Anda di halaman 1dari 2

GEJALANYA : 1. Tempat berpijak berputar atau bergerak-gerak 2. 3. 4. 5. 6.

Mual Muntah

Vertigo (sering juga disebut pusing berputar, atau pusing terasa tujuh keliling) adalah kondisi di mana seseorang merasa pusing disertai lingkungan walaupun baberputar terasa atau berputar

dan orang terseak bergerak. perasaan seolah-

Sulit berdiri atau berjalan Sensasi kepala terasa ringan Tak dapat memfokuskan pandangan

but sedang tidVertigo adalah

olah penderita bergerak atau berputar, atau seolah-olah benda di sekitar penderita bergerak atau berputar, yang

PENCEGAHANNYA : 1. 2. Tidurlah dengan posisi kepala agak tinggi. Bangunlah secara perlahan dan duduk terlebih dahulu sebelum Anda berdiri dari tempat tidur. 3. 4. Hindari posisi membungkuk bila mengangkat barang. Hindari posisi mendongakkan kepala, misalnya saat mengambil suatu benda di tempat tinggi. 5. Gerakkan kepala secara hati-hati jika kepala dalam posisi datar (horisontal) atau bila leher dalam posisi mendongak.

biasanya

disertai

dengan

mual

dan

kehilangan

keseimbangan. Kelainan pada telinga sering menyebabkan vertigo.

PENYEBABNYA

a. Infeksi virus seperti influenza yang menyerang area


labirin

b. Infeksi bakteri di telinga bagian tengah c. Radang sendi di daerah leher d. Serangan migren e. Sirkulasi darah yang terlalu sedikit sehingga menyebabkan aliran darah ke pusat keseimbangan otak menurun

f. Mabuk kendaran

KLASIFIKASI vertigo dibedakan menjadi 3 kelompok yaitu :

CARA MENGATASI : Selain mengonsumsi obat, ada pula terapi yang bertujuan meningkatkan ketahanan dan pembiasaan pasien dengan

1. PAROKSISMAL,
Serangan pada vertigo paroksismal terjadi mendadak, bergangguan vertigo. latihan fisik tersebut berupa latihan langsung beberapa menit atau hari, lalu menghilang semmembaringkan tubuh ke kiri dan ke kanan, diselingi purna. Suatu saat serangan itu dapat muncul lagi. Namun dengan duduk tegak. diantara serangan, pasien sama sekali tidak merasakan gejala.

latihan Brand-Darrof
2. KRONIK, Langkah-langkah latihan: 1. 2. Ambil posisi duduk. Arahkan kepala ke kiri, jatuhkan badan ke posisi kanan, kemudian balik posisi duduk. 3. Arahkan kepala ke kanan lalu jatuhkan badan ke sisi kiri. Masing-masing gerakan lamanya sekitar satu menit, dapat dilakukan berulang kali. 4. Untuk awal cukup 1-2 kali kiri kanan, makin lama makin bertambah. Dikatakan kronis karena serangannya menetap lama dan intensitasnya konstan. 3. AKUT.

serangannya mendadak, intensitasnya perlahan berkurang namun pasien tidak pernah mengalami periode bebas sempurna dari keluhan.