Seorang wanita usia 20 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan keputihan. Keluhan terkadang disertai gatal.

Sekret vagina sedikit berbusa dan bau amis ikan. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan, tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nadi 80 x/menit, frekuensi nafas 20 x/menit, dan suhu 36,5oC. Pada pemeriksaan ditemukan adanya clue cells. Penyebab keluhan ini adalah A. Gardenella vaginalis. B. Trikomonas vaginalis. C. Candida Albicans. D. Treponema pallidum. E. Neisseria Gonorrhoeae. Pria dibawa ke IGD dengan penurunan kesadaran, sebelumnya muntah dan nyeri kepala berat. Pada pemeriksaan neurologis terdapat kelumpuhan nervus cranial III, VI, dan IX. Pada oftalmoskop terdapat perdarahan retina. Di mana perdarahan terjadi? A. Perdarahan epidural B. Perdarahan subdural C. Perdarahan batang otak D. Perdarahan subaraknoid E. Perdarahan intratekal Pasien, 30 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan demam dan menggigil. Sebelumnya 3 hari yang lalu pasien jatuh dari tangga dan mengalami patah tulang terbuka grade II. Pasien sudah dijahit di puskesmas dengan luka jahitan 28 cm. Pemeriksan fisik saat ini Tekanan darah 80 melalui palpasi, nadi 120 x/menit, suhu tubuh 39oC, Hemoglobin 6 gr/dl. Diagnosa A. Osteomelitis B. Tetanus C. Miolitis D. Osteoporosis E. Buerger disease Seorang laki-laki, berusia 20 tahun, datang ke unit gawat darurat dengan keluhan nyeri dan bengkak di lutut kanan, disertai krepitasi. Ia juga mengeluhkan sendi panggul kanannya tidak dapat digerakkan. Tidak ada luka sama sekali. Dari anamnesis didapatkan keterangan ia adalah penumpang mobil, duduk di samping supir, yang bertabrakan dengan mobil lain dari arah berlawanan. Apakah tindakan sementara, yang segera harus dikerjakan pada pasien ini? A. Reduksi B. Fiksasi C. Fasiotomi D. Pembidaian E. Traksi

Seorang laki-laki, 20 tahun, dibawa ke UGD karena bahu kirinya sakit dan bengkak sejak terjatuh 1 jam lalu saat bermain sepak bola. Pada pemeriksaan tampak bahu kiri bengkak, fleksi, eksorotasi, dan abduksi. Diagnosa pasien ini A. Dislokasi bahu anterior B. Dislokasi bahu posterior C. Fraktur clavicula D. Fraktur bahu E. Dislokasi acromion Dislokasi bahu anterior Posisi lengan atas dalam posisi abduksi. Kaput humerus didorong ke depan dan menimbulkan avulsi simpai sendi bagian bawah dan kartilago beserta periosteum labrum glenoidalis bagian anterior.

Seorang perempuan berusia 34 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan tingling pada jari telunjuk dan jari tengah kanan sejak 2 bulan yang lalu. Dia juga mengeluhkan kelemahan pada tangan kanannya dan mulai sering menjatuhkan beberapa barang seperti cangkir. Sebelumnya dia dalam keadaan sehat dan tidak pernah mengalami kecelakaan atau nyeri pada leher. Pada pemeriksaan neurologik, gerakan ekstensi bahu dan sendi siku dalam keadaan normal baik kekuatan maupun range of movement. Syaraf apakah yang paling mungkin mengalami kompresi? A. Nervus radialis B. Nervus ulnaris C. Nervus aksilaris D. Nervus medianus Seorang wanita berusia 28 tahun dibawa ke UGD oleh keluarganya dengan keluhan otot di sekitar mulut sering berkedut-kedut. Gejala ini dirasakan semakin memberat dalam 2 hari sebelum dibawa ke RS. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 130/70 mmHg, nadi 86 x/menit,

RR 20 x/menit dan suhu 37,2oC. Pasien sudah menggunakan obat antipsikotis dalam 1 tahun belakangan ini. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Sindrom ekstrapiramidal B. Sindrom neuroleptik maligna C. Tardive dyskinesia D. Parkinsonisme E. Parkinson’s disease Tardive dyskinesia is a movement disorder caused by long-term use of certain medications called neuroleptic drugs, along with some other drugs that increase the brain's sensitivity to the neurotransmitter dopamine. It is characterized by uncontrolled facial movements such as protruding tongue, chewing or sucking motions and making faces. Seorang wanita usia 35 tahun, seorang ibu rumah tangga datang ke puskesmas dengan keluhan sering terbangun pada dini hari dan sulit tidur kembali. Hal ini dialami olehnya sejak 1 bulan yang lalu. Pasien juga mengeluhkan lemas, sering pusing dan sulit konsentrasi sejak bercerai dengan suaminya. Obat apa yang diberikan pada pasien ini ? A. Antiansietas B. Antidepresi C. Antipsikosis D. Antiinsomia E. Antikonvulsan Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke dokter oleh ibunya dikarenakan anaknya tersebut suka mengatakan bahwa kiamat akan terjadi tahun 2012 dari ramalan suku maya kepada orangorang di sekitarnya. Hal tersebut dialami lelaki ini sejak 2 tahun belakangan ini. Pasien ini juga suka berpenampilan layaknya tokoh-tokoh mistis. Selama pemeriksaan tidak didapatkan tandatanda psikosis. Gangguan kepribadian pada pasien tersebut adalah A. Gangguan kepribadian skizoid B. Gangguan kepribadian skizotipal C. Gangguan kepribadian antisosial D. Gangguan kepribadian paranoid E. Gangguan kepribadian histrionik Seorang anak perempuan 8 tahun diantar ibunya memeriksakan diri ke puskesmas dengan keluhan gatal pada kepala, terutama kepala bagian belakang. Penyakit yang serupa juga diderita oleh teman-teman sekolahnya. Pada pemeriksaan didapatkan rambut kusam dan lengket. Apakah penyebab penyakit pada pasien tersebut ? A. Pedikulosis B. Dermatosis

Perbandingan HDL dan LDL meningkat E. Kadar HDL kolesterol normal Seorang laki-laki. misalnya karena kandungan karbohidrat setelah makan. tinggi badan 156 cm. 65 tahun menderita DM sejak 10 tahun yang lalu. D. Lipogenesis is the process by which acetyl-CoA is converted to fats. GDP 250 mg/dl dan 2 jam post prandial 450 mg/dl. Kadar trigliserida menurun B. Apa penyebab meningkatnya kadar glukosa darah 2 jam post prandial? A. Hipertensi E. Tineasis D.C. Scabies E. such as glucose. Meningkatnya glukoneogenesis E. lingkar pinggang 55 cm. Obesitas. pemeriksaan Lab reduksi urin +++. Apakah hasil pemeriksaan lipid yang dapat ditemukan pada pasien ini? A. C. atau teraktivasi pada akhir siklus Cori. Pada pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 51 kg. Hiperurisemia. B. Kadar HDL kolesterol meningkat C. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan glukosa puasa 95 mg/dL. Perbandingan HDL dan LDL menurun D. Didapatkan hasil pemeriksaan index massa tubuh 38. datang untuk melakukan medical check-up. Meningkatnya glikogenesis dan glukoneogenesis D. asam urat 6 mg/dL. Sindroma metabolik Laki-laki 62 tahun DM tipe II. The former is an intermediate stage in metabolism of simple sugars. Pitiriasis Seorang wanita berusia 37 tahun datang ke dokter praktek umum untuk memeriksakan kesehatannya. Meningkatnya glikogenesis dan lipogenesis B. oleh hormon insulin sebagai respon terhadap rasio gula darah yang meningkat. Dislipidemia. tekanan darah 120/90 mmHg. Terlambat glikogenesis dan lipogenesis C. Lintasan ini diaktivasi di dalam hati. trigliserida 160 mg/dL. Meningkatnya glikolisis  Glikogenesis adalah lintasan metabolisme yang mengkonversi glukosa menjadi glikogen untuk disimpan di dalam hati. Apa problem utama pada pasien tersebut ? A. a source of energy of  . HDL-kolesterol 37 mg/dL.

Hernia femoralis E. keluhan dirasakan saat bangun tidur. Disertai nyeri dan keluhan muntah. Epididioorkhitis dextra E. Apakah diagnosis yang mungkin? A. Tidak dijumpai demam dan tidak ada nyeri tekan di epigastrium. Pada pemeriksaan. Hernia inkarserata D. Kolesistitis C. Kolelitiasis D.living organisms. Hernia inguinalis Seorang laki-laki 40 tahun mengaku nyeri pada biji kemaluan kanan. Pada pemeriksaan USG ditemukan testis dengan caput epididimis seperti skorda spermatic membesar dan berisi cairan di sekitar testis. Koledokolitiasis . tanda vital normal. Apakah diagnosa pada pasien ini? A. Hernia scrotalis Seorang wanita berusia 63 tahun datang ke UGD dengan keluhan mata kuning. Tumor testis E. Through lipogenesis. jika skrotum dinaikkan nyeri menetap. Riwayat trauma dan gangguan BAK disangkal. Benjolan muncul saat beraktivitas. Apakah diagnosis paling mungkin? A. Apakah diagnosa pasien ini? A. Laki-laki 56 tahun mengeluh muncul benjolan sebesar telur ayam di lipat paha kanan. Torsio testis dextra Laki-laki 18 tahun datang ke RS dengan keluhan sakit di daerah skrotum. Abses hepar B. Hernia skrotalis C. Hal ini dialami sejak 2 minggu ini. Pada PF didapatkan testis kiri membesar. Pasien juga mengeluhkan BAB yang warnanya seperti dempul dan warna urine seperti teh pekat. Hidrokel testis dextra B. Hernia skrotalis dextra D. the energy can be efficiently stored in the form of fats. Varikokel testis dextra C. Torsio testis D. Abses testis C. tidak hilang saat tidur berbaring. Hernia hiatal B. skrotum jika ditekan nyeri. Epididimoorkitis B. merah dan letaknya lebih tinggi dari testis kanan posisi mendatar.

nyeri perut. perdarahan gusi. Di manakah lokasi terjadinya obstruksi? A.E. nyeri sendi. Tidak perlu pemeriksaan apapun D. Nyeri tekan (+). tidak bisa buang angin. KU compos mentis. Ureterolitiasis Seorang wanita berumur 30 tahun kontrol ke dokter setelah mendapat pengobatan infeksi saluran kemih tanpa komplikasi dengan Trimetoprim-Sulfametoksazol Forte dua kali per hari selama 3 hari. nadi lemah. Obstruksi terjadi di atas ligamentum trait B. Saat ini tanpa keluhan. Vesicolithiasis E. Abdomen inspeksi kembung. Hasil laboratorium urin diperoleh sedimen kalsium oksalat +2. nyeri kepala. Periksa kultur urin C. auskultasi bising usus meningkat. Uretrolitiasis C. Obstruksi terjadi di atas pylorus E.5oC. sebelumnya mengalami panas 5 hari. trombosit 36. sel epitel 2-4/LP. Diagnosis pasti dapat diperoleh dengan pemeriksaan? A. leukosit 4. Obstruksi terjadi di bawah ligamentum trait C. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Cholelithiasis D. Keluhan diawali muntah-muntah berwarna hijau. palpasi massa (-). mual muntah. Obstruksi terjadi setentang ligamentum trait D. Terdapat dua kali riwayat infeksi saluran kemih dalam 10 tahun terakhir. Apakah pengelolaan selanjutnya yang paling tepat? A. BAB hitam dan somnolen.39. Dari hasil laboratorium darah didapatkan ureum 51. Obstruksi terjadi di bawah duodenum Seorang laki-laki berusia 38 tahun datang ke dokter dengan keluhan utama nyeri perut. perkusi timpani. nadi 120 x/menit. RR 16 x/menit. suhu 37. kreatinin 4. tidak bisa BAB. cepat dan tekanan darah 90/70 mmHg. Nefrolitiasis B. Hepatoma Seorang laki-laki 25 tahun datang ke RS dengan keluhan perut kembung sejak 1 hari yang lalu.8. bersifat hilang timbul pada daerah pinggang kanan atas.200. defans muskular meningkat. Pada pemeriksaan fisik didapatkan BB 30 kg. suhu 36oC. Periksa preparat basah dan KOH E. Apusan darah tebal .000. dan eritrosit pucat 34/LP. muntah dan jumlah buang air kecil berkurang. Rujuk untuk periksa USG ginjal Laki-laki 20 tahun mengalami penurunan kesadaran. Periksa urinalisis dan kultur urin B. disertai mual.

Hepatitis virus B E. dan nyeri kepala. D. sklera ikterik dan nyeri tekan positif di abdomen kanan atas. Sebelumnya pasien minum alcohol dicampur obat flu. minuman berkarbonasi dan lotion nyamuk. Intoksikasi obat nyamuk Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke unit gawat darurat dengan keluhan nyeri terutama di daerah kanan bawah abdomen. Widal IgM dan IgG anti dengue Tes fungsi hati Tes fungsi ginjal Seorang laki-laki 27 tahun datang ke puskesmas mengeluh tidak bisa melihat sejak 3 jam yang lalu. Monosit D. Pemeriksaan urine bil indirek (++). Setelah itu pasien tidak sadar dan bangun tidak dapat melihat. Eritrosit B. Pasien adalah seorang mahasiswa dan hampir setiap hari jajan di warung dekat sekolahnya. Hematokrit E. muntah. Hepatitis kronik aktif D. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini A. Pada pemeriksaan fisik ditemukan kesadaran pasien somnolen. Nyeri disertai keluhan muntah dan demam ringan. Hepatitis virus A B. Hepatitis fulminan C. C. Keluhan disertai mual. Diagnosis radiologis yang mungkin pada penderita ini adalah . Leukosit PMN Seorang laki laki berusia 20 tahun dibawa orang tuanya ke puskesmas dengan keluhan demam sejak 4 hari yang lalu.B. ditemukan nyeri lepas tekan di daerah Mc burney. Intoksikasi bikarbonat E. Saat dilakukan pemeriksaan fisik. Intoksikasi obat flu D. Saat dilakukan colon in loop didapatkan gambaran filling defect berbentuk tipe anular di daerah rektosigmoid. Pasien tidak mempunyai riwayat trauma sebelumnya. Limfosit C. Intoksikasi methanol C. Etiologi pasien tidak dapat melihat adalah A. E. hepatitis virus non A non B Seorang wanita berusia 66 tahun mengeluh berak darah dalam 3 bulan ini. Intoksikasi etanol B. Saat dilakukan pemeriksaan laboratorium. komponen hasil laboratorium apa yang dapat mendukung penegakan diagnosis pada kasus diatas? A.

Pengobatan yang tepat untuk anak tersebut adalah A. Seorang anak berusia 8 bulan mengalami sariawan selama 1 minggu. Tinea barbae D. Psoriasis  Tinea barbae is a superficial dermatophyte infection that is limited to the bearded areas of the face and neck and occurs almost exclusively in older adolescent and adult males. C. Tinea kapitis B. Dermatitis seboroik E. Itrakonazol E. Asam salisilat Seorang perempuan berusia 41 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan tiba-tiba lengan dan kaki kanannya lemah. pada kepala tampak bercak seperti koin. Apakah diagnosa pasien tersebut? A. Pada pemeriksaan fisik diperoleh tekanan . Polip rektosigmoid Tuberculosis sigmoid Diverkulosis sigmoid Karsinoma rektosigmoid Hemoroid interna didaerah rektosigmoid Seorang pasien laki-laki umur 38 tahun datang dengan keluhan rambut sering rontok. B. deep.A. dari pemeriksaan tampak bercak bercak putih menyerupai plak pada mukosa lidah dan mulut. Pada anamnesis diketahui ternyata pasien mengalami keluhan ini selama 30 menit yang kemudian pulih lagi seperti semula. Nystatin D. Telogen eflufium C. E. The clinical presentation of tinea barbae includes inflammatory. Griseofulvin B. kerionlike plaques and noninflammatory superficial patches resembling tinea corporis or bacterial folliculitis. Metronidazole C. D.

muntah (-). Diagnosa pasien ini adalah A. Tetanus B. pasien merasakan jantung berdebar. Secondary partial seizure E. Stroke non hemoragik aterosklerotik . Intracerebral haemorrahage Seorang pria berusia 29 tahun datang dengan keluan sering kejang. Seorang laki-laki 62 tahun datang dengan keluhan lumpuh pada tangan dan kaki kiri sejak 1 jam yang lalu. berbicara.darah 160/90 mmHg. Afasia B. Absence seizure C. tiba tangan kiri kaku tetapi masih sadar. frekuensi napas 20 x/menit. frekuensi nadi 78 x/menit. Enchephalitis C. Primary partial seizure D. Saat sedang mengobrol. Stroke non hemoragik lakuner B. termasuk gerakan mata. Pada pemeriksaan neurologis diperoleh sensorik dan kekuatan otot normal. kurang lebih 10 menit. ia juga memilliki riwayat hipertensi sejak 7 tahun sebelumnya dan minum obat secara tidak teratur. pasien menderita demam rematik berulang. Trombosis serebri E. kemudian tangan dan kaki kejang selama 10 detik dan tidak sadar. General seizure Seorang kakek berusia 67 tahun dibawa anaknya ke praktek dokter umum dengan keluhan sulit berpakaian sejak 3 minggu terakhir. Nyeri kepala tidak jelas. Transient Ischemic Attack (TIA) B. Pada usia 25 tahun. berjalan. Pada anamnesis pasien mengaku tidak tahu cara mengenakan kemejanya. Pada pemeriksaan laboratorium didapati GDS 195 mg/dl. Subarachnoidal haemorrahge D. Pada usia 30 tahun. Agnosia  Apraksia (apraxia) adalah suatu kondisi di mana seseorang tidak bisa lagi melakukan gerakan ketika diminta untuk melakukannya. Biasanya kondisi ini disebabkan karena adanya masalah di otak apraksia dapat mempengaruhi hampir setiap gerakan. Apakah diagnosis yang paling mungkin A. Ataksia D. Apraksia C. Setelah sadar pasien tampak bingung. Apakah kelainan yang paling tepat menggambarkan kasus ini? A. Afemia E. atau menulis. Diagnosa pasien ini adalah A.

tidak dijumpai gangguan sensoris dan otonom. namun ada riwayat flu dan demam 1 minggu sebelumnya.00 dengan riwayat jam 6. kaku kuduk (+). didapatkan injeksi silier. pernapasan 32 x/menit. Pott’s disease B.00 tiba-tiba terjatuh dan diam saja. Dari pemeriksaan neurologis dijumpai tetraparesis tipe flaksid. Dari anamnesis dijumpai kelemahan secara tiba-tiba dimulai dari kedua tungkai yang kemudian dikuti kelemahan kedua lengan. tidak bisa diajak bicara. Myasthenia Gravis E. Stroke non hemoragik tromboembolik E. Keluhan disertai dengan mata berair dan penglihatan kabur. Pada pemeriksaan mata kanan didapatkan visus 6/40. Riwayat hipertensi sejak 10 tahun yang lalu dan merokok 1 bungkus/hari. nadi 88 x/menit. Tidak dijumpai riwayat trauma. Perdarahan epidural E. hemiparese dextra. Stroke non hemoragik kardioembolik D. Diagnosa yang paling tepat A. babinski dextra (+). Apakah etiologi yang paling mungkin? A. Guillain Barre Syndrome (GBS) Pria usia 49 tahun datang ke UGD jam 8. tes fluoresin positif. Perdarahan subarachnoid Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata kanannya merah sejak 5 hari yang lalu. infiltrate kornea bentuk punctata.C. Parasit E. Jamur D. Apakah diagnosis pasien ini A. Stroke in evolution B. dan sensibilitas kornea menurun. Bakteri B. Pemeriksaan fisik TD 200/110 mmHg. Perdarahan intraserebral D. Infark intraserebral C. Virus C. Atrofi muscular duchenne D. Pada pemeriksaan pungsi lumbal dijumpai gambaran dissosiasi sito albumin. Keluhan disertai dengan mata berair dan penglihatan kabur. seluruh refleks fisiologis menurun. Stroke non hemoragik hemodinamik Seorang perempuan berusia 22 tahun dibawa oleh keluarganya ke unit gawat darurat dengan keluhan lemah pada keempat anggota gerak. Pada . Alergi Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata kanannya merah sejak 5 hari yang lalu. Myelitis C.

namun pengobatan tidak rutin dan selama ini hanya minum obat-obatan tradisional. Bergerigi C. Astenopia konvergensia C. tes fluoresin positif. Terapi antihipertensi paling tepat? A. dan sensibilitas kornea menurun. N 110/menit. Pada pemeriksaan fisik mata didapatkan segmen anterior tenang. gambaran apakah yang ditemukan? A. Ablasio retina B. ARB B. didapatkan injeksi silier. Diuretik tiazid . Kabur Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke Puskesmas dengan kedua mata sering berair.50 menjadi 6/6 Apakah komplikasi yang paling sering terjadi? A. Keluhan disertai dengan mata berair dan penglihatan kabur baik untuk melihat jauh maupun dekat. Astenopia aniseikonia E. Hasil pemeriksaan visus didapatkan hasil sebagai berikut : VOD 6/15 dengan koreksi S +0. Jika dilakukan pemeriksaan dengan keratoskop plasido. Astenopia akomodativa D.75 menjadi 6/6 VOS 6/10 dengan koreksi S +0. Eksoftalmus D. Konsentris D.75 menjadi 6/6 VOS 6/10 dengan koreksi S +0. Glaukoma E. Katarak Seorang pasien 50 tahun dengan riwayat hipertensi.50 menjadi 6/6 Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Pemeriksaan lab didapatkan proteinuria. Astenopia anisometropia B. Keluhan disertai dengan mata berair dan penglihatan kabur baik untuk melihat jauh maupun dekat. T 37oC. Hasil pemeriksaan visus didapatkan hasil sebagai berikut : VOD 6/15 dengan koreksi S +0. R 20/menit.pemeriksaan mata kanan didapatkan visus 6/40. PF TD 160/100 mmHg. Pada pemeriksaan fisik mata didapatkan segmen anterior tenang. Bergelombang B. Astenopia presbiopia Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke Puskesmas dengan kedua mata sering berair. Terputus E. Mikroftalmia C. infiltrate kornea bentuk punctata.

Outcome yang dilihat . Per diem E. Mengembalikan suhu lemari es ke kisaran normal C. Fee for service C. Dari masing-masing provinsi diambil sampel 30% dari jumlah kabupaten dan kota yang ada. Sampel diambil dari 20 provinsi yang dianggap mewakili seluruh penduduk Indonesia. Β-bloker E. Askes dalam jumlah uang yang tetap sesuai dengan jumlah peserta asuransi yang ditanggung. Apakah metode pembayaran pelayanan kesehatan tersebut? A. Simple random sampling B. Membuang vaksin D. Multi-stages random sampling D. Melakukan uji kocok vaksin Dokter keluarga dibayar oleh PT. Pada pengecekan sore hari sebelumnya suhu lemari es masih dalam kisaran normal.Desember 2007. Gaji Survei Kesehatan Rumah Tangga yang dilakukan oleh DEPKES RI mengambil subjek penelitian seluruh penduduk Indonesia. Systematic random sampling Sebuah penelitian ingin meneliti efektivitas pemberian alfa-interferon bagi pasien dengan hepatitis B kronik. Satu kelompok diberikan alfa interferon dan kelompok yang lain diberikan lamivudin sebagai perlakukan standar.C. Apakah teknik pengambilan sampel yang paling sesuai dengan kasus di atas? A. ACE inhibitor Seorang petugas pengelola cold chain mendapati suhu lemari es penyimpanan vaksin hepatitis B mencapai -5oC pada saat pengecekan pagi. terlepas dari berapapun jumlah pelayanan yang diberikan. Menyatakan vaksin tersebut rusak B. Cluster random sampling E. Untuk itu peneliti memberikan intervensi bagi pasien hepatitis B kronik yang dirawat di sebuah RSUD periode Januari 2007 . Dari tiap-tiap kabupaten ini maka diambil sampel 50% dari jumlah kecamatan yang ada. Diagnosis related group B. Stratified random sampling C. Kapitasi D. Apakah tindakan yang harus dilakukan oleh petugas cold chain tersebut? A. Ca channel blocker D. Mengembalikkan vaksin ke Dinas Kesehatan Kabupaten E. Pasien yang bersedia mengikuti penelitian dibagi menjadi dua kelompok secara acak.

48 orang mendapatkan perlakuan dengan interferon. Subjek dengan gangguan fungsi ginjal. Uji T independen C. Dengan demikian. sedangkan pada perlakuan kedua. Pasien di RSUD periode Januari 2007 – Desember 2007 C. Uji Kai Kuadrat B. Forced expiratory volume (FEV) dalam ml/menit akan dibandingkan sebelum dan sesudah latihan fisik untuk menunjukkan fungsi respirasi. performance obat dapat diketahui dengan cara membandingkan kondisi objek penelitian sebelum dan sesudah diberikan obat. Pasien yang meninggal atau loss to follow-up D. Data diasumsikan terdistribusi normal. yaitu tidak memberikan perlakuan sama sekali terhadap objek penelitian. Pasien yang mendapatkan lamivudin Sebuah studi intervensional menguji apakah latihan fisik secara serial akan memperbaiki fungsi respirasi pada pasien dengan PPOK. Perlakuan pertama mungkin saja berupa kontrol. 42 orang mendapatkan lamivudin. dan gangguan fungsi sumsum tulang menggugurkan keikutsertaannya dalam penelitian. peneliti menerapkan kontrol. barulah objek penelitian dikenai suatu tindakan tertentu. Sampai dengan berakhirnya penelitian. 60 pasien PPOK telah setuju untuk berpartisipasi pada studi ini. Dari 48 orang yang mendapatkan interferon. misal pemberian obat. Contoh lain yang bisa dianggap berpasangan meski terdapat 2 objek penelitian. Contoh : . Apakah jenis uji statistik yang paling sesuai untuk menjawab pertanyaan penelitian diatas? A. sedangkan dari kelompok lamivudin semua subjek bertahan sampai penelitian selesai. 8 orang meninggal atau loss to follow-up. Uji T berpasangan D. Pasien dengan hepatitis B kronik B. Uji Korelasi Pearson E. Apakah kriteria eksklusi pada penelitian tersebut? A. 40 orang bertahan sampai akhir penelitian. perlakuan pertama. Contoh kasus lain misalnya program diet dimana pengukuran berat badan ditimbang sebelum dan setelah diet. misalnya perbedaan antara tinggi ayah dan anaknya.adalah konversi HbsAg menjadi negatif setelah 6 bulan. Uji ANOVA satu arah  Uji-T berpasangan (paired t-test) adalah salah satu metode pengujian hipotesis di mana data yang digunakan tidak bebas yang dicirikan dengan adanya hubungan nilai pada setiap sampel yang sama (berpasangan). Walaupun menggunakan individu yang sama. peneliti tetap memperoleh 2 macam data sampel. Misal pada penelitian mengenai efektivitas suatu obat tertentu. Pasien dengan gangguan fungsi ginjal E. Ciri-ciri yang paling sering ditemui pada kasus yang berpasangan adalah satu individu (objek penelitian) dikenai 2 buah perlakuan yang berbeda. yaitu data dari perlakuan pertama dan data dari perlakuan kedua.

Keefektifan dari suatu Bimbingan Belajar dalam menghadapi suatu Tes dinilai berdasarkan perbandingan antara nilai yang diperoleh siswa sebelum dan setelah melaksanakan kursus. Nilai tersebut diperoleh dari 10 siswa yang mengikuti Bimbel Tes Persiapan Masuk  Korelasi Pearson merupakan salah satu ukuran korelasi yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah hubungan linier dari dua veriabel. Dua variabel dikatakan berkorelasi apabila perubahan salah satu variabel disertai dengan perubahan variabel lainnya, baik dalam arah yang sama ataupun arah yang sebaliknya. Harus diingat bahwa nilai koefisien korelasi yang kecil (tidak signifikan) bukan berarti kedua variabel tersebut tidak saling berhubungan. Mungkin saja dua variabel mempunyai keeratan hubungan yang kuat namun nilai koefisien korelasinya mendekati nol, misalnya pada kasus hubungan non linier. Dengan demikian, koefisien korelasi hanya mengukur kekuatan hubungan linier dan tidak pada hubungan non linier. Harus diingat pula bahwa adanya hubungan linier yang kuat di antara variabel tidak selalu berarti ada hubungan kausalitas, sebab-akibat.

Masih terdapat banyak kontroversi mengenai peningkatan risiko kejadian tumor otak dengan penggunaan telepon seluler. Sebuah studi observasional dilakukan untuk menambah bukti berkaitan dengan hal ini. 30 pasien dengan glioblastoma multiformis diikutkan dalam sebuah studi, dan 30 subjek sehat yang sepadan dalam jenis kelamin dan usia direkrut sebagai kelompok pembanding. Kedua kelompok diwawancara mengenai riwayat penggunaan telepon seluler di masa lalu. Penggunaan telepon seluler ini kemudian dibandingkan pada dua kelompok untuk mengukur risiko terjadinya tumor otak. Apakah metode pengukuran risiko yang paling sesuai untuk jenis studi di atas? A. Rasio odd B. Risiko relatif C. Rasio prevalensi D. Koefisien kontingensi E. Population attributable risk Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan gatal pada daerah selangkangan sejak 2 minggu yang lalu. Gatal semakin lama semakin luas sampai ke bawah perut. Gatal akan semakin hebat setelah beraktivitas dan berkeringat. Pemeriksaan fisik menunjukkan lesi kulit berbatas tegas dengan peradangan daerah inguinal dekstra dan sinistra, tampak makula eritematosa, hiperpigmentasi, skuama dan papul-papul, dengan sifat lesi lebih aktif di bagian tepi. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Eritrasma B. Tinea kruris C. Ptiriasis rosea D. Kandidasis kutaneus

E. Dermatitis kontak alergika Seorang laki-laki berusia 44 tahun dibawa keluarganya ke IGD RS karena mengalami penurunan kesadaran sejak 4 jam yang lalu. Sejak 2 hari yang lalu badan demam dan mengeluh batuk berdahak. Dari pemeriksaan fisik keadaan umum lemah tidak sadar, tekanan darah 120/80 mmHg, denyut nadi 120 x/menit, frekuensi napas 32 x/menit dalam, temperatur 38,2˚C, kulit kering, tercium bau buah segar. Pemeriksaan gula darah sewaktu 520 mg/dL. Tindakan apakah yang pertama kali dilakukan? A. Injeksi insulin intravena B. Rehidrasi cairan intravena C. Pemberian natrium bikarbonat D. Injeksi antibiotika spektrum luas E. Injeksi antipiretik intramuskular Seorang perempuan berusia 30 tahun dikirim oleh bidan ke IGD RS dengan diagnosis G1P0A0 hamil aterm dengan kala I. Perut terasa kencang sejak 12 jam yang lalu, air ketuban keluar sejak 2 jam yang lalu. Pemeriksaan fisik menunjukkan tekanan darah 120/80 mmHg denyut nadi 96 x/menit frekuensi napas 24 x/menit tinggi badan 150 cm dan berat badan 62 kg. TFU 30 cm, letak kepala puki, DJJ 12-11-12, his terjadi setiap 5 menit durasi 15 detik. VT pembukaan 7 cm, kulit ketuban tidak ada, kepala turun Hodge 2+ UUK kiri lintang. Ukuran panggul dalam dalam batas normal. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I primi tua B. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I partus lama C. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I ketuban pecah dini D. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I inersia uteri E. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I primi para Seorang perempuan berusia 42 tahun dibawa ke IGD RS dengan keluhan nyeri pada perut kanan atas sejak 1 jam yang lalu. Nyeri hilang dan timbul, terasa tajam tidak tertahan hingga badan lemas dan mengeluarkan keringat dingin. Pasien juga mengeluh mual dan muntah. Rasa nyeri muncul 1 jam setelah makan ayam goreng. Diagnosis apakah yang paling tepat? A. Ulkus ventrikuli B. Ulkus duodeni C. Kolelitiasis D. Pankreatitis E. Hepatitis akuta Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bengkak sejak 1 bulan yang lalu. Awalnya bengkak terjadi di kelopak mata kemudian menyebar ke kaki, tangan, hingga

seluruh tubuh. Nafas terasa sesak dan buang air kecil berkurang. Diuretik apakah yang menjadi pilihan utama? A. Thiazid B. Manitol C. Isosorbid D. Furosemid E. Asetazolamid Seorang laki-laki berusia 5 tahun dibawa ibunya ke Puskesmas dengan keluhan timbul koreng di sekitar hidung sejak 1 minggu yang lalu. Koreng mulai menghitam dan terasa gatal. Pemeriksaan kulit menunjukkan papula eritema, pustula, dan krustae hitam di sekitar hidung. Terapi apakah yang paling tepat? A. Ampisilin B. Gentamisin C. Kloramfenikol D. Siprofloksasin E. Sulfametoksazole Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan penurunan tajam penglihatan kiri setelah terkena bola tenis 1 hari yang lalu. mata kiri menjadi merah dan terasa pegal. Pemeriksaan mata kanan dalam batas normal, pemeriksaan mata kiri visus 6/48, hematom palpebra, perdarahan subkonjungtiva, khemosis, edema kornea, hifema setinggi 1/4 tinggi COA, kripte iris baik, pupil bulat regular, refleks pupil baik, lensa jernih. Apakah penyebab penurunan visus yang paling mungkin? A. Perdarahan subkonjungtiva B. Hematom palpebra C. Plapebra khemosis D. Edema kornea E. Hifema Laki-laki 50 tahun datang dengan keluhan penglihatan mata kiri menurun setelah terkena pentalan kock 3 hari yang lalu saat bermain bulu tangkis. Dari pemeriksaan fisik didapatkan hematom palpebra, perdarahan subkonjungtiva, koernea jernih, bilik mata depan hifema penuh. Sclera dan iris sulit dinilai. Pupil membayang. Apa penyebab penurunan penglihatan pada kasus di atas? A. Katarak B. Hifema C. Hematoma palpebra D. Kornea sikatrik E. Perdarahan subkonjungtiva

Allupurinol D. Batuk disertai dahak encer berwarna putih. OAT kategori 1 B. perdarahan subkonjungtiva. Pemeriksaan fisik dalam batas normal. hematom palpebra. Keluhan dirasakan kambuh-kambuhan terutama setelah makan jeroan. Pemeriksaan sputum BTA negatif. Kolkisin E. Dua tahun yang lalu pasien mendapatkan pengobatan rutin TBC selama 6 bulan dan telah dinyatakan sembuh.Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan penurunan tajam penglihatan kiri setelah terkena bola tenis 1 hari yang lalu. Pemeriksaan apakah yang paling penting untuk diusulkan? A. Asam mefenamat . mata kiri menjadi merah dan terasa pegal. refleks pupil baik. Obat anti nyeri apakah yang paling mungkin memicu keluhan pasien tersebut? A. Sebelumnya pasien mengaku makan jeroan. kripte iris baik. Pemeriksaan fisik metatarsofalangeal digiti I bengkak kemerahan dan nyeri. Apakah rencana pengobatan yang paling tepat? A. lensa jernih. Kampimetri D. khemosis. Pemeriksaan mata kanan dalam batas normal. Ibuprofen B. Refraktometri B. pemeriksaan mata kiri visus 6/48. Terapi simtomatis E. OAT kategori 3 D. hifema setinggi 1/3 tinggi COA. OAT kategori 2 C. Dari pemeriksaan lab asam urat 14 mg/dL. Tonometri E. Terapi yang sesuai? A. Persendian tampak bengkak dan kemerahan. Keratometri C. OAT dan Quinolon Laki-laki datang ke praktek anda dengan keluhan nyeri pada sendi di ibu jari tangan sejak satu bulan yg lalu. pupil bulat regular. edema kornea. refleks fundus suram. Asam mefenamat Seorang laki-laki berusia 42 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan nyeri sendi ibu jari kaki kanan. Biometri Seorang laki-laki berusia 36 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan batuk lama sejak 2 bulan yang lalu. Pasien mempunyai riwayat mengkonsumsi obat anti nyeri dalam jangka waktu lama karena sering merasa nyeri kepala. Indometasin C.

Sesak nafas terjadi terus-menerus. obat lain yang juga diberikan pada pasien pada saat yang sama. asalkan tidak ada kontraindikasi terhadap NSAID. misalnya adanya penyakit penyerta lain/komorbid. misalnya Indometasin 200 mg/hari atau Diklofenak 150 mg/hari. Hasil pemeriksaan spirometri menunjukkan FVC 86% dari prediksi nilai normal. Keluhan dirasakan semakin lama semakin berat. Rencana untuk pemeriksaan fungsi paru dengan spirometri ditunda. Pasca operasi katarak D. kadang-kadang pasien juga merasakan nyeri kepala tegang dan nyeri dada kanan setelah batuk yang tiada henti. merupakan terapi lini kedua. E. dan fungsi ginjal. Pasien memiliki kebiasaan merokok hingga 1 pak (12 batang) rokok dalam 1 hari. kecenderungan perdarahan atau gangguan fungsi ginjal. pasien yang mendapat diuretik untuk gagal jantung dan pasien yang mengalami toksisitas gastrointestinal. tidak memberat dengan posisi tidur dan tidak membaik dengan beristirahat. Paracetamol Metampiron Piroksikan Aspirin Istirahat dan terapi cepat dengan pemberian NSAID. Tidak ada studi terkontrol yang membandingkan kolkisin dengan NSAID untuk penanganan gout. Kolkisin mrupakan obat pilihan jika pasien juga menderita penyakit kardiovaskuler. Seorang laki-laki usia 56 tahun datang ke poliklinik RS dengan keluhan sesak nafas sejak 3 hari yang lalu. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Penyakit paru restriktif moderat C. Pasien juga mengeluh batuk lama sekitar 1 bulan dengan dahak berwarna putih encer. D. termasuk hipertensi. Faktor apakah yang paling mungkin menjadi kontraindikasi pemeriksaan spirometri pada kasus tersebut? A. Sebagai alternatif. Pasien juga mengeluh batuk berdahak warna putih kental sejak 5 hari yang lalu. C. merupakan terapi lini pertama dalam menangani serangan akut gout. adalah Kolkisin (colchicine). FEV1/FVC 0.B. Badan demam ringan. Pasien menderita katarak dan baru dioperasi 1 minggu yang lalu. Penyakit paru obstruktif ringan . Nyeri dada kanan Seorang laki-laki usia 48 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan sesak nafas sejak 2 minggu yang lalu.52. Aspirin harus dihindari karena ekskresi Aspirin berkompetisi dengan asam urat dan dapat memperparah serangan akut gout. Nyeri kepala tegang E. Sesak nafas progresif B. Keputusan memilih NSAID atau Kolkisin tergantung pada keadaan pasien. Badan demam ringan C. Penyakit paru restriktif ringan B.

