P. 1
Rangkuman Materi Ujian Nasional Ilmu Pengetahuan Alam Tingkat SMP/MTs

Rangkuman Materi Ujian Nasional Ilmu Pengetahuan Alam Tingkat SMP/MTs

|Views: 130|Likes:
Dipublikasikan oleh Antonius Kevin Arlen
Rangkuman Materi Ujian Nasional Ilmu Pengetahuan Alam Tingkat SMP/MTs berdasarkan SKL menurut KTSP.
Rangkuman Materi Ujian Nasional Ilmu Pengetahuan Alam Tingkat SMP/MTs berdasarkan SKL menurut KTSP.

More info:

Published by: Antonius Kevin Arlen on Mar 12, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/10/2015

pdf

text

original

Sections

DILENGKAPI SKL DAN TIPS UAN

RANGKUMAN UJIAN NASIONAL 2010 SEKOLAH MENENGAH PERTAMA IPA TERPADU
Antonius Kevin Arlen

ASLI Bila ada tanda tangan penulis dengan pen biru Rp 15.000,00

Rangkuman Ujian Nasional 2010 Sekolah Menengah Pertama IPA Terpadu
Penyusun, Tata Letak, dan Penerbit: Antonius Kevin Arlen Redaksi: Jl. Kober no. 9 Pondok Cina, Depok 16424 Telp. (021) 7863928 E-mail: kevinarlen@gmail.com Situs: kevinarlen.tk Cetakan ketiga, 2010 Hak cipta dilindungi undang-undang

Pujian atas Rangkuman Ini
“Okelah untuk bisnis sejak dini, isinya baik” – Timothy Kurnia “Bagus, isinya lengkap” – Samuel Dharmawan

Daftar Isi

Sekapur Sirih.................................................................................................................................................... 2 SKL 1 ................................................................................................................................................................... 3 SKL 2 ................................................................................................................................................................... 5 SKL 3 ................................................................................................................................................................... 7 SKL 4 ................................................................................................................................................................. 11 SKL 5 ................................................................................................................................................................. 15 SKL 6 ................................................................................................................................................................. 19 SKL 7 ................................................................................................................................................................. 21 SKL 8 ................................................................................................................................................................. 25 SKL 9 ................................................................................................................................................................. 33 SKL 10 ............................................................................................................................................................... 39 Daftar Pustaka ............................................................................................................................................... 40 Catatan ............................................................................................................................................................. 40

Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen

1

Sekapur Sirih

Puji syukur dipanjatkan kepada Tuhan atas karunia-Nya dapat terbitlah buku ini. Salah
satu kegunaan hasil Ujian Nasional adalah sebagai penentu kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan. Hal ini sering menjadi kegelisahan dan kekhawatiran para peserta didik. Ketakutan tidak lulus sering dirasakan oleh peserta didik yang akan menempuh Ujian Nasional dan Ujian Sekolah. Buku ini menyajikan daftar Standar Kompetensi Kelulusan (SKL) pelajaran IPA Terpadu sesuai KTSP, Ringkasan Materi, dan Tips UAN untuk UAN tahun 2010. Daftar Standar Kompetensi Kelulusan (SKL) dibuat sesuai kisi-kisi yang berlaku pada pelajaran IPA Terpadu secara sistematis. Ringkasan Materi disajikan per-pokok bahasan. Dengan rangkuman peserta didik diharap dapat mengingat materi yang akan diujikan. Tip-Uan memuat berbagai cara menghadapi soal UAN. Selamat belajar dan selamat meraih kesuksesan dalam Ujian Nasional! Depok, Maret 2010 Penulis

Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen

2

SKL 1
No 1 Standar Kompetensi Kelulusan Kemampuan yang Diuji Melakukan pengukuran dasar secara teliti dengan menggunakan alat ukur yang sesuai dan sering Menentukan besaran fisika dan satuan yang sesuai digunakan dalam kehidupan sehari-hari Membaca alat ukur

Menentukan besaran fisika dan satuan yang sesuai Rangkuman:
Besaran: sesuatu yang dapat diukur, memiliki satuan, dan dinyatakan dengan angka. Terdiri dari: 1) Besaran pokok: telah ditetapkan dan tidak diturunkan dari besaran lain.
No 1 2 3 4 5 6 7 Besaran Pokok Panjang Massa Waktu Suhu Kuat arus Intensitas cahaya Jumlah zat Satuan Meter Kilogram Sekon Kelvin Ampere Candela Mol Lambang Satuan m kg s K A Cd Mol Alat Ukur Mistar Neraca Stopwatch Termometer Amperemeter

2) Besaran turunan

Membaca alat ukur Rangkuman:
1) Pengukuran panjang: a) Mistar: Alat ukur dengan ketelitian 1 mm.

Panjang benda diatas adalah 5 cm b) Jangka sorong: Alat ukur dengan ketelitian 0,1 mm. Cara membaca: Melihat 0 skala nonius terletak pada angka berapa di skala tetap. Melihat angka skala nonius yang berimpit dengan skala tetap. Menjumlahkan skala tetap dan nonius.
2,5 2,57 cm

Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen

3

c) Mikrometer sekrup: Alat ukur dengan ketelitian 0,01 mm. Cara membaca: Menentukan skala utama (9,5 mm) Menentukan garis yang sejajar dengan skala utama pada skala putar (0,15 mm) Menjumlahkan keduanya. 2) Pengukuran massa: a) Neraca Ohauss 3 lengan:

Massa benda itu sebesar 442,4 gr. 3) Pengukuran volume: a) Gelas ukur:

Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen

4

SKL 2
No Standar Kompetensi Kelulusan Kemampuan yang Diuji Menentukan salah satu variabel dari rumus massa jenis Menerapkan konsep zat dan kalor serta Menjelaskan pengaruh suhu dan kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari pemuaian dalam kehidupan sehari-hari Menentukan salah satu variabel dari rumus kalor

2

Menentukan salah satu variabel dari rumus massa jenis Rangkuman:
= massa jenis atau m = massa (kg atau gr) V = volume (m3 atau cm3) (kg/m3 gr/cm3)

TIP-UAN
1 gr/cm3 = 1000 kg/m3 1 kg/m3 = 1. 10-3 gr/cm3

Menjelaskan pengaruh suhu dan pemuaian dalam kehidupan sehari-hari Rangkuman:
Pemanfaatan pemuaian benda: 1) Pemasangan kaca jendela rumah agak longgar TIP-UAN karena koefisien muai kaca lebih besar daripada kayu. Grafik anomali air 2) Pemasangan sambungan rel kereta api memerlukan celah agar tidak bengkok, jika suhu meningkat, batang rel akan bertambah panjang. 3) Pemasangan bingkai besi pada roda pedati, besi harus dipanaskan agar lebih besar daripada tempatnya, dan kuat saat suhu mendingin. 4) Pemasangan jaringan listrik dan telepon, dari satu tiang ke tiang lain harus dipasang kendur hingga pada malam hari kawat tidak mudah putus saat suhu rendah (menyusut). 5) Keping bimetal, saat suhu naik TIP-UAN akan membengkok ke arah koefisien muai panjang yang lebih C B A B kecil. Pemanfaatannya untuk Urutan koefisien muai dari yang terkecil ke termostat, termometer bimetal, terbesar: A – B – C lampu sein, sakelar termal, dll. (UAN 2008 dan 2009)

Menentukan salah satu variabel dari rumus kalor
Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen 5

Rangkuman:
Perpindahan kalor: 1) Konduksi: perpindahan kalor melalui zat perantara tanpa diikuti perpindahan zat perantara, contoh: penggunaan setrika, pada logam. 2) Konveksi: perpindahan kalor diikuti perpindahan partikel zatnya, contoh: memasak air. 3) Radiasi: perpindahan kalor tanpa melalui medium (zat perantara), contoh: sinar matahari, api unggun yang membuat udara hangat.

