Seorang wanita usia 20 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan keputihan. Keluhan terkadang disertai gatal.

Sekret vagina sedikit berbusa dan bau amis ikan. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan, tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nadi 80 x/menit, frekuensi nafas 20 x/menit, dan suhu 36,5oC. Pada pemeriksaan ditemukan adanya clue cells. Penyebab keluhan ini adalah A. Gardenella vaginalis. B. Trikomonas vaginalis. C. Candida Albicans. D. Treponema pallidum. E. Neisseria Gonorrhoeae. Pria dibawa ke IGD dengan penurunan kesadaran, sebelumnya muntah dan nyeri kepala berat. Pada pemeriksaan neurologis terdapat kelumpuhan nervus cranial III, VI, dan IX. Pada oftalmoskop terdapat perdarahan retina. Di mana perdarahan terjadi? A. Perdarahan epidural B. Perdarahan subdural C. Perdarahan batang otak D. Perdarahan subaraknoid E. Perdarahan intratekal Pasien, 30 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan demam dan menggigil. Sebelumnya 3 hari yang lalu pasien jatuh dari tangga dan mengalami patah tulang terbuka grade II. Pasien sudah dijahit di puskesmas dengan luka jahitan 28 cm. Pemeriksan fisik saat ini Tekanan darah 80 melalui palpasi, nadi 120 x/menit, suhu tubuh 39oC, Hemoglobin 6 gr/dl. Diagnosa A. Osteomelitis B. Tetanus C. Miolitis D. Osteoporosis E. Buerger disease Seorang laki-laki, berusia 20 tahun, datang ke unit gawat darurat dengan keluhan nyeri dan bengkak di lutut kanan, disertai krepitasi. Ia juga mengeluhkan sendi panggul kanannya tidak dapat digerakkan. Tidak ada luka sama sekali. Dari anamnesis didapatkan keterangan ia adalah penumpang mobil, duduk di samping supir, yang bertabrakan dengan mobil lain dari arah berlawanan. Apakah tindakan sementara, yang segera harus dikerjakan pada pasien ini? A. Reduksi B. Fiksasi C. Fasiotomi D. Pembidaian E. Traksi

Seorang laki-laki, 20 tahun, dibawa ke UGD karena bahu kirinya sakit dan bengkak sejak terjatuh 1 jam lalu saat bermain sepak bola. Pada pemeriksaan tampak bahu kiri bengkak, fleksi, eksorotasi, dan abduksi. Diagnosa pasien ini A. Dislokasi bahu anterior B. Dislokasi bahu posterior C. Fraktur clavicula D. Fraktur bahu E. Dislokasi acromion Dislokasi bahu anterior Posisi lengan atas dalam posisi abduksi. Kaput humerus didorong ke depan dan menimbulkan avulsi simpai sendi bagian bawah dan kartilago beserta periosteum labrum glenoidalis bagian anterior.

Seorang perempuan berusia 34 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan tingling pada jari telunjuk dan jari tengah kanan sejak 2 bulan yang lalu. Dia juga mengeluhkan kelemahan pada tangan kanannya dan mulai sering menjatuhkan beberapa barang seperti cangkir. Sebelumnya dia dalam keadaan sehat dan tidak pernah mengalami kecelakaan atau nyeri pada leher. Pada pemeriksaan neurologik, gerakan ekstensi bahu dan sendi siku dalam keadaan normal baik kekuatan maupun range of movement. Syaraf apakah yang paling mungkin mengalami kompresi? A. Nervus radialis B. Nervus ulnaris C. Nervus aksilaris D. Nervus medianus Seorang wanita berusia 28 tahun dibawa ke UGD oleh keluarganya dengan keluhan otot di sekitar mulut sering berkedut-kedut. Gejala ini dirasakan semakin memberat dalam 2 hari sebelum dibawa ke RS. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 130/70 mmHg, nadi 86 x/menit,

RR 20 x/menit dan suhu 37,2oC. Pasien sudah menggunakan obat antipsikotis dalam 1 tahun belakangan ini. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Sindrom ekstrapiramidal B. Sindrom neuroleptik maligna C. Tardive dyskinesia D. Parkinsonisme E. Parkinson’s disease Tardive dyskinesia is a movement disorder caused by long-term use of certain medications called neuroleptic drugs, along with some other drugs that increase the brain's sensitivity to the neurotransmitter dopamine. It is characterized by uncontrolled facial movements such as protruding tongue, chewing or sucking motions and making faces. Seorang wanita usia 35 tahun, seorang ibu rumah tangga datang ke puskesmas dengan keluhan sering terbangun pada dini hari dan sulit tidur kembali. Hal ini dialami olehnya sejak 1 bulan yang lalu. Pasien juga mengeluhkan lemas, sering pusing dan sulit konsentrasi sejak bercerai dengan suaminya. Obat apa yang diberikan pada pasien ini ? A. Antiansietas B. Antidepresi C. Antipsikosis D. Antiinsomia E. Antikonvulsan Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke dokter oleh ibunya dikarenakan anaknya tersebut suka mengatakan bahwa kiamat akan terjadi tahun 2012 dari ramalan suku maya kepada orangorang di sekitarnya. Hal tersebut dialami lelaki ini sejak 2 tahun belakangan ini. Pasien ini juga suka berpenampilan layaknya tokoh-tokoh mistis. Selama pemeriksaan tidak didapatkan tandatanda psikosis. Gangguan kepribadian pada pasien tersebut adalah A. Gangguan kepribadian skizoid B. Gangguan kepribadian skizotipal C. Gangguan kepribadian antisosial D. Gangguan kepribadian paranoid E. Gangguan kepribadian histrionik Seorang anak perempuan 8 tahun diantar ibunya memeriksakan diri ke puskesmas dengan keluhan gatal pada kepala, terutama kepala bagian belakang. Penyakit yang serupa juga diderita oleh teman-teman sekolahnya. Pada pemeriksaan didapatkan rambut kusam dan lengket. Apakah penyebab penyakit pada pasien tersebut ? A. Pedikulosis B. Dermatosis

Hiperurisemia. Meningkatnya glikolisis  Glikogenesis adalah lintasan metabolisme yang mengkonversi glukosa menjadi glikogen untuk disimpan di dalam hati. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan glukosa puasa 95 mg/dL. pemeriksaan Lab reduksi urin +++. trigliserida 160 mg/dL. atau teraktivasi pada akhir siklus Cori. Terlambat glikogenesis dan lipogenesis C. C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 51 kg. Lintasan ini diaktivasi di dalam hati. Didapatkan hasil pemeriksaan index massa tubuh 38. tekanan darah 120/90 mmHg. Hipertensi E. Kadar trigliserida menurun B. Sindroma metabolik Laki-laki 62 tahun DM tipe II. Obesitas. Perbandingan HDL dan LDL menurun D. HDL-kolesterol 37 mg/dL. a source of energy of  . Meningkatnya glikogenesis dan lipogenesis B. Tineasis D. Scabies E. 65 tahun menderita DM sejak 10 tahun yang lalu. B. Kadar HDL kolesterol meningkat C. GDP 250 mg/dl dan 2 jam post prandial 450 mg/dl. The former is an intermediate stage in metabolism of simple sugars. oleh hormon insulin sebagai respon terhadap rasio gula darah yang meningkat. datang untuk melakukan medical check-up. Lipogenesis is the process by which acetyl-CoA is converted to fats. Meningkatnya glikogenesis dan glukoneogenesis D. D. Meningkatnya glukoneogenesis E. Kadar HDL kolesterol normal Seorang laki-laki. Apa penyebab meningkatnya kadar glukosa darah 2 jam post prandial? A. such as glucose. asam urat 6 mg/dL. misalnya karena kandungan karbohidrat setelah makan.C. Apakah hasil pemeriksaan lipid yang dapat ditemukan pada pasien ini? A. Apa problem utama pada pasien tersebut ? A. lingkar pinggang 55 cm. Dislipidemia. tinggi badan 156 cm. Perbandingan HDL dan LDL meningkat E. Pitiriasis Seorang wanita berusia 37 tahun datang ke dokter praktek umum untuk memeriksakan kesehatannya.

Abses testis C. tidak hilang saat tidur berbaring. Pasien juga mengeluhkan BAB yang warnanya seperti dempul dan warna urine seperti teh pekat. Torsio testis dextra Laki-laki 18 tahun datang ke RS dengan keluhan sakit di daerah skrotum. Hal ini dialami sejak 2 minggu ini. Disertai nyeri dan keluhan muntah. Kolelitiasis D. Tidak dijumpai demam dan tidak ada nyeri tekan di epigastrium. Hernia inguinalis Seorang laki-laki 40 tahun mengaku nyeri pada biji kemaluan kanan. Hernia femoralis E. Tumor testis E. Through lipogenesis. Riwayat trauma dan gangguan BAK disangkal. Pada pemeriksaan USG ditemukan testis dengan caput epididimis seperti skorda spermatic membesar dan berisi cairan di sekitar testis. Hernia skrotalis dextra D. keluhan dirasakan saat bangun tidur. Abses hepar B. Torsio testis D. Apakah diagnosis yang mungkin? A. tanda vital normal. Apakah diagnosis paling mungkin? A. Hernia hiatal B. Koledokolitiasis . Laki-laki 56 tahun mengeluh muncul benjolan sebesar telur ayam di lipat paha kanan. Hidrokel testis dextra B. merah dan letaknya lebih tinggi dari testis kanan posisi mendatar. jika skrotum dinaikkan nyeri menetap. Apakah diagnosa pasien ini? A.living organisms. the energy can be efficiently stored in the form of fats. Benjolan muncul saat beraktivitas. Apakah diagnosa pada pasien ini? A. Hernia inkarserata D. Kolesistitis C. Pada PF didapatkan testis kiri membesar. Pada pemeriksaan. Varikokel testis dextra C. Epididioorkhitis dextra E. Hernia skrotalis C. Hernia scrotalis Seorang wanita berusia 63 tahun datang ke UGD dengan keluhan mata kuning. skrotum jika ditekan nyeri. Epididimoorkitis B.

Cholelithiasis D. Periksa kultur urin C. tidak bisa BAB. sel epitel 2-4/LP. Obstruksi terjadi di bawah ligamentum trait C. Diagnosis pasti dapat diperoleh dengan pemeriksaan? A. suhu 36oC. Periksa preparat basah dan KOH E. kreatinin 4. defans muskular meningkat. dan eritrosit pucat 34/LP. Obstruksi terjadi di atas pylorus E. Pada pemeriksaan fisik didapatkan BB 30 kg. nyeri sendi.5oC. trombosit 36. nyeri perut. nadi lemah. palpasi massa (-).E. Obstruksi terjadi di bawah duodenum Seorang laki-laki berusia 38 tahun datang ke dokter dengan keluhan utama nyeri perut. Nefrolitiasis B. Saat ini tanpa keluhan. suhu 37. muntah dan jumlah buang air kecil berkurang. mual muntah. Obstruksi terjadi setentang ligamentum trait D. KU compos mentis. disertai mual. Periksa urinalisis dan kultur urin B. Rujuk untuk periksa USG ginjal Laki-laki 20 tahun mengalami penurunan kesadaran. Obstruksi terjadi di atas ligamentum trait B. Tidak perlu pemeriksaan apapun D. Ureterolitiasis Seorang wanita berumur 30 tahun kontrol ke dokter setelah mendapat pengobatan infeksi saluran kemih tanpa komplikasi dengan Trimetoprim-Sulfametoksazol Forte dua kali per hari selama 3 hari. nadi 120 x/menit. sebelumnya mengalami panas 5 hari. Apakah pengelolaan selanjutnya yang paling tepat? A. auskultasi bising usus meningkat.8.200. Hepatoma Seorang laki-laki 25 tahun datang ke RS dengan keluhan perut kembung sejak 1 hari yang lalu. Uretrolitiasis C. Dari hasil laboratorium darah didapatkan ureum 51. tidak bisa buang angin.39. RR 16 x/menit.000. bersifat hilang timbul pada daerah pinggang kanan atas. Terdapat dua kali riwayat infeksi saluran kemih dalam 10 tahun terakhir. BAB hitam dan somnolen. perkusi timpani. Nyeri tekan (+). nyeri kepala. Keluhan diawali muntah-muntah berwarna hijau. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Abdomen inspeksi kembung. Di manakah lokasi terjadinya obstruksi? A. Hasil laboratorium urin diperoleh sedimen kalsium oksalat +2. leukosit 4. perdarahan gusi. Vesicolithiasis E. Apusan darah tebal . cepat dan tekanan darah 90/70 mmHg.

Leukosit PMN Seorang laki laki berusia 20 tahun dibawa orang tuanya ke puskesmas dengan keluhan demam sejak 4 hari yang lalu. komponen hasil laboratorium apa yang dapat mendukung penegakan diagnosis pada kasus diatas? A. Pemeriksaan urine bil indirek (++). Hepatitis virus A B. Widal IgM dan IgG anti dengue Tes fungsi hati Tes fungsi ginjal Seorang laki-laki 27 tahun datang ke puskesmas mengeluh tidak bisa melihat sejak 3 jam yang lalu. D. Intoksikasi methanol C. Intoksikasi bikarbonat E. hepatitis virus non A non B Seorang wanita berusia 66 tahun mengeluh berak darah dalam 3 bulan ini. Saat dilakukan pemeriksaan fisik. Hepatitis virus B E. Saat dilakukan pemeriksaan laboratorium. Pada pemeriksaan fisik ditemukan kesadaran pasien somnolen. Nyeri disertai keluhan muntah dan demam ringan. Intoksikasi obat flu D. Intoksikasi etanol B. Diagnosis radiologis yang mungkin pada penderita ini adalah . sklera ikterik dan nyeri tekan positif di abdomen kanan atas. Hepatitis kronik aktif D. Saat dilakukan colon in loop didapatkan gambaran filling defect berbentuk tipe anular di daerah rektosigmoid. Pasien tidak mempunyai riwayat trauma sebelumnya. ditemukan nyeri lepas tekan di daerah Mc burney. dan nyeri kepala. Etiologi pasien tidak dapat melihat adalah A. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini A. Limfosit C. minuman berkarbonasi dan lotion nyamuk. Pasien adalah seorang mahasiswa dan hampir setiap hari jajan di warung dekat sekolahnya. Eritrosit B.B. Monosit D. muntah. Intoksikasi obat nyamuk Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke unit gawat darurat dengan keluhan nyeri terutama di daerah kanan bawah abdomen. Hematokrit E. C. Setelah itu pasien tidak sadar dan bangun tidak dapat melihat. E. Sebelumnya pasien minum alcohol dicampur obat flu. Keluhan disertai mual. Hepatitis fulminan C.

Itrakonazol E. Polip rektosigmoid Tuberculosis sigmoid Diverkulosis sigmoid Karsinoma rektosigmoid Hemoroid interna didaerah rektosigmoid Seorang pasien laki-laki umur 38 tahun datang dengan keluhan rambut sering rontok. deep. Tinea barbae D. Seorang anak berusia 8 bulan mengalami sariawan selama 1 minggu. C. Pada pemeriksaan fisik diperoleh tekanan .A. B. Tinea kapitis B. Apakah diagnosa pasien tersebut? A. Pada anamnesis diketahui ternyata pasien mengalami keluhan ini selama 30 menit yang kemudian pulih lagi seperti semula. kerionlike plaques and noninflammatory superficial patches resembling tinea corporis or bacterial folliculitis. pada kepala tampak bercak seperti koin. E. Metronidazole C. D. Nystatin D. The clinical presentation of tinea barbae includes inflammatory. Psoriasis  Tinea barbae is a superficial dermatophyte infection that is limited to the bearded areas of the face and neck and occurs almost exclusively in older adolescent and adult males. Dermatitis seboroik E. Griseofulvin B. Pengobatan yang tepat untuk anak tersebut adalah A. dari pemeriksaan tampak bercak bercak putih menyerupai plak pada mukosa lidah dan mulut. Asam salisilat Seorang perempuan berusia 41 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan tiba-tiba lengan dan kaki kanannya lemah. Telogen eflufium C.

Intracerebral haemorrahage Seorang pria berusia 29 tahun datang dengan keluan sering kejang. Ataksia D. Setelah sadar pasien tampak bingung. Primary partial seizure D. Pada anamnesis pasien mengaku tidak tahu cara mengenakan kemejanya. atau menulis. tiba tangan kiri kaku tetapi masih sadar. termasuk gerakan mata. General seizure Seorang kakek berusia 67 tahun dibawa anaknya ke praktek dokter umum dengan keluhan sulit berpakaian sejak 3 minggu terakhir. Pada usia 30 tahun. Stroke non hemoragik lakuner B. Subarachnoidal haemorrahge D. Pada pemeriksaan laboratorium didapati GDS 195 mg/dl. pasien merasakan jantung berdebar. Afemia E. Agnosia  Apraksia (apraxia) adalah suatu kondisi di mana seseorang tidak bisa lagi melakukan gerakan ketika diminta untuk melakukannya. Biasanya kondisi ini disebabkan karena adanya masalah di otak apraksia dapat mempengaruhi hampir setiap gerakan. frekuensi nadi 78 x/menit. frekuensi napas 20 x/menit. Diagnosa pasien ini adalah A. Absence seizure C.darah 160/90 mmHg. Secondary partial seizure E. Pada pemeriksaan neurologis diperoleh sensorik dan kekuatan otot normal. Afasia B. Tetanus B. berjalan. Seorang laki-laki 62 tahun datang dengan keluhan lumpuh pada tangan dan kaki kiri sejak 1 jam yang lalu. Stroke non hemoragik aterosklerotik . Saat sedang mengobrol. Transient Ischemic Attack (TIA) B. Apraksia C. Trombosis serebri E. ia juga memilliki riwayat hipertensi sejak 7 tahun sebelumnya dan minum obat secara tidak teratur. berbicara. Apakah diagnosis yang paling mungkin A. Diagnosa pasien ini adalah A. kemudian tangan dan kaki kejang selama 10 detik dan tidak sadar. Apakah kelainan yang paling tepat menggambarkan kasus ini? A. Pada usia 25 tahun. Nyeri kepala tidak jelas. pasien menderita demam rematik berulang. muntah (-). kurang lebih 10 menit. Enchephalitis C.

C. seluruh refleks fisiologis menurun. kaku kuduk (+). Tidak dijumpai riwayat trauma. Jamur D. Keluhan disertai dengan mata berair dan penglihatan kabur. Keluhan disertai dengan mata berair dan penglihatan kabur. Pemeriksaan fisik TD 200/110 mmHg. hemiparese dextra. Perdarahan intraserebral D. Stroke non hemoragik kardioembolik D. dan sensibilitas kornea menurun. Pada pemeriksaan pungsi lumbal dijumpai gambaran dissosiasi sito albumin. Stroke non hemoragik tromboembolik E. tidak dijumpai gangguan sensoris dan otonom. Apakah etiologi yang paling mungkin? A. Stroke non hemoragik hemodinamik Seorang perempuan berusia 22 tahun dibawa oleh keluarganya ke unit gawat darurat dengan keluhan lemah pada keempat anggota gerak. Pott’s disease B. Myelitis C. Stroke in evolution B. Infark intraserebral C. Diagnosa yang paling tepat A. Parasit E. namun ada riwayat flu dan demam 1 minggu sebelumnya. Riwayat hipertensi sejak 10 tahun yang lalu dan merokok 1 bungkus/hari.00 dengan riwayat jam 6. nadi 88 x/menit. Atrofi muscular duchenne D. Myasthenia Gravis E. Dari anamnesis dijumpai kelemahan secara tiba-tiba dimulai dari kedua tungkai yang kemudian dikuti kelemahan kedua lengan. didapatkan injeksi silier. Alergi Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata kanannya merah sejak 5 hari yang lalu. Pada pemeriksaan mata kanan didapatkan visus 6/40. Perdarahan subarachnoid Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata kanannya merah sejak 5 hari yang lalu.00 tiba-tiba terjatuh dan diam saja. Virus C. infiltrate kornea bentuk punctata. Guillain Barre Syndrome (GBS) Pria usia 49 tahun datang ke UGD jam 8. babinski dextra (+). pernapasan 32 x/menit. Dari pemeriksaan neurologis dijumpai tetraparesis tipe flaksid. Perdarahan epidural E. Pada . Bakteri B. tidak bisa diajak bicara. tes fluoresin positif. Apakah diagnosis pasien ini A.

50 menjadi 6/6 Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Eksoftalmus D. Kabur Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke Puskesmas dengan kedua mata sering berair.75 menjadi 6/6 VOS 6/10 dengan koreksi S +0. Astenopia aniseikonia E. Keluhan disertai dengan mata berair dan penglihatan kabur baik untuk melihat jauh maupun dekat. Bergelombang B.pemeriksaan mata kanan didapatkan visus 6/40. dan sensibilitas kornea menurun. R 20/menit. Hasil pemeriksaan visus didapatkan hasil sebagai berikut : VOD 6/15 dengan koreksi S +0. Pada pemeriksaan fisik mata didapatkan segmen anterior tenang. Terapi antihipertensi paling tepat? A. PF TD 160/100 mmHg. Astenopia akomodativa D. infiltrate kornea bentuk punctata. Hasil pemeriksaan visus didapatkan hasil sebagai berikut : VOD 6/15 dengan koreksi S +0. tes fluoresin positif. Astenopia anisometropia B. T 37oC. Katarak Seorang pasien 50 tahun dengan riwayat hipertensi. Pemeriksaan lab didapatkan proteinuria. Bergerigi C. Pada pemeriksaan fisik mata didapatkan segmen anterior tenang. Terputus E. gambaran apakah yang ditemukan? A. N 110/menit. Keluhan disertai dengan mata berair dan penglihatan kabur baik untuk melihat jauh maupun dekat.50 menjadi 6/6 Apakah komplikasi yang paling sering terjadi? A. Jika dilakukan pemeriksaan dengan keratoskop plasido. Konsentris D.75 menjadi 6/6 VOS 6/10 dengan koreksi S +0. Astenopia presbiopia Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke Puskesmas dengan kedua mata sering berair. Mikroftalmia C. namun pengobatan tidak rutin dan selama ini hanya minum obat-obatan tradisional. Diuretik tiazid . Glaukoma E. didapatkan injeksi silier. Ablasio retina B. ARB B. Astenopia konvergensia C.

Desember 2007. Outcome yang dilihat . Untuk itu peneliti memberikan intervensi bagi pasien hepatitis B kronik yang dirawat di sebuah RSUD periode Januari 2007 . Satu kelompok diberikan alfa interferon dan kelompok yang lain diberikan lamivudin sebagai perlakukan standar. Mengembalikan suhu lemari es ke kisaran normal C. Menyatakan vaksin tersebut rusak B. Melakukan uji kocok vaksin Dokter keluarga dibayar oleh PT. Mengembalikkan vaksin ke Dinas Kesehatan Kabupaten E. Simple random sampling B. Apakah metode pembayaran pelayanan kesehatan tersebut? A. Systematic random sampling Sebuah penelitian ingin meneliti efektivitas pemberian alfa-interferon bagi pasien dengan hepatitis B kronik. Per diem E. Sampel diambil dari 20 provinsi yang dianggap mewakili seluruh penduduk Indonesia. Kapitasi D. terlepas dari berapapun jumlah pelayanan yang diberikan. ACE inhibitor Seorang petugas pengelola cold chain mendapati suhu lemari es penyimpanan vaksin hepatitis B mencapai -5oC pada saat pengecekan pagi. Cluster random sampling E. Multi-stages random sampling D. Askes dalam jumlah uang yang tetap sesuai dengan jumlah peserta asuransi yang ditanggung. Apakah teknik pengambilan sampel yang paling sesuai dengan kasus di atas? A. Dari masing-masing provinsi diambil sampel 30% dari jumlah kabupaten dan kota yang ada. Β-bloker E. Pasien yang bersedia mengikuti penelitian dibagi menjadi dua kelompok secara acak.C. Apakah tindakan yang harus dilakukan oleh petugas cold chain tersebut? A. Stratified random sampling C. Dari tiap-tiap kabupaten ini maka diambil sampel 50% dari jumlah kecamatan yang ada. Ca channel blocker D. Pada pengecekan sore hari sebelumnya suhu lemari es masih dalam kisaran normal. Membuang vaksin D. Gaji Survei Kesehatan Rumah Tangga yang dilakukan oleh DEPKES RI mengambil subjek penelitian seluruh penduduk Indonesia. Diagnosis related group B. Fee for service C.

Contoh kasus lain misalnya program diet dimana pengukuran berat badan ditimbang sebelum dan setelah diet. Uji ANOVA satu arah  Uji-T berpasangan (paired t-test) adalah salah satu metode pengujian hipotesis di mana data yang digunakan tidak bebas yang dicirikan dengan adanya hubungan nilai pada setiap sampel yang sama (berpasangan). Misal pada penelitian mengenai efektivitas suatu obat tertentu. 42 orang mendapatkan lamivudin. Forced expiratory volume (FEV) dalam ml/menit akan dibandingkan sebelum dan sesudah latihan fisik untuk menunjukkan fungsi respirasi. misalnya perbedaan antara tinggi ayah dan anaknya. Pasien di RSUD periode Januari 2007 – Desember 2007 C. Subjek dengan gangguan fungsi ginjal. Walaupun menggunakan individu yang sama. 40 orang bertahan sampai akhir penelitian. misal pemberian obat. Contoh lain yang bisa dianggap berpasangan meski terdapat 2 objek penelitian. Apakah kriteria eksklusi pada penelitian tersebut? A. Apakah jenis uji statistik yang paling sesuai untuk menjawab pertanyaan penelitian diatas? A. sedangkan pada perlakuan kedua. Uji T berpasangan D.adalah konversi HbsAg menjadi negatif setelah 6 bulan. dan gangguan fungsi sumsum tulang menggugurkan keikutsertaannya dalam penelitian. sedangkan dari kelompok lamivudin semua subjek bertahan sampai penelitian selesai. Dari 48 orang yang mendapatkan interferon. yaitu data dari perlakuan pertama dan data dari perlakuan kedua. Perlakuan pertama mungkin saja berupa kontrol. barulah objek penelitian dikenai suatu tindakan tertentu. Pasien dengan gangguan fungsi ginjal E. Uji Kai Kuadrat B. 48 orang mendapatkan perlakuan dengan interferon. Contoh : . performance obat dapat diketahui dengan cara membandingkan kondisi objek penelitian sebelum dan sesudah diberikan obat. Pasien yang mendapatkan lamivudin Sebuah studi intervensional menguji apakah latihan fisik secara serial akan memperbaiki fungsi respirasi pada pasien dengan PPOK. Uji T independen C. Ciri-ciri yang paling sering ditemui pada kasus yang berpasangan adalah satu individu (objek penelitian) dikenai 2 buah perlakuan yang berbeda. peneliti menerapkan kontrol. yaitu tidak memberikan perlakuan sama sekali terhadap objek penelitian. 60 pasien PPOK telah setuju untuk berpartisipasi pada studi ini. Pasien yang meninggal atau loss to follow-up D. peneliti tetap memperoleh 2 macam data sampel. Data diasumsikan terdistribusi normal. Pasien dengan hepatitis B kronik B. Sampai dengan berakhirnya penelitian. Uji Korelasi Pearson E. Dengan demikian. 8 orang meninggal atau loss to follow-up. perlakuan pertama.

Keefektifan dari suatu Bimbingan Belajar dalam menghadapi suatu Tes dinilai berdasarkan perbandingan antara nilai yang diperoleh siswa sebelum dan setelah melaksanakan kursus. Nilai tersebut diperoleh dari 10 siswa yang mengikuti Bimbel Tes Persiapan Masuk  Korelasi Pearson merupakan salah satu ukuran korelasi yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah hubungan linier dari dua veriabel. Dua variabel dikatakan berkorelasi apabila perubahan salah satu variabel disertai dengan perubahan variabel lainnya, baik dalam arah yang sama ataupun arah yang sebaliknya. Harus diingat bahwa nilai koefisien korelasi yang kecil (tidak signifikan) bukan berarti kedua variabel tersebut tidak saling berhubungan. Mungkin saja dua variabel mempunyai keeratan hubungan yang kuat namun nilai koefisien korelasinya mendekati nol, misalnya pada kasus hubungan non linier. Dengan demikian, koefisien korelasi hanya mengukur kekuatan hubungan linier dan tidak pada hubungan non linier. Harus diingat pula bahwa adanya hubungan linier yang kuat di antara variabel tidak selalu berarti ada hubungan kausalitas, sebab-akibat.

Masih terdapat banyak kontroversi mengenai peningkatan risiko kejadian tumor otak dengan penggunaan telepon seluler. Sebuah studi observasional dilakukan untuk menambah bukti berkaitan dengan hal ini. 30 pasien dengan glioblastoma multiformis diikutkan dalam sebuah studi, dan 30 subjek sehat yang sepadan dalam jenis kelamin dan usia direkrut sebagai kelompok pembanding. Kedua kelompok diwawancara mengenai riwayat penggunaan telepon seluler di masa lalu. Penggunaan telepon seluler ini kemudian dibandingkan pada dua kelompok untuk mengukur risiko terjadinya tumor otak. Apakah metode pengukuran risiko yang paling sesuai untuk jenis studi di atas? A. Rasio odd B. Risiko relatif C. Rasio prevalensi D. Koefisien kontingensi E. Population attributable risk Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan gatal pada daerah selangkangan sejak 2 minggu yang lalu. Gatal semakin lama semakin luas sampai ke bawah perut. Gatal akan semakin hebat setelah beraktivitas dan berkeringat. Pemeriksaan fisik menunjukkan lesi kulit berbatas tegas dengan peradangan daerah inguinal dekstra dan sinistra, tampak makula eritematosa, hiperpigmentasi, skuama dan papul-papul, dengan sifat lesi lebih aktif di bagian tepi. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Eritrasma B. Tinea kruris C. Ptiriasis rosea D. Kandidasis kutaneus

E. Dermatitis kontak alergika Seorang laki-laki berusia 44 tahun dibawa keluarganya ke IGD RS karena mengalami penurunan kesadaran sejak 4 jam yang lalu. Sejak 2 hari yang lalu badan demam dan mengeluh batuk berdahak. Dari pemeriksaan fisik keadaan umum lemah tidak sadar, tekanan darah 120/80 mmHg, denyut nadi 120 x/menit, frekuensi napas 32 x/menit dalam, temperatur 38,2˚C, kulit kering, tercium bau buah segar. Pemeriksaan gula darah sewaktu 520 mg/dL. Tindakan apakah yang pertama kali dilakukan? A. Injeksi insulin intravena B. Rehidrasi cairan intravena C. Pemberian natrium bikarbonat D. Injeksi antibiotika spektrum luas E. Injeksi antipiretik intramuskular Seorang perempuan berusia 30 tahun dikirim oleh bidan ke IGD RS dengan diagnosis G1P0A0 hamil aterm dengan kala I. Perut terasa kencang sejak 12 jam yang lalu, air ketuban keluar sejak 2 jam yang lalu. Pemeriksaan fisik menunjukkan tekanan darah 120/80 mmHg denyut nadi 96 x/menit frekuensi napas 24 x/menit tinggi badan 150 cm dan berat badan 62 kg. TFU 30 cm, letak kepala puki, DJJ 12-11-12, his terjadi setiap 5 menit durasi 15 detik. VT pembukaan 7 cm, kulit ketuban tidak ada, kepala turun Hodge 2+ UUK kiri lintang. Ukuran panggul dalam dalam batas normal. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I primi tua B. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I partus lama C. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I ketuban pecah dini D. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I inersia uteri E. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I primi para Seorang perempuan berusia 42 tahun dibawa ke IGD RS dengan keluhan nyeri pada perut kanan atas sejak 1 jam yang lalu. Nyeri hilang dan timbul, terasa tajam tidak tertahan hingga badan lemas dan mengeluarkan keringat dingin. Pasien juga mengeluh mual dan muntah. Rasa nyeri muncul 1 jam setelah makan ayam goreng. Diagnosis apakah yang paling tepat? A. Ulkus ventrikuli B. Ulkus duodeni C. Kolelitiasis D. Pankreatitis E. Hepatitis akuta Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bengkak sejak 1 bulan yang lalu. Awalnya bengkak terjadi di kelopak mata kemudian menyebar ke kaki, tangan, hingga

seluruh tubuh. Nafas terasa sesak dan buang air kecil berkurang. Diuretik apakah yang menjadi pilihan utama? A. Thiazid B. Manitol C. Isosorbid D. Furosemid E. Asetazolamid Seorang laki-laki berusia 5 tahun dibawa ibunya ke Puskesmas dengan keluhan timbul koreng di sekitar hidung sejak 1 minggu yang lalu. Koreng mulai menghitam dan terasa gatal. Pemeriksaan kulit menunjukkan papula eritema, pustula, dan krustae hitam di sekitar hidung. Terapi apakah yang paling tepat? A. Ampisilin B. Gentamisin C. Kloramfenikol D. Siprofloksasin E. Sulfametoksazole Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan penurunan tajam penglihatan kiri setelah terkena bola tenis 1 hari yang lalu. mata kiri menjadi merah dan terasa pegal. Pemeriksaan mata kanan dalam batas normal, pemeriksaan mata kiri visus 6/48, hematom palpebra, perdarahan subkonjungtiva, khemosis, edema kornea, hifema setinggi 1/4 tinggi COA, kripte iris baik, pupil bulat regular, refleks pupil baik, lensa jernih. Apakah penyebab penurunan visus yang paling mungkin? A. Perdarahan subkonjungtiva B. Hematom palpebra C. Plapebra khemosis D. Edema kornea E. Hifema Laki-laki 50 tahun datang dengan keluhan penglihatan mata kiri menurun setelah terkena pentalan kock 3 hari yang lalu saat bermain bulu tangkis. Dari pemeriksaan fisik didapatkan hematom palpebra, perdarahan subkonjungtiva, koernea jernih, bilik mata depan hifema penuh. Sclera dan iris sulit dinilai. Pupil membayang. Apa penyebab penurunan penglihatan pada kasus di atas? A. Katarak B. Hifema C. Hematoma palpebra D. Kornea sikatrik E. Perdarahan subkonjungtiva

edema kornea. mata kiri menjadi merah dan terasa pegal. Ibuprofen B. Refraktometri B. Obat anti nyeri apakah yang paling mungkin memicu keluhan pasien tersebut? A. Pemeriksaan mata kanan dalam batas normal. lensa jernih. Tonometri E. OAT kategori 2 C. Sebelumnya pasien mengaku makan jeroan. hifema setinggi 1/3 tinggi COA. refleks pupil baik. pemeriksaan mata kiri visus 6/48. pupil bulat regular. Dari pemeriksaan lab asam urat 14 mg/dL. Indometasin C. OAT dan Quinolon Laki-laki datang ke praktek anda dengan keluhan nyeri pada sendi di ibu jari tangan sejak satu bulan yg lalu. Kampimetri D. Batuk disertai dahak encer berwarna putih. OAT kategori 1 B. khemosis. Keratometri C. Asam mefenamat Seorang laki-laki berusia 42 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan nyeri sendi ibu jari kaki kanan. Keluhan dirasakan kambuh-kambuhan terutama setelah makan jeroan. Persendian tampak bengkak dan kemerahan. Biometri Seorang laki-laki berusia 36 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan batuk lama sejak 2 bulan yang lalu. Apakah rencana pengobatan yang paling tepat? A. Pemeriksaan fisik dalam batas normal. Kolkisin E. Pemeriksaan sputum BTA negatif. Pemeriksaan fisik metatarsofalangeal digiti I bengkak kemerahan dan nyeri. Terapi simtomatis E.Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan penurunan tajam penglihatan kiri setelah terkena bola tenis 1 hari yang lalu. Pasien mempunyai riwayat mengkonsumsi obat anti nyeri dalam jangka waktu lama karena sering merasa nyeri kepala. hematom palpebra. kripte iris baik. Asam mefenamat . perdarahan subkonjungtiva. Terapi yang sesuai? A. OAT kategori 3 D. Pemeriksaan apakah yang paling penting untuk diusulkan? A. refleks fundus suram. Dua tahun yang lalu pasien mendapatkan pengobatan rutin TBC selama 6 bulan dan telah dinyatakan sembuh. Allupurinol D.

kecenderungan perdarahan atau gangguan fungsi ginjal. obat lain yang juga diberikan pada pasien pada saat yang sama. pasien yang mendapat diuretik untuk gagal jantung dan pasien yang mengalami toksisitas gastrointestinal. Penyakit paru restriktif moderat C. Nyeri kepala tegang E. Badan demam ringan C. FEV1/FVC 0. misalnya Indometasin 200 mg/hari atau Diklofenak 150 mg/hari. tidak memberat dengan posisi tidur dan tidak membaik dengan beristirahat. Sebagai alternatif.B. Pasien juga mengeluh batuk berdahak warna putih kental sejak 5 hari yang lalu. Kolkisin mrupakan obat pilihan jika pasien juga menderita penyakit kardiovaskuler. Penyakit paru obstruktif ringan . Nyeri dada kanan Seorang laki-laki usia 48 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan sesak nafas sejak 2 minggu yang lalu. Paracetamol Metampiron Piroksikan Aspirin Istirahat dan terapi cepat dengan pemberian NSAID. Penyakit paru restriktif ringan B. Faktor apakah yang paling mungkin menjadi kontraindikasi pemeriksaan spirometri pada kasus tersebut? A. asalkan tidak ada kontraindikasi terhadap NSAID.52. E. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. misalnya adanya penyakit penyerta lain/komorbid. Seorang laki-laki usia 56 tahun datang ke poliklinik RS dengan keluhan sesak nafas sejak 3 hari yang lalu. C. kadang-kadang pasien juga merasakan nyeri kepala tegang dan nyeri dada kanan setelah batuk yang tiada henti. dan fungsi ginjal. Rencana untuk pemeriksaan fungsi paru dengan spirometri ditunda. merupakan terapi lini kedua. merupakan terapi lini pertama dalam menangani serangan akut gout. Sesak nafas progresif B. Pasca operasi katarak D. Hasil pemeriksaan spirometri menunjukkan FVC 86% dari prediksi nilai normal. termasuk hipertensi. D. Pasien juga mengeluh batuk lama sekitar 1 bulan dengan dahak berwarna putih encer. Pasien menderita katarak dan baru dioperasi 1 minggu yang lalu. Pasien memiliki kebiasaan merokok hingga 1 pak (12 batang) rokok dalam 1 hari. Aspirin harus dihindari karena ekskresi Aspirin berkompetisi dengan asam urat dan dapat memperparah serangan akut gout. Badan demam ringan. Tidak ada studi terkontrol yang membandingkan kolkisin dengan NSAID untuk penanganan gout. adalah Kolkisin (colchicine). Sesak nafas terjadi terus-menerus. Keluhan dirasakan semakin lama semakin berat. Keputusan memilih NSAID atau Kolkisin tergantung pada keadaan pasien.

Apakah antibiotik yang paling mungkin dikonsumsi tersebut? A. Eritromisin Seorang laki-laki datang ke Puskesmas dengan keluhan sering merasa lemah. Dalam tingkat ini pasien biasanya mulai mencari pengobatan oleh karena sesak nafas yang dialaminya. Derajat II: COPD sedang Semakin memburuknya hambatan aliran udara (VEP1/KVP < 70%. 4. orang tersebut mungkin tidak menyadari bahwa fungsi parunya abnormal. Derajat IV: COPD sangat berat Keterbatasan/hambatan aliran udara yang berat (VEP1/KVP < 70%. Tetrasiklin D. Penyakit paru campuran berat Klasifikasi COPD Berdasarkan Global Initiative for Chronic Obstructive Lung Disease (GOLD) 2007. ibu pasien pernah menderita demam dan diberikan antibiotik oleh dokter yang menanganinya. 30% < VEP1 < 50% prediksi). . Siprofloksasin C. 3. dan kurang beraktivitas. suka ngemil. Sebelum sakit pola makan pasien tergolong potensi obesitas karena melebihi kebutuhan. Streptomisin B.D. penurunan kapasitas latihan dan eksaserbasi yang berulang yang berdampak pada kualitas hidup pasien. Pada saat kehamilan. Keluhan disertai dengan mudah merasa lapar. Terjadi sesak nafas yang semakin memberat. Kotrimoksazol E. Penyakit paru obstruksi moderat E. VEP1 < 30% prediksi) atau VEP1 < 50% prediksi ditambah dengan adanya gagal nafas kronik dan gagal jantung kanan. 2. Keterbatasan aliran udara ringan (VEP1/KVP < 70%. Derajat III: COPD berat Ditandai dengan keterbatasan/hambatan aliran udara yang semakin memburuk (VEP1/KVP < 70%. Seorang anak perempuan berusia 2 tahun dibawa ibunya ke dokter praktek umum dengan keluhan gigi berwarna kecoklatan. dibagi atas 4 derajat : 1. disertai dengan adanya pemendekan dalam bernafas. Derajat I: COPD ringan Dengan atau tanpa gejala klinis (batuk produksi sputum). Pasien juga mengalami penurunan berat badan dalam waktu 6 bulan sebanyak 10 kg. 50% < VEP1 < 80%). Pada derajat ini. VEP1 > 80% prediksi). mudah merasa haus dan sering kencing.

Angina pectoris stabil C. Non-STEMI E. demam dan sering berkeringat terutama pada malam hari. Pemeriksaan laboratorium darah menunjukkan GDS 240 mg/dL dan Troponin T positif. Pemeriksaan foto toraks menunjukkan adanya pendataran sudut recesus costodiafragmaticus. isi dan tegangan kurang . Hematotoraks Seorang laki-laki berusia 75 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS dengan keluhan nyeri dada sejak 2 jam yang lalu. 1900 kkal D. Kelainan paru apakah yang paling mungkin terjadi pada kasus tersebut? A. Pyotoraks D.5˚C JVP dan suara jantung normal. Pasien menderita batuk kambuhkambuhan sejak lima tahun yang lalu. STEMI D. 2000 kkal C. Pasien juga mengeluh batuk produktif dengan dahak kental berwarna putih. berat badan 50 kilogram. Seorang laki-laki berusia 67 tahun datang ke praktek dokter dengan keluhan sesak nafas sejak 1 minggu yang lalu. 1800 kkal E. Pneumotoraks B. Berapa kebutuhan gizi pasien di atas (kalori/hari)? A. Angina pectoris tidak stabil B. Old Miokard Infarction Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke IGD RS oleh polisi setelah mengalami kecelakaan lalu lintas 2 jam yang lalu.500-2. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Pasien adalah penderita DM dan hipertensi yang tidak terkontrol. Pemeriksaan EKG menunjukkan adanya gelombang T inverted dan depresi segmen ST pada sandapan V1-V4. Efusi pleura E. kebutuhan kalori adalah 1. Keluhan disertai sesak nafas dan keringat dingin. 2200 kkal B.000 kilokalori. Bila diasumsikan.Hasil pemeriksaan menunjukkan pasien memiliki berat badan 55 kg dan tinggi badan 170 cm. Pemeriksaan fisik menunjukkan keadaan umum lemah kesadaran kompos mentis tekanan darah 90/60 mmHg denyut nadi 140 x/menit. 1700 kkal Kebutuhan kalori bagi pengidap diabetes adalah 30-40 kilokalori per kilogram berat badan. Pemeriksaan fisik menunjukkan tekanan darah 170/100 mmHg denyut nadi 126 x/menit frekuensi napas 24 x/menit temperature 36. Atelektasis C.

Pasien memiliki riwayat batuk lama 2 bulan. GCS 5. Apakah penyebab kematian yang paling mungkin pada pasien ini? A.frekuensi napas 26 x/menit temperatur 36. Syok hipovolemik D. Kategori 3. Syok neurogenik C. 2RHZE + 4RH C.5˚C akral dingin pengisian kapiler lambat pada paha kanan tampak hematom yang sangat besar. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 80/60 mmHg. denyut nadi 120 x/menit. Memasang torniket paha C. Fraktur terbuka B. Melakukan intubasi Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke IGD RS oleh polisi setelah mengalami kecelakaan lalu lintas 2 jam yang lalu. demam dan berkeringat pada malam hari. Kategori 2. Pemeriksaan fisik menunjukkan keadaan umum lemah kesadaran kompos mentis tekanan darah 90/60 mmHg denyut nadi 140 x/menit. dan deformitas (+). Pemeriksaan sputum BTA SPS menunjukkan hasil negatif. 2RHZ + 4RH B. isi dan tegangan kurang frekuensi napas 26 x/menit temperatur 36. Syok hipovolemik E. Trauma neurologi E. Syok anafilaktik D. perdarahan masif. Memasang infus intravena B. Memasang kateter urin E. Terapi yang paling tepat untuk pasien ini? A. Foto toraks menunjukkan gambaran efusi pleura kiri dan fibroinfiltrat di lapangan paru kanan. fraktur tungkai bawah kiri sampai terlihat fragmen tulang. Tidak didapatkan riwayat pengobatan tuberkulosis sebelumnya. Apakah penyebab syok yang paling mungkin terjadi pada kasus tersebut? A. Syok kardiogenik B. Syok obstruktif Seorang pemuda umur 22 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS karena kecelakaan lalu lintas. Tindakan apakah yang pertama kali dilakukan? A. Kategori 1. Memasang pipa lambung D. 2RHZES + 1RHZE + 5RH . Syok neurogenik C.5˚ C akral dingin pengisian kapiler lambat pada paha kanan tampak hematom yang sangat besar. Sindroma kompartemen Seorang laki-laki berusia 34 tahun datang ke klinik RS dengan keluhan batuk berdahak yang bercampur darah sejak 1 hari yang lalu.

Basofilia D. tetapi hanya minum obat selama tiga minggu karena keluhan membaik. Eosinofilia C. TB putus obat D. Batuk berdahak warna kekuningan. TB gagal pengobatan E. Diagnosisnya adalah? A. Limfopenia E. Neutrofilia B. TB resistensi TB paru kasus baru adalah penderita yang belum pernah diobati dengan OAT atau sudah pernah menelan OAT Kurang dari satu bulan (30 DOSIS HARIAN). Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Kakek pasien adalah penderita asma yang sering kambuh. Hasil hitung jenis leukosit apakah yang paling mungkin ditemukan? A. TB relaps B. Saat itu pasien diperiksa dahaknya dan disuruh minum obat teratur selama 6 bulan.D. Kategori 3. Kategori 1. 2RHE + 4RH E. TB baru C. 2RHZ + 4RH Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan batuk sejak 1 bulan yang lalu. TB paru kasus gagal pengobatan B. Hasil pemeriksaan sputum BTA saat ini positif pada tiga kali pemeriksaan. Pasien juga mengeluh sering bersin berulang kali sampai lebih dari 6 kali. TB paru kasus baru Seorang pasien 55 tahun datang dengan keluhan batuk berdahak kuning disertai dengan nafsu makan menurun dan BB yang berkurang. Darah pasien diambil untuk pemeriksaan hitung jenis leukosit. TB paru kasus kambuh E. Dua tahun yang lalu pasien pernah berobat dengan keluhan yang sama. Akan tetapi pasien berhenti berobat setelah 3 minggu menjalaninya dengan alasan suadah baikan. Neutropeni . TB paru kasus putus obat D. Seorang anak laki-laki berusia 6 tahun dibawa ibunya ke puskesmas karena sering pilek sejak 3 bulan yang lalu. Keluhan memberat terutama pada pagi hari dan semakin membaik pada siang hari. Sekitar 2 tahun sebelumnya pasien pernah berobat 6 bulan dengan pemeriksaan sputum 3 x positif. Pasien mengalami penurunan berat badan sebanyak 2 kg. TB paru kasus resistensi obat C.

Cluster headache E.Seorang perempuan berusia 22 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan nyeri kepala sejak 3 bulan yang lalu. Medula spinalis segmen Th10 B. Conus medularis E. Keluhan tersebut muncul setelah pasien jatuh terduduk dari tangga ketinggian 2 meter. reflek fisiologik meningkat bilateral dan reflek patologik positif bilateral. dan tidak ditemukan abnormalitas motorik. Vertigo Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan rasa kesemutan di daerah pantat. terutama sekitar lubang dubur. Medula spinalis segmen Th12 C. Pasien juga mengeluh perut terasa mual. Medula spinalis segmen L1 D. tonus otot meningkat bilateral. Medula spinalis segmen L1 D. namun tidak muntah. Tension type headache B. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Keluhan dirasakan sejak 1 minggu yang lalu. Migrain dengan aura C. Migrain tanpa aura D. Apakah diagnosis topis yang paling tepat? A. Conus medularis E. Apakah diagnosis topis yang paling tepat? A. Kelemahan kaki kanan lebih berat daripada kaki kiri. Keluhan ini dirasakan terus-menerus. setelah jatuh terduduk dari tangga dengan ketinggian 2 meter. Kauda equine . Medula spinalis segmen C5 C. Medula spinalis segmen Th10 B. Kepala terasa seperti diikat dengan kencang terutama pada daerah kepala belakang. Pemerisaan fisik dan neurologi dalam batas normal. Pemeriksaan neurologis ekstremitas inferior menunjukkan penurunan gerak dengan kekuatan motorik dekstra 2 sinistra 4. Kauda equine Seorang perempuan berusia 37 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS karena kelemahan pada kedua tungkai. Kedua tungkai juga terasa kesemutan. Pemeriksaan neurologis ekstremitas inferior menunjukkan hipestesi perianal.

Medula spinalis segmen Th10 . tonus otot meningkat bilateral. Keluhan tersebut muncul setelah pasien jatuh dari pohon ketinggian 8 meter. Apakah diagnosis topis yang paling tepat? A. Kelemahan disertai dengan rasa kesemutan mulai dari pusar sampai ujung kaki. Medulla spinalis segmen C7 E. Pasien juga merasa kesemutan mulai dari ujung kaki sampai payudara. tonus otot meningkat bilateral. reflek fisiologik meningkat bilateral dan reflek patologik positif bilateral. penurunan gerak dengan kekuatan motorik dekstra 3 sinistra 3. penurunan gerak dengan kekuatan motorik dekstra 3 sinistra 3. Pemeriksaan neurologis ekstremitas inferior menunjukkan hipestesi setinggi papilla mammae. reflek fisiologik meningkat bilateral dan reflek patologik positif bilateral. Medula spinalis segmen Th10 B. Medulla spinalis segmen Th12 C. Medula spinalis segmen L1 Seorang laki-laki berusia 33 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS karena kelemahan pada kedua tungkai. Pemeriksaan neurologis ekstremitas inferior menunjukkan adanya hipestesi setinggi umbilikus. Keluhan tersebut muncul setelah pasien jatuh terduduk dari pohon ketinggian 8 meter. Apakah diagnosis topis yang paling tepat? A.Seorang laki-laki berusia 34 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS karena kelemahan pada kedua tungkai. Medula spinalis segmen Th4 B. Medula spinalis segmen C5 D.

sering pusing dan kakinya membengkak. Medula spinalis segmen C5 E. Deksametason D. Asam mefenamat E. nadi 80x/menit. Medulla spinalis segmen Th12 D. Pasien mengatakan sudah lebih dari 3 bulan minum obat yang dibeli bebas di toko obat untuk nyeri otot dan pegal-pegal. Metampiron C. Pasien menunjukkan beberapa obat yang diminumnya. Dari hasil pemeriksaan tekanan darah 170/100 mmHg. Apakah obat yang dapat menimbulkan keluhan di atas? A. frekuensi napas 20x/menit.C. Natrium diklofenak . Piroksikam B. Medulla spinalis segmen C7 Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke tempat dokter praktek umum dengan keluhan wajahnya kelihatan bengkak.

Propanolol D. Pada pemeriksaan mikroskopis sputum dan ditemukan hifa dan spora.  Penggunaannya sebagai obat tunggal hanya diindikasikan pada kromoblastomikosis Sediaan dan Dosis  Flusitosin tersedia dalam bentuk kapsul 250 dan 500 mg  Dosis yang biasanya digunakan ialah 50-150 mg/kgBB sehari yang dibagi dalam 4 dosis. Indikasi  Infeksi sistemik. Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke praktek dokter umum dengan keluhan batukbatuk. Nifedipin C. Keluhan ini telah dirasakan lebih dari 1 bulan disertai dada nyeri. kadar ureum 35 mg/dl dan kadar β HCG negatif. Pada anamnesis didapatkan pasien pernah batuk darah. Captopril E. Amfoterisin B B. Pada pemeriksaan fisik tanda vital dalam batas normal. pada pemeriksaan laboratorium darah didapatkan kadar serum kreatinin 2. or 5-fluorocytosine. Ketokonazol D. Amfoterisin B B. Flusitosin C. Ketokonazol . Pada anamnesis didapatkan pasien pernah batuk darah. karena selain kurang toksik obat ini dapat diberikan per oral. is a synthetic antimycotic drug. Apakah obat yang menjadi kontraindikasi pada pasien tersebut? A. Griseofulvin Flucytosine. Pada pemeriksaan mikroskopis sputum ditemukan hifa dan spora.Seorang perempuan berusia 55 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan batukbatuk.5 mg/dl. Keluhan ini telah dirasakan lebih dari 1 bulan disertai dada nyeri. Apakah obat yang dapat menyebabkan keluhan di atas? A. pada pemeriksaan laboratorium darah didapatkan kadar serum kreatinin 2. Pada pemeriksaan fisik tanda vital dalam batas normal. kadar ureum 35 mg/dl dan kadar β HCG negatip. Hidroklorotiazid B. a fluorinated pyrimidine analogue. Diltiazem Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke praktek dokter umum dengan keluhan batukbatuk. Apakah obat yang paling sesuai ? A. Keluhan ini muncul setelah 1 minggu minum obat dari dokter dengan diagnosis hipertensi. Flusitosin C. Itrakonazol E.5 mg/dl.

HDL-kolesterol 32 mg/dL. .8 mg/dL. trigliserid 183 mg/dL. Diabetes Gestasional D. Dislipidemia. dengan keluhan kencing bertambah sering dan banyak. Obesitas.D.5 g/dL. Griseofulvin Seorang laki-laki berusia 43 tahun datang ke dokter praktek umum untuk memeriksakan kesehatannya. lingkar pinggang 73 cm. hematokrit 22. tekanan darah 140/90 mmHg. Diabetes Melitus Tipe 2 C. Diabetes Tipe lain E. asam urat 10 mg/dL. Jeruk C. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan glukosa puasa 125 mg/dL. Kobis D. Hiperurisemia. Tomat B. Pada pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 60 kg. HDL-kolesterol 32 mg/dL. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan gula darah puasa 256 mg/dl. C. Wortel Seorang perempuan berusia 45 tahun datang ke dokter praktek umum.4%. MCV 82 fL. Pada pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 60 kg. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan glukosa puasa 125 mg/dL. B. lingkar pinggang 73 cm. gula darah 2 jam setelah makan 289 mg/dl. Apa problem utama pada pasien tersebut? A. tekanan darah 140/90 mmHg. trigliserid 183 mg/dL. Diabetes Melitus Tipe 1 B. Diabetes Insipidus Seorang laki-laki berusia 54 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan lemas badan sejak 1 tahun yang lalu. Dari hasil pemeriksaan indeks masa tubuh (IMT) 26 %. D. asam urat 10 mg/dL. Itrakonazol E. Apakah jenis makanan yang harus dihindari pasien di atas? A. Apakah diagnosis yang tepat pada pasien tersebut? A. tinggi badan 171 cm. Pada pemeriksaan fisik tampak pucat dan konjungtiva pucat. Hipertensi E. terasa haus yang berakibat sering minum dan makan banyak serta kedua kaki kesemutan. kadar kreatinin serum 4. Pasien mempunyai riwayat kencing manis selama 15 tahun. Sindroma metabolik Seorang laki-laki berusia 43 tahun datang ke dokter praktek umum untuk memeriksakan kesehatannya. Pada pemeriksaan laboratorium menunjukkan hemoglobin 7. tinggi badan 171 cm. Melinjo E.

Defisiensi eritropoietin E. frekuensi napas 30 x/menit. Defisiensi besi B. dan minum obat glikuidon E. latihan jasmani. Kerusakan sel beta pankreas yang difus dan menyeluruh D. Apakah penyebab hiperglikemia pada kasus tersebut? A. Perubahan pola hidup menuju pola hidup sehat. Dari anamnesis didapatkan bahwa pasien tinggal di daerah lereng pegunungan. Kerusakan sel beta pankreas akibat keganasan C. dan pemberian OAD D. Hasil pemeriksaan fisik baik. Pasien menceritakan bahwa ayahnya meninggal karena diabetes melitus. Tekanan darah 130/80 mmHg. Status gizi kurang. Dari pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 45 kg dengan tinggi badan 164 cm. latihan jasmani yang cukup. Pada pemeriksaan fisik benjolan dapat dilihat tanpa tengadah. Asupan zat goitrogenik yang tinggi . Kerusakan sel beta pankreas akibat toksisitas obat B. KEP (Kurang Energi Protein) C. suhu 37oC. Resistensi insulin yang dominan dan disfungsi sel beta pankreas Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun diantar ayahnya datang ke dokter praktek umum dengan keluhan benjolan di leher. Kurang asupan yodium B. Banyak masyarakat di daerah tersebut mengalami keluhan yang sama. Tinggi badan 167 cm dengan berat badan 64 kg. Diet. denyut nadi 104 x/menit. Edukasi. kontrol 6 bulan lagi Seorang laki-laki berusia 22 tahun dibawa ke rumah sakit dalam keadaan tak sadar. Kedua orangtuanya pasien DM. Apakah penyebab anemia pada pasien tersebut? A. Diet dan minum obat glibenklamid C. Latihan jasmani sesuai petunjuk B.Pemeriksaan apusan darah tepi menunjukkan morfologi eritrosit normositik normokromik. diet. Hasil laboratorium didapatkan kadar glukosa sewaktu 654 mg/dl. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar glukosa darah puasa 98 mg/dL. Defisiensi vitamin C Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke rumah sakit untuk menjalani tes kesehatan rutin setiap tahun. Kurang asupan kalsium D. kadar glukosa darah 2 jam setelah pembebanan glukosa 75 gram 156 mg/dL. keton uria (+++). Defisiensi vitamin B12 D. Apa kemungkinan penyebab keluhan tersebut? A. Keluarganya memberi informasi bahwa pasien tidak disuntik insulin karena kehabisan. Disfungsi sel beta pankreas yang dominan dan resistensi insulin E. Apakah anjuran untuk pasien tersebut ? A. Defisiensi asam folat C.

free T3 dan free T4 meningkat. suhu 38. Kurang asupan kalium Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan benjolan di leher. Kelenjar getah bening regional leher sedikit membesar. Apakah terapi yang tepat untuk pasien di atas? . Struma Hashimoto D. Struma difusa nontoksik Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke tempat dokter praktek umum dengan keluhan nyeri di leher bagian depan disertai demam.5oC.E. round-vacuola di sepanjang tepi dinding folikel. Antihistamin D. Analgetik C. denyut nadi 80 x/menit. Struma koloid B. frekuensi napas 20 x/menit. Struma nodusa C. Dari hasil gambaran histopatologi menunjukkan folikel-folikel tiroid dilapisi epitel kuboid yang di beberapa tempat hiperplastik. Tiroiditis subakut Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke tempat dokter praktek umum dengan keluhan wajahnya kelihatan bengkak. Struma multinodular toksik E. Pelemas otot B. Apakah diagnosis histopatologi pasien di atas? A. Apakah diagnosis yang paling mungkin untuk pasien di atas? A. Pasien menceritakan bahwa ia sudah lebih 2 tahun 2 hari sekali minum jamu untuk pegel linu. diameter 4 cm. Kortikosteroid E. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan TSHs menurun. Tampak juga infiltrasi ringan limfosit interfolikuler. Dari hasil pemeriksaan tekanan darah 170/100 mmHg. Pasien juga mengeluh berdebar debar dan kedua tangan gemetar. Apakah golongan obat yang memungkinkan terjadinya kondisi di atas? A. Hasil pemeriksaan leher didapatkan massa kistik. datang ke dokter praktek umum dengan keluhan terdapat benjolan di leher depan sejak 3 bulan lalu. Pada pemeriksaan leher menunjukkan pembesaran kelenjar tiroid sedang yang difus dan nyeri tekan. Antihipertensi Seorang perempuan berusia 21 tahun. sering pusing dan kakinya membengkak. tak nyeri tekan. Penyakit Grave B. Pada pemeriksaan didapatkan mata eksoftalmus. Struma Hashimoto E. Struma koloid D. Penyakit Grave C. tekanan darah 130/80 mmHg dan tidak didapati kelainan sistemik lainnya.

Hiportiroidisme E.A. juga bisa digunakan untuk memonitor respons individual setelah operasi pankreas. Keton darah D. Pada pemeriksaan anak tampak lemas. Konsentrasi Cpeptide merupakan indikator yang baik untuk fungsi sel beta. Operasi Radiasi Diazepam Propiltiourasil Iodium redioakti Seorang perempuan berusia 22 tahun datang memeriksakan diri ke dokter praktek umum dengan keluhan dada berdebar debar. nafas cepat dalam. Penyakit Grave D. B. badan semakin kurus dan sering buang air besar. Analisis gas darah E. Hasil pemeriksaan laboratorium TSHs rendah. Pada pemeriksaan anak . E. C. nadi 124 x/menit dan suhu tubuh 37 derajat celsius. Tiroiditis B. Konsentrasi C-peptida akan meningkat pada transplantasi pankreas atau transplantasi sel-sel pulau pankreas. Penyakit Hashimoto Seorang ibu membawa anak perempuannya yang berusia 7 tahun ke UGD Rumah Sakit Kabupaten. Gula darah sewaktu Untuk membedakan tipe 1 dengan tipe 2 digunakan pemeriksaan C-peptide. Seorang ibu membawa anak perempuannya yang berusia 7 tahun ke UGD Rumah Sakit Kabupaten. Kretinisme C. bau nafas berbau khas. Ibu mengeluhkan anaknya banyak makan dan minum serta sering buang air kecil. kelenjar gondok membesar difus dan mata menonjol. Pemeriksaan laboratorium apa yang sebaiknya dilakukan untuk memastikan tipe dari penyakit gulanya? A. C-peptide C. free T4 menigkat. sesak. Sudah dibawa ke dokter puskesmas dikatakan anak tersebut sakit gula. Ibu mengeluhkan anaknya banyak makan dan minum serta sering buang air kecil. yang dihentikan oleh pasien karena merasa sembuh. HbA1C B. D. Pasien pernah mendapat pengobatan dengan propil tiourasil 3 x 100 mg/hari. Apa diagnosa yang tepat untuk pasien tersebut? A. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 150/100 mmHg. Sudah dibawa ke dokter puskesmas dikatakan anak tersebut sakit gula.

suhu badan 39oC. Larynx B. Dokter memberi obat-obat yang rutin digoksin. Kekakuan pada sendi pengungkit D. propanolol. Pada pemeriksaan liang telinga maupun membran tympani dalam batas normal. sesak. Area mana yang kemungkinan terbesar terkena adalah? A. Nasopharynx E. Pada pemeriksaan didapatkan pembesaran kelenjar leher disertai nyeri pada penekanan. Furosemid oral dosis tinggi menimbulkan gejala ototoksisitas irreversibel B. Apa kemungkinan yang menyebabkan munculnya gangguan di atas? A. Tuberculosis paru D. Nefropati diabetikum C. Saat berobat kembali ke rumah sakit. Muskulus tensor tympani E. nafas cepat dalam. Pada organ mana kemungkinan kelainan terjadi ? A. Digoksin terakumulasi di jaringan pada pasien dengan gangguan fungsi jantung D. Seminggu yang lalu dia tersandung dan kuku kaki kirinya terluka. kuku tersebut telah mengalami infeksi serius dan dokter segera memberi suntikan antibiotik Gentamisin. Endolymphe Laki-laki usia 58 tahun telah mengalami gagal jantung sejak setahun lalu dan rutin berobat ke poliklinik jantung. Digoksin mengganggu motilitas sel-sel rambut luar di koklea E. Laryngopharynx C. Apa kemungkinan komplikasi yang muncul pada anak tersebut? A. Pasien kembali kontrol dua hari sesudahnya karena merasa terganggu dengan munculnya suara mendenging yang terus menerus di telinganya. pemeriksaan fisik lain dalam batas normal. Hipoglikemia Seorang perempuan usia 60 tahun datang ke klinik umum Rumah Sakit dengan keluhan pendengaran menurun sejak beberapa hari lalu. bau nafas berbau khas. Oropharynx D. Foramen ovale B. Aditus laryngeus . Pasien tidak sedang menderita batuk pilek. Furosemid meningkatkan potensi ototoksik Gentamisin C. pharynx hyperaemia (++). Neuropati diabetikum B. kaptopril dan furosemid. Ketoasidosis E. Digoksin mempermudah masuknya gentamisin ke endolimfe Seorang anak perempuan usia 7 tahun diantar ibunya datang ke dokter praktek umum dengan keluhan utama nyeri telan sejak 1 hari yang lalu disertai demam sejak 2 hari yang lalu.tampak lemas. Membran vestibularis C.

Terminasi obat-obat ototoksik bila dijumpai gangguan pada telinga dalam E. Usap tenggorok dikirimkan ke laboratorium dan hasil kultur positif kuman .1oC. Rinosinusitis kronik D.300/µl. Adenoiditis B.5 oC dan pharing hiperemis. tonsil terdapat eksudat. Monitoring dini level serum obat-obat ototoksik yang diberikan C. Staphylococcus aureus C. Virus human influenzae E.Laki-laki usia 58 tahun telah mengalami gagal jantung sejak setahun lalu dan rutin berobat ke poliklinik jantung. Apakah diagnosis paling benar untuk pasien di atas ? A. Coronavirus Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun mengeluh nyeri menelan dan sakit kepala ketika bangun tidur. Streptococcus pyogenes D. Tindakan yang tidak efektif untuk pasien di atas adalah? A. propanolol. Mycoplasma pneumoniae B. tenggorokan gatal dan susah menelan. Dokter memberi obat-obat yang rutin digoksin. Antinausea dan obat-obat hipnosedatif bisa digunakan untuk rehabilitasi gejala vestibulotoksisitas Seorang laki laki 6 tahun diantar ibunya periksa ke praktek dokter umum sejak 1 bulan anaknya sering mengeluh hidungnya tersumbat dan ibunya mengatakan sering berhenti nafas waktu tidur. pemeriksaan fisik lain dalam batas normal. kaptopril dan furosemid. didapatkan pembesaran limfonodi cervical. Eksplorasi faktor risiko pasien sebelum pemberian obat ototoksik B. Berat badan 25 kg panas 37. Pada pemeriksaan didapatkan faring hiperemi dengan gambaran petechie pada palatum molle. Pemeriksaan audiometrik rutin untuk mendeteksi ototoksisitas subklinik D. kelas 1 SD diantar bapaknya ke praktek dokter dengan keluhan demam. Hipertrofi tonsil dan adenoid Seorang anak laki-laki. Organisme yang paling mungkin menyebabkan kelainan tersebut adalah? A. tidak ada batuk pilek. Tonsilitis kronik C. Tonsilopharingitis kronis E. Pasien kembali kontrol dua hari sesudahnya karena merasa terganggu dengan munculnya suara mendenging yang terus menerus di telinganya. kuku tersebut telah mengalami infeksi serius dan dokter segera memberi suntikan antibiotik gentamisin. Pemeriksaan jumlah lekosit didapatkan 12. 6 tahun. Seminggu yang lalu dia tersandung dan kuku kaki kirinya terluka. Saat berobat kembali ke rumah sakit. Ibunya membawa dia ke dokter keluarganya dan pemeriksaan fisiknya suhu 38.

Pada anamnesa ditemukan riwayat radang tenggorokan berulang saat usia 4 – 8 th. tidak ada batuk pilek. Respirasi 20x/menit. Pemeriksaan jumlah lekosit didapatkan 12. didapatkan pembesaran limfonodi cervical. gram positif. Nadi 80 x/menit. Pemeriksaan foto thoraks E. Streptococcus pneumonia C. Biopsi limfonodi cervical D. tonsil terdapat eksudat. Tensi 120/80 mmHg. Total Bedrest (rawat inap) D. rantai. terdapat detritus. Staphylococcus epidermidis D. Apa usul pemeriksaan penunjang yang paling tepat untuk menegakkan diagnosa kasus di atas? A. Tensi 120/80 mmHg. Pada pemeriksaan didapatkan tonsil T1-T1. kelas 1 SD diantar bapaknya ke praktek dokter dengan keluhan demam. Pemeriksaan ASTO C. Pemeriksaan darah rutin D. Khemoterapi . tenggorokan gatal dan susah menelan.300/ul.kokus. Pemeriksaan penunjang yang tidak perlu diusulkan untuk menegakkan diagnosa kasus di atas adalah? A. Tes serologi untuk virus influenzae Seorang perempuan usia 18 th. Staphylococcus aureus Seorang anak laki-laki. Streptococcus pyogenes E. datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri dada kiri. Diet rendah lemak C. terdapat detritus. Apa program terapi untuk menghilangkan fokal infeksi pada pasien tersebut selain pemberian antimikroba? A. 6 tahun. datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri dada kiri. Pada anamnesa ditemukan riwayat radang tenggorokan berulang saat usia 4-8 tahun. Pada pemeriksaan didapatkan tonsil T1-T1. fibrosis. Kultur kuman dari swab tenggorok E. Bakteri apakah yang paling sering menyebabkan infeksi pada pasien tersebut? A. Foto rontgen kepala C. Pemeriksaan ECG B. Tonsilektomi B. Nadi 80x/menit. Pada pemeriksaan didapatkan faring hiperemi dengan gambaran petechie pada palatum molle. fibrosis. Streptococcus mutans B. Pemeriksaan kultur swab tenggorok Seorang perempuan usia 18 th. ECG B. Respirasi 20 x/menit.

jumlah respirasi permenit 40 x/menit. Dehidrasi berat Seorang ibu mengantar anak perempuannya usia 4 tahun datang ke IGD Rumah Sakit dengan diare > 10 kali/hari. Membuka lebih banyak saluran Ca++ C. lidah kotor. Dehidrasi sedang D. cairan menyerupai air cucian beras. Cairan KA-EN 3B D. Bagaimana derajat dehidrasi anak tersebut? A.E. E. jumlah respirasi permenit 40 x/menit. kehausan. Menghambat pompa Natrium B. Meningkatkan pembentukan cAMP di sel enterosit. Dokter curiga pasien tersebut terkena demam thypoid dan kemudian mengirim pasien ke laboratorium untuk memastikan diagnosis. kepala pusing. Pada minggu pertama B. perut kembung dan 3 hari tidak BAB. Dari pemeriksaan anak tampak rewel : nadi 120 x/menit. kehausan. tanpa didahului rasa mulas dan rasa sakit perut. Bagaimana derajat dehidrasi anak tersebut? A. Bila ingin dilakukan kultur urine sebaiknya pada? A. Dehidrasi ringan C. cairan menyerupai air cucian beras. tidak ada nafsu makan. turgor kulit < 2 detik. kehausan. Cairan KA-EN 3A C. Meningkatkan absorbsi Cl. Cairan Ringer Lactate E. perut hypertympani. Setelah minggu pertama . Cairan Darrow B. tanpa didahului rasa mulas dan rasa sakit perut. Terapi radiasi Seorang ibu mengantar anak perempuannya usia 4 tahun datang ke IGD Rumah Sakit dengan diare > 10 kali/hari. Bila dehidrasi pada anak tersebut memberat. Dehidrasi ringan-sedang E. Dari pemeriksaan anak tampak rewel : nadi 120 x/menit. jumlah respirasi permenit 40 x/menit. Tanpa dehidrasi B. pilihan cairan intravena paling tepat yang diberikan adalah? A. Cairan D ¼ S Seorang perempuan 22 tahun datang ke dokter umum dengan keluhan badan panas. cairan menyerupai air cucian beras. Dari pemeriksaan anak tampak rewel : nadi 120 x/menit. turgor kulit < 2 detik. turgor kulit < 2 detik. Osmosis air yang berlebihan ke dalam enterosit Seorang ibu mengantar anak perempuannya usia 4 tahun datang ke IGD Rumah Sakit dengan diare > 10 kali/hari. tanpa didahului rasa mulas dan rasa sakit perut.pada kripte liberkuhn D. Pada pemeriksaan Suhu tubuh 39 derajat celcius.

Setiap saat Seorang perempuan 22 tahun datang ke dokter dengan keluhan sakit pada ulu hati. Setelah minggu kedua E. Enzym urease pada serum Seorang laki-laki usia 47 tahun datng ke IGD Rumah Sakit dengan keluhan muntah darah dan berak hitam. Tekanan darah 140/90 mmHg. Anti bakteri B. kaki bengkak. Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke poliklinik. Apakah pengobatan topikal yang paling tepat diberikan? A. Untuk menegakkan penyebab perdarahan. Bila dilakukan pemeriksaan cairan lambung dan serum darah kemungkinan akan didapatkan peningkatan? A. Lesi mengenai wajah. Nadi 88 x/menit. siku. Respirasi 20 x/meint. IgM spesifik Helicobacter pilory pada cairan lambung C. IgM spesifik Helicobacter pilory pada serum E. Pemeriksaan fisik terdapat nyeri tekan regio epigastrium. B. terasa perih. Keluhan membaik jika diobati tapi kemudian timbul lagi. pemeriksaan yang paling tepat dilakkan adalah? A. Keratosis seboroik B. CT Scan abdomen D. Photo BNO C. Endoskopi saluran pencernaan. OMD. Dari pemeriksaan perut membesar. sejak 2 tahun yang lalu sering hilang timbul. E. bersisik tebal. Dari anamnesa: pasien sering terlambat makan dan suka makan yang pedas. Sebelumnya tidak pernah merasa sakit kuning sebelumnya. Ptiriasis rosea Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke poliklinik. IgG spesifik Helicobacter pilory pada cairan lambung B. siku. Anti virus . Dermatitis seboroik C. Pada minggu kedua D. Ultrasonografi abdomen. IgG spesifik Helicobacter pilory pada serum D. sejak 2 tahun yang lalu sering hilang timbul. bokong. dan lutut. mual-mual dan tidak ada nafsu makan. mengeluh adanya bercak kemerahan. Lesi mengenai wajah. kulit kepala berambut. mengeluh adanya bercak kemerahan. kulit kepala berambut. Eritroderma E. bokong. dan lutut. bersisik tebal. Keluhan membaik jika diobati tapi kemudian timbul lagi.C. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Psoriasis D.

biasanya timbul menjelang siklus menstruasi. Apakah diagnosis paling tepat pasien tersebut ? A. Akne vulgaris D. Pemeriksaan sediaan langsung dengan KOH 10% D. Apakah pemeriksaan paling tepat untuk menegakkan diagnosis pasien tersebut? A. Pemeriksaan kultur jamur dengan media SDA E. Hidradenitis suppurative E. Stomatitis aftosa rekuren D. Pada pemeriksaan didapatkan ujud kelainan kulit didapatkan papul eritem dan komedo. kelenjar submandibula pada palpasi sakit. Pemeriksaan Tzanck pada cairan vesikel Seorang perempuan berusia 37 tahun. Dan lokasi ujud kelainan kulit tersebut dijumpai pada wajah dan lengan atas kanan dan kiri. datang ke praktek swasta dengan keluhan sering sariawan pada rongga mulutnya. tepi menggaung dan eritematous. vesikel. Dari anamnesis didapatkan penderita bekerja sebagai pencuci mobil. Milia C. mukosa bukal dan bibir bawah. Gingivitis akut B. Dari . Dari anamnesis pasien mengaku menderita Diabetes Melittus tipe 2 selama 15 tahun. ulkus diameter 2-3 mm. Pemeriksaan intra oral didapatkan higiene oral kurang. Tes kulit terhadap antigen trichophyton C. datang ke Poliklinik dengan keluhan terdapat bintil-bintil merah di wajah yang muncul sejak 1 tahun yang lalu. Aphthous ulcers C. tampak beberapa ulkus pada lidah. hilang timbul dan berpindah tempat. Anti histamin Seorang laki-laki berusia 17 tahun. Herpetic gingivostomatitis E. belum menikah. Pada pemeriksaan fisik ditemukan adanya ujud kelainan kulit berupa eritema. bula dan pustule. terutama pada telapak kaki. marginal gingiva labial gigi-gigi rahang bawah merah dan mudah berdarah. Pemeriksaan lampu Wood B. Anti inflamasi D.C. Rosasea Seorang laki-laki berusia 44 tahun. Ulcerative gingivostomatitis Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri kepala. Anti jamur E. Apakah diagnosis paling tepat pasien tersebut ? A. datang ke dokter praktek swasta dengan keluhan gatal pada kaki sejak 2 minggu yang lalu. Miliaria B.

tetapi pasien menolak dan minta diberikan obat oral saja karena pasien masih bisa makan dan sadar. frekuensi nadi 110 x/menit. Tidak setuju karena saat ini pasien mengalami stres metabolik . dan pada pemeriksaan auskultasi terdengar suara wheezing. frekuensi napas 32 x/menit. pada pemeriksaan fungsi ginjal didapatkan hasil BUN dan kreatinin meningkat. sesak nafas dan demam. demam dan penurunan nafsu makan. Pada pemeriksaan fisik pasien tampak gelisah. Furosemid D. Injeksi metilsantin E. datang ke puskesmas dengan keluhan batuk 3 minggu. Isoniazid (H) C. Inhalasi agonis β2 B. Dokter bermaksud memberikan OAT yang aman dan tidak memberikan efek gangguan pendengaran pada janin yang dikandungnya. Rifampisin (R) B. Streptomisin (S) Seorang laki-laki berusia 35 tahun. Captopril C. Setuju dengan permintaan pasien karena obat dapat diminum pasien B. HCT B. Reserpin Seorang perempuan berusia 34 tahun. Pada pemeriksaan kadar gula darah sewaktu 700 mg/dL. Dokter merencanakan pemberian insulin. Injeksi kortikosteroid D. Tidak setuju karena pasien DM tipe 1 jadi mutlak insulin C. datang ke Unit Gawat Darurat RS dengan keluhan utama sesak napas. Apakah terapi awal yang harus diberikan pada pasien tersebut? A. Inhalasi kortikosteroid C. Bagaimanakah respon dokter paling tepat terhadap permintaan pasien tersebut? A. Dari anamnesis pasien adalah penderita asma sejak 10 tahun yang lalu. Mempertimbangkan permintaan pasien sambil menunggu reaksi obat D. Pirazinamid (Z) D.pemeriksaan vital sign didapatkan tekanan darah 170/100 mmHg. Pada anamnesis batuk disertai dahak. Pada pemeriksaan dahak didapatkan BTA positif. Etambutol (E) E. Apakah terapi hipertensi paling tepat untuk pasien di atas? A. Apakah regimen yang harus dihindari pada kasus di atas? A. lebih suka posisi duduk. G2P1A0. Propanolol E. Oral bronkodilator Seorang laki-laki berusia 52 tahun datang ke klinik dengan keluhan terdapat luka di jari.

Kelainan genetik pankreas Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke puskesmas untuk melakukan pemeriksaan kadar gula darahnya. Suntikan diberikan 30 menit sebelum makan pagi B. Hasil pemeriksaan gula darah 2 minggu yang lalu didapatkan GDS 230 mg/dL dan mendapat terapi insulin. Bagaimana saran terapi selanjutnya yang paling tepat untuk pasien tersebut? A.E. Defisiensi insulin bersifat relatif D. Pemeriksaan berat badan 90 kg dan tinggi badan 170 cm. Gangguan metabolisme KH setelah makan C. Dari riwayat penyakit didapatkan pasien adalah penderita DM gestasional. Hipersekresi insulin saat makan C. Dari anamnesis usia kehamilan perempuan tersebut 30 minggu. Gangguan sekresi postprandial B. Sekresi insulin mutlak terganggu B. Bagaimanakah edukasi paling tepat tentang pemberian terapi insulin di atas? A. Sekresi insulin fase 1 dan 2 terganggu D. Oleh dokter pasien disarankan menggunakan terapi insulin jenis intermediate acting. Insulin diberikan sebelum tidur C. Selama ini pasien mendapat terapi anti diabetik oral. Mengganti insulin dengan obat oral (OAD) . Pembakaran lemak karena obesitas Seorang perempuan 30 tahun. Hasil pemeriksaan GDS saat ini adalah 160 mg/dL. G1P0A0. Pemeriksaan berat badan 90 kg dan tinggi badan 170 cm. Setuju karena efek obat oral dan insulin sama Seorang laki-laki 50 tahun datang ke praktek dokter swasta dengan riwayat Diabetes Melitus. datang ke dokter swasta untuk kontrol gula darah. Hasil pemeriksaan laboratorium GDP adalah 134 mg/dL. Dari riwayat penyakit pasien menderita DM sejak 3 tahun yang lalu. Hasil pemeriksaan laboratorium GDP adalah 134 mg/dL. Bagaimanakah mekanisme terjadinya hasil laboratorium penderita di atas? A. GD 2 jam PP 224 mg/dL. Kerusakan sel pankreas karena autoimun E. Suntikan harus diberikan sebelum olahraga pagi hari E. Insulin dapat diberikan pada lengan kanan maksimal sampai 20 kali Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke puskesmas untuk melakukan pemeriksaan kadar gula darahnya. Dari riwayat penyakit pasien menderita DM sejak 3 tahun yang lalu. GD 2 jam PP 224 mg/dL. Reaksi autoimun pada sel beta E. Setelah suapan pertama insulin langsung diberikan D. Bagaimanakah patofisiologi penyakit yang diderita penderita tersebut? A.

Koma septik D. tinggi badan 162 cm. Dari pemeriksaan fisik pernafasan cepat dan dalam. dan mata kabur. Pasien terbiasa minum obat anti diabetik oral 3 x/hari. Gangguan otonomik B.B. Apakah diagnosis yang paling mungkin dari pasien di atas? A. Apakah penyebab paling tepat keluhan di atas? A. Dari anamnesis pasien telah didiagnosa DM sejak 5 tahun yang lalu. Refleks patologis negative. Dari pemeriksaan laboratorium didapatkan GDS 300 mg/dL dan GDP 130 mg/dl. Pada pemeriksaan Gula darah sewaktu 700 mg/dL. terdapat luka bernanah di ujung ibu jari kaki. Koma hepatikum E. sulit tidur. tetapi Obat tetap diminum 3 kali sehari.3 mg/dL. datang ke poliklinik dengan keluhan merasa gemetar. Cukup dengan mengatur diet saja dan menghentikan insulin Dosis insulin diturunkan kemudian dikombinasi dengan OAD Insulin diteruskan sampai GD terkendali Insulin sampai kehamilan aterm lalu dihentikan setelah melahirkan Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan pusing. D. berat badan 80 kg. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 150/90 mmHg. sulit tidur & sesak nafas sejak 3 hari. E. Mencegah nefropati D. Mencegah retinopati C. Mencegah ketoasidosis Seorang laki-laki berusia 61 tahun. Apakah tujuan terapi pasien tersebut? A. Koma neurogenik B. Creatinin 0. keringat dingin dan jantung berdebar. Ureum 40 mg/dL. 1 kali sehari. Gangguan neurogenik C. Gangguan respirasi E. GCS 2-1-3. Dari anamnesis ke keluarga. Gangguan vaskular Seorang perempuan berusia 57 tahun dibawa ke Unit gawat darurat RS dalam kondisi tidak sadar dan panas tinggi. pasien sebelumnya mengalami demam. Gangguan hemostatik D. Sejak 2 hari yang lalu penderita makan sedikit. SGOT 23 mg/dL. C. Mencegah hipoglikemia E. Pada pemeriksaan kadar glukosa darah sewaktu didapatkan hasil 55 mg/dL. Koma ketoasidosis C. Pasien mendapat terapi Glimepirid 2 mg. Mencegah neuropati B. SGPT 30 mg/dL. Koma uremik .

SGOT 23 mg/dL. Pada pemeriksaan fisik didapatkan GCS E2 V3 M5. Perdarahan intracerebral E. Blokade produksi ciclooxygenase C. Nyeri tersebut hilang timbul sejak 6 bulan yang lalu. Rehidrasi cairan D.Seorang perempuan berusia 57 tahun dibawa ke Unit gawat darurat RS dalam kondisi tidak sadar dan panas tinggi. Ectopic discharge terjadi di reseptor E. Sensitisasi terjadi di reseptor B. pasien didiagnosis dokter menderita Herpes Zoster. Sangat peka terhadap opioid C. Dari pemeriksaan fisik didapatkan lutut kanan tampak bengkak. Penghambatan fungsi prostaglandin E. Apakah penyebab yang paling mungkin kondisi di atas ? A. Penghambatan produksi bradikinin D. Bagaimanakah patofisiologi nyeri pada kondisi pasien tersebut? A. pasien sebelumnya mengalami demam.3 mg/dL. Dokter memberikan terapi obat anti nyeri dengan NSAID. Dosis OAD ditingkatkan C. Peningkatan permeabilitas membran Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke dokter dengan keluhan utama nyeri pinggang. Refleks patologis negative. tanpa tanda lateralisasi. sulit tidur dan sesak nafas sejak 3 hari. Sangat peka terhadap NSAIDs D. Antibiotik intravena B. terdapat luka bernanah di ujung ibu jari kaki. Gangguan elektrolit D. Apakah tindakan pertama yang paling tepat pada kasus diatas? A. Dari anamnesis ke keluarga. Infeksi meningeal . Keluhan muncul setelah jatuh dari sepeda. dan teraba hangat. Pada pemeriksaan Gula darah sewaktu 700 mg/dL. GCS 2-1-3. Manakah pernyataan yang paling tepat mengenai mekanisme farmakokinetik terapi tersebut? A. dan tidak ada tanda iritasi meningeal. Creatinin 0. hiperemis. Tromboemboli di pembuluh darah otak pada pasien fibrilasi atrial B. Ureum 40 mg/dL. Sebelumnya. SGPT 30 mg/dL. Ectopic discharge terjadi di daerah lesi Seorang laki-laki berusia 50 tahun dibawa ke UGD karena penurunan kesadaran. Perdarahan pada spasium sub-arachnoid C. Dari pemeriksaan fisik pernafasan cepat dan dalam. Blokade produksi prostaglandin B. Injeksi antipiretik Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun dibawa ke dokter dengan keluhan utama nyeri pada lutut kanan. Drip neuroprotektan E.

Meningitis aseptik Seorang laki-laki usia 30 tahun ditemukan tergeletak di tengah jalan dalam kondisi gelisah. Dari pemeriksaan retina didapatkan papil edema. Aseptic meningitis D. Melakukan gerakan dengan respon nyeri E. Dari pemeriksaan fisik didapatkan respon membuka mata dengan perintah. Toxoplasmosis B. 14 E. dan bisa bergerak bebas. Apakah yang menjadi penyebab paling mungkin pasien ini tidak sadar? A. Diagnosis A. 12 C. Dari heteroanamnesis didapatkan bahwa pasien mengalami demam tinggi menggigil menetap. diantar oleh ibunya datang ke puskesmas di Papua. Melakukan gerakan spontan D. Ensefalitis C. Neurosifilis Laki-laki 33 tahun. Epilepsi D. 2 jam SMRS kejang seluruh tubuh. kejang umum 3 jam yang lalu. 8 hari sebelumnya demam. Berapakah nilai Glasgow Coma Scale (GCS) dari pasien ini? A. kemudian oleh warga dibawa ke UGD RS terdekat. Kesadaran GCS E3 V3 M3. Melakukan gerakan dengan respon suara Perempuan umur 61 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat RS dengan keluhan merasakan lemah sejak 2 jam yang lalu. Tidak dikeluhkan sakit kepala maupun muntah. Lumbal pungsi limfosit dan protein meningkat. Pada pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum gelisah. 13 D. Melakukan gerakan ekstensi ke arah nyeri B. Melakukan gerakan fleksi ke arah nyeri C. Tetanus E. Cerebral tuberculoma C. glukosa normal. 15 . Cerebral malaria E. bisa menjawab pertanyaan sederhana. Stroke iskemik B. datang dengan penurunan kesadaran. 11 B.Seorang pasien laki-laki berusia 9 tahun dengan kondisi tidak sadar. Suhu 39oC Kaku kuduk (+). merasa mengantuk. Bagaimanakah kondisi motorik yang akan ditemukan pada pemeriksaan GCS ? A.

obat berikut ini mungkin dapat menjadi penyebab koma pada penderita di atas. Diazepam C. tekanan darah 120/80. Pada pemeriksaan didapatkan membuka mata dengan rangsang nyeri. Pada pemeriksaan klinik ditemukan penderita tidak sadar. nafas lambat. denyut nadi 70 kali/menit teraba penuh. tidak sadarkan diri. dan kulit terasa kering. Ekstasi (MDMA) . tidak dapat dibangunkan dengan stimulasi suara ataupun stimulasi fisik lainnya. V2. E1. V2. Sisa obat yang mungkin telah ditelan penderita juga dibawa. E2. V2. suara mengerang dan posisi ekstremitas ekstensi. Jika ternyata penderita tersebut koma.Laki-laki. V2. M3 C. M1 Seorang wanita umur sekitar 20 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat sebuah rumah sakit dalam keadaan tidak sadar. A. M2 E. E2. Digoksin B. M2 D. E3. V3. Parasetamol D. E3. Nilai GCS? A. M1 B.

Apakah interpretasi dari edema pada tepi jejas jerat? A.E. Wajah tampak gelap dengan sklera mata tampak merah. Phencyclidine B. Pada pemeriksaan tampak jejas jerat di leher dengan arah serong dari depan ke arah belakang atas. Jeratan pada leher yang menutup jalan napas B. Korban sudah meninggal sebelum tergantung B. Kerusakan organ dalam leher C. A. Jika pada penderita tersebut juga ditemukan bekas suntikan lama dan baru di lengan dan pupilnya kecil kemudian melebar. Wajah tampak gelap dengan sklera mata merah. mukosa bibir serta semua ujung jari kebiruan. tepi bengkak. Alat gantungnya berupa tali tambang D. Mukosa bibir serta semua ujung-ujung jari tampak kebiruan. Refleks vagal E. Apakah sebab kematian pada kasus tersebut? A. denyut nadi 70 kali/menit teraba penuh. tepi bengkak. Bendungan pembuluh darah D. Ditemukan bendungan pembuluh darah pada semua organ dalam. Korban masih hidup saat tergantung (intravital) C. tekanan darah 120/80. dan kulit terasa kering. warna dasar coklat tua. Sisa obat yang mungkin telah ditelan penderita juga dibawa. Morfin Seorang perempuan berusia 35 tahun ditemukan meninggal dunia tergantung di dapur rumahnya. Ditemukan bendungan pembuluh darah pada semua organ dalam. tidak dapat dibangunkan dengan stimulasi suara ataupun stimulasi fisik lainnya. Mati lemas Seorang perempuan berusia 35 tahun ditemukan meninggal dunia tergantung di dapur rumahnya. Diethylether C. Tak ditemukan tanda kekerasan lain. Pentotal D. Lebar jejas jerat 4 cm. Ekstasi E. Pada pemeriksaan tampak jejas jerat di leher dengan arah serong dari depan ke arah belakang atas. Polisi mengantar jenazah ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi. Polisi mengantar jenazah ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi. Fenilpropanolamin Seorang wanita umur sekitar 20 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat sebuah rumah sakit dalam keadaan tidak sadar. Tanda perlawanan korban E. warna dasar coklat tua. Tanda asfiksia . nafas lambat. Pada pemeriksaan klinik ditemukan penderita tidak sadar. mungkin ada keracunan. Lebar jejas jerat 4 cm. Tak ditemukan tanda kekerasan lain.

Dokter mencurigai korban mengalami keracunan logam berat kronis. Accidental poisoning D. Dari mulut pasien tercium bau alkohol. Deliberate poisoning . Kulit Seorang laki-laki berusia 20 tahun dibawa ke unit gawat darurat karena mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal. kadang hanya rasa tidak enak badan. menabrak pohon. Berapakah kadar alkohol yang memberikan gejala tersebut? A. Dokter menyimpulkan pasien mengalami keracunan lithium. Intentional poisoning C.< 350 mg/dL D. Gejala penyakit tidak khas. meninggal dunia. tidak dapat menjawab pertanyaan dengan tepat. > 400 mg/dL Seorang anak perempuan berusia 2 tahun mengalami batuk dan sesak nafas yang tak sembuhsembuh. setelah sakit-sakitan selama setahun terakhir. Dari inspeksi tampak kulit korban berwarna kecoklatan.< 90 mg/dL B.Seorang laki-laki berusia 55 tahun. Termasuk dalam kategori apakah keracunan yang dialami pasien? A. 350 . Accidental poisoning D. Pada pemeriksaan rontgen dada terdapat gambaran benda opaq pipih menyerupai baterai jam. 90 . Experimental poisoning B. Experimental poisoning B. Apakah sampel yang paling tepat? A. Iatrogenic poisoning Seorang perempuan berusia 50 tahun datang ke unit gawat darurat pada siang hari karena kelemahan badan yang mendadak. Saat memasuki ruangan. Dari anamnesis dan pemeriksaan pasien meracau. kadang berupa gangguan gastrointestinal. Keluhan muncul sekitar 30 menit setelah meminum obat resep dokter yang diperolehnya dari apotik pagi harinya. Intentional poisoning C. Darah B. Setelah dikonfirmasi ternyata ada kesalahan pemberian obat dari apotek yaitu tertukar dengan pasien lain. Urin C.< 400 mg/dL E. Deliberate poisoning E. Rambut E. 30 . pasien dapat berjalan dengan dituntun. 250 . Hati D. tetapi sempoyongan.< 250 mg/dL C. Termasuk dalam kategori apakah keracunan anak tersebut? A.

Kapankan perkiraan saat kematian korban ? A.E. Lebam jenazah ditemukan pada ujung-ujung bawah extremitas atas dan bawah serta pada dagu.00-08. Pada pemeriksaan luar didapatkan kekakuan pada hampir semua sendi.00 C. Hari Senin. antara jam 00. antara jam 00. Temuan apakah yang sesuai dengan kesimpulan tersebut? A. Antidepresan . Dari otopsi disimpulkan bahwa bayi meninggal by omission.00 Seorang ibu rumah tangga usia 35 tahun datang ke puskesmas mengeluh sering sakit punggung. Terdapat memar pada kepala E. Bayi asfiksia D. Hari Minggu antara jam 12. Apakah arti dari temuan tersebut? A. Pada pemeriksaan psikiatris didapatkan bahwa perempuan ini mempunyai beban psikologis yang sangat berat namun semuanya ditanggung sendiri. kira-kira jam 04.00 D. Pemeriksaan dilakukan pada hari Senin jam 12.00-12. Terapi kerja berkelompok B. Bayi aterm B.00-15. Terdapat luka lecet tekan pada leher Seorang bayi laki-laki ditemukan di dalam sebuah tas yang tergantung dalam toilet. Bayi lahir hidup E. Hari Senin. Hari Minggu. kecuali sendi kedua lutut. Bayi viable C.00 B. berwarna merah kebiruan yang tidak hilang dengan penekanan. Hari Senin.00-04.00-24. Dari otopsi disimpulkan bahwa bayi meninggal by omission.00. Hasil pemeriksaan fisik dan penunjang tidak ditemukan kelainan. jam 02. Analgesik lokal C.00 hari yang sama E. Dalam pemeriksaan didapatkan bayi sudah meninggal. Tidak ditemukan cedera D. Iatrogenic poisoning Seorang bayi laki-laki ditemukan di dalam sebuah tas yang tergantung dalam toilet. Pada perut bagian kanan bawah terdapat warna kehijauan. Dalam pemeriksaan didapatkan bayi sudah meninggal. Bayi mati tenggelam Penyidik mengirimkan jenazah korban kejahatan. Dari pemeriksaan diperoleh tes apung paru positif. Apakah terapi yang paling tepat? A. Terdapat luka tusuk B. Terdapat fraktur cricoid C. untuk dibuatkan visum et repertum.

Di antara episode serangan-serangan tersebut pekerjaan dan kegiatan sehari-hari tidak terganggu. Gangguan somatisasi D. Sosialisasi dengan sesama penderita tuberculosis Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan nyeri dada. kedua tangan terasa “kebas” selama kira-kira 5 menit. berkeringat dingin. nyeri dada. Sejak setahun yang lalu pasien mengeluh sudah beberapa kali mengalami “serangan jantung” yang ditandai dengan perasaan cemas. Ketergantungan kepada dokter yang merawat D. Pemberian antipsikotik B. Ketergantungan pada proses rawat inap B. Apakah konsekuensi yang paling mungkin terjadi pada pasien ini jika permintaannya dipenuhi begitu saja untuk rawat inap? A. Ventilasi Seorang pasien tuberkulosis sudah berobat selama 1 tahun tetapi belum sembuh. Pasien merasa sangat cemas walaupun dokter jantung sudah meyakinkan bahwa EKG dan pemeriksaan laboratorium darah dalam batas normal.D. jantung berdebar-debar keras. Pada pemeriksaan psikiatris didapatkan bahwa penderita merasa malas bekerja. Karena merasa keluhan tidak kunjung sembuh pasien minta dirawat inap agar bisa dilakukan pemeriksaan lebih mendalam. Kecemasan akan tindakan medis selanjutnya C. Gangguan jantung tersembunyi (hidden) B. Gangguan panik E. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Pada pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang tidak didapatkan kelainan. Kesedihan karena penyakitnya tidak juga diketemukan E. Hipokondriasis . Pasien sudah mendatangi beberapa dokter dan mendapatkan hasil pemeriksaan yang sama. Terapi kerja berkelompok D. Ventilasi E. Keuntungan sekunder akan tindakan medis selanjutnya Seorang laki-laki berusia 33 tahun mengeluh takut mati mendadak karena serangan jantung seperti ayahnya pada usia 45 tahun. Gangguan nyeri psikogenik C. Anxyolitic E. Pemberian antidepresan C. Apakah terapi yang paling tepat untuk problem psikiatrisnya? A. putus asa dan menganggap dirinya adalah yang paling sengsara karena tidak kunjung sembuh. Sejak beberapa minggu ini pasien tidak mau minum obatnya dengan alasan percuma karena sudah 1 tahun tidak sembuh.

Seorang perempuan berusia 42 tahun mengeluh nyeri dada, nyeri kepala, mual, muntah, haid tidak teratur, pandangan mata dobel, nyeri sendi dan sering anyang-anyangen sejak 20 tahun ini. Gejala tersebut tidak berlangsung serentak, mengakibatkan hampir seluruh kehidupannya terganggu. Pasien sering mondok namun tidak didapatkan penyebab spesifik. Sebagian besar waktunya dilalui dengan perasaan cemas. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Suspek penyakit kardiovaskular B. Gangguan nyeri psikogenik C. Gangguan Somatisasi D. Hipokondriasis E. Ganguan panik Gangguan somatisasi adalah salah satu gangguan somatoform spesifik yang ditandai oleh banyaknya keluhan fisik/gejala somatik yang mengenai banyak sistem organ yang tidak dapat dijelaskan secara adekuat berdasarkan pemeriksaan fisik dan laboratorium. Gangguan somatisasi dibedakan dari gangguan somatoform lainnya karena banyaknya keluhan dan melibatkaan sistem organ yang multiple, sebagai contoh, gastrointestinal dan neurologis. Gangguan ini bersifat kronis dengan gejala ditemukan selama beberapa tahun dan dimulai sebelum usia 30 tahun dan disertai dengan penderitaan psikologis yang bermakna, gangguan fungsi sosial dan pekerjaan, dan perilaku mencari bantuan medis yang berlebihan. Seorang perempuan berusia 41 tahun datang ke dokter dengan keluhan sakit jantung sejak tiga tahun terakhir. Pasien yakin bahwa dirinya sakit jantung. Pemeriksaan fisik dan penunjang kardiologis tidak menunjukkan adanya kelainan. Apakah diagnosis paling mungkin? A. Gangguan jantung tersembunyi B. Gangguan nyeri psikogenik C. Gangguan somatisasi D. Gangguan panik E. Hipokondriasis Seorang laki-laki berusia 52 tahun datang ke dokter dengan keluhan sesak napas. Keluhan hilang timbul disertai batuk dahak berwarna kekuningan dan demam sejak setahun terakhir, dan dirasakan memberat sejak 4 hari yang lalu, sesak terutama setelah beraktivitas. Pasien mempunyai riwayat merokok 2 bungkus per hari sejak umur 20 tahun. Pada pemeriksaan fisik ditemukan suhu 38oC, denyut nadi 110 x/menit, frekuensi napas 32 x/menit, dan tekanan darah 110/80 mmHg. Ditemukan ronkhi basah kasar pada kedua lapang paru. Apa diagnosis yang paling mungkin? A. Bronchitis kronis B. Asma bronkial C. Efusi pleura D. Atelektasis

E. Emfisema Seorang laki-laki berusia 52 tahun datang ke dokter dengan keluhan sesak napas. Keluhan hilang timbul sejak satu tahun yang lalu, sesak disertai batuk berdahak warna kekuningan dan demam. Sejak 4 hari yang lalu keluhan memberat. Pasien mempunyai riwayat merokok 2 bungkus per hari sejak umur 20 tahun. Pada pemeriksaan fisik ditemukan suhu 38oC, nadi 110 x/menit, frekuensi napas 32 x/menit, dan tekanan darah 110/80 mmHg. Ditemukan ronkhi basah kasar pada kedua lapang paru. Apakah terapi awal untuk pasien tersebut? A. Bronkodilator inhalasi B. Kortikosteroid C. Oksigenasi D. Antipiretik E. Antibiotika Seorang anak berusia tujuh tahun dibawa ibunya ke dokter dengan keluhan sesak napas. Tujuh hari sebelum sesak napas anak batuk pilek dan demam. Sebelumnya anak pernah sesak napas kambuh-kambuhan dan hampir tiap dua minggu sekali kambuh batuk terutama malam hari. Pada riwayat keluarga, ditemukan neneknya menderita bentol disertai gatal bila makan udang. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 37oC, denyut nadi 120 x/menit, frekuensi napas 60 x/menit, dan ekspirasi memanjang. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Pneumonia B. Tuberkulosis C. Asma bronkial D. Bronkitis kronis E. Bronkiolitis Seorang anak berusia tujuh tahun dibawa ibunya ke dokter dengan keluhan sesak napas. Tujuh hari sebelum sesak napas anak batuk pilek dan demam. Sebelumnya anak pernah sesak napas kambuh-kambuhan dan hampir tiap dua minggu sekali kambuh batuk terutama malam hari. Pada riwayat keluarga, ditemukan neneknya menderita bentol disertai gatal bila makan udang. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 37oC, denyut nadi 120 x/menit, frekuensi napas 60 x/menit, dan ekspirasi memanjang. Apakah obat yang pertama kali diberikan? A. Mukolitik B. Antibiotika C. Ekspektoran D. Kortikosteroid E. Golongan ß-2 agonis

Laki-laki 20 tahun, datang ke poliklinik dengan keluhan sering bersin-bersin lebih dari 5 x/hari. Riwayat ibu sering gattal-gatal setelah makan udang dan bapak asma. PF post nasal drip (+) rinore encer, edema konka. Komplikasi? A. Vestibulitis B. Otitis media supuratif kronik C. Furunkel hidung D. Sinusitis E. Septum Deviasi Seorang pasien berusia 22 tahun mengeluh batuk lebih dari 3 bulan dan sejak dua hari ini batuk disertai darah. Pasien juga mengeluh demam, tidak tinggi disertai keringat malam. Pada pemeriksaan auskultasi paru ditemukan suara amforik. Diagnosis manakah yang paling mungkin? A. Tuberkulosis Paru B. Bronkhitis kronis C. Pneumothoraks D. Asma Bronkhial E. Bronkiektesis Seorang laki-laki berusia 65 tahun datang ke dokter dengan keluhan demam tujuh hari, batuk dan dahak disertai darah. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 38oC, tekanan darah 140/90 mmHg, denyut nadi 94/menit. Foto polos thorax memperlihatkan konsolidasi di lobus superior pulmo kiri dengan airbronchogram. Apa diagnosis yang paling mungkin? A. Abses paru B. Pancoast tumor C. Bronchial Carcinoid D. Carcinoma of bronchus E. Tuberkulosis paru Seorang laki-laki berusia 67 tahun dengan riwayat batuk berdahak. Pada foto thorax tampak gambaran kavitas multipel menyerupai sarang lebah dengan air fluid level di dalamnya pada aspek inferior kedua paru. Apa diagnosis yang paling mungkin? A. Pneumonia B. Bronkiectasis C. Histoplasmosis D. Bronkitis kronik E. Tuberculosis milier

Seorang laki-laki berusia 57 tahun datang ke UGD dengan keluhan sakit dada yang dirasakan sejak 1 bulan terakhir. Nyeri dirasakan kurang lebih selama 5 menit dan berkurang dengan istirahat. Pada pemeriksaan elektrokardiografi ditemukan

Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien tersebut? A. ST elevation myocardial infarction (STEMI) B. Gastroesophageal reflux disease (GERD) C. Angina pektoris tidak stabil D. Angina pektoris stabil E. Non STEMI Seorang laki-laki berusia 57 tahun datang ke UGD dengan keluhan sakit dada yang dirasakan sejak 1 bulan terakhir. Nyeri dirasakan kurang lebih selama 5 menit dan berkurang dengan istirahat. Pada pemeriksaan elektrokardiografi ditemukan

Pada pemeriksaan fisik jantung ditemukan adanya bising pansistolik derajat 3/6 dengan punktum maksimum di intercostal V. dan pada malam hari sering terbangun karena sesak nafas. Insufisiensi tricuspid Seorang laki-laki berusia 60 tahun menjalani home care dengan tirah baring karena stroke yang diderita sejak 1 tahun yang lalu. Thalium scanning D. Regurgitasi mitral E. disertai nyeri. Stenosis aorta B. Stenosis mitral C. Enzim jantung Seorang perempuan berusia 18 tahun mengeluh mudah lelah disertai napas pendek. Diketahui terdapat riwayat menderita demam disertai sakit nyeri sendi yang berpindah-pindah saat remaja. 2 cm lateral linea mid clavicula kiri. Test uji latih jantung atau treadmill test B. perabaan hangat dan tampak kemerahan. Echocardiografi E. Pada pemeriksaan fisik ditemukan adanya udem tungkai unilateral. Foto rongen dada posisi anterior posterior C. Apa kelainan anatomis jantung yang paling mungkin terjadi pada pasien tersebut? A. Regurgitasi aorta D. Apakah diagnosis yang paling mungkin? .Pemeriksaan lanjutan apa yang diperlukan pada pasien tersebut? A.

dan tekanan darah 160/90 mmHg. Pemeriksaan kadar gula darah puasa 160 mg/dL dan HbA1c 8%. B. Dislipidemi D. E. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 37oC. Pemeriksaan fisik tidak ditemukan kelainan. kadar kolesterol total 250 mg/dL. denyut nadi 100 x/menit. C. rata-rata menghabiskan 10 batang rokok/hari. Apakah faktor risiko keluhan pasien yang equivalen dengan infark miokard? A. D. Hipertensi C. . Perokok B. Usia pasien yang 46 tahun Seorang laki-laki berusia 38 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri dada khas infark sejak 5 jam sebelum masuk rumah sakit. Trombosis vena profunda Limfedema kronik Hipoalbuminemia Plebitis Selulitis Seorang laki-laki berusia 46 tahun periksa ke praktek dokter keluarga untuk konsultasi karena sering mengalami nyeri dada seperti tertindih. Diabetes Mellitus E.A. frekuensi napas 24 x/menit. Pada gambaran EKG didapatan gambaran seperti di bawah ini. Pasien adalah seorang perokok sejak usia 35 tahun.

perkusi redup. Hasil rontgen dada posisi tegak menunjukkan perselubungan opak dengan sinus costofrenikus sinistra menumpul. frekuensi napas 28 x/menit. LDH E. Hernia diafragmatika . CK MB C. Terdapat riwayat hipertensi. Efusi pleura sinistra E. Apa diagnosis yang paling mungkin? A. Keluhan disertai batuk muncul sejak 1 bulan yang lalu dan 1 minggu terakhir dirasa memberat.Apakah pemeriksaan darah yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis? A. Troponin I B. SGOT D. Pada hemithoraks sinistra ditemukan ketinggalan gerak. Gambaran opasitas mengikuti perubahan posisi. Thymoma B. denyut nadi 110 x/menit. Pada pemeriksaan ditemukan suhu 37oC. Pneumonia C. tekanan darah 160/100 mmHg. CK Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke UGD dengan keluhan sesak napas. dan suara vesikuler menurun. Pneumothorax sinistra D.

Pemeriksaan tanda vital didapatkan TD 90/50 mmHg. dan suara vesikuler menurun. Apakah penanganan awal yang paling tepat? A. frekuensi napas 28 x/menit. dan tekanan darah 130/80 mmHg. Pada pemeriksaan ditemukan suhu 37oC. RR 30 x/menit.Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke UGD dengan keluhan sesak napas. Inhalasi B2 agonis Seorang laki-laki 40 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan sesak napas. Pemeriksaan fisik didapatkan perkusi hipersonor dada kanan. Trakeostomi D. Furosemide C. Apa diagnosis yang paling mungkin? A. Water seal drainage (WSD) D. Pneumothorax D. Terdapat riwayat hipertensi. denyut nadi 140 x/menit. Pemeriksaan EKG menunjukkan hasil normal. Kardioversi B. nadi 120 x/menit. Pasien mempunyai riwayat batuk lama. WSD C. frekuensi napas 24 x/menit. Mediastinal mass E. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 37oC. Pemberian oksigen E. Pada hemithoraks sinistra ditemukan ketinggalan gerak. COPD B. Keluhan disertai batuk muncul sejak 1 bulan yang lalu dan 1 minggu terakhir dirasa memberat. Pasien juga mengeluh batuk. Antibiotika E. suara dasar vesikuler sebelah kanan menurun. tekanan darah 160/100 mmHg. Torakosintesis Seorang laki-laki berusia 44 tahun dirawat di rumah sakit karena sesak napas berat dan nyeri dada kiri. Pungsi pleura B. Apakah terapi yang paling tepat? A. perkusi redup. Torakoskopi B. Injeksi digitalis . Hasil rontgen dada posisi tegak menunjukkan perselubungan opak dengan sinus costofrenikus sinistra menumpul. Pneumonia C. Gambaran opasitas mengikuti perubahan posisi. denyut nadi 110 x/menit. Gambaran EKG menunjukkan takikardia dengan kompleks QRS sempit dan regular. Sebagai dokter triage apa yang anda lakukan? A. Pada rontgen dada ditemukan area lusen tanpa corakan bronkovaskular pada hemithorax sinistra. pergerakan dada kanan tertinggal. Hernia diaphragmatica Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke UGD dengan keluhan berdebar-debar.

Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Tes alergi Seorang laki-laki berusia 61 tahun datang dengan keluhan nyeri pinggang kanan. Minum banyak. Injeksi adenosine E. Pada direct rectal touche (DRE) diduga terdapat pembesaran prostat. sel epitel 2-4/LP. Pielografi intravena E. menahan kencing (katheter di klem) D. Pielografi retrograd D. Injeksi sulfas atropin Seorang laki-laki berusia 72 tahun datang dengan keluhan sulit kencing. Manuver vagal D. disertai mual. Hasil laboratorium urin diperoleh sedimen kalsium oksalat +2. Pasien sudah membawa hasil laboratorium urin menunjukkan Ca oksalat +++. Direncanakan pemeriksaan radiologis ultrasonografi abdomen bawah. kreatinin 1. Pielografi anterograd C. nyeri suprapubik (-) dan dari hasil radiologi didapatkan fraktur pelvis. bersifat hilang timbul pada daerah pinggang kanan atas. muntah dan jumlah buang air kecil berkurang. Dari hasil laboratorium darah didapatkan ureum 51. Tanpa persiapan E. Pemeriksaan fisik didapatkan retensi urin. Dokter merujuk pasien untuk pemeriksaan lebih lanjut. Diet rendah lemak 2 hari sebelum pemeriksaan C. Operasi pelvis Seorang laki-laki berusia 41 tahun datang ke dokter dengan keluhan utama nyeri perut. kreatinin 4. Urethrografi B. Cystografi C.31 mg/dl. Pasien dapat kencing setelah dipasang kateter. Pada pemeriksaan ultrasonografi didapatkan pelebaran sistema pelvico calices dextra. Apakah persiapan yang diperlukan? A. Foto BNO B.C. Pasang kateter D.39. Nefrolithiasis . vesica urinaria penuh dan nyeri tekan (+).8. Apakah pemeriksaan penunjang lanjutan yang dibutuhkan? A. Cystografi Pasien datang ke UGD dengan keluhan habis jatuh dari pohon dalam kondisi berdiri. Puasa makan dan minum B. Pada pemeriksaan didapatkan keluar darah pada OUE dan dislokasi pada pinggang. dan eritrosit pucat 34/LP. nyeri pada pinggang. Apa yg anda lakukan A.

Ureterolithiasis C. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. D. Urethrolithiasis Cholelithiasis Vesicolithiasis Pankreatitis Seorang laki-laki berusia 41 tahun datang ke dokter dengan keluhan utama nyeri perut. Pada pemeriksaan darah didapatkan komplemen C3 menurun. E. muntah dan jumlah buang air kecil berkurang. Dari hasil laboratorium darah didapatkan ureum 51. pusing. kelopak mata sedikit sembab dan hipertensi. sel epitel 2-4/LP. Urin malam hari E. Untuk menyingkirkan kemungkinan kehamilan ektopik dilakukan pemeriksaan urin untuk hormon beta hCG (ßhCG). Hasil laboratorium urin diperoleh sedimen kalsium oksalat +2. kreatinin 4. Sindrom nefrotik Seorang laki-laki berusia 20 tahun dibawa ke UGD setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Nefritis C. eritrosit +3.B. dibawa ibunya ke dokter dengan keluhan beberapa hari buang air kecil kemerahan. Dari pemeriksaan fisik didapatkan adanya hematoma . dan eritrosit pucat 34/LP. Glomerulonefritis E. Spondiloarthrosis lumbales E. C. Saat diperiksa penderita demam. Pyelonefritis D. bersifat hilang timbul pada daerah pinggang kanan atas. mual. Urin tampung C. Urin pagi hari Seorang anak laki-laki berusia 2 tahun. disertai mual.8. Pasien juga mengeluh tidak dapat kencing. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Sistitis B. Hasil pemeriksaan laboratorium urin didapatkan warna kuning kemerahan. Urin acak B. Urin pancar tengah D. Pada foto polos abdomen didapat bayangan semiopag bentuk menyerupai tanduk rusa di proyeksi paravetebra dextra setinggi VL 2-3.39. Apakah contoh bahan urin terbaik untuk kondisi tersebut? A. protein (-). Teratoma Seorang perempuan berusia 27 tahun datang ke dokter dengan nyeri abdomen akut. Cholelithiasis D. Nefrolithiasis B.

frekuensi napas 24 x/menit. Bandage C. dan terasa nyeri. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Pasien tersebut seminggu sebelumnya mendapat injeksi derivat aminoglikosida untuk suatu prediksi infeksi saluran kemih. Kateterisasi B. Gagal ginjal akut nefrotoksik B. Hiperurikemia Seorang pasien laki-laki umur 20 tahun menderita fraktur ulna kiri tertutup komplit undisplaced setelah terbentur benda keras di tempat kerja. kemerahan. kadar kreatinin pasien adalah 1. Gout arthritis C. ditemukan benjolan pada pangkal ibu jari kaki kanan. Apakah tindakan yang paling tepat untuk mengatasi keluhan tersebut? A. Rhematic fever D. Hasil pemeriksaan kadar kreatinin 7 mg/dL dan kadar ureum 200 mg/dl. Pembedahan . Hasil laboratorium menunjukkan asam urat 9. Rheumatoid arthritis B. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Hasil pemeriksaan urin rutin adalah protein (++) dan hematuria gros. Sling B. Antibiotika E. Analgesika Seorang laki-laki berumur 34 tahun datang ke dokter dengan keluhan kencing sedikit. Apakah tindakan awal yang paling tepat? A. Glomerulonefritis akut D. Glomerulonefritis kronik E.0 mg/dL. Satu bulan yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 120/80 mmHg. suhu 37oC. Gips s sirkular E. Diuretika D. Nefritis interstisial kronik C.2 mg/dL dan ureum 45 mg/dL.penis dan perineum dan terdapat kesan vesika urinaria penuh. gagal ginjal kronik Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang dengan keluhan nyeri kaki kanan. denyut nadi 100 x/menit. Pungsi supra pubik C. Pada pemeriksaan fisik. Volar slab D. Osteoartritis E.

Dermatitis kontak iritan Seorang laki-laki berusia 42 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan kulit melepuh sejak 2 hari yang lalu. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A.Seorang penderita dikirim oleh Rumah Sakit untuk melakukan kontrol setelah dilakukan pemasangan gips s sirkular pada ekstrimitas atas kiri. Pasien mengeluh nyeri kepala. batas tidak tegas. muntah-muntah. Rasa gatal disertai dengan bercak-bercak merah di kulit yang muncul terutama pada pagi hari dan menghilang pada siang hari. Pemeriksaan fisik menunjukkan adanya bercak eritema dengan peninggian (bentol). Neostigmin Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan gatal di kulit sejak 10 hari yang lalu. Dermatitis kontak iritan . hiperhidrosis dan bradikardi. Pasien juga mengeluh badan demam dan lemah. mata hyperemia konjungtiva. Peningkatan rasa nyeri C. Eksema vulgaris C. Ayahnya seorang penderita asma. Dermatitis kontak alergika B. Urtikaria D. Rasa gatal E. Gangguan motorik D. Atropin B. Epinefrin D. Nekrolisis epidermal toksik B. Pemeriksaan fisik menunjukkan pupil miosis. Dermatits kontak alergika C. Kondisi gips Seorang laki-laki berusia 22 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS setelah melakukan upaya bunuh diri dengan minum obat nyamuk. Keluhan muncul setelah minum obat sakit kepala. sesak nafas dan mengeluarkan banyak keringat. ukuran bervariasi tersebar hampir di seluruh tubuh. Apakah obat yang menjadi pilihan utama? A. Sindroma Steven Johnson D. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. hipersalivasi. Dopamin C. hiperlakrimasi. Manakah dari keluhan berikut ini yang menjadi prioritas untuk mendapatkan tindakan? A. sebagian telah pecah membentuk erosi. Kondisi struktur di bagian distal dari gips s B. Bibir erosi dengan krusta tebal warna hitam. Papaverin E. Neurodermatitis E. Pemeriksaan fisik menunjukkan bula di seluruh tubuh diameter 2-3 cm. Keluhan muncul hampir di seluruh tubuh.

Pemeriksaan fisik . Apakah pemeriksaan penunjang yang paling tepat untuk memastikan diagnosis? A. sehari 3-5 x/hari. Pasien pernah menderita penyakit pembesaran kelenjar gondok dan telah dilakukan pengangkatan kelenjar tersebut 1 bulan yang lalu.E. Pemeriksaan pH darah E. Pemeriksaan fisik menunjukkan adanya grimace. Neurodermatitis C. Pemeriksaan pH darah Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan gatal pada daerah selangkangan sejak 2 minggu yang lalu. tanpa lendir maupun darah. Pemfigus Seorang laki-laki berusia 21 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan tengkuk gatal sejak 5 bulan. Ptiriasis rosea D. Pemeriksaan fisik menunjukkan tekanan darah 110/70 mmHg. Gatal semakin lama semakin luas sampai ke bawah perut. Pemeriksaan gula darah sewaktu B. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Pemeriksaan hormon T3 dan T4 C. Dermatitis alergika B. Asupan makanan dan minuman tidak terganggu. Apakah pemeriksaan penunjang yang paling tepat untuk memastikan diagnosis? A. Pasien mengalami diare sejak 1 minggu yang lalu. Gatal akan semakin hebat setelah beraktivitas dan berkeringat. skuama halus dan likenifikasi. Pemeriksaan elektrolit darah D. dan spasme otot general terutama daerah karpopedal. Pemeriksaan gula darah sewaktu C. lembek. Psoriasis Seorang laki-laki berusia 37 tahun dibawa keluarganya ke IGD RS karena mengalami kelemahan pada kedua tangan dan kaki sejak 3 hari yang lalu. kelemahan dirasakan semakin berat. Pemeriksaan hitung jenis leukosit B. Kejang terjadi selama 15 menit dan saat kejang tampak kesakitan. Pemeriksaan protein total E. hingga tidak mampu beraktivitas. Pemeriksaan elektrolit darah D. Pemeriksaan Hb Seorang laki-laki berusia 40 tahun dibawa ke IGD RS setelah mengalami kejang. Tinea corporis E. sebanyak ½ gelas air mineral. Pemeriksaan fisik menunjukkan plak nummular berbatas tegas. kekuatan motorik ekstremitas superior dan inferior kiri dan kanan semua bernilai 2 dan tidak ditemukan adanya defisit neurologis lain. denyut nadi 76 x/menit frekuensi napas 16 x/menit. Rasa gatal muncul terutama jika sedang mengikuti ujian atau belajar.

Pemeriksaan fisik menunjukkan bula-bula diameter 2-3 cm. Pasien pernah mengalami keluhan yang sama berulang tetapi tidak separah ini. Sebagian dari lepuhan kulit sudah pecah dan terasa nyeri. Sindroma Stevens Johnson . sekret berbau. Hifa pada pemeriksaan KOH B. Staphylococcus aureus E. terdapat jaringan nekrotik. Dermatitis kontak C. dengan sifat lesi lebih aktif di bagian tepi. punggung serta tepi rambut kepala. tampak makula eritematosa. Eritroderma E. Pseudohifa pada pemeriksaan KOH C. Kulit menebal dan mengelupas pada bagian perut. hiperpigmentasi. Dari luka tersebut tampak tulang yang menonjol dan terasa sangat nyeri. krepitasi pada jaringan otot dan subkutis. Ptiriasis rosea D. Pseudomonas aeruginosa Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan kulit terkelupas. Dermatitis seboroik B. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. skuama dan papul-papul. Kokus gram positif pada pengecatan gram E. Psoriasis C. Apakah mikroorganisme yang paling mungkin mengakibatkan keadaan tersebut? A. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Kokus gram negatif pada pengecatan gram Seorang laki-laki berusia 28 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS karena luka pada tungkai bawah setelah mengalami kecelakaan lalu lintas 1 hari yang lalu. edema. Keluhan ini terjadi sejak 4 hari yang lalu.menunjukkan lesi kulit berbatas tegas dengan peradangan daerah inguinal dekstra dan sinistra. Apakah yang paling mungkin ditemukan pada pemeriksaan kerokan kulit? A. Streptococcus β hemoliticus B. tertutup skuama tebal berwarna putih. Clostridium perfringens C. Pemeriksaan fisik menunjukkan makula dan plak kemerahan ukuran bervariasi. Psoriasis Seorang perempuan berusia 32 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan kulit pada hampir seluruh tubuh melepuh. terasa tidak nyaman dan terjadi berulang sejak 6 tahun yang lalu. Pemeriksaan fisik lokal menunjukkan adanya luka robek dengan fragmen fraktur. Pasien juga mengeluh demam. Eritroderma B. Bacillus cereus D. Basil gram negatif pada pengecatan gram D. tampak erosi dan mengeluarkan eksudat berbau amis.

tekanan darah 140/90 mmHg. d=10%. Pemfigus E. Gel B. Obat kocok Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan dada berdebar-debar. Salep D. Pemeriksaan sperma menunjukkan jumlah sperma dengan bilik hitung 10 juta/ml. b=20%. Herpes zoster Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan kulit terkelupas. morfologi 80%. Methimazol B.D. Tiroidektomi subtotal hanya dilakukan pada mereka yang tidak berhasil dengan obat antitiroid. 131I D. Normozoospermia B. pembesaran kelenjar tiroid difus. c=25%. fungsi tiroid harus dipantau lebih sering yaitu setiap empat-delapan minggu. Apakah jenis obat topikal yang paling tepat diberikan? A. Propiltiourasil C. Seorang laki-laki berusia 30 tahun datang memeriksakan diri ke puskesmas karena belum mempunyai anak setelah 2 tahun menikah. tertutup skuama tebal berwarna putih. Pemeriksaan fisik menunjukkan makula dan plak kemerahan ukuran bervariasi. gelisah dan sulit tidur. Perchlorate Pilihan pengobatan pada hipertiroid dengan kehamilan ialah pemakaian obat antitiroid seperti Propiltiourasil dan Karbimazol. misalnya allergi obat. Pada pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum gelisah. Dosis obat antitiroid harus diberikan dalam jumlah kecil untuk mencegah terjadinya hipotiroid pada neonatus. Levothyroxine E. terasa tidak nyaman dan terjadi berulang sejak 6 tahun yang lalu. tidak tahan panas. Bedak E. proptosis bola mata. Oligozoospermia . Pasien sedang dalam keadaan hamil 20 minggu. Krim C. Badan terasa lemah. motilitas a=45%. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan peningkatan kadar hormon T3 dan T4 serta penurunan kadar TSH. Selama pengobatan. denyut nadi 132 x/menit frekuensi napas 24 x/menit. Obat apakah yang paling tepat untuk pasien ini? A. Apakah interpretasi hasil pemeriksaan tersebut? A. Kulit menebal dan mengelupas pada bagian perut. Pasien bekerja sebagai buruh pabrik pestisida. punggung serta tepi rambut kepala. Tidak ada keluhan fisik yang diderita. tinggal serumah bersama istrinya dan mengaku berhubungan seksual secara rutin.

Oligoastenozoospermia D. penilaian dititikberatkan pada spermatozoa. Gradasi menurut W. 2. Suami diperiksa sperma dan didapatkan sperma 3 cc. Istilah yang dipakai adalah sebagai berikut :  0 Juta/mL disebut Azoospermia  0-5 juta/mL disebut Ekstrimoligozoospermia  < 20 juta disebut Oligozoospermia  > 250 juta/mL disebut Polizoospermia Jumlah spermatozoa 20-250 juta/mL sudah dianggap masuk dalam batas-batas yang normal. Diagnosis? A. Oligosperma dan tetratosperma E. Persentase spermatozoa motil 3. Oligosperma dan astenosperma D. bau khas.5 tahun dan belum mempunyai anak. Persentase Spermatozoa Motil Kualitas pergerakan spermatozoa disebut baik bila 50% atau lebih spermatozoa menunjukkan pergerakan yang sebagian besar adalah gerak yang cukup baik atau sangat baik (grade II/III). kurang ataupun berlebih adalah 20 juta/mL. Persentase spermatozoa berbentuk normal Dengan perkataan lain.H. Jumlah spermatozoa/mL 2. Walaupun demikian. Oligoteratozoospermia E. memberikan dugaan suatu kelainan kongenital tertentu dari sistem reproduksi pria. yakni : 1. bewarna putih.C. Siklus haid istri normal. jumlah 15 juta/cc. Misalnya sperma yang tidak mengandung spermatozoa dengan volume kecil dan pH asam. Jumlah Spermatozoa/mL Jumlah spermatozoa/mL yang menjadi pegangan untuk dikatakan cukup. untuk pergerakan spermatozoa adalah sebagai berikut :  0 = spermatozoa tidak menunjukkan pergerakan  1 = spermatozoa bergerak ke depan dengan lambat  2 = spermatozoa bergerak ke depan dengan cepat  3 = spermatozoa bergerak ke depan sangat cepat . Motilitas 18% sperma normal. Aspermia dan necrosperma B. Oligoastenoteratozoospermia Sepasang suami istri telah menikah selama 2. 1. parameter-parameter sperma yang lain tidak selalu dapat kita abaikan nilainya. Azasperma dan astenosperma Interprestasi Spermiogram sampai saat ini adalah berdasarkan pada 3 parameter pokok.O. Azosperma dan tetratosperma C.

Istilah yang digunakan adalah Astenozoospermia. Individu secara keseluruhan atau sebagian kembali ke pola adaptasi yang sudah dilalui (biasanya yang belum matang). dorongan naluri (terutama seksual) yang tidak dapat diterima disalurkan ke kegiatan pribadi atau sosial yang dapat diterima. Regresi Suatu mekanisme pembelaan ego yang tidak sadar. Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun dibawa bapaknya ke Puskesmas karena mengalami perubahan perilaku yaitu menjadi pendiam dan kembali mengompol setelah ibunya meninggal dunia seminggu yang lalu. Persentase Spermatozoa Berbentuk Normal Spermatozoa disebut mempunyai kualitas bentuk yang cukup baik bila ≥ 50% spermatozoa mempunyai morfologi normal. Introyeksi  Represi Suatu mekanisme pembelaan ego yang tidak sadar. Sublimasi Suatu mekanisme pembelaan ego yang tidak sadar. Konversi Suatu mekanisme pembelaan ego yang tidak sadar. kecemasan yang berasal dari suatu konflik intrapsikik dibalik (dikonversi) dan diekspresikan dalam suatu gejala somatik yang simbolik. Represi C. Bila sperma immotil > 50 % maka dilakukan uji viabilitas (vitality test) 3. Proyeksi D.Bila spermatozoa yang motil kurang dari 50%. Sublimasi E. Bila > 50% spermatozoa mempunyai morfologi abnormal. impuls. maka ia merasa hal itu bukan dari dirinya sendiri. Apakah mekanisme pertahanan (defens mechanism) yang dipakai oleh pasien? A. Secara tidak sadar seseorang menghubungkan dengan orang lain suatu pikiran. maka spermatozoa disebut Astenik. perasaan. Padahal kebiasaan mengompol ini sudah berhenti sejak 1 tahun yang lalu. individu menghilang dari alam sadar ke alam tidak sadar. Pemeriksaan morfologi mencakup bagian kepala. leher dan ekor dari spermatozoa. dan afek tidak dapat diterima olehnya. dan impulsnya sendiri. Represi ini dibedakan dari supresi yang dilakukan secara sadar. Proyeksi Suatu mekanisme pembelaan ego.     . Ide. tetapi tidak dapat diterimanya. Proyeksi menghalangi orang itu menjadi cemas karena konflik dalam dirinya dengan melemparkan keluar yang tidak dapat diterimanya itu. Regresi B. maka keadaan ini di sebut Teratozoospermia.

perkalian dan pembagian.  Rasio Skala pengukuran ini bersifat membedakan. mengurutkan dan mempunyai nilai nol mutlak. Skala ordinal merupakan skala pengukuran yang sifatnya membedakan dan mengurutkan. melainkan nilai nol kesepakatan. Misalnya seseorang diminta untuk mengurutkan tiga buah produk berdasarkan tingkat kepuasan terhadap produk. yaitu kurang dari normal. Populasi target adalah penderita diabetes mellitus (DM). Karena banyaknya jumlah populasi dan adanya keterbatasan waktu dan tenaga yang . Skala nominal D. karenanya nilai-nilai dalam skala ini dapat dibandingkan dan dapat dilakukan operasi matematika seperti penjumlahan. luas area. Tidak memiliki nilai nol mutlak. Skala ordinal C. tinggi badan. tingkat pendidikan  Ordinal Data hasil pengamatan diklasifikasikan ke dalam kategori-kategori. Variabel kadar HbA1c dibagi menjadi 3 kelompok.Seorang dokter akan melakukan penelitian observasional analitik dengan pendekatan kasus kontrol berjudul “Hubungan antara Kadar HbA1C dengan Retinopati Diabetika pada penderita DM tipe II”. Apakah skala yang paling tepat untuk variabel tersebut? A. Skala Nominal merupakan skala pengukuran yang bersifat membedakan saja. Seorang dokter ingin mengetahui prevalensi disfungsi ereksi pada pria menikah yang berada dalam rentang usia produktif. Skala rasio B. Nilai nol mutlak adalah nilai dasar yang tidak bisa diubah meskipun menggunakan skal yang lain. mengurutkan dan memiliki jarak yang sama. Juga disebut sebagai skala kategorik. normal dan lebih dari normal. sedangkan populasi terjangkau adalah penderita DM tipe II. Skala Gutmann Skala pengukuran dibedakan menjadi :  Nominal Data hasil pengamatan diklasifikasikan ke dalam kategori-kategori. Misalnya pengukuran berat badan. Skala pengukuran ini bersifat membedakan. dan di antara kategori tidak ada suatu urutan.  Interval Skala ini disamping dapat membedakan urutan. Misalnya : jenis kelamin (laki-laki atau perempuan). juga dapat mengetahui jarak diantara dua pengukuran. Misalnya pengukuran Suhu. dan di antara kategori ada suatu urutan. Skala interval E. pengurangan. Penelitian dilakukan di setiap kabupaten dalam propinsi Jawa Tengah.

Simple Random Sampling D. Skizofrenia paranoid E. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Gangguan bipolar manik C. Pasien sering mengeluh sakit kepala dan gusi bengkak yang membaik dengan obat antinyeri. Abses nasi C. Quota Sampling Akan dilakukan penelitian kesinambungan imunisasi balita di suatu kecamatan yang terdiri dari 15 kelurahan. Apakah teknik pengambilan sampel yang paling sesuai untuk diterapkan dalam penelitian tersebut? A. Cluster sampling Seorang laki-laki berusia 21 tahun dibawa ke IGD RS dengan kedua tangannya dalam keadaan terikat. Diambil 3 kelurahan dari 15 kelurahan secara random. Polip nasi B. Periksaan psikiatris didapatkan pasien agresif secara fisik dan verbal. Simple random sampling B. Konka polipoid D. sampel yang diambil sebanyak 20%. Lubang hidung kanan mengeluarkan cairan kental berwarna kehijauan dan berbau busuk. Multistage sampling C. Sistematic Random Sampling B. Metode sampling yang paling tepat pada penelitian ini adalah? A. Snowball Sampling E. Cluster Random Sampling C. halusinasi akustik dengan tema yang tidak spesifik. Semua anak balita di 3 kelurahan tersebut diteliti.dimiliki. Area sampling E. Gangguan panik B. Pemeriksaan rinoskopi anterior menunjukkan adanya edema konka inferior dan sekret di meatus media. diputuskan untuk melakukan teknik pengambilan sampel dari seluruh populasi penelitian. Alloanamnesis didapatkan pasien tidak dapat tidur sering teriak-teriak dan mengamuk sejak 1 minggu yang lalu. Gangguan waham Seorang laki-laki berusia 28 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan hidung tersumbat sejak 1 minggu yang lalu. Tidak ditemukan adanya riwayat gangguan jiwa sebelumnya. Sinusitis maksilaris akut . Convinendence sampling D. Rinitis alergika E. Gangguan psikotik akut D.

Kadar hemoglobin C. tidak menangis. Nafsu makan dan berat badan juga telah meningkat. Hitung jenis leukosit B. Polip nasi B. Apakah pemeriksaan penunjang yang paling penting dalam keadaan tersebut? A. Bayi tampak lemah. Analisa gas darah E. frekuensi napas 80 x/menit. Keluhan terjadi sepanjang hari dan semakin berat. Kultur darah D. Sinusitis frontalis B. Sinusitis maksilaris E. Memberikan sisipan 1RHZS B. Sinusitis ethmoidalis Seorang bayi laki-laki lahir spontan di rumah sakit dari seorang perempuan berusia 36 tahun dengan usia kehamilan 31 minggu. denyut jantung 172 x/menit. Diagnosa pasien tersebut adalah A. Memberikan fase lanjutan 4RH E. Abses nasi C. Kadar glukosa darah Seorang perempuan berusia 33 tahun datang ke puskesmas untuk melanjutkan pengobatan rutin TB paru yang telah dilakukan selama 2 bulan. Rinitis vasomotor E. Sinusitis maksilaris akut Pasien datang dengan keluhan sakit pada pipi kanan dan kiri disertai bengkak dengan lendir berwarna kuning kehijauan. Kadang keluar cairan jernih tidak berwarna dan tidak berbau. Apakah rencana pengobatan yang harus diberikan? A. Memberikan sisipan 1RHZE C.Seorang perempuan berusia 19 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan hidung kiri tersumbat sejak 4 bulan yang lalu. Pemeriksaan rinoskopi anterior menunjukkan adanya massa putih mengkilap bertangkai pada meatus media. Memberikan sisipan 1RHZES D. Sinusitis spheinodalis C. sianosis dan merintih. Polipnasi D. Hasil pemeriksaan sputum BTA menunjukkan 2x positif. retraksi dinding dada. berkeringat pada malam hari dan rasa mudah lelah sudah membaik. Rinitis alergi D. Memberikan fase lanjutan 5RH . Keluhan batuk. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A.

Seorang perempuan berusia 20 tahun dirujuk oleh bidan dengan diagnosis perdarahan pasca persalinan. Bidan menyampaikan bahwa pasien baru melahirkan anak pertama 2 jam yang lalu, setelah kelahiran plasenta tampak benjolan berwarna merah dari vagina dan mengalami banyak perdarahan. Pemeriksaan fisik menunjukkan keadaan umum lemah, tekanan darah 70/50 mmHg, denyut nadi 136 x/menit lemah, frekuensi napas 28 x/menit. Pemeriksaan inspeksi menunjukkan adanya permukaan kasar berwarna merah pada benjolan yang keluar dari vagina. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Inversi uteri B. Ruptur uteri C. Ruptur vagina D. Myoma uteri E. Plasenta dupleks Seorang laki-laki berusia 24 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan memar pada mata kanan akibat dipukul oleh rekan bisnisnya. Pasien membawa surat permintaan pemeriksaan visum et repertum dari penyidik. Pada pemeriksaan fisik tampak bengkak mengelilingi mata kanan berukuran 5 x 7 cm, warna merah kebiruan, berbatas tegas dan teraba hangat. Apakah kesimpulan visum et repertum yang dapat diambil? A. Luka memar di mata kanan akibat dipukul B. Luka memar di mata kanan karena kekerasan tumpul C. Luka memar di mata kanan karena dipukul benda tumpul D. Luka memar di mata kanan akibat pukulan tumpul oleh tersangka E. Luka memar di mata kanan karena kontak benda tumpul oleh tersangka Seorang laki-laki umur 40 tahun, dibawa ke RS dengan keluhan lemas dan hampir pingsan. Pada pemeriksaan didapatkan tekanan darah 90/60 mmHg, denyut nadi sulit ditentukan, temperatur 36,9°C. Pada EKG menunjukkan jarak rata-rata R ke R 6 kotak sedang. Apakah hasil interpretasi yang paling mungkin? A. RBBB B. Aritmia C. Sinus takikardi D. Sinus bradikardi E. Normosinus ritme Seorang perempuan 56 tahun datang dengan keluhan nyeri dada sebelah kiri. Pada pemeriksaan didapatkan tekanan darah 130/80 mmHg, denyut nadi 140/menit, tidak teratur. Pada pemeriksaan EKG didapatkan irama irreguler. Apakah hasil interpretasi yang paling mungkin? A. Supraventrikuler takikardi B. Sinus bradikardi C. Sinus takikardi

D. Atrial fibrilasi E. Atrial flutter Seorang pasien perempuan usia 60 tahun datang dengan keluhan berdebar-debar. Pasien pernah didiagnosa stroke infark 3 bulan yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan denyut nadi pulsus alternans dan pada pemeriksaan EKG didapatkan irama jantung 120/menit irreguler. Apakah hasil interpretasi yang paling mungkin? A. Supraventrikuler takikardi B. Normo sinus rythm C. Sinus bradikardi D. Sinus takikardi E. Atrial fibrilasi Seorang perempuan usia 25 tahun datang dengan keluhan sulit buang air besar sejak 3 hari yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tympani hampir seluruh lapangan perut, di regio inguinal kiri didapatkan redup. Apakah penyebab yang paling mungkin? A. Hidronefrosis B. Vesicolitiasis C. Appendicitis D. Nefrolitiasis E. Fecalith Seorang pasien 23 tahun baru pulang dari RS 4 hari yang lalu dengan diagnosis Tifus abdominalis dan telah dinyatakan sembuh. Tetapi mulai tadi malam mengeluh nyeri di seluruh lapangan perut. Pada saat dilakukan palpasi perut, didapatkan otot dinding perut memberikan reaksi mengeras. Apakah hasil pemeriksaan tersebut? A. Predominan tympani B. Defens muskuler C. Shiffting dullnes D. Tes undulasi (+) E. Hiperperistaltik Seorang pemuda umur 25 tahun dibawa oleh petugas kepolisian ke UGD RS dengan riwayat tertabrak sepeda motor. Pemeriksaan fisik: kesadaran compos mentis, tekanan darah 100/60 mmHg denyut nadi 100 x/menit,pulsasi nadi lemah, frekuensi napas 30 x/menit, tidak bisa berjalan sendiri dan mengerang kesakitan. Didapatkan hematome di tungkai atas kanan, nyeri tekan (+), nyeri sumbu (+), akral dingin dan pucat. Langkah pertama apa yang harus dilakukan untuk penyelamatan kasus di atas A. Reposisi B. Resusitasi

C. Immobilisasi D. Airway management E. Kenali dan hentikan perdarahan Seorang anak umur 12 tahun terjatuh dari pohon setinggi 5 meter dengan posisi jatuh tangan menyentuh tanah terlebih dulu. Dibawa ke tempat praktek dokter dengan GCS 13, tekanan darah 110/70 mmHg, frekuensi napas 24 x/menit, denyut nadi 80 x/menit, mengerang kesakitan, dan tampak memegangi lengan atas kanan yang terlihat salah posisi, nyeri tekan (+), deformitas (+), nyeri sumbu (+), luka robek di lengan bawah. Tindakan pertama yang harus dilakukan pada pasien di atas adalah A. Penjahitan luka B. Pemasangan infus C. Pembersihan luka D. Pemberian analgetik E. Reposisi-immobilisasi Seorang perempuan umur 65 tahun datang ke RS dengan keluhan tidak bisa jalan, nyeri pada tungkai bawah yang terjadi secara berangsur-angsur. Pada pemeriksaan fisik vital sign dalam batas normal, pada tungkai bawah nyeri tekan (+), deformitas (+), nyeri sumbu(+). Menderita penyakit osteoporosis sejak 2 tahun terakhir, tidak ada riwayat trauma. Kelainan yang dapat terjadi pada kasus di atas adalah A. Fraktur impresi B. Fraktur impaksi C. Fraktur patologis D. Fraktur kominutif E. Fraktur kompresi Seorang anak laki-laki, umur 7 tahun, menderita serangan kejang berulang sejak usia 6 tahun, saat kejang pasien tidak sadar, kemudian kejang tonik 1 menit diikuti kejang klonik 2 menit, sesudah itu lemas seperti tertidur. Kesadaran pasien mulai pulih setelah 3 menit. Saat kejang kadang mulut berbuih kadang ngompol. Serangan kejang terjadi rata-rata 2 kali perbulan. Tergolong apakah serangan kejang pada pasien ini? A. Petitmal B. Grandmal C. Mioklonik D. Parsial simple E. Carpopedal spasme Seorang pemuda umur 25 tahun dibawa oleh petugas kepolisian ke UGD RS dengan riwayat tertabrak sepeda motor. Pemeriksaan fisik: kesadaran compos mentis, tekanan darah 100/60

denyut nadi 120 x/menit. Ileus paralitik B. temperatur 39oC. Resusitasi cairan 20 tetes/menit E. pulsasi nadi lemah. scrotum membesar. Hecting untuk hentikan perdarahan Seorang laki-laki umur 60 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS dengan keluhan nyeri perut yang disertai kembung. Apakah penyebab yang mendasari kasus ini? A. Hernia femoralis B. Limfoma maligna . Debridement C. lateral B. apa yang perlu segera dilakukan? A. posterior Seorang pemuda umur 22 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS karena kecelakaan lalu lintas. anterior E. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini? A. peristaltic meningkat. Hernia femoralis C. Resusitasi cairan agresif D. Pada pemeriksaan fisik tekanan darah 120/80 mmHg.mmHg denyut nadi 100 x/menit. didapatkan benjolan pada lipat paha kanan. scrotum membesar. fraktur tungkai bawah kiri sampai terlihat fragmen tulang. nyeri sumbu (+). distensi abdomen. mual dan muntah. mual dan muntah. Hernia inguinalis medialis Seorang laki-laki umur 60 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS dengan keluhan nyeri perut yang disertai kembung. Ileus obstruktif D. Untuk mencegah perburukan kondisi. Pada pemeriksaan fisik tekanan darah 120/80 mmHg. Hernia inguinalis lateralis E. 2 posisi D. Dari pemeriksaan foto polos abdomen didapatkan gambaran air fluid level. 1 posisi C. akral dingin dan pucat. denyut nadi 120 x/menit. Reposisi cito B. temperatur 39oC. distensi abdomen. metallic sound (+). Pemeriksaan foto rontgen femur apa yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis pasien ini? A. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 80/60 mmHg. nyeri tekan (+). perdarahan masif. metallic sound (+). Didapatkan hematome di tungkai atas kanan. peristaltic meningkat. GCS 5. denyut nadi 120 x/menit. Dari pemeriksaan foto polos abdomen didapatkan gambaran air fluid level. didapatkan benjolan pada lipat paha kanan. tidak bisa berjalan sendiri dan mengerang kesakitan. dan deformitas (+). frekuensi napas 30 x/menit.

Difusi B. Tindakan paling awal pada kasus tersebut adalah A. pemeriksaan lain dalam batas normal. Oksigenasi Seorang anak umur 2 tahun datang ke dokter dengan keluhan buang air besar cair 10 kali sehari @ 1 gelas. Rehidrasi intravena D. Pada pemeriksaan fisik didapatkan frekuensi napas 48 x/menit. Hernia femoralis Seorang anak umur 2 tahun datang ke dokter dengan keluhan buang air besar cair 10 kali sehari @ 1 gelas. pemeriksaan lain dalam batas normal. Merujuk pasien ke ICU E. Lakukan resusitasi kardio pulmoner . Ketika dilakukan anamnesis. Hernia scrotalis B. mata cekung. Ventilasi E. temperatur 36. pada auskultasi tidak terdengar suara napas dan detak jantung. Lakukan pemasangan infus C.8oC anak lemah. Hernia strangulata D. turgor kurang. Hernia inguinalis lateralis Pasien laki-laki 62 tahun datang dengan keluhan terdapat benjolan pada selangkangan kanan. tidak mau minum. Absorbsi D. Rehidrasi oral C. Appendix infiltrat D. Kemungkinan diagnosis adalah A. turgor kurang. Lakukan resusitasi cairan B.8oC. benjolan membesar apabila berdiri dan beraktivitas. anak lemah. tiba-tiba pasien terjatuh dan tidak sadar. dan apabila tiduran benjolan menghilang. Hernia inguinalis E. denyut nadi 164 x/menit. Perfusi C. tidak mau minum. Penanganan awal apa yang paling tepat dilakukan oleh dokter? A. denyut nadi 164 x/menit. temperatur 36. Pada pemeriksaan fisik didapatkan frekuensi napas 48 x/menit. Nadi radialis dan carotis tidak teraba. Memberi obat anti diare Pasien laki-laki umur 45 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat RS karena nyeri dada dan sesak napas. Oksigenasi B.C. mata cekung. Hernia inkaserata C. Cold abses inguinal E. Gangguan fungsi yang terjadi pada pasien tersebut A.

Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini? A. Kesadaran gelisah. Miokarditis C. tekanan darah 180/110 mmHg. akral dingin. kulit tampak kuning sampai kedua kaki. ditemukan jejas pada hipokondrium kiri. Lakukan pemasangan monitor EKG Pasien laki-laki umur 45 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat RS karena nyeri dada dan sesak napas. sianosis. Syok septik B. pekak alih (+). Infark miokard akut D. Syok kardiogenik E. Patent ductus arterisus Seorang laki-laki usia 25 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS karena kecelakaan. frekuensi napas 30 x/menit. Pemeriksaan EKG didapatkan elevasi segmen ST yang diikuti adanya gelombang Q patologis. Organ manakah yang paling mungkin mengalami cedera? A. Jenis syok pada neonatus ini adalah A. Angina pectoris stabil E. tali pusat kotor dan berbau busuk. Pada saat pemeriksaan fisik. datang ke Puskesmas keadaan merintih lemah. frekuensi napas 30 x/menit. suara jantung lemah. Hati B. sianosis. frekuensi napas 60 x/menit. Insufisiensi trikuspidal E. Lakukan pemasangan jalur oksigen E. Syok neurogenik D. Intestinum . Insufisiensi mitral D. Pasien tidak sadar. Pada pemeriksaaan didapatkan keadaan umum lemah. bising usus melemah. bising sistolik. malas menetek. Angina pectoris tak stabil Bayi laki-laki umur 25 hari. Tetralogi Fallot C. Stenosis aorta B. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini? A. Pada pemeriksaan fisik tekanan darah palpasi 70 mmHg. Syok distributif C. Perikarditis B. Limpa C.D. denyut nadi 120 x/menit. kejang 3-5 kali. jari tabuh (+). Syok hipovolemik Anak umur 3 tahun dengan riwayat jongkok selama melakukan aktivitas dan sering biru dan tidak sadar. denyut nadi 140 x/menit. Ginjal D.

Arteri carotis interna D. Pada regio mana yang paling tepat untuk meraba denyut nadi tersebut? A. Arteri radialis B. Apakah kemungkinan penyebab kelainan yang diderita oleh bayi tersebut? A. Fraktur humeri D. menangis keras dan kulitnya merah jambu. Bayi ini dilahirkan pervaginam oleh seorang wanita 32 tahun yang menderita diabetes mellitus. Fraktur clavicula E. Peregangan m. Anisokor D. Arteri tibialis posterior E. seorang tenaga kesehatan memeriksa apakah orang tersebut masih hidup atau sudah mati dengan meraba denyut nadi. Midriasis maksimal Seorang bayi laki-laki baru lahir dengan berat lahir 4. Arteri subclavia C. Dislokasi articulatio humeri B. Bagaimana hasil pemeriksaan pupil yang paling mungkin? A. Arteri carotis communis Seorang korban kecelakaan tampak tergeletak tak sadarkan diri di pinggir jalan. Miosis maksimal C. Struktur anatomis apakah yang diraba? A. Isokor B. Trigonum submandibulare E. Colon descendens Seorang korban kecelakaan tampak tergeletak tak sadarkan diri di pinggir jalan. seorang tenaga kesehatan memeriksa dan memastikan bahwa korban telah meninggal dunia. deltoideus . Reflek lambat E. Bayi lahir selamat. Regio sternocleidomastoideus Seorang korban kecelakaan tampak tergeletak tak sadarkan diri di pinggir jalan. Cedera plexus brachialis C. Regio cervicalis lateraris D. Regio cervicalis anterior C.E. Trigonum caroticum B. seorang tenaga kesehatan memeriksa apakah orang tersebut masih hidup atau sudah mati dengan meraba denyut nadi.800 g tidak bisa menggerakkan lengan kanannya. Pada saat persalinan terjadi distocia bahu dan berhasil dilahirkan setelah dilakukan berbagai manuver oleh dokter SpOG.

Cacat/defek pada septum E. Sirosis Hepatitis B D. HbsAg menjadi negatif. Seorang laki-laki berusia 58 tahun.Seorang laki-laki berusia 55 tahun dibawa ke UGD oleh istrinya karena mengeluh nyeri dada hebat. Kemudian dilakukan pemeriksaan laboratorium hepar didapatkan hasil SGOT 20 IU dan SGPT 22 IU. Sistem conductorium jantung Seorang laki-laki berusia 50 tahun. Reaksi lekemoid B. Nyeri terasa seperti tertindih benda berat di belakang sternum dan menjalar ke rahang bawah dan lengan kiri bagian medial. Katub jantung B. Apakah diagnosis paling mungkin kasus di atas? A. Morfologi darah tepi didominasi sel blas seri myeloid. Apakah diagnosis yang paling tepat untuk pasien di atas? A. Hepatitis B kronis B. Vasa coronaria D. Hepatitis B dorman HbsAg umum digunakan sebagai penanda apakah seseorang terinfeksi hepatitis B atau tidak. 3 sampai 6 bulan kemudian. Sedangkan pembawa (carrier). Jika pada pemeriksaan ulangan. Vasa darah besar C. Apakah struktur yang kemungkinan mengalami kelainan pada pasien tersebut? A. dan lain-lain. AML (Acut Mieloid Lekimia) C. pensiunan tentara datang praktek dokter swasta dengan keluhan pucat dan cepat lelah. tidak menunjukkan tandatanda penyakit apapun. Hepatitis B kronis aktif C. Hepatitis B carrier sehat E. jika HbsAg tetap positif lebih dari 6 bulan. CML (Chronic Myeloid Leukima) . Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. maka penderita dinyatakan sembuh. pimpinan suatu perusahaan. Pemeriksaan laboratorium didapatkan hasil Hb 6 gr/dl. maka dianggap penderita kronis hepatitis B atau sebagai pembawa (carrier). datang ke klinik swasta untuk melakukan general check up. Jika nilai HbsAg positif. Pada pemeriksaan laboratorium ditemukan HBsAg positip. maka orang tersebut telah terinfeksi. Penderita biasanya menunjukkan adanya gejala infeksi virus hepatitis seperti kulit dan mata berwarna kuning. walaupun di dalam tubuhnya terdapat virus hepatitis B. jumlah trombosit 70 ribu/mm3. Pasien ini sebelumnya juga sering mengeluh nyeri dada bila beraktivitas berat selama beberapa tahun terakhir ini. jumlah lekosit 120 ribu/mm3. Sebaliknya. air kencing seperti teh. Multiple myeloma D. Myeodisplasia E.

Infeksi virus D. Riwayat sebelumnya pasien pernah didiagnosa adanya gangguan pada ginjal. Reaksi hipersensitifitas Seorang perempuan berusia 72 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan nyeri perut dan badan tampak kuning. Uretritis Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke praktek dokter swasta dengan keluhan demam 4 hari. Manakah pemeriksaan urinalisis paling berhubungan untuk diagnosis pasien di atas? A. Apakah etiologi paling tepat penyebab demam pada pasien tersebut? A. Lekosituria dan nitrituria E. Proteinuria dan silinderuria D. Sindrom Nefrotik C. Riwayat sebelumnya pasien pernah didiagnosa adanya gangguan pada ginjal. pH dan ketonuria B. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesan edema anasarka dan pitting edem. Infeksi bakteri C. Sindrom Nefritik D. Pasien juga mengeluh adanya nyeri saat menelan. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan jumlah lekosit 5. Pyelonefritis B. Berat jenis dan kristal Seorang perempuan berusia 47 tahun dibawa keluarganya ke UGD dengan keluhan bengkak seluruh badan. Tidak ditemukan pembesaran hepar maupun lien. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu tubuh 39 derajat Celcius. SGPT 24 . faring hiperemis. Hasil laboratorium SGOT 18 IU/L. Glomerulonefritis E. Infeksi jamur B.000/mm3 dan dari hitung jenis didapatkan limfositosis. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesan ikterik dan nyeri tekan pada ulu hati. Hematuria dan glukosuria C. Pada pemeriksaan urinalisis didapatkan hasil Proteinuri : +++ Eritrosit : 0-1/LPB Lekosit : 1-3/LPB Apakah diagnosis yang paling mungkin pada kasus di atas? A. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesan edema anasarka dan pitting edem.Seorang laki-laki 58 tahun datang ke UGD dengan keluhan bengkak pada seluruh badan. Reaksi imunitas E.

Disfasia Seorang laki-laki berusia 53 tahun dibawa keluarganya ke UGD dengan keluhan kelemahan anggota gerak kanan mendadak saat bangun tidur. Parkinson gait B. Hepatitis B. Saat pemeriksaan kesadaran didapatkan pasien terkesan mengantuk dan menutup mata namun bila dipanggil dapat membuka mata dan menjawab pertanyaan sederhana. Afasia sensorik C. Paraparetik gait D. Somnolen D. Coma B. Saat masuk ke ruang praktek tampak pasien tersebut berjalan sangat lambat dan setapak demi setapak. Apakah klasifikasi kesadaran kualitatif pada pasien tersebut? A. Afasia global D.IU/L. Stupor C. Apakah diagnosis paling tepat kasus di atas? A. Hemiparetik gait C. Afasia transkortikal E. Pada anamnesis pasien memiliki riwayat penyakit gula dan darah tinggi. Karsinoma hepar E.3mg/dL. Manakah tipe cara berjalan yang paling tepat untuk pasien tersebut? A. Kolestasis ekstrahepatal Seorang laki-laki berusia 67 tahun datang ke tempat praktek dokter dengan keluhan jari-jari sering gemetar.5 mg/dL. Sirosis hepar D. Dari anamnesis tidak didapatkan riwayat trauma. Ataxic gait E. Bilirubin Direk 6. Kolelithiasis C. Compos mentis Seorang laki-laki berusia 60 tahun dibawa ke UGD dengan gangguan bicara. Scissor gait Seorang laki-laki berusia 20 tahun dibawa ke UGD oleh temannya dengan gangguan kesadaran setelah minum minuman keras oplosan. Dari pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran . Afasia motorik B. mendadak saat bangun tidur. Saat pemeriksaan pasien dapat mengerti maksud atau perintah pemeriksa namun tidak dapat berbicara lancar. dan Bilirubin indirek 0. Apakah diagnosis paling tepat? A. Soporouscoma E.

Pitiriasis rosea D. Mekobalamin E. dengan bagian tepi papul-papul eritem. Keluhan ini disertai rasa gatal. Psoriasis vulgaris C. Tinea korporis E. Apakah penyebab paling tepat kasus tersebut? A. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak plak eritem polisiklik. Pirasetam C. kekuatan ekstremitas kiri 4. Sianokobalamin Cilostazol adalah sebuah inhibitor phosphodiesterase tipe 3. Manakah terapi yang paling tepat diberikan untuk mencegah kekambuhan? A. Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 1 bulan yang lalu pada daerah wajah dan leher. Mencegah dekubitus E. Setelah mendapatkan terapi medikamentosa. Alergen . Dermatitis kontak alergi B. Dari pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran kompos mentis. Keluhan ini disertai rasa gatal. Refleks Patologis Babinski dekrtra (+). kekuatan ekstremitas inferior dan superior kanan 0.kompos mentis. Obat ini juga mengurangi kemampuan platelet (partikel dalam darah yang menyebabkan penggumpalan darah) untuk melekat. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak plak eritem polisiklik. Pada anamnesis tidak dijumpai nyeri kepala dan mual muntah. dengan bagian tepi papul-papul eritem. Setelah dilakukan observasi dan mendapatkan terapi keluhan membaik seperti semula sebelum 24 jam setelah serangan. Apakah tujuan awal fisioterapi ? A. Mencegah edem serebri Seorang laki-laki berusia 53 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan kelemahan anggota gerak kiri mendadak. dengan skuama putih. refleks patologis negatif. Apakah diagnosis yang paling sesuai? A. pasien langsung diberikan fisioterapi awal setelah masuk bangsal. Mencegah herniasi C. Mencegah kontraktur D. Mencegah pneumonia B. Lepra PB Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 1 bulan yang lalu pada daerah wajah dan leher. Cilostazol D. dengan skuama putih. Sitikolin B. Cilostazol bekerja dengan cara memperlebar arteri yang menyuplai darah ke kaki.

Psoriasis vulgaris C. disertai dengan tanda Autspitz. Apakah terapi yang sesuai? A. Psoriasis vulgaris C. batas tidak tegas. badan dan paha. Lepra PB Seorang perempuan berusia 17 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 1 bulan yang lalu. Dermatitis kontak alergi B. Tinea korporis E. Pitiriasis rosea D. Paparan matahari Seorang perempuan berusia 17 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 1 bulan yang lalu. D. Lepra PB Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 2 minggu yang lalu. Keluhan ini kadang-kadang disertai rasa gatal. disertai dengan tanda Autspitz. Antibiotic sistemik Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 2 minggu yang lalu. E. Kortikosteroid sistemik . herald patch (+) pada lengan atas. Antihistamin sistemik D. Keluhan ini disertai rasa gatal. Keluhan ini disertai rasa gatal. badan dan paha. batas tegas. Kortikosteroid topikal C. dengan skuama putih kotor tebal pada kedua belakang telinga dan lutut kanan. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak plak eritem. Apakah diagnosis untuk kasus tersebut? A. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak makula dan patch eritem. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak macula dan patch eritem. herald patch (+) pada lengan atas. Keluhan ini kadang-kadang disertai rasa gatal. Antijamur topikal E. Kortikosteroid sistemik B. dengan skuama putih tipis collarete. dengan skuama putih kotor tebal pada kedua belakang telinga dan lutut kanan. Keringat Trichophyton sp.B. C. Apakah terapi yang sesuai? A. Tinea korporis E. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak plak eritem. batas tidak tegas. Micobacterium sp. dengan skuama putih tipis collarete. Pitiriasis rosea D. batas tegas. Apakah diagnosis yang sesuai? A. Dermatitis kontak alergi B.

D. Mereka bersekongkol untuk mengejar dan mencelakai dirinya. pasien mengatakan pada pemeriksa. tersusun linier pada lengan bawah kiri bagian ekstensor. pasien mengatakan bahwa ada segerombolan sindikat yang sedang merencanakan untuk membunuhnya. pasien merasa mereka sedang membicarakan dan hendak mencelakainya. Hasil pemeriksaan dermatologi diperoleh papul berwarna merah keunguan. Carbamazepin 2 x 200 mg D. Dermatitis kontak alergi B. Manakah terapi yang paling tepat untuk pasien tersebut? A.5 mg C. Tinea korporis E. Haloperidol 2 x 1. meskipun rasa gatal berkurang. atap datar. Pitiriasis rosea D. Tekanan darah 130/80 mmHg. Psoriasis vulgaris C. C. terdapat tremor. Apakah diagnosis yang tepat? A. Neuroleptik Malignan Sindrom C. Tardive dyskinesia D. Ekstrapiramidal Sindrom B. sehingga setiap pasien melihat orang-orang yang sedang bercakap-cakap. diberikan salep putih. berusia 38 tahun. disertai rasa gatal. Lichen planus Seorang laki laki berusia 24 tahun. Pasien sudah berobat ke Puskesmas. Parkinson’s iterat Seorang laki-laki. Ukuran lesi tetap. denyut nadi 86 x/menit. Keluhan ini dirasakan sejak 1 bulan yang lalu. E. pil kuning dan pil hijau. Apakah diagnosis yang sesuai? A. Trihexylpenidil 2 x 2 mg . dengan keluhan seluruh badan kaku. dibawa ke unit gawat darurat RS. air liur berlebihan dan jalan seperti robot. Antihistamin Antivirus Antijamur Antibiotik Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke dokter dengan keluhan gatal-gatal pada lengan kiri. Huntington’s disease E. Dalam pemeriksaan. frekuensi nafas 20 x/menit dan temperatur 37. Sejak 2 minggu yang lalu. Dalam pemeriksaan status mental. multiple. dibawa ke UGD karena selalu merasa ketakutan. sehingga pasien ketakutan. Diazepam 2 x 2 mg B. distonia akut dan krisis okulomotorius.B. bahwa sindikat itu telah bekerjasama dengan banyak orang. penderita gangguan Skizofrenia yang minum obat rutin.2°C.

Sel kornu posterior medula spinalis D. tidak ada sesak nafas. Area motorik kortek otak E. Pada pemeriksaan fisik ditemukan barrel chest. hilang pada perubahan posisi tidur/miring. temperatur 39oC. Laringomalasia C. dibawa ke UGD tidak sadar setelah 30 menit tersengat. N 56 x/menit. Larigotrakeobronkitis E. stridor inspiratoir (+). Apakah daerah yang menjadi target agen infeksi pada kasus ini? A. Sel kornu anterior medula spinalis Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan sesak nafas disertai batuk berdahak. Bronchitis kronik C. Keluhan disertai muntah-muntah. Apa yang terjadi? A. Spasme laring Laki-laki 34 tahun tersengat listrik. Kering merupakan resistensi kecil hantar listrik C. TD 80/60 mmHg. sianosis. bila minum selalu tersedak. Tubuh manusia merupakan isolator penghantar arus listrik . nafas berbunyi. hilang pada posisi tidur tertentu. Area bulbaris otak C.E. Pada gambaran radiografi thoraks didapatkan hiperinflasi paru kanan dan kiri dan tidak ditemukan fibrosis. dan wheezing pada kedua lapang paru. Emfisema B. Bronkopneumonia Bayi 2 bulan. Kapasitor D. Luka bakar tangan dan wajah. denyut nadi 92/menit. Parese plika vokalis D. Laringitis akut B. Inti motorik batang otak B. Bronkiektasis D. Pasien adalah seorang perokok berat. Asma E. Amitriptilin 2 x 25 mg Seorang anak perempuan usia 5 tahun dibawa ke Puskesmas dengan keluhan demam tinggi. Pada pemeriksaan didapat frekuensi napas 22/menit. Pada anamnesis diketahui penderita sama sekali belum pernah mendapat imunisasi saat bayi. tungkai kiri sakit serta sulit untuk digerakkan. terdapat kelumpuhan flasid pada tungkai kiri. Apakah diagnosis pada kasus di atas? A. Apa diagnosisnya? A. Tubuh manusia merupakan konduktor B.

Uveitis Anak 11 tahun. Keluan disertai demam (kadang-kadang). Diagnosis yang paling mungkin adalah A. demam 5 hari naik turun menggigil. corak paru meningkat. dan hillus melebar. Pada pemeriksaan tajam penglihatan. Retardasi mental . Pneumonia B. VSD + ASD Seorang wanita usia 65 tahun datang dengan keluhan mata kanan terasa nyeri. riwayat 2 minggu yang lalu pergi ke daerah rawa-rawa selama 1 minggu. Malaria C.Seorang anak laki-laki berusia 5 bulan dibawa ke dokter dengan keluhan batuk-batuk. dan bila batuk wajah anak tampak membiru. mata kanan 2/60 dan mata kiri normal. Pada pemeriksaaan laboratorium normal. lien membesar. Endoftalmitis D. Glaukoma akut E. Influenza Seorang ibu datang bersama anak laki-lakinya yang berusia 7 tahun dengan keluhan bila meminta sesuatu pada ibunya. Kemudian. Pada pemeriksaan foto polos dada. Autis B. Skizofrenia pada anak C. Pasien menderita DM. kecuali LED 15/20 pada jam pertama dan kedua. Pada pemeriksaan ditemukan tidak ada kontak mata dari anak tersebut dan bila diberikan mainan. xiphoideus-manubrium sterni. Gangguan perilaku D. batuk kering. Diagnosis yang paling tepat adalah? A. merah. Penyakit jantung bawaan apa yang kirakira diderita pasien? A. Tekanan bola mata kanan meningkat perpalpasi dan mata kiri dalam batas normal. Diagnosisnya? A. MR E. anterior lateral kiri ditemukan ada tanda-tanda pembesaran jantung kanan dan kiri serta ruang retrosternal terisi hingga di antara proc. PDA B. ia tidak pernah berbicara dan hanya menarik-narik tangan ibunya menuju tempat yang dimaksud. VSD C. dan buram semenjak sehari yang lalu. ASD D. Tifoid E. Ia muntah sebanyak 2 kali dalam 3 jam. tidak bisa memainkan mainannya hanya menggerakkan bagian tertentu dari mainan tersebut. Demam dengue D. Keratitis B. Konjungtivitis C.

Gangguan berbahasa Seorang anak usia 3 tahun dibawa ke praktik dokter dengan keluhan tidak dapat bersosialisasi dengan orang-orang yang ada di sekitarnya.500 cc B. Anak selalu sibuk dengan permainannya sendiri. Sindroma Rett E. 200-500 cc E. Diagnosa yang mungkin adalah A. 4. 2. Salmonella thypi Seorang laki-laki. Terdapat luka sepanjang 2 cm dan mengeluarkan darah berwarna hitam.000-4. Jika diajak bicara ia tidak mau menatap orang yang mengajak berbicara. Sindroma Asperger D.000-1. Autisme D.Vital sign dan Keadaan Umum dalam batas normal. Organisme penyebab penyakit tersebut adalah? A.E. Datang dengan keluhan patah tulang 1/3 tengah tulang paha.000-3. Vibrio cholera B. Retardasi mental Seorang anak laki-laki 7 tahun dibawa oleh ibunya ke Puskesmas karena tidak mau bicara saat meminta sesuatu tapi hanya menarik tangan ibunya untuk dibawa ke tempat yang dikehendaki. 14 tahun jatuh dari tangga. BAB disertai lendir dan darah.500 cc D. Kemungkinan diagnosis pada anak ini adalah A. Gangguan berbahasa Seorang pria berusia 25 tahun datang ke pukesmas dengan keluhan diare 12 x/hari disertai perut melilit pada saat mau BAB. Eschericia coli D. 1. Berapa banyak perdarahan? A. Autisme B. Gangguan perilaku C. 400-800 cc C. Skizofrenia pada anak E. Retardasi mental B. Dari pemeriksaan psikiatri diketahui bahwa anak tidak mau menatap orang lain saat bicara dan bila diberi mainan dia tidak bisa memainkannya dan hanya menggerakkan bagian-bagian tertentu dari mainan tersebut. Sindroma down C. Anak sudah mengenal huruf dan dapat berbicara.000 cc . Shigella disentriae C.

Pada pemeriksaan auskultasi paru ditemukan suara amforik. Terapi yang diutamakan pada pasien ini? A. Keluhan ini dirasakan terusmenerus. Interposisi colon C. Betahistine mesylate C. Antibiotik D. Pemeriksaan fisik didapatkan nistagmus vertikal.500 GDS 120 g/dL. Giant emfisema D. Parasetamol D. Antidiabetic E. suhu 37. Pneumoperitonium B. Diazepam E. Ileus obstruktif E. diameter usus besar mengecil. GCS 11. berhenti sebentar kemudian kejang lagi. Gambaran rontgen untuk peyakit? A. Bronkhitis kronis B. Tuberkulosis Paru D. di antara kejang tidak ada fase sadar. Pneumothorak Seorang perempuan usia 18 tahun dengan keluhan pusing berputar. leukosit 11.Ada rontgen abdomen tegak seorang pasien didapatkan udara bebas di bawah kedua diafragma. Ibuprofen B. Antivirus B. Diagnosis manakah yang paling mungkin? A. Antikonvulsan C. Flunarizine Seorang pasien berusia 22 tahun mengeluh batuk lebih dari 3 bulan dan sejak dua hari ini batuk disertai darah. sedang pemeriksaan neurologi ditemukan limb ataxia. Tanda vital. Antihipertensi . penglihatan ganda. Pasien juga mengeluh demam. dilatasi usus kecil dan batas udara cairan multiple. Apakah terapi simptomatis yang dianjurkan pada kasus di atas? A. TD 140/90 mmHg. Riwayat pengobatan kejang namun tidak tuntas karena biaya. Bronkiektesis E. Asma Bronkhial Seorang pria usia 18 tahun kejang sejak 1 jam yang lalu. kejang selama 30 menit. tidak tinggi disertai keringat malam.5oC. Pneumothoraks C.

Korea D. Gangguan bicara C. Gangguan waham B. Ketika berada dalam ruangan tertutup pasien sulit bernafas seperti kekurangan oksigen. Obat OAINS menghambat prostaglandin menjadi asam arakhidonat Seorang laki-laki berumur 66 tahun. Atetosis Seorang wanita 37 tahun datang dengan keluhan sesak nafas saat berada dalam lift. Keluhan timbul sejak 3 bulan yang lalu saat adiknya meninggal karena sesak nafas di kamarnya. mengeluh nyeri ulu hati sejak 1 minggu yang lalu. Patogenesis manakah yang sesuai untuk kasus ini? A. Long acting beta 2 agonis . berjalan tidak bisa cepat (langkah pendek-pendek) wajah menjadi tidak berekspresi. tanda vital dalam batas normal. Diagnosis A. datang dengan diantar keluarganya ke UGD RS dengan keluhan sesak nafas yang disertai mengi yang berat serta kontraksi otot yang diberikan pada keadaan tersebut adalah? A. PGI2 E. Parkinson B. Bell palsy C. Dari anamnesis. sejak 2 bulan yang lalu mengeluh tangan gemetar. Long acting steroid B. Obat OAINS atau penghilang rasa sakit selalu bersifat asam sehingga secara langsung menyebabkan iritasi lambung B. Short acting beta 2 agonis E. disertai mual tetapi tidak muntah. Obat OAINS memacu sel parietal di lambung menghasilkan peningkatan kadar HCl D.Seorang wanita 40 tahun. Gangguan kepribadian D. Keluhan disertai dengan dada berdebar-debar. Gangguan fobia Seorang laki-laki 23 tahun. dokter mendapatkan bahwa pasien ini mempunyai kebiasaan menkonsumsi obat penghilang rasa sakit (OAINS) sejak 5 tahun yang lalu karena sakit lutut. Antihistamin C. Apakah diagnosa yang mungkin dari kasus di atas? A. Obat OAINS menghambat enzim COX yang menghambat sintesis PGE2. Gangguan perilaku E. Keluhan ini dirasakan sudah lama tapi hilang timul. Dari pemeriksaan psikiatrik dalam batas normal. Methylxanthin D. Obat OAINS menyebabkan terhambatnya pembentukan prostaglandin dengan memacu COX-2 (siklooksigenase-2) C.

penyesuaian seksual dan hubungan pribadinya kacau. Gangguan kepribadian apakah yang dialami oleh pasien? A. senang mendramatisasi diri secara berlebihan untuk mencari perhatian. antisosial.Seorang laki-laki berusia 34 tahun datang ke dokter praktik umum atas permintaan atasannya karena tidak dapat bekerja sama dengan baik. 3) Avoidan Kepribadian Avoidan atau menghindar sangat peka terhadap penolakan atau hinaan orang lain. dan mudah ditipu. dangkal atau picik. dan tudal tulus. tergantung. 9) Narcisistik . dapat berfungsi baik sepanjang tidak dituntut melakukan sesuatu seorang diri. Anankastik D. tidak sedikit di antara penderita cukup cerdas dan pandai menampilkan diri secara meyakinkan untuk menjadi penipu ulung. kendati sering merasa butuh afeksi dari orang lain dan merasa sepi. cenderung mudah mempersepsikan olok-olokan atau pelecehan yang belum tentu benar. 6) Depressive 7) Explosive 8) Histrionik Kepribadian Histrionik tidak matang. dan tanpa rasa sesal. pergaulan sempit dan segan menjalin pergaulau. Pasien mengatakan bahwa bahwa dirinya sering menjadi bahan pembicaraan dan tertawaan teman kerja di belakangnya. haus akan hal-hal yang serba menggairahkan (excitement). Paranoid B. Pasien sering melemparkan tanggung jawab kepada orang lain dan memberikan alasan-alasan yang kadang tidak masuk akal untuk kesalahan yang telah dilakukannya. Narsistik C. takut bergaul dengan orang lain disebabkan takut untuk dikritik atau ditolak. Histrionik Tipologi Gangguan Kepribadian 1) Affective 2) Antisosial Kepribadian Antisosial selalu melanggar hak orang lain lewat perilaku agresif. Skizoid E. egois. tak berdaya. sangat reaktif. emosinya labil. kendati sesungguhnya tidak demikian. merasa sedih karena tidak punya teman. congkak. 4) Borderline 5) Dependent Sangat tergantung pada orang lain dan merasa tidak berdaya. dan ketidakmampuan bergaul tersebut menjadi sumber kesusahan dan penyebab harga dirinya yang rendah. sangat haus akan pengukuhan orang lain.

Paranoid E. Skizoid Orang dengan kepribadian Histrionik perilakunya ditandai sikap selalu berupaya menarik perhatian lingkungan sebanyak-banyaknya demi kepuasan dan kenyamanan diri dengan berbagai cara. yaitu pikiran-pikiran yang tidak dapat dimengerti oleh orang lain selain oleh dirinya sendiri. memikirkan kepentingannya sendiri. tidak terampil bergaul dan suka menyendiri. dan kasih yang dia inginkan. dihantui oleh pikiran-pikiran autistik. 14) Skizotipal Kepribadian Skizotipal memiliki ciri-cri khas suka menyendiri. Narsistik B. lemah. mangabaikan hak dan perasaan orang lain. N 90 . suka menyalahkan orang lain. pasien tampak berusaha menarik perhatian dokter dan perawat. egosentrik. rigid atau kaku. hipersensitif atau sangat perasa. selalu menuntut perhatian dan perlakuan istimewa dari orang lain. suka menghindari oang lain. mudah iri. bersikap exploitatif. Cara yang dirasa efektif adalah mengeluhkan gangguan kesehatan. dan tahayul-tahayul dan amat perasa. 10) Obsessional (Anankastik) 11) Paranoid Kepribadian Paranoid memiliki ciri-ciri tambahan serba curiga. PF kesadaran compos mentis. sangat peka pada pandangan orang lain terhadap dirinya (harga dirinya rapuh). Pasien mengeluh sering merasa kesepian. terkesan dingin dan tidak akrab atau tidak ramah. Lingkungan akan yakin pada penyakit yang dia derita dan akan memberi pelayanan. sangat egois. Umumnya pribadi histrionik adalah orang yang cerdas dan verbalisasinya canggih sehingga mudah memanipulasi lingkungan. Pembicaraannya terdengar sangat impresionistik tetapi tidak terarah. Kompulsif C. argumentatif atau suka menentang. Seorang perempuan berusia 26 tahun datang ke dokter praktik umum dengan keluhan kehilangan gairah hidup. Selama pemeriksaan. Gangguan kepribadian apakah yang dialami pasien? A. Laki-laki 68 tahun dirawat di RS karena sesak nafas sejak 2 hari yang lalu dan batuk berdahak sejak 2 minggu yang lalu.Kepribadian Narcisistik merasa diri penting dan haus akan perhatian dari orang lain. suka menuduh orang lain jahat. Histrionik D. Pasien akan merasa sangat sedih jika tidak seorangpun memperhatikan dirinya dan tidak menyebutkan bahwa penampilannya cantik. TD 170/90 mmHg. 12) Passive/Aggressive 13) Skizoid Kepribadian Skizoid memiliki ciri-ciri khas tidak mampu dan menghindari menjalin hubungan sosial. perhatian.

Dengan pemeriksaan fisik didapatkan masa suprapubic yang fluktuatif. Asbestosis D. Gangguan awal dan akhir ekspirasi Seorang perempuan usia 34 tahun sudah 6 tahun bekerja di perusahaan pemintalan dan tekstil pada bagian pembuangan biji kapas. Tertutupnya bronkus terminalis oleh sekret D. Wheezing pada pasien ini terjadi karena? A. Hiperreaktifitas bronkus E. Teman-teman di perusahaannya yang sudah bekerja selama 5 tahun lebih juga banyak menderita sakit serupa. Tumor kandung kemih E. Akhir-akhir ini pasien mengeluh batuk dan sesak napas. Tuberculosis Byssinosis (Pneumoconiosis Due to Cotton Dust) is a disease of the lungs brought on by breathing in cotton dust or dusts from other vegetable fibers such as flax. Pancaran kencing lemah dan selalu mengeluh tidak merasa puas. Tumor intra abdomen D. Bekuan darah C. Adanya obstruksi dini saat awal ekspirasi C. Suara nafas vesikuler dengan ekspirasi memanjang dan nada wheezing ekspirasi. Seorang laki-laki berusia 66 tahun dibawa keluarganya ke RS dangan keluhan sulit BAK. Secret yang mengental pada akhir ekspirasi B. datang ke praktik umum dengan keluhan panas 3 minggu yang lalu. Sejak remaja penderita mempunyai kebiasaan merokok sigaret sebanyak 1 bungkus/hari. or sisal while at work. Apakah penyebab keadaan tersebut yang paling mungkin? A. Silicosis C.x/menit. Batu vesika urinaria B. murmur sistole sela iga IV linea paratemalis kiri. suara tambahan (-). didapatkan peningkatan frequensi kencing dan 4-5 kali semalam untuk kencing. R 20 x/menit. Bagasosis E. suara jantung I & II normal. hemp. Retensi urine Laki-laki pemakai narkoba suntik berusia 20 tahun. Kelainan katup yang tepat? . Dalam bekerja mereka enggan memakai masker karena merasa tidak nyaman. Byssinosis B. Keluhan dirasakan sejak 7 bulan yang lalu. PF ictus cordis teraba sela iga ke V linea mid clavicularis kiri. didapat gambaran bronchitis dan emfisema. Setelah dilakukan pemeriksaan rontgen. Apa diagnosis yang paling mungkin pada kasus tersebut? A.

Nyeri ketok CVA kanan (+). protein +++. di mana nyeri menjalar sampai ke lipat paha kanan dan skrotum kanan. warna urin kuning kemerahan. E. Ureterolithiasis akut C. Gangguan bipolar E. di mana afek pasien dan tingkat aktivitasnya jelas terganggu.A. Kira-kira terjadi perdarahan di mana : A. Arachnoid B. Epidural D. Diagnosis ? A. Pyelonefritis akut Wanita. Dua tahun lalu pernah sakit seperti ini. berfikir kalau dia adalah orang hebat. Intrakranial hemorrhage Seorang laki-laki 35 tahun tiba-tiba mengeluhkan nyeri pinggang kanan. Appendisitis akut B. Yang khas biasanya ada penyembuhan sempurna antarepisode. tiba-tiba saat dilakukan pemeriksaan fisik pasien tidak sadarkan diri lagi. eritrosit banyak. suka marah marah. dandan menor. Manik C. Apa diagnosisnya? A. Glomerulonefritis akut D. sempat pingsan. Subdural C. Skizoafektif B. pada urinalisis. Datang ke UGD bisa bercerita kejadian dan komunikasi baik. pada saat lain berupa penurunan afek disertai pengurangan energi dan aktivitas (depresi). Pada saat tertentu terdiri dari peningkatan afek disertai penambahan energi dan aktivitas (mania atau hipomania). Regurgutasi katup aorta Regurgutasi katup mitral Prolap mitral Regurgitasi katup trikuspid Regurgitasi katup pulmonal Pasien KLL. B. D. . Psikosa akut D. Subarachnoid E. C. di jalan raya tidak didapatkan perdarahan dari telinga dan hidung. kristal asam urat (+). Skizofrenia Gangguan Afektif Bipolar Gangguan ini memiliki episode berulang (sekurang-kurangnya dua episode).

Varikokel D. dirawat di rumah sakit pendidikan. Sebuah penelitian dilakukan untuk mengetahui apakah kegiatan komersial ini meningkatkan jumlah perokok di daerah B jika dibandingkan daerah A yang tidak ada kegiatan tersebut. penyandang Duchen Muscullar Distrophy. Dokumentasi Saat ini terdapat banyak iklan maupun kegiatan yang disponsori oleh perusahaan rokok untuk menarik pelanggan diselenggarakan di daerah B.Seorang wanita 20 tahun dibawa ke UGD oleh keluarganya karena terjatuh. Gangguan penyesuaian Pasien berkumis umur 30 tahun datang dengan keluhan tidak punya anak setelah menikah 2 tahun. Administrasi C. Kriptorkismus Seorang laki-laki usia 55 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri kepala hebat disertai mual dan muntah. Dokter menggunakan catatan dalam rekam medis yang menyangkut data/informasi kronologis dari perawatan/pengobatan yang diberikan dalam menyampaikan kuliah pada mahasiswa tahap profesi. Hipertensi kronik D. Apakah fungsi rekam medik yang paling sesuai? A. Medis E. Penelitian D. Apa diagnosis? A. Gangguan konversi C. Pendidikan B. Hipertensi tanpa komplikasi B. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tanda vital 210/140 mmHg. Apakah jenis uji hipotesis yang paling tepat untuk penelitian ini? . Hipertensi urgensi C. Hidrokel B. kemudian tidak bisa bangun dan menangis terus. Hipertensi emergensi Seorang laki-laki berusia 15 tahun. Agenesis testis E. Apa diagnosis pasien tersebut: A. Diagnosis yang paling mungkin : A. Gangguan kepribadian B. Gangguan perpindahan E. Gangguan perilaku D. Hernia C. Pasien baru saja dimarahi oleh atasannya karena pekerjaannya selalu tidak jelas. Dari pemeriksaan fisik tidak ditemukan testis pada kantong skrotum.

Semua jenis OAT aman untuk wanita hamil kecuali Streptomisin. B. C. D. Keadaan ini akan mengakibatkan terjadinya gangguan pendengaran dan keseimbangan yang menetap pada bayi yang akan dilahirkannya. Streptomisin tidak dapat dipakai pada wanita hamil karena bersifat permanent ototoxic dan dapat menembus barier placenta. Repair bibir saat usia 1 tahun D. Pasien tersebut hampir selalu menderita kelainan congenital lain E.A. Obat TB Kategori II WHO dan IUATLD (Internatioal Union Against Tuberculosis and Lung Disease) merekomendasikan paduan OAT Standar. Revisi hidung tidak perlu B. Antibiotik broadspectrum E. INH B. yaitu : 1) Kategori 1 a) 2HRZE/4H3R3 b) 2HRZE/4HR c) 2HRZE/6HE Obat ini diberikan untuk : . Rehabilitasi termasuk terapi bicara Tatalaksana ibu hamil dengan BTA ++ A. Perlu dijelaskan kepada ibu hamil bahwa keberhasilan pengobatannya sangat penting artinya supaya proses kelahiran dapat berjalan lancar dan bayi yang akan dilahirkannya terhindar dari kemungkinan penularan TBC. 2RHZE/4R3H3 C. Mana pernyataan di bawah ini yang paling tepat untuk kondisi di atas? A. Multivitamin Pengobatan Tuberkulosis pada Wanita Hamil Pada prinsipnya pengobatan TBC pada wanita hamil tidak berbeda dengan pengobatan TBC pada umumnya. Two sided Two sided left tailed One sided left tailed One sided right tailed Two sided right tailed Neonatus 4 kg menderita sumbing bibir dan langi-langit unilateral. Amoxicillin D. E. Repair palate saat usia 6 bulan C.

the probability is that the infection is limited to the anterior urethra. . pleuritis eksudativa unilateral. if gonococci and gonorrheal threads are found only in the first glass. TBC tulang (kecuali tulang belakang). Program Nasional Penanggulangan TBC di Indonesia menggunakan paduan OAT Kategori 1 : 2HRZE/4H3R3 Kategori 2 : 2HRZES/HRZE/5H3R3E3 Kategori 3 : 2HRZ/4H3R3 Di samping ketiga kategori ini disediakan paduan obat sisipan (HRZE) Paduan OAT ini disediakan dalam bentuk paket kombipak dengan tujuan untuk memudahkam pemberian obat dan menjamin kelangsungan (kontinuitas) pengobatan sampai selesai satu (1) paket untuk satu (1) penderita dalam satu (1) masa pengobatan. Thompson's test Thompson's test A test for determining the extent of gonorrhea in which an infected patient urinates first into one glass and then into another. sendi dan kelenjar aderenal. 2) Kategori 2 a) 2HRZES/HRZE/5H3R3E3 b) 2HRZES/HRZE/5HRE Obat ini diberikan untuk :  Penderita kambuh (relaps)  Penderita Gagal (failure)  Penderita dengan Pengobatan setelah lalai (after default) 3) Kategori 3 a) 2HRZ/4H3R3 b) 2HRZ/4HR c) 2HRZ/6HE Obat ini diberikan untuk :  Penderita baru BTA negatif dan rontgen positif sakit ringan  Penderita ekstra paru ringan yaitu TBC kelenjar limfe (limfadenitis). TBC kulit. Also called two-glass test.   Penderita baru TBC Paru BTA Positif Penderita TBC Paru BTA negatif Rontgen positif yang “sakit berat“ dan Penderita TBC Ekstra Paru berat.

dengan keluhan gatal-gatal di sela-sela kaki. Balantidiasis D. Akrofobia B. ordo Trichostomatida. Gangguan panik D. memiliki keluhan saat masuk lift cemas. 2003). Amoebiasis C. Gangguan cemas Laki-laki. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis.Seorang wanita. S. coli merupakan suatu protozoa yang masuk dalam filum Ciliophora. Pasien bekerja sebagai peternak babi. Organisme penyebab keluhan ini adalah A. yaitu trofozoit dan kista. Pemeriksaan pruritic lesions. Trichiuris trichiura B. klas Kinetofragminophorea. Merupakan protozoa besar. Giardiasis B. Ini termasuk tempat-tempat seperti Filipina. Parasit yang mungkin menyebabkan keluhan ini A. sesak. Ternyata pasien tinggal di lingkungan yang baru saja ditemukan banyak yang menderita Schistosomiasis. Babi adalah reservoir utama dari parasit.. Memiliki dua stadium. Larva D. Diagnosis A. habitatnya pada usus besar dan yang biasa menjadi hospes adalah babi dan manusia. Kriptosporodiosis Balantidiasis merupakan penyakit yang disebabkan oleh Balantidium coli. famili Balantidiae. tetapi juga termasuk negara-negara seperti Bolivia dan Papua Nugini (Smith. Stadium yang menyebabkan gejala ini adalah? A. Oxyuris vermikularis . Klaustrofobia C. Gangguan fobik E.6 gr/dL. Serkaria E. Pada pemeriksaan lab didapatkan Hb 5. berat badan menurun. Kista C. Dewasa Laki-laki datang dengan keluhan diare berdarah. Telur B. keringat dingin. Seorang anak laki-laki 6 tahun dibawa ibunya ke puskesmas dengan keluhan pucat. Necator americanus C. B. Pada pemeriksaan mikroskop ditemukan telur cacing tipis & bening. dan infeksi manusia lebih sering terjadi di daerah-daerah di mana babi banyak berinteraksi dengan manusia. Blastokistosis E. sebagaimana disebutkan sebelumnya.

Ascaris lumbricoides E. Pada pemeriksaan tinja didapatkan telur yang berbentuk tempayan dengan tombol jernih di kutub. Trichuris trichiura B. Telur Cacing Tambang Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan keluar benjolan dari anus. Pilihan A. Ancylostoma brazilliense Gambar 1. Keluhan ini didahului oleh diare yang encer dan berdarah sejak 5 hari yang lalu.D. Necator americanus C. Ascaris lumbricoides . Keluhan diare ini sudah sering dirasakan oleh pasien namun biasanya keluhan mereda setelah pasien berobat ke puskesmas. Ankilostoma duodenale D.

PF anus normal. Cardiac tamponade C. Anti social E. di dada tampak ada memar dan perkusi hipersonor/sonor dan vesikuler -/+. Abdominal X-ray dan barium enema harus dilakukan setelah kondisi akut ditangani E. NGT dapat mengurangi distensi abdomen . menurut heteroanamnesa pasien mempunyai masalah dengan teman kerjanya. Rectal biopsy dapat dilakukan pada keadaan akut B. Simple pneumotoraks Pasien laki usia 25 tahun datang diantar orang tuanya ke RS karena sering tidak masuk kerja. Paranoid C. Diagnosis yang tepat adalah? A. Pasien lebih senang bekerja di depan komputer dan tidak berinteraksi. perut tampak distensi dan peristaltic meningkat. tekanan darah 90/50 mmHg. Mana penanganan terhadap pasien yang paling tepat? A. belum BAB. frekuensi napas 49 kali/menit. Histrionik D. Hematotoraks D. Rectal biopsy harus dilakukan secepatnya untuk diagnosis pasti C. Termasuk gangguan kepribadian apakah pasien ? A. nadi 120 kali/menit. Menurut pasien merasa teman kerjanya akan mencelakainya. Obsesif kompulsif Bayi 2 hari datang ke UGD dengan keluhan muntah-muntah.Laki-laki 23 tahun mengalami kecelakaan lalu lintas pasien tampak cemas. sesak napas tanpa stridor. Skizoid B. Colok dubur meconium menyemprot lalu obstipasi lagi. Pemeriksaan yang paling akurat untuk diagnosis pasti adl CT Scan abdomen D. Hematopneumotoraks B.

Dalam satu tahun terakhir pasien tidak mengikuti acara keluarga karena takut kehilangan kesempatan untuk minum alkohol. nadi 120/menit. Dari foto thorax didapatkan gambaran udara bebas di rongga peritoneum. Peritonitis primer Seorang laki-laki berusia 37 tahun datang ke poliklinik RS karena ingin berhenti minum alkohol. TD 200/100 mmHg. Sebenarnya pasien merasa malu dan berusaha untuk menghentikan kebiasaannya. ascites (-). Dari anamnesis pasien diketahui sering mengkonsumsi obat anti nyeri karena menderita peradangan sendi lutut. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran somnolen. OAT 2 minggu danbaru diberi ARV D. Penyalahgunaan alkohol B.000/mm3. Keluhan ini dirasakan tiba-tiba dimulai pada daerah ulu hati 2 hari yang lalu. OAT dan ARV tidak dilakukan C. RR 32/menit. Pemeriksaan jantung dan lainnya normal. Gangguan mood akibat alkohol E. Keadaan apakah yang dialami pasien? A. Segera minum obat anti hipertensi . Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. nyeri tekan dan nyeri lepas di seluruh perut. Pengobatan apa yang dilakukan? A. Pasien mulai minum alkohol 5 tahun yang lalu dengan minum segelas alkohol sebelum tidur. Jarang minum obat hipertensi secara teratur. Informasi apa yang harus Anda berikan kepada pasien A. Pada pemeriksaan lab didapatkan leukosit 20. Pitting edema (-). Diberi OAT dan ARV setelah pengobatan inisial E. Ketergantungan alkohol C. Perforasi apendiks C. Segera rujuk B. Pada pemeriksaan abdomen didapatkan Abdominal rigidity (+).Pasien dengan keluhan batuk lama penurunan berat badan 3 kg dalam 10 hari demam pada malam heri dan penurunan nafsu makan BTA +/+/+ dan rapid test HIV +. Peritonitis sekunder akibat perforasi typhoid D. OAT dan ARV bersamaan B. T 39oC. Peritonitis sekunder akibat perforasi ulkus peptikum B. Toleransi alkohol Pria 59 tahun mengeluh bengkak dan sesak. Kebiasaan ini meningkat menjadi 3 gelas pada sore dan malam hari. tetapi tidak berhasil. Gangguan kepribadian akibat alkohol D. Peritonitis tersier E. OAT diselesaikan baru diberi ARV Seorang laki-laki berusia 60 tahun dibawa keluarganya ke UGD dengan keluhan nyeri di seluruh perut disertai mual dan muntah. TD 85/60 mmHg.

CRP B. Troponins have assumed a central role in risk stratification and therapeutic decision-making in professional guidelines published by the ACC/AHA and the ESC. . Diagnosa A.9oC. T 37. an increase of troponin during the first 24 hours following the onset of symptoms is indicative of myocardial injury. Pneumonia lobaris kiri E.C. Pneumothoraks kiri D. suara nafas vesikuler. Pleuritis paru kiri Laki-laki 54 tahun datang ke IGD dengan keluhan nyeri dan sesak di dada yang dirasakannya sejak lebih dari setengah jam yang lalu. PF hipersonor di seluruh lapang paru. N 100/menit. Asma Laki-laki mengeluh nyeri dada kiri sejak 2 minggu lalu. CKMB C. Beberapa hari belakangan pasien sering kurang tidur karena harus menyelesaikan pekerjaan kantor. suara nafas vesikuler. Pemeriksaan laboratorium apa yang harus dilakukan A. Atelektasis E. perkusi dada kiri dari sela iga 3 ke bawah redup. Efusi pleura kiri B. Pasien adalah seorang perokok berat. mengeluh sesak nafas. Pasien diinformasikan menderita Krisis Hipertensi D. Patients with an increased troponin concentration must be regarded as patients at high risk of death or myocardial infarction (MI). and must receive specific treatment. Perikarditis C. Bronkiektasis D. Pasien harus minum obat hipertensi teratur Laki-laki 70 tahun. ronki tidak ada. Diagnosis A. Emfisema B. TD 110/70 mmHg. Pneumonia C. perokok. Kini gerakan nafas dada kiri tertinggal. Troponin According to the ESC/ACC consensus definition.

Kelainan jalur bersama mekanisme pembekuan darah Seorang perempuan 32 tahun dengan konsumsi kontrasepsi oral yang efektivitasnya baik. Ethambutol D. Rifampisin C. Streptomisin Seorang laki-laki berusia 18 tahun tersesat di hutan selama lebih dari 2 hari. Isoniazid B. Apa fungsi pemeriksaan tersebut? A. Kelainan jalur intrinsik mekanisme pembekuan darah D. Lipid B. Glikogen D. Kolesterol E. 6 bulan yang lalu didagnosa TBC paru dan mendapat pengobatan kombinasi.Seorang perempuan berusia 58 tahun datang dengan keluhan bintik-bintik kemerahan di kulit tubuh. Obat yang mempengaruhi kontrasepsi? A. Melihat fungsi vascular B. Saat ini test HCG (+). Pirazinamid E. Kelainan jalur ektrinsik mekanisme pembekuan darah E. Glukosa C. Selama itu ia tidak makan. Keluhan disertai demam tinggi sejak 5 hari yang lalu. Dokter melakukan pemeriksaan Rumple leed. Sumber energi yang digunakan otak pada saat itu ialah A. Badan keton . Melihat fungsi trombosit C.

8 mg/dL dan faktor rheumatoid (+). Metotrexate B. Mencegah vaskulitis B. kemerahan dan pasien tidak dapat berjalan. Cotton wool appereance adalah gambaran dari Cotton-wool spots result from microinfarctions of nerve fibers caused by focal ischemia after occlusion of terminal retinal arterioles occurs. Indometasin C. These spots appear as a white fluffy spots on the retina.Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke dokter dengan keluhan nyeri pada sendi lutut sejak kemarin. Statin. Tujuan pemberian Asetil Salilisat adalah A. sejak 2 tahun yang lalu pernah didiagnosa stroke iskemik dan mendapatkan pengobatan secara rutin. B12. Menghilangkan nyeri D. Mencegah agregasi trombosit C. Apakah terapi yang tepat untuk pasien ini? A. Meloxicam D. Natrium diklofenak Pasien dengan keluhan nyeri 3 hari di jari kaki kanan 2-4. yaitu vitamin B6. Petidin Seorang pria berusia 50 tahun. Lab asam urat 9. Terapi apa yang paling pertama diberikan? A. pada pemeriksan optalmoskop didapatkan gambaran Cotton wool appereance. Allopurinol D. . PF terdapat tofus di jari kaki kanan 24. Neuroprotektif Laki-laki dengan DM yang lama. Allopurinol B. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan kadar asam urat 7. Ibuprofen E. Kolkisin C. Pada pemeriksaan fisik ditemukan pembengkakan pada sendi lutut. Asetil Salisilat.1. Aspirin E.

pH 7.Gambar 2. Riwayat DM 10 tahun yang lalu. hasil analisa gas darah yang sesuai A. Seorang pasien umur 60 tahun dibawa ke UGD tidak saadarkan diri. Anak sering menangis dan tidak bisa berjalan. Pemeriksaan yang dianjurkan untuk kasus di atas A. Captopril Pasien anak laki-laki berusia 2 tahun datang dengan keluhan lutut sebelah kanan sakit sejak 3 hari yang lalu.30 HCO3 18 B. HCO3 18 pCO2 48 E. Metildopa D.30 HCO3 30 C. Losartan B. An ophthalmoscopic view of the retina showing advanced signs of diabetic retinopathy including two pale cotton wool spots. glukosa urin +3. Obat antihipertensi yang tepat adalah A. Faktor VIII 20% B. Faktor VIII 60% D. Pada pemeriksaan fisik ditemukan anak rewel. TTV dalam batas normal. Mengeluh pusing. HCO3 30 pCO2 48 Seorang wanita usia 28 tahun hamil 6 minggu. Verapamil C. Hasil lab GDS 450 mg/dL. Pada lutut sebelah kanan tampak membesar daripada lutut sebelah kiri. tidak mengatur pola makan dan minum obat terartur. Faktor VIII 50% C.30 HCO3 48 D. dan sulit digerakan. Faktor IX < 1% E. TD 140/100 mmHg. pH 7. HCT E. Faktor IX 20-50% . pH 7.

Seorang laki-laki berusia 25 tahun. Pneumonia D. datang ke UGD RS dengan keluhan sesak nafas disertai batuk berdahak tanpa darah sejak 5 hari yang lalu. It is indicative of an airspace process. TB paru B. Apa diagnosa yang paling mungkin? A. TB milier C. pulmonary lymphoma  Pulmonary infarct  Normal expiration Air bronchogams that persist for weeks despite appropriate antimicrobial therapy should raise the suspicion of a neoplastic process. Air bronchograms can be seen with :  Pulmonary consolidation  Pulmonary oedema  Non-obstructive atelectasis  Severe interstitial disease  Neoplasm: bronchioloalveolar carcinoma. and will not be seen when a bronchus is filled with fluid or when the opacification of the alveoli is due to obstruction (as air is resorbed). Pemeriksaan foto thorax tampak perselubungan inhomogen pada basal paru kanan disertai dengan gambaran air bronchogram. Karsinoma paru An air bronchogram is an air-filled bronchus against surrounding opacified alveoli. CT or guided biopsy may be planned in such cases. . Bronkiektasis E.

P. NGT. Plasmodium vivax C. These parasites have crescent-shaped gametocytes. A. are difficult to distinguish morphologically. Plasmodium ovale B. in that it also enlarges the red blood cells and can have Schüffner’s dots. tidak terdapat massa pada permukaan dinding abdomen. Rujuk ke RS terdekat B. Characters to look out for include the presence of Maurer’s dots on the surface of red blood cells infected with Plasmodium falciparum. Plasmodium knowlesi E. on the other hand. Pasang infus. Plasmodium vivax. tutup dengan kassa NaCl. Plasmodium malaria Malaria parasites are usually examined under a microscope using a peripheral blood smear method (also called a blood film). Pasang NGT. though the parasites. in order to see the detailed structures which differentiate the different species of malaria. usually with Romanowsky stain. disertai sakit kepala. enlarges red blood cells that it infects and seems to show a preference for immature red blood cells. whereby a small volume of blood is smeared thinly across the slide and then stained. which use a large unsmeared drop of blood. rujuk RS terdekat D. and to store the blood in an appropriate anti-coagulate. mual. malariae does not alter the size or shape of the red blood cell it infects and tends to form rosette-like patterns of 8-10 . Thick blood smears. Plasmodium falcifarum D. but fewer merozoites tend to be present per cell and infected red blood cells tend to look elongated. rujuk ke RS terdekat Wanita 21 tahun datang dengan keluhan demam naik turun sejak 1 minggu yang lalu. For species-level identification of malaria parasites. if present. muntah. rujuk ke RS terdekat C. spontan di bidan. lemas. and it is rare to see mature trophozoites or schizonts with this parasite since when this stage is reached the red blood cells are usually sequestered deep within major organs and so are not readily present in the peripheral blood. ovale is very similar to P. You may also see multi-infected red blood cells with this species. Tindakan apa yang harus dilakukan A. are sensitive since a large number of red blood cells can be examined. Hasil pemeriksaaan darah tepi didapatkan eritrosit besar-besar dengan titik Schuffner.Seorang bayi umur 11 bulan lahir normal. pertahankan kehangatan. Terdapat defek di samping umbilicus. a thin blood film is more commonly used. It is crucial to make the blood films soon after the blood sample has been taken. P. Tutup dengan kassa NaCl. Pasang infus. The presence of Schüffner’s dots is also characteristic – these looks like specks or granules on the cell surface of the infected red blood cell. vivax. rujuk ke RS terdekat E.

Penyakit Hashimoto Wanita 24 tahun dibawa ke dokter oleh ibunya karena sering diam tak bergerak lebih dari 3 jam. Hormon tiroid meningkat. Skizofrenia Tak Terinci D. TSH rendah. vivax and P. tremor. Penyakit Graves E. Skizofrenia Residual E. Diagnosa A. Skizofrenia Katatonik Laki-laki 22 tahun datang ke dokter dengan keluhan susah berkonsentrasi sejak 6 bulan yang lalu. Skizofrenia Herbefrenik C. its trophozoites may form characteristic band-like patterns across the cell. refleks fisiologis meningkat. Diagnosis A. ovale Perempuan 40 tahun datang ke RS dengan keluhan berdebar-debar. Karsinoma tiroid D. Later on in maturation. berkeringat. Schüffner's dots in P. berat badan turun tapi nafsu makan meningkat. Dari pemeriksaan fisik terdapat eksoftalmos. Gondok endemik B. Gambar 3.merozoites. Skizofrenia Paranoid B. Pasien juga sering mendengar suara almarhum ibunya yang mengatakan bahwa ia harus . Gondok numuler C.

Apakah penyebab keluhan di atas ? A. walaupun isinya sama. Pasien menceracau tidak jelas. Psikotik karena obat E. Thought broadcasting  Thought echo Isi pikiran dirinya sendiri yang berulang atau bergema dalam kepalanya (tidak keras). pasien mulai berlaku aneh sejak dua bulan yang lalu. Thought insertion or withdrawal Isi pikiran yang asing dari luar masuk ke dalam pikirannya (insertion) atau isi pikirannya diambil keluar oleh sesuatu dari luar (withdrawal) Thought broadcasting Isi pikirannya tersiar keluar sehingga orang lain atau umum mengetahuinya Delusion of control Waham tentang dirinya dikendalikan oleh suatu kekuatan tertentu dari luar Delusion of passivity Waham tentang dirinya tidak berdaya dan pasrah terhadap suatu kekuatan dari luar     Seorang ibu membawa anaknya ke dokter karena khawatir adanya tumor di perut anaknya. Psikotik akut D.menjadi dokter. Thought echo B. Perut anknya dirasakan makin besar setelah dilakukan pemeriksaan didapatkan anak tersebut hamil 5 bulan. dan isi pikiran ulangan. Skizofrenia paranoid C. Menurut pengakuan istrinya. Ia sering mendengar suara-suara yang menurutnya adalah suara Nyi Roro Kidul. Delirium karena gangguan media Seorang laki-laki berusia 42 tahun dibawa ke UGD RS karena mengamuk dan berlaku kasar kepada anak perempuannya. Skizoafektif B. Thought withdrawal C. Ia baru bisa tenang setelah diberikan injeksi Haloperidol. Oleh dokter UGD ia didiagnosis Skizofrenia. Di kampus pasien memiliki masalah. Ia bercerita bahwa ia diutus oleh Nyi Roro Kidul untuk merebut kekuasaan dari anak perempuannya. ketika ia di-PHK. Autonomy . dan menjadi sering termenung dan tidak merawat diri. namun kulitasnya berbeda. Delution of control (waham dikendalikan) E. Diagnosis A. Prinsip moral manakah yang membuat dokter tersebut bingung menjelaskan keadaan anak tersebut? A. Delution of passivity D. Dokter bingung menjelaskan kepada orang tua tentang keadaan anaknya. Dia merasa temannya di kampus berusaha menghalangi dia untuk dapat belajar dengan baik. dengan demikian ia dapat bersanding sejajar kekuatannya dengan Nyi Roro Kidul.

verikel pada rambut kepalanya. Teman sekelasnya juga mengalami hal yang serupa. Insomnia inorganik D. Hal ini terjadi sejak anaknya mengalami kecelakaan lalu lintas dua hari yang lalu. selalu merasa was-was. E. Insect bite E. Manakah diagnosis yang paling mungkin? A. sebagai respons terhadap stres fisik maupun mental yang luar biasa dan biasanya menghilang dalam beberapa jam atau hari. Kerentanan individu dan kemampuan menyesuaikan diri memegang peranan dalam terjadinya dan keparahannya suatu reaksi stres akut. Rambut kepalanya panjang sebatas pinggang. Reaksi stres akut Reaksi Stres Akut Suatu gangguan sementara yang cukup parah yang terjadi pada seseorang tanpa adanya gangguan jiwa lain yang nyata. dan gelisah. C. Pediculus humanis pubis B. Psoriasis C. Gangguan cemas menyeluruh B.B. Honesty Transparancy Justice Non maleficence Seorang wanita berusia 37 tahun mengeluh sulit tidur. khawatir. Pediculus humanis corporis . Pediculus humanis capitis D. la selalu merasa cemas jangan-jangan akan terjadi sesuatu yang tidak baik terhadap dirinya atau keluarganya. Gangguan penyesuaian C. Diagnosis A. Stresornya dapat berupa pengalaman traumatik yang luar biasa. Seorang wanita 17 tahun mengeluh terdapat trumbus-trumbus kemerahan. Gangguan ansietas fobik E. D.

Metaplasia D. Displasia B. Sydenham’s chorea Sydenham’s chorea was described by Thomas Sydenham in 1686 and it has been associated with rheumatic fever since 1956. a criterion sufficient even by itself for the diagnosis of the disease. The main feature in Sydenham’s chorea is involuntary movements. Hipertrofi Seorang laki-laki usia 50 tahun datang ke dokter dengan keluhan adanya gerakan seperti menari yang tidak terkontrol. These movements occur at rest. Pediculus humanus capitis Pada atlet angkat besi yang rajin barlatih mendapatkan lengan atasnya menjadi kekar dan besar. Atrofi C. Apakah kemungkinan diagnosis? A. Ballismus E. gait disturbances and speech impairment. Hemibalismus C. As a result. Bentuk adaptasi sel yang ditemukan pada lengan atlet ini adalah? A. Huntington chorea B. Pasien tersebut mempunyai riwayat penyakit jantung rematik. Usually the patient has abnormal neurological signs with hypotonia and motor restlessness which can lead to coordination problems.Gambar 4. They disappear during sleep. Hiperplasia E. and are exacerbated by stress. the activities of daily living can be severely disrupted. These can be generalised or unilateral. . It is a major manifestation of rheumatic fever and according to the latest modification of the Jones criteria in 1992. may start suddenly or gradually. Chorea athetosis D.

buram dan sakit. Pemeriksaan fungsi hepar D. kornea terdapat kekeruhan dan tampak infiltrat dengan gambaran satelit (+). yang kemudian timbul bercak putih. Konjungtivitis ec bakteri B. sedangkan mata kanan tidak ada keluhan. Pasien tampak santai dan mata tampak merah. Pasien juga menyangkal berhalusinasi. Pemeriksaan toksikologi urin Seorang laki laki petani berusia 60 tahun datang ke Puskesmas dengan kelulan 1 bulan yang lalu mata kiri terusuk padi. Pasien juga merasa dia tidak berada dalam dimensi waktu. Sejak 1 minggu ini mata merah. Pada pemeriksaan oftalmologikus diperoleh VOS 1/~. Pemeriksaan status mental C. Keratitis ec jamur D.    Biasa disebut tarian saint vitus Mempunyai karakter berupa gerakan menghentak yang cepat dan tidak terkoordinasi yang biasanya menyerang muka. Dari alloanamnesis pasien sering ke diskotik. Ballismus  Berupa gerakan kasar seperti melempar-lempar (balistik) yang tidak terkontrol dan keras  Menyerang otot-otot proksimal dari tangan dan kaki Hemibalismus  Balismus yang hanya terjadi pada satu sisi tubuh Athetosis  Gerakan menggeliat secara perlahan dan berkelanjutan (continous) Pasien laki-laki 23 tahun diantar ke dokter praktek umum dengan mengeluh dirinya merasa akan gila dan segala sesuatunya tidak nyata. palpebra tampak udem dan hiperemis. Katarak . Apakah diagnosis yang mugkin A. Keratitis ec bakteri C. Pemeriksaan fisik E. konjungtiva hiperemis dengan sekret (+). dan tangan Lebih sering menyerang wanita daripada pria dan sebagian besar terjadi pada anak-anak di bawah umur 18 tahun (terutama diakibatkan infeksi streptokokus beta-hemolitik grup A) serta terjadi pada 20-30% pasien dengan demam reumatik Onset pada orang dewasa jarang ditemukan. Pemeriksaan yang akan dilakukan adalah adalah A. kaki. dan apbila ditemukan penyakit ini juga merupakan proses lanjutan/perparahan dari chorea Sydenham yang terjadi pada masa kanakkanak. EEG B.

Konjungtivitis vernal E. Konjungtivitis cum flygten D. Hipospadia Anak laki-laki 10 tahun dibawa orang tuanya ke praktek dokter umum dengan keluhan mata merah sejak 1 bulan yang lalu. Pemeriksaan oftalmologi terdapat folikel-folikel di limbus kornea (trantas dot). Paraphimosis D. Phimosis E. Konjungtivitis bacterial kronis C. trän täs). . Konjungtivitis ec jamur Pasien laki-laki 2 tahun. penis bengkok ke ventral. Keluhan tidak disertai pandangan kabur. dibawa ibunya dengan keluhan kencing tidak lewat ujung penis. Konjungtivitis viral akut B. grayish-red gelatinous nodules occurring on the edge of the conjunctiva in Vernal Conjunctivitis. Mikropenis C. Any of the pale.E. Konjungtivitis trakomatos Trantas dot (tr n t s. Buried penis B. Apa diagnosisnya? A. Pemeriksaan ujung muara uretra tidak terletak pada ujung penis. Diagnosis yang paling mungkin A. n.

kejang menjadi seluruh tubuh. dan mendengar suara-suara yang menyuruh dia membunuh istrinya. Carbamazepin 200 mg IV C. Budaya E. Pada saat itu. marah. Sebelumnya tidak pernah seperti itu. Trantas dot Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat dalam keadaan tidak sadar. Sekitar 5 menit kemudian kejang berhenti dan pasien nampak bingung sebentar lalu tertidur. kemudian terjatuh. Bolus lambat diazepam 10 mg Seorang laki-laki berusia 44 tahun dibawa ke unit gawat darurat dengan dipegangi oleh 4 orang. Pada pemeriksaan kesadaran diperoleh data bahwa pasien membuka mata bila dipanggil. Ethosuximide 100 mg IV B. takut. Ekonomi C. Tiga jam sebelumnya pasien mendadak kejang pada lengan kanannya. Genetik . Dia mengalami sulit tidur dan sulit mengendalikan emosinya. Apakah terapi yang paling tepat? A. dan tidak sadar. nampak berusaha berbicara tetapi tak berbentuk kalimat yang jelas. Sosial D. Phenytoin 100 mg IM D. Sekitar setengah jam sebelum masuk rumah sakit.Gambar 5. pasien masih mampu berteriak minta tolong. Dia mengamuk sejak 7 hari yang lalu. Dia merasa tidak nyaman. Phenobarbital 60 mg IM E. sewaktu dicubit lengan kanannya dapat menepis tangan yang mencubit. pasien mengalami kejang dengan urutan yang sama seperti sebelumnya. Apakah faktor yang dominan sebagai etiologi? A. Proses belajar B.

Disability limitation Laki-laki 65 tahun. Pasien adalah seorang pekerja tambang . Helicobacter pulori B. Fobia Saat pemeriksaan rontgen pada pekerja diwajibkan untuk menggunakan baju khusus yaitu apron yang berbahan Pb. keluhan disertai gangguan penampilan pada mata pasien. seorang sekretaris. Epstain barr virus C. Dia juga beranggapan karyawan yang lain iri padanya sehingga melaporkannya ke pimpinan dan ia dijadikan operator. Early diangnosis and prompt treatment E. Specifik protection C. Kultur spesimen D. Tujuan dari pengguanaan dinding tebal dan apron di atas dalam konsep 5 level prevention termasuk dalam? A. Pasien banyak bicara tertawa pola pikir loncat-loncat. Ekopraxi C. Keluhan dirasakan semakin lama semakin berat. Sreeptococcus aureus E. tetapi dia juga murung disebut? A. dipindah ke bagian operator telepon.Pasien perempuan 24 tahun. ELISA Mikroorganisme yang paling sering menjadi pemicu pada kasus di atas adalah? A. Apusan mikroskopik B. Pemeriksaan fisik lagoftalmus. Pemeriksaan yang mendukung untuk menegakkan diagnosis pasien di atas? A. Campylobacter jejuni D. Rahabilitation B. Sequencing E. Dia berpikir sedang dipromosikan oleh presidan direktur. Eksaltasi B. Euphoria D. Healt promotion D. lipatan nasolabial menghilang. tuberculosis Seorang laki-laki usia 46 tahun datang ke praktek dokter dengan keluhan sesak nafas sejak 2 minggu yang lalu. Pasien juga mengeluh batuk lama sekitar 1 bulan dengan dahak berwarna putih encer. Elase E. KU mulut mencong ke kanan. M. Keluhan lainnya pasien merasa terganggu dengan keluhannya. tampak gembira berlebihan. Rapid test C.

berolahraga 2 jam yang lalu. tampak biru. Amblasi retina B. Merokok 6 jam sebelum pemeriksaan E. penilaian menunjukkan bayi tidak bernafas.dan memiliki kebiasaan merokok hingga 1 pack (12 batang) rokok dalam 1 hari. Dari hasil pemeriksaan laboratorium diperoleh reduksi urin (+++) GDP 250 mg/dL dan gula darah 2 jam post prandial 450 mg/dL. Bayi tersebut dilahirkan dalam keadaan tidak menangis. dan semakin tebal sehingga sekarang penglihatan mata kanannya menjadi kabur. denyut jantung 90 x/menit. Kurang tidur Seorang laki-laki berusia 60 tahun mengeluh mata kanannya buta secara mendadak tadi pagi saat mandi. Apakah keadaan yang mengharuskan penundaan pemeriksaan spirometri pada kasus tersebut? A. Melakukan ventilasi tekanan positif D. Sejak 6 bulan yang lalu. Buta mendadak pada pasien disebabkan oleh? A. Memberikan epinefrin injeksi intramuskuler C. Kekeruhan cairan viterus E. Memberikan rangsang taktil . Katarak C. Melakukan kompresi jantung B. Makan roti 2 jam sebelum pemeriksaan C. lemah. Selama pemeriksaan tercium bau busuk yang ternyata berasal dari jari manis kirinya yang mengalami luka memborok sampai terlihat tulangnya. Tindakan apakah yang harus dilakukan? A. terakhir merokok 6 jam yang lalu dan terakhir minum Salbutamol 4 jam yang lalu. di dalam mata kanannya tampak ada seperti kabut putih. Setelah dilakukan langkah awal resusitasi. tetapi masih dapat melihat benda-benda yang dekat. Berolahraga 1 jam sebelum pemeriksaan B. Memberikan natrium bikarbonat intravena E. Kekeruhan kornea D. Minum Salbutamol 4 jam sebelum pemeriksaan D. Saat akan dilakukan pemeriksaan spirometri pasien mengatakan bahwa semalam pasien kurang tidur. Glaukoma Seorang bayi laki-laki dilahirkan secara sectio caesaria dari seorang perempuan berusia 37 tahun G1P0A0 gravida 38 minggu dengan ketuban pecah dini 18 jam dan fetal distress. terakhir makan roti 1 jam yang lalu.

terbuat dari bambu. Saudara baru ditempatkan disana sebagai dokter puskesmas. Ketika melakukan kunjungan Saudara melihat banyak penduduk memiliki penyakit batuk kronik yang kadang-kadang disertai darah dengan keringat malam. Desa memiliki sumber air yang baik.Desa A adalah salah satu desa terpencil di wilayah kerja Puskesmas X dengan populasi sebanyak 5. Perumahan sangat buruk. Imunisasi Hepatitis B B. dan lantai belum disemen. Program DOTS D. Program Keluarga Berancana . rumah kecil.000 orang dengan 700 KK. kurang ventilasi. Program Air Bersih C. Program penanganan malaria E. Apakah program yang menjadi prioritas untuk dilaksanakan di desa tersebut? A.

Terus dilakukan PF Tensi 100/70 mmHg N 100 x/menit RR 23 x/menit. kretinin 12. Keempat ekstremitas sering terasa kram. Pasien ingin mengetahui kemungkinan penyakit degeneratif yang bisa terjadi pada dirinya. Phenitoin kapsul 100 mg C. Hasil USG contracted kidneys. Carbamazepin 60 mg D. S 37oC. pasien dalam keadaan sadar. ureum 150 mg/dL. 30 menit kemudian dia sadar. dengan tipe pernafasan kussmaul dan nadi 100 x/menit. Health behavior D. Cedera kepala E. antihipertensi. Batas jantung kiri bergeser ke lateral dan kaudal. mual. Terapi yang tepat pada pasien ini adalah? A. Phenobarbital 100 mg IM E. Hasil laboratorium didapatkan Hb 8 gr/dL. Health promotion B. terapi yang paling tepat untuk pasien ini adalah? A.30 KLL dan tak sadarkan diri. Pasien selama ini merasa ia dalam keadaan sehat. Setelah di ruang perawatan 10 menit pasien mengamuk akibat menahan sakit pada perutnya. kemudian mengeluh nyeri kepala. jam 00. Kemudian pasien muntah-muntah. Peritonitis C. Kemudian kejang seluruh tubuh selama 5 menit dan pasien tidak sadar. Phenitoin 100 mg IM Pasien laki-laki 30 tahun. Diazepam 10 mg B. Pada kedua lapangan paru bawah terdengar ronki. Antibiotik. saat sadar pasien tampak binggung. Penekanan intrakranial Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke praktik dokter umum untuk mengkonsultasikan kesehatannya. Kemungkinan disebabkan oleh A. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. Preventive health behavior E. nyeri perut. 3 jam lalu mengalami kejang pada sebagian tangan kanannya. Sick-role behavior C. Antihipertensi dan tranfusi darah . Sakit yang hebat B. Apakah istilah yang paling tepat untuk tindakan pasien ini? A. tekanan darah 210/110 mmHg. Tidak sadarkan diri D. Respirasi 40 x/menit. Illness behavior Seorang pria usia 60 tahun datang ke UGD dengan keluhan lemah. dan trasfusi darah C.3 mg/dL. sesak nafas disertai bengkak pada kedua tungkai bawah sejak 4 bulan sebelumnya. Hrmodialisis elektif B.Seorang laki-laki 20 tahun.

nyeri tekan (+). Sindroma Parkinsonism B. Sindroma Serotonin Seorang anak laki-laki berumur 6 tahun datang bersama ibunya untuk memeriksakan diri dengan keluhan utama tidak bisa diam. Epilepsy D. Blefaritis . RR 20 x/menit dan suhu 36. Hordeolum eksternum B. Saat hamil ibu sehat-sehat saja. Keluhan ini sudah diderita sejak umur 2 tahun. nadi 80 x/menit. Cerebral palsy B. Hemodialisis cito dan bila memungkinkan tranplantasi ginjal Seorang laki-laki usia 26 tahun dirawat di rumah sakit dengan agitasi akut dan diagnosis Skizofrenia Paranoid. Apakah yang dialami pasien dengan keluhannya tersebut? A. dan trasfusi darah E. Diagnosis yang mungkin adalah. merah pada palpebra. berkilat.5oC. Hordeolum internum D. A. Setelah dirawat selama satu minggu di rumah sakit. teapi waktu bayinya lahir tidak menangis spontan. antihipertensi. Retardasi mental E. Autisme C. Oksigenasi. dan bila berjalan seperti robot. Keluhan ini disertai nyeri. Diberi obat injeksi oleh dokter untuk mengatasi agitasi akut pasien. Sindroma Capgras D. pasien mengeluh pada perawat bahwa badannya terasa kaku. Sindroma Neuroleptik Maligna C. Kalazion E.. Apakah diagnosis yang paling mungkin dari kasus tersebut? A. Gangguan pemusatan perhatian Seorang wanita berusia 22 tahun datang dengan keluhan ada bintik merah pada kulit kelopak mata. Demam tidak ada.D. Pada pemeriksaan fisik ditemukan.. Meibomitis C. koreksi status asam basa. Sindroma Alzheimer E. Prestasi akademisnya kurang. tumor setempat. Pada pemeriksaan vital sign didapatkan TD 110/70 mmHg. dan konjungtiva tidak ada kelainan.

Sebelumnya benjolan pernah timbul 3 minggu yang lalu dan terasa nyeri. Pada Kalazion terjadi penyumbatan kelenjar Meibom dengan infeksi ringan yang mengakibatkan peradangan kronis kelenjar tersebut. Pada pemeriksaan oftalmologi benjolan teraba kasar. Hordeolum B. Kalazion Klazion merupakan peradangan granulomatosa kelenjar Meibom yang tersumbat. Diagnosis yang mungkin? A. Kalazion akan memberikan gejala adanya benjolan pada kelopak. tidak hiperemi. Tumor E. Kadang-kadang . dan terdapat pseudoposia. Kelenjar preurikel tidak membesar. Hordeolum Eksternum Perempuan 18 tahun datang ke PKM dengan keluhan benjolan pada mata kiri sebesar biji jeruk dan tidak nyeri. tidak ada nyeri tekan. Ektropion C. Blefaritis Gambar 7. tidak merah. dan adanya pseudoptosis.Gambar 6. Kalazion D. tidak nyeri.

tidak ada keluhan kejang.mengakibatkan perubahan bentuk bola mata akibat tekanannya sehingga terjadi kelainan refraksi pada mata tersebut. Halusinasi dan idea of reference C. Riwayat trauma/jatuh tidak ada. Muntah dikeluhkan 1 bulan sebelum masuk rumah sakit. Pasien tetap sadar. Lesi fossa posterior E. usia 45 tahun dibawa keluarganya ke praktek umum dokter swasta dengan keluhan utama kelemahan anggota gerak kiri. Keluhan disertai gangguan penglihatan kedua mata (blur vision). pupil anisokor kanan. Dia juga sering tersenyum sendiri seolah olah mengobrol dengan seseorang. Apa Diagnosisnya? A. Halusinasi lihat dan waham bizzare Pasien wanita. riwayat panas badan tidak ada. Kelemahan anggota gerak kiri dirasakan makin berat 3 bulan. Waham dan idea of reference B. Lesi chiasma aptikum B. sulit makan dan mengurung diri di kamar pasien juga mengatakan ingin bunuh diri dan merasa bersalah atas kematian anaknya. hingga pasien hanya dapat menggeser anggota gerak kiri. Di manakah letak lesi/kelainan yang paling mungkin pada pasien di atas? A. Seorang laki laki 35 tahun datang ke UGD dengan keluhan 2 hari tidak makan. pasien sering mengeluh nyeri kepala yang makin lama makin dirasakan berat. tiap hari berangkat sekolah dan dia juga sering mendengar anaknya bernyanyi. Lesi supratentorial D. Halusinasi dengar dan waham bizzare D. Lesi infratentorial C. Halusinasi dan waham berdosa E. Minggu-minggu terakhir pasien mengatakan bahwa anaknya masih hidup. Kurang lebih 1 tahun yang lalu. Empat bulan yang lalu anaknya yang berumur 4 tahun meninggal karena DBD. Tiga bulan selanjutnya paien merasa sulit tidur. Lesi lobus ocipital kiri kanan .

terlambat haid 1 bulan 5 hari letih. Jumlah kasus untuk setiap tanggal adalah sebagai berikut 5 Feb 2 kasus. 7 Feb 3 kasus. BB menurun. 8 Feb 5 kasus. 7-18 Jan C. 11 Feb 2 kasus.In anatomy. Kemungkinan diagnosis adalah? A. Pemeriksaan lab hipokalemi.10 Feb E. Gastritis B. 20 Feb 3 kasus. ketonuria (+). Abortus iminens C. The area of the brain below the tentorium cerebelli is the infratentorial region. 16 Feb 15 kasus. while the infratentorial region contains the cerebellum. 9-16 Jan Wanita 17 tahun G1P0A0. The supratentorial region contains the cerebrum. Masa inkubasi penyakit ini adalah 7-10 hari. Kapankan waktu paparan penyakit yang paling tepat? A.10 Feb B. 27 Jan . 29 Jan . 17 Feb 7 kasus.12 Feb 9 kasus. Morning sickness D. payudara membesar. the supratentorial region of the brain is the area located above the tentorium cerebelli. 5-17 Jan D. Emesis gravidarum E. Hiperemesis gravidarum . Sebuah kejadian luar biasa penyakit demam berdarah Dengue dilaporkan antara tanggal 5 dan 20 Februari 2009 di sebuah kota di Sumatera.

Bivalve B. Kasih obat Pain Killer C.Perempuan 27 tahun hamil 8 minggu keluar bervak-bercak merah dari kemaluan sudah 3 hari ini. Sebab. Pasien mengeluh nyeri pada lengan atas saat digerakkan. Lesi sentral di medula spinalis B. Yang dilakukan oleh Anda sebagai seorang dokter adalah A. tapi tapi pasien takut menoleh ke kanan karena akan kambuh kembali. Ganti gips E. Meminta pasien sendiri untuk menuliskan karena ia sendiri adalah teaga medis . Lesi perifer di komu anterior dan posterior Pasien laki-laki usia 21 tahun datang ke puskesmas untuk kontrol gips sirkular di lengan kiri. Test kalori Laki-laki dewasa 25 tahun dengan sesak nafas. Dia meminta Anda agar tidak menuliskan hal ini di dalam rekam medis. Progesteron E. Rujuk ke Rumah Sakit D. Test laseque E. maka kemungkinan letak lesi terjadi pada? A. dan keringat dingin. FSH Seorang pria berusia 55 tahun pada saat bengun tidur pagi hari mengalami kepala pusing berputar disertai muntah. ia takut kariernya akan terancam. Riwayat trauma kepala dan gangguan penglihatan disangkal. Setelah diperiksa ternyata dia sendang mabuk. Gips terpasang 3 hari yang lalu karena lengan atas kiri retak. Pemeriksaan hormon yang paling tepat dilakukan pertama kali? A. hCG D. Test koordinasi B. Cappilary Refill Time kurang dari 2 detik. Pemeriksaan yang paling penting? A. dan beralasan baru putus dengan pacarnya. Estrogen B. Dari hasil PF tidak ada hiperrefleks. Tindakan yang dilakukan? A. Buka gips Seorang tenaga medis mengalami kecelakaan lalu lintas. Tanda vital normal. Manuver Hall pike C. sebelumnya didahului rasa kebas dan kesemutan kemudian lama-kelamaan kelemahan anggota gerak atas dan bawah. Lesi di intracranial C. Manuver jendrasik D. LH C.

Obat yang dapat diberikan kepada pasien sebelum dirujuk adalah: A. Pemeriksaan Ro di daerah mana yang saudara usulkan? A. Pelvis Seorang laki-laki 50 tahun datang dengan keluhan sering menangis tanpa sebab sejak 1 bulan yang lalu. Meminta dokter jaga lain untuk menuliskan Tidak menuliskan karena rahasia kedokteran Meminta perawat lain menuliskan Tetap menuliskan di rekam medis Seorang laki-laki 25 tahun dibawa keluarganya dengan keluhan gaduh gelisah. . E. Toraks dan leher E. C. D. Haloperidol 2 mg i.v. Sejak 1 bulan yang lalu dipecat oleh kantor. Triazolam juga dapat membantu Anda tidur untuk jangka waktu yang lama dan merupakan milik kelas obat yang disebut obat penenang/hipnotik. Diazepam 5 mg i. CPZ B. B. Setelah difiksasi apakah obat yang paling tepat diberikan? A. E. leher.m. Obat ini umumnya digunakan selama 7-10 hari untuk membantu Anda tertidur lebih cepat dan mengurangi frekuensi Anda terjaga semalaman. saat secondary survey saudara akan membuat foto Ro pertama. Kepala dan leher D. Trifluoporazin Triazolam digunakan untuk pengobatan jangka pendek pasien dengan masalah tidur (insomnia). Daerah persendian dan ekstrimitas B.m.B.m.v. toraks. Pada pemeriksaan fisik tidak ditemukan adanya kelainan. Klorpromazin 100 mg i. Obat ini bekerja pada otak untuk menghasilkan efek menenangkan. Pada awalnya pasien sulit tidur dan malas beraktifitas. Tidak ada riwayat penyalahgunaan zat dan alkohol. pelvis C. Triazolam C. Klorpromazin 50 mg i. Di UGD primary survey stabil. Pasien ingin dirujuk ke rumah sakit. Haloperidol D. tidak bisa tidur. Diazepam 5 mg i. Kepala. bicara meracau. C. Penderita mengalami trauma multiple. Seorang pengendara mobil mengalami KLL di jalan tol. D.

Foto thorax penderita menunjukkan adanya infiltrat spesifik disertai daerah avaskuler dengan pleural line yang jelas. Kuman berbentuk batang. Kuman berbentuk spiral. Sebutkan salah satu kelemahan CBR? A. Presbiopi E. Angka CBR dapat dipahami sebagai pedoman. konjungtiva anemis. sesak napas. Terlalu sulit mencari datanya D. Pasien tidak suka minum susu. BTA negatip . Direncanakan pemeriksaan mikroskopis sputum BTA. Riwayat trauma kepala (-) mata (-) kulit kering. nafsu makan berkurang. disertai demam. Apakah ciri kuman penyebab yang nampak pada pemeriksaan mikroskopis BTA? A. Iridosiklitis E. BTA positip C. Pada anamnesis lanjutan diketahui kakak dan ayah pasien yang serumah telah lama menderita sakit dengan keluhan serupa. komea jenih.Dalam data di Pukesmas hasil dari cakupan KIA di dapatkan angka kematian kasar Crude Life Bird Rate (CBR) sebesar 6. tetapi masih mempunyai banyak kelemahannya. lemah dan berkeringat dimalam hari. Mata kiri nyeri dan merah. Xeroftalmia B. Hifema C. Diagnosisnya adalah? A. C. Awalnya penurunan pandangan dari bawah ke atas kemudian gelap semua. Ablasio retina D. Konjungtivitis C. BTA positip B. Dalam menghitungnya tidak memisahkan penduduk laki-laki dan wanita. Dalam menghitungnya penduduk wanita dipisahkan dengan laki-laki Anak laki-laki usia 6 tahun dibawa ke Puskesmas dengan keluhan menurunnya pengelihatan menjelang sore hari. Pada pemeriksaan fisik dijumpai ronki basah dan suara amforik pada apex. buah. Dalam menghitungnya wanita dan anak-anak tidak diperhitungkan B. BTA negatip D. Pendarahan vitreum Seorang perempuan berusia 18 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan batuk berdahak. Myopi Laki-laki 45 tahun ke poli mata dengan keluhan pandangan menurun setelah terkena shuttlecock.67 untuk Jawa Barat. Kuman berbentuk batang. Kuman berbentuk bulat. lensa ditempatkan penekanan bola mata di bawah normal. Ablatio retina D. Luksaaio lensa B. sayur. Keluhan telah dirasakan lebih dari 3 minggu. Diagnosa yang mungkin adalah? A. Dalam menghitungnya wanita di atas 60 tahun tidak dihitung E. Pemeriksaan virus didapatkan 1/300.

Apakah penyebab peningkatan JVP pada kasus di atas? A. Batuk berdahak sejak 10 tahun yang lalu. Pasien baru saja mengalami kecelakaan mobil. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tungkai kanan tidak .5oC. kehijauan. jika ditemukan pada 10 rumah. Kemungkinan diagnosis pada pasien ini adalah A. Pancaran BAK juga kecil.E. tangan tidak bisa digerakkan sejak 30 menit yang lalu. Pada pemeriksaan radiologi dilakukan antegrade uretrograf. frekuensi batuk bertambah banyak dengan dahak kental. dilakukan fogging focus Laki-laki 40 tahun masuk UGD dengan keluhan nyeri pada tungkai. Komplikasi pada atrium dan ventrikel kanan E. dan suhu 36. jika ditemukan pada 3 rumah. 70 tahun. Striktura uretra anterior B. Kadang-kadang susah BAK. Memanfaatkan kader untuk melakukan fogging focus dan penyuluhan 3 M plus E. Pada pemeriksaan fisik didapatkan peningkatan Jugular Venous Pressure (JVP). frekuensi napas 20 kali/menit. perokok datang ke Puskesmas karena sesak. dilakukan fogging focus D. Kuman berbentuk bulat. BTA positip Seorang laki-laki. Striktura uretra posterior Anda adalah kepala puskesmas pada kelurahan X. Komplikasi pada atrium dan ventrikel kiri Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan pancaran BAK bercabang dua. Komplikasi pada paru kontralateral B. Tindakan apakah yang anda lakukan? A. Komplikasi pada pembuluh darah C. 1 minggu ini badan demam. Epididimitis C. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan. Melakukan fogging focus pada 100 rumah disekitarnya dan melakukan penyuluhan 3 M dan penggunaan kelambu serta insektisida B. Melakukan pemeriksaan epidemiologi (PE) seperti pemeriksaan jentik. Komplikasi pada pembuluh limfe D. tekanan darah 120/80 mmHg. Dilaporkan terdapat seorang warga kelurahan X tersebut dirawat di RS karena demam berdarah. Meminta formulir SO kepada keluarga pasien yang dikeluarkan RS untuk dilaporkan ke dinkes agar dilakukan fogging C. pasien menabrak truk dan pasien duduk di samping pengemudi. Trauma ureter E. Batu buli-buli D. frekuensi nadi 80 kali/menit. Melakukan pemeriksaan jentik berkala (PJB). Pernah dilakukan pemeriksaan spirometri 3 bulan yang lalu dan didiagnosis sebagai Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK).

Dislokasi tungkai ke atas C. Fraktur trochanter femur C. Fraktur collum femur D. Alprazolam E. mengerem mendadak. Tidak pernah memakai obat-obatan narkotika. endorotasi serta tidak dapat difleksikan. Fraktur femur 1/3 proksimal Pria. Dislokasi panggul posterior E. abduksi. Fraktur 1/3 proximal femur D. Saat datang sendi panggul flexi. Fraktur collar femur B. KU kaki kanan sakit dan tidak bisa digerakkan. Dislokasi tungkai ke posterior E. adduksi dan endorotasi.bisa diluruskan. Amitriptilin B. Belum pernah sakit seperti ini sebelumnya. Dislokasi panggul anterior Gambar 8. Benzodiazepin C. Terapi apa yang sebaiknya diberikan? A. sulit diajak komunikasi pasien merasa ini sudah kiamat dan sekarang ada di akhirat. Diagnosis? A. Carbamazepin . Sebelum kecelakaan. Clorpromazin D. duduk di samping supir. Kemungkinan penyababnya adalah? A. Fraktur antetrochantor femur B. Pasien merasa sedih dan ingin dihukum atas dosa-dosa. Dislokasi panggul posterior Seorang 26 tahun dibawa keluarga dengan keluhan sudah 3 minggu diam mematung. Pemeriksaan fisik dalam batas normal.

Dalam wawancara didapatkan wanita tersebut juga menderita asma. napas cuping hidung positip. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Metamizol Seorang anak perempuan usia 21 bulan mengalami sesak napas. Tuberkulosis E. . Retardasi mental Ringan E. udara bronkogram positip.Seorang wanita 25 tahun datang ke dokter praktek mengeluh sakit giginya. Retardasi mental Berat  F70 Retardasi Mental Ringan Ketrampilan sosial dan komunikasinya mungkin adekuat dalam tahun-tahun prasekolah. Efusi pleura B. Asam mefenamat B. belum bisa membaca. Retardasi mental Sedang C. dari hasil test IQ hasil sesuai anak usia 5 tahun. Retardasi mental Borderline D. temperatur 39. Pada pemeriksaan radiologi didapatkan konsolidasi lobar superior kanan. Atelektasia C.1oC. b) Pemahaman dan penggunaan bahasa cenderung terlambat pada berbagai tingkat. Aspirin E. Pada pemeriksaan didapatkan frekwensi napas 33 /menit. Analgesik pilihan untuk wanita tersebut adalah? A. Pada pemeriksaan fisik didapatkan caries pada giginya. Pedoman Diagnostik a) Bila menggunakan tes IQ baku yang tepat. dan masalah kemampuan berbicara yang mempengaruhi perkembangan kemandirian dapat menetap sampai dewasa. Tetapi saat anak menjadi lebih besar. c) Etiologi organic hanya dapat diidentifikasi pada sebagian kecil penderita. Apakah diagnosanya A. Retardasi mental Sangat berat B. Emfisema D. Pneumonia Anak laki-laki 8 tahun diantar ibunya ke RS dengan keluhan sulit mengikuti pelajaran di sekolah. Ibuprofen C. Parasetamol D. maka IQ berkisar antara 50 sampai 69 menunjukkan retardasi mental ringan. defisit kognitif tertentu seperti kemampuan yang buruk untuk berpikir abstrak dan egosentrik mungkin membedakan dirinya dari anak lain seusianya.

Sebagai dokter. Isolasi sosial dirinya mungkin dimulai pada usia sekolah dasar. gangguan perkembangan lain. Pada usia prasekolah sudah nyata ada gangguan. beberapa dapat mencapai tingkat yang lebih tinggi dalam keterampilan visuo-spasial dari pada tugastugas yang sangat tergantung pada bahasa. c) Suatu etiologi organic dapat diidentifikasi pada kebanyakan penyandang retardasi mental sedang. SC pada kehamilan 40-41 minggu C. Dapat dideteksi lebih dini jika dibandingkan retardasi mental ringan. dan mempunyai pengaruh besar pada gambaran klinis dan tipe penatalaksanaan yang dibutuhkan. Pada masa dewasa dapat terjadi perkembangan bicara dan mampu menolong diri sendiri secara sederhana. gangguan tingkah laku atau disabilitas fisik dapat ditemukan dalam berbagai proporsi 1. Pedoman Diagnostik a) IQ biasanya berada dalam rentang 35 sampai 49.d) Keadaan lain yang menyertai seperti autism. bentuk komunikasi nonverbal dapat berkembang. Jika perkembangan bahasanya buruk. b) Umumnya ada profil kesenjangan (discrepancy) dari kemampuan. sedangkan yang lainnya sangat canggung namun dapat mengadakan interaksi social dan percakapan sederhana.  F71 Retardasi Mental Sedang Ketrampilan komunikasi berkembang lebih lambat. SC pada kehamilan 37-38 minggu B.  F72 Retardasi Mental Berat Bicara anak terbatas dan perkembangan motoriknya buruk. Pasien memiliki riwayat SC dua kali. Tetapi seringkali masih membutuhkan perawatan orang lain. Pada usia sekolah mungkin kemampuan bahasanya berkembang. Persalian ekstraksi forceps . d) Autisme masa kanak atau gangguan perkembangan prevasif lainnya terdapat pada sebagian kecil kasus. epilepsy. F73 Retardasi Mental Sangat Berat Ketrampilan komunikasi dan motoriknya sangat terbatas. datang ke rumah sakit dengan umur kehamilan 34-35 minggu. tindakan yang disarankan pada pasien untuk dilakukan persalinan? A.  Seorang wanita berusia 37 tahun. G3P2. Persalinan spontan D.

Keluhan terjadi saat tidur dengan menengadah ke atas. dan kejang kelonjotan pada keempat anggota gerak. Setelah 10 menit kemudian Os teriak-teriak dengan kata-kata yang tidak jelas dan muntah. Artritis gout Laki-laki 20 tahun datang dengan keluhan sempat tidak sadar selama 30 menit yang lalu setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Pemeriksaan yang tepat untuk membantu menegakkan diagnosis? A. Saat pertama kali datang TD 100/70 mmHg. dada dan perut kiri. N100 x/menit. Artritis septic B. Diagnosis yang paling mungkin adalah? A. Apakah bentuk epilepsi yang paling tepat untuk pasien ini? A. Lalu. Osteoartritis E. Epilepsi parsial idiopatik D. pada pemeriksaan. Elektroretinogram B. Tindakan yang harus segera dilakukan adalah? . Jari-jari tangan kanan dan kiri juga dirasakan kaku dan nyeri berlangsung sekitar 15-30 menit di pagi hari. kornea mata kanan keruh dan ukuran lebih besar dari kiri. terutama saat berjalan. Keluhan muncul pertama kali muncul 2 minggu yang lalu. Lapang pandang E. Induksi kehamilan 39 minggu Seorang laki-laki berusia 14 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan utama kejang. T 37. RR 32 x/menit. Epilepsi umum simtomatik Bayi berusia 2 bulan datang ke RS dibawa orang tuanya dengan keluhan utama. tidak kuat bila terkena cahaya.E.0 mg/dl. mata si bayi sering berair. Epilepsi umum kriptogenik C. CT Scan/MRI Seorang wanita berusia 58 tahun dengan IMT 23 kg/m2 nyeri pada kedua sendi lutut. Kadar asam urat serum 8. Kemudian. Epilepsi parsial simtomatik E. dan terjadi selama 1-2 menit. Pemeriksaan sendi tampak nodul pada sendi DIP dan suara berderak pada sendi lutut saat digerakkan. bagian hitam bola mata kanan lebih besar dibandingkan dengan mata kiri. Mata melenting ke atas. ia tidak sadar dan mengompol. Pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. USG D. mulut berbusa. TIO C. Saat kejang. Os mengeluh nyeri pada kepala. Epilepsi umum idiopatik B.0oC. dan terlihat sering berkedip. Artritis rheumatoid D. Ankylosing spondylitis C. Riwayat epilepsi dalam keluarga (+).

Dokter kemudian menyarankan untuk dilakukan pemeriksaan CT scan. Akhir bulan pertama D. Riwayat trauma disangkal. kadang dahak ada darahnya. dahak bewarna kuning. Subarachnoid hemorragi E. Akhir bulan kelima Laki-laki 60 tahun merasa cepat lelah. Fungsional Class New York Heart Assosiation? . Intracranial hemorragi hemisfer kiri B. Pada pemeriksaan didapatkan tekanan darah 170/110 mmHg. USG abdomen dan CT scan O2 dan stabilisasi hemodinamik Analgetik dan sedasi Pasang NGT dan WSD Ambil sample darah untuk analisa gas darah Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke unit gawat darurat dengan keluhan kelemahan mendadak pada tangan dan tungkai sebelah kiri. neilson dengan BTA ++/+++/++. Akhir bulan ketiga C. Saat pasien berjalan di dalam rumah sering merasa lelah. Pasien sempat tidak sadarkan diri sebelum dibawa ke rumah sakit. Oleh dokter pukesmas diberikan pengobatan anti tuberkulosa kategori 1. Foto rontgen thorax. Intracranial hemorragi hemisfer kanan C. B. D. Sudah diobati tapi belum sembuh kemudian dilakukan pemeriksaan sputum dengan Z. Sesak nafas dirasakan sejak 1 tahun yang lalu. penurunan motorik dan sensorik di bagian tubuh sebelah kiri. Tindakan dokter adalah A. Memberitahu karyawan lain D. Pasien memiliki riwayat hipertensi menahun dan gagal jantung.A. Tidak melaporkan Laki-laki 25 tahun datang ke pukesmas dengan keluhan batuk sudah 3 minggu. disertai sesak nafas yang memberat sejak 2 minggu yang lalu. Kapan pemeriksaan sputum selanjutnya? A. Akhir bulan kedua E. Lapor dengan izin pasien tersebut B. Infark di hemisfer kiri Seorang dokter perusahaan setelah melakukan pemeriksaan terhadap karyawan mendapatkan adanya karyawan yang menderita epilepsi. Infark di hemisfer kanan D. Akhir bulan keempat B. E. C. Gambaran apa yang diharapkan dari hasil pemeriksaan CT Scan tersebut ? A. Lapor langsung dengan atasan C. Membicarakan keadaan pasien dengan dokter lain E.

A. Invoice induce deafness D. Slight limitation of physical activity: comfortable at rest but ordinary activity results fatigue. Tuba occlusion Seorang laki-laki 70 tahun datang dengan keluhan penglihatan buram. palpitation or dyspnoea. Marked limitation of physical activity: comfortable at rest but less than ordinary activity results in symptoms.  Class II. Pemeriksaan selanjutnya adalah A. dyspnoea or palpitation. Unable to carry out any physical activity without discomfort: symptoms of heart failure are present even at rest with increased discomfort with any physical activity. Apa penyebab hal tersebut? A. D. Wanita mengaku hamil 6 bulan tiba-tiba hidung tersumbat disertai penurunan pendengaran tibatiba. Tes Shadow Seorang wanita usia 30 tahun mengeluh keluar cairan keputihan dari vaginanya. Tes Anel D. Tes flourescen C. Tes Schimmer E. Kedua lensa berwarna keruh. Serumen prop C. E. vulva dan vagina lecet-lecet karena sering digaruk-garuk. Otitis media maligna E. Riwayat trauma dan influenza di sangkal. Pemeriksaan oftalmologis VOD 5/60. VOS 1/~. B. Terdapat gatal. Mata kanan buram sejak 6 bulan lalu. Tes Sensitivitas B. No limitation: ordinary physical exercise does not cause undue fatigue. Dari vagina keluar cairan seperti bulirbulir nasi/susu bubuk. Pemeriksaan apa yang dilakukan selanjutnya? .  Class III. Sudden deafness B. III V I II IV NYHA Classification of Heart Failure  Class I. C.  Class IV. Mata kiri hanya dapat melihat cahaya sejak 1 bulan lalu.

Foto polos kepala B. Benjolan semacam itu pernah timbul pada kurang lebih 3 minggu yang lalu. Dari hasil pemeriksaan urin diperoleh hasil Berat Jenis (BJ) urin rendah. konjungtiva anemis. Pertma kali benjolan timbul di dada lalu hilang sendiri. Tes allergi D. Mata kiri nyeri dan merah. Manakah kondisi klinis pasien yang mengarah ke penyebab penyakit? A. Penderita kadang-kadang juga makan daging katak yang ditangkap dari pesawahan di sekitar tempat tinggalnya. Diagnosisnya adalah? A. Pendarahan vitreum E. namun selang 1 minggu kemudian timbul lagi di lengan atas dan keesokan harinya hilang lagi. Hifema D. Sindrom Henoch Schlein Purpura E. Toksoplasmosis C. Iridosiklitis B. Pemeriksaan darah lengkap dengan differantial count . Dokter mendiagnosis pasien tersebut menderita Central Diabetes Insipidus. Luksasio lensa Seorang laki-laki. D. Ablasio retina C. tetapi kemudian hilang sendiri dan muncul lagi di bagian tubuh yang lain. awalnya penurunan pandangan dari bawah ke atas kemudian gelap semua. Pada pemeriksaan fisik ditemukan benjolan yang lunak dengan batas tak tegas dan tidak rasa nyeri/gatal. C. lensa didapatkan tekanan bola mata di bawah normal. B. Penderita berasal dari daerah pinggir bendungan karangkates mengaku sering memancing ikan dan memakan ikan yang diperoleh dari pancingannya hanya dengan membakar di atas arang. Hiperkalsemia D. Pap smear Urin Vaginal swab Darah Laki-laki 45 tahun ke poli mata dengan keluhan pandangan menurun setelah terkena shuttlecock. Sindrom nefrotik B. komea jenih. Untuk menentukan diagnosis penyakit yang diderita pemuda tersebut pemeriksaan apakah yang paling tepat dilakukan? A.A. 50 tahun datang ke dokter dengan keluhan sering kencing. Foto CT scan C. Hiponatremia Seorang berusia 24 tahun datang ke dokter dengan keluhan timbul benjol di bawah kulit dagu sehingga dagunya nampak menonjol ke depan. Pemeriksaan virus didapatkan 1/300.

Setelah sadar mereka mengalami kebutaan kedua mata. Lakukan pembedahan agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah E. iris dan lensa tampak normal. sekret (+). Waham erotomania B. tidak terasa nyeri. Ia sudah sakit sejak usia 23 tahun. Konjungtivitis gonoroika B. karena ia yakin semua temannya senantiasa mengejeknya dan mengatakan bahwa dia banci. Irigasi dengan garam fisiologi atau air bersih selama 15-30 menit D. Waham kejar C. Diagnosis adalah? A. dan lotion anti nyamuk. obat flu. Konjungtivitis kataralis akut C.E. Intoksikasi etanol E. sedikit gatal. Penglihatan tidak menurun. Biopsi jaringan Seorang wanita usia 40 tahun mengeluh mata bengkak. Tindakan awal apakah yang harus dilakukan? A. Waham of reference . Konjungtivitis folikularis Seorang laki-laki 40 tahun datang ke IGD mengeluh mata terkena HCl di tempat kerjanya. Intoksikasi derivat xantine Seorang laki-laki. Intoksikasi bikarbonat B. Konjungtivitis vernalis E. Ia juga senantiasa mendengar suara-suara yang membisikkannya bahwa ia adalah seorang ahli arsitektur yang sangat terkenal ke seluruh pelosok dunia. silau. Bebat mata segera C. Konjungtivitis fliktenularis D. Berikan antibiotika sistemik dan intravena untuk mecegah infeksi B. Intoksikasi metanol C. Ia juga mengatakan bahwa adzan yang terdengar selalu meneriaki dirinya dengan mengatakan dia banci begitu pula dengan penjaja makanan yang lewat depan rumahnya. di bawa ke UGD karena mengamuk. Pemeriksaan fisik menunjukkan konjungtiva palpebra dan tarsalis edema dan hiperemi. Simptomatologi yang paling menonjol dari kasus di atas adalah A. Apa penyebab paling mungkin kebutaan tersebut? A. injeksi konjungtiva (+). kornea. Pada tahun pertama kuliah. minuman berkarbonasi. secara bertahap ia menjauhi teman-temannya. 38 tahun. Kompres dengan air dingin untuk menghilangkan nyeri Beberapa pemuda dirawat di bangsal penyakit dalam setelah minum minuman oplosan yang terdiri dari alkohol. berair. Intoksikasi Diethyltoluamide D. Pada pemeriksaan tampak mata merah dan visus normal.

Epidermophiton C.D. tetapi dia harus bisa berjalan terus dengan belajar lebih keras lagi sehingga bisa mengikuti jejaknya. keluhan membaik tetapi timbul lagi. Uveitis anterior D. di mana seseorang secara salah merasa bahwa ia sedang dibicarakan orang lain. skuama kasar (+). Pasien gemar memakai celana pendek. Waham bizarre E. menarik diri dari pergaulan (tidak suka bergaul). mengeluh kesulitan untuk tidur dan ketakutan. Iridosiklitis Seorang perempuan berusia 17 tahun. Dia merasa sangat kehilangan dan akan sangat merindukannya. manakah yang paling sesuai untuk keadaan di atas? A. Endoftalmitis C. Adaptasi terhadap perubahan lingkungan Komplikasi operasi katarak? A. PF ditetapkan plakat dan makula hiperpigmentasi. Merasa dikejar-kejar oleh musuhnya dan . Neisseria gonorrheae E. kejadian atau orang memiliki sebuah makna pribadi bagi pasien. Diantara fungsi dasar keluarga di bawah ini. Chlamidya trachomatis Laki-laki umur 24 tahun dibawa ke puskesmas oleh keluarganya karena mengamuk tanpa sebab sejak 2 bulan lalu. Membentuk aturan yang mengatur semua anggota keluarga D. Keluhan gatal dirasakan berulang tiap bulan dan biasanya datang sehabis mentruasi. Saling dukung antar anggota keluarga B. Umumnya dalam bentuk negatif diturunkan dari ide referensi. Trichopiton B. Komunikasi antar anggota keluarga E. Uveitis posterior B. Candida albican D. Seorang anak laki-laki berusia 15 tahun bercerita bahwa kakak perempuannya akan pindah ke luar kota untuk melanjutkan sekolah. Penderita suka mengurung diri. pada bagian tepi tampak papulpapul eritem. Apakah penyebab yang paling mungkin untuk kasus ini? A. Penderita sudah berobat ke pukesmas. hiperpigmentasi dan tersebar erosi dan eskoriasi. Dia sangat mengharapkan bisa bersekolah di tempat yang sama. Waham cemburu Waham Referensi Keyakinan bahwa objek. datang ke dokter dengan keluhan gatal di bokong sejak 1 thn yang lalu. Dibangunnya otonomi dan kebebasan antara anggota keluarga C.

Gangguan psikotik akut D. Gangguan psikotik akut Seorang perempuan.akan dibunuh. terjadi kurang lebih sejak 6 bulan yang lalu. datang ke UGD dengan keluhan luka pada kemaluannya. Gangguan bipolar B. nyeri tekan. Gangguan depresi C. TBC epididymis Seorang laki-laki usia 35 tahun dibawa ke unit gawat darurat dengan keluhan nyeri tungkai bawah setelah jatuh dari kendaraan bermotor. hematoma. 36 tahun datang dengan keluhan sesak nafas saat naik lift. Gejala disertai rasa cemas. Posterior . pulsasi arteri di dorsum pedis tidak teraba. Gangguan waham menetap E. teraba fragmen tulang. Pasien kemudian menjalani operasi pengangkatan skrotum. Apakah kompartemen tungkai bawah yang mengalami kenaikan tekanan intrakompartemen? A. Klaustrofobik E. Diagnosisnya? A. Hematokele E. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Diagnosa yang paling mungkin? A. Lateral C. Pada anamnesis didapatkan riwayat awalnya terasa ada benjolan pada kulit buah zakarnya. berdebar dan mulut kering. Gangguan Anxietas Klaustofobia adalah sebuah penyakit ketakutan terhadap tempat-tempat sempit dan terjebak. Pemeriksaan fisik dalam batas normal. tidak tampak luka terbuka. Gangguan stress akut C. Seminoma D. Gangguan skizofrenia B. didapatkan gambaran tuberkel pada stroma di antara kelenjar-kelenjar epididymis. Keluhan disertai kaki kanan tidak bisa menapak untuk jalan. Pada pemeriksaan histopatologi. Karsinoma testis C. benjolan keras dan kemerahan. Gangguan skiziafektif D. Seorang laki-laki usia 45 tahun. pulsasi arteri di caudal malleolus lateralis dan medialis teraba kuat. Limfokele B. Keluhan dirasakan semakin bertambah setelah adiknya meninggal 3 tahun yang lalu karena sesak. Pada pemeriksaan tungkai kanan didapatkan bengkak di bagian pertengahan tungkai bawah. Posterosuperficial B. Penderita sering mendengar suara-suara tanpa wujud dan sering melakukan sesuatu hal di luar kendalinya. Tiga minggu ini benjolan melunak dan menimbulkan lubang pada kulit buah zakarnya.

Keluhan disertai kaki kanan tidak bisa menapak untuk jalan. tidak dapat menjawab pertanyaan dengan kalimat . Penderita lebih nyaman dengan posisi duduk. Anterior Seorang laki-laki usia 35 tahun dibawa ke unit gawat darurat RS dengan keluhan nyeri tungkai bawah setelah jatuh dari kendaraan bermotor.D. nyeri tekan. Ischiadica C. Tibialis D. pulsasi arteri di caudal malleolus lateralis dan medialis teraba kuat. Pemeriksaan radiologis menunjukkan fragmen tibia menunjukkan non-aligment posisi anterolateral. Pada pemeriksaan tungkai kanan didapatkan bengkak di bagian pertengahan tungkai bawah. tidak membaik dengan pemberian obat-obatan yang biasa dia pergunakan. tidak tampak luka terbuka. pulsasi arteri di dorsum pedis tidak teraba. Peroneus superficialis Seorang perempuan usia 30 tahun dengan riwayat asma. Peroneus profundus E. Apakah saraf yang mengalami kerusakan pada kasus diatas? A. teraba fragmen tulang. Peroneus communis B. dibawa ke UGD dengan keluhan sesak dan mengi 2 hari ini. hematoma. Posteroprofundal E.

Menjadi skizofrenia Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan terdapat benjolan memanjang yang sering keluar di perut kanan bagian bawah tepat di atas paha. Oksigen. ß2 agonis sistemik. Ia sangat teliti dan cermat bahkan pada hal-hal yang kecil. Peritoneum parietal B. Akhir-akhir ini ia merasa sulit tidur ketika malam hari. Oksigen. tetapi selalu lulus dalam setiap mata kuliah dan sering mendapat nilai A. Menjadi lebih cemas D. Oksigen. Pada pemeriksaan dengan metode valsalva ditemukan benjolan keluar pada superior inguinal kanan dekat dengan tulang pubis. Konjungtivitis E. Frekuensi napas 28 x/menit. selalu mengulangi dan memeriksa apa yang telah ia kerjakan. Dakriosistitis D. Oksigen. Pria ini bekerja sebagai kuli bangunan. kortikosteroid sistemik C. ß2 agonis inhalasi. Menjadi lekas sembuh C. Aminofilin sistemik Seorang laki-laki usia 23 tahun. Sejak kecil menderita gagap. Fascia lata D. Apakah pemberian terapi utama di UGD? A. Apneurosis abdominalis interna E. datang dengan keluhan mata kiri berair menerus. edema saccus lakrimasi. antikolinergik sistemik B. Uveitis B. Ia merasa ketakutan akan terjadi gempa seperti terjadi di Yogyakarta. didapatkan retraksi suprasternal dan didapatkan wheezing pada akhir expirasi. ß2 agonis inhalasi. Pemeriksaan ditemukan epifora. Blefaritis C. VODS 6/6. Diagnosis di atas adalah? A. datang ke dokter dengan keluhan sulit tidur. Taat pada norma-norma dan aturan-aturan yang ada. Kanalis inguinalis C. kortikosteroid sistemik E. antikolinergik sistemik. Jatuh kedalam psikosis E. Pada anamnesis diketahu pasien seorang mahasiswa. Oksigen. kortikosteroid inhalasi D. nadi 110 x/menit. Ligamentum lata Wanita 25 tahun. Iridosiklitis .lengkap. ß2 agonis sistemik. Apakah yang terjadi jika pasien tersebut dilarang untuk memeriksa ulang apa yang sudah dikerjakan ? A. Menjadi percaya diri B. Kerusakan struktur anatomi apa yang berhubungan dengan kelainan di atas? A.

dipanggil tidak menoleh. Autis B. Diagnosis pada pasien ini A. dan tidak sadar. Sekitar 5 menit kemudian kejang berhenti dan pasien nampak bingung sebentar lalu tertidur. Stress pasca trauma B. H2O2 C. Pada saat itu. Air mengalir B. Gangguan cemas menyeluruh D. orang-orang akan tahu bahwa ia ketakutan sehingga ia akan pingsan. kemudian terjatuh. pasien masih mampu berteriak minta tolong. Dia suka bermain bola dengan kakaknya dan dia suka memperlihatkan mainan barunya ke ibunya. Malam harinya sebelum acara pasien merasa tidak bisa tidur. Gangguan apa yang terjadi? A. Retardasi mental Seorang laki-laki usia 30 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat dalam keadaan tidak sadar. Pasien merasa takut jika ia berbicara di depan umum. Alcohol E. Puasa bicara dan merokok E. Gangguan pusat perhatian D. Sekitar setengah jam sebelum masuk rumah sakit. kejang menjadi seluruh tubuh. Gangguan depresi E.Seorang wanita berusia 31 tahun datang dengan keluhan merasa takut jika berbicara didepan umum. Menahan kencing Cara cuci luka bila terkena bisa ular? A. Cerebral palsy E. Gangguan pendengaran C. Fobia sosial Di bawah ini yang bukan merupakan langkah persiapan sebelum pemeriksaan BNO IVP adalah A. Malam hari diberikan agen laksantif C. Tiga jam sebelumnya pasien mendadak kejang pada lengan kanannya. Sabun 20% Anak usia 2 tahun datang dengan keluhan tidak bisa bicara. Kreatinin B. Atasan pasien menyuruh pasien melakukan hal tersebut beberapa kali dalam satu minggu ini. Povidone lodine D. pasien mengalami kejang dengan urutan yang sama seperti sebelumnya. Pemeriksaan Ureum. Skin test kontras D. Apakah diagnosis kasus di atas? . Gangguan panic C.

pasien mengalami kejang dengan urutan yang sama seperti sebelumnya. Sekitar 5 menit kemudian kejang berhenti dan pasien nampak bingung sebentar lalu tertidur. 9 D. General tonic clonic seizures Secondary seizures Epileptic seizures partial general type Epileptic seizures partial type Non epileptic seizures Seorang laki-laki usia 30 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat dalam keadaan tidak sadar. Tidak ada reaksi TOTAL Skor 4 3 2 1 5 4 3 2 1 6 5 4 3 2 1 15 . 8 B. kejang menjadi seluruh tubuh. Mengetahui lokasi nyeri 3. Ekstensi (Deserebrasi) 6. Tiga jam sebelumnya pasien mendadak kejang pada lengan kanannya. Tanggapan Verbal 1) Berorientasi 2) Percakapan kacau 3) Tidak tepat 4) Ucapan tidak dimengerti (mengerang) 5) Tidak ada tanggapan C. C. Fleksi (Dekortikasi) 5. berteriak minta tolong. 15 Nama A. Membuka Mata 1) Spontan 2) Atas perintah verbal 3) Karena rangsangan nyeri 4) Tidak ada respons B. Tanggapan Motorik 1. B. Sekitar setengah jam sebelum masuk rumah sakit.A. dan tidak sadar. Menghindar 4. Pada pemeriksaan kesadaran diperoleh data bahwa penderita membuka mata bila dipanggil. nampak berusaha berbicara tetapi tak berbentuk kalimat yang jelas. kemudian terjatuh. Sesuai perintah 2. E. 10 C. D. 12 (E3 V4 M5) E. sewaktu dicubit lengan kanannya dapat menepis tangan yang mencubit. Berapakah GCS pasien di atas? A.

Aspirasi pneumonia C. tangan penderita menunjukkan tanda "washed women hand". Resusitasi jantung E. Nadi 130 x/menit kecil. Suhu 36oC. Mulut hanya bisa membuka 0. sehingga pasien cuti dari pekerjaannya. suara parau. Diagnosa? A. 50 tahun datang dengan keluhan muntah dan mencret sebanyak 25 x/hari sejak pagi hari. Respirasi 28 x/menit. Kejang rangsang . Segera load and go Seorang wanita berusia 33 tahun datang ke poli jiwa. Pasien sangat terganggu dengan gejala ini. Kaku kuduk D. Gangguan hipokondriasis E. Enterotoxic E coli (ETEC) E. dengan keluhan panik tanpa sebab. nafas cepat. Pada pemeriksaan fisik dalam batas normal. Seminggu sebelumnya kaki kanannya terkena paku. Gangguan somatoform Seorang wanita. Komplikasi yang paling dikhawatirkan? A. Salmonellosis C.5 cm dan terjadi kekakuan pada sendi leher dan tubuh. Apakah yang tindakan yang paling tepat harus dilakukan penolong ? A. Penderita kemungkinan diagnosisnya adalah? A. Pasien mengeluh dada berdebar-debar. Pasien mengeluh tidak bisa merasakan tangan dan kakinya. Infeksi stafikokus D. Trismus B. tangan berkeringat dingin. Gangguan fobia D. Memasang cervical collar dan transfer dengan spine board C. Shigellosis B. Gangguan neurosis B. diikuti kelemahan. Mulut tidak bisa terbuka. Gangguan panik C. Vibrio cholera Seorang laki-laki 17 tahun dibawa ke pukesmas dengan keluhan kaku pada seluruh tubuh. Turgor kulit menurun. timbul spontan. Hiperventilasi untuk mencegah edema otak D. Dalam sebulan gejala sering timbul 3 x/bulan. Head tilt. chin lift B. Pada pemeriksaan didapatkan TD 90/60 mmHg.Seorang laki-laki usia 40 tahun terjatuh dari atap bangunan.

Captopril. Pada pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 78 kg. Gemfibrozil B. TD 160/100 mmHg. Allopurinol Seorang anak perempuan berusia 4 tahun dibawa ke dokter dengan keluhan sesak napas. Asma episodik jarang B. P. N. tekanan darah 210/110 mmHg. Propanol. Asma bronkial sedang . HDL 35. Captopril. Simvastatin C. Terapi pada pasien ini? A. Apakah diagnosis kasus di atas? A. gonnorhoe D. frekwensi napas 40 /menit. Asma bronkial ringan D.Organisme yang paling sering menyebabkan? A. Prolonged Reversible Ischemic Neurological Deficit B. aeroginosa Seorang laki-laki 60 tahun. Keluhan disertai kencing berwarna kuning. Methyldopa. lab kolesterol 285.Seorang laki-laki usia 65 tahun diantar anaknya ke Unit Gawat Darurat karena tampak kebingungan. Tetani E. temperatur 37oC. Asma bronkial berat C. dan hasil EKG hipertrofi ventrikel kiri. Lengan dan tungkai sebelah kiri tidak bisa digerakkan. Perdarahan subarakhnoid D. Stroke perdarahan intraserebral C. suhu 38. Kemudian pasien tersebut dikonsulkan kepada dokter spesialis saraf dan disarankan untuk pemeriksaan CT Scan kepala dan didapatkan hasil adanya lesi hipodens pada kapsula interna kanan. Digoxin . ureum 21. Pada pemeriksaan pasien dapat menjawab pertanyaan dengan lancar. Trigliserida 215. Asma persisten berat E. denyut nadi 90 /menit. bicara pelo serta mulut perot.8. Klebsiella B. bening. Simvastatin E. Pemeriksaan thorax didapatkan wheezing seluruh lapangan paru.8oC . coli C. GCS 2-2-3. E. Stroke infark E. dapat berjalan sendiri. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. creatinin 0. Transient Ischemic Attack (TIA) Bayi berusia 3 bulan dibawa ke poliklinik karena menanggis saat BAK sejak 5 hari yang lalu. Kejadian sudah berlangsung 2 hari yang lalu. Ibunya mengaku menceboki dari belakang ke depan. Captopril. Siklofosfamid D.

A. Kemudian. THP C. Pada pemeriksaan radiologis didapatkan A. dan penderita tidak bisa diajak bicara sama sekali. Jendela terapi baru 2 jam C. kesan didapatkan hemiparesis kanan. Ingin bunuh diri. mematung. Umur kurang dari 60 tahun E. Caterpillar sign D. Fluid level intraluminer C.00 tiba-tiba terjatuh dan diam saja. Aloanamnesis didapatkan hipertensi sudah 10 tahun dan tidak terkontrol dan merokok minimal satu bungkus sehari.Seorang anak berusia 2 tahun dibawa ke dokter dengan keluhan muntah-muntah. nadi 88 x/menit dan respirasi 32 x/menit. Tidak ada hipertensi maligna Laki-laki. Double bubble sign B. Rat tail appearance E. pendiam. Hasil pemeriksaan didapatkan kesadaran sulit dinilai. Karbamazepin B. dokter mendiagnosanya sebagai Achalasia. Hipertensi derajat II B. Rat Tail Appearance Seorang laki-laki berusia 58 tahun dibawa ke UGD pada jam 08. jika ditanya diam dan hanya sedikit berkata-kata. Haloperidol . Amitriptilin D. tensi 190/110 mmHg.00 dengan riwayat pada jam 06. Faktor apa pada pasien tersebut yang memungkinkan mempunyai prognosis lebih baik? A. Tidak ada asidosis metabolik D. Windscock appearance Gambar 9. Apakah Terapi yang tepat?.

 Halusinasi autoskopi Penderita seolah-olah melihat dirinya sendiri berdiri di hadapannya. dan bergerak sendiri. Seringkali halusinasi haptik ini bercorak seksual. mengalami perubahan bentuk. di mana seolah-olah tubuh penderita bersentuhan secara fisik dengan manusia lain atau benda lain. dan sangat sering dijumpai pada pencandu narkoba. Halusinasi ini merupakan gambaran dari perasaan bersalah penderita. Pemuda tersebut sering mengatakan bahwa ia melihat dirinya sendiri di hadapannya. Phonema B. yaitu suara-suara yang berbentuk suara jelas seperti yang berasal dari manusia.Akoasma. Halusinasi visual sering menimbulkan ketakutan yang hebat pada penderita. Halusinasi visual D.  Halusinasi kinestetik Penderita merasa bahwa anggota tubuhnya terlepas dari tubuhnya.  Halusinasi haptik Halusinasi ini merupakan suatu persepsi.Phonema. Halusinasi taktil Bermacam-macan bentuk halusinasi  Halusinasi akustik (pendengaran) Halusinasi ini sering berbentuk : . Halusinasi autoskopi E. Hal ini sering terjadi pada penderita Schizophrenia dan pencandu narkoba.  Halusinasi taktil (perabaan) Halusinasi ini sering dijumpai pada pencandu narkotika dan obat terlarang. Orang yang hiperkolesterolemia beresiko mendapat penyakit kardiovaskuler. Dari hasil pemeriksaan diketahui tekanan darahnya 170/100 mmHg. Halusinasi kinestetik C. yaitu suara-suara yang kacau balau yang tidak dapat dibedakan secara tegas . sehingga penderita mendengar kata-kata atau kalimat kalimat tertentu  Halusinasi visual (penglihatan) Penderita melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada.Seorang pemuda usia 20 tahun dibawa ke poli Jiwa oleh keluarganya karena bertingkah laku aneh.  Halusinasi olfaktorik (pembauan) Penderita membau sesuatu yang tidak dia sukai. Gejala apakah yang ditunjukkan oleh pasien tersebut? A. Kemudian pasien mengatakan bahwa sebulan yang lalu dia pernah periksa ke laboratorium dan dinyatakan mengalami hiperkolesterolemia. Hal ini disebabkan oleh? . Seorang perempuan umur 55 tahun datang ke dokter untuk memeriksakan tekanan darahnya.

Pada auskultasi terdengar suara dasar bronkial dan suara tambahan ronki basah kasar. Asam lemak dibutuhkan untuk pelarut vitamin B kompleks Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun dibawa ibunya ke puskesmas dengan keluhan mata juling. M. visus mata kiri 1/60 dan mata kiri juling ke dalam (ke arah hidung). Suhu tubuhnya 40°C dan denyut nadi 110 x/menit. rectus lateralis D.A. Penderita merokok 2 bungkus per hari. Tuberculosis paru B. M. Kemungkinan besar. rectus inferior Seorang laki-laki 40 tahun datang dengan batuk dan terkadang sesak napas. Apakah otot ekstrinsik pada mata kiri yang mengalami kelemahan? A. Asma bronkial . apa diagnosis penderita? A. lemak Lemak berlebihan akan dimetabolisme di dalam pembuluh darah C. obliquus inferior C. M. Pada foto rontgen didapatkan infiltrat pada lobus bawah paru kanan. Dari anamnesis didapatkan bahwa keluhan ini sudah diderita penderita sejak lahir. M. Asam lemah jenuh tidak dapat disentesis oleh tubuh E. Lemak berlebihan menimbulkan arterosclerosis yang menimbulkan penyumbatan pembuluh darah D. rectus superior E. M. rectus medialis B. Asam lemak tidak jenuh dapat disentesis oleh tubuh B. Pada pemeriksaan fisik didapatkan visus mata kanan 6/15.

Penderita sudah rutin memakai Budesonid inhaler 100 µg. Asma eksaserbasi B. Pasien pernah dirawat di rumah sakit karena serangan asma 6 bulan yang lalu. Tidak ada benda padat pada rongga mulut. Metformin D. Sulfoniluria E.C. Asma terkontrol sebagian C. terasa ada pasir tidak dirasakan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 130/85 mmHg. Pemeriksaan spirometri disimpulkan obstruksi ringan. Acarbose C. Mual dan muntah (+). pagi dan malam. Pemberian oksigen E. Melakukan suction pada jalan nafas D. pemeriksaan fisik lain dalam batas normal. denyut nadi 72 x/menit. Pada anamnesis diketahui dalam 3 bulan ini penderita merasakan sesak napas 2-3 kali seminggu. penglihatan berkurang sejak 2 hari yang lalu. nyeri. Asma tidak terkontrol Pria 65 tahun datang dengan keluhan mata kiri merah. RPK . Bronkiektasis terinfeksi Seorang laki-laki usia 50 tahun datang ke dokter dengan keluhan sering kencing. Pasang infus C. datang ke poliklinik dengan keluhan sesak napas. berat badan 78 kg. Bila merasa sesak napas pasien memakai Salbutamol inhalasi. terbangun di malam hari karena dada terasa berat 1-2 kali seminggu. Melakukan head tilt dan jaw thrust B. frekuensi napas 12 x/menit. Gatal. Tinggi badan pasien 168 cm. Pemasangan orofaringeal airway Seorang perempuan usia 35 tahun. Tindakan selanjutnya yang paling tepat adalah? A. Asma terkontrol D. Glinid B. Apakah katagori kasus asma diatas? A. Riw HT & DM (-). Pneumonia E. Apakah golongan obat yang mulamula diberikan untuk mengendalikan gula darah pasien tersebut? A. PPOK eksaserbasi akut D. Kadar gula darah vena saat puasa menunjukkan 170 mg/dL dan kadar gula darah 2 jam setelah makan 210 mg/dL. Insulin Pasien laki-laki usia 60 tahun datang ke IGD dengan keluhan tidak sadarkan diri sejak 1 jam yang lalu akibat kecelakaan motor. dan temperatur 36oC. Asma stabil E. Pada pemeriksaan fisik didapatkan stridor ketika bernafas dan berkurang saat dilakukan jaw thrust.

Glaukoma simplek OS & katarak matur ODS B. Terapi yang tepat untuk pasien diatas ? A.DM & HT (-). TIO N (++). Ectasy B. Lem aibon D. Ganja C. Ca laktat C. Laki-laki 28 tahun sering mengkonsumsi makanan mengandung asam jengkolat (+). Px kiri visus 1/60 tidak bisa dikoreksi. Apakah kemungkinan diagnosis yang paling sesuai ? . Heroin Metadon adalah opiat (narkotik) sintetis yang kuat seperti heroin (putaw) atau morfin. Pemeriksaan fisik tidak ditemukan kelainan. Katarak matur OS & katarak imatur ODS Seorang laki-laki berusia 30 tahun setiap hari datang ke klinik Program Terapi Rumatan Metadone (PTRM). Px mata kanan visus 4/60 dikoreksi menjadi 6/20. membawa pisau dan linggis kecil tersembunyi dalam pakaiannya. pada wawancara pasien mengatakan bahwa ada yang membisikinya bahwa tetangganya akan membunuhnya. tetapi tidak menimbulkan efek sedatif yang kuat. Glaukoma sekunder akut OS & katarak imatur ODS D. lensa katak imatur. TIO normal. Metadon biasanya disediakan pada Program Terapi Rumatan Metadon (PTRM). tidak mau mandi. Didapatkan NKCV (+). Amaurosis Fugax E. Pada aloanamnesis diketahui pasien belum menikah. Karbon arang D. Terapi Metadone digunakan untuk penyalahgunaan apa? A. Pil koplo E. CO dangkal. Natrium bikarbonat B. Mata kanan penglihatan berkurang tetapi tidak merah. Pada pemeriksaan didapatkan keadaan umum nampak lusuh. segmen anterior dalam batas normal. yaitu program yang mengalihkan pengguna heroin pada obat lain yang lebih aman. segmen posterior kesan baik. Nalokson Pasien seorang laki-laki 22 tahun dibawa ke UGD karena mengurung diri di kamar. mengurung diri di kamar. segmen posterior tampak kabur. telah sebulan ini mudah marah. Retinitis OS & glaukoma ODS C. shadow test (+). lensanya keruh konjungtiva bulbi hiperemis (+). memakai pakaian rangkap 6. Maka diagnosisnya? A. Metadon adalah opiat sintetis yang dapat dipakai oleh pengguna narkoba suntikan untuk mengganti heroin bila dia tidak dapat berhenti memakainya akibat kecanduan.

USG pelvic C. Papiloma intraduktal C. Tindakan yang tepat untuk menegakkan diagnosis adalah A. Hydrokel testis sinistra B. padahal saat itu tidak ada orang lain. Tumor philloides B. Pada pemeriksaan VT didapatkan. Screening homeostasis E. B. C. buah zakar bengkak. pasien sering mendengar suara orang berbicara yang mengomentari buruk tentang dirinnya. terkadang pasien juga menunjukkan gejala yang selalu mendengar suara musik angklung di kamarnya. Torsio testis sinistra C. sulit digerakkan. Diagnosis keluhan pasien di atas tersebut adalah : A. Fibroadenoma E. Epididimoorchitis sinistra Seorang perempuan umur 50 tahun dibawa ke UGD RSJ dengan keluhan marah-marah sendiri tanpa sebab. E.A. Diagnosis keadaan di atas adalah A. vulva vagina tidak ada kelainan dan fluksus (+). menstruasi tidak teratur sejak menstruasi pertama setahun yang lalu. Riwayat haid kadang banyak kadang sedikit. Gangguan Mania Gangguan Depresi Gangguan Paranoid Tentamen Suicide Gangguan Skizofrenia Seorang wanita berusia 15 tahun. Kontrasepsi oral Seorang wanita 40 tahun. konsitensi keras. dijumpai adanya benjolan pada payudara. tidak disertai demam dan tidak ada kelainan saat buang air kecil. batas tegas. Varicokel testis sinistra E. Nyeri terasa sampai ke perut bawah dan lipat paha. diameter 25 cm. D. Karsinoma invasif D. Tes kehamilan D. Biopsi endometrial B. terakhir pasien sudah tidak dapat makan atau berpakaian sendiri dan memerlukan bantuan orang lain komunikasi dan aktivitas bergaul . Mastitis Seorang laki-laki 18 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri pada buah zakar kiri sejak tadi pagi. Bahkan kadang-kadang sampai dua minggu. Batu ureter distal sinistra D. Keluar darah dan cairan putih.

N II B. Neurodermatitis C. dengan lebar 0. Saraf cranial apa yang memungkinkan terganggu? A. pertanyaan yang diajukan terhadap pasien dijawab dengan tersenyum tetapi tidak memberikan jawaban dengan benar. Terdapat luka robek di lengan kanan atas sepanjang 4 cm.dengan tetangga dan suami terbatas. sedikit erosi. 12 mg/kgBB E. 2 mg/kgBB D. Maka dosis yang diberikan A. pemeriksaan fisik den neurologis tidak ada kelaianan. Waham kacau/bizzare B. Tinea manus D.5 cm. Pada pemeriksaan dermatologi didapatkan pada kedua palmar dan jari tampak eritema difus. 4 mg/kgBB C. Dermatitis kontak iritan Seorang pria 24 tahun datang ke UGD sehabis KLL. Diagnosis kasus di atas adalah? A. N IV . Dermatitis atopi E. Waham kebesaran C. pada foto Ro tampak fraktur pada os ethmoid. datang dengan keluhan gatal pada tangan setelah mencuci tangan dengan sabun cuci minggu yang lalu. Akan dilakukan penjahitan primer dengan menggunakanan astesi infiltrasi Lidokain dan Adrenalin. skuama kasar. dibawa ke UGD RS oleh warga setelah mengalami kecelakaan. Waham somatic Wanita 35 tahun. Dermatitis kontak alergi B. 7 mg/kgBB B. sudah 1 tahun pasien seperti ini. Tampak luka di kepala. 6 mg/kgBB Laki-laki 24 tahun. N V D. N I E. Waham nihilistik D. N III C. Tentukan gejala yang paling besar ditemukan? A. Waham curigaan E.

sering bersin terutama jika lingkungan sekitar berdebu. dan tempat. ureum serum 40 mg/dl. Namun pada pagi hari berkurang. Kesadaran CM dan bengkak seluruh tubuh. Menggambarkan faktor resiko lingkungan kerja D. Penyebab anemia pada pasien adalah A. Salah satu data yang di kumpulkan adalah mengenai umur. waktu. Menggambarkan tingkat kesadaran penduduk terhadap kesehatan Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun dibawa ibunya ke rumah sakit dengan keluhan BAK berwarna cokelat itam.600/mm3. Apa kepentingan dari data mengenai mata pencaharian? A. Infeksi bakteri C. leukosit 9. Haemodilusi E. Menggambarkan metode intervensi program kesehatan C. KU hidung beringus sejak 6 tahu yang lalu. menggambarkan tingkat pengetahuan penduduk terhadap kesehatan E. nyeri (-). dan leukosit 8-10 lp. dan temperatur 36.9oC. Dalam rangka mencari faktor penyebab masalah kesehatan tersebut. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan haemoglobin 10.3 mg/dl. proteinuria (++). Epidemiologi deskriptif ini akan menyajikan data-data yang menggambarkan penyebaran masalah kesehatan menurut manusia. jumlah kencing menurun. Haematuria Seorang wanita berumur 18 tahun. frekuensi nadi 100 /menit. Fe menurun D. Menggambarkan tingkat pendidikan B. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 180/120 mmHg.Situasi kecematan X. dan serum kreatinin 1. hidung gatal. Hasil . dan dua mata bengkak. dilakukan epidemiologi deskriptif sebagai langkah awal dari proses epidemiologi analitik. Pemeriksaan urine berwarna cokelat hitam. Produksi eritropoeitin menurun B. eritrosit penuh. Pekerjaan pasien pelayanan. telah terjadi wabah penyakit tertentu.6 g/dl.

Dua hari yang lalu penderita tampak gelisah. Skizofrenia E. Apakah diagnosis yang tepat ? A. Rhinitis Occupational E. dan diberi obat oleh dokter yang diminum terus untuk mengurangi gangguan tersebut sampai sekarang. pembesaran konka inferior dan media dengan mukosa kebiruan. Keratitis Bila didapatkan pemeriksaan darah terdapat eritrosit gambaran scuffner. Delirium C. Rhinitis sekretorik Seorang wanita. Konjungtivitis B. Selain itu pasien juga mengeluh mata bengkak dan berair. Amnesia Wanita 21 tahun datang dengan keluhan mata merah. Lab IgE 1. Terdapat injeksi pada konjungtiva bulbi. Pada pemeriksaan fisik didapatkan GCS 9. Anemia Hemolitik E. Rhinitis Vasomotor B. bingung dan bicara kacau dan merasa ketakutan karena seperti didatangi bayangan makhluk yang hitam dan besar yang akan mengajaknya pergi. Sejak 7 hari yang lalu penderita mulai demam. Anemia Defisiensi asam folat C.pemeriiksaan status lokalis pada hidung. Ditemukan eosinofil pada sekret. temperatur 39oC. Skleritis D.250 IU Apa diagnosis pasien ini? A. Anemia Aplastik Seorang laki-laki berusia 65 tahun diantar keluarganya ke UGD karena sejak tadi siang sampai malam pasien tidak bisa kencing dan kesakitan sekali. tetapi sudah ada gangguan kencing sejak 2 tahun yang lalu. kripta. Hal ini baru pertama kali dirasakan. Rhinitis Alergi D. Anemia Defisiensi besi D. mengeluh nyeri kepala dan muntah. dibawa keluarganya ke Puskesmas karena dikeluhkan bicara kacau. Rhinitis Atropikan C. Blefaritis E. Tidak didapatkan riwayat gangguan jiwa sebelumnya. sekretorik. Demensia D. Diagnosis yang mungkin pada pasien ini? A. berusia 18 tahun. Anemia Defisiensi vit B12 B. Episkleritis C. kaku kuduk (+) dan meningeal sign (+). Pemeriksaan fisik tampak kesakitan . diagnosis? A. Stress Akut B.

beri analgetik. suara paru menurun pada basal paru kiri. Nodule pulmonary E. Pneumothoraks Anak laki-laki usia 2 bulan dibawa oleh ibunya karena terdapat bintik putih pada matanya. Pneumonia D. beri analgetik C. konsul urologi E. Kateterisasi uretre dengan kateter nelaton.pada posisi berbaring tampak perut bagian bawah membuncit teraba buli penuh sangat membesar dan sakit. Pada pemeriksaan fisik. Apakah gangguan yang terjadi? A. setelah diberi lensa sferis plus visus menjadi 5/5. nafas pendek. Pungsi buli suprapubik. Anisometropi C. dan pada malam hari tampak bayangan kuning pada matanya. pemeriksaan thoraks fokal menurun. Ketoprofen E. Pasien sering mengalami keringat malam. konsul urologi Seorang laki-laki 35 tahun datang ke poli dengan keluhan sakit di ibu jari kaki. konsul urologi B. Natrium diklofenak B. Pada pemeriksaan didapatkan kemerahan dan bengkak di ibu jari kaki kanan. pleural friction Rub (+) pada basal paru kiri. Hipermetropi B. Kolkisin Seorang pria 39 tahun datang ke praktek dokter umum dengan penurunan visus 5/15. dengan tes pin hole didapatkan kemajuan. Apakah tindakan pertama yang tepat? A. Sementara menunggu kedatang urologi. Presbiopi Seorang laki-laki 20 tahun datang dengan keluhan nyeri dada. Keluhan dirasakan terutama saat menarik nafas. Segera konsul urolog lakukan instruksi untuk tindakan D. Steroid D. Abses paru C. Apakah pengobatan yang paling tepat pada pasien tersebut? A. Meatus basah oleh karena urin. Kedua bola mata lebih keras dibandingkan dengan mata normal. Meloksikam C. Pasien tersebut juga menderita gagal ginjal. Efusi pleura B. tanda vital dalam batas normal. Kateter uretra dengan kateter balon. pekak pada perkusi. Miopi E. sejak 3 bulan yang lalu. Apa diagnosis pasien ini? . Diagnosis yang paling mungkin? A. Astigmatigma D.

Seorang wanita usia 30 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan muntah-muntah. Analisa sputum C. anesthesia. Tes lepromin B. frekuensi napas 20 kali/menit. Air kelapa D. Kultur sputum Pasien umur 60 tahun dibawa ke rumah sakit karena sering bingung. C. Gram sputum E. Kesulitan dalam orientasi ruang. BTA sputum D. sesak nafas. batuk berdahak. Hasil foto thoraks menunjukkan adanya infiltrat yang luas di kedua lobus atas paru. frekuensi nadi 80 kali/menit. CT scan thoraks B. D. Pengecatan KOH D. UUK berbentuk macula. Bagaimanakah cara menegakkan diagnosis pasti infeksi tuberkulosis? A. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan. Glaukoma congenital katarak congenital Glaukoma sekunder Katarak sekunder Retinoblastoma Seorang wanita berusia 25 tahun datang dengan keluhan timbul bercak putih di badan dan lengannya. B. Susu E. Karbon aktif Seorang perempuan berusia 19 tahun datang dengan batuk sudah dua bulan. dan orang.A. waktu. keringat malam dan badannya tampak kurus. Sebagai dokter. Tes Tzank Diagnosis penyakit kusta dapat dilakukan dengan penyuntikan antigen ke bagian bawah kulit untuk mengetahui tipe penyakit kusta yang sedang diidap oleh seseorang. Paksa muntah B. Kerokan C. Banyak minum air putih C. Tes ini disebut Lepromin Skin Test. Pemeriksaan apakah selanjutnya untuk menentukan diagnosis penyakit ini? A. Diagnosa . Tetapi ingatan masa kecil masih baik. Keluhan ini dirasakan 6 jam setelah pasien mengkonsumsi makanan kaleng. batas jelas. Dokter menduga ini adalah kasus Tuberkulosis.5oC. tekanan darah 120/80 mmHg. E. dan suhu 36. terapi apa yang Anda berikan A.

Drainase postural C. Bronkodilator D. Oksigenisasi Seorang laki-laki usia 50 tahun datang ke dokter karena merasa lemas. Gangguan perilaku Demensia Amnesia Gangguan cemas menyeluruh Depresi Laki-laki 20 tahun mengeluh ada benjolan pada lutut kanan dan kiri sejak 3 bulan yang lalu. Apa diagnosis kasus tersebut? A. Beta bloker . tekanan darah 120/80 mmHg. Pada pemeriksaan fisik ditemukan ronki basah kasar pada lobus bawah paru dan pada pemriksaan foto thoraks terdapat gambaran kista-kista kecil dengan fluid level. Antagonis reseptor Aldosteron E. Moluskum kontigiosum B. Penghambat enzim pengkonversi Angiotensin C. dan frekuensi napas 14 /menit. usia 45 tahun. pasien minum obat antihipertensi karena sebelumnya hasil tekanan darah 150/90 mmHg dan denyut nadi 70 /menit. B. Ia juga mengeluh sering demam berulang sejak ada keluhan tersebut diatas dan batuk berdarah sejak 3 hari terakhir.A. Kalus Seorang laki-laki. Apakah golongan obat antihipertensi yang dikonsumsi pasien tersebut sehingga menimbulkan gejala seperti di atas? A. Veruka plana E. Antibiotika E. Dahaknya kental dan berjumlah banyak terutama saat pagi hari ketika bangun tidur. Pada pemeriksaan fisik saat ini. Apakah pengobatan konservatif yang sesuai? A. Furenkel C. seperti gambaran sarang tawon dan hasil uji paru menunjukkan % VEP1 > 70%. Menghentikan rokok B. C. Diuretik B. datang dengan keluhan batuk berdahak sejak 5 bulan yang lalu. D. Veruka vulgaris D. Dari anamnesis. Antagonis reseptor Angiotensin II D. E. denyut nadi 52 /menit. kalau ditekan agak terasa sakit. Gambaran klinis berupa nodul permukaan verukosa bewarna keabuan.

dan ekstremitas semenjak dua bulan yang lalu. Riwayat kelahiran normal. Impetigo vesikobulosa C. Diagnosanya adalah A. Pemfigoid Bulosa (PB) adalah penyakit umum autoimun kronik yang ditandai oleh adanya bula sub epidermal pada kulit. Diagnosis yang mungkin ? A. badan. Pemfigoid bulosa B. dapat mengenai membran mukosa maupun kulit dan ditemukannya antibodi IgG yang bersirkulasi dan terikat pada permukaan sel keratinosit. tidak didapatkan kelainan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan bula generalisata. tidak sampai 1 jam dimuntahkan kembali. Pada pemeriksaan histopatologik menunjukkan vesikel sub epidermis. Penyakit duhring E. Kelainan yang dini pada Pemfigoid Bulosa yaitu terbentuknya celah di perbatasan dermal-epidermal. vesikel subepitel dan imunoflourosensi IgG di membran basal epidermis. Sel infiltrat yang utama adalah eosinofil. Pemfigus vulgaris C. di atas kulit eritematosa. badan. wajah. Setiap diberi ASI. Pemfigus vulgaris B. Lupus D. Impetigo vesikobulosa Pemphigus vulgaris adalah penyakit autoimmune berupa bula yang bersifat kronik. Diagnosa pada pasien ini adalah A. Seorang wanita berusia 40 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan kulit melepuh-lepuh pada bagian kulit kepala. dan kaki sejak dua bulan yang lalu. sementara pemeriksaan imunoflourosensi langsung memperlihatkan endapan IgG di membran basal epidermis. wajah. Lalu. bula terletak di sub epidermal. Atresia duodenale C. Lupus eritematosus Seorang bayi usia 3 minggu dibawa ibunya ke RS dengan keluhan tidak bisa makan. Pemfigoid bulosa E. Dermatitis herpetiform D. dinding kendur. Pada pemeriksaan PA didapatkan. dan edematosa. Pancreas anulare B. Stenosis pylori . bula mudah pecah. Fistula trakeo-esofagus D.Seorang wanita usia 35 tahun datang ke UGD dengan keluhan lepuh pada kulit kepala. menyebabkan timbulnya suatu reaksi pemisahan sel-sel epidermis diakibatkan karena tidak adanya kohesi antara sel-sel epidermis. proses ini disebut akantolisis dan akhirnya terbentuknya bula di suprabasal. Dari pemeriksaan dermatotoksik nampak vesikel dan bula generalisata berdinding tebal di atas di atas kulit yang eritematous dan edematous.

Tiga jam yang lalu. Pasien merasa takut dia akan terkena penyakit yang sama. Pada saat kejadian pasien tidak pingsan. Gangguan obsesif kompulsif Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke praktik dokter umum dengan keluhan utama keluar cairan putih dari alat kelamin. Perdarahan subarakhnoid Wanita usia 22 tahun datang ke praktek anda dengan keluhan 1 bulan ini pasien sering berbicara sendiri. Depresi pasca melahirkan B. hanya nyeri kepala sebentar lalu membaik dengan sendirinya. pasien mengalami benturan pada kepalanya. kadang-kadang mencurigai tetangganya jika dia lewat di depannya. Pada pemeriksaan didapatkan kaku kuduk. Komosio serebri D. Sebelumnya pasien juga mengamuk. Pada pemeriksaan dia mengeluh pusing. Diagnosis yang paling mungkin? A. Random screening . Apakah yang mungkin terjadi? A. Perdarahan intraventrikuler E. Skizofren pasca melahirkan D. Pasien adalah seorang promiskuitas dengan salah satu mantan pasangannya adalah penyandang infeksi HIV.Seorang laki-laki berusia 40 tahun dibawa ke UGD karena mengalami nyeri kepala hebat. Brill hematoma E. Komosio serebri B. muntah dan penurunan kesadaran. Apakah fenomena yang terjadi? A. nyeri di daerah belakang kepala. Lucid interval C. muntah. Herniasi serebri Seorang perempuan berusia 20 tahun dibawa ke UGD rumah sakit setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. dan suhu tubuh meningkat. Amnesia retrograd D. Multiphase screening D. Diagnostic screening B. Dokter menyarankan melakukan pemeriksaan untuk memastikan kemungkinan tersebut. Laserasi serebri C. Gangguan kepribadian C. Hal tersebut terjadi setelah 2 bulan yang lalu melahirkan putranya. Psikosis pasca melahirkan E. Mass screening C. reflek patologis positif. Termasuk apakah pemeriksaan yang diusulkan oleh dokter tersebut? A. Fraktur basis kranii B.

COA sedang. Opportunistic screening Seorang pria 17 tahun datang kepada anda dengan keluhan lapang pandang menjadi sempit. kreatinin 3. dibawa keluarganya ke Puskesmas karena kerasukan. HB 13 gr/dL. N 116 /menit. Bucella Spp B. COA sedang C. Leptospira Spp C. Niessheria Spp E. Penderita merasa kerasukan arwah neneknya yang sudah meninggal. Dengan funduskopi didapatkan C/D ratio 0. waham sisip pikir dan halusinasi dengar. sejak 1 bulan yang lalu sering merasa sesak nafas. berusia 24 tahun. sering bicara sendiri. mondar-mandir dan marah-marah tanpa sebab. Apakah diagnosis yang paling mendekati untuk kasus di atas? . Pada pemeriksaan konfrontasi didapatkan hanya di bagian temporal saja ia dapat melihat. Streptocossus Spp Seorang laki-laki. Pemeriksaan fisis TD 130/80 mmHg. Oleh dokter didiagnosis dengan glaukoma sudut terbuka primer dan glaukoma sudut tertutup primer. Spirometri C. Mana pernyataan yang paling tepat diantara pernyataan di atas yang dapat memberikan diagnosis kerja sementara belum dilakukan gonioskopi? A. leukosit 14. Keluhan disertai dengan susahnya berjalan akibat nyeri yang hebat pada kedua betis. Apa penyebab paling tepat? A. disertai dengan konjungtiva edema dan berair. dengan funduskopi didapatkan C/D ratio 0. kadang disertai nafas berbunyi dan batuk-batuk di malam hari.6. Staphylococcus Spp D. Dengan pemeriksaan konfrontasi hanya dapat melihat bagian temporal saja B. Seorang pria berusia muda D. Apakah pemeriksaan penunjang yang paling tepat dilakukan untuk menegakkan diagnosis? A. Dari pemeriksaan status psikiatri didapatkan adanya waham kendali pikir. trombosit 180.9 OS E. Rongtgen foto thorak D.E. P 20 /menit.8 OD dan 0. bilirubin total 3. EKG B.8 untuk mata kanan dan 0. Ayah penderita eksim kulit. Lapang pandang menjadi sempit Seorang laki-laki 25 tahun. sehingga perbuatannya sering dikendalikan oleh arwah tersebut. Tidak ada riwayat gangguan jiwa sebelumnya.000.9 untuk mata kiri.2. IgE Seorang laki-laki umur 30 tahun datang ke UGD dengan keluhan demam yang dialami sejak 3 hari yang lalu. Sejak 5 hari yang lalu penderita mengalami perubahan tingkah laku berupa sulit tidur.000. Riwayat memancing di kolam dekat rumah.

Antiperetik D. Pembicaraan irrelevan E. pada pemeriksaan fisik TD 110/80 mmHg. Pemeriksaan TIO D. Halusinasi . Antibiotik Seorang laki-laki usia 34 tahun dibawa keluarganya. Oksigenasi E. Sebagai dokter umum. Insight jelek C. Dokter melakukan pemeriksaan status mental. tindakan apa yang harus dilakukan? A. Skizofrenia Gangguan Afektif Gangguan Mental Organik Gangguan Waham Menetap Psikotik Akut Seorang anak berusia 8 tahun datang ke tempat praktek dokter dengan keluhan pandangan kabur perlahan-lahan. Pemeriksaan perimetri B. Keluhan disertai juga dengan dahak bewarna kuning dan demam. C. Terapi pertama yang paling tepat dilakukan adalah? A. Dokter : “Bapak. D.” Diagnosis anda tentang pemeriksaan status mental tersebut? A.A. E. Inkoherensi D. HR 110 x/menit. B. Rujuk ke spesialis mata Laki-laki berusia 52 tahun datang ke RS dengan keluhan sesak nafas yang telah dialami selama 1 tahun dan dirasakan memberat dalam 4 hari ini. Saya tidak sakit. T 38oC dan ditemukan adanya ronki basah kasar pada kedua lapangan paru. Waham bizzare B. Brochodilator B. Pemeriksaan visus E. saya baik-baik saja. Lakukan anamnesis C. Bisa diceritakan kenapa bapak dibawa ke rumah sakit?” Pasien : saya tidak tau mengapa saya dibawa ke rumah sakit pak dokter. tadi bapak mengatakan kalo bapak berada di rumah sakit. Kortikosteroid C.

Dokter menanggapi penolakan pasien D. Dokter menyadari dampak bahasa tubuh pasien Laki-laki 40 tahun datang ke dokter IGD dengan keluhan nyeri saat kencing. Pemeriksaan fisik ditemukan warna urin keruh. AP Lateral B. Apakah penyakit yang paling mungkin mendasari komplikasi ARDS tersebut? A. Oblique kanan-kiri D.Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke Puskesmas meminta surat keterangan sehat untuk melamar pekerjaan. Dari aloanamnesis didapatkan riwayat penggunaan NAPZA. Lateral dekubitus kanan-kiri C. Prostatitis C. Asma bronkiale B. Terdapat nyeri tekan pada punggung. leukosit 10-20/LPB. Diagnosis yang mungkin? A. Pemeriksaan foto rontgent yang sebaiknya dilakukan adalah? A. Pada waktu akan diperiksa fisik oleh dokter. bengkak. Dokter menghormati pasien E. Uretritis Seorang perempuan. Apakah permasalahan yang ditemukan pada kasus di atas dari sisi komunikasi dokter-pasien? A. BJ 1020. Glomerulonefritis B. eritrosit 1-2/LPB. perempuan tersebut menolak dengan alasan dirinya sehat. TB paru D. bakteri ++. dan deformitas. pasien mengalami sesak napas berat sejak sehari yang lalu. Kencing sedikitsedikit dan sering. Ureteris D. nitrit (+). batuk dan panas tinggi sejak 5 hari yang lalu. Dokter bersikap wajar kepada pasien B. Cor pulmonale C. Bronkitis kronik E. Dokter marah dan mengatakan “Kalau tidak mau diperiksa ya sudah. Penderita dirawat di ICU atas indikasi ARDS. Lateral kanan-kiri . Pada pemeriksaan didapatkan kesadaran somnolen. Dokter kurang mampu mengendalikan emosi C. Pneumonia Seorang laki-laki jatuh dari pohon kelapa. urobilinogen (+). usia 27 tahun dibawa ke UGD RS karena tidak sadar. PA E. jangan minta surat keterangan sehat!”. terdapat ronkhi basah di kedua lapangan paru. Sistitis E.

Dijumpai pada kelumpuhan N. temperature badan 38.III.5°C. . Osifikasi C. Korpus lateralis dektra C. Rongent foto vertebra thorakal AP dan lateral E. tekanan darah 70/palpasi. nadi kecil 130/menit. dipersarafi oleh serabut parasimpatis dari N. dipersarafi oleh serabut simpatis (torakolumbal). Rongent foto vertebra sakral D. Kalsifikasi Seorang laki-laki berusia 24 tahun dirujuk dari sebuah puskesmas dengan riwayat kelemahan kedua tungkai yang terjadinya mendadak setelah jatuh memanjat pohon. Di mana kelainan yang terjadi? A. Fibrosis B. Pemeriksaan penunjang apakah yang harus dilakukan pada pasien tersebut? A. Optikus dokstra D. Seorang anak usia 4 tahun BB 16 kg. pupil kanan tidak bisa dilatasi dengan pemeriksaan direct dan indirect. rasa haus (+). tonsil bengkak berbintik-bintik putih. Pada pemeriksaan didapatkan kekuatan anggota gerak bawah 0. dibawa ke poli anak dengan keluhan 2 hari diare. tidak didapatkan perdarahan baik eksternal maupun internal. Resolusi D.Pasien kontrol kesehatan tanpa keluhan. pada fraktur dasar tulang tengkorak. tidak gelisah. Pemeriksaan tenggorok merah. Gangglion cervical supenor dekstra E. disertai muntah-muntah 2-3 kali. sehari rata-rata 3-4 kali berak lembek. Traktus optikus dekstra Nervus Okulomotorius (N.III. tanda-tanda dehidrasi (). Gambaran apa yang ditemukan? A. misalnya oleh desakan tumor atau hematom. Nervus okulomotorius dekstra B. Pada pemeriksaan didapatkan keadaan umum kompos mentis. dan kelumpuhan saraf simpatis (sindrom Horner). tingkat tertentu dari koma.III. iritasi N. Rongent foto vertebra servikal AP dan lateral C. Rongent foto vertebra servical lateral dan oblique Seorang pasien mengalami anisokor. Dapat dijumpai pada waktu tidur.III)  Miosis Pupil mengecil. Rongent foto vertebra lumbal bawah B. Infiltrat E. hasil foto rontgen thorak didapatkan TB duplex.  Midriasis Pupil melebar.

datang ke UGD dengan keadaan pingsan. Alloanamnesis muntah bewarna hitam dan diare hitam encer. Intoleransi makanan Laki-laki 50 tahun datang dengan keluhan bengkak pada tungkai bawah dan kadang disertai sesak.pasien mengaku kencing sedikit dan lemas. leukosit 15. Protein dan albumin D. Hiperamonia C. Pemeriksaan yang perlu dilakukan? A. Pharyngitis + tonsilitis folikularis + diare ringan E.Laboratorium darah dalam batas normal hanya LED 30/40. Pemeriksaan darah lengkap Pria 56 tahun. faeses dalam batas normal. pernah bengkak sebelumnya. Asidosis metabolik D. Asidosis respiratorik B. analis gas darah normal. Hiperuremia . Elektrolit C. Apa yang menyebabkan pasien pingsan? A. EKG B. spider naevi. Diare akut oleh infeksi enteral C.000. PF ginekomastia. Anak ini menderita A. Foto Thorax E. TTV dalam batas normal. Keracunan makanan/salah makan B. Diare karena bakteri + dehidrasi ringan D. ascites.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful