampai ke yang tertinggi dan dimulai sejak jenjang Sekolah Dasar (SD). Kolom Satuan Pendidikan Formal diisi dengan bentuk pendidikan contoh: SD. 9. Rombel diisi sesuai dengan rombel yang dimiliki oleh sekolah tersebut d. S3. PTK yang masih bersekolah maka abaikan tahun lulus.I. Kolom Lembaga Pendidikan/Instansi cukup jelas. 2. c. contoh: VIII-8. D3. e. e. b. S1. g. c. dan jumlah jam ajar pada baris bawah. 5. Riwayat Pendidikan Non Formal Pendidikan non Formal pendidikan yang tidak terkait dengan formal contoh: a. f. D2. 1-1. e. SMP. PT. 7 atau 8. Kolom Kpd diisi dengan tanda silang (X) jika jurusan kependidikan. Kolom Fakultas hanya diisi untuk pendidikan tinggi.

c. Anak diisikan dengan tiga anak pertama pada usia sekolah (4-23 tahun). Kolom Tempat Lahir cukup jelas. b. oleh Kemdikbud. Kolom Masa Tugas cukup jelas. Keluarga a. atau a. Kolom Pekerjaan/Jabatan cukup jelas. kepala sekolah.8. Pekerjaan diisi sesuai dengan pilihan 1 atau 2. Cukup jelas. 10. Kolom NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) diisi sesuai yang diberikan iii. Kolom Beri Tanda jk msh aktif diisi dengan tanda silang (X). Kolom Nama diisi sesuai dengan nama yang terdaftar pada sekolah. Kolom Nama Sekolah cukup jelas. 12. d. Kolom Masa Tugas Dari Tahun cukup jelas. pegawai swasta. Kolom Nama Instansi cukup jelas. ii. Kolom Kode mata pelajaran lihat pada kode referensi bidang studi/mata 9. Nama Suami/Istri cukup jelas. 73 73 . Riwayat Mengajar Sebelumnya c. abaikan jika belum memiliki. b. e. terbaru (18 digit) suami/istri. jika memilih 2 sebutkan NIP c. pelajaran. Kolom Status Anak diisi sesuai pilihan 1 untuk anak kandung atau 2 iv. Kolom NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional) diisi pada baris atas sesuai b. Riwayat Pekerjaan (Non Guru) TNI/Polri dan lainnya. f. Kolom Masa Tugas Sampai cukup jelas. Riwayat Kepangkatan 11. d. Riwayat Gaji Berkala Cukup jelas. Kolom Jumlah jam cukup jelas. dengan NPSN sekolah tersebut jika sudah memiliki. Riwayat pekerjaan diisi dengan pekerjaan sebelum menjadi guru misal: sebelum menjadi guru menjadi tenaga administasi. untuk anak tidak kandung. i. a.

a. 15. SMP. pejabat yang berwenang. jika anda sudah tidak aktif isikan tahun keluar di Penghargaan diisi oleh PTK bagi yang pernah mendapatkan penghargaan baik sampai dengan terakhir. Kolom Judul cukup jelas. Kolom Tanggal Lahir cukup jelas. Karya Tulis Karya tulis diisi jika PTK pernah membuat karya tulis yang disahkan oleh a. dengan terakhir. 13. Publikasi cukup jelas. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan terakhir. Tahun Pembuatan cukup jelas.vi. b. Kolom keterangan cukup jelas. Kolom Organisasi yang dimaksud adalah organisasi yang berkaitan denga c. tersebut. vii. SMK. Pengembangan Profesi a. c. Penghargaan dari pemerintah maupun swasta. Kolom Tahun Masuk Sekolah cukup jelas. Kolom Jabatan diisi sesuai dengan posisi pada struktur organisasi profesi d. Kolom instansi yang memberikan cukup jelas. Pengembangan profesi diisi oleh PTK yang terdaftar pada Organisasi Profesi. b. 14. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai d. v. Kolom jenis cukup jelas. organisasi tersebut. PT. profesi PTK. Kolom tingkat cukup jelas. SMA. c. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama d. Kolom tahun diisi pada tahun sekarang jika anda masih aktif dalam organisasi tersebut. Kolom bidang studi/bidang cukup jelas. 74 74 . b. Kolom tahun cukup jelas. SD. Kolom Jenjang Sekolah diisi dengan Bentuk Pendidikan contoh: TK.

