Martil

Pada bab ini kita akan membuat animasi martil yang sedang memaku. Gerakan martil dan paku terjadi secara berulang sampai paku benar-benar menancap sepenuhnya dalam kayu.

Gambar 5.1. Animasi Martil yang Sedang Memaku Kayu Berikut langkah-langkah pembuatannya.

41

buatlah silinder ( Create > Geometry > Standard Primitives > Cylinder) dengan posisi dan ukuran seperti Gambar 5. Modeling Kita akan membuat martil terlebih dulu. Secara default. axis lathe terletak pada pivot shape sehingga bentuk saat ini kirakira seperti pada Gambar 5. Profil Martil Sebelum Lathe (kiri) dan Setelah Lathe (tengah dan kanan) 3. Caranya. 1. Create > Shapes > Line) untuk 2. Terapkan modifier Lathe untuk memutar profil martil. agar axis lathe berpindah ke ujung kiri shape. klik tombol Min. buatlah line ( profil martil (Gambar 5.3 tengah. Kita akan memindahkannya. posisikan gagang tersebut hingga 42 . dalam area Align. seperti Gambar 5.2 tengah. Hasilnya seperti pada Gambar 5.1. Berikutnya membuat gagang martil. 4.2. Dari viewport Left. Pada panel Lathe. Gambar 5.2 kiri).3 kiri. Kemudian dari viewport Front. klik Modify > Modifier List > Lathe. Dari viewport Front.2 kanan.5.

lalu klik OK.Gambar 5. Gagang Martil dari Tampak Kiri dan Depan (Kiri dan Tengah).3 kanan). Lalu pada panel Taper. 43 .4. 6.4). berilah nilai negatif pada parameter Curve hingga bagian tengah silinder mengecil (Gambar 5. perkecillah silinder secara horizontal (arah sumbu X) menjadi kira-kira 60 – 70% saja (Gambar 5. Berilah nama Martil pada kotak dialog Group Name yang muncul.3. Dari viewport Left. pilih kedua objek Group-kan kepala dan gagang martil. Gambar 5. dan Setelah Diperkecil secara Horizontal (kanan) 5. tersebut. Caranya. klik Group > Group. lalu pada baris menu. Terapkan modifier Taper (klik Modifier List > Taper). Gagang Martil yang Di-Taper 7. Berikutnya membuat paku. Maka selesailah langkah pembuatan martil.

Profil Paku Sebelum Lathe (kiri) dan Sesudah Lathe (tengah dan kanan) Jika sudah.5 kanan. Terakhir. Untuk objek kayu. Gambar 5.5 tengah). 10. Posisi Semua Objek dari Tampak Kiri dan Depan 44 . Berilah nama Paku pada objek ini.6. Gambar 5. klik tombol Min. Maka selesailah objek paku. Hasilnya kira-kira seperti pada Gambar 5.5.8. Dari viewport Left atau Front. dalam area Align. terapkan modifier Lathe dengan cara yang telah diberikan (Gambar 5. 9. Anda dapat membuatnya dari viewport Top menggunakan dua buah box sembarang ukuran. Jangan lupa pada panel Lathe.5 kiri). 12. 11. gambar Anda kira-kira seperti pada Gambar 5. posisikanlah semua objek Anda hingga dari tampak kiri dan tampak depan.6. buatlah profil paku menggunakan Line (Gambar 5.

lalu matikan kembali Affect Pivot Only. Anda bebas menerapkannya sesuai selera Anda.7. Caranya. pindahkan pivot hingga ke ujung kanan gagang Dari viewport Front. dan klik OK. Aturlah pandangan pada viewport Perspective sesuai keinginan. lalu ubahlah nilai End Time menjadi 150. Posisi Pivot Sebelum dan Sesudah Dipindahkan 45 . dan martil. Lalu simpanlah file Anda dengan nama My-Hammer. Anda dapat melanjutkan pekerjaan Anda sendiri. misalnya seperti pada Gambar 5.max. klik Time Configuration. Untuk material dan pencahayaan. Lalu pada panel perintah. Pertama-tama. Menganimasikan Martil dan Paku secara Berulang Kita akan menganimasikan martil terlebih dahulu. lalu tekan Ctrl+C untuk mengganti viewport Perspective menjadi Camera01.max dalam CD pada folder \Bab05.13.2. Maka selesailah proses pembuatan semua objek Anda. klik tombol dalam rollout Adjust Pivot. martil. 5. Kemudian ikuti langkah berikut: 1. 3.1. Gambar 5. pilih 2. Hierarchy > Pivot. dapat pula membuka file Hammer-Modeling. aktifkan Affect Pivot Only. Pindahkan pivot martil ke ujung kanan gagang.

pindahkan martil sedikit ke bawah untuk menggeser martil secukupnya saat memalu (Gambar 5. 7. Kemudian tutup menu Set Key Filters.Tujuan pemindahan pivot di sini adalah untuk memindahkan poros rotasi ke ujung kanan gagang martil. 9. Klik rotasi kembali martil hingga kembali ke semula. 4.8. martil tidak bergerak. Maka terciptalah key Position pada frame 22. copy-lah keyframe 22 ke frame 30.8 tengah). Aktifkan . Berikutnya kita mulai membuat keyframe. klik tombol Set Key. pada range 22 – 30. dan Posisi Paku Setelah Dipindahkan (kanan) 8. 46 . Ini artinya. lalu matikan semua key kecuali Position dan Rotation. Klik tombol . Pada frame 0. Posisi Martil pada Beberapa Keyframe (kiri dan tengah).8 kiri). Pada frame 22. Set Key untuk menciptakan key position pada frame 20. Pada frame 20. rotasilah martil sejauh -90° atau lebih dari viewport Pada frame15. Front (Gambar 5. 6. 5. Maka posisi martil pada frame 30 akan sama dengan frame 22. Dengan cara yang telah diberikan. Gambar 5. dan aktifkan tombol Angle Snap Toggle. 10. 11.

matikan kembali animasi. saat akan memalu untuk yang kedua kalinya. Amati gerakan yang Pola pengulangan animasi yang terjadi kali ini dihitung relatif dari posisi terakhir. dan klik OK. Pada frame 30. Dan selesailah animasi martil.9. Jika tadi Anda memilih Cycle. dan Rotation > Y Rotation di bawahnya. Jika sudah. mainkanlah animasi.9. lalu sambil menekan tombol Ctrl. Pada jendela kiri Curve Editor. lalu pilih Relative Repeat.12. 47 . dan terjadi pada martil. pilihlah Martil > Transform. klik Position > Z Position. Set Key agar pada frame tersebut tercipta pula key Berikutnya membuat pengulangan relatif pada animasi martil. Gambar 5. 15. Tutup Curve Editor. maka saat akan memalu untuk yang kedua kali atau seterusnya. klik Rotation. Pilih objek martil (jika belum). Jadi. Kurva Z Position dan Y Rotation dari Objek Martil 16. yang dianggap sebagai posisi awal di sini adalah posisi sekarang. martil akan selalu kembali ke posisi awal sebelum memalu sama sekali. Klik tombol Parameter Curve of Range Types. 17. Maka bentuk kurva martil Anda sekarang kira-kira seperti pada Gambar 5. 13. 14. lalu klik kanan mouse dan pilih Curve Editor.

Pada frame 0. pilihlah Paku > Transform > Position > Z Position. 25. Pada jendela kiri Curve Editor. dan klik OK. 22. Jika sudah. hingga kepala paku tidak terpendam dalam box atau terlalu ngambang di atas box. Anda ingat. 27. dan klik OK. 18. geserlah paku ke bawah hingga kepala paku tepat di bawah kepala martil (Gambar 5. Dengan demikian. 19.Selanjutnya kita akan melanjutkan pada animasi paku. klik tombol Set Key. 20. 26. lalu pilih Relative 24. Pada frame 22. Buka menu . . Klik tombol Repeat. Amatilah animasi yang terjadi pada objek-objek Anda. Pada objek ini. 48 . paku tidak bergerak dari frame 0 sampai dengan frame 20. lalu ubahlah nilai End Time pada kotak dialog menjadi 150. Jika sudah benar. Sesuaikanlah posisi kedua box kayu dengan posisi paku. klik kanan pada objek paku.8 kanan). Parameter Curve Out of Range Types. Copy-lah keyframe 22 ke frame 30. berikutnya kita akan memperpanjang durasi animasi. lalu copy-lah keyframe 0 menuju frame 20. Klik tombol Time Configuration. 21. Matikan 28. Kita ingin martil mengetuk paku sebanyak 5 kali. kita membutuhkan total 150 frame. lalu matikan semua key kecuali Position. 23. dan pindahkan Time Slider ke frame 150. Jadi. lalu pilih Curve Editor. dan mainkan animasi. transformasi yang terjadi hanya Position. range animasi untuk martil maupun paku adalah 30 frame (0 – 30). Kemudian tutup kembali menu tersebut. Tutup Curve Editor. agar paku tidak bergerak dari frame 22 sampai dengan frame 30.

Klik keyframe terakhir dalam area grafik. lalu tekan tombol Del. 4. klik Curves > Apply – Multiplier Curve. dan saat kamera berhenti bergetar. Di salah satu viewport. kita harus menghapus keyframe noise pada frame terakhir (150) karena kita tidak membutuhkannya. yaitu Multiplier Curve. yaitu saat kamera mulai bergetar. Namun. yaitu di awal dan di akhir animasi. Posisi Objek-Objek Anda pada Frame 150 5. 49 . klik Animation > Position Controllers > Noise. kita akan menambahkan getaran pada kamera setiap kali martil menimpa paku. pilih Camera01 > Transform > Position > Noise Position. lalu pilih Curve Editor. Kita akan membatasi range noise hanya pada frame tertentu saja. lalu dari baris menu.Gambar 5. 3. Maka terciptalah track baru di bawah Noise Position.10. saat ini efek Noise berlaku di sepanjang animasi. Berikut langkahnya: 1. Maka controller Noise akan diterapkan pada kamera. 2. Klik kanan mouse pada objek kamera. lalu pada baris menu Curve Editor. Kita akan menambahkan keyframe noise pada frame 20 dan 23. Pada jendela kiri Curve Editor. Tapi sebelumnya. Menambahkan Getaran pada Kamera Untuk mendramatisasi keadaan. yaitu setiap kali martil menimpa paku. pilih objek kamera.3. Kamera kini memiliki dua keyframe.

9. klik kira-kira pada posisi frame 20. Grafik Anda sekarang kira-kira seperti pada Gambar 5. ubahlah Tangent Out pada keyframe 20 menjadi Step. Ini artinya. klik tombol Move Keys untuk mematikan Add Keys. dan juga pada frame 23. 11. sorot track Multiplier Curve. Pada Key Info Basic yang muncul. 6. 10. Noise Controller dalam Curve Editor 7. Ubah pula Tangent Out pada keyframe 23 menjadi Step. 50 .11. lalu klik tombol Add Keys pada toolbar Curve Editor.5. Klik kanan mouse pada keyframe 0 dalam area grafik. efek noise pada keyframe 0 sampai dengan keyframe berikutnya (frame 20). Berikutnya mengatur tingkat goncangan yang terjadi.11. Gambar 5. ubahlah Tangent Out menjadi Step. noise bernilai 1 pada keyframe 20 sampai dengan keyframe berikutnya (frame 23). dan Value menjadi 0. 8. Ini artinya. Pada toolbar Curve Editor. Pada garis lurus dalam area grafik. dan Value menjadi 0. Ini artinya. Dengan cara serupa. dan ubahlah Value menjadi 1. bernilai 0. Pada jendela kiri. pada frame 23 dan seterusnya. noise kembali bernilai 0. Maka kini Anda memiliki 3 keyframe.

frame 80 dan 83. Gambar 5. Kemudian pada kotak dialog Object Properties. dan hentikan animasi. yaitu ke frame 50 dan 53.12. Ubahlah nilai Frequency menjadi 2 atau 3. 14. Y. Jika Anda ingin mengubah goncangan kamera. Kemudian dengan cara yang telah diberikan. Pada jendela kiri Curve Editor. lalu klik kanan mouse dan pilih Properties. Simpan kembali file Anda dengan nama My-Hammer. 51 . Pastikan tidak ada kotak dialog yang menghalangi viewport ini. Jika pekerjaan Anda benar.max. copy-lah keyframe 20 dan 23 ke frame-frame di mana martil menimpa paku. berilah efek blur pada objek martil ( pilih martil. Kotak Dialog Noise Controller 13. Pada trackbar. Anda dapat mengutak-atik parameter pada kotak dialog Noise Controller di atas sampai Anda mendapatkan goncangan kamera yang diinginkan.Final. Ubah pula nilai X. klik kanan mouse. dan klik OK). Maka selesailah semua animasi yang diperlukan.12. tutuplah semua kotak dialog. 16. dan amati animasi yang terjadi. lalu pilih Properties pada menu yang muncul. Mainkan animasi pada viewport Camera01. 17. frame 110 dan 113. 15. serta frame 140 dan 143. pilih Noise Position. Jika sudah. Maka muncullah kotak dialog Noise Controller. dan Z Strength masing-masing menjadi 20 atau 30.max dalam CD pada folder \Bab05. aktifkan Image dalam area Motion Blur. hasilnya kira-kira seperti pada file Hammer .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful