Seorang wanita usia 20 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan keputihan. Keluhan terkadang disertai gatal.

Sekret vagina sedikit berbusa dan bau amis ikan. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan, tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nadi 80 x/menit, frekuensi nafas 20 x/menit, dan suhu 36,5oC. Pada pemeriksaan ditemukan adanya clue cells. Penyebab keluhan ini adalah A. Gardenella vaginalis. B. Trikomonas vaginalis. C. Candida Albicans. D. Treponema pallidum. E. Neisseria Gonorrhoeae. Pria dibawa ke IGD dengan penurunan kesadaran, sebelumnya muntah dan nyeri kepala berat. Pada pemeriksaan neurologis terdapat kelumpuhan nervus cranial III, VI, dan IX. Pada oftalmoskop terdapat perdarahan retina. Di mana perdarahan terjadi? A. Perdarahan epidural B. Perdarahan subdural C. Perdarahan batang otak D. Perdarahan subaraknoid E. Perdarahan intratekal Pasien, 30 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan demam dan menggigil. Sebelumnya 3 hari yang lalu pasien jatuh dari tangga dan mengalami patah tulang terbuka grade II. Pasien sudah dijahit di puskesmas dengan luka jahitan 28 cm. Pemeriksan fisik saat ini Tekanan darah 80 melalui palpasi, nadi 120 x/menit, suhu tubuh 39oC, Hemoglobin 6 gr/dl. Diagnosa A. Osteomelitis B. Tetanus C. Miolitis D. Osteoporosis E. Buerger disease Seorang laki-laki, berusia 20 tahun, datang ke unit gawat darurat dengan keluhan nyeri dan bengkak di lutut kanan, disertai krepitasi. Ia juga mengeluhkan sendi panggul kanannya tidak dapat digerakkan. Tidak ada luka sama sekali. Dari anamnesis didapatkan keterangan ia adalah penumpang mobil, duduk di samping supir, yang bertabrakan dengan mobil lain dari arah berlawanan. Apakah tindakan sementara, yang segera harus dikerjakan pada pasien ini? A. Reduksi B. Fiksasi C. Fasiotomi D. Pembidaian E. Traksi

Seorang laki-laki, 20 tahun, dibawa ke UGD karena bahu kirinya sakit dan bengkak sejak terjatuh 1 jam lalu saat bermain sepak bola. Pada pemeriksaan tampak bahu kiri bengkak, fleksi, eksorotasi, dan abduksi. Diagnosa pasien ini A. Dislokasi bahu anterior B. Dislokasi bahu posterior C. Fraktur clavicula D. Fraktur bahu E. Dislokasi acromion Dislokasi bahu anterior Posisi lengan atas dalam posisi abduksi. Kaput humerus didorong ke depan dan menimbulkan avulsi simpai sendi bagian bawah dan kartilago beserta periosteum labrum glenoidalis bagian anterior.

Seorang perempuan berusia 34 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan tingling pada jari telunjuk dan jari tengah kanan sejak 2 bulan yang lalu. Dia juga mengeluhkan kelemahan pada tangan kanannya dan mulai sering menjatuhkan beberapa barang seperti cangkir. Sebelumnya dia dalam keadaan sehat dan tidak pernah mengalami kecelakaan atau nyeri pada leher. Pada pemeriksaan neurologik, gerakan ekstensi bahu dan sendi siku dalam keadaan normal baik kekuatan maupun range of movement. Syaraf apakah yang paling mungkin mengalami kompresi? A. Nervus radialis B. Nervus ulnaris C. Nervus aksilaris D. Nervus medianus Seorang wanita berusia 28 tahun dibawa ke UGD oleh keluarganya dengan keluhan otot di sekitar mulut sering berkedut-kedut. Gejala ini dirasakan semakin memberat dalam 2 hari sebelum dibawa ke RS. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 130/70 mmHg, nadi 86 x/menit,

RR 20 x/menit dan suhu 37,2oC. Pasien sudah menggunakan obat antipsikotis dalam 1 tahun belakangan ini. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Sindrom ekstrapiramidal B. Sindrom neuroleptik maligna C. Tardive dyskinesia D. Parkinsonisme E. Parkinson’s disease Tardive dyskinesia is a movement disorder caused by long-term use of certain medications called neuroleptic drugs, along with some other drugs that increase the brain's sensitivity to the neurotransmitter dopamine. It is characterized by uncontrolled facial movements such as protruding tongue, chewing or sucking motions and making faces. Seorang wanita usia 35 tahun, seorang ibu rumah tangga datang ke puskesmas dengan keluhan sering terbangun pada dini hari dan sulit tidur kembali. Hal ini dialami olehnya sejak 1 bulan yang lalu. Pasien juga mengeluhkan lemas, sering pusing dan sulit konsentrasi sejak bercerai dengan suaminya. Obat apa yang diberikan pada pasien ini ? A. Antiansietas B. Antidepresi C. Antipsikosis D. Antiinsomia E. Antikonvulsan Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke dokter oleh ibunya dikarenakan anaknya tersebut suka mengatakan bahwa kiamat akan terjadi tahun 2012 dari ramalan suku maya kepada orangorang di sekitarnya. Hal tersebut dialami lelaki ini sejak 2 tahun belakangan ini. Pasien ini juga suka berpenampilan layaknya tokoh-tokoh mistis. Selama pemeriksaan tidak didapatkan tandatanda psikosis. Gangguan kepribadian pada pasien tersebut adalah A. Gangguan kepribadian skizoid B. Gangguan kepribadian skizotipal C. Gangguan kepribadian antisosial D. Gangguan kepribadian paranoid E. Gangguan kepribadian histrionik Seorang anak perempuan 8 tahun diantar ibunya memeriksakan diri ke puskesmas dengan keluhan gatal pada kepala, terutama kepala bagian belakang. Penyakit yang serupa juga diderita oleh teman-teman sekolahnya. Pada pemeriksaan didapatkan rambut kusam dan lengket. Apakah penyebab penyakit pada pasien tersebut ? A. Pedikulosis B. Dermatosis

Lintasan ini diaktivasi di dalam hati. Scabies E. C. Didapatkan hasil pemeriksaan index massa tubuh 38. tekanan darah 120/90 mmHg. pemeriksaan Lab reduksi urin +++. Hipertensi E. datang untuk melakukan medical check-up. Dislipidemia. Pada pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 51 kg. The former is an intermediate stage in metabolism of simple sugars. Kadar trigliserida menurun B. Apa penyebab meningkatnya kadar glukosa darah 2 jam post prandial? A. Perbandingan HDL dan LDL meningkat E. 65 tahun menderita DM sejak 10 tahun yang lalu. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan glukosa puasa 95 mg/dL.C. Kadar HDL kolesterol meningkat C. Terlambat glikogenesis dan lipogenesis C. Apakah hasil pemeriksaan lipid yang dapat ditemukan pada pasien ini? A. Meningkatnya glikolisis  Glikogenesis adalah lintasan metabolisme yang mengkonversi glukosa menjadi glikogen untuk disimpan di dalam hati. oleh hormon insulin sebagai respon terhadap rasio gula darah yang meningkat. Meningkatnya glikogenesis dan glukoneogenesis D. lingkar pinggang 55 cm. tinggi badan 156 cm. Meningkatnya glikogenesis dan lipogenesis B. Meningkatnya glukoneogenesis E. atau teraktivasi pada akhir siklus Cori. Lipogenesis is the process by which acetyl-CoA is converted to fats. Tineasis D. B. a source of energy of  . asam urat 6 mg/dL. Obesitas. D. GDP 250 mg/dl dan 2 jam post prandial 450 mg/dl. Sindroma metabolik Laki-laki 62 tahun DM tipe II. Perbandingan HDL dan LDL menurun D. Pitiriasis Seorang wanita berusia 37 tahun datang ke dokter praktek umum untuk memeriksakan kesehatannya. such as glucose. Kadar HDL kolesterol normal Seorang laki-laki. misalnya karena kandungan karbohidrat setelah makan. HDL-kolesterol 37 mg/dL. Apa problem utama pada pasien tersebut ? A. trigliserida 160 mg/dL. Hiperurisemia.

Through lipogenesis. the energy can be efficiently stored in the form of fats. Kolelitiasis D. Epididimoorkitis B. Hidrokel testis dextra B. skrotum jika ditekan nyeri. Kolesistitis C. Pada pemeriksaan. Hal ini dialami sejak 2 minggu ini. Hernia inguinalis Seorang laki-laki 40 tahun mengaku nyeri pada biji kemaluan kanan. Disertai nyeri dan keluhan muntah. Benjolan muncul saat beraktivitas.living organisms. Tumor testis E. tidak hilang saat tidur berbaring. Hernia skrotalis C. Hernia inkarserata D. Torsio testis D. jika skrotum dinaikkan nyeri menetap. Apakah diagnosa pasien ini? A. Pasien juga mengeluhkan BAB yang warnanya seperti dempul dan warna urine seperti teh pekat. Epididioorkhitis dextra E. Torsio testis dextra Laki-laki 18 tahun datang ke RS dengan keluhan sakit di daerah skrotum. Tidak dijumpai demam dan tidak ada nyeri tekan di epigastrium. Pada pemeriksaan USG ditemukan testis dengan caput epididimis seperti skorda spermatic membesar dan berisi cairan di sekitar testis. Hernia hiatal B. Hernia femoralis E. Riwayat trauma dan gangguan BAK disangkal. Hernia skrotalis dextra D. Apakah diagnosis paling mungkin? A. Hernia scrotalis Seorang wanita berusia 63 tahun datang ke UGD dengan keluhan mata kuning. Apakah diagnosis yang mungkin? A. Laki-laki 56 tahun mengeluh muncul benjolan sebesar telur ayam di lipat paha kanan. Koledokolitiasis . merah dan letaknya lebih tinggi dari testis kanan posisi mendatar. Varikokel testis dextra C. Apakah diagnosa pada pasien ini? A. Abses hepar B. tanda vital normal. keluhan dirasakan saat bangun tidur. Abses testis C. Pada PF didapatkan testis kiri membesar.

Obstruksi terjadi di bawah ligamentum trait C. Ureterolitiasis Seorang wanita berumur 30 tahun kontrol ke dokter setelah mendapat pengobatan infeksi saluran kemih tanpa komplikasi dengan Trimetoprim-Sulfametoksazol Forte dua kali per hari selama 3 hari. BAB hitam dan somnolen. Rujuk untuk periksa USG ginjal Laki-laki 20 tahun mengalami penurunan kesadaran. Cholelithiasis D. nyeri kepala. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. dan eritrosit pucat 34/LP. sel epitel 2-4/LP. perdarahan gusi. mual muntah. suhu 36oC. Obstruksi terjadi setentang ligamentum trait D. tidak bisa buang angin. tidak bisa BAB. Apusan darah tebal . nadi lemah. Abdomen inspeksi kembung. Diagnosis pasti dapat diperoleh dengan pemeriksaan? A. perkusi timpani. KU compos mentis. trombosit 36. Keluhan diawali muntah-muntah berwarna hijau. Obstruksi terjadi di bawah duodenum Seorang laki-laki berusia 38 tahun datang ke dokter dengan keluhan utama nyeri perut. Periksa kultur urin C. Obstruksi terjadi di atas pylorus E. Nefrolitiasis B.200. palpasi massa (-). kreatinin 4. Obstruksi terjadi di atas ligamentum trait B.39.5oC. muntah dan jumlah buang air kecil berkurang. Apakah pengelolaan selanjutnya yang paling tepat? A. disertai mual. nyeri sendi. cepat dan tekanan darah 90/70 mmHg. bersifat hilang timbul pada daerah pinggang kanan atas. Periksa preparat basah dan KOH E. Periksa urinalisis dan kultur urin B. defans muskular meningkat. leukosit 4. Nyeri tekan (+). Pada pemeriksaan fisik didapatkan BB 30 kg. RR 16 x/menit. Di manakah lokasi terjadinya obstruksi? A. Terdapat dua kali riwayat infeksi saluran kemih dalam 10 tahun terakhir. nyeri perut.E. nadi 120 x/menit. Uretrolitiasis C. sebelumnya mengalami panas 5 hari. Vesicolithiasis E. suhu 37. Hepatoma Seorang laki-laki 25 tahun datang ke RS dengan keluhan perut kembung sejak 1 hari yang lalu.000. auskultasi bising usus meningkat. Tidak perlu pemeriksaan apapun D.8. Hasil laboratorium urin diperoleh sedimen kalsium oksalat +2. Dari hasil laboratorium darah didapatkan ureum 51. Saat ini tanpa keluhan.

Nyeri disertai keluhan muntah dan demam ringan. minuman berkarbonasi dan lotion nyamuk. hepatitis virus non A non B Seorang wanita berusia 66 tahun mengeluh berak darah dalam 3 bulan ini. Saat dilakukan colon in loop didapatkan gambaran filling defect berbentuk tipe anular di daerah rektosigmoid. Etiologi pasien tidak dapat melihat adalah A. Hepatitis kronik aktif D. Leukosit PMN Seorang laki laki berusia 20 tahun dibawa orang tuanya ke puskesmas dengan keluhan demam sejak 4 hari yang lalu. Saat dilakukan pemeriksaan laboratorium. Saat dilakukan pemeriksaan fisik. Limfosit C. D. Pada pemeriksaan fisik ditemukan kesadaran pasien somnolen. Widal IgM dan IgG anti dengue Tes fungsi hati Tes fungsi ginjal Seorang laki-laki 27 tahun datang ke puskesmas mengeluh tidak bisa melihat sejak 3 jam yang lalu. ditemukan nyeri lepas tekan di daerah Mc burney. Hematokrit E. Sebelumnya pasien minum alcohol dicampur obat flu. muntah. Intoksikasi bikarbonat E. Intoksikasi obat nyamuk Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke unit gawat darurat dengan keluhan nyeri terutama di daerah kanan bawah abdomen. dan nyeri kepala. Hepatitis virus A B. Pemeriksaan urine bil indirek (++). Diagnosis radiologis yang mungkin pada penderita ini adalah . Intoksikasi etanol B. Setelah itu pasien tidak sadar dan bangun tidak dapat melihat. Pasien tidak mempunyai riwayat trauma sebelumnya. Keluhan disertai mual. E.B. komponen hasil laboratorium apa yang dapat mendukung penegakan diagnosis pada kasus diatas? A. Eritrosit B. C. Monosit D. Pasien adalah seorang mahasiswa dan hampir setiap hari jajan di warung dekat sekolahnya. Intoksikasi obat flu D. Hepatitis fulminan C. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini A. sklera ikterik dan nyeri tekan positif di abdomen kanan atas. Hepatitis virus B E. Intoksikasi methanol C.

Pengobatan yang tepat untuk anak tersebut adalah A. pada kepala tampak bercak seperti koin. Seorang anak berusia 8 bulan mengalami sariawan selama 1 minggu. D. Psoriasis  Tinea barbae is a superficial dermatophyte infection that is limited to the bearded areas of the face and neck and occurs almost exclusively in older adolescent and adult males. Apakah diagnosa pasien tersebut? A. The clinical presentation of tinea barbae includes inflammatory. Polip rektosigmoid Tuberculosis sigmoid Diverkulosis sigmoid Karsinoma rektosigmoid Hemoroid interna didaerah rektosigmoid Seorang pasien laki-laki umur 38 tahun datang dengan keluhan rambut sering rontok. kerionlike plaques and noninflammatory superficial patches resembling tinea corporis or bacterial folliculitis. Metronidazole C. Pada pemeriksaan fisik diperoleh tekanan . Dermatitis seboroik E. Tinea kapitis B. Telogen eflufium C. dari pemeriksaan tampak bercak bercak putih menyerupai plak pada mukosa lidah dan mulut.A. Griseofulvin B. Pada anamnesis diketahui ternyata pasien mengalami keluhan ini selama 30 menit yang kemudian pulih lagi seperti semula. C. deep. E. B. Nystatin D. Tinea barbae D. Itrakonazol E. Asam salisilat Seorang perempuan berusia 41 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan tiba-tiba lengan dan kaki kanannya lemah.

Ataksia D. Apakah kelainan yang paling tepat menggambarkan kasus ini? A. Pada pemeriksaan laboratorium didapati GDS 195 mg/dl. Stroke non hemoragik lakuner B. pasien menderita demam rematik berulang. Agnosia  Apraksia (apraxia) adalah suatu kondisi di mana seseorang tidak bisa lagi melakukan gerakan ketika diminta untuk melakukannya. Biasanya kondisi ini disebabkan karena adanya masalah di otak apraksia dapat mempengaruhi hampir setiap gerakan. pasien merasakan jantung berdebar. Diagnosa pasien ini adalah A. Subarachnoidal haemorrahge D. Pada usia 25 tahun. Apakah diagnosis yang paling mungkin A. Apraksia C. Trombosis serebri E. Diagnosa pasien ini adalah A. Afemia E. Nyeri kepala tidak jelas. Enchephalitis C. Pada anamnesis pasien mengaku tidak tahu cara mengenakan kemejanya. berbicara.darah 160/90 mmHg. Stroke non hemoragik aterosklerotik . atau menulis. Saat sedang mengobrol. Setelah sadar pasien tampak bingung. kemudian tangan dan kaki kejang selama 10 detik dan tidak sadar. Transient Ischemic Attack (TIA) B. Afasia B. General seizure Seorang kakek berusia 67 tahun dibawa anaknya ke praktek dokter umum dengan keluhan sulit berpakaian sejak 3 minggu terakhir. Secondary partial seizure E. Primary partial seizure D. ia juga memilliki riwayat hipertensi sejak 7 tahun sebelumnya dan minum obat secara tidak teratur. kurang lebih 10 menit. muntah (-). frekuensi nadi 78 x/menit. tiba tangan kiri kaku tetapi masih sadar. Intracerebral haemorrahage Seorang pria berusia 29 tahun datang dengan keluan sering kejang. termasuk gerakan mata. Seorang laki-laki 62 tahun datang dengan keluhan lumpuh pada tangan dan kaki kiri sejak 1 jam yang lalu. Tetanus B. Absence seizure C. Pada usia 30 tahun. frekuensi napas 20 x/menit. berjalan. Pada pemeriksaan neurologis diperoleh sensorik dan kekuatan otot normal.

seluruh refleks fisiologis menurun. Pada pemeriksaan pungsi lumbal dijumpai gambaran dissosiasi sito albumin. Bakteri B. Riwayat hipertensi sejak 10 tahun yang lalu dan merokok 1 bungkus/hari.00 tiba-tiba terjatuh dan diam saja. Stroke non hemoragik hemodinamik Seorang perempuan berusia 22 tahun dibawa oleh keluarganya ke unit gawat darurat dengan keluhan lemah pada keempat anggota gerak. Diagnosa yang paling tepat A. Jamur D. Stroke in evolution B. Dari anamnesis dijumpai kelemahan secara tiba-tiba dimulai dari kedua tungkai yang kemudian dikuti kelemahan kedua lengan. pernapasan 32 x/menit. Myelitis C. Stroke non hemoragik tromboembolik E. Pott’s disease B. Keluhan disertai dengan mata berair dan penglihatan kabur. Dari pemeriksaan neurologis dijumpai tetraparesis tipe flaksid. Keluhan disertai dengan mata berair dan penglihatan kabur. Perdarahan subarachnoid Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata kanannya merah sejak 5 hari yang lalu. tidak dijumpai gangguan sensoris dan otonom. Atrofi muscular duchenne D.C. Virus C. Infark intraserebral C. Perdarahan intraserebral D. Parasit E. Pada . Apakah etiologi yang paling mungkin? A. babinski dextra (+). nadi 88 x/menit. Apakah diagnosis pasien ini A. tidak bisa diajak bicara. Guillain Barre Syndrome (GBS) Pria usia 49 tahun datang ke UGD jam 8. namun ada riwayat flu dan demam 1 minggu sebelumnya. dan sensibilitas kornea menurun. kaku kuduk (+). Alergi Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata kanannya merah sejak 5 hari yang lalu. Pada pemeriksaan mata kanan didapatkan visus 6/40. Stroke non hemoragik kardioembolik D. hemiparese dextra. Myasthenia Gravis E. Pemeriksaan fisik TD 200/110 mmHg. tes fluoresin positif. infiltrate kornea bentuk punctata. didapatkan injeksi silier. Perdarahan epidural E. Tidak dijumpai riwayat trauma.00 dengan riwayat jam 6.

Ablasio retina B.75 menjadi 6/6 VOS 6/10 dengan koreksi S +0. infiltrate kornea bentuk punctata. Astenopia presbiopia Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke Puskesmas dengan kedua mata sering berair. Glaukoma E. namun pengobatan tidak rutin dan selama ini hanya minum obat-obatan tradisional. Keluhan disertai dengan mata berair dan penglihatan kabur baik untuk melihat jauh maupun dekat. Bergerigi C. Eksoftalmus D. tes fluoresin positif. Katarak Seorang pasien 50 tahun dengan riwayat hipertensi. didapatkan injeksi silier. PF TD 160/100 mmHg.50 menjadi 6/6 Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. T 37oC. N 110/menit. R 20/menit. Hasil pemeriksaan visus didapatkan hasil sebagai berikut : VOD 6/15 dengan koreksi S +0. Astenopia konvergensia C. Mikroftalmia C. Diuretik tiazid . Pada pemeriksaan fisik mata didapatkan segmen anterior tenang. ARB B. Konsentris D. Jika dilakukan pemeriksaan dengan keratoskop plasido. Kabur Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke Puskesmas dengan kedua mata sering berair. Terputus E. dan sensibilitas kornea menurun. Hasil pemeriksaan visus didapatkan hasil sebagai berikut : VOD 6/15 dengan koreksi S +0.50 menjadi 6/6 Apakah komplikasi yang paling sering terjadi? A. Astenopia akomodativa D. Pada pemeriksaan fisik mata didapatkan segmen anterior tenang. Terapi antihipertensi paling tepat? A. Pemeriksaan lab didapatkan proteinuria.75 menjadi 6/6 VOS 6/10 dengan koreksi S +0. Astenopia anisometropia B. gambaran apakah yang ditemukan? A. Keluhan disertai dengan mata berair dan penglihatan kabur baik untuk melihat jauh maupun dekat.pemeriksaan mata kanan didapatkan visus 6/40. Bergelombang B. Astenopia aniseikonia E.

Askes dalam jumlah uang yang tetap sesuai dengan jumlah peserta asuransi yang ditanggung. Cluster random sampling E. Systematic random sampling Sebuah penelitian ingin meneliti efektivitas pemberian alfa-interferon bagi pasien dengan hepatitis B kronik. Simple random sampling B. Dari masing-masing provinsi diambil sampel 30% dari jumlah kabupaten dan kota yang ada. Untuk itu peneliti memberikan intervensi bagi pasien hepatitis B kronik yang dirawat di sebuah RSUD periode Januari 2007 . Kapitasi D. Stratified random sampling C. ACE inhibitor Seorang petugas pengelola cold chain mendapati suhu lemari es penyimpanan vaksin hepatitis B mencapai -5oC pada saat pengecekan pagi. Gaji Survei Kesehatan Rumah Tangga yang dilakukan oleh DEPKES RI mengambil subjek penelitian seluruh penduduk Indonesia. Pada pengecekan sore hari sebelumnya suhu lemari es masih dalam kisaran normal. Membuang vaksin D. Β-bloker E.C. Sampel diambil dari 20 provinsi yang dianggap mewakili seluruh penduduk Indonesia. Melakukan uji kocok vaksin Dokter keluarga dibayar oleh PT. Fee for service C. Pasien yang bersedia mengikuti penelitian dibagi menjadi dua kelompok secara acak. Diagnosis related group B. Satu kelompok diberikan alfa interferon dan kelompok yang lain diberikan lamivudin sebagai perlakukan standar.Desember 2007. Per diem E. Menyatakan vaksin tersebut rusak B. Mengembalikkan vaksin ke Dinas Kesehatan Kabupaten E. Apakah metode pembayaran pelayanan kesehatan tersebut? A. Multi-stages random sampling D. Apakah teknik pengambilan sampel yang paling sesuai dengan kasus di atas? A. terlepas dari berapapun jumlah pelayanan yang diberikan. Dari tiap-tiap kabupaten ini maka diambil sampel 50% dari jumlah kecamatan yang ada. Mengembalikan suhu lemari es ke kisaran normal C. Outcome yang dilihat . Apakah tindakan yang harus dilakukan oleh petugas cold chain tersebut? A. Ca channel blocker D.

Dari 48 orang yang mendapatkan interferon. Sampai dengan berakhirnya penelitian. Walaupun menggunakan individu yang sama. Forced expiratory volume (FEV) dalam ml/menit akan dibandingkan sebelum dan sesudah latihan fisik untuk menunjukkan fungsi respirasi. barulah objek penelitian dikenai suatu tindakan tertentu.adalah konversi HbsAg menjadi negatif setelah 6 bulan. Apakah jenis uji statistik yang paling sesuai untuk menjawab pertanyaan penelitian diatas? A. 48 orang mendapatkan perlakuan dengan interferon. Pasien di RSUD periode Januari 2007 – Desember 2007 C. Apakah kriteria eksklusi pada penelitian tersebut? A. performance obat dapat diketahui dengan cara membandingkan kondisi objek penelitian sebelum dan sesudah diberikan obat. sedangkan dari kelompok lamivudin semua subjek bertahan sampai penelitian selesai. Uji T berpasangan D. peneliti menerapkan kontrol. Dengan demikian. Misal pada penelitian mengenai efektivitas suatu obat tertentu. 8 orang meninggal atau loss to follow-up. dan gangguan fungsi sumsum tulang menggugurkan keikutsertaannya dalam penelitian. Perlakuan pertama mungkin saja berupa kontrol. Contoh lain yang bisa dianggap berpasangan meski terdapat 2 objek penelitian. 60 pasien PPOK telah setuju untuk berpartisipasi pada studi ini. Pasien yang meninggal atau loss to follow-up D. Subjek dengan gangguan fungsi ginjal. Uji Korelasi Pearson E. Data diasumsikan terdistribusi normal. Pasien yang mendapatkan lamivudin Sebuah studi intervensional menguji apakah latihan fisik secara serial akan memperbaiki fungsi respirasi pada pasien dengan PPOK. Uji T independen C. yaitu data dari perlakuan pertama dan data dari perlakuan kedua. 42 orang mendapatkan lamivudin. perlakuan pertama. Contoh : . Pasien dengan hepatitis B kronik B. misalnya perbedaan antara tinggi ayah dan anaknya. Ciri-ciri yang paling sering ditemui pada kasus yang berpasangan adalah satu individu (objek penelitian) dikenai 2 buah perlakuan yang berbeda. 40 orang bertahan sampai akhir penelitian. sedangkan pada perlakuan kedua. Pasien dengan gangguan fungsi ginjal E. Contoh kasus lain misalnya program diet dimana pengukuran berat badan ditimbang sebelum dan setelah diet. peneliti tetap memperoleh 2 macam data sampel. Uji ANOVA satu arah  Uji-T berpasangan (paired t-test) adalah salah satu metode pengujian hipotesis di mana data yang digunakan tidak bebas yang dicirikan dengan adanya hubungan nilai pada setiap sampel yang sama (berpasangan). Uji Kai Kuadrat B. yaitu tidak memberikan perlakuan sama sekali terhadap objek penelitian. misal pemberian obat.

Keefektifan dari suatu Bimbingan Belajar dalam menghadapi suatu Tes dinilai berdasarkan perbandingan antara nilai yang diperoleh siswa sebelum dan setelah melaksanakan kursus. Nilai tersebut diperoleh dari 10 siswa yang mengikuti Bimbel Tes Persiapan Masuk  Korelasi Pearson merupakan salah satu ukuran korelasi yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah hubungan linier dari dua veriabel. Dua variabel dikatakan berkorelasi apabila perubahan salah satu variabel disertai dengan perubahan variabel lainnya, baik dalam arah yang sama ataupun arah yang sebaliknya. Harus diingat bahwa nilai koefisien korelasi yang kecil (tidak signifikan) bukan berarti kedua variabel tersebut tidak saling berhubungan. Mungkin saja dua variabel mempunyai keeratan hubungan yang kuat namun nilai koefisien korelasinya mendekati nol, misalnya pada kasus hubungan non linier. Dengan demikian, koefisien korelasi hanya mengukur kekuatan hubungan linier dan tidak pada hubungan non linier. Harus diingat pula bahwa adanya hubungan linier yang kuat di antara variabel tidak selalu berarti ada hubungan kausalitas, sebab-akibat.

Masih terdapat banyak kontroversi mengenai peningkatan risiko kejadian tumor otak dengan penggunaan telepon seluler. Sebuah studi observasional dilakukan untuk menambah bukti berkaitan dengan hal ini. 30 pasien dengan glioblastoma multiformis diikutkan dalam sebuah studi, dan 30 subjek sehat yang sepadan dalam jenis kelamin dan usia direkrut sebagai kelompok pembanding. Kedua kelompok diwawancara mengenai riwayat penggunaan telepon seluler di masa lalu. Penggunaan telepon seluler ini kemudian dibandingkan pada dua kelompok untuk mengukur risiko terjadinya tumor otak. Apakah metode pengukuran risiko yang paling sesuai untuk jenis studi di atas? A. Rasio odd B. Risiko relatif C. Rasio prevalensi D. Koefisien kontingensi E. Population attributable risk Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan gatal pada daerah selangkangan sejak 2 minggu yang lalu. Gatal semakin lama semakin luas sampai ke bawah perut. Gatal akan semakin hebat setelah beraktivitas dan berkeringat. Pemeriksaan fisik menunjukkan lesi kulit berbatas tegas dengan peradangan daerah inguinal dekstra dan sinistra, tampak makula eritematosa, hiperpigmentasi, skuama dan papul-papul, dengan sifat lesi lebih aktif di bagian tepi. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Eritrasma B. Tinea kruris C. Ptiriasis rosea D. Kandidasis kutaneus

E. Dermatitis kontak alergika Seorang laki-laki berusia 44 tahun dibawa keluarganya ke IGD RS karena mengalami penurunan kesadaran sejak 4 jam yang lalu. Sejak 2 hari yang lalu badan demam dan mengeluh batuk berdahak. Dari pemeriksaan fisik keadaan umum lemah tidak sadar, tekanan darah 120/80 mmHg, denyut nadi 120 x/menit, frekuensi napas 32 x/menit dalam, temperatur 38,2˚C, kulit kering, tercium bau buah segar. Pemeriksaan gula darah sewaktu 520 mg/dL. Tindakan apakah yang pertama kali dilakukan? A. Injeksi insulin intravena B. Rehidrasi cairan intravena C. Pemberian natrium bikarbonat D. Injeksi antibiotika spektrum luas E. Injeksi antipiretik intramuskular Seorang perempuan berusia 30 tahun dikirim oleh bidan ke IGD RS dengan diagnosis G1P0A0 hamil aterm dengan kala I. Perut terasa kencang sejak 12 jam yang lalu, air ketuban keluar sejak 2 jam yang lalu. Pemeriksaan fisik menunjukkan tekanan darah 120/80 mmHg denyut nadi 96 x/menit frekuensi napas 24 x/menit tinggi badan 150 cm dan berat badan 62 kg. TFU 30 cm, letak kepala puki, DJJ 12-11-12, his terjadi setiap 5 menit durasi 15 detik. VT pembukaan 7 cm, kulit ketuban tidak ada, kepala turun Hodge 2+ UUK kiri lintang. Ukuran panggul dalam dalam batas normal. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I primi tua B. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I partus lama C. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I ketuban pecah dini D. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I inersia uteri E. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I primi para Seorang perempuan berusia 42 tahun dibawa ke IGD RS dengan keluhan nyeri pada perut kanan atas sejak 1 jam yang lalu. Nyeri hilang dan timbul, terasa tajam tidak tertahan hingga badan lemas dan mengeluarkan keringat dingin. Pasien juga mengeluh mual dan muntah. Rasa nyeri muncul 1 jam setelah makan ayam goreng. Diagnosis apakah yang paling tepat? A. Ulkus ventrikuli B. Ulkus duodeni C. Kolelitiasis D. Pankreatitis E. Hepatitis akuta Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bengkak sejak 1 bulan yang lalu. Awalnya bengkak terjadi di kelopak mata kemudian menyebar ke kaki, tangan, hingga

seluruh tubuh. Nafas terasa sesak dan buang air kecil berkurang. Diuretik apakah yang menjadi pilihan utama? A. Thiazid B. Manitol C. Isosorbid D. Furosemid E. Asetazolamid Seorang laki-laki berusia 5 tahun dibawa ibunya ke Puskesmas dengan keluhan timbul koreng di sekitar hidung sejak 1 minggu yang lalu. Koreng mulai menghitam dan terasa gatal. Pemeriksaan kulit menunjukkan papula eritema, pustula, dan krustae hitam di sekitar hidung. Terapi apakah yang paling tepat? A. Ampisilin B. Gentamisin C. Kloramfenikol D. Siprofloksasin E. Sulfametoksazole Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan penurunan tajam penglihatan kiri setelah terkena bola tenis 1 hari yang lalu. mata kiri menjadi merah dan terasa pegal. Pemeriksaan mata kanan dalam batas normal, pemeriksaan mata kiri visus 6/48, hematom palpebra, perdarahan subkonjungtiva, khemosis, edema kornea, hifema setinggi 1/4 tinggi COA, kripte iris baik, pupil bulat regular, refleks pupil baik, lensa jernih. Apakah penyebab penurunan visus yang paling mungkin? A. Perdarahan subkonjungtiva B. Hematom palpebra C. Plapebra khemosis D. Edema kornea E. Hifema Laki-laki 50 tahun datang dengan keluhan penglihatan mata kiri menurun setelah terkena pentalan kock 3 hari yang lalu saat bermain bulu tangkis. Dari pemeriksaan fisik didapatkan hematom palpebra, perdarahan subkonjungtiva, koernea jernih, bilik mata depan hifema penuh. Sclera dan iris sulit dinilai. Pupil membayang. Apa penyebab penurunan penglihatan pada kasus di atas? A. Katarak B. Hifema C. Hematoma palpebra D. Kornea sikatrik E. Perdarahan subkonjungtiva

pupil bulat regular. Asam mefenamat . OAT kategori 3 D. OAT dan Quinolon Laki-laki datang ke praktek anda dengan keluhan nyeri pada sendi di ibu jari tangan sejak satu bulan yg lalu. Keratometri C. Indometasin C. Pasien mempunyai riwayat mengkonsumsi obat anti nyeri dalam jangka waktu lama karena sering merasa nyeri kepala. Batuk disertai dahak encer berwarna putih. mata kiri menjadi merah dan terasa pegal. Dua tahun yang lalu pasien mendapatkan pengobatan rutin TBC selama 6 bulan dan telah dinyatakan sembuh. perdarahan subkonjungtiva. lensa jernih. Pemeriksaan sputum BTA negatif. Pemeriksaan fisik metatarsofalangeal digiti I bengkak kemerahan dan nyeri. hifema setinggi 1/3 tinggi COA. Dari pemeriksaan lab asam urat 14 mg/dL. Kampimetri D. Terapi yang sesuai? A. hematom palpebra. refleks pupil baik. Pemeriksaan mata kanan dalam batas normal. OAT kategori 1 B. Pemeriksaan fisik dalam batas normal.Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan penurunan tajam penglihatan kiri setelah terkena bola tenis 1 hari yang lalu. Tonometri E. Keluhan dirasakan kambuh-kambuhan terutama setelah makan jeroan. OAT kategori 2 C. Terapi simtomatis E. Kolkisin E. Ibuprofen B. Refraktometri B. refleks fundus suram. edema kornea. Biometri Seorang laki-laki berusia 36 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan batuk lama sejak 2 bulan yang lalu. Pemeriksaan apakah yang paling penting untuk diusulkan? A. kripte iris baik. pemeriksaan mata kiri visus 6/48. khemosis. Persendian tampak bengkak dan kemerahan. Allupurinol D. Apakah rencana pengobatan yang paling tepat? A. Asam mefenamat Seorang laki-laki berusia 42 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan nyeri sendi ibu jari kaki kanan. Sebelumnya pasien mengaku makan jeroan. Obat anti nyeri apakah yang paling mungkin memicu keluhan pasien tersebut? A.

Kolkisin mrupakan obat pilihan jika pasien juga menderita penyakit kardiovaskuler. Faktor apakah yang paling mungkin menjadi kontraindikasi pemeriksaan spirometri pada kasus tersebut? A. Nyeri kepala tegang E. Sesak nafas progresif B. pasien yang mendapat diuretik untuk gagal jantung dan pasien yang mengalami toksisitas gastrointestinal. Paracetamol Metampiron Piroksikan Aspirin Istirahat dan terapi cepat dengan pemberian NSAID. termasuk hipertensi. Rencana untuk pemeriksaan fungsi paru dengan spirometri ditunda. C. Nyeri dada kanan Seorang laki-laki usia 48 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan sesak nafas sejak 2 minggu yang lalu. Keluhan dirasakan semakin lama semakin berat. tidak memberat dengan posisi tidur dan tidak membaik dengan beristirahat. Keputusan memilih NSAID atau Kolkisin tergantung pada keadaan pasien. Pasca operasi katarak D. E. Sesak nafas terjadi terus-menerus. Pasien menderita katarak dan baru dioperasi 1 minggu yang lalu. Badan demam ringan C. misalnya adanya penyakit penyerta lain/komorbid. Aspirin harus dihindari karena ekskresi Aspirin berkompetisi dengan asam urat dan dapat memperparah serangan akut gout. kecenderungan perdarahan atau gangguan fungsi ginjal. dan fungsi ginjal. Badan demam ringan. Seorang laki-laki usia 56 tahun datang ke poliklinik RS dengan keluhan sesak nafas sejak 3 hari yang lalu. merupakan terapi lini pertama dalam menangani serangan akut gout. asalkan tidak ada kontraindikasi terhadap NSAID. Sebagai alternatif. FEV1/FVC 0. obat lain yang juga diberikan pada pasien pada saat yang sama. merupakan terapi lini kedua. Penyakit paru restriktif moderat C. kadang-kadang pasien juga merasakan nyeri kepala tegang dan nyeri dada kanan setelah batuk yang tiada henti. adalah Kolkisin (colchicine).B.52. D. Tidak ada studi terkontrol yang membandingkan kolkisin dengan NSAID untuk penanganan gout. Pasien juga mengeluh batuk lama sekitar 1 bulan dengan dahak berwarna putih encer. misalnya Indometasin 200 mg/hari atau Diklofenak 150 mg/hari. Penyakit paru obstruktif ringan . Hasil pemeriksaan spirometri menunjukkan FVC 86% dari prediksi nilai normal. Penyakit paru restriktif ringan B. Pasien juga mengeluh batuk berdahak warna putih kental sejak 5 hari yang lalu. Pasien memiliki kebiasaan merokok hingga 1 pak (12 batang) rokok dalam 1 hari. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A.

VEP1 > 80% prediksi). Terjadi sesak nafas yang semakin memberat. Seorang anak perempuan berusia 2 tahun dibawa ibunya ke dokter praktek umum dengan keluhan gigi berwarna kecoklatan. ibu pasien pernah menderita demam dan diberikan antibiotik oleh dokter yang menanganinya. Derajat II: COPD sedang Semakin memburuknya hambatan aliran udara (VEP1/KVP < 70%. Keluhan disertai dengan mudah merasa lapar. Pada derajat ini. Pada saat kehamilan. disertai dengan adanya pemendekan dalam bernafas. 4. Derajat I: COPD ringan Dengan atau tanpa gejala klinis (batuk produksi sputum). Apakah antibiotik yang paling mungkin dikonsumsi tersebut? A. Sebelum sakit pola makan pasien tergolong potensi obesitas karena melebihi kebutuhan. Tetrasiklin D. 3. Streptomisin B. dibagi atas 4 derajat : 1. orang tersebut mungkin tidak menyadari bahwa fungsi parunya abnormal. . 50% < VEP1 < 80%). Pasien juga mengalami penurunan berat badan dalam waktu 6 bulan sebanyak 10 kg. Kotrimoksazol E. mudah merasa haus dan sering kencing. Penyakit paru campuran berat Klasifikasi COPD Berdasarkan Global Initiative for Chronic Obstructive Lung Disease (GOLD) 2007. Siprofloksasin C. Eritromisin Seorang laki-laki datang ke Puskesmas dengan keluhan sering merasa lemah. dan kurang beraktivitas. VEP1 < 30% prediksi) atau VEP1 < 50% prediksi ditambah dengan adanya gagal nafas kronik dan gagal jantung kanan.D. Penyakit paru obstruksi moderat E. 2. suka ngemil. Keterbatasan aliran udara ringan (VEP1/KVP < 70%. penurunan kapasitas latihan dan eksaserbasi yang berulang yang berdampak pada kualitas hidup pasien. Derajat III: COPD berat Ditandai dengan keterbatasan/hambatan aliran udara yang semakin memburuk (VEP1/KVP < 70%. Dalam tingkat ini pasien biasanya mulai mencari pengobatan oleh karena sesak nafas yang dialaminya. Derajat IV: COPD sangat berat Keterbatasan/hambatan aliran udara yang berat (VEP1/KVP < 70%. 30% < VEP1 < 50% prediksi).

Atelektasis C. Efusi pleura E. Hematotoraks Seorang laki-laki berusia 75 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS dengan keluhan nyeri dada sejak 2 jam yang lalu. Pemeriksaan fisik menunjukkan tekanan darah 170/100 mmHg denyut nadi 126 x/menit frekuensi napas 24 x/menit temperature 36. Pasien menderita batuk kambuhkambuhan sejak lima tahun yang lalu. kebutuhan kalori adalah 1. 2000 kkal C. isi dan tegangan kurang . Pemeriksaan foto toraks menunjukkan adanya pendataran sudut recesus costodiafragmaticus. berat badan 50 kilogram. Keluhan disertai sesak nafas dan keringat dingin. Pemeriksaan laboratorium darah menunjukkan GDS 240 mg/dL dan Troponin T positif. Pasien adalah penderita DM dan hipertensi yang tidak terkontrol.5˚C JVP dan suara jantung normal. Angina pectoris tidak stabil B. Pemeriksaan EKG menunjukkan adanya gelombang T inverted dan depresi segmen ST pada sandapan V1-V4. Seorang laki-laki berusia 67 tahun datang ke praktek dokter dengan keluhan sesak nafas sejak 1 minggu yang lalu. Kelainan paru apakah yang paling mungkin terjadi pada kasus tersebut? A.Hasil pemeriksaan menunjukkan pasien memiliki berat badan 55 kg dan tinggi badan 170 cm. 1700 kkal Kebutuhan kalori bagi pengidap diabetes adalah 30-40 kilokalori per kilogram berat badan. Pemeriksaan fisik menunjukkan keadaan umum lemah kesadaran kompos mentis tekanan darah 90/60 mmHg denyut nadi 140 x/menit. Angina pectoris stabil C. Non-STEMI E. Berapa kebutuhan gizi pasien di atas (kalori/hari)? A. Old Miokard Infarction Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke IGD RS oleh polisi setelah mengalami kecelakaan lalu lintas 2 jam yang lalu. 1900 kkal D. STEMI D. demam dan sering berkeringat terutama pada malam hari.500-2. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Pasien juga mengeluh batuk produktif dengan dahak kental berwarna putih. Pneumotoraks B.000 kilokalori. 2200 kkal B. Bila diasumsikan. 1800 kkal E. Pyotoraks D.

Syok neurogenik C. Syok hipovolemik E. Apakah penyebab kematian yang paling mungkin pada pasien ini? A. GCS 5. Pemeriksaan fisik menunjukkan keadaan umum lemah kesadaran kompos mentis tekanan darah 90/60 mmHg denyut nadi 140 x/menit. Fraktur terbuka B. 2RHZES + 1RHZE + 5RH . 2RHZE + 4RH C. perdarahan masif. Memasang pipa lambung D.5˚ C akral dingin pengisian kapiler lambat pada paha kanan tampak hematom yang sangat besar. Memasang infus intravena B. Memasang torniket paha C. Tidak didapatkan riwayat pengobatan tuberkulosis sebelumnya. Foto toraks menunjukkan gambaran efusi pleura kiri dan fibroinfiltrat di lapangan paru kanan. Syok kardiogenik B. dan deformitas (+). demam dan berkeringat pada malam hari. Pasien memiliki riwayat batuk lama 2 bulan. 2RHZ + 4RH B. Syok anafilaktik D. Melakukan intubasi Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke IGD RS oleh polisi setelah mengalami kecelakaan lalu lintas 2 jam yang lalu. Apakah penyebab syok yang paling mungkin terjadi pada kasus tersebut? A. Syok hipovolemik D. Tindakan apakah yang pertama kali dilakukan? A. Kategori 3. Syok neurogenik C. Kategori 1. Syok obstruktif Seorang pemuda umur 22 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS karena kecelakaan lalu lintas. Sindroma kompartemen Seorang laki-laki berusia 34 tahun datang ke klinik RS dengan keluhan batuk berdahak yang bercampur darah sejak 1 hari yang lalu.frekuensi napas 26 x/menit temperatur 36. fraktur tungkai bawah kiri sampai terlihat fragmen tulang. Kategori 2. denyut nadi 120 x/menit. Pemeriksaan sputum BTA SPS menunjukkan hasil negatif.5˚C akral dingin pengisian kapiler lambat pada paha kanan tampak hematom yang sangat besar. Memasang kateter urin E. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 80/60 mmHg. Trauma neurologi E. Terapi yang paling tepat untuk pasien ini? A. isi dan tegangan kurang frekuensi napas 26 x/menit temperatur 36.

TB paru kasus gagal pengobatan B. TB gagal pengobatan E. Saat itu pasien diperiksa dahaknya dan disuruh minum obat teratur selama 6 bulan. TB resistensi TB paru kasus baru adalah penderita yang belum pernah diobati dengan OAT atau sudah pernah menelan OAT Kurang dari satu bulan (30 DOSIS HARIAN). Sekitar 2 tahun sebelumnya pasien pernah berobat 6 bulan dengan pemeriksaan sputum 3 x positif. Seorang anak laki-laki berusia 6 tahun dibawa ibunya ke puskesmas karena sering pilek sejak 3 bulan yang lalu. Batuk berdahak warna kekuningan. TB putus obat D. Dua tahun yang lalu pasien pernah berobat dengan keluhan yang sama. Hasil hitung jenis leukosit apakah yang paling mungkin ditemukan? A. Kategori 1. TB paru kasus resistensi obat C. Diagnosisnya adalah? A. Limfopenia E. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Eosinofilia C. TB paru kasus baru Seorang pasien 55 tahun datang dengan keluhan batuk berdahak kuning disertai dengan nafsu makan menurun dan BB yang berkurang. Keluhan memberat terutama pada pagi hari dan semakin membaik pada siang hari. Pasien juga mengeluh sering bersin berulang kali sampai lebih dari 6 kali. Pasien mengalami penurunan berat badan sebanyak 2 kg. Neutropeni . Neutrofilia B. Darah pasien diambil untuk pemeriksaan hitung jenis leukosit. Kakek pasien adalah penderita asma yang sering kambuh. TB relaps B. TB paru kasus kambuh E. Hasil pemeriksaan sputum BTA saat ini positif pada tiga kali pemeriksaan. TB paru kasus putus obat D. 2RHE + 4RH E. Kategori 3. Akan tetapi pasien berhenti berobat setelah 3 minggu menjalaninya dengan alasan suadah baikan. tetapi hanya minum obat selama tiga minggu karena keluhan membaik. TB baru C. Basofilia D.D. 2RHZ + 4RH Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan batuk sejak 1 bulan yang lalu.

Keluhan ini dirasakan terus-menerus. Medula spinalis segmen L1 D. Medula spinalis segmen Th10 B. Kelemahan kaki kanan lebih berat daripada kaki kiri. Conus medularis E. Kauda equine . Kauda equine Seorang perempuan berusia 37 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS karena kelemahan pada kedua tungkai. namun tidak muntah. Pemeriksaan neurologis ekstremitas inferior menunjukkan penurunan gerak dengan kekuatan motorik dekstra 2 sinistra 4. Medula spinalis segmen Th12 C. Pemeriksaan neurologis ekstremitas inferior menunjukkan hipestesi perianal. Migrain tanpa aura D. Tension type headache B. Medula spinalis segmen Th10 B. tonus otot meningkat bilateral. Apakah diagnosis topis yang paling tepat? A.Seorang perempuan berusia 22 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan nyeri kepala sejak 3 bulan yang lalu. Migrain dengan aura C. setelah jatuh terduduk dari tangga dengan ketinggian 2 meter. Kedua tungkai juga terasa kesemutan. reflek fisiologik meningkat bilateral dan reflek patologik positif bilateral. Medula spinalis segmen L1 D. Keluhan tersebut muncul setelah pasien jatuh terduduk dari tangga ketinggian 2 meter. Apakah diagnosis topis yang paling tepat? A. Conus medularis E. Vertigo Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan rasa kesemutan di daerah pantat. Cluster headache E. Kepala terasa seperti diikat dengan kencang terutama pada daerah kepala belakang. Medula spinalis segmen C5 C. Keluhan dirasakan sejak 1 minggu yang lalu. terutama sekitar lubang dubur. Pemerisaan fisik dan neurologi dalam batas normal. Pasien juga mengeluh perut terasa mual. dan tidak ditemukan abnormalitas motorik. Apakah diagnosis yang paling tepat? A.

Pemeriksaan neurologis ekstremitas inferior menunjukkan hipestesi setinggi papilla mammae. penurunan gerak dengan kekuatan motorik dekstra 3 sinistra 3. Apakah diagnosis topis yang paling tepat? A.Seorang laki-laki berusia 34 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS karena kelemahan pada kedua tungkai. Medula spinalis segmen C5 D. Medula spinalis segmen L1 Seorang laki-laki berusia 33 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS karena kelemahan pada kedua tungkai. Kelemahan disertai dengan rasa kesemutan mulai dari pusar sampai ujung kaki. reflek fisiologik meningkat bilateral dan reflek patologik positif bilateral. penurunan gerak dengan kekuatan motorik dekstra 3 sinistra 3. Medula spinalis segmen Th10 B. Medula spinalis segmen Th4 B. Medula spinalis segmen Th10 . Keluhan tersebut muncul setelah pasien jatuh terduduk dari pohon ketinggian 8 meter. Pemeriksaan neurologis ekstremitas inferior menunjukkan adanya hipestesi setinggi umbilikus. reflek fisiologik meningkat bilateral dan reflek patologik positif bilateral. Medulla spinalis segmen C7 E. Apakah diagnosis topis yang paling tepat? A. Pasien juga merasa kesemutan mulai dari ujung kaki sampai payudara. Keluhan tersebut muncul setelah pasien jatuh dari pohon ketinggian 8 meter. tonus otot meningkat bilateral. tonus otot meningkat bilateral. Medulla spinalis segmen Th12 C.

Dari hasil pemeriksaan tekanan darah 170/100 mmHg. Pasien menunjukkan beberapa obat yang diminumnya.C. Pasien mengatakan sudah lebih dari 3 bulan minum obat yang dibeli bebas di toko obat untuk nyeri otot dan pegal-pegal. Medulla spinalis segmen Th12 D. Deksametason D. Metampiron C. nadi 80x/menit. Medulla spinalis segmen C7 Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke tempat dokter praktek umum dengan keluhan wajahnya kelihatan bengkak. sering pusing dan kakinya membengkak. Apakah obat yang dapat menimbulkan keluhan di atas? A. Natrium diklofenak . frekuensi napas 20x/menit. Piroksikam B. Medula spinalis segmen C5 E. Asam mefenamat E.

pada pemeriksaan laboratorium darah didapatkan kadar serum kreatinin 2. Apakah obat yang dapat menyebabkan keluhan di atas? A. Nifedipin C. Pada anamnesis didapatkan pasien pernah batuk darah. karena selain kurang toksik obat ini dapat diberikan per oral.5 mg/dl. Diltiazem Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke praktek dokter umum dengan keluhan batukbatuk. Itrakonazol E. Griseofulvin Flucytosine. Pada pemeriksaan mikroskopis sputum ditemukan hifa dan spora. Pada pemeriksaan fisik tanda vital dalam batas normal.5 mg/dl. Ketokonazol . Amfoterisin B B. Flusitosin C. Amfoterisin B B. Propanolol D. Pada pemeriksaan fisik tanda vital dalam batas normal. Captopril E. kadar ureum 35 mg/dl dan kadar β HCG negatip.Seorang perempuan berusia 55 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan batukbatuk. pada pemeriksaan laboratorium darah didapatkan kadar serum kreatinin 2. is a synthetic antimycotic drug.  Penggunaannya sebagai obat tunggal hanya diindikasikan pada kromoblastomikosis Sediaan dan Dosis  Flusitosin tersedia dalam bentuk kapsul 250 dan 500 mg  Dosis yang biasanya digunakan ialah 50-150 mg/kgBB sehari yang dibagi dalam 4 dosis. Indikasi  Infeksi sistemik. or 5-fluorocytosine. Apakah obat yang menjadi kontraindikasi pada pasien tersebut? A. Hidroklorotiazid B. Keluhan ini telah dirasakan lebih dari 1 bulan disertai dada nyeri. Keluhan ini muncul setelah 1 minggu minum obat dari dokter dengan diagnosis hipertensi. Apakah obat yang paling sesuai ? A. Keluhan ini telah dirasakan lebih dari 1 bulan disertai dada nyeri. Flusitosin C. a fluorinated pyrimidine analogue. Pada pemeriksaan mikroskopis sputum dan ditemukan hifa dan spora. Ketokonazol D. kadar ureum 35 mg/dl dan kadar β HCG negatif. Pada anamnesis didapatkan pasien pernah batuk darah. Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke praktek dokter umum dengan keluhan batukbatuk.

D. Hiperurisemia. C. MCV 82 fL. trigliserid 183 mg/dL. Jeruk C. Diabetes Tipe lain E. Kobis D. Hipertensi E. HDL-kolesterol 32 mg/dL. Diabetes Melitus Tipe 2 C. Diabetes Insipidus Seorang laki-laki berusia 54 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan lemas badan sejak 1 tahun yang lalu. kadar kreatinin serum 4. tinggi badan 171 cm. Diabetes Gestasional D. Pasien mempunyai riwayat kencing manis selama 15 tahun. trigliserid 183 mg/dL. lingkar pinggang 73 cm.8 mg/dL.4%. Itrakonazol E. . lingkar pinggang 73 cm. terasa haus yang berakibat sering minum dan makan banyak serta kedua kaki kesemutan. Diabetes Melitus Tipe 1 B. dengan keluhan kencing bertambah sering dan banyak. asam urat 10 mg/dL. Pada pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 60 kg.5 g/dL. Dari hasil pemeriksaan indeks masa tubuh (IMT) 26 %. Wortel Seorang perempuan berusia 45 tahun datang ke dokter praktek umum. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan gula darah puasa 256 mg/dl. Pada pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 60 kg. Pada pemeriksaan fisik tampak pucat dan konjungtiva pucat. tinggi badan 171 cm. gula darah 2 jam setelah makan 289 mg/dl. tekanan darah 140/90 mmHg. Apakah diagnosis yang tepat pada pasien tersebut? A. hematokrit 22. Tomat B. B. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan glukosa puasa 125 mg/dL. Dislipidemia.D. Apa problem utama pada pasien tersebut? A. Griseofulvin Seorang laki-laki berusia 43 tahun datang ke dokter praktek umum untuk memeriksakan kesehatannya. Sindroma metabolik Seorang laki-laki berusia 43 tahun datang ke dokter praktek umum untuk memeriksakan kesehatannya. HDL-kolesterol 32 mg/dL. asam urat 10 mg/dL. Melinjo E. Pada pemeriksaan laboratorium menunjukkan hemoglobin 7. tekanan darah 140/90 mmHg. Apakah jenis makanan yang harus dihindari pasien di atas? A. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan glukosa puasa 125 mg/dL. Obesitas.

Diet dan minum obat glibenklamid C. Asupan zat goitrogenik yang tinggi . Status gizi kurang. Edukasi. KEP (Kurang Energi Protein) C. Hasil pemeriksaan fisik baik. Hasil laboratorium didapatkan kadar glukosa sewaktu 654 mg/dl. Perubahan pola hidup menuju pola hidup sehat.Pemeriksaan apusan darah tepi menunjukkan morfologi eritrosit normositik normokromik. dan pemberian OAD D. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar glukosa darah puasa 98 mg/dL. latihan jasmani yang cukup. Apa kemungkinan penyebab keluhan tersebut? A. keton uria (+++). Kerusakan sel beta pankreas yang difus dan menyeluruh D. Kedua orangtuanya pasien DM. Kerusakan sel beta pankreas akibat keganasan C. Banyak masyarakat di daerah tersebut mengalami keluhan yang sama. Resistensi insulin yang dominan dan disfungsi sel beta pankreas Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun diantar ayahnya datang ke dokter praktek umum dengan keluhan benjolan di leher. Disfungsi sel beta pankreas yang dominan dan resistensi insulin E. suhu 37oC. diet. Defisiensi besi B. Diet. Kurang asupan yodium B. Dari anamnesis didapatkan bahwa pasien tinggal di daerah lereng pegunungan. Defisiensi vitamin B12 D. Pasien menceritakan bahwa ayahnya meninggal karena diabetes melitus. denyut nadi 104 x/menit. Defisiensi asam folat C. latihan jasmani. kontrol 6 bulan lagi Seorang laki-laki berusia 22 tahun dibawa ke rumah sakit dalam keadaan tak sadar. Apakah penyebab hiperglikemia pada kasus tersebut? A. Apakah penyebab anemia pada pasien tersebut? A. Dari pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 45 kg dengan tinggi badan 164 cm. Apakah anjuran untuk pasien tersebut ? A. Kerusakan sel beta pankreas akibat toksisitas obat B. Pada pemeriksaan fisik benjolan dapat dilihat tanpa tengadah. frekuensi napas 30 x/menit. Keluarganya memberi informasi bahwa pasien tidak disuntik insulin karena kehabisan. Defisiensi eritropoietin E. kadar glukosa darah 2 jam setelah pembebanan glukosa 75 gram 156 mg/dL. Latihan jasmani sesuai petunjuk B. dan minum obat glikuidon E. Tekanan darah 130/80 mmHg. Kurang asupan kalsium D. Tinggi badan 167 cm dengan berat badan 64 kg. Defisiensi vitamin C Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke rumah sakit untuk menjalani tes kesehatan rutin setiap tahun.

Pasien juga mengeluh berdebar debar dan kedua tangan gemetar. Penyakit Grave B. round-vacuola di sepanjang tepi dinding folikel. Antihistamin D. sering pusing dan kakinya membengkak. frekuensi napas 20 x/menit. suhu 38. Pada pemeriksaan didapatkan mata eksoftalmus. Pasien menceritakan bahwa ia sudah lebih 2 tahun 2 hari sekali minum jamu untuk pegel linu. Hasil pemeriksaan leher didapatkan massa kistik. Antihipertensi Seorang perempuan berusia 21 tahun. Tampak juga infiltrasi ringan limfosit interfolikuler. Kelenjar getah bening regional leher sedikit membesar. Apakah golongan obat yang memungkinkan terjadinya kondisi di atas? A. tak nyeri tekan. Penyakit Grave C. diameter 4 cm. tekanan darah 130/80 mmHg dan tidak didapati kelainan sistemik lainnya. Struma nodusa C. free T3 dan free T4 meningkat. Kurang asupan kalium Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan benjolan di leher. Struma Hashimoto E. Apakah terapi yang tepat untuk pasien di atas? . Dari hasil gambaran histopatologi menunjukkan folikel-folikel tiroid dilapisi epitel kuboid yang di beberapa tempat hiperplastik. Dari hasil pemeriksaan tekanan darah 170/100 mmHg. Pada pemeriksaan leher menunjukkan pembesaran kelenjar tiroid sedang yang difus dan nyeri tekan. Struma multinodular toksik E. Analgetik C. denyut nadi 80 x/menit. datang ke dokter praktek umum dengan keluhan terdapat benjolan di leher depan sejak 3 bulan lalu. Apakah diagnosis yang paling mungkin untuk pasien di atas? A.E. Tiroiditis subakut Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke tempat dokter praktek umum dengan keluhan wajahnya kelihatan bengkak. Struma difusa nontoksik Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke tempat dokter praktek umum dengan keluhan nyeri di leher bagian depan disertai demam. Apakah diagnosis histopatologi pasien di atas? A. Pelemas otot B.5oC. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan TSHs menurun. Struma Hashimoto D. Struma koloid D. Kortikosteroid E. Struma koloid B.

badan semakin kurus dan sering buang air besar. C-peptide C. Konsentrasi Cpeptide merupakan indikator yang baik untuk fungsi sel beta. Hiportiroidisme E. nadi 124 x/menit dan suhu tubuh 37 derajat celsius. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 150/100 mmHg. HbA1C B. yang dihentikan oleh pasien karena merasa sembuh. kelenjar gondok membesar difus dan mata menonjol. Keton darah D. Gula darah sewaktu Untuk membedakan tipe 1 dengan tipe 2 digunakan pemeriksaan C-peptide. Pada pemeriksaan anak tampak lemas. Sudah dibawa ke dokter puskesmas dikatakan anak tersebut sakit gula. Penyakit Hashimoto Seorang ibu membawa anak perempuannya yang berusia 7 tahun ke UGD Rumah Sakit Kabupaten. free T4 menigkat. Penyakit Grave D. juga bisa digunakan untuk memonitor respons individual setelah operasi pankreas. Tiroiditis B. Operasi Radiasi Diazepam Propiltiourasil Iodium redioakti Seorang perempuan berusia 22 tahun datang memeriksakan diri ke dokter praktek umum dengan keluhan dada berdebar debar. Hasil pemeriksaan laboratorium TSHs rendah. Ibu mengeluhkan anaknya banyak makan dan minum serta sering buang air kecil. Ibu mengeluhkan anaknya banyak makan dan minum serta sering buang air kecil. B. Analisis gas darah E. Pada pemeriksaan anak . Pasien pernah mendapat pengobatan dengan propil tiourasil 3 x 100 mg/hari. E. Sudah dibawa ke dokter puskesmas dikatakan anak tersebut sakit gula. nafas cepat dalam. Pemeriksaan laboratorium apa yang sebaiknya dilakukan untuk memastikan tipe dari penyakit gulanya? A. Kretinisme C. C. Konsentrasi C-peptida akan meningkat pada transplantasi pankreas atau transplantasi sel-sel pulau pankreas.A. sesak. D. Seorang ibu membawa anak perempuannya yang berusia 7 tahun ke UGD Rumah Sakit Kabupaten. Apa diagnosa yang tepat untuk pasien tersebut? A. bau nafas berbau khas.

Membran vestibularis C. Larynx B. Nasopharynx E. Oropharynx D. Apa kemungkinan komplikasi yang muncul pada anak tersebut? A. kaptopril dan furosemid. Hipoglikemia Seorang perempuan usia 60 tahun datang ke klinik umum Rumah Sakit dengan keluhan pendengaran menurun sejak beberapa hari lalu. Tuberculosis paru D. sesak. Laryngopharynx C. nafas cepat dalam. Saat berobat kembali ke rumah sakit.tampak lemas. Endolymphe Laki-laki usia 58 tahun telah mengalami gagal jantung sejak setahun lalu dan rutin berobat ke poliklinik jantung. Foramen ovale B. Pasien kembali kontrol dua hari sesudahnya karena merasa terganggu dengan munculnya suara mendenging yang terus menerus di telinganya. Muskulus tensor tympani E. Furosemid oral dosis tinggi menimbulkan gejala ototoksisitas irreversibel B. Digoksin mempermudah masuknya gentamisin ke endolimfe Seorang anak perempuan usia 7 tahun diantar ibunya datang ke dokter praktek umum dengan keluhan utama nyeri telan sejak 1 hari yang lalu disertai demam sejak 2 hari yang lalu. Neuropati diabetikum B. Digoksin mengganggu motilitas sel-sel rambut luar di koklea E. bau nafas berbau khas. pharynx hyperaemia (++). Nefropati diabetikum C. Ketoasidosis E. Apa kemungkinan yang menyebabkan munculnya gangguan di atas? A. Aditus laryngeus . Pasien tidak sedang menderita batuk pilek. Area mana yang kemungkinan terbesar terkena adalah? A. Digoksin terakumulasi di jaringan pada pasien dengan gangguan fungsi jantung D. propanolol. pemeriksaan fisik lain dalam batas normal. suhu badan 39oC. Kekakuan pada sendi pengungkit D. Seminggu yang lalu dia tersandung dan kuku kaki kirinya terluka. Dokter memberi obat-obat yang rutin digoksin. Pada pemeriksaan liang telinga maupun membran tympani dalam batas normal. Pada pemeriksaan didapatkan pembesaran kelenjar leher disertai nyeri pada penekanan. Furosemid meningkatkan potensi ototoksik Gentamisin C. kuku tersebut telah mengalami infeksi serius dan dokter segera memberi suntikan antibiotik Gentamisin. Pada organ mana kemungkinan kelainan terjadi ? A.

didapatkan pembesaran limfonodi cervical. propanolol. kuku tersebut telah mengalami infeksi serius dan dokter segera memberi suntikan antibiotik gentamisin. 6 tahun. Pemeriksaan jumlah lekosit didapatkan 12. Berat badan 25 kg panas 37. Monitoring dini level serum obat-obat ototoksik yang diberikan C. tonsil terdapat eksudat. Ibunya membawa dia ke dokter keluarganya dan pemeriksaan fisiknya suhu 38.300/µl. Coronavirus Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun mengeluh nyeri menelan dan sakit kepala ketika bangun tidur.5 oC dan pharing hiperemis. tidak ada batuk pilek. Virus human influenzae E. Pada pemeriksaan didapatkan faring hiperemi dengan gambaran petechie pada palatum molle. Mycoplasma pneumoniae B. tenggorokan gatal dan susah menelan. kaptopril dan furosemid. Dokter memberi obat-obat yang rutin digoksin. Terminasi obat-obat ototoksik bila dijumpai gangguan pada telinga dalam E. kelas 1 SD diantar bapaknya ke praktek dokter dengan keluhan demam. Pasien kembali kontrol dua hari sesudahnya karena merasa terganggu dengan munculnya suara mendenging yang terus menerus di telinganya. Eksplorasi faktor risiko pasien sebelum pemberian obat ototoksik B. Adenoiditis B. Hipertrofi tonsil dan adenoid Seorang anak laki-laki. pemeriksaan fisik lain dalam batas normal. Organisme yang paling mungkin menyebabkan kelainan tersebut adalah? A. Usap tenggorok dikirimkan ke laboratorium dan hasil kultur positif kuman . Apakah diagnosis paling benar untuk pasien di atas ? A. Staphylococcus aureus C. Rinosinusitis kronik D.Laki-laki usia 58 tahun telah mengalami gagal jantung sejak setahun lalu dan rutin berobat ke poliklinik jantung. Pemeriksaan audiometrik rutin untuk mendeteksi ototoksisitas subklinik D. Saat berobat kembali ke rumah sakit. Antinausea dan obat-obat hipnosedatif bisa digunakan untuk rehabilitasi gejala vestibulotoksisitas Seorang laki laki 6 tahun diantar ibunya periksa ke praktek dokter umum sejak 1 bulan anaknya sering mengeluh hidungnya tersumbat dan ibunya mengatakan sering berhenti nafas waktu tidur. Tindakan yang tidak efektif untuk pasien di atas adalah? A. Tonsilitis kronik C. Seminggu yang lalu dia tersandung dan kuku kaki kirinya terluka.1oC. Streptococcus pyogenes D. Tonsilopharingitis kronis E.

tenggorokan gatal dan susah menelan. Kultur kuman dari swab tenggorok E. kelas 1 SD diantar bapaknya ke praktek dokter dengan keluhan demam. Streptococcus mutans B. Pada anamnesa ditemukan riwayat radang tenggorokan berulang saat usia 4-8 tahun. Pemeriksaan jumlah lekosit didapatkan 12. Pemeriksaan darah rutin D. Streptococcus pyogenes E. terdapat detritus. Pemeriksaan penunjang yang tidak perlu diusulkan untuk menegakkan diagnosa kasus di atas adalah? A. Pada anamnesa ditemukan riwayat radang tenggorokan berulang saat usia 4 – 8 th. Nadi 80 x/menit. Respirasi 20 x/menit. Apa program terapi untuk menghilangkan fokal infeksi pada pasien tersebut selain pemberian antimikroba? A. Khemoterapi . Pemeriksaan ECG B. Staphylococcus epidermidis D. Streptococcus pneumonia C. Nadi 80x/menit. Pemeriksaan kultur swab tenggorok Seorang perempuan usia 18 th. rantai. tidak ada batuk pilek. gram positif. Staphylococcus aureus Seorang anak laki-laki. Tensi 120/80 mmHg.300/ul. datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri dada kiri. datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri dada kiri. ECG B. Pada pemeriksaan didapatkan faring hiperemi dengan gambaran petechie pada palatum molle. Bakteri apakah yang paling sering menyebabkan infeksi pada pasien tersebut? A. Apa usul pemeriksaan penunjang yang paling tepat untuk menegakkan diagnosa kasus di atas? A. Diet rendah lemak C. didapatkan pembesaran limfonodi cervical. Pemeriksaan ASTO C. Tonsilektomi B. Respirasi 20x/menit. Total Bedrest (rawat inap) D. tonsil terdapat eksudat. Tes serologi untuk virus influenzae Seorang perempuan usia 18 th. 6 tahun. Biopsi limfonodi cervical D.kokus. fibrosis. Pada pemeriksaan didapatkan tonsil T1-T1. Pada pemeriksaan didapatkan tonsil T1-T1. fibrosis. terdapat detritus. Foto rontgen kepala C. Pemeriksaan foto thoraks E. Tensi 120/80 mmHg.

tanpa didahului rasa mulas dan rasa sakit perut. kehausan. tanpa didahului rasa mulas dan rasa sakit perut. Pada minggu pertama B. Dari pemeriksaan anak tampak rewel : nadi 120 x/menit. kehausan. Setelah minggu pertama . Dehidrasi ringan-sedang E. tidak ada nafsu makan. Cairan D ¼ S Seorang perempuan 22 tahun datang ke dokter umum dengan keluhan badan panas. Cairan KA-EN 3B D. kepala pusing. perut kembung dan 3 hari tidak BAB. cairan menyerupai air cucian beras. Menghambat pompa Natrium B. Cairan KA-EN 3A C. Osmosis air yang berlebihan ke dalam enterosit Seorang ibu mengantar anak perempuannya usia 4 tahun datang ke IGD Rumah Sakit dengan diare > 10 kali/hari.pada kripte liberkuhn D. Meningkatkan pembentukan cAMP di sel enterosit. Cairan Darrow B. Membuka lebih banyak saluran Ca++ C. Dehidrasi sedang D. jumlah respirasi permenit 40 x/menit. Dari pemeriksaan anak tampak rewel : nadi 120 x/menit. turgor kulit < 2 detik. lidah kotor. kehausan. jumlah respirasi permenit 40 x/menit. Dari pemeriksaan anak tampak rewel : nadi 120 x/menit. cairan menyerupai air cucian beras. Tanpa dehidrasi B. Meningkatkan absorbsi Cl. Pada pemeriksaan Suhu tubuh 39 derajat celcius. turgor kulit < 2 detik. Dokter curiga pasien tersebut terkena demam thypoid dan kemudian mengirim pasien ke laboratorium untuk memastikan diagnosis. tanpa didahului rasa mulas dan rasa sakit perut. Terapi radiasi Seorang ibu mengantar anak perempuannya usia 4 tahun datang ke IGD Rumah Sakit dengan diare > 10 kali/hari. Bila ingin dilakukan kultur urine sebaiknya pada? A. E. cairan menyerupai air cucian beras. Dehidrasi berat Seorang ibu mengantar anak perempuannya usia 4 tahun datang ke IGD Rumah Sakit dengan diare > 10 kali/hari. turgor kulit < 2 detik. Bila dehidrasi pada anak tersebut memberat. Bagaimana derajat dehidrasi anak tersebut? A. Bagaimana derajat dehidrasi anak tersebut? A. jumlah respirasi permenit 40 x/menit. Dehidrasi ringan C. pilihan cairan intravena paling tepat yang diberikan adalah? A. Cairan Ringer Lactate E.E. perut hypertympani.

Setelah minggu kedua E. E. IgG spesifik Helicobacter pilory pada serum D. Dermatitis seboroik C. Ptiriasis rosea Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke poliklinik. kulit kepala berambut. sejak 2 tahun yang lalu sering hilang timbul. pemeriksaan yang paling tepat dilakkan adalah? A. bokong. Ultrasonografi abdomen. kulit kepala berambut. Endoskopi saluran pencernaan. Eritroderma E. bersisik tebal. Respirasi 20 x/meint. IgM spesifik Helicobacter pilory pada serum E. Bila dilakukan pemeriksaan cairan lambung dan serum darah kemungkinan akan didapatkan peningkatan? A. Nadi 88 x/menit. mengeluh adanya bercak kemerahan.C. mual-mual dan tidak ada nafsu makan. Dari anamnesa: pasien sering terlambat makan dan suka makan yang pedas. IgM spesifik Helicobacter pilory pada cairan lambung C. Anti virus . Dari pemeriksaan perut membesar. Pada minggu kedua D. Anti bakteri B. dan lutut. siku. Lesi mengenai wajah. mengeluh adanya bercak kemerahan. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. IgG spesifik Helicobacter pilory pada cairan lambung B. Apakah pengobatan topikal yang paling tepat diberikan? A. Untuk menegakkan penyebab perdarahan. Psoriasis D. Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke poliklinik. Pemeriksaan fisik terdapat nyeri tekan regio epigastrium. B. terasa perih. CT Scan abdomen D. OMD. Setiap saat Seorang perempuan 22 tahun datang ke dokter dengan keluhan sakit pada ulu hati. Sebelumnya tidak pernah merasa sakit kuning sebelumnya. Photo BNO C. bokong. dan lutut. Keratosis seboroik B. Keluhan membaik jika diobati tapi kemudian timbul lagi. siku. Lesi mengenai wajah. Enzym urease pada serum Seorang laki-laki usia 47 tahun datng ke IGD Rumah Sakit dengan keluhan muntah darah dan berak hitam. sejak 2 tahun yang lalu sering hilang timbul. kaki bengkak. Tekanan darah 140/90 mmHg. bersisik tebal. Keluhan membaik jika diobati tapi kemudian timbul lagi.

Apakah pemeriksaan paling tepat untuk menegakkan diagnosis pasien tersebut? A. terutama pada telapak kaki. Rosasea Seorang laki-laki berusia 44 tahun. mukosa bukal dan bibir bawah. marginal gingiva labial gigi-gigi rahang bawah merah dan mudah berdarah. Akne vulgaris D. Anti histamin Seorang laki-laki berusia 17 tahun. Pemeriksaan lampu Wood B. Pada pemeriksaan fisik ditemukan adanya ujud kelainan kulit berupa eritema. Pemeriksaan kultur jamur dengan media SDA E. belum menikah. datang ke praktek swasta dengan keluhan sering sariawan pada rongga mulutnya. Tes kulit terhadap antigen trichophyton C. ulkus diameter 2-3 mm. biasanya timbul menjelang siklus menstruasi. Gingivitis akut B. hilang timbul dan berpindah tempat. Ulcerative gingivostomatitis Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri kepala. Hidradenitis suppurative E. Anti jamur E. tepi menggaung dan eritematous. Pemeriksaan sediaan langsung dengan KOH 10% D. datang ke Poliklinik dengan keluhan terdapat bintil-bintil merah di wajah yang muncul sejak 1 tahun yang lalu. Stomatitis aftosa rekuren D. Miliaria B. Apakah diagnosis paling tepat pasien tersebut ? A. Anti inflamasi D. Pada pemeriksaan didapatkan ujud kelainan kulit didapatkan papul eritem dan komedo. Herpetic gingivostomatitis E. kelenjar submandibula pada palpasi sakit. vesikel. Apakah diagnosis paling tepat pasien tersebut ? A. Milia C. Aphthous ulcers C. Pemeriksaan intra oral didapatkan higiene oral kurang. Dan lokasi ujud kelainan kulit tersebut dijumpai pada wajah dan lengan atas kanan dan kiri. Dari . Pemeriksaan Tzanck pada cairan vesikel Seorang perempuan berusia 37 tahun. datang ke dokter praktek swasta dengan keluhan gatal pada kaki sejak 2 minggu yang lalu. bula dan pustule. Dari anamnesis didapatkan penderita bekerja sebagai pencuci mobil.C. Dari anamnesis pasien mengaku menderita Diabetes Melittus tipe 2 selama 15 tahun. tampak beberapa ulkus pada lidah.

Tidak setuju karena saat ini pasien mengalami stres metabolik . Pada pemeriksaan fisik pasien tampak gelisah. frekuensi napas 32 x/menit. Pirazinamid (Z) D. Reserpin Seorang perempuan berusia 34 tahun. demam dan penurunan nafsu makan. Oral bronkodilator Seorang laki-laki berusia 52 tahun datang ke klinik dengan keluhan terdapat luka di jari. Apakah regimen yang harus dihindari pada kasus di atas? A. Inhalasi kortikosteroid C. Dokter bermaksud memberikan OAT yang aman dan tidak memberikan efek gangguan pendengaran pada janin yang dikandungnya. G2P1A0. Pada anamnesis batuk disertai dahak. pada pemeriksaan fungsi ginjal didapatkan hasil BUN dan kreatinin meningkat. Apakah terapi awal yang harus diberikan pada pasien tersebut? A. Furosemid D. Propanolol E. lebih suka posisi duduk. HCT B. Captopril C. Etambutol (E) E. Isoniazid (H) C. Dari anamnesis pasien adalah penderita asma sejak 10 tahun yang lalu. Injeksi kortikosteroid D. Apakah terapi hipertensi paling tepat untuk pasien di atas? A. Rifampisin (R) B. frekuensi nadi 110 x/menit.pemeriksaan vital sign didapatkan tekanan darah 170/100 mmHg. Bagaimanakah respon dokter paling tepat terhadap permintaan pasien tersebut? A. Injeksi metilsantin E. Pada pemeriksaan dahak didapatkan BTA positif. Inhalasi agonis β2 B. Pada pemeriksaan kadar gula darah sewaktu 700 mg/dL. Tidak setuju karena pasien DM tipe 1 jadi mutlak insulin C. Dokter merencanakan pemberian insulin. Mempertimbangkan permintaan pasien sambil menunggu reaksi obat D. datang ke Unit Gawat Darurat RS dengan keluhan utama sesak napas. Setuju dengan permintaan pasien karena obat dapat diminum pasien B. sesak nafas dan demam. dan pada pemeriksaan auskultasi terdengar suara wheezing. Streptomisin (S) Seorang laki-laki berusia 35 tahun. datang ke puskesmas dengan keluhan batuk 3 minggu. tetapi pasien menolak dan minta diberikan obat oral saja karena pasien masih bisa makan dan sadar.

Bagaimanakah patofisiologi penyakit yang diderita penderita tersebut? A. GD 2 jam PP 224 mg/dL. Suntikan diberikan 30 menit sebelum makan pagi B. Dari riwayat penyakit didapatkan pasien adalah penderita DM gestasional. Sekresi insulin fase 1 dan 2 terganggu D. Pemeriksaan berat badan 90 kg dan tinggi badan 170 cm. GD 2 jam PP 224 mg/dL. Dari anamnesis usia kehamilan perempuan tersebut 30 minggu. Gangguan metabolisme KH setelah makan C. Bagaimanakah mekanisme terjadinya hasil laboratorium penderita di atas? A.E. Hasil pemeriksaan gula darah 2 minggu yang lalu didapatkan GDS 230 mg/dL dan mendapat terapi insulin. Kelainan genetik pankreas Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke puskesmas untuk melakukan pemeriksaan kadar gula darahnya. Bagaimana saran terapi selanjutnya yang paling tepat untuk pasien tersebut? A. Selama ini pasien mendapat terapi anti diabetik oral. Hasil pemeriksaan laboratorium GDP adalah 134 mg/dL. Reaksi autoimun pada sel beta E. Gangguan sekresi postprandial B. Insulin diberikan sebelum tidur C. Dari riwayat penyakit pasien menderita DM sejak 3 tahun yang lalu. Suntikan harus diberikan sebelum olahraga pagi hari E. Insulin dapat diberikan pada lengan kanan maksimal sampai 20 kali Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke puskesmas untuk melakukan pemeriksaan kadar gula darahnya. Pembakaran lemak karena obesitas Seorang perempuan 30 tahun. Bagaimanakah edukasi paling tepat tentang pemberian terapi insulin di atas? A. Dari riwayat penyakit pasien menderita DM sejak 3 tahun yang lalu. Kerusakan sel pankreas karena autoimun E. Oleh dokter pasien disarankan menggunakan terapi insulin jenis intermediate acting. Defisiensi insulin bersifat relatif D. Setelah suapan pertama insulin langsung diberikan D. Pemeriksaan berat badan 90 kg dan tinggi badan 170 cm. Hipersekresi insulin saat makan C. Mengganti insulin dengan obat oral (OAD) . Hasil pemeriksaan GDS saat ini adalah 160 mg/dL. datang ke dokter swasta untuk kontrol gula darah. Setuju karena efek obat oral dan insulin sama Seorang laki-laki 50 tahun datang ke praktek dokter swasta dengan riwayat Diabetes Melitus. Hasil pemeriksaan laboratorium GDP adalah 134 mg/dL. Sekresi insulin mutlak terganggu B. G1P0A0.

Cukup dengan mengatur diet saja dan menghentikan insulin Dosis insulin diturunkan kemudian dikombinasi dengan OAD Insulin diteruskan sampai GD terkendali Insulin sampai kehamilan aterm lalu dihentikan setelah melahirkan Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan pusing. C. Mencegah neuropati B. Pada pemeriksaan Gula darah sewaktu 700 mg/dL. berat badan 80 kg. datang ke poliklinik dengan keluhan merasa gemetar. Creatinin 0. sulit tidur. Sejak 2 hari yang lalu penderita makan sedikit. Apakah diagnosis yang paling mungkin dari pasien di atas? A. Mencegah hipoglikemia E. sulit tidur & sesak nafas sejak 3 hari. keringat dingin dan jantung berdebar. Pasien mendapat terapi Glimepirid 2 mg. D. Dari anamnesis ke keluarga. Koma neurogenik B. Gangguan neurogenik C. Mencegah ketoasidosis Seorang laki-laki berusia 61 tahun. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 150/90 mmHg. Dari pemeriksaan fisik pernafasan cepat dan dalam. Refleks patologis negative. terdapat luka bernanah di ujung ibu jari kaki. tinggi badan 162 cm. Gangguan hemostatik D. E. Dari pemeriksaan laboratorium didapatkan GDS 300 mg/dL dan GDP 130 mg/dl. Pada pemeriksaan kadar glukosa darah sewaktu didapatkan hasil 55 mg/dL. Mencegah retinopati C. Dari anamnesis pasien telah didiagnosa DM sejak 5 tahun yang lalu. tetapi Obat tetap diminum 3 kali sehari. SGPT 30 mg/dL. SGOT 23 mg/dL. Koma septik D. pasien sebelumnya mengalami demam. 1 kali sehari. Koma hepatikum E. GCS 2-1-3. Apakah penyebab paling tepat keluhan di atas? A. Pasien terbiasa minum obat anti diabetik oral 3 x/hari. dan mata kabur. Koma uremik .B. Ureum 40 mg/dL. Gangguan respirasi E. Koma ketoasidosis C. Apakah tujuan terapi pasien tersebut? A. Mencegah nefropati D.3 mg/dL. Gangguan vaskular Seorang perempuan berusia 57 tahun dibawa ke Unit gawat darurat RS dalam kondisi tidak sadar dan panas tinggi. Gangguan otonomik B.

Ectopic discharge terjadi di daerah lesi Seorang laki-laki berusia 50 tahun dibawa ke UGD karena penurunan kesadaran. SGPT 30 mg/dL. Perdarahan pada spasium sub-arachnoid C. Apakah tindakan pertama yang paling tepat pada kasus diatas? A. Drip neuroprotektan E. Rehidrasi cairan D. dan tidak ada tanda iritasi meningeal. Dari anamnesis ke keluarga. Sebelumnya. Injeksi antipiretik Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun dibawa ke dokter dengan keluhan utama nyeri pada lutut kanan. Sangat peka terhadap NSAIDs D. Pada pemeriksaan Gula darah sewaktu 700 mg/dL. GCS 2-1-3. Infeksi meningeal . Manakah pernyataan yang paling tepat mengenai mekanisme farmakokinetik terapi tersebut? A. Gangguan elektrolit D. Dokter memberikan terapi obat anti nyeri dengan NSAID. pasien sebelumnya mengalami demam. Tromboemboli di pembuluh darah otak pada pasien fibrilasi atrial B.Seorang perempuan berusia 57 tahun dibawa ke Unit gawat darurat RS dalam kondisi tidak sadar dan panas tinggi. Refleks patologis negative. hiperemis. Antibiotik intravena B. terdapat luka bernanah di ujung ibu jari kaki. dan teraba hangat. Apakah penyebab yang paling mungkin kondisi di atas ? A. Sangat peka terhadap opioid C. pasien didiagnosis dokter menderita Herpes Zoster. tanpa tanda lateralisasi. Sensitisasi terjadi di reseptor B. Pada pemeriksaan fisik didapatkan GCS E2 V3 M5. Bagaimanakah patofisiologi nyeri pada kondisi pasien tersebut? A.3 mg/dL. Dari pemeriksaan fisik didapatkan lutut kanan tampak bengkak. Keluhan muncul setelah jatuh dari sepeda. Nyeri tersebut hilang timbul sejak 6 bulan yang lalu. Blokade produksi prostaglandin B. SGOT 23 mg/dL. Ectopic discharge terjadi di reseptor E. Ureum 40 mg/dL. Blokade produksi ciclooxygenase C. Peningkatan permeabilitas membran Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke dokter dengan keluhan utama nyeri pinggang. Penghambatan produksi bradikinin D. Dari pemeriksaan fisik pernafasan cepat dan dalam. sulit tidur dan sesak nafas sejak 3 hari. Dosis OAD ditingkatkan C. Creatinin 0. Penghambatan fungsi prostaglandin E. Perdarahan intracerebral E.

bisa menjawab pertanyaan sederhana. Tidak dikeluhkan sakit kepala maupun muntah. Lumbal pungsi limfosit dan protein meningkat. 12 C. Tetanus E. Dari pemeriksaan retina didapatkan papil edema. Meningitis aseptik Seorang laki-laki usia 30 tahun ditemukan tergeletak di tengah jalan dalam kondisi gelisah.Seorang pasien laki-laki berusia 9 tahun dengan kondisi tidak sadar. 13 D. Melakukan gerakan dengan respon suara Perempuan umur 61 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat RS dengan keluhan merasakan lemah sejak 2 jam yang lalu. merasa mengantuk. Melakukan gerakan dengan respon nyeri E. Kesadaran GCS E3 V3 M3. 2 jam SMRS kejang seluruh tubuh. Dari heteroanamnesis didapatkan bahwa pasien mengalami demam tinggi menggigil menetap. glukosa normal. 8 hari sebelumnya demam. Diagnosis A. 14 E. Toxoplasmosis B. Cerebral tuberculoma C. Stroke iskemik B. kejang umum 3 jam yang lalu. Melakukan gerakan fleksi ke arah nyeri C. 15 . kemudian oleh warga dibawa ke UGD RS terdekat. dan bisa bergerak bebas. Cerebral malaria E. Melakukan gerakan ekstensi ke arah nyeri B. datang dengan penurunan kesadaran. Ensefalitis C. Suhu 39oC Kaku kuduk (+). Apakah yang menjadi penyebab paling mungkin pasien ini tidak sadar? A. Epilepsi D. Melakukan gerakan spontan D. Berapakah nilai Glasgow Coma Scale (GCS) dari pasien ini? A. 11 B. Neurosifilis Laki-laki 33 tahun. Aseptic meningitis D. Bagaimanakah kondisi motorik yang akan ditemukan pada pemeriksaan GCS ? A. diantar oleh ibunya datang ke puskesmas di Papua. Pada pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum gelisah. Dari pemeriksaan fisik didapatkan respon membuka mata dengan perintah.

tidak dapat dibangunkan dengan stimulasi suara ataupun stimulasi fisik lainnya. E2. Digoksin B. Parasetamol D. V2. nafas lambat. tekanan darah 120/80. Sisa obat yang mungkin telah ditelan penderita juga dibawa.Laki-laki. V3. M2 D. denyut nadi 70 kali/menit teraba penuh. M1 B. obat berikut ini mungkin dapat menjadi penyebab koma pada penderita di atas. Diazepam C. A. Pada pemeriksaan didapatkan membuka mata dengan rangsang nyeri. E1. Nilai GCS? A. tidak sadarkan diri. Pada pemeriksaan klinik ditemukan penderita tidak sadar. M1 Seorang wanita umur sekitar 20 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat sebuah rumah sakit dalam keadaan tidak sadar. E3. M3 C. E2. M2 E. Ekstasi (MDMA) . E3. Jika ternyata penderita tersebut koma. V2. V2. dan kulit terasa kering. V2. suara mengerang dan posisi ekstremitas ekstensi.

mungkin ada keracunan. Korban sudah meninggal sebelum tergantung B. Fenilpropanolamin Seorang wanita umur sekitar 20 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat sebuah rumah sakit dalam keadaan tidak sadar. Pada pemeriksaan klinik ditemukan penderita tidak sadar. Lebar jejas jerat 4 cm. nafas lambat. Polisi mengantar jenazah ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi. Pada pemeriksaan tampak jejas jerat di leher dengan arah serong dari depan ke arah belakang atas. Pada pemeriksaan tampak jejas jerat di leher dengan arah serong dari depan ke arah belakang atas. tekanan darah 120/80.E. Kerusakan organ dalam leher C. Jika pada penderita tersebut juga ditemukan bekas suntikan lama dan baru di lengan dan pupilnya kecil kemudian melebar. Korban masih hidup saat tergantung (intravital) C. Morfin Seorang perempuan berusia 35 tahun ditemukan meninggal dunia tergantung di dapur rumahnya. Diethylether C. warna dasar coklat tua. Wajah tampak gelap dengan sklera mata merah. Tanda perlawanan korban E. Lebar jejas jerat 4 cm. Ditemukan bendungan pembuluh darah pada semua organ dalam. Bendungan pembuluh darah D. Alat gantungnya berupa tali tambang D. Wajah tampak gelap dengan sklera mata tampak merah. A. Mukosa bibir serta semua ujung-ujung jari tampak kebiruan. Tanda asfiksia . Apakah interpretasi dari edema pada tepi jejas jerat? A. tepi bengkak. Tak ditemukan tanda kekerasan lain. Refleks vagal E. Polisi mengantar jenazah ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi. Mati lemas Seorang perempuan berusia 35 tahun ditemukan meninggal dunia tergantung di dapur rumahnya. denyut nadi 70 kali/menit teraba penuh. Sisa obat yang mungkin telah ditelan penderita juga dibawa. Phencyclidine B. dan kulit terasa kering. mukosa bibir serta semua ujung jari kebiruan. Ditemukan bendungan pembuluh darah pada semua organ dalam. Tak ditemukan tanda kekerasan lain. Apakah sebab kematian pada kasus tersebut? A. tidak dapat dibangunkan dengan stimulasi suara ataupun stimulasi fisik lainnya. Pentotal D. Jeratan pada leher yang menutup jalan napas B. tepi bengkak. Ekstasi E. warna dasar coklat tua.

Accidental poisoning D. 250 . tetapi sempoyongan. setelah sakit-sakitan selama setahun terakhir. Intentional poisoning C. Dokter mencurigai korban mengalami keracunan logam berat kronis. Gejala penyakit tidak khas.Seorang laki-laki berusia 55 tahun. Kulit Seorang laki-laki berusia 20 tahun dibawa ke unit gawat darurat karena mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal. Keluhan muncul sekitar 30 menit setelah meminum obat resep dokter yang diperolehnya dari apotik pagi harinya. Dari mulut pasien tercium bau alkohol. Pada pemeriksaan rontgen dada terdapat gambaran benda opaq pipih menyerupai baterai jam. Rambut E. Deliberate poisoning E. Apakah sampel yang paling tepat? A. Intentional poisoning C. Iatrogenic poisoning Seorang perempuan berusia 50 tahun datang ke unit gawat darurat pada siang hari karena kelemahan badan yang mendadak. Termasuk dalam kategori apakah keracunan anak tersebut? A. Experimental poisoning B. Urin C.< 400 mg/dL E. Darah B. kadang hanya rasa tidak enak badan. Berapakah kadar alkohol yang memberikan gejala tersebut? A. menabrak pohon. 350 . Saat memasuki ruangan. meninggal dunia.< 350 mg/dL D. > 400 mg/dL Seorang anak perempuan berusia 2 tahun mengalami batuk dan sesak nafas yang tak sembuhsembuh. Experimental poisoning B. Hati D. Dari inspeksi tampak kulit korban berwarna kecoklatan. Deliberate poisoning . Dari anamnesis dan pemeriksaan pasien meracau.< 250 mg/dL C.< 90 mg/dL B. Setelah dikonfirmasi ternyata ada kesalahan pemberian obat dari apotek yaitu tertukar dengan pasien lain. Dokter menyimpulkan pasien mengalami keracunan lithium. 90 . 30 . Accidental poisoning D. pasien dapat berjalan dengan dituntun. tidak dapat menjawab pertanyaan dengan tepat. Termasuk dalam kategori apakah keracunan yang dialami pasien? A. kadang berupa gangguan gastrointestinal.

Terdapat luka tusuk B. untuk dibuatkan visum et repertum. kira-kira jam 04. Bayi mati tenggelam Penyidik mengirimkan jenazah korban kejahatan. Pada pemeriksaan psikiatris didapatkan bahwa perempuan ini mempunyai beban psikologis yang sangat berat namun semuanya ditanggung sendiri. Temuan apakah yang sesuai dengan kesimpulan tersebut? A. Iatrogenic poisoning Seorang bayi laki-laki ditemukan di dalam sebuah tas yang tergantung dalam toilet. Bayi lahir hidup E. Dari pemeriksaan diperoleh tes apung paru positif.00-24. jam 02. Dalam pemeriksaan didapatkan bayi sudah meninggal. Apakah arti dari temuan tersebut? A.00-08. Apakah terapi yang paling tepat? A. Terdapat memar pada kepala E. Hari Minggu antara jam 12.E. kecuali sendi kedua lutut.00 B.00 D. Antidepresan . Analgesik lokal C. Hasil pemeriksaan fisik dan penunjang tidak ditemukan kelainan. Pemeriksaan dilakukan pada hari Senin jam 12. Dari otopsi disimpulkan bahwa bayi meninggal by omission. Pada pemeriksaan luar didapatkan kekakuan pada hampir semua sendi. Bayi viable C. berwarna merah kebiruan yang tidak hilang dengan penekanan.00-04. antara jam 00.00-15.00 C. Dari otopsi disimpulkan bahwa bayi meninggal by omission. Terdapat fraktur cricoid C. Hari Senin. Terdapat luka lecet tekan pada leher Seorang bayi laki-laki ditemukan di dalam sebuah tas yang tergantung dalam toilet. Hari Minggu. Tidak ditemukan cedera D. Bayi asfiksia D.00 Seorang ibu rumah tangga usia 35 tahun datang ke puskesmas mengeluh sering sakit punggung.00 hari yang sama E. Kapankan perkiraan saat kematian korban ? A. Lebam jenazah ditemukan pada ujung-ujung bawah extremitas atas dan bawah serta pada dagu. Hari Senin. Dalam pemeriksaan didapatkan bayi sudah meninggal. Pada perut bagian kanan bawah terdapat warna kehijauan. Bayi aterm B.00. antara jam 00.00-12. Terapi kerja berkelompok B. Hari Senin.

Gangguan panik E. Terapi kerja berkelompok D. Sosialisasi dengan sesama penderita tuberculosis Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan nyeri dada. Pasien merasa sangat cemas walaupun dokter jantung sudah meyakinkan bahwa EKG dan pemeriksaan laboratorium darah dalam batas normal. Ventilasi Seorang pasien tuberkulosis sudah berobat selama 1 tahun tetapi belum sembuh. Ketergantungan pada proses rawat inap B. Gangguan nyeri psikogenik C. Pemberian antidepresan C. Kesedihan karena penyakitnya tidak juga diketemukan E. Anxyolitic E. Gangguan somatisasi D. kedua tangan terasa “kebas” selama kira-kira 5 menit. Gangguan jantung tersembunyi (hidden) B. berkeringat dingin. Sejak setahun yang lalu pasien mengeluh sudah beberapa kali mengalami “serangan jantung” yang ditandai dengan perasaan cemas. Apakah konsekuensi yang paling mungkin terjadi pada pasien ini jika permintaannya dipenuhi begitu saja untuk rawat inap? A. Keuntungan sekunder akan tindakan medis selanjutnya Seorang laki-laki berusia 33 tahun mengeluh takut mati mendadak karena serangan jantung seperti ayahnya pada usia 45 tahun. Sejak beberapa minggu ini pasien tidak mau minum obatnya dengan alasan percuma karena sudah 1 tahun tidak sembuh. Di antara episode serangan-serangan tersebut pekerjaan dan kegiatan sehari-hari tidak terganggu. putus asa dan menganggap dirinya adalah yang paling sengsara karena tidak kunjung sembuh. Pada pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang tidak didapatkan kelainan. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Kecemasan akan tindakan medis selanjutnya C. Pada pemeriksaan psikiatris didapatkan bahwa penderita merasa malas bekerja. Ketergantungan kepada dokter yang merawat D. jantung berdebar-debar keras. Apakah terapi yang paling tepat untuk problem psikiatrisnya? A. nyeri dada. Pemberian antipsikotik B. Hipokondriasis . Ventilasi E. Pasien sudah mendatangi beberapa dokter dan mendapatkan hasil pemeriksaan yang sama. Karena merasa keluhan tidak kunjung sembuh pasien minta dirawat inap agar bisa dilakukan pemeriksaan lebih mendalam.D.

Seorang perempuan berusia 42 tahun mengeluh nyeri dada, nyeri kepala, mual, muntah, haid tidak teratur, pandangan mata dobel, nyeri sendi dan sering anyang-anyangen sejak 20 tahun ini. Gejala tersebut tidak berlangsung serentak, mengakibatkan hampir seluruh kehidupannya terganggu. Pasien sering mondok namun tidak didapatkan penyebab spesifik. Sebagian besar waktunya dilalui dengan perasaan cemas. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Suspek penyakit kardiovaskular B. Gangguan nyeri psikogenik C. Gangguan Somatisasi D. Hipokondriasis E. Ganguan panik Gangguan somatisasi adalah salah satu gangguan somatoform spesifik yang ditandai oleh banyaknya keluhan fisik/gejala somatik yang mengenai banyak sistem organ yang tidak dapat dijelaskan secara adekuat berdasarkan pemeriksaan fisik dan laboratorium. Gangguan somatisasi dibedakan dari gangguan somatoform lainnya karena banyaknya keluhan dan melibatkaan sistem organ yang multiple, sebagai contoh, gastrointestinal dan neurologis. Gangguan ini bersifat kronis dengan gejala ditemukan selama beberapa tahun dan dimulai sebelum usia 30 tahun dan disertai dengan penderitaan psikologis yang bermakna, gangguan fungsi sosial dan pekerjaan, dan perilaku mencari bantuan medis yang berlebihan. Seorang perempuan berusia 41 tahun datang ke dokter dengan keluhan sakit jantung sejak tiga tahun terakhir. Pasien yakin bahwa dirinya sakit jantung. Pemeriksaan fisik dan penunjang kardiologis tidak menunjukkan adanya kelainan. Apakah diagnosis paling mungkin? A. Gangguan jantung tersembunyi B. Gangguan nyeri psikogenik C. Gangguan somatisasi D. Gangguan panik E. Hipokondriasis Seorang laki-laki berusia 52 tahun datang ke dokter dengan keluhan sesak napas. Keluhan hilang timbul disertai batuk dahak berwarna kekuningan dan demam sejak setahun terakhir, dan dirasakan memberat sejak 4 hari yang lalu, sesak terutama setelah beraktivitas. Pasien mempunyai riwayat merokok 2 bungkus per hari sejak umur 20 tahun. Pada pemeriksaan fisik ditemukan suhu 38oC, denyut nadi 110 x/menit, frekuensi napas 32 x/menit, dan tekanan darah 110/80 mmHg. Ditemukan ronkhi basah kasar pada kedua lapang paru. Apa diagnosis yang paling mungkin? A. Bronchitis kronis B. Asma bronkial C. Efusi pleura D. Atelektasis

E. Emfisema Seorang laki-laki berusia 52 tahun datang ke dokter dengan keluhan sesak napas. Keluhan hilang timbul sejak satu tahun yang lalu, sesak disertai batuk berdahak warna kekuningan dan demam. Sejak 4 hari yang lalu keluhan memberat. Pasien mempunyai riwayat merokok 2 bungkus per hari sejak umur 20 tahun. Pada pemeriksaan fisik ditemukan suhu 38oC, nadi 110 x/menit, frekuensi napas 32 x/menit, dan tekanan darah 110/80 mmHg. Ditemukan ronkhi basah kasar pada kedua lapang paru. Apakah terapi awal untuk pasien tersebut? A. Bronkodilator inhalasi B. Kortikosteroid C. Oksigenasi D. Antipiretik E. Antibiotika Seorang anak berusia tujuh tahun dibawa ibunya ke dokter dengan keluhan sesak napas. Tujuh hari sebelum sesak napas anak batuk pilek dan demam. Sebelumnya anak pernah sesak napas kambuh-kambuhan dan hampir tiap dua minggu sekali kambuh batuk terutama malam hari. Pada riwayat keluarga, ditemukan neneknya menderita bentol disertai gatal bila makan udang. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 37oC, denyut nadi 120 x/menit, frekuensi napas 60 x/menit, dan ekspirasi memanjang. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Pneumonia B. Tuberkulosis C. Asma bronkial D. Bronkitis kronis E. Bronkiolitis Seorang anak berusia tujuh tahun dibawa ibunya ke dokter dengan keluhan sesak napas. Tujuh hari sebelum sesak napas anak batuk pilek dan demam. Sebelumnya anak pernah sesak napas kambuh-kambuhan dan hampir tiap dua minggu sekali kambuh batuk terutama malam hari. Pada riwayat keluarga, ditemukan neneknya menderita bentol disertai gatal bila makan udang. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 37oC, denyut nadi 120 x/menit, frekuensi napas 60 x/menit, dan ekspirasi memanjang. Apakah obat yang pertama kali diberikan? A. Mukolitik B. Antibiotika C. Ekspektoran D. Kortikosteroid E. Golongan ß-2 agonis

Laki-laki 20 tahun, datang ke poliklinik dengan keluhan sering bersin-bersin lebih dari 5 x/hari. Riwayat ibu sering gattal-gatal setelah makan udang dan bapak asma. PF post nasal drip (+) rinore encer, edema konka. Komplikasi? A. Vestibulitis B. Otitis media supuratif kronik C. Furunkel hidung D. Sinusitis E. Septum Deviasi Seorang pasien berusia 22 tahun mengeluh batuk lebih dari 3 bulan dan sejak dua hari ini batuk disertai darah. Pasien juga mengeluh demam, tidak tinggi disertai keringat malam. Pada pemeriksaan auskultasi paru ditemukan suara amforik. Diagnosis manakah yang paling mungkin? A. Tuberkulosis Paru B. Bronkhitis kronis C. Pneumothoraks D. Asma Bronkhial E. Bronkiektesis Seorang laki-laki berusia 65 tahun datang ke dokter dengan keluhan demam tujuh hari, batuk dan dahak disertai darah. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 38oC, tekanan darah 140/90 mmHg, denyut nadi 94/menit. Foto polos thorax memperlihatkan konsolidasi di lobus superior pulmo kiri dengan airbronchogram. Apa diagnosis yang paling mungkin? A. Abses paru B. Pancoast tumor C. Bronchial Carcinoid D. Carcinoma of bronchus E. Tuberkulosis paru Seorang laki-laki berusia 67 tahun dengan riwayat batuk berdahak. Pada foto thorax tampak gambaran kavitas multipel menyerupai sarang lebah dengan air fluid level di dalamnya pada aspek inferior kedua paru. Apa diagnosis yang paling mungkin? A. Pneumonia B. Bronkiectasis C. Histoplasmosis D. Bronkitis kronik E. Tuberculosis milier

Seorang laki-laki berusia 57 tahun datang ke UGD dengan keluhan sakit dada yang dirasakan sejak 1 bulan terakhir. Nyeri dirasakan kurang lebih selama 5 menit dan berkurang dengan istirahat. Pada pemeriksaan elektrokardiografi ditemukan

Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien tersebut? A. ST elevation myocardial infarction (STEMI) B. Gastroesophageal reflux disease (GERD) C. Angina pektoris tidak stabil D. Angina pektoris stabil E. Non STEMI Seorang laki-laki berusia 57 tahun datang ke UGD dengan keluhan sakit dada yang dirasakan sejak 1 bulan terakhir. Nyeri dirasakan kurang lebih selama 5 menit dan berkurang dengan istirahat. Pada pemeriksaan elektrokardiografi ditemukan

dan pada malam hari sering terbangun karena sesak nafas. perabaan hangat dan tampak kemerahan. Diketahui terdapat riwayat menderita demam disertai sakit nyeri sendi yang berpindah-pindah saat remaja. Test uji latih jantung atau treadmill test B. Foto rongen dada posisi anterior posterior C. Insufisiensi tricuspid Seorang laki-laki berusia 60 tahun menjalani home care dengan tirah baring karena stroke yang diderita sejak 1 tahun yang lalu. Regurgitasi aorta D. Stenosis aorta B. 2 cm lateral linea mid clavicula kiri. Apakah diagnosis yang paling mungkin? . Echocardiografi E. Pada pemeriksaan fisik jantung ditemukan adanya bising pansistolik derajat 3/6 dengan punktum maksimum di intercostal V. Pada pemeriksaan fisik ditemukan adanya udem tungkai unilateral. disertai nyeri. Thalium scanning D. Apa kelainan anatomis jantung yang paling mungkin terjadi pada pasien tersebut? A.Pemeriksaan lanjutan apa yang diperlukan pada pasien tersebut? A. Regurgitasi mitral E. Enzim jantung Seorang perempuan berusia 18 tahun mengeluh mudah lelah disertai napas pendek. Stenosis mitral C.

Pemeriksaan kadar gula darah puasa 160 mg/dL dan HbA1c 8%. Perokok B. frekuensi napas 24 x/menit. B.A. dan tekanan darah 160/90 mmHg. rata-rata menghabiskan 10 batang rokok/hari. Dislipidemi D. . Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 37oC. Hipertensi C. denyut nadi 100 x/menit. Pada gambaran EKG didapatan gambaran seperti di bawah ini. Apakah faktor risiko keluhan pasien yang equivalen dengan infark miokard? A. Diabetes Mellitus E. C. Pasien adalah seorang perokok sejak usia 35 tahun. E. Usia pasien yang 46 tahun Seorang laki-laki berusia 38 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri dada khas infark sejak 5 jam sebelum masuk rumah sakit. D. Trombosis vena profunda Limfedema kronik Hipoalbuminemia Plebitis Selulitis Seorang laki-laki berusia 46 tahun periksa ke praktek dokter keluarga untuk konsultasi karena sering mengalami nyeri dada seperti tertindih. kadar kolesterol total 250 mg/dL. Pemeriksaan fisik tidak ditemukan kelainan.

Apakah pemeriksaan darah yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis? A. Troponin I B. Hasil rontgen dada posisi tegak menunjukkan perselubungan opak dengan sinus costofrenikus sinistra menumpul. SGOT D. Pada hemithoraks sinistra ditemukan ketinggalan gerak. LDH E. Apa diagnosis yang paling mungkin? A. Pneumonia C. dan suara vesikuler menurun. Hernia diafragmatika . Terdapat riwayat hipertensi. frekuensi napas 28 x/menit. perkusi redup. Keluhan disertai batuk muncul sejak 1 bulan yang lalu dan 1 minggu terakhir dirasa memberat. denyut nadi 110 x/menit. Pada pemeriksaan ditemukan suhu 37oC. Thymoma B. CK Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke UGD dengan keluhan sesak napas. CK MB C. tekanan darah 160/100 mmHg. Efusi pleura sinistra E. Pneumothorax sinistra D. Gambaran opasitas mengikuti perubahan posisi.

Apakah terapi yang paling tepat? A. Pneumonia C. Pada rontgen dada ditemukan area lusen tanpa corakan bronkovaskular pada hemithorax sinistra. Trakeostomi D. RR 30 x/menit. Injeksi digitalis . Apa diagnosis yang paling mungkin? A. Mediastinal mass E. Gambaran EKG menunjukkan takikardia dengan kompleks QRS sempit dan regular. dan suara vesikuler menurun. Water seal drainage (WSD) D. Sebagai dokter triage apa yang anda lakukan? A. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 37oC. denyut nadi 140 x/menit. Pasien mempunyai riwayat batuk lama. Pemeriksaan fisik didapatkan perkusi hipersonor dada kanan. Gambaran opasitas mengikuti perubahan posisi. Inhalasi B2 agonis Seorang laki-laki 40 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan sesak napas. Torakosintesis Seorang laki-laki berusia 44 tahun dirawat di rumah sakit karena sesak napas berat dan nyeri dada kiri. Apakah penanganan awal yang paling tepat? A. Pemberian oksigen E. Hasil rontgen dada posisi tegak menunjukkan perselubungan opak dengan sinus costofrenikus sinistra menumpul. perkusi redup. Pemeriksaan EKG menunjukkan hasil normal. dan tekanan darah 130/80 mmHg. WSD C. Torakoskopi B. Kardioversi B. Pasien juga mengeluh batuk. Terdapat riwayat hipertensi. Hernia diaphragmatica Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke UGD dengan keluhan berdebar-debar. Pemeriksaan tanda vital didapatkan TD 90/50 mmHg. Keluhan disertai batuk muncul sejak 1 bulan yang lalu dan 1 minggu terakhir dirasa memberat. COPD B. pergerakan dada kanan tertinggal. tekanan darah 160/100 mmHg.Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke UGD dengan keluhan sesak napas. Antibiotika E. Pneumothorax D. Furosemide C. Pungsi pleura B. suara dasar vesikuler sebelah kanan menurun. frekuensi napas 24 x/menit. nadi 120 x/menit. frekuensi napas 28 x/menit. Pada hemithoraks sinistra ditemukan ketinggalan gerak. denyut nadi 110 x/menit. Pada pemeriksaan ditemukan suhu 37oC.

menahan kencing (katheter di klem) D. Pemeriksaan fisik didapatkan retensi urin. Diet rendah lemak 2 hari sebelum pemeriksaan C. Pielografi anterograd C. nyeri suprapubik (-) dan dari hasil radiologi didapatkan fraktur pelvis. nyeri pada pinggang. Puasa makan dan minum B.31 mg/dl. Pielografi intravena E. Pada pemeriksaan ultrasonografi didapatkan pelebaran sistema pelvico calices dextra.C. sel epitel 2-4/LP. Pada direct rectal touche (DRE) diduga terdapat pembesaran prostat. Injeksi adenosine E. Direncanakan pemeriksaan radiologis ultrasonografi abdomen bawah. Tanpa persiapan E. Apakah persiapan yang diperlukan? A. Hasil laboratorium urin diperoleh sedimen kalsium oksalat +2. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. dan eritrosit pucat 34/LP. Pasien sudah membawa hasil laboratorium urin menunjukkan Ca oksalat +++. disertai mual. Cystografi C. kreatinin 4. Tes alergi Seorang laki-laki berusia 61 tahun datang dengan keluhan nyeri pinggang kanan.39. Dari hasil laboratorium darah didapatkan ureum 51. vesica urinaria penuh dan nyeri tekan (+). kreatinin 1. Injeksi sulfas atropin Seorang laki-laki berusia 72 tahun datang dengan keluhan sulit kencing. Operasi pelvis Seorang laki-laki berusia 41 tahun datang ke dokter dengan keluhan utama nyeri perut.8. Nefrolithiasis . Manuver vagal D. Dokter merujuk pasien untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pasang kateter D. muntah dan jumlah buang air kecil berkurang. Urethrografi B. Foto BNO B. Apakah pemeriksaan penunjang lanjutan yang dibutuhkan? A. Apa yg anda lakukan A. Pielografi retrograd D. bersifat hilang timbul pada daerah pinggang kanan atas. Pada pemeriksaan didapatkan keluar darah pada OUE dan dislokasi pada pinggang. Cystografi Pasien datang ke UGD dengan keluhan habis jatuh dari pohon dalam kondisi berdiri. Minum banyak. Pasien dapat kencing setelah dipasang kateter.

disertai mual. Urin malam hari E. Urethrolithiasis Cholelithiasis Vesicolithiasis Pankreatitis Seorang laki-laki berusia 41 tahun datang ke dokter dengan keluhan utama nyeri perut. Saat diperiksa penderita demam. dan eritrosit pucat 34/LP. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. kreatinin 4. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Spondiloarthrosis lumbales E. sel epitel 2-4/LP. Cholelithiasis D. mual.39. protein (-). bersifat hilang timbul pada daerah pinggang kanan atas. Nefrolithiasis B. Pada foto polos abdomen didapat bayangan semiopag bentuk menyerupai tanduk rusa di proyeksi paravetebra dextra setinggi VL 2-3.B. eritrosit +3. Sistitis B. Pasien juga mengeluh tidak dapat kencing. Nefritis C. Hasil pemeriksaan laboratorium urin didapatkan warna kuning kemerahan. muntah dan jumlah buang air kecil berkurang. Sindrom nefrotik Seorang laki-laki berusia 20 tahun dibawa ke UGD setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Urin pancar tengah D. C. pusing. kelopak mata sedikit sembab dan hipertensi. Urin acak B. Pyelonefritis D. Untuk menyingkirkan kemungkinan kehamilan ektopik dilakukan pemeriksaan urin untuk hormon beta hCG (ßhCG). D. Ureterolithiasis C. Dari pemeriksaan fisik didapatkan adanya hematoma . Urin pagi hari Seorang anak laki-laki berusia 2 tahun. Pada pemeriksaan darah didapatkan komplemen C3 menurun. dibawa ibunya ke dokter dengan keluhan beberapa hari buang air kecil kemerahan. Apakah contoh bahan urin terbaik untuk kondisi tersebut? A.8. Hasil laboratorium urin diperoleh sedimen kalsium oksalat +2. Teratoma Seorang perempuan berusia 27 tahun datang ke dokter dengan nyeri abdomen akut. E. Dari hasil laboratorium darah didapatkan ureum 51. Glomerulonefritis E. Urin tampung C.

0 mg/dL. frekuensi napas 24 x/menit. Pembedahan . Pasien tersebut seminggu sebelumnya mendapat injeksi derivat aminoglikosida untuk suatu prediksi infeksi saluran kemih. Volar slab D. Glomerulonefritis akut D. Apakah tindakan yang paling tepat untuk mengatasi keluhan tersebut? A. ditemukan benjolan pada pangkal ibu jari kaki kanan. Pungsi supra pubik C. kemerahan. gagal ginjal kronik Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang dengan keluhan nyeri kaki kanan. Rheumatoid arthritis B. Analgesika Seorang laki-laki berumur 34 tahun datang ke dokter dengan keluhan kencing sedikit. Pada pemeriksaan fisik. Satu bulan yang lalu. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. denyut nadi 100 x/menit. Gout arthritis C. Sling B. kadar kreatinin pasien adalah 1. Hasil laboratorium menunjukkan asam urat 9. dan terasa nyeri. Glomerulonefritis kronik E. Hasil pemeriksaan urin rutin adalah protein (++) dan hematuria gros. Bandage C.penis dan perineum dan terdapat kesan vesika urinaria penuh. Diuretika D. Kateterisasi B. Hiperurikemia Seorang pasien laki-laki umur 20 tahun menderita fraktur ulna kiri tertutup komplit undisplaced setelah terbentur benda keras di tempat kerja. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 120/80 mmHg. Apakah tindakan awal yang paling tepat? A. Gagal ginjal akut nefrotoksik B. Osteoartritis E. Hasil pemeriksaan kadar kreatinin 7 mg/dL dan kadar ureum 200 mg/dl. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Rhematic fever D. Gips s sirkular E. suhu 37oC. Antibiotika E. Nefritis interstisial kronik C.2 mg/dL dan ureum 45 mg/dL.

Apakah diagnosis yang paling mungkin? A.Seorang penderita dikirim oleh Rumah Sakit untuk melakukan kontrol setelah dilakukan pemasangan gips s sirkular pada ekstrimitas atas kiri. Pasien juga mengeluh badan demam dan lemah. Rasa gatal E. Dopamin C. Neostigmin Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan gatal di kulit sejak 10 hari yang lalu. Dermatitis kontak alergika B. Atropin B. Dermatitis kontak iritan . mata hyperemia konjungtiva. hiperhidrosis dan bradikardi. Gangguan motorik D. Neurodermatitis E. Peningkatan rasa nyeri C. Apakah obat yang menjadi pilihan utama? A. ukuran bervariasi tersebar hampir di seluruh tubuh. Pemeriksaan fisik menunjukkan adanya bercak eritema dengan peninggian (bentol). Pasien mengeluh nyeri kepala. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Manakah dari keluhan berikut ini yang menjadi prioritas untuk mendapatkan tindakan? A. Ayahnya seorang penderita asma. Pemeriksaan fisik menunjukkan pupil miosis. Keluhan muncul hampir di seluruh tubuh. Nekrolisis epidermal toksik B. Urtikaria D. sesak nafas dan mengeluarkan banyak keringat. Kondisi gips Seorang laki-laki berusia 22 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS setelah melakukan upaya bunuh diri dengan minum obat nyamuk. Sindroma Steven Johnson D. sebagian telah pecah membentuk erosi. Epinefrin D. hipersalivasi. Pemeriksaan fisik menunjukkan bula di seluruh tubuh diameter 2-3 cm. Bibir erosi dengan krusta tebal warna hitam. Dermatitis kontak iritan Seorang laki-laki berusia 42 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan kulit melepuh sejak 2 hari yang lalu. Kondisi struktur di bagian distal dari gips s B. muntah-muntah. Dermatits kontak alergika C. Eksema vulgaris C. Keluhan muncul setelah minum obat sakit kepala. Rasa gatal disertai dengan bercak-bercak merah di kulit yang muncul terutama pada pagi hari dan menghilang pada siang hari. hiperlakrimasi. batas tidak tegas. Papaverin E.

tanpa lendir maupun darah. Tinea corporis E. Pemfigus Seorang laki-laki berusia 21 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan tengkuk gatal sejak 5 bulan. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Pemeriksaan hitung jenis leukosit B. sebanyak ½ gelas air mineral. Asupan makanan dan minuman tidak terganggu. lembek. Pemeriksaan elektrolit darah D. Pasien pernah menderita penyakit pembesaran kelenjar gondok dan telah dilakukan pengangkatan kelenjar tersebut 1 bulan yang lalu. Pemeriksaan Hb Seorang laki-laki berusia 40 tahun dibawa ke IGD RS setelah mengalami kejang. Pemeriksaan protein total E. Pemeriksaan elektrolit darah D. sehari 3-5 x/hari. Ptiriasis rosea D. Pemeriksaan fisik menunjukkan tekanan darah 110/70 mmHg. Pemeriksaan fisik menunjukkan adanya grimace. Rasa gatal muncul terutama jika sedang mengikuti ujian atau belajar. Pemeriksaan gula darah sewaktu C. Psoriasis Seorang laki-laki berusia 37 tahun dibawa keluarganya ke IGD RS karena mengalami kelemahan pada kedua tangan dan kaki sejak 3 hari yang lalu. Pemeriksaan pH darah E. skuama halus dan likenifikasi.E. Pemeriksaan gula darah sewaktu B. Gatal akan semakin hebat setelah beraktivitas dan berkeringat. kelemahan dirasakan semakin berat. Neurodermatitis C. Pasien mengalami diare sejak 1 minggu yang lalu. Pemeriksaan fisik menunjukkan plak nummular berbatas tegas. Pemeriksaan hormon T3 dan T4 C. kekuatan motorik ekstremitas superior dan inferior kiri dan kanan semua bernilai 2 dan tidak ditemukan adanya defisit neurologis lain. Gatal semakin lama semakin luas sampai ke bawah perut. Apakah pemeriksaan penunjang yang paling tepat untuk memastikan diagnosis? A. Apakah pemeriksaan penunjang yang paling tepat untuk memastikan diagnosis? A. denyut nadi 76 x/menit frekuensi napas 16 x/menit. Kejang terjadi selama 15 menit dan saat kejang tampak kesakitan. hingga tidak mampu beraktivitas. Pemeriksaan pH darah Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan gatal pada daerah selangkangan sejak 2 minggu yang lalu. Pemeriksaan fisik . Dermatitis alergika B. dan spasme otot general terutama daerah karpopedal.

Kokus gram positif pada pengecatan gram E. terasa tidak nyaman dan terjadi berulang sejak 6 tahun yang lalu. sekret berbau. Psoriasis Seorang perempuan berusia 32 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan kulit pada hampir seluruh tubuh melepuh. punggung serta tepi rambut kepala. Dermatitis seboroik B. dengan sifat lesi lebih aktif di bagian tepi. skuama dan papul-papul. Pasien juga mengeluh demam. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. krepitasi pada jaringan otot dan subkutis. tampak makula eritematosa.menunjukkan lesi kulit berbatas tegas dengan peradangan daerah inguinal dekstra dan sinistra. Pemeriksaan fisik lokal menunjukkan adanya luka robek dengan fragmen fraktur. tampak erosi dan mengeluarkan eksudat berbau amis. Apakah yang paling mungkin ditemukan pada pemeriksaan kerokan kulit? A. Eritroderma B. Staphylococcus aureus E. Pemeriksaan fisik menunjukkan makula dan plak kemerahan ukuran bervariasi. Bacillus cereus D. Psoriasis C. Kulit menebal dan mengelupas pada bagian perut. Hifa pada pemeriksaan KOH B. hiperpigmentasi. Keluhan ini terjadi sejak 4 hari yang lalu. Basil gram negatif pada pengecatan gram D. edema. Sebagian dari lepuhan kulit sudah pecah dan terasa nyeri. Ptiriasis rosea D. terdapat jaringan nekrotik. Sindroma Stevens Johnson . Pseudohifa pada pemeriksaan KOH C. Dermatitis kontak C. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Streptococcus β hemoliticus B. Kokus gram negatif pada pengecatan gram Seorang laki-laki berusia 28 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS karena luka pada tungkai bawah setelah mengalami kecelakaan lalu lintas 1 hari yang lalu. Pemeriksaan fisik menunjukkan bula-bula diameter 2-3 cm. Apakah mikroorganisme yang paling mungkin mengakibatkan keadaan tersebut? A. Clostridium perfringens C. tertutup skuama tebal berwarna putih. Eritroderma E. Pseudomonas aeruginosa Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan kulit terkelupas. Pasien pernah mengalami keluhan yang sama berulang tetapi tidak separah ini. Dari luka tersebut tampak tulang yang menonjol dan terasa sangat nyeri.

Krim C. Oligozoospermia . motilitas a=45%. Pemeriksaan fisik menunjukkan makula dan plak kemerahan ukuran bervariasi. Dosis obat antitiroid harus diberikan dalam jumlah kecil untuk mencegah terjadinya hipotiroid pada neonatus. tertutup skuama tebal berwarna putih. b=20%. Pada pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum gelisah. Pasien bekerja sebagai buruh pabrik pestisida. proptosis bola mata. Herpes zoster Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan kulit terkelupas. punggung serta tepi rambut kepala. Gel B. morfologi 80%. Selama pengobatan. tekanan darah 140/90 mmHg. Pasien sedang dalam keadaan hamil 20 minggu. Salep D. tidak tahan panas. Bedak E. Perchlorate Pilihan pengobatan pada hipertiroid dengan kehamilan ialah pemakaian obat antitiroid seperti Propiltiourasil dan Karbimazol. Levothyroxine E. Methimazol B. fungsi tiroid harus dipantau lebih sering yaitu setiap empat-delapan minggu. Obat apakah yang paling tepat untuk pasien ini? A. Pemeriksaan sperma menunjukkan jumlah sperma dengan bilik hitung 10 juta/ml. d=10%. 131I D. Pemfigus E. Kulit menebal dan mengelupas pada bagian perut. Apakah jenis obat topikal yang paling tepat diberikan? A. Badan terasa lemah. pembesaran kelenjar tiroid difus. denyut nadi 132 x/menit frekuensi napas 24 x/menit. Seorang laki-laki berusia 30 tahun datang memeriksakan diri ke puskesmas karena belum mempunyai anak setelah 2 tahun menikah. c=25%. tinggal serumah bersama istrinya dan mengaku berhubungan seksual secara rutin. Tidak ada keluhan fisik yang diderita. Propiltiourasil C. Obat kocok Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan dada berdebar-debar. Apakah interpretasi hasil pemeriksaan tersebut? A. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan peningkatan kadar hormon T3 dan T4 serta penurunan kadar TSH. gelisah dan sulit tidur. misalnya allergi obat.D. terasa tidak nyaman dan terjadi berulang sejak 6 tahun yang lalu. Normozoospermia B. Tiroidektomi subtotal hanya dilakukan pada mereka yang tidak berhasil dengan obat antitiroid.

O. Oligosperma dan astenosperma D.C. Persentase spermatozoa berbentuk normal Dengan perkataan lain. Gradasi menurut W.H. Azasperma dan astenosperma Interprestasi Spermiogram sampai saat ini adalah berdasarkan pada 3 parameter pokok.5 tahun dan belum mempunyai anak. Aspermia dan necrosperma B. yakni : 1. kurang ataupun berlebih adalah 20 juta/mL. Oligoteratozoospermia E. memberikan dugaan suatu kelainan kongenital tertentu dari sistem reproduksi pria. Diagnosis? A. Misalnya sperma yang tidak mengandung spermatozoa dengan volume kecil dan pH asam. Jumlah spermatozoa/mL 2. Siklus haid istri normal. Oligoastenoteratozoospermia Sepasang suami istri telah menikah selama 2. Azosperma dan tetratosperma C. parameter-parameter sperma yang lain tidak selalu dapat kita abaikan nilainya. Oligoastenozoospermia D. Walaupun demikian. Persentase spermatozoa motil 3. penilaian dititikberatkan pada spermatozoa. 2. Jumlah Spermatozoa/mL Jumlah spermatozoa/mL yang menjadi pegangan untuk dikatakan cukup. bewarna putih. Persentase Spermatozoa Motil Kualitas pergerakan spermatozoa disebut baik bila 50% atau lebih spermatozoa menunjukkan pergerakan yang sebagian besar adalah gerak yang cukup baik atau sangat baik (grade II/III). 1. Istilah yang dipakai adalah sebagai berikut :  0 Juta/mL disebut Azoospermia  0-5 juta/mL disebut Ekstrimoligozoospermia  < 20 juta disebut Oligozoospermia  > 250 juta/mL disebut Polizoospermia Jumlah spermatozoa 20-250 juta/mL sudah dianggap masuk dalam batas-batas yang normal. Motilitas 18% sperma normal. untuk pergerakan spermatozoa adalah sebagai berikut :  0 = spermatozoa tidak menunjukkan pergerakan  1 = spermatozoa bergerak ke depan dengan lambat  2 = spermatozoa bergerak ke depan dengan cepat  3 = spermatozoa bergerak ke depan sangat cepat . jumlah 15 juta/cc. Oligosperma dan tetratosperma E. bau khas. Suami diperiksa sperma dan didapatkan sperma 3 cc.

Introyeksi  Represi Suatu mekanisme pembelaan ego yang tidak sadar. Regresi B. Proyeksi menghalangi orang itu menjadi cemas karena konflik dalam dirinya dengan melemparkan keluar yang tidak dapat diterimanya itu. impuls. maka ia merasa hal itu bukan dari dirinya sendiri. Regresi Suatu mekanisme pembelaan ego yang tidak sadar. Individu secara keseluruhan atau sebagian kembali ke pola adaptasi yang sudah dilalui (biasanya yang belum matang). maka spermatozoa disebut Astenik. dorongan naluri (terutama seksual) yang tidak dapat diterima disalurkan ke kegiatan pribadi atau sosial yang dapat diterima. dan afek tidak dapat diterima olehnya. Bila sperma immotil > 50 % maka dilakukan uji viabilitas (vitality test) 3. Padahal kebiasaan mengompol ini sudah berhenti sejak 1 tahun yang lalu. Sublimasi Suatu mekanisme pembelaan ego yang tidak sadar. Ide. Sublimasi E. Proyeksi Suatu mekanisme pembelaan ego. Konversi Suatu mekanisme pembelaan ego yang tidak sadar. kecemasan yang berasal dari suatu konflik intrapsikik dibalik (dikonversi) dan diekspresikan dalam suatu gejala somatik yang simbolik. perasaan. Represi C. Persentase Spermatozoa Berbentuk Normal Spermatozoa disebut mempunyai kualitas bentuk yang cukup baik bila ≥ 50% spermatozoa mempunyai morfologi normal. dan impulsnya sendiri. individu menghilang dari alam sadar ke alam tidak sadar. leher dan ekor dari spermatozoa. Pemeriksaan morfologi mencakup bagian kepala.Bila spermatozoa yang motil kurang dari 50%. Apakah mekanisme pertahanan (defens mechanism) yang dipakai oleh pasien? A. Istilah yang digunakan adalah Astenozoospermia. tetapi tidak dapat diterimanya. Secara tidak sadar seseorang menghubungkan dengan orang lain suatu pikiran. Proyeksi D. Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun dibawa bapaknya ke Puskesmas karena mengalami perubahan perilaku yaitu menjadi pendiam dan kembali mengompol setelah ibunya meninggal dunia seminggu yang lalu.     . Represi ini dibedakan dari supresi yang dilakukan secara sadar. Bila > 50% spermatozoa mempunyai morfologi abnormal. maka keadaan ini di sebut Teratozoospermia.

Nilai nol mutlak adalah nilai dasar yang tidak bisa diubah meskipun menggunakan skal yang lain. juga dapat mengetahui jarak diantara dua pengukuran. Skala Gutmann Skala pengukuran dibedakan menjadi :  Nominal Data hasil pengamatan diklasifikasikan ke dalam kategori-kategori. melainkan nilai nol kesepakatan. yaitu kurang dari normal. pengurangan.  Interval Skala ini disamping dapat membedakan urutan. Skala ordinal C. Juga disebut sebagai skala kategorik. mengurutkan dan memiliki jarak yang sama. Skala Nominal merupakan skala pengukuran yang bersifat membedakan saja. luas area. Skala nominal D. Skala interval E. dan di antara kategori ada suatu urutan. Populasi target adalah penderita diabetes mellitus (DM). dan di antara kategori tidak ada suatu urutan. mengurutkan dan mempunyai nilai nol mutlak. Misalnya : jenis kelamin (laki-laki atau perempuan). Misalnya pengukuran Suhu. Apakah skala yang paling tepat untuk variabel tersebut? A. sedangkan populasi terjangkau adalah penderita DM tipe II. normal dan lebih dari normal. Misalnya pengukuran berat badan. perkalian dan pembagian. Seorang dokter ingin mengetahui prevalensi disfungsi ereksi pada pria menikah yang berada dalam rentang usia produktif.  Rasio Skala pengukuran ini bersifat membedakan. Skala rasio B. Penelitian dilakukan di setiap kabupaten dalam propinsi Jawa Tengah. Tidak memiliki nilai nol mutlak. tinggi badan. Skala ordinal merupakan skala pengukuran yang sifatnya membedakan dan mengurutkan. Misalnya seseorang diminta untuk mengurutkan tiga buah produk berdasarkan tingkat kepuasan terhadap produk. tingkat pendidikan  Ordinal Data hasil pengamatan diklasifikasikan ke dalam kategori-kategori. karenanya nilai-nilai dalam skala ini dapat dibandingkan dan dapat dilakukan operasi matematika seperti penjumlahan. Variabel kadar HbA1c dibagi menjadi 3 kelompok. Karena banyaknya jumlah populasi dan adanya keterbatasan waktu dan tenaga yang . Skala pengukuran ini bersifat membedakan.Seorang dokter akan melakukan penelitian observasional analitik dengan pendekatan kasus kontrol berjudul “Hubungan antara Kadar HbA1C dengan Retinopati Diabetika pada penderita DM tipe II”.

Apakah teknik pengambilan sampel yang paling sesuai untuk diterapkan dalam penelitian tersebut? A. Diambil 3 kelurahan dari 15 kelurahan secara random. halusinasi akustik dengan tema yang tidak spesifik. Gangguan panik B. Cluster sampling Seorang laki-laki berusia 21 tahun dibawa ke IGD RS dengan kedua tangannya dalam keadaan terikat. Alloanamnesis didapatkan pasien tidak dapat tidur sering teriak-teriak dan mengamuk sejak 1 minggu yang lalu.dimiliki. Polip nasi B. Metode sampling yang paling tepat pada penelitian ini adalah? A. Quota Sampling Akan dilakukan penelitian kesinambungan imunisasi balita di suatu kecamatan yang terdiri dari 15 kelurahan. sampel yang diambil sebanyak 20%. Multistage sampling C. Pasien sering mengeluh sakit kepala dan gusi bengkak yang membaik dengan obat antinyeri. Konka polipoid D. Area sampling E. Abses nasi C. Simple random sampling B. Semua anak balita di 3 kelurahan tersebut diteliti. Sinusitis maksilaris akut . Gangguan waham Seorang laki-laki berusia 28 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan hidung tersumbat sejak 1 minggu yang lalu. Tidak ditemukan adanya riwayat gangguan jiwa sebelumnya. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Rinitis alergika E. Sistematic Random Sampling B. diputuskan untuk melakukan teknik pengambilan sampel dari seluruh populasi penelitian. Lubang hidung kanan mengeluarkan cairan kental berwarna kehijauan dan berbau busuk. Periksaan psikiatris didapatkan pasien agresif secara fisik dan verbal. Pemeriksaan rinoskopi anterior menunjukkan adanya edema konka inferior dan sekret di meatus media. Snowball Sampling E. Gangguan bipolar manik C. Skizofrenia paranoid E. Simple Random Sampling D. Convinendence sampling D. Gangguan psikotik akut D. Cluster Random Sampling C. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A.

Rinitis alergi D. Kultur darah D. Diagnosa pasien tersebut adalah A. Memberikan sisipan 1RHZS B. Bayi tampak lemah. denyut jantung 172 x/menit. frekuensi napas 80 x/menit. Memberikan sisipan 1RHZE C. Keluhan terjadi sepanjang hari dan semakin berat. Sinusitis ethmoidalis Seorang bayi laki-laki lahir spontan di rumah sakit dari seorang perempuan berusia 36 tahun dengan usia kehamilan 31 minggu. Kadar glukosa darah Seorang perempuan berusia 33 tahun datang ke puskesmas untuk melanjutkan pengobatan rutin TB paru yang telah dilakukan selama 2 bulan. retraksi dinding dada. Hitung jenis leukosit B. Memberikan fase lanjutan 4RH E. Kadang keluar cairan jernih tidak berwarna dan tidak berbau. Abses nasi C. Polipnasi D. Keluhan batuk. Apakah pemeriksaan penunjang yang paling penting dalam keadaan tersebut? A. Nafsu makan dan berat badan juga telah meningkat. Analisa gas darah E. Pemeriksaan rinoskopi anterior menunjukkan adanya massa putih mengkilap bertangkai pada meatus media. tidak menangis. Sinusitis maksilaris E. Sinusitis frontalis B. Memberikan sisipan 1RHZES D. berkeringat pada malam hari dan rasa mudah lelah sudah membaik. Kadar hemoglobin C. Hasil pemeriksaan sputum BTA menunjukkan 2x positif. Rinitis vasomotor E. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. sianosis dan merintih. Polip nasi B. Sinusitis maksilaris akut Pasien datang dengan keluhan sakit pada pipi kanan dan kiri disertai bengkak dengan lendir berwarna kuning kehijauan.Seorang perempuan berusia 19 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan hidung kiri tersumbat sejak 4 bulan yang lalu. Memberikan fase lanjutan 5RH . Sinusitis spheinodalis C. Apakah rencana pengobatan yang harus diberikan? A.

Seorang perempuan berusia 20 tahun dirujuk oleh bidan dengan diagnosis perdarahan pasca persalinan. Bidan menyampaikan bahwa pasien baru melahirkan anak pertama 2 jam yang lalu, setelah kelahiran plasenta tampak benjolan berwarna merah dari vagina dan mengalami banyak perdarahan. Pemeriksaan fisik menunjukkan keadaan umum lemah, tekanan darah 70/50 mmHg, denyut nadi 136 x/menit lemah, frekuensi napas 28 x/menit. Pemeriksaan inspeksi menunjukkan adanya permukaan kasar berwarna merah pada benjolan yang keluar dari vagina. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Inversi uteri B. Ruptur uteri C. Ruptur vagina D. Myoma uteri E. Plasenta dupleks Seorang laki-laki berusia 24 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan memar pada mata kanan akibat dipukul oleh rekan bisnisnya. Pasien membawa surat permintaan pemeriksaan visum et repertum dari penyidik. Pada pemeriksaan fisik tampak bengkak mengelilingi mata kanan berukuran 5 x 7 cm, warna merah kebiruan, berbatas tegas dan teraba hangat. Apakah kesimpulan visum et repertum yang dapat diambil? A. Luka memar di mata kanan akibat dipukul B. Luka memar di mata kanan karena kekerasan tumpul C. Luka memar di mata kanan karena dipukul benda tumpul D. Luka memar di mata kanan akibat pukulan tumpul oleh tersangka E. Luka memar di mata kanan karena kontak benda tumpul oleh tersangka Seorang laki-laki umur 40 tahun, dibawa ke RS dengan keluhan lemas dan hampir pingsan. Pada pemeriksaan didapatkan tekanan darah 90/60 mmHg, denyut nadi sulit ditentukan, temperatur 36,9°C. Pada EKG menunjukkan jarak rata-rata R ke R 6 kotak sedang. Apakah hasil interpretasi yang paling mungkin? A. RBBB B. Aritmia C. Sinus takikardi D. Sinus bradikardi E. Normosinus ritme Seorang perempuan 56 tahun datang dengan keluhan nyeri dada sebelah kiri. Pada pemeriksaan didapatkan tekanan darah 130/80 mmHg, denyut nadi 140/menit, tidak teratur. Pada pemeriksaan EKG didapatkan irama irreguler. Apakah hasil interpretasi yang paling mungkin? A. Supraventrikuler takikardi B. Sinus bradikardi C. Sinus takikardi

D. Atrial fibrilasi E. Atrial flutter Seorang pasien perempuan usia 60 tahun datang dengan keluhan berdebar-debar. Pasien pernah didiagnosa stroke infark 3 bulan yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan denyut nadi pulsus alternans dan pada pemeriksaan EKG didapatkan irama jantung 120/menit irreguler. Apakah hasil interpretasi yang paling mungkin? A. Supraventrikuler takikardi B. Normo sinus rythm C. Sinus bradikardi D. Sinus takikardi E. Atrial fibrilasi Seorang perempuan usia 25 tahun datang dengan keluhan sulit buang air besar sejak 3 hari yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tympani hampir seluruh lapangan perut, di regio inguinal kiri didapatkan redup. Apakah penyebab yang paling mungkin? A. Hidronefrosis B. Vesicolitiasis C. Appendicitis D. Nefrolitiasis E. Fecalith Seorang pasien 23 tahun baru pulang dari RS 4 hari yang lalu dengan diagnosis Tifus abdominalis dan telah dinyatakan sembuh. Tetapi mulai tadi malam mengeluh nyeri di seluruh lapangan perut. Pada saat dilakukan palpasi perut, didapatkan otot dinding perut memberikan reaksi mengeras. Apakah hasil pemeriksaan tersebut? A. Predominan tympani B. Defens muskuler C. Shiffting dullnes D. Tes undulasi (+) E. Hiperperistaltik Seorang pemuda umur 25 tahun dibawa oleh petugas kepolisian ke UGD RS dengan riwayat tertabrak sepeda motor. Pemeriksaan fisik: kesadaran compos mentis, tekanan darah 100/60 mmHg denyut nadi 100 x/menit,pulsasi nadi lemah, frekuensi napas 30 x/menit, tidak bisa berjalan sendiri dan mengerang kesakitan. Didapatkan hematome di tungkai atas kanan, nyeri tekan (+), nyeri sumbu (+), akral dingin dan pucat. Langkah pertama apa yang harus dilakukan untuk penyelamatan kasus di atas A. Reposisi B. Resusitasi

C. Immobilisasi D. Airway management E. Kenali dan hentikan perdarahan Seorang anak umur 12 tahun terjatuh dari pohon setinggi 5 meter dengan posisi jatuh tangan menyentuh tanah terlebih dulu. Dibawa ke tempat praktek dokter dengan GCS 13, tekanan darah 110/70 mmHg, frekuensi napas 24 x/menit, denyut nadi 80 x/menit, mengerang kesakitan, dan tampak memegangi lengan atas kanan yang terlihat salah posisi, nyeri tekan (+), deformitas (+), nyeri sumbu (+), luka robek di lengan bawah. Tindakan pertama yang harus dilakukan pada pasien di atas adalah A. Penjahitan luka B. Pemasangan infus C. Pembersihan luka D. Pemberian analgetik E. Reposisi-immobilisasi Seorang perempuan umur 65 tahun datang ke RS dengan keluhan tidak bisa jalan, nyeri pada tungkai bawah yang terjadi secara berangsur-angsur. Pada pemeriksaan fisik vital sign dalam batas normal, pada tungkai bawah nyeri tekan (+), deformitas (+), nyeri sumbu(+). Menderita penyakit osteoporosis sejak 2 tahun terakhir, tidak ada riwayat trauma. Kelainan yang dapat terjadi pada kasus di atas adalah A. Fraktur impresi B. Fraktur impaksi C. Fraktur patologis D. Fraktur kominutif E. Fraktur kompresi Seorang anak laki-laki, umur 7 tahun, menderita serangan kejang berulang sejak usia 6 tahun, saat kejang pasien tidak sadar, kemudian kejang tonik 1 menit diikuti kejang klonik 2 menit, sesudah itu lemas seperti tertidur. Kesadaran pasien mulai pulih setelah 3 menit. Saat kejang kadang mulut berbuih kadang ngompol. Serangan kejang terjadi rata-rata 2 kali perbulan. Tergolong apakah serangan kejang pada pasien ini? A. Petitmal B. Grandmal C. Mioklonik D. Parsial simple E. Carpopedal spasme Seorang pemuda umur 25 tahun dibawa oleh petugas kepolisian ke UGD RS dengan riwayat tertabrak sepeda motor. Pemeriksaan fisik: kesadaran compos mentis, tekanan darah 100/60

distensi abdomen. peristaltic meningkat. Pada pemeriksaan fisik tekanan darah 120/80 mmHg. fraktur tungkai bawah kiri sampai terlihat fragmen tulang. metallic sound (+). Hernia femoralis C. Ileus paralitik B. 1 posisi C. denyut nadi 120 x/menit. distensi abdomen. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 80/60 mmHg. scrotum membesar. Ileus obstruktif D. denyut nadi 120 x/menit. lateral B. Untuk mencegah perburukan kondisi. apa yang perlu segera dilakukan? A. denyut nadi 120 x/menit. Hernia inguinalis lateralis E. akral dingin dan pucat. temperatur 39oC. pulsasi nadi lemah. mual dan muntah.mmHg denyut nadi 100 x/menit. temperatur 39oC. 2 posisi D. didapatkan benjolan pada lipat paha kanan. Debridement C. perdarahan masif. scrotum membesar. Pemeriksaan foto rontgen femur apa yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis pasien ini? A. peristaltic meningkat. Dari pemeriksaan foto polos abdomen didapatkan gambaran air fluid level. nyeri sumbu (+). Pada pemeriksaan fisik tekanan darah 120/80 mmHg. Resusitasi cairan agresif D. posterior Seorang pemuda umur 22 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS karena kecelakaan lalu lintas. metallic sound (+). GCS 5. Didapatkan hematome di tungkai atas kanan. mual dan muntah. dan deformitas (+). Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini? A. Apakah penyebab yang mendasari kasus ini? A. Hecting untuk hentikan perdarahan Seorang laki-laki umur 60 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS dengan keluhan nyeri perut yang disertai kembung. Hernia femoralis B. Dari pemeriksaan foto polos abdomen didapatkan gambaran air fluid level. anterior E. Resusitasi cairan 20 tetes/menit E. Hernia inguinalis medialis Seorang laki-laki umur 60 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS dengan keluhan nyeri perut yang disertai kembung. Limfoma maligna . tidak bisa berjalan sendiri dan mengerang kesakitan. Reposisi cito B. nyeri tekan (+). frekuensi napas 30 x/menit. didapatkan benjolan pada lipat paha kanan.

Absorbsi D. Rehidrasi intravena D. Hernia inkaserata C. Appendix infiltrat D. Lakukan resusitasi kardio pulmoner . temperatur 36. tidak mau minum. Hernia inguinalis lateralis Pasien laki-laki 62 tahun datang dengan keluhan terdapat benjolan pada selangkangan kanan. Gangguan fungsi yang terjadi pada pasien tersebut A. tidak mau minum. Lakukan resusitasi cairan B. pada auskultasi tidak terdengar suara napas dan detak jantung.8oC. pemeriksaan lain dalam batas normal. mata cekung. Rehidrasi oral C.8oC anak lemah.C. Hernia scrotalis B. pemeriksaan lain dalam batas normal. Oksigenasi Seorang anak umur 2 tahun datang ke dokter dengan keluhan buang air besar cair 10 kali sehari @ 1 gelas. Nadi radialis dan carotis tidak teraba. denyut nadi 164 x/menit. Oksigenasi B. Hernia inguinalis E. Tindakan paling awal pada kasus tersebut adalah A. Pada pemeriksaan fisik didapatkan frekuensi napas 48 x/menit. benjolan membesar apabila berdiri dan beraktivitas. Memberi obat anti diare Pasien laki-laki umur 45 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat RS karena nyeri dada dan sesak napas. turgor kurang. Lakukan pemasangan infus C. anak lemah. temperatur 36. Ketika dilakukan anamnesis. denyut nadi 164 x/menit. Ventilasi E. Perfusi C. Difusi B. Hernia strangulata D. turgor kurang. Kemungkinan diagnosis adalah A. mata cekung. dan apabila tiduran benjolan menghilang. Hernia femoralis Seorang anak umur 2 tahun datang ke dokter dengan keluhan buang air besar cair 10 kali sehari @ 1 gelas. Penanganan awal apa yang paling tepat dilakukan oleh dokter? A. Pada pemeriksaan fisik didapatkan frekuensi napas 48 x/menit. Cold abses inguinal E. tiba-tiba pasien terjatuh dan tidak sadar. Merujuk pasien ke ICU E.

tekanan darah 180/110 mmHg. Syok septik B. Syok distributif C. Patent ductus arterisus Seorang laki-laki usia 25 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS karena kecelakaan. bising usus melemah. Tetralogi Fallot C. Jenis syok pada neonatus ini adalah A. pekak alih (+). Syok kardiogenik E. bising sistolik. ditemukan jejas pada hipokondrium kiri. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini? A. sianosis. Insufisiensi trikuspidal E. Angina pectoris tak stabil Bayi laki-laki umur 25 hari. Pada pemeriksaan fisik tekanan darah palpasi 70 mmHg. akral dingin. tali pusat kotor dan berbau busuk. Hati B. Syok hipovolemik Anak umur 3 tahun dengan riwayat jongkok selama melakukan aktivitas dan sering biru dan tidak sadar. sianosis. frekuensi napas 30 x/menit. kejang 3-5 kali. jari tabuh (+). frekuensi napas 30 x/menit. Lakukan pemasangan monitor EKG Pasien laki-laki umur 45 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat RS karena nyeri dada dan sesak napas. Lakukan pemasangan jalur oksigen E. Miokarditis C. Intestinum . denyut nadi 140 x/menit. kulit tampak kuning sampai kedua kaki. Stenosis aorta B. Infark miokard akut D. Pasien tidak sadar. Kesadaran gelisah. Angina pectoris stabil E. datang ke Puskesmas keadaan merintih lemah. suara jantung lemah. Ginjal D. Syok neurogenik D. Pemeriksaan EKG didapatkan elevasi segmen ST yang diikuti adanya gelombang Q patologis. Insufisiensi mitral D. Limpa C. Pada pemeriksaaan didapatkan keadaan umum lemah.D. Pada saat pemeriksaan fisik. Perikarditis B. denyut nadi 120 x/menit. malas menetek. Organ manakah yang paling mungkin mengalami cedera? A. frekuensi napas 60 x/menit. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini? A.

Bayi ini dilahirkan pervaginam oleh seorang wanita 32 tahun yang menderita diabetes mellitus.E.800 g tidak bisa menggerakkan lengan kanannya. Arteri tibialis posterior E. Anisokor D. Peregangan m. Bagaimana hasil pemeriksaan pupil yang paling mungkin? A. Arteri carotis interna D. seorang tenaga kesehatan memeriksa apakah orang tersebut masih hidup atau sudah mati dengan meraba denyut nadi. Arteri carotis communis Seorang korban kecelakaan tampak tergeletak tak sadarkan diri di pinggir jalan. Fraktur humeri D. deltoideus . Regio cervicalis anterior C. Trigonum submandibulare E. Pada saat persalinan terjadi distocia bahu dan berhasil dilahirkan setelah dilakukan berbagai manuver oleh dokter SpOG. seorang tenaga kesehatan memeriksa dan memastikan bahwa korban telah meninggal dunia. Miosis maksimal C. Colon descendens Seorang korban kecelakaan tampak tergeletak tak sadarkan diri di pinggir jalan. Fraktur clavicula E. Cedera plexus brachialis C. Dislokasi articulatio humeri B. menangis keras dan kulitnya merah jambu. Pada regio mana yang paling tepat untuk meraba denyut nadi tersebut? A. Midriasis maksimal Seorang bayi laki-laki baru lahir dengan berat lahir 4. Trigonum caroticum B. Arteri subclavia C. Reflek lambat E. Bayi lahir selamat. Apakah kemungkinan penyebab kelainan yang diderita oleh bayi tersebut? A. Regio cervicalis lateraris D. seorang tenaga kesehatan memeriksa apakah orang tersebut masih hidup atau sudah mati dengan meraba denyut nadi. Arteri radialis B. Isokor B. Struktur anatomis apakah yang diraba? A. Regio sternocleidomastoideus Seorang korban kecelakaan tampak tergeletak tak sadarkan diri di pinggir jalan.

Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. CML (Chronic Myeloid Leukima) . AML (Acut Mieloid Lekimia) C. Kemudian dilakukan pemeriksaan laboratorium hepar didapatkan hasil SGOT 20 IU dan SGPT 22 IU. maka orang tersebut telah terinfeksi. Apakah struktur yang kemungkinan mengalami kelainan pada pasien tersebut? A. Apakah diagnosis yang paling tepat untuk pasien di atas? A. air kencing seperti teh. HbsAg menjadi negatif. Penderita biasanya menunjukkan adanya gejala infeksi virus hepatitis seperti kulit dan mata berwarna kuning. Morfologi darah tepi didominasi sel blas seri myeloid. Reaksi lekemoid B. Sistem conductorium jantung Seorang laki-laki berusia 50 tahun. Sedangkan pembawa (carrier). jumlah trombosit 70 ribu/mm3. Jika nilai HbsAg positif. Sirosis Hepatitis B D. Hepatitis B kronis B. Pemeriksaan laboratorium didapatkan hasil Hb 6 gr/dl. Sebaliknya. Seorang laki-laki berusia 58 tahun. Hepatitis B kronis aktif C. Katub jantung B. walaupun di dalam tubuhnya terdapat virus hepatitis B. tidak menunjukkan tandatanda penyakit apapun. Pasien ini sebelumnya juga sering mengeluh nyeri dada bila beraktivitas berat selama beberapa tahun terakhir ini.Seorang laki-laki berusia 55 tahun dibawa ke UGD oleh istrinya karena mengeluh nyeri dada hebat. Cacat/defek pada septum E. dan lain-lain. datang ke klinik swasta untuk melakukan general check up. Hepatitis B carrier sehat E. maka dianggap penderita kronis hepatitis B atau sebagai pembawa (carrier). jika HbsAg tetap positif lebih dari 6 bulan. Apakah diagnosis paling mungkin kasus di atas? A. jumlah lekosit 120 ribu/mm3. pensiunan tentara datang praktek dokter swasta dengan keluhan pucat dan cepat lelah. Jika pada pemeriksaan ulangan. 3 sampai 6 bulan kemudian. Vasa darah besar C. Myeodisplasia E. Vasa coronaria D. maka penderita dinyatakan sembuh. Multiple myeloma D. pimpinan suatu perusahaan. Nyeri terasa seperti tertindih benda berat di belakang sternum dan menjalar ke rahang bawah dan lengan kiri bagian medial. Hepatitis B dorman HbsAg umum digunakan sebagai penanda apakah seseorang terinfeksi hepatitis B atau tidak. Pada pemeriksaan laboratorium ditemukan HBsAg positip.

SGPT 24 .Seorang laki-laki 58 tahun datang ke UGD dengan keluhan bengkak pada seluruh badan. Infeksi jamur B. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu tubuh 39 derajat Celcius. Lekosituria dan nitrituria E. Hematuria dan glukosuria C. Sindrom Nefritik D. Glomerulonefritis E. Infeksi virus D. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesan edema anasarka dan pitting edem. Pada pemeriksaan urinalisis didapatkan hasil Proteinuri : +++ Eritrosit : 0-1/LPB Lekosit : 1-3/LPB Apakah diagnosis yang paling mungkin pada kasus di atas? A. Apakah etiologi paling tepat penyebab demam pada pasien tersebut? A. Tidak ditemukan pembesaran hepar maupun lien. pH dan ketonuria B. Manakah pemeriksaan urinalisis paling berhubungan untuk diagnosis pasien di atas? A. Uretritis Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke praktek dokter swasta dengan keluhan demam 4 hari.000/mm3 dan dari hitung jenis didapatkan limfositosis. faring hiperemis. Riwayat sebelumnya pasien pernah didiagnosa adanya gangguan pada ginjal. Infeksi bakteri C. Reaksi hipersensitifitas Seorang perempuan berusia 72 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan nyeri perut dan badan tampak kuning. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesan edema anasarka dan pitting edem. Sindrom Nefrotik C. Berat jenis dan kristal Seorang perempuan berusia 47 tahun dibawa keluarganya ke UGD dengan keluhan bengkak seluruh badan. Reaksi imunitas E. Proteinuria dan silinderuria D. Pasien juga mengeluh adanya nyeri saat menelan. Riwayat sebelumnya pasien pernah didiagnosa adanya gangguan pada ginjal. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesan ikterik dan nyeri tekan pada ulu hati. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan jumlah lekosit 5. Pyelonefritis B. Hasil laboratorium SGOT 18 IU/L.

Somnolen D. Afasia sensorik C. Afasia transkortikal E.5 mg/dL. Saat pemeriksaan pasien dapat mengerti maksud atau perintah pemeriksa namun tidak dapat berbicara lancar. Saat pemeriksaan kesadaran didapatkan pasien terkesan mengantuk dan menutup mata namun bila dipanggil dapat membuka mata dan menjawab pertanyaan sederhana. Disfasia Seorang laki-laki berusia 53 tahun dibawa keluarganya ke UGD dengan keluhan kelemahan anggota gerak kanan mendadak saat bangun tidur. Kolelithiasis C. Afasia motorik B. Dari pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran . Karsinoma hepar E. Apakah diagnosis paling tepat kasus di atas? A. mendadak saat bangun tidur. Hepatitis B. Dari anamnesis tidak didapatkan riwayat trauma. Compos mentis Seorang laki-laki berusia 60 tahun dibawa ke UGD dengan gangguan bicara. Stupor C.IU/L. Bilirubin Direk 6. Saat masuk ke ruang praktek tampak pasien tersebut berjalan sangat lambat dan setapak demi setapak. Pada anamnesis pasien memiliki riwayat penyakit gula dan darah tinggi. Soporouscoma E. dan Bilirubin indirek 0. Manakah tipe cara berjalan yang paling tepat untuk pasien tersebut? A. Sirosis hepar D. Hemiparetik gait C. Kolestasis ekstrahepatal Seorang laki-laki berusia 67 tahun datang ke tempat praktek dokter dengan keluhan jari-jari sering gemetar. Apakah diagnosis paling tepat? A.3mg/dL. Afasia global D. Apakah klasifikasi kesadaran kualitatif pada pasien tersebut? A. Paraparetik gait D. Coma B. Scissor gait Seorang laki-laki berusia 20 tahun dibawa ke UGD oleh temannya dengan gangguan kesadaran setelah minum minuman keras oplosan. Ataxic gait E. Parkinson gait B.

dengan bagian tepi papul-papul eritem. Keluhan ini disertai rasa gatal.kompos mentis. refleks patologis negatif. Obat ini juga mengurangi kemampuan platelet (partikel dalam darah yang menyebabkan penggumpalan darah) untuk melekat. Sianokobalamin Cilostazol adalah sebuah inhibitor phosphodiesterase tipe 3. Lepra PB Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 1 bulan yang lalu pada daerah wajah dan leher. Apakah diagnosis yang paling sesuai? A. Cilostazol bekerja dengan cara memperlebar arteri yang menyuplai darah ke kaki. Dari pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran kompos mentis. Refleks Patologis Babinski dekrtra (+). pasien langsung diberikan fisioterapi awal setelah masuk bangsal. dengan bagian tepi papul-papul eritem. kekuatan ekstremitas kiri 4. Mencegah edem serebri Seorang laki-laki berusia 53 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan kelemahan anggota gerak kiri mendadak. Pirasetam C. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak plak eritem polisiklik. Sitikolin B. Apakah tujuan awal fisioterapi ? A. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak plak eritem polisiklik. Pitiriasis rosea D. Alergen . Dermatitis kontak alergi B. Setelah mendapatkan terapi medikamentosa. Setelah dilakukan observasi dan mendapatkan terapi keluhan membaik seperti semula sebelum 24 jam setelah serangan. Apakah penyebab paling tepat kasus tersebut? A. Keluhan ini disertai rasa gatal. Mencegah kontraktur D. Mencegah dekubitus E. Manakah terapi yang paling tepat diberikan untuk mencegah kekambuhan? A. Psoriasis vulgaris C. Cilostazol D. Mekobalamin E. Mencegah pneumonia B. dengan skuama putih. Mencegah herniasi C. Pada anamnesis tidak dijumpai nyeri kepala dan mual muntah. Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 1 bulan yang lalu pada daerah wajah dan leher. kekuatan ekstremitas inferior dan superior kanan 0. Tinea korporis E. dengan skuama putih.

Antijamur topikal E. Lepra PB Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 2 minggu yang lalu. dengan skuama putih kotor tebal pada kedua belakang telinga dan lutut kanan. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak plak eritem. C. Micobacterium sp. Dermatitis kontak alergi B. Psoriasis vulgaris C. dengan skuama putih kotor tebal pada kedua belakang telinga dan lutut kanan. badan dan paha. Apakah terapi yang sesuai? A. Tinea korporis E. disertai dengan tanda Autspitz.B. Kortikosteroid topikal C. Lepra PB Seorang perempuan berusia 17 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 1 bulan yang lalu. Apakah diagnosis yang sesuai? A. Keluhan ini kadang-kadang disertai rasa gatal. Dermatitis kontak alergi B. Apakah terapi yang sesuai? A. Antihistamin sistemik D. Apakah diagnosis untuk kasus tersebut? A. E. herald patch (+) pada lengan atas. batas tidak tegas. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak makula dan patch eritem. batas tidak tegas. Paparan matahari Seorang perempuan berusia 17 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 1 bulan yang lalu. Kortikosteroid sistemik B. Keluhan ini kadang-kadang disertai rasa gatal. Keringat Trichophyton sp. batas tegas. badan dan paha. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak plak eritem. Keluhan ini disertai rasa gatal. batas tegas. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak macula dan patch eritem. Pitiriasis rosea D. Keluhan ini disertai rasa gatal. Kortikosteroid sistemik . herald patch (+) pada lengan atas. Antibiotic sistemik Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 2 minggu yang lalu. D. Pitiriasis rosea D. Tinea korporis E. disertai dengan tanda Autspitz. Psoriasis vulgaris C. dengan skuama putih tipis collarete. dengan skuama putih tipis collarete.

dibawa ke unit gawat darurat RS. Dermatitis kontak alergi B. Hasil pemeriksaan dermatologi diperoleh papul berwarna merah keunguan. penderita gangguan Skizofrenia yang minum obat rutin. Parkinson’s iterat Seorang laki-laki. bahwa sindikat itu telah bekerjasama dengan banyak orang. Huntington’s disease E. Apakah diagnosis yang tepat? A. pil kuning dan pil hijau. Tinea korporis E. pasien mengatakan bahwa ada segerombolan sindikat yang sedang merencanakan untuk membunuhnya. D. sehingga pasien ketakutan. multiple. Antihistamin Antivirus Antijamur Antibiotik Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke dokter dengan keluhan gatal-gatal pada lengan kiri. Dalam pemeriksaan status mental. dibawa ke UGD karena selalu merasa ketakutan. Dalam pemeriksaan. Pitiriasis rosea D. tersusun linier pada lengan bawah kiri bagian ekstensor. Ekstrapiramidal Sindrom B. Apakah diagnosis yang sesuai? A. meskipun rasa gatal berkurang. Neuroleptik Malignan Sindrom C. disertai rasa gatal. berusia 38 tahun. Trihexylpenidil 2 x 2 mg . Keluhan ini dirasakan sejak 1 bulan yang lalu. E. sehingga setiap pasien melihat orang-orang yang sedang bercakap-cakap. diberikan salep putih. atap datar.5 mg C. distonia akut dan krisis okulomotorius. Tardive dyskinesia D. Sejak 2 minggu yang lalu. Haloperidol 2 x 1. air liur berlebihan dan jalan seperti robot.2°C. Lichen planus Seorang laki laki berusia 24 tahun. C. Mereka bersekongkol untuk mengejar dan mencelakai dirinya. Ukuran lesi tetap. Diazepam 2 x 2 mg B. frekuensi nafas 20 x/menit dan temperatur 37. denyut nadi 86 x/menit. Manakah terapi yang paling tepat untuk pasien tersebut? A. terdapat tremor. Pasien sudah berobat ke Puskesmas. Tekanan darah 130/80 mmHg. Carbamazepin 2 x 200 mg D. pasien mengatakan pada pemeriksa.B. dengan keluhan seluruh badan kaku. Psoriasis vulgaris C. pasien merasa mereka sedang membicarakan dan hendak mencelakainya.

Pada gambaran radiografi thoraks didapatkan hiperinflasi paru kanan dan kiri dan tidak ditemukan fibrosis. terdapat kelumpuhan flasid pada tungkai kiri. hilang pada posisi tidur tertentu. denyut nadi 92/menit. Bronkiektasis D. tidak ada sesak nafas. Sel kornu posterior medula spinalis D. TD 80/60 mmHg. hilang pada perubahan posisi tidur/miring. Kering merupakan resistensi kecil hantar listrik C. tungkai kiri sakit serta sulit untuk digerakkan. Pada anamnesis diketahui penderita sama sekali belum pernah mendapat imunisasi saat bayi. Bronkopneumonia Bayi 2 bulan. Keluhan disertai muntah-muntah. N 56 x/menit. stridor inspiratoir (+). Emfisema B. Tubuh manusia merupakan konduktor B. dibawa ke UGD tidak sadar setelah 30 menit tersengat. Area motorik kortek otak E. sianosis. Spasme laring Laki-laki 34 tahun tersengat listrik. Area bulbaris otak C. Asma E. Amitriptilin 2 x 25 mg Seorang anak perempuan usia 5 tahun dibawa ke Puskesmas dengan keluhan demam tinggi. Pada pemeriksaan didapat frekuensi napas 22/menit. Apa diagnosisnya? A. Tubuh manusia merupakan isolator penghantar arus listrik . Bronchitis kronik C. bila minum selalu tersedak. Parese plika vokalis D.E. Apakah diagnosis pada kasus di atas? A. Inti motorik batang otak B. Apakah daerah yang menjadi target agen infeksi pada kasus ini? A. Laringomalasia C. Laringitis akut B. Pasien adalah seorang perokok berat. temperatur 39oC. Pada pemeriksaan fisik ditemukan barrel chest. Kapasitor D. Luka bakar tangan dan wajah. Larigotrakeobronkitis E. Apa yang terjadi? A. nafas berbunyi. dan wheezing pada kedua lapang paru. Sel kornu anterior medula spinalis Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan sesak nafas disertai batuk berdahak.

dan bila batuk wajah anak tampak membiru. Endoftalmitis D. Keratitis B. riwayat 2 minggu yang lalu pergi ke daerah rawa-rawa selama 1 minggu. Ia muntah sebanyak 2 kali dalam 3 jam. Tifoid E. Keluan disertai demam (kadang-kadang). Penyakit jantung bawaan apa yang kirakira diderita pasien? A. VSD + ASD Seorang wanita usia 65 tahun datang dengan keluhan mata kanan terasa nyeri. Autis B. kecuali LED 15/20 pada jam pertama dan kedua. mata kanan 2/60 dan mata kiri normal. dan hillus melebar. Diagnosis yang paling mungkin adalah A. Pada pemeriksaan tajam penglihatan.Seorang anak laki-laki berusia 5 bulan dibawa ke dokter dengan keluhan batuk-batuk. lien membesar. merah. Skizofrenia pada anak C. Gangguan perilaku D. Glaukoma akut E. Pada pemeriksaan ditemukan tidak ada kontak mata dari anak tersebut dan bila diberikan mainan. Pasien menderita DM. Malaria C. Pada pemeriksaaan laboratorium normal. Retardasi mental . Uveitis Anak 11 tahun. PDA B. Kemudian. Diagnosis yang paling tepat adalah? A. Diagnosisnya? A. Tekanan bola mata kanan meningkat perpalpasi dan mata kiri dalam batas normal. Konjungtivitis C. anterior lateral kiri ditemukan ada tanda-tanda pembesaran jantung kanan dan kiri serta ruang retrosternal terisi hingga di antara proc. Pada pemeriksaan foto polos dada. Demam dengue D. MR E. ASD D. Influenza Seorang ibu datang bersama anak laki-lakinya yang berusia 7 tahun dengan keluhan bila meminta sesuatu pada ibunya. batuk kering. Pneumonia B. dan buram semenjak sehari yang lalu. tidak bisa memainkan mainannya hanya menggerakkan bagian tertentu dari mainan tersebut. corak paru meningkat. VSD C. xiphoideus-manubrium sterni. demam 5 hari naik turun menggigil. ia tidak pernah berbicara dan hanya menarik-narik tangan ibunya menuju tempat yang dimaksud.

Autisme D. 1. Gangguan perilaku C.Vital sign dan Keadaan Umum dalam batas normal. Diagnosa yang mungkin adalah A.000-3. 200-500 cc E. 400-800 cc C. Berapa banyak perdarahan? A. Retardasi mental B. Jika diajak bicara ia tidak mau menatap orang yang mengajak berbicara. Eschericia coli D. Gangguan berbahasa Seorang anak usia 3 tahun dibawa ke praktik dokter dengan keluhan tidak dapat bersosialisasi dengan orang-orang yang ada di sekitarnya. Kemungkinan diagnosis pada anak ini adalah A. BAB disertai lendir dan darah. Vibrio cholera B. Sindroma down C. 14 tahun jatuh dari tangga. 4. Gangguan berbahasa Seorang pria berusia 25 tahun datang ke pukesmas dengan keluhan diare 12 x/hari disertai perut melilit pada saat mau BAB. Dari pemeriksaan psikiatri diketahui bahwa anak tidak mau menatap orang lain saat bicara dan bila diberi mainan dia tidak bisa memainkannya dan hanya menggerakkan bagian-bagian tertentu dari mainan tersebut.E. Sindroma Rett E. Organisme penyebab penyakit tersebut adalah? A. Anak sudah mengenal huruf dan dapat berbicara.000-4. Retardasi mental Seorang anak laki-laki 7 tahun dibawa oleh ibunya ke Puskesmas karena tidak mau bicara saat meminta sesuatu tapi hanya menarik tangan ibunya untuk dibawa ke tempat yang dikehendaki. Autisme B.500 cc D. Anak selalu sibuk dengan permainannya sendiri.500 cc B. Sindroma Asperger D. Skizofrenia pada anak E. Terdapat luka sepanjang 2 cm dan mengeluarkan darah berwarna hitam.000-1. Salmonella thypi Seorang laki-laki. Shigella disentriae C. Datang dengan keluhan patah tulang 1/3 tengah tulang paha. 2.000 cc .

penglihatan ganda. Riwayat pengobatan kejang namun tidak tuntas karena biaya. diameter usus besar mengecil. Pada pemeriksaan auskultasi paru ditemukan suara amforik. sedang pemeriksaan neurologi ditemukan limb ataxia. Pneumothoraks C. Terapi yang diutamakan pada pasien ini? A. Pneumothorak Seorang perempuan usia 18 tahun dengan keluhan pusing berputar. GCS 11. Antikonvulsan C.Ada rontgen abdomen tegak seorang pasien didapatkan udara bebas di bawah kedua diafragma. Apakah terapi simptomatis yang dianjurkan pada kasus di atas? A. Pemeriksaan fisik didapatkan nistagmus vertikal. kejang selama 30 menit. Antidiabetic E. di antara kejang tidak ada fase sadar. Keluhan ini dirasakan terusmenerus. tidak tinggi disertai keringat malam. Asma Bronkhial Seorang pria usia 18 tahun kejang sejak 1 jam yang lalu. Gambaran rontgen untuk peyakit? A. Antihipertensi . Antibiotik D. Betahistine mesylate C. Diagnosis manakah yang paling mungkin? A. Bronkhitis kronis B.500 GDS 120 g/dL. suhu 37. Ibuprofen B. leukosit 11. Parasetamol D. Pasien juga mengeluh demam. berhenti sebentar kemudian kejang lagi. Tanda vital. Giant emfisema D. Antivirus B.5oC. Bronkiektesis E. TD 140/90 mmHg. Ileus obstruktif E. Interposisi colon C. Diazepam E. dilatasi usus kecil dan batas udara cairan multiple. Tuberkulosis Paru D. Flunarizine Seorang pasien berusia 22 tahun mengeluh batuk lebih dari 3 bulan dan sejak dua hari ini batuk disertai darah. Pneumoperitonium B.

Dari pemeriksaan psikiatrik dalam batas normal. Parkinson B. disertai mual tetapi tidak muntah. mengeluh nyeri ulu hati sejak 1 minggu yang lalu. Diagnosis A. Apakah diagnosa yang mungkin dari kasus di atas? A. Gangguan bicara C. dokter mendapatkan bahwa pasien ini mempunyai kebiasaan menkonsumsi obat penghilang rasa sakit (OAINS) sejak 5 tahun yang lalu karena sakit lutut. berjalan tidak bisa cepat (langkah pendek-pendek) wajah menjadi tidak berekspresi. Methylxanthin D. tanda vital dalam batas normal. Keluhan ini dirasakan sudah lama tapi hilang timul. Gangguan fobia Seorang laki-laki 23 tahun. Gangguan kepribadian D. Obat OAINS memacu sel parietal di lambung menghasilkan peningkatan kadar HCl D. Atetosis Seorang wanita 37 tahun datang dengan keluhan sesak nafas saat berada dalam lift. datang dengan diantar keluarganya ke UGD RS dengan keluhan sesak nafas yang disertai mengi yang berat serta kontraksi otot yang diberikan pada keadaan tersebut adalah? A. Short acting beta 2 agonis E. Long acting beta 2 agonis . Gangguan perilaku E. PGI2 E. Dari anamnesis. sejak 2 bulan yang lalu mengeluh tangan gemetar. Bell palsy C. Obat OAINS menghambat prostaglandin menjadi asam arakhidonat Seorang laki-laki berumur 66 tahun. Ketika berada dalam ruangan tertutup pasien sulit bernafas seperti kekurangan oksigen. Korea D. Keluhan timbul sejak 3 bulan yang lalu saat adiknya meninggal karena sesak nafas di kamarnya. Obat OAINS atau penghilang rasa sakit selalu bersifat asam sehingga secara langsung menyebabkan iritasi lambung B. Gangguan waham B. Patogenesis manakah yang sesuai untuk kasus ini? A.Seorang wanita 40 tahun. Antihistamin C. Obat OAINS menyebabkan terhambatnya pembentukan prostaglandin dengan memacu COX-2 (siklooksigenase-2) C. Keluhan disertai dengan dada berdebar-debar. Long acting steroid B. Obat OAINS menghambat enzim COX yang menghambat sintesis PGE2.

tergantung. dan tudal tulus. cenderung mudah mempersepsikan olok-olokan atau pelecehan yang belum tentu benar.Seorang laki-laki berusia 34 tahun datang ke dokter praktik umum atas permintaan atasannya karena tidak dapat bekerja sama dengan baik. senang mendramatisasi diri secara berlebihan untuk mencari perhatian. haus akan hal-hal yang serba menggairahkan (excitement). takut bergaul dengan orang lain disebabkan takut untuk dikritik atau ditolak. sangat haus akan pengukuhan orang lain. Pasien mengatakan bahwa bahwa dirinya sering menjadi bahan pembicaraan dan tertawaan teman kerja di belakangnya. 9) Narcisistik . 3) Avoidan Kepribadian Avoidan atau menghindar sangat peka terhadap penolakan atau hinaan orang lain. Pasien sering melemparkan tanggung jawab kepada orang lain dan memberikan alasan-alasan yang kadang tidak masuk akal untuk kesalahan yang telah dilakukannya. Skizoid E. emosinya labil. dapat berfungsi baik sepanjang tidak dituntut melakukan sesuatu seorang diri. Narsistik C. Histrionik Tipologi Gangguan Kepribadian 1) Affective 2) Antisosial Kepribadian Antisosial selalu melanggar hak orang lain lewat perilaku agresif. Gangguan kepribadian apakah yang dialami oleh pasien? A. tak berdaya. dan tanpa rasa sesal. dan mudah ditipu. antisosial. kendati sesungguhnya tidak demikian. merasa sedih karena tidak punya teman. sangat reaktif. dangkal atau picik. egois. 6) Depressive 7) Explosive 8) Histrionik Kepribadian Histrionik tidak matang. Paranoid B. kendati sering merasa butuh afeksi dari orang lain dan merasa sepi. Anankastik D. pergaulan sempit dan segan menjalin pergaulau. 4) Borderline 5) Dependent Sangat tergantung pada orang lain dan merasa tidak berdaya. penyesuaian seksual dan hubungan pribadinya kacau. congkak. tidak sedikit di antara penderita cukup cerdas dan pandai menampilkan diri secara meyakinkan untuk menjadi penipu ulung. dan ketidakmampuan bergaul tersebut menjadi sumber kesusahan dan penyebab harga dirinya yang rendah.

tidak terampil bergaul dan suka menyendiri. dihantui oleh pikiran-pikiran autistik. N 90 . sangat peka pada pandangan orang lain terhadap dirinya (harga dirinya rapuh). Pasien akan merasa sangat sedih jika tidak seorangpun memperhatikan dirinya dan tidak menyebutkan bahwa penampilannya cantik. mudah iri. 12) Passive/Aggressive 13) Skizoid Kepribadian Skizoid memiliki ciri-ciri khas tidak mampu dan menghindari menjalin hubungan sosial. Skizoid Orang dengan kepribadian Histrionik perilakunya ditandai sikap selalu berupaya menarik perhatian lingkungan sebanyak-banyaknya demi kepuasan dan kenyamanan diri dengan berbagai cara. Cara yang dirasa efektif adalah mengeluhkan gangguan kesehatan. selalu menuntut perhatian dan perlakuan istimewa dari orang lain. yaitu pikiran-pikiran yang tidak dapat dimengerti oleh orang lain selain oleh dirinya sendiri.Kepribadian Narcisistik merasa diri penting dan haus akan perhatian dari orang lain. terkesan dingin dan tidak akrab atau tidak ramah. suka menghindari oang lain. hipersensitif atau sangat perasa. mangabaikan hak dan perasaan orang lain. 10) Obsessional (Anankastik) 11) Paranoid Kepribadian Paranoid memiliki ciri-ciri tambahan serba curiga. pasien tampak berusaha menarik perhatian dokter dan perawat. perhatian. rigid atau kaku. Laki-laki 68 tahun dirawat di RS karena sesak nafas sejak 2 hari yang lalu dan batuk berdahak sejak 2 minggu yang lalu. dan kasih yang dia inginkan. memikirkan kepentingannya sendiri. lemah. PF kesadaran compos mentis. dan tahayul-tahayul dan amat perasa. Lingkungan akan yakin pada penyakit yang dia derita dan akan memberi pelayanan. Kompulsif C. Pembicaraannya terdengar sangat impresionistik tetapi tidak terarah. argumentatif atau suka menentang. TD 170/90 mmHg. 14) Skizotipal Kepribadian Skizotipal memiliki ciri-cri khas suka menyendiri. Narsistik B. bersikap exploitatif. Gangguan kepribadian apakah yang dialami pasien? A. egosentrik. Seorang perempuan berusia 26 tahun datang ke dokter praktik umum dengan keluhan kehilangan gairah hidup. Selama pemeriksaan. suka menuduh orang lain jahat. Umumnya pribadi histrionik adalah orang yang cerdas dan verbalisasinya canggih sehingga mudah memanipulasi lingkungan. Pasien mengeluh sering merasa kesepian. sangat egois. Paranoid E. suka menyalahkan orang lain. Histrionik D.

Teman-teman di perusahaannya yang sudah bekerja selama 5 tahun lebih juga banyak menderita sakit serupa. Pancaran kencing lemah dan selalu mengeluh tidak merasa puas. or sisal while at work. murmur sistole sela iga IV linea paratemalis kiri. Bagasosis E. Adanya obstruksi dini saat awal ekspirasi C. R 20 x/menit. Keluhan dirasakan sejak 7 bulan yang lalu. Tumor kandung kemih E. PF ictus cordis teraba sela iga ke V linea mid clavicularis kiri. Gangguan awal dan akhir ekspirasi Seorang perempuan usia 34 tahun sudah 6 tahun bekerja di perusahaan pemintalan dan tekstil pada bagian pembuangan biji kapas. Sejak remaja penderita mempunyai kebiasaan merokok sigaret sebanyak 1 bungkus/hari. Byssinosis B. Dengan pemeriksaan fisik didapatkan masa suprapubic yang fluktuatif. Seorang laki-laki berusia 66 tahun dibawa keluarganya ke RS dangan keluhan sulit BAK. suara tambahan (-). Dalam bekerja mereka enggan memakai masker karena merasa tidak nyaman.x/menit. Asbestosis D. datang ke praktik umum dengan keluhan panas 3 minggu yang lalu. Suara nafas vesikuler dengan ekspirasi memanjang dan nada wheezing ekspirasi. Apa diagnosis yang paling mungkin pada kasus tersebut? A. Bekuan darah C. didapatkan peningkatan frequensi kencing dan 4-5 kali semalam untuk kencing. Secret yang mengental pada akhir ekspirasi B. Hiperreaktifitas bronkus E. Setelah dilakukan pemeriksaan rontgen. suara jantung I & II normal. Tuberculosis Byssinosis (Pneumoconiosis Due to Cotton Dust) is a disease of the lungs brought on by breathing in cotton dust or dusts from other vegetable fibers such as flax. Tumor intra abdomen D. Wheezing pada pasien ini terjadi karena? A. Batu vesika urinaria B. hemp. didapat gambaran bronchitis dan emfisema. Retensi urine Laki-laki pemakai narkoba suntik berusia 20 tahun. Kelainan katup yang tepat? . Tertutupnya bronkus terminalis oleh sekret D. Silicosis C. Apakah penyebab keadaan tersebut yang paling mungkin? A. Akhir-akhir ini pasien mengeluh batuk dan sesak napas.

Intrakranial hemorrhage Seorang laki-laki 35 tahun tiba-tiba mengeluhkan nyeri pinggang kanan. Appendisitis akut B. E. Subdural C. kristal asam urat (+). Diagnosis ? A. berfikir kalau dia adalah orang hebat. Psikosa akut D. protein +++. di mana nyeri menjalar sampai ke lipat paha kanan dan skrotum kanan. Kira-kira terjadi perdarahan di mana : A. pada urinalisis. Pyelonefritis akut Wanita. D. C. Manik C. Pada saat tertentu terdiri dari peningkatan afek disertai penambahan energi dan aktivitas (mania atau hipomania). sempat pingsan. eritrosit banyak. suka marah marah. Regurgutasi katup aorta Regurgutasi katup mitral Prolap mitral Regurgitasi katup trikuspid Regurgitasi katup pulmonal Pasien KLL. Subarachnoid E. B. tiba-tiba saat dilakukan pemeriksaan fisik pasien tidak sadarkan diri lagi. Arachnoid B. di mana afek pasien dan tingkat aktivitasnya jelas terganggu. Dua tahun lalu pernah sakit seperti ini. Ureterolithiasis akut C. . Datang ke UGD bisa bercerita kejadian dan komunikasi baik. di jalan raya tidak didapatkan perdarahan dari telinga dan hidung. Epidural D. Apa diagnosisnya? A. dandan menor. pada saat lain berupa penurunan afek disertai pengurangan energi dan aktivitas (depresi). Nyeri ketok CVA kanan (+). Yang khas biasanya ada penyembuhan sempurna antarepisode. warna urin kuning kemerahan. Gangguan bipolar E. Skizofrenia Gangguan Afektif Bipolar Gangguan ini memiliki episode berulang (sekurang-kurangnya dua episode). Glomerulonefritis akut D. Skizoafektif B.A.

Gangguan perpindahan E. Varikokel D. Apakah fungsi rekam medik yang paling sesuai? A. Pasien baru saja dimarahi oleh atasannya karena pekerjaannya selalu tidak jelas. Hipertensi tanpa komplikasi B. Gangguan konversi C. Gangguan penyesuaian Pasien berkumis umur 30 tahun datang dengan keluhan tidak punya anak setelah menikah 2 tahun. Apa diagnosis pasien tersebut: A. Dokter menggunakan catatan dalam rekam medis yang menyangkut data/informasi kronologis dari perawatan/pengobatan yang diberikan dalam menyampaikan kuliah pada mahasiswa tahap profesi. Pendidikan B. Agenesis testis E. Hidrokel B. Hipertensi urgensi C. kemudian tidak bisa bangun dan menangis terus. Penelitian D. Gangguan perilaku D. Hipertensi kronik D. Hernia C.Seorang wanita 20 tahun dibawa ke UGD oleh keluarganya karena terjatuh. Apakah jenis uji hipotesis yang paling tepat untuk penelitian ini? . Diagnosis yang paling mungkin : A. Sebuah penelitian dilakukan untuk mengetahui apakah kegiatan komersial ini meningkatkan jumlah perokok di daerah B jika dibandingkan daerah A yang tidak ada kegiatan tersebut. penyandang Duchen Muscullar Distrophy. dirawat di rumah sakit pendidikan. Hipertensi emergensi Seorang laki-laki berusia 15 tahun. Dari pemeriksaan fisik tidak ditemukan testis pada kantong skrotum. Medis E. Kriptorkismus Seorang laki-laki usia 55 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri kepala hebat disertai mual dan muntah. Apa diagnosis? A. Gangguan kepribadian B. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tanda vital 210/140 mmHg. Administrasi C. Dokumentasi Saat ini terdapat banyak iklan maupun kegiatan yang disponsori oleh perusahaan rokok untuk menarik pelanggan diselenggarakan di daerah B.

INH B. 2RHZE/4R3H3 C. Pasien tersebut hampir selalu menderita kelainan congenital lain E. Rehabilitasi termasuk terapi bicara Tatalaksana ibu hamil dengan BTA ++ A. Perlu dijelaskan kepada ibu hamil bahwa keberhasilan pengobatannya sangat penting artinya supaya proses kelahiran dapat berjalan lancar dan bayi yang akan dilahirkannya terhindar dari kemungkinan penularan TBC. D. Semua jenis OAT aman untuk wanita hamil kecuali Streptomisin. Streptomisin tidak dapat dipakai pada wanita hamil karena bersifat permanent ototoxic dan dapat menembus barier placenta. yaitu : 1) Kategori 1 a) 2HRZE/4H3R3 b) 2HRZE/4HR c) 2HRZE/6HE Obat ini diberikan untuk : . B. Keadaan ini akan mengakibatkan terjadinya gangguan pendengaran dan keseimbangan yang menetap pada bayi yang akan dilahirkannya. E. C. Amoxicillin D. Mana pernyataan di bawah ini yang paling tepat untuk kondisi di atas? A. Multivitamin Pengobatan Tuberkulosis pada Wanita Hamil Pada prinsipnya pengobatan TBC pada wanita hamil tidak berbeda dengan pengobatan TBC pada umumnya.A. Antibiotik broadspectrum E. Repair palate saat usia 6 bulan C. Repair bibir saat usia 1 tahun D. Revisi hidung tidak perlu B. Obat TB Kategori II WHO dan IUATLD (Internatioal Union Against Tuberculosis and Lung Disease) merekomendasikan paduan OAT Standar. Two sided Two sided left tailed One sided left tailed One sided right tailed Two sided right tailed Neonatus 4 kg menderita sumbing bibir dan langi-langit unilateral.

TBC kulit. Also called two-glass test. the probability is that the infection is limited to the anterior urethra. pleuritis eksudativa unilateral.   Penderita baru TBC Paru BTA Positif Penderita TBC Paru BTA negatif Rontgen positif yang “sakit berat“ dan Penderita TBC Ekstra Paru berat. sendi dan kelenjar aderenal. Thompson's test Thompson's test A test for determining the extent of gonorrhea in which an infected patient urinates first into one glass and then into another. . 2) Kategori 2 a) 2HRZES/HRZE/5H3R3E3 b) 2HRZES/HRZE/5HRE Obat ini diberikan untuk :  Penderita kambuh (relaps)  Penderita Gagal (failure)  Penderita dengan Pengobatan setelah lalai (after default) 3) Kategori 3 a) 2HRZ/4H3R3 b) 2HRZ/4HR c) 2HRZ/6HE Obat ini diberikan untuk :  Penderita baru BTA negatif dan rontgen positif sakit ringan  Penderita ekstra paru ringan yaitu TBC kelenjar limfe (limfadenitis). if gonococci and gonorrheal threads are found only in the first glass. TBC tulang (kecuali tulang belakang). Program Nasional Penanggulangan TBC di Indonesia menggunakan paduan OAT Kategori 1 : 2HRZE/4H3R3 Kategori 2 : 2HRZES/HRZE/5H3R3E3 Kategori 3 : 2HRZ/4H3R3 Di samping ketiga kategori ini disediakan paduan obat sisipan (HRZE) Paduan OAT ini disediakan dalam bentuk paket kombipak dengan tujuan untuk memudahkam pemberian obat dan menjamin kelangsungan (kontinuitas) pengobatan sampai selesai satu (1) paket untuk satu (1) penderita dalam satu (1) masa pengobatan.

Stadium yang menyebabkan gejala ini adalah? A. Memiliki dua stadium. Dewasa Laki-laki datang dengan keluhan diare berdarah. Pada pemeriksaan lab didapatkan Hb 5. Kriptosporodiosis Balantidiasis merupakan penyakit yang disebabkan oleh Balantidium coli. Pada pemeriksaan mikroskop ditemukan telur cacing tipis & bening. sebagaimana disebutkan sebelumnya. Merupakan protozoa besar.Seorang wanita. ordo Trichostomatida. Blastokistosis E. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. famili Balantidiae. Organisme penyebab keluhan ini adalah A. berat badan menurun. Amoebiasis C. 2003). sesak. S. keringat dingin. Telur B. yaitu trofozoit dan kista. Ini termasuk tempat-tempat seperti Filipina.. Klaustrofobia C. klas Kinetofragminophorea. Balantidiasis D. Giardiasis B. Serkaria E. Akrofobia B. tetapi juga termasuk negara-negara seperti Bolivia dan Papua Nugini (Smith. Trichiuris trichiura B. coli merupakan suatu protozoa yang masuk dalam filum Ciliophora. Babi adalah reservoir utama dari parasit. habitatnya pada usus besar dan yang biasa menjadi hospes adalah babi dan manusia. Seorang anak laki-laki 6 tahun dibawa ibunya ke puskesmas dengan keluhan pucat. Ternyata pasien tinggal di lingkungan yang baru saja ditemukan banyak yang menderita Schistosomiasis. Oxyuris vermikularis . Pemeriksaan pruritic lesions. dengan keluhan gatal-gatal di sela-sela kaki. Parasit yang mungkin menyebabkan keluhan ini A. Diagnosis A. memiliki keluhan saat masuk lift cemas. B.6 gr/dL. dan infeksi manusia lebih sering terjadi di daerah-daerah di mana babi banyak berinteraksi dengan manusia. Gangguan fobik E. Pasien bekerja sebagai peternak babi. Gangguan panik D. Gangguan cemas Laki-laki. Kista C. Larva D. Necator americanus C.

Pilihan A. Ankilostoma duodenale D.D. Ascaris lumbricoides E. Keluhan diare ini sudah sering dirasakan oleh pasien namun biasanya keluhan mereda setelah pasien berobat ke puskesmas. Trichuris trichiura B. Pada pemeriksaan tinja didapatkan telur yang berbentuk tempayan dengan tombol jernih di kutub. Ancylostoma brazilliense Gambar 1. Necator americanus C. Telur Cacing Tambang Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan keluar benjolan dari anus. Ascaris lumbricoides . Keluhan ini didahului oleh diare yang encer dan berdarah sejak 5 hari yang lalu.

nadi 120 kali/menit. Cardiac tamponade C. Skizoid B. sesak napas tanpa stridor. Hematopneumotoraks B.Laki-laki 23 tahun mengalami kecelakaan lalu lintas pasien tampak cemas. menurut heteroanamnesa pasien mempunyai masalah dengan teman kerjanya. PF anus normal. Paranoid C. Anti social E. Menurut pasien merasa teman kerjanya akan mencelakainya. Rectal biopsy harus dilakukan secepatnya untuk diagnosis pasti C. Abdominal X-ray dan barium enema harus dilakukan setelah kondisi akut ditangani E. Obsesif kompulsif Bayi 2 hari datang ke UGD dengan keluhan muntah-muntah. Histrionik D. Hematotoraks D. Simple pneumotoraks Pasien laki usia 25 tahun datang diantar orang tuanya ke RS karena sering tidak masuk kerja. belum BAB. tekanan darah 90/50 mmHg. NGT dapat mengurangi distensi abdomen . Mana penanganan terhadap pasien yang paling tepat? A. Rectal biopsy dapat dilakukan pada keadaan akut B. frekuensi napas 49 kali/menit. Colok dubur meconium menyemprot lalu obstipasi lagi. perut tampak distensi dan peristaltic meningkat. di dada tampak ada memar dan perkusi hipersonor/sonor dan vesikuler -/+. Diagnosis yang tepat adalah? A. Pemeriksaan yang paling akurat untuk diagnosis pasti adl CT Scan abdomen D. Termasuk gangguan kepribadian apakah pasien ? A. Pasien lebih senang bekerja di depan komputer dan tidak berinteraksi.

Pada pemeriksaan abdomen didapatkan Abdominal rigidity (+).Pasien dengan keluhan batuk lama penurunan berat badan 3 kg dalam 10 hari demam pada malam heri dan penurunan nafsu makan BTA +/+/+ dan rapid test HIV +. TD 85/60 mmHg. Gangguan mood akibat alkohol E. Pasien mulai minum alkohol 5 tahun yang lalu dengan minum segelas alkohol sebelum tidur. Peritonitis tersier E. TD 200/100 mmHg. Peritonitis sekunder akibat perforasi typhoid D. Jarang minum obat hipertensi secara teratur. nyeri tekan dan nyeri lepas di seluruh perut. Kebiasaan ini meningkat menjadi 3 gelas pada sore dan malam hari.000/mm3. ascites (-). Informasi apa yang harus Anda berikan kepada pasien A. tetapi tidak berhasil. Pada pemeriksaan lab didapatkan leukosit 20. Dalam satu tahun terakhir pasien tidak mengikuti acara keluarga karena takut kehilangan kesempatan untuk minum alkohol. Dari anamnesis pasien diketahui sering mengkonsumsi obat anti nyeri karena menderita peradangan sendi lutut. Segera minum obat anti hipertensi . Peritonitis primer Seorang laki-laki berusia 37 tahun datang ke poliklinik RS karena ingin berhenti minum alkohol. T 39oC. Pengobatan apa yang dilakukan? A. Diberi OAT dan ARV setelah pengobatan inisial E. OAT diselesaikan baru diberi ARV Seorang laki-laki berusia 60 tahun dibawa keluarganya ke UGD dengan keluhan nyeri di seluruh perut disertai mual dan muntah. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran somnolen. Ketergantungan alkohol C. Dari foto thorax didapatkan gambaran udara bebas di rongga peritoneum. Sebenarnya pasien merasa malu dan berusaha untuk menghentikan kebiasaannya. Toleransi alkohol Pria 59 tahun mengeluh bengkak dan sesak. Perforasi apendiks C. Penyalahgunaan alkohol B. nadi 120/menit. Segera rujuk B. Pitting edema (-). OAT dan ARV tidak dilakukan C. Pemeriksaan jantung dan lainnya normal. OAT 2 minggu danbaru diberi ARV D. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Keluhan ini dirasakan tiba-tiba dimulai pada daerah ulu hati 2 hari yang lalu. OAT dan ARV bersamaan B. RR 32/menit. Peritonitis sekunder akibat perforasi ulkus peptikum B. Gangguan kepribadian akibat alkohol D. Keadaan apakah yang dialami pasien? A.

Pemeriksaan laboratorium apa yang harus dilakukan A. Efusi pleura kiri B.9oC. Patients with an increased troponin concentration must be regarded as patients at high risk of death or myocardial infarction (MI). Perikarditis C. . Pleuritis paru kiri Laki-laki 54 tahun datang ke IGD dengan keluhan nyeri dan sesak di dada yang dirasakannya sejak lebih dari setengah jam yang lalu. Troponins have assumed a central role in risk stratification and therapeutic decision-making in professional guidelines published by the ACC/AHA and the ESC. CKMB C. Emfisema B. Pneumonia C. an increase of troponin during the first 24 hours following the onset of symptoms is indicative of myocardial injury. Pasien diinformasikan menderita Krisis Hipertensi D. N 100/menit. suara nafas vesikuler. mengeluh sesak nafas. Beberapa hari belakangan pasien sering kurang tidur karena harus menyelesaikan pekerjaan kantor. Pneumonia lobaris kiri E. ronki tidak ada. Bronkiektasis D. Pneumothoraks kiri D. CRP B. Asma Laki-laki mengeluh nyeri dada kiri sejak 2 minggu lalu. suara nafas vesikuler. Atelektasis E. perokok. and must receive specific treatment. Diagnosis A. T 37. perkusi dada kiri dari sela iga 3 ke bawah redup. Kini gerakan nafas dada kiri tertinggal. Pasien harus minum obat hipertensi teratur Laki-laki 70 tahun.C. Pasien adalah seorang perokok berat. Diagnosa A. Troponin According to the ESC/ACC consensus definition. PF hipersonor di seluruh lapang paru. TD 110/70 mmHg.

Obat yang mempengaruhi kontrasepsi? A. Melihat fungsi vascular B. Isoniazid B. Kelainan jalur ektrinsik mekanisme pembekuan darah E. Kelainan jalur bersama mekanisme pembekuan darah Seorang perempuan 32 tahun dengan konsumsi kontrasepsi oral yang efektivitasnya baik. Glikogen D. Melihat fungsi trombosit C. Saat ini test HCG (+). 6 bulan yang lalu didagnosa TBC paru dan mendapat pengobatan kombinasi. Dokter melakukan pemeriksaan Rumple leed. Badan keton . Selama itu ia tidak makan. Glukosa C. Kolesterol E. Kelainan jalur intrinsik mekanisme pembekuan darah D. Ethambutol D. Streptomisin Seorang laki-laki berusia 18 tahun tersesat di hutan selama lebih dari 2 hari.Seorang perempuan berusia 58 tahun datang dengan keluhan bintik-bintik kemerahan di kulit tubuh. Keluhan disertai demam tinggi sejak 5 hari yang lalu. Apa fungsi pemeriksaan tersebut? A. Rifampisin C. Lipid B. Pirazinamid E. Sumber energi yang digunakan otak pada saat itu ialah A.

PF terdapat tofus di jari kaki kanan 24. Mencegah vaskulitis B. Menghilangkan nyeri D. Mencegah agregasi trombosit C.1. Indometasin C. B12. yaitu vitamin B6. Meloxicam D. kemerahan dan pasien tidak dapat berjalan. Allopurinol D. Petidin Seorang pria berusia 50 tahun. pada pemeriksan optalmoskop didapatkan gambaran Cotton wool appereance. Metotrexate B. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan kadar asam urat 7. Statin.Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke dokter dengan keluhan nyeri pada sendi lutut sejak kemarin. Cotton wool appereance adalah gambaran dari Cotton-wool spots result from microinfarctions of nerve fibers caused by focal ischemia after occlusion of terminal retinal arterioles occurs. Tujuan pemberian Asetil Salilisat adalah A. Terapi apa yang paling pertama diberikan? A. Lab asam urat 9. Asetil Salisilat. Kolkisin C. Pada pemeriksaan fisik ditemukan pembengkakan pada sendi lutut. Natrium diklofenak Pasien dengan keluhan nyeri 3 hari di jari kaki kanan 2-4. Aspirin E. Apakah terapi yang tepat untuk pasien ini? A. . Neuroprotektif Laki-laki dengan DM yang lama.8 mg/dL dan faktor rheumatoid (+). Allopurinol B. sejak 2 tahun yang lalu pernah didiagnosa stroke iskemik dan mendapatkan pengobatan secara rutin. These spots appear as a white fluffy spots on the retina. Ibuprofen E.

Faktor IX < 1% E. Faktor VIII 60% D. Pada pemeriksaan fisik ditemukan anak rewel. pH 7. Pemeriksaan yang dianjurkan untuk kasus di atas A.Gambar 2. Mengeluh pusing. glukosa urin +3. HCO3 18 pCO2 48 E. TD 140/100 mmHg. Verapamil C. Losartan B. hasil analisa gas darah yang sesuai A. Captopril Pasien anak laki-laki berusia 2 tahun datang dengan keluhan lutut sebelah kanan sakit sejak 3 hari yang lalu. pH 7.30 HCO3 30 C. dan sulit digerakan. An ophthalmoscopic view of the retina showing advanced signs of diabetic retinopathy including two pale cotton wool spots. Hasil lab GDS 450 mg/dL. Anak sering menangis dan tidak bisa berjalan. HCO3 30 pCO2 48 Seorang wanita usia 28 tahun hamil 6 minggu. Faktor VIII 50% C. TTV dalam batas normal. Obat antihipertensi yang tepat adalah A. pH 7.30 HCO3 18 B. Faktor IX 20-50% . Metildopa D. Pada lutut sebelah kanan tampak membesar daripada lutut sebelah kiri. HCT E. Seorang pasien umur 60 tahun dibawa ke UGD tidak saadarkan diri.30 HCO3 48 D. Faktor VIII 20% B. Riwayat DM 10 tahun yang lalu. tidak mengatur pola makan dan minum obat terartur.

Bronkiektasis E. and will not be seen when a bronchus is filled with fluid or when the opacification of the alveoli is due to obstruction (as air is resorbed). TB paru B. Karsinoma paru An air bronchogram is an air-filled bronchus against surrounding opacified alveoli. Pneumonia D. Air bronchograms can be seen with :  Pulmonary consolidation  Pulmonary oedema  Non-obstructive atelectasis  Severe interstitial disease  Neoplasm: bronchioloalveolar carcinoma. Apa diagnosa yang paling mungkin? A. TB milier C. pulmonary lymphoma  Pulmonary infarct  Normal expiration Air bronchogams that persist for weeks despite appropriate antimicrobial therapy should raise the suspicion of a neoplastic process. datang ke UGD RS dengan keluhan sesak nafas disertai batuk berdahak tanpa darah sejak 5 hari yang lalu. It is indicative of an airspace process. .Seorang laki-laki berusia 25 tahun. Pemeriksaan foto thorax tampak perselubungan inhomogen pada basal paru kanan disertai dengan gambaran air bronchogram. CT or guided biopsy may be planned in such cases.

which use a large unsmeared drop of blood. but fewer merozoites tend to be present per cell and infected red blood cells tend to look elongated. Tindakan apa yang harus dilakukan A. disertai sakit kepala. Characters to look out for include the presence of Maurer’s dots on the surface of red blood cells infected with Plasmodium falciparum. rujuk ke RS terdekat C. A. These parasites have crescent-shaped gametocytes. vivax. Rujuk ke RS terdekat B. ovale is very similar to P.Seorang bayi umur 11 bulan lahir normal. if present. Plasmodium malaria Malaria parasites are usually examined under a microscope using a peripheral blood smear method (also called a blood film). tidak terdapat massa pada permukaan dinding abdomen. Plasmodium vivax C. rujuk RS terdekat D. P. and to store the blood in an appropriate anti-coagulate. P. though the parasites. and it is rare to see mature trophozoites or schizonts with this parasite since when this stage is reached the red blood cells are usually sequestered deep within major organs and so are not readily present in the peripheral blood. usually with Romanowsky stain. mual. rujuk ke RS terdekat E. NGT. are difficult to distinguish morphologically. spontan di bidan. Plasmodium ovale B. Plasmodium vivax. in that it also enlarges the red blood cells and can have Schüffner’s dots. muntah. It is crucial to make the blood films soon after the blood sample has been taken. Plasmodium knowlesi E. Plasmodium falcifarum D. For species-level identification of malaria parasites. in order to see the detailed structures which differentiate the different species of malaria. on the other hand. You may also see multi-infected red blood cells with this species. tutup dengan kassa NaCl. Pasang infus. The presence of Schüffner’s dots is also characteristic – these looks like specks or granules on the cell surface of the infected red blood cell. Terdapat defek di samping umbilicus. Hasil pemeriksaaan darah tepi didapatkan eritrosit besar-besar dengan titik Schuffner. Tutup dengan kassa NaCl. a thin blood film is more commonly used. Pasang NGT. are sensitive since a large number of red blood cells can be examined. lemas. Thick blood smears. pertahankan kehangatan. malariae does not alter the size or shape of the red blood cell it infects and tends to form rosette-like patterns of 8-10 . whereby a small volume of blood is smeared thinly across the slide and then stained. rujuk ke RS terdekat Wanita 21 tahun datang dengan keluhan demam naik turun sejak 1 minggu yang lalu. Pasang infus. enlarges red blood cells that it infects and seems to show a preference for immature red blood cells.

Diagnosa A. Diagnosis A. vivax and P. Later on in maturation. TSH rendah. Penyakit Hashimoto Wanita 24 tahun dibawa ke dokter oleh ibunya karena sering diam tak bergerak lebih dari 3 jam. its trophozoites may form characteristic band-like patterns across the cell. Gambar 3. Schüffner's dots in P. Dari pemeriksaan fisik terdapat eksoftalmos.merozoites. Gondok numuler C. Penyakit Graves E. Gondok endemik B. refleks fisiologis meningkat. tremor. ovale Perempuan 40 tahun datang ke RS dengan keluhan berdebar-debar. Hormon tiroid meningkat. Skizofrenia Katatonik Laki-laki 22 tahun datang ke dokter dengan keluhan susah berkonsentrasi sejak 6 bulan yang lalu. berat badan turun tapi nafsu makan meningkat. Karsinoma tiroid D. Skizofrenia Tak Terinci D. Skizofrenia Paranoid B. Skizofrenia Herbefrenik C. berkeringat. Skizofrenia Residual E. Pasien juga sering mendengar suara almarhum ibunya yang mengatakan bahwa ia harus .

Psikotik karena obat E. Dokter bingung menjelaskan kepada orang tua tentang keadaan anaknya. Ia sering mendengar suara-suara yang menurutnya adalah suara Nyi Roro Kidul. Thought broadcasting  Thought echo Isi pikiran dirinya sendiri yang berulang atau bergema dalam kepalanya (tidak keras). Oleh dokter UGD ia didiagnosis Skizofrenia. ketika ia di-PHK.menjadi dokter. Delution of control (waham dikendalikan) E. Skizofrenia paranoid C. Ia bercerita bahwa ia diutus oleh Nyi Roro Kidul untuk merebut kekuasaan dari anak perempuannya. walaupun isinya sama. Dia merasa temannya di kampus berusaha menghalangi dia untuk dapat belajar dengan baik. Thought insertion or withdrawal Isi pikiran yang asing dari luar masuk ke dalam pikirannya (insertion) atau isi pikirannya diambil keluar oleh sesuatu dari luar (withdrawal) Thought broadcasting Isi pikirannya tersiar keluar sehingga orang lain atau umum mengetahuinya Delusion of control Waham tentang dirinya dikendalikan oleh suatu kekuatan tertentu dari luar Delusion of passivity Waham tentang dirinya tidak berdaya dan pasrah terhadap suatu kekuatan dari luar     Seorang ibu membawa anaknya ke dokter karena khawatir adanya tumor di perut anaknya. dan isi pikiran ulangan. Di kampus pasien memiliki masalah. namun kulitasnya berbeda. Pasien menceracau tidak jelas. Psikotik akut D. dan menjadi sering termenung dan tidak merawat diri. Autonomy . Menurut pengakuan istrinya. Diagnosis A. Perut anknya dirasakan makin besar setelah dilakukan pemeriksaan didapatkan anak tersebut hamil 5 bulan. Ia baru bisa tenang setelah diberikan injeksi Haloperidol. Prinsip moral manakah yang membuat dokter tersebut bingung menjelaskan keadaan anak tersebut? A. Thought echo B. dengan demikian ia dapat bersanding sejajar kekuatannya dengan Nyi Roro Kidul. Apakah penyebab keluhan di atas ? A. Delution of passivity D. pasien mulai berlaku aneh sejak dua bulan yang lalu. Delirium karena gangguan media Seorang laki-laki berusia 42 tahun dibawa ke UGD RS karena mengamuk dan berlaku kasar kepada anak perempuannya. Skizoafektif B. Thought withdrawal C.

Pediculus humanis corporis . Honesty Transparancy Justice Non maleficence Seorang wanita berusia 37 tahun mengeluh sulit tidur. Pediculus humanis capitis D. Gangguan penyesuaian C. Psoriasis C. khawatir. Gangguan cemas menyeluruh B. dan gelisah. Insect bite E. Stresornya dapat berupa pengalaman traumatik yang luar biasa. C. sebagai respons terhadap stres fisik maupun mental yang luar biasa dan biasanya menghilang dalam beberapa jam atau hari. Diagnosis A.B. la selalu merasa cemas jangan-jangan akan terjadi sesuatu yang tidak baik terhadap dirinya atau keluarganya. Insomnia inorganik D. verikel pada rambut kepalanya. Seorang wanita 17 tahun mengeluh terdapat trumbus-trumbus kemerahan. Gangguan ansietas fobik E. E. Manakah diagnosis yang paling mungkin? A. Rambut kepalanya panjang sebatas pinggang. Teman sekelasnya juga mengalami hal yang serupa. Hal ini terjadi sejak anaknya mengalami kecelakaan lalu lintas dua hari yang lalu. Reaksi stres akut Reaksi Stres Akut Suatu gangguan sementara yang cukup parah yang terjadi pada seseorang tanpa adanya gangguan jiwa lain yang nyata. D. selalu merasa was-was. Pediculus humanis pubis B. Kerentanan individu dan kemampuan menyesuaikan diri memegang peranan dalam terjadinya dan keparahannya suatu reaksi stres akut.

Metaplasia D. a criterion sufficient even by itself for the diagnosis of the disease. Displasia B. Usually the patient has abnormal neurological signs with hypotonia and motor restlessness which can lead to coordination problems. Ballismus E. As a result. the activities of daily living can be severely disrupted. Hemibalismus C. These can be generalised or unilateral. . They disappear during sleep. Hiperplasia E. These movements occur at rest. Huntington chorea B. Sydenham’s chorea Sydenham’s chorea was described by Thomas Sydenham in 1686 and it has been associated with rheumatic fever since 1956. It is a major manifestation of rheumatic fever and according to the latest modification of the Jones criteria in 1992. Apakah kemungkinan diagnosis? A. Atrofi C. gait disturbances and speech impairment. The main feature in Sydenham’s chorea is involuntary movements. Bentuk adaptasi sel yang ditemukan pada lengan atlet ini adalah? A. Chorea athetosis D. may start suddenly or gradually. Pasien tersebut mempunyai riwayat penyakit jantung rematik. and are exacerbated by stress. Hipertrofi Seorang laki-laki usia 50 tahun datang ke dokter dengan keluhan adanya gerakan seperti menari yang tidak terkontrol. Pediculus humanus capitis Pada atlet angkat besi yang rajin barlatih mendapatkan lengan atasnya menjadi kekar dan besar.Gambar 4.

Konjungtivitis ec bakteri B. Pemeriksaan status mental C. Pemeriksaan fungsi hepar D. Pemeriksaan fisik E. yang kemudian timbul bercak putih. Keratitis ec jamur D. Pemeriksaan toksikologi urin Seorang laki laki petani berusia 60 tahun datang ke Puskesmas dengan kelulan 1 bulan yang lalu mata kiri terusuk padi. palpebra tampak udem dan hiperemis. Pasien tampak santai dan mata tampak merah. kaki. kornea terdapat kekeruhan dan tampak infiltrat dengan gambaran satelit (+). Keratitis ec bakteri C. EEG B. Dari alloanamnesis pasien sering ke diskotik. Pada pemeriksaan oftalmologikus diperoleh VOS 1/~.    Biasa disebut tarian saint vitus Mempunyai karakter berupa gerakan menghentak yang cepat dan tidak terkoordinasi yang biasanya menyerang muka. Apakah diagnosis yang mugkin A. Pasien juga merasa dia tidak berada dalam dimensi waktu. dan apbila ditemukan penyakit ini juga merupakan proses lanjutan/perparahan dari chorea Sydenham yang terjadi pada masa kanakkanak. Pasien juga menyangkal berhalusinasi. dan tangan Lebih sering menyerang wanita daripada pria dan sebagian besar terjadi pada anak-anak di bawah umur 18 tahun (terutama diakibatkan infeksi streptokokus beta-hemolitik grup A) serta terjadi pada 20-30% pasien dengan demam reumatik Onset pada orang dewasa jarang ditemukan. Ballismus  Berupa gerakan kasar seperti melempar-lempar (balistik) yang tidak terkontrol dan keras  Menyerang otot-otot proksimal dari tangan dan kaki Hemibalismus  Balismus yang hanya terjadi pada satu sisi tubuh Athetosis  Gerakan menggeliat secara perlahan dan berkelanjutan (continous) Pasien laki-laki 23 tahun diantar ke dokter praktek umum dengan mengeluh dirinya merasa akan gila dan segala sesuatunya tidak nyata. konjungtiva hiperemis dengan sekret (+). Katarak . Sejak 1 minggu ini mata merah. Pemeriksaan yang akan dilakukan adalah adalah A. sedangkan mata kanan tidak ada keluhan. buram dan sakit.

Konjungtivitis cum flygten D. Hipospadia Anak laki-laki 10 tahun dibawa orang tuanya ke praktek dokter umum dengan keluhan mata merah sejak 1 bulan yang lalu.E. Konjungtivitis trakomatos Trantas dot (tr n t s. trän täs). Phimosis E. Apa diagnosisnya? A. dibawa ibunya dengan keluhan kencing tidak lewat ujung penis. Konjungtivitis bacterial kronis C. penis bengkok ke ventral. n. Keluhan tidak disertai pandangan kabur. grayish-red gelatinous nodules occurring on the edge of the conjunctiva in Vernal Conjunctivitis. Paraphimosis D. Buried penis B. Any of the pale. Konjungtivitis ec jamur Pasien laki-laki 2 tahun. Konjungtivitis vernal E. Pemeriksaan oftalmologi terdapat folikel-folikel di limbus kornea (trantas dot). Konjungtivitis viral akut B. Pemeriksaan ujung muara uretra tidak terletak pada ujung penis. Mikropenis C. Diagnosis yang paling mungkin A. .

Sekitar 5 menit kemudian kejang berhenti dan pasien nampak bingung sebentar lalu tertidur. Dia mengalami sulit tidur dan sulit mengendalikan emosinya. Apakah faktor yang dominan sebagai etiologi? A. sewaktu dicubit lengan kanannya dapat menepis tangan yang mencubit.Gambar 5. nampak berusaha berbicara tetapi tak berbentuk kalimat yang jelas. Pada saat itu. dan mendengar suara-suara yang menyuruh dia membunuh istrinya. Proses belajar B. Trantas dot Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat dalam keadaan tidak sadar. Ekonomi C. Apakah terapi yang paling tepat? A. Carbamazepin 200 mg IV C. Pada pemeriksaan kesadaran diperoleh data bahwa pasien membuka mata bila dipanggil. Sosial D. kemudian terjatuh. Phenobarbital 60 mg IM E. Budaya E. dan tidak sadar. Sebelumnya tidak pernah seperti itu. takut. Sekitar setengah jam sebelum masuk rumah sakit. Phenytoin 100 mg IM D. pasien mengalami kejang dengan urutan yang sama seperti sebelumnya. Ethosuximide 100 mg IV B. pasien masih mampu berteriak minta tolong. marah. Bolus lambat diazepam 10 mg Seorang laki-laki berusia 44 tahun dibawa ke unit gawat darurat dengan dipegangi oleh 4 orang. kejang menjadi seluruh tubuh. Tiga jam sebelumnya pasien mendadak kejang pada lengan kanannya. Genetik . Dia merasa tidak nyaman. Dia mengamuk sejak 7 hari yang lalu.

Pemeriksaan fisik lagoftalmus. Pemeriksaan yang mendukung untuk menegakkan diagnosis pasien di atas? A. Dia berpikir sedang dipromosikan oleh presidan direktur. Disability limitation Laki-laki 65 tahun. Early diangnosis and prompt treatment E. tampak gembira berlebihan. Epstain barr virus C. seorang sekretaris. M. tuberculosis Seorang laki-laki usia 46 tahun datang ke praktek dokter dengan keluhan sesak nafas sejak 2 minggu yang lalu. Apusan mikroskopik B. tetapi dia juga murung disebut? A. Healt promotion D. dipindah ke bagian operator telepon. Rahabilitation B. KU mulut mencong ke kanan. Elase E. Sreeptococcus aureus E. Keluhan lainnya pasien merasa terganggu dengan keluhannya. Keluhan dirasakan semakin lama semakin berat. Sequencing E. lipatan nasolabial menghilang. Helicobacter pulori B. Pasien adalah seorang pekerja tambang . ELISA Mikroorganisme yang paling sering menjadi pemicu pada kasus di atas adalah? A. Fobia Saat pemeriksaan rontgen pada pekerja diwajibkan untuk menggunakan baju khusus yaitu apron yang berbahan Pb.Pasien perempuan 24 tahun. Tujuan dari pengguanaan dinding tebal dan apron di atas dalam konsep 5 level prevention termasuk dalam? A. Ekopraxi C. keluhan disertai gangguan penampilan pada mata pasien. Eksaltasi B. Kultur spesimen D. Pasien banyak bicara tertawa pola pikir loncat-loncat. Dia juga beranggapan karyawan yang lain iri padanya sehingga melaporkannya ke pimpinan dan ia dijadikan operator. Euphoria D. Specifik protection C. Pasien juga mengeluh batuk lama sekitar 1 bulan dengan dahak berwarna putih encer. Campylobacter jejuni D. Rapid test C.

Buta mendadak pada pasien disebabkan oleh? A. Memberikan epinefrin injeksi intramuskuler C.dan memiliki kebiasaan merokok hingga 1 pack (12 batang) rokok dalam 1 hari. penilaian menunjukkan bayi tidak bernafas. Katarak C. Kekeruhan cairan viterus E. Selama pemeriksaan tercium bau busuk yang ternyata berasal dari jari manis kirinya yang mengalami luka memborok sampai terlihat tulangnya. berolahraga 2 jam yang lalu. Kurang tidur Seorang laki-laki berusia 60 tahun mengeluh mata kanannya buta secara mendadak tadi pagi saat mandi. Memberikan natrium bikarbonat intravena E. Dari hasil pemeriksaan laboratorium diperoleh reduksi urin (+++) GDP 250 mg/dL dan gula darah 2 jam post prandial 450 mg/dL. terakhir merokok 6 jam yang lalu dan terakhir minum Salbutamol 4 jam yang lalu. terakhir makan roti 1 jam yang lalu. lemah. Sejak 6 bulan yang lalu. di dalam mata kanannya tampak ada seperti kabut putih. Setelah dilakukan langkah awal resusitasi. Tindakan apakah yang harus dilakukan? A. Bayi tersebut dilahirkan dalam keadaan tidak menangis. Melakukan kompresi jantung B. Saat akan dilakukan pemeriksaan spirometri pasien mengatakan bahwa semalam pasien kurang tidur. denyut jantung 90 x/menit. Melakukan ventilasi tekanan positif D. Kekeruhan kornea D. tampak biru. Makan roti 2 jam sebelum pemeriksaan C. Apakah keadaan yang mengharuskan penundaan pemeriksaan spirometri pada kasus tersebut? A. tetapi masih dapat melihat benda-benda yang dekat. Glaukoma Seorang bayi laki-laki dilahirkan secara sectio caesaria dari seorang perempuan berusia 37 tahun G1P0A0 gravida 38 minggu dengan ketuban pecah dini 18 jam dan fetal distress. Berolahraga 1 jam sebelum pemeriksaan B. Memberikan rangsang taktil . dan semakin tebal sehingga sekarang penglihatan mata kanannya menjadi kabur. Amblasi retina B. Minum Salbutamol 4 jam sebelum pemeriksaan D. Merokok 6 jam sebelum pemeriksaan E.

Desa A adalah salah satu desa terpencil di wilayah kerja Puskesmas X dengan populasi sebanyak 5. Desa memiliki sumber air yang baik. Saudara baru ditempatkan disana sebagai dokter puskesmas. Perumahan sangat buruk. Apakah program yang menjadi prioritas untuk dilaksanakan di desa tersebut? A. dan lantai belum disemen. Program Air Bersih C. terbuat dari bambu. Ketika melakukan kunjungan Saudara melihat banyak penduduk memiliki penyakit batuk kronik yang kadang-kadang disertai darah dengan keringat malam. Program Keluarga Berancana . Program DOTS D.000 orang dengan 700 KK. Program penanganan malaria E. Imunisasi Hepatitis B B. kurang ventilasi. rumah kecil.

Preventive health behavior E. Terus dilakukan PF Tensi 100/70 mmHg N 100 x/menit RR 23 x/menit. jam 00. sesak nafas disertai bengkak pada kedua tungkai bawah sejak 4 bulan sebelumnya.3 mg/dL. Diazepam 10 mg B. Health behavior D. dengan tipe pernafasan kussmaul dan nadi 100 x/menit. Respirasi 40 x/menit. Kemungkinan disebabkan oleh A. tekanan darah 210/110 mmHg.Seorang laki-laki 20 tahun. Pasien selama ini merasa ia dalam keadaan sehat. Pada kedua lapangan paru bawah terdengar ronki. dan trasfusi darah C. Kemudian kejang seluruh tubuh selama 5 menit dan pasien tidak sadar. mual. 3 jam lalu mengalami kejang pada sebagian tangan kanannya. Pasien ingin mengetahui kemungkinan penyakit degeneratif yang bisa terjadi pada dirinya. kemudian mengeluh nyeri kepala. Health promotion B. Kemudian pasien muntah-muntah. Peritonitis C. 30 menit kemudian dia sadar. Penekanan intrakranial Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke praktik dokter umum untuk mengkonsultasikan kesehatannya. Tidak sadarkan diri D. Sick-role behavior C. Phenitoin 100 mg IM Pasien laki-laki 30 tahun. Setelah di ruang perawatan 10 menit pasien mengamuk akibat menahan sakit pada perutnya. Antihipertensi dan tranfusi darah . S 37oC. nyeri perut. saat sadar pasien tampak binggung. kretinin 12. antihipertensi. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. Phenitoin kapsul 100 mg C. Apakah istilah yang paling tepat untuk tindakan pasien ini? A. Hasil USG contracted kidneys. Antibiotik. Carbamazepin 60 mg D. Sakit yang hebat B. Batas jantung kiri bergeser ke lateral dan kaudal. Illness behavior Seorang pria usia 60 tahun datang ke UGD dengan keluhan lemah. Cedera kepala E. Hasil laboratorium didapatkan Hb 8 gr/dL. Phenobarbital 100 mg IM E. Hrmodialisis elektif B.30 KLL dan tak sadarkan diri. pasien dalam keadaan sadar. terapi yang paling tepat untuk pasien ini adalah? A. Keempat ekstremitas sering terasa kram. Terapi yang tepat pada pasien ini adalah? A. ureum 150 mg/dL.

Sindroma Alzheimer E. pasien mengeluh pada perawat bahwa badannya terasa kaku. Setelah dirawat selama satu minggu di rumah sakit. Oksigenasi. Pada pemeriksaan vital sign didapatkan TD 110/70 mmHg. Sindroma Neuroleptik Maligna C. Diberi obat injeksi oleh dokter untuk mengatasi agitasi akut pasien. Prestasi akademisnya kurang. Sindroma Serotonin Seorang anak laki-laki berumur 6 tahun datang bersama ibunya untuk memeriksakan diri dengan keluhan utama tidak bisa diam..D. Gangguan pemusatan perhatian Seorang wanita berusia 22 tahun datang dengan keluhan ada bintik merah pada kulit kelopak mata. Meibomitis C. Blefaritis . Sindroma Parkinsonism B. Kalazion E.. tumor setempat. Autisme C. nyeri tekan (+).5oC. Keluhan ini disertai nyeri. Epilepsy D. antihipertensi. berkilat. Hordeolum eksternum B. Cerebral palsy B. Apakah diagnosis yang paling mungkin dari kasus tersebut? A. Retardasi mental E. merah pada palpebra. koreksi status asam basa. A. RR 20 x/menit dan suhu 36. Hordeolum internum D. Keluhan ini sudah diderita sejak umur 2 tahun. dan bila berjalan seperti robot. Apakah yang dialami pasien dengan keluhannya tersebut? A. dan konjungtiva tidak ada kelainan. Sindroma Capgras D. nadi 80 x/menit. Hemodialisis cito dan bila memungkinkan tranplantasi ginjal Seorang laki-laki usia 26 tahun dirawat di rumah sakit dengan agitasi akut dan diagnosis Skizofrenia Paranoid. Saat hamil ibu sehat-sehat saja. Diagnosis yang mungkin adalah. teapi waktu bayinya lahir tidak menangis spontan. dan trasfusi darah E. Pada pemeriksaan fisik ditemukan. Demam tidak ada.

Kelenjar preurikel tidak membesar. tidak hiperemi. Diagnosis yang mungkin? A. tidak nyeri. Blefaritis Gambar 7. Kalazion D. Pada pemeriksaan oftalmologi benjolan teraba kasar. Sebelumnya benjolan pernah timbul 3 minggu yang lalu dan terasa nyeri.Gambar 6. dan terdapat pseudoposia. Tumor E. Pada Kalazion terjadi penyumbatan kelenjar Meibom dengan infeksi ringan yang mengakibatkan peradangan kronis kelenjar tersebut. tidak ada nyeri tekan. dan adanya pseudoptosis. Kadang-kadang . Hordeolum B. Ektropion C. Kalazion akan memberikan gejala adanya benjolan pada kelopak. Hordeolum Eksternum Perempuan 18 tahun datang ke PKM dengan keluhan benjolan pada mata kiri sebesar biji jeruk dan tidak nyeri. tidak merah. Kalazion Klazion merupakan peradangan granulomatosa kelenjar Meibom yang tersumbat.

riwayat panas badan tidak ada. Riwayat trauma/jatuh tidak ada. Waham dan idea of reference B. pupil anisokor kanan. tiap hari berangkat sekolah dan dia juga sering mendengar anaknya bernyanyi. usia 45 tahun dibawa keluarganya ke praktek umum dokter swasta dengan keluhan utama kelemahan anggota gerak kiri. Halusinasi dan idea of reference C. Seorang laki laki 35 tahun datang ke UGD dengan keluhan 2 hari tidak makan. Halusinasi dengar dan waham bizzare D. Lesi supratentorial D. Lesi fossa posterior E. Minggu-minggu terakhir pasien mengatakan bahwa anaknya masih hidup. hingga pasien hanya dapat menggeser anggota gerak kiri. tidak ada keluhan kejang. Pasien tetap sadar. Halusinasi dan waham berdosa E. Lesi infratentorial C.mengakibatkan perubahan bentuk bola mata akibat tekanannya sehingga terjadi kelainan refraksi pada mata tersebut. Dia juga sering tersenyum sendiri seolah olah mengobrol dengan seseorang. Tiga bulan selanjutnya paien merasa sulit tidur. Di manakah letak lesi/kelainan yang paling mungkin pada pasien di atas? A. sulit makan dan mengurung diri di kamar pasien juga mengatakan ingin bunuh diri dan merasa bersalah atas kematian anaknya. Kelemahan anggota gerak kiri dirasakan makin berat 3 bulan. Apa Diagnosisnya? A. Lesi chiasma aptikum B. Empat bulan yang lalu anaknya yang berumur 4 tahun meninggal karena DBD. Kurang lebih 1 tahun yang lalu. pasien sering mengeluh nyeri kepala yang makin lama makin dirasakan berat. Keluhan disertai gangguan penglihatan kedua mata (blur vision). Muntah dikeluhkan 1 bulan sebelum masuk rumah sakit. Lesi lobus ocipital kiri kanan . Halusinasi lihat dan waham bizzare Pasien wanita.

Gastritis B. while the infratentorial region contains the cerebellum. Kapankan waktu paparan penyakit yang paling tepat? A. Emesis gravidarum E. The supratentorial region contains the cerebrum. 11 Feb 2 kasus. 29 Jan . Masa inkubasi penyakit ini adalah 7-10 hari.In anatomy. 27 Jan . 16 Feb 15 kasus. Pemeriksaan lab hipokalemi. 5-17 Jan D. 20 Feb 3 kasus. ketonuria (+). terlambat haid 1 bulan 5 hari letih. 7 Feb 3 kasus. Morning sickness D. The area of the brain below the tentorium cerebelli is the infratentorial region. Sebuah kejadian luar biasa penyakit demam berdarah Dengue dilaporkan antara tanggal 5 dan 20 Februari 2009 di sebuah kota di Sumatera.10 Feb B. the supratentorial region of the brain is the area located above the tentorium cerebelli. BB menurun. Jumlah kasus untuk setiap tanggal adalah sebagai berikut 5 Feb 2 kasus. payudara membesar. 17 Feb 7 kasus. 8 Feb 5 kasus. Hiperemesis gravidarum . 9-16 Jan Wanita 17 tahun G1P0A0.10 Feb E. Kemungkinan diagnosis adalah? A. Abortus iminens C. 7-18 Jan C.12 Feb 9 kasus.

Ganti gips E. Pemeriksaan hormon yang paling tepat dilakukan pertama kali? A. Progesteron E. Bivalve B. Pasien mengeluh nyeri pada lengan atas saat digerakkan. Meminta pasien sendiri untuk menuliskan karena ia sendiri adalah teaga medis . hCG D. Lesi di intracranial C. Test koordinasi B. Manuver jendrasik D. Dari hasil PF tidak ada hiperrefleks. sebelumnya didahului rasa kebas dan kesemutan kemudian lama-kelamaan kelemahan anggota gerak atas dan bawah. Tindakan yang dilakukan? A. tapi tapi pasien takut menoleh ke kanan karena akan kambuh kembali. ia takut kariernya akan terancam.Perempuan 27 tahun hamil 8 minggu keluar bervak-bercak merah dari kemaluan sudah 3 hari ini. Rujuk ke Rumah Sakit D. Lesi perifer di komu anterior dan posterior Pasien laki-laki usia 21 tahun datang ke puskesmas untuk kontrol gips sirkular di lengan kiri. FSH Seorang pria berusia 55 tahun pada saat bengun tidur pagi hari mengalami kepala pusing berputar disertai muntah. Riwayat trauma kepala dan gangguan penglihatan disangkal. Estrogen B. Test laseque E. Setelah diperiksa ternyata dia sendang mabuk. Buka gips Seorang tenaga medis mengalami kecelakaan lalu lintas. maka kemungkinan letak lesi terjadi pada? A. LH C. Lesi sentral di medula spinalis B. dan keringat dingin. Yang dilakukan oleh Anda sebagai seorang dokter adalah A. Cappilary Refill Time kurang dari 2 detik. Manuver Hall pike C. Dia meminta Anda agar tidak menuliskan hal ini di dalam rekam medis. Sebab. Kasih obat Pain Killer C. Pemeriksaan yang paling penting? A. Tanda vital normal. dan beralasan baru putus dengan pacarnya. Gips terpasang 3 hari yang lalu karena lengan atas kiri retak. Test kalori Laki-laki dewasa 25 tahun dengan sesak nafas.

Klorpromazin 100 mg i. Trifluoporazin Triazolam digunakan untuk pengobatan jangka pendek pasien dengan masalah tidur (insomnia). D. Kepala dan leher D.v. D. Seorang pengendara mobil mengalami KLL di jalan tol. tidak bisa tidur. B. C. Pada pemeriksaan fisik tidak ditemukan adanya kelainan.m. Tidak ada riwayat penyalahgunaan zat dan alkohol. Haloperidol 2 mg i. E. Obat yang dapat diberikan kepada pasien sebelum dirujuk adalah: A. Pada awalnya pasien sulit tidur dan malas beraktifitas. Pemeriksaan Ro di daerah mana yang saudara usulkan? A.m. Klorpromazin 50 mg i. Pelvis Seorang laki-laki 50 tahun datang dengan keluhan sering menangis tanpa sebab sejak 1 bulan yang lalu. toraks. E. Sejak 1 bulan yang lalu dipecat oleh kantor. Daerah persendian dan ekstrimitas B. Diazepam 5 mg i. Meminta dokter jaga lain untuk menuliskan Tidak menuliskan karena rahasia kedokteran Meminta perawat lain menuliskan Tetap menuliskan di rekam medis Seorang laki-laki 25 tahun dibawa keluarganya dengan keluhan gaduh gelisah. Haloperidol D. Triazolam juga dapat membantu Anda tidur untuk jangka waktu yang lama dan merupakan milik kelas obat yang disebut obat penenang/hipnotik. Di UGD primary survey stabil. Toraks dan leher E.m. Pasien ingin dirujuk ke rumah sakit. pelvis C. Penderita mengalami trauma multiple. Obat ini umumnya digunakan selama 7-10 hari untuk membantu Anda tertidur lebih cepat dan mengurangi frekuensi Anda terjaga semalaman. . C. saat secondary survey saudara akan membuat foto Ro pertama. Obat ini bekerja pada otak untuk menghasilkan efek menenangkan.B. Triazolam C.v. CPZ B. Setelah difiksasi apakah obat yang paling tepat diberikan? A. Kepala. leher. Diazepam 5 mg i. bicara meracau.

BTA negatip . Pasien tidak suka minum susu. konjungtiva anemis. BTA positip B. Pendarahan vitreum Seorang perempuan berusia 18 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan batuk berdahak. Terlalu sulit mencari datanya D. Pada pemeriksaan fisik dijumpai ronki basah dan suara amforik pada apex. Direncanakan pemeriksaan mikroskopis sputum BTA. sesak napas. Mata kiri nyeri dan merah. lemah dan berkeringat dimalam hari. Diagnosa yang mungkin adalah? A. Konjungtivitis C. Iridosiklitis E. Hifema C. Pada anamnesis lanjutan diketahui kakak dan ayah pasien yang serumah telah lama menderita sakit dengan keluhan serupa. Angka CBR dapat dipahami sebagai pedoman. Luksaaio lensa B. Foto thorax penderita menunjukkan adanya infiltrat spesifik disertai daerah avaskuler dengan pleural line yang jelas. Sebutkan salah satu kelemahan CBR? A. BTA positip C. disertai demam. komea jenih. BTA negatip D. Dalam menghitungnya wanita di atas 60 tahun tidak dihitung E. buah. Xeroftalmia B. Diagnosisnya adalah? A. lensa ditempatkan penekanan bola mata di bawah normal. Ablatio retina D.Dalam data di Pukesmas hasil dari cakupan KIA di dapatkan angka kematian kasar Crude Life Bird Rate (CBR) sebesar 6. Dalam menghitungnya wanita dan anak-anak tidak diperhitungkan B. nafsu makan berkurang. Ablasio retina D. Apakah ciri kuman penyebab yang nampak pada pemeriksaan mikroskopis BTA? A. C. sayur. Keluhan telah dirasakan lebih dari 3 minggu. Kuman berbentuk spiral. Kuman berbentuk batang. Presbiopi E. Awalnya penurunan pandangan dari bawah ke atas kemudian gelap semua. Dalam menghitungnya tidak memisahkan penduduk laki-laki dan wanita. Pemeriksaan virus didapatkan 1/300. Riwayat trauma kepala (-) mata (-) kulit kering. tetapi masih mempunyai banyak kelemahannya. Dalam menghitungnya penduduk wanita dipisahkan dengan laki-laki Anak laki-laki usia 6 tahun dibawa ke Puskesmas dengan keluhan menurunnya pengelihatan menjelang sore hari.67 untuk Jawa Barat. Myopi Laki-laki 45 tahun ke poli mata dengan keluhan pandangan menurun setelah terkena shuttlecock. Kuman berbentuk batang. Kuman berbentuk bulat.

Komplikasi pada paru kontralateral B. Batuk berdahak sejak 10 tahun yang lalu. BTA positip Seorang laki-laki.E. Komplikasi pada atrium dan ventrikel kanan E. Pada pemeriksaan fisik didapatkan peningkatan Jugular Venous Pressure (JVP). Melakukan pemeriksaan jentik berkala (PJB). jika ditemukan pada 3 rumah. Melakukan pemeriksaan epidemiologi (PE) seperti pemeriksaan jentik. frekuensi batuk bertambah banyak dengan dahak kental. perokok datang ke Puskesmas karena sesak. Pancaran BAK juga kecil. Memanfaatkan kader untuk melakukan fogging focus dan penyuluhan 3 M plus E. Kadang-kadang susah BAK. Epididimitis C. Apakah penyebab peningkatan JVP pada kasus di atas? A. Komplikasi pada pembuluh darah C. Komplikasi pada atrium dan ventrikel kiri Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan pancaran BAK bercabang dua. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tungkai kanan tidak . frekuensi nadi 80 kali/menit. pasien menabrak truk dan pasien duduk di samping pengemudi.5oC. Striktura uretra anterior B. frekuensi napas 20 kali/menit. Kuman berbentuk bulat. Meminta formulir SO kepada keluarga pasien yang dikeluarkan RS untuk dilaporkan ke dinkes agar dilakukan fogging C. tangan tidak bisa digerakkan sejak 30 menit yang lalu. Tindakan apakah yang anda lakukan? A. dan suhu 36. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan. tekanan darah 120/80 mmHg. 1 minggu ini badan demam. Pasien baru saja mengalami kecelakaan mobil. Dilaporkan terdapat seorang warga kelurahan X tersebut dirawat di RS karena demam berdarah. Pernah dilakukan pemeriksaan spirometri 3 bulan yang lalu dan didiagnosis sebagai Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK). Melakukan fogging focus pada 100 rumah disekitarnya dan melakukan penyuluhan 3 M dan penggunaan kelambu serta insektisida B. jika ditemukan pada 10 rumah. Pada pemeriksaan radiologi dilakukan antegrade uretrograf. Batu buli-buli D. Trauma ureter E. dilakukan fogging focus D. Komplikasi pada pembuluh limfe D. Striktura uretra posterior Anda adalah kepala puskesmas pada kelurahan X. kehijauan. Kemungkinan diagnosis pada pasien ini adalah A. 70 tahun. dilakukan fogging focus Laki-laki 40 tahun masuk UGD dengan keluhan nyeri pada tungkai.

Clorpromazin D. Sebelum kecelakaan. endorotasi serta tidak dapat difleksikan. Pasien merasa sedih dan ingin dihukum atas dosa-dosa. Carbamazepin . Terapi apa yang sebaiknya diberikan? A. Fraktur trochanter femur C. Fraktur antetrochantor femur B. mengerem mendadak. Fraktur femur 1/3 proksimal Pria. Tidak pernah memakai obat-obatan narkotika. Diagnosis? A. Fraktur 1/3 proximal femur D. Kemungkinan penyababnya adalah? A. Dislokasi panggul posterior E. Amitriptilin B. Dislokasi panggul posterior Seorang 26 tahun dibawa keluarga dengan keluhan sudah 3 minggu diam mematung. abduksi. Pemeriksaan fisik dalam batas normal. Dislokasi tungkai ke atas C. Dislokasi panggul anterior Gambar 8. KU kaki kanan sakit dan tidak bisa digerakkan. Fraktur collum femur D. Saat datang sendi panggul flexi. Alprazolam E. duduk di samping supir.bisa diluruskan. sulit diajak komunikasi pasien merasa ini sudah kiamat dan sekarang ada di akhirat. Fraktur collar femur B. Benzodiazepin C. adduksi dan endorotasi. Dislokasi tungkai ke posterior E. Belum pernah sakit seperti ini sebelumnya.

. Apakah diagnosanya A. Ibuprofen C. Atelektasia C. Pada pemeriksaan radiologi didapatkan konsolidasi lobar superior kanan. Aspirin E. maka IQ berkisar antara 50 sampai 69 menunjukkan retardasi mental ringan. Asam mefenamat B. Tuberkulosis E. Pada pemeriksaan didapatkan frekwensi napas 33 /menit. dan masalah kemampuan berbicara yang mempengaruhi perkembangan kemandirian dapat menetap sampai dewasa. defisit kognitif tertentu seperti kemampuan yang buruk untuk berpikir abstrak dan egosentrik mungkin membedakan dirinya dari anak lain seusianya. Emfisema D. Retardasi mental Sedang C. Dalam wawancara didapatkan wanita tersebut juga menderita asma.Seorang wanita 25 tahun datang ke dokter praktek mengeluh sakit giginya. b) Pemahaman dan penggunaan bahasa cenderung terlambat pada berbagai tingkat. c) Etiologi organic hanya dapat diidentifikasi pada sebagian kecil penderita. Retardasi mental Borderline D. Pada pemeriksaan fisik didapatkan caries pada giginya. Pneumonia Anak laki-laki 8 tahun diantar ibunya ke RS dengan keluhan sulit mengikuti pelajaran di sekolah. napas cuping hidung positip. Metamizol Seorang anak perempuan usia 21 bulan mengalami sesak napas. dari hasil test IQ hasil sesuai anak usia 5 tahun. Retardasi mental Ringan E. Tetapi saat anak menjadi lebih besar. Analgesik pilihan untuk wanita tersebut adalah? A. belum bisa membaca. Pedoman Diagnostik a) Bila menggunakan tes IQ baku yang tepat. Efusi pleura B. Parasetamol D. Retardasi mental Sangat berat B.1oC. temperatur 39. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Retardasi mental Berat  F70 Retardasi Mental Ringan Ketrampilan sosial dan komunikasinya mungkin adekuat dalam tahun-tahun prasekolah. udara bronkogram positip.

 F72 Retardasi Mental Berat Bicara anak terbatas dan perkembangan motoriknya buruk. sedangkan yang lainnya sangat canggung namun dapat mengadakan interaksi social dan percakapan sederhana. Pedoman Diagnostik a) IQ biasanya berada dalam rentang 35 sampai 49. Isolasi sosial dirinya mungkin dimulai pada usia sekolah dasar. Pada usia prasekolah sudah nyata ada gangguan. Tetapi seringkali masih membutuhkan perawatan orang lain. d) Autisme masa kanak atau gangguan perkembangan prevasif lainnya terdapat pada sebagian kecil kasus. Sebagai dokter. bentuk komunikasi nonverbal dapat berkembang. G3P2.d) Keadaan lain yang menyertai seperti autism. gangguan perkembangan lain. Jika perkembangan bahasanya buruk. beberapa dapat mencapai tingkat yang lebih tinggi dalam keterampilan visuo-spasial dari pada tugastugas yang sangat tergantung pada bahasa.  Seorang wanita berusia 37 tahun. F73 Retardasi Mental Sangat Berat Ketrampilan komunikasi dan motoriknya sangat terbatas. epilepsy. Persalinan spontan D. Dapat dideteksi lebih dini jika dibandingkan retardasi mental ringan. SC pada kehamilan 37-38 minggu B. Pada usia sekolah mungkin kemampuan bahasanya berkembang. datang ke rumah sakit dengan umur kehamilan 34-35 minggu. dan mempunyai pengaruh besar pada gambaran klinis dan tipe penatalaksanaan yang dibutuhkan. c) Suatu etiologi organic dapat diidentifikasi pada kebanyakan penyandang retardasi mental sedang. gangguan tingkah laku atau disabilitas fisik dapat ditemukan dalam berbagai proporsi 1. b) Umumnya ada profil kesenjangan (discrepancy) dari kemampuan.  F71 Retardasi Mental Sedang Ketrampilan komunikasi berkembang lebih lambat. Pada masa dewasa dapat terjadi perkembangan bicara dan mampu menolong diri sendiri secara sederhana. tindakan yang disarankan pada pasien untuk dilakukan persalinan? A. SC pada kehamilan 40-41 minggu C. Pasien memiliki riwayat SC dua kali. Persalian ekstraksi forceps .

Artritis septic B. Lapang pandang E. Saat kejang. kornea mata kanan keruh dan ukuran lebih besar dari kiri.0oC. Epilepsi parsial simtomatik E. pada pemeriksaan. Os mengeluh nyeri pada kepala. Epilepsi umum kriptogenik C. Kemudian. Induksi kehamilan 39 minggu Seorang laki-laki berusia 14 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan utama kejang. mata si bayi sering berair. Epilepsi umum idiopatik B.0 mg/dl. Pemeriksaan sendi tampak nodul pada sendi DIP dan suara berderak pada sendi lutut saat digerakkan. N100 x/menit. Artritis gout Laki-laki 20 tahun datang dengan keluhan sempat tidak sadar selama 30 menit yang lalu setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. RR 32 x/menit. dan terjadi selama 1-2 menit. Epilepsi umum simtomatik Bayi berusia 2 bulan datang ke RS dibawa orang tuanya dengan keluhan utama. bagian hitam bola mata kanan lebih besar dibandingkan dengan mata kiri. Jari-jari tangan kanan dan kiri juga dirasakan kaku dan nyeri berlangsung sekitar 15-30 menit di pagi hari. ia tidak sadar dan mengompol. Epilepsi parsial idiopatik D. Setelah 10 menit kemudian Os teriak-teriak dengan kata-kata yang tidak jelas dan muntah. Kadar asam urat serum 8. T 37. dan terlihat sering berkedip. mulut berbusa. Riwayat epilepsi dalam keluarga (+). dan kejang kelonjotan pada keempat anggota gerak. terutama saat berjalan. Pemeriksaan yang tepat untuk membantu menegakkan diagnosis? A. Ankylosing spondylitis C. TIO C. Mata melenting ke atas. Elektroretinogram B. Osteoartritis E. tidak kuat bila terkena cahaya. Apakah bentuk epilepsi yang paling tepat untuk pasien ini? A. Lalu. Pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. Saat pertama kali datang TD 100/70 mmHg. Artritis rheumatoid D.E. dada dan perut kiri. CT Scan/MRI Seorang wanita berusia 58 tahun dengan IMT 23 kg/m2 nyeri pada kedua sendi lutut. Keluhan muncul pertama kali muncul 2 minggu yang lalu. Tindakan yang harus segera dilakukan adalah? . Diagnosis yang paling mungkin adalah? A. USG D. Keluhan terjadi saat tidur dengan menengadah ke atas.

A. Akhir bulan keempat B. Pada pemeriksaan didapatkan tekanan darah 170/110 mmHg. USG abdomen dan CT scan O2 dan stabilisasi hemodinamik Analgetik dan sedasi Pasang NGT dan WSD Ambil sample darah untuk analisa gas darah Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke unit gawat darurat dengan keluhan kelemahan mendadak pada tangan dan tungkai sebelah kiri. Subarachnoid hemorragi E. Akhir bulan kelima Laki-laki 60 tahun merasa cepat lelah. Akhir bulan kedua E. Memberitahu karyawan lain D. Pasien sempat tidak sadarkan diri sebelum dibawa ke rumah sakit. Lapor dengan izin pasien tersebut B. Saat pasien berjalan di dalam rumah sering merasa lelah. dahak bewarna kuning. Dokter kemudian menyarankan untuk dilakukan pemeriksaan CT scan. Infark di hemisfer kiri Seorang dokter perusahaan setelah melakukan pemeriksaan terhadap karyawan mendapatkan adanya karyawan yang menderita epilepsi. Akhir bulan pertama D. Pasien memiliki riwayat hipertensi menahun dan gagal jantung. Sesak nafas dirasakan sejak 1 tahun yang lalu. C. Riwayat trauma disangkal. Akhir bulan ketiga C. Kapan pemeriksaan sputum selanjutnya? A. Foto rontgen thorax. Tindakan dokter adalah A. Infark di hemisfer kanan D. Intracranial hemorragi hemisfer kanan C. neilson dengan BTA ++/+++/++. disertai sesak nafas yang memberat sejak 2 minggu yang lalu. Sudah diobati tapi belum sembuh kemudian dilakukan pemeriksaan sputum dengan Z. B. Fungsional Class New York Heart Assosiation? . Tidak melaporkan Laki-laki 25 tahun datang ke pukesmas dengan keluhan batuk sudah 3 minggu. kadang dahak ada darahnya. Membicarakan keadaan pasien dengan dokter lain E. E. Lapor langsung dengan atasan C. D. Intracranial hemorragi hemisfer kiri B. penurunan motorik dan sensorik di bagian tubuh sebelah kiri. Oleh dokter pukesmas diberikan pengobatan anti tuberkulosa kategori 1. Gambaran apa yang diharapkan dari hasil pemeriksaan CT Scan tersebut ? A.

Otitis media maligna E. Tes flourescen C.  Class II. Kedua lensa berwarna keruh. Pemeriksaan selanjutnya adalah A. E.  Class IV. No limitation: ordinary physical exercise does not cause undue fatigue. dyspnoea or palpitation. Serumen prop C.A. Tes Schimmer E. Tes Anel D. Marked limitation of physical activity: comfortable at rest but less than ordinary activity results in symptoms. Apa penyebab hal tersebut? A. Invoice induce deafness D. Tuba occlusion Seorang laki-laki 70 tahun datang dengan keluhan penglihatan buram. vulva dan vagina lecet-lecet karena sering digaruk-garuk. Tes Shadow Seorang wanita usia 30 tahun mengeluh keluar cairan keputihan dari vaginanya. C. Mata kiri hanya dapat melihat cahaya sejak 1 bulan lalu. Unable to carry out any physical activity without discomfort: symptoms of heart failure are present even at rest with increased discomfort with any physical activity. Sudden deafness B. B. Riwayat trauma dan influenza di sangkal. Slight limitation of physical activity: comfortable at rest but ordinary activity results fatigue. Wanita mengaku hamil 6 bulan tiba-tiba hidung tersumbat disertai penurunan pendengaran tibatiba. Pemeriksaan oftalmologis VOD 5/60. Pemeriksaan apa yang dilakukan selanjutnya? . Tes Sensitivitas B.  Class III. Mata kanan buram sejak 6 bulan lalu. Dari vagina keluar cairan seperti bulirbulir nasi/susu bubuk. palpitation or dyspnoea. III V I II IV NYHA Classification of Heart Failure  Class I. VOS 1/~. D. Terdapat gatal.

Penderita berasal dari daerah pinggir bendungan karangkates mengaku sering memancing ikan dan memakan ikan yang diperoleh dari pancingannya hanya dengan membakar di atas arang. Sindrom nefrotik B. Toksoplasmosis C. 50 tahun datang ke dokter dengan keluhan sering kencing. Foto polos kepala B. Hiperkalsemia D. Pada pemeriksaan fisik ditemukan benjolan yang lunak dengan batas tak tegas dan tidak rasa nyeri/gatal. Sindrom Henoch Schlein Purpura E. tetapi kemudian hilang sendiri dan muncul lagi di bagian tubuh yang lain. Mata kiri nyeri dan merah. Ablasio retina C. Hiponatremia Seorang berusia 24 tahun datang ke dokter dengan keluhan timbul benjol di bawah kulit dagu sehingga dagunya nampak menonjol ke depan. Diagnosisnya adalah? A. Dari hasil pemeriksaan urin diperoleh hasil Berat Jenis (BJ) urin rendah. Pemeriksaan darah lengkap dengan differantial count . C. komea jenih. Untuk menentukan diagnosis penyakit yang diderita pemuda tersebut pemeriksaan apakah yang paling tepat dilakukan? A. namun selang 1 minggu kemudian timbul lagi di lengan atas dan keesokan harinya hilang lagi.A. lensa didapatkan tekanan bola mata di bawah normal. awalnya penurunan pandangan dari bawah ke atas kemudian gelap semua. Pemeriksaan virus didapatkan 1/300. Manakah kondisi klinis pasien yang mengarah ke penyebab penyakit? A. Penderita kadang-kadang juga makan daging katak yang ditangkap dari pesawahan di sekitar tempat tinggalnya. Iridosiklitis B. Foto CT scan C. Benjolan semacam itu pernah timbul pada kurang lebih 3 minggu yang lalu. Pendarahan vitreum E. D. Hifema D. konjungtiva anemis. Pap smear Urin Vaginal swab Darah Laki-laki 45 tahun ke poli mata dengan keluhan pandangan menurun setelah terkena shuttlecock. B. Dokter mendiagnosis pasien tersebut menderita Central Diabetes Insipidus. Luksasio lensa Seorang laki-laki. Tes allergi D. Pertma kali benjolan timbul di dada lalu hilang sendiri.

Irigasi dengan garam fisiologi atau air bersih selama 15-30 menit D. minuman berkarbonasi. silau. iris dan lensa tampak normal. sedikit gatal. Konjungtivitis vernalis E. Konjungtivitis gonoroika B. Diagnosis adalah? A. tidak terasa nyeri. Tindakan awal apakah yang harus dilakukan? A. Waham of reference . dan lotion anti nyamuk. Berikan antibiotika sistemik dan intravena untuk mecegah infeksi B. berair. Ia juga mengatakan bahwa adzan yang terdengar selalu meneriaki dirinya dengan mengatakan dia banci begitu pula dengan penjaja makanan yang lewat depan rumahnya. Apa penyebab paling mungkin kebutaan tersebut? A. Konjungtivitis kataralis akut C. Setelah sadar mereka mengalami kebutaan kedua mata. Ia juga senantiasa mendengar suara-suara yang membisikkannya bahwa ia adalah seorang ahli arsitektur yang sangat terkenal ke seluruh pelosok dunia. karena ia yakin semua temannya senantiasa mengejeknya dan mengatakan bahwa dia banci. Ia sudah sakit sejak usia 23 tahun. Intoksikasi etanol E. Pemeriksaan fisik menunjukkan konjungtiva palpebra dan tarsalis edema dan hiperemi. Intoksikasi metanol C. Intoksikasi Diethyltoluamide D. Kompres dengan air dingin untuk menghilangkan nyeri Beberapa pemuda dirawat di bangsal penyakit dalam setelah minum minuman oplosan yang terdiri dari alkohol. Penglihatan tidak menurun. kornea. di bawa ke UGD karena mengamuk. Waham erotomania B. Bebat mata segera C. Intoksikasi bikarbonat B. Lakukan pembedahan agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah E. Intoksikasi derivat xantine Seorang laki-laki. Pada pemeriksaan tampak mata merah dan visus normal. Simptomatologi yang paling menonjol dari kasus di atas adalah A. injeksi konjungtiva (+). Konjungtivitis folikularis Seorang laki-laki 40 tahun datang ke IGD mengeluh mata terkena HCl di tempat kerjanya. Waham kejar C. Konjungtivitis fliktenularis D. obat flu. 38 tahun. sekret (+).E. secara bertahap ia menjauhi teman-temannya. Biopsi jaringan Seorang wanita usia 40 tahun mengeluh mata bengkak. Pada tahun pertama kuliah.

kejadian atau orang memiliki sebuah makna pribadi bagi pasien. mengeluh kesulitan untuk tidur dan ketakutan. Endoftalmitis C.D. Saling dukung antar anggota keluarga B. menarik diri dari pergaulan (tidak suka bergaul). Uveitis posterior B. Neisseria gonorrheae E. Dibangunnya otonomi dan kebebasan antara anggota keluarga C. Epidermophiton C. Diantara fungsi dasar keluarga di bawah ini. manakah yang paling sesuai untuk keadaan di atas? A. datang ke dokter dengan keluhan gatal di bokong sejak 1 thn yang lalu. pada bagian tepi tampak papulpapul eritem. keluhan membaik tetapi timbul lagi. hiperpigmentasi dan tersebar erosi dan eskoriasi. Komunikasi antar anggota keluarga E. Chlamidya trachomatis Laki-laki umur 24 tahun dibawa ke puskesmas oleh keluarganya karena mengamuk tanpa sebab sejak 2 bulan lalu. di mana seseorang secara salah merasa bahwa ia sedang dibicarakan orang lain. Waham bizarre E. Uveitis anterior D. tetapi dia harus bisa berjalan terus dengan belajar lebih keras lagi sehingga bisa mengikuti jejaknya. Apakah penyebab yang paling mungkin untuk kasus ini? A. Umumnya dalam bentuk negatif diturunkan dari ide referensi. Membentuk aturan yang mengatur semua anggota keluarga D. Iridosiklitis Seorang perempuan berusia 17 tahun. PF ditetapkan plakat dan makula hiperpigmentasi. Waham cemburu Waham Referensi Keyakinan bahwa objek. Penderita sudah berobat ke pukesmas. Seorang anak laki-laki berusia 15 tahun bercerita bahwa kakak perempuannya akan pindah ke luar kota untuk melanjutkan sekolah. Dia merasa sangat kehilangan dan akan sangat merindukannya. Merasa dikejar-kejar oleh musuhnya dan . Adaptasi terhadap perubahan lingkungan Komplikasi operasi katarak? A. Candida albican D. Trichopiton B. Keluhan gatal dirasakan berulang tiap bulan dan biasanya datang sehabis mentruasi. Dia sangat mengharapkan bisa bersekolah di tempat yang sama. skuama kasar (+). Pasien gemar memakai celana pendek. Penderita suka mengurung diri.

berdebar dan mulut kering. Gangguan depresi C. Gangguan skiziafektif D. 36 tahun datang dengan keluhan sesak nafas saat naik lift. datang ke UGD dengan keluhan luka pada kemaluannya. didapatkan gambaran tuberkel pada stroma di antara kelenjar-kelenjar epididymis. Diagnosa yang paling mungkin? A. Gejala disertai rasa cemas. Pasien kemudian menjalani operasi pengangkatan skrotum. Gangguan psikotik akut Seorang perempuan. Pada pemeriksaan tungkai kanan didapatkan bengkak di bagian pertengahan tungkai bawah. Keluhan disertai kaki kanan tidak bisa menapak untuk jalan. Seminoma D. nyeri tekan. Karsinoma testis C. Diagnosisnya? A.akan dibunuh. Gangguan Anxietas Klaustofobia adalah sebuah penyakit ketakutan terhadap tempat-tempat sempit dan terjebak. Pada anamnesis didapatkan riwayat awalnya terasa ada benjolan pada kulit buah zakarnya. TBC epididymis Seorang laki-laki usia 35 tahun dibawa ke unit gawat darurat dengan keluhan nyeri tungkai bawah setelah jatuh dari kendaraan bermotor. benjolan keras dan kemerahan. Gangguan skizofrenia B. hematoma. Hematokele E. Lateral C. Posterosuperficial B. teraba fragmen tulang. Keluhan dirasakan semakin bertambah setelah adiknya meninggal 3 tahun yang lalu karena sesak. Gangguan bipolar B. Seorang laki-laki usia 45 tahun. Klaustrofobik E. Limfokele B. Gangguan waham menetap E. Posterior . Gangguan stress akut C. Pemeriksaan fisik dalam batas normal. Gangguan psikotik akut D. pulsasi arteri di caudal malleolus lateralis dan medialis teraba kuat. Penderita sering mendengar suara-suara tanpa wujud dan sering melakukan sesuatu hal di luar kendalinya. Apakah kompartemen tungkai bawah yang mengalami kenaikan tekanan intrakompartemen? A. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. terjadi kurang lebih sejak 6 bulan yang lalu. tidak tampak luka terbuka. pulsasi arteri di dorsum pedis tidak teraba. Tiga minggu ini benjolan melunak dan menimbulkan lubang pada kulit buah zakarnya. Pada pemeriksaan histopatologi.

Pada pemeriksaan tungkai kanan didapatkan bengkak di bagian pertengahan tungkai bawah. Peroneus superficialis Seorang perempuan usia 30 tahun dengan riwayat asma. Peroneus communis B. tidak membaik dengan pemberian obat-obatan yang biasa dia pergunakan. pulsasi arteri di dorsum pedis tidak teraba. teraba fragmen tulang. Tibialis D. hematoma. tidak dapat menjawab pertanyaan dengan kalimat . Anterior Seorang laki-laki usia 35 tahun dibawa ke unit gawat darurat RS dengan keluhan nyeri tungkai bawah setelah jatuh dari kendaraan bermotor. nyeri tekan. Penderita lebih nyaman dengan posisi duduk. Keluhan disertai kaki kanan tidak bisa menapak untuk jalan. Pemeriksaan radiologis menunjukkan fragmen tibia menunjukkan non-aligment posisi anterolateral. pulsasi arteri di caudal malleolus lateralis dan medialis teraba kuat. Ischiadica C. Posteroprofundal E. Apakah saraf yang mengalami kerusakan pada kasus diatas? A. Peroneus profundus E.D. tidak tampak luka terbuka. dibawa ke UGD dengan keluhan sesak dan mengi 2 hari ini.

Menjadi lebih cemas D. Ia sangat teliti dan cermat bahkan pada hal-hal yang kecil.lengkap. kortikosteroid sistemik C. Frekuensi napas 28 x/menit. ß2 agonis sistemik. antikolinergik sistemik. Menjadi percaya diri B. Aminofilin sistemik Seorang laki-laki usia 23 tahun. Apakah pemberian terapi utama di UGD? A. Iridosiklitis . Oksigen. Oksigen. datang dengan keluhan mata kiri berair menerus. VODS 6/6. Fascia lata D. Apakah yang terjadi jika pasien tersebut dilarang untuk memeriksa ulang apa yang sudah dikerjakan ? A. Menjadi lekas sembuh C. Menjadi skizofrenia Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan terdapat benjolan memanjang yang sering keluar di perut kanan bagian bawah tepat di atas paha. selalu mengulangi dan memeriksa apa yang telah ia kerjakan. Akhir-akhir ini ia merasa sulit tidur ketika malam hari. Kerusakan struktur anatomi apa yang berhubungan dengan kelainan di atas? A. Ia merasa ketakutan akan terjadi gempa seperti terjadi di Yogyakarta. Oksigen. Uveitis B. Pada anamnesis diketahu pasien seorang mahasiswa. antikolinergik sistemik B. kortikosteroid sistemik E. kortikosteroid inhalasi D. Konjungtivitis E. Pada pemeriksaan dengan metode valsalva ditemukan benjolan keluar pada superior inguinal kanan dekat dengan tulang pubis. tetapi selalu lulus dalam setiap mata kuliah dan sering mendapat nilai A. ß2 agonis sistemik. Ligamentum lata Wanita 25 tahun. Pemeriksaan ditemukan epifora. didapatkan retraksi suprasternal dan didapatkan wheezing pada akhir expirasi. Peritoneum parietal B. Oksigen. Oksigen. Taat pada norma-norma dan aturan-aturan yang ada. Apneurosis abdominalis interna E. ß2 agonis inhalasi. edema saccus lakrimasi. ß2 agonis inhalasi. Pria ini bekerja sebagai kuli bangunan. Dakriosistitis D. Blefaritis C. Kanalis inguinalis C. Diagnosis di atas adalah? A. Jatuh kedalam psikosis E. nadi 110 x/menit. Sejak kecil menderita gagap. datang ke dokter dengan keluhan sulit tidur.

Air mengalir B. Puasa bicara dan merokok E. Gangguan pendengaran C. pasien mengalami kejang dengan urutan yang sama seperti sebelumnya. Gangguan apa yang terjadi? A. dan tidak sadar. dipanggil tidak menoleh. Skin test kontras D. Gangguan cemas menyeluruh D. Gangguan panic C. Kreatinin B. Alcohol E. H2O2 C. Sabun 20% Anak usia 2 tahun datang dengan keluhan tidak bisa bicara. Stress pasca trauma B. Sekitar setengah jam sebelum masuk rumah sakit. Dia suka bermain bola dengan kakaknya dan dia suka memperlihatkan mainan barunya ke ibunya. kemudian terjatuh. Pasien merasa takut jika ia berbicara di depan umum. Malam hari diberikan agen laksantif C. kejang menjadi seluruh tubuh. Pemeriksaan Ureum. Menahan kencing Cara cuci luka bila terkena bisa ular? A. Retardasi mental Seorang laki-laki usia 30 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat dalam keadaan tidak sadar. Gangguan depresi E.Seorang wanita berusia 31 tahun datang dengan keluhan merasa takut jika berbicara didepan umum. Diagnosis pada pasien ini A. Apakah diagnosis kasus di atas? . Gangguan pusat perhatian D. Sekitar 5 menit kemudian kejang berhenti dan pasien nampak bingung sebentar lalu tertidur. Autis B. Atasan pasien menyuruh pasien melakukan hal tersebut beberapa kali dalam satu minggu ini. orang-orang akan tahu bahwa ia ketakutan sehingga ia akan pingsan. Povidone lodine D. Cerebral palsy E. Tiga jam sebelumnya pasien mendadak kejang pada lengan kanannya. pasien masih mampu berteriak minta tolong. Pada saat itu. Fobia sosial Di bawah ini yang bukan merupakan langkah persiapan sebelum pemeriksaan BNO IVP adalah A. Malam harinya sebelum acara pasien merasa tidak bisa tidur.

General tonic clonic seizures Secondary seizures Epileptic seizures partial general type Epileptic seizures partial type Non epileptic seizures Seorang laki-laki usia 30 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat dalam keadaan tidak sadar. dan tidak sadar. 10 C. Tidak ada reaksi TOTAL Skor 4 3 2 1 5 4 3 2 1 6 5 4 3 2 1 15 . 12 (E3 V4 M5) E. pasien mengalami kejang dengan urutan yang sama seperti sebelumnya. 8 B. Tiga jam sebelumnya pasien mendadak kejang pada lengan kanannya. B. Pada pemeriksaan kesadaran diperoleh data bahwa penderita membuka mata bila dipanggil.A. nampak berusaha berbicara tetapi tak berbentuk kalimat yang jelas. Sekitar setengah jam sebelum masuk rumah sakit. Menghindar 4. kejang menjadi seluruh tubuh. Ekstensi (Deserebrasi) 6. 15 Nama A. Membuka Mata 1) Spontan 2) Atas perintah verbal 3) Karena rangsangan nyeri 4) Tidak ada respons B. E. Sekitar 5 menit kemudian kejang berhenti dan pasien nampak bingung sebentar lalu tertidur. kemudian terjatuh. sewaktu dicubit lengan kanannya dapat menepis tangan yang mencubit. Mengetahui lokasi nyeri 3. D. C. Tanggapan Motorik 1. 9 D. Berapakah GCS pasien di atas? A. Sesuai perintah 2. Tanggapan Verbal 1) Berorientasi 2) Percakapan kacau 3) Tidak tepat 4) Ucapan tidak dimengerti (mengerang) 5) Tidak ada tanggapan C. Fleksi (Dekortikasi) 5. berteriak minta tolong.

Gangguan hipokondriasis E. Respirasi 28 x/menit. Resusitasi jantung E. Suhu 36oC. Infeksi stafikokus D. Diagnosa? A. sehingga pasien cuti dari pekerjaannya. Apakah yang tindakan yang paling tepat harus dilakukan penolong ? A.5 cm dan terjadi kekakuan pada sendi leher dan tubuh. Vibrio cholera Seorang laki-laki 17 tahun dibawa ke pukesmas dengan keluhan kaku pada seluruh tubuh. Trismus B. timbul spontan. Komplikasi yang paling dikhawatirkan? A. Enterotoxic E coli (ETEC) E. Seminggu sebelumnya kaki kanannya terkena paku. nafas cepat. Gangguan somatoform Seorang wanita. Mulut hanya bisa membuka 0. Segera load and go Seorang wanita berusia 33 tahun datang ke poli jiwa. tangan berkeringat dingin. Pada pemeriksaan didapatkan TD 90/60 mmHg. Hiperventilasi untuk mencegah edema otak D. Pasien mengeluh dada berdebar-debar. tangan penderita menunjukkan tanda "washed women hand". Memasang cervical collar dan transfer dengan spine board C. chin lift B. Gangguan panik C. suara parau. Head tilt. Mulut tidak bisa terbuka. Shigellosis B. dengan keluhan panik tanpa sebab. Turgor kulit menurun. Gangguan fobia D. 50 tahun datang dengan keluhan muntah dan mencret sebanyak 25 x/hari sejak pagi hari. diikuti kelemahan. Kejang rangsang . Nadi 130 x/menit kecil. Pasien sangat terganggu dengan gejala ini. Dalam sebulan gejala sering timbul 3 x/bulan. Pasien mengeluh tidak bisa merasakan tangan dan kakinya. Aspirasi pneumonia C. Salmonellosis C. Gangguan neurosis B. Penderita kemungkinan diagnosisnya adalah? A. Kaku kuduk D. Pada pemeriksaan fisik dalam batas normal.Seorang laki-laki usia 40 tahun terjatuh dari atap bangunan.

Keluhan disertai kencing berwarna kuning. Pada pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 78 kg. Captopril. Apakah diagnosis kasus di atas? A. Pada pemeriksaan pasien dapat menjawab pertanyaan dengan lancar. Asma bronkial berat C. bicara pelo serta mulut perot. P. Lengan dan tungkai sebelah kiri tidak bisa digerakkan. Transient Ischemic Attack (TIA) Bayi berusia 3 bulan dibawa ke poliklinik karena menanggis saat BAK sejak 5 hari yang lalu. Stroke perdarahan intraserebral C. Terapi pada pasien ini? A. dapat berjalan sendiri. Propanol. aeroginosa Seorang laki-laki 60 tahun. Digoxin . denyut nadi 90 /menit. ureum 21. coli C. HDL 35. bening. lab kolesterol 285.8. Captopril. Kejadian sudah berlangsung 2 hari yang lalu. Stroke infark E. dan hasil EKG hipertrofi ventrikel kiri. tekanan darah 210/110 mmHg. creatinin 0. suhu 38. Trigliserida 215.Organisme yang paling sering menyebabkan? A. Tetani E. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. TD 160/100 mmHg. Allopurinol Seorang anak perempuan berusia 4 tahun dibawa ke dokter dengan keluhan sesak napas. gonnorhoe D. Kemudian pasien tersebut dikonsulkan kepada dokter spesialis saraf dan disarankan untuk pemeriksaan CT Scan kepala dan didapatkan hasil adanya lesi hipodens pada kapsula interna kanan. Perdarahan subarakhnoid D. Simvastatin E. temperatur 37oC.Seorang laki-laki usia 65 tahun diantar anaknya ke Unit Gawat Darurat karena tampak kebingungan.Captopril. Gemfibrozil B. Pemeriksaan thorax didapatkan wheezing seluruh lapangan paru. GCS 2-2-3.8oC . Prolonged Reversible Ischemic Neurological Deficit B. Klebsiella B. Simvastatin C. E. Asma bronkial ringan D. N. Ibunya mengaku menceboki dari belakang ke depan. Asma persisten berat E. Asma bronkial sedang . Methyldopa. Siklofosfamid D. Asma episodik jarang B. frekwensi napas 40 /menit.

Aloanamnesis didapatkan hipertensi sudah 10 tahun dan tidak terkontrol dan merokok minimal satu bungkus sehari.Seorang anak berusia 2 tahun dibawa ke dokter dengan keluhan muntah-muntah. Pada pemeriksaan radiologis didapatkan A. Fluid level intraluminer C. mematung. Jendela terapi baru 2 jam C.00 tiba-tiba terjatuh dan diam saja. THP C. dokter mendiagnosanya sebagai Achalasia. Double bubble sign B. Faktor apa pada pasien tersebut yang memungkinkan mempunyai prognosis lebih baik? A. Caterpillar sign D. A. jika ditanya diam dan hanya sedikit berkata-kata. Rat tail appearance E. Tidak ada hipertensi maligna Laki-laki. Hipertensi derajat II B. Amitriptilin D. pendiam. kesan didapatkan hemiparesis kanan. tensi 190/110 mmHg. Kemudian. Hasil pemeriksaan didapatkan kesadaran sulit dinilai. Rat Tail Appearance Seorang laki-laki berusia 58 tahun dibawa ke UGD pada jam 08. Windscock appearance Gambar 9. Haloperidol . Tidak ada asidosis metabolik D. Karbamazepin B. Umur kurang dari 60 tahun E. dan penderita tidak bisa diajak bicara sama sekali. Apakah Terapi yang tepat?. Ingin bunuh diri. nadi 88 x/menit dan respirasi 32 x/menit.00 dengan riwayat pada jam 06.

 Halusinasi taktil (perabaan) Halusinasi ini sering dijumpai pada pencandu narkotika dan obat terlarang.  Halusinasi kinestetik Penderita merasa bahwa anggota tubuhnya terlepas dari tubuhnya. Hal ini disebabkan oleh? . Phonema B. sehingga penderita mendengar kata-kata atau kalimat kalimat tertentu  Halusinasi visual (penglihatan) Penderita melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada. yaitu suara-suara yang kacau balau yang tidak dapat dibedakan secara tegas . yaitu suara-suara yang berbentuk suara jelas seperti yang berasal dari manusia. Kemudian pasien mengatakan bahwa sebulan yang lalu dia pernah periksa ke laboratorium dan dinyatakan mengalami hiperkolesterolemia. Gejala apakah yang ditunjukkan oleh pasien tersebut? A. Halusinasi visual D.Phonema.  Halusinasi haptik Halusinasi ini merupakan suatu persepsi. di mana seolah-olah tubuh penderita bersentuhan secara fisik dengan manusia lain atau benda lain. Halusinasi autoskopi E. dan bergerak sendiri. Seringkali halusinasi haptik ini bercorak seksual. dan sangat sering dijumpai pada pencandu narkoba. Seorang perempuan umur 55 tahun datang ke dokter untuk memeriksakan tekanan darahnya. Dari hasil pemeriksaan diketahui tekanan darahnya 170/100 mmHg.  Halusinasi olfaktorik (pembauan) Penderita membau sesuatu yang tidak dia sukai.Akoasma.Seorang pemuda usia 20 tahun dibawa ke poli Jiwa oleh keluarganya karena bertingkah laku aneh. Halusinasi visual sering menimbulkan ketakutan yang hebat pada penderita. mengalami perubahan bentuk. Hal ini sering terjadi pada penderita Schizophrenia dan pencandu narkoba. Pemuda tersebut sering mengatakan bahwa ia melihat dirinya sendiri di hadapannya.  Halusinasi autoskopi Penderita seolah-olah melihat dirinya sendiri berdiri di hadapannya. Orang yang hiperkolesterolemia beresiko mendapat penyakit kardiovaskuler. Halusinasi taktil Bermacam-macan bentuk halusinasi  Halusinasi akustik (pendengaran) Halusinasi ini sering berbentuk : . Halusinasi ini merupakan gambaran dari perasaan bersalah penderita. Halusinasi kinestetik C.

Apakah otot ekstrinsik pada mata kiri yang mengalami kelemahan? A. Pada foto rontgen didapatkan infiltrat pada lobus bawah paru kanan. visus mata kiri 1/60 dan mata kiri juling ke dalam (ke arah hidung). M.A. M. rectus inferior Seorang laki-laki 40 tahun datang dengan batuk dan terkadang sesak napas. lemak Lemak berlebihan akan dimetabolisme di dalam pembuluh darah C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan visus mata kanan 6/15. Suhu tubuhnya 40°C dan denyut nadi 110 x/menit. M. Asam lemak tidak jenuh dapat disentesis oleh tubuh B. Asam lemah jenuh tidak dapat disentesis oleh tubuh E. Kemungkinan besar. Lemak berlebihan menimbulkan arterosclerosis yang menimbulkan penyumbatan pembuluh darah D. Dari anamnesis didapatkan bahwa keluhan ini sudah diderita penderita sejak lahir. Asam lemak dibutuhkan untuk pelarut vitamin B kompleks Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun dibawa ibunya ke puskesmas dengan keluhan mata juling. Tuberculosis paru B. rectus medialis B. Pada auskultasi terdengar suara dasar bronkial dan suara tambahan ronki basah kasar. obliquus inferior C. Asma bronkial . Penderita merokok 2 bungkus per hari. rectus superior E. M. apa diagnosis penderita? A. rectus lateralis D. M.

Bronkiektasis terinfeksi Seorang laki-laki usia 50 tahun datang ke dokter dengan keluhan sering kencing. Tidak ada benda padat pada rongga mulut. Asma terkontrol D. Apakah golongan obat yang mulamula diberikan untuk mengendalikan gula darah pasien tersebut? A. Pasien pernah dirawat di rumah sakit karena serangan asma 6 bulan yang lalu. datang ke poliklinik dengan keluhan sesak napas. Tindakan selanjutnya yang paling tepat adalah? A. berat badan 78 kg. Tinggi badan pasien 168 cm. Pemberian oksigen E. Melakukan suction pada jalan nafas D. Riw HT & DM (-). Pemasangan orofaringeal airway Seorang perempuan usia 35 tahun. Asma terkontrol sebagian C. Mual dan muntah (+). Acarbose C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 130/85 mmHg. denyut nadi 72 x/menit. Sulfoniluria E. Gatal. Asma stabil E. Glinid B. nyeri. Asma eksaserbasi B. pemeriksaan fisik lain dalam batas normal. pagi dan malam. Penderita sudah rutin memakai Budesonid inhaler 100 µg. Bila merasa sesak napas pasien memakai Salbutamol inhalasi. Kadar gula darah vena saat puasa menunjukkan 170 mg/dL dan kadar gula darah 2 jam setelah makan 210 mg/dL. Insulin Pasien laki-laki usia 60 tahun datang ke IGD dengan keluhan tidak sadarkan diri sejak 1 jam yang lalu akibat kecelakaan motor. PPOK eksaserbasi akut D. Melakukan head tilt dan jaw thrust B. Pemeriksaan spirometri disimpulkan obstruksi ringan. RPK . frekuensi napas 12 x/menit. Asma tidak terkontrol Pria 65 tahun datang dengan keluhan mata kiri merah. Pneumonia E. Pada pemeriksaan fisik didapatkan stridor ketika bernafas dan berkurang saat dilakukan jaw thrust. Pasang infus C. Metformin D. terbangun di malam hari karena dada terasa berat 1-2 kali seminggu. Pada anamnesis diketahui dalam 3 bulan ini penderita merasakan sesak napas 2-3 kali seminggu.C. dan temperatur 36oC. Apakah katagori kasus asma diatas? A. penglihatan berkurang sejak 2 hari yang lalu. terasa ada pasir tidak dirasakan.

telah sebulan ini mudah marah. Glaukoma sekunder akut OS & katarak imatur ODS D. Karbon arang D. pada wawancara pasien mengatakan bahwa ada yang membisikinya bahwa tetangganya akan membunuhnya. Px kiri visus 1/60 tidak bisa dikoreksi. Maka diagnosisnya? A. segmen anterior dalam batas normal. Ca laktat C. tidak mau mandi. Natrium bikarbonat B. Nalokson Pasien seorang laki-laki 22 tahun dibawa ke UGD karena mengurung diri di kamar. TIO normal. Ectasy B. Glaukoma simplek OS & katarak matur ODS B. Apakah kemungkinan diagnosis yang paling sesuai ? . mengurung diri di kamar. tetapi tidak menimbulkan efek sedatif yang kuat. Terapi yang tepat untuk pasien diatas ? A. Heroin Metadon adalah opiat (narkotik) sintetis yang kuat seperti heroin (putaw) atau morfin. segmen posterior tampak kabur. Ganja C. Lem aibon D. TIO N (++). Pada pemeriksaan didapatkan keadaan umum nampak lusuh. yaitu program yang mengalihkan pengguna heroin pada obat lain yang lebih aman. Px mata kanan visus 4/60 dikoreksi menjadi 6/20. Amaurosis Fugax E. CO dangkal. memakai pakaian rangkap 6. membawa pisau dan linggis kecil tersembunyi dalam pakaiannya. Terapi Metadone digunakan untuk penyalahgunaan apa? A. lensa katak imatur. lensanya keruh konjungtiva bulbi hiperemis (+).DM & HT (-). Didapatkan NKCV (+). Mata kanan penglihatan berkurang tetapi tidak merah. Pil koplo E. Katarak matur OS & katarak imatur ODS Seorang laki-laki berusia 30 tahun setiap hari datang ke klinik Program Terapi Rumatan Metadone (PTRM). Metadon adalah opiat sintetis yang dapat dipakai oleh pengguna narkoba suntikan untuk mengganti heroin bila dia tidak dapat berhenti memakainya akibat kecanduan. Pada aloanamnesis diketahui pasien belum menikah. shadow test (+). Pemeriksaan fisik tidak ditemukan kelainan. segmen posterior kesan baik. Retinitis OS & glaukoma ODS C. Metadon biasanya disediakan pada Program Terapi Rumatan Metadon (PTRM). Laki-laki 28 tahun sering mengkonsumsi makanan mengandung asam jengkolat (+).

Tumor philloides B. B. E. Epididimoorchitis sinistra Seorang perempuan umur 50 tahun dibawa ke UGD RSJ dengan keluhan marah-marah sendiri tanpa sebab. Kontrasepsi oral Seorang wanita 40 tahun. Hydrokel testis sinistra B. Fibroadenoma E. Keluar darah dan cairan putih. Torsio testis sinistra C. pasien sering mendengar suara orang berbicara yang mengomentari buruk tentang dirinnya. vulva vagina tidak ada kelainan dan fluksus (+). Biopsi endometrial B. sulit digerakkan. Screening homeostasis E. C. Pada pemeriksaan VT didapatkan. Nyeri terasa sampai ke perut bawah dan lipat paha. konsitensi keras. Diagnosis keadaan di atas adalah A. Bahkan kadang-kadang sampai dua minggu.A. Papiloma intraduktal C. buah zakar bengkak. Varicokel testis sinistra E. Diagnosis keluhan pasien di atas tersebut adalah : A. dijumpai adanya benjolan pada payudara. Batu ureter distal sinistra D. diameter 25 cm. menstruasi tidak teratur sejak menstruasi pertama setahun yang lalu. Riwayat haid kadang banyak kadang sedikit. padahal saat itu tidak ada orang lain. Mastitis Seorang laki-laki 18 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri pada buah zakar kiri sejak tadi pagi. terakhir pasien sudah tidak dapat makan atau berpakaian sendiri dan memerlukan bantuan orang lain komunikasi dan aktivitas bergaul . USG pelvic C. batas tegas. Tes kehamilan D. tidak disertai demam dan tidak ada kelainan saat buang air kecil. Tindakan yang tepat untuk menegakkan diagnosis adalah A. D. terkadang pasien juga menunjukkan gejala yang selalu mendengar suara musik angklung di kamarnya. Gangguan Mania Gangguan Depresi Gangguan Paranoid Tentamen Suicide Gangguan Skizofrenia Seorang wanita berusia 15 tahun. Karsinoma invasif D.

skuama kasar. 12 mg/kgBB E. Dermatitis kontak iritan Seorang pria 24 tahun datang ke UGD sehabis KLL. Diagnosis kasus di atas adalah? A. dengan lebar 0. Waham somatic Wanita 35 tahun. Dermatitis atopi E. Waham kacau/bizzare B. Tinea manus D. sedikit erosi. Akan dilakukan penjahitan primer dengan menggunakanan astesi infiltrasi Lidokain dan Adrenalin. sudah 1 tahun pasien seperti ini. pemeriksaan fisik den neurologis tidak ada kelaianan. 6 mg/kgBB Laki-laki 24 tahun. datang dengan keluhan gatal pada tangan setelah mencuci tangan dengan sabun cuci minggu yang lalu.dengan tetangga dan suami terbatas. pada foto Ro tampak fraktur pada os ethmoid. Dermatitis kontak alergi B. Waham kebesaran C. 7 mg/kgBB B. N IV . 4 mg/kgBB C. N III C.5 cm. pertanyaan yang diajukan terhadap pasien dijawab dengan tersenyum tetapi tidak memberikan jawaban dengan benar. Tentukan gejala yang paling besar ditemukan? A. N I E. Saraf cranial apa yang memungkinkan terganggu? A. Waham curigaan E. Tampak luka di kepala. N V D. N II B. dibawa ke UGD RS oleh warga setelah mengalami kecelakaan. 2 mg/kgBB D. Waham nihilistik D. Maka dosis yang diberikan A. Neurodermatitis C. Pada pemeriksaan dermatologi didapatkan pada kedua palmar dan jari tampak eritema difus. Terdapat luka robek di lengan kanan atas sepanjang 4 cm.

Produksi eritropoeitin menurun B. Hasil . dan dua mata bengkak. ureum serum 40 mg/dl. Dalam rangka mencari faktor penyebab masalah kesehatan tersebut.6 g/dl.9oC. nyeri (-). Pemeriksaan urine berwarna cokelat hitam. Menggambarkan tingkat pendidikan B. eritrosit penuh. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan haemoglobin 10. Apa kepentingan dari data mengenai mata pencaharian? A. Haemodilusi E. Fe menurun D. Penyebab anemia pada pasien adalah A. dilakukan epidemiologi deskriptif sebagai langkah awal dari proses epidemiologi analitik. Epidemiologi deskriptif ini akan menyajikan data-data yang menggambarkan penyebaran masalah kesehatan menurut manusia. proteinuria (++). hidung gatal. leukosit 9. KU hidung beringus sejak 6 tahu yang lalu. Pekerjaan pasien pelayanan. Menggambarkan metode intervensi program kesehatan C.3 mg/dl. Menggambarkan tingkat kesadaran penduduk terhadap kesehatan Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun dibawa ibunya ke rumah sakit dengan keluhan BAK berwarna cokelat itam. frekuensi nadi 100 /menit. waktu.600/mm3. Menggambarkan faktor resiko lingkungan kerja D. dan serum kreatinin 1. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 180/120 mmHg. Infeksi bakteri C. dan temperatur 36. Salah satu data yang di kumpulkan adalah mengenai umur. Namun pada pagi hari berkurang. Kesadaran CM dan bengkak seluruh tubuh.Situasi kecematan X. dan leukosit 8-10 lp. menggambarkan tingkat pengetahuan penduduk terhadap kesehatan E. Haematuria Seorang wanita berumur 18 tahun. jumlah kencing menurun. dan tempat. telah terjadi wabah penyakit tertentu. sering bersin terutama jika lingkungan sekitar berdebu.

kripta. Rhinitis Occupational E. Sejak 7 hari yang lalu penderita mulai demam. Anemia Defisiensi asam folat C. bingung dan bicara kacau dan merasa ketakutan karena seperti didatangi bayangan makhluk yang hitam dan besar yang akan mengajaknya pergi. Rhinitis Vasomotor B. sekretorik. Delirium C.250 IU Apa diagnosis pasien ini? A. Episkleritis C. Amnesia Wanita 21 tahun datang dengan keluhan mata merah. Anemia Hemolitik E. Rhinitis Alergi D. Anemia Aplastik Seorang laki-laki berusia 65 tahun diantar keluarganya ke UGD karena sejak tadi siang sampai malam pasien tidak bisa kencing dan kesakitan sekali. Terdapat injeksi pada konjungtiva bulbi. Lab IgE 1. diagnosis? A. Anemia Defisiensi besi D. Ditemukan eosinofil pada sekret. dan diberi obat oleh dokter yang diminum terus untuk mengurangi gangguan tersebut sampai sekarang. Skleritis D. Hal ini baru pertama kali dirasakan. Tidak didapatkan riwayat gangguan jiwa sebelumnya. pembesaran konka inferior dan media dengan mukosa kebiruan. temperatur 39oC. Dua hari yang lalu penderita tampak gelisah. mengeluh nyeri kepala dan muntah. Demensia D. kaku kuduk (+) dan meningeal sign (+). tetapi sudah ada gangguan kencing sejak 2 tahun yang lalu. Pemeriksaan fisik tampak kesakitan . Selain itu pasien juga mengeluh mata bengkak dan berair. Skizofrenia E.pemeriiksaan status lokalis pada hidung. Apakah diagnosis yang tepat ? A. Rhinitis sekretorik Seorang wanita. Stress Akut B. Keratitis Bila didapatkan pemeriksaan darah terdapat eritrosit gambaran scuffner. Rhinitis Atropikan C. dibawa keluarganya ke Puskesmas karena dikeluhkan bicara kacau. Konjungtivitis B. Diagnosis yang mungkin pada pasien ini? A. berusia 18 tahun. Anemia Defisiensi vit B12 B. Pada pemeriksaan fisik didapatkan GCS 9. Blefaritis E.

nafas pendek.pada posisi berbaring tampak perut bagian bawah membuncit teraba buli penuh sangat membesar dan sakit. beri analgetik. Segera konsul urolog lakukan instruksi untuk tindakan D. suara paru menurun pada basal paru kiri. Apakah pengobatan yang paling tepat pada pasien tersebut? A. pekak pada perkusi. Meloksikam C. Kateterisasi uretre dengan kateter nelaton. konsul urologi Seorang laki-laki 35 tahun datang ke poli dengan keluhan sakit di ibu jari kaki. Kolkisin Seorang pria 39 tahun datang ke praktek dokter umum dengan penurunan visus 5/15. Pada pemeriksaan didapatkan kemerahan dan bengkak di ibu jari kaki kanan. Meatus basah oleh karena urin. Pneumonia D. beri analgetik C. Pada pemeriksaan fisik. Apakah gangguan yang terjadi? A. dan pada malam hari tampak bayangan kuning pada matanya. Pneumothoraks Anak laki-laki usia 2 bulan dibawa oleh ibunya karena terdapat bintik putih pada matanya. Presbiopi Seorang laki-laki 20 tahun datang dengan keluhan nyeri dada. dengan tes pin hole didapatkan kemajuan. Pasien sering mengalami keringat malam. Miopi E. Pasien tersebut juga menderita gagal ginjal. Apakah tindakan pertama yang tepat? A. Diagnosis yang paling mungkin? A. Nodule pulmonary E. Anisometropi C. Apa diagnosis pasien ini? . Keluhan dirasakan terutama saat menarik nafas. Natrium diklofenak B. konsul urologi B. Astigmatigma D. setelah diberi lensa sferis plus visus menjadi 5/5. Pungsi buli suprapubik. Hipermetropi B. konsul urologi E. Abses paru C. Steroid D. pleural friction Rub (+) pada basal paru kiri. Sementara menunggu kedatang urologi. tanda vital dalam batas normal. Efusi pleura B. Ketoprofen E. Kedua bola mata lebih keras dibandingkan dengan mata normal. pemeriksaan thoraks fokal menurun. sejak 3 bulan yang lalu. Kateter uretra dengan kateter balon.

batas jelas. C. tekanan darah 120/80 mmHg. Glaukoma congenital katarak congenital Glaukoma sekunder Katarak sekunder Retinoblastoma Seorang wanita berusia 25 tahun datang dengan keluhan timbul bercak putih di badan dan lengannya.5oC. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan. Kerokan C. keringat malam dan badannya tampak kurus. Tetapi ingatan masa kecil masih baik. UUK berbentuk macula. anesthesia. Hasil foto thoraks menunjukkan adanya infiltrat yang luas di kedua lobus atas paru. CT scan thoraks B. Pemeriksaan apakah selanjutnya untuk menentukan diagnosis penyakit ini? A. Pengecatan KOH D. Bagaimanakah cara menegakkan diagnosis pasti infeksi tuberkulosis? A. Sebagai dokter. Tes ini disebut Lepromin Skin Test. Seorang wanita usia 30 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan muntah-muntah. Kultur sputum Pasien umur 60 tahun dibawa ke rumah sakit karena sering bingung. batuk berdahak. B. dan suhu 36. Tes lepromin B. Diagnosa . Karbon aktif Seorang perempuan berusia 19 tahun datang dengan batuk sudah dua bulan. terapi apa yang Anda berikan A. dan orang. Dokter menduga ini adalah kasus Tuberkulosis.A. Gram sputum E. sesak nafas. Air kelapa D. Tes Tzank Diagnosis penyakit kusta dapat dilakukan dengan penyuntikan antigen ke bagian bawah kulit untuk mengetahui tipe penyakit kusta yang sedang diidap oleh seseorang. D. Kesulitan dalam orientasi ruang. frekuensi nadi 80 kali/menit. Keluhan ini dirasakan 6 jam setelah pasien mengkonsumsi makanan kaleng. Susu E. waktu. E. Paksa muntah B. Banyak minum air putih C. Analisa sputum C. frekuensi napas 20 kali/menit. BTA sputum D.

kalau ditekan agak terasa sakit. Beta bloker . pasien minum obat antihipertensi karena sebelumnya hasil tekanan darah 150/90 mmHg dan denyut nadi 70 /menit. Gangguan perilaku Demensia Amnesia Gangguan cemas menyeluruh Depresi Laki-laki 20 tahun mengeluh ada benjolan pada lutut kanan dan kiri sejak 3 bulan yang lalu. Diuretik B. tekanan darah 120/80 mmHg. Antagonis reseptor Aldosteron E. Drainase postural C. Dari anamnesis. Dahaknya kental dan berjumlah banyak terutama saat pagi hari ketika bangun tidur. Apakah pengobatan konservatif yang sesuai? A. Pada pemeriksaan fisik ditemukan ronki basah kasar pada lobus bawah paru dan pada pemriksaan foto thoraks terdapat gambaran kista-kista kecil dengan fluid level. dan frekuensi napas 14 /menit. Oksigenisasi Seorang laki-laki usia 50 tahun datang ke dokter karena merasa lemas. D. Moluskum kontigiosum B. Bronkodilator D. datang dengan keluhan batuk berdahak sejak 5 bulan yang lalu. Antibiotika E. C. Kalus Seorang laki-laki. Veruka vulgaris D. Penghambat enzim pengkonversi Angiotensin C. E.A. seperti gambaran sarang tawon dan hasil uji paru menunjukkan % VEP1 > 70%. Ia juga mengeluh sering demam berulang sejak ada keluhan tersebut diatas dan batuk berdarah sejak 3 hari terakhir. Menghentikan rokok B. B. usia 45 tahun. Furenkel C. Veruka plana E. Apakah golongan obat antihipertensi yang dikonsumsi pasien tersebut sehingga menimbulkan gejala seperti di atas? A. Pada pemeriksaan fisik saat ini. denyut nadi 52 /menit. Gambaran klinis berupa nodul permukaan verukosa bewarna keabuan. Apa diagnosis kasus tersebut? A. Antagonis reseptor Angiotensin II D.

Setiap diberi ASI. Dermatitis herpetiform D. Diagnosis yang mungkin ? A. Dari pemeriksaan dermatotoksik nampak vesikel dan bula generalisata berdinding tebal di atas di atas kulit yang eritematous dan edematous. sementara pemeriksaan imunoflourosensi langsung memperlihatkan endapan IgG di membran basal epidermis. dapat mengenai membran mukosa maupun kulit dan ditemukannya antibodi IgG yang bersirkulasi dan terikat pada permukaan sel keratinosit. Impetigo vesikobulosa Pemphigus vulgaris adalah penyakit autoimmune berupa bula yang bersifat kronik. Pada pemeriksaan histopatologik menunjukkan vesikel sub epidermis. Pemfigoid bulosa B. Lupus D. Diagnosanya adalah A. dan ekstremitas semenjak dua bulan yang lalu. Lalu. Riwayat kelahiran normal. bula terletak di sub epidermal. Diagnosa pada pasien ini adalah A. Stenosis pylori . dan edematosa. Pada pemeriksaan fisik didapatkan bula generalisata. Impetigo vesikobulosa C. Pemfigoid Bulosa (PB) adalah penyakit umum autoimun kronik yang ditandai oleh adanya bula sub epidermal pada kulit.Seorang wanita usia 35 tahun datang ke UGD dengan keluhan lepuh pada kulit kepala. di atas kulit eritematosa. Pemfigus vulgaris B. wajah. Pada pemeriksaan PA didapatkan. dan kaki sejak dua bulan yang lalu. Pancreas anulare B. Penyakit duhring E. Sel infiltrat yang utama adalah eosinofil. wajah. bula mudah pecah. tidak sampai 1 jam dimuntahkan kembali. Fistula trakeo-esofagus D. dinding kendur. Kelainan yang dini pada Pemfigoid Bulosa yaitu terbentuknya celah di perbatasan dermal-epidermal. Atresia duodenale C. menyebabkan timbulnya suatu reaksi pemisahan sel-sel epidermis diakibatkan karena tidak adanya kohesi antara sel-sel epidermis. Lupus eritematosus Seorang bayi usia 3 minggu dibawa ibunya ke RS dengan keluhan tidak bisa makan. badan. vesikel subepitel dan imunoflourosensi IgG di membran basal epidermis. proses ini disebut akantolisis dan akhirnya terbentuknya bula di suprabasal. Pemfigus vulgaris C. Seorang wanita berusia 40 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan kulit melepuh-lepuh pada bagian kulit kepala. Pemfigoid bulosa E. tidak didapatkan kelainan. badan.

Psikosis pasca melahirkan E. Fraktur basis kranii B. Komosio serebri D. Dokter menyarankan melakukan pemeriksaan untuk memastikan kemungkinan tersebut. Termasuk apakah pemeriksaan yang diusulkan oleh dokter tersebut? A. Skizofren pasca melahirkan D. Depresi pasca melahirkan B. hanya nyeri kepala sebentar lalu membaik dengan sendirinya. Pasien adalah seorang promiskuitas dengan salah satu mantan pasangannya adalah penyandang infeksi HIV. Komosio serebri B. Pada pemeriksaan didapatkan kaku kuduk. Multiphase screening D. Amnesia retrograd D. Diagnosis yang paling mungkin? A. reflek patologis positif. kadang-kadang mencurigai tetangganya jika dia lewat di depannya. Pasien merasa takut dia akan terkena penyakit yang sama. Pada pemeriksaan dia mengeluh pusing. Perdarahan subarakhnoid Wanita usia 22 tahun datang ke praktek anda dengan keluhan 1 bulan ini pasien sering berbicara sendiri. Herniasi serebri Seorang perempuan berusia 20 tahun dibawa ke UGD rumah sakit setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Laserasi serebri C. Mass screening C. dan suhu tubuh meningkat. Gangguan kepribadian C. Pada saat kejadian pasien tidak pingsan. Sebelumnya pasien juga mengamuk. Brill hematoma E. Perdarahan intraventrikuler E. muntah dan penurunan kesadaran. Diagnostic screening B. Tiga jam yang lalu. muntah. Random screening . Hal tersebut terjadi setelah 2 bulan yang lalu melahirkan putranya. pasien mengalami benturan pada kepalanya.Seorang laki-laki berusia 40 tahun dibawa ke UGD karena mengalami nyeri kepala hebat. Lucid interval C. Apakah yang mungkin terjadi? A. nyeri di daerah belakang kepala. Apakah fenomena yang terjadi? A. Gangguan obsesif kompulsif Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke praktik dokter umum dengan keluhan utama keluar cairan putih dari alat kelamin.

IgE Seorang laki-laki umur 30 tahun datang ke UGD dengan keluhan demam yang dialami sejak 3 hari yang lalu. disertai dengan konjungtiva edema dan berair. Dengan pemeriksaan konfrontasi hanya dapat melihat bagian temporal saja B.8 OD dan 0.2. Oleh dokter didiagnosis dengan glaukoma sudut terbuka primer dan glaukoma sudut tertutup primer. Apa penyebab paling tepat? A. Riwayat memancing di kolam dekat rumah. N 116 /menit. Sejak 5 hari yang lalu penderita mengalami perubahan tingkah laku berupa sulit tidur. bilirubin total 3. Mana pernyataan yang paling tepat diantara pernyataan di atas yang dapat memberikan diagnosis kerja sementara belum dilakukan gonioskopi? A. kadang disertai nafas berbunyi dan batuk-batuk di malam hari. Opportunistic screening Seorang pria 17 tahun datang kepada anda dengan keluhan lapang pandang menjadi sempit. Staphylococcus Spp D. kreatinin 3.9 untuk mata kiri. HB 13 gr/dL. P 20 /menit. sehingga perbuatannya sering dikendalikan oleh arwah tersebut. mondar-mandir dan marah-marah tanpa sebab. Apakah pemeriksaan penunjang yang paling tepat dilakukan untuk menegakkan diagnosis? A.000.9 OS E. dibawa keluarganya ke Puskesmas karena kerasukan.E. Dari pemeriksaan status psikiatri didapatkan adanya waham kendali pikir. Spirometri C. Tidak ada riwayat gangguan jiwa sebelumnya. Penderita merasa kerasukan arwah neneknya yang sudah meninggal. COA sedang C.6. Leptospira Spp C. Apakah diagnosis yang paling mendekati untuk kasus di atas? . Pada pemeriksaan konfrontasi didapatkan hanya di bagian temporal saja ia dapat melihat. Keluhan disertai dengan susahnya berjalan akibat nyeri yang hebat pada kedua betis. Ayah penderita eksim kulit. Lapang pandang menjadi sempit Seorang laki-laki 25 tahun. Pemeriksaan fisis TD 130/80 mmHg. Niessheria Spp E. waham sisip pikir dan halusinasi dengar.8 untuk mata kanan dan 0. Streptocossus Spp Seorang laki-laki. Rongtgen foto thorak D. dengan funduskopi didapatkan C/D ratio 0. EKG B. sering bicara sendiri. berusia 24 tahun. trombosit 180. Dengan funduskopi didapatkan C/D ratio 0. leukosit 14. Seorang pria berusia muda D. Bucella Spp B. COA sedang.000. sejak 1 bulan yang lalu sering merasa sesak nafas.

Pemeriksaan perimetri B. Keluhan disertai juga dengan dahak bewarna kuning dan demam. Brochodilator B. Skizofrenia Gangguan Afektif Gangguan Mental Organik Gangguan Waham Menetap Psikotik Akut Seorang anak berusia 8 tahun datang ke tempat praktek dokter dengan keluhan pandangan kabur perlahan-lahan. Pembicaraan irrelevan E. Rujuk ke spesialis mata Laki-laki berusia 52 tahun datang ke RS dengan keluhan sesak nafas yang telah dialami selama 1 tahun dan dirasakan memberat dalam 4 hari ini. D. Bisa diceritakan kenapa bapak dibawa ke rumah sakit?” Pasien : saya tidak tau mengapa saya dibawa ke rumah sakit pak dokter. Antiperetik D. HR 110 x/menit. Waham bizzare B. E. Dokter : “Bapak. Halusinasi . C. Antibiotik Seorang laki-laki usia 34 tahun dibawa keluarganya. Inkoherensi D. tindakan apa yang harus dilakukan? A. Saya tidak sakit. Lakukan anamnesis C. Insight jelek C. tadi bapak mengatakan kalo bapak berada di rumah sakit. Pemeriksaan TIO D. Oksigenasi E. Pemeriksaan visus E. pada pemeriksaan fisik TD 110/80 mmHg.A. Terapi pertama yang paling tepat dilakukan adalah? A. saya baik-baik saja. Sebagai dokter umum. B.” Diagnosis anda tentang pemeriksaan status mental tersebut? A. Kortikosteroid C. Dokter melakukan pemeriksaan status mental. T 38oC dan ditemukan adanya ronki basah kasar pada kedua lapangan paru.

Pada waktu akan diperiksa fisik oleh dokter. Bronkitis kronik E. Pada pemeriksaan didapatkan kesadaran somnolen. Pemeriksaan fisik ditemukan warna urin keruh.Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke Puskesmas meminta surat keterangan sehat untuk melamar pekerjaan. terdapat ronkhi basah di kedua lapangan paru. Dokter menanggapi penolakan pasien D. jangan minta surat keterangan sehat!”. Dokter marah dan mengatakan “Kalau tidak mau diperiksa ya sudah. batuk dan panas tinggi sejak 5 hari yang lalu. leukosit 10-20/LPB. Pemeriksaan foto rontgent yang sebaiknya dilakukan adalah? A. usia 27 tahun dibawa ke UGD RS karena tidak sadar. Lateral dekubitus kanan-kiri C. Kencing sedikitsedikit dan sering. Dari aloanamnesis didapatkan riwayat penggunaan NAPZA. nitrit (+). Penderita dirawat di ICU atas indikasi ARDS. perempuan tersebut menolak dengan alasan dirinya sehat. Dokter menyadari dampak bahasa tubuh pasien Laki-laki 40 tahun datang ke dokter IGD dengan keluhan nyeri saat kencing. Sistitis E. Diagnosis yang mungkin? A. Glomerulonefritis B. Cor pulmonale C. bengkak. eritrosit 1-2/LPB. Dokter menghormati pasien E. PA E. dan deformitas. Lateral kanan-kiri . Prostatitis C. Uretritis Seorang perempuan. urobilinogen (+). Oblique kanan-kiri D. Dokter bersikap wajar kepada pasien B. Apakah permasalahan yang ditemukan pada kasus di atas dari sisi komunikasi dokter-pasien? A. Ureteris D. AP Lateral B. Terdapat nyeri tekan pada punggung. TB paru D. BJ 1020. Pneumonia Seorang laki-laki jatuh dari pohon kelapa. Asma bronkiale B. bakteri ++. Dokter kurang mampu mengendalikan emosi C. pasien mengalami sesak napas berat sejak sehari yang lalu. Apakah penyakit yang paling mungkin mendasari komplikasi ARDS tersebut? A.

Rongent foto vertebra sakral D.III. nadi kecil 130/menit. Nervus okulomotorius dekstra B. tidak didapatkan perdarahan baik eksternal maupun internal.5°C. Dijumpai pada kelumpuhan N. Seorang anak usia 4 tahun BB 16 kg. dan kelumpuhan saraf simpatis (sindrom Horner). Dapat dijumpai pada waktu tidur. tidak gelisah. Optikus dokstra D.Pasien kontrol kesehatan tanpa keluhan.III)  Miosis Pupil mengecil. tanda-tanda dehidrasi (). Di mana kelainan yang terjadi? A. sehari rata-rata 3-4 kali berak lembek. . iritasi N. temperature badan 38. Infiltrat E. Gangglion cervical supenor dekstra E. dipersarafi oleh serabut parasimpatis dari N.  Midriasis Pupil melebar. Pemeriksaan penunjang apakah yang harus dilakukan pada pasien tersebut? A. disertai muntah-muntah 2-3 kali. Osifikasi C. pupil kanan tidak bisa dilatasi dengan pemeriksaan direct dan indirect. pada fraktur dasar tulang tengkorak. Rongent foto vertebra servikal AP dan lateral C. tingkat tertentu dari koma. dipersarafi oleh serabut simpatis (torakolumbal). Pada pemeriksaan didapatkan kekuatan anggota gerak bawah 0. hasil foto rontgen thorak didapatkan TB duplex. Traktus optikus dekstra Nervus Okulomotorius (N. Kalsifikasi Seorang laki-laki berusia 24 tahun dirujuk dari sebuah puskesmas dengan riwayat kelemahan kedua tungkai yang terjadinya mendadak setelah jatuh memanjat pohon. dibawa ke poli anak dengan keluhan 2 hari diare. tekanan darah 70/palpasi. Korpus lateralis dektra C. misalnya oleh desakan tumor atau hematom. Pemeriksaan tenggorok merah. Rongent foto vertebra thorakal AP dan lateral E.III. Rongent foto vertebra servical lateral dan oblique Seorang pasien mengalami anisokor. Resolusi D. rasa haus (+).III. tonsil bengkak berbintik-bintik putih. Gambaran apa yang ditemukan? A. Pada pemeriksaan didapatkan keadaan umum kompos mentis. Rongent foto vertebra lumbal bawah B. Fibrosis B.

Apa yang menyebabkan pasien pingsan? A. Asidosis metabolik D. Hiperuremia . Pemeriksaan yang perlu dilakukan? A. Foto Thorax E.pasien mengaku kencing sedikit dan lemas. Anak ini menderita A. PF ginekomastia. faeses dalam batas normal. Pemeriksaan darah lengkap Pria 56 tahun. Alloanamnesis muntah bewarna hitam dan diare hitam encer. Keracunan makanan/salah makan B. Diare akut oleh infeksi enteral C. pernah bengkak sebelumnya.Laboratorium darah dalam batas normal hanya LED 30/40. Pharyngitis + tonsilitis folikularis + diare ringan E. EKG B. datang ke UGD dengan keadaan pingsan. analis gas darah normal. spider naevi. Diare karena bakteri + dehidrasi ringan D. leukosit 15. Hiperamonia C. Elektrolit C. Asidosis respiratorik B. TTV dalam batas normal. Protein dan albumin D. ascites. Intoleransi makanan Laki-laki 50 tahun datang dengan keluhan bengkak pada tungkai bawah dan kadang disertai sesak.000.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful