P. 1
Contoh KAK

Contoh KAK

|Views: 206|Likes:
Dipublikasikan oleh Lezi Periawan Tori
contoh KAK
contoh KAK

More info:

Categories:Topics, Art & Design
Published by: Lezi Periawan Tori on Mar 14, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/23/2013

pdf

text

original

LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL RI

PANITIA PENGADAAN JASA KONSTRUKSI

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) PERENCANAAN PEMBANGUNAN LANJUTAN MESS PESERTA PENDIDIKAN LEMHANNAS RI
I. PENDAHULUAN 1. Umum a. Setiap bangunan gedung negara harus diwujudkan dan dilengkapi dengan peningkatan Mutu atau Kualitas, sehingga mampu memenuhi secara optimal fungsi bangunannya, dan dapat menjadi teladan bagi lingkungannya, serta memberi kontribusi positif bagi perkembangan arsitektur di Indonesia. b. Setiap bangunan negara harus direncanakan dan dirancang dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat memenuhi kriteria teknis bangunan yang layak dari segi mutu, biaya, dan kriteria administrasi bagi bangunan negara. c. Pemberi jasa perencanaan untuk bangunan negara dan prasarana lingkungannya perlu diarahkan secara baik dan menyeluruh, sehingga mampu menghasilkan karya perencanaan teknis bangunan yang memadai dan layak diterima menurut kaidah, norma serta tata laku profesional. d. Kerangka Acuan Kerja (KAK) untuk pekerjaan perencanaan perlu disiapkan secara matang, sehingga mampu mendorong perwujudan karya perencanaan yang sesuai dengan kepentingan kegiatan. 2. Maksud dan Tujuan a. Untuk dapat memahami tujuan pembangunan mess perlu dibuat sebuah Kerangka acuan Kerja (KAK) terlebih pembangunan mess ini merupakan perencanaan lanjutan dari tahap sebelumnya tahun 2010. b. Kerangka acuan Kerja (KAK) ini merupakan petunjuk bagi Konsultan Perencana yang memuat masukan, azas, kriteria, keluaran dan proses yang harus dipenuhi dan diperhatikan serta diinterpretasikan ke dalam pelaksanaan tugas perencanaan. Dengan penugasan ini diharapkan konsultan Perencana dapat melaksanakan tanggung jawabnya dengan baik untuk menghasilkan keluaran yang memadai sesuai KAK ini.

c.

3.

Latar Belakang a. Sarana dan prasarana peserta pendidikan di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) sangat mempengaruhi kelancaran kegiatan secara umum. Sejalan dengan kondisi dan perkembangan pelaksanaan program pendidikan, Lemhannas RI membutuhkan tambahan prasarana berupa Mess bagi Peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan maupun Pendidikan Singkat Angkatan (PPRA/PPSA) sebanyak 140 (seratus empat puluh) Kamar dan Auditorium Teathre yang layak dan memadai.

b.

Pada tahun ......

Dalam melaksanakan tugasnya Konsultan Perencana berpedoman pada ketentuan yang berlaku. . Sasaran Kegiatan. 4. Pada tahun anggaran 2010 Pemerintah RI telah menyediakan anggaran Pembangunan Mess Lemhannas RI melalui APBNP sebesar Rp. Sasaran Kegiatan adalah Perencanaan Pembangunan Mess dan Auditorium Lemhannas RI.000. sehingga penyelesaian harus dilanjutkan dengan anggaran tahun berikutnya.000. RKS. Lingkup Pekerjaan Perencanaan Pembangunan Mess dan Auditorium Lemhannas RI. kenyamanan pengguna (estetika) dan ekonomis. Tahap-Tahap yang akan dilaksanakan adalah : 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) Persiapan Perencanaan termasuk survey.. site/tapak bangunan. Pengawasan Berkala.... 2. dll) Persiapan Pelelangan. Penyusunan Pra Rencana Lanjutan Pengembangan Rencana Lanjutan Penyusunan Rencana Anggaran Biaya Lanjutan Penyusunan Rencana Pelaksanaan Lanjutan Penyusunan Rencana Detail (Gambar Kerja. yang terdiri dari komponen kegiatan : 1) 2) 3) 4) 5) d. Lokasi Pembangunan Lanjutan Mess Peserta Pendidikn dan Auditorium adalah berupa Pengembangan Bangunan Gedung Dwi Warna Purwa Lemhannas RI yang semula 3 (tiga) lantai menjadi 7 (tujuh) lantai.2 b. Pelaksanaan Pelelangan.. Agar Pembangunan Mess terlaksana tercapai dengan baik dalam arti memenuhi unsur kekuatan (struktur). a. c. Pekerjaan Persiapan Pekerjaan Sipil / Struktur Pekerjaan Arsitektur Pekerjaan M / E Pekerjaan Utilitas.(Tiga puluh milyar rupiah).. maka harus diawali dengan kegiatan perencanaan oleh penyedia jasa Konsultansi Perencana. dan perencanaan fisik bangunan gedung negara yang terdiri dari : a. BQ.. 30. II. KEGIATAN PERENCANAAN 1. Persiapan.000. Lingkup tugas yang harus dilaksanakan oleh Konsultan Perencana adalah meliputi tugas-tugas perencanaan lingkungan. b. anggaran sebesar itu telah dilaksanakan dan dapat memenuhi sebagian fisik bangunan mess. Tambahan 4 (empat) Lantai tersebut masing-masing untuk Mess dengan 35 kamar/lantai c. khususnya Pedoman Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara vide Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : PRT/45/M/2007 tanggal 27 Desember 2007.

2) Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS). 4. Memberikan penjelasan terhadap persoalan-persoalan yang timbul selama masa pelaksanaan konstruksi. beserta uraian konsep dan perhitungannya. TANGGUNG JAWAB PERENCANAAN 1. Penyusunan rencana detail antara lain membuat : 1) Gambar-gambar detail Arsitektur. perkiraan biaya. Hasil karya perencanaan yang dihasilkan harus memenuhi persyaratan standar hasil karya perencanaan yang berlaku. Membantu Pejabat Pembuat Komitmen dan Panitia Pengadaan di dalam menyusun dokumen pelelangan dan pelaksanaan pelelangan. Memberikan saran-saran. Mengadakan pengawasan berkala selama pelaksanaan konstruksi fisik dan melaksanakan kegiatan seperti : a. b. menyusun kembali dokumen pelelangan dan melaksanakan tugas-tugas yang sama apabila terjadi lelang ulang. Konsultan Perencana bertanggung jawab secara profesional atas jasa perencanaan yang dilakukan sesuai ketentuan dan kode tata laku profesi yang berlaku. Hasil karya. Persiapan Perencanaan seperti mengumpulkan data dan informasi lapangan. d. Melakukan penyesuaian gambar dan spesifikasi teknis pelaksanaan bila ada perubahan. rencana anggaran biaya pekerjaan.. Struktur. yang sesuai dengan gambar rencana yang telah disetujui. 3) Rincian volume pelaksanaan pekerjaan.. antara lain membuat : 1) Rencana struktur.. III. . c. Secara umum tanggung jawab Konsultan adalah sebagai berikut : a. 5. Utilitas dan M/E. Menyusun Pra Rencana seperti program dan konsep ruang. b. dan uraian konsep yang mudah dimengerti oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Penyusunan pengembangan rencana.. 2. Membantu Panitia Pengadaan pada waktu penjelasan pekerjaan.3 a. membuat interpretasi secara garis besar terhadap KAK. 3. 2) Rencana arsitektur. 3) Rencana system Mekanikal / Elektrikal. 4) Laporan akhir perencanaan. 4) Rencana utilitas 5) Perkiraan biaya. c.. b. termasuk menyusun Berita Acara Penjelasan Pekerjaan. evaluasi penawaran... d. Membuat laporan akhir pengawasan berkala.

000. seperti dari segi pembiayaan. 2) Menjamin. 2. Sumber Dana. Pajak dan iuran daerah lainnya. f. 2) Menjamin bangunan gedung dibangun dan dimanfaatkan dengan baik tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan.(delapan ratus sembilan puluh satu juta tiga ratus tujuh puluh tiga ribu rupiah). c. V. BIAYA. standar. d. Materi dan penggandaan laporan. b.4 b. e. Biaya Pekerjaan Perencanaan dan tata cara pembayaran akan diatur secara kontraktual setelah melalui tahapan proses Seleksi Pengadaan Jasa Konsultansi sesuai peraturan yang berlaku. Hasil karya perencanaan yang dihasilkan harus telah mengakomodasi batasan-batasan yang telah diberikan oleh Pejabat Pembuat Komitmen. yaitu : a. Persyaratan Struktur Bangunan : 1) Menjamin terwujudnya bangunan yang dapat mendukung beban yang timbul akibat perilaku alam dan manusia. 2011 kegiatan Pembangunan Mess Lemhannas RI. waktu penyelesaian pekerjaan dan mutu bangunan yang akan diwujudkan. Sumber dana seluruh pekerjaan perencanaan dibebankan pada APBN Lemhannas RI TA.. KRITERIA 1.. Hasil karya perencanaan yang dihasilkan harus telah memenuhi peraturan. masyarakat dan lingkungan. termasuk melalui KAK ini. . Biaya rapat-rapat Jasa dan over head Perencanaan. 891. Kriteria Umum. Menjamin bangunan dimanfaatkan sesuai dengan fungsinya. IV. Honorarium tenaga ahli dan tenaga penunjang.373.. c. Persyaratan Arsitektur dan Lingkungan : 1) Menjamin terwujudnya tata ruang yang dapat memberikan keseimbangan dan keserasian bangunan terhadap lingkungannya. 1. Menjamin keselamatan pengguna.. c. Pekerjaan yang akan dilaksanakan oleh konsultan perencana seperti yang dimaksud pada KAK harus memperhatikan kriteria umum bangunan disesuaikan berdasarkan fungsi dan kompleksitas bangunan. dan pedoman teknis bangunan gedung yang berlaku untuk bangunan gedung pada umumnya dan yang khusus untuk bangunan gedung negara. Pembelian dan atau sewa peralatan. antara lain terdiri dari : a. Persyaratan Peruntukan dan Intensitas : 1) 2) b. yang saat ini masih dalam proses pembahasan dengan Instansi terkait dan untuk pekerjaan perencanaan ini dialokan setinggi-tingginya Rp.

1) Menjamin terpenuhinya kebutuhan pencahayaan yang cukup. 3) Menjamin kepentingan manusia dari kehilangan atau kerusakan benda yang disebabkan oleh perilaku struktur. Persyaratan ventilasi dan pengkodisian udara. 2) Menjamin terwujudnya bangunan gedung yang dibangun sedemikian rupa.. 1) Menjamin terpenuhinya kebutuhan udara yang cukup. e. 2. Persyaratan Pencahayaan.... baik alam maupun buatan dalam menunjang terselenggaranya kegiatan dalam bangunan gedung sesuai dengan fungsinya. (c) Dapat menghindari kerusakan pada properti lainnya. Kriteria Khusus. bangunan gedung dan 3) Menjamin tersedianya sarana komunikasi yang memadai dalam menunjang terselenggaranya kegiatan di dalam bangunan gedung sesuai dengan fungsinya.. Penangkal Petir dan Komunikasi. g. 1) Menjamin terpasangnya instalasi listrik secara cukup aman bagi penggunanya maupun pemeliharaannya. 2) Menjamin upaya beroperasinya peralatan dan perlengkapan tata ruang udara secara baik. Persyaratan Ketahanan Terhadap Kebakaran : 1) Menjamin terwujudnya bangunan yang dapat mendukung beban yang timbul akibat perilaku alam dan manusia.5 2) Menjamin keselamatan manusia dari kemungkinan kecelakaan atau luka yang disebabkan oleh kegagalan arsitektur bangunan. secara struktur stabil selama kebakaran sehingga : (a) Cukup waktu bagi penghuni melakukan evakuasi secara aman. . 4) Menjamin perlindungan properti lainnya dari kerusakan fisik yang disebabkan oleh kegagalan struktur. f. 2) Menjamin upaya beroperasinya peralatan dan perlengkapan tata ruang udara secara baik. baik alam maupun buatan dalam menunjang terselenggaranya kegiatan dalam bangunan sesuai dengan fungsinya. (b) Cukup waktu bagi pasukan pemadam kebakaran memasuki lokasi untuk memadamkan api. 2) Menjamin terwujudnya keamanan penghuninya dari bahaya akibat petir. . Persyaratan Instalasi Listrik.. d.

. Bangunan Pemerintah hendaknya dapat meningkatkan kualitas lingkungan. misalnya : a. VI. sehingga perencana wajib menjelaskan rencana pekerjaan yang bersifat fabrikasi harus dilaksanakan di luar lokasi. Solusi dan batasan-batasan kontekstual. 2. 3. sehingga bangunan dapat dilaksanakan dalam waktu yang pendek dan dapat dimanfaatkan secepatnya. hendaknya diusahakan serendah mungkin. geografi klimatologi. 5. spesifik berkaitan dengan bangunan prasarana pendidikan berupa Mess dan Auditorium yang akan direncanakan. 4..6 2. Kreatifitas disain hendaknya tidak ditekankan pada kelatahan gaya dan kemewahan material. seperti dalam rangka implementasi penataan bangunan dan lingkungan. efisien. b. terutama sebagai bangunan pelayanan kepada masyarakat. Dengan batasan tidak mengganggu kenyamanan penghuninya. 4.. tetapi pada kemampuan mengadakan sublimasi antara fungsi teknik dan fungsi sosial bangunan. . Teknis konstruksi yang disaratkan oleh perencana hendaknya meggunakan teknologi tingga atau Hightech. menarik tetapi tidak berlebihan. baik dari segi fungsi khusus bangunan tersebut dan segi teknis lainnya. dan lain-lain. Selain dari kriteria di atas. Kriteria Khusus.. Kriteria khusus dimaksudkan untuk memberikan syarat-syarat yang khusus. 5. dan menjadi acuan tata bangunan dan lingkungan di sekitarnya. Lokasi pekerjaan yang tersedia sangat terbatas. PENDEKATAN METODOLOGI 1. dalam melaksanakan tugasnya Konsultan Perencana hendaknya memperhatikan azas-azas bangunan gedung negara sebagai berikut : 1. harus selaras/menyesuaikan dengan 2. biaya investasi dan pemeliharaan bangunan sepanjang umurnya. Desain bangunan hendaknya dibuat sedemikian rupa. seperti faktor sosial budaya setempat. VII. Bangunan gedung negara hendaknya fungsional.. karena merupakan bangunan bertingkat tinggi dan waktu pelaksanaan sangat terbatas. AZAS – AZAS. dari pekerjaan pondasi sampai dengan finishing. Dalam perencanaan harus menyediakan fasilitas pengolah limbah dan antiipasi terhadap bahaya kebakaran serta bencana. Konsep Bangunan pengembangan bangunan di lingkungan sekitarnya. 3. Kesatuan perencanaan bangunan dengan lingkungan yang ada di sekitar. Lokasi.

