Anda di halaman 1dari 7

TUTORIAL PENYUSUNAN SOP (STANDARD OPERATING PROCEDURE) di RS Oleh : dr.Arlina Dewi,M.

Kes
Bahan bacaan yang disarankan untuk mahasiswa : 1. Surat Edaran Direktur Pelayanan Medik Spesialistik no YM.00.02.2.2.837 1 Juni 2001 perihal bentuk SPO 2. Panduan Penyusunan Dokumen Akreditasi (KARS 2012) Learning Outcome : 1. Mahasiswa paham tentang pengertian dan tujuan penyusunan Standard Operating Procedures (SOP) 2. Mahasiswa paham tentang standar / format SOP di RS 3. Mahasiswa dapat menyusun SOP pelayanan atau administrasi secara benar dan tepat 4. Mahasiswa paham cara melakukan monitoring dan evaluasi SOP Definisi SOP /SPO / Protap/Prosedur Kerja/Prosedur tindakan/Prosedur Penatalaksanaan/ Petunjuk Teknis - Pedoman yang berisi prosedur-prosedur operasional standar yang ada di dalam suatu organisasi digunakan untuk memastikan bahwa semua keputusan /tindakan/ penggunaan fasilitas proses yang dilakukan oleh anggota organisasi berjalan secara efektif-efisien, konsisten, standar dan sistematis - Definisi menurut KARS : suatu perangkat kerja rutin terlaksana dengan efektif, efisien, konsisten dan aman, dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan melalui pemenuhan standar yang berlaku

FORMAT SOP (standar minimal dari KARS)

RS UMY

STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL PEMASANGAN GELANG PASIEN PRE-OPERASI No. Dokumen 003/03/14/2013 No. Revisi 02 Halaman 1/5

Standar Prosedur Operasional Pre-operasi Pengertian

Tanggal terbit 14/03/2013

Ditetapkan : Direktur RS

Dr. NARES, MMR. Identifikasi Pemasangan gelang pasien pre-operasi adalah proses penambahan pemasangan gelang identifikasi pada pasien yang akan dilakukan pre-operasi pada pergelangan tangan kiri yang tercantum nama, nomor rekam medis, dan diagnosis. Memastikan identifikasi pasien dengan benar selama akan dilakukan operasi di rumah sakit UMY Setiap pasien yang akan menjalani operasi harus dipasangkan gelang identifikasi pre-operasi (peraturan direktur tentang kebijakan pelayanan RS.UMY) A. Persiapan : - Penampilan petugas admisi rawat inap - Periksa kelengkapan atribut (Alat tulis, gelang identifikasi warna orange) Alat-alat - Gelang identifikasi pasien (orange) - Berkas rekam medis - Alat tulis B. Pelaksanaan 1. Siapkan gelang identifikasi pasien pre-operasi, sehari sebelum operasi dilaksanakan. 2. Isi label gelang dengan identifikasi pasien ( nama, nomor rekam medis, diagnosis) sesuai berkas rekam medis pasien 3. Ucapkan salam selamat pagi/siang/sore/malam, bapak/ ibu/saudara 4. Sebut nama dan departemen/ unit kerja saya....(nama), dari unit kerja....(sebutkan) 5. Jelaskan maksud dan tujuan pemasangan gelang identifikasi kepada pasien bapak/ ibu, sesuai dengan peraturan keselamatan pasien saya akan memasang gelang identifikasi ini pada pergelangan tangan kiri bapak atau ibu. Tujuannya adalah untuk memastikan identitas bapak/ibu dengan benar dalam mendapatkan pelayanan pre-operasi sampai pasca-operasi (1x24jam) di rumah sakit ini. Setelah bapak atau ibu berada di ruang operasi, staf kami akan selalu melakukan

Tujuan

Kebijakan

Prosedur

Unsur-unsur dalam SOP : Sebaiknya dipenuhi untuk menjamin kelengkapan SOP (kontrol penyusunan) : 1. Pengertian : berisi penjelasan dan atau definisi tentang istilah yang mungkin sulit dipahami atau menyebabkan salah pengertian (dari judul SOP) Contoh : SOP Pemasangan gelang identifikasi pasien rawat inap Pengertian : Proses kegiatan identifikasi pasien dengan cara memasang gelang identitas pasien rawat inap pada pergelangan tangan 2. Tujuan : berisi tujuan pelaksanaan SOP secara spesifik (agar bisa menjadi landasan yang jelas untuk setiap prosedur dan langkahlangkah kegiatan yang ada dalam SOP) Kata kunci : Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk . Misal : 1) Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk identifikasi pasien rawat inap .. 2) Menjamin terlaksananya kegiatan pembayaran pasien ke kasir sesuai dengan kebijakan pembayaran yang ada di RS.... 3) Menjamin terlaksananya pemerikaan pasien rawat jalan di Poliklinik Spesialis RS.....secara efisien dan safety 4) Memastikan.. 3. Kebijakan Direktur/Pimpinan RS yang mendasari dibuatnya SOP tersebut Contoh : Kebijakan : Setiap pasien rawat inap yang memiliki risiko jatuh dengan tingkat risiko jatuh sedang dan tinggi dipasangkan gelang identifikasi risiko jatuh (Peraturan Direktur no.006/PER/DIR/II/2012 ttg kebijakan pelayanan instalasi rawat inap di RS X) 4. Prosedur Merupakan bagian utama yang menguraiakan langkah-langkah kegiatan untuk menyelesaikan proses kerja ttt. Bisa dalam bentuk Flow chart atau narasi langkah-langkah atau gabungan ke-2 nya 5. Unit terkait : bagian atau unit lain di RS yang terkait dan atau prosedur terkait dengan SOP tersebut
Tambahan bagian dari SOP (boleh ada, boleh tidak)

Ruanglingkup : batasan kegiatan dari awal sampai akhir Contoh : SOP Pemasangan gelang identitas

Ruanglingkup : Mengatur tata cara pemasangan gelang identitas pasien sejak pasien dinyatakan rawat inap sampai proses pemasang gelang selesai. Dokumen terkait : Pada SOP pemasangan gelang identifikasi Contoh dokumen terkait : 1. SOP Pemasangan gelang identifikasi alergi 2. SOP Pemasangan gelang identifikasi gelang risiko jatuh 3. SOP Identifikasi pasien rawat inap dalam melakukan tindakan medis atau keperawatan 4. SOP Identifikasi Pasien rawat inap dalam pemberian obat TATA CARA PENYUSUNAN SOP 1. hal-hal yg perlu diingat : WHO, HOW (mengembangkan, sosialisasi, pengendalian) 2. Syarat penyusunan SOP : TULIS YANG DIKERJAKAN DAN KERJAKAN YANG DITULIS DAN BISA DIBUKTIKAN 1. SPO ditulis oleh yang mengerjakan, panitia/direksi hanya mengkoreksi 2. SPO harus flowchart dari suatu kegiatan 3. Harus jelas WHO for WHAT, WHERE, WHEN, WHY 4. Kalimat perintah (jgn majemuk), ada S-P-O , jeals ringkas 5. SPO Pelayanan harus memperhatikan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan pasien. SPO Profesi hars mengacu pada standar profesi, standar pelayanan, perkembangan IPTEK dan keselamatan pasien. LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN SOP 1. Identifikasi kebutuhan : bisa dimulai dengan menggambarkan proses bisnis unit kerja>dari sini akan diketahui kebutuhan-keebutuhan SPO yang harus dibuat 2. Mulai membuat flow chart dari proses kegiatan (buat diagram kotak sederhana yang menggambarkan langkah penting dari seluruh proses. Pelaksana: unit kerja yang terlibat langsung 3. Diuraikan kegiatan di masing-masing kotak, dengan bahasa sederhana tp jelas 4. Bbrp SPO mungkin perlu diuji coba dulu

5. SPO yang telah tersusun oleh pelaksanan unit kerja disampaikan ke Tim/Panitia SPO : untuk ditanggapi, mengkoreksi , tidak terjadi tumpang tindih antar SPO bagian lain 6. Diajukan ke Direktur/pimpinan RS untuk di syahkan dan diberlakukan 7. Dilakukan sosialisasi ke unit-unit terkait, bila perlu adakan pelatihan 8. Perlu mmperhatikan : tata cara penomoran SPO, tata cara penyimpanan SPO, tata cara pendistribusian SPO, dan tata cara evaluasi

10 Alasan kenapa SOP yang ada tidak bekerja atau tidak digunakan: 1. Procedures are out of date. 2. Procedures are too long and wordy. 3. Procedures are unclear, complicated or difficult to understand. 4. Procedures are not used or followed. 5. Procedures are hard to find or locate. 6. Procedures are uncontrolled or out of control. 7. Procedures are too generic, general or simplistic. 8. Procedures are incorrect, wrong or poorly written. 9. Procedures are poorly designed or hard to navigate. 10. Procedures are inconsistent using different formats.

TUGAS/KEGIATAN TUTORIAL :
Membuat salah satu SOP yang berhubungan dengan: - Panduan Identifikasi Pasien RS - Panduan Pencegahan Pasien Jatuh - Panduan Alat Pelindung Diri Tetapkan : 1. TIM yang akan terlibat dalam penyusunan 2. Identifikasi kebutuahn SOP dengan membuat proses bisnis kerjanya 3. Setelah menetapkan judul SOP, uraikan : pengertian, tujuan, kebijakannya.Buat flow cart dari proses kegiatan untuk memudahkan penyusunan uraian prosedur. Ingat, apakah SOP yang disusun sudah efektif-efisien,konsisten, standar dan sistematis.Dan sudah memberikan pelayanan yang aman, nyaman dan safety 4. Pertimbangkan apakah perlu uji coba?

5. Bagaimana cara sosialisasi SOP ? 6. Bagaimana cara melakukan kontrol SOP tersebut?