Anda di halaman 1dari 2

PENGOLAHAN GYPSUM

Manipulasi Gypsum
1. Penyimpanan Untuk mencegah terjadinya reaksi dengan kelembaban atmosfer yang dapat mempercepat setting time, sehingga kekuatan gypsum berkurang. 2. Kontaminasi Untuk mencegah agar tidak bercampur dengan bekas-bekas gypsum yang telah diset atau bahan impurity lainnya. 3. Rasio air dan powder yang tepat (penakaran) W:P optimal ditentukan, takaran yang sama harus selalu digunakan. Air dan powder harus diukur dengan menggunakan silinder pengukur volume air yang akurat dan menimbang kesetaraannya untuk powder.

4. Mencegah tersentaknya udara di dalam campuran Masukkan powder ke dalam air dan diaduk sedemikian rupa agar udara jangan terperangkap ke dalam bahan. Untuk mencegah terjadinya porous. 5. Cara pengadukan dan waktu pengadukan Terjebaknya udara ke dalam adonan harus dihindari untuk mencegah porous yang dapat menyebabkan kelemahan dan ketidakakuratan permukaan. Pengadukan harus terus berlangsung sampai diperoleh adonan yang halus, biasanya dalam 1 menit. Semakin lama waktu pengadukan berarti mengurangi waktu kerja, khususnya untuk menuang model. 6. Vibrator Untuk membantu mengalirkan adonan ke dalam cetakan dan mempermudah terlepasnya gelembung udara. Vibrasi hendaknya jangan sampai berlebih, untuk mencegah ditorsinya bahan cetak.

Daftar Pustaka Annusavice, Kenneth J. 2003. Philips: Buku Ajar Bahan Kedokteran Gigi. Jakarta: EGC Combe, EC. 1992. Sari Dental Material. Penerjemah: Slamet Tarigan. Jakarta: Balai Pustaka