P. 1
Material Teknik

Material Teknik

|Views: 45|Likes:
Dipublikasikan oleh Aziz Wahyudi Lare Purbalingga
proses pembentukan dan sifat-sifat material teknik.
proses pembentukan dan sifat-sifat material teknik.

More info:

Published by: Aziz Wahyudi Lare Purbalingga on Mar 13, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial
Harga Terdaftar: $0.99 Beli Sekarang

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

10/05/2013

$0.99

USD

pdf

text

original

INTRODUCTION

ENGINEERING MATERIAL MATERIAL TEKNIK

KLASIFIKASI material untuk keperluan teknik
LOGAM FERRO
Besi (Fe) Baja karbon Besi cor Baja paduan

LOGAM

Baja tahan karat Baja perkakas Baja Mangan Baja Nickel Baja Si Baja Chrom dll

KLASIFIKASI MATERIAL (ENGINEERING MATERIAL CLASSIFICATION)
LOGAM NON FERRO

Aluminium (Al) Tembaga (Cu) Nickel (Ni) Magnesium (Mg) Titanium (Ti) Cobalt Seng Cadmium Timbal Zirkonium dll

NON LOGAM

Polimer – Polimer alam _ Polimer Buatan Keramik ( high Temperature Material Komposit  MMC (Metal Matrix Composite)  Advanced Material  FRP (Fiber reinforced Plastic)

Sifat logam:
 Daya

hantar listrik dan panas baik  Kekuatan relatif tinggi  Kekakuan (stiffness) yang tinggi  Ulet  Mampu bentuk yang baik  Tahan terhadap impak  MENGKILAP BILA DI GOSOK

besi cor (cast iron) – Logam non-ferro: aluminum. magnesium.• Macam Logam – Logam ferro: besi (iron). baja (steel). tembaga .

Keramik • Sifat: – Kuat – Keras – Sangat getas – Sifat hantar listrik & panas rendah .

Polimer Sifat polimer:  Daya hantar listrik dan panas rendah  Kekuatan relatif rendah  Elastisitas tinggi  Ulet  Mampu bentuk yang baik .

Komposit • Material yang terdiri dari dua atau lebih material. • Sifat: – – – – Ringan Kuat Ulet Kekuatannya lebih tinggi dari material matriksnya  Komponen:  Matriks : material induk  Reinforcing agent: material penguat .

• Komposit matrik polimer (PMC) : kekerasan dan kekuatan rendah tetapi keuletannya tingi sehingga dengan penguat logam kekuatan dan kekerasannya meningkat • Komposit matrik keramik (CMC): kekerasan dan kegetasannya tinggi sehingga dengan penguat logam tingkat keuletannya meningkat.Jenis komposit • Komposit matrik logam (MMC): digunakan untuk komponen tertentu yang sifat mekaniknya rendah. .

Contoh komposit .

semikonduktor • Banyak digunakan dibidang elektronika • Sifat: – Sangat getas – Daya hantar listriknya dapat di kontrol – Mengubah sinar listrik ke cayaha dan sebaliknya • Aplikasi dalam bidang elektronika – Transistor – Dioda – Intergrated Circuit (IC) .

contoh: American Society for Testing and Material (ASTM). Terdapat banyak standar pengujian material yang dikeluarkan oleh lembaga-lembaga pembuat standar pengujian. seperti temperatur. • Sifat material kadangkala mempunyai harga yang berbeda tergantung cara pengukurannya (anisotropi). perhatian utama adalah apakah sifat-sifat material tersebut sesuai dengan kondisi pengoperasian dari peralatan teknik tersebut. • Sifat material dapat bersifat konstan atau berupa fungsi yang mempunyai satu atau lebih variabel bebas. • Sifat material ditentukan dengan menggunakan metode yang telah distandarkan. • Biasanya sifat material dinyatakan dalam bentuk unit yang digunakan sebagai metrik untuk membandingkan harga sifat dari satu material dengan material yang lain.Properties of material (sifat material) • Saat memilih material untuk kebutuhan peralatan teknik. .

Properties of material (sifat material) • Sifat Mekanik • Sifat Fisis • Sifat Kimia • Sifat Taknologi .

.Sifat mekanik • Sifat logam yang dikaitkan dengan kelakuan logam tersebut jika dibebani dengan beban mekanik. • Contoh: – Kekuatan tarik (tensile strength). – Kekerasan (hardness) – Kekuatan geser (shear strength) • Harga yang diperoleh merupakan hasil pengujian spesimen di laboratorium (dilakukan pada kondisi tertentu).

Modes of loading and states of stress .

strain and elastic moduli .The definitions of stress.

metals and polymers .Tensile stress–strain curves for ceramics.

Pure Tension stress strain Elastic response e  e  Fnormal Ao l l o lo Pure Compression  e  E stress strain Elastic response e  Fshear Ao Pure Shear   tan   e  G Pure Torsional Shear 19 .

