P. 1
kesebangunan

kesebangunan

|Views: 8|Likes:
Dipublikasikan oleh Ulum Lum Lum
rumus matematika
rumus matematika

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Ulum Lum Lum on Mar 15, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/08/2013

pdf

text

original

KESEBANGUNAN

OLEH:

SRI MURWATI, M.Si

KESEBANGUNAN A. Gambar Berskala, Foto Dan Model Berskala

Skala adalah suatu perbandingan antara ukuran pada gambar dan ukuran sebenarnya.
Contoh Soal 1:

Pada suatu peta dengan skala 1 : 4.250.000, jarak antara Surabaya dan Malang adalah 2 cm. Berapa kilometer jarak sebenarnya?
Jawab: Skala 1 : 4.250.000 Jarak pada gambar = 2 cm Jarak sebenarnya = 2 cm x 4.250.000 = 8.500.000 cm = 85 km

500.200.Contoh Soal 2: Jarak dua kota adalah 60 km.000 cm = 4 cm Contoh Soal 3: Jarak dua kota pada peta adalah 8 cm. sedangkan jarak sebenarnya adalah 72 km.000 Jawab: Skala 1 : 1. Jawab: Jarak pada peta = 8 cm Jarak sebenarnya = 72 km = 7.000. Tentukan skala peta tersebut.000 .000 Jadi skalanya adalah 1 : 900.000 cm jarakpadapeta 1 8 Skala = jaraksebenarnya = 7.000 x 6. Tentukan jarak kedua kota itu pada peta yang mempunyai skala 1 : 1.000 = 900.500.500.200.000 Jarak sebenarnya = 60 km 1 Jarak dua kota pada peta = 1.

500 .500 cm Lebar sebenarnya = 35 m = 3. 21 3500x = 52500 52500 x = 3.500 x = 15 Jadi tinggi gedung pada TV adalah 15 cm TinggipadaTV Tnggisebenarnya x 2.500 cm Lebar pada TV = 21 cm Tinggi pada TV = x cm 3500x = 2500 . hitung tinggi gedung pada TV. Jika pada layar TV ternyata lebar gedung adalah 21 cm.500 = = LebarpadaTV Lebarseben arnya 21 3.Contoh Soal 4: Tinggi sebuah gedung adalah 25 m dan lebarnya 35 m. Jawab: Tinggi sebenarnya = 25 m = 2.

Bangun-Bangun Yang Sebangun Syarat Dua Bangun yang Sebangun 1.B. Sisi-sisi yang bersesuaian sebanding. Perhatikan gambar berikut D 3 cm A N 9 cm K L 5 cm Apakah ABCD sebangun dengan KLMN? Jawab: 1) Sudut A = sudut K Sudut B = sudut L Sudut C = sudut M Sudut D = sudut N 2) AD bersesuaian dgn KN AD : KN = 3 : 9 = 1 : 3 AB bersesuaian dgn KL AB : KL = 5 : 15 = 1 : 3 maka AD : KN = AB : KL = 1:3 Jadi ABCD sebangun dg KLMN C B M 15 cm . Sudut-sudut yang bersesuaian sama besar 2.

Perhatikan gambar berikut D 3 cm A S 5 cm C Apakah ABCD sebangun dengan PQRS? Jawab: 1) Sudut A = sudut P Sudut B = sudut Q Sudut C = sudut R Sudut D = sudut S 2) AD bersesuaian dgn PS AD : PS = 3 : 5 AB bersesuaian dgn PQ AB : PQ = 5 : 10 = 1 : 2 karena AD:PS  AB:PQ maka ABCD tidak sebangun dgn PQRS B R 5 cm P 10 cm Q .

bersesuaian dari kedua maka kita periksa perbandingan segitiga itu memiliki persisi-sisi yang bersesuaian mulai bandingan yang sama. yang terpendek sampai sisi yang Dengan kata lain segitiga terpanjang KLM sebangun dengan 9 3 KL segitiga TRS 6 TS 2 = = = = = = = = . Apakah segitiga KLM sebangun dengan segitiga TRS? KM 12 3 K TR 8 2 12 9 15 3 LM 10 SR 2 L 15 M KM LM KL Jadi Jawab: TS TR SR Untuk menunjukkan sebangun Ini berarti sisi-sisi yang atau tidaknya kedua segitiga itu.Contoh Soal 5: Perhatikan gambar berikut.

maka tentukan nilai c dan d ! A Sehingga diperoleh: 5 cm B c 4 cm d C 10 cm E Jawab: F c  6 15 5 6 C + 6 = 3 x 6 = 18 C = 18 – 6 = 12 = =3 Karena segitiga ABC sebangun dengan segitiga AEF. Jika segitiga ABC sebangun dengan segitiga AEF. maka berlaku : Jadi panjang c = 12 cm AE AB c6 6 = = EF BC = d 4 = AF AC 15 5 15 d 4 5 d = 3 x 4 = 12 = =3 Jadi panjang d = 12 cm .Contoh Soal 6: Perhatikan gambar berikut.

: -Memahami syarat dua bangun yang sebangun Materi Prasyarat -Menentukan perbandingan sisi dua segitiga sebangun dan menghitung panjangnya.Memecahkan masalah yang melibatkan konsep kesebangunan. .DUA SEGITIGA SIKU-SIKU SEBANGUN Standar Kompetensi : Memahami kesebangunan bangun datar. Indikator : . Kompetensi Dasar : Menggunakan konsep kesebangunan dua bangun.

Jika BD adalah garis tinggi  ABC. coba diskusikan dengan teman kamu dan jelaskan tahap demi tahap bagaimana menentukan rumus panjang garis tinggi BD dengan menggunakan dua segitiga sebangun yang telah kalian pelajari sebelumnya. Lebih jelasnya.DUA SEGITIGA SIKU-SIKU SEBANGUN Perhatikan  ABC berikut ! A D B C  ABC siku-siku di B. lihat langkah berikut ini ! .

Akibatnya berlaku : AD DB BD DC 4.Menentukan rumus panjang garis tinggi pada segitiga siku-siku.  BAD =  CBD 5. Ditanya : panjang BD Jawab : Pada gambar animasi di samping . tampak bahwa : 1. Diketahui :  ABC siku-siku di B.  DBA =  DCB dan 3.  ADB =  BDC 2. BD adalah garis tinggi  ABC. Berdasarkan syarat dua segitiga sebangun terbukti bahwa  ADB sebangun dengan  BDC BD2 = AD x DC atau BD =  AD x DC .

Tidak . Dan temukan bahwa : AB2 = AC x AD atau AB =  AC x AD Ada kesulitan dan perlu penjelasan? a.Mudah dipahami bukan ? Coba tentukan pula panjang AB.Ya b.

Akibatnya berlaku : AB AD AC AB AB2 = AD x AC atau AB =  AD x AC . tampak bahwa : 1.  BCA =  DBA dan 3. Diketahui :  ABC siku-siku di B. BD adalah garis tinggi  ABC. Berdasarkan syarat dua segitiga sebangun terbukti bahwa  ABC sebangun dengan  ADB 5.  ABC =  ADB 2.  CAB =  BAD 4.Penjelasan menentukan panjang AB. Ditanya : panjang AB Jawab : Pada gambar animasi di samping .

Bagaimana ? Masih ada kesulitan dan perlu penjelasan lagi ? a. ya b. tidak .

Akibatnya berlaku : BC DC CA CB 1.Penjelasan menentukan panjang BC. Berdasarkan syarat dua segitiga sebangun terbukti bahwa  ABC sebangun dengan  BDC BC2 = CD x CA atau BC =  CD x CA . BD adalah garis tinggi  ABC.  ABC =  BDC 2.  CAB =  CBD 4.  BCA =  DCB dan 3. Diketahui :  ABC siku-siku di B. tampak bahwa : 5. Ditanya : panjang BC Jawab : Pada gambar animasi di samping .

Kesimpulan: Pada segitiga siku-siku. maka berlaku: A A D D D A B BD2 = DA x DC atau BD =  AD x DC C B BA2 = AD x AC atau BA =  AD x AC C B BC2 = CD x CA atau BC =  CD x CA C . jika dari sudut siku-sikunya ditarik garis tegak lurus pada sisi hipotenusanya.

LATIHAN SOAL: Pilihlah satu jawaban yang benar! 1. 5 cm R 9 cm 13 cm b. Panjang garis tinggi pada  PQR adalah : Q a. 7 cm d. 6 cm c. 8 cm P S .

Aku akan coba lagi dan pasti bisa! Aku nyerah dehhh.hhhhhhh………. dan lihat penyelesaiannya Refreshing dulu aaa…. ..

= 4 x9 QS =  36 = 6 Jadi panjang QS adalah 6 cm SP = PR – SR = 13 .9 =4 .Q Penyelesaian soal latihan 1: Diket : SR = 9 cm PR = 13 cm Ditanya : QS Jawab : P S 9 cm 13 cm R QS2 = SP x SR .

Panjang PQ pada  PQR adalah : P S a.2. 3 cm b. 35 cm c. 4 cm d. 45 cm Q R .

.Keciaannnnn ….deh loo…!!! Aku akan coba lagi dan pasti bisa Aku nyerah dehhh.hhhhhhh………. dan lihat penyelesaiannya Refreshing dulu aaa…..

Penyelesaian soal latihan 2: Diket : PS = 4 cm SR = 16 cm Ditanya P S Jawab : QP : ? Q QP2 = PS x PR = 4 x 20 R QP =  80 = 45 Jadi panjang QP adalah 45 cm .

.

Jika ketiga sisinya sama panjang 2. Jika kedua sisi dan satu sudutnya sama .Segitiga-Segitiga Yang Kongruen Syarat dua segitiga kongruen ada tiga. yaitu: 1. Jika kedua sudut dan satu sisinya sama 3.

a.. 20 cm d..Perhatikan gambar! Panjang AB = 12 cm dan EG = 16 cm.. 12 cm b. Panjang BF = . 16 cm c. 28 cm .

2 Diakhiri saja boss… .Kembali ke soal no.1 Teruskan ke soal no.

.Diakhiri saja…..

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->