Sebelum sakit pola makan pasien tergolong potensi obesitas karena melebihi kebutuhan. Tetrasiklin D. 30% < VEP1 < 50% prediksi). Streptomisin B. Terjadi sesak nafas yang semakin memberat. Seorang anak perempuan berusia 2 tahun dibawa ibunya ke dokter praktek umum dengan keluhan gigi berwarna kecoklatan. mudah merasa haus dan sering kencing. suka ngemil. Derajat III: COPD berat Ditandai dengan keterbatasan/hambatan aliran udara yang semakin memburuk (VEP1/KVP < 70%. Penyakit paru campuran berat Klasifikasi COPD Berdasarkan Global Initiative for Chronic Obstructive Lung Disease (GOLD) 2007. dibagi atas 4 derajat : 1. Derajat IV: COPD sangat berat Keterbatasan/hambatan aliran udara yang berat (VEP1/KVP < 70%. Siprofloksasin C. . 4. Pasien juga mengalami penurunan berat badan dalam waktu 6 bulan sebanyak 10 kg. Keluhan disertai dengan mudah merasa lapar. Apakah antibiotik yang paling mungkin dikonsumsi tersebut? A. penurunan kapasitas latihan dan eksaserbasi yang berulang yang berdampak pada kualitas hidup pasien. Derajat I: COPD ringan Dengan atau tanpa gejala klinis (batuk produksi sputum).D. disertai dengan adanya pemendekan dalam bernafas. Derajat II: COPD sedang Semakin memburuknya hambatan aliran udara (VEP1/KVP < 70%. ibu pasien pernah menderita demam dan diberikan antibiotik oleh dokter yang menanganinya. Dalam tingkat ini pasien biasanya mulai mencari pengobatan oleh karena sesak nafas yang dialaminya. Keterbatasan aliran udara ringan (VEP1/KVP < 70%. orang tersebut mungkin tidak menyadari bahwa fungsi parunya abnormal. dan kurang beraktivitas. VEP1 > 80% prediksi). Kotrimoksazol E. Pada derajat ini. VEP1 < 30% prediksi) atau VEP1 < 50% prediksi ditambah dengan adanya gagal nafas kronik dan gagal jantung kanan. Penyakit paru obstruksi moderat E. Pada saat kehamilan. 50% < VEP1 < 80%). Eritromisin Seorang laki-laki datang ke Puskesmas dengan keluhan sering merasa lemah. 3. 2.

2000 kkal C.000 kilokalori. Kelainan paru apakah yang paling mungkin terjadi pada kasus tersebut? A. isi dan tegangan kurang . 1700 kkal Kebutuhan kalori bagi pengidap diabetes adalah 30-40 kilokalori per kilogram berat badan. Efusi pleura E. Pasien adalah penderita DM dan hipertensi yang tidak terkontrol. Non-STEMI E. Pemeriksaan EKG menunjukkan adanya gelombang T inverted dan depresi segmen ST pada sandapan V1-V4. Pasien menderita batuk kambuhkambuhan sejak lima tahun yang lalu. Berapa kebutuhan gizi pasien di atas (kalori/hari)? A. Seorang laki-laki berusia 67 tahun datang ke praktek dokter dengan keluhan sesak nafas sejak 1 minggu yang lalu. berat badan 50 kilogram. Angina pectoris tidak stabil B. kebutuhan kalori adalah 1. Old Miokard Infarction Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke IGD RS oleh polisi setelah mengalami kecelakaan lalu lintas 2 jam yang lalu. Pemeriksaan fisik menunjukkan tekanan darah 170/100 mmHg denyut nadi 126 x/menit frekuensi napas 24 x/menit temperature 36.Hasil pemeriksaan menunjukkan pasien memiliki berat badan 55 kg dan tinggi badan 170 cm. demam dan sering berkeringat terutama pada malam hari. Keluhan disertai sesak nafas dan keringat dingin. Atelektasis C. Pemeriksaan laboratorium darah menunjukkan GDS 240 mg/dL dan Troponin T positif.5˚C JVP dan suara jantung normal. Bila diasumsikan. 2200 kkal B. Pemeriksaan fisik menunjukkan keadaan umum lemah kesadaran kompos mentis tekanan darah 90/60 mmHg denyut nadi 140 x/menit. STEMI D. Angina pectoris stabil C. Pasien juga mengeluh batuk produktif dengan dahak kental berwarna putih. Pyotoraks D. 1900 kkal D. Pneumotoraks B. 1800 kkal E. Pemeriksaan foto toraks menunjukkan adanya pendataran sudut recesus costodiafragmaticus. Apakah diagnosis yang paling tepat? A.500-2. Hematotoraks Seorang laki-laki berusia 75 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS dengan keluhan nyeri dada sejak 2 jam yang lalu.

5˚ C akral dingin pengisian kapiler lambat pada paha kanan tampak hematom yang sangat besar. Pemeriksaan sputum BTA SPS menunjukkan hasil negatif. Apakah penyebab syok yang paling mungkin terjadi pada kasus tersebut? A. Trauma neurologi E. Kategori 2. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 80/60 mmHg. 2RHZE + 4RH C. isi dan tegangan kurang frekuensi napas 26 x/menit temperatur 36. Tidak didapatkan riwayat pengobatan tuberkulosis sebelumnya. perdarahan masif. Syok anafilaktik D. Foto toraks menunjukkan gambaran efusi pleura kiri dan fibroinfiltrat di lapangan paru kanan. Syok kardiogenik B. Tindakan apakah yang pertama kali dilakukan? A. Terapi yang paling tepat untuk pasien ini? A. Syok hipovolemik D. Syok hipovolemik E. Melakukan intubasi Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke IGD RS oleh polisi setelah mengalami kecelakaan lalu lintas 2 jam yang lalu. Apakah penyebab kematian yang paling mungkin pada pasien ini? A. 2RHZ + 4RH B.5˚C akral dingin pengisian kapiler lambat pada paha kanan tampak hematom yang sangat besar. Syok neurogenik C. Pemeriksaan fisik menunjukkan keadaan umum lemah kesadaran kompos mentis tekanan darah 90/60 mmHg denyut nadi 140 x/menit. Kategori 3.frekuensi napas 26 x/menit temperatur 36. denyut nadi 120 x/menit. Memasang kateter urin E. Fraktur terbuka B. Syok obstruktif Seorang pemuda umur 22 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS karena kecelakaan lalu lintas. dan deformitas (+). GCS 5. fraktur tungkai bawah kiri sampai terlihat fragmen tulang. Pasien memiliki riwayat batuk lama 2 bulan. Memasang infus intravena B. demam dan berkeringat pada malam hari. Syok neurogenik C. Sindroma kompartemen Seorang laki-laki berusia 34 tahun datang ke klinik RS dengan keluhan batuk berdahak yang bercampur darah sejak 1 hari yang lalu. Memasang torniket paha C. Kategori 1. 2RHZES + 1RHZE + 5RH . Memasang pipa lambung D.

TB paru kasus resistensi obat C. Limfopenia E. Saat itu pasien diperiksa dahaknya dan disuruh minum obat teratur selama 6 bulan. Akan tetapi pasien berhenti berobat setelah 3 minggu menjalaninya dengan alasan suadah baikan. TB relaps B. Eosinofilia C. tetapi hanya minum obat selama tiga minggu karena keluhan membaik. TB paru kasus gagal pengobatan B. Hasil hitung jenis leukosit apakah yang paling mungkin ditemukan? A. Darah pasien diambil untuk pemeriksaan hitung jenis leukosit. 2RHE + 4RH E. TB putus obat D. TB paru kasus baru Seorang pasien 55 tahun datang dengan keluhan batuk berdahak kuning disertai dengan nafsu makan menurun dan BB yang berkurang. Sekitar 2 tahun sebelumnya pasien pernah berobat 6 bulan dengan pemeriksaan sputum 3 x positif. TB resistensi TB paru kasus baru adalah penderita yang belum pernah diobati dengan OAT atau sudah pernah menelan OAT Kurang dari satu bulan (30 DOSIS HARIAN). Seorang anak laki-laki berusia 6 tahun dibawa ibunya ke puskesmas karena sering pilek sejak 3 bulan yang lalu. TB paru kasus kambuh E. Hasil pemeriksaan sputum BTA saat ini positif pada tiga kali pemeriksaan. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Keluhan memberat terutama pada pagi hari dan semakin membaik pada siang hari. Kategori 3. 2RHZ + 4RH Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan batuk sejak 1 bulan yang lalu. Diagnosisnya adalah? A. Pasien juga mengeluh sering bersin berulang kali sampai lebih dari 6 kali. Dua tahun yang lalu pasien pernah berobat dengan keluhan yang sama. Basofilia D. Pasien mengalami penurunan berat badan sebanyak 2 kg.D. TB paru kasus putus obat D. TB baru C. Kategori 1. Neutropeni . Batuk berdahak warna kekuningan. Neutrofilia B. TB gagal pengobatan E. Kakek pasien adalah penderita asma yang sering kambuh.

Conus medularis E. Kepala terasa seperti diikat dengan kencang terutama pada daerah kepala belakang. Kelemahan kaki kanan lebih berat daripada kaki kiri. Keluhan dirasakan sejak 1 minggu yang lalu. Vertigo Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan rasa kesemutan di daerah pantat. Migrain dengan aura C. Conus medularis E. Pasien juga mengeluh perut terasa mual. Medula spinalis segmen Th10 B. Tension type headache B. Medula spinalis segmen L1 D. terutama sekitar lubang dubur. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Medula spinalis segmen Th10 B. Pemeriksaan neurologis ekstremitas inferior menunjukkan hipestesi perianal. reflek fisiologik meningkat bilateral dan reflek patologik positif bilateral. tonus otot meningkat bilateral. Kauda equine Seorang perempuan berusia 37 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS karena kelemahan pada kedua tungkai.Seorang perempuan berusia 22 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan nyeri kepala sejak 3 bulan yang lalu. namun tidak muntah. setelah jatuh terduduk dari tangga dengan ketinggian 2 meter. Pemerisaan fisik dan neurologi dalam batas normal. Kauda equine . Keluhan tersebut muncul setelah pasien jatuh terduduk dari tangga ketinggian 2 meter. Medula spinalis segmen C5 C. Pemeriksaan neurologis ekstremitas inferior menunjukkan penurunan gerak dengan kekuatan motorik dekstra 2 sinistra 4. Medula spinalis segmen Th12 C. Keluhan ini dirasakan terus-menerus. Migrain tanpa aura D. Apakah diagnosis topis yang paling tepat? A. Cluster headache E. dan tidak ditemukan abnormalitas motorik. Kedua tungkai juga terasa kesemutan. Apakah diagnosis topis yang paling tepat? A. Medula spinalis segmen L1 D.

Medula spinalis segmen C5 D. Keluhan tersebut muncul setelah pasien jatuh dari pohon ketinggian 8 meter. Kelemahan disertai dengan rasa kesemutan mulai dari pusar sampai ujung kaki. Medula spinalis segmen Th10 B. reflek fisiologik meningkat bilateral dan reflek patologik positif bilateral. Keluhan tersebut muncul setelah pasien jatuh terduduk dari pohon ketinggian 8 meter. Medula spinalis segmen L1 Seorang laki-laki berusia 33 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS karena kelemahan pada kedua tungkai.Seorang laki-laki berusia 34 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS karena kelemahan pada kedua tungkai. Apakah diagnosis topis yang paling tepat? A. Pemeriksaan neurologis ekstremitas inferior menunjukkan adanya hipestesi setinggi umbilikus. Medula spinalis segmen Th10 . penurunan gerak dengan kekuatan motorik dekstra 3 sinistra 3. tonus otot meningkat bilateral. Medulla spinalis segmen Th12 C. Pemeriksaan neurologis ekstremitas inferior menunjukkan hipestesi setinggi papilla mammae. Pasien juga merasa kesemutan mulai dari ujung kaki sampai payudara. Medulla spinalis segmen C7 E. tonus otot meningkat bilateral. reflek fisiologik meningkat bilateral dan reflek patologik positif bilateral. Medula spinalis segmen Th4 B. penurunan gerak dengan kekuatan motorik dekstra 3 sinistra 3. Apakah diagnosis topis yang paling tepat? A.

frekuensi napas 20x/menit. Apakah obat yang dapat menimbulkan keluhan di atas? A. Pasien menunjukkan beberapa obat yang diminumnya. sering pusing dan kakinya membengkak. Dari hasil pemeriksaan tekanan darah 170/100 mmHg. Asam mefenamat E. Natrium diklofenak . Pasien mengatakan sudah lebih dari 3 bulan minum obat yang dibeli bebas di toko obat untuk nyeri otot dan pegal-pegal. nadi 80x/menit.C. Deksametason D. Medulla spinalis segmen C7 Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke tempat dokter praktek umum dengan keluhan wajahnya kelihatan bengkak. Medulla spinalis segmen Th12 D. Piroksikam B. Medula spinalis segmen C5 E. Metampiron C.

Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke praktek dokter umum dengan keluhan batukbatuk. Propanolol D. Pada pemeriksaan mikroskopis sputum ditemukan hifa dan spora. Diltiazem Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke praktek dokter umum dengan keluhan batukbatuk. Indikasi  Infeksi sistemik. Keluhan ini telah dirasakan lebih dari 1 bulan disertai dada nyeri. Ketokonazol . Flusitosin C. Amfoterisin B B. Ketokonazol D. Flusitosin C. a fluorinated pyrimidine analogue. is a synthetic antimycotic drug. pada pemeriksaan laboratorium darah didapatkan kadar serum kreatinin 2. Captopril E. pada pemeriksaan laboratorium darah didapatkan kadar serum kreatinin 2. Itrakonazol E. Apakah obat yang menjadi kontraindikasi pada pasien tersebut? A. Pada pemeriksaan fisik tanda vital dalam batas normal.5 mg/dl.Seorang perempuan berusia 55 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan batukbatuk. Amfoterisin B B. or 5-fluorocytosine. Hidroklorotiazid B. karena selain kurang toksik obat ini dapat diberikan per oral. kadar ureum 35 mg/dl dan kadar β HCG negatip. Keluhan ini muncul setelah 1 minggu minum obat dari dokter dengan diagnosis hipertensi. Nifedipin C.  Penggunaannya sebagai obat tunggal hanya diindikasikan pada kromoblastomikosis Sediaan dan Dosis  Flusitosin tersedia dalam bentuk kapsul 250 dan 500 mg  Dosis yang biasanya digunakan ialah 50-150 mg/kgBB sehari yang dibagi dalam 4 dosis. Griseofulvin Flucytosine.5 mg/dl. Pada anamnesis didapatkan pasien pernah batuk darah. Apakah obat yang paling sesuai ? A. Pada pemeriksaan fisik tanda vital dalam batas normal. Pada pemeriksaan mikroskopis sputum dan ditemukan hifa dan spora. kadar ureum 35 mg/dl dan kadar β HCG negatif. Apakah obat yang dapat menyebabkan keluhan di atas? A. Pada anamnesis didapatkan pasien pernah batuk darah. Keluhan ini telah dirasakan lebih dari 1 bulan disertai dada nyeri.

. asam urat 10 mg/dL. Apa problem utama pada pasien tersebut? A. D. Griseofulvin Seorang laki-laki berusia 43 tahun datang ke dokter praktek umum untuk memeriksakan kesehatannya.5 g/dL. Hiperurisemia. Pada pemeriksaan fisik tampak pucat dan konjungtiva pucat. Dari hasil pemeriksaan indeks masa tubuh (IMT) 26 %. Obesitas. Diabetes Gestasional D. trigliserid 183 mg/dL. Diabetes Insipidus Seorang laki-laki berusia 54 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan lemas badan sejak 1 tahun yang lalu. Sindroma metabolik Seorang laki-laki berusia 43 tahun datang ke dokter praktek umum untuk memeriksakan kesehatannya. Pada pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 60 kg. tinggi badan 171 cm. MCV 82 fL. tekanan darah 140/90 mmHg. B. tekanan darah 140/90 mmHg. Hipertensi E. tinggi badan 171 cm.8 mg/dL. kadar kreatinin serum 4. Pada pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 60 kg. Melinjo E. Apakah diagnosis yang tepat pada pasien tersebut? A.4%. Tomat B. lingkar pinggang 73 cm. Dislipidemia. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan glukosa puasa 125 mg/dL. Diabetes Melitus Tipe 1 B. hematokrit 22. Apakah jenis makanan yang harus dihindari pasien di atas? A. trigliserid 183 mg/dL. Jeruk C. Diabetes Melitus Tipe 2 C. Itrakonazol E.D. Wortel Seorang perempuan berusia 45 tahun datang ke dokter praktek umum. lingkar pinggang 73 cm. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan gula darah puasa 256 mg/dl. Pasien mempunyai riwayat kencing manis selama 15 tahun. C. Kobis D. Pada pemeriksaan laboratorium menunjukkan hemoglobin 7. asam urat 10 mg/dL. dengan keluhan kencing bertambah sering dan banyak. Diabetes Tipe lain E. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan glukosa puasa 125 mg/dL. gula darah 2 jam setelah makan 289 mg/dl. HDL-kolesterol 32 mg/dL. terasa haus yang berakibat sering minum dan makan banyak serta kedua kaki kesemutan. HDL-kolesterol 32 mg/dL.

Kerusakan sel beta pankreas akibat toksisitas obat B. frekuensi napas 30 x/menit. Apakah anjuran untuk pasien tersebut ? A. Defisiensi asam folat C. Resistensi insulin yang dominan dan disfungsi sel beta pankreas Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun diantar ayahnya datang ke dokter praktek umum dengan keluhan benjolan di leher. dan pemberian OAD D. Diet. Hasil laboratorium didapatkan kadar glukosa sewaktu 654 mg/dl. Kurang asupan kalsium D. Pada pemeriksaan fisik benjolan dapat dilihat tanpa tengadah. Edukasi. Perubahan pola hidup menuju pola hidup sehat. Diet dan minum obat glibenklamid C. Dari pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 45 kg dengan tinggi badan 164 cm. Asupan zat goitrogenik yang tinggi . Kerusakan sel beta pankreas yang difus dan menyeluruh D. Defisiensi vitamin C Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke rumah sakit untuk menjalani tes kesehatan rutin setiap tahun. Hasil pemeriksaan fisik baik. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar glukosa darah puasa 98 mg/dL. Kerusakan sel beta pankreas akibat keganasan C. diet. denyut nadi 104 x/menit. Tekanan darah 130/80 mmHg. Defisiensi vitamin B12 D. dan minum obat glikuidon E. KEP (Kurang Energi Protein) C. latihan jasmani. kontrol 6 bulan lagi Seorang laki-laki berusia 22 tahun dibawa ke rumah sakit dalam keadaan tak sadar.Pemeriksaan apusan darah tepi menunjukkan morfologi eritrosit normositik normokromik. Kedua orangtuanya pasien DM. Apa kemungkinan penyebab keluhan tersebut? A. Defisiensi eritropoietin E. Dari anamnesis didapatkan bahwa pasien tinggal di daerah lereng pegunungan. Defisiensi besi B. Apakah penyebab anemia pada pasien tersebut? A. Apakah penyebab hiperglikemia pada kasus tersebut? A. Disfungsi sel beta pankreas yang dominan dan resistensi insulin E. Keluarganya memberi informasi bahwa pasien tidak disuntik insulin karena kehabisan. Tinggi badan 167 cm dengan berat badan 64 kg. latihan jasmani yang cukup. Latihan jasmani sesuai petunjuk B. Pasien menceritakan bahwa ayahnya meninggal karena diabetes melitus. Banyak masyarakat di daerah tersebut mengalami keluhan yang sama. suhu 37oC. kadar glukosa darah 2 jam setelah pembebanan glukosa 75 gram 156 mg/dL. Status gizi kurang. Kurang asupan yodium B. keton uria (+++).

Struma koloid B. Struma Hashimoto E.E. sering pusing dan kakinya membengkak. Apakah golongan obat yang memungkinkan terjadinya kondisi di atas? A. diameter 4 cm. Pelemas otot B. Struma difusa nontoksik Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke tempat dokter praktek umum dengan keluhan nyeri di leher bagian depan disertai demam. Antihipertensi Seorang perempuan berusia 21 tahun. Pada pemeriksaan leher menunjukkan pembesaran kelenjar tiroid sedang yang difus dan nyeri tekan. Pasien juga mengeluh berdebar debar dan kedua tangan gemetar. Antihistamin D. Tiroiditis subakut Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke tempat dokter praktek umum dengan keluhan wajahnya kelihatan bengkak. frekuensi napas 20 x/menit. Pada pemeriksaan didapatkan mata eksoftalmus. Apakah terapi yang tepat untuk pasien di atas? . Analgetik C. Kortikosteroid E. Pasien menceritakan bahwa ia sudah lebih 2 tahun 2 hari sekali minum jamu untuk pegel linu. denyut nadi 80 x/menit. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan TSHs menurun. tekanan darah 130/80 mmHg dan tidak didapati kelainan sistemik lainnya. Penyakit Grave C. Struma koloid D. round-vacuola di sepanjang tepi dinding folikel. Hasil pemeriksaan leher didapatkan massa kistik. free T3 dan free T4 meningkat.5oC. Struma Hashimoto D. Kelenjar getah bening regional leher sedikit membesar. Apakah diagnosis yang paling mungkin untuk pasien di atas? A. datang ke dokter praktek umum dengan keluhan terdapat benjolan di leher depan sejak 3 bulan lalu. Struma nodusa C. Kurang asupan kalium Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan benjolan di leher. tak nyeri tekan. Tampak juga infiltrasi ringan limfosit interfolikuler. Dari hasil pemeriksaan tekanan darah 170/100 mmHg. suhu 38. Apakah diagnosis histopatologi pasien di atas? A. Struma multinodular toksik E. Dari hasil gambaran histopatologi menunjukkan folikel-folikel tiroid dilapisi epitel kuboid yang di beberapa tempat hiperplastik. Penyakit Grave B.

Ibu mengeluhkan anaknya banyak makan dan minum serta sering buang air kecil. Seorang ibu membawa anak perempuannya yang berusia 7 tahun ke UGD Rumah Sakit Kabupaten. Gula darah sewaktu Untuk membedakan tipe 1 dengan tipe 2 digunakan pemeriksaan C-peptide. C-peptide C. Konsentrasi C-peptida akan meningkat pada transplantasi pankreas atau transplantasi sel-sel pulau pankreas. Pada pemeriksaan anak tampak lemas. Sudah dibawa ke dokter puskesmas dikatakan anak tersebut sakit gula. sesak. yang dihentikan oleh pasien karena merasa sembuh. Penyakit Grave D. Apa diagnosa yang tepat untuk pasien tersebut? A. E. Keton darah D. bau nafas berbau khas. Analisis gas darah E. Hiportiroidisme E. juga bisa digunakan untuk memonitor respons individual setelah operasi pankreas. Ibu mengeluhkan anaknya banyak makan dan minum serta sering buang air kecil. nafas cepat dalam. Konsentrasi Cpeptide merupakan indikator yang baik untuk fungsi sel beta. B.A. Operasi Radiasi Diazepam Propiltiourasil Iodium redioakti Seorang perempuan berusia 22 tahun datang memeriksakan diri ke dokter praktek umum dengan keluhan dada berdebar debar. free T4 menigkat. Kretinisme C. Pasien pernah mendapat pengobatan dengan propil tiourasil 3 x 100 mg/hari. Pada pemeriksaan anak . D. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 150/100 mmHg. Pemeriksaan laboratorium apa yang sebaiknya dilakukan untuk memastikan tipe dari penyakit gulanya? A. Hasil pemeriksaan laboratorium TSHs rendah. badan semakin kurus dan sering buang air besar. Tiroiditis B. HbA1C B. nadi 124 x/menit dan suhu tubuh 37 derajat celsius. Penyakit Hashimoto Seorang ibu membawa anak perempuannya yang berusia 7 tahun ke UGD Rumah Sakit Kabupaten. Sudah dibawa ke dokter puskesmas dikatakan anak tersebut sakit gula. kelenjar gondok membesar difus dan mata menonjol. C.

Nefropati diabetikum C. pemeriksaan fisik lain dalam batas normal. Aditus laryngeus . Saat berobat kembali ke rumah sakit. Pada pemeriksaan didapatkan pembesaran kelenjar leher disertai nyeri pada penekanan. Hipoglikemia Seorang perempuan usia 60 tahun datang ke klinik umum Rumah Sakit dengan keluhan pendengaran menurun sejak beberapa hari lalu. Tuberculosis paru D. Apa kemungkinan komplikasi yang muncul pada anak tersebut? A. Foramen ovale B. Laryngopharynx C. Pasien tidak sedang menderita batuk pilek. Digoksin mempermudah masuknya gentamisin ke endolimfe Seorang anak perempuan usia 7 tahun diantar ibunya datang ke dokter praktek umum dengan keluhan utama nyeri telan sejak 1 hari yang lalu disertai demam sejak 2 hari yang lalu. propanolol. pharynx hyperaemia (++). kuku tersebut telah mengalami infeksi serius dan dokter segera memberi suntikan antibiotik Gentamisin. Membran vestibularis C. nafas cepat dalam. Neuropati diabetikum B. Apa kemungkinan yang menyebabkan munculnya gangguan di atas? A. Furosemid meningkatkan potensi ototoksik Gentamisin C. Dokter memberi obat-obat yang rutin digoksin. Kekakuan pada sendi pengungkit D. suhu badan 39oC. Pada organ mana kemungkinan kelainan terjadi ? A. Seminggu yang lalu dia tersandung dan kuku kaki kirinya terluka. Oropharynx D. sesak. Larynx B. Area mana yang kemungkinan terbesar terkena adalah? A. Ketoasidosis E. Endolymphe Laki-laki usia 58 tahun telah mengalami gagal jantung sejak setahun lalu dan rutin berobat ke poliklinik jantung. Digoksin mengganggu motilitas sel-sel rambut luar di koklea E. Digoksin terakumulasi di jaringan pada pasien dengan gangguan fungsi jantung D.tampak lemas. Pasien kembali kontrol dua hari sesudahnya karena merasa terganggu dengan munculnya suara mendenging yang terus menerus di telinganya. Pada pemeriksaan liang telinga maupun membran tympani dalam batas normal. kaptopril dan furosemid. Nasopharynx E. Muskulus tensor tympani E. Furosemid oral dosis tinggi menimbulkan gejala ototoksisitas irreversibel B. bau nafas berbau khas.

1oC. Tindakan yang tidak efektif untuk pasien di atas adalah? A. Apakah diagnosis paling benar untuk pasien di atas ? A. Pemeriksaan jumlah lekosit didapatkan 12. Terminasi obat-obat ototoksik bila dijumpai gangguan pada telinga dalam E. Organisme yang paling mungkin menyebabkan kelainan tersebut adalah? A. kelas 1 SD diantar bapaknya ke praktek dokter dengan keluhan demam. Hipertrofi tonsil dan adenoid Seorang anak laki-laki. propanolol. Dokter memberi obat-obat yang rutin digoksin. Staphylococcus aureus C. Coronavirus Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun mengeluh nyeri menelan dan sakit kepala ketika bangun tidur. pemeriksaan fisik lain dalam batas normal. Pemeriksaan audiometrik rutin untuk mendeteksi ototoksisitas subklinik D. Eksplorasi faktor risiko pasien sebelum pemberian obat ototoksik B. Pasien kembali kontrol dua hari sesudahnya karena merasa terganggu dengan munculnya suara mendenging yang terus menerus di telinganya. tidak ada batuk pilek. Berat badan 25 kg panas 37. tonsil terdapat eksudat. Tonsilitis kronik C. Pada pemeriksaan didapatkan faring hiperemi dengan gambaran petechie pada palatum molle. Seminggu yang lalu dia tersandung dan kuku kaki kirinya terluka. Rinosinusitis kronik D. Ibunya membawa dia ke dokter keluarganya dan pemeriksaan fisiknya suhu 38. Adenoiditis B. Mycoplasma pneumoniae B. kaptopril dan furosemid. Antinausea dan obat-obat hipnosedatif bisa digunakan untuk rehabilitasi gejala vestibulotoksisitas Seorang laki laki 6 tahun diantar ibunya periksa ke praktek dokter umum sejak 1 bulan anaknya sering mengeluh hidungnya tersumbat dan ibunya mengatakan sering berhenti nafas waktu tidur.5 oC dan pharing hiperemis. tenggorokan gatal dan susah menelan. Saat berobat kembali ke rumah sakit. Virus human influenzae E. Tonsilopharingitis kronis E. didapatkan pembesaran limfonodi cervical. Monitoring dini level serum obat-obat ototoksik yang diberikan C. 6 tahun. Streptococcus pyogenes D.300/µl.Laki-laki usia 58 tahun telah mengalami gagal jantung sejak setahun lalu dan rutin berobat ke poliklinik jantung. Usap tenggorok dikirimkan ke laboratorium dan hasil kultur positif kuman . kuku tersebut telah mengalami infeksi serius dan dokter segera memberi suntikan antibiotik gentamisin.

Nadi 80x/menit. datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri dada kiri. kelas 1 SD diantar bapaknya ke praktek dokter dengan keluhan demam. Total Bedrest (rawat inap) D. Pemeriksaan foto thoraks E. tidak ada batuk pilek. rantai. Pemeriksaan jumlah lekosit didapatkan 12.kokus. terdapat detritus. Khemoterapi . Tensi 120/80 mmHg. 6 tahun. Kultur kuman dari swab tenggorok E. didapatkan pembesaran limfonodi cervical. Pemeriksaan kultur swab tenggorok Seorang perempuan usia 18 th. ECG B. Apa usul pemeriksaan penunjang yang paling tepat untuk menegakkan diagnosa kasus di atas? A. Foto rontgen kepala C. Pemeriksaan penunjang yang tidak perlu diusulkan untuk menegakkan diagnosa kasus di atas adalah? A. Tonsilektomi B. Staphylococcus aureus Seorang anak laki-laki. fibrosis. Bakteri apakah yang paling sering menyebabkan infeksi pada pasien tersebut? A. terdapat detritus. Streptococcus pyogenes E. Pemeriksaan ECG B. fibrosis. Tes serologi untuk virus influenzae Seorang perempuan usia 18 th. Pemeriksaan darah rutin D. Pada anamnesa ditemukan riwayat radang tenggorokan berulang saat usia 4-8 tahun. Pemeriksaan ASTO C.300/ul. datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri dada kiri. Tensi 120/80 mmHg. Pada pemeriksaan didapatkan tonsil T1-T1. Apa program terapi untuk menghilangkan fokal infeksi pada pasien tersebut selain pemberian antimikroba? A. Streptococcus pneumonia C. Nadi 80 x/menit. Respirasi 20x/menit. Biopsi limfonodi cervical D. tenggorokan gatal dan susah menelan. gram positif. Respirasi 20 x/menit. Pada pemeriksaan didapatkan tonsil T1-T1. Diet rendah lemak C. Staphylococcus epidermidis D. tonsil terdapat eksudat. Pada pemeriksaan didapatkan faring hiperemi dengan gambaran petechie pada palatum molle. Pada anamnesa ditemukan riwayat radang tenggorokan berulang saat usia 4 – 8 th. Streptococcus mutans B.

Dari pemeriksaan anak tampak rewel : nadi 120 x/menit. tanpa didahului rasa mulas dan rasa sakit perut. Dari pemeriksaan anak tampak rewel : nadi 120 x/menit. tanpa didahului rasa mulas dan rasa sakit perut. turgor kulit < 2 detik. cairan menyerupai air cucian beras. Membuka lebih banyak saluran Ca++ C. Cairan KA-EN 3B D. cairan menyerupai air cucian beras. tidak ada nafsu makan. perut hypertympani. Meningkatkan absorbsi Cl. Meningkatkan pembentukan cAMP di sel enterosit. Dehidrasi ringan C. turgor kulit < 2 detik. cairan menyerupai air cucian beras. Terapi radiasi Seorang ibu mengantar anak perempuannya usia 4 tahun datang ke IGD Rumah Sakit dengan diare > 10 kali/hari. Dehidrasi sedang D. kehausan. kehausan. Dehidrasi ringan-sedang E. Dehidrasi berat Seorang ibu mengantar anak perempuannya usia 4 tahun datang ke IGD Rumah Sakit dengan diare > 10 kali/hari. Dokter curiga pasien tersebut terkena demam thypoid dan kemudian mengirim pasien ke laboratorium untuk memastikan diagnosis. Pada pemeriksaan Suhu tubuh 39 derajat celcius. tanpa didahului rasa mulas dan rasa sakit perut. Menghambat pompa Natrium B.pada kripte liberkuhn D. Osmosis air yang berlebihan ke dalam enterosit Seorang ibu mengantar anak perempuannya usia 4 tahun datang ke IGD Rumah Sakit dengan diare > 10 kali/hari. turgor kulit < 2 detik. jumlah respirasi permenit 40 x/menit. jumlah respirasi permenit 40 x/menit. Bila ingin dilakukan kultur urine sebaiknya pada? A. Pada minggu pertama B. jumlah respirasi permenit 40 x/menit. kepala pusing.E. Cairan Ringer Lactate E. Bagaimana derajat dehidrasi anak tersebut? A. lidah kotor. perut kembung dan 3 hari tidak BAB. Cairan Darrow B. Dari pemeriksaan anak tampak rewel : nadi 120 x/menit. Bila dehidrasi pada anak tersebut memberat. Cairan KA-EN 3A C. kehausan. Setelah minggu pertama . Bagaimana derajat dehidrasi anak tersebut? A. E. Cairan D ¼ S Seorang perempuan 22 tahun datang ke dokter umum dengan keluhan badan panas. pilihan cairan intravena paling tepat yang diberikan adalah? A. Tanpa dehidrasi B.

Dermatitis seboroik C. Dari pemeriksaan perut membesar. E. Lesi mengenai wajah. Anti bakteri B. CT Scan abdomen D. kulit kepala berambut. mengeluh adanya bercak kemerahan. Dari anamnesa: pasien sering terlambat makan dan suka makan yang pedas. kulit kepala berambut. Nadi 88 x/menit. bokong. bersisik tebal. IgG spesifik Helicobacter pilory pada serum D. siku. kaki bengkak. Apakah pengobatan topikal yang paling tepat diberikan? A. Eritroderma E. IgM spesifik Helicobacter pilory pada serum E. pemeriksaan yang paling tepat dilakkan adalah? A. Keluhan membaik jika diobati tapi kemudian timbul lagi. sejak 2 tahun yang lalu sering hilang timbul. dan lutut. Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke poliklinik. siku. Setiap saat Seorang perempuan 22 tahun datang ke dokter dengan keluhan sakit pada ulu hati. Lesi mengenai wajah. bokong. Ultrasonografi abdomen. IgM spesifik Helicobacter pilory pada cairan lambung C. IgG spesifik Helicobacter pilory pada cairan lambung B. terasa perih. Keratosis seboroik B. Sebelumnya tidak pernah merasa sakit kuning sebelumnya. dan lutut. Respirasi 20 x/meint. Endoskopi saluran pencernaan. sejak 2 tahun yang lalu sering hilang timbul. Pemeriksaan fisik terdapat nyeri tekan regio epigastrium. Ptiriasis rosea Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke poliklinik. mengeluh adanya bercak kemerahan. mual-mual dan tidak ada nafsu makan. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Pada minggu kedua D. Anti virus . bersisik tebal. B. Photo BNO C. Tekanan darah 140/90 mmHg.C. Untuk menegakkan penyebab perdarahan. Psoriasis D. Setelah minggu kedua E. Enzym urease pada serum Seorang laki-laki usia 47 tahun datng ke IGD Rumah Sakit dengan keluhan muntah darah dan berak hitam. Keluhan membaik jika diobati tapi kemudian timbul lagi. OMD. Bila dilakukan pemeriksaan cairan lambung dan serum darah kemungkinan akan didapatkan peningkatan? A.

Apakah diagnosis paling tepat pasien tersebut ? A. tampak beberapa ulkus pada lidah. Ulcerative gingivostomatitis Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri kepala. Apakah pemeriksaan paling tepat untuk menegakkan diagnosis pasien tersebut? A. datang ke praktek swasta dengan keluhan sering sariawan pada rongga mulutnya. Herpetic gingivostomatitis E. Stomatitis aftosa rekuren D. Pemeriksaan lampu Wood B. Dari . Aphthous ulcers C. Dan lokasi ujud kelainan kulit tersebut dijumpai pada wajah dan lengan atas kanan dan kiri. Anti jamur E. hilang timbul dan berpindah tempat.C. Pemeriksaan sediaan langsung dengan KOH 10% D. tepi menggaung dan eritematous. kelenjar submandibula pada palpasi sakit. Miliaria B. Milia C. Gingivitis akut B. Rosasea Seorang laki-laki berusia 44 tahun. terutama pada telapak kaki. Pemeriksaan kultur jamur dengan media SDA E. vesikel. Anti histamin Seorang laki-laki berusia 17 tahun. Hidradenitis suppurative E. Dari anamnesis didapatkan penderita bekerja sebagai pencuci mobil. belum menikah. datang ke dokter praktek swasta dengan keluhan gatal pada kaki sejak 2 minggu yang lalu. Apakah diagnosis paling tepat pasien tersebut ? A. Tes kulit terhadap antigen trichophyton C. Anti inflamasi D. ulkus diameter 2-3 mm. Pada pemeriksaan fisik ditemukan adanya ujud kelainan kulit berupa eritema. Pada pemeriksaan didapatkan ujud kelainan kulit didapatkan papul eritem dan komedo. Akne vulgaris D. biasanya timbul menjelang siklus menstruasi. datang ke Poliklinik dengan keluhan terdapat bintil-bintil merah di wajah yang muncul sejak 1 tahun yang lalu. marginal gingiva labial gigi-gigi rahang bawah merah dan mudah berdarah. bula dan pustule. Dari anamnesis pasien mengaku menderita Diabetes Melittus tipe 2 selama 15 tahun. Pemeriksaan intra oral didapatkan higiene oral kurang. Pemeriksaan Tzanck pada cairan vesikel Seorang perempuan berusia 37 tahun. mukosa bukal dan bibir bawah.

Dokter bermaksud memberikan OAT yang aman dan tidak memberikan efek gangguan pendengaran pada janin yang dikandungnya. G2P1A0. Oral bronkodilator Seorang laki-laki berusia 52 tahun datang ke klinik dengan keluhan terdapat luka di jari.pemeriksaan vital sign didapatkan tekanan darah 170/100 mmHg. datang ke puskesmas dengan keluhan batuk 3 minggu. Rifampisin (R) B. sesak nafas dan demam. Tidak setuju karena saat ini pasien mengalami stres metabolik . Setuju dengan permintaan pasien karena obat dapat diminum pasien B. Captopril C. Reserpin Seorang perempuan berusia 34 tahun. Pada pemeriksaan fisik pasien tampak gelisah. HCT B. dan pada pemeriksaan auskultasi terdengar suara wheezing. Etambutol (E) E. Injeksi kortikosteroid D. Streptomisin (S) Seorang laki-laki berusia 35 tahun. frekuensi nadi 110 x/menit. demam dan penurunan nafsu makan. Inhalasi agonis β2 B. frekuensi napas 32 x/menit. pada pemeriksaan fungsi ginjal didapatkan hasil BUN dan kreatinin meningkat. Furosemid D. Tidak setuju karena pasien DM tipe 1 jadi mutlak insulin C. Inhalasi kortikosteroid C. datang ke Unit Gawat Darurat RS dengan keluhan utama sesak napas. Dokter merencanakan pemberian insulin. Apakah terapi awal yang harus diberikan pada pasien tersebut? A. Pirazinamid (Z) D. Apakah terapi hipertensi paling tepat untuk pasien di atas? A. Bagaimanakah respon dokter paling tepat terhadap permintaan pasien tersebut? A. tetapi pasien menolak dan minta diberikan obat oral saja karena pasien masih bisa makan dan sadar. Pada anamnesis batuk disertai dahak. Pada pemeriksaan dahak didapatkan BTA positif. Dari anamnesis pasien adalah penderita asma sejak 10 tahun yang lalu. Apakah regimen yang harus dihindari pada kasus di atas? A. Isoniazid (H) C. Injeksi metilsantin E. Pada pemeriksaan kadar gula darah sewaktu 700 mg/dL. Mempertimbangkan permintaan pasien sambil menunggu reaksi obat D. lebih suka posisi duduk. Propanolol E.

Dari anamnesis usia kehamilan perempuan tersebut 30 minggu. Bagaimanakah patofisiologi penyakit yang diderita penderita tersebut? A. Gangguan metabolisme KH setelah makan C. Suntikan diberikan 30 menit sebelum makan pagi B. Gangguan sekresi postprandial B. Bagaimanakah edukasi paling tepat tentang pemberian terapi insulin di atas? A. Kerusakan sel pankreas karena autoimun E. Dari riwayat penyakit pasien menderita DM sejak 3 tahun yang lalu. GD 2 jam PP 224 mg/dL. Insulin dapat diberikan pada lengan kanan maksimal sampai 20 kali Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke puskesmas untuk melakukan pemeriksaan kadar gula darahnya. Hasil pemeriksaan laboratorium GDP adalah 134 mg/dL. Dari riwayat penyakit didapatkan pasien adalah penderita DM gestasional. Setuju karena efek obat oral dan insulin sama Seorang laki-laki 50 tahun datang ke praktek dokter swasta dengan riwayat Diabetes Melitus. Bagaimana saran terapi selanjutnya yang paling tepat untuk pasien tersebut? A. Selama ini pasien mendapat terapi anti diabetik oral. Pemeriksaan berat badan 90 kg dan tinggi badan 170 cm. Hasil pemeriksaan laboratorium GDP adalah 134 mg/dL. Sekresi insulin fase 1 dan 2 terganggu D. datang ke dokter swasta untuk kontrol gula darah. Hasil pemeriksaan gula darah 2 minggu yang lalu didapatkan GDS 230 mg/dL dan mendapat terapi insulin. Insulin diberikan sebelum tidur C. Reaksi autoimun pada sel beta E. Hipersekresi insulin saat makan C. Suntikan harus diberikan sebelum olahraga pagi hari E. Pemeriksaan berat badan 90 kg dan tinggi badan 170 cm. Kelainan genetik pankreas Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke puskesmas untuk melakukan pemeriksaan kadar gula darahnya. Pembakaran lemak karena obesitas Seorang perempuan 30 tahun. Bagaimanakah mekanisme terjadinya hasil laboratorium penderita di atas? A. Defisiensi insulin bersifat relatif D. Hasil pemeriksaan GDS saat ini adalah 160 mg/dL. GD 2 jam PP 224 mg/dL. Mengganti insulin dengan obat oral (OAD) .E. Dari riwayat penyakit pasien menderita DM sejak 3 tahun yang lalu. Oleh dokter pasien disarankan menggunakan terapi insulin jenis intermediate acting. Sekresi insulin mutlak terganggu B. Setelah suapan pertama insulin langsung diberikan D. G1P0A0.

GCS 2-1-3. Koma septik D. Pada pemeriksaan Gula darah sewaktu 700 mg/dL. pasien sebelumnya mengalami demam. keringat dingin dan jantung berdebar. D. sulit tidur.B. dan mata kabur. Apakah penyebab paling tepat keluhan di atas? A. Apakah diagnosis yang paling mungkin dari pasien di atas? A. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 150/90 mmHg. Koma hepatikum E. Gangguan vaskular Seorang perempuan berusia 57 tahun dibawa ke Unit gawat darurat RS dalam kondisi tidak sadar dan panas tinggi. Pada pemeriksaan kadar glukosa darah sewaktu didapatkan hasil 55 mg/dL. Mencegah neuropati B.3 mg/dL. E. Mencegah hipoglikemia E. Koma uremik . terdapat luka bernanah di ujung ibu jari kaki. Mencegah ketoasidosis Seorang laki-laki berusia 61 tahun. SGOT 23 mg/dL. Gangguan otonomik B. tinggi badan 162 cm. Sejak 2 hari yang lalu penderita makan sedikit. Dari pemeriksaan laboratorium didapatkan GDS 300 mg/dL dan GDP 130 mg/dl. Mencegah nefropati D. Dari pemeriksaan fisik pernafasan cepat dan dalam. berat badan 80 kg. Gangguan hemostatik D. C. Mencegah retinopati C. Refleks patologis negative. tetapi Obat tetap diminum 3 kali sehari. Gangguan respirasi E. Koma ketoasidosis C. Koma neurogenik B. Creatinin 0. datang ke poliklinik dengan keluhan merasa gemetar. Pasien mendapat terapi Glimepirid 2 mg. Gangguan neurogenik C. Dari anamnesis ke keluarga. Cukup dengan mengatur diet saja dan menghentikan insulin Dosis insulin diturunkan kemudian dikombinasi dengan OAD Insulin diteruskan sampai GD terkendali Insulin sampai kehamilan aterm lalu dihentikan setelah melahirkan Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan pusing. Pasien terbiasa minum obat anti diabetik oral 3 x/hari. Dari anamnesis pasien telah didiagnosa DM sejak 5 tahun yang lalu. 1 kali sehari. sulit tidur & sesak nafas sejak 3 hari. Apakah tujuan terapi pasien tersebut? A. Ureum 40 mg/dL. SGPT 30 mg/dL.

pasien sebelumnya mengalami demam. GCS 2-1-3. Perdarahan intracerebral E. Sangat peka terhadap opioid C. terdapat luka bernanah di ujung ibu jari kaki. Pada pemeriksaan fisik didapatkan GCS E2 V3 M5. Sangat peka terhadap NSAIDs D. Sensitisasi terjadi di reseptor B. dan teraba hangat. Peningkatan permeabilitas membran Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke dokter dengan keluhan utama nyeri pinggang.Seorang perempuan berusia 57 tahun dibawa ke Unit gawat darurat RS dalam kondisi tidak sadar dan panas tinggi. Keluhan muncul setelah jatuh dari sepeda. Ectopic discharge terjadi di reseptor E. pasien didiagnosis dokter menderita Herpes Zoster. Dokter memberikan terapi obat anti nyeri dengan NSAID. Blokade produksi prostaglandin B. Ectopic discharge terjadi di daerah lesi Seorang laki-laki berusia 50 tahun dibawa ke UGD karena penurunan kesadaran. Dosis OAD ditingkatkan C. Dari anamnesis ke keluarga. SGOT 23 mg/dL. Infeksi meningeal . Blokade produksi ciclooxygenase C. Rehidrasi cairan D. SGPT 30 mg/dL. dan tidak ada tanda iritasi meningeal. Tromboemboli di pembuluh darah otak pada pasien fibrilasi atrial B. Nyeri tersebut hilang timbul sejak 6 bulan yang lalu. Manakah pernyataan yang paling tepat mengenai mekanisme farmakokinetik terapi tersebut? A. Sebelumnya. Apakah penyebab yang paling mungkin kondisi di atas ? A. Injeksi antipiretik Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun dibawa ke dokter dengan keluhan utama nyeri pada lutut kanan. Pada pemeriksaan Gula darah sewaktu 700 mg/dL. Dari pemeriksaan fisik pernafasan cepat dan dalam. Antibiotik intravena B. hiperemis. Refleks patologis negative. Penghambatan produksi bradikinin D.3 mg/dL. Bagaimanakah patofisiologi nyeri pada kondisi pasien tersebut? A. Gangguan elektrolit D. sulit tidur dan sesak nafas sejak 3 hari. Drip neuroprotektan E. Penghambatan fungsi prostaglandin E. tanpa tanda lateralisasi. Ureum 40 mg/dL. Perdarahan pada spasium sub-arachnoid C. Apakah tindakan pertama yang paling tepat pada kasus diatas? A. Creatinin 0. Dari pemeriksaan fisik didapatkan lutut kanan tampak bengkak.

8 hari sebelumnya demam. 2 jam SMRS kejang seluruh tubuh. kejang umum 3 jam yang lalu. Toxoplasmosis B. Melakukan gerakan dengan respon nyeri E. Meningitis aseptik Seorang laki-laki usia 30 tahun ditemukan tergeletak di tengah jalan dalam kondisi gelisah. kemudian oleh warga dibawa ke UGD RS terdekat. Dari pemeriksaan fisik didapatkan respon membuka mata dengan perintah. Neurosifilis Laki-laki 33 tahun. Pada pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum gelisah. Melakukan gerakan spontan D. glukosa normal. Suhu 39oC Kaku kuduk (+). Cerebral malaria E. datang dengan penurunan kesadaran. Aseptic meningitis D. Melakukan gerakan dengan respon suara Perempuan umur 61 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat RS dengan keluhan merasakan lemah sejak 2 jam yang lalu. 15 . Lumbal pungsi limfosit dan protein meningkat. 13 D. Diagnosis A. Epilepsi D. Dari heteroanamnesis didapatkan bahwa pasien mengalami demam tinggi menggigil menetap. Cerebral tuberculoma C. Ensefalitis C. bisa menjawab pertanyaan sederhana. Tidak dikeluhkan sakit kepala maupun muntah. Kesadaran GCS E3 V3 M3. merasa mengantuk. 11 B. dan bisa bergerak bebas. Berapakah nilai Glasgow Coma Scale (GCS) dari pasien ini? A. Melakukan gerakan ekstensi ke arah nyeri B.Seorang pasien laki-laki berusia 9 tahun dengan kondisi tidak sadar. Dari pemeriksaan retina didapatkan papil edema. diantar oleh ibunya datang ke puskesmas di Papua. Melakukan gerakan fleksi ke arah nyeri C. Stroke iskemik B. 12 C. Bagaimanakah kondisi motorik yang akan ditemukan pada pemeriksaan GCS ? A. Apakah yang menjadi penyebab paling mungkin pasien ini tidak sadar? A. 14 E. Tetanus E.

M2 E. M2 D. Nilai GCS? A. Ekstasi (MDMA) . tidak sadarkan diri. V2. nafas lambat. denyut nadi 70 kali/menit teraba penuh. tidak dapat dibangunkan dengan stimulasi suara ataupun stimulasi fisik lainnya. M1 B. E3. M1 Seorang wanita umur sekitar 20 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat sebuah rumah sakit dalam keadaan tidak sadar. Digoksin B. V2. Diazepam C. V2.Laki-laki. obat berikut ini mungkin dapat menjadi penyebab koma pada penderita di atas. suara mengerang dan posisi ekstremitas ekstensi. V2. M3 C. A. Jika ternyata penderita tersebut koma. Pada pemeriksaan didapatkan membuka mata dengan rangsang nyeri. E2. Sisa obat yang mungkin telah ditelan penderita juga dibawa. V3. E1. dan kulit terasa kering. Parasetamol D. E2. tekanan darah 120/80. E3. Pada pemeriksaan klinik ditemukan penderita tidak sadar.

Pentotal D. Wajah tampak gelap dengan sklera mata merah. dan kulit terasa kering. tekanan darah 120/80. nafas lambat.E. denyut nadi 70 kali/menit teraba penuh. Pada pemeriksaan tampak jejas jerat di leher dengan arah serong dari depan ke arah belakang atas. tidak dapat dibangunkan dengan stimulasi suara ataupun stimulasi fisik lainnya. Tanda perlawanan korban E. mukosa bibir serta semua ujung jari kebiruan. tepi bengkak. A. warna dasar coklat tua. Morfin Seorang perempuan berusia 35 tahun ditemukan meninggal dunia tergantung di dapur rumahnya. tepi bengkak. Lebar jejas jerat 4 cm. Sisa obat yang mungkin telah ditelan penderita juga dibawa. Tak ditemukan tanda kekerasan lain. Ditemukan bendungan pembuluh darah pada semua organ dalam. Korban sudah meninggal sebelum tergantung B. Ditemukan bendungan pembuluh darah pada semua organ dalam. Tak ditemukan tanda kekerasan lain. Pada pemeriksaan klinik ditemukan penderita tidak sadar. Korban masih hidup saat tergantung (intravital) C. Mati lemas Seorang perempuan berusia 35 tahun ditemukan meninggal dunia tergantung di dapur rumahnya. Polisi mengantar jenazah ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi. Jika pada penderita tersebut juga ditemukan bekas suntikan lama dan baru di lengan dan pupilnya kecil kemudian melebar. Lebar jejas jerat 4 cm. Fenilpropanolamin Seorang wanita umur sekitar 20 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat sebuah rumah sakit dalam keadaan tidak sadar. Pada pemeriksaan tampak jejas jerat di leher dengan arah serong dari depan ke arah belakang atas. Bendungan pembuluh darah D. Tanda asfiksia . Refleks vagal E. Apakah sebab kematian pada kasus tersebut? A. warna dasar coklat tua. mungkin ada keracunan. Jeratan pada leher yang menutup jalan napas B. Ekstasi E. Phencyclidine B. Alat gantungnya berupa tali tambang D. Diethylether C. Apakah interpretasi dari edema pada tepi jejas jerat? A. Kerusakan organ dalam leher C. Mukosa bibir serta semua ujung-ujung jari tampak kebiruan. Wajah tampak gelap dengan sklera mata tampak merah. Polisi mengantar jenazah ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi.

< 90 mg/dL B. Experimental poisoning B. Setelah dikonfirmasi ternyata ada kesalahan pemberian obat dari apotek yaitu tertukar dengan pasien lain. kadang berupa gangguan gastrointestinal. Termasuk dalam kategori apakah keracunan yang dialami pasien? A. kadang hanya rasa tidak enak badan. Iatrogenic poisoning Seorang perempuan berusia 50 tahun datang ke unit gawat darurat pada siang hari karena kelemahan badan yang mendadak. Pada pemeriksaan rontgen dada terdapat gambaran benda opaq pipih menyerupai baterai jam. Keluhan muncul sekitar 30 menit setelah meminum obat resep dokter yang diperolehnya dari apotik pagi harinya. Dokter menyimpulkan pasien mengalami keracunan lithium. meninggal dunia. Experimental poisoning B. Termasuk dalam kategori apakah keracunan anak tersebut? A. Intentional poisoning C. 30 . 90 . Hati D.Seorang laki-laki berusia 55 tahun. Rambut E. Apakah sampel yang paling tepat? A. Intentional poisoning C.< 250 mg/dL C. Kulit Seorang laki-laki berusia 20 tahun dibawa ke unit gawat darurat karena mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal. menabrak pohon. Saat memasuki ruangan. 250 . Deliberate poisoning E. Deliberate poisoning .< 350 mg/dL D. Accidental poisoning D. Gejala penyakit tidak khas. tidak dapat menjawab pertanyaan dengan tepat. Berapakah kadar alkohol yang memberikan gejala tersebut? A. Accidental poisoning D.< 400 mg/dL E. 350 . > 400 mg/dL Seorang anak perempuan berusia 2 tahun mengalami batuk dan sesak nafas yang tak sembuhsembuh. setelah sakit-sakitan selama setahun terakhir. Urin C. Dari mulut pasien tercium bau alkohol. Dari anamnesis dan pemeriksaan pasien meracau. Dokter mencurigai korban mengalami keracunan logam berat kronis. Darah B. Dari inspeksi tampak kulit korban berwarna kecoklatan. pasien dapat berjalan dengan dituntun. tetapi sempoyongan.

Terapi kerja berkelompok B. Kapankan perkiraan saat kematian korban ? A.00-24. Hari Senin. antara jam 00. Dari otopsi disimpulkan bahwa bayi meninggal by omission.00 B. Hari Senin. berwarna merah kebiruan yang tidak hilang dengan penekanan. kecuali sendi kedua lutut. Analgesik lokal C.00. Tidak ditemukan cedera D.00-12. Temuan apakah yang sesuai dengan kesimpulan tersebut? A.00 Seorang ibu rumah tangga usia 35 tahun datang ke puskesmas mengeluh sering sakit punggung. Apakah terapi yang paling tepat? A. Pemeriksaan dilakukan pada hari Senin jam 12. Hari Senin.00-08. Bayi mati tenggelam Penyidik mengirimkan jenazah korban kejahatan. Bayi asfiksia D. Pada perut bagian kanan bawah terdapat warna kehijauan. Lebam jenazah ditemukan pada ujung-ujung bawah extremitas atas dan bawah serta pada dagu. Hari Minggu antara jam 12. Dalam pemeriksaan didapatkan bayi sudah meninggal. Antidepresan . kira-kira jam 04. Pada pemeriksaan psikiatris didapatkan bahwa perempuan ini mempunyai beban psikologis yang sangat berat namun semuanya ditanggung sendiri. Terdapat luka lecet tekan pada leher Seorang bayi laki-laki ditemukan di dalam sebuah tas yang tergantung dalam toilet. Terdapat luka tusuk B. Terdapat memar pada kepala E.00-04. Hasil pemeriksaan fisik dan penunjang tidak ditemukan kelainan. Dari pemeriksaan diperoleh tes apung paru positif. Pada pemeriksaan luar didapatkan kekakuan pada hampir semua sendi.E. Apakah arti dari temuan tersebut? A. Dari otopsi disimpulkan bahwa bayi meninggal by omission. antara jam 00. Hari Minggu. Iatrogenic poisoning Seorang bayi laki-laki ditemukan di dalam sebuah tas yang tergantung dalam toilet. Bayi aterm B. untuk dibuatkan visum et repertum.00 D. Bayi viable C. Dalam pemeriksaan didapatkan bayi sudah meninggal. jam 02.00 C.00 hari yang sama E.00-15. Bayi lahir hidup E. Terdapat fraktur cricoid C.

Ketergantungan pada proses rawat inap B. Di antara episode serangan-serangan tersebut pekerjaan dan kegiatan sehari-hari tidak terganggu. Gangguan nyeri psikogenik C. Sejak setahun yang lalu pasien mengeluh sudah beberapa kali mengalami “serangan jantung” yang ditandai dengan perasaan cemas. Ketergantungan kepada dokter yang merawat D. Pada pemeriksaan psikiatris didapatkan bahwa penderita merasa malas bekerja. berkeringat dingin. Ventilasi E. Kesedihan karena penyakitnya tidak juga diketemukan E. Pasien sudah mendatangi beberapa dokter dan mendapatkan hasil pemeriksaan yang sama. Pemberian antipsikotik B. nyeri dada. Pada pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang tidak didapatkan kelainan. jantung berdebar-debar keras.D. Anxyolitic E. Terapi kerja berkelompok D. Pasien merasa sangat cemas walaupun dokter jantung sudah meyakinkan bahwa EKG dan pemeriksaan laboratorium darah dalam batas normal. Gangguan somatisasi D. Sosialisasi dengan sesama penderita tuberculosis Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan nyeri dada. Gangguan panik E. Apakah konsekuensi yang paling mungkin terjadi pada pasien ini jika permintaannya dipenuhi begitu saja untuk rawat inap? A. Keuntungan sekunder akan tindakan medis selanjutnya Seorang laki-laki berusia 33 tahun mengeluh takut mati mendadak karena serangan jantung seperti ayahnya pada usia 45 tahun. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. putus asa dan menganggap dirinya adalah yang paling sengsara karena tidak kunjung sembuh. Kecemasan akan tindakan medis selanjutnya C. Hipokondriasis . Karena merasa keluhan tidak kunjung sembuh pasien minta dirawat inap agar bisa dilakukan pemeriksaan lebih mendalam. Pemberian antidepresan C. Gangguan jantung tersembunyi (hidden) B. kedua tangan terasa “kebas” selama kira-kira 5 menit. Ventilasi Seorang pasien tuberkulosis sudah berobat selama 1 tahun tetapi belum sembuh. Apakah terapi yang paling tepat untuk problem psikiatrisnya? A. Sejak beberapa minggu ini pasien tidak mau minum obatnya dengan alasan percuma karena sudah 1 tahun tidak sembuh.

Seorang perempuan berusia 42 tahun mengeluh nyeri dada, nyeri kepala, mual, muntah, haid tidak teratur, pandangan mata dobel, nyeri sendi dan sering anyang-anyangen sejak 20 tahun ini. Gejala tersebut tidak berlangsung serentak, mengakibatkan hampir seluruh kehidupannya terganggu. Pasien sering mondok namun tidak didapatkan penyebab spesifik. Sebagian besar waktunya dilalui dengan perasaan cemas. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Suspek penyakit kardiovaskular B. Gangguan nyeri psikogenik C. Gangguan Somatisasi D. Hipokondriasis E. Ganguan panik Gangguan somatisasi adalah salah satu gangguan somatoform spesifik yang ditandai oleh banyaknya keluhan fisik/gejala somatik yang mengenai banyak sistem organ yang tidak dapat dijelaskan secara adekuat berdasarkan pemeriksaan fisik dan laboratorium. Gangguan somatisasi dibedakan dari gangguan somatoform lainnya karena banyaknya keluhan dan melibatkaan sistem organ yang multiple, sebagai contoh, gastrointestinal dan neurologis. Gangguan ini bersifat kronis dengan gejala ditemukan selama beberapa tahun dan dimulai sebelum usia 30 tahun dan disertai dengan penderitaan psikologis yang bermakna, gangguan fungsi sosial dan pekerjaan, dan perilaku mencari bantuan medis yang berlebihan. Seorang perempuan berusia 41 tahun datang ke dokter dengan keluhan sakit jantung sejak tiga tahun terakhir. Pasien yakin bahwa dirinya sakit jantung. Pemeriksaan fisik dan penunjang kardiologis tidak menunjukkan adanya kelainan. Apakah diagnosis paling mungkin? A. Gangguan jantung tersembunyi B. Gangguan nyeri psikogenik C. Gangguan somatisasi D. Gangguan panik E. Hipokondriasis Seorang laki-laki berusia 52 tahun datang ke dokter dengan keluhan sesak napas. Keluhan hilang timbul disertai batuk dahak berwarna kekuningan dan demam sejak setahun terakhir, dan dirasakan memberat sejak 4 hari yang lalu, sesak terutama setelah beraktivitas. Pasien mempunyai riwayat merokok 2 bungkus per hari sejak umur 20 tahun. Pada pemeriksaan fisik ditemukan suhu 38oC, denyut nadi 110 x/menit, frekuensi napas 32 x/menit, dan tekanan darah 110/80 mmHg. Ditemukan ronkhi basah kasar pada kedua lapang paru. Apa diagnosis yang paling mungkin? A. Bronchitis kronis B. Asma bronkial C. Efusi pleura D. Atelektasis

E. Emfisema Seorang laki-laki berusia 52 tahun datang ke dokter dengan keluhan sesak napas. Keluhan hilang timbul sejak satu tahun yang lalu, sesak disertai batuk berdahak warna kekuningan dan demam. Sejak 4 hari yang lalu keluhan memberat. Pasien mempunyai riwayat merokok 2 bungkus per hari sejak umur 20 tahun. Pada pemeriksaan fisik ditemukan suhu 38oC, nadi 110 x/menit, frekuensi napas 32 x/menit, dan tekanan darah 110/80 mmHg. Ditemukan ronkhi basah kasar pada kedua lapang paru. Apakah terapi awal untuk pasien tersebut? A. Bronkodilator inhalasi B. Kortikosteroid C. Oksigenasi D. Antipiretik E. Antibiotika Seorang anak berusia tujuh tahun dibawa ibunya ke dokter dengan keluhan sesak napas. Tujuh hari sebelum sesak napas anak batuk pilek dan demam. Sebelumnya anak pernah sesak napas kambuh-kambuhan dan hampir tiap dua minggu sekali kambuh batuk terutama malam hari. Pada riwayat keluarga, ditemukan neneknya menderita bentol disertai gatal bila makan udang. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 37oC, denyut nadi 120 x/menit, frekuensi napas 60 x/menit, dan ekspirasi memanjang. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Pneumonia B. Tuberkulosis C. Asma bronkial D. Bronkitis kronis E. Bronkiolitis Seorang anak berusia tujuh tahun dibawa ibunya ke dokter dengan keluhan sesak napas. Tujuh hari sebelum sesak napas anak batuk pilek dan demam. Sebelumnya anak pernah sesak napas kambuh-kambuhan dan hampir tiap dua minggu sekali kambuh batuk terutama malam hari. Pada riwayat keluarga, ditemukan neneknya menderita bentol disertai gatal bila makan udang. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 37oC, denyut nadi 120 x/menit, frekuensi napas 60 x/menit, dan ekspirasi memanjang. Apakah obat yang pertama kali diberikan? A. Mukolitik B. Antibiotika C. Ekspektoran D. Kortikosteroid E. Golongan ß-2 agonis

Laki-laki 20 tahun, datang ke poliklinik dengan keluhan sering bersin-bersin lebih dari 5 x/hari. Riwayat ibu sering gattal-gatal setelah makan udang dan bapak asma. PF post nasal drip (+) rinore encer, edema konka. Komplikasi? A. Vestibulitis B. Otitis media supuratif kronik C. Furunkel hidung D. Sinusitis E. Septum Deviasi Seorang pasien berusia 22 tahun mengeluh batuk lebih dari 3 bulan dan sejak dua hari ini batuk disertai darah. Pasien juga mengeluh demam, tidak tinggi disertai keringat malam. Pada pemeriksaan auskultasi paru ditemukan suara amforik. Diagnosis manakah yang paling mungkin? A. Tuberkulosis Paru B. Bronkhitis kronis C. Pneumothoraks D. Asma Bronkhial E. Bronkiektesis Seorang laki-laki berusia 65 tahun datang ke dokter dengan keluhan demam tujuh hari, batuk dan dahak disertai darah. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 38oC, tekanan darah 140/90 mmHg, denyut nadi 94/menit. Foto polos thorax memperlihatkan konsolidasi di lobus superior pulmo kiri dengan airbronchogram. Apa diagnosis yang paling mungkin? A. Abses paru B. Pancoast tumor C. Bronchial Carcinoid D. Carcinoma of bronchus E. Tuberkulosis paru Seorang laki-laki berusia 67 tahun dengan riwayat batuk berdahak. Pada foto thorax tampak gambaran kavitas multipel menyerupai sarang lebah dengan air fluid level di dalamnya pada aspek inferior kedua paru. Apa diagnosis yang paling mungkin? A. Pneumonia B. Bronkiectasis C. Histoplasmosis D. Bronkitis kronik E. Tuberculosis milier

Seorang laki-laki berusia 57 tahun datang ke UGD dengan keluhan sakit dada yang dirasakan sejak 1 bulan terakhir. Nyeri dirasakan kurang lebih selama 5 menit dan berkurang dengan istirahat. Pada pemeriksaan elektrokardiografi ditemukan

Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien tersebut? A. ST elevation myocardial infarction (STEMI) B. Gastroesophageal reflux disease (GERD) C. Angina pektoris tidak stabil D. Angina pektoris stabil E. Non STEMI Seorang laki-laki berusia 57 tahun datang ke UGD dengan keluhan sakit dada yang dirasakan sejak 1 bulan terakhir. Nyeri dirasakan kurang lebih selama 5 menit dan berkurang dengan istirahat. Pada pemeriksaan elektrokardiografi ditemukan

Pemeriksaan lanjutan apa yang diperlukan pada pasien tersebut? A. Echocardiografi E. Regurgitasi mitral E. Thalium scanning D. 2 cm lateral linea mid clavicula kiri. Stenosis aorta B. Pada pemeriksaan fisik jantung ditemukan adanya bising pansistolik derajat 3/6 dengan punktum maksimum di intercostal V. Foto rongen dada posisi anterior posterior C. disertai nyeri. dan pada malam hari sering terbangun karena sesak nafas. Apa kelainan anatomis jantung yang paling mungkin terjadi pada pasien tersebut? A. Diketahui terdapat riwayat menderita demam disertai sakit nyeri sendi yang berpindah-pindah saat remaja. Test uji latih jantung atau treadmill test B. Apakah diagnosis yang paling mungkin? . perabaan hangat dan tampak kemerahan. Regurgitasi aorta D. Insufisiensi tricuspid Seorang laki-laki berusia 60 tahun menjalani home care dengan tirah baring karena stroke yang diderita sejak 1 tahun yang lalu. Enzim jantung Seorang perempuan berusia 18 tahun mengeluh mudah lelah disertai napas pendek. Stenosis mitral C. Pada pemeriksaan fisik ditemukan adanya udem tungkai unilateral.

Trombosis vena profunda Limfedema kronik Hipoalbuminemia Plebitis Selulitis Seorang laki-laki berusia 46 tahun periksa ke praktek dokter keluarga untuk konsultasi karena sering mengalami nyeri dada seperti tertindih. Perokok B. Apakah faktor risiko keluhan pasien yang equivalen dengan infark miokard? A. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 37oC. kadar kolesterol total 250 mg/dL. C. denyut nadi 100 x/menit. . Diabetes Mellitus E. Pemeriksaan kadar gula darah puasa 160 mg/dL dan HbA1c 8%. E. rata-rata menghabiskan 10 batang rokok/hari. Dislipidemi D. Usia pasien yang 46 tahun Seorang laki-laki berusia 38 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri dada khas infark sejak 5 jam sebelum masuk rumah sakit. Hipertensi C.A. D. Pasien adalah seorang perokok sejak usia 35 tahun. B. frekuensi napas 24 x/menit. dan tekanan darah 160/90 mmHg. Pemeriksaan fisik tidak ditemukan kelainan. Pada gambaran EKG didapatan gambaran seperti di bawah ini.

Terdapat riwayat hipertensi. Troponin I B. CK Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke UGD dengan keluhan sesak napas. Efusi pleura sinistra E. Thymoma B. Hasil rontgen dada posisi tegak menunjukkan perselubungan opak dengan sinus costofrenikus sinistra menumpul. Hernia diafragmatika . Pada hemithoraks sinistra ditemukan ketinggalan gerak. CK MB C. Keluhan disertai batuk muncul sejak 1 bulan yang lalu dan 1 minggu terakhir dirasa memberat. Pneumonia C. Apa diagnosis yang paling mungkin? A. perkusi redup. LDH E.Apakah pemeriksaan darah yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis? A. denyut nadi 110 x/menit. dan suara vesikuler menurun. Gambaran opasitas mengikuti perubahan posisi. Pneumothorax sinistra D. SGOT D. Pada pemeriksaan ditemukan suhu 37oC. frekuensi napas 28 x/menit. tekanan darah 160/100 mmHg.

Torakosintesis Seorang laki-laki berusia 44 tahun dirawat di rumah sakit karena sesak napas berat dan nyeri dada kiri. Terdapat riwayat hipertensi. Gambaran opasitas mengikuti perubahan posisi. Pneumonia C. Pneumothorax D. WSD C. Keluhan disertai batuk muncul sejak 1 bulan yang lalu dan 1 minggu terakhir dirasa memberat. Pemeriksaan fisik didapatkan perkusi hipersonor dada kanan. Kardioversi B. dan suara vesikuler menurun. suara dasar vesikuler sebelah kanan menurun. Apa diagnosis yang paling mungkin? A. Pemberian oksigen E. Hasil rontgen dada posisi tegak menunjukkan perselubungan opak dengan sinus costofrenikus sinistra menumpul. COPD B. dan tekanan darah 130/80 mmHg. Pada pemeriksaan ditemukan suhu 37oC. Antibiotika E. perkusi redup. Pasien mempunyai riwayat batuk lama. Apakah terapi yang paling tepat? A. RR 30 x/menit. Pasien juga mengeluh batuk. Inhalasi B2 agonis Seorang laki-laki 40 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan sesak napas. Injeksi digitalis . Torakoskopi B. frekuensi napas 28 x/menit. Hernia diaphragmatica Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke UGD dengan keluhan berdebar-debar. Gambaran EKG menunjukkan takikardia dengan kompleks QRS sempit dan regular. nadi 120 x/menit. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 37oC. Furosemide C. Mediastinal mass E. denyut nadi 140 x/menit. Trakeostomi D. denyut nadi 110 x/menit.Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke UGD dengan keluhan sesak napas. tekanan darah 160/100 mmHg. Water seal drainage (WSD) D. Pada rontgen dada ditemukan area lusen tanpa corakan bronkovaskular pada hemithorax sinistra. Pungsi pleura B. Pemeriksaan EKG menunjukkan hasil normal. pergerakan dada kanan tertinggal. Apakah penanganan awal yang paling tepat? A. Pada hemithoraks sinistra ditemukan ketinggalan gerak. frekuensi napas 24 x/menit. Sebagai dokter triage apa yang anda lakukan? A. Pemeriksaan tanda vital didapatkan TD 90/50 mmHg.

Injeksi sulfas atropin Seorang laki-laki berusia 72 tahun datang dengan keluhan sulit kencing. dan eritrosit pucat 34/LP. Urethrografi B. Pasien sudah membawa hasil laboratorium urin menunjukkan Ca oksalat +++. Diet rendah lemak 2 hari sebelum pemeriksaan C. Dari hasil laboratorium darah didapatkan ureum 51. Pada pemeriksaan ultrasonografi didapatkan pelebaran sistema pelvico calices dextra. Pemeriksaan fisik didapatkan retensi urin. vesica urinaria penuh dan nyeri tekan (+). Foto BNO B. Hasil laboratorium urin diperoleh sedimen kalsium oksalat +2. sel epitel 2-4/LP. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. bersifat hilang timbul pada daerah pinggang kanan atas. Manuver vagal D. Apa yg anda lakukan A. Injeksi adenosine E. menahan kencing (katheter di klem) D. nyeri pada pinggang. disertai mual. Nefrolithiasis . nyeri suprapubik (-) dan dari hasil radiologi didapatkan fraktur pelvis. Pada direct rectal touche (DRE) diduga terdapat pembesaran prostat. Operasi pelvis Seorang laki-laki berusia 41 tahun datang ke dokter dengan keluhan utama nyeri perut. Pielografi anterograd C. Pielografi intravena E.39.31 mg/dl. Cystografi C. Pada pemeriksaan didapatkan keluar darah pada OUE dan dislokasi pada pinggang. Pielografi retrograd D. Direncanakan pemeriksaan radiologis ultrasonografi abdomen bawah. Apakah pemeriksaan penunjang lanjutan yang dibutuhkan? A. muntah dan jumlah buang air kecil berkurang. kreatinin 4.8. Minum banyak. Puasa makan dan minum B. Pasang kateter D. Dokter merujuk pasien untuk pemeriksaan lebih lanjut.C. Cystografi Pasien datang ke UGD dengan keluhan habis jatuh dari pohon dalam kondisi berdiri. kreatinin 1. Tanpa persiapan E. Apakah persiapan yang diperlukan? A. Pasien dapat kencing setelah dipasang kateter. Tes alergi Seorang laki-laki berusia 61 tahun datang dengan keluhan nyeri pinggang kanan.

Untuk menyingkirkan kemungkinan kehamilan ektopik dilakukan pemeriksaan urin untuk hormon beta hCG (ßhCG). Pada pemeriksaan darah didapatkan komplemen C3 menurun. Glomerulonefritis E. muntah dan jumlah buang air kecil berkurang. Apakah contoh bahan urin terbaik untuk kondisi tersebut? A.8. Dari hasil laboratorium darah didapatkan ureum 51. mual.39. bersifat hilang timbul pada daerah pinggang kanan atas. Urin pagi hari Seorang anak laki-laki berusia 2 tahun. Nefritis C. kelopak mata sedikit sembab dan hipertensi. Pyelonefritis D. Dari pemeriksaan fisik didapatkan adanya hematoma . Urin tampung C. dan eritrosit pucat 34/LP. dibawa ibunya ke dokter dengan keluhan beberapa hari buang air kecil kemerahan. Saat diperiksa penderita demam. Ureterolithiasis C. sel epitel 2-4/LP. C. Urin acak B. Spondiloarthrosis lumbales E. pusing. Sindrom nefrotik Seorang laki-laki berusia 20 tahun dibawa ke UGD setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Pasien juga mengeluh tidak dapat kencing. Sistitis B. eritrosit +3. D. Hasil pemeriksaan laboratorium urin didapatkan warna kuning kemerahan. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Urin malam hari E. Hasil laboratorium urin diperoleh sedimen kalsium oksalat +2. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A.B. Urethrolithiasis Cholelithiasis Vesicolithiasis Pankreatitis Seorang laki-laki berusia 41 tahun datang ke dokter dengan keluhan utama nyeri perut. Teratoma Seorang perempuan berusia 27 tahun datang ke dokter dengan nyeri abdomen akut. kreatinin 4. Pada foto polos abdomen didapat bayangan semiopag bentuk menyerupai tanduk rusa di proyeksi paravetebra dextra setinggi VL 2-3. Cholelithiasis D. E. disertai mual. Nefrolithiasis B. protein (-). Urin pancar tengah D.

gagal ginjal kronik Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang dengan keluhan nyeri kaki kanan. Pada pemeriksaan fisik. Gout arthritis C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 120/80 mmHg. Glomerulonefritis akut D. Volar slab D. Osteoartritis E. Pembedahan . Hiperurikemia Seorang pasien laki-laki umur 20 tahun menderita fraktur ulna kiri tertutup komplit undisplaced setelah terbentur benda keras di tempat kerja. Bandage C. Gagal ginjal akut nefrotoksik B. Rhematic fever D. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A.2 mg/dL dan ureum 45 mg/dL. Hasil pemeriksaan urin rutin adalah protein (++) dan hematuria gros. suhu 37oC.0 mg/dL. Nefritis interstisial kronik C. kemerahan. denyut nadi 100 x/menit. Sling B. Pungsi supra pubik C. Glomerulonefritis kronik E. Pasien tersebut seminggu sebelumnya mendapat injeksi derivat aminoglikosida untuk suatu prediksi infeksi saluran kemih. frekuensi napas 24 x/menit. Rheumatoid arthritis B. Hasil laboratorium menunjukkan asam urat 9. Kateterisasi B. dan terasa nyeri. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Gips s sirkular E. Hasil pemeriksaan kadar kreatinin 7 mg/dL dan kadar ureum 200 mg/dl.penis dan perineum dan terdapat kesan vesika urinaria penuh. Apakah tindakan awal yang paling tepat? A. Satu bulan yang lalu. Diuretika D. kadar kreatinin pasien adalah 1. ditemukan benjolan pada pangkal ibu jari kaki kanan. Apakah tindakan yang paling tepat untuk mengatasi keluhan tersebut? A. Analgesika Seorang laki-laki berumur 34 tahun datang ke dokter dengan keluhan kencing sedikit. Antibiotika E.

Seorang penderita dikirim oleh Rumah Sakit untuk melakukan kontrol setelah dilakukan pemasangan gips s sirkular pada ekstrimitas atas kiri. mata hyperemia konjungtiva. Nekrolisis epidermal toksik B. Urtikaria D. Pemeriksaan fisik menunjukkan adanya bercak eritema dengan peninggian (bentol). hiperhidrosis dan bradikardi. Sindroma Steven Johnson D. hiperlakrimasi. Kondisi gips Seorang laki-laki berusia 22 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS setelah melakukan upaya bunuh diri dengan minum obat nyamuk. Peningkatan rasa nyeri C. Eksema vulgaris C. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Pasien juga mengeluh badan demam dan lemah. sesak nafas dan mengeluarkan banyak keringat. Dermatitis kontak iritan . Kondisi struktur di bagian distal dari gips s B. Rasa gatal E. Rasa gatal disertai dengan bercak-bercak merah di kulit yang muncul terutama pada pagi hari dan menghilang pada siang hari. Pemeriksaan fisik menunjukkan pupil miosis. Keluhan muncul setelah minum obat sakit kepala. Neurodermatitis E. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Pasien mengeluh nyeri kepala. Apakah obat yang menjadi pilihan utama? A. Dermatitis kontak iritan Seorang laki-laki berusia 42 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan kulit melepuh sejak 2 hari yang lalu. hipersalivasi. Atropin B. Keluhan muncul hampir di seluruh tubuh. Dermatits kontak alergika C. Manakah dari keluhan berikut ini yang menjadi prioritas untuk mendapatkan tindakan? A. Gangguan motorik D. sebagian telah pecah membentuk erosi. Bibir erosi dengan krusta tebal warna hitam. ukuran bervariasi tersebar hampir di seluruh tubuh. Epinefrin D. Dopamin C. Pemeriksaan fisik menunjukkan bula di seluruh tubuh diameter 2-3 cm. muntah-muntah. Neostigmin Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan gatal di kulit sejak 10 hari yang lalu. Dermatitis kontak alergika B. batas tidak tegas. Papaverin E. Ayahnya seorang penderita asma.

kekuatan motorik ekstremitas superior dan inferior kiri dan kanan semua bernilai 2 dan tidak ditemukan adanya defisit neurologis lain. kelemahan dirasakan semakin berat. Pemeriksaan gula darah sewaktu C. Apakah pemeriksaan penunjang yang paling tepat untuk memastikan diagnosis? A. Pemeriksaan pH darah E. Psoriasis Seorang laki-laki berusia 37 tahun dibawa keluarganya ke IGD RS karena mengalami kelemahan pada kedua tangan dan kaki sejak 3 hari yang lalu. Pemfigus Seorang laki-laki berusia 21 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan tengkuk gatal sejak 5 bulan. Pasien mengalami diare sejak 1 minggu yang lalu. Pasien pernah menderita penyakit pembesaran kelenjar gondok dan telah dilakukan pengangkatan kelenjar tersebut 1 bulan yang lalu. Pemeriksaan elektrolit darah D. Tinea corporis E. Pemeriksaan fisik menunjukkan adanya grimace. Apakah pemeriksaan penunjang yang paling tepat untuk memastikan diagnosis? A. denyut nadi 76 x/menit frekuensi napas 16 x/menit. sehari 3-5 x/hari. sebanyak ½ gelas air mineral. Pemeriksaan hormon T3 dan T4 C. hingga tidak mampu beraktivitas. Gatal akan semakin hebat setelah beraktivitas dan berkeringat. Pemeriksaan fisik . tanpa lendir maupun darah. Ptiriasis rosea D. Pemeriksaan Hb Seorang laki-laki berusia 40 tahun dibawa ke IGD RS setelah mengalami kejang. Rasa gatal muncul terutama jika sedang mengikuti ujian atau belajar. dan spasme otot general terutama daerah karpopedal. Pemeriksaan protein total E. Gatal semakin lama semakin luas sampai ke bawah perut. skuama halus dan likenifikasi. Asupan makanan dan minuman tidak terganggu. Pemeriksaan fisik menunjukkan plak nummular berbatas tegas. Pemeriksaan gula darah sewaktu B.E. Pemeriksaan pH darah Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan gatal pada daerah selangkangan sejak 2 minggu yang lalu. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Dermatitis alergika B. Pemeriksaan fisik menunjukkan tekanan darah 110/70 mmHg. Pemeriksaan elektrolit darah D. Pemeriksaan hitung jenis leukosit B. lembek. Kejang terjadi selama 15 menit dan saat kejang tampak kesakitan. Neurodermatitis C.

tertutup skuama tebal berwarna putih. Dermatitis kontak C. Dermatitis seboroik B. Apakah mikroorganisme yang paling mungkin mengakibatkan keadaan tersebut? A. Pseudohifa pada pemeriksaan KOH C. Sebagian dari lepuhan kulit sudah pecah dan terasa nyeri. Ptiriasis rosea D. skuama dan papul-papul.menunjukkan lesi kulit berbatas tegas dengan peradangan daerah inguinal dekstra dan sinistra. tampak erosi dan mengeluarkan eksudat berbau amis. Basil gram negatif pada pengecatan gram D. terasa tidak nyaman dan terjadi berulang sejak 6 tahun yang lalu. Pemeriksaan fisik menunjukkan bula-bula diameter 2-3 cm. edema. Kulit menebal dan mengelupas pada bagian perut. terdapat jaringan nekrotik. tampak makula eritematosa. Pemeriksaan fisik menunjukkan makula dan plak kemerahan ukuran bervariasi. krepitasi pada jaringan otot dan subkutis. Pasien juga mengeluh demam. Eritroderma B. Clostridium perfringens C. sekret berbau. Keluhan ini terjadi sejak 4 hari yang lalu. Pasien pernah mengalami keluhan yang sama berulang tetapi tidak separah ini. dengan sifat lesi lebih aktif di bagian tepi. punggung serta tepi rambut kepala. Kokus gram positif pada pengecatan gram E. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Streptococcus β hemoliticus B. hiperpigmentasi. Psoriasis C. Apakah yang paling mungkin ditemukan pada pemeriksaan kerokan kulit? A. Sindroma Stevens Johnson . Dari luka tersebut tampak tulang yang menonjol dan terasa sangat nyeri. Pemeriksaan fisik lokal menunjukkan adanya luka robek dengan fragmen fraktur. Staphylococcus aureus E. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Eritroderma E. Kokus gram negatif pada pengecatan gram Seorang laki-laki berusia 28 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS karena luka pada tungkai bawah setelah mengalami kecelakaan lalu lintas 1 hari yang lalu. Pseudomonas aeruginosa Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan kulit terkelupas. Hifa pada pemeriksaan KOH B. Bacillus cereus D. Psoriasis Seorang perempuan berusia 32 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan kulit pada hampir seluruh tubuh melepuh.

Gel B. denyut nadi 132 x/menit frekuensi napas 24 x/menit. Normozoospermia B. tekanan darah 140/90 mmHg. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan peningkatan kadar hormon T3 dan T4 serta penurunan kadar TSH. tidak tahan panas. Kulit menebal dan mengelupas pada bagian perut. Pada pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum gelisah. Pemeriksaan fisik menunjukkan makula dan plak kemerahan ukuran bervariasi. Badan terasa lemah. Bedak E. morfologi 80%. misalnya allergi obat. Salep D. tinggal serumah bersama istrinya dan mengaku berhubungan seksual secara rutin. Seorang laki-laki berusia 30 tahun datang memeriksakan diri ke puskesmas karena belum mempunyai anak setelah 2 tahun menikah. fungsi tiroid harus dipantau lebih sering yaitu setiap empat-delapan minggu. Dosis obat antitiroid harus diberikan dalam jumlah kecil untuk mencegah terjadinya hipotiroid pada neonatus. punggung serta tepi rambut kepala. proptosis bola mata. Obat apakah yang paling tepat untuk pasien ini? A. Oligozoospermia . Selama pengobatan. Pemfigus E. b=20%. pembesaran kelenjar tiroid difus. 131I D. Tiroidektomi subtotal hanya dilakukan pada mereka yang tidak berhasil dengan obat antitiroid. Propiltiourasil C. Pemeriksaan sperma menunjukkan jumlah sperma dengan bilik hitung 10 juta/ml. motilitas a=45%. Pasien bekerja sebagai buruh pabrik pestisida.D. c=25%. Herpes zoster Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan kulit terkelupas. gelisah dan sulit tidur. Levothyroxine E. Apakah interpretasi hasil pemeriksaan tersebut? A. terasa tidak nyaman dan terjadi berulang sejak 6 tahun yang lalu. Krim C. d=10%. Perchlorate Pilihan pengobatan pada hipertiroid dengan kehamilan ialah pemakaian obat antitiroid seperti Propiltiourasil dan Karbimazol. Pasien sedang dalam keadaan hamil 20 minggu. Tidak ada keluhan fisik yang diderita. tertutup skuama tebal berwarna putih. Apakah jenis obat topikal yang paling tepat diberikan? A. Methimazol B. Obat kocok Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan dada berdebar-debar.

Misalnya sperma yang tidak mengandung spermatozoa dengan volume kecil dan pH asam.5 tahun dan belum mempunyai anak. Persentase spermatozoa motil 3. Jumlah spermatozoa/mL 2. Aspermia dan necrosperma B.H.C. Persentase spermatozoa berbentuk normal Dengan perkataan lain. 2. Azasperma dan astenosperma Interprestasi Spermiogram sampai saat ini adalah berdasarkan pada 3 parameter pokok. memberikan dugaan suatu kelainan kongenital tertentu dari sistem reproduksi pria. Persentase Spermatozoa Motil Kualitas pergerakan spermatozoa disebut baik bila 50% atau lebih spermatozoa menunjukkan pergerakan yang sebagian besar adalah gerak yang cukup baik atau sangat baik (grade II/III). Oligoteratozoospermia E. Gradasi menurut W. 1. jumlah 15 juta/cc. untuk pergerakan spermatozoa adalah sebagai berikut :  0 = spermatozoa tidak menunjukkan pergerakan  1 = spermatozoa bergerak ke depan dengan lambat  2 = spermatozoa bergerak ke depan dengan cepat  3 = spermatozoa bergerak ke depan sangat cepat . Oligoastenozoospermia D. Siklus haid istri normal. bewarna putih. Azosperma dan tetratosperma C. Suami diperiksa sperma dan didapatkan sperma 3 cc. bau khas. Motilitas 18% sperma normal. Oligosperma dan astenosperma D. Oligosperma dan tetratosperma E. Diagnosis? A.O. Oligoastenoteratozoospermia Sepasang suami istri telah menikah selama 2. Istilah yang dipakai adalah sebagai berikut :  0 Juta/mL disebut Azoospermia  0-5 juta/mL disebut Ekstrimoligozoospermia  < 20 juta disebut Oligozoospermia  > 250 juta/mL disebut Polizoospermia Jumlah spermatozoa 20-250 juta/mL sudah dianggap masuk dalam batas-batas yang normal. kurang ataupun berlebih adalah 20 juta/mL. parameter-parameter sperma yang lain tidak selalu dapat kita abaikan nilainya. Jumlah Spermatozoa/mL Jumlah spermatozoa/mL yang menjadi pegangan untuk dikatakan cukup. penilaian dititikberatkan pada spermatozoa. Walaupun demikian. yakni : 1.

tetapi tidak dapat diterimanya. Istilah yang digunakan adalah Astenozoospermia. dorongan naluri (terutama seksual) yang tidak dapat diterima disalurkan ke kegiatan pribadi atau sosial yang dapat diterima. Proyeksi menghalangi orang itu menjadi cemas karena konflik dalam dirinya dengan melemparkan keluar yang tidak dapat diterimanya itu. Bila sperma immotil > 50 % maka dilakukan uji viabilitas (vitality test) 3. Represi C. dan impulsnya sendiri. Proyeksi D. Sublimasi Suatu mekanisme pembelaan ego yang tidak sadar. Apakah mekanisme pertahanan (defens mechanism) yang dipakai oleh pasien? A. Sublimasi E. Bila > 50% spermatozoa mempunyai morfologi abnormal. Individu secara keseluruhan atau sebagian kembali ke pola adaptasi yang sudah dilalui (biasanya yang belum matang). Introyeksi  Represi Suatu mekanisme pembelaan ego yang tidak sadar. leher dan ekor dari spermatozoa. Represi ini dibedakan dari supresi yang dilakukan secara sadar. maka keadaan ini di sebut Teratozoospermia. impuls. Pemeriksaan morfologi mencakup bagian kepala.     . Ide. dan afek tidak dapat diterima olehnya. Secara tidak sadar seseorang menghubungkan dengan orang lain suatu pikiran. Persentase Spermatozoa Berbentuk Normal Spermatozoa disebut mempunyai kualitas bentuk yang cukup baik bila ≥ 50% spermatozoa mempunyai morfologi normal. perasaan. Konversi Suatu mekanisme pembelaan ego yang tidak sadar. Regresi Suatu mekanisme pembelaan ego yang tidak sadar. kecemasan yang berasal dari suatu konflik intrapsikik dibalik (dikonversi) dan diekspresikan dalam suatu gejala somatik yang simbolik. Regresi B. Proyeksi Suatu mekanisme pembelaan ego. Padahal kebiasaan mengompol ini sudah berhenti sejak 1 tahun yang lalu.Bila spermatozoa yang motil kurang dari 50%. maka spermatozoa disebut Astenik. individu menghilang dari alam sadar ke alam tidak sadar. maka ia merasa hal itu bukan dari dirinya sendiri. Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun dibawa bapaknya ke Puskesmas karena mengalami perubahan perilaku yaitu menjadi pendiam dan kembali mengompol setelah ibunya meninggal dunia seminggu yang lalu.

perkalian dan pembagian. Variabel kadar HbA1c dibagi menjadi 3 kelompok. Skala Gutmann Skala pengukuran dibedakan menjadi :  Nominal Data hasil pengamatan diklasifikasikan ke dalam kategori-kategori. Skala interval E. Tidak memiliki nilai nol mutlak. Nilai nol mutlak adalah nilai dasar yang tidak bisa diubah meskipun menggunakan skal yang lain. tingkat pendidikan  Ordinal Data hasil pengamatan diklasifikasikan ke dalam kategori-kategori. Skala ordinal merupakan skala pengukuran yang sifatnya membedakan dan mengurutkan. Apakah skala yang paling tepat untuk variabel tersebut? A. pengurangan. luas area. Penelitian dilakukan di setiap kabupaten dalam propinsi Jawa Tengah. dan di antara kategori tidak ada suatu urutan. yaitu kurang dari normal. Seorang dokter ingin mengetahui prevalensi disfungsi ereksi pada pria menikah yang berada dalam rentang usia produktif. juga dapat mengetahui jarak diantara dua pengukuran. Skala pengukuran ini bersifat membedakan. Populasi target adalah penderita diabetes mellitus (DM). Skala rasio B. Misalnya pengukuran Suhu. Skala Nominal merupakan skala pengukuran yang bersifat membedakan saja. Skala ordinal C.Seorang dokter akan melakukan penelitian observasional analitik dengan pendekatan kasus kontrol berjudul “Hubungan antara Kadar HbA1C dengan Retinopati Diabetika pada penderita DM tipe II”. Karena banyaknya jumlah populasi dan adanya keterbatasan waktu dan tenaga yang . Juga disebut sebagai skala kategorik.  Interval Skala ini disamping dapat membedakan urutan. dan di antara kategori ada suatu urutan. karenanya nilai-nilai dalam skala ini dapat dibandingkan dan dapat dilakukan operasi matematika seperti penjumlahan. mengurutkan dan memiliki jarak yang sama. sedangkan populasi terjangkau adalah penderita DM tipe II. Misalnya : jenis kelamin (laki-laki atau perempuan). Misalnya seseorang diminta untuk mengurutkan tiga buah produk berdasarkan tingkat kepuasan terhadap produk. normal dan lebih dari normal. melainkan nilai nol kesepakatan.  Rasio Skala pengukuran ini bersifat membedakan. Skala nominal D. mengurutkan dan mempunyai nilai nol mutlak. tinggi badan. Misalnya pengukuran berat badan.

Gangguan waham Seorang laki-laki berusia 28 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan hidung tersumbat sejak 1 minggu yang lalu. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Alloanamnesis didapatkan pasien tidak dapat tidur sering teriak-teriak dan mengamuk sejak 1 minggu yang lalu. Area sampling E. Periksaan psikiatris didapatkan pasien agresif secara fisik dan verbal. Gangguan psikotik akut D. Pemeriksaan rinoskopi anterior menunjukkan adanya edema konka inferior dan sekret di meatus media. Gangguan panik B. Multistage sampling C. Tidak ditemukan adanya riwayat gangguan jiwa sebelumnya. Quota Sampling Akan dilakukan penelitian kesinambungan imunisasi balita di suatu kecamatan yang terdiri dari 15 kelurahan.dimiliki. Abses nasi C. Lubang hidung kanan mengeluarkan cairan kental berwarna kehijauan dan berbau busuk. Apakah teknik pengambilan sampel yang paling sesuai untuk diterapkan dalam penelitian tersebut? A. Cluster sampling Seorang laki-laki berusia 21 tahun dibawa ke IGD RS dengan kedua tangannya dalam keadaan terikat. Konka polipoid D. Pasien sering mengeluh sakit kepala dan gusi bengkak yang membaik dengan obat antinyeri. halusinasi akustik dengan tema yang tidak spesifik. Skizofrenia paranoid E. Sistematic Random Sampling B. Cluster Random Sampling C. Diambil 3 kelurahan dari 15 kelurahan secara random. Metode sampling yang paling tepat pada penelitian ini adalah? A. Snowball Sampling E. Semua anak balita di 3 kelurahan tersebut diteliti. Simple Random Sampling D. sampel yang diambil sebanyak 20%. Polip nasi B. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Gangguan bipolar manik C. diputuskan untuk melakukan teknik pengambilan sampel dari seluruh populasi penelitian. Simple random sampling B. Rinitis alergika E. Convinendence sampling D. Sinusitis maksilaris akut .

Diagnosa pasien tersebut adalah A. tidak menangis. Apakah pemeriksaan penunjang yang paling penting dalam keadaan tersebut? A. berkeringat pada malam hari dan rasa mudah lelah sudah membaik. Memberikan sisipan 1RHZES D. Kultur darah D. Abses nasi C. Memberikan sisipan 1RHZE C. Apakah rencana pengobatan yang harus diberikan? A. Memberikan fase lanjutan 4RH E. Kadar glukosa darah Seorang perempuan berusia 33 tahun datang ke puskesmas untuk melanjutkan pengobatan rutin TB paru yang telah dilakukan selama 2 bulan. Rinitis alergi D. Hasil pemeriksaan sputum BTA menunjukkan 2x positif. Polip nasi B. Sinusitis frontalis B. Memberikan fase lanjutan 5RH . Sinusitis maksilaris akut Pasien datang dengan keluhan sakit pada pipi kanan dan kiri disertai bengkak dengan lendir berwarna kuning kehijauan. Rinitis vasomotor E. sianosis dan merintih. frekuensi napas 80 x/menit. Hitung jenis leukosit B. denyut jantung 172 x/menit. Keluhan terjadi sepanjang hari dan semakin berat. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Polipnasi D. Sinusitis maksilaris E. retraksi dinding dada. Pemeriksaan rinoskopi anterior menunjukkan adanya massa putih mengkilap bertangkai pada meatus media. Sinusitis spheinodalis C. Memberikan sisipan 1RHZS B. Kadang keluar cairan jernih tidak berwarna dan tidak berbau. Nafsu makan dan berat badan juga telah meningkat. Sinusitis ethmoidalis Seorang bayi laki-laki lahir spontan di rumah sakit dari seorang perempuan berusia 36 tahun dengan usia kehamilan 31 minggu. Analisa gas darah E. Kadar hemoglobin C. Bayi tampak lemah. Keluhan batuk.Seorang perempuan berusia 19 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan hidung kiri tersumbat sejak 4 bulan yang lalu.

Seorang perempuan berusia 20 tahun dirujuk oleh bidan dengan diagnosis perdarahan pasca persalinan. Bidan menyampaikan bahwa pasien baru melahirkan anak pertama 2 jam yang lalu, setelah kelahiran plasenta tampak benjolan berwarna merah dari vagina dan mengalami banyak perdarahan. Pemeriksaan fisik menunjukkan keadaan umum lemah, tekanan darah 70/50 mmHg, denyut nadi 136 x/menit lemah, frekuensi napas 28 x/menit. Pemeriksaan inspeksi menunjukkan adanya permukaan kasar berwarna merah pada benjolan yang keluar dari vagina. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Inversi uteri B. Ruptur uteri C. Ruptur vagina D. Myoma uteri E. Plasenta dupleks Seorang laki-laki berusia 24 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan memar pada mata kanan akibat dipukul oleh rekan bisnisnya. Pasien membawa surat permintaan pemeriksaan visum et repertum dari penyidik. Pada pemeriksaan fisik tampak bengkak mengelilingi mata kanan berukuran 5 x 7 cm, warna merah kebiruan, berbatas tegas dan teraba hangat. Apakah kesimpulan visum et repertum yang dapat diambil? A. Luka memar di mata kanan akibat dipukul B. Luka memar di mata kanan karena kekerasan tumpul C. Luka memar di mata kanan karena dipukul benda tumpul D. Luka memar di mata kanan akibat pukulan tumpul oleh tersangka E. Luka memar di mata kanan karena kontak benda tumpul oleh tersangka Seorang laki-laki umur 40 tahun, dibawa ke RS dengan keluhan lemas dan hampir pingsan. Pada pemeriksaan didapatkan tekanan darah 90/60 mmHg, denyut nadi sulit ditentukan, temperatur 36,9°C. Pada EKG menunjukkan jarak rata-rata R ke R 6 kotak sedang. Apakah hasil interpretasi yang paling mungkin? A. RBBB B. Aritmia C. Sinus takikardi D. Sinus bradikardi E. Normosinus ritme Seorang perempuan 56 tahun datang dengan keluhan nyeri dada sebelah kiri. Pada pemeriksaan didapatkan tekanan darah 130/80 mmHg, denyut nadi 140/menit, tidak teratur. Pada pemeriksaan EKG didapatkan irama irreguler. Apakah hasil interpretasi yang paling mungkin? A. Supraventrikuler takikardi B. Sinus bradikardi C. Sinus takikardi

D. Atrial fibrilasi E. Atrial flutter Seorang pasien perempuan usia 60 tahun datang dengan keluhan berdebar-debar. Pasien pernah didiagnosa stroke infark 3 bulan yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan denyut nadi pulsus alternans dan pada pemeriksaan EKG didapatkan irama jantung 120/menit irreguler. Apakah hasil interpretasi yang paling mungkin? A. Supraventrikuler takikardi B. Normo sinus rythm C. Sinus bradikardi D. Sinus takikardi E. Atrial fibrilasi Seorang perempuan usia 25 tahun datang dengan keluhan sulit buang air besar sejak 3 hari yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tympani hampir seluruh lapangan perut, di regio inguinal kiri didapatkan redup. Apakah penyebab yang paling mungkin? A. Hidronefrosis B. Vesicolitiasis C. Appendicitis D. Nefrolitiasis E. Fecalith Seorang pasien 23 tahun baru pulang dari RS 4 hari yang lalu dengan diagnosis Tifus abdominalis dan telah dinyatakan sembuh. Tetapi mulai tadi malam mengeluh nyeri di seluruh lapangan perut. Pada saat dilakukan palpasi perut, didapatkan otot dinding perut memberikan reaksi mengeras. Apakah hasil pemeriksaan tersebut? A. Predominan tympani B. Defens muskuler C. Shiffting dullnes D. Tes undulasi (+) E. Hiperperistaltik Seorang pemuda umur 25 tahun dibawa oleh petugas kepolisian ke UGD RS dengan riwayat tertabrak sepeda motor. Pemeriksaan fisik: kesadaran compos mentis, tekanan darah 100/60 mmHg denyut nadi 100 x/menit,pulsasi nadi lemah, frekuensi napas 30 x/menit, tidak bisa berjalan sendiri dan mengerang kesakitan. Didapatkan hematome di tungkai atas kanan, nyeri tekan (+), nyeri sumbu (+), akral dingin dan pucat. Langkah pertama apa yang harus dilakukan untuk penyelamatan kasus di atas A. Reposisi B. Resusitasi

C. Immobilisasi D. Airway management E. Kenali dan hentikan perdarahan Seorang anak umur 12 tahun terjatuh dari pohon setinggi 5 meter dengan posisi jatuh tangan menyentuh tanah terlebih dulu. Dibawa ke tempat praktek dokter dengan GCS 13, tekanan darah 110/70 mmHg, frekuensi napas 24 x/menit, denyut nadi 80 x/menit, mengerang kesakitan, dan tampak memegangi lengan atas kanan yang terlihat salah posisi, nyeri tekan (+), deformitas (+), nyeri sumbu (+), luka robek di lengan bawah. Tindakan pertama yang harus dilakukan pada pasien di atas adalah A. Penjahitan luka B. Pemasangan infus C. Pembersihan luka D. Pemberian analgetik E. Reposisi-immobilisasi Seorang perempuan umur 65 tahun datang ke RS dengan keluhan tidak bisa jalan, nyeri pada tungkai bawah yang terjadi secara berangsur-angsur. Pada pemeriksaan fisik vital sign dalam batas normal, pada tungkai bawah nyeri tekan (+), deformitas (+), nyeri sumbu(+). Menderita penyakit osteoporosis sejak 2 tahun terakhir, tidak ada riwayat trauma. Kelainan yang dapat terjadi pada kasus di atas adalah A. Fraktur impresi B. Fraktur impaksi C. Fraktur patologis D. Fraktur kominutif E. Fraktur kompresi Seorang anak laki-laki, umur 7 tahun, menderita serangan kejang berulang sejak usia 6 tahun, saat kejang pasien tidak sadar, kemudian kejang tonik 1 menit diikuti kejang klonik 2 menit, sesudah itu lemas seperti tertidur. Kesadaran pasien mulai pulih setelah 3 menit. Saat kejang kadang mulut berbuih kadang ngompol. Serangan kejang terjadi rata-rata 2 kali perbulan. Tergolong apakah serangan kejang pada pasien ini? A. Petitmal B. Grandmal C. Mioklonik D. Parsial simple E. Carpopedal spasme Seorang pemuda umur 25 tahun dibawa oleh petugas kepolisian ke UGD RS dengan riwayat tertabrak sepeda motor. Pemeriksaan fisik: kesadaran compos mentis, tekanan darah 100/60

Resusitasi cairan agresif D. distensi abdomen.mmHg denyut nadi 100 x/menit. perdarahan masif. Pada pemeriksaan fisik tekanan darah 120/80 mmHg. Debridement C. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini? A. tidak bisa berjalan sendiri dan mengerang kesakitan. denyut nadi 120 x/menit. pulsasi nadi lemah. nyeri tekan (+). denyut nadi 120 x/menit. Pemeriksaan foto rontgen femur apa yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis pasien ini? A. 2 posisi D. Resusitasi cairan 20 tetes/menit E. Ileus obstruktif D. 1 posisi C. akral dingin dan pucat. Limfoma maligna . fraktur tungkai bawah kiri sampai terlihat fragmen tulang. dan deformitas (+). anterior E. Hernia femoralis C. posterior Seorang pemuda umur 22 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS karena kecelakaan lalu lintas. metallic sound (+). Ileus paralitik B. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 80/60 mmHg. frekuensi napas 30 x/menit. Hernia femoralis B. peristaltic meningkat. Reposisi cito B. Dari pemeriksaan foto polos abdomen didapatkan gambaran air fluid level. didapatkan benjolan pada lipat paha kanan. Hernia inguinalis lateralis E. Apakah penyebab yang mendasari kasus ini? A. mual dan muntah. Hecting untuk hentikan perdarahan Seorang laki-laki umur 60 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS dengan keluhan nyeri perut yang disertai kembung. scrotum membesar. metallic sound (+). peristaltic meningkat. denyut nadi 120 x/menit. temperatur 39oC. scrotum membesar. didapatkan benjolan pada lipat paha kanan. GCS 5. Pada pemeriksaan fisik tekanan darah 120/80 mmHg. nyeri sumbu (+). apa yang perlu segera dilakukan? A. mual dan muntah. temperatur 39oC. lateral B. Didapatkan hematome di tungkai atas kanan. Hernia inguinalis medialis Seorang laki-laki umur 60 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS dengan keluhan nyeri perut yang disertai kembung. distensi abdomen. Dari pemeriksaan foto polos abdomen didapatkan gambaran air fluid level. Untuk mencegah perburukan kondisi.

Pada pemeriksaan fisik didapatkan frekuensi napas 48 x/menit. tidak mau minum. Lakukan resusitasi kardio pulmoner . Cold abses inguinal E. pemeriksaan lain dalam batas normal. Lakukan resusitasi cairan B. denyut nadi 164 x/menit. dan apabila tiduran benjolan menghilang. temperatur 36. benjolan membesar apabila berdiri dan beraktivitas. pada auskultasi tidak terdengar suara napas dan detak jantung. Kemungkinan diagnosis adalah A. Hernia scrotalis B. Hernia femoralis Seorang anak umur 2 tahun datang ke dokter dengan keluhan buang air besar cair 10 kali sehari @ 1 gelas. Oksigenasi Seorang anak umur 2 tahun datang ke dokter dengan keluhan buang air besar cair 10 kali sehari @ 1 gelas. tiba-tiba pasien terjatuh dan tidak sadar. mata cekung. Ketika dilakukan anamnesis. turgor kurang. Hernia inguinalis lateralis Pasien laki-laki 62 tahun datang dengan keluhan terdapat benjolan pada selangkangan kanan. anak lemah. Rehidrasi intravena D. pemeriksaan lain dalam batas normal. Hernia strangulata D. temperatur 36. Pada pemeriksaan fisik didapatkan frekuensi napas 48 x/menit. Perfusi C. Oksigenasi B. Difusi B. Memberi obat anti diare Pasien laki-laki umur 45 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat RS karena nyeri dada dan sesak napas. Absorbsi D. Rehidrasi oral C.8oC anak lemah. turgor kurang. mata cekung. Hernia inkaserata C. denyut nadi 164 x/menit.C. Hernia inguinalis E. Ventilasi E. Gangguan fungsi yang terjadi pada pasien tersebut A. Nadi radialis dan carotis tidak teraba. tidak mau minum. Penanganan awal apa yang paling tepat dilakukan oleh dokter? A. Tindakan paling awal pada kasus tersebut adalah A. Lakukan pemasangan infus C. Appendix infiltrat D. Merujuk pasien ke ICU E.8oC.

tali pusat kotor dan berbau busuk. Hati B. Kesadaran gelisah. Insufisiensi trikuspidal E. Intestinum . denyut nadi 120 x/menit. Perikarditis B. jari tabuh (+). Syok kardiogenik E. Organ manakah yang paling mungkin mengalami cedera? A. sianosis. suara jantung lemah.D. Pada saat pemeriksaan fisik. Syok septik B. Pemeriksaan EKG didapatkan elevasi segmen ST yang diikuti adanya gelombang Q patologis. frekuensi napas 60 x/menit. Angina pectoris tak stabil Bayi laki-laki umur 25 hari. Pada pemeriksaan fisik tekanan darah palpasi 70 mmHg. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini? A. Tetralogi Fallot C. akral dingin. Stenosis aorta B. Syok neurogenik D. Limpa C. Jenis syok pada neonatus ini adalah A. Infark miokard akut D. denyut nadi 140 x/menit. pekak alih (+). Ginjal D. malas menetek. tekanan darah 180/110 mmHg. Pada pemeriksaaan didapatkan keadaan umum lemah. Insufisiensi mitral D. Lakukan pemasangan monitor EKG Pasien laki-laki umur 45 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat RS karena nyeri dada dan sesak napas. bising usus melemah. frekuensi napas 30 x/menit. Angina pectoris stabil E. Miokarditis C. kulit tampak kuning sampai kedua kaki. Lakukan pemasangan jalur oksigen E. bising sistolik. Syok hipovolemik Anak umur 3 tahun dengan riwayat jongkok selama melakukan aktivitas dan sering biru dan tidak sadar. frekuensi napas 30 x/menit. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini? A. Syok distributif C. ditemukan jejas pada hipokondrium kiri. Patent ductus arterisus Seorang laki-laki usia 25 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS karena kecelakaan. kejang 3-5 kali. datang ke Puskesmas keadaan merintih lemah. Pasien tidak sadar. sianosis.

deltoideus .E. Bagaimana hasil pemeriksaan pupil yang paling mungkin? A. seorang tenaga kesehatan memeriksa dan memastikan bahwa korban telah meninggal dunia. seorang tenaga kesehatan memeriksa apakah orang tersebut masih hidup atau sudah mati dengan meraba denyut nadi. Reflek lambat E. Miosis maksimal C. Struktur anatomis apakah yang diraba? A. Dislokasi articulatio humeri B. Bayi lahir selamat. Regio sternocleidomastoideus Seorang korban kecelakaan tampak tergeletak tak sadarkan diri di pinggir jalan. Isokor B. Arteri radialis B. Anisokor D. Arteri subclavia C. Regio cervicalis anterior C. Arteri carotis interna D. menangis keras dan kulitnya merah jambu. Trigonum caroticum B. Peregangan m. seorang tenaga kesehatan memeriksa apakah orang tersebut masih hidup atau sudah mati dengan meraba denyut nadi. Arteri tibialis posterior E. Bayi ini dilahirkan pervaginam oleh seorang wanita 32 tahun yang menderita diabetes mellitus. Arteri carotis communis Seorang korban kecelakaan tampak tergeletak tak sadarkan diri di pinggir jalan. Colon descendens Seorang korban kecelakaan tampak tergeletak tak sadarkan diri di pinggir jalan. Fraktur humeri D. Regio cervicalis lateraris D. Cedera plexus brachialis C. Pada saat persalinan terjadi distocia bahu dan berhasil dilahirkan setelah dilakukan berbagai manuver oleh dokter SpOG. Pada regio mana yang paling tepat untuk meraba denyut nadi tersebut? A. Midriasis maksimal Seorang bayi laki-laki baru lahir dengan berat lahir 4. Trigonum submandibulare E.800 g tidak bisa menggerakkan lengan kanannya. Apakah kemungkinan penyebab kelainan yang diderita oleh bayi tersebut? A. Fraktur clavicula E.

maka dianggap penderita kronis hepatitis B atau sebagai pembawa (carrier). Jika pada pemeriksaan ulangan. Apakah struktur yang kemungkinan mengalami kelainan pada pasien tersebut? A. Sebaliknya. jika HbsAg tetap positif lebih dari 6 bulan. pimpinan suatu perusahaan. pensiunan tentara datang praktek dokter swasta dengan keluhan pucat dan cepat lelah. HbsAg menjadi negatif. Morfologi darah tepi didominasi sel blas seri myeloid. Multiple myeloma D. Vasa darah besar C. CML (Chronic Myeloid Leukima) . Nyeri terasa seperti tertindih benda berat di belakang sternum dan menjalar ke rahang bawah dan lengan kiri bagian medial. AML (Acut Mieloid Lekimia) C. Katub jantung B. Seorang laki-laki berusia 58 tahun. 3 sampai 6 bulan kemudian. Apakah diagnosis yang paling tepat untuk pasien di atas? A. jumlah lekosit 120 ribu/mm3. Sedangkan pembawa (carrier). Hepatitis B kronis B. Sistem conductorium jantung Seorang laki-laki berusia 50 tahun. datang ke klinik swasta untuk melakukan general check up. Penderita biasanya menunjukkan adanya gejala infeksi virus hepatitis seperti kulit dan mata berwarna kuning. Cacat/defek pada septum E. Kemudian dilakukan pemeriksaan laboratorium hepar didapatkan hasil SGOT 20 IU dan SGPT 22 IU. Sirosis Hepatitis B D. walaupun di dalam tubuhnya terdapat virus hepatitis B. Reaksi lekemoid B. Pasien ini sebelumnya juga sering mengeluh nyeri dada bila beraktivitas berat selama beberapa tahun terakhir ini.Seorang laki-laki berusia 55 tahun dibawa ke UGD oleh istrinya karena mengeluh nyeri dada hebat. Vasa coronaria D. Hepatitis B kronis aktif C. Hepatitis B carrier sehat E. maka orang tersebut telah terinfeksi. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. Pemeriksaan laboratorium didapatkan hasil Hb 6 gr/dl. Pada pemeriksaan laboratorium ditemukan HBsAg positip. Apakah diagnosis paling mungkin kasus di atas? A. Myeodisplasia E. Hepatitis B dorman HbsAg umum digunakan sebagai penanda apakah seseorang terinfeksi hepatitis B atau tidak. air kencing seperti teh. tidak menunjukkan tandatanda penyakit apapun. maka penderita dinyatakan sembuh. Jika nilai HbsAg positif. jumlah trombosit 70 ribu/mm3. dan lain-lain.

Hasil laboratorium SGOT 18 IU/L. Pada pemeriksaan urinalisis didapatkan hasil Proteinuri : +++ Eritrosit : 0-1/LPB Lekosit : 1-3/LPB Apakah diagnosis yang paling mungkin pada kasus di atas? A. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesan edema anasarka dan pitting edem.000/mm3 dan dari hitung jenis didapatkan limfositosis. Apakah etiologi paling tepat penyebab demam pada pasien tersebut? A. Pasien juga mengeluh adanya nyeri saat menelan. Reaksi imunitas E. faring hiperemis. Sindrom Nefrotik C. Hematuria dan glukosuria C. Proteinuria dan silinderuria D. Lekosituria dan nitrituria E. Sindrom Nefritik D. Pyelonefritis B. pH dan ketonuria B. Riwayat sebelumnya pasien pernah didiagnosa adanya gangguan pada ginjal. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesan ikterik dan nyeri tekan pada ulu hati. Riwayat sebelumnya pasien pernah didiagnosa adanya gangguan pada ginjal. Reaksi hipersensitifitas Seorang perempuan berusia 72 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan nyeri perut dan badan tampak kuning. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan jumlah lekosit 5. Uretritis Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke praktek dokter swasta dengan keluhan demam 4 hari.Seorang laki-laki 58 tahun datang ke UGD dengan keluhan bengkak pada seluruh badan. Manakah pemeriksaan urinalisis paling berhubungan untuk diagnosis pasien di atas? A. Glomerulonefritis E. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesan edema anasarka dan pitting edem. Infeksi virus D. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu tubuh 39 derajat Celcius. Infeksi bakteri C. Infeksi jamur B. Tidak ditemukan pembesaran hepar maupun lien. Berat jenis dan kristal Seorang perempuan berusia 47 tahun dibawa keluarganya ke UGD dengan keluhan bengkak seluruh badan. SGPT 24 .

Karsinoma hepar E. Apakah diagnosis paling tepat? A. Saat pemeriksaan kesadaran didapatkan pasien terkesan mengantuk dan menutup mata namun bila dipanggil dapat membuka mata dan menjawab pertanyaan sederhana. Ataxic gait E. Hepatitis B. Paraparetik gait D. Somnolen D. dan Bilirubin indirek 0. Dari pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran . Soporouscoma E. Afasia global D. Coma B. Bilirubin Direk 6. Compos mentis Seorang laki-laki berusia 60 tahun dibawa ke UGD dengan gangguan bicara. mendadak saat bangun tidur. Parkinson gait B.3mg/dL. Manakah tipe cara berjalan yang paling tepat untuk pasien tersebut? A. Afasia transkortikal E.IU/L. Kolestasis ekstrahepatal Seorang laki-laki berusia 67 tahun datang ke tempat praktek dokter dengan keluhan jari-jari sering gemetar. Pada anamnesis pasien memiliki riwayat penyakit gula dan darah tinggi. Scissor gait Seorang laki-laki berusia 20 tahun dibawa ke UGD oleh temannya dengan gangguan kesadaran setelah minum minuman keras oplosan. Kolelithiasis C.5 mg/dL. Apakah klasifikasi kesadaran kualitatif pada pasien tersebut? A. Sirosis hepar D. Apakah diagnosis paling tepat kasus di atas? A. Disfasia Seorang laki-laki berusia 53 tahun dibawa keluarganya ke UGD dengan keluhan kelemahan anggota gerak kanan mendadak saat bangun tidur. Hemiparetik gait C. Saat masuk ke ruang praktek tampak pasien tersebut berjalan sangat lambat dan setapak demi setapak. Saat pemeriksaan pasien dapat mengerti maksud atau perintah pemeriksa namun tidak dapat berbicara lancar. Afasia motorik B. Afasia sensorik C. Stupor C. Dari anamnesis tidak didapatkan riwayat trauma.

Pitiriasis rosea D. Alergen . Tinea korporis E. Keluhan ini disertai rasa gatal. Dermatitis kontak alergi B. dengan skuama putih. dengan bagian tepi papul-papul eritem. Sitikolin B. kekuatan ekstremitas inferior dan superior kanan 0. Lepra PB Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 1 bulan yang lalu pada daerah wajah dan leher. Cilostazol bekerja dengan cara memperlebar arteri yang menyuplai darah ke kaki. Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 1 bulan yang lalu pada daerah wajah dan leher. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak plak eritem polisiklik. dengan bagian tepi papul-papul eritem. Mencegah dekubitus E. kekuatan ekstremitas kiri 4. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak plak eritem polisiklik. Cilostazol D. Keluhan ini disertai rasa gatal. Pada anamnesis tidak dijumpai nyeri kepala dan mual muntah. Setelah dilakukan observasi dan mendapatkan terapi keluhan membaik seperti semula sebelum 24 jam setelah serangan. Setelah mendapatkan terapi medikamentosa. Refleks Patologis Babinski dekrtra (+). Mencegah edem serebri Seorang laki-laki berusia 53 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan kelemahan anggota gerak kiri mendadak. Psoriasis vulgaris C. Obat ini juga mengurangi kemampuan platelet (partikel dalam darah yang menyebabkan penggumpalan darah) untuk melekat. Mencegah pneumonia B. Mencegah kontraktur D. Manakah terapi yang paling tepat diberikan untuk mencegah kekambuhan? A. Pirasetam C. Apakah penyebab paling tepat kasus tersebut? A. pasien langsung diberikan fisioterapi awal setelah masuk bangsal. dengan skuama putih. Mekobalamin E.kompos mentis. Apakah diagnosis yang paling sesuai? A. Apakah tujuan awal fisioterapi ? A. Sianokobalamin Cilostazol adalah sebuah inhibitor phosphodiesterase tipe 3. Mencegah herniasi C. refleks patologis negatif. Dari pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran kompos mentis.

Kortikosteroid sistemik B. dengan skuama putih kotor tebal pada kedua belakang telinga dan lutut kanan. herald patch (+) pada lengan atas. E. Kortikosteroid sistemik . Psoriasis vulgaris C. D. badan dan paha. Micobacterium sp. C. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak macula dan patch eritem. Antibiotic sistemik Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 2 minggu yang lalu. Apakah diagnosis yang sesuai? A. Antijamur topikal E. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak plak eritem. disertai dengan tanda Autspitz. Antihistamin sistemik D. batas tidak tegas. Pitiriasis rosea D. Kortikosteroid topikal C. Apakah terapi yang sesuai? A. Keluhan ini kadang-kadang disertai rasa gatal. Lepra PB Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 2 minggu yang lalu. Apakah diagnosis untuk kasus tersebut? A. dengan skuama putih tipis collarete. Lepra PB Seorang perempuan berusia 17 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 1 bulan yang lalu. dengan skuama putih tipis collarete. Keluhan ini disertai rasa gatal. batas tidak tegas. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak plak eritem. batas tegas. Psoriasis vulgaris C. badan dan paha. Apakah terapi yang sesuai? A. Tinea korporis E. dengan skuama putih kotor tebal pada kedua belakang telinga dan lutut kanan. disertai dengan tanda Autspitz. herald patch (+) pada lengan atas. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak makula dan patch eritem. Dermatitis kontak alergi B. Tinea korporis E. batas tegas. Dermatitis kontak alergi B. Keringat Trichophyton sp.B. Keluhan ini kadang-kadang disertai rasa gatal. Pitiriasis rosea D. Keluhan ini disertai rasa gatal. Paparan matahari Seorang perempuan berusia 17 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 1 bulan yang lalu.

Ukuran lesi tetap. sehingga setiap pasien melihat orang-orang yang sedang bercakap-cakap. pasien merasa mereka sedang membicarakan dan hendak mencelakainya. Psoriasis vulgaris C. bahwa sindikat itu telah bekerjasama dengan banyak orang. dibawa ke unit gawat darurat RS. Trihexylpenidil 2 x 2 mg .B. Lichen planus Seorang laki laki berusia 24 tahun. dibawa ke UGD karena selalu merasa ketakutan. Keluhan ini dirasakan sejak 1 bulan yang lalu. Pitiriasis rosea D. Huntington’s disease E. air liur berlebihan dan jalan seperti robot. Apakah diagnosis yang sesuai? A. sehingga pasien ketakutan. pasien mengatakan bahwa ada segerombolan sindikat yang sedang merencanakan untuk membunuhnya. Pasien sudah berobat ke Puskesmas. Sejak 2 minggu yang lalu. Ekstrapiramidal Sindrom B. Diazepam 2 x 2 mg B. Tardive dyskinesia D. Hasil pemeriksaan dermatologi diperoleh papul berwarna merah keunguan. Carbamazepin 2 x 200 mg D. Dalam pemeriksaan status mental. Manakah terapi yang paling tepat untuk pasien tersebut? A. penderita gangguan Skizofrenia yang minum obat rutin. disertai rasa gatal. berusia 38 tahun. multiple. pasien mengatakan pada pemeriksa. Mereka bersekongkol untuk mengejar dan mencelakai dirinya. dengan keluhan seluruh badan kaku. Apakah diagnosis yang tepat? A. Tinea korporis E. diberikan salep putih. E. denyut nadi 86 x/menit. atap datar. meskipun rasa gatal berkurang. C.2°C. Parkinson’s iterat Seorang laki-laki. Antihistamin Antivirus Antijamur Antibiotik Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke dokter dengan keluhan gatal-gatal pada lengan kiri. distonia akut dan krisis okulomotorius. D. frekuensi nafas 20 x/menit dan temperatur 37. Dermatitis kontak alergi B. Haloperidol 2 x 1. tersusun linier pada lengan bawah kiri bagian ekstensor. Dalam pemeriksaan. Tekanan darah 130/80 mmHg. Neuroleptik Malignan Sindrom C. terdapat tremor. pil kuning dan pil hijau.5 mg C.

Keluhan disertai muntah-muntah. Apakah diagnosis pada kasus di atas? A. Kapasitor D. Area motorik kortek otak E. Laringitis akut B. dibawa ke UGD tidak sadar setelah 30 menit tersengat. Spasme laring Laki-laki 34 tahun tersengat listrik. Pada pemeriksaan didapat frekuensi napas 22/menit. Luka bakar tangan dan wajah. Area bulbaris otak C. dan wheezing pada kedua lapang paru. Inti motorik batang otak B. Tubuh manusia merupakan konduktor B. sianosis. Bronchitis kronik C. nafas berbunyi. Laringomalasia C. Apa diagnosisnya? A. Apakah daerah yang menjadi target agen infeksi pada kasus ini? A. Pada anamnesis diketahui penderita sama sekali belum pernah mendapat imunisasi saat bayi.E. bila minum selalu tersedak. temperatur 39oC. Asma E. Pasien adalah seorang perokok berat. Kering merupakan resistensi kecil hantar listrik C. TD 80/60 mmHg. tidak ada sesak nafas. Tubuh manusia merupakan isolator penghantar arus listrik . Bronkopneumonia Bayi 2 bulan. tungkai kiri sakit serta sulit untuk digerakkan. hilang pada perubahan posisi tidur/miring. Emfisema B. terdapat kelumpuhan flasid pada tungkai kiri. hilang pada posisi tidur tertentu. denyut nadi 92/menit. Parese plika vokalis D. Sel kornu anterior medula spinalis Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan sesak nafas disertai batuk berdahak. N 56 x/menit. Pada gambaran radiografi thoraks didapatkan hiperinflasi paru kanan dan kiri dan tidak ditemukan fibrosis. Pada pemeriksaan fisik ditemukan barrel chest. stridor inspiratoir (+). Sel kornu posterior medula spinalis D. Amitriptilin 2 x 25 mg Seorang anak perempuan usia 5 tahun dibawa ke Puskesmas dengan keluhan demam tinggi. Larigotrakeobronkitis E. Bronkiektasis D. Apa yang terjadi? A.

mata kanan 2/60 dan mata kiri normal. Pneumonia B. MR E. Konjungtivitis C. Influenza Seorang ibu datang bersama anak laki-lakinya yang berusia 7 tahun dengan keluhan bila meminta sesuatu pada ibunya. Gangguan perilaku D. Skizofrenia pada anak C. PDA B. VSD C. Kemudian. Pada pemeriksaan foto polos dada. VSD + ASD Seorang wanita usia 65 tahun datang dengan keluhan mata kanan terasa nyeri. Diagnosis yang paling tepat adalah? A. demam 5 hari naik turun menggigil. kecuali LED 15/20 pada jam pertama dan kedua. Keratitis B. dan bila batuk wajah anak tampak membiru. Autis B. lien membesar. Pasien menderita DM. Pada pemeriksaan tajam penglihatan. merah. batuk kering. Ia muntah sebanyak 2 kali dalam 3 jam. Malaria C. Penyakit jantung bawaan apa yang kirakira diderita pasien? A. Pada pemeriksaan ditemukan tidak ada kontak mata dari anak tersebut dan bila diberikan mainan. Uveitis Anak 11 tahun. anterior lateral kiri ditemukan ada tanda-tanda pembesaran jantung kanan dan kiri serta ruang retrosternal terisi hingga di antara proc. Retardasi mental . Pada pemeriksaaan laboratorium normal. Diagnosis yang paling mungkin adalah A. dan hillus melebar. Endoftalmitis D. tidak bisa memainkan mainannya hanya menggerakkan bagian tertentu dari mainan tersebut. ia tidak pernah berbicara dan hanya menarik-narik tangan ibunya menuju tempat yang dimaksud. Tekanan bola mata kanan meningkat perpalpasi dan mata kiri dalam batas normal. Tifoid E. Diagnosisnya? A. ASD D. Keluan disertai demam (kadang-kadang). riwayat 2 minggu yang lalu pergi ke daerah rawa-rawa selama 1 minggu. Demam dengue D.Seorang anak laki-laki berusia 5 bulan dibawa ke dokter dengan keluhan batuk-batuk. xiphoideus-manubrium sterni. Glaukoma akut E. corak paru meningkat. dan buram semenjak sehari yang lalu.

000-3. Autisme B. Berapa banyak perdarahan? A. BAB disertai lendir dan darah. Retardasi mental B. Vibrio cholera B. Anak selalu sibuk dengan permainannya sendiri. Shigella disentriae C. Sindroma Asperger D.E. Organisme penyebab penyakit tersebut adalah? A. Salmonella thypi Seorang laki-laki.000 cc .500 cc D. Retardasi mental Seorang anak laki-laki 7 tahun dibawa oleh ibunya ke Puskesmas karena tidak mau bicara saat meminta sesuatu tapi hanya menarik tangan ibunya untuk dibawa ke tempat yang dikehendaki.500 cc B. 200-500 cc E. Gangguan perilaku C.000-4. 1. Eschericia coli D. Sindroma down C. 2. Skizofrenia pada anak E. Gangguan berbahasa Seorang pria berusia 25 tahun datang ke pukesmas dengan keluhan diare 12 x/hari disertai perut melilit pada saat mau BAB. Terdapat luka sepanjang 2 cm dan mengeluarkan darah berwarna hitam. Kemungkinan diagnosis pada anak ini adalah A. Gangguan berbahasa Seorang anak usia 3 tahun dibawa ke praktik dokter dengan keluhan tidak dapat bersosialisasi dengan orang-orang yang ada di sekitarnya. Diagnosa yang mungkin adalah A. Anak sudah mengenal huruf dan dapat berbicara. 14 tahun jatuh dari tangga.Vital sign dan Keadaan Umum dalam batas normal. Jika diajak bicara ia tidak mau menatap orang yang mengajak berbicara.000-1. Datang dengan keluhan patah tulang 1/3 tengah tulang paha. Autisme D. 400-800 cc C. Dari pemeriksaan psikiatri diketahui bahwa anak tidak mau menatap orang lain saat bicara dan bila diberi mainan dia tidak bisa memainkannya dan hanya menggerakkan bagian-bagian tertentu dari mainan tersebut. Sindroma Rett E. 4.

Diagnosis manakah yang paling mungkin? A. Pneumothorak Seorang perempuan usia 18 tahun dengan keluhan pusing berputar. Interposisi colon C.500 GDS 120 g/dL. Ibuprofen B. Ileus obstruktif E. di antara kejang tidak ada fase sadar. Terapi yang diutamakan pada pasien ini? A. Giant emfisema D. Pneumothoraks C. penglihatan ganda. Antihipertensi . Diazepam E. Apakah terapi simptomatis yang dianjurkan pada kasus di atas? A. Antikonvulsan C. Antibiotik D. Pneumoperitonium B. Gambaran rontgen untuk peyakit? A.5oC. kejang selama 30 menit. Parasetamol D. Pasien juga mengeluh demam. Pada pemeriksaan auskultasi paru ditemukan suara amforik. diameter usus besar mengecil. Keluhan ini dirasakan terusmenerus. Pemeriksaan fisik didapatkan nistagmus vertikal. GCS 11. sedang pemeriksaan neurologi ditemukan limb ataxia. Betahistine mesylate C. dilatasi usus kecil dan batas udara cairan multiple. Antidiabetic E. suhu 37. Riwayat pengobatan kejang namun tidak tuntas karena biaya. Tuberkulosis Paru D. TD 140/90 mmHg. Tanda vital. tidak tinggi disertai keringat malam.Ada rontgen abdomen tegak seorang pasien didapatkan udara bebas di bawah kedua diafragma. leukosit 11. Bronkiektesis E. Antivirus B. Asma Bronkhial Seorang pria usia 18 tahun kejang sejak 1 jam yang lalu. Bronkhitis kronis B. Flunarizine Seorang pasien berusia 22 tahun mengeluh batuk lebih dari 3 bulan dan sejak dua hari ini batuk disertai darah. berhenti sebentar kemudian kejang lagi.

Gangguan perilaku E. Gangguan kepribadian D. Obat OAINS menyebabkan terhambatnya pembentukan prostaglandin dengan memacu COX-2 (siklooksigenase-2) C. Diagnosis A. Methylxanthin D. tanda vital dalam batas normal. Keluhan ini dirasakan sudah lama tapi hilang timul. Apakah diagnosa yang mungkin dari kasus di atas? A. sejak 2 bulan yang lalu mengeluh tangan gemetar. Short acting beta 2 agonis E. Ketika berada dalam ruangan tertutup pasien sulit bernafas seperti kekurangan oksigen. Keluhan disertai dengan dada berdebar-debar. Korea D. Atetosis Seorang wanita 37 tahun datang dengan keluhan sesak nafas saat berada dalam lift. Obat OAINS menghambat enzim COX yang menghambat sintesis PGE2. dokter mendapatkan bahwa pasien ini mempunyai kebiasaan menkonsumsi obat penghilang rasa sakit (OAINS) sejak 5 tahun yang lalu karena sakit lutut. disertai mual tetapi tidak muntah. Dari anamnesis. Long acting beta 2 agonis .Seorang wanita 40 tahun. Patogenesis manakah yang sesuai untuk kasus ini? A. Obat OAINS memacu sel parietal di lambung menghasilkan peningkatan kadar HCl D. Obat OAINS atau penghilang rasa sakit selalu bersifat asam sehingga secara langsung menyebabkan iritasi lambung B. Bell palsy C. Long acting steroid B. Antihistamin C. Gangguan bicara C. Dari pemeriksaan psikiatrik dalam batas normal. Gangguan fobia Seorang laki-laki 23 tahun. Parkinson B. berjalan tidak bisa cepat (langkah pendek-pendek) wajah menjadi tidak berekspresi. mengeluh nyeri ulu hati sejak 1 minggu yang lalu. datang dengan diantar keluarganya ke UGD RS dengan keluhan sesak nafas yang disertai mengi yang berat serta kontraksi otot yang diberikan pada keadaan tersebut adalah? A. Keluhan timbul sejak 3 bulan yang lalu saat adiknya meninggal karena sesak nafas di kamarnya. Gangguan waham B. PGI2 E. Obat OAINS menghambat prostaglandin menjadi asam arakhidonat Seorang laki-laki berumur 66 tahun.

takut bergaul dengan orang lain disebabkan takut untuk dikritik atau ditolak. 4) Borderline 5) Dependent Sangat tergantung pada orang lain dan merasa tidak berdaya. antisosial. Pasien sering melemparkan tanggung jawab kepada orang lain dan memberikan alasan-alasan yang kadang tidak masuk akal untuk kesalahan yang telah dilakukannya. dapat berfungsi baik sepanjang tidak dituntut melakukan sesuatu seorang diri. 6) Depressive 7) Explosive 8) Histrionik Kepribadian Histrionik tidak matang. Histrionik Tipologi Gangguan Kepribadian 1) Affective 2) Antisosial Kepribadian Antisosial selalu melanggar hak orang lain lewat perilaku agresif.Seorang laki-laki berusia 34 tahun datang ke dokter praktik umum atas permintaan atasannya karena tidak dapat bekerja sama dengan baik. congkak. Gangguan kepribadian apakah yang dialami oleh pasien? A. dan ketidakmampuan bergaul tersebut menjadi sumber kesusahan dan penyebab harga dirinya yang rendah. tergantung. sangat reaktif. dangkal atau picik. dan tanpa rasa sesal. 9) Narcisistik . haus akan hal-hal yang serba menggairahkan (excitement). sangat haus akan pengukuhan orang lain. kendati sering merasa butuh afeksi dari orang lain dan merasa sepi. Narsistik C. senang mendramatisasi diri secara berlebihan untuk mencari perhatian. pergaulan sempit dan segan menjalin pergaulau. dan tudal tulus. merasa sedih karena tidak punya teman. tidak sedikit di antara penderita cukup cerdas dan pandai menampilkan diri secara meyakinkan untuk menjadi penipu ulung. egois. Paranoid B. cenderung mudah mempersepsikan olok-olokan atau pelecehan yang belum tentu benar. Skizoid E. 3) Avoidan Kepribadian Avoidan atau menghindar sangat peka terhadap penolakan atau hinaan orang lain. dan mudah ditipu. kendati sesungguhnya tidak demikian. penyesuaian seksual dan hubungan pribadinya kacau. tak berdaya. emosinya labil. Anankastik D. Pasien mengatakan bahwa bahwa dirinya sering menjadi bahan pembicaraan dan tertawaan teman kerja di belakangnya.

sangat peka pada pandangan orang lain terhadap dirinya (harga dirinya rapuh). Umumnya pribadi histrionik adalah orang yang cerdas dan verbalisasinya canggih sehingga mudah memanipulasi lingkungan. dan kasih yang dia inginkan. TD 170/90 mmHg. Selama pemeriksaan. Narsistik B. rigid atau kaku. hipersensitif atau sangat perasa. argumentatif atau suka menentang. Kompulsif C. 12) Passive/Aggressive 13) Skizoid Kepribadian Skizoid memiliki ciri-ciri khas tidak mampu dan menghindari menjalin hubungan sosial. suka menyalahkan orang lain. Skizoid Orang dengan kepribadian Histrionik perilakunya ditandai sikap selalu berupaya menarik perhatian lingkungan sebanyak-banyaknya demi kepuasan dan kenyamanan diri dengan berbagai cara. bersikap exploitatif. Seorang perempuan berusia 26 tahun datang ke dokter praktik umum dengan keluhan kehilangan gairah hidup. suka menghindari oang lain. Histrionik D. dan tahayul-tahayul dan amat perasa. suka menuduh orang lain jahat. sangat egois. memikirkan kepentingannya sendiri. Lingkungan akan yakin pada penyakit yang dia derita dan akan memberi pelayanan. 14) Skizotipal Kepribadian Skizotipal memiliki ciri-cri khas suka menyendiri. 10) Obsessional (Anankastik) 11) Paranoid Kepribadian Paranoid memiliki ciri-ciri tambahan serba curiga. Pembicaraannya terdengar sangat impresionistik tetapi tidak terarah. perhatian. Laki-laki 68 tahun dirawat di RS karena sesak nafas sejak 2 hari yang lalu dan batuk berdahak sejak 2 minggu yang lalu. pasien tampak berusaha menarik perhatian dokter dan perawat. terkesan dingin dan tidak akrab atau tidak ramah. Pasien akan merasa sangat sedih jika tidak seorangpun memperhatikan dirinya dan tidak menyebutkan bahwa penampilannya cantik. Pasien mengeluh sering merasa kesepian. yaitu pikiran-pikiran yang tidak dapat dimengerti oleh orang lain selain oleh dirinya sendiri. mangabaikan hak dan perasaan orang lain. dihantui oleh pikiran-pikiran autistik. PF kesadaran compos mentis. lemah. tidak terampil bergaul dan suka menyendiri. Paranoid E. selalu menuntut perhatian dan perlakuan istimewa dari orang lain. Gangguan kepribadian apakah yang dialami pasien? A. mudah iri. N 90 .Kepribadian Narcisistik merasa diri penting dan haus akan perhatian dari orang lain. Cara yang dirasa efektif adalah mengeluhkan gangguan kesehatan. egosentrik.

Tuberculosis Byssinosis (Pneumoconiosis Due to Cotton Dust) is a disease of the lungs brought on by breathing in cotton dust or dusts from other vegetable fibers such as flax. Hiperreaktifitas bronkus E. Gangguan awal dan akhir ekspirasi Seorang perempuan usia 34 tahun sudah 6 tahun bekerja di perusahaan pemintalan dan tekstil pada bagian pembuangan biji kapas. didapat gambaran bronchitis dan emfisema. Apa diagnosis yang paling mungkin pada kasus tersebut? A. Dengan pemeriksaan fisik didapatkan masa suprapubic yang fluktuatif. Suara nafas vesikuler dengan ekspirasi memanjang dan nada wheezing ekspirasi. PF ictus cordis teraba sela iga ke V linea mid clavicularis kiri. Teman-teman di perusahaannya yang sudah bekerja selama 5 tahun lebih juga banyak menderita sakit serupa. datang ke praktik umum dengan keluhan panas 3 minggu yang lalu. Retensi urine Laki-laki pemakai narkoba suntik berusia 20 tahun. or sisal while at work. Seorang laki-laki berusia 66 tahun dibawa keluarganya ke RS dangan keluhan sulit BAK. R 20 x/menit. Silicosis C. Pancaran kencing lemah dan selalu mengeluh tidak merasa puas. Asbestosis D. Keluhan dirasakan sejak 7 bulan yang lalu. Byssinosis B. Tumor intra abdomen D. suara tambahan (-). hemp. Secret yang mengental pada akhir ekspirasi B. Akhir-akhir ini pasien mengeluh batuk dan sesak napas. Kelainan katup yang tepat? . Apakah penyebab keadaan tersebut yang paling mungkin? A. didapatkan peningkatan frequensi kencing dan 4-5 kali semalam untuk kencing. Tertutupnya bronkus terminalis oleh sekret D. Batu vesika urinaria B. murmur sistole sela iga IV linea paratemalis kiri. Bagasosis E. suara jantung I & II normal. Bekuan darah C. Adanya obstruksi dini saat awal ekspirasi C. Setelah dilakukan pemeriksaan rontgen. Sejak remaja penderita mempunyai kebiasaan merokok sigaret sebanyak 1 bungkus/hari.x/menit. Tumor kandung kemih E. Wheezing pada pasien ini terjadi karena? A. Dalam bekerja mereka enggan memakai masker karena merasa tidak nyaman.

Intrakranial hemorrhage Seorang laki-laki 35 tahun tiba-tiba mengeluhkan nyeri pinggang kanan. Glomerulonefritis akut D. berfikir kalau dia adalah orang hebat. di jalan raya tidak didapatkan perdarahan dari telinga dan hidung. Kira-kira terjadi perdarahan di mana : A. tiba-tiba saat dilakukan pemeriksaan fisik pasien tidak sadarkan diri lagi. pada saat lain berupa penurunan afek disertai pengurangan energi dan aktivitas (depresi). sempat pingsan. eritrosit banyak. Gangguan bipolar E. Subarachnoid E. Arachnoid B. Datang ke UGD bisa bercerita kejadian dan komunikasi baik. kristal asam urat (+). C. protein +++. Subdural C. dandan menor. Pada saat tertentu terdiri dari peningkatan afek disertai penambahan energi dan aktivitas (mania atau hipomania). Ureterolithiasis akut C. Nyeri ketok CVA kanan (+). suka marah marah.A. Diagnosis ? A. Yang khas biasanya ada penyembuhan sempurna antarepisode. Pyelonefritis akut Wanita. di mana nyeri menjalar sampai ke lipat paha kanan dan skrotum kanan. di mana afek pasien dan tingkat aktivitasnya jelas terganggu. Epidural D. Apa diagnosisnya? A. Dua tahun lalu pernah sakit seperti ini. Skizofrenia Gangguan Afektif Bipolar Gangguan ini memiliki episode berulang (sekurang-kurangnya dua episode). Appendisitis akut B. pada urinalisis. Psikosa akut D. Skizoafektif B. . E. B. Regurgutasi katup aorta Regurgutasi katup mitral Prolap mitral Regurgitasi katup trikuspid Regurgitasi katup pulmonal Pasien KLL. D. warna urin kuning kemerahan. Manik C.

Gangguan penyesuaian Pasien berkumis umur 30 tahun datang dengan keluhan tidak punya anak setelah menikah 2 tahun. dirawat di rumah sakit pendidikan. Kriptorkismus Seorang laki-laki usia 55 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri kepala hebat disertai mual dan muntah. Pasien baru saja dimarahi oleh atasannya karena pekerjaannya selalu tidak jelas. Hidrokel B. Dari pemeriksaan fisik tidak ditemukan testis pada kantong skrotum. Hipertensi urgensi C. Dokter menggunakan catatan dalam rekam medis yang menyangkut data/informasi kronologis dari perawatan/pengobatan yang diberikan dalam menyampaikan kuliah pada mahasiswa tahap profesi. Medis E. kemudian tidak bisa bangun dan menangis terus. Penelitian D. penyandang Duchen Muscullar Distrophy. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tanda vital 210/140 mmHg. Apa diagnosis? A. Gangguan perpindahan E.Seorang wanita 20 tahun dibawa ke UGD oleh keluarganya karena terjatuh. Agenesis testis E. Apa diagnosis pasien tersebut: A. Dokumentasi Saat ini terdapat banyak iklan maupun kegiatan yang disponsori oleh perusahaan rokok untuk menarik pelanggan diselenggarakan di daerah B. Gangguan perilaku D. Hipertensi kronik D. Sebuah penelitian dilakukan untuk mengetahui apakah kegiatan komersial ini meningkatkan jumlah perokok di daerah B jika dibandingkan daerah A yang tidak ada kegiatan tersebut. Hipertensi emergensi Seorang laki-laki berusia 15 tahun. Gangguan kepribadian B. Apakah fungsi rekam medik yang paling sesuai? A. Gangguan konversi C. Pendidikan B. Apakah jenis uji hipotesis yang paling tepat untuk penelitian ini? . Hipertensi tanpa komplikasi B. Administrasi C. Varikokel D. Diagnosis yang paling mungkin : A. Hernia C.

Revisi hidung tidak perlu B. Mana pernyataan di bawah ini yang paling tepat untuk kondisi di atas? A. Repair bibir saat usia 1 tahun D. Streptomisin tidak dapat dipakai pada wanita hamil karena bersifat permanent ototoxic dan dapat menembus barier placenta. Multivitamin Pengobatan Tuberkulosis pada Wanita Hamil Pada prinsipnya pengobatan TBC pada wanita hamil tidak berbeda dengan pengobatan TBC pada umumnya. Antibiotik broadspectrum E. B. Semua jenis OAT aman untuk wanita hamil kecuali Streptomisin. yaitu : 1) Kategori 1 a) 2HRZE/4H3R3 b) 2HRZE/4HR c) 2HRZE/6HE Obat ini diberikan untuk : . Amoxicillin D. 2RHZE/4R3H3 C. Keadaan ini akan mengakibatkan terjadinya gangguan pendengaran dan keseimbangan yang menetap pada bayi yang akan dilahirkannya. Pasien tersebut hampir selalu menderita kelainan congenital lain E. Obat TB Kategori II WHO dan IUATLD (Internatioal Union Against Tuberculosis and Lung Disease) merekomendasikan paduan OAT Standar.A. Perlu dijelaskan kepada ibu hamil bahwa keberhasilan pengobatannya sangat penting artinya supaya proses kelahiran dapat berjalan lancar dan bayi yang akan dilahirkannya terhindar dari kemungkinan penularan TBC. Two sided Two sided left tailed One sided left tailed One sided right tailed Two sided right tailed Neonatus 4 kg menderita sumbing bibir dan langi-langit unilateral. C. D. INH B. E. Repair palate saat usia 6 bulan C. Rehabilitasi termasuk terapi bicara Tatalaksana ibu hamil dengan BTA ++ A.

Also called two-glass test. sendi dan kelenjar aderenal. Program Nasional Penanggulangan TBC di Indonesia menggunakan paduan OAT Kategori 1 : 2HRZE/4H3R3 Kategori 2 : 2HRZES/HRZE/5H3R3E3 Kategori 3 : 2HRZ/4H3R3 Di samping ketiga kategori ini disediakan paduan obat sisipan (HRZE) Paduan OAT ini disediakan dalam bentuk paket kombipak dengan tujuan untuk memudahkam pemberian obat dan menjamin kelangsungan (kontinuitas) pengobatan sampai selesai satu (1) paket untuk satu (1) penderita dalam satu (1) masa pengobatan. 2) Kategori 2 a) 2HRZES/HRZE/5H3R3E3 b) 2HRZES/HRZE/5HRE Obat ini diberikan untuk :  Penderita kambuh (relaps)  Penderita Gagal (failure)  Penderita dengan Pengobatan setelah lalai (after default) 3) Kategori 3 a) 2HRZ/4H3R3 b) 2HRZ/4HR c) 2HRZ/6HE Obat ini diberikan untuk :  Penderita baru BTA negatif dan rontgen positif sakit ringan  Penderita ekstra paru ringan yaitu TBC kelenjar limfe (limfadenitis). Thompson's test Thompson's test A test for determining the extent of gonorrhea in which an infected patient urinates first into one glass and then into another.   Penderita baru TBC Paru BTA Positif Penderita TBC Paru BTA negatif Rontgen positif yang “sakit berat“ dan Penderita TBC Ekstra Paru berat. . pleuritis eksudativa unilateral. the probability is that the infection is limited to the anterior urethra. if gonococci and gonorrheal threads are found only in the first glass. TBC tulang (kecuali tulang belakang). TBC kulit.

Dewasa Laki-laki datang dengan keluhan diare berdarah. Akrofobia B. Parasit yang mungkin menyebabkan keluhan ini A. Diagnosis A. Pada pemeriksaan mikroskop ditemukan telur cacing tipis & bening. Kriptosporodiosis Balantidiasis merupakan penyakit yang disebabkan oleh Balantidium coli. dengan keluhan gatal-gatal di sela-sela kaki. Seorang anak laki-laki 6 tahun dibawa ibunya ke puskesmas dengan keluhan pucat. Pasien bekerja sebagai peternak babi. Gangguan panik D.Seorang wanita. famili Balantidiae. ordo Trichostomatida. sesak. Memiliki dua stadium. sebagaimana disebutkan sebelumnya. Necator americanus C. tetapi juga termasuk negara-negara seperti Bolivia dan Papua Nugini (Smith. Serkaria E. S. dan infeksi manusia lebih sering terjadi di daerah-daerah di mana babi banyak berinteraksi dengan manusia. Gangguan fobik E. habitatnya pada usus besar dan yang biasa menjadi hospes adalah babi dan manusia. Stadium yang menyebabkan gejala ini adalah? A. memiliki keluhan saat masuk lift cemas. Larva D. berat badan menurun. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. B.. Kista C. Trichiuris trichiura B. coli merupakan suatu protozoa yang masuk dalam filum Ciliophora. keringat dingin. Gangguan cemas Laki-laki. Organisme penyebab keluhan ini adalah A. Klaustrofobia C. Telur B. yaitu trofozoit dan kista.6 gr/dL. 2003). Pada pemeriksaan lab didapatkan Hb 5. Balantidiasis D. klas Kinetofragminophorea. Giardiasis B. Blastokistosis E. Ini termasuk tempat-tempat seperti Filipina. Pemeriksaan pruritic lesions. Merupakan protozoa besar. Ternyata pasien tinggal di lingkungan yang baru saja ditemukan banyak yang menderita Schistosomiasis. Babi adalah reservoir utama dari parasit. Amoebiasis C. Oxyuris vermikularis .

Keluhan diare ini sudah sering dirasakan oleh pasien namun biasanya keluhan mereda setelah pasien berobat ke puskesmas.D. Trichuris trichiura B. Necator americanus C. Pilihan A. Telur Cacing Tambang Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan keluar benjolan dari anus. Ascaris lumbricoides E. Ankilostoma duodenale D. Ancylostoma brazilliense Gambar 1. Keluhan ini didahului oleh diare yang encer dan berdarah sejak 5 hari yang lalu. Ascaris lumbricoides . Pada pemeriksaan tinja didapatkan telur yang berbentuk tempayan dengan tombol jernih di kutub.

sesak napas tanpa stridor. di dada tampak ada memar dan perkusi hipersonor/sonor dan vesikuler -/+. Histrionik D. Rectal biopsy dapat dilakukan pada keadaan akut B.Laki-laki 23 tahun mengalami kecelakaan lalu lintas pasien tampak cemas. menurut heteroanamnesa pasien mempunyai masalah dengan teman kerjanya. Pasien lebih senang bekerja di depan komputer dan tidak berinteraksi. Menurut pasien merasa teman kerjanya akan mencelakainya. Hematopneumotoraks B. Abdominal X-ray dan barium enema harus dilakukan setelah kondisi akut ditangani E. PF anus normal. Obsesif kompulsif Bayi 2 hari datang ke UGD dengan keluhan muntah-muntah. Pemeriksaan yang paling akurat untuk diagnosis pasti adl CT Scan abdomen D. Hematotoraks D. NGT dapat mengurangi distensi abdomen . perut tampak distensi dan peristaltic meningkat. Rectal biopsy harus dilakukan secepatnya untuk diagnosis pasti C. frekuensi napas 49 kali/menit. tekanan darah 90/50 mmHg. nadi 120 kali/menit. Mana penanganan terhadap pasien yang paling tepat? A. Termasuk gangguan kepribadian apakah pasien ? A. Simple pneumotoraks Pasien laki usia 25 tahun datang diantar orang tuanya ke RS karena sering tidak masuk kerja. Colok dubur meconium menyemprot lalu obstipasi lagi. Anti social E. Diagnosis yang tepat adalah? A. Cardiac tamponade C. belum BAB. Skizoid B. Paranoid C.

Gangguan kepribadian akibat alkohol D. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran somnolen. Toleransi alkohol Pria 59 tahun mengeluh bengkak dan sesak. Pada pemeriksaan abdomen didapatkan Abdominal rigidity (+). ascites (-). tetapi tidak berhasil. Pitting edema (-). Penyalahgunaan alkohol B.Pasien dengan keluhan batuk lama penurunan berat badan 3 kg dalam 10 hari demam pada malam heri dan penurunan nafsu makan BTA +/+/+ dan rapid test HIV +. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. OAT dan ARV tidak dilakukan C. Pemeriksaan jantung dan lainnya normal. Peritonitis tersier E. OAT dan ARV bersamaan B. Sebenarnya pasien merasa malu dan berusaha untuk menghentikan kebiasaannya. Diberi OAT dan ARV setelah pengobatan inisial E. Kebiasaan ini meningkat menjadi 3 gelas pada sore dan malam hari. Segera minum obat anti hipertensi . Segera rujuk B. nyeri tekan dan nyeri lepas di seluruh perut. TD 200/100 mmHg. Peritonitis sekunder akibat perforasi typhoid D.000/mm3. Perforasi apendiks C. Dalam satu tahun terakhir pasien tidak mengikuti acara keluarga karena takut kehilangan kesempatan untuk minum alkohol. Keadaan apakah yang dialami pasien? A. Jarang minum obat hipertensi secara teratur. nadi 120/menit. Ketergantungan alkohol C. Keluhan ini dirasakan tiba-tiba dimulai pada daerah ulu hati 2 hari yang lalu. Informasi apa yang harus Anda berikan kepada pasien A. Pengobatan apa yang dilakukan? A. Peritonitis sekunder akibat perforasi ulkus peptikum B. OAT diselesaikan baru diberi ARV Seorang laki-laki berusia 60 tahun dibawa keluarganya ke UGD dengan keluhan nyeri di seluruh perut disertai mual dan muntah. Pasien mulai minum alkohol 5 tahun yang lalu dengan minum segelas alkohol sebelum tidur. RR 32/menit. Dari anamnesis pasien diketahui sering mengkonsumsi obat anti nyeri karena menderita peradangan sendi lutut. T 39oC. Pada pemeriksaan lab didapatkan leukosit 20. Dari foto thorax didapatkan gambaran udara bebas di rongga peritoneum. Gangguan mood akibat alkohol E. OAT 2 minggu danbaru diberi ARV D. Peritonitis primer Seorang laki-laki berusia 37 tahun datang ke poliklinik RS karena ingin berhenti minum alkohol. TD 85/60 mmHg.

perokok. Pneumonia lobaris kiri E. CRP B. Pasien adalah seorang perokok berat. Pleuritis paru kiri Laki-laki 54 tahun datang ke IGD dengan keluhan nyeri dan sesak di dada yang dirasakannya sejak lebih dari setengah jam yang lalu. Efusi pleura kiri B. Pneumothoraks kiri D. Diagnosis A. Pasien harus minum obat hipertensi teratur Laki-laki 70 tahun. ronki tidak ada. perkusi dada kiri dari sela iga 3 ke bawah redup. Pemeriksaan laboratorium apa yang harus dilakukan A.C. Troponins have assumed a central role in risk stratification and therapeutic decision-making in professional guidelines published by the ACC/AHA and the ESC. TD 110/70 mmHg. Pasien diinformasikan menderita Krisis Hipertensi D. . Atelektasis E. suara nafas vesikuler. and must receive specific treatment. Diagnosa A. Asma Laki-laki mengeluh nyeri dada kiri sejak 2 minggu lalu. CKMB C. Patients with an increased troponin concentration must be regarded as patients at high risk of death or myocardial infarction (MI). Emfisema B. Beberapa hari belakangan pasien sering kurang tidur karena harus menyelesaikan pekerjaan kantor. Bronkiektasis D. Troponin According to the ESC/ACC consensus definition. T 37. suara nafas vesikuler. Kini gerakan nafas dada kiri tertinggal. an increase of troponin during the first 24 hours following the onset of symptoms is indicative of myocardial injury. mengeluh sesak nafas. Perikarditis C. Pneumonia C.9oC. PF hipersonor di seluruh lapang paru. N 100/menit.

Sumber energi yang digunakan otak pada saat itu ialah A. Lipid B. Selama itu ia tidak makan. Pirazinamid E. Melihat fungsi trombosit C. Apa fungsi pemeriksaan tersebut? A. Glikogen D. Kelainan jalur intrinsik mekanisme pembekuan darah D. Kolesterol E. Melihat fungsi vascular B. Glukosa C.Seorang perempuan berusia 58 tahun datang dengan keluhan bintik-bintik kemerahan di kulit tubuh. Isoniazid B. Saat ini test HCG (+). Badan keton . Dokter melakukan pemeriksaan Rumple leed. Kelainan jalur ektrinsik mekanisme pembekuan darah E. Keluhan disertai demam tinggi sejak 5 hari yang lalu. Kelainan jalur bersama mekanisme pembekuan darah Seorang perempuan 32 tahun dengan konsumsi kontrasepsi oral yang efektivitasnya baik. Ethambutol D. Obat yang mempengaruhi kontrasepsi? A. Rifampisin C. Streptomisin Seorang laki-laki berusia 18 tahun tersesat di hutan selama lebih dari 2 hari. 6 bulan yang lalu didagnosa TBC paru dan mendapat pengobatan kombinasi.

. B12. PF terdapat tofus di jari kaki kanan 24. Allopurinol B. yaitu vitamin B6. Mencegah vaskulitis B. Metotrexate B. Apakah terapi yang tepat untuk pasien ini? A.8 mg/dL dan faktor rheumatoid (+). sejak 2 tahun yang lalu pernah didiagnosa stroke iskemik dan mendapatkan pengobatan secara rutin. Asetil Salisilat. Allopurinol D. These spots appear as a white fluffy spots on the retina. Meloxicam D. Mencegah agregasi trombosit C. Statin. Pada pemeriksaan fisik ditemukan pembengkakan pada sendi lutut. kemerahan dan pasien tidak dapat berjalan. Menghilangkan nyeri D. Kolkisin C. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan kadar asam urat 7. Ibuprofen E. Neuroprotektif Laki-laki dengan DM yang lama. Aspirin E.Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke dokter dengan keluhan nyeri pada sendi lutut sejak kemarin. pada pemeriksan optalmoskop didapatkan gambaran Cotton wool appereance. Indometasin C. Lab asam urat 9. Cotton wool appereance adalah gambaran dari Cotton-wool spots result from microinfarctions of nerve fibers caused by focal ischemia after occlusion of terminal retinal arterioles occurs.1. Petidin Seorang pria berusia 50 tahun. Natrium diklofenak Pasien dengan keluhan nyeri 3 hari di jari kaki kanan 2-4. Terapi apa yang paling pertama diberikan? A. Tujuan pemberian Asetil Salilisat adalah A.

TD 140/100 mmHg. Faktor VIII 20% B. TTV dalam batas normal. Captopril Pasien anak laki-laki berusia 2 tahun datang dengan keluhan lutut sebelah kanan sakit sejak 3 hari yang lalu. An ophthalmoscopic view of the retina showing advanced signs of diabetic retinopathy including two pale cotton wool spots. tidak mengatur pola makan dan minum obat terartur. Hasil lab GDS 450 mg/dL. Losartan B. Faktor VIII 50% C. Anak sering menangis dan tidak bisa berjalan. Mengeluh pusing. Faktor IX < 1% E.Gambar 2. hasil analisa gas darah yang sesuai A.30 HCO3 30 C. pH 7.30 HCO3 48 D. pH 7. HCO3 18 pCO2 48 E. Pemeriksaan yang dianjurkan untuk kasus di atas A. Metildopa D. HCO3 30 pCO2 48 Seorang wanita usia 28 tahun hamil 6 minggu. Riwayat DM 10 tahun yang lalu. pH 7.30 HCO3 18 B. Verapamil C. Seorang pasien umur 60 tahun dibawa ke UGD tidak saadarkan diri. Obat antihipertensi yang tepat adalah A. Faktor IX 20-50% . Pada lutut sebelah kanan tampak membesar daripada lutut sebelah kiri. Faktor VIII 60% D. HCT E. glukosa urin +3. Pada pemeriksaan fisik ditemukan anak rewel. dan sulit digerakan.

. TB paru B. and will not be seen when a bronchus is filled with fluid or when the opacification of the alveoli is due to obstruction (as air is resorbed). Pemeriksaan foto thorax tampak perselubungan inhomogen pada basal paru kanan disertai dengan gambaran air bronchogram. Bronkiektasis E. datang ke UGD RS dengan keluhan sesak nafas disertai batuk berdahak tanpa darah sejak 5 hari yang lalu. It is indicative of an airspace process. Air bronchograms can be seen with :  Pulmonary consolidation  Pulmonary oedema  Non-obstructive atelectasis  Severe interstitial disease  Neoplasm: bronchioloalveolar carcinoma. pulmonary lymphoma  Pulmonary infarct  Normal expiration Air bronchogams that persist for weeks despite appropriate antimicrobial therapy should raise the suspicion of a neoplastic process. TB milier C. CT or guided biopsy may be planned in such cases. Pneumonia D. Karsinoma paru An air bronchogram is an air-filled bronchus against surrounding opacified alveoli.Seorang laki-laki berusia 25 tahun. Apa diagnosa yang paling mungkin? A.

Plasmodium falcifarum D.Seorang bayi umur 11 bulan lahir normal. malariae does not alter the size or shape of the red blood cell it infects and tends to form rosette-like patterns of 8-10 . Tutup dengan kassa NaCl. are sensitive since a large number of red blood cells can be examined. enlarges red blood cells that it infects and seems to show a preference for immature red blood cells. The presence of Schüffner’s dots is also characteristic – these looks like specks or granules on the cell surface of the infected red blood cell. rujuk RS terdekat D. Pasang infus. Pasang infus. a thin blood film is more commonly used. Terdapat defek di samping umbilicus. NGT. ovale is very similar to P. Characters to look out for include the presence of Maurer’s dots on the surface of red blood cells infected with Plasmodium falciparum. rujuk ke RS terdekat C. Pasang NGT. are difficult to distinguish morphologically. Plasmodium vivax C. Plasmodium vivax. tutup dengan kassa NaCl. Thick blood smears. if present. Hasil pemeriksaaan darah tepi didapatkan eritrosit besar-besar dengan titik Schuffner. Plasmodium ovale B. rujuk ke RS terdekat E. whereby a small volume of blood is smeared thinly across the slide and then stained. but fewer merozoites tend to be present per cell and infected red blood cells tend to look elongated. and it is rare to see mature trophozoites or schizonts with this parasite since when this stage is reached the red blood cells are usually sequestered deep within major organs and so are not readily present in the peripheral blood. You may also see multi-infected red blood cells with this species. disertai sakit kepala. lemas. vivax. Plasmodium malaria Malaria parasites are usually examined under a microscope using a peripheral blood smear method (also called a blood film). Tindakan apa yang harus dilakukan A. It is crucial to make the blood films soon after the blood sample has been taken. in that it also enlarges the red blood cells and can have Schüffner’s dots. These parasites have crescent-shaped gametocytes. P. spontan di bidan. pertahankan kehangatan. For species-level identification of malaria parasites. rujuk ke RS terdekat Wanita 21 tahun datang dengan keluhan demam naik turun sejak 1 minggu yang lalu. Rujuk ke RS terdekat B. A. in order to see the detailed structures which differentiate the different species of malaria. and to store the blood in an appropriate anti-coagulate. Plasmodium knowlesi E. P. on the other hand. tidak terdapat massa pada permukaan dinding abdomen. which use a large unsmeared drop of blood. mual. muntah. though the parasites. usually with Romanowsky stain.

Diagnosis A.merozoites. TSH rendah. vivax and P. Hormon tiroid meningkat. refleks fisiologis meningkat. Dari pemeriksaan fisik terdapat eksoftalmos. Skizofrenia Katatonik Laki-laki 22 tahun datang ke dokter dengan keluhan susah berkonsentrasi sejak 6 bulan yang lalu. Gondok numuler C. Gambar 3. ovale Perempuan 40 tahun datang ke RS dengan keluhan berdebar-debar. Penyakit Hashimoto Wanita 24 tahun dibawa ke dokter oleh ibunya karena sering diam tak bergerak lebih dari 3 jam. Pasien juga sering mendengar suara almarhum ibunya yang mengatakan bahwa ia harus . Karsinoma tiroid D. berat badan turun tapi nafsu makan meningkat. Schüffner's dots in P. Diagnosa A. Skizofrenia Herbefrenik C. Skizofrenia Residual E. Skizofrenia Tak Terinci D. berkeringat. Skizofrenia Paranoid B. Penyakit Graves E. tremor. Gondok endemik B. Later on in maturation. its trophozoites may form characteristic band-like patterns across the cell.

Skizoafektif B. Thought broadcasting  Thought echo Isi pikiran dirinya sendiri yang berulang atau bergema dalam kepalanya (tidak keras). Delution of control (waham dikendalikan) E. Perut anknya dirasakan makin besar setelah dilakukan pemeriksaan didapatkan anak tersebut hamil 5 bulan. namun kulitasnya berbeda. Oleh dokter UGD ia didiagnosis Skizofrenia. Ia sering mendengar suara-suara yang menurutnya adalah suara Nyi Roro Kidul. Thought withdrawal C. Pasien menceracau tidak jelas. Prinsip moral manakah yang membuat dokter tersebut bingung menjelaskan keadaan anak tersebut? A. Ia baru bisa tenang setelah diberikan injeksi Haloperidol. Dokter bingung menjelaskan kepada orang tua tentang keadaan anaknya. walaupun isinya sama.menjadi dokter. ketika ia di-PHK. Psikotik karena obat E. dan menjadi sering termenung dan tidak merawat diri. Ia bercerita bahwa ia diutus oleh Nyi Roro Kidul untuk merebut kekuasaan dari anak perempuannya. pasien mulai berlaku aneh sejak dua bulan yang lalu. Autonomy . Skizofrenia paranoid C. dan isi pikiran ulangan. Thought insertion or withdrawal Isi pikiran yang asing dari luar masuk ke dalam pikirannya (insertion) atau isi pikirannya diambil keluar oleh sesuatu dari luar (withdrawal) Thought broadcasting Isi pikirannya tersiar keluar sehingga orang lain atau umum mengetahuinya Delusion of control Waham tentang dirinya dikendalikan oleh suatu kekuatan tertentu dari luar Delusion of passivity Waham tentang dirinya tidak berdaya dan pasrah terhadap suatu kekuatan dari luar     Seorang ibu membawa anaknya ke dokter karena khawatir adanya tumor di perut anaknya. Dia merasa temannya di kampus berusaha menghalangi dia untuk dapat belajar dengan baik. Di kampus pasien memiliki masalah. Diagnosis A. Psikotik akut D. Apakah penyebab keluhan di atas ? A. Delution of passivity D. Thought echo B. Menurut pengakuan istrinya. dengan demikian ia dapat bersanding sejajar kekuatannya dengan Nyi Roro Kidul. Delirium karena gangguan media Seorang laki-laki berusia 42 tahun dibawa ke UGD RS karena mengamuk dan berlaku kasar kepada anak perempuannya.

Honesty Transparancy Justice Non maleficence Seorang wanita berusia 37 tahun mengeluh sulit tidur. Manakah diagnosis yang paling mungkin? A. C. la selalu merasa cemas jangan-jangan akan terjadi sesuatu yang tidak baik terhadap dirinya atau keluarganya. Teman sekelasnya juga mengalami hal yang serupa. khawatir. Pediculus humanis capitis D. Hal ini terjadi sejak anaknya mengalami kecelakaan lalu lintas dua hari yang lalu. D. Stresornya dapat berupa pengalaman traumatik yang luar biasa. Psoriasis C. Gangguan penyesuaian C. Reaksi stres akut Reaksi Stres Akut Suatu gangguan sementara yang cukup parah yang terjadi pada seseorang tanpa adanya gangguan jiwa lain yang nyata.B. verikel pada rambut kepalanya. Kerentanan individu dan kemampuan menyesuaikan diri memegang peranan dalam terjadinya dan keparahannya suatu reaksi stres akut. Pediculus humanis pubis B. E. Insomnia inorganik D. Gangguan ansietas fobik E. Seorang wanita 17 tahun mengeluh terdapat trumbus-trumbus kemerahan. selalu merasa was-was. dan gelisah. Diagnosis A. Gangguan cemas menyeluruh B. Insect bite E. Rambut kepalanya panjang sebatas pinggang. Pediculus humanis corporis . sebagai respons terhadap stres fisik maupun mental yang luar biasa dan biasanya menghilang dalam beberapa jam atau hari.

Hemibalismus C. Pediculus humanus capitis Pada atlet angkat besi yang rajin barlatih mendapatkan lengan atasnya menjadi kekar dan besar. a criterion sufficient even by itself for the diagnosis of the disease. the activities of daily living can be severely disrupted. The main feature in Sydenham’s chorea is involuntary movements. Hiperplasia E. Hipertrofi Seorang laki-laki usia 50 tahun datang ke dokter dengan keluhan adanya gerakan seperti menari yang tidak terkontrol. Bentuk adaptasi sel yang ditemukan pada lengan atlet ini adalah? A. These can be generalised or unilateral. Sydenham’s chorea Sydenham’s chorea was described by Thomas Sydenham in 1686 and it has been associated with rheumatic fever since 1956. may start suddenly or gradually. . They disappear during sleep. Atrofi C. Usually the patient has abnormal neurological signs with hypotonia and motor restlessness which can lead to coordination problems. Pasien tersebut mempunyai riwayat penyakit jantung rematik. As a result. It is a major manifestation of rheumatic fever and according to the latest modification of the Jones criteria in 1992. Displasia B. Metaplasia D. gait disturbances and speech impairment. and are exacerbated by stress. These movements occur at rest. Apakah kemungkinan diagnosis? A.Gambar 4. Huntington chorea B. Chorea athetosis D. Ballismus E.

kornea terdapat kekeruhan dan tampak infiltrat dengan gambaran satelit (+). dan tangan Lebih sering menyerang wanita daripada pria dan sebagian besar terjadi pada anak-anak di bawah umur 18 tahun (terutama diakibatkan infeksi streptokokus beta-hemolitik grup A) serta terjadi pada 20-30% pasien dengan demam reumatik Onset pada orang dewasa jarang ditemukan. Pasien tampak santai dan mata tampak merah. Ballismus  Berupa gerakan kasar seperti melempar-lempar (balistik) yang tidak terkontrol dan keras  Menyerang otot-otot proksimal dari tangan dan kaki Hemibalismus  Balismus yang hanya terjadi pada satu sisi tubuh Athetosis  Gerakan menggeliat secara perlahan dan berkelanjutan (continous) Pasien laki-laki 23 tahun diantar ke dokter praktek umum dengan mengeluh dirinya merasa akan gila dan segala sesuatunya tidak nyata. Dari alloanamnesis pasien sering ke diskotik. Keratitis ec jamur D. Katarak . Pasien juga menyangkal berhalusinasi. Pasien juga merasa dia tidak berada dalam dimensi waktu. EEG B. Keratitis ec bakteri C. dan apbila ditemukan penyakit ini juga merupakan proses lanjutan/perparahan dari chorea Sydenham yang terjadi pada masa kanakkanak. buram dan sakit. palpebra tampak udem dan hiperemis. Apakah diagnosis yang mugkin A. konjungtiva hiperemis dengan sekret (+). Pemeriksaan yang akan dilakukan adalah adalah A. yang kemudian timbul bercak putih. Pada pemeriksaan oftalmologikus diperoleh VOS 1/~. Pemeriksaan status mental C. sedangkan mata kanan tidak ada keluhan.    Biasa disebut tarian saint vitus Mempunyai karakter berupa gerakan menghentak yang cepat dan tidak terkoordinasi yang biasanya menyerang muka. Pemeriksaan fungsi hepar D. Sejak 1 minggu ini mata merah. Konjungtivitis ec bakteri B. Pemeriksaan fisik E. Pemeriksaan toksikologi urin Seorang laki laki petani berusia 60 tahun datang ke Puskesmas dengan kelulan 1 bulan yang lalu mata kiri terusuk padi. kaki.

Konjungtivitis viral akut B. Konjungtivitis vernal E. Any of the pale. Pemeriksaan oftalmologi terdapat folikel-folikel di limbus kornea (trantas dot). dibawa ibunya dengan keluhan kencing tidak lewat ujung penis. Diagnosis yang paling mungkin A. Konjungtivitis ec jamur Pasien laki-laki 2 tahun. Mikropenis C.E. penis bengkok ke ventral. n. Konjungtivitis bacterial kronis C. Pemeriksaan ujung muara uretra tidak terletak pada ujung penis. Buried penis B. Hipospadia Anak laki-laki 10 tahun dibawa orang tuanya ke praktek dokter umum dengan keluhan mata merah sejak 1 bulan yang lalu. . Konjungtivitis trakomatos Trantas dot (tr n t s. grayish-red gelatinous nodules occurring on the edge of the conjunctiva in Vernal Conjunctivitis. Paraphimosis D. Konjungtivitis cum flygten D. Keluhan tidak disertai pandangan kabur. Phimosis E. trän täs). Apa diagnosisnya? A.

Sekitar setengah jam sebelum masuk rumah sakit.Gambar 5. Pada saat itu. Dia merasa tidak nyaman. Genetik . Ethosuximide 100 mg IV B. Sekitar 5 menit kemudian kejang berhenti dan pasien nampak bingung sebentar lalu tertidur. dan mendengar suara-suara yang menyuruh dia membunuh istrinya. takut. Phenobarbital 60 mg IM E. kejang menjadi seluruh tubuh. sewaktu dicubit lengan kanannya dapat menepis tangan yang mencubit. Tiga jam sebelumnya pasien mendadak kejang pada lengan kanannya. Sosial D. Apakah terapi yang paling tepat? A. Bolus lambat diazepam 10 mg Seorang laki-laki berusia 44 tahun dibawa ke unit gawat darurat dengan dipegangi oleh 4 orang. pasien mengalami kejang dengan urutan yang sama seperti sebelumnya. Sebelumnya tidak pernah seperti itu. Apakah faktor yang dominan sebagai etiologi? A. kemudian terjatuh. nampak berusaha berbicara tetapi tak berbentuk kalimat yang jelas. pasien masih mampu berteriak minta tolong. marah. Pada pemeriksaan kesadaran diperoleh data bahwa pasien membuka mata bila dipanggil. Trantas dot Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat dalam keadaan tidak sadar. Dia mengamuk sejak 7 hari yang lalu. dan tidak sadar. Ekonomi C. Proses belajar B. Carbamazepin 200 mg IV C. Dia mengalami sulit tidur dan sulit mengendalikan emosinya. Phenytoin 100 mg IM D. Budaya E.

Sequencing E. Dia juga beranggapan karyawan yang lain iri padanya sehingga melaporkannya ke pimpinan dan ia dijadikan operator. Euphoria D. ELISA Mikroorganisme yang paling sering menjadi pemicu pada kasus di atas adalah? A. Kultur spesimen D. Pasien banyak bicara tertawa pola pikir loncat-loncat. Epstain barr virus C. Ekopraxi C. Sreeptococcus aureus E. lipatan nasolabial menghilang. Eksaltasi B. Dia berpikir sedang dipromosikan oleh presidan direktur. seorang sekretaris.Pasien perempuan 24 tahun. tetapi dia juga murung disebut? A. tampak gembira berlebihan. Specifik protection C. Tujuan dari pengguanaan dinding tebal dan apron di atas dalam konsep 5 level prevention termasuk dalam? A. Healt promotion D. Rahabilitation B. Pemeriksaan fisik lagoftalmus. KU mulut mencong ke kanan. Early diangnosis and prompt treatment E. Disability limitation Laki-laki 65 tahun. Helicobacter pulori B. Keluhan lainnya pasien merasa terganggu dengan keluhannya. keluhan disertai gangguan penampilan pada mata pasien. tuberculosis Seorang laki-laki usia 46 tahun datang ke praktek dokter dengan keluhan sesak nafas sejak 2 minggu yang lalu. Pasien adalah seorang pekerja tambang . Keluhan dirasakan semakin lama semakin berat. Pasien juga mengeluh batuk lama sekitar 1 bulan dengan dahak berwarna putih encer. Fobia Saat pemeriksaan rontgen pada pekerja diwajibkan untuk menggunakan baju khusus yaitu apron yang berbahan Pb. Rapid test C. Pemeriksaan yang mendukung untuk menegakkan diagnosis pasien di atas? A. Apusan mikroskopik B. Elase E. Campylobacter jejuni D. dipindah ke bagian operator telepon. M.

Berolahraga 1 jam sebelum pemeriksaan B. Kekeruhan cairan viterus E. denyut jantung 90 x/menit. terakhir makan roti 1 jam yang lalu. Setelah dilakukan langkah awal resusitasi. tampak biru. lemah. Dari hasil pemeriksaan laboratorium diperoleh reduksi urin (+++) GDP 250 mg/dL dan gula darah 2 jam post prandial 450 mg/dL. Memberikan rangsang taktil . Memberikan epinefrin injeksi intramuskuler C. Melakukan kompresi jantung B. berolahraga 2 jam yang lalu. Kurang tidur Seorang laki-laki berusia 60 tahun mengeluh mata kanannya buta secara mendadak tadi pagi saat mandi. Tindakan apakah yang harus dilakukan? A. Melakukan ventilasi tekanan positif D. Selama pemeriksaan tercium bau busuk yang ternyata berasal dari jari manis kirinya yang mengalami luka memborok sampai terlihat tulangnya. Kekeruhan kornea D. Minum Salbutamol 4 jam sebelum pemeriksaan D. Buta mendadak pada pasien disebabkan oleh? A. Sejak 6 bulan yang lalu. Bayi tersebut dilahirkan dalam keadaan tidak menangis. terakhir merokok 6 jam yang lalu dan terakhir minum Salbutamol 4 jam yang lalu. Amblasi retina B. di dalam mata kanannya tampak ada seperti kabut putih. Memberikan natrium bikarbonat intravena E. Saat akan dilakukan pemeriksaan spirometri pasien mengatakan bahwa semalam pasien kurang tidur. Makan roti 2 jam sebelum pemeriksaan C. dan semakin tebal sehingga sekarang penglihatan mata kanannya menjadi kabur. tetapi masih dapat melihat benda-benda yang dekat. Glaukoma Seorang bayi laki-laki dilahirkan secara sectio caesaria dari seorang perempuan berusia 37 tahun G1P0A0 gravida 38 minggu dengan ketuban pecah dini 18 jam dan fetal distress.dan memiliki kebiasaan merokok hingga 1 pack (12 batang) rokok dalam 1 hari. penilaian menunjukkan bayi tidak bernafas. Katarak C. Merokok 6 jam sebelum pemeriksaan E. Apakah keadaan yang mengharuskan penundaan pemeriksaan spirometri pada kasus tersebut? A.

kurang ventilasi. Program penanganan malaria E. Program Keluarga Berancana . rumah kecil. Program Air Bersih C. Imunisasi Hepatitis B B. Program DOTS D. Desa memiliki sumber air yang baik. Perumahan sangat buruk. dan lantai belum disemen. Apakah program yang menjadi prioritas untuk dilaksanakan di desa tersebut? A. terbuat dari bambu.Desa A adalah salah satu desa terpencil di wilayah kerja Puskesmas X dengan populasi sebanyak 5. Saudara baru ditempatkan disana sebagai dokter puskesmas. Ketika melakukan kunjungan Saudara melihat banyak penduduk memiliki penyakit batuk kronik yang kadang-kadang disertai darah dengan keringat malam.000 orang dengan 700 KK.

mual. terapi yang paling tepat untuk pasien ini adalah? A. Antibiotik.3 mg/dL. Antihipertensi dan tranfusi darah . Phenitoin 100 mg IM Pasien laki-laki 30 tahun. Health promotion B. Respirasi 40 x/menit. Pasien selama ini merasa ia dalam keadaan sehat. kretinin 12. Setelah di ruang perawatan 10 menit pasien mengamuk akibat menahan sakit pada perutnya.Seorang laki-laki 20 tahun. S 37oC. Phenitoin kapsul 100 mg C. Keempat ekstremitas sering terasa kram. dengan tipe pernafasan kussmaul dan nadi 100 x/menit. Sakit yang hebat B. kemudian mengeluh nyeri kepala.30 KLL dan tak sadarkan diri. Batas jantung kiri bergeser ke lateral dan kaudal. Preventive health behavior E. Diazepam 10 mg B. Health behavior D. 3 jam lalu mengalami kejang pada sebagian tangan kanannya. pasien dalam keadaan sadar. Cedera kepala E. antihipertensi. dan trasfusi darah C. Apakah istilah yang paling tepat untuk tindakan pasien ini? A. Pada kedua lapangan paru bawah terdengar ronki. Hrmodialisis elektif B. Hasil laboratorium didapatkan Hb 8 gr/dL. Terus dilakukan PF Tensi 100/70 mmHg N 100 x/menit RR 23 x/menit. Penekanan intrakranial Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke praktik dokter umum untuk mengkonsultasikan kesehatannya. Kemudian kejang seluruh tubuh selama 5 menit dan pasien tidak sadar. 30 menit kemudian dia sadar. Peritonitis C. Sick-role behavior C. saat sadar pasien tampak binggung. Illness behavior Seorang pria usia 60 tahun datang ke UGD dengan keluhan lemah. Hasil USG contracted kidneys. sesak nafas disertai bengkak pada kedua tungkai bawah sejak 4 bulan sebelumnya. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. Kemudian pasien muntah-muntah. Tidak sadarkan diri D. ureum 150 mg/dL. tekanan darah 210/110 mmHg. Kemungkinan disebabkan oleh A. nyeri perut. Pasien ingin mengetahui kemungkinan penyakit degeneratif yang bisa terjadi pada dirinya. Terapi yang tepat pada pasien ini adalah? A. Carbamazepin 60 mg D. Phenobarbital 100 mg IM E. jam 00.

Sindroma Alzheimer E. Sindroma Parkinsonism B. Hordeolum eksternum B. Sindroma Capgras D. Sindroma Serotonin Seorang anak laki-laki berumur 6 tahun datang bersama ibunya untuk memeriksakan diri dengan keluhan utama tidak bisa diam. tumor setempat. berkilat. Prestasi akademisnya kurang.D. Kalazion E. nyeri tekan (+). A. Blefaritis . Hemodialisis cito dan bila memungkinkan tranplantasi ginjal Seorang laki-laki usia 26 tahun dirawat di rumah sakit dengan agitasi akut dan diagnosis Skizofrenia Paranoid. Setelah dirawat selama satu minggu di rumah sakit. Meibomitis C. dan trasfusi darah E. Saat hamil ibu sehat-sehat saja. dan konjungtiva tidak ada kelainan. antihipertensi. Hordeolum internum D. nadi 80 x/menit. dan bila berjalan seperti robot. merah pada palpebra. Demam tidak ada. Keluhan ini sudah diderita sejak umur 2 tahun.. Oksigenasi. Sindroma Neuroleptik Maligna C.5oC. teapi waktu bayinya lahir tidak menangis spontan. Epilepsy D. Apakah yang dialami pasien dengan keluhannya tersebut? A. Autisme C. Diberi obat injeksi oleh dokter untuk mengatasi agitasi akut pasien. Cerebral palsy B. Keluhan ini disertai nyeri. Gangguan pemusatan perhatian Seorang wanita berusia 22 tahun datang dengan keluhan ada bintik merah pada kulit kelopak mata. Apakah diagnosis yang paling mungkin dari kasus tersebut? A. Pada pemeriksaan fisik ditemukan.. Pada pemeriksaan vital sign didapatkan TD 110/70 mmHg. RR 20 x/menit dan suhu 36. Diagnosis yang mungkin adalah. koreksi status asam basa. Retardasi mental E. pasien mengeluh pada perawat bahwa badannya terasa kaku.

Kalazion Klazion merupakan peradangan granulomatosa kelenjar Meibom yang tersumbat.Gambar 6. Diagnosis yang mungkin? A. Kalazion akan memberikan gejala adanya benjolan pada kelopak. Ektropion C. Kalazion D. Pada Kalazion terjadi penyumbatan kelenjar Meibom dengan infeksi ringan yang mengakibatkan peradangan kronis kelenjar tersebut. tidak ada nyeri tekan. Kelenjar preurikel tidak membesar. tidak hiperemi. Kadang-kadang . Pada pemeriksaan oftalmologi benjolan teraba kasar. Hordeolum B. Blefaritis Gambar 7. Hordeolum Eksternum Perempuan 18 tahun datang ke PKM dengan keluhan benjolan pada mata kiri sebesar biji jeruk dan tidak nyeri. tidak merah. dan terdapat pseudoposia. tidak nyeri. dan adanya pseudoptosis. Tumor E. Sebelumnya benjolan pernah timbul 3 minggu yang lalu dan terasa nyeri.

Tiga bulan selanjutnya paien merasa sulit tidur. Lesi supratentorial D. riwayat panas badan tidak ada. Di manakah letak lesi/kelainan yang paling mungkin pada pasien di atas? A. sulit makan dan mengurung diri di kamar pasien juga mengatakan ingin bunuh diri dan merasa bersalah atas kematian anaknya. Dia juga sering tersenyum sendiri seolah olah mengobrol dengan seseorang. Waham dan idea of reference B. tidak ada keluhan kejang. Lesi fossa posterior E. Empat bulan yang lalu anaknya yang berumur 4 tahun meninggal karena DBD. tiap hari berangkat sekolah dan dia juga sering mendengar anaknya bernyanyi. usia 45 tahun dibawa keluarganya ke praktek umum dokter swasta dengan keluhan utama kelemahan anggota gerak kiri. Muntah dikeluhkan 1 bulan sebelum masuk rumah sakit. Pasien tetap sadar. pasien sering mengeluh nyeri kepala yang makin lama makin dirasakan berat. Halusinasi lihat dan waham bizzare Pasien wanita. Riwayat trauma/jatuh tidak ada. Kelemahan anggota gerak kiri dirasakan makin berat 3 bulan.mengakibatkan perubahan bentuk bola mata akibat tekanannya sehingga terjadi kelainan refraksi pada mata tersebut. Seorang laki laki 35 tahun datang ke UGD dengan keluhan 2 hari tidak makan. hingga pasien hanya dapat menggeser anggota gerak kiri. Minggu-minggu terakhir pasien mengatakan bahwa anaknya masih hidup. Apa Diagnosisnya? A. Halusinasi dan idea of reference C. pupil anisokor kanan. Lesi chiasma aptikum B. Halusinasi dan waham berdosa E. Halusinasi dengar dan waham bizzare D. Keluhan disertai gangguan penglihatan kedua mata (blur vision). Lesi infratentorial C. Lesi lobus ocipital kiri kanan . Kurang lebih 1 tahun yang lalu.

The area of the brain below the tentorium cerebelli is the infratentorial region. 29 Jan . 9-16 Jan Wanita 17 tahun G1P0A0. Kapankan waktu paparan penyakit yang paling tepat? A. Gastritis B. BB menurun.12 Feb 9 kasus. the supratentorial region of the brain is the area located above the tentorium cerebelli. terlambat haid 1 bulan 5 hari letih. Morning sickness D. 20 Feb 3 kasus. ketonuria (+). 11 Feb 2 kasus. Abortus iminens C. 7-18 Jan C. 27 Jan . The supratentorial region contains the cerebrum. Kemungkinan diagnosis adalah? A. 5-17 Jan D. Hiperemesis gravidarum .In anatomy. Jumlah kasus untuk setiap tanggal adalah sebagai berikut 5 Feb 2 kasus. while the infratentorial region contains the cerebellum. 17 Feb 7 kasus.10 Feb B.10 Feb E. Sebuah kejadian luar biasa penyakit demam berdarah Dengue dilaporkan antara tanggal 5 dan 20 Februari 2009 di sebuah kota di Sumatera. Pemeriksaan lab hipokalemi. 8 Feb 5 kasus. 7 Feb 3 kasus. Masa inkubasi penyakit ini adalah 7-10 hari. 16 Feb 15 kasus. payudara membesar. Emesis gravidarum E.

Yang dilakukan oleh Anda sebagai seorang dokter adalah A. Gips terpasang 3 hari yang lalu karena lengan atas kiri retak. dan beralasan baru putus dengan pacarnya. Buka gips Seorang tenaga medis mengalami kecelakaan lalu lintas. Pemeriksaan hormon yang paling tepat dilakukan pertama kali? A. LH C. ia takut kariernya akan terancam. Pasien mengeluh nyeri pada lengan atas saat digerakkan. maka kemungkinan letak lesi terjadi pada? A. Kasih obat Pain Killer C. Manuver Hall pike C. Dia meminta Anda agar tidak menuliskan hal ini di dalam rekam medis. Sebab. Meminta pasien sendiri untuk menuliskan karena ia sendiri adalah teaga medis . sebelumnya didahului rasa kebas dan kesemutan kemudian lama-kelamaan kelemahan anggota gerak atas dan bawah. Test koordinasi B. Dari hasil PF tidak ada hiperrefleks. Setelah diperiksa ternyata dia sendang mabuk. Tindakan yang dilakukan? A. dan keringat dingin.Perempuan 27 tahun hamil 8 minggu keluar bervak-bercak merah dari kemaluan sudah 3 hari ini. Lesi sentral di medula spinalis B. hCG D. Test kalori Laki-laki dewasa 25 tahun dengan sesak nafas. Estrogen B. Cappilary Refill Time kurang dari 2 detik. Progesteron E. Lesi perifer di komu anterior dan posterior Pasien laki-laki usia 21 tahun datang ke puskesmas untuk kontrol gips sirkular di lengan kiri. FSH Seorang pria berusia 55 tahun pada saat bengun tidur pagi hari mengalami kepala pusing berputar disertai muntah. Bivalve B. Lesi di intracranial C. Tanda vital normal. Pemeriksaan yang paling penting? A. Ganti gips E. Manuver jendrasik D. Riwayat trauma kepala dan gangguan penglihatan disangkal. tapi tapi pasien takut menoleh ke kanan karena akan kambuh kembali. Rujuk ke Rumah Sakit D. Test laseque E.

Haloperidol D. Klorpromazin 100 mg i.B. D. E. Obat ini bekerja pada otak untuk menghasilkan efek menenangkan. Pelvis Seorang laki-laki 50 tahun datang dengan keluhan sering menangis tanpa sebab sejak 1 bulan yang lalu.m. tidak bisa tidur. Pada pemeriksaan fisik tidak ditemukan adanya kelainan. Kepala dan leher D. CPZ B. Obat ini umumnya digunakan selama 7-10 hari untuk membantu Anda tertidur lebih cepat dan mengurangi frekuensi Anda terjaga semalaman. Diazepam 5 mg i. Sejak 1 bulan yang lalu dipecat oleh kantor.v. Trifluoporazin Triazolam digunakan untuk pengobatan jangka pendek pasien dengan masalah tidur (insomnia). E. Triazolam juga dapat membantu Anda tidur untuk jangka waktu yang lama dan merupakan milik kelas obat yang disebut obat penenang/hipnotik. Pemeriksaan Ro di daerah mana yang saudara usulkan? A. Klorpromazin 50 mg i. Meminta dokter jaga lain untuk menuliskan Tidak menuliskan karena rahasia kedokteran Meminta perawat lain menuliskan Tetap menuliskan di rekam medis Seorang laki-laki 25 tahun dibawa keluarganya dengan keluhan gaduh gelisah. C. leher. Seorang pengendara mobil mengalami KLL di jalan tol. saat secondary survey saudara akan membuat foto Ro pertama. Diazepam 5 mg i. B. D. Triazolam C. C. pelvis C. Di UGD primary survey stabil. Pada awalnya pasien sulit tidur dan malas beraktifitas. . Haloperidol 2 mg i. Pasien ingin dirujuk ke rumah sakit. Toraks dan leher E. Kepala.m. Setelah difiksasi apakah obat yang paling tepat diberikan? A. Tidak ada riwayat penyalahgunaan zat dan alkohol. toraks. Penderita mengalami trauma multiple. Daerah persendian dan ekstrimitas B. bicara meracau.v. Obat yang dapat diberikan kepada pasien sebelum dirujuk adalah: A.m.

Dalam menghitungnya wanita di atas 60 tahun tidak dihitung E. Awalnya penurunan pandangan dari bawah ke atas kemudian gelap semua. sesak napas. buah. Riwayat trauma kepala (-) mata (-) kulit kering. Dalam menghitungnya wanita dan anak-anak tidak diperhitungkan B. Kuman berbentuk spiral. Apakah ciri kuman penyebab yang nampak pada pemeriksaan mikroskopis BTA? A. Keluhan telah dirasakan lebih dari 3 minggu. Ablasio retina D. BTA negatip . Iridosiklitis E. Presbiopi E. lemah dan berkeringat dimalam hari. Pemeriksaan virus didapatkan 1/300. Terlalu sulit mencari datanya D. sayur. Konjungtivitis C. Dalam menghitungnya tidak memisahkan penduduk laki-laki dan wanita. Kuman berbentuk batang. Diagnosa yang mungkin adalah? A. C. Pada anamnesis lanjutan diketahui kakak dan ayah pasien yang serumah telah lama menderita sakit dengan keluhan serupa. nafsu makan berkurang. disertai demam. Pasien tidak suka minum susu. Xeroftalmia B. Mata kiri nyeri dan merah. Kuman berbentuk bulat. Myopi Laki-laki 45 tahun ke poli mata dengan keluhan pandangan menurun setelah terkena shuttlecock. Hifema C. BTA positip B. lensa ditempatkan penekanan bola mata di bawah normal. Pendarahan vitreum Seorang perempuan berusia 18 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan batuk berdahak. Dalam menghitungnya penduduk wanita dipisahkan dengan laki-laki Anak laki-laki usia 6 tahun dibawa ke Puskesmas dengan keluhan menurunnya pengelihatan menjelang sore hari. Diagnosisnya adalah? A. BTA positip C. Foto thorax penderita menunjukkan adanya infiltrat spesifik disertai daerah avaskuler dengan pleural line yang jelas. tetapi masih mempunyai banyak kelemahannya. komea jenih.67 untuk Jawa Barat. konjungtiva anemis. Pada pemeriksaan fisik dijumpai ronki basah dan suara amforik pada apex. BTA negatip D. Ablatio retina D. Angka CBR dapat dipahami sebagai pedoman. Sebutkan salah satu kelemahan CBR? A. Luksaaio lensa B. Direncanakan pemeriksaan mikroskopis sputum BTA. Kuman berbentuk batang.Dalam data di Pukesmas hasil dari cakupan KIA di dapatkan angka kematian kasar Crude Life Bird Rate (CBR) sebesar 6.

Striktura uretra posterior Anda adalah kepala puskesmas pada kelurahan X. Melakukan pemeriksaan epidemiologi (PE) seperti pemeriksaan jentik. pasien menabrak truk dan pasien duduk di samping pengemudi. Striktura uretra anterior B. Trauma ureter E. Komplikasi pada pembuluh darah C. dilakukan fogging focus Laki-laki 40 tahun masuk UGD dengan keluhan nyeri pada tungkai. Meminta formulir SO kepada keluarga pasien yang dikeluarkan RS untuk dilaporkan ke dinkes agar dilakukan fogging C. Komplikasi pada atrium dan ventrikel kanan E. Pada pemeriksaan fisik didapatkan peningkatan Jugular Venous Pressure (JVP). Batuk berdahak sejak 10 tahun yang lalu. Pasien baru saja mengalami kecelakaan mobil. Melakukan fogging focus pada 100 rumah disekitarnya dan melakukan penyuluhan 3 M dan penggunaan kelambu serta insektisida B. Pada pemeriksaan radiologi dilakukan antegrade uretrograf. Pernah dilakukan pemeriksaan spirometri 3 bulan yang lalu dan didiagnosis sebagai Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK). Kadang-kadang susah BAK. Memanfaatkan kader untuk melakukan fogging focus dan penyuluhan 3 M plus E. frekuensi napas 20 kali/menit. Komplikasi pada atrium dan ventrikel kiri Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan pancaran BAK bercabang dua. 70 tahun. tekanan darah 120/80 mmHg. Kemungkinan diagnosis pada pasien ini adalah A. Epididimitis C. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan. Batu buli-buli D. 1 minggu ini badan demam. dilakukan fogging focus D. tangan tidak bisa digerakkan sejak 30 menit yang lalu.E.5oC. perokok datang ke Puskesmas karena sesak. frekuensi batuk bertambah banyak dengan dahak kental. kehijauan. Komplikasi pada paru kontralateral B. jika ditemukan pada 3 rumah. Dilaporkan terdapat seorang warga kelurahan X tersebut dirawat di RS karena demam berdarah. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tungkai kanan tidak . jika ditemukan pada 10 rumah. BTA positip Seorang laki-laki. frekuensi nadi 80 kali/menit. Kuman berbentuk bulat. Melakukan pemeriksaan jentik berkala (PJB). Pancaran BAK juga kecil. Komplikasi pada pembuluh limfe D. Tindakan apakah yang anda lakukan? A. dan suhu 36. Apakah penyebab peningkatan JVP pada kasus di atas? A.

Sebelum kecelakaan. Amitriptilin B. sulit diajak komunikasi pasien merasa ini sudah kiamat dan sekarang ada di akhirat. Pasien merasa sedih dan ingin dihukum atas dosa-dosa. Fraktur antetrochantor femur B.bisa diluruskan. Dislokasi tungkai ke atas C. Belum pernah sakit seperti ini sebelumnya. mengerem mendadak. abduksi. Kemungkinan penyababnya adalah? A. Pemeriksaan fisik dalam batas normal. Carbamazepin . Dislokasi tungkai ke posterior E. Diagnosis? A. Clorpromazin D. Fraktur collar femur B. duduk di samping supir. Fraktur 1/3 proximal femur D. Dislokasi panggul posterior Seorang 26 tahun dibawa keluarga dengan keluhan sudah 3 minggu diam mematung. Saat datang sendi panggul flexi. Dislokasi panggul anterior Gambar 8. Alprazolam E. KU kaki kanan sakit dan tidak bisa digerakkan. adduksi dan endorotasi. Terapi apa yang sebaiknya diberikan? A. endorotasi serta tidak dapat difleksikan. Benzodiazepin C. Fraktur collum femur D. Dislokasi panggul posterior E. Tidak pernah memakai obat-obatan narkotika. Fraktur trochanter femur C. Fraktur femur 1/3 proksimal Pria.

dari hasil test IQ hasil sesuai anak usia 5 tahun. Aspirin E. napas cuping hidung positip. Parasetamol D. Pada pemeriksaan radiologi didapatkan konsolidasi lobar superior kanan. Pneumonia Anak laki-laki 8 tahun diantar ibunya ke RS dengan keluhan sulit mengikuti pelajaran di sekolah. Tuberkulosis E. b) Pemahaman dan penggunaan bahasa cenderung terlambat pada berbagai tingkat.1oC. . c) Etiologi organic hanya dapat diidentifikasi pada sebagian kecil penderita. Retardasi mental Sangat berat B. Retardasi mental Borderline D. Asam mefenamat B. belum bisa membaca. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Retardasi mental Sedang C. Efusi pleura B. udara bronkogram positip. maka IQ berkisar antara 50 sampai 69 menunjukkan retardasi mental ringan. Ibuprofen C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan caries pada giginya. Retardasi mental Ringan E. defisit kognitif tertentu seperti kemampuan yang buruk untuk berpikir abstrak dan egosentrik mungkin membedakan dirinya dari anak lain seusianya. Pedoman Diagnostik a) Bila menggunakan tes IQ baku yang tepat. Apakah diagnosanya A. Atelektasia C. dan masalah kemampuan berbicara yang mempengaruhi perkembangan kemandirian dapat menetap sampai dewasa. Emfisema D. Analgesik pilihan untuk wanita tersebut adalah? A. Tetapi saat anak menjadi lebih besar.Seorang wanita 25 tahun datang ke dokter praktek mengeluh sakit giginya. Dalam wawancara didapatkan wanita tersebut juga menderita asma. Metamizol Seorang anak perempuan usia 21 bulan mengalami sesak napas. temperatur 39. Pada pemeriksaan didapatkan frekwensi napas 33 /menit. Retardasi mental Berat  F70 Retardasi Mental Ringan Ketrampilan sosial dan komunikasinya mungkin adekuat dalam tahun-tahun prasekolah.

d) Keadaan lain yang menyertai seperti autism. Pada usia sekolah mungkin kemampuan bahasanya berkembang. Persalian ekstraksi forceps . d) Autisme masa kanak atau gangguan perkembangan prevasif lainnya terdapat pada sebagian kecil kasus. SC pada kehamilan 37-38 minggu B. Pasien memiliki riwayat SC dua kali. Dapat dideteksi lebih dini jika dibandingkan retardasi mental ringan. tindakan yang disarankan pada pasien untuk dilakukan persalinan? A.  F71 Retardasi Mental Sedang Ketrampilan komunikasi berkembang lebih lambat. sedangkan yang lainnya sangat canggung namun dapat mengadakan interaksi social dan percakapan sederhana. Sebagai dokter. Pedoman Diagnostik a) IQ biasanya berada dalam rentang 35 sampai 49. G3P2. dan mempunyai pengaruh besar pada gambaran klinis dan tipe penatalaksanaan yang dibutuhkan. bentuk komunikasi nonverbal dapat berkembang. Isolasi sosial dirinya mungkin dimulai pada usia sekolah dasar. b) Umumnya ada profil kesenjangan (discrepancy) dari kemampuan. Tetapi seringkali masih membutuhkan perawatan orang lain. gangguan perkembangan lain. Pada masa dewasa dapat terjadi perkembangan bicara dan mampu menolong diri sendiri secara sederhana. epilepsy. Pada usia prasekolah sudah nyata ada gangguan. Persalinan spontan D. gangguan tingkah laku atau disabilitas fisik dapat ditemukan dalam berbagai proporsi 1. c) Suatu etiologi organic dapat diidentifikasi pada kebanyakan penyandang retardasi mental sedang. beberapa dapat mencapai tingkat yang lebih tinggi dalam keterampilan visuo-spasial dari pada tugastugas yang sangat tergantung pada bahasa. Jika perkembangan bahasanya buruk.  Seorang wanita berusia 37 tahun. SC pada kehamilan 40-41 minggu C. F73 Retardasi Mental Sangat Berat Ketrampilan komunikasi dan motoriknya sangat terbatas.  F72 Retardasi Mental Berat Bicara anak terbatas dan perkembangan motoriknya buruk. datang ke rumah sakit dengan umur kehamilan 34-35 minggu.

Epilepsi parsial idiopatik D. Mata melenting ke atas. dada dan perut kiri. Saat pertama kali datang TD 100/70 mmHg. terutama saat berjalan. Kemudian. Ankylosing spondylitis C. pada pemeriksaan. RR 32 x/menit.E. Os mengeluh nyeri pada kepala. Elektroretinogram B. Tindakan yang harus segera dilakukan adalah? . mulut berbusa. USG D. CT Scan/MRI Seorang wanita berusia 58 tahun dengan IMT 23 kg/m2 nyeri pada kedua sendi lutut. bagian hitam bola mata kanan lebih besar dibandingkan dengan mata kiri. kornea mata kanan keruh dan ukuran lebih besar dari kiri. Epilepsi parsial simtomatik E. Kadar asam urat serum 8. Pemeriksaan yang tepat untuk membantu menegakkan diagnosis? A. Apakah bentuk epilepsi yang paling tepat untuk pasien ini? A. TIO C. ia tidak sadar dan mengompol. Pemeriksaan sendi tampak nodul pada sendi DIP dan suara berderak pada sendi lutut saat digerakkan.0 mg/dl. Setelah 10 menit kemudian Os teriak-teriak dengan kata-kata yang tidak jelas dan muntah. Epilepsi umum simtomatik Bayi berusia 2 bulan datang ke RS dibawa orang tuanya dengan keluhan utama. Osteoartritis E. Lapang pandang E. Pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. Jari-jari tangan kanan dan kiri juga dirasakan kaku dan nyeri berlangsung sekitar 15-30 menit di pagi hari. N100 x/menit. T 37. Diagnosis yang paling mungkin adalah? A. Artritis gout Laki-laki 20 tahun datang dengan keluhan sempat tidak sadar selama 30 menit yang lalu setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Lalu. Artritis rheumatoid D. Keluhan terjadi saat tidur dengan menengadah ke atas. Induksi kehamilan 39 minggu Seorang laki-laki berusia 14 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan utama kejang. dan terjadi selama 1-2 menit. mata si bayi sering berair. dan kejang kelonjotan pada keempat anggota gerak. Epilepsi umum kriptogenik C. Keluhan muncul pertama kali muncul 2 minggu yang lalu. Saat kejang.0oC. Artritis septic B. dan terlihat sering berkedip. Epilepsi umum idiopatik B. Riwayat epilepsi dalam keluarga (+). tidak kuat bila terkena cahaya.

Riwayat trauma disangkal. Kapan pemeriksaan sputum selanjutnya? A. Pasien memiliki riwayat hipertensi menahun dan gagal jantung. penurunan motorik dan sensorik di bagian tubuh sebelah kiri. D. Tindakan dokter adalah A. Lapor langsung dengan atasan C. Sudah diobati tapi belum sembuh kemudian dilakukan pemeriksaan sputum dengan Z. Infark di hemisfer kiri Seorang dokter perusahaan setelah melakukan pemeriksaan terhadap karyawan mendapatkan adanya karyawan yang menderita epilepsi. Akhir bulan kedua E. disertai sesak nafas yang memberat sejak 2 minggu yang lalu. Membicarakan keadaan pasien dengan dokter lain E. Subarachnoid hemorragi E. Infark di hemisfer kanan D. E. USG abdomen dan CT scan O2 dan stabilisasi hemodinamik Analgetik dan sedasi Pasang NGT dan WSD Ambil sample darah untuk analisa gas darah Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke unit gawat darurat dengan keluhan kelemahan mendadak pada tangan dan tungkai sebelah kiri. Intracranial hemorragi hemisfer kanan C. Akhir bulan pertama D. Saat pasien berjalan di dalam rumah sering merasa lelah. Akhir bulan keempat B. Fungsional Class New York Heart Assosiation? . C. dahak bewarna kuning. Lapor dengan izin pasien tersebut B. Sesak nafas dirasakan sejak 1 tahun yang lalu. neilson dengan BTA ++/+++/++. B. Memberitahu karyawan lain D. Gambaran apa yang diharapkan dari hasil pemeriksaan CT Scan tersebut ? A. Akhir bulan ketiga C. Akhir bulan kelima Laki-laki 60 tahun merasa cepat lelah. Pada pemeriksaan didapatkan tekanan darah 170/110 mmHg. kadang dahak ada darahnya.A. Foto rontgen thorax. Dokter kemudian menyarankan untuk dilakukan pemeriksaan CT scan. Intracranial hemorragi hemisfer kiri B. Tidak melaporkan Laki-laki 25 tahun datang ke pukesmas dengan keluhan batuk sudah 3 minggu. Pasien sempat tidak sadarkan diri sebelum dibawa ke rumah sakit. Oleh dokter pukesmas diberikan pengobatan anti tuberkulosa kategori 1.

Slight limitation of physical activity: comfortable at rest but ordinary activity results fatigue. dyspnoea or palpitation. vulva dan vagina lecet-lecet karena sering digaruk-garuk. Serumen prop C. Kedua lensa berwarna keruh. Pemeriksaan oftalmologis VOD 5/60. Pemeriksaan apa yang dilakukan selanjutnya? . D. Apa penyebab hal tersebut? A.  Class II. B. C. palpitation or dyspnoea. Tuba occlusion Seorang laki-laki 70 tahun datang dengan keluhan penglihatan buram. E. Marked limitation of physical activity: comfortable at rest but less than ordinary activity results in symptoms. VOS 1/~. Dari vagina keluar cairan seperti bulirbulir nasi/susu bubuk. Tes Sensitivitas B. No limitation: ordinary physical exercise does not cause undue fatigue. Tes Anel D. Riwayat trauma dan influenza di sangkal. Tes flourescen C. Mata kanan buram sejak 6 bulan lalu. Invoice induce deafness D. Terdapat gatal. Wanita mengaku hamil 6 bulan tiba-tiba hidung tersumbat disertai penurunan pendengaran tibatiba.  Class III. Tes Shadow Seorang wanita usia 30 tahun mengeluh keluar cairan keputihan dari vaginanya. Pemeriksaan selanjutnya adalah A. Unable to carry out any physical activity without discomfort: symptoms of heart failure are present even at rest with increased discomfort with any physical activity. III V I II IV NYHA Classification of Heart Failure  Class I. Tes Schimmer E. Sudden deafness B. Mata kiri hanya dapat melihat cahaya sejak 1 bulan lalu.  Class IV. Otitis media maligna E.A.

Luksasio lensa Seorang laki-laki. Pemeriksaan darah lengkap dengan differantial count .A. Tes allergi D. Pemeriksaan virus didapatkan 1/300. Penderita kadang-kadang juga makan daging katak yang ditangkap dari pesawahan di sekitar tempat tinggalnya. namun selang 1 minggu kemudian timbul lagi di lengan atas dan keesokan harinya hilang lagi. awalnya penurunan pandangan dari bawah ke atas kemudian gelap semua. Pap smear Urin Vaginal swab Darah Laki-laki 45 tahun ke poli mata dengan keluhan pandangan menurun setelah terkena shuttlecock. konjungtiva anemis. 50 tahun datang ke dokter dengan keluhan sering kencing. Penderita berasal dari daerah pinggir bendungan karangkates mengaku sering memancing ikan dan memakan ikan yang diperoleh dari pancingannya hanya dengan membakar di atas arang. Foto polos kepala B. Benjolan semacam itu pernah timbul pada kurang lebih 3 minggu yang lalu. Manakah kondisi klinis pasien yang mengarah ke penyebab penyakit? A. Dari hasil pemeriksaan urin diperoleh hasil Berat Jenis (BJ) urin rendah. Dokter mendiagnosis pasien tersebut menderita Central Diabetes Insipidus. Untuk menentukan diagnosis penyakit yang diderita pemuda tersebut pemeriksaan apakah yang paling tepat dilakukan? A. Pertma kali benjolan timbul di dada lalu hilang sendiri. Sindrom Henoch Schlein Purpura E. Pada pemeriksaan fisik ditemukan benjolan yang lunak dengan batas tak tegas dan tidak rasa nyeri/gatal. tetapi kemudian hilang sendiri dan muncul lagi di bagian tubuh yang lain. Hiperkalsemia D. Mata kiri nyeri dan merah. Pendarahan vitreum E. Hiponatremia Seorang berusia 24 tahun datang ke dokter dengan keluhan timbul benjol di bawah kulit dagu sehingga dagunya nampak menonjol ke depan. D. Foto CT scan C. Diagnosisnya adalah? A. lensa didapatkan tekanan bola mata di bawah normal. Sindrom nefrotik B. komea jenih. Toksoplasmosis C. Ablasio retina C. Hifema D. C. B. Iridosiklitis B.

Intoksikasi bikarbonat B. Intoksikasi metanol C. Biopsi jaringan Seorang wanita usia 40 tahun mengeluh mata bengkak. Konjungtivitis vernalis E. di bawa ke UGD karena mengamuk. tidak terasa nyeri. Pemeriksaan fisik menunjukkan konjungtiva palpebra dan tarsalis edema dan hiperemi. Pada pemeriksaan tampak mata merah dan visus normal. sekret (+). berair. Waham kejar C. Simptomatologi yang paling menonjol dari kasus di atas adalah A. karena ia yakin semua temannya senantiasa mengejeknya dan mengatakan bahwa dia banci. kornea. Waham of reference . Diagnosis adalah? A. Ia sudah sakit sejak usia 23 tahun. Lakukan pembedahan agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah E. Ia juga senantiasa mendengar suara-suara yang membisikkannya bahwa ia adalah seorang ahli arsitektur yang sangat terkenal ke seluruh pelosok dunia. minuman berkarbonasi. Intoksikasi derivat xantine Seorang laki-laki. 38 tahun. Konjungtivitis fliktenularis D. Waham erotomania B. Konjungtivitis folikularis Seorang laki-laki 40 tahun datang ke IGD mengeluh mata terkena HCl di tempat kerjanya. Ia juga mengatakan bahwa adzan yang terdengar selalu meneriaki dirinya dengan mengatakan dia banci begitu pula dengan penjaja makanan yang lewat depan rumahnya. Pada tahun pertama kuliah. Setelah sadar mereka mengalami kebutaan kedua mata. Konjungtivitis gonoroika B. Bebat mata segera C. obat flu. dan lotion anti nyamuk. Kompres dengan air dingin untuk menghilangkan nyeri Beberapa pemuda dirawat di bangsal penyakit dalam setelah minum minuman oplosan yang terdiri dari alkohol. Konjungtivitis kataralis akut C. Irigasi dengan garam fisiologi atau air bersih selama 15-30 menit D. iris dan lensa tampak normal.E. Tindakan awal apakah yang harus dilakukan? A. Apa penyebab paling mungkin kebutaan tersebut? A. Penglihatan tidak menurun. injeksi konjungtiva (+). Intoksikasi Diethyltoluamide D. Berikan antibiotika sistemik dan intravena untuk mecegah infeksi B. secara bertahap ia menjauhi teman-temannya. silau. sedikit gatal. Intoksikasi etanol E.

pada bagian tepi tampak papulpapul eritem. Penderita suka mengurung diri. Iridosiklitis Seorang perempuan berusia 17 tahun. Saling dukung antar anggota keluarga B. tetapi dia harus bisa berjalan terus dengan belajar lebih keras lagi sehingga bisa mengikuti jejaknya. mengeluh kesulitan untuk tidur dan ketakutan. Penderita sudah berobat ke pukesmas. Keluhan gatal dirasakan berulang tiap bulan dan biasanya datang sehabis mentruasi. Membentuk aturan yang mengatur semua anggota keluarga D. Diantara fungsi dasar keluarga di bawah ini. PF ditetapkan plakat dan makula hiperpigmentasi. di mana seseorang secara salah merasa bahwa ia sedang dibicarakan orang lain. Dia sangat mengharapkan bisa bersekolah di tempat yang sama. Dia merasa sangat kehilangan dan akan sangat merindukannya. Trichopiton B. Candida albican D. Umumnya dalam bentuk negatif diturunkan dari ide referensi. datang ke dokter dengan keluhan gatal di bokong sejak 1 thn yang lalu. keluhan membaik tetapi timbul lagi. Dibangunnya otonomi dan kebebasan antara anggota keluarga C. Pasien gemar memakai celana pendek. Komunikasi antar anggota keluarga E. Uveitis posterior B.D. Waham bizarre E. menarik diri dari pergaulan (tidak suka bergaul). Epidermophiton C. kejadian atau orang memiliki sebuah makna pribadi bagi pasien. Neisseria gonorrheae E. Chlamidya trachomatis Laki-laki umur 24 tahun dibawa ke puskesmas oleh keluarganya karena mengamuk tanpa sebab sejak 2 bulan lalu. Endoftalmitis C. Seorang anak laki-laki berusia 15 tahun bercerita bahwa kakak perempuannya akan pindah ke luar kota untuk melanjutkan sekolah. Apakah penyebab yang paling mungkin untuk kasus ini? A. Merasa dikejar-kejar oleh musuhnya dan . Waham cemburu Waham Referensi Keyakinan bahwa objek. skuama kasar (+). hiperpigmentasi dan tersebar erosi dan eskoriasi. Uveitis anterior D. manakah yang paling sesuai untuk keadaan di atas? A. Adaptasi terhadap perubahan lingkungan Komplikasi operasi katarak? A.

nyeri tekan. Pada pemeriksaan tungkai kanan didapatkan bengkak di bagian pertengahan tungkai bawah. hematoma. Klaustrofobik E. 36 tahun datang dengan keluhan sesak nafas saat naik lift. pulsasi arteri di dorsum pedis tidak teraba. Keluhan disertai kaki kanan tidak bisa menapak untuk jalan. Posterosuperficial B. benjolan keras dan kemerahan. didapatkan gambaran tuberkel pada stroma di antara kelenjar-kelenjar epididymis. Gangguan skizofrenia B. pulsasi arteri di caudal malleolus lateralis dan medialis teraba kuat. Gangguan waham menetap E. Gejala disertai rasa cemas. Seorang laki-laki usia 45 tahun. Diagnosa yang paling mungkin? A. Apakah kompartemen tungkai bawah yang mengalami kenaikan tekanan intrakompartemen? A. teraba fragmen tulang. Pada anamnesis didapatkan riwayat awalnya terasa ada benjolan pada kulit buah zakarnya. terjadi kurang lebih sejak 6 bulan yang lalu. Karsinoma testis C.akan dibunuh. Tiga minggu ini benjolan melunak dan menimbulkan lubang pada kulit buah zakarnya. Gangguan psikotik akut D. Hematokele E. Keluhan dirasakan semakin bertambah setelah adiknya meninggal 3 tahun yang lalu karena sesak. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Gangguan depresi C. Gangguan Anxietas Klaustofobia adalah sebuah penyakit ketakutan terhadap tempat-tempat sempit dan terjebak. Penderita sering mendengar suara-suara tanpa wujud dan sering melakukan sesuatu hal di luar kendalinya. Pasien kemudian menjalani operasi pengangkatan skrotum. Lateral C. TBC epididymis Seorang laki-laki usia 35 tahun dibawa ke unit gawat darurat dengan keluhan nyeri tungkai bawah setelah jatuh dari kendaraan bermotor. Posterior . berdebar dan mulut kering. Limfokele B. Gangguan psikotik akut Seorang perempuan. Diagnosisnya? A. Pemeriksaan fisik dalam batas normal. Pada pemeriksaan histopatologi. Gangguan skiziafektif D. tidak tampak luka terbuka. Seminoma D. Gangguan stress akut C. Gangguan bipolar B. datang ke UGD dengan keluhan luka pada kemaluannya.

pulsasi arteri di caudal malleolus lateralis dan medialis teraba kuat. Keluhan disertai kaki kanan tidak bisa menapak untuk jalan. Peroneus profundus E. pulsasi arteri di dorsum pedis tidak teraba. Tibialis D. tidak tampak luka terbuka.D. Anterior Seorang laki-laki usia 35 tahun dibawa ke unit gawat darurat RS dengan keluhan nyeri tungkai bawah setelah jatuh dari kendaraan bermotor. Posteroprofundal E. Peroneus communis B. Ischiadica C. dibawa ke UGD dengan keluhan sesak dan mengi 2 hari ini. Penderita lebih nyaman dengan posisi duduk. tidak membaik dengan pemberian obat-obatan yang biasa dia pergunakan. Pemeriksaan radiologis menunjukkan fragmen tibia menunjukkan non-aligment posisi anterolateral. teraba fragmen tulang. tidak dapat menjawab pertanyaan dengan kalimat . Apakah saraf yang mengalami kerusakan pada kasus diatas? A. Peroneus superficialis Seorang perempuan usia 30 tahun dengan riwayat asma. Pada pemeriksaan tungkai kanan didapatkan bengkak di bagian pertengahan tungkai bawah. nyeri tekan. hematoma.

Menjadi lebih cemas D. Kanalis inguinalis C. Uveitis B. datang dengan keluhan mata kiri berair menerus. ß2 agonis sistemik. Ia merasa ketakutan akan terjadi gempa seperti terjadi di Yogyakarta. ß2 agonis inhalasi. Menjadi percaya diri B. Ligamentum lata Wanita 25 tahun. edema saccus lakrimasi. Pria ini bekerja sebagai kuli bangunan. Oksigen. nadi 110 x/menit. Menjadi skizofrenia Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan terdapat benjolan memanjang yang sering keluar di perut kanan bagian bawah tepat di atas paha. didapatkan retraksi suprasternal dan didapatkan wheezing pada akhir expirasi. Dakriosistitis D. Aminofilin sistemik Seorang laki-laki usia 23 tahun. datang ke dokter dengan keluhan sulit tidur.lengkap. Iridosiklitis . Apneurosis abdominalis interna E. Akhir-akhir ini ia merasa sulit tidur ketika malam hari. selalu mengulangi dan memeriksa apa yang telah ia kerjakan. ß2 agonis sistemik. Pada anamnesis diketahu pasien seorang mahasiswa. Peritoneum parietal B. Oksigen. antikolinergik sistemik. Oksigen. Fascia lata D. Oksigen. Jatuh kedalam psikosis E. Pemeriksaan ditemukan epifora. kortikosteroid inhalasi D. Diagnosis di atas adalah? A. Menjadi lekas sembuh C. Apakah pemberian terapi utama di UGD? A. antikolinergik sistemik B. Sejak kecil menderita gagap. Apakah yang terjadi jika pasien tersebut dilarang untuk memeriksa ulang apa yang sudah dikerjakan ? A. kortikosteroid sistemik E. Ia sangat teliti dan cermat bahkan pada hal-hal yang kecil. tetapi selalu lulus dalam setiap mata kuliah dan sering mendapat nilai A. Blefaritis C. Oksigen. Kerusakan struktur anatomi apa yang berhubungan dengan kelainan di atas? A. Pada pemeriksaan dengan metode valsalva ditemukan benjolan keluar pada superior inguinal kanan dekat dengan tulang pubis. Taat pada norma-norma dan aturan-aturan yang ada. ß2 agonis inhalasi. Konjungtivitis E. VODS 6/6. kortikosteroid sistemik C. Frekuensi napas 28 x/menit.

orang-orang akan tahu bahwa ia ketakutan sehingga ia akan pingsan. Kreatinin B. Atasan pasien menyuruh pasien melakukan hal tersebut beberapa kali dalam satu minggu ini. Stress pasca trauma B. Sekitar setengah jam sebelum masuk rumah sakit. Fobia sosial Di bawah ini yang bukan merupakan langkah persiapan sebelum pemeriksaan BNO IVP adalah A. Malam harinya sebelum acara pasien merasa tidak bisa tidur. Pemeriksaan Ureum. Autis B. Gangguan depresi E. Pasien merasa takut jika ia berbicara di depan umum. kemudian terjatuh. Povidone lodine D. Sabun 20% Anak usia 2 tahun datang dengan keluhan tidak bisa bicara. Gangguan cemas menyeluruh D. Gangguan pusat perhatian D. Dia suka bermain bola dengan kakaknya dan dia suka memperlihatkan mainan barunya ke ibunya. dipanggil tidak menoleh. Malam hari diberikan agen laksantif C. Alcohol E. kejang menjadi seluruh tubuh. Pada saat itu. Cerebral palsy E. pasien masih mampu berteriak minta tolong. Gangguan pendengaran C. Retardasi mental Seorang laki-laki usia 30 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat dalam keadaan tidak sadar. Tiga jam sebelumnya pasien mendadak kejang pada lengan kanannya. Gangguan panic C. dan tidak sadar. Gangguan apa yang terjadi? A. Menahan kencing Cara cuci luka bila terkena bisa ular? A. Air mengalir B. Sekitar 5 menit kemudian kejang berhenti dan pasien nampak bingung sebentar lalu tertidur. Apakah diagnosis kasus di atas? .Seorang wanita berusia 31 tahun datang dengan keluhan merasa takut jika berbicara didepan umum. Skin test kontras D. Diagnosis pada pasien ini A. Puasa bicara dan merokok E. pasien mengalami kejang dengan urutan yang sama seperti sebelumnya. H2O2 C.

Membuka Mata 1) Spontan 2) Atas perintah verbal 3) Karena rangsangan nyeri 4) Tidak ada respons B. Sekitar setengah jam sebelum masuk rumah sakit.A. Berapakah GCS pasien di atas? A. berteriak minta tolong. C. B. Tiga jam sebelumnya pasien mendadak kejang pada lengan kanannya. Tidak ada reaksi TOTAL Skor 4 3 2 1 5 4 3 2 1 6 5 4 3 2 1 15 . D. kejang menjadi seluruh tubuh. Fleksi (Dekortikasi) 5. Mengetahui lokasi nyeri 3. pasien mengalami kejang dengan urutan yang sama seperti sebelumnya. dan tidak sadar. 12 (E3 V4 M5) E. 8 B. Sekitar 5 menit kemudian kejang berhenti dan pasien nampak bingung sebentar lalu tertidur. Ekstensi (Deserebrasi) 6. nampak berusaha berbicara tetapi tak berbentuk kalimat yang jelas. 10 C. sewaktu dicubit lengan kanannya dapat menepis tangan yang mencubit. Tanggapan Motorik 1. Menghindar 4. kemudian terjatuh. 15 Nama A. Pada pemeriksaan kesadaran diperoleh data bahwa penderita membuka mata bila dipanggil. E. Tanggapan Verbal 1) Berorientasi 2) Percakapan kacau 3) Tidak tepat 4) Ucapan tidak dimengerti (mengerang) 5) Tidak ada tanggapan C. General tonic clonic seizures Secondary seizures Epileptic seizures partial general type Epileptic seizures partial type Non epileptic seizures Seorang laki-laki usia 30 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat dalam keadaan tidak sadar. Sesuai perintah 2. 9 D.

Trismus B. Diagnosa? A. Gangguan panik C. Gangguan hipokondriasis E. Nadi 130 x/menit kecil. Dalam sebulan gejala sering timbul 3 x/bulan. Kaku kuduk D. Pasien sangat terganggu dengan gejala ini. chin lift B. nafas cepat. sehingga pasien cuti dari pekerjaannya. dengan keluhan panik tanpa sebab. suara parau. Kejang rangsang . timbul spontan. Suhu 36oC. Aspirasi pneumonia C. Mulut hanya bisa membuka 0. Segera load and go Seorang wanita berusia 33 tahun datang ke poli jiwa. Seminggu sebelumnya kaki kanannya terkena paku. Pasien mengeluh tidak bisa merasakan tangan dan kakinya. Pasien mengeluh dada berdebar-debar. Memasang cervical collar dan transfer dengan spine board C. Salmonellosis C. Gangguan fobia D. Apakah yang tindakan yang paling tepat harus dilakukan penolong ? A. Respirasi 28 x/menit. Shigellosis B. Pada pemeriksaan fisik dalam batas normal. Vibrio cholera Seorang laki-laki 17 tahun dibawa ke pukesmas dengan keluhan kaku pada seluruh tubuh. tangan berkeringat dingin. Penderita kemungkinan diagnosisnya adalah? A. tangan penderita menunjukkan tanda "washed women hand". Infeksi stafikokus D. Gangguan somatoform Seorang wanita. diikuti kelemahan. Hiperventilasi untuk mencegah edema otak D. Head tilt. Komplikasi yang paling dikhawatirkan? A. Resusitasi jantung E. Enterotoxic E coli (ETEC) E. Gangguan neurosis B. 50 tahun datang dengan keluhan muntah dan mencret sebanyak 25 x/hari sejak pagi hari. Turgor kulit menurun. Mulut tidak bisa terbuka.5 cm dan terjadi kekakuan pada sendi leher dan tubuh. Pada pemeriksaan didapatkan TD 90/60 mmHg.Seorang laki-laki usia 40 tahun terjatuh dari atap bangunan.

Kemudian pasien tersebut dikonsulkan kepada dokter spesialis saraf dan disarankan untuk pemeriksaan CT Scan kepala dan didapatkan hasil adanya lesi hipodens pada kapsula interna kanan. suhu 38.Organisme yang paling sering menyebabkan? A. Simvastatin C. Tetani E. lab kolesterol 285. bicara pelo serta mulut perot. Captopril. creatinin 0. Terapi pada pasien ini? A. Gemfibrozil B. Prolonged Reversible Ischemic Neurological Deficit B. Asma bronkial ringan D. Asma bronkial berat C.Seorang laki-laki usia 65 tahun diantar anaknya ke Unit Gawat Darurat karena tampak kebingungan. Simvastatin E. P. Asma persisten berat E. coli C. dapat berjalan sendiri. TD 160/100 mmHg. Keluhan disertai kencing berwarna kuning. E. Pada pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 78 kg. Lengan dan tungkai sebelah kiri tidak bisa digerakkan. ureum 21. Klebsiella B. GCS 2-2-3. Digoxin . Transient Ischemic Attack (TIA) Bayi berusia 3 bulan dibawa ke poliklinik karena menanggis saat BAK sejak 5 hari yang lalu. Asma episodik jarang B. bening. Ibunya mengaku menceboki dari belakang ke depan. Asma bronkial sedang .8. Perdarahan subarakhnoid D. Methyldopa. N. Propanol. gonnorhoe D.Captopril. frekwensi napas 40 /menit. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Stroke perdarahan intraserebral C. Pada pemeriksaan pasien dapat menjawab pertanyaan dengan lancar. Allopurinol Seorang anak perempuan berusia 4 tahun dibawa ke dokter dengan keluhan sesak napas. Apakah diagnosis kasus di atas? A. dan hasil EKG hipertrofi ventrikel kiri. denyut nadi 90 /menit.8oC . Captopril. HDL 35. Pemeriksaan thorax didapatkan wheezing seluruh lapangan paru. Siklofosfamid D. tekanan darah 210/110 mmHg. aeroginosa Seorang laki-laki 60 tahun. Stroke infark E. temperatur 37oC. Trigliserida 215. Kejadian sudah berlangsung 2 hari yang lalu.

Karbamazepin B. jika ditanya diam dan hanya sedikit berkata-kata. Faktor apa pada pasien tersebut yang memungkinkan mempunyai prognosis lebih baik? A. Umur kurang dari 60 tahun E. Aloanamnesis didapatkan hipertensi sudah 10 tahun dan tidak terkontrol dan merokok minimal satu bungkus sehari. Caterpillar sign D. dokter mendiagnosanya sebagai Achalasia. Kemudian. Haloperidol . Double bubble sign B. Tidak ada asidosis metabolik D. Rat Tail Appearance Seorang laki-laki berusia 58 tahun dibawa ke UGD pada jam 08. Hipertensi derajat II B. kesan didapatkan hemiparesis kanan. Jendela terapi baru 2 jam C. Rat tail appearance E. nadi 88 x/menit dan respirasi 32 x/menit.00 dengan riwayat pada jam 06. dan penderita tidak bisa diajak bicara sama sekali. Amitriptilin D. mematung. Pada pemeriksaan radiologis didapatkan A. A. Apakah Terapi yang tepat?.Seorang anak berusia 2 tahun dibawa ke dokter dengan keluhan muntah-muntah. Tidak ada hipertensi maligna Laki-laki. pendiam. Fluid level intraluminer C. Ingin bunuh diri. Windscock appearance Gambar 9. THP C.00 tiba-tiba terjatuh dan diam saja. tensi 190/110 mmHg. Hasil pemeriksaan didapatkan kesadaran sulit dinilai.

Dari hasil pemeriksaan diketahui tekanan darahnya 170/100 mmHg.Seorang pemuda usia 20 tahun dibawa ke poli Jiwa oleh keluarganya karena bertingkah laku aneh.  Halusinasi olfaktorik (pembauan) Penderita membau sesuatu yang tidak dia sukai. mengalami perubahan bentuk. Halusinasi ini merupakan gambaran dari perasaan bersalah penderita.Akoasma. di mana seolah-olah tubuh penderita bersentuhan secara fisik dengan manusia lain atau benda lain.Phonema. Orang yang hiperkolesterolemia beresiko mendapat penyakit kardiovaskuler. dan bergerak sendiri.  Halusinasi taktil (perabaan) Halusinasi ini sering dijumpai pada pencandu narkotika dan obat terlarang. sehingga penderita mendengar kata-kata atau kalimat kalimat tertentu  Halusinasi visual (penglihatan) Penderita melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada. Halusinasi autoskopi E.  Halusinasi autoskopi Penderita seolah-olah melihat dirinya sendiri berdiri di hadapannya.  Halusinasi haptik Halusinasi ini merupakan suatu persepsi. Gejala apakah yang ditunjukkan oleh pasien tersebut? A. Phonema B. Halusinasi visual sering menimbulkan ketakutan yang hebat pada penderita. Halusinasi taktil Bermacam-macan bentuk halusinasi  Halusinasi akustik (pendengaran) Halusinasi ini sering berbentuk : . Halusinasi visual D. Hal ini disebabkan oleh? . Pemuda tersebut sering mengatakan bahwa ia melihat dirinya sendiri di hadapannya. Halusinasi kinestetik C. Seorang perempuan umur 55 tahun datang ke dokter untuk memeriksakan tekanan darahnya. Kemudian pasien mengatakan bahwa sebulan yang lalu dia pernah periksa ke laboratorium dan dinyatakan mengalami hiperkolesterolemia. Hal ini sering terjadi pada penderita Schizophrenia dan pencandu narkoba. dan sangat sering dijumpai pada pencandu narkoba.  Halusinasi kinestetik Penderita merasa bahwa anggota tubuhnya terlepas dari tubuhnya. Seringkali halusinasi haptik ini bercorak seksual. yaitu suara-suara yang berbentuk suara jelas seperti yang berasal dari manusia. yaitu suara-suara yang kacau balau yang tidak dapat dibedakan secara tegas .

rectus superior E. apa diagnosis penderita? A. Suhu tubuhnya 40°C dan denyut nadi 110 x/menit. M. Kemungkinan besar. Asam lemak tidak jenuh dapat disentesis oleh tubuh B. Penderita merokok 2 bungkus per hari. Asma bronkial .A. M. Pada foto rontgen didapatkan infiltrat pada lobus bawah paru kanan. Asam lemak dibutuhkan untuk pelarut vitamin B kompleks Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun dibawa ibunya ke puskesmas dengan keluhan mata juling. rectus medialis B. rectus inferior Seorang laki-laki 40 tahun datang dengan batuk dan terkadang sesak napas. rectus lateralis D. Apakah otot ekstrinsik pada mata kiri yang mengalami kelemahan? A. M. Pada pemeriksaan fisik didapatkan visus mata kanan 6/15. Tuberculosis paru B. Pada auskultasi terdengar suara dasar bronkial dan suara tambahan ronki basah kasar. Lemak berlebihan menimbulkan arterosclerosis yang menimbulkan penyumbatan pembuluh darah D. obliquus inferior C. M. M. lemak Lemak berlebihan akan dimetabolisme di dalam pembuluh darah C. Asam lemah jenuh tidak dapat disentesis oleh tubuh E. visus mata kiri 1/60 dan mata kiri juling ke dalam (ke arah hidung). Dari anamnesis didapatkan bahwa keluhan ini sudah diderita penderita sejak lahir.

Acarbose C. Glinid B. PPOK eksaserbasi akut D. RPK . Mual dan muntah (+). Pasien pernah dirawat di rumah sakit karena serangan asma 6 bulan yang lalu. Asma terkontrol sebagian C.C. Pneumonia E. pagi dan malam. Tindakan selanjutnya yang paling tepat adalah? A. Bila merasa sesak napas pasien memakai Salbutamol inhalasi. Pemeriksaan spirometri disimpulkan obstruksi ringan. datang ke poliklinik dengan keluhan sesak napas. Metformin D. Asma stabil E. nyeri. Sulfoniluria E. Melakukan head tilt dan jaw thrust B. Kadar gula darah vena saat puasa menunjukkan 170 mg/dL dan kadar gula darah 2 jam setelah makan 210 mg/dL. Pada pemeriksaan fisik didapatkan stridor ketika bernafas dan berkurang saat dilakukan jaw thrust. Penderita sudah rutin memakai Budesonid inhaler 100 µg. Asma tidak terkontrol Pria 65 tahun datang dengan keluhan mata kiri merah. Asma eksaserbasi B. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 130/85 mmHg. Bronkiektasis terinfeksi Seorang laki-laki usia 50 tahun datang ke dokter dengan keluhan sering kencing. terbangun di malam hari karena dada terasa berat 1-2 kali seminggu. Pada anamnesis diketahui dalam 3 bulan ini penderita merasakan sesak napas 2-3 kali seminggu. dan temperatur 36oC. Tidak ada benda padat pada rongga mulut. Pemasangan orofaringeal airway Seorang perempuan usia 35 tahun. frekuensi napas 12 x/menit. pemeriksaan fisik lain dalam batas normal. Pemberian oksigen E. Melakukan suction pada jalan nafas D. Tinggi badan pasien 168 cm. Insulin Pasien laki-laki usia 60 tahun datang ke IGD dengan keluhan tidak sadarkan diri sejak 1 jam yang lalu akibat kecelakaan motor. Riw HT & DM (-). Pasang infus C. Asma terkontrol D. Apakah katagori kasus asma diatas? A. Apakah golongan obat yang mulamula diberikan untuk mengendalikan gula darah pasien tersebut? A. Gatal. penglihatan berkurang sejak 2 hari yang lalu. terasa ada pasir tidak dirasakan. berat badan 78 kg. denyut nadi 72 x/menit.

telah sebulan ini mudah marah. Terapi yang tepat untuk pasien diatas ? A. Apakah kemungkinan diagnosis yang paling sesuai ? . CO dangkal. Didapatkan NKCV (+).DM & HT (-). Metadon adalah opiat sintetis yang dapat dipakai oleh pengguna narkoba suntikan untuk mengganti heroin bila dia tidak dapat berhenti memakainya akibat kecanduan. Amaurosis Fugax E. segmen posterior tampak kabur. Natrium bikarbonat B. Lem aibon D. Pada pemeriksaan didapatkan keadaan umum nampak lusuh. Metadon biasanya disediakan pada Program Terapi Rumatan Metadon (PTRM). Px mata kanan visus 4/60 dikoreksi menjadi 6/20. segmen anterior dalam batas normal. memakai pakaian rangkap 6. TIO N (++). Maka diagnosisnya? A. Terapi Metadone digunakan untuk penyalahgunaan apa? A. membawa pisau dan linggis kecil tersembunyi dalam pakaiannya. Karbon arang D. lensa katak imatur. TIO normal. Pil koplo E. shadow test (+). Ectasy B. yaitu program yang mengalihkan pengguna heroin pada obat lain yang lebih aman. pada wawancara pasien mengatakan bahwa ada yang membisikinya bahwa tetangganya akan membunuhnya. Pada aloanamnesis diketahui pasien belum menikah. Ca laktat C. Pemeriksaan fisik tidak ditemukan kelainan. tidak mau mandi. Katarak matur OS & katarak imatur ODS Seorang laki-laki berusia 30 tahun setiap hari datang ke klinik Program Terapi Rumatan Metadone (PTRM). Mata kanan penglihatan berkurang tetapi tidak merah. lensanya keruh konjungtiva bulbi hiperemis (+). Laki-laki 28 tahun sering mengkonsumsi makanan mengandung asam jengkolat (+). Glaukoma simplek OS & katarak matur ODS B. Retinitis OS & glaukoma ODS C. segmen posterior kesan baik. Px kiri visus 1/60 tidak bisa dikoreksi. mengurung diri di kamar. Nalokson Pasien seorang laki-laki 22 tahun dibawa ke UGD karena mengurung diri di kamar. tetapi tidak menimbulkan efek sedatif yang kuat. Heroin Metadon adalah opiat (narkotik) sintetis yang kuat seperti heroin (putaw) atau morfin. Glaukoma sekunder akut OS & katarak imatur ODS D. Ganja C.

Tindakan yang tepat untuk menegakkan diagnosis adalah A. Riwayat haid kadang banyak kadang sedikit. diameter 25 cm. tidak disertai demam dan tidak ada kelainan saat buang air kecil. Biopsi endometrial B. Gangguan Mania Gangguan Depresi Gangguan Paranoid Tentamen Suicide Gangguan Skizofrenia Seorang wanita berusia 15 tahun. Kontrasepsi oral Seorang wanita 40 tahun. Batu ureter distal sinistra D. Mastitis Seorang laki-laki 18 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri pada buah zakar kiri sejak tadi pagi. Karsinoma invasif D. E. Tumor philloides B. Tes kehamilan D. Diagnosis keadaan di atas adalah A. Torsio testis sinistra C. terakhir pasien sudah tidak dapat makan atau berpakaian sendiri dan memerlukan bantuan orang lain komunikasi dan aktivitas bergaul . Hydrokel testis sinistra B. dijumpai adanya benjolan pada payudara. Fibroadenoma E. C. terkadang pasien juga menunjukkan gejala yang selalu mendengar suara musik angklung di kamarnya. konsitensi keras. Keluar darah dan cairan putih. Diagnosis keluhan pasien di atas tersebut adalah : A. padahal saat itu tidak ada orang lain. B. Varicokel testis sinistra E. Nyeri terasa sampai ke perut bawah dan lipat paha. Papiloma intraduktal C. Screening homeostasis E. menstruasi tidak teratur sejak menstruasi pertama setahun yang lalu. sulit digerakkan. batas tegas. vulva vagina tidak ada kelainan dan fluksus (+). USG pelvic C. D. Bahkan kadang-kadang sampai dua minggu. buah zakar bengkak. Epididimoorchitis sinistra Seorang perempuan umur 50 tahun dibawa ke UGD RSJ dengan keluhan marah-marah sendiri tanpa sebab.A. Pada pemeriksaan VT didapatkan. pasien sering mendengar suara orang berbicara yang mengomentari buruk tentang dirinnya.

Waham curigaan E. N IV . Tampak luka di kepala. Waham kacau/bizzare B.dengan tetangga dan suami terbatas. Dermatitis kontak iritan Seorang pria 24 tahun datang ke UGD sehabis KLL. Neurodermatitis C. sedikit erosi. Tinea manus D. Saraf cranial apa yang memungkinkan terganggu? A. N II B. 2 mg/kgBB D. Maka dosis yang diberikan A. pada foto Ro tampak fraktur pada os ethmoid. Pada pemeriksaan dermatologi didapatkan pada kedua palmar dan jari tampak eritema difus. 6 mg/kgBB Laki-laki 24 tahun. pemeriksaan fisik den neurologis tidak ada kelaianan. dengan lebar 0. Waham kebesaran C. Akan dilakukan penjahitan primer dengan menggunakanan astesi infiltrasi Lidokain dan Adrenalin. 12 mg/kgBB E. sudah 1 tahun pasien seperti ini. datang dengan keluhan gatal pada tangan setelah mencuci tangan dengan sabun cuci minggu yang lalu. N III C. Waham somatic Wanita 35 tahun. 4 mg/kgBB C. N V D. Dermatitis atopi E. Waham nihilistik D.5 cm. dibawa ke UGD RS oleh warga setelah mengalami kecelakaan. Dermatitis kontak alergi B. Diagnosis kasus di atas adalah? A. Tentukan gejala yang paling besar ditemukan? A. pertanyaan yang diajukan terhadap pasien dijawab dengan tersenyum tetapi tidak memberikan jawaban dengan benar. Terdapat luka robek di lengan kanan atas sepanjang 4 cm. 7 mg/kgBB B. N I E. skuama kasar.

jumlah kencing menurun. nyeri (-). Pekerjaan pasien pelayanan. KU hidung beringus sejak 6 tahu yang lalu. waktu.9oC. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 180/120 mmHg. Pemeriksaan urine berwarna cokelat hitam. Produksi eritropoeitin menurun B. Menggambarkan faktor resiko lingkungan kerja D. ureum serum 40 mg/dl. hidung gatal. dan leukosit 8-10 lp. Kesadaran CM dan bengkak seluruh tubuh. Menggambarkan metode intervensi program kesehatan C. Infeksi bakteri C. Haematuria Seorang wanita berumur 18 tahun. telah terjadi wabah penyakit tertentu. menggambarkan tingkat pengetahuan penduduk terhadap kesehatan E. dilakukan epidemiologi deskriptif sebagai langkah awal dari proses epidemiologi analitik. Penyebab anemia pada pasien adalah A. Dalam rangka mencari faktor penyebab masalah kesehatan tersebut. dan temperatur 36. Apa kepentingan dari data mengenai mata pencaharian? A. Menggambarkan tingkat kesadaran penduduk terhadap kesehatan Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun dibawa ibunya ke rumah sakit dengan keluhan BAK berwarna cokelat itam. Salah satu data yang di kumpulkan adalah mengenai umur. sering bersin terutama jika lingkungan sekitar berdebu. eritrosit penuh.Situasi kecematan X.3 mg/dl. Fe menurun D.6 g/dl. Hasil . dan tempat. dan serum kreatinin 1. frekuensi nadi 100 /menit. Haemodilusi E. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan haemoglobin 10. Epidemiologi deskriptif ini akan menyajikan data-data yang menggambarkan penyebaran masalah kesehatan menurut manusia. Namun pada pagi hari berkurang. dan dua mata bengkak.600/mm3. Menggambarkan tingkat pendidikan B. leukosit 9. proteinuria (++).

Lab IgE 1. kaku kuduk (+) dan meningeal sign (+). Ditemukan eosinofil pada sekret. Hal ini baru pertama kali dirasakan. Anemia Defisiensi vit B12 B. Rhinitis Occupational E. Stress Akut B. Pemeriksaan fisik tampak kesakitan . Rhinitis Alergi D. Blefaritis E. Skizofrenia E. Anemia Hemolitik E. Delirium C. Demensia D. Konjungtivitis B. Selain itu pasien juga mengeluh mata bengkak dan berair. Anemia Defisiensi asam folat C. mengeluh nyeri kepala dan muntah. Terdapat injeksi pada konjungtiva bulbi. temperatur 39oC. Tidak didapatkan riwayat gangguan jiwa sebelumnya. pembesaran konka inferior dan media dengan mukosa kebiruan. Anemia Aplastik Seorang laki-laki berusia 65 tahun diantar keluarganya ke UGD karena sejak tadi siang sampai malam pasien tidak bisa kencing dan kesakitan sekali. Sejak 7 hari yang lalu penderita mulai demam. kripta. Skleritis D. Diagnosis yang mungkin pada pasien ini? A. Apakah diagnosis yang tepat ? A.250 IU Apa diagnosis pasien ini? A. sekretorik. Episkleritis C. dibawa keluarganya ke Puskesmas karena dikeluhkan bicara kacau. Keratitis Bila didapatkan pemeriksaan darah terdapat eritrosit gambaran scuffner. diagnosis? A. Rhinitis Atropikan C. Amnesia Wanita 21 tahun datang dengan keluhan mata merah. bingung dan bicara kacau dan merasa ketakutan karena seperti didatangi bayangan makhluk yang hitam dan besar yang akan mengajaknya pergi. Rhinitis Vasomotor B. tetapi sudah ada gangguan kencing sejak 2 tahun yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan GCS 9. Dua hari yang lalu penderita tampak gelisah. Anemia Defisiensi besi D. dan diberi obat oleh dokter yang diminum terus untuk mengurangi gangguan tersebut sampai sekarang.pemeriiksaan status lokalis pada hidung. berusia 18 tahun. Rhinitis sekretorik Seorang wanita.

konsul urologi B. Apakah pengobatan yang paling tepat pada pasien tersebut? A.pada posisi berbaring tampak perut bagian bawah membuncit teraba buli penuh sangat membesar dan sakit. pleural friction Rub (+) pada basal paru kiri. Apakah tindakan pertama yang tepat? A. Segera konsul urolog lakukan instruksi untuk tindakan D. Meatus basah oleh karena urin. Pneumothoraks Anak laki-laki usia 2 bulan dibawa oleh ibunya karena terdapat bintik putih pada matanya. Sementara menunggu kedatang urologi. Pungsi buli suprapubik. Pada pemeriksaan didapatkan kemerahan dan bengkak di ibu jari kaki kanan. Kateterisasi uretre dengan kateter nelaton. pekak pada perkusi. Astigmatigma D. Pasien sering mengalami keringat malam. Miopi E. Apa diagnosis pasien ini? . dengan tes pin hole didapatkan kemajuan. Kolkisin Seorang pria 39 tahun datang ke praktek dokter umum dengan penurunan visus 5/15. Presbiopi Seorang laki-laki 20 tahun datang dengan keluhan nyeri dada. beri analgetik. setelah diberi lensa sferis plus visus menjadi 5/5. nafas pendek. tanda vital dalam batas normal. Diagnosis yang paling mungkin? A. Nodule pulmonary E. Pneumonia D. Apakah gangguan yang terjadi? A. Pada pemeriksaan fisik. Kateter uretra dengan kateter balon. Steroid D. konsul urologi Seorang laki-laki 35 tahun datang ke poli dengan keluhan sakit di ibu jari kaki. sejak 3 bulan yang lalu. suara paru menurun pada basal paru kiri. Natrium diklofenak B. Abses paru C. Kedua bola mata lebih keras dibandingkan dengan mata normal. Anisometropi C. dan pada malam hari tampak bayangan kuning pada matanya. Keluhan dirasakan terutama saat menarik nafas. Hipermetropi B. pemeriksaan thoraks fokal menurun. Meloksikam C. Efusi pleura B. Ketoprofen E. Pasien tersebut juga menderita gagal ginjal. konsul urologi E. beri analgetik C.

tekanan darah 120/80 mmHg. Tetapi ingatan masa kecil masih baik. Tes lepromin B. Sebagai dokter. batuk berdahak. Hasil foto thoraks menunjukkan adanya infiltrat yang luas di kedua lobus atas paru. Bagaimanakah cara menegakkan diagnosis pasti infeksi tuberkulosis? A. Susu E. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan. batas jelas. Gram sputum E. Seorang wanita usia 30 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan muntah-muntah. dan orang. sesak nafas. UUK berbentuk macula. BTA sputum D. Air kelapa D. waktu. Kesulitan dalam orientasi ruang. Kultur sputum Pasien umur 60 tahun dibawa ke rumah sakit karena sering bingung. E. keringat malam dan badannya tampak kurus. Diagnosa . frekuensi napas 20 kali/menit. terapi apa yang Anda berikan A. frekuensi nadi 80 kali/menit. B. Paksa muntah B. Pemeriksaan apakah selanjutnya untuk menentukan diagnosis penyakit ini? A. anesthesia. Tes ini disebut Lepromin Skin Test.A.5oC. Pengecatan KOH D. Glaukoma congenital katarak congenital Glaukoma sekunder Katarak sekunder Retinoblastoma Seorang wanita berusia 25 tahun datang dengan keluhan timbul bercak putih di badan dan lengannya. Kerokan C. Banyak minum air putih C. Dokter menduga ini adalah kasus Tuberkulosis. Tes Tzank Diagnosis penyakit kusta dapat dilakukan dengan penyuntikan antigen ke bagian bawah kulit untuk mengetahui tipe penyakit kusta yang sedang diidap oleh seseorang. Analisa sputum C. dan suhu 36. Keluhan ini dirasakan 6 jam setelah pasien mengkonsumsi makanan kaleng. D. Karbon aktif Seorang perempuan berusia 19 tahun datang dengan batuk sudah dua bulan. C. CT scan thoraks B.

Ia juga mengeluh sering demam berulang sejak ada keluhan tersebut diatas dan batuk berdarah sejak 3 hari terakhir. E. Kalus Seorang laki-laki. usia 45 tahun. Beta bloker . Antibiotika E. Veruka plana E. Drainase postural C. Apa diagnosis kasus tersebut? A. D. Oksigenisasi Seorang laki-laki usia 50 tahun datang ke dokter karena merasa lemas. Dari anamnesis. Gangguan perilaku Demensia Amnesia Gangguan cemas menyeluruh Depresi Laki-laki 20 tahun mengeluh ada benjolan pada lutut kanan dan kiri sejak 3 bulan yang lalu. Pada pemeriksaan fisik ditemukan ronki basah kasar pada lobus bawah paru dan pada pemriksaan foto thoraks terdapat gambaran kista-kista kecil dengan fluid level. Antagonis reseptor Aldosteron E. Diuretik B. Menghentikan rokok B. denyut nadi 52 /menit.A. Penghambat enzim pengkonversi Angiotensin C. C. Apakah pengobatan konservatif yang sesuai? A. Apakah golongan obat antihipertensi yang dikonsumsi pasien tersebut sehingga menimbulkan gejala seperti di atas? A. Pada pemeriksaan fisik saat ini. datang dengan keluhan batuk berdahak sejak 5 bulan yang lalu. seperti gambaran sarang tawon dan hasil uji paru menunjukkan % VEP1 > 70%. Veruka vulgaris D. kalau ditekan agak terasa sakit. B. dan frekuensi napas 14 /menit. tekanan darah 120/80 mmHg. Furenkel C. Dahaknya kental dan berjumlah banyak terutama saat pagi hari ketika bangun tidur. Bronkodilator D. Moluskum kontigiosum B. pasien minum obat antihipertensi karena sebelumnya hasil tekanan darah 150/90 mmHg dan denyut nadi 70 /menit. Antagonis reseptor Angiotensin II D. Gambaran klinis berupa nodul permukaan verukosa bewarna keabuan.

bula mudah pecah. Penyakit duhring E. Seorang wanita berusia 40 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan kulit melepuh-lepuh pada bagian kulit kepala. sementara pemeriksaan imunoflourosensi langsung memperlihatkan endapan IgG di membran basal epidermis. Atresia duodenale C.Seorang wanita usia 35 tahun datang ke UGD dengan keluhan lepuh pada kulit kepala. tidak sampai 1 jam dimuntahkan kembali. Pemfigus vulgaris B. menyebabkan timbulnya suatu reaksi pemisahan sel-sel epidermis diakibatkan karena tidak adanya kohesi antara sel-sel epidermis. Kelainan yang dini pada Pemfigoid Bulosa yaitu terbentuknya celah di perbatasan dermal-epidermal. Impetigo vesikobulosa Pemphigus vulgaris adalah penyakit autoimmune berupa bula yang bersifat kronik. tidak didapatkan kelainan. Lalu. badan. Sel infiltrat yang utama adalah eosinofil. Stenosis pylori . Pemfigoid Bulosa (PB) adalah penyakit umum autoimun kronik yang ditandai oleh adanya bula sub epidermal pada kulit. Riwayat kelahiran normal. dinding kendur. wajah. Pemfigus vulgaris C. Diagnosis yang mungkin ? A. wajah. Lupus D. Pada pemeriksaan fisik didapatkan bula generalisata. Pancreas anulare B. Diagnosanya adalah A. Diagnosa pada pasien ini adalah A. Lupus eritematosus Seorang bayi usia 3 minggu dibawa ibunya ke RS dengan keluhan tidak bisa makan. Dermatitis herpetiform D. dan kaki sejak dua bulan yang lalu. dan edematosa. dan ekstremitas semenjak dua bulan yang lalu. Pemfigoid bulosa B. Pada pemeriksaan histopatologik menunjukkan vesikel sub epidermis. proses ini disebut akantolisis dan akhirnya terbentuknya bula di suprabasal. badan. bula terletak di sub epidermal. Pada pemeriksaan PA didapatkan. di atas kulit eritematosa. Pemfigoid bulosa E. vesikel subepitel dan imunoflourosensi IgG di membran basal epidermis. Impetigo vesikobulosa C. Dari pemeriksaan dermatotoksik nampak vesikel dan bula generalisata berdinding tebal di atas di atas kulit yang eritematous dan edematous. Fistula trakeo-esofagus D. Setiap diberi ASI. dapat mengenai membran mukosa maupun kulit dan ditemukannya antibodi IgG yang bersirkulasi dan terikat pada permukaan sel keratinosit.

Tiga jam yang lalu. Pada pemeriksaan didapatkan kaku kuduk. Amnesia retrograd D. Herniasi serebri Seorang perempuan berusia 20 tahun dibawa ke UGD rumah sakit setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Dokter menyarankan melakukan pemeriksaan untuk memastikan kemungkinan tersebut. Gangguan kepribadian C. Psikosis pasca melahirkan E. reflek patologis positif. Pasien merasa takut dia akan terkena penyakit yang sama. kadang-kadang mencurigai tetangganya jika dia lewat di depannya. Depresi pasca melahirkan B. Perdarahan subarakhnoid Wanita usia 22 tahun datang ke praktek anda dengan keluhan 1 bulan ini pasien sering berbicara sendiri. Pasien adalah seorang promiskuitas dengan salah satu mantan pasangannya adalah penyandang infeksi HIV. Apakah fenomena yang terjadi? A. Komosio serebri B. Sebelumnya pasien juga mengamuk. Pada pemeriksaan dia mengeluh pusing. Skizofren pasca melahirkan D.Seorang laki-laki berusia 40 tahun dibawa ke UGD karena mengalami nyeri kepala hebat. Komosio serebri D. Apakah yang mungkin terjadi? A. Laserasi serebri C. Multiphase screening D. hanya nyeri kepala sebentar lalu membaik dengan sendirinya. Fraktur basis kranii B. Termasuk apakah pemeriksaan yang diusulkan oleh dokter tersebut? A. Random screening . muntah. Lucid interval C. muntah dan penurunan kesadaran. Pada saat kejadian pasien tidak pingsan. pasien mengalami benturan pada kepalanya. Brill hematoma E. Gangguan obsesif kompulsif Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke praktik dokter umum dengan keluhan utama keluar cairan putih dari alat kelamin. Diagnosis yang paling mungkin? A. Mass screening C. Diagnostic screening B. Hal tersebut terjadi setelah 2 bulan yang lalu melahirkan putranya. dan suhu tubuh meningkat. Perdarahan intraventrikuler E. nyeri di daerah belakang kepala.

trombosit 180.E. Dari pemeriksaan status psikiatri didapatkan adanya waham kendali pikir. Keluhan disertai dengan susahnya berjalan akibat nyeri yang hebat pada kedua betis. sering bicara sendiri. COA sedang C. IgE Seorang laki-laki umur 30 tahun datang ke UGD dengan keluhan demam yang dialami sejak 3 hari yang lalu. Sejak 5 hari yang lalu penderita mengalami perubahan tingkah laku berupa sulit tidur. Streptocossus Spp Seorang laki-laki.8 OD dan 0. COA sedang. Staphylococcus Spp D. Opportunistic screening Seorang pria 17 tahun datang kepada anda dengan keluhan lapang pandang menjadi sempit. Pemeriksaan fisis TD 130/80 mmHg. leukosit 14. Riwayat memancing di kolam dekat rumah. sehingga perbuatannya sering dikendalikan oleh arwah tersebut. Oleh dokter didiagnosis dengan glaukoma sudut terbuka primer dan glaukoma sudut tertutup primer. Pada pemeriksaan konfrontasi didapatkan hanya di bagian temporal saja ia dapat melihat. Dengan funduskopi didapatkan C/D ratio 0. Niessheria Spp E. Apakah diagnosis yang paling mendekati untuk kasus di atas? .2. mondar-mandir dan marah-marah tanpa sebab.000. kadang disertai nafas berbunyi dan batuk-batuk di malam hari.000. Spirometri C. Leptospira Spp C. Rongtgen foto thorak D. disertai dengan konjungtiva edema dan berair. Bucella Spp B. HB 13 gr/dL.8 untuk mata kanan dan 0. Ayah penderita eksim kulit.9 untuk mata kiri. berusia 24 tahun. Mana pernyataan yang paling tepat diantara pernyataan di atas yang dapat memberikan diagnosis kerja sementara belum dilakukan gonioskopi? A. P 20 /menit. dengan funduskopi didapatkan C/D ratio 0. dibawa keluarganya ke Puskesmas karena kerasukan. N 116 /menit. Seorang pria berusia muda D. waham sisip pikir dan halusinasi dengar. Dengan pemeriksaan konfrontasi hanya dapat melihat bagian temporal saja B. EKG B. sejak 1 bulan yang lalu sering merasa sesak nafas. bilirubin total 3. kreatinin 3. Apa penyebab paling tepat? A. Tidak ada riwayat gangguan jiwa sebelumnya.9 OS E.6. Apakah pemeriksaan penunjang yang paling tepat dilakukan untuk menegakkan diagnosis? A. Penderita merasa kerasukan arwah neneknya yang sudah meninggal. Lapang pandang menjadi sempit Seorang laki-laki 25 tahun.

Oksigenasi E. tadi bapak mengatakan kalo bapak berada di rumah sakit. tindakan apa yang harus dilakukan? A. HR 110 x/menit. Pembicaraan irrelevan E. Terapi pertama yang paling tepat dilakukan adalah? A. Keluhan disertai juga dengan dahak bewarna kuning dan demam. Rujuk ke spesialis mata Laki-laki berusia 52 tahun datang ke RS dengan keluhan sesak nafas yang telah dialami selama 1 tahun dan dirasakan memberat dalam 4 hari ini. Waham bizzare B. Dokter : “Bapak. B.A. Insight jelek C. Dokter melakukan pemeriksaan status mental. Kortikosteroid C. Halusinasi . D. Pemeriksaan TIO D.” Diagnosis anda tentang pemeriksaan status mental tersebut? A. Pemeriksaan visus E. Lakukan anamnesis C. Antiperetik D. Pemeriksaan perimetri B. Sebagai dokter umum. Skizofrenia Gangguan Afektif Gangguan Mental Organik Gangguan Waham Menetap Psikotik Akut Seorang anak berusia 8 tahun datang ke tempat praktek dokter dengan keluhan pandangan kabur perlahan-lahan. Antibiotik Seorang laki-laki usia 34 tahun dibawa keluarganya. saya baik-baik saja. Bisa diceritakan kenapa bapak dibawa ke rumah sakit?” Pasien : saya tidak tau mengapa saya dibawa ke rumah sakit pak dokter. Saya tidak sakit. pada pemeriksaan fisik TD 110/80 mmHg. C. Inkoherensi D. T 38oC dan ditemukan adanya ronki basah kasar pada kedua lapangan paru. Brochodilator B. E.

Pada pemeriksaan didapatkan kesadaran somnolen. bakteri ++. usia 27 tahun dibawa ke UGD RS karena tidak sadar. Bronkitis kronik E. Sistitis E. PA E. Penderita dirawat di ICU atas indikasi ARDS. jangan minta surat keterangan sehat!”. perempuan tersebut menolak dengan alasan dirinya sehat. Dokter marah dan mengatakan “Kalau tidak mau diperiksa ya sudah. batuk dan panas tinggi sejak 5 hari yang lalu. Pemeriksaan foto rontgent yang sebaiknya dilakukan adalah? A. Pneumonia Seorang laki-laki jatuh dari pohon kelapa. BJ 1020. Prostatitis C. Apakah penyakit yang paling mungkin mendasari komplikasi ARDS tersebut? A. urobilinogen (+). Oblique kanan-kiri D. Pada waktu akan diperiksa fisik oleh dokter. Diagnosis yang mungkin? A. Lateral dekubitus kanan-kiri C. Apakah permasalahan yang ditemukan pada kasus di atas dari sisi komunikasi dokter-pasien? A. AP Lateral B. eritrosit 1-2/LPB. Dokter kurang mampu mengendalikan emosi C. Dokter menanggapi penolakan pasien D. Dokter menyadari dampak bahasa tubuh pasien Laki-laki 40 tahun datang ke dokter IGD dengan keluhan nyeri saat kencing. bengkak. Pemeriksaan fisik ditemukan warna urin keruh. Terdapat nyeri tekan pada punggung. Ureteris D. pasien mengalami sesak napas berat sejak sehari yang lalu. leukosit 10-20/LPB. Glomerulonefritis B. dan deformitas. Dari aloanamnesis didapatkan riwayat penggunaan NAPZA. TB paru D. Dokter menghormati pasien E. terdapat ronkhi basah di kedua lapangan paru. Asma bronkiale B. Cor pulmonale C. Kencing sedikitsedikit dan sering.Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke Puskesmas meminta surat keterangan sehat untuk melamar pekerjaan. nitrit (+). Lateral kanan-kiri . Dokter bersikap wajar kepada pasien B. Uretritis Seorang perempuan.

pupil kanan tidak bisa dilatasi dengan pemeriksaan direct dan indirect. Pada pemeriksaan didapatkan kekuatan anggota gerak bawah 0.III. Kalsifikasi Seorang laki-laki berusia 24 tahun dirujuk dari sebuah puskesmas dengan riwayat kelemahan kedua tungkai yang terjadinya mendadak setelah jatuh memanjat pohon.III. Gambaran apa yang ditemukan? A. sehari rata-rata 3-4 kali berak lembek. dipersarafi oleh serabut simpatis (torakolumbal). temperature badan 38. Rongent foto vertebra servical lateral dan oblique Seorang pasien mengalami anisokor. Pemeriksaan penunjang apakah yang harus dilakukan pada pasien tersebut? A. Rongent foto vertebra thorakal AP dan lateral E. pada fraktur dasar tulang tengkorak. Fibrosis B. misalnya oleh desakan tumor atau hematom. Di mana kelainan yang terjadi? A. . Dapat dijumpai pada waktu tidur.III. disertai muntah-muntah 2-3 kali. Dijumpai pada kelumpuhan N. Rongent foto vertebra servikal AP dan lateral C. tidak gelisah. Infiltrat E. dipersarafi oleh serabut parasimpatis dari N.  Midriasis Pupil melebar. Pemeriksaan tenggorok merah. tingkat tertentu dari koma. hasil foto rontgen thorak didapatkan TB duplex. iritasi N. Traktus optikus dekstra Nervus Okulomotorius (N. tidak didapatkan perdarahan baik eksternal maupun internal. Osifikasi C. dibawa ke poli anak dengan keluhan 2 hari diare. rasa haus (+). Korpus lateralis dektra C. Rongent foto vertebra sakral D. dan kelumpuhan saraf simpatis (sindrom Horner). Pada pemeriksaan didapatkan keadaan umum kompos mentis. Optikus dokstra D.III)  Miosis Pupil mengecil. tanda-tanda dehidrasi ().Pasien kontrol kesehatan tanpa keluhan. tonsil bengkak berbintik-bintik putih. Rongent foto vertebra lumbal bawah B. Seorang anak usia 4 tahun BB 16 kg. Resolusi D. tekanan darah 70/palpasi. Nervus okulomotorius dekstra B. nadi kecil 130/menit.5°C. Gangglion cervical supenor dekstra E.

spider naevi. Elektrolit C. PF ginekomastia. Foto Thorax E. Hiperamonia C. faeses dalam batas normal. Asidosis respiratorik B.Laboratorium darah dalam batas normal hanya LED 30/40. datang ke UGD dengan keadaan pingsan. Alloanamnesis muntah bewarna hitam dan diare hitam encer. Pemeriksaan darah lengkap Pria 56 tahun. Intoleransi makanan Laki-laki 50 tahun datang dengan keluhan bengkak pada tungkai bawah dan kadang disertai sesak. leukosit 15. ascites. Diare akut oleh infeksi enteral C. Pharyngitis + tonsilitis folikularis + diare ringan E. Hiperuremia .000. TTV dalam batas normal.pasien mengaku kencing sedikit dan lemas. Diare karena bakteri + dehidrasi ringan D. Asidosis metabolik D. Anak ini menderita A. Pemeriksaan yang perlu dilakukan? A. EKG B. pernah bengkak sebelumnya. Apa yang menyebabkan pasien pingsan? A. Protein dan albumin D. Keracunan makanan/salah makan B. analis gas darah normal.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful