Anda di halaman 1dari 41

BAB I PENDAHULUAN

1.1.

Latar Belakang Saat ini banyak orang yang meragukan tentang kebenaran Alquran.

Umat Muslim pun masih banyak yang tidak mengetahui bukti kebenaran Alquran tersebut. Bahkan umat Muslim sekarang pun cenderung mengalami kemunduran. Padahal Allah telah memuliakan kita dengan islam, agama yang paling tinggi dan mulia. Yang terjadi umat Islam lebih suka mengekor budaya-budaya agama lain yang jelas-jelas menyesatkan dan menjauhkannya dari Allah. Dr. Ahmad Abdurrahman menjelaskan dalam bukunya Ghozwul Fikri, bahwa kemunduran dan kehancuran umat islam disebabkan dijauhkannya umat Islam dari Alquran dan sunnah Rasulullah SAW. Didalam Alquran sebenarnya tekandung banyak ilmu, mulai dari ilmu sains modern seperti proses penciptaan langit dan bumi, asal mula kejadian manusia, ekspansi kosmos, ruang angkasa hampa udara, dan kemampuan manusia menaklan ruang angkasa. Selain itu didalam Alquran juga terdapat prediksiprediksi yang memang benar adanya telah terbukti kebenarannya setelah Alquran diturunkan 14 abad silam. Hal tersebut diatas membuktikan bahwa Alquran merupakan Kitab yang benar-benar berisi Firman Allah SWT. Karena tidak mungkin Alquran yang demikian sempurnanya merupakan ciptaan manusia yaitu Nabi Muhammad SAW yang merupakan orang yang Ummi (tidak bisa membaca dan menulis) serta hidup 14 abad silam yang teknologi saat itu masih sangat sederhana. Sebagai muslim kita tentu ingin menjadi muslim sejati. Untuk itu seorang muslim harus menjalankan ajaran Islam secara kaffah bukan hanya mementingkan satu aspek dari ajaran Islam lalu mengabaikan aspek yg lainnya. Oleh karena itu, pemahaman kita terhadap ajaran Islam secara syamil dan kamil menjadi satu keharusan. Disinilah letak pentingnya kita memahami karakteristik atau ciri-ciri khas ajaran Islam dengan baik.

1.2.

Rumusan Masalah Masalah yang akan dibahas dalam makalah ini adalah 1.2.1. Apa saja bukti kebenaran Alquran? 1.2.2. Bagaimana kesesuaian ilmu sains modern dalam Alquran dengan ilmu sains modern pada masa kini? 1.2.3. Mukjizat apa saja yang terkandung dalam Alquran? 1.2.4. Hal-hal apa saja yang merupakan prediksi Alquran dan bukti kebenarannya? 1.2.5. Apa saja penjelasan tentang ketinggian ajaran Islam?

1.3.

Tujuan Tujuan dari dibuatnyaa makalah ini agar kita sebagai Umat Islam dapat memahami dengan baik bukti kebenaran Alquran. Selain itu agar sebagai umat Islam, kita mengetahui apa-apa saja yang terkandung dalam kitab suci Alquran dan memahami mengenai ketinggian Agama Islam dilihat dari bidang Aqidah, Akhlak, dan Syariah dibandingkan dengan ajranajaran lain.

BAB II ISI

2.1.

Bukti Kebenaran Alquran Alquran adalah firman Allah sebagai sumber utama untuk setiap

keyakinan dan ibadah orang Islam. Hal ini merupakan sebuah peraturan untuk semua subjek yang berhubungan dengan manusia, kebijakan, ajaran, ibadah, jualbeli, hukum, dan lain-lain. Alquran adalah pedoman hidup kita dari Allah SWT yang diturunkan kepada Rasulullah Saw. Alquran diturunkan 14 abad yang lalu ketika ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengetahuan sains pada masa itu masih sangat sederhana. Alquran berisi pengetahuan-pengetahuan yang bahkan baru ditemukan pada abad 19 ketika sains dan ilmu pengetahuan teknologi sudah maju. Bukan hanya keimanan yang bisa menjadi senjata untuk menangkap nilai-nilai kebenaran yang terkandung dalam Alquran, akal dan kajian-kajian ilmiah juga menjadi hal penting yang bisa membuka luasnya kebenaran wahyu Allah SWT ini. Dalam salah satu ayatnya Allah telah berfirman: "... tetapi Allah mengakui Alquran yang diturunkan-Nya kepadamu, Allah menurunkannya dengan ilmu-Nya ... " (QS anNisa : 166). Ini berarti, Alquran adalah gudang ilmu dan tugas manusia untuk mencari kebenarannya dengan cara mempelajari apa yang telah Allah ciptakan lebih dalam. Banyak profesor-profesor sekarang yang percaya bahwa Alquran berisi kebenaran dikaitkan dengan berbagai bukti-bukti yang ada. Misalnya Prof. Alfred Kroner yang merupakan Ketua Jurusan Geologi Institut Geosciences, Universitas Johannnes Gutterburg, Maintz, Jerman. Prof. Alfred Kroner berkata, "...metode ilmiah modern sekarang membuktikan apa yang telah dikatakan Muhammad 1400 tahun yang lalu. AI-Quran adalah buku teks ilmu pengetahuan yang simpel dan sederhana untuk orang yang sederhana." Bayangkan, Alquran diturunkan kepada Nabi Muhammad saw yang tidak bisa menulis dan tidak bisa membaca seperti apa yang ada dalam firman Allah dalam surat 7 ayat 158 yang artinya: Maka berimanlah kepada Allah dan Rasul-Nya. Nabi yang ummi (buta

huruf) yang beriman kepada Allah dan kalimat-Nya.. Ini berarti, nabi Muhammad tidak mungkin mengada-ada.

2.2.

Sains Modern dalam Alquran Apabila kita menengok sejarah Islam, kita lihat bahwa sains

diperkenalkan di Timur Tengah bersama Al Quran. Bangsa Arab pra-Islam memercayai segala macam takhayul dan desas-desus, dan tidak berusaha menyelidiki jagat raya atau alam. Dengan Islam, masyarakat ini menjadi berbudaya, mulai menjunjung tinggi pengetahuan. Dengan mengamati perintahperintah Al Quran, mereka mulai mencermati dunia di sekitarnya. Tidak hanya bangsa Arab, tetapi banyak negara lain, seperti Iran, Turki, dan Afrika Utara, mendapatkan pencerahan setelah memeluk Islam. Penggunaan akal sehat dan pengamatan yang diperintah-kan Al Quran membangkitkan peradaban besar di abad ke-9 dan ke-10. Banyak ilmuwan muslim yang hidup dalam periode ini membuat penemuan penting dalam sejumlah disiplin ilmu, seperti astronomi, matematika, geometri, dan kedokteran. Pentingnya ilmu pengetahuan dalam Islam juga ditekankan dalam hadits Rasulullah saw. Ada banyak hadits yang mendorong kaum muslim untuk mencari pengetahuan dan menyebarkannya. Sebagian hadits itu berbunyi: Orang yang berjalan dalam mencari ilmu, Allah memberi jalan baginya menuju surga. Pelajaran adalah dari warisan Rasulullah saw., karena Rasulullah saw. tidak meninggalkan warisan kekayaan tetapi pengetahuan. Maka barangsiapa ikut serta di dalamnya akan mem-peroleh manfaat yang berlimpah-ruah.

2.2.1. Proses Penciptaan Langit dan Bumi Surat Al-Anbiya : 30

Arti : Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman? Surat Fushilat : 11

Arti : Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: "Datanglah kamu keduanya menurut perintahKu dengan suka hati atau terpaksa". Keduanya menjawab: "Kami datang dengan suka hati

Menurut sains modern, kosmos telah terjadi dari kumpulan gas, yakni hydrogen dan sedikit helium yang berputar secara pelan pada zaman kuno. Kumpulan gas itu kemudian terbagi menjadi potongan-potongan yang banyak dengan dimensi dan kelompok yang sangat besar. Pecahan baru terjadi lagi dan melahirkan bintangbintang. Kemudian terjadilah proses kondensasi, yaitu daya tarik, tekanan, pengaruh medan-medan magnetic dan radiasi semuanya memberikan pengaruh.

2.2.2. Ekspansi Kosmos Surat Adz-Dzariyat : 47

Arti : Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami meluaskannya Meluaskan dalam ayat itu berarti alam semesta ini semakin meluas. Seperti yang diterangkan menurut sains modern, yaitu: Pada hakekatnya alam semesta ini diam saja, tetapi bergerak makin lama makin jauh dan makin membesar. Kecepatan pergeseran yang terus menerus dari benda-benda langit merupakan pecahan cahaya. Ekspansi Kosmos (meluasnya alam semesta) adalah satu fenomena yang sangat besar dan diungkapkan oleh sains modern. Ini adalah sesuatu hal yang sudah dibuktikan.

2.2.3. Ruang Angkasa yang Hampa Udara Gejala alam yang biasa dirasakan oleh para petualang alam (pendaki gunung), adalah berupa rasa tidak enak yang menyiksa ketika berada pada tempat yang tinggi, hal ini disebabkan oleh berkurangnya persediaan oksigen untuk pernafasan. Di atmosfer, udara benar-benar sangat tipis sehingga manusia tak mungkin bertahan hidup jika berada di lapisan ini. Apalagi lapisan di atasnya, tidak terdapat udara atau hampa udara. Oleh karena itu, para astronot dibekali persediaan oksigen sebelum berangkat ke ruang angkasa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi dari permukaan laut, semakin susah untuk bernafas. Di jazirah arab yang tandus dan mayoritas penduduknya buta huruf (14 abad silam), Al-Qur'an telah turun kepada mereka membicarakan fenomena alam yang terjadi di tempat yang tinggi, sebagaimana firman Allah surat Al-An'am 125 di bawah ini :

Arti : Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orangorang yang tidak beriman

2.2.4. Asal Mula Kejadian Manusia Manusia diciptakan oleh Allah SWT berasal dari tanah liat kering yang berasal dari lumpur kering, setelah nabi Adam dan Hawwa tercipta, selanjutnya Allah SWT menciptakan manusia dari sperma. Firman Allah SWT dalam Surat An-Nahl ayat 4 yang artinya Dia telah menciptakan manusia dari sperma, tiba-tiba menjadi pembantah yang nyata. Kata Nutfah dalam ayat ini berarti setetes air sperma. Selanjutnya dia ditaruh di tempat yang kokoh, yaitu rahim. Ide tentang setetes air sperma ini sesuai dengan sains yang kita ketahui sekarang. Kemudian proses kejadian manusia seperti yang dituturkan oleh Allah SWT dalam surat Al-Hajj ayat 5 yang artinya Wahai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur) maka ketahuilah bahwasannya kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes sperm, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna keaadannya dan yang tidak sempurna, agar kami jelaskan kepada semua. Perkembangan embrio didalam peranakan dengan yang

tidak diketahui oleh manusia tentang tahap-tahap embrio dan tidak mengandung hal-hal yang dapat di kritik oleh sains modern. Proses pembentukan manusia juga terdapat dalam suratAlMuminun ayat 12-16 :

Arti : (12)Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. (13)Kemudian Kami jadikan nuftah dalam tempat yang kokoh (rahim).

(14)Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Suci lah Allah, Pencipta Yang Paling Baik. (15)Kemudian, sesudah itu, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati. (16)Kemudian, sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan (dari kuburmu) di hari kiamat.

Hal tersebut sangat sesuai dengan perkembangan sains modern zaman sekarang yang telah kita pelajari ketika masih duduk di bangku sekolah menengah atas maupun bawah. Selain itu terdapat pula dalam surat Al-Hijr : 26

Arti : Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Pernyataan Allah ini relevan dengan pendapat Prof. Carrel (non Islam) yang menatakan, Manusia itu benar-benar terbuat dari lumpur. Terdapat pula dalam surat An-Nahl : 4

Arti : Dia telah menciptakan manusia dari mani (sperma), tiba-tiba ia menjadi pembantah yang nyata.

2.2.5. Darah Haid Menurut bahasa, haid berarti sesuatu yang mengalir. Dan menurut istilah syara ialah darah yang terjadi pada wanita secara alami, bukan karena suatu sebab, dan pada waktu tertentu. Jadi haid adalah darah normal, bukan disebabkan oleh suatu penyakit, luka, keguguran atau kelahiran. Oleh karena ia darah normal, maka darah tersebut berbeda sesuai kondisi, lingkungan dan iklimnya, sehingga terjadi perbedaan yang nyata pada setiap wanita. Usia haid biasanya antara 12 sampai dengan 50 tahun. Dan kemungkinan seorang wanita sudah mendapatkan haid sebelum usia 12 tahun, atau masih mendapatkan haid sesudah usia 50 tahun. Itu

semua tergantung pada kondisi, lingkungan dan iklim yang mempengaruhinya. Masa Haid paling sedikit 24 jam/sehari semalam. Masa Haid maksimal 15 hari. Masa Haid kebiasaan umam para wanita 6-7 hari. Masa suci minimal 15 hari. Masa suci maksimal tidak terbatas. Masa suci kebiasaan 23/24hari. Hal-hal yang diharamkan ketika Haid atau Nifas: 1. Melakukan bersuci (Thoharoh) dengan niat menghilangkan hadats atau niat Ibadah. 2. Sholat baik fardlu atau sunah atau Sujud. 3. Thowaf. 4. Berpuasa. 5. Membaca Alquran. 6. Memegang mushhaf (Alquran). 7. Bersetubuh atau bersentuhan kulit pada anggota tubuh antaru lutut dan pusar. 8. Dicerai. Tercantum dalam surat Al-Baqarah : 222

Arti : Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: "Haidh itu adalah suatu kotoran". Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri [137] dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci [138]. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang
10

diperintahkan

Allah

kepadamu.

Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri. Pernyataan dalam Alquran ini sesuai dengan ungkapan Prof. DR. Schich (non Islam), Wanita yang sedang haid itu mengeluarkan racun yang cukup mematikan tanaman dan bunga.

2.2.6. Tumbuh-tumbuhan yang Berpasang-pasangan Terlalu banyak rahmat yang telah diberikan Allah SWT kepada kita umat manusia sehingga tidak mungkin bisa dihitung satu per satu. Salah satu rahmat yang sangat kita rasakan adalah keberadaan tumbuh-tumbuhan yang memberikan banyak manfaat bagi kelangsungan hidup manusia. Tumbuhan memberikan oksigen untuk kebutuhan bernapas manusia, memberikan buahnya sebagai pangan manusia, menjaga keseimbangan alam, dan masih banyak lagi manfaat yang diberikan oleh tumbuhan. Penciptaan tumbuhan disebutkan dalam beberapa ayat Al-Quran. Beberapa diantaranya sebagai berikut. Surat Qaaf : 9

Arti: Dan Kami turunkan dari langit air yang banyak manfaatnya lalu Kami tumbuhkan dari air itu pohon-pohon dan biji-biji tanam yang diketam. Istilah berpasangan tentu sudah tidak asing lagi kita dengar. Berpasangan berarti saling melengkapi antara yang satu dengan yang lainnya. Seperti contohnya kiri dan kanan, sendok dan garpu, pria dan wanita, jantan dan betina, serta masih banyak lagi yang lainnya. Maha suci Allah yang telah menciptakan makhluknya secara berpasang-pasangan. Bahkan tumbuhan pun termasuk

11

makhluk yang berpasangan seperti yang terkandung dalam ayat berikut. Surat Yasin (36) ayat 36:

Arti: Mahasuci (Allah) yang telah menciptakan semuanya berpasang-pasangan, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka sendiri, maupun dari apa yang tidak mereka ketahui. Bukan hanya manusia dan hewan yang memiliki alat reproduksi jantan atau betina tetapi tumbuhan pun memilikinya. Alat reproduksi jantan tumbuhan berupa benang sari dan alat reproduksi betina tumbuhan yaitu putik. Sehingga tumbuhan itu sendiri dapat dikatakan berpasangan. Seperti disebutkan oleh ayat Al-Quran berikut. Surat ar-Rad (13) ayat 3:

Arti: Dan Dialah Tuhan yang membentangkan bumi dan sungaisungai padanya. Dan menjadikan padanya semua buah-buahan berpasang-pasangan, Allah menutupkan malam kepada siang.

12

Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan. Penyerbukan pada tumbuhan akan terjadi bila serbuk sari atau sel sperma yang terdapat di dalam anther dihantarkan ke putik. Selanjutnya serbuk sari akan sampai ke ovarium untuk bertemu dengan telur melalui tabung putik. Telur yang dibuahi akn berkembang menjadi embrio dan akhirnya menjadi benih,

berkembang menjadi buah. Hal itulah yang membuktikan dalam sains modern bahwa tumbuh-tumbuha pun berpasang-pasangan.

2.2.7. Bintang yang Cahayanya Menembus Pada zaman modern ini manusia sudah menemukan sinar-X yang cahayanya mampu menembus tubuh manusia sehingga manusia mampu mendeteksi penyakit yang sedang diderita seseorang. Ternyata adanya cahaya yang mampu menembus ini sudah difirmankan oleh Allah SWT. 14 abad yang lampau. Firman Allah dalam surat at Thariq ayat 1-3 :

Arti: Demi langit Allah Yang Maha Esa. Demi langit dan yang datang pada malam hari itu? (yaitu) bintang yang bersinar tajam. Sebagaimana kita lihat dalam ayat tersebut, orang-orang yang berakal melihat ayat-ayat Allah dan berusaha untuk memahami ilmu, kekuasaan dan kreasi seni-Nya yang tak terhingga dengan mengingat dan merenungkan hal-hal tersebut, sebab ilmu Allah tak terbatas, dan ciptaan-Nya sempurna tanpa cacat.Bagi orang yang berakal, segala

13

sesuatu di sekeliling mereka adalah tanda-tanda penciptaan oleh Allah. Pada prinsipnya, matahari termasuk ke dalam kelompok bintang karena matahari dapat menghasilkan cahaya yang berfungsi sebagai sumber energi di bumi juga sebagai sumber cahaya bagi kehidupan di bumi, sedangkan bulan memantulkan cahaya matahari, sehingga bulan tidak dapat dikatakan sebagai bintang.

2.2.8. Makhluk Hidup di Angkasa (UFO) Harus diketahui bahwa Yang menciptakan manusia dari tidak ada dan membentuknya dan meniupkan padanya dari ruh-Nya, dan mengokohkan ciptaan alam semesta ini termasuk keajaiban yang ada didalamnya, adalah juga Maha Kuasa untuk menciptakan luar angkasa dan makhluknya, Alquran telah menunjukkan adanya makhluk-makhluk yang tidak diketahui oleh manusia dimasa kenabian, demikian juga Alquran menunjukkan peran dari penemuan ilmiah, dan bahwa setiap berita akan ada waktu kemunculannya, Allah Azza wa Jalla berfirman: Surat An-Nahl : 8

Arti: (dan dia telah menciptakan kuda, bagal dan keledai, agar kamu menungganginya dan (menjadikannya) perhiasan. dan Allah menciptakan apa yang kamu tidak mengetahuinya) Ayat diatas mengisyaratkan bahwa ada beberapa makhluk yang diciptakan oleh Allah Ta'aala dari jenis hewan yang kita tidak mengetahuinya, ini karena Allah Ta'aala menyambungkan makhluk tersebut dengan kuda, bagal dan keledai yang merupakan jenis hewan.

14

Sampai hari ini, sains modern belum mampu membuktikan secara pasti ada tidaknya makhluk hidup diluar bumi. Memang sering kita dengar adanya laporan disuatu tempat pernah didatangi makhluk dari luar angkasa. Tetapi laporan-laporan itu belum dapat dibuktikan secra ilmiah. Kontroversi adanya makhluk hidup diluar angkasa ini akan terus berkembang sampai betul-betul dapat dibuktikan ada atau tidaknya makhluk hidup tersebut. Namun bila kita lihat di dalam Alquran ternyata Allah swt. telah mengisyaratkan adanya makhluk hidup di langit yang kerjanya sujud kepada Allah swt. Firman Allah dalam surat ar Radu ayat 15 :

Arti: Dan kepada Allahlah sujud (patuh) utnuk segala yang ada di dalam langit dan di bumi baik dengan kemauan sendiri maupun terpaksa dan sujud pula bayang-bayangnya pada waktu pagi dan petang hari. Dengan demikian firman Allah tersebut dapat disimpulkan bahwa dilangit ada makhluk ciptaan Allah yang berakal dan mempunyai bayang-bayang kerjanya sujud kepadanya. Tentang siapa makhluk ciptaan Allah yang dimaksud dalam ayat tersebut, tidak ada penjelasan secara pasti. Ada yang menduga malaikat, jin atau makhluk lainnya, hanya Allah lah yang Maha Tahu. Yang pasti sains modern sampai saat ini belum mampu mengungkap misteri tersebut. Dari semua penjalasan diatas terbuktilah bahwa Alquran memang benar-benar firman Allah, bukan ciptaan nabi Muhammad saw. karena tidak mungkin beliau menciptakannya.

15

2.3.

Mukjizat Alquran Untuk mengetahui kemukjizatan Alquran, paling tidak ada lima aspek

yang dapat menjadi bukti kemukjizatannya.

2.3.1. Tidak ada seorangpun yang mampu membuat seperti Alquran Alquran adalah karya Allah yang penuh dengan kekuatan dan keindahan yang ritme, tata bahasa, dan kosa katanya

merevolusionerkan Bahasa Arab sejak kitab suci itu diturunkan. Bersama kaligrafi, pembacaan Alquran merupakan bentuk seni tertinggi di dunia muslim untuk selama lebih dari 12 Abad. Adakah kitab suci yang bahasa aslinya masih hidup? Selain Alquran, semua kitab suci sudah tidak asli lagi. Alquran justru turun dengan Bahasa Arab yang sudah sempurna, sudah baku. Pada saat turunnya Alquran, orang Arab sangat menjunjung tinggi seni sastra. Alquran paling unggul dalam struktur san keindahan bahasa. Alquran mencapai tingkat tertinggi dari segi keindahaan bahasanya dan sangat mengagumkan bukan saja bagi orang mukmin, tetapi juga orang kafir. Berbagai riwayat menhyatakan bahwa tokohtokoh kaum musyrik seringkali secara sembunyi-sembunyi berupaya mendengarkan ayat-ayat Alquran yang dibaca oleh kaum muslim. Kaum muslim disamping mengagumi keindahan bahasa Alquran, juga mengagumi kandungannya, serta menyakini bahwa ayat-ayat Alquran adalah petunjuk kebahagiaan dunia dan akhirat. Tidak ada seorangpun yang mampu membuat seperti Alquran walaupun hanya satu surat saja. Allah menantang kepada siapapun yang meragukan Alquran, dengan tantangan secara bertahap. Awalnya orang-orang kafir diminta membuat sepuluh surat saja seperti Alquran. Hal ini disebutkan dalam Alquran Surat Hud ayat 13:

16

Arti: Bahkan mereka mengatakan: "Dia (Muhammad) telah membuat-buat Al Quran itu", Katakanlah: "(Kalau demikian), Maka datangkanlah sepuluh surat-surat yang dibuat-buat yang menyamainya, dan panggillah orang-orang yang kamu sanggup (memanggilnya) selain Allah, jika kamu memang orang-orang yang benar". Alquran menantang jago-jago dunia, siapa yang mampu membuat satu ayat saja yang sebanding dengan ayat dalam Alquran. Hingga kini, tidak ada yang mampu. Malah Nabi Muhammad pun tidak mampu. Lucunya, seorang jado sastra pada zaman Nabi pernah menyatakan kesanggupannya. Ia membuat ayat-ayat dan surat-surat pendek, yang dikiranya sebanding dengan Alquran. Ingin tahu? Ini salah satu ayatnya: Yaa Dhifdau DhifdaAin. Naqqi Maa Tunaqqiin alaiki fil Maa-I wa Asfalaki fith-Thiin. Hai kodok anak kodok. Bersihkanlah apa-apa yang engkau bersihkan. Bagian atas engkau di air, dan bagian bawah engkau di tanah. Ketimbang mendapat pujian, ia malah mendapat cemoohan tajam dari para penggemarnya. Dialah Musailamah yang mendapat julukan Al Kadzab (si pendusta). Sampai saat ini tak ada satupun makhluk yang mampu membuat satu surat pun yang dapat menyaingi Alquran. Surat AlBaqarah : 23

17

Arti: Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Quran yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad),

buatlahsatu surat (saja) yang semisal Al Quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar. Ayat ini merupakan tantangan bagi mereka yang meragukan tentang kebenaran Al Quran itu tidak dapat ditiru walaupun dengan mengerahkan semua ahli sastra dan bahasa karena ia merupakan mukjizat Nabi Muhammad SAW.

2.3.2. Keotentikan Alquran Allah menjamin Alquran tidak akan berubah sampai hari kiamat. Sebab dijaga kemurniannya oleh Allah. Firman Allah dalam surah Al-Hijr ayat 9:

Arti: Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan Sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya. Alquran sejak diturunkan sampai sekarang sudah berusia lebih dari 1400 tahun. Tetapi Alquran yang kita baca sekarang ini sama dengan Alquran pada zaman Rasulullah dahulu. Begitu banyak orang hafal Alquran di luar kepala sehingga jika ada kesalahan sedikit saja sudah bisa dapat diketahui. Manalah ada di dunia ini satu kitab setebal Alquran yang dihafal oleh ribuan orang dan terjaga keotentikannya selama 14 abad, kalau bukan Alquranul karin yang dijaga keotentikannya oleh Allah.

18

Alquran Al-Karim turun dalam masa sekitar 22 tahun atau tepatnya, menurut sementara Ulama, dua puluh dua tahun, dua bulan dan dua puluh dua hari. Ada beberapa faktor yang merupakan faktor-faktor pendukung bagi pembuktian otentisitas Alquran, yaitu: a. Masyarakat Arab, yang hidup pada masa turunnya Alquran, adalah masyarakat yang tidak mengenal baca tulis. Karena itu, satu-satunya andalan mereka adalah hafalan. Dalam hal hafalan, orang Arab bahkan sampai kini dikenal sangat kuat. b. Masyarakat Arab Khususnya pada masa turunnya Alquran dikenal sebagai masyarakat sederhana dan bersahaja,

kesederhanan ini, menjadikan mereka memiliki waktu luang yang cukup, disamping menambah ketajaman pikiran dan hafalan.

2.3.3. Keindahan dan ketelitian redaksi Alquran Abdurrazaq Nawfal, dalam Al-Ijaz Al-Adabiy li Al-Qur'an Al-Karim yang terdiri dari tiga jilid, mengemukakan sekian banyak contoh tentang keseimbangan tersebut, yang dapat kita simpulkan secara sangat singkat sebagai berikut. a. Keseimbangan antonimnya.

antara

jumlah

bilangan

kata

dengan

Al-hayah (hidup) dan al-mawt (mati), masing-masing sebanyak 145 kali;

Al-naf' (manfaat) dan al-madharrah (mudarat), masingmasing sebanyak 50 kali;

Al-har (panas) dan al-bard (dingin), masing-masing 4 kali; Al-shalihat (kebajikan) dan al-sayyi'at (keburukan), masingmasing 167 kali;

19

b. Keseimbangan

jumlah

bilangan

kata

dengan

sinonimnya/makna yang dikandungnya.

Al-harts dan al-zira'ah (membajak/bertani), masing-masing 14 kali;

Al-'ushb

dan

al-dhurur

(membanggakan

diri/angkuh),

masing-masing 27 kali;

Al-dhallun dan al-mawta (orang sesat/mati [jiwanya]), masing-masing 17 kali;

c. Keseimbangan antara jumlah bilangan kata dengan jumlah kata yang menunjuk kepada akibatnya.

Al-infaq (infak) dengan al-ridha (kerelaan), masing-masing 73 kali;

Al-bukhl

(kekikiran)

dengan

al-hasarah

(penyesalan),

masing-masing 12 kali;

Al-kafirun

(orang-orang

kafir)

dengan

al-nar/al-ahraq

(neraka/ pembakaran), masing-masing 154 kali; d. Keseimbangan antara jumlah bilangan kata dengan kata penyebabnya.

Al-israf (pemborosan) dengan al-sur'ah (ketergesa-gesaan), masing-masing 23 kali;

Al-maw'izhah (nasihat/petuah) dengan al-lisan (lidah), masing-masing 25 kali;

Al-asra (tawanan) dengan al-harb (perang), masing-masing 6 kali;

e. Di

samping

keseimbangan-keseimbangan

tersebut,

ditemukan juga keseimbangan khusus.

20

Kata yawm (hari) dalam bentuk tunggal sejumlah 365 kali, sebanyak hari-hari dalam setahun. Sedangkan kata hari yang menunjuk kepada bentuk plural (ayyam) atau dua (yawmayni), jumlah keseluruhannya hanya tiga puluh, sama dengan jumlah hari dalam sebulan. Disisi lain, kata yang berarti "bulan" (syahr) hanya terdapat dua belas kali, sama dengan jumlah bulan dalam setahun.

2.3.4. Berita ghaib dalam Alquran Alquran mengungkap sekian banyak ragam hal gaib. Alquran mengungkapkan kejadian masa lampau yang tidak diketahui lagi oleh manusia, karena masanya telah demikian lama, dan

mengungkapkan juga peristiwa masa datang atau masa kini yang belum diketahui manusia. Tentu saja peristiwa masa datang yang belum terjadi seperti yang diberitakan oleh ayat Alquran-tidak dapat dijadikan bukti mukjizat Alquran dari aspek pemberitaan gaibnya. Karena, bagi yang tidak percaya-apa yang diungkapkan itu boleh jadi berkata, itu tidak benar. Tetapi peristiwa masa datang yang telah terbukti kebenarannya atau peristiwa masa lampau yang tidak dikenal masyarakat pada masa turunnya Alquran dan masa yang jauh sesudahnya, kemudian diungkap Alquran, dapat menjadi bukti bahwa informasi tersebut datangnya pasti bukan dari manusia, tetapi dari Allah Yang Maha Mengetahui. Peristiwa gaib pada masa lampau yang diungkapkan oleh Alquran, misalnya, adalah peristiwa tenggelamnya Firaun dan diselamatkannya badannya, terdapat dalam Alquran dalam surat Yunus ayat 92:

21

Arti: Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu, supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tandatanda kekuasaan Kami. Sungguh luar biasa firman Allah Swt. tersebut. Bagaimana mungkin Nabi Muhammad saw. Mengetahui peristiwa yang terjadi sekitar 1.200 tahun SM dan baru terbukti kebenarannya ketika pada tahun 1896, ahli purbakala Loret menemukan satu mumi di lembah raja-raja Luxor Mesir, yang dari data-data sejarah terbukti bahwa ia adalah Firaun yang bernama Maniptah dan yang pernah mengejar Nabi Musa a.s.. Selain dari itu, pada tanggal 8 Juli 1908, Elliot Smith mendapatkan izin dari pemerintah Mesir untuk membuka pembalutpembalut mumi itu. Apa yang ditemukannya adalah satu jasad utuh, seperti yang diberitakan oleh Alquran melalui Nabi yang ummiy (tak pandai membaca dan menulis itu). Mungkinkah ini? Setiap orang yang pernah berkunjung ke museum Kairo, akan dapat melihat Firaun tersebut.

2.3.5. Keajaiban Ayat-ayat Alquran Dr. Musthafa Mahmud, mengutip pendapat Rasyad Akhalifah menyatakan, huruf-huruf hijaiyah yang terdapat pada awal beberapa surat semuanya habis dibagi 19 sesuai dengan huruf:

22

Huruf Qof yang merupakan awal dari surat ke-50 ditrmukan terulang sebanyak 57 kali atau 3x19. Huruf-huruf Kaf-Ha-Ya-Ain-Shod dalam surat Maryam ditemukan sebanyak 798 kali atau 42x19. Huruf Nun yang memulai surat Al-Qalam ditemukan sebanyak 133 atau 7x19. Kedua huruf Yasin pada surat ditemukan sebanyak 285 atau 15x19. Kedua huruf Thaha pada surat Thaha masing-masing berulang sebanyak 342 kali. Sama dengan 19x8. Huruf-huruf Ha-mim ditemukan sebanyak 2166 atau 144x19. Bilangan-bilangan ini yang dapat ditemukan langsung dari yasin masing-masing

celah-celah ayat Alquran oleh Rasyad Quran. Karena seandainya ada ayat yang berkurang atau berlebih atau ditukar kata dan kalimatnya dengan kata atau kalimat yang lain, maka tentu perkalian-perkalian tersebut menjadi kacau.

2.4.

Prediksi Alquran Prediksi (ramalan) biasanya berkonotasi jelek bila dikaitkan dengan

hal-hal yang bersifat takhayul dan khurafat. Misalnya seorang paranormal meramalkan tentang hari depan dan keberuntungan seseorang. Pekerjaan seperti ini dilarang oleh Allah bila cara memprediksikannya tidak didasarkan pada kaidah-kaidah ilmiah, tetapi dengan meminta bantuan kepada syetan. Berbeda halnya dengan ayat-ayat Al-Quran yang berisi prediksi terhadap sesuatu hal. Karena Al-Quran adalah firman Allah, maka semua prediksi ayat-ayat Al-Quran terbukti kebenarannya. Hal ini sekaligus menambah bukti tentang kebenaran Al-Quran itu.

23

2.4.1. Kemampuan Manusia Menaklukan Ruang Angkasa Pada zaman Rasulullah saw. empat belas abad yang lalu, membicarakan masalah ruang angkasa merupakan suatu hal yang di luar jangkauan akal pikiran mereka. Sebab ilmu pengetahuan saat itu belum sampai kesana. Al-Quran memprediksikan bahwa kelak manusia akan mampu menaklukan ruang angkasa. Prediksi Al-Quran ini ternyata terbukti kebenarannya pada zaman sekarang ini. Manusia kini sudah mampu menginjakkan kakinya di bulan, dan mampu mengelilingi dunia. Seluruh ciptaan atau mahluk hidup yang berada di atas bumi telah disiapkan untuk melayani kebutuhan manusia sehingga memungkinkan manusia untuk memanfaatkannya. Manusia juga tidak hanya diberi kekayaan yang ada di langit dan di bumi, melainkan kemampuan untuk menembus batas-batas bumi serta mengamati tanda-tanda kebesaran Allah : Surat Al-Baqarah ayat 33

Arti: Hai jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan Inilah tantangan dan juga panggilan Allah SWT kepada manusia untuk menaklukkan lapisan-lapisan ruang luar angkasa dan menjelajahi langit. Tapi, dengan jelas Allah SWT menyatakan bahwa hal ini tidak mungkin dilakukan tanpa kekuasaan Allah SWT. Al-Quran menunjukkan adanya eksistensi sesuatu yang ada di balik alam semesta dengan menunjukkan kehidupan yang terjadi di alam semesta itu sendiri. Al-Quran mengajak manusia untuk mengenal Allah melalui kesempurnaan dan keutamaan hukum-

24

hukumNya. Di dalam hukum alam semesta terdapat keserasian dan kesatuan. Ada keseragaman mutlak di dalamnya. Sehingga muncul berbagai kemungkinan dalam pemikiran manusia ketika mencoba memahami alam semesta. Pengalaman manusia telah membawanya menembus dan melampaui perbatasan ruang angkasa sampai bulan dan planet Venus dan Mars.

2.4.2. Jaminan Allah terhadap Keselamatan Nabi Muhammad SAW Allah Swt. menjamin keselamatan Nabi Muhammad saw. dengan firman-Nya dalam surat Al-Maidah : 67

Arti: Wahai Rasul, sampaikan apa yang telah diturunkan kepadamu dari Tuhanmu, dan jika kamu tidak melakukan berarti kamu tidak menyampaikan risalah-Nya. Allah menjagamu dari bahaya manusia, sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.

Sebagai contoh misalnya peristiwa menjelang hijrahnya Nabi Muhammad saw. ke Madinah. Pada saat itu, para pemimpin kafir Quraisy sudah sepakat membunuh Nabi Muhammad saw. untuk menggantikan dakwah. Maka, tiap saat mereka mengintai Nabi Muhammad siang dan malam, dengan maksud bila beliau dijumpai di tempat yang sunyi, baliau akan dibunuh. Pada malam saat Rasulullah hendak hijrah ke Madinah, sepasukan pemuda perkasa dan para ketua kabilah musyrikin Makkah mengepung beliau dengan senjata terhunus.

25

Ternyata rencana mereka diketahui oleh Nabi Muhammad saw. lewat pemberitahuan Malaikat Jibril. Ali bin Abi Thalib diminta menggantikan tidur di kamar beliau. Lalu Rasulullah saw. bersama dengan Abu Bakar Siddik menyelinap pergi hijrah ke Madinah dengan selamat sedangkan para pasukan kafir Quraisy tertidur di depan rumah Rasulullah berkat kekuasaan Allah Swt. Peristiwa tersebut menunjukkan kebenaran prediksi Al-Quran bahwa Nabi Muhammad akan dilindungi oleh Allah dari gangguan manusia. Seandainya Rasulullah wafat dibunuh oleh orang kafir, maka kebenaran Al-Quran patut diragukan. Tetapi ternyata terbukti bahwa wafatnya Rasulullah tidak disebabkan karena dibunuh oleh orang kafir, tetapi beliau wafat karena sakit.

2.4.3. Orang Kafir Tidak Akan Mampu Memadamkan Cahaya Allah Usaha orang kafir untuk memadamkan narullah (agama Allah) sudah dilakukan sejak zaman Rasulullah dahulu sampai sekarang. Berbagai macam cara sudah mereka lakukan, baik dengan cara yang halus maupun dengan cara yang kasar. Firman Allah dalam surat Al-Baqarah ayat 120

Arti: Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)". Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka

26

setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.

Tetapi usaha mereka terbukti tidak berhasil. Saat ini umat muslim sangat banyak tersebar di seluruh dunia. Hal ini menunjukkan kebenaran prediksi Al-Quran dalam surat At-Taubah ayat 32.

Arti: Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahayaNya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai.

Dilanjutkan dengan surat As-Shaff ayat 7-9:

27

Arti: (7)Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan dusta terhadap Allah sedang dia diajak kepada Islam? Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang zalim. (8)Mereka ingin hendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya meskipun orang-orang kafir benci. (9)Dia-lah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya di atas segala agama-agama meskipun orang-orang musyrik benci.

Lebih jauh dari itu orang-orang kafir berupaya sekuat kemampuan mereka untuk memadamkan cahaya Islam dengan segala potensi, kekayaan dan jiwa mereka. Media massa adalah sarana yang paling efektif yang mereka gunakan untuk

memadamkan cahaya kebenaran itu. Televisi mereka gunakan untuk merusak citra Islam, dan mempropaganda agama mereka. Pada saat yang sama mereka mempublikasikan segala bentuk kemusyrikan dan kemaksiatan lewat televisi yang mereka kuasai. Misionaris datang ke dunia Islam bersama para penjajah, menawarkan cinta kasih dengan makanan, kesehatan dan bantuan lainnya. Pada saat mereka merasa tidak mampu memadamkan cahaya Islam dengan media masa itu, maka mereka menggunakan senjata terakhir, yaitu perang fisik dan pemusnahan umat Islam. Inilah hakekat yang harus diketahui orang-orang beriman dan para dai. Hakekat ini telah terbukti dengan realitas yang terjadi. Inilah yang terjadi di Palestina, Bosnia, Irak, Afghanistan, Rusia, India, Pilipina,

28

Thailand, Burma, Singapura, Timor Timur, Maluku dll. Di Palestina umat Islam dibantai oleh Yahudi, di Rusia umat Islam dibantai oleh komunis, di Bosnia, Pilipina, Muluku dll umat Islam dibantai Kristen, di India umat Islam dibantai oleh Hindu, di Thailand dan Burma umat Islam dibantai oleh Budha. Demikianlah umat Islam menjadi musuh bersama, hanya karena mereka menyembah Allah. Dan sangat jika Yusuf Al-Qaradhawi mengatakan bahwa kekafiran adalah satu agama.

2.4.4. Muhammad SAW adalah Nabi Terakhir Al-Quran yang mulia menjelaskan bahwaNabi Muhammad saw. adalah nabi terakhir.

Arti: Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang lakilaki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS Al-Ahzab 33:40)

Dalam ayat ini, Nabi Muhammad saw. diberi gelar khatam an-nabiyyin. Khatam (tutup) dalam bahasa Arab berarti sesuatu yang mengakhiri sesuatu yang lain. Khatam dapat diartikan sebagai materai yang dengannya surat-surat diamankan, cincin stempel yang digunakan untuk menyegel surat. Khatam juga dapat diartikan diselesaikannya sesuatu. Gelar khatam an-nabiyyin yang disebutkan dalam ayat ini berarti Nabi Muhammad adalah Nabi yang mengakhiri kenabian. Berakhirnya kenabian ini bukanlah sebuah

29

kemunduran, tetapi merupakan tanda bahwa ajaran yang dibawa oleh para nabi sebelumnya telah sempurna dan disampaikan seluruhnya. Kata khatam an-nabiyyin (penutup nai-nabi) menurut orang-orang Ahmadiyah Qodian diartikan sebagai cincin nabi-nabi, sehingga mereka mengakui bahwa Muhammad SAW bukanlah nabi terakhir tetapi ada nabi lagi sesudah itu, yaitu Mirza Ghulam Ahmad. Padahal kata khatama dalam kamus al-Munawir (1997: 332) diartikan: menyelesaikan, membaca seluruhnya dan membubuhi cap. Dengan demikian tidak tepat bila kata nabiyyina diartikan sebagai cincin nabi-nabi. Pengertian ini ditopang oleh hadits Rasullah SAW: Tidak ada lagi nabi sesudahku (HR. Bukhari) Al-Quran juga menjelaskan bahwa Al-Quran diturunkan pada Rasulullah saw. adalah sebagai peringatan bagi sekalian alam. Hal ini menunjukkan bahwa pengutusan Rasulullah saw. adalah bagi semesta. Kesempurnaan ajaran yang dibawa oleh Muhammad saw. adalah sedemikian hingga al-Quran disifati oleh Dia Yang Maha Mengetahui Lagi Menciptakan sebagai sesuatu yang sudah mencukupi untuk menjadi peringatan bagi seluruh semesta. Ini memperkuat argumen bahwa Rasulullah saw. adalah nabi terakhir, dari sisi bahwa ajarannya demikian sempurnanya sehingga coverage (jangkauannya) adalah seluruh semesta (al-alamin). Pernyataan Allah SWT bahwa Muhammad SAW adalah nabi terakhir adalah satu pernyataan yang luar biasa. Sebab memprediksi sesuatu yang tidak akan terjadi jauh lebih sulit dibandingkan dengan memprediksi sesuatu yang akan terjadi. Apalagi dalam kenyataannya banyak orang yangmengaku sebagai nabi. Mulai dari Musailamah alKadzab, Mirza Ghulam Ahmad, sampai Eliya Muhmmad dari Amerika Serikat. Namun semuanya terbukti tidak ada satu pun dari

30

mereka yang layak disebut sebagai nabi. Hal ini membuktikan kebenaran prediksi Al-Quran.

2.5.

Ketinggian Ajaran Islam Ajaran Islam itu tinggi dan tidak ada yang mampu menandingi

ketinggiannya (HR. Bukhari) Islam adalah agama yang mempunyai konsep yang jelas, lengkap dan dapat dibuktikan kebenarannya. Seluruh konsep Islam telah dijabarkan dalam Alquran. Sedangkan ajaran, konsep atau system selain Islam adalah buatan manusia yang cendrung berubah-ubah setiap saat, tidak jelas, dan tidak lengkap. Konsep Islam dilandasi oleh syahadatain, sedangkan selain Islam menjadikan pemikiran jahiliyah sebagai dasarnya. Syahadah adalah kalimat yang tinggi yang dijadikan sebagai kalimat tauhid dan kalimat taqwa. Gambaran kalimat tauhid ini di dalam Al-Quran adalah kalimat toyyibah yaitu kalimah yang baik, teguh, dan kuat. Pemikiran jahiliyah sebagai landasan dari konsep selain Islam merupakan kalimat syirik yang menjadi saingan konsep dan sistem Islam. Konsep jahili berdasarkan semangat jahiliyah seperti materialisme, kapitalisme, komunisme dan isme lainnya. Isme-isme ini tidak mempunyai kekuatan, dan merupakan kalimat khabitsah yang buruk, lemah, dan tidak kuat. Untuk membuktikan ketinggian ajaran Islam dapat dikaji unsur-unsurnya, yaitu dalam bidang aqidah, syariah, dan akhlak, kemudian dibandingkan dengan ajaran yang lain.

2.5.1. Bidang Aqidah Akidah adalah sesuatu yang dianut oleh manusia dan diyakininya baik berwujud agama dan yang lainnya. Akidah (kepercayaan) itu adalah sesuatu hal yang pertamatama yang diserahkan oleh Rasulullah dan yang dituntutnya dari manusia untuk dipercayai dalam tahapan pertama daripada tahapantahapan dakwah Islamiyah dan yang merupakan pada seruan setiap Rasul yang diutus oleh Allah SWT.

31

Akidah secara etimologi berarti ikatan atau sangkutan. Dan secara terminologi berarti creedo, creed yaitu keyakinan hidup.Iman dalam arti yang khusus, yakni pengikraran yang bertolak dari hati. Bentuk jamaknua aqaid atau marifat, ilmu ushuluddin, ilmu kalam, ilmu hakikat dan ilmu tauhid. Sayid Sabiq mengemukakan bahwa pengertian keimanan atau aqidah itu tersusun dari enam perkara yaitu: 1. Marifat kepada Allah 2. Marifat dengan Alam yang ada dibalik alam semesta ini. 3. Marifat dengan kitab-kitab Allah 4. Marifat dengan Nabi-nabi serta Rasul-rasul Allah. 5. Marifat dengan hari akhir 6. Marifat dengan takdir
AQIDAH KETUHANAN ISLAM Di dalam agama Islam masalah aqidah ketuhanan terli-hat jelas pada prinsip ajaran Tauhid, yaitu hanya Alloh semata Tuhan seluruh alam semesta, sehingga yang ber-hak untuk disembah pun hanya Alloh semata. YAHUDI Agama Yahudi meyakini keesaan Alloh dalam ketuhanan Nya, namun umat Yahudi meyakini bahwa Alloh memili ki putera, yaitu Uzair. Sehingga dalam peribadatannya se lain menyembah Alloh, mereka juga menyembah Uzair atau Ezra. KRISTEN ( Protestan ) Agama Kristen Protestan adalah sempalan dari agama Ka tholik. Umat Protestan mengaku mengesakan Tuhan, namun dalam keesaan yang berbilang, yaitu Tuhan itu Esa namun terdiri dari 3 oknum, yaitu Alloh ( Tuhan Bapa ), Isa atau Yesus ( tuhan anak ) dan Roh Qudus, yang ke-mudian disebut dengan Trinitas atau Tritunggal. Sehing-ga dalam peribadatannya mereka menyembah kepada se-mua oknum tuhan tersebut.

32

KATHOLIK

Agama Katholik adalah sempalan dari agama Ortodox. Umat Katholik mengaku mengesakan Tuhan dengan keesaan yang berbilang yang tercermin dalam ajaran Trinitas atau Tritunggal, yaitu : Tuhan Bapa, tuhan anak dan Roh Qudus. Selain itu mereka juga menyembah Bunda Maria.

HINDU

Agama Hindu menetapkan Tuhan tertingginya adalah Iswara atau Trimurti yang terdiri dari Dewa Brahma, Dewa Wisnu dan Dewa Ciwa. Namun dalam peribadatannya umat Hindu terbelah-bagi, sebagian ada aliran yang me-nyembah Brahma, ada yang menyembah Wisnu dan ada pula yang menyembah Ciwa. Agama Hindu Bali ( Gama Bali ) termasuk yang menyembah Ciwa. Selain itu mere-ka juga menyembah dewa-dewi lainnya yang jumlahnya sangat banyak.

BUDHA

Dalam agama Budha, Tuhan atau dewa tertinggi mereka digambarkan sebagai seorang yang berbentuk manusia se dang duduk bersila dengan bertelanjang dada. Dan sifat-sifat dewa-dewi lainnya sama dengan agama Hindu, yai-tu ada yang tampan atau cantik, namun ada pula yang bu-ruk rupa. KENABIAN

ISLAM

Agama Islam meyakini bahwa sosok para nabi adalah pri badi pilihan yang terjaga dari segala macam sifat tercela, bahkan sebelum mereka diangkat menjadi nabi. Namun demikian, para nabi adalah manusia biasa yang tidak memiliki sifat-sifat ketuhanan.

YAHUDI

Agama Yahudi banyak memberikan sifat-sifat yang terce la kepada para nabi, seperti : pemabuk, pezina, mata keranjang dan lain-lain, baik sebelum maupun setelah menjadi nabi. Bahkan mereka tak segan-segan membunuh pa ra nabi yang tidak sesuai dengan hawa nafsu mereka.

KRISTEN ( Protestan )

Agama Kristen Protestan membolehkan seorang nabi me miliki masa lalu yang buruk, sebagaimana Rosul Paulus yang mantan musuh besar Nabi Isa.

33

KATHOLIK

Agama Katholik selain membolehkan seorang nabi memi liki masa lalu yang buruk, mereka juga mengkultuskan para nabi, bahkan memberikan sebagian sifat Tuhan kepa da para nabi.

HINDU

Agama Hindu tidak mengakui adanya para nabi. Mereka hanya percaya kepada para Reci yang bertapa dan menda pat wangsit berkenaan dengan agama mereka.

BUDHA

Agama Budha juga tidak mengenal adanya para nabi. Me reka hanya mengakui adanya orang-orang suci yang berupaya mencapai tingkat kebudhaan. KITAB SUCI Dalam agama Islam, kitab suci Al-Quran adalah firman Alloh, bukan buatan atau rekaan Nabi Muhammad shollallohu alaihi wa sallam yang mesti diriwayatkan secara mutawatir sebagaimana aslinya. Ada pun perkataan Nabi shollallohu alaihi wa sallam adalah hadits, yang hadits pun mesti diriwayatkan secara shohih atau hasan.

ISLAM

YAHUDI

Dalam agama Yahudi, kitab suci mereka telah musnah ke tika perkampungan mereka diserbu oleh Bukhtunshir. Penulisan kembali kitab TAURAT dan TALMUD tidak la-gi diketahui penulisnya dan waktu penulisannya.

KRISTEN ( Protestan )

Dalam agama Kristen Protestan, kitab suci mereka yaitu Injil versi King James, tidak lagi orisinil. Di samping periwayatannya yang tidak mutawatir, bahkan tidak shohih, yang berbahasa aslinya pun tidak lagi diketahui. Bahkan dimungkinkan bagi mereka untuk melakukan revisi pada Injil-Injil-nya tersebut.

KATHOLIK

Dalam agama Katholik, kitab suci mereka yaitu Injil ver-si Douay tidak lagi orisinil. Karena periwayatannya yang tidak mutawatir, bahkan tidak shohih, yang berbahasa as-linya pun tidak lagi diketahui. Selain itu, Injil versi Katho lik banyak mengalami penambahan yang tidak ada pada Injil versi Protestan.

34

HINDU

Kitab suci agama Hindu yaitu Veda, tidak hanyalah kidung-kidung gubahan para reci dan pertama yang dibuku kan tanpa diketahuo penulis dan waktu ditulisnya. Bah-kan tidak semua orang Hindu diizinkan mendengar dan membaca kitab Veda, yaitu Kasta Brahmana, Ksatria dan Waisya. Sedangkan kasta Sudra dan Paria dilarang keras mendengarkan Veda.

BUDHA

Kitab suci agama Budha yaitu Tripitaka hanya khutbahkhutbah Sidharta Gautama yang ditulis abad sepening-gal Sidharta, itu pun belum lengkap. Ditulis baru secara lengkap sekitar 4 abad setelah meninggalnya Sidharta. Dengan demikian kitab suci Tripitaka bukan wahyu.

Dalam masalah aqidah konsep Islam begitu jelas sehingga dgn aqidah yg mantap seorang muslim menjadi terikat pada ketentuan-ketentuan Allah dan Rasul-Nya. Konsep syariah atau hukumnya juga jelas sehingga umat Islam dapat melaksanakan peribadatan dgn baik dan mampu membedakan antara yg haq dgn yg bathil begitulah seterusnya dalam ajaran Islam yg serba jelas apalagi pelaksanaannya dicontohkan oleh Rasulullah Saw. Allah SWT telah memberikan penawar jiwa yang paling kuat dan senjata yang paling tajam dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, kesusahan hidup, dan bencana-bencananya melalui Islam yaitu berdzikir kepada Allah.

2.5.2. Bidang Akhlak Akhlak sebagai salah satu ajaran inti dalam Islam mendapat perhatian sangat besar.Akhlak merupakan sisi yang mempengaruhi penilaian seorang di mata Allah SWT. Dalam hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah, Rasulullah Saw bersabda: Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada wajah dan harta kalian, tetapi Allah melihat kepada hati dan perbuatan kalian. (HR.
35

Muslim). Dalam Hadits lain disebutkan: Tidak ada perkara yang lebih berat dalam timbangan seorang Mukmin pada hari Kiamat nanti dari akhlak yang baik. (HR. Tirmidzi). Sesungguhnya diantara orang yang paling aku cintai dan paling dekat tempatnya di Hari Kiamat nanti adalah orang yang paling baik akhlaknya.Akhlak yang baik mampu mengangkat dan memuliakan derajat seorang Muslim.Sesungguhnya seorang Mukmin bisa meraih derajat ahli puasa dan qiyamullail dengan akhlak yang baik.(HR. Abu Dawud dan Hakim) Begitu besar perhatian Islam terhadap ajaran akhlak.Seakan pengajaran akhlak menjadi misi yang sangat dijunjungtinggi Rasulullah Saw dalam berdakwah.Betapa tidak akhlak mewakili eksterior (tampilan luar) seorang Muslim, yang pada selanjutnya mempengaruhi kondisi dan nasibnya kemudian di Akhirat.Tidak sebatas ini, bahkan akhlak mempengaruhi jatuh bangunnya sebuah komunitas, bahkan Umat. Sebagaimana syair yang dilantunkan oleh penyair ternama Syauqi: Satu Umat dipengaruhi dengan akhlaknya, jika akhlak (mulia) pudar maka Umat itu juga akan punah Diantara krisis yang menimpa umat dewasa ini adalah krisis keteladanan.Sungguh saat dunia membutuhkan pemimpin yang adil yang bisa menjadi teladan bagi rakyatnya.Teladan yang baik ada pada diri Muhammad, Rasullullah SAW, dimana Allah SWT mendidiknya langsung dengan didikan yang baik. Pada diri beliaulah contoh yang paling ideal dan keteladanan tertinggi sesuai dengan Alquran untuk kehidupan yang saling melengkapi dan berimbang, yaitu antara ideal dan kenyataan, antara hati dan akal, antara iman dan ilmu, dan antara ruh dan materi, antara unsure individu dan social, antara hak Allah dan manusia sebagai makhluk. Seperti yang di firmankan Allah SWT dalam Surat Al- Ahzab ayat 21:

36

Arti : Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suritauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi yang

mengharap (rahmat) Allah dan ( kedatangan) Hari Kiamat dan dia banyak menyebut Allah Muhammad Rasulullah SAW adalah pribadi agung , suri tauladan bagi umat manusia. Beliau diutus sebagai pelengkap dan penutup syariat-syariat sebelumnya. Lengkap dan sempurna yang tertuang dalam Al-Quran sertah As-sunnah. Dua sumber yang akan menjamin keselamatan manusia baik di dunia maupun di akhirat selama manusia berpegang teguh kepadanya.

2.5.3. Bidang Syariah Firman Allah tersebut terdapat dalama surah Al-Jatsiyah ayat 18 yang artinya: Kemudian kami jadikan bagiu kamu sebuah syariah, maka ikutilah syariah itu, dan jangan kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui Syariah pada asalnya bermakna jalan yang lempeng. Secara istilah,Syariat adalah peraturan-peraturan yang diciptakan Allah atau yang diciptakan pokok-pokoknya di dalam berhubungan dengan Tuhannya, dengan saudara sesama muslim, dengan saudara sesama manusia, dengan alam dan hubungannya dengan kehidupan. Pengertian syariah yang sering dipakai dikalangan para ahli hukum, ialah:Hukum-hukum yang diciptakan oleh Allah SWT untuk segala hambaNya agar mereka itu mengamalkannya untuk kebahagiaan dunia akhirat, baik hukum-hukum itu bertalian dengan perbuatan, aqidah dan akhlak.

37

Syariah berpusat pada dua segi kehidupan yang cukup mendasar yaitu aspek ibadah dan muamalah. 1) Aspek Ibadah Aspek ibadah terdiri dari dua jenis yaitu ibadah dalam pengertian umum dan ibadah dalam pengertian khusus. Ibadah dalam pengertian umum yakni semuaamalan yang diizinkan oleh Allah dan yangn tidak ditetapkan secara terperinci mengenai keharusan mengerjakannya. Sedangkan ibadah dalam arti khusus yakni apa-apa yang telah ditetapkan Allah secara terperinci baik tingkat maupun kaifiyat atau dalam cara-cara tertentu. Sesuai dengan fungsi, tujuan dan nilai yang terkandung dalam peribadatan dapat diketahui tiga macam bentuk ibadah yaitu Ibadah syahsiyah adalah ibadah perorangan dalam rangka pembentukan watak yang formil yakni kepribadian muslim, seperti ibadah shalat dan syahadat. Ibadah ijtimaiyah syaltout yaitu ibadah kemasyarakatan yang bernilai amaliyah social untuk membentuk rasa tanggung jawab sosial, seperti zakat dan puasa. Ibadah siyasah adalah ibadah yang secara tidak langsung terkandung aspek politis biasanya berupa ibadah haji untuk membina persatuan dan kesatuan umat. 2). Aspek Muamalah Ekonomi syariah merupakan ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah-masalah ekonomi rakyat yang dilhami oleh nilai-nilai Islam dimana prinsip tauhid yang Ekonomi syariah atau

mengedepankan nilai-nilai Ilahiyyah.

sistem ekonomi koperasi berbeda dari kapitalisme, sosialisme, maupun negara kesejahteraan (Welfare State)

38

Berikut adalah ayat Al-Quran yang mengatur tentang syariah:

Q.S Al-Baqarah:188 Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang bathil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui QS. al-Hadid (57) : 7 Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya.Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.

Perbedaan Konsep Ekonomi Kapitalis, Islam dan Sosialis

Konsep

Kapitalis

Islam

Sosialis

Sumber kekayaan

Sumber kekayaan sangat

Sumber Kekayaan alam

Sumber kekayaan sangat

39

langka( scarcity of resources)

semesta dari ALLAH SWT

langka (scarcity of resources)

Kepemilikan

Setiap pribadi di bebaskan untuk memiliki semua kekayaan yang di peroleh nya

Sumber kekayayan yang kita miliki adalah titipan dari ALLAH SWT

Sumber kekayaan di dapat dari pemberdayaan tenaga kerja (buruh)

Tujuan Gaya hidup perorangan

Kepuasan pribadi

Untuk mencapai ke makmuran/sucess (Al-Falah), di dunia dan akhirat

Ke setaraan penghasilan di antara kaum buruh

Table di atas menerangkan 3

konsep sistem per

ekonomian yaitu: Kapitalis, Islam dan Sosialis. Konsep dari ekonomi kapitalis di mana sumber kekayaan itu sangat langka dan harus di peroleh dengan cara bekerja keras di mana setiap pribadi boleh memiliki kekayaan yang tiada batas, untuk mencapai tujuan hidup nya. Dalam sistim ekonomi kapitalis perusahaan di miliki oleh perorangan. Terjadi nya

pasar (market) dan terjadi nya demand and supply adalah ciri khas dari ekonomi kapitalis. Keputusan yang di ambil atas issue issue yang terjadi seputar masalah ekonomi sumber nya adalah dari kalangan kelas bawah yang membawa masalah tersebut ke level yang lebih atas.
40

BAB III KESIMPULAN

Kesimpulan yang didapat dari makalah ini adalah terbuktinya kebenaran Alquran. Alquran merupakan benar-benar Firan Allah SWT, karena tidak mungkin kitab yang sesempurna ini merupakan buatan manusia atau Rasulullah SAW yang ummiy (tidak bisa membaca dan menulis), hidup sekitar 14 abad silam, dan teknologi pada zaman itu masih sangat sederhana. Padahal isi kandungan dari Alquran terdapat tentang ilmu sains modern yang dibuktikan pada abad ke-21 ini. Selain itu, kandungan Alquran terdapat prediksi-prediksi kejadian pada masa setlah Alquran turun. Sudah jelas bahwa Alquran merupakan Firman Allah SWT. Ajaran Islam merupakan dien paling lengkap dan sempurna. Islam mampu menyelesaikan setiap permasalahan uamat manusia, termasuk persoalan yang menurut banyak orang sulit untuk diselesaikan. Maka islam adalah satusatunya solusi dan hanya dengan kembali ke bawah naungan islam kehidupan bumi ini akan aman, tentram dan damai.

41