KLIPING

SEJARAH
Sistem Pemerintahan Orde Lama, Orde Baru, dan Reformasi

Disusun oleh : Robi maulana

Kelas XII IPA 1

SMA NEGERI 2 MANDAU
TP 2010/2011

. kritik dan saran para pembaca akan penulis terima dengan senang hati demi penyempurnaan kliping ini di masa yang akan datang.KATA PENGANTAR Seraya memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT karena saya menyadari bahwa berkat rahmat dan hidayatnya saya dapat menyelesaikan Kliping “Sisem pemerintahan Indonesia dari masa ke masa ini. Kliping ini disusun dalam rangka memenuhi persyaratan tugas yang diberikan oleh ibu guru. Saya menyadari bahwa Kliping ini masih terdapat kekurangan dan kelemahannya. Sehubungan dengan tersusunnya Kliping ini saya dapat mendapat bantuan dari berbagai pihak. oleh karena itu.

.............................1...................................... Tujuan..3 Ciri-ciri Terorisme ...............................................................................1........ i DAFTAR ISI ..................... 2.. 5 2...................................2...................1......................................................................................................... ii BAB I PENDAHULUAN 1.1 Pengertian Terorisme ............................................2 Rumusan Masalah .... Motif......DAFTAR ISI KATA PENGANTAR .......................... Penyebab dan Akibat ...................... 4 2..................3 Tujuan penulis ..............................1 Tujuan Terorisme ............................................................1 Pengertian nasional .............................................................. 4 2..........................................................2..................................1 Latar Belakang Masalah .................... 1 1....................................................... ............... 3 2................ BAB II TERORISME 2. 2 1............. 2 4 5 ....................................2 Pengertian internasional ............

melarang segala pelayaran Belanda sepanjang konflik ini agar Belanda tidak mempunyai dukungan logistik maupun suplai yang diperlukan untuk membentuk kembali kekuasaan kolonial. Sulawesi. Jawa Timur. dan lainnya langsung berangkat mempertahankan kediaman Soekarno. Jawa Tengah. persatuan kelautan Australia yang bersimpati dengan usaha kemerdekaan. akibatnya para nasionalis . Perang kemerdekaan Dari 1945 hingga 1949. para pemuda. Usaha Belanda untuk kembali berkuasa dihadapi perlawanan yang kuat. Pada 18 Agustus 1945 Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) melantik Soekarno sebagai Presiden dan Mohammad Hattasebagai Wakil Presiden dengan menggunakan konstitusi yang dirancang beberapa hari sebelumnya. Kalimantan (tidak termasuk wilayah Sabah. pasukan Belanda segera merebut kembali ibukota kolonial Batavia. Setelah kembali ke Jawa. Kabar mengenai proklamasi menyebar melalui radio dan selebaran sementara pasukan militer Indonesia pada masa perang. Maluku (termasuk Papua) dan Nusa Tenggara. dari 8 Kelompok ini mendeklarasikan pemerintahan baru pada 31 Agustus dan menghendaki dan Republik Brunei). Sarawak Barat. Soekarno membacakan "Proklamasi" pada hari berikutnya. Kemudian dibentuk Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) sebagai parlemen sementara hingga pemilu yang dapat terdiri dilaksanakan.ORDE LAMA Proklamasi kemerdekaan Mendengar kabar bahwa Jepang tidak lagi mempunyai kekuatan untuk membuat keputusan seperti itu pada 16 Agustus. Jawa Indonesia provinsi: Sumatra. Pasukan Pembela Tanah Air (PETA).

kembali melemahkan konstitusi sistem yang parlemen bersifat Akibatnya pada 1959 ketika Presiden Soekarno secara 1945 membangkitkan sementara.Demokrasi Parlementer. Para pemimpin tersebut . Demokrasi parlementer Tidak lama setelah itu. Sulawesi. Kepala pemerintahan dipimpin oleh seorang Perdana Menteri. Dalam demokrasi parlementer Presiden menjabat sebagai kepala negara. dia tidak menemui banyak hambatan. Indonesia menjadi anggota ke-60 PBB. unilateral konstitusi baru. Perdana menteri dan menteri-menteri dalam kabinet diangkat dan diberhentikan oleh parlemen. Dia juga menggeser kebijakan luar negeri Indonesia menuju non-blok. MPR terbagi kepada partai-partai politik sebelum dan sesudah pemilu pertama pada tahun 1955.menjadikan Yogyakarta sebagai peperangan dan negosiasi. Pada 27 Desember 1949 (lihat artikel tentang 27 Desember 1949). adalah suatu demokrasi yang menempatkan kedudukan badan legislatif lebih tinggi dari pada badan eksekutif. Indonesia mengadopsi undang-undang baru yang terdiri dari sistem parlemen di mana dewan eksekutifnya dipilih oleh dan bertanggung jawab kepada parlemen atau MPR. Jawa Barat dan pulaupulau lainnya yang dimulai sejak 1958. ibukota Ratu Juliana dari mereka. Peran Islam di Indonesia menjadi hal yang rumit. kebijakan yang didukung para pemimpin penting negara-negara bekas jajahan yang menolak aliansi resmi dengan Blok Barat maupun Blok Uni Soviet. sehingga koalisi pemerintah yang stabil susah dicapai. Dari 1959 hingga 1965. Presiden Soekarno berkuasa dalam rezim yang otoriter di bawah label "Demokrasi Terpimpin". Soekarno lebih memilih negara sekuler yang yang berisi sebuah berdasarkan Pancasila sementara bagian yang menyaratkan beberapa kelompok Muslim lebih menginginkan negara Islam atau undang-undang umat Islam takluk kepada hukum Islam. yang memberikan kekuatan presidensil yang besar. Demokrasi Terpimpin Pemberontakan yang gagal di Sumatera. ditambah kegagalan MPR untuk mengembangkan Indonesia. Pada 1950. setelah 4 tahun Belanda memindahkan kedaulatan kepada pemerintah Federal Indonesia.

dan pasukan penerjun payung Indonesia mendarat di Irian pada 18 Desember sebelum kemudian terjadi pertempuran antara pasukan Indonesia dan Belanda pada 1961 dan 1962. Negosiasi dengan Belanda mengenai penggabungan wilayah tersebut dengan Indonesia gagal. Konfrontasi Indonesia-Malaysia Soekarno menentang pembentukan Federasi Malaysia dan menyebut bahwa hal tersebut adalah sebuah "rencana neo-kolonial" untuk mempermudah rencana komersial Inggris di wilayah tersebut. Jawa Barat pada tahun1955 dalam KTT Asia- Afrika untuk mendirikan fondasi yang kelak menjadi Gerakan Non-Blok. menuju pemerintah Belanda dan mempertahankan pendeklarasian kekuasaan terhadap belahan barat pulau Nugini (Papua). hal ini dianggap akan memperluas pengaruh imperialisme negara-negara Barat di kawasan Asia dan memberikan celah kepada negara Inggris dan Australia untuk memengaruhi perpolitikan regional Asia. Soekarno bergerak lebih dekat kepada negara-negara komunis Asia dan kepada Partai Komunis Indonesia (PKI) di dalam negeri. presiden Soekarno mengumumkan pengunduran diri negara Indonesia dari keanggotaan PBB pada tanggal 20 Januari 1965 dan mendirikan Konferensi Kekuatan Baru (CONEFO) sebagai tandingan PBB dan GANEFO sebagai tandingan Olimpiade. dan mengizinkan langkah-langkah pemerintahan-sendiri kemerdekaan pada 1 Desember 1961. dan Indonesia mengambil alih kekuasaan terhadap Irian Jaya pada 1 Mei 1963. Menanggapi keputusan PBB untuk mengakui kedaulatan Malaysia dan menjadikan Malaysia anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. Pada 1962 Amerika Serikat menekan Belanda agar setuju melakukan perbincangan rahasia dengan Indonesia yang menghasilkan Perjanjian New York pada Agustus 1962. Nasib Irian Barat Pada saat kemerdekaan. Meski PKI merupakan partai komunis terbesar di dunia di luar Uni Soviet dan China. dukungan massanya tak pernah menunjukkan penurutan ideologis kepada partai komunis seperti di negara-negara lainnya. Pada akhir 1950-an dan awal 1960-an. Pada tahun itu juga konfrontasi ini kemudian mengakibatkan pertempuran antara pasukan Indonesia dan Malaysia (yang dibantu oleh Inggris). Selain itu dengan pembentukan Federasi Malaysia.berkumpul di Bandung. Gerakan 30 September .

menumpas kudeta tersebut dan berbalik melawan PKI. Panglima Komando Strategi Angkatan Darat saat itu. memulai kampanye untuk membentuk "Angkatan Kelima" dengan mempersenjatai pendukungnya. Para petinggi militer menentang hal ini.org/wiki/Sejarah_Indonesia#Era_kemerdekaan http://uzey.org/wiki/Sejarah_Indonesia_(1966-1998) . http://id. PKI telah menguasai banyak dari organisasi massa yang dibentuk Soekarno untuk memperkuat dukungan untuk rezimnya dan.html http://id.blogspot. dengan persetujuan dari Soekarno. Mayjen Soeharto. Jumlah korban jiwa pada 1966 mencapai setidaknya 500.com/2009/09/sistem-pemerintahan.wikipedia.Hingga 1965. Pada 30 September 1965.000. Lebih dari puluhan ribu orang-orang yang dituduh komunis kemudian dibunuh. yang paling parah terjadi di Jawa dan Bali. enam jendral senior dan beberapa orang lainnya dibunuh dalam upaya kudeta yang disalahkan kepada para pengawal istana yang loyal kepada PKI.wikipedia. Soeharto lalu menggunakan situasi ini untuk mengambil alih kekuasaan.