P. 1
Soal UKDI Bagian 3

Soal UKDI Bagian 3

|Views: 706|Likes:
Dipublikasikan oleh Freddy Panjaitan

More info:

Published by: Freddy Panjaitan on Mar 15, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/02/2014

pdf

text

original

Seorang wanita usia 20 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan keputihan. Keluhan terkadang disertai gatal.

Sekret vagina sedikit berbusa dan bau amis ikan. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan, tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nadi 80 x/menit, frekuensi nafas 20 x/menit, dan suhu 36,5oC. Pada pemeriksaan ditemukan adanya clue cells. Penyebab keluhan ini adalah A. Gardenella vaginalis. B. Trikomonas vaginalis. C. Candida Albicans. D. Treponema pallidum. E. Neisseria Gonorrhoeae. Pria dibawa ke IGD dengan penurunan kesadaran, sebelumnya muntah dan nyeri kepala berat. Pada pemeriksaan neurologis terdapat kelumpuhan nervus cranial III, VI, dan IX. Pada oftalmoskop terdapat perdarahan retina. Di mana perdarahan terjadi? A. Perdarahan epidural B. Perdarahan subdural C. Perdarahan batang otak D. Perdarahan subaraknoid E. Perdarahan intratekal Pasien, 30 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan demam dan menggigil. Sebelumnya 3 hari yang lalu pasien jatuh dari tangga dan mengalami patah tulang terbuka grade II. Pasien sudah dijahit di puskesmas dengan luka jahitan 28 cm. Pemeriksan fisik saat ini Tekanan darah 80 melalui palpasi, nadi 120 x/menit, suhu tubuh 39oC, Hemoglobin 6 gr/dl. Diagnosa A. Osteomelitis B. Tetanus C. Miolitis D. Osteoporosis E. Buerger disease Seorang laki-laki, berusia 20 tahun, datang ke unit gawat darurat dengan keluhan nyeri dan bengkak di lutut kanan, disertai krepitasi. Ia juga mengeluhkan sendi panggul kanannya tidak dapat digerakkan. Tidak ada luka sama sekali. Dari anamnesis didapatkan keterangan ia adalah penumpang mobil, duduk di samping supir, yang bertabrakan dengan mobil lain dari arah berlawanan. Apakah tindakan sementara, yang segera harus dikerjakan pada pasien ini? A. Reduksi B. Fiksasi C. Fasiotomi D. Pembidaian E. Traksi

Seorang laki-laki, 20 tahun, dibawa ke UGD karena bahu kirinya sakit dan bengkak sejak terjatuh 1 jam lalu saat bermain sepak bola. Pada pemeriksaan tampak bahu kiri bengkak, fleksi, eksorotasi, dan abduksi. Diagnosa pasien ini A. Dislokasi bahu anterior B. Dislokasi bahu posterior C. Fraktur clavicula D. Fraktur bahu E. Dislokasi acromion Dislokasi bahu anterior Posisi lengan atas dalam posisi abduksi. Kaput humerus didorong ke depan dan menimbulkan avulsi simpai sendi bagian bawah dan kartilago beserta periosteum labrum glenoidalis bagian anterior.

Seorang perempuan berusia 34 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan tingling pada jari telunjuk dan jari tengah kanan sejak 2 bulan yang lalu. Dia juga mengeluhkan kelemahan pada tangan kanannya dan mulai sering menjatuhkan beberapa barang seperti cangkir. Sebelumnya dia dalam keadaan sehat dan tidak pernah mengalami kecelakaan atau nyeri pada leher. Pada pemeriksaan neurologik, gerakan ekstensi bahu dan sendi siku dalam keadaan normal baik kekuatan maupun range of movement. Syaraf apakah yang paling mungkin mengalami kompresi? A. Nervus radialis B. Nervus ulnaris C. Nervus aksilaris D. Nervus medianus Seorang wanita berusia 28 tahun dibawa ke UGD oleh keluarganya dengan keluhan otot di sekitar mulut sering berkedut-kedut. Gejala ini dirasakan semakin memberat dalam 2 hari sebelum dibawa ke RS. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 130/70 mmHg, nadi 86 x/menit,

RR 20 x/menit dan suhu 37,2oC. Pasien sudah menggunakan obat antipsikotis dalam 1 tahun belakangan ini. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Sindrom ekstrapiramidal B. Sindrom neuroleptik maligna C. Tardive dyskinesia D. Parkinsonisme E. Parkinson’s disease Tardive dyskinesia is a movement disorder caused by long-term use of certain medications called neuroleptic drugs, along with some other drugs that increase the brain's sensitivity to the neurotransmitter dopamine. It is characterized by uncontrolled facial movements such as protruding tongue, chewing or sucking motions and making faces. Seorang wanita usia 35 tahun, seorang ibu rumah tangga datang ke puskesmas dengan keluhan sering terbangun pada dini hari dan sulit tidur kembali. Hal ini dialami olehnya sejak 1 bulan yang lalu. Pasien juga mengeluhkan lemas, sering pusing dan sulit konsentrasi sejak bercerai dengan suaminya. Obat apa yang diberikan pada pasien ini ? A. Antiansietas B. Antidepresi C. Antipsikosis D. Antiinsomia E. Antikonvulsan Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke dokter oleh ibunya dikarenakan anaknya tersebut suka mengatakan bahwa kiamat akan terjadi tahun 2012 dari ramalan suku maya kepada orangorang di sekitarnya. Hal tersebut dialami lelaki ini sejak 2 tahun belakangan ini. Pasien ini juga suka berpenampilan layaknya tokoh-tokoh mistis. Selama pemeriksaan tidak didapatkan tandatanda psikosis. Gangguan kepribadian pada pasien tersebut adalah A. Gangguan kepribadian skizoid B. Gangguan kepribadian skizotipal C. Gangguan kepribadian antisosial D. Gangguan kepribadian paranoid E. Gangguan kepribadian histrionik Seorang anak perempuan 8 tahun diantar ibunya memeriksakan diri ke puskesmas dengan keluhan gatal pada kepala, terutama kepala bagian belakang. Penyakit yang serupa juga diderita oleh teman-teman sekolahnya. Pada pemeriksaan didapatkan rambut kusam dan lengket. Apakah penyebab penyakit pada pasien tersebut ? A. Pedikulosis B. Dermatosis

Pitiriasis Seorang wanita berusia 37 tahun datang ke dokter praktek umum untuk memeriksakan kesehatannya. Terlambat glikogenesis dan lipogenesis C. Meningkatnya glikogenesis dan glukoneogenesis D. C. Kadar HDL kolesterol normal Seorang laki-laki. atau teraktivasi pada akhir siklus Cori. Obesitas. Meningkatnya glikolisis  Glikogenesis adalah lintasan metabolisme yang mengkonversi glukosa menjadi glikogen untuk disimpan di dalam hati. Sindroma metabolik Laki-laki 62 tahun DM tipe II. Pada pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 51 kg. 65 tahun menderita DM sejak 10 tahun yang lalu. B. oleh hormon insulin sebagai respon terhadap rasio gula darah yang meningkat. asam urat 6 mg/dL. Didapatkan hasil pemeriksaan index massa tubuh 38. HDL-kolesterol 37 mg/dL. tinggi badan 156 cm. tekanan darah 120/90 mmHg. datang untuk melakukan medical check-up. Perbandingan HDL dan LDL meningkat E. pemeriksaan Lab reduksi urin +++. Meningkatnya glikogenesis dan lipogenesis B. Scabies E. Kadar HDL kolesterol meningkat C. D. such as glucose. Dislipidemia. Kadar trigliserida menurun B. misalnya karena kandungan karbohidrat setelah makan. trigliserida 160 mg/dL. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan glukosa puasa 95 mg/dL. GDP 250 mg/dl dan 2 jam post prandial 450 mg/dl. lingkar pinggang 55 cm. Apa penyebab meningkatnya kadar glukosa darah 2 jam post prandial? A. The former is an intermediate stage in metabolism of simple sugars. Tineasis D. Perbandingan HDL dan LDL menurun D. Lintasan ini diaktivasi di dalam hati. Meningkatnya glukoneogenesis E. Lipogenesis is the process by which acetyl-CoA is converted to fats. a source of energy of  .C. Hipertensi E. Hiperurisemia. Apakah hasil pemeriksaan lipid yang dapat ditemukan pada pasien ini? A. Apa problem utama pada pasien tersebut ? A.

merah dan letaknya lebih tinggi dari testis kanan posisi mendatar. keluhan dirasakan saat bangun tidur. the energy can be efficiently stored in the form of fats. Abses hepar B. Through lipogenesis. Hernia hiatal B. Hernia inguinalis Seorang laki-laki 40 tahun mengaku nyeri pada biji kemaluan kanan. Epididimoorkitis B. Torsio testis dextra Laki-laki 18 tahun datang ke RS dengan keluhan sakit di daerah skrotum. Apakah diagnosa pada pasien ini? A. Varikokel testis dextra C. Kolesistitis C. Apakah diagnosa pasien ini? A. Hernia femoralis E. Kolelitiasis D. jika skrotum dinaikkan nyeri menetap.living organisms. Benjolan muncul saat beraktivitas. Apakah diagnosis yang mungkin? A. Koledokolitiasis . Tidak dijumpai demam dan tidak ada nyeri tekan di epigastrium. Epididioorkhitis dextra E. Hidrokel testis dextra B. Pada pemeriksaan. Hernia inkarserata D. Abses testis C. Tumor testis E. Hernia skrotalis dextra D. Hal ini dialami sejak 2 minggu ini. tidak hilang saat tidur berbaring. Hernia scrotalis Seorang wanita berusia 63 tahun datang ke UGD dengan keluhan mata kuning. Pada pemeriksaan USG ditemukan testis dengan caput epididimis seperti skorda spermatic membesar dan berisi cairan di sekitar testis. Riwayat trauma dan gangguan BAK disangkal. Hernia skrotalis C. Pada PF didapatkan testis kiri membesar. Apakah diagnosis paling mungkin? A. Laki-laki 56 tahun mengeluh muncul benjolan sebesar telur ayam di lipat paha kanan. tanda vital normal. Pasien juga mengeluhkan BAB yang warnanya seperti dempul dan warna urine seperti teh pekat. skrotum jika ditekan nyeri. Disertai nyeri dan keluhan muntah. Torsio testis D.

tidak bisa BAB. trombosit 36. tidak bisa buang angin. Obstruksi terjadi setentang ligamentum trait D. suhu 36oC.000. auskultasi bising usus meningkat. nyeri sendi. Periksa urinalisis dan kultur urin B. BAB hitam dan somnolen. defans muskular meningkat. Di manakah lokasi terjadinya obstruksi? A. Tidak perlu pemeriksaan apapun D. nadi lemah. Obstruksi terjadi di bawah ligamentum trait C. Diagnosis pasti dapat diperoleh dengan pemeriksaan? A. Periksa kultur urin C. Keluhan diawali muntah-muntah berwarna hijau. Apusan darah tebal . Cholelithiasis D.8. Hepatoma Seorang laki-laki 25 tahun datang ke RS dengan keluhan perut kembung sejak 1 hari yang lalu. Obstruksi terjadi di atas ligamentum trait B. Nyeri tekan (+). palpasi massa (-). Uretrolitiasis C. Saat ini tanpa keluhan. Ureterolitiasis Seorang wanita berumur 30 tahun kontrol ke dokter setelah mendapat pengobatan infeksi saluran kemih tanpa komplikasi dengan Trimetoprim-Sulfametoksazol Forte dua kali per hari selama 3 hari. Apakah pengelolaan selanjutnya yang paling tepat? A. Vesicolithiasis E. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. sel epitel 2-4/LP. mual muntah. sebelumnya mengalami panas 5 hari. bersifat hilang timbul pada daerah pinggang kanan atas. KU compos mentis.200. cepat dan tekanan darah 90/70 mmHg. Pada pemeriksaan fisik didapatkan BB 30 kg. Nefrolitiasis B. Abdomen inspeksi kembung.39. Rujuk untuk periksa USG ginjal Laki-laki 20 tahun mengalami penurunan kesadaran. suhu 37. perkusi timpani. Obstruksi terjadi di atas pylorus E. nyeri perut. muntah dan jumlah buang air kecil berkurang. leukosit 4.5oC. Periksa preparat basah dan KOH E. Hasil laboratorium urin diperoleh sedimen kalsium oksalat +2. nyeri kepala. kreatinin 4. disertai mual. RR 16 x/menit. Terdapat dua kali riwayat infeksi saluran kemih dalam 10 tahun terakhir. nadi 120 x/menit.E. perdarahan gusi. Obstruksi terjadi di bawah duodenum Seorang laki-laki berusia 38 tahun datang ke dokter dengan keluhan utama nyeri perut. Dari hasil laboratorium darah didapatkan ureum 51. dan eritrosit pucat 34/LP.

Diagnosis radiologis yang mungkin pada penderita ini adalah . komponen hasil laboratorium apa yang dapat mendukung penegakan diagnosis pada kasus diatas? A. Hematokrit E. Intoksikasi obat flu D. Leukosit PMN Seorang laki laki berusia 20 tahun dibawa orang tuanya ke puskesmas dengan keluhan demam sejak 4 hari yang lalu. Sebelumnya pasien minum alcohol dicampur obat flu.B. Hepatitis virus B E. hepatitis virus non A non B Seorang wanita berusia 66 tahun mengeluh berak darah dalam 3 bulan ini. Hepatitis virus A B. Intoksikasi bikarbonat E. muntah. Saat dilakukan pemeriksaan fisik. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini A. Intoksikasi methanol C. Pada pemeriksaan fisik ditemukan kesadaran pasien somnolen. Pemeriksaan urine bil indirek (++). Etiologi pasien tidak dapat melihat adalah A. Limfosit C. Setelah itu pasien tidak sadar dan bangun tidak dapat melihat. D. C. Pasien adalah seorang mahasiswa dan hampir setiap hari jajan di warung dekat sekolahnya. Hepatitis fulminan C. Pasien tidak mempunyai riwayat trauma sebelumnya. Intoksikasi etanol B. Saat dilakukan colon in loop didapatkan gambaran filling defect berbentuk tipe anular di daerah rektosigmoid. Keluhan disertai mual. ditemukan nyeri lepas tekan di daerah Mc burney. Hepatitis kronik aktif D. Intoksikasi obat nyamuk Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke unit gawat darurat dengan keluhan nyeri terutama di daerah kanan bawah abdomen. Saat dilakukan pemeriksaan laboratorium. Eritrosit B. Widal IgM dan IgG anti dengue Tes fungsi hati Tes fungsi ginjal Seorang laki-laki 27 tahun datang ke puskesmas mengeluh tidak bisa melihat sejak 3 jam yang lalu. Monosit D. dan nyeri kepala. sklera ikterik dan nyeri tekan positif di abdomen kanan atas. minuman berkarbonasi dan lotion nyamuk. Nyeri disertai keluhan muntah dan demam ringan. E.

E. Itrakonazol E. Pada pemeriksaan fisik diperoleh tekanan . Telogen eflufium C. kerionlike plaques and noninflammatory superficial patches resembling tinea corporis or bacterial folliculitis. D. C. Polip rektosigmoid Tuberculosis sigmoid Diverkulosis sigmoid Karsinoma rektosigmoid Hemoroid interna didaerah rektosigmoid Seorang pasien laki-laki umur 38 tahun datang dengan keluhan rambut sering rontok. Griseofulvin B. Dermatitis seboroik E. Tinea kapitis B. Asam salisilat Seorang perempuan berusia 41 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan tiba-tiba lengan dan kaki kanannya lemah.A. Pengobatan yang tepat untuk anak tersebut adalah A. Pada anamnesis diketahui ternyata pasien mengalami keluhan ini selama 30 menit yang kemudian pulih lagi seperti semula. Metronidazole C. Tinea barbae D. Psoriasis  Tinea barbae is a superficial dermatophyte infection that is limited to the bearded areas of the face and neck and occurs almost exclusively in older adolescent and adult males. pada kepala tampak bercak seperti koin. Seorang anak berusia 8 bulan mengalami sariawan selama 1 minggu. Apakah diagnosa pasien tersebut? A. Nystatin D. B. dari pemeriksaan tampak bercak bercak putih menyerupai plak pada mukosa lidah dan mulut. The clinical presentation of tinea barbae includes inflammatory. deep.

Saat sedang mengobrol. Pada pemeriksaan neurologis diperoleh sensorik dan kekuatan otot normal. Subarachnoidal haemorrahge D.darah 160/90 mmHg. Apakah diagnosis yang paling mungkin A. Seorang laki-laki 62 tahun datang dengan keluhan lumpuh pada tangan dan kaki kiri sejak 1 jam yang lalu. General seizure Seorang kakek berusia 67 tahun dibawa anaknya ke praktek dokter umum dengan keluhan sulit berpakaian sejak 3 minggu terakhir. Enchephalitis C. Stroke non hemoragik lakuner B. Diagnosa pasien ini adalah A. kemudian tangan dan kaki kejang selama 10 detik dan tidak sadar. Biasanya kondisi ini disebabkan karena adanya masalah di otak apraksia dapat mempengaruhi hampir setiap gerakan. Stroke non hemoragik aterosklerotik . Afasia B. muntah (-). frekuensi nadi 78 x/menit. Pada anamnesis pasien mengaku tidak tahu cara mengenakan kemejanya. pasien merasakan jantung berdebar. Secondary partial seizure E. Transient Ischemic Attack (TIA) B. Intracerebral haemorrahage Seorang pria berusia 29 tahun datang dengan keluan sering kejang. termasuk gerakan mata. Diagnosa pasien ini adalah A. Nyeri kepala tidak jelas. Tetanus B. Apakah kelainan yang paling tepat menggambarkan kasus ini? A. tiba tangan kiri kaku tetapi masih sadar. Pada pemeriksaan laboratorium didapati GDS 195 mg/dl. Pada usia 30 tahun. Afemia E. Ataksia D. Trombosis serebri E. atau menulis. Apraksia C. Agnosia  Apraksia (apraxia) adalah suatu kondisi di mana seseorang tidak bisa lagi melakukan gerakan ketika diminta untuk melakukannya. ia juga memilliki riwayat hipertensi sejak 7 tahun sebelumnya dan minum obat secara tidak teratur. Setelah sadar pasien tampak bingung. Primary partial seizure D. Pada usia 25 tahun. kurang lebih 10 menit. berjalan. Absence seizure C. berbicara. frekuensi napas 20 x/menit. pasien menderita demam rematik berulang.

Dari pemeriksaan neurologis dijumpai tetraparesis tipe flaksid. seluruh refleks fisiologis menurun. Stroke non hemoragik hemodinamik Seorang perempuan berusia 22 tahun dibawa oleh keluarganya ke unit gawat darurat dengan keluhan lemah pada keempat anggota gerak. Virus C. Guillain Barre Syndrome (GBS) Pria usia 49 tahun datang ke UGD jam 8. Perdarahan intraserebral D. Pemeriksaan fisik TD 200/110 mmHg. didapatkan injeksi silier. Pada pemeriksaan mata kanan didapatkan visus 6/40. Perdarahan subarachnoid Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata kanannya merah sejak 5 hari yang lalu. Riwayat hipertensi sejak 10 tahun yang lalu dan merokok 1 bungkus/hari. Infark intraserebral C. pernapasan 32 x/menit. Stroke non hemoragik kardioembolik D. dan sensibilitas kornea menurun.C. Perdarahan epidural E. Alergi Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata kanannya merah sejak 5 hari yang lalu. Stroke in evolution B. Parasit E. hemiparese dextra. tes fluoresin positif. Keluhan disertai dengan mata berair dan penglihatan kabur. kaku kuduk (+). tidak bisa diajak bicara. Diagnosa yang paling tepat A. Myasthenia Gravis E. Myelitis C. Keluhan disertai dengan mata berair dan penglihatan kabur. Bakteri B. Atrofi muscular duchenne D. Tidak dijumpai riwayat trauma. namun ada riwayat flu dan demam 1 minggu sebelumnya. infiltrate kornea bentuk punctata.00 tiba-tiba terjatuh dan diam saja. tidak dijumpai gangguan sensoris dan otonom. Pott’s disease B. Jamur D. Pada . Apakah etiologi yang paling mungkin? A. Dari anamnesis dijumpai kelemahan secara tiba-tiba dimulai dari kedua tungkai yang kemudian dikuti kelemahan kedua lengan. nadi 88 x/menit. Stroke non hemoragik tromboembolik E.00 dengan riwayat jam 6. babinski dextra (+). Pada pemeriksaan pungsi lumbal dijumpai gambaran dissosiasi sito albumin. Apakah diagnosis pasien ini A.

Hasil pemeriksaan visus didapatkan hasil sebagai berikut : VOD 6/15 dengan koreksi S +0. Jika dilakukan pemeriksaan dengan keratoskop plasido. Eksoftalmus D. infiltrate kornea bentuk punctata. ARB B. Astenopia aniseikonia E. tes fluoresin positif. Astenopia akomodativa D. Bergelombang B. Terapi antihipertensi paling tepat? A. Pemeriksaan lab didapatkan proteinuria. Katarak Seorang pasien 50 tahun dengan riwayat hipertensi.75 menjadi 6/6 VOS 6/10 dengan koreksi S +0. PF TD 160/100 mmHg. Astenopia anisometropia B.50 menjadi 6/6 Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Konsentris D. T 37oC. Kabur Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke Puskesmas dengan kedua mata sering berair. Mikroftalmia C. Ablasio retina B. Pada pemeriksaan fisik mata didapatkan segmen anterior tenang. namun pengobatan tidak rutin dan selama ini hanya minum obat-obatan tradisional. gambaran apakah yang ditemukan? A. dan sensibilitas kornea menurun. Keluhan disertai dengan mata berair dan penglihatan kabur baik untuk melihat jauh maupun dekat. Diuretik tiazid . N 110/menit.75 menjadi 6/6 VOS 6/10 dengan koreksi S +0. Hasil pemeriksaan visus didapatkan hasil sebagai berikut : VOD 6/15 dengan koreksi S +0.50 menjadi 6/6 Apakah komplikasi yang paling sering terjadi? A. Keluhan disertai dengan mata berair dan penglihatan kabur baik untuk melihat jauh maupun dekat. R 20/menit. Glaukoma E. Terputus E. Astenopia konvergensia C. Astenopia presbiopia Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke Puskesmas dengan kedua mata sering berair. didapatkan injeksi silier. Bergerigi C. Pada pemeriksaan fisik mata didapatkan segmen anterior tenang.pemeriksaan mata kanan didapatkan visus 6/40.

Pasien yang bersedia mengikuti penelitian dibagi menjadi dua kelompok secara acak. Outcome yang dilihat . Simple random sampling B. Per diem E. Melakukan uji kocok vaksin Dokter keluarga dibayar oleh PT. Apakah teknik pengambilan sampel yang paling sesuai dengan kasus di atas? A. Mengembalikan suhu lemari es ke kisaran normal C. Dari masing-masing provinsi diambil sampel 30% dari jumlah kabupaten dan kota yang ada.Desember 2007. ACE inhibitor Seorang petugas pengelola cold chain mendapati suhu lemari es penyimpanan vaksin hepatitis B mencapai -5oC pada saat pengecekan pagi. Pada pengecekan sore hari sebelumnya suhu lemari es masih dalam kisaran normal. Stratified random sampling C. Menyatakan vaksin tersebut rusak B. Sampel diambil dari 20 provinsi yang dianggap mewakili seluruh penduduk Indonesia. Fee for service C. Apakah tindakan yang harus dilakukan oleh petugas cold chain tersebut? A. Satu kelompok diberikan alfa interferon dan kelompok yang lain diberikan lamivudin sebagai perlakukan standar. Apakah metode pembayaran pelayanan kesehatan tersebut? A.C. terlepas dari berapapun jumlah pelayanan yang diberikan. Cluster random sampling E. Kapitasi D. Β-bloker E. Diagnosis related group B. Gaji Survei Kesehatan Rumah Tangga yang dilakukan oleh DEPKES RI mengambil subjek penelitian seluruh penduduk Indonesia. Untuk itu peneliti memberikan intervensi bagi pasien hepatitis B kronik yang dirawat di sebuah RSUD periode Januari 2007 . Membuang vaksin D. Ca channel blocker D. Mengembalikkan vaksin ke Dinas Kesehatan Kabupaten E. Askes dalam jumlah uang yang tetap sesuai dengan jumlah peserta asuransi yang ditanggung. Dari tiap-tiap kabupaten ini maka diambil sampel 50% dari jumlah kecamatan yang ada. Multi-stages random sampling D. Systematic random sampling Sebuah penelitian ingin meneliti efektivitas pemberian alfa-interferon bagi pasien dengan hepatitis B kronik.

8 orang meninggal atau loss to follow-up. perlakuan pertama. Pasien dengan gangguan fungsi ginjal E. Forced expiratory volume (FEV) dalam ml/menit akan dibandingkan sebelum dan sesudah latihan fisik untuk menunjukkan fungsi respirasi. 42 orang mendapatkan lamivudin. Dengan demikian. Pasien dengan hepatitis B kronik B. 60 pasien PPOK telah setuju untuk berpartisipasi pada studi ini. Contoh : . Uji Kai Kuadrat B. Pasien di RSUD periode Januari 2007 – Desember 2007 C. Uji Korelasi Pearson E. Uji ANOVA satu arah  Uji-T berpasangan (paired t-test) adalah salah satu metode pengujian hipotesis di mana data yang digunakan tidak bebas yang dicirikan dengan adanya hubungan nilai pada setiap sampel yang sama (berpasangan). performance obat dapat diketahui dengan cara membandingkan kondisi objek penelitian sebelum dan sesudah diberikan obat. Pasien yang mendapatkan lamivudin Sebuah studi intervensional menguji apakah latihan fisik secara serial akan memperbaiki fungsi respirasi pada pasien dengan PPOK. barulah objek penelitian dikenai suatu tindakan tertentu. yaitu tidak memberikan perlakuan sama sekali terhadap objek penelitian. Contoh lain yang bisa dianggap berpasangan meski terdapat 2 objek penelitian. Uji T independen C. Walaupun menggunakan individu yang sama. Uji T berpasangan D. 40 orang bertahan sampai akhir penelitian. misal pemberian obat. sedangkan dari kelompok lamivudin semua subjek bertahan sampai penelitian selesai. Data diasumsikan terdistribusi normal. peneliti tetap memperoleh 2 macam data sampel. misalnya perbedaan antara tinggi ayah dan anaknya. Ciri-ciri yang paling sering ditemui pada kasus yang berpasangan adalah satu individu (objek penelitian) dikenai 2 buah perlakuan yang berbeda. peneliti menerapkan kontrol. Apakah kriteria eksklusi pada penelitian tersebut? A. Apakah jenis uji statistik yang paling sesuai untuk menjawab pertanyaan penelitian diatas? A. Subjek dengan gangguan fungsi ginjal. dan gangguan fungsi sumsum tulang menggugurkan keikutsertaannya dalam penelitian.adalah konversi HbsAg menjadi negatif setelah 6 bulan. Contoh kasus lain misalnya program diet dimana pengukuran berat badan ditimbang sebelum dan setelah diet. 48 orang mendapatkan perlakuan dengan interferon. Sampai dengan berakhirnya penelitian. yaitu data dari perlakuan pertama dan data dari perlakuan kedua. Dari 48 orang yang mendapatkan interferon. Perlakuan pertama mungkin saja berupa kontrol. Pasien yang meninggal atau loss to follow-up D. Misal pada penelitian mengenai efektivitas suatu obat tertentu. sedangkan pada perlakuan kedua.

Keefektifan dari suatu Bimbingan Belajar dalam menghadapi suatu Tes dinilai berdasarkan perbandingan antara nilai yang diperoleh siswa sebelum dan setelah melaksanakan kursus. Nilai tersebut diperoleh dari 10 siswa yang mengikuti Bimbel Tes Persiapan Masuk  Korelasi Pearson merupakan salah satu ukuran korelasi yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah hubungan linier dari dua veriabel. Dua variabel dikatakan berkorelasi apabila perubahan salah satu variabel disertai dengan perubahan variabel lainnya, baik dalam arah yang sama ataupun arah yang sebaliknya. Harus diingat bahwa nilai koefisien korelasi yang kecil (tidak signifikan) bukan berarti kedua variabel tersebut tidak saling berhubungan. Mungkin saja dua variabel mempunyai keeratan hubungan yang kuat namun nilai koefisien korelasinya mendekati nol, misalnya pada kasus hubungan non linier. Dengan demikian, koefisien korelasi hanya mengukur kekuatan hubungan linier dan tidak pada hubungan non linier. Harus diingat pula bahwa adanya hubungan linier yang kuat di antara variabel tidak selalu berarti ada hubungan kausalitas, sebab-akibat.

Masih terdapat banyak kontroversi mengenai peningkatan risiko kejadian tumor otak dengan penggunaan telepon seluler. Sebuah studi observasional dilakukan untuk menambah bukti berkaitan dengan hal ini. 30 pasien dengan glioblastoma multiformis diikutkan dalam sebuah studi, dan 30 subjek sehat yang sepadan dalam jenis kelamin dan usia direkrut sebagai kelompok pembanding. Kedua kelompok diwawancara mengenai riwayat penggunaan telepon seluler di masa lalu. Penggunaan telepon seluler ini kemudian dibandingkan pada dua kelompok untuk mengukur risiko terjadinya tumor otak. Apakah metode pengukuran risiko yang paling sesuai untuk jenis studi di atas? A. Rasio odd B. Risiko relatif C. Rasio prevalensi D. Koefisien kontingensi E. Population attributable risk Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan gatal pada daerah selangkangan sejak 2 minggu yang lalu. Gatal semakin lama semakin luas sampai ke bawah perut. Gatal akan semakin hebat setelah beraktivitas dan berkeringat. Pemeriksaan fisik menunjukkan lesi kulit berbatas tegas dengan peradangan daerah inguinal dekstra dan sinistra, tampak makula eritematosa, hiperpigmentasi, skuama dan papul-papul, dengan sifat lesi lebih aktif di bagian tepi. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Eritrasma B. Tinea kruris C. Ptiriasis rosea D. Kandidasis kutaneus

E. Dermatitis kontak alergika Seorang laki-laki berusia 44 tahun dibawa keluarganya ke IGD RS karena mengalami penurunan kesadaran sejak 4 jam yang lalu. Sejak 2 hari yang lalu badan demam dan mengeluh batuk berdahak. Dari pemeriksaan fisik keadaan umum lemah tidak sadar, tekanan darah 120/80 mmHg, denyut nadi 120 x/menit, frekuensi napas 32 x/menit dalam, temperatur 38,2˚C, kulit kering, tercium bau buah segar. Pemeriksaan gula darah sewaktu 520 mg/dL. Tindakan apakah yang pertama kali dilakukan? A. Injeksi insulin intravena B. Rehidrasi cairan intravena C. Pemberian natrium bikarbonat D. Injeksi antibiotika spektrum luas E. Injeksi antipiretik intramuskular Seorang perempuan berusia 30 tahun dikirim oleh bidan ke IGD RS dengan diagnosis G1P0A0 hamil aterm dengan kala I. Perut terasa kencang sejak 12 jam yang lalu, air ketuban keluar sejak 2 jam yang lalu. Pemeriksaan fisik menunjukkan tekanan darah 120/80 mmHg denyut nadi 96 x/menit frekuensi napas 24 x/menit tinggi badan 150 cm dan berat badan 62 kg. TFU 30 cm, letak kepala puki, DJJ 12-11-12, his terjadi setiap 5 menit durasi 15 detik. VT pembukaan 7 cm, kulit ketuban tidak ada, kepala turun Hodge 2+ UUK kiri lintang. Ukuran panggul dalam dalam batas normal. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I primi tua B. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I partus lama C. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I ketuban pecah dini D. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I inersia uteri E. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I primi para Seorang perempuan berusia 42 tahun dibawa ke IGD RS dengan keluhan nyeri pada perut kanan atas sejak 1 jam yang lalu. Nyeri hilang dan timbul, terasa tajam tidak tertahan hingga badan lemas dan mengeluarkan keringat dingin. Pasien juga mengeluh mual dan muntah. Rasa nyeri muncul 1 jam setelah makan ayam goreng. Diagnosis apakah yang paling tepat? A. Ulkus ventrikuli B. Ulkus duodeni C. Kolelitiasis D. Pankreatitis E. Hepatitis akuta Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bengkak sejak 1 bulan yang lalu. Awalnya bengkak terjadi di kelopak mata kemudian menyebar ke kaki, tangan, hingga

seluruh tubuh. Nafas terasa sesak dan buang air kecil berkurang. Diuretik apakah yang menjadi pilihan utama? A. Thiazid B. Manitol C. Isosorbid D. Furosemid E. Asetazolamid Seorang laki-laki berusia 5 tahun dibawa ibunya ke Puskesmas dengan keluhan timbul koreng di sekitar hidung sejak 1 minggu yang lalu. Koreng mulai menghitam dan terasa gatal. Pemeriksaan kulit menunjukkan papula eritema, pustula, dan krustae hitam di sekitar hidung. Terapi apakah yang paling tepat? A. Ampisilin B. Gentamisin C. Kloramfenikol D. Siprofloksasin E. Sulfametoksazole Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan penurunan tajam penglihatan kiri setelah terkena bola tenis 1 hari yang lalu. mata kiri menjadi merah dan terasa pegal. Pemeriksaan mata kanan dalam batas normal, pemeriksaan mata kiri visus 6/48, hematom palpebra, perdarahan subkonjungtiva, khemosis, edema kornea, hifema setinggi 1/4 tinggi COA, kripte iris baik, pupil bulat regular, refleks pupil baik, lensa jernih. Apakah penyebab penurunan visus yang paling mungkin? A. Perdarahan subkonjungtiva B. Hematom palpebra C. Plapebra khemosis D. Edema kornea E. Hifema Laki-laki 50 tahun datang dengan keluhan penglihatan mata kiri menurun setelah terkena pentalan kock 3 hari yang lalu saat bermain bulu tangkis. Dari pemeriksaan fisik didapatkan hematom palpebra, perdarahan subkonjungtiva, koernea jernih, bilik mata depan hifema penuh. Sclera dan iris sulit dinilai. Pupil membayang. Apa penyebab penurunan penglihatan pada kasus di atas? A. Katarak B. Hifema C. Hematoma palpebra D. Kornea sikatrik E. Perdarahan subkonjungtiva

Sebelumnya pasien mengaku makan jeroan. Asam mefenamat Seorang laki-laki berusia 42 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan nyeri sendi ibu jari kaki kanan. hematom palpebra. pupil bulat regular. Pemeriksaan apakah yang paling penting untuk diusulkan? A. Asam mefenamat . kripte iris baik. Refraktometri B. Pemeriksaan fisik dalam batas normal. perdarahan subkonjungtiva. hifema setinggi 1/3 tinggi COA. Pemeriksaan fisik metatarsofalangeal digiti I bengkak kemerahan dan nyeri. Dua tahun yang lalu pasien mendapatkan pengobatan rutin TBC selama 6 bulan dan telah dinyatakan sembuh. Pemeriksaan mata kanan dalam batas normal. edema kornea. OAT dan Quinolon Laki-laki datang ke praktek anda dengan keluhan nyeri pada sendi di ibu jari tangan sejak satu bulan yg lalu. Indometasin C. OAT kategori 1 B. OAT kategori 2 C. Pasien mempunyai riwayat mengkonsumsi obat anti nyeri dalam jangka waktu lama karena sering merasa nyeri kepala. Terapi yang sesuai? A. Keratometri C. Kampimetri D. Ibuprofen B. Kolkisin E. Apakah rencana pengobatan yang paling tepat? A. lensa jernih. Terapi simtomatis E. Keluhan dirasakan kambuh-kambuhan terutama setelah makan jeroan. OAT kategori 3 D. pemeriksaan mata kiri visus 6/48. Persendian tampak bengkak dan kemerahan. Allupurinol D. Dari pemeriksaan lab asam urat 14 mg/dL. khemosis. refleks fundus suram. Tonometri E. refleks pupil baik. mata kiri menjadi merah dan terasa pegal. Biometri Seorang laki-laki berusia 36 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan batuk lama sejak 2 bulan yang lalu. Obat anti nyeri apakah yang paling mungkin memicu keluhan pasien tersebut? A.Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan penurunan tajam penglihatan kiri setelah terkena bola tenis 1 hari yang lalu. Batuk disertai dahak encer berwarna putih. Pemeriksaan sputum BTA negatif.

Seorang laki-laki usia 56 tahun datang ke poliklinik RS dengan keluhan sesak nafas sejak 3 hari yang lalu. dan fungsi ginjal. pasien yang mendapat diuretik untuk gagal jantung dan pasien yang mengalami toksisitas gastrointestinal. Hasil pemeriksaan spirometri menunjukkan FVC 86% dari prediksi nilai normal. Pasien juga mengeluh batuk lama sekitar 1 bulan dengan dahak berwarna putih encer. misalnya Indometasin 200 mg/hari atau Diklofenak 150 mg/hari. Paracetamol Metampiron Piroksikan Aspirin Istirahat dan terapi cepat dengan pemberian NSAID. merupakan terapi lini kedua. Sebagai alternatif. Badan demam ringan.B. Sesak nafas progresif B. merupakan terapi lini pertama dalam menangani serangan akut gout. Penyakit paru obstruktif ringan . Tidak ada studi terkontrol yang membandingkan kolkisin dengan NSAID untuk penanganan gout. kecenderungan perdarahan atau gangguan fungsi ginjal. Penyakit paru restriktif ringan B. Pasien menderita katarak dan baru dioperasi 1 minggu yang lalu. Rencana untuk pemeriksaan fungsi paru dengan spirometri ditunda. misalnya adanya penyakit penyerta lain/komorbid. E. termasuk hipertensi. Keputusan memilih NSAID atau Kolkisin tergantung pada keadaan pasien. Aspirin harus dihindari karena ekskresi Aspirin berkompetisi dengan asam urat dan dapat memperparah serangan akut gout. kadang-kadang pasien juga merasakan nyeri kepala tegang dan nyeri dada kanan setelah batuk yang tiada henti. Badan demam ringan C. Pasien memiliki kebiasaan merokok hingga 1 pak (12 batang) rokok dalam 1 hari. Keluhan dirasakan semakin lama semakin berat. C. tidak memberat dengan posisi tidur dan tidak membaik dengan beristirahat. Nyeri kepala tegang E. adalah Kolkisin (colchicine). asalkan tidak ada kontraindikasi terhadap NSAID.52. D. FEV1/FVC 0. Kolkisin mrupakan obat pilihan jika pasien juga menderita penyakit kardiovaskuler. Sesak nafas terjadi terus-menerus. Pasca operasi katarak D. Faktor apakah yang paling mungkin menjadi kontraindikasi pemeriksaan spirometri pada kasus tersebut? A. Pasien juga mengeluh batuk berdahak warna putih kental sejak 5 hari yang lalu. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Nyeri dada kanan Seorang laki-laki usia 48 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan sesak nafas sejak 2 minggu yang lalu. obat lain yang juga diberikan pada pasien pada saat yang sama. Penyakit paru restriktif moderat C.

Siprofloksasin C. Sebelum sakit pola makan pasien tergolong potensi obesitas karena melebihi kebutuhan. Derajat I: COPD ringan Dengan atau tanpa gejala klinis (batuk produksi sputum). Dalam tingkat ini pasien biasanya mulai mencari pengobatan oleh karena sesak nafas yang dialaminya. . Terjadi sesak nafas yang semakin memberat. Eritromisin Seorang laki-laki datang ke Puskesmas dengan keluhan sering merasa lemah. Derajat III: COPD berat Ditandai dengan keterbatasan/hambatan aliran udara yang semakin memburuk (VEP1/KVP < 70%. Keluhan disertai dengan mudah merasa lapar. Pada saat kehamilan. Seorang anak perempuan berusia 2 tahun dibawa ibunya ke dokter praktek umum dengan keluhan gigi berwarna kecoklatan. VEP1 < 30% prediksi) atau VEP1 < 50% prediksi ditambah dengan adanya gagal nafas kronik dan gagal jantung kanan. Apakah antibiotik yang paling mungkin dikonsumsi tersebut? A.D. Streptomisin B. Derajat II: COPD sedang Semakin memburuknya hambatan aliran udara (VEP1/KVP < 70%. disertai dengan adanya pemendekan dalam bernafas. dibagi atas 4 derajat : 1. Derajat IV: COPD sangat berat Keterbatasan/hambatan aliran udara yang berat (VEP1/KVP < 70%. Tetrasiklin D. suka ngemil. Keterbatasan aliran udara ringan (VEP1/KVP < 70%. Pada derajat ini. Pasien juga mengalami penurunan berat badan dalam waktu 6 bulan sebanyak 10 kg. penurunan kapasitas latihan dan eksaserbasi yang berulang yang berdampak pada kualitas hidup pasien. 30% < VEP1 < 50% prediksi). ibu pasien pernah menderita demam dan diberikan antibiotik oleh dokter yang menanganinya. VEP1 > 80% prediksi). Penyakit paru obstruksi moderat E. 50% < VEP1 < 80%). dan kurang beraktivitas. 3. orang tersebut mungkin tidak menyadari bahwa fungsi parunya abnormal. 2. Penyakit paru campuran berat Klasifikasi COPD Berdasarkan Global Initiative for Chronic Obstructive Lung Disease (GOLD) 2007. Kotrimoksazol E. 4. mudah merasa haus dan sering kencing.

Pneumotoraks B. Angina pectoris tidak stabil B. Non-STEMI E. 1700 kkal Kebutuhan kalori bagi pengidap diabetes adalah 30-40 kilokalori per kilogram berat badan. 2200 kkal B. Pasien adalah penderita DM dan hipertensi yang tidak terkontrol. Pemeriksaan EKG menunjukkan adanya gelombang T inverted dan depresi segmen ST pada sandapan V1-V4. Hematotoraks Seorang laki-laki berusia 75 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS dengan keluhan nyeri dada sejak 2 jam yang lalu. STEMI D. Kelainan paru apakah yang paling mungkin terjadi pada kasus tersebut? A.Hasil pemeriksaan menunjukkan pasien memiliki berat badan 55 kg dan tinggi badan 170 cm. Apakah diagnosis yang paling tepat? A.500-2. 1800 kkal E. Atelektasis C. 1900 kkal D. Pasien juga mengeluh batuk produktif dengan dahak kental berwarna putih. Pemeriksaan fisik menunjukkan keadaan umum lemah kesadaran kompos mentis tekanan darah 90/60 mmHg denyut nadi 140 x/menit.000 kilokalori. Pemeriksaan laboratorium darah menunjukkan GDS 240 mg/dL dan Troponin T positif. Bila diasumsikan. Pasien menderita batuk kambuhkambuhan sejak lima tahun yang lalu. Efusi pleura E. Pemeriksaan fisik menunjukkan tekanan darah 170/100 mmHg denyut nadi 126 x/menit frekuensi napas 24 x/menit temperature 36.5˚C JVP dan suara jantung normal. 2000 kkal C. Old Miokard Infarction Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke IGD RS oleh polisi setelah mengalami kecelakaan lalu lintas 2 jam yang lalu. Pemeriksaan foto toraks menunjukkan adanya pendataran sudut recesus costodiafragmaticus. kebutuhan kalori adalah 1. isi dan tegangan kurang . demam dan sering berkeringat terutama pada malam hari. Seorang laki-laki berusia 67 tahun datang ke praktek dokter dengan keluhan sesak nafas sejak 1 minggu yang lalu. Berapa kebutuhan gizi pasien di atas (kalori/hari)? A. berat badan 50 kilogram. Pyotoraks D. Angina pectoris stabil C. Keluhan disertai sesak nafas dan keringat dingin.

Syok kardiogenik B. demam dan berkeringat pada malam hari. 2RHZE + 4RH C. Memasang pipa lambung D. Pemeriksaan fisik menunjukkan keadaan umum lemah kesadaran kompos mentis tekanan darah 90/60 mmHg denyut nadi 140 x/menit. denyut nadi 120 x/menit.5˚C akral dingin pengisian kapiler lambat pada paha kanan tampak hematom yang sangat besar. 2RHZES + 1RHZE + 5RH . Tidak didapatkan riwayat pengobatan tuberkulosis sebelumnya.5˚ C akral dingin pengisian kapiler lambat pada paha kanan tampak hematom yang sangat besar. Melakukan intubasi Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke IGD RS oleh polisi setelah mengalami kecelakaan lalu lintas 2 jam yang lalu. Memasang kateter urin E. Apakah penyebab kematian yang paling mungkin pada pasien ini? A. Pasien memiliki riwayat batuk lama 2 bulan. Syok neurogenik C. Trauma neurologi E. Syok hipovolemik D. Memasang torniket paha C. 2RHZ + 4RH B. Syok obstruktif Seorang pemuda umur 22 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS karena kecelakaan lalu lintas. dan deformitas (+). Terapi yang paling tepat untuk pasien ini? A. Apakah penyebab syok yang paling mungkin terjadi pada kasus tersebut? A. Syok neurogenik C. Kategori 1. Kategori 3. Syok anafilaktik D. Foto toraks menunjukkan gambaran efusi pleura kiri dan fibroinfiltrat di lapangan paru kanan. Sindroma kompartemen Seorang laki-laki berusia 34 tahun datang ke klinik RS dengan keluhan batuk berdahak yang bercampur darah sejak 1 hari yang lalu. Fraktur terbuka B. Syok hipovolemik E. GCS 5. fraktur tungkai bawah kiri sampai terlihat fragmen tulang. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 80/60 mmHg. Memasang infus intravena B. isi dan tegangan kurang frekuensi napas 26 x/menit temperatur 36. Tindakan apakah yang pertama kali dilakukan? A. Kategori 2. Pemeriksaan sputum BTA SPS menunjukkan hasil negatif.frekuensi napas 26 x/menit temperatur 36. perdarahan masif.

TB paru kasus gagal pengobatan B. Neutropeni . Diagnosisnya adalah? A. Limfopenia E. Basofilia D. TB relaps B. TB baru C. 2RHE + 4RH E. Batuk berdahak warna kekuningan.D. TB paru kasus putus obat D. Dua tahun yang lalu pasien pernah berobat dengan keluhan yang sama. TB paru kasus kambuh E. Darah pasien diambil untuk pemeriksaan hitung jenis leukosit. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. TB gagal pengobatan E. TB paru kasus resistensi obat C. Neutrofilia B. Hasil hitung jenis leukosit apakah yang paling mungkin ditemukan? A. Pasien mengalami penurunan berat badan sebanyak 2 kg. Eosinofilia C. Saat itu pasien diperiksa dahaknya dan disuruh minum obat teratur selama 6 bulan. TB resistensi TB paru kasus baru adalah penderita yang belum pernah diobati dengan OAT atau sudah pernah menelan OAT Kurang dari satu bulan (30 DOSIS HARIAN). Seorang anak laki-laki berusia 6 tahun dibawa ibunya ke puskesmas karena sering pilek sejak 3 bulan yang lalu. tetapi hanya minum obat selama tiga minggu karena keluhan membaik. Keluhan memberat terutama pada pagi hari dan semakin membaik pada siang hari. Kategori 3. 2RHZ + 4RH Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan batuk sejak 1 bulan yang lalu. Pasien juga mengeluh sering bersin berulang kali sampai lebih dari 6 kali. Kakek pasien adalah penderita asma yang sering kambuh. TB putus obat D. Sekitar 2 tahun sebelumnya pasien pernah berobat 6 bulan dengan pemeriksaan sputum 3 x positif. Akan tetapi pasien berhenti berobat setelah 3 minggu menjalaninya dengan alasan suadah baikan. Hasil pemeriksaan sputum BTA saat ini positif pada tiga kali pemeriksaan. TB paru kasus baru Seorang pasien 55 tahun datang dengan keluhan batuk berdahak kuning disertai dengan nafsu makan menurun dan BB yang berkurang. Kategori 1.

Medula spinalis segmen Th12 C. Pemerisaan fisik dan neurologi dalam batas normal. Vertigo Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan rasa kesemutan di daerah pantat.Seorang perempuan berusia 22 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan nyeri kepala sejak 3 bulan yang lalu. Kauda equine . Conus medularis E. Pemeriksaan neurologis ekstremitas inferior menunjukkan hipestesi perianal. Medula spinalis segmen L1 D. Medula spinalis segmen Th10 B. Tension type headache B. Medula spinalis segmen C5 C. tonus otot meningkat bilateral. namun tidak muntah. Migrain dengan aura C. Keluhan tersebut muncul setelah pasien jatuh terduduk dari tangga ketinggian 2 meter. reflek fisiologik meningkat bilateral dan reflek patologik positif bilateral. Kedua tungkai juga terasa kesemutan. Pemeriksaan neurologis ekstremitas inferior menunjukkan penurunan gerak dengan kekuatan motorik dekstra 2 sinistra 4. Cluster headache E. Medula spinalis segmen L1 D. Apakah diagnosis topis yang paling tepat? A. Pasien juga mengeluh perut terasa mual. Keluhan ini dirasakan terus-menerus. Keluhan dirasakan sejak 1 minggu yang lalu. Conus medularis E. Medula spinalis segmen Th10 B. Apakah diagnosis topis yang paling tepat? A. dan tidak ditemukan abnormalitas motorik. Kauda equine Seorang perempuan berusia 37 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS karena kelemahan pada kedua tungkai. Kelemahan kaki kanan lebih berat daripada kaki kiri. setelah jatuh terduduk dari tangga dengan ketinggian 2 meter. terutama sekitar lubang dubur. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Kepala terasa seperti diikat dengan kencang terutama pada daerah kepala belakang. Migrain tanpa aura D.

Kelemahan disertai dengan rasa kesemutan mulai dari pusar sampai ujung kaki. Medulla spinalis segmen Th12 C. Pemeriksaan neurologis ekstremitas inferior menunjukkan adanya hipestesi setinggi umbilikus. penurunan gerak dengan kekuatan motorik dekstra 3 sinistra 3. Medulla spinalis segmen C7 E. Apakah diagnosis topis yang paling tepat? A. reflek fisiologik meningkat bilateral dan reflek patologik positif bilateral. Apakah diagnosis topis yang paling tepat? A.Seorang laki-laki berusia 34 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS karena kelemahan pada kedua tungkai. Medula spinalis segmen Th10 B. reflek fisiologik meningkat bilateral dan reflek patologik positif bilateral. tonus otot meningkat bilateral. penurunan gerak dengan kekuatan motorik dekstra 3 sinistra 3. Medula spinalis segmen Th10 . tonus otot meningkat bilateral. Keluhan tersebut muncul setelah pasien jatuh dari pohon ketinggian 8 meter. Pasien juga merasa kesemutan mulai dari ujung kaki sampai payudara. Keluhan tersebut muncul setelah pasien jatuh terduduk dari pohon ketinggian 8 meter. Medula spinalis segmen L1 Seorang laki-laki berusia 33 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS karena kelemahan pada kedua tungkai. Medula spinalis segmen C5 D. Pemeriksaan neurologis ekstremitas inferior menunjukkan hipestesi setinggi papilla mammae. Medula spinalis segmen Th4 B.

C. Pasien menunjukkan beberapa obat yang diminumnya. Asam mefenamat E. Medula spinalis segmen C5 E. Pasien mengatakan sudah lebih dari 3 bulan minum obat yang dibeli bebas di toko obat untuk nyeri otot dan pegal-pegal. nadi 80x/menit. Dari hasil pemeriksaan tekanan darah 170/100 mmHg. Apakah obat yang dapat menimbulkan keluhan di atas? A. Metampiron C. frekuensi napas 20x/menit. sering pusing dan kakinya membengkak. Medulla spinalis segmen Th12 D. Deksametason D. Natrium diklofenak . Piroksikam B. Medulla spinalis segmen C7 Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke tempat dokter praktek umum dengan keluhan wajahnya kelihatan bengkak.

Captopril E. Diltiazem Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke praktek dokter umum dengan keluhan batukbatuk. Griseofulvin Flucytosine. Apakah obat yang dapat menyebabkan keluhan di atas? A. a fluorinated pyrimidine analogue. Itrakonazol E. Pada pemeriksaan mikroskopis sputum dan ditemukan hifa dan spora. Pada pemeriksaan fisik tanda vital dalam batas normal. Ketokonazol D. karena selain kurang toksik obat ini dapat diberikan per oral. Amfoterisin B B. Ketokonazol . Pada pemeriksaan mikroskopis sputum ditemukan hifa dan spora.5 mg/dl. Flusitosin C. Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke praktek dokter umum dengan keluhan batukbatuk. Propanolol D. Nifedipin C.5 mg/dl. Amfoterisin B B. Keluhan ini muncul setelah 1 minggu minum obat dari dokter dengan diagnosis hipertensi. Hidroklorotiazid B. is a synthetic antimycotic drug. Keluhan ini telah dirasakan lebih dari 1 bulan disertai dada nyeri. Indikasi  Infeksi sistemik. kadar ureum 35 mg/dl dan kadar β HCG negatif. or 5-fluorocytosine. Apakah obat yang paling sesuai ? A. Apakah obat yang menjadi kontraindikasi pada pasien tersebut? A. pada pemeriksaan laboratorium darah didapatkan kadar serum kreatinin 2.  Penggunaannya sebagai obat tunggal hanya diindikasikan pada kromoblastomikosis Sediaan dan Dosis  Flusitosin tersedia dalam bentuk kapsul 250 dan 500 mg  Dosis yang biasanya digunakan ialah 50-150 mg/kgBB sehari yang dibagi dalam 4 dosis. Flusitosin C. Pada anamnesis didapatkan pasien pernah batuk darah. Keluhan ini telah dirasakan lebih dari 1 bulan disertai dada nyeri. pada pemeriksaan laboratorium darah didapatkan kadar serum kreatinin 2. kadar ureum 35 mg/dl dan kadar β HCG negatip. Pada pemeriksaan fisik tanda vital dalam batas normal. Pada anamnesis didapatkan pasien pernah batuk darah.Seorang perempuan berusia 55 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan batukbatuk.

trigliserid 183 mg/dL. Dislipidemia. Melinjo E. Kobis D. gula darah 2 jam setelah makan 289 mg/dl. Jeruk C. Tomat B. Diabetes Melitus Tipe 1 B. hematokrit 22. Diabetes Tipe lain E. lingkar pinggang 73 cm.5 g/dL. HDL-kolesterol 32 mg/dL. . tinggi badan 171 cm. dengan keluhan kencing bertambah sering dan banyak. Pada pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 60 kg. Hiperurisemia. terasa haus yang berakibat sering minum dan makan banyak serta kedua kaki kesemutan. Pada pemeriksaan laboratorium menunjukkan hemoglobin 7. Dari hasil pemeriksaan indeks masa tubuh (IMT) 26 %. Diabetes Gestasional D. tekanan darah 140/90 mmHg.8 mg/dL. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan gula darah puasa 256 mg/dl. Diabetes Melitus Tipe 2 C. Apakah diagnosis yang tepat pada pasien tersebut? A. Diabetes Insipidus Seorang laki-laki berusia 54 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan lemas badan sejak 1 tahun yang lalu. Pasien mempunyai riwayat kencing manis selama 15 tahun. Hipertensi E. Obesitas. Sindroma metabolik Seorang laki-laki berusia 43 tahun datang ke dokter praktek umum untuk memeriksakan kesehatannya. Pada pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 60 kg. asam urat 10 mg/dL. MCV 82 fL. C. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan glukosa puasa 125 mg/dL. Apakah jenis makanan yang harus dihindari pasien di atas? A. Itrakonazol E. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan glukosa puasa 125 mg/dL. tinggi badan 171 cm.4%. Pada pemeriksaan fisik tampak pucat dan konjungtiva pucat. D. Wortel Seorang perempuan berusia 45 tahun datang ke dokter praktek umum. trigliserid 183 mg/dL. HDL-kolesterol 32 mg/dL.D. Griseofulvin Seorang laki-laki berusia 43 tahun datang ke dokter praktek umum untuk memeriksakan kesehatannya. lingkar pinggang 73 cm. Apa problem utama pada pasien tersebut? A. B. tekanan darah 140/90 mmHg. asam urat 10 mg/dL. kadar kreatinin serum 4.

Tekanan darah 130/80 mmHg. Latihan jasmani sesuai petunjuk B. Dari pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 45 kg dengan tinggi badan 164 cm. Defisiensi eritropoietin E. dan pemberian OAD D. Kerusakan sel beta pankreas akibat keganasan C. latihan jasmani. Diet. suhu 37oC. Hasil pemeriksaan fisik baik. Kurang asupan yodium B. Kedua orangtuanya pasien DM. KEP (Kurang Energi Protein) C. Defisiensi besi B. Kerusakan sel beta pankreas akibat toksisitas obat B. Status gizi kurang. Kurang asupan kalsium D. denyut nadi 104 x/menit. Defisiensi vitamin C Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke rumah sakit untuk menjalani tes kesehatan rutin setiap tahun. Keluarganya memberi informasi bahwa pasien tidak disuntik insulin karena kehabisan. Diet dan minum obat glibenklamid C. Asupan zat goitrogenik yang tinggi . dan minum obat glikuidon E. frekuensi napas 30 x/menit. Edukasi. Pada pemeriksaan fisik benjolan dapat dilihat tanpa tengadah. Defisiensi asam folat C. Apakah penyebab hiperglikemia pada kasus tersebut? A. Kerusakan sel beta pankreas yang difus dan menyeluruh D. Disfungsi sel beta pankreas yang dominan dan resistensi insulin E. Dari anamnesis didapatkan bahwa pasien tinggal di daerah lereng pegunungan.Pemeriksaan apusan darah tepi menunjukkan morfologi eritrosit normositik normokromik. Tinggi badan 167 cm dengan berat badan 64 kg. Banyak masyarakat di daerah tersebut mengalami keluhan yang sama. keton uria (+++). kontrol 6 bulan lagi Seorang laki-laki berusia 22 tahun dibawa ke rumah sakit dalam keadaan tak sadar. diet. kadar glukosa darah 2 jam setelah pembebanan glukosa 75 gram 156 mg/dL. Apakah anjuran untuk pasien tersebut ? A. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar glukosa darah puasa 98 mg/dL. Defisiensi vitamin B12 D. Perubahan pola hidup menuju pola hidup sehat. Apakah penyebab anemia pada pasien tersebut? A. Resistensi insulin yang dominan dan disfungsi sel beta pankreas Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun diantar ayahnya datang ke dokter praktek umum dengan keluhan benjolan di leher. latihan jasmani yang cukup. Hasil laboratorium didapatkan kadar glukosa sewaktu 654 mg/dl. Apa kemungkinan penyebab keluhan tersebut? A. Pasien menceritakan bahwa ayahnya meninggal karena diabetes melitus.

datang ke dokter praktek umum dengan keluhan terdapat benjolan di leher depan sejak 3 bulan lalu. tak nyeri tekan. Pada pemeriksaan didapatkan mata eksoftalmus. Penyakit Grave B. Analgetik C. Tampak juga infiltrasi ringan limfosit interfolikuler. Pasien juga mengeluh berdebar debar dan kedua tangan gemetar. Struma nodusa C. Kelenjar getah bening regional leher sedikit membesar. diameter 4 cm. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan TSHs menurun. Kurang asupan kalium Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan benjolan di leher. Apakah terapi yang tepat untuk pasien di atas? . tekanan darah 130/80 mmHg dan tidak didapati kelainan sistemik lainnya.E. Apakah diagnosis yang paling mungkin untuk pasien di atas? A. suhu 38. sering pusing dan kakinya membengkak. Tiroiditis subakut Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke tempat dokter praktek umum dengan keluhan wajahnya kelihatan bengkak. Struma multinodular toksik E. Struma difusa nontoksik Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke tempat dokter praktek umum dengan keluhan nyeri di leher bagian depan disertai demam. Apakah diagnosis histopatologi pasien di atas? A. Hasil pemeriksaan leher didapatkan massa kistik. Dari hasil gambaran histopatologi menunjukkan folikel-folikel tiroid dilapisi epitel kuboid yang di beberapa tempat hiperplastik. round-vacuola di sepanjang tepi dinding folikel. Struma koloid D. Pasien menceritakan bahwa ia sudah lebih 2 tahun 2 hari sekali minum jamu untuk pegel linu.5oC. free T3 dan free T4 meningkat. Antihipertensi Seorang perempuan berusia 21 tahun. Struma Hashimoto D. Dari hasil pemeriksaan tekanan darah 170/100 mmHg. frekuensi napas 20 x/menit. Penyakit Grave C. Pelemas otot B. Pada pemeriksaan leher menunjukkan pembesaran kelenjar tiroid sedang yang difus dan nyeri tekan. Apakah golongan obat yang memungkinkan terjadinya kondisi di atas? A. Kortikosteroid E. Struma koloid B. denyut nadi 80 x/menit. Antihistamin D. Struma Hashimoto E.

Pada pemeriksaan anak tampak lemas. Penyakit Grave D. Ibu mengeluhkan anaknya banyak makan dan minum serta sering buang air kecil. Konsentrasi C-peptida akan meningkat pada transplantasi pankreas atau transplantasi sel-sel pulau pankreas. Penyakit Hashimoto Seorang ibu membawa anak perempuannya yang berusia 7 tahun ke UGD Rumah Sakit Kabupaten. juga bisa digunakan untuk memonitor respons individual setelah operasi pankreas. C-peptide C. kelenjar gondok membesar difus dan mata menonjol. Ibu mengeluhkan anaknya banyak makan dan minum serta sering buang air kecil. Sudah dibawa ke dokter puskesmas dikatakan anak tersebut sakit gula. Pada pemeriksaan anak . Pasien pernah mendapat pengobatan dengan propil tiourasil 3 x 100 mg/hari. C. Analisis gas darah E. badan semakin kurus dan sering buang air besar. Sudah dibawa ke dokter puskesmas dikatakan anak tersebut sakit gula. Apa diagnosa yang tepat untuk pasien tersebut? A. Keton darah D. sesak. yang dihentikan oleh pasien karena merasa sembuh.A. Seorang ibu membawa anak perempuannya yang berusia 7 tahun ke UGD Rumah Sakit Kabupaten. Hiportiroidisme E. bau nafas berbau khas. Gula darah sewaktu Untuk membedakan tipe 1 dengan tipe 2 digunakan pemeriksaan C-peptide. Kretinisme C. nafas cepat dalam. Pemeriksaan laboratorium apa yang sebaiknya dilakukan untuk memastikan tipe dari penyakit gulanya? A. free T4 menigkat. E. Hasil pemeriksaan laboratorium TSHs rendah. Konsentrasi Cpeptide merupakan indikator yang baik untuk fungsi sel beta. Tiroiditis B. B. nadi 124 x/menit dan suhu tubuh 37 derajat celsius. HbA1C B. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 150/100 mmHg. D. Operasi Radiasi Diazepam Propiltiourasil Iodium redioakti Seorang perempuan berusia 22 tahun datang memeriksakan diri ke dokter praktek umum dengan keluhan dada berdebar debar.

kaptopril dan furosemid. Endolymphe Laki-laki usia 58 tahun telah mengalami gagal jantung sejak setahun lalu dan rutin berobat ke poliklinik jantung. Oropharynx D. propanolol. bau nafas berbau khas. Muskulus tensor tympani E. Tuberculosis paru D. Pasien kembali kontrol dua hari sesudahnya karena merasa terganggu dengan munculnya suara mendenging yang terus menerus di telinganya. Neuropati diabetikum B. Dokter memberi obat-obat yang rutin digoksin. Seminggu yang lalu dia tersandung dan kuku kaki kirinya terluka. Digoksin terakumulasi di jaringan pada pasien dengan gangguan fungsi jantung D. Furosemid meningkatkan potensi ototoksik Gentamisin C. Pasien tidak sedang menderita batuk pilek. Kekakuan pada sendi pengungkit D. Pada pemeriksaan didapatkan pembesaran kelenjar leher disertai nyeri pada penekanan. pemeriksaan fisik lain dalam batas normal.tampak lemas. Digoksin mempermudah masuknya gentamisin ke endolimfe Seorang anak perempuan usia 7 tahun diantar ibunya datang ke dokter praktek umum dengan keluhan utama nyeri telan sejak 1 hari yang lalu disertai demam sejak 2 hari yang lalu. Pada organ mana kemungkinan kelainan terjadi ? A. Membran vestibularis C. Nasopharynx E. kuku tersebut telah mengalami infeksi serius dan dokter segera memberi suntikan antibiotik Gentamisin. Ketoasidosis E. Aditus laryngeus . Larynx B. Apa kemungkinan yang menyebabkan munculnya gangguan di atas? A. nafas cepat dalam. Saat berobat kembali ke rumah sakit. Hipoglikemia Seorang perempuan usia 60 tahun datang ke klinik umum Rumah Sakit dengan keluhan pendengaran menurun sejak beberapa hari lalu. Apa kemungkinan komplikasi yang muncul pada anak tersebut? A. Furosemid oral dosis tinggi menimbulkan gejala ototoksisitas irreversibel B. Area mana yang kemungkinan terbesar terkena adalah? A. Laryngopharynx C. Foramen ovale B. pharynx hyperaemia (++). suhu badan 39oC. sesak. Nefropati diabetikum C. Pada pemeriksaan liang telinga maupun membran tympani dalam batas normal. Digoksin mengganggu motilitas sel-sel rambut luar di koklea E.

Monitoring dini level serum obat-obat ototoksik yang diberikan C. tenggorokan gatal dan susah menelan. Apakah diagnosis paling benar untuk pasien di atas ? A. Seminggu yang lalu dia tersandung dan kuku kaki kirinya terluka. Ibunya membawa dia ke dokter keluarganya dan pemeriksaan fisiknya suhu 38. Usap tenggorok dikirimkan ke laboratorium dan hasil kultur positif kuman . Pasien kembali kontrol dua hari sesudahnya karena merasa terganggu dengan munculnya suara mendenging yang terus menerus di telinganya. propanolol. kaptopril dan furosemid.300/µl. Pada pemeriksaan didapatkan faring hiperemi dengan gambaran petechie pada palatum molle. Saat berobat kembali ke rumah sakit.Laki-laki usia 58 tahun telah mengalami gagal jantung sejak setahun lalu dan rutin berobat ke poliklinik jantung. tonsil terdapat eksudat. Adenoiditis B.1oC. Coronavirus Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun mengeluh nyeri menelan dan sakit kepala ketika bangun tidur. Streptococcus pyogenes D. Staphylococcus aureus C. Hipertrofi tonsil dan adenoid Seorang anak laki-laki. Mycoplasma pneumoniae B. kelas 1 SD diantar bapaknya ke praktek dokter dengan keluhan demam. tidak ada batuk pilek. Antinausea dan obat-obat hipnosedatif bisa digunakan untuk rehabilitasi gejala vestibulotoksisitas Seorang laki laki 6 tahun diantar ibunya periksa ke praktek dokter umum sejak 1 bulan anaknya sering mengeluh hidungnya tersumbat dan ibunya mengatakan sering berhenti nafas waktu tidur. kuku tersebut telah mengalami infeksi serius dan dokter segera memberi suntikan antibiotik gentamisin. Dokter memberi obat-obat yang rutin digoksin. Berat badan 25 kg panas 37. Tindakan yang tidak efektif untuk pasien di atas adalah? A. Organisme yang paling mungkin menyebabkan kelainan tersebut adalah? A. 6 tahun. pemeriksaan fisik lain dalam batas normal. Pemeriksaan audiometrik rutin untuk mendeteksi ototoksisitas subklinik D. Tonsilopharingitis kronis E. didapatkan pembesaran limfonodi cervical. Virus human influenzae E. Eksplorasi faktor risiko pasien sebelum pemberian obat ototoksik B. Rinosinusitis kronik D.5 oC dan pharing hiperemis. Pemeriksaan jumlah lekosit didapatkan 12. Tonsilitis kronik C. Terminasi obat-obat ototoksik bila dijumpai gangguan pada telinga dalam E.

Streptococcus mutans B. terdapat detritus. Pada anamnesa ditemukan riwayat radang tenggorokan berulang saat usia 4-8 tahun. Diet rendah lemak C. terdapat detritus. Pemeriksaan foto thoraks E. Pemeriksaan ASTO C.kokus. Tonsilektomi B. Pemeriksaan jumlah lekosit didapatkan 12. Streptococcus pyogenes E. Kultur kuman dari swab tenggorok E. didapatkan pembesaran limfonodi cervical. Streptococcus pneumonia C. tenggorokan gatal dan susah menelan. kelas 1 SD diantar bapaknya ke praktek dokter dengan keluhan demam. Pada pemeriksaan didapatkan tonsil T1-T1. datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri dada kiri. Total Bedrest (rawat inap) D.300/ul. Bakteri apakah yang paling sering menyebabkan infeksi pada pasien tersebut? A. fibrosis. Respirasi 20 x/menit. Respirasi 20x/menit. Tes serologi untuk virus influenzae Seorang perempuan usia 18 th. datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri dada kiri. Pada anamnesa ditemukan riwayat radang tenggorokan berulang saat usia 4 – 8 th. fibrosis. gram positif. Biopsi limfonodi cervical D. Pemeriksaan ECG B. Pada pemeriksaan didapatkan tonsil T1-T1. tidak ada batuk pilek. Apa usul pemeriksaan penunjang yang paling tepat untuk menegakkan diagnosa kasus di atas? A. rantai. Nadi 80 x/menit. ECG B. Tensi 120/80 mmHg. Pemeriksaan darah rutin D. Pemeriksaan kultur swab tenggorok Seorang perempuan usia 18 th. tonsil terdapat eksudat. Staphylococcus aureus Seorang anak laki-laki. Nadi 80x/menit. Apa program terapi untuk menghilangkan fokal infeksi pada pasien tersebut selain pemberian antimikroba? A. Pemeriksaan penunjang yang tidak perlu diusulkan untuk menegakkan diagnosa kasus di atas adalah? A. 6 tahun. Staphylococcus epidermidis D. Khemoterapi . Foto rontgen kepala C. Tensi 120/80 mmHg. Pada pemeriksaan didapatkan faring hiperemi dengan gambaran petechie pada palatum molle.

Dari pemeriksaan anak tampak rewel : nadi 120 x/menit. Terapi radiasi Seorang ibu mengantar anak perempuannya usia 4 tahun datang ke IGD Rumah Sakit dengan diare > 10 kali/hari. Dari pemeriksaan anak tampak rewel : nadi 120 x/menit. Bila dehidrasi pada anak tersebut memberat. cairan menyerupai air cucian beras.E. E. cairan menyerupai air cucian beras. Membuka lebih banyak saluran Ca++ C. Cairan Darrow B. jumlah respirasi permenit 40 x/menit. Dehidrasi sedang D. Menghambat pompa Natrium B. jumlah respirasi permenit 40 x/menit. cairan menyerupai air cucian beras. Bagaimana derajat dehidrasi anak tersebut? A. jumlah respirasi permenit 40 x/menit. Cairan Ringer Lactate E. Pada pemeriksaan Suhu tubuh 39 derajat celcius. turgor kulit < 2 detik. tanpa didahului rasa mulas dan rasa sakit perut. Dokter curiga pasien tersebut terkena demam thypoid dan kemudian mengirim pasien ke laboratorium untuk memastikan diagnosis. Bila ingin dilakukan kultur urine sebaiknya pada? A. pilihan cairan intravena paling tepat yang diberikan adalah? A. tidak ada nafsu makan. tanpa didahului rasa mulas dan rasa sakit perut. Cairan D ¼ S Seorang perempuan 22 tahun datang ke dokter umum dengan keluhan badan panas. kehausan. Osmosis air yang berlebihan ke dalam enterosit Seorang ibu mengantar anak perempuannya usia 4 tahun datang ke IGD Rumah Sakit dengan diare > 10 kali/hari. turgor kulit < 2 detik. Cairan KA-EN 3A C. kehausan. turgor kulit < 2 detik. Dehidrasi berat Seorang ibu mengantar anak perempuannya usia 4 tahun datang ke IGD Rumah Sakit dengan diare > 10 kali/hari. Tanpa dehidrasi B. perut kembung dan 3 hari tidak BAB. perut hypertympani. lidah kotor. kehausan. Cairan KA-EN 3B D. Meningkatkan absorbsi Cl. Dehidrasi ringan C. Dehidrasi ringan-sedang E. Pada minggu pertama B. Setelah minggu pertama . Meningkatkan pembentukan cAMP di sel enterosit. Bagaimana derajat dehidrasi anak tersebut? A.pada kripte liberkuhn D. kepala pusing. tanpa didahului rasa mulas dan rasa sakit perut. Dari pemeriksaan anak tampak rewel : nadi 120 x/menit.

OMD.C. sejak 2 tahun yang lalu sering hilang timbul. Enzym urease pada serum Seorang laki-laki usia 47 tahun datng ke IGD Rumah Sakit dengan keluhan muntah darah dan berak hitam. Psoriasis D. Keluhan membaik jika diobati tapi kemudian timbul lagi. Dermatitis seboroik C. Ptiriasis rosea Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke poliklinik. Nadi 88 x/menit. Setiap saat Seorang perempuan 22 tahun datang ke dokter dengan keluhan sakit pada ulu hati. Pada minggu kedua D. kulit kepala berambut. Sebelumnya tidak pernah merasa sakit kuning sebelumnya. sejak 2 tahun yang lalu sering hilang timbul. IgM spesifik Helicobacter pilory pada cairan lambung C. Ultrasonografi abdomen. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. siku. dan lutut. Untuk menegakkan penyebab perdarahan. Pemeriksaan fisik terdapat nyeri tekan regio epigastrium. IgM spesifik Helicobacter pilory pada serum E. Eritroderma E. Lesi mengenai wajah. dan lutut. Photo BNO C. B. bokong. CT Scan abdomen D. Tekanan darah 140/90 mmHg. Lesi mengenai wajah. Endoskopi saluran pencernaan. Respirasi 20 x/meint. Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke poliklinik. IgG spesifik Helicobacter pilory pada cairan lambung B. Dari anamnesa: pasien sering terlambat makan dan suka makan yang pedas. Anti virus . bersisik tebal. pemeriksaan yang paling tepat dilakkan adalah? A. Dari pemeriksaan perut membesar. mengeluh adanya bercak kemerahan. Setelah minggu kedua E. Keluhan membaik jika diobati tapi kemudian timbul lagi. Anti bakteri B. Keratosis seboroik B. Bila dilakukan pemeriksaan cairan lambung dan serum darah kemungkinan akan didapatkan peningkatan? A. IgG spesifik Helicobacter pilory pada serum D. Apakah pengobatan topikal yang paling tepat diberikan? A. kaki bengkak. terasa perih. bokong. E. mengeluh adanya bercak kemerahan. kulit kepala berambut. bersisik tebal. siku. mual-mual dan tidak ada nafsu makan.

Pemeriksaan kultur jamur dengan media SDA E. Stomatitis aftosa rekuren D. kelenjar submandibula pada palpasi sakit. Pada pemeriksaan fisik ditemukan adanya ujud kelainan kulit berupa eritema. Anti inflamasi D. Akne vulgaris D. Tes kulit terhadap antigen trichophyton C. marginal gingiva labial gigi-gigi rahang bawah merah dan mudah berdarah. Pemeriksaan intra oral didapatkan higiene oral kurang. Herpetic gingivostomatitis E. Dari anamnesis pasien mengaku menderita Diabetes Melittus tipe 2 selama 15 tahun. mukosa bukal dan bibir bawah. Anti histamin Seorang laki-laki berusia 17 tahun. datang ke praktek swasta dengan keluhan sering sariawan pada rongga mulutnya. Pemeriksaan sediaan langsung dengan KOH 10% D. Dari . Pemeriksaan lampu Wood B. Apakah pemeriksaan paling tepat untuk menegakkan diagnosis pasien tersebut? A. vesikel. Pada pemeriksaan didapatkan ujud kelainan kulit didapatkan papul eritem dan komedo. Dari anamnesis didapatkan penderita bekerja sebagai pencuci mobil. belum menikah. Aphthous ulcers C. tampak beberapa ulkus pada lidah. datang ke dokter praktek swasta dengan keluhan gatal pada kaki sejak 2 minggu yang lalu. terutama pada telapak kaki. Hidradenitis suppurative E. biasanya timbul menjelang siklus menstruasi. Gingivitis akut B. tepi menggaung dan eritematous. hilang timbul dan berpindah tempat. Milia C. bula dan pustule. Pemeriksaan Tzanck pada cairan vesikel Seorang perempuan berusia 37 tahun. Ulcerative gingivostomatitis Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri kepala. Miliaria B. Rosasea Seorang laki-laki berusia 44 tahun. datang ke Poliklinik dengan keluhan terdapat bintil-bintil merah di wajah yang muncul sejak 1 tahun yang lalu. Apakah diagnosis paling tepat pasien tersebut ? A. Anti jamur E. Apakah diagnosis paling tepat pasien tersebut ? A. Dan lokasi ujud kelainan kulit tersebut dijumpai pada wajah dan lengan atas kanan dan kiri. ulkus diameter 2-3 mm.C.

Dokter bermaksud memberikan OAT yang aman dan tidak memberikan efek gangguan pendengaran pada janin yang dikandungnya. Oral bronkodilator Seorang laki-laki berusia 52 tahun datang ke klinik dengan keluhan terdapat luka di jari. Dokter merencanakan pemberian insulin. tetapi pasien menolak dan minta diberikan obat oral saja karena pasien masih bisa makan dan sadar. demam dan penurunan nafsu makan. Inhalasi agonis β2 B. Pada pemeriksaan dahak didapatkan BTA positif. Pirazinamid (Z) D. lebih suka posisi duduk. Tidak setuju karena saat ini pasien mengalami stres metabolik . Apakah regimen yang harus dihindari pada kasus di atas? A. pada pemeriksaan fungsi ginjal didapatkan hasil BUN dan kreatinin meningkat. Inhalasi kortikosteroid C. frekuensi napas 32 x/menit.pemeriksaan vital sign didapatkan tekanan darah 170/100 mmHg. Tidak setuju karena pasien DM tipe 1 jadi mutlak insulin C. G2P1A0. Furosemid D. Pada anamnesis batuk disertai dahak. dan pada pemeriksaan auskultasi terdengar suara wheezing. frekuensi nadi 110 x/menit. Isoniazid (H) C. Propanolol E. Apakah terapi hipertensi paling tepat untuk pasien di atas? A. Injeksi kortikosteroid D. Streptomisin (S) Seorang laki-laki berusia 35 tahun. sesak nafas dan demam. Pada pemeriksaan fisik pasien tampak gelisah. HCT B. Etambutol (E) E. Pada pemeriksaan kadar gula darah sewaktu 700 mg/dL. Rifampisin (R) B. datang ke puskesmas dengan keluhan batuk 3 minggu. Bagaimanakah respon dokter paling tepat terhadap permintaan pasien tersebut? A. Injeksi metilsantin E. Mempertimbangkan permintaan pasien sambil menunggu reaksi obat D. Reserpin Seorang perempuan berusia 34 tahun. datang ke Unit Gawat Darurat RS dengan keluhan utama sesak napas. Dari anamnesis pasien adalah penderita asma sejak 10 tahun yang lalu. Apakah terapi awal yang harus diberikan pada pasien tersebut? A. Setuju dengan permintaan pasien karena obat dapat diminum pasien B. Captopril C.

Dari riwayat penyakit pasien menderita DM sejak 3 tahun yang lalu. Selama ini pasien mendapat terapi anti diabetik oral. Kelainan genetik pankreas Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke puskesmas untuk melakukan pemeriksaan kadar gula darahnya. Suntikan diberikan 30 menit sebelum makan pagi B. Bagaimanakah edukasi paling tepat tentang pemberian terapi insulin di atas? A. Hasil pemeriksaan GDS saat ini adalah 160 mg/dL. Defisiensi insulin bersifat relatif D. Bagaimanakah mekanisme terjadinya hasil laboratorium penderita di atas? A. GD 2 jam PP 224 mg/dL. Bagaimanakah patofisiologi penyakit yang diderita penderita tersebut? A. GD 2 jam PP 224 mg/dL. Hasil pemeriksaan laboratorium GDP adalah 134 mg/dL. Hasil pemeriksaan gula darah 2 minggu yang lalu didapatkan GDS 230 mg/dL dan mendapat terapi insulin.E. Pemeriksaan berat badan 90 kg dan tinggi badan 170 cm. datang ke dokter swasta untuk kontrol gula darah. Gangguan metabolisme KH setelah makan C. Hipersekresi insulin saat makan C. Setuju karena efek obat oral dan insulin sama Seorang laki-laki 50 tahun datang ke praktek dokter swasta dengan riwayat Diabetes Melitus. Oleh dokter pasien disarankan menggunakan terapi insulin jenis intermediate acting. Reaksi autoimun pada sel beta E. Dari anamnesis usia kehamilan perempuan tersebut 30 minggu. Mengganti insulin dengan obat oral (OAD) . Insulin diberikan sebelum tidur C. Bagaimana saran terapi selanjutnya yang paling tepat untuk pasien tersebut? A. Insulin dapat diberikan pada lengan kanan maksimal sampai 20 kali Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke puskesmas untuk melakukan pemeriksaan kadar gula darahnya. Pembakaran lemak karena obesitas Seorang perempuan 30 tahun. Kerusakan sel pankreas karena autoimun E. Sekresi insulin mutlak terganggu B. Dari riwayat penyakit didapatkan pasien adalah penderita DM gestasional. Pemeriksaan berat badan 90 kg dan tinggi badan 170 cm. Setelah suapan pertama insulin langsung diberikan D. Sekresi insulin fase 1 dan 2 terganggu D. Gangguan sekresi postprandial B. G1P0A0. Dari riwayat penyakit pasien menderita DM sejak 3 tahun yang lalu. Suntikan harus diberikan sebelum olahraga pagi hari E. Hasil pemeriksaan laboratorium GDP adalah 134 mg/dL.

Apakah diagnosis yang paling mungkin dari pasien di atas? A. Gangguan hemostatik D. Mencegah retinopati C. datang ke poliklinik dengan keluhan merasa gemetar. berat badan 80 kg. Gangguan respirasi E. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 150/90 mmHg. Cukup dengan mengatur diet saja dan menghentikan insulin Dosis insulin diturunkan kemudian dikombinasi dengan OAD Insulin diteruskan sampai GD terkendali Insulin sampai kehamilan aterm lalu dihentikan setelah melahirkan Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan pusing. keringat dingin dan jantung berdebar. Gangguan neurogenik C. 1 kali sehari. tetapi Obat tetap diminum 3 kali sehari. SGOT 23 mg/dL. sulit tidur. Koma uremik . GCS 2-1-3. sulit tidur & sesak nafas sejak 3 hari. Gangguan vaskular Seorang perempuan berusia 57 tahun dibawa ke Unit gawat darurat RS dalam kondisi tidak sadar dan panas tinggi. Koma septik D. Refleks patologis negative. C. Pasien terbiasa minum obat anti diabetik oral 3 x/hari. Koma hepatikum E. Creatinin 0. Mencegah nefropati D. SGPT 30 mg/dL. Dari pemeriksaan fisik pernafasan cepat dan dalam. terdapat luka bernanah di ujung ibu jari kaki. Pada pemeriksaan kadar glukosa darah sewaktu didapatkan hasil 55 mg/dL. tinggi badan 162 cm. Ureum 40 mg/dL. Apakah tujuan terapi pasien tersebut? A. D. Sejak 2 hari yang lalu penderita makan sedikit. Koma neurogenik B. Gangguan otonomik B. Mencegah neuropati B. Mencegah hipoglikemia E. Apakah penyebab paling tepat keluhan di atas? A. dan mata kabur.B. Dari pemeriksaan laboratorium didapatkan GDS 300 mg/dL dan GDP 130 mg/dl. Mencegah ketoasidosis Seorang laki-laki berusia 61 tahun. Pasien mendapat terapi Glimepirid 2 mg. E. pasien sebelumnya mengalami demam.3 mg/dL. Pada pemeriksaan Gula darah sewaktu 700 mg/dL. Dari anamnesis pasien telah didiagnosa DM sejak 5 tahun yang lalu. Dari anamnesis ke keluarga. Koma ketoasidosis C.

Dari pemeriksaan fisik pernafasan cepat dan dalam. Sebelumnya. Dari anamnesis ke keluarga. Rehidrasi cairan D. Ectopic discharge terjadi di daerah lesi Seorang laki-laki berusia 50 tahun dibawa ke UGD karena penurunan kesadaran. Nyeri tersebut hilang timbul sejak 6 bulan yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan GCS E2 V3 M5. Antibiotik intravena B. Injeksi antipiretik Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun dibawa ke dokter dengan keluhan utama nyeri pada lutut kanan. dan teraba hangat. Perdarahan intracerebral E. tanpa tanda lateralisasi. Penghambatan produksi bradikinin D. Drip neuroprotektan E. Tromboemboli di pembuluh darah otak pada pasien fibrilasi atrial B. Blokade produksi prostaglandin B. Dosis OAD ditingkatkan C. terdapat luka bernanah di ujung ibu jari kaki. Perdarahan pada spasium sub-arachnoid C. pasien sebelumnya mengalami demam. SGPT 30 mg/dL.3 mg/dL. pasien didiagnosis dokter menderita Herpes Zoster. Refleks patologis negative. Pada pemeriksaan Gula darah sewaktu 700 mg/dL. Sensitisasi terjadi di reseptor B. Keluhan muncul setelah jatuh dari sepeda. hiperemis. Ectopic discharge terjadi di reseptor E. Sangat peka terhadap NSAIDs D. Ureum 40 mg/dL. GCS 2-1-3. Infeksi meningeal . sulit tidur dan sesak nafas sejak 3 hari. dan tidak ada tanda iritasi meningeal. Bagaimanakah patofisiologi nyeri pada kondisi pasien tersebut? A. Blokade produksi ciclooxygenase C.Seorang perempuan berusia 57 tahun dibawa ke Unit gawat darurat RS dalam kondisi tidak sadar dan panas tinggi. Gangguan elektrolit D. Apakah tindakan pertama yang paling tepat pada kasus diatas? A. SGOT 23 mg/dL. Penghambatan fungsi prostaglandin E. Peningkatan permeabilitas membran Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke dokter dengan keluhan utama nyeri pinggang. Apakah penyebab yang paling mungkin kondisi di atas ? A. Creatinin 0. Dari pemeriksaan fisik didapatkan lutut kanan tampak bengkak. Dokter memberikan terapi obat anti nyeri dengan NSAID. Manakah pernyataan yang paling tepat mengenai mekanisme farmakokinetik terapi tersebut? A. Sangat peka terhadap opioid C.

Dari pemeriksaan fisik didapatkan respon membuka mata dengan perintah. Melakukan gerakan dengan respon nyeri E. Cerebral tuberculoma C. Tidak dikeluhkan sakit kepala maupun muntah.Seorang pasien laki-laki berusia 9 tahun dengan kondisi tidak sadar. Tetanus E. 2 jam SMRS kejang seluruh tubuh. datang dengan penurunan kesadaran. 13 D. 15 . Melakukan gerakan spontan D. Bagaimanakah kondisi motorik yang akan ditemukan pada pemeriksaan GCS ? A. Lumbal pungsi limfosit dan protein meningkat. Stroke iskemik B. Ensefalitis C. kejang umum 3 jam yang lalu. Aseptic meningitis D. Diagnosis A. 14 E. kemudian oleh warga dibawa ke UGD RS terdekat. dan bisa bergerak bebas. Kesadaran GCS E3 V3 M3. Dari heteroanamnesis didapatkan bahwa pasien mengalami demam tinggi menggigil menetap. merasa mengantuk. Cerebral malaria E. Melakukan gerakan ekstensi ke arah nyeri B. 11 B. Neurosifilis Laki-laki 33 tahun. Toxoplasmosis B. Suhu 39oC Kaku kuduk (+). Dari pemeriksaan retina didapatkan papil edema. Melakukan gerakan fleksi ke arah nyeri C. glukosa normal. 12 C. Meningitis aseptik Seorang laki-laki usia 30 tahun ditemukan tergeletak di tengah jalan dalam kondisi gelisah. Pada pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum gelisah. Epilepsi D. Berapakah nilai Glasgow Coma Scale (GCS) dari pasien ini? A. bisa menjawab pertanyaan sederhana. Apakah yang menjadi penyebab paling mungkin pasien ini tidak sadar? A. 8 hari sebelumnya demam. diantar oleh ibunya datang ke puskesmas di Papua. Melakukan gerakan dengan respon suara Perempuan umur 61 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat RS dengan keluhan merasakan lemah sejak 2 jam yang lalu.

Digoksin B. denyut nadi 70 kali/menit teraba penuh. Pada pemeriksaan didapatkan membuka mata dengan rangsang nyeri. E1. V2. Pada pemeriksaan klinik ditemukan penderita tidak sadar. V2. Nilai GCS? A. Sisa obat yang mungkin telah ditelan penderita juga dibawa. E2. M1 Seorang wanita umur sekitar 20 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat sebuah rumah sakit dalam keadaan tidak sadar. V2. Parasetamol D. M1 B. tekanan darah 120/80. E3. tidak dapat dibangunkan dengan stimulasi suara ataupun stimulasi fisik lainnya. M2 D. Diazepam C. V3. M2 E. nafas lambat. Ekstasi (MDMA) . A. tidak sadarkan diri. obat berikut ini mungkin dapat menjadi penyebab koma pada penderita di atas. V2. suara mengerang dan posisi ekstremitas ekstensi. dan kulit terasa kering. M3 C. E3. E2.Laki-laki. Jika ternyata penderita tersebut koma.

tepi bengkak. Fenilpropanolamin Seorang wanita umur sekitar 20 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat sebuah rumah sakit dalam keadaan tidak sadar. mukosa bibir serta semua ujung jari kebiruan. Lebar jejas jerat 4 cm. Tak ditemukan tanda kekerasan lain. Pada pemeriksaan tampak jejas jerat di leher dengan arah serong dari depan ke arah belakang atas. dan kulit terasa kering. Polisi mengantar jenazah ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi. Refleks vagal E. nafas lambat. Wajah tampak gelap dengan sklera mata merah. Jeratan pada leher yang menutup jalan napas B. Phencyclidine B.E. warna dasar coklat tua. Lebar jejas jerat 4 cm. tepi bengkak. tekanan darah 120/80. tidak dapat dibangunkan dengan stimulasi suara ataupun stimulasi fisik lainnya. Mukosa bibir serta semua ujung-ujung jari tampak kebiruan. mungkin ada keracunan. Polisi mengantar jenazah ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi. A. Wajah tampak gelap dengan sklera mata tampak merah. Kerusakan organ dalam leher C. Morfin Seorang perempuan berusia 35 tahun ditemukan meninggal dunia tergantung di dapur rumahnya. Bendungan pembuluh darah D. Ekstasi E. Mati lemas Seorang perempuan berusia 35 tahun ditemukan meninggal dunia tergantung di dapur rumahnya. Pada pemeriksaan tampak jejas jerat di leher dengan arah serong dari depan ke arah belakang atas. Diethylether C. Ditemukan bendungan pembuluh darah pada semua organ dalam. Jika pada penderita tersebut juga ditemukan bekas suntikan lama dan baru di lengan dan pupilnya kecil kemudian melebar. Korban sudah meninggal sebelum tergantung B. Sisa obat yang mungkin telah ditelan penderita juga dibawa. warna dasar coklat tua. Korban masih hidup saat tergantung (intravital) C. Tanda perlawanan korban E. Tanda asfiksia . Ditemukan bendungan pembuluh darah pada semua organ dalam. Pada pemeriksaan klinik ditemukan penderita tidak sadar. denyut nadi 70 kali/menit teraba penuh. Apakah interpretasi dari edema pada tepi jejas jerat? A. Pentotal D. Apakah sebab kematian pada kasus tersebut? A. Alat gantungnya berupa tali tambang D. Tak ditemukan tanda kekerasan lain.

Urin C.< 90 mg/dL B. Deliberate poisoning E. Experimental poisoning B.< 350 mg/dL D. setelah sakit-sakitan selama setahun terakhir. meninggal dunia. Dokter menyimpulkan pasien mengalami keracunan lithium. Experimental poisoning B. Setelah dikonfirmasi ternyata ada kesalahan pemberian obat dari apotek yaitu tertukar dengan pasien lain. Termasuk dalam kategori apakah keracunan yang dialami pasien? A.< 400 mg/dL E. Accidental poisoning D. Kulit Seorang laki-laki berusia 20 tahun dibawa ke unit gawat darurat karena mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal. Keluhan muncul sekitar 30 menit setelah meminum obat resep dokter yang diperolehnya dari apotik pagi harinya. Dokter mencurigai korban mengalami keracunan logam berat kronis. Gejala penyakit tidak khas. Intentional poisoning C. Intentional poisoning C. 350 . pasien dapat berjalan dengan dituntun. menabrak pohon.Seorang laki-laki berusia 55 tahun. Pada pemeriksaan rontgen dada terdapat gambaran benda opaq pipih menyerupai baterai jam. Deliberate poisoning . Rambut E.< 250 mg/dL C. Termasuk dalam kategori apakah keracunan anak tersebut? A. tetapi sempoyongan. Hati D. > 400 mg/dL Seorang anak perempuan berusia 2 tahun mengalami batuk dan sesak nafas yang tak sembuhsembuh. Berapakah kadar alkohol yang memberikan gejala tersebut? A. 30 . Dari anamnesis dan pemeriksaan pasien meracau. Saat memasuki ruangan. Iatrogenic poisoning Seorang perempuan berusia 50 tahun datang ke unit gawat darurat pada siang hari karena kelemahan badan yang mendadak. tidak dapat menjawab pertanyaan dengan tepat. 90 . Accidental poisoning D. Dari mulut pasien tercium bau alkohol. Dari inspeksi tampak kulit korban berwarna kecoklatan. Apakah sampel yang paling tepat? A. 250 . Darah B. kadang hanya rasa tidak enak badan. kadang berupa gangguan gastrointestinal.

untuk dibuatkan visum et repertum. Antidepresan . Terdapat memar pada kepala E. antara jam 00. Bayi viable C.E. Apakah terapi yang paling tepat? A. Bayi lahir hidup E. Dari otopsi disimpulkan bahwa bayi meninggal by omission. Bayi aterm B. Hari Senin.00 C.00-15. Lebam jenazah ditemukan pada ujung-ujung bawah extremitas atas dan bawah serta pada dagu.00-04.00 B. berwarna merah kebiruan yang tidak hilang dengan penekanan. Kapankan perkiraan saat kematian korban ? A. Analgesik lokal C.00. Terdapat fraktur cricoid C. Apakah arti dari temuan tersebut? A.00 D. Tidak ditemukan cedera D. Bayi asfiksia D. Dari otopsi disimpulkan bahwa bayi meninggal by omission. Hasil pemeriksaan fisik dan penunjang tidak ditemukan kelainan.00-24. Temuan apakah yang sesuai dengan kesimpulan tersebut? A.00 hari yang sama E. Dari pemeriksaan diperoleh tes apung paru positif. Pada pemeriksaan luar didapatkan kekakuan pada hampir semua sendi. Pada perut bagian kanan bawah terdapat warna kehijauan. Terapi kerja berkelompok B. Terdapat luka tusuk B. Bayi mati tenggelam Penyidik mengirimkan jenazah korban kejahatan. Dalam pemeriksaan didapatkan bayi sudah meninggal. Pemeriksaan dilakukan pada hari Senin jam 12.00 Seorang ibu rumah tangga usia 35 tahun datang ke puskesmas mengeluh sering sakit punggung. kecuali sendi kedua lutut. antara jam 00. Pada pemeriksaan psikiatris didapatkan bahwa perempuan ini mempunyai beban psikologis yang sangat berat namun semuanya ditanggung sendiri. Hari Senin. Hari Minggu antara jam 12.00-08. Hari Senin. Terdapat luka lecet tekan pada leher Seorang bayi laki-laki ditemukan di dalam sebuah tas yang tergantung dalam toilet. kira-kira jam 04. Iatrogenic poisoning Seorang bayi laki-laki ditemukan di dalam sebuah tas yang tergantung dalam toilet. Hari Minggu.00-12. Dalam pemeriksaan didapatkan bayi sudah meninggal. jam 02.

Pada pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang tidak didapatkan kelainan. Apakah terapi yang paling tepat untuk problem psikiatrisnya? A. Di antara episode serangan-serangan tersebut pekerjaan dan kegiatan sehari-hari tidak terganggu. Kesedihan karena penyakitnya tidak juga diketemukan E. Sejak setahun yang lalu pasien mengeluh sudah beberapa kali mengalami “serangan jantung” yang ditandai dengan perasaan cemas. Karena merasa keluhan tidak kunjung sembuh pasien minta dirawat inap agar bisa dilakukan pemeriksaan lebih mendalam. Pasien sudah mendatangi beberapa dokter dan mendapatkan hasil pemeriksaan yang sama. nyeri dada. Gangguan somatisasi D. Pada pemeriksaan psikiatris didapatkan bahwa penderita merasa malas bekerja. berkeringat dingin. kedua tangan terasa “kebas” selama kira-kira 5 menit. Apakah konsekuensi yang paling mungkin terjadi pada pasien ini jika permintaannya dipenuhi begitu saja untuk rawat inap? A. Pemberian antidepresan C. Ketergantungan kepada dokter yang merawat D. Gangguan panik E. Ventilasi E. Ventilasi Seorang pasien tuberkulosis sudah berobat selama 1 tahun tetapi belum sembuh. jantung berdebar-debar keras. Ketergantungan pada proses rawat inap B. Pemberian antipsikotik B. Hipokondriasis . putus asa dan menganggap dirinya adalah yang paling sengsara karena tidak kunjung sembuh.D. Anxyolitic E. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Sosialisasi dengan sesama penderita tuberculosis Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan nyeri dada. Pasien merasa sangat cemas walaupun dokter jantung sudah meyakinkan bahwa EKG dan pemeriksaan laboratorium darah dalam batas normal. Gangguan jantung tersembunyi (hidden) B. Gangguan nyeri psikogenik C. Keuntungan sekunder akan tindakan medis selanjutnya Seorang laki-laki berusia 33 tahun mengeluh takut mati mendadak karena serangan jantung seperti ayahnya pada usia 45 tahun. Sejak beberapa minggu ini pasien tidak mau minum obatnya dengan alasan percuma karena sudah 1 tahun tidak sembuh. Terapi kerja berkelompok D. Kecemasan akan tindakan medis selanjutnya C.

Seorang perempuan berusia 42 tahun mengeluh nyeri dada, nyeri kepala, mual, muntah, haid tidak teratur, pandangan mata dobel, nyeri sendi dan sering anyang-anyangen sejak 20 tahun ini. Gejala tersebut tidak berlangsung serentak, mengakibatkan hampir seluruh kehidupannya terganggu. Pasien sering mondok namun tidak didapatkan penyebab spesifik. Sebagian besar waktunya dilalui dengan perasaan cemas. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Suspek penyakit kardiovaskular B. Gangguan nyeri psikogenik C. Gangguan Somatisasi D. Hipokondriasis E. Ganguan panik Gangguan somatisasi adalah salah satu gangguan somatoform spesifik yang ditandai oleh banyaknya keluhan fisik/gejala somatik yang mengenai banyak sistem organ yang tidak dapat dijelaskan secara adekuat berdasarkan pemeriksaan fisik dan laboratorium. Gangguan somatisasi dibedakan dari gangguan somatoform lainnya karena banyaknya keluhan dan melibatkaan sistem organ yang multiple, sebagai contoh, gastrointestinal dan neurologis. Gangguan ini bersifat kronis dengan gejala ditemukan selama beberapa tahun dan dimulai sebelum usia 30 tahun dan disertai dengan penderitaan psikologis yang bermakna, gangguan fungsi sosial dan pekerjaan, dan perilaku mencari bantuan medis yang berlebihan. Seorang perempuan berusia 41 tahun datang ke dokter dengan keluhan sakit jantung sejak tiga tahun terakhir. Pasien yakin bahwa dirinya sakit jantung. Pemeriksaan fisik dan penunjang kardiologis tidak menunjukkan adanya kelainan. Apakah diagnosis paling mungkin? A. Gangguan jantung tersembunyi B. Gangguan nyeri psikogenik C. Gangguan somatisasi D. Gangguan panik E. Hipokondriasis Seorang laki-laki berusia 52 tahun datang ke dokter dengan keluhan sesak napas. Keluhan hilang timbul disertai batuk dahak berwarna kekuningan dan demam sejak setahun terakhir, dan dirasakan memberat sejak 4 hari yang lalu, sesak terutama setelah beraktivitas. Pasien mempunyai riwayat merokok 2 bungkus per hari sejak umur 20 tahun. Pada pemeriksaan fisik ditemukan suhu 38oC, denyut nadi 110 x/menit, frekuensi napas 32 x/menit, dan tekanan darah 110/80 mmHg. Ditemukan ronkhi basah kasar pada kedua lapang paru. Apa diagnosis yang paling mungkin? A. Bronchitis kronis B. Asma bronkial C. Efusi pleura D. Atelektasis

E. Emfisema Seorang laki-laki berusia 52 tahun datang ke dokter dengan keluhan sesak napas. Keluhan hilang timbul sejak satu tahun yang lalu, sesak disertai batuk berdahak warna kekuningan dan demam. Sejak 4 hari yang lalu keluhan memberat. Pasien mempunyai riwayat merokok 2 bungkus per hari sejak umur 20 tahun. Pada pemeriksaan fisik ditemukan suhu 38oC, nadi 110 x/menit, frekuensi napas 32 x/menit, dan tekanan darah 110/80 mmHg. Ditemukan ronkhi basah kasar pada kedua lapang paru. Apakah terapi awal untuk pasien tersebut? A. Bronkodilator inhalasi B. Kortikosteroid C. Oksigenasi D. Antipiretik E. Antibiotika Seorang anak berusia tujuh tahun dibawa ibunya ke dokter dengan keluhan sesak napas. Tujuh hari sebelum sesak napas anak batuk pilek dan demam. Sebelumnya anak pernah sesak napas kambuh-kambuhan dan hampir tiap dua minggu sekali kambuh batuk terutama malam hari. Pada riwayat keluarga, ditemukan neneknya menderita bentol disertai gatal bila makan udang. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 37oC, denyut nadi 120 x/menit, frekuensi napas 60 x/menit, dan ekspirasi memanjang. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Pneumonia B. Tuberkulosis C. Asma bronkial D. Bronkitis kronis E. Bronkiolitis Seorang anak berusia tujuh tahun dibawa ibunya ke dokter dengan keluhan sesak napas. Tujuh hari sebelum sesak napas anak batuk pilek dan demam. Sebelumnya anak pernah sesak napas kambuh-kambuhan dan hampir tiap dua minggu sekali kambuh batuk terutama malam hari. Pada riwayat keluarga, ditemukan neneknya menderita bentol disertai gatal bila makan udang. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 37oC, denyut nadi 120 x/menit, frekuensi napas 60 x/menit, dan ekspirasi memanjang. Apakah obat yang pertama kali diberikan? A. Mukolitik B. Antibiotika C. Ekspektoran D. Kortikosteroid E. Golongan ß-2 agonis

Laki-laki 20 tahun, datang ke poliklinik dengan keluhan sering bersin-bersin lebih dari 5 x/hari. Riwayat ibu sering gattal-gatal setelah makan udang dan bapak asma. PF post nasal drip (+) rinore encer, edema konka. Komplikasi? A. Vestibulitis B. Otitis media supuratif kronik C. Furunkel hidung D. Sinusitis E. Septum Deviasi Seorang pasien berusia 22 tahun mengeluh batuk lebih dari 3 bulan dan sejak dua hari ini batuk disertai darah. Pasien juga mengeluh demam, tidak tinggi disertai keringat malam. Pada pemeriksaan auskultasi paru ditemukan suara amforik. Diagnosis manakah yang paling mungkin? A. Tuberkulosis Paru B. Bronkhitis kronis C. Pneumothoraks D. Asma Bronkhial E. Bronkiektesis Seorang laki-laki berusia 65 tahun datang ke dokter dengan keluhan demam tujuh hari, batuk dan dahak disertai darah. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 38oC, tekanan darah 140/90 mmHg, denyut nadi 94/menit. Foto polos thorax memperlihatkan konsolidasi di lobus superior pulmo kiri dengan airbronchogram. Apa diagnosis yang paling mungkin? A. Abses paru B. Pancoast tumor C. Bronchial Carcinoid D. Carcinoma of bronchus E. Tuberkulosis paru Seorang laki-laki berusia 67 tahun dengan riwayat batuk berdahak. Pada foto thorax tampak gambaran kavitas multipel menyerupai sarang lebah dengan air fluid level di dalamnya pada aspek inferior kedua paru. Apa diagnosis yang paling mungkin? A. Pneumonia B. Bronkiectasis C. Histoplasmosis D. Bronkitis kronik E. Tuberculosis milier

Seorang laki-laki berusia 57 tahun datang ke UGD dengan keluhan sakit dada yang dirasakan sejak 1 bulan terakhir. Nyeri dirasakan kurang lebih selama 5 menit dan berkurang dengan istirahat. Pada pemeriksaan elektrokardiografi ditemukan

Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien tersebut? A. ST elevation myocardial infarction (STEMI) B. Gastroesophageal reflux disease (GERD) C. Angina pektoris tidak stabil D. Angina pektoris stabil E. Non STEMI Seorang laki-laki berusia 57 tahun datang ke UGD dengan keluhan sakit dada yang dirasakan sejak 1 bulan terakhir. Nyeri dirasakan kurang lebih selama 5 menit dan berkurang dengan istirahat. Pada pemeriksaan elektrokardiografi ditemukan

dan pada malam hari sering terbangun karena sesak nafas. Pada pemeriksaan fisik jantung ditemukan adanya bising pansistolik derajat 3/6 dengan punktum maksimum di intercostal V. Enzim jantung Seorang perempuan berusia 18 tahun mengeluh mudah lelah disertai napas pendek. Apa kelainan anatomis jantung yang paling mungkin terjadi pada pasien tersebut? A. Regurgitasi aorta D. Test uji latih jantung atau treadmill test B.Pemeriksaan lanjutan apa yang diperlukan pada pasien tersebut? A. perabaan hangat dan tampak kemerahan. disertai nyeri. Diketahui terdapat riwayat menderita demam disertai sakit nyeri sendi yang berpindah-pindah saat remaja. 2 cm lateral linea mid clavicula kiri. Echocardiografi E. Pada pemeriksaan fisik ditemukan adanya udem tungkai unilateral. Foto rongen dada posisi anterior posterior C. Regurgitasi mitral E. Apakah diagnosis yang paling mungkin? . Stenosis aorta B. Thalium scanning D. Stenosis mitral C. Insufisiensi tricuspid Seorang laki-laki berusia 60 tahun menjalani home care dengan tirah baring karena stroke yang diderita sejak 1 tahun yang lalu.

Dislipidemi D. dan tekanan darah 160/90 mmHg. Pasien adalah seorang perokok sejak usia 35 tahun. E. kadar kolesterol total 250 mg/dL. Usia pasien yang 46 tahun Seorang laki-laki berusia 38 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri dada khas infark sejak 5 jam sebelum masuk rumah sakit. B. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 37oC. D. Pemeriksaan kadar gula darah puasa 160 mg/dL dan HbA1c 8%. Diabetes Mellitus E. rata-rata menghabiskan 10 batang rokok/hari. . C. Pada gambaran EKG didapatan gambaran seperti di bawah ini. Hipertensi C. Trombosis vena profunda Limfedema kronik Hipoalbuminemia Plebitis Selulitis Seorang laki-laki berusia 46 tahun periksa ke praktek dokter keluarga untuk konsultasi karena sering mengalami nyeri dada seperti tertindih. Perokok B.A. denyut nadi 100 x/menit. Pemeriksaan fisik tidak ditemukan kelainan. Apakah faktor risiko keluhan pasien yang equivalen dengan infark miokard? A. frekuensi napas 24 x/menit.

Pneumothorax sinistra D. CK Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke UGD dengan keluhan sesak napas. Pada hemithoraks sinistra ditemukan ketinggalan gerak. frekuensi napas 28 x/menit. Hasil rontgen dada posisi tegak menunjukkan perselubungan opak dengan sinus costofrenikus sinistra menumpul. SGOT D. LDH E. Troponin I B. Terdapat riwayat hipertensi. perkusi redup. Pneumonia C. dan suara vesikuler menurun. tekanan darah 160/100 mmHg. CK MB C. Keluhan disertai batuk muncul sejak 1 bulan yang lalu dan 1 minggu terakhir dirasa memberat. denyut nadi 110 x/menit. Thymoma B.Apakah pemeriksaan darah yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis? A. Apa diagnosis yang paling mungkin? A. Gambaran opasitas mengikuti perubahan posisi. Hernia diafragmatika . Pada pemeriksaan ditemukan suhu 37oC. Efusi pleura sinistra E.

perkusi redup. tekanan darah 160/100 mmHg. Hernia diaphragmatica Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke UGD dengan keluhan berdebar-debar. RR 30 x/menit. Trakeostomi D. Terdapat riwayat hipertensi. Pada rontgen dada ditemukan area lusen tanpa corakan bronkovaskular pada hemithorax sinistra. Pneumonia C. Water seal drainage (WSD) D. Furosemide C. Inhalasi B2 agonis Seorang laki-laki 40 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan sesak napas. Pungsi pleura B. Injeksi digitalis . Pasien mempunyai riwayat batuk lama. Kardioversi B. dan suara vesikuler menurun. WSD C. Sebagai dokter triage apa yang anda lakukan? A. frekuensi napas 24 x/menit. Hasil rontgen dada posisi tegak menunjukkan perselubungan opak dengan sinus costofrenikus sinistra menumpul. Pemberian oksigen E. Pasien juga mengeluh batuk. Pemeriksaan EKG menunjukkan hasil normal. nadi 120 x/menit. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 37oC. suara dasar vesikuler sebelah kanan menurun. Gambaran opasitas mengikuti perubahan posisi. Apa diagnosis yang paling mungkin? A. denyut nadi 140 x/menit. dan tekanan darah 130/80 mmHg. Antibiotika E. COPD B. Torakosintesis Seorang laki-laki berusia 44 tahun dirawat di rumah sakit karena sesak napas berat dan nyeri dada kiri. Pada hemithoraks sinistra ditemukan ketinggalan gerak. Pemeriksaan tanda vital didapatkan TD 90/50 mmHg. Gambaran EKG menunjukkan takikardia dengan kompleks QRS sempit dan regular. Apakah terapi yang paling tepat? A. Apakah penanganan awal yang paling tepat? A. denyut nadi 110 x/menit. Torakoskopi B.Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke UGD dengan keluhan sesak napas. Pada pemeriksaan ditemukan suhu 37oC. Pemeriksaan fisik didapatkan perkusi hipersonor dada kanan. pergerakan dada kanan tertinggal. Keluhan disertai batuk muncul sejak 1 bulan yang lalu dan 1 minggu terakhir dirasa memberat. frekuensi napas 28 x/menit. Mediastinal mass E. Pneumothorax D.

Apa yg anda lakukan A. Urethrografi B. Apakah persiapan yang diperlukan? A. Injeksi adenosine E. Dokter merujuk pasien untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan fisik didapatkan retensi urin. muntah dan jumlah buang air kecil berkurang. Pielografi retrograd D. nyeri suprapubik (-) dan dari hasil radiologi didapatkan fraktur pelvis.C. dan eritrosit pucat 34/LP. Apakah pemeriksaan penunjang lanjutan yang dibutuhkan? A. kreatinin 1. menahan kencing (katheter di klem) D. Injeksi sulfas atropin Seorang laki-laki berusia 72 tahun datang dengan keluhan sulit kencing. Pada pemeriksaan ultrasonografi didapatkan pelebaran sistema pelvico calices dextra.31 mg/dl.8. Pasang kateter D. Manuver vagal D. Cystografi Pasien datang ke UGD dengan keluhan habis jatuh dari pohon dalam kondisi berdiri.39. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. vesica urinaria penuh dan nyeri tekan (+). Pada direct rectal touche (DRE) diduga terdapat pembesaran prostat. bersifat hilang timbul pada daerah pinggang kanan atas. sel epitel 2-4/LP. Tanpa persiapan E. Diet rendah lemak 2 hari sebelum pemeriksaan C. Operasi pelvis Seorang laki-laki berusia 41 tahun datang ke dokter dengan keluhan utama nyeri perut. Pielografi anterograd C. Cystografi C. kreatinin 4. Puasa makan dan minum B. Minum banyak. Direncanakan pemeriksaan radiologis ultrasonografi abdomen bawah. Hasil laboratorium urin diperoleh sedimen kalsium oksalat +2. Pasien dapat kencing setelah dipasang kateter. Nefrolithiasis . Foto BNO B. Tes alergi Seorang laki-laki berusia 61 tahun datang dengan keluhan nyeri pinggang kanan. Pasien sudah membawa hasil laboratorium urin menunjukkan Ca oksalat +++. Dari hasil laboratorium darah didapatkan ureum 51. nyeri pada pinggang. Pielografi intravena E. Pada pemeriksaan didapatkan keluar darah pada OUE dan dislokasi pada pinggang. disertai mual.

dibawa ibunya ke dokter dengan keluhan beberapa hari buang air kecil kemerahan. Ureterolithiasis C. Spondiloarthrosis lumbales E. Nefrolithiasis B. Urin malam hari E. Sindrom nefrotik Seorang laki-laki berusia 20 tahun dibawa ke UGD setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. D. protein (-). sel epitel 2-4/LP. C. eritrosit +3. E. Pada pemeriksaan darah didapatkan komplemen C3 menurun. Urin tampung C. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Urin acak B. Dari hasil laboratorium darah didapatkan ureum 51. Urin pagi hari Seorang anak laki-laki berusia 2 tahun. Pasien juga mengeluh tidak dapat kencing. Hasil laboratorium urin diperoleh sedimen kalsium oksalat +2. Glomerulonefritis E. muntah dan jumlah buang air kecil berkurang. pusing. Apakah contoh bahan urin terbaik untuk kondisi tersebut? A. Saat diperiksa penderita demam.B.39. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Sistitis B. Hasil pemeriksaan laboratorium urin didapatkan warna kuning kemerahan. Pyelonefritis D. Pada foto polos abdomen didapat bayangan semiopag bentuk menyerupai tanduk rusa di proyeksi paravetebra dextra setinggi VL 2-3. kelopak mata sedikit sembab dan hipertensi. mual. disertai mual. Urethrolithiasis Cholelithiasis Vesicolithiasis Pankreatitis Seorang laki-laki berusia 41 tahun datang ke dokter dengan keluhan utama nyeri perut. Untuk menyingkirkan kemungkinan kehamilan ektopik dilakukan pemeriksaan urin untuk hormon beta hCG (ßhCG). Urin pancar tengah D. Nefritis C. kreatinin 4. Teratoma Seorang perempuan berusia 27 tahun datang ke dokter dengan nyeri abdomen akut. Cholelithiasis D. Dari pemeriksaan fisik didapatkan adanya hematoma .8. dan eritrosit pucat 34/LP. bersifat hilang timbul pada daerah pinggang kanan atas.

penis dan perineum dan terdapat kesan vesika urinaria penuh. suhu 37oC. Hiperurikemia Seorang pasien laki-laki umur 20 tahun menderita fraktur ulna kiri tertutup komplit undisplaced setelah terbentur benda keras di tempat kerja. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. kadar kreatinin pasien adalah 1. Sling B. Pada pemeriksaan fisik. Rhematic fever D. Satu bulan yang lalu. Apakah tindakan yang paling tepat untuk mengatasi keluhan tersebut? A. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Gout arthritis C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 120/80 mmHg. kemerahan. Nefritis interstisial kronik C. dan terasa nyeri. Analgesika Seorang laki-laki berumur 34 tahun datang ke dokter dengan keluhan kencing sedikit. Hasil pemeriksaan urin rutin adalah protein (++) dan hematuria gros. Osteoartritis E. Pungsi supra pubik C. Antibiotika E. denyut nadi 100 x/menit.2 mg/dL dan ureum 45 mg/dL. Volar slab D. Glomerulonefritis akut D. Glomerulonefritis kronik E. Kateterisasi B. Diuretika D. Apakah tindakan awal yang paling tepat? A. Gagal ginjal akut nefrotoksik B. Rheumatoid arthritis B.0 mg/dL. frekuensi napas 24 x/menit. Bandage C. Pasien tersebut seminggu sebelumnya mendapat injeksi derivat aminoglikosida untuk suatu prediksi infeksi saluran kemih. Gips s sirkular E. Hasil pemeriksaan kadar kreatinin 7 mg/dL dan kadar ureum 200 mg/dl. ditemukan benjolan pada pangkal ibu jari kaki kanan. gagal ginjal kronik Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang dengan keluhan nyeri kaki kanan. Hasil laboratorium menunjukkan asam urat 9. Pembedahan .

Pasien juga mengeluh badan demam dan lemah. Dermatits kontak alergika C. Urtikaria D. sesak nafas dan mengeluarkan banyak keringat. Bibir erosi dengan krusta tebal warna hitam. Dermatitis kontak alergika B. sebagian telah pecah membentuk erosi. Papaverin E. Kondisi struktur di bagian distal dari gips s B. Dermatitis kontak iritan . Ayahnya seorang penderita asma. Keluhan muncul setelah minum obat sakit kepala. Rasa gatal disertai dengan bercak-bercak merah di kulit yang muncul terutama pada pagi hari dan menghilang pada siang hari. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Dermatitis kontak iritan Seorang laki-laki berusia 42 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan kulit melepuh sejak 2 hari yang lalu. Atropin B. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. hiperlakrimasi. Neurodermatitis E. Pemeriksaan fisik menunjukkan pupil miosis. hipersalivasi. Pemeriksaan fisik menunjukkan adanya bercak eritema dengan peninggian (bentol). Kondisi gips Seorang laki-laki berusia 22 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS setelah melakukan upaya bunuh diri dengan minum obat nyamuk. Rasa gatal E. Manakah dari keluhan berikut ini yang menjadi prioritas untuk mendapatkan tindakan? A. Pasien mengeluh nyeri kepala. Neostigmin Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan gatal di kulit sejak 10 hari yang lalu. hiperhidrosis dan bradikardi. ukuran bervariasi tersebar hampir di seluruh tubuh. Sindroma Steven Johnson D. Gangguan motorik D. Peningkatan rasa nyeri C. Eksema vulgaris C.Seorang penderita dikirim oleh Rumah Sakit untuk melakukan kontrol setelah dilakukan pemasangan gips s sirkular pada ekstrimitas atas kiri. Apakah obat yang menjadi pilihan utama? A. batas tidak tegas. Pemeriksaan fisik menunjukkan bula di seluruh tubuh diameter 2-3 cm. mata hyperemia konjungtiva. Nekrolisis epidermal toksik B. Epinefrin D. Dopamin C. Keluhan muncul hampir di seluruh tubuh. muntah-muntah.

skuama halus dan likenifikasi. Pemfigus Seorang laki-laki berusia 21 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan tengkuk gatal sejak 5 bulan. sehari 3-5 x/hari. Apakah pemeriksaan penunjang yang paling tepat untuk memastikan diagnosis? A. Pasien mengalami diare sejak 1 minggu yang lalu. Neurodermatitis C. lembek. Pemeriksaan elektrolit darah D. dan spasme otot general terutama daerah karpopedal. Tinea corporis E. Asupan makanan dan minuman tidak terganggu. Psoriasis Seorang laki-laki berusia 37 tahun dibawa keluarganya ke IGD RS karena mengalami kelemahan pada kedua tangan dan kaki sejak 3 hari yang lalu. Dermatitis alergika B. denyut nadi 76 x/menit frekuensi napas 16 x/menit. kekuatan motorik ekstremitas superior dan inferior kiri dan kanan semua bernilai 2 dan tidak ditemukan adanya defisit neurologis lain. Pemeriksaan gula darah sewaktu C. Pemeriksaan protein total E. Pemeriksaan pH darah Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan gatal pada daerah selangkangan sejak 2 minggu yang lalu. Ptiriasis rosea D. Gatal semakin lama semakin luas sampai ke bawah perut. sebanyak ½ gelas air mineral. Pemeriksaan pH darah E. Pemeriksaan hitung jenis leukosit B. kelemahan dirasakan semakin berat. Pemeriksaan fisik menunjukkan plak nummular berbatas tegas. Pemeriksaan fisik menunjukkan adanya grimace. Pemeriksaan hormon T3 dan T4 C. Pemeriksaan Hb Seorang laki-laki berusia 40 tahun dibawa ke IGD RS setelah mengalami kejang. Pemeriksaan gula darah sewaktu B. tanpa lendir maupun darah. Kejang terjadi selama 15 menit dan saat kejang tampak kesakitan. Pemeriksaan fisik menunjukkan tekanan darah 110/70 mmHg.E. Pasien pernah menderita penyakit pembesaran kelenjar gondok dan telah dilakukan pengangkatan kelenjar tersebut 1 bulan yang lalu. Rasa gatal muncul terutama jika sedang mengikuti ujian atau belajar. hingga tidak mampu beraktivitas. Pemeriksaan elektrolit darah D. Gatal akan semakin hebat setelah beraktivitas dan berkeringat. Pemeriksaan fisik . Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Apakah pemeriksaan penunjang yang paling tepat untuk memastikan diagnosis? A.

edema. Pemeriksaan fisik lokal menunjukkan adanya luka robek dengan fragmen fraktur. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Apakah mikroorganisme yang paling mungkin mengakibatkan keadaan tersebut? A. Psoriasis Seorang perempuan berusia 32 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan kulit pada hampir seluruh tubuh melepuh. Eritroderma B. Kulit menebal dan mengelupas pada bagian perut. Pseudohifa pada pemeriksaan KOH C. Pasien juga mengeluh demam. Psoriasis C. Ptiriasis rosea D. Kokus gram positif pada pengecatan gram E. Staphylococcus aureus E. Dermatitis kontak C. Sebagian dari lepuhan kulit sudah pecah dan terasa nyeri. Pemeriksaan fisik menunjukkan bula-bula diameter 2-3 cm. tampak makula eritematosa. tertutup skuama tebal berwarna putih. Kokus gram negatif pada pengecatan gram Seorang laki-laki berusia 28 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS karena luka pada tungkai bawah setelah mengalami kecelakaan lalu lintas 1 hari yang lalu. sekret berbau. punggung serta tepi rambut kepala. terdapat jaringan nekrotik. skuama dan papul-papul. krepitasi pada jaringan otot dan subkutis. tampak erosi dan mengeluarkan eksudat berbau amis. dengan sifat lesi lebih aktif di bagian tepi. Keluhan ini terjadi sejak 4 hari yang lalu. Dermatitis seboroik B. Pasien pernah mengalami keluhan yang sama berulang tetapi tidak separah ini.menunjukkan lesi kulit berbatas tegas dengan peradangan daerah inguinal dekstra dan sinistra. Apakah yang paling mungkin ditemukan pada pemeriksaan kerokan kulit? A. Sindroma Stevens Johnson . Clostridium perfringens C. Pseudomonas aeruginosa Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan kulit terkelupas. Eritroderma E. Dari luka tersebut tampak tulang yang menonjol dan terasa sangat nyeri. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Hifa pada pemeriksaan KOH B. Streptococcus β hemoliticus B. terasa tidak nyaman dan terjadi berulang sejak 6 tahun yang lalu. Bacillus cereus D. Basil gram negatif pada pengecatan gram D. Pemeriksaan fisik menunjukkan makula dan plak kemerahan ukuran bervariasi. hiperpigmentasi.

Normozoospermia B. b=20%. Propiltiourasil C. Herpes zoster Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan kulit terkelupas. Seorang laki-laki berusia 30 tahun datang memeriksakan diri ke puskesmas karena belum mempunyai anak setelah 2 tahun menikah. c=25%. Methimazol B. Pasien bekerja sebagai buruh pabrik pestisida. Pemfigus E. Pada pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum gelisah. Apakah jenis obat topikal yang paling tepat diberikan? A. pembesaran kelenjar tiroid difus. terasa tidak nyaman dan terjadi berulang sejak 6 tahun yang lalu. Pasien sedang dalam keadaan hamil 20 minggu. Oligozoospermia . 131I D. Bedak E. denyut nadi 132 x/menit frekuensi napas 24 x/menit. fungsi tiroid harus dipantau lebih sering yaitu setiap empat-delapan minggu. Gel B. Levothyroxine E. tekanan darah 140/90 mmHg. Tidak ada keluhan fisik yang diderita. gelisah dan sulit tidur. Salep D. d=10%. Pemeriksaan sperma menunjukkan jumlah sperma dengan bilik hitung 10 juta/ml. Badan terasa lemah. proptosis bola mata. Obat kocok Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan dada berdebar-debar. Selama pengobatan. Pemeriksaan fisik menunjukkan makula dan plak kemerahan ukuran bervariasi. Krim C. motilitas a=45%. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan peningkatan kadar hormon T3 dan T4 serta penurunan kadar TSH. tertutup skuama tebal berwarna putih. punggung serta tepi rambut kepala. Obat apakah yang paling tepat untuk pasien ini? A. Kulit menebal dan mengelupas pada bagian perut. Apakah interpretasi hasil pemeriksaan tersebut? A. Tiroidektomi subtotal hanya dilakukan pada mereka yang tidak berhasil dengan obat antitiroid. tidak tahan panas.D. misalnya allergi obat. morfologi 80%. Perchlorate Pilihan pengobatan pada hipertiroid dengan kehamilan ialah pemakaian obat antitiroid seperti Propiltiourasil dan Karbimazol. Dosis obat antitiroid harus diberikan dalam jumlah kecil untuk mencegah terjadinya hipotiroid pada neonatus. tinggal serumah bersama istrinya dan mengaku berhubungan seksual secara rutin.

Persentase spermatozoa berbentuk normal Dengan perkataan lain. Siklus haid istri normal. 2. Azasperma dan astenosperma Interprestasi Spermiogram sampai saat ini adalah berdasarkan pada 3 parameter pokok. Oligoastenoteratozoospermia Sepasang suami istri telah menikah selama 2. 1. Istilah yang dipakai adalah sebagai berikut :  0 Juta/mL disebut Azoospermia  0-5 juta/mL disebut Ekstrimoligozoospermia  < 20 juta disebut Oligozoospermia  > 250 juta/mL disebut Polizoospermia Jumlah spermatozoa 20-250 juta/mL sudah dianggap masuk dalam batas-batas yang normal. Aspermia dan necrosperma B.H. Suami diperiksa sperma dan didapatkan sperma 3 cc. Jumlah spermatozoa/mL 2. memberikan dugaan suatu kelainan kongenital tertentu dari sistem reproduksi pria. untuk pergerakan spermatozoa adalah sebagai berikut :  0 = spermatozoa tidak menunjukkan pergerakan  1 = spermatozoa bergerak ke depan dengan lambat  2 = spermatozoa bergerak ke depan dengan cepat  3 = spermatozoa bergerak ke depan sangat cepat . Misalnya sperma yang tidak mengandung spermatozoa dengan volume kecil dan pH asam. kurang ataupun berlebih adalah 20 juta/mL. Azosperma dan tetratosperma C. Persentase spermatozoa motil 3.5 tahun dan belum mempunyai anak. Walaupun demikian. Persentase Spermatozoa Motil Kualitas pergerakan spermatozoa disebut baik bila 50% atau lebih spermatozoa menunjukkan pergerakan yang sebagian besar adalah gerak yang cukup baik atau sangat baik (grade II/III). Motilitas 18% sperma normal. parameter-parameter sperma yang lain tidak selalu dapat kita abaikan nilainya. Oligosperma dan tetratosperma E. jumlah 15 juta/cc.C. bewarna putih. yakni : 1. bau khas. penilaian dititikberatkan pada spermatozoa. Diagnosis? A.O. Oligosperma dan astenosperma D. Jumlah Spermatozoa/mL Jumlah spermatozoa/mL yang menjadi pegangan untuk dikatakan cukup. Gradasi menurut W. Oligoteratozoospermia E. Oligoastenozoospermia D.

Introyeksi  Represi Suatu mekanisme pembelaan ego yang tidak sadar. Konversi Suatu mekanisme pembelaan ego yang tidak sadar. impuls. Bila > 50% spermatozoa mempunyai morfologi abnormal. tetapi tidak dapat diterimanya. Sublimasi E. Individu secara keseluruhan atau sebagian kembali ke pola adaptasi yang sudah dilalui (biasanya yang belum matang). Istilah yang digunakan adalah Astenozoospermia. Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun dibawa bapaknya ke Puskesmas karena mengalami perubahan perilaku yaitu menjadi pendiam dan kembali mengompol setelah ibunya meninggal dunia seminggu yang lalu. Regresi Suatu mekanisme pembelaan ego yang tidak sadar.     . dan afek tidak dapat diterima olehnya. Sublimasi Suatu mekanisme pembelaan ego yang tidak sadar. dan impulsnya sendiri. Ide. Pemeriksaan morfologi mencakup bagian kepala. Proyeksi D.Bila spermatozoa yang motil kurang dari 50%. maka keadaan ini di sebut Teratozoospermia. Represi C. Padahal kebiasaan mengompol ini sudah berhenti sejak 1 tahun yang lalu. Regresi B. dorongan naluri (terutama seksual) yang tidak dapat diterima disalurkan ke kegiatan pribadi atau sosial yang dapat diterima. Proyeksi menghalangi orang itu menjadi cemas karena konflik dalam dirinya dengan melemparkan keluar yang tidak dapat diterimanya itu. Secara tidak sadar seseorang menghubungkan dengan orang lain suatu pikiran. leher dan ekor dari spermatozoa. Persentase Spermatozoa Berbentuk Normal Spermatozoa disebut mempunyai kualitas bentuk yang cukup baik bila ≥ 50% spermatozoa mempunyai morfologi normal. individu menghilang dari alam sadar ke alam tidak sadar. Apakah mekanisme pertahanan (defens mechanism) yang dipakai oleh pasien? A. perasaan. Bila sperma immotil > 50 % maka dilakukan uji viabilitas (vitality test) 3. maka ia merasa hal itu bukan dari dirinya sendiri. maka spermatozoa disebut Astenik. Proyeksi Suatu mekanisme pembelaan ego. kecemasan yang berasal dari suatu konflik intrapsikik dibalik (dikonversi) dan diekspresikan dalam suatu gejala somatik yang simbolik. Represi ini dibedakan dari supresi yang dilakukan secara sadar.

tingkat pendidikan  Ordinal Data hasil pengamatan diklasifikasikan ke dalam kategori-kategori. Misalnya seseorang diminta untuk mengurutkan tiga buah produk berdasarkan tingkat kepuasan terhadap produk. Misalnya : jenis kelamin (laki-laki atau perempuan). Tidak memiliki nilai nol mutlak. mengurutkan dan memiliki jarak yang sama. Apakah skala yang paling tepat untuk variabel tersebut? A. Skala Gutmann Skala pengukuran dibedakan menjadi :  Nominal Data hasil pengamatan diklasifikasikan ke dalam kategori-kategori. Karena banyaknya jumlah populasi dan adanya keterbatasan waktu dan tenaga yang . Seorang dokter ingin mengetahui prevalensi disfungsi ereksi pada pria menikah yang berada dalam rentang usia produktif. karenanya nilai-nilai dalam skala ini dapat dibandingkan dan dapat dilakukan operasi matematika seperti penjumlahan. pengurangan. Skala ordinal C. Variabel kadar HbA1c dibagi menjadi 3 kelompok. Skala interval E. mengurutkan dan mempunyai nilai nol mutlak.Seorang dokter akan melakukan penelitian observasional analitik dengan pendekatan kasus kontrol berjudul “Hubungan antara Kadar HbA1C dengan Retinopati Diabetika pada penderita DM tipe II”. yaitu kurang dari normal.  Rasio Skala pengukuran ini bersifat membedakan. normal dan lebih dari normal. Skala Nominal merupakan skala pengukuran yang bersifat membedakan saja. Penelitian dilakukan di setiap kabupaten dalam propinsi Jawa Tengah. melainkan nilai nol kesepakatan. dan di antara kategori ada suatu urutan. perkalian dan pembagian. Skala nominal D. Juga disebut sebagai skala kategorik. Nilai nol mutlak adalah nilai dasar yang tidak bisa diubah meskipun menggunakan skal yang lain. dan di antara kategori tidak ada suatu urutan. tinggi badan. sedangkan populasi terjangkau adalah penderita DM tipe II. juga dapat mengetahui jarak diantara dua pengukuran.  Interval Skala ini disamping dapat membedakan urutan. Skala rasio B. Populasi target adalah penderita diabetes mellitus (DM). Skala ordinal merupakan skala pengukuran yang sifatnya membedakan dan mengurutkan. Skala pengukuran ini bersifat membedakan. Misalnya pengukuran Suhu. Misalnya pengukuran berat badan. luas area.

Skizofrenia paranoid E. Cluster sampling Seorang laki-laki berusia 21 tahun dibawa ke IGD RS dengan kedua tangannya dalam keadaan terikat. Alloanamnesis didapatkan pasien tidak dapat tidur sering teriak-teriak dan mengamuk sejak 1 minggu yang lalu. halusinasi akustik dengan tema yang tidak spesifik. diputuskan untuk melakukan teknik pengambilan sampel dari seluruh populasi penelitian. Semua anak balita di 3 kelurahan tersebut diteliti. Lubang hidung kanan mengeluarkan cairan kental berwarna kehijauan dan berbau busuk. Simple Random Sampling D. Tidak ditemukan adanya riwayat gangguan jiwa sebelumnya. Apakah teknik pengambilan sampel yang paling sesuai untuk diterapkan dalam penelitian tersebut? A. Abses nasi C. Gangguan bipolar manik C. Gangguan waham Seorang laki-laki berusia 28 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan hidung tersumbat sejak 1 minggu yang lalu. Sinusitis maksilaris akut . Polip nasi B. Gangguan psikotik akut D.dimiliki. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Snowball Sampling E. Metode sampling yang paling tepat pada penelitian ini adalah? A. Sistematic Random Sampling B. Simple random sampling B. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Rinitis alergika E. Convinendence sampling D. Pemeriksaan rinoskopi anterior menunjukkan adanya edema konka inferior dan sekret di meatus media. Konka polipoid D. Cluster Random Sampling C. Gangguan panik B. Area sampling E. sampel yang diambil sebanyak 20%. Diambil 3 kelurahan dari 15 kelurahan secara random. Pasien sering mengeluh sakit kepala dan gusi bengkak yang membaik dengan obat antinyeri. Quota Sampling Akan dilakukan penelitian kesinambungan imunisasi balita di suatu kecamatan yang terdiri dari 15 kelurahan. Multistage sampling C. Periksaan psikiatris didapatkan pasien agresif secara fisik dan verbal.

frekuensi napas 80 x/menit. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. retraksi dinding dada. Memberikan fase lanjutan 4RH E. Diagnosa pasien tersebut adalah A. Keluhan batuk. Pemeriksaan rinoskopi anterior menunjukkan adanya massa putih mengkilap bertangkai pada meatus media. Sinusitis spheinodalis C. Nafsu makan dan berat badan juga telah meningkat. Sinusitis frontalis B. Polipnasi D. Memberikan sisipan 1RHZES D. Polip nasi B. Apakah pemeriksaan penunjang yang paling penting dalam keadaan tersebut? A. Bayi tampak lemah. Apakah rencana pengobatan yang harus diberikan? A. Analisa gas darah E. Kadar hemoglobin C. Keluhan terjadi sepanjang hari dan semakin berat. Memberikan sisipan 1RHZS B. Kadar glukosa darah Seorang perempuan berusia 33 tahun datang ke puskesmas untuk melanjutkan pengobatan rutin TB paru yang telah dilakukan selama 2 bulan. Memberikan sisipan 1RHZE C. sianosis dan merintih.Seorang perempuan berusia 19 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan hidung kiri tersumbat sejak 4 bulan yang lalu. Kadang keluar cairan jernih tidak berwarna dan tidak berbau. Rinitis vasomotor E. berkeringat pada malam hari dan rasa mudah lelah sudah membaik. Memberikan fase lanjutan 5RH . Abses nasi C. Rinitis alergi D. denyut jantung 172 x/menit. Sinusitis maksilaris E. Hitung jenis leukosit B. Hasil pemeriksaan sputum BTA menunjukkan 2x positif. Sinusitis ethmoidalis Seorang bayi laki-laki lahir spontan di rumah sakit dari seorang perempuan berusia 36 tahun dengan usia kehamilan 31 minggu. Kultur darah D. Sinusitis maksilaris akut Pasien datang dengan keluhan sakit pada pipi kanan dan kiri disertai bengkak dengan lendir berwarna kuning kehijauan. tidak menangis.

Seorang perempuan berusia 20 tahun dirujuk oleh bidan dengan diagnosis perdarahan pasca persalinan. Bidan menyampaikan bahwa pasien baru melahirkan anak pertama 2 jam yang lalu, setelah kelahiran plasenta tampak benjolan berwarna merah dari vagina dan mengalami banyak perdarahan. Pemeriksaan fisik menunjukkan keadaan umum lemah, tekanan darah 70/50 mmHg, denyut nadi 136 x/menit lemah, frekuensi napas 28 x/menit. Pemeriksaan inspeksi menunjukkan adanya permukaan kasar berwarna merah pada benjolan yang keluar dari vagina. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Inversi uteri B. Ruptur uteri C. Ruptur vagina D. Myoma uteri E. Plasenta dupleks Seorang laki-laki berusia 24 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan memar pada mata kanan akibat dipukul oleh rekan bisnisnya. Pasien membawa surat permintaan pemeriksaan visum et repertum dari penyidik. Pada pemeriksaan fisik tampak bengkak mengelilingi mata kanan berukuran 5 x 7 cm, warna merah kebiruan, berbatas tegas dan teraba hangat. Apakah kesimpulan visum et repertum yang dapat diambil? A. Luka memar di mata kanan akibat dipukul B. Luka memar di mata kanan karena kekerasan tumpul C. Luka memar di mata kanan karena dipukul benda tumpul D. Luka memar di mata kanan akibat pukulan tumpul oleh tersangka E. Luka memar di mata kanan karena kontak benda tumpul oleh tersangka Seorang laki-laki umur 40 tahun, dibawa ke RS dengan keluhan lemas dan hampir pingsan. Pada pemeriksaan didapatkan tekanan darah 90/60 mmHg, denyut nadi sulit ditentukan, temperatur 36,9°C. Pada EKG menunjukkan jarak rata-rata R ke R 6 kotak sedang. Apakah hasil interpretasi yang paling mungkin? A. RBBB B. Aritmia C. Sinus takikardi D. Sinus bradikardi E. Normosinus ritme Seorang perempuan 56 tahun datang dengan keluhan nyeri dada sebelah kiri. Pada pemeriksaan didapatkan tekanan darah 130/80 mmHg, denyut nadi 140/menit, tidak teratur. Pada pemeriksaan EKG didapatkan irama irreguler. Apakah hasil interpretasi yang paling mungkin? A. Supraventrikuler takikardi B. Sinus bradikardi C. Sinus takikardi

D. Atrial fibrilasi E. Atrial flutter Seorang pasien perempuan usia 60 tahun datang dengan keluhan berdebar-debar. Pasien pernah didiagnosa stroke infark 3 bulan yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan denyut nadi pulsus alternans dan pada pemeriksaan EKG didapatkan irama jantung 120/menit irreguler. Apakah hasil interpretasi yang paling mungkin? A. Supraventrikuler takikardi B. Normo sinus rythm C. Sinus bradikardi D. Sinus takikardi E. Atrial fibrilasi Seorang perempuan usia 25 tahun datang dengan keluhan sulit buang air besar sejak 3 hari yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tympani hampir seluruh lapangan perut, di regio inguinal kiri didapatkan redup. Apakah penyebab yang paling mungkin? A. Hidronefrosis B. Vesicolitiasis C. Appendicitis D. Nefrolitiasis E. Fecalith Seorang pasien 23 tahun baru pulang dari RS 4 hari yang lalu dengan diagnosis Tifus abdominalis dan telah dinyatakan sembuh. Tetapi mulai tadi malam mengeluh nyeri di seluruh lapangan perut. Pada saat dilakukan palpasi perut, didapatkan otot dinding perut memberikan reaksi mengeras. Apakah hasil pemeriksaan tersebut? A. Predominan tympani B. Defens muskuler C. Shiffting dullnes D. Tes undulasi (+) E. Hiperperistaltik Seorang pemuda umur 25 tahun dibawa oleh petugas kepolisian ke UGD RS dengan riwayat tertabrak sepeda motor. Pemeriksaan fisik: kesadaran compos mentis, tekanan darah 100/60 mmHg denyut nadi 100 x/menit,pulsasi nadi lemah, frekuensi napas 30 x/menit, tidak bisa berjalan sendiri dan mengerang kesakitan. Didapatkan hematome di tungkai atas kanan, nyeri tekan (+), nyeri sumbu (+), akral dingin dan pucat. Langkah pertama apa yang harus dilakukan untuk penyelamatan kasus di atas A. Reposisi B. Resusitasi

C. Immobilisasi D. Airway management E. Kenali dan hentikan perdarahan Seorang anak umur 12 tahun terjatuh dari pohon setinggi 5 meter dengan posisi jatuh tangan menyentuh tanah terlebih dulu. Dibawa ke tempat praktek dokter dengan GCS 13, tekanan darah 110/70 mmHg, frekuensi napas 24 x/menit, denyut nadi 80 x/menit, mengerang kesakitan, dan tampak memegangi lengan atas kanan yang terlihat salah posisi, nyeri tekan (+), deformitas (+), nyeri sumbu (+), luka robek di lengan bawah. Tindakan pertama yang harus dilakukan pada pasien di atas adalah A. Penjahitan luka B. Pemasangan infus C. Pembersihan luka D. Pemberian analgetik E. Reposisi-immobilisasi Seorang perempuan umur 65 tahun datang ke RS dengan keluhan tidak bisa jalan, nyeri pada tungkai bawah yang terjadi secara berangsur-angsur. Pada pemeriksaan fisik vital sign dalam batas normal, pada tungkai bawah nyeri tekan (+), deformitas (+), nyeri sumbu(+). Menderita penyakit osteoporosis sejak 2 tahun terakhir, tidak ada riwayat trauma. Kelainan yang dapat terjadi pada kasus di atas adalah A. Fraktur impresi B. Fraktur impaksi C. Fraktur patologis D. Fraktur kominutif E. Fraktur kompresi Seorang anak laki-laki, umur 7 tahun, menderita serangan kejang berulang sejak usia 6 tahun, saat kejang pasien tidak sadar, kemudian kejang tonik 1 menit diikuti kejang klonik 2 menit, sesudah itu lemas seperti tertidur. Kesadaran pasien mulai pulih setelah 3 menit. Saat kejang kadang mulut berbuih kadang ngompol. Serangan kejang terjadi rata-rata 2 kali perbulan. Tergolong apakah serangan kejang pada pasien ini? A. Petitmal B. Grandmal C. Mioklonik D. Parsial simple E. Carpopedal spasme Seorang pemuda umur 25 tahun dibawa oleh petugas kepolisian ke UGD RS dengan riwayat tertabrak sepeda motor. Pemeriksaan fisik: kesadaran compos mentis, tekanan darah 100/60

dan deformitas (+). Reposisi cito B. Didapatkan hematome di tungkai atas kanan. 1 posisi C. metallic sound (+). peristaltic meningkat. Dari pemeriksaan foto polos abdomen didapatkan gambaran air fluid level. denyut nadi 120 x/menit. Hernia femoralis B. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini? A. Limfoma maligna . nyeri sumbu (+). scrotum membesar. akral dingin dan pucat. Dari pemeriksaan foto polos abdomen didapatkan gambaran air fluid level. nyeri tekan (+). frekuensi napas 30 x/menit. Ileus paralitik B. temperatur 39oC. perdarahan masif. apa yang perlu segera dilakukan? A. Pemeriksaan foto rontgen femur apa yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis pasien ini? A. didapatkan benjolan pada lipat paha kanan. Pada pemeriksaan fisik tekanan darah 120/80 mmHg. tidak bisa berjalan sendiri dan mengerang kesakitan. posterior Seorang pemuda umur 22 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS karena kecelakaan lalu lintas. Resusitasi cairan 20 tetes/menit E. distensi abdomen. Resusitasi cairan agresif D. Hernia inguinalis medialis Seorang laki-laki umur 60 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS dengan keluhan nyeri perut yang disertai kembung. temperatur 39oC. lateral B. Ileus obstruktif D. metallic sound (+). mual dan muntah. scrotum membesar. denyut nadi 120 x/menit. pulsasi nadi lemah. didapatkan benjolan pada lipat paha kanan. Hernia femoralis C. Pada pemeriksaan fisik tekanan darah 120/80 mmHg. GCS 5. Hernia inguinalis lateralis E. Untuk mencegah perburukan kondisi. Debridement C. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 80/60 mmHg.mmHg denyut nadi 100 x/menit. 2 posisi D. fraktur tungkai bawah kiri sampai terlihat fragmen tulang. Hecting untuk hentikan perdarahan Seorang laki-laki umur 60 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS dengan keluhan nyeri perut yang disertai kembung. anterior E. denyut nadi 120 x/menit. mual dan muntah. peristaltic meningkat. Apakah penyebab yang mendasari kasus ini? A. distensi abdomen.

Hernia inguinalis E. Merujuk pasien ke ICU E. Hernia inguinalis lateralis Pasien laki-laki 62 tahun datang dengan keluhan terdapat benjolan pada selangkangan kanan. anak lemah. Tindakan paling awal pada kasus tersebut adalah A. Difusi B. mata cekung. Oksigenasi Seorang anak umur 2 tahun datang ke dokter dengan keluhan buang air besar cair 10 kali sehari @ 1 gelas. turgor kurang.8oC anak lemah. tidak mau minum. dan apabila tiduran benjolan menghilang. pemeriksaan lain dalam batas normal. benjolan membesar apabila berdiri dan beraktivitas. Appendix infiltrat D. Hernia femoralis Seorang anak umur 2 tahun datang ke dokter dengan keluhan buang air besar cair 10 kali sehari @ 1 gelas. Memberi obat anti diare Pasien laki-laki umur 45 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat RS karena nyeri dada dan sesak napas. Cold abses inguinal E. tiba-tiba pasien terjatuh dan tidak sadar. denyut nadi 164 x/menit. Hernia scrotalis B. temperatur 36. Nadi radialis dan carotis tidak teraba. Lakukan resusitasi kardio pulmoner . Absorbsi D. Lakukan resusitasi cairan B. Rehidrasi oral C. Kemungkinan diagnosis adalah A. Penanganan awal apa yang paling tepat dilakukan oleh dokter? A.C. Hernia strangulata D. Hernia inkaserata C. Ventilasi E. Pada pemeriksaan fisik didapatkan frekuensi napas 48 x/menit. tidak mau minum. turgor kurang. denyut nadi 164 x/menit. pemeriksaan lain dalam batas normal. pada auskultasi tidak terdengar suara napas dan detak jantung. Perfusi C. Ketika dilakukan anamnesis. Pada pemeriksaan fisik didapatkan frekuensi napas 48 x/menit. Oksigenasi B. mata cekung.8oC. temperatur 36. Rehidrasi intravena D. Lakukan pemasangan infus C. Gangguan fungsi yang terjadi pada pasien tersebut A.

jari tabuh (+). pekak alih (+). datang ke Puskesmas keadaan merintih lemah. tekanan darah 180/110 mmHg. Stenosis aorta B. Miokarditis C. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini? A. Hati B.D. Pada saat pemeriksaan fisik. malas menetek. Pemeriksaan EKG didapatkan elevasi segmen ST yang diikuti adanya gelombang Q patologis. sianosis. frekuensi napas 60 x/menit. Infark miokard akut D. sianosis. Limpa C. denyut nadi 120 x/menit. Ginjal D. Syok septik B. frekuensi napas 30 x/menit. Kesadaran gelisah. Lakukan pemasangan monitor EKG Pasien laki-laki umur 45 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat RS karena nyeri dada dan sesak napas. Pada pemeriksaaan didapatkan keadaan umum lemah. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini? A. ditemukan jejas pada hipokondrium kiri. tali pusat kotor dan berbau busuk. Perikarditis B. Syok hipovolemik Anak umur 3 tahun dengan riwayat jongkok selama melakukan aktivitas dan sering biru dan tidak sadar. denyut nadi 140 x/menit. Syok distributif C. akral dingin. frekuensi napas 30 x/menit. suara jantung lemah. Intestinum . Insufisiensi mitral D. Pasien tidak sadar. Syok neurogenik D. Organ manakah yang paling mungkin mengalami cedera? A. Angina pectoris tak stabil Bayi laki-laki umur 25 hari. Insufisiensi trikuspidal E. kulit tampak kuning sampai kedua kaki. Jenis syok pada neonatus ini adalah A. Lakukan pemasangan jalur oksigen E. Tetralogi Fallot C. kejang 3-5 kali. Patent ductus arterisus Seorang laki-laki usia 25 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS karena kecelakaan. Pada pemeriksaan fisik tekanan darah palpasi 70 mmHg. Angina pectoris stabil E. bising sistolik. Syok kardiogenik E. bising usus melemah.

Isokor B. Trigonum caroticum B. Peregangan m. Trigonum submandibulare E. Cedera plexus brachialis C. deltoideus . seorang tenaga kesehatan memeriksa dan memastikan bahwa korban telah meninggal dunia. Bayi ini dilahirkan pervaginam oleh seorang wanita 32 tahun yang menderita diabetes mellitus. menangis keras dan kulitnya merah jambu. Struktur anatomis apakah yang diraba? A. Midriasis maksimal Seorang bayi laki-laki baru lahir dengan berat lahir 4. Arteri radialis B.E. Pada saat persalinan terjadi distocia bahu dan berhasil dilahirkan setelah dilakukan berbagai manuver oleh dokter SpOG. Arteri tibialis posterior E. Apakah kemungkinan penyebab kelainan yang diderita oleh bayi tersebut? A. Regio sternocleidomastoideus Seorang korban kecelakaan tampak tergeletak tak sadarkan diri di pinggir jalan. Colon descendens Seorang korban kecelakaan tampak tergeletak tak sadarkan diri di pinggir jalan. Arteri subclavia C. Reflek lambat E. seorang tenaga kesehatan memeriksa apakah orang tersebut masih hidup atau sudah mati dengan meraba denyut nadi. Bagaimana hasil pemeriksaan pupil yang paling mungkin? A. Regio cervicalis anterior C. Bayi lahir selamat. Fraktur humeri D. Fraktur clavicula E. Arteri carotis interna D. Anisokor D. Miosis maksimal C. seorang tenaga kesehatan memeriksa apakah orang tersebut masih hidup atau sudah mati dengan meraba denyut nadi. Dislokasi articulatio humeri B.800 g tidak bisa menggerakkan lengan kanannya. Regio cervicalis lateraris D. Arteri carotis communis Seorang korban kecelakaan tampak tergeletak tak sadarkan diri di pinggir jalan. Pada regio mana yang paling tepat untuk meraba denyut nadi tersebut? A.

Multiple myeloma D. Reaksi lekemoid B. Pasien ini sebelumnya juga sering mengeluh nyeri dada bila beraktivitas berat selama beberapa tahun terakhir ini. Cacat/defek pada septum E. pensiunan tentara datang praktek dokter swasta dengan keluhan pucat dan cepat lelah. maka orang tersebut telah terinfeksi. jumlah trombosit 70 ribu/mm3. Penderita biasanya menunjukkan adanya gejala infeksi virus hepatitis seperti kulit dan mata berwarna kuning. datang ke klinik swasta untuk melakukan general check up. Pemeriksaan laboratorium didapatkan hasil Hb 6 gr/dl. Sedangkan pembawa (carrier). walaupun di dalam tubuhnya terdapat virus hepatitis B. Apakah diagnosis paling mungkin kasus di atas? A. Kemudian dilakukan pemeriksaan laboratorium hepar didapatkan hasil SGOT 20 IU dan SGPT 22 IU. Morfologi darah tepi didominasi sel blas seri myeloid. Hepatitis B kronis B. dan lain-lain. Hepatitis B carrier sehat E. Myeodisplasia E. Seorang laki-laki berusia 58 tahun. Vasa coronaria D. CML (Chronic Myeloid Leukima) . Jika pada pemeriksaan ulangan. air kencing seperti teh. jumlah lekosit 120 ribu/mm3. Sirosis Hepatitis B D. Apakah struktur yang kemungkinan mengalami kelainan pada pasien tersebut? A. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. Jika nilai HbsAg positif. maka dianggap penderita kronis hepatitis B atau sebagai pembawa (carrier). 3 sampai 6 bulan kemudian. Hepatitis B dorman HbsAg umum digunakan sebagai penanda apakah seseorang terinfeksi hepatitis B atau tidak. jika HbsAg tetap positif lebih dari 6 bulan. Sebaliknya. tidak menunjukkan tandatanda penyakit apapun. Nyeri terasa seperti tertindih benda berat di belakang sternum dan menjalar ke rahang bawah dan lengan kiri bagian medial. Pada pemeriksaan laboratorium ditemukan HBsAg positip. Katub jantung B. Vasa darah besar C. maka penderita dinyatakan sembuh.Seorang laki-laki berusia 55 tahun dibawa ke UGD oleh istrinya karena mengeluh nyeri dada hebat. pimpinan suatu perusahaan. HbsAg menjadi negatif. Apakah diagnosis yang paling tepat untuk pasien di atas? A. Sistem conductorium jantung Seorang laki-laki berusia 50 tahun. Hepatitis B kronis aktif C. AML (Acut Mieloid Lekimia) C.

pH dan ketonuria B. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu tubuh 39 derajat Celcius. Pasien juga mengeluh adanya nyeri saat menelan. Tidak ditemukan pembesaran hepar maupun lien. Reaksi hipersensitifitas Seorang perempuan berusia 72 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan nyeri perut dan badan tampak kuning. Sindrom Nefritik D. Proteinuria dan silinderuria D. Hematuria dan glukosuria C. Pada pemeriksaan urinalisis didapatkan hasil Proteinuri : +++ Eritrosit : 0-1/LPB Lekosit : 1-3/LPB Apakah diagnosis yang paling mungkin pada kasus di atas? A. Apakah etiologi paling tepat penyebab demam pada pasien tersebut? A. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesan ikterik dan nyeri tekan pada ulu hati. Riwayat sebelumnya pasien pernah didiagnosa adanya gangguan pada ginjal.000/mm3 dan dari hitung jenis didapatkan limfositosis. Sindrom Nefrotik C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesan edema anasarka dan pitting edem. Uretritis Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke praktek dokter swasta dengan keluhan demam 4 hari. SGPT 24 . Infeksi jamur B. Infeksi virus D. Pyelonefritis B.Seorang laki-laki 58 tahun datang ke UGD dengan keluhan bengkak pada seluruh badan. faring hiperemis. Riwayat sebelumnya pasien pernah didiagnosa adanya gangguan pada ginjal. Hasil laboratorium SGOT 18 IU/L. Reaksi imunitas E. Infeksi bakteri C. Manakah pemeriksaan urinalisis paling berhubungan untuk diagnosis pasien di atas? A. Glomerulonefritis E. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesan edema anasarka dan pitting edem. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan jumlah lekosit 5. Lekosituria dan nitrituria E. Berat jenis dan kristal Seorang perempuan berusia 47 tahun dibawa keluarganya ke UGD dengan keluhan bengkak seluruh badan.

Coma B. Saat pemeriksaan kesadaran didapatkan pasien terkesan mengantuk dan menutup mata namun bila dipanggil dapat membuka mata dan menjawab pertanyaan sederhana. Sirosis hepar D. Hepatitis B. Saat masuk ke ruang praktek tampak pasien tersebut berjalan sangat lambat dan setapak demi setapak. Somnolen D. Saat pemeriksaan pasien dapat mengerti maksud atau perintah pemeriksa namun tidak dapat berbicara lancar.3mg/dL. Apakah klasifikasi kesadaran kualitatif pada pasien tersebut? A. Compos mentis Seorang laki-laki berusia 60 tahun dibawa ke UGD dengan gangguan bicara. Dari pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran . Afasia transkortikal E. Scissor gait Seorang laki-laki berusia 20 tahun dibawa ke UGD oleh temannya dengan gangguan kesadaran setelah minum minuman keras oplosan. Afasia global D. dan Bilirubin indirek 0. Parkinson gait B. Disfasia Seorang laki-laki berusia 53 tahun dibawa keluarganya ke UGD dengan keluhan kelemahan anggota gerak kanan mendadak saat bangun tidur. Kolestasis ekstrahepatal Seorang laki-laki berusia 67 tahun datang ke tempat praktek dokter dengan keluhan jari-jari sering gemetar. Bilirubin Direk 6. Manakah tipe cara berjalan yang paling tepat untuk pasien tersebut? A. Apakah diagnosis paling tepat? A. Ataxic gait E. Afasia motorik B. Soporouscoma E. Afasia sensorik C. mendadak saat bangun tidur. Stupor C. Karsinoma hepar E. Dari anamnesis tidak didapatkan riwayat trauma. Pada anamnesis pasien memiliki riwayat penyakit gula dan darah tinggi.5 mg/dL. Apakah diagnosis paling tepat kasus di atas? A. Paraparetik gait D. Hemiparetik gait C. Kolelithiasis C.IU/L.

Mekobalamin E. pasien langsung diberikan fisioterapi awal setelah masuk bangsal. Lepra PB Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 1 bulan yang lalu pada daerah wajah dan leher. dengan bagian tepi papul-papul eritem. Mencegah kontraktur D. Mencegah herniasi C. Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 1 bulan yang lalu pada daerah wajah dan leher. Refleks Patologis Babinski dekrtra (+). Mencegah pneumonia B. Keluhan ini disertai rasa gatal. Psoriasis vulgaris C. Apakah tujuan awal fisioterapi ? A. dengan skuama putih. Setelah mendapatkan terapi medikamentosa. Alergen . Cilostazol D. Sitikolin B. Sianokobalamin Cilostazol adalah sebuah inhibitor phosphodiesterase tipe 3. Pitiriasis rosea D. dengan skuama putih. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak plak eritem polisiklik. Manakah terapi yang paling tepat diberikan untuk mencegah kekambuhan? A. kekuatan ekstremitas inferior dan superior kanan 0. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak plak eritem polisiklik.kompos mentis. Mencegah edem serebri Seorang laki-laki berusia 53 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan kelemahan anggota gerak kiri mendadak. dengan bagian tepi papul-papul eritem. Mencegah dekubitus E. Tinea korporis E. Dermatitis kontak alergi B. Apakah penyebab paling tepat kasus tersebut? A. Dari pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran kompos mentis. kekuatan ekstremitas kiri 4. Cilostazol bekerja dengan cara memperlebar arteri yang menyuplai darah ke kaki. Pirasetam C. refleks patologis negatif. Pada anamnesis tidak dijumpai nyeri kepala dan mual muntah. Keluhan ini disertai rasa gatal. Setelah dilakukan observasi dan mendapatkan terapi keluhan membaik seperti semula sebelum 24 jam setelah serangan. Apakah diagnosis yang paling sesuai? A. Obat ini juga mengurangi kemampuan platelet (partikel dalam darah yang menyebabkan penggumpalan darah) untuk melekat.

Kortikosteroid sistemik B. Lepra PB Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 2 minggu yang lalu. Apakah diagnosis yang sesuai? A. Apakah terapi yang sesuai? A. Psoriasis vulgaris C. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak makula dan patch eritem. batas tidak tegas. Micobacterium sp. badan dan paha. Dermatitis kontak alergi B. E. Keluhan ini disertai rasa gatal. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak macula dan patch eritem. dengan skuama putih tipis collarete. Apakah diagnosis untuk kasus tersebut? A. Tinea korporis E. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak plak eritem. Pitiriasis rosea D. Psoriasis vulgaris C. Kortikosteroid sistemik . batas tegas. Paparan matahari Seorang perempuan berusia 17 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 1 bulan yang lalu. D. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak plak eritem. Keluhan ini kadang-kadang disertai rasa gatal. herald patch (+) pada lengan atas. Keluhan ini disertai rasa gatal. Antijamur topikal E. badan dan paha. dengan skuama putih tipis collarete. disertai dengan tanda Autspitz. Kortikosteroid topikal C. batas tidak tegas. Lepra PB Seorang perempuan berusia 17 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 1 bulan yang lalu. Keluhan ini kadang-kadang disertai rasa gatal. dengan skuama putih kotor tebal pada kedua belakang telinga dan lutut kanan. Antibiotic sistemik Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 2 minggu yang lalu. C. Apakah terapi yang sesuai? A. herald patch (+) pada lengan atas. batas tegas. Tinea korporis E. Pitiriasis rosea D. Dermatitis kontak alergi B. Keringat Trichophyton sp. disertai dengan tanda Autspitz. Antihistamin sistemik D.B. dengan skuama putih kotor tebal pada kedua belakang telinga dan lutut kanan.

Dermatitis kontak alergi B. Huntington’s disease E. Dalam pemeriksaan status mental. bahwa sindikat itu telah bekerjasama dengan banyak orang. Neuroleptik Malignan Sindrom C. atap datar. dengan keluhan seluruh badan kaku. penderita gangguan Skizofrenia yang minum obat rutin. D. Tinea korporis E. dibawa ke UGD karena selalu merasa ketakutan. dibawa ke unit gawat darurat RS. Hasil pemeriksaan dermatologi diperoleh papul berwarna merah keunguan. Tardive dyskinesia D. Keluhan ini dirasakan sejak 1 bulan yang lalu. Lichen planus Seorang laki laki berusia 24 tahun. Apakah diagnosis yang tepat? A.5 mg C. Ukuran lesi tetap. Haloperidol 2 x 1. Psoriasis vulgaris C. Trihexylpenidil 2 x 2 mg . Diazepam 2 x 2 mg B. sehingga pasien ketakutan. pasien mengatakan pada pemeriksa. meskipun rasa gatal berkurang. Ekstrapiramidal Sindrom B. Mereka bersekongkol untuk mengejar dan mencelakai dirinya. frekuensi nafas 20 x/menit dan temperatur 37. C. air liur berlebihan dan jalan seperti robot. sehingga setiap pasien melihat orang-orang yang sedang bercakap-cakap. denyut nadi 86 x/menit. Carbamazepin 2 x 200 mg D. Apakah diagnosis yang sesuai? A. Dalam pemeriksaan. Parkinson’s iterat Seorang laki-laki. Tekanan darah 130/80 mmHg. tersusun linier pada lengan bawah kiri bagian ekstensor. E. multiple. diberikan salep putih. pasien mengatakan bahwa ada segerombolan sindikat yang sedang merencanakan untuk membunuhnya. Sejak 2 minggu yang lalu.B.2°C. pil kuning dan pil hijau. distonia akut dan krisis okulomotorius. disertai rasa gatal. Manakah terapi yang paling tepat untuk pasien tersebut? A. Pitiriasis rosea D. Antihistamin Antivirus Antijamur Antibiotik Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke dokter dengan keluhan gatal-gatal pada lengan kiri. berusia 38 tahun. pasien merasa mereka sedang membicarakan dan hendak mencelakainya. terdapat tremor. Pasien sudah berobat ke Puskesmas.

denyut nadi 92/menit. Tubuh manusia merupakan konduktor B. Amitriptilin 2 x 25 mg Seorang anak perempuan usia 5 tahun dibawa ke Puskesmas dengan keluhan demam tinggi. Pada pemeriksaan fisik ditemukan barrel chest. dibawa ke UGD tidak sadar setelah 30 menit tersengat. Pada gambaran radiografi thoraks didapatkan hiperinflasi paru kanan dan kiri dan tidak ditemukan fibrosis. TD 80/60 mmHg. Pasien adalah seorang perokok berat. Asma E. Apakah diagnosis pada kasus di atas? A. Apa yang terjadi? A. tungkai kiri sakit serta sulit untuk digerakkan. Bronchitis kronik C. Apa diagnosisnya? A. terdapat kelumpuhan flasid pada tungkai kiri. Inti motorik batang otak B. bila minum selalu tersedak. Spasme laring Laki-laki 34 tahun tersengat listrik. Kering merupakan resistensi kecil hantar listrik C. dan wheezing pada kedua lapang paru. hilang pada posisi tidur tertentu. N 56 x/menit. Keluhan disertai muntah-muntah. Kapasitor D. Sel kornu anterior medula spinalis Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan sesak nafas disertai batuk berdahak. stridor inspiratoir (+). sianosis. Bronkopneumonia Bayi 2 bulan.E. nafas berbunyi. temperatur 39oC. Pada pemeriksaan didapat frekuensi napas 22/menit. Laringomalasia C. hilang pada perubahan posisi tidur/miring. Larigotrakeobronkitis E. Pada anamnesis diketahui penderita sama sekali belum pernah mendapat imunisasi saat bayi. Laringitis akut B. Parese plika vokalis D. tidak ada sesak nafas. Sel kornu posterior medula spinalis D. Tubuh manusia merupakan isolator penghantar arus listrik . Apakah daerah yang menjadi target agen infeksi pada kasus ini? A. Luka bakar tangan dan wajah. Area bulbaris otak C. Area motorik kortek otak E. Emfisema B. Bronkiektasis D.

Malaria C. Gangguan perilaku D. tidak bisa memainkan mainannya hanya menggerakkan bagian tertentu dari mainan tersebut. PDA B. Pada pemeriksaan tajam penglihatan. dan buram semenjak sehari yang lalu. Pada pemeriksaan foto polos dada. Diagnosis yang paling tepat adalah? A. MR E. anterior lateral kiri ditemukan ada tanda-tanda pembesaran jantung kanan dan kiri serta ruang retrosternal terisi hingga di antara proc. dan bila batuk wajah anak tampak membiru. Keluan disertai demam (kadang-kadang). Keratitis B. Diagnosis yang paling mungkin adalah A. Influenza Seorang ibu datang bersama anak laki-lakinya yang berusia 7 tahun dengan keluhan bila meminta sesuatu pada ibunya. xiphoideus-manubrium sterni. corak paru meningkat. VSD + ASD Seorang wanita usia 65 tahun datang dengan keluhan mata kanan terasa nyeri. riwayat 2 minggu yang lalu pergi ke daerah rawa-rawa selama 1 minggu. merah. Ia muntah sebanyak 2 kali dalam 3 jam.Seorang anak laki-laki berusia 5 bulan dibawa ke dokter dengan keluhan batuk-batuk. ia tidak pernah berbicara dan hanya menarik-narik tangan ibunya menuju tempat yang dimaksud. Pada pemeriksaaan laboratorium normal. mata kanan 2/60 dan mata kiri normal. Kemudian. Uveitis Anak 11 tahun. demam 5 hari naik turun menggigil. ASD D. Glaukoma akut E. Demam dengue D. kecuali LED 15/20 pada jam pertama dan kedua. Tifoid E. Retardasi mental . Pada pemeriksaan ditemukan tidak ada kontak mata dari anak tersebut dan bila diberikan mainan. Tekanan bola mata kanan meningkat perpalpasi dan mata kiri dalam batas normal. batuk kering. VSD C. Endoftalmitis D. Autis B. Diagnosisnya? A. Konjungtivitis C. lien membesar. Pneumonia B. Skizofrenia pada anak C. Pasien menderita DM. Penyakit jantung bawaan apa yang kirakira diderita pasien? A. dan hillus melebar.

000 cc . Kemungkinan diagnosis pada anak ini adalah A.E.500 cc D. Sindroma Rett E. Sindroma Asperger D. Eschericia coli D. Vibrio cholera B. Datang dengan keluhan patah tulang 1/3 tengah tulang paha. 2. Autisme B. Gangguan berbahasa Seorang pria berusia 25 tahun datang ke pukesmas dengan keluhan diare 12 x/hari disertai perut melilit pada saat mau BAB. Salmonella thypi Seorang laki-laki. 400-800 cc C. Diagnosa yang mungkin adalah A.500 cc B. Organisme penyebab penyakit tersebut adalah? A. Autisme D. 4. Skizofrenia pada anak E. Berapa banyak perdarahan? A. 1. Sindroma down C. BAB disertai lendir dan darah. Shigella disentriae C. Anak selalu sibuk dengan permainannya sendiri.000-3. Dari pemeriksaan psikiatri diketahui bahwa anak tidak mau menatap orang lain saat bicara dan bila diberi mainan dia tidak bisa memainkannya dan hanya menggerakkan bagian-bagian tertentu dari mainan tersebut. 14 tahun jatuh dari tangga. 200-500 cc E. Anak sudah mengenal huruf dan dapat berbicara. Retardasi mental Seorang anak laki-laki 7 tahun dibawa oleh ibunya ke Puskesmas karena tidak mau bicara saat meminta sesuatu tapi hanya menarik tangan ibunya untuk dibawa ke tempat yang dikehendaki. Gangguan berbahasa Seorang anak usia 3 tahun dibawa ke praktik dokter dengan keluhan tidak dapat bersosialisasi dengan orang-orang yang ada di sekitarnya. Jika diajak bicara ia tidak mau menatap orang yang mengajak berbicara.Vital sign dan Keadaan Umum dalam batas normal. Retardasi mental B. Terdapat luka sepanjang 2 cm dan mengeluarkan darah berwarna hitam.000-4. Gangguan perilaku C.000-1.

suhu 37. sedang pemeriksaan neurologi ditemukan limb ataxia. Pada pemeriksaan auskultasi paru ditemukan suara amforik. Parasetamol D. Antidiabetic E. Betahistine mesylate C.5oC. Antivirus B. Riwayat pengobatan kejang namun tidak tuntas karena biaya. Antikonvulsan C. Terapi yang diutamakan pada pasien ini? A. Tuberkulosis Paru D. di antara kejang tidak ada fase sadar. penglihatan ganda. Ileus obstruktif E. GCS 11. Pneumothorak Seorang perempuan usia 18 tahun dengan keluhan pusing berputar.Ada rontgen abdomen tegak seorang pasien didapatkan udara bebas di bawah kedua diafragma. Tanda vital. Antihipertensi . Gambaran rontgen untuk peyakit? A. Flunarizine Seorang pasien berusia 22 tahun mengeluh batuk lebih dari 3 bulan dan sejak dua hari ini batuk disertai darah. Keluhan ini dirasakan terusmenerus. dilatasi usus kecil dan batas udara cairan multiple.500 GDS 120 g/dL. kejang selama 30 menit. leukosit 11. tidak tinggi disertai keringat malam. Asma Bronkhial Seorang pria usia 18 tahun kejang sejak 1 jam yang lalu. Pneumoperitonium B. Diazepam E. berhenti sebentar kemudian kejang lagi. Ibuprofen B. Apakah terapi simptomatis yang dianjurkan pada kasus di atas? A. diameter usus besar mengecil. Antibiotik D. Pasien juga mengeluh demam. Bronkhitis kronis B. Pemeriksaan fisik didapatkan nistagmus vertikal. Diagnosis manakah yang paling mungkin? A. Pneumothoraks C. Bronkiektesis E. TD 140/90 mmHg. Interposisi colon C. Giant emfisema D.

Gangguan waham B. Obat OAINS menyebabkan terhambatnya pembentukan prostaglandin dengan memacu COX-2 (siklooksigenase-2) C. Obat OAINS menghambat prostaglandin menjadi asam arakhidonat Seorang laki-laki berumur 66 tahun. Gangguan kepribadian D. Gangguan fobia Seorang laki-laki 23 tahun. Diagnosis A. PGI2 E. disertai mual tetapi tidak muntah. Antihistamin C. Ketika berada dalam ruangan tertutup pasien sulit bernafas seperti kekurangan oksigen. Obat OAINS menghambat enzim COX yang menghambat sintesis PGE2. tanda vital dalam batas normal. Long acting beta 2 agonis . Patogenesis manakah yang sesuai untuk kasus ini? A. Long acting steroid B. Apakah diagnosa yang mungkin dari kasus di atas? A. Methylxanthin D.Seorang wanita 40 tahun. Keluhan ini dirasakan sudah lama tapi hilang timul. Gangguan bicara C. datang dengan diantar keluarganya ke UGD RS dengan keluhan sesak nafas yang disertai mengi yang berat serta kontraksi otot yang diberikan pada keadaan tersebut adalah? A. Obat OAINS atau penghilang rasa sakit selalu bersifat asam sehingga secara langsung menyebabkan iritasi lambung B. berjalan tidak bisa cepat (langkah pendek-pendek) wajah menjadi tidak berekspresi. dokter mendapatkan bahwa pasien ini mempunyai kebiasaan menkonsumsi obat penghilang rasa sakit (OAINS) sejak 5 tahun yang lalu karena sakit lutut. Gangguan perilaku E. Parkinson B. Dari pemeriksaan psikiatrik dalam batas normal. sejak 2 bulan yang lalu mengeluh tangan gemetar. Korea D. Atetosis Seorang wanita 37 tahun datang dengan keluhan sesak nafas saat berada dalam lift. mengeluh nyeri ulu hati sejak 1 minggu yang lalu. Obat OAINS memacu sel parietal di lambung menghasilkan peningkatan kadar HCl D. Short acting beta 2 agonis E. Bell palsy C. Dari anamnesis. Keluhan disertai dengan dada berdebar-debar. Keluhan timbul sejak 3 bulan yang lalu saat adiknya meninggal karena sesak nafas di kamarnya.

Paranoid B. haus akan hal-hal yang serba menggairahkan (excitement). dangkal atau picik. 9) Narcisistik . senang mendramatisasi diri secara berlebihan untuk mencari perhatian. kendati sering merasa butuh afeksi dari orang lain dan merasa sepi. emosinya labil. penyesuaian seksual dan hubungan pribadinya kacau. pergaulan sempit dan segan menjalin pergaulau. tak berdaya. Pasien sering melemparkan tanggung jawab kepada orang lain dan memberikan alasan-alasan yang kadang tidak masuk akal untuk kesalahan yang telah dilakukannya. kendati sesungguhnya tidak demikian. dan tudal tulus. dan tanpa rasa sesal. dapat berfungsi baik sepanjang tidak dituntut melakukan sesuatu seorang diri. antisosial. Gangguan kepribadian apakah yang dialami oleh pasien? A. congkak. tidak sedikit di antara penderita cukup cerdas dan pandai menampilkan diri secara meyakinkan untuk menjadi penipu ulung. Histrionik Tipologi Gangguan Kepribadian 1) Affective 2) Antisosial Kepribadian Antisosial selalu melanggar hak orang lain lewat perilaku agresif.Seorang laki-laki berusia 34 tahun datang ke dokter praktik umum atas permintaan atasannya karena tidak dapat bekerja sama dengan baik. dan mudah ditipu. 3) Avoidan Kepribadian Avoidan atau menghindar sangat peka terhadap penolakan atau hinaan orang lain. takut bergaul dengan orang lain disebabkan takut untuk dikritik atau ditolak. dan ketidakmampuan bergaul tersebut menjadi sumber kesusahan dan penyebab harga dirinya yang rendah. merasa sedih karena tidak punya teman. Narsistik C. sangat haus akan pengukuhan orang lain. Skizoid E. 6) Depressive 7) Explosive 8) Histrionik Kepribadian Histrionik tidak matang. egois. Pasien mengatakan bahwa bahwa dirinya sering menjadi bahan pembicaraan dan tertawaan teman kerja di belakangnya. tergantung. 4) Borderline 5) Dependent Sangat tergantung pada orang lain dan merasa tidak berdaya. cenderung mudah mempersepsikan olok-olokan atau pelecehan yang belum tentu benar. sangat reaktif. Anankastik D.

Umumnya pribadi histrionik adalah orang yang cerdas dan verbalisasinya canggih sehingga mudah memanipulasi lingkungan. sangat peka pada pandangan orang lain terhadap dirinya (harga dirinya rapuh). 10) Obsessional (Anankastik) 11) Paranoid Kepribadian Paranoid memiliki ciri-ciri tambahan serba curiga. mudah iri. lemah. Skizoid Orang dengan kepribadian Histrionik perilakunya ditandai sikap selalu berupaya menarik perhatian lingkungan sebanyak-banyaknya demi kepuasan dan kenyamanan diri dengan berbagai cara. dihantui oleh pikiran-pikiran autistik. terkesan dingin dan tidak akrab atau tidak ramah. Seorang perempuan berusia 26 tahun datang ke dokter praktik umum dengan keluhan kehilangan gairah hidup. Pembicaraannya terdengar sangat impresionistik tetapi tidak terarah. perhatian. Kompulsif C. N 90 . memikirkan kepentingannya sendiri. egosentrik. dan tahayul-tahayul dan amat perasa. selalu menuntut perhatian dan perlakuan istimewa dari orang lain. PF kesadaran compos mentis. Lingkungan akan yakin pada penyakit yang dia derita dan akan memberi pelayanan. Paranoid E. Pasien mengeluh sering merasa kesepian. argumentatif atau suka menentang. yaitu pikiran-pikiran yang tidak dapat dimengerti oleh orang lain selain oleh dirinya sendiri. rigid atau kaku. bersikap exploitatif. Narsistik B. mangabaikan hak dan perasaan orang lain. suka menyalahkan orang lain. sangat egois.Kepribadian Narcisistik merasa diri penting dan haus akan perhatian dari orang lain. Selama pemeriksaan. TD 170/90 mmHg. Laki-laki 68 tahun dirawat di RS karena sesak nafas sejak 2 hari yang lalu dan batuk berdahak sejak 2 minggu yang lalu. Gangguan kepribadian apakah yang dialami pasien? A. hipersensitif atau sangat perasa. 12) Passive/Aggressive 13) Skizoid Kepribadian Skizoid memiliki ciri-ciri khas tidak mampu dan menghindari menjalin hubungan sosial. 14) Skizotipal Kepribadian Skizotipal memiliki ciri-cri khas suka menyendiri. tidak terampil bergaul dan suka menyendiri. Pasien akan merasa sangat sedih jika tidak seorangpun memperhatikan dirinya dan tidak menyebutkan bahwa penampilannya cantik. Cara yang dirasa efektif adalah mengeluhkan gangguan kesehatan. dan kasih yang dia inginkan. pasien tampak berusaha menarik perhatian dokter dan perawat. suka menghindari oang lain. Histrionik D. suka menuduh orang lain jahat.

Byssinosis B. Secret yang mengental pada akhir ekspirasi B. datang ke praktik umum dengan keluhan panas 3 minggu yang lalu. Kelainan katup yang tepat? . hemp. Hiperreaktifitas bronkus E.x/menit. Teman-teman di perusahaannya yang sudah bekerja selama 5 tahun lebih juga banyak menderita sakit serupa. Apakah penyebab keadaan tersebut yang paling mungkin? A. Akhir-akhir ini pasien mengeluh batuk dan sesak napas. murmur sistole sela iga IV linea paratemalis kiri. suara jantung I & II normal. Suara nafas vesikuler dengan ekspirasi memanjang dan nada wheezing ekspirasi. Setelah dilakukan pemeriksaan rontgen. Gangguan awal dan akhir ekspirasi Seorang perempuan usia 34 tahun sudah 6 tahun bekerja di perusahaan pemintalan dan tekstil pada bagian pembuangan biji kapas. Retensi urine Laki-laki pemakai narkoba suntik berusia 20 tahun. Tumor kandung kemih E. or sisal while at work. Seorang laki-laki berusia 66 tahun dibawa keluarganya ke RS dangan keluhan sulit BAK. Adanya obstruksi dini saat awal ekspirasi C. Dengan pemeriksaan fisik didapatkan masa suprapubic yang fluktuatif. Dalam bekerja mereka enggan memakai masker karena merasa tidak nyaman. Tuberculosis Byssinosis (Pneumoconiosis Due to Cotton Dust) is a disease of the lungs brought on by breathing in cotton dust or dusts from other vegetable fibers such as flax. Tumor intra abdomen D. Pancaran kencing lemah dan selalu mengeluh tidak merasa puas. PF ictus cordis teraba sela iga ke V linea mid clavicularis kiri. Bekuan darah C. Wheezing pada pasien ini terjadi karena? A. Asbestosis D. Batu vesika urinaria B. Silicosis C. Keluhan dirasakan sejak 7 bulan yang lalu. didapatkan peningkatan frequensi kencing dan 4-5 kali semalam untuk kencing. Tertutupnya bronkus terminalis oleh sekret D. Apa diagnosis yang paling mungkin pada kasus tersebut? A. suara tambahan (-). Bagasosis E. R 20 x/menit. Sejak remaja penderita mempunyai kebiasaan merokok sigaret sebanyak 1 bungkus/hari. didapat gambaran bronchitis dan emfisema.

eritrosit banyak. Manik C. Skizofrenia Gangguan Afektif Bipolar Gangguan ini memiliki episode berulang (sekurang-kurangnya dua episode). suka marah marah. Arachnoid B. warna urin kuning kemerahan. C. Dua tahun lalu pernah sakit seperti ini. D. Pyelonefritis akut Wanita. di jalan raya tidak didapatkan perdarahan dari telinga dan hidung. Skizoafektif B. di mana afek pasien dan tingkat aktivitasnya jelas terganggu. Appendisitis akut B. Intrakranial hemorrhage Seorang laki-laki 35 tahun tiba-tiba mengeluhkan nyeri pinggang kanan. pada urinalisis. berfikir kalau dia adalah orang hebat. Regurgutasi katup aorta Regurgutasi katup mitral Prolap mitral Regurgitasi katup trikuspid Regurgitasi katup pulmonal Pasien KLL. pada saat lain berupa penurunan afek disertai pengurangan energi dan aktivitas (depresi). B.A. Datang ke UGD bisa bercerita kejadian dan komunikasi baik. protein +++. Yang khas biasanya ada penyembuhan sempurna antarepisode. Gangguan bipolar E. Kira-kira terjadi perdarahan di mana : A. Glomerulonefritis akut D. kristal asam urat (+). Apa diagnosisnya? A. Epidural D. Ureterolithiasis akut C. Diagnosis ? A. Subarachnoid E. tiba-tiba saat dilakukan pemeriksaan fisik pasien tidak sadarkan diri lagi. Nyeri ketok CVA kanan (+). E. di mana nyeri menjalar sampai ke lipat paha kanan dan skrotum kanan. dandan menor. Psikosa akut D. Pada saat tertentu terdiri dari peningkatan afek disertai penambahan energi dan aktivitas (mania atau hipomania). Subdural C. . sempat pingsan.

dirawat di rumah sakit pendidikan. Apakah jenis uji hipotesis yang paling tepat untuk penelitian ini? . Administrasi C. Hidrokel B. Diagnosis yang paling mungkin : A. Hipertensi kronik D. Agenesis testis E. penyandang Duchen Muscullar Distrophy. Dokter menggunakan catatan dalam rekam medis yang menyangkut data/informasi kronologis dari perawatan/pengobatan yang diberikan dalam menyampaikan kuliah pada mahasiswa tahap profesi. Medis E. Penelitian D. Apa diagnosis pasien tersebut: A. Dokumentasi Saat ini terdapat banyak iklan maupun kegiatan yang disponsori oleh perusahaan rokok untuk menarik pelanggan diselenggarakan di daerah B. Hipertensi emergensi Seorang laki-laki berusia 15 tahun. kemudian tidak bisa bangun dan menangis terus. Varikokel D. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tanda vital 210/140 mmHg. Pasien baru saja dimarahi oleh atasannya karena pekerjaannya selalu tidak jelas. Dari pemeriksaan fisik tidak ditemukan testis pada kantong skrotum. Gangguan perpindahan E. Sebuah penelitian dilakukan untuk mengetahui apakah kegiatan komersial ini meningkatkan jumlah perokok di daerah B jika dibandingkan daerah A yang tidak ada kegiatan tersebut. Gangguan kepribadian B.Seorang wanita 20 tahun dibawa ke UGD oleh keluarganya karena terjatuh. Hipertensi tanpa komplikasi B. Pendidikan B. Hipertensi urgensi C. Hernia C. Gangguan penyesuaian Pasien berkumis umur 30 tahun datang dengan keluhan tidak punya anak setelah menikah 2 tahun. Kriptorkismus Seorang laki-laki usia 55 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri kepala hebat disertai mual dan muntah. Apa diagnosis? A. Gangguan perilaku D. Gangguan konversi C. Apakah fungsi rekam medik yang paling sesuai? A.

Two sided Two sided left tailed One sided left tailed One sided right tailed Two sided right tailed Neonatus 4 kg menderita sumbing bibir dan langi-langit unilateral.A. Multivitamin Pengobatan Tuberkulosis pada Wanita Hamil Pada prinsipnya pengobatan TBC pada wanita hamil tidak berbeda dengan pengobatan TBC pada umumnya. Antibiotik broadspectrum E. Streptomisin tidak dapat dipakai pada wanita hamil karena bersifat permanent ototoxic dan dapat menembus barier placenta. C. Mana pernyataan di bawah ini yang paling tepat untuk kondisi di atas? A. Semua jenis OAT aman untuk wanita hamil kecuali Streptomisin. E. Pasien tersebut hampir selalu menderita kelainan congenital lain E. Repair bibir saat usia 1 tahun D. Repair palate saat usia 6 bulan C. B. Keadaan ini akan mengakibatkan terjadinya gangguan pendengaran dan keseimbangan yang menetap pada bayi yang akan dilahirkannya. Perlu dijelaskan kepada ibu hamil bahwa keberhasilan pengobatannya sangat penting artinya supaya proses kelahiran dapat berjalan lancar dan bayi yang akan dilahirkannya terhindar dari kemungkinan penularan TBC. Obat TB Kategori II WHO dan IUATLD (Internatioal Union Against Tuberculosis and Lung Disease) merekomendasikan paduan OAT Standar. INH B. Revisi hidung tidak perlu B. Rehabilitasi termasuk terapi bicara Tatalaksana ibu hamil dengan BTA ++ A. D. yaitu : 1) Kategori 1 a) 2HRZE/4H3R3 b) 2HRZE/4HR c) 2HRZE/6HE Obat ini diberikan untuk : . Amoxicillin D. 2RHZE/4R3H3 C.

Also called two-glass test. if gonococci and gonorrheal threads are found only in the first glass. sendi dan kelenjar aderenal. TBC tulang (kecuali tulang belakang).   Penderita baru TBC Paru BTA Positif Penderita TBC Paru BTA negatif Rontgen positif yang “sakit berat“ dan Penderita TBC Ekstra Paru berat. pleuritis eksudativa unilateral. Thompson's test Thompson's test A test for determining the extent of gonorrhea in which an infected patient urinates first into one glass and then into another. the probability is that the infection is limited to the anterior urethra. 2) Kategori 2 a) 2HRZES/HRZE/5H3R3E3 b) 2HRZES/HRZE/5HRE Obat ini diberikan untuk :  Penderita kambuh (relaps)  Penderita Gagal (failure)  Penderita dengan Pengobatan setelah lalai (after default) 3) Kategori 3 a) 2HRZ/4H3R3 b) 2HRZ/4HR c) 2HRZ/6HE Obat ini diberikan untuk :  Penderita baru BTA negatif dan rontgen positif sakit ringan  Penderita ekstra paru ringan yaitu TBC kelenjar limfe (limfadenitis). . TBC kulit. Program Nasional Penanggulangan TBC di Indonesia menggunakan paduan OAT Kategori 1 : 2HRZE/4H3R3 Kategori 2 : 2HRZES/HRZE/5H3R3E3 Kategori 3 : 2HRZ/4H3R3 Di samping ketiga kategori ini disediakan paduan obat sisipan (HRZE) Paduan OAT ini disediakan dalam bentuk paket kombipak dengan tujuan untuk memudahkam pemberian obat dan menjamin kelangsungan (kontinuitas) pengobatan sampai selesai satu (1) paket untuk satu (1) penderita dalam satu (1) masa pengobatan.

6 gr/dL. Gangguan fobik E. Klaustrofobia C. Amoebiasis C. Parasit yang mungkin menyebabkan keluhan ini A. coli merupakan suatu protozoa yang masuk dalam filum Ciliophora. Pada pemeriksaan mikroskop ditemukan telur cacing tipis & bening. berat badan menurun. Merupakan protozoa besar. Ternyata pasien tinggal di lingkungan yang baru saja ditemukan banyak yang menderita Schistosomiasis. Kista C. memiliki keluhan saat masuk lift cemas. habitatnya pada usus besar dan yang biasa menjadi hospes adalah babi dan manusia. sebagaimana disebutkan sebelumnya. Gangguan cemas Laki-laki. Necator americanus C. Trichiuris trichiura B. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. Giardiasis B. Gangguan panik D. Seorang anak laki-laki 6 tahun dibawa ibunya ke puskesmas dengan keluhan pucat. 2003). tetapi juga termasuk negara-negara seperti Bolivia dan Papua Nugini (Smith. Akrofobia B. yaitu trofozoit dan kista. Oxyuris vermikularis . ordo Trichostomatida. klas Kinetofragminophorea. Kriptosporodiosis Balantidiasis merupakan penyakit yang disebabkan oleh Balantidium coli. dan infeksi manusia lebih sering terjadi di daerah-daerah di mana babi banyak berinteraksi dengan manusia. Diagnosis A. Telur B. Dewasa Laki-laki datang dengan keluhan diare berdarah.Seorang wanita. Stadium yang menyebabkan gejala ini adalah? A. Serkaria E. Larva D. dengan keluhan gatal-gatal di sela-sela kaki. Babi adalah reservoir utama dari parasit. Ini termasuk tempat-tempat seperti Filipina. Blastokistosis E. Balantidiasis D. S.. Pemeriksaan pruritic lesions. Pada pemeriksaan lab didapatkan Hb 5. Pasien bekerja sebagai peternak babi. Organisme penyebab keluhan ini adalah A. sesak. famili Balantidiae. keringat dingin. Memiliki dua stadium. B.

Ankilostoma duodenale D. Ascaris lumbricoides E.D. Telur Cacing Tambang Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan keluar benjolan dari anus. Pilihan A. Keluhan diare ini sudah sering dirasakan oleh pasien namun biasanya keluhan mereda setelah pasien berobat ke puskesmas. Pada pemeriksaan tinja didapatkan telur yang berbentuk tempayan dengan tombol jernih di kutub. Trichuris trichiura B. Keluhan ini didahului oleh diare yang encer dan berdarah sejak 5 hari yang lalu. Ascaris lumbricoides . Ancylostoma brazilliense Gambar 1. Necator americanus C.

frekuensi napas 49 kali/menit. Mana penanganan terhadap pasien yang paling tepat? A. belum BAB. Simple pneumotoraks Pasien laki usia 25 tahun datang diantar orang tuanya ke RS karena sering tidak masuk kerja. di dada tampak ada memar dan perkusi hipersonor/sonor dan vesikuler -/+. menurut heteroanamnesa pasien mempunyai masalah dengan teman kerjanya. Skizoid B. NGT dapat mengurangi distensi abdomen . PF anus normal. Hematotoraks D. Colok dubur meconium menyemprot lalu obstipasi lagi. sesak napas tanpa stridor. Diagnosis yang tepat adalah? A. Rectal biopsy harus dilakukan secepatnya untuk diagnosis pasti C. Anti social E. Abdominal X-ray dan barium enema harus dilakukan setelah kondisi akut ditangani E. Obsesif kompulsif Bayi 2 hari datang ke UGD dengan keluhan muntah-muntah. perut tampak distensi dan peristaltic meningkat. tekanan darah 90/50 mmHg. Hematopneumotoraks B. Cardiac tamponade C. Menurut pasien merasa teman kerjanya akan mencelakainya. Paranoid C. Rectal biopsy dapat dilakukan pada keadaan akut B. nadi 120 kali/menit. Termasuk gangguan kepribadian apakah pasien ? A.Laki-laki 23 tahun mengalami kecelakaan lalu lintas pasien tampak cemas. Histrionik D. Pemeriksaan yang paling akurat untuk diagnosis pasti adl CT Scan abdomen D. Pasien lebih senang bekerja di depan komputer dan tidak berinteraksi.

Gangguan mood akibat alkohol E. nyeri tekan dan nyeri lepas di seluruh perut.000/mm3. Diberi OAT dan ARV setelah pengobatan inisial E. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Peritonitis sekunder akibat perforasi typhoid D. Toleransi alkohol Pria 59 tahun mengeluh bengkak dan sesak. Pada pemeriksaan lab didapatkan leukosit 20. Dari foto thorax didapatkan gambaran udara bebas di rongga peritoneum. TD 200/100 mmHg. Penyalahgunaan alkohol B. Dari anamnesis pasien diketahui sering mengkonsumsi obat anti nyeri karena menderita peradangan sendi lutut. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran somnolen. Kebiasaan ini meningkat menjadi 3 gelas pada sore dan malam hari. tetapi tidak berhasil. Pada pemeriksaan abdomen didapatkan Abdominal rigidity (+). RR 32/menit. Perforasi apendiks C. Peritonitis tersier E. Informasi apa yang harus Anda berikan kepada pasien A. Ketergantungan alkohol C. Pitting edema (-). Peritonitis sekunder akibat perforasi ulkus peptikum B.Pasien dengan keluhan batuk lama penurunan berat badan 3 kg dalam 10 hari demam pada malam heri dan penurunan nafsu makan BTA +/+/+ dan rapid test HIV +. Pasien mulai minum alkohol 5 tahun yang lalu dengan minum segelas alkohol sebelum tidur. Jarang minum obat hipertensi secara teratur. Pengobatan apa yang dilakukan? A. Gangguan kepribadian akibat alkohol D. Dalam satu tahun terakhir pasien tidak mengikuti acara keluarga karena takut kehilangan kesempatan untuk minum alkohol. Segera minum obat anti hipertensi . OAT diselesaikan baru diberi ARV Seorang laki-laki berusia 60 tahun dibawa keluarganya ke UGD dengan keluhan nyeri di seluruh perut disertai mual dan muntah. Keluhan ini dirasakan tiba-tiba dimulai pada daerah ulu hati 2 hari yang lalu. T 39oC. OAT 2 minggu danbaru diberi ARV D. Sebenarnya pasien merasa malu dan berusaha untuk menghentikan kebiasaannya. OAT dan ARV bersamaan B. nadi 120/menit. Peritonitis primer Seorang laki-laki berusia 37 tahun datang ke poliklinik RS karena ingin berhenti minum alkohol. Pemeriksaan jantung dan lainnya normal. ascites (-). Segera rujuk B. Keadaan apakah yang dialami pasien? A. OAT dan ARV tidak dilakukan C. TD 85/60 mmHg.

Efusi pleura kiri B. Beberapa hari belakangan pasien sering kurang tidur karena harus menyelesaikan pekerjaan kantor. mengeluh sesak nafas. T 37.C. TD 110/70 mmHg. ronki tidak ada. perokok. Perikarditis C. Asma Laki-laki mengeluh nyeri dada kiri sejak 2 minggu lalu. perkusi dada kiri dari sela iga 3 ke bawah redup. Diagnosa A. Troponins have assumed a central role in risk stratification and therapeutic decision-making in professional guidelines published by the ACC/AHA and the ESC. Pasien harus minum obat hipertensi teratur Laki-laki 70 tahun. and must receive specific treatment. Patients with an increased troponin concentration must be regarded as patients at high risk of death or myocardial infarction (MI). . an increase of troponin during the first 24 hours following the onset of symptoms is indicative of myocardial injury. Pneumonia lobaris kiri E. Troponin According to the ESC/ACC consensus definition. Pasien diinformasikan menderita Krisis Hipertensi D. Pemeriksaan laboratorium apa yang harus dilakukan A. suara nafas vesikuler. Pneumothoraks kiri D. Pneumonia C. Bronkiektasis D. Kini gerakan nafas dada kiri tertinggal. Atelektasis E. Diagnosis A. PF hipersonor di seluruh lapang paru. Emfisema B. suara nafas vesikuler. CRP B.9oC. CKMB C. Pleuritis paru kiri Laki-laki 54 tahun datang ke IGD dengan keluhan nyeri dan sesak di dada yang dirasakannya sejak lebih dari setengah jam yang lalu. N 100/menit. Pasien adalah seorang perokok berat.

Badan keton . Saat ini test HCG (+). Ethambutol D. Isoniazid B. Selama itu ia tidak makan. Kolesterol E. Keluhan disertai demam tinggi sejak 5 hari yang lalu. Lipid B. Apa fungsi pemeriksaan tersebut? A. Glukosa C. Kelainan jalur ektrinsik mekanisme pembekuan darah E. Streptomisin Seorang laki-laki berusia 18 tahun tersesat di hutan selama lebih dari 2 hari. Obat yang mempengaruhi kontrasepsi? A. Glikogen D. 6 bulan yang lalu didagnosa TBC paru dan mendapat pengobatan kombinasi. Pirazinamid E. Dokter melakukan pemeriksaan Rumple leed. Melihat fungsi trombosit C. Melihat fungsi vascular B. Rifampisin C. Kelainan jalur bersama mekanisme pembekuan darah Seorang perempuan 32 tahun dengan konsumsi kontrasepsi oral yang efektivitasnya baik.Seorang perempuan berusia 58 tahun datang dengan keluhan bintik-bintik kemerahan di kulit tubuh. Sumber energi yang digunakan otak pada saat itu ialah A. Kelainan jalur intrinsik mekanisme pembekuan darah D.

Allopurinol B. sejak 2 tahun yang lalu pernah didiagnosa stroke iskemik dan mendapatkan pengobatan secara rutin. B12. Aspirin E. Cotton wool appereance adalah gambaran dari Cotton-wool spots result from microinfarctions of nerve fibers caused by focal ischemia after occlusion of terminal retinal arterioles occurs. Apakah terapi yang tepat untuk pasien ini? A. Ibuprofen E. PF terdapat tofus di jari kaki kanan 24. Kolkisin C.1. Indometasin C. Statin. Meloxicam D. Tujuan pemberian Asetil Salilisat adalah A.8 mg/dL dan faktor rheumatoid (+). Asetil Salisilat. Mencegah vaskulitis B. yaitu vitamin B6. . These spots appear as a white fluffy spots on the retina. Neuroprotektif Laki-laki dengan DM yang lama. Allopurinol D. Lab asam urat 9. Mencegah agregasi trombosit C. Menghilangkan nyeri D. Natrium diklofenak Pasien dengan keluhan nyeri 3 hari di jari kaki kanan 2-4. Metotrexate B. Terapi apa yang paling pertama diberikan? A. Pada pemeriksaan fisik ditemukan pembengkakan pada sendi lutut. pada pemeriksan optalmoskop didapatkan gambaran Cotton wool appereance. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan kadar asam urat 7.Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke dokter dengan keluhan nyeri pada sendi lutut sejak kemarin. Petidin Seorang pria berusia 50 tahun. kemerahan dan pasien tidak dapat berjalan.

glukosa urin +3. Pada lutut sebelah kanan tampak membesar daripada lutut sebelah kiri. Faktor VIII 60% D. Captopril Pasien anak laki-laki berusia 2 tahun datang dengan keluhan lutut sebelah kanan sakit sejak 3 hari yang lalu. Hasil lab GDS 450 mg/dL. Losartan B.Gambar 2. tidak mengatur pola makan dan minum obat terartur. Seorang pasien umur 60 tahun dibawa ke UGD tidak saadarkan diri. HCO3 30 pCO2 48 Seorang wanita usia 28 tahun hamil 6 minggu. Riwayat DM 10 tahun yang lalu.30 HCO3 48 D. pH 7. Mengeluh pusing. hasil analisa gas darah yang sesuai A. pH 7. pH 7. Faktor VIII 50% C. HCT E. An ophthalmoscopic view of the retina showing advanced signs of diabetic retinopathy including two pale cotton wool spots. Anak sering menangis dan tidak bisa berjalan.30 HCO3 30 C. Pemeriksaan yang dianjurkan untuk kasus di atas A. HCO3 18 pCO2 48 E. Faktor IX 20-50% . Verapamil C. Metildopa D. dan sulit digerakan. TTV dalam batas normal. Pada pemeriksaan fisik ditemukan anak rewel. Faktor VIII 20% B. Obat antihipertensi yang tepat adalah A.30 HCO3 18 B. Faktor IX < 1% E. TD 140/100 mmHg.

datang ke UGD RS dengan keluhan sesak nafas disertai batuk berdahak tanpa darah sejak 5 hari yang lalu. Karsinoma paru An air bronchogram is an air-filled bronchus against surrounding opacified alveoli. pulmonary lymphoma  Pulmonary infarct  Normal expiration Air bronchogams that persist for weeks despite appropriate antimicrobial therapy should raise the suspicion of a neoplastic process. . TB paru B. Bronkiektasis E. TB milier C. Apa diagnosa yang paling mungkin? A. and will not be seen when a bronchus is filled with fluid or when the opacification of the alveoli is due to obstruction (as air is resorbed). CT or guided biopsy may be planned in such cases.Seorang laki-laki berusia 25 tahun. Pemeriksaan foto thorax tampak perselubungan inhomogen pada basal paru kanan disertai dengan gambaran air bronchogram. Pneumonia D. Air bronchograms can be seen with :  Pulmonary consolidation  Pulmonary oedema  Non-obstructive atelectasis  Severe interstitial disease  Neoplasm: bronchioloalveolar carcinoma. It is indicative of an airspace process.

Thick blood smears. spontan di bidan.Seorang bayi umur 11 bulan lahir normal. Hasil pemeriksaaan darah tepi didapatkan eritrosit besar-besar dengan titik Schuffner. The presence of Schüffner’s dots is also characteristic – these looks like specks or granules on the cell surface of the infected red blood cell. and to store the blood in an appropriate anti-coagulate. It is crucial to make the blood films soon after the blood sample has been taken. in order to see the detailed structures which differentiate the different species of malaria. For species-level identification of malaria parasites. NGT. Rujuk ke RS terdekat B. These parasites have crescent-shaped gametocytes. are sensitive since a large number of red blood cells can be examined. enlarges red blood cells that it infects and seems to show a preference for immature red blood cells. ovale is very similar to P. Tutup dengan kassa NaCl. which use a large unsmeared drop of blood. tidak terdapat massa pada permukaan dinding abdomen. lemas. on the other hand. whereby a small volume of blood is smeared thinly across the slide and then stained. P. malariae does not alter the size or shape of the red blood cell it infects and tends to form rosette-like patterns of 8-10 . rujuk ke RS terdekat Wanita 21 tahun datang dengan keluhan demam naik turun sejak 1 minggu yang lalu. Pasang infus. Pasang NGT. though the parasites. Plasmodium vivax. Plasmodium knowlesi E. Plasmodium ovale B. Characters to look out for include the presence of Maurer’s dots on the surface of red blood cells infected with Plasmodium falciparum. muntah. rujuk RS terdekat D. in that it also enlarges the red blood cells and can have Schüffner’s dots. are difficult to distinguish morphologically. disertai sakit kepala. but fewer merozoites tend to be present per cell and infected red blood cells tend to look elongated. rujuk ke RS terdekat E. A. tutup dengan kassa NaCl. Tindakan apa yang harus dilakukan A. a thin blood film is more commonly used. Pasang infus. mual. You may also see multi-infected red blood cells with this species. if present. rujuk ke RS terdekat C. Plasmodium vivax C. and it is rare to see mature trophozoites or schizonts with this parasite since when this stage is reached the red blood cells are usually sequestered deep within major organs and so are not readily present in the peripheral blood. usually with Romanowsky stain. Plasmodium falcifarum D. Plasmodium malaria Malaria parasites are usually examined under a microscope using a peripheral blood smear method (also called a blood film). Terdapat defek di samping umbilicus. P. vivax. pertahankan kehangatan.

its trophozoites may form characteristic band-like patterns across the cell. vivax and P. Skizofrenia Katatonik Laki-laki 22 tahun datang ke dokter dengan keluhan susah berkonsentrasi sejak 6 bulan yang lalu. tremor. berat badan turun tapi nafsu makan meningkat. Gondok numuler C.merozoites. Gondok endemik B. refleks fisiologis meningkat. Schüffner's dots in P. berkeringat. ovale Perempuan 40 tahun datang ke RS dengan keluhan berdebar-debar. Penyakit Graves E. Skizofrenia Herbefrenik C. Pasien juga sering mendengar suara almarhum ibunya yang mengatakan bahwa ia harus . Later on in maturation. Diagnosis A. Dari pemeriksaan fisik terdapat eksoftalmos. Hormon tiroid meningkat. Gambar 3. Skizofrenia Paranoid B. Karsinoma tiroid D. Skizofrenia Residual E. Penyakit Hashimoto Wanita 24 tahun dibawa ke dokter oleh ibunya karena sering diam tak bergerak lebih dari 3 jam. Skizofrenia Tak Terinci D. Diagnosa A. TSH rendah.

Di kampus pasien memiliki masalah.menjadi dokter. Skizofrenia paranoid C. Thought withdrawal C. dan isi pikiran ulangan. walaupun isinya sama. Psikotik karena obat E. Oleh dokter UGD ia didiagnosis Skizofrenia. Autonomy . Menurut pengakuan istrinya. Delirium karena gangguan media Seorang laki-laki berusia 42 tahun dibawa ke UGD RS karena mengamuk dan berlaku kasar kepada anak perempuannya. Skizoafektif B. Dokter bingung menjelaskan kepada orang tua tentang keadaan anaknya. namun kulitasnya berbeda. Apakah penyebab keluhan di atas ? A. Thought echo B. Psikotik akut D. Prinsip moral manakah yang membuat dokter tersebut bingung menjelaskan keadaan anak tersebut? A. Thought broadcasting  Thought echo Isi pikiran dirinya sendiri yang berulang atau bergema dalam kepalanya (tidak keras). Diagnosis A. Delution of control (waham dikendalikan) E. Ia sering mendengar suara-suara yang menurutnya adalah suara Nyi Roro Kidul. Delution of passivity D. dan menjadi sering termenung dan tidak merawat diri. Ia bercerita bahwa ia diutus oleh Nyi Roro Kidul untuk merebut kekuasaan dari anak perempuannya. ketika ia di-PHK. dengan demikian ia dapat bersanding sejajar kekuatannya dengan Nyi Roro Kidul. Perut anknya dirasakan makin besar setelah dilakukan pemeriksaan didapatkan anak tersebut hamil 5 bulan. pasien mulai berlaku aneh sejak dua bulan yang lalu. Pasien menceracau tidak jelas. Thought insertion or withdrawal Isi pikiran yang asing dari luar masuk ke dalam pikirannya (insertion) atau isi pikirannya diambil keluar oleh sesuatu dari luar (withdrawal) Thought broadcasting Isi pikirannya tersiar keluar sehingga orang lain atau umum mengetahuinya Delusion of control Waham tentang dirinya dikendalikan oleh suatu kekuatan tertentu dari luar Delusion of passivity Waham tentang dirinya tidak berdaya dan pasrah terhadap suatu kekuatan dari luar     Seorang ibu membawa anaknya ke dokter karena khawatir adanya tumor di perut anaknya. Dia merasa temannya di kampus berusaha menghalangi dia untuk dapat belajar dengan baik. Ia baru bisa tenang setelah diberikan injeksi Haloperidol.

Rambut kepalanya panjang sebatas pinggang. Stresornya dapat berupa pengalaman traumatik yang luar biasa. verikel pada rambut kepalanya. sebagai respons terhadap stres fisik maupun mental yang luar biasa dan biasanya menghilang dalam beberapa jam atau hari. E. Insect bite E. Pediculus humanis capitis D. Teman sekelasnya juga mengalami hal yang serupa. D. Seorang wanita 17 tahun mengeluh terdapat trumbus-trumbus kemerahan. Manakah diagnosis yang paling mungkin? A. Insomnia inorganik D. Reaksi stres akut Reaksi Stres Akut Suatu gangguan sementara yang cukup parah yang terjadi pada seseorang tanpa adanya gangguan jiwa lain yang nyata. khawatir. Gangguan penyesuaian C. Pediculus humanis pubis B. Kerentanan individu dan kemampuan menyesuaikan diri memegang peranan dalam terjadinya dan keparahannya suatu reaksi stres akut. Gangguan cemas menyeluruh B. la selalu merasa cemas jangan-jangan akan terjadi sesuatu yang tidak baik terhadap dirinya atau keluarganya.B. Pediculus humanis corporis . Gangguan ansietas fobik E. Psoriasis C. dan gelisah. Hal ini terjadi sejak anaknya mengalami kecelakaan lalu lintas dua hari yang lalu. selalu merasa was-was. Diagnosis A. C. Honesty Transparancy Justice Non maleficence Seorang wanita berusia 37 tahun mengeluh sulit tidur.

Bentuk adaptasi sel yang ditemukan pada lengan atlet ini adalah? A. They disappear during sleep. These movements occur at rest. As a result. Ballismus E. The main feature in Sydenham’s chorea is involuntary movements. Atrofi C. Hipertrofi Seorang laki-laki usia 50 tahun datang ke dokter dengan keluhan adanya gerakan seperti menari yang tidak terkontrol. Sydenham’s chorea Sydenham’s chorea was described by Thomas Sydenham in 1686 and it has been associated with rheumatic fever since 1956. Apakah kemungkinan diagnosis? A. Chorea athetosis D. Hemibalismus C.Gambar 4. . Pasien tersebut mempunyai riwayat penyakit jantung rematik. the activities of daily living can be severely disrupted. It is a major manifestation of rheumatic fever and according to the latest modification of the Jones criteria in 1992. and are exacerbated by stress. Usually the patient has abnormal neurological signs with hypotonia and motor restlessness which can lead to coordination problems. Pediculus humanus capitis Pada atlet angkat besi yang rajin barlatih mendapatkan lengan atasnya menjadi kekar dan besar. Displasia B. a criterion sufficient even by itself for the diagnosis of the disease. gait disturbances and speech impairment. may start suddenly or gradually. Metaplasia D. Hiperplasia E. These can be generalised or unilateral. Huntington chorea B.

dan apbila ditemukan penyakit ini juga merupakan proses lanjutan/perparahan dari chorea Sydenham yang terjadi pada masa kanakkanak. Sejak 1 minggu ini mata merah. sedangkan mata kanan tidak ada keluhan. konjungtiva hiperemis dengan sekret (+). kornea terdapat kekeruhan dan tampak infiltrat dengan gambaran satelit (+). Pemeriksaan fisik E. Pasien tampak santai dan mata tampak merah. Ballismus  Berupa gerakan kasar seperti melempar-lempar (balistik) yang tidak terkontrol dan keras  Menyerang otot-otot proksimal dari tangan dan kaki Hemibalismus  Balismus yang hanya terjadi pada satu sisi tubuh Athetosis  Gerakan menggeliat secara perlahan dan berkelanjutan (continous) Pasien laki-laki 23 tahun diantar ke dokter praktek umum dengan mengeluh dirinya merasa akan gila dan segala sesuatunya tidak nyata. buram dan sakit. Pemeriksaan toksikologi urin Seorang laki laki petani berusia 60 tahun datang ke Puskesmas dengan kelulan 1 bulan yang lalu mata kiri terusuk padi. Pasien juga menyangkal berhalusinasi. Apakah diagnosis yang mugkin A. Pada pemeriksaan oftalmologikus diperoleh VOS 1/~. Keratitis ec bakteri C. Pemeriksaan yang akan dilakukan adalah adalah A. kaki. EEG B.    Biasa disebut tarian saint vitus Mempunyai karakter berupa gerakan menghentak yang cepat dan tidak terkoordinasi yang biasanya menyerang muka. Konjungtivitis ec bakteri B. yang kemudian timbul bercak putih. Pemeriksaan fungsi hepar D. Pasien juga merasa dia tidak berada dalam dimensi waktu. palpebra tampak udem dan hiperemis. Dari alloanamnesis pasien sering ke diskotik. Pemeriksaan status mental C. dan tangan Lebih sering menyerang wanita daripada pria dan sebagian besar terjadi pada anak-anak di bawah umur 18 tahun (terutama diakibatkan infeksi streptokokus beta-hemolitik grup A) serta terjadi pada 20-30% pasien dengan demam reumatik Onset pada orang dewasa jarang ditemukan. Katarak . Keratitis ec jamur D.

Mikropenis C. Konjungtivitis cum flygten D.E. Any of the pale. . grayish-red gelatinous nodules occurring on the edge of the conjunctiva in Vernal Conjunctivitis. Hipospadia Anak laki-laki 10 tahun dibawa orang tuanya ke praktek dokter umum dengan keluhan mata merah sejak 1 bulan yang lalu. Konjungtivitis viral akut B. Pemeriksaan oftalmologi terdapat folikel-folikel di limbus kornea (trantas dot). Paraphimosis D. Buried penis B. Pemeriksaan ujung muara uretra tidak terletak pada ujung penis. n. Keluhan tidak disertai pandangan kabur. penis bengkok ke ventral. Konjungtivitis ec jamur Pasien laki-laki 2 tahun. Konjungtivitis trakomatos Trantas dot (tr n t s. Diagnosis yang paling mungkin A. dibawa ibunya dengan keluhan kencing tidak lewat ujung penis. Apa diagnosisnya? A. Konjungtivitis bacterial kronis C. Phimosis E. Konjungtivitis vernal E. trän täs).

pasien mengalami kejang dengan urutan yang sama seperti sebelumnya. Proses belajar B.Gambar 5. Sekitar setengah jam sebelum masuk rumah sakit. Apakah terapi yang paling tepat? A. Carbamazepin 200 mg IV C. Pada saat itu. Ethosuximide 100 mg IV B. Phenobarbital 60 mg IM E. dan tidak sadar. Apakah faktor yang dominan sebagai etiologi? A. Pada pemeriksaan kesadaran diperoleh data bahwa pasien membuka mata bila dipanggil. sewaktu dicubit lengan kanannya dapat menepis tangan yang mencubit. Tiga jam sebelumnya pasien mendadak kejang pada lengan kanannya. kemudian terjatuh. nampak berusaha berbicara tetapi tak berbentuk kalimat yang jelas. Dia merasa tidak nyaman. Ekonomi C. Dia mengamuk sejak 7 hari yang lalu. Trantas dot Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat dalam keadaan tidak sadar. Genetik . Bolus lambat diazepam 10 mg Seorang laki-laki berusia 44 tahun dibawa ke unit gawat darurat dengan dipegangi oleh 4 orang. kejang menjadi seluruh tubuh. pasien masih mampu berteriak minta tolong. Sosial D. Budaya E. dan mendengar suara-suara yang menyuruh dia membunuh istrinya. Dia mengalami sulit tidur dan sulit mengendalikan emosinya. Phenytoin 100 mg IM D. takut. marah. Sebelumnya tidak pernah seperti itu. Sekitar 5 menit kemudian kejang berhenti dan pasien nampak bingung sebentar lalu tertidur.

Pasien juga mengeluh batuk lama sekitar 1 bulan dengan dahak berwarna putih encer. Early diangnosis and prompt treatment E. Apusan mikroskopik B. dipindah ke bagian operator telepon. Pasien banyak bicara tertawa pola pikir loncat-loncat. Helicobacter pulori B. ELISA Mikroorganisme yang paling sering menjadi pemicu pada kasus di atas adalah? A. Pasien adalah seorang pekerja tambang . Keluhan dirasakan semakin lama semakin berat. Eksaltasi B. keluhan disertai gangguan penampilan pada mata pasien. tetapi dia juga murung disebut? A. Dia berpikir sedang dipromosikan oleh presidan direktur. Rapid test C. Pemeriksaan fisik lagoftalmus. Euphoria D. Keluhan lainnya pasien merasa terganggu dengan keluhannya. Sequencing E. lipatan nasolabial menghilang. Pemeriksaan yang mendukung untuk menegakkan diagnosis pasien di atas? A. tampak gembira berlebihan. Fobia Saat pemeriksaan rontgen pada pekerja diwajibkan untuk menggunakan baju khusus yaitu apron yang berbahan Pb. Tujuan dari pengguanaan dinding tebal dan apron di atas dalam konsep 5 level prevention termasuk dalam? A. Sreeptococcus aureus E. Dia juga beranggapan karyawan yang lain iri padanya sehingga melaporkannya ke pimpinan dan ia dijadikan operator. M. Epstain barr virus C. Specifik protection C. Elase E. Kultur spesimen D. Disability limitation Laki-laki 65 tahun. Campylobacter jejuni D. KU mulut mencong ke kanan. seorang sekretaris. Rahabilitation B. Healt promotion D.Pasien perempuan 24 tahun. Ekopraxi C. tuberculosis Seorang laki-laki usia 46 tahun datang ke praktek dokter dengan keluhan sesak nafas sejak 2 minggu yang lalu.

dan memiliki kebiasaan merokok hingga 1 pack (12 batang) rokok dalam 1 hari. Buta mendadak pada pasien disebabkan oleh? A. Makan roti 2 jam sebelum pemeriksaan C. Memberikan natrium bikarbonat intravena E. Setelah dilakukan langkah awal resusitasi. Memberikan rangsang taktil . tetapi masih dapat melihat benda-benda yang dekat. Minum Salbutamol 4 jam sebelum pemeriksaan D. Amblasi retina B. denyut jantung 90 x/menit. Melakukan kompresi jantung B. Glaukoma Seorang bayi laki-laki dilahirkan secara sectio caesaria dari seorang perempuan berusia 37 tahun G1P0A0 gravida 38 minggu dengan ketuban pecah dini 18 jam dan fetal distress. penilaian menunjukkan bayi tidak bernafas. Sejak 6 bulan yang lalu. tampak biru. lemah. Apakah keadaan yang mengharuskan penundaan pemeriksaan spirometri pada kasus tersebut? A. Memberikan epinefrin injeksi intramuskuler C. Kekeruhan kornea D. Merokok 6 jam sebelum pemeriksaan E. di dalam mata kanannya tampak ada seperti kabut putih. Berolahraga 1 jam sebelum pemeriksaan B. Kekeruhan cairan viterus E. Dari hasil pemeriksaan laboratorium diperoleh reduksi urin (+++) GDP 250 mg/dL dan gula darah 2 jam post prandial 450 mg/dL. Saat akan dilakukan pemeriksaan spirometri pasien mengatakan bahwa semalam pasien kurang tidur. Katarak C. Selama pemeriksaan tercium bau busuk yang ternyata berasal dari jari manis kirinya yang mengalami luka memborok sampai terlihat tulangnya. dan semakin tebal sehingga sekarang penglihatan mata kanannya menjadi kabur. berolahraga 2 jam yang lalu. Melakukan ventilasi tekanan positif D. terakhir makan roti 1 jam yang lalu. terakhir merokok 6 jam yang lalu dan terakhir minum Salbutamol 4 jam yang lalu. Kurang tidur Seorang laki-laki berusia 60 tahun mengeluh mata kanannya buta secara mendadak tadi pagi saat mandi. Tindakan apakah yang harus dilakukan? A. Bayi tersebut dilahirkan dalam keadaan tidak menangis.

Desa memiliki sumber air yang baik. rumah kecil. Program Keluarga Berancana . Program Air Bersih C. Program DOTS D. terbuat dari bambu. Program penanganan malaria E.000 orang dengan 700 KK. dan lantai belum disemen. Perumahan sangat buruk. Saudara baru ditempatkan disana sebagai dokter puskesmas. Ketika melakukan kunjungan Saudara melihat banyak penduduk memiliki penyakit batuk kronik yang kadang-kadang disertai darah dengan keringat malam. Apakah program yang menjadi prioritas untuk dilaksanakan di desa tersebut? A. Imunisasi Hepatitis B B. kurang ventilasi.Desa A adalah salah satu desa terpencil di wilayah kerja Puskesmas X dengan populasi sebanyak 5.

3 mg/dL. Antihipertensi dan tranfusi darah . Antibiotik. kretinin 12. Pada kedua lapangan paru bawah terdengar ronki. Terus dilakukan PF Tensi 100/70 mmHg N 100 x/menit RR 23 x/menit. ureum 150 mg/dL. Health behavior D. nyeri perut. tekanan darah 210/110 mmHg. Peritonitis C. Phenobarbital 100 mg IM E. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. mual. Kemungkinan disebabkan oleh A. pasien dalam keadaan sadar. Sakit yang hebat B. Health promotion B.30 KLL dan tak sadarkan diri. Hasil USG contracted kidneys. Keempat ekstremitas sering terasa kram. Terapi yang tepat pada pasien ini adalah? A. dengan tipe pernafasan kussmaul dan nadi 100 x/menit. Pasien ingin mengetahui kemungkinan penyakit degeneratif yang bisa terjadi pada dirinya. Sick-role behavior C. sesak nafas disertai bengkak pada kedua tungkai bawah sejak 4 bulan sebelumnya. Tidak sadarkan diri D. antihipertensi. Setelah di ruang perawatan 10 menit pasien mengamuk akibat menahan sakit pada perutnya. Penekanan intrakranial Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke praktik dokter umum untuk mengkonsultasikan kesehatannya. Illness behavior Seorang pria usia 60 tahun datang ke UGD dengan keluhan lemah. 30 menit kemudian dia sadar. dan trasfusi darah C. Phenitoin kapsul 100 mg C. Batas jantung kiri bergeser ke lateral dan kaudal. Pasien selama ini merasa ia dalam keadaan sehat.Seorang laki-laki 20 tahun. jam 00. Phenitoin 100 mg IM Pasien laki-laki 30 tahun. Kemudian pasien muntah-muntah. kemudian mengeluh nyeri kepala. terapi yang paling tepat untuk pasien ini adalah? A. S 37oC. Respirasi 40 x/menit. Hasil laboratorium didapatkan Hb 8 gr/dL. Carbamazepin 60 mg D. Kemudian kejang seluruh tubuh selama 5 menit dan pasien tidak sadar. Diazepam 10 mg B. 3 jam lalu mengalami kejang pada sebagian tangan kanannya. Preventive health behavior E. Apakah istilah yang paling tepat untuk tindakan pasien ini? A. Cedera kepala E. Hrmodialisis elektif B. saat sadar pasien tampak binggung.

Sindroma Parkinsonism B. Sindroma Neuroleptik Maligna C. Meibomitis C. antihipertensi. Hemodialisis cito dan bila memungkinkan tranplantasi ginjal Seorang laki-laki usia 26 tahun dirawat di rumah sakit dengan agitasi akut dan diagnosis Skizofrenia Paranoid. Sindroma Capgras D. teapi waktu bayinya lahir tidak menangis spontan. Diberi obat injeksi oleh dokter untuk mengatasi agitasi akut pasien. Gangguan pemusatan perhatian Seorang wanita berusia 22 tahun datang dengan keluhan ada bintik merah pada kulit kelopak mata. merah pada palpebra. Apakah yang dialami pasien dengan keluhannya tersebut? A.. RR 20 x/menit dan suhu 36. Pada pemeriksaan vital sign didapatkan TD 110/70 mmHg. tumor setempat. pasien mengeluh pada perawat bahwa badannya terasa kaku.5oC. Apakah diagnosis yang paling mungkin dari kasus tersebut? A.D. Demam tidak ada. dan trasfusi darah E. Cerebral palsy B. Epilepsy D. Blefaritis . Pada pemeriksaan fisik ditemukan. Retardasi mental E. koreksi status asam basa. nyeri tekan (+). berkilat. Sindroma Serotonin Seorang anak laki-laki berumur 6 tahun datang bersama ibunya untuk memeriksakan diri dengan keluhan utama tidak bisa diam.. Sindroma Alzheimer E. Autisme C. Hordeolum internum D. Keluhan ini disertai nyeri. Diagnosis yang mungkin adalah. Setelah dirawat selama satu minggu di rumah sakit. Prestasi akademisnya kurang. Keluhan ini sudah diderita sejak umur 2 tahun. dan konjungtiva tidak ada kelainan. Kalazion E. Oksigenasi. A. Saat hamil ibu sehat-sehat saja. nadi 80 x/menit. Hordeolum eksternum B. dan bila berjalan seperti robot.

Hordeolum B. Pada pemeriksaan oftalmologi benjolan teraba kasar. tidak ada nyeri tekan. Pada Kalazion terjadi penyumbatan kelenjar Meibom dengan infeksi ringan yang mengakibatkan peradangan kronis kelenjar tersebut. Blefaritis Gambar 7. Ektropion C. Diagnosis yang mungkin? A. dan terdapat pseudoposia. tidak hiperemi. Tumor E. Kalazion D. Hordeolum Eksternum Perempuan 18 tahun datang ke PKM dengan keluhan benjolan pada mata kiri sebesar biji jeruk dan tidak nyeri. dan adanya pseudoptosis. tidak nyeri. tidak merah. Kelenjar preurikel tidak membesar. Kadang-kadang .Gambar 6. Sebelumnya benjolan pernah timbul 3 minggu yang lalu dan terasa nyeri. Kalazion akan memberikan gejala adanya benjolan pada kelopak. Kalazion Klazion merupakan peradangan granulomatosa kelenjar Meibom yang tersumbat.

pasien sering mengeluh nyeri kepala yang makin lama makin dirasakan berat. Kelemahan anggota gerak kiri dirasakan makin berat 3 bulan. Lesi lobus ocipital kiri kanan . Kurang lebih 1 tahun yang lalu. Muntah dikeluhkan 1 bulan sebelum masuk rumah sakit. Seorang laki laki 35 tahun datang ke UGD dengan keluhan 2 hari tidak makan. Empat bulan yang lalu anaknya yang berumur 4 tahun meninggal karena DBD. Lesi chiasma aptikum B. Dia juga sering tersenyum sendiri seolah olah mengobrol dengan seseorang. Pasien tetap sadar. Halusinasi dengar dan waham bizzare D. Lesi fossa posterior E. Riwayat trauma/jatuh tidak ada. tiap hari berangkat sekolah dan dia juga sering mendengar anaknya bernyanyi. Waham dan idea of reference B. Lesi supratentorial D. tidak ada keluhan kejang. hingga pasien hanya dapat menggeser anggota gerak kiri. Halusinasi lihat dan waham bizzare Pasien wanita.mengakibatkan perubahan bentuk bola mata akibat tekanannya sehingga terjadi kelainan refraksi pada mata tersebut. pupil anisokor kanan. Keluhan disertai gangguan penglihatan kedua mata (blur vision). Apa Diagnosisnya? A. Halusinasi dan waham berdosa E. Tiga bulan selanjutnya paien merasa sulit tidur. Di manakah letak lesi/kelainan yang paling mungkin pada pasien di atas? A. riwayat panas badan tidak ada. Lesi infratentorial C. usia 45 tahun dibawa keluarganya ke praktek umum dokter swasta dengan keluhan utama kelemahan anggota gerak kiri. Minggu-minggu terakhir pasien mengatakan bahwa anaknya masih hidup. sulit makan dan mengurung diri di kamar pasien juga mengatakan ingin bunuh diri dan merasa bersalah atas kematian anaknya. Halusinasi dan idea of reference C.

9-16 Jan Wanita 17 tahun G1P0A0. 27 Jan . the supratentorial region of the brain is the area located above the tentorium cerebelli. while the infratentorial region contains the cerebellum. 11 Feb 2 kasus. BB menurun. 16 Feb 15 kasus. 29 Jan .In anatomy.10 Feb E. 20 Feb 3 kasus. The area of the brain below the tentorium cerebelli is the infratentorial region. ketonuria (+). terlambat haid 1 bulan 5 hari letih. Kapankan waktu paparan penyakit yang paling tepat? A. Kemungkinan diagnosis adalah? A. The supratentorial region contains the cerebrum. Hiperemesis gravidarum . 8 Feb 5 kasus.10 Feb B. payudara membesar. 7 Feb 3 kasus. Masa inkubasi penyakit ini adalah 7-10 hari. Emesis gravidarum E. Pemeriksaan lab hipokalemi. Sebuah kejadian luar biasa penyakit demam berdarah Dengue dilaporkan antara tanggal 5 dan 20 Februari 2009 di sebuah kota di Sumatera. 17 Feb 7 kasus. 5-17 Jan D.12 Feb 9 kasus. Jumlah kasus untuk setiap tanggal adalah sebagai berikut 5 Feb 2 kasus. Abortus iminens C. 7-18 Jan C. Gastritis B. Morning sickness D.

Estrogen B. Yang dilakukan oleh Anda sebagai seorang dokter adalah A. Pasien mengeluh nyeri pada lengan atas saat digerakkan. LH C. Tindakan yang dilakukan? A. Manuver jendrasik D. Pemeriksaan hormon yang paling tepat dilakukan pertama kali? A. sebelumnya didahului rasa kebas dan kesemutan kemudian lama-kelamaan kelemahan anggota gerak atas dan bawah. maka kemungkinan letak lesi terjadi pada? A. Bivalve B. tapi tapi pasien takut menoleh ke kanan karena akan kambuh kembali. dan keringat dingin. FSH Seorang pria berusia 55 tahun pada saat bengun tidur pagi hari mengalami kepala pusing berputar disertai muntah. Meminta pasien sendiri untuk menuliskan karena ia sendiri adalah teaga medis . Rujuk ke Rumah Sakit D. Pemeriksaan yang paling penting? A. Lesi perifer di komu anterior dan posterior Pasien laki-laki usia 21 tahun datang ke puskesmas untuk kontrol gips sirkular di lengan kiri. Cappilary Refill Time kurang dari 2 detik. Buka gips Seorang tenaga medis mengalami kecelakaan lalu lintas. Test laseque E. Tanda vital normal. Test koordinasi B. ia takut kariernya akan terancam. Lesi sentral di medula spinalis B. Test kalori Laki-laki dewasa 25 tahun dengan sesak nafas. Setelah diperiksa ternyata dia sendang mabuk. Riwayat trauma kepala dan gangguan penglihatan disangkal. hCG D. Ganti gips E. Dari hasil PF tidak ada hiperrefleks. Sebab. Dia meminta Anda agar tidak menuliskan hal ini di dalam rekam medis. dan beralasan baru putus dengan pacarnya. Lesi di intracranial C. Manuver Hall pike C. Progesteron E. Kasih obat Pain Killer C. Gips terpasang 3 hari yang lalu karena lengan atas kiri retak.Perempuan 27 tahun hamil 8 minggu keluar bervak-bercak merah dari kemaluan sudah 3 hari ini.

Penderita mengalami trauma multiple. Tidak ada riwayat penyalahgunaan zat dan alkohol. E. Pemeriksaan Ro di daerah mana yang saudara usulkan? A. C. Haloperidol 2 mg i. Di UGD primary survey stabil.v. Pada pemeriksaan fisik tidak ditemukan adanya kelainan. E. Klorpromazin 50 mg i. Pelvis Seorang laki-laki 50 tahun datang dengan keluhan sering menangis tanpa sebab sejak 1 bulan yang lalu. Kepala. toraks. Obat ini bekerja pada otak untuk menghasilkan efek menenangkan. tidak bisa tidur. Pasien ingin dirujuk ke rumah sakit. Trifluoporazin Triazolam digunakan untuk pengobatan jangka pendek pasien dengan masalah tidur (insomnia). Diazepam 5 mg i. Kepala dan leher D. Obat ini umumnya digunakan selama 7-10 hari untuk membantu Anda tertidur lebih cepat dan mengurangi frekuensi Anda terjaga semalaman. Obat yang dapat diberikan kepada pasien sebelum dirujuk adalah: A. Triazolam C. Daerah persendian dan ekstrimitas B. Triazolam juga dapat membantu Anda tidur untuk jangka waktu yang lama dan merupakan milik kelas obat yang disebut obat penenang/hipnotik. leher. CPZ B.m. bicara meracau. pelvis C.m. C. Diazepam 5 mg i. Klorpromazin 100 mg i. Toraks dan leher E. Pada awalnya pasien sulit tidur dan malas beraktifitas.v. Haloperidol D. Sejak 1 bulan yang lalu dipecat oleh kantor. Setelah difiksasi apakah obat yang paling tepat diberikan? A. B. Meminta dokter jaga lain untuk menuliskan Tidak menuliskan karena rahasia kedokteran Meminta perawat lain menuliskan Tetap menuliskan di rekam medis Seorang laki-laki 25 tahun dibawa keluarganya dengan keluhan gaduh gelisah. D. . saat secondary survey saudara akan membuat foto Ro pertama. D.m. Seorang pengendara mobil mengalami KLL di jalan tol.B.

Dalam menghitungnya tidak memisahkan penduduk laki-laki dan wanita. Hifema C. Iridosiklitis E. Keluhan telah dirasakan lebih dari 3 minggu. BTA negatip . buah. Pada pemeriksaan fisik dijumpai ronki basah dan suara amforik pada apex. Apakah ciri kuman penyebab yang nampak pada pemeriksaan mikroskopis BTA? A. BTA negatip D. Awalnya penurunan pandangan dari bawah ke atas kemudian gelap semua.67 untuk Jawa Barat. Pemeriksaan virus didapatkan 1/300. Pada anamnesis lanjutan diketahui kakak dan ayah pasien yang serumah telah lama menderita sakit dengan keluhan serupa. Ablasio retina D. Myopi Laki-laki 45 tahun ke poli mata dengan keluhan pandangan menurun setelah terkena shuttlecock.Dalam data di Pukesmas hasil dari cakupan KIA di dapatkan angka kematian kasar Crude Life Bird Rate (CBR) sebesar 6. Luksaaio lensa B. Mata kiri nyeri dan merah. Diagnosa yang mungkin adalah? A. Sebutkan salah satu kelemahan CBR? A. komea jenih. Kuman berbentuk spiral. konjungtiva anemis. tetapi masih mempunyai banyak kelemahannya. C. sayur. nafsu makan berkurang. Dalam menghitungnya wanita dan anak-anak tidak diperhitungkan B. lemah dan berkeringat dimalam hari. Ablatio retina D. Xeroftalmia B. BTA positip C. Dalam menghitungnya penduduk wanita dipisahkan dengan laki-laki Anak laki-laki usia 6 tahun dibawa ke Puskesmas dengan keluhan menurunnya pengelihatan menjelang sore hari. Presbiopi E. lensa ditempatkan penekanan bola mata di bawah normal. Konjungtivitis C. Riwayat trauma kepala (-) mata (-) kulit kering. Pendarahan vitreum Seorang perempuan berusia 18 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan batuk berdahak. Dalam menghitungnya wanita di atas 60 tahun tidak dihitung E. Diagnosisnya adalah? A. Foto thorax penderita menunjukkan adanya infiltrat spesifik disertai daerah avaskuler dengan pleural line yang jelas. Kuman berbentuk bulat. Kuman berbentuk batang. sesak napas. Direncanakan pemeriksaan mikroskopis sputum BTA. Terlalu sulit mencari datanya D. Kuman berbentuk batang. Pasien tidak suka minum susu. Angka CBR dapat dipahami sebagai pedoman. disertai demam. BTA positip B.

dilakukan fogging focus D. Kuman berbentuk bulat. Pancaran BAK juga kecil. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan. Melakukan fogging focus pada 100 rumah disekitarnya dan melakukan penyuluhan 3 M dan penggunaan kelambu serta insektisida B. frekuensi nadi 80 kali/menit. Striktura uretra anterior B. Komplikasi pada paru kontralateral B. Pada pemeriksaan radiologi dilakukan antegrade uretrograf. Komplikasi pada atrium dan ventrikel kanan E. Kemungkinan diagnosis pada pasien ini adalah A. Batu buli-buli D. tekanan darah 120/80 mmHg. Komplikasi pada pembuluh darah C.5oC. Epididimitis C. Trauma ureter E. Komplikasi pada atrium dan ventrikel kiri Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan pancaran BAK bercabang dua. jika ditemukan pada 10 rumah. pasien menabrak truk dan pasien duduk di samping pengemudi. Pada pemeriksaan fisik didapatkan peningkatan Jugular Venous Pressure (JVP). Pasien baru saja mengalami kecelakaan mobil. Dilaporkan terdapat seorang warga kelurahan X tersebut dirawat di RS karena demam berdarah. Batuk berdahak sejak 10 tahun yang lalu. Apakah penyebab peningkatan JVP pada kasus di atas? A. dan suhu 36. frekuensi napas 20 kali/menit. kehijauan. Kadang-kadang susah BAK. Melakukan pemeriksaan epidemiologi (PE) seperti pemeriksaan jentik. BTA positip Seorang laki-laki. dilakukan fogging focus Laki-laki 40 tahun masuk UGD dengan keluhan nyeri pada tungkai. tangan tidak bisa digerakkan sejak 30 menit yang lalu. 1 minggu ini badan demam. 70 tahun.E. jika ditemukan pada 3 rumah. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tungkai kanan tidak . Striktura uretra posterior Anda adalah kepala puskesmas pada kelurahan X. perokok datang ke Puskesmas karena sesak. Melakukan pemeriksaan jentik berkala (PJB). Pernah dilakukan pemeriksaan spirometri 3 bulan yang lalu dan didiagnosis sebagai Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK). frekuensi batuk bertambah banyak dengan dahak kental. Memanfaatkan kader untuk melakukan fogging focus dan penyuluhan 3 M plus E. Tindakan apakah yang anda lakukan? A. Komplikasi pada pembuluh limfe D. Meminta formulir SO kepada keluarga pasien yang dikeluarkan RS untuk dilaporkan ke dinkes agar dilakukan fogging C.

Tidak pernah memakai obat-obatan narkotika. Belum pernah sakit seperti ini sebelumnya. Fraktur antetrochantor femur B. Benzodiazepin C. mengerem mendadak. Amitriptilin B. Pasien merasa sedih dan ingin dihukum atas dosa-dosa. Terapi apa yang sebaiknya diberikan? A. Dislokasi panggul posterior Seorang 26 tahun dibawa keluarga dengan keluhan sudah 3 minggu diam mematung. KU kaki kanan sakit dan tidak bisa digerakkan. sulit diajak komunikasi pasien merasa ini sudah kiamat dan sekarang ada di akhirat. Dislokasi panggul posterior E. Carbamazepin . abduksi. Fraktur 1/3 proximal femur D. endorotasi serta tidak dapat difleksikan. Dislokasi tungkai ke atas C. Alprazolam E. Fraktur collum femur D. Kemungkinan penyababnya adalah? A. adduksi dan endorotasi. Fraktur trochanter femur C. Saat datang sendi panggul flexi. Dislokasi panggul anterior Gambar 8. Dislokasi tungkai ke posterior E. Diagnosis? A. Fraktur collar femur B. Sebelum kecelakaan. duduk di samping supir. Fraktur femur 1/3 proksimal Pria. Clorpromazin D. Pemeriksaan fisik dalam batas normal.bisa diluruskan.

Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Pada pemeriksaan didapatkan frekwensi napas 33 /menit. Metamizol Seorang anak perempuan usia 21 bulan mengalami sesak napas.Seorang wanita 25 tahun datang ke dokter praktek mengeluh sakit giginya. Efusi pleura B. udara bronkogram positip. c) Etiologi organic hanya dapat diidentifikasi pada sebagian kecil penderita. Atelektasia C. b) Pemahaman dan penggunaan bahasa cenderung terlambat pada berbagai tingkat. maka IQ berkisar antara 50 sampai 69 menunjukkan retardasi mental ringan. napas cuping hidung positip. Retardasi mental Sangat berat B. Pada pemeriksaan fisik didapatkan caries pada giginya. Apakah diagnosanya A. Pada pemeriksaan radiologi didapatkan konsolidasi lobar superior kanan. . Parasetamol D. Retardasi mental Sedang C. Pedoman Diagnostik a) Bila menggunakan tes IQ baku yang tepat. Retardasi mental Berat  F70 Retardasi Mental Ringan Ketrampilan sosial dan komunikasinya mungkin adekuat dalam tahun-tahun prasekolah. Asam mefenamat B. Tetapi saat anak menjadi lebih besar. belum bisa membaca. Dalam wawancara didapatkan wanita tersebut juga menderita asma. Emfisema D. defisit kognitif tertentu seperti kemampuan yang buruk untuk berpikir abstrak dan egosentrik mungkin membedakan dirinya dari anak lain seusianya. Pneumonia Anak laki-laki 8 tahun diantar ibunya ke RS dengan keluhan sulit mengikuti pelajaran di sekolah. dan masalah kemampuan berbicara yang mempengaruhi perkembangan kemandirian dapat menetap sampai dewasa.1oC. Tuberkulosis E. temperatur 39. Retardasi mental Borderline D. Analgesik pilihan untuk wanita tersebut adalah? A. dari hasil test IQ hasil sesuai anak usia 5 tahun. Ibuprofen C. Aspirin E. Retardasi mental Ringan E.

F73 Retardasi Mental Sangat Berat Ketrampilan komunikasi dan motoriknya sangat terbatas.d) Keadaan lain yang menyertai seperti autism. c) Suatu etiologi organic dapat diidentifikasi pada kebanyakan penyandang retardasi mental sedang. Isolasi sosial dirinya mungkin dimulai pada usia sekolah dasar. Pasien memiliki riwayat SC dua kali. Sebagai dokter. Dapat dideteksi lebih dini jika dibandingkan retardasi mental ringan. datang ke rumah sakit dengan umur kehamilan 34-35 minggu. SC pada kehamilan 37-38 minggu B. d) Autisme masa kanak atau gangguan perkembangan prevasif lainnya terdapat pada sebagian kecil kasus. Pedoman Diagnostik a) IQ biasanya berada dalam rentang 35 sampai 49. tindakan yang disarankan pada pasien untuk dilakukan persalinan? A.  F71 Retardasi Mental Sedang Ketrampilan komunikasi berkembang lebih lambat.  Seorang wanita berusia 37 tahun. Pada usia prasekolah sudah nyata ada gangguan. dan mempunyai pengaruh besar pada gambaran klinis dan tipe penatalaksanaan yang dibutuhkan. SC pada kehamilan 40-41 minggu C. Pada masa dewasa dapat terjadi perkembangan bicara dan mampu menolong diri sendiri secara sederhana. Pada usia sekolah mungkin kemampuan bahasanya berkembang. G3P2. beberapa dapat mencapai tingkat yang lebih tinggi dalam keterampilan visuo-spasial dari pada tugastugas yang sangat tergantung pada bahasa. Tetapi seringkali masih membutuhkan perawatan orang lain. sedangkan yang lainnya sangat canggung namun dapat mengadakan interaksi social dan percakapan sederhana. epilepsy.  F72 Retardasi Mental Berat Bicara anak terbatas dan perkembangan motoriknya buruk. Jika perkembangan bahasanya buruk. gangguan tingkah laku atau disabilitas fisik dapat ditemukan dalam berbagai proporsi 1. bentuk komunikasi nonverbal dapat berkembang. gangguan perkembangan lain. b) Umumnya ada profil kesenjangan (discrepancy) dari kemampuan. Persalinan spontan D. Persalian ekstraksi forceps .

TIO C. USG D. Epilepsi parsial idiopatik D. Lapang pandang E. Epilepsi umum simtomatik Bayi berusia 2 bulan datang ke RS dibawa orang tuanya dengan keluhan utama. Diagnosis yang paling mungkin adalah? A. pada pemeriksaan. Saat kejang. tidak kuat bila terkena cahaya. mulut berbusa. dada dan perut kiri. ia tidak sadar dan mengompol. Artritis septic B. Elektroretinogram B. T 37. dan terlihat sering berkedip. Keluhan muncul pertama kali muncul 2 minggu yang lalu. Jari-jari tangan kanan dan kiri juga dirasakan kaku dan nyeri berlangsung sekitar 15-30 menit di pagi hari.E. Artritis rheumatoid D. Kemudian. Saat pertama kali datang TD 100/70 mmHg. Osteoartritis E. kornea mata kanan keruh dan ukuran lebih besar dari kiri.0oC. Induksi kehamilan 39 minggu Seorang laki-laki berusia 14 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan utama kejang. Pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. dan terjadi selama 1-2 menit. RR 32 x/menit. Epilepsi umum idiopatik B. mata si bayi sering berair. Keluhan terjadi saat tidur dengan menengadah ke atas. terutama saat berjalan. N100 x/menit. Mata melenting ke atas. Ankylosing spondylitis C. Tindakan yang harus segera dilakukan adalah? . CT Scan/MRI Seorang wanita berusia 58 tahun dengan IMT 23 kg/m2 nyeri pada kedua sendi lutut. Artritis gout Laki-laki 20 tahun datang dengan keluhan sempat tidak sadar selama 30 menit yang lalu setelah mengalami kecelakaan lalu lintas.0 mg/dl. Os mengeluh nyeri pada kepala. Riwayat epilepsi dalam keluarga (+). Setelah 10 menit kemudian Os teriak-teriak dengan kata-kata yang tidak jelas dan muntah. Lalu. Pemeriksaan sendi tampak nodul pada sendi DIP dan suara berderak pada sendi lutut saat digerakkan. bagian hitam bola mata kanan lebih besar dibandingkan dengan mata kiri. Kadar asam urat serum 8. Pemeriksaan yang tepat untuk membantu menegakkan diagnosis? A. Epilepsi umum kriptogenik C. dan kejang kelonjotan pada keempat anggota gerak. Apakah bentuk epilepsi yang paling tepat untuk pasien ini? A. Epilepsi parsial simtomatik E.

Kapan pemeriksaan sputum selanjutnya? A. Intracranial hemorragi hemisfer kiri B. disertai sesak nafas yang memberat sejak 2 minggu yang lalu. Tindakan dokter adalah A. Lapor dengan izin pasien tersebut B. Foto rontgen thorax. Fungsional Class New York Heart Assosiation? . Tidak melaporkan Laki-laki 25 tahun datang ke pukesmas dengan keluhan batuk sudah 3 minggu. Lapor langsung dengan atasan C. Akhir bulan kelima Laki-laki 60 tahun merasa cepat lelah. Infark di hemisfer kiri Seorang dokter perusahaan setelah melakukan pemeriksaan terhadap karyawan mendapatkan adanya karyawan yang menderita epilepsi. Sudah diobati tapi belum sembuh kemudian dilakukan pemeriksaan sputum dengan Z. Dokter kemudian menyarankan untuk dilakukan pemeriksaan CT scan. D. Pasien sempat tidak sadarkan diri sebelum dibawa ke rumah sakit. neilson dengan BTA ++/+++/++. Gambaran apa yang diharapkan dari hasil pemeriksaan CT Scan tersebut ? A. USG abdomen dan CT scan O2 dan stabilisasi hemodinamik Analgetik dan sedasi Pasang NGT dan WSD Ambil sample darah untuk analisa gas darah Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke unit gawat darurat dengan keluhan kelemahan mendadak pada tangan dan tungkai sebelah kiri. Intracranial hemorragi hemisfer kanan C. Pasien memiliki riwayat hipertensi menahun dan gagal jantung. penurunan motorik dan sensorik di bagian tubuh sebelah kiri. Subarachnoid hemorragi E. C. Infark di hemisfer kanan D. Akhir bulan pertama D. E. kadang dahak ada darahnya. Memberitahu karyawan lain D. Akhir bulan keempat B. B. Saat pasien berjalan di dalam rumah sering merasa lelah.A. Oleh dokter pukesmas diberikan pengobatan anti tuberkulosa kategori 1. Sesak nafas dirasakan sejak 1 tahun yang lalu. dahak bewarna kuning. Akhir bulan kedua E. Akhir bulan ketiga C. Riwayat trauma disangkal. Membicarakan keadaan pasien dengan dokter lain E. Pada pemeriksaan didapatkan tekanan darah 170/110 mmHg.

 Class III. Kedua lensa berwarna keruh. Tes Schimmer E.  Class II. Otitis media maligna E. Tes Anel D. palpitation or dyspnoea. Apa penyebab hal tersebut? A. Invoice induce deafness D. Slight limitation of physical activity: comfortable at rest but ordinary activity results fatigue. Marked limitation of physical activity: comfortable at rest but less than ordinary activity results in symptoms. III V I II IV NYHA Classification of Heart Failure  Class I. Sudden deafness B. Tes Shadow Seorang wanita usia 30 tahun mengeluh keluar cairan keputihan dari vaginanya.  Class IV. vulva dan vagina lecet-lecet karena sering digaruk-garuk. Dari vagina keluar cairan seperti bulirbulir nasi/susu bubuk. Tuba occlusion Seorang laki-laki 70 tahun datang dengan keluhan penglihatan buram. Mata kiri hanya dapat melihat cahaya sejak 1 bulan lalu. Tes flourescen C. Mata kanan buram sejak 6 bulan lalu. D. Wanita mengaku hamil 6 bulan tiba-tiba hidung tersumbat disertai penurunan pendengaran tibatiba. Pemeriksaan apa yang dilakukan selanjutnya? . VOS 1/~. Pemeriksaan oftalmologis VOD 5/60. C. Unable to carry out any physical activity without discomfort: symptoms of heart failure are present even at rest with increased discomfort with any physical activity. E. Tes Sensitivitas B. Pemeriksaan selanjutnya adalah A. Serumen prop C.A. Terdapat gatal. dyspnoea or palpitation. B. No limitation: ordinary physical exercise does not cause undue fatigue. Riwayat trauma dan influenza di sangkal.

B. Toksoplasmosis C. Hiperkalsemia D. Hifema D. tetapi kemudian hilang sendiri dan muncul lagi di bagian tubuh yang lain. lensa didapatkan tekanan bola mata di bawah normal. Penderita kadang-kadang juga makan daging katak yang ditangkap dari pesawahan di sekitar tempat tinggalnya. Tes allergi D. Foto polos kepala B. Sindrom nefrotik B. Sindrom Henoch Schlein Purpura E. Dari hasil pemeriksaan urin diperoleh hasil Berat Jenis (BJ) urin rendah. Hiponatremia Seorang berusia 24 tahun datang ke dokter dengan keluhan timbul benjol di bawah kulit dagu sehingga dagunya nampak menonjol ke depan. Pada pemeriksaan fisik ditemukan benjolan yang lunak dengan batas tak tegas dan tidak rasa nyeri/gatal. Diagnosisnya adalah? A. C. Foto CT scan C. Mata kiri nyeri dan merah. Untuk menentukan diagnosis penyakit yang diderita pemuda tersebut pemeriksaan apakah yang paling tepat dilakukan? A.A. Penderita berasal dari daerah pinggir bendungan karangkates mengaku sering memancing ikan dan memakan ikan yang diperoleh dari pancingannya hanya dengan membakar di atas arang. awalnya penurunan pandangan dari bawah ke atas kemudian gelap semua. Iridosiklitis B. Benjolan semacam itu pernah timbul pada kurang lebih 3 minggu yang lalu. Dokter mendiagnosis pasien tersebut menderita Central Diabetes Insipidus. Manakah kondisi klinis pasien yang mengarah ke penyebab penyakit? A. 50 tahun datang ke dokter dengan keluhan sering kencing. namun selang 1 minggu kemudian timbul lagi di lengan atas dan keesokan harinya hilang lagi. konjungtiva anemis. Pemeriksaan virus didapatkan 1/300. Luksasio lensa Seorang laki-laki. Pap smear Urin Vaginal swab Darah Laki-laki 45 tahun ke poli mata dengan keluhan pandangan menurun setelah terkena shuttlecock. Pendarahan vitreum E. Ablasio retina C. komea jenih. Pemeriksaan darah lengkap dengan differantial count . Pertma kali benjolan timbul di dada lalu hilang sendiri. D.

Ia juga senantiasa mendengar suara-suara yang membisikkannya bahwa ia adalah seorang ahli arsitektur yang sangat terkenal ke seluruh pelosok dunia. Waham of reference . karena ia yakin semua temannya senantiasa mengejeknya dan mengatakan bahwa dia banci. Waham erotomania B. Intoksikasi etanol E. Tindakan awal apakah yang harus dilakukan? A. Kompres dengan air dingin untuk menghilangkan nyeri Beberapa pemuda dirawat di bangsal penyakit dalam setelah minum minuman oplosan yang terdiri dari alkohol. Konjungtivitis fliktenularis D. silau. Pemeriksaan fisik menunjukkan konjungtiva palpebra dan tarsalis edema dan hiperemi. Pada tahun pertama kuliah. Konjungtivitis vernalis E. dan lotion anti nyamuk. Konjungtivitis gonoroika B. kornea. Intoksikasi Diethyltoluamide D. berair. Pada pemeriksaan tampak mata merah dan visus normal. di bawa ke UGD karena mengamuk. Ia sudah sakit sejak usia 23 tahun. Lakukan pembedahan agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah E. injeksi konjungtiva (+). Intoksikasi metanol C. Irigasi dengan garam fisiologi atau air bersih selama 15-30 menit D. Simptomatologi yang paling menonjol dari kasus di atas adalah A. Setelah sadar mereka mengalami kebutaan kedua mata. secara bertahap ia menjauhi teman-temannya. Biopsi jaringan Seorang wanita usia 40 tahun mengeluh mata bengkak. Intoksikasi derivat xantine Seorang laki-laki. Berikan antibiotika sistemik dan intravena untuk mecegah infeksi B. 38 tahun. sedikit gatal. minuman berkarbonasi. Konjungtivitis kataralis akut C. Ia juga mengatakan bahwa adzan yang terdengar selalu meneriaki dirinya dengan mengatakan dia banci begitu pula dengan penjaja makanan yang lewat depan rumahnya.E. Penglihatan tidak menurun. sekret (+). Bebat mata segera C. Diagnosis adalah? A. Konjungtivitis folikularis Seorang laki-laki 40 tahun datang ke IGD mengeluh mata terkena HCl di tempat kerjanya. Intoksikasi bikarbonat B. Waham kejar C. obat flu. iris dan lensa tampak normal. Apa penyebab paling mungkin kebutaan tersebut? A. tidak terasa nyeri.

Endoftalmitis C. Neisseria gonorrheae E. Saling dukung antar anggota keluarga B. Trichopiton B. Dia merasa sangat kehilangan dan akan sangat merindukannya. Dia sangat mengharapkan bisa bersekolah di tempat yang sama. Dibangunnya otonomi dan kebebasan antara anggota keluarga C. Membentuk aturan yang mengatur semua anggota keluarga D. keluhan membaik tetapi timbul lagi.D. di mana seseorang secara salah merasa bahwa ia sedang dibicarakan orang lain. Apakah penyebab yang paling mungkin untuk kasus ini? A. Uveitis posterior B. Diantara fungsi dasar keluarga di bawah ini. Epidermophiton C. Umumnya dalam bentuk negatif diturunkan dari ide referensi. Candida albican D. hiperpigmentasi dan tersebar erosi dan eskoriasi. pada bagian tepi tampak papulpapul eritem. Penderita sudah berobat ke pukesmas. Seorang anak laki-laki berusia 15 tahun bercerita bahwa kakak perempuannya akan pindah ke luar kota untuk melanjutkan sekolah. Waham bizarre E. Merasa dikejar-kejar oleh musuhnya dan . Uveitis anterior D. Adaptasi terhadap perubahan lingkungan Komplikasi operasi katarak? A. PF ditetapkan plakat dan makula hiperpigmentasi. tetapi dia harus bisa berjalan terus dengan belajar lebih keras lagi sehingga bisa mengikuti jejaknya. mengeluh kesulitan untuk tidur dan ketakutan. Penderita suka mengurung diri. kejadian atau orang memiliki sebuah makna pribadi bagi pasien. Iridosiklitis Seorang perempuan berusia 17 tahun. skuama kasar (+). Waham cemburu Waham Referensi Keyakinan bahwa objek. manakah yang paling sesuai untuk keadaan di atas? A. datang ke dokter dengan keluhan gatal di bokong sejak 1 thn yang lalu. Pasien gemar memakai celana pendek. menarik diri dari pergaulan (tidak suka bergaul). Keluhan gatal dirasakan berulang tiap bulan dan biasanya datang sehabis mentruasi. Chlamidya trachomatis Laki-laki umur 24 tahun dibawa ke puskesmas oleh keluarganya karena mengamuk tanpa sebab sejak 2 bulan lalu. Komunikasi antar anggota keluarga E.

terjadi kurang lebih sejak 6 bulan yang lalu. benjolan keras dan kemerahan. Hematokele E. Gangguan skizofrenia B.akan dibunuh. nyeri tekan. Posterosuperficial B. TBC epididymis Seorang laki-laki usia 35 tahun dibawa ke unit gawat darurat dengan keluhan nyeri tungkai bawah setelah jatuh dari kendaraan bermotor. Karsinoma testis C. Gangguan Anxietas Klaustofobia adalah sebuah penyakit ketakutan terhadap tempat-tempat sempit dan terjebak. Klaustrofobik E. Gangguan depresi C. Gangguan skiziafektif D. Gangguan stress akut C. Diagnosa yang paling mungkin? A. pulsasi arteri di dorsum pedis tidak teraba. Keluhan disertai kaki kanan tidak bisa menapak untuk jalan. berdebar dan mulut kering. Seminoma D. Gangguan psikotik akut Seorang perempuan. Diagnosisnya? A. Lateral C. Pemeriksaan fisik dalam batas normal. datang ke UGD dengan keluhan luka pada kemaluannya. Seorang laki-laki usia 45 tahun. tidak tampak luka terbuka. Keluhan dirasakan semakin bertambah setelah adiknya meninggal 3 tahun yang lalu karena sesak. Pasien kemudian menjalani operasi pengangkatan skrotum. 36 tahun datang dengan keluhan sesak nafas saat naik lift. pulsasi arteri di caudal malleolus lateralis dan medialis teraba kuat. Penderita sering mendengar suara-suara tanpa wujud dan sering melakukan sesuatu hal di luar kendalinya. Gejala disertai rasa cemas. Gangguan psikotik akut D. Tiga minggu ini benjolan melunak dan menimbulkan lubang pada kulit buah zakarnya. teraba fragmen tulang. didapatkan gambaran tuberkel pada stroma di antara kelenjar-kelenjar epididymis. Gangguan waham menetap E. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Apakah kompartemen tungkai bawah yang mengalami kenaikan tekanan intrakompartemen? A. Limfokele B. Pada pemeriksaan tungkai kanan didapatkan bengkak di bagian pertengahan tungkai bawah. Gangguan bipolar B. hematoma. Pada anamnesis didapatkan riwayat awalnya terasa ada benjolan pada kulit buah zakarnya. Posterior . Pada pemeriksaan histopatologi.

Apakah saraf yang mengalami kerusakan pada kasus diatas? A. Ischiadica C. dibawa ke UGD dengan keluhan sesak dan mengi 2 hari ini. tidak dapat menjawab pertanyaan dengan kalimat . hematoma. pulsasi arteri di dorsum pedis tidak teraba. Anterior Seorang laki-laki usia 35 tahun dibawa ke unit gawat darurat RS dengan keluhan nyeri tungkai bawah setelah jatuh dari kendaraan bermotor. tidak membaik dengan pemberian obat-obatan yang biasa dia pergunakan.D. Pada pemeriksaan tungkai kanan didapatkan bengkak di bagian pertengahan tungkai bawah. Peroneus superficialis Seorang perempuan usia 30 tahun dengan riwayat asma. Pemeriksaan radiologis menunjukkan fragmen tibia menunjukkan non-aligment posisi anterolateral. Peroneus communis B. Penderita lebih nyaman dengan posisi duduk. Tibialis D. tidak tampak luka terbuka. nyeri tekan. Keluhan disertai kaki kanan tidak bisa menapak untuk jalan. Posteroprofundal E. Peroneus profundus E. pulsasi arteri di caudal malleolus lateralis dan medialis teraba kuat. teraba fragmen tulang.

Pada pemeriksaan dengan metode valsalva ditemukan benjolan keluar pada superior inguinal kanan dekat dengan tulang pubis.lengkap. tetapi selalu lulus dalam setiap mata kuliah dan sering mendapat nilai A. Sejak kecil menderita gagap. Peritoneum parietal B. nadi 110 x/menit. Ligamentum lata Wanita 25 tahun. Oksigen. Dakriosistitis D. didapatkan retraksi suprasternal dan didapatkan wheezing pada akhir expirasi. kortikosteroid sistemik C. ß2 agonis sistemik. antikolinergik sistemik. Oksigen. Apakah pemberian terapi utama di UGD? A. Pemeriksaan ditemukan epifora. kortikosteroid inhalasi D. Ia merasa ketakutan akan terjadi gempa seperti terjadi di Yogyakarta. Fascia lata D. Kanalis inguinalis C. Frekuensi napas 28 x/menit. datang dengan keluhan mata kiri berair menerus. Ia sangat teliti dan cermat bahkan pada hal-hal yang kecil. Apneurosis abdominalis interna E. ß2 agonis inhalasi. Kerusakan struktur anatomi apa yang berhubungan dengan kelainan di atas? A. Apakah yang terjadi jika pasien tersebut dilarang untuk memeriksa ulang apa yang sudah dikerjakan ? A. kortikosteroid sistemik E. Pada anamnesis diketahu pasien seorang mahasiswa. Uveitis B. Blefaritis C. Menjadi percaya diri B. Oksigen. Jatuh kedalam psikosis E. Menjadi lekas sembuh C. VODS 6/6. Menjadi lebih cemas D. antikolinergik sistemik B. Taat pada norma-norma dan aturan-aturan yang ada. Diagnosis di atas adalah? A. Menjadi skizofrenia Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan terdapat benjolan memanjang yang sering keluar di perut kanan bagian bawah tepat di atas paha. selalu mengulangi dan memeriksa apa yang telah ia kerjakan. Aminofilin sistemik Seorang laki-laki usia 23 tahun. datang ke dokter dengan keluhan sulit tidur. ß2 agonis sistemik. Akhir-akhir ini ia merasa sulit tidur ketika malam hari. edema saccus lakrimasi. Iridosiklitis . Konjungtivitis E. Oksigen. Pria ini bekerja sebagai kuli bangunan. ß2 agonis inhalasi. Oksigen.

Air mengalir B. pasien masih mampu berteriak minta tolong. Gangguan pendengaran C. Malam harinya sebelum acara pasien merasa tidak bisa tidur. Sekitar setengah jam sebelum masuk rumah sakit. Sekitar 5 menit kemudian kejang berhenti dan pasien nampak bingung sebentar lalu tertidur. Alcohol E. Skin test kontras D. Gangguan panic C. Puasa bicara dan merokok E. Apakah diagnosis kasus di atas? . Pemeriksaan Ureum. Tiga jam sebelumnya pasien mendadak kejang pada lengan kanannya. Pasien merasa takut jika ia berbicara di depan umum. dan tidak sadar. kemudian terjatuh. Fobia sosial Di bawah ini yang bukan merupakan langkah persiapan sebelum pemeriksaan BNO IVP adalah A. Dia suka bermain bola dengan kakaknya dan dia suka memperlihatkan mainan barunya ke ibunya. Pada saat itu. Menahan kencing Cara cuci luka bila terkena bisa ular? A. Sabun 20% Anak usia 2 tahun datang dengan keluhan tidak bisa bicara. Stress pasca trauma B. H2O2 C. pasien mengalami kejang dengan urutan yang sama seperti sebelumnya. Diagnosis pada pasien ini A. Retardasi mental Seorang laki-laki usia 30 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat dalam keadaan tidak sadar.Seorang wanita berusia 31 tahun datang dengan keluhan merasa takut jika berbicara didepan umum. Cerebral palsy E. Autis B. Gangguan cemas menyeluruh D. Gangguan apa yang terjadi? A. Gangguan depresi E. Gangguan pusat perhatian D. orang-orang akan tahu bahwa ia ketakutan sehingga ia akan pingsan. Povidone lodine D. Atasan pasien menyuruh pasien melakukan hal tersebut beberapa kali dalam satu minggu ini. Malam hari diberikan agen laksantif C. dipanggil tidak menoleh. Kreatinin B. kejang menjadi seluruh tubuh.

Berapakah GCS pasien di atas? A.A. Ekstensi (Deserebrasi) 6. 8 B. dan tidak sadar. Pada pemeriksaan kesadaran diperoleh data bahwa penderita membuka mata bila dipanggil. Menghindar 4. nampak berusaha berbicara tetapi tak berbentuk kalimat yang jelas. Membuka Mata 1) Spontan 2) Atas perintah verbal 3) Karena rangsangan nyeri 4) Tidak ada respons B. kemudian terjatuh. D. 15 Nama A. 10 C. 9 D. 12 (E3 V4 M5) E. Tidak ada reaksi TOTAL Skor 4 3 2 1 5 4 3 2 1 6 5 4 3 2 1 15 . General tonic clonic seizures Secondary seizures Epileptic seizures partial general type Epileptic seizures partial type Non epileptic seizures Seorang laki-laki usia 30 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat dalam keadaan tidak sadar. B. Mengetahui lokasi nyeri 3. Sesuai perintah 2. Sekitar setengah jam sebelum masuk rumah sakit. Tanggapan Verbal 1) Berorientasi 2) Percakapan kacau 3) Tidak tepat 4) Ucapan tidak dimengerti (mengerang) 5) Tidak ada tanggapan C. Tanggapan Motorik 1. sewaktu dicubit lengan kanannya dapat menepis tangan yang mencubit. kejang menjadi seluruh tubuh. Tiga jam sebelumnya pasien mendadak kejang pada lengan kanannya. berteriak minta tolong. C. Sekitar 5 menit kemudian kejang berhenti dan pasien nampak bingung sebentar lalu tertidur. Fleksi (Dekortikasi) 5. E. pasien mengalami kejang dengan urutan yang sama seperti sebelumnya.

tangan berkeringat dingin. Komplikasi yang paling dikhawatirkan? A. Mulut hanya bisa membuka 0. Pada pemeriksaan fisik dalam batas normal. Pasien mengeluh dada berdebar-debar. Vibrio cholera Seorang laki-laki 17 tahun dibawa ke pukesmas dengan keluhan kaku pada seluruh tubuh. Respirasi 28 x/menit. Kejang rangsang . Seminggu sebelumnya kaki kanannya terkena paku. Resusitasi jantung E. diikuti kelemahan. Aspirasi pneumonia C. sehingga pasien cuti dari pekerjaannya. Pasien sangat terganggu dengan gejala ini. 50 tahun datang dengan keluhan muntah dan mencret sebanyak 25 x/hari sejak pagi hari. suara parau. Gangguan panik C. Infeksi stafikokus D. Kaku kuduk D. Hiperventilasi untuk mencegah edema otak D. Suhu 36oC. Gangguan hipokondriasis E. Salmonellosis C. Penderita kemungkinan diagnosisnya adalah? A. tangan penderita menunjukkan tanda "washed women hand". Turgor kulit menurun. nafas cepat.Seorang laki-laki usia 40 tahun terjatuh dari atap bangunan. Shigellosis B. Apakah yang tindakan yang paling tepat harus dilakukan penolong ? A.5 cm dan terjadi kekakuan pada sendi leher dan tubuh. Segera load and go Seorang wanita berusia 33 tahun datang ke poli jiwa. chin lift B. Gangguan somatoform Seorang wanita. Gangguan fobia D. Pada pemeriksaan didapatkan TD 90/60 mmHg. Head tilt. Trismus B. Enterotoxic E coli (ETEC) E. Gangguan neurosis B. Nadi 130 x/menit kecil. Diagnosa? A. Mulut tidak bisa terbuka. Dalam sebulan gejala sering timbul 3 x/bulan. dengan keluhan panik tanpa sebab. Memasang cervical collar dan transfer dengan spine board C. timbul spontan. Pasien mengeluh tidak bisa merasakan tangan dan kakinya.

Stroke perdarahan intraserebral C.Organisme yang paling sering menyebabkan? A. ureum 21. Klebsiella B. Kemudian pasien tersebut dikonsulkan kepada dokter spesialis saraf dan disarankan untuk pemeriksaan CT Scan kepala dan didapatkan hasil adanya lesi hipodens pada kapsula interna kanan.Captopril. Prolonged Reversible Ischemic Neurological Deficit B. N. Captopril. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. aeroginosa Seorang laki-laki 60 tahun. creatinin 0. GCS 2-2-3. suhu 38. gonnorhoe D. tekanan darah 210/110 mmHg. Gemfibrozil B. Pada pemeriksaan pasien dapat menjawab pertanyaan dengan lancar. Methyldopa. denyut nadi 90 /menit. Asma bronkial berat C. Keluhan disertai kencing berwarna kuning. Perdarahan subarakhnoid D. P. Transient Ischemic Attack (TIA) Bayi berusia 3 bulan dibawa ke poliklinik karena menanggis saat BAK sejak 5 hari yang lalu.8oC . Allopurinol Seorang anak perempuan berusia 4 tahun dibawa ke dokter dengan keluhan sesak napas. dan hasil EKG hipertrofi ventrikel kiri. Digoxin . Propanol. Lengan dan tungkai sebelah kiri tidak bisa digerakkan. dapat berjalan sendiri. Pada pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 78 kg. bening. TD 160/100 mmHg. temperatur 37oC. Captopril. Simvastatin C. Trigliserida 215. coli C. Asma bronkial ringan D.Seorang laki-laki usia 65 tahun diantar anaknya ke Unit Gawat Darurat karena tampak kebingungan. Asma episodik jarang B. Simvastatin E. Asma bronkial sedang . Asma persisten berat E. E.8. frekwensi napas 40 /menit. HDL 35. Apakah diagnosis kasus di atas? A. Ibunya mengaku menceboki dari belakang ke depan. Kejadian sudah berlangsung 2 hari yang lalu. Stroke infark E. lab kolesterol 285. bicara pelo serta mulut perot. Terapi pada pasien ini? A. Tetani E. Siklofosfamid D. Pemeriksaan thorax didapatkan wheezing seluruh lapangan paru.

00 tiba-tiba terjatuh dan diam saja. tensi 190/110 mmHg. Hasil pemeriksaan didapatkan kesadaran sulit dinilai. Apakah Terapi yang tepat?. Caterpillar sign D.00 dengan riwayat pada jam 06. Double bubble sign B. Fluid level intraluminer C. Rat Tail Appearance Seorang laki-laki berusia 58 tahun dibawa ke UGD pada jam 08. kesan didapatkan hemiparesis kanan.Seorang anak berusia 2 tahun dibawa ke dokter dengan keluhan muntah-muntah. Jendela terapi baru 2 jam C. Aloanamnesis didapatkan hipertensi sudah 10 tahun dan tidak terkontrol dan merokok minimal satu bungkus sehari. jika ditanya diam dan hanya sedikit berkata-kata. Amitriptilin D. Hipertensi derajat II B. A. Tidak ada asidosis metabolik D. Kemudian. dokter mendiagnosanya sebagai Achalasia. Haloperidol . pendiam. Tidak ada hipertensi maligna Laki-laki. Karbamazepin B. Faktor apa pada pasien tersebut yang memungkinkan mempunyai prognosis lebih baik? A. nadi 88 x/menit dan respirasi 32 x/menit. THP C. Pada pemeriksaan radiologis didapatkan A. dan penderita tidak bisa diajak bicara sama sekali. Windscock appearance Gambar 9. Rat tail appearance E. Umur kurang dari 60 tahun E. mematung. Ingin bunuh diri.

dan bergerak sendiri.  Halusinasi taktil (perabaan) Halusinasi ini sering dijumpai pada pencandu narkotika dan obat terlarang. yaitu suara-suara yang berbentuk suara jelas seperti yang berasal dari manusia.Seorang pemuda usia 20 tahun dibawa ke poli Jiwa oleh keluarganya karena bertingkah laku aneh. Kemudian pasien mengatakan bahwa sebulan yang lalu dia pernah periksa ke laboratorium dan dinyatakan mengalami hiperkolesterolemia. Hal ini disebabkan oleh? . Gejala apakah yang ditunjukkan oleh pasien tersebut? A. yaitu suara-suara yang kacau balau yang tidak dapat dibedakan secara tegas .  Halusinasi haptik Halusinasi ini merupakan suatu persepsi.Akoasma. Halusinasi ini merupakan gambaran dari perasaan bersalah penderita.  Halusinasi autoskopi Penderita seolah-olah melihat dirinya sendiri berdiri di hadapannya. di mana seolah-olah tubuh penderita bersentuhan secara fisik dengan manusia lain atau benda lain. Seorang perempuan umur 55 tahun datang ke dokter untuk memeriksakan tekanan darahnya. Phonema B. mengalami perubahan bentuk. Dari hasil pemeriksaan diketahui tekanan darahnya 170/100 mmHg.  Halusinasi kinestetik Penderita merasa bahwa anggota tubuhnya terlepas dari tubuhnya. Hal ini sering terjadi pada penderita Schizophrenia dan pencandu narkoba. Seringkali halusinasi haptik ini bercorak seksual. Halusinasi kinestetik C. Halusinasi taktil Bermacam-macan bentuk halusinasi  Halusinasi akustik (pendengaran) Halusinasi ini sering berbentuk : . Halusinasi visual sering menimbulkan ketakutan yang hebat pada penderita. Halusinasi autoskopi E. Halusinasi visual D.  Halusinasi olfaktorik (pembauan) Penderita membau sesuatu yang tidak dia sukai. dan sangat sering dijumpai pada pencandu narkoba. sehingga penderita mendengar kata-kata atau kalimat kalimat tertentu  Halusinasi visual (penglihatan) Penderita melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada. Pemuda tersebut sering mengatakan bahwa ia melihat dirinya sendiri di hadapannya.Phonema. Orang yang hiperkolesterolemia beresiko mendapat penyakit kardiovaskuler.

rectus inferior Seorang laki-laki 40 tahun datang dengan batuk dan terkadang sesak napas. M. Penderita merokok 2 bungkus per hari. Asma bronkial . Pada pemeriksaan fisik didapatkan visus mata kanan 6/15. Dari anamnesis didapatkan bahwa keluhan ini sudah diderita penderita sejak lahir. M. M. apa diagnosis penderita? A. visus mata kiri 1/60 dan mata kiri juling ke dalam (ke arah hidung). M. Kemungkinan besar. Asam lemah jenuh tidak dapat disentesis oleh tubuh E. rectus lateralis D. Pada foto rontgen didapatkan infiltrat pada lobus bawah paru kanan. Apakah otot ekstrinsik pada mata kiri yang mengalami kelemahan? A. obliquus inferior C. Asam lemak tidak jenuh dapat disentesis oleh tubuh B. rectus medialis B. lemak Lemak berlebihan akan dimetabolisme di dalam pembuluh darah C. Tuberculosis paru B. M. Pada auskultasi terdengar suara dasar bronkial dan suara tambahan ronki basah kasar. Asam lemak dibutuhkan untuk pelarut vitamin B kompleks Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun dibawa ibunya ke puskesmas dengan keluhan mata juling.A. Suhu tubuhnya 40°C dan denyut nadi 110 x/menit. Lemak berlebihan menimbulkan arterosclerosis yang menimbulkan penyumbatan pembuluh darah D. rectus superior E.

datang ke poliklinik dengan keluhan sesak napas. Pemasangan orofaringeal airway Seorang perempuan usia 35 tahun. Penderita sudah rutin memakai Budesonid inhaler 100 µg. terasa ada pasir tidak dirasakan. Glinid B. Pemberian oksigen E. Apakah katagori kasus asma diatas? A. Asma stabil E. dan temperatur 36oC. Pada pemeriksaan fisik didapatkan stridor ketika bernafas dan berkurang saat dilakukan jaw thrust. berat badan 78 kg. Pemeriksaan spirometri disimpulkan obstruksi ringan. Asma tidak terkontrol Pria 65 tahun datang dengan keluhan mata kiri merah. nyeri. Kadar gula darah vena saat puasa menunjukkan 170 mg/dL dan kadar gula darah 2 jam setelah makan 210 mg/dL. Bronkiektasis terinfeksi Seorang laki-laki usia 50 tahun datang ke dokter dengan keluhan sering kencing. Melakukan suction pada jalan nafas D. denyut nadi 72 x/menit. Asma eksaserbasi B. frekuensi napas 12 x/menit. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 130/85 mmHg. Melakukan head tilt dan jaw thrust B. Tinggi badan pasien 168 cm. pagi dan malam. Bila merasa sesak napas pasien memakai Salbutamol inhalasi. pemeriksaan fisik lain dalam batas normal. Tidak ada benda padat pada rongga mulut. penglihatan berkurang sejak 2 hari yang lalu. Pasien pernah dirawat di rumah sakit karena serangan asma 6 bulan yang lalu. RPK . PPOK eksaserbasi akut D. terbangun di malam hari karena dada terasa berat 1-2 kali seminggu. Pasang infus C. Pada anamnesis diketahui dalam 3 bulan ini penderita merasakan sesak napas 2-3 kali seminggu. Acarbose C. Mual dan muntah (+). Apakah golongan obat yang mulamula diberikan untuk mengendalikan gula darah pasien tersebut? A. Insulin Pasien laki-laki usia 60 tahun datang ke IGD dengan keluhan tidak sadarkan diri sejak 1 jam yang lalu akibat kecelakaan motor. Tindakan selanjutnya yang paling tepat adalah? A. Sulfoniluria E.C. Metformin D. Gatal. Asma terkontrol D. Asma terkontrol sebagian C. Riw HT & DM (-). Pneumonia E.

Pada pemeriksaan didapatkan keadaan umum nampak lusuh. Px mata kanan visus 4/60 dikoreksi menjadi 6/20. telah sebulan ini mudah marah. mengurung diri di kamar. Metadon biasanya disediakan pada Program Terapi Rumatan Metadon (PTRM). Ca laktat C. Px kiri visus 1/60 tidak bisa dikoreksi. lensanya keruh konjungtiva bulbi hiperemis (+). Lem aibon D. Pemeriksaan fisik tidak ditemukan kelainan. pada wawancara pasien mengatakan bahwa ada yang membisikinya bahwa tetangganya akan membunuhnya. CO dangkal. shadow test (+). Glaukoma simplek OS & katarak matur ODS B.DM & HT (-). Natrium bikarbonat B. Maka diagnosisnya? A. Terapi Metadone digunakan untuk penyalahgunaan apa? A. segmen posterior tampak kabur. Mata kanan penglihatan berkurang tetapi tidak merah. TIO N (++). Heroin Metadon adalah opiat (narkotik) sintetis yang kuat seperti heroin (putaw) atau morfin. lensa katak imatur. Ectasy B. tetapi tidak menimbulkan efek sedatif yang kuat. memakai pakaian rangkap 6. Pil koplo E. yaitu program yang mengalihkan pengguna heroin pada obat lain yang lebih aman. Didapatkan NKCV (+). membawa pisau dan linggis kecil tersembunyi dalam pakaiannya. Laki-laki 28 tahun sering mengkonsumsi makanan mengandung asam jengkolat (+). tidak mau mandi. segmen posterior kesan baik. segmen anterior dalam batas normal. Katarak matur OS & katarak imatur ODS Seorang laki-laki berusia 30 tahun setiap hari datang ke klinik Program Terapi Rumatan Metadone (PTRM). Apakah kemungkinan diagnosis yang paling sesuai ? . Pada aloanamnesis diketahui pasien belum menikah. Karbon arang D. Retinitis OS & glaukoma ODS C. Glaukoma sekunder akut OS & katarak imatur ODS D. Amaurosis Fugax E. Metadon adalah opiat sintetis yang dapat dipakai oleh pengguna narkoba suntikan untuk mengganti heroin bila dia tidak dapat berhenti memakainya akibat kecanduan. Nalokson Pasien seorang laki-laki 22 tahun dibawa ke UGD karena mengurung diri di kamar. Terapi yang tepat untuk pasien diatas ? A. Ganja C. TIO normal.

Papiloma intraduktal C. Screening homeostasis E. batas tegas. dijumpai adanya benjolan pada payudara. Pada pemeriksaan VT didapatkan. Keluar darah dan cairan putih. Hydrokel testis sinistra B. terakhir pasien sudah tidak dapat makan atau berpakaian sendiri dan memerlukan bantuan orang lain komunikasi dan aktivitas bergaul . Nyeri terasa sampai ke perut bawah dan lipat paha. buah zakar bengkak. B. Kontrasepsi oral Seorang wanita 40 tahun. Torsio testis sinistra C. Tumor philloides B. Epididimoorchitis sinistra Seorang perempuan umur 50 tahun dibawa ke UGD RSJ dengan keluhan marah-marah sendiri tanpa sebab. Gangguan Mania Gangguan Depresi Gangguan Paranoid Tentamen Suicide Gangguan Skizofrenia Seorang wanita berusia 15 tahun. sulit digerakkan. Diagnosis keadaan di atas adalah A. E. Mastitis Seorang laki-laki 18 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri pada buah zakar kiri sejak tadi pagi. Tindakan yang tepat untuk menegakkan diagnosis adalah A. tidak disertai demam dan tidak ada kelainan saat buang air kecil. Biopsi endometrial B. konsitensi keras. menstruasi tidak teratur sejak menstruasi pertama setahun yang lalu. Karsinoma invasif D. pasien sering mendengar suara orang berbicara yang mengomentari buruk tentang dirinnya. vulva vagina tidak ada kelainan dan fluksus (+). C. Batu ureter distal sinistra D.A. D. padahal saat itu tidak ada orang lain. Bahkan kadang-kadang sampai dua minggu. Diagnosis keluhan pasien di atas tersebut adalah : A. terkadang pasien juga menunjukkan gejala yang selalu mendengar suara musik angklung di kamarnya. Varicokel testis sinistra E. Riwayat haid kadang banyak kadang sedikit. Tes kehamilan D. USG pelvic C. diameter 25 cm. Fibroadenoma E.

pada foto Ro tampak fraktur pada os ethmoid. 6 mg/kgBB Laki-laki 24 tahun. N V D. dibawa ke UGD RS oleh warga setelah mengalami kecelakaan. 4 mg/kgBB C. Dermatitis kontak iritan Seorang pria 24 tahun datang ke UGD sehabis KLL. N IV . Diagnosis kasus di atas adalah? A. Terdapat luka robek di lengan kanan atas sepanjang 4 cm. Dermatitis kontak alergi B. Waham kebesaran C. Waham curigaan E. dengan lebar 0. Waham kacau/bizzare B. pemeriksaan fisik den neurologis tidak ada kelaianan. Tampak luka di kepala. Waham somatic Wanita 35 tahun. N III C. sedikit erosi. Tinea manus D. Neurodermatitis C. Dermatitis atopi E. skuama kasar.5 cm. 12 mg/kgBB E.dengan tetangga dan suami terbatas. datang dengan keluhan gatal pada tangan setelah mencuci tangan dengan sabun cuci minggu yang lalu. 7 mg/kgBB B. Saraf cranial apa yang memungkinkan terganggu? A. N I E. sudah 1 tahun pasien seperti ini. pertanyaan yang diajukan terhadap pasien dijawab dengan tersenyum tetapi tidak memberikan jawaban dengan benar. Akan dilakukan penjahitan primer dengan menggunakanan astesi infiltrasi Lidokain dan Adrenalin. Waham nihilistik D. Pada pemeriksaan dermatologi didapatkan pada kedua palmar dan jari tampak eritema difus. Maka dosis yang diberikan A. 2 mg/kgBB D. Tentukan gejala yang paling besar ditemukan? A. N II B.

Menggambarkan tingkat pendidikan B. dan serum kreatinin 1. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 180/120 mmHg. dan temperatur 36. Dalam rangka mencari faktor penyebab masalah kesehatan tersebut. Pekerjaan pasien pelayanan. dan leukosit 8-10 lp. ureum serum 40 mg/dl. Kesadaran CM dan bengkak seluruh tubuh. Haemodilusi E. Salah satu data yang di kumpulkan adalah mengenai umur. Menggambarkan metode intervensi program kesehatan C.3 mg/dl. proteinuria (++). hidung gatal. leukosit 9. Pemeriksaan urine berwarna cokelat hitam. Epidemiologi deskriptif ini akan menyajikan data-data yang menggambarkan penyebaran masalah kesehatan menurut manusia. nyeri (-). Haematuria Seorang wanita berumur 18 tahun. Namun pada pagi hari berkurang. Infeksi bakteri C. menggambarkan tingkat pengetahuan penduduk terhadap kesehatan E. Menggambarkan faktor resiko lingkungan kerja D.600/mm3. eritrosit penuh. telah terjadi wabah penyakit tertentu.Situasi kecematan X. Hasil . KU hidung beringus sejak 6 tahu yang lalu. waktu. Penyebab anemia pada pasien adalah A. Produksi eritropoeitin menurun B.6 g/dl. frekuensi nadi 100 /menit. Fe menurun D.9oC. dan tempat. Menggambarkan tingkat kesadaran penduduk terhadap kesehatan Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun dibawa ibunya ke rumah sakit dengan keluhan BAK berwarna cokelat itam. Apa kepentingan dari data mengenai mata pencaharian? A. jumlah kencing menurun. sering bersin terutama jika lingkungan sekitar berdebu. dilakukan epidemiologi deskriptif sebagai langkah awal dari proses epidemiologi analitik. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan haemoglobin 10. dan dua mata bengkak.

Stress Akut B. Skizofrenia E. kripta. Rhinitis Occupational E. Dua hari yang lalu penderita tampak gelisah.pemeriiksaan status lokalis pada hidung. Ditemukan eosinofil pada sekret. Selain itu pasien juga mengeluh mata bengkak dan berair. Demensia D. Episkleritis C. Anemia Defisiensi asam folat C. Pemeriksaan fisik tampak kesakitan . mengeluh nyeri kepala dan muntah. Konjungtivitis B. Anemia Hemolitik E. sekretorik. Blefaritis E. temperatur 39oC. Tidak didapatkan riwayat gangguan jiwa sebelumnya. Rhinitis Atropikan C. Rhinitis sekretorik Seorang wanita. kaku kuduk (+) dan meningeal sign (+). bingung dan bicara kacau dan merasa ketakutan karena seperti didatangi bayangan makhluk yang hitam dan besar yang akan mengajaknya pergi. Diagnosis yang mungkin pada pasien ini? A. Anemia Aplastik Seorang laki-laki berusia 65 tahun diantar keluarganya ke UGD karena sejak tadi siang sampai malam pasien tidak bisa kencing dan kesakitan sekali. Pada pemeriksaan fisik didapatkan GCS 9.250 IU Apa diagnosis pasien ini? A. dan diberi obat oleh dokter yang diminum terus untuk mengurangi gangguan tersebut sampai sekarang. Rhinitis Alergi D. pembesaran konka inferior dan media dengan mukosa kebiruan. Rhinitis Vasomotor B. Delirium C. Amnesia Wanita 21 tahun datang dengan keluhan mata merah. tetapi sudah ada gangguan kencing sejak 2 tahun yang lalu. Anemia Defisiensi vit B12 B. Terdapat injeksi pada konjungtiva bulbi. berusia 18 tahun. Anemia Defisiensi besi D. Skleritis D. Lab IgE 1. Sejak 7 hari yang lalu penderita mulai demam. dibawa keluarganya ke Puskesmas karena dikeluhkan bicara kacau. diagnosis? A. Hal ini baru pertama kali dirasakan. Apakah diagnosis yang tepat ? A. Keratitis Bila didapatkan pemeriksaan darah terdapat eritrosit gambaran scuffner.

Nodule pulmonary E. Pasien tersebut juga menderita gagal ginjal. Kedua bola mata lebih keras dibandingkan dengan mata normal. Pada pemeriksaan fisik. Anisometropi C. Abses paru C. Apakah pengobatan yang paling tepat pada pasien tersebut? A. Miopi E. Pneumothoraks Anak laki-laki usia 2 bulan dibawa oleh ibunya karena terdapat bintik putih pada matanya. beri analgetik C. setelah diberi lensa sferis plus visus menjadi 5/5. konsul urologi Seorang laki-laki 35 tahun datang ke poli dengan keluhan sakit di ibu jari kaki. Ketoprofen E. Apakah gangguan yang terjadi? A. konsul urologi B. Astigmatigma D. pleural friction Rub (+) pada basal paru kiri. Efusi pleura B. Hipermetropi B. Pada pemeriksaan didapatkan kemerahan dan bengkak di ibu jari kaki kanan. Pungsi buli suprapubik. suara paru menurun pada basal paru kiri. konsul urologi E. pekak pada perkusi. Presbiopi Seorang laki-laki 20 tahun datang dengan keluhan nyeri dada. Kateterisasi uretre dengan kateter nelaton. nafas pendek. Keluhan dirasakan terutama saat menarik nafas. Kateter uretra dengan kateter balon. dengan tes pin hole didapatkan kemajuan. dan pada malam hari tampak bayangan kuning pada matanya. Steroid D. Diagnosis yang paling mungkin? A. pemeriksaan thoraks fokal menurun. Meatus basah oleh karena urin. Apa diagnosis pasien ini? . Apakah tindakan pertama yang tepat? A. Sementara menunggu kedatang urologi. sejak 3 bulan yang lalu. Pasien sering mengalami keringat malam. Pneumonia D. Segera konsul urolog lakukan instruksi untuk tindakan D.pada posisi berbaring tampak perut bagian bawah membuncit teraba buli penuh sangat membesar dan sakit. Natrium diklofenak B. Meloksikam C. beri analgetik. Kolkisin Seorang pria 39 tahun datang ke praktek dokter umum dengan penurunan visus 5/15. tanda vital dalam batas normal.

D. sesak nafas. UUK berbentuk macula. waktu. Susu E. Diagnosa . Pengecatan KOH D. Tes ini disebut Lepromin Skin Test. Hasil foto thoraks menunjukkan adanya infiltrat yang luas di kedua lobus atas paru. B. Sebagai dokter. Seorang wanita usia 30 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan muntah-muntah. Tetapi ingatan masa kecil masih baik. Karbon aktif Seorang perempuan berusia 19 tahun datang dengan batuk sudah dua bulan. Dokter menduga ini adalah kasus Tuberkulosis. Tes lepromin B. tekanan darah 120/80 mmHg.A. E. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan. C. Air kelapa D. terapi apa yang Anda berikan A. Kesulitan dalam orientasi ruang. batuk berdahak. Tes Tzank Diagnosis penyakit kusta dapat dilakukan dengan penyuntikan antigen ke bagian bawah kulit untuk mengetahui tipe penyakit kusta yang sedang diidap oleh seseorang. Analisa sputum C. Keluhan ini dirasakan 6 jam setelah pasien mengkonsumsi makanan kaleng. Bagaimanakah cara menegakkan diagnosis pasti infeksi tuberkulosis? A.5oC. dan orang. Paksa muntah B. Glaukoma congenital katarak congenital Glaukoma sekunder Katarak sekunder Retinoblastoma Seorang wanita berusia 25 tahun datang dengan keluhan timbul bercak putih di badan dan lengannya. BTA sputum D. CT scan thoraks B. Kerokan C. keringat malam dan badannya tampak kurus. Gram sputum E. Banyak minum air putih C. Kultur sputum Pasien umur 60 tahun dibawa ke rumah sakit karena sering bingung. dan suhu 36. frekuensi napas 20 kali/menit. frekuensi nadi 80 kali/menit. Pemeriksaan apakah selanjutnya untuk menentukan diagnosis penyakit ini? A. batas jelas. anesthesia.

Pada pemeriksaan fisik saat ini. Oksigenisasi Seorang laki-laki usia 50 tahun datang ke dokter karena merasa lemas. Veruka plana E. dan frekuensi napas 14 /menit. Antibiotika E. Ia juga mengeluh sering demam berulang sejak ada keluhan tersebut diatas dan batuk berdarah sejak 3 hari terakhir.A. Beta bloker . Dahaknya kental dan berjumlah banyak terutama saat pagi hari ketika bangun tidur. kalau ditekan agak terasa sakit. Kalus Seorang laki-laki. D. Pada pemeriksaan fisik ditemukan ronki basah kasar pada lobus bawah paru dan pada pemriksaan foto thoraks terdapat gambaran kista-kista kecil dengan fluid level. Veruka vulgaris D. datang dengan keluhan batuk berdahak sejak 5 bulan yang lalu. Gangguan perilaku Demensia Amnesia Gangguan cemas menyeluruh Depresi Laki-laki 20 tahun mengeluh ada benjolan pada lutut kanan dan kiri sejak 3 bulan yang lalu. denyut nadi 52 /menit. Moluskum kontigiosum B. Apakah pengobatan konservatif yang sesuai? A. pasien minum obat antihipertensi karena sebelumnya hasil tekanan darah 150/90 mmHg dan denyut nadi 70 /menit. Gambaran klinis berupa nodul permukaan verukosa bewarna keabuan. Diuretik B. B. Antagonis reseptor Angiotensin II D. C. Apakah golongan obat antihipertensi yang dikonsumsi pasien tersebut sehingga menimbulkan gejala seperti di atas? A. Furenkel C. seperti gambaran sarang tawon dan hasil uji paru menunjukkan % VEP1 > 70%. Penghambat enzim pengkonversi Angiotensin C. Drainase postural C. Antagonis reseptor Aldosteron E. Apa diagnosis kasus tersebut? A. Menghentikan rokok B. tekanan darah 120/80 mmHg. Bronkodilator D. E. usia 45 tahun. Dari anamnesis.

badan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan bula generalisata. Impetigo vesikobulosa Pemphigus vulgaris adalah penyakit autoimmune berupa bula yang bersifat kronik. Lalu. Pada pemeriksaan histopatologik menunjukkan vesikel sub epidermis. tidak didapatkan kelainan. Kelainan yang dini pada Pemfigoid Bulosa yaitu terbentuknya celah di perbatasan dermal-epidermal. wajah. Dermatitis herpetiform D.Seorang wanita usia 35 tahun datang ke UGD dengan keluhan lepuh pada kulit kepala. Sel infiltrat yang utama adalah eosinofil. menyebabkan timbulnya suatu reaksi pemisahan sel-sel epidermis diakibatkan karena tidak adanya kohesi antara sel-sel epidermis. Riwayat kelahiran normal. Stenosis pylori . di atas kulit eritematosa. Lupus eritematosus Seorang bayi usia 3 minggu dibawa ibunya ke RS dengan keluhan tidak bisa makan. Pemfigoid bulosa B. Diagnosis yang mungkin ? A. Diagnosanya adalah A. Pancreas anulare B. Impetigo vesikobulosa C. Pada pemeriksaan PA didapatkan. Pemfigoid Bulosa (PB) adalah penyakit umum autoimun kronik yang ditandai oleh adanya bula sub epidermal pada kulit. proses ini disebut akantolisis dan akhirnya terbentuknya bula di suprabasal. Pemfigus vulgaris C. Fistula trakeo-esofagus D. Seorang wanita berusia 40 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan kulit melepuh-lepuh pada bagian kulit kepala. dan edematosa. dan kaki sejak dua bulan yang lalu. Pemfigus vulgaris B. Dari pemeriksaan dermatotoksik nampak vesikel dan bula generalisata berdinding tebal di atas di atas kulit yang eritematous dan edematous. Setiap diberi ASI. wajah. tidak sampai 1 jam dimuntahkan kembali. sementara pemeriksaan imunoflourosensi langsung memperlihatkan endapan IgG di membran basal epidermis. Penyakit duhring E. dapat mengenai membran mukosa maupun kulit dan ditemukannya antibodi IgG yang bersirkulasi dan terikat pada permukaan sel keratinosit. Pemfigoid bulosa E. dan ekstremitas semenjak dua bulan yang lalu. Diagnosa pada pasien ini adalah A. bula terletak di sub epidermal. dinding kendur. vesikel subepitel dan imunoflourosensi IgG di membran basal epidermis. bula mudah pecah. Lupus D. badan. Atresia duodenale C.

muntah. dan suhu tubuh meningkat. Apakah yang mungkin terjadi? A. Skizofren pasca melahirkan D.Seorang laki-laki berusia 40 tahun dibawa ke UGD karena mengalami nyeri kepala hebat. Perdarahan subarakhnoid Wanita usia 22 tahun datang ke praktek anda dengan keluhan 1 bulan ini pasien sering berbicara sendiri. pasien mengalami benturan pada kepalanya. Tiga jam yang lalu. Psikosis pasca melahirkan E. Apakah fenomena yang terjadi? A. hanya nyeri kepala sebentar lalu membaik dengan sendirinya. Diagnostic screening B. Termasuk apakah pemeriksaan yang diusulkan oleh dokter tersebut? A. muntah dan penurunan kesadaran. Pasien merasa takut dia akan terkena penyakit yang sama. Multiphase screening D. Diagnosis yang paling mungkin? A. Hal tersebut terjadi setelah 2 bulan yang lalu melahirkan putranya. Komosio serebri D. reflek patologis positif. Pasien adalah seorang promiskuitas dengan salah satu mantan pasangannya adalah penyandang infeksi HIV. Herniasi serebri Seorang perempuan berusia 20 tahun dibawa ke UGD rumah sakit setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Pada pemeriksaan didapatkan kaku kuduk. Amnesia retrograd D. Sebelumnya pasien juga mengamuk. Pada saat kejadian pasien tidak pingsan. Mass screening C. Lucid interval C. Gangguan obsesif kompulsif Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke praktik dokter umum dengan keluhan utama keluar cairan putih dari alat kelamin. Laserasi serebri C. Pada pemeriksaan dia mengeluh pusing. Dokter menyarankan melakukan pemeriksaan untuk memastikan kemungkinan tersebut. Depresi pasca melahirkan B. Random screening . Perdarahan intraventrikuler E. Gangguan kepribadian C. Fraktur basis kranii B. kadang-kadang mencurigai tetangganya jika dia lewat di depannya. Komosio serebri B. nyeri di daerah belakang kepala. Brill hematoma E.

dibawa keluarganya ke Puskesmas karena kerasukan. Spirometri C.2. mondar-mandir dan marah-marah tanpa sebab.000. berusia 24 tahun. Apakah diagnosis yang paling mendekati untuk kasus di atas? . Bucella Spp B. Lapang pandang menjadi sempit Seorang laki-laki 25 tahun. kadang disertai nafas berbunyi dan batuk-batuk di malam hari. Apa penyebab paling tepat? A. HB 13 gr/dL. IgE Seorang laki-laki umur 30 tahun datang ke UGD dengan keluhan demam yang dialami sejak 3 hari yang lalu. Dari pemeriksaan status psikiatri didapatkan adanya waham kendali pikir. Ayah penderita eksim kulit. Penderita merasa kerasukan arwah neneknya yang sudah meninggal. Riwayat memancing di kolam dekat rumah. sejak 1 bulan yang lalu sering merasa sesak nafas. Niessheria Spp E. Staphylococcus Spp D. Opportunistic screening Seorang pria 17 tahun datang kepada anda dengan keluhan lapang pandang menjadi sempit.8 untuk mata kanan dan 0. EKG B. Dengan pemeriksaan konfrontasi hanya dapat melihat bagian temporal saja B. Apakah pemeriksaan penunjang yang paling tepat dilakukan untuk menegakkan diagnosis? A. COA sedang. Mana pernyataan yang paling tepat diantara pernyataan di atas yang dapat memberikan diagnosis kerja sementara belum dilakukan gonioskopi? A. Rongtgen foto thorak D.9 OS E. P 20 /menit.9 untuk mata kiri. Pada pemeriksaan konfrontasi didapatkan hanya di bagian temporal saja ia dapat melihat. Keluhan disertai dengan susahnya berjalan akibat nyeri yang hebat pada kedua betis. Leptospira Spp C. N 116 /menit. bilirubin total 3. Pemeriksaan fisis TD 130/80 mmHg. sering bicara sendiri. disertai dengan konjungtiva edema dan berair. dengan funduskopi didapatkan C/D ratio 0. Streptocossus Spp Seorang laki-laki. sehingga perbuatannya sering dikendalikan oleh arwah tersebut. leukosit 14. Dengan funduskopi didapatkan C/D ratio 0. trombosit 180. Seorang pria berusia muda D.E. kreatinin 3. Oleh dokter didiagnosis dengan glaukoma sudut terbuka primer dan glaukoma sudut tertutup primer.000. Tidak ada riwayat gangguan jiwa sebelumnya. COA sedang C. waham sisip pikir dan halusinasi dengar. Sejak 5 hari yang lalu penderita mengalami perubahan tingkah laku berupa sulit tidur.8 OD dan 0.6.

Dokter : “Bapak. Lakukan anamnesis C. Saya tidak sakit. Halusinasi . D. Antiperetik D. Oksigenasi E. Terapi pertama yang paling tepat dilakukan adalah? A.A. Pemeriksaan visus E. C. Pembicaraan irrelevan E. B. Pemeriksaan TIO D. Kortikosteroid C. saya baik-baik saja. HR 110 x/menit.” Diagnosis anda tentang pemeriksaan status mental tersebut? A. Dokter melakukan pemeriksaan status mental. pada pemeriksaan fisik TD 110/80 mmHg. Bisa diceritakan kenapa bapak dibawa ke rumah sakit?” Pasien : saya tidak tau mengapa saya dibawa ke rumah sakit pak dokter. tadi bapak mengatakan kalo bapak berada di rumah sakit. Brochodilator B. Rujuk ke spesialis mata Laki-laki berusia 52 tahun datang ke RS dengan keluhan sesak nafas yang telah dialami selama 1 tahun dan dirasakan memberat dalam 4 hari ini. Inkoherensi D. T 38oC dan ditemukan adanya ronki basah kasar pada kedua lapangan paru. E. Sebagai dokter umum. tindakan apa yang harus dilakukan? A. Skizofrenia Gangguan Afektif Gangguan Mental Organik Gangguan Waham Menetap Psikotik Akut Seorang anak berusia 8 tahun datang ke tempat praktek dokter dengan keluhan pandangan kabur perlahan-lahan. Insight jelek C. Waham bizzare B. Antibiotik Seorang laki-laki usia 34 tahun dibawa keluarganya. Keluhan disertai juga dengan dahak bewarna kuning dan demam. Pemeriksaan perimetri B.

Lateral kanan-kiri . Dokter kurang mampu mengendalikan emosi C. Uretritis Seorang perempuan. PA E. Dokter bersikap wajar kepada pasien B. BJ 1020. Asma bronkiale B. eritrosit 1-2/LPB. Dokter menyadari dampak bahasa tubuh pasien Laki-laki 40 tahun datang ke dokter IGD dengan keluhan nyeri saat kencing. urobilinogen (+). Pada pemeriksaan didapatkan kesadaran somnolen. Apakah permasalahan yang ditemukan pada kasus di atas dari sisi komunikasi dokter-pasien? A.Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke Puskesmas meminta surat keterangan sehat untuk melamar pekerjaan. Kencing sedikitsedikit dan sering. Apakah penyakit yang paling mungkin mendasari komplikasi ARDS tersebut? A. batuk dan panas tinggi sejak 5 hari yang lalu. Terdapat nyeri tekan pada punggung. Penderita dirawat di ICU atas indikasi ARDS. usia 27 tahun dibawa ke UGD RS karena tidak sadar. Pneumonia Seorang laki-laki jatuh dari pohon kelapa. jangan minta surat keterangan sehat!”. dan deformitas. Dokter marah dan mengatakan “Kalau tidak mau diperiksa ya sudah. pasien mengalami sesak napas berat sejak sehari yang lalu. TB paru D. bakteri ++. perempuan tersebut menolak dengan alasan dirinya sehat. Pada waktu akan diperiksa fisik oleh dokter. Pemeriksaan fisik ditemukan warna urin keruh. Cor pulmonale C. Diagnosis yang mungkin? A. AP Lateral B. terdapat ronkhi basah di kedua lapangan paru. Sistitis E. bengkak. Oblique kanan-kiri D. Lateral dekubitus kanan-kiri C. Pemeriksaan foto rontgent yang sebaiknya dilakukan adalah? A. Dokter menghormati pasien E. leukosit 10-20/LPB. Dari aloanamnesis didapatkan riwayat penggunaan NAPZA. nitrit (+). Glomerulonefritis B. Prostatitis C. Dokter menanggapi penolakan pasien D. Ureteris D. Bronkitis kronik E.

disertai muntah-muntah 2-3 kali. Korpus lateralis dektra C. Kalsifikasi Seorang laki-laki berusia 24 tahun dirujuk dari sebuah puskesmas dengan riwayat kelemahan kedua tungkai yang terjadinya mendadak setelah jatuh memanjat pohon. Dijumpai pada kelumpuhan N. Optikus dokstra D. iritasi N.  Midriasis Pupil melebar. tanda-tanda dehidrasi (). Resolusi D. . misalnya oleh desakan tumor atau hematom. Rongent foto vertebra servical lateral dan oblique Seorang pasien mengalami anisokor.III. dibawa ke poli anak dengan keluhan 2 hari diare. Seorang anak usia 4 tahun BB 16 kg. tingkat tertentu dari koma.III. tidak gelisah. nadi kecil 130/menit. Gambaran apa yang ditemukan? A. Pemeriksaan tenggorok merah. hasil foto rontgen thorak didapatkan TB duplex. temperature badan 38.Pasien kontrol kesehatan tanpa keluhan. rasa haus (+). pupil kanan tidak bisa dilatasi dengan pemeriksaan direct dan indirect.5°C. pada fraktur dasar tulang tengkorak. Rongent foto vertebra lumbal bawah B. Fibrosis B. Pemeriksaan penunjang apakah yang harus dilakukan pada pasien tersebut? A. Di mana kelainan yang terjadi? A. dan kelumpuhan saraf simpatis (sindrom Horner). dipersarafi oleh serabut simpatis (torakolumbal).III. tidak didapatkan perdarahan baik eksternal maupun internal. Rongent foto vertebra servikal AP dan lateral C. Pada pemeriksaan didapatkan kekuatan anggota gerak bawah 0. tonsil bengkak berbintik-bintik putih. Rongent foto vertebra thorakal AP dan lateral E. Rongent foto vertebra sakral D. Dapat dijumpai pada waktu tidur. tekanan darah 70/palpasi. Gangglion cervical supenor dekstra E. Osifikasi C. Traktus optikus dekstra Nervus Okulomotorius (N. Pada pemeriksaan didapatkan keadaan umum kompos mentis. Infiltrat E.III)  Miosis Pupil mengecil. sehari rata-rata 3-4 kali berak lembek. Nervus okulomotorius dekstra B. dipersarafi oleh serabut parasimpatis dari N.

Keracunan makanan/salah makan B. Pharyngitis + tonsilitis folikularis + diare ringan E. Diare karena bakteri + dehidrasi ringan D. Apa yang menyebabkan pasien pingsan? A. Diare akut oleh infeksi enteral C. Alloanamnesis muntah bewarna hitam dan diare hitam encer. spider naevi. pernah bengkak sebelumnya. Hiperamonia C. Protein dan albumin D. Elektrolit C. EKG B. ascites. faeses dalam batas normal. analis gas darah normal. Anak ini menderita A.Laboratorium darah dalam batas normal hanya LED 30/40.000.pasien mengaku kencing sedikit dan lemas. Asidosis respiratorik B. Intoleransi makanan Laki-laki 50 tahun datang dengan keluhan bengkak pada tungkai bawah dan kadang disertai sesak. Foto Thorax E. Pemeriksaan yang perlu dilakukan? A. PF ginekomastia. leukosit 15. Hiperuremia . Pemeriksaan darah lengkap Pria 56 tahun. Asidosis metabolik D. datang ke UGD dengan keadaan pingsan. TTV dalam batas normal.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->