Anda di halaman 1dari 9

PENGENDALIAN KEBISINGAN

Oleh : Sumardiyono, SKM, M.Kes.

HEARING CONSERVATION PROGRAM


I. ENGINEERING CONTROL
1. Menurunkan kebisingan pada sumber :
a. Pemilihan mesin dengan tingkat kebisingan rendah. b. Perbaikan mesin yg mengalami gangguan fungsi. c. Pemasangan peredam pada mesin. d. Pemeliharaan dan pelumasan mesin dengan teratur.

2. Mengisolir sumber kebisingan


a. Sumber bunyi terpisah dengan tenaga kerja (dengan ruang tertutup dengan dinding kaca atau tabir/sekat). b. Pengontrolan mesin dengan waktu yg terbatas.

Sealed enclosure

Vibration isolator

HEARING CONSERVATION PROGRAM

II. ADMINISTRATIVE CONTROL

Rotasi pekerjaan mengurangi waktu paparan. Tenaga kerja berpindah-pindah ruang Nilai D 1. Pengadaan ruang kontrol untuk tenaga kerja. Pelatihan dan pendidikan. Pemasangan tanda peringatan/poster. Pemantauan lingkungan kerja. Bila terdapat bunyi impulsif > 130 dBA atau bunyi bersifat fast 120 dBA, maka APD harus dipakai. 8. Tak seorangpun boleh memasuki area dengan tingkat kebisingan 140 dBA. 9. Pemeriksaan kesehatan pendengaran. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

WAKTU PEMAJANAN

INT. KEBS. (dB(A)

WAKTU PEMAJANAN

INT. KEBS. (dB(A) 115 118

8 4 2
1 30 15 7,5 3,75 1,88 0,94

JAM

85 88 91
94

28,12 DETIK 14,06

7,03
3,52 1,76 0,88 0,44 0,22

121
124 127 130 133 136

MENIT

97 100 103 106 109 112

0,11

139

HEARING CONSERVATION PROGRAM III. PERSONAL PROTECTIVE EQUIPMENT


Syarat : 1. Harus sudah teruji efektifitasnya. 2. Disesuaikan dengan masing-masing individu. 3. Penggunaan harus diketahui tenaga kerja. 4. Harus selalu diperiksa untuk mengetahui alat dalam . keadaan baik.

Daya Reduksi (Secara Umum) : 1. EAR PLUG, menurunkan 25 30 dB 2. EAR MUFF, menurunkan 30 40 dB

PERBANDINGAN DAYA REDUKSI ANTARA EAR PLUG DAN EAR MUFF

DAYA REDUKSI ANTARA ALAT PELINDUNG TELINGA

HUBUNGAN ANTARA REDUKSI ALAT PELINDUNG TELINGA DAN PROSENTASE LAMA PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG TELINGA

HEARING CONSERVATION PROGRAM (RINGKASAN)