Seorang wanita usia 20 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan keputihan. Keluhan terkadang disertai gatal.

Sekret vagina sedikit berbusa dan bau amis ikan. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan, tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nadi 80 x/menit, frekuensi nafas 20 x/menit, dan suhu 36,5oC. Pada pemeriksaan ditemukan adanya clue cells. Penyebab keluhan ini adalah A. Gardenella vaginalis. B. Trikomonas vaginalis. C. Candida Albicans. D. Treponema pallidum. E. Neisseria Gonorrhoeae. Pria dibawa ke IGD dengan penurunan kesadaran, sebelumnya muntah dan nyeri kepala berat. Pada pemeriksaan neurologis terdapat kelumpuhan nervus cranial III, VI, dan IX. Pada oftalmoskop terdapat perdarahan retina. Di mana perdarahan terjadi? A. Perdarahan epidural B. Perdarahan subdural C. Perdarahan batang otak D. Perdarahan subaraknoid E. Perdarahan intratekal Pasien, 30 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan demam dan menggigil. Sebelumnya 3 hari yang lalu pasien jatuh dari tangga dan mengalami patah tulang terbuka grade II. Pasien sudah dijahit di puskesmas dengan luka jahitan 28 cm. Pemeriksan fisik saat ini Tekanan darah 80 melalui palpasi, nadi 120 x/menit, suhu tubuh 39oC, Hemoglobin 6 gr/dl. Diagnosa A. Osteomelitis B. Tetanus C. Miolitis D. Osteoporosis E. Buerger disease Seorang laki-laki, berusia 20 tahun, datang ke unit gawat darurat dengan keluhan nyeri dan bengkak di lutut kanan, disertai krepitasi. Ia juga mengeluhkan sendi panggul kanannya tidak dapat digerakkan. Tidak ada luka sama sekali. Dari anamnesis didapatkan keterangan ia adalah penumpang mobil, duduk di samping supir, yang bertabrakan dengan mobil lain dari arah berlawanan. Apakah tindakan sementara, yang segera harus dikerjakan pada pasien ini? A. Reduksi B. Fiksasi C. Fasiotomi D. Pembidaian E. Traksi

Seorang laki-laki, 20 tahun, dibawa ke UGD karena bahu kirinya sakit dan bengkak sejak terjatuh 1 jam lalu saat bermain sepak bola. Pada pemeriksaan tampak bahu kiri bengkak, fleksi, eksorotasi, dan abduksi. Diagnosa pasien ini A. Dislokasi bahu anterior B. Dislokasi bahu posterior C. Fraktur clavicula D. Fraktur bahu E. Dislokasi acromion Dislokasi bahu anterior Posisi lengan atas dalam posisi abduksi. Kaput humerus didorong ke depan dan menimbulkan avulsi simpai sendi bagian bawah dan kartilago beserta periosteum labrum glenoidalis bagian anterior.

Seorang perempuan berusia 34 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan tingling pada jari telunjuk dan jari tengah kanan sejak 2 bulan yang lalu. Dia juga mengeluhkan kelemahan pada tangan kanannya dan mulai sering menjatuhkan beberapa barang seperti cangkir. Sebelumnya dia dalam keadaan sehat dan tidak pernah mengalami kecelakaan atau nyeri pada leher. Pada pemeriksaan neurologik, gerakan ekstensi bahu dan sendi siku dalam keadaan normal baik kekuatan maupun range of movement. Syaraf apakah yang paling mungkin mengalami kompresi? A. Nervus radialis B. Nervus ulnaris C. Nervus aksilaris D. Nervus medianus Seorang wanita berusia 28 tahun dibawa ke UGD oleh keluarganya dengan keluhan otot di sekitar mulut sering berkedut-kedut. Gejala ini dirasakan semakin memberat dalam 2 hari sebelum dibawa ke RS. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 130/70 mmHg, nadi 86 x/menit,

RR 20 x/menit dan suhu 37,2oC. Pasien sudah menggunakan obat antipsikotis dalam 1 tahun belakangan ini. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Sindrom ekstrapiramidal B. Sindrom neuroleptik maligna C. Tardive dyskinesia D. Parkinsonisme E. Parkinson’s disease Tardive dyskinesia is a movement disorder caused by long-term use of certain medications called neuroleptic drugs, along with some other drugs that increase the brain's sensitivity to the neurotransmitter dopamine. It is characterized by uncontrolled facial movements such as protruding tongue, chewing or sucking motions and making faces. Seorang wanita usia 35 tahun, seorang ibu rumah tangga datang ke puskesmas dengan keluhan sering terbangun pada dini hari dan sulit tidur kembali. Hal ini dialami olehnya sejak 1 bulan yang lalu. Pasien juga mengeluhkan lemas, sering pusing dan sulit konsentrasi sejak bercerai dengan suaminya. Obat apa yang diberikan pada pasien ini ? A. Antiansietas B. Antidepresi C. Antipsikosis D. Antiinsomia E. Antikonvulsan Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke dokter oleh ibunya dikarenakan anaknya tersebut suka mengatakan bahwa kiamat akan terjadi tahun 2012 dari ramalan suku maya kepada orangorang di sekitarnya. Hal tersebut dialami lelaki ini sejak 2 tahun belakangan ini. Pasien ini juga suka berpenampilan layaknya tokoh-tokoh mistis. Selama pemeriksaan tidak didapatkan tandatanda psikosis. Gangguan kepribadian pada pasien tersebut adalah A. Gangguan kepribadian skizoid B. Gangguan kepribadian skizotipal C. Gangguan kepribadian antisosial D. Gangguan kepribadian paranoid E. Gangguan kepribadian histrionik Seorang anak perempuan 8 tahun diantar ibunya memeriksakan diri ke puskesmas dengan keluhan gatal pada kepala, terutama kepala bagian belakang. Penyakit yang serupa juga diderita oleh teman-teman sekolahnya. Pada pemeriksaan didapatkan rambut kusam dan lengket. Apakah penyebab penyakit pada pasien tersebut ? A. Pedikulosis B. Dermatosis

C. Didapatkan hasil pemeriksaan index massa tubuh 38. trigliserida 160 mg/dL. HDL-kolesterol 37 mg/dL. C. Pitiriasis Seorang wanita berusia 37 tahun datang ke dokter praktek umum untuk memeriksakan kesehatannya. a source of energy of  . Lintasan ini diaktivasi di dalam hati. Apakah hasil pemeriksaan lipid yang dapat ditemukan pada pasien ini? A. Terlambat glikogenesis dan lipogenesis C. datang untuk melakukan medical check-up. misalnya karena kandungan karbohidrat setelah makan. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan glukosa puasa 95 mg/dL. pemeriksaan Lab reduksi urin +++. atau teraktivasi pada akhir siklus Cori. 65 tahun menderita DM sejak 10 tahun yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 51 kg. tinggi badan 156 cm. B. Kadar HDL kolesterol normal Seorang laki-laki. Meningkatnya glukoneogenesis E. Lipogenesis is the process by which acetyl-CoA is converted to fats. Hipertensi E. GDP 250 mg/dl dan 2 jam post prandial 450 mg/dl. D. asam urat 6 mg/dL. Meningkatnya glikogenesis dan lipogenesis B. Meningkatnya glikogenesis dan glukoneogenesis D. such as glucose. oleh hormon insulin sebagai respon terhadap rasio gula darah yang meningkat. Hiperurisemia. Perbandingan HDL dan LDL meningkat E. The former is an intermediate stage in metabolism of simple sugars. lingkar pinggang 55 cm. Sindroma metabolik Laki-laki 62 tahun DM tipe II. Dislipidemia. Perbandingan HDL dan LDL menurun D. Kadar HDL kolesterol meningkat C. Obesitas. Apa problem utama pada pasien tersebut ? A. Meningkatnya glikolisis  Glikogenesis adalah lintasan metabolisme yang mengkonversi glukosa menjadi glikogen untuk disimpan di dalam hati. Scabies E. Apa penyebab meningkatnya kadar glukosa darah 2 jam post prandial? A. Kadar trigliserida menurun B. Tineasis D. tekanan darah 120/90 mmHg.

Hal ini dialami sejak 2 minggu ini. Hernia hiatal B. tanda vital normal. Tidak dijumpai demam dan tidak ada nyeri tekan di epigastrium.living organisms. Through lipogenesis. Pasien juga mengeluhkan BAB yang warnanya seperti dempul dan warna urine seperti teh pekat. Epididioorkhitis dextra E. Koledokolitiasis . Pada PF didapatkan testis kiri membesar. Kolesistitis C. Hernia inkarserata D. Abses hepar B. Laki-laki 56 tahun mengeluh muncul benjolan sebesar telur ayam di lipat paha kanan. skrotum jika ditekan nyeri. merah dan letaknya lebih tinggi dari testis kanan posisi mendatar. Kolelitiasis D. Disertai nyeri dan keluhan muntah. Apakah diagnosa pada pasien ini? A. keluhan dirasakan saat bangun tidur. Torsio testis D. Epididimoorkitis B. Pada pemeriksaan USG ditemukan testis dengan caput epididimis seperti skorda spermatic membesar dan berisi cairan di sekitar testis. Benjolan muncul saat beraktivitas. Hernia femoralis E. the energy can be efficiently stored in the form of fats. Apakah diagnosis yang mungkin? A. Abses testis C. Torsio testis dextra Laki-laki 18 tahun datang ke RS dengan keluhan sakit di daerah skrotum. Apakah diagnosis paling mungkin? A. Riwayat trauma dan gangguan BAK disangkal. Hernia scrotalis Seorang wanita berusia 63 tahun datang ke UGD dengan keluhan mata kuning. tidak hilang saat tidur berbaring. Pada pemeriksaan. jika skrotum dinaikkan nyeri menetap. Hernia inguinalis Seorang laki-laki 40 tahun mengaku nyeri pada biji kemaluan kanan. Apakah diagnosa pasien ini? A. Hernia skrotalis dextra D. Hernia skrotalis C. Hidrokel testis dextra B. Tumor testis E. Varikokel testis dextra C.

bersifat hilang timbul pada daerah pinggang kanan atas. sel epitel 2-4/LP. Saat ini tanpa keluhan. nadi lemah. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A.5oC. cepat dan tekanan darah 90/70 mmHg. Dari hasil laboratorium darah didapatkan ureum 51. Periksa preparat basah dan KOH E. Obstruksi terjadi di bawah duodenum Seorang laki-laki berusia 38 tahun datang ke dokter dengan keluhan utama nyeri perut. Hasil laboratorium urin diperoleh sedimen kalsium oksalat +2. BAB hitam dan somnolen. kreatinin 4. Apusan darah tebal . Keluhan diawali muntah-muntah berwarna hijau. dan eritrosit pucat 34/LP. tidak bisa buang angin. Di manakah lokasi terjadinya obstruksi? A. perkusi timpani. Tidak perlu pemeriksaan apapun D. Abdomen inspeksi kembung. Apakah pengelolaan selanjutnya yang paling tepat? A. Nefrolitiasis B.8. palpasi massa (-). disertai mual. KU compos mentis. Obstruksi terjadi di atas pylorus E. suhu 37.200. Terdapat dua kali riwayat infeksi saluran kemih dalam 10 tahun terakhir. perdarahan gusi. Hepatoma Seorang laki-laki 25 tahun datang ke RS dengan keluhan perut kembung sejak 1 hari yang lalu. muntah dan jumlah buang air kecil berkurang. trombosit 36. Pada pemeriksaan fisik didapatkan BB 30 kg. Rujuk untuk periksa USG ginjal Laki-laki 20 tahun mengalami penurunan kesadaran. tidak bisa BAB. Nyeri tekan (+). Vesicolithiasis E. nyeri kepala. Periksa kultur urin C. Obstruksi terjadi setentang ligamentum trait D. Obstruksi terjadi di atas ligamentum trait B. auskultasi bising usus meningkat. leukosit 4. Uretrolitiasis C. nadi 120 x/menit. defans muskular meningkat. Ureterolitiasis Seorang wanita berumur 30 tahun kontrol ke dokter setelah mendapat pengobatan infeksi saluran kemih tanpa komplikasi dengan Trimetoprim-Sulfametoksazol Forte dua kali per hari selama 3 hari.39. Obstruksi terjadi di bawah ligamentum trait C. Cholelithiasis D. mual muntah.E. nyeri perut. nyeri sendi. RR 16 x/menit. Periksa urinalisis dan kultur urin B. suhu 36oC.000. sebelumnya mengalami panas 5 hari. Diagnosis pasti dapat diperoleh dengan pemeriksaan? A.

ditemukan nyeri lepas tekan di daerah Mc burney. Eritrosit B. Hepatitis fulminan C. Hepatitis kronik aktif D. Saat dilakukan colon in loop didapatkan gambaran filling defect berbentuk tipe anular di daerah rektosigmoid. Intoksikasi methanol C. Setelah itu pasien tidak sadar dan bangun tidak dapat melihat. Diagnosis radiologis yang mungkin pada penderita ini adalah . Sebelumnya pasien minum alcohol dicampur obat flu. Pasien tidak mempunyai riwayat trauma sebelumnya. Etiologi pasien tidak dapat melihat adalah A. Pemeriksaan urine bil indirek (++). muntah. Widal IgM dan IgG anti dengue Tes fungsi hati Tes fungsi ginjal Seorang laki-laki 27 tahun datang ke puskesmas mengeluh tidak bisa melihat sejak 3 jam yang lalu. D. minuman berkarbonasi dan lotion nyamuk. dan nyeri kepala. Monosit D. Hepatitis virus B E. Intoksikasi bikarbonat E. Intoksikasi obat flu D. Nyeri disertai keluhan muntah dan demam ringan. sklera ikterik dan nyeri tekan positif di abdomen kanan atas. Saat dilakukan pemeriksaan fisik. Pasien adalah seorang mahasiswa dan hampir setiap hari jajan di warung dekat sekolahnya.B. Hepatitis virus A B. Limfosit C. E. Pada pemeriksaan fisik ditemukan kesadaran pasien somnolen. Keluhan disertai mual. komponen hasil laboratorium apa yang dapat mendukung penegakan diagnosis pada kasus diatas? A. Intoksikasi etanol B. Hematokrit E. Saat dilakukan pemeriksaan laboratorium. Leukosit PMN Seorang laki laki berusia 20 tahun dibawa orang tuanya ke puskesmas dengan keluhan demam sejak 4 hari yang lalu. C. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini A. Intoksikasi obat nyamuk Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke unit gawat darurat dengan keluhan nyeri terutama di daerah kanan bawah abdomen. hepatitis virus non A non B Seorang wanita berusia 66 tahun mengeluh berak darah dalam 3 bulan ini.

Apakah diagnosa pasien tersebut? A. Griseofulvin B. pada kepala tampak bercak seperti koin. Telogen eflufium C. E. The clinical presentation of tinea barbae includes inflammatory. Asam salisilat Seorang perempuan berusia 41 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan tiba-tiba lengan dan kaki kanannya lemah. Pengobatan yang tepat untuk anak tersebut adalah A. B. Nystatin D. dari pemeriksaan tampak bercak bercak putih menyerupai plak pada mukosa lidah dan mulut. D.A. Itrakonazol E. Tinea barbae D. kerionlike plaques and noninflammatory superficial patches resembling tinea corporis or bacterial folliculitis. Dermatitis seboroik E. Metronidazole C. Pada anamnesis diketahui ternyata pasien mengalami keluhan ini selama 30 menit yang kemudian pulih lagi seperti semula. Psoriasis  Tinea barbae is a superficial dermatophyte infection that is limited to the bearded areas of the face and neck and occurs almost exclusively in older adolescent and adult males. Pada pemeriksaan fisik diperoleh tekanan . C. deep. Polip rektosigmoid Tuberculosis sigmoid Diverkulosis sigmoid Karsinoma rektosigmoid Hemoroid interna didaerah rektosigmoid Seorang pasien laki-laki umur 38 tahun datang dengan keluhan rambut sering rontok. Seorang anak berusia 8 bulan mengalami sariawan selama 1 minggu. Tinea kapitis B.

Afemia E. Apakah kelainan yang paling tepat menggambarkan kasus ini? A. Pada usia 30 tahun. muntah (-). Secondary partial seizure E. Diagnosa pasien ini adalah A. Saat sedang mengobrol. Trombosis serebri E. Afasia B. atau menulis. Setelah sadar pasien tampak bingung. frekuensi nadi 78 x/menit. pasien merasakan jantung berdebar. Apraksia C. ia juga memilliki riwayat hipertensi sejak 7 tahun sebelumnya dan minum obat secara tidak teratur. Intracerebral haemorrahage Seorang pria berusia 29 tahun datang dengan keluan sering kejang. Stroke non hemoragik lakuner B. Nyeri kepala tidak jelas. Subarachnoidal haemorrahge D.darah 160/90 mmHg. Transient Ischemic Attack (TIA) B. Pada pemeriksaan neurologis diperoleh sensorik dan kekuatan otot normal. berjalan. Diagnosa pasien ini adalah A. Apakah diagnosis yang paling mungkin A. Ataksia D. Pada pemeriksaan laboratorium didapati GDS 195 mg/dl. pasien menderita demam rematik berulang. Biasanya kondisi ini disebabkan karena adanya masalah di otak apraksia dapat mempengaruhi hampir setiap gerakan. termasuk gerakan mata. Enchephalitis C. Primary partial seizure D. kemudian tangan dan kaki kejang selama 10 detik dan tidak sadar. Agnosia  Apraksia (apraxia) adalah suatu kondisi di mana seseorang tidak bisa lagi melakukan gerakan ketika diminta untuk melakukannya. Tetanus B. Absence seizure C. Pada usia 25 tahun. frekuensi napas 20 x/menit. berbicara. kurang lebih 10 menit. Stroke non hemoragik aterosklerotik . General seizure Seorang kakek berusia 67 tahun dibawa anaknya ke praktek dokter umum dengan keluhan sulit berpakaian sejak 3 minggu terakhir. Seorang laki-laki 62 tahun datang dengan keluhan lumpuh pada tangan dan kaki kiri sejak 1 jam yang lalu. tiba tangan kiri kaku tetapi masih sadar. Pada anamnesis pasien mengaku tidak tahu cara mengenakan kemejanya.

namun ada riwayat flu dan demam 1 minggu sebelumnya. Keluhan disertai dengan mata berair dan penglihatan kabur. Myasthenia Gravis E. Parasit E. Bakteri B. Jamur D. didapatkan injeksi silier. Tidak dijumpai riwayat trauma. tidak dijumpai gangguan sensoris dan otonom. Stroke non hemoragik hemodinamik Seorang perempuan berusia 22 tahun dibawa oleh keluarganya ke unit gawat darurat dengan keluhan lemah pada keempat anggota gerak. Guillain Barre Syndrome (GBS) Pria usia 49 tahun datang ke UGD jam 8. Perdarahan epidural E. Stroke non hemoragik tromboembolik E. Dari pemeriksaan neurologis dijumpai tetraparesis tipe flaksid. Perdarahan subarachnoid Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata kanannya merah sejak 5 hari yang lalu. nadi 88 x/menit. Alergi Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata kanannya merah sejak 5 hari yang lalu.00 tiba-tiba terjatuh dan diam saja. babinski dextra (+). dan sensibilitas kornea menurun. Pada pemeriksaan mata kanan didapatkan visus 6/40. Myelitis C. Keluhan disertai dengan mata berair dan penglihatan kabur. Infark intraserebral C. Diagnosa yang paling tepat A. tidak bisa diajak bicara. Riwayat hipertensi sejak 10 tahun yang lalu dan merokok 1 bungkus/hari. tes fluoresin positif. Atrofi muscular duchenne D. Dari anamnesis dijumpai kelemahan secara tiba-tiba dimulai dari kedua tungkai yang kemudian dikuti kelemahan kedua lengan. Pott’s disease B. Apakah diagnosis pasien ini A. Perdarahan intraserebral D.00 dengan riwayat jam 6. hemiparese dextra. Pemeriksaan fisik TD 200/110 mmHg. Pada pemeriksaan pungsi lumbal dijumpai gambaran dissosiasi sito albumin. Stroke non hemoragik kardioembolik D. Stroke in evolution B.C. infiltrate kornea bentuk punctata. Virus C. Apakah etiologi yang paling mungkin? A. seluruh refleks fisiologis menurun. Pada . pernapasan 32 x/menit. kaku kuduk (+).

namun pengobatan tidak rutin dan selama ini hanya minum obat-obatan tradisional. PF TD 160/100 mmHg. Konsentris D. Terapi antihipertensi paling tepat? A. N 110/menit. Eksoftalmus D.75 menjadi 6/6 VOS 6/10 dengan koreksi S +0. infiltrate kornea bentuk punctata.50 menjadi 6/6 Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. dan sensibilitas kornea menurun. Glaukoma E.pemeriksaan mata kanan didapatkan visus 6/40. gambaran apakah yang ditemukan? A. Mikroftalmia C. Astenopia konvergensia C. Astenopia anisometropia B. Astenopia aniseikonia E. Keluhan disertai dengan mata berair dan penglihatan kabur baik untuk melihat jauh maupun dekat. Keluhan disertai dengan mata berair dan penglihatan kabur baik untuk melihat jauh maupun dekat. Bergelombang B. Astenopia akomodativa D. Terputus E. Pada pemeriksaan fisik mata didapatkan segmen anterior tenang. tes fluoresin positif.50 menjadi 6/6 Apakah komplikasi yang paling sering terjadi? A. Hasil pemeriksaan visus didapatkan hasil sebagai berikut : VOD 6/15 dengan koreksi S +0. Astenopia presbiopia Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke Puskesmas dengan kedua mata sering berair. didapatkan injeksi silier. Bergerigi C. Jika dilakukan pemeriksaan dengan keratoskop plasido. Hasil pemeriksaan visus didapatkan hasil sebagai berikut : VOD 6/15 dengan koreksi S +0. Pada pemeriksaan fisik mata didapatkan segmen anterior tenang. Diuretik tiazid . Pemeriksaan lab didapatkan proteinuria. Ablasio retina B. Katarak Seorang pasien 50 tahun dengan riwayat hipertensi. Kabur Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke Puskesmas dengan kedua mata sering berair.75 menjadi 6/6 VOS 6/10 dengan koreksi S +0. R 20/menit. ARB B. T 37oC.

Sampel diambil dari 20 provinsi yang dianggap mewakili seluruh penduduk Indonesia. Kapitasi D. Ca channel blocker D. Mengembalikan suhu lemari es ke kisaran normal C. Askes dalam jumlah uang yang tetap sesuai dengan jumlah peserta asuransi yang ditanggung. Apakah metode pembayaran pelayanan kesehatan tersebut? A. terlepas dari berapapun jumlah pelayanan yang diberikan. Per diem E. Multi-stages random sampling D. Membuang vaksin D. Β-bloker E. Pasien yang bersedia mengikuti penelitian dibagi menjadi dua kelompok secara acak. Outcome yang dilihat . Fee for service C. Cluster random sampling E. Apakah tindakan yang harus dilakukan oleh petugas cold chain tersebut? A. Satu kelompok diberikan alfa interferon dan kelompok yang lain diberikan lamivudin sebagai perlakukan standar.Desember 2007. Menyatakan vaksin tersebut rusak B. Melakukan uji kocok vaksin Dokter keluarga dibayar oleh PT.C. ACE inhibitor Seorang petugas pengelola cold chain mendapati suhu lemari es penyimpanan vaksin hepatitis B mencapai -5oC pada saat pengecekan pagi. Systematic random sampling Sebuah penelitian ingin meneliti efektivitas pemberian alfa-interferon bagi pasien dengan hepatitis B kronik. Apakah teknik pengambilan sampel yang paling sesuai dengan kasus di atas? A. Dari masing-masing provinsi diambil sampel 30% dari jumlah kabupaten dan kota yang ada. Untuk itu peneliti memberikan intervensi bagi pasien hepatitis B kronik yang dirawat di sebuah RSUD periode Januari 2007 . Stratified random sampling C. Dari tiap-tiap kabupaten ini maka diambil sampel 50% dari jumlah kecamatan yang ada. Mengembalikkan vaksin ke Dinas Kesehatan Kabupaten E. Gaji Survei Kesehatan Rumah Tangga yang dilakukan oleh DEPKES RI mengambil subjek penelitian seluruh penduduk Indonesia. Simple random sampling B. Pada pengecekan sore hari sebelumnya suhu lemari es masih dalam kisaran normal. Diagnosis related group B.

48 orang mendapatkan perlakuan dengan interferon. misal pemberian obat. misalnya perbedaan antara tinggi ayah dan anaknya. Sampai dengan berakhirnya penelitian. Uji T berpasangan D.adalah konversi HbsAg menjadi negatif setelah 6 bulan. Dari 48 orang yang mendapatkan interferon. Apakah jenis uji statistik yang paling sesuai untuk menjawab pertanyaan penelitian diatas? A. 8 orang meninggal atau loss to follow-up. yaitu data dari perlakuan pertama dan data dari perlakuan kedua. dan gangguan fungsi sumsum tulang menggugurkan keikutsertaannya dalam penelitian. Pasien yang meninggal atau loss to follow-up D. peneliti tetap memperoleh 2 macam data sampel. perlakuan pertama. Perlakuan pertama mungkin saja berupa kontrol. Dengan demikian. sedangkan dari kelompok lamivudin semua subjek bertahan sampai penelitian selesai. 42 orang mendapatkan lamivudin. Misal pada penelitian mengenai efektivitas suatu obat tertentu. sedangkan pada perlakuan kedua. Uji Korelasi Pearson E. Pasien yang mendapatkan lamivudin Sebuah studi intervensional menguji apakah latihan fisik secara serial akan memperbaiki fungsi respirasi pada pasien dengan PPOK. Walaupun menggunakan individu yang sama. Pasien dengan hepatitis B kronik B. peneliti menerapkan kontrol. Uji ANOVA satu arah  Uji-T berpasangan (paired t-test) adalah salah satu metode pengujian hipotesis di mana data yang digunakan tidak bebas yang dicirikan dengan adanya hubungan nilai pada setiap sampel yang sama (berpasangan). Ciri-ciri yang paling sering ditemui pada kasus yang berpasangan adalah satu individu (objek penelitian) dikenai 2 buah perlakuan yang berbeda. Pasien dengan gangguan fungsi ginjal E. Contoh kasus lain misalnya program diet dimana pengukuran berat badan ditimbang sebelum dan setelah diet. barulah objek penelitian dikenai suatu tindakan tertentu. 60 pasien PPOK telah setuju untuk berpartisipasi pada studi ini. performance obat dapat diketahui dengan cara membandingkan kondisi objek penelitian sebelum dan sesudah diberikan obat. Data diasumsikan terdistribusi normal. Apakah kriteria eksklusi pada penelitian tersebut? A. Forced expiratory volume (FEV) dalam ml/menit akan dibandingkan sebelum dan sesudah latihan fisik untuk menunjukkan fungsi respirasi. Contoh : . 40 orang bertahan sampai akhir penelitian. yaitu tidak memberikan perlakuan sama sekali terhadap objek penelitian. Contoh lain yang bisa dianggap berpasangan meski terdapat 2 objek penelitian. Subjek dengan gangguan fungsi ginjal. Uji T independen C. Pasien di RSUD periode Januari 2007 – Desember 2007 C. Uji Kai Kuadrat B.

Keefektifan dari suatu Bimbingan Belajar dalam menghadapi suatu Tes dinilai berdasarkan perbandingan antara nilai yang diperoleh siswa sebelum dan setelah melaksanakan kursus. Nilai tersebut diperoleh dari 10 siswa yang mengikuti Bimbel Tes Persiapan Masuk  Korelasi Pearson merupakan salah satu ukuran korelasi yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah hubungan linier dari dua veriabel. Dua variabel dikatakan berkorelasi apabila perubahan salah satu variabel disertai dengan perubahan variabel lainnya, baik dalam arah yang sama ataupun arah yang sebaliknya. Harus diingat bahwa nilai koefisien korelasi yang kecil (tidak signifikan) bukan berarti kedua variabel tersebut tidak saling berhubungan. Mungkin saja dua variabel mempunyai keeratan hubungan yang kuat namun nilai koefisien korelasinya mendekati nol, misalnya pada kasus hubungan non linier. Dengan demikian, koefisien korelasi hanya mengukur kekuatan hubungan linier dan tidak pada hubungan non linier. Harus diingat pula bahwa adanya hubungan linier yang kuat di antara variabel tidak selalu berarti ada hubungan kausalitas, sebab-akibat.

Masih terdapat banyak kontroversi mengenai peningkatan risiko kejadian tumor otak dengan penggunaan telepon seluler. Sebuah studi observasional dilakukan untuk menambah bukti berkaitan dengan hal ini. 30 pasien dengan glioblastoma multiformis diikutkan dalam sebuah studi, dan 30 subjek sehat yang sepadan dalam jenis kelamin dan usia direkrut sebagai kelompok pembanding. Kedua kelompok diwawancara mengenai riwayat penggunaan telepon seluler di masa lalu. Penggunaan telepon seluler ini kemudian dibandingkan pada dua kelompok untuk mengukur risiko terjadinya tumor otak. Apakah metode pengukuran risiko yang paling sesuai untuk jenis studi di atas? A. Rasio odd B. Risiko relatif C. Rasio prevalensi D. Koefisien kontingensi E. Population attributable risk Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan gatal pada daerah selangkangan sejak 2 minggu yang lalu. Gatal semakin lama semakin luas sampai ke bawah perut. Gatal akan semakin hebat setelah beraktivitas dan berkeringat. Pemeriksaan fisik menunjukkan lesi kulit berbatas tegas dengan peradangan daerah inguinal dekstra dan sinistra, tampak makula eritematosa, hiperpigmentasi, skuama dan papul-papul, dengan sifat lesi lebih aktif di bagian tepi. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Eritrasma B. Tinea kruris C. Ptiriasis rosea D. Kandidasis kutaneus

E. Dermatitis kontak alergika Seorang laki-laki berusia 44 tahun dibawa keluarganya ke IGD RS karena mengalami penurunan kesadaran sejak 4 jam yang lalu. Sejak 2 hari yang lalu badan demam dan mengeluh batuk berdahak. Dari pemeriksaan fisik keadaan umum lemah tidak sadar, tekanan darah 120/80 mmHg, denyut nadi 120 x/menit, frekuensi napas 32 x/menit dalam, temperatur 38,2˚C, kulit kering, tercium bau buah segar. Pemeriksaan gula darah sewaktu 520 mg/dL. Tindakan apakah yang pertama kali dilakukan? A. Injeksi insulin intravena B. Rehidrasi cairan intravena C. Pemberian natrium bikarbonat D. Injeksi antibiotika spektrum luas E. Injeksi antipiretik intramuskular Seorang perempuan berusia 30 tahun dikirim oleh bidan ke IGD RS dengan diagnosis G1P0A0 hamil aterm dengan kala I. Perut terasa kencang sejak 12 jam yang lalu, air ketuban keluar sejak 2 jam yang lalu. Pemeriksaan fisik menunjukkan tekanan darah 120/80 mmHg denyut nadi 96 x/menit frekuensi napas 24 x/menit tinggi badan 150 cm dan berat badan 62 kg. TFU 30 cm, letak kepala puki, DJJ 12-11-12, his terjadi setiap 5 menit durasi 15 detik. VT pembukaan 7 cm, kulit ketuban tidak ada, kepala turun Hodge 2+ UUK kiri lintang. Ukuran panggul dalam dalam batas normal. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I primi tua B. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I partus lama C. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I ketuban pecah dini D. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I inersia uteri E. G1P0A0 hamil aterm dengan Inpartu kala I primi para Seorang perempuan berusia 42 tahun dibawa ke IGD RS dengan keluhan nyeri pada perut kanan atas sejak 1 jam yang lalu. Nyeri hilang dan timbul, terasa tajam tidak tertahan hingga badan lemas dan mengeluarkan keringat dingin. Pasien juga mengeluh mual dan muntah. Rasa nyeri muncul 1 jam setelah makan ayam goreng. Diagnosis apakah yang paling tepat? A. Ulkus ventrikuli B. Ulkus duodeni C. Kolelitiasis D. Pankreatitis E. Hepatitis akuta Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bengkak sejak 1 bulan yang lalu. Awalnya bengkak terjadi di kelopak mata kemudian menyebar ke kaki, tangan, hingga

seluruh tubuh. Nafas terasa sesak dan buang air kecil berkurang. Diuretik apakah yang menjadi pilihan utama? A. Thiazid B. Manitol C. Isosorbid D. Furosemid E. Asetazolamid Seorang laki-laki berusia 5 tahun dibawa ibunya ke Puskesmas dengan keluhan timbul koreng di sekitar hidung sejak 1 minggu yang lalu. Koreng mulai menghitam dan terasa gatal. Pemeriksaan kulit menunjukkan papula eritema, pustula, dan krustae hitam di sekitar hidung. Terapi apakah yang paling tepat? A. Ampisilin B. Gentamisin C. Kloramfenikol D. Siprofloksasin E. Sulfametoksazole Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan penurunan tajam penglihatan kiri setelah terkena bola tenis 1 hari yang lalu. mata kiri menjadi merah dan terasa pegal. Pemeriksaan mata kanan dalam batas normal, pemeriksaan mata kiri visus 6/48, hematom palpebra, perdarahan subkonjungtiva, khemosis, edema kornea, hifema setinggi 1/4 tinggi COA, kripte iris baik, pupil bulat regular, refleks pupil baik, lensa jernih. Apakah penyebab penurunan visus yang paling mungkin? A. Perdarahan subkonjungtiva B. Hematom palpebra C. Plapebra khemosis D. Edema kornea E. Hifema Laki-laki 50 tahun datang dengan keluhan penglihatan mata kiri menurun setelah terkena pentalan kock 3 hari yang lalu saat bermain bulu tangkis. Dari pemeriksaan fisik didapatkan hematom palpebra, perdarahan subkonjungtiva, koernea jernih, bilik mata depan hifema penuh. Sclera dan iris sulit dinilai. Pupil membayang. Apa penyebab penurunan penglihatan pada kasus di atas? A. Katarak B. Hifema C. Hematoma palpebra D. Kornea sikatrik E. Perdarahan subkonjungtiva

pupil bulat regular. refleks fundus suram. OAT kategori 2 C. kripte iris baik. pemeriksaan mata kiri visus 6/48. Tonometri E. Obat anti nyeri apakah yang paling mungkin memicu keluhan pasien tersebut? A. hifema setinggi 1/3 tinggi COA. Ibuprofen B. OAT kategori 1 B. Sebelumnya pasien mengaku makan jeroan. khemosis. Pemeriksaan fisik dalam batas normal. OAT dan Quinolon Laki-laki datang ke praktek anda dengan keluhan nyeri pada sendi di ibu jari tangan sejak satu bulan yg lalu. Batuk disertai dahak encer berwarna putih. Pemeriksaan apakah yang paling penting untuk diusulkan? A. Apakah rencana pengobatan yang paling tepat? A. lensa jernih. Asam mefenamat . Pemeriksaan sputum BTA negatif. OAT kategori 3 D. Indometasin C. Dua tahun yang lalu pasien mendapatkan pengobatan rutin TBC selama 6 bulan dan telah dinyatakan sembuh. Persendian tampak bengkak dan kemerahan. Allupurinol D. Biometri Seorang laki-laki berusia 36 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan batuk lama sejak 2 bulan yang lalu. edema kornea. Asam mefenamat Seorang laki-laki berusia 42 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan nyeri sendi ibu jari kaki kanan. perdarahan subkonjungtiva. refleks pupil baik. Keluhan dirasakan kambuh-kambuhan terutama setelah makan jeroan. Pemeriksaan mata kanan dalam batas normal. Pasien mempunyai riwayat mengkonsumsi obat anti nyeri dalam jangka waktu lama karena sering merasa nyeri kepala. Kampimetri D. Terapi yang sesuai? A. hematom palpebra. Kolkisin E.Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan penurunan tajam penglihatan kiri setelah terkena bola tenis 1 hari yang lalu. Dari pemeriksaan lab asam urat 14 mg/dL. Refraktometri B. Pemeriksaan fisik metatarsofalangeal digiti I bengkak kemerahan dan nyeri. Keratometri C. Terapi simtomatis E. mata kiri menjadi merah dan terasa pegal.

Kolkisin mrupakan obat pilihan jika pasien juga menderita penyakit kardiovaskuler. termasuk hipertensi. Sesak nafas progresif B.52. Nyeri kepala tegang E. merupakan terapi lini kedua. misalnya Indometasin 200 mg/hari atau Diklofenak 150 mg/hari. pasien yang mendapat diuretik untuk gagal jantung dan pasien yang mengalami toksisitas gastrointestinal. Paracetamol Metampiron Piroksikan Aspirin Istirahat dan terapi cepat dengan pemberian NSAID. E. Nyeri dada kanan Seorang laki-laki usia 48 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan sesak nafas sejak 2 minggu yang lalu. Keputusan memilih NSAID atau Kolkisin tergantung pada keadaan pasien. Keluhan dirasakan semakin lama semakin berat. Badan demam ringan. Seorang laki-laki usia 56 tahun datang ke poliklinik RS dengan keluhan sesak nafas sejak 3 hari yang lalu. dan fungsi ginjal. D. Tidak ada studi terkontrol yang membandingkan kolkisin dengan NSAID untuk penanganan gout. Badan demam ringan C. kecenderungan perdarahan atau gangguan fungsi ginjal. misalnya adanya penyakit penyerta lain/komorbid.B. merupakan terapi lini pertama dalam menangani serangan akut gout. Penyakit paru restriktif ringan B. adalah Kolkisin (colchicine). Rencana untuk pemeriksaan fungsi paru dengan spirometri ditunda. Sebagai alternatif. Pasien memiliki kebiasaan merokok hingga 1 pak (12 batang) rokok dalam 1 hari. Pasca operasi katarak D. Faktor apakah yang paling mungkin menjadi kontraindikasi pemeriksaan spirometri pada kasus tersebut? A. asalkan tidak ada kontraindikasi terhadap NSAID. FEV1/FVC 0. Sesak nafas terjadi terus-menerus. C. Aspirin harus dihindari karena ekskresi Aspirin berkompetisi dengan asam urat dan dapat memperparah serangan akut gout. obat lain yang juga diberikan pada pasien pada saat yang sama. Hasil pemeriksaan spirometri menunjukkan FVC 86% dari prediksi nilai normal. Penyakit paru restriktif moderat C. kadang-kadang pasien juga merasakan nyeri kepala tegang dan nyeri dada kanan setelah batuk yang tiada henti. Pasien menderita katarak dan baru dioperasi 1 minggu yang lalu. tidak memberat dengan posisi tidur dan tidak membaik dengan beristirahat. Penyakit paru obstruktif ringan . Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Pasien juga mengeluh batuk berdahak warna putih kental sejak 5 hari yang lalu. Pasien juga mengeluh batuk lama sekitar 1 bulan dengan dahak berwarna putih encer.

Derajat II: COPD sedang Semakin memburuknya hambatan aliran udara (VEP1/KVP < 70%. VEP1 > 80% prediksi). 4. 3. Pada derajat ini. Keterbatasan aliran udara ringan (VEP1/KVP < 70%. Penyakit paru obstruksi moderat E. Seorang anak perempuan berusia 2 tahun dibawa ibunya ke dokter praktek umum dengan keluhan gigi berwarna kecoklatan. Apakah antibiotik yang paling mungkin dikonsumsi tersebut? A. . suka ngemil. disertai dengan adanya pemendekan dalam bernafas. orang tersebut mungkin tidak menyadari bahwa fungsi parunya abnormal. 30% < VEP1 < 50% prediksi). Eritromisin Seorang laki-laki datang ke Puskesmas dengan keluhan sering merasa lemah. Tetrasiklin D. 50% < VEP1 < 80%). Pada saat kehamilan. Keluhan disertai dengan mudah merasa lapar. penurunan kapasitas latihan dan eksaserbasi yang berulang yang berdampak pada kualitas hidup pasien. ibu pasien pernah menderita demam dan diberikan antibiotik oleh dokter yang menanganinya. Kotrimoksazol E. Penyakit paru campuran berat Klasifikasi COPD Berdasarkan Global Initiative for Chronic Obstructive Lung Disease (GOLD) 2007. Streptomisin B. Siprofloksasin C. Dalam tingkat ini pasien biasanya mulai mencari pengobatan oleh karena sesak nafas yang dialaminya. VEP1 < 30% prediksi) atau VEP1 < 50% prediksi ditambah dengan adanya gagal nafas kronik dan gagal jantung kanan. Pasien juga mengalami penurunan berat badan dalam waktu 6 bulan sebanyak 10 kg. Sebelum sakit pola makan pasien tergolong potensi obesitas karena melebihi kebutuhan. Derajat I: COPD ringan Dengan atau tanpa gejala klinis (batuk produksi sputum). 2. Terjadi sesak nafas yang semakin memberat. Derajat IV: COPD sangat berat Keterbatasan/hambatan aliran udara yang berat (VEP1/KVP < 70%. mudah merasa haus dan sering kencing. dibagi atas 4 derajat : 1. dan kurang beraktivitas.D. Derajat III: COPD berat Ditandai dengan keterbatasan/hambatan aliran udara yang semakin memburuk (VEP1/KVP < 70%.

STEMI D. Pemeriksaan fisik menunjukkan tekanan darah 170/100 mmHg denyut nadi 126 x/menit frekuensi napas 24 x/menit temperature 36. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. isi dan tegangan kurang . berat badan 50 kilogram. demam dan sering berkeringat terutama pada malam hari.5˚C JVP dan suara jantung normal. Angina pectoris tidak stabil B. 2200 kkal B. Pemeriksaan EKG menunjukkan adanya gelombang T inverted dan depresi segmen ST pada sandapan V1-V4. Kelainan paru apakah yang paling mungkin terjadi pada kasus tersebut? A. Pasien adalah penderita DM dan hipertensi yang tidak terkontrol. Pyotoraks D. Pasien juga mengeluh batuk produktif dengan dahak kental berwarna putih.500-2. Berapa kebutuhan gizi pasien di atas (kalori/hari)? A. Pneumotoraks B. Atelektasis C. 2000 kkal C. Angina pectoris stabil C. Bila diasumsikan. 1800 kkal E. 1700 kkal Kebutuhan kalori bagi pengidap diabetes adalah 30-40 kilokalori per kilogram berat badan. Seorang laki-laki berusia 67 tahun datang ke praktek dokter dengan keluhan sesak nafas sejak 1 minggu yang lalu. Pemeriksaan laboratorium darah menunjukkan GDS 240 mg/dL dan Troponin T positif. kebutuhan kalori adalah 1. 1900 kkal D. Pasien menderita batuk kambuhkambuhan sejak lima tahun yang lalu. Keluhan disertai sesak nafas dan keringat dingin. Non-STEMI E. Hematotoraks Seorang laki-laki berusia 75 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS dengan keluhan nyeri dada sejak 2 jam yang lalu. Old Miokard Infarction Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke IGD RS oleh polisi setelah mengalami kecelakaan lalu lintas 2 jam yang lalu. Pemeriksaan foto toraks menunjukkan adanya pendataran sudut recesus costodiafragmaticus. Pemeriksaan fisik menunjukkan keadaan umum lemah kesadaran kompos mentis tekanan darah 90/60 mmHg denyut nadi 140 x/menit.000 kilokalori. Efusi pleura E.Hasil pemeriksaan menunjukkan pasien memiliki berat badan 55 kg dan tinggi badan 170 cm.

demam dan berkeringat pada malam hari. Tindakan apakah yang pertama kali dilakukan? A. Tidak didapatkan riwayat pengobatan tuberkulosis sebelumnya. 2RHZE + 4RH C.5˚ C akral dingin pengisian kapiler lambat pada paha kanan tampak hematom yang sangat besar. Kategori 2. Fraktur terbuka B. Memasang kateter urin E.5˚C akral dingin pengisian kapiler lambat pada paha kanan tampak hematom yang sangat besar. Terapi yang paling tepat untuk pasien ini? A. dan deformitas (+). Syok anafilaktik D. Pemeriksaan sputum BTA SPS menunjukkan hasil negatif. Trauma neurologi E. Kategori 3. Syok neurogenik C. Melakukan intubasi Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke IGD RS oleh polisi setelah mengalami kecelakaan lalu lintas 2 jam yang lalu. Memasang pipa lambung D.frekuensi napas 26 x/menit temperatur 36. Kategori 1. isi dan tegangan kurang frekuensi napas 26 x/menit temperatur 36. Pemeriksaan fisik menunjukkan keadaan umum lemah kesadaran kompos mentis tekanan darah 90/60 mmHg denyut nadi 140 x/menit. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 80/60 mmHg. GCS 5. Pasien memiliki riwayat batuk lama 2 bulan. denyut nadi 120 x/menit. perdarahan masif. Syok obstruktif Seorang pemuda umur 22 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS karena kecelakaan lalu lintas. Apakah penyebab kematian yang paling mungkin pada pasien ini? A. Sindroma kompartemen Seorang laki-laki berusia 34 tahun datang ke klinik RS dengan keluhan batuk berdahak yang bercampur darah sejak 1 hari yang lalu. Memasang torniket paha C. 2RHZES + 1RHZE + 5RH . Syok hipovolemik D. Apakah penyebab syok yang paling mungkin terjadi pada kasus tersebut? A. Syok neurogenik C. Syok kardiogenik B. 2RHZ + 4RH B. Memasang infus intravena B. Syok hipovolemik E. fraktur tungkai bawah kiri sampai terlihat fragmen tulang. Foto toraks menunjukkan gambaran efusi pleura kiri dan fibroinfiltrat di lapangan paru kanan.

Neutrofilia B. Darah pasien diambil untuk pemeriksaan hitung jenis leukosit. Kakek pasien adalah penderita asma yang sering kambuh. Basofilia D. TB gagal pengobatan E. Limfopenia E. TB paru kasus resistensi obat C. TB paru kasus gagal pengobatan B. TB baru C. Sekitar 2 tahun sebelumnya pasien pernah berobat 6 bulan dengan pemeriksaan sputum 3 x positif. Keluhan memberat terutama pada pagi hari dan semakin membaik pada siang hari. Hasil pemeriksaan sputum BTA saat ini positif pada tiga kali pemeriksaan. Saat itu pasien diperiksa dahaknya dan disuruh minum obat teratur selama 6 bulan. Dua tahun yang lalu pasien pernah berobat dengan keluhan yang sama. TB putus obat D. Kategori 1. Diagnosisnya adalah? A. Akan tetapi pasien berhenti berobat setelah 3 minggu menjalaninya dengan alasan suadah baikan. tetapi hanya minum obat selama tiga minggu karena keluhan membaik. TB paru kasus putus obat D. Batuk berdahak warna kekuningan.D. TB paru kasus baru Seorang pasien 55 tahun datang dengan keluhan batuk berdahak kuning disertai dengan nafsu makan menurun dan BB yang berkurang. Seorang anak laki-laki berusia 6 tahun dibawa ibunya ke puskesmas karena sering pilek sejak 3 bulan yang lalu. TB paru kasus kambuh E. Pasien juga mengeluh sering bersin berulang kali sampai lebih dari 6 kali. Pasien mengalami penurunan berat badan sebanyak 2 kg. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Kategori 3. Hasil hitung jenis leukosit apakah yang paling mungkin ditemukan? A. TB resistensi TB paru kasus baru adalah penderita yang belum pernah diobati dengan OAT atau sudah pernah menelan OAT Kurang dari satu bulan (30 DOSIS HARIAN). 2RHZ + 4RH Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan batuk sejak 1 bulan yang lalu. 2RHE + 4RH E. Eosinofilia C. Neutropeni . TB relaps B.

tonus otot meningkat bilateral. namun tidak muntah. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Keluhan ini dirasakan terus-menerus. Migrain dengan aura C. Conus medularis E. Kelemahan kaki kanan lebih berat daripada kaki kiri. terutama sekitar lubang dubur. Pemeriksaan neurologis ekstremitas inferior menunjukkan hipestesi perianal. Kauda equine . Medula spinalis segmen C5 C. Kepala terasa seperti diikat dengan kencang terutama pada daerah kepala belakang. Medula spinalis segmen L1 D. setelah jatuh terduduk dari tangga dengan ketinggian 2 meter. Cluster headache E.Seorang perempuan berusia 22 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan nyeri kepala sejak 3 bulan yang lalu. dan tidak ditemukan abnormalitas motorik. Kedua tungkai juga terasa kesemutan. Tension type headache B. Pemeriksaan neurologis ekstremitas inferior menunjukkan penurunan gerak dengan kekuatan motorik dekstra 2 sinistra 4. Medula spinalis segmen Th10 B. Keluhan tersebut muncul setelah pasien jatuh terduduk dari tangga ketinggian 2 meter. Medula spinalis segmen Th12 C. Kauda equine Seorang perempuan berusia 37 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS karena kelemahan pada kedua tungkai. Keluhan dirasakan sejak 1 minggu yang lalu. Medula spinalis segmen Th10 B. Pasien juga mengeluh perut terasa mual. Apakah diagnosis topis yang paling tepat? A. Pemerisaan fisik dan neurologi dalam batas normal. Conus medularis E. Vertigo Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan rasa kesemutan di daerah pantat. Medula spinalis segmen L1 D. reflek fisiologik meningkat bilateral dan reflek patologik positif bilateral. Migrain tanpa aura D. Apakah diagnosis topis yang paling tepat? A.

Keluhan tersebut muncul setelah pasien jatuh terduduk dari pohon ketinggian 8 meter. tonus otot meningkat bilateral. penurunan gerak dengan kekuatan motorik dekstra 3 sinistra 3. tonus otot meningkat bilateral. reflek fisiologik meningkat bilateral dan reflek patologik positif bilateral. Apakah diagnosis topis yang paling tepat? A. Medula spinalis segmen Th4 B. penurunan gerak dengan kekuatan motorik dekstra 3 sinistra 3. Medula spinalis segmen C5 D. Pemeriksaan neurologis ekstremitas inferior menunjukkan hipestesi setinggi papilla mammae. Medulla spinalis segmen Th12 C. Apakah diagnosis topis yang paling tepat? A. Medula spinalis segmen Th10 . Medula spinalis segmen L1 Seorang laki-laki berusia 33 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS karena kelemahan pada kedua tungkai. Medula spinalis segmen Th10 B. reflek fisiologik meningkat bilateral dan reflek patologik positif bilateral.Seorang laki-laki berusia 34 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS karena kelemahan pada kedua tungkai. Keluhan tersebut muncul setelah pasien jatuh dari pohon ketinggian 8 meter. Pasien juga merasa kesemutan mulai dari ujung kaki sampai payudara. Pemeriksaan neurologis ekstremitas inferior menunjukkan adanya hipestesi setinggi umbilikus. Kelemahan disertai dengan rasa kesemutan mulai dari pusar sampai ujung kaki. Medulla spinalis segmen C7 E.

sering pusing dan kakinya membengkak. frekuensi napas 20x/menit. Asam mefenamat E.C. Dari hasil pemeriksaan tekanan darah 170/100 mmHg. Natrium diklofenak . Medulla spinalis segmen C7 Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke tempat dokter praktek umum dengan keluhan wajahnya kelihatan bengkak. Piroksikam B. Pasien mengatakan sudah lebih dari 3 bulan minum obat yang dibeli bebas di toko obat untuk nyeri otot dan pegal-pegal. Medulla spinalis segmen Th12 D. Metampiron C. nadi 80x/menit. Pasien menunjukkan beberapa obat yang diminumnya. Deksametason D. Apakah obat yang dapat menimbulkan keluhan di atas? A. Medula spinalis segmen C5 E.

Captopril E. Propanolol D. Flusitosin C. Indikasi  Infeksi sistemik. Ketokonazol D. Apakah obat yang paling sesuai ? A. pada pemeriksaan laboratorium darah didapatkan kadar serum kreatinin 2. is a synthetic antimycotic drug. Flusitosin C. Apakah obat yang dapat menyebabkan keluhan di atas? A. Hidroklorotiazid B. pada pemeriksaan laboratorium darah didapatkan kadar serum kreatinin 2. Pada pemeriksaan mikroskopis sputum ditemukan hifa dan spora. Itrakonazol E. Ketokonazol .  Penggunaannya sebagai obat tunggal hanya diindikasikan pada kromoblastomikosis Sediaan dan Dosis  Flusitosin tersedia dalam bentuk kapsul 250 dan 500 mg  Dosis yang biasanya digunakan ialah 50-150 mg/kgBB sehari yang dibagi dalam 4 dosis. Pada pemeriksaan fisik tanda vital dalam batas normal. kadar ureum 35 mg/dl dan kadar β HCG negatip.5 mg/dl. Keluhan ini telah dirasakan lebih dari 1 bulan disertai dada nyeri. or 5-fluorocytosine. Amfoterisin B B. Amfoterisin B B.5 mg/dl. Pada anamnesis didapatkan pasien pernah batuk darah. Pada pemeriksaan fisik tanda vital dalam batas normal. Keluhan ini muncul setelah 1 minggu minum obat dari dokter dengan diagnosis hipertensi.Seorang perempuan berusia 55 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan batukbatuk. Diltiazem Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke praktek dokter umum dengan keluhan batukbatuk. Nifedipin C. Keluhan ini telah dirasakan lebih dari 1 bulan disertai dada nyeri. Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke praktek dokter umum dengan keluhan batukbatuk. Apakah obat yang menjadi kontraindikasi pada pasien tersebut? A. Pada anamnesis didapatkan pasien pernah batuk darah. a fluorinated pyrimidine analogue. Griseofulvin Flucytosine. kadar ureum 35 mg/dl dan kadar β HCG negatif. karena selain kurang toksik obat ini dapat diberikan per oral. Pada pemeriksaan mikroskopis sputum dan ditemukan hifa dan spora.

Diabetes Melitus Tipe 1 B. dengan keluhan kencing bertambah sering dan banyak. .D. Tomat B. HDL-kolesterol 32 mg/dL. Obesitas. Jeruk C. kadar kreatinin serum 4. Griseofulvin Seorang laki-laki berusia 43 tahun datang ke dokter praktek umum untuk memeriksakan kesehatannya. Apakah jenis makanan yang harus dihindari pasien di atas? A. Kobis D. Dislipidemia. Apa problem utama pada pasien tersebut? A. B. lingkar pinggang 73 cm. tinggi badan 171 cm. Sindroma metabolik Seorang laki-laki berusia 43 tahun datang ke dokter praktek umum untuk memeriksakan kesehatannya. Melinjo E. Hiperurisemia. Itrakonazol E. tekanan darah 140/90 mmHg. trigliserid 183 mg/dL. HDL-kolesterol 32 mg/dL.4%. Apakah diagnosis yang tepat pada pasien tersebut? A. MCV 82 fL. C. asam urat 10 mg/dL. lingkar pinggang 73 cm. D. terasa haus yang berakibat sering minum dan makan banyak serta kedua kaki kesemutan. Pada pemeriksaan fisik tampak pucat dan konjungtiva pucat.5 g/dL. Hipertensi E. gula darah 2 jam setelah makan 289 mg/dl. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan glukosa puasa 125 mg/dL. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan glukosa puasa 125 mg/dL. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan gula darah puasa 256 mg/dl. Pada pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 60 kg. Diabetes Gestasional D. Diabetes Tipe lain E. tekanan darah 140/90 mmHg. Diabetes Melitus Tipe 2 C. Pada pemeriksaan laboratorium menunjukkan hemoglobin 7. Pasien mempunyai riwayat kencing manis selama 15 tahun. Diabetes Insipidus Seorang laki-laki berusia 54 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan lemas badan sejak 1 tahun yang lalu. hematokrit 22. Pada pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 60 kg.8 mg/dL. Wortel Seorang perempuan berusia 45 tahun datang ke dokter praktek umum. tinggi badan 171 cm. trigliserid 183 mg/dL. asam urat 10 mg/dL. Dari hasil pemeriksaan indeks masa tubuh (IMT) 26 %.

Pemeriksaan apusan darah tepi menunjukkan morfologi eritrosit normositik normokromik. latihan jasmani yang cukup. Diet dan minum obat glibenklamid C. Status gizi kurang. Defisiensi vitamin B12 D. Dari anamnesis didapatkan bahwa pasien tinggal di daerah lereng pegunungan. Kerusakan sel beta pankreas yang difus dan menyeluruh D. Defisiensi vitamin C Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke rumah sakit untuk menjalani tes kesehatan rutin setiap tahun. frekuensi napas 30 x/menit. dan minum obat glikuidon E. KEP (Kurang Energi Protein) C. Perubahan pola hidup menuju pola hidup sehat. Defisiensi besi B. Diet. Edukasi. Asupan zat goitrogenik yang tinggi . keton uria (+++). Hasil laboratorium didapatkan kadar glukosa sewaktu 654 mg/dl. Defisiensi eritropoietin E. Pasien menceritakan bahwa ayahnya meninggal karena diabetes melitus. Apakah anjuran untuk pasien tersebut ? A. Kerusakan sel beta pankreas akibat toksisitas obat B. Apa kemungkinan penyebab keluhan tersebut? A. diet. Kurang asupan yodium B. denyut nadi 104 x/menit. kadar glukosa darah 2 jam setelah pembebanan glukosa 75 gram 156 mg/dL. Hasil pemeriksaan fisik baik. suhu 37oC. Kerusakan sel beta pankreas akibat keganasan C. Keluarganya memberi informasi bahwa pasien tidak disuntik insulin karena kehabisan. Defisiensi asam folat C. Disfungsi sel beta pankreas yang dominan dan resistensi insulin E. Dari pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 45 kg dengan tinggi badan 164 cm. Kurang asupan kalsium D. Apakah penyebab hiperglikemia pada kasus tersebut? A. Kedua orangtuanya pasien DM. dan pemberian OAD D. Pada pemeriksaan fisik benjolan dapat dilihat tanpa tengadah. Latihan jasmani sesuai petunjuk B. Tinggi badan 167 cm dengan berat badan 64 kg. Apakah penyebab anemia pada pasien tersebut? A. Resistensi insulin yang dominan dan disfungsi sel beta pankreas Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun diantar ayahnya datang ke dokter praktek umum dengan keluhan benjolan di leher. latihan jasmani. kontrol 6 bulan lagi Seorang laki-laki berusia 22 tahun dibawa ke rumah sakit dalam keadaan tak sadar. Tekanan darah 130/80 mmHg. Banyak masyarakat di daerah tersebut mengalami keluhan yang sama. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar glukosa darah puasa 98 mg/dL.

Penyakit Grave B. Struma multinodular toksik E. Penyakit Grave C. Apakah diagnosis yang paling mungkin untuk pasien di atas? A. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan TSHs menurun. Struma Hashimoto E. Kelenjar getah bening regional leher sedikit membesar. Pada pemeriksaan leher menunjukkan pembesaran kelenjar tiroid sedang yang difus dan nyeri tekan.5oC. Struma nodusa C. Struma Hashimoto D. round-vacuola di sepanjang tepi dinding folikel. Apakah terapi yang tepat untuk pasien di atas? . Kortikosteroid E. suhu 38. Kurang asupan kalium Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan benjolan di leher. Pada pemeriksaan didapatkan mata eksoftalmus. Apakah diagnosis histopatologi pasien di atas? A. Apakah golongan obat yang memungkinkan terjadinya kondisi di atas? A. frekuensi napas 20 x/menit. Pasien menceritakan bahwa ia sudah lebih 2 tahun 2 hari sekali minum jamu untuk pegel linu. Struma difusa nontoksik Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke tempat dokter praktek umum dengan keluhan nyeri di leher bagian depan disertai demam. denyut nadi 80 x/menit. Struma koloid B. Dari hasil pemeriksaan tekanan darah 170/100 mmHg.E. Antihipertensi Seorang perempuan berusia 21 tahun. Pasien juga mengeluh berdebar debar dan kedua tangan gemetar. Analgetik C. diameter 4 cm. sering pusing dan kakinya membengkak. Tiroiditis subakut Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke tempat dokter praktek umum dengan keluhan wajahnya kelihatan bengkak. Tampak juga infiltrasi ringan limfosit interfolikuler. datang ke dokter praktek umum dengan keluhan terdapat benjolan di leher depan sejak 3 bulan lalu. Hasil pemeriksaan leher didapatkan massa kistik. tekanan darah 130/80 mmHg dan tidak didapati kelainan sistemik lainnya. tak nyeri tekan. Struma koloid D. free T3 dan free T4 meningkat. Pelemas otot B. Dari hasil gambaran histopatologi menunjukkan folikel-folikel tiroid dilapisi epitel kuboid yang di beberapa tempat hiperplastik. Antihistamin D.

Tiroiditis B. Apa diagnosa yang tepat untuk pasien tersebut? A. Pada pemeriksaan anak . nafas cepat dalam. Hasil pemeriksaan laboratorium TSHs rendah. HbA1C B. Keton darah D. kelenjar gondok membesar difus dan mata menonjol. juga bisa digunakan untuk memonitor respons individual setelah operasi pankreas. Ibu mengeluhkan anaknya banyak makan dan minum serta sering buang air kecil. Kretinisme C. sesak. yang dihentikan oleh pasien karena merasa sembuh. Analisis gas darah E. Ibu mengeluhkan anaknya banyak makan dan minum serta sering buang air kecil.A. Sudah dibawa ke dokter puskesmas dikatakan anak tersebut sakit gula. Penyakit Grave D. Sudah dibawa ke dokter puskesmas dikatakan anak tersebut sakit gula. C-peptide C. bau nafas berbau khas. C. badan semakin kurus dan sering buang air besar. D. Konsentrasi C-peptida akan meningkat pada transplantasi pankreas atau transplantasi sel-sel pulau pankreas. nadi 124 x/menit dan suhu tubuh 37 derajat celsius. B. Pasien pernah mendapat pengobatan dengan propil tiourasil 3 x 100 mg/hari. free T4 menigkat. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 150/100 mmHg. Seorang ibu membawa anak perempuannya yang berusia 7 tahun ke UGD Rumah Sakit Kabupaten. E. Pada pemeriksaan anak tampak lemas. Gula darah sewaktu Untuk membedakan tipe 1 dengan tipe 2 digunakan pemeriksaan C-peptide. Konsentrasi Cpeptide merupakan indikator yang baik untuk fungsi sel beta. Pemeriksaan laboratorium apa yang sebaiknya dilakukan untuk memastikan tipe dari penyakit gulanya? A. Penyakit Hashimoto Seorang ibu membawa anak perempuannya yang berusia 7 tahun ke UGD Rumah Sakit Kabupaten. Hiportiroidisme E. Operasi Radiasi Diazepam Propiltiourasil Iodium redioakti Seorang perempuan berusia 22 tahun datang memeriksakan diri ke dokter praktek umum dengan keluhan dada berdebar debar.

sesak. Tuberculosis paru D. Apa kemungkinan komplikasi yang muncul pada anak tersebut? A. Aditus laryngeus . Pada pemeriksaan didapatkan pembesaran kelenjar leher disertai nyeri pada penekanan. kaptopril dan furosemid. propanolol. suhu badan 39oC. Endolymphe Laki-laki usia 58 tahun telah mengalami gagal jantung sejak setahun lalu dan rutin berobat ke poliklinik jantung. Kekakuan pada sendi pengungkit D. Laryngopharynx C. Pada organ mana kemungkinan kelainan terjadi ? A. Nasopharynx E. Furosemid meningkatkan potensi ototoksik Gentamisin C. Neuropati diabetikum B. Furosemid oral dosis tinggi menimbulkan gejala ototoksisitas irreversibel B. Digoksin terakumulasi di jaringan pada pasien dengan gangguan fungsi jantung D.tampak lemas. Pasien tidak sedang menderita batuk pilek. Area mana yang kemungkinan terbesar terkena adalah? A. Digoksin mengganggu motilitas sel-sel rambut luar di koklea E. Saat berobat kembali ke rumah sakit. Membran vestibularis C. pemeriksaan fisik lain dalam batas normal. Pada pemeriksaan liang telinga maupun membran tympani dalam batas normal. nafas cepat dalam. Larynx B. Muskulus tensor tympani E. kuku tersebut telah mengalami infeksi serius dan dokter segera memberi suntikan antibiotik Gentamisin. Hipoglikemia Seorang perempuan usia 60 tahun datang ke klinik umum Rumah Sakit dengan keluhan pendengaran menurun sejak beberapa hari lalu. Digoksin mempermudah masuknya gentamisin ke endolimfe Seorang anak perempuan usia 7 tahun diantar ibunya datang ke dokter praktek umum dengan keluhan utama nyeri telan sejak 1 hari yang lalu disertai demam sejak 2 hari yang lalu. Oropharynx D. Pasien kembali kontrol dua hari sesudahnya karena merasa terganggu dengan munculnya suara mendenging yang terus menerus di telinganya. bau nafas berbau khas. Foramen ovale B. Apa kemungkinan yang menyebabkan munculnya gangguan di atas? A. Nefropati diabetikum C. pharynx hyperaemia (++). Dokter memberi obat-obat yang rutin digoksin. Ketoasidosis E. Seminggu yang lalu dia tersandung dan kuku kaki kirinya terluka.

Pemeriksaan jumlah lekosit didapatkan 12. Apakah diagnosis paling benar untuk pasien di atas ? A.1oC.Laki-laki usia 58 tahun telah mengalami gagal jantung sejak setahun lalu dan rutin berobat ke poliklinik jantung.300/µl. Terminasi obat-obat ototoksik bila dijumpai gangguan pada telinga dalam E. Dokter memberi obat-obat yang rutin digoksin. pemeriksaan fisik lain dalam batas normal. 6 tahun. Virus human influenzae E. kaptopril dan furosemid. Ibunya membawa dia ke dokter keluarganya dan pemeriksaan fisiknya suhu 38. Berat badan 25 kg panas 37. Pasien kembali kontrol dua hari sesudahnya karena merasa terganggu dengan munculnya suara mendenging yang terus menerus di telinganya. Rinosinusitis kronik D. Pada pemeriksaan didapatkan faring hiperemi dengan gambaran petechie pada palatum molle. didapatkan pembesaran limfonodi cervical. Tonsilopharingitis kronis E. tidak ada batuk pilek. Mycoplasma pneumoniae B. propanolol. Eksplorasi faktor risiko pasien sebelum pemberian obat ototoksik B. tenggorokan gatal dan susah menelan. Tonsilitis kronik C. Hipertrofi tonsil dan adenoid Seorang anak laki-laki. Tindakan yang tidak efektif untuk pasien di atas adalah? A. Monitoring dini level serum obat-obat ototoksik yang diberikan C. Organisme yang paling mungkin menyebabkan kelainan tersebut adalah? A. kelas 1 SD diantar bapaknya ke praktek dokter dengan keluhan demam. Streptococcus pyogenes D. kuku tersebut telah mengalami infeksi serius dan dokter segera memberi suntikan antibiotik gentamisin. Saat berobat kembali ke rumah sakit. Adenoiditis B. Antinausea dan obat-obat hipnosedatif bisa digunakan untuk rehabilitasi gejala vestibulotoksisitas Seorang laki laki 6 tahun diantar ibunya periksa ke praktek dokter umum sejak 1 bulan anaknya sering mengeluh hidungnya tersumbat dan ibunya mengatakan sering berhenti nafas waktu tidur.5 oC dan pharing hiperemis. Pemeriksaan audiometrik rutin untuk mendeteksi ototoksisitas subklinik D. Usap tenggorok dikirimkan ke laboratorium dan hasil kultur positif kuman . Staphylococcus aureus C. Coronavirus Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun mengeluh nyeri menelan dan sakit kepala ketika bangun tidur. tonsil terdapat eksudat. Seminggu yang lalu dia tersandung dan kuku kaki kirinya terluka.

Respirasi 20 x/menit. Bakteri apakah yang paling sering menyebabkan infeksi pada pasien tersebut? A. Staphylococcus aureus Seorang anak laki-laki.kokus. Khemoterapi . Pemeriksaan ASTO C. Pada pemeriksaan didapatkan faring hiperemi dengan gambaran petechie pada palatum molle. Foto rontgen kepala C. Kultur kuman dari swab tenggorok E. kelas 1 SD diantar bapaknya ke praktek dokter dengan keluhan demam. Apa usul pemeriksaan penunjang yang paling tepat untuk menegakkan diagnosa kasus di atas? A. tonsil terdapat eksudat. ECG B. Pemeriksaan foto thoraks E.300/ul. Nadi 80 x/menit. terdapat detritus. Nadi 80x/menit. Pemeriksaan ECG B. rantai. 6 tahun. Tonsilektomi B. Diet rendah lemak C. Pada anamnesa ditemukan riwayat radang tenggorokan berulang saat usia 4 – 8 th. Tensi 120/80 mmHg. Pada anamnesa ditemukan riwayat radang tenggorokan berulang saat usia 4-8 tahun. Streptococcus mutans B. Streptococcus pneumonia C. datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri dada kiri. Staphylococcus epidermidis D. datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri dada kiri. Streptococcus pyogenes E. Pada pemeriksaan didapatkan tonsil T1-T1. Pemeriksaan kultur swab tenggorok Seorang perempuan usia 18 th. Biopsi limfonodi cervical D. Tes serologi untuk virus influenzae Seorang perempuan usia 18 th. Respirasi 20x/menit. gram positif. fibrosis. didapatkan pembesaran limfonodi cervical. Pada pemeriksaan didapatkan tonsil T1-T1. Pemeriksaan darah rutin D. Apa program terapi untuk menghilangkan fokal infeksi pada pasien tersebut selain pemberian antimikroba? A. Pemeriksaan penunjang yang tidak perlu diusulkan untuk menegakkan diagnosa kasus di atas adalah? A. tidak ada batuk pilek. tenggorokan gatal dan susah menelan. fibrosis. terdapat detritus. Total Bedrest (rawat inap) D. Pemeriksaan jumlah lekosit didapatkan 12. Tensi 120/80 mmHg.

jumlah respirasi permenit 40 x/menit. tidak ada nafsu makan.E. Dari pemeriksaan anak tampak rewel : nadi 120 x/menit. tanpa didahului rasa mulas dan rasa sakit perut. perut kembung dan 3 hari tidak BAB. Dehidrasi ringan-sedang E. tanpa didahului rasa mulas dan rasa sakit perut. kepala pusing.pada kripte liberkuhn D. perut hypertympani. Dari pemeriksaan anak tampak rewel : nadi 120 x/menit. kehausan. Tanpa dehidrasi B. pilihan cairan intravena paling tepat yang diberikan adalah? A. Bagaimana derajat dehidrasi anak tersebut? A. E. Bila dehidrasi pada anak tersebut memberat. Dehidrasi berat Seorang ibu mengantar anak perempuannya usia 4 tahun datang ke IGD Rumah Sakit dengan diare > 10 kali/hari. turgor kulit < 2 detik. Dari pemeriksaan anak tampak rewel : nadi 120 x/menit. Dokter curiga pasien tersebut terkena demam thypoid dan kemudian mengirim pasien ke laboratorium untuk memastikan diagnosis. Dehidrasi ringan C. Pada minggu pertama B. tanpa didahului rasa mulas dan rasa sakit perut. turgor kulit < 2 detik. cairan menyerupai air cucian beras. kehausan. cairan menyerupai air cucian beras. kehausan. Cairan Darrow B. Pada pemeriksaan Suhu tubuh 39 derajat celcius. Dehidrasi sedang D. Meningkatkan pembentukan cAMP di sel enterosit. Bagaimana derajat dehidrasi anak tersebut? A. Cairan KA-EN 3B D. Cairan KA-EN 3A C. Osmosis air yang berlebihan ke dalam enterosit Seorang ibu mengantar anak perempuannya usia 4 tahun datang ke IGD Rumah Sakit dengan diare > 10 kali/hari. Cairan Ringer Lactate E. Bila ingin dilakukan kultur urine sebaiknya pada? A. Setelah minggu pertama . jumlah respirasi permenit 40 x/menit. lidah kotor. Menghambat pompa Natrium B. Cairan D ¼ S Seorang perempuan 22 tahun datang ke dokter umum dengan keluhan badan panas. cairan menyerupai air cucian beras. Terapi radiasi Seorang ibu mengantar anak perempuannya usia 4 tahun datang ke IGD Rumah Sakit dengan diare > 10 kali/hari. Meningkatkan absorbsi Cl. jumlah respirasi permenit 40 x/menit. Membuka lebih banyak saluran Ca++ C. turgor kulit < 2 detik.

kulit kepala berambut. Endoskopi saluran pencernaan. bersisik tebal. Lesi mengenai wajah. bokong. IgG spesifik Helicobacter pilory pada serum D. bersisik tebal. Eritroderma E. Nadi 88 x/menit. dan lutut. pemeriksaan yang paling tepat dilakkan adalah? A. siku. mual-mual dan tidak ada nafsu makan. Sebelumnya tidak pernah merasa sakit kuning sebelumnya. Lesi mengenai wajah.C. Photo BNO C. Ultrasonografi abdomen. siku. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. IgM spesifik Helicobacter pilory pada cairan lambung C. Keluhan membaik jika diobati tapi kemudian timbul lagi. Pada minggu kedua D. Setiap saat Seorang perempuan 22 tahun datang ke dokter dengan keluhan sakit pada ulu hati. Dermatitis seboroik C. OMD. Untuk menegakkan penyebab perdarahan. B. kaki bengkak. terasa perih. mengeluh adanya bercak kemerahan. Ptiriasis rosea Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke poliklinik. Psoriasis D. Anti virus . sejak 2 tahun yang lalu sering hilang timbul. Dari pemeriksaan perut membesar. IgG spesifik Helicobacter pilory pada cairan lambung B. kulit kepala berambut. Pemeriksaan fisik terdapat nyeri tekan regio epigastrium. Keluhan membaik jika diobati tapi kemudian timbul lagi. Apakah pengobatan topikal yang paling tepat diberikan? A. dan lutut. Anti bakteri B. Setelah minggu kedua E. sejak 2 tahun yang lalu sering hilang timbul. Enzym urease pada serum Seorang laki-laki usia 47 tahun datng ke IGD Rumah Sakit dengan keluhan muntah darah dan berak hitam. IgM spesifik Helicobacter pilory pada serum E. Tekanan darah 140/90 mmHg. Bila dilakukan pemeriksaan cairan lambung dan serum darah kemungkinan akan didapatkan peningkatan? A. mengeluh adanya bercak kemerahan. Keratosis seboroik B. CT Scan abdomen D. Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke poliklinik. Dari anamnesa: pasien sering terlambat makan dan suka makan yang pedas. bokong. E. Respirasi 20 x/meint.

C. marginal gingiva labial gigi-gigi rahang bawah merah dan mudah berdarah. Anti jamur E. belum menikah. Ulcerative gingivostomatitis Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri kepala. hilang timbul dan berpindah tempat. Dari anamnesis didapatkan penderita bekerja sebagai pencuci mobil. Anti histamin Seorang laki-laki berusia 17 tahun. datang ke Poliklinik dengan keluhan terdapat bintil-bintil merah di wajah yang muncul sejak 1 tahun yang lalu. Apakah diagnosis paling tepat pasien tersebut ? A. Anti inflamasi D. tampak beberapa ulkus pada lidah. Pemeriksaan intra oral didapatkan higiene oral kurang. Miliaria B. tepi menggaung dan eritematous. Pemeriksaan lampu Wood B. Milia C. Hidradenitis suppurative E. Pemeriksaan kultur jamur dengan media SDA E. kelenjar submandibula pada palpasi sakit. Apakah pemeriksaan paling tepat untuk menegakkan diagnosis pasien tersebut? A. bula dan pustule. Pemeriksaan Tzanck pada cairan vesikel Seorang perempuan berusia 37 tahun. Stomatitis aftosa rekuren D. datang ke dokter praktek swasta dengan keluhan gatal pada kaki sejak 2 minggu yang lalu. terutama pada telapak kaki. Pada pemeriksaan didapatkan ujud kelainan kulit didapatkan papul eritem dan komedo. biasanya timbul menjelang siklus menstruasi. ulkus diameter 2-3 mm. Pada pemeriksaan fisik ditemukan adanya ujud kelainan kulit berupa eritema. mukosa bukal dan bibir bawah. Akne vulgaris D. vesikel. Apakah diagnosis paling tepat pasien tersebut ? A. Pemeriksaan sediaan langsung dengan KOH 10% D. Rosasea Seorang laki-laki berusia 44 tahun. datang ke praktek swasta dengan keluhan sering sariawan pada rongga mulutnya. Dan lokasi ujud kelainan kulit tersebut dijumpai pada wajah dan lengan atas kanan dan kiri. Herpetic gingivostomatitis E. Dari anamnesis pasien mengaku menderita Diabetes Melittus tipe 2 selama 15 tahun. Gingivitis akut B. Dari . Tes kulit terhadap antigen trichophyton C. Aphthous ulcers C.

Dokter bermaksud memberikan OAT yang aman dan tidak memberikan efek gangguan pendengaran pada janin yang dikandungnya. Captopril C. Isoniazid (H) C. Setuju dengan permintaan pasien karena obat dapat diminum pasien B. datang ke puskesmas dengan keluhan batuk 3 minggu. Apakah regimen yang harus dihindari pada kasus di atas? A. Injeksi kortikosteroid D. Pada pemeriksaan dahak didapatkan BTA positif. Tidak setuju karena saat ini pasien mengalami stres metabolik . frekuensi napas 32 x/menit. Reserpin Seorang perempuan berusia 34 tahun. tetapi pasien menolak dan minta diberikan obat oral saja karena pasien masih bisa makan dan sadar. demam dan penurunan nafsu makan. Rifampisin (R) B. G2P1A0. Mempertimbangkan permintaan pasien sambil menunggu reaksi obat D. pada pemeriksaan fungsi ginjal didapatkan hasil BUN dan kreatinin meningkat. Apakah terapi awal yang harus diberikan pada pasien tersebut? A. Inhalasi kortikosteroid C. Pada pemeriksaan kadar gula darah sewaktu 700 mg/dL. Apakah terapi hipertensi paling tepat untuk pasien di atas? A. Furosemid D. Tidak setuju karena pasien DM tipe 1 jadi mutlak insulin C. sesak nafas dan demam. Pirazinamid (Z) D. datang ke Unit Gawat Darurat RS dengan keluhan utama sesak napas. Oral bronkodilator Seorang laki-laki berusia 52 tahun datang ke klinik dengan keluhan terdapat luka di jari. Pada anamnesis batuk disertai dahak. Inhalasi agonis β2 B. frekuensi nadi 110 x/menit. lebih suka posisi duduk. dan pada pemeriksaan auskultasi terdengar suara wheezing. Dari anamnesis pasien adalah penderita asma sejak 10 tahun yang lalu. Bagaimanakah respon dokter paling tepat terhadap permintaan pasien tersebut? A. Injeksi metilsantin E. Etambutol (E) E. Dokter merencanakan pemberian insulin.pemeriksaan vital sign didapatkan tekanan darah 170/100 mmHg. Propanolol E. HCT B. Pada pemeriksaan fisik pasien tampak gelisah. Streptomisin (S) Seorang laki-laki berusia 35 tahun.

GD 2 jam PP 224 mg/dL. Hasil pemeriksaan gula darah 2 minggu yang lalu didapatkan GDS 230 mg/dL dan mendapat terapi insulin. Mengganti insulin dengan obat oral (OAD) . Hasil pemeriksaan laboratorium GDP adalah 134 mg/dL. Defisiensi insulin bersifat relatif D. Bagaimanakah edukasi paling tepat tentang pemberian terapi insulin di atas? A. GD 2 jam PP 224 mg/dL. Bagaimanakah mekanisme terjadinya hasil laboratorium penderita di atas? A. Hipersekresi insulin saat makan C. Hasil pemeriksaan laboratorium GDP adalah 134 mg/dL. Insulin dapat diberikan pada lengan kanan maksimal sampai 20 kali Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke puskesmas untuk melakukan pemeriksaan kadar gula darahnya.E. Insulin diberikan sebelum tidur C. Suntikan diberikan 30 menit sebelum makan pagi B. G1P0A0. Suntikan harus diberikan sebelum olahraga pagi hari E. datang ke dokter swasta untuk kontrol gula darah. Bagaimanakah patofisiologi penyakit yang diderita penderita tersebut? A. Reaksi autoimun pada sel beta E. Hasil pemeriksaan GDS saat ini adalah 160 mg/dL. Sekresi insulin fase 1 dan 2 terganggu D. Gangguan sekresi postprandial B. Selama ini pasien mendapat terapi anti diabetik oral. Bagaimana saran terapi selanjutnya yang paling tepat untuk pasien tersebut? A. Dari anamnesis usia kehamilan perempuan tersebut 30 minggu. Setuju karena efek obat oral dan insulin sama Seorang laki-laki 50 tahun datang ke praktek dokter swasta dengan riwayat Diabetes Melitus. Pemeriksaan berat badan 90 kg dan tinggi badan 170 cm. Dari riwayat penyakit pasien menderita DM sejak 3 tahun yang lalu. Sekresi insulin mutlak terganggu B. Setelah suapan pertama insulin langsung diberikan D. Kelainan genetik pankreas Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke puskesmas untuk melakukan pemeriksaan kadar gula darahnya. Pembakaran lemak karena obesitas Seorang perempuan 30 tahun. Kerusakan sel pankreas karena autoimun E. Gangguan metabolisme KH setelah makan C. Oleh dokter pasien disarankan menggunakan terapi insulin jenis intermediate acting. Pemeriksaan berat badan 90 kg dan tinggi badan 170 cm. Dari riwayat penyakit pasien menderita DM sejak 3 tahun yang lalu. Dari riwayat penyakit didapatkan pasien adalah penderita DM gestasional.

Apakah penyebab paling tepat keluhan di atas? A. Mencegah ketoasidosis Seorang laki-laki berusia 61 tahun. tinggi badan 162 cm. Koma uremik . C. Mencegah nefropati D. Koma hepatikum E. SGOT 23 mg/dL. tetapi Obat tetap diminum 3 kali sehari. Pada pemeriksaan Gula darah sewaktu 700 mg/dL. Pada pemeriksaan kadar glukosa darah sewaktu didapatkan hasil 55 mg/dL. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 150/90 mmHg. E. sulit tidur & sesak nafas sejak 3 hari. Pasien terbiasa minum obat anti diabetik oral 3 x/hari. Apakah tujuan terapi pasien tersebut? A. Mencegah neuropati B. Koma neurogenik B. Ureum 40 mg/dL. 1 kali sehari. berat badan 80 kg. Sejak 2 hari yang lalu penderita makan sedikit. keringat dingin dan jantung berdebar. dan mata kabur. Mencegah hipoglikemia E. Gangguan neurogenik C. Cukup dengan mengatur diet saja dan menghentikan insulin Dosis insulin diturunkan kemudian dikombinasi dengan OAD Insulin diteruskan sampai GD terkendali Insulin sampai kehamilan aterm lalu dihentikan setelah melahirkan Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan pusing. Gangguan respirasi E. Apakah diagnosis yang paling mungkin dari pasien di atas? A. Dari anamnesis ke keluarga.3 mg/dL. Mencegah retinopati C. Dari pemeriksaan fisik pernafasan cepat dan dalam. sulit tidur. GCS 2-1-3. Dari pemeriksaan laboratorium didapatkan GDS 300 mg/dL dan GDP 130 mg/dl. SGPT 30 mg/dL. Refleks patologis negative. Gangguan hemostatik D. Gangguan vaskular Seorang perempuan berusia 57 tahun dibawa ke Unit gawat darurat RS dalam kondisi tidak sadar dan panas tinggi. Koma ketoasidosis C. Creatinin 0. datang ke poliklinik dengan keluhan merasa gemetar. Pasien mendapat terapi Glimepirid 2 mg. terdapat luka bernanah di ujung ibu jari kaki.B. pasien sebelumnya mengalami demam. Koma septik D. Gangguan otonomik B. Dari anamnesis pasien telah didiagnosa DM sejak 5 tahun yang lalu. D.

SGPT 30 mg/dL. Apakah tindakan pertama yang paling tepat pada kasus diatas? A. Antibiotik intravena B. Peningkatan permeabilitas membran Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke dokter dengan keluhan utama nyeri pinggang. hiperemis. Dari pemeriksaan fisik pernafasan cepat dan dalam. Ectopic discharge terjadi di daerah lesi Seorang laki-laki berusia 50 tahun dibawa ke UGD karena penurunan kesadaran. Dosis OAD ditingkatkan C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan GCS E2 V3 M5.Seorang perempuan berusia 57 tahun dibawa ke Unit gawat darurat RS dalam kondisi tidak sadar dan panas tinggi. sulit tidur dan sesak nafas sejak 3 hari. Perdarahan pada spasium sub-arachnoid C. Perdarahan intracerebral E. dan teraba hangat. Pada pemeriksaan Gula darah sewaktu 700 mg/dL. Penghambatan fungsi prostaglandin E. Bagaimanakah patofisiologi nyeri pada kondisi pasien tersebut? A. Blokade produksi prostaglandin B. Creatinin 0. Keluhan muncul setelah jatuh dari sepeda. Refleks patologis negative. Sangat peka terhadap NSAIDs D. GCS 2-1-3. pasien sebelumnya mengalami demam. Drip neuroprotektan E. Apakah penyebab yang paling mungkin kondisi di atas ? A. Blokade produksi ciclooxygenase C. pasien didiagnosis dokter menderita Herpes Zoster. Dari pemeriksaan fisik didapatkan lutut kanan tampak bengkak. Penghambatan produksi bradikinin D. Ureum 40 mg/dL. Infeksi meningeal . SGOT 23 mg/dL. Sebelumnya. Manakah pernyataan yang paling tepat mengenai mekanisme farmakokinetik terapi tersebut? A. Rehidrasi cairan D. Dokter memberikan terapi obat anti nyeri dengan NSAID.3 mg/dL. tanpa tanda lateralisasi. Dari anamnesis ke keluarga. Ectopic discharge terjadi di reseptor E. Nyeri tersebut hilang timbul sejak 6 bulan yang lalu. Gangguan elektrolit D. Sensitisasi terjadi di reseptor B. dan tidak ada tanda iritasi meningeal. terdapat luka bernanah di ujung ibu jari kaki. Sangat peka terhadap opioid C. Tromboemboli di pembuluh darah otak pada pasien fibrilasi atrial B. Injeksi antipiretik Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun dibawa ke dokter dengan keluhan utama nyeri pada lutut kanan.

Melakukan gerakan spontan D. Melakukan gerakan ekstensi ke arah nyeri B. Pada pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum gelisah. Berapakah nilai Glasgow Coma Scale (GCS) dari pasien ini? A. merasa mengantuk. Neurosifilis Laki-laki 33 tahun. 12 C. 15 . 8 hari sebelumnya demam. 13 D. bisa menjawab pertanyaan sederhana. Apakah yang menjadi penyebab paling mungkin pasien ini tidak sadar? A. Epilepsi D. 11 B. Suhu 39oC Kaku kuduk (+). Tidak dikeluhkan sakit kepala maupun muntah. kejang umum 3 jam yang lalu. 14 E. Kesadaran GCS E3 V3 M3. diantar oleh ibunya datang ke puskesmas di Papua. 2 jam SMRS kejang seluruh tubuh. Toxoplasmosis B. Dari pemeriksaan retina didapatkan papil edema. Cerebral malaria E. Cerebral tuberculoma C. Dari heteroanamnesis didapatkan bahwa pasien mengalami demam tinggi menggigil menetap. datang dengan penurunan kesadaran. Aseptic meningitis D. dan bisa bergerak bebas. Melakukan gerakan dengan respon suara Perempuan umur 61 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat RS dengan keluhan merasakan lemah sejak 2 jam yang lalu. Lumbal pungsi limfosit dan protein meningkat. kemudian oleh warga dibawa ke UGD RS terdekat. Ensefalitis C. Meningitis aseptik Seorang laki-laki usia 30 tahun ditemukan tergeletak di tengah jalan dalam kondisi gelisah. Stroke iskemik B. Diagnosis A.Seorang pasien laki-laki berusia 9 tahun dengan kondisi tidak sadar. Melakukan gerakan fleksi ke arah nyeri C. Bagaimanakah kondisi motorik yang akan ditemukan pada pemeriksaan GCS ? A. Tetanus E. Dari pemeriksaan fisik didapatkan respon membuka mata dengan perintah. glukosa normal. Melakukan gerakan dengan respon nyeri E.

Sisa obat yang mungkin telah ditelan penderita juga dibawa. Jika ternyata penderita tersebut koma. A. tidak dapat dibangunkan dengan stimulasi suara ataupun stimulasi fisik lainnya. obat berikut ini mungkin dapat menjadi penyebab koma pada penderita di atas. Digoksin B. V2. Pada pemeriksaan klinik ditemukan penderita tidak sadar. V2. M3 C. Nilai GCS? A. dan kulit terasa kering. E2. tidak sadarkan diri. nafas lambat. E2. M1 B. Pada pemeriksaan didapatkan membuka mata dengan rangsang nyeri. E3. Diazepam C. Parasetamol D. V2. E3. tekanan darah 120/80. Ekstasi (MDMA) . M2 D. V2.Laki-laki. M2 E. M1 Seorang wanita umur sekitar 20 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat sebuah rumah sakit dalam keadaan tidak sadar. V3. E1. denyut nadi 70 kali/menit teraba penuh. suara mengerang dan posisi ekstremitas ekstensi.

E. mungkin ada keracunan. Fenilpropanolamin Seorang wanita umur sekitar 20 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat sebuah rumah sakit dalam keadaan tidak sadar. Ditemukan bendungan pembuluh darah pada semua organ dalam. tekanan darah 120/80. Tanda perlawanan korban E. tepi bengkak. denyut nadi 70 kali/menit teraba penuh. dan kulit terasa kering. warna dasar coklat tua. A. Morfin Seorang perempuan berusia 35 tahun ditemukan meninggal dunia tergantung di dapur rumahnya. Tanda asfiksia . warna dasar coklat tua. Tak ditemukan tanda kekerasan lain. Korban masih hidup saat tergantung (intravital) C. tidak dapat dibangunkan dengan stimulasi suara ataupun stimulasi fisik lainnya. Wajah tampak gelap dengan sklera mata merah. Pada pemeriksaan tampak jejas jerat di leher dengan arah serong dari depan ke arah belakang atas. nafas lambat. Ditemukan bendungan pembuluh darah pada semua organ dalam. Apakah interpretasi dari edema pada tepi jejas jerat? A. Refleks vagal E. Jika pada penderita tersebut juga ditemukan bekas suntikan lama dan baru di lengan dan pupilnya kecil kemudian melebar. Pada pemeriksaan tampak jejas jerat di leher dengan arah serong dari depan ke arah belakang atas. Mati lemas Seorang perempuan berusia 35 tahun ditemukan meninggal dunia tergantung di dapur rumahnya. Kerusakan organ dalam leher C. Apakah sebab kematian pada kasus tersebut? A. Bendungan pembuluh darah D. Ekstasi E. Sisa obat yang mungkin telah ditelan penderita juga dibawa. Pentotal D. Pada pemeriksaan klinik ditemukan penderita tidak sadar. Wajah tampak gelap dengan sklera mata tampak merah. Lebar jejas jerat 4 cm. Tak ditemukan tanda kekerasan lain. Jeratan pada leher yang menutup jalan napas B. Phencyclidine B. Korban sudah meninggal sebelum tergantung B. Alat gantungnya berupa tali tambang D. Diethylether C. Polisi mengantar jenazah ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi. mukosa bibir serta semua ujung jari kebiruan. Mukosa bibir serta semua ujung-ujung jari tampak kebiruan. tepi bengkak. Polisi mengantar jenazah ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi. Lebar jejas jerat 4 cm.

Termasuk dalam kategori apakah keracunan anak tersebut? A. 90 . Saat memasuki ruangan. Experimental poisoning B. Termasuk dalam kategori apakah keracunan yang dialami pasien? A. Berapakah kadar alkohol yang memberikan gejala tersebut? A. 250 . Setelah dikonfirmasi ternyata ada kesalahan pemberian obat dari apotek yaitu tertukar dengan pasien lain. kadang berupa gangguan gastrointestinal. pasien dapat berjalan dengan dituntun. setelah sakit-sakitan selama setahun terakhir. Dari mulut pasien tercium bau alkohol. Dokter mencurigai korban mengalami keracunan logam berat kronis. Kulit Seorang laki-laki berusia 20 tahun dibawa ke unit gawat darurat karena mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal. meninggal dunia. kadang hanya rasa tidak enak badan. Experimental poisoning B. Dari anamnesis dan pemeriksaan pasien meracau. Hati D. Iatrogenic poisoning Seorang perempuan berusia 50 tahun datang ke unit gawat darurat pada siang hari karena kelemahan badan yang mendadak. Accidental poisoning D. Intentional poisoning C. Urin C.< 250 mg/dL C. > 400 mg/dL Seorang anak perempuan berusia 2 tahun mengalami batuk dan sesak nafas yang tak sembuhsembuh.< 90 mg/dL B.< 400 mg/dL E. 30 . Deliberate poisoning E. Deliberate poisoning . Keluhan muncul sekitar 30 menit setelah meminum obat resep dokter yang diperolehnya dari apotik pagi harinya. tetapi sempoyongan. tidak dapat menjawab pertanyaan dengan tepat. Pada pemeriksaan rontgen dada terdapat gambaran benda opaq pipih menyerupai baterai jam. Accidental poisoning D.< 350 mg/dL D. Intentional poisoning C.Seorang laki-laki berusia 55 tahun. Rambut E. Apakah sampel yang paling tepat? A. Darah B. Dari inspeksi tampak kulit korban berwarna kecoklatan. 350 . menabrak pohon. Gejala penyakit tidak khas. Dokter menyimpulkan pasien mengalami keracunan lithium.

Hari Senin.00-24. Dari pemeriksaan diperoleh tes apung paru positif. Bayi asfiksia D.00-08.00 B. Hasil pemeriksaan fisik dan penunjang tidak ditemukan kelainan.00-04. Antidepresan . Bayi lahir hidup E. jam 02. Iatrogenic poisoning Seorang bayi laki-laki ditemukan di dalam sebuah tas yang tergantung dalam toilet.00 hari yang sama E.00 C. Apakah terapi yang paling tepat? A. Kapankan perkiraan saat kematian korban ? A.00 Seorang ibu rumah tangga usia 35 tahun datang ke puskesmas mengeluh sering sakit punggung.00. Pada pemeriksaan luar didapatkan kekakuan pada hampir semua sendi.00-12. Dari otopsi disimpulkan bahwa bayi meninggal by omission. Analgesik lokal C. Terapi kerja berkelompok B. Pada pemeriksaan psikiatris didapatkan bahwa perempuan ini mempunyai beban psikologis yang sangat berat namun semuanya ditanggung sendiri. berwarna merah kebiruan yang tidak hilang dengan penekanan. Temuan apakah yang sesuai dengan kesimpulan tersebut? A. Terdapat luka tusuk B. Hari Minggu antara jam 12. Hari Senin. Terdapat memar pada kepala E. Hari Senin. Pada perut bagian kanan bawah terdapat warna kehijauan. Hari Minggu. Apakah arti dari temuan tersebut? A. Bayi mati tenggelam Penyidik mengirimkan jenazah korban kejahatan. Tidak ditemukan cedera D. Terdapat luka lecet tekan pada leher Seorang bayi laki-laki ditemukan di dalam sebuah tas yang tergantung dalam toilet. antara jam 00. Lebam jenazah ditemukan pada ujung-ujung bawah extremitas atas dan bawah serta pada dagu. Dalam pemeriksaan didapatkan bayi sudah meninggal. Bayi aterm B. Terdapat fraktur cricoid C. Dari otopsi disimpulkan bahwa bayi meninggal by omission. Bayi viable C. Dalam pemeriksaan didapatkan bayi sudah meninggal.E. untuk dibuatkan visum et repertum. antara jam 00.00-15. kira-kira jam 04. kecuali sendi kedua lutut. Pemeriksaan dilakukan pada hari Senin jam 12.00 D.

berkeringat dingin. Kesedihan karena penyakitnya tidak juga diketemukan E. Kecemasan akan tindakan medis selanjutnya C. Anxyolitic E. Apakah konsekuensi yang paling mungkin terjadi pada pasien ini jika permintaannya dipenuhi begitu saja untuk rawat inap? A. Pada pemeriksaan psikiatris didapatkan bahwa penderita merasa malas bekerja. Terapi kerja berkelompok D. Pasien sudah mendatangi beberapa dokter dan mendapatkan hasil pemeriksaan yang sama. Pada pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang tidak didapatkan kelainan. Keuntungan sekunder akan tindakan medis selanjutnya Seorang laki-laki berusia 33 tahun mengeluh takut mati mendadak karena serangan jantung seperti ayahnya pada usia 45 tahun. nyeri dada. putus asa dan menganggap dirinya adalah yang paling sengsara karena tidak kunjung sembuh. Ketergantungan pada proses rawat inap B. Karena merasa keluhan tidak kunjung sembuh pasien minta dirawat inap agar bisa dilakukan pemeriksaan lebih mendalam. jantung berdebar-debar keras. Ketergantungan kepada dokter yang merawat D. Pemberian antipsikotik B. Ventilasi E. Pemberian antidepresan C. Hipokondriasis . Pasien merasa sangat cemas walaupun dokter jantung sudah meyakinkan bahwa EKG dan pemeriksaan laboratorium darah dalam batas normal. Apakah terapi yang paling tepat untuk problem psikiatrisnya? A. Gangguan somatisasi D. Di antara episode serangan-serangan tersebut pekerjaan dan kegiatan sehari-hari tidak terganggu. Gangguan nyeri psikogenik C.D. Ventilasi Seorang pasien tuberkulosis sudah berobat selama 1 tahun tetapi belum sembuh. Sosialisasi dengan sesama penderita tuberculosis Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan nyeri dada. Gangguan panik E. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. kedua tangan terasa “kebas” selama kira-kira 5 menit. Sejak setahun yang lalu pasien mengeluh sudah beberapa kali mengalami “serangan jantung” yang ditandai dengan perasaan cemas. Sejak beberapa minggu ini pasien tidak mau minum obatnya dengan alasan percuma karena sudah 1 tahun tidak sembuh. Gangguan jantung tersembunyi (hidden) B.

Seorang perempuan berusia 42 tahun mengeluh nyeri dada, nyeri kepala, mual, muntah, haid tidak teratur, pandangan mata dobel, nyeri sendi dan sering anyang-anyangen sejak 20 tahun ini. Gejala tersebut tidak berlangsung serentak, mengakibatkan hampir seluruh kehidupannya terganggu. Pasien sering mondok namun tidak didapatkan penyebab spesifik. Sebagian besar waktunya dilalui dengan perasaan cemas. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Suspek penyakit kardiovaskular B. Gangguan nyeri psikogenik C. Gangguan Somatisasi D. Hipokondriasis E. Ganguan panik Gangguan somatisasi adalah salah satu gangguan somatoform spesifik yang ditandai oleh banyaknya keluhan fisik/gejala somatik yang mengenai banyak sistem organ yang tidak dapat dijelaskan secara adekuat berdasarkan pemeriksaan fisik dan laboratorium. Gangguan somatisasi dibedakan dari gangguan somatoform lainnya karena banyaknya keluhan dan melibatkaan sistem organ yang multiple, sebagai contoh, gastrointestinal dan neurologis. Gangguan ini bersifat kronis dengan gejala ditemukan selama beberapa tahun dan dimulai sebelum usia 30 tahun dan disertai dengan penderitaan psikologis yang bermakna, gangguan fungsi sosial dan pekerjaan, dan perilaku mencari bantuan medis yang berlebihan. Seorang perempuan berusia 41 tahun datang ke dokter dengan keluhan sakit jantung sejak tiga tahun terakhir. Pasien yakin bahwa dirinya sakit jantung. Pemeriksaan fisik dan penunjang kardiologis tidak menunjukkan adanya kelainan. Apakah diagnosis paling mungkin? A. Gangguan jantung tersembunyi B. Gangguan nyeri psikogenik C. Gangguan somatisasi D. Gangguan panik E. Hipokondriasis Seorang laki-laki berusia 52 tahun datang ke dokter dengan keluhan sesak napas. Keluhan hilang timbul disertai batuk dahak berwarna kekuningan dan demam sejak setahun terakhir, dan dirasakan memberat sejak 4 hari yang lalu, sesak terutama setelah beraktivitas. Pasien mempunyai riwayat merokok 2 bungkus per hari sejak umur 20 tahun. Pada pemeriksaan fisik ditemukan suhu 38oC, denyut nadi 110 x/menit, frekuensi napas 32 x/menit, dan tekanan darah 110/80 mmHg. Ditemukan ronkhi basah kasar pada kedua lapang paru. Apa diagnosis yang paling mungkin? A. Bronchitis kronis B. Asma bronkial C. Efusi pleura D. Atelektasis

E. Emfisema Seorang laki-laki berusia 52 tahun datang ke dokter dengan keluhan sesak napas. Keluhan hilang timbul sejak satu tahun yang lalu, sesak disertai batuk berdahak warna kekuningan dan demam. Sejak 4 hari yang lalu keluhan memberat. Pasien mempunyai riwayat merokok 2 bungkus per hari sejak umur 20 tahun. Pada pemeriksaan fisik ditemukan suhu 38oC, nadi 110 x/menit, frekuensi napas 32 x/menit, dan tekanan darah 110/80 mmHg. Ditemukan ronkhi basah kasar pada kedua lapang paru. Apakah terapi awal untuk pasien tersebut? A. Bronkodilator inhalasi B. Kortikosteroid C. Oksigenasi D. Antipiretik E. Antibiotika Seorang anak berusia tujuh tahun dibawa ibunya ke dokter dengan keluhan sesak napas. Tujuh hari sebelum sesak napas anak batuk pilek dan demam. Sebelumnya anak pernah sesak napas kambuh-kambuhan dan hampir tiap dua minggu sekali kambuh batuk terutama malam hari. Pada riwayat keluarga, ditemukan neneknya menderita bentol disertai gatal bila makan udang. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 37oC, denyut nadi 120 x/menit, frekuensi napas 60 x/menit, dan ekspirasi memanjang. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Pneumonia B. Tuberkulosis C. Asma bronkial D. Bronkitis kronis E. Bronkiolitis Seorang anak berusia tujuh tahun dibawa ibunya ke dokter dengan keluhan sesak napas. Tujuh hari sebelum sesak napas anak batuk pilek dan demam. Sebelumnya anak pernah sesak napas kambuh-kambuhan dan hampir tiap dua minggu sekali kambuh batuk terutama malam hari. Pada riwayat keluarga, ditemukan neneknya menderita bentol disertai gatal bila makan udang. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 37oC, denyut nadi 120 x/menit, frekuensi napas 60 x/menit, dan ekspirasi memanjang. Apakah obat yang pertama kali diberikan? A. Mukolitik B. Antibiotika C. Ekspektoran D. Kortikosteroid E. Golongan ß-2 agonis

Laki-laki 20 tahun, datang ke poliklinik dengan keluhan sering bersin-bersin lebih dari 5 x/hari. Riwayat ibu sering gattal-gatal setelah makan udang dan bapak asma. PF post nasal drip (+) rinore encer, edema konka. Komplikasi? A. Vestibulitis B. Otitis media supuratif kronik C. Furunkel hidung D. Sinusitis E. Septum Deviasi Seorang pasien berusia 22 tahun mengeluh batuk lebih dari 3 bulan dan sejak dua hari ini batuk disertai darah. Pasien juga mengeluh demam, tidak tinggi disertai keringat malam. Pada pemeriksaan auskultasi paru ditemukan suara amforik. Diagnosis manakah yang paling mungkin? A. Tuberkulosis Paru B. Bronkhitis kronis C. Pneumothoraks D. Asma Bronkhial E. Bronkiektesis Seorang laki-laki berusia 65 tahun datang ke dokter dengan keluhan demam tujuh hari, batuk dan dahak disertai darah. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 38oC, tekanan darah 140/90 mmHg, denyut nadi 94/menit. Foto polos thorax memperlihatkan konsolidasi di lobus superior pulmo kiri dengan airbronchogram. Apa diagnosis yang paling mungkin? A. Abses paru B. Pancoast tumor C. Bronchial Carcinoid D. Carcinoma of bronchus E. Tuberkulosis paru Seorang laki-laki berusia 67 tahun dengan riwayat batuk berdahak. Pada foto thorax tampak gambaran kavitas multipel menyerupai sarang lebah dengan air fluid level di dalamnya pada aspek inferior kedua paru. Apa diagnosis yang paling mungkin? A. Pneumonia B. Bronkiectasis C. Histoplasmosis D. Bronkitis kronik E. Tuberculosis milier

Seorang laki-laki berusia 57 tahun datang ke UGD dengan keluhan sakit dada yang dirasakan sejak 1 bulan terakhir. Nyeri dirasakan kurang lebih selama 5 menit dan berkurang dengan istirahat. Pada pemeriksaan elektrokardiografi ditemukan

Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien tersebut? A. ST elevation myocardial infarction (STEMI) B. Gastroesophageal reflux disease (GERD) C. Angina pektoris tidak stabil D. Angina pektoris stabil E. Non STEMI Seorang laki-laki berusia 57 tahun datang ke UGD dengan keluhan sakit dada yang dirasakan sejak 1 bulan terakhir. Nyeri dirasakan kurang lebih selama 5 menit dan berkurang dengan istirahat. Pada pemeriksaan elektrokardiografi ditemukan

Apakah diagnosis yang paling mungkin? . Regurgitasi mitral E. Foto rongen dada posisi anterior posterior C. Echocardiografi E. Pada pemeriksaan fisik ditemukan adanya udem tungkai unilateral. Insufisiensi tricuspid Seorang laki-laki berusia 60 tahun menjalani home care dengan tirah baring karena stroke yang diderita sejak 1 tahun yang lalu. Stenosis aorta B. Thalium scanning D. disertai nyeri. Stenosis mitral C. dan pada malam hari sering terbangun karena sesak nafas. perabaan hangat dan tampak kemerahan. Enzim jantung Seorang perempuan berusia 18 tahun mengeluh mudah lelah disertai napas pendek. Pada pemeriksaan fisik jantung ditemukan adanya bising pansistolik derajat 3/6 dengan punktum maksimum di intercostal V. Diketahui terdapat riwayat menderita demam disertai sakit nyeri sendi yang berpindah-pindah saat remaja. Apa kelainan anatomis jantung yang paling mungkin terjadi pada pasien tersebut? A. 2 cm lateral linea mid clavicula kiri.Pemeriksaan lanjutan apa yang diperlukan pada pasien tersebut? A. Test uji latih jantung atau treadmill test B. Regurgitasi aorta D.

kadar kolesterol total 250 mg/dL. C. Pemeriksaan fisik tidak ditemukan kelainan. dan tekanan darah 160/90 mmHg. Dislipidemi D. Trombosis vena profunda Limfedema kronik Hipoalbuminemia Plebitis Selulitis Seorang laki-laki berusia 46 tahun periksa ke praktek dokter keluarga untuk konsultasi karena sering mengalami nyeri dada seperti tertindih. Pasien adalah seorang perokok sejak usia 35 tahun. Usia pasien yang 46 tahun Seorang laki-laki berusia 38 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri dada khas infark sejak 5 jam sebelum masuk rumah sakit. Perokok B. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 37oC. rata-rata menghabiskan 10 batang rokok/hari. Pada gambaran EKG didapatan gambaran seperti di bawah ini. Diabetes Mellitus E.A. Hipertensi C. D. denyut nadi 100 x/menit. E. Pemeriksaan kadar gula darah puasa 160 mg/dL dan HbA1c 8%. B. Apakah faktor risiko keluhan pasien yang equivalen dengan infark miokard? A. frekuensi napas 24 x/menit. .

Apa diagnosis yang paling mungkin? A. tekanan darah 160/100 mmHg. SGOT D. perkusi redup. Pada hemithoraks sinistra ditemukan ketinggalan gerak. Thymoma B. LDH E. Pneumonia C. CK MB C. Hernia diafragmatika . Efusi pleura sinistra E. frekuensi napas 28 x/menit. Troponin I B. Pneumothorax sinistra D. dan suara vesikuler menurun. Keluhan disertai batuk muncul sejak 1 bulan yang lalu dan 1 minggu terakhir dirasa memberat.Apakah pemeriksaan darah yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis? A. denyut nadi 110 x/menit. Pada pemeriksaan ditemukan suhu 37oC. CK Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke UGD dengan keluhan sesak napas. Hasil rontgen dada posisi tegak menunjukkan perselubungan opak dengan sinus costofrenikus sinistra menumpul. Terdapat riwayat hipertensi. Gambaran opasitas mengikuti perubahan posisi.

Hernia diaphragmatica Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke UGD dengan keluhan berdebar-debar. Keluhan disertai batuk muncul sejak 1 bulan yang lalu dan 1 minggu terakhir dirasa memberat. frekuensi napas 24 x/menit. denyut nadi 110 x/menit. Kardioversi B. Inhalasi B2 agonis Seorang laki-laki 40 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan sesak napas. Gambaran opasitas mengikuti perubahan posisi. Pemberian oksigen E. Furosemide C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu 37oC. pergerakan dada kanan tertinggal. Mediastinal mass E. Torakosintesis Seorang laki-laki berusia 44 tahun dirawat di rumah sakit karena sesak napas berat dan nyeri dada kiri. Pneumonia C. Gambaran EKG menunjukkan takikardia dengan kompleks QRS sempit dan regular. Pasien juga mengeluh batuk. Pungsi pleura B. nadi 120 x/menit. Pada rontgen dada ditemukan area lusen tanpa corakan bronkovaskular pada hemithorax sinistra. Pada pemeriksaan ditemukan suhu 37oC. Water seal drainage (WSD) D. Injeksi digitalis . dan tekanan darah 130/80 mmHg. tekanan darah 160/100 mmHg. Pemeriksaan tanda vital didapatkan TD 90/50 mmHg. Pada hemithoraks sinistra ditemukan ketinggalan gerak.Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke UGD dengan keluhan sesak napas. Hasil rontgen dada posisi tegak menunjukkan perselubungan opak dengan sinus costofrenikus sinistra menumpul. Antibiotika E. Terdapat riwayat hipertensi. Pneumothorax D. frekuensi napas 28 x/menit. Apa diagnosis yang paling mungkin? A. Apakah penanganan awal yang paling tepat? A. Pemeriksaan fisik didapatkan perkusi hipersonor dada kanan. denyut nadi 140 x/menit. Apakah terapi yang paling tepat? A. WSD C. COPD B. perkusi redup. Sebagai dokter triage apa yang anda lakukan? A. Pemeriksaan EKG menunjukkan hasil normal. Torakoskopi B. suara dasar vesikuler sebelah kanan menurun. Pasien mempunyai riwayat batuk lama. Trakeostomi D. RR 30 x/menit. dan suara vesikuler menurun.

Puasa makan dan minum B. bersifat hilang timbul pada daerah pinggang kanan atas. Injeksi sulfas atropin Seorang laki-laki berusia 72 tahun datang dengan keluhan sulit kencing. Tes alergi Seorang laki-laki berusia 61 tahun datang dengan keluhan nyeri pinggang kanan. Pasang kateter D. Nefrolithiasis . menahan kencing (katheter di klem) D.C. Pielografi retrograd D. Pada direct rectal touche (DRE) diduga terdapat pembesaran prostat.31 mg/dl. muntah dan jumlah buang air kecil berkurang. kreatinin 1. Hasil laboratorium urin diperoleh sedimen kalsium oksalat +2. kreatinin 4.39. Pielografi anterograd C. Cystografi Pasien datang ke UGD dengan keluhan habis jatuh dari pohon dalam kondisi berdiri. Apa yg anda lakukan A. disertai mual. Pemeriksaan fisik didapatkan retensi urin. Apakah pemeriksaan penunjang lanjutan yang dibutuhkan? A. Direncanakan pemeriksaan radiologis ultrasonografi abdomen bawah. Cystografi C. Foto BNO B. Pasien sudah membawa hasil laboratorium urin menunjukkan Ca oksalat +++. Operasi pelvis Seorang laki-laki berusia 41 tahun datang ke dokter dengan keluhan utama nyeri perut. nyeri suprapubik (-) dan dari hasil radiologi didapatkan fraktur pelvis. Dari hasil laboratorium darah didapatkan ureum 51. Pada pemeriksaan ultrasonografi didapatkan pelebaran sistema pelvico calices dextra. Minum banyak. Dokter merujuk pasien untuk pemeriksaan lebih lanjut. dan eritrosit pucat 34/LP.8. Pasien dapat kencing setelah dipasang kateter. Tanpa persiapan E. Pielografi intravena E. Apakah persiapan yang diperlukan? A. Pada pemeriksaan didapatkan keluar darah pada OUE dan dislokasi pada pinggang. Injeksi adenosine E. Urethrografi B. Manuver vagal D. sel epitel 2-4/LP. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. nyeri pada pinggang. Diet rendah lemak 2 hari sebelum pemeriksaan C. vesica urinaria penuh dan nyeri tekan (+).

Spondiloarthrosis lumbales E. Pada foto polos abdomen didapat bayangan semiopag bentuk menyerupai tanduk rusa di proyeksi paravetebra dextra setinggi VL 2-3. Nefrolithiasis B. Pyelonefritis D. Apakah contoh bahan urin terbaik untuk kondisi tersebut? A. Urin acak B. disertai mual. Saat diperiksa penderita demam. kreatinin 4. Sistitis B. E. Urin pagi hari Seorang anak laki-laki berusia 2 tahun. Urin pancar tengah D. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. D. Urin tampung C. Teratoma Seorang perempuan berusia 27 tahun datang ke dokter dengan nyeri abdomen akut. Hasil pemeriksaan laboratorium urin didapatkan warna kuning kemerahan. kelopak mata sedikit sembab dan hipertensi. bersifat hilang timbul pada daerah pinggang kanan atas. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Urin malam hari E. sel epitel 2-4/LP. Ureterolithiasis C.39.8.B. mual. dan eritrosit pucat 34/LP. Hasil laboratorium urin diperoleh sedimen kalsium oksalat +2. pusing. Dari pemeriksaan fisik didapatkan adanya hematoma . eritrosit +3. Glomerulonefritis E. Pada pemeriksaan darah didapatkan komplemen C3 menurun. dibawa ibunya ke dokter dengan keluhan beberapa hari buang air kecil kemerahan. Cholelithiasis D. Untuk menyingkirkan kemungkinan kehamilan ektopik dilakukan pemeriksaan urin untuk hormon beta hCG (ßhCG). Nefritis C. C. muntah dan jumlah buang air kecil berkurang. Sindrom nefrotik Seorang laki-laki berusia 20 tahun dibawa ke UGD setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Urethrolithiasis Cholelithiasis Vesicolithiasis Pankreatitis Seorang laki-laki berusia 41 tahun datang ke dokter dengan keluhan utama nyeri perut. Pasien juga mengeluh tidak dapat kencing. protein (-). Dari hasil laboratorium darah didapatkan ureum 51.

Hiperurikemia Seorang pasien laki-laki umur 20 tahun menderita fraktur ulna kiri tertutup komplit undisplaced setelah terbentur benda keras di tempat kerja. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Hasil laboratorium menunjukkan asam urat 9. Kateterisasi B. gagal ginjal kronik Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang dengan keluhan nyeri kaki kanan. Pungsi supra pubik C. Nefritis interstisial kronik C. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Apakah tindakan yang paling tepat untuk mengatasi keluhan tersebut? A. Rhematic fever D. Analgesika Seorang laki-laki berumur 34 tahun datang ke dokter dengan keluhan kencing sedikit. kemerahan. Hasil pemeriksaan urin rutin adalah protein (++) dan hematuria gros. Satu bulan yang lalu. Pembedahan .0 mg/dL. frekuensi napas 24 x/menit. Glomerulonefritis kronik E. dan terasa nyeri. denyut nadi 100 x/menit. Gagal ginjal akut nefrotoksik B. Glomerulonefritis akut D. Rheumatoid arthritis B. Diuretika D. Osteoartritis E. Volar slab D. Gips s sirkular E.penis dan perineum dan terdapat kesan vesika urinaria penuh. Hasil pemeriksaan kadar kreatinin 7 mg/dL dan kadar ureum 200 mg/dl. suhu 37oC. Antibiotika E. Sling B. Gout arthritis C. Pasien tersebut seminggu sebelumnya mendapat injeksi derivat aminoglikosida untuk suatu prediksi infeksi saluran kemih. ditemukan benjolan pada pangkal ibu jari kaki kanan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 120/80 mmHg. Bandage C.2 mg/dL dan ureum 45 mg/dL. Pada pemeriksaan fisik. kadar kreatinin pasien adalah 1. Apakah tindakan awal yang paling tepat? A.

hiperlakrimasi. batas tidak tegas. Pemeriksaan fisik menunjukkan bula di seluruh tubuh diameter 2-3 cm. Dermatitis kontak iritan Seorang laki-laki berusia 42 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan kulit melepuh sejak 2 hari yang lalu. Keluhan muncul setelah minum obat sakit kepala. Sindroma Steven Johnson D. Apakah obat yang menjadi pilihan utama? A. Nekrolisis epidermal toksik B. muntah-muntah. Pemeriksaan fisik menunjukkan pupil miosis. Neurodermatitis E. Eksema vulgaris C. Rasa gatal disertai dengan bercak-bercak merah di kulit yang muncul terutama pada pagi hari dan menghilang pada siang hari. ukuran bervariasi tersebar hampir di seluruh tubuh. Dermatits kontak alergika C. sebagian telah pecah membentuk erosi. Rasa gatal E.Seorang penderita dikirim oleh Rumah Sakit untuk melakukan kontrol setelah dilakukan pemasangan gips s sirkular pada ekstrimitas atas kiri. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Dermatitis kontak alergika B. mata hyperemia konjungtiva. Bibir erosi dengan krusta tebal warna hitam. Peningkatan rasa nyeri C. Pasien mengeluh nyeri kepala. Dermatitis kontak iritan . Keluhan muncul hampir di seluruh tubuh. Ayahnya seorang penderita asma. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Dopamin C. Kondisi struktur di bagian distal dari gips s B. Epinefrin D. Neostigmin Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan gatal di kulit sejak 10 hari yang lalu. hiperhidrosis dan bradikardi. Atropin B. hipersalivasi. Urtikaria D. Pasien juga mengeluh badan demam dan lemah. Manakah dari keluhan berikut ini yang menjadi prioritas untuk mendapatkan tindakan? A. Pemeriksaan fisik menunjukkan adanya bercak eritema dengan peninggian (bentol). Kondisi gips Seorang laki-laki berusia 22 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS setelah melakukan upaya bunuh diri dengan minum obat nyamuk. Papaverin E. sesak nafas dan mengeluarkan banyak keringat. Gangguan motorik D.

Pemeriksaan pH darah E. Neurodermatitis C. Pemfigus Seorang laki-laki berusia 21 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan tengkuk gatal sejak 5 bulan. Rasa gatal muncul terutama jika sedang mengikuti ujian atau belajar. Tinea corporis E. Apakah pemeriksaan penunjang yang paling tepat untuk memastikan diagnosis? A. kekuatan motorik ekstremitas superior dan inferior kiri dan kanan semua bernilai 2 dan tidak ditemukan adanya defisit neurologis lain. Pasien pernah menderita penyakit pembesaran kelenjar gondok dan telah dilakukan pengangkatan kelenjar tersebut 1 bulan yang lalu. sebanyak ½ gelas air mineral. Pemeriksaan gula darah sewaktu C. denyut nadi 76 x/menit frekuensi napas 16 x/menit. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Pemeriksaan gula darah sewaktu B. dan spasme otot general terutama daerah karpopedal. Pemeriksaan fisik menunjukkan adanya grimace. Gatal akan semakin hebat setelah beraktivitas dan berkeringat.E. Dermatitis alergika B. Apakah pemeriksaan penunjang yang paling tepat untuk memastikan diagnosis? A. Pemeriksaan fisik menunjukkan tekanan darah 110/70 mmHg. lembek. Pemeriksaan fisik menunjukkan plak nummular berbatas tegas. Ptiriasis rosea D. Pemeriksaan elektrolit darah D. Asupan makanan dan minuman tidak terganggu. sehari 3-5 x/hari. Pemeriksaan pH darah Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan gatal pada daerah selangkangan sejak 2 minggu yang lalu. Pemeriksaan hormon T3 dan T4 C. Pemeriksaan fisik . kelemahan dirasakan semakin berat. skuama halus dan likenifikasi. hingga tidak mampu beraktivitas. Pemeriksaan Hb Seorang laki-laki berusia 40 tahun dibawa ke IGD RS setelah mengalami kejang. Pemeriksaan protein total E. Pemeriksaan hitung jenis leukosit B. Pasien mengalami diare sejak 1 minggu yang lalu. tanpa lendir maupun darah. Kejang terjadi selama 15 menit dan saat kejang tampak kesakitan. Gatal semakin lama semakin luas sampai ke bawah perut. Psoriasis Seorang laki-laki berusia 37 tahun dibawa keluarganya ke IGD RS karena mengalami kelemahan pada kedua tangan dan kaki sejak 3 hari yang lalu. Pemeriksaan elektrolit darah D.

terdapat jaringan nekrotik. Dermatitis kontak C. krepitasi pada jaringan otot dan subkutis. terasa tidak nyaman dan terjadi berulang sejak 6 tahun yang lalu. Kokus gram negatif pada pengecatan gram Seorang laki-laki berusia 28 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS karena luka pada tungkai bawah setelah mengalami kecelakaan lalu lintas 1 hari yang lalu. Sindroma Stevens Johnson . Pseudomonas aeruginosa Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan kulit terkelupas. Ptiriasis rosea D. skuama dan papul-papul. Pemeriksaan fisik menunjukkan bula-bula diameter 2-3 cm. Dermatitis seboroik B. Bacillus cereus D. Apakah mikroorganisme yang paling mungkin mengakibatkan keadaan tersebut? A. Psoriasis Seorang perempuan berusia 32 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan kulit pada hampir seluruh tubuh melepuh. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Staphylococcus aureus E. Basil gram negatif pada pengecatan gram D. Apakah yang paling mungkin ditemukan pada pemeriksaan kerokan kulit? A. Kulit menebal dan mengelupas pada bagian perut. Streptococcus β hemoliticus B. Clostridium perfringens C. sekret berbau. Hifa pada pemeriksaan KOH B. Sebagian dari lepuhan kulit sudah pecah dan terasa nyeri. Keluhan ini terjadi sejak 4 hari yang lalu. hiperpigmentasi. Pemeriksaan fisik lokal menunjukkan adanya luka robek dengan fragmen fraktur.menunjukkan lesi kulit berbatas tegas dengan peradangan daerah inguinal dekstra dan sinistra. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Pemeriksaan fisik menunjukkan makula dan plak kemerahan ukuran bervariasi. tampak erosi dan mengeluarkan eksudat berbau amis. Pasien juga mengeluh demam. Pasien pernah mengalami keluhan yang sama berulang tetapi tidak separah ini. punggung serta tepi rambut kepala. Eritroderma E. tertutup skuama tebal berwarna putih. Pseudohifa pada pemeriksaan KOH C. Eritroderma B. Kokus gram positif pada pengecatan gram E. tampak makula eritematosa. Dari luka tersebut tampak tulang yang menonjol dan terasa sangat nyeri. Psoriasis C. dengan sifat lesi lebih aktif di bagian tepi. edema.

Bedak E. Seorang laki-laki berusia 30 tahun datang memeriksakan diri ke puskesmas karena belum mempunyai anak setelah 2 tahun menikah. Badan terasa lemah. Pasien bekerja sebagai buruh pabrik pestisida. Perchlorate Pilihan pengobatan pada hipertiroid dengan kehamilan ialah pemakaian obat antitiroid seperti Propiltiourasil dan Karbimazol. motilitas a=45%. Pada pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum gelisah. tekanan darah 140/90 mmHg. Propiltiourasil C. Tiroidektomi subtotal hanya dilakukan pada mereka yang tidak berhasil dengan obat antitiroid. Herpes zoster Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan kulit terkelupas. pembesaran kelenjar tiroid difus. punggung serta tepi rambut kepala. Pemfigus E. Kulit menebal dan mengelupas pada bagian perut. Selama pengobatan. c=25%. Oligozoospermia . tinggal serumah bersama istrinya dan mengaku berhubungan seksual secara rutin. Normozoospermia B. Pemeriksaan fisik menunjukkan makula dan plak kemerahan ukuran bervariasi. denyut nadi 132 x/menit frekuensi napas 24 x/menit. Krim C. morfologi 80%. gelisah dan sulit tidur. tertutup skuama tebal berwarna putih. tidak tahan panas. Apakah interpretasi hasil pemeriksaan tersebut? A. Pemeriksaan sperma menunjukkan jumlah sperma dengan bilik hitung 10 juta/ml. Obat apakah yang paling tepat untuk pasien ini? A. proptosis bola mata. Tidak ada keluhan fisik yang diderita. b=20%.D. d=10%. Dosis obat antitiroid harus diberikan dalam jumlah kecil untuk mencegah terjadinya hipotiroid pada neonatus. 131I D. Obat kocok Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan dada berdebar-debar. fungsi tiroid harus dipantau lebih sering yaitu setiap empat-delapan minggu. misalnya allergi obat. Methimazol B. Pasien sedang dalam keadaan hamil 20 minggu. Gel B. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan peningkatan kadar hormon T3 dan T4 serta penurunan kadar TSH. terasa tidak nyaman dan terjadi berulang sejak 6 tahun yang lalu. Salep D. Levothyroxine E. Apakah jenis obat topikal yang paling tepat diberikan? A.

Oligoastenozoospermia D. Persentase Spermatozoa Motil Kualitas pergerakan spermatozoa disebut baik bila 50% atau lebih spermatozoa menunjukkan pergerakan yang sebagian besar adalah gerak yang cukup baik atau sangat baik (grade II/III). Misalnya sperma yang tidak mengandung spermatozoa dengan volume kecil dan pH asam. jumlah 15 juta/cc. Suami diperiksa sperma dan didapatkan sperma 3 cc.5 tahun dan belum mempunyai anak. Motilitas 18% sperma normal.O. untuk pergerakan spermatozoa adalah sebagai berikut :  0 = spermatozoa tidak menunjukkan pergerakan  1 = spermatozoa bergerak ke depan dengan lambat  2 = spermatozoa bergerak ke depan dengan cepat  3 = spermatozoa bergerak ke depan sangat cepat . Oligoteratozoospermia E. memberikan dugaan suatu kelainan kongenital tertentu dari sistem reproduksi pria. Oligoastenoteratozoospermia Sepasang suami istri telah menikah selama 2. Oligosperma dan astenosperma D. Istilah yang dipakai adalah sebagai berikut :  0 Juta/mL disebut Azoospermia  0-5 juta/mL disebut Ekstrimoligozoospermia  < 20 juta disebut Oligozoospermia  > 250 juta/mL disebut Polizoospermia Jumlah spermatozoa 20-250 juta/mL sudah dianggap masuk dalam batas-batas yang normal.H. Azasperma dan astenosperma Interprestasi Spermiogram sampai saat ini adalah berdasarkan pada 3 parameter pokok. Persentase spermatozoa motil 3. bau khas. Aspermia dan necrosperma B. kurang ataupun berlebih adalah 20 juta/mL. Diagnosis? A. yakni : 1. bewarna putih. 2. 1. Siklus haid istri normal.C. Jumlah Spermatozoa/mL Jumlah spermatozoa/mL yang menjadi pegangan untuk dikatakan cukup. Persentase spermatozoa berbentuk normal Dengan perkataan lain. Azosperma dan tetratosperma C. Oligosperma dan tetratosperma E. Gradasi menurut W. parameter-parameter sperma yang lain tidak selalu dapat kita abaikan nilainya. Walaupun demikian. Jumlah spermatozoa/mL 2. penilaian dititikberatkan pada spermatozoa.

Proyeksi D. Proyeksi Suatu mekanisme pembelaan ego. Istilah yang digunakan adalah Astenozoospermia. Represi ini dibedakan dari supresi yang dilakukan secara sadar. Bila > 50% spermatozoa mempunyai morfologi abnormal. dorongan naluri (terutama seksual) yang tidak dapat diterima disalurkan ke kegiatan pribadi atau sosial yang dapat diterima. Pemeriksaan morfologi mencakup bagian kepala. kecemasan yang berasal dari suatu konflik intrapsikik dibalik (dikonversi) dan diekspresikan dalam suatu gejala somatik yang simbolik. tetapi tidak dapat diterimanya. maka spermatozoa disebut Astenik.     . Introyeksi  Represi Suatu mekanisme pembelaan ego yang tidak sadar. Sublimasi Suatu mekanisme pembelaan ego yang tidak sadar. leher dan ekor dari spermatozoa. maka ia merasa hal itu bukan dari dirinya sendiri. Proyeksi menghalangi orang itu menjadi cemas karena konflik dalam dirinya dengan melemparkan keluar yang tidak dapat diterimanya itu. individu menghilang dari alam sadar ke alam tidak sadar. impuls. Secara tidak sadar seseorang menghubungkan dengan orang lain suatu pikiran.Bila spermatozoa yang motil kurang dari 50%. Konversi Suatu mekanisme pembelaan ego yang tidak sadar. Sublimasi E. Padahal kebiasaan mengompol ini sudah berhenti sejak 1 tahun yang lalu. Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun dibawa bapaknya ke Puskesmas karena mengalami perubahan perilaku yaitu menjadi pendiam dan kembali mengompol setelah ibunya meninggal dunia seminggu yang lalu. Bila sperma immotil > 50 % maka dilakukan uji viabilitas (vitality test) 3. Regresi Suatu mekanisme pembelaan ego yang tidak sadar. dan impulsnya sendiri. Represi C. Apakah mekanisme pertahanan (defens mechanism) yang dipakai oleh pasien? A. Persentase Spermatozoa Berbentuk Normal Spermatozoa disebut mempunyai kualitas bentuk yang cukup baik bila ≥ 50% spermatozoa mempunyai morfologi normal. maka keadaan ini di sebut Teratozoospermia. perasaan. Ide. Regresi B. dan afek tidak dapat diterima olehnya. Individu secara keseluruhan atau sebagian kembali ke pola adaptasi yang sudah dilalui (biasanya yang belum matang).

juga dapat mengetahui jarak diantara dua pengukuran.  Interval Skala ini disamping dapat membedakan urutan. karenanya nilai-nilai dalam skala ini dapat dibandingkan dan dapat dilakukan operasi matematika seperti penjumlahan. Misalnya pengukuran Suhu. Skala Gutmann Skala pengukuran dibedakan menjadi :  Nominal Data hasil pengamatan diklasifikasikan ke dalam kategori-kategori. Skala Nominal merupakan skala pengukuran yang bersifat membedakan saja. sedangkan populasi terjangkau adalah penderita DM tipe II. Misalnya pengukuran berat badan. Apakah skala yang paling tepat untuk variabel tersebut? A. normal dan lebih dari normal. Karena banyaknya jumlah populasi dan adanya keterbatasan waktu dan tenaga yang . Variabel kadar HbA1c dibagi menjadi 3 kelompok. Skala nominal D. Nilai nol mutlak adalah nilai dasar yang tidak bisa diubah meskipun menggunakan skal yang lain. perkalian dan pembagian. melainkan nilai nol kesepakatan. Misalnya seseorang diminta untuk mengurutkan tiga buah produk berdasarkan tingkat kepuasan terhadap produk.Seorang dokter akan melakukan penelitian observasional analitik dengan pendekatan kasus kontrol berjudul “Hubungan antara Kadar HbA1C dengan Retinopati Diabetika pada penderita DM tipe II”. tinggi badan. pengurangan. Tidak memiliki nilai nol mutlak. dan di antara kategori ada suatu urutan. Skala rasio B. Misalnya : jenis kelamin (laki-laki atau perempuan).  Rasio Skala pengukuran ini bersifat membedakan. Skala interval E. Juga disebut sebagai skala kategorik. Skala ordinal merupakan skala pengukuran yang sifatnya membedakan dan mengurutkan. Populasi target adalah penderita diabetes mellitus (DM). luas area. Skala ordinal C. dan di antara kategori tidak ada suatu urutan. mengurutkan dan memiliki jarak yang sama. tingkat pendidikan  Ordinal Data hasil pengamatan diklasifikasikan ke dalam kategori-kategori. Penelitian dilakukan di setiap kabupaten dalam propinsi Jawa Tengah. Seorang dokter ingin mengetahui prevalensi disfungsi ereksi pada pria menikah yang berada dalam rentang usia produktif. yaitu kurang dari normal. mengurutkan dan mempunyai nilai nol mutlak. Skala pengukuran ini bersifat membedakan.

Multistage sampling C. Gangguan panik B. Rinitis alergika E. Alloanamnesis didapatkan pasien tidak dapat tidur sering teriak-teriak dan mengamuk sejak 1 minggu yang lalu. Cluster Random Sampling C. Periksaan psikiatris didapatkan pasien agresif secara fisik dan verbal. Diambil 3 kelurahan dari 15 kelurahan secara random. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Konka polipoid D. Sinusitis maksilaris akut .dimiliki. Area sampling E. diputuskan untuk melakukan teknik pengambilan sampel dari seluruh populasi penelitian. Pasien sering mengeluh sakit kepala dan gusi bengkak yang membaik dengan obat antinyeri. Cluster sampling Seorang laki-laki berusia 21 tahun dibawa ke IGD RS dengan kedua tangannya dalam keadaan terikat. Simple random sampling B. Quota Sampling Akan dilakukan penelitian kesinambungan imunisasi balita di suatu kecamatan yang terdiri dari 15 kelurahan. Skizofrenia paranoid E. Snowball Sampling E. Polip nasi B. halusinasi akustik dengan tema yang tidak spesifik. Pemeriksaan rinoskopi anterior menunjukkan adanya edema konka inferior dan sekret di meatus media. Tidak ditemukan adanya riwayat gangguan jiwa sebelumnya. Abses nasi C. sampel yang diambil sebanyak 20%. Gangguan waham Seorang laki-laki berusia 28 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan hidung tersumbat sejak 1 minggu yang lalu. Metode sampling yang paling tepat pada penelitian ini adalah? A. Sistematic Random Sampling B. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Simple Random Sampling D. Lubang hidung kanan mengeluarkan cairan kental berwarna kehijauan dan berbau busuk. Gangguan psikotik akut D. Apakah teknik pengambilan sampel yang paling sesuai untuk diterapkan dalam penelitian tersebut? A. Gangguan bipolar manik C. Semua anak balita di 3 kelurahan tersebut diteliti. Convinendence sampling D.

Hitung jenis leukosit B. Memberikan fase lanjutan 5RH . Rinitis vasomotor E. denyut jantung 172 x/menit. Kadang keluar cairan jernih tidak berwarna dan tidak berbau. Nafsu makan dan berat badan juga telah meningkat. Memberikan sisipan 1RHZS B. Sinusitis frontalis B. Pemeriksaan rinoskopi anterior menunjukkan adanya massa putih mengkilap bertangkai pada meatus media. Sinusitis maksilaris akut Pasien datang dengan keluhan sakit pada pipi kanan dan kiri disertai bengkak dengan lendir berwarna kuning kehijauan. Bayi tampak lemah. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Polip nasi B. Analisa gas darah E. frekuensi napas 80 x/menit. tidak menangis. berkeringat pada malam hari dan rasa mudah lelah sudah membaik. Polipnasi D. Hasil pemeriksaan sputum BTA menunjukkan 2x positif. Keluhan terjadi sepanjang hari dan semakin berat. Sinusitis ethmoidalis Seorang bayi laki-laki lahir spontan di rumah sakit dari seorang perempuan berusia 36 tahun dengan usia kehamilan 31 minggu. Apakah pemeriksaan penunjang yang paling penting dalam keadaan tersebut? A. retraksi dinding dada. Diagnosa pasien tersebut adalah A. Kadar glukosa darah Seorang perempuan berusia 33 tahun datang ke puskesmas untuk melanjutkan pengobatan rutin TB paru yang telah dilakukan selama 2 bulan. Rinitis alergi D. Abses nasi C. Kultur darah D. Kadar hemoglobin C. Apakah rencana pengobatan yang harus diberikan? A.Seorang perempuan berusia 19 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan hidung kiri tersumbat sejak 4 bulan yang lalu. Keluhan batuk. Memberikan sisipan 1RHZES D. Sinusitis spheinodalis C. sianosis dan merintih. Memberikan fase lanjutan 4RH E. Memberikan sisipan 1RHZE C. Sinusitis maksilaris E.

Seorang perempuan berusia 20 tahun dirujuk oleh bidan dengan diagnosis perdarahan pasca persalinan. Bidan menyampaikan bahwa pasien baru melahirkan anak pertama 2 jam yang lalu, setelah kelahiran plasenta tampak benjolan berwarna merah dari vagina dan mengalami banyak perdarahan. Pemeriksaan fisik menunjukkan keadaan umum lemah, tekanan darah 70/50 mmHg, denyut nadi 136 x/menit lemah, frekuensi napas 28 x/menit. Pemeriksaan inspeksi menunjukkan adanya permukaan kasar berwarna merah pada benjolan yang keluar dari vagina. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. Inversi uteri B. Ruptur uteri C. Ruptur vagina D. Myoma uteri E. Plasenta dupleks Seorang laki-laki berusia 24 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan memar pada mata kanan akibat dipukul oleh rekan bisnisnya. Pasien membawa surat permintaan pemeriksaan visum et repertum dari penyidik. Pada pemeriksaan fisik tampak bengkak mengelilingi mata kanan berukuran 5 x 7 cm, warna merah kebiruan, berbatas tegas dan teraba hangat. Apakah kesimpulan visum et repertum yang dapat diambil? A. Luka memar di mata kanan akibat dipukul B. Luka memar di mata kanan karena kekerasan tumpul C. Luka memar di mata kanan karena dipukul benda tumpul D. Luka memar di mata kanan akibat pukulan tumpul oleh tersangka E. Luka memar di mata kanan karena kontak benda tumpul oleh tersangka Seorang laki-laki umur 40 tahun, dibawa ke RS dengan keluhan lemas dan hampir pingsan. Pada pemeriksaan didapatkan tekanan darah 90/60 mmHg, denyut nadi sulit ditentukan, temperatur 36,9°C. Pada EKG menunjukkan jarak rata-rata R ke R 6 kotak sedang. Apakah hasil interpretasi yang paling mungkin? A. RBBB B. Aritmia C. Sinus takikardi D. Sinus bradikardi E. Normosinus ritme Seorang perempuan 56 tahun datang dengan keluhan nyeri dada sebelah kiri. Pada pemeriksaan didapatkan tekanan darah 130/80 mmHg, denyut nadi 140/menit, tidak teratur. Pada pemeriksaan EKG didapatkan irama irreguler. Apakah hasil interpretasi yang paling mungkin? A. Supraventrikuler takikardi B. Sinus bradikardi C. Sinus takikardi

D. Atrial fibrilasi E. Atrial flutter Seorang pasien perempuan usia 60 tahun datang dengan keluhan berdebar-debar. Pasien pernah didiagnosa stroke infark 3 bulan yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan denyut nadi pulsus alternans dan pada pemeriksaan EKG didapatkan irama jantung 120/menit irreguler. Apakah hasil interpretasi yang paling mungkin? A. Supraventrikuler takikardi B. Normo sinus rythm C. Sinus bradikardi D. Sinus takikardi E. Atrial fibrilasi Seorang perempuan usia 25 tahun datang dengan keluhan sulit buang air besar sejak 3 hari yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tympani hampir seluruh lapangan perut, di regio inguinal kiri didapatkan redup. Apakah penyebab yang paling mungkin? A. Hidronefrosis B. Vesicolitiasis C. Appendicitis D. Nefrolitiasis E. Fecalith Seorang pasien 23 tahun baru pulang dari RS 4 hari yang lalu dengan diagnosis Tifus abdominalis dan telah dinyatakan sembuh. Tetapi mulai tadi malam mengeluh nyeri di seluruh lapangan perut. Pada saat dilakukan palpasi perut, didapatkan otot dinding perut memberikan reaksi mengeras. Apakah hasil pemeriksaan tersebut? A. Predominan tympani B. Defens muskuler C. Shiffting dullnes D. Tes undulasi (+) E. Hiperperistaltik Seorang pemuda umur 25 tahun dibawa oleh petugas kepolisian ke UGD RS dengan riwayat tertabrak sepeda motor. Pemeriksaan fisik: kesadaran compos mentis, tekanan darah 100/60 mmHg denyut nadi 100 x/menit,pulsasi nadi lemah, frekuensi napas 30 x/menit, tidak bisa berjalan sendiri dan mengerang kesakitan. Didapatkan hematome di tungkai atas kanan, nyeri tekan (+), nyeri sumbu (+), akral dingin dan pucat. Langkah pertama apa yang harus dilakukan untuk penyelamatan kasus di atas A. Reposisi B. Resusitasi

C. Immobilisasi D. Airway management E. Kenali dan hentikan perdarahan Seorang anak umur 12 tahun terjatuh dari pohon setinggi 5 meter dengan posisi jatuh tangan menyentuh tanah terlebih dulu. Dibawa ke tempat praktek dokter dengan GCS 13, tekanan darah 110/70 mmHg, frekuensi napas 24 x/menit, denyut nadi 80 x/menit, mengerang kesakitan, dan tampak memegangi lengan atas kanan yang terlihat salah posisi, nyeri tekan (+), deformitas (+), nyeri sumbu (+), luka robek di lengan bawah. Tindakan pertama yang harus dilakukan pada pasien di atas adalah A. Penjahitan luka B. Pemasangan infus C. Pembersihan luka D. Pemberian analgetik E. Reposisi-immobilisasi Seorang perempuan umur 65 tahun datang ke RS dengan keluhan tidak bisa jalan, nyeri pada tungkai bawah yang terjadi secara berangsur-angsur. Pada pemeriksaan fisik vital sign dalam batas normal, pada tungkai bawah nyeri tekan (+), deformitas (+), nyeri sumbu(+). Menderita penyakit osteoporosis sejak 2 tahun terakhir, tidak ada riwayat trauma. Kelainan yang dapat terjadi pada kasus di atas adalah A. Fraktur impresi B. Fraktur impaksi C. Fraktur patologis D. Fraktur kominutif E. Fraktur kompresi Seorang anak laki-laki, umur 7 tahun, menderita serangan kejang berulang sejak usia 6 tahun, saat kejang pasien tidak sadar, kemudian kejang tonik 1 menit diikuti kejang klonik 2 menit, sesudah itu lemas seperti tertidur. Kesadaran pasien mulai pulih setelah 3 menit. Saat kejang kadang mulut berbuih kadang ngompol. Serangan kejang terjadi rata-rata 2 kali perbulan. Tergolong apakah serangan kejang pada pasien ini? A. Petitmal B. Grandmal C. Mioklonik D. Parsial simple E. Carpopedal spasme Seorang pemuda umur 25 tahun dibawa oleh petugas kepolisian ke UGD RS dengan riwayat tertabrak sepeda motor. Pemeriksaan fisik: kesadaran compos mentis, tekanan darah 100/60

nyeri tekan (+). lateral B. scrotum membesar. Reposisi cito B. Hernia femoralis B. Untuk mencegah perburukan kondisi. mual dan muntah. mual dan muntah. Ileus obstruktif D. 2 posisi D. Dari pemeriksaan foto polos abdomen didapatkan gambaran air fluid level. Pemeriksaan foto rontgen femur apa yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis pasien ini? A. denyut nadi 120 x/menit. Hernia inguinalis lateralis E. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini? A. denyut nadi 120 x/menit. Pada pemeriksaan fisik tekanan darah 120/80 mmHg. 1 posisi C. distensi abdomen. frekuensi napas 30 x/menit. fraktur tungkai bawah kiri sampai terlihat fragmen tulang. GCS 5. Dari pemeriksaan foto polos abdomen didapatkan gambaran air fluid level. peristaltic meningkat. tidak bisa berjalan sendiri dan mengerang kesakitan. Ileus paralitik B. dan deformitas (+). temperatur 39oC. Resusitasi cairan 20 tetes/menit E. Hernia inguinalis medialis Seorang laki-laki umur 60 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS dengan keluhan nyeri perut yang disertai kembung. nyeri sumbu (+). Hernia femoralis C. Apakah penyebab yang mendasari kasus ini? A. pulsasi nadi lemah. didapatkan benjolan pada lipat paha kanan. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 80/60 mmHg. perdarahan masif. metallic sound (+). peristaltic meningkat. anterior E. akral dingin dan pucat. denyut nadi 120 x/menit. Debridement C. scrotum membesar.mmHg denyut nadi 100 x/menit. Hecting untuk hentikan perdarahan Seorang laki-laki umur 60 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS dengan keluhan nyeri perut yang disertai kembung. Pada pemeriksaan fisik tekanan darah 120/80 mmHg. apa yang perlu segera dilakukan? A. distensi abdomen. Limfoma maligna . temperatur 39oC. Didapatkan hematome di tungkai atas kanan. didapatkan benjolan pada lipat paha kanan. metallic sound (+). Resusitasi cairan agresif D. posterior Seorang pemuda umur 22 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS karena kecelakaan lalu lintas.

Oksigenasi Seorang anak umur 2 tahun datang ke dokter dengan keluhan buang air besar cair 10 kali sehari @ 1 gelas. denyut nadi 164 x/menit. Lakukan resusitasi kardio pulmoner . Rehidrasi oral C. Rehidrasi intravena D. temperatur 36. Lakukan pemasangan infus C. Absorbsi D. turgor kurang. Hernia scrotalis B. pemeriksaan lain dalam batas normal. Appendix infiltrat D. Perfusi C. Tindakan paling awal pada kasus tersebut adalah A. tidak mau minum. turgor kurang. anak lemah. Kemungkinan diagnosis adalah A. benjolan membesar apabila berdiri dan beraktivitas. mata cekung. temperatur 36. Memberi obat anti diare Pasien laki-laki umur 45 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat RS karena nyeri dada dan sesak napas. Oksigenasi B. Hernia inguinalis lateralis Pasien laki-laki 62 tahun datang dengan keluhan terdapat benjolan pada selangkangan kanan. Penanganan awal apa yang paling tepat dilakukan oleh dokter? A. Hernia strangulata D. pemeriksaan lain dalam batas normal. Cold abses inguinal E. Gangguan fungsi yang terjadi pada pasien tersebut A. tidak mau minum. pada auskultasi tidak terdengar suara napas dan detak jantung. Nadi radialis dan carotis tidak teraba. Hernia inkaserata C. Hernia femoralis Seorang anak umur 2 tahun datang ke dokter dengan keluhan buang air besar cair 10 kali sehari @ 1 gelas. Pada pemeriksaan fisik didapatkan frekuensi napas 48 x/menit. mata cekung. Hernia inguinalis E. Difusi B. Ketika dilakukan anamnesis. Merujuk pasien ke ICU E.8oC anak lemah. Ventilasi E. denyut nadi 164 x/menit.C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan frekuensi napas 48 x/menit.8oC. Lakukan resusitasi cairan B. tiba-tiba pasien terjatuh dan tidak sadar. dan apabila tiduran benjolan menghilang.

Intestinum . kulit tampak kuning sampai kedua kaki. ditemukan jejas pada hipokondrium kiri. Pada saat pemeriksaan fisik. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini? A. jari tabuh (+). Lakukan pemasangan monitor EKG Pasien laki-laki umur 45 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat RS karena nyeri dada dan sesak napas. Limpa C. denyut nadi 120 x/menit. tali pusat kotor dan berbau busuk. Syok septik B. Syok hipovolemik Anak umur 3 tahun dengan riwayat jongkok selama melakukan aktivitas dan sering biru dan tidak sadar. Lakukan pemasangan jalur oksigen E. Hati B. Ginjal D. denyut nadi 140 x/menit. Miokarditis C. frekuensi napas 60 x/menit. frekuensi napas 30 x/menit. Insufisiensi trikuspidal E. sianosis. Pada pemeriksaaan didapatkan keadaan umum lemah. Tetralogi Fallot C. Syok kardiogenik E. Syok neurogenik D. Syok distributif C. Pasien tidak sadar. akral dingin. frekuensi napas 30 x/menit. Angina pectoris stabil E. suara jantung lemah. tekanan darah 180/110 mmHg. Kesadaran gelisah. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini? A. Angina pectoris tak stabil Bayi laki-laki umur 25 hari. malas menetek. pekak alih (+). bising sistolik. Perikarditis B. Infark miokard akut D. Pada pemeriksaan fisik tekanan darah palpasi 70 mmHg. Patent ductus arterisus Seorang laki-laki usia 25 tahun datang ke Unit Gawat Darurat RS karena kecelakaan. Organ manakah yang paling mungkin mengalami cedera? A. datang ke Puskesmas keadaan merintih lemah. kejang 3-5 kali. Pemeriksaan EKG didapatkan elevasi segmen ST yang diikuti adanya gelombang Q patologis.D. Insufisiensi mitral D. sianosis. Stenosis aorta B. bising usus melemah. Jenis syok pada neonatus ini adalah A.

Miosis maksimal C. Regio cervicalis anterior C. Trigonum caroticum B. Colon descendens Seorang korban kecelakaan tampak tergeletak tak sadarkan diri di pinggir jalan.800 g tidak bisa menggerakkan lengan kanannya. Arteri carotis communis Seorang korban kecelakaan tampak tergeletak tak sadarkan diri di pinggir jalan. Midriasis maksimal Seorang bayi laki-laki baru lahir dengan berat lahir 4. seorang tenaga kesehatan memeriksa dan memastikan bahwa korban telah meninggal dunia. Dislokasi articulatio humeri B. Anisokor D. Trigonum submandibulare E. Fraktur clavicula E. deltoideus . Bayi ini dilahirkan pervaginam oleh seorang wanita 32 tahun yang menderita diabetes mellitus. Cedera plexus brachialis C. Arteri carotis interna D. Arteri radialis B.E. Bayi lahir selamat. menangis keras dan kulitnya merah jambu. Arteri tibialis posterior E. Reflek lambat E. seorang tenaga kesehatan memeriksa apakah orang tersebut masih hidup atau sudah mati dengan meraba denyut nadi. Fraktur humeri D. Struktur anatomis apakah yang diraba? A. Apakah kemungkinan penyebab kelainan yang diderita oleh bayi tersebut? A. seorang tenaga kesehatan memeriksa apakah orang tersebut masih hidup atau sudah mati dengan meraba denyut nadi. Isokor B. Bagaimana hasil pemeriksaan pupil yang paling mungkin? A. Regio cervicalis lateraris D. Arteri subclavia C. Peregangan m. Pada saat persalinan terjadi distocia bahu dan berhasil dilahirkan setelah dilakukan berbagai manuver oleh dokter SpOG. Pada regio mana yang paling tepat untuk meraba denyut nadi tersebut? A. Regio sternocleidomastoideus Seorang korban kecelakaan tampak tergeletak tak sadarkan diri di pinggir jalan.

jika HbsAg tetap positif lebih dari 6 bulan. Pemeriksaan laboratorium didapatkan hasil Hb 6 gr/dl. Vasa coronaria D. walaupun di dalam tubuhnya terdapat virus hepatitis B. Myeodisplasia E. Hepatitis B dorman HbsAg umum digunakan sebagai penanda apakah seseorang terinfeksi hepatitis B atau tidak. pimpinan suatu perusahaan. pensiunan tentara datang praktek dokter swasta dengan keluhan pucat dan cepat lelah. Sedangkan pembawa (carrier). Seorang laki-laki berusia 58 tahun. CML (Chronic Myeloid Leukima) . maka orang tersebut telah terinfeksi. Apakah struktur yang kemungkinan mengalami kelainan pada pasien tersebut? A. Cacat/defek pada septum E. HbsAg menjadi negatif. Sebaliknya. AML (Acut Mieloid Lekimia) C. maka penderita dinyatakan sembuh. Penderita biasanya menunjukkan adanya gejala infeksi virus hepatitis seperti kulit dan mata berwarna kuning. Jika pada pemeriksaan ulangan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. datang ke klinik swasta untuk melakukan general check up. Vasa darah besar C. Reaksi lekemoid B. Nyeri terasa seperti tertindih benda berat di belakang sternum dan menjalar ke rahang bawah dan lengan kiri bagian medial. Sistem conductorium jantung Seorang laki-laki berusia 50 tahun. Pasien ini sebelumnya juga sering mengeluh nyeri dada bila beraktivitas berat selama beberapa tahun terakhir ini. Morfologi darah tepi didominasi sel blas seri myeloid. Jika nilai HbsAg positif. Pada pemeriksaan laboratorium ditemukan HBsAg positip. Katub jantung B.Seorang laki-laki berusia 55 tahun dibawa ke UGD oleh istrinya karena mengeluh nyeri dada hebat. Hepatitis B kronis B. jumlah trombosit 70 ribu/mm3. Hepatitis B kronis aktif C. tidak menunjukkan tandatanda penyakit apapun. Hepatitis B carrier sehat E. jumlah lekosit 120 ribu/mm3. Apakah diagnosis yang paling tepat untuk pasien di atas? A. Kemudian dilakukan pemeriksaan laboratorium hepar didapatkan hasil SGOT 20 IU dan SGPT 22 IU. maka dianggap penderita kronis hepatitis B atau sebagai pembawa (carrier). air kencing seperti teh. 3 sampai 6 bulan kemudian. dan lain-lain. Multiple myeloma D. Sirosis Hepatitis B D. Apakah diagnosis paling mungkin kasus di atas? A.

pH dan ketonuria B. Lekosituria dan nitrituria E. Tidak ditemukan pembesaran hepar maupun lien.Seorang laki-laki 58 tahun datang ke UGD dengan keluhan bengkak pada seluruh badan. Pada pemeriksaan urinalisis didapatkan hasil Proteinuri : +++ Eritrosit : 0-1/LPB Lekosit : 1-3/LPB Apakah diagnosis yang paling mungkin pada kasus di atas? A. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesan edema anasarka dan pitting edem.000/mm3 dan dari hitung jenis didapatkan limfositosis. Riwayat sebelumnya pasien pernah didiagnosa adanya gangguan pada ginjal. Reaksi imunitas E. Glomerulonefritis E. Infeksi jamur B. Sindrom Nefritik D. Infeksi bakteri C. Hematuria dan glukosuria C. Apakah etiologi paling tepat penyebab demam pada pasien tersebut? A. Pyelonefritis B. Reaksi hipersensitifitas Seorang perempuan berusia 72 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan nyeri perut dan badan tampak kuning. Hasil laboratorium SGOT 18 IU/L. Berat jenis dan kristal Seorang perempuan berusia 47 tahun dibawa keluarganya ke UGD dengan keluhan bengkak seluruh badan. Sindrom Nefrotik C. Riwayat sebelumnya pasien pernah didiagnosa adanya gangguan pada ginjal. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan jumlah lekosit 5. SGPT 24 . Proteinuria dan silinderuria D. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesan ikterik dan nyeri tekan pada ulu hati. Pasien juga mengeluh adanya nyeri saat menelan. Uretritis Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke praktek dokter swasta dengan keluhan demam 4 hari. Infeksi virus D. faring hiperemis. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesan edema anasarka dan pitting edem. Manakah pemeriksaan urinalisis paling berhubungan untuk diagnosis pasien di atas? A. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suhu tubuh 39 derajat Celcius.

Saat pemeriksaan kesadaran didapatkan pasien terkesan mengantuk dan menutup mata namun bila dipanggil dapat membuka mata dan menjawab pertanyaan sederhana. Ataxic gait E. Hepatitis B. Kolelithiasis C. Parkinson gait B. Pada anamnesis pasien memiliki riwayat penyakit gula dan darah tinggi. Bilirubin Direk 6. dan Bilirubin indirek 0. Afasia global D. Saat masuk ke ruang praktek tampak pasien tersebut berjalan sangat lambat dan setapak demi setapak. Coma B. Saat pemeriksaan pasien dapat mengerti maksud atau perintah pemeriksa namun tidak dapat berbicara lancar. Sirosis hepar D. Karsinoma hepar E. mendadak saat bangun tidur.IU/L.5 mg/dL. Compos mentis Seorang laki-laki berusia 60 tahun dibawa ke UGD dengan gangguan bicara. Apakah diagnosis paling tepat? A.3mg/dL. Hemiparetik gait C. Apakah klasifikasi kesadaran kualitatif pada pasien tersebut? A. Scissor gait Seorang laki-laki berusia 20 tahun dibawa ke UGD oleh temannya dengan gangguan kesadaran setelah minum minuman keras oplosan. Paraparetik gait D. Manakah tipe cara berjalan yang paling tepat untuk pasien tersebut? A. Apakah diagnosis paling tepat kasus di atas? A. Soporouscoma E. Afasia sensorik C. Dari anamnesis tidak didapatkan riwayat trauma. Kolestasis ekstrahepatal Seorang laki-laki berusia 67 tahun datang ke tempat praktek dokter dengan keluhan jari-jari sering gemetar. Afasia motorik B. Stupor C. Dari pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran . Afasia transkortikal E. Somnolen D. Disfasia Seorang laki-laki berusia 53 tahun dibawa keluarganya ke UGD dengan keluhan kelemahan anggota gerak kanan mendadak saat bangun tidur.

Keluhan ini disertai rasa gatal. Tinea korporis E. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak plak eritem polisiklik. Pitiriasis rosea D. Apakah diagnosis yang paling sesuai? A. dengan skuama putih. Dermatitis kontak alergi B. kekuatan ekstremitas kiri 4. dengan bagian tepi papul-papul eritem. Mencegah kontraktur D. Mekobalamin E. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak plak eritem polisiklik. Psoriasis vulgaris C. Sianokobalamin Cilostazol adalah sebuah inhibitor phosphodiesterase tipe 3. Refleks Patologis Babinski dekrtra (+). Mencegah pneumonia B. Keluhan ini disertai rasa gatal. Lepra PB Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 1 bulan yang lalu pada daerah wajah dan leher. Pirasetam C. Pada anamnesis tidak dijumpai nyeri kepala dan mual muntah. Setelah mendapatkan terapi medikamentosa. dengan bagian tepi papul-papul eritem. Apakah tujuan awal fisioterapi ? A. Cilostazol bekerja dengan cara memperlebar arteri yang menyuplai darah ke kaki.kompos mentis. Alergen . pasien langsung diberikan fisioterapi awal setelah masuk bangsal. Dari pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran kompos mentis. Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 1 bulan yang lalu pada daerah wajah dan leher. Obat ini juga mengurangi kemampuan platelet (partikel dalam darah yang menyebabkan penggumpalan darah) untuk melekat. Cilostazol D. dengan skuama putih. Setelah dilakukan observasi dan mendapatkan terapi keluhan membaik seperti semula sebelum 24 jam setelah serangan. Mencegah dekubitus E. refleks patologis negatif. Apakah penyebab paling tepat kasus tersebut? A. Manakah terapi yang paling tepat diberikan untuk mencegah kekambuhan? A. Mencegah edem serebri Seorang laki-laki berusia 53 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan kelemahan anggota gerak kiri mendadak. kekuatan ekstremitas inferior dan superior kanan 0. Mencegah herniasi C. Sitikolin B.

Keringat Trichophyton sp. Paparan matahari Seorang perempuan berusia 17 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 1 bulan yang lalu. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak macula dan patch eritem. herald patch (+) pada lengan atas. Psoriasis vulgaris C. D. dengan skuama putih tipis collarete. dengan skuama putih tipis collarete. Apakah terapi yang sesuai? A. Apakah diagnosis untuk kasus tersebut? A. batas tegas. Dermatitis kontak alergi B. Pitiriasis rosea D. batas tegas. Kortikosteroid sistemik B. C. herald patch (+) pada lengan atas. dengan skuama putih kotor tebal pada kedua belakang telinga dan lutut kanan. Micobacterium sp. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak plak eritem. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak makula dan patch eritem. Keluhan ini kadang-kadang disertai rasa gatal. Keluhan ini disertai rasa gatal. Pitiriasis rosea D. batas tidak tegas. Kortikosteroid sistemik . Antibiotic sistemik Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 2 minggu yang lalu. Tinea korporis E. badan dan paha. batas tidak tegas. Psoriasis vulgaris C. Hasil pemeriksaan dermatologi tampak plak eritem. badan dan paha. Kortikosteroid topikal C. Keluhan ini kadang-kadang disertai rasa gatal. disertai dengan tanda Autspitz.B. Lepra PB Seorang perempuan berusia 17 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 1 bulan yang lalu. Apakah diagnosis yang sesuai? A. Antijamur topikal E. disertai dengan tanda Autspitz. Dermatitis kontak alergi B. Keluhan ini disertai rasa gatal. dengan skuama putih kotor tebal pada kedua belakang telinga dan lutut kanan. Antihistamin sistemik D. Tinea korporis E. Apakah terapi yang sesuai? A. E. Lepra PB Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bercak merah sejak 2 minggu yang lalu.

sehingga setiap pasien melihat orang-orang yang sedang bercakap-cakap. meskipun rasa gatal berkurang. Tardive dyskinesia D. dengan keluhan seluruh badan kaku. multiple. Dalam pemeriksaan. denyut nadi 86 x/menit. Apakah diagnosis yang tepat? A. Dalam pemeriksaan status mental. Parkinson’s iterat Seorang laki-laki. diberikan salep putih. Manakah terapi yang paling tepat untuk pasien tersebut? A. D. Keluhan ini dirasakan sejak 1 bulan yang lalu. pasien mengatakan bahwa ada segerombolan sindikat yang sedang merencanakan untuk membunuhnya. dibawa ke unit gawat darurat RS. Neuroleptik Malignan Sindrom C. C. Tekanan darah 130/80 mmHg. Sejak 2 minggu yang lalu. Huntington’s disease E. frekuensi nafas 20 x/menit dan temperatur 37. pasien mengatakan pada pemeriksa. Lichen planus Seorang laki laki berusia 24 tahun. E. Dermatitis kontak alergi B. air liur berlebihan dan jalan seperti robot. atap datar. Trihexylpenidil 2 x 2 mg . tersusun linier pada lengan bawah kiri bagian ekstensor. Hasil pemeriksaan dermatologi diperoleh papul berwarna merah keunguan. Diazepam 2 x 2 mg B. pil kuning dan pil hijau. sehingga pasien ketakutan. penderita gangguan Skizofrenia yang minum obat rutin. Haloperidol 2 x 1. dibawa ke UGD karena selalu merasa ketakutan. terdapat tremor. Apakah diagnosis yang sesuai? A. bahwa sindikat itu telah bekerjasama dengan banyak orang. Mereka bersekongkol untuk mengejar dan mencelakai dirinya. distonia akut dan krisis okulomotorius. Pitiriasis rosea D.5 mg C. Carbamazepin 2 x 200 mg D. Psoriasis vulgaris C. Ekstrapiramidal Sindrom B. Tinea korporis E.B. disertai rasa gatal. Pasien sudah berobat ke Puskesmas. Antihistamin Antivirus Antijamur Antibiotik Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke dokter dengan keluhan gatal-gatal pada lengan kiri. berusia 38 tahun. pasien merasa mereka sedang membicarakan dan hendak mencelakainya.2°C. Ukuran lesi tetap.

stridor inspiratoir (+). Pasien adalah seorang perokok berat. Bronchitis kronik C. Keluhan disertai muntah-muntah. Bronkiektasis D. Apa diagnosisnya? A. Parese plika vokalis D. Amitriptilin 2 x 25 mg Seorang anak perempuan usia 5 tahun dibawa ke Puskesmas dengan keluhan demam tinggi. tungkai kiri sakit serta sulit untuk digerakkan. dan wheezing pada kedua lapang paru. Kering merupakan resistensi kecil hantar listrik C. tidak ada sesak nafas. Larigotrakeobronkitis E. Bronkopneumonia Bayi 2 bulan. Apakah diagnosis pada kasus di atas? A. sianosis. Laringitis akut B. Asma E. nafas berbunyi. Pada pemeriksaan fisik ditemukan barrel chest. Apakah daerah yang menjadi target agen infeksi pada kasus ini? A. Sel kornu posterior medula spinalis D. Inti motorik batang otak B. denyut nadi 92/menit. Pada anamnesis diketahui penderita sama sekali belum pernah mendapat imunisasi saat bayi. dibawa ke UGD tidak sadar setelah 30 menit tersengat. Luka bakar tangan dan wajah. Laringomalasia C. Spasme laring Laki-laki 34 tahun tersengat listrik. Tubuh manusia merupakan isolator penghantar arus listrik . Area motorik kortek otak E. Pada gambaran radiografi thoraks didapatkan hiperinflasi paru kanan dan kiri dan tidak ditemukan fibrosis. temperatur 39oC.E. Emfisema B. hilang pada posisi tidur tertentu. Kapasitor D. Sel kornu anterior medula spinalis Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan sesak nafas disertai batuk berdahak. TD 80/60 mmHg. Pada pemeriksaan didapat frekuensi napas 22/menit. bila minum selalu tersedak. hilang pada perubahan posisi tidur/miring. Apa yang terjadi? A. Tubuh manusia merupakan konduktor B. terdapat kelumpuhan flasid pada tungkai kiri. N 56 x/menit. Area bulbaris otak C.

Keluan disertai demam (kadang-kadang). Glaukoma akut E. VSD + ASD Seorang wanita usia 65 tahun datang dengan keluhan mata kanan terasa nyeri. Uveitis Anak 11 tahun. ASD D. ia tidak pernah berbicara dan hanya menarik-narik tangan ibunya menuju tempat yang dimaksud. Penyakit jantung bawaan apa yang kirakira diderita pasien? A. dan buram semenjak sehari yang lalu. Keratitis B. Pada pemeriksaan tajam penglihatan.Seorang anak laki-laki berusia 5 bulan dibawa ke dokter dengan keluhan batuk-batuk. mata kanan 2/60 dan mata kiri normal. Tifoid E. Demam dengue D. kecuali LED 15/20 pada jam pertama dan kedua. Pada pemeriksaan foto polos dada. anterior lateral kiri ditemukan ada tanda-tanda pembesaran jantung kanan dan kiri serta ruang retrosternal terisi hingga di antara proc. riwayat 2 minggu yang lalu pergi ke daerah rawa-rawa selama 1 minggu. Pada pemeriksaan ditemukan tidak ada kontak mata dari anak tersebut dan bila diberikan mainan. PDA B. Diagnosis yang paling mungkin adalah A. Kemudian. demam 5 hari naik turun menggigil. merah. Influenza Seorang ibu datang bersama anak laki-lakinya yang berusia 7 tahun dengan keluhan bila meminta sesuatu pada ibunya. lien membesar. Endoftalmitis D. dan hillus melebar. batuk kering. Retardasi mental . Pneumonia B. Autis B. corak paru meningkat. xiphoideus-manubrium sterni. Malaria C. Konjungtivitis C. Skizofrenia pada anak C. dan bila batuk wajah anak tampak membiru. MR E. VSD C. Diagnosis yang paling tepat adalah? A. Tekanan bola mata kanan meningkat perpalpasi dan mata kiri dalam batas normal. Ia muntah sebanyak 2 kali dalam 3 jam. Pada pemeriksaaan laboratorium normal. Gangguan perilaku D. Diagnosisnya? A. tidak bisa memainkan mainannya hanya menggerakkan bagian tertentu dari mainan tersebut. Pasien menderita DM.

E. Terdapat luka sepanjang 2 cm dan mengeluarkan darah berwarna hitam. Sindroma Asperger D. Sindroma down C. Berapa banyak perdarahan? A. Vibrio cholera B.500 cc D.Vital sign dan Keadaan Umum dalam batas normal. Autisme B.000-4. Sindroma Rett E. 2.000-3. Gangguan berbahasa Seorang anak usia 3 tahun dibawa ke praktik dokter dengan keluhan tidak dapat bersosialisasi dengan orang-orang yang ada di sekitarnya.500 cc B. BAB disertai lendir dan darah. Anak sudah mengenal huruf dan dapat berbicara. Jika diajak bicara ia tidak mau menatap orang yang mengajak berbicara. Organisme penyebab penyakit tersebut adalah? A.000 cc . Skizofrenia pada anak E. 14 tahun jatuh dari tangga. Shigella disentriae C. Kemungkinan diagnosis pada anak ini adalah A. Dari pemeriksaan psikiatri diketahui bahwa anak tidak mau menatap orang lain saat bicara dan bila diberi mainan dia tidak bisa memainkannya dan hanya menggerakkan bagian-bagian tertentu dari mainan tersebut. Autisme D. Diagnosa yang mungkin adalah A. Retardasi mental B. 200-500 cc E. Gangguan berbahasa Seorang pria berusia 25 tahun datang ke pukesmas dengan keluhan diare 12 x/hari disertai perut melilit pada saat mau BAB. Anak selalu sibuk dengan permainannya sendiri. Eschericia coli D.000-1. Salmonella thypi Seorang laki-laki. 1. 4. Gangguan perilaku C. Retardasi mental Seorang anak laki-laki 7 tahun dibawa oleh ibunya ke Puskesmas karena tidak mau bicara saat meminta sesuatu tapi hanya menarik tangan ibunya untuk dibawa ke tempat yang dikehendaki. 400-800 cc C. Datang dengan keluhan patah tulang 1/3 tengah tulang paha.

Ada rontgen abdomen tegak seorang pasien didapatkan udara bebas di bawah kedua diafragma. Pada pemeriksaan auskultasi paru ditemukan suara amforik.5oC. Bronkiektesis E. Diagnosis manakah yang paling mungkin? A. kejang selama 30 menit. Interposisi colon C. Antihipertensi . dilatasi usus kecil dan batas udara cairan multiple. Betahistine mesylate C. Diazepam E. Bronkhitis kronis B. Pneumothoraks C. Giant emfisema D. Keluhan ini dirasakan terusmenerus. tidak tinggi disertai keringat malam. sedang pemeriksaan neurologi ditemukan limb ataxia. Terapi yang diutamakan pada pasien ini? A. Pemeriksaan fisik didapatkan nistagmus vertikal. Antibiotik D. diameter usus besar mengecil. Pneumoperitonium B. Antikonvulsan C. Tanda vital. Gambaran rontgen untuk peyakit? A. Parasetamol D. TD 140/90 mmHg. Antivirus B. Flunarizine Seorang pasien berusia 22 tahun mengeluh batuk lebih dari 3 bulan dan sejak dua hari ini batuk disertai darah. Pasien juga mengeluh demam. di antara kejang tidak ada fase sadar. Riwayat pengobatan kejang namun tidak tuntas karena biaya. Asma Bronkhial Seorang pria usia 18 tahun kejang sejak 1 jam yang lalu. GCS 11. penglihatan ganda.500 GDS 120 g/dL. Pneumothorak Seorang perempuan usia 18 tahun dengan keluhan pusing berputar. berhenti sebentar kemudian kejang lagi. suhu 37. Tuberkulosis Paru D. leukosit 11. Ileus obstruktif E. Apakah terapi simptomatis yang dianjurkan pada kasus di atas? A. Antidiabetic E. Ibuprofen B.

Dari pemeriksaan psikiatrik dalam batas normal. Obat OAINS menyebabkan terhambatnya pembentukan prostaglandin dengan memacu COX-2 (siklooksigenase-2) C. berjalan tidak bisa cepat (langkah pendek-pendek) wajah menjadi tidak berekspresi. Antihistamin C. Gangguan waham B. Bell palsy C. Gangguan bicara C. Keluhan ini dirasakan sudah lama tapi hilang timul. Parkinson B. sejak 2 bulan yang lalu mengeluh tangan gemetar. Dari anamnesis. Diagnosis A. Atetosis Seorang wanita 37 tahun datang dengan keluhan sesak nafas saat berada dalam lift. Obat OAINS atau penghilang rasa sakit selalu bersifat asam sehingga secara langsung menyebabkan iritasi lambung B. Gangguan kepribadian D. tanda vital dalam batas normal. Ketika berada dalam ruangan tertutup pasien sulit bernafas seperti kekurangan oksigen. Patogenesis manakah yang sesuai untuk kasus ini? A. Short acting beta 2 agonis E. datang dengan diantar keluarganya ke UGD RS dengan keluhan sesak nafas yang disertai mengi yang berat serta kontraksi otot yang diberikan pada keadaan tersebut adalah? A. Keluhan disertai dengan dada berdebar-debar. Long acting beta 2 agonis . Methylxanthin D. Gangguan fobia Seorang laki-laki 23 tahun. PGI2 E. Obat OAINS memacu sel parietal di lambung menghasilkan peningkatan kadar HCl D. Gangguan perilaku E. disertai mual tetapi tidak muntah. Obat OAINS menghambat enzim COX yang menghambat sintesis PGE2.Seorang wanita 40 tahun. mengeluh nyeri ulu hati sejak 1 minggu yang lalu. dokter mendapatkan bahwa pasien ini mempunyai kebiasaan menkonsumsi obat penghilang rasa sakit (OAINS) sejak 5 tahun yang lalu karena sakit lutut. Korea D. Apakah diagnosa yang mungkin dari kasus di atas? A. Long acting steroid B. Obat OAINS menghambat prostaglandin menjadi asam arakhidonat Seorang laki-laki berumur 66 tahun. Keluhan timbul sejak 3 bulan yang lalu saat adiknya meninggal karena sesak nafas di kamarnya.

dan tanpa rasa sesal. Anankastik D. egois. Skizoid E. pergaulan sempit dan segan menjalin pergaulau. dangkal atau picik. congkak. senang mendramatisasi diri secara berlebihan untuk mencari perhatian. Pasien mengatakan bahwa bahwa dirinya sering menjadi bahan pembicaraan dan tertawaan teman kerja di belakangnya. emosinya labil. haus akan hal-hal yang serba menggairahkan (excitement). Pasien sering melemparkan tanggung jawab kepada orang lain dan memberikan alasan-alasan yang kadang tidak masuk akal untuk kesalahan yang telah dilakukannya. kendati sering merasa butuh afeksi dari orang lain dan merasa sepi. tak berdaya. dan tudal tulus. tergantung. penyesuaian seksual dan hubungan pribadinya kacau. tidak sedikit di antara penderita cukup cerdas dan pandai menampilkan diri secara meyakinkan untuk menjadi penipu ulung. Gangguan kepribadian apakah yang dialami oleh pasien? A. dapat berfungsi baik sepanjang tidak dituntut melakukan sesuatu seorang diri. 3) Avoidan Kepribadian Avoidan atau menghindar sangat peka terhadap penolakan atau hinaan orang lain. Narsistik C. 4) Borderline 5) Dependent Sangat tergantung pada orang lain dan merasa tidak berdaya. cenderung mudah mempersepsikan olok-olokan atau pelecehan yang belum tentu benar. 6) Depressive 7) Explosive 8) Histrionik Kepribadian Histrionik tidak matang. Histrionik Tipologi Gangguan Kepribadian 1) Affective 2) Antisosial Kepribadian Antisosial selalu melanggar hak orang lain lewat perilaku agresif. merasa sedih karena tidak punya teman. sangat reaktif.Seorang laki-laki berusia 34 tahun datang ke dokter praktik umum atas permintaan atasannya karena tidak dapat bekerja sama dengan baik. kendati sesungguhnya tidak demikian. 9) Narcisistik . Paranoid B. antisosial. takut bergaul dengan orang lain disebabkan takut untuk dikritik atau ditolak. dan ketidakmampuan bergaul tersebut menjadi sumber kesusahan dan penyebab harga dirinya yang rendah. sangat haus akan pengukuhan orang lain. dan mudah ditipu.

TD 170/90 mmHg. mangabaikan hak dan perasaan orang lain. Paranoid E. PF kesadaran compos mentis. suka menuduh orang lain jahat. Umumnya pribadi histrionik adalah orang yang cerdas dan verbalisasinya canggih sehingga mudah memanipulasi lingkungan. Kompulsif C. Pasien mengeluh sering merasa kesepian. 10) Obsessional (Anankastik) 11) Paranoid Kepribadian Paranoid memiliki ciri-ciri tambahan serba curiga. 14) Skizotipal Kepribadian Skizotipal memiliki ciri-cri khas suka menyendiri. Skizoid Orang dengan kepribadian Histrionik perilakunya ditandai sikap selalu berupaya menarik perhatian lingkungan sebanyak-banyaknya demi kepuasan dan kenyamanan diri dengan berbagai cara. Pasien akan merasa sangat sedih jika tidak seorangpun memperhatikan dirinya dan tidak menyebutkan bahwa penampilannya cantik. yaitu pikiran-pikiran yang tidak dapat dimengerti oleh orang lain selain oleh dirinya sendiri. Seorang perempuan berusia 26 tahun datang ke dokter praktik umum dengan keluhan kehilangan gairah hidup. sangat egois.Kepribadian Narcisistik merasa diri penting dan haus akan perhatian dari orang lain. dan kasih yang dia inginkan. lemah. perhatian. Pembicaraannya terdengar sangat impresionistik tetapi tidak terarah. suka menghindari oang lain. Lingkungan akan yakin pada penyakit yang dia derita dan akan memberi pelayanan. suka menyalahkan orang lain. terkesan dingin dan tidak akrab atau tidak ramah. dan tahayul-tahayul dan amat perasa. tidak terampil bergaul dan suka menyendiri. Histrionik D. Selama pemeriksaan. 12) Passive/Aggressive 13) Skizoid Kepribadian Skizoid memiliki ciri-ciri khas tidak mampu dan menghindari menjalin hubungan sosial. selalu menuntut perhatian dan perlakuan istimewa dari orang lain. memikirkan kepentingannya sendiri. sangat peka pada pandangan orang lain terhadap dirinya (harga dirinya rapuh). rigid atau kaku. Narsistik B. mudah iri. dihantui oleh pikiran-pikiran autistik. argumentatif atau suka menentang. hipersensitif atau sangat perasa. egosentrik. bersikap exploitatif. Gangguan kepribadian apakah yang dialami pasien? A. Cara yang dirasa efektif adalah mengeluhkan gangguan kesehatan. pasien tampak berusaha menarik perhatian dokter dan perawat. Laki-laki 68 tahun dirawat di RS karena sesak nafas sejak 2 hari yang lalu dan batuk berdahak sejak 2 minggu yang lalu. N 90 .

Silicosis C. Tuberculosis Byssinosis (Pneumoconiosis Due to Cotton Dust) is a disease of the lungs brought on by breathing in cotton dust or dusts from other vegetable fibers such as flax.x/menit. Dengan pemeriksaan fisik didapatkan masa suprapubic yang fluktuatif. Suara nafas vesikuler dengan ekspirasi memanjang dan nada wheezing ekspirasi. datang ke praktik umum dengan keluhan panas 3 minggu yang lalu. Keluhan dirasakan sejak 7 bulan yang lalu. Sejak remaja penderita mempunyai kebiasaan merokok sigaret sebanyak 1 bungkus/hari. Apakah penyebab keadaan tersebut yang paling mungkin? A. Setelah dilakukan pemeriksaan rontgen. Asbestosis D. Bagasosis E. didapat gambaran bronchitis dan emfisema. Akhir-akhir ini pasien mengeluh batuk dan sesak napas. Wheezing pada pasien ini terjadi karena? A. Adanya obstruksi dini saat awal ekspirasi C. Seorang laki-laki berusia 66 tahun dibawa keluarganya ke RS dangan keluhan sulit BAK. Gangguan awal dan akhir ekspirasi Seorang perempuan usia 34 tahun sudah 6 tahun bekerja di perusahaan pemintalan dan tekstil pada bagian pembuangan biji kapas. Kelainan katup yang tepat? . Batu vesika urinaria B. hemp. suara tambahan (-). Apa diagnosis yang paling mungkin pada kasus tersebut? A. Hiperreaktifitas bronkus E. Byssinosis B. Tertutupnya bronkus terminalis oleh sekret D. R 20 x/menit. Secret yang mengental pada akhir ekspirasi B. Tumor kandung kemih E. PF ictus cordis teraba sela iga ke V linea mid clavicularis kiri. Tumor intra abdomen D. didapatkan peningkatan frequensi kencing dan 4-5 kali semalam untuk kencing. suara jantung I & II normal. or sisal while at work. Teman-teman di perusahaannya yang sudah bekerja selama 5 tahun lebih juga banyak menderita sakit serupa. Bekuan darah C. Retensi urine Laki-laki pemakai narkoba suntik berusia 20 tahun. Pancaran kencing lemah dan selalu mengeluh tidak merasa puas. Dalam bekerja mereka enggan memakai masker karena merasa tidak nyaman. murmur sistole sela iga IV linea paratemalis kiri.

di mana nyeri menjalar sampai ke lipat paha kanan dan skrotum kanan. pada urinalisis. Ureterolithiasis akut C. E. Nyeri ketok CVA kanan (+). Subdural C. Yang khas biasanya ada penyembuhan sempurna antarepisode. B. di mana afek pasien dan tingkat aktivitasnya jelas terganggu. Arachnoid B. Dua tahun lalu pernah sakit seperti ini. kristal asam urat (+). pada saat lain berupa penurunan afek disertai pengurangan energi dan aktivitas (depresi). Apa diagnosisnya? A. protein +++. eritrosit banyak. Pada saat tertentu terdiri dari peningkatan afek disertai penambahan energi dan aktivitas (mania atau hipomania).A. Appendisitis akut B. Datang ke UGD bisa bercerita kejadian dan komunikasi baik. C. Skizofrenia Gangguan Afektif Bipolar Gangguan ini memiliki episode berulang (sekurang-kurangnya dua episode). Glomerulonefritis akut D. Manik C. Subarachnoid E. suka marah marah. Intrakranial hemorrhage Seorang laki-laki 35 tahun tiba-tiba mengeluhkan nyeri pinggang kanan. dandan menor. tiba-tiba saat dilakukan pemeriksaan fisik pasien tidak sadarkan diri lagi. Skizoafektif B. sempat pingsan. Gangguan bipolar E. . Epidural D. Pyelonefritis akut Wanita. warna urin kuning kemerahan. Kira-kira terjadi perdarahan di mana : A. di jalan raya tidak didapatkan perdarahan dari telinga dan hidung. Regurgutasi katup aorta Regurgutasi katup mitral Prolap mitral Regurgitasi katup trikuspid Regurgitasi katup pulmonal Pasien KLL. Diagnosis ? A. D. berfikir kalau dia adalah orang hebat. Psikosa akut D.

Pada pemeriksaan fisik didapatkan tanda vital 210/140 mmHg. Administrasi C. Apa diagnosis pasien tersebut: A. Varikokel D. Hipertensi urgensi C. Agenesis testis E. Pasien baru saja dimarahi oleh atasannya karena pekerjaannya selalu tidak jelas. Medis E. Gangguan perpindahan E. Hernia C. dirawat di rumah sakit pendidikan. Gangguan kepribadian B. Apakah jenis uji hipotesis yang paling tepat untuk penelitian ini? . Apakah fungsi rekam medik yang paling sesuai? A. penyandang Duchen Muscullar Distrophy. Hidrokel B. Apa diagnosis? A. Gangguan penyesuaian Pasien berkumis umur 30 tahun datang dengan keluhan tidak punya anak setelah menikah 2 tahun. Gangguan perilaku D. Penelitian D. Hipertensi emergensi Seorang laki-laki berusia 15 tahun. Kriptorkismus Seorang laki-laki usia 55 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri kepala hebat disertai mual dan muntah. Pendidikan B. Hipertensi kronik D. Diagnosis yang paling mungkin : A. Dokumentasi Saat ini terdapat banyak iklan maupun kegiatan yang disponsori oleh perusahaan rokok untuk menarik pelanggan diselenggarakan di daerah B. Dari pemeriksaan fisik tidak ditemukan testis pada kantong skrotum. Sebuah penelitian dilakukan untuk mengetahui apakah kegiatan komersial ini meningkatkan jumlah perokok di daerah B jika dibandingkan daerah A yang tidak ada kegiatan tersebut. kemudian tidak bisa bangun dan menangis terus.Seorang wanita 20 tahun dibawa ke UGD oleh keluarganya karena terjatuh. Dokter menggunakan catatan dalam rekam medis yang menyangkut data/informasi kronologis dari perawatan/pengobatan yang diberikan dalam menyampaikan kuliah pada mahasiswa tahap profesi. Gangguan konversi C. Hipertensi tanpa komplikasi B.

Perlu dijelaskan kepada ibu hamil bahwa keberhasilan pengobatannya sangat penting artinya supaya proses kelahiran dapat berjalan lancar dan bayi yang akan dilahirkannya terhindar dari kemungkinan penularan TBC. Keadaan ini akan mengakibatkan terjadinya gangguan pendengaran dan keseimbangan yang menetap pada bayi yang akan dilahirkannya. Amoxicillin D. 2RHZE/4R3H3 C. yaitu : 1) Kategori 1 a) 2HRZE/4H3R3 b) 2HRZE/4HR c) 2HRZE/6HE Obat ini diberikan untuk : . E. Pasien tersebut hampir selalu menderita kelainan congenital lain E. Antibiotik broadspectrum E. Semua jenis OAT aman untuk wanita hamil kecuali Streptomisin. Rehabilitasi termasuk terapi bicara Tatalaksana ibu hamil dengan BTA ++ A. Repair palate saat usia 6 bulan C. Obat TB Kategori II WHO dan IUATLD (Internatioal Union Against Tuberculosis and Lung Disease) merekomendasikan paduan OAT Standar. Revisi hidung tidak perlu B. B. Two sided Two sided left tailed One sided left tailed One sided right tailed Two sided right tailed Neonatus 4 kg menderita sumbing bibir dan langi-langit unilateral. Repair bibir saat usia 1 tahun D. INH B. D. Streptomisin tidak dapat dipakai pada wanita hamil karena bersifat permanent ototoxic dan dapat menembus barier placenta. C. Mana pernyataan di bawah ini yang paling tepat untuk kondisi di atas? A.A. Multivitamin Pengobatan Tuberkulosis pada Wanita Hamil Pada prinsipnya pengobatan TBC pada wanita hamil tidak berbeda dengan pengobatan TBC pada umumnya.

the probability is that the infection is limited to the anterior urethra. TBC tulang (kecuali tulang belakang). Program Nasional Penanggulangan TBC di Indonesia menggunakan paduan OAT Kategori 1 : 2HRZE/4H3R3 Kategori 2 : 2HRZES/HRZE/5H3R3E3 Kategori 3 : 2HRZ/4H3R3 Di samping ketiga kategori ini disediakan paduan obat sisipan (HRZE) Paduan OAT ini disediakan dalam bentuk paket kombipak dengan tujuan untuk memudahkam pemberian obat dan menjamin kelangsungan (kontinuitas) pengobatan sampai selesai satu (1) paket untuk satu (1) penderita dalam satu (1) masa pengobatan. pleuritis eksudativa unilateral. Also called two-glass test. if gonococci and gonorrheal threads are found only in the first glass. . sendi dan kelenjar aderenal. TBC kulit. 2) Kategori 2 a) 2HRZES/HRZE/5H3R3E3 b) 2HRZES/HRZE/5HRE Obat ini diberikan untuk :  Penderita kambuh (relaps)  Penderita Gagal (failure)  Penderita dengan Pengobatan setelah lalai (after default) 3) Kategori 3 a) 2HRZ/4H3R3 b) 2HRZ/4HR c) 2HRZ/6HE Obat ini diberikan untuk :  Penderita baru BTA negatif dan rontgen positif sakit ringan  Penderita ekstra paru ringan yaitu TBC kelenjar limfe (limfadenitis).   Penderita baru TBC Paru BTA Positif Penderita TBC Paru BTA negatif Rontgen positif yang “sakit berat“ dan Penderita TBC Ekstra Paru berat. Thompson's test Thompson's test A test for determining the extent of gonorrhea in which an infected patient urinates first into one glass and then into another.

Amoebiasis C. Telur B. keringat dingin. dan infeksi manusia lebih sering terjadi di daerah-daerah di mana babi banyak berinteraksi dengan manusia. berat badan menurun. tetapi juga termasuk negara-negara seperti Bolivia dan Papua Nugini (Smith. klas Kinetofragminophorea. S. Dewasa Laki-laki datang dengan keluhan diare berdarah.. sebagaimana disebutkan sebelumnya. Klaustrofobia C. yaitu trofozoit dan kista. memiliki keluhan saat masuk lift cemas. famili Balantidiae. Oxyuris vermikularis . dengan keluhan gatal-gatal di sela-sela kaki. Memiliki dua stadium. Pemeriksaan pruritic lesions. Pada pemeriksaan mikroskop ditemukan telur cacing tipis & bening. ordo Trichostomatida.6 gr/dL. Stadium yang menyebabkan gejala ini adalah? A. Akrofobia B. Kista C. 2003). Babi adalah reservoir utama dari parasit. Trichiuris trichiura B. Kriptosporodiosis Balantidiasis merupakan penyakit yang disebabkan oleh Balantidium coli. sesak. Merupakan protozoa besar. Ternyata pasien tinggal di lingkungan yang baru saja ditemukan banyak yang menderita Schistosomiasis. Giardiasis B. Balantidiasis D. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. Seorang anak laki-laki 6 tahun dibawa ibunya ke puskesmas dengan keluhan pucat. Pada pemeriksaan lab didapatkan Hb 5. B. Parasit yang mungkin menyebabkan keluhan ini A. Larva D. Pasien bekerja sebagai peternak babi. coli merupakan suatu protozoa yang masuk dalam filum Ciliophora. Gangguan fobik E. Gangguan cemas Laki-laki. Gangguan panik D.Seorang wanita. Ini termasuk tempat-tempat seperti Filipina. Diagnosis A. Serkaria E. Necator americanus C. Organisme penyebab keluhan ini adalah A. Blastokistosis E. habitatnya pada usus besar dan yang biasa menjadi hospes adalah babi dan manusia.

Ankilostoma duodenale D. Keluhan diare ini sudah sering dirasakan oleh pasien namun biasanya keluhan mereda setelah pasien berobat ke puskesmas. Ascaris lumbricoides E. Ancylostoma brazilliense Gambar 1. Trichuris trichiura B.D. Ascaris lumbricoides . Pada pemeriksaan tinja didapatkan telur yang berbentuk tempayan dengan tombol jernih di kutub. Necator americanus C. Telur Cacing Tambang Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan keluar benjolan dari anus. Keluhan ini didahului oleh diare yang encer dan berdarah sejak 5 hari yang lalu. Pilihan A.

Abdominal X-ray dan barium enema harus dilakukan setelah kondisi akut ditangani E. Mana penanganan terhadap pasien yang paling tepat? A. Termasuk gangguan kepribadian apakah pasien ? A. Cardiac tamponade C. sesak napas tanpa stridor. Pasien lebih senang bekerja di depan komputer dan tidak berinteraksi. Rectal biopsy harus dilakukan secepatnya untuk diagnosis pasti C. Obsesif kompulsif Bayi 2 hari datang ke UGD dengan keluhan muntah-muntah. Hematopneumotoraks B. NGT dapat mengurangi distensi abdomen . belum BAB. Paranoid C.Laki-laki 23 tahun mengalami kecelakaan lalu lintas pasien tampak cemas. Menurut pasien merasa teman kerjanya akan mencelakainya. Anti social E. PF anus normal. di dada tampak ada memar dan perkusi hipersonor/sonor dan vesikuler -/+. tekanan darah 90/50 mmHg. Histrionik D. frekuensi napas 49 kali/menit. Pemeriksaan yang paling akurat untuk diagnosis pasti adl CT Scan abdomen D. perut tampak distensi dan peristaltic meningkat. Diagnosis yang tepat adalah? A. nadi 120 kali/menit. Hematotoraks D. Rectal biopsy dapat dilakukan pada keadaan akut B. Colok dubur meconium menyemprot lalu obstipasi lagi. Skizoid B. Simple pneumotoraks Pasien laki usia 25 tahun datang diantar orang tuanya ke RS karena sering tidak masuk kerja. menurut heteroanamnesa pasien mempunyai masalah dengan teman kerjanya.

Dari anamnesis pasien diketahui sering mengkonsumsi obat anti nyeri karena menderita peradangan sendi lutut. OAT diselesaikan baru diberi ARV Seorang laki-laki berusia 60 tahun dibawa keluarganya ke UGD dengan keluhan nyeri di seluruh perut disertai mual dan muntah. Jarang minum obat hipertensi secara teratur. Pemeriksaan jantung dan lainnya normal. TD 200/100 mmHg. Toleransi alkohol Pria 59 tahun mengeluh bengkak dan sesak. Penyalahgunaan alkohol B. Peritonitis primer Seorang laki-laki berusia 37 tahun datang ke poliklinik RS karena ingin berhenti minum alkohol. Segera rujuk B. tetapi tidak berhasil. OAT dan ARV tidak dilakukan C. Keluhan ini dirasakan tiba-tiba dimulai pada daerah ulu hati 2 hari yang lalu. Dari foto thorax didapatkan gambaran udara bebas di rongga peritoneum. OAT 2 minggu danbaru diberi ARV D. Segera minum obat anti hipertensi . Perforasi apendiks C. Dalam satu tahun terakhir pasien tidak mengikuti acara keluarga karena takut kehilangan kesempatan untuk minum alkohol. Pada pemeriksaan lab didapatkan leukosit 20.000/mm3. TD 85/60 mmHg.Pasien dengan keluhan batuk lama penurunan berat badan 3 kg dalam 10 hari demam pada malam heri dan penurunan nafsu makan BTA +/+/+ dan rapid test HIV +. Informasi apa yang harus Anda berikan kepada pasien A. Diberi OAT dan ARV setelah pengobatan inisial E. OAT dan ARV bersamaan B. Peritonitis sekunder akibat perforasi ulkus peptikum B. Pasien mulai minum alkohol 5 tahun yang lalu dengan minum segelas alkohol sebelum tidur. Pengobatan apa yang dilakukan? A. T 39oC. Peritonitis sekunder akibat perforasi typhoid D. Ketergantungan alkohol C. Peritonitis tersier E. Gangguan mood akibat alkohol E. RR 32/menit. nadi 120/menit. Sebenarnya pasien merasa malu dan berusaha untuk menghentikan kebiasaannya. Pitting edema (-). Kebiasaan ini meningkat menjadi 3 gelas pada sore dan malam hari. Keadaan apakah yang dialami pasien? A. Gangguan kepribadian akibat alkohol D. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran somnolen. Pada pemeriksaan abdomen didapatkan Abdominal rigidity (+). ascites (-). nyeri tekan dan nyeri lepas di seluruh perut. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A.

T 37. Troponin According to the ESC/ACC consensus definition. Pemeriksaan laboratorium apa yang harus dilakukan A. CKMB C. Bronkiektasis D. Troponins have assumed a central role in risk stratification and therapeutic decision-making in professional guidelines published by the ACC/AHA and the ESC. N 100/menit. Diagnosa A. PF hipersonor di seluruh lapang paru. . CRP B.9oC. Emfisema B. Perikarditis C. perokok. Atelektasis E. Pleuritis paru kiri Laki-laki 54 tahun datang ke IGD dengan keluhan nyeri dan sesak di dada yang dirasakannya sejak lebih dari setengah jam yang lalu. Beberapa hari belakangan pasien sering kurang tidur karena harus menyelesaikan pekerjaan kantor. Pneumonia lobaris kiri E. Pneumonia C. perkusi dada kiri dari sela iga 3 ke bawah redup. Kini gerakan nafas dada kiri tertinggal. ronki tidak ada.C. Pasien diinformasikan menderita Krisis Hipertensi D. Pneumothoraks kiri D. Patients with an increased troponin concentration must be regarded as patients at high risk of death or myocardial infarction (MI). Efusi pleura kiri B. mengeluh sesak nafas. Diagnosis A. suara nafas vesikuler. Asma Laki-laki mengeluh nyeri dada kiri sejak 2 minggu lalu. suara nafas vesikuler. an increase of troponin during the first 24 hours following the onset of symptoms is indicative of myocardial injury. and must receive specific treatment. Pasien harus minum obat hipertensi teratur Laki-laki 70 tahun. Pasien adalah seorang perokok berat. TD 110/70 mmHg.

Dokter melakukan pemeriksaan Rumple leed. Ethambutol D. Kelainan jalur intrinsik mekanisme pembekuan darah D. Kelainan jalur bersama mekanisme pembekuan darah Seorang perempuan 32 tahun dengan konsumsi kontrasepsi oral yang efektivitasnya baik. Melihat fungsi trombosit C. 6 bulan yang lalu didagnosa TBC paru dan mendapat pengobatan kombinasi. Selama itu ia tidak makan. Keluhan disertai demam tinggi sejak 5 hari yang lalu. Obat yang mempengaruhi kontrasepsi? A. Glikogen D. Streptomisin Seorang laki-laki berusia 18 tahun tersesat di hutan selama lebih dari 2 hari. Sumber energi yang digunakan otak pada saat itu ialah A.Seorang perempuan berusia 58 tahun datang dengan keluhan bintik-bintik kemerahan di kulit tubuh. Badan keton . Rifampisin C. Isoniazid B. Pirazinamid E. Lipid B. Apa fungsi pemeriksaan tersebut? A. Kolesterol E. Kelainan jalur ektrinsik mekanisme pembekuan darah E. Melihat fungsi vascular B. Glukosa C. Saat ini test HCG (+).

Pada pemeriksaan fisik ditemukan pembengkakan pada sendi lutut. Petidin Seorang pria berusia 50 tahun.8 mg/dL dan faktor rheumatoid (+). Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan kadar asam urat 7. Menghilangkan nyeri D. Mencegah agregasi trombosit C. Asetil Salisilat. pada pemeriksan optalmoskop didapatkan gambaran Cotton wool appereance. Aspirin E. Kolkisin C.Seorang laki-laki berusia 56 tahun datang ke dokter dengan keluhan nyeri pada sendi lutut sejak kemarin. Metotrexate B. Terapi apa yang paling pertama diberikan? A. Cotton wool appereance adalah gambaran dari Cotton-wool spots result from microinfarctions of nerve fibers caused by focal ischemia after occlusion of terminal retinal arterioles occurs. B12. Allopurinol D. PF terdapat tofus di jari kaki kanan 24. Natrium diklofenak Pasien dengan keluhan nyeri 3 hari di jari kaki kanan 2-4. Tujuan pemberian Asetil Salilisat adalah A. Apakah terapi yang tepat untuk pasien ini? A. Neuroprotektif Laki-laki dengan DM yang lama. Meloxicam D. Mencegah vaskulitis B. kemerahan dan pasien tidak dapat berjalan.1. Ibuprofen E. Lab asam urat 9. . Indometasin C. sejak 2 tahun yang lalu pernah didiagnosa stroke iskemik dan mendapatkan pengobatan secara rutin. yaitu vitamin B6. Allopurinol B. Statin. These spots appear as a white fluffy spots on the retina.

pH 7. An ophthalmoscopic view of the retina showing advanced signs of diabetic retinopathy including two pale cotton wool spots. Verapamil C. Riwayat DM 10 tahun yang lalu. Pada lutut sebelah kanan tampak membesar daripada lutut sebelah kiri. Faktor VIII 20% B. Metildopa D. Faktor IX 20-50% . Pemeriksaan yang dianjurkan untuk kasus di atas A. tidak mengatur pola makan dan minum obat terartur. Anak sering menangis dan tidak bisa berjalan.30 HCO3 30 C. pH 7. HCT E. HCO3 18 pCO2 48 E. Faktor VIII 60% D. Hasil lab GDS 450 mg/dL. Mengeluh pusing.30 HCO3 18 B. Pada pemeriksaan fisik ditemukan anak rewel. Losartan B. Faktor VIII 50% C. Captopril Pasien anak laki-laki berusia 2 tahun datang dengan keluhan lutut sebelah kanan sakit sejak 3 hari yang lalu. TD 140/100 mmHg. Faktor IX < 1% E. TTV dalam batas normal.30 HCO3 48 D. glukosa urin +3. hasil analisa gas darah yang sesuai A. pH 7. Seorang pasien umur 60 tahun dibawa ke UGD tidak saadarkan diri. dan sulit digerakan.Gambar 2. Obat antihipertensi yang tepat adalah A. HCO3 30 pCO2 48 Seorang wanita usia 28 tahun hamil 6 minggu.

datang ke UGD RS dengan keluhan sesak nafas disertai batuk berdahak tanpa darah sejak 5 hari yang lalu. TB paru B. CT or guided biopsy may be planned in such cases. It is indicative of an airspace process. Pemeriksaan foto thorax tampak perselubungan inhomogen pada basal paru kanan disertai dengan gambaran air bronchogram. Pneumonia D. TB milier C. Karsinoma paru An air bronchogram is an air-filled bronchus against surrounding opacified alveoli. Bronkiektasis E. Air bronchograms can be seen with :  Pulmonary consolidation  Pulmonary oedema  Non-obstructive atelectasis  Severe interstitial disease  Neoplasm: bronchioloalveolar carcinoma. and will not be seen when a bronchus is filled with fluid or when the opacification of the alveoli is due to obstruction (as air is resorbed).Seorang laki-laki berusia 25 tahun. pulmonary lymphoma  Pulmonary infarct  Normal expiration Air bronchogams that persist for weeks despite appropriate antimicrobial therapy should raise the suspicion of a neoplastic process. Apa diagnosa yang paling mungkin? A. .

whereby a small volume of blood is smeared thinly across the slide and then stained. Plasmodium ovale B. are sensitive since a large number of red blood cells can be examined. P. and to store the blood in an appropriate anti-coagulate. though the parasites. vivax. The presence of Schüffner’s dots is also characteristic – these looks like specks or granules on the cell surface of the infected red blood cell. in that it also enlarges the red blood cells and can have Schüffner’s dots. Rujuk ke RS terdekat B. These parasites have crescent-shaped gametocytes. Plasmodium falcifarum D. Plasmodium knowlesi E. Plasmodium vivax C. Tutup dengan kassa NaCl. ovale is very similar to P.Seorang bayi umur 11 bulan lahir normal. enlarges red blood cells that it infects and seems to show a preference for immature red blood cells. Plasmodium malaria Malaria parasites are usually examined under a microscope using a peripheral blood smear method (also called a blood film). Tindakan apa yang harus dilakukan A. You may also see multi-infected red blood cells with this species. Pasang NGT. NGT. Thick blood smears. muntah. It is crucial to make the blood films soon after the blood sample has been taken. rujuk ke RS terdekat Wanita 21 tahun datang dengan keluhan demam naik turun sejak 1 minggu yang lalu. on the other hand. For species-level identification of malaria parasites. Pasang infus. pertahankan kehangatan. Terdapat defek di samping umbilicus. mual. are difficult to distinguish morphologically. P. A. Hasil pemeriksaaan darah tepi didapatkan eritrosit besar-besar dengan titik Schuffner. spontan di bidan. but fewer merozoites tend to be present per cell and infected red blood cells tend to look elongated. rujuk RS terdekat D. rujuk ke RS terdekat C. disertai sakit kepala. a thin blood film is more commonly used. lemas. if present. tutup dengan kassa NaCl. usually with Romanowsky stain. tidak terdapat massa pada permukaan dinding abdomen. Characters to look out for include the presence of Maurer’s dots on the surface of red blood cells infected with Plasmodium falciparum. which use a large unsmeared drop of blood. in order to see the detailed structures which differentiate the different species of malaria. and it is rare to see mature trophozoites or schizonts with this parasite since when this stage is reached the red blood cells are usually sequestered deep within major organs and so are not readily present in the peripheral blood. Plasmodium vivax. malariae does not alter the size or shape of the red blood cell it infects and tends to form rosette-like patterns of 8-10 . rujuk ke RS terdekat E. Pasang infus.

Diagnosis A. Skizofrenia Herbefrenik C. tremor. berat badan turun tapi nafsu makan meningkat.merozoites. refleks fisiologis meningkat. Skizofrenia Katatonik Laki-laki 22 tahun datang ke dokter dengan keluhan susah berkonsentrasi sejak 6 bulan yang lalu. TSH rendah. Dari pemeriksaan fisik terdapat eksoftalmos. Skizofrenia Paranoid B. Schüffner's dots in P. its trophozoites may form characteristic band-like patterns across the cell. vivax and P. Skizofrenia Tak Terinci D. Diagnosa A. Skizofrenia Residual E. Karsinoma tiroid D. Later on in maturation. Gambar 3. Pasien juga sering mendengar suara almarhum ibunya yang mengatakan bahwa ia harus . Gondok numuler C. Gondok endemik B. Hormon tiroid meningkat. Penyakit Hashimoto Wanita 24 tahun dibawa ke dokter oleh ibunya karena sering diam tak bergerak lebih dari 3 jam. Penyakit Graves E. ovale Perempuan 40 tahun datang ke RS dengan keluhan berdebar-debar. berkeringat.

Ia baru bisa tenang setelah diberikan injeksi Haloperidol. Delution of passivity D. Psikotik karena obat E. Delution of control (waham dikendalikan) E. Delirium karena gangguan media Seorang laki-laki berusia 42 tahun dibawa ke UGD RS karena mengamuk dan berlaku kasar kepada anak perempuannya. Thought echo B. walaupun isinya sama. Thought withdrawal C. Oleh dokter UGD ia didiagnosis Skizofrenia. Ia bercerita bahwa ia diutus oleh Nyi Roro Kidul untuk merebut kekuasaan dari anak perempuannya. pasien mulai berlaku aneh sejak dua bulan yang lalu. Pasien menceracau tidak jelas. Ia sering mendengar suara-suara yang menurutnya adalah suara Nyi Roro Kidul. namun kulitasnya berbeda. dengan demikian ia dapat bersanding sejajar kekuatannya dengan Nyi Roro Kidul. Dokter bingung menjelaskan kepada orang tua tentang keadaan anaknya. dan menjadi sering termenung dan tidak merawat diri. Autonomy . Prinsip moral manakah yang membuat dokter tersebut bingung menjelaskan keadaan anak tersebut? A. Dia merasa temannya di kampus berusaha menghalangi dia untuk dapat belajar dengan baik. Diagnosis A. Skizofrenia paranoid C. ketika ia di-PHK. Perut anknya dirasakan makin besar setelah dilakukan pemeriksaan didapatkan anak tersebut hamil 5 bulan. Skizoafektif B.menjadi dokter. Menurut pengakuan istrinya. Apakah penyebab keluhan di atas ? A. dan isi pikiran ulangan. Di kampus pasien memiliki masalah. Psikotik akut D. Thought insertion or withdrawal Isi pikiran yang asing dari luar masuk ke dalam pikirannya (insertion) atau isi pikirannya diambil keluar oleh sesuatu dari luar (withdrawal) Thought broadcasting Isi pikirannya tersiar keluar sehingga orang lain atau umum mengetahuinya Delusion of control Waham tentang dirinya dikendalikan oleh suatu kekuatan tertentu dari luar Delusion of passivity Waham tentang dirinya tidak berdaya dan pasrah terhadap suatu kekuatan dari luar     Seorang ibu membawa anaknya ke dokter karena khawatir adanya tumor di perut anaknya. Thought broadcasting  Thought echo Isi pikiran dirinya sendiri yang berulang atau bergema dalam kepalanya (tidak keras).

Gangguan penyesuaian C. Hal ini terjadi sejak anaknya mengalami kecelakaan lalu lintas dua hari yang lalu. Insomnia inorganik D. Teman sekelasnya juga mengalami hal yang serupa. Kerentanan individu dan kemampuan menyesuaikan diri memegang peranan dalam terjadinya dan keparahannya suatu reaksi stres akut. Gangguan cemas menyeluruh B. sebagai respons terhadap stres fisik maupun mental yang luar biasa dan biasanya menghilang dalam beberapa jam atau hari. Pediculus humanis capitis D. Gangguan ansietas fobik E. Diagnosis A. Stresornya dapat berupa pengalaman traumatik yang luar biasa. Reaksi stres akut Reaksi Stres Akut Suatu gangguan sementara yang cukup parah yang terjadi pada seseorang tanpa adanya gangguan jiwa lain yang nyata. Seorang wanita 17 tahun mengeluh terdapat trumbus-trumbus kemerahan. selalu merasa was-was. verikel pada rambut kepalanya. la selalu merasa cemas jangan-jangan akan terjadi sesuatu yang tidak baik terhadap dirinya atau keluarganya. Honesty Transparancy Justice Non maleficence Seorang wanita berusia 37 tahun mengeluh sulit tidur. khawatir. D. Pediculus humanis corporis . C. dan gelisah. Rambut kepalanya panjang sebatas pinggang. E. Pediculus humanis pubis B. Manakah diagnosis yang paling mungkin? A. Psoriasis C. Insect bite E.B.

They disappear during sleep. Hiperplasia E. The main feature in Sydenham’s chorea is involuntary movements. Pasien tersebut mempunyai riwayat penyakit jantung rematik. gait disturbances and speech impairment. As a result. Usually the patient has abnormal neurological signs with hypotonia and motor restlessness which can lead to coordination problems. Atrofi C. Hipertrofi Seorang laki-laki usia 50 tahun datang ke dokter dengan keluhan adanya gerakan seperti menari yang tidak terkontrol. the activities of daily living can be severely disrupted. It is a major manifestation of rheumatic fever and according to the latest modification of the Jones criteria in 1992.Gambar 4. Chorea athetosis D. Hemibalismus C. Huntington chorea B. Apakah kemungkinan diagnosis? A. . Bentuk adaptasi sel yang ditemukan pada lengan atlet ini adalah? A. Metaplasia D. Displasia B. and are exacerbated by stress. a criterion sufficient even by itself for the diagnosis of the disease. may start suddenly or gradually. These can be generalised or unilateral. Sydenham’s chorea Sydenham’s chorea was described by Thomas Sydenham in 1686 and it has been associated with rheumatic fever since 1956. Pediculus humanus capitis Pada atlet angkat besi yang rajin barlatih mendapatkan lengan atasnya menjadi kekar dan besar. Ballismus E. These movements occur at rest.

Pemeriksaan fungsi hepar D. dan tangan Lebih sering menyerang wanita daripada pria dan sebagian besar terjadi pada anak-anak di bawah umur 18 tahun (terutama diakibatkan infeksi streptokokus beta-hemolitik grup A) serta terjadi pada 20-30% pasien dengan demam reumatik Onset pada orang dewasa jarang ditemukan. Ballismus  Berupa gerakan kasar seperti melempar-lempar (balistik) yang tidak terkontrol dan keras  Menyerang otot-otot proksimal dari tangan dan kaki Hemibalismus  Balismus yang hanya terjadi pada satu sisi tubuh Athetosis  Gerakan menggeliat secara perlahan dan berkelanjutan (continous) Pasien laki-laki 23 tahun diantar ke dokter praktek umum dengan mengeluh dirinya merasa akan gila dan segala sesuatunya tidak nyata. yang kemudian timbul bercak putih. buram dan sakit. kornea terdapat kekeruhan dan tampak infiltrat dengan gambaran satelit (+). Pada pemeriksaan oftalmologikus diperoleh VOS 1/~. konjungtiva hiperemis dengan sekret (+). Apakah diagnosis yang mugkin A.    Biasa disebut tarian saint vitus Mempunyai karakter berupa gerakan menghentak yang cepat dan tidak terkoordinasi yang biasanya menyerang muka. Konjungtivitis ec bakteri B. Dari alloanamnesis pasien sering ke diskotik. sedangkan mata kanan tidak ada keluhan. Keratitis ec bakteri C. Katarak . Pasien juga merasa dia tidak berada dalam dimensi waktu. kaki. palpebra tampak udem dan hiperemis. Pemeriksaan yang akan dilakukan adalah adalah A. Pasien juga menyangkal berhalusinasi. Keratitis ec jamur D. Sejak 1 minggu ini mata merah. Pemeriksaan status mental C. Pemeriksaan fisik E. Pasien tampak santai dan mata tampak merah. dan apbila ditemukan penyakit ini juga merupakan proses lanjutan/perparahan dari chorea Sydenham yang terjadi pada masa kanakkanak. EEG B. Pemeriksaan toksikologi urin Seorang laki laki petani berusia 60 tahun datang ke Puskesmas dengan kelulan 1 bulan yang lalu mata kiri terusuk padi.

Apa diagnosisnya? A. Konjungtivitis viral akut B. Phimosis E. Diagnosis yang paling mungkin A. Pemeriksaan ujung muara uretra tidak terletak pada ujung penis. Hipospadia Anak laki-laki 10 tahun dibawa orang tuanya ke praktek dokter umum dengan keluhan mata merah sejak 1 bulan yang lalu. Konjungtivitis bacterial kronis C. Paraphimosis D. Pemeriksaan oftalmologi terdapat folikel-folikel di limbus kornea (trantas dot). grayish-red gelatinous nodules occurring on the edge of the conjunctiva in Vernal Conjunctivitis. Konjungtivitis vernal E. Buried penis B. trän täs).E. . Any of the pale. Konjungtivitis ec jamur Pasien laki-laki 2 tahun. n. dibawa ibunya dengan keluhan kencing tidak lewat ujung penis. Mikropenis C. Konjungtivitis trakomatos Trantas dot (tr n t s. Konjungtivitis cum flygten D. Keluhan tidak disertai pandangan kabur. penis bengkok ke ventral.

Dia mengalami sulit tidur dan sulit mengendalikan emosinya. Sekitar 5 menit kemudian kejang berhenti dan pasien nampak bingung sebentar lalu tertidur. Dia merasa tidak nyaman. pasien mengalami kejang dengan urutan yang sama seperti sebelumnya. Apakah terapi yang paling tepat? A. Phenobarbital 60 mg IM E. Dia mengamuk sejak 7 hari yang lalu. sewaktu dicubit lengan kanannya dapat menepis tangan yang mencubit. kejang menjadi seluruh tubuh. Sekitar setengah jam sebelum masuk rumah sakit.Gambar 5. Phenytoin 100 mg IM D. Carbamazepin 200 mg IV C. marah. Sebelumnya tidak pernah seperti itu. Sosial D. Proses belajar B. Budaya E. takut. pasien masih mampu berteriak minta tolong. Genetik . dan tidak sadar. Ethosuximide 100 mg IV B. Trantas dot Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat dalam keadaan tidak sadar. Pada pemeriksaan kesadaran diperoleh data bahwa pasien membuka mata bila dipanggil. Tiga jam sebelumnya pasien mendadak kejang pada lengan kanannya. dan mendengar suara-suara yang menyuruh dia membunuh istrinya. kemudian terjatuh. nampak berusaha berbicara tetapi tak berbentuk kalimat yang jelas. Apakah faktor yang dominan sebagai etiologi? A. Pada saat itu. Bolus lambat diazepam 10 mg Seorang laki-laki berusia 44 tahun dibawa ke unit gawat darurat dengan dipegangi oleh 4 orang. Ekonomi C.

tetapi dia juga murung disebut? A. Rahabilitation B. dipindah ke bagian operator telepon. Pemeriksaan yang mendukung untuk menegakkan diagnosis pasien di atas? A. Apusan mikroskopik B. Fobia Saat pemeriksaan rontgen pada pekerja diwajibkan untuk menggunakan baju khusus yaitu apron yang berbahan Pb. Eksaltasi B. Disability limitation Laki-laki 65 tahun. keluhan disertai gangguan penampilan pada mata pasien. Ekopraxi C. Epstain barr virus C. Keluhan lainnya pasien merasa terganggu dengan keluhannya. Dia juga beranggapan karyawan yang lain iri padanya sehingga melaporkannya ke pimpinan dan ia dijadikan operator. Pasien juga mengeluh batuk lama sekitar 1 bulan dengan dahak berwarna putih encer. Tujuan dari pengguanaan dinding tebal dan apron di atas dalam konsep 5 level prevention termasuk dalam? A. ELISA Mikroorganisme yang paling sering menjadi pemicu pada kasus di atas adalah? A. Kultur spesimen D. Campylobacter jejuni D. tuberculosis Seorang laki-laki usia 46 tahun datang ke praktek dokter dengan keluhan sesak nafas sejak 2 minggu yang lalu. Elase E. Healt promotion D. Pasien adalah seorang pekerja tambang . M.Pasien perempuan 24 tahun. Dia berpikir sedang dipromosikan oleh presidan direktur. lipatan nasolabial menghilang. Early diangnosis and prompt treatment E. seorang sekretaris. Rapid test C. Pemeriksaan fisik lagoftalmus. Specifik protection C. tampak gembira berlebihan. Euphoria D. Pasien banyak bicara tertawa pola pikir loncat-loncat. Sreeptococcus aureus E. Sequencing E. KU mulut mencong ke kanan. Keluhan dirasakan semakin lama semakin berat. Helicobacter pulori B.

Memberikan natrium bikarbonat intravena E. Memberikan epinefrin injeksi intramuskuler C. tampak biru. Kekeruhan kornea D. di dalam mata kanannya tampak ada seperti kabut putih. Selama pemeriksaan tercium bau busuk yang ternyata berasal dari jari manis kirinya yang mengalami luka memborok sampai terlihat tulangnya. Melakukan ventilasi tekanan positif D. Katarak C. berolahraga 2 jam yang lalu. Bayi tersebut dilahirkan dalam keadaan tidak menangis. terakhir makan roti 1 jam yang lalu.dan memiliki kebiasaan merokok hingga 1 pack (12 batang) rokok dalam 1 hari. terakhir merokok 6 jam yang lalu dan terakhir minum Salbutamol 4 jam yang lalu. Sejak 6 bulan yang lalu. Dari hasil pemeriksaan laboratorium diperoleh reduksi urin (+++) GDP 250 mg/dL dan gula darah 2 jam post prandial 450 mg/dL. denyut jantung 90 x/menit. Setelah dilakukan langkah awal resusitasi. Apakah keadaan yang mengharuskan penundaan pemeriksaan spirometri pada kasus tersebut? A. Amblasi retina B. Minum Salbutamol 4 jam sebelum pemeriksaan D. Makan roti 2 jam sebelum pemeriksaan C. Kekeruhan cairan viterus E. Glaukoma Seorang bayi laki-laki dilahirkan secara sectio caesaria dari seorang perempuan berusia 37 tahun G1P0A0 gravida 38 minggu dengan ketuban pecah dini 18 jam dan fetal distress. Melakukan kompresi jantung B. Saat akan dilakukan pemeriksaan spirometri pasien mengatakan bahwa semalam pasien kurang tidur. Berolahraga 1 jam sebelum pemeriksaan B. tetapi masih dapat melihat benda-benda yang dekat. lemah. Kurang tidur Seorang laki-laki berusia 60 tahun mengeluh mata kanannya buta secara mendadak tadi pagi saat mandi. dan semakin tebal sehingga sekarang penglihatan mata kanannya menjadi kabur. Buta mendadak pada pasien disebabkan oleh? A. Merokok 6 jam sebelum pemeriksaan E. Memberikan rangsang taktil . Tindakan apakah yang harus dilakukan? A. penilaian menunjukkan bayi tidak bernafas.

Desa A adalah salah satu desa terpencil di wilayah kerja Puskesmas X dengan populasi sebanyak 5. Program Keluarga Berancana . Ketika melakukan kunjungan Saudara melihat banyak penduduk memiliki penyakit batuk kronik yang kadang-kadang disertai darah dengan keringat malam. Program penanganan malaria E. Saudara baru ditempatkan disana sebagai dokter puskesmas. kurang ventilasi.000 orang dengan 700 KK. dan lantai belum disemen. rumah kecil. Desa memiliki sumber air yang baik. terbuat dari bambu. Program Air Bersih C. Perumahan sangat buruk. Program DOTS D. Imunisasi Hepatitis B B. Apakah program yang menjadi prioritas untuk dilaksanakan di desa tersebut? A.

kemudian mengeluh nyeri kepala. sesak nafas disertai bengkak pada kedua tungkai bawah sejak 4 bulan sebelumnya. Keempat ekstremitas sering terasa kram. antihipertensi. tekanan darah 210/110 mmHg. Respirasi 40 x/menit. Kemudian kejang seluruh tubuh selama 5 menit dan pasien tidak sadar. S 37oC.3 mg/dL. nyeri perut. Health promotion B. jam 00. Hasil USG contracted kidneys. Phenitoin 100 mg IM Pasien laki-laki 30 tahun. Cedera kepala E. 30 menit kemudian dia sadar. Preventive health behavior E. Kemungkinan disebabkan oleh A. 3 jam lalu mengalami kejang pada sebagian tangan kanannya. Sakit yang hebat B. Apakah istilah yang paling tepat untuk tindakan pasien ini? A. Peritonitis C. ureum 150 mg/dL. Pasien ingin mengetahui kemungkinan penyakit degeneratif yang bisa terjadi pada dirinya. Hasil laboratorium didapatkan Hb 8 gr/dL. Hrmodialisis elektif B. Kemudian pasien muntah-muntah. Batas jantung kiri bergeser ke lateral dan kaudal. kretinin 12. saat sadar pasien tampak binggung. Sick-role behavior C. Phenobarbital 100 mg IM E. Terapi yang tepat pada pasien ini adalah? A. Health behavior D. mual. pasien dalam keadaan sadar. dan trasfusi darah C. Tidak sadarkan diri D. Terus dilakukan PF Tensi 100/70 mmHg N 100 x/menit RR 23 x/menit. terapi yang paling tepat untuk pasien ini adalah? A. Illness behavior Seorang pria usia 60 tahun datang ke UGD dengan keluhan lemah. Setelah di ruang perawatan 10 menit pasien mengamuk akibat menahan sakit pada perutnya.Seorang laki-laki 20 tahun. Diazepam 10 mg B. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. Penekanan intrakranial Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke praktik dokter umum untuk mengkonsultasikan kesehatannya. Antihipertensi dan tranfusi darah . dengan tipe pernafasan kussmaul dan nadi 100 x/menit. Pasien selama ini merasa ia dalam keadaan sehat. Carbamazepin 60 mg D. Phenitoin kapsul 100 mg C.30 KLL dan tak sadarkan diri. Antibiotik. Pada kedua lapangan paru bawah terdengar ronki.

Sindroma Parkinsonism B.5oC. teapi waktu bayinya lahir tidak menangis spontan. Keluhan ini disertai nyeri. Pada pemeriksaan fisik ditemukan. Sindroma Serotonin Seorang anak laki-laki berumur 6 tahun datang bersama ibunya untuk memeriksakan diri dengan keluhan utama tidak bisa diam. RR 20 x/menit dan suhu 36. Prestasi akademisnya kurang. Hordeolum eksternum B. Autisme C. nyeri tekan (+). Diberi obat injeksi oleh dokter untuk mengatasi agitasi akut pasien. Pada pemeriksaan vital sign didapatkan TD 110/70 mmHg. Sindroma Alzheimer E. nadi 80 x/menit. Kalazion E. Keluhan ini sudah diderita sejak umur 2 tahun. dan konjungtiva tidak ada kelainan. Meibomitis C. Hemodialisis cito dan bila memungkinkan tranplantasi ginjal Seorang laki-laki usia 26 tahun dirawat di rumah sakit dengan agitasi akut dan diagnosis Skizofrenia Paranoid. Saat hamil ibu sehat-sehat saja. Sindroma Capgras D.D. Apakah yang dialami pasien dengan keluhannya tersebut? A. A. Demam tidak ada. dan bila berjalan seperti robot.. Sindroma Neuroleptik Maligna C. Diagnosis yang mungkin adalah. Apakah diagnosis yang paling mungkin dari kasus tersebut? A. Oksigenasi. dan trasfusi darah E. pasien mengeluh pada perawat bahwa badannya terasa kaku.. Epilepsy D. koreksi status asam basa. Cerebral palsy B. berkilat. Blefaritis . merah pada palpebra. Retardasi mental E. antihipertensi. Gangguan pemusatan perhatian Seorang wanita berusia 22 tahun datang dengan keluhan ada bintik merah pada kulit kelopak mata. Setelah dirawat selama satu minggu di rumah sakit. tumor setempat. Hordeolum internum D.

Hordeolum B. dan terdapat pseudoposia. Hordeolum Eksternum Perempuan 18 tahun datang ke PKM dengan keluhan benjolan pada mata kiri sebesar biji jeruk dan tidak nyeri. tidak nyeri. tidak ada nyeri tekan.Gambar 6. Pada pemeriksaan oftalmologi benjolan teraba kasar. Tumor E. Diagnosis yang mungkin? A. Kelenjar preurikel tidak membesar. dan adanya pseudoptosis. tidak merah. Pada Kalazion terjadi penyumbatan kelenjar Meibom dengan infeksi ringan yang mengakibatkan peradangan kronis kelenjar tersebut. Sebelumnya benjolan pernah timbul 3 minggu yang lalu dan terasa nyeri. tidak hiperemi. Kalazion Klazion merupakan peradangan granulomatosa kelenjar Meibom yang tersumbat. Blefaritis Gambar 7. Kalazion D. Ektropion C. Kalazion akan memberikan gejala adanya benjolan pada kelopak. Kadang-kadang .

riwayat panas badan tidak ada. pasien sering mengeluh nyeri kepala yang makin lama makin dirasakan berat. Di manakah letak lesi/kelainan yang paling mungkin pada pasien di atas? A. Kelemahan anggota gerak kiri dirasakan makin berat 3 bulan. Pasien tetap sadar. Apa Diagnosisnya? A. Lesi fossa posterior E. hingga pasien hanya dapat menggeser anggota gerak kiri. Tiga bulan selanjutnya paien merasa sulit tidur. usia 45 tahun dibawa keluarganya ke praktek umum dokter swasta dengan keluhan utama kelemahan anggota gerak kiri. Keluhan disertai gangguan penglihatan kedua mata (blur vision). Dia juga sering tersenyum sendiri seolah olah mengobrol dengan seseorang. Halusinasi lihat dan waham bizzare Pasien wanita. tiap hari berangkat sekolah dan dia juga sering mendengar anaknya bernyanyi. tidak ada keluhan kejang. Kurang lebih 1 tahun yang lalu. Waham dan idea of reference B. Lesi lobus ocipital kiri kanan . Minggu-minggu terakhir pasien mengatakan bahwa anaknya masih hidup. Halusinasi dan waham berdosa E. Lesi infratentorial C. Lesi chiasma aptikum B. Muntah dikeluhkan 1 bulan sebelum masuk rumah sakit. Empat bulan yang lalu anaknya yang berumur 4 tahun meninggal karena DBD. Halusinasi dengar dan waham bizzare D.mengakibatkan perubahan bentuk bola mata akibat tekanannya sehingga terjadi kelainan refraksi pada mata tersebut. pupil anisokor kanan. Seorang laki laki 35 tahun datang ke UGD dengan keluhan 2 hari tidak makan. Riwayat trauma/jatuh tidak ada. sulit makan dan mengurung diri di kamar pasien juga mengatakan ingin bunuh diri dan merasa bersalah atas kematian anaknya. Halusinasi dan idea of reference C. Lesi supratentorial D.

5-17 Jan D. Pemeriksaan lab hipokalemi. Emesis gravidarum E. ketonuria (+). Masa inkubasi penyakit ini adalah 7-10 hari. while the infratentorial region contains the cerebellum. The area of the brain below the tentorium cerebelli is the infratentorial region. Kemungkinan diagnosis adalah? A. 11 Feb 2 kasus. The supratentorial region contains the cerebrum. Sebuah kejadian luar biasa penyakit demam berdarah Dengue dilaporkan antara tanggal 5 dan 20 Februari 2009 di sebuah kota di Sumatera.10 Feb B. 7 Feb 3 kasus. payudara membesar. BB menurun. Hiperemesis gravidarum . 8 Feb 5 kasus. 17 Feb 7 kasus.12 Feb 9 kasus. the supratentorial region of the brain is the area located above the tentorium cerebelli. 9-16 Jan Wanita 17 tahun G1P0A0.10 Feb E. 16 Feb 15 kasus. 27 Jan . Kapankan waktu paparan penyakit yang paling tepat? A. Jumlah kasus untuk setiap tanggal adalah sebagai berikut 5 Feb 2 kasus. Morning sickness D. 29 Jan .In anatomy. Gastritis B. 20 Feb 3 kasus. terlambat haid 1 bulan 5 hari letih. 7-18 Jan C. Abortus iminens C.

Lesi di intracranial C. Kasih obat Pain Killer C. Estrogen B. sebelumnya didahului rasa kebas dan kesemutan kemudian lama-kelamaan kelemahan anggota gerak atas dan bawah. LH C. FSH Seorang pria berusia 55 tahun pada saat bengun tidur pagi hari mengalami kepala pusing berputar disertai muntah. Gips terpasang 3 hari yang lalu karena lengan atas kiri retak. Test kalori Laki-laki dewasa 25 tahun dengan sesak nafas. Progesteron E. maka kemungkinan letak lesi terjadi pada? A. Manuver Hall pike C. Yang dilakukan oleh Anda sebagai seorang dokter adalah A. Dari hasil PF tidak ada hiperrefleks. tapi tapi pasien takut menoleh ke kanan karena akan kambuh kembali. Tanda vital normal. hCG D. Test laseque E. Meminta pasien sendiri untuk menuliskan karena ia sendiri adalah teaga medis . Rujuk ke Rumah Sakit D. Lesi sentral di medula spinalis B. dan beralasan baru putus dengan pacarnya. Bivalve B. Pemeriksaan hormon yang paling tepat dilakukan pertama kali? A. Manuver jendrasik D. Tindakan yang dilakukan? A. Buka gips Seorang tenaga medis mengalami kecelakaan lalu lintas. Cappilary Refill Time kurang dari 2 detik. Lesi perifer di komu anterior dan posterior Pasien laki-laki usia 21 tahun datang ke puskesmas untuk kontrol gips sirkular di lengan kiri.Perempuan 27 tahun hamil 8 minggu keluar bervak-bercak merah dari kemaluan sudah 3 hari ini. Pasien mengeluh nyeri pada lengan atas saat digerakkan. Setelah diperiksa ternyata dia sendang mabuk. Sebab. ia takut kariernya akan terancam. Test koordinasi B. Riwayat trauma kepala dan gangguan penglihatan disangkal. Dia meminta Anda agar tidak menuliskan hal ini di dalam rekam medis. Ganti gips E. dan keringat dingin. Pemeriksaan yang paling penting? A.

Pemeriksaan Ro di daerah mana yang saudara usulkan? A. C. pelvis C. saat secondary survey saudara akan membuat foto Ro pertama. Obat ini bekerja pada otak untuk menghasilkan efek menenangkan. Obat ini umumnya digunakan selama 7-10 hari untuk membantu Anda tertidur lebih cepat dan mengurangi frekuensi Anda terjaga semalaman. D. Toraks dan leher E. Haloperidol 2 mg i. Klorpromazin 50 mg i. Diazepam 5 mg i. Triazolam C. Penderita mengalami trauma multiple. Klorpromazin 100 mg i. toraks.m. Haloperidol D. bicara meracau. Pasien ingin dirujuk ke rumah sakit. Setelah difiksasi apakah obat yang paling tepat diberikan? A.v. E. Diazepam 5 mg i. Kepala. . B. Sejak 1 bulan yang lalu dipecat oleh kantor. Kepala dan leher D. CPZ B. Obat yang dapat diberikan kepada pasien sebelum dirujuk adalah: A. Trifluoporazin Triazolam digunakan untuk pengobatan jangka pendek pasien dengan masalah tidur (insomnia). Daerah persendian dan ekstrimitas B. Di UGD primary survey stabil.B. Meminta dokter jaga lain untuk menuliskan Tidak menuliskan karena rahasia kedokteran Meminta perawat lain menuliskan Tetap menuliskan di rekam medis Seorang laki-laki 25 tahun dibawa keluarganya dengan keluhan gaduh gelisah. D. Seorang pengendara mobil mengalami KLL di jalan tol. Pada pemeriksaan fisik tidak ditemukan adanya kelainan. Tidak ada riwayat penyalahgunaan zat dan alkohol.v. Pada awalnya pasien sulit tidur dan malas beraktifitas. C. E.m. Pelvis Seorang laki-laki 50 tahun datang dengan keluhan sering menangis tanpa sebab sejak 1 bulan yang lalu.m. leher. tidak bisa tidur. Triazolam juga dapat membantu Anda tidur untuk jangka waktu yang lama dan merupakan milik kelas obat yang disebut obat penenang/hipnotik.

Kuman berbentuk spiral. Pasien tidak suka minum susu. Keluhan telah dirasakan lebih dari 3 minggu. lensa ditempatkan penekanan bola mata di bawah normal. Pendarahan vitreum Seorang perempuan berusia 18 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan batuk berdahak. Myopi Laki-laki 45 tahun ke poli mata dengan keluhan pandangan menurun setelah terkena shuttlecock. Ablatio retina D. Riwayat trauma kepala (-) mata (-) kulit kering. Ablasio retina D. sayur. disertai demam. Pada anamnesis lanjutan diketahui kakak dan ayah pasien yang serumah telah lama menderita sakit dengan keluhan serupa. BTA negatip . buah. Apakah ciri kuman penyebab yang nampak pada pemeriksaan mikroskopis BTA? A. Awalnya penurunan pandangan dari bawah ke atas kemudian gelap semua. Pemeriksaan virus didapatkan 1/300. Sebutkan salah satu kelemahan CBR? A. BTA negatip D. Diagnosa yang mungkin adalah? A. tetapi masih mempunyai banyak kelemahannya. Terlalu sulit mencari datanya D. lemah dan berkeringat dimalam hari. Diagnosisnya adalah? A. Dalam menghitungnya wanita di atas 60 tahun tidak dihitung E. Kuman berbentuk batang. Pada pemeriksaan fisik dijumpai ronki basah dan suara amforik pada apex. Dalam menghitungnya tidak memisahkan penduduk laki-laki dan wanita. C. Mata kiri nyeri dan merah. sesak napas.67 untuk Jawa Barat. BTA positip C. Xeroftalmia B. Dalam menghitungnya penduduk wanita dipisahkan dengan laki-laki Anak laki-laki usia 6 tahun dibawa ke Puskesmas dengan keluhan menurunnya pengelihatan menjelang sore hari. Angka CBR dapat dipahami sebagai pedoman. Hifema C. nafsu makan berkurang. Direncanakan pemeriksaan mikroskopis sputum BTA. Kuman berbentuk batang. BTA positip B.Dalam data di Pukesmas hasil dari cakupan KIA di dapatkan angka kematian kasar Crude Life Bird Rate (CBR) sebesar 6. Iridosiklitis E. Konjungtivitis C. Foto thorax penderita menunjukkan adanya infiltrat spesifik disertai daerah avaskuler dengan pleural line yang jelas. konjungtiva anemis. komea jenih. Kuman berbentuk bulat. Luksaaio lensa B. Presbiopi E. Dalam menghitungnya wanita dan anak-anak tidak diperhitungkan B.

frekuensi napas 20 kali/menit. jika ditemukan pada 3 rumah. Tindakan apakah yang anda lakukan? A. Trauma ureter E. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan. Memanfaatkan kader untuk melakukan fogging focus dan penyuluhan 3 M plus E. Kuman berbentuk bulat. BTA positip Seorang laki-laki. dilakukan fogging focus D. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tungkai kanan tidak . frekuensi batuk bertambah banyak dengan dahak kental. 1 minggu ini badan demam. Striktura uretra anterior B. Komplikasi pada atrium dan ventrikel kiri Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan pancaran BAK bercabang dua. Komplikasi pada paru kontralateral B. Dilaporkan terdapat seorang warga kelurahan X tersebut dirawat di RS karena demam berdarah. Pada pemeriksaan fisik didapatkan peningkatan Jugular Venous Pressure (JVP). Pasien baru saja mengalami kecelakaan mobil. pasien menabrak truk dan pasien duduk di samping pengemudi. Striktura uretra posterior Anda adalah kepala puskesmas pada kelurahan X. Epididimitis C. dilakukan fogging focus Laki-laki 40 tahun masuk UGD dengan keluhan nyeri pada tungkai. Batu buli-buli D. Komplikasi pada pembuluh limfe D. kehijauan. 70 tahun. Pernah dilakukan pemeriksaan spirometri 3 bulan yang lalu dan didiagnosis sebagai Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK). tangan tidak bisa digerakkan sejak 30 menit yang lalu. Pada pemeriksaan radiologi dilakukan antegrade uretrograf. Komplikasi pada atrium dan ventrikel kanan E. Batuk berdahak sejak 10 tahun yang lalu. Apakah penyebab peningkatan JVP pada kasus di atas? A. Pancaran BAK juga kecil.E. Meminta formulir SO kepada keluarga pasien yang dikeluarkan RS untuk dilaporkan ke dinkes agar dilakukan fogging C. dan suhu 36. Melakukan pemeriksaan epidemiologi (PE) seperti pemeriksaan jentik. Kadang-kadang susah BAK. frekuensi nadi 80 kali/menit. Melakukan pemeriksaan jentik berkala (PJB). Komplikasi pada pembuluh darah C.5oC. jika ditemukan pada 10 rumah. perokok datang ke Puskesmas karena sesak. Kemungkinan diagnosis pada pasien ini adalah A. Melakukan fogging focus pada 100 rumah disekitarnya dan melakukan penyuluhan 3 M dan penggunaan kelambu serta insektisida B. tekanan darah 120/80 mmHg.

Benzodiazepin C. Fraktur femur 1/3 proksimal Pria. Amitriptilin B. adduksi dan endorotasi. sulit diajak komunikasi pasien merasa ini sudah kiamat dan sekarang ada di akhirat. duduk di samping supir. Fraktur antetrochantor femur B. Pasien merasa sedih dan ingin dihukum atas dosa-dosa. Diagnosis? A. Fraktur trochanter femur C. Fraktur collum femur D. Pemeriksaan fisik dalam batas normal. Carbamazepin .bisa diluruskan. Belum pernah sakit seperti ini sebelumnya. Dislokasi tungkai ke atas C. KU kaki kanan sakit dan tidak bisa digerakkan. Terapi apa yang sebaiknya diberikan? A. Alprazolam E. abduksi. mengerem mendadak. Dislokasi panggul posterior E. Fraktur collar femur B. Dislokasi panggul anterior Gambar 8. Tidak pernah memakai obat-obatan narkotika. endorotasi serta tidak dapat difleksikan. Sebelum kecelakaan. Dislokasi tungkai ke posterior E. Saat datang sendi panggul flexi. Clorpromazin D. Dislokasi panggul posterior Seorang 26 tahun dibawa keluarga dengan keluhan sudah 3 minggu diam mematung. Fraktur 1/3 proximal femur D. Kemungkinan penyababnya adalah? A.

Pada pemeriksaan fisik didapatkan caries pada giginya. Retardasi mental Borderline D. temperatur 39. dan masalah kemampuan berbicara yang mempengaruhi perkembangan kemandirian dapat menetap sampai dewasa. Apakah diagnosanya A. Retardasi mental Berat  F70 Retardasi Mental Ringan Ketrampilan sosial dan komunikasinya mungkin adekuat dalam tahun-tahun prasekolah. Tetapi saat anak menjadi lebih besar. Retardasi mental Sedang C. Ibuprofen C. Dalam wawancara didapatkan wanita tersebut juga menderita asma. Efusi pleura B. c) Etiologi organic hanya dapat diidentifikasi pada sebagian kecil penderita. Retardasi mental Sangat berat B. Asam mefenamat B.Seorang wanita 25 tahun datang ke dokter praktek mengeluh sakit giginya. belum bisa membaca.1oC. dari hasil test IQ hasil sesuai anak usia 5 tahun. Pneumonia Anak laki-laki 8 tahun diantar ibunya ke RS dengan keluhan sulit mengikuti pelajaran di sekolah. b) Pemahaman dan penggunaan bahasa cenderung terlambat pada berbagai tingkat. Retardasi mental Ringan E. napas cuping hidung positip. Pada pemeriksaan didapatkan frekwensi napas 33 /menit. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Analgesik pilihan untuk wanita tersebut adalah? A. Atelektasia C. . Tuberkulosis E. defisit kognitif tertentu seperti kemampuan yang buruk untuk berpikir abstrak dan egosentrik mungkin membedakan dirinya dari anak lain seusianya. maka IQ berkisar antara 50 sampai 69 menunjukkan retardasi mental ringan. Metamizol Seorang anak perempuan usia 21 bulan mengalami sesak napas. Pedoman Diagnostik a) Bila menggunakan tes IQ baku yang tepat. Emfisema D. Pada pemeriksaan radiologi didapatkan konsolidasi lobar superior kanan. Parasetamol D. Aspirin E. udara bronkogram positip.

Pada usia prasekolah sudah nyata ada gangguan. G3P2. Persalinan spontan D. Tetapi seringkali masih membutuhkan perawatan orang lain. gangguan tingkah laku atau disabilitas fisik dapat ditemukan dalam berbagai proporsi 1. b) Umumnya ada profil kesenjangan (discrepancy) dari kemampuan. F73 Retardasi Mental Sangat Berat Ketrampilan komunikasi dan motoriknya sangat terbatas. gangguan perkembangan lain. Pasien memiliki riwayat SC dua kali. Pedoman Diagnostik a) IQ biasanya berada dalam rentang 35 sampai 49. Persalian ekstraksi forceps . Pada masa dewasa dapat terjadi perkembangan bicara dan mampu menolong diri sendiri secara sederhana. Jika perkembangan bahasanya buruk. bentuk komunikasi nonverbal dapat berkembang. datang ke rumah sakit dengan umur kehamilan 34-35 minggu.  F72 Retardasi Mental Berat Bicara anak terbatas dan perkembangan motoriknya buruk. d) Autisme masa kanak atau gangguan perkembangan prevasif lainnya terdapat pada sebagian kecil kasus. sedangkan yang lainnya sangat canggung namun dapat mengadakan interaksi social dan percakapan sederhana.  Seorang wanita berusia 37 tahun. epilepsy. Pada usia sekolah mungkin kemampuan bahasanya berkembang.d) Keadaan lain yang menyertai seperti autism. Isolasi sosial dirinya mungkin dimulai pada usia sekolah dasar. dan mempunyai pengaruh besar pada gambaran klinis dan tipe penatalaksanaan yang dibutuhkan. c) Suatu etiologi organic dapat diidentifikasi pada kebanyakan penyandang retardasi mental sedang. SC pada kehamilan 40-41 minggu C. Sebagai dokter. tindakan yang disarankan pada pasien untuk dilakukan persalinan? A. beberapa dapat mencapai tingkat yang lebih tinggi dalam keterampilan visuo-spasial dari pada tugastugas yang sangat tergantung pada bahasa. SC pada kehamilan 37-38 minggu B.  F71 Retardasi Mental Sedang Ketrampilan komunikasi berkembang lebih lambat. Dapat dideteksi lebih dini jika dibandingkan retardasi mental ringan.

T 37. Artritis septic B. Elektroretinogram B. Riwayat epilepsi dalam keluarga (+). Ankylosing spondylitis C. Pemeriksaan tanda vital dalam batas normal.0oC. ia tidak sadar dan mengompol. Pemeriksaan yang tepat untuk membantu menegakkan diagnosis? A. Epilepsi parsial idiopatik D. dan terjadi selama 1-2 menit. kornea mata kanan keruh dan ukuran lebih besar dari kiri. Kemudian. Saat kejang. Jari-jari tangan kanan dan kiri juga dirasakan kaku dan nyeri berlangsung sekitar 15-30 menit di pagi hari. bagian hitam bola mata kanan lebih besar dibandingkan dengan mata kiri. Epilepsi umum simtomatik Bayi berusia 2 bulan datang ke RS dibawa orang tuanya dengan keluhan utama.0 mg/dl. Tindakan yang harus segera dilakukan adalah? . USG D. Lapang pandang E. Saat pertama kali datang TD 100/70 mmHg. terutama saat berjalan. mata si bayi sering berair. TIO C. Epilepsi umum kriptogenik C. N100 x/menit. Pemeriksaan sendi tampak nodul pada sendi DIP dan suara berderak pada sendi lutut saat digerakkan. dan terlihat sering berkedip. dada dan perut kiri. Diagnosis yang paling mungkin adalah? A. Keluhan muncul pertama kali muncul 2 minggu yang lalu. Mata melenting ke atas. Artritis rheumatoid D. Apakah bentuk epilepsi yang paling tepat untuk pasien ini? A. Induksi kehamilan 39 minggu Seorang laki-laki berusia 14 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan utama kejang. Osteoartritis E. Os mengeluh nyeri pada kepala.E. dan kejang kelonjotan pada keempat anggota gerak. Epilepsi umum idiopatik B. RR 32 x/menit. Kadar asam urat serum 8. tidak kuat bila terkena cahaya. CT Scan/MRI Seorang wanita berusia 58 tahun dengan IMT 23 kg/m2 nyeri pada kedua sendi lutut. pada pemeriksaan. Setelah 10 menit kemudian Os teriak-teriak dengan kata-kata yang tidak jelas dan muntah. Epilepsi parsial simtomatik E. Lalu. Artritis gout Laki-laki 20 tahun datang dengan keluhan sempat tidak sadar selama 30 menit yang lalu setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. mulut berbusa. Keluhan terjadi saat tidur dengan menengadah ke atas.

Gambaran apa yang diharapkan dari hasil pemeriksaan CT Scan tersebut ? A. Akhir bulan kelima Laki-laki 60 tahun merasa cepat lelah. Sesak nafas dirasakan sejak 1 tahun yang lalu. Lapor langsung dengan atasan C. C. Pada pemeriksaan didapatkan tekanan darah 170/110 mmHg.A. Saat pasien berjalan di dalam rumah sering merasa lelah. Foto rontgen thorax. Dokter kemudian menyarankan untuk dilakukan pemeriksaan CT scan. Akhir bulan keempat B. Pasien sempat tidak sadarkan diri sebelum dibawa ke rumah sakit. disertai sesak nafas yang memberat sejak 2 minggu yang lalu. Intracranial hemorragi hemisfer kanan C. Akhir bulan kedua E. kadang dahak ada darahnya. Lapor dengan izin pasien tersebut B. Tidak melaporkan Laki-laki 25 tahun datang ke pukesmas dengan keluhan batuk sudah 3 minggu. Pasien memiliki riwayat hipertensi menahun dan gagal jantung. Infark di hemisfer kiri Seorang dokter perusahaan setelah melakukan pemeriksaan terhadap karyawan mendapatkan adanya karyawan yang menderita epilepsi. USG abdomen dan CT scan O2 dan stabilisasi hemodinamik Analgetik dan sedasi Pasang NGT dan WSD Ambil sample darah untuk analisa gas darah Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke unit gawat darurat dengan keluhan kelemahan mendadak pada tangan dan tungkai sebelah kiri. Akhir bulan ketiga C. Kapan pemeriksaan sputum selanjutnya? A. Intracranial hemorragi hemisfer kiri B. Fungsional Class New York Heart Assosiation? . B. Sudah diobati tapi belum sembuh kemudian dilakukan pemeriksaan sputum dengan Z. Riwayat trauma disangkal. Infark di hemisfer kanan D. Akhir bulan pertama D. penurunan motorik dan sensorik di bagian tubuh sebelah kiri. D. E. Tindakan dokter adalah A. dahak bewarna kuning. Membicarakan keadaan pasien dengan dokter lain E. Subarachnoid hemorragi E. Memberitahu karyawan lain D. neilson dengan BTA ++/+++/++. Oleh dokter pukesmas diberikan pengobatan anti tuberkulosa kategori 1.

Dari vagina keluar cairan seperti bulirbulir nasi/susu bubuk. Kedua lensa berwarna keruh. Serumen prop C. Pemeriksaan selanjutnya adalah A. Riwayat trauma dan influenza di sangkal. Unable to carry out any physical activity without discomfort: symptoms of heart failure are present even at rest with increased discomfort with any physical activity. C. Wanita mengaku hamil 6 bulan tiba-tiba hidung tersumbat disertai penurunan pendengaran tibatiba. B. Slight limitation of physical activity: comfortable at rest but ordinary activity results fatigue. Tes Schimmer E. Tes Anel D. VOS 1/~. E. Tes flourescen C. Sudden deafness B. Terdapat gatal. Mata kiri hanya dapat melihat cahaya sejak 1 bulan lalu. Invoice induce deafness D. Tes Shadow Seorang wanita usia 30 tahun mengeluh keluar cairan keputihan dari vaginanya. Mata kanan buram sejak 6 bulan lalu. D.A.  Class IV. dyspnoea or palpitation. Otitis media maligna E. III V I II IV NYHA Classification of Heart Failure  Class I. Tes Sensitivitas B. Marked limitation of physical activity: comfortable at rest but less than ordinary activity results in symptoms. Pemeriksaan oftalmologis VOD 5/60.  Class III. palpitation or dyspnoea. No limitation: ordinary physical exercise does not cause undue fatigue. Tuba occlusion Seorang laki-laki 70 tahun datang dengan keluhan penglihatan buram.  Class II. Apa penyebab hal tersebut? A. Pemeriksaan apa yang dilakukan selanjutnya? . vulva dan vagina lecet-lecet karena sering digaruk-garuk.

Mata kiri nyeri dan merah. namun selang 1 minggu kemudian timbul lagi di lengan atas dan keesokan harinya hilang lagi. komea jenih. awalnya penurunan pandangan dari bawah ke atas kemudian gelap semua. Hiperkalsemia D. Diagnosisnya adalah? A. Pertma kali benjolan timbul di dada lalu hilang sendiri. Tes allergi D. Pemeriksaan virus didapatkan 1/300. lensa didapatkan tekanan bola mata di bawah normal. Iridosiklitis B. Foto CT scan C. Manakah kondisi klinis pasien yang mengarah ke penyebab penyakit? A. Benjolan semacam itu pernah timbul pada kurang lebih 3 minggu yang lalu. D. Luksasio lensa Seorang laki-laki. Foto polos kepala B. Sindrom Henoch Schlein Purpura E. Pap smear Urin Vaginal swab Darah Laki-laki 45 tahun ke poli mata dengan keluhan pandangan menurun setelah terkena shuttlecock. konjungtiva anemis. C.A. Pada pemeriksaan fisik ditemukan benjolan yang lunak dengan batas tak tegas dan tidak rasa nyeri/gatal. Penderita kadang-kadang juga makan daging katak yang ditangkap dari pesawahan di sekitar tempat tinggalnya. B. Toksoplasmosis C. Penderita berasal dari daerah pinggir bendungan karangkates mengaku sering memancing ikan dan memakan ikan yang diperoleh dari pancingannya hanya dengan membakar di atas arang. tetapi kemudian hilang sendiri dan muncul lagi di bagian tubuh yang lain. Hifema D. Hiponatremia Seorang berusia 24 tahun datang ke dokter dengan keluhan timbul benjol di bawah kulit dagu sehingga dagunya nampak menonjol ke depan. Ablasio retina C. Dokter mendiagnosis pasien tersebut menderita Central Diabetes Insipidus. Dari hasil pemeriksaan urin diperoleh hasil Berat Jenis (BJ) urin rendah. Untuk menentukan diagnosis penyakit yang diderita pemuda tersebut pemeriksaan apakah yang paling tepat dilakukan? A. 50 tahun datang ke dokter dengan keluhan sering kencing. Pemeriksaan darah lengkap dengan differantial count . Sindrom nefrotik B. Pendarahan vitreum E.

Pemeriksaan fisik menunjukkan konjungtiva palpebra dan tarsalis edema dan hiperemi.E. Tindakan awal apakah yang harus dilakukan? A. Konjungtivitis kataralis akut C. Irigasi dengan garam fisiologi atau air bersih selama 15-30 menit D. secara bertahap ia menjauhi teman-temannya. Konjungtivitis vernalis E. di bawa ke UGD karena mengamuk. injeksi konjungtiva (+). silau. Konjungtivitis folikularis Seorang laki-laki 40 tahun datang ke IGD mengeluh mata terkena HCl di tempat kerjanya. minuman berkarbonasi. Ia juga senantiasa mendengar suara-suara yang membisikkannya bahwa ia adalah seorang ahli arsitektur yang sangat terkenal ke seluruh pelosok dunia. Intoksikasi etanol E. Lakukan pembedahan agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah E. Apa penyebab paling mungkin kebutaan tersebut? A. dan lotion anti nyamuk. iris dan lensa tampak normal. Intoksikasi bikarbonat B. Biopsi jaringan Seorang wanita usia 40 tahun mengeluh mata bengkak. Setelah sadar mereka mengalami kebutaan kedua mata. 38 tahun. kornea. sekret (+). Ia juga mengatakan bahwa adzan yang terdengar selalu meneriaki dirinya dengan mengatakan dia banci begitu pula dengan penjaja makanan yang lewat depan rumahnya. berair. Berikan antibiotika sistemik dan intravena untuk mecegah infeksi B. obat flu. Kompres dengan air dingin untuk menghilangkan nyeri Beberapa pemuda dirawat di bangsal penyakit dalam setelah minum minuman oplosan yang terdiri dari alkohol. Konjungtivitis gonoroika B. karena ia yakin semua temannya senantiasa mengejeknya dan mengatakan bahwa dia banci. tidak terasa nyeri. sedikit gatal. Intoksikasi derivat xantine Seorang laki-laki. Waham kejar C. Penglihatan tidak menurun. Intoksikasi Diethyltoluamide D. Ia sudah sakit sejak usia 23 tahun. Bebat mata segera C. Pada tahun pertama kuliah. Konjungtivitis fliktenularis D. Diagnosis adalah? A. Waham erotomania B. Pada pemeriksaan tampak mata merah dan visus normal. Simptomatologi yang paling menonjol dari kasus di atas adalah A. Intoksikasi metanol C. Waham of reference .

manakah yang paling sesuai untuk keadaan di atas? A. Umumnya dalam bentuk negatif diturunkan dari ide referensi. pada bagian tepi tampak papulpapul eritem. Pasien gemar memakai celana pendek. Adaptasi terhadap perubahan lingkungan Komplikasi operasi katarak? A. PF ditetapkan plakat dan makula hiperpigmentasi. Chlamidya trachomatis Laki-laki umur 24 tahun dibawa ke puskesmas oleh keluarganya karena mengamuk tanpa sebab sejak 2 bulan lalu. Penderita suka mengurung diri. hiperpigmentasi dan tersebar erosi dan eskoriasi. kejadian atau orang memiliki sebuah makna pribadi bagi pasien. mengeluh kesulitan untuk tidur dan ketakutan. Seorang anak laki-laki berusia 15 tahun bercerita bahwa kakak perempuannya akan pindah ke luar kota untuk melanjutkan sekolah. Merasa dikejar-kejar oleh musuhnya dan . Diantara fungsi dasar keluarga di bawah ini. Membentuk aturan yang mengatur semua anggota keluarga D. Waham cemburu Waham Referensi Keyakinan bahwa objek. Uveitis anterior D. skuama kasar (+). keluhan membaik tetapi timbul lagi. Penderita sudah berobat ke pukesmas. Epidermophiton C. Trichopiton B. Dia sangat mengharapkan bisa bersekolah di tempat yang sama. Dibangunnya otonomi dan kebebasan antara anggota keluarga C. Waham bizarre E. menarik diri dari pergaulan (tidak suka bergaul). Candida albican D. Dia merasa sangat kehilangan dan akan sangat merindukannya. di mana seseorang secara salah merasa bahwa ia sedang dibicarakan orang lain.D. Iridosiklitis Seorang perempuan berusia 17 tahun. Saling dukung antar anggota keluarga B. Endoftalmitis C. tetapi dia harus bisa berjalan terus dengan belajar lebih keras lagi sehingga bisa mengikuti jejaknya. Komunikasi antar anggota keluarga E. Keluhan gatal dirasakan berulang tiap bulan dan biasanya datang sehabis mentruasi. datang ke dokter dengan keluhan gatal di bokong sejak 1 thn yang lalu. Apakah penyebab yang paling mungkin untuk kasus ini? A. Uveitis posterior B. Neisseria gonorrheae E.

Gangguan Anxietas Klaustofobia adalah sebuah penyakit ketakutan terhadap tempat-tempat sempit dan terjebak. Diagnosa yang paling mungkin? A. TBC epididymis Seorang laki-laki usia 35 tahun dibawa ke unit gawat darurat dengan keluhan nyeri tungkai bawah setelah jatuh dari kendaraan bermotor. teraba fragmen tulang. Penderita sering mendengar suara-suara tanpa wujud dan sering melakukan sesuatu hal di luar kendalinya. hematoma. didapatkan gambaran tuberkel pada stroma di antara kelenjar-kelenjar epididymis. Apakah kompartemen tungkai bawah yang mengalami kenaikan tekanan intrakompartemen? A. Gangguan skiziafektif D. tidak tampak luka terbuka. Limfokele B. Apakah diagnosis yang paling mungkin? A. berdebar dan mulut kering. Tiga minggu ini benjolan melunak dan menimbulkan lubang pada kulit buah zakarnya. 36 tahun datang dengan keluhan sesak nafas saat naik lift. benjolan keras dan kemerahan. Keluhan dirasakan semakin bertambah setelah adiknya meninggal 3 tahun yang lalu karena sesak. Karsinoma testis C. Keluhan disertai kaki kanan tidak bisa menapak untuk jalan. Gangguan psikotik akut Seorang perempuan. Hematokele E. Gangguan skizofrenia B. datang ke UGD dengan keluhan luka pada kemaluannya. Seorang laki-laki usia 45 tahun. Pada pemeriksaan histopatologi. Pada anamnesis didapatkan riwayat awalnya terasa ada benjolan pada kulit buah zakarnya. Pemeriksaan fisik dalam batas normal. Gangguan depresi C. Klaustrofobik E. Pada pemeriksaan tungkai kanan didapatkan bengkak di bagian pertengahan tungkai bawah. Diagnosisnya? A. Seminoma D.akan dibunuh. pulsasi arteri di caudal malleolus lateralis dan medialis teraba kuat. terjadi kurang lebih sejak 6 bulan yang lalu. Lateral C. Gangguan bipolar B. Pasien kemudian menjalani operasi pengangkatan skrotum. Gangguan stress akut C. Gangguan waham menetap E. Gangguan psikotik akut D. pulsasi arteri di dorsum pedis tidak teraba. Posterior . Gejala disertai rasa cemas. nyeri tekan. Posterosuperficial B.

tidak dapat menjawab pertanyaan dengan kalimat . Pemeriksaan radiologis menunjukkan fragmen tibia menunjukkan non-aligment posisi anterolateral. Posteroprofundal E. Anterior Seorang laki-laki usia 35 tahun dibawa ke unit gawat darurat RS dengan keluhan nyeri tungkai bawah setelah jatuh dari kendaraan bermotor. Peroneus profundus E. Penderita lebih nyaman dengan posisi duduk. Ischiadica C.D. Peroneus communis B. dibawa ke UGD dengan keluhan sesak dan mengi 2 hari ini. Apakah saraf yang mengalami kerusakan pada kasus diatas? A. Tibialis D. nyeri tekan. tidak membaik dengan pemberian obat-obatan yang biasa dia pergunakan. tidak tampak luka terbuka. hematoma. Keluhan disertai kaki kanan tidak bisa menapak untuk jalan. teraba fragmen tulang. Peroneus superficialis Seorang perempuan usia 30 tahun dengan riwayat asma. pulsasi arteri di caudal malleolus lateralis dan medialis teraba kuat. pulsasi arteri di dorsum pedis tidak teraba. Pada pemeriksaan tungkai kanan didapatkan bengkak di bagian pertengahan tungkai bawah.

antikolinergik sistemik. Uveitis B. Oksigen. kortikosteroid inhalasi D. edema saccus lakrimasi. Iridosiklitis . Ligamentum lata Wanita 25 tahun. Kerusakan struktur anatomi apa yang berhubungan dengan kelainan di atas? A. Blefaritis C. Menjadi skizofrenia Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan terdapat benjolan memanjang yang sering keluar di perut kanan bagian bawah tepat di atas paha. Pada pemeriksaan dengan metode valsalva ditemukan benjolan keluar pada superior inguinal kanan dekat dengan tulang pubis. ß2 agonis inhalasi. Fascia lata D. Pada anamnesis diketahu pasien seorang mahasiswa. Dakriosistitis D. Akhir-akhir ini ia merasa sulit tidur ketika malam hari. Taat pada norma-norma dan aturan-aturan yang ada. tetapi selalu lulus dalam setiap mata kuliah dan sering mendapat nilai A. didapatkan retraksi suprasternal dan didapatkan wheezing pada akhir expirasi. Diagnosis di atas adalah? A. Jatuh kedalam psikosis E. Menjadi percaya diri B. Aminofilin sistemik Seorang laki-laki usia 23 tahun. ß2 agonis inhalasi. Frekuensi napas 28 x/menit. Peritoneum parietal B. Oksigen. Kanalis inguinalis C. Apakah pemberian terapi utama di UGD? A. selalu mengulangi dan memeriksa apa yang telah ia kerjakan. Oksigen. ß2 agonis sistemik. Pria ini bekerja sebagai kuli bangunan. Apneurosis abdominalis interna E. Oksigen. kortikosteroid sistemik C. nadi 110 x/menit. Menjadi lekas sembuh C. antikolinergik sistemik B. datang ke dokter dengan keluhan sulit tidur. Menjadi lebih cemas D. Apakah yang terjadi jika pasien tersebut dilarang untuk memeriksa ulang apa yang sudah dikerjakan ? A. ß2 agonis sistemik. datang dengan keluhan mata kiri berair menerus. VODS 6/6. Pemeriksaan ditemukan epifora. kortikosteroid sistemik E. Sejak kecil menderita gagap. Oksigen.lengkap. Konjungtivitis E. Ia merasa ketakutan akan terjadi gempa seperti terjadi di Yogyakarta. Ia sangat teliti dan cermat bahkan pada hal-hal yang kecil.

Malam harinya sebelum acara pasien merasa tidak bisa tidur. pasien masih mampu berteriak minta tolong. pasien mengalami kejang dengan urutan yang sama seperti sebelumnya. Povidone lodine D. Kreatinin B. Apakah diagnosis kasus di atas? . Pasien merasa takut jika ia berbicara di depan umum. Alcohol E. Gangguan pendengaran C. Gangguan cemas menyeluruh D. Sabun 20% Anak usia 2 tahun datang dengan keluhan tidak bisa bicara. Pemeriksaan Ureum. Sekitar setengah jam sebelum masuk rumah sakit. Sekitar 5 menit kemudian kejang berhenti dan pasien nampak bingung sebentar lalu tertidur. Pada saat itu. Puasa bicara dan merokok E. Retardasi mental Seorang laki-laki usia 30 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat dalam keadaan tidak sadar. Autis B. Skin test kontras D. Atasan pasien menyuruh pasien melakukan hal tersebut beberapa kali dalam satu minggu ini. H2O2 C. Malam hari diberikan agen laksantif C. Stress pasca trauma B. Tiga jam sebelumnya pasien mendadak kejang pada lengan kanannya. Air mengalir B. dipanggil tidak menoleh. Fobia sosial Di bawah ini yang bukan merupakan langkah persiapan sebelum pemeriksaan BNO IVP adalah A. Menahan kencing Cara cuci luka bila terkena bisa ular? A. Diagnosis pada pasien ini A. dan tidak sadar.Seorang wanita berusia 31 tahun datang dengan keluhan merasa takut jika berbicara didepan umum. Gangguan apa yang terjadi? A. Gangguan panic C. Cerebral palsy E. Gangguan pusat perhatian D. kejang menjadi seluruh tubuh. Dia suka bermain bola dengan kakaknya dan dia suka memperlihatkan mainan barunya ke ibunya. orang-orang akan tahu bahwa ia ketakutan sehingga ia akan pingsan. Gangguan depresi E. kemudian terjatuh.

D. Tidak ada reaksi TOTAL Skor 4 3 2 1 5 4 3 2 1 6 5 4 3 2 1 15 . Tiga jam sebelumnya pasien mendadak kejang pada lengan kanannya. General tonic clonic seizures Secondary seizures Epileptic seizures partial general type Epileptic seizures partial type Non epileptic seizures Seorang laki-laki usia 30 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat dalam keadaan tidak sadar.A. Membuka Mata 1) Spontan 2) Atas perintah verbal 3) Karena rangsangan nyeri 4) Tidak ada respons B. 9 D. kejang menjadi seluruh tubuh. Tanggapan Motorik 1. dan tidak sadar. pasien mengalami kejang dengan urutan yang sama seperti sebelumnya. Ekstensi (Deserebrasi) 6. 10 C. Tanggapan Verbal 1) Berorientasi 2) Percakapan kacau 3) Tidak tepat 4) Ucapan tidak dimengerti (mengerang) 5) Tidak ada tanggapan C. 8 B. C. berteriak minta tolong. 15 Nama A. 12 (E3 V4 M5) E. Mengetahui lokasi nyeri 3. Sekitar setengah jam sebelum masuk rumah sakit. sewaktu dicubit lengan kanannya dapat menepis tangan yang mencubit. kemudian terjatuh. Berapakah GCS pasien di atas? A. Fleksi (Dekortikasi) 5. B. Sekitar 5 menit kemudian kejang berhenti dan pasien nampak bingung sebentar lalu tertidur. Sesuai perintah 2. E. Pada pemeriksaan kesadaran diperoleh data bahwa penderita membuka mata bila dipanggil. Menghindar 4. nampak berusaha berbicara tetapi tak berbentuk kalimat yang jelas.

Shigellosis B. Suhu 36oC. Salmonellosis C. chin lift B. Pasien mengeluh dada berdebar-debar. Head tilt. Diagnosa? A. Kejang rangsang . Pada pemeriksaan didapatkan TD 90/60 mmHg. nafas cepat. tangan penderita menunjukkan tanda "washed women hand". 50 tahun datang dengan keluhan muntah dan mencret sebanyak 25 x/hari sejak pagi hari. Trismus B. sehingga pasien cuti dari pekerjaannya. Kaku kuduk D. Gangguan panik C. Segera load and go Seorang wanita berusia 33 tahun datang ke poli jiwa. Seminggu sebelumnya kaki kanannya terkena paku. Memasang cervical collar dan transfer dengan spine board C. Apakah yang tindakan yang paling tepat harus dilakukan penolong ? A. Penderita kemungkinan diagnosisnya adalah? A. Vibrio cholera Seorang laki-laki 17 tahun dibawa ke pukesmas dengan keluhan kaku pada seluruh tubuh.Seorang laki-laki usia 40 tahun terjatuh dari atap bangunan.5 cm dan terjadi kekakuan pada sendi leher dan tubuh. Pasien sangat terganggu dengan gejala ini. Pasien mengeluh tidak bisa merasakan tangan dan kakinya. Gangguan hipokondriasis E. Gangguan neurosis B. Gangguan somatoform Seorang wanita. tangan berkeringat dingin. Mulut tidak bisa terbuka. Aspirasi pneumonia C. diikuti kelemahan. Resusitasi jantung E. Respirasi 28 x/menit. Pada pemeriksaan fisik dalam batas normal. Komplikasi yang paling dikhawatirkan? A. Infeksi stafikokus D. Enterotoxic E coli (ETEC) E. suara parau. dengan keluhan panik tanpa sebab. Gangguan fobia D. Turgor kulit menurun. Nadi 130 x/menit kecil. Dalam sebulan gejala sering timbul 3 x/bulan. Hiperventilasi untuk mencegah edema otak D. Mulut hanya bisa membuka 0. timbul spontan.

Seorang laki-laki usia 65 tahun diantar anaknya ke Unit Gawat Darurat karena tampak kebingungan. aeroginosa Seorang laki-laki 60 tahun. Perdarahan subarakhnoid D. Ibunya mengaku menceboki dari belakang ke depan. Asma bronkial sedang . E. denyut nadi 90 /menit. Stroke perdarahan intraserebral C. Simvastatin C. Kejadian sudah berlangsung 2 hari yang lalu. Simvastatin E. GCS 2-2-3. Transient Ischemic Attack (TIA) Bayi berusia 3 bulan dibawa ke poliklinik karena menanggis saat BAK sejak 5 hari yang lalu. N. Gemfibrozil B. Captopril. dan hasil EKG hipertrofi ventrikel kiri. HDL 35.Organisme yang paling sering menyebabkan? A. dapat berjalan sendiri. Asma bronkial berat C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 78 kg. lab kolesterol 285. TD 160/100 mmHg.8. suhu 38. Asma bronkial ringan D. Terapi pada pasien ini? A. Apakah diagnosis yang paling tepat? A. Asma persisten berat E. ureum 21. coli C. Apakah diagnosis kasus di atas? A. creatinin 0. Siklofosfamid D. Trigliserida 215. Asma episodik jarang B. Captopril. temperatur 37oC. Propanol. Stroke infark E. frekwensi napas 40 /menit. Prolonged Reversible Ischemic Neurological Deficit B. Tetani E. bening.8oC . Keluhan disertai kencing berwarna kuning. Allopurinol Seorang anak perempuan berusia 4 tahun dibawa ke dokter dengan keluhan sesak napas. Digoxin . Methyldopa. Kemudian pasien tersebut dikonsulkan kepada dokter spesialis saraf dan disarankan untuk pemeriksaan CT Scan kepala dan didapatkan hasil adanya lesi hipodens pada kapsula interna kanan. bicara pelo serta mulut perot. Klebsiella B. Lengan dan tungkai sebelah kiri tidak bisa digerakkan. gonnorhoe D. P.Captopril. Pemeriksaan thorax didapatkan wheezing seluruh lapangan paru. tekanan darah 210/110 mmHg. Pada pemeriksaan pasien dapat menjawab pertanyaan dengan lancar.

jika ditanya diam dan hanya sedikit berkata-kata. nadi 88 x/menit dan respirasi 32 x/menit. Rat Tail Appearance Seorang laki-laki berusia 58 tahun dibawa ke UGD pada jam 08. Pada pemeriksaan radiologis didapatkan A. Aloanamnesis didapatkan hipertensi sudah 10 tahun dan tidak terkontrol dan merokok minimal satu bungkus sehari. dan penderita tidak bisa diajak bicara sama sekali. THP C. Tidak ada asidosis metabolik D. Rat tail appearance E. Windscock appearance Gambar 9. Kemudian. Hipertensi derajat II B.00 dengan riwayat pada jam 06. Haloperidol .Seorang anak berusia 2 tahun dibawa ke dokter dengan keluhan muntah-muntah. Fluid level intraluminer C. Ingin bunuh diri. Tidak ada hipertensi maligna Laki-laki. kesan didapatkan hemiparesis kanan. A. Jendela terapi baru 2 jam C. Hasil pemeriksaan didapatkan kesadaran sulit dinilai.00 tiba-tiba terjatuh dan diam saja. Double bubble sign B. Faktor apa pada pasien tersebut yang memungkinkan mempunyai prognosis lebih baik? A. Umur kurang dari 60 tahun E. tensi 190/110 mmHg. Amitriptilin D. dokter mendiagnosanya sebagai Achalasia. Caterpillar sign D. Karbamazepin B. mematung. pendiam. Apakah Terapi yang tepat?.

Halusinasi autoskopi E. Gejala apakah yang ditunjukkan oleh pasien tersebut? A. yaitu suara-suara yang kacau balau yang tidak dapat dibedakan secara tegas . Halusinasi kinestetik C.Seorang pemuda usia 20 tahun dibawa ke poli Jiwa oleh keluarganya karena bertingkah laku aneh. di mana seolah-olah tubuh penderita bersentuhan secara fisik dengan manusia lain atau benda lain. Seorang perempuan umur 55 tahun datang ke dokter untuk memeriksakan tekanan darahnya. Kemudian pasien mengatakan bahwa sebulan yang lalu dia pernah periksa ke laboratorium dan dinyatakan mengalami hiperkolesterolemia.  Halusinasi taktil (perabaan) Halusinasi ini sering dijumpai pada pencandu narkotika dan obat terlarang. Halusinasi visual sering menimbulkan ketakutan yang hebat pada penderita. mengalami perubahan bentuk. Dari hasil pemeriksaan diketahui tekanan darahnya 170/100 mmHg. Halusinasi taktil Bermacam-macan bentuk halusinasi  Halusinasi akustik (pendengaran) Halusinasi ini sering berbentuk : . yaitu suara-suara yang berbentuk suara jelas seperti yang berasal dari manusia.Akoasma. Halusinasi ini merupakan gambaran dari perasaan bersalah penderita. Orang yang hiperkolesterolemia beresiko mendapat penyakit kardiovaskuler. Hal ini sering terjadi pada penderita Schizophrenia dan pencandu narkoba.Phonema.  Halusinasi haptik Halusinasi ini merupakan suatu persepsi. sehingga penderita mendengar kata-kata atau kalimat kalimat tertentu  Halusinasi visual (penglihatan) Penderita melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada. Phonema B. Pemuda tersebut sering mengatakan bahwa ia melihat dirinya sendiri di hadapannya.  Halusinasi olfaktorik (pembauan) Penderita membau sesuatu yang tidak dia sukai. Seringkali halusinasi haptik ini bercorak seksual. Halusinasi visual D. dan sangat sering dijumpai pada pencandu narkoba. Hal ini disebabkan oleh? .  Halusinasi autoskopi Penderita seolah-olah melihat dirinya sendiri berdiri di hadapannya. dan bergerak sendiri.  Halusinasi kinestetik Penderita merasa bahwa anggota tubuhnya terlepas dari tubuhnya.

M. Pada auskultasi terdengar suara dasar bronkial dan suara tambahan ronki basah kasar. rectus medialis B. Asam lemah jenuh tidak dapat disentesis oleh tubuh E. obliquus inferior C. rectus inferior Seorang laki-laki 40 tahun datang dengan batuk dan terkadang sesak napas. Asam lemak tidak jenuh dapat disentesis oleh tubuh B. Tuberculosis paru B. Suhu tubuhnya 40°C dan denyut nadi 110 x/menit. M. lemak Lemak berlebihan akan dimetabolisme di dalam pembuluh darah C. visus mata kiri 1/60 dan mata kiri juling ke dalam (ke arah hidung). Asam lemak dibutuhkan untuk pelarut vitamin B kompleks Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun dibawa ibunya ke puskesmas dengan keluhan mata juling. M. Pada foto rontgen didapatkan infiltrat pada lobus bawah paru kanan. Kemungkinan besar.A. rectus lateralis D. apa diagnosis penderita? A. Dari anamnesis didapatkan bahwa keluhan ini sudah diderita penderita sejak lahir. Asma bronkial . Penderita merokok 2 bungkus per hari. rectus superior E. M. Pada pemeriksaan fisik didapatkan visus mata kanan 6/15. Lemak berlebihan menimbulkan arterosclerosis yang menimbulkan penyumbatan pembuluh darah D. M. Apakah otot ekstrinsik pada mata kiri yang mengalami kelemahan? A.

Pada anamnesis diketahui dalam 3 bulan ini penderita merasakan sesak napas 2-3 kali seminggu. Asma terkontrol sebagian C. Riw HT & DM (-). Melakukan suction pada jalan nafas D. Bila merasa sesak napas pasien memakai Salbutamol inhalasi. Asma terkontrol D. denyut nadi 72 x/menit. Insulin Pasien laki-laki usia 60 tahun datang ke IGD dengan keluhan tidak sadarkan diri sejak 1 jam yang lalu akibat kecelakaan motor. dan temperatur 36oC. PPOK eksaserbasi akut D. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 130/85 mmHg. RPK . penglihatan berkurang sejak 2 hari yang lalu. Sulfoniluria E. Tindakan selanjutnya yang paling tepat adalah? A. terasa ada pasir tidak dirasakan. Tinggi badan pasien 168 cm. Pemberian oksigen E. Penderita sudah rutin memakai Budesonid inhaler 100 µg. Tidak ada benda padat pada rongga mulut. nyeri. frekuensi napas 12 x/menit. terbangun di malam hari karena dada terasa berat 1-2 kali seminggu. Gatal. pemeriksaan fisik lain dalam batas normal. Kadar gula darah vena saat puasa menunjukkan 170 mg/dL dan kadar gula darah 2 jam setelah makan 210 mg/dL.C. Bronkiektasis terinfeksi Seorang laki-laki usia 50 tahun datang ke dokter dengan keluhan sering kencing. Asma eksaserbasi B. Pasien pernah dirawat di rumah sakit karena serangan asma 6 bulan yang lalu. Metformin D. Apakah katagori kasus asma diatas? A. Asma tidak terkontrol Pria 65 tahun datang dengan keluhan mata kiri merah. berat badan 78 kg. Apakah golongan obat yang mulamula diberikan untuk mengendalikan gula darah pasien tersebut? A. Mual dan muntah (+). Melakukan head tilt dan jaw thrust B. datang ke poliklinik dengan keluhan sesak napas. Pneumonia E. Asma stabil E. Pemasangan orofaringeal airway Seorang perempuan usia 35 tahun. Acarbose C. Glinid B. Pemeriksaan spirometri disimpulkan obstruksi ringan. pagi dan malam. Pada pemeriksaan fisik didapatkan stridor ketika bernafas dan berkurang saat dilakukan jaw thrust. Pasang infus C.

Terapi yang tepat untuk pasien diatas ? A. telah sebulan ini mudah marah. lensanya keruh konjungtiva bulbi hiperemis (+). Retinitis OS & glaukoma ODS C. Terapi Metadone digunakan untuk penyalahgunaan apa? A. TIO N (++). Ganja C. Metadon biasanya disediakan pada Program Terapi Rumatan Metadon (PTRM). tetapi tidak menimbulkan efek sedatif yang kuat. segmen posterior kesan baik. Glaukoma sekunder akut OS & katarak imatur ODS D. Heroin Metadon adalah opiat (narkotik) sintetis yang kuat seperti heroin (putaw) atau morfin. Pada pemeriksaan didapatkan keadaan umum nampak lusuh. yaitu program yang mengalihkan pengguna heroin pada obat lain yang lebih aman. Ca laktat C. Amaurosis Fugax E. Pada aloanamnesis diketahui pasien belum menikah. Glaukoma simplek OS & katarak matur ODS B. Katarak matur OS & katarak imatur ODS Seorang laki-laki berusia 30 tahun setiap hari datang ke klinik Program Terapi Rumatan Metadone (PTRM). Nalokson Pasien seorang laki-laki 22 tahun dibawa ke UGD karena mengurung diri di kamar. mengurung diri di kamar. Pil koplo E.DM & HT (-). tidak mau mandi. segmen anterior dalam batas normal. Lem aibon D. pada wawancara pasien mengatakan bahwa ada yang membisikinya bahwa tetangganya akan membunuhnya. Laki-laki 28 tahun sering mengkonsumsi makanan mengandung asam jengkolat (+). TIO normal. Didapatkan NKCV (+). Mata kanan penglihatan berkurang tetapi tidak merah. segmen posterior tampak kabur. CO dangkal. Px mata kanan visus 4/60 dikoreksi menjadi 6/20. lensa katak imatur. Ectasy B. membawa pisau dan linggis kecil tersembunyi dalam pakaiannya. Natrium bikarbonat B. Metadon adalah opiat sintetis yang dapat dipakai oleh pengguna narkoba suntikan untuk mengganti heroin bila dia tidak dapat berhenti memakainya akibat kecanduan. Karbon arang D. Px kiri visus 1/60 tidak bisa dikoreksi. Pemeriksaan fisik tidak ditemukan kelainan. Apakah kemungkinan diagnosis yang paling sesuai ? . Maka diagnosisnya? A. memakai pakaian rangkap 6. shadow test (+).

Tindakan yang tepat untuk menegakkan diagnosis adalah A. tidak disertai demam dan tidak ada kelainan saat buang air kecil. Nyeri terasa sampai ke perut bawah dan lipat paha. terakhir pasien sudah tidak dapat makan atau berpakaian sendiri dan memerlukan bantuan orang lain komunikasi dan aktivitas bergaul . E. Pada pemeriksaan VT didapatkan. Tes kehamilan D. Varicokel testis sinistra E. Screening homeostasis E. Biopsi endometrial B. terkadang pasien juga menunjukkan gejala yang selalu mendengar suara musik angklung di kamarnya. Papiloma intraduktal C. Batu ureter distal sinistra D. menstruasi tidak teratur sejak menstruasi pertama setahun yang lalu. Torsio testis sinistra C. C. Karsinoma invasif D. Epididimoorchitis sinistra Seorang perempuan umur 50 tahun dibawa ke UGD RSJ dengan keluhan marah-marah sendiri tanpa sebab. vulva vagina tidak ada kelainan dan fluksus (+).A. Mastitis Seorang laki-laki 18 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri pada buah zakar kiri sejak tadi pagi. Riwayat haid kadang banyak kadang sedikit. sulit digerakkan. diameter 25 cm. Hydrokel testis sinistra B. Fibroadenoma E. Bahkan kadang-kadang sampai dua minggu. USG pelvic C. Diagnosis keluhan pasien di atas tersebut adalah : A. pasien sering mendengar suara orang berbicara yang mengomentari buruk tentang dirinnya. Diagnosis keadaan di atas adalah A. Keluar darah dan cairan putih. Kontrasepsi oral Seorang wanita 40 tahun. batas tegas. D. buah zakar bengkak. Gangguan Mania Gangguan Depresi Gangguan Paranoid Tentamen Suicide Gangguan Skizofrenia Seorang wanita berusia 15 tahun. dijumpai adanya benjolan pada payudara. B. padahal saat itu tidak ada orang lain. konsitensi keras. Tumor philloides B.

dibawa ke UGD RS oleh warga setelah mengalami kecelakaan. pada foto Ro tampak fraktur pada os ethmoid. 2 mg/kgBB D. pemeriksaan fisik den neurologis tidak ada kelaianan. skuama kasar. 7 mg/kgBB B. Diagnosis kasus di atas adalah? A. Waham somatic Wanita 35 tahun. 6 mg/kgBB Laki-laki 24 tahun. N V D. Dermatitis kontak iritan Seorang pria 24 tahun datang ke UGD sehabis KLL. Waham curigaan E. N IV . Dermatitis atopi E. dengan lebar 0. sudah 1 tahun pasien seperti ini.dengan tetangga dan suami terbatas. Dermatitis kontak alergi B. Pada pemeriksaan dermatologi didapatkan pada kedua palmar dan jari tampak eritema difus. Waham nihilistik D. Waham kacau/bizzare B. 4 mg/kgBB C. pertanyaan yang diajukan terhadap pasien dijawab dengan tersenyum tetapi tidak memberikan jawaban dengan benar. N I E. Tampak luka di kepala. Terdapat luka robek di lengan kanan atas sepanjang 4 cm. N II B. sedikit erosi. Waham kebesaran C. Tentukan gejala yang paling besar ditemukan? A. datang dengan keluhan gatal pada tangan setelah mencuci tangan dengan sabun cuci minggu yang lalu. Maka dosis yang diberikan A. Tinea manus D. Neurodermatitis C. 12 mg/kgBB E.5 cm. Akan dilakukan penjahitan primer dengan menggunakanan astesi infiltrasi Lidokain dan Adrenalin. N III C. Saraf cranial apa yang memungkinkan terganggu? A.

dan serum kreatinin 1. Menggambarkan tingkat kesadaran penduduk terhadap kesehatan Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun dibawa ibunya ke rumah sakit dengan keluhan BAK berwarna cokelat itam. sering bersin terutama jika lingkungan sekitar berdebu. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan haemoglobin 10. Penyebab anemia pada pasien adalah A. hidung gatal.Situasi kecematan X. telah terjadi wabah penyakit tertentu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 180/120 mmHg. Apa kepentingan dari data mengenai mata pencaharian? A. Menggambarkan metode intervensi program kesehatan C. eritrosit penuh. Haemodilusi E. dan temperatur 36. Infeksi bakteri C. Haematuria Seorang wanita berumur 18 tahun. Pekerjaan pasien pelayanan. Hasil . frekuensi nadi 100 /menit. Dalam rangka mencari faktor penyebab masalah kesehatan tersebut. KU hidung beringus sejak 6 tahu yang lalu.6 g/dl. dan leukosit 8-10 lp. jumlah kencing menurun.9oC. proteinuria (++). Salah satu data yang di kumpulkan adalah mengenai umur. dan tempat.3 mg/dl. Produksi eritropoeitin menurun B. ureum serum 40 mg/dl. dan dua mata bengkak. Namun pada pagi hari berkurang. leukosit 9.600/mm3. menggambarkan tingkat pengetahuan penduduk terhadap kesehatan E. Menggambarkan tingkat pendidikan B. Fe menurun D. dilakukan epidemiologi deskriptif sebagai langkah awal dari proses epidemiologi analitik. Menggambarkan faktor resiko lingkungan kerja D. Epidemiologi deskriptif ini akan menyajikan data-data yang menggambarkan penyebaran masalah kesehatan menurut manusia. waktu. nyeri (-). Pemeriksaan urine berwarna cokelat hitam. Kesadaran CM dan bengkak seluruh tubuh.

Konjungtivitis B. Rhinitis Atropikan C. dibawa keluarganya ke Puskesmas karena dikeluhkan bicara kacau. Diagnosis yang mungkin pada pasien ini? A. diagnosis? A.250 IU Apa diagnosis pasien ini? A. Rhinitis sekretorik Seorang wanita. Lab IgE 1. Hal ini baru pertama kali dirasakan. kripta. dan diberi obat oleh dokter yang diminum terus untuk mengurangi gangguan tersebut sampai sekarang. Anemia Defisiensi asam folat C. bingung dan bicara kacau dan merasa ketakutan karena seperti didatangi bayangan makhluk yang hitam dan besar yang akan mengajaknya pergi. Skizofrenia E. Anemia Aplastik Seorang laki-laki berusia 65 tahun diantar keluarganya ke UGD karena sejak tadi siang sampai malam pasien tidak bisa kencing dan kesakitan sekali. Tidak didapatkan riwayat gangguan jiwa sebelumnya. Demensia D. Rhinitis Vasomotor B.pemeriiksaan status lokalis pada hidung. temperatur 39oC. tetapi sudah ada gangguan kencing sejak 2 tahun yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan GCS 9. Amnesia Wanita 21 tahun datang dengan keluhan mata merah. Selain itu pasien juga mengeluh mata bengkak dan berair. Episkleritis C. pembesaran konka inferior dan media dengan mukosa kebiruan. Pemeriksaan fisik tampak kesakitan . Terdapat injeksi pada konjungtiva bulbi. Rhinitis Alergi D. sekretorik. Rhinitis Occupational E. Blefaritis E. berusia 18 tahun. Anemia Defisiensi besi D. Anemia Defisiensi vit B12 B. kaku kuduk (+) dan meningeal sign (+). Apakah diagnosis yang tepat ? A. Ditemukan eosinofil pada sekret. Sejak 7 hari yang lalu penderita mulai demam. Delirium C. mengeluh nyeri kepala dan muntah. Skleritis D. Dua hari yang lalu penderita tampak gelisah. Anemia Hemolitik E. Keratitis Bila didapatkan pemeriksaan darah terdapat eritrosit gambaran scuffner. Stress Akut B.

Segera konsul urolog lakukan instruksi untuk tindakan D. Apa diagnosis pasien ini? . Presbiopi Seorang laki-laki 20 tahun datang dengan keluhan nyeri dada. suara paru menurun pada basal paru kiri. Ketoprofen E. Apakah tindakan pertama yang tepat? A. konsul urologi B. pleural friction Rub (+) pada basal paru kiri. Diagnosis yang paling mungkin? A.pada posisi berbaring tampak perut bagian bawah membuncit teraba buli penuh sangat membesar dan sakit. Steroid D. Anisometropi C. Pungsi buli suprapubik. nafas pendek. dengan tes pin hole didapatkan kemajuan. Kateter uretra dengan kateter balon. Natrium diklofenak B. Sementara menunggu kedatang urologi. Meloksikam C. Keluhan dirasakan terutama saat menarik nafas. Astigmatigma D. konsul urologi E. Pasien tersebut juga menderita gagal ginjal. pekak pada perkusi. Miopi E. tanda vital dalam batas normal. Efusi pleura B. sejak 3 bulan yang lalu. Nodule pulmonary E. Pada pemeriksaan didapatkan kemerahan dan bengkak di ibu jari kaki kanan. Abses paru C. Pneumonia D. setelah diberi lensa sferis plus visus menjadi 5/5. Meatus basah oleh karena urin. konsul urologi Seorang laki-laki 35 tahun datang ke poli dengan keluhan sakit di ibu jari kaki. beri analgetik C. Apakah pengobatan yang paling tepat pada pasien tersebut? A. Kateterisasi uretre dengan kateter nelaton. Pneumothoraks Anak laki-laki usia 2 bulan dibawa oleh ibunya karena terdapat bintik putih pada matanya. Kolkisin Seorang pria 39 tahun datang ke praktek dokter umum dengan penurunan visus 5/15. pemeriksaan thoraks fokal menurun. dan pada malam hari tampak bayangan kuning pada matanya. Pada pemeriksaan fisik. Pasien sering mengalami keringat malam. Kedua bola mata lebih keras dibandingkan dengan mata normal. Apakah gangguan yang terjadi? A. Hipermetropi B. beri analgetik.

dan orang. tekanan darah 120/80 mmHg. Paksa muntah B. frekuensi nadi 80 kali/menit. Tetapi ingatan masa kecil masih baik. Dokter menduga ini adalah kasus Tuberkulosis. frekuensi napas 20 kali/menit. batuk berdahak. sesak nafas. Tes ini disebut Lepromin Skin Test.5oC. Susu E.A. Kultur sputum Pasien umur 60 tahun dibawa ke rumah sakit karena sering bingung. Karbon aktif Seorang perempuan berusia 19 tahun datang dengan batuk sudah dua bulan. BTA sputum D. terapi apa yang Anda berikan A. Keluhan ini dirasakan 6 jam setelah pasien mengkonsumsi makanan kaleng. dan suhu 36. Gram sputum E. keringat malam dan badannya tampak kurus. Pemeriksaan apakah selanjutnya untuk menentukan diagnosis penyakit ini? A. Hasil foto thoraks menunjukkan adanya infiltrat yang luas di kedua lobus atas paru. UUK berbentuk macula. CT scan thoraks B. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan. Kesulitan dalam orientasi ruang. Sebagai dokter. Diagnosa . Pengecatan KOH D. B. Glaukoma congenital katarak congenital Glaukoma sekunder Katarak sekunder Retinoblastoma Seorang wanita berusia 25 tahun datang dengan keluhan timbul bercak putih di badan dan lengannya. Kerokan C. anesthesia. batas jelas. Tes Tzank Diagnosis penyakit kusta dapat dilakukan dengan penyuntikan antigen ke bagian bawah kulit untuk mengetahui tipe penyakit kusta yang sedang diidap oleh seseorang. Analisa sputum C. Seorang wanita usia 30 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan muntah-muntah. waktu. D. Banyak minum air putih C. E. Bagaimanakah cara menegakkan diagnosis pasti infeksi tuberkulosis? A. Tes lepromin B. Air kelapa D. C.

Furenkel C. Dahaknya kental dan berjumlah banyak terutama saat pagi hari ketika bangun tidur. Apakah pengobatan konservatif yang sesuai? A. usia 45 tahun. Beta bloker . Pada pemeriksaan fisik saat ini. Antagonis reseptor Aldosteron E. Dari anamnesis. Antibiotika E. datang dengan keluhan batuk berdahak sejak 5 bulan yang lalu. Bronkodilator D. Apakah golongan obat antihipertensi yang dikonsumsi pasien tersebut sehingga menimbulkan gejala seperti di atas? A. D.A. Penghambat enzim pengkonversi Angiotensin C. C. tekanan darah 120/80 mmHg. Gangguan perilaku Demensia Amnesia Gangguan cemas menyeluruh Depresi Laki-laki 20 tahun mengeluh ada benjolan pada lutut kanan dan kiri sejak 3 bulan yang lalu. seperti gambaran sarang tawon dan hasil uji paru menunjukkan % VEP1 > 70%. Oksigenisasi Seorang laki-laki usia 50 tahun datang ke dokter karena merasa lemas. Antagonis reseptor Angiotensin II D. Menghentikan rokok B. pasien minum obat antihipertensi karena sebelumnya hasil tekanan darah 150/90 mmHg dan denyut nadi 70 /menit. Apa diagnosis kasus tersebut? A. denyut nadi 52 /menit. Ia juga mengeluh sering demam berulang sejak ada keluhan tersebut diatas dan batuk berdarah sejak 3 hari terakhir. Drainase postural C. Gambaran klinis berupa nodul permukaan verukosa bewarna keabuan. Pada pemeriksaan fisik ditemukan ronki basah kasar pada lobus bawah paru dan pada pemriksaan foto thoraks terdapat gambaran kista-kista kecil dengan fluid level. Moluskum kontigiosum B. Veruka vulgaris D. B. Kalus Seorang laki-laki. E. kalau ditekan agak terasa sakit. Veruka plana E. dan frekuensi napas 14 /menit. Diuretik B.

Stenosis pylori . di atas kulit eritematosa. Dermatitis herpetiform D. dan ekstremitas semenjak dua bulan yang lalu. Pemfigoid Bulosa (PB) adalah penyakit umum autoimun kronik yang ditandai oleh adanya bula sub epidermal pada kulit. dinding kendur. Impetigo vesikobulosa C. Kelainan yang dini pada Pemfigoid Bulosa yaitu terbentuknya celah di perbatasan dermal-epidermal. Atresia duodenale C. Lupus eritematosus Seorang bayi usia 3 minggu dibawa ibunya ke RS dengan keluhan tidak bisa makan. Pemfigoid bulosa E. Lupus D. wajah. dapat mengenai membran mukosa maupun kulit dan ditemukannya antibodi IgG yang bersirkulasi dan terikat pada permukaan sel keratinosit. bula mudah pecah. Pemfigus vulgaris B. vesikel subepitel dan imunoflourosensi IgG di membran basal epidermis. tidak didapatkan kelainan. Dari pemeriksaan dermatotoksik nampak vesikel dan bula generalisata berdinding tebal di atas di atas kulit yang eritematous dan edematous. proses ini disebut akantolisis dan akhirnya terbentuknya bula di suprabasal.Seorang wanita usia 35 tahun datang ke UGD dengan keluhan lepuh pada kulit kepala. Penyakit duhring E. Diagnosanya adalah A. sementara pemeriksaan imunoflourosensi langsung memperlihatkan endapan IgG di membran basal epidermis. Fistula trakeo-esofagus D. Pada pemeriksaan PA didapatkan. Sel infiltrat yang utama adalah eosinofil. Lalu. Riwayat kelahiran normal. Pemfigus vulgaris C. Diagnosa pada pasien ini adalah A. bula terletak di sub epidermal. wajah. Seorang wanita berusia 40 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan kulit melepuh-lepuh pada bagian kulit kepala. dan edematosa. dan kaki sejak dua bulan yang lalu. Pemfigoid bulosa B. Impetigo vesikobulosa Pemphigus vulgaris adalah penyakit autoimmune berupa bula yang bersifat kronik. tidak sampai 1 jam dimuntahkan kembali. menyebabkan timbulnya suatu reaksi pemisahan sel-sel epidermis diakibatkan karena tidak adanya kohesi antara sel-sel epidermis. Setiap diberi ASI. Pancreas anulare B. badan. Diagnosis yang mungkin ? A. badan. Pada pemeriksaan histopatologik menunjukkan vesikel sub epidermis. Pada pemeriksaan fisik didapatkan bula generalisata.

Brill hematoma E. Gangguan kepribadian C. Pasien merasa takut dia akan terkena penyakit yang sama. Herniasi serebri Seorang perempuan berusia 20 tahun dibawa ke UGD rumah sakit setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Tiga jam yang lalu. muntah. Amnesia retrograd D. Apakah yang mungkin terjadi? A.Seorang laki-laki berusia 40 tahun dibawa ke UGD karena mengalami nyeri kepala hebat. nyeri di daerah belakang kepala. Diagnosis yang paling mungkin? A. Pada pemeriksaan didapatkan kaku kuduk. Komosio serebri D. Diagnostic screening B. Perdarahan intraventrikuler E. Multiphase screening D. Fraktur basis kranii B. Lucid interval C. Pada saat kejadian pasien tidak pingsan. muntah dan penurunan kesadaran. Laserasi serebri C. Apakah fenomena yang terjadi? A. hanya nyeri kepala sebentar lalu membaik dengan sendirinya. Psikosis pasca melahirkan E. Mass screening C. kadang-kadang mencurigai tetangganya jika dia lewat di depannya. Pada pemeriksaan dia mengeluh pusing. Sebelumnya pasien juga mengamuk. Random screening . pasien mengalami benturan pada kepalanya. reflek patologis positif. Dokter menyarankan melakukan pemeriksaan untuk memastikan kemungkinan tersebut. Termasuk apakah pemeriksaan yang diusulkan oleh dokter tersebut? A. Gangguan obsesif kompulsif Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke praktik dokter umum dengan keluhan utama keluar cairan putih dari alat kelamin. Komosio serebri B. Hal tersebut terjadi setelah 2 bulan yang lalu melahirkan putranya. Perdarahan subarakhnoid Wanita usia 22 tahun datang ke praktek anda dengan keluhan 1 bulan ini pasien sering berbicara sendiri. Pasien adalah seorang promiskuitas dengan salah satu mantan pasangannya adalah penyandang infeksi HIV. dan suhu tubuh meningkat. Skizofren pasca melahirkan D. Depresi pasca melahirkan B.

Streptocossus Spp Seorang laki-laki. COA sedang. kadang disertai nafas berbunyi dan batuk-batuk di malam hari. Dari pemeriksaan status psikiatri didapatkan adanya waham kendali pikir. Seorang pria berusia muda D. COA sedang C. Ayah penderita eksim kulit. Bucella Spp B. Sejak 5 hari yang lalu penderita mengalami perubahan tingkah laku berupa sulit tidur.8 untuk mata kanan dan 0. N 116 /menit. Opportunistic screening Seorang pria 17 tahun datang kepada anda dengan keluhan lapang pandang menjadi sempit. waham sisip pikir dan halusinasi dengar. dibawa keluarganya ke Puskesmas karena kerasukan. sejak 1 bulan yang lalu sering merasa sesak nafas. berusia 24 tahun. Apakah pemeriksaan penunjang yang paling tepat dilakukan untuk menegakkan diagnosis? A.000. P 20 /menit.9 OS E. trombosit 180. Riwayat memancing di kolam dekat rumah. sering bicara sendiri. leukosit 14. Pada pemeriksaan konfrontasi didapatkan hanya di bagian temporal saja ia dapat melihat.000. Niessheria Spp E. Staphylococcus Spp D.9 untuk mata kiri. Tidak ada riwayat gangguan jiwa sebelumnya. Spirometri C. sehingga perbuatannya sering dikendalikan oleh arwah tersebut. dengan funduskopi didapatkan C/D ratio 0. disertai dengan konjungtiva edema dan berair. Apa penyebab paling tepat? A. Dengan pemeriksaan konfrontasi hanya dapat melihat bagian temporal saja B. Mana pernyataan yang paling tepat diantara pernyataan di atas yang dapat memberikan diagnosis kerja sementara belum dilakukan gonioskopi? A. Dengan funduskopi didapatkan C/D ratio 0. Apakah diagnosis yang paling mendekati untuk kasus di atas? . Leptospira Spp C. Pemeriksaan fisis TD 130/80 mmHg. Oleh dokter didiagnosis dengan glaukoma sudut terbuka primer dan glaukoma sudut tertutup primer.6. IgE Seorang laki-laki umur 30 tahun datang ke UGD dengan keluhan demam yang dialami sejak 3 hari yang lalu. kreatinin 3.2. Rongtgen foto thorak D. EKG B. bilirubin total 3. Keluhan disertai dengan susahnya berjalan akibat nyeri yang hebat pada kedua betis. Lapang pandang menjadi sempit Seorang laki-laki 25 tahun.E.8 OD dan 0. Penderita merasa kerasukan arwah neneknya yang sudah meninggal. mondar-mandir dan marah-marah tanpa sebab. HB 13 gr/dL.

tindakan apa yang harus dilakukan? A. C. Kortikosteroid C.” Diagnosis anda tentang pemeriksaan status mental tersebut? A. Waham bizzare B. Antiperetik D. Dokter : “Bapak. D. Keluhan disertai juga dengan dahak bewarna kuning dan demam. Oksigenasi E. Insight jelek C. E. Brochodilator B. Pemeriksaan visus E. saya baik-baik saja. Halusinasi . T 38oC dan ditemukan adanya ronki basah kasar pada kedua lapangan paru. Saya tidak sakit. B. Sebagai dokter umum. Rujuk ke spesialis mata Laki-laki berusia 52 tahun datang ke RS dengan keluhan sesak nafas yang telah dialami selama 1 tahun dan dirasakan memberat dalam 4 hari ini. Inkoherensi D. HR 110 x/menit. Pemeriksaan perimetri B. Terapi pertama yang paling tepat dilakukan adalah? A. Skizofrenia Gangguan Afektif Gangguan Mental Organik Gangguan Waham Menetap Psikotik Akut Seorang anak berusia 8 tahun datang ke tempat praktek dokter dengan keluhan pandangan kabur perlahan-lahan. Bisa diceritakan kenapa bapak dibawa ke rumah sakit?” Pasien : saya tidak tau mengapa saya dibawa ke rumah sakit pak dokter. Antibiotik Seorang laki-laki usia 34 tahun dibawa keluarganya. Pemeriksaan TIO D. Dokter melakukan pemeriksaan status mental. pada pemeriksaan fisik TD 110/80 mmHg.A. tadi bapak mengatakan kalo bapak berada di rumah sakit. Lakukan anamnesis C. Pembicaraan irrelevan E.

Oblique kanan-kiri D. Cor pulmonale C. perempuan tersebut menolak dengan alasan dirinya sehat. Penderita dirawat di ICU atas indikasi ARDS. Dokter menyadari dampak bahasa tubuh pasien Laki-laki 40 tahun datang ke dokter IGD dengan keluhan nyeri saat kencing. leukosit 10-20/LPB. Dokter menanggapi penolakan pasien D. bakteri ++. Pada pemeriksaan didapatkan kesadaran somnolen. Pada waktu akan diperiksa fisik oleh dokter. Glomerulonefritis B. urobilinogen (+).Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke Puskesmas meminta surat keterangan sehat untuk melamar pekerjaan. Apakah permasalahan yang ditemukan pada kasus di atas dari sisi komunikasi dokter-pasien? A. AP Lateral B. PA E. TB paru D. eritrosit 1-2/LPB. Bronkitis kronik E. dan deformitas. nitrit (+). Pneumonia Seorang laki-laki jatuh dari pohon kelapa. Prostatitis C. Pemeriksaan fisik ditemukan warna urin keruh. Apakah penyakit yang paling mungkin mendasari komplikasi ARDS tersebut? A. jangan minta surat keterangan sehat!”. usia 27 tahun dibawa ke UGD RS karena tidak sadar. batuk dan panas tinggi sejak 5 hari yang lalu. Dokter bersikap wajar kepada pasien B. Ureteris D. BJ 1020. Asma bronkiale B. Dari aloanamnesis didapatkan riwayat penggunaan NAPZA. Sistitis E. terdapat ronkhi basah di kedua lapangan paru. Terdapat nyeri tekan pada punggung. pasien mengalami sesak napas berat sejak sehari yang lalu. Pemeriksaan foto rontgent yang sebaiknya dilakukan adalah? A. bengkak. Dokter kurang mampu mengendalikan emosi C. Dokter marah dan mengatakan “Kalau tidak mau diperiksa ya sudah. Dokter menghormati pasien E. Lateral kanan-kiri . Kencing sedikitsedikit dan sering. Diagnosis yang mungkin? A. Lateral dekubitus kanan-kiri C. Uretritis Seorang perempuan.

Infiltrat E. dibawa ke poli anak dengan keluhan 2 hari diare. tonsil bengkak berbintik-bintik putih. Rongent foto vertebra servical lateral dan oblique Seorang pasien mengalami anisokor.III)  Miosis Pupil mengecil. nadi kecil 130/menit. Gangglion cervical supenor dekstra E. Pemeriksaan penunjang apakah yang harus dilakukan pada pasien tersebut? A. Korpus lateralis dektra C. disertai muntah-muntah 2-3 kali. pada fraktur dasar tulang tengkorak. Seorang anak usia 4 tahun BB 16 kg.III. Rongent foto vertebra servikal AP dan lateral C. Resolusi D. temperature badan 38. tekanan darah 70/palpasi.5°C. rasa haus (+). Rongent foto vertebra thorakal AP dan lateral E. tidak didapatkan perdarahan baik eksternal maupun internal.III. Nervus okulomotorius dekstra B. Rongent foto vertebra lumbal bawah B. tidak gelisah. Traktus optikus dekstra Nervus Okulomotorius (N.  Midriasis Pupil melebar. iritasi N. Rongent foto vertebra sakral D. hasil foto rontgen thorak didapatkan TB duplex. Pada pemeriksaan didapatkan keadaan umum kompos mentis. dan kelumpuhan saraf simpatis (sindrom Horner). Optikus dokstra D. Pada pemeriksaan didapatkan kekuatan anggota gerak bawah 0. Dijumpai pada kelumpuhan N.Pasien kontrol kesehatan tanpa keluhan. dipersarafi oleh serabut parasimpatis dari N. .III. sehari rata-rata 3-4 kali berak lembek. pupil kanan tidak bisa dilatasi dengan pemeriksaan direct dan indirect. Di mana kelainan yang terjadi? A. Dapat dijumpai pada waktu tidur. Fibrosis B. misalnya oleh desakan tumor atau hematom. tingkat tertentu dari koma. Osifikasi C. dipersarafi oleh serabut simpatis (torakolumbal). Kalsifikasi Seorang laki-laki berusia 24 tahun dirujuk dari sebuah puskesmas dengan riwayat kelemahan kedua tungkai yang terjadinya mendadak setelah jatuh memanjat pohon. Gambaran apa yang ditemukan? A. tanda-tanda dehidrasi (). Pemeriksaan tenggorok merah.

spider naevi. Pharyngitis + tonsilitis folikularis + diare ringan E. Apa yang menyebabkan pasien pingsan? A. Asidosis respiratorik B. EKG B.000. Pemeriksaan yang perlu dilakukan? A. leukosit 15. Keracunan makanan/salah makan B. Intoleransi makanan Laki-laki 50 tahun datang dengan keluhan bengkak pada tungkai bawah dan kadang disertai sesak. Pemeriksaan darah lengkap Pria 56 tahun. faeses dalam batas normal. Diare karena bakteri + dehidrasi ringan D. Asidosis metabolik D. PF ginekomastia.Laboratorium darah dalam batas normal hanya LED 30/40. datang ke UGD dengan keadaan pingsan. pernah bengkak sebelumnya. Elektrolit C. Alloanamnesis muntah bewarna hitam dan diare hitam encer. ascites. TTV dalam batas normal. Protein dan albumin D. Diare akut oleh infeksi enteral C. Hiperuremia .pasien mengaku kencing sedikit dan lemas. Hiperamonia C. analis gas darah normal. Anak ini menderita A. Foto Thorax E.