JANGKA WAKTU PELAKSANAAN 1. Untuk melaksanakan tujuannya. Dalam melaksanakan tugas. 3. INFORMASI DAN TENAGA AHLI 1. Team Leader Ahli Madya Sipil/Struktur Ahli Utama Arsitektur Ahli Madya Mekanikal Ahli Madya Elektrikal Ahli Muda Quantity Surveyor Asisten Tenaga Ahli Surveyor (Teknisi) CAD Operator/drafter Tenaga Administrasi : : : : : : : : : : 1 orang 1 orang 2 orang 1 orang 1 orang 2 orang 5 orang 2 orang 3 orang 2 orang dalam Persyaratan Tenaga Ahli dan personil adalah sebagai berikut : 1) Team Leader. VIII. Berpengalaman dalam perencanaan bangunan / bertingkat……… . antara dan pokok yang harus dihasilkan Konsultan sesuai dengan rencana keluaran yang ditetapkan dalam KAK ini. 2. Konsultan Perencana harus menyusun jadwal pertemuan berkala dengan Pejabat Pembuat Komitmen dan Pengelola Kegiatan. Kesalahan/kelalaian pekerjaan perencanaan sebagai akibat dari kesalahan informasi menjadi tanggung jawab Konsultan Perencana. Konsultan Perencana harus memeriksa kebenaran informasi yang digunakan dalam pelaksanaan tugasnya. khususnya sampai diserahkannya dokumen perencanaan untuk siap dilelangkan maksimal 60 (enam puluh ) hari Kalender atau 2 (dua) bulan sejak dikeluarkannya Kontrak/Surat Perintah Mulai Kerja. konsultan Perencana harus menyediakan Tenaga Ahli yang memenuhi ketentuan dari Pejabat Pembuat Komitmen. Untuk melaksanakan tugasnya Konsultan Perencana harus mencari informasi yang dibutuhkan selain dari informasi yang diberikan oleh Pejabat Pembuat Komitmen termasuk melalui Kerangka Acuan Kerja ini. a. IX. berpendidikan minimal Sarjana Teknik Sipil (S1) lulusan universitas/perguruan tinggi negeri atau swasta yang telah terakreditasi minimal B. Jangka waktu pelaksanaan. baik yang berasal dari Pejabat Pembuat Komitmen. konsultan harus selalu memperhitungkan bahwa waktu pelaksanaan pekerjaan adalah mengikat.7 5. Informasi. b. b. Tenaga Ahli. Lokasi pekerjaan berada di lingkungan jalan utama. 4. Tenaga Ahli dan Tenaga Pendukung yang dibutuhkan perencanaan kegiatan Pembangunan Mess dan Auditorium terdiri dari : 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) 10) d. maupun yang dicari sendiri. baik ditinjau dari segi lingkup kegiatan maupun tingkat kompleksitas pekerjaan. a. 2. Dalam proses perencanaan untuk menghasilkan keluaran-keluaran yang diminta. sehingga untuk pengadaan material ke lokasi proyek harus peraturan yanag berlaku. Dalam pertemuan berkala tersebut ditentukan produk awal.

Berpengalaman dalam perencanaan bangunan bertingkat non perumahan sekurang-kurangnya 12 (dua belas) tahun dan memiliki Sertifikat Keahlian (SKA) dan Surat Ijin Bekerja sebagai Perencana (SIBP) sesuai bidangnya dari Instansi yang berwenang. . berpendidikan minimal Sarjana Teknik Elektro (S1) lulusan universitas/Perguruan tinggi negeri atau swasta yang telah terakreditasi minimal B. minimal berpendidikan Sarjana Muda (D3) masing-masing 1 (satu) orang Jurusan Teknik Sipil. c. Arsitektur. Mekanikal dan Elektro. berpendidikan minimal Sarjana Teknik Mesin (S1) lulusan universitas/perguruan tinggi negeri atau swasta yang telah terakreditasi minimal B. Berpengalaman dalam perencanaan elektrikal bangunan bertingkat non perumahan sekurang-kurangnya 8 (delapan) tahun dan memiliki Sertifikat Keahlian (SKA) dan Surat Ijin Bekerja sebagai Perencana (SIBP) sesuai bidangnya dari Instansi yang berwenang. Berpengalaman dalam perencanaan bangunan bertingkat non perumahan sekurang-kurangnya 12 (dua belas) tahun dan memiliki Sertifikat Keahlian (SKA) dan Surat Ijin Bekerja sebagai Perencana (SIBP) sesuai bidangnya dari Instansi yang berwenang.. Berpengalaman dalam perencanaan mekanikal bangunan bertingkat non perumahan sekurang-kurangnya 8 (delapan) tahun dan memiliki Sertifikat Keahlian (SKA) dan Surat Ijin Bekerja sebagai Perencana (SIBP) sesuai bidangnya dari Instansi yang berwenang. 3) Tenaga Ahli Struktur. 5) Tenaga Ahli Elektrikal. 4) Tenaga Ahli Mekanikal. berpendidikan minimal Sarjana Muda (D3) masing-masing 1 (satu) orang Jurusan Teknik Sipil. dapat mengoperasikan program AUTOCAD/3D Max atau yang sejenisnya dan memiliki Sertifikat Keahlian sesuai bidang. Tenaga pendukung lainnya seperti Tenaga Surveyor. X.. 7) CAD Operator/Drafter (3 orang). 1 (satu) orang Jurusan Arsitektur dan 1 (satu) orang Jurusan Elektro.. berpendidikan minimal Sarjana Teknik Sipil (S1) lulusan universitas/perguruan tinggi negeri atau swasta yang telah terakreditasi minimal B.. berpengalaman pada bangunan bertingkat non perumahan sekurangkurangnya 5 (lima) tahun dan memiliki Sertifikat Keahlian (SKA) sesuai bidangnya. KELUARAN. berpendidikan minimal Sarjana Teknik Arsitektur (S1) lulusan universitas/perguruan tinggi negeri atau swasta yang telah terakreditasi minimal B.. 6) Asisten Tenaga Ahli (5 orang). 2) Tenaga Ahli Arsitektur. Administrasi.8 bertingkat non perumahan sekurang-kurangnya 15 (lima belas) tahun dan 8 (delapan) tahun untuk S2 dan memiliki Sertifikat Keahlian (SKA) dan Surat Ijin Bekerja sebagai Perencana (SIBP) sesuai bidangnya dari Instansi yang berwenang. Pengemudi dan lain-lain disesuaikan dengan kebutuhan serta ketentuan yang berlaku.

b. c. KELUARAN Keluaran yang dihasilkan oleh Konsultan Perencana berdasarkan Kerangka Acuan Kerja ini adalah lebih lanjut akan diatur dalam surat perjanjian. Konsep penyiapan rencana teknis dan uraian rencana kerja konsultan perencana. Tahap Pra-rencana Teknis a.. Rencana kerja dan syarat-syarat (RKS) Bill Of Quantity (BQ).9 X. Perkiraan biaya pembangunan. Kendala. Dokumen tambahan hasil penjelasan pekerjaan. d. 2. 3. Uraian konsep rencana dan perhitungan-perhitungan yang diperlukan. Draft rencana anggaran biaya. b. Gambar rencana teknis bangunan lengkap. Draft rencana kerja dan syarat-syarat (RKS). Laporan Bulanan/Antara. Kemajuan Pelaksanaan Pekerjaan Perencanaan. yang minimal meliputi : 1. Jenis laporan yang harus diserahkan kepada Pejabat Pembuat Komitmen oleh oleh Penyedia Jasa Konsultanasi adalah meliputi : 1. Laporan data dan informasi lapangan. Laporan Pendahuluan. Gambar pengembangan rencana arsitektur. Konsep skematik rencana teknis. XI. Mobilisasi tenaga Ahli dan tenaga Pendukung Lainnya. . Garis besar rencana kerja dan syarat-syarat (RKS). b. yang berisi : a. c. c. Tahap Pelelangan. b. c. Tahap Konsep Rencana Teknis a. d. c. Rencana anggaran biaya (RAB).. Rencana Kerja Penyedia Jasa secara menyeluruh. 4. Tahap Rencana Detail a.. LAPORAN. b. 5.. Catatan : Laporan pendahuluan tersebut dibuat dalam rangka 5 dan harus diserahkan selambat-lambatnya 5 (lima) hari kalender sejak tanggal Surat Perintah Mulai Kerja. Jadwal Kegiatan penyedia Jasa. struktur. Gambar-gambar Pra-rencana. 2. ME dan utilitas. b. yang berisi : a. Tahap Pengembangan Rencana a.

Laporan Bulanan/Antara tersebut dibuat dalam rangka 5 dan harus diserahkan kepada Pejabat Pembuat Komitmen selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kalender sejak tanggal Surat Perintah Mulai Kerja. yang berisi : a. Kendala dan Solusi Penyelesaiannya. 3. 4. . kendala dan solusi penyelesaiannya. d. Dan lain-lain. b. c. Laporan Pengawasan Berkala. Laporan Hasil Perencanaan tersebut dibuat dalam rangka 5 dan harus diserahkan kepada Pejabat Pembuat Komitmen selambat-lambatnya 60 (enam puluh) hari kalender sejak tanggal Surat Perintah Mulai Kerja. Gambar-Gambar Detail Hasil Perencanaan. c. Laporan Pengawasan Berkala tersebut dibuat dalam rangka 5 dan harus diserahkan kepada Pejabat P embuat Komitmen selambatlambatnya 5 (limah) hari kalender sejak tanggal Serah Terima Pekerjaan Fisik Tahap I. Gambar-gambar pra-rencana. yang berisi tentang Hasil Pengawasan Berkala. Laporan Akhir Perencanaan. Kendala dan Solusi Penyelesaiannya.10 b. Kemajuan Pelaksanaan Pekerjaan Perencanaan.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->