P. 1
Lampung Dalam Angka 2010

Lampung Dalam Angka 2010

3.0

|Views: 874|Likes:
Dipublikasikan oleh sentri
Lampung Dalam Angka 2010
Lampung Dalam Angka 2010

More info:

Published by: sentri on Mar 14, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/08/2014

pdf

text

original

Sections

LAMPUNG DALAM ANGKA

Lampung In Figures

2010

LAMPUNG DALAM ANGKA 2010

Lampung In Figures 2010

ISSN : 0303.1942
No. Publikasi /
Publication Number : 18000.1001
Katalog BPS /
BPS Catalogue : 1102001.18

Ukuran Buku / Book Size : 21 cm x 15 cm
Jumlah Halaman /
Total Pages : lxxviii + 576 Hal / Pages

Naskah / Manuscript:
Bidang IPDS

IPDS Division

Diterbitkan oleh / Published by :
BPS Provinsi Lampung

BPS – Statistics of Lampung Province

Dicetak oleh / Printed by:
CV.

Boleh dikutip dengan menyebut sumbernya.

May be cited with reference to the source.

PETA PROVINSI LAMPUNG

Kota. Bandar Lampung

Kota Metro

Kab. Tulang Bawang

Kab. Way Kanan

Kab. L. Utara

Kab. L. Barat

Kab. L. Tengah

Kab. L.Timur

Kab. L. Selatan

Kab. Tanggamus

Kab. Mesuji

Kab. Pesawaran

Kab.
Tulang
Bawang
Barat

Kab. Pringsewu

Peta Provinsi Lampung

iv

Lampung Dalam Angka 2010

Regional Symbol of Lampung Province

Lampung Dalam Angka 2010

v

LAMBANG DAERAH PROVINSI LAMPUNG

Peraturan Daerah No.01/Perda/I/DPRD/71-72

ARTI LAMBANG

1. Perisai bersegi lima

: Kesanggupan mempertahankan cita dan membina
pembangunan rumah-tangga yang didiami oleh dua
unsur golongan masyarakat untuk mencapai masyarakat
makmur, adil berdasarkan Pancasila.

2. Pita SANG BUMI RUA JURAI : Sang Bumi - Rumah tangga agung yang berbilik-bilik.
Rua Jurai - dua unsur golongan masyarakat yang
berdiam di wilayah Provinsi Lampung.

3. Aksara Lampung berbunyi

: "LAMPUNG"

4. Daun dan buah lada

: Daun = 17, Buah Lada 8, Lada merupakan produk
utama penduduk asli sejak masa lampau sehingga
Lampung dikenal bangsa-bangsa Asia dan bangsa-
bangsa Barat. Biji Lada 64, menunjukkan bahwa
terbentuknya Dati I Lampung tahun 1964.

5. Setangkai Padi

: Buah Padi 45. Padi merupakan produksi utama
penduduk migrasi sehingga terjadilah kehidupan
bersama saling mengisi antara kedua unsur golongan
masyarakat sehingga terwujudnya Negara RI yang
diproklamirkan 17-8-1945.

6. Laduk

: Golok rakyat serba guna.

7. Payan

: Tumbak pusaka tradisionil.

Lambang Daerah Provinsi Lampung

vi

Lampung Dalam Angka 2010

8. Gung

: Sebagai alat inti seni budaya, sebagai pemberitahuan
karya besar dimulai, dan sebagai alat menghimpun
masyarakat untuk bermusyawarah.

9. Siger

: Mahkota perlambang keagungan adat budaya dan
tingkat kehidupan terhormat.

10. Payung

: Jari payung 17, bagian ruas tepi 8, garis batas ruas 19
dan rumbai payung 45. Artinya payung agung yang
melambangkan Negara RI Proklamasi 17-8-1945; dan
sebagai payung jurai yang melambangkan Provinsi
Lampung tempat semua jurai berlindung. Tiang dan
bulatan puncak payung : satu cita membangun Bangsa
dan Negara RI dengan Ridho Tuhan Yang Maha Esa.

11. Warna

: Hijau

= Dataran tinggi yang subur untuk tanaman

keras dan tanaman musim.

Coklat = Dataran rendah yang subur untuk sawah
dan ladang.

Biru

= Kekayaan sungai dan lautan yang
merupakan sumber perikanan dan kehidupan para
Nelayan.

Putih

= Kesucian dan keikhlasan hati masyarakat.

Kuning (tua, emas dan muda) = Keagungan dan
kejayaan serta kebesaran cita masyarakat untuk
membangun Daerah dan Negaranya.

Regional Symbol of Lampung Province

Lampung Dalam Angka 2010

vii

REGIONAL SYMBOL OF LAMPUNG PROVINCE

Regional Regulation No. 01/Perda/I/DPRD/71-72

SYMBOL CONCEPTION

1. Five sided shield

: The capability to stand the sence and build the

household development that inhabit by two element of

society to reach prosperous and honest society based on

Pancasila.

2. Sang Bumi Rua Jurai band

: Sang Bumi - A great household that compartment.

Rua Jurai - Two element groups of society that inhabit in

Lampung province.

3. The Sound of Lampung's letter

: "LAMPUNG"

4. Pepper Leaf and Fruit

: Leaf = 17, Pepper fruit = 8. Pepper is the main product

of since the past. That is why Lampung is well known by

the Asian and west nations. Peppers 64 shows that

Lampung province established in 1964.

5. Stem of Rice

: Rice plant 45. Rice is the main product of migrated

population so there was a great living together between

two element groups of society to perform Indonesian

Republic in 17 - 8 - 1945.

Lambang Daerah Provinsi Lampung

viii

Lampung Dalam Angka 2010

6. Laduk

: A public short sword that quite importance.

7. Payan

: Traditional heirloom lance.

8. Cymbal

: A cultural substance tools, as a started masterpiece

unnouncement, and as a public gathered to deliberate.

9. Siger

: A crown symboled as the great culture tradition a

respect livelihood level.

10. Umbrella

: Umbrella bar 17, articulate edge side 8, articulate line

boarder 19 and umbrella fringe 45. It means a great

umbrella that symbolized the Indonesian Republic

country proclamate at 17 - 8 - 1945, and as a hanging

down umbrella that symbolized the Lampung province,

a place to shelter. A pillar and umbrella circled top ,

once sense to build an Indonesian Republic Nation and

country with God'swillingness.

11. Colour

: Green = A fertile upland plain to grow a delicacy and

seasonal plantation.

Choclate = A fertile lowland plain for wet rice - field.

Blue = A river and ocean treasures that was the fishery

source and livelihood for the fisher.

Yellow (dark, gold and bright) = The great and glory

with great sense of people to build their region and

nation.

The Governor Photograph

Lampung Dalam Angka 2010

ix

Photo Gubernur

x

Lampung Dalam Angka 2010

G U B E R N U R L A M P U N G

SAMBUTAN GUBERNUR LAMPUNG

Puji syukur kehadhirat Tuhan Yang Maha Esa, atas terbitnya buku LAMPUNG

DALAM ANGKA 2010.

Publikasi data ini sangat penting artinya, karena memberikan informasi berupa

data statistik dari berbagai bidang atau sektor pembangunan. Data yang disajikan cukup

penting dan strategis, karena dapat dimanfaatkan untuk memantau hasil-hasil

pembangunan yang telah dicapai selama ini maupun sebagai dasar dan rujukan

perencanaan pembangunan di masa-masa mendatang.

Diharapkan kepada semua pihak, baik instansi pemerintah, BUMN, kalangan

swasta dan masyarakat luas di Daerah Lampung dapat bekerja sama dan membantu BPS

Provinsi Lampung dalam upaya menghimpun, menganalisa dan menyajikan data statistik

yang mutakhir, faktual, dan akurat, sehingga perencanaan pembangunan di Provinsi

Lampung menjadi lebih terarah dan tepat sasaran.

Akhirnya saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada semua

pihak yang telah membantu dalam penyelesaian pembuatan buku Lampung Dalam

Angka (LDA) tahun 2010 ini. Semoga buku ini dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin

dalam kerangka membangun daerah lampung yang kita cintai.

Bandar Lampung, November 2010

GUBERNUR LAMPUNG

SJACHROEDIN, ZP

T H E G O V E R N O R O F L A M P U N G

F O R E W O R D

THE GOVERNOR OF LAMPUNG

Praise be to almighty god, for his blessing finally the book of LAMPUNG IN

FIGURES 2010 has been issued.

The publication of this data is very important because it will give the

information such as statistic data the whole part of development ini Lampung. The data

presented play an important and strategic role in monitoring the development

achievements. Furthermore, those data can be used as basic tools for development

planning in the future.

Hopefully this book will give beneficial aspect for whole, the government, state

owned company, private company and to all society. In this reason, it is expected to work

together and support BPS in their efforts to collect, analysis, and publish statistical data

uptodately, factually, and accurately. We hope that the development plan of Lampung

Province will be on the right path, since it is based on more accurate information.

Finally, I appreciate and also grateful to all who has helped in arranging this

book. Hopefully this book can be used optimally for building our beloved Lampung.

Bandar Lampung, November 2010

THE GOVERNOR OF LAMPUNG

SJACHROEDIN, ZP

KATA PENGANTAR

Penerbitan Publikasi Lampung Dalam Angka Tahun 2010 adalah penerbitan

ke-42 yang disusun oleh Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung.

Penyusunan tabel dan penyajiannya telah mengalami perbaikan-perbaikan,

perubahan dan penyederhanaan, yang disesuaikan dengan tersedianya data pada Instansi

terkait.

Adapun data yang disajikan adalah data mengenai Kondisi Geografi, Iklim,

Pemerintahan, Penduduk dan Tenaga Kerja, Sosial, Pertanian, Perindustrian,

Pertambangan Energy dan Konstruksi, Perdagangan Luar Negeri, Transportasi dan

Komunikasi, Hotel, Restoran dan Pariwisata, Keuangan dan Harga-Harga, Pengeluaran

Konsumsi serta Pendapatan Regional.

Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada Bapak

Gubernur Lampung yang telah banyak membantu dalam upaya pelaksanaan dan

penerbitan publikasi ini sehingga dapat diselesaikan dengan baik.

Penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kami sampaikan pula

kepada semua pihak terutama Instansi/Dinas di Provinsi Lampung atas kerjasamanya

sehingga publikasi ini tidak mengalami hambatan dalam penerbitannya.

Usul dan saran dari semua pihak demi perbaikan buku ini, kami terima dengan

senang hati. Semoga publikasi Lampung Dalam Angka 2010 berguna dan bermanfaat.

Bandar Lampung, November 2010

BPS PROVINSI LAMPUNG

K e p a l a,

Drs. MOHAMAD RAZIF, M.Si

NIP : 19520713 197603 1 002

P R E F A C E

Lampung In Figures 2009 is the 42th

time that has been compiled and

published by BPS - Statistics of Lampung Province.

The 2010 edition of Lampung In Figures contains some data that has been

improved and revised. These revisions were due to the availability of the data from a

number of related institutions.

Data presented is about Geography, Climate, Government, Population and

Employment, Social Affair, Agriculture, Manufacturing, Mining, Energy and

Construction, Foreign Trade, Transportation and Communication, Hotels, Restaurant

and Tourism, Finance and Prices, Expenditure and Consumption and Regional Income.

Our sincere gratitude to the Governor of Lampung that has been very helpful,

and gives support so that this publication can be published on time.

Highly appreciation is also expressed to every one and institutions that

involved and contributed to the prepatory stage of this publication, so this publication

has been published on time.

Comments and suggestions for future improvement will be pleased and

appreciated. Finally, it is our sincere hope that this publication will be useful and

beneficial to all data users .

Bandar Lampung, November 2010

BPS - STATISTICS OF LAMPUNG PROVINCE

H e a d,

Drs. MOHAMAD RAZIF, M.Si

NIP : 19520713 197603 1 002

Content

Lampung Dalam Angka 2010

xv

DAFTAR ISI / CONTENTS

Halaman / Pages

- Peta Provinsi Lampung / Map of Lampung Province ............................................................

i

- Lambang Daerah Provinsi Lampung / Regional Symbol of Lampung Province ...................

v

- Photo Gubernur / The Governor photograph ........................................................................

ix

- Sambutan Gubernur Lampung / Foreword The Govenor of Lampung ..................................

xi

- Kata Pengantar / Preface .........................................................................................................

xiii

- Daftar Isi / Contents ...............................................................................................................

xv

- Daftar Tabel / Table ............................................................................................................... xviii

- Daftar Grafik / Figure ............................................................................................................ xlvii

- Sumber Data Lampung Dalam Angka / Source Of Lampung In Figures ............................. xliii

- Gambaran Umum Daerah Lampung / General Illustration of Lampung Province ..............

l

- Sejarah Singkat Provinsi Lampung / Brief History of Lampung Province ............................

lxii

- Penjelasan Umum / Explanatory Notes ................................................................................. lxxvii

BAB / CHAPTER

I. GEOGRAFI / GEOGRAPHY ............................................................................................

1

II. IKLIM / CLIMATE ............................................................................................................

25

III. PEMERINTAHAN / GOVERNMENT ..............................................................................

35

IV. PENDUDUK DAN TENAGA KERJA / POPULATION AND EMPLOYMENT ............

59

4.1. Penduduk / Population .............................................................................................

67

4.2. Keluarga Berencana / Family Planning ...................................................................

74

4.3. Tenaga Kerja / Manpower .........................................................................................

80

4.4. Transmigrasi & Imigrasi / Transmigration & Imigration ........................................

91

V. SOSIAL / SOCIAL AFFAIR .............................................................................................

93

5.1. Pendidikan / Education ............................................................................................. 101

5.2. Kesehatan / Health .................................................................................................... 137

5.3. Peradilan / Judicature ............................................................................................... 144

5.4. Agama / Religion ...................................................................................................... 173

Daftar Isi

xvi

Lampung Dalam Angka 2010

5.5. Sosial Lainnya / Other Social ................................................................................... 178

VI. PERTANIAN / AGRICULTURE ...................................................................................... 185

6.1. Pertanian Tanaman Pangan / Food Crops Agriculture ............................................ 193

6.2. Perkebunan / Estate .................................................................................................. 337

6.3. Kehutanan / Forestry ................................................................................................ 355

6.4. Peternakan / Livestock .............................................................................................. 363

6.5. Perikanan / Fishery ................................................................................................... 388

VII. PERINDUSTRIAN, PERTAMBANGAN ENERGI DAN KONSTRUKSI /

MANUFACTURING, MINING, ENERGY, AND CONSTRUCTION ............................... 401

7.1. Industri Besar dan Sedang / Large and Medium Manufacturing ............................. 407

7.2. Listrik, Gas, dan Air Minum / Electricity, Gas, and Water Supply ......................... 411

7.3. Pertambangan / Mining ............................................................................................. 418

VIII. PERDAGANGAN LUAR NEGERI / FOREIGN TRADE ............................................... 421

8. Ekspor/Impor / Export/Import .................................................................................. 429

IX. TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI / TRANSPORTATION AND

COMMUNICATION .......................................................................................................... 451

9.1. Perhubungan Darat / Land Transportation .............................................................. 459

9.2. Perhubungan Laut / Sea Transportation .................................................................. 473

9.3. Perhubungan Udara / Air Transportation ................................................................. 480

9.4. Pos dan Telekomunikasi/Post and Telecommunication .......................................... 484

X. HOTEL, RESTORAN DAN PARIWISATA / HOTELS, RESTAURANT AND TOURISM 491

10. Hotel dan Pariwisata / Hotel and Tourism ............................................................... 495

XI. KEUANGAN DAN HARGA-HARGA / FINANCE AND PRICES ............................... 503

11.1. Keuangan Pemerintah Daerah / Local Government Finance .................................. 511

11.2. Perbankan dan Koperasi / Banking and Cooperation .............................................. 531

11.3. Harga-harga / Prices ................................................................................................. 540

11.4. Indek Harga Konsumen dan Inflasi / Consumer Price Indexs and Inflation ........... 544

Content

Lampung Dalam Angka 2010

xvii

XII. PENGELUARAN & KONSUMSI / EXPENDITURE & CONSUMPTION .................... 549

12. Pengeluaran dan Konsumsi / Expenditure and Consumption ................................... 553

XIII. PENDAPATAN REGIONAL / REGIONAL INCOME .................................................... 557

13. Pendapatan Regional / Regional Income .................................................................. 567

Daftar Isi

xviii

Lampung Dalam Angka 2010

D A F T A R T A B E L / T A B L E S

Halaman / Pages

1. GEOGRAFI / GEOGRAPHY

Tabel 1.1.

Luas Wilayah, Jumlah Kecamatan dan Desa/Kelurahan di Provinsi Lampung
menurut Kabupaten/Kota Tahun 2009 (Ha) / Total Area, Number of Districts
and Villages of Lampung Province by Regency/Municipality, 2009 (Ha) ......

7

Tabel 1.2.

Nama Ibukota Kabupaten/Kota dan Jarak ke Ibukota Provinsi menurut
Kabupaten/Kota Tahun 2009 / Name of Capital of Regency/Municipality and
The Distance by Regency/Municipality, 2009 ...................................................

8

Tabel 1.3.

Luas Lahan Provinsi Lampung menurut Penggunaan dan Kabupaten/Kota,
2009 (Ha) / Area of Lampung Province by Land Utilization and
Regency/Municipality, 2009 (Ha) ...................................................................

9

Tabel 1.4.

Nama Beberapa Gunung dan Tingginya Menurut Kabupaten/Kota dan
Kecamatan di Provinsi Lampung / List of Mountains and Heights by
Regency/Municipality and District in Lampung Province ................................

10

Tabel 1.5.

Nama Beberapa Pulau dan Luasnya Menurut Kabupaten/Kota dan Kecamatan
di Provinsi Lampung / List of Islands and Its Area by Regency/Municipality
and District in Lampung Province ....................................................................

14

Tabel 1.6.

Panjang Sungai dan Daerah Aliran di Provinsi Lampung / Length of Rivers
and Catchment Area in Lampung Province ......................................................

19

Tabel 1.7.

Ketinggian Beberapa Kota Dari Permukaan Laut di Provinsi Lampung, 2009 /

Altitude of Selected Cities Abovea Sea Level in Lampung Province, 2009 ......

21

2. KEADAAN IKLIM / CLIMATE

Tabel 2.1. Jumlah Curah Hujan dan Hari Hujan di Provinsi Lampung Tahun 2006-2009/

Total Rainfalls and Number of Rainy in Lampung Province, 2006-2009 ........

29

Tabel 2.2. Rata-rata Penyinaran Matahari dan Rata-rata Suhu Udara di Provinsi Lampung
Tahun 2006-2009 / Average Percentage Sunshine Hours and Average
Temperaturs in Lampung Province, 2006-2009 ...............................................

30

Tabel 2.3. Rata-rata Suhu Minimum dan Maksimum di Provinsi Lampung Tahun 2006-
2009 / Average Minimum dan Maximum Temperatures in Lampung Province,
2006-2009 ..........................................................................................................

31

Tabel 2.4. Rata-rata Kelembaban Udara, Tekanan Udara dan Kecepatan Angin di
Provinsi Lampung Tahun 2006-2009 / Average Rel, Humidity, Atmosphere
Pressure and Wind Velocity in Lampung Province, 2006-2009 .......................

32

Tabel 2.5.

Rata-rata Kecepatan Angin di Provinsi Lampung Tahun 2006-2009 / Average
Wind Speed in Lampung Province, 2006-2009 .................................................

33

3. PEMERINTAHAN / GOVERNMENT

Tabel 3.1. Susunan Pimpinan dan Keanggotaan Alat Kelengkapan Dewan Periode Tahun
2009-2014 / Head and Member of Regional People’s Representative Assembly
2009-2014 Period ..............................................................................................

39

Content

Lampung Dalam Angka 2010

xix

Tabel 3.2.

Komposisi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Lampung
menurut Partai Politik dan Jenis Kelamin Tahun 2009 / Composition of
Regional People’s Representative Assembly in Lampung Province by Political
Party and Sex, 2009 ...........................................................................................

40

Tabel 3.3.

Nama Ibukota Kabupaten/Kota, Kecamatan dan Jumlah Desa/Kelurahan, 2009
/ Name of Capital Regency/Municipality, District and Number of Villages,
2009 ....................................................................................................................

41

Tabel 3.4. Jumlah Kecamatan, Desa/Kelurahan dan Klasifikasinya menurut
Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2009 / Number of Distrits,
Villages and Classification by Regency/Municipality in Lampung Province,
2009 ....................................................................................................................

47

Tabel 3.5. Jumlah Desa menurut Kabupaten/Kota dan Status Desa di Provinsi Lampung
Tahun 2009 / Number of Villages by Regency/Municipality and Status of
Vilages in Lampung Province, 2009 .................................................................

48

Tabel 3.6.

Jumlah Desa mendapat Bantuan Program Nasional Pemberdayaan Mayarakat
Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) Provinsi Lampung, 2009 / Number of Villages
Received National Community Empowerment Grant Program-Self Sufficien
Village in Lampung Province, 2009 .................................................................

49

Tabel 3.7.

Rekapitulasi Laporan Konsolidasi Triwulan Pelaksanaan Proyek Sektoral
APBN TA 2006 per Departemen/Lembaga di Provinsi Lampung (Situasi
Triwulan IV) / General Sectoral Project of State Expenses and Income Budget,
2006 Budget Year by Departement in Lampung Province (4th

Quarter

Condition) ..........................................................................................................

52

Tabel 3.8.

Rekapitulasi Laporan Konsolidasi Program Provinsi Lampung TA 2009
menurut Kegiatan Sumber Dana Dekonsentrasi (DK) per
Departemen/Lembaga (Situasi Triwulan IV) / Recapitulation Report
Consolidation Program of Lampung Province, 2009 According to the Source
of Fund by Departement (4 th

Quarter Condition) .............................................

53

Tabel 3.9.

Jumlah Eselon Perangkat Daerah Berdasarkan PP.41/2009 Perda No.
09,10,11,12 Tahun 2007 dan Pergub No. 14 Tahun 2009 / Structural Official
by Regional Regulation and Governor Regulation ..........................................

54

Tabel 3.10. Jumlah Organisasi Politik, Lembaga Swadaya Masyarakat, Organisasi
Masyarakat dan Organisasi Profesi yang Terdaftar per Kabupaten/Kota dan
Provinsi Tahun Anggaran 2009 / Number of Registered Political, Non
Government, Community and Professional Organisation by
Regency/Municipality and Province, 2009 .......................................................

56

Tabel 3.11. Jumlah Anggota Biasa, Perusahaan yang Melakukan Sertifikasi Pengadaan
Barang/Jasa Instansi di Pemerintah, Anggota Luar Biasa KADINDA Provinsi
Lampung Tahun 2007 / Number of Regular Members, Sertificated
Goods/Services Supplied Company in Government, KADINDA Out Standing
Members of Lampung Province, 2007 ...............................................................

57

4.1 PENDUDUK / POPULATION

Tabel 4.1.1. Penduduk Provinsi Lampung menurut Kabupaten/Kota Tahun 2000-2009 /
Population of Lampung Province by Regency/Municipality, 2000-2009 .........

67

Tabel 4.1.2. Penduduk Provinsi Lampung menurut Jenis Kelamin dan Sex Ratio Tahun
2000-2009 / Population by Sex and Sex Ratio in Lampung Province, 2000 -
2009 ....................................................................................................................

69

Daftar Isi

xx

Lampung Dalam Angka 2010

Tabel 4.1.3. Jumlah Desa/Kelurahan, Rumah Tangga, Penduduk dan Kepadatan Penduduk
per Km2

menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung 2009 / Number of
Villages, Households, Population and Population Density per Km2

by

Regency/Municipality in Lampung Province, 2009 ..........................................

70

Tabel 4.1.4. Jumlah Kecamatan, Desa, Rumah Tangga, Penduduk dan Kepadatan
Penduduk per Km2

di Provinsi Lampung, Tahun 2000-2009 / Number of
District, Villages, Households, Population and Population Density Km2

in

Lampung Province, 2000-2009 .........................................................................

71

Tabel 4.1.5. Penduduk Provinsi Lampung menurut Jenis Kelamin dan Kelompok Umur
Tahun 2009 / Population by Sex and Age Group in Lampung Province, 2009

72

Tabel 4.1.6. Penduduk Provinsi Lampung menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Kelamin
Tahun 2009 / Population of Lampung Province by Regency/Municipality and
Sex, 2009 ............................................................................................................

73

4.2 KELUARGA BERENCANA / FAMILY PLANNING

Tabel 4.2.1. Jumlah Klinik Keluarga Berencana di Provinsi Lampung Tahun 2009 /

Number of Family Planning Clinic in Lampung Province, 2009 .....................

74

Tabel 4.2.2. Jumlah Akseptor Baru menurut Pemakaian Alat Kontrasepsi di Provinsi
Lampung Tahun 2005-2009 / Number of New Acceptors by Type of
Contraceptive in Lampung Province, 2005-2009 ............................................

75

Tabel 4.2.3. Perincian Akseptor Baru menurut Pemakaian Alat Kontrasepsi di Provinsi
Lampung Tahun 2009 / Number of Acceptors by Type Contraceptive in
Lampung Province, 2009 ...................................................................................

76

Tabel 4.2.4. Jumlah Akseptor Baru per Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2005-
2009 / Number of New Acceptors by Regency/Municipality in Lampung
Province, 2005-2009 ..........................................................................................

77

Tabel 4.2.5. Jumlah Akseptor Baru yang Dicapai di Provinsi Lampung menurut Triwulan
2005-2009 / Number of New Acceptors per Quarter in Lampung Province,
2005-2009 ..........................................................................................................

78

Tabel 4.2.6. Jumlah Keluarga menurut Tahapan Keluarga Sejahtera dan Kabupaten/Kota di
Provinsi Lampung Tahun 2009 / Number of Family by Level Family Welfare
and Regency/Municipality in Lampung Province, 2009 ................................
79

4.3 TENAGA KERJA / MAN POWER

Tabel 4.3.1. Jumlah Pegawai Negeri Sipil Daerah dan Pusat yang Diperbantukan menurut
Golongan di Provinsi Lampung Tahun 2000-2009 / Number of Provincial and
Central Civil Servant Assigned by Rank in Lampung Province, 2000-2009 ....

80

Tabel 4.3.2. Jumlah Pegawai Negeri Sipil Berdasarkan Golongan Ruang dan Unit Kerja di
Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung Keadaan November 2009 /

Number of Civil Servants by Rank and Work Unit Government of Lampung
Province, (Situation Nov 2009) .........................................................................

81

Tabel 4.3.3. Jumlah Pegawai Negeri Sipil Berdasarkan Jenis Kelamin dan Unit Kerja di
Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung Keadaan November 2009 /

Number of Civil Servants by Sex and Work Unit Government of Lampung
Province, Situation Nov 2009 ............................................................................

82

Tabel 4.3.4. Jumlah Pegawai Negeri Sipil Berdasarkan Pendidikan dan Unit Kerja di
Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung Keadaan November 2009 /

Content

Lampung Dalam Angka 2010

xxi

Number of Civil Servants by Education and Work Unit Government of
Lampung Province, Situation Nov 2009 .............................................................

83

Tabel 4.3.5. Jumlah Pegawai Negeri Sipil Berdasarkan Agama dan Unit Kerja di
Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung Keadaan November 2009 /

Number of Civil Servant by Religion and Work Unit Government of Lampung
Province (Situation Nov 2009) ...........................................................................

84

Tabel 4.3.6. Penduduk Provinsi Lampung Berumur 15 Tahun ke Atas menurut Golongan
Umur dan Kegiatan Selama Seminggu yang lalu, 2009 / Lampung Province
Population 15 Years of Age and Over by Age Group and Type of Activity
during the Previous Week, 2009 .......................................................................

85

Tabel 4.3.7. Jumlah Penduduk Provinsi Lampung Berumur 15 Tahun ke Atas menurut
Kabupaten/Kota dan Kegiatan Selama Seminggu yang lalu, 2009 / Lampung
Province Number 15 Years of Age and Over by Regency/City and Type of
Activity during the Previous Week, 2009 .........................................................

86

Tabel 4.3.8. Penduduk Provinsi Lampung Berumur 15 Tahun ke Atas yang Bekerja Selama
Seminggu yang Lalu menurut Kabupaten/Kota dan Lapangan Pekerjaan
Utama, 2009 / Lampung Province Population 15 Years of Age and Over Who
Worked during the Previous Week by Regency/City and Main Industry, 2009

88

Tabel 4.3.9. Besarnya Kebutuhan Hidup Minimum (KHM) Pekerja dan Penetapan Upah
Minimum Provinsi (UMP) Daerah Lampung Tahun 2003-2010 (Rupiah) /

Amount of Minimum Physical Requirement and Regulation of Province
Minimum Wages of Lampung Province, 2003-2010 (Rupiah) .........................

89

Tabel 4.3.10. Besarnya Upah Minimum Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung (Rupiah) /

Amount of Minimum Wages by Regency/Municipality of Lampung Province
(Rupiah) .............................................................................................................

90

4.4 IMIGRASI / IMIGRATION

Tabel 4.4.1. Jumlah Paspor RI yang Dikeluarkan Kantor Imigrasi Klas I Bandar Lampung
menurut Bulan Tahun 2008-2009 / Number of Pasport of RI Issued by First
Class Immigration Office of Bandar Lampung by Month, 2008-2009 .............

91

5.1. PENDIDIKAN / EDUCATION

Tabel 5.1.1. Jumlah Sekolah Dasar, Kelas, Guru, Murid dan Lulusan di Provinsi Lampung
Tahun 2000/2001-2009/2010 / Number of Elementary Schools, Class Rooms,
Teachers, Pupils and Graduates in Lampung Province, 2000/2001-2009/2010
101
Tabel 5.1.2. Jumlah Sekolah Lanjutan Pertama, Kelas, Guru, Murid dan Lulusan di
Provinsi Lampung Tahun 2000/2001-2009/2010 / Number of Junior High
Schools, Class Rooms, Teachers, Pupils and Graduates in Lampung Province,
2000/2001-2009/2010 ........................................................................................
102
Tabel 5.1.3. Jumlah SMU, Kelas, Guru, Murid dan Lulusan di Provinsi Lampung Tahun
2000/2001-2009/2010 / Number of Senior High Schools, Class Rooms,
Teachers, Pupils and Graduates in Lampung Province, 2000/2001-2009/2010
103
Tabel 5.1.4. Jumlah Sekolah, Murid dan Guru menurut Jenis Sekolah di Provinsi
Lampung Tahun 2009/2010 / Number of Schools, Pupils and Teachers by Kind
of School in Lampung Province, 2009/2010 .....................................................
104

Daftar Isi

xxii

Lampung Dalam Angka 2010

Tabel 5.1.5. Jumlah Sekolah di Provinsi Lampung menurut jenis sekolah Tahun
2005/2006-2009/2010 / Number of Schools in Lampung Province by kind of
school, 2005/2006-2009/2010 ...........................................................................
105
Tabel 5.1.6. Jumlah Murid dan Guru Sekolah Dasar Negeri dan Swasta di Provinsi
Lampung Tahun 2000/2001-2009/2010 / Number of Pupils and Teachers at
Public and Private Primary School in Lampung Province, 2000/2001-
2009/2010 ..........................................................................................................
106
Tabel 5.1.7. Jumlah Sekolah, Kelas, Murid dan Guru menurut Jenis Sekolah di luar
Lingkungan Departemen Pendidikan Nasional di Provinsi Lampung Tahun
2005-2009 / Number of Schools, Classrooms, Students and Teachers of
Islamic Religion by Kind of School Outside of Depertement of Education and
Culture in Lampung Province, 2005-2009 ........................................................
107
Tabel 5.1.8. Jumlah Sekolah, Kelas, Murid, dan Guru menurut Jenis Sekolah di luar
Lingkungan Departemen Pendidikan Nasional di Kabupaten Lampung Barat
Tahun 2009 / Number of Schools, Classrooms, Students and Teachers of
Islamic Religion by Kind of School Outside Depertement of Education and
Culture in Lampung Barat Regency, 2009 ........................................................
108
Tabel 5.1.9. Jumlah Sekolah, Kelas, Murid, dan Guru menurut Jenis Sekolah di luar
Lingkungan Departemen Pendidikan Nasional di Kabupaten Tanggamus
Tahun 2009 / Number of Schools, Classrooms, Students and Teachers of
Islamic Religion by Kind of School Outside Depertment of Education and
Culture in Tanggamus Regency, 2009 ...............................................................
109
Tabel 5.1.10. Jumlah Sekolah, Kelas, Murid, dan Guru menurut Jenis Sekolah di luar
Lingkungan Departemen Pendidikan Nasional di Kabupaten Lampung Selatan
Tahun 2009 / Number of Schools, Classrooms, Students and Teachers of
Islamic Religion by Kind of School Outside Depertement of Education and
Culture in Lampung Selatan Regency, 2009 .....................................................
110
Tabel 5.1.11. Jumlah Sekolah, Kelas, Murid, dan Guru menurut Jenis Sekolah di luar
Lingkungan Departemen Pendidikan Nasional di Kabupaten Lampung Timur
Tahun 2009 / Number of Schools, Classrooms, Students and Teachers of
Islamic Religion by Kind of School Outside Depertement of Education and
Culture in Lampung Timur Regency, 2009 .......................................................
111
Tabel 5.1.12. Jumlah Sekolah, Kelas, Murid, dan Guru menurut Jenis Sekolah di luar
Lingkungan Departemen Pendidikan Nasional di Kabupaten Lampung Tengah
Tahun 2009 / Number of Schools, Classrooms, Students and Teachers of
Islamic Religion by Kind of School Outside Depertement of Education and
Culture in Lampung Tengah Regency, 2009 .....................................................
112
Tabel 5.1.13. Jumlah Sekolah, Kelas, Murid, dan Guru menurut Jenis Sekolah di luar
Lingkungan Departemen Pendidikan Nasional di Kabupaten Lampung Utara
Tahun 2009 / Number of Schools, Classrooms, Students and Teachers of
Islamic Religion by Kind of School Outside Depertement of Education and
Culture in Lampung Utara Regency, 2009 .......................................................
113
Tabel 5.1.14. Jumlah Sekolah, Kelas, Murid, dan Guru menurut Jenis Sekolah di luar
Lingkungan Departemen Pendidikan Nasional di Kabupaten Way Kanan
Tahun 2009 / Number of Schools, Classrooms, Students and Teachers of
Islamic Religion by Kind of School Outside Depertement of Education and
Culture in Way Kanan Regency, 2009 ..............................................................
114
Tabel 5.1.15. Jumlah Sekolah, Kelas, Murid, dan Guru menurut Jenis Sekolah di luar
Lingkungan Departemen Pendidikan Nasional di Kabupaten Tulang Bawang
Tahun 2006 / Number of Schools, Classrooms, Students and Teachers of
Islamic Religion by Kind of School Outside Depertement of Education and
Culture in Tulang Bawang Regency, 2009 ........................................................
115

Content

Lampung Dalam Angka 2010

xxiii

Tabel 5.1.16. Jumlah Sekolah, Kelas, Murid, dan Guru menurut Jenis Sekolah di luar
Lingkungan Departemen Pendidikan Nasional di Kota Bandar Lampung
Tahun 2009 / Number of Schools, Classrooms, Students and Teachers of
Islamic Religion by Kind of School Outside Depertement of Education and
Culture in Bandar Lampung Municipality, 2009 ..............................................
116
Tabel 5.1.17. Jumlah Sekolah, Kelas, Murid, dan Guru menurut Jenis Sekolah di luar
Lingkungan Departemen Pendidikan Nasional di Kota Metro Tahun 2009 /

