Anda di halaman 1dari 3

Entamoeba, ada 4: - Entamoeba histolytica habitat: saluran pencenaan (sekum dan kolon) induk semang: manusia, primata, anjing,

kucing penyakit: entamoebiosis sifat: patogen ciri khusus: pada fase tropozoit terlihat ada rbc, kariosoma terletak di tengah inti sel, pseudopodia runcing dan kecil sehingga dapat bergerak cepat pada fase kista inti 1-4, kromatid berbentuk batang dan ter lihat jelas - Entamoeba coli habitat: sekum dan kolon induk semang: manusia, primata, babi penyakit: entamoebiosis sifat: non patogen ciri khusus: pada tropozoit tidak ditemukan rbc, kariosoma terletak di e ksentris, pseudopodia besar dan tumpul sehingga bergerak lambat pada kista intinya 2-8, kromatid tipis dan tidak terlihat - Entamoeba muris habitat: sekum dan kolon induk semang: tikus penyakit: entamoebiosis ciri khusus: sifat hampir mirip dengan E.coli, ditemukan mikroflora usus besar berbentuk batang, kromatin tersusun tidak merata - Entamoeba invadens habitat: sekum dan kolon induk semang: ular phiton, ayam penyakit entamoebiosis ciri khusus: sifat mirip E.histolytica, mikroflora tidak ditemukan, krom atin tersusun teratur Balantidium, ada 2: - Balantidium coli: habitat: sekum dan kolon induk semang: manusia, babi, primata, anjing penyakit: balantidiosis ciri khusus: fase trofozoit lebih lonjong, terlihat vakuolanya fase kista lebih bulat, terlihat makronukleus - Balantidium entozoon habitat: sekum induk semang: katak penyakit: balantidiosis ciri khusus: vakuola makanan dan kontraktil tidak sejelas B.coli, inti l ebih bulat dan besar Cycloposthium edentatum habitat: sekum dan colon induk semang: kuda, tapir, badak, gajah penyakit: non-patogen ciri khusus: betuk seperti pipa, makro dan mikronukleus memanjang, alat gerak berupa kumpulan silia yg disebut cirri dan terletak di anterior dan poster tior Opalina ranarum habitat: rektum induk semang: amfibi penyakit: diare ciri khusus: silia mengelilingi seluruh tubuh, inti banyak

Bergerak menggunakan flagela Trypanosoma evansi habitat: plasma darah induk semang: kuda, sapi, anjing, unta penyakit: surra inang antara: lalat (tabanus, stomoxys) penularan: station anterior (gigitan), posterior (feses) ciri khusus: membrana undulasi berkembang sangat baik (stadium trypomast igot) stadium perkembangan: amastigot - promastigot - epimastigot - trypomasti got Trichomonas muris habitat: sekum dan kolon induk semang: tikus penyakit: trichomonosis ciri khusus: lebih besar dari T.foetus, di luar preparat terdapat mikrof lora usus Trichomonas foetus habitat: saluran reproduksi induk semang: sapi, kerbau, rusa penyakit: trichomonosis ciri khusus: lebih kecil dari T.muris pengobatan: metronidazol Histomonas meleagridis famili: monocercomonadidae habitat: hati (tipe jaringan) dan sekum (tipe peralihan), rongga usus (t ipe berflagelum) induk semang: kalkun, ayam inang antara: heterakhis gallinae penyakit: histomonosis sifat: pleomorfik ciri khusus: berbentuk bulat dan dikelilingi sel hati Giardia lamblia famili: hexamitidae habitat: usus halus, empedu, ginjal induk semang: manusia, sapi, anjing, kucing penyakit: giardiosis lambiosis ciri khusus: mempunya kacamata (inti), dipisahkan axostil, sucker disk u ntuk menempel, punya 4 flagela Hidup di dalam sel darah merah mamalia Babesia bigemina habitat: sel darah merah induk semang: sapi, kambing, domba vektor: caplak, fase infektif: sporozoit penyakit: babesiosis ciri khusus: lebih besar dari Theileria, lebih dari satu Theileria sp habitat: sel darah merah induk semang: sapi, kuda, domba, kambing penyakit: theileriosis ciri khusus: mirip pentol korek api dan berbentuk garis tipis dalam sel darah sckhizogoni terjadi di dalam limfosit

Anaplasma marginale (patogen) & centrale habitat: sel darah merah induk semang: sapi, domba, kambing, unta penyakit: anaplasmosis ciri khusus: letak parasit marginale di samping, centrale di tengah Plasmodium berghei habitat: sel darah merah induk semang: mencit penyakit: malaria ciri khusus: sel darah mamalia, dinding tidak tegas Hidup dalam sel darah merah unggas Plasmodium gallinaceum habitat: sel darah merah induk semang: ayam, angsa, burung vektor: nyamuk penyakit: malaria ciri khusus: terletak di dalam sitoplasma sel darah merah, berbentuk tit ik Leucocytozoon sabrazesi habitat: sel darah merah induk semang: ayam, burung penyakit: leucocytozoonosis vektor: Simullium ciri khusus: intinya terdesak ke samping Leucocytozoon caulleryi habitat: sel darah merah induk semang: ayam, itik, burung penyakit: leucocytozoonosis vektor: Culicoides ciri khusus: hidup di luar sel darah merah, bentuk bulat Haemoproteus columbae habitat: sel darah merah induk semang: merpati, ayam penyakit: malaria vektor: Culicoides ciri khusus: bulan sabit, dalam darah stadium gametosit Eimeria tenella habitat: sekum induk semang: ayam