Kalor Suhu berubah (wujud tetap) Wujud berubah (suhu tetap) H=mc

Rumus Q=mc Q=H t Q=mL Q=mU

Keterangan Q = kalor (Joule) m = massa (kg) t = perubahan suhu (°C) c = kalor jenis (J/kg°C) H = kapasitas panas L/U = kalor lebur/uap (J/kg)

Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen

6

SKL 3
No Kemampuan yang Diuji Membedakan jenis garis lurus dan mengidentifikasi terjadinya gerak tersebut dalam kehidupan sehari-hari Menentukan variabel dari rumus tekanan pada suatu zat Menjelaskan dasar-dasar mekanika (gerak, gaya, usaha, dan energi) serta penerapannya Menyebutkan perubahan energi pada suatu alat dalam dalam kehidupan sehari-hari kehidupan sehari-hari Menentukan besaran fisika pada usaha dan energi Mengidentifikasi jenis-jenis pesawat sederhana serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari Standar Kompetensi Kelulusan

3

Membedakan jenis garis lurus dan mengidentifikasi terjadinya gerak tersebut dalam kehidupan sehari-hari Rangkuman:
Kecepatan: perpindahan yang ditempuh tiap satuan waktu. v = kecepatan (m/s) s = jarak (m) t = waktu (s) Gerak lurus beraturan: benda bergerak tetap dengan kecepatan tetap v

t Gerak lurus berubah beraturan: gerak benda di lintasan lurus yang kecepatannya berubah teratur per detik. dipercepat

Penerapan GLBB di kehidupan sehari-hari: 1) Benda jatuh bebas Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen 7

2) Gerak penerjun payung 3) Gerak benda dilempar ke bawah Ticker timer: 1) Hasil ketikan ticker timer pada GLB: 2) Hasil ketikan ticker timer pada GLBB diperlambat (UAN 2009):

Menentukan variabel dari rumus tekanan pada suatu zat Rangkuman:
Tekanan pada zat padat dan hukum Pascal: 1 2 1 2 P = tekanan (N/m2) F = gaya tekan (N) A = luas bidang tekan (m2) Tekanan hidrostatis:

Mesin hidrolik

Ph = ρ g h

Ph = tekanan hidrostatis air setinggi h (N/m2) ρ = massa jenis zat cair (kg/m3) g = percepatan gravitasi bumi (m/s2) h = kedalaman zat cair (m) Tekanan pada zat gas dan hukum Boyle:

TIP-UAN
Tekanan terbesar adalah pada benda yang luas bidang alasnya terkecil, misalnya kerucut terbalik.

P1 V1 = P2 V2

P = tekanan (atm) V = volume (m3)

Menyebutkan perubahan energi pada suatu alat dalam kehidupan sehari-hari Rangkuman:
1) Listrik  Kalor: setrika listrik, solder, kompor listrik 2) Gerak  Kalor: tumbukan pada benda 3) Kimia  Kalor: akumulator, baterai 4) Gerak  Listrik: dinamo sepeda, generator, kincir pembangkit listrik 5) Gerak  Bunyi: bedug masjid, memukul palu 6) Listrik  Cahaya: lampu 7) Listrik  Kinetik: kipas angin 8) Listrik  Bunyi: radio, bel listrik

TIP-UAN

h = 70 – 25 = 45 cm (UAN 2008)

Menentukan besaran fisika pada usaha dan energi Rangkuman: .
Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen 8

Usaha: proses melakukan pemindahan kedudukan suatu benda. W = usaha (Joule) F = gaya (N) s = jarak perpindahan (m) Energi kinetik: energi yang dimiliki benda yang bergerak.

TIP-UAN
Ketika benda jatuh mendekati muka bumi: Ep semakin kecil Ek semakin besar

Ek = energi kinetik (J) m = massa (kg) v = kecepatan gerak (m/s2) Energi potensial: energi yang dimiliki benda karena kedudukannya. Ek = energi potensial (J) h = ketinggian (m) Energi mekanik m = massa (kg)

g = percepatan gravitasi (m/s2)

Ep + Ek = Etotal

Gaya: dorongan atau tarikan yang bekerja pada benda. 1) Resultan gaya searah: R = F1 + F2 2) Resultan dua gaya berlawanan arah: R = F1 – F2 Berat: gaya yang bekerja pada benda yang bermassa. w = gaya berat (N atau dyne) m = massa (kg) Daya: usaha tiap satuan waktu g = percepatan gravitasi (m/s2)

P = daya (Watt atau J/s)

W = usaha (Joule)

t = waktu (s)

Mengidentifikasi jenis-jenis pesawat sederhana serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari Rangkuman:
Pesawat sederhana: alat bantu memudahkan pekerjaan manusia. Tuas

F = gaya kuasa (N)

w = gaya beban (N)

Lk = lengan kuasa

Lb = lengan beban (m) 9

Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen

Keuntungan mekanis tuas:

Jenis tuas: 1) Jenis I: kuasa – penumpu – beban, contoh: gunting, tang. 2) Jenis II: penumpu – beban – kuasa, contoh: pembuka tutup botol, gerobak dorong. 3) Jenis III: penumpu – kuasa – beban, contoh: steples, tangan yang membawa beban. Bidang miring: permukaan datar yang bersudut untuk memudahkan mengangkat beban, contoh: baji, sekrup, kapak. Katrol

Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen

10

SKL 4
No Kemampuan yang Diuji Menentukan salah satu besaran fisika pada getaran dan gelombang Memahami konsep-konsep dan penerapan getaran, gelombang, bunyi, dan optik dalam Menjelaskan ciri dan sifat-sifat bunyi serta pemanfaatannya produk teknologi sehari-hari Menentukan berbagai besaran fisika jika benda diletakkan di depan lensa atau cermin Menentukan besaran-besaran pada alat optik dan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari Standar Kompetensi Kelulusan

4

Menentukan salah satu besaran fisika pada getaran dan gelombang Rangkuman:
Getaran: gerak bolak-balik secara urut oleh benda terhadap titik seimbang 1 getaran: gerakan dari titik setimbang ke arah kedua simpangan dan kembali ke titik setimbang (O-B-O-A-O atau O-A-O-B-O)

A

O

B A O B

Amplitudo: jarak simpangan terjauh/terbesar (OA atau OB) Simpangan: jarak kedudukan titik yang bergetar terhadap titik setimbang Frekuensi atau bilangan getar (f): banyak getaran dalam 1 detik, satuannya hertz Periode atau waktu getar (T): waktu untuk membuat 1 getaran sempurna. atau Gelombang : rambatan energi getaran Gelombang menurut mediumnya dibedakan menjadi: a) Mekanik: memerlukan media untuk merambat, contohnya tali, bunyi, slinky. a) Longitudinal: arah rambat searah dengan arah getarnya, terdiri dari rapatan dan renggangan, contoh slinki dan bunyi.

b) Transversal: arah rambat tegak lurus dengan arah getaran, terdiri dari 3 simpul dan 2 perut, contoh senar gitar, tali yang digoyangkan ujungnya dan diikat ujang satunya, gelombang laut, listrik.

Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen

11

b) Elektromagnetik: tidak perlu media untuk merambat, contoh: cahaya, gelombang radio/TV, sinar X Panjang gelombang (lambda = ): jarak yang ditempuh gelombang dalam 1 periode

Menjelaskan ciri dan sifat-sifat bunyi serta pemanfaatannya Rangkuman:
Bunyi adalah gelombang longitudinal dan mekanik Syarat bunyi terdengar: ada sumber, ada pendengar, ada media rambatan, dan frekuensi yang sesuai (audiosonik). Batas-batas pendengaran: 1) Audiosonik: batas pendengaran manusia (20-20000 Hz) 2) Infrasonik: frekuensinya <20 Hz; dapat didengar jangkrik dan anjing; contoh : gempa, gunung berapi, vibrasi mesin berat 3) Ultrasonik : frekuensinya >20000 Hz; dapat didengar ngengat, paus, burung hantu. Dapat dihasilkan kelelawar dan lumba-lumba. Ultrasonik di kehidupan sehari-hari dimanfaatkan untuk: a) Kedokteran, untuk diagnosa, pengobatan, menghancurkan tumor dan batu ginjal, mempelajari bagian tubuh yang tidak boleh terkena sinar X, contohnya janin b) Membunuh bakteri dalam makanan yang akan diawetkan c) Membuat campuran logam agar rata d) Remote control e) Mengukur kedalaman laut f) Pembuatan kacamata orang buta g) Mendeteksi karat/korosi di logam h) Mengetahui bayi dalam kandungan dengan USG (ultra sonografi) 4) Supersonik : kecepatan benda yang melampaui kecepatan bunyi Fathometer: pengukur dalamnya laut, menghasilkan bunyi ultrasonik berupa pulsa. Tinggi rendah bunyi dipengaruhi frekuensi sumber. Kuat lemah bunyi ditentukan amplitudonya. Intensitas bunyi : energi yang dimiliki suatu bunyi, satuannya Bell atau desiBell (dB). Nada: bunyi beraturan yang memiliki tetap atau berubah secara teratur. Desah: bunyi yang tidak beraturan Tangga nada: deretan nada-nada dengan perbandingan yang teratur Interval: perbandingan nada yang tinggi terhadap nada yang rendah. Timbre (warna bunyi): bunyi tambahan yang dihasilkan sumber bunyi Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen 12

Resonansi: peristiwa bergetarnya benda dan pertambahan amplitudo getaran akibat getaran benda lain didekatnya. Syarat resonansi: berfrekuensi sama, selaput tipis, ruang udara yang panjangnya kelipatan ganjil dari lambda bunyi. Contoh alat beresonansi: gitar, radio, piano, kendang, seruling, biola, beduk. Macam bunyi pantul: 1) Gema: bunyi pantul yang terdengar setelah bunyi asli. 2) Gaung/kerdam: bunyi pantul yang sebagian terdengar bersamaan dengan bunyi asli. Bunyi pantul dapat memperkuat bunyi asli bila jarak dinding pemantul sangat dekat. Manfaat bunyi pantul: pengukuran jarak (misalnya di tebing), menentukan cepat rambat bunyi di udara, mendeteksi lapisan batuan pengandung minyak bumi, menyelidiki kerusakan logam, mengukur ketebalan logam dan kedalaman laut. (UAN 2009) Pengukuran kedalaman laut dan panjang lorong gua: d = kedalaman (m) v = kecepatan bunyi (m/s) t = waktu (s)

Menentukan berbagai besaran fisika jika benda diletakkan di depan lensa atau cermin Rangkuman:
So = jarak benda ke cermin Si = jarak bayangan ke cermin F = jarak fokus ke cermin R = jari-jari M = perbesaran bayangan ho = tinggi benda hi = tinggi bayangan Si (+) bila bayangan nyata di depan cermin dan di belakang lensa TIP-UAN Si (-) bila bayangan maya di belakang cermin dan di Di senter, bola lampu kecil depan lensa diletakkan di titik fokus cermin R dan f (+) untuk cermin cekung dan lensa cembung R dan f (-) untuk cermin cembung dan lensa cekung cekung agar sinar yang Sifat bayangan cermin datar: terpantul sejajar ke tempat 1) Sama tegak jauh. 2) Bersifat maya/semu (UAN 2008) 3) Jarak bayangan ke cermin sama dengan jarak

benda ke cermin 4) Tinggi dan besar bayangan sama dengan tinggi dan besar benda 5) Posisi bayangan berlawanan dengan bendanya. Sifat bayangan cermin cekung: 1) Jika benda berada di ruang I, maka bayangan berada di ruang IV. Sifat bayangannnya adalah maya, tegak, dan diperbesar. 2) Jika benda berada di ruang II, maka bayangan berada di ruang III. Sifat bayangannnya adalah nyata, terbalik, dan diperbesar. 13

Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen

3) Jika benda benda berada di ruang III, maka bayangan berada di ruang II. Sifat bayangannya adalah nyata, terbalik, dan diperkecil. Sifat bayangan cermin cembung: maya, tegak, diperkecil. Sifat bayangan lensa cekung: maya, tegak, diperkecil. Sifat bayangan lensa cembung: 1) Jika benda di ruang I, bayangan maya, tegak, diperbesar. 2) Jika benda di ruang II, bayangan nyata, terbalik, diperbesar. 3) Jika benda di ruang III, bayangan nyata, terbalik, diperkecil.

Menentukan besaran-besaran pada alat optik dan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari Rangkuman:
P = kekuatan lensa (dioptri) f = titik fokus lensa (cm) n = jarak mata normal Punctum proximum = titik terdekat mata Punctum remotum = titik terjauh mata Cacat mata rabun jauh (miopi): titik jauh bergeser mendekati mata (UAN 2009) Dapat diobati kaca mata lensa cekung (-).

Cacat mata rabun dekat (hipermetropi): titik dekat mata menjauhi mata Dapat diobati kaca mata lensa cembung (+).

Cacat mata tua (presbiopi) Dapat diobati kaca mata rangkap (bifokal) Fungsi bagian-bagian kamera: 1) Lensa: memfokuskan bayangan 2) Diafragma: mengatur cahaya yang masuk 3) Film: menangkap bayangan yang dibentuk lensa.

Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen

14

SKL 5
No Kemampuan yang Diuji Menjelaskan terjadinya gejala listrik statis serta menentukan jenis muatan Menentukan besaran fisika pada Memahami konsep kelistrikan dan berbagai bentuk rangkaian kemagnetan serta penerapannya dalam listrik Menentukan besarnya energi kehidupan sehari-hari dan daya listrik dalam kehidupan sehari-hari Menjelaskan cara pembuatan magnet serta menentukan kutub yang dihasilkan Standar Kompetensi Kelulusan

5

Menjelaskan terjadinya gejala listrik statis serta menentukan jenis muatan Rangkuman:
Jenis muatan listrik: 1) Penggaris plastik digosok wol atau rambut, terjadi perpindahan elektron dari wol ke penggaris hingga penggaris kelebihan elektron. Penggaris bermuatan listrik (-) 2) Kaca digosok kain sutera, elektron kaca pindah TIP-UAN ke sutera hingga kaca kekurangan elektron. Kaca bermuatan listrik (+) Prinsip kerja elektroskop: Benda bermuatan didekatkan ke kepala Agar gaya elektrostatis makin elektroskop, terjadi induksi (pemisahan muatan besar, yang harus dilakukan karena benda lain yang bermuatan), maka jenis adalah memperkecil jarak muatan yang berbeda dengan benda itu mengumpul di kepala elektroskop, sedangkan yang sejenis antar kedua muatan mengalir ke daun foil, hingga daun mengembang.

Menentukan besaran fisika pada berbagai bentuk rangkaian listrik Rangkuman:
Rangkaian listrik Pada rangkaian listrik tertutup arus listrik dapat mengalir melalui rangkaian hingga lampu menyala. Pada rangkaian terbuka tidak dapat mengalir hingga lampu tak menyala. Kuat arus listrik + + -

Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen

15

TIP-UAN
Contoh alat yang menggunakan prinsip elektromagnet: bel listrik, telegraf, dan relai

Arah arus listrik dan arus elektron berlawanan. Kuat arus diukur dengan amperemeter. Tegangan listrik dan Hukum Ohm

Pengukuran tegangan jepit (GGL) menggunakan voltmeter. Hukum Kirchoff I1 = I2 + I3

Susunan komponen listrik dalam rangkaian 1) Rangkaian seri 2) Rangkaian pararel

Menentukan besarnya energi dan daya listrik dalam kehidupan seharihari Rangkuman:
Energi listrik W = energi listrik (J) Daya listrik V = beda potensial (V) P = daya listrik (Watt) Menghitung pemakaian energi listrik Contoh soal: Dalam satu rumah terdapat 4 lampu 20 W, 2 lampu 10 W, 3 lampu 40 W menyala 5 jam per hari. Harga per kWh Rp 500,00 maka biaya yang harus dibayar 1 bulan (30 hari) adalah… (UAN 2009) Penyelesaian: Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen 16 I = kuat arus (A) t = waktu (s)

= (4 x 20 + 2 x 10 + 3 x 40) (5 x 30) = 220 x 150 Wh = 33.000 Wh = 33 kWh = 33 x 500 = Rp 16.500,00

Menjelaskan cara pembuatan magnet serta menentukan kutub yang dihasilkan Rangkuman:
Cara pembuatan magnet: 1) Induksi (prabawa/imbas) Mendekatkan besi pada magnet. Ujung besi yang dekat kutub magnet yang menginduksi menjadi kutub tak senama dengan U kutub magnet yang menginduksinya. Magnet yang dihasilkan bersifat sementara/remanen. Jika baja, tetap ada sifat S magnetnya meski sudah dijauhkan. 2) Gosokan Ujung magnet digosok pada sebatang besi dengan arah tetap. Ujung besi yang pertama kali tersentuh salah satu kutub magnet menjadi kutub senama dengan kutub magnet yang menggosoknya. Magnet yang dihasilkan bersifat sementara. 3) Arus listrik Melilit kawat trafo yang berarus listrik (searah/DC) di batang besi. Jika besi, magnet sementara, jika baja magnet tetap. Gaya magnet dan garis gaya magnet: 1) Gaya magnet Kutub yang senama saling tolak menolak., kutub yang tak senama saling tarik. S

2) Garis gaya magnet Garis gaya magnet di kutub utara keluar dan menuju kutub selatan. Gaya Lorentz I = arah arus listrik B = arah medan magnet F = arah Gaya Lorentz (dengan tangan kanan) Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen 17

Hubungan tegangan, jumlah lilitan, dan kuat arus pada transformator Vp = tegangan primer (V) Np = jumlah lilitan kumparan primer Is = arus kumparan sekunder (A) Vs = tegangan sekunder (V) Ns = jumlah lilitan kumparan sekunder Ip = arus kumparan primer (A)

Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen

18

SKL 6
No Standar Kompetensi Kelulusan Memahami sistem tata surya dan proses yang terjadi di dalamnya Kemampuan yang Diuji Menjelaskan karakteristik benda-benda langit dalam tata surya Menjelaskan keterkaitan pasang naik dan pasang surut dengan posisi bulan

6

Menjelaskan karakteristik benda-benda langit dalam tata surya Rangkuman:

Planet: benda yang mengelilingi suatu bintang (matahari) Susunan planet (dari yang terdekat dengan matahari):

Merkurius–Venus–Bumi–Mars–Jupiter–Saturnus–Uranus–Neptunus

Planet memiliki satelit (benda yang berputar mengelilingi planet) dan orbit dalam mengelilingi matahari. Planet terbesar adalah Jupiter. Planet terkecil adalah Merkurius. Planet yang dapat dihuni makhluk hidup adalah Bumi. Planet yang terkenal karena cincinnya adalah Saturnus. Planet yang tidak memiliki TIP-UAN satelit adalah Merkurius dan Venus. Planet Mars memiliki 2 satelit (Phobos dan Deimos). Planet Planet disamping dalam (Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars), adalah planet sedangkan planet luar (Jupiter, Saturnus, Uranus, Saturnus. dan Neptunus). (UAN 2009) Planet kerdil: benda langit yang mengorbiti matahari dengan menyerupai planet. Planet kerdil memiliki ciri: (1) mengorbiti matahari; (2) memiliki gravitasi sendiri; (3) orbit masih banyak ditempati benda cukup besar lainnya; (4) bukan satelit. Susunan planet kerdil (dari terdekat dengan matahari): Ceres – Pluto – Haumea – Makemake – Eris. Ceres terdapat di sabuk asteroid antara Mars dan Jupiter, dan merupakan asteroid terbesar. Komet: benda yang bergerak mengelilingi matahari dengan orbit lonjong. Ekor komet menjauhi matahari. Semakin dekat komet dengan matahari, semakin panjang ekornya. (UAN 2009) Asteroid/Planetoid: batu-batu raksasa diantara Mars dan Jupiter. Meteoroid: benda yang beterbangan tak beraturan di angkasa. Meteor: meteoroid yang terbakar. Meteorit: meteor yang sampai di muka bumi. Lapisan matahari (dari dalam ke luar): inti  fotosfer  kromosfer  korona.

Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen

19

Akibat rotasi bumi: pergantian siang dan malam, perbedaan waktu, pembelokan arah angin dan arus laut, peredaran semu harian benda langit, perbedaan percepatan gravitasi. Akibat revolusi bumi: pergantian musim, perubahan lamanya siang dan malam, perubahan rasi bintang, gerak semu tahunan matahari.

Menjelaskan keterkaitan pasang naik dan pasang surut dengan posisi bulan Rangkuman:
Pasang purnama/tinggi: Pasang terbesar yang terjadi pada bulan baru (1) dan bulan purnama (3). Pasang perbani: Terjadi pada posisi bulan (2) dan (4), membentuk sudut 90o.

Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen

20

SKL 7
No Standar Kompetensi Kelulusan Kemampuan yang Diuji Mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup Mengidentifikasi ciri-ciri pada pengelompokan makhluk hidup Menjelaskan ciri-ciri dan keanekaragaman makhluk Menjelaskan interaksi antar hidup dalam hidup, komponen ekosistem, serta interaksi antar makhluk ekosistem makhluk hidup dalam lingkungan, pentingnya Menjelaskan usaha-usaha pelestarian makhluk hidup dalam kehidupan manusia untuk mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan Mengidentifikasi usaha manusia dalam melestarikan makhluk hidup Memprediksi hubungan antara kepadatan populasi manusia dengan lingkungan

7

Mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup Rangkuman:
Ciri-ciri makhluk hidup: 1) Bergerak 2) Memerlukan makanan (nutrisi): a) Autotrof: membuat makanan sendiri. b) Heterotrof: mendapat makanan dari makhluk hidup lain. 3) Bernapas (respirasi), contoh: a) Manusia, mamalia, unggas, reptil dengan paru-paru b) Ikan dengan insang c) Tumbuhan dengan stomata (daun) dan lentisel (batang). 4) Tumbuh dan berkembang: a) Pertumbuhan: pertambahan sel yang irreversible (tidak dapat kembali ke semula). b) Perkembangan: proses menuju kedewasaan. 5) Berkembang biak (reproduksi): a) Generatif (seksual/kawin): manusia, mamalia. b) Vegetatif (aseksual/tidak kawin): membelah diri, tunas, umbi. 6) Menyesuaikan diri dengan lingkungan (adaptasi) 7) Peka terhadap rangsang (iritabilita), contoh: daun putri malu akan mengatup bila disentuh. 8) Pengaturan (regulasi): pengaturan fungsi kerja organ-organ dalam suatu sistem. 9) Ekskresi (pengeluaran zat sisa)

Mengidentifikasi ciri-ciri pada pengelompokan makhluk hidup
Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen 21

Rangkuman:
Klasifikasi makhluk hidup menurut Whittaker: 1) Monera: bakteri, ganggang hijau biru. TIP-UAN 2) Protista: menyerupai hewan/protozoa Contoh monokotil: ilalang, serai (rizhopoda/berkaki semu, cilliata/berambut Contoh dikotil: putri malu, getar, flagellata/berbulu cambuk, sporozoa), kembang sepatu, melati menyerupai jamur, ganggang bersel satu. 3) Jamur/fungi: zygomycota, ascomycota, (UAN 2008) basidiomycota, deuteromycota. 4) Tumbuhan/plantae: a) Tumbuhan tak berpembuluh (lumut) b) Paku c) Tumbuhan biji: - Biji terbuka (Gymnospermae) - Biji tertutup (Angiospermae): dikotil (berkeping lembaga 2) dan monokotil (berkeping lembaga 1)
Bagian Monokotil Akar Serabut Batang Tidak berkambium, tak bercabang, tidak tumbuh besar, ruas batang jelas Daun Tersebar, tulang daun sejajar atau melengkung Biji 1 Kotiledon Bunga Jumlah bagian kelipatan 3 Dikotil Tunggang Berkambium, bercabang, tumbuh besar, ruas batang tak jelas Tersebar, tulang daun menyirip/menjari 2 Kotiledon Jumlah bagian kelipatan 2, 4, 5

5) Hewan/animalia: a) Invertebrata: porifera (berpori), coelenterata (berongga), platyhelminthes (cacing pipih), nemathelminthes (cacing gilig), anelida (cacing gelang), mollusca (hewan lunak), arthropoda (hewan beruas, contoh: insecta, crustacea/udang, arachnelidea/laba-laba, myriapoda/kaki seribu), echinodermata (berkulit duri). b) Vertebrata: pisces/ikan, amphibi/katak, reptilia/melata, aves/burung, mamalia/penyusu.

Menjelaskan interaksi antar makhluk hidup dalam ekosistem Rangkuman:
Hubungan antar komponen ekosistem: 1) Produsen: tumbuhan hijau yang menghasilkan zat makanan lewat fotosintesis. 2) Konsumen: manusia/hewan yang mendapatkan makanan dari makhluk lain, contoh: a) Herbivora: dari tumbuhan; b) Karnivora: dari hewan; c) Omnivora: dari tumbuhan dan hewan. 3) Dekomposer/pengurai: menguraikan zat organik makhluk hidup mati menjadi sederhana, contoh: bakteri, jamur saprofit. Satuan dalam ekosistem: 1) Individu: makhluk hidup tunggal Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen 22

2) Populasi: kumpulan makhluk hidup sejenis yang berinteraksi dan menempati suatu tempat. (UAN 2008) 3) Komunitas: kumpulan populasi berbeda dan hidup bersama di tempat tertentu (habitat). Rantai dan jaring-jaring makanan: 1) Rantai makanan: peristiwa makan dan dimakan Produsen  Konsumen I  Konsumen II

2) Jaring-jaring makanan: rantai makanan yang saling berhubungan

Menjelaskan usaha-usaha manusia untuk mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan Rangkuman:
1) Upaya mengatasi pencemaran air: a) Pengelola industri wajib membuat unit pengelolaan limbah (UPL). b) Menggunakan pupuk buatan dan pestida sesuai dengan dosis yang dianjurkan. c) Di rumah tangga wajib membuat unit pengelolaan sederhana. d) Menghindari kebocoran dan bionemidiasi pada limbah minyak. 2) Upaya mengatasi pencemaran udara: a) Pabrik yang mengeluaran asap membuat cerobong asap yang tinggi agar gas pencemarnya keluar ke lingkungan berbaur dengan angin. b) Lokasi pabrik sebaiknya jauh dari pemukiman. c) Melakukan reboisasi untuk mengurangi kadar karbondioksida di udara. d) Memperluas daerah bebas kendaraan bermotor untuk mencegah hujan asam karena polusi. e) Pencegahan pencemaran CFC (Freon) yang mengakibatkan peningkatan radiasi sinar ultraviolet: mengurangi penggunaan alat pendingin, spray, foam. 3) Upaya mengatasi pencemaran tanah: a) Melakukan daur ulang sampah yang tidak dapat diuraikan oleh mikroorganime. b) Memisahkan sampah plastik dengan non plastik. Sampah non plastik ditimbun dijadikan humus. Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen 23

c) Jangan membuang sampah di sembarang tempat. d) Membuat tempat penampungan dan pengolahan limbah. 4) Upaya mengatasi kerusakan hutan: a) Masyarakat harus sadar akan dampak yang ditimbulkan akibat kerusakan hutan. b) Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memelihara hutan dan tidak melakukan penebangan liar. c) Melakukan tindakan yang memotivasi warga untuk bertanggung jawab terhadap lingkungan hidup d) Menetapkan peraturan-peraturan yang mengatur penebangan hutan. e) Mengadakan pengawasan, pengendalian, dan pengelolaan hutan. f) Mengeluarakan undang–undang tentang lingkungan hidup.

Mengidentifikasi usaha manusia dalam melestarikan makhluk hidup Rangkuman:
1) Pelestarian insitu: pelestarian makhluk hidup di habitatnya, contoh: cagar alam, suaka margasatwa, taman laut, taman nasional, hutan lindung. 2) Pelestarian eksitu: pelestarian makhluk hidup di luar habitatnya, contoh: kebun raya, taman wisata, kebun binatang, akuarium, kebun botani, penangkaran.

Memprediksi hubungan antara kepadatan populasi manusia dengan lingkungan Rangkuman:
Dampak banyaknya penduduk: kekurangan pangan, kebutuhan air bersih meningkat, berkurangnya lahan, kerusakan lingkungan, pencemaran lingkungan, terbatasnya ruang gerak. Grafik hubungan pertumbuhan penduduk dan makanan: Makanan

TIP-UAN
Pengaruh langsung daya dukung lingkungan bila pertambahan penduduk tak terkendali adalah menurunnya mutu lingkungan hidup.

Penduduk

Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen

24

SKL 8
No Kemampuan yang Diuji Menjelaskan jenis tulang/sendi/otot pada alat gerak manusia beserta fungsinya Menjelaskan sistem pencernaan dan enzim-enzim yang berperan pada proses pencernaan Menjelaskan sistem peredaran darah pada manusia dan Mengaitkan hubungan antara struktur dan fungsi penyakit yang berhubungan dengannya jaringan/organ-organ pada tumbuhan dan manusia Menjelaskan proses pada sistem ekskresi (ginjal) Menjelaskan sistem saraf pada manusia Menjelaskan struktur dan fungsi jaringan/organ pada tumbuhan Menjelaskan respons tumbuhan terhadap pengaruh lingkungan luar Menjelaskan proses fotosintesis dan percobaanpercobaan tentang proses tersebut Standar Kompetensi Kelulusan

8

Menjelaskan jenis tulang/sendi/otot pada alat gerak manusia beserta fungsinya Rangkuman:
Tulang: 1) Jenis tulang: a) Tulang rawan (kartilago): hialin (antartulang rusuk, dinding trakea, permukaan sendi), fibrosa/serabut (ruas tulang belakang, lutut), elastis (telinga, hidung). b) Tulang keras (osteon) 2) Bentuk tulang: a) Pendek: ruas tulang belakang, pergelangan tangan dan kaki. b) Pipih: tempurung kepala, pelipis, rusuk, belikat, dada. c) Pipa: lengan atas, paha, betis. Sendi/artikulasi: 1) Sendi mati (sinartrosis): antartulang tengkorak (sutura). 2) Sendi kaku (amfiarthrosis): antarruas tulang belakang, antarruas gelang panggul, rusuk, dada. Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen 25

3) Sendi gerak (diartrosis): Hasta sejajar a) Sendi peluru (ke segala arah): lengan ataskelingking belikat, paha-pinggul. b) Sendi engsel (ke satu arah): lutut, siku, antarruas jari. c) Sendi putar (tulang satu mengitari Pengumpil lainnya): atlas-pemutar, pengumpil-hasta. sejajar ibu jari d) Sendi pelana (melakukan rotasi): telapakruas jari tangan. e) Sendi geser (terjadi sedikit gerakan): pergelangan tangan, pergelangan kaki. Otot: 1) Macam otot: a) Otot polos: memiliki satu inti, kerjanya tidak disadari, terletak di saluran alat tubuh, dan ujungnya meruncing. b) Otot lurik: memiliki banyak inti, kerjanya disadari, terletak di rangka/tulang, dan bentuknya silindris. Trisep Bisep c) Otot jantung: membentuk jantung, tidak dipengaruhi kehendak kita. 2) Cara kerja otot: a) Antagonis: kerjasama dua otot berlawanan, contohnya bisep dan trisep b) Sinergis: kerja 2 otot yang bersamaan.

Menjelaskan sistem pencernaan dan enzim-enzim yang berperan pada proses pencernaan Rangkuman:
Hasil uji bahan makanan dengan reagen:
Zat makanan Amilum Glukosa Protein Warna akhir Iodin Biru tua Benedict Merah bata Biuret Ungu Reagen

Sistem pencernaan manusia: Mulut  Esofagus  Lambung  Usus halus (duodenum  illeum  jejunum)  Usus besar  Anus Enzim di sistem pencernaan manusia:

Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen

26

No. Lokasi 1. Ludah (di mulut) 2. Lambung 3. 4. Hati (di duodenum) Pankreas (di duodenum)

Enzim Ptialin Pepsin HCl Renin Getah empedu Lipase Tripsin Amilase

Substrat Hasil Amilum Glukosa Protein Pepton Membunuh bakteri Protein susu Kasein Mengemulsi lemak (UAN 2009) Lemak Asam lemak, gliserol Protein Asam amino Amilum Glukosa

Menjelaskan sistem peredaran darah pada manusia dan penyakit yang berhubungan dengannya Rangkuman:
Bagian darah: 1) Plasma darah: cairan darah yang mengangkut zat makanan, zat sisa, dan karbon dioksida. 2) Sel darah: a) Sel darah merah (eritrosit): mengandung hemoglobin (Hb) untuk mengikat oksigen dengan zat besi. Eritrosit dibentuk di sumsum tulang belakang, dan akan dirombak di hati dan limpa. b) Sel darah putih (leukosit): melindungi tubuh dari infeksi kuman yang masuk. c) Kepingan darah (trombosit): berperan dalam pembekuan darah. Proses pembekuan darah:
Luka Trombokinase Vit. K Protrombin Trombin Ion Ca Fibrinogen Darah terjaring Fibrin Darah membeku

Gangguan/kelainan pada sistem peredaran darah: 1) Anemia: kekurangan sel darah merah 2) Hemofilia: darah sukar membeku 3) Koronariasis: penyumbatan pembuluh jantung 4) Jantung koroner: kelainan arteri koronaria 5) Varises: pelebaran vena pada betis

Menjelaskan proses pada sistem ekskresi (ginjal) Rangkuman:
Bagian ginjal:

Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen

27

1) Kulit/korteks: terjadi penyaringan darah 2) Sumsum/medula: terdiri dari pembuluh 3) Rongga (pelvis renalis): terdapat muara pembuluh. Proses pembentukan urin: 1) Filtrasi: penyaringan di glomelurus menghasilkan urin primer 2) Reabsorbsi:penyerapan kembali di tubulus kontortus proximal menghasilkan urin sekunder 3) Augmentasi: penambahan zat tak guna di rongga ginjal. Penyakit pada ginjal: 1) Diabetes melitus (kencing manis): tingginya glukosa dalam darah, menyebabkan ketidakmampuan pankreas menghasilkan hormon insulin. 2) Diabetes insipidius: meningkatnya urin karena kekurangan hormon ADH. 3) Nefritis: peradangan nefron pada ginjal. 4) GaGal ginjal: ketidakmampuan fungsi ginjal. 5) Kencing batu: pembentukan endapan zat kapur dalam ginjal. 6) Hematuria (kencing darah): adanya eritrosit dalam urin. 7) Batu ginjal: kekurangan minum dan sering menahan kencing, akibatnya mengendap. 8) Albuminoria: kerusakan alat filtrasi dalam ginjal. 9) Oedema: penimbunan air di kaki akibat kerusakan alat filtrasi di ginjal hingga membuat protein di urin (UAN 2009)

Menjelaskan sistem saraf pada manusia Rangkuman:
Penyusun sistem saraf: 1) Otak: merupakan pusat koordinasi yang menerima impuls dari sumsum tulang belakang dan saraf tepi serta mengkoordinasi respon. Bagian otak: a) Otak kecil (serebelum): mengatur keseimbangan tubuh, mengkoordinasi kerja otot. b) Otak tengah: mengatur pendengaran dan mata. c) Otak besar (serebrum): mengatur kegiatan alat tubuh, pusat kesadaran dan memori, menerjemahkan rangsang diterima. d) Jembatan varol (pons varoli): membawa impuls dari/ke bagian otak. e) Sumsum lanjutan (medula oblongata): mengatur kecepatan napas, denyut jantung, tekanan darah, dan lain-lain yang bersifat otonom. 2) Sumsum tulang belakang (medula spinalis): menghantar impuls ke/dari otak.

Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen

28

3) Susunan saraf tepi (perifer): bekerja secara otonom melayani organ dan kelenjar yang terdiri dari: a) Simpatetik: mengaktifkan alat agar bekerja otonom b) Parasimpatetik: mempenghambat alat bekerja otonom. 4) Sel saraf (neuron): a) Dendrit: menerima impuls ke badan sel b) Akson/neurit: menghantar impuls dari badan sel saraf ke luar neuron c) Sinapsis: hubungan akson dari satu neuron dengan dendrit neuron lainnya. Berdasarkan fungsinya, neuron dibedakan menjadi: a) Sensoris/aferen: membawa rangsang/impuls dari ujung reseptor ke otak/sumsum tulang belakang b) Konektor/asosiasi/interneuron: meneruskan impuls dari neuron ke neuron lain c) Motoris/eferen: menyalurkan rangsang dari pusat ke efektor kelenjar/otot. Komponen sistem koordinasi: 1) Reseptor: penerima rangsangan (indera) 2) Konduktor: penghantar rangsangan (sel saraf) 3) Efektor: menanggapi rangsang (otot/kelenjar) Jalannya impuls saraf: 1) Gerak biasa: dikendalikan saraf sadar 2) Gerak refleks: dikendalikan saraf tak sadar 3)

Menjelaskan struktur dan fungsi jaringan/organ pada tumbuhan Rangkuman:
Akar: monokotil (serabut); dikotil (tunggang). Bulu akar Meristem Tudung akar Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen 29

Fungsi bagian akar: 1) Bulu akar: memperluas bidang penyerapan 2) Kaliptra/tudung akar: pelindung ujung akar dalam pertumbuhan 3) Endodermis: mengatur jalannya larutan yang diserap tanah masuk 4) Stele: terdapat pembuluh, yaitu xylem/pembuluh kayu (pengangkut air/mineral dari akar ke daun) dan floem/pembuluh tapis (mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh). Batang: 1) Batang monokotil:

2) Batang dikotil:

No 1 2 3 4 5

Perbandingan Kambium Berkas pengangkut Lingkaran tahun Lubang Ruas-ruas

Batang dikotil V Teratur V V X

Batang monokotil X Tersebar X X V

Daun:

Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen

30

Fungsi bagian daun: 1) Epidermis: pelindung jaringan dibawahnya 2) Stomata: tempat pertukaran gas 3) Jaringan tiang (palisade parenkim): terjadi fotosintesis, mengandung kloroplas 4) Jaringan bunga karang (spons parenkim): menampung karbon dioksida untuk fotosintesis Bunga: Fungsi bagian bunga: 1) Putik: alat kelamin betina 2) Benang sari: alat kelamin jantan

Menjelaskan respons tumbuhan terhadap pengaruh lingkungan luar Rangkuman:
Gerak nasti: gerak yang arahnya tak dipengaruhi arah rangsang, dibedakan menjadi: 1) Fotonasti: rangsang berupa cahaya, contoh: bunga pukul empat. 2) Termonasti:rangsang berupa perubahan suhu, contoh: bunga tulip di tempat dingin. 3) Niktinasti: rangsang daun menutup pada malam hari. 4) Seismonasti: gerakan bagian tumbuhan karena sentuhan, contoh: daun putri malu mengatup bila disentuh. Gerak taksis: gerak pindah ke/berlawanan arah rangsang, dibedakan menjadi: 1) Fototaksis: rangsang berupa cahaya, contoh: gerak kloroplas menuju sisi sel yang mendapat cahaya. 2) Kemotaksis: rangsang berupa zat kimia, contoh: gerak spermatozoid tertarik protein di arkegonium lumut/paku. Gerak tropi: gerak tumbuh ke/menjauhi rangsang, dibedakan menjadi: 1) Fototropi: rangsang cahaya, contoh: ujung batang tumbuh ke arah cahaya. 2) Geotropi: rangsang gaya tarik bumi, contoh: ujung akar tumbuh ke pusat bumi (geotropi positif), ujung akar tumbuhan bakau menjauhi pusat bumi (geotropi negatif). 3) Kemotropi: rangsang zat kimia, contoh: akar bergerak ke tanah yang mengandung pupuk. Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen 31

4) Hidrotropi: rangsang air, contoh: ujung akar tumbuh ke medium yang berair. 5) Tigmotropi/haptotropi: rangsang sentuhan, contoh: gerak belit ujung batang/sulur pada kacang panjang/waluh/timun.

Menjelaskan proses fotosintesis dan percobaan-percobaan tentang proses tersebut Rangkuman:
Fotosintesis: proses pemanfaatan energi matahari yang dilakukan tumbuhan hijau untuk mengubah bahan kimia anorganik menjadi bahan makanan (organik). Fotosintesis terjadi pada jaringan mesofil daun (spons parenkim dan palisade parenkim). Palisade memiliki kloroplas terbanyak. Reaksi kimia fotosintesis:

6 CO2 + 6 H2O cahaya mentari C6H12O6 + 6 O2 kloroplas
karbondioksida + air = zat makanan + oksigen Percobaan Hydrilla: Percobaan ini menunjukkan bahwa fotosintesis menghasilkan oksigen. Pengamatan keadaan daun dengan reagen:
Keadaan daun Reagen Tertutup Lugol Terbuka Lugol Warna awal Biru muda Biru muda

Warna akhir Biru muda Biru tua/hitam

Dari hasil tabel, daun yang terbuka mengalami proses fotosintesis. Pengamatan pertumbuhan kecambah: kecambah yang di tempat gelap tumbuh lebih panjang karena ada hormon auksin yang aktif di tempat gelap.

Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen

32

SKL 9
No Standar Kompetensi Kelulusan Kemampuan yang Diuji Menjelaskan konsep perilaku makhluk hidup untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya Menginterpretasikan hasil persilangan berdasarkan Hukum Mendel Menjelaskan teknologi reproduksi yang tepat untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas organisme disertai dengan contohnya Menjelaskan pemanfaatan bioteknologi untuk kehidupan manusia

9

Mengaplikasikan konsep pertumbuhan dan perkembangan, kelangsungan hidup dan pewarisan sifat pada organisme serta kaitannya dengan lingkungan, teknologi dan masyarakat

Menjelaskan konsep perilaku makhluk hidup untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya Rangkuman:
Adaptasi: kemampuan organisme menyesuaikan diri dengan habitatnya, macamnya: 1) Morfologi: penyesuaian bentuk alat/tubuh makhluk hidup terhadap lingkungan. a) Paruh burung: - Pemakan daging: melengkung, kuat, tajam, runcing Contoh: elang - Pemakan ikan: panjang Contoh: pelikan - Pemakan biji-bijian: pendek dan kuat Contoh: nuri, pipit, kakatua - Pemakan serangga: runcing dan panjang Contoh: pelatuk, jalak - Pengisap madu: runcing, panjang, melengkung Contoh: kolibri b) Kaki burung: - Perenang: dilengkapi selaput renang Contoh: itik, pelikan - Pemanjat: kaki berjari 4, 2 ke depan, 2 ke belakang, kuku yang kuat Contoh: pelatuk - Petengger: jarinya ramping dan panjang untuk betengger di ranting Contoh: gelatik - Pejalan/pengais: jari yang kuat, kuku pendek Contoh: ayam Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen 33

Penerkam: jari kuat, cakar tajam Contoh: elang c) Tipe mulut serangga: - Penggigit dan pengunyah: jangkrik, belalang, capung, semut Penusuk dan pengisap: nyamuk, kutu Penjilat: lalat

-

- Pengisap: kupu-kupu, lebah d) Hewan laut memiliki sirip untuk berenang e) Pada tumbuhan: - Xerofit (di habitat kering): akar panjang untuk penyerapan, daun kecil dengan kutikula tebal mengurangi penguapan, batang berspons untuk menyimpan air. Contoh: kaktus. - Hidrofit (di habitat air): batang berongga udara, daun lebar dan tipis, akar pendek dan kuat. Contoh: eceng gondok, kangkung, hydrilla. f) Hewan di tempat dingin berbulu tebal g) Karnivora bergigi taring lebih banyak 2) Fisiologi: penyesuaian fungsi alat tubuh organisme terhadap lingkungan. a) Herbivora di saluran cerna menghasilkan enzim selulose untuk mencerna serat b) Teredo navalis mencerna kayu dengan enzim selulose di saluran cerna c) Ikan air tawar sedikit minum, urin banyak d) Ikan air laut banyak minum, urin sedikit e) Manusia di dataran tinggi punya eritrosit lebih banyak karena butuh pengikat oksigen yang banyak. 3) Tingkah laku: penyesuaian tingkah laku terhadap lingkungan. a) Pohon jati dan mahoni menggugurkan daun pada musim kemarau mengurangi penguapan b) Bunglon melakukan mimikri (mengubah warna tubuh) c) Paus dan lumba-lumba muncul di muka air untuk bernapas d) Anak rayap menjilati dubur induknya untuk mendapat flagellata untuk mendapat enzim selulose yang dapat mencerna kayu e) Cicak memutuskan ekornya (autotomi) untuk menakuti pemangsa f) Kaki seribu menggulung tubuhnya g) Kerbau berkubang untuk mengurangi panas tubuh h) Hewan melakukan hibernasi (istirahat di musim dingin), contoh: landak, hamster i) Cumi-cumi mengeluarkan tinta dalam bahaya. Seleksi alam: alam menyeleksi organisme yang dapat beradaptasi dengan lingkungan. 1) Sebelum revolusi industri kupu-kupu Biston betularia berwarna cerah banyak, setelah revolusi industri karena lingkungan jadi gelap akibat limbah, Biston Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen 34

betularia berwarna gelap lebih banyak dan yang cerah menurun drastis karena lebih cepat dimangsa. Perkembangbiakan makhluk hidup

Menginterpretasikan hasil persilangan berdasarkan Hukum Mendel Rangkuman:
Istilah dan simbol genetika: 1) Dominan: sifat yang menutupi lainnya (ditandai huruf besar) 2) Resesif: sifat yang ditutupi (ditandai huruf kecil) 3) Fenotip: sifat keturunan yang dapat diamati, contoh: warna, bau 4) Genotip: sifat keturunan yang tak dapat diamati, contoh: Aa, Mm 5) Intermediet: sifat keturunan yang memiliki sifat induk yang sama-sama kuat, contoh: induk merah (MM) dan induk putih (mm) menghasilkan keturunan merah muda (Mm) 6) Hibrid: perkawinan antara individu yang berbeda sifat 7) Parental (P): orangtua dalam suatu pewarisan sifat 8) Filial (F): keturunan dalam suatu pewarisan sifat Persilangan satu sifat berbeda (monohibrid):

Persilangan monohibrid intermediet:

Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen

35

Persilangan dua sifat berbeda (dihibrid):
P1

F1 P2

Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen

36

Pada persilangan antara parental yang berbiji bulat kuning (BBKK) dengan biji kisut hijau (bbkk) hibrid F1 semua berfenotip biji bulat kuning dengan genotip BbKk, Ratio fenotip yang muncul = biji bulat kuning : biji bulat hijau : biji kisut kuning : biji kisut hijau = 9 : 3 : 3 : 1.

Menjelaskan teknologi reproduksi yang tepat untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas organisme disertai dengan contohnya Rangkuman:
Kultur jaringan: membudidayakan jaringan organisme secara vegetatif menjadi individu baru, keuntungannya: 1) Sifat seperti sifat induk 2) Hasilnya banyak 3) Waktunya cepat dan singkat Kloning pada hewan: hasil sel kloning adalah binatang yang inti selnya dipakai, contoh: domba Dolly Hibridisasi: persilangan antar varietas dalam spesies sama yang memiliki sifat unggul Inseminasi buatan: penyuntikan sperma ke alat reproduksi wanita dengan alat khusus (kawin suntik), keuntungannya: 1) Kualitas jadi lebih baik 2) Angka kelahiran lebih cepat dan teratur Bayi tabung (fertilisasi in vitro): bayi yang merupakan hasil pembuahan yang berlangsung dalam tabung. Intensifikasi pertanian: pemberantasan hama/penyakit, pemupukan, teknik tumpang sari.

Menjelaskan pemanfaatan bioteknologi untuk kehidupan manusia Rangkuman:
Bioteknologi: pemanfaatan makhluk hidup untuk menghasilkan produk bermanfaat bagi manusia. Bioteknologi tradisional (konvensional): 1) Pembuatan bahan makanan: a) Tempe: jamur Rhizopus oryzae b) Tape, anggur, bir: ragi atau jamur Saccharomyces cerevisae c) Kecap: Aspurgillus wentii d) Oncom: Neurospora sp e) Yogurt, keju dan hasil fermentasi susu: Lactobacillus sp Bioteknologi modern: 1) Teknologi reproduksi 2) Antibiotik: Penisilin dihasilkan jamur Penicillum notatum 3) Alkohol: Saccharomyces cerevisae 4) Spirulina dan asam amino 5) Sistem tanam hidroponik dan aeroponik: a) Hidroponik: bercocok tanam dengan media tanam yang berpori b) Aeroponik: bercocok tanam dengan tidak menggunakan media tanam Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen 37

6) Radiasi: penyinaran menggunakan gelombang elektromagnetik untuk kepentingan manusia. 7) Rekombinasi gen: a) Pembuatan insulin: gen pembentuk insulin dari pankreas dimasukkan ke dalam gen bakteri Eschericia coli hingga mampu membuat insulin. b) Organisme transgenik: organisme yang telah diubah urutan genetiknya hingga organisme itu berubuah.

Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen

38

SKL 10
No Kemampuan yang Diuji Menentukan bahan kimia pada makanan yang ditambahkan Menjelaskan bahan kimia alami dan buatan yang pada makanan terdapat dalam bahan makanan dan pengaruhnya Mendeskripsikan pengaruh terhadap kesehatan zat adiktif/psikotropika pada tubuh kita Standar Kompetensi Kelulusan

10

Menentukan bahan kimia pada makanan yang ditambahkan pada makanan Rangkuman:
Zat pewarna 1) Alami: a) Kuning: wortel, jeruk, kunyit (untuk keju dan kapri) b) Merah: wortel, tomat, lombok (untuk saos) c) Biru: anggur (untuk minuman) d) Karamel/coklat: gula (untuk jeli, jam) 2) Buatan: a) Eritrosin, kapxantin (merah) b) Kuning FCF, tartrazin (kuning) c) Hijau FCF (hijau) d) Biru berlian, indigotin (biru) Zat penyedap: 1) Alami: bawang bombay, cengkeh. 2) Buatan: MSG/vetsin. Zat pemanis: 1) Buatan (susunan dari tertinggi manisnya): aspartam – sakarin – siklamat – sorbitol. Zat pengawet: 1) Buatan: a) Natrium benzoat: makanan berasa asam. b) Asam sorbat: mencegah jamur pada keju. 2) Dilarang: a) Boraks: bakso, mie basah, siomay, lontong, pangsit. b) Formalin: tahu, mie basah.

TIP-UAN

Mendeskripsikan pengaruh zat adiktif/psikotropika pada tubuh kita Rangkuman:
Zat adiktif Rokok, zat terkandung: 1) Tar mengakibatkan kanker paru. 2) Nikotin mengakibatkan ketagihan,

Alkohol mempengaruhi sistem saraf pusat hingga kecanduan minum alkohol menyebabkan hilang kendali pada otot gerak (UAN 2009)

Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen

39

merusak otot jantung. 3) Karbon monoksida (CO) oksigen. Alkohol dan miras Inhalant

mengurangi

TIP-UAN
Atlet sering menyalahgunakan psikotropika jenis amfetamin

Psikotropika Depresan: penenang yang bekerja pada sistem saraf pusat. Stimulan: meningkatkan aktifitas saraf pusat. Halusinogen: mengakibatkan perubahan mental (halusinasi, euphoria, paranoid). Bahaya Penyalahgunaan Zat Adiktif dan Psikotropika Fisik: 1) Kerusakan fungsi saraf pusat 2) Infeksi akut otot jantung dan peredaran darah 3) Gangguan paru 4) Sukar BAB 5) Mudah terinfeksi dan peradangan 6) Daya tahan tubuh lemah Mental: Memberontak, suka tertutup, emosional, sifat curiga.

Daftar Pustaka
 Wahyono. 2009. Siap Menghadapi Ujian Nasional SMP/MTs 2010. Jakarta: Grasindo.  http://e-dukasi.net  http://crayonpedia.org

Catatan …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………
Rangkuman UAN 2010 IPAT l Antonius Kevin Arlen #rangkarlen 40

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->