P. 1
Danau Ekoper Presentation

Danau Ekoper Presentation

|Views: 53|Likes:
Dipublikasikan oleh Ghina Nafisah
EKOLOGI PERAIRAN
EKOLOGI PERAIRAN

More info:

Published by: Ghina Nafisah on Mar 12, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/12/2013

pdf

text

original

DANAU

MATA KULIAH EKOLOGI PERAIRAN

PEFI FIRMAN NURLAILUDIN (230110110030) KELAS : PERIKANAN B
FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS PADJADJARAN JATIANGOR – SUMEDANG 2012

EKOLOGI PERAIRAN  DANAU

Danau

Danau merupakan bentuk perairan menggenang yang cukup luas yang terjadi secara alami karena fenomena alam. Sedangkan perairan menggenang lainnya yg mirip dengan danau namun merupakan buatan manusia disebut waduk. Danau maupun waduk merupakan ekoseistem terbuka yang didalam terdapat komponen biotic maupun abiotik yang saling mempengaruhi (Odum, 1971). Asal kejadian danau Khususnya di Indonesia dapat dikelompokkan ke dalam beberapa tipologi yaitu tektonik, tektonik-vulkanik, vulkanik, kawah, kaldera, sesar lingkar-kaldera, paparan banjir, oksbow, longsoran, pelarutan dan morain/gletser.

Karakteristik morfometri danau yang menunjukkan kondisi komponen ekosistem abiotik sebagai habitat kehidupan kelompok biota di air danau, sangat berkaitan dengan komponen ekosistem biotik. Morfometri perairan menentukan karakteristik utama danau yang membedakannya dengan perairan menggenang lain, yaitu:

1. 2. 3. 4.

5. 6. 7.

8.
9.

Tepi perairan Kedalaman Fluktuasi muka air Daerah sururan (draw – down) Daerah tangkap air Jumlah teluk Garis pantai Masa simpan air Pengeluaran air

Zonasi Perairan Danau

a.

b.

c. d.

Terdapat zona-zona primer secara umum, berdasarkan habitat hidup pada habitat danau (lentik), antara lain : Zona Litoral Zona Limnetik / Pelagis Zona Profundal Zona Sublitoral

Keterangan : LCL = Light Compensation Level = Intensitas cahaya matahari ± 1% dari intensitas cahaya penuh.

Zona Intensitas Cahaya Danau
Berdasarkan besarnnya intensitas cahaya matahari yang masuk, perairan dibagi menjadi 3 zona yaitu: a. Zona Eufotik / Fotik Merupakan bagian perairan, dimana cahaya matahari masih dapat menembus wilayah tersebut. b. Zona Afotik Merupakan bagian perairan yang gelap gulita karena cahaya matahari tidak dapat menembus daerah ini. c. Zona Mesofotik / Kompensasi Bagian perairan yang berada diantara zona fotik dan afotik atau dikenal sebagai daerah remang

Biota di Berbagai Zona Danau
 a.

b.

c.

d.

Biota air danau terdiri dari : Plankton (P) yaitu organisma renik tumbuhan dan hewan yang hidup melayang di perairan; Makrofita (M) yaitu tumbuhan air mengapung, tenggelam, melayang dan tumbuh di permukaan, dasar, dan pinggir perairan; Benthos (B) yaitu hewan yang hidup di dasar perairan; dan Nekton (N) yaitu hewan termasuk ikan dan udang yang hidup dalam air.

Sifat Komunitas Biota di Zona Danau
A. Sifat Komunitas di Zona Litoral 1. Produsen terdapat dua tipe : Tumbuhan berakar & Fitoplankton. 2. Konsumen : Perifiton, Bentos, Nekton, Zooplankton, Neuston. B. Sifat Komunitas di Zona Limnetik / Pelagis 1. Produsen : Fitoplankton (Diatomae, Chlorophyta, Dinoflagellata). 2. Konsumen : Zooplankton, Nekton C. Sifat Komunitas di Zona Profundal 1. Kamunitas utama : Bakteri & Jamur 2. Kelompok konsumen : Cacing darah & Annelida, kerang Kecil, Larva phantom Cahaya merupakan faktor pembatas, keanekaragaman kehidupan rendah, Organisme terbanyak adalah holoplankton,

Kategori Danau, menurut Odum (1971):
1. Danau Oligotrofik danau dengan kandungan nutrient sedikit. 2. Danau Mesotrofik danau dengan kandungan nutrient sedang. 3. Danau Eutofik danau dengan kandungan nutrient tinggi.

Stratifikasi Suhu Air Danau

1.

2.

3.

Perbedaan kepadatan (berat jenis) air yang disebabkan perbedaan suhu dapat menghasilkan Stratifikasi (lapisan massa air) yang akan mempengaruhi Pola Sirkulasi Air. Stratifikasi danau/waduk menurut Goldman dan Horne (1983): Epilimnion. Lapisan air paling atas, lebih panas dan kurang padat. Metalimnion / Thermoklin. Batas antara Epilimnion dan hipolimnion, sering disebut daerah termoklin. Hypolimnion. Lapisan di bawah epilimnion, lebih dingin dan padat.

Stratifikasi Termal di Daerah Sedang / Temperate, 4 Musim :

 

Musim Panas : Periode Stagnasi Musim Panas. Musim Gugur : Pengembalian (turn over) musim gugur. Musim Dingin : Permukaan air membeku. Musim Semi : Pengembalian (turn over) musim semi.

Stratifikasi Termal di Daerah Tropika :

Danau di tropika mempunyai suhu permukaan yang hangat (20-30 0C). Terjadi penurunan suhu dengan bertambahnya kedalaman, sehingga terdapat perbedaan kerapatan massa air yang menyebabkan stratifikasi yang mantap sepanjang tahun. Sirkulasi umumnya tidak teratur dan biasanya terjadi pada musim yang lebih sejuk (musim hujan).

Fungsi dan Manfaat Danau
 

Air baku untuk penduduk di sekitarnya Pertanian untuk penduduk yang berkebun di sempadan danau, atau air irigasi di hilir danau Perikanan tangkap dan perikanan budidaya di danau atau pada sungai/ saluran air yang berasal dari danau Sumber daya tenaga listrik atau PLTA, baik yang dibangun pada outlet danau ataupun pada sungai yang keluar dari danau. Pengendalian banjir, karena menyimpan air diwaktu musim hujan Pariwisata bagi penduduk di sekitarnya maupun wisatawan domestik dari daerah lain, serta wisatawan asing Sumber plasma nuftah; tempat berlangsungnya siklus hidup jenis flora dan fauna yang penting Reservoir alam tempat penyimpanan kelebihan air yang berasal dari air hujan, aliran permukaan, sungai-sungai atau sumber-sumber air bawah tanah; juga berfungsi sebagai pengendali banjir Memelihara iklim mikro, dimana keberadaan ekosistem danau dapat mempengaruhi kelembaban dan tingkat curah hujan setempat Sarana pendidikan, rekreasi dan objek wisata

TERIMA KASIH

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->