Seorang wanita usia 20 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan keputihan. Keluhan terkadang disertai gatal.

Sekret vagina sedikit berbusa dan bau amis ikan. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan, tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nadi 80 x/menit, frekuensi nafas 20 x/menit, dan suhu 36,5oC. Pada pemeriksaan ditemukan adanya clue cells. Penyebab keluhan ini adalah A. Gardenella vaginalis. B. Trikomonas vaginalis. C. Candida Albicans. D. Treponema pallidum. E. Neisseria Gonorrhoeae. Pria dibawa ke IGD dengan penurunan kesadaran, sebelumnya muntah dan nyeri kepala berat. Pada pemeriksaan neurologis terdapat kelumpuhan nervus cranial III, VI, dan IX. Pada oftalmoskop terdapat perdarahan retina. Di mana perdarahan terjadi? A. Perdarahan epidural B. Perdarahan subdural C. Perdarahan batang otak D. Perdarahan subaraknoid E. Perdarahan intratekal Pasien, 30 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan demam dan menggigil. Sebelumnya 3 hari yang lalu pasien jatuh dari tangga dan mengalami patah tulang terbuka grade II. Pasien sudah dijahit di puskesmas dengan luka jahitan 28 cm. Pemeriksan fisik saat ini Tekanan darah 80 melalui palpasi, nadi 120 x/menit, suhu tubuh 39oC, Hemoglobin 6 gr/dl. Diagnosa A. Osteomelitis B. Tetanus C. Miolitis D. Osteoporosis E. Buerger disease Seorang laki-laki, berusia 20 tahun, datang ke unit gawat darurat dengan keluhan nyeri dan bengkak di lutut kanan, disertai krepitasi. Ia juga mengeluhkan sendi panggul kanannya tidak dapat digerakkan. Tidak ada luka sama sekali. Dari anamnesis didapatkan keterangan ia adalah penumpang mobil, duduk di samping supir, yang bertabrakan dengan mobil lain dari arah berlawanan. Apakah tindakan sementara, yang segera harus dikerjakan pada pasien ini? A. Reduksi B. Fiksasi C. Fasiotomi D. Pembidaian E. Traksi

Seorang laki-laki, 20 tahun, dibawa ke UGD karena bahu kirinya sakit dan bengkak sejak terjatuh 1 jam lalu saat bermain sepak bola. Pada pemeriksaan tampak bahu kiri bengkak, fleksi, eksorotasi, dan abduksi. Diagnosa pasien ini A. Dislokasi bahu anterior B. Dislokasi bahu posterior C. Fraktur clavicula D. Fraktur bahu E. Dislokasi acromion Dislokasi bahu anterior Posisi lengan atas dalam posisi abduksi. Kaput humerus didorong ke depan dan menimbulkan avulsi simpai sendi bagian bawah dan kartilago beserta periosteum labrum glenoidalis bagian anterior.

Seorang perempuan berusia 34 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan tingling pada jari telunjuk dan jari tengah kanan sejak 2 bulan yang lalu. Dia juga mengeluhkan kelemahan pada tangan kanannya dan mulai sering menjatuhkan beberapa barang seperti cangkir. Sebelumnya dia dalam keadaan sehat dan tidak pernah mengalami kecelakaan atau nyeri pada leher. Pada pemeriksaan neurologik, gerakan ekstensi bahu dan sendi siku dalam keadaan normal baik kekuatan maupun range of movement. Syaraf apakah yang paling mungkin mengalami kompresi? A. Nervus radialis B. Nervus ulnaris C. Nervus aksilaris D. Nervus medianus Seorang wanita berusia 28 tahun dibawa ke UGD oleh keluarganya dengan keluhan otot di sekitar mulut sering berkedut-kedut. Gejala ini dirasakan semakin memberat dalam 2 hari sebelum dibawa ke RS. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 130/70 mmHg, nadi 86 x/menit,

RR 20 x/menit dan suhu 37,2oC. Pasien sudah menggunakan obat antipsikotis dalam 1 tahun belakangan ini. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Sindrom ekstrapiramidal B. Sindrom neuroleptik maligna C. Tardive dyskinesia D. Parkinsonisme E. Parkinson’s disease Tardive dyskinesia is a movement disorder caused by long-term use of certain medications called neuroleptic drugs, along with some other drugs that increase the brain's sensitivity to the neurotransmitter dopamine. It is characterized by uncontrolled facial movements such as protruding tongue, chewing or sucking motions and making faces. Seorang wanita usia 35 tahun, seorang ibu rumah tangga datang ke puskesmas dengan keluhan sering terbangun pada dini hari dan sulit tidur kembali. Hal ini dialami olehnya sejak 1 bulan yang lalu. Pasien juga mengeluhkan lemas, sering pusing dan sulit konsentrasi sejak bercerai dengan suaminya. Obat apa yang diberikan pada pasien ini ? A. Antiansietas B. Antidepresi C. Antipsikosis D. Antiinsomia E. Antikonvulsan Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke dokter oleh ibunya dikarenakan anaknya tersebut suka mengatakan bahwa kiamat akan terjadi tahun 2012 dari ramalan suku maya kepada orangorang di sekitarnya. Hal tersebut dialami lelaki ini sejak 2 tahun belakangan ini. Pasien ini juga suka berpenampilan layaknya tokoh-tokoh mistis. Selama pemeriksaan tidak didapatkan tandatanda psikosis. Gangguan kepribadian pada pasien tersebut adalah A. Gangguan kepribadian skizoid B. Gangguan kepribadian skizotipal C. Gangguan kepribadian antisosial D. Gangguan kepribadian paranoid E. Gangguan kepribadian histrionik Seorang anak perempuan 8 tahun diantar ibunya memeriksakan diri ke puskesmas dengan keluhan gatal pada kepala, terutama kepala bagian belakang. Penyakit yang serupa juga diderita oleh teman-teman sekolahnya. Pada pemeriksaan didapatkan rambut kusam dan lengket. Apakah penyebab penyakit pada pasien tersebut ? A. Pedikulosis B. Dermatosis

Apa penyebab meningkatnya kadar glukosa darah 2 jam post prandial? A. misalnya karena kandungan karbohidrat setelah makan. Terlambat glikogenesis dan lipogenesis C. tinggi badan 156 cm. 65 tahun menderita DM sejak 10 tahun yang lalu. Kadar trigliserida menurun B. tekanan darah 120/90 mmHg. Pitiriasis Seorang wanita berusia 37 tahun datang ke dokter praktek umum untuk memeriksakan kesehatannya. Lintasan ini diaktivasi di dalam hati. oleh hormon insulin sebagai respon terhadap rasio gula darah yang meningkat. Tineasis D. Kadar HDL kolesterol normal Seorang laki-laki.C. lingkar pinggang 55 cm. Kadar HDL kolesterol meningkat C. such as glucose. Perbandingan HDL dan LDL menurun D. a source of energy of  . Meningkatnya glikogenesis dan glukoneogenesis D. D. Obesitas. Sindroma metabolik Laki-laki 62 tahun DM tipe II. Lipogenesis is the process by which acetyl-CoA is converted to fats. trigliserida 160 mg/dL. Pada pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 51 kg. Meningkatnya glikolisis  Glikogenesis adalah lintasan metabolisme yang mengkonversi glukosa menjadi glikogen untuk disimpan di dalam hati. Meningkatnya glukoneogenesis E. Scabies E. Apa problem utama pada pasien tersebut ? A. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan glukosa puasa 95 mg/dL. atau teraktivasi pada akhir siklus Cori. Meningkatnya glikogenesis dan lipogenesis B. asam urat 6 mg/dL. C. The former is an intermediate stage in metabolism of simple sugars. Apakah hasil pemeriksaan lipid yang dapat ditemukan pada pasien ini? A. Dislipidemia. pemeriksaan Lab reduksi urin +++. HDL-kolesterol 37 mg/dL. Hiperurisemia. datang untuk melakukan medical check-up. Didapatkan hasil pemeriksaan index massa tubuh 38. GDP 250 mg/dl dan 2 jam post prandial 450 mg/dl. B. Hipertensi E. Perbandingan HDL dan LDL meningkat E.

Koledokolitiasis .living organisms. Tidak dijumpai demam dan tidak ada nyeri tekan di epigastrium. Abses hepar B. Hernia skrotalis C. Laki-laki 56 tahun mengeluh muncul benjolan sebesar telur ayam di lipat paha kanan. Pada pemeriksaan. the energy can be efficiently stored in the form of fats. Pada PF didapatkan testis kiri membesar. keluhan dirasakan saat bangun tidur. Apakah diagnosis yang mungkin? A. Apakah diagnosa pasien ini? A. Kolesistitis C. Apakah diagnosa pada pasien ini? A. Hernia scrotalis Seorang wanita berusia 63 tahun datang ke UGD dengan keluhan mata kuning. Riwayat trauma dan gangguan BAK disangkal. skrotum jika ditekan nyeri. Hernia inguinalis Seorang laki-laki 40 tahun mengaku nyeri pada biji kemaluan kanan. Pada pemeriksaan USG ditemukan testis dengan caput epididimis seperti skorda spermatic membesar dan berisi cairan di sekitar testis. Hernia inkarserata D. jika skrotum dinaikkan nyeri menetap. Hernia hiatal B. Varikokel testis dextra C. tanda vital normal. tidak hilang saat tidur berbaring. Epididimoorkitis B. Epididioorkhitis dextra E. Abses testis C. Torsio testis dextra Laki-laki 18 tahun datang ke RS dengan keluhan sakit di daerah skrotum. Benjolan muncul saat beraktivitas. Pasien juga mengeluhkan BAB yang warnanya seperti dempul dan warna urine seperti teh pekat. Torsio testis D. Hal ini dialami sejak 2 minggu ini. merah dan letaknya lebih tinggi dari testis kanan posisi mendatar. Apakah diagnosis paling mungkin? A. Hernia femoralis E. Hidrokel testis dextra B. Through lipogenesis. Hernia skrotalis dextra D. Disertai nyeri dan keluhan muntah. Tumor testis E. Kolelitiasis D.

Nyeri tekan (+). Terdapat dua kali riwayat infeksi saluran kemih dalam 10 tahun terakhir. tidak bisa BAB.200. Uretrolitiasis C. Rujuk untuk periksa USG ginjal Laki-laki 20 tahun mengalami penurunan kesadaran. Apakah pengelolaan selanjutnya yang paling tepat? A. Obstruksi terjadi setentang ligamentum trait D. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Obstruksi terjadi di atas pylorus E. Tidak perlu pemeriksaan apapun D. defans muskular meningkat. Ureterolitiasis Seorang wanita berumur 30 tahun kontrol ke dokter setelah mendapat pengobatan infeksi saluran kemih tanpa komplikasi dengan Trimetoprim-Sulfametoksazol Forte dua kali per hari selama 3 hari. Cholelithiasis D. nadi 120 x/menit. trombosit 36. Obstruksi terjadi di atas ligamentum trait B. nyeri sendi. tidak bisa buang angin. sel epitel 2-4/LP. bersifat hilang timbul pada daerah pinggang kanan atas. muntah dan jumlah buang air kecil berkurang. Hepatoma Seorang laki-laki 25 tahun datang ke RS dengan keluhan perut kembung sejak 1 hari yang lalu.8. sebelumnya mengalami panas 5 hari. auskultasi bising usus meningkat. nadi lemah. Abdomen inspeksi kembung.39. Nefrolitiasis B. Di manakah lokasi terjadinya obstruksi? A. Diagnosis pasti dapat diperoleh dengan pemeriksaan? A. suhu 36oC. Keluhan diawali muntah-muntah berwarna hijau. leukosit 4. nyeri perut. Apusan darah tebal . dan eritrosit pucat 34/LP. Periksa kultur urin C. disertai mual. Obstruksi terjadi di bawah ligamentum trait C. Periksa preparat basah dan KOH E. BAB hitam dan somnolen. Hasil laboratorium urin diperoleh sedimen kalsium oksalat +2. perkusi timpani.E. suhu 37. nyeri kepala.5oC. Pada pemeriksaan fisik didapatkan BB 30 kg.000. perdarahan gusi. Obstruksi terjadi di bawah duodenum Seorang laki-laki berusia 38 tahun datang ke dokter dengan keluhan utama nyeri perut. kreatinin 4. Dari hasil laboratorium darah didapatkan ureum 51. Saat ini tanpa keluhan. KU compos mentis. RR 16 x/menit. cepat dan tekanan darah 90/70 mmHg. Vesicolithiasis E. Periksa urinalisis dan kultur urin B. palpasi massa (-). mual muntah.

Intoksikasi etanol B. Hematokrit E. komponen hasil laboratorium apa yang dapat mendukung penegakan diagnosis pada kasus diatas? A. dan nyeri kepala. Leukosit PMN Seorang laki laki berusia 20 tahun dibawa orang tuanya ke puskesmas dengan keluhan demam sejak 4 hari yang lalu. Pasien tidak mempunyai riwayat trauma sebelumnya. ditemukan nyeri lepas tekan di daerah Mc burney. Intoksikasi methanol C. Pada pemeriksaan fisik ditemukan kesadaran pasien somnolen. Eritrosit B. Saat dilakukan pemeriksaan fisik. Pasien adalah seorang mahasiswa dan hampir setiap hari jajan di warung dekat sekolahnya. Saat dilakukan pemeriksaan laboratorium. D. Hepatitis kronik aktif D. Limfosit C. Intoksikasi obat flu D. muntah. Keluhan disertai mual. Etiologi pasien tidak dapat melihat adalah A. C. E.B. Pemeriksaan urine bil indirek (++). Widal IgM dan IgG anti dengue Tes fungsi hati Tes fungsi ginjal Seorang laki-laki 27 tahun datang ke puskesmas mengeluh tidak bisa melihat sejak 3 jam yang lalu. Intoksikasi bikarbonat E. Intoksikasi obat nyamuk Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke unit gawat darurat dengan keluhan nyeri terutama di daerah kanan bawah abdomen. minuman berkarbonasi dan lotion nyamuk. Monosit D. Hepatitis fulminan C. Sebelumnya pasien minum alcohol dicampur obat flu. hepatitis virus non A non B Seorang wanita berusia 66 tahun mengeluh berak darah dalam 3 bulan ini. Diagnosis radiologis yang mungkin pada penderita ini adalah . Nyeri disertai keluhan muntah dan demam ringan. Saat dilakukan colon in loop didapatkan gambaran filling defect berbentuk tipe anular di daerah rektosigmoid. Hepatitis virus B E. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini A. Setelah itu pasien tidak sadar dan bangun tidak dapat melihat. sklera ikterik dan nyeri tekan positif di abdomen kanan atas. Hepatitis virus A B.

Apakah diagnosa pasien tersebut? A. Metronidazole C.A. Telogen eflufium C. Psoriasis  Tinea barbae is a superficial dermatophyte infection that is limited to the bearded areas of the face and neck and occurs almost exclusively in older adolescent and adult males. deep. The clinical presentation of tinea barbae includes inflammatory. Pengobatan yang tepat untuk anak tersebut adalah A. E. C. B. Tinea barbae D. kerionlike plaques and noninflammatory superficial patches resembling tinea corporis or bacterial folliculitis. Pada pemeriksaan fisik diperoleh tekanan . pada kepala tampak bercak seperti koin. Nystatin D. Seorang anak berusia 8 bulan mengalami sariawan selama 1 minggu. Itrakonazol E. Tinea kapitis B. D. Griseofulvin B. Polip rektosigmoid Tuberculosis sigmoid Diverkulosis sigmoid Karsinoma rektosigmoid Hemoroid interna didaerah rektosigmoid Seorang pasien laki-laki umur 38 tahun datang dengan keluhan rambut sering rontok. Pada anamnesis diketahui ternyata pasien mengalami keluhan ini selama 30 menit yang kemudian pulih lagi seperti semula. Dermatitis seboroik E. Asam salisilat Seorang perempuan berusia 41 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan tiba-tiba lengan dan kaki kanannya lemah. dari pemeriksaan tampak bercak bercak putih menyerupai plak pada mukosa lidah dan mulut.

Pada anamnesis pasien mengaku tidak tahu cara mengenakan kemejanya. Ataksia D. kurang lebih 10 menit. Afemia E. Pada usia 25 tahun. Afasia B. Diagnosa pasien ini adalah A. Subarachnoidal haemorrahge D. kemudian tangan dan kaki kejang selama 10 detik dan tidak sadar. atau menulis. ia juga memilliki riwayat hipertensi sejak 7 tahun sebelumnya dan minum obat secara tidak teratur. muntah (-). pasien menderita demam rematik berulang. Seorang laki-laki 62 tahun datang dengan keluhan lumpuh pada tangan dan kaki kiri sejak 1 jam yang lalu. Saat sedang mengobrol. Pada pemeriksaan laboratorium didapati GDS 195 mg/dl. Apraksia C. Transient Ischemic Attack (TIA) B. Trombosis serebri E. Tetanus B. Intracerebral haemorrahage Seorang pria berusia 29 tahun datang dengan keluan sering kejang. Agnosia  Apraksia (apraxia) adalah suatu kondisi di mana seseorang tidak bisa lagi melakukan gerakan ketika diminta untuk melakukannya. Apakah diagnosis yang paling mungkin A. frekuensi nadi 78 x/menit. Diagnosa pasien ini adalah A. Pada pemeriksaan neurologis diperoleh sensorik dan kekuatan otot normal. Primary partial seizure D. Nyeri kepala tidak jelas. Absence seizure C. Setelah sadar pasien tampak bingung. frekuensi napas 20 x/menit. Stroke non hemoragik lakuner B. Enchephalitis C. Pada usia 30 tahun. berbicara. berjalan. Biasanya kondisi ini disebabkan karena adanya masalah di otak apraksia dapat mempengaruhi hampir setiap gerakan. General seizure Seorang kakek berusia 67 tahun dibawa anaknya ke praktek dokter umum dengan keluhan sulit berpakaian sejak 3 minggu terakhir. Secondary partial seizure E. pasien merasakan jantung berdebar. tiba tangan kiri kaku tetapi masih sadar. Stroke non hemoragik aterosklerotik . termasuk gerakan mata.darah 160/90 mmHg. Apakah kelainan yang paling tepat menggambarkan kasus ini? A.

pernapasan 32 x/menit. Diagnosa yang paling tepat A. tidak dijumpai gangguan sensoris dan otonom. Perdarahan epidural E. Jamur D. Stroke non hemoragik kardioembolik D. Dari anamnesis dijumpai kelemahan secara tiba-tiba dimulai dari kedua tungkai yang kemudian dikuti kelemahan kedua lengan. namun ada riwayat flu dan demam 1 minggu sebelumnya. hemiparese dextra. Dari pemeriksaan neurologis dijumpai tetraparesis tipe flaksid. Guillain Barre Syndrome (GBS) Pria usia 49 tahun datang ke UGD jam 8. Stroke non hemoragik tromboembolik E. babinski dextra (+). Stroke non hemoragik hemodinamik Seorang perempuan berusia 22 tahun dibawa oleh keluarganya ke unit gawat darurat dengan keluhan lemah pada keempat anggota gerak. didapatkan injeksi silier. Apakah diagnosis pasien ini A. Keluhan disertai dengan mata berair dan penglihatan kabur. Tidak dijumpai riwayat trauma. Parasit E. Riwayat hipertensi sejak 10 tahun yang lalu dan merokok 1 bungkus/hari. dan sensibilitas kornea menurun. Perdarahan subarachnoid Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata kanannya merah sejak 5 hari yang lalu. nadi 88 x/menit. Myasthenia Gravis E. Atrofi muscular duchenne D.C. Infark intraserebral C. Pemeriksaan fisik TD 200/110 mmHg. Apakah etiologi yang paling mungkin? A.00 dengan riwayat jam 6. Stroke in evolution B. Alergi Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata kanannya merah sejak 5 hari yang lalu. Perdarahan intraserebral D. Pada pemeriksaan pungsi lumbal dijumpai gambaran dissosiasi sito albumin. infiltrate kornea bentuk punctata. Myelitis C. tidak bisa diajak bicara. seluruh refleks fisiologis menurun. Keluhan disertai dengan mata berair dan penglihatan kabur. Pott’s disease B. Virus C. tes fluoresin positif. Pada .00 tiba-tiba terjatuh dan diam saja. kaku kuduk (+). Pada pemeriksaan mata kanan didapatkan visus 6/40. Bakteri B.

PF TD 160/100 mmHg. Hasil pemeriksaan visus didapatkan hasil sebagai berikut : VOD 6/15 dengan koreksi S +0. R 20/menit. Astenopia konvergensia C. Bergerigi C. Keluhan disertai dengan mata berair dan penglihatan kabur baik untuk melihat jauh maupun dekat. infiltrate kornea bentuk punctata. Glaukoma E. Ablasio retina B.pemeriksaan mata kanan didapatkan visus 6/40. didapatkan injeksi silier. Pemeriksaan lab didapatkan proteinuria. tes fluoresin positif.75 menjadi 6/6 VOS 6/10 dengan koreksi S +0.75 menjadi 6/6 VOS 6/10 dengan koreksi S +0. Mikroftalmia C. Astenopia presbiopia Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke Puskesmas dengan kedua mata sering berair. T 37oC. Astenopia anisometropia B. Pada pemeriksaan fisik mata didapatkan segmen anterior tenang. gambaran apakah yang ditemukan? A. namun pengobatan tidak rutin dan selama ini hanya minum obat-obatan tradisional. Diuretik tiazid . Hasil pemeriksaan visus didapatkan hasil sebagai berikut : VOD 6/15 dengan koreksi S +0. Eksoftalmus D. Terapi antihipertensi paling tepat? A. Katarak Seorang pasien 50 tahun dengan riwayat hipertensi. Kabur Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke Puskesmas dengan kedua mata sering berair. Jika dilakukan pemeriksaan dengan keratoskop plasido. Astenopia akomodativa D. Terputus E. Keluhan disertai dengan mata berair dan penglihatan kabur baik untuk melihat jauh maupun dekat. Konsentris D. dan sensibilitas kornea menurun. Pada pemeriksaan fisik mata didapatkan segmen anterior tenang. ARB B. Astenopia aniseikonia E. N 110/menit.50 menjadi 6/6 Apakah diagnosis yang paling mungkin? A.50 menjadi 6/6 Apakah komplikasi yang paling sering terjadi? A. Bergelombang B.

Systematic random sampling Sebuah penelitian ingin meneliti efektivitas pemberian alfa-interferon bagi pasien dengan hepatitis B kronik.C.Desember 2007. Apakah tindakan yang harus dilakukan oleh petugas cold chain tersebut? A. Simple random sampling B. Diagnosis related group B. terlepas dari berapapun jumlah pelayanan yang diberikan. Β-bloker E. Outcome yang dilihat . Multi-stages random sampling D. Satu kelompok diberikan alfa interferon dan kelompok yang lain diberikan lamivudin sebagai perlakukan standar. Dari masing-masing provinsi diambil sampel 30% dari jumlah kabupaten dan kota yang ada. Gaji Survei Kesehatan Rumah Tangga yang dilakukan oleh DEPKES RI mengambil subjek penelitian seluruh penduduk Indonesia. Cluster random sampling E. Apakah metode pembayaran pelayanan kesehatan tersebut? A. ACE inhibitor Seorang petugas pengelola cold chain mendapati suhu lemari es penyimpanan vaksin hepatitis B mencapai -5oC pada saat pengecekan pagi. Menyatakan vaksin tersebut rusak B. Fee for service C. Kapitasi D. Per diem E. Melakukan uji kocok vaksin Dokter keluarga dibayar oleh PT. Askes dalam jumlah uang yang tetap sesuai dengan jumlah peserta asuransi yang ditanggung. Membuang vaksin D. Ca channel blocker D. Mengembalikan suhu lemari es ke kisaran normal C. Dari tiap-tiap kabupaten ini maka diambil sampel 50% dari jumlah kecamatan yang ada. Mengembalikkan vaksin ke Dinas Kesehatan Kabupaten E. Pada pengecekan sore hari sebelumnya suhu lemari es masih dalam kisaran normal. Pasien yang bersedia mengikuti penelitian dibagi menjadi dua kelompok secara acak. Sampel diambil dari 20 provinsi yang dianggap mewakili seluruh penduduk Indonesia. Untuk itu peneliti memberikan intervensi bagi pasien hepatitis B kronik yang dirawat di sebuah RSUD periode Januari 2007 . Apakah teknik pengambilan sampel yang paling sesuai dengan kasus di atas? A. Stratified random sampling C.

Forced expiratory volume (FEV) dalam ml/menit akan dibandingkan sebelum dan sesudah latihan fisik untuk menunjukkan fungsi respirasi. Apakah kriteria eksklusi pada penelitian tersebut? A. Sampai dengan berakhirnya penelitian. Uji Korelasi Pearson E. Uji ANOVA satu arah  Uji-T berpasangan (paired t-test) adalah salah satu metode pengujian hipotesis di mana data yang digunakan tidak bebas yang dicirikan dengan adanya hubungan nilai pada setiap sampel yang sama (berpasangan). sedangkan dari kelompok lamivudin semua subjek bertahan sampai penelitian selesai. Walaupun menggunakan individu yang sama. peneliti tetap memperoleh 2 macam data sampel. perlakuan pertama. misalnya perbedaan antara tinggi ayah dan anaknya. dan gangguan fungsi sumsum tulang menggugurkan keikutsertaannya dalam penelitian. Contoh lain yang bisa dianggap berpasangan meski terdapat 2 objek penelitian. Data diasumsikan terdistribusi normal. 40 orang bertahan sampai akhir penelitian. Dari 48 orang yang mendapatkan interferon. Contoh : . Pasien dengan hepatitis B kronik B. Subjek dengan gangguan fungsi ginjal. Contoh kasus lain misalnya program diet dimana pengukuran berat badan ditimbang sebelum dan setelah diet. Pasien yang meninggal atau loss to follow-up D. Uji T independen C. sedangkan pada perlakuan kedua. Uji T berpasangan D. 8 orang meninggal atau loss to follow-up. yaitu data dari perlakuan pertama dan data dari perlakuan kedua. 48 orang mendapatkan perlakuan dengan interferon. Uji Kai Kuadrat B. barulah objek penelitian dikenai suatu tindakan tertentu. Perlakuan pertama mungkin saja berupa kontrol. Ciri-ciri yang paling sering ditemui pada kasus yang berpasangan adalah satu individu (objek penelitian) dikenai 2 buah perlakuan yang berbeda. 60 pasien PPOK telah setuju untuk berpartisipasi pada studi ini. 42 orang mendapatkan lamivudin.adalah konversi HbsAg menjadi negatif setelah 6 bulan. Apakah jenis uji statistik yang paling sesuai untuk menjawab pertanyaan penelitian diatas? A. Dengan demikian. peneliti menerapkan kontrol. Pasien dengan gangguan fungsi ginjal E. Misal pada penelitian mengenai efektivitas suatu obat tertentu. yaitu tidak memberikan perlakuan sama sekali terhadap objek penelitian. misal pemberian obat. Pasien yang mendapatkan lamivudin Sebuah studi intervensional menguji apakah latihan fisik secara serial akan memperbaiki fungsi respirasi pada pasien dengan PPOK. Pasien di RSUD periode Januari 2007 – Desember 2007 C. performance obat dapat diketahui dengan cara membandingkan kondisi objek penelitian sebelum dan sesudah diberikan obat.

Keefektifan dari suatu Bimbingan Belajar dalam menghadapi suatu Tes dinilai berdasarkan perbandingan antara nilai yang diperoleh siswa sebelum dan setelah melaksanakan kursus. Nilai tersebut diperoleh dari 10 siswa yang mengikuti Bimbel Tes Persiapan Masuk  Korelasi Pearson merupakan salah satu ukuran korelasi yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah hubungan linier dari dua veriabel. Dua variabel dikatakan berkorelasi apabila perubahan salah satu variabel disertai dengan perubahan variabel lainnya, baik dalam arah yang sama ataupun arah yang sebaliknya. Harus diingat bahwa nilai koefisien korelasi yang kecil (tidak signifikan) bukan berarti kedua variabel tersebut tidak saling berhubungan. Mungkin saja dua variabel mempunyai keeratan hubungan yang kuat namun nilai koefisien korelasinya mendekati nol, misalnya pada kasus hubungan non linier. Dengan demikian, koefisien korelasi hanya mengukur kekuatan hubungan linier dan tidak pada hubungan non linier. Harus diingat pula bahwa adanya hubungan linier yang kuat di antara variabel tidak selalu berarti ada hubungan kausalitas, sebab-akibat.

Masih terdapat banyak kontroversi mengenai peningkatan risiko kejadian tumor otak dengan penggunaan telepon seluler. Sebuah studi observasional dilakukan untuk menambah bukti berkaitan dengan hal ini. 30 pasien dengan glioblastoma multiformis diikutkan dalam sebuah studi, dan 30 subjek sehat yang sepadan dalam jenis kelamin dan usia direkrut sebagai kelompok pembanding. Kedua kelompok diwawancara mengenai riwayat penggunaan telepon seluler di masa lalu. Penggunaan telepon seluler ini kemudian dibandingkan pada dua kelompok untuk mengukur risiko terjadinya tumor otak. Apakah metode pengukuran risiko yang paling sesuai untuk jenis studi di atas? A. Rasio odd B. Risiko relatif C. Rasio prevalensi D. Koefisien kontingensi E. Population attributable risk Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan gatal pada daerah selangkangan sejak 2 minggu yang lalu. Gatal semakin lama semakin luas sampai ke bawah perut. Gatal akan semakin hebat setelah beraktivitas dan berkeringat. Pemeriksaan fisik menunjukkan lesi kulit berbatas tegas dengan peradangan daerah inguinal dekstra dan sinistra, tampak makula eritematosa, hiperpigmentasi, skuama dan papul-papul, dengan sifat lesi lebih aktif di bagian tepi. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Eritrasma B. Tinea kruris C. Ptiriasis rosea D. Kandidasis kutaneus

E. Dermatitis kontak alergika Seorang laki-laki berusia 44 tahun dibawa keluarganya ke IGD RS karena mengalami penurunan kesadaran sejak 4 jam yang lalu. Sejak 2 hari yang lalu badan demam dan mengeluh batuk berdahak. Dari pemeriksaan fisik keadaan umum lemah tidak sadar, tekanan darah 120/80 mmHg, denyut nadi 120 x/menit, frekuensi napas 32 x/menit dalam, temperatur 38,2˚C, kulit kering, tercium bau buah segar. Pemeriksaan gula darah sewaktu 520 mg/dL. Tindakan apakah yang pertama kali dilakukan? A. Injeksi insulin intravena B. Rehidrasi cairan intravena C. Pemberian natrium bikarbonat D. Injeksi antibiotika spektrum luas E. Injeksi antipiretik intramuskular Seorang perempuan berusia 30 tahun dikirim oleh bidan ke IGD RS dengan diagnosis G1P0A0 hamil aterm dengan kala I. Perut terasa kencang sejak 12 jam yang lalu, air ketuban keluar sejak 2 jam yang lalu. Pemeriksaan fisik menunjukkan tekanan darah 120/80 mmHg denyut nadi 96 x/menit frekuensi napas 24 x/menit tinggi badan 150 cm dan berat badan 62 kg. TFU 30 cm, letak kepala puki, DJJ 12-11-12, his terjadi setiap 5 menit durasi 15 detik. VT pembukaan 7 cm, kulit ketuban tidak ada, kepala turun Hodge 2+ UUK kiri lintang. Ukuran panggul dalam dalam batas normal. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I primi tua B. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I partus lama C. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I ketuban pecah dini D. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I inersia uteri E. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I primi para Seorang perempuan berusia 42 tahun dibawa ke IGD RS dengan keluhan nyeri pada perut kanan atas sejak 1 jam yang lalu. Nyeri hilang dan timbul, terasa tajam tidak tertahan hingga badan lemas dan mengeluarkan keringat dingin. Pasien juga mengeluh mual dan muntah. Rasa nyeri muncul 1 jam setelah makan ayam goreng. Diagnosis apakah yang paling tepat? A. Ulkus ventrikuli B. Ulkus duodeni C. Kolelitiasis D. Pankreatitis E. Hepatitis akuta Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bengkak sejak 1 bulan yang lalu. Awalnya bengkak terjadi di kelopak mata kemudian menyebar ke kaki, tangan, hingga

seluruh tubuh. Nafas terasa sesak dan buang air kecil berkurang. Diuretik apakah yang menjadi pilihan utama? A. Thiazid B. Manitol C. Isosorbid D. Furosemid E. Asetazolamid Seorang laki-laki berusia 5 tahun dibawa ibunya ke Puskesmas dengan keluhan timbul koreng di sekitar hidung sejak 1 minggu yang lalu. Koreng mulai menghitam dan terasa gatal. Pemeriksaan kulit menunjukkan papula eritema, pustula, dan krustae hitam di sekitar hidung. Terapi apakah yang paling tepat? A. Ampisilin B. Gentamisin C. Kloramfenikol D. Siprofloksasin E. Sulfametoksazole Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan penurunan tajam penglihatan kiri setelah terkena bola tenis 1 hari yang lalu. mata kiri menjadi merah dan terasa pegal. Pemeriksaan mata kanan dalam batas normal, pemeriksaan mata kiri visus 6/48, hematom palpebra, perdarahan subkonjungtiva, khemosis, edema kornea, hifema setinggi 1/4 tinggi COA, kripte iris baik, pupil bulat regular, refleks pupil baik, lensa jernih. Apakah penyebab penurunan visus yang paling mungkin? A. Perdarahan subkonjungtiva B. Hematom palpebra C. Plapebra khemosis D. Edema kornea E. Hifema Laki-laki 50 tahun datang dengan keluhan penglihatan mata kiri menurun setelah terkena pentalan kock 3 hari yang lalu saat bermain bulu tangkis. Dari pemeriksaan fisik didapatkan hematom palpebra, perdarahan subkonjungtiva, koernea jernih, bilik mata depan hifema penuh. Sclera dan iris sulit dinilai. Pupil membayang. Apa penyebab penurunan penglihatan pada kasus di atas? A. Katarak B. Hifema C. Hematoma palpebra D. Kornea sikatrik E. Perdarahan subkonjungtiva

refleks pupil baik. pemeriksaan mata kiri visus 6/48. Sebelumnya pasien mengaku makan jeroan. mata kiri menjadi merah dan terasa pegal. lensa jernih. Pemeriksaan apakah yang paling penting untuk diusulkan? A. Terapi yang sesuai? A. Kolkisin E. Biometri Seorang laki-laki berusia 36 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan batuk lama sejak 2 bulan yang lalu. hifema setinggi 1/3 tinggi COA. perdarahan subkonjungtiva. Apakah rencana pengobatan yang paling tepat? A. Persendian tampak bengkak dan kemerahan. hematom palpebra. Kampimetri D. pupil bulat regular. Pasien mempunyai riwayat mengkonsumsi obat anti nyeri dalam jangka waktu lama karena sering merasa nyeri kepala. Ibuprofen B. OAT kategori 2 C. refleks fundus suram. Pemeriksaan fisik metatarsofalangeal digiti I bengkak kemerahan dan nyeri. Refraktometri B. Batuk disertai dahak encer berwarna putih. Keratometri C. Asam mefenamat . OAT kategori 1 B. OAT kategori 3 D. OAT dan Quinolon Laki-laki datang ke praktek anda dengan keluhan nyeri pada sendi di ibu jari tangan sejak satu bulan yg lalu. Terapi simtomatis E. Pemeriksaan fisik dalam batas normal.Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan penurunan tajam penglihatan kiri setelah terkena bola tenis 1 hari yang lalu. Dari pemeriksaan lab asam urat 14 mg/dL. Allupurinol D. edema kornea. kripte iris baik. Dua tahun yang lalu pasien mendapatkan pengobatan rutin TBC selama 6 bulan dan telah dinyatakan sembuh. Pemeriksaan sputum BTA negatif. Pemeriksaan mata kanan dalam batas normal. khemosis. Tonometri E. Indometasin C. Asam mefenamat Seorang laki-laki berusia 42 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan nyeri sendi ibu jari kaki kanan. Obat anti nyeri apakah yang paling mungkin memicu keluhan pasien tersebut? A. Keluhan dirasakan kambuh-kambuhan terutama setelah makan jeroan.

Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. merupakan terapi lini pertama dalam menangani serangan akut gout. Keluhan dirasakan semakin lama semakin berat. Sesak nafas progresif B. Nyeri kepala tegang E. Badan demam ringan.52. Penyakit paru restriktif moderat C. Faktor apakah yang paling mungkin menjadi kontraindikasi pemeriksaan spirometri pada kasus tersebut? A. Pasien menderita katarak dan baru dioperasi 1 minggu yang lalu. D. E. pasien yang mendapat diuretik untuk gagal jantung dan pasien yang mengalami toksisitas gastrointestinal. Kolkisin mrupakan obat pilihan jika pasien juga menderita penyakit kardiovaskuler. Rencana untuk pemeriksaan fungsi paru dengan spirometri ditunda. C. Badan demam ringan C. Penyakit paru restriktif ringan B. Pasien juga mengeluh batuk lama sekitar 1 bulan dengan dahak berwarna putih encer. Paracetamol Metampiron Piroksikan Aspirin Istirahat dan terapi cepat dengan pemberian NSAID. FEV1/FVC 0.B. dan fungsi ginjal. misalnya adanya penyakit penyerta lain/komorbid. Sesak nafas terjadi terus-menerus. Hasil pemeriksaan spirometri menunjukkan FVC 86% dari prediksi nilai normal. Nyeri dada kanan Seorang laki-laki usia 48 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan sesak nafas sejak 2 minggu yang lalu. Seorang laki-laki usia 56 tahun datang ke poliklinik RS dengan keluhan sesak nafas sejak 3 hari yang lalu. kadang-kadang pasien juga merasakan nyeri kepala tegang dan nyeri dada kanan setelah batuk yang tiada henti. Pasien memiliki kebiasaan merokok hingga 1 pak (12 batang) rokok dalam 1 hari. Pasien juga mengeluh batuk berdahak warna putih kental sejak 5 hari yang lalu. obat lain yang juga diberikan pada pasien pada saat yang sama. Sebagai alternatif. merupakan terapi lini kedua. asalkan tidak ada kontraindikasi terhadap NSAID. termasuk hipertensi. Penyakit paru obstruktif ringan . Pasca operasi katarak D. tidak memberat dengan posisi tidur dan tidak membaik dengan beristirahat. Aspirin harus dihindari karena ekskresi Aspirin berkompetisi dengan asam urat dan dapat memperparah serangan akut gout. kecenderungan perdarahan atau gangguan fungsi ginjal. adalah Kolkisin (colchicine). Keputusan memilih NSAID atau Kolkisin tergantung pada keadaan pasien. misalnya Indometasin 200 mg/hari atau Diklofenak 150 mg/hari. Tidak ada studi terkontrol yang membandingkan kolkisin dengan NSAID untuk penanganan gout.

30% < VEP1 < 50% prediksi). 3. Derajat II: COPD sedang Semakin memburuknya hambatan aliran udara (VEP1/KVP < 70%. 50% < VEP1 < 80%). Derajat IV: COPD sangat berat Keterbatasan/hambatan aliran udara yang berat (VEP1/KVP < 70%. VEP1 < 30% prediksi) atau VEP1 < 50% prediksi ditambah dengan adanya gagal nafas kronik dan gagal jantung kanan. mudah merasa haus dan sering kencing. Apakah antibiotik yang paling mungkin dikonsumsi tersebut? A. Derajat III: COPD berat Ditandai dengan keterbatasan/hambatan aliran udara yang semakin memburuk (VEP1/KVP < 70%. dibagi atas 4 derajat : 1. Tetrasiklin D. Seorang anak perempuan berusia 2 tahun dibawa ibunya ke dokter praktek umum dengan keluhan gigi berwarna kecoklatan. Pasien juga mengalami penurunan berat badan dalam waktu 6 bulan sebanyak 10 kg. dan kurang beraktivitas. Eritromisin Seorang laki-laki datang ke Puskesmas dengan keluhan sering merasa lemah. suka ngemil. Siprofloksasin C. 4. Penyakit paru obstruksi moderat E. Penyakit paru campuran berat Klasifikasi COPD Berdasarkan Global Initiative for Chronic Obstructive Lung Disease (GOLD) 2007. Terjadi sesak nafas yang semakin memberat. Keluhan disertai dengan mudah merasa lapar. Streptomisin B. Pada derajat ini. ibu pasien pernah menderita demam dan diberikan antibiotik oleh dokter yang menanganinya. Derajat I: COPD ringan Dengan atau tanpa gejala klinis (batuk produksi sputum). Pada saat kehamilan.D. . orang tersebut mungkin tidak menyadari bahwa fungsi parunya abnormal. 2. penurunan kapasitas latihan dan eksaserbasi yang berulang yang berdampak pada kualitas hidup pasien. Kotrimoksazol E. Keterbatasan aliran udara ringan (VEP1/KVP < 70%. Dalam tingkat ini pasien biasanya mulai mencari pengobatan oleh karena sesak nafas yang dialaminya. Sebelum sakit pola makan pasien tergolong potensi obesitas karena melebihi kebutuhan. disertai dengan adanya pemendekan dalam bernafas. VEP1 > 80% prediksi).

Pyotoraks D. demam dan sering berkeringat terutama pada malam hari. 2200 kkal B. Kelainan paru apakah yang paling mungkin terjadi pada kasus tersebut? A. Berapa kebutuhan gizi pasien di atas (kalori/hari)? A.5˚C JVP dan suara jantung normal. Hematotoraks Seorang laki-laki berusia 75 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS dengan keluhan nyeri dada sejak 2 jam yang lalu. Efusi pleura E. 1800 kkal E. Non-STEMI E. 2000 kkal C. Pasien adalah penderita DM dan hipertensi yang tidak terkontrol. Pasien menderita batuk kambuhkambuhan sejak lima tahun yang lalu. Angina pectoris stabil C. STEMI D. Keluhan disertai sesak nafas dan keringat dingin. Seorang laki-laki berusia 67 tahun datang ke praktek dokter dengan keluhan sesak nafas sejak 1 minggu yang lalu.500-2. Pemeriksaan foto toraks menunjukkan adanya pendataran sudut recesus costodiafragmaticus.000 kilokalori. Angina pectoris tidak stabil B. Atelektasis C. Pasien juga mengeluh batuk produktif dengan dahak kental berwarna putih. Old Miokard Infarction Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke IGD RS oleh polisi setelah mengalami kecelakaan lalu lintas 2 jam yang lalu. Pemeriksaan laboratorium darah menunjukkan GDS 240 mg/dL dan Troponin T positif. isi dan tegangan kurang . Bila diasumsikan. berat badan 50 kilogram. Pemeriksaan fisik menunjukkan keadaan umum lemah kesadaran kompos mentis tekanan darah 90/60 mmHg denyut nadi 140 x/menit.Hasil pemeriksaan menunjukkan pasien memiliki berat badan 55 kg dan tinggi badan 170 cm. Pneumotoraks B. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Pemeriksaan EKG menunjukkan adanya gelombang T inverted dan depresi segmen ST pada sandapan V1-V4. 1700 kkal Kebutuhan kalori bagi pengidap diabetes adalah 30-40 kilokalori per kilogram berat badan. 1900 kkal D. kebutuhan kalori adalah 1. Pemeriksaan fisik menunjukkan tekanan darah 170/100 mmHg denyut nadi 126 x/menit frekuensi napas 24 x/menit temperature 36.

fraktur tungkai bawah kiri sampai terlihat fragmen tulang. Syok hipovolemik D. Memasang infus intravena B. Apakah penyebab syok yang paling mungkin terjadi pada kasus tersebut? A. Pasien memiliki riwayat batuk lama 2 bulan. Kategori 2. Pemeriksaan sputum BTA SPS menunjukkan hasil negatif. perdarahan masif. 2RHZ + 4RH B.frekuensi napas 26 x/menit temperatur 36. Tidak didapatkan riwayat pengobatan tuberkulosis sebelumnya. Fraktur terbuka B. Trauma neurologi E. Memasang kateter urin E. Syok anafilaktik D. Terapi yang paling tepat untuk pasien ini? A.5˚C akral dingin pengisian kapiler lambat pada paha kanan tampak hematom yang sangat besar. Syok hipovolemik E. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 80/60 mmHg. Memasang pipa lambung D. Syok neurogenik C. Tindakan apakah yang pertama kali dilakukan? A. 2RHZE + 4RH C. Syok kardiogenik B. Sindroma kompartemen Seorang laki-laki berusia 34 tahun datang ke klinik RS dengan keluhan batuk berdahak yang bercampur darah sejak 1 hari yang lalu. Melakukan intubasi Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke IGD RS oleh polisi setelah mengalami kecelakaan lalu lintas 2 jam yang lalu. isi dan tegangan kurang frekuensi napas 26 x/menit temperatur 36. Memasang torniket paha C. 2RHZES + 1RHZE + 5RH .5˚ C akral dingin pengisian kapiler lambat pada paha kanan tampak hematom yang sangat besar. Syok neurogenik C. dan deformitas (+). Apakah penyebab kematian yang paling mungkin pada pasien ini? A. GCS 5. denyut nadi 120 x/menit. Pemeriksaan fisik menunjukkan keadaan umum lemah kesadaran kompos mentis tekanan darah 90/60 mmHg denyut nadi 140 x/menit. Kategori 3. Kategori 1. Syok obstruktif Seorang pemuda umur 22 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS karena kecelakaan lalu lintas. Foto toraks menunjukkan gambaran efusi pleura kiri dan fibroinfiltrat di lapangan paru kanan. demam dan berkeringat pada malam hari.

TB gagal pengobatan E. Akan tetapi pasien berhenti berobat setelah 3 minggu menjalaninya dengan alasan suadah baikan. Kategori 3. Kategori 1. TB paru kasus kambuh E. TB paru kasus gagal pengobatan B. Eosinofilia C. Saat itu pasien diperiksa dahaknya dan disuruh minum obat teratur selama 6 bulan. Neutropeni . TB relaps B.D. Limfopenia E. TB paru kasus baru Seorang pasien 55 tahun datang dengan keluhan batuk berdahak kuning disertai dengan nafsu makan menurun dan BB yang berkurang. Darah pasien diambil untuk pemeriksaan hitung jenis leukosit. TB paru kasus resistensi obat C. Hasil hitung jenis leukosit apakah yang paling mungkin ditemukan? A. Sekitar 2 tahun sebelumnya pasien pernah berobat 6 bulan dengan pemeriksaan sputum 3 x positif. 2RHZ + 4RH Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan batuk sejak 1 bulan yang lalu. Hasil pemeriksaan sputum BTA saat ini positif pada tiga kali pemeriksaan. TB putus obat D. TB baru C. Seorang anak laki-laki berusia 6 tahun dibawa ibunya ke puskesmas karena sering pilek sejak 3 bulan yang lalu. Batuk berdahak warna kekuningan. Pasien juga mengeluh sering bersin berulang kali sampai lebih dari 6 kali. 2RHE + 4RH E. Kakek pasien adalah penderita asma yang sering kambuh. tetapi hanya minum obat selama tiga minggu karena keluhan membaik. TB paru kasus putus obat D. Dua tahun yang lalu pasien pernah berobat dengan keluhan yang sama. Keluhan memberat terutama pada pagi hari dan semakin membaik pada siang hari. Pasien mengalami penurunan berat badan sebanyak 2 kg. Basofilia D. TB resistensi TB paru kasus baru adalah penderita yang belum pernah diobati dengan OAT atau sudah pernah menelan OAT Kurang dari satu bulan (30 DOSIS HARIAN). Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Diagnosisnya adalah? A. Neutrofilia B.

Medula spinalis segmen Th10 B.Seorang perempuan berusia 22 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan nyeri kepala sejak 3 bulan yang lalu. Apakah diagnosis topis yang paling tepat? A. Kepala terasa seperti diikat dengan kencang terutama pada daerah kepala belakang. reflek fisiologik meningkat bilateral dan reflek patologik positif bilateral. Medula spinalis segmen Th10 B. Conus medularis E. namun tidak muntah. Conus medularis E. Kelemahan kaki kanan lebih berat daripada kaki kiri. dan tidak ditemukan abnormalitas motorik. Kauda equine . Pasien juga mengeluh perut terasa mual. Pemeriksaan neurologis ekstremitas inferior menunjukkan penurunan gerak dengan kekuatan motorik dekstra 2 sinistra 4. Medula spinalis segmen L1 D. Medula spinalis segmen L1 D. Pemerisaan fisik dan neurologi dalam batas normal. Keluhan dirasakan sejak 1 minggu yang lalu. Cluster headache E. Tension type headache B. Pemeriksaan neurologis ekstremitas inferior menunjukkan hipestesi perianal. terutama sekitar lubang dubur. Keluhan tersebut muncul setelah pasien jatuh terduduk dari tangga ketinggian 2 meter. setelah jatuh terduduk dari tangga dengan ketinggian 2 meter. Keluhan ini dirasakan terus-menerus. Vertigo Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan rasa kesemutan di daerah pantat. Apakah diagnosis topis yang paling tepat? A. Kauda equine Seorang perempuan berusia 37 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS karena kelemahan pada kedua tungkai. Medula spinalis segmen C5 C. Kedua tungkai juga terasa kesemutan. tonus otot meningkat bilateral. Migrain dengan aura C. Medula spinalis segmen Th12 C. Migrain tanpa aura D. Apakah diagnosis yang paling tepat? A.

Pemeriksaan neurologis ekstremitas inferior menunjukkan hipestesi setinggi papilla mammae.Seorang laki-laki berusia 34 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS karena kelemahan pada kedua tungkai. Pasien juga merasa kesemutan mulai dari ujung kaki sampai payudara. reflek fisiologik meningkat bilateral dan reflek patologik positif bilateral. Medula spinalis segmen L1 Seorang laki-laki berusia 33 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS karena kelemahan pada kedua tungkai. Apakah diagnosis topis yang paling tepat? A. Keluhan tersebut muncul setelah pasien jatuh dari pohon ketinggian 8 meter. Keluhan tersebut muncul setelah pasien jatuh terduduk dari pohon ketinggian 8 meter. Kelemahan disertai dengan rasa kesemutan mulai dari pusar sampai ujung kaki. tonus otot meningkat bilateral. tonus otot meningkat bilateral. Apakah diagnosis topis yang paling tepat? A. Medulla spinalis segmen C7 E. Medula spinalis segmen Th10 B. penurunan gerak dengan kekuatan motorik dekstra 3 sinistra 3. Medula spinalis segmen Th4 B. Medula spinalis segmen Th10 . Pemeriksaan neurologis ekstremitas inferior menunjukkan adanya hipestesi setinggi umbilikus. Medula spinalis segmen C5 D. reflek fisiologik meningkat bilateral dan reflek patologik positif bilateral. penurunan gerak dengan kekuatan motorik dekstra 3 sinistra 3. Medulla spinalis segmen Th12 C.

Dari hasil pemeriksaan tekanan darah 170/100 mmHg. sering pusing dan kakinya membengkak.C. Asam mefenamat E. Pasien menunjukkan beberapa obat yang diminumnya. frekuensi napas 20x/menit. Medulla spinalis segmen Th12 D. Deksametason D. nadi 80x/menit. Metampiron C. Pasien mengatakan sudah lebih dari 3 bulan minum obat yang dibeli bebas di toko obat untuk nyeri otot dan pegal-pegal. Medula spinalis segmen C5 E. Apakah obat yang dapat menimbulkan keluhan di atas? A. Medulla spinalis segmen C7 Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke tempat dokter praktek umum dengan keluhan wajahnya kelihatan bengkak. Natrium diklofenak . Piroksikam B.

karena selain kurang toksik obat ini dapat diberikan per oral. Amfoterisin B B.  Penggunaannya sebagai obat tunggal hanya diindikasikan pada kromoblastomikosis Sediaan dan Dosis  Flusitosin tersedia dalam bentuk kapsul 250 dan 500 mg  Dosis yang biasanya digunakan ialah 50-150 mg/kgBB sehari yang dibagi dalam 4 dosis. Ketokonazol D.Seorang perempuan berusia 55 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan batukbatuk. Itrakonazol E.5 mg/dl. or 5-fluorocytosine. Hidroklorotiazid B.5 mg/dl. Pada pemeriksaan mikroskopis sputum dan ditemukan hifa dan spora. pada pemeriksaan laboratorium darah didapatkan kadar serum kreatinin 2. Pada anamnesis didapatkan pasien pernah batuk darah. Captopril E. Keluhan ini muncul setelah 1 minggu minum obat dari dokter dengan diagnosis hipertensi. Flusitosin C. pada pemeriksaan laboratorium darah didapatkan kadar serum kreatinin 2. Griseofulvin Flucytosine. Keluhan ini telah dirasakan lebih dari 1 bulan disertai dada nyeri. Pada pemeriksaan mikroskopis sputum ditemukan hifa dan spora. Flusitosin C. Diltiazem Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke praktek dokter umum dengan keluhan batukbatuk. Ketokonazol . Indikasi  Infeksi sistemik. kadar ureum 35 mg/dl dan kadar β HCG negatip. Pada anamnesis didapatkan pasien pernah batuk darah. Nifedipin C. Apakah obat yang paling sesuai ? A. Pada pemeriksaan fisik tanda vital dalam batas normal. kadar ureum 35 mg/dl dan kadar β HCG negatif. Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke praktek dokter umum dengan keluhan batukbatuk. Amfoterisin B B. Apakah obat yang menjadi kontraindikasi pada pasien tersebut? A. Pada pemeriksaan fisik tanda vital dalam batas normal. Keluhan ini telah dirasakan lebih dari 1 bulan disertai dada nyeri. Apakah obat yang dapat menyebabkan keluhan di atas? A. is a synthetic antimycotic drug. Propanolol D. a fluorinated pyrimidine analogue.

hematokrit 22. Itrakonazol E. Dislipidemia. Apa problem utama pada pasien tersebut? A.4%. Kobis D. Pada pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 60 kg. Pada pemeriksaan fisik tampak pucat dan konjungtiva pucat. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan gula darah puasa 256 mg/dl. kadar kreatinin serum 4.8 mg/dL. Dari hasil pemeriksaan indeks masa tubuh (IMT) 26 %. Tomat B. C.D. . Apakah diagnosis yang tepat pada pasien tersebut? A. MCV 82 fL. tekanan darah 140/90 mmHg. terasa haus yang berakibat sering minum dan makan banyak serta kedua kaki kesemutan. tinggi badan 171 cm. Melinjo E. Diabetes Melitus Tipe 1 B. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan glukosa puasa 125 mg/dL. Hipertensi E. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan glukosa puasa 125 mg/dL. gula darah 2 jam setelah makan 289 mg/dl. Pada pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 60 kg. Pada pemeriksaan laboratorium menunjukkan hemoglobin 7. dengan keluhan kencing bertambah sering dan banyak. Griseofulvin Seorang laki-laki berusia 43 tahun datang ke dokter praktek umum untuk memeriksakan kesehatannya. lingkar pinggang 73 cm. B. Apakah jenis makanan yang harus dihindari pasien di atas? A. tekanan darah 140/90 mmHg. tinggi badan 171 cm. Diabetes Gestasional D. HDL-kolesterol 32 mg/dL. Wortel Seorang perempuan berusia 45 tahun datang ke dokter praktek umum. asam urat 10 mg/dL. Sindroma metabolik Seorang laki-laki berusia 43 tahun datang ke dokter praktek umum untuk memeriksakan kesehatannya. Pasien mempunyai riwayat kencing manis selama 15 tahun. Jeruk C. Diabetes Melitus Tipe 2 C. HDL-kolesterol 32 mg/dL. D. Hiperurisemia. trigliserid 183 mg/dL. Obesitas. trigliserid 183 mg/dL. Diabetes Insipidus Seorang laki-laki berusia 54 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan lemas badan sejak 1 tahun yang lalu. asam urat 10 mg/dL. lingkar pinggang 73 cm.5 g/dL. Diabetes Tipe lain E.

Latihan jasmani sesuai petunjuk B. Defisiensi besi B. KEP (Kurang Energi Protein) C. Disfungsi sel beta pankreas yang dominan dan resistensi insulin E. latihan jasmani yang cukup. denyut nadi 104 x/menit. Kerusakan sel beta pankreas akibat keganasan C. Banyak masyarakat di daerah tersebut mengalami keluhan yang sama. Defisiensi vitamin C Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke rumah sakit untuk menjalani tes kesehatan rutin setiap tahun. Resistensi insulin yang dominan dan disfungsi sel beta pankreas Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun diantar ayahnya datang ke dokter praktek umum dengan keluhan benjolan di leher. suhu 37oC. dan minum obat glikuidon E. kontrol 6 bulan lagi Seorang laki-laki berusia 22 tahun dibawa ke rumah sakit dalam keadaan tak sadar. Diet dan minum obat glibenklamid C. latihan jasmani. Apa kemungkinan penyebab keluhan tersebut? A. Defisiensi eritropoietin E. Apakah penyebab hiperglikemia pada kasus tersebut? A. dan pemberian OAD D. Kedua orangtuanya pasien DM. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar glukosa darah puasa 98 mg/dL. Kurang asupan yodium B. Defisiensi vitamin B12 D. Kurang asupan kalsium D. Hasil laboratorium didapatkan kadar glukosa sewaktu 654 mg/dl. diet.Pemeriksaan apusan darah tepi menunjukkan morfologi eritrosit normositik normokromik. Apakah penyebab anemia pada pasien tersebut? A. Pada pemeriksaan fisik benjolan dapat dilihat tanpa tengadah. Apakah anjuran untuk pasien tersebut ? A. Edukasi. Hasil pemeriksaan fisik baik. keton uria (+++). Kerusakan sel beta pankreas akibat toksisitas obat B. Diet. Defisiensi asam folat C. Keluarganya memberi informasi bahwa pasien tidak disuntik insulin karena kehabisan. Dari pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 45 kg dengan tinggi badan 164 cm. Pasien menceritakan bahwa ayahnya meninggal karena diabetes melitus. Status gizi kurang. Perubahan pola hidup menuju pola hidup sehat. Tekanan darah 130/80 mmHg. Tinggi badan 167 cm dengan berat badan 64 kg. Kerusakan sel beta pankreas yang difus dan menyeluruh D. kadar glukosa darah 2 jam setelah pembebanan glukosa 75 gram 156 mg/dL. frekuensi napas 30 x/menit. Asupan zat goitrogenik yang tinggi . Dari anamnesis didapatkan bahwa pasien tinggal di daerah lereng pegunungan.

Pada pemeriksaan didapatkan mata eksoftalmus. Apakah diagnosis histopatologi pasien di atas? A. Apakah golongan obat yang memungkinkan terjadinya kondisi di atas? A. free T3 dan free T4 meningkat. sering pusing dan kakinya membengkak. Kurang asupan kalium Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan benjolan di leher. tak nyeri tekan. Struma nodusa C. Struma Hashimoto D. Antihipertensi Seorang perempuan berusia 21 tahun.E. Tampak juga infiltrasi ringan limfosit interfolikuler. diameter 4 cm. Pelemas otot B. frekuensi napas 20 x/menit. Struma multinodular toksik E. datang ke dokter praktek umum dengan keluhan terdapat benjolan di leher depan sejak 3 bulan lalu. Dari hasil pemeriksaan tekanan darah 170/100 mmHg. suhu 38. round-vacuola di sepanjang tepi dinding folikel. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan TSHs menurun. Apakah terapi yang tepat untuk pasien di atas? .5oC. Penyakit Grave B. Dari hasil gambaran histopatologi menunjukkan folikel-folikel tiroid dilapisi epitel kuboid yang di beberapa tempat hiperplastik. Kortikosteroid E. Struma Hashimoto E. Antihistamin D. Struma koloid B. Apakah diagnosis yang paling mungkin untuk pasien di atas? A. tekanan darah 130/80 mmHg dan tidak didapati kelainan sistemik lainnya. Analgetik C. denyut nadi 80 x/menit. Pasien menceritakan bahwa ia sudah lebih 2 tahun 2 hari sekali minum jamu untuk pegel linu. Penyakit Grave C. Hasil pemeriksaan leher didapatkan massa kistik. Pasien juga mengeluh berdebar debar dan kedua tangan gemetar. Tiroiditis subakut Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke tempat dokter praktek umum dengan keluhan wajahnya kelihatan bengkak. Kelenjar getah bening regional leher sedikit membesar. Struma difusa nontoksik Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke tempat dokter praktek umum dengan keluhan nyeri di leher bagian depan disertai demam. Pada pemeriksaan leher menunjukkan pembesaran kelenjar tiroid sedang yang difus dan nyeri tekan. Struma koloid D.

C-peptide C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 150/100 mmHg.A. Pada pemeriksaan anak tampak lemas. badan semakin kurus dan sering buang air besar. Konsentrasi C-peptida akan meningkat pada transplantasi pankreas atau transplantasi sel-sel pulau pankreas. yang dihentikan oleh pasien karena merasa sembuh. Kretinisme C. Pemeriksaan laboratorium apa yang sebaiknya dilakukan untuk memastikan tipe dari penyakit gulanya? A. Hiportiroidisme E. Keton darah D. nadi 124 x/menit dan suhu tubuh 37 derajat celsius. Konsentrasi Cpeptide merupakan indikator yang baik untuk fungsi sel beta. C. juga bisa digunakan untuk memonitor respons individual setelah operasi pankreas. Pasien pernah mendapat pengobatan dengan propil tiourasil 3 x 100 mg/hari. free T4 menigkat. D. nafas cepat dalam. Analisis gas darah E. Sudah dibawa ke dokter puskesmas dikatakan anak tersebut sakit gula. kelenjar gondok membesar difus dan mata menonjol. Gula darah sewaktu Untuk membedakan tipe 1 dengan tipe 2 digunakan pemeriksaan C-peptide. Tiroiditis B. Pada pemeriksaan anak . HbA1C B. E. bau nafas berbau khas. Hasil pemeriksaan laboratorium TSHs rendah. sesak. Operasi Radiasi Diazepam Propiltiourasil Iodium redioakti Seorang perempuan berusia 22 tahun datang memeriksakan diri ke dokter praktek umum dengan keluhan dada berdebar debar. Penyakit Hashimoto Seorang ibu membawa anak perempuannya yang berusia 7 tahun ke UGD Rumah Sakit Kabupaten. Seorang ibu membawa anak perempuannya yang berusia 7 tahun ke UGD Rumah Sakit Kabupaten. Ibu mengeluhkan anaknya banyak makan dan minum serta sering buang air kecil. Sudah dibawa ke dokter puskesmas dikatakan anak tersebut sakit gula. Penyakit Grave D. B. Apa diagnosa yang tepat untuk pasien tersebut? A. Ibu mengeluhkan anaknya banyak makan dan minum serta sering buang air kecil.

Muskulus tensor tympani E. Digoksin terakumulasi di jaringan pada pasien dengan gangguan fungsi jantung D. bau nafas berbau khas. Laryngopharynx C. pemeriksaan fisik lain dalam batas normal. Saat berobat kembali ke rumah sakit. Endolymphe Laki-laki usia 58 tahun telah mengalami gagal jantung sejak setahun lalu dan rutin berobat ke poliklinik jantung. kaptopril dan furosemid. Dokter memberi obat-obat yang rutin digoksin. Tuberculosis paru D. Pada pemeriksaan didapatkan pembesaran kelenjar leher disertai nyeri pada penekanan. Seminggu yang lalu dia tersandung dan kuku kaki kirinya terluka. Pasien kembali kontrol dua hari sesudahnya karena merasa terganggu dengan munculnya suara mendenging yang terus menerus di telinganya. sesak. Oropharynx D. Area mana yang kemungkinan terbesar terkena adalah? A. Pada pemeriksaan liang telinga maupun membran tympani dalam batas normal. Digoksin mempermudah masuknya gentamisin ke endolimfe Seorang anak perempuan usia 7 tahun diantar ibunya datang ke dokter praktek umum dengan keluhan utama nyeri telan sejak 1 hari yang lalu disertai demam sejak 2 hari yang lalu. nafas cepat dalam. Nefropati diabetikum C. Apa kemungkinan yang menyebabkan munculnya gangguan di atas? A. propanolol. Pada organ mana kemungkinan kelainan terjadi ? A. Furosemid meningkatkan potensi ototoksik Gentamisin C. Neuropati diabetikum B. Larynx B. Kekakuan pada sendi pengungkit D. Aditus laryngeus . kuku tersebut telah mengalami infeksi serius dan dokter segera memberi suntikan antibiotik Gentamisin. pharynx hyperaemia (++). Pasien tidak sedang menderita batuk pilek. Furosemid oral dosis tinggi menimbulkan gejala ototoksisitas irreversibel B. Foramen ovale B. Nasopharynx E. Membran vestibularis C.tampak lemas. Hipoglikemia Seorang perempuan usia 60 tahun datang ke klinik umum Rumah Sakit dengan keluhan pendengaran menurun sejak beberapa hari lalu. Digoksin mengganggu motilitas sel-sel rambut luar di koklea E. suhu badan 39oC. Ketoasidosis E. Apa kemungkinan komplikasi yang muncul pada anak tersebut? A.

300/µl.1oC. propanolol. 6 tahun. Terminasi obat-obat ototoksik bila dijumpai gangguan pada telinga dalam E. Berat badan 25 kg panas 37. pemeriksaan fisik lain dalam batas normal. Tonsilitis kronik C. Virus human influenzae E. kuku tersebut telah mengalami infeksi serius dan dokter segera memberi suntikan antibiotik gentamisin. tidak ada batuk pilek. Pemeriksaan jumlah lekosit didapatkan 12. Mycoplasma pneumoniae B. kaptopril dan furosemid. Antinausea dan obat-obat hipnosedatif bisa digunakan untuk rehabilitasi gejala vestibulotoksisitas Seorang laki laki 6 tahun diantar ibunya periksa ke praktek dokter umum sejak 1 bulan anaknya sering mengeluh hidungnya tersumbat dan ibunya mengatakan sering berhenti nafas waktu tidur. Streptococcus pyogenes D. Dokter memberi obat-obat yang rutin digoksin. Eksplorasi faktor risiko pasien sebelum pemberian obat ototoksik B. Coronavirus Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun mengeluh nyeri menelan dan sakit kepala ketika bangun tidur. Saat berobat kembali ke rumah sakit. tonsil terdapat eksudat. Pasien kembali kontrol dua hari sesudahnya karena merasa terganggu dengan munculnya suara mendenging yang terus menerus di telinganya. Apakah diagnosis paling benar untuk pasien di atas ? A. didapatkan pembesaran limfonodi cervical.5 oC dan pharing hiperemis. Ibunya membawa dia ke dokter keluarganya dan pemeriksaan fisiknya suhu 38. Tindakan yang tidak efektif untuk pasien di atas adalah? A. kelas 1 SD diantar bapaknya ke praktek dokter dengan keluhan demam. Tonsilopharingitis kronis E. Monitoring dini level serum obat-obat ototoksik yang diberikan C.Laki-laki usia 58 tahun telah mengalami gagal jantung sejak setahun lalu dan rutin berobat ke poliklinik jantung. Usap tenggorok dikirimkan ke laboratorium dan hasil kultur positif kuman . Seminggu yang lalu dia tersandung dan kuku kaki kirinya terluka. Organisme yang paling mungkin menyebabkan kelainan tersebut adalah? A. Pada pemeriksaan didapatkan faring hiperemi dengan gambaran petechie pada palatum molle. Staphylococcus aureus C. Pemeriksaan audiometrik rutin untuk mendeteksi ototoksisitas subklinik D. Adenoiditis B. Rinosinusitis kronik D. Hipertrofi tonsil dan adenoid Seorang anak laki-laki. tenggorokan gatal dan susah menelan.

300/ul. tidak ada batuk pilek. terdapat detritus. Bakteri apakah yang paling sering menyebabkan infeksi pada pasien tersebut? A. ECG B. Pemeriksaan kultur swab tenggorok Seorang perempuan usia 18 th. gram positif. Nadi 80x/menit. 6 tahun. Biopsi limfonodi cervical D. fibrosis. fibrosis. Tes serologi untuk virus influenzae Seorang perempuan usia 18 th. Respirasi 20x/menit. rantai. Respirasi 20 x/menit. Streptococcus pneumonia C. Kultur kuman dari swab tenggorok E. Staphylococcus aureus Seorang anak laki-laki. Pada pemeriksaan didapatkan tonsil T1-T1. datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri dada kiri. datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri dada kiri. tenggorokan gatal dan susah menelan. Tensi 120/80 mmHg. Staphylococcus epidermidis D. tonsil terdapat eksudat. Pada pemeriksaan didapatkan faring hiperemi dengan gambaran petechie pada palatum molle. Total Bedrest (rawat inap) D. Pemeriksaan ECG B. Tensi 120/80 mmHg. Pemeriksaan jumlah lekosit didapatkan 12. Diet rendah lemak C. Pada anamnesa ditemukan riwayat radang tenggorokan berulang saat usia 4-8 tahun. kelas 1 SD diantar bapaknya ke praktek dokter dengan keluhan demam. Pemeriksaan penunjang yang tidak perlu diusulkan untuk menegakkan diagnosa kasus di atas adalah? A.kokus. Apa usul pemeriksaan penunjang yang paling tepat untuk menegakkan diagnosa kasus di atas? A. Nadi 80 x/menit. Streptococcus pyogenes E. Tonsilektomi B. Streptococcus mutans B. Foto rontgen kepala C. Apa program terapi untuk menghilangkan fokal infeksi pada pasien tersebut selain pemberian antimikroba? A. Pemeriksaan foto thoraks E. Pada anamnesa ditemukan riwayat radang tenggorokan berulang saat usia 4 – 8 th. didapatkan pembesaran limfonodi cervical. Pemeriksaan darah rutin D. Khemoterapi . terdapat detritus. Pada pemeriksaan didapatkan tonsil T1-T1. Pemeriksaan ASTO C.

tidak ada nafsu makan. kehausan. E. Cairan D ¼ S Seorang perempuan 22 tahun datang ke dokter umum dengan keluhan badan panas. tanpa didahului rasa mulas dan rasa sakit perut. Bagaimana derajat dehidrasi anak tersebut? A. cairan menyerupai air cucian beras. Setelah minggu pertama . Pada pemeriksaan Suhu tubuh 39 derajat celcius. Cairan Darrow B. cairan menyerupai air cucian beras. Bagaimana derajat dehidrasi anak tersebut? A. Menghambat pompa Natrium B. Cairan Ringer Lactate E. Dehidrasi ringan C. tanpa didahului rasa mulas dan rasa sakit perut.E. perut hypertympani. Dehidrasi sedang D. Osmosis air yang berlebihan ke dalam enterosit Seorang ibu mengantar anak perempuannya usia 4 tahun datang ke IGD Rumah Sakit dengan diare > 10 kali/hari. cairan menyerupai air cucian beras. perut kembung dan 3 hari tidak BAB. Dari pemeriksaan anak tampak rewel : nadi 120 x/menit. Pada minggu pertama B. Dehidrasi berat Seorang ibu mengantar anak perempuannya usia 4 tahun datang ke IGD Rumah Sakit dengan diare > 10 kali/hari. kehausan. Dari pemeriksaan anak tampak rewel : nadi 120 x/menit. turgor kulit < 2 detik. tanpa didahului rasa mulas dan rasa sakit perut. Terapi radiasi Seorang ibu mengantar anak perempuannya usia 4 tahun datang ke IGD Rumah Sakit dengan diare > 10 kali/hari. Meningkatkan absorbsi Cl. Dari pemeriksaan anak tampak rewel : nadi 120 x/menit. turgor kulit < 2 detik. Dehidrasi ringan-sedang E. Dokter curiga pasien tersebut terkena demam thypoid dan kemudian mengirim pasien ke laboratorium untuk memastikan diagnosis. Meningkatkan pembentukan cAMP di sel enterosit. kepala pusing. pilihan cairan intravena paling tepat yang diberikan adalah? A. Bila dehidrasi pada anak tersebut memberat. lidah kotor. Cairan KA-EN 3B D. jumlah respirasi permenit 40 x/menit. jumlah respirasi permenit 40 x/menit. turgor kulit < 2 detik. Tanpa dehidrasi B. Membuka lebih banyak saluran Ca++ C. jumlah respirasi permenit 40 x/menit. Bila ingin dilakukan kultur urine sebaiknya pada? A. Cairan KA-EN 3A C.pada kripte liberkuhn D. kehausan.

Dermatitis seboroik C. Keluhan membaik jika diobati tapi kemudian timbul lagi. kulit kepala berambut. bersisik tebal. Setiap saat Seorang perempuan 22 tahun datang ke dokter dengan keluhan sakit pada ulu hati. Eritroderma E. OMD. Lesi mengenai wajah. bokong. bersisik tebal. Tekanan darah 140/90 mmHg. mengeluh adanya bercak kemerahan. Nadi 88 x/menit. Anti bakteri B. Bila dilakukan pemeriksaan cairan lambung dan serum darah kemungkinan akan didapatkan peningkatan? A. Untuk menegakkan penyebab perdarahan. dan lutut. CT Scan abdomen D. Endoskopi saluran pencernaan. IgG spesifik Helicobacter pilory pada cairan lambung B. E. Pada minggu kedua D. Ptiriasis rosea Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke poliklinik. sejak 2 tahun yang lalu sering hilang timbul. pemeriksaan yang paling tepat dilakkan adalah? A. sejak 2 tahun yang lalu sering hilang timbul. kulit kepala berambut. dan lutut. siku. Respirasi 20 x/meint. mual-mual dan tidak ada nafsu makan. Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke poliklinik. Anti virus . IgM spesifik Helicobacter pilory pada cairan lambung C. IgM spesifik Helicobacter pilory pada serum E. Dari pemeriksaan perut membesar. Keluhan membaik jika diobati tapi kemudian timbul lagi. B. terasa perih. Ultrasonografi abdomen. IgG spesifik Helicobacter pilory pada serum D. Psoriasis D. kaki bengkak. Sebelumnya tidak pernah merasa sakit kuning sebelumnya. Enzym urease pada serum Seorang laki-laki usia 47 tahun datng ke IGD Rumah Sakit dengan keluhan muntah darah dan berak hitam. Dari anamnesa: pasien sering terlambat makan dan suka makan yang pedas. Lesi mengenai wajah. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. bokong. Pemeriksaan fisik terdapat nyeri tekan regio epigastrium. Photo BNO C. siku. Setelah minggu kedua E. Apakah pengobatan topikal yang paling tepat diberikan? A. mengeluh adanya bercak kemerahan. Keratosis seboroik B.C.

Apakah diagnosis paling tepat pasien tersebut ? A. Dari anamnesis pasien mengaku menderita Diabetes Melittus tipe 2 selama 15 tahun. Pemeriksaan lampu Wood B. kelenjar submandibula pada palpasi sakit. bula dan pustule. Apakah diagnosis paling tepat pasien tersebut ? A. Dari . ulkus diameter 2-3 mm. vesikel. Pada pemeriksaan fisik ditemukan adanya ujud kelainan kulit berupa eritema. Milia C. datang ke dokter praktek swasta dengan keluhan gatal pada kaki sejak 2 minggu yang lalu. tampak beberapa ulkus pada lidah. Pada pemeriksaan didapatkan ujud kelainan kulit didapatkan papul eritem dan komedo. mukosa bukal dan bibir bawah. marginal gingiva labial gigi-gigi rahang bawah merah dan mudah berdarah. Tes kulit terhadap antigen trichophyton C. hilang timbul dan berpindah tempat. Pemeriksaan intra oral didapatkan higiene oral kurang. Dari anamnesis didapatkan penderita bekerja sebagai pencuci mobil. Akne vulgaris D. Pemeriksaan kultur jamur dengan media SDA E. Herpetic gingivostomatitis E. Miliaria B. Apakah pemeriksaan paling tepat untuk menegakkan diagnosis pasien tersebut? A. Pemeriksaan sediaan langsung dengan KOH 10% D. Anti jamur E. Anti histamin Seorang laki-laki berusia 17 tahun. terutama pada telapak kaki. belum menikah. Dan lokasi ujud kelainan kulit tersebut dijumpai pada wajah dan lengan atas kanan dan kiri. Pemeriksaan Tzanck pada cairan vesikel Seorang perempuan berusia 37 tahun. Ulcerative gingivostomatitis Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri kepala. Aphthous ulcers C. Rosasea Seorang laki-laki berusia 44 tahun. biasanya timbul menjelang siklus menstruasi.C. datang ke praktek swasta dengan keluhan sering sariawan pada rongga mulutnya. Stomatitis aftosa rekuren D. tepi menggaung dan eritematous. Hidradenitis suppurative E. datang ke Poliklinik dengan keluhan terdapat bintil-bintil merah di wajah yang muncul sejak 1 tahun yang lalu. Gingivitis akut B. Anti inflamasi D.

datang ke Unit Gawat Darurat RS dengan keluhan utama sesak napas. Apakah terapi awal yang harus diberikan pada pasien tersebut? A. Injeksi kortikosteroid D. Streptomisin (S) Seorang laki-laki berusia 35 tahun. Pada anamnesis batuk disertai dahak. Furosemid D. Tidak setuju karena pasien DM tipe 1 jadi mutlak insulin C. Dari anamnesis pasien adalah penderita asma sejak 10 tahun yang lalu. pada pemeriksaan fungsi ginjal didapatkan hasil BUN dan kreatinin meningkat. Apakah regimen yang harus dihindari pada kasus di atas? A. Etambutol (E) E. Oral bronkodilator Seorang laki-laki berusia 52 tahun datang ke klinik dengan keluhan terdapat luka di jari. Pada pemeriksaan dahak didapatkan BTA positif. Captopril C. frekuensi napas 32 x/menit. G2P1A0. Inhalasi kortikosteroid C. Reserpin Seorang perempuan berusia 34 tahun. demam dan penurunan nafsu makan. Inhalasi agonis β2 B. Pada pemeriksaan kadar gula darah sewaktu 700 mg/dL. sesak nafas dan demam. Setuju dengan permintaan pasien karena obat dapat diminum pasien B. Isoniazid (H) C. Dokter bermaksud memberikan OAT yang aman dan tidak memberikan efek gangguan pendengaran pada janin yang dikandungnya. Tidak setuju karena saat ini pasien mengalami stres metabolik . HCT B. Bagaimanakah respon dokter paling tepat terhadap permintaan pasien tersebut? A. Propanolol E. tetapi pasien menolak dan minta diberikan obat oral saja karena pasien masih bisa makan dan sadar. Injeksi metilsantin E. lebih suka posisi duduk.pemeriksaan vital sign didapatkan tekanan darah 170/100 mmHg. Rifampisin (R) B. Dokter merencanakan pemberian insulin. Mempertimbangkan permintaan pasien sambil menunggu reaksi obat D. dan pada pemeriksaan auskultasi terdengar suara wheezing. Pada pemeriksaan fisik pasien tampak gelisah. Apakah terapi hipertensi paling tepat untuk pasien di atas? A. frekuensi nadi 110 x/menit. Pirazinamid (Z) D. datang ke puskesmas dengan keluhan batuk 3 minggu.

Gangguan sekresi postprandial B.E. Oleh dokter pasien disarankan menggunakan terapi insulin jenis intermediate acting. Setelah suapan pertama insulin langsung diberikan D. Pemeriksaan berat badan 90 kg dan tinggi badan 170 cm. Setuju karena efek obat oral dan insulin sama Seorang laki-laki 50 tahun datang ke praktek dokter swasta dengan riwayat Diabetes Melitus. Mengganti insulin dengan obat oral (OAD) . Dari riwayat penyakit pasien menderita DM sejak 3 tahun yang lalu. Suntikan diberikan 30 menit sebelum makan pagi B. G1P0A0. Pemeriksaan berat badan 90 kg dan tinggi badan 170 cm. Insulin dapat diberikan pada lengan kanan maksimal sampai 20 kali Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke puskesmas untuk melakukan pemeriksaan kadar gula darahnya. Hasil pemeriksaan GDS saat ini adalah 160 mg/dL. Kelainan genetik pankreas Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke puskesmas untuk melakukan pemeriksaan kadar gula darahnya. Bagaimana saran terapi selanjutnya yang paling tepat untuk pasien tersebut? A. Hasil pemeriksaan laboratorium GDP adalah 134 mg/dL. Sekresi insulin mutlak terganggu B. Sekresi insulin fase 1 dan 2 terganggu D. Dari riwayat penyakit didapatkan pasien adalah penderita DM gestasional. Gangguan metabolisme KH setelah makan C. Reaksi autoimun pada sel beta E. Selama ini pasien mendapat terapi anti diabetik oral. datang ke dokter swasta untuk kontrol gula darah. Hasil pemeriksaan laboratorium GDP adalah 134 mg/dL. Defisiensi insulin bersifat relatif D. Dari riwayat penyakit pasien menderita DM sejak 3 tahun yang lalu. Hasil pemeriksaan gula darah 2 minggu yang lalu didapatkan GDS 230 mg/dL dan mendapat terapi insulin. Hipersekresi insulin saat makan C. GD 2 jam PP 224 mg/dL. GD 2 jam PP 224 mg/dL. Bagaimanakah patofisiologi penyakit yang diderita penderita tersebut? A. Pembakaran lemak karena obesitas Seorang perempuan 30 tahun. Suntikan harus diberikan sebelum olahraga pagi hari E. Dari anamnesis usia kehamilan perempuan tersebut 30 minggu. Kerusakan sel pankreas karena autoimun E. Bagaimanakah edukasi paling tepat tentang pemberian terapi insulin di atas? A. Bagaimanakah mekanisme terjadinya hasil laboratorium penderita di atas? A. Insulin diberikan sebelum tidur C.

Sejak 2 hari yang lalu penderita makan sedikit. dan mata kabur. Koma hepatikum E. Apakah penyebab paling tepat keluhan di atas? A. Dari anamnesis pasien telah didiagnosa DM sejak 5 tahun yang lalu. SGPT 30 mg/dL. E. GCS 2-1-3.3 mg/dL. D. Apakah diagnosis yang paling mungkin dari pasien di atas? A. Koma neurogenik B. tetapi Obat tetap diminum 3 kali sehari. Mencegah neuropati B. Mencegah retinopati C. Mencegah hipoglikemia E. Koma uremik . Pada pemeriksaan kadar glukosa darah sewaktu didapatkan hasil 55 mg/dL.B. pasien sebelumnya mengalami demam. Cukup dengan mengatur diet saja dan menghentikan insulin Dosis insulin diturunkan kemudian dikombinasi dengan OAD Insulin diteruskan sampai GD terkendali Insulin sampai kehamilan aterm lalu dihentikan setelah melahirkan Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan pusing. Gangguan hemostatik D. Apakah tujuan terapi pasien tersebut? A. SGOT 23 mg/dL. Mencegah nefropati D. Refleks patologis negative. Pada pemeriksaan Gula darah sewaktu 700 mg/dL. Ureum 40 mg/dL. datang ke poliklinik dengan keluhan merasa gemetar. Dari pemeriksaan fisik pernafasan cepat dan dalam. 1 kali sehari. tinggi badan 162 cm. Gangguan otonomik B. C. sulit tidur & sesak nafas sejak 3 hari. Dari anamnesis ke keluarga. Gangguan respirasi E. Pasien mendapat terapi Glimepirid 2 mg. Mencegah ketoasidosis Seorang laki-laki berusia 61 tahun. keringat dingin dan jantung berdebar. Gangguan neurogenik C. Creatinin 0. Dari pemeriksaan laboratorium didapatkan GDS 300 mg/dL dan GDP 130 mg/dl. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 150/90 mmHg. berat badan 80 kg. Pasien terbiasa minum obat anti diabetik oral 3 x/hari. terdapat luka bernanah di ujung ibu jari kaki. sulit tidur. Gangguan vaskular Seorang perempuan berusia 57 tahun dibawa ke Unit gawat darurat RS dalam kondisi tidak sadar dan panas tinggi. Koma ketoasidosis C. Koma septik D.

Apakah tindakan pertama yang paling tepat pada kasus diatas? A. hiperemis. Drip neuroprotektan E. Pada pemeriksaan Gula darah sewaktu 700 mg/dL. Nyeri tersebut hilang timbul sejak 6 bulan yang lalu. pasien didiagnosis dokter menderita Herpes Zoster. sulit tidur dan sesak nafas sejak 3 hari. Gangguan elektrolit D. Penghambatan fungsi prostaglandin E. Sensitisasi terjadi di reseptor B. Peningkatan permeabilitas membran Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke dokter dengan keluhan utama nyeri pinggang. Sangat peka terhadap opioid C. pasien sebelumnya mengalami demam. Blokade produksi ciclooxygenase C. Blokade produksi prostaglandin B. SGPT 30 mg/dL.3 mg/dL. Penghambatan produksi bradikinin D. Pada pemeriksaan fisik didapatkan GCS E2 V3 M5. Refleks patologis negative. Ureum 40 mg/dL. Rehidrasi cairan D. Ectopic discharge terjadi di reseptor E. Bagaimanakah patofisiologi nyeri pada kondisi pasien tersebut? A. Perdarahan intracerebral E. Ectopic discharge terjadi di daerah lesi Seorang laki-laki berusia 50 tahun dibawa ke UGD karena penurunan kesadaran. Dari pemeriksaan fisik didapatkan lutut kanan tampak bengkak. Sebelumnya. terdapat luka bernanah di ujung ibu jari kaki. Dosis OAD ditingkatkan C. Tromboemboli di pembuluh darah otak pada pasien fibrilasi atrial B. GCS 2-1-3. Dokter memberikan terapi obat anti nyeri dengan NSAID. Apakah penyebab yang paling mungkin kondisi di atas ? A. Dari anamnesis ke keluarga. tanpa tanda lateralisasi. dan teraba hangat. SGOT 23 mg/dL. dan tidak ada tanda iritasi meningeal. Antibiotik intravena B. Keluhan muncul setelah jatuh dari sepeda. Sangat peka terhadap NSAIDs D. Perdarahan pada spasium sub-arachnoid C. Creatinin 0. Dari pemeriksaan fisik pernafasan cepat dan dalam.Seorang perempuan berusia 57 tahun dibawa ke Unit gawat darurat RS dalam kondisi tidak sadar dan panas tinggi. Manakah pernyataan yang paling tepat mengenai mekanisme farmakokinetik terapi tersebut? A. Infeksi meningeal . Injeksi antipiretik Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun dibawa ke dokter dengan keluhan utama nyeri pada lutut kanan.

Apakah yang menjadi penyebab paling mungkin pasien ini tidak sadar? A. Suhu 39oC Kaku kuduk (+). Berapakah nilai Glasgow Coma Scale (GCS) dari pasien ini? A. Diagnosis A. Bagaimanakah kondisi motorik yang akan ditemukan pada pemeriksaan GCS ? A. Tidak dikeluhkan sakit kepala maupun muntah. bisa menjawab pertanyaan sederhana. Dari pemeriksaan fisik didapatkan respon membuka mata dengan perintah. 11 B. Ensefalitis C. diantar oleh ibunya datang ke puskesmas di Papua. Lumbal pungsi limfosit dan protein meningkat. Stroke iskemik B. 13 D. Neurosifilis Laki-laki 33 tahun. Melakukan gerakan fleksi ke arah nyeri C.Seorang pasien laki-laki berusia 9 tahun dengan kondisi tidak sadar. dan bisa bergerak bebas. datang dengan penurunan kesadaran. Tetanus E. merasa mengantuk. 12 C. glukosa normal. Melakukan gerakan ekstensi ke arah nyeri B. Kesadaran GCS E3 V3 M3. Melakukan gerakan dengan respon suara Perempuan umur 61 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat RS dengan keluhan merasakan lemah sejak 2 jam yang lalu. Dari heteroanamnesis didapatkan bahwa pasien mengalami demam tinggi menggigil menetap. 15 . Dari pemeriksaan retina didapatkan papil edema. Melakukan gerakan spontan D. kejang umum 3 jam yang lalu. 14 E. Pada pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum gelisah. 2 jam SMRS kejang seluruh tubuh. Cerebral tuberculoma C. 8 hari sebelumnya demam. Aseptic meningitis D. Epilepsi D. Toxoplasmosis B. Cerebral malaria E. Melakukan gerakan dengan respon nyeri E. Meningitis aseptik Seorang laki-laki usia 30 tahun ditemukan tergeletak di tengah jalan dalam kondisi gelisah. kemudian oleh warga dibawa ke UGD RS terdekat.

Parasetamol D. obat berikut ini mungkin dapat menjadi penyebab koma pada penderita di atas. V2. M1 B. E1. E3. tidak sadarkan diri. nafas lambat. E3. V2. M1 Seorang wanita umur sekitar 20 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat sebuah rumah sakit dalam keadaan tidak sadar. Sisa obat yang mungkin telah ditelan penderita juga dibawa. M2 D. M3 C. V2. Diazepam C. dan kulit terasa kering. E2.Laki-laki. V3. E2. M2 E. denyut nadi 70 kali/menit teraba penuh. Nilai GCS? A. V2. Ekstasi (MDMA) . Pada pemeriksaan klinik ditemukan penderita tidak sadar. suara mengerang dan posisi ekstremitas ekstensi. Pada pemeriksaan didapatkan membuka mata dengan rangsang nyeri. tidak dapat dibangunkan dengan stimulasi suara ataupun stimulasi fisik lainnya. Digoksin B. tekanan darah 120/80. Jika ternyata penderita tersebut koma. A.

Bendungan pembuluh darah D. Pentotal D. Wajah tampak gelap dengan sklera mata merah. Phencyclidine B. Morfin Seorang perempuan berusia 35 tahun ditemukan meninggal dunia tergantung di dapur rumahnya. Refleks vagal E. Polisi mengantar jenazah ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi. Sisa obat yang mungkin telah ditelan penderita juga dibawa. Fenilpropanolamin Seorang wanita umur sekitar 20 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat sebuah rumah sakit dalam keadaan tidak sadar. mungkin ada keracunan.E. Korban sudah meninggal sebelum tergantung B. Diethylether C. Lebar jejas jerat 4 cm. Kerusakan organ dalam leher C. Apakah sebab kematian pada kasus tersebut? A. Ditemukan bendungan pembuluh darah pada semua organ dalam. Apakah interpretasi dari edema pada tepi jejas jerat? A. denyut nadi 70 kali/menit teraba penuh. warna dasar coklat tua. tepi bengkak. tidak dapat dibangunkan dengan stimulasi suara ataupun stimulasi fisik lainnya. Polisi mengantar jenazah ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi. Pada pemeriksaan tampak jejas jerat di leher dengan arah serong dari depan ke arah belakang atas. Mati lemas Seorang perempuan berusia 35 tahun ditemukan meninggal dunia tergantung di dapur rumahnya. Jika pada penderita tersebut juga ditemukan bekas suntikan lama dan baru di lengan dan pupilnya kecil kemudian melebar. tepi bengkak. Tak ditemukan tanda kekerasan lain. tekanan darah 120/80. Ekstasi E. Alat gantungnya berupa tali tambang D. Pada pemeriksaan klinik ditemukan penderita tidak sadar. Tak ditemukan tanda kekerasan lain. Korban masih hidup saat tergantung (intravital) C. Lebar jejas jerat 4 cm. mukosa bibir serta semua ujung jari kebiruan. Mukosa bibir serta semua ujung-ujung jari tampak kebiruan. warna dasar coklat tua. Pada pemeriksaan tampak jejas jerat di leher dengan arah serong dari depan ke arah belakang atas. Tanda perlawanan korban E. Ditemukan bendungan pembuluh darah pada semua organ dalam. dan kulit terasa kering. Wajah tampak gelap dengan sklera mata tampak merah. nafas lambat. A. Tanda asfiksia . Jeratan pada leher yang menutup jalan napas B.

< 250 mg/dL C. Accidental poisoning D. Dokter menyimpulkan pasien mengalami keracunan lithium. Pada pemeriksaan rontgen dada terdapat gambaran benda opaq pipih menyerupai baterai jam. Saat memasuki ruangan. Keluhan muncul sekitar 30 menit setelah meminum obat resep dokter yang diperolehnya dari apotik pagi harinya. > 400 mg/dL Seorang anak perempuan berusia 2 tahun mengalami batuk dan sesak nafas yang tak sembuhsembuh. Apakah sampel yang paling tepat? A. setelah sakit-sakitan selama setahun terakhir. Experimental poisoning B. Urin C. 250 . Intentional poisoning C. Kulit Seorang laki-laki berusia 20 tahun dibawa ke unit gawat darurat karena mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal. Dari inspeksi tampak kulit korban berwarna kecoklatan. Darah B.< 90 mg/dL B.< 400 mg/dL E. Gejala penyakit tidak khas. pasien dapat berjalan dengan dituntun. Termasuk dalam kategori apakah keracunan yang dialami pasien? A. 90 . Deliberate poisoning E.Seorang laki-laki berusia 55 tahun. Iatrogenic poisoning Seorang perempuan berusia 50 tahun datang ke unit gawat darurat pada siang hari karena kelemahan badan yang mendadak. 350 . menabrak pohon. Termasuk dalam kategori apakah keracunan anak tersebut? A. kadang hanya rasa tidak enak badan. Experimental poisoning B. Dari anamnesis dan pemeriksaan pasien meracau. Hati D. tidak dapat menjawab pertanyaan dengan tepat. Dari mulut pasien tercium bau alkohol. meninggal dunia. Setelah dikonfirmasi ternyata ada kesalahan pemberian obat dari apotek yaitu tertukar dengan pasien lain. Accidental poisoning D. 30 . tetapi sempoyongan. kadang berupa gangguan gastrointestinal. Dokter mencurigai korban mengalami keracunan logam berat kronis. Intentional poisoning C. Berapakah kadar alkohol yang memberikan gejala tersebut? A. Deliberate poisoning . Rambut E.< 350 mg/dL D.

kira-kira jam 04. Pada pemeriksaan luar didapatkan kekakuan pada hampir semua sendi. Tidak ditemukan cedera D. Hari Senin. Hari Minggu. Lebam jenazah ditemukan pada ujung-ujung bawah extremitas atas dan bawah serta pada dagu. Bayi mati tenggelam Penyidik mengirimkan jenazah korban kejahatan.00-15. Dari otopsi disimpulkan bahwa bayi meninggal by omission.00. Bayi asfiksia D.00-04. kecuali sendi kedua lutut. Dari pemeriksaan diperoleh tes apung paru positif.00 hari yang sama E. Hari Senin. Iatrogenic poisoning Seorang bayi laki-laki ditemukan di dalam sebuah tas yang tergantung dalam toilet.00-24. Bayi viable C. Hari Senin.00 D. Bayi aterm B. Pemeriksaan dilakukan pada hari Senin jam 12.E. Antidepresan . Terdapat fraktur cricoid C. Terapi kerja berkelompok B. Apakah terapi yang paling tepat? A. untuk dibuatkan visum et repertum. Dalam pemeriksaan didapatkan bayi sudah meninggal.00 C. Hari Minggu antara jam 12. jam 02. Terdapat luka tusuk B.00-08. Analgesik lokal C. Terdapat memar pada kepala E. berwarna merah kebiruan yang tidak hilang dengan penekanan. Pada perut bagian kanan bawah terdapat warna kehijauan.00 Seorang ibu rumah tangga usia 35 tahun datang ke puskesmas mengeluh sering sakit punggung. Terdapat luka lecet tekan pada leher Seorang bayi laki-laki ditemukan di dalam sebuah tas yang tergantung dalam toilet. Hasil pemeriksaan fisik dan penunjang tidak ditemukan kelainan. antara jam 00. Kapankan perkiraan saat kematian korban ? A.00 B. antara jam 00. Dalam pemeriksaan didapatkan bayi sudah meninggal. Temuan apakah yang sesuai dengan kesimpulan tersebut? A. Apakah arti dari temuan tersebut? A. Bayi lahir hidup E. Pada pemeriksaan psikiatris didapatkan bahwa perempuan ini mempunyai beban psikologis yang sangat berat namun semuanya ditanggung sendiri. Dari otopsi disimpulkan bahwa bayi meninggal by omission.00-12.

Anxyolitic E. Gangguan nyeri psikogenik C. Gangguan jantung tersembunyi (hidden) B. Pemberian antipsikotik B. Ventilasi E.D. Sejak beberapa minggu ini pasien tidak mau minum obatnya dengan alasan percuma karena sudah 1 tahun tidak sembuh. nyeri dada. putus asa dan menganggap dirinya adalah yang paling sengsara karena tidak kunjung sembuh. Apakah terapi yang paling tepat untuk problem psikiatrisnya? A. Sejak setahun yang lalu pasien mengeluh sudah beberapa kali mengalami “serangan jantung” yang ditandai dengan perasaan cemas. kedua tangan terasa “kebas” selama kira-kira 5 menit. Di antara episode serangan-serangan tersebut pekerjaan dan kegiatan sehari-hari tidak terganggu. Gangguan panik E. Gangguan somatisasi D. Kecemasan akan tindakan medis selanjutnya C. Terapi kerja berkelompok D. Hipokondriasis . berkeringat dingin. Pada pemeriksaan psikiatris didapatkan bahwa penderita merasa malas bekerja. Ventilasi Seorang pasien tuberkulosis sudah berobat selama 1 tahun tetapi belum sembuh. Apakah konsekuensi yang paling mungkin terjadi pada pasien ini jika permintaannya dipenuhi begitu saja untuk rawat inap? A. Ketergantungan kepada dokter yang merawat D. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Ketergantungan pada proses rawat inap B. Sosialisasi dengan sesama penderita tuberculosis Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan nyeri dada. jantung berdebar-debar keras. Pada pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang tidak didapatkan kelainan. Karena merasa keluhan tidak kunjung sembuh pasien minta dirawat inap agar bisa dilakukan pemeriksaan lebih mendalam. Pemberian antidepresan C. Keuntungan sekunder akan tindakan medis selanjutnya Seorang laki-laki berusia 33 tahun mengeluh takut mati mendadak karena serangan jantung seperti ayahnya pada usia 45 tahun. Kesedihan karena penyakitnya tidak juga diketemukan E. Pasien sudah mendatangi beberapa dokter dan mendapatkan hasil pemeriksaan yang sama. Pasien merasa sangat cemas walaupun dokter jantung sudah meyakinkan bahwa EKG dan pemeriksaan laboratorium darah dalam batas normal.

Seorang perempuan berusia 42 tahun mengeluh nyeri dada, nyeri kepala, mual, muntah, haid tidak teratur, pandangan mata dobel, nyeri sendi dan sering anyang-anyangen sejak 20 tahun ini. Gejala tersebut tidak berlangsung serentak, mengakibatkan hampir seluruh kehidupannya terganggu. Pasien sering mondok namun tidak didapatkan penyebab spesifik. Sebagian besar waktunya dilalui dengan perasaan cemas. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Suspek penyakit kardiovaskular B. Gangguan nyeri psikogenik C. Gangguan Somatisasi D. Hipokondriasis E. Ganguan panik Gangguan somatisasi adalah salah satu gangguan somatoform spesifik yang ditandai oleh banyaknya keluhan fisik/gejala somatik yang mengenai banyak sistem organ yang tidak dapat dijelaskan secara adekuat berdasarkan pemeriksaan fisik dan laboratorium. Gangguan somatisasi dibedakan dari gangguan somatoform lainnya karena banyaknya keluhan dan melibatkaan sistem organ yang multiple, sebagai contoh, gastrointestinal dan neurologis. Gangguan ini bersifat kronis dengan gejala ditemukan selama beberapa tahun dan dimulai sebelum usia 30 tahun dan disertai dengan penderitaan psikologis yang bermakna, gangguan fungsi sosial dan pekerjaan, dan perilaku mencari bantuan medis yang berlebihan. Seorang perempuan berusia 41 tahun datang ke dokter dengan keluhan sakit jantung sejak tiga tahun terakhir. Pasien yakin bahwa dirinya sakit jantung. Pemeriksaan fisik dan penunjang kardiologis tidak menunjukkan adanya kelainan. Apakah diagnosis paling mungkin? A. Gangguan jantung tersembunyi B. Gangguan nyeri psikogenik C. Gangguan somatisasi D. Gangguan panik E. Hipokondriasis Seorang laki-laki berusia 52 tahun datang ke dokter dengan keluhan sesak napas. Keluhan hilang timbul disertai batuk dahak berwarna kekuningan dan demam sejak setahun terakhir, dan dirasakan memberat sejak 4 hari yang lalu, sesak terutama setelah beraktivitas. Pasien mempunyai riwayat merokok 2 bungkus per hari sejak umur 20 tahun. Pada pemeriksaan fisik ditemukan suhu 38oC, denyut nadi 110 x/menit, frekuensi napas 32 x/menit, dan tekanan darah 110/80 mmHg. Ditemukan ronkhi basah kasar pada kedua lapang paru. Apa diagnosis yang paling mungkin? A. Bronchitis kronis B. Asma bronkial C. Efusi pleura D. Atelektasis

E. Emfisema Seorang laki-laki berusia 52 tahun datang ke dokter dengan keluhan sesak napas. Keluhan hilang timbul sejak satu tahun yang lalu, sesak disertai batuk berdahak warna kekuningan dan demam. Sejak 4 hari yang lalu keluhan memberat. Pasien mempunyai riwayat merokok 2 bungkus per hari sejak umur 20 tahun. Pada pemeriksaan fisik ditemukan suhu 38oC, nadi 110 x/menit, frekuensi napas 32 x/menit, dan tekanan darah 110/80 mmHg. Ditemukan ronkhi basah kasar pada kedua lapang paru. Apakah terapi awal untuk pasien tersebut? A. Bronkodilator inhalasi B. Kortikosteroid C. Oksigenasi D. Antipiretik E. Antibiotika Seorang anak berusia tujuh tahun dibawa ibunya ke dokter dengan keluhan sesak napas. Tujuh hari sebelum sesak napas anak batuk pilek dan demam. Sebelumnya anak pernah sesak napas kambuh-kambuhan dan hampir tiap dua minggu sekali kambuh batuk terutama malam hari. Pada riwayat keluarga, ditemukan neneknya menderita bentol disertai gatal bila makan udang. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 37oC, denyut nadi 120 x/menit, frekuensi napas 60 x/menit, dan ekspirasi memanjang. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Pneumonia B. Tuberkulosis C. Asma bronkial D. Bronkitis kronis E. Bronkiolitis Seorang anak berusia tujuh tahun dibawa ibunya ke dokter dengan keluhan sesak napas. Tujuh hari sebelum sesak napas anak batuk pilek dan demam. Sebelumnya anak pernah sesak napas kambuh-kambuhan dan hampir tiap dua minggu sekali kambuh batuk terutama malam hari. Pada riwayat keluarga, ditemukan neneknya menderita bentol disertai gatal bila makan udang. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 37oC, denyut nadi 120 x/menit, frekuensi napas 60 x/menit, dan ekspirasi memanjang. Apakah obat yang pertama kali diberikan? A. Mukolitik B. Antibiotika C. Ekspektoran D. Kortikosteroid E. Golongan ß-2 agonis

Laki-laki 20 tahun, datang ke poliklinik dengan keluhan sering bersin-bersin lebih dari 5 x/hari. Riwayat ibu sering gattal-gatal setelah makan udang dan bapak asma. PF post nasal drip (+) rinore encer, edema konka. Komplikasi? A. Vestibulitis B. Otitis media supuratif kronik C. Furunkel hidung D. Sinusitis E. Septum Deviasi Seorang pasien berusia 22 tahun mengeluh batuk lebih dari 3 bulan dan sejak dua hari ini batuk disertai darah. Pasien juga mengeluh demam, tidak tinggi disertai keringat malam. Pada pemeriksaan auskultasi paru ditemukan suara amforik. Diagnosis manakah yang paling mungkin? A. Tuberkulosis Paru B. Bronkhitis kronis C. Pneumothoraks D. Asma Bronkhial E. Bronkiektesis Seorang laki-laki berusia 65 tahun datang ke dokter dengan keluhan demam tujuh hari, batuk dan dahak disertai darah. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 38oC, tekanan darah 140/90 mmHg, denyut nadi 94/menit. Foto polos thorax memperlihatkan konsolidasi di lobus superior pulmo kiri dengan airbronchogram. Apa diagnosis yang paling mungkin? A. Abses paru B. Pancoast tumor C. Bronchial Carcinoid D. Carcinoma of bronchus E. Tuberkulosis paru Seorang laki-laki berusia 67 tahun dengan riwayat batuk berdahak. Pada foto thorax tampak gambaran kavitas multipel menyerupai sarang lebah dengan air fluid level di dalamnya pada aspek inferior kedua paru. Apa diagnosis yang paling mungkin? A. Pneumonia B. Bronkiectasis C. Histoplasmosis D. Bronkitis kronik E. Tuberculosis milier

Seorang laki-laki berusia 57 tahun datang ke UGD dengan keluhan sakit dada yang dirasakan sejak 1 bulan terakhir. Nyeri dirasakan kurang lebih selama 5 menit dan berkurang dengan istirahat. Pada pemeriksaan elektrokardiografi ditemukan

Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien tersebut? A. ST elevation myocardial infarction (STEMI) B. Gastroesophageal reflux disease (GERD) C. Angina pektoris tidak stabil D. Angina pektoris stabil E. Non STEMI Seorang laki-laki berusia 57 tahun datang ke UGD dengan keluhan sakit dada yang dirasakan sejak 1 bulan terakhir. Nyeri dirasakan kurang lebih selama 5 menit dan berkurang dengan istirahat. Pada pemeriksaan elektrokardiografi ditemukan

disertai nyeri. Regurgitasi aorta D. Regurgitasi mitral E. Pada pemeriksaan fisik ditemukan adanya udem tungkai unilateral. Diketahui terdapat riwayat menderita demam disertai sakit nyeri sendi yang berpindah-pindah saat remaja. Foto rongen dada posisi anterior posterior C. Stenosis mitral C. 2 cm lateral linea mid clavicula kiri.Pemeriksaan lanjutan apa yang diperlukan pada pasien tersebut? A. Thalium scanning D. Enzim jantung Seorang perempuan berusia 18 tahun mengeluh mudah lelah disertai napas pendek. dan pada malam hari sering terbangun karena sesak nafas. Apa kelainan anatomis jantung yang paling mungkin terjadi pada pasien tersebut? A. Insufisiensi tricuspid Seorang laki-laki berusia 60 tahun menjalani home care dengan tirah baring karena stroke yang diderita sejak 1 tahun yang lalu. Test uji latih jantung atau treadmill test B. Pada pemeriksaan fisik jantung ditemukan adanya bising pansistolik derajat 3/6 dengan punktum maksimum di intercostal V. Stenosis aorta B. Apakah diagnosis yang paling mungkin? . Echocardiografi E. perabaan hangat dan tampak kemerahan.

Perokok B. D. rata-rata menghabiskan 10 batang rokok/hari. Pasien adalah seorang perokok sejak usia 35 tahun. Dislipidemi D. Trombosis vena profunda Limfedema kronik Hipoalbuminemia Plebitis Selulitis Seorang laki-laki berusia 46 tahun periksa ke praktek dokter keluarga untuk konsultasi karena sering mengalami nyeri dada seperti tertindih. . Pemeriksaan fisik tidak ditemukan kelainan. Usia pasien yang 46 tahun Seorang laki-laki berusia 38 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri dada khas infark sejak 5 jam sebelum masuk rumah sakit. Pada gambaran EKG didapatan gambaran seperti di bawah ini. denyut nadi 100 x/menit. Apakah faktor risiko keluhan pasien yang equivalen dengan infark miokard? A. C. Hipertensi C. Diabetes Mellitus E. frekuensi napas 24 x/menit. kadar kolesterol total 250 mg/dL. B. E. Pemeriksaan kadar gula darah puasa 160 mg/dL dan HbA1c 8%.A. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 37oC. dan tekanan darah 160/90 mmHg.

Keluhan disertai batuk muncul sejak 1 bulan yang lalu dan 1 minggu terakhir dirasa memberat. Hasil rontgen dada posisi tegak menunjukkan perselubungan opak dengan sinus costofrenikus sinistra menumpul. Troponin I B.Apakah pemeriksaan darah yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis? A. Thymoma B. LDH E. CK Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke UGD dengan keluhan sesak napas. Pada hemithoraks sinistra ditemukan ketinggalan gerak. dan suara vesikuler menurun. tekanan darah 160/100 mmHg. SGOT D. CK MB C. Apa diagnosis yang paling mungkin? A. denyut nadi 110 x/menit. Pneumonia C. perkusi redup. Pada pemeriksaan ditemukan suhu 37oC. Terdapat riwayat hipertensi. frekuensi napas 28 x/menit. Hernia diafragmatika . Pneumothorax sinistra D. Gambaran opasitas mengikuti perubahan posisi. Efusi pleura sinistra E.

Pneumonia C. Pada hemithoraks sinistra ditemukan ketinggalan gerak. Antibiotika E. pergerakan dada kanan tertinggal. dan suara vesikuler menurun. Hasil rontgen dada posisi tegak menunjukkan perselubungan opak dengan sinus costofrenikus sinistra menumpul. Pungsi pleura B. Keluhan disertai batuk muncul sejak 1 bulan yang lalu dan 1 minggu terakhir dirasa memberat. Pemeriksaan tanda vital didapatkan TD 90/50 mmHg. Terdapat riwayat hipertensi. Pada rontgen dada ditemukan area lusen tanpa corakan bronkovaskular pada hemithorax sinistra. dan tekanan darah 130/80 mmHg. Gambaran EKG menunjukkan takikardia dengan kompleks QRS sempit dan regular. suara dasar vesikuler sebelah kanan menurun. RR 30 x/menit. Apa diagnosis yang paling mungkin? A. Pemberian oksigen E. nadi 120 x/menit. denyut nadi 140 x/menit. frekuensi napas 28 x/menit. Water seal drainage (WSD) D.Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke UGD dengan keluhan sesak napas. Gambaran opasitas mengikuti perubahan posisi. Hernia diaphragmatica Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke UGD dengan keluhan berdebar-debar. COPD B. Inhalasi B2 agonis Seorang laki-laki 40 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan sesak napas. Trakeostomi D. Apakah terapi yang paling tepat? A. Pemeriksaan EKG menunjukkan hasil normal. Pneumothorax D. Torakoskopi B. tekanan darah 160/100 mmHg. Apakah penanganan awal yang paling tepat? A. Pasien juga mengeluh batuk. Sebagai dokter triage apa yang anda lakukan? A. Pasien mempunyai riwayat batuk lama. Kardioversi B. WSD C. Torakosintesis Seorang laki-laki berusia 44 tahun dirawat di rumah sakit karena sesak napas berat dan nyeri dada kiri. frekuensi napas 24 x/menit. Pada pemeriksaan ditemukan suhu 37oC. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 37oC. Pemeriksaan fisik didapatkan perkusi hipersonor dada kanan. perkusi redup. denyut nadi 110 x/menit. Mediastinal mass E. Injeksi digitalis . Furosemide C.

Apakah pemeriksaan penunjang lanjutan yang dibutuhkan? A. bersifat hilang timbul pada daerah pinggang kanan atas. sel epitel 2-4/LP. Apakah persiapan yang diperlukan? A. Nefrolithiasis . vesica urinaria penuh dan nyeri tekan (+). Manuver vagal D. nyeri suprapubik (-) dan dari hasil radiologi didapatkan fraktur pelvis. disertai mual. dan eritrosit pucat 34/LP. Pada direct rectal touche (DRE) diduga terdapat pembesaran prostat. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Operasi pelvis Seorang laki-laki berusia 41 tahun datang ke dokter dengan keluhan utama nyeri perut. nyeri pada pinggang. Minum banyak. Pasien dapat kencing setelah dipasang kateter. Foto BNO B. Cystografi Pasien datang ke UGD dengan keluhan habis jatuh dari pohon dalam kondisi berdiri. kreatinin 1. Pielografi intravena E. Diet rendah lemak 2 hari sebelum pemeriksaan C. Tanpa persiapan E. Pielografi retrograd D.C. Pemeriksaan fisik didapatkan retensi urin. Pada pemeriksaan ultrasonografi didapatkan pelebaran sistema pelvico calices dextra. Cystografi C. Urethrografi B. Pielografi anterograd C. Injeksi sulfas atropin Seorang laki-laki berusia 72 tahun datang dengan keluhan sulit kencing.39. Dari hasil laboratorium darah didapatkan ureum 51. Hasil laboratorium urin diperoleh sedimen kalsium oksalat +2.31 mg/dl. Pada pemeriksaan didapatkan keluar darah pada OUE dan dislokasi pada pinggang. Injeksi adenosine E.8. Pasang kateter D. Dokter merujuk pasien untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pasien sudah membawa hasil laboratorium urin menunjukkan Ca oksalat +++. menahan kencing (katheter di klem) D. kreatinin 4. Direncanakan pemeriksaan radiologis ultrasonografi abdomen bawah. Apa yg anda lakukan A. Puasa makan dan minum B. Tes alergi Seorang laki-laki berusia 61 tahun datang dengan keluhan nyeri pinggang kanan. muntah dan jumlah buang air kecil berkurang.

Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. E. Sistitis B. bersifat hilang timbul pada daerah pinggang kanan atas. C. Urethrolithiasis Cholelithiasis Vesicolithiasis Pankreatitis Seorang laki-laki berusia 41 tahun datang ke dokter dengan keluhan utama nyeri perut. Nefritis C. kreatinin 4. Nefrolithiasis B. Urin malam hari E. Dari pemeriksaan fisik didapatkan adanya hematoma . Spondiloarthrosis lumbales E. Pyelonefritis D. Pasien juga mengeluh tidak dapat kencing. Ureterolithiasis C. disertai mual. dibawa ibunya ke dokter dengan keluhan beberapa hari buang air kecil kemerahan. Saat diperiksa penderita demam. Pada pemeriksaan darah didapatkan komplemen C3 menurun. Urin acak B.8. sel epitel 2-4/LP. Urin pagi hari Seorang anak laki-laki berusia 2 tahun. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. pusing. Hasil pemeriksaan laboratorium urin didapatkan warna kuning kemerahan. Sindrom nefrotik Seorang laki-laki berusia 20 tahun dibawa ke UGD setelah mengalami kecelakaan lalu lintas.39. protein (-). dan eritrosit pucat 34/LP. Glomerulonefritis E. kelopak mata sedikit sembab dan hipertensi. Teratoma Seorang perempuan berusia 27 tahun datang ke dokter dengan nyeri abdomen akut. Dari hasil laboratorium darah didapatkan ureum 51.B. Urin tampung C. D. Apakah contoh bahan urin terbaik untuk kondisi tersebut? A. Cholelithiasis D. mual. Untuk menyingkirkan kemungkinan kehamilan ektopik dilakukan pemeriksaan urin untuk hormon beta hCG (ßhCG). Urin pancar tengah D. muntah dan jumlah buang air kecil berkurang. Hasil laboratorium urin diperoleh sedimen kalsium oksalat +2. Pada foto polos abdomen didapat bayangan semiopag bentuk menyerupai tanduk rusa di proyeksi paravetebra dextra setinggi VL 2-3. eritrosit +3.

Rheumatoid arthritis B. Pada pemeriksaan fisik. Hiperurikemia Seorang pasien laki-laki umur 20 tahun menderita fraktur ulna kiri tertutup komplit undisplaced setelah terbentur benda keras di tempat kerja. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A.0 mg/dL. Hasil laboratorium menunjukkan asam urat 9. Apakah tindakan yang paling tepat untuk mengatasi keluhan tersebut? A. Pasien tersebut seminggu sebelumnya mendapat injeksi derivat aminoglikosida untuk suatu prediksi infeksi saluran kemih. Osteoartritis E. kemerahan. denyut nadi 100 x/menit. Bandage C. Gout arthritis C. gagal ginjal kronik Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang dengan keluhan nyeri kaki kanan. Satu bulan yang lalu. Hasil pemeriksaan kadar kreatinin 7 mg/dL dan kadar ureum 200 mg/dl. suhu 37oC. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 120/80 mmHg.2 mg/dL dan ureum 45 mg/dL. Gips s sirkular E. Gagal ginjal akut nefrotoksik B. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Volar slab D. Analgesika Seorang laki-laki berumur 34 tahun datang ke dokter dengan keluhan kencing sedikit. Antibiotika E. Rhematic fever D. Nefritis interstisial kronik C. Glomerulonefritis akut D. Kateterisasi B. Hasil pemeriksaan urin rutin adalah protein (++) dan hematuria gros. Sling B. Glomerulonefritis kronik E. Diuretika D. dan terasa nyeri. frekuensi napas 24 x/menit.penis dan perineum dan terdapat kesan vesika urinaria penuh. Pembedahan . kadar kreatinin pasien adalah 1. Apakah tindakan awal yang paling tepat? A. Pungsi supra pubik C. ditemukan benjolan pada pangkal ibu jari kaki kanan.

muntah-muntah. Pasien juga mengeluh badan demam dan lemah. Neostigmin Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan gatal di kulit sejak 10 hari yang lalu. Pemeriksaan fisik menunjukkan bula di seluruh tubuh diameter 2-3 cm. mata hyperemia konjungtiva. Ayahnya seorang penderita asma. hiperhidrosis dan bradikardi. sesak nafas dan mengeluarkan banyak keringat. Dopamin C. Eksema vulgaris C. Kondisi struktur di bagian distal dari gips s B. hipersalivasi. Pasien mengeluh nyeri kepala. ukuran bervariasi tersebar hampir di seluruh tubuh. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Dermatitis kontak alergika B. Apakah obat yang menjadi pilihan utama? A. Nekrolisis epidermal toksik B. Gangguan motorik D. Bibir erosi dengan krusta tebal warna hitam. Keluhan muncul setelah minum obat sakit kepala. Keluhan muncul hampir di seluruh tubuh. Kondisi gips Seorang laki-laki berusia 22 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS setelah melakukan upaya bunuh diri dengan minum obat nyamuk. Atropin B. Dermatits kontak alergika C. Pemeriksaan fisik menunjukkan pupil miosis. Pemeriksaan fisik menunjukkan adanya bercak eritema dengan peninggian (bentol). hiperlakrimasi. Rasa gatal E. Sindroma Steven Johnson D. Manakah dari keluhan berikut ini yang menjadi prioritas untuk mendapatkan tindakan? A. Epinefrin D.Seorang penderita dikirim oleh Rumah Sakit untuk melakukan kontrol setelah dilakukan pemasangan gips s sirkular pada ekstrimitas atas kiri. Dermatitis kontak iritan Seorang laki-laki berusia 42 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan kulit melepuh sejak 2 hari yang lalu. Neurodermatitis E. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Dermatitis kontak iritan . Peningkatan rasa nyeri C. Papaverin E. sebagian telah pecah membentuk erosi. Urtikaria D. batas tidak tegas. Rasa gatal disertai dengan bercak-bercak merah di kulit yang muncul terutama pada pagi hari dan menghilang pada siang hari.

kekuatan motorik ekstremitas superior dan inferior kiri dan kanan semua bernilai 2 dan tidak ditemukan adanya defisit neurologis lain.E. Tinea corporis E. sebanyak ½ gelas air mineral. Asupan makanan dan minuman tidak terganggu. Pasien pernah menderita penyakit pembesaran kelenjar gondok dan telah dilakukan pengangkatan kelenjar tersebut 1 bulan yang lalu. Pemeriksaan elektrolit darah D. Apakah pemeriksaan penunjang yang paling tepat untuk memastikan diagnosis? A. Pemeriksaan protein total E. Gatal akan semakin hebat setelah beraktivitas dan berkeringat. skuama halus dan likenifikasi. Pemeriksaan elektrolit darah D. Pemeriksaan fisik menunjukkan plak nummular berbatas tegas. kelemahan dirasakan semakin berat. dan spasme otot general terutama daerah karpopedal. Pemeriksaan hormon T3 dan T4 C. denyut nadi 76 x/menit frekuensi napas 16 x/menit. Pemfigus Seorang laki-laki berusia 21 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan tengkuk gatal sejak 5 bulan. tanpa lendir maupun darah. Pemeriksaan hitung jenis leukosit B. Kejang terjadi selama 15 menit dan saat kejang tampak kesakitan. Pasien mengalami diare sejak 1 minggu yang lalu. sehari 3-5 x/hari. Neurodermatitis C. Pemeriksaan pH darah E. Pemeriksaan Hb Seorang laki-laki berusia 40 tahun dibawa ke IGD RS setelah mengalami kejang. Pemeriksaan pH darah Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan gatal pada daerah selangkangan sejak 2 minggu yang lalu. lembek. Pemeriksaan fisik menunjukkan adanya grimace. Psoriasis Seorang laki-laki berusia 37 tahun dibawa keluarganya ke IGD RS karena mengalami kelemahan pada kedua tangan dan kaki sejak 3 hari yang lalu. Dermatitis alergika B. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Ptiriasis rosea D. Pemeriksaan fisik . hingga tidak mampu beraktivitas. Pemeriksaan fisik menunjukkan tekanan darah 110/70 mmHg. Apakah pemeriksaan penunjang yang paling tepat untuk memastikan diagnosis? A. Pemeriksaan gula darah sewaktu B. Gatal semakin lama semakin luas sampai ke bawah perut. Rasa gatal muncul terutama jika sedang mengikuti ujian atau belajar. Pemeriksaan gula darah sewaktu C.

sekret berbau. terasa tidak nyaman dan terjadi berulang sejak 6 tahun yang lalu. hiperpigmentasi. tertutup skuama tebal berwarna putih. Apakah yang paling mungkin ditemukan pada pemeriksaan kerokan kulit? A. Pemeriksaan fisik lokal menunjukkan adanya luka robek dengan fragmen fraktur. Bacillus cereus D. Eritroderma E. dengan sifat lesi lebih aktif di bagian tepi. Pemeriksaan fisik menunjukkan bula-bula diameter 2-3 cm. Apakah mikroorganisme yang paling mungkin mengakibatkan keadaan tersebut? A. Ptiriasis rosea D. tampak erosi dan mengeluarkan eksudat berbau amis. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. skuama dan papul-papul. krepitasi pada jaringan otot dan subkutis. Keluhan ini terjadi sejak 4 hari yang lalu. edema.menunjukkan lesi kulit berbatas tegas dengan peradangan daerah inguinal dekstra dan sinistra. Pseudohifa pada pemeriksaan KOH C. Kulit menebal dan mengelupas pada bagian perut. Pasien pernah mengalami keluhan yang sama berulang tetapi tidak separah ini. Kokus gram positif pada pengecatan gram E. Eritroderma B. Pasien juga mengeluh demam. Sindroma Stevens Johnson . Psoriasis C. Psoriasis Seorang perempuan berusia 32 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan kulit pada hampir seluruh tubuh melepuh. Kokus gram negatif pada pengecatan gram Seorang laki-laki berusia 28 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS karena luka pada tungkai bawah setelah mengalami kecelakaan lalu lintas 1 hari yang lalu. punggung serta tepi rambut kepala. Dermatitis kontak C. Pseudomonas aeruginosa Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan kulit terkelupas. Staphylococcus aureus E. Pemeriksaan fisik menunjukkan makula dan plak kemerahan ukuran bervariasi. Basil gram negatif pada pengecatan gram D. Streptococcus β hemoliticus B. tampak makula eritematosa. Clostridium perfringens C. Dermatitis seboroik B. terdapat jaringan nekrotik. Dari luka tersebut tampak tulang yang menonjol dan terasa sangat nyeri. Hifa pada pemeriksaan KOH B. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Sebagian dari lepuhan kulit sudah pecah dan terasa nyeri.

Obat apakah yang paling tepat untuk pasien ini? A. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan peningkatan kadar hormon T3 dan T4 serta penurunan kadar TSH. Salep D. Pada pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum gelisah. Pasien bekerja sebagai buruh pabrik pestisida. Tiroidektomi subtotal hanya dilakukan pada mereka yang tidak berhasil dengan obat antitiroid. proptosis bola mata. b=20%. Perchlorate Pilihan pengobatan pada hipertiroid dengan kehamilan ialah pemakaian obat antitiroid seperti Propiltiourasil dan Karbimazol. Herpes zoster Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan kulit terkelupas. Tidak ada keluhan fisik yang diderita. motilitas a=45%. gelisah dan sulit tidur. Oligozoospermia . Dosis obat antitiroid harus diberikan dalam jumlah kecil untuk mencegah terjadinya hipotiroid pada neonatus. fungsi tiroid harus dipantau lebih sering yaitu setiap empat-delapan minggu. Levothyroxine E. Methimazol B. punggung serta tepi rambut kepala. Pemfigus E. morfologi 80%. terasa tidak nyaman dan terjadi berulang sejak 6 tahun yang lalu. Apakah jenis obat topikal yang paling tepat diberikan? A. Pasien sedang dalam keadaan hamil 20 minggu. Apakah interpretasi hasil pemeriksaan tersebut? A. tekanan darah 140/90 mmHg. Normozoospermia B. denyut nadi 132 x/menit frekuensi napas 24 x/menit. pembesaran kelenjar tiroid difus. Selama pengobatan. tidak tahan panas. Krim C. Badan terasa lemah. Kulit menebal dan mengelupas pada bagian perut. tertutup skuama tebal berwarna putih. Seorang laki-laki berusia 30 tahun datang memeriksakan diri ke puskesmas karena belum mempunyai anak setelah 2 tahun menikah.D. 131I D. Obat kocok Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan dada berdebar-debar. Pemeriksaan fisik menunjukkan makula dan plak kemerahan ukuran bervariasi. Pemeriksaan sperma menunjukkan jumlah sperma dengan bilik hitung 10 juta/ml. Propiltiourasil C. Bedak E. c=25%. Gel B. tinggal serumah bersama istrinya dan mengaku berhubungan seksual secara rutin. d=10%. misalnya allergi obat.

Azasperma dan astenosperma Interprestasi Spermiogram sampai saat ini adalah berdasarkan pada 3 parameter pokok.O. Suami diperiksa sperma dan didapatkan sperma 3 cc. Oligoastenozoospermia D. untuk pergerakan spermatozoa adalah sebagai berikut :  0 = spermatozoa tidak menunjukkan pergerakan  1 = spermatozoa bergerak ke depan dengan lambat  2 = spermatozoa bergerak ke depan dengan cepat  3 = spermatozoa bergerak ke depan sangat cepat . bewarna putih. Jumlah spermatozoa/mL 2. Oligosperma dan astenosperma D. Misalnya sperma yang tidak mengandung spermatozoa dengan volume kecil dan pH asam. Oligosperma dan tetratosperma E. 1. parameter-parameter sperma yang lain tidak selalu dapat kita abaikan nilainya. Jumlah Spermatozoa/mL Jumlah spermatozoa/mL yang menjadi pegangan untuk dikatakan cukup.H. Istilah yang dipakai adalah sebagai berikut :  0 Juta/mL disebut Azoospermia  0-5 juta/mL disebut Ekstrimoligozoospermia  < 20 juta disebut Oligozoospermia  > 250 juta/mL disebut Polizoospermia Jumlah spermatozoa 20-250 juta/mL sudah dianggap masuk dalam batas-batas yang normal. yakni : 1. bau khas. Persentase spermatozoa motil 3. Diagnosis? A. Motilitas 18% sperma normal. 2. Oligoteratozoospermia E.5 tahun dan belum mempunyai anak. memberikan dugaan suatu kelainan kongenital tertentu dari sistem reproduksi pria.C. Walaupun demikian. Oligoastenoteratozoospermia Sepasang suami istri telah menikah selama 2. kurang ataupun berlebih adalah 20 juta/mL. Persentase spermatozoa berbentuk normal Dengan perkataan lain. Persentase Spermatozoa Motil Kualitas pergerakan spermatozoa disebut baik bila 50% atau lebih spermatozoa menunjukkan pergerakan yang sebagian besar adalah gerak yang cukup baik atau sangat baik (grade II/III). penilaian dititikberatkan pada spermatozoa. Aspermia dan necrosperma B. Siklus haid istri normal. Gradasi menurut W. jumlah 15 juta/cc. Azosperma dan tetratosperma C.

maka keadaan ini di sebut Teratozoospermia. tetapi tidak dapat diterimanya. individu menghilang dari alam sadar ke alam tidak sadar. kecemasan yang berasal dari suatu konflik intrapsikik dibalik (dikonversi) dan diekspresikan dalam suatu gejala somatik yang simbolik. Represi ini dibedakan dari supresi yang dilakukan secara sadar. Persentase Spermatozoa Berbentuk Normal Spermatozoa disebut mempunyai kualitas bentuk yang cukup baik bila ≥ 50% spermatozoa mempunyai morfologi normal. dan afek tidak dapat diterima olehnya. Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun dibawa bapaknya ke Puskesmas karena mengalami perubahan perilaku yaitu menjadi pendiam dan kembali mengompol setelah ibunya meninggal dunia seminggu yang lalu. Konversi Suatu mekanisme pembelaan ego yang tidak sadar. leher dan ekor dari spermatozoa. Introyeksi  Represi Suatu mekanisme pembelaan ego yang tidak sadar. Sublimasi E. Bila sperma immotil > 50 % maka dilakukan uji viabilitas (vitality test) 3. maka spermatozoa disebut Astenik. Ide. Padahal kebiasaan mengompol ini sudah berhenti sejak 1 tahun yang lalu. Bila > 50% spermatozoa mempunyai morfologi abnormal. Sublimasi Suatu mekanisme pembelaan ego yang tidak sadar. impuls. Istilah yang digunakan adalah Astenozoospermia. Proyeksi menghalangi orang itu menjadi cemas karena konflik dalam dirinya dengan melemparkan keluar yang tidak dapat diterimanya itu. dorongan naluri (terutama seksual) yang tidak dapat diterima disalurkan ke kegiatan pribadi atau sosial yang dapat diterima. dan impulsnya sendiri. Represi C. maka ia merasa hal itu bukan dari dirinya sendiri. Proyeksi Suatu mekanisme pembelaan ego. perasaan. Regresi Suatu mekanisme pembelaan ego yang tidak sadar.Bila spermatozoa yang motil kurang dari 50%. Pemeriksaan morfologi mencakup bagian kepala.     . Individu secara keseluruhan atau sebagian kembali ke pola adaptasi yang sudah dilalui (biasanya yang belum matang). Proyeksi D. Apakah mekanisme pertahanan (defens mechanism) yang dipakai oleh pasien? A. Regresi B. Secara tidak sadar seseorang menghubungkan dengan orang lain suatu pikiran.

karenanya nilai-nilai dalam skala ini dapat dibandingkan dan dapat dilakukan operasi matematika seperti penjumlahan. Skala interval E. Seorang dokter ingin mengetahui prevalensi disfungsi ereksi pada pria menikah yang berada dalam rentang usia produktif. Misalnya pengukuran berat badan. Skala Nominal merupakan skala pengukuran yang bersifat membedakan saja. Nilai nol mutlak adalah nilai dasar yang tidak bisa diubah meskipun menggunakan skal yang lain. mengurutkan dan memiliki jarak yang sama. Karena banyaknya jumlah populasi dan adanya keterbatasan waktu dan tenaga yang . tinggi badan. Misalnya pengukuran Suhu. Penelitian dilakukan di setiap kabupaten dalam propinsi Jawa Tengah. Skala Gutmann Skala pengukuran dibedakan menjadi :  Nominal Data hasil pengamatan diklasifikasikan ke dalam kategori-kategori.  Interval Skala ini disamping dapat membedakan urutan. Misalnya seseorang diminta untuk mengurutkan tiga buah produk berdasarkan tingkat kepuasan terhadap produk. melainkan nilai nol kesepakatan. juga dapat mengetahui jarak diantara dua pengukuran. mengurutkan dan mempunyai nilai nol mutlak. yaitu kurang dari normal. Tidak memiliki nilai nol mutlak. perkalian dan pembagian. tingkat pendidikan  Ordinal Data hasil pengamatan diklasifikasikan ke dalam kategori-kategori. Skala rasio B. Misalnya : jenis kelamin (laki-laki atau perempuan). dan di antara kategori tidak ada suatu urutan. Apakah skala yang paling tepat untuk variabel tersebut? A. Skala pengukuran ini bersifat membedakan. Populasi target adalah penderita diabetes mellitus (DM).  Rasio Skala pengukuran ini bersifat membedakan. dan di antara kategori ada suatu urutan. pengurangan.Seorang dokter akan melakukan penelitian observasional analitik dengan pendekatan kasus kontrol berjudul “Hubungan antara Kadar HbA1C dengan Retinopati Diabetika pada penderita DM tipe II”. Skala nominal D. Variabel kadar HbA1c dibagi menjadi 3 kelompok. luas area. Skala ordinal merupakan skala pengukuran yang sifatnya membedakan dan mengurutkan. Skala ordinal C. sedangkan populasi terjangkau adalah penderita DM tipe II. Juga disebut sebagai skala kategorik. normal dan lebih dari normal.

Snowball Sampling E. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. diputuskan untuk melakukan teknik pengambilan sampel dari seluruh populasi penelitian. Periksaan psikiatris didapatkan pasien agresif secara fisik dan verbal. Area sampling E. Semua anak balita di 3 kelurahan tersebut diteliti. Multistage sampling C. Pasien sering mengeluh sakit kepala dan gusi bengkak yang membaik dengan obat antinyeri. Sistematic Random Sampling B. Gangguan waham Seorang laki-laki berusia 28 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan hidung tersumbat sejak 1 minggu yang lalu. Simple random sampling B. Gangguan panik B. Apakah teknik pengambilan sampel yang paling sesuai untuk diterapkan dalam penelitian tersebut? A. Alloanamnesis didapatkan pasien tidak dapat tidur sering teriak-teriak dan mengamuk sejak 1 minggu yang lalu. Sinusitis maksilaris akut . Lubang hidung kanan mengeluarkan cairan kental berwarna kehijauan dan berbau busuk. Metode sampling yang paling tepat pada penelitian ini adalah? A. Abses nasi C. Pemeriksaan rinoskopi anterior menunjukkan adanya edema konka inferior dan sekret di meatus media. sampel yang diambil sebanyak 20%. Gangguan psikotik akut D. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Tidak ditemukan adanya riwayat gangguan jiwa sebelumnya. Gangguan bipolar manik C. Diambil 3 kelurahan dari 15 kelurahan secara random. Konka polipoid D.dimiliki. Simple Random Sampling D. Polip nasi B. Cluster sampling Seorang laki-laki berusia 21 tahun dibawa ke IGD RS dengan kedua tangannya dalam keadaan terikat. halusinasi akustik dengan tema yang tidak spesifik. Skizofrenia paranoid E. Quota Sampling Akan dilakukan penelitian kesinambungan imunisasi balita di suatu kecamatan yang terdiri dari 15 kelurahan. Rinitis alergika E. Convinendence sampling D. Cluster Random Sampling C.

Memberikan fase lanjutan 4RH E. Analisa gas darah E. Keluhan batuk. Bayi tampak lemah. Sinusitis maksilaris akut Pasien datang dengan keluhan sakit pada pipi kanan dan kiri disertai bengkak dengan lendir berwarna kuning kehijauan. denyut jantung 172 x/menit. Memberikan sisipan 1RHZE C. Kadar glukosa darah Seorang perempuan berusia 33 tahun datang ke puskesmas untuk melanjutkan pengobatan rutin TB paru yang telah dilakukan selama 2 bulan. Abses nasi C. tidak menangis. Pemeriksaan rinoskopi anterior menunjukkan adanya massa putih mengkilap bertangkai pada meatus media. Memberikan sisipan 1RHZS B. Polipnasi D. Kadang keluar cairan jernih tidak berwarna dan tidak berbau. Kultur darah D. Apakah pemeriksaan penunjang yang paling penting dalam keadaan tersebut? A. Hasil pemeriksaan sputum BTA menunjukkan 2x positif. Sinusitis ethmoidalis Seorang bayi laki-laki lahir spontan di rumah sakit dari seorang perempuan berusia 36 tahun dengan usia kehamilan 31 minggu. Hitung jenis leukosit B. Memberikan fase lanjutan 5RH . Sinusitis maksilaris E. Diagnosa pasien tersebut adalah A. Memberikan sisipan 1RHZES D. Nafsu makan dan berat badan juga telah meningkat. sianosis dan merintih. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. frekuensi napas 80 x/menit. retraksi dinding dada. Keluhan terjadi sepanjang hari dan semakin berat. Rinitis alergi D.Seorang perempuan berusia 19 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan hidung kiri tersumbat sejak 4 bulan yang lalu. Kadar hemoglobin C. Polip nasi B. Sinusitis frontalis B. Rinitis vasomotor E. Sinusitis spheinodalis C. berkeringat pada malam hari dan rasa mudah lelah sudah membaik. Apakah rencana pengobatan yang harus diberikan? A.

Seorang perempuan berusia 20 tahun dirujuk oleh bidan dengan diagnosis perdarahan pasca persalinan. Bidan menyampaikan bahwa pasien baru melahirkan anak pertama 2 jam yang lalu, setelah kelahiran plasenta tampak benjolan berwarna merah dari vagina dan mengalami banyak perdarahan. Pemeriksaan fisik menunjukkan keadaan umum lemah, tekanan darah 70/50 mmHg, denyut nadi 136 x/menit lemah, frekuensi napas 28 x/menit. Pemeriksaan inspeksi menunjukkan adanya permukaan kasar berwarna merah pada benjolan yang keluar dari vagina. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Inversi uteri B. Ruptur uteri C. Ruptur vagina D. Myoma uteri E. Plasenta dupleks Seorang laki-laki berusia 24 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan memar pada mata kanan akibat dipukul oleh rekan bisnisnya. Pasien membawa surat permintaan pemeriksaan visum et repertum dari penyidik. Pada pemeriksaan fisik tampak bengkak mengelilingi mata kanan berukuran 5 x 7 cm, warna merah kebiruan, berbatas tegas dan teraba hangat. Apakah kesimpulan visum et repertum yang dapat diambil? A. Luka memar di mata kanan akibat dipukul B. Luka memar di mata kanan karena kekerasan tumpul C. Luka memar di mata kanan karena dipukul benda tumpul D. Luka memar di mata kanan akibat pukulan tumpul oleh tersangka E. Luka memar di mata kanan karena kontak benda tumpul oleh tersangka Seorang laki-laki umur 40 tahun, dibawa ke RS dengan keluhan lemas dan hampir pingsan. Pada pemeriksaan didapatkan tekanan darah 90/60 mmHg, denyut nadi sulit ditentukan, temperatur 36,9°C. Pada EKG menunjukkan jarak rata-rata R ke R 6 kotak sedang. Apakah hasil interpretasi yang paling mungkin? A. RBBB B. Aritmia C. Sinus takikardi D. Sinus bradikardi E. Normosinus ritme Seorang perempuan 56 tahun datang dengan keluhan nyeri dada sebelah kiri. Pada pemeriksaan didapatkan tekanan darah 130/80 mmHg, denyut nadi 140/menit, tidak teratur. Pada pemeriksaan EKG didapatkan irama irreguler. Apakah hasil interpretasi yang paling mungkin? A. Supraventrikuler takikardi B. Sinus bradikardi C. Sinus takikardi

D. Atrial fibrilasi E. Atrial flutter Seorang pasien perempuan usia 60 tahun datang dengan keluhan berdebar-debar. Pasien pernah didiagnosa stroke infark 3 bulan yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan denyut nadi pulsus alternans dan pada pemeriksaan EKG didapatkan irama jantung 120/menit irreguler. Apakah hasil interpretasi yang paling mungkin? A. Supraventrikuler takikardi B. Normo sinus rythm C. Sinus bradikardi D. Sinus takikardi E. Atrial fibrilasi Seorang perempuan usia 25 tahun datang dengan keluhan sulit buang air besar sejak 3 hari yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tympani hampir seluruh lapangan perut, di regio inguinal kiri didapatkan redup. Apakah penyebab yang paling mungkin? A. Hidronefrosis B. Vesicolitiasis C. Appendicitis D. Nefrolitiasis E. Fecalith Seorang pasien 23 tahun baru pulang dari RS 4 hari yang lalu dengan diagnosis Tifus abdominalis dan telah dinyatakan sembuh. Tetapi mulai tadi malam mengeluh nyeri di seluruh lapangan perut. Pada saat dilakukan palpasi perut, didapatkan otot dinding perut memberikan reaksi mengeras. Apakah hasil pemeriksaan tersebut? A. Predominan tympani B. Defens muskuler C. Shiffting dullnes D. Tes undulasi (+) E. Hiperperistaltik Seorang pemuda umur 25 tahun dibawa oleh petugas kepolisian ke UGD RS dengan riwayat tertabrak sepeda motor. Pemeriksaan fisik: kesadaran compos mentis, tekanan darah 100/60 mmHg denyut nadi 100 x/menit,pulsasi nadi lemah, frekuensi napas 30 x/menit, tidak bisa berjalan sendiri dan mengerang kesakitan. Didapatkan hematome di tungkai atas kanan, nyeri tekan (+), nyeri sumbu (+), akral dingin dan pucat. Langkah pertama apa yang harus dilakukan untuk penyelamatan kasus di atas A. Reposisi B. Resusitasi

C. Immobilisasi D. Airway management E. Kenali dan hentikan perdarahan Seorang anak umur 12 tahun terjatuh dari pohon setinggi 5 meter dengan posisi jatuh tangan menyentuh tanah terlebih dulu. Dibawa ke tempat praktek dokter dengan GCS 13, tekanan darah 110/70 mmHg, frekuensi napas 24 x/menit, denyut nadi 80 x/menit, mengerang kesakitan, dan tampak memegangi lengan atas kanan yang terlihat salah posisi, nyeri tekan (+), deformitas (+), nyeri sumbu (+), luka robek di lengan bawah. Tindakan pertama yang harus dilakukan pada pasien di atas adalah A. Penjahitan luka B. Pemasangan infus C. Pembersihan luka D. Pemberian analgetik E. Reposisi-immobilisasi Seorang perempuan umur 65 tahun datang ke RS dengan keluhan tidak bisa jalan, nyeri pada tungkai bawah yang terjadi secara berangsur-angsur. Pada pemeriksaan fisik vital sign dalam batas normal, pada tungkai bawah nyeri tekan (+), deformitas (+), nyeri sumbu(+). Menderita penyakit osteoporosis sejak 2 tahun terakhir, tidak ada riwayat trauma. Kelainan yang dapat terjadi pada kasus di atas adalah A. Fraktur impresi B. Fraktur impaksi C. Fraktur patologis D. Fraktur kominutif E. Fraktur kompresi Seorang anak laki-laki, umur 7 tahun, menderita serangan kejang berulang sejak usia 6 tahun, saat kejang pasien tidak sadar, kemudian kejang tonik 1 menit diikuti kejang klonik 2 menit, sesudah itu lemas seperti tertidur. Kesadaran pasien mulai pulih setelah 3 menit. Saat kejang kadang mulut berbuih kadang ngompol. Serangan kejang terjadi rata-rata 2 kali perbulan. Tergolong apakah serangan kejang pada pasien ini? A. Petitmal B. Grandmal C. Mioklonik D. Parsial simple E. Carpopedal spasme Seorang pemuda umur 25 tahun dibawa oleh petugas kepolisian ke UGD RS dengan riwayat tertabrak sepeda motor. Pemeriksaan fisik: kesadaran compos mentis, tekanan darah 100/60

metallic sound (+). Pada pemeriksaan fisik tekanan darah 120/80 mmHg. anterior E. frekuensi napas 30 x/menit. didapatkan benjolan pada lipat paha kanan. Reposisi cito B. apa yang perlu segera dilakukan? A. Hecting untuk hentikan perdarahan Seorang laki-laki umur 60 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS dengan keluhan nyeri perut yang disertai kembung. Hernia inguinalis medialis Seorang laki-laki umur 60 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS dengan keluhan nyeri perut yang disertai kembung. Ileus obstruktif D. scrotum membesar. denyut nadi 120 x/menit. peristaltic meningkat. denyut nadi 120 x/menit. distensi abdomen. Debridement C. 1 posisi C. nyeri sumbu (+). mual dan muntah. Apakah penyebab yang mendasari kasus ini? A. akral dingin dan pucat. Pada pemeriksaan fisik tekanan darah 120/80 mmHg. Didapatkan hematome di tungkai atas kanan. Dari pemeriksaan foto polos abdomen didapatkan gambaran air fluid level. distensi abdomen. Resusitasi cairan agresif D. pulsasi nadi lemah. dan deformitas (+). tidak bisa berjalan sendiri dan mengerang kesakitan. fraktur tungkai bawah kiri sampai terlihat fragmen tulang. Resusitasi cairan 20 tetes/menit E. Limfoma maligna . Ileus paralitik B. didapatkan benjolan pada lipat paha kanan. metallic sound (+). posterior Seorang pemuda umur 22 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS karena kecelakaan lalu lintas. peristaltic meningkat. Pemeriksaan foto rontgen femur apa yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis pasien ini? A. Hernia inguinalis lateralis E. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 80/60 mmHg.mmHg denyut nadi 100 x/menit. temperatur 39oC. Untuk mencegah perburukan kondisi. Hernia femoralis C. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini? A. nyeri tekan (+). denyut nadi 120 x/menit. scrotum membesar. GCS 5. mual dan muntah. Dari pemeriksaan foto polos abdomen didapatkan gambaran air fluid level. temperatur 39oC. lateral B. 2 posisi D. Hernia femoralis B. perdarahan masif.

anak lemah. Hernia inguinalis lateralis Pasien laki-laki 62 tahun datang dengan keluhan terdapat benjolan pada selangkangan kanan. Hernia inkaserata C. pemeriksaan lain dalam batas normal. Pada pemeriksaan fisik didapatkan frekuensi napas 48 x/menit. mata cekung. Oksigenasi Seorang anak umur 2 tahun datang ke dokter dengan keluhan buang air besar cair 10 kali sehari @ 1 gelas. Gangguan fungsi yang terjadi pada pasien tersebut A. benjolan membesar apabila berdiri dan beraktivitas. Pada pemeriksaan fisik didapatkan frekuensi napas 48 x/menit. dan apabila tiduran benjolan menghilang. Kemungkinan diagnosis adalah A. Nadi radialis dan carotis tidak teraba. Appendix infiltrat D. pemeriksaan lain dalam batas normal. Lakukan resusitasi kardio pulmoner . tidak mau minum. Hernia strangulata D. Ventilasi E. Hernia inguinalis E. mata cekung. denyut nadi 164 x/menit. Oksigenasi B. Lakukan resusitasi cairan B. Absorbsi D. turgor kurang. Merujuk pasien ke ICU E. Tindakan paling awal pada kasus tersebut adalah A. Penanganan awal apa yang paling tepat dilakukan oleh dokter? A. temperatur 36. Ketika dilakukan anamnesis.8oC anak lemah. tiba-tiba pasien terjatuh dan tidak sadar. Rehidrasi intravena D. denyut nadi 164 x/menit. Memberi obat anti diare Pasien laki-laki umur 45 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat RS karena nyeri dada dan sesak napas. temperatur 36. Lakukan pemasangan infus C. Perfusi C.C. Hernia femoralis Seorang anak umur 2 tahun datang ke dokter dengan keluhan buang air besar cair 10 kali sehari @ 1 gelas. Cold abses inguinal E. pada auskultasi tidak terdengar suara napas dan detak jantung. Difusi B. turgor kurang. Rehidrasi oral C. tidak mau minum. Hernia scrotalis B.8oC.

suara jantung lemah. Pasien tidak sadar. tekanan darah 180/110 mmHg. Lakukan pemasangan monitor EKG Pasien laki-laki umur 45 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat RS karena nyeri dada dan sesak napas. Syok kardiogenik E. Infark miokard akut D. Pada pemeriksaaan didapatkan keadaan umum lemah. akral dingin. Limpa C. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini? A. sianosis. Kesadaran gelisah. pekak alih (+). Insufisiensi mitral D. frekuensi napas 30 x/menit. denyut nadi 140 x/menit. Jenis syok pada neonatus ini adalah A. datang ke Puskesmas keadaan merintih lemah. frekuensi napas 60 x/menit. Syok septik B. Patent ductus arterisus Seorang laki-laki usia 25 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS karena kecelakaan. kulit tampak kuning sampai kedua kaki. denyut nadi 120 x/menit. Ginjal D. Organ manakah yang paling mungkin mengalami cedera? A. Lakukan pemasangan jalur oksigen E. kejang 3-5 kali. Insufisiensi trikuspidal E. bising usus melemah. Angina pectoris stabil E. Syok hipovolemik Anak umur 3 tahun dengan riwayat jongkok selama melakukan aktivitas dan sering biru dan tidak sadar. Syok neurogenik D. Pada pemeriksaan fisik tekanan darah palpasi 70 mmHg. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini? A. Tetralogi Fallot C. ditemukan jejas pada hipokondrium kiri. jari tabuh (+). Intestinum . Perikarditis B. Syok distributif C. Angina pectoris tak stabil Bayi laki-laki umur 25 hari. sianosis. tali pusat kotor dan berbau busuk. bising sistolik.D. frekuensi napas 30 x/menit. malas menetek. Hati B. Pada saat pemeriksaan fisik. Pemeriksaan EKG didapatkan elevasi segmen ST yang diikuti adanya gelombang Q patologis. Stenosis aorta B. Miokarditis C.

Colon descendens Seorang korban kecelakaan tampak tergeletak tak sadarkan diri di pinggir jalan. Midriasis maksimal Seorang bayi laki-laki baru lahir dengan berat lahir 4. Regio cervicalis lateraris D. Miosis maksimal C. Arteri carotis communis Seorang korban kecelakaan tampak tergeletak tak sadarkan diri di pinggir jalan. seorang tenaga kesehatan memeriksa apakah orang tersebut masih hidup atau sudah mati dengan meraba denyut nadi. Regio sternocleidomastoideus Seorang korban kecelakaan tampak tergeletak tak sadarkan diri di pinggir jalan. seorang tenaga kesehatan memeriksa dan memastikan bahwa korban telah meninggal dunia.800 g tidak bisa menggerakkan lengan kanannya. Bayi ini dilahirkan pervaginam oleh seorang wanita 32 tahun yang menderita diabetes mellitus. Peregangan m. Pada regio mana yang paling tepat untuk meraba denyut nadi tersebut? A. Fraktur clavicula E. Arteri radialis B.E. Apakah kemungkinan penyebab kelainan yang diderita oleh bayi tersebut? A. seorang tenaga kesehatan memeriksa apakah orang tersebut masih hidup atau sudah mati dengan meraba denyut nadi. deltoideus . Regio cervicalis anterior C. menangis keras dan kulitnya merah jambu. Fraktur humeri D. Dislokasi articulatio humeri B. Trigonum submandibulare E. Pada saat persalinan terjadi distocia bahu dan berhasil dilahirkan setelah dilakukan berbagai manuver oleh dokter SpOG. Isokor B. Anisokor D. Arteri tibialis posterior E. Trigonum caroticum B. Arteri subclavia C. Cedera plexus brachialis C. Reflek lambat E. Struktur anatomis apakah yang diraba? A. Bayi lahir selamat. Arteri carotis interna D. Bagaimana hasil pemeriksaan pupil yang paling mungkin? A.

datang ke klinik swasta untuk melakukan general check up. Sedangkan pembawa (carrier). Hepatitis B carrier sehat E. Hepatitis B dorman HbsAg umum digunakan sebagai penanda apakah seseorang terinfeksi hepatitis B atau tidak. walaupun di dalam tubuhnya terdapat virus hepatitis B. Kemudian dilakukan pemeriksaan laboratorium hepar didapatkan hasil SGOT 20 IU dan SGPT 22 IU. Pasien ini sebelumnya juga sering mengeluh nyeri dada bila beraktivitas berat selama beberapa tahun terakhir ini. AML (Acut Mieloid Lekimia) C. Penderita biasanya menunjukkan adanya gejala infeksi virus hepatitis seperti kulit dan mata berwarna kuning. jumlah lekosit 120 ribu/mm3. air kencing seperti teh. tidak menunjukkan tandatanda penyakit apapun. Multiple myeloma D. Seorang laki-laki berusia 58 tahun. Katub jantung B.Seorang laki-laki berusia 55 tahun dibawa ke UGD oleh istrinya karena mengeluh nyeri dada hebat. Sebaliknya. Cacat/defek pada septum E. Sistem conductorium jantung Seorang laki-laki berusia 50 tahun. Jika pada pemeriksaan ulangan. jumlah trombosit 70 ribu/mm3. CML (Chronic Myeloid Leukima) . HbsAg menjadi negatif. maka dianggap penderita kronis hepatitis B atau sebagai pembawa (carrier). maka orang tersebut telah terinfeksi. maka penderita dinyatakan sembuh. Apakah diagnosis yang paling tepat untuk pasien di atas? A. Jika nilai HbsAg positif. Hepatitis B kronis aktif C. pensiunan tentara datang praktek dokter swasta dengan keluhan pucat dan cepat lelah. Hepatitis B kronis B. pimpinan suatu perusahaan. Sirosis Hepatitis B D. dan lain-lain. Morfologi darah tepi didominasi sel blas seri myeloid. Vasa coronaria D. Pemeriksaan laboratorium didapatkan hasil Hb 6 gr/dl. Vasa darah besar C. jika HbsAg tetap positif lebih dari 6 bulan. Reaksi lekemoid B. Apakah struktur yang kemungkinan mengalami kelainan pada pasien tersebut? A. Pada pemeriksaan laboratorium ditemukan HBsAg positip. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. Apakah diagnosis paling mungkin kasus di atas? A. Myeodisplasia E. Nyeri terasa seperti tertindih benda berat di belakang sternum dan menjalar ke rahang bawah dan lengan kiri bagian medial. 3 sampai 6 bulan kemudian.

Hasil laboratorium SGOT 18 IU/L. Reaksi hipersensitifitas Seorang perempuan berusia 72 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan nyeri perut dan badan tampak kuning.Seorang laki-laki 58 tahun datang ke UGD dengan keluhan bengkak pada seluruh badan. Glomerulonefritis E. Manakah pemeriksaan urinalisis paling berhubungan untuk diagnosis pasien di atas? A. Reaksi imunitas E. Proteinuria dan silinderuria D. Lekosituria dan nitrituria E. Apakah etiologi paling tepat penyebab demam pada pasien tersebut? A. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesan edema anasarka dan pitting edem. Infeksi virus D. Pada pemeriksaan urinalisis didapatkan hasil Proteinuri : +++ Eritrosit : 0-1/LPB Lekosit : 1-3/LPB Apakah diagnosis yang paling mungkin pada kasus di atas? A. Infeksi jamur B. Hematuria dan glukosuria C. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan jumlah lekosit 5. pH dan ketonuria B. Uretritis Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke praktek dokter swasta dengan keluhan demam 4 hari. Berat jenis dan kristal Seorang perempuan berusia 47 tahun dibawa keluarganya ke UGD dengan keluhan bengkak seluruh badan. Sindrom Nefrotik C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesan edema anasarka dan pitting edem. Pasien juga mengeluh adanya nyeri saat menelan. Pyelonefritis B. Riwayat sebelumnya pasien pernah didiagnosa adanya gangguan pada ginjal. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesan ikterik dan nyeri tekan pada ulu hati. Sindrom Nefritik D. Infeksi bakteri C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu tubuh 39 derajat Celcius.000/mm3 dan dari hitung jenis didapatkan limfositosis. Riwayat sebelumnya pasien pernah didiagnosa adanya gangguan pada ginjal. SGPT 24 . Tidak ditemukan pembesaran hepar maupun lien. faring hiperemis.

Apakah diagnosis paling tepat kasus di atas? A. Stupor C. Afasia motorik B. Afasia transkortikal E. Hemiparetik gait C. Apakah diagnosis paling tepat? A. Soporouscoma E. Kolestasis ekstrahepatal Seorang laki-laki berusia 67 tahun datang ke tempat praktek dokter dengan keluhan jari-jari sering gemetar. Manakah tipe cara berjalan yang paling tepat untuk pasien tersebut? A. Apakah klasifikasi kesadaran kualitatif pada pasien tersebut? A. Saat pemeriksaan pasien dapat mengerti maksud atau perintah pemeriksa namun tidak dapat berbicara lancar. Paraparetik gait D. dan Bilirubin indirek 0. Karsinoma hepar E. Sirosis hepar D. Saat masuk ke ruang praktek tampak pasien tersebut berjalan sangat lambat dan setapak demi setapak. Afasia global D.5 mg/dL. Coma B. Ataxic gait E. Scissor gait Seorang laki-laki berusia 20 tahun dibawa ke UGD oleh temannya dengan gangguan kesadaran setelah minum minuman keras oplosan. Parkinson gait B.3mg/dL. Somnolen D. Dari pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran . Disfasia Seorang laki-laki berusia 53 tahun dibawa keluarganya ke UGD dengan keluhan kelemahan anggota gerak kanan mendadak saat bangun tidur. Saat pemeriksaan kesadaran didapatkan pasien terkesan mengantuk dan menutup mata namun bila dipanggil dapat membuka mata dan menjawab pertanyaan sederhana. Afasia sensorik C. Compos mentis Seorang laki-laki berusia 60 tahun dibawa ke UGD dengan gangguan bicara. Pada anamnesis pasien memiliki riwayat penyakit gula dan darah tinggi. Bilirubin Direk 6. Hepatitis B. Kolelithiasis C. mendadak saat bangun tidur. Dari anamnesis tidak didapatkan riwayat trauma.IU/L.

Sianokobalamin Cilostazol adalah sebuah inhibitor phosphodiesterase tipe 3. Refleks Patologis Babinski dekrtra (+). Pitiriasis rosea D. Keluhan ini disertai rasa gatal. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak plak eritem polisiklik. refleks patologis negatif. kekuatan ekstremitas inferior dan superior kanan 0. Mekobalamin E. Dari pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran kompos mentis. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak plak eritem polisiklik. dengan skuama putih. Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 1 bulan yang lalu pada daerah wajah dan leher. Pirasetam C. Apakah tujuan awal fisioterapi ? A. kekuatan ekstremitas kiri 4. Alergen . Setelah mendapatkan terapi medikamentosa. Apakah penyebab paling tepat kasus tersebut? A. Pada anamnesis tidak dijumpai nyeri kepala dan mual muntah.kompos mentis. Sitikolin B. dengan bagian tepi papul-papul eritem. Cilostazol bekerja dengan cara memperlebar arteri yang menyuplai darah ke kaki. Tinea korporis E. pasien langsung diberikan fisioterapi awal setelah masuk bangsal. Dermatitis kontak alergi B. dengan bagian tepi papul-papul eritem. Psoriasis vulgaris C. Cilostazol D. dengan skuama putih. Mencegah edem serebri Seorang laki-laki berusia 53 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan kelemahan anggota gerak kiri mendadak. Mencegah kontraktur D. Mencegah pneumonia B. Keluhan ini disertai rasa gatal. Manakah terapi yang paling tepat diberikan untuk mencegah kekambuhan? A. Setelah dilakukan observasi dan mendapatkan terapi keluhan membaik seperti semula sebelum 24 jam setelah serangan. Lepra PB Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 1 bulan yang lalu pada daerah wajah dan leher. Obat ini juga mengurangi kemampuan platelet (partikel dalam darah yang menyebabkan penggumpalan darah) untuk melekat. Mencegah dekubitus E. Apakah diagnosis yang paling sesuai? A. Mencegah herniasi C.

Hasil pemeriksaan dermatologi tampak plak eritem. E. Keluhan ini kadang-kadang disertai rasa gatal. Apakah diagnosis yang sesuai? A. herald patch (+) pada lengan atas. Psoriasis vulgaris C. Keluhan ini disertai rasa gatal. disertai dengan tanda Autspitz. badan dan paha. Apakah terapi yang sesuai? A. Keringat Trichophyton sp. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak macula dan patch eritem. Tinea korporis E. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak plak eritem. dengan skuama putih tipis collarete. batas tegas.B. Kortikosteroid sistemik B. Pitiriasis rosea D. dengan skuama putih tipis collarete. Kortikosteroid topikal C. dengan skuama putih kotor tebal pada kedua belakang telinga dan lutut kanan. Tinea korporis E. Antihistamin sistemik D. Paparan matahari Seorang perempuan berusia 17 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 1 bulan yang lalu. disertai dengan tanda Autspitz. herald patch (+) pada lengan atas. D. Apakah diagnosis untuk kasus tersebut? A. batas tegas. Apakah terapi yang sesuai? A. batas tidak tegas. Pitiriasis rosea D. Kortikosteroid sistemik . Keluhan ini kadang-kadang disertai rasa gatal. Psoriasis vulgaris C. dengan skuama putih kotor tebal pada kedua belakang telinga dan lutut kanan. batas tidak tegas. badan dan paha. Lepra PB Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 2 minggu yang lalu. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak makula dan patch eritem. Dermatitis kontak alergi B. Keluhan ini disertai rasa gatal. C. Micobacterium sp. Dermatitis kontak alergi B. Lepra PB Seorang perempuan berusia 17 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 1 bulan yang lalu. Antijamur topikal E. Antibiotic sistemik Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 2 minggu yang lalu.

pasien mengatakan pada pemeriksa. sehingga setiap pasien melihat orang-orang yang sedang bercakap-cakap. Sejak 2 minggu yang lalu. Antihistamin Antivirus Antijamur Antibiotik Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke dokter dengan keluhan gatal-gatal pada lengan kiri. Trihexylpenidil 2 x 2 mg . Psoriasis vulgaris C. Haloperidol 2 x 1. Ukuran lesi tetap. D. meskipun rasa gatal berkurang.B. Parkinson’s iterat Seorang laki-laki. berusia 38 tahun. pil kuning dan pil hijau. Carbamazepin 2 x 200 mg D. denyut nadi 86 x/menit. dibawa ke unit gawat darurat RS. Huntington’s disease E. Tardive dyskinesia D. tersusun linier pada lengan bawah kiri bagian ekstensor. penderita gangguan Skizofrenia yang minum obat rutin. multiple. frekuensi nafas 20 x/menit dan temperatur 37. air liur berlebihan dan jalan seperti robot. Ekstrapiramidal Sindrom B. Apakah diagnosis yang sesuai? A. Keluhan ini dirasakan sejak 1 bulan yang lalu. Tekanan darah 130/80 mmHg. Lichen planus Seorang laki laki berusia 24 tahun. bahwa sindikat itu telah bekerjasama dengan banyak orang.5 mg C. Pitiriasis rosea D. Pasien sudah berobat ke Puskesmas. Diazepam 2 x 2 mg B. E. dengan keluhan seluruh badan kaku. Mereka bersekongkol untuk mengejar dan mencelakai dirinya. diberikan salep putih. Dermatitis kontak alergi B.2°C. Manakah terapi yang paling tepat untuk pasien tersebut? A. disertai rasa gatal. Apakah diagnosis yang tepat? A. terdapat tremor. C. dibawa ke UGD karena selalu merasa ketakutan. Dalam pemeriksaan status mental. pasien mengatakan bahwa ada segerombolan sindikat yang sedang merencanakan untuk membunuhnya. Neuroleptik Malignan Sindrom C. distonia akut dan krisis okulomotorius. Hasil pemeriksaan dermatologi diperoleh papul berwarna merah keunguan. pasien merasa mereka sedang membicarakan dan hendak mencelakainya. Dalam pemeriksaan. atap datar. sehingga pasien ketakutan. Tinea korporis E.

Apakah diagnosis pada kasus di atas? A. Apa yang terjadi? A. sianosis. Parese plika vokalis D. dibawa ke UGD tidak sadar setelah 30 menit tersengat. Bronchitis kronik C. Tubuh manusia merupakan konduktor B. Area bulbaris otak C. Sel kornu anterior medula spinalis Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan sesak nafas disertai batuk berdahak. Pada pemeriksaan didapat frekuensi napas 22/menit. Tubuh manusia merupakan isolator penghantar arus listrik . Laringomalasia C.E. Inti motorik batang otak B. TD 80/60 mmHg. Kering merupakan resistensi kecil hantar listrik C. Bronkiektasis D. Asma E. Larigotrakeobronkitis E. N 56 x/menit. Area motorik kortek otak E. Apakah daerah yang menjadi target agen infeksi pada kasus ini? A. stridor inspiratoir (+). Pada anamnesis diketahui penderita sama sekali belum pernah mendapat imunisasi saat bayi. Spasme laring Laki-laki 34 tahun tersengat listrik. bila minum selalu tersedak. Pasien adalah seorang perokok berat. Kapasitor D. terdapat kelumpuhan flasid pada tungkai kiri. Amitriptilin 2 x 25 mg Seorang anak perempuan usia 5 tahun dibawa ke Puskesmas dengan keluhan demam tinggi. Pada gambaran radiografi thoraks didapatkan hiperinflasi paru kanan dan kiri dan tidak ditemukan fibrosis. hilang pada perubahan posisi tidur/miring. Pada pemeriksaan fisik ditemukan barrel chest. Laringitis akut B. denyut nadi 92/menit. temperatur 39oC. dan wheezing pada kedua lapang paru. Sel kornu posterior medula spinalis D. hilang pada posisi tidur tertentu. tungkai kiri sakit serta sulit untuk digerakkan. Luka bakar tangan dan wajah. Emfisema B. Apa diagnosisnya? A. Bronkopneumonia Bayi 2 bulan. nafas berbunyi. Keluhan disertai muntah-muntah. tidak ada sesak nafas.

Tekanan bola mata kanan meningkat perpalpasi dan mata kiri dalam batas normal. VSD + ASD Seorang wanita usia 65 tahun datang dengan keluhan mata kanan terasa nyeri. ASD D. dan buram semenjak sehari yang lalu. Pada pemeriksaan foto polos dada. merah. Autis B. mata kanan 2/60 dan mata kiri normal. anterior lateral kiri ditemukan ada tanda-tanda pembesaran jantung kanan dan kiri serta ruang retrosternal terisi hingga di antara proc. PDA B. Kemudian. Konjungtivitis C. VSD C. Gangguan perilaku D. Pada pemeriksaan ditemukan tidak ada kontak mata dari anak tersebut dan bila diberikan mainan. Influenza Seorang ibu datang bersama anak laki-lakinya yang berusia 7 tahun dengan keluhan bila meminta sesuatu pada ibunya. MR E. Keratitis B. Pada pemeriksaaan laboratorium normal. tidak bisa memainkan mainannya hanya menggerakkan bagian tertentu dari mainan tersebut. Demam dengue D. Pada pemeriksaan tajam penglihatan. batuk kering. Ia muntah sebanyak 2 kali dalam 3 jam. Keluan disertai demam (kadang-kadang). kecuali LED 15/20 pada jam pertama dan kedua. xiphoideus-manubrium sterni. demam 5 hari naik turun menggigil. riwayat 2 minggu yang lalu pergi ke daerah rawa-rawa selama 1 minggu. dan bila batuk wajah anak tampak membiru. Tifoid E. Pasien menderita DM. Diagnosis yang paling mungkin adalah A. Glaukoma akut E. Diagnosis yang paling tepat adalah? A. Endoftalmitis D. ia tidak pernah berbicara dan hanya menarik-narik tangan ibunya menuju tempat yang dimaksud. dan hillus melebar. lien membesar. Uveitis Anak 11 tahun. corak paru meningkat. Skizofrenia pada anak C. Retardasi mental . Diagnosisnya? A.Seorang anak laki-laki berusia 5 bulan dibawa ke dokter dengan keluhan batuk-batuk. Malaria C. Penyakit jantung bawaan apa yang kirakira diderita pasien? A. Pneumonia B.

Eschericia coli D.000 cc . Sindroma Asperger D. Skizofrenia pada anak E. Datang dengan keluhan patah tulang 1/3 tengah tulang paha. Berapa banyak perdarahan? A. Gangguan berbahasa Seorang pria berusia 25 tahun datang ke pukesmas dengan keluhan diare 12 x/hari disertai perut melilit pada saat mau BAB.Vital sign dan Keadaan Umum dalam batas normal.500 cc B. Anak selalu sibuk dengan permainannya sendiri. 200-500 cc E. Jika diajak bicara ia tidak mau menatap orang yang mengajak berbicara. Dari pemeriksaan psikiatri diketahui bahwa anak tidak mau menatap orang lain saat bicara dan bila diberi mainan dia tidak bisa memainkannya dan hanya menggerakkan bagian-bagian tertentu dari mainan tersebut. Organisme penyebab penyakit tersebut adalah? A. Terdapat luka sepanjang 2 cm dan mengeluarkan darah berwarna hitam. 400-800 cc C. Retardasi mental Seorang anak laki-laki 7 tahun dibawa oleh ibunya ke Puskesmas karena tidak mau bicara saat meminta sesuatu tapi hanya menarik tangan ibunya untuk dibawa ke tempat yang dikehendaki.E.000-1.000-3. BAB disertai lendir dan darah. Autisme D. Salmonella thypi Seorang laki-laki. Diagnosa yang mungkin adalah A. Retardasi mental B. Sindroma Rett E. Gangguan perilaku C. 4. Shigella disentriae C. 1. Vibrio cholera B.000-4. 2. Autisme B.500 cc D. Sindroma down C. Gangguan berbahasa Seorang anak usia 3 tahun dibawa ke praktik dokter dengan keluhan tidak dapat bersosialisasi dengan orang-orang yang ada di sekitarnya. Anak sudah mengenal huruf dan dapat berbicara. 14 tahun jatuh dari tangga. Kemungkinan diagnosis pada anak ini adalah A.

Ileus obstruktif E. kejang selama 30 menit. Asma Bronkhial Seorang pria usia 18 tahun kejang sejak 1 jam yang lalu. Pneumothoraks C. TD 140/90 mmHg. GCS 11.5oC. Pada pemeriksaan auskultasi paru ditemukan suara amforik. Antivirus B. Ibuprofen B. diameter usus besar mengecil. Gambaran rontgen untuk peyakit? A. berhenti sebentar kemudian kejang lagi. Bronkiektesis E. Apakah terapi simptomatis yang dianjurkan pada kasus di atas? A. Giant emfisema D. Antibiotik D. Betahistine mesylate C. Pemeriksaan fisik didapatkan nistagmus vertikal.Ada rontgen abdomen tegak seorang pasien didapatkan udara bebas di bawah kedua diafragma. Antikonvulsan C. Diagnosis manakah yang paling mungkin? A. Tuberkulosis Paru D. dilatasi usus kecil dan batas udara cairan multiple. Parasetamol D. Pneumoperitonium B. di antara kejang tidak ada fase sadar. Pneumothorak Seorang perempuan usia 18 tahun dengan keluhan pusing berputar. Diazepam E. leukosit 11. Flunarizine Seorang pasien berusia 22 tahun mengeluh batuk lebih dari 3 bulan dan sejak dua hari ini batuk disertai darah. penglihatan ganda. Antihipertensi . Tanda vital. Terapi yang diutamakan pada pasien ini? A. Riwayat pengobatan kejang namun tidak tuntas karena biaya. Keluhan ini dirasakan terusmenerus. Bronkhitis kronis B. suhu 37. tidak tinggi disertai keringat malam. Interposisi colon C. Antidiabetic E.500 GDS 120 g/dL. sedang pemeriksaan neurologi ditemukan limb ataxia. Pasien juga mengeluh demam.

Obat OAINS atau penghilang rasa sakit selalu bersifat asam sehingga secara langsung menyebabkan iritasi lambung B. Atetosis Seorang wanita 37 tahun datang dengan keluhan sesak nafas saat berada dalam lift. Patogenesis manakah yang sesuai untuk kasus ini? A. Long acting steroid B. Ketika berada dalam ruangan tertutup pasien sulit bernafas seperti kekurangan oksigen. sejak 2 bulan yang lalu mengeluh tangan gemetar. Gangguan bicara C. Obat OAINS menghambat prostaglandin menjadi asam arakhidonat Seorang laki-laki berumur 66 tahun. datang dengan diantar keluarganya ke UGD RS dengan keluhan sesak nafas yang disertai mengi yang berat serta kontraksi otot yang diberikan pada keadaan tersebut adalah? A. dokter mendapatkan bahwa pasien ini mempunyai kebiasaan menkonsumsi obat penghilang rasa sakit (OAINS) sejak 5 tahun yang lalu karena sakit lutut. tanda vital dalam batas normal. mengeluh nyeri ulu hati sejak 1 minggu yang lalu. Short acting beta 2 agonis E. disertai mual tetapi tidak muntah. Keluhan timbul sejak 3 bulan yang lalu saat adiknya meninggal karena sesak nafas di kamarnya. Keluhan disertai dengan dada berdebar-debar. Parkinson B. Dari anamnesis. Obat OAINS menghambat enzim COX yang menghambat sintesis PGE2. Apakah diagnosa yang mungkin dari kasus di atas? A. Gangguan waham B. Gangguan fobia Seorang laki-laki 23 tahun. Obat OAINS memacu sel parietal di lambung menghasilkan peningkatan kadar HCl D. PGI2 E. Antihistamin C. Korea D. Bell palsy C. Keluhan ini dirasakan sudah lama tapi hilang timul.Seorang wanita 40 tahun. Diagnosis A. Gangguan perilaku E. Dari pemeriksaan psikiatrik dalam batas normal. Obat OAINS menyebabkan terhambatnya pembentukan prostaglandin dengan memacu COX-2 (siklooksigenase-2) C. Gangguan kepribadian D. Long acting beta 2 agonis . berjalan tidak bisa cepat (langkah pendek-pendek) wajah menjadi tidak berekspresi. Methylxanthin D.

tidak sedikit di antara penderita cukup cerdas dan pandai menampilkan diri secara meyakinkan untuk menjadi penipu ulung. antisosial. 6) Depressive 7) Explosive 8) Histrionik Kepribadian Histrionik tidak matang. sangat reaktif. tergantung. haus akan hal-hal yang serba menggairahkan (excitement). Pasien mengatakan bahwa bahwa dirinya sering menjadi bahan pembicaraan dan tertawaan teman kerja di belakangnya. dan ketidakmampuan bergaul tersebut menjadi sumber kesusahan dan penyebab harga dirinya yang rendah. 4) Borderline 5) Dependent Sangat tergantung pada orang lain dan merasa tidak berdaya. dan tudal tulus. egois. dan tanpa rasa sesal. takut bergaul dengan orang lain disebabkan takut untuk dikritik atau ditolak. cenderung mudah mempersepsikan olok-olokan atau pelecehan yang belum tentu benar. kendati sering merasa butuh afeksi dari orang lain dan merasa sepi. Gangguan kepribadian apakah yang dialami oleh pasien? A. 3) Avoidan Kepribadian Avoidan atau menghindar sangat peka terhadap penolakan atau hinaan orang lain. congkak. dapat berfungsi baik sepanjang tidak dituntut melakukan sesuatu seorang diri. Anankastik D. dangkal atau picik. emosinya labil. Skizoid E. pergaulan sempit dan segan menjalin pergaulau. Pasien sering melemparkan tanggung jawab kepada orang lain dan memberikan alasan-alasan yang kadang tidak masuk akal untuk kesalahan yang telah dilakukannya. dan mudah ditipu. Paranoid B. merasa sedih karena tidak punya teman.Seorang laki-laki berusia 34 tahun datang ke dokter praktik umum atas permintaan atasannya karena tidak dapat bekerja sama dengan baik. Histrionik Tipologi Gangguan Kepribadian 1) Affective 2) Antisosial Kepribadian Antisosial selalu melanggar hak orang lain lewat perilaku agresif. Narsistik C. tak berdaya. senang mendramatisasi diri secara berlebihan untuk mencari perhatian. sangat haus akan pengukuhan orang lain. 9) Narcisistik . penyesuaian seksual dan hubungan pribadinya kacau. kendati sesungguhnya tidak demikian.

Narsistik B. selalu menuntut perhatian dan perlakuan istimewa dari orang lain. Skizoid Orang dengan kepribadian Histrionik perilakunya ditandai sikap selalu berupaya menarik perhatian lingkungan sebanyak-banyaknya demi kepuasan dan kenyamanan diri dengan berbagai cara. Pembicaraannya terdengar sangat impresionistik tetapi tidak terarah. hipersensitif atau sangat perasa. Histrionik D. Cara yang dirasa efektif adalah mengeluhkan gangguan kesehatan. dihantui oleh pikiran-pikiran autistik. Selama pemeriksaan. PF kesadaran compos mentis. bersikap exploitatif. suka menghindari oang lain. Umumnya pribadi histrionik adalah orang yang cerdas dan verbalisasinya canggih sehingga mudah memanipulasi lingkungan. suka menyalahkan orang lain. Kompulsif C. sangat peka pada pandangan orang lain terhadap dirinya (harga dirinya rapuh).Kepribadian Narcisistik merasa diri penting dan haus akan perhatian dari orang lain. argumentatif atau suka menentang. suka menuduh orang lain jahat. Laki-laki 68 tahun dirawat di RS karena sesak nafas sejak 2 hari yang lalu dan batuk berdahak sejak 2 minggu yang lalu. Gangguan kepribadian apakah yang dialami pasien? A. perhatian. sangat egois. dan tahayul-tahayul dan amat perasa. Seorang perempuan berusia 26 tahun datang ke dokter praktik umum dengan keluhan kehilangan gairah hidup. N 90 . 12) Passive/Aggressive 13) Skizoid Kepribadian Skizoid memiliki ciri-ciri khas tidak mampu dan menghindari menjalin hubungan sosial. memikirkan kepentingannya sendiri. Lingkungan akan yakin pada penyakit yang dia derita dan akan memberi pelayanan. 10) Obsessional (Anankastik) 11) Paranoid Kepribadian Paranoid memiliki ciri-ciri tambahan serba curiga. lemah. 14) Skizotipal Kepribadian Skizotipal memiliki ciri-cri khas suka menyendiri. Pasien mengeluh sering merasa kesepian. Paranoid E. yaitu pikiran-pikiran yang tidak dapat dimengerti oleh orang lain selain oleh dirinya sendiri. egosentrik. mudah iri. pasien tampak berusaha menarik perhatian dokter dan perawat. Pasien akan merasa sangat sedih jika tidak seorangpun memperhatikan dirinya dan tidak menyebutkan bahwa penampilannya cantik. tidak terampil bergaul dan suka menyendiri. mangabaikan hak dan perasaan orang lain. terkesan dingin dan tidak akrab atau tidak ramah. rigid atau kaku. TD 170/90 mmHg. dan kasih yang dia inginkan.

Gangguan awal dan akhir ekspirasi Seorang perempuan usia 34 tahun sudah 6 tahun bekerja di perusahaan pemintalan dan tekstil pada bagian pembuangan biji kapas. Apakah penyebab keadaan tersebut yang paling mungkin? A. suara tambahan (-). Suara nafas vesikuler dengan ekspirasi memanjang dan nada wheezing ekspirasi. Hiperreaktifitas bronkus E. Tuberculosis Byssinosis (Pneumoconiosis Due to Cotton Dust) is a disease of the lungs brought on by breathing in cotton dust or dusts from other vegetable fibers such as flax. Dengan pemeriksaan fisik didapatkan masa suprapubic yang fluktuatif. murmur sistole sela iga IV linea paratemalis kiri. or sisal while at work. hemp. Dalam bekerja mereka enggan memakai masker karena merasa tidak nyaman. didapat gambaran bronchitis dan emfisema. Apa diagnosis yang paling mungkin pada kasus tersebut? A. Wheezing pada pasien ini terjadi karena? A. Seorang laki-laki berusia 66 tahun dibawa keluarganya ke RS dangan keluhan sulit BAK. Sejak remaja penderita mempunyai kebiasaan merokok sigaret sebanyak 1 bungkus/hari. Tertutupnya bronkus terminalis oleh sekret D. suara jantung I & II normal. Tumor intra abdomen D. Batu vesika urinaria B. Secret yang mengental pada akhir ekspirasi B. PF ictus cordis teraba sela iga ke V linea mid clavicularis kiri. Bekuan darah C.x/menit. Bagasosis E. Byssinosis B. Silicosis C. Keluhan dirasakan sejak 7 bulan yang lalu. Teman-teman di perusahaannya yang sudah bekerja selama 5 tahun lebih juga banyak menderita sakit serupa. Retensi urine Laki-laki pemakai narkoba suntik berusia 20 tahun. Adanya obstruksi dini saat awal ekspirasi C. Tumor kandung kemih E. R 20 x/menit. Akhir-akhir ini pasien mengeluh batuk dan sesak napas. Pancaran kencing lemah dan selalu mengeluh tidak merasa puas. Setelah dilakukan pemeriksaan rontgen. datang ke praktik umum dengan keluhan panas 3 minggu yang lalu. Kelainan katup yang tepat? . didapatkan peningkatan frequensi kencing dan 4-5 kali semalam untuk kencing. Asbestosis D.

Pyelonefritis akut Wanita. tiba-tiba saat dilakukan pemeriksaan fisik pasien tidak sadarkan diri lagi.A. eritrosit banyak. Intrakranial hemorrhage Seorang laki-laki 35 tahun tiba-tiba mengeluhkan nyeri pinggang kanan. Yang khas biasanya ada penyembuhan sempurna antarepisode. kristal asam urat (+). di jalan raya tidak didapatkan perdarahan dari telinga dan hidung. pada saat lain berupa penurunan afek disertai pengurangan energi dan aktivitas (depresi). Gangguan bipolar E. di mana afek pasien dan tingkat aktivitasnya jelas terganggu. Pada saat tertentu terdiri dari peningkatan afek disertai penambahan energi dan aktivitas (mania atau hipomania). Datang ke UGD bisa bercerita kejadian dan komunikasi baik. E. Subdural C. Subarachnoid E. Arachnoid B. Nyeri ketok CVA kanan (+). warna urin kuning kemerahan. Kira-kira terjadi perdarahan di mana : A. B. pada urinalisis. protein +++. Manik C. . dandan menor. sempat pingsan. Regurgutasi katup aorta Regurgutasi katup mitral Prolap mitral Regurgitasi katup trikuspid Regurgitasi katup pulmonal Pasien KLL. di mana nyeri menjalar sampai ke lipat paha kanan dan skrotum kanan. Epidural D. Ureterolithiasis akut C. Skizofrenia Gangguan Afektif Bipolar Gangguan ini memiliki episode berulang (sekurang-kurangnya dua episode). Psikosa akut D. Apa diagnosisnya? A. Glomerulonefritis akut D. Dua tahun lalu pernah sakit seperti ini. Skizoafektif B. D. Appendisitis akut B. suka marah marah. Diagnosis ? A. berfikir kalau dia adalah orang hebat. C.

Apakah fungsi rekam medik yang paling sesuai? A. dirawat di rumah sakit pendidikan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tanda vital 210/140 mmHg. Apa diagnosis pasien tersebut: A. Hipertensi urgensi C. Administrasi C. Agenesis testis E.Seorang wanita 20 tahun dibawa ke UGD oleh keluarganya karena terjatuh. Gangguan konversi C. Pendidikan B. Pasien baru saja dimarahi oleh atasannya karena pekerjaannya selalu tidak jelas. Penelitian D. Gangguan perpindahan E. Hipertensi tanpa komplikasi B. Medis E. Hidrokel B. Gangguan penyesuaian Pasien berkumis umur 30 tahun datang dengan keluhan tidak punya anak setelah menikah 2 tahun. Dokter menggunakan catatan dalam rekam medis yang menyangkut data/informasi kronologis dari perawatan/pengobatan yang diberikan dalam menyampaikan kuliah pada mahasiswa tahap profesi. kemudian tidak bisa bangun dan menangis terus. Hipertensi kronik D. Apa diagnosis? A. Varikokel D. Dari pemeriksaan fisik tidak ditemukan testis pada kantong skrotum. Hipertensi emergensi Seorang laki-laki berusia 15 tahun. Gangguan kepribadian B. Apakah jenis uji hipotesis yang paling tepat untuk penelitian ini? . Diagnosis yang paling mungkin : A. Sebuah penelitian dilakukan untuk mengetahui apakah kegiatan komersial ini meningkatkan jumlah perokok di daerah B jika dibandingkan daerah A yang tidak ada kegiatan tersebut. Hernia C. Dokumentasi Saat ini terdapat banyak iklan maupun kegiatan yang disponsori oleh perusahaan rokok untuk menarik pelanggan diselenggarakan di daerah B. Gangguan perilaku D. Kriptorkismus Seorang laki-laki usia 55 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri kepala hebat disertai mual dan muntah. penyandang Duchen Muscullar Distrophy.

Two sided Two sided left tailed One sided left tailed One sided right tailed Two sided right tailed Neonatus 4 kg menderita sumbing bibir dan langi-langit unilateral.A. INH B. Semua jenis OAT aman untuk wanita hamil kecuali Streptomisin. Revisi hidung tidak perlu B. Repair palate saat usia 6 bulan C. C. B. Multivitamin Pengobatan Tuberkulosis pada Wanita Hamil Pada prinsipnya pengobatan TBC pada wanita hamil tidak berbeda dengan pengobatan TBC pada umumnya. Mana pernyataan di bawah ini yang paling tepat untuk kondisi di atas? A. Pasien tersebut hampir selalu menderita kelainan congenital lain E. Antibiotik broadspectrum E. Rehabilitasi termasuk terapi bicara Tatalaksana ibu hamil dengan BTA ++ A. yaitu : 1) Kategori 1 a) 2HRZE/4H3R3 b) 2HRZE/4HR c) 2HRZE/6HE Obat ini diberikan untuk : . 2RHZE/4R3H3 C. Streptomisin tidak dapat dipakai pada wanita hamil karena bersifat permanent ototoxic dan dapat menembus barier placenta. Keadaan ini akan mengakibatkan terjadinya gangguan pendengaran dan keseimbangan yang menetap pada bayi yang akan dilahirkannya. D. Perlu dijelaskan kepada ibu hamil bahwa keberhasilan pengobatannya sangat penting artinya supaya proses kelahiran dapat berjalan lancar dan bayi yang akan dilahirkannya terhindar dari kemungkinan penularan TBC. Amoxicillin D. Obat TB Kategori II WHO dan IUATLD (Internatioal Union Against Tuberculosis and Lung Disease) merekomendasikan paduan OAT Standar. Repair bibir saat usia 1 tahun D. E.

sendi dan kelenjar aderenal. TBC kulit. Also called two-glass test. 2) Kategori 2 a) 2HRZES/HRZE/5H3R3E3 b) 2HRZES/HRZE/5HRE Obat ini diberikan untuk :  Penderita kambuh (relaps)  Penderita Gagal (failure)  Penderita dengan Pengobatan setelah lalai (after default) 3) Kategori 3 a) 2HRZ/4H3R3 b) 2HRZ/4HR c) 2HRZ/6HE Obat ini diberikan untuk :  Penderita baru BTA negatif dan rontgen positif sakit ringan  Penderita ekstra paru ringan yaitu TBC kelenjar limfe (limfadenitis). pleuritis eksudativa unilateral. Thompson's test Thompson's test A test for determining the extent of gonorrhea in which an infected patient urinates first into one glass and then into another. Program Nasional Penanggulangan TBC di Indonesia menggunakan paduan OAT Kategori 1 : 2HRZE/4H3R3 Kategori 2 : 2HRZES/HRZE/5H3R3E3 Kategori 3 : 2HRZ/4H3R3 Di samping ketiga kategori ini disediakan paduan obat sisipan (HRZE) Paduan OAT ini disediakan dalam bentuk paket kombipak dengan tujuan untuk memudahkam pemberian obat dan menjamin kelangsungan (kontinuitas) pengobatan sampai selesai satu (1) paket untuk satu (1) penderita dalam satu (1) masa pengobatan. TBC tulang (kecuali tulang belakang). the probability is that the infection is limited to the anterior urethra. if gonococci and gonorrheal threads are found only in the first glass. .   Penderita baru TBC Paru BTA Positif Penderita TBC Paru BTA negatif Rontgen positif yang “sakit berat“ dan Penderita TBC Ekstra Paru berat.

Telur B. klas Kinetofragminophorea.Seorang wanita. Parasit yang mungkin menyebabkan keluhan ini A. Pasien bekerja sebagai peternak babi. tetapi juga termasuk negara-negara seperti Bolivia dan Papua Nugini (Smith. Pada pemeriksaan lab didapatkan Hb 5. keringat dingin. dengan keluhan gatal-gatal di sela-sela kaki. famili Balantidiae. Stadium yang menyebabkan gejala ini adalah? A. Balantidiasis D. berat badan menurun. Pemeriksaan pruritic lesions. Necator americanus C. Seorang anak laki-laki 6 tahun dibawa ibunya ke puskesmas dengan keluhan pucat. Pada pemeriksaan mikroskop ditemukan telur cacing tipis & bening. Larva D. habitatnya pada usus besar dan yang biasa menjadi hospes adalah babi dan manusia. Akrofobia B. S. sebagaimana disebutkan sebelumnya. Gangguan cemas Laki-laki. Ini termasuk tempat-tempat seperti Filipina. 2003). Diagnosis A. Klaustrofobia C. ordo Trichostomatida. Giardiasis B. Oxyuris vermikularis . Organisme penyebab keluhan ini adalah A. Amoebiasis C. Babi adalah reservoir utama dari parasit. coli merupakan suatu protozoa yang masuk dalam filum Ciliophora. Ternyata pasien tinggal di lingkungan yang baru saja ditemukan banyak yang menderita Schistosomiasis.. Dewasa Laki-laki datang dengan keluhan diare berdarah. sesak. B. Trichiuris trichiura B. Kriptosporodiosis Balantidiasis merupakan penyakit yang disebabkan oleh Balantidium coli. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. Memiliki dua stadium. Kista C. Gangguan panik D. dan infeksi manusia lebih sering terjadi di daerah-daerah di mana babi banyak berinteraksi dengan manusia.6 gr/dL. Merupakan protozoa besar. Blastokistosis E. Gangguan fobik E. yaitu trofozoit dan kista. memiliki keluhan saat masuk lift cemas. Serkaria E.

Telur Cacing Tambang Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan keluar benjolan dari anus. Ascaris lumbricoides E.D. Necator americanus C. Pada pemeriksaan tinja didapatkan telur yang berbentuk tempayan dengan tombol jernih di kutub. Keluhan diare ini sudah sering dirasakan oleh pasien namun biasanya keluhan mereda setelah pasien berobat ke puskesmas. Ancylostoma brazilliense Gambar 1. Ascaris lumbricoides . Keluhan ini didahului oleh diare yang encer dan berdarah sejak 5 hari yang lalu. Pilihan A. Ankilostoma duodenale D. Trichuris trichiura B.

PF anus normal. Diagnosis yang tepat adalah? A. Mana penanganan terhadap pasien yang paling tepat? A. Abdominal X-ray dan barium enema harus dilakukan setelah kondisi akut ditangani E. frekuensi napas 49 kali/menit. tekanan darah 90/50 mmHg. Histrionik D. nadi 120 kali/menit. Cardiac tamponade C. Hematotoraks D. Hematopneumotoraks B. Menurut pasien merasa teman kerjanya akan mencelakainya. Colok dubur meconium menyemprot lalu obstipasi lagi. Rectal biopsy dapat dilakukan pada keadaan akut B. sesak napas tanpa stridor.Laki-laki 23 tahun mengalami kecelakaan lalu lintas pasien tampak cemas. menurut heteroanamnesa pasien mempunyai masalah dengan teman kerjanya. NGT dapat mengurangi distensi abdomen . Skizoid B. Paranoid C. Simple pneumotoraks Pasien laki usia 25 tahun datang diantar orang tuanya ke RS karena sering tidak masuk kerja. Anti social E. Pasien lebih senang bekerja di depan komputer dan tidak berinteraksi. Rectal biopsy harus dilakukan secepatnya untuk diagnosis pasti C. Obsesif kompulsif Bayi 2 hari datang ke UGD dengan keluhan muntah-muntah. Termasuk gangguan kepribadian apakah pasien ? A. belum BAB. Pemeriksaan yang paling akurat untuk diagnosis pasti adl CT Scan abdomen D. di dada tampak ada memar dan perkusi hipersonor/sonor dan vesikuler -/+. perut tampak distensi dan peristaltic meningkat.

nyeri tekan dan nyeri lepas di seluruh perut. Sebenarnya pasien merasa malu dan berusaha untuk menghentikan kebiasaannya. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. OAT diselesaikan baru diberi ARV Seorang laki-laki berusia 60 tahun dibawa keluarganya ke UGD dengan keluhan nyeri di seluruh perut disertai mual dan muntah. OAT dan ARV tidak dilakukan C. Perforasi apendiks C. TD 85/60 mmHg. Pitting edema (-). Gangguan kepribadian akibat alkohol D. RR 32/menit. Pemeriksaan jantung dan lainnya normal. Dari foto thorax didapatkan gambaran udara bebas di rongga peritoneum. Ketergantungan alkohol C. T 39oC. Pasien mulai minum alkohol 5 tahun yang lalu dengan minum segelas alkohol sebelum tidur. Dalam satu tahun terakhir pasien tidak mengikuti acara keluarga karena takut kehilangan kesempatan untuk minum alkohol.000/mm3. Peritonitis sekunder akibat perforasi ulkus peptikum B. Informasi apa yang harus Anda berikan kepada pasien A. OAT 2 minggu danbaru diberi ARV D. Pada pemeriksaan abdomen didapatkan Abdominal rigidity (+). Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran somnolen. Pada pemeriksaan lab didapatkan leukosit 20. Penyalahgunaan alkohol B. OAT dan ARV bersamaan B. Toleransi alkohol Pria 59 tahun mengeluh bengkak dan sesak. Kebiasaan ini meningkat menjadi 3 gelas pada sore dan malam hari. TD 200/100 mmHg. Peritonitis primer Seorang laki-laki berusia 37 tahun datang ke poliklinik RS karena ingin berhenti minum alkohol. tetapi tidak berhasil. Peritonitis tersier E. ascites (-). Jarang minum obat hipertensi secara teratur. Peritonitis sekunder akibat perforasi typhoid D. nadi 120/menit. Segera rujuk B. Pengobatan apa yang dilakukan? A. Diberi OAT dan ARV setelah pengobatan inisial E. Keadaan apakah yang dialami pasien? A. Keluhan ini dirasakan tiba-tiba dimulai pada daerah ulu hati 2 hari yang lalu. Gangguan mood akibat alkohol E. Dari anamnesis pasien diketahui sering mengkonsumsi obat anti nyeri karena menderita peradangan sendi lutut.Pasien dengan keluhan batuk lama penurunan berat badan 3 kg dalam 10 hari demam pada malam heri dan penurunan nafsu makan BTA +/+/+ dan rapid test HIV +. Segera minum obat anti hipertensi .

Asma Laki-laki mengeluh nyeri dada kiri sejak 2 minggu lalu.C. Beberapa hari belakangan pasien sering kurang tidur karena harus menyelesaikan pekerjaan kantor. Pasien diinformasikan menderita Krisis Hipertensi D.9oC. an increase of troponin during the first 24 hours following the onset of symptoms is indicative of myocardial injury. N 100/menit. Patients with an increased troponin concentration must be regarded as patients at high risk of death or myocardial infarction (MI). Diagnosis A. Troponin According to the ESC/ACC consensus definition. Perikarditis C. suara nafas vesikuler. Troponins have assumed a central role in risk stratification and therapeutic decision-making in professional guidelines published by the ACC/AHA and the ESC. perkusi dada kiri dari sela iga 3 ke bawah redup. CRP B. Pneumonia C. Pasien harus minum obat hipertensi teratur Laki-laki 70 tahun. suara nafas vesikuler. T 37. Diagnosa A. Pneumothoraks kiri D. Kini gerakan nafas dada kiri tertinggal. Emfisema B. Pemeriksaan laboratorium apa yang harus dilakukan A. mengeluh sesak nafas. CKMB C. perokok. Pneumonia lobaris kiri E. Atelektasis E. . Bronkiektasis D. and must receive specific treatment. PF hipersonor di seluruh lapang paru. Pasien adalah seorang perokok berat. TD 110/70 mmHg. Pleuritis paru kiri Laki-laki 54 tahun datang ke IGD dengan keluhan nyeri dan sesak di dada yang dirasakannya sejak lebih dari setengah jam yang lalu. Efusi pleura kiri B. ronki tidak ada.

Rifampisin C. Ethambutol D. Melihat fungsi trombosit C. Selama itu ia tidak makan. Pirazinamid E. Kelainan jalur ektrinsik mekanisme pembekuan darah E. 6 bulan yang lalu didagnosa TBC paru dan mendapat pengobatan kombinasi. Sumber energi yang digunakan otak pada saat itu ialah A. Keluhan disertai demam tinggi sejak 5 hari yang lalu. Kolesterol E. Isoniazid B.Seorang perempuan berusia 58 tahun datang dengan keluhan bintik-bintik kemerahan di kulit tubuh. Glukosa C. Kelainan jalur bersama mekanisme pembekuan darah Seorang perempuan 32 tahun dengan konsumsi kontrasepsi oral yang efektivitasnya baik. Dokter melakukan pemeriksaan Rumple leed. Saat ini test HCG (+). Badan keton . Apa fungsi pemeriksaan tersebut? A. Obat yang mempengaruhi kontrasepsi? A. Kelainan jalur intrinsik mekanisme pembekuan darah D. Melihat fungsi vascular B. Streptomisin Seorang laki-laki berusia 18 tahun tersesat di hutan selama lebih dari 2 hari. Glikogen D. Lipid B.

1. Mencegah vaskulitis B. Aspirin E. Lab asam urat 9. Cotton wool appereance adalah gambaran dari Cotton-wool spots result from microinfarctions of nerve fibers caused by focal ischemia after occlusion of terminal retinal arterioles occurs. Ibuprofen E. Statin. Apakah terapi yang tepat untuk pasien ini? A. Pada pemeriksaan fisik ditemukan pembengkakan pada sendi lutut. Asetil Salisilat. . Tujuan pemberian Asetil Salilisat adalah A. Petidin Seorang pria berusia 50 tahun. Allopurinol D. These spots appear as a white fluffy spots on the retina. Kolkisin C. Metotrexate B.Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke dokter dengan keluhan nyeri pada sendi lutut sejak kemarin. Natrium diklofenak Pasien dengan keluhan nyeri 3 hari di jari kaki kanan 2-4. kemerahan dan pasien tidak dapat berjalan. Mencegah agregasi trombosit C. yaitu vitamin B6. Indometasin C. Menghilangkan nyeri D. Meloxicam D. Allopurinol B. Neuroprotektif Laki-laki dengan DM yang lama. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan kadar asam urat 7. sejak 2 tahun yang lalu pernah didiagnosa stroke iskemik dan mendapatkan pengobatan secara rutin. B12. pada pemeriksan optalmoskop didapatkan gambaran Cotton wool appereance. Terapi apa yang paling pertama diberikan? A.8 mg/dL dan faktor rheumatoid (+). PF terdapat tofus di jari kaki kanan 24.

pH 7. Faktor VIII 60% D. TD 140/100 mmHg. hasil analisa gas darah yang sesuai A.Gambar 2. Faktor VIII 50% C. HCT E. Losartan B. Pemeriksaan yang dianjurkan untuk kasus di atas A. Verapamil C. dan sulit digerakan. Faktor IX 20-50% . Hasil lab GDS 450 mg/dL.30 HCO3 18 B. pH 7. Riwayat DM 10 tahun yang lalu. pH 7. HCO3 18 pCO2 48 E. An ophthalmoscopic view of the retina showing advanced signs of diabetic retinopathy including two pale cotton wool spots. Seorang pasien umur 60 tahun dibawa ke UGD tidak saadarkan diri. glukosa urin +3. Metildopa D. tidak mengatur pola makan dan minum obat terartur. Faktor VIII 20% B. Pada pemeriksaan fisik ditemukan anak rewel. Obat antihipertensi yang tepat adalah A. Anak sering menangis dan tidak bisa berjalan.30 HCO3 30 C. Captopril Pasien anak laki-laki berusia 2 tahun datang dengan keluhan lutut sebelah kanan sakit sejak 3 hari yang lalu. Faktor IX < 1% E. Mengeluh pusing. HCO3 30 pCO2 48 Seorang wanita usia 28 tahun hamil 6 minggu. TTV dalam batas normal.30 HCO3 48 D. Pada lutut sebelah kanan tampak membesar daripada lutut sebelah kiri.

Seorang laki-laki berusia 25 tahun. Air bronchograms can be seen with :  Pulmonary consolidation  Pulmonary oedema  Non-obstructive atelectasis  Severe interstitial disease  Neoplasm: bronchioloalveolar carcinoma. . Karsinoma paru An air bronchogram is an air-filled bronchus against surrounding opacified alveoli. Apa diagnosa yang paling mungkin? A. datang ke UGD RS dengan keluhan sesak nafas disertai batuk berdahak tanpa darah sejak 5 hari yang lalu. and will not be seen when a bronchus is filled with fluid or when the opacification of the alveoli is due to obstruction (as air is resorbed). TB milier C. Pemeriksaan foto thorax tampak perselubungan inhomogen pada basal paru kanan disertai dengan gambaran air bronchogram. TB paru B. Pneumonia D. It is indicative of an airspace process. Bronkiektasis E. pulmonary lymphoma  Pulmonary infarct  Normal expiration Air bronchogams that persist for weeks despite appropriate antimicrobial therapy should raise the suspicion of a neoplastic process. CT or guided biopsy may be planned in such cases.

disertai sakit kepala. Plasmodium falcifarum D. spontan di bidan. rujuk ke RS terdekat Wanita 21 tahun datang dengan keluhan demam naik turun sejak 1 minggu yang lalu. rujuk ke RS terdekat C. These parasites have crescent-shaped gametocytes. P. You may also see multi-infected red blood cells with this species. which use a large unsmeared drop of blood. Tindakan apa yang harus dilakukan A. pertahankan kehangatan. muntah. if present. enlarges red blood cells that it infects and seems to show a preference for immature red blood cells. NGT. rujuk RS terdekat D. Pasang infus. ovale is very similar to P. and it is rare to see mature trophozoites or schizonts with this parasite since when this stage is reached the red blood cells are usually sequestered deep within major organs and so are not readily present in the peripheral blood. Plasmodium vivax C. Characters to look out for include the presence of Maurer’s dots on the surface of red blood cells infected with Plasmodium falciparum. Tutup dengan kassa NaCl. Hasil pemeriksaaan darah tepi didapatkan eritrosit besar-besar dengan titik Schuffner. The presence of Schüffner’s dots is also characteristic – these looks like specks or granules on the cell surface of the infected red blood cell. For species-level identification of malaria parasites. tidak terdapat massa pada permukaan dinding abdomen. rujuk ke RS terdekat E. Terdapat defek di samping umbilicus. and to store the blood in an appropriate anti-coagulate. are difficult to distinguish morphologically. A. mual. Rujuk ke RS terdekat B. usually with Romanowsky stain. Plasmodium malaria Malaria parasites are usually examined under a microscope using a peripheral blood smear method (also called a blood film). malariae does not alter the size or shape of the red blood cell it infects and tends to form rosette-like patterns of 8-10 . Plasmodium ovale B. in order to see the detailed structures which differentiate the different species of malaria. P. are sensitive since a large number of red blood cells can be examined. a thin blood film is more commonly used. It is crucial to make the blood films soon after the blood sample has been taken. Plasmodium knowlesi E. Thick blood smears. but fewer merozoites tend to be present per cell and infected red blood cells tend to look elongated. on the other hand. though the parasites. Pasang NGT.Seorang bayi umur 11 bulan lahir normal. lemas. Pasang infus. whereby a small volume of blood is smeared thinly across the slide and then stained. tutup dengan kassa NaCl. Plasmodium vivax. in that it also enlarges the red blood cells and can have Schüffner’s dots. vivax.

Skizofrenia Tak Terinci D. berat badan turun tapi nafsu makan meningkat. vivax and P. Diagnosa A. TSH rendah. berkeringat. Skizofrenia Katatonik Laki-laki 22 tahun datang ke dokter dengan keluhan susah berkonsentrasi sejak 6 bulan yang lalu. Later on in maturation. Skizofrenia Herbefrenik C. Pasien juga sering mendengar suara almarhum ibunya yang mengatakan bahwa ia harus . Skizofrenia Paranoid B. Gambar 3. refleks fisiologis meningkat. its trophozoites may form characteristic band-like patterns across the cell. Karsinoma tiroid D. Gondok endemik B.merozoites. Hormon tiroid meningkat. Penyakit Graves E. Diagnosis A. Penyakit Hashimoto Wanita 24 tahun dibawa ke dokter oleh ibunya karena sering diam tak bergerak lebih dari 3 jam. Gondok numuler C. Skizofrenia Residual E. Schüffner's dots in P. ovale Perempuan 40 tahun datang ke RS dengan keluhan berdebar-debar. Dari pemeriksaan fisik terdapat eksoftalmos. tremor.

Di kampus pasien memiliki masalah. Diagnosis A. dengan demikian ia dapat bersanding sejajar kekuatannya dengan Nyi Roro Kidul. Prinsip moral manakah yang membuat dokter tersebut bingung menjelaskan keadaan anak tersebut? A. Autonomy . Thought withdrawal C. Dia merasa temannya di kampus berusaha menghalangi dia untuk dapat belajar dengan baik. Dokter bingung menjelaskan kepada orang tua tentang keadaan anaknya. dan menjadi sering termenung dan tidak merawat diri. Delirium karena gangguan media Seorang laki-laki berusia 42 tahun dibawa ke UGD RS karena mengamuk dan berlaku kasar kepada anak perempuannya.menjadi dokter. ketika ia di-PHK. Thought insertion or withdrawal Isi pikiran yang asing dari luar masuk ke dalam pikirannya (insertion) atau isi pikirannya diambil keluar oleh sesuatu dari luar (withdrawal) Thought broadcasting Isi pikirannya tersiar keluar sehingga orang lain atau umum mengetahuinya Delusion of control Waham tentang dirinya dikendalikan oleh suatu kekuatan tertentu dari luar Delusion of passivity Waham tentang dirinya tidak berdaya dan pasrah terhadap suatu kekuatan dari luar     Seorang ibu membawa anaknya ke dokter karena khawatir adanya tumor di perut anaknya. dan isi pikiran ulangan. Perut anknya dirasakan makin besar setelah dilakukan pemeriksaan didapatkan anak tersebut hamil 5 bulan. Ia bercerita bahwa ia diutus oleh Nyi Roro Kidul untuk merebut kekuasaan dari anak perempuannya. walaupun isinya sama. Ia baru bisa tenang setelah diberikan injeksi Haloperidol. Thought echo B. Thought broadcasting  Thought echo Isi pikiran dirinya sendiri yang berulang atau bergema dalam kepalanya (tidak keras). Psikotik akut D. Apakah penyebab keluhan di atas ? A. Delution of control (waham dikendalikan) E. Delution of passivity D. Oleh dokter UGD ia didiagnosis Skizofrenia. Psikotik karena obat E. Ia sering mendengar suara-suara yang menurutnya adalah suara Nyi Roro Kidul. namun kulitasnya berbeda. pasien mulai berlaku aneh sejak dua bulan yang lalu. Skizoafektif B. Pasien menceracau tidak jelas. Skizofrenia paranoid C. Menurut pengakuan istrinya.

D. sebagai respons terhadap stres fisik maupun mental yang luar biasa dan biasanya menghilang dalam beberapa jam atau hari. khawatir. Gangguan ansietas fobik E. Seorang wanita 17 tahun mengeluh terdapat trumbus-trumbus kemerahan. Gangguan cemas menyeluruh B. Insect bite E. Insomnia inorganik D. C. Pediculus humanis corporis . la selalu merasa cemas jangan-jangan akan terjadi sesuatu yang tidak baik terhadap dirinya atau keluarganya. Gangguan penyesuaian C. Psoriasis C. Manakah diagnosis yang paling mungkin? A. Stresornya dapat berupa pengalaman traumatik yang luar biasa. Pediculus humanis capitis D. Pediculus humanis pubis B. Teman sekelasnya juga mengalami hal yang serupa. Kerentanan individu dan kemampuan menyesuaikan diri memegang peranan dalam terjadinya dan keparahannya suatu reaksi stres akut. Rambut kepalanya panjang sebatas pinggang.B. E. Diagnosis A. dan gelisah. Reaksi stres akut Reaksi Stres Akut Suatu gangguan sementara yang cukup parah yang terjadi pada seseorang tanpa adanya gangguan jiwa lain yang nyata. verikel pada rambut kepalanya. Hal ini terjadi sejak anaknya mengalami kecelakaan lalu lintas dua hari yang lalu. Honesty Transparancy Justice Non maleficence Seorang wanita berusia 37 tahun mengeluh sulit tidur. selalu merasa was-was.

Metaplasia D. Bentuk adaptasi sel yang ditemukan pada lengan atlet ini adalah? A. and are exacerbated by stress. Atrofi C. Displasia B. It is a major manifestation of rheumatic fever and according to the latest modification of the Jones criteria in 1992. Hiperplasia E. may start suddenly or gradually. . These movements occur at rest. Pediculus humanus capitis Pada atlet angkat besi yang rajin barlatih mendapatkan lengan atasnya menjadi kekar dan besar.Gambar 4. the activities of daily living can be severely disrupted. They disappear during sleep. a criterion sufficient even by itself for the diagnosis of the disease. Apakah kemungkinan diagnosis? A. The main feature in Sydenham’s chorea is involuntary movements. Pasien tersebut mempunyai riwayat penyakit jantung rematik. Usually the patient has abnormal neurological signs with hypotonia and motor restlessness which can lead to coordination problems. Hemibalismus C. As a result. gait disturbances and speech impairment. Sydenham’s chorea Sydenham’s chorea was described by Thomas Sydenham in 1686 and it has been associated with rheumatic fever since 1956. Huntington chorea B. Chorea athetosis D. Hipertrofi Seorang laki-laki usia 50 tahun datang ke dokter dengan keluhan adanya gerakan seperti menari yang tidak terkontrol. These can be generalised or unilateral. Ballismus E.

Pemeriksaan yang akan dilakukan adalah adalah A. Ballismus  Berupa gerakan kasar seperti melempar-lempar (balistik) yang tidak terkontrol dan keras  Menyerang otot-otot proksimal dari tangan dan kaki Hemibalismus  Balismus yang hanya terjadi pada satu sisi tubuh Athetosis  Gerakan menggeliat secara perlahan dan berkelanjutan (continous) Pasien laki-laki 23 tahun diantar ke dokter praktek umum dengan mengeluh dirinya merasa akan gila dan segala sesuatunya tidak nyata. dan apbila ditemukan penyakit ini juga merupakan proses lanjutan/perparahan dari chorea Sydenham yang terjadi pada masa kanakkanak. Pemeriksaan status mental C. Pasien juga merasa dia tidak berada dalam dimensi waktu. Keratitis ec jamur D. palpebra tampak udem dan hiperemis. Pemeriksaan fungsi hepar D. dan tangan Lebih sering menyerang wanita daripada pria dan sebagian besar terjadi pada anak-anak di bawah umur 18 tahun (terutama diakibatkan infeksi streptokokus beta-hemolitik grup A) serta terjadi pada 20-30% pasien dengan demam reumatik Onset pada orang dewasa jarang ditemukan. Keratitis ec bakteri C. Dari alloanamnesis pasien sering ke diskotik. kaki. Pemeriksaan fisik E. kornea terdapat kekeruhan dan tampak infiltrat dengan gambaran satelit (+). Katarak .    Biasa disebut tarian saint vitus Mempunyai karakter berupa gerakan menghentak yang cepat dan tidak terkoordinasi yang biasanya menyerang muka. Pasien juga menyangkal berhalusinasi. Pasien tampak santai dan mata tampak merah. Pemeriksaan toksikologi urin Seorang laki laki petani berusia 60 tahun datang ke Puskesmas dengan kelulan 1 bulan yang lalu mata kiri terusuk padi. Sejak 1 minggu ini mata merah. konjungtiva hiperemis dengan sekret (+). sedangkan mata kanan tidak ada keluhan. Apakah diagnosis yang mugkin A. yang kemudian timbul bercak putih. EEG B. buram dan sakit. Pada pemeriksaan oftalmologikus diperoleh VOS 1/~. Konjungtivitis ec bakteri B.

Mikropenis C. Konjungtivitis viral akut B.E. Any of the pale. penis bengkok ke ventral. Keluhan tidak disertai pandangan kabur. Konjungtivitis cum flygten D. . Paraphimosis D. n. Konjungtivitis vernal E. Pemeriksaan oftalmologi terdapat folikel-folikel di limbus kornea (trantas dot). Diagnosis yang paling mungkin A. dibawa ibunya dengan keluhan kencing tidak lewat ujung penis. Konjungtivitis ec jamur Pasien laki-laki 2 tahun. Konjungtivitis bacterial kronis C. grayish-red gelatinous nodules occurring on the edge of the conjunctiva in Vernal Conjunctivitis. Apa diagnosisnya? A. Hipospadia Anak laki-laki 10 tahun dibawa orang tuanya ke praktek dokter umum dengan keluhan mata merah sejak 1 bulan yang lalu. Konjungtivitis trakomatos Trantas dot (tr n t s. trän täs). Pemeriksaan ujung muara uretra tidak terletak pada ujung penis. Buried penis B. Phimosis E.

Phenobarbital 60 mg IM E. pasien masih mampu berteriak minta tolong. Trantas dot Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat dalam keadaan tidak sadar. dan tidak sadar. takut. marah. Sekitar setengah jam sebelum masuk rumah sakit.Gambar 5. Phenytoin 100 mg IM D. Apakah faktor yang dominan sebagai etiologi? A. Ethosuximide 100 mg IV B. Apakah terapi yang paling tepat? A. Pada pemeriksaan kesadaran diperoleh data bahwa pasien membuka mata bila dipanggil. Sosial D. Ekonomi C. kejang menjadi seluruh tubuh. Pada saat itu. nampak berusaha berbicara tetapi tak berbentuk kalimat yang jelas. dan mendengar suara-suara yang menyuruh dia membunuh istrinya. Carbamazepin 200 mg IV C. Sekitar 5 menit kemudian kejang berhenti dan pasien nampak bingung sebentar lalu tertidur. Dia merasa tidak nyaman. Bolus lambat diazepam 10 mg Seorang laki-laki berusia 44 tahun dibawa ke unit gawat darurat dengan dipegangi oleh 4 orang. Dia mengalami sulit tidur dan sulit mengendalikan emosinya. Sebelumnya tidak pernah seperti itu. Genetik . kemudian terjatuh. pasien mengalami kejang dengan urutan yang sama seperti sebelumnya. Proses belajar B. Budaya E. Dia mengamuk sejak 7 hari yang lalu. Tiga jam sebelumnya pasien mendadak kejang pada lengan kanannya. sewaktu dicubit lengan kanannya dapat menepis tangan yang mencubit.

Healt promotion D. ELISA Mikroorganisme yang paling sering menjadi pemicu pada kasus di atas adalah? A. Helicobacter pulori B. KU mulut mencong ke kanan. Specifik protection C. Euphoria D. tuberculosis Seorang laki-laki usia 46 tahun datang ke praktek dokter dengan keluhan sesak nafas sejak 2 minggu yang lalu. Pemeriksaan yang mendukung untuk menegakkan diagnosis pasien di atas? A. dipindah ke bagian operator telepon. Sreeptococcus aureus E. Apusan mikroskopik B. Keluhan dirasakan semakin lama semakin berat. Elase E. seorang sekretaris. lipatan nasolabial menghilang. Pemeriksaan fisik lagoftalmus. tampak gembira berlebihan. M. Dia juga beranggapan karyawan yang lain iri padanya sehingga melaporkannya ke pimpinan dan ia dijadikan operator. keluhan disertai gangguan penampilan pada mata pasien. Fobia Saat pemeriksaan rontgen pada pekerja diwajibkan untuk menggunakan baju khusus yaitu apron yang berbahan Pb. Tujuan dari pengguanaan dinding tebal dan apron di atas dalam konsep 5 level prevention termasuk dalam? A. Disability limitation Laki-laki 65 tahun. Pasien juga mengeluh batuk lama sekitar 1 bulan dengan dahak berwarna putih encer. Epstain barr virus C. Dia berpikir sedang dipromosikan oleh presidan direktur. Kultur spesimen D.Pasien perempuan 24 tahun. Keluhan lainnya pasien merasa terganggu dengan keluhannya. Pasien adalah seorang pekerja tambang . Rahabilitation B. Ekopraxi C. Eksaltasi B. tetapi dia juga murung disebut? A. Sequencing E. Campylobacter jejuni D. Early diangnosis and prompt treatment E. Rapid test C. Pasien banyak bicara tertawa pola pikir loncat-loncat.

Memberikan natrium bikarbonat intravena E. dan semakin tebal sehingga sekarang penglihatan mata kanannya menjadi kabur. Kekeruhan cairan viterus E. Kekeruhan kornea D. Merokok 6 jam sebelum pemeriksaan E. terakhir makan roti 1 jam yang lalu. terakhir merokok 6 jam yang lalu dan terakhir minum Salbutamol 4 jam yang lalu. Melakukan ventilasi tekanan positif D. Saat akan dilakukan pemeriksaan spirometri pasien mengatakan bahwa semalam pasien kurang tidur. Amblasi retina B. di dalam mata kanannya tampak ada seperti kabut putih. berolahraga 2 jam yang lalu. Katarak C. Sejak 6 bulan yang lalu. Berolahraga 1 jam sebelum pemeriksaan B. lemah. Bayi tersebut dilahirkan dalam keadaan tidak menangis. tampak biru. Memberikan rangsang taktil . Makan roti 2 jam sebelum pemeriksaan C. Memberikan epinefrin injeksi intramuskuler C. Tindakan apakah yang harus dilakukan? A. tetapi masih dapat melihat benda-benda yang dekat. Glaukoma Seorang bayi laki-laki dilahirkan secara sectio caesaria dari seorang perempuan berusia 37 tahun G1P0A0 gravida 38 minggu dengan ketuban pecah dini 18 jam dan fetal distress. Setelah dilakukan langkah awal resusitasi. Kurang tidur Seorang laki-laki berusia 60 tahun mengeluh mata kanannya buta secara mendadak tadi pagi saat mandi. Dari hasil pemeriksaan laboratorium diperoleh reduksi urin (+++) GDP 250 mg/dL dan gula darah 2 jam post prandial 450 mg/dL. Melakukan kompresi jantung B. penilaian menunjukkan bayi tidak bernafas. Minum Salbutamol 4 jam sebelum pemeriksaan D. Apakah keadaan yang mengharuskan penundaan pemeriksaan spirometri pada kasus tersebut? A. denyut jantung 90 x/menit.dan memiliki kebiasaan merokok hingga 1 pack (12 batang) rokok dalam 1 hari. Selama pemeriksaan tercium bau busuk yang ternyata berasal dari jari manis kirinya yang mengalami luka memborok sampai terlihat tulangnya. Buta mendadak pada pasien disebabkan oleh? A.

Apakah program yang menjadi prioritas untuk dilaksanakan di desa tersebut? A. Ketika melakukan kunjungan Saudara melihat banyak penduduk memiliki penyakit batuk kronik yang kadang-kadang disertai darah dengan keringat malam. rumah kecil. dan lantai belum disemen. kurang ventilasi. Saudara baru ditempatkan disana sebagai dokter puskesmas. Imunisasi Hepatitis B B. Program DOTS D. Perumahan sangat buruk.000 orang dengan 700 KK. Program Keluarga Berancana .Desa A adalah salah satu desa terpencil di wilayah kerja Puskesmas X dengan populasi sebanyak 5. Program penanganan malaria E. terbuat dari bambu. Program Air Bersih C. Desa memiliki sumber air yang baik.

Keempat ekstremitas sering terasa kram. Terapi yang tepat pada pasien ini adalah? A. Health promotion B. mual. Penekanan intrakranial Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke praktik dokter umum untuk mengkonsultasikan kesehatannya. Phenitoin 100 mg IM Pasien laki-laki 30 tahun. terapi yang paling tepat untuk pasien ini adalah? A. Preventive health behavior E. Phenitoin kapsul 100 mg C. dan trasfusi darah C. Respirasi 40 x/menit. Pasien ingin mengetahui kemungkinan penyakit degeneratif yang bisa terjadi pada dirinya. Hasil laboratorium didapatkan Hb 8 gr/dL. Hrmodialisis elektif B. kemudian mengeluh nyeri kepala. Pasien selama ini merasa ia dalam keadaan sehat. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. Antibiotik. Kemungkinan disebabkan oleh A. Terus dilakukan PF Tensi 100/70 mmHg N 100 x/menit RR 23 x/menit. pasien dalam keadaan sadar. Diazepam 10 mg B.Seorang laki-laki 20 tahun.3 mg/dL. sesak nafas disertai bengkak pada kedua tungkai bawah sejak 4 bulan sebelumnya. saat sadar pasien tampak binggung. kretinin 12. dengan tipe pernafasan kussmaul dan nadi 100 x/menit. Carbamazepin 60 mg D. tekanan darah 210/110 mmHg. Cedera kepala E. ureum 150 mg/dL. Health behavior D.30 KLL dan tak sadarkan diri. Tidak sadarkan diri D. Peritonitis C. Apakah istilah yang paling tepat untuk tindakan pasien ini? A. Antihipertensi dan tranfusi darah . Kemudian kejang seluruh tubuh selama 5 menit dan pasien tidak sadar. S 37oC. Batas jantung kiri bergeser ke lateral dan kaudal. 30 menit kemudian dia sadar. Setelah di ruang perawatan 10 menit pasien mengamuk akibat menahan sakit pada perutnya. Kemudian pasien muntah-muntah. 3 jam lalu mengalami kejang pada sebagian tangan kanannya. Hasil USG contracted kidneys. Phenobarbital 100 mg IM E. jam 00. nyeri perut. Pada kedua lapangan paru bawah terdengar ronki. Illness behavior Seorang pria usia 60 tahun datang ke UGD dengan keluhan lemah. antihipertensi. Sick-role behavior C. Sakit yang hebat B.

Epilepsy D. Hordeolum eksternum B. Oksigenasi. koreksi status asam basa. Blefaritis . Apakah yang dialami pasien dengan keluhannya tersebut? A. Pada pemeriksaan vital sign didapatkan TD 110/70 mmHg. Sindroma Parkinsonism B. Retardasi mental E. Kalazion E. Sindroma Alzheimer E.D. Prestasi akademisnya kurang. Diagnosis yang mungkin adalah. Sindroma Capgras D. Sindroma Serotonin Seorang anak laki-laki berumur 6 tahun datang bersama ibunya untuk memeriksakan diri dengan keluhan utama tidak bisa diam. pasien mengeluh pada perawat bahwa badannya terasa kaku. berkilat. nadi 80 x/menit. dan konjungtiva tidak ada kelainan. Apakah diagnosis yang paling mungkin dari kasus tersebut? A. Autisme C. dan bila berjalan seperti robot. Meibomitis C. Keluhan ini disertai nyeri.5oC. dan trasfusi darah E. Demam tidak ada. tumor setempat.. A. merah pada palpebra. Hemodialisis cito dan bila memungkinkan tranplantasi ginjal Seorang laki-laki usia 26 tahun dirawat di rumah sakit dengan agitasi akut dan diagnosis Skizofrenia Paranoid. Sindroma Neuroleptik Maligna C. Saat hamil ibu sehat-sehat saja. nyeri tekan (+). Cerebral palsy B. Diberi obat injeksi oleh dokter untuk mengatasi agitasi akut pasien. Pada pemeriksaan fisik ditemukan. Gangguan pemusatan perhatian Seorang wanita berusia 22 tahun datang dengan keluhan ada bintik merah pada kulit kelopak mata. Setelah dirawat selama satu minggu di rumah sakit. RR 20 x/menit dan suhu 36.. Hordeolum internum D. Keluhan ini sudah diderita sejak umur 2 tahun. teapi waktu bayinya lahir tidak menangis spontan. antihipertensi.

Diagnosis yang mungkin? A. Sebelumnya benjolan pernah timbul 3 minggu yang lalu dan terasa nyeri. Kelenjar preurikel tidak membesar. Hordeolum Eksternum Perempuan 18 tahun datang ke PKM dengan keluhan benjolan pada mata kiri sebesar biji jeruk dan tidak nyeri. Pada Kalazion terjadi penyumbatan kelenjar Meibom dengan infeksi ringan yang mengakibatkan peradangan kronis kelenjar tersebut. Pada pemeriksaan oftalmologi benjolan teraba kasar. Blefaritis Gambar 7.Gambar 6. Kalazion D. tidak ada nyeri tekan. Kalazion akan memberikan gejala adanya benjolan pada kelopak. dan adanya pseudoptosis. Kalazion Klazion merupakan peradangan granulomatosa kelenjar Meibom yang tersumbat. dan terdapat pseudoposia. Tumor E. tidak hiperemi. Hordeolum B. tidak merah. Kadang-kadang . Ektropion C. tidak nyeri.

Lesi chiasma aptikum B. Halusinasi dan waham berdosa E. pasien sering mengeluh nyeri kepala yang makin lama makin dirasakan berat. Minggu-minggu terakhir pasien mengatakan bahwa anaknya masih hidup. Muntah dikeluhkan 1 bulan sebelum masuk rumah sakit. tidak ada keluhan kejang. Pasien tetap sadar. Tiga bulan selanjutnya paien merasa sulit tidur. Kelemahan anggota gerak kiri dirasakan makin berat 3 bulan. hingga pasien hanya dapat menggeser anggota gerak kiri. Kurang lebih 1 tahun yang lalu. Keluhan disertai gangguan penglihatan kedua mata (blur vision). Waham dan idea of reference B. Apa Diagnosisnya? A. Halusinasi dengar dan waham bizzare D. pupil anisokor kanan. sulit makan dan mengurung diri di kamar pasien juga mengatakan ingin bunuh diri dan merasa bersalah atas kematian anaknya. Lesi fossa posterior E. Dia juga sering tersenyum sendiri seolah olah mengobrol dengan seseorang. usia 45 tahun dibawa keluarganya ke praktek umum dokter swasta dengan keluhan utama kelemahan anggota gerak kiri. Empat bulan yang lalu anaknya yang berumur 4 tahun meninggal karena DBD. Di manakah letak lesi/kelainan yang paling mungkin pada pasien di atas? A. Halusinasi lihat dan waham bizzare Pasien wanita. riwayat panas badan tidak ada. Seorang laki laki 35 tahun datang ke UGD dengan keluhan 2 hari tidak makan. Riwayat trauma/jatuh tidak ada. Lesi infratentorial C. tiap hari berangkat sekolah dan dia juga sering mendengar anaknya bernyanyi.mengakibatkan perubahan bentuk bola mata akibat tekanannya sehingga terjadi kelainan refraksi pada mata tersebut. Lesi lobus ocipital kiri kanan . Lesi supratentorial D. Halusinasi dan idea of reference C.

29 Jan . Emesis gravidarum E. 5-17 Jan D. 7-18 Jan C. Sebuah kejadian luar biasa penyakit demam berdarah Dengue dilaporkan antara tanggal 5 dan 20 Februari 2009 di sebuah kota di Sumatera. Abortus iminens C. 27 Jan . Morning sickness D. terlambat haid 1 bulan 5 hari letih.10 Feb B. Kemungkinan diagnosis adalah? A. 9-16 Jan Wanita 17 tahun G1P0A0. BB menurun. Masa inkubasi penyakit ini adalah 7-10 hari. payudara membesar.In anatomy. 11 Feb 2 kasus.12 Feb 9 kasus. Jumlah kasus untuk setiap tanggal adalah sebagai berikut 5 Feb 2 kasus. The area of the brain below the tentorium cerebelli is the infratentorial region. the supratentorial region of the brain is the area located above the tentorium cerebelli. 17 Feb 7 kasus. Hiperemesis gravidarum . Kapankan waktu paparan penyakit yang paling tepat? A. The supratentorial region contains the cerebrum. 20 Feb 3 kasus. Pemeriksaan lab hipokalemi. Gastritis B. 7 Feb 3 kasus.10 Feb E. 8 Feb 5 kasus. ketonuria (+). while the infratentorial region contains the cerebellum. 16 Feb 15 kasus.

LH C. Pasien mengeluh nyeri pada lengan atas saat digerakkan. Lesi perifer di komu anterior dan posterior Pasien laki-laki usia 21 tahun datang ke puskesmas untuk kontrol gips sirkular di lengan kiri. ia takut kariernya akan terancam. hCG D. Manuver Hall pike C. Lesi di intracranial C. FSH Seorang pria berusia 55 tahun pada saat bengun tidur pagi hari mengalami kepala pusing berputar disertai muntah.Perempuan 27 tahun hamil 8 minggu keluar bervak-bercak merah dari kemaluan sudah 3 hari ini. Lesi sentral di medula spinalis B. Buka gips Seorang tenaga medis mengalami kecelakaan lalu lintas. Pemeriksaan hormon yang paling tepat dilakukan pertama kali? A. Yang dilakukan oleh Anda sebagai seorang dokter adalah A. Tindakan yang dilakukan? A. tapi tapi pasien takut menoleh ke kanan karena akan kambuh kembali. Gips terpasang 3 hari yang lalu karena lengan atas kiri retak. Test laseque E. Dia meminta Anda agar tidak menuliskan hal ini di dalam rekam medis. Tanda vital normal. Progesteron E. Sebab. Pemeriksaan yang paling penting? A. Test kalori Laki-laki dewasa 25 tahun dengan sesak nafas. Setelah diperiksa ternyata dia sendang mabuk. Test koordinasi B. Manuver jendrasik D. Ganti gips E. Rujuk ke Rumah Sakit D. Dari hasil PF tidak ada hiperrefleks. Riwayat trauma kepala dan gangguan penglihatan disangkal. dan beralasan baru putus dengan pacarnya. sebelumnya didahului rasa kebas dan kesemutan kemudian lama-kelamaan kelemahan anggota gerak atas dan bawah. Kasih obat Pain Killer C. Cappilary Refill Time kurang dari 2 detik. maka kemungkinan letak lesi terjadi pada? A. dan keringat dingin. Estrogen B. Bivalve B. Meminta pasien sendiri untuk menuliskan karena ia sendiri adalah teaga medis .

Sejak 1 bulan yang lalu dipecat oleh kantor. tidak bisa tidur. C. Kepala dan leher D. C.m.v. toraks. Pasien ingin dirujuk ke rumah sakit. Tidak ada riwayat penyalahgunaan zat dan alkohol. Toraks dan leher E. Klorpromazin 50 mg i. leher. Klorpromazin 100 mg i. Daerah persendian dan ekstrimitas B. Obat ini umumnya digunakan selama 7-10 hari untuk membantu Anda tertidur lebih cepat dan mengurangi frekuensi Anda terjaga semalaman.m. Triazolam C. Obat ini bekerja pada otak untuk menghasilkan efek menenangkan. Seorang pengendara mobil mengalami KLL di jalan tol. Penderita mengalami trauma multiple. Trifluoporazin Triazolam digunakan untuk pengobatan jangka pendek pasien dengan masalah tidur (insomnia). pelvis C. B. CPZ B. Pada awalnya pasien sulit tidur dan malas beraktifitas. Kepala.v. bicara meracau. E. Diazepam 5 mg i. D. saat secondary survey saudara akan membuat foto Ro pertama. E. D. Pelvis Seorang laki-laki 50 tahun datang dengan keluhan sering menangis tanpa sebab sejak 1 bulan yang lalu. Triazolam juga dapat membantu Anda tidur untuk jangka waktu yang lama dan merupakan milik kelas obat yang disebut obat penenang/hipnotik.m. . Setelah difiksasi apakah obat yang paling tepat diberikan? A. Haloperidol D. Diazepam 5 mg i. Meminta dokter jaga lain untuk menuliskan Tidak menuliskan karena rahasia kedokteran Meminta perawat lain menuliskan Tetap menuliskan di rekam medis Seorang laki-laki 25 tahun dibawa keluarganya dengan keluhan gaduh gelisah. Pada pemeriksaan fisik tidak ditemukan adanya kelainan.B. Pemeriksaan Ro di daerah mana yang saudara usulkan? A. Di UGD primary survey stabil. Obat yang dapat diberikan kepada pasien sebelum dirujuk adalah: A. Haloperidol 2 mg i.

Diagnosisnya adalah? A. tetapi masih mempunyai banyak kelemahannya. Hifema C. Ablatio retina D. Ablasio retina D. Dalam menghitungnya penduduk wanita dipisahkan dengan laki-laki Anak laki-laki usia 6 tahun dibawa ke Puskesmas dengan keluhan menurunnya pengelihatan menjelang sore hari.67 untuk Jawa Barat. Mata kiri nyeri dan merah. konjungtiva anemis. sesak napas. Keluhan telah dirasakan lebih dari 3 minggu. sayur. Dalam menghitungnya wanita dan anak-anak tidak diperhitungkan B. Konjungtivitis C. Pemeriksaan virus didapatkan 1/300. Xeroftalmia B. buah. Foto thorax penderita menunjukkan adanya infiltrat spesifik disertai daerah avaskuler dengan pleural line yang jelas. Pada pemeriksaan fisik dijumpai ronki basah dan suara amforik pada apex. Kuman berbentuk bulat. Pendarahan vitreum Seorang perempuan berusia 18 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan batuk berdahak. Apakah ciri kuman penyebab yang nampak pada pemeriksaan mikroskopis BTA? A. nafsu makan berkurang. komea jenih. Pada anamnesis lanjutan diketahui kakak dan ayah pasien yang serumah telah lama menderita sakit dengan keluhan serupa. Kuman berbentuk batang. Riwayat trauma kepala (-) mata (-) kulit kering. Awalnya penurunan pandangan dari bawah ke atas kemudian gelap semua. BTA negatip D. Dalam menghitungnya wanita di atas 60 tahun tidak dihitung E.Dalam data di Pukesmas hasil dari cakupan KIA di dapatkan angka kematian kasar Crude Life Bird Rate (CBR) sebesar 6. Pasien tidak suka minum susu. Luksaaio lensa B. Kuman berbentuk spiral. Myopi Laki-laki 45 tahun ke poli mata dengan keluhan pandangan menurun setelah terkena shuttlecock. disertai demam. Terlalu sulit mencari datanya D. Kuman berbentuk batang. Sebutkan salah satu kelemahan CBR? A. Direncanakan pemeriksaan mikroskopis sputum BTA. BTA positip B. BTA negatip . lemah dan berkeringat dimalam hari. Dalam menghitungnya tidak memisahkan penduduk laki-laki dan wanita. C. Angka CBR dapat dipahami sebagai pedoman. lensa ditempatkan penekanan bola mata di bawah normal. BTA positip C. Presbiopi E. Diagnosa yang mungkin adalah? A. Iridosiklitis E.

Epididimitis C. 1 minggu ini badan demam. Striktura uretra anterior B. tekanan darah 120/80 mmHg. Komplikasi pada atrium dan ventrikel kanan E. Pasien baru saja mengalami kecelakaan mobil.5oC. Kadang-kadang susah BAK. Meminta formulir SO kepada keluarga pasien yang dikeluarkan RS untuk dilaporkan ke dinkes agar dilakukan fogging C. Kemungkinan diagnosis pada pasien ini adalah A. Dilaporkan terdapat seorang warga kelurahan X tersebut dirawat di RS karena demam berdarah. frekuensi napas 20 kali/menit. Pada pemeriksaan fisik didapatkan peningkatan Jugular Venous Pressure (JVP). Pancaran BAK juga kecil. pasien menabrak truk dan pasien duduk di samping pengemudi. Komplikasi pada atrium dan ventrikel kiri Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan pancaran BAK bercabang dua. Pada pemeriksaan radiologi dilakukan antegrade uretrograf. frekuensi nadi 80 kali/menit. Tindakan apakah yang anda lakukan? A. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan. Melakukan pemeriksaan jentik berkala (PJB). Pada pemeriksaan fisik didapatkan tungkai kanan tidak . dilakukan fogging focus Laki-laki 40 tahun masuk UGD dengan keluhan nyeri pada tungkai. Komplikasi pada pembuluh darah C. Kuman berbentuk bulat. jika ditemukan pada 3 rumah. BTA positip Seorang laki-laki. Melakukan pemeriksaan epidemiologi (PE) seperti pemeriksaan jentik. Melakukan fogging focus pada 100 rumah disekitarnya dan melakukan penyuluhan 3 M dan penggunaan kelambu serta insektisida B. frekuensi batuk bertambah banyak dengan dahak kental. Batuk berdahak sejak 10 tahun yang lalu. Komplikasi pada pembuluh limfe D. jika ditemukan pada 10 rumah. tangan tidak bisa digerakkan sejak 30 menit yang lalu. Komplikasi pada paru kontralateral B.E. 70 tahun. Pernah dilakukan pemeriksaan spirometri 3 bulan yang lalu dan didiagnosis sebagai Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK). Striktura uretra posterior Anda adalah kepala puskesmas pada kelurahan X. Trauma ureter E. dilakukan fogging focus D. perokok datang ke Puskesmas karena sesak. dan suhu 36. kehijauan. Apakah penyebab peningkatan JVP pada kasus di atas? A. Batu buli-buli D. Memanfaatkan kader untuk melakukan fogging focus dan penyuluhan 3 M plus E.

Fraktur collum femur D. Dislokasi panggul posterior Seorang 26 tahun dibawa keluarga dengan keluhan sudah 3 minggu diam mematung. Kemungkinan penyababnya adalah? A. sulit diajak komunikasi pasien merasa ini sudah kiamat dan sekarang ada di akhirat.bisa diluruskan. Fraktur collar femur B. adduksi dan endorotasi. Belum pernah sakit seperti ini sebelumnya. Fraktur trochanter femur C. Saat datang sendi panggul flexi. Pasien merasa sedih dan ingin dihukum atas dosa-dosa. abduksi. Clorpromazin D. KU kaki kanan sakit dan tidak bisa digerakkan. Dislokasi tungkai ke atas C. Pemeriksaan fisik dalam batas normal. Alprazolam E. Fraktur antetrochantor femur B. Sebelum kecelakaan. Dislokasi panggul anterior Gambar 8. Benzodiazepin C. Fraktur femur 1/3 proksimal Pria. Dislokasi tungkai ke posterior E. Terapi apa yang sebaiknya diberikan? A. Amitriptilin B. mengerem mendadak. endorotasi serta tidak dapat difleksikan. Diagnosis? A. Fraktur 1/3 proximal femur D. Carbamazepin . Tidak pernah memakai obat-obatan narkotika. duduk di samping supir. Dislokasi panggul posterior E.

Pedoman Diagnostik a) Bila menggunakan tes IQ baku yang tepat. Asam mefenamat B. Retardasi mental Berat  F70 Retardasi Mental Ringan Ketrampilan sosial dan komunikasinya mungkin adekuat dalam tahun-tahun prasekolah. Retardasi mental Sedang C. Apakah diagnosanya A. napas cuping hidung positip. udara bronkogram positip. Retardasi mental Ringan E.Seorang wanita 25 tahun datang ke dokter praktek mengeluh sakit giginya. Dalam wawancara didapatkan wanita tersebut juga menderita asma. Efusi pleura B. b) Pemahaman dan penggunaan bahasa cenderung terlambat pada berbagai tingkat.1oC. . Aspirin E. Analgesik pilihan untuk wanita tersebut adalah? A. Retardasi mental Sangat berat B. dari hasil test IQ hasil sesuai anak usia 5 tahun. Atelektasia C. temperatur 39. dan masalah kemampuan berbicara yang mempengaruhi perkembangan kemandirian dapat menetap sampai dewasa. Tuberkulosis E. Pneumonia Anak laki-laki 8 tahun diantar ibunya ke RS dengan keluhan sulit mengikuti pelajaran di sekolah. Pada pemeriksaan fisik didapatkan caries pada giginya. Parasetamol D. belum bisa membaca. defisit kognitif tertentu seperti kemampuan yang buruk untuk berpikir abstrak dan egosentrik mungkin membedakan dirinya dari anak lain seusianya. Pada pemeriksaan radiologi didapatkan konsolidasi lobar superior kanan. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Tetapi saat anak menjadi lebih besar. Ibuprofen C. Retardasi mental Borderline D. Emfisema D. Metamizol Seorang anak perempuan usia 21 bulan mengalami sesak napas. c) Etiologi organic hanya dapat diidentifikasi pada sebagian kecil penderita. maka IQ berkisar antara 50 sampai 69 menunjukkan retardasi mental ringan. Pada pemeriksaan didapatkan frekwensi napas 33 /menit.

bentuk komunikasi nonverbal dapat berkembang. Dapat dideteksi lebih dini jika dibandingkan retardasi mental ringan. Pada usia sekolah mungkin kemampuan bahasanya berkembang. sedangkan yang lainnya sangat canggung namun dapat mengadakan interaksi social dan percakapan sederhana. Persalinan spontan D. Pedoman Diagnostik a) IQ biasanya berada dalam rentang 35 sampai 49. F73 Retardasi Mental Sangat Berat Ketrampilan komunikasi dan motoriknya sangat terbatas. Pasien memiliki riwayat SC dua kali. Tetapi seringkali masih membutuhkan perawatan orang lain. Persalian ekstraksi forceps . Sebagai dokter. SC pada kehamilan 37-38 minggu B. tindakan yang disarankan pada pasien untuk dilakukan persalinan? A. gangguan tingkah laku atau disabilitas fisik dapat ditemukan dalam berbagai proporsi 1. Isolasi sosial dirinya mungkin dimulai pada usia sekolah dasar. b) Umumnya ada profil kesenjangan (discrepancy) dari kemampuan. c) Suatu etiologi organic dapat diidentifikasi pada kebanyakan penyandang retardasi mental sedang.  F71 Retardasi Mental Sedang Ketrampilan komunikasi berkembang lebih lambat. beberapa dapat mencapai tingkat yang lebih tinggi dalam keterampilan visuo-spasial dari pada tugastugas yang sangat tergantung pada bahasa. Jika perkembangan bahasanya buruk. Pada masa dewasa dapat terjadi perkembangan bicara dan mampu menolong diri sendiri secara sederhana. SC pada kehamilan 40-41 minggu C.d) Keadaan lain yang menyertai seperti autism.  F72 Retardasi Mental Berat Bicara anak terbatas dan perkembangan motoriknya buruk. d) Autisme masa kanak atau gangguan perkembangan prevasif lainnya terdapat pada sebagian kecil kasus. datang ke rumah sakit dengan umur kehamilan 34-35 minggu. epilepsy. dan mempunyai pengaruh besar pada gambaran klinis dan tipe penatalaksanaan yang dibutuhkan. Pada usia prasekolah sudah nyata ada gangguan.  Seorang wanita berusia 37 tahun. gangguan perkembangan lain. G3P2.

pada pemeriksaan. tidak kuat bila terkena cahaya. Epilepsi umum kriptogenik C. Pemeriksaan sendi tampak nodul pada sendi DIP dan suara berderak pada sendi lutut saat digerakkan. RR 32 x/menit. Saat kejang. Saat pertama kali datang TD 100/70 mmHg. Osteoartritis E. Pemeriksaan yang tepat untuk membantu menegakkan diagnosis? A. Kadar asam urat serum 8. Artritis gout Laki-laki 20 tahun datang dengan keluhan sempat tidak sadar selama 30 menit yang lalu setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. CT Scan/MRI Seorang wanita berusia 58 tahun dengan IMT 23 kg/m2 nyeri pada kedua sendi lutut. ia tidak sadar dan mengompol. Ankylosing spondylitis C. Tindakan yang harus segera dilakukan adalah? . Artritis rheumatoid D. Lalu. dada dan perut kiri. USG D. Lapang pandang E.0oC. Induksi kehamilan 39 minggu Seorang laki-laki berusia 14 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan utama kejang. T 37. dan terlihat sering berkedip. N100 x/menit. Keluhan muncul pertama kali muncul 2 minggu yang lalu. Apakah bentuk epilepsi yang paling tepat untuk pasien ini? A. bagian hitam bola mata kanan lebih besar dibandingkan dengan mata kiri. Riwayat epilepsi dalam keluarga (+). Epilepsi parsial simtomatik E.0 mg/dl. Epilepsi umum simtomatik Bayi berusia 2 bulan datang ke RS dibawa orang tuanya dengan keluhan utama. Kemudian. Epilepsi parsial idiopatik D. TIO C. Diagnosis yang paling mungkin adalah? A. kornea mata kanan keruh dan ukuran lebih besar dari kiri. Jari-jari tangan kanan dan kiri juga dirasakan kaku dan nyeri berlangsung sekitar 15-30 menit di pagi hari. Setelah 10 menit kemudian Os teriak-teriak dengan kata-kata yang tidak jelas dan muntah. Pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. terutama saat berjalan.E. mulut berbusa. Epilepsi umum idiopatik B. Keluhan terjadi saat tidur dengan menengadah ke atas. dan kejang kelonjotan pada keempat anggota gerak. Elektroretinogram B. Mata melenting ke atas. dan terjadi selama 1-2 menit. Artritis septic B. Os mengeluh nyeri pada kepala. mata si bayi sering berair.

Pasien memiliki riwayat hipertensi menahun dan gagal jantung. Akhir bulan kedua E. Akhir bulan kelima Laki-laki 60 tahun merasa cepat lelah. Akhir bulan ketiga C. Tindakan dokter adalah A. kadang dahak ada darahnya. E. disertai sesak nafas yang memberat sejak 2 minggu yang lalu. Intracranial hemorragi hemisfer kanan C. Sudah diobati tapi belum sembuh kemudian dilakukan pemeriksaan sputum dengan Z. Dokter kemudian menyarankan untuk dilakukan pemeriksaan CT scan. B. Saat pasien berjalan di dalam rumah sering merasa lelah. neilson dengan BTA ++/+++/++. Oleh dokter pukesmas diberikan pengobatan anti tuberkulosa kategori 1. USG abdomen dan CT scan O2 dan stabilisasi hemodinamik Analgetik dan sedasi Pasang NGT dan WSD Ambil sample darah untuk analisa gas darah Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke unit gawat darurat dengan keluhan kelemahan mendadak pada tangan dan tungkai sebelah kiri. Memberitahu karyawan lain D. Intracranial hemorragi hemisfer kiri B. Tidak melaporkan Laki-laki 25 tahun datang ke pukesmas dengan keluhan batuk sudah 3 minggu. dahak bewarna kuning. Infark di hemisfer kanan D. penurunan motorik dan sensorik di bagian tubuh sebelah kiri.A. Kapan pemeriksaan sputum selanjutnya? A. Foto rontgen thorax. Akhir bulan keempat B. C. Fungsional Class New York Heart Assosiation? . Infark di hemisfer kiri Seorang dokter perusahaan setelah melakukan pemeriksaan terhadap karyawan mendapatkan adanya karyawan yang menderita epilepsi. Gambaran apa yang diharapkan dari hasil pemeriksaan CT Scan tersebut ? A. Membicarakan keadaan pasien dengan dokter lain E. Lapor dengan izin pasien tersebut B. Pasien sempat tidak sadarkan diri sebelum dibawa ke rumah sakit. Lapor langsung dengan atasan C. D. Pada pemeriksaan didapatkan tekanan darah 170/110 mmHg. Sesak nafas dirasakan sejak 1 tahun yang lalu. Riwayat trauma disangkal. Subarachnoid hemorragi E. Akhir bulan pertama D.

D. Serumen prop C. Tes Shadow Seorang wanita usia 30 tahun mengeluh keluar cairan keputihan dari vaginanya.  Class IV.  Class II. Invoice induce deafness D. vulva dan vagina lecet-lecet karena sering digaruk-garuk. C. Mata kiri hanya dapat melihat cahaya sejak 1 bulan lalu. Pemeriksaan oftalmologis VOD 5/60. No limitation: ordinary physical exercise does not cause undue fatigue. Tes Schimmer E. Apa penyebab hal tersebut? A. Marked limitation of physical activity: comfortable at rest but less than ordinary activity results in symptoms. Otitis media maligna E. III V I II IV NYHA Classification of Heart Failure  Class I. Riwayat trauma dan influenza di sangkal.A.  Class III. Sudden deafness B. Tes Anel D. Terdapat gatal. VOS 1/~. Tes flourescen C. Tes Sensitivitas B. Slight limitation of physical activity: comfortable at rest but ordinary activity results fatigue. B. Unable to carry out any physical activity without discomfort: symptoms of heart failure are present even at rest with increased discomfort with any physical activity. Pemeriksaan selanjutnya adalah A. Kedua lensa berwarna keruh. Pemeriksaan apa yang dilakukan selanjutnya? . dyspnoea or palpitation. palpitation or dyspnoea. Tuba occlusion Seorang laki-laki 70 tahun datang dengan keluhan penglihatan buram. Wanita mengaku hamil 6 bulan tiba-tiba hidung tersumbat disertai penurunan pendengaran tibatiba. Mata kanan buram sejak 6 bulan lalu. Dari vagina keluar cairan seperti bulirbulir nasi/susu bubuk. E.

namun selang 1 minggu kemudian timbul lagi di lengan atas dan keesokan harinya hilang lagi. konjungtiva anemis.A. D. Dokter mendiagnosis pasien tersebut menderita Central Diabetes Insipidus. B. Untuk menentukan diagnosis penyakit yang diderita pemuda tersebut pemeriksaan apakah yang paling tepat dilakukan? A. Toksoplasmosis C. awalnya penurunan pandangan dari bawah ke atas kemudian gelap semua. lensa didapatkan tekanan bola mata di bawah normal. Luksasio lensa Seorang laki-laki. Manakah kondisi klinis pasien yang mengarah ke penyebab penyakit? A. Dari hasil pemeriksaan urin diperoleh hasil Berat Jenis (BJ) urin rendah. Penderita kadang-kadang juga makan daging katak yang ditangkap dari pesawahan di sekitar tempat tinggalnya. Foto CT scan C. Penderita berasal dari daerah pinggir bendungan karangkates mengaku sering memancing ikan dan memakan ikan yang diperoleh dari pancingannya hanya dengan membakar di atas arang. komea jenih. Hifema D. Pertma kali benjolan timbul di dada lalu hilang sendiri. Pendarahan vitreum E. Sindrom Henoch Schlein Purpura E. 50 tahun datang ke dokter dengan keluhan sering kencing. Hiponatremia Seorang berusia 24 tahun datang ke dokter dengan keluhan timbul benjol di bawah kulit dagu sehingga dagunya nampak menonjol ke depan. Iridosiklitis B. Pemeriksaan virus didapatkan 1/300. Pap smear Urin Vaginal swab Darah Laki-laki 45 tahun ke poli mata dengan keluhan pandangan menurun setelah terkena shuttlecock. Diagnosisnya adalah? A. Pemeriksaan darah lengkap dengan differantial count . Sindrom nefrotik B. Mata kiri nyeri dan merah. Hiperkalsemia D. Benjolan semacam itu pernah timbul pada kurang lebih 3 minggu yang lalu. Ablasio retina C. Foto polos kepala B. C. Pada pemeriksaan fisik ditemukan benjolan yang lunak dengan batas tak tegas dan tidak rasa nyeri/gatal. Tes allergi D. tetapi kemudian hilang sendiri dan muncul lagi di bagian tubuh yang lain.

Lakukan pembedahan agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah E. 38 tahun. Waham of reference . minuman berkarbonasi. tidak terasa nyeri. Waham kejar C. Konjungtivitis kataralis akut C. Ia juga mengatakan bahwa adzan yang terdengar selalu meneriaki dirinya dengan mengatakan dia banci begitu pula dengan penjaja makanan yang lewat depan rumahnya. sedikit gatal. iris dan lensa tampak normal. Intoksikasi etanol E. Intoksikasi metanol C. Konjungtivitis gonoroika B. Biopsi jaringan Seorang wanita usia 40 tahun mengeluh mata bengkak. Ia juga senantiasa mendengar suara-suara yang membisikkannya bahwa ia adalah seorang ahli arsitektur yang sangat terkenal ke seluruh pelosok dunia. secara bertahap ia menjauhi teman-temannya. injeksi konjungtiva (+). Irigasi dengan garam fisiologi atau air bersih selama 15-30 menit D. Konjungtivitis fliktenularis D. Pada pemeriksaan tampak mata merah dan visus normal. kornea. Simptomatologi yang paling menonjol dari kasus di atas adalah A. obat flu. Pemeriksaan fisik menunjukkan konjungtiva palpebra dan tarsalis edema dan hiperemi. Diagnosis adalah? A. silau. Kompres dengan air dingin untuk menghilangkan nyeri Beberapa pemuda dirawat di bangsal penyakit dalam setelah minum minuman oplosan yang terdiri dari alkohol. Setelah sadar mereka mengalami kebutaan kedua mata. karena ia yakin semua temannya senantiasa mengejeknya dan mengatakan bahwa dia banci.E. Konjungtivitis vernalis E. Apa penyebab paling mungkin kebutaan tersebut? A. Tindakan awal apakah yang harus dilakukan? A. Intoksikasi derivat xantine Seorang laki-laki. Berikan antibiotika sistemik dan intravena untuk mecegah infeksi B. Konjungtivitis folikularis Seorang laki-laki 40 tahun datang ke IGD mengeluh mata terkena HCl di tempat kerjanya. di bawa ke UGD karena mengamuk. Ia sudah sakit sejak usia 23 tahun. Intoksikasi Diethyltoluamide D. Bebat mata segera C. Penglihatan tidak menurun. sekret (+). Waham erotomania B. Pada tahun pertama kuliah. dan lotion anti nyamuk. Intoksikasi bikarbonat B. berair.

Waham cemburu Waham Referensi Keyakinan bahwa objek. Neisseria gonorrheae E. Seorang anak laki-laki berusia 15 tahun bercerita bahwa kakak perempuannya akan pindah ke luar kota untuk melanjutkan sekolah. Endoftalmitis C. Umumnya dalam bentuk negatif diturunkan dari ide referensi. Dia merasa sangat kehilangan dan akan sangat merindukannya. Trichopiton B. Penderita suka mengurung diri. Adaptasi terhadap perubahan lingkungan Komplikasi operasi katarak? A. Keluhan gatal dirasakan berulang tiap bulan dan biasanya datang sehabis mentruasi.D. Saling dukung antar anggota keluarga B. hiperpigmentasi dan tersebar erosi dan eskoriasi. Chlamidya trachomatis Laki-laki umur 24 tahun dibawa ke puskesmas oleh keluarganya karena mengamuk tanpa sebab sejak 2 bulan lalu. mengeluh kesulitan untuk tidur dan ketakutan. Waham bizarre E. di mana seseorang secara salah merasa bahwa ia sedang dibicarakan orang lain. PF ditetapkan plakat dan makula hiperpigmentasi. kejadian atau orang memiliki sebuah makna pribadi bagi pasien. Iridosiklitis Seorang perempuan berusia 17 tahun. menarik diri dari pergaulan (tidak suka bergaul). Epidermophiton C. pada bagian tepi tampak papulpapul eritem. keluhan membaik tetapi timbul lagi. Uveitis anterior D. Dibangunnya otonomi dan kebebasan antara anggota keluarga C. Merasa dikejar-kejar oleh musuhnya dan . manakah yang paling sesuai untuk keadaan di atas? A. Uveitis posterior B. Membentuk aturan yang mengatur semua anggota keluarga D. datang ke dokter dengan keluhan gatal di bokong sejak 1 thn yang lalu. tetapi dia harus bisa berjalan terus dengan belajar lebih keras lagi sehingga bisa mengikuti jejaknya. Dia sangat mengharapkan bisa bersekolah di tempat yang sama. Candida albican D. Penderita sudah berobat ke pukesmas. Apakah penyebab yang paling mungkin untuk kasus ini? A. Komunikasi antar anggota keluarga E. Pasien gemar memakai celana pendek. skuama kasar (+). Diantara fungsi dasar keluarga di bawah ini.

Diagnosa yang paling mungkin? A. Hematokele E. Pada anamnesis didapatkan riwayat awalnya terasa ada benjolan pada kulit buah zakarnya. Gangguan psikotik akut Seorang perempuan. nyeri tekan. Keluhan disertai kaki kanan tidak bisa menapak untuk jalan. hematoma. berdebar dan mulut kering. pulsasi arteri di caudal malleolus lateralis dan medialis teraba kuat. Diagnosisnya? A. Klaustrofobik E. pulsasi arteri di dorsum pedis tidak teraba. Gangguan Anxietas Klaustofobia adalah sebuah penyakit ketakutan terhadap tempat-tempat sempit dan terjebak. Posterior . Tiga minggu ini benjolan melunak dan menimbulkan lubang pada kulit buah zakarnya. Pemeriksaan fisik dalam batas normal. Gangguan skiziafektif D. Gejala disertai rasa cemas. Pada pemeriksaan histopatologi. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Apakah kompartemen tungkai bawah yang mengalami kenaikan tekanan intrakompartemen? A. Seminoma D. 36 tahun datang dengan keluhan sesak nafas saat naik lift. Gangguan bipolar B. Gangguan skizofrenia B. Gangguan stress akut C. terjadi kurang lebih sejak 6 bulan yang lalu. Gangguan depresi C. datang ke UGD dengan keluhan luka pada kemaluannya. benjolan keras dan kemerahan. Pada pemeriksaan tungkai kanan didapatkan bengkak di bagian pertengahan tungkai bawah.akan dibunuh. Lateral C. Gangguan psikotik akut D. Seorang laki-laki usia 45 tahun. Posterosuperficial B. tidak tampak luka terbuka. Keluhan dirasakan semakin bertambah setelah adiknya meninggal 3 tahun yang lalu karena sesak. teraba fragmen tulang. Pasien kemudian menjalani operasi pengangkatan skrotum. TBC epididymis Seorang laki-laki usia 35 tahun dibawa ke unit gawat darurat dengan keluhan nyeri tungkai bawah setelah jatuh dari kendaraan bermotor. Gangguan waham menetap E. didapatkan gambaran tuberkel pada stroma di antara kelenjar-kelenjar epididymis. Limfokele B. Karsinoma testis C. Penderita sering mendengar suara-suara tanpa wujud dan sering melakukan sesuatu hal di luar kendalinya.

Keluhan disertai kaki kanan tidak bisa menapak untuk jalan. Posteroprofundal E. nyeri tekan. tidak membaik dengan pemberian obat-obatan yang biasa dia pergunakan. Tibialis D. dibawa ke UGD dengan keluhan sesak dan mengi 2 hari ini. Pemeriksaan radiologis menunjukkan fragmen tibia menunjukkan non-aligment posisi anterolateral. Anterior Seorang laki-laki usia 35 tahun dibawa ke unit gawat darurat RS dengan keluhan nyeri tungkai bawah setelah jatuh dari kendaraan bermotor. pulsasi arteri di caudal malleolus lateralis dan medialis teraba kuat. Peroneus profundus E.D. pulsasi arteri di dorsum pedis tidak teraba. Apakah saraf yang mengalami kerusakan pada kasus diatas? A. Ischiadica C. tidak dapat menjawab pertanyaan dengan kalimat . Pada pemeriksaan tungkai kanan didapatkan bengkak di bagian pertengahan tungkai bawah. Peroneus communis B. Peroneus superficialis Seorang perempuan usia 30 tahun dengan riwayat asma. Penderita lebih nyaman dengan posisi duduk. teraba fragmen tulang. hematoma. tidak tampak luka terbuka.

Frekuensi napas 28 x/menit. Ligamentum lata Wanita 25 tahun. Apakah pemberian terapi utama di UGD? A. Fascia lata D. Jatuh kedalam psikosis E. Oksigen. Ia sangat teliti dan cermat bahkan pada hal-hal yang kecil. ß2 agonis sistemik. kortikosteroid inhalasi D. Aminofilin sistemik Seorang laki-laki usia 23 tahun. Blefaritis C. Iridosiklitis . Menjadi lebih cemas D. Kerusakan struktur anatomi apa yang berhubungan dengan kelainan di atas? A. Pada anamnesis diketahu pasien seorang mahasiswa. antikolinergik sistemik. Taat pada norma-norma dan aturan-aturan yang ada. kortikosteroid sistemik C. Oksigen. nadi 110 x/menit. ß2 agonis sistemik. Ia merasa ketakutan akan terjadi gempa seperti terjadi di Yogyakarta. tetapi selalu lulus dalam setiap mata kuliah dan sering mendapat nilai A. kortikosteroid sistemik E. Pada pemeriksaan dengan metode valsalva ditemukan benjolan keluar pada superior inguinal kanan dekat dengan tulang pubis. Menjadi percaya diri B.lengkap. Peritoneum parietal B. Oksigen. Pria ini bekerja sebagai kuli bangunan. VODS 6/6. Dakriosistitis D. ß2 agonis inhalasi. Oksigen. Menjadi lekas sembuh C. didapatkan retraksi suprasternal dan didapatkan wheezing pada akhir expirasi. Oksigen. Uveitis B. Pemeriksaan ditemukan epifora. edema saccus lakrimasi. Kanalis inguinalis C. Konjungtivitis E. Sejak kecil menderita gagap. Diagnosis di atas adalah? A. Apakah yang terjadi jika pasien tersebut dilarang untuk memeriksa ulang apa yang sudah dikerjakan ? A. ß2 agonis inhalasi. antikolinergik sistemik B. datang ke dokter dengan keluhan sulit tidur. Menjadi skizofrenia Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan terdapat benjolan memanjang yang sering keluar di perut kanan bagian bawah tepat di atas paha. Apneurosis abdominalis interna E. datang dengan keluhan mata kiri berair menerus. Akhir-akhir ini ia merasa sulit tidur ketika malam hari. selalu mengulangi dan memeriksa apa yang telah ia kerjakan.

Stress pasca trauma B. Pemeriksaan Ureum. Malam harinya sebelum acara pasien merasa tidak bisa tidur. Malam hari diberikan agen laksantif C. Atasan pasien menyuruh pasien melakukan hal tersebut beberapa kali dalam satu minggu ini. Alcohol E. orang-orang akan tahu bahwa ia ketakutan sehingga ia akan pingsan. Sekitar setengah jam sebelum masuk rumah sakit. dan tidak sadar. H2O2 C. Diagnosis pada pasien ini A. kemudian terjatuh. Air mengalir B. Fobia sosial Di bawah ini yang bukan merupakan langkah persiapan sebelum pemeriksaan BNO IVP adalah A. Gangguan pendengaran C. kejang menjadi seluruh tubuh. Kreatinin B. Povidone lodine D. Apakah diagnosis kasus di atas? . Autis B. Gangguan apa yang terjadi? A. Gangguan panic C. Gangguan pusat perhatian D. Pasien merasa takut jika ia berbicara di depan umum. Pada saat itu. Retardasi mental Seorang laki-laki usia 30 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat dalam keadaan tidak sadar. Dia suka bermain bola dengan kakaknya dan dia suka memperlihatkan mainan barunya ke ibunya.Seorang wanita berusia 31 tahun datang dengan keluhan merasa takut jika berbicara didepan umum. Tiga jam sebelumnya pasien mendadak kejang pada lengan kanannya. Cerebral palsy E. Gangguan cemas menyeluruh D. Sekitar 5 menit kemudian kejang berhenti dan pasien nampak bingung sebentar lalu tertidur. Sabun 20% Anak usia 2 tahun datang dengan keluhan tidak bisa bicara. pasien mengalami kejang dengan urutan yang sama seperti sebelumnya. dipanggil tidak menoleh. Puasa bicara dan merokok E. Skin test kontras D. Gangguan depresi E. pasien masih mampu berteriak minta tolong. Menahan kencing Cara cuci luka bila terkena bisa ular? A.

Berapakah GCS pasien di atas? A. Sekitar setengah jam sebelum masuk rumah sakit. 15 Nama A. C. Tanggapan Motorik 1. Fleksi (Dekortikasi) 5. General tonic clonic seizures Secondary seizures Epileptic seizures partial general type Epileptic seizures partial type Non epileptic seizures Seorang laki-laki usia 30 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat dalam keadaan tidak sadar. Pada pemeriksaan kesadaran diperoleh data bahwa penderita membuka mata bila dipanggil. sewaktu dicubit lengan kanannya dapat menepis tangan yang mencubit. Membuka Mata 1) Spontan 2) Atas perintah verbal 3) Karena rangsangan nyeri 4) Tidak ada respons B. 10 C. E. D. kemudian terjatuh. Sekitar 5 menit kemudian kejang berhenti dan pasien nampak bingung sebentar lalu tertidur. pasien mengalami kejang dengan urutan yang sama seperti sebelumnya. Mengetahui lokasi nyeri 3. 12 (E3 V4 M5) E. Menghindar 4. Ekstensi (Deserebrasi) 6. nampak berusaha berbicara tetapi tak berbentuk kalimat yang jelas. B. dan tidak sadar. Tiga jam sebelumnya pasien mendadak kejang pada lengan kanannya. berteriak minta tolong.A. Tanggapan Verbal 1) Berorientasi 2) Percakapan kacau 3) Tidak tepat 4) Ucapan tidak dimengerti (mengerang) 5) Tidak ada tanggapan C. Tidak ada reaksi TOTAL Skor 4 3 2 1 5 4 3 2 1 6 5 4 3 2 1 15 . 9 D. kejang menjadi seluruh tubuh. Sesuai perintah 2. 8 B.

dengan keluhan panik tanpa sebab. Dalam sebulan gejala sering timbul 3 x/bulan. Resusitasi jantung E. Gangguan panik C. Suhu 36oC. Enterotoxic E coli (ETEC) E. Respirasi 28 x/menit. sehingga pasien cuti dari pekerjaannya. Apakah yang tindakan yang paling tepat harus dilakukan penolong ? A. Pasien mengeluh dada berdebar-debar. Pasien mengeluh tidak bisa merasakan tangan dan kakinya. Gangguan neurosis B. Pada pemeriksaan fisik dalam batas normal.5 cm dan terjadi kekakuan pada sendi leher dan tubuh. Gangguan somatoform Seorang wanita. diikuti kelemahan. Aspirasi pneumonia C. Pasien sangat terganggu dengan gejala ini. Salmonellosis C. Kejang rangsang . Shigellosis B. Vibrio cholera Seorang laki-laki 17 tahun dibawa ke pukesmas dengan keluhan kaku pada seluruh tubuh. Mulut tidak bisa terbuka. Seminggu sebelumnya kaki kanannya terkena paku. Gangguan fobia D. Turgor kulit menurun. Memasang cervical collar dan transfer dengan spine board C. chin lift B. Penderita kemungkinan diagnosisnya adalah? A. Mulut hanya bisa membuka 0. timbul spontan. tangan berkeringat dingin. Gangguan hipokondriasis E. Trismus B. Infeksi stafikokus D. Head tilt. suara parau. tangan penderita menunjukkan tanda "washed women hand". Diagnosa? A. Pada pemeriksaan didapatkan TD 90/60 mmHg. Komplikasi yang paling dikhawatirkan? A. Segera load and go Seorang wanita berusia 33 tahun datang ke poli jiwa. Nadi 130 x/menit kecil. 50 tahun datang dengan keluhan muntah dan mencret sebanyak 25 x/hari sejak pagi hari.Seorang laki-laki usia 40 tahun terjatuh dari atap bangunan. Hiperventilasi untuk mencegah edema otak D. Kaku kuduk D. nafas cepat.

Simvastatin E. Stroke infark E. Simvastatin C. Ibunya mengaku menceboki dari belakang ke depan. Pada pemeriksaan pasien dapat menjawab pertanyaan dengan lancar. Kejadian sudah berlangsung 2 hari yang lalu. tekanan darah 210/110 mmHg. N. Prolonged Reversible Ischemic Neurological Deficit B.Organisme yang paling sering menyebabkan? A. Apakah diagnosis kasus di atas? A. Pada pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 78 kg. Captopril. Allopurinol Seorang anak perempuan berusia 4 tahun dibawa ke dokter dengan keluhan sesak napas. Propanol. Asma bronkial berat C. Captopril. Transient Ischemic Attack (TIA) Bayi berusia 3 bulan dibawa ke poliklinik karena menanggis saat BAK sejak 5 hari yang lalu. Gemfibrozil B. GCS 2-2-3. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. HDL 35. Pemeriksaan thorax didapatkan wheezing seluruh lapangan paru. ureum 21. Klebsiella B. lab kolesterol 285.8oC . gonnorhoe D. Digoxin . creatinin 0. Terapi pada pasien ini? A. dan hasil EKG hipertrofi ventrikel kiri. Tetani E.Captopril.8. aeroginosa Seorang laki-laki 60 tahun. Asma bronkial ringan D. bening. E. TD 160/100 mmHg. Stroke perdarahan intraserebral C. Asma bronkial sedang . dapat berjalan sendiri. Lengan dan tungkai sebelah kiri tidak bisa digerakkan. Methyldopa. Perdarahan subarakhnoid D. denyut nadi 90 /menit. temperatur 37oC. frekwensi napas 40 /menit. Trigliserida 215. Keluhan disertai kencing berwarna kuning. bicara pelo serta mulut perot. Kemudian pasien tersebut dikonsulkan kepada dokter spesialis saraf dan disarankan untuk pemeriksaan CT Scan kepala dan didapatkan hasil adanya lesi hipodens pada kapsula interna kanan. Asma persisten berat E.Seorang laki-laki usia 65 tahun diantar anaknya ke Unit Gawat Darurat karena tampak kebingungan. Siklofosfamid D. coli C. suhu 38. Asma episodik jarang B. P.

Haloperidol . pendiam. Rat tail appearance E. Caterpillar sign D. Faktor apa pada pasien tersebut yang memungkinkan mempunyai prognosis lebih baik? A. Windscock appearance Gambar 9. Rat Tail Appearance Seorang laki-laki berusia 58 tahun dibawa ke UGD pada jam 08. Ingin bunuh diri. THP C.00 dengan riwayat pada jam 06. nadi 88 x/menit dan respirasi 32 x/menit. Kemudian. Tidak ada hipertensi maligna Laki-laki. Amitriptilin D. Jendela terapi baru 2 jam C. mematung. dan penderita tidak bisa diajak bicara sama sekali.Seorang anak berusia 2 tahun dibawa ke dokter dengan keluhan muntah-muntah. Karbamazepin B. Double bubble sign B. dokter mendiagnosanya sebagai Achalasia. A. jika ditanya diam dan hanya sedikit berkata-kata. Hipertensi derajat II B. kesan didapatkan hemiparesis kanan. tensi 190/110 mmHg. Pada pemeriksaan radiologis didapatkan A. Fluid level intraluminer C. Aloanamnesis didapatkan hipertensi sudah 10 tahun dan tidak terkontrol dan merokok minimal satu bungkus sehari. Tidak ada asidosis metabolik D. Umur kurang dari 60 tahun E. Apakah Terapi yang tepat?.00 tiba-tiba terjatuh dan diam saja. Hasil pemeriksaan didapatkan kesadaran sulit dinilai.

Halusinasi visual D.Seorang pemuda usia 20 tahun dibawa ke poli Jiwa oleh keluarganya karena bertingkah laku aneh. Gejala apakah yang ditunjukkan oleh pasien tersebut? A. yaitu suara-suara yang kacau balau yang tidak dapat dibedakan secara tegas . di mana seolah-olah tubuh penderita bersentuhan secara fisik dengan manusia lain atau benda lain. dan bergerak sendiri.  Halusinasi haptik Halusinasi ini merupakan suatu persepsi. sehingga penderita mendengar kata-kata atau kalimat kalimat tertentu  Halusinasi visual (penglihatan) Penderita melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada. yaitu suara-suara yang berbentuk suara jelas seperti yang berasal dari manusia. Hal ini disebabkan oleh? . Halusinasi ini merupakan gambaran dari perasaan bersalah penderita. Seorang perempuan umur 55 tahun datang ke dokter untuk memeriksakan tekanan darahnya. Seringkali halusinasi haptik ini bercorak seksual. Kemudian pasien mengatakan bahwa sebulan yang lalu dia pernah periksa ke laboratorium dan dinyatakan mengalami hiperkolesterolemia. Dari hasil pemeriksaan diketahui tekanan darahnya 170/100 mmHg. dan sangat sering dijumpai pada pencandu narkoba.  Halusinasi taktil (perabaan) Halusinasi ini sering dijumpai pada pencandu narkotika dan obat terlarang. Hal ini sering terjadi pada penderita Schizophrenia dan pencandu narkoba. Halusinasi kinestetik C. Halusinasi autoskopi E. mengalami perubahan bentuk.Akoasma. Halusinasi visual sering menimbulkan ketakutan yang hebat pada penderita.  Halusinasi olfaktorik (pembauan) Penderita membau sesuatu yang tidak dia sukai.Phonema.  Halusinasi kinestetik Penderita merasa bahwa anggota tubuhnya terlepas dari tubuhnya. Orang yang hiperkolesterolemia beresiko mendapat penyakit kardiovaskuler.  Halusinasi autoskopi Penderita seolah-olah melihat dirinya sendiri berdiri di hadapannya. Phonema B. Pemuda tersebut sering mengatakan bahwa ia melihat dirinya sendiri di hadapannya. Halusinasi taktil Bermacam-macan bentuk halusinasi  Halusinasi akustik (pendengaran) Halusinasi ini sering berbentuk : .

Asam lemah jenuh tidak dapat disentesis oleh tubuh E.A. rectus medialis B. Penderita merokok 2 bungkus per hari. Lemak berlebihan menimbulkan arterosclerosis yang menimbulkan penyumbatan pembuluh darah D. Asam lemak tidak jenuh dapat disentesis oleh tubuh B. Tuberculosis paru B. M. M. M. M. rectus lateralis D. Kemungkinan besar. lemak Lemak berlebihan akan dimetabolisme di dalam pembuluh darah C. Suhu tubuhnya 40°C dan denyut nadi 110 x/menit. Asma bronkial . apa diagnosis penderita? A. Pada auskultasi terdengar suara dasar bronkial dan suara tambahan ronki basah kasar. Apakah otot ekstrinsik pada mata kiri yang mengalami kelemahan? A. Asam lemak dibutuhkan untuk pelarut vitamin B kompleks Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun dibawa ibunya ke puskesmas dengan keluhan mata juling. Pada foto rontgen didapatkan infiltrat pada lobus bawah paru kanan. M. rectus inferior Seorang laki-laki 40 tahun datang dengan batuk dan terkadang sesak napas. visus mata kiri 1/60 dan mata kiri juling ke dalam (ke arah hidung). Pada pemeriksaan fisik didapatkan visus mata kanan 6/15. obliquus inferior C. Dari anamnesis didapatkan bahwa keluhan ini sudah diderita penderita sejak lahir. rectus superior E.

Asma terkontrol sebagian C. Penderita sudah rutin memakai Budesonid inhaler 100 µg. denyut nadi 72 x/menit. Melakukan suction pada jalan nafas D. Glinid B. Bila merasa sesak napas pasien memakai Salbutamol inhalasi. Pasien pernah dirawat di rumah sakit karena serangan asma 6 bulan yang lalu. Acarbose C. Pemasangan orofaringeal airway Seorang perempuan usia 35 tahun. Tinggi badan pasien 168 cm. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 130/85 mmHg. Asma stabil E. Apakah golongan obat yang mulamula diberikan untuk mengendalikan gula darah pasien tersebut? A.C. Pasang infus C. berat badan 78 kg. Mual dan muntah (+). Bronkiektasis terinfeksi Seorang laki-laki usia 50 tahun datang ke dokter dengan keluhan sering kencing. Asma eksaserbasi B. Kadar gula darah vena saat puasa menunjukkan 170 mg/dL dan kadar gula darah 2 jam setelah makan 210 mg/dL. Sulfoniluria E. pagi dan malam. PPOK eksaserbasi akut D. Pada pemeriksaan fisik didapatkan stridor ketika bernafas dan berkurang saat dilakukan jaw thrust. Riw HT & DM (-). Apakah katagori kasus asma diatas? A. Tindakan selanjutnya yang paling tepat adalah? A. Pemeriksaan spirometri disimpulkan obstruksi ringan. Gatal. Asma tidak terkontrol Pria 65 tahun datang dengan keluhan mata kiri merah. dan temperatur 36oC. Asma terkontrol D. Insulin Pasien laki-laki usia 60 tahun datang ke IGD dengan keluhan tidak sadarkan diri sejak 1 jam yang lalu akibat kecelakaan motor. RPK . terasa ada pasir tidak dirasakan. terbangun di malam hari karena dada terasa berat 1-2 kali seminggu. Pneumonia E. Tidak ada benda padat pada rongga mulut. frekuensi napas 12 x/menit. Pemberian oksigen E. datang ke poliklinik dengan keluhan sesak napas. Metformin D. Melakukan head tilt dan jaw thrust B. pemeriksaan fisik lain dalam batas normal. Pada anamnesis diketahui dalam 3 bulan ini penderita merasakan sesak napas 2-3 kali seminggu. penglihatan berkurang sejak 2 hari yang lalu. nyeri.

lensa katak imatur. segmen anterior dalam batas normal. TIO N (++). Pada aloanamnesis diketahui pasien belum menikah. Ectasy B.DM & HT (-). memakai pakaian rangkap 6. mengurung diri di kamar. Px kiri visus 1/60 tidak bisa dikoreksi. lensanya keruh konjungtiva bulbi hiperemis (+). Pil koplo E. Px mata kanan visus 4/60 dikoreksi menjadi 6/20. Ca laktat C. Nalokson Pasien seorang laki-laki 22 tahun dibawa ke UGD karena mengurung diri di kamar. Terapi yang tepat untuk pasien diatas ? A. segmen posterior tampak kabur. Ganja C. membawa pisau dan linggis kecil tersembunyi dalam pakaiannya. tetapi tidak menimbulkan efek sedatif yang kuat. Maka diagnosisnya? A. Mata kanan penglihatan berkurang tetapi tidak merah. telah sebulan ini mudah marah. Laki-laki 28 tahun sering mengkonsumsi makanan mengandung asam jengkolat (+). TIO normal. pada wawancara pasien mengatakan bahwa ada yang membisikinya bahwa tetangganya akan membunuhnya. Terapi Metadone digunakan untuk penyalahgunaan apa? A. CO dangkal. Glaukoma simplek OS & katarak matur ODS B. Didapatkan NKCV (+). Retinitis OS & glaukoma ODS C. Metadon adalah opiat sintetis yang dapat dipakai oleh pengguna narkoba suntikan untuk mengganti heroin bila dia tidak dapat berhenti memakainya akibat kecanduan. Heroin Metadon adalah opiat (narkotik) sintetis yang kuat seperti heroin (putaw) atau morfin. Pemeriksaan fisik tidak ditemukan kelainan. Pada pemeriksaan didapatkan keadaan umum nampak lusuh. tidak mau mandi. yaitu program yang mengalihkan pengguna heroin pada obat lain yang lebih aman. Metadon biasanya disediakan pada Program Terapi Rumatan Metadon (PTRM). segmen posterior kesan baik. Apakah kemungkinan diagnosis yang paling sesuai ? . Lem aibon D. shadow test (+). Katarak matur OS & katarak imatur ODS Seorang laki-laki berusia 30 tahun setiap hari datang ke klinik Program Terapi Rumatan Metadone (PTRM). Glaukoma sekunder akut OS & katarak imatur ODS D. Natrium bikarbonat B. Karbon arang D. Amaurosis Fugax E.

Biopsi endometrial B. USG pelvic C. vulva vagina tidak ada kelainan dan fluksus (+). B. Hydrokel testis sinistra B. diameter 25 cm. Tes kehamilan D. pasien sering mendengar suara orang berbicara yang mengomentari buruk tentang dirinnya. Papiloma intraduktal C. konsitensi keras. dijumpai adanya benjolan pada payudara. Diagnosis keadaan di atas adalah A. E. C. Kontrasepsi oral Seorang wanita 40 tahun. menstruasi tidak teratur sejak menstruasi pertama setahun yang lalu. terakhir pasien sudah tidak dapat makan atau berpakaian sendiri dan memerlukan bantuan orang lain komunikasi dan aktivitas bergaul . Torsio testis sinistra C. Pada pemeriksaan VT didapatkan. Fibroadenoma E. Nyeri terasa sampai ke perut bawah dan lipat paha. tidak disertai demam dan tidak ada kelainan saat buang air kecil. Riwayat haid kadang banyak kadang sedikit. terkadang pasien juga menunjukkan gejala yang selalu mendengar suara musik angklung di kamarnya. Epididimoorchitis sinistra Seorang perempuan umur 50 tahun dibawa ke UGD RSJ dengan keluhan marah-marah sendiri tanpa sebab. Bahkan kadang-kadang sampai dua minggu. Keluar darah dan cairan putih. Varicokel testis sinistra E. Batu ureter distal sinistra D. batas tegas. sulit digerakkan. Tumor philloides B. Mastitis Seorang laki-laki 18 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri pada buah zakar kiri sejak tadi pagi. Screening homeostasis E. D. Tindakan yang tepat untuk menegakkan diagnosis adalah A. Gangguan Mania Gangguan Depresi Gangguan Paranoid Tentamen Suicide Gangguan Skizofrenia Seorang wanita berusia 15 tahun. padahal saat itu tidak ada orang lain. Karsinoma invasif D. Diagnosis keluhan pasien di atas tersebut adalah : A.A. buah zakar bengkak.

pertanyaan yang diajukan terhadap pasien dijawab dengan tersenyum tetapi tidak memberikan jawaban dengan benar. Tinea manus D. N III C. 4 mg/kgBB C. 12 mg/kgBB E. dengan lebar 0. pada foto Ro tampak fraktur pada os ethmoid. Waham kebesaran C. N II B. Waham somatic Wanita 35 tahun. Saraf cranial apa yang memungkinkan terganggu? A. Waham kacau/bizzare B. 2 mg/kgBB D. Pada pemeriksaan dermatologi didapatkan pada kedua palmar dan jari tampak eritema difus. Dermatitis kontak iritan Seorang pria 24 tahun datang ke UGD sehabis KLL.5 cm. N V D. Dermatitis kontak alergi B. Maka dosis yang diberikan A. Tentukan gejala yang paling besar ditemukan? A. N I E. 6 mg/kgBB Laki-laki 24 tahun.dengan tetangga dan suami terbatas. sudah 1 tahun pasien seperti ini. N IV . Terdapat luka robek di lengan kanan atas sepanjang 4 cm. Diagnosis kasus di atas adalah? A. datang dengan keluhan gatal pada tangan setelah mencuci tangan dengan sabun cuci minggu yang lalu. Waham curigaan E. Dermatitis atopi E. dibawa ke UGD RS oleh warga setelah mengalami kecelakaan. Tampak luka di kepala. skuama kasar. pemeriksaan fisik den neurologis tidak ada kelaianan. Waham nihilistik D. 7 mg/kgBB B. sedikit erosi. Neurodermatitis C. Akan dilakukan penjahitan primer dengan menggunakanan astesi infiltrasi Lidokain dan Adrenalin.

ureum serum 40 mg/dl. Apa kepentingan dari data mengenai mata pencaharian? A. Infeksi bakteri C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 180/120 mmHg. jumlah kencing menurun. Menggambarkan metode intervensi program kesehatan C.9oC. eritrosit penuh. Menggambarkan faktor resiko lingkungan kerja D. Menggambarkan tingkat kesadaran penduduk terhadap kesehatan Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun dibawa ibunya ke rumah sakit dengan keluhan BAK berwarna cokelat itam. waktu.600/mm3. Namun pada pagi hari berkurang. dan leukosit 8-10 lp. hidung gatal. leukosit 9. dan dua mata bengkak. Produksi eritropoeitin menurun B. proteinuria (++). frekuensi nadi 100 /menit. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan haemoglobin 10.Situasi kecematan X. telah terjadi wabah penyakit tertentu. Haemodilusi E. Kesadaran CM dan bengkak seluruh tubuh. nyeri (-). Salah satu data yang di kumpulkan adalah mengenai umur. Fe menurun D. Penyebab anemia pada pasien adalah A. KU hidung beringus sejak 6 tahu yang lalu. dan serum kreatinin 1.6 g/dl.3 mg/dl. Dalam rangka mencari faktor penyebab masalah kesehatan tersebut. Pemeriksaan urine berwarna cokelat hitam. Haematuria Seorang wanita berumur 18 tahun. menggambarkan tingkat pengetahuan penduduk terhadap kesehatan E. dan tempat. sering bersin terutama jika lingkungan sekitar berdebu. Menggambarkan tingkat pendidikan B. Pekerjaan pasien pelayanan. Hasil . dan temperatur 36. Epidemiologi deskriptif ini akan menyajikan data-data yang menggambarkan penyebaran masalah kesehatan menurut manusia. dilakukan epidemiologi deskriptif sebagai langkah awal dari proses epidemiologi analitik.

Rhinitis sekretorik Seorang wanita. dan diberi obat oleh dokter yang diminum terus untuk mengurangi gangguan tersebut sampai sekarang. Keratitis Bila didapatkan pemeriksaan darah terdapat eritrosit gambaran scuffner. Rhinitis Alergi D. Tidak didapatkan riwayat gangguan jiwa sebelumnya. dibawa keluarganya ke Puskesmas karena dikeluhkan bicara kacau. Anemia Hemolitik E. Delirium C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan GCS 9. Rhinitis Atropikan C. Blefaritis E. temperatur 39oC. Sejak 7 hari yang lalu penderita mulai demam. sekretorik. Skizofrenia E. Demensia D. pembesaran konka inferior dan media dengan mukosa kebiruan. bingung dan bicara kacau dan merasa ketakutan karena seperti didatangi bayangan makhluk yang hitam dan besar yang akan mengajaknya pergi. Diagnosis yang mungkin pada pasien ini? A. tetapi sudah ada gangguan kencing sejak 2 tahun yang lalu. Konjungtivitis B. Skleritis D. Rhinitis Vasomotor B. Amnesia Wanita 21 tahun datang dengan keluhan mata merah. Selain itu pasien juga mengeluh mata bengkak dan berair. Anemia Aplastik Seorang laki-laki berusia 65 tahun diantar keluarganya ke UGD karena sejak tadi siang sampai malam pasien tidak bisa kencing dan kesakitan sekali. Lab IgE 1. Dua hari yang lalu penderita tampak gelisah. Pemeriksaan fisik tampak kesakitan . Stress Akut B. Rhinitis Occupational E. Anemia Defisiensi vit B12 B. berusia 18 tahun. Episkleritis C. kripta. kaku kuduk (+) dan meningeal sign (+). Anemia Defisiensi asam folat C.pemeriiksaan status lokalis pada hidung. Terdapat injeksi pada konjungtiva bulbi. Apakah diagnosis yang tepat ? A. Anemia Defisiensi besi D.250 IU Apa diagnosis pasien ini? A. Ditemukan eosinofil pada sekret. diagnosis? A. mengeluh nyeri kepala dan muntah. Hal ini baru pertama kali dirasakan.

Meatus basah oleh karena urin. dan pada malam hari tampak bayangan kuning pada matanya. Pneumothoraks Anak laki-laki usia 2 bulan dibawa oleh ibunya karena terdapat bintik putih pada matanya. konsul urologi Seorang laki-laki 35 tahun datang ke poli dengan keluhan sakit di ibu jari kaki. Meloksikam C. Anisometropi C. Apakah tindakan pertama yang tepat? A. beri analgetik. Apa diagnosis pasien ini? .pada posisi berbaring tampak perut bagian bawah membuncit teraba buli penuh sangat membesar dan sakit. Ketoprofen E. pemeriksaan thoraks fokal menurun. konsul urologi B. Pungsi buli suprapubik. Kateterisasi uretre dengan kateter nelaton. suara paru menurun pada basal paru kiri. Miopi E. Pneumonia D. Keluhan dirasakan terutama saat menarik nafas. Hipermetropi B. setelah diberi lensa sferis plus visus menjadi 5/5. Kolkisin Seorang pria 39 tahun datang ke praktek dokter umum dengan penurunan visus 5/15. Apakah pengobatan yang paling tepat pada pasien tersebut? A. Pasien sering mengalami keringat malam. Steroid D. dengan tes pin hole didapatkan kemajuan. konsul urologi E. Pada pemeriksaan didapatkan kemerahan dan bengkak di ibu jari kaki kanan. Kedua bola mata lebih keras dibandingkan dengan mata normal. Kateter uretra dengan kateter balon. Pada pemeriksaan fisik. Efusi pleura B. Sementara menunggu kedatang urologi. Diagnosis yang paling mungkin? A. Natrium diklofenak B. tanda vital dalam batas normal. Apakah gangguan yang terjadi? A. nafas pendek. beri analgetik C. pekak pada perkusi. sejak 3 bulan yang lalu. Presbiopi Seorang laki-laki 20 tahun datang dengan keluhan nyeri dada. Astigmatigma D. pleural friction Rub (+) pada basal paru kiri. Abses paru C. Pasien tersebut juga menderita gagal ginjal. Nodule pulmonary E. Segera konsul urolog lakukan instruksi untuk tindakan D.

Tes lepromin B. Tes ini disebut Lepromin Skin Test. UUK berbentuk macula. dan orang. B. Diagnosa . Glaukoma congenital katarak congenital Glaukoma sekunder Katarak sekunder Retinoblastoma Seorang wanita berusia 25 tahun datang dengan keluhan timbul bercak putih di badan dan lengannya. Sebagai dokter. Kerokan C. Paksa muntah B. Gram sputum E.A. batuk berdahak. Pengecatan KOH D. Pemeriksaan apakah selanjutnya untuk menentukan diagnosis penyakit ini? A.5oC. sesak nafas. dan suhu 36. Banyak minum air putih C. waktu. anesthesia. frekuensi nadi 80 kali/menit. Air kelapa D. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan. Keluhan ini dirasakan 6 jam setelah pasien mengkonsumsi makanan kaleng. Kultur sputum Pasien umur 60 tahun dibawa ke rumah sakit karena sering bingung. Analisa sputum C. frekuensi napas 20 kali/menit. keringat malam dan badannya tampak kurus. Kesulitan dalam orientasi ruang. Seorang wanita usia 30 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan muntah-muntah. D. CT scan thoraks B. Tes Tzank Diagnosis penyakit kusta dapat dilakukan dengan penyuntikan antigen ke bagian bawah kulit untuk mengetahui tipe penyakit kusta yang sedang diidap oleh seseorang. BTA sputum D. Tetapi ingatan masa kecil masih baik. tekanan darah 120/80 mmHg. Bagaimanakah cara menegakkan diagnosis pasti infeksi tuberkulosis? A. Susu E. Karbon aktif Seorang perempuan berusia 19 tahun datang dengan batuk sudah dua bulan. batas jelas. E. Hasil foto thoraks menunjukkan adanya infiltrat yang luas di kedua lobus atas paru. terapi apa yang Anda berikan A. Dokter menduga ini adalah kasus Tuberkulosis. C.

denyut nadi 52 /menit. E. Ia juga mengeluh sering demam berulang sejak ada keluhan tersebut diatas dan batuk berdarah sejak 3 hari terakhir. tekanan darah 120/80 mmHg. Apakah pengobatan konservatif yang sesuai? A. Veruka plana E. C. Veruka vulgaris D. Gambaran klinis berupa nodul permukaan verukosa bewarna keabuan. B. seperti gambaran sarang tawon dan hasil uji paru menunjukkan % VEP1 > 70%. Antibiotika E. kalau ditekan agak terasa sakit. Apakah golongan obat antihipertensi yang dikonsumsi pasien tersebut sehingga menimbulkan gejala seperti di atas? A. Beta bloker . dan frekuensi napas 14 /menit. Penghambat enzim pengkonversi Angiotensin C. Dahaknya kental dan berjumlah banyak terutama saat pagi hari ketika bangun tidur. D. usia 45 tahun. datang dengan keluhan batuk berdahak sejak 5 bulan yang lalu. Diuretik B. Apa diagnosis kasus tersebut? A.A. Menghentikan rokok B. Gangguan perilaku Demensia Amnesia Gangguan cemas menyeluruh Depresi Laki-laki 20 tahun mengeluh ada benjolan pada lutut kanan dan kiri sejak 3 bulan yang lalu. Moluskum kontigiosum B. Pada pemeriksaan fisik saat ini. Furenkel C. Drainase postural C. Bronkodilator D. pasien minum obat antihipertensi karena sebelumnya hasil tekanan darah 150/90 mmHg dan denyut nadi 70 /menit. Antagonis reseptor Angiotensin II D. Kalus Seorang laki-laki. Pada pemeriksaan fisik ditemukan ronki basah kasar pada lobus bawah paru dan pada pemriksaan foto thoraks terdapat gambaran kista-kista kecil dengan fluid level. Dari anamnesis. Oksigenisasi Seorang laki-laki usia 50 tahun datang ke dokter karena merasa lemas. Antagonis reseptor Aldosteron E.

bula mudah pecah. dan edematosa. Pemfigoid bulosa E. wajah. Pemfigoid bulosa B. Pemfigoid Bulosa (PB) adalah penyakit umum autoimun kronik yang ditandai oleh adanya bula sub epidermal pada kulit. Setiap diberi ASI. Lupus D. Impetigo vesikobulosa C. wajah. vesikel subepitel dan imunoflourosensi IgG di membran basal epidermis. Impetigo vesikobulosa Pemphigus vulgaris adalah penyakit autoimmune berupa bula yang bersifat kronik. Penyakit duhring E. Seorang wanita berusia 40 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan kulit melepuh-lepuh pada bagian kulit kepala. Pemfigus vulgaris C. sementara pemeriksaan imunoflourosensi langsung memperlihatkan endapan IgG di membran basal epidermis. dinding kendur. badan. dan kaki sejak dua bulan yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan bula generalisata. Lupus eritematosus Seorang bayi usia 3 minggu dibawa ibunya ke RS dengan keluhan tidak bisa makan. Dari pemeriksaan dermatotoksik nampak vesikel dan bula generalisata berdinding tebal di atas di atas kulit yang eritematous dan edematous. Fistula trakeo-esofagus D. Kelainan yang dini pada Pemfigoid Bulosa yaitu terbentuknya celah di perbatasan dermal-epidermal. tidak sampai 1 jam dimuntahkan kembali. Riwayat kelahiran normal. Lalu. dapat mengenai membran mukosa maupun kulit dan ditemukannya antibodi IgG yang bersirkulasi dan terikat pada permukaan sel keratinosit. Pancreas anulare B. Stenosis pylori . Dermatitis herpetiform D. Diagnosis yang mungkin ? A.Seorang wanita usia 35 tahun datang ke UGD dengan keluhan lepuh pada kulit kepala. proses ini disebut akantolisis dan akhirnya terbentuknya bula di suprabasal. di atas kulit eritematosa. badan. Diagnosa pada pasien ini adalah A. bula terletak di sub epidermal. dan ekstremitas semenjak dua bulan yang lalu. tidak didapatkan kelainan. Pemfigus vulgaris B. Sel infiltrat yang utama adalah eosinofil. Atresia duodenale C. Diagnosanya adalah A. Pada pemeriksaan PA didapatkan. Pada pemeriksaan histopatologik menunjukkan vesikel sub epidermis. menyebabkan timbulnya suatu reaksi pemisahan sel-sel epidermis diakibatkan karena tidak adanya kohesi antara sel-sel epidermis.

Dokter menyarankan melakukan pemeriksaan untuk memastikan kemungkinan tersebut. Gangguan obsesif kompulsif Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke praktik dokter umum dengan keluhan utama keluar cairan putih dari alat kelamin. Lucid interval C. Multiphase screening D. Komosio serebri D. Pada saat kejadian pasien tidak pingsan. Apakah yang mungkin terjadi? A.Seorang laki-laki berusia 40 tahun dibawa ke UGD karena mengalami nyeri kepala hebat. muntah dan penurunan kesadaran. Random screening . Amnesia retrograd D. Sebelumnya pasien juga mengamuk. Hal tersebut terjadi setelah 2 bulan yang lalu melahirkan putranya. Perdarahan intraventrikuler E. kadang-kadang mencurigai tetangganya jika dia lewat di depannya. pasien mengalami benturan pada kepalanya. Fraktur basis kranii B. Termasuk apakah pemeriksaan yang diusulkan oleh dokter tersebut? A. Pada pemeriksaan didapatkan kaku kuduk. dan suhu tubuh meningkat. Depresi pasca melahirkan B. Pada pemeriksaan dia mengeluh pusing. Pasien merasa takut dia akan terkena penyakit yang sama. Apakah fenomena yang terjadi? A. Diagnostic screening B. Laserasi serebri C. reflek patologis positif. Skizofren pasca melahirkan D. Herniasi serebri Seorang perempuan berusia 20 tahun dibawa ke UGD rumah sakit setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Diagnosis yang paling mungkin? A. nyeri di daerah belakang kepala. muntah. Mass screening C. Pasien adalah seorang promiskuitas dengan salah satu mantan pasangannya adalah penyandang infeksi HIV. hanya nyeri kepala sebentar lalu membaik dengan sendirinya. Tiga jam yang lalu. Psikosis pasca melahirkan E. Perdarahan subarakhnoid Wanita usia 22 tahun datang ke praktek anda dengan keluhan 1 bulan ini pasien sering berbicara sendiri. Komosio serebri B. Brill hematoma E. Gangguan kepribadian C.

Dengan funduskopi didapatkan C/D ratio 0. sering bicara sendiri. berusia 24 tahun. bilirubin total 3.8 OD dan 0. Penderita merasa kerasukan arwah neneknya yang sudah meninggal. sehingga perbuatannya sering dikendalikan oleh arwah tersebut. Sejak 5 hari yang lalu penderita mengalami perubahan tingkah laku berupa sulit tidur. Apa penyebab paling tepat? A. sejak 1 bulan yang lalu sering merasa sesak nafas.000. Pemeriksaan fisis TD 130/80 mmHg. mondar-mandir dan marah-marah tanpa sebab. dibawa keluarganya ke Puskesmas karena kerasukan. P 20 /menit.8 untuk mata kanan dan 0. Seorang pria berusia muda D. Spirometri C. waham sisip pikir dan halusinasi dengar. Pada pemeriksaan konfrontasi didapatkan hanya di bagian temporal saja ia dapat melihat. Leptospira Spp C. COA sedang C. kadang disertai nafas berbunyi dan batuk-batuk di malam hari. Ayah penderita eksim kulit. trombosit 180. N 116 /menit. Streptocossus Spp Seorang laki-laki. Apakah diagnosis yang paling mendekati untuk kasus di atas? . Niessheria Spp E. Dari pemeriksaan status psikiatri didapatkan adanya waham kendali pikir. Mana pernyataan yang paling tepat diantara pernyataan di atas yang dapat memberikan diagnosis kerja sementara belum dilakukan gonioskopi? A. disertai dengan konjungtiva edema dan berair. Staphylococcus Spp D. Bucella Spp B. Tidak ada riwayat gangguan jiwa sebelumnya. IgE Seorang laki-laki umur 30 tahun datang ke UGD dengan keluhan demam yang dialami sejak 3 hari yang lalu.000.2. Rongtgen foto thorak D.6. Riwayat memancing di kolam dekat rumah.9 untuk mata kiri. EKG B.E. Apakah pemeriksaan penunjang yang paling tepat dilakukan untuk menegakkan diagnosis? A. Oleh dokter didiagnosis dengan glaukoma sudut terbuka primer dan glaukoma sudut tertutup primer. Dengan pemeriksaan konfrontasi hanya dapat melihat bagian temporal saja B. HB 13 gr/dL. Opportunistic screening Seorang pria 17 tahun datang kepada anda dengan keluhan lapang pandang menjadi sempit. leukosit 14. dengan funduskopi didapatkan C/D ratio 0. COA sedang. kreatinin 3. Keluhan disertai dengan susahnya berjalan akibat nyeri yang hebat pada kedua betis.9 OS E. Lapang pandang menjadi sempit Seorang laki-laki 25 tahun.

HR 110 x/menit. Skizofrenia Gangguan Afektif Gangguan Mental Organik Gangguan Waham Menetap Psikotik Akut Seorang anak berusia 8 tahun datang ke tempat praktek dokter dengan keluhan pandangan kabur perlahan-lahan. C.” Diagnosis anda tentang pemeriksaan status mental tersebut? A. saya baik-baik saja. Keluhan disertai juga dengan dahak bewarna kuning dan demam. Pemeriksaan visus E. Pemeriksaan perimetri B. tadi bapak mengatakan kalo bapak berada di rumah sakit. T 38oC dan ditemukan adanya ronki basah kasar pada kedua lapangan paru. tindakan apa yang harus dilakukan? A. Antibiotik Seorang laki-laki usia 34 tahun dibawa keluarganya. Dokter melakukan pemeriksaan status mental. Pembicaraan irrelevan E. Inkoherensi D. E. Rujuk ke spesialis mata Laki-laki berusia 52 tahun datang ke RS dengan keluhan sesak nafas yang telah dialami selama 1 tahun dan dirasakan memberat dalam 4 hari ini. Oksigenasi E. Terapi pertama yang paling tepat dilakukan adalah? A. Brochodilator B. Kortikosteroid C. B. pada pemeriksaan fisik TD 110/80 mmHg. Insight jelek C. Bisa diceritakan kenapa bapak dibawa ke rumah sakit?” Pasien : saya tidak tau mengapa saya dibawa ke rumah sakit pak dokter. Halusinasi . Dokter : “Bapak. Sebagai dokter umum. Lakukan anamnesis C. Pemeriksaan TIO D. Waham bizzare B.A. Antiperetik D. D. Saya tidak sakit.

Dokter bersikap wajar kepada pasien B. Bronkitis kronik E. Uretritis Seorang perempuan. Kencing sedikitsedikit dan sering. Lateral dekubitus kanan-kiri C. leukosit 10-20/LPB. Pada pemeriksaan didapatkan kesadaran somnolen. Asma bronkiale B. Pemeriksaan fisik ditemukan warna urin keruh. Apakah permasalahan yang ditemukan pada kasus di atas dari sisi komunikasi dokter-pasien? A. Oblique kanan-kiri D. PA E. Pada waktu akan diperiksa fisik oleh dokter. Dokter menyadari dampak bahasa tubuh pasien Laki-laki 40 tahun datang ke dokter IGD dengan keluhan nyeri saat kencing. eritrosit 1-2/LPB. batuk dan panas tinggi sejak 5 hari yang lalu. jangan minta surat keterangan sehat!”. TB paru D. terdapat ronkhi basah di kedua lapangan paru. Ureteris D. Dokter menanggapi penolakan pasien D. nitrit (+). Penderita dirawat di ICU atas indikasi ARDS. Diagnosis yang mungkin? A. bakteri ++. Cor pulmonale C. Apakah penyakit yang paling mungkin mendasari komplikasi ARDS tersebut? A. Dari aloanamnesis didapatkan riwayat penggunaan NAPZA. Dokter kurang mampu mengendalikan emosi C. Pneumonia Seorang laki-laki jatuh dari pohon kelapa. dan deformitas. usia 27 tahun dibawa ke UGD RS karena tidak sadar. AP Lateral B. Dokter menghormati pasien E. bengkak. Glomerulonefritis B. BJ 1020. Sistitis E. Lateral kanan-kiri . urobilinogen (+).Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke Puskesmas meminta surat keterangan sehat untuk melamar pekerjaan. perempuan tersebut menolak dengan alasan dirinya sehat. pasien mengalami sesak napas berat sejak sehari yang lalu. Pemeriksaan foto rontgent yang sebaiknya dilakukan adalah? A. Dokter marah dan mengatakan “Kalau tidak mau diperiksa ya sudah. Prostatitis C. Terdapat nyeri tekan pada punggung.

Korpus lateralis dektra C. pada fraktur dasar tulang tengkorak. tonsil bengkak berbintik-bintik putih.  Midriasis Pupil melebar. hasil foto rontgen thorak didapatkan TB duplex. Gangglion cervical supenor dekstra E. . misalnya oleh desakan tumor atau hematom. Dapat dijumpai pada waktu tidur. tanda-tanda dehidrasi (). pupil kanan tidak bisa dilatasi dengan pemeriksaan direct dan indirect. iritasi N. dipersarafi oleh serabut simpatis (torakolumbal).5°C.III)  Miosis Pupil mengecil. Pada pemeriksaan didapatkan keadaan umum kompos mentis. Fibrosis B. Rongent foto vertebra lumbal bawah B. Resolusi D. tidak gelisah. nadi kecil 130/menit. Nervus okulomotorius dekstra B. Seorang anak usia 4 tahun BB 16 kg. Di mana kelainan yang terjadi? A. tekanan darah 70/palpasi.III. temperature badan 38. rasa haus (+). Infiltrat E. tidak didapatkan perdarahan baik eksternal maupun internal. Osifikasi C.Pasien kontrol kesehatan tanpa keluhan. Pada pemeriksaan didapatkan kekuatan anggota gerak bawah 0.III. Dijumpai pada kelumpuhan N. Gambaran apa yang ditemukan? A. Rongent foto vertebra sakral D. Kalsifikasi Seorang laki-laki berusia 24 tahun dirujuk dari sebuah puskesmas dengan riwayat kelemahan kedua tungkai yang terjadinya mendadak setelah jatuh memanjat pohon. tingkat tertentu dari koma. Rongent foto vertebra thorakal AP dan lateral E. sehari rata-rata 3-4 kali berak lembek. Pemeriksaan penunjang apakah yang harus dilakukan pada pasien tersebut? A.III. Pemeriksaan tenggorok merah. dan kelumpuhan saraf simpatis (sindrom Horner). Rongent foto vertebra servical lateral dan oblique Seorang pasien mengalami anisokor. dipersarafi oleh serabut parasimpatis dari N. disertai muntah-muntah 2-3 kali. dibawa ke poli anak dengan keluhan 2 hari diare. Traktus optikus dekstra Nervus Okulomotorius (N. Rongent foto vertebra servikal AP dan lateral C. Optikus dokstra D.

Keracunan makanan/salah makan B. Asidosis metabolik D.000. Elektrolit C. datang ke UGD dengan keadaan pingsan.Laboratorium darah dalam batas normal hanya LED 30/40.pasien mengaku kencing sedikit dan lemas. Pemeriksaan darah lengkap Pria 56 tahun. leukosit 15. Alloanamnesis muntah bewarna hitam dan diare hitam encer. EKG B. PF ginekomastia. Protein dan albumin D. Diare karena bakteri + dehidrasi ringan D. faeses dalam batas normal. Pemeriksaan yang perlu dilakukan? A. Diare akut oleh infeksi enteral C. analis gas darah normal. spider naevi. Pharyngitis + tonsilitis folikularis + diare ringan E. Hiperuremia . Asidosis respiratorik B. pernah bengkak sebelumnya. TTV dalam batas normal. Hiperamonia C. Apa yang menyebabkan pasien pingsan? A. Intoleransi makanan Laki-laki 50 tahun datang dengan keluhan bengkak pada tungkai bawah dan kadang disertai sesak. Foto Thorax E. ascites. Anak ini menderita A.