Kolom sampai tahun Kesejahteraan dan perlindungan diisi oleh PTK yang pernah atau masih b. Kolom penyelenggara cukup jelas. diisi memiliki perlindungan/kesejahteraan.16. e. Kolom masih menerima diberi tanda silang (X). 75 75 . Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai daerah. Kolom jenis cukup jelas. Kesejahteraan Dan Perlindungan pertama sampai dengan terakhir. tersebut diterbitkan/dipublikasikan. jika masih terdaftar abaikan. Penulisan Buku e. dengan terakhir. a. c. Kolom tahun adalah tahun penerbtan buku. Kolom Penyelenggara adalah instansi yang memberikan beasiswa tersebut. Kolom Penerbit cukup jelas. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan terakhir. d. Beasiswa 18. 17. Beasiswa diisi oleh PTK yang pernah atau masih mendapatkan beasiswa. nasional. Workshop/Seminar/Lokakarya Workshop/seminar diisi oleh PTK yang pernah menulis mengikuti workshop/ seminar/lokakarya. internasional. Kolom Dari tahun adalah tahun pertama mendapatkan beasiswa. Kolom jenis cukup jelas. c. a. Kolom Judul cukup jelas. kesejahteraan tersebut. Kolom jenis diisi dengan sesuai tingkatan wilayah misal seminar lokal. b. Kolom masih aktif diisi dengan tanda silang (X). a. Diisi berdasarkan urutan dari tahun padasaat berakhirnya perlindungan/ c. a. Kolom dari tahun diisi ketika mulai awal terdaftar. Kolom Sampai tahun adalah berakhirnya pemberian beasiswa. d. Diisi berdasarkan urutan dari tahun 19. jika masih menerima abaikan. pertama sampai dengan terakhir. Penulisan buku diisi oleh PTK yang pernah menulis buku sampai buku b.

terakhir. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan a. diklat tersebut. Kolom jenis tunjangan misal tunjangan anak/istri/suami. ketua panitia. Kolom penyelenggara cukup jelas. Kolom pola diisi jumlah jam diklat. nara sumber dan lain-lain. b. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai misal: peserta. e. c. Diklat a. Kolom Tahun diisi tahun penyelenggaraan diklat. dan lain-lain. maupun pemerintah. Informasi tunjangan diisi oleh PTK yang mendapatkan tunjangan. Kolom nama tes/uji cukup jelas. Informasi Tunjangan e. a. Studi Banding Studi banding diisi oleh PTK yang pernah mengikuti kegiatan studi banding. 21. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan terakhir.b. Kolom bidang studi diisi sesuai tabel referensi bidang studi/mata pelajaran. play d. Tes Bahasa/Uji Sertifikasi Keahlian 23. Kolom Skor atau nilai hasil ujian/tes cukup jelas. menengah atau lanjut. Peran diisi posisi PTK ketika mengikuti workhop/seminar/lokakarya. Kolom Tingkatan diisi dengan jenjang pendidikan. Kolom penyelenggara diisi berdasarkan instansi yang menyelenggarakan f. 20. Tes bahasa/ uji sertifikasi diisi oleh PTK yang pernah mengikutites bahasa/uji 22. b. yaitu tingkat dasar. c. sertifikasi. 76 76 . Kolom instansi yaitu instansi yang memberikan tunjangan. Kolom Tahun cukup jelas. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan terakhir dengan terakhir Diklat diisi oleh PTK yang pernah mengikuti kegiatan diklat baik swasta b. kepegawaian. therapy. misal: diklat PAKEM. d. Kolom bahasa/keahlian cukup jelas. Kolom jenis diklat diisi berdasarkan judul diklat.

Kolom dari tahun cukup jelas. lihat kode bidang studi dalam buku pedoman sertifikasi guru dalam jabatan Tahun Guru Kelas PAUD Guru Kelas SDLB Mata Pelajaran / Guru Kelas Kode No 020 19 Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) 027 20 Biologi 800 21 Fisika 127 130 134 137 140 143 217 22 Kimia 23 Ekonomi Mata Pelajaran / Guru Kelas Kode 100 190 184 187 210 214 215 207 204 167 160 Guru Kelas SD/MI Pendidikan Agama Islam Pendidikan Agama Katholik Pendidikan Agama Kristen Pendidikan Agama Hindu Pendidikan Agama Budha Pendidikan Agama Konghucu 24 Sosiologi 26 Geografi 27 Sejarah 25 Antropologi 10 Seni Budaya 11 Pendidikan Jasmani 29 BahasaJerman dan Kesehatan 220 28 Bahasa Arab 77 77 . bantuan. pinjaman luar negeri. Tabel referensi bidang studi/mata pelajaran (jika belum tercantum.c. atau di abaikan jika masih menerima tunjangan. Kolom nominal adalah besaran tunjangan yang diterima. No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1. dan d. Kode Referensi PTK 2011). Diisi jika ada hal-hal penting. Kolom sampai tahun diisi jika masa penerimaan tunjangan sudah selesai 24. terkait dengan data Pendidik dan Tenaga lain-lain. e. Lain-Lain (Catatan) Kependidikan. Kolom Sumber dana misal: pemerintah. f.

No 12 Bahasa Inggris 14 Matematika Mata Pelajaran / Guru Kelas Kode No 13 Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) 15 BahasaIndonesia Teknologi 16 Informasi dan Komunikasi (TIK) 17 Keterampilan 157 30 BahasaPerancis 154 31 BahasaJepang 156 227 Mata Pelajaran / Guru Kelas Kode 164 170 174 330 331 180 32 BahasaMandarin 224 34 Kewirausahaan KeterampilanKomputerdan 33 PengelolaanInformasi(KKPI) 2. Tabel referensi Keahlian Laboratorium Kode 02 03 05 06 01 Laboratorium IPA Keahlian Laboratorium Kode 34 35 36 99 30 Seni Rupa Tata Boga Lainnya Keahlian Laboratorium 18 Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) 097 35 BimbingandanKonseling(Konselor) 810 Laboratorium Fisika Laboratorium Biologi Laboratorium Bahasa Laboratorium Komputer Tata Kecantikan Tata Busana 78 78 .

.. ………………………………… NIP 79 79 ........................... 2............. 1...... 1........................ 2................ : .................. 1.... No NSS Nama Sekolah Penandatangan (2 orang) 1 2 3 4 5 6 dst.............. 2.REKAPITULASI NAMA DAN NOMOR REKENING SEKOLAH PENERIMA DANA BOS Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Kab/Kota Dikirim ke Tim Manajemen BOS Provinsi FORMAT BOS-02 Kabupaten/Kota Provinsi Bank Cabang Nomor Rekening Nama Rekening (Nama Lembaga tdk boleh Rekening Pribadi) : ....... 2.......................... 1........ 2...... Manajer BOS Kab/Kota ...... 1. 2. 1.

.............................................) Bendahara 80 80 .................Formulir BOS-03 CONTOH RENCANA PENGGUNAAN DANA BOS PERIODE ............. Jumlah Siswa :..) Total (......... s/d .............) Kepala Sekolah (........ Rencana Penggunaan Dana BOS di Sekolah No Komponen Jumlah Dana (Rp) Ketua Komite Sekolah (........... siswa Jumlah Dana BOS : Rp .....

....) Bendahara 81 81 ......) (...... s/d . Pembelian Barang/Jasa Barang/Jasa yang dibeli Tanggal/ Bulan Nama Toko/ Penyedia Jasa Jumlah (Rp) No Ketua Komite Sekolah (.Formulir BOS-04 CONTOH LAPORAN PENGGUNAAN DANA BOS PERIODE ..........................) Kepala Sekolah (............................. Pengeluaran No Jenis Pengeluaran Tanggal/Bulan Jumlah (Rp) B......................... A..

MENYELENGGARAKAN PENDIDIKAN BEBAS PUNGUTAN BAGI SELURUH SISWA DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL LOGO PROV DINAS PENDIDIKAN PROVINSI LOGO KAB DINAS PENDIDIKAN KAB/KOTA NAMA SD/SMP NEGERI Spanduk Formulir BOS-05 MEMBEBASKAN PUNGUTAN BAGI SISWA MISKIN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL LOGO PROV DINAS PENDIDIKAN PROVINSI LOGO KAB DINAS PENDIDIKAN KAB/KOTA NAMA SD/SMP NEGERI (RSBI/SBI) MEMBEBASKAN PUNGUTAN BAGI SISWA MISKIN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL LOGO PROV DINAS PENDIDIKAN PROVINSI LOGO KAB DINAS PENDIDIKAN KAB/KOTA NAMA SD/SMP SWASTA 82 82 .

Keputusan/Rekomendasi: 9. Provinsi b. Nama : 2. Lokasi Kejadian d. Kabupaten/Kota : a. Alamat a. Desa/Keluarahan : c. Uraian Pengaduan: : 5. Identitas Pengadu b. Tanggal Penyelidikan Dilakukan 6. Penyelidik : 7. RT/RW/Dusun : : 4. Temuan: : 8.Formulir BOS-6A LEMBAR PENCATATAN PENGADUAN MASYARAKAT : 1. Pelaksanaan Keputusan 83 83 . Tanggal Terima Pengaduan 3.

11. 20__ 84 84 . Tanggal pemberitahuan kepada Pengadu tentang keputusan/dan pelaksanaan keputusan : Melaporkan: UPM Prov/Kab/Kota/Sekolah. Dokumen yang diterima: 10.

Tanggal Penerimaan Pertanyaan/Saran 3. Penerima Pertanyaan/Saran 5. Nama b. Identitas Penanya/Pemberi Saran a.Formulir BOS-06B LEMBAR PENCATATAN PERTANYAAN/KRITIK/SARAN : 1. Alamat : 2. Uraian Pertanyaan/Saran: : 4. Tindak Lanjut Saran: : Melaporkan: UPM Prov/Kab/Kota/Sekolah. 20__ 85 85 .

..4 2. Belanja .6 1....2 2..2 2. NIP.......... ……………………....1 2..3 4.3 4 4. Urut 5 I No..1 4. ……………………......1 3. Ketua Komite Sekolah Menyetujui.2 3...... .... NIP. Kode 6 1 1... Urut 1 I II No.....Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi : : : : PENERIMAAN RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS) TAHUN AJARAN …...8 2 2.. .5 1. Belanja .2 1..4 1...1 2..3 Uraian 7 PROGRAM SEKOLAH Pengembangan Kompetensi Lulusan Pengembangan standar isi Pengembangan standar proses Pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan Pengembangan sarana dan prasarana sekolah Pengembangan standar pengelolaan Pengembangan standar pembiayaan Pengembangan dan implementasi sistem penilaian BELANJA LAINNYA Belanja .1 5... 86 86 . Kepala sekolah Jumlah Pengeluaran Bendahara/Penanggungjawab kegiatan …………………….. Kode 2 1 2 2.....1 1.2 Uraian 3 SISA TAHUN LALU PENDAPATAN RUTIN Gaji PNS Gaji Pegawai Tidak Tetap Belanja Barang dan Jasa Belanja Pemeliharaan Belanja lain-lain* BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) BOS Pusat BOS Provinsi BOS Kabupaten/Kota BANTUAN Dana dekonsentrasi Dana Tugas Pembantuan Dana Alokasi Khusus Lain-lain (bantuan luar negeri/hibah)* SUMBER PENDAPATAN LAINNYA III II IV V Jumlah Penerimaan * Sebutkan jika ada Mengetahui...3 1.. Jumlah 8 No...3 2.4 5 5.. Formulir BOS-K1 Diisi oleh Sekolah Dikirim ke Tim Manajemen BOS KabKota PENGELUARAN/BELANJA Jumlah 4 No.5 3 3...2 4.7 1.

. 87 87 . ...... Kepala sekolah Bendahara/Penanggungjawab kegiatan Ketua Komite Sekolah …………………….. Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi Triwulan : : : : : Formulir BOS-K2 Diisi oleh Sekolah Dikirim ke Tim Manajemen BOS KabKota Sumber dana : BOS Uraian 3 I 5 Triwulan II 6 III 7 IV 8 No. Urut 1 No......... .. …………………….. NIP......RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS) TAHUN AJARAN ….. NIP. …………………….. Kode 2 Jumlah (dalam Rp) 4 Mengetahui...... Menyetujui...

Kode No. Bukti Uraian 1 2 Penerimaan (Debit) Pengeluaran (Kredit) Mengetahui Kepala Sekolah Bendahara ( …………………………… ) NIP ( …………………………… ) NIP .88 88 BUKU KAS UMUM Formulir BOS-K3 Diisi oleh Bendahara Disimpan di sekolah Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten Provinsi Saldo 7 : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… Tanggal 3 4 5 6 No.

Kode No. Bendahara ( …………………………… ) NIP ( …………………………… ) NIP 89 89 . Bukti Pengeluaran (Kredit) Saldo 7 1 2 3 Mengetahui Kepala Sekolah ……. ……… 20….BUKU PEMBANTU KAS Bulan : Formulir BOS-K4 Diisi oleh Bendahara/Guru Disimpan di sekolah : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… Uraian 4 5 Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten Provinsi Penerimaan (Debit) 6 Tanggal No.

90 90 BUKU PEMBANTU BANK Formulir BOS-K5 Diisi oleh Bendahara/Guru Disimpan di sekolah Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten Provinsi Uraian 4 5 6 Bulan: : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… Penerimaan (Debit) Pengeluaran (Kredit) Saldo 7 Tanggal No. Bendahara/Guru ( …………………………… ) NIP ( …………………………… ) NIP . Bukti 1 2 3 Mengetahui Kepala Sekolah ……. Kode No. ……… 20….

Bukti Saldo 11 1 2 3 Penerimaan (Debit) PPh 21 PPh 22 6 7 Pengeluaran (Kredit) 10 Mengetahui Kepala Sekolah Bendahara Sekolah …………………………….. NIP ……………………………. NIP 91 91 .. Kode No.BUKU PEMBANTU PAJAK Bulan : Formulir BOS-K6 Diisi oleh Bendahara Disimpan di sekolah Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten Provinsi Uraian 4 PPN 5 PPh 23 8 : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… Tanggal No.

...........4 6..1 5.3....2. 2 2...2.2... dst Program Ekstrakurikuler Penyusunan Program Ekstrakurikuler Pelaksanaan Ekstrakuriler Kepramukaan .3 6...1 2. 4 4.2..... dst Pembinaan Tenaga Kependidikan : Pembinaan Tenaga Ketatausahaan Pembinaan Tenaga Perpustakaan .1 6.2 4..2.. Kota ..2 5..1....2 3.. 7 7.1..1 6.2 2.. dst Pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan Pembinaan Guru di Gugus : Peningkatan Kualitas Guru Kelas.1. Kode 1 Penerimaan Penggunaan Dana : I 1 1... Program Kesiswaan : Penyusunan Program Kesiswaan Pelaksanaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) .2. 5.1 3.... dst Kegiatan Hubungan Masyarakat Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Penyusunan Leaflet .1 5.3 3.1 3. 6....1 3..3. dst Pengembangan standar pembiayaan Kegiatan Rumah Tangga Sekolah... Daya dan Jasa Konsumsi Guru / Pegawai Konsumsi Tamu .2.2 4.1..... dst : : : : Formulir BOS-K7 Diisi oleh Sekolah Dikirim ke Tim Manajemen BOS KabKota Penggunaan dana per sumber dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Bantuan Sumber Pendapatan Pusat Provinsi Kab/Kota Lainnya Lain 4 Uraian Kegiatan 2 Jumlah 3 Rutin 92 92 ... dst Kegiatan Pengelolaan Perkantoran Penyusunan Program Ketatausahaan Pengadaan sarana Pendukung Perkantoran .1 5.1 6....1....2 7....2 6....... Program Sekolah Pengembangan Kompetensi Lulusan Penyusunan Kompetensi Ketuntasan Minimal Penyusunan Kriteria Kenaikan Kelas Pelaksanaan Uji Coba UASBN/UN Tk.......1 4..1 4...1 3.3 5..1...2 6. 6.......3 2..3.2 3.REALISASI PENGGUNAAN DANA TIAP JENIS ANGGARAN TAHUN AJARAN …………... 4.....2.1.2 6.. dst Kegiatan Supervisi.2 5........2 5. Monitoring dan Evaluasi Supervisi Akademik ...1 7... dst Pengadaan dan Perawatan Meubelair : Meja Kursi Murid Meja Kursi guru ..2 1....2 5..... PERIODE TANGGAL : …………………...4. 5 5.. 3 3... 5..1....1...1 1.4....2 3...) Nama Sekolah Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi No.1.... dst Pengembangan standar pengelolaan Kegiatan Pengembangan Manajemen Sekolah Penyusunan Visi dan Misi Penyusunan Profil Sekolah .......2 6.......3...1..2 6.1.( Triwulan ke …... s/d …………………….....3.. Monitoring dan Evaluasi Penyusunan Program Supervisi.2. 6..........2 4.1 5...1.3.... dst.......... 3. dst Pengembangan sarana dan prasarana sekolah Pengadaan...1 4. Kecamatan Pelaksanaan Uji Coba UASBN/UN Tk...3 1...2.4 1. 3.4..3....2..3.1 6.... Pemeliharaan dan Perawatan Alat Kantor/Inventaris Sekolah : Mesin Tik Stensil/ Mesin Pengganda .. 6 6..3. Mata Pelajaran Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah ...2 3...... dst Pengembangan standar proses Kegiatan Pengelolaan Kegiatan Belajar Mengajar : Pengadaan Sarana Penunjang KBM (ATK KBM) Pengadaan Alat Pembelajaran (seluruh mapel termasuk OR) . dst Pengembangan standar isi Penyusunan Pembagian Tugas Guru dan Jadwal Pelajaran Penyusunan Program Tahunan Penyusunan Program Semester Penyusunan Silabus ..1 6.1...1 7. dst Pemeliharaan dan Perbaikan Gedung : Ruang kelas Ruang laboratorium ...2..1.4 2.

2 8........2 8.....3 Ulangan Akhir Semester 8...5.II Mengetahui Kepala Sekolah ..3 8.....2 Ulangan Tengah Semester 8.2 8....5 8.3...1 8..3...6.6 8.. dst Pelaksanaan penilaian Ulangan Harian Ulangan Tengah Semester Ulangan Akhir Semester Ulangan Kenaikan Kelas . 93 93 .5 Penyusunan Soal Ulangan Harian Ulangan Tengah Semester Ulangan Akhir Semester ......... dst Tindak lanjut hasil Penilaian Analisis Remedial Pengayaan Penilaian lainnya Portofolio Proyek Penugasan ...3 8.2 8. Belanja .2..2...1. dst Sub total Penggunaan Dana Penggunaan Dana Lainnya Belanja ...6. ...3 8...2..3 8.....20.1..4..No......2 8..... 8....1 2.3..1 8..3 Komite Sekolah …………………………… …………………………… NIP....5........ Bendahara 2 2.. 8.3...4..1..3 8...4 8.1 Ulangan Harian 8. Sub total Penggunaan Dana Lainnya Total Penggunaan Dana ( II = 1 + 2 ) SISA DANA = I ...6.. dst Inovasi Model Penilaian Workshop IHT Pelatihan Study banding .4.4 8..1.......2 8.....4 8.1 Penyusunan kisi-kisi : 8....1 8.3 8.....6... Kode 1 Penerimaan Penggunaan Dana : Uraian Kegiatan 2 Jumlah 3 Penggunaan dana per sumber dana Rutin Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Pusat Provinsi Kab/Kota 4 Bantuan Lain Sumber Pendapatan Lainnya 8 Pengembangan dan implementasi sistem penilaian 8. Belanja ..1 8.... .2.. …………………………… NIP.4 8.2 2.....6.....3.5.1 8.. dst 8.5..

Lampiran Formulir BOS K-7 Dibuat oleh Sekolah Dikirim ke Tim Manajemen BOS Kab/Kota

PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB
Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Jabatan Alamat : …………………………………………………………………………… : Kepala Sekolah ……………………………………………………….. : ……………………………………………………………………………

dengan ini menyatakan bahwa: 1. Belanja Bantuan Operasional Sekolah (BOS) telah digunakan dalam rangka mendukung operasional sekolah dan tidak untuk keperluan pribadi. 2. Penggunaan Belanja Bantuan Operasional Sekolah (BOS) adalah sebagai berikut:

No.
1 2 3 4

Waktu
Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV Jumlah

Penerimaan (Rp)

Penggunaan (Rp)

3. Apabila dikemudian hari pernyataan ini tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, saya bersedia dikenakan sanksi administrasi dan/atau dituntut ganti rugi dan/atau tuntutan lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan yang berlaku. Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya dan bermaterai cukup untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. (Nama Kabupaten/Kota), .........................20….. Kepala Sekolah………………….,
Materai Rp.6.000

...................................................... (Nama Lengkap & Stempel)

94 94

Formulir BOS-K7a Diisi oleh Sekolah Dikirim ke Tim Manajemen BOS KabKota

REKAPITULASI REALISASI PENGGUNAAN DANA BOS
PERIODE TANGGAL : …………………. s/d ……………………..( Triwulan ke …..)

Tahun ........

Nama Sekolah

:

Desa/Kecamatan :

Kab/Kota Provinsi

: :

No. Urut

Program/Kegiatan

Pengembangan Perpustakaan

Kegiatan penerimaan siswa baru

Kegiatan Kegiatan pembelajaran dan ulangan eskul siswa dan ujian

Penggunaan Dana BOS Pembelian Langganan Perawatan Pembayaran honorarium bulanan Pengembangan bahan habis daya dan jasa sekolah guru honorer dan tenaga profesi guru pakai kependidikan honorer Membantu siswa miskin

Pembiayaan pengelolaan BOS

Pembelian perangkat komputer

Biaya lainnya jika komponen 1 s.d. 12 telah terpenuhi

Jumlah

1.1 1.2 1.3 1.4 1.5 1.6 1.7 1.8

Pengembangan Kompetensi Lulusan Pengembangan standar isi Pengembangan standar proses Pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan Pengembangan sarana dan prasarana sekolah Pengembangan standar pengelolaan Pengembangan standar pembiayaan Pengembangan dan implementasi sistem penilaian

Menyetujui, Kepala sekolah

Bendahara/Penanggungjawab kegiatan

……………………. NIP. ................

……………………. NIP. ................

95 95

96 96
BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS)
Formulir BOS-K8 Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Kab/Kota Disampaikan kepada Tim Manajemen BOS Provinsi

REKAPITULASI LAPORAN PENGGUNAAN DANA KABUPATEN/KOTA ................................................... PROVINSI ...............................................

TAHUN ..........

No. Urut

Nama Sekolah

Pengembangan Perpustakaan

Kegiatan penerimaan siswa baru

Kegiatan Kegiatan pembelajaran dan ulangan eskul siswa dan ujian

Penggunaan Dana Pembelian Langganan Perawatan Pembayaran honorarium bulanan Pengembangan bahan habis daya dan jasa sekolah guru honorer dan tenaga profesi guru pakai kependidikan honorer Membantu siswa miskin Pembiayaan pengelolaan BOS Pembelian perangkat komputer Biaya lainnya jika komponen 1 s.d. 12 telah terpenuhi

Jumlah

Ketua Tim BOS Kab/Kota ....................................

……………………. NIP. ................

..........a) Rp ....................................... 97 97 ... TRIWULAN : ........................ Rp .. Rp ......... Selisih kurang : jika dana di KUD lebih kecil dari kebutuhan riil SD ( i = a ...... SMP ( h = f ........ TAHUN ........ NIP.................. (e) SMP Rp ...............f) Rp .(f) (b) (c) (d) Jumlah dana yang ada di KUD Sisa dana periode sebelumnya Transfer KUN ke KUD periode ini Total dana yang ada di KUD Selisih Lebih : jika dana di KUD lebih besar dari kebutuhan riil SD ( g = e ..............................Formulir BOS-K9 Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Provinsi Disampaikan kepada Tim Manajemen BOS Pusat LAPORAN REALISASI PENYERAPAN DANA BOS UNTUK DAERAH NON TERPENCIL PROVINSI ......................................... ...... Rp ..................................... Rp ....... Kebutuhan Riil Jumlah dana yang ditransfer oleh BUD ke sekolah (Rp) SD 7 SMP 8 No SD 3 SMP 4 SD 5 = (3 x Unit Cost) SMP 6 = (4 x Unit Cost) Kabupaten/Kota Jumlah siswa Jumlah dana 1 2 Total (a) SD Rp .. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi ...b) Rp ....e) Rp . SMP ( j = b .

... Rp ........... .................................... (e) SMP Rp ... SMP ( j = b .............................e) Rp ... Rp .................... .......... Rp ........98 98 Formulir BOS-K9a Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Provinsi Disampaikan kepada Tim Manajemen BOS Pusat LAPORAN REALISASI PENYERAPAN DANA BOS UNTUK DAERAH TERPENCIL PROVINSI .. SMP ( h = f .. NIP......(f) (b) (c) (d) Jumlah dana yang ada di KUD Sisa dana periode sebelumnya Transfer KUN ke KUD periode ini Total dana yang ada di KUD Selisih Lebih : jika dana di KUD lebih besar dari kebutuhan riil SD ( g = e .......f) Rp ...........a) Rp ................ Kebutuhan Riil Jumlah dana yang ditransfer oleh BUD ke sekolah (Rp) SD 7 SMP 8 No Kabupaten/Kota Jumlah siswa SD 3 SMP 4 SD 5 = (3 x Unit Cost) SMP 6 = (4 x Unit Cost) Jumlah dana 1 2 Total (a) SD Rp .............................. Selisih kurang : jika dana di KUD lebih kecil dari kebutuhan riil SD ( i = a ....................... Rp ..... Kepala Dinas Pendidikan Provinsi .................. TAHUN ...... SEMESTER : .......b) Rp ..............

..... TAHUN ......... ……………………............ NIP.......d...... No..................... ............ 99 99 ....... Urut Kabupaten/Kota Pengembangan Perpustakaan Kegiatan penerimaan siswa baru Kegiatan Kegiatan pembelajaran dan ulangan eskul siswa dan ujian Penggunaan Dana Pembelian Langganan Perawatan Pembayaran honorarium bulanan Pengembangan bahan habis daya dan jasa sekolah guru honorer dan tenaga profesi guru pakai kependidikan honorer Membantu siswa miskin Pembiayaa n pengelolaa Pembelian perangkat komputer Biaya lainnya jika komponen 1 s....................... 12 telah terpenuhi Jumlah Ketua Tim BOS Provinsi ..........BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) Formulir BOS-K10 Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Provinsi Disampaikan kepada Tim Manajemen BOS Pusat REKAPITULASI LAPORAN PENGGUNAAN DANA PROVINSI ......

................100 100 Formulir BOS-K11 Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Pusat Disampaikan kepada Menteri REKAPITULASI LEBIH/KURANG ALOKASI DANA BOS UNTUK DAERAH NON TERPENCIL TRIWULAN : ....n Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar .... TAHUN ........................ .................. ............. Dana yang tersedia di KUD SD SMP SD SMP SD Kebutuhan Riil Lebih/Kurang Salur SMP No Provinsi Total a......... NIP.........................

................n Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar ..... 101 101 .............. Dana yang tersedia di KUD SD SMP SD SMP Kebutuhan Riil Lebih/Kurang Salur SD SMP No Provinsi Total a... ...Formulir BOS-K11a Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Pusat Disampaikan kepada Menteri REKAPITULASI LEBIH/KURANG ALOKASI DANA BOS UNTUK DAERAH TERPENCIL TRIWULAN : ....... NIP............................................ TAHUN .....................

.... Urut Provinsi Pengembangan Perpustakaan Kegiatan penerimaan siswa baru Kegiatan Kegiatan pembelajaran dan ulangan eskul siswa dan ujian Penggunaan Dana Pembelian Langganan Perawatan Pembayaran honorarium bulanan Pengembangan bahan habis daya dan jasa sekolah guru honorer dan tenaga profesi guru pakai kependidikan honorer Membantu siswa miskin Pembiayaa n pengelolaa Pembelian perangkat komputer Biaya lainnya jika komponen 1 s...d. NIP...... MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA. TTD MOHAMMAD NUH ... .................102 102 BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) Formulir BOS-K12 Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Pusat Disampaikan kepada Menteri REKAPITULASI LAPORAN PENGGUNAAN DANA TAHUN ....................................... 12 telah terpenuhi Jumlah Direktur Jenderal Pendidikan Dasar . No..................

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful