Anda di halaman 1dari 8

Panduan | Membuat Site See

Halo sobat senasib seperjuangan, kita bertemu lagi di tutorial, bagaimana membuat Site See. Dalam dunia telekomunikasi pada umumnya dan dunia drive test pada khususnya, untuk membuat site see ( cell file ) sangatlah di perlukan dan menjadi hal yang wajib dalam menentukan suatu titik untuk mengetahui posisi keberadaan suatu base station dalam satu cluster. SiteSee 2.3 adalah alat yang berguna untuk membuat Situs BTS pada MapInfo. Alat ini tidak memerlukan praktek khusus, sebenarnya jika kalian memiliki pengetahuan yang baik dari aplikasi MapInfo, kalian dapat membuat database yang sangat mudah. Nah disini saya akan memberikan petunjuk dalam mengolah database suatu site info dan menerapkan cara membuat site see di map info, disini saya menggunakan tools. Ada 3 hal yang Wajib dalam membuat SiteSee 2.3 : 1. Latitude. 2. Longitude. 3. Azimuth Serta tambahan untuk modifikasi table: (Y-Axis). (X-Axis).

1. Site Name. 2. Cell Name. 3. Beamwidth. 4. Site Radius 5. Height. 6. Tilts 7. Channel dll. Buka Excel halaman baru dan opsional sederhana. (catatan: kalian dapat memberi nama Header dengan pilihan kalian), saya telah menambahkan kolom Beamwidth, kalian dapat menggunakannya jika kalian menggunakan Beamwidth antena yang berbeda. Saya menyebutnya sebagai bidang opsional karena kalian juga dapat nilai tetap Beamwidth di SiteSee 2.3. (Snapshot adalah terpasang lated) dan kalian tidak perlu menyebutkan kolom ini di Excel. Simpan dan Buka Tabel Excel di MapInfo. Lihat Snapshots di bawah ini:

Begitu saja, Kalian telah menciptakan database SiteSee. Sekarang aplikasi ini akan menghasilkan Situs area untuk kalian, dan sangat mudah lagi, bacalah bagian berikutnya.

Menggunakan SiteSee :
Silakan tutup Window Mapper, kalian tidak perlu melihat table sekarang. Klik pada alat -> Run -> MapBasic Program dan kalian pilih tool SiteSee.

Setelah kalian membukanya, kalian akan melihat alat SiteSee dalam Menu Tabel pada mapinfo.

Sekarang, mari kita ciptakan situs, Klik Tools -> WFI SiteSee -> Create Site Boundaries

Pilih tabel kalian yang telah terbuka sebelumnya selama penciptaan database, Dalam kasus saya itu adalah SiteSee. Pilih Lintang, Bujur, Azimuth dari tabel. Jika kalian telah memberikan Beamwidth dalam tabel kalian maka kalian dapat memilihnya jika tidak, kalian dapat menggunakan nilai tetap untuk semua titik situs, katakanlah beamwidth 65. Radius Situs adalah lebar ukuran layer dari titik situs, kemudian kalian dapat membuat beberapa Tab dengan mendefinisikan ukuran yang berbeda dan kemudian menggunakannya dalam lapisan tabel tersebut. Hal ini sangat berguna ketika kalian membuat map tematik.

Kemudian simpan dengan nama yang berbeda dari tabel kalian.

Kemudian buka map baru yang dari hasil pembuatan Site see yang telah kalian simpan tadi,

Harap dicatat untuk beamwidth dari Sektor 3, itu adalah 90 Derajat karena saya menggunakan yang berbeda, Beamwidth di Sektor 3. kalian bisa Tampilkanan label titik situs jika kalian ingin mempercantik tampilan site see nya. lihat Snapshot akhir dengan beberapa warna dan Label yang didefinisikan di dalamnya.

Nah, sampai disini dulu perjumpaan kita, semoga bertemu kembali pada materi selanjutnya. ===== SELAMAT MENCOBA =====