Anda di halaman 1dari 8

ASUHAN KEBIDANAN PADA ANAK DENGAN BRONKOPNEUMONIA DI RUANG ALEXANDRI ( ANAK ) RSU DR. H. M.

ANSARI SALEH BANJARMASIN

PENGAKAJIAN Hari / tanggal Pukul MRS No. RMK : Rabu, 2 September 2009 : 12.00 Wita : 10.00 Wita : 09 69 70

A. Data Subjektif 1. Identitas a. Anak 1) 2)


3) 4)

Nama Umur Jenis kelamin : Suku / bangsa : Agama Alamat : :

: An. R : 2 tahun Laki-laki Banjar / Indonesia Islam Jl. Sei Bamban

5) 6)

b. Orang tua 1) Ibu a) Nama b) Umur c) Agama : Ny. R : 24 tahun : Islam

d) Suku / Bangsa : Banjar / Indonesia e) Pendidikan f) Pekerjaan g) Alamat : SMA : Ibu rumah tangga : Jl. Sei Bamban

2) Ayah
1

a) Nama b) Umur c) Agama

: Tn. M.N : 24 tahun : Islam

d) Suku / Bangsa : banjar / Indonesia e) Pendidikan f) Pekerjaan g) Alamat

: SD : Petani : Jl. Sei Bamban

2. Keluhan utama Ibu mengatakan badan anaknya panas 1 minggu yang lalu, batuk berdahak 2 hari yang lalu, dan anak ada muntah, serta napasnya sesak.

3. Kedudukan anak dalam keluarga Merupakan anak kandung dan anak tunggal.

4. Riwayat kesehatan
a. Anak b. Keluarga

: sebelumnya anak tidak pernah batuk pilek disertai sesak napas dan demam, serta tidak pernah dirawat di rumah sakit. : dari pihak keluarga tidaka ada yang menderita penyakit jantung, asma, hipertensi, dan diabetes mellitus.

5. Riwayat antenatal a. Ibu rutin memeriksakan kehamilannya ke bidan atau puskesmas. b. Ibu mendapatkan imunisasi TT 2 kali (lengkap).

6. Riwayat kelahiran a. Cara lahir b. Tempat c. Penolong d. BB/PB : Operasi SC. : Rumah sakit. : Dokter Sp.OG. : 2600 gram / 48 cm.

7. Imunisasi Imunisasi dasar yang didapat yaitu : BCG, hepatitis B, DPT, polio dan campak (lengkap).
2

8. Data biologis a. Nutrisi 1) Sebelum sakit : 2-3 kali sehari 2) Sekarang b. Aktifitas
1) Sebelum sakit : anak aktif bermain dan jarang rewel. 2) Sekarang

: nafsu makan berkurang.

: anak menjdai rewel dan jarang bermain.

c. Pola istirahat dan tidur 1) Siang hari


a) Sebelum sakit : b) Sekarang

2-3 jam 1-2 jam

2) Malam hari
a) Sebelum sakit : 7-8 jam. b) Sekarang

: 6-8 jam (sering terbangun dan rewel).

d. Pola eliminasi 1) BAB a) Frekuensi b) Warna c) Konsistensi 2) BAK a) Frekuensi b) Warna c) Bau : 4-5 kali sehari : kuning jernih : amoniak. : 1-2 kali sehari : kuning : lembek

9. Riwayat psikososial Anak tinggal bersama kedua orang tuanya.

10. Riwayat psikologis Sejak sakit anak menjadi sangat rewel dan gelisah.
3

B. Data Objektif 1. Pemeriksaan Umum


a. Keadaan umum b. Kesadaran

: Tampak lemah : Compos mentis : 102 kali / menit : 40 kali / menit : 36,8 0C : 10 kg.

c. Nadi
d. Pernapasan e. Suhu f. Berat badan

2. Pemeriksaan Khusus
a. Kepala b. Muka c. Mata d. Hidung e. Mulut f. Leher g. Dada h. Ekstrimitas i. Kulit

: bentuk mesosefali, tidak ada benjolan. Tampak bersih dan tidak rontok. : tidak ada kelainan dan tidak ada sianosis. : konjungtiva tidak anemis, sklera tidak ikterik. : bentuk simetris, ada pernapasan cuping hidung. : mukosa bibir agak kental, lidah dan langit-langit tampak bersih. : tidak ada pembesaran kelenjar thyroid dan bendungan vena jugularis. : bentuk simetris, ada retraksi otot dinding dada tambahan dan pernafasan cepat dan dangkal. : tidak tampak oedema dan sianosis. : kelembaban cukup, turgor kulit lambat kembali.

3. Pemeriksaan Penunjang

No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13.

Jenis Pemeriksaan WBC Lymph # Mid # Gran # Lymph % Mid % Gran % HGB RBC HCT MCV MCH MCHC

Result 15.7 X 10^9 g/L 5.9 X 10^9 g/L 2.0 X 10^9 g/L 7.8 X 10^9 g/L 37.4 % 13.2 % 49.4 % 9.3 g/dL 4.61 x 10^12 /L 28.0 % 60.8 fL 20.1 pg 33.2 g/dL
4

Ref Range 5.0 12.0 0.8 - 4.0 0.1 - 0.9 2.0-7.0 20.0 40.0 3.0 9.0 50.0 70.0 12.0 - 15.0 4.00 - 5.20 35.0 49.0 82.0 95.0 27.0 31.0 32.0 36.0

14. 15. 16. 17. 18. 19.

RDW-CV RDW-SD PLT MPV PDW PCT

17.2 % 36.7 fL 265 x 10^9 g/L 6.3 fL 15.6 0.166 %

11.5 14.5 35.0 56.0 150 450 7.0 11.0 15.0 17.0 0.108 0.282

C. Assessment Anak dengan bronkopneumonia dan bersihan jalan napas tidak efektif. D. Planning
1. Mengatur posisi anak yaitu membaringkan dengan letak kepala ekstensi dengan memberikan ganjal

di bawah bahunya untuk melonggarkan jalan nafas sehingga anaknya dapat bernapas dengan efektif. 2. Memberikan lingkungan yang nyaman dan bersih kepada anak. 3. Mengobservasi keadaan umum dan tanda-tanda vital.
4. Menjelaskan pada orang tua tentang keadaan anaknya dan hasil pemeriksaan bahwa anaknya

menderita bronkopneumonia yaitu suatu radang paru-paru yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur dan lain-lain. 5. Menganjurkan kepada orang tua untuk memberikan minum kepada anaknya jika sesak berkurang.
6. Kolaborsi dengan dokter Sp.A, memberikan terapi :

a. IVFD KA EN 3B 10 tetes / menit.


b. O2 2L/menit.

c. Ampicilin 4 x 250 mg secara IV. d. Dexamethasone 3 x 2 mg secara IV. e. Chloramfenikol 3 x 250 mg secara IV. f. P.O ambroxol syrup 3 x c.th II (jangan diberi bila kesadaran menurun). 7. Memberikan pendidikan kesehatan kepada orang tua tentang penyalit bronkopneumonia yaitu suatu radang paru-paru yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur dan lain-lain denga gejalanya batuk yang sering produktif dan purulen serta kadang disertai demam dan menggigil akibat proses peradangan.

CATATAN PERKEMBANGAN No. 1. Hari / Tanggal Kamis, 3 September 2009 Pukul 12.00 Wita Catatan Perkembangan S: Ibu mengatakan anaknya masih batuk, namun sesak dan panas badannya berkurang, BAB (+), BAK (+), makan (+), minum (+). O: : Baik Keadaan umum : Compos mentis Kesadaran : 102 x/menit Nadi : 36,8 oC Suhu : 35 x/menit Pernapasan Pernapasan cuping hidung berkurang, terdapat retraksi otot dinding dada tambahan dan pernapasan cepat dan dangkal. Anak dengan bronkopneumonia hari ke-2 dengan pola jalan A : nafas tidak efektif. 1. Melanjutkan intervensi mengobservasi keadaan umum P: dan tanda-tanda vital. 2. Mengatur posisi anak yaitu membaringkan dengan letak kepala ekstensi dengan memberikan ganjal di bawah bahu, untuk melonggarkan jalan napas sehinggan anak dapat bernafas efektif. 3. Menganjurkan orang tua untuk memberikan anaknya minum sedikit-sedikit jika anak tidak sesak. 4. Memberikan lingkungan yang nyaman dan bersih pad anak. 5. Melakukan kolaborasi dengan dokter Sp.A, melanjutkan terapi yang telah diberikan : IVFD KA EN 3B 10 tetes/menit. O2 2L/menit. Injeksi Ampicillin 4x250 mg / IV Injeksi Dexamethasone 3x2 mg / IV S: O: Ibu mengatakan anaknya masih batuk dan sesak kalau malam hari. Demam tidak ada. Makan (+). Minum (+), BAB (+), BAK(+). : Baik Keadaan umum : Compos mentis Kesadaran : 100 x/menit Nadi : 36,9 oC Suhu : 35 x/menit Pernapasan Ada pernapasan cuping hidung, terdapat retraksi otot dinding dada tambahan dan pernapasan cepat dan dangkal. Anak dengan bronkopneumonia hari ke-3 dengan pola jalan napas tidak efektif. 1. Melanjutkan intervensi mengobservasi keadaan umum dan tanda-tanda vital. 2. Mengatur posisi anak yaitu membaringkan dengan letak kepala ekstensi dengan memberikan ganjal di bawah bahu, untuk melonggarkan jalan nafas sehinggan anak dapat bernapas efektif. 3. Menganjurkan orang tua untuk memberikan anaknya makanan yang lunak seperti bubur dan minum sedikitsedikit jika anak tidak sesak. 4. Memberikan lingkungan yang nyaman dan bersih pada
6

2.

Jumat, 4 September 2009 Pukul 16.00 Wita

A: P:

anak. 5. Melakukan kolaborasi dengan dokter Sp.A, melanjutkan terapi yang telah diberikan : IVFD KA EN 3B 10 tetes/menit. Injeksi Zibac 2x500 mg/IV Injeki Ampicillin 4x250 mg / IV Injeksi Dexamethasone 3x2 mg / IV O2 2L/menit (k/p). 3. Sabtu, 5 September 2009 Pukul 16.00 Wita S: O: Ibu mengatakan anaknya masih batuk anaknya mulai berkurang. BAB (+), BAK (+), makan (+), minum (+) sesak (-). : Baik Keadaan umum : Compos mentis Kesadaran : 128 x/menit Nadi : 36,6 oC Suhu : 40 x/menit Pernapasan Anak dengan bronkopneumonia hari ke-4 dan bersihan jalan napas sudah efektif. 1. Melanjutkan intervensi mengobservasi keadaan umum dan tanda-tanda vital. 2. Mengajurkan orang tuanya untuk memberikan makan dan minum anaknya secara teratur yaitu jika sesak sudah berkurang, anak diberikan makanan yang lunak seperti bubur dan minum susu. 3. Memberikan lingkungan yang nyaman dan bersih pada anak. 4. Melanjutkan terapi yang diberikan : IVFD KA EN 3B 10 tetes/menit. Injeksi Zibac 2x500 mg/IV Injeki Ampicillin 4x250 mg / IV Injeksi Dexamethasone 3x2 mg / IV Ibu mengatakan keadaan ankanya mulai membaik, batuk mulai berkurang. Sesak (-), BAB (+), BAK (+), makan (+), minum (+). : Baik Keadaan umum : Compos mentis Kesadaran : 106 x/menit Nadi : 36,8 oC Suhu : 38 x/menit Pernapasan Anak dengan bronkopneumonia hari ke-5 dan bersihan jalan napas sudah efektif. 1. Memberikan penjelasan kepada orang tua pasien tentang perawatan anak di rumah : a. Menganjurkan pada ibu untuk menjaga kebersihan makanan dan minuman serta memberikan makanan yang mmepunyai gizi tinggi (sayur, lauk pauk dan buah) b. Menganjurkan Ibu untuk mmeperhatikan istirahat dan tidur anaknya. c. Mengajurkan pada ibu untuk membawa anaknya ke pelayanan kesehatan bila anaknya kembali batuk pilek
7

A: P:

4.

Minggu, 6 September 2009 Pukul 00.00 Wita

S: O:

A: P:

disertai panas. 2. Melakukan kolaborasi dengan dokter Sp.A, melanjutkan terapi yang telah diberikan : IVFD KA EN 3B 10 tetes/menit. Injeksi Zibac 2x500 mg/IV Injeki Ampicillin 4x250 mg / IV Injeksi Dexamethasone 3x2 mg / IV 5. Senin, 7 September 2009 Pukul 13.00 Wita Pasien pulang ats izin dokter pada pukul 13.00 Wita Keadaan umum Kesadaran Nadi Suhu Pernapasan : : : : : Baik Compos mentis 102 x/menit 37oC 37 x/menit