Number of Schools, Classrooms, Students and Teachers of Islamic Religion by
Kind of School Outside Depertement of Education and Culture in Metro
Municipality, 2009 .............................................................................................
117
Tabel 5.1.18. Jumlah Anggota Pramuka menurut Tingkatan di Provinsi Lampung Tahun
2005-2009 / Number of Scouts by Level in Lampung Province, 2005-2009 .... 118
Tabel 5.1.19. Jumlah Keanggotaan Pramuka menurut Tingkatan dan Jenis Kelamin di
Provinsi Lampung Tahun 2005-2009 / Number of Scouts by Level and Sex in
Lampung Province, 2005-2009 .........................................................................
119
Tabel 5.1.20. Jumlah Anggota Pramuka menurut Tingkatan dan Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2005-2009 / Number of Scouts by Level and
Regency/Municipality in Lampung Province, 2005-2009 .................................
120
Tabel 5.1.21. Jumlah Mahasiswa Universitas Lampung menurut Fakultas dan Jenis Kelamin
Tahun 2005-2009 / Number of Students at Lampung University by Faculty and
Sex, 2005-2009 ...................................................................................................
124
Tabel 5.1.22. Jumlah Mahasiswa Universitas Lampung menurut Fakultas Tahun 2005-2009 /
Number of Students of Lampung University by Faculty, 2005-2009 ................ 125
Tabel 5.1.23. Jumlah Dosen di Universitas Lampung menurut Golongan dan Fakultas Tahun
2005-2009 / Number of Lecturers in University of Lampung by Rank and
Faculty, 2005-2009 ............................................................................................
126
Tabel 5.1.24. Jumlah Tenaga Administrasi di Universitas Lampung menurut Golongan dan
Fakultas Tahun 2005-2009 / Number of Administrators of University of
Lampung by Rank and Faculty, 2005-2009 ......................................................
127
Tabel 5.1.25. Jumlah Lulusan Sarjana Muda dan Sarjana Lengkap di Universitas Lampung
Tahun 2005-2009 / Number of Master and Bachelor Graduated from
University of Lampung, 2005-2009 ...................................................................
128
Tabel 5.1.26. Jumlah Mahasiswa IAIN Raden Intan Bandar Lampung menurut Fakultas dan
Jenis Kelamin Tahun 2005-2009 / Number of Students of State Islamic
Institute of Raden Intan Bandar Lampung by Faculty and Sex, 2005-2009 .....
129
Tabel 5.1.27. Jumlah Lulusan Sarjana Lengkap Pada IAIN Raden Intan Bandar Lampung
Tahun 2000-2009 / Number of Honors Degrees from State Islamic Institute of
Raden Intan Bandar Lampung, 2000-2009 .......................................................
130
Tabel 5.1.28. Jumlah Dosen menurut Fakultas di Institut Agama Islam Negeri ( IAIN )
Raden Intan Bandar Lampung Tahun 2005-2009 / Number of Lectures by
Faculty of State Islamic Institute of Raden Intan Bandar Lampung, 2005-2009
131
Tabel 5.1.29. Jumlah Mahasiswa Politeknik Negeri Lampung menurut Jurusan dan Jenis
Kelamin Tahun 2005-2009 / Number of Student at Public Polytechnique of
Lampung by Majoring and Sex, 2005-2009 ......................................................
132
Tabel 5.1.30. Jumlah Dosen Politeknik Negeri Lampung menurut jurusan, Jenjang
Pendidikan dan Jenis Kelamin Tahun 2009 / Number of Lecturers at Public
Polytechnique of Lampung by Graduate and Sex, 2009
................................... 133
Tabel 5.1.31. Jumlah Tenaga Administrasi dan Teknisi di Politeknik Negeri Lampung
menurut Jenjang Pendidikan dan Jenis Kelamin Tahun 2009 / Number of

Daftar Isi

xxiv

Lampung Dalam Angka 2010

Administrator’s Staff and Technician of Polytechnique of Lampung by
Graduate and Sex, 2009
.................................................................................... 134
Tabel 5.1.32. Pelaksanaan Kegiatan Pendidikan dan Latihan Provinsi Lampung Tahun 2009
/ The Implementation of Education and Training Activity Program in Lampung
Province, 2009 ...................................................................................................
135
Tabel 5.1.33. Jumlah Koleksi Buku di Perpustakaan Daerah menurut Golongan, Judul dan
Jumlah Buku Tahun 2005-2009 / Number of Book Collection in Regional
Library by Classification, Titles and Quantities, 2005-2009 ............................
136

5.2 KESEHATAN / HEALTH

Tabel 5.2.1. Jumlah Tenaga Kesehatan menurut Jenis Tenaga dan Unit Kerja di Provinsi
Lampung Tahun 2005-2009 / Number of Health Worker by Profession and
Work Unit in Lampung Province, 2005-2009 ...................................................
137
Tabel 5.2.2. Jumlah Puskesmas, Puskesmas Perawatan, Puskesmas Pembantu, Puskesmas
Keliling dan Posyandu menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun
2005-2009 / Number of Public Health Center, Sub Health Center, Mobile
Public Health Center and Integrated Service Health Post by
Regency/Municipality in Lampung Province, 20024-2009 ...............................
138
Tabel 5.2.3. Jumlah Fasilitas Kesehatan dan Tempat Tidur menurut Status di Provinsi
Lampung Tahun 2009 / Number of Health Facilities and Beds by Status in
Lampung Province, 2009 ..................................................................................
139
Tabel 5.2.4. Jumlah Penderita Baru Rawat Jalan di Puskesmas dan Rumah Sakit menurut
Jenis Penyakit di Provinsi Lampung Tahun 2009 / Number of OutPatients in
Public Health Center and Hospital by Kind Disease in Lampung Province,
2009 ....................................................................................................................
140
Tabel 5.2.5. Jumlah Bayi yang Diimunisasi menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2009 / Number of Infants Immunizied by Regency/ Municipality in
Lampung Province, 2009 ...................................................................................
141
Tabel 5.2.6. Jumlah Hari Perawatan dan Penderita Keluar Rumah Sakit menurut
Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2009 / Number of Days of
Hospital Care and Number of Patients Out of Hospital by Regency/
Municipality in Lampung Province, 2009 .........................................................
142
Tabel 5.2.7. Jumlah Peserta ASKES Wajib menurut Jenis Peserta dan Golongan di Provinsi
Lampung Tahun 2009 / Number of Askes Health Insurance Members by Types
and Classification in Lampung Province, 2009 ................................................
143

5.3 PERADILAN / JUDICATURE

Tabel 5.3.1. Jumlah Perkara yang Diputus menurut Jenis Perkara oleh Pengadilan Agama
Tanjungkarang Tahun 2005-2009 / Number of Cases Settled by Type of Cases
by Religious Court Tanjungkarang, 2005-2009 ...............................................
144
Tabel 5.3.2. Jumlah Perkara yang Diputus menurut Jenis Perkara per Bulan oleh
Pengadilan Agama Tanjungkarang Tahun 2009 / Number of Cases Settled by
Type of Cases Religion per Month by Religious Court Tanjungkarang, 2009 .
145
Tabel 5.3.3. Jumlah Kejahatan Umum menurut Jenis dan Wilayah Kepolisian di Provinsi
Lampung Tahun 2005-2009 / Number of Crimes, Reported and Solved by
Plice Territory in Lampung Province, 2005-2009 ............................................
146

Content

Lampung Dalam Angka 2010

xxv

Tabel 5.3.4. Jumlah Kecelakaan Lalulintas, Korban dan Kerugiannya menurut
Polres/Polresta di Provinsi Lampung Tahun 2005-2009 / Number of Traffic
Accidents, Victims and Its Loss by Resort/Regional Police in Lampung
Province, 2005-2009 ..........................................................................................
149
Tabel 5.3.5. Jumlah SIM yang Dikeluarkan menurut Jenis dan Daerah Polres/Poltabes di
Provinsi Lampung Tahun 2005-2009 / Number of Driving Licence Issued by
Resort/Regional Police in Lampung Province, 2005-2009 ...............................
150
Tabel 5.3.6. Jumlah SIM yang Dikeluarkan di Kepolisian Resort (Polres) Lampung Barat
Tahun 2005-2009 / Number of Driving Licence Issued by Resort Police in
Lampung Barat Regency, 2005-2009 ................................................................
151
Tabel 5.3.7. Jumlah SIM yang Dikeluarkan di Kepolisian Resort (Polres) Tanggamus
Tahun 2005-2009 / Number of Driving Licence Issued by Resort Police in
Tanggamus Regency, 2005-2009 .......................................................................
152
Tabel 5.3.8. Jumlah SIM yang Dikeluarkan di Kepolisian Resort (Polres) Lampung Selatan
Tahun 2005-2009 / Number of Driving Licence Issued by Resort Police in
Lampung Selatan Regency, 2005-2009 .............................................................
153
Tabel 5.3.9. Jumlah SIM yang Dikeluarkan di Kepolisian Resort (Polres) Lampung Timur
Tahun 2005-2009 / Number of Driving Licence Issued by Resort Police in
Lampung Timur Regency, 2005-2009 ...............................................................
154
Tabel 5.3.10. Jumlah SIM yang Dikeluarkan di Kepolisian Resort (Polres) Lampung Utara
Tahun 2005-2009 / Number of Driving Licence Issued by Resort Police in
Lampung Utara Regency, 2005-2009 ................................................................
155
Tabel 5.3.11. Jumlah SIM yang Dikeluarkan di Kepolisian Resort (Polres) Way Kanan
Tahun 2005-2009 / Number of Driving Licence Issued by Resort Police in Way
Kanan Regency, 2005-2009 ...............................................................................
156
Tabel 5.3.12. Jumlah SIM yang Dikeluarkan di Kepolisian Resort (Polres) Tulang Bawang
Tahun 2005-2009 / Number of Driving Licence Issued by Resort Police in
Tulang Bawang Regency, 2005-2009 ................................................................
157
Tabel 5.3.13. Jumlah SIM yang Dikeluarkan di Kepolisian Kota Besar (Poltabes) Bandar
Lampung Tahun 2005-2009 / Number of Driving Licence Issued by Resort
Police in Bandar Lampung Municipality, 2005-2009 .......................................
158
Tabel 5.3.14. Jumlah SIM yang Dikeluarkan di Kepolisian Resort (Polres) Metro Tahun
2005-2009 / Number of Driving Licence Issued by Resort Police in Metro
Municipality, 2005-2009 ...................................................................................
159
Tabel 5.3.15. Jumlah SIM yang Dikeluarkan di Kepolisian Resort (Polres) Lampung Tengah
Tahun 2005-2009 / Number of Driving Licence Issued by Resort Police in
Lampung Tengah Regency, 2005-2009 .............................................................
160

Tabel 5.3.16. Jumlah Tahanan dan Narapidana menurut Lembaga Pemasyarakatan/ Rumah
Tahanan Negara di Provinsi Lampung Tahun 2005-2009 / Number of
Detainees and Prisoners by Penitentiary Institution in Lampung Province,
2005-2009 ..........................................................................................................
161
Tabel 5.3.17. Jumlah Tahanan dan Narapidana Menurut Golongan di Lembaga
Pemasyarakatan/Rumah Tahanan di Provinsi Lampung Tahun 2009 / Number
of Detainees and Prisoners by Type in Penitentiary Institution of Lampung
Province, 2009 ...................................................................................................
162
Tabel 5.3.18. Jumlah Tahanan dan Narapidana Per Bulan menurut Golongan di Lembaga
Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung Tahun 2009 / Number of Prisoners
per Month by Type in Prison Institution Tanjungkarang, 2009 .......................
163

Daftar Isi

xxvi

Lampung Dalam Angka 2010

Tabel 5.3.19. Jumlah Tahanan dan Narapidana per Bulan menurut Golongan di Lembaga
Pemasyarakatan Kelas II A Metro Tahun 2009 / Number of Detainees and
Prisoners per Month by Type in Class II A of Metro Penitentiary Institution,
2009 ....................................................................................................................
164
Tabel 5.3.20. Jumlah Tahanan dan Narapidana per Bulan menurut Golongan di Rumah
Tahanan Negara Sukadana Tahun 2009 / Number of Detainees and Prisoners
per Month by Type in Sukadana Penitentiary Institution, 2009 .......................
165
Tabel 5.3.21. Jumlah Tahanan dan Narapidana per Bulan menurut Golongan di Lembaga
Pemasyarakatan Kelas II A Kotabumi Tahun 2009 / Number of Detainees and
Prisoners per Month by Type in Kotabumi Penitentiary Institution, 2009 .......
166
Tabel 5.3.22. Jumlah Tahanan dan Narapidana per Bulan menurut Golongan di Rumah
Tahanan Negara Menggala Tahun 2009 / Number of Detainees and Prisoners
per Month by Type in Menggala Penitentiary Institution, 2009 .......................
167
Tabel 5.3.23. Jumlah Tahanan dan Narapidana per Bulan menurut Golongan di Rumah
Tahanan Negara Krui Tahun 2009 / Number of Detainees and Prisoners per
Month by Type in Krui Penitentiary Institution, 2009 ......................................
168
Tabel 5.3.24. Jumlah Tahanan dan Narapidana per Bulan menurut Golongan di Lembaga
Pemasyarakatan Kelas II B Kota Agung Tahun 2009 / Number of Detainees
and Prisoners per Month by Type in Class II B of Kota Agung Penitentiary
Institution, 2009 .................................................................................................
169
Tabel 5.3.25. Jumlah Tahanan dan Narapidana per Bulan menurut Golongan di Lembaga
Pemasyarakatan Kelas II A Kalianda Tahun 2009 / Number of Detainees and
Prisoners per Month by Type in Class II A Kalianda Penitentiary Institution,
2009 ....................................................................................................................
170
Tabel 5.3.26. Jumlah Tahanan dan Narapidana per Bulan menurut Golongan di Lembaga
Pemasyarakatan Kelas II A Narkotika Bandar Lampung Tahun 2009 / Number
of Detainees and Prisoners per Month by Type in Class II A Narcotics of
Bandar Lampung Penitentiary Institution, 2009 ...............................................
171
Tabel 5.3.27. Jumlah Tahanan dan Narapidana per Bulan menurut Golongan di Rumah
Tahanan Kelas I Bandar Lampung Tahun 2009 / Number of Detainees and
Prisoners per Month by Type in Class I of Bandar Lampung Penitentiary
Institution, 2009 .................................................................................................
172

5.4. AGAMA / RELIGION

Tabel 5.4.1. Jumlah Nikah, Cerai Talak, Cerai Gugat dan Rujuk per Kabupaten/Kota di
Provinsi Lampung Tahun 2009 / Number of Marriage, Divorces and
Reconcilliation by Regency/Municipality in Lampung Province, 2009 .............
173
Tabel 5.4.2. Jumlah Nikah, Cerai Talak, Cerai Gugat dan Rujuk per Bulan di Provinsi
Lampung Tahun 2005-2009 / Number of Marriage, Divorces and
Reconcilliation per Month in Lampung Province, 2005-2009 .........................
174
Tabel 5.4.3. Jumlah Tempat Peribadatan di Provinsi Lampung Tahun 2005-2009 / Number
of Worships Places in Lampung Province, 2005-2009 .....................................
175
Tabel 5.4.4. Jumlah Umat Beragama menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun
2005-2009 / Number of Adherent Religion by Regency/Municipality in
Lampung Province, 2005-2009 .........................................................................
176
Tabel 5.4.5. Jumlah Jema'ah Haji yang Berangkat Menurut Asal Jema'ah dan Jenis Kelamin
di Provinsi Lampung Tahun 2005-2009 / Number of Pilgrims by Origin and
Sex of Lampung Province, 2005-2009 ..............................................................
177

Content

Lampung Dalam Angka 2010

xxvii

5.5. SOSIAL LAINNYA / SOCIAL OTHERS

Tabel 5.5.1. Jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial menurut Kabupaten/Kota di
Provinsi Lampung Tahun 2009 / Number of Welfare Social Issues by
Regency/Municipality in Lampung Province, 2009 ..........................................
178
Tabel 5.5.2. Jumlah Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial menurut Kabupaten/Kota di
Provinsi Lampung Tahun 2009 / Number of Social Issued by
Regency/Municipality in Lampung Province, 2009 ..........................................
181
Tabel 5.5.3. Jumlah Anak Yatim/Orang Terlantar yang Diasuh dalam Panti-panti/ Yayasan
Tahun 2009 / Number of Orphans/Child Abandoned Residing in Orphanages,
2009 ....................................................................................................................
183
Tabel 5.5.4. Jumlah Bencana Alam yang Terjadi di Provinsi Lampung Tahun 2005-2009 /
Number of Natural Disaster Occured in Lampung Province, 2005-2009 ... 184

6.1 PERTANIAN TANAMAN PANGAN / FOOD CROPS AGRICULTURE

Tabel 6.1.1. Situasi Panjang Saluran Proyek Irigasi di Provinsi Lampung Tahun 2009
(Meter) / Length of Channel Irrigation Project in Lampung Province, 2009 (
Metre) .................................................................................................................
193
Tabel 6.1.2. Luas Areal Baku Sawah/Sawah Potensial menurut Pengawasan Pengairan
DPU di Provinsi Lampung Tahun 2000-2009 (Hektar) / Potential Paddy Field
Area by Irrigation Supervisor Lampung Province, 2000-2009 (Hectare) .......
197
Tabel 6.1.3. Produksi Tanaman Padi Dan Palawija per Kwartal per Kabupaten/Kota di
Provinsi Lampung Tahun 2009 (Ton) / Volume of Food Crops Production
Quartely by Regency/Municipality in Lampung Province, 2009 (Tonnes)........
200
Tabel 6.1.4. Luas Panen Padi Dan Palawija di Provinsi Lampung Tahun 2000-2009
(Hektar) / Harvested Area of Food Crops in Lampung Province, 2000-2009
(Hectare) ............................................................................................................
206
Tabel 6.1.5. Luas Panen Padi Per Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2001-2009
(Hektar) / Harvested Area of Paddy by Regency/Municipality in Lampung
Province, 2001-2009 (Hectare) .........................................................................
207
Tabel 6.1.6. Luas Panen Palawija menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun
2005-2009 (Hektar) / Harvested Area of Food Crops by Regency/Municipality
in Lampung Province, 2005-2009 (Hectare) ....................................................
210
Tabel 6.1.7. Produksi Padi dan Palawija di Provinsi Lampung Tahun 1995-2009 (Ton) /
Production of Food Crops in Lampung Province, 1995-2009 (Tonnes) .......... 213
Tabel 6.1.8. Produksi Padi menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2001-
2009 (Ton) / Production of Paddy by Regency/Municipality in Lampung
Province, 2001-2009 (Tonnes) ..........................................................................
214
Tabel 6.1.9. Produksi Palawija menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun
2005-2009 (Ton) / Production of Food Crops Harvested by
Regency/Municipality in Lampung Province, 2005-2009 (Tonnes) .................
217
Tabel 6.1.10. Luas Panen Tanaman Bawang Merah menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2005-2009 (Hektar) / Harvested Area of Union by
Regency/Municipality in Lampung Province, 2005-2009 (Hectare) ................
220
Tabel 6.1.11. Luas Panen Tanaman Bawang Daun menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2005-2009 (Hektar) / Harvested Area of Leeks by
Regency/Municipality in Lampung Province, 2005-2009 (Hectare) ................
221

Daftar Isi

xxviii

Lampung Dalam Angka 2010

Tabel 6.1.12. Luas Panen Tanaman Kentang menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2005-2009 (Hektar) / Harvested Area of Potatoes by Regency/
Municipality in Lampung Province, 2005-2009 (Hectare) ...............................
222
Tabel 6.1.13. Luas Panen Tanaman Kubis menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2005-2009 (Hektar) / Harvested Area of Cabbage by Regency/
Municipality in Lampung Province, 2005-2009 (Hectare) ...............................
223
Tabel 6.1.14. Luas Panen Tanaman Petsai/Sawi menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2005-2009 (Hektar) / Harvested Area of Chinese
Cabbage/Mustard Greens by Regency/Municipality in Lampung Province,
2005-2009 (Hectare) .........................................................................................
224
Tabel 6.1.15. Luas Panen Tanaman Wortel menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2005-2009 (Hektar) / Harvested Area of Carrots by Regency/
Municipality in Lampung Province, 2005-2009 (Hectare) ...............................
225
Tabel 6.1.16. Luas Panen Tanaman Kacang Merah menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2005-2009 (Hektar) / Harvested Area of Red Kidney Beans
by Regency/Municipality in Lampung Province, 2005-2009 (Hectare) ...........
226
Tabel 6.1.17. Luas Panen Tanaman Kacang Panjang menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2005-2009 (Hektar) / Harvested Area of Yardlong Beans by
Regency/Municipality in Lampung Province, 2005-2009 (Hectare) ................
227
Tabel 6.1.18. Luas Panen Tanaman Cabe Besar menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2005-2009 (Hektar) / Harvested Area of Chili by Regency/
Municipality in Lampung Province, 2005-2009 (Hectare) ...............................
228
Tabel 6.1.19. Luas Panen Tanaman Cabe Rawit menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2005-2009 (Hektar) / Harvested Area of Small Chili by
Regency/ Municipality in Lampung Province, 2005-2009 (Hectare) ...............
229
Tabel 6.1.20. Luas Panen Tanaman Jamur menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2005-2009 (Hektar) / Harvested Area of Mushroom by Regency/
Municipality in Lampung Province, 2005-2009 (Hectare) ...............................
230
Tabel 6.1.21. Luas Panen Tanaman Tomat menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2005-2009 (Hektar) / Harvested Area of Tomatoes by Regency/
Municipality in Lampung Province, 2005-2009 (Hectare) ...............................
231
Tabel 6.1.22. Luas Panen Tanaman Terong menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2005-2009 (Hektar) / Harvested Area of Eggplant by Regency/
Municipality in Lampung Province, 2005-2009 (Hectare) ...............................
232
Tabel 6.1.23. Luas Panen Tanaman Buncis menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2005-2009 (Hektar) / Harvested Area of Green Beans by Regency/
Municipality in Lampung Province, 2005-2009 (Hectare) ...............................
233
Tabel 6.1.24. Luas Panen Tanaman Ketimun menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2005-2009 (Hektar) / Harvested Area of Cucumber by Regency/
Municipality in Lampung Province, 2005-2009 (Hectare) ...............................
234
Tabel 6.1.25. Luas Panen Tanaman Labu Siam menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2005-2009 (Hektar) / Harvested Area of Pumpkin by
Regency/Municipality in Lampung Province, 2005-2009 (Hectare) ................
235
Tabel 6.1.26. Luas Panen Tanaman Kangkung menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2005-2009 (Hektar) / Harvested Area of Swams Cabbage by
Regency/Municipality in Lampung Province, 2005-2009 (Hectare) ................
236
Tabel 6.1.27. Luas Panen Tanaman Bayam menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2005-2009 (Hektar) / Harvested Area of Spinach by Regency/
Municipality in Lampung Province, 2005-2009 (Hectare) ...............................
237
Tabel 6.1.28. Produksi Bawang Merah menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2005-2009 (Kuintal) / Production of Union by Regency/Municipality in
Lampung Province, 2005-2009 (Kuintal) .........................................................
238

Content

Lampung Dalam Angka 2010

xxix

Tabel 6.1.29. Produksi Bawang Daun menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2005-2009 (Kuintal) / Production of Leeks by Regency/Municipality in
Lampung Province, 2005-2009 (Kuintal) .........................................................
239
Tabel 6.1.30. Produksi Kentang menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun
2005-2009 (Kuintal) / Production of Potatoes by Regency/Municipality in
Lampung Province, 2005-2009 (Kuintal) .........................................................
240
Tabel 6.1.31. Produksi Kubis menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2005-
2009 (Kuintal) / Production of Cabbage by Regency/Municipality in Lampung
Province, 2005-2009 (Kuintal) ..........................................................................
241
Tabel 6.1.32. Produksi Petsai/Sawi menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun
2005-2009 (Kuintal) / Production of Chinese Cabbage/ Mustrad Green by
Regency/Municipality in Lampung Province, 2005-2009 (Kuintal) .................
242
Tabel 6.1.33. Produksi Wortel menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2005-
2009 (Kuintal) / Production of Carrots by Regency/Municipality in Lampung
Province, 2005-2009 (Kuintal) ..........................................................................
243
Tabel 6.1.34. Produksi Kacang Merah menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2005-2009 (Kuintal) / Production of Red Kidney Beans by Regency/
Municipality in Lampung Province, 2005-2009 (Kuintal) ................................
244
Tabel 6.1.35. Produksi Kacang Panjang menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2005-2009 (Kuintal) / Production of Yardlong Beans by Regency/
Municipality in Lampung Province, 2005-2009 (Kuintal) ................................
245
Tabel 6.1.36. Produksi Cabe Besar menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun
2005-2009 (Kuintal) / Production of Chili by Regency/Municipality in
Lampung Province, 2005-2009 (Kuintal) .........................................................
246
Tabel 6.1.37. Produksi Cabe Rawit menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun
2005-2009 (Kuintal) / Production of Small Chili by Regency/Municipality in
Lampung Province, 2005-2009 (Kuintal) .........................................................
247
Tabel 6.1.38. Produksi Jamur menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2005-
2009 (Kuintal) / Production of Mushroom by Regency/Municipality in
Lampung Province, 2005-2009 (Kuintal) .........................................................
248
Tabel 6.1.39. Produksi Tomat menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2005-
2009 (Kuintal) / Production of Tomatoes by Regency/Municipality in Lampung
Province, 2005-2009 (Kuintal) ..........................................................................
249
Tabel 6.1.40. Produksi Terong menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2005-
2009 (Kuintal) / Production of Eggplant by Regency/Municipality in Lampung
Province, 2005-2009 (Kuintal) ..........................................................................
250
Tabel 6.1.41. Produksi Buncis menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2005-
2009 (Kuintal) / Production of Beans by Regency/Municipality in Lampung
Province, 2005-2009 (Kuintal) ..........................................................................
251
Tabel 6.1.42. Produksi Ketimun menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun
2005-2009 (Kuintal) / Production of Cucumber by Regency/Municipality in
Lampung Province, 2005-2009 (Kuintal) .........................................................
252
Tabel 6.1.43. Produksi Labu Siam menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun
2005-2009 (Kuintal) / Production of Pumpkin by Regency/Municipality in
Lampung Province, 2005-2009 (Kuintal) .........................................................
253
Tabel 6.1.44. Produksi Kangkung menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun
2005-2009 (Kuintal) / Production of Swamp Cabbage by Regency/
Municipality in Lampung Province, 2005-2009 (Kuintal) ................................
254
Tabel 6.1.45. Produksi Bayam menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2005-
2009 (Kuintal) / Production of Spinach by Regency/Municipality in Lampung
Province, 2005-2009 (Kuintal) ..........................................................................
255

Daftar Isi

xxx

Lampung Dalam Angka 2010

Tabel 6.1.46. Luas Panen Melon menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun
2007-2009 (Hektar) / Harvested Area of Melon by Regency/ Municipality in
Lampung Province, 2007-2009 (Hectare) .........................................................
256
Tabel 6.1.47. Luas Panen Semangka menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun
2007-2009 (Hektar) / Harvested Area of Water Melon by Regency/
Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (Hectare) ...............................
257
Tabel 6.1.48. Luas Panen Blewah menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun
2007-2009 (Hektar) / Harvested Area of Blewah by Regency/ Municipality in
Lampung Province, 2007-2009 (Hectare) .........................................................
258
Tabel 6.1.49. Produksi Melon menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2007-
2009 (Kuintal) / Production of Melon by Regency/Municipality in Lampung
Province, 2007-2009 (Kuintal) ..........................................................................
259
Tabel 6.1.50. Produksi Semangka menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun
2007-2009 (Kuintal) / Production of Water Melon by Regency/Municipality in
Lampung Province, 2007-2009 (Kuintal) .........................................................
260
Tabel 6.1.51. Produksi Blewah menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2007-
2009 (Kuintal) / Production of Blewah by Regency/Municipality in Lampung
Province, 2006-2009 (Kuintal) ..........................................................................
261
Tabel 6.1.52. Produksi Buah Alpokat menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun
2005-2009 (Kuintal) / Production of Avocadoes by Regency/Municipality in
Lampung Province, 2005-2009 (Kuintal) .........................................................
262
Tabel 6.1.53. Produksi Buah Belimbing menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2005-2009 (Kuintal) / Production of Star Fruit/Carambolas by
Regency/Municipality in Lampung Province, 2005-2009 (Kuintal) .................
263
Tabel 6.1.54. Produksi Buah Langsat/Duku/Kokosan menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2005-2009 (Kuintal) / Production of Lanzons by Regency/
Municipality in Lampung Province, 2005-2009 (Kuintal) ................................
264
Tabel 6.1.55. Produksi Buah Durian menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun
2005-2009 (Kuintal) / Production of Durian by Regency/Municipality in
Lampung Province, 2005-2009 (Kuintal) .........................................................
265
Tabel 6.1.56. Produksi Buah Jambu Biji menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2005-2009 (Kuintal) / Production of Guava by Regency/Municipality in
Lampung Province, 2005-2009 (Kuintal) .........................................................
266
Tabel 6.1.57. Produksi Buah Jambu Air menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2005-2009 (Kuintal) / Production of Water Rose Apple by
Regency/Municipality in Lampung Province, 2005-2009 (Kuintal) .................
267
Tabel 6.1.58. Produksi Buah Jeruk Siam/Keprok menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2005-2009 (Kuintal) / Production of Tangerine by Regency/
Municipality in Lampung Province, 2005-2009 (Kuintal) ................................
268
Tabel 6.1.59. Produksi Buah Jeruk Besar menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2005-2009 (Kuintal) / Production of Orange by Regency/Municipality
in Lampung Province, 2005-2009 (Kuintal) .....................................................
269
Tabel 6.1.60. Produksi Buah Mangga menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun
2005-2009 (Kuintal) / Production of Manggo by Regency/Municipality in
Lampung Province, 2005-2009 (Kuintal) .........................................................
270
Tabel 6.1.61. Produksi Buah Manggis menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun
2005-2009 (Kuintal) / Production of Mangosteen by Regency/Municipality in
Lampung Province, 2005-2009 (Kuintal) .........................................................
271
Tabel 6.1.62. Produksi Buah Nangka/Cempedak menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2005-2009 (Kuintal) / Production of Jack Fruit/Chempedak
by Regency/Municipality in Lampung Province, 2005-2009 (Kuintal) ............
272

Content

Lampung Dalam Angka 2010

xxxi

Tabel 6.1.63. Produksi Buah Nenas menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun
2005-2009 (Kuintal) / Production of Pineapple by Regency/Municipality in
Lampung Province, 2005-2009 (Kuintal) .........................................................
273
Tabel 6.1.64. Produksi Buah Pepaya menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun
2005-2009 (Kuintal) / Production of Pepaya by Regency/Municipality in
Lampung Province, 2005-2009 (Kuintal) .........................................................
274
Tabel 6.1.65. Produksi Buah Pisang menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun
2005-2009 (Kuintal) / Production of Banana by Regency/Municipality in
Lampung Province, 2005-2009 (Kuintal) .........................................................
275
Tabel 6.1.66. Produksi Buah Rambutan menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2005-2009 (Kuintal) / Production of Rambotan by Regency/
Municipality in Lampung Province, 2005-2009 (Kuintal) ................................
276
Tabel 6.1.67. Produksi Salak menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2005-
2009 (Kuintal) / Production of Zalaka Adulis by Regency/Municipality in
Lampung Province, 2005-2009 (Kuintal) .........................................................
277
Tabel 6.1.68. Produksi Buah Sawo menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun
2005-2009 (Kuintal) / Production of Sapodillas by Regency/Municipality in
Lampung Province, 2005-2009 (Kuintal) .........................................................
278
Tabel 6.1.69. Produksi Buah Sirsak menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun
2005-2009 (Kuintal) / Production of Soursop by Regency/Municipality in
Lampung Province, 2005-2009 (Kuintal) .........................................................
279
Tabel 6.1.70. Luas Panen Tanaman Jahe menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2007-2009 (m2

) / Harvested Area of Ginger by Regency/Municipality in

Lampung Province, 2007-2009 (m2

) ................................................................. 280
Tabel 6.1.71. Luas Panen Tanaman Laos/Lengkuas menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2007-2009 (m2

) / Harvested Area of Galingale by Regency/

Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (m2

) ........................................ 281
Tabel 6.1.72. Luas Panen Tanaman Kencur menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2007-2009 (m2

) / Harvested Area of Lesser Galangal by Regency/

Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (m2

) ........................................ 282
Tabel 6.1.73. Luas Panen Tanaman Kunyit menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2007-2009 (m2

) / Harvested Area of Tumeric by Regency/Municipality

in Lampung Province, 2007-2009 (m2

) ............................................................. 283
Tabel 6.1.74. Luas Panen Tanaman Lempuyang menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2007-2009 (m2

) / Harvested Area of Zingiber Zerumbet by

Regency/Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (m2

) ......................... 284

Tabel 6.1.75. Luas Panen Tanaman Temulawak menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2007-2009 (m2

) / Harvested Area of Curcuma by

Regency/Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (m2

) ......................... 285

Tabel 6.1.76. Luas Panen Tanaman Temuireng menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2007-2009 (m2

) / Harvested Area of Curcuma Aeruginosa by

Regency/Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (m2

) ......................... 286

Tabel 6.1.77. Luas Panen Tanaman Kejibeling menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2007-2009 (m2

) / Harvested Area of Strobilanthes by

Regency/Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (m2

) ......................... 287

Tabel 6.1.78. Luas Panen Tanaman Dringo menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2007-2009 (m2

) / Harvested Area of Acorus Calamus by Regency/

Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (m2

) ........................................ 288
Tabel 6.1.79. Luas Panen Tanaman Kapulaga menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2007-2009 (m2

) / Harvested Area of Cardamon by Regency/

Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (m2

) ........................................ 289

Daftar Isi

xxxii

Lampung Dalam Angka 2010

Tabel 6.1.80. Luas Panen Tanaman Temukunci menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2007-2009 (m2

) / Harvested Area of Boesenbergia Rotunda
by Regency/Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (m2

) .................... 290

Tabel 6.1.81. Luas Panen Tanaman Mengkudu menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2007-2009 (m2

) / Harvested Area of Morinda Citrifolia by

Regency/Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (m2

) ......................... 291

Tabel 6.1.82. Luas Panen Tanaman Sambiloto menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2007-2009 (m2

) / Harvested Area of Andrographis
Paniculata by Regency/Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (m2

) . 292

Tabel 6.1.83. Produksi Tanaman Jahe menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun
2007-2009 (Kg) / Production of Ginger by Regency/Municipality in Lampung
Province, 2007-2009 (kg) ..................................................................................
293
Tabel 6.1.84. Produksi Tanaman Laos/Lengkuas menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2007-2009 (Kg) / Production of Galingale by Regency/
Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (kg) ........................................
294
Tabel 6.1.85. Produksi Tanaman Kencur menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2007-2009 (Kg) / Production of Lesser Galangal by Regency/
Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (kg) ........................................
295
Tabel 6.1.86. Produksi Tanaman Kunyit menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2007-2009 (Kg) / Production of Tumeric by Regency/ Municipality in
Lampung Province, 2007-2009 (kg) ..................................................................
296
Tabel 6.1.87. Produksi Tanaman Lempuyang menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2007-2009 (Kg) / Production of Zingiber Zerumbet by Regency/
Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (kg) ........................................
297
Tabel 6.1.88. Produksi Tanaman Temulawak menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2007-2009 (Kg) / Production of Curcuma by Regency/ Municipality in
Lampung Province, 2007-2009 (kg) ..................................................................
298
Tabel 6.1.89. Produksi Tanaman Temuireng menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2007-2009 (Kg) / Production of Curcuma Aeruginosa by Regency/
Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (kg) ........................................
299
Tabel 6.1.90. Produksi Tanaman Kejibeling menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2007-2009 (Kg) / Production of Strobilanthes by Regency/ Municipality
in Lampung Province, 2007-2009 (kg) ..............................................................
300
Tabel 6.1.91. Produksi Tanaman Dringo menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2007-2009 (Kg) / Production of Acorus Calamus by Regency/
Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (kg) ........................................
301
Tabel 6.1.92. Produksi Tanaman Kapulaga menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2007-2009 (Kg) / Production of Cardamon by Regency/ Municipality in
Lampung Province, 2007-2009 (kg) ..................................................................
302
Tabel 6.1.93. Produksi Tanaman Temukunci menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2007-2009 (Kg) / Production of Boesenbergia Rotunda by Regency/
Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (kg) ........................................
303
Tabel 6.1.94. Produksi Tanaman Mengkudu/Pace menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2007-2009 (Kg) / Production of Morinda Citrifolia by
Regency/ Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (kg) ........................
304
Tabel 6.1.95 Produksi Tanaman Sambiloto menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2007-2009 (Kg) / Production of Andrographis Paniculata by Regency/
Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (kg) ........................................
305
Tabel 6.1.96. Luas Panen Tanaman Anggrek menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2007-2009 (m2

) / Harvested Area of Orchid by Regency/Municipality in

Lampung Province, 2007-2009 (m2

) ................................................................. 306

Content

Lampung Dalam Angka 2010

xxxiii

Tabel 6.1.97. Luas Panen Tanaman Anthurium (Kuping Gajah) menurut Kabupaten/Kota di
Provinsi Lampung Tahun 2007-2009 (m2

) / Harvested Area of Anthurium by

Regency/Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (m2

) ......................... 307

Tabel 6.1.98. Luas Panen Tanaman Anyelir menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2007-2009 (m2

) / Harvested Area of Carnation by Regency/

Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (m2

) ........................................ 308
Tabel 6.1.99. Luas Panen Tanaman Gerbera (Hebras) menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2007-2009 (m2

) / Harvested Area of Hebras by Regency/

Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (m2

) ........................................ 309
Tabel 6.1.100. Luas Panen Tanaman Gladiol menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2007-2009 (m2

) / Harvested Area of Gladioulus by Regency/

Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (m2

) ........................................ 310
Tabel 6.1.101. Luas Panen Tanaman Heliconia (Pisang-pisangan) menurut Kabupaten/Kota di
Provinsi Lampung Tahun 2007-2009 (m2

) / Harvested Area of Heliconia by

Regency/Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (m2

) ......................... 311

Tabel 6.1.102. Luas Panen Tanaman Krisan menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2007-2009 (m2

) / Harvested Area of Crisantemum by Regency/

Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (m2

) ........................................ 312
Tabel 6.1.103. Luas Panen Tanaman Mawar menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2007-2009 (m2

) / Harvested Area of Rose by Regency/Municipality in

Lampung Province, 2007-2009 (m2

) ................................................................. 313
Tabel 6.1.104. Luas Panen Tanaman Sedap Malam menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2007-2009 (m2

) / Harvested Area of Tuberose by Regency/

Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (m2

) ........................................ 314
Tabel 6.1.105. Luas Panen Tanaman Dracanea menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2007-2009 (m2

) / Harvested Area of Dracanea by Regency/

Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (m2

) ........................................ 315
Tabel 6.1.106. Luas Panen Tanaman Melati menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2007-2009 (m2

) / Harvested Area of Jasmine by Regency/Municipality

in Lampung Province, 2007-2009 (m2

) ............................................................. 316
Tabel 6.1.107. Luas Panen Tanaman Palem menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2007-2009 (m2

) / Harvested Area of Palm by Regency/Municipality in

Lampung Province, 2007-2009 (m2

) ................................................................. 317
Tabel 6.1.108. Produksi Tanaman Anggrek menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2007-2009 (tangkai) / Production of Orchid by Regency/Municipality in
Lampung Province, 2007-2009 (stalks) .............................................................
318
Tabel 6.1.109. Produksi Tanaman Athurium (Kuping Gajah) menurut Kabupaten/Kota di
Provinsi Lampung Tahun 2007-2009 (tangkai) / Production of Anthurium by
Regency/Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (stalks) .....................
319
Tabel 6.1.110. Produksi Tanaman Anyelir menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2007-2009 (tangkai) / Production of Carnation by Regency/
Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (stalks) ....................................
320
Tabel 6.1.111. Produksi Tanaman Gerbera (Hebras) menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2007-2009 (tangkai) / Production of Hebras by Regency/
Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (stalks) ....................................
321
Tabel 6.1.112. Produksi Tanaman Gladiol menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2007-2009 (tangkai) / Production of Gladioulus by Regency/
Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (stalks) ....................................
322
Tabel 6.1.113. Produksi Tanaman Heliconia (Pisang-pisangan) menurut Kabupaten/Kota di
Provinsi Lampung Tahun 2007-2009 (tangkai) / Production of Heliconia by
Regency/Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (stalks) .....................
323

Daftar Isi

xxxiv

Lampung Dalam Angka 2010

Tabel 6.1.114. Produksi Tanaman Krisan menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2007-2009 (tangkai) / Production of Crisantemum by Regency/
Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (stalks) ....................................
324
Tabel 6.1.115. Produksi Tanaman Mawar menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2007-2009 (tangkai) / Production of Rose by Regency/Municipality in
Lampung Province, 2007-2009 (stalks) .............................................................
325
Tabel 6.1.116. Produksi Tanaman Sedap Malam menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2007-2009 (tangkai) / Production of Tuberose by Regency/
Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (stalks) ....................................
326
Tabel 6.1.117. Produksi Tanaman Dracanea menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2007-2009 (tangkai) / Production of Dracanea by Regency/
Municipality in Lampung Province, 2007-2009 (stalks) ....................................
327
Tabel 6.1.118. Produksi Tanaman Melati menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2007-2009 (tangkai) / Production of Jasmine by Regency/Municipality
in Lampung Province, 2007-2009 (stalks) .........................................................
328
Tabel 6.1.119. Produksi Tanaman Palem menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2007-2009 (tangkai) / Production of Palm by Regency/Municipality in
Lampung Province, 2007-2009 (stalks) .............................................................
329
Tabel 6.1.120. Penjualan Pupuk Pusri menurut Jenisnya di Provinsi Lampung Tahun 2005-
2009 (Ton) / Pusri Fertilizer Sales by Type in Lampung Province, 2005-2009
(Tonnes) .............................................................................................................
330
Tabel 6.1.121. Pengadaan Pupuk PT. Pusri menurut Jenisnya di Provinsi Lampung Tahun
2005-2009 (Ton) / Fertilizer Procurement of PT. Pusri by Type in Lampung
Province, 2005-2009 (Tonnes) ...........................................................................
331
Tabel 6.1.122. Realisasi Penjualan Pupuk per Jenis menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2009 (Ton) / Realization of Fertilizer Sales by type per
Regency/Municipality in Lampung Province, 2009 (Tonnes) ...........................
332
Tabel 6.1.123. Jumlah Beras yang Disalurkan/Dijual BULOG Divisi Regional Lampung
Tahun 2000-2009 (Ton) / Amount of Rice Distributed/Sold by The Regional
Division of BULOG of Lampung, 2000-2009 (Tonnes) ....................................
333
Tabel 6.1.124. Jumlah Beras yang Masuk per Bulan di BULOG Divisi Regional Lampung
Tahun 2005-2009 (Ton) / Amount of Rice Procurement The Regional Division
of BULOG of Lampung per Month, 2005-2009 (Tonnes) .................................
334
Tabel 6.1.125. Jumlah Beras yang Disalurkan dan Dijual per Bulan oleh BULOG Divisi
Regional Lampung Tahun 2005-2009 ( Ton ) / Amount of Rice Distributed and
Sold by The Regional Division of BULOG of Lampung per Month, 2005-2009
(Tonnes)
............................................................................................................ 335
Tabel 6.1.126. Pengadaan Gabah dan Beras Dalam Negeri per Bulan di BULOG Divisi
Regional Lampung Tahun 2005-2009 (Ton) / Domestic Procurement Rice and
Grain Rice in The Regional Division of BULOG of Lampung per Month, 2005-
2009 (Tonnes) ....................................................................................................
336

6.2 PERKEBUNAN / ESTATE

Tabel 6.2.1. Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Rakyat, Perkebunan Besar
Negara, Perkebunan Besar Swasta di Provinsi Lampung Tahun 2009 / Planted
Area and Production Smallholder, State and Private Estates in Lampung
Province, 2009 ...................................................................................................
337
Tabel 6.2.2. Luas Areal Tanaman Perkebunan Rakyat di Provinsi Lampung Tahun 2005-
2009
(Hektar) / Planted Area of Smallholder Estate in Lampung Province,
2005-2009 (Hectare) .........................................................................................
338

Content

Lampung Dalam Angka 2010

xxxv

Tabel 6.2.3. Produksi Tanaman Perkebunan Rakyat di Provinsi Lampung Tahun 2005-
2009
(Ton) / Production of Smallholder Estate in Lampung Province, 2005-
2009 (Tonnes) .....................................................................................................
339
Tabel 6.2.4. Luas Areal Tanaman Perkebunan Rakyat menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2009 (Hektar) / Planted Area of Smallholder Estate by
Regency/Municipality in Lampung Province, 2009 (Hectare) .........................
340
Tabel 6.2.5. Produksi Tanaman Perkebunan Rakyat menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2009 ( Ton ) / Production of Smallholder Estate by
Regency/Municipality in Lampung Province, 2009 (Tonnes) ...........................
342
Tabel 6.2.6. Luas Areal Tanaman Perkebunan Rakyat di Provinsi Lampung Tahun 2008
(Hektar) / Planted Area of Smallholder Estate in Lampung Province, 2008
(Hectare) .............................................................................................................
344
Tabel 6.2.7. Produksi Tanaman Perkebunan Besar Negara dan Swasta di Provinsi Lampung
Tahun 2009 / Production of State and Private Estates in Lampung Province,
2009 ....................................................................................................................
345
Tabel 6.2.8. Luas Areal Tanaman Perkebunan Besar Swasta di Provinsi Lampung
Tahun 2008 (Hektar) / Planted Area of Large Private Estates in Lampung
Province, 2008 (Hectare) ..................................................................................
346
Tabel 6.2.9. Luas Areal Tanaman Perkebunan Besar Swasta di Kabupaten Lampung Barat
Tahun 2008 (Hektar) / Planted Area of Large Private Estates in Lampung
Barat Regency, 2008 (Hectare) .........................................................................
347
Tabel 6.2.10. Luas Areal Tanaman Perkebunan Besar Swasta di Kabupaten Tanggamus
Tahun 2008 (Hektar) / Planted Area of Large Private Estates in Tanggamus
Regency, 2008 (Hectare) ...................................................................................
348
Tabel 6.2.11. Luas Areal Tanaman Perkebunan Besar Swasta di Kabupaten Lampung
Selatan Tahun 2008 (Hektar) / Planted Area of Large Private Estates in
Lampung Selatan Regency, 2008 (Hectare) ......................................................
349
Tabel 6.2.12. Luas Areal Tanaman Perkebunan Besar Swasta di Kabupaten Lampung
Tengah Tahun 2008 (Hektar) / Planted Area of Large Private Estates in
Lampung Tengah Regency, 2008 (Hectare) ......................................................
350
Tabel 6.2.13. Luas Areal Tanaman Perkebunan Besar Swasta di Kabupaten Lampung Utara
Tahun 2008 (Hektar) / Planted Area of Large Private Estates in Lampung
Utara Regency, 2008 (Hectare) .........................................................................
351
Tabel 6.2.14. Luas Areal Tanaman Perkebunan Besar Swasta di Kabupaten Way Kanan
Tahun 2008 (Hektar) / Planted Area of Large Private Estates in Way Kanan
Regency, 2008 ( Hectare) ..................................................................................
352
Tabel 6.2.15. Luas Areal Tanaman Perkebunan Besar Swasta di Kabupaten Tulang Bawang
Tahun 2008 (Hektar) / Planted Area of Large Private Estates in Tulang
Bawang Regency, 2008 (Hectare) ......................................................................
353
Tabel 6.2.16. Luas Areal Tanaman Perkebunan Negara di Provinsi Lampung Tahun 2008
(Hektar) / Planted Area of State Estates in Lampung Province, 2008 (Hectare) 354

6.3. KEHUTANAN / FORESTRY

Tabel 6.3.1. Luas Kawasan Hutan menurut Fungsinya di Provinsi Lampung Tahun 2009
(Hektar) / Total Forest Area by its Function in Lampung Province, 2009
(Hectare) ............................................................................................................
355
Tabel 6.3.2. Luas dan Lokasi Kegiatan Rehabilitasi Hutan, Sumber Dana Daerah dan Pusat
di Provinsi Lampung Tahun 2009 (Hektar) / Total Area and Location Forest

Daftar Isi

xxxvi

Lampung Dalam Angka 2010

Rehabilitation by Fundiry Sources in Central and Regional Government in
Lampung Province, 2009 (Hectare) ..................................................................
356
Tabel 6.3.3. Ekspor Hasil Hutan melalui Pelabuhan Panjang Tahun 2000-2009 / Volume of
Export of Forest Product via Panjang Port, 2000-2009 ...................................
358
Tabel 6.3.4. Produksi Kayu Bulat dan Persegi di Provinsi Lampung Tahun 1999-2009 (m3

)

/ Log and Square Wood Production in Lampung Province, 1999-2009 (m3

) .... 359

Tabel 6.3.5. Produksi Hasil Hutan Bukan Kayu menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2009 / Volume of Production of Non-Timber Forest Product
by Regency/Municipality in Lampung Province, 2009 .....................................
360
Tabel 6.3.6. Produksi Hasil Hutan Bukan Kayu di Provinsi Lampung Tahun 1996-2009 /
Non Wood Forest Product in Lampung Province, 1996-2009 ........................ 362

6.4 PETERNAKAN / LIVESTOCK

Tabel 6.4.1. Populasi Ternak di Provinsi Lampung Tahun 2000-2009 / Livestock
Population in Lampung Province, 2000-2009 ..................................................
363
Tabel 6.4.2. Populasi Unggas di Provinsi Lampung Tahun 2000-2009 / Poultry Population
in Lampung Province, 2000-2009 .....................................................................
365
Tabel 6.4.3. Populasi Ternak Besar menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun
2009 / Livestock Population by Regency/Municipality in Lampung Province,
2009 ....................................................................................................................
366
Tabel 6.4.4. Populasi Unggas menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2009 /
Poultry Population by Regency/Municipality in Lampung Province, 2009 ..... 369
Tabel 6.4.5. Pelaksanaan Inseminasi Buatan (IB) di Provinsi Lampung Tahun 2000-2009 /
Implementation of Artificial Insemination in Lampung Province, 2000-2009 371
Tabel 6.4.6. Produksi Daging, Telur, Susu dan Kulit di Provinsi Lampung Tahun 2000-
2009/ Production of Meat, Eggs, Milk and Leather in Lampung Province,
2000-2009 ..........................................................................................................
372
Tabel 6.4.7. Produksi Telur, Daging, Susu dan Kulit menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2009 / Production of Eggs, Meat, Milk and Leather by
Regency/Municipality in Lampung Province, 2009 ..........................................
373
Tabel 6.4.8. Pemasukan Ternak di Provinsi Lampung Tahun 2000-2009 / Number of
Livestock and Poultry Brought in Lampung Province, 2000-2009 ..................
374
Tabel 6.4.9. Pengeluaran Ternak dari Provinsi Lampung Tahun 2000-2009 / Number of
Livestock and Poultry Sent out of Lampung Province, 2000-2009 ...................
376
Tabel 6.4.10. Ternak Besar Milik Pemerintah di Provinsi Lampung Tahun 2000-2009 /
Number of State-Owned Large Livestock in Lampung Province, 2000-2009 .. 378
Tabel 6.4.11. Ternak Besar Milik Pemerintah (Gaduhan) menurut Lokasi di Provinsi
Lampung Tahun 2005-2009 / Number of State-Owned Large Livestock by
Location in Lampung Province, 2005-2009 ......................................................
379
Tabel 6.4.12. Ternak Milik Pemerintah di Instalasi Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD),
Inseminasi Buatan (IB) Bibit Ternak dan Pakan di Provinsi Lampung Tahun
2005-2009 / State-Owned Livestock in Technical Implementation Unit,
Artificial Insemination, and Seed Livestock & Feed in Lampung Province,
2005-2009 ..........................................................................................................
380
Tabel 6.4.13. Jumlah Ternak Milik Pemerintah di Provinsi Lampung Tahun 2009 / Number
of State-Owned Livestock in Lampung Province, 2009 ....................................
381
Tabel 6.4.14. Situsasi Umum Penyakit Hewan Menular di Provinsi Lampung Tahun 2005-
2009 / General Situation Contagious Animal Diseases in Lampung Province,
2005-2009 ..........................................................................................................
383

Content

Lampung Dalam Angka 2010

xxxvii

Tabel 6.4.15. Situasi Umum Penyakit Hewan Menular menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2009 / General Situation Contagious Animal Diseases by
Regency/Municipality in Lampung Province, 2009 ..........................................
384
Tabel 6.4.16. Pencegahan Penyakit Hewan Menular Strategis di Provinsi Lampung Tahun
2005-2009 / Strategic Prevention of Contagious Animal Disease in Lampung
Province, 2005-2009 ..........................................................................................
387

6.5 PERIKANAN / FISHERY

Tabel 6.5.1. Produksi Perikanan Tangkap menurut Kegiatan dan Kabupaten/Kota di
Provinsi Lampung Tahun 2009 (ton) / Production of Capture Fisheries by
Type of Classification Status and Regency/Municipality in Lampung Province,
2009 (Tonnes) ....................................................................................................
388
Tabel 6.5.2. Nilai Produksi Perikanan Tangkap menurut Kegiatan dan Kabupaten/Kota di
Provinsi Lampung Tahun 2009 (Juta Rp.) / Value of Captured Fish
Production by Type of Classification Status and Regency/Municipality in
Lampung Province, 2009 (Million Rp.) .............................................................
389
Tabel 6.5.3. Jumlah RTP/Perusahaan Perikanan Tangkap menurut Kegiatan dan
Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2009 / Number of Capture
Fishing Household/Establishment by Type of Classification Status and
Regency/Municipality in Lampung Province, 2009 ..........................................
390
Tabel 6.5.4. Jumlah Perahu/Kapal Perikanan Laut menurut Kategori Perahu Kapal dan
Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2009 / Number of Marine
Fishery Fishing Units by Size of Boat Fishing and Regency/Municipality in
Lampung Province, 2009 ...................................................................................
391
Tabel 6.5.5. Jumlah Unit Penangkapan Perikanan Laut menurut Jenis Alat Penangkapan
dan Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2009 / Number of Marine
Fishing Units by Type of Fishing Gear and Regency/Municipality in Lampung
Province, 2009 ...................................................................................................
392
Tabel 6.5.6. Jumlah Perahu/Kapal Penangkapan di Perairan Umum menurut Perahu/Kapal
dan Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2009 / Number
of Inland Openwater Fishing Boats by Size Fishing of Boat and
Regency/Municipality in Lampung Province, 2009 ..........................................
394
Tabel 6.5.7. Jumlah Unit Penangkapan Perairan Umum menurut Jenis Alat Penangkapan
dan Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2009 / Number of Inland
Openwater Fishing Units by Size of Fishing Gear and Regency/Municipality in
Lampung Province, 2009 ....................................................................................
395
Tabel 6.5.8. Produksi Perikanan Budidaya menurut Kegiatan dan Kabupaten/Kota di
Provinsi Lampung Tahun 2009 (Ton) / Aquaculture Fishery Production by
Type of Culture and Regency/Municipality in Lampung Province, 2009
(Tonnes) ..............................................................................................................
396
Tabel 6.5.9 Nilai Produksi Perikanan Budidaya menurut Kegiatan dan Kabupaten/Kota di
Provinsi Lampung Tahun 2009 (Juta Rp) / Value of Aquaculture Production
by Type of Culture and Regency/Municipality in Lampung Province, 2009
(Million Rp.) .......................................................................................................
397
Tabel 6.5.10. Jumlah Rumah Tangga/Perusahaan Perikanan Budidaya menurut Jenis
Budidaya dan Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2009 / Number of
Aquaculture Fishing Household/Establishment by Classification Culture and
Regency/Municipality in Lampung Province, 2009 ..........................................
398

Daftar Isi

xxxviii

Lampung Dalam Angka 2010

Tabel 6.5.11. Luas Areal Perikanan Budidaya menurut Jenis Budidaya dan Kabupaten/Kota
di Provinsi Lampung Tahun 2009 (Hektar) / Total Area of Aquaculture by
Classification Culture and Regency/Municipality in Lampung Province, 2009
(Hectare) .............................................................................................................
399

7.1 INDUSTRI BESAR DAN SEDANG / LARGE AND MEDIUM
MANUFACTURING

Tabel 7.1.1. Jumlah Perusahaan Industri Besar/Sedang dan Tenaga Kerja di Provinsi
Lampung Tahun 2004-2008 / Number of Large and Medium Manufacturing
Industries, and Number of Worker in Lampung Province, 2004-2008 .............
407
Tabel 7.1.2. Nilai Output, Input dan Nilai Tambah Perusahaan Industri di Provinsi
Lampung Tahun 2004-2008 (Ribuan rupiah) / The Total Value of Output,
Input and Value Added of Manufacturing Industry in Lampung Province,
2004-2008 ( Thousand Rupiahs) .......................................................................
408
Tabel 7.1.3. Jumlah Perusahaan, Tenaga Kerja dan Pengeluaran untuk Tenaga Kerja
menurut Kode Industri di Provinsi Lampung Tahun 2004-2008 / Number of
Manufacturing Establishments , Employees, and Employment Cost by Industry
Major Group in Lampung Province, 2004-2008 .............................................
409
Tabel 7.1.4. Nilai Output, Input dan Nilai Tambah menurut Kode Industri di Provinsi
Lampung Tahun 2004-2008 ( Juta rupiah ) / The Total Value of Output, Input
and Value Added by Industry Code in Lampung Province, 2004-2008 (Millions
Rupiahs) .............................................................................................................
410

7.2 LISTRIK, GAS DAN AIR MINUM / ELECTRICITY, GAS AND WATER SUPPLY

Tabel 7.2.1. Pelanggan, Daya Terpasang, Produksi dan Distribusi Listrik di Provinsi
Lampung, 2005-2009 / Customer, Installed Capacity, Elecktricity Produced
and Distributed in Lampung Province, 2005-2009 ............................................
411
Tabel 7.2.2. Jumlah Pelanggan Listrik PLN menurut Bulan dan Cabang di Provinsi
Lampung, 2005-2009 / Number of Customer of State-Owned Electricity
Company (PLN) by Month and PLN Branch in Lampung Province, 2005-2009
412
Tabel 7.2.3. Daya Tersambung Listrik menurut Bulan dan Cabang di Provinsi Lampung
Tahun 2005-2009 (KVA) / Amount of Installed Capacity of Electricity by
Month and Branch in Lampung Province, 2005-2009 .....................................
413
Tabel 7.2.4. Produksi Energi Listrik menurut Bulan dan Sumber di Provinsi Lampung
Tahun 2005-2009 (MWh) / Amount of Electricity Produced by Month and
Source in Lampung Province, 2005-2009 (MWh) ...........................................
414
Tabel 7.2.5. Energi Listrik Terjual menurut Bulan dan Cabang PLN di Provinsi Lampung
Tahun 2005-2009 / Amount of Sold Electricity by Month and Branch of PLN
in Lampung Province, 2005-2009 ...................................................................
415
Tabel 7.2.6 Jumlah Pelanggan Air Minum menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2005-2009 / Number of Customer of Water Supply by
Regency/Municipality in Lampung Province, 2005-2009 .................................
416
Tabel 7.2.7. Jumlah Pemakaian Air Minum menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2003-2007 / Amount Water Supply Consumesd by
Regency/Municipality in Lampung Province, 2005-2009 ..................................
417

Content

Lampung Dalam Angka 2010

xxxix

7.3 PERTAMBANGAN / MINING

Tabel 7.3.1. Potensi Sumber Daya Mineral menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2009 / The Potential of Mineral Sources by Regency/Municipality in
Lampung, 2009 .................................................................................................. 418

8.1 EKSPOR-IMPOR / EXPORT-IMPORT

Tabel 8.1. Volume Ekspor yang Tercatat pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Provinsi Lampung Tahun 2000-2009 (Ton ) / Volume of Export Registered by
Industry and Trade Service of Lampung Province, 2000-2009 (Tonnes) .........
429
Tabel 8.2. Volume Ekspor per Komoditi yang Tercatat Pada Dinas Perindustrian dan
Perdagangan Provinsi Lampung Tahun 2005-2009 (Ton) / Volume of Export
by Comodity Registered by Industry and Trade Service of Lampung Province,
2005-2009 (Tonnes) ...........................................................................................
430
Tabel 8.3. Nilai Ekspor yang Tercatat pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Provinsi Lampung Tahun 2000-2009 (000 US $ ) / Value of Export Registered
by Industry and Trade Service of Lampung Province, 2000-2009 (Thousand
US $) ..................................................................................................................
432
Tabel 8.4. Nilai Ekspor per Komoditi yang Tercatat pada Dinas Perindustrian dan
Perdagangan Provinsi Lampung Tahun 2005-2009 (000 US $) / Value of
Export by Comodity Registered by Industry and Trade Service of Lampung
Province, 2005-2009 (Thousand US $) .............................................................
433
Tabel 8.5. Volume dan Nilai Ekspor yang Tercatat pada Ditjen Bea Cukai di Provinsi
Lampung Tahun 2005-2009 / Volume and Value of Export Registered by
Directorate General of Customs Lampung Province, 2005-2009 ....................
435
Tabel 8.6. Nilai Ekspor Non Migas di Provinsi Lampung Tahun 2007-2009 (US $) /

Value of Non Oil Export by Commodities in Lampung Province, 2007-2009
(US $) .................................................................................................................
436
Tabel 8.7. Volume Ekspor Non Migas di Provinsi Lampung Tahun 2007-2009 (Kg) /

Volume of Non Oil Export by Commodities in Lampung Province, 2007-2009
(Kg) ...................................................................................................................
437
Tabel 8.8. Nilai Impor Non Migas di Provinsi Lampung Tahun 2007-2009 (US $) / Value
of Non Oil Import by Commodities in Lampung Province, 2007-2009 (US $)
438
Tabel 8.9. Volume Impor Non Migas di Provinsi Lampung Tahun 2007-2009 (Kg) /

Volume of Non Oil Import by Commodities in Lampung Province, 2007-2009
(Kg) ...................................................................................................................
439
Tabel 8.10. Volume Ekspor yang Diangkut Kapal Nasional dan Kapal Asing melalui
Pelabuhan Panjang Tahun 1998-2009 (Ton) / Volume of Export Transported
by National and Foreign Ships Through Port of Panjang, 1998-2009 (Tonnes)
440
Tabel 8.11. Volume dan Nilai Ekspor Provinsi Lampung Tahun 1999-2009 / Volume and
Value of Export Lampung Province, 1999-2009 ...............................................
441
Tabel 8.12. Volume dan Nilai Ekspor Provinsi Lampung per Bulan Tahun 2009 / Volume
and Value of Export per Month in Lampung Province, 2009 ...........................
442
Tabel 8.13. Ekspor Provinsi Lampung menurut Negara Tujuan Tahun 2009 / Export of
Lampung Province by Country of Destination, 2009 .........................................
443
Tabel 8.14. Volume Ekspor Provinsi Lampung menurut Negara Tujuan Tahun 2000-2009
(Ton) / Volume of Export by Country of Destination of Lampung Province,
2000-2009 (Tonnes) ...........................................................................................
444
Tabel 8.15. Volume Impor per Bulan melalui Pelabuhan Panjang Tahun 2006-2009 (Kg) /
Volume of Import per Month Through Port of Panjang, 2006-2009 (Kg) ....... 445

Daftar Isi

xl

Lampung Dalam Angka 2010

Tabel 8.16. Volume dan Nilai Impor Provinsi Lampung Tahun 2000-2009/ Volume and
Value of Import of Lampung Province, 2000-2009 ...........................................
446
Tabel 8.17. Volume dan Nilai Impor di Provinsi Lampung per Bulan Tahun 2009 / Volume
and Value of Import per Month in Lampung Province, 2009 ...........................
447
Tabel 8.18. Nilai Impor per Bulan Provinsi Lampung Tahun 2006-2009 (000 US $) /
Value of Import per Month of Lampung Province, 2006-2009 (000 US $) ...... 448
Tabel 8.19. Impor Provinsi Lampung menurut Negara Asal Tahun 2009 / Import of
Lampung Province by Country of Origin, 2009 ................................................
449
Tabel 8.20. Volume Impor Provinsi Lampung menurut Negara Asal Tahun 2005-2009
(Ton) / Volume of Import by Country of Origin, Lampung Province, 2005-
2009 (Tonnes) ....................................................................................................
450

9.1 PERHUBUNGAN DARAT / LAND TRANSPORTATION

Tabel 9.1.1. Panjang Jalan Negara dan Jalan Provinsi di Provinsi Lampung Tahun 1995-
2009 / The Length of State and Provincial Roads in Lampung Province, 1995-
2009 ....................................................................................................................
459
Tabel 9.1.2. Proyek Pembangunan/Rehabilitasi Panjang Jalan Negara dan Jalan Provinsi di
Provinsi Lampung Tahun 1995/1996-2009 (Kilometer) / Number of
Construction Projects/Rehabilitation of State and Provincial Roads in
Lampung Province, 1995/1996 - 2009 (Kilometres) .........................................
460
Tabel 9.1.3. Jumlah Pembangunan Jembatan di Provinsi Lampung Tahun 1994/1995-2009
/ Number of Bridge Construction in Lampung Province, 1994/1995-2009 ...... 461
Tabel 9.1.4. Panjang Jalan Negara dan Jalan Provinsi di Provinsi Lampung Tahun 2009
(Kilometer) / The Length of State and Provincial Roads in Lampung Province,
2009 (Kilometres) .............................................................................................
462
Tabel 9.1.5. Panjang Jalan menurut Pemerintahan yang Berwenang Mengelolanya dan
Kabupaten/Kota (Km) di Provinsi Lampung Tahun 2009 / Length of Roads by
Level of Government Responsibility and Regency/Municipality in Lampung
Province, 2009 (Kilometres) ..............................................................................
463
Tabel 9.1.6. Jarak Antar Ibukota Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung (Km ) / The
Distance between Capital Cities of Regency/Municipality in Lampung
Province (Kilometres) ........................................................................................
464
Tabel 9.1.7. Jumlah Uji Pertama Kali Kendaraan Bermotor di Kabupaten/Kota Se-Provinsi
Lampung Tahun 2009 / Number of First Test of Motor Vehicles in
Regency/City at Lampung Province, 2009
....................................................... 465
Tabel 9.1.8. Jumlah Kendaraan Wajib Uji di Provinsi Lampung Tahun 2009 / Number of
Vehicles Compulsory Tested in Lampung Province, 2009
................................ 466
Tabel 9.1.9. Jumlah Kendaraan Bermotor di Provinsi Lampung Tahun 1995-2009 / Number
of Motor Vehicles in Lampung Province, 1995-2009
...................................... 467
Tabel 9.1.10. Jumlah Kendaraan dan Penumpang yang Diangkut Perum Damri di Provinsi
Lampung Tahun 1995-2009 / Number of Motor Vehicles and Passengers
Transported by Perum Damri in Lampung Province, 1995-2009 ....................
468
Tabel 9.1.11. Lalulintas Barang dan Penumpang melalui Stasiun Kereta Api di Provinsi
Lampung Tahun 2005-2009 / Cargo and Passengers Traffic in Lampung
Province, 2005-2009 ..........................................................................................
469
Tabel 9.1.12. Lalulintas Barang dan Penumpang melalui Stasiun Kereta Api Tanjungkarang
Tahun 2005-2009 / Cargo and Passengers Traffic in Tanjungkarang Railway
Station, 2005-2009 .............................................................................................
470

Content

Lampung Dalam Angka 2010

xli

Tabel 9.1.13. Lalulintas Barang Terpenting menurut Jenisnya melalui Stasiun Kereta Api
Tanjungkarang Tahun 2005-2009 (Ton ) / Cargo Comodities by Kind Passing
Through Railway Station of Tanjungkarang, 2005-2009 (Tonnes) ..................
471
Tabel 9.1.14. Lalulintas Barang per Komoditi melalui Stasiun Kereta Api Lainnya di
Provinsi Lampung Tahun 2005-2009 / Cargo Comodities by Kind Through
Passing Railway Station of Tanjungkarang, 2005-2009 ...................................
472

9.2 PERHUBUNGAN LAUT / SEA TRANSPORTATION

Tabel 9.2.1. Jumlah Angkutan Penyeberangan Bakauheni-Merak Tahun 2009 / Number of
Transport Crossing Bakauheni-Merak, 2009 ....................................................
473
Tabel 9.2.2. Perkembangan Realisasi Angkutan Penyeberangan Merak-Bakauheni Tahun
2005-2009 / Trend of Realization of Transport Crossing Merak-Bakauheni,
2005-2009 .........................................................................................................
474
Tabel 9.2.3. Perkembangan Arus Kapal dan Barang di Pelabuhan Panjang Tahun 2005-
2009 / Trend Ships and Flow of Goods in Panjang Sea Port, 2005-2009 ........ 476
Tabel 9.2.4. Jumlah Kapal dan Muatan yang Keluar Masuk Pelabuhan di Provinsi
Lampung Tahun 2003-2007 / Number of Ships and Goods In and Out of Sea
Port in Lampung Province, 2003-2007 .............................................................
477
Tabel 9.2.5. Jumlah Kunjungan Kapal melalui Pelabuhan Panjang Tahun 1999-2009 /
Number of Visiting Ships at Panjang Sea Port, 1999-2009 .............................. 478
Tabel 9.2.6. Jumlah Pemakaian Air Minum di Pelabuhan Panjang Tahun 1995-2009 (Ton) /

Total Consumption of Drinking Water at Panjang Sea Port Facility, 1995-
2009 (Tonnes) ....................................................................................................
479

9.3 PERHUBUNGAN UDARA / AIR TRANSPORTATION

Tabel 9.3.1. Jumlah Pesawat, Penumpang Dalam Negeri melalui Bandar Udara Radin Inten
II Tahun 2000-2009 / Number of Aircraft and Passengers Passing Through
Radin Inten II Airport, 2000-2009 .....................................................................
480
Tabel 9.3.2. Jumlah Barang, Bagasi dan Pos Paket yang Dibongkar dan Dimuat melalui
Bandar Udara Radin Inten II Tahun 2000-2009 / Quantity of Cargo, Baggages
and Mails Loaded and Unloaded at Radin Inten II Airport, 2000-2009 ..........
481
Tabel 9.3.3. Jumlah Pesawat, Penumpang Dalam Negeri per Bulan melalui Bandar Udara
Radin Inten II Tahun 2009 / Number of Aircraft, Passengers per Month at
Radin Inten II Airport, 2009 ..............................................................................
482
Tabel 9.3.4. Jumlah Barang, Bagasi dan Pos Paket yang Dibongkar dan Dimuat per Bulan
melalui Bandar Udara Radin Inten II Tahun 2009 / Quantity of Cargo,
Baggages and Mails Loaded and Unloaded per Month at Radin Inten II
Airport, 2009 ......................................................................................................
483

9.4. POS DAN TELEKOMUNIKASI / POST AND TELECOMUNICATION

Tabel 9.4.1. Jumlah Surat Kilat, Tercatat dan Terdaftar per Bulan yang Dikirim dan
Diterima PT. Pos Indonesia - Bandar Lampung Tahun 2005-2009 / Number of
Express Mail, Registered, Sent, and Received PT. Pos Indonesia of Bandar
Lampung, 2005-2009 .........................................................................................
484
Tabel 9.4.2. Jumlah Pos Paket yang Dikirim dan Diterima PT. Pos Indonesia-Bandar
Lampung Tahun 1995-2009 (buah) / Number of Parcels Sent and Received by
PT. Pos Indonesia of Bandar Lampung, 1995-2009 (Unit) ..............................
485

Daftar Isi

xlii

Lampung Dalam Angka 2010

Tabel 9.4.3. Jumlah Uang yang Dikirim dan Diterima oleh PT. Pos Indonesia-Bandar
Lampung Tahun 1995-2009 (Juta Rupiah) / Amount of Money Sent and
Received by PT. Pos Indonesia of Bandar Lampung, 1995-2009 (Million
Rupiahs) .............................................................................................................
486
Tabel 9.4.4. Jumlah Pendapatan dan Pengeluaran PT. Pos Indonesia-Bandar Lampung
Tahun 1995-2009 ( Juta Rupiah ) / Amount of Income Received and
Expenditure by PT. Pos Indonesia of Bandar Lampung, 1995-2009 (Million
Rupiahs) .............................................................................................................
487
Tabel 9.4.5. Jumlah Wesel Pos yang Dikirim dan Diterima PT. Pos Indonesia-Bandar
Lampung Tahun 1995-2009 / Amount of Money Order Sent and Received by
PT. Pos Indonesia of Bandar Lampung, 1995-2009 .........................................
488
Tabel 9.4.6. Jumlah Tabungan Pos melalui PT. Pos Indonesia Bandar Lampung Tahun
1995-2009 / Amount of Saving at PT. Pos Indonesia of Bandar Lampung,
1995-2009 .. .......................................................................................................
489
Tabel 9.4.7. Jumlah Warung Telekomunikasi (Wartel) dan Telepon Umum menurut
Stasiun Telepon Otomat di Provinsi Lampung Tahun 2009 / Number of
Telecomunication Service and Public Telephone in Lampung Province, 2009
490

10. HOTEL, RESTORAN DAN PARIWISATA / HOTEL, RESTAURANT AND
TOURISM

Tabel 10.1. Jumlah Hotel dan Akomodasi, Kamar dan Tempat Tidur menurut
Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2005-2009 / Number of Hotels
and Accomodation, Rooms, and Beds by Regency/Municipality in Lampung
Province, 2005-2009 ..........................................................................................
495

Tabel 10.2. Jumlah Wisatawan Mancanegara dan Domestik menurut Bulan di Provinsi
Lampung Tahun 2009 / Number of Foreign and Domestic Tourist per Month
in Lampung Province, 2009 ..............................................................................
496
Tabel 10.3. Rata-rata Lama Menginap Tamu Manca Negara dan Nusantara di Provinsi
Lampung Tahun 2007-2009 / Length of Stay of Foreign and Domestic Visitor
in Lampung Province, 2007-2009 ....................................................................
497
Tabel 10.4. Tingkat Penghunian Kamar Hotel dan Akomodasi Lainnya di Provinsi
Lampung Tahun 2007-2009 / Room Occupancy Rate of Hotel and Other
Accomodation in Lampung Province, 2007-2009 ............................................
498
Tabel 10.5. Jumlah Usaha Pariwisata menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2009 / Number of Tourism Bussiness by Regency/Municipality in
Lampung Province, 2009 ....................................................................................
499
Tabel 10.6. Jumlah Restoran dan Rumah Makan menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2009 / Number of Restaurant and Food Stalls by
Regency/Municipality in Lampung Province, 2009 .........................................
500
Tabel 10.7. Jumlah Wisatawan yang Berkunjung ke Provinsi Lampung Tahun 2005-2009 /
Number of Tourist Visit in Lampung Province, 2005-2009 ............................. 501
Tabel 10.8. Obyek Wisata dan Sanggar Kesenian menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2009 / Tourist Destination and Art/Gallery by
Regency/Municipality in Lampung Province, 2009 .........................................
502

Content

Lampung Dalam Angka 2010

xliii

11.1 KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH / REGIONAL GOVERNMENT FINANCE

Tabel 11.1.1. Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Lampung Tahun
1999/2000-2009 ( Ribuan Rupiah ) / Regional Budget Plan Revenue and
Expenditure of Lampung Province, 1999/2000-2009 (Thousand Rupiahs) .....
511
Tabel 11.1.2. Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Lampung Tahun
1999/2000-2009 ( Ribuan Rupiah ) / Realization of Regional Budget Revenue
and Expenditure of Lampung Province, 1999/2000-2009 (Thousand Rupiahs)
512
Tabel 11.1.3. Anggaran Murni Pembangunan Pemda Provinsi Lampung Tahun 2009
(Rupiah) / Realization of Lampung Provincial Government’s Expenditure,
2009 (Rupiahs) ...................................................................................................
513
Tabel 11.1.4. Realisasi Pengeluaran Rutin Pemda Provinsi Lampung Tahun 2006-2009
(Ribuan Rupiah) / Relization of Routine Expenditure of Local Government of
LAmpung Province, 2006-2009 (Thousand Rupiahs) .......................................
514
Tabel 11.1.5. Realisasi Penerimaan Pemda Provinsi Lampung Tahun 2006-2009 (Ribuan
Rupiah) / Realization of Revenue of Local Government of Lampung Province,
2006-2009 (Thousand Rupiahs)
........................................................................ 515
Tabel 11.1.6. Anggaran dan Realisasi Anggaran Belanja Pemerintah Daerah Provinsi
Lampung Berdasarkan Kinerja Tahun Anggaran 2009 (Rupiah) / Budget and
Realization of Local Government’s Expenditure of Lampung Province, 2009
(Rupiahs) ............................................................................................................
516
Tabel 11.1.7. Penerimaan Asli Daerah Provinsi Lampung menurut Bulan Tahun 2005-2009
(Ribuan Rupiah) / Regional Original Income of Lampung Province by Month,
2005-2009 (Thousand Rupiahs) .........................................................................
518
Tabel 11.1.8. Target dan Realisasi Penerimaan Asli Daerah Provinsi Lampung menurut
Jenis Penerimaan Tahun 2005-2009 / Target and Realization of Regional
Original Income of Lampung Province by Type of Income, 2005-2009 ............
519
Tabel 11.1.9. Realisasi Pos Pajak Daerah Provinsi Lampung menurut Bulan Tahun 2005-
2009 (Ribuan Rupiah) / Realization of Regional Tax Post of Lampung
Province by Month, 2005-2009 (Thousand Rupiahs) .......................................
520
Tabel 11.1.10. Target dan Realisasi Pos Pajak Daerah menurut Jenis Penerimaan di Provinsi
Lampung Tahun 2005-2009 / Target and Realization of Regional Tax Post by
Type of Income in Lampung Province, 2005-2009 ...........................................
521
Tabel 11.1.11. Target dan Realisasi Penerimaan Asli Daerah Provinsi Lampung Tahun 2009 /

Target and Realization of Regional Original Income by Type of Income in
Lampung Province, 2009 ...................................................................................
522
Tabel 11.1.12. Target dan Realisasi Penerimaan Pajak Bumi Bangunan di Provinsi Lampung
Tahun 2005-2009 / Target and Realization of Land and Building Taxes in
Lampung Province, 2005-2009 ..........................................................................
523
Tabel 11.1.13. Realisasi Penerimaan PBB per Sektor di Provinsi Lampung Tahun 2005-2009
(Ribuan Rupiah) / Realization of Land and Building Taxes by Sector in
Lampung Province, 2005-2009 (Thousand Rupiahs) .......................................
524
Tabel 11.1.14. Realisasi Proyek dan Investasi Penanaman Modal menurut Lapangan Usaha di
Provinsi Lampung Tahun 2009 / Realization of Project and Investment by
Industrial Origin in Lampung Province, 2009 ..................................................
525
Tabel 11.1.15. Rencana Investasi dan Tenaga Kerja dari Proyek Penanaman Modal Asing
yang Telah Mendapat Persetujuan menurut Lapangan Usaha di Provinsi
Lampung Tahun 2009 / Number of Investment and Employee Plan of
Approved Foreign Investment Projects by Industrial Origin in Lampung
Province, 2009 ...................................................................................................
526

Daftar Isi

xliv

Lampung Dalam Angka 2010

Tabel 11.1.16. Rencana Investasi dan Tenaga Kerja dari Proyek Penanaman Modal Dalam
Negeri yang Telah Mendapat Persetujuan menurut Lapangan Usaha di
Provinsi Lampung Tahun 2009 / Number of Investment and Employee Plan of
Approved Domestic Investment Projects by Industrial Origin in Lampung
Province, 2009 ...................................................................................................
527
Tabel 11.1.17. Proyek-proyek Penanaman Modal Dalam Negeri yang Telah Disetujui
Pemerintah Daerah menurut Sektor di Provinsi Lampung Tahun 2007-2009 /

Number of Domestic Investment Project Approved by Local Government by
Industrial Origin in Lampung Province, 2007-2009 ........................................
528
Tabel 11.1.18. Proyek-proyek Penanaman Modal Asing (PMA) yang Telah Disetujui
Pemerintah Daerah menurut Sektor di Provinsi Lampung Tahun 2007-2009 /

Number of Foreign Investment Project Approved by Local Government by
Industrial Origin in Lampung Province, 2007-2009 .......................................
529
Tabel 11.1.19. Jumlah Tenaga Kerja yang Diserap oleh Proyek Penanaman Modal Dalam
Negeri (PMDN) menurut Kabupaten/ Kota di Provinsi Lampung Tahun
2005-2009 / Number of Employee Absorbed by Domestic Investment Projects
by Regency/Municipality in Lampung Province, 2005-2009 .............................
530

11.2 PERBANKAN DAN KOPERASI / BANKING AND COORPERATIVE

Tabel 11.2.1. Jumlah Kantor Bank menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Bank di Provinsi
Lampung Tahun 2009 / Number of Bank by Regency/Municipality and Type of
Bank in Lampung Province, 2009 .....................................................................
531
Tabel 11.2.2. Jumlah Kantor Bank Umum menurut Status di Provinsi Lampung Tahun 2009
/ Number of Bank by Status of Bank in Lampung Province, 2009 .................... 532
Tabel 11.2.3. Posisi Dana Masyrakat per Triwulan oleh Perbankan di Provinsi Lampung
Tahun 2005-2009 (Jutaan Rupiah ) / Quarterly Position of Public Funds in
State and Commercial Bank’s in Lampung Province, 2005-2009 (Million
Rupiahs ) ............................................................................................................
533
Tabel 11.2.4. Jumlah Koperasi menurut Jenisnya per Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung
Tahun 2008 / Number of Cooperatives by Type and Regency/ Municipality in
Lampung Province, 2008 ...................................................................................
534
Tabel 11.2.5. Jumlah Koperasi, Karyawan dan Anggota menurut Kabupaten/Kota di
Provinsi Lampung Tahun 2009 / Number of Cooperatives, Employees and
Member by Regency /Municipality in Lampung Province, 2009 ......................
536
Tabel 11.2.6. Jumlah Koperasi Primer dan Aktivitasnya menurut Kabupaten/Kota di
Provinsi Lampung Tahun 2008 / Number of Primary Cooperatives and Type of
Activity by Regency/Municipality in Lampung Province, 2008 ........................
537

11.3 HARGA-HARGA / PRICES

Tabel 11.3.1. Harga Eceran Beberapa Jenis Barang di Pasar Bandar Lampung Tahun 2009
(Rupiah) / Retail Price of Selected Goods in Bandar Lampung Market, 2009
(Rupiahs) ............................................................................................................
540
Tabel 11.3.2. Harga ( F.O.B ) Perdagangan Besar Bahan Ekspor di Kota Bandar Lampung
Tahun 2005-2009 / Wholesale Prices of Main Export Commodity in Bandar
Lampung Municipality, 2005-2009 ...................................................................
542
Tabel 11.3.3. Harga Perdagangan Besar Sektor Pertanian di Kota Bandar Lampung Tahun
2005-2009 (Rupiah/Kuintal) / Wholesale Prices of Agricultural Sector in
Bandar Lampung Municipality, 2005-2009 (Rupiahs/Kuintal) ........................
543

Content

Lampung Dalam Angka 2010

xlv

11.4 INDEKS HARGA KONSUMEN DAN INFLASI / CONSUMER PRICE
INDEXS AND INFLATION

Tabel 11.4.1. Indeks Harga Konsumen per Bulan di Kota Bandar Lampung Tahun 2005-
2009 (2002=100) / Monthly Consumer Price Index in Bandar Lampung
Municipality, 2005-2009 (2002=100) ...............................................................
544
Tabel 11.4.2. Indeks Harga Konsumen Nasional Tahun 2005-2009 (2002 = 100) / Monthly
Consumer Price Index of Indonesia, 2005-2009 (2002 = 100) ........................
545
Tabel 11.4.3. Laju Inflasi di Kota Bandar Lampung Tahun 2005-2009 / Monthly Inflation
Rate in Bandar Lampung Municipality, 2005-2009 ..........................................
546
Tabel 11.4.4. Laju Inflasi Nasional Tahun 2005-2009 / Monthly National Inflation Rate,
2005-2009 ..........................................................................................................
547

12. PENGELUARAN DAN KONSUMSI / EXPENDITURE AND CONSUMPTION

Tabel 12.1. Pengeluaran Rata-rata PerKapita Sebulan menurut Golongan Pengeluaran per
Kapita Sebulan (Rupiah), Makanan dan Bukan Makanan Provinsi Lampung
Tahun 2009 / Average Monthly per Capita Expenditure by Monthly per Capita
Expenditure Classes (Rupiahs), Food and Non Food in Lampung Provine,
2009 ....................................................................................................................
553
Tabel 12.2. Pengeluaran Rata-rata per Kapita Sebulan menurut Kelompok Makanan dan
Tipe Daerah Provinsi Lampung Tahun 2009 (Rupiah) / Average Monthly per
Capita Expenditure on Food Items and Urban Rural Status in Lampung
Province,2009 (Rupiahs) ...................................................................................
554
Tabel 12.3. Pengeluaran Rata-rata per Kapita Sebulan menurut Kelompok Non Makanan
dan Tipe Daerah Provinsi Lampung Tahun 2009 (Rupiah) / Average Monthly
per Capita Expenditure on Non Food Items and Urban/Rural Status in
Lampung Province, 2009 (Rupiahs) ..................................................................
555

13. PENDAPATAN REGIONAL / REGIONAL INCOME

Tabel 13.1. Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku menurut
Lapangan Usaha di Provinsi Lampung Tahun 2007-2009 ( Juta Rupiah ) /

Gross Regional Domestic Product by Industrial Origin at Current Market
Price in Lampung Province, 2007-2009 (Million Rupiahs) ..............................
567
Tabel 13.2. Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2000 menurut
Lapangan Usaha Tahun 2007-2009 ( Juta Rupiah ) / Gross Regional Domestic
Product at Constant 2000 Market Price by Industrial Origin in Lampung
Province, 2007-2009 (Million Rupiahs) ............................................................
568
Tabel 13.3. Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga
Konstan 2000 menurut Lapangan Usaha di Provinsi Lampung Tahun 2007-
2009 (Persen) / Growth Rate of Gross Regional Domestic Product at Constant
2000 Market Price by Industrial Origin in Lampung Province, 2007-2009
(Percent) ............................................................................................................
569
Tabel 13.4. Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku menurut
Penggunaan di Provinsi Lampung Tahun 2007-2009 ( Juta Rupiah ) / Gross

Daftar Isi

xlvi

Lampung Dalam Angka 2010

Regional Domestic Product at Current Market Price by Expenditure at
Lampung Province, 2007-2009 (Million Rupiahs) ...........................................
570
Tabel 13.5. Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan menurut
Penggunaan di Provinsi Lampung Tahun 2007-2009 ( Juta Rupiah ) / Gross
Regional Domestic Product at Constant 2000 Market Price by Expenditure at
Lampung Province, 2007-2009 ( Million Rupiahs) ..........................................
571
Tabel 13.6. PDRB Atas Dasar Harga Berlaku menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2006-2009 (Juta Rupiah) / Gross Regional Domestic Product
at Current Market Price by Regency/Municipality of Lampung Province,
2006-2009 (Million Rupiahs) ............................................................................
572
Tabel 13.7. PDRB Atas Dasar Harga Konstan menurut Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung Tahun 2006-2009 (Juta Rupiah) / Gross Regional Domestic Product
by Regency/Municipality at Constant 2000 Market Price at Lampung
Province, 2006-2009 (Million Rupiahs) ............................................................
573
Tabel 13.8. PDRB Perkapita Atas Dasar Harga Berlaku menurut Kabupaten/Kota di
Provinsi Lampung Tahun 2006 - 2009 (Rupiah) / Gross Regional Domestic
Product per Capita at Current Market Prices by Regency/Municipality at
Lampung Province, 2006 - 2009 (Rupiahs) ......................................................
574
Tabel 13.9. Laju Pertumbuhan PDRB Atas Dasar Harga Konstan 2000 menurut
Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun 2006 - 2009 ( Persen ) / Growth
Rate of Gross Regional Domestic Product at Constant 2000 Market Price by
Regency/Municipality at Lampung Province, 2006 - 2009 (Percent) ...............
575
Tabel 13.10. Distribusi Persentase Terhadap Total PDRB Seluruh Kabupaten/Kota Atas
Dasar Harga Berlaku di Provinsi Lampung Tahun 2006-2009 / Percentage
Distribution to Total PDRB by Regency/Municipality at Current Market Price
at Lampung Province, 2006-2009 .....................................................................
576

Content

Lampung Dalam Angka 2010

xlvii

D A F T A R G R A F I K / F I G U R E

Grafik/Figure

Halaman / Pages

Grafik 1.1. Provinsi Lampung menurut Kabupaten/Kota Tahun 2009 / Lampung Province
by Regency / Municipality, 2009 .....................................................................

5

Grafik 1.2. Luas Wilayah Provinsi Lampung Menurut Jenis Penggunaannya Tahun 2005 /
Area of Lampung Province by Land Utilization, 2005 .....................................

6

Grafik 4.1. Piramida Penduduk Provinsi Lampung, 2009 / Lampung Province Population
Piramyde, 2009
.................................................................................................

65

Grafik 4.2. Penduduk Provinsi Lampung menurut Kabupaten/Kota Tahun 2009 /
Population of Lampung Province by Regency / Municipality, 2009 ................

66

Grafik 5.1. Jumlah Murid menurut Jenis Sekolah di Provinsi Lampung Tahun 2005/2005 -
2009/2009 / Number of Student by Kind of School in Lampung Province,
2005/2005 - 2009/2009
.......................................................................................

99

Grafik 6.1. Produksi Padi, Jagung, dan Ubi Kayu di Provinsi Lampung Tahun 1999 - 2009
/ Production of Paddy, Maize, and Cassava in Lampung Province, 1999 - 2009 191
Grafik 6.2. Distribusi Produksi Padi menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung Tahun
2009 / Distribution of Paddy Production by Regency/Municipality in Lampung
Province, 2009 ..................................................................................................
192
Grafik 7.1. Banyaknya Pelanggan PT. PLN (Persero) Wilayah Lampung Tahun 2005 -
2009 / Number of Customer in State Electricity Company of Lampung, 2005 –
2009 ....................................................................................................................
405
Grafik 8.1 Volume Ekspor dan Impor di Provinsi Lampung Tahun 2005 - 2009 / Volume
of Export and Import in Lampung Province, 2005 - 2009 ................................
427
Grafik 9.1 Jumlah Kendaraan Bermotor di Provinsi Lampung menurut Jenis Kendaraan
Tahun 2009 / Number of Vehicles in Lampung Province by Type of Vehicle ,
2009 ....................................................................................................................
457
Grafik 9.2 Jumlah Kendaraan Bermotor di Provinsi Lampung Tahun 2003 - 2009 /
Number of Vehicle in Lampung Province, 2003 - 2009 .................................... 458
Grafik 11.1. Laju Inflasi per Bulan di Bandar Lampung dan Nasional Tahun 2009 /
Monthly Inflastion Rate in Bandar Lampung Municipality and National, 2009 509
Grafik 13.1. Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Lampung Tahun 2006 - 2009 /
Gross Regional Domestic Product of Lampung province, 2006 - 2009 ........... 563
Grafik 13.2. Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2000 menurut
Lapangan Usaha Tahun 2006 - 2009 / Gross Regional Domestic Product at
Constant 2000 Market Price by Industrial Origin of Lampung Province, 2006
- 2009 .................................................................................................................
564
Grafik 13.3. Laju Pertumbuhan PDRb Atas Dasar Harga Konstan 2000 menurut
Kabupaten/Kota dan Provinsi Lampung Tahun 2009 / Growth Rate of Gross
Regional Domestic Product at Constant 2000 Market Price by
Regency/Municipality and Lampung Province, 2009 .......................................
565

Source Of Lampung In Figures

xlviii

Lampung Dalam Angka 2010

SUMBER DATA LAMPUNG DALAM ANGKA /

SOURCE OF LAMPUNG IN FIGURES

No.

INSTANSI / LEMBAGA

1

Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Lampung

2

Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat

3

Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional

4

Badan Meterologi dan Geofisika Bandar Lampung

5

Badan Pendidikan dan Latihan Daerah Provinsi Lampung

6

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Lampung

7

Badan Pertanahan Nasional Provinsi Lampung

8

Badan Pusat Statistik

9

Bandar Udara Radin Inten II (BRANTI) Bandar Lampung

10

Bank Indonesia Cabang Bandar Lampung

11

Biro Hubungan Masyarakat, Informasi dan Komunikasi

12

Biro Keuangan Provinsi Lampung

13

Biro Organisasi Pemerintah Daerah Provinsi Lampung

14

Depot Logistik (Dolog) Provinsi Lampung

15

Dinas Bina Marga Provinsi Lampung

16

Dinas Kehutanan Provinsi Lampung

17

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung

18

Dinas Kependudukan dan Transmigrasi Provinsi Lampung

19

Dinas Kesehatan Provinsi Lampung

20

Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Lampung

21

Dinas Koperasi , Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung

22

Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Lampung

23

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Lampung

24

Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Lampung

25

Dinas Pendidikan Provinsi Lampung

26

Dinas Pengairan Provinsi Lampung

27

Dinas Perhubungan Provinsi Lampung

28

Dinas Perkebunan Provinsi Lampung

29

Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Lampung

Sumber Data Lampung Dalam Angka

Lampung Dalam Angka 2010

xlix

No.

INSTANSI / LEMBAGA

30

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung

31

Dinas Promosi, Investasi, Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Lampung

32

Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung

33

Institut Agama Islam Negeri Raden Intan

34

Kamar Dagang dan Industri Provinsi Lampung

35

Kantor Imigrasi Kelas II Bandar Lampung

36

Kanwil Departemen Agama Provinsi Lampung

37

Kanwil Departemen Kehakiman dan HAM Provinsi Lampung

38

Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan Bandar Lampung

39

Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan Kotabumi

40

Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan Metro

41

Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Bandar Lampung

42

Kantor Perbendaharaan dan Kas Negara Tanjungkarang

43

Kepolisian Daerah Lampung

44

Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Provinsi Lampung

45

Pengadilan Agama Kelas 1 Tanjungkarang

46

Pengadilan Tinggi Agama Provinsi Lampung

47

Perpustakaan Daerah Provinsi Lampung

48

Perusahaan Umum DAMRI Stasiun Bandar Lampung

49

PT. ASKES

50

PT. Kereta Api Indonesia III.2 Tanjungkarang

51

PT (Persero) Pelabuhan Indonesia II Cabang Panjang

52

PT. (Persero) PLN Cabang Tanjungkarang

53

PT. Pos Indonesia – Tanjung Karang

54

PT. PUSRI Kantor Pemasaran Provinsi Lampung

55

PT. TELKOM Indonesia Kantor Daerah Bandar Lampung

56

Sekretariat DPRD Provinsi Lampung

57

Sekretariat GN-OTA

58

Universitas Lampung

59

Politeknik Negeri Lampung

Gambaran Umum Daerah Lampung

l

Lampung Dalam Angka 2010

GAMBARAN UMUM DAERAH LAMPUNG

1. G E O G R A F I

Daerah Provinsi Lampung meliputi areal dataran seluas 35.288,35 Km2

termasuk pulau-

pulau yang terletak pada bagian sebelah paling ujung tenggara pulau Sumatera, dan dibatasi oleh :

1. Provinsi Sumatera Selatan dan Bengkulu, di Sebelah Utara

2. Selat Sunda, di Sebelah Selatan

3. Laut Jawa, di Sebelah Timur

4. Samudra Indonesia, di Sebelah Barat

Provinsi Lampung dengan ibukota Bandar Lampung, yang merupakan gabungan dari

kota kembar Tanjungkarang dan Telukbetung memiliki wilayah yang relatif luas, dan menyimpan

potensi kelautan. Pelabuhan utamanya bernama Panjang dan Bakauheni serta pelabuhan nelayan

seperti Pasar Ikan (Telukbetung), Tarahan, dan Kalianda di Teluk Lampung. Sedangkan di Teluk

Semangka adalah Kota Agung, dan di Laut Jawa terdapat pula pelabuhan nelayan seperti Labuhan

Maringgai dan Ketapang. Di samping itu, Kota Menggala juga dapat dikunjungi kapal-kapal

nelayan dengan menyusuri sungai Way Tulang Bawang, adapun di Samudra Indonesia terdapat

Pelabuhan Krui. Lapangan terbang utamanya adalah "Radin Inten II", yaitu nama baru dari "Branti",

28 Km dari Ibukota melalui jalan negara menuju Kotabumi, dan Lapangan terbang AURI terdapat di

Menggala yang bernama Astra Ksetra.

Secara Geografis Provinsi Lampung terletak pada kedudukan :

Timur - Barat berada antara : 103o

40' - 105o

50' Bujur Timur

Utara - Selatan berada antara : 6o

45' - 3o

45' Lintang Selatan

2. T O P O G R A F I

Secara topografi Daerah Lampung dapat dibagi dalam 5 (lima) unit topografi :

- Daerah topografis berbukit sampai bergunung

- Daerah topografis berombak sampai bergelombang

- Daerah dataran alluvial

- Daerah dataran rawa pasang surut

- Daerah River Basin

2.1. Daerah topografis berbukit sampai bergunung :

General Illustration of Lampung Province

Lampung Dalam Angka 2010

li

Lereng-lereng yang curam atau terjal dengan kemiringan berkisar 25%, dan ketinggian rata-

rata 300 M di atas permukaan laut. Daerah ini meliputi Bukit Barisan dengan puncak tonjolan-

tonjolannya berada pada Gunung Tanggamus, Gunung Pasawaran, dan Gunung Rajabasa.

Yang terakhir ini berlokasi di Kalianda dengan ketinggian, rata-rata 1.500 M. Puncak-puncak

lainnya adalah Bukit Pugung, Bukit Pesagi, Sekincau yang terdapat di bagian utara. Daerah

tersebut umumnya ditutupi oleh vegetasi hutan primer atau sekunder.

2.2. Daerah topografis berombak sampai bergelombang :

Ciri-ciri khusus daerah ini adalah terdapatnya bukit-bukit sempit, kemiringannya antara 8 %

sampai 15 % dan ketinggian antara 300 M sampai 500 M dari permukaan laut.

Daerah ini membatasi daerah pegunungan dengan dataran alluvial, vegetasi yang terdapat di

daerah ini adalah tanaman-tanaman perkebunan seperti : kopi, cengkeh, lada dan tanaman

pertanian peladangan seperti : padi, jagung, dan sayur-sayuran. Daerah tersebut meliputi

daerah-daerah; Kedaton di wilayah Kota Bandar Lampung, Gedong Tataan di Kabupaten

Lampung Selatan, Sukoharjo dan Pulau Panggung di Kabupaten Tanggamus serta Kalirejo dan

Bangunrejo di Wilayah Kabupaten Lampung Tengah.

2.3. Daerah dataran Alluvial :

Daerah ini sangat luas meliputi Lampung Tengah sampai mendekati pantai sebelah Timur,

yang merupakan bagian hilir (downstream) dari sungai-sungai yang besar seperti Way

Sekampung, Way Tulang Bawang, dan Way Mesuji. Ketinggian di daerah ini berkisar antara

25 m sampai 75 m, dengan kemiringan 0% sampai 3%. Pada bagian pantai sebelah Barat

dataran Alluvial menyempit dan memanjang menurut arah Bukit Barisan.

2.4. Daerah dataran Rawa Pasang Surut :

Di sepanjang pantai timur adalah merupakan daerah rawa pasang surut dengan ketinggian 1/2

m sampai 1 m, pengendapan air menurut naiknya pasang air laut.

2.5. Daerah River Basin :

Daerah Lampung terdapat 5 (lima) River Basin yang utama :

- River Basin Tulang Bawang

- River Basin Seputih

- River Basin Sekampung

Gambaran Umum Daerah Lampung

lii

Lampung Dalam Angka 2010

- River Basin Semangka

- River Basin Way Mesuji

2.5.1. River Basin Tulang Bawang :

Pada areal River Basin ini terdapat Sungai Tulang Bawang dan anak-anak sungainya

membentuk pola aliran sungai dendritic yang umumnya merupakan ciri sungai-sungai

di Lampung. Luas River Basin ini adalah 10.150 Km2

, panjang seluruhnya 371 Km dan

cabang-cabang sungai 11 (sebelas) buah, sehingga density dan frekuensi pola aliran

dapat dihitung sebagai berikut :

371
- Kepadatan pola aliran = ——— = 0,04
10.150

11
- Frekwensi pola aliran = ——— = 0,0011
10.150

2.5.2. River Basin Seputih :

Luas River Basin ..........................................

7.550 Km2

Panjang seluruh sungai ................................

581 Km

Jumlah cabang-cabang sungai .....................

8 Buah

Density pola aliran .......................................

0,108

Frekwensi pola aliran ...................................

0,0011

2.5.3. River Basin Sekampung :

Luas River Basin ..........................................

5.675 Km2

Panjang seluruh sungai ................................

672 Km

Jumlah cabang-cabang sungai .....................

8 Buah

Density pola aliran .......................................

0,12

Frekwensi pola aliran ...................................

0,0014

2.5.4. River Basin Semangka :

Luas River Basin ..........................................

1.525 Km2

Panjang seluruh sungai ................................

390 Km

Jumlah cabang-cabang sungai .....................

11 Buah

Density pola aliran .......................................

0,26

Frekwensi pola aliran ...................................

0,0072

General Illustration of Lampung Province

Lampung Dalam Angka 2010

liii

2.5.5. River Basin Way Mesuji :

Luas River Basin ..........................................

800 Km2

Panjang seluruh sungai ................................

148 Km

Jumlah cabang-cabang sungai .....................

2 Buah

Density pola aliran .......................................

0,18

Frekwensi pola aliran ...................................

0,0025

3. G E O L O G I

Punggung sebelah Barat Lampung adalah bagian dari Bukit barisan yang merupakan

Geantiklinal dengan Sinklinal yang terdapat di sebelah timurnya. Punggung pegunungan dari zaman

kapur (creteccus) ini mengalami Dekormas pada zaman Tertier terjadinya gejala-gejala patahan

(gaya vertikal) sehingga terjadi fenomena geologi seperti patahan Semangka yang panjang

menyusuri Way Semangka dan Teluk Semangka, gunung-gunung api yang berbentuk oval

(Tanggamus, Rindingan, Rebang dan lain-lain di sekitarnya). Depresi Tektonik seperti lembah-

lembah Suoh, Gedong Surian dan Way Lima yang ditutupi oleh sedimen-sedimen vulkanis dari

celah fisuves erruption. Pada bagian utara lapisan sedimen ini mengalami pelipatan di zaman

Peistosin Tua yang menghasilkan lapisan/membawa minyak Bumi di dalam 4 (empat) seri lapisan

Palembang.

Lapisan sedimen di sebelah timur ini umumnya tertutup pula oleh endapan tuffa massam

sebagian hasil dari debu gunung api di Bukit Barisan (Zaman Peistosin) yang membentuk dataran

Peneplain di bagian Timur Lampung. Lapisan Palembang yang terdapat di Daerah Lampung Yakni

di Daerah Menggala, Kotabumi dan Sukadana yang ditandai dengan singkapan endapan Tuffa

massam Lapisan Palembang adalah pengantar dari endapan Minyak Bumi.

Sukadana Bosalt yang merupakan "Plateau" diiringi dengan instruksi Desit yang terjadi

pada zaman Holasin. Singkapan "Plateau" ini tidak merata, sebagian ditutupi oleh endapan alluvin

seperti pasir vulkanis, yang berasal dari debu-debu gunung berapi. Data tentang endapan mineral di

Daerah Lampung belum banyak ditemukan sehingga potensi dari endapan bahan tambang ini

tidak/belum banyak diketahui. Dari literatur dan Peta Geologi Daerah Lampung dapat diinventarisir

adanya bahan-bahan tambang (endapan mineral) diantaranya:

Gambaran Umum Daerah Lampung

liv

Lampung Dalam Angka 2010

- Minyak Bumi :

Minyak Bumi yang terdapat dalam lapisan Palembang-bed berakumulasi sebagai lanjutan dari

endapan minyak bumi di daerah Palembang, yakni sebelum timur laut Provinsi Lampung, Mesuji,

Menggala, Kotabumi dan Sukadana. Sudah pernah dilakukan penyelidikan oleh Pertamina namun

belum jelas potensi dan sumber-sumbernya. juga kemungkinan terdapat didaerah lepas pantai

timur Lampung.

- U r a n i u m :

Endapan Uranium kemungkinan dijumpai terutama di dalam masa batuan Granit yang tersingkap

besar sekali di Bukit Arahan sebalah Barat Daya Way Semangka, Gedong Surian, Bukit Semoang

dan Bukit Lematang di timur Telukbetung juga Pulau Tabuan. Pengamatan-pengamatan dan

penyelidikan potensi Uranium sedang dilakukan oleh Direktorat Geologi Bandung dan Badan

Tenaga Atom (BATAN) Jakarta.

- Batubara Muda ( Brown Coal) :

Endapan Batubara muda terdapat di lapisan sedimen dan formasi endesif tua, yakni di bagian

hulu Way Tulang Bawang (Way Pedada).

- Mineral Besi :

Endapan Besi berakumulasi pada mineral-mineral yang mengandung besi terjadi sebagai akibat

proses hidrotermal pada bagian kotak dari pada Plateau Sukadana bosalt di dekat Sukadana

sebelah Timur dan dekat Labuhan Maringgai.

- Emas dan Perak :

Endapan Emas dan Perak terdapat pada singkapan masa granit di sebelah Barat Daya Way

Semangka, di hulu Way Rilau dan Pemerihan yang mengalir kepantai Barat (Samudra Indonesia).

- M a r m e r :

Batu pualam atau Marmer terdapat di hulu Way Rilau disebelah Barat Way Semangka, Bukit

Arahan dan Way Perihan.

- Sumber Air Panas dan Gas Bumi :

Sumber air Panas dan Gas Bumi Adalah merupakan aktivitas vulkanisme air panas bermacam-

macam yakni yang mengandung belerang H2S dan CO2 terdapat di Natar, Way Ngarip dan air

panas di dekat Kota Agung dan Way Muli dekat Kalianda. Temperaturnya berkisar antara

General Illustration of Lampung Province

Lampung Dalam Angka 2010

lv

40 o

-50o

bahkan yang di lembah Suoh ada yang mencapai 95o

dan titik didih di Way Muli dekat

Kalianda.

Gas Bumi terdapat dilembah Suoh yang sudah diselidiki oleh Direktorat Geologi dengan

konsultan dari New Zealand, yang mengatakan bahwa potensi sumber panas bumi Suoh ini

adalah cukup besar dan mempunyai harapan besar untuk diusahakan.

4. KLIMATOLOGI

4.1. Arus Angin

Lampung terletak di bawah katulistiwa 5o

Lintang Selatan beriklim tropis-humid dengan angin

laut lembah yang bertiup dari Samudra Indonesia dengan dua musim angin setiap tahunnya.

Dua musim dimaksud adalah :

1. Nopember s/d Maret angin bertiup dari arah Barat dan Barat Laut.

2. Juli s/d Agustus angin bertiup dari arah Timur dan Tenggara. Kecepatan angin rata-rata 2

hingga 3 knot.

4.2. Temperatur

Rata-rata suhu minimum di Provinsi Lampung antara 21,8 0

C pada bulan agustus 2009 hingga

23,9 0

C pada bulan Desember 2009. Sedangkan rata-rata suhu maksimum berkisar antara 30,9

0
C hingga 33,8 0

C.

4.3. Kelembaban Udara

Dari stasiun meteorologi Radin Inten II Bandar Lampung, rata-rata kelembaban udara di

sekitar 72% - 83%, dan ternyata kelembaban udara tertinggi pada bulan Juni 2009.

5. ADMINISTRASI PEMERINTAH

Provinsi Lampung sebelum tanggal 18 Maret 1964 adalah merupakan Keresidenan

Lampung, yang berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 3 tahun 1964, yang kemudian menjadi

Undang-Undang Nomor 14 tahun 1964 Keresidenan Lampung ditingkatkan menjadi Provinsi

Lampung dengan Ibukota Tanjungkarang-Telukbetung. Selanjutnya Kotamadya Tanjungkarang-

Telukbetung tersebut berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 24 tahun 1983 telah diganti namanya

menjadi Kotamadya Bandar Lampung terhitung sejak tanggal 17 Juni 1983.

Gambaran Umum Daerah Lampung

lvi

Lampung Dalam Angka 2010

Secara administratif Provinsi Lampung dibagi dalam 14 (empat belas) Kabupaten/Kota ,

yang selanjutnya terdiri dari beberapa wilayah Kecamatan dengan perincian sebagai berikut :

1. Kabupaten Lampung Barat dengan Ibukotanya Liwa, luas wilayahnya 4.950,40 Km2

terdiri dari

17 (tujuh belas) kecamatan.

2. Kabupaten Tanggamus dengan Ibukotanya Kota Agung, luas wilayahnya 3.356,61 Km2

terdiri

dari 20 (dua puluh) kecamatan.

3. Kabupaten Lampung Selatan dengan Ibukotanya Kalianda, luas wilayahnya 2.007,01 Km2

terdiri dari 17 (tujuh belas) kecamatan.

4. Kabupaten Lampung Timur dengan Ibukotanya Sukadana, luas wilayahnya 4.337,89 Km2

terdiri dari 24 (dua puluh empat) kecamatan.

5. Kabupaten Lampung Tengah dengan Ibukotanya Gunung Sugih, luas wilayahnya 4.789,82

Km2

terdiri dari 28 (dua puluh delapam) kecamatan.

6. Kabupaten Lampung Utara dengan Ibukotanya Kotabumi, luas wilayahnya 2.725,63 Km2

terdiri dari 23 (dua puluh tiga) kecamatan.

7. Kabupaten Way Kanan dengan Ibukotanya Blambangan Umpu, luas wilayahnya 3.921,63 Km2

terdiri dari 14 (empat belas) kecamatan.

8. Kabupaten Tulangbawang dengan Ibukotanya Menggala, luas wilayahnya 7.770,84 Km2

terdiri

dari 15 (lima belas) kecamatan.

9. Kabupaten Pesawaran dengan Ibukota Gedong Tataan, luas wilayahnya 1.173,77 Km2

terdiri

dari 7 (tujuh) kecamatan.

10. Kabupaten Pringsewu dengan ibukota Pringsewu, luas wilayahnya Km2

terdiri 8

(delapan) kecamatan

11. Kabupaten Mesuji dengan ibukota Mesuji, luas wilayahnya Km2

terdiri 7 (tujuh)

kecamatan

12. Kabupaten Tulang Bawang Barat dengan ibukota Panaragan Jaya, luas wilayahnya Km2

terdiri 8 (delapan) kecamatan

13. Kota Bandar Lampung dengan luas wilayah 192,96 Km2

terdiri dari 13 (tiga belas) kecamatan.

14. Kota Metro dengan luas wilayah 61,79 Km2

terdiri dari 5 (lima ) kecamatan.

Sejak berdirinya Provinsi Lampung tahun 1964 sampai saat ini telah dijabat oleh 9 (sembilan)

Gubernur/Kepala Daerah Tingkat I berturut-turut sebagai berikut :

1. KOESNO DANU UPOYO

: Menjabat gubernur / KDH Tingkat I dari tahun 1964 s.d

1966

General Illustration of Lampung Province

Lampung Dalam Angka 2010

lvii

2. Hi. ZAINAL ABIDIN PA

: Menjabat gubernur / KDH Tingkat I dari tahun 1966 s.d

1972

3. R. SOETIYOSO

: Menjabat gubernur / KDH Tingkat I dari tahun 1972 s.d

1978

4. YASIR HADIBROTO

: Menjabat gubernur / KDH Tingkat I dari tahun 1978 s.d

1988

5. POEDJONO PRANYOTO

: Menjabat gubernur / KDH Tingkat I dari tahun 1988 s.d

1998

6. Drs. O E M A R S O N O

: Menjabat gubernur / KDH Tingkat I dari Tahun 1998 s.d

2002

7. HARI SABARNO

: Menteri Dalam Negeri Selaku Pejabat Pembina

Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Provinsi

Lampung, 2002 s.d 2004

8. Drs. Hi. SJACHROEDDIN ZP, SH : Menjabat gubernur dari tahun 2004 s.d 2008

9. Drs. SYAMSURYA RYACUDU : Menjabat gubernur dari tahun 2008 s.d 2009

10. Drs. Hi. SJACHROEDDIN ZP, SH : Menjabat gubernur dari tahun 2009 s.d sekarang

Sedangkan pejabat yang pernah menduduki Wakil Gubernur Lampung adalah sebagai berikut:

1. Drs. A. SUBKI HARUN

: Menjabat Wakil Gubernur dari tahun 1984 s.d 1988

2. Drs. MAN HASAN

: Menjabat Wakil Gubernur dari tahun 1989 s.d 1993

3. Drs. SUWARDI RAMLI

: Menjabat Wakil Gubernur bidang Pemerintahan dari tahun

1994 s.d 1998

4. Drs. OEMARSONO

: Menjabat Wakil Gubernur bidang Ekonomi dan

Pembangunan dari tahun 1994 s.d 1998

5. Drs. SYAMSURYA RYACUDU : Menjabat Wakil Gubernur dari tahun 2004 s.d 2008

6. Ir. MS. JOKO UMAR SAID, MM : Menjabat Wakil Gubernur dari tahun 2009 s.d sekarang

PEMDA Provinsi Lampung telah menetapkan PERDA No. 09 Tahun 2007, tentang

Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah Provinsi, Sekretariat DPRD dan Staff

Ahli Gubernur.

Dalam Perda tersebut terdiri dari :

Gambaran Umum Daerah Lampung

lviii

Lampung Dalam Angka 2010

(1). Sekretaris Daerah, secara hirarkis dibantu oleh para asisten, Biro-biro, Bagian-bagian dan Sub

Bagian.

(2). Asisten-asisten Sekretaris Daerah tersebut adalah :

a. Asisten I Sekretaris Daerah, Mengkoordinir tugas-tugas di bidang Pemerintahan.

b. Asisten II Sekretaris Daerah, Mengkoordinir tugas-tugas di bidang Ekonomi Pembangunan.

c. Asisten III Sekretaris Daerah, Mengkoordinir tugas-tugas di bidang Kesejahteraan Sosial.

d. Asisten IV Sekretaris Daerah, Mengkoordinir tugas-tugas di bidang Administrasi Umum.

(3). Sekretariat DPRD yang terdiri Bagian Umum, Bagian Keuangan, Bagian Persidangan dan

Risalah, Bagian Humas dan Protokol.

(4). Staf Ahli Gubernur yang terdiri dari Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik, Bidang Pemerintahan,

Bidang Pembangunan, Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Bidang Ekonomi dan Keuangan.

Selain itu telah ditetapkan pula PERDA No. 10 Tahun 2007, tentang Pembentukan

Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah Provinsi Lampung yang terdiri atas 11 Badan,

Inspektorat Daerah, Satuan Polisi Pamong Praja Daerah, Rumah Sakit Umum Daerah dan Rumah

Sakit Jiwa. PERDA No. 11 Tahun 2007, tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Dinas

Daerah Provinsi Lampung, yang terdiri atas 18 Dinas. PERDA No. 12 Tahun 2007 tentang

Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Lain Sebagai bagian dari Perangkat Daerah pada

Pemerintahan Provinsi Lampung. Peraturan Gubernur No. 14 Tahun 2008 tentang Pembentukan

Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Provinsi Lampung.

6. P E N D U D U K

Penduduk Provinsi Lampung pada waktu Sensus Penduduk tahun 1961, 1971, 1980,

1990 dan 2000 masing- masing sebesar 1.667.511, 2.775.695, 4.624.785, 6.015.803 dan 6.659.869

orang. Pertumbuhan penduduk pada periode 1971 - 1980 adalah sebesar 5,77 persen pertahun dan

mengalami penurunan pada periode 1980 - 1990 menjadi sebesar 2,67 persen pertahun. Sedangkan

periode 1990 - 2000 sebesar 1,01 persen. Apabila dilihat laju pertumbuhan penduduk Provinsi

Lampung merupakan yang tertinggi dibandingkan dengan provinsi lainnya baik pada periode 1971-

1980 maupun periode 1980-1990.

Penduduk Provinsi Lampung tahun 2000 sebesar 6.659.869 orang dan rata-rata

kepadatan penduduk per Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung 189 per Km2

tahun 2000 berturut -

General Illustration of Lampung Province

Lampung Dalam Angka 2010

lix

turut adalah Kabupaten Lampung Barat 74, Kabupaten Tanggamus 239, Kabupaten Lampung

Selatan 356, Kabupaten Lampung Timur 200, Kabupaten Lampung Tengah 218, Kabupaten

Lampung Utara 195, Kabupaten Way Kanan 91, Kabupaten Tulangbawang 89, dan Kota Bandar

Lampung 3.851 orang, Kota Metro 1.917 orang.

7. SEKELUMIT ADAT ISTIADAT LAMPUNG

Masyarakat Lampung dalam bentuknya yang asli memiliki struktur hukum adat

tersendiri. Bentuk masyarakat hukum adat tersebut berbeda antara kelompok masyarakat yang satu

dengan yang lainnya, kelompok-kelompok tersebut menyebar di berbagai tempat di daerah di

Lampung. Secara umum dapat dibedakan dalam dua kelompok besar yaitu masyarakat adat

Peminggir yang berkediaman di sepanjang pesisir termasuk adat Krui, Ranau Komering, sampai

Kayu Agung, dan masyarakat adat Pepadun yang berkediaman di daerah pedalaman Lampung

terdiri dari masyarakat adat Abung (Abung Siwo Migo), Pubian (Pubian Telu Suku), Menggala /

Tulang Bawang (Migo Pak) dan Buai Lima.

Upacara-upacara adat pada umumnya ditandai dengan adanya perkawinan / pernikahan,

yang dilakukan menurut tata cara adat tradisional di samping kewajiban dilaksanakannya/

ditetapkannya hukum Islam yang menurut anggapan adalah merupakan bagian dari tata cara adat

itu sendiri.

Tata cara dan upacara perkawinan adat Pepadun pada umumnya berbentuk perkawinan

Jujur dengan menurut garis keturunan Patrilineal, yang ditandai dengan adanya pemberian sejumlah

uang kepada pihak perempuan untuk menyiapkan Sesan berupa alat-alat keperluan rumah tangga.

Sesan tersebut akan diserahkan kepada pihak keluarga mempelai laki-laki pada upacara perkawinan

berlangsung yang sekaligus sebagai penyerahan formal (secara adat) si mempelai wanita kepada

keluarga/klan mempelai laki-laki.

Dengan demikian secara hukum adat maka putus pula hubungan keluarga antara

mempelai wanita dengan orang tuanya. Upacara perkawinan tersebut dalam pelaksanaannya dapat

dengan cara adat Hibal Serba, Bumbang Aji, Ittar Padang, Ittar Manom (Cakak Manuk) dan

Sebambangan.

Gambaran Umum Daerah Lampung

lx

Lampung Dalam Angka 2010

Dalam banyak hal suatu ciri yang disebut dengan Geneologis sangat dominan pada

masyarakat Lampung, dimana suatu ikatan masyarakat hukum adat yang anggota-anggotanya

berdasarkan atas suatu pertalian keturunan, baik karena ikatan maupun hubungan darah.

Prinsip-prinsip dalam kehidupan sehari-hari menunjukkan suatu corak keaslian penduduk

masyarakat Lampung, yang dapat disimpulkan dalam 5 (lima) prinsip yaitu :

1. Pi'il Pesengiri

2. Sakai Sambayan

3. Nemui Nyimah

4. Nengah Nyappur

5. Bejuluk Beadek

Pi'il Pesengiri diartikan sebagai segala sesuatu yang menyangkut harga diri, prilaku, dan

sikap hidup yang dapat menjaga dan menegakkan nama baik dan martabat secara pribadi maupun

secara berkelompok yang senantiasa dipertahankan. Dalam hal-hal tertentu seseorang (Lampung)

dapat mempertaruhkan apa saja (termasuk nyawanya) demi untuk mempertahankan Pi'il

Persengirinya tersebut. Selain dari itu dengan Pi'il Pesengirinya seseorang dapat berbuat sesuatu atau

tidak berbuat sesuatu, kendatipun hal itu merugikan dirinya secara materi.

Sakai Sambayan meliputi beberapa pengertian yang luas termasuk didalamnya gotong-

royong, tolong menolong, bahu-membahu, dan saling memberi sesuatu yang diperlukan bagi pihak

lain dan hal tersebut tidak terbatas pada sesuatu yang sifatnya materi saja, tetapi juga dalam arti

moril termasuk sumbangan pikiran dan sebagainya.

Nemui Nyimah berarti bermurah hati dan ramah tamah terhadap semua pihak baik

terhadap orang dalam kelompoknya maupun terhadap siapa saja pihak yang berhubungan dengan

mereka. Jadi bermurah hati dengan memberikan sesuatu yang ada padanya kepada pihak lain, juga

bermurah hati dalam bertutur kata serta sopan santun dan ramah tamah terhadap tamu mereka.

Nengah Nyappur adalah sebagai tata pergaulan masyarakat Lampung dengan kesediaan

membuka diri dalam pergaulan masyarakat umum dan berpengetahuan luas. Ikut serta dalam

berpartisipasi terhadap hal yang bersifat baik, yang dapat membawa kemajuan masyarakat sesuai

dengan perkembangan zaman.

General Illustration of Lampung Province

Lampung Dalam Angka 2010

lxi

GENERAL ILLUSTRATION OF LAMPUNG PROVINCE

1. GEOGRAPHY

Lampung Province has a total area of 35.288,35 square Kilometers including the islands

located at the most south-eastern part of Sumatera Island. Lampung Province is bordered by:

1. The Province of South Sumatera and Bengkulu to the North

2. The Sunda Strait to the South

3. The Java Sea to the East

4. The Indonesian Ocean to the West

Lampung Province with Bandar Lampung as capital city was originally a merge of twin

cities, i.e. Tanjungkarang and Telukbetung. Lampung Province has relatively large area and also

has marine potentials. The main seaports are Panjang Seaport and Bakauheni Seaport. Other

smaller seaports used by fishermen such as Pasar Ikan (Telukbetung), Tarahan and Kalianda

located at Teluk Lampung and Kota Agung at Teluk Semangka and fishing ports on the Java sea

including Labuhan Maringgai and Ketapang. In addition, Kota Menggala is also visited by fishing

boats along the river of Way Tulang bawang. Also, there is the Seaport of Krui which is located on

the Indonesian ocean. The main airport is Radin Inten II which was used to be called Branti, 28 km

from the capital and located on the way to Kotabumi. There is also an Air Force base which is

located at Menggala (Astra Ksetra).

Geographically, Lampung Province is located on :

East-West is between : - 103 o

40' - 105o

50' East Longitude

North-South is between

: - 3 o

45' - 6 o

45 ' South Latitude

2. TOPOGRAPHY

Lampung can be devided into five types of topographical zone:

- Hilly and mountainous

- Rolling hills

- Alluvial land

- Tidal marsh land

- River Basins

Gambaran Umum Daerah Lampung

lxii

Lampung Dalam Angka 2010

2.1. Hilly and Mountainous

Mountain slopes are steep and rugged, with angles of 25% and a height of 300 M above sea

level. This area includes Bukit Barisan montain range that has a lot of bulge which is the

peaks of Tanggamus Mountain, Pasawaran Mountain, and Rajabasa Mountains. The latter

one is located near Kalianda with a height of 1500 M above sea level. The other peaks are

Pugung, Pesagi and Sekincau, in the Northern part of this mountain range which is usually

covered by primary and secondary forest vegetation.

2.2. Rolling Hills

The special feature of this area is low hills with narrow flat land with slope between 8% - 15%

and their height is about 300 M - 500 M above sea level.

This area is bordered by the mountainous region and the alluvial land. The vegetation which

grows in this area are such as Coffee, cloves, pepper and food crop such as Paddy, Maize and

vegetable. This topographical zone includes area of Kedaton in Bandar Lampung

Municipality, Gedong Tataan in Lampung Selatan Regency , Sukoharjo, Pulau Panggung in

Tanggamus Regency and Kalirejo, Bangun Rejo in Lampung Tengah Regency.

2.3. Alluvial land

This land covers a broad area, including Central Lampung Recency which is right up to the

eastern coast of Lampung and also the downstream area of several rivers such as Way

Sekampung, Way Tulang Bawang and way Mesuji. Their height is about 25-75 M with slopes

between 0% - 3%.

Along the west coast parallel with Bukit Barisan is also alluvial land

2.4. Tidal Marsh land

The tidal marshes are on the eastern coast, with a heigth of 1/2 - 1 M above sea level

according to the tides of the sea

2.5. River Basins

Lampung has five main river basins, as follows :

- Tulang Bawang river basin

- Seputih river basin

- Sekampung river basin

- Semangka river basin

- Way Mesuji river basin

2.5.1. Tulang Bawang river basin

In the area of this river basin, there is Tulang Bawang and its tributaries forming a

river current dendritic. The river basin area is about 10 150 KM2

, the length is 371

General Illustration of Lampung Province

Lampung Dalam Angka 2010

lxiii

Km and it has 11 tributary Rivers, so that the density and frequency of current can

be calculated as follows:

371
- Density of current = ———— = 0.04
10,150

11
- Frequency of Current = ——— = 0.0011
10,150

2.5.2. Seputih River Basin

Area of river basin ..............................................

7,550 Km2

The total length of River .....................................

581 Km

Total number of River's tributaries ....................

8

Density of current ...............................................

0.08

Frequency of Current .........................................

0.0011

2.5.3. Sekampung River Basin

Area of river basin ..............................................

5,675 Km2

The total length of River .....................................

672 Km

Total number of River's tributaries ....................

8

Density of current ...............................................

0.12

Frequency of Current .........................................

0.0014

2.5.4. Semangka River Basin

Area of river basin ..............................................

1,525 Km2

The total length of River .....................................

390 Km

Total number of River's tributaries ....................

11

Density of current ...............................................

0.26

Frequency of Current .........................................

0.0072

2.5.5. Way Mesuji River Basin

Area of river basin ..............................................

800 Km2

The total length of River .....................................

148 Km

Total number of River's tributaries ....................

2

Density of current ...............................................

0.18

Frequency of Current .........................................

0.0025

Gambaran Umum Daerah Lampung

lxiv

Lampung Dalam Angka 2010

3. G E O L O G Y

Western ridge of Lampung is part of Bukit Barisan mountain range which is Geanticlinal and

Sinclinal to the east. This part of the mountains from the cretaceous age, underwent deformation

process during tertier age to form a fault. This process generates a geological phenomenon like long

Semangka fault along the river of Way Semangka and gulf of Semangka and oval-shaped volcanoes

(Tanggamus, Rindingan, Rebang surround it). Tectonic depressions such as the valleys of Suoh,

Gedong Suriam and Way Lima which were covered by Volcanic sedimentation from the fisuves

ecruption. The North Sediment in strata layer underwent folding process in peistosin age and

created oil in four Palembang strata.

To the east, the sediment strata generally covered by massam tuffa sediment as a result

of volcanic dust in Bukit Barisan (Peistosin Age) forming a plain land in East Lampung.

The Palembang strata in Lampung area, such as Menggala, Kotabumi and Sukadana are

identified by massam tuffa sediment, and indicating that there is petroleum deposits.

Sukadana Bosalt, a plateau, was the result of an eruption that is happened in the Holazin

age. This plateau was not smooth, some was covered by alluvial sediment, like volcanic sand

resulted from volcanic dust. the data on mineral deposits in Lampung are not available yet, so that

the potential of mineral deposits is not much known.

From the Literature and Geological Map of Lampung, the existence of mineral deposits

can be summarized as follows :

- O i l

Oil which can be found in the Palembang strata is in the North East of Lampung Province, such

as Menggala, Kotabumi and Sukadana.

Studies have been done by Pertamina but potential resources are not yet clear. Oil probably, can

be found off shore of East Lampung.

- Uranium

Uranium deposits can be found in many granite slopes, such as the Arahan Hill south-west of

Way Semangka, Gedong Surian, Bukit Semuang and Bukit Lematang at East of Telukbetung and

also Tabuhan island.

Study of uranium potential are conducted by the Directorate of Geology Bandung and the Atomic

Energy Committe of Jakarta.

General Illustration of Lampung Province

Lampung Dalam Angka 2010

lxv

- Brown Coal

Deposits of brown coal are found in the sediment stratum and formation of old Endesit, that is at

the upper stream of Way Tulang Bawang and Way Pedada rivers.

- Iron Minerals

The iron deposits and other minerals containing iron are formed as a result of hydrothermal

procceses at plateau of Sukadana Bosalt near east of Sukadana and near Labuhan Maringgai.

- Gold and Silver

Gold and Silver are found in the granite plain South west of Way Semangka and in Way Rilau

and Pemirahan to the west of the Indonesian ocean.

- Marble

Pualam stone and marble are found at the upper stream of Way Rilau, to the west of Way

Semangka, Bukit Arakan and Way Pemerihan.

- Hot Water and Natural Gas

The resources of hot water are obtained due to the volcanic activity. It contains H2S and CO2

which are located at Lembah Suoh, Way Giham, Natar and Way Ngarip, near Kota Agung and

also in Way Muli near Kalianda.

The temperature range from 40o

to 50 o

centigrade, while in Suoh the temperature can reach up to

95o

centigrade.

Natural gas is found in Suoh and sufficiently to be exploited.

4. CLIMATOLOGI

4.1. W i n d s

Lampung is located below the equator at 5o

south latitude. It has a tropical humid climate

with damp sea winds from the Indonesian Ocean from two directions every year.

The two directions are :

1. November-March, the wind blow from the West and North West.

2. July-August, the wind blow from the East and South East.

The average velocity is about 2 to 3 knot.

4.2. Temperature

Gambaran Umum Daerah Lampung

lxvi

Lampung Dalam Angka 2010

Average of lowest temperature at Lampung Province between 21.8 0

C on August 2009 to 23.9

0
C on December 2008. Average of highest temperatur between 30.9 0

C to 33.8 0

C.

4.3. H u m i d i t y

The average humidity at the meteorological station is about 72 % - 83 %, highest Average

humidity is on June 2009.

5. GOVERNMENT ADMINISTRATION

Prior to March 18, 1964, Lampung was only regency that belonged to Sumatera Selatan

Province. However, after the Government issued the Government Regulation in lieu of law (Perpu),

Number 3 year 1964, and then it became a Law of Number 14 Year 1964, Lampung regency became

a Province with its capital was Tanjungkarang-Telukbetung.

Commencing on June 17, 1983 that was after the local government regulation Number 24 Year 1983

was issued, the capital city of Lampung Province has change its name to Bandar Lampung.

According to the administrative system The Province of Lampung is divided into ten

Regencies as follows :

1. Lampung Barat Regency with its capital Liwa has an area of 4.950,40 Km2

and consists of 17

districts.

2. Tanggamus Regency with its capital Kota Agung has an area of 3.356,61 Km2

and consists of

20 districts.

3. Lampung Selatan Regency with its capital Kalianda has an area of 2.007,01 Km2

and consist

of 17 districts.

4. Lampung Timur Regency with its capital Sukadana has an area of 4.337,89 Km2

and consists

of 24 districts.

5. Lampung Tengah Regency with its capital Gunung Sugih has an area of 4.789,82 Km2

and

consists of 28 districts.

6. Lampung Utara Regency with its capital Kotabumi has an area of 2.725,63 Km2

and consists

of 23 districts.

7. Way Kanan Regency with its capital Blambangan Umpu has an area of 3.921,63 Km2

and

consists of 14 districts.

8. Tulangbawang Regency with its capital Menggala has an area of 7.770,84 Km2

and consists

of 15 districts.

General Illustration of Lampung Province

Lampung Dalam Angka 2010

lxvii

9. Pesawaran Regency with its capital Gedong Tataan has an area of 1.173,77 Km2

and consists

of 7 districts.

10. Pringsewu Regency with its capital Pringsewu has an area of 1.173,77 Km2

and consists of 8

districts.

11. Mesujin Regency with its capital Mesuji has an area of 1.173,77 Km2

and consists of 7

districts.

12. Tulang Bawang Barat Regency with its capital Panaragan Jaya has an area of 1.173,77 Km2

and consists of 8 districts.

13. Bandar Lampung Municipality has an area of 192,96 Km2

, consist of 13 districts.

14. Metro Municipality has an area of 61,79 Km2

, consist of 5 districts.

Since the establishment of Lampung Province, it has been ruled out by eight governors, and

they are:

1. Koesno Danu Upoyo

: Governor, 1964 - 1966.

2. Hi. Zainal Abidin Pagar Alam

: Governor, 1966 - 1972

3. R. Sutiyoso

: Governor, 1972 - 1978

4. Yasir Hadibroto

: Governor, 1978 -1988

5. Poedjono Pranyoto

: Governor, 1988 - 1998

6. Drs. O e m a r s o n o

: Governor, 1998 - 2002

7. Hari Sabarno

:The Minister of Home affairs Acting as the

Governmental Builder and Organizer of Lampung

Region, 2002-2004

8. Drs. Hi. Sjachroeddin ZP, SH

: Governor, 2004 - 2008

9. Drs. Syamsurya Ryacudu

: Governor, 2008 - 2009

10. Drs. Hi. Sjachroeddin ZP, SH

: Governor, 2009 - now

The official that has occupied as vice governors position were as follows:

1. Drs. A SUBKI HARUN

: Vice governor since 1984 until 1988

2. Drs. MAN HASAN

: Vice governor since 1989 until 1993

3. Drs. SUWARDI RAMLI

: Government Division vice governor snce 1994

until 1998

Gambaran Umum Daerah Lampung

lxviii

Lampung Dalam Angka 2010

4. Drs OEMARSONO

: Economics and Development vice governor since

1994 until 1998

5. Drs. SYAMSURYA RYACUDU

: Vice governor, 2004 – 2008

6. Ir. MS. JOKO UMAR SAID, MM

:Vice governor, 2009 - now

The Lampung Province Local Government has issues local government Law No. 09 year

2007 about the local government secretary Organization and work system also the parliamentary

secretary of Lampung Province.

In the local government Law Number 15 year 2000 the local government Secretary Organization

Structure Consist of :

(1). Regional Secretary, hierarchically is assisted by number of assistants, bureau, sections and sub

sections.

(2). The Regional Secretary assistants are:

a. First assistants Regional Secretary, coordinates the tasks in Government section.

b. Second assistants Regional Secretary, coordinates the tasks in the Development

Economic.

c. Third assistants Regional Secretary, coordinates the tasks in the Social Prosperity section.

d. Fourth assistants Regional Secretary, coordinates the tasks in the Administration and

General section.

Apart from the one that has been established, the Regional Government also confirm the

local government regulation No. 16, 2000 about Lampung Province Regional Technical Institution

Formation that consist of 8 board and 3 office, also Regional No.17, 2000 about organisation and

Lampung Province Official work system that consist of 19 office.

6. POPULATION

The total number of population in Lampung Province based on the 1961, 1971, 1980,

1990 and 2000 Population census is 1,667,511; 2,775,695; 4,624,785; 6,015,803 and 6.659.869

respectively. The average rate of population growth during the period 1971-1980 was 5,77 percent

and during the period 1980-1990 had declined to 2,67 percent. The period 1990-2000 was 1,01

General Illustration of Lampung Province

Lampung Dalam Angka 2010

lxix

percent. When the average rate of population growth was provincially compared, it turns out that

Lampung has the highest rate of Population growth in Indonesia.

The total number of population of Lampung in 2000 was 6.659.869 with the average

population density by regency/Municipality is as follows : 74 person per square kilometers for

Lampung Barat, 239 for Tanggamus, 356 for Lampung Selatan, 200 for Lampung Timur, 218 for

Lampung Tengah,195 for Lampung Utara, 91 for Way Kanan, 89 for Tulangbawang, 3.851 for

Bandar Lampung and finally 1.917 for Metro Municipality.

7. A BRIEF NOTE OF LAMPUNG TRADITION

The native inhabitants of Lampung, has its own Customary law. The Customary law in

one community would differ from other community. Those kinds of community spread all over the

places in Lampung. In general, that community can be grouped into two major groups, namely

"Peminggir" who live along the coastal area such as Krui, Ranau Komering, Kayu Agung, and

"Pepadun" who live inland of Lampung. The latter consists of native inhabitants such as Abung

(Abung Siwo Migo), Pubian (Pubian Telu Suku), Menggala/Tulang Bawang (Migo Pak), and Buay

Lima.

Traditional ceremonies are commonly characterized by weddings ceremony which is conducted

according to the tradition customs and Islamic traditions adapted to their own customs and style.

The customs and weddings ceremony of the Pepadun are generally seen in "Jujur" weddings, and

based on the Patrilineal line which is distinguished by giving some money to the bride in order to

prepare "Sesan" such as household appliances.

This "Sesan" will be given to the bridegroom family during wedding ceremony and it is

also as a formal ceremony in which the bride is handed over to the bridegroom's family, meaning

that traditionally the relation between the bride and her parent has been closed.

This wedding ceremony is similar to the customs of Hibal Serba, Bumbang Aji, Ittar Padang, Ittar

Manom (Cakak Manuk) and Sebambangan.

In many ways genealogical characteristic is very dominant in Lampung social pattern as it involves

a traditional law based on legal relationships as well as on blood relationships.

The principles of daily life in Lampung society are distinctive and revealed in five

principles as follows :

Gambaran Umum Daerah Lampung

lxx

Lampung Dalam Angka 2010

1. Pi'il Pesengiri (self-esteem)

2. Sakai Sambayan (unity and cooperation)

3. Nemui Nyimah (charity)

4. Nengah Nyappur (openness)

5. Bejuluk Beadek (honorary name)

"Pi'il Pesengiri" is all that concerns self esteem and behaviour. It is a means of

preserving self esteem and status privately as well as collectively. The Lampung will sacrifice

everything (including their lives) to defend their Pi'il Pesengiri. On the other hand, by applying Pi'il

Pesengiri, one can do anything, eventhough this can bring a negative material effect.

"Sakai Sambayan" consist of actions and ideas based on mutual assistance. "Shoulder to

shoulder" and this is not merely limited to the material meaning, but includes spiritual values of

unity.

"Nemui Nyimah" means being kind hearted and friendly to everybody in thought deed

and polite to guests.

"Nengah Nyappur" is the part of the culture that strives to improve and change for the

good of the individual and society.

"Bejuluk Beadek" is based on the "Titei Gemattei" which has been inherited from generations long

ago. The basic decision making process that obeyed (Titei Gematei) including, that is, a nick-name

for anyone who is not married (Bejuluk) and after marriage a granting of Adek (Beadek) in the

course of a certain traditional ceremony.

Brief History of Lampung Province

Lampung Dalam Angka 2010

lxxi

SEJARAH SINGKAT PROVINSI LAMPUNG

Disadur dari "Lampung pada abad XVII"
tulisan Drs. A.S. Wibowo.

Provinsi Lampung lahir pada tanggal 18 Maret 1964 dengan ditetapkannya Peraturan

Pemerintah Nomor 3/1964 yang kemudian menjadi Undang-undang Nomor 14 tahun 1964.

Sebelum itu Provinsi Lampung merupakan Karesidenan yang tergabung dengan Provinsi Sumatera

Selatan.

Kendatipun Provinsi Lampung sebelum tanggal 18 maret 1964 tersebut secara

administratif masih merupakan bagian dari Provinsi Sumatera Selatan, namun daerah ini jauh

sebelum Indonesia merdeka memang telah menunjukkan potensi yang sangat besar serta corak

warna kebudayaan tersendiri yang dapat menambah khasanah adat budaya di Nusantara yang

tercinta ini. Oleh karena itu pada zaman VOC daerah Lampung tidak terlepas dari incaran

penjajahan Belanda.

Tatkala Banten dibawah pimpinan Sultan Agung Tirtayasa (1651-1683) Banten

berhasil menjadi pusat perdagangan yang dapat menyaingi VOC di perairan Jawa, Sumatra dan

Maluku. Sultan Agung ini dalam upaya meluaskan wilayah kekuasaan Banten mendapat hambatan

karena dihalang-halangi VOC yang bercokol di Batavia. Putra Sultan Agung Tirtayasa yang

bernama Sultan Haji diserahi tugas untuk menggantikan kedudukan mahkota kesultanan Banten.

Dengan kejayaan Sultan Banten pada saat itu tentu saja tidak menyenangkan VOC, oleh

karenanya VOC selalu berusaha untuk menguasai kesultanan Banten. Usaha VOC ini berhasil

dengan jalan membujuk Sultan Haji sehingga berselisih paham dengan ayahnya Sultan Agung

Tirtayasa. Dalam perlawanan menghadapi ayahnya sendiri, Sultan Haji meminta bantuan VOC dan

sebagai imbalannya Sultan Haji akan menyerahkan penguasaan atas daerah Lampung kepada VOC.

Akhirnya pada tanggal 7 April 1682 Sultan Agung Tirtayasa disingkirkan dan Sultan Haji

Dinobatkan menjadi Sultan Banten.

Dari perundingan-perundingan antara VOC dengan Sultan Haji menghasilkan sebuah

piagam dari Sultan Haji tertanggal 27 Agustus 1682 yang isinya antara lain menyebutkan bahwa

sejak saat itu pengawasan perdagangan rempah-rempah atas daerah Lampung diserahkan oleh

Sultan Banten kepada VOC yang sekaligus memperoleh monopoli perdagangan di daerah Lampung.

Pada tanggal 29 Agustus 1682 iring-iringan armada VOC dan Banten membuang sauh di

Tanjung Tiram. Armada ini dipimpin oleh Vander Schuur dengan membawa surat mandat dari

Sejarah Singkat Provinsi Lampung

lxxii

Lampung Dalam Angka 2010

Sultan Haji dan ia mewakili Sultan Banten. Ekspedisi Vander Schuur yang pertama ini ternyata

tidak berhasil dan ia tidak mendapatkan lada yag dicari-carinya. Agaknya perdagangan langsung

antara VOC dengan Lampung yang dirintisnya mengalami kegagalan, karena ternyata tidak semua

penguasa di Lampung langsung tunduk begitu saja kepada kekuasaan Sultan Haji yang bersekutu

dengan kompeni, tetapi banyak yang masih mengakui Sultan Agung Tirtayasa sebagai Sultan

Banten dan menganggap kompeni tetap sebagai musuh.

Sementara itu timbul keragu-raguan dari VOC apakah benar Lampung berada dibawah

Kekuasaan Sultan Banten, kemudian baru diketahui bahwa penguasaan Banten atas Lampung tidak

mutlak.

Penempatan wakil-wakil Sultan Banten di Lampung yang disebut "Jenang" atau kadang-

kadang disebut Gubernur hanyalah dalam mengurus kepentingan perdagangan hasil bumi (lada).

Sedangkan penguasa-penguasa Lampung asli yang terpencar-pencar pada tiap-tiap desa

atau kota yang disebut "Adipati" secara hirarkis tidak berada dibawah koordinasi penguasaan

Jenang/ Gubernur. Jadi penguasaan Sultan Banten atas Lampung adalah dalam hal garis pantai saja

dalam rangka menguasai monopoli arus keluarnya hasil-hasil bumi terutama lada, dengan demikian

jelas hubungan Banten-Lampung adalah dalam hubungan saling membutuhkan satu dengan lainnya.

Selanjutnya pada masa Raffles berkuasa pada tahun 1811 ia menduduki daerah

Semangka dan tidak mau melepaskan daerah Lampung kepada Belanda karena Raffles beranggapan

bahwa Lampung bukanlah jajahan Belanda. Namun setelah Raffles meninggalkan Lampung baru

kemudian tahun 1829 ditunjuk Residen Belanda untuk Lampung.

Dalam pada itu sejak tahun 1817 posisi Radin Inten semakin kuat, dan oleh karena itu Belanda

merasa khawatir dan mengirimkan ekspedisi kecil di pimpin oleh Assisten Residen Krusemen yang

menghasilkan persetujuan bahwa :

1. Radin Inten memperoleh bantuan keuangan dari Belanda sebesar f. 1.200 setahun.

2. Kedua saudara Radin Inten masing-masing akan memperoleh bantuan pula sebesar f. 600 tiap

tahun.

3. Radin Inten tidak diperkenankan meluaskan lagi wilayah selain dari desa-desa yang sampai saat

itu berada dibawah pengaruhnya.

Tetapi persetujuan itu tidak pernah dipatuhi oleh Radin Inten dan ia tetap melakukan perlawanan-

perlawanan terhadap Belanda.

Brief History of Lampung Province

Lampung Dalam Angka 2010

lxxiii

Oleh karena itu pada tahun 1825 Belanda memerintahkan Leliever untuk menangkap

Radin Inten, namun dengan cerdik Radin Inten dapat menyerbu benteng Belanda dan membunuh

Liliever dan anak buahnya. Akan tetapi karena pada saat itu Belanda sedang menghadapi perang

Diponegoro (1825 - 1830), maka Belanda tidak dapat berbuat apa-apa terhadap peristiwa itu. Tahun

1825 Radin Inten meninggal dunia dan digantikan oleh Putranya Radin Imba Kusuma.

Setelah Perang Diponegoro selesai pada tahun 1830 Belanda menyerbu Radin Imba

Kusuma di daerah Semangka, kemudian pada tahun 1833 Belanda menyerbu benteng Radin Imba

Kusuma, tetapi tidak berhasil mendudukinya. Baru pada tahun 1834 setelah Asisten Residen diganti

oleh perwira militer Belanda dan dengan kekuasaan penuh, maka Benteng Radin Imba Kusuma

berhasil dikuasai.

Radin Imba Kusuma menyingkir ke daerah Lingga, namun penduduk daerah Lingga ini

menangkapnya dan menyerahkan kepada Belanda. Radin Imba Kusuma kemudian di buang ke

Pulau Timor.

Dalam pada itu rakyat dipedalaman tetap melakukan perlawanan, "Jalan Halus" dari

Belanda dengan memberikan hadiah-hadiah kepada pemimpin-pemimpin perlawanan rakyat

Lampung ternyata tidak membawa hasil. Belanda tetap merasa tidak aman, sehingga Belanda

membentuk tentara sewaan yang terdiri dari orang-orang Lampung sendiri untuk melindungi

kepentingan-kepentingan Belanda di daerah Telukbetung dan sekitarnya. Perlawanan rakyat yang

digerakkan oleh putra Radin Imba Kusuma sendiri yang bernama Radin Inten II tetap berlangsung

terus, sampai akhirnya Radin Inten II ini ditangkap dan dibunuh oleh tentara-tentara Belanda yang

khusus didatangkan dari Batavia.

Sejak itu Belanda mulai leluasa menancapkan kakinya di daerah Lampung. Perkebunan

mulai dikembangkan yaitu penanaman kaitsyuk, tembakau, kopi, karet dan kelapa sawit.

Untuk kepentingan-kepentingan pengangkutan hasil-hasil perkebunan itu maka tahun 1913

dibangun jalan kereta api dari Telukbetung menuju Palembang.

Hingga menjelang Indonesia merdeka tanggal 17 Agustus 1945 dan periode perjuangan

fisik setelah itu, putra Lampung tidak ketinggalan ikut terlibat dan merasakan betapa pahitnya per-

juangan melawan penindasan penjajah yang silih berganti. Sehingga pada akhirnya sebagai mana

dikemukakan pada awal uraian ini pada tahun 1964 Keresidenan Lampung ditingkatkan menjadi

Daerah Tingkat I Provinsi Lampung.

Sejarah Singkat Provinsi Lampung

lxxiv

Lampung Dalam Angka 2010

BRIEF HISTORY OF LAMPUNG PROVINCE

Rewrite from "LAMPUNG PADA ABAD XVII"
by Drs. A.S. WIBOWO

Lampung Province came into being on March 18 th, 1964 under Law Number 14, 1964.

Lampung Province was Previously a Regency of South Sumatera.

Although Lampung Province before March 18th, 1964 was administratively still a part

of South Sumatera, but far before Indonesian independence, this territory had known having great

potential of its own characteristic culture which reflected the richness of traditional culture in the

Indonesian Archipelago. Therefore, Lampung area was an attracted area to be Colonialized by the

Dutch.

When Banten was rulled by Sultan Agung Tirtayasa (1651 - 1683), it was the basis for

the central business which became the rival of the VOC in Java, Sumatera and Maluku territories.

Banten had some obstacles to expand its territory because the VOC in Batavia blocked them. Sultan

Agung Tirtayasa's son, Sultan Haji, was assigned to reign Banten Sultanate.

At that time the wealth and influence of the Banten Sultanate, of course, did not please

the VOC. The VOC always tried to control the Banten Sultanate. This effort was finally succesfull by

flattering Sultan Haji and finally he quarreled with his father, Sultan Agung Tirtayasa. For his

rebellion to attact his father, Sultan Haji request the support of VOC and as the reward he gave

Lampung to the VOC. At last, on April,7th 1682 Sultan Agung Tirtayasa stepped aside and Sultan

Haji became Sultan of Banten.

The agreement between the VOC and Sultan Haji resulted in a charter from Sultan Haji

on August 27 th, 1682. It mentioned that from that time the control of the spice trade in Lampung

region was granted to the VOC by the Sultan of Banten. At the same time they got the monopoly for

trade at Lampung territory.

On August 29 th, 1682, a fleet of the VOC and Banten navy landed at Tanjung Tiram.

These troops were lead by Van Der Schuur bringing a mandate letter from Sultan Haji. He was

accompanied by Pangeran Nata Negara and Arya Wangsa Yudha representing the Sultan of Banten.

The first expedition was not succesfull, and he did not get any pepper that he was looking for. In fact

not all the administrators in Lampung were loyal to Sultan Haji's yuthority, who had joined with the

VOC. There were still a lot of people who considered VOC as enemy.

Brief History of Lampung Province

Lampung Dalam Angka 2010

lxxv

In the mean time, VOC also seemed uncertain about the reality of the Sultan of Banten's

authority in Lampung. It became obvious when Banten authority over Lampung was not absolute.

The representative of Sultan of Banten in Lampung, who was called "Jenang" or "Gubernur" were

assigned to take care of trading crops pepper only.

The Lampungnese authorities who were posted in every village or Town, were called

"Adipati". They were not under "Jenang/Gubernur" authority coordination. The Sultan of Banten's

authority in Lampung was only to get a framework to govern the monopoly of crops like pepper, so

it is clear that the relation between Banten and Lampung was merely for mutual benefit.

In 1811, when Raffles was in authority, he also setled in Semangka region. He would not

hand over Lampung area to the Dutch, because he considered that Lampung was not under the

Dutch. After Raffles left Lampung, in 1829, a Resident of Lampung was elected.

After 1817 the position of Radin Inten became stronger. Therefore the Dutch felt anxious

and sent a small expedition which was commanded by Krusemen, a Resident assistant, and

resulting an agreement as follows :

1. Radin Inten obtained financial support from the Dutch, about f. 1 200 every year.

2. Each of Radin Inten two brothers would get financial support too, to the amount of f. 600 every

year.

3. Radin Inten was not allowed to expand his teritory, except those villages which had been

already under his influence.

However Radin Inten never obeyed the agreement and opposed the Dutch.

In 1825, therefore, the Dutch ordered Leliever to capture Radin Inten. But Radin Inten

cleverly attacted the Dutch quickly and he was able to kill Leliever and his troops. Since the Dutch

were busy with Diponegoro war (1825 - 1830), so they could not do much to Radin Inten. In 1825

Radin Inten passed away and was succeeded by his son Radin Imba Kusuma.

The Diponegoro war ended in 1830, then in 1833 the Dutch attacted Radin Imba

Kusuma in Semangka and he was exiled to Timor.

The Dutch still felt unsafe because the Lampungnese againts them, so they formed mercenary army

of soldier who were from Lampung to protect their interests in Telukbetung and the surrounding

area.

Sejarah Singkat Provinsi Lampung

lxxvi

Lampung Dalam Angka 2010

People opposition lead by Radin Imba Kusuma's son, Radin Inten II, arose continuously

and finally Radin Inten II was captured and killed by Dutch Soldiers who were sent especially from

Batavia.

From that time the Dutch were free to live in Lampung area. Plantation such as kaitsyuk,

tobacco, coffee, rubber and palm were established.

In 1913, railway was built from Telukbetung to Palembang to send those estate products.

Up until Indonesian independece on August, 17th

1945 and period of revolution, the

Lampungnese always participate against the colonizers. Finally as mentioned above, in 1964

Lampung Regency was established as Lampung Province.

Explanatory Notes

Lampung Dalam Angka 2010

lxxvii

PENJELASAN UMUM /

EXPLANATORY NOTES

Tanda-tanda, satuan-satuan dan lain-lain yang digunakan dalam publikasi ini, adalah sebagai
berikut:

Symbols measurement unit and other acronyms which are used in this publication are as follows:

TANDA-TANDA / Symbols

Data belum tersedia / Data not yet available ......................................................................... : …
Data tidak tersedia / Data not available ................................................................................. : -
Data dapat diabaikan / Data negligible .................................................................................. : 0
Tanda Desimal / Decimal point .............................................................................................. : ,
Angka Sementara / Preliminary figures ................................................................................. : x)
Angka sangat sementara / Very Preliminary Figures ............................................................ : xx)
Angka diperbaiki / Revised figures ......................................................................................... : r)
Angka perkiraan / Estimated figures ...................................................................................... : e)

SATUAN / Units

Meter (m) / Metres (m) ....................................................................... : 1.000 milimeter (mm)
Kilometer (Km) / Kilometres (Km) .................................................... : 1.000 meter (m)
Hektar (Ha) / Hectare (Ha) ................................................................. : 10.000 meter persegi (m2

)

Kwintal (kw) / Quintal (ql) ................................................................. : 100 kg
Ton / Tonage ....................................................................................... : 1.000 kg
Satuan lain : buah, butir, pucuk/helai/lembar, hari, orang, ekor, pulsa, rupiah, penerbangan,
persen (%), derajat Celcius (0

C), Dolar Amerika (US $).

Other units: unit, number, pieces, day, person, head, pulsa, rupiahs, lines, percent (%), derajat
Celcius (0

C), Dollar Amerika (US $).

KODE KLASIFIKASI INDUSTRI / Industrial Classification Code

151

Pengolahan dan pengawetan daging, ikan, buah-buahan, sayuran,minyak dan lemak /

Processing and preserving of meat, fish, fruits, vegetables, cooking oil and fat

153

Penggilingan padi-padian, tepung dan makanan ternak / Grain mill products, flour and
animal feed

154

Makanan lainnya / Other food

155

Minuman / Beverages

160

Pengolahan tembakau / Processed tobacco

171

Pemintalan, pertenunan, pengelohan akhir tekstil / Spinning, weaving and finishing of
textile

181

Pakaian jadi kecuali untuk pakaian jadi berbulu / wearing apparels, except wearing
apparels made of fur

Penjelasan Umum

Lampung Dalam Angka 2010

lxxviii

201

Penggergajian dan pengawetan kayu / Sawing and preserving of wood

202

Barang-barang dari kayu dan barang-barang anyaman / Goods made from wood and plaits

221

Penerbitan / Publishing

241

Bahan kimia industri / Industrial chemicals

242

Bahan-bahan kimia lainnya / Other chemicals

251

Karet dan barang dari karet / Rubber and goods made from rubber

252

Barang dari plastik / Plastic products

262

Barang-barang dari porselin / Glass and goos made from glass

264

Semen,kapur dan gips / Cements, lime plaster and gips

265

Barang-barang dari batu / Goods made from stones

273

Pengecoran logam / Metal smelting

281

Barang-barang logam siap pasang untuk bangunan, pembuatan tangki dan generator uap /

Fabricated structural metal products, tanks and pressure vessels

289

Barang logam lainnya dan kegiatan jasa pembuatan barang-barang dari logam / Other metal
products and services of metallic products processing

291

Mesin-mesin umum / General prupose machineries

292

Mesin-mesin untuk keperluan khusus / Special purpose machineries

342

Karoseri kendaraan bermotor roda empat atau lebih / Motor vehicles bodies

359

Alat angkut lainnya / Other transport equipments

361

Furnitur / Furniture

369

Pengolahan lainnya / Other processing

Geographical Situation

Geographical Situation

Lampung Dalam Angka 2010

3

I. KEADAAN GEOGRAFI

Secara geografis Provinsi Lampung terletak pada 103o

40' sampai

105o

50' Bujur Timur dan 6o

45' sampai 3o

45' Lintang Selatan, di sebelah Utara

berbatasan dengan Provinsi Sumatera Selatan dan Bengkulu, sebelah Selatan

berbatasan dengan Selat Sunda, Laut Jawa di sebelah Timur dan Samudera

Indonesia di sebelah Barat.

Luas wilayah Provinsi Lampung tercatat 3.528.835 Ha. Kabupaten

Lampung Barat merupakan kabupaten terluas (495.040 Ha), sedangkan

wilayah terkecil adalah Kota Metro (6.179 Ha). Kawasan bagian Barat

Provinsi Lampung merupakan daerah pegunungan sebagai rangkaian dari

Bukit Barisan. Tercatat tiga buah gunung yang tingginya lebih dari 2000 m

dari permukaan laut, yaitu Gunung Pesagi di Kabupaten Lampung Barat

dengan ketinggian 2.239 m, Gunung Tanggamus dengan tinggi 2.102 m

terletak di Kabupaten Tanggamus dan Gunung Tangkit Tebak dengan tinggi

2.115 m terletak di Kabupaten Lampung Utara.

Berdasarkan data dari Badan Pertanahan Nasional, Provinsi Lampung

memiliki lebih dari 150 pulau baik pulau besar maupun pulau kecil. Pulau-

pulau tersebut merupakan potensi yang dapat dikembangkan untuk

meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung.

Berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum, Provinsi Lampung

memiliki lima daerah River Basin yaitu River Basin Tulang Bawang, River

Basin Mesuji, River Basin Seputih, River Basin Sekampung dan River Basin

Semangka. Sungai dan anak sungai tersebut merupakan potensi yang dapat

dimanfaatkan dan dijaga kelestariannya.

Keadaan Geografi

4

Lampung Dalam Angka 2010

I. GEOGRAPHICAL SITUATION

Geographically, Lampung is located between 1030

40’ and 1050

50’

east longitude, and from 60

45’ to 30

45’ south latitude. The nothern boundary

of Lampung is Sumatera Selatan and Bengkulu, the southern boundary is

Sunda Strait, the eastern boundary is Java Sea and the western boundary is

Indonesia Ocean.

Lampung has a total area of 3,528,835 hectare. Lampung Barat has

the largest area in Lampung province (495,040 hectare). In contrast, Metro

has the smallest area (6,179 hectare).

The western part of Lampung Province is a mountainous region,

known as “Bukit Barisan” mountain range. There are three mounts with a

height of more than 2000 metres above sea level, namely Pesagi Mountain

located in Lampung Barat (2,239 metres), Tanggamus Mountain located in

Tanggamus (2,102 metres) and Tangkit Tebak Mountain located in Lampung

Utara (2,115 metres).

Based on data from the National Land Agency, Lampung Province

has more than 150 islands, both large and small islands. These Islands is a

potential that can be developed to improve the welfare of the people of

Lampung.

Based on data from Public Work service, Lampung Province has five

river basin namely Tulang Bawang river basin, Mesuji river basin, Seputih

river basin, Sekampung river basin and Semangka river basin. River and

Streams is a potential that can be utilized and preserved.

Grafik 1.1. Provinsi Lampung menurut Kabupaten/Kota
Figure Tahun 2009

Lampung Province by Regency/Municipality, 2009

Grafik 1.2. Luas Wilayah Provinsi Lampung menurut
Figure Kabupaten/Kota Tahun 2009

Area of Lampung Province by Regency/Municipality, 2009

Tabel: 1.1. Luas Wilayah, Jumlah Kecamatan dan Desa/Kelurahan
Table Provinsi Lampung menurut Kabupaten/KotaTahun 2009 (Ha)
Total Area, Number of Districts and Villages of Lampung Province
by Regency/Municipality, 2009 (Ha)

Jumlah

Jumlah

Kecamatan

Desa/Kelurahan

Number of DistrictsNumber of Villages

(1)

(2)

(3)

(4)

1. Kabupaten Lampung Barat /

495.040

17

201

Lampung Barat Regency

2. Kabupaten Tanggamus /

273.161

20

278

Tanggamus Regency

3. Kabupaten Lampung Selatan /

200.701

17

251

Lampung Selatan Regency

4. Kabupaten Lampung Timur /

433.789

24

257

Lampung Timur Regency

5. Kabupaten Lampung Tengah /

478.982

28

301

Lampung Tengah Regency

6. Kabupaten Lampung Utara /

272.563

23

247

Lampung Utara Regency

7. Kabupaten Way Kanan /

392.163

14

210

Way Kanan Regency

8. Kabupaten Tulang Bawang /

438.584

15

151

Tulang Bawang Regency

9. Kabupaten Pesawaran /

117.377

7

133

Pesawaran Regency

10. Kabupaten Pringsewu /

62.500

8

101

Pringsewu Regency

11. Kabupaten Mesuji /

218.400

7

75

Mesuji Regency

12. Kabupaten Tulang Bawang Barat /

120.100

8

79

Tulang Bawang Barat Regency

13. Kota Bandar Lampung /

19.296

13

98

Bandar Lampung Municipality

14. Kota Metro /

6.179

5

22

Metro Municipality

Jumlah / Total

3.528.835

206

2.404

Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung

Source BPS - Statistics of Lampung Province

Lampung Dalam Angka 2010

7

I. KEADAAN GEOGRAFI / GEOGRAPHICAL SITUATION

Geographical Situation

Kabupaten/Kota

Regency/Municipality

Luas

Area

Tabel: 1.2. Nama Ibukota Kabupaten/Kota dan Jarak ke Ibukota Provinsi
Table menurut Kabupaten/Kota Tahun 2009

Name of Capital of Regency/Municipality and The Distance to Capital of Province

by Regency/Municipality 2009

Nama Ibukota

Jarak Ke Ibukota

Kabupaten/Kota

Provinsi (Km)

The Capital

Distance to

of Regency/Municipality

Capital of Province

(1)

(2)

(3)

1. Kabupaten Lampung Barat /

Liwa

246,10

Lampung Barat Regency

2. Kabupaten Tanggamus /

Kota Agung

94,80

Tanggamus Regency

3. Kabupaten Lampung Selatan /

Kalianda

57,55

Lampung Selatan Regency

4. Kabupaten Lampung Timur /

Sukadana

84,00

Lampung Timur Regency

5. Kabupaten Lampung Tengah /

Gunung Sugih

59,00

Lampung Tengah Regency

6. Kabupaten Lampung Utara /

Kotabumi

115,00

Lampung Utara Regency

7. Kabupaten Way Kanan /

Blambangan Umpu

208,50

Way Kanan Regency

8. Kabupaten Tulang Bawang /

Menggala

119,00

Tulang Bawang Regency

9. Kabupaten Pesawaran /

Gedong Tataan

27,00

Pesawaran Regency

10. Kabupaten Pringsewu /

Pringsewu

41,00

Pringsewu Regency

11. Kabupaten Mesuji /

Mesuji

181,00

Mesuji Regency

12. Kabupaten Tulang Bawang Barat /

Panaragan

120,00

Tulang Bawang Barat Regency

13. Kota Bandar Lampung /

Bandar Lampung

-

Bandar Lampung Municipality

14. Kota Metro /

Metro

56,04

Metro Municipality

Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung

Source BPS - Statistics of Lampung Province

Keadaan Geografi

Lampung Dalam Angka 2010

8

Kabupaten/Kota

Regency/Municipality

Tabel : 1.3 Luas Lahan Provinsi Lampung menurut Penggunaan dan
Table Kabupaten / Kota, 2009 ( Ha )
Total Area of Lampung Province by Land Utilization and
Regency / Municipality , 2009 (Ha)

Kabupaten/Kota /

Regency/Municipality

Sawah /

Wetland

Peka-
rangan /

House
Com-
pound

Tegal/
Kebun/
Ladang/
Huma /

Fields

Sementara
Tidak
Diusahakan

Temporary
Fallow Land

Lainnya

Others

Jumlah

Total

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

1. Kabupaten Lampung Barat /

19.893

10.135

48.903

13.667

402.442495.040

Lampung Barat Regency

2. Kabupaten Tanggamus /

31.636

20.225

58.550

7.700

217.550335.661

Tanggamus Regency

3. Kabupaten Lampung Selatan /

44.847

18.104

82.811

480

54.459200.701

Lampung Selatan Regency

4. Kabupaten Lampung Timur /

58.969

28.548

91.599

781

253.892433.789

Lampung Timur Regency

5. Kabupaten Lampung Tengah /

72.692

42.839

129.109

2.106

232.236478.982

Lampung Tengah Regency

6. Kabupaten Lampung Utara /

17.291

36.289

97.627

1.133

120.223272.563

Lampung Utara Regency

7. Kabupaten Way Kanan /

18.329

26.669

104.792

19.207

223.166392.163

Way Kanan Regency

8. Kabupaten Tulang Bawang /

166.564

39.071

144.475

38.507

388.467777.084

Tulang Bawang Regency

9. Kabupaten Pesawaran /

13.121

7.364

30.382

80

66.430117.377

Pesawaran Regency

10. Kota Bandar Lampung /

1.024

8.611

2.912

860

5.889

19.296

Bandar Lampung Municipality

11. Kota Metro /

3.013

1.531

202

0

1.433

6.179

Metro Municipality

Jumlah / Total

447.379239.386

791.362

84.5211.966.1873.528.835

Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung

Source BPS - Statistics of Lampung Province

Lampung Dalam Angka 2010

9

Geographical Situation

Tabel: 1.4 Nama Beberapa Gunung dan Tingginya menurut Kabupaten/Kota
Table dan Kecamatan di Provinsi Lampung
List of Mountains and Heights by Regency/Municipality and
District in Lampung Province

Tinggi

Kecamatan

Height (M)

District

(2)

(3)

I.Kabupaten Lampung Barat/
Lampung Barat Regency

1. Gunung Seminung /

1.881

Sukau

Seminung Mountain

2. Gunung Sebabayan /

717

Pesisir Tengah

Sebabayan Mountain

3. Gunung Tampak Tunggak /

1.151

Pesisir Utara

Tampak Tunggak Mountain

4. Gunung Pugung /

1.964

Pesisir Utara

Pugung Mountain

5. Gunung Pelalawan /

1.467

Pesisir Utara

Pelalawan Mountain

6. Gunung Kawat Kerambai /

1.104

Sukau

Kawat Kerambai Mountain

7. Gunung Subhannallah /

1.623

Sumberjaya

Subhannallah Mountain

8. Gunung Beringin /

1.033

Way Tenong

Beringin Mountain

9. Gunung Pesagi /

2.239

Belalau

Pesagi Mountain

10. Gunung Tanjung Jati /

245

Belalau

Tanjung Jati Mountain

11. Gunung Sekincau /

1.718

Sekincau

Sekincau Mountain

12. Bukit Sepulang /

1.315

Balik Bukit

Sepulang Valley

13. Bukit Belirang

1.793

Belalau

Belirang Valley

14. Bukit Rigis

1.395

Sumberjaya

Rigis Valley

15. Gunung Serakukuh

1.172

Belalau

Serakukuh Mountain

16. Bukit Benatan

1.688

Sumberjaya

Benatan Valley

17. Gunung Pematang Luntau

1.362

Way Tenong

Pematang Luntau Mountain

Bersambung / To be continued. ....

Keadaan Geografi

10

Lampung Dalam Angka 2010

Nama Gunung

Name of Mountains

(1)

Lanjutan Tabel 1.4 / Continued Table 1.4

Tinggi

Kecamatan

Height (M)

District

(2)

(3)

18. Bukit Peneton

1.156

Pesisir Tengah

Benatan Valley

19. Bukit Bawang Pucung

1.042

Pesisir Selatan

Bukit Bawang Pucung Valley

II. Kabupaten Tanggamus/
Tanggamus Regency

1. Gunung Tanggamus /

2.102

Kota Agung

Tanggamus Mountain

2. Gunung Suak /

414

Cukuh Balak

Suak Mountain

3. Gunung Pemantang Halupan /

1.336

Wonosobo

Pemantang Halupan Mountain

4. Gunung Rindingan /

1.508

Pulau Panggung

Rindingan Mountain

5. Gunung Gisting

786

Gisting

Gisting Mountain

III.Kabupaten Lampung Selatan/

Lampung Selatan Regency

1. Gunung Rajabasa /

1.281

Rajabasa

Rajabasa Mountain

2. Gunung Balirang /

1.181

Rajabasa

Belerang Mountain

3. Gunung Durian Payung /

270

Rajabasa

Durian Payung Mountain

4. Gunung Kasihan /

184

Katibung

Kasihan Mountain

5. Gunung Sebesi /

844

Rajabasa

Sebesi Mountain

6. Gunung Sebuku /

356

Rajabasa

Sebuku Mountain

IV.Kabupaten Lampung Timur /

Lampung Timur Regency

1. Gunung Piku /

25

Jabung

Piku Mountain

2. Gunung Balak /

289

Sekampung Udik

Balak Mountain

3. Gunung Langkap /

288

Sekampung Udik

Langkap Mountain

Bersambung / To be continued. ....

11

Lampung Dalam Angka 2010

Geographical Situation

(1)

Nama Gunung

Name of Mountains

Lanjutan Tabel 1.4 / Continued Table 1.4

Tinggi

Kecamatan

Height (M)

District

(2)

(3)

4. Gunung Samang /

226

Labuhan Maringgai

Samang Mountain

5. Gunung Tamiang

160

Sukadana

Tamiang Mountain

6. Gunung Mirah

250

Marga Tiga

Mirah Mountain

7. Gunung Tiga

147

Bumi Agung

Tiga Mountain

8. Gunung Periki

237

Marga Tiga

Periki Mountain

9. Gunung Wana

168

Melinting

Wana Mountain

V.Kabupaten Lampung Tengah /

Lampung Tengah Regency

1. Gunung Anak /

204

Padang Ratu

Anak Mountain

2. Gunung Tangkitangan /

186

Padang Ratu

Tangkitangan Mountain

3. Gunung Tangkit Cumbi /

1.068

Pubian

Tangkit Cumbi Mountain

VI.Kabupaten Lampung Utara/

Lampung Utara Regency

1. Gunung Haji /

900

Bukit Kemuning

Haji Mountain

2. Gunung Puguk Langsat /

1.708

Sungkai Utara

Puguk Langsat Mountain

3. Gunung Ulu Sabuk /

1.713

Tanjung Raja

Ulu Sabuk Mountain

4. Gunung Tangkit Tebak /

2.115

Tanjung Raja

Tangkit Tebak Mountain

VII.Kabupaten Way Kanan /

Way Kanan Regency

1. Gunung Punggur /

1.073

Kasui

Punggur Mountain

2. Gunung Ulumayus /

789

Kasui

Ulumayus Mountain

3. Bukit Batu Duduk /

724

Banjit

Bukit Batu Duduk

Bersambung / To be continued. ....

Lampung Dalam Angka 2010

Keadaan Geografi

(1)

12

Nama Gunung

Name of Mountains

Lanjutan Tabel 1.4 / Continued Table 1.4

Nama Gunung

Tinggi

Kecamatan

Name of Mountains

Height (M)

District

(2)

(3)

4. Bukit Neki

1.491

Banjit

Neki Valley

5. Gunung Remas /

1.600

Banjit

Remas Mountain

VIIIKabupaten Pesawaran/

Pesawaran Regency

1. Gunung Legundi /

341

Padang Cermin

Legundi Mountain

2. Gunung Petar /

257

Padang Cermin

Petar Mountain

3. Gunung Minang /

617

Padang Cermin

Minang Mountain

4. Gunung Betung /

1.241

Gedong Tataan

Betung Mountain

5. Gunung Tangkit Padang Ratu /

701

Gedong Tataan

Tangkit Padang Ratu Mountain

6. Gunung Pesawaran /

662

Padang Cermin

Pesawaran Mountain

7. Gunung Ratai /

1.684

Padang Cermin

Ratai Mountain

8. Gunung Batusuluh /

26

Padang Cermin

Batusuluh Mountain

9. Gunung Tanggang /

1.168

Padang Cermin

Tanggang Mountain

10. Gunung Suak /

413

Padang Cermin

Suak Mountain

VIIIKota Bandar Lampung /

Bandar Lampung Municipality

1. Gunung Balau /

350

Tanjung Karang Timur

Balau Mountain

2. Gunung Tangkil /

292

Kemiling

Tangkil Mountain

3. Gunung Segubag /

156

Panjang

Segubag Mountain

4. Gunung Sulah /

204

Tanjung Karang Timur

Sulah Mountain

5. Gunung Ranggal /

349

Tanjung Karang Timur

Ranggal Mountain

Sumber : Badan Pertanahan Nasional Provinsi Lampung

Source National Land Board of Lampung Province

(1)

Geographical Situation

13

Lampung Dalam Angka 2010

Tabel: 1.5 Nama Beberapa Pulau dan Luasnya menurut Kabupaten/Kota
Table dan Kecamatan di Provinsi Lampung
List of Islands and Its Area by Regency/Municipality and District
in Lampung Province

Luas (Ha) Kecamatan

Area (Ha)

District

(2)

(3)

I.Kabupaten Lampung Barat/

Lampung Barat Regency
1. Batu Kecil /Batu kecil Island

36,98 Bengkunat Belimbing

2. Pisang / Pisang Island

150,00

Pesisir Utara

3. Batugurih / Batugurih Island

-

Pesisir Utara

II.Kabupaten Tanggamus/

Tanggamus Regency
1. Balak / Balak Island

32,00

Cukuh Balak

2. Hiu / Hiu Island

20,00

Kelumbayan

3. Batuhakhong/ Batuhakhong Island

-

Kelumbayan

4. Batukabulung/ Batukabulung Island

2,24

Kelumbayan

5. Kamintara Tengah/Kamintara Tengah Island

-

Kelumbayan

6. Kamintara Lunik/ Kamintara Lunik Island

-

Kelumbayan

7. Kamintara Timur/ Kamintara Timur Island

-

Kelumbayan

8. Kamintara Balak/ Kamintara Balak Island

-

Kelumbayan

9. Kamintara Barat/ Kamintara Barat Island

-

Kelumbayan

10. Batu Kupiah Pinggir/ Batu Kupiah Pinggir Island

-

Kelumbayan

11. Batu Kupiah Tengah/ Batu Kupiah Tengah Island

-

Kelumbayan

12. Baturawong/ Baturawong Island

-

Kelumbayan

13. Batupanjanglimau/ Batupanjanglimau Island

-

Kelumbayan

14. Batugondrong/ Batugondrong Island

-

Kelumbayan

15. Batubotak/ Batubotak Island

-

Kelumbayan

16. Telukbekakh/ Telukbekakh Island

-

Kelumbayan

17. Karangtianggayau/ Karangtianggayau Island

-

Kelumbayan

18. Tutungkalik/ Tutungkalik Island

6,25

Kelumbayan

19. Batukerita/ Batukerita Island

-

Kelumbayan

20. Burung / Burung Island

-

Kelumbayan

21. Batusulu / Batusulu Island

-

Cukuh Balak

22. Cukuh Pandan / Cukuh Pandan Island

-

Cukuh Balak

23. Kubur / Kubur Island

5,00

Padang Cermin

24. Kiluan / Kiluan Island

6,00

Kelumbayan

25. Batukelapanunggal/ Batukelapanunggal Island

-

Kelumbayan

26. Batumandi/ Batumandi Island

-

Kelumbayan

27. Cukuhpandan Lunik/ Cukuhpandan Lunik Island

-

Kelumbayan

28. Cukuhpandan Tengah/ Cukuhpandan Tengah Island

-

Kelumbayan

Bersambung / To be continued. ....

Lampung Dalam Angka 2010

14

Keadaan Geografi

Nama Pulau

Name of Island

(1)

Lanjutan Tabel 1.5 / Continued Table 1.5

Luas (Ha) Kecamatan

Area (Ha) District

(2)

(3)

29. Cukuhpandan Balak/ Cukuhpandan Balak Island

2,75 Kelumbayan

30. Cukuhpandan Pinggir/ Cukuhpandan Pinggir Island

1,80 Kelumbayan

31. Batukelapa/ Batukelapa Island

-

Kelumbayan

32. Gawani / Gawani Island

-

Kelumbayan

33. Karangtahabu/ Karangtahabu Island

-

Kelumbayan

34. Batuhiu / Batuhiu Island

-

Kelumbayan

35. Tangkil / Tangkil Island

11,00 Padang Cermin

36. Tutung Balik/ Tutung Balik Island

-

Cukuh Balak

37. Tabuan /Tabuan Island

3466,37 Kota Agung

38. Paku / Paku Island

10,00 Kelumbayan

39. Pakuayu / Pakuayu Island

1,50 Kelumbayan

40. Lamang / Lamang Island

-

Kelumbayan

41. Kabulung / Kabulung Island

-

Kelumbayan

42. Lengkekuh / Lengkekuh Island

-

Kelumbayan

43. Baturujuk Balak / Baturujuk Balak Island

-

Kelumbayan

44. Baturujuk Lunik / Baturujuk Lunik Island

-

Kelumbayan

45. Batutajam / Batutajam Island

-

Kelumbayan

46. Batu Hitam / Batu Hitam Island

2,92 Cukuh Balak

47. Batu Kagulung / Batu Kagulung Island

2,24 Cukuh Balak

48. Limau / Limau Island

1,00 Cukuh Balak

49. Berak / Berak Island

2,00 Cukuh Balak

50. Kelapa / Kelapa Island

-

Cukuh Balak

51. Zuiduk / Zuiduk Island

-

Cukuh Balak

52. Bilawang / Bilawang Island

-

Cukuh Balak

53. Batucentigi / Batucentigi Island

-

Cukuh Balak

54. Batu Putih / Batu Putih Island

-

Cukuh Balak

55. Karangputih / Karangputih Island

-

Cukuh Balak

56. Tabuan / Tabuan Island

-

Cukuh Balak

57. Batukerbau / Batukerbau Island

-

Limau

III.Kabupaten Lampung Selatan/

Lampung Selatan Regency
1. Sebuku / Sebuku Island

1919,48

Rajabasa

2. Sebuku Kecil / Sebuku Kecil Island

53,23

Rajabasa

3. Sebesi / Sebesi Island

781,37

Rajabasa

4. Sertung / Sertung Island

1158,67

Rajabasa

5. Umang / Umang Island

7,75

Rajabasa

6. Panjang / Panjang Island

275,00

Rajabasa

7. Anak Krakatau/ Anak Krakatau Island

221,74

Rajabasa

8. Batu Gubugseng/ Batu Gubugseng Island

-

Rajabasa

9. Batu Kauseng/ Batu Kauseng Island

-

Rajabasa

10. Batu Merah/ Batu Merah Island

-

Rajabasa

Bersambung / To be continued. ....

Geographical Situation

Nama Pulau

Name of Island

Lampung Dalam Angka 2010

15

(1)

Lanjutan Tabel 1.5 / Continued Table 1.5

Luas (Ha) Kecamatan

Area (Ha)

District

(2)

(3)

11. Batumandi/ Batumandi Island

-

Rajabasa

12. Krakatau / Krakatau Island

-

Rajabasa

13. Krakatau Barat/ Krakatau Barat Island

-

Rajabasa

14. Setigabuntut/ Setigabuntut Island

-

Rajabasa

15. Setigaheni / Setigaheni Island

-

Rajabasa

16. Setigalok / Setigalok Island

-

Rajabasa

17. Rakata / Rakata Island

1460,97

Ketapang

18. Rakata Kecil / Rakata Kecil Island

287,00

Ketapang

19. Mundu / Mundu Island

41,34

Ketapang

20. Seram / Seram Island

47,65

Ketapang

21. Seramningi/ Seramningi Island

-

Ketapang

22. Suling / Suling Island

24,42

Ketapang

23. Kopiah / Kopiah Island

4,34

Ketapang

24. Tompel / Tompel Island

8,90

Penengahan

25. Rimau Balak / Rimau Balak Island

263,79

Ketapang

26. Rimau Lunik / Rimau Lunik Island

5,05

Ketapang

27. Keramat / Keramat Island

4,00

Ketapang

28. Sumur / Sumur Island

0,80

Ketapang

29. Batu Mandi Bakauheni/ Batu Mandi Bakauheni Island

1,01

Bakauheni

30. Batu Sekepel/ Batu Sekepel Island

-

Bakauheni

31. Dua Balak / Dua Balak Island

10,53

Bakauheni

32. Dua Lunik / Dua Lunik Island

6,49

Bakauheni

33. Panjurit / Panjurit Island

69,69

Bakauheni

34. Panjukut / Panjukut Island

5,07

Bakauheni

35. Sindu / Sindu Island

7,42

Bakauheni

36. Sikepal / Sikepal Island

4,25

Bakauheni

37 Mangkudu / Mangkudu Island

6,00

Bakauheni

38. Kelapa / Kelapa Island

1,10

Bakauheni

39. Kandang Lunik / Kandang Lunik Island

22,00

Bakauheni

40. Kandang Balak / Kandang Balak Island

167,25

Bakauheni

41. Sulah / Sulah Island

7,41

Katibung

42. Condong Darat / Condong Darat Island

26,00

Katibung

43. Condong Laut / Condong Laut Island

47,00

Katibung

44. Tungku Tiga/ Tungku Tiga Island

18,75

Kalianda

IV.Kabupaten Pesawaran /

Pesawaran Regency
1. Serdang / Serdang Island

1,80 Punduh Pidada

2. Pertapaan / Pertapaan Island

1,50 Punduh Pidada

Bersambung / To be continued. ....

Lampung Dalam Angka 2010

Keadaan Geografi

Nama Pulau

Name of Island

16

(1)

Lanjutan Tabel 1.5 / Continued Table 1.5

Luas (Ha)

Kecamatan

Area (Ha)

District

(2)

(3)

3. Legundi / Legundi Island

1774,43

Punduh Pidada

4. Legundi Tua / Legundi Tua Island

49,50

Punduh Pidada

5. Sijebi / Sijebi Island

83,50

Punduh Pidada

6. Siuncal / Siuncal Island

330,00

Punduh Pidada

7. Tanjung Putus / Tanjung Putus Island

103,25

Punduh Pidada

8. Lunik / Lunik Island

2,00

Punduh Pidada

9. Lok / Lok Island

15,00

Punduh Pidada

10. Pahawang Lunik / Pahawang Lunik Island

15,00

Punduh Pidada

11. Puhawang / Puhawang Island

694,25

Punduh Pidada

12. Seserot / Seserot Island

33,00

Punduh Pidada

13. Kepala Siuncal / Kepala Siuncal Island

4,00

Punduh Pidada

14. Lelangga Lunik / Lalangga Lunik Island

4,00

Punduh Pidada

15. Lelangga Balak / Lelangga Balak Island

24,00

Punduh Pidada

16. Balak / Balak Island

28,00

Punduh Pidada

17. Batu Kerbau / Batu Kerbau Island

-

Punduh Pidada

18. Batu Legundi / Batu Legundi Island

-

Punduh Pidada

19. Batu Legundi Balak / Batu Legundi Balak Island

-

Punduh Pidada

20. Batu Putih / Batu Putih Island

-

Punduh Pidada

21. Batu Siuncal / Batu Siuncal Island

-

Punduh Pidada

22. Batu Suluh Balak / Batu Suluh Balak Island

3,00

Punduh Pidada

23. Batu Suluh Lunik / Batu Suluh Lunik Island

1,00

Punduh Pidada

24. Batukabulung / Batukabulung Island

4,50

Punduh Pidada

25. Dua Balak / Dua Balak Island

-

Punduh Pidada

26. Dua Lunik / Dua Lunik Island

-

Punduh Pidada

27. Gaitan / Gaitan Island

-

Punduh Pidada

Bersambung / To be continued. ....

Geographical Situation

Nama Pulau

Name of Island

Lampung Dalam Angka 2010

17

(1)

Lanjutan Tabel 1.5 / Continued Table 1.5

Luas (Ha) Kecamatan

Area (Ha)

District

(2)

(3)

28. Legongkae / Legongkae Island

-

Punduh Pidada

29. Legongkae Selatan / Legongkae Selatan Island

-

Punduh Pidada

30. Umangumang / Umangumang Island

11,00

Punduh Pidada

31. Kelagian / Kelagian Island

435,00

Padang Cermin

32. Kelagian Lunik / Kelagian Lunik Island

3,00

Padang Cermin

33. Maitem / Maitem Island

39,00

Padang Cermin

34. Tegal / Tegal Island

105,95

Padang Cermin

35. Dua / Dua Island

-

Padang Cermin

36. Lahu / Lahu Island

5,00

Padang Cermin

37. Lahu Lunik / Lahu Lunik Island

-

Padang Cermin

38. Tangkil / Tangkil Island

11,00

Padang Cermin

39. Tembikil / Tembikil Island

1,00

Padang Cermin

V. Kabupaten Lampung Timur /

Lampung Timur Regency

1. Segama Besar / Segama Besar Island

10,00 Labuhan Maringgai

2. Segama Kecil / Segama Kecil Island

6,00 Labuhan Maringgai

3. Batang Besar / Batang Besar Island

-

Labuhan Maringgai

4. Batang Kecil / Batang Kecil Island

-

Labuhan Maringgai

IV. Kota Bandar Lampung /

Bandar Lampung Municipality

1. Pasaran / Pasaran Island

6,00 Teluk Betung Selatan

Sumber : Badan Pertanahan Nasional Provinsi Lampung

Source National Land Board of Lampung Province

Lampung Dalam Angka 2010

Keadaan Geografi

Nama Pulau

Name of Island

18

(1)

Tabel: 1.6 Panjang Sungai dan Daerah Aliran di Provinsi Lampung

Table Length of Rivers and Catchment Area in Lampung Province

Nama Sungai/Anak Sungai

Panjang

Daerah Aliran

Name of River/Tributary

Length (Km)Catchment Area (Km2)

(1)

(2)

(3)

1. Way Tulang Bawang / Tulang Bawang River

46,00

9.344,00

- Way Kiri / Kiri River

20,00

1.251,00

- Way Rarem / Rarem River

28,00

697,00

- Way Abung / Abung River

22,00

178,00

- Way Sabuk / Sabuk River

4,00

171,00

- Way Kanan / Kanan River

59,00

1.676,00

- Way Besai / Besai River

89,00

272,00

- Way Umpu / Umpu River

46,00

53,00

- Way Pisang / Pisang River

5,00

205,00

- Way Giham / Giham River

18,00

504,00

- Way Neki / Neki River

10,00

212,00

- Way Tahmi / Tahmi River

24,00

227,00

2. Way Mesuji / Mesuji River

82,00

2.668,00

- Way Lubuk Beruk / Lubuk Beruk River

7,00

144,00

- Way Buaya / Buaya River

59,00

177,00

3. Way Seputih / Seputih River

194,00

4.798,00

- Way Pegadungan / Pegadungan River

17,00

1.677,00

- Way Batang Hari / Batang Hari River

20,00

604,00

- Way Sukadana / Sukadana River

14,00

369,00

- Way Terusan / Terusan River

153,00

1.709,00

- Way Pengubuan / Pangubuan River

140,00

1.284,00

- Way Lempuyang / Lempunyang River

31,00

259,00

- Way Kapuan / Kapuan River

12,00

185,00

- Way Tataian / Tataian River

-

148,00

Bersambung / To be continued. ....

Geographical Situation

Lampung Dalam Angka 2010

19

Lanjutan Tabel 1.6 / Continued Table 1.6

Nama Sungai/Anak Sungai

Panjang

Daerah Aliran

Name of River/Tributary

Length (Km)Catchment Area (Km2)

(1)

(2)

(3)

4. Way Sekampung / Sekampung River

240,00

7.188,00

- Way Pisang / Pisang River

23,00

197,00

- Way Ketibung / Ketibung River

25,00

320,00

- Way Galih / Galih River

21,00

147,00

- Way Kandis / Kandis River

68,00

461,00

- Way Sangarus / Sangarus River

98,00

433,00

- Way Ilahan / Ilahan River

64,00

401,00

- Way Bulok / Bulok River

79,00

479,00

- Way Tebu / Tebu River

54,00

394,00

5. Way Semangka / Semangka River

85,00

1.835,00

- Way Semung / Semung River

50,00

476,00

- Way Belu / Belu River

31,00

95,00

- Way Ngarip / Ngarip River

27,00

140,00

- Way Pemerihan / Pemerihan River

23,00

685,00

- Way Bambang / Bambang River

27,00

56,00

- Way Ngambur / Ngambur River

7,00

66,00

- Way Biha / Biha River

19,00

77,00

- Way Laay / Laay River

10,00

186,00

- Way Penet / Penet River

46,00

243,50

- Way Jepara / Jepara River

45,00

276,50

- Way Curup / Curup River

20,00

94,00

Sumber : Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Lampung

Source Public Work Service of Lampung Province

Lampung Dalam Angka 2010

Keadaan Geografi

20

Tabel : 1.7 Ketinggian Beberapa Daerah dari Permukaan Laut
Table di Provinsi Lampung, 2009
Altitude of Selected Cities Above Sea Level
in Lampung Province, 2008

Ketinggian

Kecamatan

Height above sea level (m)

District

(2)

(3)

I. Kabupaten Lampung Barat /

Lampung Barat Regency

1. Biha

6

Pesisir Selatan

2. Krui

9

Pesisir Tengah

3. Pasar Liwa

501

Balik Bukit

4. Sumber Jaya

486

Sumber Jaya

5. Kenali

494

Belalau

6. Fajarbulan

489

Sekincau

7. Sukau

512

Sukau

II. Kabupaten Tanggamus /

Tanggamus Regency

1. Gisting

480

Gisting

2. Kota Agung

10

Kota Agung

3. Wonosobo

50

Wonosobo

4. Pringsewu

105

Pringsewu

5. Talangpadang

447

Telang Padang

6. Pulau Panggung

486

Pulau Panggung

7. Pagelaran

122

Pagelaran

8. Sukoharjo

136

Sukoharjo

9. Pardasuka

234

Pardasuka

10. Gadingrejo

112

Gading Rejo

11. Sukaraja (Semaka)

46

Semaka

12. Sumberejo

491

Sumberejo

13. Adiluwih

86

Adi Luwih

III. Kabupaten Lampung Selatan /

Lampung Selatan Regency

1. N a t a r

85

Natar

2. Tanjung Bintang

75

Tanjung Bintang

3. Kalianda

20

Kalianda

4. Sidomulyo

40

Sidomulyo

5. Tanjungan

100

Katibung

6. Penengahan

55

Penengahan

Bersambung / To be continued. ....

Geographical Situation

21

Lampung Dalam Angka 2010

Nama Daerah

Name of Cities

(1)

Lanjutan Tabel 1.7 / Continued Table 1.7

Ketinggian

Kecamatan

Height above sea level (m)

District

(2)

(3)

7. Palas Jaya

15

Palas

8. Jatiagung

60

Jati Agung

9. Ketapang

1

Ketapang

10. Sragi

9

Sragi

11. Sukajaya (Rajabasa)

6

Rajabasa

12. Candipuro

35

Candipuro

13. Merbau Mataram

102

Merbau Mataram

14. Branti

75

Natar

15. Bakauheni

2

Penengahan

IV. Kabupaten Lampung Timur /

Lampung Timur Regency

1. Sukadana

25

Sukadana

2. Labuhan Maringgai

15

Labuhan Maringgai

3. Pekalongan

50

Pekalongan

4. Sumber Gede

50

Sekampung

5. Banarjayo

65

Batanghari

6. Brajasakti

22

Way Jepara

7. Purbolinggo

25

Purbolinggo

8. Raman Utara

29

Raman Utara

9. Negeri Agung

25

Marga Tiga

10. Pugung Raharjo

15

Sekampung Udik

11. Sukaraja Nuban

150

Batangharu Nuban

12. Donomulyo

100

Bumi Agung

13. Sribawono

50

Bandar Sribawono

14. Mataram Baru

50

Mataram Baru

15. Wana

100

Melinting

16. Negeri Agung

25

Gunung Pelindung

17. Mulyo Sari

15

Pasir Sakti

18. Labuhan Ratu

50

Labuhan Ratu

19. Braja Harjosari

25

Braja Selebah

20. Tambah Subur

50

Way Bungur

V. Kabupaten Lampung Tengah /

Lampung Tengah Regency

1. Kalirejo

55

Kalirejo

2. Bangunrejo

50

Bangunrejo

3. Padang Ratu

36

Padangratu

4. Gunung Sugih

53

Gunung Sugih

5. Bandarjaya

54

Terbangi Besar

Bersambung/ To be continued. ....

Lampung Dalam Angka 2010

Keadaan Geografi

22

Nama Daerah

Name of Cities

(1)

Lanjutan Tabel 1.7 / Continued Table 1.7

Ketinggian

Kecamatan

Height above sea level (m)

District

(2)

(3)

6. Trimurjo

56

Trimurjo

7. Punggur

35

Punggur

8. Ruktiharjo

38

Seputih Raman

9. Reno Basuki

33

Rumbia

10. Kurnia Mataram

37

Seputih Mataram

11. Gayabaru I

32

Seputih Surabaya

12. Bandar Agung

53

Terusan Nunyai

13. Sendang Agung

59

Sendang Agung

14. Kota Gajah

39

Kota Gajah

15. Dono Arum

54

Seputih Agung

16. Jati Datar Mataram

38

Seputih Mataram

17. Wates

37

Bumiratu Nubon

18. Sukobinangun

31

Way Seputih

19. Bumi Nabung Ilir

13

Bumi Nabung

20. Negara Aji Tua

54

Anak Tuha

21. Negeri Kepayungan

56

Pubian

22. Negeri Katon

59

Selanggai Lingga

VI. Kabupaten Lampung Utara /

Lampung Utara Regency

1. Bukit Kemuning

205

Bukit Kemuning

2. Kotabumi

32

Kotabumi

3. Negararatu

54

Sungkai Utara

4. Tanjungraja

149

Tanjung Raja

5. Bumiagung

28

Abung Timur

6. Ogan Lima

105

Abung Barat

7. Kalibalangan

38

Abung Selatan

8. Madukoro

33

Kotabumi Utara

9. Tatakarya

26

Abung Surakarta

10. Ketapang

50

Sungkai Selatan

VII. Kabupaten Way Kanan /

Way Kanan Regency

1. Blambangan Umpu

110

Blambangan Umpu

2. Kasui

190

Kasui

3. Pasar Banjit

342

Banjit

4. Baradatu

148

Baradatu

5. Way Tuba

75

Way Tuba

6. Simpang Empat

95

Blambangan Umpu

7. Negeri Besar

30

Negari Agung

8. Pakuon Ratu

20

Pakuon Ratu

Bersambung / To be continued. ....

Geographical Situation

23

Nama Daerah

Name of Cities

Lampung Dalam Angka 2010

(1)

Lanjutan Tabel 1.7 / Continued Table 1.7

Nama Daerah

Ketinggian

Kecamatan

Name of Cities

Height above sea level (m)

District

(2)

(3)

VIII. Kabupaten Tulang Bawang /

Tulang Bawang Regency

1. Wiralaga

8

Mesuji

2. Menggala

15

Menggala

3. Panaragan

28

Tulang Bawang Tengah

4. Karta

36

Tulang Bawang udik

5. Simpang Pematang

25

Simpang Pematang

6. Banjaragung

24

Banjaragung

7. Rawajitu

17

Rawa Jitu Selatan

8. Daya Murni

25

Tumijajar

IX Kabupaten Pesawaran /

Pesawaran Regency

1. Padang Cermin

24

Padang Cermin

2. Kedondong

162

Kedondong

3. Gedongtataan

112

Gedung Tataan

4. Negeri Katon

120

Negeri Katon

5. Tegineneng

60

Tegineneng

6. Sukajawa Pidada

19

Punduh Pidada

7. Way Lima

150

Way Lima

X. Kota Bandar Lampung /

Bandar Lampung Municipality

1. Kedaton

115

Kedaton

2. Sukarame

99

Sukarame

3. Tanjungkarang

104

Tanjungkarang Pusat

4. Panjang

2

Panjang

5. Telukbetung

2

Telukbetung Selatan

6. Rajabasa

118

Rajabasa

7. Tanjungsenang

98

Tanjung Seneng

8. Sukabumi

190

Sukabumi

9. Sumberejo

135

Kemiling

XI. Kota Metro /

Metro Municipality

1. Metro

53

Metro Pusat

2. Banjar Sari

50

Metro Utara

3. Mulyojati

52

Metro Barat

4. Iringmulyo

51

Metro Timur

5. Rejomulyo

55

Metro Selatan

Sumber : Badan Pertanahan Nasional Provinsi Lampung

Source National Land Board of Lampung Province

Lampung Dalam Angka 2010

Keadaan Geografi

24

(1)

Climate

Climate

Lampung Dalam Angka 2010

27

II. KEADAAN IKLIM

Suhu udara di suatu tempat antara lain ditentukan oleh tinggi rendahnya

tempat tersebut dari permukaan air laut dan jaraknya dari pantai. Tahun 2009,

suhu udara rata-rata siang hari berkisar antara 30,9 0

C sampai 33,8 0

C

sedangkan suhu udara pada malam hari berkisar antara 21,8 0

C sampai 23,9 0

C. Curah hujan tertinggi terjadi pada bulan Januari yaitu mencapai 326,8 mm,

sedangkan curah hujan terendah terjadi pada bulan September (19,9 mm).

Keadaan Iklim

28

Lampung Dalam Angka 2010

II. CLIMATE

The variation in temperature is influenced by the high and low a

places from above the sea level and its distance from the beach. In 2009, the

average temperature ranged from 30.9 0

C to 33.8 0

C during the day and from

21.8 0

C to 23.9 0

C during the night. Highest Rainfall occured in Desember

reached 326.8 mm, while the lowest rainfall occured in July with 19.9 mm

Tabel: 2.1 Jumlah Curah Hujan dan Hari Hujan di Provinsi Lampung
Table Tahun 2006 - 2009

Total Rainfalls and Number of Rainy Days in Lampung Province,
2006 - 2009

Rincian /

Description

(2)

(3)

(4)

(5)

I. Jumlah Curah Hujan (mm)

Total Rainfalls (mm)

Januari / January

326,6

344,0

164,8

326,8

Pebruari/ February

289,8

103,1

183,3

307,3

Maret / March

250,8

202,4

246,6

81,9

April / April

194,6

303,9

174,3

160,3

M e i / M a y

38,9

115,9

38,2

91,6

J u n i / J u n e

108,3

123,0

45,5

246,3

J u l i / J u l y

131,9

82,9

29,0

48,5

Agustus / August

0,4

19,0

135,2

70,7

September / September

0,0

18,2

86,0

19,9

Oktober/ October

4,4

50,3

153,8

84,9

Nopember / November

69,0

128,0

204,5

121,3

Desember / December

280,8

450,7

478,9

229,7

II.Jumlah Hari Hujan (Hari)

Number of Rainy Days

Januari / January

17

23

Pebruari/ February

22

24

Maret / March

17

14

April / April

15

14

M e i / M a y

8

10

J u n i / J u n e

13

15

J u l i / J u l y

4

5

Agustus / August

12

6

September / September

10

3

Oktober/ October

18

14

Nopember / November

20

12

Desember / December

23

17

Sumber: Stasiun Meteorologi Radin Inten II Bandar Lampung

Source Meteorology Station Radin Inten II Bandar Lampung

Lampung Dalam Angka 2010

29

(1)

Climate

2006

2007

2008

2009

2. IKLIM / CLIMATE

Keadaan Iklim

Tabel: 2.2 Rata-rata Penyinaran Matahari dan Rata-rata Suhu Udara
Table di Provinsi Lampung Tahun 2006 - 2009
Average Percentage Sunshine Hours and Average Temperature
in Lampung Province, 2006 - 2009

Rincian /

Description

(2)

(3)

(4)

(5)

I. Rata-rata Penyinaran Matahari (%)

Average Percentage Duration of Sunshine (%)

Januari / January

34,7

66,5

58,4

56,5

Pebruari/ February

53,0

55,7

35,5

37,7

Maret / March

55,3

44,0

52,4

58,4

April / April

56,5

57,5

60,4

65,1

M e i / M a y

63,1

61,9

73,2

69,8

J u n i / J u n e

56,6

43,6

62,9

54,9

J u l i / J u l y

63,1

69,6

82,4

78,2

Agustus / August

56,6

73,2

69,1

72,1

September / September

65,6

76,9

70,3

76,0

Oktober/ October

92,6

67,9

59,2

63,2

Nopember / November

90,3

62,7

44,9

48,7

Desember / December

70,2

52,6

37,0

55,1

II. Rata-rata Suhu Udara 0

C)

Average Temperature (0

C)

Januari / January

26,9

26,2

Pebruari/ February

26,2

26,1

Maret / March

26,3

26,5

April / April

26,4

27,1

M e i / M a y

26,7

27,1

J u n i / J u n e

26,1

26,4

J u l i / J u l y

25,9

26,3

Agustus / August

26,1

26,1

September / September

26,4

27,3

Oktober/ October

26,6

27,0

Nopember / November

26,5

27,0

Desember / December

26,1

26,9

Sumber: Stasiun Meteorologi Radin Inten II Bandar Lampung

Source Meteorology Station Radin Inten II Bandar Lampung

30

Lampung Dalam Angka 2010

2006

2007

2008

2009

(1)

Tabel : 2.3 Rata-rata Suhu Minimum dan Maksimum
Table di Provinsi Lampung Tahun 2006 - 2009
Average Minimum and Maximum Temperatures
in Lampung Province, 2006 - 2009

Rincian /

Description

(2)

(3)

(4)

(5)

I. Rata-rata Suhu Minimum (0

C)

Average Minimum Temperature(0

C)

Januari / January

23,3

23,4

23,4

23,5

Pebruari / February

23,7

23,3

23,3

23,5

Maret / March

23,6

23,3

23,0

23,5

April / April

23,4

23,7

23,1

23,8

M e i / M a y

23,7

23,6

22,6

23,5

J u n i / J u n e

22,4

22,9

22,7

23,3

J u l i / J u l y

22,6

22,2

21,3

22,3

Agustus / August

20,9

21,3

22,5

21,8

September / September

20,8

21,8

22,6

22,7

Oktober / October

22,0

22,8

23,1

23,4

Nopember / November

23,4

23,1

23,7

23,7

Desember / December

24,0

23,3

23,5

23,9

II. Rata-rata Suhu Maximum (0

C)

Average Maximum Temperature (0

C)

Januari / January

31,3

32,0

32,2

31,0

Pebruari / February

31,4

31,5

30,4

30,9

Maret / March

31,8

31,9

31,8

32,4

April / April

32,0

32,2

32,0

33,1

M e i / M a y

32,1

32,4

33,0

32,6

J u n i / J u n e

31,0

31,5

31,8

32,4

J u l i / J u l y

31,3

31,9

32,3

32,2

Agustus / August

32,2

31,9

32,1

32,3

September / September

34,6

33,6

32,2

33,8

Oktober / October

35,4

34,0

31,9

33,2

Nopember / November

35,0

33,3

31,7

32,7

Desember / December

32,5

32,2

30,8

31,8

Sumber : Stasiun Meteorologi Radin Inten II Bandar Lampung

Source Meteorology Station Radin Inten II Bandar Lampung

Lampung Dalam Angka 2010

31

(1)

Climate

2006

2007

2008

2009

Keadaan Iklim

Tabel: 2.4 Rata-rata Kelembaban Udara dan Tekanan Udara
Table di Provinsi Lampung Tahun 2006- 2009
Average Humidity and Atmosphere Pressure
In Lampung Province, 2006- 2009

Rincian /

Description

(2)

(3)

(4)

(5)

I. Rata-rata Kelembaban Udara (%)

Average Humiditiy (%)

Januari / January

82

77

78

82

Pebruari/ February

76

79

80

82

Maret / March

80

78

79

81

April / April

80

80

81

79

M e i / M a y

78

79

77

79

J u n i / J u n e

79

81

80

83

J u l i / J u l y

72

78

74

77

Agustus / August

69

75

79

76

September/ September

64

69

74

72

Oktober/ October

65

69

80

78

Nopember/ November

69

69

82

79

Desember / December

80

77

84

81

II. Rata-rata Tekanan Udara (mlbar)

Average Atmosphere Pressure (mlbar)

Januari / January

1.012,4 1.011,8 1.010,5 1.011,5

Pebruari/ February

1.010,9 1.011,4 1.011,4 1.010,1

Maret / March

1.009,9 1.010,3 1.009,9 1.010,6

April / April

1.009,0 1.010,8 1.009,6 1.010,3

M e i / M a y

1.011,0 1.010,9 1.010,8 1.009,8

J u n i / J u n e

1.013,3 1.009,3 1.011,1 1.011,1

J u l i / J u l y

1.012,2 1.010,9 1.011,4 1.011,7

Agustus / August

1.013,3 1.011,7 1.011,3 1.011,5

September/ September

1.013,3 1.011,5 1.011,8 1.012,0

Oktober/ October

1.013,1 1.011,0 1.011,4 1.012,0

Nopember/ November

1.011,2 1.010,6 1.009,9 1.010,1

Desember / December

1.010,5 1.009,4 1.010,2 1.011,5

Sumber: Stasiun Meteorologi Radin Inten II Bandar Lampun

Source Meteorology Station Radin Inten II Bandar Lampung

Lampung Dalam Angka 2010

2008

2009

32

(1)

2006

2007

Tabel 2.5 Rata-rata Kecepatan Angin di Provinsi Lampung Tahun 2006 - 2009

Table Average Wind Speed in Lampung Province, 2006 - 2009

Rincian /

Description

(2)

(3)

(4)

(5)

Rata-rata Kecepatan Angin (Knot)

Average Wind Speed (Knot)

Januari/ January

2,0

3,0

2,0

3,0

Pebruari / February

3,0

3,0

4,0

2,0

Maret / March

3,0

2,0

2,0

2,0

April / April

2,0

2,0

2,0

5,9

M e i / M a y

2,0

3,0

3,0

2,4

J u n i / J u n e

3,0

2,0

3,0

2,4

J u l i / J u l y

4,0

3,0

4,0

2,4

Agustus / August

4,0

3,0

4,0

3,0

September / September

4,0

3,0

3,0

4,0

Oktober/ October

4,0

3,0

3,0

3,0

Nopember / November

3,0

3,0

2,0

3,0

Desember / December

2,0

3,0

2,0

2,4

Sumber: Stasiun Meteorologi Radin Inten II Bandar Lampung

Source Meteorology Station Radin Inten II Bandar Lampung

Lampung Dalam Angka 2010

33

2009

Climate

2006

2007

2008

(1)

Government

Government

Lampung Dalam Angka 2010

37

III. PEMERINTAHAN

Tahun 1997 wilayah provinsi Lampung dimekarkan menjadi 7

kabupaten/kota, kemudian dengan diundangkannya UU No.12 Tahun 1999

dimekarkan lagi menjadi 10 kabupaten/kota. Berdasarkan UU RI No. 33

Tahun 2007 terbentuklah Kabupaten Pesawaran yang sebelumnya merupakan

bagian dari Kabupaten Lampung Selatan. Dengan demikian Provinsi Lampung

terdiri dari 9 kabupaten dan 2 kota. Tahun 2009 berubah menjadi 11

Kabupaten & 2 kota.

Tahun 2009 wilayah administrasi desa/kelurahan di Provinsi Lampung

mengalami penambahan menjadi 2.404 desa/kelurahan, dimana tahun 2008

berjumlah 2.339 desa/kelurahan.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung

berjumlah 74 orang yang terdiri dari 11 orang anggota Fraksi Partai Demokrasi

Indonesia Perjuangan (FPDIP), 10 orang anggota Fraksi Golongan Karya, 5

orang anggota untuk Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, 6 orang anggota

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, 14 orang anggota Fraksi Demokrat, dan

masing-masing 6 orang anggota Fraksi Amanat Nasional, Fraksi Gerindra dan

Fraksi Hanura dan 9 orang anggota Fraksi Peduli Pembangunan Kebangsaan.

Untuk peningkatan pelayanan terhadap masyarakat maka Pemerintah

Daerah Provinsi Lampung melakukan perubahan struktur organisasi dan tata

kerja perangkat daerah yang tertuang pada PP.41/2007. Lebih lengkapnya

dapat dilihat pada tabel 3.9.

Pemerintahan

38

Lampung Dalam Angka 2010

III. GOVERNMENT

In 1997, the region of Lampung Province was divided into 7

Regency/Municipality. As a follow up of the law number 12 Year 1999

Lampung Province was divided again into 10 Regency/Municipality. Based on

the laws of the Republic of Indonesia number 33 Year 2000, Pesawaran

regency was formed. Pesawaran once was a part of the Lampung Selatan

regency. Thus, Lampung consists of 9 regencies and 2 municipalities. In 2009

increased to 11 regencies and 2 municipalities.

In 2009 the number of administrative village area in Lampung

increased to 2,404 villages, from a total of 2,239 villages in 2008.

The parliament member of Lampung province were 74 persons,

consisting of 11 members of Indonesian Democratic-Struggle Party (PDIP)

fraction, 10 members of Golongan Karya fraction, 5 members of National

Awakening Party fraction, 6 members Prosperous Justice party fraction, 14

members Democratic Party fraction, and 6 members each of National

Mandate Party, Gerindra and Hanura and 9 members of Peduli pembangunan

kebangsaan fraction.

To improve public services, the government of the Lampung province

reform the organizational structure and working procedure of local

government officials legislated on Government Regulation Number 41 Year

2007. More information can be found in table 3.9.

Tabel : 3.1 Susunan Pimpinan dan Keanggotaan Alat Kelengkapan
Table Dewan Periode Tahun 2009-2014
Head And Member of Regional People's Representative Assembly
2009-2014 Period

I. Pimpinan Dewan / Head of Regional People's Representative Assembly

Ketua

: Ir. Marwan Cik Asan, MM

Wakil Ketua

: Hj. Nurhasanah, SH, MH

Wakil Ketua

: Ir. Hj. Indra S. Ismail, MM

Wakil Ketua

: Ir. Hi. Hantoni Hasan

II. Komisi-komisi / Commision

1. Komisi I (Bidang Hukum & Pemerintahan)
2. Komisi II (Bidang Perekonomian)
3. Komisi III (Bidang Keuangan)
4. Komisi IV (Bidang Pembangunan)
5. Komisi V (Bidang Kesejahteraan Rakyat)

III. Panitia-panitia / Party Representation

1. Badan Kehormatan
2. Badan Musyawarah
3. Badan Anggaran
4. Badan Legislasi Daerah

IV. Fraksi-fraksi

1. Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
2. Fraksi Partai Golongan Karya
3. Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa
4. Fraksi Partai Keadilan Sejahtera
5. Fraksi Demokrat
6. Fraksi Amanat Nasional
7. Fraksi Partai Gerindra
8. Fraksi Partai Hanura
9. Fraksi Peduli Pembangunan Kebangsaan

Sumber : Sekretariat DPRD Provinsi Lampung

Sumber Secretary of Regional People's Representative Assembly of Lampung Province

Lampung Dalam Angka 2010

39

22

13
15

14

14

25

14

7
21

Jumlah (Orang)

Total (Person)

Uraian

Description

(1)

(2)

Government

3. PEMERINTAHAN / GOVERNMENT

9

6
6

7

6

11
10
5

14

Tabel : 3.2 Komposisi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi
Table Lampung menurut Partai Politik dan Jenis Kelamin Tahun 2009
Composition of Regional People's Representative Assembly in Lampung
Province by Political Party and Sex, 2009

Partai Politik

Jumlah

Political Party

Laki-laki

Perempuan

Total

Male

Female

(1)

(2)

(3)

(4)

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan

9

2

11

Partai Golongan Karya

9

1

10

Partai Kebangkitan Bangsa

5

0

5

Partai Keadilan Sejahtera

6

1

7

Partai Demokrat

12

2

14

Partai Amanat Nasional

5

1

6

Partai Gerindra

4

2

6

Partai Hanura

4

2

6

Partai Peduli Pembangunan Kebangsaan

6

3

9

Sumber : Sekretariat DPRD Provinsi Lampung

Sumber Secretary of Regional People's Representative Assembly of Lampung Province

40

Lampung Dalam Angka 2010

Pemerintahan

Jenis Kelamin / Sex

Tabel : 3.3 Nama Ibukota Kabupaten/Kota, Kecamatan dan
Table Banyaknya Desa/Kelurahan, 2009
Name Of Capital Regency/Municipality, District and
Number Of Villages,2009

(2)

(3)

01. Kabupaten Lampung Barat/

Liwa

201

Lampung Barat Regency

1

Pesisir Selatan

Biha

14

2

Bengkunat

Pardasuka

5

3

Bengkunat Belimbing

Kota Jawa

10

4

Ngambur

Negeri Ratu Ngambur

8

5

Pesisir Tengah

Pasar Krui

22

6

Karya Penggawa

Kebuayan

10

7

Pesisir Utara

Pugung Tampak

17

8

Lemong

Lemong

13

9

Balik Bukit

L i w a

12

10Sukau

Tanjung Raya

12

11Belalau

Kenali

14

12Sekincau

Pampangan

10

13S u o h

Sumber Agung

12

14Batu Brak

Pekon Balak

11

15Sumber Jaya

Simpang Sari

11

16Way Tenong

Fajar Bulan

15

17Gedung Surian

Gedung Surian

5

02. Kabupaten Tanggamus/

Kota Agung

278

Tanggamus Regency

1

Wonosobo

Tanjung Kurung

23

2

Semaka

Suka Raja

20

3

Bandar Negeri Semuong

Sanggi

10

4

Kota Agung

Kuripan

15

5

Pematang Sawa

Way Nipah

13

6

Kota Agung Timur

Kagungan

11

7

Kota Agung Barat

Negara Batin

16

8

Pulau Panggung

Tekad

18

9

Ulu Belu

Ngarip

15

10Air Naningan

Air Naningan

9

11Talang Padang

Talang Padang

19

12Sumberejo

Margoyoso

13

13Gisting

Kota Dalom

8

14Gunung Alip

Banjar Negeri

11

15Pugung

Rantau Tijang

26

16Bulok

Sukamara

9

17Cukuh Balak

Putih Doh

18

Lampung Dalam Angka 2010

(1)

Bersambung / Continued.….

41

Government

Kabupaten/Kota / Kecamatan

Regency/Municipality / District

Ibukota

Capital

Banyaknya Desa /
Kelurahan

Number of Villages

Lanjutan Tabel 3.3/ Continued Table 3.3

(2)

(3)

26Kelumbayan

Napal

8

27Limau

Kuripan

10

28Kelumbayan Barat

Sidoarjo

6

03. Kabupaten Lampung Selatan /

Kalianda

251

Lampung Selatan Regency

1

Natar

Natar

22

2

Jati Agung

Margo Mulyo

21

3

Tanjung Bintang

Jati Baru

16

4

Tanjung Sari

Wonodadi

8

5

Katibung

Tanjung Ratu

12

6

Merbau Mataram

Merbau Mataram

15

7

Way Sulan

Karang Pucung

8

8

Sidomulyo

Sidomulyo

15

9

Candipuro

Candipuro

14

10Way Panji

Sidoharjo

4

11Kalianda

Kalianda

27

12Rajabasa

Banding

15

13Palas

Bangunan

21

14Sragi

Kuala Sekampung

10

15Penengahan

Pasuruan

22

16Ketapang

Bangunrejo

16

17Bakauheni

Hatta

5

04. Kabupaten Lampung Timur/

Sukadana

257

Lampung Timur Regency

1

Metro Kibang

Margototo

7

2

Batang Hari

Banar Joyo

17

3

Sekampung

Sumber Gede

17

4

Marga Tiga

Tanjung Harapan

13

5

Sekampung Udik

Pugung Raharjo

15

6

Jabung

Negara Batin

15

7

Pasir Sakti

Pasir Sakti

8

8

Waway Karya

Sumberejo

11

9

Marga Sekampung

Peniangan

8

10Labuhan Maringgai

Labuhan Maringgai

11

11Mataram Baru

Mataram Baru

7

12Bandar Sribawono

Sribhawono

7

13Melinting

Wana

6

14Gunung Pelindung

Negeri Agung

5

15Way Jepara

Braja Sakti

15

16Braja Selebah

Braja Harjosari

7

17Labuhan Ratu

Labuhan Ratu

11

Lampung Dalam Angka 2010

42

Pemerintahan

Banyaknya Desa /
Kelurahan

Number of Villages

Ibukota

Capital

Bersambung / Continued. ….

(1)

Kabupaten/Kota / Kecamatan

Regency/Municipality / District

Lanjutan Tabel 3.3 / Continued Table 3.3

(2)

(3)

18Sukadana

Sukadana

17

19Bumi Agung

Donomulyo

6

20Batanghari Nuban

Sukaraja Nuban

13

21Pekalongan

Pekalongan

10

22Raman Utara

Kota Raman

11

23Purbolinggo

Taman Pajar

12

24Way Bungur

Tambah Subur

8

05. Kabupaten Lampung Tengah /

Gunung Sugih

301

Lampung Tengah Regency

1

Padang Ratu

Haduyang Ratu

15

2

Selagai Lingga

Negeri Katon

13

3

Pubian

Negeri Kepayungan

19

4

Anak Tuha

Negara Aji Tua

12

5

Anak Ratu Aji

Gedung Sari

6

6

Kalirejo

Kalirejo

13

7

Sendang Agung

Sendang Agung

9

8

Bangunrejo

Bangunrejo

15

9

Gunung Sugih

Gunung Sugih

15

10B e k r i

Kesumadadi

8

11Bumi Ratu Nuban

Bulusari

10

12Trimurjo

Simbar Waringin

14

13P u n g g u r

Tanggul Angin

9

14Kota Gajah

Kota Gajah

6

15Seputih Raman

Rukti Harjo

14

16Terbanggi Besar

Bandar Jaya

10

17Seputih Agung

Dono Arum

9

18Way Pengubuan

Tanjung Ratuilir

7

19Terusan Nunyai

Gunung Batin Ilir

7

20Seputih Mataram

Qurnia Mataram

12

21Bandar Mataram

Jati Datar

12

22Seputih Banyak

Tanjung Harapan

13

23Way Seputih

Suko Binangun

6

24Rumbia

Rono Basuki

8

25Bumi Nabung

Bumi Nabung Ilir

6

26Putra Rumbia

Bina Karya Utama

10

27Seputih Surabaya

Gaya Baru Satu

13

28Bandar Surabaya

Surabaya Ilir

10

06. Kabupaten Lampung Utara /

Kotabumi

247

Lampung Utara Regency

1

Bukit Kemuning

Bukit Kemuning

8

2

Abung Tinggi

Ulak Rengas

8

Lampung Dalam Angka 2010

Government

43

Bersambung / Continued. ….

Banyaknya Desa /
Kelurahan

Number of Villages

Ibukota

Capital

Kabupaten/Kota / Kecamatan

Regency/Municipality / District

(1)

Lanjutan Tabel 3.3/ Continued Table 3.3

(2)

(3)

3

Tanjung Raja

Tanjung Raja

19

4

Abung Barat

Ogan Lima

14

5

Abung Tengah

Gunung Besar

11

6

Abung Kunang

Aji Kagungan

7

7

Abung Pekurun

Pekurun Tengah

9

8

Kotabumi

Kotabumi Tengah

13

9

Kotabumi Utara

Madukoro

8

10Kotabumi Selatan

Mulang Maya

14

11Abung Selatan

Kali Balangan

16

12Abung Semuli

Semuli Jaya

7

13Blambangan Pagar

Blambangan

7

14Abung Timur

Bumi Agung Ratu

12

15Abung Surakarta

Tata Karya

9

16Sungkai Selatan

Ketapang

11

17Muara Sungkai

Ujung Karang

11

18Bunga Mayang

Negara Tulang Bawang

11

19Sungkai Barat

Sinar Harapan

10

20Sungkai Jaya

Cempaka

9

21Sungkai Utara

Negara Ratu

15

22Hulu Sungkai

Gedung Makripat

10

23Sungkai Tengah

Batu Nangkop

8

07. Kabupaten Way Kanan /

Blambangan Umpu

210

Way Kanan Regency

1

Banjit

Banjit

20

2

Baradatu

Tiuh Balak Pasar

22

3

Gunung Labuhan

Gunung Labuhan

19

4

Kasui

Tanjung Kurung

18

5

Rebang Tangkas

Gunung Sari

10

6

Blambangan Umpu

Blambangan Umpu

24

7

Way Tuba

Way Tuba

12

8

Negeri Agung

Negeri Agung

18

9

Bahuga

Mesir Ilir

8

10Buay Bahuga

Bumi Harjo

7

11Bumi Agung

Bumi Agung

9

12Pakuan Ratu

Pakuan Ratu

19

13Negara Batin

Negeri Batin

14

14Negeri Besar

Negeri Besar

10

08. Kabupaten Tulangbawang/

Menggala

151

Tulangbawang Regency

1

Banjar Agung

Banjar Agung

11

44

Lampung Dalam Angka 2010

Pemerintahan

Bersambung / Continued. ….

Banyaknya Desa /
Kelurahan

Number of Villages

Ibukota

Capital

Kabupaten/Kota / Kecamatan

Regency/Municipality / District

(1)

Lanjutan Tabel 3.3/ Continued Table 3.3

(2)

(3)

2

Banjar Margo

Agung Dalam

12

3

Banjar Baru

Kahuripan Jaya

10

4

Gedung Aji

Gedung Aji

10

5

Penawar Aji

Gedung Rejo Sakti

9

6

Meraksa Aji

Paduan Rajawali

8

7

Menggala

Menggala Selatan

9

8

Penawar Tama

Boga Tama

14

9

Rawa Jitu Selatan

Meda Sari

9

10Gedung Meneng

Gedung Rahayu

11

11Rawa Jitu Timur

Bumi Dipasena Mulya

8

12Rawa Pitu

Batang Hari

9

13Gedung Aji Baru

Sidomukti

9

14Dente Teladas

Teladas

12

15Menggala Timur

Lebuh Dalam

10

09. Kabupaten Pesawaran/

Gedong Tataan

133

Pesawaran Regency

1

Padang Cermin

Wates Way Ratai

22

2

Punduh Pidada

Bawang

21

3

Kedondong

Kedondong

21

4

Way Lima

Baturaja

16

5

Gedong Tataan

Gedong Tataan

19

6

Negeri Katon

Negeri Katon

19

7

Tegineneng

Trimulyo

15

10. Kabupaten Pringsewu/

Pringsewu

101

Pringsewu Regency

1

Pardasuka

Pardasuka

12

2

Ambarawa

Ambarawa

7

3

Pagelaran

Pagelaran

24

4

Pringsewu

Pringsewu

13

5

Gadingrejo

Gadingrejo

15

6

Sukoharjo

Sukoharjo

13

7

Banyumas

Banyumas

9

8

Adi Luwih

Adiluwih

8

11. Kabupaten Mesuji/

Mesuji

75

Mesuji Regency

1

Way Serdang

Bukoposo

13

2

Simpang Pematang

Simpang Pematang

9

3

Panca Jaya

Adi Luhur

7

Lampung Dalam Angka 2010

45

(1)

Government

Banyaknya Desa /
Kelurahan

Number of Villages

Ibukota

Capital

Kabupaten/Kota / Kecamatan

Regency/Municipality / District

Bersambung / Continued. ….

Lanjutan Tabel 3.3/ Continued Table 3.3

(2)

(3)

4

Tanjung Raya

Brabasan

13

5

Mesuji

Wira Laga

9

6

Mesuji Timur

Tanjung Mas Makmur

13

7

Rawajitu Utara

Panggung Jaya

11

12. Kabupaten Tulang Bawang Barat/Panaragan Jaya

79

Tulang Bawang Barat Regency

1

Tulang Bawang Udik

Karta

9

2

Tumijajar

Daya Murni

10

3

Tulang Bawang Tengah

Panaragan

16

4

Pagar Dewa

Balam Jaya

5

5

Lambu Kibang

Kibang Budi Jaya

9

6

Gunung Terang

Gunung Terang

12

7

Gunung Agung

Tunas Jaya

11

8

Way Kenanga

Pagar Dewa

7

71. Kota Bandar Lampung /

Bandar Lampung

98

Bandar Lampung Municipality

1

Telukbetung Barat

Kota Karang

8

2

Telukbetung Selatan

Sukaraja

11

3

Panjang

Panjang

7

4

Tanjungkarang Timur

Kota Baru

11

5

Telukbetung Utara

Kupang Kota

10

6

Tanjungkarang Pusat

Palapa

11

7

Tanjungkarang Barat

Gedung Air

6

8

Kemiling

Kemiling

7

9

Kedaton

Kedaton

8

10Rajabasa

Rajabasa

4

11Tanjung Seneng

Way Kandis

4

12Sukarame

Way Halim Permai

5

13Sukabumi

Sukabumi

6

72. Kota Metro / Metro Municipality

Metro

22

1

Metro Selatan

Metro

4

2

Metro Timur

Banjar Sari

5

3

Metro Barat

Mulyojati

4

4

Metro Pusat

Iringmulyo

5

5

Metro Utara

Rejomulyo

4

Provinsi Lampung

2,404

Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung

Sumber BPS - Statistics of Lampung Province

Lampung Dalam Angka 2010

46

(1)

Pemerintahan

Banyaknya Desa /
Kelurahan

Number of Villages

Ibukota

Capital

Kabupaten/Kota / Kecamatan

Regency/Municipality / District

Kelurahan /

Village

Desa /

Village

Jumlah / Total

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

01. Kabupaten Lampung Barat /

17

6 195

201

Lampung Barat Regency

02. Kabupaten Tanggamus /

20

3 275

278

Tanggamus Regency

03. Kabupaten Lampung Selatan /

17

3 248

251

Lampung Selatan Regency

04. Kabupaten Lampung Timur /

24

0 257

257

Lampung Timur Regency

05. Kabupaten Lampung Tengah /

28

10 280

290

Lampung Tengah Regency

06. Kabupaten Lampung Utara /

23

15 232

247

Lampung Utara Regency

07. Kabupaten Way Kanan /

14

6 204

210

Way Kanan Regency

08. Kabupaten Tulang Bawang /

15

4 108

112

Tulang Bawang Regency

09. Kabupaten Pesawaran/

7

0 133

133

Pesawaran Regency

10. Kabupaten Pringsewu/

8

5

96

101

Pringsewu Regency

11. Kabupaten Mesuji/

7

0

75

75

Mesuji Regency

12. Kabupaten Tulang Bawang Barat/

8

2

77

79

Tulang Bawang Barat Regency

71. Kota Bandar Lampung /

13

98

0

98

Bandar Lampung Municipality

72. Kota Metro /

5

22

0

22

Metro Municipality

Jumlah

206

174 2.180

2.354

Sumber : Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Lampung

Source Community Empowerment and Rural Government Office of Lampung Province

Lampung Dalam Angka 2010

47

Government

Tabel : 3.4 Banyaknya Kecamatan, Desa/Kelurahan dan Klasifikasinya

Table menurut Kabupaten/Kota Tahun 2009
Number Of Districts, Villages and Classification
By Regency/Municipality In Lampung Province, 2009

Kabupaten/Kota

Regency/Municipality

Kecamatan
/

District

Klasifikasi / Classification

Kurang
Berkembang
/
Less
Developed

Sedang
Berkembang

/ Moderate
Developed

Maju /

Develo
ped

Jumlah

Total

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

01. Kabupaten Lampung Barat /

41

160

Lampung Barat Regency

02. Kabupaten Tanggamus /

85

193

Tanggamus Regency

03. Kabupaten Lampung Selatan /

25

226

Lampung Selatan Regency

04. Kabupaten Lampung Timur/

11

246

Lampung Timur Regency

05. Kabupaten Lampung Tengah/

22

268

Lampung Tengah Regency

06. Kabupaten Lampung Utara /

42

205

Lampung Utara Regency

07. Kabupaten Way Kanan /

59

151

Way Kanan Regency

08. Kabupaten Tulang Bawang /

13

99

Tulang Bawang Regency

09. Kabupaten Pesawaran/

30

103

Pesawaran Regency

10. Kabupaten Pringsewu/

6

95

Pringsewu Regency

11. Kabupaten Tulang Bawang Barat/

15

64

Tulang Bawang Barat Regency

12. Kabupaten Mesuji/

13

62

Mesuji Regency

71. Kota Bandar Lampung /

1

97

Bandar Lampung Municipality

72. Kota Metro /

0

22

Metro Municipality

Jumlah

0

0

0

363

1991

Sumber : Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Lampung

Source Community Empowerment and Rural Government Office of Lampung Province

Lampung Dalam Angka 2010

48

Pemerintahan

Desa Tertinggal /

Under Developed Villages

Tabel : 3.5 Banyaknya Desa menurut Kabupaten/Kota dan Status

Table Desa di Provinsi Lampung Tahun 2009
Number Of Villages By Regency/Municipality, And
Status Of Villages In Lampung Province, 2009

Desa Non
Tertinggal /

Developing
Village

Kabupaten/Kota

Regency/Municipality

Number of Villages Received National Community Empowerment Grant
Program - Self Sufficient Village in Lampung Province, 2009

(2)

(3)

I. Kabupaten Lampung Barat/

Lampung Barat Regency

1BALIK BUKIT

2.000

2BATU BRAK

900

3BELALAU

2.000

4BENGKUNAT

2.000

5BENGKUNAT BELIMBING

2.000

6GEDUNG SURIAN

900

7KARYA PENGGAWA

900

8LEMONG

900

9NGAMBUR

2.000

10PESISIR SELATAN

2.000

11PESISIR TENGAH

900

12PESISIR UTARA

900

13SEKINCAU

3.000

14SUKAU

2.000

15SUMBER JAYA

2.000

16SUOH

3.000

17WAY TENONG

900

Jumlah

0

28.300

II. Kabupaten Tanggamus /

Tanggamus Regency

1AIR NANINGAN

900

2BANDAR NGR SEMUONG

900

3BULOK

2.000

4CUKUH BALAK

2.000

5GADING REJO

2.000

6KELUMBAYAN BARAT

2.000

7PAGELARAN

2.000

8PARDASUKA

2.000

9PUGUNG

900

10PULAU PANGGUNG

2.000

11SUKOHARJO

2.000

12TALANG PADANG

2.000

13WONOSOBO

2.000

Jumlah

0

22.700

III. Kabupaten Lampung Selatan /

Lampung Selatan Regency

1Natar

22

1.500

2Tanjung Bintang

21

3.000

3Katibung

19

2.500

4Sidomulyo

19

1.000

5Jati Agung

19

2.500

6Palas

18

1.250

Lampung Dalam Angka 2010

49

Government

(1)

Tabel : 3.6 Banyaknya Desa Mendapat Bantuan Program Nasional Pemberdayaan

Table Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) Provinsi Lampung, 2009

Banyaknya
Desa

Nb

f

Dana (Juta Rp.)

Aids

Kabupaten/Kota / Kecamatan

Regency/Municipality /District

Lanjutan Tabel 3.6 / Continued Table 3.6

(2)

(3)

IV. Kabupaten Lampung Timur /

Lampung Timur Regency

1BANDAR SRIBAWONO

2.000

2BATANG HARI

2.000

3BUMI AGUNG

2.000

4JABUNG

2.000

5LABUHAN MARINGGAI

900

6LABUHAN RATU

2.000

7MARGA SEKAMPUNG

2.000

8MARGA TIGA

2.000

9PEKALONGAN

900

10SEKAMPUNG

900

11SEKAMPUNG UDIK

900

12SUKADANA

2.000

13WAY JEPARA

2.000

Jumlah

0

21.600

V. Kabupaten Lampung Tengah /

Lampung Tengah Regency

1ANAK RATU AJI

2.000

2ANAK TUHA

2.000

3BANDAR MATARAM

2.000

4BANDAR SURABAYA

2.000

5BANGUN REJO

2.000

6GUNUNG SUGIH

2.000

7KALIREJO

2.000

8PADANG RATU

900

9PUBIAN

2.000

10PUTRA RUMBIA

900

11RUMBIA

2.000

12SEPUTIH AGUNG

2.000

13SEPUTIH BANYAK

2.000

14SEPUTIH MATARAM

2.000

15SEPUTIH RAMAN

2.000

16TERBANGGI BESAR

2.000

17TERUSAN NUNYAI

2.000

Jumlah

0

31.800

VI. Kabupaten Lampung Utara /

Lampung Utara Regency

1ABUNG BARAT

2.000

2ABUNG PEKURUN

2.000

3ABUNG SURAKARTA

3.000

4ABUNG TENGAH

2.000

5ABUNG TIMUR

3.000

6ABUNG TINGGI

2.000

7BLAMBANGAN PAGAR

2.000

8BUKIT KEMUNING

900

9BUNGA MAYANG

2.000

10HULU SUNGKAI

2.000

Lampung Dalam Angka 2010

Pemerintahan

(1)

Kabupaten/Kota / Kecamatan

Regency/Municipality /District

Banyaknya
Desa

Number of

Dana (Juta Rp.)

Aids

Bersambung / Continued. ….

50

Lanjutan Tabel 3.6/ Continued Table 3.6

(2)

(3)

VI. Kabupaten Lampung Utara /

Lampung Utara Regency

11MUARA SUNGKAI

2.000

12SUNGKAI BARAT

900

13SUNGKAI JAYA

900

14SUNGKAI SELATAN

2.000

15SUNGKAI TENGAH

2.000

16SUNGKAI UTARA

2.000

17TANJUNG RAJA

3.000

Jumlah

33.700

VII. Kabupaten Way Kanan /

Way Kanan Regency

1BANJIT

2.000

2BARADATU

2.000

3BLAMBANGAN UMPU

3.000

4BUAY BAHUGA

2.000

5BUMI AGUNG

2.000

6KASUI

2.000

7PAKUAN RATU

3.000

8REBANG TANGKAS

2.000

Jumlah

0

18.000

VIII. Kabupaten Tulangbawang/

Tulangbawang Regency

1BANJAR AGUNG

2.000

2DENTE TELADAS

2.000

3GEDUNG AJI

2.000

4GEDUNG AJI BARU

2.000

5GEDUNG MENENG

2.000

6MENGGALA

900

7MERAKSA AJI

180

8MESUJI LAMPUNG (LAMPUNG)

2.000

9PAGAR DEWA

900

10PANCA JAYA

2.000

11SIMPANG PEMATANG

2.000

12TULANG BAWANG TENGAH

900

13TUMIJAJAR

900

Jumlah

0

19.780

IX. Kabupaten Pesawaran/

Pesawaran Regency

1KEDONDONG

3.000

2NEGERI KATON

3.000

3PADANG CERMIN

900

Jumlah

0

6.900

Sumber : Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Lampung

Source Community Empowerment and Rural Government Office of Lampung Province

Lampung Dalam Angka 2010

Government

(1)

Kabupaten/Kota / Kecamatan

Regency/Municipality /District

Banyaknya
Desa

Number of

Dana (Juta Rp.)

Aids

51

Tabel : 3.7 Rekapitulasi Laporan Konsolidasi Program Provinsi Lampung TA 2009
Table menurut Kegiatan Sumber Dana Tugas Pembantuan (TP) per Departemen/Lembaga
(Situasi Triwulan IV)

Recapitulation Report Consolidation Program of Lampung Province, 2009
by to the Source of Task Fund and Departement ( 4 th Quarter Situation)

Murni /

Pure

PHLN /

Foreign Loan
and Grants

Jumlah

Total

Keuang-
an /

Finance

Fisik /

Physic

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

1. Departemen
Dalam
Negeri

5

8

200.390.550 17.349.203 217.739.753 100

100

2. Departemen
Pertanian

5

41

77.645.339

429.848 78.075.187 85,61

86,18

3. Departemen
Perindustrian

2

2

2.200.000

0

2.200.000 99,27

99,27

4. Departemen
Pendidikan
Nasional

6

35

192.000

7.536.000

7.728.000 100

100

5. Departemen
Sosial

3

6

1.765.707

0

1.765.707

75

75

6. Departemen
Tenaga Kerja
& Transmigrasi

6

35

31.943.840

0 31.943.840 92,24

93,02

7. Departemen
Kelautan
dan Perikanan

6

20

12.736.809

0 12.736.809 100

100

8. Departemen
Pekerjaan
Umum

1

1

35.543.697 77.942.203 113.485.900 86,7

86,7

9. Kementrian
Negara PDT

4

12

0 24.168.531 24.168.531 100

100

J u m l a h

38

160

362.417.942 127.425.785 489.843.727

Sumber : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Lampung

Source Regional Development Planning Board of Lampung Province

Catatan: PHLN (Pinjaman Hibah Luar Negeri)

Note : PHLN (Foreign Loan and Grants)

52

Lampung Dalam Angka 2010

Pemerintahan

Penyerapan /
Absorption (%)

Anggaran (000 Rupiah) /

Budget Availability (000 Rp.)

Departemen/
Lembaga

Department/
Institution

Jumlah
Kegiat-
an
/

Number
of
Activity

Jumlah
Progam
/

Number
of
Projects

Government

Tabel : 3.8 Rekapitulasi Laporan Konsolidasi Program Provinsi Lampung TA 2009
Table menurut Kegiatan Sumber Dana Dekonsentrasi (DK) per Departemen/Lembaga
(Situasi Triwulan IV)

Recapitulation Report Consolidation Program of Lampung Province, 2009
According to the Source of Fund Task by Departement ( 4 th Quarter Situation)

Murni /

Pure

PHLN /

Foreign Loan
and Grants

Jumlah

Total

Keuang-
an /

Finance

Fisik /

Physic

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1. Departemen
Dalam Negeri

5

8

15.753.929

0

15.753.929 100

97,78

2. Departemen
Pertanian

5

41

29.989.482

403.840

30.393.322 100

99,55

3. Departemen
Perindustrian

2

2

1.468.070

0

1.468.070 100

100

4. Departemen Energi dan
Sumberdaya Mineral

1

1

1.000.000

0

1.000.000 98,33

100

5. Departemen
Pendidikan Nasional

6

35

1.136.533.586

0 1.136.533.586 100

100

6. Departemen Kesehatan

1

1

3.822.385

0

3.822.385 100

100

7. Departemen Tenaga
Kerja & Transmigrasi

3

6

7.022.991

0

7.022.991 100

99,23

8. Departemen Sosial

6

20

23.182.183

0

23.182.183

100

100

9. Departemen Kehutanan

4

12

3.444.040

0

3.444.040

80,06

80,06

10. Departemen Kelautan
dan Perikanan

4

10

8.484.730

0

8.484.730 100

100

11. Departemen Negara
Koperasi dan UKM

1

1

3.073.200

0

3.073.200

100

100

12. Perpustakaan
Nasioanal RI

1

1

1.036.500

0

1.036.500

100

100

13. Arsip Nasional RI

1

1

89.635

0

89.635

100

100

14. Departemen
Perdagangan

2

3

1.480.700

0

1.480.700

100

100

15. Kementerian Negara
Pemuda dan Olahraga

2

4

4.000.000

0

4.000.000

100

100

16. Departemen
Pekerjaan Umum

1

1

1.000.000

0

1.000.000

100

100

17. Kementerian Negara
Lingkungan Hidup

1

1

500.000

500.000

1.000.000

100

100

J u m l a h

46 148

1.241.881.431

903.840

1.242.785.271

Sumber : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Lampung

Source Regional Development Planning Board of Lampung Province

Catatan: PHLN (Pinjaman Hibah Luar Negeri)

Note : PHLN (Foreign Loan and Grants)

Lampung Dalam Angka 2010

53

Penyerapan /
Absorption(%)

Anggaran (000 Rupiah) /

Budget Availability (000 Rp.)

Departemen/Lembaga

Department/Institution

Jumlah
Ke-
giatan
/

Num-
ber of
Activity

Jumlah
Progam
/

Number
of
Projects

Tabel: 3.9. Jumlah Eselon Perangkat Daerah Berdasarkan PP.41/2008

Table Perda No. 09,10,11,12 Tahun 2007 dan Pergub No. 14 Tahun 2010
Structural Official By Regional Regulation
Number and Governor Regulation

IBIIAIIBIIIAIIIBIVALain

(1)

(2)

(3)(4)(5)(6)

(7)

(8)

(9)

(10)

I.PERDA No. 09 Th. 2007

1

9

11

48

0

143

0

212

1. Sekretariat Daerah Provinsi / Regional Secretary

1

4

11

44

0

131

0

191

2. Sekretariat DPRD / Parliament Secretary

0

1

0

4

0

12

0

17

3. Staf Ahli / Expert Staff

0

4

0

0

0

0

0

4

II.Lembaga Teknis Daerah / Technical Institution

0

11

5

68

0

161

0

245

(PERDA No. 10 Th. 2007)
1. Bappeda

0

1

0

6

0

18

0

25

2. Badan Kesbang dan Politik Daerah

0

1

0

5

0

11

0

17

3. Badan Pengelolaan Lingk Hidup Daerah

0

1

0

5

0

11

0

17

4. Badan Ketahanan Pangan Daerah

0

1

0

5

0

11

0

17

5. Badan Penanaman Modal Daerah

0

1

0

6

0

13

0

20

6. Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Da

0

1

0

5

0

11

0

17

7. Badan Pemberdayaan Masy. dan Pem. Desa

0

1

0

5

0

11

0

17

8. Badan Pendidikan dan Latihan Daerah

0

1

0

5

0

11

0

17

9. Badan Perwakilan Pem Prov Lampung di Jakarta

0

0

1

3

0

6

0

10

10. Inspektorat Daerah

0

1

0

5

0

15

0

21

11. Badan Kepegawaian Daerah

0

1

0

5

0

11

0

17

12. Satuan Polisi Pamong Praja Daerah

0

0

1

4

0

9

0

14

13. Rumah Sakit Umum Daerah

0

1

3

7

0

17

0

28

14. Rumah Sakit Jiwa

0

0

0

1

0

3

0

4

15. Kantor Sandi Daerah

0

0

0

1

0

3

0

4

III.Dinas Provinsi / Provincial Services

0

17

0

84

0

252

0

353

(PERDA No. 11 Th. 2007)
1. Dinas Pendidikan

0

1

0

5

0

15

0

21

2. Dinas Pemuda dan Olahraga

0

1

0

4

0

12

0

17

3. Dinas Kesehatan

0

1

0

5

0

15

0

21

4. Dinas Sosial

0

1

0

5

0

15

0

21

5. Dinas Tenaga Kerja, Kependudukan dan Transmigrasi0

1

0

5

0

15

0

21

6. Dinas Perhubungan

0

1

0

5

0

15

0

21

7. Dinas Komunikasi dan Informatika

0

1

0

5

0

15

0

21

8. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata

0

1

0

4

0

12

0

17

9. Dinas Pengairan & Pemukiman

0

1

0

5

0

15

0

21

10. Dinas Koperasi, UMKM & Perindag

0

1

0

7

0

21

0

29

Lampung Dalam Angka 2010

54

Bersambung / Continued. ….

Pemerintahan

No.

Perangkat Daerah /

Regional Official

Jumlah

Total

Eselon

Government

Lanjutan Tabel 3.9 / Continued Table 3.9

IBIIAIIBIIIAIIIBIVAIVB

(1)

(2)

(3)(4)(5)(6)(7)(8)(9)

(10)

12. Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura

0

1

0

5

0

15

0

21

13. Dinas Perkebunan

0

1

0

5

0

15

0

21

14. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan

0

1

0

5

0

15

0

21

15. Dinas Kelautan dan Perikanan

0

1

0

5

0

15

0

21

16. Dinas Kehutanan

0

1

0

5

0

15

0

21

17. Dinas Pertambangan dan Energi

0

1

0

5

0

15

0

21

18. Dinas Pendapatan Daerah

0

1

0

4

0

12

0

17

IVLembaga Lain / Others Institution

0

3

1

18

0

41

0

63

(PERDA No. 12 Th. 2007)

1. Sekrt. Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian,

0

1

0

5

0

11

0

17

Perikanan dan Kehutanan

2. Sekrt. Komisi Penyiaran Indonesia Daerah

0

0

0

1

0

4

5

3. Sekrt. Dewan Pembina Korpri Pegawai Negeri Sipil

0

0

1

3

0

6

10

4. Sekrt. Badan Narkotika dan Penanggulangan HIV/AIDS

0

1

0

5

0

11

17

5. Sekrt. Badan Penanggulangan Bencana

0

1

0

4

0

9

14

V.Unit Pelaksana Teknis Daerah / Technical Office

0

0

0

62

0

182

0

244

(PERDA No. 14 Th. 2008)

1. Dinas Pendidikan

2

6

8

2. Dinas Kesehatan

2

6

8

3. Dinas Sosial

5

15

20

4. Dinas Tenaga Kerja, Kependudukan dan Transmigrasi

8

24

32

5. Dinas Perhubungan

1

3

4

6. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata

3

9

12

7. Dinas Pekerjaan Umum

8

24

32

8. Dinas Koperasi dan UMKM

5

15

20

9. Dinas Perindustrian dan Perdagangan

3

5

8

10. Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura

6

18

24

11. Dinas Perkebunan

3

9

12

12. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan

2

6

8

13. Dinas Kelautan dan Perikanan

4

12

16

14. Dinas Kehutanan

5

15

20

15. Dinas Pendapatan Daerah

5

15

20

Jumlah / Total

1

4017280

0

779

0

1117

Sumber : Biro Organisasi Pemerintah Daerah Provinsi Lampung

Source Lampung Province Regional Government Organisation Bureau

Lampung Dalam Angka 2010

55

Jumlah

Total

No.

Perangkat Daerah /

Regional Official

Eselon

2004-2010Pemilu
2010

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

01. Kabupaten Lampung Barat /

24

38

32

53

9

Lampung Barat Regency

02. Kabupaten Tanggamus /

24

38

35

41

11

Tanggamus Regency

03. Kabupaten Lampung Selatan /

24

38

27

25

7

Lampung Selatan Regency

04. Kabupaten Lampung Timur /

24

38

50

40

25

Lampung Timur Regency

05. Kabupaten Lampung Tengah /

24

38

22

15

6

Lampung Tengah Regency

06 . Kabupaten Lampung Utara /

24

38

52

92

25

Lampung Utara Regency

07. Kabupaten Way Kanan /

24

38

14

12

6

Way Kanan Regency

08. Kabupaten Tulang Bawang /

24

38

25

30

16

Tulang Bawang Regency

09. Kabupaten Pesawaran/

24

38

-

-

-

Pesawaran Regency

10. Kabupaten Pringsewu/

24

38

-

-

-

Pringsewu Regency

11. Kabupaten Tulang Bawang Barat/

24

38

-

-

-

Tulang Bawang Barat Regency

12. Kabupaten Mesuji/

24

38

-

-

-

Mesuji Regency

13. Kota Bandar Lampung /

24

38

28

171

12

Bandar Lampung Municipality

14. Kota Metro /

24

38

18

68

9

Metro Municipality

Sumber : Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Provinsi Lampung

Source National Unity and Regional Politic of Lampung Province

56

Lampung Dalam Angka 2010

Pemerintahan

Organisasi
Profesi
/

Professional
Organization

Kabupaten / Kota

Regency/Municipality

Tabel : 3.10 Jumlah Organisasi Politik, Lembaga Swadaya Masyarakat, Organisasi
Table Masyarakat dan Organisasi Profesi yang Terdaftar per

Number of Registered Political, Non Governmental, Community and

Professional Organization By Regency/Municipality and Province, 2010

Organisasi Politik /

Political
Organization

Kabupaten/Kota dan Provinsi Tahun Anggaran 2010

Lembaga
Swadaya
Masyarakat
/

Non
Government
Organization

Organisasi
Masyarakat
/

Public
Organization

Government

Tabel : 3.11 Banyaknya Anggota Biasa, Perusahaan Yang Melakukan
Table Sertifikasi Pengadaan Barang/Jasa Instansi di Pemerintah,
Anggota Luar Biasa Kadinda Provinsi Lampung Tahun 2008

Number of Regular Members, Sertificated Goods/Services Supplied
Company In Government, Kadinda Out Standing
Members of Lampung Province, 2008

(1)

(2)

(3)

(4)

01. Kabupaten Lampung Barat /

Lampung Barat Regency

02. Kabupaten Tanggamus /

Tanggamus Regency

03. Kabupaten Lampung Selatan /

Lampung Selatan Regency

04. Kabupaten Lampung Timur /

Lampung Timur Regency

05. Kabupaten Lampung Tengah /

Lampung Tengah Regency

06 . Kabupaten Lampung Utara /

Lampung Utara Regency

07. Kabupaten Way Kanan /

Way Kanan Regency

08. Kabupaten Tulang Bawang /

Tulang Bawang Regency

09. Kabupaten Pesawaran /

Pesawaran Regency

10. Kota Bandar Lampung /

Bandar Lampung Municipality

11. Kota Metro /

Metro Municipality

Sumber : Kamar Dagang dan Industri Provinsi Lampung

Source Lampung Province Chamber of Commerce and Industry

Catatan: *) Masih Bergabung dengan Kab. Lampung Selatan

Note : Combine to Lampung Selatan Regency

Lampung Dalam Angka 2010

57

Kabupaten / Kota

Regency / Municipality

Anggota Biasa /

Regular
Members

Perusahaan yang
Sertifikasi /

Sertificated
Supplied Company

Anggota Luar
Biasa /

Kadinda Out
Standing Members

Population and Employment

Population and Employment

Lampung Dalam Angka 2010

61

IV. PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN

Masalah kependudukan yang meliputi jumlah, komposisi dan distribusi

penduduk merupakan masalah yang perlu diperhatikan dalam proses

pembangunan. Jumlah penduduk yang besar dapat menjadi potensi, tetapi

dapat pula menjadi beban dalam proses pembangunan jika berkualitas rendah.

Berdasarkan hasil estimasi dari data penduduk tahun 2005, penduduk

Provinsi Lampung tahun 2009 mencapai 7.491.943 jiwa dengan rasio jenis

kelamin sebesar 105,76. Tingkat kepadatan penduduk di Provinsi Lampung

tampak masih timpang atau tidak merata antar wilayah. Dibandingkan dengan

kabupaten, kepadatan penduduk di kota umumnya sangat tinggi. Tingkat

kepadatan penduduk Kota Bandar Lampung misalnya mencapai 4.320 jiwa per

kilometer persegi dan Kota Metro mencapai 2.205 jiwa per kilometer persegi.

Sementara itu, tingkat kepadatan penduduk di semua kabupaten masih berada

dibawah 500 jiwa per kilometer persegi, bahkan Kabupaten Lampung Barat

baru mencapai 81 jiwa per kilometer persegi.

Program Keluarga Berencana merupakan bagian penting dari upaya

pembangunan sumber daya manusia melalui pembangunan keluarga kecil

sehat sejahtera. Dalam kaitan ini akseptor KB baru yang dicapai pada tahun

2009 (452.218 orang) telah melebihi target (333.976 orang) yang ditetapkan

BKKBN Provinsi Lampung yaitu sekitar 35,40 persen. Adapun jenis

kontrasepsi yang paling diminati oleh akseptor baru masih sama dengan yang

paling diminati pada tahun sebelumnya yaitu suntikan sebesar 175.835 orang

(38,89 persen), disusul jenis pil sebanyak 168.875 orang (37,35 persen), dan

kondom sebanyak 68.985 (15,26 persen).

Peningkatan kualitas penduduk dilakukan melalui peningkatan taraf

Penduduk dan Ketenagakerjaan

62

Lampung Dalam Angka 2010

kesehatan, pendidikan dan sosial ekonomi termasuk penghasilan dan

pendapatan keluarga, serta peningkatan usaha kesejahteraan lainnya.

banyaknya keluarga prasejahtera di Provinsi Lampung tahun 2009 berdasarkan

hasil pendataan BKKBN Provinsi Lampung tercatat sebesar 729.982 keluarga,

terbanyak berada di Kabupaten Lampung Selatan sebesar 106.635 keluarga

dan terendah di Kota Metro (5.442 keluarga).

Sektor ketenagakerjaan merupakan salah satu sektor penting bagi

pembangunan ekonomi daerah khususnya dalam upaya pemerintah daerah

mengurangi jumlah penduduk miskin. Dalam penyajian data ketenagakerjaan,

BPS menggunakan batasan umur 15 tahun ke atas dari semua penduduk dan

dikenal dengan istilah penduduk usia kerja. Penduduk usia kerja di Provinsi

Lampung berjumlah 5.351.935 jiwa yang terdiri dari jumlah angkatan kerja

sebanyak 3.627.155 jiwa dan bukan angkatan kerja sebesar 1.724.780 jiwa.

Angkatan kerja terdiri dari penduduk yang bekerja (3.387.175 jiwa) dan

pengangguran (239.980 jiwa), sedangkan yang termasuk bukan angkatan kerja

adalah sekolah (414.144 jiwa), mengurus rumahtangga (1.098.117), lainnya

(212.519 jiwa). Penduduk Provinsi Lampung sebagian besar bekerja di sektor

pertanian yaitu 62,19 persen atau sebesar 1.679.602 jiwa. Adapun penduduk

yang bekerja di sektor jasa kemasyarakatan tercatat sebesar 3,34 persen atau

sebanyak 90.163 ribu jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 8.887 orang di

antaranya berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) termasuk CPNS di lingkungan

Pemerintah Daerah Provinsi Lampung.

Upaya untuk terus meningkatkan kesejahteraan pekerja terus dilakukan,

salah satunya melalui penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP). Penetapan

UMP Provinsi Lampung pada tahun 2010 sebesar Rp. 767.500,00 per bulan.

Population and Employment

Lampung Dalam Angka 2010

63

IV. POPULATION AND EMPLOYMENT

The issue of population, which includes number, composition and

distribution, is a problem that needs to be considered in the process of

development. Large number of population could be a potential, but it can also

be a burden in the development process if the quality is low.

Based on the estimate of population in 2005, the population of

Lampung province in 2008 reached 7,491,943 people with a sex ratio of

105.76. The population density in the province of Lampung still showed

imbalance and it is not equally distributed among regions. Compared to the

regency, the municipality’s population density is generally higher. The

Population density of Bandar Lampung for example reached 4,320 people per

square kilometer. And Metro reached 2,205 people per square kilometer. In

contrast, the population density in some regency is below 500 people per

square kilometer. In Lampung Barat, population density is only 81 people per

square kilometer.

Family planning program is an important part of efforts to the

develop human resources through the building of healthy and prosperous

small family. In this regard, the new acceptor of Family Planning in 2008 was

452,218 people, have exceeded the target (339,976 people), which set by

National Family Planning Coordinating Board (BKKBN) of Lampung

province around 35,40 percent. the most desirable type of contraception, by

the new acceptor is still the same as the most desirable one in the previous

year, namely injection, as 178,875 people (38.89 percent) followed by the type

of pill, as many as 168,875 people (37.35 percent), and condoms with 68,985

people (15,26 percent).

Penduduk dan Ketenagakerjaan

64

Lampung Dalam Angka 2010

Improving the quality of the population is done through improving the

standard of health, education, social economy, including family income, and

improving the others welfare. The number of pre-prosperous family in the

province of Lampung in 2009 based on results of the National Family

Planning Coordinating Board (BKKBN) was 729,982 families. The majoriy of

this family is located in Lampung Selatan (still join the pesawaran) of 106,635

families and the lowest is in Metro (5.442 families).

Employment is one important component for economic development,

especially related to the plan of regional government’s efforts to reduce the

number of poor people. To provide data on employment, BPS use the age limit

to 15 years old and above from all population and it is known by the term of

working age population. The total of working age population in the Lampung

province is 5,351,935 people of the working population of 3,627,155 people

and not the work force of 1,724,780 people. Work force consists of the working

population (3,387,175 people) and unemployment (239,980 people), while not

including the work force is the schooling population (414,144 people),

housekeeping (1,098,117 people), others (212,519 people). Majority of

population of Lampung Province was involved in the agricultural sector,

namely 62.19 percent at 1,679,602 people. The residents who work in the

social service sector was 3.34 percent, or there are 90,163 people. Out of

those who involved in this sector are 8,887 people as civil servants (PNS)

including Prospective Civil Servant (CPNS) of Lampung province.

The Efforts to improve the welfare of workers continues, one of them

is by determining the provincial minimum wage (UMP). The determination of

the Provincial Minimum Wage (UMP) in Lampung, 2010 is Rp 767,500.00 per

month.

Grafik 4.1. Piramida Penduduk Provinsi Lampung 2009

Figure Lampung Province Province Population Pyramide, 2009

Kelompok umur

Laki-laki

Perempuan

Grafik 4.2. Penduduk Provinsi Lampung menurut
Figure Kabupaten/Kota Tahun 2009

Population of Lampung Province by Regency/Municipality,
2009

Tabel : 4.1.1 Penduduk Provinsi Lampung menurut Kabupaten/Kota
Table Tahun 2000 - 2009

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->