20 .M. Anderson) Fs   Ao Note:  = M/AcR here.Common States of Stress • Simple tension: cable F  Ao • Simple shear: drive shaft Ski lift (photo courtesy P.

Thomson Learning ™ is a trademark used herein under license. A unidirectional force is applied to a specimen in the tensile test by means of the moveable crosshead. Inc.(c)2003 Brooks/Cole. gauge length Figure. The cross-head movement can be performed using screws or a hydraulic mechanism . a division of Thomson Learning.

Test Specimen Standard .

Properties Obtained from the Tensile Test  Elastic limit  Tensile strength. Necking  Hooke’s law  Poisson’s ratio  Modulus of resilience (Er)  Tensile toughness  Ductility .

a division of Thomson Learning. Figure Tensile stress-strain curves for different materials. Inc.(c)2003 Brooks/Cole. Note that these are qualitative . Thomson Learning ™ is a trademark used herein under license.

Figure. a division of Thomson Learning. Thomson Learning™ is a trademark used herein under license.(c)2003 Brooks/Cole. The stress-strain curve for an aluminum alloy . Inc.

Thomson Learning ™ is a trademark used herein under license. Inc. . and (b) upper and lower yield point behavior in a low-carbon steel (c)2003 Brooks/Cole. (a) Determining the 0.Figure.2% offset yield strength in gray cast ion. a division of Thomson Learning.

Inc. Comparison of the elastic behavior of steel and aluminum. Thomson Learning ™ is a trademark used herein under license.(c)2003 Brooks/Cole. For a given stress. aluminum deforms elastically three times as much as does steel . a division of Thomson Learning. Figure.

.

Thomson Learning™ is a trademark used herein under license.(c)2003 Brooks/Cole. Inc. Localized deformation of a ductile material during a tensile test produces a necked region brittle fracture in mild steel 29 . cup-and-cone fracture in Al Figure. a division of Thomson Learning.

Ductile Fracture Brittle Fracture .

Neck – acts as stress concentrator 31 . • Ceramics: occurs when crack propagation starts. • Polymers: occurs when polymer backbones are aligned and about to break. σTS • Maximum possible engineering stress in tension. TS y engineering stress F = fracture or ultimate strength Typical response of a metal strain engineering strain • Metals: occurs when necking starts.(Ultimate) Tensile Strength.

Deformation Process During Test .

.

.

Hardness of Materials  Hardness test .Hardness of materials measured at 1– 10 nm length scale using extremely small (~100 µN) forces.  Microhardness Hardness of materials typically measured using loads less than 2 N using such test as Knoop (HK).  Nano-hardness .Measures the resistance of a material to penetration by a sharp object. .  Macrohardness .Overall bulk hardness of materials measured using loads >2 N.

yakni : 1. Micro Hardness (Namun jarang sekali dipakai-red) . Vikers (HV / VHN) 4.Kekerasan juga didefinisikan sebagai kemampuan suatu material untuk menahan beban identasi atau penetrasi (penekanan). umumnya pengujian kekerasan menggunakan 4 macam metode pengujian kekerasan. Brinnel (HB / BHN) 2. Rockwell (HR / RHN) 3. Didunia teknik.

7. 37 .18.Hardness • Resistance to permanently indenting the surface. --better wear properties. Adapted from Fig. • Large hardness means: --resistance to plastic deformation or cracking in compression.

GAMBAR MACAM-MACAM MEDIA PENGUJIAN BRINELL ROCKWELL VICKERS Untuk pengujian Vickers. . belum dilakukan / dipraktikumkan.

39 .

(c)2003 Brooks/Cole. a division of Thomson Learning. Thomson Learning ™ is a trademark used herein under license. Figure. Inc. Indentors for the Brinell and Rockwell hardness tests .

.

Rockwell Superficial Hardness Test Block Hardness Scale 15N Scale 30N Scale 45N Scale 15T Scale 30T Scale 45T Scale 15W Scale 30W Scale 45W Scale 15X Scale Part No: S15N10 S30N10 S45N10 S15T10 S30T10 S45T10 S15W10 S30W10 S45W10 S15X10 Penetrator N Diamond N Diamond N Diamond 1/16" Ball 1/16" Ball 1/16" Ball 1/8" Ball 1/8" Ball 1/8" Ball 1/4" Ball Load 15 Kg 30 Kg 45 Kg 15 Kg 30 Kg 45 Kg 15 Kg 30 Kg 45 Kg 15 Kg Ranges All All All All All All All All All All Material Steel Steel Steel Brass Brass Brass Brass Brass Brass Brass 30X Scale 45X Scale 15Y Scale 30Y Scale 45Y Scale S30X10 S45X10 S15Y10 S30Y10 S45Y10 1/4" Ball 1/4" Ball 1/2" Ball 1/2" Ball 1/2" Ball 30 Kg 45 Kg 15 Kg 30 Kg 45 Kg All All All All All Brass Brass Brass Brass Brass . maka bahan lunak atau keras sekali tidak dapat diukur kekerasannya. tetapi karena penekannya terbuat dari bola baja yang berukuran besar dan beban besar.Pengujian kekerasan Brinell merupakan pengujian standard secara industri.

175 mm (1/8”) Bola Baja 3.175 mm (1/8”) Bola Baja 1.588 mm (1/6”) Bola Baja 1.175 mm (1/8”) Bola Baja 6. Beban Awal A B C D E F G H K L M P R S V Kerucut Intan 120° Bola Baja 1.35 mm (1/4”) Bola Baja 12.7 mm (1/2”) 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 Utama 50 90 140 90 90 50 140 50 140 50 90 140 50 90 140 Jumlah 60 100 150 100 100 60 150 60 150 60 100 150 60 100 150 Skala Penekan Skala Kekerasan 100 130 100 100 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 Warna Angka Hitam Merah Hitam Hitam Merah Merah Merah Merah Merah Merah Merah Merah Merah Merah Merah .35 mm (1/4”) Bola Baja 6.7 mm (1/2”) Bola Baja 12.7 mm (1/2”) Bola Baja 12.588 mm (1/6”) Kerucut Intan 120° Kerucut Intan 120° Bola Baja 3. penggunaannya sederhana dan penekanannya dapat dilakukan dengan leluasa.35 mm (1/4”) Bola Baja 6. Tabel di bawah menunjukkan bagaimana memilih skala rockwell.588 mm (1/6”) Bola Baja 3.Sedangkan pengujian Rockwell cocok untuk semua material yang keras dan yang lunak.

30 Kg Permukaan .Pada Tabel ditunjukkan skala kekerasan A. Pengujian Rockwel superfisial mempergunakan beban yang ringan untuk memperbaiki ketelitian dari penekan dengan cara penggunaan yang sama. skala A dapat dipakai untuk bahan sangat keras seperti Karbida tungsen. Brinell Bola Baja 10 mm Beban 300 Kg Rockwell Penekan C. 150 Kg Rockwell Penekan N. juga dapat mengukur kekerasan permukaan dari bahan yang dikeraskan kulitnya. Gambar di bawah ini menunjukkan ukuran perbandingan dari penekanan pada pengujian bahan yang sama dengan berbagai pengujian kekerasan. Skala D dan di bawahnya dipakai untuk batu gerinda sampai plastik. B dan C adalah untuk bahan logam.

Vickers Knoop .

Contoh Sifat mekanik: Kekerasan .

 Impact energy . under the conditions of impact test. usually notched.Energy absorbed by a material.  Fracture toughness .Strain Rate Effects and Impact Behavior  Impact test .The resistance of a material to failure in the presence of a flaw. during fracture.The energy required to fracture a standard specimen when the load is applied suddenly.Measures the ability of a material to absorb the sudden application of a load without breaking. .  Impact toughness .

a division of Thomson Learning. Figure. Thomson Learning ™ is a trademark used herein under license. Inc. The impact test: (a) The Charpy and Izod tests. and (b) dimensions of typical specimens .(c)2003 Brooks/Cole.

Figure. Inc. a division of Thomson Learning. Thomson Learning ™ is a trademark used herein under license. Results from a series of Izod impact tests for a supertough nylon thermoplastic polymer MATERIAL YANG DUCTILE DAPAT MENJADI BRILTTLE BILA BERADA PADA TEMOPERATUR NEGATIF .(c)2003 Brooks/Cole.

Charpy Test Specimens .

The FCC crystal structure typically leads top higher absorbed energies and no transition temperature .(c)2003 Brooks/Cole. Figure. Thomson Learning ™ is a trademark used herein under license. a division of Thomson Learning. The Charpy Vnotch properties for a BCC carbon steel and a FCC stainless steel. Inc.

The energies from these curves may not be the same as those obtained from impact test data . Thomson Learning ™ is a trademark used herein under license. Although material B has a lower yield strength. a division of Thomson Learning. it absorbs a greater energy than material A.The area contained within the true stress-true strain curve is related to the tensile toughness.(c)2003 Brooks/Cole. Figure. Inc.

320 19.Sifat fisis • Sifat fisik suatu bahan adalah kemampuan suatu bahan/material ditinjau dari sifat fisiknya.900 19.850 8.800 21.600 19.800 7.930 10.340 18.500 6.800 7.490 11.000 7.400 . • Contoh: – Kerapatan massa (density) – Titik leleh (melting point) – Penampilan (appearance) Metal or alloy titanium cast iron steel .m 4.stainless iron copper silver lead uranium gold tungsten plutonium platinum kg/cu.480 8.

Sifat kimia • Ketahanan suatu material terhadap reaksi kimia yang terjadi di sekitarnya • Contoh : – Ketahanan terhadap karat (corrosion resistance) – Ketahanan terhadap panas – Flammability .

Sifat fisis: struktur mikro .

.

Ketahanan Korosi .

Sifat teknologi • Kemampuan suatu material untuk diproses lebih lanjut. • Contoh: – Mampu mesin (machineability) – Mampu las (weldability) – Mampu bentuk (formingability) .

Sifat teknologi: weldability .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->