Seorang wanita usia 20 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan keputihan. Keluhan terkadang disertai gatal.

Sekret vagina sedikit berbusa dan bau amis ikan. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan, tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nadi 80 x/menit, frekuensi nafas 20 x/menit, dan suhu 36,5oC. Pada pemeriksaan ditemukan adanya clue cells. Penyebab keluhan ini adalah A. Gardenella vaginalis. B. Trikomonas vaginalis. C. Candida Albicans. D. Treponema pallidum. E. Neisseria Gonorrhoeae. Pria dibawa ke IGD dengan penurunan kesadaran, sebelumnya muntah dan nyeri kepala berat. Pada pemeriksaan neurologis terdapat kelumpuhan nervus cranial III, VI, dan IX. Pada oftalmoskop terdapat perdarahan retina. Di mana perdarahan terjadi? A. Perdarahan epidural B. Perdarahan subdural C. Perdarahan batang otak D. Perdarahan subaraknoid E. Perdarahan intratekal Pasien, 30 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan demam dan menggigil. Sebelumnya 3 hari yang lalu pasien jatuh dari tangga dan mengalami patah tulang terbuka grade II. Pasien sudah dijahit di puskesmas dengan luka jahitan 28 cm. Pemeriksan fisik saat ini Tekanan darah 80 melalui palpasi, nadi 120 x/menit, suhu tubuh 39oC, Hemoglobin 6 gr/dl. Diagnosa A. Osteomelitis B. Tetanus C. Miolitis D. Osteoporosis E. Buerger disease Seorang laki-laki, berusia 20 tahun, datang ke unit gawat darurat dengan keluhan nyeri dan bengkak di lutut kanan, disertai krepitasi. Ia juga mengeluhkan sendi panggul kanannya tidak dapat digerakkan. Tidak ada luka sama sekali. Dari anamnesis didapatkan keterangan ia adalah penumpang mobil, duduk di samping supir, yang bertabrakan dengan mobil lain dari arah berlawanan. Apakah tindakan sementara, yang segera harus dikerjakan pada pasien ini? A. Reduksi B. Fiksasi C. Fasiotomi D. Pembidaian E. Traksi

Seorang laki-laki, 20 tahun, dibawa ke UGD karena bahu kirinya sakit dan bengkak sejak terjatuh 1 jam lalu saat bermain sepak bola. Pada pemeriksaan tampak bahu kiri bengkak, fleksi, eksorotasi, dan abduksi. Diagnosa pasien ini A. Dislokasi bahu anterior B. Dislokasi bahu posterior C. Fraktur clavicula D. Fraktur bahu E. Dislokasi acromion Dislokasi bahu anterior Posisi lengan atas dalam posisi abduksi. Kaput humerus didorong ke depan dan menimbulkan avulsi simpai sendi bagian bawah dan kartilago beserta periosteum labrum glenoidalis bagian anterior.

Seorang perempuan berusia 34 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan tingling pada jari telunjuk dan jari tengah kanan sejak 2 bulan yang lalu. Dia juga mengeluhkan kelemahan pada tangan kanannya dan mulai sering menjatuhkan beberapa barang seperti cangkir. Sebelumnya dia dalam keadaan sehat dan tidak pernah mengalami kecelakaan atau nyeri pada leher. Pada pemeriksaan neurologik, gerakan ekstensi bahu dan sendi siku dalam keadaan normal baik kekuatan maupun range of movement. Syaraf apakah yang paling mungkin mengalami kompresi? A. Nervus radialis B. Nervus ulnaris C. Nervus aksilaris D. Nervus medianus Seorang wanita berusia 28 tahun dibawa ke UGD oleh keluarganya dengan keluhan otot di sekitar mulut sering berkedut-kedut. Gejala ini dirasakan semakin memberat dalam 2 hari sebelum dibawa ke RS. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 130/70 mmHg, nadi 86 x/menit,

RR 20 x/menit dan suhu 37,2oC. Pasien sudah menggunakan obat antipsikotis dalam 1 tahun belakangan ini. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Sindrom ekstrapiramidal B. Sindrom neuroleptik maligna C. Tardive dyskinesia D. Parkinsonisme E. Parkinson’s disease Tardive dyskinesia is a movement disorder caused by long-term use of certain medications called neuroleptic drugs, along with some other drugs that increase the brain's sensitivity to the neurotransmitter dopamine. It is characterized by uncontrolled facial movements such as protruding tongue, chewing or sucking motions and making faces. Seorang wanita usia 35 tahun, seorang ibu rumah tangga datang ke puskesmas dengan keluhan sering terbangun pada dini hari dan sulit tidur kembali. Hal ini dialami olehnya sejak 1 bulan yang lalu. Pasien juga mengeluhkan lemas, sering pusing dan sulit konsentrasi sejak bercerai dengan suaminya. Obat apa yang diberikan pada pasien ini ? A. Antiansietas B. Antidepresi C. Antipsikosis D. Antiinsomia E. Antikonvulsan Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke dokter oleh ibunya dikarenakan anaknya tersebut suka mengatakan bahwa kiamat akan terjadi tahun 2012 dari ramalan suku maya kepada orangorang di sekitarnya. Hal tersebut dialami lelaki ini sejak 2 tahun belakangan ini. Pasien ini juga suka berpenampilan layaknya tokoh-tokoh mistis. Selama pemeriksaan tidak didapatkan tandatanda psikosis. Gangguan kepribadian pada pasien tersebut adalah A. Gangguan kepribadian skizoid B. Gangguan kepribadian skizotipal C. Gangguan kepribadian antisosial D. Gangguan kepribadian paranoid E. Gangguan kepribadian histrionik Seorang anak perempuan 8 tahun diantar ibunya memeriksakan diri ke puskesmas dengan keluhan gatal pada kepala, terutama kepala bagian belakang. Penyakit yang serupa juga diderita oleh teman-teman sekolahnya. Pada pemeriksaan didapatkan rambut kusam dan lengket. Apakah penyebab penyakit pada pasien tersebut ? A. Pedikulosis B. Dermatosis

Dislipidemia. Kadar HDL kolesterol normal Seorang laki-laki. Meningkatnya glikolisis  Glikogenesis adalah lintasan metabolisme yang mengkonversi glukosa menjadi glikogen untuk disimpan di dalam hati. Meningkatnya glukoneogenesis E. Lipogenesis is the process by which acetyl-CoA is converted to fats. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan glukosa puasa 95 mg/dL. Apa problem utama pada pasien tersebut ? A. trigliserida 160 mg/dL. tekanan darah 120/90 mmHg. atau teraktivasi pada akhir siklus Cori. Hipertensi E. Pada pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 51 kg. Apa penyebab meningkatnya kadar glukosa darah 2 jam post prandial? A. oleh hormon insulin sebagai respon terhadap rasio gula darah yang meningkat. Kadar trigliserida menurun B. asam urat 6 mg/dL. GDP 250 mg/dl dan 2 jam post prandial 450 mg/dl. datang untuk melakukan medical check-up. a source of energy of  . 65 tahun menderita DM sejak 10 tahun yang lalu. Hiperurisemia. Terlambat glikogenesis dan lipogenesis C. Perbandingan HDL dan LDL menurun D. Didapatkan hasil pemeriksaan index massa tubuh 38. Meningkatnya glikogenesis dan lipogenesis B. pemeriksaan Lab reduksi urin +++. Lintasan ini diaktivasi di dalam hati. tinggi badan 156 cm. HDL-kolesterol 37 mg/dL. The former is an intermediate stage in metabolism of simple sugars. C. misalnya karena kandungan karbohidrat setelah makan. D. Perbandingan HDL dan LDL meningkat E. lingkar pinggang 55 cm. B. Tineasis D. Apakah hasil pemeriksaan lipid yang dapat ditemukan pada pasien ini? A. Meningkatnya glikogenesis dan glukoneogenesis D. Scabies E. Obesitas. Pitiriasis Seorang wanita berusia 37 tahun datang ke dokter praktek umum untuk memeriksakan kesehatannya. Kadar HDL kolesterol meningkat C. Sindroma metabolik Laki-laki 62 tahun DM tipe II. such as glucose.C.

Tidak dijumpai demam dan tidak ada nyeri tekan di epigastrium. Kolesistitis C. Hernia hiatal B. Pada pemeriksaan. skrotum jika ditekan nyeri. Hernia femoralis E. the energy can be efficiently stored in the form of fats. Apakah diagnosa pada pasien ini? A. Torsio testis D. Hidrokel testis dextra B. Torsio testis dextra Laki-laki 18 tahun datang ke RS dengan keluhan sakit di daerah skrotum. Varikokel testis dextra C.living organisms. tidak hilang saat tidur berbaring. Abses testis C. Kolelitiasis D. tanda vital normal. Hal ini dialami sejak 2 minggu ini. Koledokolitiasis . Hernia inkarserata D. Pada pemeriksaan USG ditemukan testis dengan caput epididimis seperti skorda spermatic membesar dan berisi cairan di sekitar testis. Hernia skrotalis dextra D. Tumor testis E. Apakah diagnosa pasien ini? A. jika skrotum dinaikkan nyeri menetap. Pada PF didapatkan testis kiri membesar. Laki-laki 56 tahun mengeluh muncul benjolan sebesar telur ayam di lipat paha kanan. Pasien juga mengeluhkan BAB yang warnanya seperti dempul dan warna urine seperti teh pekat. Abses hepar B. Through lipogenesis. Benjolan muncul saat beraktivitas. Disertai nyeri dan keluhan muntah. Hernia skrotalis C. keluhan dirasakan saat bangun tidur. Riwayat trauma dan gangguan BAK disangkal. Hernia inguinalis Seorang laki-laki 40 tahun mengaku nyeri pada biji kemaluan kanan. Apakah diagnosis paling mungkin? A. Apakah diagnosis yang mungkin? A. Epididimoorkitis B. Epididioorkhitis dextra E. Hernia scrotalis Seorang wanita berusia 63 tahun datang ke UGD dengan keluhan mata kuning. merah dan letaknya lebih tinggi dari testis kanan posisi mendatar.

Periksa urinalisis dan kultur urin B.E.000. KU compos mentis. cepat dan tekanan darah 90/70 mmHg. dan eritrosit pucat 34/LP. Rujuk untuk periksa USG ginjal Laki-laki 20 tahun mengalami penurunan kesadaran.39. Obstruksi terjadi di atas pylorus E. suhu 36oC. Obstruksi terjadi di bawah ligamentum trait C. tidak bisa buang angin. palpasi massa (-). Nefrolitiasis B. nyeri perut. Obstruksi terjadi di atas ligamentum trait B. trombosit 36. nadi 120 x/menit. Obstruksi terjadi di bawah duodenum Seorang laki-laki berusia 38 tahun datang ke dokter dengan keluhan utama nyeri perut. mual muntah.8. kreatinin 4. Hasil laboratorium urin diperoleh sedimen kalsium oksalat +2. Pada pemeriksaan fisik didapatkan BB 30 kg. RR 16 x/menit. tidak bisa BAB. disertai mual. Ureterolitiasis Seorang wanita berumur 30 tahun kontrol ke dokter setelah mendapat pengobatan infeksi saluran kemih tanpa komplikasi dengan Trimetoprim-Sulfametoksazol Forte dua kali per hari selama 3 hari. Uretrolitiasis C. perdarahan gusi. leukosit 4. defans muskular meningkat. nyeri kepala. Apakah pengelolaan selanjutnya yang paling tepat? A. Terdapat dua kali riwayat infeksi saluran kemih dalam 10 tahun terakhir.5oC. sel epitel 2-4/LP. Cholelithiasis D. Abdomen inspeksi kembung.200. Keluhan diawali muntah-muntah berwarna hijau. sebelumnya mengalami panas 5 hari. Saat ini tanpa keluhan. perkusi timpani. Periksa preparat basah dan KOH E. BAB hitam dan somnolen. Vesicolithiasis E. Tidak perlu pemeriksaan apapun D. nadi lemah. Diagnosis pasti dapat diperoleh dengan pemeriksaan? A. nyeri sendi. Apusan darah tebal . Di manakah lokasi terjadinya obstruksi? A. Periksa kultur urin C. suhu 37. Obstruksi terjadi setentang ligamentum trait D. Dari hasil laboratorium darah didapatkan ureum 51. Nyeri tekan (+). Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. muntah dan jumlah buang air kecil berkurang. Hepatoma Seorang laki-laki 25 tahun datang ke RS dengan keluhan perut kembung sejak 1 hari yang lalu. bersifat hilang timbul pada daerah pinggang kanan atas. auskultasi bising usus meningkat.

Pasien adalah seorang mahasiswa dan hampir setiap hari jajan di warung dekat sekolahnya. Saat dilakukan colon in loop didapatkan gambaran filling defect berbentuk tipe anular di daerah rektosigmoid. Hepatitis virus B E. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini A. Nyeri disertai keluhan muntah dan demam ringan. Hepatitis virus A B. Hepatitis kronik aktif D. dan nyeri kepala. Intoksikasi methanol C. D.B. Limfosit C. ditemukan nyeri lepas tekan di daerah Mc burney. Keluhan disertai mual. Etiologi pasien tidak dapat melihat adalah A. Pemeriksaan urine bil indirek (++). Hepatitis fulminan C. Intoksikasi etanol B. Saat dilakukan pemeriksaan laboratorium. C. Sebelumnya pasien minum alcohol dicampur obat flu. Intoksikasi bikarbonat E. Monosit D. sklera ikterik dan nyeri tekan positif di abdomen kanan atas. Intoksikasi obat nyamuk Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke unit gawat darurat dengan keluhan nyeri terutama di daerah kanan bawah abdomen. Setelah itu pasien tidak sadar dan bangun tidak dapat melihat. Leukosit PMN Seorang laki laki berusia 20 tahun dibawa orang tuanya ke puskesmas dengan keluhan demam sejak 4 hari yang lalu. komponen hasil laboratorium apa yang dapat mendukung penegakan diagnosis pada kasus diatas? A. Pasien tidak mempunyai riwayat trauma sebelumnya. Hematokrit E. Saat dilakukan pemeriksaan fisik. Pada pemeriksaan fisik ditemukan kesadaran pasien somnolen. E. Diagnosis radiologis yang mungkin pada penderita ini adalah . hepatitis virus non A non B Seorang wanita berusia 66 tahun mengeluh berak darah dalam 3 bulan ini. minuman berkarbonasi dan lotion nyamuk. Widal IgM dan IgG anti dengue Tes fungsi hati Tes fungsi ginjal Seorang laki-laki 27 tahun datang ke puskesmas mengeluh tidak bisa melihat sejak 3 jam yang lalu. Eritrosit B. Intoksikasi obat flu D. muntah.

Telogen eflufium C. kerionlike plaques and noninflammatory superficial patches resembling tinea corporis or bacterial folliculitis. Tinea kapitis B. Itrakonazol E. D. Griseofulvin B. B. Pengobatan yang tepat untuk anak tersebut adalah A. The clinical presentation of tinea barbae includes inflammatory. pada kepala tampak bercak seperti koin. deep. Psoriasis  Tinea barbae is a superficial dermatophyte infection that is limited to the bearded areas of the face and neck and occurs almost exclusively in older adolescent and adult males. Metronidazole C. dari pemeriksaan tampak bercak bercak putih menyerupai plak pada mukosa lidah dan mulut.A. Pada anamnesis diketahui ternyata pasien mengalami keluhan ini selama 30 menit yang kemudian pulih lagi seperti semula. C. Nystatin D. Apakah diagnosa pasien tersebut? A. E. Seorang anak berusia 8 bulan mengalami sariawan selama 1 minggu. Asam salisilat Seorang perempuan berusia 41 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan tiba-tiba lengan dan kaki kanannya lemah. Dermatitis seboroik E. Pada pemeriksaan fisik diperoleh tekanan . Polip rektosigmoid Tuberculosis sigmoid Diverkulosis sigmoid Karsinoma rektosigmoid Hemoroid interna didaerah rektosigmoid Seorang pasien laki-laki umur 38 tahun datang dengan keluhan rambut sering rontok. Tinea barbae D.

berjalan. Biasanya kondisi ini disebabkan karena adanya masalah di otak apraksia dapat mempengaruhi hampir setiap gerakan.darah 160/90 mmHg. pasien merasakan jantung berdebar. termasuk gerakan mata. atau menulis. kurang lebih 10 menit. Pada usia 30 tahun. Diagnosa pasien ini adalah A. Nyeri kepala tidak jelas. berbicara. Absence seizure C. Seorang laki-laki 62 tahun datang dengan keluhan lumpuh pada tangan dan kaki kiri sejak 1 jam yang lalu. Secondary partial seizure E. Primary partial seizure D. frekuensi nadi 78 x/menit. Pada pemeriksaan laboratorium didapati GDS 195 mg/dl. Pada pemeriksaan neurologis diperoleh sensorik dan kekuatan otot normal. Agnosia  Apraksia (apraxia) adalah suatu kondisi di mana seseorang tidak bisa lagi melakukan gerakan ketika diminta untuk melakukannya. Ataksia D. Apakah diagnosis yang paling mungkin A. Subarachnoidal haemorrahge D. Stroke non hemoragik lakuner B. Pada anamnesis pasien mengaku tidak tahu cara mengenakan kemejanya. tiba tangan kiri kaku tetapi masih sadar. Setelah sadar pasien tampak bingung. Tetanus B. pasien menderita demam rematik berulang. Diagnosa pasien ini adalah A. Trombosis serebri E. Afemia E. General seizure Seorang kakek berusia 67 tahun dibawa anaknya ke praktek dokter umum dengan keluhan sulit berpakaian sejak 3 minggu terakhir. Afasia B. Pada usia 25 tahun. Apraksia C. Stroke non hemoragik aterosklerotik . frekuensi napas 20 x/menit. ia juga memilliki riwayat hipertensi sejak 7 tahun sebelumnya dan minum obat secara tidak teratur. kemudian tangan dan kaki kejang selama 10 detik dan tidak sadar. Intracerebral haemorrahage Seorang pria berusia 29 tahun datang dengan keluan sering kejang. muntah (-). Apakah kelainan yang paling tepat menggambarkan kasus ini? A. Transient Ischemic Attack (TIA) B. Saat sedang mengobrol. Enchephalitis C.

Apakah diagnosis pasien ini A. Bakteri B. Perdarahan epidural E.C. Tidak dijumpai riwayat trauma.00 tiba-tiba terjatuh dan diam saja. pernapasan 32 x/menit. Apakah etiologi yang paling mungkin? A. infiltrate kornea bentuk punctata. tes fluoresin positif. nadi 88 x/menit. Pada . dan sensibilitas kornea menurun. Riwayat hipertensi sejak 10 tahun yang lalu dan merokok 1 bungkus/hari. Parasit E. Alergi Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata kanannya merah sejak 5 hari yang lalu. Atrofi muscular duchenne D. Jamur D.00 dengan riwayat jam 6. Diagnosa yang paling tepat A. Perdarahan intraserebral D. hemiparese dextra. Pada pemeriksaan mata kanan didapatkan visus 6/40. Perdarahan subarachnoid Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata kanannya merah sejak 5 hari yang lalu. namun ada riwayat flu dan demam 1 minggu sebelumnya. Infark intraserebral C. seluruh refleks fisiologis menurun. Dari anamnesis dijumpai kelemahan secara tiba-tiba dimulai dari kedua tungkai yang kemudian dikuti kelemahan kedua lengan. Dari pemeriksaan neurologis dijumpai tetraparesis tipe flaksid. Pemeriksaan fisik TD 200/110 mmHg. babinski dextra (+). tidak bisa diajak bicara. Myasthenia Gravis E. Pott’s disease B. Myelitis C. Virus C. Pada pemeriksaan pungsi lumbal dijumpai gambaran dissosiasi sito albumin. Keluhan disertai dengan mata berair dan penglihatan kabur. Stroke non hemoragik kardioembolik D. kaku kuduk (+). Stroke non hemoragik hemodinamik Seorang perempuan berusia 22 tahun dibawa oleh keluarganya ke unit gawat darurat dengan keluhan lemah pada keempat anggota gerak. Stroke in evolution B. Guillain Barre Syndrome (GBS) Pria usia 49 tahun datang ke UGD jam 8. Stroke non hemoragik tromboembolik E. tidak dijumpai gangguan sensoris dan otonom. didapatkan injeksi silier. Keluhan disertai dengan mata berair dan penglihatan kabur.

Astenopia anisometropia B. Pada pemeriksaan fisik mata didapatkan segmen anterior tenang. T 37oC. Eksoftalmus D. Konsentris D. Bergerigi C. Terputus E.50 menjadi 6/6 Apakah komplikasi yang paling sering terjadi? A. PF TD 160/100 mmHg. Keluhan disertai dengan mata berair dan penglihatan kabur baik untuk melihat jauh maupun dekat. Astenopia akomodativa D. N 110/menit.pemeriksaan mata kanan didapatkan visus 6/40. R 20/menit. Astenopia presbiopia Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke Puskesmas dengan kedua mata sering berair. namun pengobatan tidak rutin dan selama ini hanya minum obat-obatan tradisional. Pada pemeriksaan fisik mata didapatkan segmen anterior tenang. Glaukoma E.75 menjadi 6/6 VOS 6/10 dengan koreksi S +0.50 menjadi 6/6 Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Katarak Seorang pasien 50 tahun dengan riwayat hipertensi. Diuretik tiazid . Kabur Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke Puskesmas dengan kedua mata sering berair. didapatkan injeksi silier. tes fluoresin positif. ARB B. Astenopia konvergensia C. dan sensibilitas kornea menurun. gambaran apakah yang ditemukan? A. Pemeriksaan lab didapatkan proteinuria. Ablasio retina B. Jika dilakukan pemeriksaan dengan keratoskop plasido. Astenopia aniseikonia E. Hasil pemeriksaan visus didapatkan hasil sebagai berikut : VOD 6/15 dengan koreksi S +0. Bergelombang B. Terapi antihipertensi paling tepat? A.75 menjadi 6/6 VOS 6/10 dengan koreksi S +0. Mikroftalmia C. Keluhan disertai dengan mata berair dan penglihatan kabur baik untuk melihat jauh maupun dekat. Hasil pemeriksaan visus didapatkan hasil sebagai berikut : VOD 6/15 dengan koreksi S +0. infiltrate kornea bentuk punctata.

Desember 2007. Mengembalikkan vaksin ke Dinas Kesehatan Kabupaten E. Dari masing-masing provinsi diambil sampel 30% dari jumlah kabupaten dan kota yang ada. Untuk itu peneliti memberikan intervensi bagi pasien hepatitis B kronik yang dirawat di sebuah RSUD periode Januari 2007 . Ca channel blocker D. Multi-stages random sampling D. Simple random sampling B. Apakah metode pembayaran pelayanan kesehatan tersebut? A. Per diem E. Sampel diambil dari 20 provinsi yang dianggap mewakili seluruh penduduk Indonesia. Kapitasi D. Mengembalikan suhu lemari es ke kisaran normal C. Satu kelompok diberikan alfa interferon dan kelompok yang lain diberikan lamivudin sebagai perlakukan standar. Gaji Survei Kesehatan Rumah Tangga yang dilakukan oleh DEPKES RI mengambil subjek penelitian seluruh penduduk Indonesia. Stratified random sampling C. Outcome yang dilihat . Melakukan uji kocok vaksin Dokter keluarga dibayar oleh PT. Pada pengecekan sore hari sebelumnya suhu lemari es masih dalam kisaran normal. Β-bloker E. Cluster random sampling E. Systematic random sampling Sebuah penelitian ingin meneliti efektivitas pemberian alfa-interferon bagi pasien dengan hepatitis B kronik. Pasien yang bersedia mengikuti penelitian dibagi menjadi dua kelompok secara acak.C. ACE inhibitor Seorang petugas pengelola cold chain mendapati suhu lemari es penyimpanan vaksin hepatitis B mencapai -5oC pada saat pengecekan pagi. Menyatakan vaksin tersebut rusak B. Askes dalam jumlah uang yang tetap sesuai dengan jumlah peserta asuransi yang ditanggung. Diagnosis related group B. Dari tiap-tiap kabupaten ini maka diambil sampel 50% dari jumlah kecamatan yang ada. Membuang vaksin D. Fee for service C. Apakah tindakan yang harus dilakukan oleh petugas cold chain tersebut? A. Apakah teknik pengambilan sampel yang paling sesuai dengan kasus di atas? A. terlepas dari berapapun jumlah pelayanan yang diberikan.

sedangkan dari kelompok lamivudin semua subjek bertahan sampai penelitian selesai. Forced expiratory volume (FEV) dalam ml/menit akan dibandingkan sebelum dan sesudah latihan fisik untuk menunjukkan fungsi respirasi. Uji Kai Kuadrat B. Pasien dengan gangguan fungsi ginjal E. Pasien yang mendapatkan lamivudin Sebuah studi intervensional menguji apakah latihan fisik secara serial akan memperbaiki fungsi respirasi pada pasien dengan PPOK. Dengan demikian. Walaupun menggunakan individu yang sama. Contoh : . 8 orang meninggal atau loss to follow-up. Apakah kriteria eksklusi pada penelitian tersebut? A. Pasien dengan hepatitis B kronik B. peneliti menerapkan kontrol. peneliti tetap memperoleh 2 macam data sampel. Dari 48 orang yang mendapatkan interferon. 48 orang mendapatkan perlakuan dengan interferon. Uji T berpasangan D. yaitu data dari perlakuan pertama dan data dari perlakuan kedua. Misal pada penelitian mengenai efektivitas suatu obat tertentu. Contoh kasus lain misalnya program diet dimana pengukuran berat badan ditimbang sebelum dan setelah diet. 40 orang bertahan sampai akhir penelitian. Contoh lain yang bisa dianggap berpasangan meski terdapat 2 objek penelitian. Pasien di RSUD periode Januari 2007 – Desember 2007 C. Data diasumsikan terdistribusi normal. Uji ANOVA satu arah  Uji-T berpasangan (paired t-test) adalah salah satu metode pengujian hipotesis di mana data yang digunakan tidak bebas yang dicirikan dengan adanya hubungan nilai pada setiap sampel yang sama (berpasangan). Uji Korelasi Pearson E. sedangkan pada perlakuan kedua. performance obat dapat diketahui dengan cara membandingkan kondisi objek penelitian sebelum dan sesudah diberikan obat. misal pemberian obat. Sampai dengan berakhirnya penelitian. Perlakuan pertama mungkin saja berupa kontrol. dan gangguan fungsi sumsum tulang menggugurkan keikutsertaannya dalam penelitian. yaitu tidak memberikan perlakuan sama sekali terhadap objek penelitian. misalnya perbedaan antara tinggi ayah dan anaknya. 42 orang mendapatkan lamivudin. perlakuan pertama. 60 pasien PPOK telah setuju untuk berpartisipasi pada studi ini. Apakah jenis uji statistik yang paling sesuai untuk menjawab pertanyaan penelitian diatas? A. Pasien yang meninggal atau loss to follow-up D.adalah konversi HbsAg menjadi negatif setelah 6 bulan. Uji T independen C. barulah objek penelitian dikenai suatu tindakan tertentu. Ciri-ciri yang paling sering ditemui pada kasus yang berpasangan adalah satu individu (objek penelitian) dikenai 2 buah perlakuan yang berbeda. Subjek dengan gangguan fungsi ginjal.

Keefektifan dari suatu Bimbingan Belajar dalam menghadapi suatu Tes dinilai berdasarkan perbandingan antara nilai yang diperoleh siswa sebelum dan setelah melaksanakan kursus. Nilai tersebut diperoleh dari 10 siswa yang mengikuti Bimbel Tes Persiapan Masuk  Korelasi Pearson merupakan salah satu ukuran korelasi yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah hubungan linier dari dua veriabel. Dua variabel dikatakan berkorelasi apabila perubahan salah satu variabel disertai dengan perubahan variabel lainnya, baik dalam arah yang sama ataupun arah yang sebaliknya. Harus diingat bahwa nilai koefisien korelasi yang kecil (tidak signifikan) bukan berarti kedua variabel tersebut tidak saling berhubungan. Mungkin saja dua variabel mempunyai keeratan hubungan yang kuat namun nilai koefisien korelasinya mendekati nol, misalnya pada kasus hubungan non linier. Dengan demikian, koefisien korelasi hanya mengukur kekuatan hubungan linier dan tidak pada hubungan non linier. Harus diingat pula bahwa adanya hubungan linier yang kuat di antara variabel tidak selalu berarti ada hubungan kausalitas, sebab-akibat.

Masih terdapat banyak kontroversi mengenai peningkatan risiko kejadian tumor otak dengan penggunaan telepon seluler. Sebuah studi observasional dilakukan untuk menambah bukti berkaitan dengan hal ini. 30 pasien dengan glioblastoma multiformis diikutkan dalam sebuah studi, dan 30 subjek sehat yang sepadan dalam jenis kelamin dan usia direkrut sebagai kelompok pembanding. Kedua kelompok diwawancara mengenai riwayat penggunaan telepon seluler di masa lalu. Penggunaan telepon seluler ini kemudian dibandingkan pada dua kelompok untuk mengukur risiko terjadinya tumor otak. Apakah metode pengukuran risiko yang paling sesuai untuk jenis studi di atas? A. Rasio odd B. Risiko relatif C. Rasio prevalensi D. Koefisien kontingensi E. Population attributable risk Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan gatal pada daerah selangkangan sejak 2 minggu yang lalu. Gatal semakin lama semakin luas sampai ke bawah perut. Gatal akan semakin hebat setelah beraktivitas dan berkeringat. Pemeriksaan fisik menunjukkan lesi kulit berbatas tegas dengan peradangan daerah inguinal dekstra dan sinistra, tampak makula eritematosa, hiperpigmentasi, skuama dan papul-papul, dengan sifat lesi lebih aktif di bagian tepi. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Eritrasma B. Tinea kruris C. Ptiriasis rosea D. Kandidasis kutaneus

E. Dermatitis kontak alergika Seorang laki-laki berusia 44 tahun dibawa keluarganya ke IGD RS karena mengalami penurunan kesadaran sejak 4 jam yang lalu. Sejak 2 hari yang lalu badan demam dan mengeluh batuk berdahak. Dari pemeriksaan fisik keadaan umum lemah tidak sadar, tekanan darah 120/80 mmHg, denyut nadi 120 x/menit, frekuensi napas 32 x/menit dalam, temperatur 38,2˚C, kulit kering, tercium bau buah segar. Pemeriksaan gula darah sewaktu 520 mg/dL. Tindakan apakah yang pertama kali dilakukan? A. Injeksi insulin intravena B. Rehidrasi cairan intravena C. Pemberian natrium bikarbonat D. Injeksi antibiotika spektrum luas E. Injeksi antipiretik intramuskular Seorang perempuan berusia 30 tahun dikirim oleh bidan ke IGD RS dengan diagnosis G1P0A0 hamil aterm dengan kala I. Perut terasa kencang sejak 12 jam yang lalu, air ketuban keluar sejak 2 jam yang lalu. Pemeriksaan fisik menunjukkan tekanan darah 120/80 mmHg denyut nadi 96 x/menit frekuensi napas 24 x/menit tinggi badan 150 cm dan berat badan 62 kg. TFU 30 cm, letak kepala puki, DJJ 12-11-12, his terjadi setiap 5 menit durasi 15 detik. VT pembukaan 7 cm, kulit ketuban tidak ada, kepala turun Hodge 2+ UUK kiri lintang. Ukuran panggul dalam dalam batas normal. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I primi tua B. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I partus lama C. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I ketuban pecah dini D. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I inersia uteri E. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I primi para Seorang perempuan berusia 42 tahun dibawa ke IGD RS dengan keluhan nyeri pada perut kanan atas sejak 1 jam yang lalu. Nyeri hilang dan timbul, terasa tajam tidak tertahan hingga badan lemas dan mengeluarkan keringat dingin. Pasien juga mengeluh mual dan muntah. Rasa nyeri muncul 1 jam setelah makan ayam goreng. Diagnosis apakah yang paling tepat? A. Ulkus ventrikuli B. Ulkus duodeni C. Kolelitiasis D. Pankreatitis E. Hepatitis akuta Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bengkak sejak 1 bulan yang lalu. Awalnya bengkak terjadi di kelopak mata kemudian menyebar ke kaki, tangan, hingga

seluruh tubuh. Nafas terasa sesak dan buang air kecil berkurang. Diuretik apakah yang menjadi pilihan utama? A. Thiazid B. Manitol C. Isosorbid D. Furosemid E. Asetazolamid Seorang laki-laki berusia 5 tahun dibawa ibunya ke Puskesmas dengan keluhan timbul koreng di sekitar hidung sejak 1 minggu yang lalu. Koreng mulai menghitam dan terasa gatal. Pemeriksaan kulit menunjukkan papula eritema, pustula, dan krustae hitam di sekitar hidung. Terapi apakah yang paling tepat? A. Ampisilin B. Gentamisin C. Kloramfenikol D. Siprofloksasin E. Sulfametoksazole Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan penurunan tajam penglihatan kiri setelah terkena bola tenis 1 hari yang lalu. mata kiri menjadi merah dan terasa pegal. Pemeriksaan mata kanan dalam batas normal, pemeriksaan mata kiri visus 6/48, hematom palpebra, perdarahan subkonjungtiva, khemosis, edema kornea, hifema setinggi 1/4 tinggi COA, kripte iris baik, pupil bulat regular, refleks pupil baik, lensa jernih. Apakah penyebab penurunan visus yang paling mungkin? A. Perdarahan subkonjungtiva B. Hematom palpebra C. Plapebra khemosis D. Edema kornea E. Hifema Laki-laki 50 tahun datang dengan keluhan penglihatan mata kiri menurun setelah terkena pentalan kock 3 hari yang lalu saat bermain bulu tangkis. Dari pemeriksaan fisik didapatkan hematom palpebra, perdarahan subkonjungtiva, koernea jernih, bilik mata depan hifema penuh. Sclera dan iris sulit dinilai. Pupil membayang. Apa penyebab penurunan penglihatan pada kasus di atas? A. Katarak B. Hifema C. Hematoma palpebra D. Kornea sikatrik E. Perdarahan subkonjungtiva

Pemeriksaan fisik metatarsofalangeal digiti I bengkak kemerahan dan nyeri. Tonometri E. Refraktometri B. Asam mefenamat . Ibuprofen B. OAT kategori 2 C. hifema setinggi 1/3 tinggi COA. Obat anti nyeri apakah yang paling mungkin memicu keluhan pasien tersebut? A. Batuk disertai dahak encer berwarna putih. Pemeriksaan fisik dalam batas normal. Terapi yang sesuai? A. kripte iris baik. Pemeriksaan sputum BTA negatif. OAT dan Quinolon Laki-laki datang ke praktek anda dengan keluhan nyeri pada sendi di ibu jari tangan sejak satu bulan yg lalu. OAT kategori 3 D. Keluhan dirasakan kambuh-kambuhan terutama setelah makan jeroan. Pasien mempunyai riwayat mengkonsumsi obat anti nyeri dalam jangka waktu lama karena sering merasa nyeri kepala. Dari pemeriksaan lab asam urat 14 mg/dL. pupil bulat regular. refleks pupil baik. Biometri Seorang laki-laki berusia 36 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan batuk lama sejak 2 bulan yang lalu. pemeriksaan mata kiri visus 6/48. Terapi simtomatis E. Apakah rencana pengobatan yang paling tepat? A. Dua tahun yang lalu pasien mendapatkan pengobatan rutin TBC selama 6 bulan dan telah dinyatakan sembuh. hematom palpebra.Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan penurunan tajam penglihatan kiri setelah terkena bola tenis 1 hari yang lalu. khemosis. Kolkisin E. Persendian tampak bengkak dan kemerahan. lensa jernih. Keratometri C. Indometasin C. perdarahan subkonjungtiva. OAT kategori 1 B. refleks fundus suram. mata kiri menjadi merah dan terasa pegal. Asam mefenamat Seorang laki-laki berusia 42 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan nyeri sendi ibu jari kaki kanan. Kampimetri D. Pemeriksaan mata kanan dalam batas normal. Allupurinol D. edema kornea. Sebelumnya pasien mengaku makan jeroan. Pemeriksaan apakah yang paling penting untuk diusulkan? A.

Faktor apakah yang paling mungkin menjadi kontraindikasi pemeriksaan spirometri pada kasus tersebut? A. misalnya adanya penyakit penyerta lain/komorbid. pasien yang mendapat diuretik untuk gagal jantung dan pasien yang mengalami toksisitas gastrointestinal. Keluhan dirasakan semakin lama semakin berat. merupakan terapi lini pertama dalam menangani serangan akut gout. Rencana untuk pemeriksaan fungsi paru dengan spirometri ditunda. D.B. Badan demam ringan C. tidak memberat dengan posisi tidur dan tidak membaik dengan beristirahat. merupakan terapi lini kedua. Hasil pemeriksaan spirometri menunjukkan FVC 86% dari prediksi nilai normal. Nyeri kepala tegang E. Paracetamol Metampiron Piroksikan Aspirin Istirahat dan terapi cepat dengan pemberian NSAID. Keputusan memilih NSAID atau Kolkisin tergantung pada keadaan pasien. adalah Kolkisin (colchicine). termasuk hipertensi. kadang-kadang pasien juga merasakan nyeri kepala tegang dan nyeri dada kanan setelah batuk yang tiada henti. Penyakit paru restriktif moderat C. misalnya Indometasin 200 mg/hari atau Diklofenak 150 mg/hari.52. kecenderungan perdarahan atau gangguan fungsi ginjal. Nyeri dada kanan Seorang laki-laki usia 48 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan sesak nafas sejak 2 minggu yang lalu. Sesak nafas terjadi terus-menerus. Sebagai alternatif. Pasien juga mengeluh batuk berdahak warna putih kental sejak 5 hari yang lalu. E. Badan demam ringan. obat lain yang juga diberikan pada pasien pada saat yang sama. Kolkisin mrupakan obat pilihan jika pasien juga menderita penyakit kardiovaskuler. Sesak nafas progresif B. Seorang laki-laki usia 56 tahun datang ke poliklinik RS dengan keluhan sesak nafas sejak 3 hari yang lalu. Pasien juga mengeluh batuk lama sekitar 1 bulan dengan dahak berwarna putih encer. Aspirin harus dihindari karena ekskresi Aspirin berkompetisi dengan asam urat dan dapat memperparah serangan akut gout. Tidak ada studi terkontrol yang membandingkan kolkisin dengan NSAID untuk penanganan gout. dan fungsi ginjal. Penyakit paru obstruktif ringan . FEV1/FVC 0. asalkan tidak ada kontraindikasi terhadap NSAID. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Pasien menderita katarak dan baru dioperasi 1 minggu yang lalu. C. Penyakit paru restriktif ringan B. Pasien memiliki kebiasaan merokok hingga 1 pak (12 batang) rokok dalam 1 hari. Pasca operasi katarak D.

penurunan kapasitas latihan dan eksaserbasi yang berulang yang berdampak pada kualitas hidup pasien. Pada saat kehamilan. Derajat III: COPD berat Ditandai dengan keterbatasan/hambatan aliran udara yang semakin memburuk (VEP1/KVP < 70%. dan kurang beraktivitas. Siprofloksasin C. . Sebelum sakit pola makan pasien tergolong potensi obesitas karena melebihi kebutuhan. Penyakit paru campuran berat Klasifikasi COPD Berdasarkan Global Initiative for Chronic Obstructive Lung Disease (GOLD) 2007. Pada derajat ini. Kotrimoksazol E. mudah merasa haus dan sering kencing. suka ngemil. Derajat II: COPD sedang Semakin memburuknya hambatan aliran udara (VEP1/KVP < 70%. Penyakit paru obstruksi moderat E. VEP1 > 80% prediksi). Terjadi sesak nafas yang semakin memberat. 30% < VEP1 < 50% prediksi).D. 2. Eritromisin Seorang laki-laki datang ke Puskesmas dengan keluhan sering merasa lemah. disertai dengan adanya pemendekan dalam bernafas. 3. Pasien juga mengalami penurunan berat badan dalam waktu 6 bulan sebanyak 10 kg. orang tersebut mungkin tidak menyadari bahwa fungsi parunya abnormal. dibagi atas 4 derajat : 1. Derajat I: COPD ringan Dengan atau tanpa gejala klinis (batuk produksi sputum). Tetrasiklin D. VEP1 < 30% prediksi) atau VEP1 < 50% prediksi ditambah dengan adanya gagal nafas kronik dan gagal jantung kanan. Apakah antibiotik yang paling mungkin dikonsumsi tersebut? A. ibu pasien pernah menderita demam dan diberikan antibiotik oleh dokter yang menanganinya. Keluhan disertai dengan mudah merasa lapar. 50% < VEP1 < 80%). Derajat IV: COPD sangat berat Keterbatasan/hambatan aliran udara yang berat (VEP1/KVP < 70%. Keterbatasan aliran udara ringan (VEP1/KVP < 70%. Streptomisin B. Seorang anak perempuan berusia 2 tahun dibawa ibunya ke dokter praktek umum dengan keluhan gigi berwarna kecoklatan. 4. Dalam tingkat ini pasien biasanya mulai mencari pengobatan oleh karena sesak nafas yang dialaminya.

Berapa kebutuhan gizi pasien di atas (kalori/hari)? A. STEMI D. kebutuhan kalori adalah 1. Pemeriksaan foto toraks menunjukkan adanya pendataran sudut recesus costodiafragmaticus.Hasil pemeriksaan menunjukkan pasien memiliki berat badan 55 kg dan tinggi badan 170 cm. Pemeriksaan fisik menunjukkan tekanan darah 170/100 mmHg denyut nadi 126 x/menit frekuensi napas 24 x/menit temperature 36. demam dan sering berkeringat terutama pada malam hari. Pyotoraks D.5˚C JVP dan suara jantung normal. Pasien juga mengeluh batuk produktif dengan dahak kental berwarna putih. 1800 kkal E. Seorang laki-laki berusia 67 tahun datang ke praktek dokter dengan keluhan sesak nafas sejak 1 minggu yang lalu. Pasien menderita batuk kambuhkambuhan sejak lima tahun yang lalu. 2000 kkal C. 1700 kkal Kebutuhan kalori bagi pengidap diabetes adalah 30-40 kilokalori per kilogram berat badan.000 kilokalori. isi dan tegangan kurang . Keluhan disertai sesak nafas dan keringat dingin. Angina pectoris stabil C. berat badan 50 kilogram. Pemeriksaan fisik menunjukkan keadaan umum lemah kesadaran kompos mentis tekanan darah 90/60 mmHg denyut nadi 140 x/menit. Kelainan paru apakah yang paling mungkin terjadi pada kasus tersebut? A. Old Miokard Infarction Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke IGD RS oleh polisi setelah mengalami kecelakaan lalu lintas 2 jam yang lalu. Hematotoraks Seorang laki-laki berusia 75 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS dengan keluhan nyeri dada sejak 2 jam yang lalu. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Pneumotoraks B. Non-STEMI E. Bila diasumsikan. 2200 kkal B. Efusi pleura E. Atelektasis C. Angina pectoris tidak stabil B. 1900 kkal D. Pemeriksaan laboratorium darah menunjukkan GDS 240 mg/dL dan Troponin T positif. Pemeriksaan EKG menunjukkan adanya gelombang T inverted dan depresi segmen ST pada sandapan V1-V4.500-2. Pasien adalah penderita DM dan hipertensi yang tidak terkontrol.

Pemeriksaan sputum BTA SPS menunjukkan hasil negatif. 2RHZES + 1RHZE + 5RH . Syok obstruktif Seorang pemuda umur 22 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS karena kecelakaan lalu lintas. Pemeriksaan fisik menunjukkan keadaan umum lemah kesadaran kompos mentis tekanan darah 90/60 mmHg denyut nadi 140 x/menit. Syok hipovolemik E. Syok anafilaktik D. Syok neurogenik C. Memasang infus intravena B. Syok neurogenik C. Kategori 1. Tidak didapatkan riwayat pengobatan tuberkulosis sebelumnya. Terapi yang paling tepat untuk pasien ini? A. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 80/60 mmHg. denyut nadi 120 x/menit. Memasang torniket paha C. Foto toraks menunjukkan gambaran efusi pleura kiri dan fibroinfiltrat di lapangan paru kanan. perdarahan masif.5˚C akral dingin pengisian kapiler lambat pada paha kanan tampak hematom yang sangat besar.5˚ C akral dingin pengisian kapiler lambat pada paha kanan tampak hematom yang sangat besar. Pasien memiliki riwayat batuk lama 2 bulan. Kategori 2. Memasang pipa lambung D. Syok kardiogenik B. Fraktur terbuka B. Sindroma kompartemen Seorang laki-laki berusia 34 tahun datang ke klinik RS dengan keluhan batuk berdahak yang bercampur darah sejak 1 hari yang lalu. Melakukan intubasi Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke IGD RS oleh polisi setelah mengalami kecelakaan lalu lintas 2 jam yang lalu. fraktur tungkai bawah kiri sampai terlihat fragmen tulang. Apakah penyebab kematian yang paling mungkin pada pasien ini? A. 2RHZ + 4RH B. dan deformitas (+). Syok hipovolemik D. Trauma neurologi E. isi dan tegangan kurang frekuensi napas 26 x/menit temperatur 36.frekuensi napas 26 x/menit temperatur 36. Memasang kateter urin E. GCS 5. demam dan berkeringat pada malam hari. Kategori 3. Tindakan apakah yang pertama kali dilakukan? A. Apakah penyebab syok yang paling mungkin terjadi pada kasus tersebut? A. 2RHZE + 4RH C.

TB paru kasus resistensi obat C. Dua tahun yang lalu pasien pernah berobat dengan keluhan yang sama. Hasil pemeriksaan sputum BTA saat ini positif pada tiga kali pemeriksaan. TB paru kasus gagal pengobatan B. Eosinofilia C. TB relaps B. tetapi hanya minum obat selama tiga minggu karena keluhan membaik. TB gagal pengobatan E. TB resistensi TB paru kasus baru adalah penderita yang belum pernah diobati dengan OAT atau sudah pernah menelan OAT Kurang dari satu bulan (30 DOSIS HARIAN). Saat itu pasien diperiksa dahaknya dan disuruh minum obat teratur selama 6 bulan. Seorang anak laki-laki berusia 6 tahun dibawa ibunya ke puskesmas karena sering pilek sejak 3 bulan yang lalu. Darah pasien diambil untuk pemeriksaan hitung jenis leukosit. TB paru kasus putus obat D.D. 2RHE + 4RH E. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Kakek pasien adalah penderita asma yang sering kambuh. Neutropeni . TB baru C. Kategori 1. TB putus obat D. TB paru kasus kambuh E. Keluhan memberat terutama pada pagi hari dan semakin membaik pada siang hari. Neutrofilia B. Pasien mengalami penurunan berat badan sebanyak 2 kg. TB paru kasus baru Seorang pasien 55 tahun datang dengan keluhan batuk berdahak kuning disertai dengan nafsu makan menurun dan BB yang berkurang. Akan tetapi pasien berhenti berobat setelah 3 minggu menjalaninya dengan alasan suadah baikan. Basofilia D. Batuk berdahak warna kekuningan. Kategori 3. Limfopenia E. Diagnosisnya adalah? A. Sekitar 2 tahun sebelumnya pasien pernah berobat 6 bulan dengan pemeriksaan sputum 3 x positif. Pasien juga mengeluh sering bersin berulang kali sampai lebih dari 6 kali. Hasil hitung jenis leukosit apakah yang paling mungkin ditemukan? A. 2RHZ + 4RH Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan batuk sejak 1 bulan yang lalu.

Pemeriksaan neurologis ekstremitas inferior menunjukkan penurunan gerak dengan kekuatan motorik dekstra 2 sinistra 4. dan tidak ditemukan abnormalitas motorik. Conus medularis E. Conus medularis E. setelah jatuh terduduk dari tangga dengan ketinggian 2 meter. Medula spinalis segmen Th12 C. Migrain dengan aura C. Apakah diagnosis topis yang paling tepat? A. Kepala terasa seperti diikat dengan kencang terutama pada daerah kepala belakang. Kauda equine . Medula spinalis segmen L1 D. Cluster headache E. Medula spinalis segmen C5 C. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Medula spinalis segmen Th10 B. Medula spinalis segmen Th10 B. Keluhan dirasakan sejak 1 minggu yang lalu.Seorang perempuan berusia 22 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan nyeri kepala sejak 3 bulan yang lalu. Pemeriksaan neurologis ekstremitas inferior menunjukkan hipestesi perianal. Vertigo Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan rasa kesemutan di daerah pantat. Pasien juga mengeluh perut terasa mual. namun tidak muntah. Keluhan ini dirasakan terus-menerus. Keluhan tersebut muncul setelah pasien jatuh terduduk dari tangga ketinggian 2 meter. Tension type headache B. reflek fisiologik meningkat bilateral dan reflek patologik positif bilateral. Apakah diagnosis topis yang paling tepat? A. Kauda equine Seorang perempuan berusia 37 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS karena kelemahan pada kedua tungkai. tonus otot meningkat bilateral. Medula spinalis segmen L1 D. terutama sekitar lubang dubur. Kedua tungkai juga terasa kesemutan. Migrain tanpa aura D. Kelemahan kaki kanan lebih berat daripada kaki kiri. Pemerisaan fisik dan neurologi dalam batas normal.

Keluhan tersebut muncul setelah pasien jatuh terduduk dari pohon ketinggian 8 meter. tonus otot meningkat bilateral. Medula spinalis segmen Th10 . Medula spinalis segmen Th4 B. Medulla spinalis segmen C7 E.Seorang laki-laki berusia 34 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS karena kelemahan pada kedua tungkai. Apakah diagnosis topis yang paling tepat? A. tonus otot meningkat bilateral. Medulla spinalis segmen Th12 C. Pemeriksaan neurologis ekstremitas inferior menunjukkan adanya hipestesi setinggi umbilikus. reflek fisiologik meningkat bilateral dan reflek patologik positif bilateral. Medula spinalis segmen Th10 B. Kelemahan disertai dengan rasa kesemutan mulai dari pusar sampai ujung kaki. Pemeriksaan neurologis ekstremitas inferior menunjukkan hipestesi setinggi papilla mammae. Apakah diagnosis topis yang paling tepat? A. penurunan gerak dengan kekuatan motorik dekstra 3 sinistra 3. Medula spinalis segmen C5 D. Keluhan tersebut muncul setelah pasien jatuh dari pohon ketinggian 8 meter. Pasien juga merasa kesemutan mulai dari ujung kaki sampai payudara. penurunan gerak dengan kekuatan motorik dekstra 3 sinistra 3. Medula spinalis segmen L1 Seorang laki-laki berusia 33 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS karena kelemahan pada kedua tungkai. reflek fisiologik meningkat bilateral dan reflek patologik positif bilateral.

nadi 80x/menit. Medula spinalis segmen C5 E. Piroksikam B. Deksametason D. Pasien mengatakan sudah lebih dari 3 bulan minum obat yang dibeli bebas di toko obat untuk nyeri otot dan pegal-pegal. Metampiron C. frekuensi napas 20x/menit. Medulla spinalis segmen Th12 D. Dari hasil pemeriksaan tekanan darah 170/100 mmHg. Apakah obat yang dapat menimbulkan keluhan di atas? A.C. Asam mefenamat E. Pasien menunjukkan beberapa obat yang diminumnya. sering pusing dan kakinya membengkak. Medulla spinalis segmen C7 Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke tempat dokter praktek umum dengan keluhan wajahnya kelihatan bengkak. Natrium diklofenak .

Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke praktek dokter umum dengan keluhan batukbatuk. Pada pemeriksaan mikroskopis sputum dan ditemukan hifa dan spora. Propanolol D. Pada anamnesis didapatkan pasien pernah batuk darah. is a synthetic antimycotic drug. pada pemeriksaan laboratorium darah didapatkan kadar serum kreatinin 2. Flusitosin C. Pada pemeriksaan mikroskopis sputum ditemukan hifa dan spora. Keluhan ini muncul setelah 1 minggu minum obat dari dokter dengan diagnosis hipertensi. Apakah obat yang menjadi kontraindikasi pada pasien tersebut? A. Keluhan ini telah dirasakan lebih dari 1 bulan disertai dada nyeri. Amfoterisin B B. a fluorinated pyrimidine analogue.Seorang perempuan berusia 55 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan batukbatuk. Itrakonazol E. Captopril E.5 mg/dl. kadar ureum 35 mg/dl dan kadar β HCG negatip. Indikasi  Infeksi sistemik. Ketokonazol . karena selain kurang toksik obat ini dapat diberikan per oral. Flusitosin C. Pada anamnesis didapatkan pasien pernah batuk darah. Amfoterisin B B. Diltiazem Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke praktek dokter umum dengan keluhan batukbatuk. kadar ureum 35 mg/dl dan kadar β HCG negatif. Hidroklorotiazid B. pada pemeriksaan laboratorium darah didapatkan kadar serum kreatinin 2. Griseofulvin Flucytosine. Apakah obat yang paling sesuai ? A. Keluhan ini telah dirasakan lebih dari 1 bulan disertai dada nyeri. Pada pemeriksaan fisik tanda vital dalam batas normal.  Penggunaannya sebagai obat tunggal hanya diindikasikan pada kromoblastomikosis Sediaan dan Dosis  Flusitosin tersedia dalam bentuk kapsul 250 dan 500 mg  Dosis yang biasanya digunakan ialah 50-150 mg/kgBB sehari yang dibagi dalam 4 dosis. Pada pemeriksaan fisik tanda vital dalam batas normal. Apakah obat yang dapat menyebabkan keluhan di atas? A. Nifedipin C. or 5-fluorocytosine. Ketokonazol D.5 mg/dl.

tinggi badan 171 cm. HDL-kolesterol 32 mg/dL. Kobis D. tinggi badan 171 cm. Wortel Seorang perempuan berusia 45 tahun datang ke dokter praktek umum. Itrakonazol E. HDL-kolesterol 32 mg/dL.8 mg/dL. lingkar pinggang 73 cm. Dari hasil pemeriksaan indeks masa tubuh (IMT) 26 %. Jeruk C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 60 kg. Apakah diagnosis yang tepat pada pasien tersebut? A. .5 g/dL. Diabetes Melitus Tipe 1 B. Sindroma metabolik Seorang laki-laki berusia 43 tahun datang ke dokter praktek umum untuk memeriksakan kesehatannya.4%. Obesitas. Pasien mempunyai riwayat kencing manis selama 15 tahun. Pada pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 60 kg. Griseofulvin Seorang laki-laki berusia 43 tahun datang ke dokter praktek umum untuk memeriksakan kesehatannya. dengan keluhan kencing bertambah sering dan banyak. D. C. Diabetes Gestasional D. Apakah jenis makanan yang harus dihindari pasien di atas? A. trigliserid 183 mg/dL. tekanan darah 140/90 mmHg. trigliserid 183 mg/dL.D. Dislipidemia. asam urat 10 mg/dL. kadar kreatinin serum 4. MCV 82 fL. Tomat B. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan gula darah puasa 256 mg/dl. B. lingkar pinggang 73 cm. Apa problem utama pada pasien tersebut? A. gula darah 2 jam setelah makan 289 mg/dl. terasa haus yang berakibat sering minum dan makan banyak serta kedua kaki kesemutan. Pada pemeriksaan fisik tampak pucat dan konjungtiva pucat. Diabetes Insipidus Seorang laki-laki berusia 54 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan lemas badan sejak 1 tahun yang lalu. Melinjo E. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan glukosa puasa 125 mg/dL. hematokrit 22. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan glukosa puasa 125 mg/dL. tekanan darah 140/90 mmHg. Diabetes Melitus Tipe 2 C. Diabetes Tipe lain E. Pada pemeriksaan laboratorium menunjukkan hemoglobin 7. Hiperurisemia. asam urat 10 mg/dL. Hipertensi E.

Kurang asupan kalsium D. Keluarganya memberi informasi bahwa pasien tidak disuntik insulin karena kehabisan. kadar glukosa darah 2 jam setelah pembebanan glukosa 75 gram 156 mg/dL. Resistensi insulin yang dominan dan disfungsi sel beta pankreas Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun diantar ayahnya datang ke dokter praktek umum dengan keluhan benjolan di leher. KEP (Kurang Energi Protein) C. Dari pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 45 kg dengan tinggi badan 164 cm. latihan jasmani yang cukup. Kerusakan sel beta pankreas akibat keganasan C. Tinggi badan 167 cm dengan berat badan 64 kg. Hasil laboratorium didapatkan kadar glukosa sewaktu 654 mg/dl. diet. Dari anamnesis didapatkan bahwa pasien tinggal di daerah lereng pegunungan. Apakah penyebab anemia pada pasien tersebut? A. Diet. keton uria (+++). frekuensi napas 30 x/menit. Edukasi. suhu 37oC. Kerusakan sel beta pankreas akibat toksisitas obat B. Defisiensi eritropoietin E. Asupan zat goitrogenik yang tinggi . Defisiensi vitamin B12 D. Status gizi kurang. kontrol 6 bulan lagi Seorang laki-laki berusia 22 tahun dibawa ke rumah sakit dalam keadaan tak sadar. Kurang asupan yodium B. Apa kemungkinan penyebab keluhan tersebut? A. Tekanan darah 130/80 mmHg.Pemeriksaan apusan darah tepi menunjukkan morfologi eritrosit normositik normokromik. Kedua orangtuanya pasien DM. Pada pemeriksaan fisik benjolan dapat dilihat tanpa tengadah. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar glukosa darah puasa 98 mg/dL. Perubahan pola hidup menuju pola hidup sehat. Apakah anjuran untuk pasien tersebut ? A. Hasil pemeriksaan fisik baik. dan minum obat glikuidon E. dan pemberian OAD D. Latihan jasmani sesuai petunjuk B. Kerusakan sel beta pankreas yang difus dan menyeluruh D. denyut nadi 104 x/menit. Diet dan minum obat glibenklamid C. Banyak masyarakat di daerah tersebut mengalami keluhan yang sama. Pasien menceritakan bahwa ayahnya meninggal karena diabetes melitus. Disfungsi sel beta pankreas yang dominan dan resistensi insulin E. Defisiensi vitamin C Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke rumah sakit untuk menjalani tes kesehatan rutin setiap tahun. Defisiensi asam folat C. Defisiensi besi B. latihan jasmani. Apakah penyebab hiperglikemia pada kasus tersebut? A.

Struma koloid D. Pelemas otot B. Struma difusa nontoksik Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke tempat dokter praktek umum dengan keluhan nyeri di leher bagian depan disertai demam. Pada pemeriksaan didapatkan mata eksoftalmus. Antihistamin D. diameter 4 cm. denyut nadi 80 x/menit.5oC. Hasil pemeriksaan leher didapatkan massa kistik. Struma koloid B. datang ke dokter praktek umum dengan keluhan terdapat benjolan di leher depan sejak 3 bulan lalu. tekanan darah 130/80 mmHg dan tidak didapati kelainan sistemik lainnya. Kurang asupan kalium Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan benjolan di leher. Pasien juga mengeluh berdebar debar dan kedua tangan gemetar. Apakah golongan obat yang memungkinkan terjadinya kondisi di atas? A. Tiroiditis subakut Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke tempat dokter praktek umum dengan keluhan wajahnya kelihatan bengkak. Struma multinodular toksik E. Antihipertensi Seorang perempuan berusia 21 tahun. Struma Hashimoto E. Analgetik C. sering pusing dan kakinya membengkak. suhu 38. Struma nodusa C. Kortikosteroid E. Dari hasil gambaran histopatologi menunjukkan folikel-folikel tiroid dilapisi epitel kuboid yang di beberapa tempat hiperplastik. Tampak juga infiltrasi ringan limfosit interfolikuler. round-vacuola di sepanjang tepi dinding folikel. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan TSHs menurun. Dari hasil pemeriksaan tekanan darah 170/100 mmHg. Kelenjar getah bening regional leher sedikit membesar. Penyakit Grave C.E. frekuensi napas 20 x/menit. tak nyeri tekan. Apakah terapi yang tepat untuk pasien di atas? . Struma Hashimoto D. Pada pemeriksaan leher menunjukkan pembesaran kelenjar tiroid sedang yang difus dan nyeri tekan. free T3 dan free T4 meningkat. Apakah diagnosis yang paling mungkin untuk pasien di atas? A. Apakah diagnosis histopatologi pasien di atas? A. Pasien menceritakan bahwa ia sudah lebih 2 tahun 2 hari sekali minum jamu untuk pegel linu. Penyakit Grave B.

Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 150/100 mmHg. B. Tiroiditis B. Konsentrasi Cpeptide merupakan indikator yang baik untuk fungsi sel beta. Pada pemeriksaan anak tampak lemas. Pasien pernah mendapat pengobatan dengan propil tiourasil 3 x 100 mg/hari. Konsentrasi C-peptida akan meningkat pada transplantasi pankreas atau transplantasi sel-sel pulau pankreas. Sudah dibawa ke dokter puskesmas dikatakan anak tersebut sakit gula. Pemeriksaan laboratorium apa yang sebaiknya dilakukan untuk memastikan tipe dari penyakit gulanya? A. HbA1C B. badan semakin kurus dan sering buang air besar. Ibu mengeluhkan anaknya banyak makan dan minum serta sering buang air kecil. Keton darah D. Ibu mengeluhkan anaknya banyak makan dan minum serta sering buang air kecil. Operasi Radiasi Diazepam Propiltiourasil Iodium redioakti Seorang perempuan berusia 22 tahun datang memeriksakan diri ke dokter praktek umum dengan keluhan dada berdebar debar. Penyakit Hashimoto Seorang ibu membawa anak perempuannya yang berusia 7 tahun ke UGD Rumah Sakit Kabupaten. juga bisa digunakan untuk memonitor respons individual setelah operasi pankreas. Penyakit Grave D. Sudah dibawa ke dokter puskesmas dikatakan anak tersebut sakit gula. sesak. Hasil pemeriksaan laboratorium TSHs rendah. C. yang dihentikan oleh pasien karena merasa sembuh. Apa diagnosa yang tepat untuk pasien tersebut? A. D. Kretinisme C. bau nafas berbau khas. C-peptide C. Hiportiroidisme E. free T4 menigkat. Analisis gas darah E. Gula darah sewaktu Untuk membedakan tipe 1 dengan tipe 2 digunakan pemeriksaan C-peptide. nadi 124 x/menit dan suhu tubuh 37 derajat celsius.A. Seorang ibu membawa anak perempuannya yang berusia 7 tahun ke UGD Rumah Sakit Kabupaten. Pada pemeriksaan anak . nafas cepat dalam. E. kelenjar gondok membesar difus dan mata menonjol.

pemeriksaan fisik lain dalam batas normal. propanolol. Pasien kembali kontrol dua hari sesudahnya karena merasa terganggu dengan munculnya suara mendenging yang terus menerus di telinganya. Kekakuan pada sendi pengungkit D. bau nafas berbau khas. kaptopril dan furosemid. Foramen ovale B. Pada organ mana kemungkinan kelainan terjadi ? A. Digoksin mempermudah masuknya gentamisin ke endolimfe Seorang anak perempuan usia 7 tahun diantar ibunya datang ke dokter praktek umum dengan keluhan utama nyeri telan sejak 1 hari yang lalu disertai demam sejak 2 hari yang lalu. suhu badan 39oC. Nasopharynx E. Ketoasidosis E. Apa kemungkinan yang menyebabkan munculnya gangguan di atas? A. Tuberculosis paru D. Oropharynx D. Pasien tidak sedang menderita batuk pilek. Furosemid oral dosis tinggi menimbulkan gejala ototoksisitas irreversibel B. Larynx B. Nefropati diabetikum C. Seminggu yang lalu dia tersandung dan kuku kaki kirinya terluka. Apa kemungkinan komplikasi yang muncul pada anak tersebut? A. Dokter memberi obat-obat yang rutin digoksin. Hipoglikemia Seorang perempuan usia 60 tahun datang ke klinik umum Rumah Sakit dengan keluhan pendengaran menurun sejak beberapa hari lalu. Neuropati diabetikum B. Digoksin terakumulasi di jaringan pada pasien dengan gangguan fungsi jantung D. Furosemid meningkatkan potensi ototoksik Gentamisin C. Laryngopharynx C. Membran vestibularis C. nafas cepat dalam. kuku tersebut telah mengalami infeksi serius dan dokter segera memberi suntikan antibiotik Gentamisin. Endolymphe Laki-laki usia 58 tahun telah mengalami gagal jantung sejak setahun lalu dan rutin berobat ke poliklinik jantung. Pada pemeriksaan didapatkan pembesaran kelenjar leher disertai nyeri pada penekanan. sesak. Digoksin mengganggu motilitas sel-sel rambut luar di koklea E. Saat berobat kembali ke rumah sakit. Muskulus tensor tympani E. Aditus laryngeus . Area mana yang kemungkinan terbesar terkena adalah? A.tampak lemas. Pada pemeriksaan liang telinga maupun membran tympani dalam batas normal. pharynx hyperaemia (++).

5 oC dan pharing hiperemis. Terminasi obat-obat ototoksik bila dijumpai gangguan pada telinga dalam E. Tindakan yang tidak efektif untuk pasien di atas adalah? A. Adenoiditis B. Mycoplasma pneumoniae B. kaptopril dan furosemid. tenggorokan gatal dan susah menelan. Saat berobat kembali ke rumah sakit. Pada pemeriksaan didapatkan faring hiperemi dengan gambaran petechie pada palatum molle. Dokter memberi obat-obat yang rutin digoksin. propanolol.Laki-laki usia 58 tahun telah mengalami gagal jantung sejak setahun lalu dan rutin berobat ke poliklinik jantung. Pasien kembali kontrol dua hari sesudahnya karena merasa terganggu dengan munculnya suara mendenging yang terus menerus di telinganya. Ibunya membawa dia ke dokter keluarganya dan pemeriksaan fisiknya suhu 38. Tonsilitis kronik C. didapatkan pembesaran limfonodi cervical. tonsil terdapat eksudat. Pemeriksaan jumlah lekosit didapatkan 12. Usap tenggorok dikirimkan ke laboratorium dan hasil kultur positif kuman . Organisme yang paling mungkin menyebabkan kelainan tersebut adalah? A. pemeriksaan fisik lain dalam batas normal. Eksplorasi faktor risiko pasien sebelum pemberian obat ototoksik B. Seminggu yang lalu dia tersandung dan kuku kaki kirinya terluka. Virus human influenzae E. Monitoring dini level serum obat-obat ototoksik yang diberikan C. 6 tahun. kuku tersebut telah mengalami infeksi serius dan dokter segera memberi suntikan antibiotik gentamisin. Pemeriksaan audiometrik rutin untuk mendeteksi ototoksisitas subklinik D. Hipertrofi tonsil dan adenoid Seorang anak laki-laki. Staphylococcus aureus C. Coronavirus Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun mengeluh nyeri menelan dan sakit kepala ketika bangun tidur. Rinosinusitis kronik D. tidak ada batuk pilek. Berat badan 25 kg panas 37. Apakah diagnosis paling benar untuk pasien di atas ? A.300/µl.1oC. Tonsilopharingitis kronis E. Antinausea dan obat-obat hipnosedatif bisa digunakan untuk rehabilitasi gejala vestibulotoksisitas Seorang laki laki 6 tahun diantar ibunya periksa ke praktek dokter umum sejak 1 bulan anaknya sering mengeluh hidungnya tersumbat dan ibunya mengatakan sering berhenti nafas waktu tidur. Streptococcus pyogenes D. kelas 1 SD diantar bapaknya ke praktek dokter dengan keluhan demam.

Pada pemeriksaan didapatkan faring hiperemi dengan gambaran petechie pada palatum molle. Pemeriksaan darah rutin D. rantai. Khemoterapi . Tensi 120/80 mmHg. Pemeriksaan foto thoraks E. Respirasi 20 x/menit. Pada anamnesa ditemukan riwayat radang tenggorokan berulang saat usia 4 – 8 th. Apa program terapi untuk menghilangkan fokal infeksi pada pasien tersebut selain pemberian antimikroba? A. Pemeriksaan ASTO C. Tes serologi untuk virus influenzae Seorang perempuan usia 18 th. Staphylococcus aureus Seorang anak laki-laki. Foto rontgen kepala C. Diet rendah lemak C. gram positif. terdapat detritus. Pada pemeriksaan didapatkan tonsil T1-T1. datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri dada kiri. Nadi 80 x/menit. didapatkan pembesaran limfonodi cervical. Respirasi 20x/menit. fibrosis.kokus. Apa usul pemeriksaan penunjang yang paling tepat untuk menegakkan diagnosa kasus di atas? A. kelas 1 SD diantar bapaknya ke praktek dokter dengan keluhan demam. Staphylococcus epidermidis D. Pemeriksaan penunjang yang tidak perlu diusulkan untuk menegakkan diagnosa kasus di atas adalah? A. tidak ada batuk pilek. fibrosis. Tonsilektomi B. terdapat detritus. tenggorokan gatal dan susah menelan. Biopsi limfonodi cervical D. Streptococcus mutans B. Pada anamnesa ditemukan riwayat radang tenggorokan berulang saat usia 4-8 tahun. Kultur kuman dari swab tenggorok E. Pemeriksaan kultur swab tenggorok Seorang perempuan usia 18 th. Pemeriksaan ECG B. Tensi 120/80 mmHg. ECG B. Pemeriksaan jumlah lekosit didapatkan 12. datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri dada kiri. Pada pemeriksaan didapatkan tonsil T1-T1.300/ul. Nadi 80x/menit. Total Bedrest (rawat inap) D. 6 tahun. Streptococcus pneumonia C. tonsil terdapat eksudat. Streptococcus pyogenes E. Bakteri apakah yang paling sering menyebabkan infeksi pada pasien tersebut? A.

jumlah respirasi permenit 40 x/menit. Pada pemeriksaan Suhu tubuh 39 derajat celcius. cairan menyerupai air cucian beras. tanpa didahului rasa mulas dan rasa sakit perut. Cairan KA-EN 3A C. tanpa didahului rasa mulas dan rasa sakit perut. Bagaimana derajat dehidrasi anak tersebut? A. Dari pemeriksaan anak tampak rewel : nadi 120 x/menit. Dehidrasi ringan C. Dari pemeriksaan anak tampak rewel : nadi 120 x/menit. Setelah minggu pertama . lidah kotor. Meningkatkan absorbsi Cl.pada kripte liberkuhn D. kepala pusing. Bila ingin dilakukan kultur urine sebaiknya pada? A. Menghambat pompa Natrium B. kehausan. Bila dehidrasi pada anak tersebut memberat. Cairan D ¼ S Seorang perempuan 22 tahun datang ke dokter umum dengan keluhan badan panas. cairan menyerupai air cucian beras. kehausan. Osmosis air yang berlebihan ke dalam enterosit Seorang ibu mengantar anak perempuannya usia 4 tahun datang ke IGD Rumah Sakit dengan diare > 10 kali/hari. jumlah respirasi permenit 40 x/menit.E. Pada minggu pertama B. turgor kulit < 2 detik. Dehidrasi berat Seorang ibu mengantar anak perempuannya usia 4 tahun datang ke IGD Rumah Sakit dengan diare > 10 kali/hari. Tanpa dehidrasi B. tidak ada nafsu makan. Dehidrasi ringan-sedang E. Cairan Ringer Lactate E. Dokter curiga pasien tersebut terkena demam thypoid dan kemudian mengirim pasien ke laboratorium untuk memastikan diagnosis. Dehidrasi sedang D. turgor kulit < 2 detik. Dari pemeriksaan anak tampak rewel : nadi 120 x/menit. Cairan KA-EN 3B D. Cairan Darrow B. perut kembung dan 3 hari tidak BAB. turgor kulit < 2 detik. pilihan cairan intravena paling tepat yang diberikan adalah? A. kehausan. perut hypertympani. jumlah respirasi permenit 40 x/menit. E. Bagaimana derajat dehidrasi anak tersebut? A. cairan menyerupai air cucian beras. tanpa didahului rasa mulas dan rasa sakit perut. Meningkatkan pembentukan cAMP di sel enterosit. Terapi radiasi Seorang ibu mengantar anak perempuannya usia 4 tahun datang ke IGD Rumah Sakit dengan diare > 10 kali/hari. Membuka lebih banyak saluran Ca++ C.

bokong. Sebelumnya tidak pernah merasa sakit kuning sebelumnya. dan lutut. Anti bakteri B. Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke poliklinik. Enzym urease pada serum Seorang laki-laki usia 47 tahun datng ke IGD Rumah Sakit dengan keluhan muntah darah dan berak hitam. terasa perih. siku. Eritroderma E. Endoskopi saluran pencernaan. sejak 2 tahun yang lalu sering hilang timbul. Dari pemeriksaan perut membesar. kaki bengkak. kulit kepala berambut. mengeluh adanya bercak kemerahan. bersisik tebal. Anti virus . Pemeriksaan fisik terdapat nyeri tekan regio epigastrium.C. dan lutut. Keluhan membaik jika diobati tapi kemudian timbul lagi. OMD. Nadi 88 x/menit. mengeluh adanya bercak kemerahan. Apakah pengobatan topikal yang paling tepat diberikan? A. Respirasi 20 x/meint. IgM spesifik Helicobacter pilory pada serum E. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Dermatitis seboroik C. Ultrasonografi abdomen. Dari anamnesa: pasien sering terlambat makan dan suka makan yang pedas. bokong. IgG spesifik Helicobacter pilory pada cairan lambung B. mual-mual dan tidak ada nafsu makan. Ptiriasis rosea Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke poliklinik. IgG spesifik Helicobacter pilory pada serum D. Keluhan membaik jika diobati tapi kemudian timbul lagi. Photo BNO C. CT Scan abdomen D. Tekanan darah 140/90 mmHg. E. sejak 2 tahun yang lalu sering hilang timbul. kulit kepala berambut. pemeriksaan yang paling tepat dilakkan adalah? A. Pada minggu kedua D. bersisik tebal. IgM spesifik Helicobacter pilory pada cairan lambung C. Setiap saat Seorang perempuan 22 tahun datang ke dokter dengan keluhan sakit pada ulu hati. Keratosis seboroik B. Lesi mengenai wajah. Bila dilakukan pemeriksaan cairan lambung dan serum darah kemungkinan akan didapatkan peningkatan? A. Lesi mengenai wajah. Setelah minggu kedua E. siku. Psoriasis D. Untuk menegakkan penyebab perdarahan. B.

Pada pemeriksaan didapatkan ujud kelainan kulit didapatkan papul eritem dan komedo. Pemeriksaan lampu Wood B. Pada pemeriksaan fisik ditemukan adanya ujud kelainan kulit berupa eritema. Herpetic gingivostomatitis E. kelenjar submandibula pada palpasi sakit. Miliaria B. mukosa bukal dan bibir bawah. datang ke dokter praktek swasta dengan keluhan gatal pada kaki sejak 2 minggu yang lalu. Anti jamur E. Pemeriksaan Tzanck pada cairan vesikel Seorang perempuan berusia 37 tahun. bula dan pustule. Pemeriksaan kultur jamur dengan media SDA E. Milia C. Hidradenitis suppurative E. hilang timbul dan berpindah tempat. belum menikah. Pemeriksaan sediaan langsung dengan KOH 10% D. terutama pada telapak kaki. tepi menggaung dan eritematous. tampak beberapa ulkus pada lidah. Anti histamin Seorang laki-laki berusia 17 tahun. biasanya timbul menjelang siklus menstruasi. Apakah diagnosis paling tepat pasien tersebut ? A. Apakah pemeriksaan paling tepat untuk menegakkan diagnosis pasien tersebut? A. Anti inflamasi D. Stomatitis aftosa rekuren D. datang ke Poliklinik dengan keluhan terdapat bintil-bintil merah di wajah yang muncul sejak 1 tahun yang lalu. Dan lokasi ujud kelainan kulit tersebut dijumpai pada wajah dan lengan atas kanan dan kiri. Rosasea Seorang laki-laki berusia 44 tahun. Pemeriksaan intra oral didapatkan higiene oral kurang. Dari anamnesis pasien mengaku menderita Diabetes Melittus tipe 2 selama 15 tahun. Aphthous ulcers C. Akne vulgaris D. Gingivitis akut B. Dari . Ulcerative gingivostomatitis Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri kepala. datang ke praktek swasta dengan keluhan sering sariawan pada rongga mulutnya. ulkus diameter 2-3 mm. Tes kulit terhadap antigen trichophyton C. vesikel. marginal gingiva labial gigi-gigi rahang bawah merah dan mudah berdarah. Apakah diagnosis paling tepat pasien tersebut ? A.C. Dari anamnesis didapatkan penderita bekerja sebagai pencuci mobil.

Mempertimbangkan permintaan pasien sambil menunggu reaksi obat D. tetapi pasien menolak dan minta diberikan obat oral saja karena pasien masih bisa makan dan sadar. Dokter merencanakan pemberian insulin. Streptomisin (S) Seorang laki-laki berusia 35 tahun. datang ke Unit Gawat Darurat RS dengan keluhan utama sesak napas. Apakah regimen yang harus dihindari pada kasus di atas? A. datang ke puskesmas dengan keluhan batuk 3 minggu. pada pemeriksaan fungsi ginjal didapatkan hasil BUN dan kreatinin meningkat. Isoniazid (H) C. Injeksi metilsantin E. Pada anamnesis batuk disertai dahak.pemeriksaan vital sign didapatkan tekanan darah 170/100 mmHg. dan pada pemeriksaan auskultasi terdengar suara wheezing. Oral bronkodilator Seorang laki-laki berusia 52 tahun datang ke klinik dengan keluhan terdapat luka di jari. Furosemid D. Captopril C. Pada pemeriksaan kadar gula darah sewaktu 700 mg/dL. HCT B. frekuensi napas 32 x/menit. Reserpin Seorang perempuan berusia 34 tahun. Pirazinamid (Z) D. Pada pemeriksaan fisik pasien tampak gelisah. Inhalasi agonis β2 B. sesak nafas dan demam. demam dan penurunan nafsu makan. Tidak setuju karena saat ini pasien mengalami stres metabolik . Propanolol E. frekuensi nadi 110 x/menit. Tidak setuju karena pasien DM tipe 1 jadi mutlak insulin C. Bagaimanakah respon dokter paling tepat terhadap permintaan pasien tersebut? A. Etambutol (E) E. Apakah terapi hipertensi paling tepat untuk pasien di atas? A. Dari anamnesis pasien adalah penderita asma sejak 10 tahun yang lalu. Setuju dengan permintaan pasien karena obat dapat diminum pasien B. Rifampisin (R) B. G2P1A0. Pada pemeriksaan dahak didapatkan BTA positif. Injeksi kortikosteroid D. Apakah terapi awal yang harus diberikan pada pasien tersebut? A. Dokter bermaksud memberikan OAT yang aman dan tidak memberikan efek gangguan pendengaran pada janin yang dikandungnya. lebih suka posisi duduk. Inhalasi kortikosteroid C.

Bagaimanakah patofisiologi penyakit yang diderita penderita tersebut? A. Kelainan genetik pankreas Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke puskesmas untuk melakukan pemeriksaan kadar gula darahnya. Dari riwayat penyakit pasien menderita DM sejak 3 tahun yang lalu. Mengganti insulin dengan obat oral (OAD) . Bagaimana saran terapi selanjutnya yang paling tepat untuk pasien tersebut? A. Sekresi insulin mutlak terganggu B. Bagaimanakah edukasi paling tepat tentang pemberian terapi insulin di atas? A. Sekresi insulin fase 1 dan 2 terganggu D. Defisiensi insulin bersifat relatif D. Insulin dapat diberikan pada lengan kanan maksimal sampai 20 kali Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke puskesmas untuk melakukan pemeriksaan kadar gula darahnya. Suntikan harus diberikan sebelum olahraga pagi hari E. Reaksi autoimun pada sel beta E. Hasil pemeriksaan GDS saat ini adalah 160 mg/dL. Hasil pemeriksaan laboratorium GDP adalah 134 mg/dL. Dari anamnesis usia kehamilan perempuan tersebut 30 minggu. Dari riwayat penyakit didapatkan pasien adalah penderita DM gestasional. GD 2 jam PP 224 mg/dL. Kerusakan sel pankreas karena autoimun E. Suntikan diberikan 30 menit sebelum makan pagi B. datang ke dokter swasta untuk kontrol gula darah. Hipersekresi insulin saat makan C. Hasil pemeriksaan gula darah 2 minggu yang lalu didapatkan GDS 230 mg/dL dan mendapat terapi insulin. G1P0A0. Gangguan metabolisme KH setelah makan C. Insulin diberikan sebelum tidur C. Pemeriksaan berat badan 90 kg dan tinggi badan 170 cm. Dari riwayat penyakit pasien menderita DM sejak 3 tahun yang lalu. GD 2 jam PP 224 mg/dL. Pembakaran lemak karena obesitas Seorang perempuan 30 tahun. Setelah suapan pertama insulin langsung diberikan D. Pemeriksaan berat badan 90 kg dan tinggi badan 170 cm.E. Hasil pemeriksaan laboratorium GDP adalah 134 mg/dL. Bagaimanakah mekanisme terjadinya hasil laboratorium penderita di atas? A. Gangguan sekresi postprandial B. Selama ini pasien mendapat terapi anti diabetik oral. Oleh dokter pasien disarankan menggunakan terapi insulin jenis intermediate acting. Setuju karena efek obat oral dan insulin sama Seorang laki-laki 50 tahun datang ke praktek dokter swasta dengan riwayat Diabetes Melitus.

C. berat badan 80 kg. Ureum 40 mg/dL. pasien sebelumnya mengalami demam. Mencegah nefropati D. E. Mencegah hipoglikemia E. Gangguan respirasi E. Refleks patologis negative. GCS 2-1-3. Pasien mendapat terapi Glimepirid 2 mg. Koma hepatikum E. Pada pemeriksaan Gula darah sewaktu 700 mg/dL. SGOT 23 mg/dL. Cukup dengan mengatur diet saja dan menghentikan insulin Dosis insulin diturunkan kemudian dikombinasi dengan OAD Insulin diteruskan sampai GD terkendali Insulin sampai kehamilan aterm lalu dihentikan setelah melahirkan Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan pusing. Koma uremik .3 mg/dL. Creatinin 0. tinggi badan 162 cm.B. tetapi Obat tetap diminum 3 kali sehari. Gangguan hemostatik D. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 150/90 mmHg. Dari anamnesis ke keluarga. Apakah penyebab paling tepat keluhan di atas? A. terdapat luka bernanah di ujung ibu jari kaki. Gangguan otonomik B. Koma septik D. Mencegah neuropati B. Dari anamnesis pasien telah didiagnosa DM sejak 5 tahun yang lalu. Apakah diagnosis yang paling mungkin dari pasien di atas? A. Gangguan vaskular Seorang perempuan berusia 57 tahun dibawa ke Unit gawat darurat RS dalam kondisi tidak sadar dan panas tinggi. Sejak 2 hari yang lalu penderita makan sedikit. Mencegah ketoasidosis Seorang laki-laki berusia 61 tahun. Dari pemeriksaan fisik pernafasan cepat dan dalam. D. Pada pemeriksaan kadar glukosa darah sewaktu didapatkan hasil 55 mg/dL. keringat dingin dan jantung berdebar. Pasien terbiasa minum obat anti diabetik oral 3 x/hari. sulit tidur. Gangguan neurogenik C. dan mata kabur. Koma neurogenik B. Mencegah retinopati C. 1 kali sehari. datang ke poliklinik dengan keluhan merasa gemetar. SGPT 30 mg/dL. sulit tidur & sesak nafas sejak 3 hari. Apakah tujuan terapi pasien tersebut? A. Koma ketoasidosis C. Dari pemeriksaan laboratorium didapatkan GDS 300 mg/dL dan GDP 130 mg/dl.

Gangguan elektrolit D. Sangat peka terhadap NSAIDs D. Blokade produksi prostaglandin B. sulit tidur dan sesak nafas sejak 3 hari. Creatinin 0. Nyeri tersebut hilang timbul sejak 6 bulan yang lalu.Seorang perempuan berusia 57 tahun dibawa ke Unit gawat darurat RS dalam kondisi tidak sadar dan panas tinggi. Apakah penyebab yang paling mungkin kondisi di atas ? A. SGOT 23 mg/dL. Rehidrasi cairan D. Penghambatan fungsi prostaglandin E. dan tidak ada tanda iritasi meningeal. Pada pemeriksaan fisik didapatkan GCS E2 V3 M5. Dari pemeriksaan fisik didapatkan lutut kanan tampak bengkak. Sangat peka terhadap opioid C. Peningkatan permeabilitas membran Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke dokter dengan keluhan utama nyeri pinggang. dan teraba hangat. Keluhan muncul setelah jatuh dari sepeda. Pada pemeriksaan Gula darah sewaktu 700 mg/dL. Sebelumnya. Ureum 40 mg/dL. GCS 2-1-3. Dokter memberikan terapi obat anti nyeri dengan NSAID. Dosis OAD ditingkatkan C. Perdarahan intracerebral E. Refleks patologis negative. Infeksi meningeal . Penghambatan produksi bradikinin D. Drip neuroprotektan E. Ectopic discharge terjadi di daerah lesi Seorang laki-laki berusia 50 tahun dibawa ke UGD karena penurunan kesadaran. Dari pemeriksaan fisik pernafasan cepat dan dalam. tanpa tanda lateralisasi. pasien didiagnosis dokter menderita Herpes Zoster. Blokade produksi ciclooxygenase C. pasien sebelumnya mengalami demam. Injeksi antipiretik Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun dibawa ke dokter dengan keluhan utama nyeri pada lutut kanan. Manakah pernyataan yang paling tepat mengenai mekanisme farmakokinetik terapi tersebut? A. Ectopic discharge terjadi di reseptor E. SGPT 30 mg/dL. terdapat luka bernanah di ujung ibu jari kaki. Bagaimanakah patofisiologi nyeri pada kondisi pasien tersebut? A. Sensitisasi terjadi di reseptor B.3 mg/dL. hiperemis. Dari anamnesis ke keluarga. Perdarahan pada spasium sub-arachnoid C. Tromboemboli di pembuluh darah otak pada pasien fibrilasi atrial B. Apakah tindakan pertama yang paling tepat pada kasus diatas? A. Antibiotik intravena B.

Toxoplasmosis B. Stroke iskemik B. Lumbal pungsi limfosit dan protein meningkat. Kesadaran GCS E3 V3 M3. Melakukan gerakan spontan D. Cerebral malaria E. Dari pemeriksaan fisik didapatkan respon membuka mata dengan perintah. Epilepsi D. merasa mengantuk. kejang umum 3 jam yang lalu. Neurosifilis Laki-laki 33 tahun. 12 C. Diagnosis A. kemudian oleh warga dibawa ke UGD RS terdekat. 13 D. 14 E. Dari heteroanamnesis didapatkan bahwa pasien mengalami demam tinggi menggigil menetap. Dari pemeriksaan retina didapatkan papil edema. Berapakah nilai Glasgow Coma Scale (GCS) dari pasien ini? A. Suhu 39oC Kaku kuduk (+).Seorang pasien laki-laki berusia 9 tahun dengan kondisi tidak sadar. Ensefalitis C. Meningitis aseptik Seorang laki-laki usia 30 tahun ditemukan tergeletak di tengah jalan dalam kondisi gelisah. dan bisa bergerak bebas. diantar oleh ibunya datang ke puskesmas di Papua. Cerebral tuberculoma C. Melakukan gerakan fleksi ke arah nyeri C. Melakukan gerakan dengan respon nyeri E. Aseptic meningitis D. Bagaimanakah kondisi motorik yang akan ditemukan pada pemeriksaan GCS ? A. Melakukan gerakan dengan respon suara Perempuan umur 61 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat RS dengan keluhan merasakan lemah sejak 2 jam yang lalu. glukosa normal. datang dengan penurunan kesadaran. Tetanus E. bisa menjawab pertanyaan sederhana. Tidak dikeluhkan sakit kepala maupun muntah. Pada pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum gelisah. 15 . 8 hari sebelumnya demam. 11 B. Melakukan gerakan ekstensi ke arah nyeri B. Apakah yang menjadi penyebab paling mungkin pasien ini tidak sadar? A. 2 jam SMRS kejang seluruh tubuh.

tidak sadarkan diri. Sisa obat yang mungkin telah ditelan penderita juga dibawa. E1. nafas lambat. Pada pemeriksaan klinik ditemukan penderita tidak sadar. Pada pemeriksaan didapatkan membuka mata dengan rangsang nyeri. E3. obat berikut ini mungkin dapat menjadi penyebab koma pada penderita di atas. E3. Jika ternyata penderita tersebut koma. Digoksin B. Nilai GCS? A. V2. V2.Laki-laki. Diazepam C. denyut nadi 70 kali/menit teraba penuh. M3 C. V2. E2. M1 Seorang wanita umur sekitar 20 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat sebuah rumah sakit dalam keadaan tidak sadar. suara mengerang dan posisi ekstremitas ekstensi. Ekstasi (MDMA) . Parasetamol D. V3. V2. tidak dapat dibangunkan dengan stimulasi suara ataupun stimulasi fisik lainnya. M2 E. dan kulit terasa kering. A. M1 B. M2 D. E2. tekanan darah 120/80.

E. dan kulit terasa kering. tidak dapat dibangunkan dengan stimulasi suara ataupun stimulasi fisik lainnya. mukosa bibir serta semua ujung jari kebiruan. Mati lemas Seorang perempuan berusia 35 tahun ditemukan meninggal dunia tergantung di dapur rumahnya. Tak ditemukan tanda kekerasan lain. tepi bengkak. warna dasar coklat tua. tepi bengkak. Pentotal D. Sisa obat yang mungkin telah ditelan penderita juga dibawa. Tanda perlawanan korban E. Mukosa bibir serta semua ujung-ujung jari tampak kebiruan. Bendungan pembuluh darah D. A. Lebar jejas jerat 4 cm. Polisi mengantar jenazah ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi. Jika pada penderita tersebut juga ditemukan bekas suntikan lama dan baru di lengan dan pupilnya kecil kemudian melebar. Refleks vagal E. Apakah sebab kematian pada kasus tersebut? A. Ditemukan bendungan pembuluh darah pada semua organ dalam. denyut nadi 70 kali/menit teraba penuh. nafas lambat. Alat gantungnya berupa tali tambang D. Pada pemeriksaan tampak jejas jerat di leher dengan arah serong dari depan ke arah belakang atas. mungkin ada keracunan. Pada pemeriksaan klinik ditemukan penderita tidak sadar. warna dasar coklat tua. Polisi mengantar jenazah ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi. Tak ditemukan tanda kekerasan lain. Phencyclidine B. Wajah tampak gelap dengan sklera mata tampak merah. Korban masih hidup saat tergantung (intravital) C. Kerusakan organ dalam leher C. tekanan darah 120/80. Lebar jejas jerat 4 cm. Ditemukan bendungan pembuluh darah pada semua organ dalam. Pada pemeriksaan tampak jejas jerat di leher dengan arah serong dari depan ke arah belakang atas. Korban sudah meninggal sebelum tergantung B. Ekstasi E. Apakah interpretasi dari edema pada tepi jejas jerat? A. Diethylether C. Wajah tampak gelap dengan sklera mata merah. Morfin Seorang perempuan berusia 35 tahun ditemukan meninggal dunia tergantung di dapur rumahnya. Fenilpropanolamin Seorang wanita umur sekitar 20 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat sebuah rumah sakit dalam keadaan tidak sadar. Tanda asfiksia . Jeratan pada leher yang menutup jalan napas B.

350 .Seorang laki-laki berusia 55 tahun. Intentional poisoning C. Pada pemeriksaan rontgen dada terdapat gambaran benda opaq pipih menyerupai baterai jam. Kulit Seorang laki-laki berusia 20 tahun dibawa ke unit gawat darurat karena mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal. Deliberate poisoning . Hati D. Termasuk dalam kategori apakah keracunan yang dialami pasien? A. setelah sakit-sakitan selama setahun terakhir. Gejala penyakit tidak khas. Saat memasuki ruangan. pasien dapat berjalan dengan dituntun. Termasuk dalam kategori apakah keracunan anak tersebut? A. Accidental poisoning D.< 90 mg/dL B. kadang berupa gangguan gastrointestinal. 90 .< 350 mg/dL D. kadang hanya rasa tidak enak badan. Dokter menyimpulkan pasien mengalami keracunan lithium. Accidental poisoning D. Dari anamnesis dan pemeriksaan pasien meracau.< 250 mg/dL C. tetapi sempoyongan. Deliberate poisoning E. tidak dapat menjawab pertanyaan dengan tepat. Berapakah kadar alkohol yang memberikan gejala tersebut? A. Dari mulut pasien tercium bau alkohol. Intentional poisoning C. Experimental poisoning B. 30 . menabrak pohon. Setelah dikonfirmasi ternyata ada kesalahan pemberian obat dari apotek yaitu tertukar dengan pasien lain. Dokter mencurigai korban mengalami keracunan logam berat kronis. 250 . Apakah sampel yang paling tepat? A. Iatrogenic poisoning Seorang perempuan berusia 50 tahun datang ke unit gawat darurat pada siang hari karena kelemahan badan yang mendadak. Experimental poisoning B. Urin C. Rambut E. > 400 mg/dL Seorang anak perempuan berusia 2 tahun mengalami batuk dan sesak nafas yang tak sembuhsembuh. Darah B.< 400 mg/dL E. meninggal dunia. Dari inspeksi tampak kulit korban berwarna kecoklatan. Keluhan muncul sekitar 30 menit setelah meminum obat resep dokter yang diperolehnya dari apotik pagi harinya.

00-12. Pada perut bagian kanan bawah terdapat warna kehijauan. Bayi viable C. Temuan apakah yang sesuai dengan kesimpulan tersebut? A. Dalam pemeriksaan didapatkan bayi sudah meninggal. Bayi mati tenggelam Penyidik mengirimkan jenazah korban kejahatan.00 D. Terdapat luka tusuk B.00 B. Pada pemeriksaan luar didapatkan kekakuan pada hampir semua sendi. Dari otopsi disimpulkan bahwa bayi meninggal by omission. Antidepresan . Lebam jenazah ditemukan pada ujung-ujung bawah extremitas atas dan bawah serta pada dagu. Pada pemeriksaan psikiatris didapatkan bahwa perempuan ini mempunyai beban psikologis yang sangat berat namun semuanya ditanggung sendiri. Terdapat luka lecet tekan pada leher Seorang bayi laki-laki ditemukan di dalam sebuah tas yang tergantung dalam toilet. Dari pemeriksaan diperoleh tes apung paru positif. berwarna merah kebiruan yang tidak hilang dengan penekanan. Apakah arti dari temuan tersebut? A. antara jam 00. Hari Senin. Hari Minggu antara jam 12. Apakah terapi yang paling tepat? A. Dari otopsi disimpulkan bahwa bayi meninggal by omission. Analgesik lokal C. Hasil pemeriksaan fisik dan penunjang tidak ditemukan kelainan. kecuali sendi kedua lutut. Hari Minggu.00. kira-kira jam 04. Tidak ditemukan cedera D. Bayi lahir hidup E.00-24.00 C. Iatrogenic poisoning Seorang bayi laki-laki ditemukan di dalam sebuah tas yang tergantung dalam toilet. Pemeriksaan dilakukan pada hari Senin jam 12. Terdapat fraktur cricoid C. Hari Senin.00-04. antara jam 00. Terapi kerja berkelompok B. untuk dibuatkan visum et repertum. Terdapat memar pada kepala E.00-08. Bayi asfiksia D. jam 02.00-15. Dalam pemeriksaan didapatkan bayi sudah meninggal.00 hari yang sama E.00 Seorang ibu rumah tangga usia 35 tahun datang ke puskesmas mengeluh sering sakit punggung. Hari Senin. Kapankan perkiraan saat kematian korban ? A.E. Bayi aterm B.

nyeri dada. jantung berdebar-debar keras. Gangguan panik E. Pemberian antipsikotik B. Sejak beberapa minggu ini pasien tidak mau minum obatnya dengan alasan percuma karena sudah 1 tahun tidak sembuh. Ventilasi E. putus asa dan menganggap dirinya adalah yang paling sengsara karena tidak kunjung sembuh. Ventilasi Seorang pasien tuberkulosis sudah berobat selama 1 tahun tetapi belum sembuh. Gangguan somatisasi D.D. Apakah konsekuensi yang paling mungkin terjadi pada pasien ini jika permintaannya dipenuhi begitu saja untuk rawat inap? A. Di antara episode serangan-serangan tersebut pekerjaan dan kegiatan sehari-hari tidak terganggu. Kecemasan akan tindakan medis selanjutnya C. Pemberian antidepresan C. Hipokondriasis . Pasien merasa sangat cemas walaupun dokter jantung sudah meyakinkan bahwa EKG dan pemeriksaan laboratorium darah dalam batas normal. Kesedihan karena penyakitnya tidak juga diketemukan E. Ketergantungan pada proses rawat inap B. Sejak setahun yang lalu pasien mengeluh sudah beberapa kali mengalami “serangan jantung” yang ditandai dengan perasaan cemas. Pada pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang tidak didapatkan kelainan. kedua tangan terasa “kebas” selama kira-kira 5 menit. Ketergantungan kepada dokter yang merawat D. Gangguan jantung tersembunyi (hidden) B. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. berkeringat dingin. Pasien sudah mendatangi beberapa dokter dan mendapatkan hasil pemeriksaan yang sama. Gangguan nyeri psikogenik C. Apakah terapi yang paling tepat untuk problem psikiatrisnya? A. Pada pemeriksaan psikiatris didapatkan bahwa penderita merasa malas bekerja. Sosialisasi dengan sesama penderita tuberculosis Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan nyeri dada. Keuntungan sekunder akan tindakan medis selanjutnya Seorang laki-laki berusia 33 tahun mengeluh takut mati mendadak karena serangan jantung seperti ayahnya pada usia 45 tahun. Anxyolitic E. Terapi kerja berkelompok D. Karena merasa keluhan tidak kunjung sembuh pasien minta dirawat inap agar bisa dilakukan pemeriksaan lebih mendalam.

Seorang perempuan berusia 42 tahun mengeluh nyeri dada, nyeri kepala, mual, muntah, haid tidak teratur, pandangan mata dobel, nyeri sendi dan sering anyang-anyangen sejak 20 tahun ini. Gejala tersebut tidak berlangsung serentak, mengakibatkan hampir seluruh kehidupannya terganggu. Pasien sering mondok namun tidak didapatkan penyebab spesifik. Sebagian besar waktunya dilalui dengan perasaan cemas. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Suspek penyakit kardiovaskular B. Gangguan nyeri psikogenik C. Gangguan Somatisasi D. Hipokondriasis E. Ganguan panik Gangguan somatisasi adalah salah satu gangguan somatoform spesifik yang ditandai oleh banyaknya keluhan fisik/gejala somatik yang mengenai banyak sistem organ yang tidak dapat dijelaskan secara adekuat berdasarkan pemeriksaan fisik dan laboratorium. Gangguan somatisasi dibedakan dari gangguan somatoform lainnya karena banyaknya keluhan dan melibatkaan sistem organ yang multiple, sebagai contoh, gastrointestinal dan neurologis. Gangguan ini bersifat kronis dengan gejala ditemukan selama beberapa tahun dan dimulai sebelum usia 30 tahun dan disertai dengan penderitaan psikologis yang bermakna, gangguan fungsi sosial dan pekerjaan, dan perilaku mencari bantuan medis yang berlebihan. Seorang perempuan berusia 41 tahun datang ke dokter dengan keluhan sakit jantung sejak tiga tahun terakhir. Pasien yakin bahwa dirinya sakit jantung. Pemeriksaan fisik dan penunjang kardiologis tidak menunjukkan adanya kelainan. Apakah diagnosis paling mungkin? A. Gangguan jantung tersembunyi B. Gangguan nyeri psikogenik C. Gangguan somatisasi D. Gangguan panik E. Hipokondriasis Seorang laki-laki berusia 52 tahun datang ke dokter dengan keluhan sesak napas. Keluhan hilang timbul disertai batuk dahak berwarna kekuningan dan demam sejak setahun terakhir, dan dirasakan memberat sejak 4 hari yang lalu, sesak terutama setelah beraktivitas. Pasien mempunyai riwayat merokok 2 bungkus per hari sejak umur 20 tahun. Pada pemeriksaan fisik ditemukan suhu 38oC, denyut nadi 110 x/menit, frekuensi napas 32 x/menit, dan tekanan darah 110/80 mmHg. Ditemukan ronkhi basah kasar pada kedua lapang paru. Apa diagnosis yang paling mungkin? A. Bronchitis kronis B. Asma bronkial C. Efusi pleura D. Atelektasis

E. Emfisema Seorang laki-laki berusia 52 tahun datang ke dokter dengan keluhan sesak napas. Keluhan hilang timbul sejak satu tahun yang lalu, sesak disertai batuk berdahak warna kekuningan dan demam. Sejak 4 hari yang lalu keluhan memberat. Pasien mempunyai riwayat merokok 2 bungkus per hari sejak umur 20 tahun. Pada pemeriksaan fisik ditemukan suhu 38oC, nadi 110 x/menit, frekuensi napas 32 x/menit, dan tekanan darah 110/80 mmHg. Ditemukan ronkhi basah kasar pada kedua lapang paru. Apakah terapi awal untuk pasien tersebut? A. Bronkodilator inhalasi B. Kortikosteroid C. Oksigenasi D. Antipiretik E. Antibiotika Seorang anak berusia tujuh tahun dibawa ibunya ke dokter dengan keluhan sesak napas. Tujuh hari sebelum sesak napas anak batuk pilek dan demam. Sebelumnya anak pernah sesak napas kambuh-kambuhan dan hampir tiap dua minggu sekali kambuh batuk terutama malam hari. Pada riwayat keluarga, ditemukan neneknya menderita bentol disertai gatal bila makan udang. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 37oC, denyut nadi 120 x/menit, frekuensi napas 60 x/menit, dan ekspirasi memanjang. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Pneumonia B. Tuberkulosis C. Asma bronkial D. Bronkitis kronis E. Bronkiolitis Seorang anak berusia tujuh tahun dibawa ibunya ke dokter dengan keluhan sesak napas. Tujuh hari sebelum sesak napas anak batuk pilek dan demam. Sebelumnya anak pernah sesak napas kambuh-kambuhan dan hampir tiap dua minggu sekali kambuh batuk terutama malam hari. Pada riwayat keluarga, ditemukan neneknya menderita bentol disertai gatal bila makan udang. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 37oC, denyut nadi 120 x/menit, frekuensi napas 60 x/menit, dan ekspirasi memanjang. Apakah obat yang pertama kali diberikan? A. Mukolitik B. Antibiotika C. Ekspektoran D. Kortikosteroid E. Golongan ß-2 agonis

Laki-laki 20 tahun, datang ke poliklinik dengan keluhan sering bersin-bersin lebih dari 5 x/hari. Riwayat ibu sering gattal-gatal setelah makan udang dan bapak asma. PF post nasal drip (+) rinore encer, edema konka. Komplikasi? A. Vestibulitis B. Otitis media supuratif kronik C. Furunkel hidung D. Sinusitis E. Septum Deviasi Seorang pasien berusia 22 tahun mengeluh batuk lebih dari 3 bulan dan sejak dua hari ini batuk disertai darah. Pasien juga mengeluh demam, tidak tinggi disertai keringat malam. Pada pemeriksaan auskultasi paru ditemukan suara amforik. Diagnosis manakah yang paling mungkin? A. Tuberkulosis Paru B. Bronkhitis kronis C. Pneumothoraks D. Asma Bronkhial E. Bronkiektesis Seorang laki-laki berusia 65 tahun datang ke dokter dengan keluhan demam tujuh hari, batuk dan dahak disertai darah. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 38oC, tekanan darah 140/90 mmHg, denyut nadi 94/menit. Foto polos thorax memperlihatkan konsolidasi di lobus superior pulmo kiri dengan airbronchogram. Apa diagnosis yang paling mungkin? A. Abses paru B. Pancoast tumor C. Bronchial Carcinoid D. Carcinoma of bronchus E. Tuberkulosis paru Seorang laki-laki berusia 67 tahun dengan riwayat batuk berdahak. Pada foto thorax tampak gambaran kavitas multipel menyerupai sarang lebah dengan air fluid level di dalamnya pada aspek inferior kedua paru. Apa diagnosis yang paling mungkin? A. Pneumonia B. Bronkiectasis C. Histoplasmosis D. Bronkitis kronik E. Tuberculosis milier

Seorang laki-laki berusia 57 tahun datang ke UGD dengan keluhan sakit dada yang dirasakan sejak 1 bulan terakhir. Nyeri dirasakan kurang lebih selama 5 menit dan berkurang dengan istirahat. Pada pemeriksaan elektrokardiografi ditemukan

Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien tersebut? A. ST elevation myocardial infarction (STEMI) B. Gastroesophageal reflux disease (GERD) C. Angina pektoris tidak stabil D. Angina pektoris stabil E. Non STEMI Seorang laki-laki berusia 57 tahun datang ke UGD dengan keluhan sakit dada yang dirasakan sejak 1 bulan terakhir. Nyeri dirasakan kurang lebih selama 5 menit dan berkurang dengan istirahat. Pada pemeriksaan elektrokardiografi ditemukan

Regurgitasi mitral E. Regurgitasi aorta D. Apakah diagnosis yang paling mungkin? . Diketahui terdapat riwayat menderita demam disertai sakit nyeri sendi yang berpindah-pindah saat remaja. Test uji latih jantung atau treadmill test B. Stenosis mitral C. Pada pemeriksaan fisik ditemukan adanya udem tungkai unilateral. Enzim jantung Seorang perempuan berusia 18 tahun mengeluh mudah lelah disertai napas pendek. Stenosis aorta B. perabaan hangat dan tampak kemerahan. Foto rongen dada posisi anterior posterior C. 2 cm lateral linea mid clavicula kiri. Thalium scanning D. Echocardiografi E. dan pada malam hari sering terbangun karena sesak nafas.Pemeriksaan lanjutan apa yang diperlukan pada pasien tersebut? A. disertai nyeri. Insufisiensi tricuspid Seorang laki-laki berusia 60 tahun menjalani home care dengan tirah baring karena stroke yang diderita sejak 1 tahun yang lalu. Apa kelainan anatomis jantung yang paling mungkin terjadi pada pasien tersebut? A. Pada pemeriksaan fisik jantung ditemukan adanya bising pansistolik derajat 3/6 dengan punktum maksimum di intercostal V.

A. Apakah faktor risiko keluhan pasien yang equivalen dengan infark miokard? A. Pada gambaran EKG didapatan gambaran seperti di bawah ini. Dislipidemi D. D. kadar kolesterol total 250 mg/dL. C. Perokok B. rata-rata menghabiskan 10 batang rokok/hari. Pemeriksaan kadar gula darah puasa 160 mg/dL dan HbA1c 8%. Pemeriksaan fisik tidak ditemukan kelainan. E. Diabetes Mellitus E. dan tekanan darah 160/90 mmHg. Pasien adalah seorang perokok sejak usia 35 tahun. Trombosis vena profunda Limfedema kronik Hipoalbuminemia Plebitis Selulitis Seorang laki-laki berusia 46 tahun periksa ke praktek dokter keluarga untuk konsultasi karena sering mengalami nyeri dada seperti tertindih. Hipertensi C. B. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 37oC. Usia pasien yang 46 tahun Seorang laki-laki berusia 38 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri dada khas infark sejak 5 jam sebelum masuk rumah sakit. . denyut nadi 100 x/menit. frekuensi napas 24 x/menit.

Hernia diafragmatika . Gambaran opasitas mengikuti perubahan posisi. frekuensi napas 28 x/menit. perkusi redup. SGOT D. tekanan darah 160/100 mmHg. Pada hemithoraks sinistra ditemukan ketinggalan gerak. denyut nadi 110 x/menit. dan suara vesikuler menurun. Pada pemeriksaan ditemukan suhu 37oC. LDH E. Troponin I B. Thymoma B. Pneumonia C. Pneumothorax sinistra D. Apa diagnosis yang paling mungkin? A.Apakah pemeriksaan darah yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis? A. Keluhan disertai batuk muncul sejak 1 bulan yang lalu dan 1 minggu terakhir dirasa memberat. CK Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke UGD dengan keluhan sesak napas. Terdapat riwayat hipertensi. Hasil rontgen dada posisi tegak menunjukkan perselubungan opak dengan sinus costofrenikus sinistra menumpul. Efusi pleura sinistra E. CK MB C.

Pada hemithoraks sinistra ditemukan ketinggalan gerak. Furosemide C. Keluhan disertai batuk muncul sejak 1 bulan yang lalu dan 1 minggu terakhir dirasa memberat. Torakoskopi B. Apa diagnosis yang paling mungkin? A. Pemeriksaan tanda vital didapatkan TD 90/50 mmHg. Injeksi digitalis . Pemeriksaan EKG menunjukkan hasil normal. Mediastinal mass E. suara dasar vesikuler sebelah kanan menurun. Pneumonia C. Pneumothorax D. Hasil rontgen dada posisi tegak menunjukkan perselubungan opak dengan sinus costofrenikus sinistra menumpul. COPD B.Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke UGD dengan keluhan sesak napas. frekuensi napas 28 x/menit. dan tekanan darah 130/80 mmHg. Gambaran opasitas mengikuti perubahan posisi. denyut nadi 140 x/menit. RR 30 x/menit. pergerakan dada kanan tertinggal. Pasien juga mengeluh batuk. tekanan darah 160/100 mmHg. Inhalasi B2 agonis Seorang laki-laki 40 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan sesak napas. denyut nadi 110 x/menit. Pemberian oksigen E. Water seal drainage (WSD) D. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 37oC. Pasien mempunyai riwayat batuk lama. dan suara vesikuler menurun. Gambaran EKG menunjukkan takikardia dengan kompleks QRS sempit dan regular. Apakah terapi yang paling tepat? A. Pemeriksaan fisik didapatkan perkusi hipersonor dada kanan. Torakosintesis Seorang laki-laki berusia 44 tahun dirawat di rumah sakit karena sesak napas berat dan nyeri dada kiri. Trakeostomi D. nadi 120 x/menit. Antibiotika E. WSD C. Pungsi pleura B. Hernia diaphragmatica Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke UGD dengan keluhan berdebar-debar. Sebagai dokter triage apa yang anda lakukan? A. frekuensi napas 24 x/menit. Terdapat riwayat hipertensi. Pada pemeriksaan ditemukan suhu 37oC. Apakah penanganan awal yang paling tepat? A. perkusi redup. Pada rontgen dada ditemukan area lusen tanpa corakan bronkovaskular pada hemithorax sinistra. Kardioversi B.

dan eritrosit pucat 34/LP. Pada pemeriksaan ultrasonografi didapatkan pelebaran sistema pelvico calices dextra. Injeksi sulfas atropin Seorang laki-laki berusia 72 tahun datang dengan keluhan sulit kencing. Pasien sudah membawa hasil laboratorium urin menunjukkan Ca oksalat +++. kreatinin 1. Tanpa persiapan E. Pada direct rectal touche (DRE) diduga terdapat pembesaran prostat. muntah dan jumlah buang air kecil berkurang.31 mg/dl. Dari hasil laboratorium darah didapatkan ureum 51. Apa yg anda lakukan A. Cystografi Pasien datang ke UGD dengan keluhan habis jatuh dari pohon dalam kondisi berdiri. Puasa makan dan minum B. Apakah pemeriksaan penunjang lanjutan yang dibutuhkan? A. Diet rendah lemak 2 hari sebelum pemeriksaan C. Cystografi C. Minum banyak. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Foto BNO B. Pielografi intravena E.8. Direncanakan pemeriksaan radiologis ultrasonografi abdomen bawah. Tes alergi Seorang laki-laki berusia 61 tahun datang dengan keluhan nyeri pinggang kanan. kreatinin 4. Manuver vagal D. disertai mual. nyeri suprapubik (-) dan dari hasil radiologi didapatkan fraktur pelvis. Pasang kateter D. Nefrolithiasis . Dokter merujuk pasien untuk pemeriksaan lebih lanjut. menahan kencing (katheter di klem) D. Hasil laboratorium urin diperoleh sedimen kalsium oksalat +2. sel epitel 2-4/LP. Apakah persiapan yang diperlukan? A. nyeri pada pinggang. Pielografi anterograd C. Pielografi retrograd D.39. Injeksi adenosine E.C. Pasien dapat kencing setelah dipasang kateter. bersifat hilang timbul pada daerah pinggang kanan atas. vesica urinaria penuh dan nyeri tekan (+). Pemeriksaan fisik didapatkan retensi urin. Pada pemeriksaan didapatkan keluar darah pada OUE dan dislokasi pada pinggang. Urethrografi B. Operasi pelvis Seorang laki-laki berusia 41 tahun datang ke dokter dengan keluhan utama nyeri perut.

Pada foto polos abdomen didapat bayangan semiopag bentuk menyerupai tanduk rusa di proyeksi paravetebra dextra setinggi VL 2-3. sel epitel 2-4/LP. Urin tampung C.B. Glomerulonefritis E. Urin malam hari E. Spondiloarthrosis lumbales E. bersifat hilang timbul pada daerah pinggang kanan atas. Pasien juga mengeluh tidak dapat kencing. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A.8. Sistitis B. disertai mual. kreatinin 4. Teratoma Seorang perempuan berusia 27 tahun datang ke dokter dengan nyeri abdomen akut. dibawa ibunya ke dokter dengan keluhan beberapa hari buang air kecil kemerahan. Untuk menyingkirkan kemungkinan kehamilan ektopik dilakukan pemeriksaan urin untuk hormon beta hCG (ßhCG). Pyelonefritis D. eritrosit +3. Cholelithiasis D. mual. Hasil laboratorium urin diperoleh sedimen kalsium oksalat +2. pusing. muntah dan jumlah buang air kecil berkurang. E. Ureterolithiasis C. dan eritrosit pucat 34/LP. protein (-). Sindrom nefrotik Seorang laki-laki berusia 20 tahun dibawa ke UGD setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Apakah contoh bahan urin terbaik untuk kondisi tersebut? A. Saat diperiksa penderita demam. Nefrolithiasis B. Dari hasil laboratorium darah didapatkan ureum 51. Nefritis C. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Pada pemeriksaan darah didapatkan komplemen C3 menurun. Urin pagi hari Seorang anak laki-laki berusia 2 tahun. kelopak mata sedikit sembab dan hipertensi. Urethrolithiasis Cholelithiasis Vesicolithiasis Pankreatitis Seorang laki-laki berusia 41 tahun datang ke dokter dengan keluhan utama nyeri perut. Hasil pemeriksaan laboratorium urin didapatkan warna kuning kemerahan. C. D. Urin acak B. Dari pemeriksaan fisik didapatkan adanya hematoma . Urin pancar tengah D.39.

dan terasa nyeri. Diuretika D. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 120/80 mmHg. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Hasil laboratorium menunjukkan asam urat 9. Antibiotika E. Gout arthritis C. Hiperurikemia Seorang pasien laki-laki umur 20 tahun menderita fraktur ulna kiri tertutup komplit undisplaced setelah terbentur benda keras di tempat kerja. Apakah tindakan awal yang paling tepat? A. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Osteoartritis E. Analgesika Seorang laki-laki berumur 34 tahun datang ke dokter dengan keluhan kencing sedikit. Apakah tindakan yang paling tepat untuk mengatasi keluhan tersebut? A. Hasil pemeriksaan urin rutin adalah protein (++) dan hematuria gros. Satu bulan yang lalu. Glomerulonefritis kronik E. Rhematic fever D. Nefritis interstisial kronik C. frekuensi napas 24 x/menit. Gagal ginjal akut nefrotoksik B. Pembedahan . kadar kreatinin pasien adalah 1. Glomerulonefritis akut D. gagal ginjal kronik Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang dengan keluhan nyeri kaki kanan. kemerahan. suhu 37oC. Pungsi supra pubik C.2 mg/dL dan ureum 45 mg/dL. denyut nadi 100 x/menit. Gips s sirkular E. Hasil pemeriksaan kadar kreatinin 7 mg/dL dan kadar ureum 200 mg/dl. ditemukan benjolan pada pangkal ibu jari kaki kanan. Rheumatoid arthritis B. Pada pemeriksaan fisik.0 mg/dL.penis dan perineum dan terdapat kesan vesika urinaria penuh. Bandage C. Volar slab D. Pasien tersebut seminggu sebelumnya mendapat injeksi derivat aminoglikosida untuk suatu prediksi infeksi saluran kemih. Sling B. Kateterisasi B.

Neostigmin Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan gatal di kulit sejak 10 hari yang lalu. Manakah dari keluhan berikut ini yang menjadi prioritas untuk mendapatkan tindakan? A. batas tidak tegas. hiperhidrosis dan bradikardi. Pemeriksaan fisik menunjukkan bula di seluruh tubuh diameter 2-3 cm. Urtikaria D. Dermatitis kontak alergika B. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Pemeriksaan fisik menunjukkan pupil miosis. Peningkatan rasa nyeri C. Sindroma Steven Johnson D. sebagian telah pecah membentuk erosi. hiperlakrimasi. Pasien mengeluh nyeri kepala. Gangguan motorik D. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Papaverin E. Rasa gatal E. sesak nafas dan mengeluarkan banyak keringat. ukuran bervariasi tersebar hampir di seluruh tubuh. Bibir erosi dengan krusta tebal warna hitam. Eksema vulgaris C. hipersalivasi. Apakah obat yang menjadi pilihan utama? A. Nekrolisis epidermal toksik B. Kondisi gips Seorang laki-laki berusia 22 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS setelah melakukan upaya bunuh diri dengan minum obat nyamuk. Dermatitis kontak iritan . Pasien juga mengeluh badan demam dan lemah. Dermatits kontak alergika C. muntah-muntah. mata hyperemia konjungtiva. Ayahnya seorang penderita asma. Dermatitis kontak iritan Seorang laki-laki berusia 42 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan kulit melepuh sejak 2 hari yang lalu. Kondisi struktur di bagian distal dari gips s B. Atropin B. Keluhan muncul setelah minum obat sakit kepala. Pemeriksaan fisik menunjukkan adanya bercak eritema dengan peninggian (bentol). Rasa gatal disertai dengan bercak-bercak merah di kulit yang muncul terutama pada pagi hari dan menghilang pada siang hari. Neurodermatitis E. Keluhan muncul hampir di seluruh tubuh.Seorang penderita dikirim oleh Rumah Sakit untuk melakukan kontrol setelah dilakukan pemasangan gips s sirkular pada ekstrimitas atas kiri. Dopamin C. Epinefrin D.

Ptiriasis rosea D.E. Asupan makanan dan minuman tidak terganggu. dan spasme otot general terutama daerah karpopedal. Apakah pemeriksaan penunjang yang paling tepat untuk memastikan diagnosis? A. Dermatitis alergika B. Pemeriksaan elektrolit darah D. sehari 3-5 x/hari. kelemahan dirasakan semakin berat. Gatal akan semakin hebat setelah beraktivitas dan berkeringat. Pemeriksaan protein total E. denyut nadi 76 x/menit frekuensi napas 16 x/menit. Pemeriksaan fisik menunjukkan adanya grimace. sebanyak ½ gelas air mineral. Rasa gatal muncul terutama jika sedang mengikuti ujian atau belajar. Psoriasis Seorang laki-laki berusia 37 tahun dibawa keluarganya ke IGD RS karena mengalami kelemahan pada kedua tangan dan kaki sejak 3 hari yang lalu. lembek. Pemeriksaan fisik menunjukkan tekanan darah 110/70 mmHg. Tinea corporis E. Pemeriksaan fisik . Neurodermatitis C. Pemeriksaan elektrolit darah D. Pemeriksaan gula darah sewaktu B. Pemeriksaan Hb Seorang laki-laki berusia 40 tahun dibawa ke IGD RS setelah mengalami kejang. kekuatan motorik ekstremitas superior dan inferior kiri dan kanan semua bernilai 2 dan tidak ditemukan adanya defisit neurologis lain. Pemeriksaan pH darah Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan gatal pada daerah selangkangan sejak 2 minggu yang lalu. Apakah pemeriksaan penunjang yang paling tepat untuk memastikan diagnosis? A. Pemeriksaan hormon T3 dan T4 C. skuama halus dan likenifikasi. Pemeriksaan fisik menunjukkan plak nummular berbatas tegas. Pasien pernah menderita penyakit pembesaran kelenjar gondok dan telah dilakukan pengangkatan kelenjar tersebut 1 bulan yang lalu. Pemeriksaan hitung jenis leukosit B. Pemeriksaan pH darah E. tanpa lendir maupun darah. Kejang terjadi selama 15 menit dan saat kejang tampak kesakitan. Pasien mengalami diare sejak 1 minggu yang lalu. Pemfigus Seorang laki-laki berusia 21 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan tengkuk gatal sejak 5 bulan. hingga tidak mampu beraktivitas. Pemeriksaan gula darah sewaktu C. Gatal semakin lama semakin luas sampai ke bawah perut. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A.

Staphylococcus aureus E. Sindroma Stevens Johnson . terdapat jaringan nekrotik. Keluhan ini terjadi sejak 4 hari yang lalu. Pemeriksaan fisik lokal menunjukkan adanya luka robek dengan fragmen fraktur. Psoriasis Seorang perempuan berusia 32 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan kulit pada hampir seluruh tubuh melepuh. Psoriasis C. hiperpigmentasi. Streptococcus β hemoliticus B. edema. Apakah mikroorganisme yang paling mungkin mengakibatkan keadaan tersebut? A. Pasien pernah mengalami keluhan yang sama berulang tetapi tidak separah ini. Pasien juga mengeluh demam. Hifa pada pemeriksaan KOH B.menunjukkan lesi kulit berbatas tegas dengan peradangan daerah inguinal dekstra dan sinistra. Pseudomonas aeruginosa Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan kulit terkelupas. tampak makula eritematosa. Bacillus cereus D. Pemeriksaan fisik menunjukkan makula dan plak kemerahan ukuran bervariasi. Ptiriasis rosea D. Apakah yang paling mungkin ditemukan pada pemeriksaan kerokan kulit? A. dengan sifat lesi lebih aktif di bagian tepi. tampak erosi dan mengeluarkan eksudat berbau amis. Kokus gram negatif pada pengecatan gram Seorang laki-laki berusia 28 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS karena luka pada tungkai bawah setelah mengalami kecelakaan lalu lintas 1 hari yang lalu. krepitasi pada jaringan otot dan subkutis. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Eritroderma B. Pseudohifa pada pemeriksaan KOH C. Sebagian dari lepuhan kulit sudah pecah dan terasa nyeri. Basil gram negatif pada pengecatan gram D. Dari luka tersebut tampak tulang yang menonjol dan terasa sangat nyeri. sekret berbau. Kulit menebal dan mengelupas pada bagian perut. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. tertutup skuama tebal berwarna putih. skuama dan papul-papul. Eritroderma E. Kokus gram positif pada pengecatan gram E. Clostridium perfringens C. punggung serta tepi rambut kepala. terasa tidak nyaman dan terjadi berulang sejak 6 tahun yang lalu. Dermatitis seboroik B. Pemeriksaan fisik menunjukkan bula-bula diameter 2-3 cm. Dermatitis kontak C.

denyut nadi 132 x/menit frekuensi napas 24 x/menit. Normozoospermia B.D. d=10%. Pemeriksaan fisik menunjukkan makula dan plak kemerahan ukuran bervariasi. motilitas a=45%. Levothyroxine E. Kulit menebal dan mengelupas pada bagian perut. Pada pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum gelisah. Tiroidektomi subtotal hanya dilakukan pada mereka yang tidak berhasil dengan obat antitiroid. tidak tahan panas. 131I D. Propiltiourasil C. Selama pengobatan. tertutup skuama tebal berwarna putih. morfologi 80%. fungsi tiroid harus dipantau lebih sering yaitu setiap empat-delapan minggu. Salep D. Pasien sedang dalam keadaan hamil 20 minggu. Gel B. tinggal serumah bersama istrinya dan mengaku berhubungan seksual secara rutin. Badan terasa lemah. Pemfigus E. Seorang laki-laki berusia 30 tahun datang memeriksakan diri ke puskesmas karena belum mempunyai anak setelah 2 tahun menikah. Dosis obat antitiroid harus diberikan dalam jumlah kecil untuk mencegah terjadinya hipotiroid pada neonatus. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan peningkatan kadar hormon T3 dan T4 serta penurunan kadar TSH. Pemeriksaan sperma menunjukkan jumlah sperma dengan bilik hitung 10 juta/ml. Bedak E. Methimazol B. Herpes zoster Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan kulit terkelupas. Obat apakah yang paling tepat untuk pasien ini? A. gelisah dan sulit tidur. Pasien bekerja sebagai buruh pabrik pestisida. Krim C. pembesaran kelenjar tiroid difus. Apakah jenis obat topikal yang paling tepat diberikan? A. Tidak ada keluhan fisik yang diderita. misalnya allergi obat. Perchlorate Pilihan pengobatan pada hipertiroid dengan kehamilan ialah pemakaian obat antitiroid seperti Propiltiourasil dan Karbimazol. proptosis bola mata. c=25%. Oligozoospermia . tekanan darah 140/90 mmHg. Apakah interpretasi hasil pemeriksaan tersebut? A. punggung serta tepi rambut kepala. terasa tidak nyaman dan terjadi berulang sejak 6 tahun yang lalu. Obat kocok Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan dada berdebar-debar. b=20%.

Azosperma dan tetratosperma C. penilaian dititikberatkan pada spermatozoa. 2. Aspermia dan necrosperma B. 1. Jumlah spermatozoa/mL 2. Oligosperma dan tetratosperma E. jumlah 15 juta/cc.O. Motilitas 18% sperma normal.C. Siklus haid istri normal. Oligoastenozoospermia D. Azasperma dan astenosperma Interprestasi Spermiogram sampai saat ini adalah berdasarkan pada 3 parameter pokok. Gradasi menurut W. Walaupun demikian. Oligoteratozoospermia E. Persentase Spermatozoa Motil Kualitas pergerakan spermatozoa disebut baik bila 50% atau lebih spermatozoa menunjukkan pergerakan yang sebagian besar adalah gerak yang cukup baik atau sangat baik (grade II/III).H. bau khas. parameter-parameter sperma yang lain tidak selalu dapat kita abaikan nilainya.5 tahun dan belum mempunyai anak. memberikan dugaan suatu kelainan kongenital tertentu dari sistem reproduksi pria. Misalnya sperma yang tidak mengandung spermatozoa dengan volume kecil dan pH asam. Oligoastenoteratozoospermia Sepasang suami istri telah menikah selama 2. Diagnosis? A. Persentase spermatozoa motil 3. Jumlah Spermatozoa/mL Jumlah spermatozoa/mL yang menjadi pegangan untuk dikatakan cukup. Suami diperiksa sperma dan didapatkan sperma 3 cc. Oligosperma dan astenosperma D. yakni : 1. Persentase spermatozoa berbentuk normal Dengan perkataan lain. bewarna putih. untuk pergerakan spermatozoa adalah sebagai berikut :  0 = spermatozoa tidak menunjukkan pergerakan  1 = spermatozoa bergerak ke depan dengan lambat  2 = spermatozoa bergerak ke depan dengan cepat  3 = spermatozoa bergerak ke depan sangat cepat . kurang ataupun berlebih adalah 20 juta/mL. Istilah yang dipakai adalah sebagai berikut :  0 Juta/mL disebut Azoospermia  0-5 juta/mL disebut Ekstrimoligozoospermia  < 20 juta disebut Oligozoospermia  > 250 juta/mL disebut Polizoospermia Jumlah spermatozoa 20-250 juta/mL sudah dianggap masuk dalam batas-batas yang normal.

maka spermatozoa disebut Astenik. Apakah mekanisme pertahanan (defens mechanism) yang dipakai oleh pasien? A. maka ia merasa hal itu bukan dari dirinya sendiri. Bila > 50% spermatozoa mempunyai morfologi abnormal. Secara tidak sadar seseorang menghubungkan dengan orang lain suatu pikiran. Represi ini dibedakan dari supresi yang dilakukan secara sadar. Individu secara keseluruhan atau sebagian kembali ke pola adaptasi yang sudah dilalui (biasanya yang belum matang). Proyeksi Suatu mekanisme pembelaan ego. Pemeriksaan morfologi mencakup bagian kepala. Padahal kebiasaan mengompol ini sudah berhenti sejak 1 tahun yang lalu. leher dan ekor dari spermatozoa. dorongan naluri (terutama seksual) yang tidak dapat diterima disalurkan ke kegiatan pribadi atau sosial yang dapat diterima. Regresi Suatu mekanisme pembelaan ego yang tidak sadar. perasaan. tetapi tidak dapat diterimanya. Proyeksi menghalangi orang itu menjadi cemas karena konflik dalam dirinya dengan melemparkan keluar yang tidak dapat diterimanya itu. Sublimasi E. Istilah yang digunakan adalah Astenozoospermia. dan afek tidak dapat diterima olehnya. individu menghilang dari alam sadar ke alam tidak sadar. Regresi B. Bila sperma immotil > 50 % maka dilakukan uji viabilitas (vitality test) 3. Ide. impuls. Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun dibawa bapaknya ke Puskesmas karena mengalami perubahan perilaku yaitu menjadi pendiam dan kembali mengompol setelah ibunya meninggal dunia seminggu yang lalu. maka keadaan ini di sebut Teratozoospermia. Proyeksi D. Sublimasi Suatu mekanisme pembelaan ego yang tidak sadar. dan impulsnya sendiri. kecemasan yang berasal dari suatu konflik intrapsikik dibalik (dikonversi) dan diekspresikan dalam suatu gejala somatik yang simbolik. Introyeksi  Represi Suatu mekanisme pembelaan ego yang tidak sadar. Represi C.Bila spermatozoa yang motil kurang dari 50%. Persentase Spermatozoa Berbentuk Normal Spermatozoa disebut mempunyai kualitas bentuk yang cukup baik bila ≥ 50% spermatozoa mempunyai morfologi normal.     . Konversi Suatu mekanisme pembelaan ego yang tidak sadar.

Skala nominal D. melainkan nilai nol kesepakatan. juga dapat mengetahui jarak diantara dua pengukuran. Skala ordinal C. Seorang dokter ingin mengetahui prevalensi disfungsi ereksi pada pria menikah yang berada dalam rentang usia produktif. Karena banyaknya jumlah populasi dan adanya keterbatasan waktu dan tenaga yang . luas area. Skala Nominal merupakan skala pengukuran yang bersifat membedakan saja. Variabel kadar HbA1c dibagi menjadi 3 kelompok.  Rasio Skala pengukuran ini bersifat membedakan. Nilai nol mutlak adalah nilai dasar yang tidak bisa diubah meskipun menggunakan skal yang lain. Skala Gutmann Skala pengukuran dibedakan menjadi :  Nominal Data hasil pengamatan diklasifikasikan ke dalam kategori-kategori. Juga disebut sebagai skala kategorik. Misalnya pengukuran berat badan. karenanya nilai-nilai dalam skala ini dapat dibandingkan dan dapat dilakukan operasi matematika seperti penjumlahan. mengurutkan dan memiliki jarak yang sama. Apakah skala yang paling tepat untuk variabel tersebut? A. Skala interval E. tingkat pendidikan  Ordinal Data hasil pengamatan diklasifikasikan ke dalam kategori-kategori. Populasi target adalah penderita diabetes mellitus (DM). Misalnya seseorang diminta untuk mengurutkan tiga buah produk berdasarkan tingkat kepuasan terhadap produk. dan di antara kategori ada suatu urutan. Penelitian dilakukan di setiap kabupaten dalam propinsi Jawa Tengah. perkalian dan pembagian. mengurutkan dan mempunyai nilai nol mutlak. pengurangan. tinggi badan. Skala rasio B. normal dan lebih dari normal. Misalnya : jenis kelamin (laki-laki atau perempuan). sedangkan populasi terjangkau adalah penderita DM tipe II. Skala ordinal merupakan skala pengukuran yang sifatnya membedakan dan mengurutkan. yaitu kurang dari normal. Skala pengukuran ini bersifat membedakan.Seorang dokter akan melakukan penelitian observasional analitik dengan pendekatan kasus kontrol berjudul “Hubungan antara Kadar HbA1C dengan Retinopati Diabetika pada penderita DM tipe II”.  Interval Skala ini disamping dapat membedakan urutan. Misalnya pengukuran Suhu. Tidak memiliki nilai nol mutlak. dan di antara kategori tidak ada suatu urutan.

halusinasi akustik dengan tema yang tidak spesifik. Apakah teknik pengambilan sampel yang paling sesuai untuk diterapkan dalam penelitian tersebut? A. Pemeriksaan rinoskopi anterior menunjukkan adanya edema konka inferior dan sekret di meatus media. Snowball Sampling E. Sistematic Random Sampling B. Area sampling E. Gangguan waham Seorang laki-laki berusia 28 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan hidung tersumbat sejak 1 minggu yang lalu. Polip nasi B. Diambil 3 kelurahan dari 15 kelurahan secara random. Gangguan panik B. Tidak ditemukan adanya riwayat gangguan jiwa sebelumnya. Gangguan psikotik akut D. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Rinitis alergika E. diputuskan untuk melakukan teknik pengambilan sampel dari seluruh populasi penelitian. Lubang hidung kanan mengeluarkan cairan kental berwarna kehijauan dan berbau busuk. Semua anak balita di 3 kelurahan tersebut diteliti. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Cluster sampling Seorang laki-laki berusia 21 tahun dibawa ke IGD RS dengan kedua tangannya dalam keadaan terikat. Gangguan bipolar manik C. Quota Sampling Akan dilakukan penelitian kesinambungan imunisasi balita di suatu kecamatan yang terdiri dari 15 kelurahan. Pasien sering mengeluh sakit kepala dan gusi bengkak yang membaik dengan obat antinyeri. Cluster Random Sampling C. Simple random sampling B. Alloanamnesis didapatkan pasien tidak dapat tidur sering teriak-teriak dan mengamuk sejak 1 minggu yang lalu. Simple Random Sampling D. Konka polipoid D. Sinusitis maksilaris akut . Skizofrenia paranoid E. Multistage sampling C. sampel yang diambil sebanyak 20%.dimiliki. Metode sampling yang paling tepat pada penelitian ini adalah? A. Convinendence sampling D. Abses nasi C. Periksaan psikiatris didapatkan pasien agresif secara fisik dan verbal.

Kadar hemoglobin C. Diagnosa pasien tersebut adalah A. Polipnasi D. Memberikan fase lanjutan 4RH E. Sinusitis ethmoidalis Seorang bayi laki-laki lahir spontan di rumah sakit dari seorang perempuan berusia 36 tahun dengan usia kehamilan 31 minggu. Kultur darah D. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Sinusitis frontalis B.Seorang perempuan berusia 19 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan hidung kiri tersumbat sejak 4 bulan yang lalu. Hitung jenis leukosit B. Analisa gas darah E. Sinusitis maksilaris akut Pasien datang dengan keluhan sakit pada pipi kanan dan kiri disertai bengkak dengan lendir berwarna kuning kehijauan. Pemeriksaan rinoskopi anterior menunjukkan adanya massa putih mengkilap bertangkai pada meatus media. Memberikan sisipan 1RHZS B. Polip nasi B. Memberikan sisipan 1RHZES D. Hasil pemeriksaan sputum BTA menunjukkan 2x positif. berkeringat pada malam hari dan rasa mudah lelah sudah membaik. Kadang keluar cairan jernih tidak berwarna dan tidak berbau. Bayi tampak lemah. sianosis dan merintih. Rinitis alergi D. Memberikan sisipan 1RHZE C. Kadar glukosa darah Seorang perempuan berusia 33 tahun datang ke puskesmas untuk melanjutkan pengobatan rutin TB paru yang telah dilakukan selama 2 bulan. Apakah pemeriksaan penunjang yang paling penting dalam keadaan tersebut? A. Sinusitis maksilaris E. Nafsu makan dan berat badan juga telah meningkat. Keluhan batuk. Memberikan fase lanjutan 5RH . Keluhan terjadi sepanjang hari dan semakin berat. Rinitis vasomotor E. denyut jantung 172 x/menit. Sinusitis spheinodalis C. retraksi dinding dada. Abses nasi C. Apakah rencana pengobatan yang harus diberikan? A. frekuensi napas 80 x/menit. tidak menangis.

Seorang perempuan berusia 20 tahun dirujuk oleh bidan dengan diagnosis perdarahan pasca persalinan. Bidan menyampaikan bahwa pasien baru melahirkan anak pertama 2 jam yang lalu, setelah kelahiran plasenta tampak benjolan berwarna merah dari vagina dan mengalami banyak perdarahan. Pemeriksaan fisik menunjukkan keadaan umum lemah, tekanan darah 70/50 mmHg, denyut nadi 136 x/menit lemah, frekuensi napas 28 x/menit. Pemeriksaan inspeksi menunjukkan adanya permukaan kasar berwarna merah pada benjolan yang keluar dari vagina. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Inversi uteri B. Ruptur uteri C. Ruptur vagina D. Myoma uteri E. Plasenta dupleks Seorang laki-laki berusia 24 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan memar pada mata kanan akibat dipukul oleh rekan bisnisnya. Pasien membawa surat permintaan pemeriksaan visum et repertum dari penyidik. Pada pemeriksaan fisik tampak bengkak mengelilingi mata kanan berukuran 5 x 7 cm, warna merah kebiruan, berbatas tegas dan teraba hangat. Apakah kesimpulan visum et repertum yang dapat diambil? A. Luka memar di mata kanan akibat dipukul B. Luka memar di mata kanan karena kekerasan tumpul C. Luka memar di mata kanan karena dipukul benda tumpul D. Luka memar di mata kanan akibat pukulan tumpul oleh tersangka E. Luka memar di mata kanan karena kontak benda tumpul oleh tersangka Seorang laki-laki umur 40 tahun, dibawa ke RS dengan keluhan lemas dan hampir pingsan. Pada pemeriksaan didapatkan tekanan darah 90/60 mmHg, denyut nadi sulit ditentukan, temperatur 36,9°C. Pada EKG menunjukkan jarak rata-rata R ke R 6 kotak sedang. Apakah hasil interpretasi yang paling mungkin? A. RBBB B. Aritmia C. Sinus takikardi D. Sinus bradikardi E. Normosinus ritme Seorang perempuan 56 tahun datang dengan keluhan nyeri dada sebelah kiri. Pada pemeriksaan didapatkan tekanan darah 130/80 mmHg, denyut nadi 140/menit, tidak teratur. Pada pemeriksaan EKG didapatkan irama irreguler. Apakah hasil interpretasi yang paling mungkin? A. Supraventrikuler takikardi B. Sinus bradikardi C. Sinus takikardi

D. Atrial fibrilasi E. Atrial flutter Seorang pasien perempuan usia 60 tahun datang dengan keluhan berdebar-debar. Pasien pernah didiagnosa stroke infark 3 bulan yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan denyut nadi pulsus alternans dan pada pemeriksaan EKG didapatkan irama jantung 120/menit irreguler. Apakah hasil interpretasi yang paling mungkin? A. Supraventrikuler takikardi B. Normo sinus rythm C. Sinus bradikardi D. Sinus takikardi E. Atrial fibrilasi Seorang perempuan usia 25 tahun datang dengan keluhan sulit buang air besar sejak 3 hari yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tympani hampir seluruh lapangan perut, di regio inguinal kiri didapatkan redup. Apakah penyebab yang paling mungkin? A. Hidronefrosis B. Vesicolitiasis C. Appendicitis D. Nefrolitiasis E. Fecalith Seorang pasien 23 tahun baru pulang dari RS 4 hari yang lalu dengan diagnosis Tifus abdominalis dan telah dinyatakan sembuh. Tetapi mulai tadi malam mengeluh nyeri di seluruh lapangan perut. Pada saat dilakukan palpasi perut, didapatkan otot dinding perut memberikan reaksi mengeras. Apakah hasil pemeriksaan tersebut? A. Predominan tympani B. Defens muskuler C. Shiffting dullnes D. Tes undulasi (+) E. Hiperperistaltik Seorang pemuda umur 25 tahun dibawa oleh petugas kepolisian ke UGD RS dengan riwayat tertabrak sepeda motor. Pemeriksaan fisik: kesadaran compos mentis, tekanan darah 100/60 mmHg denyut nadi 100 x/menit,pulsasi nadi lemah, frekuensi napas 30 x/menit, tidak bisa berjalan sendiri dan mengerang kesakitan. Didapatkan hematome di tungkai atas kanan, nyeri tekan (+), nyeri sumbu (+), akral dingin dan pucat. Langkah pertama apa yang harus dilakukan untuk penyelamatan kasus di atas A. Reposisi B. Resusitasi

C. Immobilisasi D. Airway management E. Kenali dan hentikan perdarahan Seorang anak umur 12 tahun terjatuh dari pohon setinggi 5 meter dengan posisi jatuh tangan menyentuh tanah terlebih dulu. Dibawa ke tempat praktek dokter dengan GCS 13, tekanan darah 110/70 mmHg, frekuensi napas 24 x/menit, denyut nadi 80 x/menit, mengerang kesakitan, dan tampak memegangi lengan atas kanan yang terlihat salah posisi, nyeri tekan (+), deformitas (+), nyeri sumbu (+), luka robek di lengan bawah. Tindakan pertama yang harus dilakukan pada pasien di atas adalah A. Penjahitan luka B. Pemasangan infus C. Pembersihan luka D. Pemberian analgetik E. Reposisi-immobilisasi Seorang perempuan umur 65 tahun datang ke RS dengan keluhan tidak bisa jalan, nyeri pada tungkai bawah yang terjadi secara berangsur-angsur. Pada pemeriksaan fisik vital sign dalam batas normal, pada tungkai bawah nyeri tekan (+), deformitas (+), nyeri sumbu(+). Menderita penyakit osteoporosis sejak 2 tahun terakhir, tidak ada riwayat trauma. Kelainan yang dapat terjadi pada kasus di atas adalah A. Fraktur impresi B. Fraktur impaksi C. Fraktur patologis D. Fraktur kominutif E. Fraktur kompresi Seorang anak laki-laki, umur 7 tahun, menderita serangan kejang berulang sejak usia 6 tahun, saat kejang pasien tidak sadar, kemudian kejang tonik 1 menit diikuti kejang klonik 2 menit, sesudah itu lemas seperti tertidur. Kesadaran pasien mulai pulih setelah 3 menit. Saat kejang kadang mulut berbuih kadang ngompol. Serangan kejang terjadi rata-rata 2 kali perbulan. Tergolong apakah serangan kejang pada pasien ini? A. Petitmal B. Grandmal C. Mioklonik D. Parsial simple E. Carpopedal spasme Seorang pemuda umur 25 tahun dibawa oleh petugas kepolisian ke UGD RS dengan riwayat tertabrak sepeda motor. Pemeriksaan fisik: kesadaran compos mentis, tekanan darah 100/60

denyut nadi 120 x/menit. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 80/60 mmHg. Ileus obstruktif D. anterior E. 2 posisi D. Didapatkan hematome di tungkai atas kanan. nyeri sumbu (+).mmHg denyut nadi 100 x/menit. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini? A. distensi abdomen. dan deformitas (+). Hernia inguinalis lateralis E. metallic sound (+). Ileus paralitik B. Hecting untuk hentikan perdarahan Seorang laki-laki umur 60 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS dengan keluhan nyeri perut yang disertai kembung. mual dan muntah. Resusitasi cairan agresif D. didapatkan benjolan pada lipat paha kanan. didapatkan benjolan pada lipat paha kanan. posterior Seorang pemuda umur 22 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS karena kecelakaan lalu lintas. scrotum membesar. Dari pemeriksaan foto polos abdomen didapatkan gambaran air fluid level. Resusitasi cairan 20 tetes/menit E. frekuensi napas 30 x/menit. denyut nadi 120 x/menit. temperatur 39oC. peristaltic meningkat. metallic sound (+). mual dan muntah. 1 posisi C. Hernia inguinalis medialis Seorang laki-laki umur 60 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS dengan keluhan nyeri perut yang disertai kembung. Dari pemeriksaan foto polos abdomen didapatkan gambaran air fluid level. Limfoma maligna . Reposisi cito B. fraktur tungkai bawah kiri sampai terlihat fragmen tulang. pulsasi nadi lemah. Pemeriksaan foto rontgen femur apa yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis pasien ini? A. Pada pemeriksaan fisik tekanan darah 120/80 mmHg. temperatur 39oC. Apakah penyebab yang mendasari kasus ini? A. GCS 5. scrotum membesar. Hernia femoralis C. perdarahan masif. apa yang perlu segera dilakukan? A. Hernia femoralis B. akral dingin dan pucat. tidak bisa berjalan sendiri dan mengerang kesakitan. nyeri tekan (+). Debridement C. lateral B. peristaltic meningkat. denyut nadi 120 x/menit. Untuk mencegah perburukan kondisi. Pada pemeriksaan fisik tekanan darah 120/80 mmHg. distensi abdomen.

Lakukan resusitasi kardio pulmoner . Hernia strangulata D. benjolan membesar apabila berdiri dan beraktivitas. Oksigenasi B. tidak mau minum. Perfusi C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan frekuensi napas 48 x/menit. mata cekung. tidak mau minum. Rehidrasi intravena D.8oC. Difusi B. pemeriksaan lain dalam batas normal. temperatur 36. Penanganan awal apa yang paling tepat dilakukan oleh dokter? A. Hernia femoralis Seorang anak umur 2 tahun datang ke dokter dengan keluhan buang air besar cair 10 kali sehari @ 1 gelas. mata cekung. temperatur 36. turgor kurang. Rehidrasi oral C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan frekuensi napas 48 x/menit. Tindakan paling awal pada kasus tersebut adalah A. denyut nadi 164 x/menit. denyut nadi 164 x/menit. Hernia inguinalis E. Lakukan pemasangan infus C. Ventilasi E. dan apabila tiduran benjolan menghilang. Memberi obat anti diare Pasien laki-laki umur 45 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat RS karena nyeri dada dan sesak napas. Oksigenasi Seorang anak umur 2 tahun datang ke dokter dengan keluhan buang air besar cair 10 kali sehari @ 1 gelas. pemeriksaan lain dalam batas normal. Appendix infiltrat D. Cold abses inguinal E. Gangguan fungsi yang terjadi pada pasien tersebut A. Hernia inkaserata C. Hernia scrotalis B. pada auskultasi tidak terdengar suara napas dan detak jantung. Ketika dilakukan anamnesis. turgor kurang. tiba-tiba pasien terjatuh dan tidak sadar. Kemungkinan diagnosis adalah A.C. Absorbsi D. Lakukan resusitasi cairan B. Hernia inguinalis lateralis Pasien laki-laki 62 tahun datang dengan keluhan terdapat benjolan pada selangkangan kanan.8oC anak lemah. anak lemah. Merujuk pasien ke ICU E. Nadi radialis dan carotis tidak teraba.

Pada saat pemeriksaan fisik. Lakukan pemasangan jalur oksigen E. Syok distributif C. Jenis syok pada neonatus ini adalah A. jari tabuh (+). Syok hipovolemik Anak umur 3 tahun dengan riwayat jongkok selama melakukan aktivitas dan sering biru dan tidak sadar. Pada pemeriksaan fisik tekanan darah palpasi 70 mmHg. tekanan darah 180/110 mmHg. Stenosis aorta B. kejang 3-5 kali. Infark miokard akut D. Miokarditis C. akral dingin. Syok kardiogenik E. sianosis. Lakukan pemasangan monitor EKG Pasien laki-laki umur 45 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat RS karena nyeri dada dan sesak napas. sianosis. Angina pectoris tak stabil Bayi laki-laki umur 25 hari. kulit tampak kuning sampai kedua kaki. datang ke Puskesmas keadaan merintih lemah. bising usus melemah. frekuensi napas 60 x/menit. bising sistolik. Pemeriksaan EKG didapatkan elevasi segmen ST yang diikuti adanya gelombang Q patologis. Hati B. Patent ductus arterisus Seorang laki-laki usia 25 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS karena kecelakaan. Syok neurogenik D. pekak alih (+). Insufisiensi mitral D. Organ manakah yang paling mungkin mengalami cedera? A. Pasien tidak sadar. Insufisiensi trikuspidal E. Tetralogi Fallot C. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini? A. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini? A. Syok septik B. Angina pectoris stabil E. Ginjal D. malas menetek. suara jantung lemah. Perikarditis B. Pada pemeriksaaan didapatkan keadaan umum lemah. ditemukan jejas pada hipokondrium kiri. Intestinum . tali pusat kotor dan berbau busuk. Kesadaran gelisah. frekuensi napas 30 x/menit. frekuensi napas 30 x/menit. denyut nadi 140 x/menit. denyut nadi 120 x/menit.D. Limpa C.

Arteri radialis B. Pada saat persalinan terjadi distocia bahu dan berhasil dilahirkan setelah dilakukan berbagai manuver oleh dokter SpOG. Bagaimana hasil pemeriksaan pupil yang paling mungkin? A. Pada regio mana yang paling tepat untuk meraba denyut nadi tersebut? A. Regio cervicalis anterior C. Arteri carotis communis Seorang korban kecelakaan tampak tergeletak tak sadarkan diri di pinggir jalan.E. Arteri subclavia C. Bayi ini dilahirkan pervaginam oleh seorang wanita 32 tahun yang menderita diabetes mellitus. Dislokasi articulatio humeri B. Arteri tibialis posterior E. Cedera plexus brachialis C. seorang tenaga kesehatan memeriksa apakah orang tersebut masih hidup atau sudah mati dengan meraba denyut nadi. Trigonum submandibulare E. seorang tenaga kesehatan memeriksa dan memastikan bahwa korban telah meninggal dunia. Isokor B. Miosis maksimal C. deltoideus . Struktur anatomis apakah yang diraba? A. menangis keras dan kulitnya merah jambu. Regio cervicalis lateraris D. Fraktur humeri D. Peregangan m. Colon descendens Seorang korban kecelakaan tampak tergeletak tak sadarkan diri di pinggir jalan. Regio sternocleidomastoideus Seorang korban kecelakaan tampak tergeletak tak sadarkan diri di pinggir jalan. Arteri carotis interna D. Midriasis maksimal Seorang bayi laki-laki baru lahir dengan berat lahir 4. Trigonum caroticum B. seorang tenaga kesehatan memeriksa apakah orang tersebut masih hidup atau sudah mati dengan meraba denyut nadi. Anisokor D. Reflek lambat E. Fraktur clavicula E. Bayi lahir selamat.800 g tidak bisa menggerakkan lengan kanannya. Apakah kemungkinan penyebab kelainan yang diderita oleh bayi tersebut? A.

Morfologi darah tepi didominasi sel blas seri myeloid. Reaksi lekemoid B. 3 sampai 6 bulan kemudian. Sedangkan pembawa (carrier). Apakah diagnosis yang paling tepat untuk pasien di atas? A. walaupun di dalam tubuhnya terdapat virus hepatitis B. Myeodisplasia E. Kemudian dilakukan pemeriksaan laboratorium hepar didapatkan hasil SGOT 20 IU dan SGPT 22 IU. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. Pemeriksaan laboratorium didapatkan hasil Hb 6 gr/dl. Multiple myeloma D. jumlah trombosit 70 ribu/mm3. dan lain-lain. tidak menunjukkan tandatanda penyakit apapun. maka dianggap penderita kronis hepatitis B atau sebagai pembawa (carrier). Jika nilai HbsAg positif. Penderita biasanya menunjukkan adanya gejala infeksi virus hepatitis seperti kulit dan mata berwarna kuning. Katub jantung B. Hepatitis B kronis aktif C. jika HbsAg tetap positif lebih dari 6 bulan.Seorang laki-laki berusia 55 tahun dibawa ke UGD oleh istrinya karena mengeluh nyeri dada hebat. Cacat/defek pada septum E. Apakah struktur yang kemungkinan mengalami kelainan pada pasien tersebut? A. maka orang tersebut telah terinfeksi. Hepatitis B kronis B. Apakah diagnosis paling mungkin kasus di atas? A. pensiunan tentara datang praktek dokter swasta dengan keluhan pucat dan cepat lelah. jumlah lekosit 120 ribu/mm3. CML (Chronic Myeloid Leukima) . Jika pada pemeriksaan ulangan. Pasien ini sebelumnya juga sering mengeluh nyeri dada bila beraktivitas berat selama beberapa tahun terakhir ini. Sirosis Hepatitis B D. AML (Acut Mieloid Lekimia) C. Pada pemeriksaan laboratorium ditemukan HBsAg positip. air kencing seperti teh. Sistem conductorium jantung Seorang laki-laki berusia 50 tahun. Hepatitis B carrier sehat E. HbsAg menjadi negatif. maka penderita dinyatakan sembuh. Vasa coronaria D. Vasa darah besar C. datang ke klinik swasta untuk melakukan general check up. pimpinan suatu perusahaan. Hepatitis B dorman HbsAg umum digunakan sebagai penanda apakah seseorang terinfeksi hepatitis B atau tidak. Sebaliknya. Seorang laki-laki berusia 58 tahun. Nyeri terasa seperti tertindih benda berat di belakang sternum dan menjalar ke rahang bawah dan lengan kiri bagian medial.

SGPT 24 . Apakah etiologi paling tepat penyebab demam pada pasien tersebut? A. Proteinuria dan silinderuria D. Pada pemeriksaan urinalisis didapatkan hasil Proteinuri : +++ Eritrosit : 0-1/LPB Lekosit : 1-3/LPB Apakah diagnosis yang paling mungkin pada kasus di atas? A. Hasil laboratorium SGOT 18 IU/L. Reaksi hipersensitifitas Seorang perempuan berusia 72 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan nyeri perut dan badan tampak kuning. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesan ikterik dan nyeri tekan pada ulu hati. faring hiperemis. Infeksi virus D. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesan edema anasarka dan pitting edem. Infeksi jamur B. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu tubuh 39 derajat Celcius. Infeksi bakteri C. Tidak ditemukan pembesaran hepar maupun lien. Riwayat sebelumnya pasien pernah didiagnosa adanya gangguan pada ginjal. Riwayat sebelumnya pasien pernah didiagnosa adanya gangguan pada ginjal. Glomerulonefritis E. pH dan ketonuria B.Seorang laki-laki 58 tahun datang ke UGD dengan keluhan bengkak pada seluruh badan. Pasien juga mengeluh adanya nyeri saat menelan. Berat jenis dan kristal Seorang perempuan berusia 47 tahun dibawa keluarganya ke UGD dengan keluhan bengkak seluruh badan.000/mm3 dan dari hitung jenis didapatkan limfositosis. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan jumlah lekosit 5. Sindrom Nefrotik C. Hematuria dan glukosuria C. Lekosituria dan nitrituria E. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesan edema anasarka dan pitting edem. Sindrom Nefritik D. Reaksi imunitas E. Pyelonefritis B. Manakah pemeriksaan urinalisis paling berhubungan untuk diagnosis pasien di atas? A. Uretritis Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke praktek dokter swasta dengan keluhan demam 4 hari.

Dari pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran . Dari anamnesis tidak didapatkan riwayat trauma. Apakah diagnosis paling tepat kasus di atas? A. Afasia sensorik C. Afasia global D. Hepatitis B. Afasia transkortikal E. Ataxic gait E. Paraparetik gait D. Bilirubin Direk 6. mendadak saat bangun tidur. Somnolen D. Kolestasis ekstrahepatal Seorang laki-laki berusia 67 tahun datang ke tempat praktek dokter dengan keluhan jari-jari sering gemetar. Saat pemeriksaan kesadaran didapatkan pasien terkesan mengantuk dan menutup mata namun bila dipanggil dapat membuka mata dan menjawab pertanyaan sederhana. Apakah klasifikasi kesadaran kualitatif pada pasien tersebut? A. Hemiparetik gait C.3mg/dL. Manakah tipe cara berjalan yang paling tepat untuk pasien tersebut? A. Afasia motorik B. Sirosis hepar D. Stupor C. Saat pemeriksaan pasien dapat mengerti maksud atau perintah pemeriksa namun tidak dapat berbicara lancar. Disfasia Seorang laki-laki berusia 53 tahun dibawa keluarganya ke UGD dengan keluhan kelemahan anggota gerak kanan mendadak saat bangun tidur. Soporouscoma E.IU/L. Coma B. Pada anamnesis pasien memiliki riwayat penyakit gula dan darah tinggi. Apakah diagnosis paling tepat? A. Compos mentis Seorang laki-laki berusia 60 tahun dibawa ke UGD dengan gangguan bicara.5 mg/dL. dan Bilirubin indirek 0. Kolelithiasis C. Karsinoma hepar E. Saat masuk ke ruang praktek tampak pasien tersebut berjalan sangat lambat dan setapak demi setapak. Scissor gait Seorang laki-laki berusia 20 tahun dibawa ke UGD oleh temannya dengan gangguan kesadaran setelah minum minuman keras oplosan. Parkinson gait B.

kompos mentis. Mencegah herniasi C. Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 1 bulan yang lalu pada daerah wajah dan leher. Mencegah pneumonia B. Apakah diagnosis yang paling sesuai? A. refleks patologis negatif. Keluhan ini disertai rasa gatal. Mencegah kontraktur D. Mencegah edem serebri Seorang laki-laki berusia 53 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan kelemahan anggota gerak kiri mendadak. Setelah mendapatkan terapi medikamentosa. Apakah penyebab paling tepat kasus tersebut? A. Sianokobalamin Cilostazol adalah sebuah inhibitor phosphodiesterase tipe 3. dengan skuama putih. Mencegah dekubitus E. Cilostazol D. Dari pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran kompos mentis. kekuatan ekstremitas kiri 4. dengan bagian tepi papul-papul eritem. Psoriasis vulgaris C. Sitikolin B. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak plak eritem polisiklik. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak plak eritem polisiklik. dengan bagian tepi papul-papul eritem. Refleks Patologis Babinski dekrtra (+). Pada anamnesis tidak dijumpai nyeri kepala dan mual muntah. Alergen . Pirasetam C. Apakah tujuan awal fisioterapi ? A. Tinea korporis E. dengan skuama putih. Mekobalamin E. Setelah dilakukan observasi dan mendapatkan terapi keluhan membaik seperti semula sebelum 24 jam setelah serangan. Lepra PB Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 1 bulan yang lalu pada daerah wajah dan leher. Manakah terapi yang paling tepat diberikan untuk mencegah kekambuhan? A. pasien langsung diberikan fisioterapi awal setelah masuk bangsal. Keluhan ini disertai rasa gatal. Obat ini juga mengurangi kemampuan platelet (partikel dalam darah yang menyebabkan penggumpalan darah) untuk melekat. Cilostazol bekerja dengan cara memperlebar arteri yang menyuplai darah ke kaki. Dermatitis kontak alergi B. kekuatan ekstremitas inferior dan superior kanan 0. Pitiriasis rosea D.

Lepra PB Seorang perempuan berusia 17 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 1 bulan yang lalu. badan dan paha. Lepra PB Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 2 minggu yang lalu. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak plak eritem. Pitiriasis rosea D. batas tegas. Tinea korporis E. Keringat Trichophyton sp. herald patch (+) pada lengan atas. C. Keluhan ini kadang-kadang disertai rasa gatal. batas tegas. batas tidak tegas. batas tidak tegas. Psoriasis vulgaris C. Keluhan ini kadang-kadang disertai rasa gatal. Tinea korporis E. disertai dengan tanda Autspitz. Antibiotic sistemik Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 2 minggu yang lalu. dengan skuama putih kotor tebal pada kedua belakang telinga dan lutut kanan. Apakah diagnosis untuk kasus tersebut? A. Keluhan ini disertai rasa gatal. dengan skuama putih tipis collarete. Kortikosteroid topikal C. Kortikosteroid sistemik B. disertai dengan tanda Autspitz. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak makula dan patch eritem. Psoriasis vulgaris C. Paparan matahari Seorang perempuan berusia 17 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 1 bulan yang lalu. Pitiriasis rosea D. E. Dermatitis kontak alergi B. herald patch (+) pada lengan atas. Apakah terapi yang sesuai? A. Keluhan ini disertai rasa gatal. Micobacterium sp. D. Apakah diagnosis yang sesuai? A. badan dan paha. Antijamur topikal E. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak macula dan patch eritem. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak plak eritem. dengan skuama putih kotor tebal pada kedua belakang telinga dan lutut kanan. Kortikosteroid sistemik .B. Antihistamin sistemik D. Apakah terapi yang sesuai? A. dengan skuama putih tipis collarete. Dermatitis kontak alergi B.

Hasil pemeriksaan dermatologi diperoleh papul berwarna merah keunguan. Pasien sudah berobat ke Puskesmas. dibawa ke unit gawat darurat RS. tersusun linier pada lengan bawah kiri bagian ekstensor. bahwa sindikat itu telah bekerjasama dengan banyak orang. Psoriasis vulgaris C. Mereka bersekongkol untuk mengejar dan mencelakai dirinya. Tardive dyskinesia D. diberikan salep putih. Apakah diagnosis yang tepat? A. Antihistamin Antivirus Antijamur Antibiotik Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke dokter dengan keluhan gatal-gatal pada lengan kiri. penderita gangguan Skizofrenia yang minum obat rutin. pil kuning dan pil hijau. terdapat tremor. Haloperidol 2 x 1. pasien mengatakan pada pemeriksa. sehingga pasien ketakutan. berusia 38 tahun.2°C. atap datar. Parkinson’s iterat Seorang laki-laki. Tekanan darah 130/80 mmHg. pasien merasa mereka sedang membicarakan dan hendak mencelakainya. Lichen planus Seorang laki laki berusia 24 tahun.B. distonia akut dan krisis okulomotorius. Dalam pemeriksaan. Carbamazepin 2 x 200 mg D. Manakah terapi yang paling tepat untuk pasien tersebut? A. Ekstrapiramidal Sindrom B. frekuensi nafas 20 x/menit dan temperatur 37. D. multiple. Huntington’s disease E. dibawa ke UGD karena selalu merasa ketakutan. dengan keluhan seluruh badan kaku. Keluhan ini dirasakan sejak 1 bulan yang lalu. Sejak 2 minggu yang lalu. Trihexylpenidil 2 x 2 mg . Dalam pemeriksaan status mental. Tinea korporis E. C. denyut nadi 86 x/menit. Diazepam 2 x 2 mg B. disertai rasa gatal. meskipun rasa gatal berkurang. sehingga setiap pasien melihat orang-orang yang sedang bercakap-cakap. air liur berlebihan dan jalan seperti robot. pasien mengatakan bahwa ada segerombolan sindikat yang sedang merencanakan untuk membunuhnya. Neuroleptik Malignan Sindrom C. E. Pitiriasis rosea D. Dermatitis kontak alergi B. Ukuran lesi tetap. Apakah diagnosis yang sesuai? A.5 mg C.

stridor inspiratoir (+). Tubuh manusia merupakan konduktor B. dan wheezing pada kedua lapang paru. Pada pemeriksaan didapat frekuensi napas 22/menit. N 56 x/menit. Inti motorik batang otak B. tungkai kiri sakit serta sulit untuk digerakkan. Tubuh manusia merupakan isolator penghantar arus listrik . dibawa ke UGD tidak sadar setelah 30 menit tersengat. Apakah daerah yang menjadi target agen infeksi pada kasus ini? A. temperatur 39oC. Pada pemeriksaan fisik ditemukan barrel chest.E. Apa diagnosisnya? A. Bronkiektasis D. Keluhan disertai muntah-muntah. Sel kornu anterior medula spinalis Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan sesak nafas disertai batuk berdahak. Area motorik kortek otak E. Luka bakar tangan dan wajah. Parese plika vokalis D. Pada anamnesis diketahui penderita sama sekali belum pernah mendapat imunisasi saat bayi. Apa yang terjadi? A. Kering merupakan resistensi kecil hantar listrik C. Kapasitor D. Laringitis akut B. TD 80/60 mmHg. hilang pada perubahan posisi tidur/miring. bila minum selalu tersedak. Spasme laring Laki-laki 34 tahun tersengat listrik. Pada gambaran radiografi thoraks didapatkan hiperinflasi paru kanan dan kiri dan tidak ditemukan fibrosis. sianosis. Apakah diagnosis pada kasus di atas? A. Pasien adalah seorang perokok berat. Bronkopneumonia Bayi 2 bulan. Area bulbaris otak C. hilang pada posisi tidur tertentu. Laringomalasia C. Emfisema B. Asma E. denyut nadi 92/menit. Amitriptilin 2 x 25 mg Seorang anak perempuan usia 5 tahun dibawa ke Puskesmas dengan keluhan demam tinggi. Bronchitis kronik C. tidak ada sesak nafas. terdapat kelumpuhan flasid pada tungkai kiri. Larigotrakeobronkitis E. nafas berbunyi. Sel kornu posterior medula spinalis D.

Seorang anak laki-laki berusia 5 bulan dibawa ke dokter dengan keluhan batuk-batuk. tidak bisa memainkan mainannya hanya menggerakkan bagian tertentu dari mainan tersebut. Pada pemeriksaaan laboratorium normal. Diagnosisnya? A. Diagnosis yang paling tepat adalah? A. Autis B. Demam dengue D. Kemudian. dan bila batuk wajah anak tampak membiru. Konjungtivitis C. lien membesar. mata kanan 2/60 dan mata kiri normal. ia tidak pernah berbicara dan hanya menarik-narik tangan ibunya menuju tempat yang dimaksud. Malaria C. Pada pemeriksaan ditemukan tidak ada kontak mata dari anak tersebut dan bila diberikan mainan. VSD + ASD Seorang wanita usia 65 tahun datang dengan keluhan mata kanan terasa nyeri. Ia muntah sebanyak 2 kali dalam 3 jam. Pada pemeriksaan tajam penglihatan. Retardasi mental . Gangguan perilaku D. Tekanan bola mata kanan meningkat perpalpasi dan mata kiri dalam batas normal. MR E. demam 5 hari naik turun menggigil. Tifoid E. VSD C. dan hillus melebar. batuk kering. Influenza Seorang ibu datang bersama anak laki-lakinya yang berusia 7 tahun dengan keluhan bila meminta sesuatu pada ibunya. Diagnosis yang paling mungkin adalah A. Pada pemeriksaan foto polos dada. Skizofrenia pada anak C. Uveitis Anak 11 tahun. corak paru meningkat. Endoftalmitis D. Penyakit jantung bawaan apa yang kirakira diderita pasien? A. merah. Glaukoma akut E. Keluan disertai demam (kadang-kadang). Pasien menderita DM. Keratitis B. xiphoideus-manubrium sterni. Pneumonia B. ASD D. anterior lateral kiri ditemukan ada tanda-tanda pembesaran jantung kanan dan kiri serta ruang retrosternal terisi hingga di antara proc. riwayat 2 minggu yang lalu pergi ke daerah rawa-rawa selama 1 minggu. kecuali LED 15/20 pada jam pertama dan kedua. PDA B. dan buram semenjak sehari yang lalu.

000-4. 4. Retardasi mental B. Sindroma Asperger D.E. Jika diajak bicara ia tidak mau menatap orang yang mengajak berbicara. Terdapat luka sepanjang 2 cm dan mengeluarkan darah berwarna hitam. Berapa banyak perdarahan? A.000-3. Eschericia coli D.500 cc B. Vibrio cholera B. BAB disertai lendir dan darah.000-1. Anak sudah mengenal huruf dan dapat berbicara. Gangguan perilaku C. Autisme B. Diagnosa yang mungkin adalah A. Sindroma Rett E. Kemungkinan diagnosis pada anak ini adalah A. 2. 200-500 cc E. Autisme D. Gangguan berbahasa Seorang anak usia 3 tahun dibawa ke praktik dokter dengan keluhan tidak dapat bersosialisasi dengan orang-orang yang ada di sekitarnya. Salmonella thypi Seorang laki-laki. Anak selalu sibuk dengan permainannya sendiri. Gangguan berbahasa Seorang pria berusia 25 tahun datang ke pukesmas dengan keluhan diare 12 x/hari disertai perut melilit pada saat mau BAB.500 cc D. 14 tahun jatuh dari tangga. Skizofrenia pada anak E. 400-800 cc C. Datang dengan keluhan patah tulang 1/3 tengah tulang paha. 1. Shigella disentriae C. Sindroma down C. Retardasi mental Seorang anak laki-laki 7 tahun dibawa oleh ibunya ke Puskesmas karena tidak mau bicara saat meminta sesuatu tapi hanya menarik tangan ibunya untuk dibawa ke tempat yang dikehendaki.Vital sign dan Keadaan Umum dalam batas normal. Organisme penyebab penyakit tersebut adalah? A.000 cc . Dari pemeriksaan psikiatri diketahui bahwa anak tidak mau menatap orang lain saat bicara dan bila diberi mainan dia tidak bisa memainkannya dan hanya menggerakkan bagian-bagian tertentu dari mainan tersebut.

sedang pemeriksaan neurologi ditemukan limb ataxia. tidak tinggi disertai keringat malam. Bronkhitis kronis B. Terapi yang diutamakan pada pasien ini? A. Diazepam E.5oC.Ada rontgen abdomen tegak seorang pasien didapatkan udara bebas di bawah kedua diafragma. diameter usus besar mengecil. penglihatan ganda. berhenti sebentar kemudian kejang lagi. Antibiotik D. Tanda vital.500 GDS 120 g/dL. Apakah terapi simptomatis yang dianjurkan pada kasus di atas? A. Keluhan ini dirasakan terusmenerus. Pneumothoraks C. Pemeriksaan fisik didapatkan nistagmus vertikal. di antara kejang tidak ada fase sadar. dilatasi usus kecil dan batas udara cairan multiple. GCS 11. Pneumothorak Seorang perempuan usia 18 tahun dengan keluhan pusing berputar. Gambaran rontgen untuk peyakit? A. Parasetamol D. Antikonvulsan C. Betahistine mesylate C. Pada pemeriksaan auskultasi paru ditemukan suara amforik. Flunarizine Seorang pasien berusia 22 tahun mengeluh batuk lebih dari 3 bulan dan sejak dua hari ini batuk disertai darah. Riwayat pengobatan kejang namun tidak tuntas karena biaya. Pneumoperitonium B. TD 140/90 mmHg. Giant emfisema D. Asma Bronkhial Seorang pria usia 18 tahun kejang sejak 1 jam yang lalu. leukosit 11. Diagnosis manakah yang paling mungkin? A. Pasien juga mengeluh demam. Antivirus B. Ileus obstruktif E. Tuberkulosis Paru D. Ibuprofen B. Antidiabetic E. Interposisi colon C. Bronkiektesis E. kejang selama 30 menit. Antihipertensi . suhu 37.

mengeluh nyeri ulu hati sejak 1 minggu yang lalu. Atetosis Seorang wanita 37 tahun datang dengan keluhan sesak nafas saat berada dalam lift. berjalan tidak bisa cepat (langkah pendek-pendek) wajah menjadi tidak berekspresi. dokter mendapatkan bahwa pasien ini mempunyai kebiasaan menkonsumsi obat penghilang rasa sakit (OAINS) sejak 5 tahun yang lalu karena sakit lutut. Short acting beta 2 agonis E. Antihistamin C. Keluhan disertai dengan dada berdebar-debar. PGI2 E. Dari anamnesis. Keluhan ini dirasakan sudah lama tapi hilang timul. Patogenesis manakah yang sesuai untuk kasus ini? A. Long acting steroid B. Methylxanthin D. Obat OAINS atau penghilang rasa sakit selalu bersifat asam sehingga secara langsung menyebabkan iritasi lambung B. Diagnosis A. tanda vital dalam batas normal. Obat OAINS menghambat prostaglandin menjadi asam arakhidonat Seorang laki-laki berumur 66 tahun. datang dengan diantar keluarganya ke UGD RS dengan keluhan sesak nafas yang disertai mengi yang berat serta kontraksi otot yang diberikan pada keadaan tersebut adalah? A. Apakah diagnosa yang mungkin dari kasus di atas? A. Gangguan kepribadian D.Seorang wanita 40 tahun. Obat OAINS menghambat enzim COX yang menghambat sintesis PGE2. Parkinson B. Ketika berada dalam ruangan tertutup pasien sulit bernafas seperti kekurangan oksigen. Long acting beta 2 agonis . Bell palsy C. Korea D. Gangguan waham B. Keluhan timbul sejak 3 bulan yang lalu saat adiknya meninggal karena sesak nafas di kamarnya. Obat OAINS menyebabkan terhambatnya pembentukan prostaglandin dengan memacu COX-2 (siklooksigenase-2) C. Obat OAINS memacu sel parietal di lambung menghasilkan peningkatan kadar HCl D. Gangguan fobia Seorang laki-laki 23 tahun. Gangguan perilaku E. sejak 2 bulan yang lalu mengeluh tangan gemetar. disertai mual tetapi tidak muntah. Gangguan bicara C. Dari pemeriksaan psikiatrik dalam batas normal.

dan ketidakmampuan bergaul tersebut menjadi sumber kesusahan dan penyebab harga dirinya yang rendah. Anankastik D. dan tanpa rasa sesal. dapat berfungsi baik sepanjang tidak dituntut melakukan sesuatu seorang diri. dan mudah ditipu. dan tudal tulus. emosinya labil. penyesuaian seksual dan hubungan pribadinya kacau. Skizoid E. kendati sering merasa butuh afeksi dari orang lain dan merasa sepi. cenderung mudah mempersepsikan olok-olokan atau pelecehan yang belum tentu benar. egois. antisosial. 9) Narcisistik . haus akan hal-hal yang serba menggairahkan (excitement). Gangguan kepribadian apakah yang dialami oleh pasien? A. sangat reaktif. congkak. merasa sedih karena tidak punya teman.Seorang laki-laki berusia 34 tahun datang ke dokter praktik umum atas permintaan atasannya karena tidak dapat bekerja sama dengan baik. tak berdaya. tidak sedikit di antara penderita cukup cerdas dan pandai menampilkan diri secara meyakinkan untuk menjadi penipu ulung. dangkal atau picik. tergantung. Paranoid B. 6) Depressive 7) Explosive 8) Histrionik Kepribadian Histrionik tidak matang. 3) Avoidan Kepribadian Avoidan atau menghindar sangat peka terhadap penolakan atau hinaan orang lain. kendati sesungguhnya tidak demikian. Histrionik Tipologi Gangguan Kepribadian 1) Affective 2) Antisosial Kepribadian Antisosial selalu melanggar hak orang lain lewat perilaku agresif. Pasien mengatakan bahwa bahwa dirinya sering menjadi bahan pembicaraan dan tertawaan teman kerja di belakangnya. senang mendramatisasi diri secara berlebihan untuk mencari perhatian. Pasien sering melemparkan tanggung jawab kepada orang lain dan memberikan alasan-alasan yang kadang tidak masuk akal untuk kesalahan yang telah dilakukannya. Narsistik C. 4) Borderline 5) Dependent Sangat tergantung pada orang lain dan merasa tidak berdaya. takut bergaul dengan orang lain disebabkan takut untuk dikritik atau ditolak. sangat haus akan pengukuhan orang lain. pergaulan sempit dan segan menjalin pergaulau.

Selama pemeriksaan. Pasien mengeluh sering merasa kesepian. Paranoid E. suka menuduh orang lain jahat. Cara yang dirasa efektif adalah mengeluhkan gangguan kesehatan. mangabaikan hak dan perasaan orang lain. argumentatif atau suka menentang. rigid atau kaku. suka menghindari oang lain. terkesan dingin dan tidak akrab atau tidak ramah. selalu menuntut perhatian dan perlakuan istimewa dari orang lain. 12) Passive/Aggressive 13) Skizoid Kepribadian Skizoid memiliki ciri-ciri khas tidak mampu dan menghindari menjalin hubungan sosial. Lingkungan akan yakin pada penyakit yang dia derita dan akan memberi pelayanan. Laki-laki 68 tahun dirawat di RS karena sesak nafas sejak 2 hari yang lalu dan batuk berdahak sejak 2 minggu yang lalu. perhatian. yaitu pikiran-pikiran yang tidak dapat dimengerti oleh orang lain selain oleh dirinya sendiri. memikirkan kepentingannya sendiri. Kompulsif C. mudah iri. bersikap exploitatif. Pasien akan merasa sangat sedih jika tidak seorangpun memperhatikan dirinya dan tidak menyebutkan bahwa penampilannya cantik. dan tahayul-tahayul dan amat perasa. tidak terampil bergaul dan suka menyendiri. Gangguan kepribadian apakah yang dialami pasien? A. PF kesadaran compos mentis. dihantui oleh pikiran-pikiran autistik. pasien tampak berusaha menarik perhatian dokter dan perawat. Skizoid Orang dengan kepribadian Histrionik perilakunya ditandai sikap selalu berupaya menarik perhatian lingkungan sebanyak-banyaknya demi kepuasan dan kenyamanan diri dengan berbagai cara. Histrionik D. 14) Skizotipal Kepribadian Skizotipal memiliki ciri-cri khas suka menyendiri. dan kasih yang dia inginkan. suka menyalahkan orang lain. 10) Obsessional (Anankastik) 11) Paranoid Kepribadian Paranoid memiliki ciri-ciri tambahan serba curiga. Umumnya pribadi histrionik adalah orang yang cerdas dan verbalisasinya canggih sehingga mudah memanipulasi lingkungan. TD 170/90 mmHg. egosentrik. sangat peka pada pandangan orang lain terhadap dirinya (harga dirinya rapuh). hipersensitif atau sangat perasa. N 90 . Seorang perempuan berusia 26 tahun datang ke dokter praktik umum dengan keluhan kehilangan gairah hidup. sangat egois. Narsistik B. lemah.Kepribadian Narcisistik merasa diri penting dan haus akan perhatian dari orang lain. Pembicaraannya terdengar sangat impresionistik tetapi tidak terarah.

Suara nafas vesikuler dengan ekspirasi memanjang dan nada wheezing ekspirasi. suara jantung I & II normal. Asbestosis D. Bekuan darah C. PF ictus cordis teraba sela iga ke V linea mid clavicularis kiri. Byssinosis B.x/menit. Keluhan dirasakan sejak 7 bulan yang lalu. Batu vesika urinaria B. didapatkan peningkatan frequensi kencing dan 4-5 kali semalam untuk kencing. Adanya obstruksi dini saat awal ekspirasi C. Akhir-akhir ini pasien mengeluh batuk dan sesak napas. hemp. Teman-teman di perusahaannya yang sudah bekerja selama 5 tahun lebih juga banyak menderita sakit serupa. didapat gambaran bronchitis dan emfisema. Hiperreaktifitas bronkus E. Kelainan katup yang tepat? . Tumor kandung kemih E. Pancaran kencing lemah dan selalu mengeluh tidak merasa puas. Bagasosis E. Seorang laki-laki berusia 66 tahun dibawa keluarganya ke RS dangan keluhan sulit BAK. Dalam bekerja mereka enggan memakai masker karena merasa tidak nyaman. datang ke praktik umum dengan keluhan panas 3 minggu yang lalu. R 20 x/menit. Silicosis C. Sejak remaja penderita mempunyai kebiasaan merokok sigaret sebanyak 1 bungkus/hari. Retensi urine Laki-laki pemakai narkoba suntik berusia 20 tahun. Tuberculosis Byssinosis (Pneumoconiosis Due to Cotton Dust) is a disease of the lungs brought on by breathing in cotton dust or dusts from other vegetable fibers such as flax. or sisal while at work. Tumor intra abdomen D. Dengan pemeriksaan fisik didapatkan masa suprapubic yang fluktuatif. Secret yang mengental pada akhir ekspirasi B. Apakah penyebab keadaan tersebut yang paling mungkin? A. Tertutupnya bronkus terminalis oleh sekret D. murmur sistole sela iga IV linea paratemalis kiri. Gangguan awal dan akhir ekspirasi Seorang perempuan usia 34 tahun sudah 6 tahun bekerja di perusahaan pemintalan dan tekstil pada bagian pembuangan biji kapas. Wheezing pada pasien ini terjadi karena? A. Apa diagnosis yang paling mungkin pada kasus tersebut? A. suara tambahan (-). Setelah dilakukan pemeriksaan rontgen.

Nyeri ketok CVA kanan (+). warna urin kuning kemerahan. di mana afek pasien dan tingkat aktivitasnya jelas terganggu. Regurgutasi katup aorta Regurgutasi katup mitral Prolap mitral Regurgitasi katup trikuspid Regurgitasi katup pulmonal Pasien KLL. Skizoafektif B. suka marah marah. . B. Dua tahun lalu pernah sakit seperti ini. Yang khas biasanya ada penyembuhan sempurna antarepisode. D. berfikir kalau dia adalah orang hebat. tiba-tiba saat dilakukan pemeriksaan fisik pasien tidak sadarkan diri lagi. C. Manik C. Apa diagnosisnya? A. Gangguan bipolar E. Diagnosis ? A. Ureterolithiasis akut C. protein +++.A. eritrosit banyak. Kira-kira terjadi perdarahan di mana : A. pada urinalisis. di jalan raya tidak didapatkan perdarahan dari telinga dan hidung. Arachnoid B. dandan menor. sempat pingsan. Datang ke UGD bisa bercerita kejadian dan komunikasi baik. Epidural D. E. Appendisitis akut B. Pyelonefritis akut Wanita. di mana nyeri menjalar sampai ke lipat paha kanan dan skrotum kanan. Skizofrenia Gangguan Afektif Bipolar Gangguan ini memiliki episode berulang (sekurang-kurangnya dua episode). Glomerulonefritis akut D. Psikosa akut D. kristal asam urat (+). Subarachnoid E. Intrakranial hemorrhage Seorang laki-laki 35 tahun tiba-tiba mengeluhkan nyeri pinggang kanan. Subdural C. Pada saat tertentu terdiri dari peningkatan afek disertai penambahan energi dan aktivitas (mania atau hipomania). pada saat lain berupa penurunan afek disertai pengurangan energi dan aktivitas (depresi).

Apa diagnosis pasien tersebut: A. Hipertensi tanpa komplikasi B. Apa diagnosis? A. Hidrokel B. Diagnosis yang paling mungkin : A. penyandang Duchen Muscullar Distrophy. Hernia C. Penelitian D. Apakah jenis uji hipotesis yang paling tepat untuk penelitian ini? . Pendidikan B. Dokumentasi Saat ini terdapat banyak iklan maupun kegiatan yang disponsori oleh perusahaan rokok untuk menarik pelanggan diselenggarakan di daerah B. Medis E. Agenesis testis E. Gangguan perilaku D. Gangguan perpindahan E. Varikokel D. kemudian tidak bisa bangun dan menangis terus. Kriptorkismus Seorang laki-laki usia 55 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri kepala hebat disertai mual dan muntah. Sebuah penelitian dilakukan untuk mengetahui apakah kegiatan komersial ini meningkatkan jumlah perokok di daerah B jika dibandingkan daerah A yang tidak ada kegiatan tersebut. Gangguan kepribadian B. Hipertensi kronik D. Gangguan penyesuaian Pasien berkumis umur 30 tahun datang dengan keluhan tidak punya anak setelah menikah 2 tahun. dirawat di rumah sakit pendidikan. Hipertensi emergensi Seorang laki-laki berusia 15 tahun. Hipertensi urgensi C. Pasien baru saja dimarahi oleh atasannya karena pekerjaannya selalu tidak jelas. Dari pemeriksaan fisik tidak ditemukan testis pada kantong skrotum. Administrasi C. Apakah fungsi rekam medik yang paling sesuai? A.Seorang wanita 20 tahun dibawa ke UGD oleh keluarganya karena terjatuh. Gangguan konversi C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tanda vital 210/140 mmHg. Dokter menggunakan catatan dalam rekam medis yang menyangkut data/informasi kronologis dari perawatan/pengobatan yang diberikan dalam menyampaikan kuliah pada mahasiswa tahap profesi.

Perlu dijelaskan kepada ibu hamil bahwa keberhasilan pengobatannya sangat penting artinya supaya proses kelahiran dapat berjalan lancar dan bayi yang akan dilahirkannya terhindar dari kemungkinan penularan TBC. E. Keadaan ini akan mengakibatkan terjadinya gangguan pendengaran dan keseimbangan yang menetap pada bayi yang akan dilahirkannya. INH B. Antibiotik broadspectrum E. 2RHZE/4R3H3 C.A. B. Mana pernyataan di bawah ini yang paling tepat untuk kondisi di atas? A. Repair bibir saat usia 1 tahun D. Rehabilitasi termasuk terapi bicara Tatalaksana ibu hamil dengan BTA ++ A. yaitu : 1) Kategori 1 a) 2HRZE/4H3R3 b) 2HRZE/4HR c) 2HRZE/6HE Obat ini diberikan untuk : . Semua jenis OAT aman untuk wanita hamil kecuali Streptomisin. D. C. Pasien tersebut hampir selalu menderita kelainan congenital lain E. Repair palate saat usia 6 bulan C. Amoxicillin D. Two sided Two sided left tailed One sided left tailed One sided right tailed Two sided right tailed Neonatus 4 kg menderita sumbing bibir dan langi-langit unilateral. Revisi hidung tidak perlu B. Streptomisin tidak dapat dipakai pada wanita hamil karena bersifat permanent ototoxic dan dapat menembus barier placenta. Obat TB Kategori II WHO dan IUATLD (Internatioal Union Against Tuberculosis and Lung Disease) merekomendasikan paduan OAT Standar. Multivitamin Pengobatan Tuberkulosis pada Wanita Hamil Pada prinsipnya pengobatan TBC pada wanita hamil tidak berbeda dengan pengobatan TBC pada umumnya.

TBC tulang (kecuali tulang belakang). sendi dan kelenjar aderenal. . 2) Kategori 2 a) 2HRZES/HRZE/5H3R3E3 b) 2HRZES/HRZE/5HRE Obat ini diberikan untuk :  Penderita kambuh (relaps)  Penderita Gagal (failure)  Penderita dengan Pengobatan setelah lalai (after default) 3) Kategori 3 a) 2HRZ/4H3R3 b) 2HRZ/4HR c) 2HRZ/6HE Obat ini diberikan untuk :  Penderita baru BTA negatif dan rontgen positif sakit ringan  Penderita ekstra paru ringan yaitu TBC kelenjar limfe (limfadenitis). Thompson's test Thompson's test A test for determining the extent of gonorrhea in which an infected patient urinates first into one glass and then into another. Program Nasional Penanggulangan TBC di Indonesia menggunakan paduan OAT Kategori 1 : 2HRZE/4H3R3 Kategori 2 : 2HRZES/HRZE/5H3R3E3 Kategori 3 : 2HRZ/4H3R3 Di samping ketiga kategori ini disediakan paduan obat sisipan (HRZE) Paduan OAT ini disediakan dalam bentuk paket kombipak dengan tujuan untuk memudahkam pemberian obat dan menjamin kelangsungan (kontinuitas) pengobatan sampai selesai satu (1) paket untuk satu (1) penderita dalam satu (1) masa pengobatan. pleuritis eksudativa unilateral.   Penderita baru TBC Paru BTA Positif Penderita TBC Paru BTA negatif Rontgen positif yang “sakit berat“ dan Penderita TBC Ekstra Paru berat. the probability is that the infection is limited to the anterior urethra. TBC kulit. if gonococci and gonorrheal threads are found only in the first glass. Also called two-glass test.

famili Balantidiae. Dewasa Laki-laki datang dengan keluhan diare berdarah. Gangguan fobik E.Seorang wanita. Akrofobia B. Merupakan protozoa besar. Giardiasis B. sesak.6 gr/dL. tetapi juga termasuk negara-negara seperti Bolivia dan Papua Nugini (Smith. S. Organisme penyebab keluhan ini adalah A. Oxyuris vermikularis . Parasit yang mungkin menyebabkan keluhan ini A. Necator americanus C. yaitu trofozoit dan kista. Pemeriksaan pruritic lesions. keringat dingin. Seorang anak laki-laki 6 tahun dibawa ibunya ke puskesmas dengan keluhan pucat. Pada pemeriksaan lab didapatkan Hb 5. dengan keluhan gatal-gatal di sela-sela kaki. Klaustrofobia C. Larva D. Ini termasuk tempat-tempat seperti Filipina. Serkaria E. Babi adalah reservoir utama dari parasit. Gangguan panik D. Telur B. coli merupakan suatu protozoa yang masuk dalam filum Ciliophora. memiliki keluhan saat masuk lift cemas. Memiliki dua stadium. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. Kista C. Kriptosporodiosis Balantidiasis merupakan penyakit yang disebabkan oleh Balantidium coli. Pada pemeriksaan mikroskop ditemukan telur cacing tipis & bening. Pasien bekerja sebagai peternak babi. Gangguan cemas Laki-laki. dan infeksi manusia lebih sering terjadi di daerah-daerah di mana babi banyak berinteraksi dengan manusia. Blastokistosis E. 2003). Ternyata pasien tinggal di lingkungan yang baru saja ditemukan banyak yang menderita Schistosomiasis. Amoebiasis C.. B. sebagaimana disebutkan sebelumnya. ordo Trichostomatida. Stadium yang menyebabkan gejala ini adalah? A. berat badan menurun. Trichiuris trichiura B. Balantidiasis D. habitatnya pada usus besar dan yang biasa menjadi hospes adalah babi dan manusia. Diagnosis A. klas Kinetofragminophorea.

Ascaris lumbricoides .D. Necator americanus C. Keluhan ini didahului oleh diare yang encer dan berdarah sejak 5 hari yang lalu. Ascaris lumbricoides E. Keluhan diare ini sudah sering dirasakan oleh pasien namun biasanya keluhan mereda setelah pasien berobat ke puskesmas. Trichuris trichiura B. Telur Cacing Tambang Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan keluar benjolan dari anus. Pada pemeriksaan tinja didapatkan telur yang berbentuk tempayan dengan tombol jernih di kutub. Pilihan A. Ancylostoma brazilliense Gambar 1. Ankilostoma duodenale D.

Colok dubur meconium menyemprot lalu obstipasi lagi. Rectal biopsy dapat dilakukan pada keadaan akut B. Rectal biopsy harus dilakukan secepatnya untuk diagnosis pasti C. Mana penanganan terhadap pasien yang paling tepat? A. Hematopneumotoraks B. PF anus normal. frekuensi napas 49 kali/menit. Abdominal X-ray dan barium enema harus dilakukan setelah kondisi akut ditangani E. Simple pneumotoraks Pasien laki usia 25 tahun datang diantar orang tuanya ke RS karena sering tidak masuk kerja. Paranoid C. Anti social E. Skizoid B. Hematotoraks D. nadi 120 kali/menit. Cardiac tamponade C. di dada tampak ada memar dan perkusi hipersonor/sonor dan vesikuler -/+. Termasuk gangguan kepribadian apakah pasien ? A. belum BAB. Obsesif kompulsif Bayi 2 hari datang ke UGD dengan keluhan muntah-muntah.Laki-laki 23 tahun mengalami kecelakaan lalu lintas pasien tampak cemas. sesak napas tanpa stridor. NGT dapat mengurangi distensi abdomen . Histrionik D. Menurut pasien merasa teman kerjanya akan mencelakainya. Pasien lebih senang bekerja di depan komputer dan tidak berinteraksi. menurut heteroanamnesa pasien mempunyai masalah dengan teman kerjanya. Pemeriksaan yang paling akurat untuk diagnosis pasti adl CT Scan abdomen D. perut tampak distensi dan peristaltic meningkat. tekanan darah 90/50 mmHg. Diagnosis yang tepat adalah? A.

Jarang minum obat hipertensi secara teratur. Kebiasaan ini meningkat menjadi 3 gelas pada sore dan malam hari. Dari anamnesis pasien diketahui sering mengkonsumsi obat anti nyeri karena menderita peradangan sendi lutut. Pitting edema (-). ascites (-). Peritonitis primer Seorang laki-laki berusia 37 tahun datang ke poliklinik RS karena ingin berhenti minum alkohol. RR 32/menit. Segera minum obat anti hipertensi . Segera rujuk B. Peritonitis sekunder akibat perforasi typhoid D. Keadaan apakah yang dialami pasien? A. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Pengobatan apa yang dilakukan? A. OAT dan ARV tidak dilakukan C. Dari foto thorax didapatkan gambaran udara bebas di rongga peritoneum. Ketergantungan alkohol C. TD 200/100 mmHg. OAT 2 minggu danbaru diberi ARV D. Penyalahgunaan alkohol B. Pada pemeriksaan abdomen didapatkan Abdominal rigidity (+). Diberi OAT dan ARV setelah pengobatan inisial E.Pasien dengan keluhan batuk lama penurunan berat badan 3 kg dalam 10 hari demam pada malam heri dan penurunan nafsu makan BTA +/+/+ dan rapid test HIV +. nadi 120/menit. Peritonitis tersier E. OAT dan ARV bersamaan B. Toleransi alkohol Pria 59 tahun mengeluh bengkak dan sesak. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran somnolen. tetapi tidak berhasil. Perforasi apendiks C. nyeri tekan dan nyeri lepas di seluruh perut. OAT diselesaikan baru diberi ARV Seorang laki-laki berusia 60 tahun dibawa keluarganya ke UGD dengan keluhan nyeri di seluruh perut disertai mual dan muntah.000/mm3. Gangguan kepribadian akibat alkohol D. Sebenarnya pasien merasa malu dan berusaha untuk menghentikan kebiasaannya. Pada pemeriksaan lab didapatkan leukosit 20. TD 85/60 mmHg. Informasi apa yang harus Anda berikan kepada pasien A. Dalam satu tahun terakhir pasien tidak mengikuti acara keluarga karena takut kehilangan kesempatan untuk minum alkohol. Peritonitis sekunder akibat perforasi ulkus peptikum B. Keluhan ini dirasakan tiba-tiba dimulai pada daerah ulu hati 2 hari yang lalu. Pemeriksaan jantung dan lainnya normal. T 39oC. Gangguan mood akibat alkohol E. Pasien mulai minum alkohol 5 tahun yang lalu dengan minum segelas alkohol sebelum tidur.

an increase of troponin during the first 24 hours following the onset of symptoms is indicative of myocardial injury. Efusi pleura kiri B. Pneumothoraks kiri D. suara nafas vesikuler. Diagnosa A. Troponin According to the ESC/ACC consensus definition. mengeluh sesak nafas. CRP B. . Atelektasis E. Pneumonia lobaris kiri E. Troponins have assumed a central role in risk stratification and therapeutic decision-making in professional guidelines published by the ACC/AHA and the ESC. Asma Laki-laki mengeluh nyeri dada kiri sejak 2 minggu lalu. Emfisema B. perkusi dada kiri dari sela iga 3 ke bawah redup. Pasien harus minum obat hipertensi teratur Laki-laki 70 tahun. T 37. Beberapa hari belakangan pasien sering kurang tidur karena harus menyelesaikan pekerjaan kantor. suara nafas vesikuler. Diagnosis A.9oC. TD 110/70 mmHg. Bronkiektasis D. Pasien diinformasikan menderita Krisis Hipertensi D. PF hipersonor di seluruh lapang paru. Perikarditis C. Pemeriksaan laboratorium apa yang harus dilakukan A. Patients with an increased troponin concentration must be regarded as patients at high risk of death or myocardial infarction (MI). perokok. Pneumonia C.C. N 100/menit. Kini gerakan nafas dada kiri tertinggal. CKMB C. ronki tidak ada. Pasien adalah seorang perokok berat. and must receive specific treatment. Pleuritis paru kiri Laki-laki 54 tahun datang ke IGD dengan keluhan nyeri dan sesak di dada yang dirasakannya sejak lebih dari setengah jam yang lalu.

Glukosa C. 6 bulan yang lalu didagnosa TBC paru dan mendapat pengobatan kombinasi. Saat ini test HCG (+). Ethambutol D. Kelainan jalur bersama mekanisme pembekuan darah Seorang perempuan 32 tahun dengan konsumsi kontrasepsi oral yang efektivitasnya baik. Melihat fungsi vascular B. Kelainan jalur intrinsik mekanisme pembekuan darah D. Kolesterol E. Rifampisin C. Keluhan disertai demam tinggi sejak 5 hari yang lalu.Seorang perempuan berusia 58 tahun datang dengan keluhan bintik-bintik kemerahan di kulit tubuh. Glikogen D. Dokter melakukan pemeriksaan Rumple leed. Selama itu ia tidak makan. Pirazinamid E. Kelainan jalur ektrinsik mekanisme pembekuan darah E. Apa fungsi pemeriksaan tersebut? A. Melihat fungsi trombosit C. Sumber energi yang digunakan otak pada saat itu ialah A. Obat yang mempengaruhi kontrasepsi? A. Isoniazid B. Streptomisin Seorang laki-laki berusia 18 tahun tersesat di hutan selama lebih dari 2 hari. Lipid B. Badan keton .

. Tujuan pemberian Asetil Salilisat adalah A. PF terdapat tofus di jari kaki kanan 24. Indometasin C. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan kadar asam urat 7. Pada pemeriksaan fisik ditemukan pembengkakan pada sendi lutut. Metotrexate B. Menghilangkan nyeri D. kemerahan dan pasien tidak dapat berjalan. yaitu vitamin B6. Asetil Salisilat. Allopurinol B. Statin. Terapi apa yang paling pertama diberikan? A. pada pemeriksan optalmoskop didapatkan gambaran Cotton wool appereance. Mencegah agregasi trombosit C. Neuroprotektif Laki-laki dengan DM yang lama. B12. Aspirin E. Natrium diklofenak Pasien dengan keluhan nyeri 3 hari di jari kaki kanan 2-4. Kolkisin C. Mencegah vaskulitis B. Cotton wool appereance adalah gambaran dari Cotton-wool spots result from microinfarctions of nerve fibers caused by focal ischemia after occlusion of terminal retinal arterioles occurs.8 mg/dL dan faktor rheumatoid (+). Meloxicam D. Petidin Seorang pria berusia 50 tahun.1. Apakah terapi yang tepat untuk pasien ini? A.Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke dokter dengan keluhan nyeri pada sendi lutut sejak kemarin. Lab asam urat 9. These spots appear as a white fluffy spots on the retina. Allopurinol D. sejak 2 tahun yang lalu pernah didiagnosa stroke iskemik dan mendapatkan pengobatan secara rutin. Ibuprofen E.

Pemeriksaan yang dianjurkan untuk kasus di atas A. TD 140/100 mmHg. TTV dalam batas normal. Obat antihipertensi yang tepat adalah A. Faktor VIII 50% C. Captopril Pasien anak laki-laki berusia 2 tahun datang dengan keluhan lutut sebelah kanan sakit sejak 3 hari yang lalu. Mengeluh pusing. Verapamil C.30 HCO3 48 D. Seorang pasien umur 60 tahun dibawa ke UGD tidak saadarkan diri. Faktor VIII 60% D.Gambar 2. Pada lutut sebelah kanan tampak membesar daripada lutut sebelah kiri. hasil analisa gas darah yang sesuai A. An ophthalmoscopic view of the retina showing advanced signs of diabetic retinopathy including two pale cotton wool spots. pH 7. Losartan B. tidak mengatur pola makan dan minum obat terartur. Riwayat DM 10 tahun yang lalu. dan sulit digerakan.30 HCO3 18 B. glukosa urin +3. HCT E. Metildopa D. HCO3 30 pCO2 48 Seorang wanita usia 28 tahun hamil 6 minggu. Faktor VIII 20% B. Hasil lab GDS 450 mg/dL. Faktor IX < 1% E. HCO3 18 pCO2 48 E. Anak sering menangis dan tidak bisa berjalan.30 HCO3 30 C. pH 7. pH 7. Faktor IX 20-50% . Pada pemeriksaan fisik ditemukan anak rewel.

datang ke UGD RS dengan keluhan sesak nafas disertai batuk berdahak tanpa darah sejak 5 hari yang lalu. Pemeriksaan foto thorax tampak perselubungan inhomogen pada basal paru kanan disertai dengan gambaran air bronchogram. CT or guided biopsy may be planned in such cases.Seorang laki-laki berusia 25 tahun. Pneumonia D. Apa diagnosa yang paling mungkin? A. Air bronchograms can be seen with :  Pulmonary consolidation  Pulmonary oedema  Non-obstructive atelectasis  Severe interstitial disease  Neoplasm: bronchioloalveolar carcinoma. pulmonary lymphoma  Pulmonary infarct  Normal expiration Air bronchogams that persist for weeks despite appropriate antimicrobial therapy should raise the suspicion of a neoplastic process. It is indicative of an airspace process. Bronkiektasis E. . TB paru B. and will not be seen when a bronchus is filled with fluid or when the opacification of the alveoli is due to obstruction (as air is resorbed). TB milier C. Karsinoma paru An air bronchogram is an air-filled bronchus against surrounding opacified alveoli.

in order to see the detailed structures which differentiate the different species of malaria. usually with Romanowsky stain. tidak terdapat massa pada permukaan dinding abdomen. rujuk RS terdekat D. Plasmodium malaria Malaria parasites are usually examined under a microscope using a peripheral blood smear method (also called a blood film).Seorang bayi umur 11 bulan lahir normal. Plasmodium falcifarum D. in that it also enlarges the red blood cells and can have Schüffner’s dots. though the parasites. a thin blood film is more commonly used. Tindakan apa yang harus dilakukan A. spontan di bidan. Characters to look out for include the presence of Maurer’s dots on the surface of red blood cells infected with Plasmodium falciparum. rujuk ke RS terdekat C. Plasmodium vivax C. You may also see multi-infected red blood cells with this species. Thick blood smears. The presence of Schüffner’s dots is also characteristic – these looks like specks or granules on the cell surface of the infected red blood cell. which use a large unsmeared drop of blood. pertahankan kehangatan. on the other hand. ovale is very similar to P. and to store the blood in an appropriate anti-coagulate. lemas. Pasang NGT. muntah. and it is rare to see mature trophozoites or schizonts with this parasite since when this stage is reached the red blood cells are usually sequestered deep within major organs and so are not readily present in the peripheral blood. Tutup dengan kassa NaCl. tutup dengan kassa NaCl. but fewer merozoites tend to be present per cell and infected red blood cells tend to look elongated. It is crucial to make the blood films soon after the blood sample has been taken. are sensitive since a large number of red blood cells can be examined. Terdapat defek di samping umbilicus. Plasmodium vivax. if present. P. For species-level identification of malaria parasites. A. These parasites have crescent-shaped gametocytes. Rujuk ke RS terdekat B. Hasil pemeriksaaan darah tepi didapatkan eritrosit besar-besar dengan titik Schuffner. P. rujuk ke RS terdekat Wanita 21 tahun datang dengan keluhan demam naik turun sejak 1 minggu yang lalu. Plasmodium knowlesi E. whereby a small volume of blood is smeared thinly across the slide and then stained. are difficult to distinguish morphologically. rujuk ke RS terdekat E. enlarges red blood cells that it infects and seems to show a preference for immature red blood cells. mual. Pasang infus. NGT. Pasang infus. disertai sakit kepala. vivax. Plasmodium ovale B. malariae does not alter the size or shape of the red blood cell it infects and tends to form rosette-like patterns of 8-10 .

Penyakit Hashimoto Wanita 24 tahun dibawa ke dokter oleh ibunya karena sering diam tak bergerak lebih dari 3 jam. Penyakit Graves E. Skizofrenia Residual E. Skizofrenia Tak Terinci D. Diagnosa A. refleks fisiologis meningkat. ovale Perempuan 40 tahun datang ke RS dengan keluhan berdebar-debar. berat badan turun tapi nafsu makan meningkat. Skizofrenia Herbefrenik C. Pasien juga sering mendengar suara almarhum ibunya yang mengatakan bahwa ia harus . Karsinoma tiroid D. Dari pemeriksaan fisik terdapat eksoftalmos. Schüffner's dots in P. Later on in maturation. tremor. Gambar 3. berkeringat. Hormon tiroid meningkat.merozoites. Skizofrenia Katatonik Laki-laki 22 tahun datang ke dokter dengan keluhan susah berkonsentrasi sejak 6 bulan yang lalu. TSH rendah. Gondok numuler C. Diagnosis A. Skizofrenia Paranoid B. vivax and P. its trophozoites may form characteristic band-like patterns across the cell. Gondok endemik B.

Oleh dokter UGD ia didiagnosis Skizofrenia. Dia merasa temannya di kampus berusaha menghalangi dia untuk dapat belajar dengan baik. Diagnosis A. Skizoafektif B. Delirium karena gangguan media Seorang laki-laki berusia 42 tahun dibawa ke UGD RS karena mengamuk dan berlaku kasar kepada anak perempuannya. Ia baru bisa tenang setelah diberikan injeksi Haloperidol. Dokter bingung menjelaskan kepada orang tua tentang keadaan anaknya. Apakah penyebab keluhan di atas ? A. Perut anknya dirasakan makin besar setelah dilakukan pemeriksaan didapatkan anak tersebut hamil 5 bulan. Thought insertion or withdrawal Isi pikiran yang asing dari luar masuk ke dalam pikirannya (insertion) atau isi pikirannya diambil keluar oleh sesuatu dari luar (withdrawal) Thought broadcasting Isi pikirannya tersiar keluar sehingga orang lain atau umum mengetahuinya Delusion of control Waham tentang dirinya dikendalikan oleh suatu kekuatan tertentu dari luar Delusion of passivity Waham tentang dirinya tidak berdaya dan pasrah terhadap suatu kekuatan dari luar     Seorang ibu membawa anaknya ke dokter karena khawatir adanya tumor di perut anaknya. dan isi pikiran ulangan. Skizofrenia paranoid C. Delution of passivity D. Thought echo B. Pasien menceracau tidak jelas. walaupun isinya sama. Psikotik karena obat E. namun kulitasnya berbeda. Ia sering mendengar suara-suara yang menurutnya adalah suara Nyi Roro Kidul. Menurut pengakuan istrinya. Thought broadcasting  Thought echo Isi pikiran dirinya sendiri yang berulang atau bergema dalam kepalanya (tidak keras).menjadi dokter. Psikotik akut D. ketika ia di-PHK. Ia bercerita bahwa ia diutus oleh Nyi Roro Kidul untuk merebut kekuasaan dari anak perempuannya. pasien mulai berlaku aneh sejak dua bulan yang lalu. dan menjadi sering termenung dan tidak merawat diri. Di kampus pasien memiliki masalah. Thought withdrawal C. Autonomy . Delution of control (waham dikendalikan) E. dengan demikian ia dapat bersanding sejajar kekuatannya dengan Nyi Roro Kidul. Prinsip moral manakah yang membuat dokter tersebut bingung menjelaskan keadaan anak tersebut? A.

E. Reaksi stres akut Reaksi Stres Akut Suatu gangguan sementara yang cukup parah yang terjadi pada seseorang tanpa adanya gangguan jiwa lain yang nyata. Pediculus humanis capitis D. la selalu merasa cemas jangan-jangan akan terjadi sesuatu yang tidak baik terhadap dirinya atau keluarganya. Stresornya dapat berupa pengalaman traumatik yang luar biasa. verikel pada rambut kepalanya.B. sebagai respons terhadap stres fisik maupun mental yang luar biasa dan biasanya menghilang dalam beberapa jam atau hari. Hal ini terjadi sejak anaknya mengalami kecelakaan lalu lintas dua hari yang lalu. Diagnosis A. Gangguan penyesuaian C. Manakah diagnosis yang paling mungkin? A. selalu merasa was-was. Pediculus humanis pubis B. Gangguan cemas menyeluruh B. Gangguan ansietas fobik E. Rambut kepalanya panjang sebatas pinggang. Honesty Transparancy Justice Non maleficence Seorang wanita berusia 37 tahun mengeluh sulit tidur. Teman sekelasnya juga mengalami hal yang serupa. khawatir. Insect bite E. C. Seorang wanita 17 tahun mengeluh terdapat trumbus-trumbus kemerahan. Pediculus humanis corporis . dan gelisah. D. Insomnia inorganik D. Kerentanan individu dan kemampuan menyesuaikan diri memegang peranan dalam terjadinya dan keparahannya suatu reaksi stres akut. Psoriasis C.

a criterion sufficient even by itself for the diagnosis of the disease. may start suddenly or gradually. Hemibalismus C. . The main feature in Sydenham’s chorea is involuntary movements. Hiperplasia E. Bentuk adaptasi sel yang ditemukan pada lengan atlet ini adalah? A. Usually the patient has abnormal neurological signs with hypotonia and motor restlessness which can lead to coordination problems. Apakah kemungkinan diagnosis? A. As a result. Hipertrofi Seorang laki-laki usia 50 tahun datang ke dokter dengan keluhan adanya gerakan seperti menari yang tidak terkontrol. and are exacerbated by stress. the activities of daily living can be severely disrupted.Gambar 4. Pasien tersebut mempunyai riwayat penyakit jantung rematik. Ballismus E. Chorea athetosis D. Displasia B. These can be generalised or unilateral. Atrofi C. gait disturbances and speech impairment. These movements occur at rest. Pediculus humanus capitis Pada atlet angkat besi yang rajin barlatih mendapatkan lengan atasnya menjadi kekar dan besar. Sydenham’s chorea Sydenham’s chorea was described by Thomas Sydenham in 1686 and it has been associated with rheumatic fever since 1956. They disappear during sleep. Huntington chorea B. It is a major manifestation of rheumatic fever and according to the latest modification of the Jones criteria in 1992. Metaplasia D.

Pasien juga merasa dia tidak berada dalam dimensi waktu. Apakah diagnosis yang mugkin A. konjungtiva hiperemis dengan sekret (+). Pemeriksaan yang akan dilakukan adalah adalah A. Katarak . Pasien juga menyangkal berhalusinasi. EEG B. Keratitis ec bakteri C. buram dan sakit. Keratitis ec jamur D. Dari alloanamnesis pasien sering ke diskotik. Pada pemeriksaan oftalmologikus diperoleh VOS 1/~. Pemeriksaan fisik E. kornea terdapat kekeruhan dan tampak infiltrat dengan gambaran satelit (+). Pasien tampak santai dan mata tampak merah. Ballismus  Berupa gerakan kasar seperti melempar-lempar (balistik) yang tidak terkontrol dan keras  Menyerang otot-otot proksimal dari tangan dan kaki Hemibalismus  Balismus yang hanya terjadi pada satu sisi tubuh Athetosis  Gerakan menggeliat secara perlahan dan berkelanjutan (continous) Pasien laki-laki 23 tahun diantar ke dokter praktek umum dengan mengeluh dirinya merasa akan gila dan segala sesuatunya tidak nyata. Konjungtivitis ec bakteri B. Pemeriksaan status mental C. Pemeriksaan fungsi hepar D. dan apbila ditemukan penyakit ini juga merupakan proses lanjutan/perparahan dari chorea Sydenham yang terjadi pada masa kanakkanak. Pemeriksaan toksikologi urin Seorang laki laki petani berusia 60 tahun datang ke Puskesmas dengan kelulan 1 bulan yang lalu mata kiri terusuk padi. yang kemudian timbul bercak putih. sedangkan mata kanan tidak ada keluhan. kaki.    Biasa disebut tarian saint vitus Mempunyai karakter berupa gerakan menghentak yang cepat dan tidak terkoordinasi yang biasanya menyerang muka. Sejak 1 minggu ini mata merah. palpebra tampak udem dan hiperemis. dan tangan Lebih sering menyerang wanita daripada pria dan sebagian besar terjadi pada anak-anak di bawah umur 18 tahun (terutama diakibatkan infeksi streptokokus beta-hemolitik grup A) serta terjadi pada 20-30% pasien dengan demam reumatik Onset pada orang dewasa jarang ditemukan.

Konjungtivitis ec jamur Pasien laki-laki 2 tahun. Diagnosis yang paling mungkin A. n. Phimosis E. Mikropenis C. Konjungtivitis trakomatos Trantas dot (tr n t s. penis bengkok ke ventral. grayish-red gelatinous nodules occurring on the edge of the conjunctiva in Vernal Conjunctivitis. dibawa ibunya dengan keluhan kencing tidak lewat ujung penis. Any of the pale. Konjungtivitis bacterial kronis C.E. Buried penis B. trän täs). Keluhan tidak disertai pandangan kabur. Pemeriksaan ujung muara uretra tidak terletak pada ujung penis. . Pemeriksaan oftalmologi terdapat folikel-folikel di limbus kornea (trantas dot). Konjungtivitis viral akut B. Konjungtivitis cum flygten D. Konjungtivitis vernal E. Hipospadia Anak laki-laki 10 tahun dibawa orang tuanya ke praktek dokter umum dengan keluhan mata merah sejak 1 bulan yang lalu. Apa diagnosisnya? A. Paraphimosis D.

marah. Pada saat itu. Ethosuximide 100 mg IV B. pasien masih mampu berteriak minta tolong.Gambar 5. kejang menjadi seluruh tubuh. sewaktu dicubit lengan kanannya dapat menepis tangan yang mencubit. Tiga jam sebelumnya pasien mendadak kejang pada lengan kanannya. pasien mengalami kejang dengan urutan yang sama seperti sebelumnya. Apakah terapi yang paling tepat? A. Pada pemeriksaan kesadaran diperoleh data bahwa pasien membuka mata bila dipanggil. Sosial D. dan mendengar suara-suara yang menyuruh dia membunuh istrinya. Carbamazepin 200 mg IV C. Sebelumnya tidak pernah seperti itu. Trantas dot Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat dalam keadaan tidak sadar. takut. Bolus lambat diazepam 10 mg Seorang laki-laki berusia 44 tahun dibawa ke unit gawat darurat dengan dipegangi oleh 4 orang. Budaya E. Phenytoin 100 mg IM D. Dia merasa tidak nyaman. nampak berusaha berbicara tetapi tak berbentuk kalimat yang jelas. Dia mengalami sulit tidur dan sulit mengendalikan emosinya. dan tidak sadar. Proses belajar B. Apakah faktor yang dominan sebagai etiologi? A. kemudian terjatuh. Dia mengamuk sejak 7 hari yang lalu. Genetik . Sekitar 5 menit kemudian kejang berhenti dan pasien nampak bingung sebentar lalu tertidur. Sekitar setengah jam sebelum masuk rumah sakit. Phenobarbital 60 mg IM E. Ekonomi C.

Keluhan lainnya pasien merasa terganggu dengan keluhannya. Sequencing E. Dia berpikir sedang dipromosikan oleh presidan direktur. Fobia Saat pemeriksaan rontgen pada pekerja diwajibkan untuk menggunakan baju khusus yaitu apron yang berbahan Pb. seorang sekretaris. Pasien juga mengeluh batuk lama sekitar 1 bulan dengan dahak berwarna putih encer. Kultur spesimen D. Rapid test C. Euphoria D. Eksaltasi B. Specifik protection C. lipatan nasolabial menghilang. Dia juga beranggapan karyawan yang lain iri padanya sehingga melaporkannya ke pimpinan dan ia dijadikan operator. keluhan disertai gangguan penampilan pada mata pasien. Epstain barr virus C. Pemeriksaan yang mendukung untuk menegakkan diagnosis pasien di atas? A. Tujuan dari pengguanaan dinding tebal dan apron di atas dalam konsep 5 level prevention termasuk dalam? A. KU mulut mencong ke kanan. Elase E. Apusan mikroskopik B. Helicobacter pulori B. Pemeriksaan fisik lagoftalmus. Sreeptococcus aureus E.Pasien perempuan 24 tahun. tuberculosis Seorang laki-laki usia 46 tahun datang ke praktek dokter dengan keluhan sesak nafas sejak 2 minggu yang lalu. tampak gembira berlebihan. dipindah ke bagian operator telepon. Disability limitation Laki-laki 65 tahun. Pasien adalah seorang pekerja tambang . Healt promotion D. Early diangnosis and prompt treatment E. tetapi dia juga murung disebut? A. Ekopraxi C. Pasien banyak bicara tertawa pola pikir loncat-loncat. Rahabilitation B. ELISA Mikroorganisme yang paling sering menjadi pemicu pada kasus di atas adalah? A. Keluhan dirasakan semakin lama semakin berat. M. Campylobacter jejuni D.

Bayi tersebut dilahirkan dalam keadaan tidak menangis. Selama pemeriksaan tercium bau busuk yang ternyata berasal dari jari manis kirinya yang mengalami luka memborok sampai terlihat tulangnya. Buta mendadak pada pasien disebabkan oleh? A. Amblasi retina B. Kurang tidur Seorang laki-laki berusia 60 tahun mengeluh mata kanannya buta secara mendadak tadi pagi saat mandi. penilaian menunjukkan bayi tidak bernafas. berolahraga 2 jam yang lalu. terakhir makan roti 1 jam yang lalu. Dari hasil pemeriksaan laboratorium diperoleh reduksi urin (+++) GDP 250 mg/dL dan gula darah 2 jam post prandial 450 mg/dL. terakhir merokok 6 jam yang lalu dan terakhir minum Salbutamol 4 jam yang lalu. Melakukan ventilasi tekanan positif D. Saat akan dilakukan pemeriksaan spirometri pasien mengatakan bahwa semalam pasien kurang tidur. Memberikan epinefrin injeksi intramuskuler C. lemah. dan semakin tebal sehingga sekarang penglihatan mata kanannya menjadi kabur. tetapi masih dapat melihat benda-benda yang dekat. Glaukoma Seorang bayi laki-laki dilahirkan secara sectio caesaria dari seorang perempuan berusia 37 tahun G1P0A0 gravida 38 minggu dengan ketuban pecah dini 18 jam dan fetal distress. Tindakan apakah yang harus dilakukan? A. Merokok 6 jam sebelum pemeriksaan E.dan memiliki kebiasaan merokok hingga 1 pack (12 batang) rokok dalam 1 hari. denyut jantung 90 x/menit. Makan roti 2 jam sebelum pemeriksaan C. Memberikan rangsang taktil . Berolahraga 1 jam sebelum pemeriksaan B. di dalam mata kanannya tampak ada seperti kabut putih. tampak biru. Katarak C. Setelah dilakukan langkah awal resusitasi. Minum Salbutamol 4 jam sebelum pemeriksaan D. Melakukan kompresi jantung B. Kekeruhan kornea D. Kekeruhan cairan viterus E. Memberikan natrium bikarbonat intravena E. Sejak 6 bulan yang lalu. Apakah keadaan yang mengharuskan penundaan pemeriksaan spirometri pada kasus tersebut? A.

Imunisasi Hepatitis B B. Program Air Bersih C. Apakah program yang menjadi prioritas untuk dilaksanakan di desa tersebut? A.Desa A adalah salah satu desa terpencil di wilayah kerja Puskesmas X dengan populasi sebanyak 5. rumah kecil. Perumahan sangat buruk. Saudara baru ditempatkan disana sebagai dokter puskesmas. Program Keluarga Berancana .000 orang dengan 700 KK. Program penanganan malaria E. Program DOTS D. Desa memiliki sumber air yang baik. Ketika melakukan kunjungan Saudara melihat banyak penduduk memiliki penyakit batuk kronik yang kadang-kadang disertai darah dengan keringat malam. dan lantai belum disemen. kurang ventilasi. terbuat dari bambu.

antihipertensi. Hrmodialisis elektif B. mual. nyeri perut. Keempat ekstremitas sering terasa kram. Antibiotik. Terapi yang tepat pada pasien ini adalah? A. Setelah di ruang perawatan 10 menit pasien mengamuk akibat menahan sakit pada perutnya. jam 00. Antihipertensi dan tranfusi darah . Kemungkinan disebabkan oleh A. Pada kedua lapangan paru bawah terdengar ronki.Seorang laki-laki 20 tahun. 30 menit kemudian dia sadar. Health behavior D. Sick-role behavior C. Phenitoin kapsul 100 mg C. Phenobarbital 100 mg IM E. Carbamazepin 60 mg D.3 mg/dL. sesak nafas disertai bengkak pada kedua tungkai bawah sejak 4 bulan sebelumnya. terapi yang paling tepat untuk pasien ini adalah? A. Phenitoin 100 mg IM Pasien laki-laki 30 tahun. Terus dilakukan PF Tensi 100/70 mmHg N 100 x/menit RR 23 x/menit. dan trasfusi darah C. 3 jam lalu mengalami kejang pada sebagian tangan kanannya. Respirasi 40 x/menit. Kemudian kejang seluruh tubuh selama 5 menit dan pasien tidak sadar. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. kemudian mengeluh nyeri kepala. Hasil laboratorium didapatkan Hb 8 gr/dL. Kemudian pasien muntah-muntah. Diazepam 10 mg B.30 KLL dan tak sadarkan diri. Pasien ingin mengetahui kemungkinan penyakit degeneratif yang bisa terjadi pada dirinya. Hasil USG contracted kidneys. dengan tipe pernafasan kussmaul dan nadi 100 x/menit. Illness behavior Seorang pria usia 60 tahun datang ke UGD dengan keluhan lemah. S 37oC. Apakah istilah yang paling tepat untuk tindakan pasien ini? A. Tidak sadarkan diri D. Cedera kepala E. Preventive health behavior E. Batas jantung kiri bergeser ke lateral dan kaudal. saat sadar pasien tampak binggung. Health promotion B. ureum 150 mg/dL. kretinin 12. tekanan darah 210/110 mmHg. Pasien selama ini merasa ia dalam keadaan sehat. Sakit yang hebat B. Penekanan intrakranial Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke praktik dokter umum untuk mengkonsultasikan kesehatannya. Peritonitis C. pasien dalam keadaan sadar.

merah pada palpebra. Pada pemeriksaan vital sign didapatkan TD 110/70 mmHg. Hordeolum internum D.. Meibomitis C. Apakah yang dialami pasien dengan keluhannya tersebut? A. Prestasi akademisnya kurang. Epilepsy D. pasien mengeluh pada perawat bahwa badannya terasa kaku. Hordeolum eksternum B. Sindroma Neuroleptik Maligna C. berkilat.D. nadi 80 x/menit. Sindroma Alzheimer E. dan trasfusi darah E. Sindroma Serotonin Seorang anak laki-laki berumur 6 tahun datang bersama ibunya untuk memeriksakan diri dengan keluhan utama tidak bisa diam. Gangguan pemusatan perhatian Seorang wanita berusia 22 tahun datang dengan keluhan ada bintik merah pada kulit kelopak mata. Keluhan ini disertai nyeri. dan bila berjalan seperti robot. Cerebral palsy B. Demam tidak ada. Sindroma Capgras D. Sindroma Parkinsonism B. Diberi obat injeksi oleh dokter untuk mengatasi agitasi akut pasien. Kalazion E. koreksi status asam basa. Blefaritis . nyeri tekan (+).. Hemodialisis cito dan bila memungkinkan tranplantasi ginjal Seorang laki-laki usia 26 tahun dirawat di rumah sakit dengan agitasi akut dan diagnosis Skizofrenia Paranoid. dan konjungtiva tidak ada kelainan.5oC. Keluhan ini sudah diderita sejak umur 2 tahun. teapi waktu bayinya lahir tidak menangis spontan. Oksigenasi. RR 20 x/menit dan suhu 36. Retardasi mental E. Apakah diagnosis yang paling mungkin dari kasus tersebut? A. Saat hamil ibu sehat-sehat saja. Pada pemeriksaan fisik ditemukan. Diagnosis yang mungkin adalah. Setelah dirawat selama satu minggu di rumah sakit. Autisme C. tumor setempat. antihipertensi. A.

dan adanya pseudoptosis. Ektropion C. dan terdapat pseudoposia. Kelenjar preurikel tidak membesar. Sebelumnya benjolan pernah timbul 3 minggu yang lalu dan terasa nyeri. Hordeolum Eksternum Perempuan 18 tahun datang ke PKM dengan keluhan benjolan pada mata kiri sebesar biji jeruk dan tidak nyeri. Kadang-kadang . Pada pemeriksaan oftalmologi benjolan teraba kasar.Gambar 6. Tumor E. tidak nyeri. Kalazion akan memberikan gejala adanya benjolan pada kelopak. Hordeolum B. Blefaritis Gambar 7. tidak hiperemi. Kalazion Klazion merupakan peradangan granulomatosa kelenjar Meibom yang tersumbat. tidak merah. Diagnosis yang mungkin? A. Pada Kalazion terjadi penyumbatan kelenjar Meibom dengan infeksi ringan yang mengakibatkan peradangan kronis kelenjar tersebut. Kalazion D. tidak ada nyeri tekan.

riwayat panas badan tidak ada. Dia juga sering tersenyum sendiri seolah olah mengobrol dengan seseorang. Kurang lebih 1 tahun yang lalu. Lesi chiasma aptikum B. sulit makan dan mengurung diri di kamar pasien juga mengatakan ingin bunuh diri dan merasa bersalah atas kematian anaknya. Lesi infratentorial C. Tiga bulan selanjutnya paien merasa sulit tidur. Keluhan disertai gangguan penglihatan kedua mata (blur vision). usia 45 tahun dibawa keluarganya ke praktek umum dokter swasta dengan keluhan utama kelemahan anggota gerak kiri.mengakibatkan perubahan bentuk bola mata akibat tekanannya sehingga terjadi kelainan refraksi pada mata tersebut. Muntah dikeluhkan 1 bulan sebelum masuk rumah sakit. Lesi fossa posterior E. pasien sering mengeluh nyeri kepala yang makin lama makin dirasakan berat. Kelemahan anggota gerak kiri dirasakan makin berat 3 bulan. pupil anisokor kanan. Halusinasi dengar dan waham bizzare D. hingga pasien hanya dapat menggeser anggota gerak kiri. Riwayat trauma/jatuh tidak ada. Empat bulan yang lalu anaknya yang berumur 4 tahun meninggal karena DBD. Lesi supratentorial D. Halusinasi dan idea of reference C. Pasien tetap sadar. Halusinasi dan waham berdosa E. Minggu-minggu terakhir pasien mengatakan bahwa anaknya masih hidup. Lesi lobus ocipital kiri kanan . Waham dan idea of reference B. Apa Diagnosisnya? A. tiap hari berangkat sekolah dan dia juga sering mendengar anaknya bernyanyi. Seorang laki laki 35 tahun datang ke UGD dengan keluhan 2 hari tidak makan. Halusinasi lihat dan waham bizzare Pasien wanita. Di manakah letak lesi/kelainan yang paling mungkin pada pasien di atas? A. tidak ada keluhan kejang.

Kemungkinan diagnosis adalah? A. Abortus iminens C. Pemeriksaan lab hipokalemi. The supratentorial region contains the cerebrum. 11 Feb 2 kasus. BB menurun. 5-17 Jan D. 17 Feb 7 kasus. 9-16 Jan Wanita 17 tahun G1P0A0. Kapankan waktu paparan penyakit yang paling tepat? A. ketonuria (+). Morning sickness D. 20 Feb 3 kasus. Hiperemesis gravidarum . Gastritis B. Masa inkubasi penyakit ini adalah 7-10 hari. The area of the brain below the tentorium cerebelli is the infratentorial region. 8 Feb 5 kasus. 29 Jan . terlambat haid 1 bulan 5 hari letih.12 Feb 9 kasus.10 Feb E. the supratentorial region of the brain is the area located above the tentorium cerebelli. 7-18 Jan C. Emesis gravidarum E. Sebuah kejadian luar biasa penyakit demam berdarah Dengue dilaporkan antara tanggal 5 dan 20 Februari 2009 di sebuah kota di Sumatera.In anatomy. payudara membesar. Jumlah kasus untuk setiap tanggal adalah sebagai berikut 5 Feb 2 kasus.10 Feb B. 16 Feb 15 kasus. 27 Jan . 7 Feb 3 kasus. while the infratentorial region contains the cerebellum.

Manuver jendrasik D. ia takut kariernya akan terancam. tapi tapi pasien takut menoleh ke kanan karena akan kambuh kembali. dan beralasan baru putus dengan pacarnya. hCG D. Tindakan yang dilakukan? A. sebelumnya didahului rasa kebas dan kesemutan kemudian lama-kelamaan kelemahan anggota gerak atas dan bawah. Yang dilakukan oleh Anda sebagai seorang dokter adalah A. Dia meminta Anda agar tidak menuliskan hal ini di dalam rekam medis. Manuver Hall pike C. Test laseque E. Lesi sentral di medula spinalis B. Cappilary Refill Time kurang dari 2 detik. Lesi di intracranial C. Estrogen B. Riwayat trauma kepala dan gangguan penglihatan disangkal. Gips terpasang 3 hari yang lalu karena lengan atas kiri retak. Test koordinasi B. Dari hasil PF tidak ada hiperrefleks. dan keringat dingin. Lesi perifer di komu anterior dan posterior Pasien laki-laki usia 21 tahun datang ke puskesmas untuk kontrol gips sirkular di lengan kiri. Pemeriksaan hormon yang paling tepat dilakukan pertama kali? A. Kasih obat Pain Killer C. Rujuk ke Rumah Sakit D. Setelah diperiksa ternyata dia sendang mabuk. Buka gips Seorang tenaga medis mengalami kecelakaan lalu lintas. Meminta pasien sendiri untuk menuliskan karena ia sendiri adalah teaga medis . Bivalve B. Pemeriksaan yang paling penting? A. LH C. Pasien mengeluh nyeri pada lengan atas saat digerakkan. Test kalori Laki-laki dewasa 25 tahun dengan sesak nafas. Ganti gips E. FSH Seorang pria berusia 55 tahun pada saat bengun tidur pagi hari mengalami kepala pusing berputar disertai muntah. Sebab. Progesteron E. maka kemungkinan letak lesi terjadi pada? A.Perempuan 27 tahun hamil 8 minggu keluar bervak-bercak merah dari kemaluan sudah 3 hari ini. Tanda vital normal.

Trifluoporazin Triazolam digunakan untuk pengobatan jangka pendek pasien dengan masalah tidur (insomnia). Pasien ingin dirujuk ke rumah sakit. Obat yang dapat diberikan kepada pasien sebelum dirujuk adalah: A. Obat ini bekerja pada otak untuk menghasilkan efek menenangkan. D. pelvis C. E. Klorpromazin 50 mg i. B. Toraks dan leher E.v. leher. Haloperidol 2 mg i. . Kepala dan leher D. Setelah difiksasi apakah obat yang paling tepat diberikan? A. Diazepam 5 mg i. Meminta dokter jaga lain untuk menuliskan Tidak menuliskan karena rahasia kedokteran Meminta perawat lain menuliskan Tetap menuliskan di rekam medis Seorang laki-laki 25 tahun dibawa keluarganya dengan keluhan gaduh gelisah. tidak bisa tidur. C. Obat ini umumnya digunakan selama 7-10 hari untuk membantu Anda tertidur lebih cepat dan mengurangi frekuensi Anda terjaga semalaman.m. Daerah persendian dan ekstrimitas B. Pemeriksaan Ro di daerah mana yang saudara usulkan? A. D. Triazolam C. Kepala. Sejak 1 bulan yang lalu dipecat oleh kantor. Penderita mengalami trauma multiple. Di UGD primary survey stabil. Seorang pengendara mobil mengalami KLL di jalan tol. Pelvis Seorang laki-laki 50 tahun datang dengan keluhan sering menangis tanpa sebab sejak 1 bulan yang lalu. Pada awalnya pasien sulit tidur dan malas beraktifitas. C.B. bicara meracau. CPZ B. saat secondary survey saudara akan membuat foto Ro pertama. Haloperidol D.m. Pada pemeriksaan fisik tidak ditemukan adanya kelainan. Triazolam juga dapat membantu Anda tidur untuk jangka waktu yang lama dan merupakan milik kelas obat yang disebut obat penenang/hipnotik.m. Klorpromazin 100 mg i.v. Diazepam 5 mg i. E. Tidak ada riwayat penyalahgunaan zat dan alkohol. toraks.

Pasien tidak suka minum susu. Diagnosa yang mungkin adalah? A. Presbiopi E. Xeroftalmia B. Apakah ciri kuman penyebab yang nampak pada pemeriksaan mikroskopis BTA? A. Angka CBR dapat dipahami sebagai pedoman. Keluhan telah dirasakan lebih dari 3 minggu. BTA negatip . Dalam menghitungnya wanita di atas 60 tahun tidak dihitung E. Konjungtivitis C. konjungtiva anemis.67 untuk Jawa Barat. Kuman berbentuk batang. sesak napas. Dalam menghitungnya penduduk wanita dipisahkan dengan laki-laki Anak laki-laki usia 6 tahun dibawa ke Puskesmas dengan keluhan menurunnya pengelihatan menjelang sore hari. Diagnosisnya adalah? A. Kuman berbentuk batang. komea jenih. Hifema C. buah. Pada pemeriksaan fisik dijumpai ronki basah dan suara amforik pada apex. Awalnya penurunan pandangan dari bawah ke atas kemudian gelap semua. Iridosiklitis E. Myopi Laki-laki 45 tahun ke poli mata dengan keluhan pandangan menurun setelah terkena shuttlecock. Ablasio retina D. Pada anamnesis lanjutan diketahui kakak dan ayah pasien yang serumah telah lama menderita sakit dengan keluhan serupa. sayur. nafsu makan berkurang. C. Foto thorax penderita menunjukkan adanya infiltrat spesifik disertai daerah avaskuler dengan pleural line yang jelas. Ablatio retina D. Sebutkan salah satu kelemahan CBR? A. Kuman berbentuk bulat. lensa ditempatkan penekanan bola mata di bawah normal. Luksaaio lensa B. Direncanakan pemeriksaan mikroskopis sputum BTA. BTA positip C.Dalam data di Pukesmas hasil dari cakupan KIA di dapatkan angka kematian kasar Crude Life Bird Rate (CBR) sebesar 6. disertai demam. tetapi masih mempunyai banyak kelemahannya. Mata kiri nyeri dan merah. Riwayat trauma kepala (-) mata (-) kulit kering. BTA positip B. Dalam menghitungnya wanita dan anak-anak tidak diperhitungkan B. Pendarahan vitreum Seorang perempuan berusia 18 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan batuk berdahak. BTA negatip D. Dalam menghitungnya tidak memisahkan penduduk laki-laki dan wanita. Terlalu sulit mencari datanya D. Pemeriksaan virus didapatkan 1/300. lemah dan berkeringat dimalam hari. Kuman berbentuk spiral.

Pada pemeriksaan radiologi dilakukan antegrade uretrograf. Epididimitis C. Melakukan pemeriksaan jentik berkala (PJB). Batuk berdahak sejak 10 tahun yang lalu. Komplikasi pada pembuluh limfe D. dilakukan fogging focus D. 70 tahun. Striktura uretra posterior Anda adalah kepala puskesmas pada kelurahan X. jika ditemukan pada 3 rumah. Kadang-kadang susah BAK. Komplikasi pada pembuluh darah C. frekuensi napas 20 kali/menit. frekuensi nadi 80 kali/menit. Memanfaatkan kader untuk melakukan fogging focus dan penyuluhan 3 M plus E. Kemungkinan diagnosis pada pasien ini adalah A. Pancaran BAK juga kecil. Tindakan apakah yang anda lakukan? A. 1 minggu ini badan demam.5oC. Melakukan fogging focus pada 100 rumah disekitarnya dan melakukan penyuluhan 3 M dan penggunaan kelambu serta insektisida B. pasien menabrak truk dan pasien duduk di samping pengemudi. Pada pemeriksaan fisik didapatkan peningkatan Jugular Venous Pressure (JVP). frekuensi batuk bertambah banyak dengan dahak kental. Striktura uretra anterior B. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan. Komplikasi pada atrium dan ventrikel kanan E. perokok datang ke Puskesmas karena sesak. kehijauan. Pasien baru saja mengalami kecelakaan mobil. jika ditemukan pada 10 rumah. Dilaporkan terdapat seorang warga kelurahan X tersebut dirawat di RS karena demam berdarah. tangan tidak bisa digerakkan sejak 30 menit yang lalu. Kuman berbentuk bulat. Pernah dilakukan pemeriksaan spirometri 3 bulan yang lalu dan didiagnosis sebagai Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK). Apakah penyebab peningkatan JVP pada kasus di atas? A. dilakukan fogging focus Laki-laki 40 tahun masuk UGD dengan keluhan nyeri pada tungkai. Batu buli-buli D. tekanan darah 120/80 mmHg. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tungkai kanan tidak . Melakukan pemeriksaan epidemiologi (PE) seperti pemeriksaan jentik. dan suhu 36. Trauma ureter E. Komplikasi pada atrium dan ventrikel kiri Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan pancaran BAK bercabang dua. Komplikasi pada paru kontralateral B. BTA positip Seorang laki-laki. Meminta formulir SO kepada keluarga pasien yang dikeluarkan RS untuk dilaporkan ke dinkes agar dilakukan fogging C.E.

Dislokasi panggul posterior E. adduksi dan endorotasi. endorotasi serta tidak dapat difleksikan. Clorpromazin D. Fraktur femur 1/3 proksimal Pria. Fraktur trochanter femur C. Sebelum kecelakaan. Saat datang sendi panggul flexi. Dislokasi tungkai ke posterior E. Kemungkinan penyababnya adalah? A. Pemeriksaan fisik dalam batas normal.bisa diluruskan. Carbamazepin . Fraktur 1/3 proximal femur D. Pasien merasa sedih dan ingin dihukum atas dosa-dosa. duduk di samping supir. Amitriptilin B. Fraktur antetrochantor femur B. Belum pernah sakit seperti ini sebelumnya. Dislokasi panggul posterior Seorang 26 tahun dibawa keluarga dengan keluhan sudah 3 minggu diam mematung. Tidak pernah memakai obat-obatan narkotika. Alprazolam E. sulit diajak komunikasi pasien merasa ini sudah kiamat dan sekarang ada di akhirat. KU kaki kanan sakit dan tidak bisa digerakkan. mengerem mendadak. Fraktur collum femur D. Terapi apa yang sebaiknya diberikan? A. Fraktur collar femur B. abduksi. Dislokasi panggul anterior Gambar 8. Diagnosis? A. Dislokasi tungkai ke atas C. Benzodiazepin C.

Retardasi mental Sangat berat B. . Retardasi mental Berat  F70 Retardasi Mental Ringan Ketrampilan sosial dan komunikasinya mungkin adekuat dalam tahun-tahun prasekolah. Pada pemeriksaan fisik didapatkan caries pada giginya. Pedoman Diagnostik a) Bila menggunakan tes IQ baku yang tepat. Pada pemeriksaan didapatkan frekwensi napas 33 /menit. Tuberkulosis E. udara bronkogram positip. Dalam wawancara didapatkan wanita tersebut juga menderita asma. Pada pemeriksaan radiologi didapatkan konsolidasi lobar superior kanan. Efusi pleura B. Atelektasia C. Pneumonia Anak laki-laki 8 tahun diantar ibunya ke RS dengan keluhan sulit mengikuti pelajaran di sekolah. defisit kognitif tertentu seperti kemampuan yang buruk untuk berpikir abstrak dan egosentrik mungkin membedakan dirinya dari anak lain seusianya. napas cuping hidung positip. c) Etiologi organic hanya dapat diidentifikasi pada sebagian kecil penderita. maka IQ berkisar antara 50 sampai 69 menunjukkan retardasi mental ringan. Retardasi mental Sedang C. Tetapi saat anak menjadi lebih besar. Aspirin E. Retardasi mental Ringan E. Ibuprofen C. belum bisa membaca. Asam mefenamat B. temperatur 39. dari hasil test IQ hasil sesuai anak usia 5 tahun.1oC.Seorang wanita 25 tahun datang ke dokter praktek mengeluh sakit giginya. Metamizol Seorang anak perempuan usia 21 bulan mengalami sesak napas. Retardasi mental Borderline D. Parasetamol D. Apakah diagnosanya A. b) Pemahaman dan penggunaan bahasa cenderung terlambat pada berbagai tingkat. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Analgesik pilihan untuk wanita tersebut adalah? A. dan masalah kemampuan berbicara yang mempengaruhi perkembangan kemandirian dapat menetap sampai dewasa. Emfisema D.

epilepsy. b) Umumnya ada profil kesenjangan (discrepancy) dari kemampuan. Jika perkembangan bahasanya buruk. F73 Retardasi Mental Sangat Berat Ketrampilan komunikasi dan motoriknya sangat terbatas. dan mempunyai pengaruh besar pada gambaran klinis dan tipe penatalaksanaan yang dibutuhkan. d) Autisme masa kanak atau gangguan perkembangan prevasif lainnya terdapat pada sebagian kecil kasus.d) Keadaan lain yang menyertai seperti autism. Dapat dideteksi lebih dini jika dibandingkan retardasi mental ringan. Isolasi sosial dirinya mungkin dimulai pada usia sekolah dasar. datang ke rumah sakit dengan umur kehamilan 34-35 minggu. gangguan tingkah laku atau disabilitas fisik dapat ditemukan dalam berbagai proporsi 1. gangguan perkembangan lain.  F72 Retardasi Mental Berat Bicara anak terbatas dan perkembangan motoriknya buruk. c) Suatu etiologi organic dapat diidentifikasi pada kebanyakan penyandang retardasi mental sedang. sedangkan yang lainnya sangat canggung namun dapat mengadakan interaksi social dan percakapan sederhana. beberapa dapat mencapai tingkat yang lebih tinggi dalam keterampilan visuo-spasial dari pada tugastugas yang sangat tergantung pada bahasa. G3P2. Tetapi seringkali masih membutuhkan perawatan orang lain. Pada usia prasekolah sudah nyata ada gangguan. Persalian ekstraksi forceps . Sebagai dokter. bentuk komunikasi nonverbal dapat berkembang. Persalinan spontan D. tindakan yang disarankan pada pasien untuk dilakukan persalinan? A. Pada usia sekolah mungkin kemampuan bahasanya berkembang. Pedoman Diagnostik a) IQ biasanya berada dalam rentang 35 sampai 49. Pada masa dewasa dapat terjadi perkembangan bicara dan mampu menolong diri sendiri secara sederhana. SC pada kehamilan 37-38 minggu B. Pasien memiliki riwayat SC dua kali.  F71 Retardasi Mental Sedang Ketrampilan komunikasi berkembang lebih lambat. SC pada kehamilan 40-41 minggu C.  Seorang wanita berusia 37 tahun.

Apakah bentuk epilepsi yang paling tepat untuk pasien ini? A. dada dan perut kiri. bagian hitam bola mata kanan lebih besar dibandingkan dengan mata kiri. Mata melenting ke atas.E. RR 32 x/menit. Pemeriksaan sendi tampak nodul pada sendi DIP dan suara berderak pada sendi lutut saat digerakkan. Riwayat epilepsi dalam keluarga (+). Induksi kehamilan 39 minggu Seorang laki-laki berusia 14 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan utama kejang. Pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. Artritis rheumatoid D. Os mengeluh nyeri pada kepala. Ankylosing spondylitis C. Artritis septic B. T 37. dan kejang kelonjotan pada keempat anggota gerak. pada pemeriksaan. Keluhan terjadi saat tidur dengan menengadah ke atas. mulut berbusa. mata si bayi sering berair.0 mg/dl. Keluhan muncul pertama kali muncul 2 minggu yang lalu. Saat kejang. Epilepsi umum kriptogenik C. USG D. Epilepsi umum idiopatik B. Jari-jari tangan kanan dan kiri juga dirasakan kaku dan nyeri berlangsung sekitar 15-30 menit di pagi hari. Setelah 10 menit kemudian Os teriak-teriak dengan kata-kata yang tidak jelas dan muntah. Epilepsi parsial idiopatik D. dan terlihat sering berkedip. tidak kuat bila terkena cahaya. ia tidak sadar dan mengompol. Kadar asam urat serum 8. Tindakan yang harus segera dilakukan adalah? . CT Scan/MRI Seorang wanita berusia 58 tahun dengan IMT 23 kg/m2 nyeri pada kedua sendi lutut. Lapang pandang E. Pemeriksaan yang tepat untuk membantu menegakkan diagnosis? A. Saat pertama kali datang TD 100/70 mmHg. terutama saat berjalan. N100 x/menit. Lalu. Elektroretinogram B. Diagnosis yang paling mungkin adalah? A. TIO C. Epilepsi parsial simtomatik E.0oC. kornea mata kanan keruh dan ukuran lebih besar dari kiri. Artritis gout Laki-laki 20 tahun datang dengan keluhan sempat tidak sadar selama 30 menit yang lalu setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Epilepsi umum simtomatik Bayi berusia 2 bulan datang ke RS dibawa orang tuanya dengan keluhan utama. Osteoartritis E. Kemudian. dan terjadi selama 1-2 menit.

disertai sesak nafas yang memberat sejak 2 minggu yang lalu. C. Akhir bulan pertama D. Pasien sempat tidak sadarkan diri sebelum dibawa ke rumah sakit. E. Fungsional Class New York Heart Assosiation? . Tindakan dokter adalah A. Lapor dengan izin pasien tersebut B. kadang dahak ada darahnya. Sudah diobati tapi belum sembuh kemudian dilakukan pemeriksaan sputum dengan Z. Foto rontgen thorax. Akhir bulan kedua E. Infark di hemisfer kanan D. Infark di hemisfer kiri Seorang dokter perusahaan setelah melakukan pemeriksaan terhadap karyawan mendapatkan adanya karyawan yang menderita epilepsi. penurunan motorik dan sensorik di bagian tubuh sebelah kiri. B. D. Akhir bulan ketiga C. Tidak melaporkan Laki-laki 25 tahun datang ke pukesmas dengan keluhan batuk sudah 3 minggu. Membicarakan keadaan pasien dengan dokter lain E. Lapor langsung dengan atasan C. USG abdomen dan CT scan O2 dan stabilisasi hemodinamik Analgetik dan sedasi Pasang NGT dan WSD Ambil sample darah untuk analisa gas darah Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke unit gawat darurat dengan keluhan kelemahan mendadak pada tangan dan tungkai sebelah kiri. Sesak nafas dirasakan sejak 1 tahun yang lalu. Akhir bulan keempat B. Intracranial hemorragi hemisfer kiri B. Intracranial hemorragi hemisfer kanan C.A. Dokter kemudian menyarankan untuk dilakukan pemeriksaan CT scan. Subarachnoid hemorragi E. Kapan pemeriksaan sputum selanjutnya? A. Riwayat trauma disangkal. Oleh dokter pukesmas diberikan pengobatan anti tuberkulosa kategori 1. Saat pasien berjalan di dalam rumah sering merasa lelah. Memberitahu karyawan lain D. Gambaran apa yang diharapkan dari hasil pemeriksaan CT Scan tersebut ? A. Pasien memiliki riwayat hipertensi menahun dan gagal jantung. Akhir bulan kelima Laki-laki 60 tahun merasa cepat lelah. Pada pemeriksaan didapatkan tekanan darah 170/110 mmHg. dahak bewarna kuning. neilson dengan BTA ++/+++/++.

vulva dan vagina lecet-lecet karena sering digaruk-garuk. Tes Sensitivitas B. Tes flourescen C. Mata kiri hanya dapat melihat cahaya sejak 1 bulan lalu. Otitis media maligna E. Wanita mengaku hamil 6 bulan tiba-tiba hidung tersumbat disertai penurunan pendengaran tibatiba. No limitation: ordinary physical exercise does not cause undue fatigue. Tuba occlusion Seorang laki-laki 70 tahun datang dengan keluhan penglihatan buram. Tes Schimmer E. Apa penyebab hal tersebut? A.A. C. Sudden deafness B. Serumen prop C. Pemeriksaan selanjutnya adalah A. Marked limitation of physical activity: comfortable at rest but less than ordinary activity results in symptoms. VOS 1/~.  Class IV. Terdapat gatal. Slight limitation of physical activity: comfortable at rest but ordinary activity results fatigue. D. E. Mata kanan buram sejak 6 bulan lalu. B. Pemeriksaan oftalmologis VOD 5/60.  Class III. Invoice induce deafness D. III V I II IV NYHA Classification of Heart Failure  Class I. Kedua lensa berwarna keruh. Pemeriksaan apa yang dilakukan selanjutnya? . Unable to carry out any physical activity without discomfort: symptoms of heart failure are present even at rest with increased discomfort with any physical activity. Tes Shadow Seorang wanita usia 30 tahun mengeluh keluar cairan keputihan dari vaginanya. Dari vagina keluar cairan seperti bulirbulir nasi/susu bubuk.  Class II. Tes Anel D. Riwayat trauma dan influenza di sangkal. palpitation or dyspnoea. dyspnoea or palpitation.

Penderita berasal dari daerah pinggir bendungan karangkates mengaku sering memancing ikan dan memakan ikan yang diperoleh dari pancingannya hanya dengan membakar di atas arang. Sindrom nefrotik B. Pemeriksaan virus didapatkan 1/300. Foto polos kepala B. namun selang 1 minggu kemudian timbul lagi di lengan atas dan keesokan harinya hilang lagi. konjungtiva anemis. B. Toksoplasmosis C. Hiponatremia Seorang berusia 24 tahun datang ke dokter dengan keluhan timbul benjol di bawah kulit dagu sehingga dagunya nampak menonjol ke depan. Hiperkalsemia D. Luksasio lensa Seorang laki-laki. Pada pemeriksaan fisik ditemukan benjolan yang lunak dengan batas tak tegas dan tidak rasa nyeri/gatal. Pendarahan vitreum E. Untuk menentukan diagnosis penyakit yang diderita pemuda tersebut pemeriksaan apakah yang paling tepat dilakukan? A. D. Mata kiri nyeri dan merah. lensa didapatkan tekanan bola mata di bawah normal. Dari hasil pemeriksaan urin diperoleh hasil Berat Jenis (BJ) urin rendah. Foto CT scan C. Pemeriksaan darah lengkap dengan differantial count . komea jenih. Pertma kali benjolan timbul di dada lalu hilang sendiri. Ablasio retina C. Iridosiklitis B. Sindrom Henoch Schlein Purpura E. Manakah kondisi klinis pasien yang mengarah ke penyebab penyakit? A.A. C. Tes allergi D. Benjolan semacam itu pernah timbul pada kurang lebih 3 minggu yang lalu. Dokter mendiagnosis pasien tersebut menderita Central Diabetes Insipidus. Pap smear Urin Vaginal swab Darah Laki-laki 45 tahun ke poli mata dengan keluhan pandangan menurun setelah terkena shuttlecock. Hifema D. Penderita kadang-kadang juga makan daging katak yang ditangkap dari pesawahan di sekitar tempat tinggalnya. awalnya penurunan pandangan dari bawah ke atas kemudian gelap semua. tetapi kemudian hilang sendiri dan muncul lagi di bagian tubuh yang lain. 50 tahun datang ke dokter dengan keluhan sering kencing. Diagnosisnya adalah? A.

Bebat mata segera C. injeksi konjungtiva (+). Setelah sadar mereka mengalami kebutaan kedua mata. Ia sudah sakit sejak usia 23 tahun. Waham of reference . Pada tahun pertama kuliah. Intoksikasi metanol C. Intoksikasi Diethyltoluamide D. Ia juga mengatakan bahwa adzan yang terdengar selalu meneriaki dirinya dengan mengatakan dia banci begitu pula dengan penjaja makanan yang lewat depan rumahnya. Konjungtivitis vernalis E. kornea. 38 tahun. Apa penyebab paling mungkin kebutaan tersebut? A. Konjungtivitis gonoroika B. Konjungtivitis fliktenularis D. iris dan lensa tampak normal.E. sekret (+). karena ia yakin semua temannya senantiasa mengejeknya dan mengatakan bahwa dia banci. Intoksikasi derivat xantine Seorang laki-laki. sedikit gatal. minuman berkarbonasi. dan lotion anti nyamuk. Konjungtivitis kataralis akut C. tidak terasa nyeri. Tindakan awal apakah yang harus dilakukan? A. Berikan antibiotika sistemik dan intravena untuk mecegah infeksi B. Intoksikasi bikarbonat B. di bawa ke UGD karena mengamuk. Pemeriksaan fisik menunjukkan konjungtiva palpebra dan tarsalis edema dan hiperemi. silau. Kompres dengan air dingin untuk menghilangkan nyeri Beberapa pemuda dirawat di bangsal penyakit dalam setelah minum minuman oplosan yang terdiri dari alkohol. Ia juga senantiasa mendengar suara-suara yang membisikkannya bahwa ia adalah seorang ahli arsitektur yang sangat terkenal ke seluruh pelosok dunia. Waham erotomania B. Diagnosis adalah? A. Pada pemeriksaan tampak mata merah dan visus normal. Intoksikasi etanol E. secara bertahap ia menjauhi teman-temannya. obat flu. Lakukan pembedahan agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah E. Irigasi dengan garam fisiologi atau air bersih selama 15-30 menit D. Biopsi jaringan Seorang wanita usia 40 tahun mengeluh mata bengkak. Simptomatologi yang paling menonjol dari kasus di atas adalah A. berair. Konjungtivitis folikularis Seorang laki-laki 40 tahun datang ke IGD mengeluh mata terkena HCl di tempat kerjanya. Waham kejar C. Penglihatan tidak menurun.

keluhan membaik tetapi timbul lagi. di mana seseorang secara salah merasa bahwa ia sedang dibicarakan orang lain. Endoftalmitis C. Iridosiklitis Seorang perempuan berusia 17 tahun. Umumnya dalam bentuk negatif diturunkan dari ide referensi. Uveitis posterior B. Pasien gemar memakai celana pendek. Saling dukung antar anggota keluarga B. Waham bizarre E. kejadian atau orang memiliki sebuah makna pribadi bagi pasien. Penderita sudah berobat ke pukesmas. Waham cemburu Waham Referensi Keyakinan bahwa objek. Neisseria gonorrheae E. tetapi dia harus bisa berjalan terus dengan belajar lebih keras lagi sehingga bisa mengikuti jejaknya. skuama kasar (+). Dibangunnya otonomi dan kebebasan antara anggota keluarga C. Epidermophiton C. manakah yang paling sesuai untuk keadaan di atas? A. pada bagian tepi tampak papulpapul eritem. Trichopiton B. Adaptasi terhadap perubahan lingkungan Komplikasi operasi katarak? A. Chlamidya trachomatis Laki-laki umur 24 tahun dibawa ke puskesmas oleh keluarganya karena mengamuk tanpa sebab sejak 2 bulan lalu. Dia merasa sangat kehilangan dan akan sangat merindukannya. Seorang anak laki-laki berusia 15 tahun bercerita bahwa kakak perempuannya akan pindah ke luar kota untuk melanjutkan sekolah. mengeluh kesulitan untuk tidur dan ketakutan. Uveitis anterior D. datang ke dokter dengan keluhan gatal di bokong sejak 1 thn yang lalu. Merasa dikejar-kejar oleh musuhnya dan . Diantara fungsi dasar keluarga di bawah ini. hiperpigmentasi dan tersebar erosi dan eskoriasi. Candida albican D. Penderita suka mengurung diri. Apakah penyebab yang paling mungkin untuk kasus ini? A. PF ditetapkan plakat dan makula hiperpigmentasi. Komunikasi antar anggota keluarga E. Membentuk aturan yang mengatur semua anggota keluarga D. menarik diri dari pergaulan (tidak suka bergaul). Keluhan gatal dirasakan berulang tiap bulan dan biasanya datang sehabis mentruasi. Dia sangat mengharapkan bisa bersekolah di tempat yang sama.D.

pulsasi arteri di dorsum pedis tidak teraba. tidak tampak luka terbuka. nyeri tekan. Gangguan skizofrenia B. Limfokele B. Gangguan bipolar B. hematoma. Gangguan waham menetap E. Tiga minggu ini benjolan melunak dan menimbulkan lubang pada kulit buah zakarnya. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Apakah kompartemen tungkai bawah yang mengalami kenaikan tekanan intrakompartemen? A. Pasien kemudian menjalani operasi pengangkatan skrotum.akan dibunuh. berdebar dan mulut kering. Pada anamnesis didapatkan riwayat awalnya terasa ada benjolan pada kulit buah zakarnya. 36 tahun datang dengan keluhan sesak nafas saat naik lift. Pemeriksaan fisik dalam batas normal. Gangguan stress akut C. Gangguan depresi C. TBC epididymis Seorang laki-laki usia 35 tahun dibawa ke unit gawat darurat dengan keluhan nyeri tungkai bawah setelah jatuh dari kendaraan bermotor. Diagnosisnya? A. Pada pemeriksaan tungkai kanan didapatkan bengkak di bagian pertengahan tungkai bawah. Pada pemeriksaan histopatologi. Gangguan Anxietas Klaustofobia adalah sebuah penyakit ketakutan terhadap tempat-tempat sempit dan terjebak. terjadi kurang lebih sejak 6 bulan yang lalu. Klaustrofobik E. teraba fragmen tulang. Posterior . datang ke UGD dengan keluhan luka pada kemaluannya. Penderita sering mendengar suara-suara tanpa wujud dan sering melakukan sesuatu hal di luar kendalinya. Gangguan skiziafektif D. Diagnosa yang paling mungkin? A. didapatkan gambaran tuberkel pada stroma di antara kelenjar-kelenjar epididymis. Karsinoma testis C. Hematokele E. Seorang laki-laki usia 45 tahun. Gangguan psikotik akut Seorang perempuan. Seminoma D. Keluhan dirasakan semakin bertambah setelah adiknya meninggal 3 tahun yang lalu karena sesak. Gejala disertai rasa cemas. Posterosuperficial B. Keluhan disertai kaki kanan tidak bisa menapak untuk jalan. Gangguan psikotik akut D. benjolan keras dan kemerahan. pulsasi arteri di caudal malleolus lateralis dan medialis teraba kuat. Lateral C.

Tibialis D. Posteroprofundal E. Pemeriksaan radiologis menunjukkan fragmen tibia menunjukkan non-aligment posisi anterolateral. dibawa ke UGD dengan keluhan sesak dan mengi 2 hari ini. pulsasi arteri di dorsum pedis tidak teraba. Penderita lebih nyaman dengan posisi duduk. Peroneus profundus E. teraba fragmen tulang. nyeri tekan. pulsasi arteri di caudal malleolus lateralis dan medialis teraba kuat. Peroneus superficialis Seorang perempuan usia 30 tahun dengan riwayat asma. tidak membaik dengan pemberian obat-obatan yang biasa dia pergunakan. tidak dapat menjawab pertanyaan dengan kalimat . hematoma. Apakah saraf yang mengalami kerusakan pada kasus diatas? A. Keluhan disertai kaki kanan tidak bisa menapak untuk jalan. Ischiadica C. tidak tampak luka terbuka. Pada pemeriksaan tungkai kanan didapatkan bengkak di bagian pertengahan tungkai bawah. Anterior Seorang laki-laki usia 35 tahun dibawa ke unit gawat darurat RS dengan keluhan nyeri tungkai bawah setelah jatuh dari kendaraan bermotor.D. Peroneus communis B.

Menjadi lekas sembuh C. Jatuh kedalam psikosis E. edema saccus lakrimasi. Iridosiklitis . datang ke dokter dengan keluhan sulit tidur. Oksigen. Oksigen. Oksigen. Pada anamnesis diketahu pasien seorang mahasiswa. Sejak kecil menderita gagap. antikolinergik sistemik. kortikosteroid sistemik C. Menjadi percaya diri B. Pemeriksaan ditemukan epifora. ß2 agonis inhalasi. kortikosteroid sistemik E. Frekuensi napas 28 x/menit. Taat pada norma-norma dan aturan-aturan yang ada. ß2 agonis inhalasi. Pada pemeriksaan dengan metode valsalva ditemukan benjolan keluar pada superior inguinal kanan dekat dengan tulang pubis. Peritoneum parietal B. Diagnosis di atas adalah? A. Ligamentum lata Wanita 25 tahun. datang dengan keluhan mata kiri berair menerus. Fascia lata D. Oksigen. Dakriosistitis D. Apneurosis abdominalis interna E. Blefaritis C. Ia sangat teliti dan cermat bahkan pada hal-hal yang kecil. Oksigen. Uveitis B. Pria ini bekerja sebagai kuli bangunan. tetapi selalu lulus dalam setiap mata kuliah dan sering mendapat nilai A. Apakah yang terjadi jika pasien tersebut dilarang untuk memeriksa ulang apa yang sudah dikerjakan ? A. selalu mengulangi dan memeriksa apa yang telah ia kerjakan. VODS 6/6. ß2 agonis sistemik. Kerusakan struktur anatomi apa yang berhubungan dengan kelainan di atas? A.lengkap. Ia merasa ketakutan akan terjadi gempa seperti terjadi di Yogyakarta. didapatkan retraksi suprasternal dan didapatkan wheezing pada akhir expirasi. Apakah pemberian terapi utama di UGD? A. Menjadi lebih cemas D. Kanalis inguinalis C. Aminofilin sistemik Seorang laki-laki usia 23 tahun. Menjadi skizofrenia Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan terdapat benjolan memanjang yang sering keluar di perut kanan bagian bawah tepat di atas paha. ß2 agonis sistemik. nadi 110 x/menit. kortikosteroid inhalasi D. Konjungtivitis E. antikolinergik sistemik B. Akhir-akhir ini ia merasa sulit tidur ketika malam hari.

Pada saat itu. Atasan pasien menyuruh pasien melakukan hal tersebut beberapa kali dalam satu minggu ini. Fobia sosial Di bawah ini yang bukan merupakan langkah persiapan sebelum pemeriksaan BNO IVP adalah A. Sekitar 5 menit kemudian kejang berhenti dan pasien nampak bingung sebentar lalu tertidur. Sekitar setengah jam sebelum masuk rumah sakit. pasien mengalami kejang dengan urutan yang sama seperti sebelumnya.Seorang wanita berusia 31 tahun datang dengan keluhan merasa takut jika berbicara didepan umum. Pemeriksaan Ureum. Retardasi mental Seorang laki-laki usia 30 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat dalam keadaan tidak sadar. kejang menjadi seluruh tubuh. dipanggil tidak menoleh. kemudian terjatuh. Povidone lodine D. Dia suka bermain bola dengan kakaknya dan dia suka memperlihatkan mainan barunya ke ibunya. Cerebral palsy E. Autis B. Gangguan pendengaran C. Gangguan pusat perhatian D. Tiga jam sebelumnya pasien mendadak kejang pada lengan kanannya. Skin test kontras D. Stress pasca trauma B. Gangguan apa yang terjadi? A. orang-orang akan tahu bahwa ia ketakutan sehingga ia akan pingsan. Puasa bicara dan merokok E. dan tidak sadar. pasien masih mampu berteriak minta tolong. Pasien merasa takut jika ia berbicara di depan umum. H2O2 C. Gangguan panic C. Malam hari diberikan agen laksantif C. Air mengalir B. Gangguan cemas menyeluruh D. Diagnosis pada pasien ini A. Kreatinin B. Malam harinya sebelum acara pasien merasa tidak bisa tidur. Gangguan depresi E. Apakah diagnosis kasus di atas? . Menahan kencing Cara cuci luka bila terkena bisa ular? A. Alcohol E. Sabun 20% Anak usia 2 tahun datang dengan keluhan tidak bisa bicara.

B. Tidak ada reaksi TOTAL Skor 4 3 2 1 5 4 3 2 1 6 5 4 3 2 1 15 . Tiga jam sebelumnya pasien mendadak kejang pada lengan kanannya. nampak berusaha berbicara tetapi tak berbentuk kalimat yang jelas. kemudian terjatuh. C. berteriak minta tolong. Mengetahui lokasi nyeri 3.A. 10 C. Membuka Mata 1) Spontan 2) Atas perintah verbal 3) Karena rangsangan nyeri 4) Tidak ada respons B. Tanggapan Motorik 1. dan tidak sadar. Menghindar 4. 8 B. 9 D. Sesuai perintah 2. Fleksi (Dekortikasi) 5. Berapakah GCS pasien di atas? A. 15 Nama A. Sekitar 5 menit kemudian kejang berhenti dan pasien nampak bingung sebentar lalu tertidur. 12 (E3 V4 M5) E. sewaktu dicubit lengan kanannya dapat menepis tangan yang mencubit. pasien mengalami kejang dengan urutan yang sama seperti sebelumnya. General tonic clonic seizures Secondary seizures Epileptic seizures partial general type Epileptic seizures partial type Non epileptic seizures Seorang laki-laki usia 30 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat dalam keadaan tidak sadar. Ekstensi (Deserebrasi) 6. kejang menjadi seluruh tubuh. Tanggapan Verbal 1) Berorientasi 2) Percakapan kacau 3) Tidak tepat 4) Ucapan tidak dimengerti (mengerang) 5) Tidak ada tanggapan C. Sekitar setengah jam sebelum masuk rumah sakit. Pada pemeriksaan kesadaran diperoleh data bahwa penderita membuka mata bila dipanggil. D. E.

Mulut hanya bisa membuka 0. Trismus B. Mulut tidak bisa terbuka. Vibrio cholera Seorang laki-laki 17 tahun dibawa ke pukesmas dengan keluhan kaku pada seluruh tubuh. Seminggu sebelumnya kaki kanannya terkena paku. sehingga pasien cuti dari pekerjaannya. Nadi 130 x/menit kecil. suara parau. Gangguan neurosis B. Respirasi 28 x/menit. Gangguan panik C. 50 tahun datang dengan keluhan muntah dan mencret sebanyak 25 x/hari sejak pagi hari.5 cm dan terjadi kekakuan pada sendi leher dan tubuh. Turgor kulit menurun. Pasien mengeluh tidak bisa merasakan tangan dan kakinya. Penderita kemungkinan diagnosisnya adalah? A. Pada pemeriksaan didapatkan TD 90/60 mmHg. Diagnosa? A. timbul spontan. chin lift B.Seorang laki-laki usia 40 tahun terjatuh dari atap bangunan. diikuti kelemahan. Apakah yang tindakan yang paling tepat harus dilakukan penolong ? A. Segera load and go Seorang wanita berusia 33 tahun datang ke poli jiwa. Aspirasi pneumonia C. Dalam sebulan gejala sering timbul 3 x/bulan. Head tilt. Enterotoxic E coli (ETEC) E. Komplikasi yang paling dikhawatirkan? A. Suhu 36oC. Kaku kuduk D. Shigellosis B. Gangguan fobia D. Pasien mengeluh dada berdebar-debar. tangan penderita menunjukkan tanda "washed women hand". Gangguan somatoform Seorang wanita. Pada pemeriksaan fisik dalam batas normal. dengan keluhan panik tanpa sebab. Salmonellosis C. Hiperventilasi untuk mencegah edema otak D. nafas cepat. Resusitasi jantung E. Pasien sangat terganggu dengan gejala ini. tangan berkeringat dingin. Gangguan hipokondriasis E. Kejang rangsang . Infeksi stafikokus D. Memasang cervical collar dan transfer dengan spine board C.

Stroke infark E. P. Ibunya mengaku menceboki dari belakang ke depan. lab kolesterol 285. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. bicara pelo serta mulut perot. Asma persisten berat E.8.Seorang laki-laki usia 65 tahun diantar anaknya ke Unit Gawat Darurat karena tampak kebingungan. Propanol. Asma bronkial berat C. creatinin 0. E. Transient Ischemic Attack (TIA) Bayi berusia 3 bulan dibawa ke poliklinik karena menanggis saat BAK sejak 5 hari yang lalu. Methyldopa. temperatur 37oC.8oC . Prolonged Reversible Ischemic Neurological Deficit B. Stroke perdarahan intraserebral C. Lengan dan tungkai sebelah kiri tidak bisa digerakkan. suhu 38. Allopurinol Seorang anak perempuan berusia 4 tahun dibawa ke dokter dengan keluhan sesak napas. Gemfibrozil B. dan hasil EKG hipertrofi ventrikel kiri.Captopril. frekwensi napas 40 /menit. Kejadian sudah berlangsung 2 hari yang lalu. Pemeriksaan thorax didapatkan wheezing seluruh lapangan paru. dapat berjalan sendiri. Simvastatin C. Captopril. aeroginosa Seorang laki-laki 60 tahun. HDL 35. Tetani E. Pada pemeriksaan pasien dapat menjawab pertanyaan dengan lancar. Simvastatin E. Terapi pada pasien ini? A. Klebsiella B.Organisme yang paling sering menyebabkan? A. Asma bronkial sedang . Keluhan disertai kencing berwarna kuning. gonnorhoe D. Asma bronkial ringan D. denyut nadi 90 /menit. bening. Asma episodik jarang B. Trigliserida 215. GCS 2-2-3. Captopril. TD 160/100 mmHg. Digoxin . tekanan darah 210/110 mmHg. Perdarahan subarakhnoid D. ureum 21. Siklofosfamid D. Pada pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 78 kg. N. Apakah diagnosis kasus di atas? A. coli C. Kemudian pasien tersebut dikonsulkan kepada dokter spesialis saraf dan disarankan untuk pemeriksaan CT Scan kepala dan didapatkan hasil adanya lesi hipodens pada kapsula interna kanan.

Umur kurang dari 60 tahun E. Tidak ada asidosis metabolik D. A. jika ditanya diam dan hanya sedikit berkata-kata. kesan didapatkan hemiparesis kanan. Fluid level intraluminer C. Tidak ada hipertensi maligna Laki-laki. Hipertensi derajat II B.00 tiba-tiba terjatuh dan diam saja. Hasil pemeriksaan didapatkan kesadaran sulit dinilai. Haloperidol . Jendela terapi baru 2 jam C. dan penderita tidak bisa diajak bicara sama sekali.Seorang anak berusia 2 tahun dibawa ke dokter dengan keluhan muntah-muntah. Windscock appearance Gambar 9. Karbamazepin B. nadi 88 x/menit dan respirasi 32 x/menit. dokter mendiagnosanya sebagai Achalasia. Caterpillar sign D. Ingin bunuh diri. mematung. Aloanamnesis didapatkan hipertensi sudah 10 tahun dan tidak terkontrol dan merokok minimal satu bungkus sehari. THP C. Faktor apa pada pasien tersebut yang memungkinkan mempunyai prognosis lebih baik? A. Rat tail appearance E. pendiam. tensi 190/110 mmHg. Apakah Terapi yang tepat?.00 dengan riwayat pada jam 06. Amitriptilin D. Kemudian. Rat Tail Appearance Seorang laki-laki berusia 58 tahun dibawa ke UGD pada jam 08. Pada pemeriksaan radiologis didapatkan A. Double bubble sign B.

di mana seolah-olah tubuh penderita bersentuhan secara fisik dengan manusia lain atau benda lain. Halusinasi ini merupakan gambaran dari perasaan bersalah penderita.Phonema.Akoasma. Halusinasi visual D. yaitu suara-suara yang berbentuk suara jelas seperti yang berasal dari manusia. Seorang perempuan umur 55 tahun datang ke dokter untuk memeriksakan tekanan darahnya. Halusinasi autoskopi E. dan bergerak sendiri. Hal ini sering terjadi pada penderita Schizophrenia dan pencandu narkoba. Pemuda tersebut sering mengatakan bahwa ia melihat dirinya sendiri di hadapannya. Dari hasil pemeriksaan diketahui tekanan darahnya 170/100 mmHg.Seorang pemuda usia 20 tahun dibawa ke poli Jiwa oleh keluarganya karena bertingkah laku aneh.  Halusinasi taktil (perabaan) Halusinasi ini sering dijumpai pada pencandu narkotika dan obat terlarang. Halusinasi kinestetik C. yaitu suara-suara yang kacau balau yang tidak dapat dibedakan secara tegas . Seringkali halusinasi haptik ini bercorak seksual.  Halusinasi autoskopi Penderita seolah-olah melihat dirinya sendiri berdiri di hadapannya. Kemudian pasien mengatakan bahwa sebulan yang lalu dia pernah periksa ke laboratorium dan dinyatakan mengalami hiperkolesterolemia. mengalami perubahan bentuk. Orang yang hiperkolesterolemia beresiko mendapat penyakit kardiovaskuler. sehingga penderita mendengar kata-kata atau kalimat kalimat tertentu  Halusinasi visual (penglihatan) Penderita melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada. Halusinasi visual sering menimbulkan ketakutan yang hebat pada penderita.  Halusinasi haptik Halusinasi ini merupakan suatu persepsi. Phonema B.  Halusinasi kinestetik Penderita merasa bahwa anggota tubuhnya terlepas dari tubuhnya.  Halusinasi olfaktorik (pembauan) Penderita membau sesuatu yang tidak dia sukai. Halusinasi taktil Bermacam-macan bentuk halusinasi  Halusinasi akustik (pendengaran) Halusinasi ini sering berbentuk : . Gejala apakah yang ditunjukkan oleh pasien tersebut? A. Hal ini disebabkan oleh? . dan sangat sering dijumpai pada pencandu narkoba.

M. Dari anamnesis didapatkan bahwa keluhan ini sudah diderita penderita sejak lahir. Tuberculosis paru B. Asam lemah jenuh tidak dapat disentesis oleh tubuh E. rectus inferior Seorang laki-laki 40 tahun datang dengan batuk dan terkadang sesak napas. Apakah otot ekstrinsik pada mata kiri yang mengalami kelemahan? A. M. Pada auskultasi terdengar suara dasar bronkial dan suara tambahan ronki basah kasar. Pada foto rontgen didapatkan infiltrat pada lobus bawah paru kanan. Asam lemak tidak jenuh dapat disentesis oleh tubuh B. Pada pemeriksaan fisik didapatkan visus mata kanan 6/15. obliquus inferior C. M. Penderita merokok 2 bungkus per hari. rectus superior E. Asma bronkial . rectus medialis B. M. lemak Lemak berlebihan akan dimetabolisme di dalam pembuluh darah C.A. visus mata kiri 1/60 dan mata kiri juling ke dalam (ke arah hidung). rectus lateralis D. Kemungkinan besar. apa diagnosis penderita? A. M. Suhu tubuhnya 40°C dan denyut nadi 110 x/menit. Asam lemak dibutuhkan untuk pelarut vitamin B kompleks Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun dibawa ibunya ke puskesmas dengan keluhan mata juling. Lemak berlebihan menimbulkan arterosclerosis yang menimbulkan penyumbatan pembuluh darah D.

terasa ada pasir tidak dirasakan. Pneumonia E. Glinid B. Asma stabil E. Asma terkontrol D. Metformin D. Pemeriksaan spirometri disimpulkan obstruksi ringan. Pasang infus C. denyut nadi 72 x/menit. Riw HT & DM (-). Asma terkontrol sebagian C. pagi dan malam. Mual dan muntah (+). Pasien pernah dirawat di rumah sakit karena serangan asma 6 bulan yang lalu. Pemasangan orofaringeal airway Seorang perempuan usia 35 tahun. RPK . penglihatan berkurang sejak 2 hari yang lalu. Acarbose C. Kadar gula darah vena saat puasa menunjukkan 170 mg/dL dan kadar gula darah 2 jam setelah makan 210 mg/dL. Bila merasa sesak napas pasien memakai Salbutamol inhalasi. frekuensi napas 12 x/menit. Bronkiektasis terinfeksi Seorang laki-laki usia 50 tahun datang ke dokter dengan keluhan sering kencing. Pada pemeriksaan fisik didapatkan stridor ketika bernafas dan berkurang saat dilakukan jaw thrust. Pada anamnesis diketahui dalam 3 bulan ini penderita merasakan sesak napas 2-3 kali seminggu. Asma eksaserbasi B. terbangun di malam hari karena dada terasa berat 1-2 kali seminggu. Sulfoniluria E. Asma tidak terkontrol Pria 65 tahun datang dengan keluhan mata kiri merah. Insulin Pasien laki-laki usia 60 tahun datang ke IGD dengan keluhan tidak sadarkan diri sejak 1 jam yang lalu akibat kecelakaan motor. nyeri. Apakah katagori kasus asma diatas? A. datang ke poliklinik dengan keluhan sesak napas. Pemberian oksigen E. berat badan 78 kg.C. dan temperatur 36oC. Tindakan selanjutnya yang paling tepat adalah? A. Tinggi badan pasien 168 cm. PPOK eksaserbasi akut D. pemeriksaan fisik lain dalam batas normal. Tidak ada benda padat pada rongga mulut. Melakukan suction pada jalan nafas D. Melakukan head tilt dan jaw thrust B. Apakah golongan obat yang mulamula diberikan untuk mengendalikan gula darah pasien tersebut? A. Gatal. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 130/85 mmHg. Penderita sudah rutin memakai Budesonid inhaler 100 µg.

Glaukoma sekunder akut OS & katarak imatur ODS D. mengurung diri di kamar. segmen posterior kesan baik. Glaukoma simplek OS & katarak matur ODS B. memakai pakaian rangkap 6. Didapatkan NKCV (+). Px kiri visus 1/60 tidak bisa dikoreksi. segmen posterior tampak kabur. Terapi yang tepat untuk pasien diatas ? A. tidak mau mandi. Laki-laki 28 tahun sering mengkonsumsi makanan mengandung asam jengkolat (+). telah sebulan ini mudah marah. Ectasy B. membawa pisau dan linggis kecil tersembunyi dalam pakaiannya. Pil koplo E. Px mata kanan visus 4/60 dikoreksi menjadi 6/20. Ganja C. Pada pemeriksaan didapatkan keadaan umum nampak lusuh. Metadon biasanya disediakan pada Program Terapi Rumatan Metadon (PTRM). TIO N (++). pada wawancara pasien mengatakan bahwa ada yang membisikinya bahwa tetangganya akan membunuhnya. Retinitis OS & glaukoma ODS C. Ca laktat C. lensanya keruh konjungtiva bulbi hiperemis (+). Maka diagnosisnya? A. Apakah kemungkinan diagnosis yang paling sesuai ? . CO dangkal. Pada aloanamnesis diketahui pasien belum menikah. yaitu program yang mengalihkan pengguna heroin pada obat lain yang lebih aman. TIO normal. Katarak matur OS & katarak imatur ODS Seorang laki-laki berusia 30 tahun setiap hari datang ke klinik Program Terapi Rumatan Metadone (PTRM). Natrium bikarbonat B. Mata kanan penglihatan berkurang tetapi tidak merah. Nalokson Pasien seorang laki-laki 22 tahun dibawa ke UGD karena mengurung diri di kamar. Pemeriksaan fisik tidak ditemukan kelainan. Lem aibon D. lensa katak imatur. segmen anterior dalam batas normal. Heroin Metadon adalah opiat (narkotik) sintetis yang kuat seperti heroin (putaw) atau morfin. tetapi tidak menimbulkan efek sedatif yang kuat. Metadon adalah opiat sintetis yang dapat dipakai oleh pengguna narkoba suntikan untuk mengganti heroin bila dia tidak dapat berhenti memakainya akibat kecanduan.DM & HT (-). shadow test (+). Karbon arang D. Terapi Metadone digunakan untuk penyalahgunaan apa? A. Amaurosis Fugax E.

menstruasi tidak teratur sejak menstruasi pertama setahun yang lalu. Gangguan Mania Gangguan Depresi Gangguan Paranoid Tentamen Suicide Gangguan Skizofrenia Seorang wanita berusia 15 tahun. Batu ureter distal sinistra D.A. dijumpai adanya benjolan pada payudara. Diagnosis keadaan di atas adalah A. E. USG pelvic C. Torsio testis sinistra C. Tindakan yang tepat untuk menegakkan diagnosis adalah A. vulva vagina tidak ada kelainan dan fluksus (+). D. Fibroadenoma E. Hydrokel testis sinistra B. pasien sering mendengar suara orang berbicara yang mengomentari buruk tentang dirinnya. sulit digerakkan. B. batas tegas. Diagnosis keluhan pasien di atas tersebut adalah : A. C. Papiloma intraduktal C. Screening homeostasis E. Pada pemeriksaan VT didapatkan. buah zakar bengkak. Varicokel testis sinistra E. Keluar darah dan cairan putih. Riwayat haid kadang banyak kadang sedikit. terakhir pasien sudah tidak dapat makan atau berpakaian sendiri dan memerlukan bantuan orang lain komunikasi dan aktivitas bergaul . Tumor philloides B. Karsinoma invasif D. Biopsi endometrial B. Nyeri terasa sampai ke perut bawah dan lipat paha. padahal saat itu tidak ada orang lain. terkadang pasien juga menunjukkan gejala yang selalu mendengar suara musik angklung di kamarnya. Epididimoorchitis sinistra Seorang perempuan umur 50 tahun dibawa ke UGD RSJ dengan keluhan marah-marah sendiri tanpa sebab. tidak disertai demam dan tidak ada kelainan saat buang air kecil. Bahkan kadang-kadang sampai dua minggu. Kontrasepsi oral Seorang wanita 40 tahun. diameter 25 cm. konsitensi keras. Mastitis Seorang laki-laki 18 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri pada buah zakar kiri sejak tadi pagi. Tes kehamilan D.

4 mg/kgBB C. pertanyaan yang diajukan terhadap pasien dijawab dengan tersenyum tetapi tidak memberikan jawaban dengan benar. Waham curigaan E. Tinea manus D.5 cm. datang dengan keluhan gatal pada tangan setelah mencuci tangan dengan sabun cuci minggu yang lalu. Neurodermatitis C. 7 mg/kgBB B.dengan tetangga dan suami terbatas. N IV . sedikit erosi. Waham somatic Wanita 35 tahun. Waham kacau/bizzare B. Waham kebesaran C. N V D. skuama kasar. Dermatitis atopi E. Maka dosis yang diberikan A. Diagnosis kasus di atas adalah? A. Pada pemeriksaan dermatologi didapatkan pada kedua palmar dan jari tampak eritema difus. Akan dilakukan penjahitan primer dengan menggunakanan astesi infiltrasi Lidokain dan Adrenalin. Tentukan gejala yang paling besar ditemukan? A. Terdapat luka robek di lengan kanan atas sepanjang 4 cm. Waham nihilistik D. 6 mg/kgBB Laki-laki 24 tahun. Dermatitis kontak alergi B. N I E. 12 mg/kgBB E. 2 mg/kgBB D. N II B. dengan lebar 0. pada foto Ro tampak fraktur pada os ethmoid. Tampak luka di kepala. sudah 1 tahun pasien seperti ini. dibawa ke UGD RS oleh warga setelah mengalami kecelakaan. Saraf cranial apa yang memungkinkan terganggu? A. Dermatitis kontak iritan Seorang pria 24 tahun datang ke UGD sehabis KLL. pemeriksaan fisik den neurologis tidak ada kelaianan. N III C.

sering bersin terutama jika lingkungan sekitar berdebu. KU hidung beringus sejak 6 tahu yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 180/120 mmHg. proteinuria (++). Fe menurun D. leukosit 9. dan serum kreatinin 1. Haematuria Seorang wanita berumur 18 tahun.3 mg/dl. Pekerjaan pasien pelayanan. menggambarkan tingkat pengetahuan penduduk terhadap kesehatan E.600/mm3. frekuensi nadi 100 /menit. Pemeriksaan urine berwarna cokelat hitam. Infeksi bakteri C.Situasi kecematan X. Menggambarkan tingkat pendidikan B. eritrosit penuh. Menggambarkan tingkat kesadaran penduduk terhadap kesehatan Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun dibawa ibunya ke rumah sakit dengan keluhan BAK berwarna cokelat itam. Dalam rangka mencari faktor penyebab masalah kesehatan tersebut. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan haemoglobin 10. Menggambarkan faktor resiko lingkungan kerja D. waktu. nyeri (-). Salah satu data yang di kumpulkan adalah mengenai umur.9oC. dan dua mata bengkak. Produksi eritropoeitin menurun B. Epidemiologi deskriptif ini akan menyajikan data-data yang menggambarkan penyebaran masalah kesehatan menurut manusia. dan tempat. hidung gatal. ureum serum 40 mg/dl. Apa kepentingan dari data mengenai mata pencaharian? A.6 g/dl. telah terjadi wabah penyakit tertentu. jumlah kencing menurun. Menggambarkan metode intervensi program kesehatan C. Namun pada pagi hari berkurang. dan leukosit 8-10 lp. dilakukan epidemiologi deskriptif sebagai langkah awal dari proses epidemiologi analitik. Kesadaran CM dan bengkak seluruh tubuh. Hasil . Haemodilusi E. Penyebab anemia pada pasien adalah A. dan temperatur 36.

Stress Akut B. Demensia D. Pemeriksaan fisik tampak kesakitan . Selain itu pasien juga mengeluh mata bengkak dan berair. Hal ini baru pertama kali dirasakan. berusia 18 tahun. Rhinitis Occupational E. dibawa keluarganya ke Puskesmas karena dikeluhkan bicara kacau. kaku kuduk (+) dan meningeal sign (+). Dua hari yang lalu penderita tampak gelisah. Sejak 7 hari yang lalu penderita mulai demam. Skleritis D. Lab IgE 1.250 IU Apa diagnosis pasien ini? A. sekretorik. mengeluh nyeri kepala dan muntah. Delirium C. diagnosis? A. Anemia Defisiensi vit B12 B. Rhinitis sekretorik Seorang wanita. Ditemukan eosinofil pada sekret.pemeriiksaan status lokalis pada hidung. Amnesia Wanita 21 tahun datang dengan keluhan mata merah. temperatur 39oC. Konjungtivitis B. Blefaritis E. tetapi sudah ada gangguan kencing sejak 2 tahun yang lalu. Apakah diagnosis yang tepat ? A. Tidak didapatkan riwayat gangguan jiwa sebelumnya. Skizofrenia E. Keratitis Bila didapatkan pemeriksaan darah terdapat eritrosit gambaran scuffner. Terdapat injeksi pada konjungtiva bulbi. kripta. Episkleritis C. Rhinitis Alergi D. Anemia Defisiensi besi D. Anemia Defisiensi asam folat C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan GCS 9. Anemia Aplastik Seorang laki-laki berusia 65 tahun diantar keluarganya ke UGD karena sejak tadi siang sampai malam pasien tidak bisa kencing dan kesakitan sekali. bingung dan bicara kacau dan merasa ketakutan karena seperti didatangi bayangan makhluk yang hitam dan besar yang akan mengajaknya pergi. Diagnosis yang mungkin pada pasien ini? A. Rhinitis Atropikan C. Anemia Hemolitik E. dan diberi obat oleh dokter yang diminum terus untuk mengurangi gangguan tersebut sampai sekarang. pembesaran konka inferior dan media dengan mukosa kebiruan. Rhinitis Vasomotor B.

Apakah gangguan yang terjadi? A. beri analgetik C. Pneumonia D. Apakah tindakan pertama yang tepat? A. Kateterisasi uretre dengan kateter nelaton. Kateter uretra dengan kateter balon. Nodule pulmonary E. Sementara menunggu kedatang urologi. sejak 3 bulan yang lalu. Steroid D. konsul urologi Seorang laki-laki 35 tahun datang ke poli dengan keluhan sakit di ibu jari kaki. Kedua bola mata lebih keras dibandingkan dengan mata normal. Ketoprofen E. dan pada malam hari tampak bayangan kuning pada matanya. nafas pendek. Pada pemeriksaan didapatkan kemerahan dan bengkak di ibu jari kaki kanan. Pada pemeriksaan fisik. Apa diagnosis pasien ini? . Keluhan dirasakan terutama saat menarik nafas. konsul urologi E. suara paru menurun pada basal paru kiri. Efusi pleura B. Astigmatigma D. Miopi E. Pungsi buli suprapubik. Diagnosis yang paling mungkin? A. Pasien sering mengalami keringat malam. Abses paru C. setelah diberi lensa sferis plus visus menjadi 5/5. pemeriksaan thoraks fokal menurun. Kolkisin Seorang pria 39 tahun datang ke praktek dokter umum dengan penurunan visus 5/15. Natrium diklofenak B. Hipermetropi B. pleural friction Rub (+) pada basal paru kiri. Anisometropi C. pekak pada perkusi.pada posisi berbaring tampak perut bagian bawah membuncit teraba buli penuh sangat membesar dan sakit. Segera konsul urolog lakukan instruksi untuk tindakan D. Apakah pengobatan yang paling tepat pada pasien tersebut? A. beri analgetik. dengan tes pin hole didapatkan kemajuan. Meatus basah oleh karena urin. Pneumothoraks Anak laki-laki usia 2 bulan dibawa oleh ibunya karena terdapat bintik putih pada matanya. Presbiopi Seorang laki-laki 20 tahun datang dengan keluhan nyeri dada. Meloksikam C. konsul urologi B. tanda vital dalam batas normal. Pasien tersebut juga menderita gagal ginjal.

A. UUK berbentuk macula. C. sesak nafas. Pemeriksaan apakah selanjutnya untuk menentukan diagnosis penyakit ini? A. B. Banyak minum air putih C. Diagnosa . Bagaimanakah cara menegakkan diagnosis pasti infeksi tuberkulosis? A. Kultur sputum Pasien umur 60 tahun dibawa ke rumah sakit karena sering bingung. D. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan. Tes Tzank Diagnosis penyakit kusta dapat dilakukan dengan penyuntikan antigen ke bagian bawah kulit untuk mengetahui tipe penyakit kusta yang sedang diidap oleh seseorang. dan suhu 36. anesthesia.5oC. Susu E. Sebagai dokter. CT scan thoraks B. Pengecatan KOH D. waktu. E. Kerokan C. batas jelas. Tetapi ingatan masa kecil masih baik. Analisa sputum C. Keluhan ini dirasakan 6 jam setelah pasien mengkonsumsi makanan kaleng. Hasil foto thoraks menunjukkan adanya infiltrat yang luas di kedua lobus atas paru. frekuensi nadi 80 kali/menit. Seorang wanita usia 30 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan muntah-muntah. Karbon aktif Seorang perempuan berusia 19 tahun datang dengan batuk sudah dua bulan. keringat malam dan badannya tampak kurus. BTA sputum D. Gram sputum E. tekanan darah 120/80 mmHg. batuk berdahak. Dokter menduga ini adalah kasus Tuberkulosis. frekuensi napas 20 kali/menit. Kesulitan dalam orientasi ruang. Air kelapa D. Glaukoma congenital katarak congenital Glaukoma sekunder Katarak sekunder Retinoblastoma Seorang wanita berusia 25 tahun datang dengan keluhan timbul bercak putih di badan dan lengannya. terapi apa yang Anda berikan A. Tes ini disebut Lepromin Skin Test. Paksa muntah B. dan orang. Tes lepromin B.

D. B. kalau ditekan agak terasa sakit. Moluskum kontigiosum B. Dahaknya kental dan berjumlah banyak terutama saat pagi hari ketika bangun tidur. Furenkel C. Menghentikan rokok B. Bronkodilator D. C. Diuretik B. tekanan darah 120/80 mmHg. Dari anamnesis. pasien minum obat antihipertensi karena sebelumnya hasil tekanan darah 150/90 mmHg dan denyut nadi 70 /menit. Drainase postural C. Veruka vulgaris D. Pada pemeriksaan fisik saat ini. denyut nadi 52 /menit. Apa diagnosis kasus tersebut? A. Apakah golongan obat antihipertensi yang dikonsumsi pasien tersebut sehingga menimbulkan gejala seperti di atas? A. E. Gambaran klinis berupa nodul permukaan verukosa bewarna keabuan. Apakah pengobatan konservatif yang sesuai? A. seperti gambaran sarang tawon dan hasil uji paru menunjukkan % VEP1 > 70%. Antagonis reseptor Aldosteron E. Oksigenisasi Seorang laki-laki usia 50 tahun datang ke dokter karena merasa lemas. Kalus Seorang laki-laki. Antibiotika E. usia 45 tahun. Penghambat enzim pengkonversi Angiotensin C. Gangguan perilaku Demensia Amnesia Gangguan cemas menyeluruh Depresi Laki-laki 20 tahun mengeluh ada benjolan pada lutut kanan dan kiri sejak 3 bulan yang lalu. Veruka plana E. dan frekuensi napas 14 /menit. Pada pemeriksaan fisik ditemukan ronki basah kasar pada lobus bawah paru dan pada pemriksaan foto thoraks terdapat gambaran kista-kista kecil dengan fluid level. datang dengan keluhan batuk berdahak sejak 5 bulan yang lalu.A. Antagonis reseptor Angiotensin II D. Beta bloker . Ia juga mengeluh sering demam berulang sejak ada keluhan tersebut diatas dan batuk berdarah sejak 3 hari terakhir.

dinding kendur. dan ekstremitas semenjak dua bulan yang lalu. Pemfigus vulgaris C. Setiap diberi ASI. bula terletak di sub epidermal. wajah. Dari pemeriksaan dermatotoksik nampak vesikel dan bula generalisata berdinding tebal di atas di atas kulit yang eritematous dan edematous. tidak sampai 1 jam dimuntahkan kembali. Riwayat kelahiran normal. Fistula trakeo-esofagus D.Seorang wanita usia 35 tahun datang ke UGD dengan keluhan lepuh pada kulit kepala. di atas kulit eritematosa. Stenosis pylori . Pada pemeriksaan PA didapatkan. Kelainan yang dini pada Pemfigoid Bulosa yaitu terbentuknya celah di perbatasan dermal-epidermal. Diagnosa pada pasien ini adalah A. Pemfigoid Bulosa (PB) adalah penyakit umum autoimun kronik yang ditandai oleh adanya bula sub epidermal pada kulit. Pemfigoid bulosa B. Lupus D. Seorang wanita berusia 40 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan kulit melepuh-lepuh pada bagian kulit kepala. proses ini disebut akantolisis dan akhirnya terbentuknya bula di suprabasal. Lalu. tidak didapatkan kelainan. Atresia duodenale C. wajah. Diagnosanya adalah A. Sel infiltrat yang utama adalah eosinofil. Diagnosis yang mungkin ? A. Penyakit duhring E. dapat mengenai membran mukosa maupun kulit dan ditemukannya antibodi IgG yang bersirkulasi dan terikat pada permukaan sel keratinosit. Pemfigoid bulosa E. Pancreas anulare B. dan edematosa. dan kaki sejak dua bulan yang lalu. menyebabkan timbulnya suatu reaksi pemisahan sel-sel epidermis diakibatkan karena tidak adanya kohesi antara sel-sel epidermis. Impetigo vesikobulosa Pemphigus vulgaris adalah penyakit autoimmune berupa bula yang bersifat kronik. Impetigo vesikobulosa C. badan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan bula generalisata. Pemfigus vulgaris B. badan. sementara pemeriksaan imunoflourosensi langsung memperlihatkan endapan IgG di membran basal epidermis. vesikel subepitel dan imunoflourosensi IgG di membran basal epidermis. Dermatitis herpetiform D. bula mudah pecah. Lupus eritematosus Seorang bayi usia 3 minggu dibawa ibunya ke RS dengan keluhan tidak bisa makan. Pada pemeriksaan histopatologik menunjukkan vesikel sub epidermis.

reflek patologis positif. Gangguan kepribadian C. nyeri di daerah belakang kepala. Herniasi serebri Seorang perempuan berusia 20 tahun dibawa ke UGD rumah sakit setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Multiphase screening D. pasien mengalami benturan pada kepalanya. muntah. Pada pemeriksaan didapatkan kaku kuduk. Fraktur basis kranii B. muntah dan penurunan kesadaran. Random screening . Perdarahan intraventrikuler E. Komosio serebri D. Mass screening C. Apakah yang mungkin terjadi? A. Komosio serebri B. Pada pemeriksaan dia mengeluh pusing. Brill hematoma E. Termasuk apakah pemeriksaan yang diusulkan oleh dokter tersebut? A. Lucid interval C. dan suhu tubuh meningkat. Amnesia retrograd D. Pasien merasa takut dia akan terkena penyakit yang sama. Diagnostic screening B. hanya nyeri kepala sebentar lalu membaik dengan sendirinya. Laserasi serebri C. Diagnosis yang paling mungkin? A. Skizofren pasca melahirkan D. kadang-kadang mencurigai tetangganya jika dia lewat di depannya. Pasien adalah seorang promiskuitas dengan salah satu mantan pasangannya adalah penyandang infeksi HIV. Dokter menyarankan melakukan pemeriksaan untuk memastikan kemungkinan tersebut. Depresi pasca melahirkan B. Psikosis pasca melahirkan E. Tiga jam yang lalu. Apakah fenomena yang terjadi? A. Hal tersebut terjadi setelah 2 bulan yang lalu melahirkan putranya. Gangguan obsesif kompulsif Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke praktik dokter umum dengan keluhan utama keluar cairan putih dari alat kelamin.Seorang laki-laki berusia 40 tahun dibawa ke UGD karena mengalami nyeri kepala hebat. Perdarahan subarakhnoid Wanita usia 22 tahun datang ke praktek anda dengan keluhan 1 bulan ini pasien sering berbicara sendiri. Sebelumnya pasien juga mengamuk. Pada saat kejadian pasien tidak pingsan.

Tidak ada riwayat gangguan jiwa sebelumnya. P 20 /menit. kreatinin 3.E.8 untuk mata kanan dan 0. Keluhan disertai dengan susahnya berjalan akibat nyeri yang hebat pada kedua betis. sehingga perbuatannya sering dikendalikan oleh arwah tersebut. Mana pernyataan yang paling tepat diantara pernyataan di atas yang dapat memberikan diagnosis kerja sementara belum dilakukan gonioskopi? A. Opportunistic screening Seorang pria 17 tahun datang kepada anda dengan keluhan lapang pandang menjadi sempit. waham sisip pikir dan halusinasi dengar. berusia 24 tahun. disertai dengan konjungtiva edema dan berair. Staphylococcus Spp D. Apakah pemeriksaan penunjang yang paling tepat dilakukan untuk menegakkan diagnosis? A.8 OD dan 0. Penderita merasa kerasukan arwah neneknya yang sudah meninggal. mondar-mandir dan marah-marah tanpa sebab. Lapang pandang menjadi sempit Seorang laki-laki 25 tahun. Dari pemeriksaan status psikiatri didapatkan adanya waham kendali pikir. Dengan pemeriksaan konfrontasi hanya dapat melihat bagian temporal saja B. Apakah diagnosis yang paling mendekati untuk kasus di atas? . dibawa keluarganya ke Puskesmas karena kerasukan. Leptospira Spp C. Pemeriksaan fisis TD 130/80 mmHg. IgE Seorang laki-laki umur 30 tahun datang ke UGD dengan keluhan demam yang dialami sejak 3 hari yang lalu. sejak 1 bulan yang lalu sering merasa sesak nafas.9 OS E. Ayah penderita eksim kulit.000. sering bicara sendiri. trombosit 180. Pada pemeriksaan konfrontasi didapatkan hanya di bagian temporal saja ia dapat melihat.6. Spirometri C. Dengan funduskopi didapatkan C/D ratio 0. N 116 /menit. HB 13 gr/dL. Streptocossus Spp Seorang laki-laki.2. Seorang pria berusia muda D. Bucella Spp B.000.9 untuk mata kiri. COA sedang. Apa penyebab paling tepat? A. Niessheria Spp E. kadang disertai nafas berbunyi dan batuk-batuk di malam hari. dengan funduskopi didapatkan C/D ratio 0. Rongtgen foto thorak D. Riwayat memancing di kolam dekat rumah. bilirubin total 3. EKG B. COA sedang C. Oleh dokter didiagnosis dengan glaukoma sudut terbuka primer dan glaukoma sudut tertutup primer. leukosit 14. Sejak 5 hari yang lalu penderita mengalami perubahan tingkah laku berupa sulit tidur.

Brochodilator B. Saya tidak sakit. D. Keluhan disertai juga dengan dahak bewarna kuning dan demam. E. B. Pemeriksaan TIO D. HR 110 x/menit. Dokter : “Bapak. Lakukan anamnesis C. Antibiotik Seorang laki-laki usia 34 tahun dibawa keluarganya. tadi bapak mengatakan kalo bapak berada di rumah sakit. pada pemeriksaan fisik TD 110/80 mmHg. Skizofrenia Gangguan Afektif Gangguan Mental Organik Gangguan Waham Menetap Psikotik Akut Seorang anak berusia 8 tahun datang ke tempat praktek dokter dengan keluhan pandangan kabur perlahan-lahan. Kortikosteroid C. Oksigenasi E. Bisa diceritakan kenapa bapak dibawa ke rumah sakit?” Pasien : saya tidak tau mengapa saya dibawa ke rumah sakit pak dokter. Insight jelek C. Pemeriksaan perimetri B. Sebagai dokter umum. Pembicaraan irrelevan E. Inkoherensi D.” Diagnosis anda tentang pemeriksaan status mental tersebut? A. Rujuk ke spesialis mata Laki-laki berusia 52 tahun datang ke RS dengan keluhan sesak nafas yang telah dialami selama 1 tahun dan dirasakan memberat dalam 4 hari ini. Halusinasi . T 38oC dan ditemukan adanya ronki basah kasar pada kedua lapangan paru. Antiperetik D. Dokter melakukan pemeriksaan status mental. Waham bizzare B. saya baik-baik saja.A. tindakan apa yang harus dilakukan? A. C. Pemeriksaan visus E. Terapi pertama yang paling tepat dilakukan adalah? A.

eritrosit 1-2/LPB. terdapat ronkhi basah di kedua lapangan paru. batuk dan panas tinggi sejak 5 hari yang lalu. leukosit 10-20/LPB. Penderita dirawat di ICU atas indikasi ARDS. Lateral kanan-kiri . Diagnosis yang mungkin? A. Dokter bersikap wajar kepada pasien B. AP Lateral B. TB paru D. Uretritis Seorang perempuan. Dokter menanggapi penolakan pasien D. Pemeriksaan fisik ditemukan warna urin keruh.Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke Puskesmas meminta surat keterangan sehat untuk melamar pekerjaan. Cor pulmonale C. Dokter marah dan mengatakan “Kalau tidak mau diperiksa ya sudah. PA E. Apakah permasalahan yang ditemukan pada kasus di atas dari sisi komunikasi dokter-pasien? A. dan deformitas. Pneumonia Seorang laki-laki jatuh dari pohon kelapa. Pemeriksaan foto rontgent yang sebaiknya dilakukan adalah? A. Terdapat nyeri tekan pada punggung. Ureteris D. Pada pemeriksaan didapatkan kesadaran somnolen. Dokter kurang mampu mengendalikan emosi C. Prostatitis C. BJ 1020. Oblique kanan-kiri D. Pada waktu akan diperiksa fisik oleh dokter. usia 27 tahun dibawa ke UGD RS karena tidak sadar. Dokter menyadari dampak bahasa tubuh pasien Laki-laki 40 tahun datang ke dokter IGD dengan keluhan nyeri saat kencing. perempuan tersebut menolak dengan alasan dirinya sehat. jangan minta surat keterangan sehat!”. pasien mengalami sesak napas berat sejak sehari yang lalu. bakteri ++. bengkak. Glomerulonefritis B. Dokter menghormati pasien E. Kencing sedikitsedikit dan sering. Asma bronkiale B. nitrit (+). Bronkitis kronik E. urobilinogen (+). Lateral dekubitus kanan-kiri C. Dari aloanamnesis didapatkan riwayat penggunaan NAPZA. Apakah penyakit yang paling mungkin mendasari komplikasi ARDS tersebut? A. Sistitis E.

Optikus dokstra D. Rongent foto vertebra servical lateral dan oblique Seorang pasien mengalami anisokor. tidak gelisah.III. nadi kecil 130/menit. . temperature badan 38. Korpus lateralis dektra C. Kalsifikasi Seorang laki-laki berusia 24 tahun dirujuk dari sebuah puskesmas dengan riwayat kelemahan kedua tungkai yang terjadinya mendadak setelah jatuh memanjat pohon. Gambaran apa yang ditemukan? A. Di mana kelainan yang terjadi? A. dan kelumpuhan saraf simpatis (sindrom Horner). dipersarafi oleh serabut parasimpatis dari N. Rongent foto vertebra servikal AP dan lateral C. tonsil bengkak berbintik-bintik putih.5°C. rasa haus (+). pupil kanan tidak bisa dilatasi dengan pemeriksaan direct dan indirect. Pemeriksaan tenggorok merah. Rongent foto vertebra thorakal AP dan lateral E. tekanan darah 70/palpasi.Pasien kontrol kesehatan tanpa keluhan. tidak didapatkan perdarahan baik eksternal maupun internal. misalnya oleh desakan tumor atau hematom. Pada pemeriksaan didapatkan kekuatan anggota gerak bawah 0. Rongent foto vertebra lumbal bawah B.III. Osifikasi C.III)  Miosis Pupil mengecil. Gangglion cervical supenor dekstra E. dibawa ke poli anak dengan keluhan 2 hari diare. Rongent foto vertebra sakral D. Traktus optikus dekstra Nervus Okulomotorius (N. Dapat dijumpai pada waktu tidur. tingkat tertentu dari koma. Nervus okulomotorius dekstra B. pada fraktur dasar tulang tengkorak. iritasi N. dipersarafi oleh serabut simpatis (torakolumbal). Pemeriksaan penunjang apakah yang harus dilakukan pada pasien tersebut? A. Infiltrat E. Fibrosis B. disertai muntah-muntah 2-3 kali.III. Pada pemeriksaan didapatkan keadaan umum kompos mentis. sehari rata-rata 3-4 kali berak lembek. tanda-tanda dehidrasi (). Resolusi D. Seorang anak usia 4 tahun BB 16 kg. Dijumpai pada kelumpuhan N. hasil foto rontgen thorak didapatkan TB duplex.  Midriasis Pupil melebar.

Diare karena bakteri + dehidrasi ringan D. Pemeriksaan darah lengkap Pria 56 tahun. Diare akut oleh infeksi enteral C. Keracunan makanan/salah makan B.pasien mengaku kencing sedikit dan lemas. pernah bengkak sebelumnya. leukosit 15. Asidosis respiratorik B. Elektrolit C.Laboratorium darah dalam batas normal hanya LED 30/40. PF ginekomastia. Protein dan albumin D. EKG B. analis gas darah normal. Foto Thorax E. faeses dalam batas normal. Asidosis metabolik D. TTV dalam batas normal. ascites. Hiperuremia . datang ke UGD dengan keadaan pingsan. Hiperamonia C. Anak ini menderita A. spider naevi. Pemeriksaan yang perlu dilakukan? A. Intoleransi makanan Laki-laki 50 tahun datang dengan keluhan bengkak pada tungkai bawah dan kadang disertai sesak.000. Pharyngitis + tonsilitis folikularis + diare ringan E. Alloanamnesis muntah bewarna hitam dan diare hitam encer. Apa yang menyebabkan pasien pingsan? A.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful