P. 1
test

test

4.33

|Views: 1,353|Likes:
Dipublikasikan oleh arifiansf
bv n vmbv nmb mnb mnmn
bv n vmbv nmb mnb mnmn

More info:

Published by: arifiansf on Mar 07, 2009
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/01/2013

pdf

text

original

Jawa Pos

SENIN 2 FEBRUARI TAHUN 2009
Eceran Rp 3.500

KUTIPAN
Yang tidak siap kalah itu adalah yang melakukan segala cara untuk menang. Kalau kita mainnya fairness, semua akan legawa.”
Mantan calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tentang alasannya kembali mengadukan pelanggaran pilgub Jatim ke Mahkamah Kosntitusi (MK) hari ini.

Jadi Pejabat Plus Bintang Album
Sejumlah pejabat dan mantan pejabat penting bikin album musik. Salah seorang di antaranya adalah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ada yang berkaitan dengan Pemilu 2009?
MUHAMAD ALI/JAWA POS

SPIRIT SENIN Ayo, Kita Turunkan Indeks Kesengsaraan
SEJAK Indonesia keluar dari krisis ekonomi pada 2004, kita selalu memimpikan kehidupan yang lebih baik, sejahtera, dan maju. Tidak kalah dengan bangsa-bangsa lain di kawasan ini. Apalagi, bangsa Indonesia kaya akan sumber daya alam dan memiliki tanah subur yang dapat ditanami sepanjang tahun. Bukan mimpi siang bolong kalau kita berharap memiliki kehidupan yang makmur dan maju sejajar dengan bangsabangsa tetangga kita. Namun, mimpi itu tetap tidak mudah diraih. Dalam ekonomi dunia yang semakin dinamis dan volatilitasnya tinggi, kita harus jatuh bangun untuk bertahan. KehiOleh SRI ADININGSIH dupan masyarakat kita masih saja cenderung memburuk. Ekonom UGM Padahal, kita sedang menghadapi krisis ekonomi global yang dalam dan panjang. Karena itu, perlu ada pemahaman yang baik tentang kondisi hidup masyarakat agar kita tidak salah mengambil langkah. Dengan situasi krisis ekonomi dunia yang semakin dalam seperti sekarang, amatlah lumrah kalau kita ingin mengetahui apakah kehidupan kita semakin membaik atau memburuk dalam beberapa tahun terakhir ini. Bahkan, di negara seperti Amerika Serikat yang sangat kaya, masyarakat mulai menanyakan lagi kualitas hidup mereka. Apakah semakin baik atau semakin Baca Ayo, Kita… Hal 15 buruk?

Wiranto Keroncong, Dradjat Kritik Sosial
Baca Halaman 2

ALAT DIPLOMASI: Chappy Hakim dengan tiga album berisi suara emasnya.

SBY barangkali satu-satunya presiden RI yang memiliki album musik. Sudah

tiga album yang dibuat. Album terakhir diluncurkan pada 11 Januari lalu dalam bentuk konser di Jakata Convention Center. Itu merupakan album kompilasi antara SBY dan musikus Yockie Suryo Prayogo. Sekitar 10 ribu penonton menjadi saksi konser sekaligus peluncuran album bertajuk Evolusi itu. Itu merupakan album ketiga SBY, yang sebelumnya me-launching dua album berjudul Rinduku Padamu dan Majulah Negeriku Baca Jadi Pejabat… Hal 15

Nadal Raja Semua Lapangan
Taklukkan Federer, Raih Gelar Pertama Hardcourt
MELBOURNE – Petenis Spanyol Rafael Nadal tak hanya akan disebut sebagai jagoan tanah liat. Sebutan baru pantas disematkan kepada petenis 22 tahun itu, yakni raja semua jenis lapangan. Bukti teranyar adalah gelar juara di grand slam lapangan keras (hardcourt) Australia Terbuka 2009. Di final tadi malam Nadal menundukkan lawan klasiknya, Roger Federer, dengan skor 7-5, 3-6, 7-6 (3), 3-6, 6-2. Nadal pun dinobatkan menjadi petenis Spanyol pertama yang mampu meraih gelar pada turnamen yang digelar di Rod laver Arena, Melbourne Park itu Baca Nadal… Hal 15

Berubah dengan Kerja Keras
Baca Sportivo
REUTERS/DARREN WHITESIDE

KURS
11.275

GOD KILL ME : Roger Federer berlinang air mata usai kalah di final tunggal putra Australian Open 2009 tadi malam.

Data Ekonomi AS Memburuk
11.330

PUAS: Ekspresi Nadal saat mendapat poin penentu kemenangan.
AP PHOTO/DITA ALANGKARA

11.303

G
Sumber: Kurs tengah transaksi BI 23/01 27/01

11.351
28/01 29/01 30/01

11.355

Jateng Surut, Jatim Naik
Banjir Bengawan Solo
SOLO – Bencana banjir yang dipicu luapan air Bengawan Solo bergeser ke timur. Setelah mengisolasi daerah hulu, Kota Sragen dan sebagian Solo, mulai kemarin (1/1) luapan sungai terpanjang di Pulau Jawa itu menyasar ke kota-kota wilayah timur seperti Pati, Kudus, Demak, dan Blora di Jawa Tengah. Tarikan
SEPULUH KALI: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ny Ani Yudhoyono menghadiri perayaan Imlek yang diselenggarakan Matakin di JCC kemarin.
ABROR RIZKI / RUMGAPRES

PERTAMINA Pelantikan Dirut Baru Pekan Ini
JAKARTA – Jika tak ada aral melintang, pelantikan direktur utama baru PT Pertamina (Persero) dilakukan pekan ini. Pelantikan bisa dilaksanakan jika proses di tim penilai akhir (TPA) rampung hari ini. Pergantian Dirut BUMN terbesar di tanah air itu mungkin satu paket dengan wakil Dirut. ’’Kalau TPA-nya besok (hari ini) beres, pelantikannya bisa dilakukan minggu ini,’’ ujar Menteri BUMN Sofyan Djalil di Jakarta kemarin (1/2). Menurut dia, uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap calon Dirut sudah dilakukan Sabtu lalu (31/1). ’’Kita mencari pemimpin Pertamina yang bagus, yang bisa melaksanakan transformasi Pertamina menjadi world class company supaya transparan dan efisien,’’ tambah mantan Menkominfo itu. Seperti diwartakan, calon Dirut Pertamina sudah menjalani’fit and proper test Sabtu malam. Tes yang dimulai sore hingga malam itu menghasilkan sejumlah nama dari dalam dan luar Pertamina. Nama-nama yang lolos uji kelayakan dan kepatutan itu rencananya diserahkan ke TPA hari ini. Sofyan menolak menyebutkan siapa saja yang diundang mengikuti fit and proper test. Alasannya, dia menghormati calon yang tidak lulus. ’’Kami memperlakukan dengan hormat. Kan nggak enak disebutkan siapa yang dipanggil atau nggak dipanggil. Kalau tidak terpilih, bukan berarti calonnya tidak baik,’’ sambungnya. Beberapa nama dari luar Pertamina yang dikabarkan menjadi kandidat menempati kursi Dirut, antara lain, Kuntoro Mangkusubroto (mantan Mentamben) dan Erry Riyana Hardjapamekas (mantan Dirut PT Timah dan mantan wakil ketua KPK) Baca Pelantikan… Hal 15

gravitasi juga menyebabkan air Bengawan Solo meluap dan menerjang permukiman penduduk di Jawa Timur. Misalnya, Madiun, Ngawi, Bojonegoro, dan Gresik. Radar Solo (Jawa Pos Group) melaporkan, setelah tergenang sejak Sabtu (31/1) pagi, kemarin banjir di wilayah Sragen dan Solo mulai surut. Kondisi itu dimanfaatkan sebagian warga untuk kembali ke rumah

untuk bersih-bersih. Meski demikian, titik pengungsian di Kecamatan Jenar dan Desa Tangkil, Kecamatan Sragen Kota, masih dipadati warga. Koordinator Satlak Penanggulangan Bencana dan Pengungsian (PBP) Sragen Wangsit Sungkono mengatakan, hingga kini masih ada warga Desa Tangkil yang tinggal di pengungsian Baca Jateng… Hal 15
GRAFIS: HERI OWEL/JAWA POS

Khofifah: Mengadu ke MK Bukan Berarti Tak Siap Kalah
JAKARTA – Pasangan Khofifah Indar Parawansa-Mudjiono (Kaji) kembali membawa masalah pilgub Jatim ke ranah hukum. Hari ini untuk kali kedua, mereka mengadukan masalah tersebut Mahkamah Konstitusi (MK). Menurut mereka, ada kecurangan dalam penghitungan ulang di Pamekasan serta coblosan ulang di Bangkalan dan Sampang. Karena itu, pasangan yang diusung PPP dan koalisi parpol nonparlemen itu merasa perlu mencari keadilan ke MK. Dalam konferensi pers di Hotel Allson, Jakarta, kemarin, Khofifah juga menepis anggapan bahwa laporan ke MK itu merupakan cerminan pihaknya tidak siap kalah. Dia justru menuding pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (Karsa)-lah yang tidak siap kalah. ”Karena tidak siap kalah, mereka melakukan segala cara, menghalalkan segala cara, untuk memenangkan proses pencalonan itu,” tegasnya. Menurut dia, pihak yang mengadu ke MK bukan berarti tidak siap kalah. ”Lah, yang tidak siap kalah itu siapa? Yang tidak siap kalah itu adalah yang melakukan segala cara untuk menang. Kalau kita mainnya fairness, semua akan legawa. Justru pola pikir kita yang dibolak-balikan oleh mereka sedemikian rupa,” paparnya Baca Khofifah… Hal 15

Perayaan Imlek Rasa Nusantara
JAKARTA – Nuansa Nusantara benar-benar terasa dalam perayaan Tahun Baru Imlek 2560 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center, Jakarta, kemarin (1/2). Selain barongsai, berbagai atraksi yang menggambarkan keberagaman Indonesia ditampilkan untuk menghibur undangan. Di antaranya, lawakan Punakawan (Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong), tari Banyuwangi, hingga tampilnya pesinden kondang asal Solo, Waljinah. Acara yang diselenggarakan Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) itu juga dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta istri dan beberapa menteri Kabinet Indonesia Bersatu. Dalam sambutannya, presiden menyatakan kegembiraannya atas kemajuan pesat terhadap pemenuhan hak-hak sipil warga Tionghoa Baca Perayaan… Hal 15

SEMENTARA ITU...

Kehidupan Warga Palestina di Jalur Gaza Pascaperang

Belanja Roti Gandum Harus Jalan Empat Kilometer
Kehidupan tidak pernah mudah bagi warga Jalur Gaza. Perang selama sekitar tiga pekan dengan Israel semakin memperberat hidup. Hancurnya infrastruktur akibat pengeboman musuh menggenapi penderitaan akibat blokade yang sudah berlangsung sekitar dua tahun.
AP PHOTO

Monumen Sepatu Bush
Riwayat pelempar sepatu dari Baghdad, Muntazer al-Zaidi, bakal abadi. Sebuah monumen berupa sepatu superbesar dipasang di Tikrit, 130 km dari Bagdad. Namun, upaya mengenang pelemparan sepatu ke agresor Iraq, George W. Bush, itu tak mulus. Monumen itu harus dicopot pada Jumat (30/1) lalu. Alasannya, lahan pemerintah tak boleh dipakai sesuatu yang mengandung bias politik. Atau khawatir sepatu sebesar ini bakal benar-benar dilemparkan ke orang? (roy)

KARDONO SETYO, Gaza City
MALAM hari adalah saat yang sulit bagi Ahmad, penghuni kompleks perumahan di kawasan Jabaliya. Kawasan itu termasuk yang paling parah menjadi korban perang. Listrik sering mati, sehingga kalau berjalan harus hatihati, karena jalan di kawasan itu pun bolongbolong akibat muntahan bom saat perang. Makanan pokok juga susah didapat. Bahkan, untuk mencari roti buat makan malam, kar-

KARDONO SETYO/JAWA POS

HARGA NAIK BERLIPAT: Bocah Palestina dan pedagang buah di pinggir jalan Gaza City.

yawan imigrasi Palestina di Jalur Gaza tersebut harus berjalan kaki empat kilometer. ’’Makanya saya membeli langsung dalam jumlah ba-

nyak,’’ kata Ahmad ketika ditemui Jawa Pos pada Kamis (29/1) malam lalu. Dia kemudian menunjukkan satu bungkus be-

sar roti ish. Roti gandum yang menjadi makanan pokok orang Arab itu dibeli seharga 15 sheqilam (baca: sekel, mata uang Israel yang berlaku di Gaza). Padahal, sebelumnya hanya 7 sekel (satu sekel setara dengan sekitar Rp 3 ribu). Ketika di rumah, keluarga Ahmad hanya bisa bercengkerama dalam gelap. Satu-satunya penerangan di rumah yang sepertiganya rusak itu adalah dua cahaya lilin. ’’Mereka (Israel) membuat hidup semakin sulit. Jangan salahkan kalau kami terus melawan,’’ katanya. Ahmad pantas marah karena salah satu anaknya, Naseem, 15, ikut tewas terkena bom di dekat rumahnya pada 8 Januari lalu. Hingga kini dia belum menerima bantuan apa pun dari pihak luar. ’’Kami hanya mendapat bantuan seadanya dari Islamic Centre (sebuah organisasi sosial milik Hamas di Jalur Gaza, Red),’’ tuturnya. Karena Hamas memang tak punya uang banyak, bantuan yang diterimanya hanya USD 1.000 atau sekitar Rp 11 juta. Ahmad tak sendiri. Boleh dikatakan 1,5 juta jiwa penduduk Gaza memang menderita Baca Belanja… Hal 15

http://www.jawapos.co.id

email: editor@jawapos.co.id

2

COVER STORY
Marsekal (Pur) Chappy Hakim, Mantan KSAU Susilo Bambang Yudhoyono
Presiden RI Pendiri Partai Demokrat ■ Sudah meluncurkan tiga album: 1. Rinduku Padamu 2. Majulah Negeriku 3. Evolusi Album ketiga, Evolusi, diaransemen Yockie Suryo Prayogo (musisi gaek, mantan personel God Bless)
■ ■

Jawa Pos

.

Senin 2 Februari 2009

Album Jadi Senjata Diplomasi
Sudah empat album musik yang dibuat mantan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal (pur) Chappy Hakim. Semuanya album pribadi dan tidak dijual ke pasaran. Padahal, kemasan dan kualitasnya layak untuk dikomersialkan.
BANYAK tawaran untuk melepas albumalbumnya ke pasar, tapi Chappy memilih menjadikan album-albumnya sebagai suvenir bagi para relasinya. Album pertama dibuat pada 2002, saat Chappy masih aktif menjabat KSAU. Ada 10 lagu yang dinyanyikannya di album tersebut. Delapan lagu Barat dan dua lagu Indonesia. Sebagian besar lagu lawas pada 1960-an. Beberapa judul lagunya adalah Yellow Bird, My Way, Jamaica Farewell, Balada Pelaut, dan Lambaian Bunga. Album pertama inilah yang membuat nama Chappy dikenal di kalangan KSAU di seluruh dunia. Chappy lantas menceritakan, pada 2002, dia menghadiri Pacific Rim Air Chief Conference di Amerika Serikat. Biasanya setiap pertemuan para marshal (marsekal), selalu ada acara tukar-menukar suvenir. Yang umum adalah plakat. Posisi Indonesia saat itu jelas tidak diperhitungkan.Apalagi, tahun ituAmerika Serikat memberlakukan embargo spare part alutsista (alat utama sistem persenjataan) bagi Indonesia. ’’Waktu itu saya bayangkan, kalau hanya membawa plakat, selain sudah biasa, Indonesia tidak akan dikenal,’’ kata pria kelahiran 17 Desember 1947 itu. Muncullah ide membawa album lagunya sebagai suvenir, mendampingi plakat. Dibagikanlah CD lagunya ke seluruh KSAU sedunia yang hadir. Chappy pun kebanjiran pujian dan menjadi buah bibir di acara tersebut. Pada suatu coffee morning di Pentagon, KSAU Amerika Serikat mencarinya dan memberikan apresiasi yang bagus atas album lagunya tersebut. ’’Bagaimana kamu bisa memiliki bakat menyanyi dan bermain saksofon serta merekamnya?’’ kata Chappy menirukan pertanyaan Joint Chief of Staff of the Air Force (CSAF) AS saat itu. Chappy pun menjawab dengan santai. ’’Saya berdinas rileks sekali karena tidak lagi nemerima spare part bagi pesawat tempur buatan AS. Jadi, pekerjaan saya (sebagai KSAU) hanya menyanyi dan bermain musik,’’ jawabnya. Menurut Chappy, wajah KSAU AS saat itu sontak memerah, merasa tersindir. ’’Please, don’t say that, Pentagon always support you, Marshal! It is my congress,’’ kata Chappy kembali menirukan respons kepala staf gabungan AS. Album kedua Chappy dirilis tahun berikutnya. Ini merupakan album instrumentalia. Di album tersebut Chappy menunjukkan kepiawaiannya bermain saksofon. Lagu-lagunya tetap lagu-lagu lama yang diaransemen ulang. Sedangkan untuk album ketiga, Chappy melibatkan sejumlah musisi, di antaranya Yopie Item, Jhonny Swadie, dan Kus Swadie. Di awal 2008, Chappy kembali meluncurkan album. Kali ini agak berbeda. Chappy membentuk grup baru yang diberi nama The Airman Trio. Anggotanya, selain Chappy, adalah sahabatnya seorang purnawirawan Kolonel TNI-AU Setiyoso dan musisi Filipina Laurence Manabe. Dua belas lagu di album tersebut dikarang Laurence. Satu lagu berjudul Janji dinyanyikan Chappy berduet dengan istrinya, Ade Rani (Pusparani Hasjim). Chappy merasakan betul manfaat album lagu tersebut. Selain sebagai personal souvenir, album-albumnya menunjang prestasinya saat menjadi KSAU. ’’Album-album saya menjadi alat bantu saya yang ampuh dalam berdiplomasi dengan angkatan udara negaranegara sahabat,’’ kata Chappy. Chappy bisa memainkan hampir seluruh alat musik. Tapi, yang paling dikuasasi adalah gitar. Semuanya dilakukan secara otodidak. Kecuali saksofon yang baru dikuasai pada usia 50 tahun. (tom/kum)

Chappy Hakim
■ ■ ■

Dradjat Hari Wibowo
■ ■ ■

Mantan KSAU Ketua Timnas Evaluasi Keselamatan dan Keamanan Penerbangan Sudah meluncurkan empat album

Ekonom Politikus PAN Akan meluncurkan album berisi sembilan lagu ciptaannya yang sarat dengan kritik sosial

GRAFIS: IWAN IWE/JAWA POS FOTO-FOTO: DOK. JAWA POS

Pilih Klasik, Tak Berniat Kampanye
Erros Djarot
■ ■ ■

Wiranto
■ ■ ■

Ketua Umum PNBK Musisi dan praktisi film Baru merilis satu album berjudul Karena Cinta Kita Ada

Mantan Panglima ABRI Ketua Umum DPP Partai Hanura Meluncurkan album berisi lagu-lagu lama yang dikemas dengan irama keroncong

Pilih Keroncong, Napak Tilas Bung Karno
MENJELANG Pemilu 2009, mantan Panglima ABRI Wiranto meluncurkan album berjudul Untukmu Indonesiaku. Album yang diproduksi JK-Records itu berisi lagu-lagu lama dengan kemasan musik keroncong. Karena termasuk album politik, meski cover-nya berjudul Untukmu Indonesiaku, album yang diproduseri Judi Kristianto tersebut tidak memuat lagu Untukmu Indonesiaku. Album itu sekadar kumpulan 12 lagu lama yang diaransemen ulang oleh Rico Manansang. Lagu-lagu yang berada di album Wiranto itu, antara lain, Kau Selalu di Hatiku ciptaan Wedhasmara, Indonesia Sungguh Indah Permai ciptaan Janner Sinaga, Kemuning ciptaan A. Riyanto, Sonata Yang Indah ciptaan Dakka Hutagalung, Juwita Malam ciptaan Ismail Marzuki, dan Melati di Tapal Batas gubahan Ismail Marzuki. Selain itu, ada pula lagu Tinggi Gunung Seribu Janji ciptaan Ismail Marzuki, Payung Fantasi (Ismail Marzuki),‘Melati dari Jayagiri (Iwan Abdurachman), Flamboyan (Iwan Abdurachman), Mungkinkah (M. Sani), dan Simfoni (Robby Lea). Dalam album lagu-lagu cinta tersebut, sejumlah kritikus menilai, produsernya menghendaki Wiranto tampil selembut Val Doonican atau Perry Como. Wiranto juga dinilai berupaya menampilkan sisi klasik sensual dengan mencuplik lagu Burning Down the House milik Talking Heads, Runaway milik The Corrs, dan karya lawas Happiness in a Warm Gun-nya Beatles. Hasilnya, album lagu cinta Wiranto tersebut hanya terjual 8 ribu keping. Dengan menonjolkan irama keroncong di albumnya, sejumlah kritikus menilai bahwa Wiranto berupaya menapak tilas Presiden Soekarno yang pernah terlibat dalam peluncuran album berjudul Mari Bersuka Ria dengan irama lenso. Album yang diluncurkan Irama Records pada 1965 tersebut melibatkan sejumlah artis tersohor ketika itu, seperti Bing Slamet, Lilis Surjani, Nien Lesmana, Rita Zahara, dan Jack Lesmana. Soekarno ketika itu memang tengah berupaya membendung paham yang disebutnya British Invasion, yakni pengaruh budaya kapitalistik dan musik ngak-ngikngok dengan irama lenso. Ketika berkonfrontasi dengan Malaysia, Bung Karno juga pernah menyanyikan lagu Terang Bulan untuk menyindir lawan politiknya, Tengku Abdul Rachman. Bung Karno menilai, lagu kebangsaan Malaysia, Negaraku, adalah jiplakan lagu Terang Bulan yang populer pada era 1930-an. Malaysia tentu saja membantah keras dan mengatakan bahwa Negaraku adalah lagu kebangsaan negara bagian Perak yang diangkat menjadi lagu kebangsaan Malaysia. (noe/kum)

Tak Lagi Nyaleg, Siap Rilis Sembilan Lagu
TAK banyak yang tahu, ekonom yang juga politikus ini hampir menjadikan musik sebagai jalur hidupnya. Sejak remaja, Dradjad Hari Wibowo sudah menjadi penghobi berat musik. Tak kurang dari 50 lagu sudah dia gubah, kebanyakan dilakukan ketika remaja. Namun, sang ibu, Sumekar (alm), lebih menginginkan anaknya menekuni bidang akademik. ’’Ibu saya bertanya, apakah saya akan memilih musik sebagai jalur hidup. Akhirnya saya memilih meneruskan sebagai akademisi,’’ kata Dradjad. Meski demikian, hobi musik tetap ada hingga kini. Lima tahun silam dia berencana menggarap sebuah album. Namun, kesibukan menjadi calon legislatif dari Partai Amanat Nasional (PAN) kala itu menyebabkan penggarapan albumnya terbengkalai. ’’Karena sibuk jadi caleg, tidak tuntas. Tapi, sayang kalau tidak diselesaikan,’’kata pengajar di Institut Pertanian Bogor itu. Pada Pemilu 2009 nanti, Dradjad tak lagi berminat bertahan di gedung parlemen Senayan. Dia ingin kembali menjadi ekonom. Karena tak lagi mencalonkan diri sebagai caleg, Dradjad kembali menekuni proyek albumnya yang terbengkalai. Itu pun tak serta merta mulus. Banyak perbaikan di sana sini hingga album yang berisi 9 lagu ciptaannya itu akan diluncurkan pada bulan ini. Sejak 2004, album itu ditangani sejumlah musisi. Ada Wawan, penata musik dari Musica Studio, yang membantunya. Demikian juga Eros Candra (gitaris Sheila on 7) dan Anjar AFI. Tema-tema yang diangkat seputar kehidupan sosial, tanah air, persahabatan, dan keluarga. Empat di antara sembilan lagu tersebut dia nyanyikan sendiri. Yakni, Tuan di Rumah Sendiri, Balada TKI, Merah Putih, dan Idzni Song. Idzni adalah nama anak Dradjad. ’’Kebanyakan memang bertema sosial. Seperti Balada TKI, ini karena melihat nasib buruh migran yang tak kunjung membaik,’’ ungkap ekonom Indef itu. Tuan di Rumah Sendiri bercerita tentang aset-aset strategis yang kini banyak dilalap asing. Untuk apa album itu? ’’Ini upaya saya untuk mendorong anak-anak muda menekuni industri kreatif,’’ kata anggota Komisi Keuangan dan Perbankan DPR itu. (sof/kum)

MESKI jabatannya saat ini ketua umum Partai Nasionalis Banteng Kemerdekaan (PNBK), Erros Djarot menegaskan bahwa albumnya tidak ada hubungannya dengan kampanye politik menjelang Pemilu 2009. ”Tidak bicara tentang ayo pilihlah saya dan partai saya!” tegasnya saat ditemui di kantor PNBK, Jumat lalu (30/1). Erros lantas meminta Jawa Pos mendengarkan album yang berisi lagu-lagu klasiknya berjudul Karena Cinta Kita Ada. Album yang selesai dikerjakan sejak 10 bulan lalu itu, lanjut dia, adalah album serius dan murni karya seni, untuk diedarkan sebagai bagian dari industri musik tanah air. Meski begitu, Erros sedikit kecewa karena album yang direkam di Magenta Record itu sampai saat ini belum dirilis secara resmi di pasaran. ”Album saya ini tawaran alternatif dari estetika,” ucap pria yang mengawali karir di dunia musik dan perfilman itu. Musik klasik, menurut Erros, saat ini mulai langka dan tidak terlalu komersiil. Keberadaannya mulai tergerus aliran musik mainstream yang sedang digemari saat ini; pop, pop alternatif, atau pop melayu. ”Saya hanya berpartisipasi, memberi tawaran kepada publik musik di Indonesia bahwa

ini ada satu jenis musik yang mungkin menurut saya perlu kita pikirkan bersama,” tuturnya. Karena tidak komersiil, Erros kembali menegaskan, tidak mungkin albumnya dijadikan ”kendaraan” untuk mendongkrak popularitas di dunia politik. ”Kalau buat saya, kesenian itu begitu indah. Jadi seyogyanya dijaga bersamalah. Jangan dinodai dengan hal-hal yang bersifat sesaat,” sindir pria berkumis kelahiran Rangkas Bitung, 22 Juli 1950, itu. Kesenian yang begitu suci, indah, dan mulia itu membuat Erros tidak sampai hati menjadikannya sebagai alat kampanye yang menurutnya hanya untuk perebutan kekuasaan yang tidak jelas. ”Sing pating semrawut, amburadul, dan nggak punya etika,” terusnya, blak-blakan. Memang, menurut Erros, sahsah saja musik digunakan untuk kampanye. Saat masa kampanye memainkan musik, juga sah-sah saja agar menghindari kejenuhan. ”Tapi, menggunakan satu karya, khusus, gitu ya, berkesenian, membuat album, dan itu dijual di pasaran dengan kesadaran berkampanye, kurang pas saja,” jelas peraih tujuh Piala Citra di ajang Festival Film Indonesia itu. Lewat album Karena Cinta Kita

Ada, Erros juga berusaha menyebarkan pesan bahwa budaya saling cinta terhadap sesama masyarakat Indonesia mulai luntur. ”Kenapa kita menjadi tidak ada? Sebenarnya karena sekarang ini nggak ada cinta lagi,” ungkap alumnus Sekolah Teknik Tinggi, Koln, Jerman (1970), itu. Untuk itu, penulis lirik lagu Badai Pasti Berlalu tersebut mengatakan, lagu-lagu yang terdapat di albumnya banyak berisi ajakan merenung. ”Kalau teman yang lain mungkin lebih ke ayo membangun, ayo itu, kebanyakan ayonyalah,” Erros tertawa. Di luar albumnya, Erros juga membuat lagu slengean, menggunakan gambang kromong untuk keperluan PNBK saat kampanye. ”Tapi saya sadari itu untuk kampanye, tidak dijual. Hanya untuk kampanye,” tegasnya. Andy Riyanto, arranger seluruh lagu di album klasik Erros memperkirakan albumnya akan rilis akhir Februari 2009 ini. ”Sekarang tahap distribusi dan strategi marketing. Insya Allah akhir Februari,” ujar pemimpin Magenta Orchestra itu. Album Karena Cinta Kita Ada, menurut Andy, sengaja dibuat Erros dengan harapan menjadi karya yang bertahan lama. (gen/kum)

Jawa Pos

.

Senin 2 Februari 2009

INTERNASIONAL

3

Pemilu Iraq Damai, Obama Senang
’’Pemilihan hari ini harus dirayakan sebagai pengBAGHDAD – Pemilu tingkat provinsi di Iraq pada Sabtu (31/1) berlangsung damai. Kondisi itu hargaan terhadap rakyat Iraq yang sudi menggunamendapat sanjungan dari Presiden Amerika Serikat kan hak fundamentalnya untuk menentukan nasib Barack Obama, PBB, petinggi militer AS di Iraq, sendiri,’’ ujar Pemimpin Komando Militer Pusat dan pemerintah Iraq sendiri. Prosesi pesta Amerika Serikat Jenderal David Petraeus. Apresiasi positif kian deras mengalir demokrasi akhir pekan lalu tersebut mengingat partisipasi pemilih Suni meadalah pemilihan langsung perdana selonjak tajam. Pada 2005, pemilih Suni jak penyerahan kedaulatan dari tangan memboikot pemilu. Jumlah pemilih dari AS pada 2005. golongan tersebut hanya dua persen. Kala ’’Saya ucapkan selamat kepada rakyat itu mereka masih marah kepada Amerika Iraq yang berhasil mengadakan pemSerikat yang menggulingkan Saddam ilihan tingkat provinsi hari ini,’’ kata Hussein. Di Provinsi Anbar, kantong Suni, Obama dalam pernyataan resmi seperti HARI KE-13 jumlah pemilih meningkat jadi 60 persen. dilansir Associated Press kemarin (1/2). Selain pemilih, kandidat perempuan yang ikut ’’Penting sekali anggota dewan ini untuk memilih gubernur baru dan mulai bekerja atas nama rakyat mencalonkan diri naik drastis. Sepertiga atau 4.000 Iraq yang sudah memilih mereka,’’ lanjutnya. Pe- di antara lebih dari 14 ribu kandidat adalah kaum milu tersebut merupakan sinergi antara Komisi Pe- hawa. Belum diketahui siapa pemenang pemilu. milihan Tinggi Independen Iraq dan PBB. Lebih dari Namun, kelompok Syiah pimpinan Perdana Men14.400 kandidat bersaing untuk memperebutkan 440 teri Nouri al-Maliki mengklaim menguasai suara kursi yang tersedia di 14 di antara total 18 provinsi. mayoritas. (ape/ami)

Berebut Tumpahan Minyak, 113 Tewas
AP PHOTO/CARLOS HERNANDEZ

DIKALUNGI SYAL PALESTINA: Diplomat Venezuela yang diusir oleh pemerintah Israel, Jonathan Velasco (kanan) dan Roland Betancourt, menghadiri upacara penyambutan kedatangan mereka di Kantor Kementerian Luar Negeri Venezuela di Caracas pada Sabtu (31/1).

Mesir Pasang Sensor di Perbatasan
KAIRO – Mesir sungguh patuh pada Israel. Desakan negeri Zionis agar mereka menjaga ketat perbatasan dilaksanakan dengan sepenuh hati. Sumber di departemen pertahanan mengatakan Negeri Piramida telah memasang kamera pengintai dan alat sensor di seluruh perbatasan dengan Gaza untuk mencegah Hamas menyelundupkan senjata. ’’Kabel-kabel telah dipasang di sepanjang perbatasan Gaza-Mesir untuk mendeteksi bangunan di terowongan-terowongan,’’ ujar sumber seperti dilansir harian Israel Haaretz edisi online kemarin (1/2). Peralatan pemantau itu ditempatkan terutama di terowonganterowongan yang membelah Gaza dan Mesir di Rafah. Selama ini, tempat itu dicurigai sebagai sumber penyelundupan senjatasenjata Hamas dari sekutunya, Iran. Israel mensyaratkan gencatan senjata jangka panjang hanya bisa terjadi jika saluran penyelundupan senjata ilegal Hamas sar mereka di Jerusalem, Israel, pada Rabu lalu (28/1), memantik sikap anti Yahudi di Venezuela kian membuncah. Insiden terbaru, Jumat (30/1) sekitar 15 pria bersenjata mengamuk di sebuah sinagog tua di Venezuela. Mereka menghancurkan segala properti dan mencoret-coret dinding dengan grafiti antisemit. ’’Kami tak ingin para pembunuh,’’ bunyi tulisan grafiti di dinding. Menurut Abraham Levy Benshimol, Presiden Venezuelan Confederation of Israelite Associations, sikap keras pemerintah Venezuela yang terus mengutuk agresi militer Israel di Jalur Gaza, ditambah tayangan televisi yang memprovokasi, bisa jadi penyulut utama amarah warga. Sementara itu, dua diplomat Venezuela yang diusir dari Israel, Jonathan Velasco dan Roland Betancourt, kemarin, telah menginjakkan kaki kembali di Venezuela. Mereka dihadiahi bunga dan kalungan syal bertulisan ’’Palestina”. (ape/ami)

AP PHOTO/CARLOS HERNANDEZ

ANTISEMIT: Anggota komunitas Yahudi melihat sinagog di Caracas yang dirusak oleh 15 orang bersenjata Sabtu (31/1).

ditutup dan diawasi ketat. Pemasangan alat pemantau itu atas bantuan Amerika Serikat, Prancis, dan Jerman. Sebelumnya, Amerika berjanji akan mencairkan bantuan senilai USD 32 juta (sekitar Rp 364,7 miliar) untuk semua peralatan pemantau ditambah mendatangkan ahli militer sebagai konsultan. Agresi 22 hari di Jalur Gaza yang telah menewaskan setidaknya 1.300 warga itu salah satu-

nya bertujuan untuk menghancurkan terowongan-terowongan yang menjadi urat nadi kehidupan warga Gaza. Padahal, sejak Gaza menjadi ’’penjara terbuka’’ akibat semua perbatasan ditutup rapat, warga mengandalkan terowongan-terowongan itu untuk berinteraksi dengan dunia luar dan membeli berbagai kebutuhan baik makanan dan obat-obatan. Di sisi lain, pengusiran diplomat Venezuela dari kedutaan be-

MOLO – Tragis nian nasib sedikitnya 113 warga Molo, Kenya. Nyawa mereka melayang di tengah upaya berebut tumpahan minyak dari tangki yang terguling. Mendadak tangki minyak meledak dan terbakar. Mereka tak sempat menghindar. Sekitar 200 yang lain terluka. Pejabat setempat mengatakan, jumlah korban bisa saja bertambah karena laporan mereka yang kehilangan anggota keluarganya terus berdatangan. Salah seorang perempuan yang saat itu berada di lokasi kejadian mengatakan, dirinya belum mengetahui nasib kedua anaknya yang ikut berpacu mengumpulkan ceceran minyak bersama ratusan orang lainnya. ’’Sebetulnya saya sudah melarang. Namun, mereka tidak menggubris. Mereka mengatakan bahwa semua orang pergi ke sana untuk mendapatkan minyak gratis,’’ ujarnya kepada Reuters. Belum jelas penyebab pasti petaka memilukan di negeri miskin asal ayah Presiden Amerika Serikat Barack Obama itu. Juru Bicara Palang Merah Kenya Titus Mun-

AP PHOTO/SAYYID AZIM

SUMBER PETAKA: Tangki minyak yang terbakar teronggok di Molo, Kenya. Sedikitnya 113 tewas akibat tangki minyak meledak lalu membara.

g’ou mengatakan, ada kemungkinan ledakan dipicu oleh seseorang yang sedang menyulut rokok. Namun, Komisaris Hassan Noor Hassan, pejabat kepolisian Provinsi Rift Valley, mengatakan bahwa kebakaran bisa saja sengaja dilakukan seseorang untuk mengusir polisi yang berusaha mengamankan tumpahan minyak tersebut. Seorang korban selamat mengatakan bahwa begitu mendengar

kabar tangki minyak terguling, dirinya bergegas ke lokasi kejadian untuk memburu minyak gratis. ’’Saat itu saya memulangkan satu jeriken minyak yang sudah penuh. Lantas, saya kembali ke sana membawa jeriken lagi. Mendadak terjadi ledakan dan api berkobar. Saya tidak tahu bagaimana saya bisa sampai di sini,’’ ujar Michael Kerich kepada AFP di rumah sakit di Nakuru. (ape/ami)

EPA/EL DEBATE DE SINALOA

BEBAS: Laura Elena Zuniga Huizar.

Tak Terbukti Jadi Ratu Narkoba
MEXICO CITY – Berakhir sudah hari-hari ratu kecantikan Meksiko Laura Elena Zuniga Huizar menjadi tertuduh pelaku kejahatan. Dia bisa bernapas lega karena gelarnya tak bertambah sebagai ratu narkoba. Pihak berwenang membebaskan Zuniga dari tahanan rumah Jumat lalu (30/1). ’’Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Zuniga terlibat dalam aktivitas kriminal,’’ ujar seorang pejabat Kejaksaan Agung seperti dikutip Associated Press. Perempuan ayu 23 tahun itu ditangkap di Meksiko Barat pada 23 Desember lalu. Kala itu, dia berada di dalam sebuah kendaraan bersama dengan tujuh pria, salah seorang di antaranya diduga bandar narkoba. Pihak berwenang menyita sejumlah senjata api (senpi), amunisi, dan uang tunai USD 45 ribu (Rp 495 juta). Gara-gara ditangkap polisi, Zuniga kehilangan mahkota yang dia menangi dari ajang Hispanoamerican Queen pada Oktober 2008. Gloria Promociones, organisasi yang menghelat Hispanoamerican Queen, Desember lalu mengatakan bahwa Zuniga terpaksa harus melepas mahkotanya sebagai konsekuensi dia gagal mematuhi aturan yang ditetapkan terkait dengan gelarnya. Tiara Zuniga dialihkan ke sang runner-up, yaitu Vivian Noronha dari Brazil. Saat dikonfirmasi, tidak ada pihak Gloria Promociones yang mengangkat telepon. Meski salah satu mahkota kecantikannya melayang, Zuniga masih bisa berharap mengikuti kontes kecantikan dunia. Dia memegang tiket untuk mewakili Meksiko ke ajang Miss Internasional tahun ini berkat gelar juara ketiga yang disandangnya dalam ajang Miss Mexico. (ape/ami) .

4
PEMILU DALAM ANGKA

POLITIKA

Jawa Pos

.

Senin 2 Februari 2009

OWEL/JAWAPOS

SURAT SUARA Jadwal Molor, Proses Validasi Ruwet
TENDER surat suara pemilu legislatif sudah mendapatkan rekanan yang siap memproduksi. Namun, belum ada kepastian kapan proses produksi dimulai. Itu terjadi karena KPU belum mampu menyelesiakan tahap praproduksi. Semua tahap praproduksi molor. KPU masih berkutat dengan proses validasi daftar calon tetap (DCT) di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Seluruh KPU provinsi dan kabupaten/kota kemarin berkumpul menyelesaikan itu. Sejatinya proses validasi dijadwalkan dimulai Kamis (29/1) hingga Sabtu lalu (31/1). Ketua Panitia Pengadaan Surat Suara KPU Boradi mengatakan belum bisa memastikan kapan mulai produksi. Validasi surat suara untuk memastikan data nama-nama caleg harus benar-benar tercantum sesuai dengan ejaan dan daerah pemilihan masing-masing. ’’Harus nunggu validasi dulu,’’ katanya saat dihubungi sore kemarin (1/2). Setelah validasi masih melalui tahap berikutnya. Menurut Boradi, hasil validasi itu nanti dicetak dalam bentuk film. Format film itu yang kemudian disampaikan kepada masingmasing rekanan pemenang tender sesuai dengan paket yang mereka ambil. ’’Kalau bisa validasi selesai sekarang, film bisa langsung dicetak,’’ harap Boradi. Dia mengakui, ada beberapa proses kontrak rekanan saat ini belum diselesaikan KPU. Pada Sabtu, baru beberapa rekanan yang sudah teken kontrak. ’’Besok (hari ini) sisa kontrak akan diselesaikan,’’ tanggapnya. Melihat masih rumitnya proses validasi, produksi surat suara diperkirakan baru dimulai setelah 3 Februari. Anggota KPU Abdul Aziz menyatakan, KPU merencanakan mengundang seluruh rekanan pada Selasa besok. Undangan itu terutama untuk rapat koordinasi proses produksi dan distribusi surat suara. ’’Rencananya Senin (2/2). Tapi, Pak Ketua (Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary, Red) tidak bisa,’’ kata Aziz. Aziz juga tidak bisa memastikan kapan start awal proses produksi surat suara. Menurut dia, validasi DCT menuntut penyelesaian yang sempurna. KPU dalam hal itu menghindari adanya kesalahan pencantuman nama caleg. KPU juga meminta KPU provinsi dan kabupaten/kota mengecek hasil validasi sampai betul-betul benar. ’’Validasi ini harus sama. Kalau sudah benar, baru masuk tahap berikutnya,’’ ujar Aziz. (bay/tof)

SEMARAK KAMPANYE: Kiprah politisi dari kalangan Tionghoa semakin terasa. Hampir di semua parpol hadir caleg dari kalangan Tionghoa. Spanduk mereka marak di kawasan Glodok, Jakarta. Daerah ini memang salah satu basis permukiman Tionghoa di ibu kota. Strategi mendekatkan diri dengan konstituen.

BOY T HARJANTO/INDOPOS

Syarat Tinggi bagi Cawapres SBY
Demokrat: Duet SBY-JK Masih Bisa Berubah
JAKARTA – Partai Demokrat mematok syarat tinggi bagi kandidat cawapres yang akan mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Pilpres 2009 nanti. Selain bergantung pada hasil polling, perolehan suara partai yang menaungi calon tersebut juga harus signifikan. “Karena itu, perlu menunggu hasil pemilu legislatif agar kekuatan partai-partai dapat terlihat lebih dulu,” ujar anggota Dewan Pembina DPP Partai Demokrat Hayono Isman di Jakarta kemarin (1/2). Sebab, menurut dia, strategi menyusun pasangan capres-cawapres juga harus memperhitungkan seberapa besar dukungan di parlemen. “Bukan sekadar bisa maju saja, tapi bagaimana nanti (usai terpilih, Red),” tambah mantan Menpora itu, percaya diri. Karena itu, menurut Hayono, ruang bagi tokoh lain selain Jusuf Kalla (JK) untuk menjadi cawapres pendamping SBY nanti masih cukup terbuka. “Tergantung suara Golkar berapa dulu,” ujar Hayono kembali. Namun, apakah Demokrat juga sudah melakukan penjajakan ke calon-calon lain? Hingga saat ini, menurut mantan politikus Golkar itu, partainya belum melakukan upaya aktif. “Kami lebih baik serius dulu memenangkan pemilu Legislatif 2009,” jelasnya. Namun, dia mengakui bahwa ada beberapa pihak maupun individu yang sudah berusaha melakukan pendekatan untuk menjadi cawapres SBY. “Tentu ada dan peluang mereka (menjadi cawapres SBY, Red) juga bukan sesuatu yang mustahil,” ujarnya, enggan menyebut siapa saja tokoh-tokoh itu. Meski demikian, dia menegaskan, kalau pihaknya tidak bisa memungkiri bahwa duet SBY-JK tetap punya potensi lebih besar untuk diajukan lagi. “Kita harus jujur kalau kinerja duet itu kan terbukti cukup baik selama hampir lima tahun ini,” tandasnya. Dalam beberapa survei, perolehan suara Golkar banyak yang memperkirakan akan turun pada 2009 nanti. Di sisi lain, suara Demokrat justru diperkirakan sama-sama nanti, siapa yang akan dipilih (sebagai cawapres, Red),” ujar putra pendiri Kosgoro, Mas Isman tersebut. Selain Kalla, beberapa tokoh yang dianggap masih berpeluang menjadi cawapres SBY, di antaranya Sri Sultan Hamengku Buwono X, Hidayat Nurwahid, Akbar Tanjung, dan Yusril Ihza Mahendra. Meski demikian, belum ada satu pun yang secara terbuka menyatakannya secara langsung. Sri Sultan, misalnya, hingga hari ini tetap mendeklarasikan diri sebagai capres. Anggota dewan penasihat DPP Partai Golkar yang beberapa waktu terakhir dikabarkan makin dekat dengan Mega itu masih menyatakan belum ingin menjadi nomor dua. “Deklarasi Sultan adalah untuk capres, dan sampai sekarang itu belum berubah,” tegas ketua tim sukses pencalonan Sultan, Sukardi Rinakit, saat dikonfirmasi. Menurut dia, hingga saat ini nama raja Jawa itu masih dikunci di posisi capres. “Sekarang kami berjuang dan bertempur untuk itu (capres, Red) dulu, posisi nomor dua kita abaikan,” ujarnya. (dyn/tof)

BARINDO Muchayat Terpilih sebagai Ketua Umum
SETELAH dua tahun berdiri, Barisan Indonesia (Barindo) akhirnya memiliki–ketua–umum. Organisasi yang didirikan orang-orang dekat SBY itu untuk lima tahun ke depan dimpin Muchayat. Dia adalah mantan ketua Kadin Jatim dan mantan ketua DPD Golkar Jatim, yang sekarang menjabat deputi Men BUMN. ’’Saya akan berupaya menjaga Barindo tetap sebagai ormas yang bersifat independen dan terbuka,’’ kata Muchayat kepada Jawa Pos tadi malam (1/1). Muchayat yang terpilih secara demokratis dalam Munas Barindo di Jogjakarta sejak 30–1 Januari dini hari itu sebelumnya aktif di Barindo sebagai wakil ketua umum dewan pembina. Dia mendampingi Akbar Tandjung yang menjabat ketua dewan pembina. Munas Barindo dihadiri 29 DPD dari 31 DPD yang sudah terbentuk. Namun, saat DOKJAWAPOS pemilih, tinggal 27 DPD yang tersisa. Muchayat Ditambah voting blok dari dewan pembina sebanyak 5 suara, total suara yang diperebutkan adalah 32. Sesuai tatib pemilihan, semua anggota Barindo boleh dicalonkan. Untuk menjadi calon sah wajib mendapat dukungan awal minimal dari 5 DPD. Dari penjaringan awal, muncul nama Muchayat yang didukung 24 suara, M. Yasin 7 suara, dan Akbar Tandjung 1 suara. ’’Begitu mau masuk putaran selanjutnya, Pak Yasin langsung menyerahkan kepada saya. Beliau legawa, tak ada masalah,’’ ungkap Muchayat. Setelah terpilih, Muchayat menargetkan untuk melengkapi sekaligus merampingkan struktur kepengurusan pusat Barindo, termasuk struktur dewan pembina. Terkait momentum pilpres, dia juga menegaskan, pada saatnya, DPP akan membuat sikap resmi sebagai arahan bagi seluruh anggota Barindo. ’’Yang jelas, kami selalu mengharapkan masyarakat menggunakan hak pilihnya, jangan golput,’’ ujar Muchayat. Lantas, apakah arah politik Barindo dalam’Pilpres 2009 akan mendukung SBY, mengingat banyak mantan tim sukses SBY yang bergabung Barindo? ’’Belum tahu. Kami lihat-lihat dulu. Bila ada capres yang memenuhi kriteria dan selaras dengan visi misi Barindo, itu yang akan kami dukung dan sukseskan,’’ jawabnya. Sebagian publik memang melihat Barindo seperti ’’terminal’’ bagi mantan tim sukses SBY untuk berkonsolidasi menuju Pilpres 2009. Sebab, M. Yasin yang menjadi pendiri Barindo adalah salah seorang pendukung SBY pada Pilpres 2004. ’’Tetapi perlu dicatat, Barindo ini di dalamnya multipartai. Ada Akbar yang Golkar dan juga Soetardjo Soerjoguritno yang PDIP duduk di struktur dewan pembina. Jadi, sudah campur. Kami kan berasas terbuka,’’ tutur pria kelahiran Gresik, 1 Juli 1950, itu. Selain memilih dan menetapkan Muchayat sebagai ketua umum Barindo periode 2009–2014, Munas Barindo sekaligus mengukuhkan AD/ART, Program Kerja Nasional (PKN) Barindo, dan Akbar Tandjung sebagai ketua Dewan Pembina Barindo. (pri/tof)

DUDI ANUNG / RUMGAPRES

BELUM TENTU DUET LAGI: Presiden SBY dan Jusuf Kalla dalam salah satu acara di Istana Negara.

melonjak tajam dibanding perolehan pada Pemilu 2004 lalu. Jika benar terjadi, kondisi tersebut tentu saja akan memperlemah posisi Kalla sebagai kandidat cawapres SBY pada pilpres nanti. Demokrat akan percaya diri untuk mencari pasangan cawapres yang

punya popularitas lebih tinggi. Menurut Hayono, hasil survei terhadap tingkat popularitas dan keterpilihan calon bersangkutan hingga detik menjelang pemilu, memang juga tetap dipakai. “Persepsi masyarakat itu juga penting sekali, tapi kita lihat saja

Partai Lokal Aceh Diteror
BANDA ACEH – Teror terhadap partai lokal (parlok) di Aceh semakin sering terjadi. Kini muncul modus baru untuk ’’menekan’’ partai lokal di Serambi Makkah itu. Teror baru tersebut adalah pencoretan sejumlah baliho Partai Aceh (PA) dengan lambang partai terlarang PKI palu-arit. Aksi yang dilakukan OTK (orang tak dikenal) itu terjadi di Kabupaten Bener Meriah. Menurut Ketua PartaiAceh Bener Meriah Iqlil Ilyes Leube, pencoretan baliho milik PA itu dilakukan sekitar pukul 02.00 Sabtu (31/1). Dia mengetahui pencoretan itu dari sejumlah anggota partai. “Ini permainan kotor menjelang pemilu legislatif. Kami tidak pernah merusak dan mengganggu bendera partai lain,” tegas Iqlil. Dia menambahkan, selain baliho, bendera Partai Aceh dicabuti orang setelah dipasang kadernya. Sebelumnya, sejumlah kantor partai lokal juga dibakar orang tak dikenal. Di Aceh ada enam partai lokal. Tak hanya Partai Aceh yang diteror, tapi juga Partai Rakyat Aceh. Partai Aceh, kata Iqlil, tidak akan terpancing dengan upaya-upaya provokasi pihak-pihak yang coba merusak damai di Aceh. Dia berharap, anggota KPA dan caleg dari Partai Aceh tetap sabar menghadapi intimidasi yang mulai gencar dilakukan OTK pada Partai Aceh. Iqlil berharap, pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan pemilu legislatif mengambil sikap demi terselenggaranya pemilu damai di Aceh. Sebab,

PDIP Harus Antisipasi Mega Kalah
Untuk Siapkan Barisan Oposisi
JAKARTA – PDIP harus mengantisipasi segala kemungkinan dari hasil Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2009. Termasuk mempersiapkan skenario bila dalam pilpres nanti Megawati kalah lagi. Pengamat politik UI Andrinoff Chaniago mengatakan, idealnya koalisi tidak sekadar dalam konteks bagibagi kue di pemerintahan bila memenangkan pilpres. Tapi juga komitmen untuk bersama-sama menjadi oposisi bila Mega kalah lagi. ’’Siapa pun yang berkoalisi menghadapi SBY sebaiknya memasukkan target lain, yakni wacana tandingan yang kelak berfungsi sebagai alat kontrol terhadap pemerintahan SBY jika SBY tetap memenangkan pilpres,’’ komenRAKYAT ACEH/WIN RUHDI BATHIN tar Andrinoff di Jakarta kemarin (1/1). DIGAMBAR PALU ARIT: Baliho Partai Aceh Menurut dia, Megawati dan PDIP di Bener Meriah dicoret orang tak dikenal. perlu berpolitik secara realistis. Manfaat akhir dari setiap langkah-langkah poIqlil melihat adanya sebuah skenario agar litiknya pada 2009 ini harus dipertakut pada Partai Aceh. hitungkan secara matang. Sementara itu, Ketua KIP Bener Meriah Andrinoff menjelaskan, dirinya bukan Ahmadi yang dikonfirmasi koran ini Minggu underestimate dengan Megawati. Na(1/2) menyatakan, dirinya sedang berada di mun, dia memang tidak yakin, koalisi Jakarta untuk kepentingan dinas terkait pemilu. Mega, Sultan, ata dengan Prabowo, Mengenai pencoretan baliho Partai Aceh, akan bisa mengalahkan SBY. Hasilmenurut Ahmadi, pihak yang merasa hasil survei dari sejumlah indikasinya. dirugikan dengan aksi tersebut hendaknya ’’Karena itu, kalau Bu Mega dan PDIP segera melapor kepada polisi. (win/jpnn) berani menerima realitas ini, harus mempersiapkan juga tujuan lain dari koalisi itu yang tetap bermanfaat bagi bangsa dan PDIP ke depan,’’ ujar direktur eksekutif Cirus Surveyors Group itu. Dia juga yakin, PDIP baru menetapkan cawapres Megawati setelah pemilu legislatif. Selama hasil pemilu legislatif belum diketahui, posisi tawar partai lain yang punya capres atau cawapres akan tetap tinggi. ’’Proses ini akan lama dan tinggi dinamikanya. Tapi, yang semakin sulit adalah posisi PDIP. Sebab, bisa jadi kandidat cawapresnya diambil partai besar lain atau koalisi beberapa partai,’’ katanya. Sekjen PDIP Pramono Anung mengatakan, besar kemungkinan cawapres pendamping Megawati baru ditetapkan setelah pemilu legislatif. Tepatnya sekitar Mei melalui Rakornas PDIP. Jadi, rencana untuk menggelar rakernas V pada Februari atau Maret bisa jadi tidak akan terealisasi. ’’Saat ini kami realistis saja. Banyak yang masih high call. Tapi, nanti setelah pemilu pasti banyak capres yang sudah deklarasi itu mau menjadi cawapres, kecuali Bu Mega,’’ kata Pram. Ditanya mengenai komitmen koalisi seandainya Megawati dikalahkan SBY lagi dengan menjadi oposisi, Pram menjawab singkat. ’’Koalisi ini tentunya tidak jangka pendek. Tapi, kami jelas berpikir Megawati pasti menang,’’ tandasnya. (pri/tof)

Puan Maharani di Balik Sukses Rakernas PDIP

Ikut Begadang untuk Memastikan Letak Kursi Undangan
Rakernas IV PDIP baru saja selesai dilaksanakan di Solo. Puan Maharani, putri Megawati Soekarnoputri, menjadi orang penting di balik perhelatan penting itu. Dia menjadi ketua panitia pelaksana. Batu ujian menjelang pemilihan legislatif? PRIYO HANDOKO, SOLO
MALAM mulai menginjak pukul 23.00. Kurang satu jam lagi memasuki tanggal 29 Januari. Dari ballroom Hotel The Sunan, Solo, masih terdengar riuh tepuk tangan ribuan kader PDIP sebagai penanda berakhirnya agenda rakernas IV yang berlangsung sejak 27 Januari. Ketika satu per satu kader mulai meninggalkan area persidangan, Puan Maharani tak kuasa menahan haru. Di sela-sela lantunan lagu Gambang Suling, lalu Padamu Negeri dari Paduan Suara Solo Bahana Perjuangan, sesekali putri Megawati Soekarnoputri dan Taufiq Kiemas itu tertunduk. Seulas senyum simpul terukir di bibirnya. ’’Syukur alhamdullillah, semua bisa berjalan lancar,’’ kata Puan Maharani, ketua pelaksana Rakernas IV PDIP, kepada Jawa Pos. ’’Tapi, ini bukan kerja saya sendiri. Rakernas bisa sukses juga berkat bantuan teman-teman panitia pusat, Jateng, dan Solo,’’ imbuhnya cepat. Puan mengaku telah mempersiapkan pelaksanaan rakernas itu selama dua bulan. Dia mengoordinasi sekitar 200 panitia. Seratusan panitia bentukan DPP PDIP Jakarta, 50 panitia dari DPD PDIP Jateng, dan 50 panitia dari DPC PDIP Solo. ’’Selama dua bulan terakhir, saya pulang pergi Jakarta–Solo. Untungnya, Solo juga dapil (daerah pemilihan) saya. Jadi, sewaktu sosialisasi, bisa sekalian nyicil mempersiapkan rakernas,’’ celoteh Puan yang maju sebagai caleg nomor satu di dapil Jateng V; Boyolali, Klaten, Sukoharjo, dan Kota Surakarta (Solo). Menjadi putri orang nomor satu di PDIP tak membuat Puan manja. Dengan penuh ketelitian, dia memastikan setiap detail persiapan rakernas agar berjalan sesuai rencana. Bahkan, sampai urusan yang sangat teknis, seperti letak kursi untuk para undangan khusus, dekorasi panggung, dan LCD. ’’Saya memang turun langsung. Malah saya juga nungguin teman-teman yang bekerja sampai tengah malam,’’ katanya. Efek psikologisnya, ternyata, sangat positif. Melihat ketuanya bekerja keras, panitia yang pada dasarnya sudah solid kian termotivasi. ’’Memang itu kultur Jateng. Mereka itu kalau sudah kerja harus sampai tuntas,’’ puji sarjana komunikasi Universitas Indonesia kelahiran 6 September 1973 tersebut. Salah satu pedoman yang terus dipegang Puan adalah jangan sampai ada lebih dari satu komando di lapangan. Karena itu, setiap perubahan setting acara harus selalu melalui persetujuan dan instruksinya langsung. ’’Saya belajar dari rakernas-rakernas sebelumnya. Soal lagu saja bisa jadi masalah. Paduan suara sudah siap membawakan tiga lagu. Saat mau tampil, ada saja yang bilang lagu A nggak cocok, ganti lagu B. Maka, saya nggak mau itu terjadi lagi,’’ katanya. Puan juga menceritakan, awalnya panitia menjadwalkan, Rakernas IV PDIP berlangsung tiga hari. Jadi, rakernas tersebut berakhir Kamis pagi, 29 Januari. Namun, rekomendasi rakernas, ternyata, tuntas disusun sejak pukul 20.30 sehingga rakernas bisa segera ditutup. ’’Lucu juga sih. Soalnya, semua spanduk yang disiapkan dan dipasang panitia tertulis 27–29 Januari. Tapi, ya nggak apa-apa kalau malamnya ternyata sudah selesai,’’ tuturnya, lantas tersenyum. Rakernas IV PDIP diikuti 98 peserta dari 33 DPD dan 946 peserta dari 474 DPD. Totalnya 1.044 peserta. Itu belum termasuk ribuan penggembira yang ikut berpartipasi ’’secara terbatas’’. Koordinator Humas Rakernas IV PDIP Aria Bima mengatakan, majunya jadwal rakernas IV disebabkan banyak materi yang awalnya diduga bakal alot, ternyata, lancar-lancar saja. (*)

DOKJAWAPOS

Puan Maharani

Jawa Pos

.

POLITIKA
Senin 2 Februari 2009

5

RAKA DENNY/JAWA POS

JANJI PERUBAHAN: Rama Pratama (kanan), Budiman Sudjatmiko, dan Ahmad Wakil Kamal saat uji publik caleg muda di Jakarta kemarin.

Yang Sudah Jadi DPR Belum Ada Kontribusi
Uji Publik Caleg Muda
JAKARTA – Menjelang pemilu legislatif kali ini, banyak caleg muda yang muncul. Beberapa dari mereka merupakan mantan aktivis yang dulu sering berdemonstrasi menentang Orde Baru. Kemarin caleg-caleg muda itu mengadu visi dan misi yang difasilitasi Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) dan Center for Indonesian Regional and Urban Studies (CIRUS). Acara tersebut dihadiri enam caleg muda dari enam partai berbeda. Mereka adalah Rama Pratama (PKS), Budiman Sudjatmiko (PRD), Ahmad Wakil Kamal (PPP), Nova Riyanti Yusuf (PD), Iwan Dwi Laksono (PKB), dan Asep Supri (PAN). Kecuali Rama, mereka adalah caleg muda yang baru kali ini maju di pemilu legislatif. Diskusi yang dilakukan di RM Koetaradja, Jakarta, itu khas semangat muda. Selain mengadu visi, masing-masing caleg saling meledek dan menyindir. Bahkan, masa lalu para caleg sebagai aktivis pun diungkit-ungkit. Rama Pratama, misalnya. Sebagai incumbent, aktivis 98 itu dianggap tidak banyak memberikan kontribusi terhadap gerakan kaum muda. Padahal, dia sudah duduk di gedung DPR selama satu periode. Para audiens ”menagih” komitmennya mengenai pengusutan tragedi Trisakti dan Semanggi. ”Kami tidak melihat kontribusi nyata Bung Rama selama ini,” serang Ahmad Wakil Kamal. Caleg dari dapil XI Jatim (Madura) itu mengatakan, kesejahteraan warga Madura tidak banyak berubah. Padahal, kata dia, potensi pertanian Madura sangat besar. Mulai garam hingga tembakau. ”Bahkan, di Madura ada 40 titik potensial tambang minyak. Saya yakin, potensi negeri Madura bisa bersaing dengan Jawa,” tegasnya. Namun, Wakil Kamal rupanya mengalami ”keseleo” lidah. Dia salah menyebut Pulau Madura menjadi negeri Madura. Hampir bersamaan, beberapa caleg itu pun meneriakinya,”Madura Merdeka!” Sejumlah kritik dan serangan tak luput ditujukan kepada Budiman Sudjatmiko. Ketika pemaparan visi dan misi, mantan pendiri dan ketua Partai Rakyat Demokrat (PRD) yang beberapa kali mengutip perkataan mantan Presiden Soekarno itu juga tak luput dari serangan. Rama yang mendapat giliran selanjutnya pun menyindir ketua umum Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) itu. ”Dulu yang dikutip banyak dari Marx, sekarang kok lebih banyak Soekarno,” sindirnya, disambut riuh tepuk peserta diskusi. Menanggapi hal itu, Budiman pun berkilah. Dia mengatakan, Soekarno juga memiliki komitmen pada kaum marhaen. Tiba giliran Nova Riyanti Yusuf. Dokter yang juga penulis novel itu menjanjikan perjuangan untuk undang-undang kesehatan jiwa. Wanita yang sedang menunggu gelar psikiater itu mengatakan, DPR sempat membahas rancangan undang-undang tersebut. Namun, akhirnya mental karena para perancang undang-undang tak memahami ilmunya. (aga/dyn)

6
Mr Pecut
KPU: Teknis pemungutan suara, tandai tiga kali tetap sah. - Aturan yang fleksibel, sekaligus nggak konsisten! PDK capreskan Jusuf Kalla. - Emang berani jadi capres? MA siap lembur tangani sengketa pemilu. - Ah, jangan ngoyo, ingat usia!

OPINI
Urgensi Pergantian Dirut Pertamina

Jawa Pos

.

Senin 2 Februari 2009

Antara Profesionalitas dan Kepentingan Politis
BUMN Pertamina kini menjadi topik paling hangat diperbincangkan di seantero negeri ini. Setelah dituding gagal dalam distribusi BBM tepat di pergantian 2009 karena implementasi software system analyse und programmentwicklung (SAP) disusul insiden terbakarnya depo BBM di Plumpang, isu pergantian orang nomor satu di BUMN migas Pertamina itu kembali menguat. Kerugian depo di Plumpang sangat serius karena nilai BBM 3.000 kiloliter, termasuk BBM yang tidak bisa dipakai dari tangki sekitarnya 10 ribu kiloliter ditambah dengan kerusakan tangkinya, paling tidak Pertamina losses minimal Rp 73 miliar. Pertamina memang penuh sensasional karena laporan laba setiap tahun yang demikian besar dipertanyakan banyak kalangan. Benarkah laba benar-benar dihasilkan riil dari effort Pertamina sendiri atau jangan-jangan dari subsidi APBN, misalnya dari faktor alpha. Pada 2008 laba bersih Pertamina mencapai Rp 30 triliun dari total revenue Rp 540 triliun. Jumlah itu sangat luar biasa besar jika dibandingkan dengan kemampuan Pertamina memproduksi minyak mentah hanya sekitar 172 ribu barel per hari. Ironisnya, ketika harga minyak global mereda sehingga pemerintah terpaksa menurunkan BBM hingga tiga kali, kini Pertamina menuntut kenaikan faktor alpha. Jika tidak ada kenaikan koefisien alpha yang sebenarnya merupakan kompensasi biaya pengolahan, biaya distribusi, dan margin keuntungan, Pertamina mematok laba bersih 2009 hanya Rp 12 triliun atau turun Rp 18 triliun. Produksi minyak juga akan diturunkan maksimal 142 ribu barel per hari. Pemerintah merespons ’’negosiasi” itu dengan terpaksa. Target dividen BUMN

Oleh Effnu Subiyanto *
2009 yang semula Rp 30,79 triliun dipangkas menjadi Rp 24,25 triliun. Revisi tersebut sudah tiga kali dilakukan karena di awal-awalnya sebetulnya target dividen BUMN yang akan masuk pos PNBP 4221 didesain Rp 33,1 triliun. Perang urat saraf pemerintah dan Pertamina itu tentu tidak membuat nyaman berbagai pihak. Karena itu, desakan untuk mengganti Dirut Arie Soemarno, tampaknya, memiliki legitimasi. Persoalannya, apakah dengan mengganti Arie persoalan di tubuh Pertamina bisa selesai. Sekali lagi, komitmen transparansi memang harus dijunjung tinggi semua pihak. Ironi Transparansi Ribuan kali istilah good corporate governance (GCG) disebut-sebut pemerintah sebagai kartu truf untuk mendorong transparansi operasional BUMN ke arah lebih sehat. Ciri khusus implementasi GCG adalah pembentukan komisaris independen dan komite audit seperti tuntutan bab VI UU Nomor 19/ 2003 tentang BUMN. Prinsip GCG juga memiliki landasan hukum dengan mengacu pada Inpres No 5/2004 yang menginstruksi secara khusus ke menteri negara BUMN untuk memberikan petunjuk ke direksi BUMN dalam mengimplementasikan penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Menteri negara BUMN sebetulnya sudah menerbitkan Kepmen Nomor 117/ M-MBU/2002 bertanggal 31 Juli 2002 tentang Penerapan Good Corporate Governance. Pasal 4 (c) bertujuan, antara lain, mendorong agar organ BUMN dalam membuat keputusan dan menjalankan tindakan dilandasi nilai moral yang tinggi dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk UU BUMN. Dengan GCG, bangsa sangat mengharapkan adanya akuntabilitas, profesionalitas, tidak mengabaikan tanggung jawab sosial (CSR), serta berkontribusi terhadap perekonomian nasional. Hal tersebut merupakan fundamental BUMN untuk meningkatkan daya saing dalam skala domestik dan internasional dan pada akhirnya meningkatkan martabat bangsa. Inilah bagian yang menarik, kendati GCG sudah demikian rapi diformulasikan sebagai kekuatan internal BUMN, penggantian direksi BUMN tetap menjadi episentrum magnitude konflik BUMN. Kasus yang cukup ramai diberitakan adalah pergantian direksi di Jamsostek, PT Garuda Indonesia, perbankan, dan PGAS. Terlihat adanya dualisme sikap yang ditunjukkan pemerintah, antara percaya mekanisme GCG sepenuh hati dan keraguan yang ditunjukkan dengan tetap memonopoli keputusan menentukan direksi. Seharusnya prinsip GCG sudah merupakan jaminan terselenggaranya kinerja BUMN yang lebih baik, siapa pun yang menjadi direksi. Nuansa Politis Ada juga lembaga baru bentukan presiden dengan anggota wakil presiden dan sejumlah menteri untuk menentukan calon direksi, komisaris, dan dewan pengawas BUMN yang disebut dengan TPA (tim penilai akhir). Landasan hukumnya adalah Instruksi Presiden (Inpres) No 8/2005 yang

JATI DIRI

Merenungi Pilgub; Demokrasi Memang Menjengkelkan?
PEMILIHAN gubernur Jatim sudah dalam tahap ’’dilupakan’’. Emosi masyarakat sudah sulit dibangkitkan untuk menengok hajatan demokrasi yang mestinya penting ini. Ketika KPU Jatim mengumumkan hasil pemenang pilgub, yakni pasangan Soekarwo-Syaifullah Yusuf (Karsa), tak ada reaksi yang mencolok. Untuk ukuran hajatan sebesar ini, biasanya ada ketika selesai. Siapa yang ha- kelegaan atau sorak sorai acara besar sekali. Hajatan pilgub Jatim ini rus dikecam ka- Sejak putaran I, total dana yang dihabiskan rena mahalnya mencapai Rp 835.000.000.000. Rincianpilgub ini? Pembuat un- nya, putaran I Rp 550 miliar, putaran II Rp dang-undang! Semestinya 270 miliar, dan ronde tambahan Rp 15 pilgup, pilbup, pilwali, miliar. Itu uang semua? Begitu tanya banyak orang. Ya, tentu saja uang semua! bahkan pilpres cukup satu Bila dana sebesar ini berwujud proyekputaran.’’ proyek infrastruktur, yang diuntungkan masyarakat banyak. Sedangkan untuk pilgub, yang diuntungkan paling-paling percetakan dan pabrik kertas. Kalaupun dana itu menetes untuk honor para panitia, jumlah yang didapatkan tak memadai. Tetesannya juga bukan kepada masyarakat yang paling membutuhkan bantuan negara. Seperti pernah ditulis di Jati Diri koran ini, jalan untuk menduduki kursi di Gedung Grahadi jauh lebih panjang dibandingkan jalan menduduki Gedung Putih. Pemilunya bareng, 4 November, tetapi presiden terpilih Barack Obama sudah dilantik 20 Januari (Jawa Pos, 21 Januari). Pemilu 4 November itu pun pilgub putaran kedua. Sedangkan putaran pertama sudah lima bulan sebelumnya, 23 Juli. Ketika pilgub ronde tambahan akhirnya selesai, masih ada tanda-tanda pilgub ini belum selesai dengan mulus. Koran ini pernah mengkritik karena pilgub ini menjadi yang termahal (Jati Diri, 5 November 2008). Siapa yang harus dikecam karena mahalnya pilgub ini? Pembuat undang-undang! Semestinya pilgup, pilbup, pilwali, bahkan pilpres cukup satu putaran. Tak perlu angka ’’threshold’’ 30 persen atau lebih dari 50 persen untuk memenangkan pemilihan pemimpin politik. Toh tak akan berkurang legitimasinya, berapa pun persentase kemenangan itu, kalau sejak semula disepakati. Ketika pemerintahan berjalan, tak ada lagi yang mengingatingat berapa dulu persentase perolehan suara seorang pemimpin pemerintahan. Pemilu yang mahal akan membuat demokrasi terasa menjadi barang mewah dan menjengkelkan. Bila ini terjadi, rakyat bisa-bisa tak percaya pada demokrasi. Seolah-olah demi demokrasi berapa pun rupiah harus dibayarkan. Padahal, kebutuhan konkret rakyat masih banyak yang harus diprioritaskan. Di provinsi dengan 6,65 juta penduduk miskin (Maret 2008), rasanya tak pantas membelanjakan ratusan miliar rupiah ’’hanya’’ untuk memilih seorang gubernur. Patut diingat juga, Jatim praktis ’’tanpa gubernur’’ sejak 26 Agustus, ketika Imam Utomo habis masa jabatannya. Pejabat gubernur Setya Purwaka mengisi kekosongan itu meski dia bukan gubernur yang terpilih secara demokratis. Berarti selama lima bulan ’’tanpa gubernur’’ pun ternyata rakyat baik-baik saja. Semuanya berjalan normal. Rakyat terkesan tak terganggu tanpa ada gubernur definitif. Untuk itu, bila nanti gubernur-wakil gubernur baru benar-benar dilantik, silakan mulai mengaca diri. Apa guna diri mereka buat rakyat. Bila ’’tanpa gubernur’’ rakyat bisa hidup baik-baik saja, mereka harus membuatnya lebih dinamis dan berkemajuan. Jangan malah menjadi beban rakyat, karena, misalnya, terjerat persoalan hukum. Jalan ke Grahadi sangat panjang. Jalan ke Gedung Putih jauh lebih ringkas. Jalan yang ringkas itu sudah berhasil menemukan ’’tokoh impian’’ Amerika. Yakinkah kita bahwa setelah proses yang panjang dan ’’sakit’’ dalam pilgub ini Jatim kita juga menemukan tokoh impian? (*)

dikeluarkan pada 3 Mei 2005. Mekanismenya, setelah rapat umum pemegang saham (RUPS) memutuskan nama calon, Menneg BUMN segera melapor ke TPA. Jika disetujui, orang yang terpilih dalam RUPS itu bisa langsung menjabat sebagai direksi. Secara mekanisme dan kewenangan, inpres tersebut tidak banyak mengubah pemilihan direksi pada BUMN. Karena sesuai dengan UU Perseroan, setiap pergantian direksi maupun komisaris harus melalui keputusan RUPS. Hanya, sebelum disahkan, pergantian itu harus melewati fit and proper TPA. TPA bahkan bisa membatalkan keputusan RUPS dan sangat bertentangan dengan pasal 15 UU BUMN. TPA juga membuat prosedur pemilihan direksi BUMN menjadi panjang, berlarut-larut, dan boros. Dimulai dengan seleksi tim konsultan untuk memenuhi asas transparansi, proses di dalam Kementerian BUMN itu sendiri, hingga TPA yang diketuai presiden. Amat berat bagi BUMN bila di sisi lain dituntut untuk responsif menghadapi dinamika perubahan global, sementara direksinya dihasilkan dari kompromi politik. Soal lain substansi hukum antara GCG dan TPA juga masih saling berbenturan. Kepmen BUMN Nomor 117/2002 dan Inpres Nomor 5/2004 adalah penjelasan mekanisme GCG guna mencegah korupsi, kolusi, dan nepotisme yang di dalamnya sangat dihargai transparansi dan akuntabilitas. Sementara itu, TPA yang diusung Inpres Nomor 8/2005 sangat bertolak belakang dengan semangat GCG karena begitu tertutup. *. Effnu Subiyanto, peneliti BUMN, alumnus magister manajemen UGM

Bom Fosfor di Tengah Gaza

Quo Vadis Hukum Humaniter
KARENA kalap atau tekadnya yang amat ”barbar”, Israel menggempur Gaza (penduduk sipil di Khan Younis) dengan bom fosfor putih (white phosphorus). Itulah peristiwa yang terlihat pada 18 Januari lalu. Yang perlu kita soroti, bagaimana lembaga hukum internasional menyikapi (menindak) tegas kebiadaban Israel yang jelas-jelas melanggar hukum humaniter internasional? Israel memang menyangkal penggunaan misil yang berhulu ledak fosfor tersebut. Tapi, aksi pemboman itu terekam dengan baik dan ditayangkan oleh televisi Iran: asap putih membubung dan langsung memecah di udara. Tim medis yang bertugas di Al-Nasser Hospital di Khan Younis menyatakan bahwa para korban hangus terbakar hingga tulang dalam tempo sekitar satu jam. Fakta inilah yang menguatkan bahwa Israel memang menggunakan bom berkimia itu. Bahkan, Erik Fosse (dokter sukarelawan dari Norwegia) menyatakan, selain bom fosfor, Israel memuntahkan bom DIME (dense inert metal explosive), bom berisi bubuk tungsten yang ledakannya –bagi yang terkena– seperti dihujani pecahan meriam dan sering menghancurkan urat daging manusia. Para insan medis menyebutnya luka misterius. Sebab, meski sekujur tubuh korban penuh luka, tak bisa ditemukan penyebabnya. Kini, fakta penggunaan bom fosfor itu sulit dibantah. Karena itu, yang perlu ditindaklanjuti lebih tegas ialah menghukum pelanggaran amat serius tersebut. Dalam hal itu, PBB –seperti yang disampaikan juru bicaranya, Chris Gunners,– sedang mengumpulkan data pendukung itu untuk membuktikan kejahatan Israel terhadap penduduk Gaza (Palestina). Kiranya, tidak sulit mencari data yang diperlukan tersebut. Pertama, sepertiga di antara para korban di tengah Gaza adalah perempuan dan anak-anak. Kedua, para korban pria, mayoritas sipil, bukan pejuang Hamas. Ketiga,

Mahkamah Internasional (MI) dituntut untuk mengindahkan hukum itu sendiri tanpa sikap diskriminatif, sekalipun tersangkanya para manusia Yahudi-ZionisIsrael.”
serangan Israel itu mengenai bangunan-bangunan pelayanan publik (lembaga pendidikan, rumah sakit, bahkan kantor perwakilan PBB). Hal ketiga itu menambah deret atau durasi penderitaan anak-bangsa Palestina, dari sisi kesehatan saat ini dan problem kualitas SDM yang tampaknya dirancang untuk pembodohan secara sistimatis. Menurut Konvensi Jenewa 1949 dan Protokol Tambahan I, beberapa sasaran agresi Israel tersebut benar-benar melanggar pasal 12, 19, 21 dan 39. Dalam agresi militer yang baru lalu, Israel sesungguhnya telah melakukan kejahatan genosida. Hal tersebut disebabkan agresinya berupaya menghancurkan –secara keseluruhan atau sebagian– terhadap suatu kelompok, suku bangsa, etnik, ras, atau agama tertentu. Aksi penyerangannya dengan penggunaan bom fosfor, membuat tingkat kejahatan Israel kian berat. Mereka telah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan dan sengaja mengabaikan masalah perlindungan HAM, di masa perang khususnya. Dalam konteks itu, Konvensi Den Haag ke IV pada 1907 dapat dijadikan dasar hukum tentang perlindungan terhadap penduduk sipil. Semua pihak –termasuk Israel– harus tunduk prinsip hukum internasional. Apa yang dilakukan Israel terhadap penduduk sipil di Gaza selama 22 hari lalu (sejak dimulai penyerangan sampai gencatan senjata sepihak) sudah meme-

Oleh:

Suripto
Ketua Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) dan wakil ketua Komisi III DPR

GAGASAN
Perlu Kampanye Kejujuran
NIAT baik harus diiringi dengan sikap dan perilaku yang jujur. Namun, praktiknya sulit dilaksanakan. Hal tersebut dapat kita perhatikan ketika para caleg ramai-ramai menebarkan pesonanya melalui stiker, baliho, spanduk, poster, dan iklan. Mereka melakukannya hanya demi dikenal pemilih. Persaingan pun muncul sebagai akibat maraknya tontonan ”foto diri” para caleg. ”Foto diri” tersebut terpajang di sepanjang sudutsudut kota dan pinggir jalan sampai ganggang kecil nan sempit. Mereka menebarkan kata-kata manis yang menarik simpati. Itu semua sah-sah saja. Namun, kampanye tersebut hendaknya harus dilakukan dengan jujur. Kampanye kejujuran caleg wajib dilakoni secara baik dan benar. Jangan cuma menebar janji-janji melulu. Selain itu, mereka jangan menebarkan hal-hal negatif. Misalnya, membagi sembako, amplop, hadiah, atau barang lain yang intinya agar dipilih dalam coblosan April nanti. Kampanye kejujuran mesti menjadi fokus utama. Sehingga, ketika sudah duduk sebagai anggota dewan, mereka mengutamakan ILUSTRASI: CHIS/JAWA POS kepentingan rakyat banyak (wong cilik). WISNU WIDJAJA, Jl Sindoro I / 16, Kalibuntu, Panggung, Tegal

nuhi persyaratan yuridis yang –menurut Konvensi Den Haag 18 Oktober 1907– terkategori sebagai pihak yang telah melakukan kejahatan perang. Atau, –yang menurut Konvensi Jenewa pada 12 Agustus 1949 dan Protokol tambahan Jenewa 1977– disebut dengan istilah ”grave breaches”. Sedangkan Konvensi Genosida menyebutnya ”A crime under international law”. Diseret ke MI? Mungkinkah agresi biadab Israel dapat diseret ke Mahkamah Internasional (MI)? Sangat diragukan. Landasannya, masyarakat Yahudi yang bertebaran di berbagai belahan dunia dan banyak memegang kunci-kunci strategis tak akan rela menjebloskan pemimpin Israel dan atau para pelaku kejahatan perang itu ke sel-sel yang bakal mempermalukannya. Karena itu, mereka akan ”menjegal” proses hukum humanter tersebut. Sedangkan industri media yang dikuasai mereka di berbagai belahan dunia itu pun –secara sinergis– akan menggalang opini publik internasional tentang ketidaktepatan MI menyeret Israel. Mereka –dengan kekuatan finansialnya– juga akan menggalang jaringannya, yang terwadahi dalam NGO (LSM) atau lembaga-lembaga pendidikan untuk menolak upaya proses hukum humaniter tersebut. Kendala itu memang akan menjadi masalah serius bagi MI untuk mempro-

ses perilaku kejahatan Israel yang baru lalu. Ketidakberdayaan pemprosesan itu akan jadi fenomena sekaligus fakta ketidakadilan yang nyata dalam kaitan pengadilan hukum humaniter internasional. Sejarah mencatat bahwa Adolf Eigmann (perwira Nazi) berhasil diseret ke MI dan dijatuhi hukuman seumur hidup. Begitu juga MI berhasil menyeret Westerling yang pernah membantai ribuan masyarakat Sulawesi pada 1950-an. Beberapa tahun lalu, MI juga menyeret sekaligus menjatuhkan hukuman kepada beberapa aktor kejahatan perang di negeri bekas Yugoslavia (Milenko Trifunovic, Brano Dzinic, dan Radovan Karadzic yang masing-masing dikenai hukuman 42 tahun. Juga, Milos Stupar, Slobodan Melosyevik, dan Branislav yang masing-masing harus menjalani hukuman selama 40 tahun). MI berhasil memproses hukum dengan pasti kepada Adolf Eigmann, Westerling, dan beberapa ”pentolan” Serbia itu, tapi mengapa MI loyo dalam menghadapi para penjahat perang Israel? Yang harus dicatat, ketegasan tindakan dan keadilan penerapan hukum bagi siapa pun yang melakukan kejatahan kemanusiaan dengan serius akan mampu mencegah secara sistematis potensi konflik. Tapi, dengan sikap MI yang ”tebang pilih” itu, MI harus ikut bertanggung jawab terhadap potensi kembalinya terorisme. Salahkah? Yang harus dijawab, mengapa tidak menyelesaikan potensi dasar konflik tersebut melalui instrumen hukum yang adil? Karena itu, MI pun dituntut untuk mengindahkan hukum tersebut sendiri tanpa sikap diskriminatif, sekalipun tersangkanya para manusia Yahudi-Zionis-Israel. Kini, masyarakat internasional sedang menonton bagaimana MI konsisten dengan sikap hukumnya: quo vadis hukum humaniter internasional.

Jawa Pos
Pemimpin Redaksi: Rohman Budijanto Redaktur Pelaksana: M. Elman, Taufik Lamade, Tofan Mahdi Koordinator Liputan: Baehaqi (Kepala), Khoiron Fadil (Jakarta) Redaktur: Fuad Ariyanto, Kurniawan Muhammad, Maksum, Ishak Bahri, Soeparli Djumatmadji, Wahyu Dwi Fintarto, Rukin Firda, Ahmad Zaini, Kholili Indro, Arief Santosa, Amri Husniati, Endrayani Dewi, Nur Wahid, Anda Marzudinta, Mukas Kuluki, Candra Wahyudi, Andriyanto Wisnu Widodo, Bahari, Abd. Rokhim, Fathoni P. Nanda, Sidiq Prasetyo, Fatkhurroziq, Ariyanti Kurnia, Doan Widiandono, Nanang Priyanto, Dwi Shintia Irianti, Agus Muttaqin. Redaktur Foto: Agus Wahyudi, Yuyung Abdi, Sugeng Deas. Asisten Redaktur: Tatang Mahardika, Sholihuddin, Baskoro Yudho, Firzan Syahroni. Editor Bahasa: Guntur Prayitno, Yarno, Sugiono, Didik Haryono, Andri Teguh Pryantoro, Hapidaturropiah, Ernawati, Eko Prasetyo, Frido Sri Adawina, Irwan Herdyanto, Yusuf M. Ridho. Reporter: Ali Mahrus, Nur Aini Rosilawati, Suryo Eko Prasetyo, Hafid, Ery Marthantini, Kardono Setyorakhmadi, Anggit Satriyo Nugroho, Aris Imam Masyhudi, Maya Apriliani Eko Susanti, Agus Sudjoko, Farouk Arnaz, Suyunus Rizqi Ekananda, Andrianto Wahyudiono, Tomy Cahyo Gutomo, Ibnu Yunianto, M.R. Saidi Ungsi, Candra Kurnia, Sofyan Hendra, Khusnul Cahyadi, Any Rufaidah, Indria Pramuhapsari, Dani Nur Subagyo, Alina Musta’idah, Miftakhul Fahamzah, Titik Andriyani, Agus Wirawan, Andreswari Widianingsih, Anton Hadiyanto, Dina Anisa, Femi Diah Nugrahani, Ridlwan Habib, Igna Ardiani Astuti, Sugeng Sulaksono, Achmad Baidhowi, Akhmad Efendi, Dian Wahyudi, Eko Priyono, Moh. Ilham Butsiyanto, Naufal Widi Asmoro, Priyo Handoko, Mochammad Dinarsa Kurniawan, Mohammad Eri Irawan, Zulham Akhmad Mubarrok, Tri Mujoko Bayuaji, Thoriq Sholikhul Karim, Lucky Nur Hidayat, Rachmad Setiawan, Siti Aisyah, Ragil Ugeng Saputro, Nungki Kartikasari, Sekaring Ratri Adaninggar, Retnachrista R. Soeprijadi, Agung Putu Iskandar. Fotografer: Mustafa Ramli, Muhammad Ali, Raka Deny, Subechi, Slamet, Nur Frizal Kurniawan, Guslan Gumilang, Farid Arifandi, Angger Bondan. Disain Grafis: Muchtar, Sugeng, Budiono, Bagus Hariadi, Siswoyo, Heri Susanto. Tata Artistik: Iwan Nurdianto, Taufik Teguh S., Mahesa Indra. Ombudsmen: Imawan Mashuri, M. Choirul Shodiq, Maksum, Imam Syafi’i, Henry Subiyakto, Hinca Pandjaitan. Iklan: Eddy Nugroho, Hendi Mustafa, A. Syafi’i Zemut, Edi Kris Murwanto. Pemasaran: A. Aziz, Eri Suharyadi. Keuangan: Suhardo Basuki, Andreas Didi H. Pracetak: Djamrodji. Penerbit: PT Jawa Pos. Chairman: Dahlan Iskan. Direktur Utama: Ratna Dewi W. Direktur: Zainal Muttaqin, Nany Wijaya, Margiono. Wakil Direktur: Eddy Nugroho, Suhardo Basuki, Azrul Ananda. Radar Malang: Usman Syahadat. Radar Kediri: Sholihuddin. Radar Tulungagung: Agung Pamudjo. Radar Madiun: Kahono Teguh Santoso, Sudjatmiko. Radar Bojonegoro: Riyadi. Radar Mojokerto: Choliq Baya. Radar Bromo: Zahidin H. Muntaha. Radar Jember: Syamsuddin Adlawi, Supriyanto. Radar Banyuwangi: Syamsuddin Adlawi. Radar Madura: Cholili Ilyas. Radar Bali: Justin M. Herman. Radar Solo: Aris Sudanang. Radar Semarang: Kardono, Didik Machyudin. Radar Kudus: Sigit Supriono. Perwakilan Arab Saudi: Syamsuddin Adlawi, Abdul Muis. Percetakan: PT Temprina Media Grafika Alamat; Gedung Graha Pena, Jl A. Yani 88 Surabaya 60234. Telepon Redaksi: 031-8283333 (hunting), Fax: 031-8285555. Telepon Iklan: 031-8202275, Fax: 031-8294578. Telepon Pemasaran: 031-8202000, Fax: 031-8250009. Perwakilan Jakarta: Gedung Graha Pena, Jl Kebayoran Lama 12 Jakarta Selatan, Telepon: 021-53699500, Fax: 021-5349207. Homepage: http//www.jawapos.co.id. Email: editor@jawapos.co.id. Harga Langganan: Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik Rp 70.000, Eceran: Rp 3.500, Luar Pulau: tambah ongkos kirim.

Menata Kembali Hubungan AS-Dunia Muslim
BEBERAPAmalam lalu, dalam wawancara pertama dengan jaringan TV Arab yang bermarkas di Dubai, Al Arabiya, dan terhubung langsung dengan pemirsa muslim, Presiden Barack Obama mengatakan, ”Saya mempunyai kerabat muslim dan saya pernah tinggal di negaranegara muslim.”Berita-berita media di dunia muslim memang memperlihatkan adanya optimisme ketika Amerika melantik presiden Amerika Afrika pertamanya. Optimisme itu bukan hanya dipicu oleh ras Presiden Barack Obama atau nama tengahnya, Hussein, tetapi lebih merupakan cerminan kepemimpinannya yang cukup bijaksana. Dalam pidato pengangkatannya, Obama memperlihatkan pandangan yang berbeda dengan pendahulunya dengan menegaskan, ”Kepada dunia muslim, kami mencari sebuah cara baru untuk maju, berdasarkan kepentingan bersama dan saling menghormati.” Dia melanjutkan ungkapan ini dengan peringatan ”kepada para pemimpin di seluruh dunia yang berusaha menyebar konflik, atau menimpakan kesalahan atas masalah-masalah dalam masyarakat mereka pada Barat, ... rakyat Anda akan menilai Anda berdasarkan apa yang dapat Anda bangun, bukan apa yang Anda hancurkan.” Dengan ungkapan ini, dia menegas-

Oleh Parvez Ahmed *
kan perlunya semua bangsa menemukan cara untuk menyelesaikan masalah internal mereka tanpa menyalahkan dunia Barat, sekaligus tetap menegaskan pentingnya peranan Amerika dalam proses itu: ”... Sementara dunia menjadi semakin kecil, kesadaran bahwa kita adalah sesama manusia akan muncul dengan sendirinya. Amerika harus memainkan peranannya dalam mendorong sebuah era perdamaian baru.” Ungkapan penuh harapan yang disampaikan Obama memberikan muslim peluang keterlibatan baru. Dengan membangun kembali masyarakat mereka dengan visi ekonomi, pendidikan, dan partisipasi politik yang positif, masyarakat muslim dapat secara efektif menangkal ideologi agama yang ekstrem, yang sebetulnya dikecam oleh ajaran Islam sendiri. Obama memastikan bahwa umat Islam tidak akan sendirian dalam perang melawan terorisme. Dia berjanji untuk mengalahkan terorisme ”dengan cara yang konsisten dengan nilai-nilai dan prinsipprinsip kita.” Dengan demikian, ”tidak hanya siksaan dan transfer tersangka kasus terorisme secara ilegal (rendition) yang harus dilarang, tetapi juga kebiasaan membuat stereotip dan asal tunjuk. Dalam wawancaranya dengan Al Arabiya, Obama menekankan kepada semua pihak agar melihat ke depan dan tidak hanya berpikir tentang konflik dan tragedi masa lalu. Agar lepas dari bayang-bayang pendahulunya, Obama harus, seperti Uni Eropa, melarang ungkapan yang menghubungkan Islam dengan terorisme, dan ungkapan tak sensitif seperti ”Islamofascism”, ”jihadist”, dan ”Islamist” yang dibuat rezim sebelumnya. Beberapa pakar militer dan keamanan Amerika, termasuk Dr Douglas Streusand dan Letkol Harry Tunnell dari National Defense University, sepakat bahwa retorika yang mengaitkan terorisme dengan Islam hanya akan mengasingkan muslim, tanpa menyelesaikan masalah terorisme. Presiden Obama juga dapat mendorong terciptanya fase baru kerja sama AS-muslim dengan mengubah kebijakan dan menggunakan diplomasi dengan cara yang baru. Misalnya, program-program bantuan luar negeri Amerika harus ditelaah kembali untuk memastikan agar kebutuhan-kebutuhan keamanan seimbang dengan investasi sosial dalam bidang kesehatan, pendidikan, inovasi, dan kewirausahaan. Selain itu,

Departemen Luar Negeri bisa memperluas program-program pertukaran pendidikan mereka di seluruh dunia, khususnya dengan negara-negara di dunia muslim Dalam melibatkan diri dengan dunia muslim, Obama juga harus mempertimbangkan peran yang dapat dimainkan muslim di Amerika dalam memengaruhi kebijakan luar negeri. Selama musim pemilihan, mantan Menteri Luar Negeri Jenderal Colin Powell membuat catatan khusus tentang patriotisme muslim Amerika, yang sayangnya tetap tidak terlihat dalam arus utama wacana publik, kecuali dalam konteks terorisme. Bayangkan, Presiden Obama yang menghindari serangan tak henti-henti yang mungkin dia hadapi secara terbuka mencari bantuan dari masyarakat muslim Amerika untuk membentuk agenda kebijakan baru terhadap dunia muslim. Bila saja ini terjadi, anti-Amerikanisme yang muncul dari persepsi bahwa Amerika sedang berperang dengan Islam akan runtuh. * Parvez Ahmed, guru besar pada University of North Florida dan sering diundang untuk mengulas tentang Islam dan pengalaman muslim Amerika. Artikel ini ditulis untuk Kantor Berita Common Ground (CGNews). Telah memperoleh hak cipta.

Wartawan Jawa Pos dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita. Wartawan Jawa Pos dibekali dengan kartu pers yang selalu dikenakan selama bertugas.

Jawa Pos

.

Senin 2 Februari 2009
F I N A N S I A L

7
HARGA EMAS
EUR Rp 15.298 AUD Rp 7.650

BURSA EFEK INDONESIA
IHSG
1.336,631 1.332,667 263,571 262,564

Sertifikat Bank Indonesia
1 Bulan 3 Bulan

KURS RUPIAH

902,30 897,70

908,30

1.324,650 1.321,451 1.315,585
23/01 27/01 28/01 29/01 30/01

260,869 259,700

LQ45
23/01 27/01 28/01 29/01 30/01

USD * Per troy ounce
22/01

9,77%

22/01

10,09%

866.40
29/01 30/01

SGD Rp 7.863

GBP Rp 16.867

27/01

28/01

KOMENTAR
Terlepas dari semua sistem yang berjalan, pentingnya karakter dan integritas dari para pelaku usaha memang harus selalu diutamakan. Ekonomi Indonesia akan bisa selamat jika perbankannya kuat. Sementara industri perbankan bisa tahan krisis jika tatakelola korporasinya bisa ditegakkan.”
AGUS MARTOWARDOYO Ketua IBI dan Dirut Bank Mandiri

Momentum Back to Basic
BI Ubah Haluan ke Narrow Bank
JAKARTA - Krisis keuangan dunia memberi banyak pelajaran berharga bagi industri perbankan di tanah air. Limbungnya bankbank besar dunia merupakan konsekuensi dari perkembangan sektor keuangan yang lepas dari akarnya, yaitu kegiatan ekonomi riil. Gubernur Bank Indoensia (BI) Boediono mengatakan hal itu dalam pertemuan tahunan bankers dinner di Kantor BI, Jakarta, akhir pekan lalu. Perkembangan sektor keuangan yang luar biasa di banyak negara dalam lebih dari satu dasawarsa terakhir, bersumber dari perkembangan inovasi produk keuangan dan kelembagaan yang luar biasa. Inovasi ini dipermudah oleh revolusi teknologi informasi dan liberalisasi keuangan global. Pada titik ini, produk keuangan yang makin bervariasi, canggih, dan kompleks, mempunyai dampak sampingan yang fatal. Yakni, makin sulit dinilai risikonya. Menurut Boediono, ini karena instrumen keuangan makin terlepas dari underlying transactions yang harus melandasinya. Kegiatan semacam itu kemudian berkembang menjadi gelembung atau bubbles yang akhirnya pecah. Krisis terjadi. ”Singkatnya, krisis pada hakekatnya adalah konsekuensi dari kegagalan mengelola risiko, pada tingkat mikro maupun makro,” kata Boediono. Pelajaran penting dari itu semua, bank harus kembali ke khittah, back to basic. Yakni, fungsi utama perbankan memfasilitasi dan membiayai kegiatan-kegiatan nyata terkait penyediaan barang dan jasa masyarakat. Itulah

Proyeksi Perbankan BI
Tahun 2009 CAR Perbankan Pertumbuhan Kredit NPL Neraca Pembayaran Inflasi Pertumbuhan Ekonomi
Sumber: BI

14 % 18-20% 5% Defisit 0,11% 5,0-7,0% 4-5%
SUGENG/JAWA POS

Cadangan Devisa USD 51 M

CAR (rasio kecukupan modal) itu kan turun dari yang tadinya di atas 16 persen jadi 14 persen, nah itu kan membatasi bank untuk melakukan fungsi intermediasinya itu jadi terbatas. Kalau ada stimulus untuk UKM meringankan ATMR saya pikir bagus, cuma seperti apa kita tidak tahu.”
GLEN GLENARDI Dirut Bank Bukopin

BEKY SUBECHI/JAWA POS

BUTUH MODAL: Sektor usaha kecil dan menengah masih butuh banyak dukungan pembiayaan perbankan.

Agar Fokus Salurkan Kredit
BANK Indonesia (BI) memutuskan untuk memperpanjang masa transisi penerapan risiko operasional terhadap perhitungan kecukupan modal dalam Basel II. Ini agar bank fokus pada penyaluran kredit. Semula perhitungan risiko operasional itu akan berlaku 1 Juni 2009. Bank sentral memundurkannya menjadi pertengahan 2010. Sedangkan perhitungan risiko kredit dan risiko pasar berjalan sesuai jadwal. Jadwal penerapan risiko operasional untuk ketentuan modal minimal 5 persen sejak 1 Januari -30 Juni 2010. Kemudian 10 persen sejak 1 Juli-31 Desember 2010 dan 15 persen sejak 1 Januari 2011. Secara umum BI membuat sembilan peraturan yang lebih longgar untuk menstimulasi penyaluran kredit di tahun Kerbau ini. Selain mengundur penerapan Basel II, BI juga berusaha meningkatkan efisiensi bank dalam membiayai sektor riil. Yakni, dengan menaikkan batas maksimum kredit dengan penilaian kualitas aktiva (kolektibilitas) hanya berdasarkan ketepatan pembayaran pokok atau bunga, dari semula Rp 500 juta menjadi Rp 1 miliar. Seperti kita tahu, penilaian kualitas kredit terdiri atas 3 pilar. Yakni ketepatan membayar, kondisi keuangan, dan prospek usaha. Dengan aturan baru ini, untuk kredit hingga Rp 1 miliar, bank cukup memperhitungkan ketepatan membayar untuk menilai kelancaran suatu kredit. Aturan lain yang dilonggakan adalah menyederhanakan tatacara pembukaan kantor bank, menyesuaikan ATMR (aktiva tertimbang menurut risiko) kredit usaha kecil dengan skema penjaminan, memberikan fasilitas transaksi USD repo bank kepada BI. Juga, penyisihan penghapusan aktiva non produktif untuk transaksi terbengkalai. Jika aturan terkait kredit dan likuiditas dilonggarkan, juga akan dikenalkan pengaturan lebih mendalam, terkait dengan upaya peningkatan transparansi perbankan, penguatan efektivitas manajemen risiko likuiditas, dan produk derivatif bank. ”Dengan kebijakan ini bank diharapkan ruangan cukup untuk menjalankan fungsi intermediasinya, dengan tetap menempatkan penerapan prinsipprinsip kehati-hatian dan manajemen risiko sebagai prioritas utama,” kata Gubernur BI Boediono. (sof/fan)

Bank Indonesia memahami betul bahwa kalau itu dipaksakan akan banyak bank-bank yang tidak mampu memenuhi tenggat waktu itu. Salah satu syarat agar memenuhi Basel II adalah infrastruktur teknologi informasi. Tapi untuk investasi IT itu mahal, sangat mahal untuk bank-bank kecil.”
RYAN KIRYANTO Ekonom Senior Bank BNI

fungsi intermediasi. Kegiatan dengan underlying transactions dan risiko yang jelas inilah yang harus dibiayai perbankan. ”Bermain dengan instrumen spekulatif, bukan domain bankir. Bank sebaiknya menjauhi kegiatan-kegiatan yang mengandung unsur bubbles,” ujar mantan Menteri Keuangan dan Menko Perekonomian itu. Bank Indonesia (BI) pun memutar haluan untuk tak lagi mendorong universal banking. Konsep bank yang bertumpang tindih dengan industri keuangan lainnya –seperti investment bankingitu didukung penuh bank sentral pada bankers dinner tahun lalu. Tapi Boediono mengatakan, konsep universal banking bukanlah model yang tahan krisis. Ini karena pengembangan industri ke arah yang lebih canggih, harus diikuti penyiapan rambu-rambu pengelolaan risiko yang mantap. ”Untuk sementara ini, kita bisa menyimpulkan konsep narrow bank lebih dekat dengan khittah bank dan terbukti tahan krisis,” kata Boediono. (sof/fan)

8
ASURANSI Kompetitif, Giatkan Edukasi Sales
SURABAYA – Persaingan di industri asuransi semakin ketat. Karena itu para pelakunya harus mampu menciptakan program inovatif, agar target bisa tercapai secara optimal. Salah satunya adalah AXA Mandiri yang memilih memberikan edukasi para sales force≠-nya agar bisa terus meningkatkan kinerja. ”Kini kami telah menjadi bancassurance terbesar di Indonesia dengan jumlah nasabah lebih dari 200 ribu. Hal ini tidak terlepas dari peran sales force ,” kata Albertus Wiroyo, Presdir AXA Mandiri dalam keterangan persnya, akhir pekan lalu. Dengan alasan itu, AXA Mandiri memberikan apresiasi terhadap kinerja para sales force agar senantiasa berusaha memberikan layanan terbaik dengan memberikan edukasi untuk mengoptimalkan kinerja mereka ke depan. Tahun ini, AXA Mandiri mengumpulkan lebih dari 1.000 peserta dari seluruh Indonesia, untuk menghadiri peluncuran program yang bertujuan melakukan pembahasan menyeluruh mengenai key performance indicator dan skema kompensasi. Selanjutnya sales force AXA Mandiri diharapkan dapat mengetahui bagaimana cara memaksimalkan penghasilan. ”Sales force dapat merancang aktifitas yang efektif untuk meningkatkan karir maupun penghasilan mereka,” tambah Albertus. Pemetaan Indonesia Bancassurance Blueprint 2009 dipublikasikan kepada sales force AXA Mandiri yang terdiri dari financial advisor, area sales manager dan regional sales manager. Dengan pelaksanaan program ini diharapkan AXA Mandiri mampu terus meningkatkan kinerja keuangan yang optimal. Berdasarkan laporan keuangan per-31 Desember 2007, AXA Mandiri berhasil membukukan aset sebesar Rp 4,2 Triliun dengan laba bersih lebih dari Rp 121 miliar. (luq/fan)

EKONOMI BISNIS
PASAR MODAL PERBANKAN ASURANSI

Jawa Pos

.

Senin 2 Februari 2009

Karena Vanila Berubah Rasa
PRODUK spekulatif memang telah dilarang oleh Bank Indonesia (BI). Tapi untuk kontrak yang sudah berjalan, BI tak sanggup campur tangan. Bank sentral hanya menawarkan tiga solusi yang mesti disetujui kedua belah pihak, bank dan nasabah. Yakni menghentikan kontrak, restrukturisasi, dan mengubah kewajiban nasabah memenuhi kontrak menjadi kredit. Deputi Gubernur BI Budi Mulya mengatakan bank-bank pun juga bisa rugi, karena bank penerbit mengalihkan risiko ke bank yang lain. ”Dalam hal bank ini mem-pass on ke yang lain, dia memang sama seperti eksporter ke bank, jadi bisa sebagai yang merugi kalau spekulasinya tidak untung,” kata Budi. Budi mengatakan hedging murni itu pada dasarnya tidak masalah. Tapi jika produk derivatif standar (plain vanilla) itu sudah diubah untuk tujuan mencari untung yang spekulatif, kini telah dilarang oleh BI. ”Kalau untuk tujuan spekulatif, itu jelas telah dilarang,” kata Budi. Transaksi derivatif non spekulatif juga akan dibatasi. BI mewajibkan bank yang menjual produk derivatif -di luar yang dilarang dalam PBI 10/37/PBI 2008 tentang Transaksi Valas Bank- memenuhi kualifikasi atau syarat yang diperkenankan melaksanakan bisnis itu. Juga hanya diperkenankan bagi nasabah yang memahami produk tersebut atau sophisticated customers. Deputi Gubernur BI Muliaman D. Hadad mengatakan bank juga wajib melaporkan aktivitas offshore product dan structured product secara berkala. Bank juga wajib mengajukan permohonan persetujuan kepada BI sebelum berlaku efektif untuk setiap produk dan aktivitas baru bank, termasuk keagenan offshore product. Sebelum ini, bank cukup melaporkan produk tujuh hari setelah efektif, termasuk penambahan fitur pada produk yang meningkatkan potensi risiko. ”Ya kita belajar dari pengalaman,” kata Muliaman. Semua hal spekulatif memang terus dihindari, terutama saat produk derivatifnya tak lagi plain vanilla. Karena vanila, berubah rasa. (sof/fan)

MUSTAFA RAMLI /JAWA POS

MAKIN PRUDEN: Bank Indonesia merilis aturan baru perbankan yang bermuara pada peningkatan prinsip kehati-hatian.

ANALISIS SAHAM Selain JII, Kini Ada AII
KALAU mendengar kabar terakhir ada perbankan nasional terindikasi terkena transaksi derivatif, maka untuk menyelamatkan negara, perbankan dan industri keuangan seperti asuransi dan pasar modal perlu diarahkan ke yang lebih tertib, lebih syariah. Setiap penabung, deposan, investor obligasi, investor saham, termasuk pembayar premi asuransi-pun kini harus rasional dalam menempatkan dananya. Mereka harus melakukan screening investasi. Dunia kini mulai melakukan screening besar-besaran. Industri keuangan semakin melirik syariah Islam, baik di barat maupun timur. Mulai perbankan, asuransi maupun di pasar modal. Indonesia-pun akhirnya mengeluarkan sukuk dan sukuk ritel dengan imbal hasil yang cukup tinggi. Juga negara tetangga, Singapura-pun yang kapitalis akhirnya mengeluarkan sukuk. Terbitnya produk dan lembaga syariah didorong krisis kepercayaan di produk dan lembaga perbankan, asuransi dan pasar modal yang diOLEH anggap kapitalis. Krisis ini mampu Leo Herlambang menguak kebohongan kapitalisme yang predatorik. Contohnya mem- Pengamat Pasar Modal blue chip–kan emiten yang keropos dan yang melakukan transaksi derivatif. Screening investasi sangat diperlukan. Syariah berusaha men-screening setiap efek agar investor memiliki resiko lebih kecil dan terukur dalam jangka panjang. Untuk itu, bagi investor di pasar modal, ke depan, agar terhindar dari emiten-emiten yang memiliki potensi bermasalah, bagi yang berinvestasi secara jangka panjang di saham perlu menyimak screening saham secara syariah. Screening saham syariah, selain JII, yang terbaru adalah Airlangga Islamic Index (AII). AII pada saat dibentuk, di-screening dengan mempertimbangkan kemampuan emiten menjaga performance sejak go public, membandingkan dengan komposisi indeks JII dan LQ-45, dan pertimbangan lainnya. Hasil screening AII, untuk sementara terdiri atas 21 saham yaitu AALI, ANTM, ASII, BISI, INCO, ITMG, LSIP, PTBA, SGRO, SMGR, TINS, TLKM, UNSP, CTRP, BMTR, KLBF, INTP, INDY, MPPA dan UNVR. AII dibentuk dengan menggunakan harga penutupan 30 Desember 2008 atau awal Muharram 1430 H. Perbandingan indeks selama bulan Januari 2008 menunjukkan hasil AII lebih tinggi dibanding LQ-45, JII maupun JCI atau IHSG BEI. IHSG BEI selama Januari 2009 turun 1,6% dari 1.355,407 menjadi 1.332,667, JII turun 1,1% dari 216,188 menjadi 213,634, LQ-45 turun 2,8% dari 270,231 menjadi 262,564. Sementara AII mengalami sedikit kenaikan 0,6% dari 100 menjadi 100,663. Meski hasil screening AII menghasilkan indeks yang positif saat ini, namun tidak menjamin kenaikan terus menerus di masa datang, karena AII juga membatasi harga suatu saham dan akan mengeluarkan dari komposisi AII. Ini dimaksudkan agar investor mendapat sinyal untuk tidak berinvestasi saat harga sudah terindikasi ”bubble”. Tidak tamak dan takut saat berinvestasi. Semoga bermanfaat. Selamat berinvestasi. (leo.herlambang@gmail.com)

Hedging Bukan Judi Valas
Produk Spekulatif Setara Nilai Obligasi Negara Internasional
JAKARTA – Bank Indonesia (BI) akhirnya membuka data nilai strucutured product yang melibatkan bank. Produk spekulatif itu menerpa 15 bank senilai USD 3,5 miliar sampai USD 4 miliar (sekitar Rp 38,5 triliun sampai Rp 44 triliun) . Deputi Gubernur BI Budi Mulya menyebut jumlah itu tidak banyak, dengan menyisipkan kata ”tidak sampai” sebelum angka USD 4 miliar. Tapi sebagai perbandingan, USD 4 miliar itu setara dengan obligasi internasional yang diterbitkan pemerintah. Juga, hampir sama dengan utang program yang ditarik pemerintah tiap tahunnya. Perbankan sudah mengeluh rugi atas transaksi spekulatif ini. Nasabah, sebagian di antaranya eksporter, juga menjerit karena dananya terkuras. Kalau banknya rugi, nasabahnya buntung, lantas, siapa yang untung? Anggota Komisi Keuangan dan Perbankan DPR Dradjad Hari Wibowo menjelaskan kebanyakan bank yang terlibat produk-produk spekulatif itu hanya sebagai agen penjual. ”Sehingga kewajiban memenuhi kontrak ternyata tidak hanya pada nasabah, tapi juga bank,” kata Dradjad. Dradjad belum mau menyebut bank-bank mana yang menjadi penerbit dan menuai untung dari kerugian yang cukup besar ini. Yang jelas, mereka adalah bankbank asing. BI juga masih bungkam, belum mau membagi data. Produk terstruktur mengakibatkan nasabah mesti menyetorkan sejumlah dolar sesuai kontrak. Akibat nilai tukar rupiah yang makin melemah, nasabah yang kebanyakan juga eksportir, banyak mengalami kerugian.

Memahami Produk Terstruktur Perbankan
Structured Product: 1) Kombinasi suatu aset dengan derivatif dari mata uang asing terhadap rupiah 2) Bertujuan mendapatkan tambahan pendapatan. 3) Bisa memicu transaksi pembelian valas terhadap rupiah untuk tujuan spekulatif..

Contoh Structured Product: 1) Dual Currency Ddeposit (DCD) 2) Callable Forward Aturan Larangan Structured Product: 1) PBI No 10/37/PBI/2008 tentang Transaksi Valuta Asing Terhadap Rupiah. 2) PBI No. 10/38/PBI/2008 tentang Perubahan Atas PBI 7/31/PBI/2005 Tentang Transaksi Derivatif. Berlaku sejak 16 Desember 2008.
SUGENG/JAWA POS

Upaya memenuhi kontrak ini juga mengakibatkan tekanan permintaan terhadap rupiah, karena nasabah harus memburu dolar. Dengan total angka hingga USD 4 miliar, kerugian tiap nasabah memang bisa sangat besar. Dradjad menceritakan keluhan seorang eksporter di Batam. Sang eksporter bilang bahwa ia biasa berjudi dan kalah. Tapi jika berjudi, dengan modal Rp 10 juta, hilang uangnya Rp 10 juta pula. Tapi dengan produk terstruktur,

uangnya bisa terkuras Rp 40 juta untuk memenuhi kontrak. Dradjad mengatakan hedging atau lindung nilai itu memang biasa untuk meminimalkan kerugian valas. Awalnya, produk derivatif memang ditujukan untuk itu. ”Tapi kalau ternyata yang diklaim sebagai hedging itu bukan hanya menimbulkan kerugian tapi bahkan membangkrutkan sebagian eksportir, itu adalah judi valas,” kata Dradjad. (sof/fan)

OPTIMALISASI DANA INTERNAL: Semen Gresik merevisi rencana pembangunan pembangkit listrik dari 10 unit menjadi hanya dua unit.

Aliran Dana Global Belum Balik Normal
JAKARTA – Aliran dana global belum kembali normal di tahun ini. Ini membuat neraca pembayaran RI akan defisit hingga 0,11 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Namun Indonesia masih bisa berharap ada sentimen positif jika pemilu tahun ini sukses. ”Aliran dana global diperkirakan belum kembali normal. Namun ada satu catatan khusus bagi Indonesia,” kata Gubernur BI Boediono dalam bankers dinner di Kantor BI, Jakarta, akhir pekan lalu. Catatan khusus yang dimaksud Boediono adalah pengalaman Pemilu 2004. Kala itu, dengan Pemilu yang berjalan baik dan menciptakan kabinet yang kredibel, ada aliran dana masuk yang cukup besar pada kuartal keempat. ”Nampaknya sebagian besar dana ini adalah dana milik orang-orang kita yang sementara parkir di luar negeri menunggu kepastian situasi politik,” kata Boediono. BI memperkirakan cadangan devisa 2009 mencapai USD 51 miliar atau cukup untuk membiayai 4,7 bulan impor dan utang luar negeri pemerintah. Di sisi perbankan, Boediono optimistis daya tahan perbankan cukup memadai. Rasio kecukupan modal atau CAR diperkirakan sedikit menurun dari 16 persen menjadi 14 persen. Ini masih cukup tinggi dibanding ketentuan batas minimal 8 persen. ”Namun dari sisi economic capital, perkembangan ini perlu kita antisipasi lebih dini. Turunnya rasio permodalan menunjukkan makin kecilnya kemampuan perbankan menyerap risiko dan kemampuan melakukan ekspansi kredit,” katanya. Untuk itu, lanjut dia, penguatan permodalan bank tetap harus menjadi salah satu fokus perbankan. Pertumbuhan kredit 2009 diperkirakan mencapai 18-20 persen. Namun ini masih dibayangi risiko penurunan yang cukup besar. Dengan perlambatan ekonomi, kredit bermasalaah atau NPL akan meningkat, namun masih dalam batas aman 5 persen. Boediono mengingatkan, jumlah likuiditas yang tersedia dalam sistem perbankan, sebenarnya sangat memadai. Ini ditunjukkan dengan masih besarnya penempatan di Sertifikat Bank Indonesia (SBI) oleh residen (non asing), yang saat ini mendekati Rp 200 triliun. Sedangkan jumlah kredit tak terserap atau undisbursed loan sebesar Rp 253 triliun. Ini menunjukkan stok likuiditas masih besar. ”Tantangan kita adalah membuat bagaimana agar stok likuiditas ini dapat mengalir dan membiayai pembangunan ekonomi dan kegiatan sektor usaha.” (sof/fan)

BEKY SUBECHI /JAWA POS

SMGR Pangkas Capex 2009
JAKARTA - Krisis ekonomi mengakibatkan penurunan tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia dan seretnya likuiditas pada pasar keuangan. Imbasnya, bunga pun merangkak naik. Karena itu, PT Semen Gresik Tbk, akan mengoptimalkan dana internal dengan mengutamakan pengembangan dan investasi sesuai kegiatan usaha utama perseroan, yakni pembangunan pabrik semen baru di Jawa dan Sulawesi. Atas dasar itu pula, manajemen Perseroan yang memiliki kode emiten SMGR itu, mengambil inisiatif untuk mereview seluruh belanja modal atau capital expenditure (capex). Termasuk salah satu capex yang telah disetujui RUPSLB 10 Desember 2007 soal proyek pembangunan pembangkit listrik. ”Pertimbangannya adalah, ketersediaan dan kehandalan pasokan daya listrik di setiap lokasi dari pihak ketiga, waktu penyelesaian proyek, dan ketersediaan dana dari pihak ketiga yang berpotensi untuk membangun Pembangkit Listrik,” ujar Dirut PT Semen Gresik Dwi Sutjipto di Jakarta kemarin (1/2). Menurut Dwi, review yang dimaksud adalah, dengan melakukan perubahan rencana pembangunan pembangkit listrik dari semula 10 unit berkapasitas 410 MW dengan nilai investasi USD 573 juta yang berlokasi di Tuban, Indarung Padang, Tonasa Sulsel, pabrik baru di Jawa dan Sulawesi, menjadi hanya 2 unit berkapasitas 70 MW dengan nilai investasi USD 114 Juta dan hanya berlokasi di Sulawesi. Dwi menjelaskan, pihaknya akan mengoptimalkan dana internal dan mengutamakan pengembangan serta investasi sesuai usaha utama perseroan. SMGR juga memangkas anggaran capex 2009 lantaran kesulitan mendapatkan pendanaan dari pihak ketiga. Semula, capex 2009 dianggarkan USD 1,6 miliar yang dananya akan digunakan untuk membangun pabrik baru di Jawa dan Sulawesi, serta pembangunan 10 PLTU dengan kapasitas 410 MW. Rencana pembangunan dua pabrik tidak diubah. Namun rencana pembangunan PLTU dipangkas menjadi dua dari semula 10 PLTU. Capex SMGR sendiri setelah direvisi hanya sekitar USD 1,15 miliar. (iw/bas)

MUHAMMAD ALI/JAWA POS

PELUANG INVESTASI: Pasar modal tetap menjanjikan, namun investor harus lebih selektif pilih saham.

Ketua Umum Perbanas Sigit Pramono Bicara Arah Baru Perbankan Nasional

Stimulus Bank Sentral Baru Selesaikan Separo Masalah
Bank Indonesia (BI) kembali melonggarkan aturan untuk menggairahkan kembali kredit ke sektor riil. Upaya ini diharapkan bisa menjadi penawar kelesuan ekonomi yang pasti melanda di tahun ini. Bagaimana bankir menyikapinya? Berikur wawancara dengan Ketua Umum Perbanas dan Komisaris Bank BCA SIGIT PRAMONO.
Bagaimana perbankan melihat stimulus baru dari BI? Itu baru dari sisi bank. Ada sisi lain yaitu di sektor riilnya, insentif fiskal untuk sektor industri dan sektor usaha ini yang harus kita berikan. Karena pada saatnya persepsi usaha ini yang pertama kali diperlukan. Jadi ini baru separo, separonya lagi adalah di sektor riilnya. Bagaimana pelonggaran aturan terkait kolektibilitas untuk perhitungan NPL? Ya NPL (non performing loan)-kan untuk Rp 1 miliar ke bawah hanya 1 pilar saja. Yaitu mengenai ketepatan pembayaran. Mengenai keadaan keuangan dan prospek tidak diperhitungkan. Tapi akan lebih baik dan pengaruhnya akan lebih signifikan kalau itu untuk seluruh kredit, tidak hanya Rp 1 miliar saja. Hanya memang harus dibatasi jangka waktu diberlakukan ketentuan ini. Jadi ketentuan NPL masih belum lengkap? Saya yakin belum tuntas. Padahal kalau potensi kredit bermasalah karena krisis itu kan bukan hanya Rp 1 miliar saja, justru itu untuk yang gede-gede. Jadi ini tidak akan banyak memuntuk sektor riilnya lah. Dari fiskal, ini yg perlu kita tunggu. Bagaimana dengan upaya membatasi produk derivatif? Produk derivatif ini dalam kenyataannya selalu menimbukan persoalan karena pemahaman masyarakat belum sepadan. Orang melihatnya hanya dari sisi keuntungan saja, padahal apapun kan risiko selalu ada. Sehingga kalau ada kerugian orang kaget-kaget. Jadi saya sependapat memang harus diatur kembali, sebab selama ini membuktikan risiko sangat tinggi. Apakah ini akan membatasi bank untuk mengembangkan produk? Saya kira produk-produk pokok yang lain masih bisa dikembangkan dan masih banyak yang menjadi potensi untuk pendapatan bank. Kredit saja kalau ditingkatkan kita masih mendapatkan pendapatan yang tinggi. (sof/fan)

TETAP KUKUH: Aturan baru BI diharapkan membawa bank mampu hadapi krisis. Sigit Pramono (atas).
FOTO-FOTO: BEKY SUBECHI /JAWA POS

bantu dalam aspek NPL atau kolektibilitas. Jadi harusnya yang diatur adalah keseluruhan. Seluruh jumlah kredit diberikan kelonggaran karena krisis. Seharusnya yang dibatasi bukan

jumlah kreditnya, tapi jangka waktu diberlakukannya ketentuan. Artinya kalau sudah normal dicabut, tiga pilar dikembalikan lagi. Tapi ya sudah lumayan lah. Yang penting juga insentif

Jawa Pos

.

Senin 2 Februari 2009

EKONOMI BISNIS
INDUSTRI DAN PERDAGANGAN

9
Terapkan Bottom Price
SURABAYA - Pengusaha properti terus mencari celah agar bisnis mereka tetap eksis dalam kondisi krisis. Selain memberikan fasilitas kredit dari pengembang itu sendiri (kredit in house) yang bunganya jauh lebih rendah dari bunga kredit pemilikan rumah (KPR), developer juga mulai menerapkan strategi bottom price. ”Jika umumnya dalam praktek saat ini developer menjual produk berupa bangunan dan tanah, sekarang kami menawarkan harga terendah dari produk,” ungkap Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Jatim, Henry J. Gunawan di sela pembukaan Real Estate Expo 2009 pada Sabtu lalu (31/2). ”Kami harus menciptakan sesuatu untuk merangsang pasar.” Untuk pameran kali ini, DPD REI masih bekerja sama dengan Citra Pamerindo. Pameran yang berlangsung hingga 8 Februari itu, diikuti 65 pengembang dari 90 proyek yang tersebar di Jatim hingga Bali. ”Kami targetkan transaksi bisa mencapai Rp 150 miliar. Dengan penjualan sekitar 500 unit,” sambung Zaenal Abidin, direktur PT Citra Pamerindo pada kesempatan yang sama. (aan/bas)

OTOMOTIF Stop Produksi Motor 100 CC
SURABAYA - Berbagai gebrakan dilakukan produsen otomotif di awal tahun untuk mengantisipasi lesunya perekonomian nasional. PT Astra Honda Motor (AHM) misalnya. Produsen dan distributor merek Honda di Indonesia akan lebih fokus mengarap segmen menengah bawah. Mereka juga telah menghentikan produksi motor dengan kapasitas mesin 100 cc. Suwito. M, Direktur PT Mitra Pinasthika Mustika (MPM), main dealer Honda di Jatim dan NTT mengungkapkan, sejak awal 2009, AHM telah berhenti memproduksi Revo 100 cc dan Fit X 100 cc. ”Untuk itu Honda mengeluarkan produk baru 100 cc yang akan menggantikan sumbangan dua model tersebut dalam total penjualan kami,” katanya Sabtu lalu (31/01) dalam press conference launching Absolute Revo 110 cc. Langkah Honda menghentikan produksi sepeda motor dengan 100 cc merupakan salah satu strategi untuk menghasilkan produk yang lebih murah dan bersaing. Selain itu, mereka juga menciptakan model yang tidak ditujukan pada satu pasar saja, tapi punya pasar yang lebih banyak. Apalagi, pasar motor nasional dengan segmen di bawah 125 cc permintaannya mencapai 42 persen dari total sepeda motor jenis bebek (cub). ”Kami membidik pasar tersebut dengan model baru kami,” lanjutnya. ”Meski memiliki kapasitas mesin yang sama, namun Honda Absolute Revo dan Blade (yang diluncurkan akhir tahun lalu) membidik konsumen yang berbeda, tapi segmennya sama-sama dari kelompok menegah bawah,” jelasnya. Di wilayah penjualan MPM, 70 persen penjualan disumbang model cub. Supra X dan Revo masing-masing menyumbang 30 persen, sementara Blade menyumbang 10 persen. Pada 2008, total penjualan MPM mencapai 520 ribu. Porsi Jatim sendiri menyumbang lebih dari 95 persen penjualan MPM. (aan/bas)

BEKY SUBECHI/JAWA POS

BERUPAYA EKSIS: Suasana Expo Property 2008 di Gramedia Expo Surabaya kemarin. Pameran ini berakhir pada 7 Februari 2008.

Sinyal Hijau buat Perampingan BUMN
JAKARTA – Rencana pemerintah untuk melakukan perampingan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tampaknya bakal mulus. Pasalnya, DPR sudah memberi lampu hijau untuk proses tersebut. Ketua Komisi VI DPR yang membidangi sektor BUMN Totok Daryanto mengatakan, dalam kondisi perekonomian yang bergejolak seperti saat ini, upaya efisiensi dalam pengelolaan BUMN akan didukung. ”Termasuk upaya perampingan,” ujarnya ketika dihubungi Jawa Pos kemarin (1/2). Menurut Totok, strategi perampingan BUMN melalui mekanisme pembentukan perusahaan induk atau holding merupakan cara yang cukup efektif. ”Intinya, BUMN harus lebih produktif dan efisien,” katanya. Sebelumnya, Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil mengatakan, tahun ini pemerintah akan memulai program restrukturisasi dan rigthsizing perusahaan-perusahaan pelat merah. ”Ini untuk memudahkan koordinasi,” terangnya. Dan sesuai Inpres Nomor 5 Tahun 2008, pemerintah memang menargetkan perampingan jumlah BUMN, dari 138 menjadi

Data Finansial BUMN
Tahun Jumlah BUMN Total Laba (Rp Triliun) Total Rugi (Rp Triliun) 2006 139 53,18 2007 139 70,66 2008* 138 81,34 N/A
* Proyeksi
CHUSNUL CAHYADI/JAWA POS

GO INTERNATIONAL: Purnomo Yusgiantoro (tengah) seusai meresmikan LOBP unit Pelumas Gresik Sabtu (31/1).

- 6,86 - 6,56

Sumber : Kementerian BUMN

Incar Pasar Australia
GRESIK - PT Pertamina terus mengembangkan sayap bisnisnya. Setelah, sukses menguasai pasar pelumas dalam negeri, kini perusahaan pelat merah tersebut mulai membidik pasar pelumas di Australia. ”Tahun lalu, kami telah menggarap pasar di Pakistan dan Dubai,”kata Direktur Utama PT. Pertamina Ari H Sumarno usai menghadiri peresmian Lube Oil Blending Plant (LOBP) unit Produksi Pelumas Gresik Sabtu lalu (31/1). Pabrik pelumas ini berada dalam kompleks pabrik aspal Pertamina di Gresik. Pabrik ini menggunakan teknologi In Line Blending dan Automatic Batch Blending. Pembangunan pabriknya sendiri dimulai sejak 26 April 2007, dan selesai pada 1 November 2008. Nah, Sabtu lalu, pabrik yang memroses bahan baku pelumas dengan serba otomotis tersebut diresmikan oleh Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro. Menurut Ari, ini merupakan LOBP termodern di Asia Tenggara. Proses pengolahannya, sejak bahan baku diturunkan dari kapal hingga produk siap pakai, semuanya dikendalikan dari ruang kontrol. ”Pabrik ini berteknologi paling modern sekaligus yang pertama kali di Asia Tenggara. Yang membanggakan semuanya karya anak bangsa,” jelas Ari. Lebih jauh Ari menjelaskan, bahwa produk pelumas Pertamina telah menembus pasar Pakistan dan Dubai. Dari total kebutuhan pelumas Pakistan sebanyak 10.000 kiloliter per tahun, 30 persennya ditargetkan dipenuhi pertamina. ”Sekarang, kami akan merebut pasar pelumas Australia,” tandasnya. (yad/bas)

SUGENG/JAWA POS

BEKY SUBECHI/JAWA POS

STRATEGI PEMASARAN: Pameran yang digelar MPM kemarin.

PUSAT PERBELANJAAN Transaksi Berlipat, Okupansi Meningkat
SURABAYA – Pengelola pusat perbelanjaan harus pandai mencari kiat agar minat konsumen berbelanja ke mal tetap tinggi. Pakuwon Group misalnya. Melalui program belanja berhadiah Shop Till You Drive, empat mal Pakuwon Group seperti Supermal Pakuwon Indah (SPI), Pakuwon Trade Center (PTC), Tunjungan Plaza (TP), dan Royal Plaza berhasil membukukan transaksi sebesar Rp 115 miliar. Jumlah tersebut melebihi target yang ditetapkan sebesar Rp 95 miliar. Program belanja hadiah sendiri dibagi menjadi dua periode. Periode pertama dimulai dari 9 September hingga 31 Desember 2008, dan telah mengeluarkan lebih dari 2,5 juta kupon. ”Lewat program tersebut, minat konsumen untuk berbelanja meningkat dua kali lipat,” kata Direktur Marketing Pakuwon Group Sutandi Purnomosidi di sela acara pengundian periode pertama Shop Till You Drive di Atrium SPI, Sabtu lalu (31/1). Dari keempat mal, TP memberikan kontribusi terbesar yaitu 40 persen dari total transaksi. Sementara, jumlah transaksi belanja terbesar di TP dan SPI.”Di kedua mal tersebut, per basket nilai transaksinya antara Rp 200 ribu-Rp 500 ribu. Kalau di Royal Plaza nilai transaksinya antara Rp 200 ribu-Rp 250 ribu,” timpalnya. Sutandi mengatakan produk fesyen mendominasi transaksi konsumen. Dari transaksi yang terjadi selama program belanja berhadiah tersebut, segmen yang tumbuh baik adalah middle-end. Ini terlihat dari pembelian produk regional branded. Selain peningkatan transaksi, okupansi di mal ikut terdongkrak. Sutandi mencontohkan, sampai akhir Desember ada sebagian tenant di SPI yang tutup. Jumlahnya mencapai tujuh tenant. Namun, sekarang justru ada penambahan 15 tenant baru yang masuk. Hal yang sama juga terjadi di TP. Semula, total okupansi di mal tersebut hanya 88 persen, sekarang mencapai 97 persen. (jan/bas)

hanya 89. Program itu sendiri ditargetkan tuntas pada akhir 2008, namun belum terealisasi hingga memasuki 2009. ”Karena itu, mekanisme holding akan diupayakan cepat selesai. Tapi, seperti kita tahu, holding ini banyak implikasinya, seperti implikasi pajak. Karena itu perlu koordinasi terus,” jelasnya. Beberapa holding yang akan dibentuk diantaranya adalah sektor pupuk yang akan menggabungkan lima BUMN menjadi satu dengan nama PT Agro Kimia Nusantara, sektor perkebunan yang akan menggabungkan 14 PTPN menjadi PT Perkebunan Indonesia, kemudian untuk industri semen akan dibentuk PT Semen Indonesia, dan 14 BUMN karya / konstruksi akan dirampingkan

menjadi hanya 7 BUMN. Namun, rencana pembentukan ini terbentur masalah pajak. Berdasar hitungan awal Kementerian BUMN, pajak holding cukup besar. Misalnya, untuk holding semen bakal terkena pajak Rp 3 triliun, dan holding pupuk bakal terkena pajak Rp 2,1 triliun. Totok Daryanto menambahkan, terkait pajak holding, DPR akan mendorong agar pemerintah bisa menemukan solusi secepatnya. ”Implikasi pajak holding ini tidak sederhana. Karena itu, kami minta agar pemerintah terus berkoordinasi dengan DPR agar mendapat arahan dan dukungan. Sehingga, rencana yang sebetulnya bagus tidak menjadi kontraproduktif karena beratnya beban pajak,” sambung Totok. (owi/bas)

Pemahaman Prosedur Masih Minim
SURABAYA – Perkembangan prosedur dan teknologi perdagangan internasional semakin kompleks. Karena itu para pengusaha dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan mereka terhadap hal itu. Konsultan ekspor-impor Universitas Kristen (UK) Petra Pwee Leng mengatakan selama ini dia banyak menemui para pengusaha yang memiliki keinginan untuk melakukan kegiatan ekspor-impor. Tetapi pengusaha tersebut tidak tahu bagaimana harus memulai. ”Inilah yang sebenarnya membuat usaha seseorang tersebut akan cenderung stagnan atau tidak tumbuh. Hanya sekitar 20 persen pengusaha Jatim yang memiliki pengetahuan cukup
BEKY SUBECHI/JAWA POS

BAGI KIAT: Pwee Leng (kanan) bersama Yuri G. Iskandar saat menjadi pembicara dalam seminar akhir pekan lalu.

Verifikasi Hambat Importir Kecil
JAKARTA- Pengetatan impor lima produk (alas kaki, garmen, elektronik, mainan anak dan makanan-minuman) mulai berlaku kemarin (1/2). Ada sejumlah kendala yang dihadapi importer. Di mana, besarnya biaya verifikasi (penelusuran) yang harus dikeluarkan, ternyata malah berpotensi mematikan importir kecil. ”Memang itu yang sangat berat. Dengan aturan itu perdagangan lima produk hanya akan didominasi oleh importir besar,” ujar Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan Minuman Indonesia (Gapmmi) akhir pekan lalu. Menurut dia, aturan pengetatan impor itu ditengarai akan mematikan importir-importir kecil yang membeli barang secara retail, karena biaya yang harus dikeluarkan sangat besar. Sebab, menurut Thomas, biaya verifikasi barang impor yang dilakukan oleh surveyor independen dibebankan kepada importir. Selain itu, biaya verifikasi juga dihitung per HS (harmonized system) barang. Dengan begitu, impor satu jenis barang lebih murah dibanding impor campuran. ”Kalaupun satu jenis kan volumenya harus besar. Minimal satu kontainer. Berarti bayarnya harus gede,” tukasnya. Dia mencontohkan, beberapa restoran membutuhkan bahan baku atau penyedap masakan yang harus diimpor dari negara asalnya. Misal, masakan Italia, Jepang dan lain-lain. Untuk itu mereka terpaksa harus mengimpor barang tersebut. Jika kebutuhannnya hanya sedikit, tidak mungkin mereka mengimpor satu kontainer. Kalaupun mengimpor dalam bentuk satuan, pasti harganya jauh lebih mahal. ”Jadi hanya importir besar saja yang sanggup.” (wir/bas)

tentang prosedur ekspor impor,” katanya dalam seminar Impor dan Permasalahannya yang diselenggarakan Petra Business Forum (PBF) di Hotel Sheraton, Jumat (30/1) malam. Menurut Pwee Leng alasan itulah yang membuat riset sebelum melakukan kegiatan ekspor-impor itu penting. ”Menyangkut negara tujuan mana saja yang bia menjadi tujuan atau asal barang, harganya, juga menyangkut prosedur hubungan ekspor impor dengan Negara tersebut,” imbuhnya. Pwee Leng yang juga dosen

Fakultas Ekonomi UK UK Petra itu yakin ke depan kegiatan ekspor-impor akan lebih mudah dilaksanakan. Salah satunya karena ada salah satu program pemerintah yang akan dilaksankan secara optimal tahun ini. Program itu diharapkan akan banyak membantu dunia ekspor impor. Khususnya dalam rangka penyederhanaan prosedur serta penghematan biaya kegiatan perdagangan internasional tersbut. Yakni pemberlakukan national single window (NSW) atau pelayanan ekspor impor satu atap. (luq/fan)

Menengok Persiapan Proyek Tambang di Murung Raya, Kalteng (1)

Siap Produksi Batu Bara Terbaik di Dunia
BHP Biliton siap mengembangkan sayap bisnisnya di Indonesia. Perusahaan tambang terbesar dunia itu kini menggarap proyek batu bara kualitas super di Kalimantan Tengah.
WILAYAH Kalteng dikenal daerah yang kaya cadangan batu bara kokas atau coking coal, yang diakui sebagai batu bara terbaik di dunia dengan kualitas super. Data awal menyebut, sumber daya kokas di wilayah tersebut mencapai 1 miliar ton. Potensi fantastis inilah yang akan digarap oleh BHP Biliton, melalui anak perusahaannya, PT Lahai Coal. Presiden Direktur PT Lahai Coal Indra Diannanjaya menyebut, saat ini baru sedikit perusahaan tambang di Indonesia yang memproduksi batu bara kokas. ”Karena itu, kami ingin menjadi perintis untuk memperkenalkan produk kokas Indonesia ke pasar dunia,” ujarnya di sela kunjungan ke lokasi tambang yang terletak di Kabupaten Murung Raya, Kalteng pekan lalu. Menurut Indra, spesifikasi batu bara kokas memang belum banyak dikenal di Indonesia. Selama ini, industri batu bara Indonesia didominasi oleh batu bara thermal sebagai energi primer, baik untuk pembangkit listrik maupun industri. ”Padahal, dari segi kualitas, batu bara kokas adalah yang terbaik,” katanya. Jika diukur berdasar nilai panas yang dihasilkan dari proses pembakaran (kilo calori/Kcal), batu bara thermal kualitas terbaik yang biasa disebut high rank coal yang hanya memiliki kadar di kisaran 6.500 Kcal. Sedangkan nilai batu bara kokas mencapai kisaran angka 8.000 Kcal. Tidak mengherankan jika harga batu bara kokas 80 persen lebih mahal atau hampir lipat dua dari harga batu bara thermal kualitas terbaik. Dari segi kegunaan, kedua jenis batu bara itu berbeda. Batu bara thermal untuk menghasilkan panas guna menggerakkan turbin mesin, sedangkan batu bara kokas sebagai bahan campuran dalam proses produksi baja (metalurgi). Pasar kokas dunia terdapat di beberapa negara utama produsen baja seperti Jepang, Korsel, India, maupun Rusia. Indra menambahkan, saat ini BHP memiliki tujuh anak perusahaan yang beroperasi di Indonesia. Selain PT Lahai Coal, ada juga PT Maruwai Coal, PT Kalteng Coal, PT Sumber Barito Coal, PT Pari Coal, PT Juloi Coal, dan PT Ratah Coal. (owi/bas)

ACHMAD BAIDOWI/JAWA POS

GALI POTENSI KALTENG: Indra Diannanjaya (kiri) dan Manajer Eksplorasi Maruwai Coal Project Avar A. Karema saat meninjau lokasi singkapan batu bara di Blok Maruwai.

10
KOKI
Otonomi Awards 2009 dengan Tambahan Parameter Baru

Jawa Pos
Senin 2 Februari 2009

Keragaman Inovasi Memajukan Daerah
Inti otonomi daerah ialah mempercepat kemajuan daerah melalui keanekaragaman program. Itu artinya inovasi menjadi kunci. Berikut tulisan Direktur Eksekutif JPIP Maksum sebagai pengantar monitoring 2009.
AGAKNYA, tidak ada parameter (alat ukur) yang relatif fair, jujur, dan sportif untuk evaluasi kecapaian program-program best practice pemerintah kabupaten-kota selain inovasi. Dikatakan demikian karena program yang disebut inovatif adalah sosok program yang konkret. Jelas ’’barangnya’’. Jelas keberadaannya. Jelas lokasinya. Bisa dinilai dari banyak sisi dan sudut pandang. Dengan inovasi, sebuah program sulit dikecoh alias program itu memang benar-benar ada. Bukan diada-adakan. Terkait pelaksanaan otonomi daerah (otda), JPIP menyusun strategi dalam O l e h mengevaluasi program-program pemerintah kabupaten-kota yang disebut inovatif. Apa saja? Di antaranya, dampak best practice-nya terhadap rakyat di kabupaten-kota. Dalam hal itu, dampaknya selain berjangka pendek, menengah, dan berjangka panjang, program itu harus strategis dan berkesinambungan. Bahkan, secara politik dan kebijakan, itu Maksum harus dijamin berkesinambungan. Toh, itu semua belum cukup. JPIP menuntut lebih khusus lagi. Yakni, program yang dianggap best practice itu haruslah dihasilkan dari ide-ide keatif para perencana pembangunan daerah kabupaten-kota. Kreatif artinya program itu temuan baru. Bersifat lokalistis. Cerdas. Sesuai kebutuhan dan kehendak lokal. Selain itu, harus dihasilkan dari upaya untuk mengatasi keterbatasan setempat, baik sarana prasarana, modal manusia, keuangan, kemampuan, skil, maupun tidak memboroskan anggaran. Karena itu, yang terus-menerus diharapkan JPIP dari tahun demi tahun dalam menjalankan riset evaluasi dan monitoring otonomi daerah ialah ’’adu’’ kreativitas program yang inovatif antardaerah. Bukankah dengan makin banyak program kabupaten-kota di Jatim yang inovatif akan makin beragam pula program-program yang khas, lokalistis, sesuai kebutuhan setempat? Dan, itu artinya mencerminkan keragaman kebutuhan rakyat di banyak daerah. Bukankah pula kebutuhan rakyat di masingmasing daerah tidak mungkin diseragamkan? Jadi, inti otda itu sesungguhnya mempercepat kemajuan melalui keragaman program-program inovatif. Pada tataran dan perspektif seperti ini, JPIP senantiasa mengajak dan ingin terus bersamasama pemerintah kabupaten-kota di Jatim untuk mempercepat kemajuan daerah. Maju bersama dalam keragaman. Ukuran maju, sejahtera, dan menjadi lebih baik itu bersifat relatif. Karena itu, Otonomi Award JPIP diberikan bukan untuk mendorong capaian program best practice dengan pola dan metode menang-kalah. Tidak ada juara. Yang ada dan yang diutamakan JPIP ialah keragaman dan kesetaraan untuk mewujudkan program yang best practice guna menjawab kebutuhan dan tantangan pembangunan di daerah masing-masing. Selamat berinovasi menuju Otonomi Award 2009.

Evaluasi DPRD sambil Mengapresiasi Sanitasi
Otonomi Award 2009 akan dilaksanakan Mei nanti. Ada inovasi baru kategoti award. Sarana dan prasarana umum ditiadakan. Diganti kategori sanitasi total berbasis masyarakat. Untuk parameter performa politik, kategori pelembagaan politik diganti dengan kinerjaDPRD kabupaten-kota.
RABU pekan lalu (28/1), langkah awal tahap pelaksanaan Otonomi Award 2009 dimulai. Di hadapan beberapa kepala daerah dan perwakilan 38 kabupaten-kota di Jawa Timur, JPIP menyosialisasikan parameter dan indikator Otonomi Award 2009. Acara sosialisasi di Graha Pena, Jawa Pos itu sekaligus dirangkai dengan dialog publik bertema Menyelaraskan Penanganan Korupsi dan Memacu Inovasi di Daerah. Hadir sebagai narasumber, antara lain, Ketua KPK Antasari Azhar, Deputi Kepala BPKP Djadja Sukirman, Kepala Kanwil BPK di Surabaya Zindar Kar Marbun, Bupati Sragen Untung Wiyono, dan Wakil Wali Kota Surabaya Arif Afandi. Dialog publik itu merupakan salah satu bentuk komitmen keberpihakan JPIP pada daerah. Sebab, akhir-akhir ini pemerintah daerah seolah malas berinovasi mengembangkan daerah. Alasannya, takut berurusan dengan penegak hukum karena pemerintah daerah menjadi salah satu target pemberantasan korupsi. Padahal, inovasi merupakan kunci dalam setiap parameter dan indikator Otonomi Award JPIP. Sejak didirikan pada 1 April 2001, JPIP secara intensif memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan otonomi daerah. Setiap tahun, lembaga yang didirikan Jawa Pos ini mengumumkan peringkat kabupaten-kota sesuai paremeter dan indikator. Bagi kabupaten-kota yang berada di peringkat teratas pada setiap indikator, JPIP memberikan penghargaan tertinggi berupa Otonomi Award. Tahun ini, untuk kali ke delapan, JPIP akan mengukur kinerja pemerintah kabupaten-kota dalam mengelola otonomi daerah. Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini ada tambahan satu parameter khusus, yakni tentang sanitasi. Dengan demikian, tahun ini JPIP akan mengukur kinerja pemerintah daerah pada lima parameter utama dan satu parameter khusus. Pertama, parameter pengembangan ekonomi (economic development). Pada parameter ini JPIP melihat kinerja pemerintah daerah dalam tiga indikator. Yakni, pertumbuhan ekonomi, pemerataan ekonomi, dan pemberdayaan ekonomi lokal. Artinya, JPIP mengukur kinerja pemerintah daerah dalam mengupayakan pertumbuhan ekonomi di daerah. Juga dilihat bagaimana upaya pemerintah daerah memeratakan distribusi ekonomi hingga ke pelosok-pelosok. Dengan demikian, pembangunan tidak terhenti di pusat kabupaten-kota saja. Terkait pemberdayaan ekonomi, peneliti JPIP akan menggali informasi sebanyakbanyaknya tentang program/kebijakan pemerintah daerah untuk memanfaatkan potensi dan menyiasati keterbatasan ekonomi lokal. Semakin terintegrasi upaya memacu pertumbuhan ekonomi, pemera-

BOY SLAMET/JAWA POS

DITANTANG INOVATIF: Pemberantasan korupsi bukan alasan bagi pemda untuk berhenti berinovasi. Salah seorang peserta dialog publik dari Kabupaten Magetan sedang mengajukan usul kepada ketua KPK.

KATEGORI OTONOMI AWARDS 2009
Kategori Utama
1. 2. 3. Daerah dengan Terobosan Paling Menonjol Bidang Pembangunan Ekonomi Daerah dengan Terobosan Paling Menonjol Bidang Pelayanan Publik Daerah dengan Profil Paling Menonjol Bidang Kinerja Politik

Kategori Khusus
1. 2. Daerah dengan Terobosan Inovatif Bidang Pertumbuhan Ekonomi Daerah dengan Terobosan Inovatif Bidang Pemerataan Ekonomi 3. Daerah dengan Terobosan Inovatif Bidang Pemberdayaan Ekonomi Lokal 4. Daerah dengan Terobosan Inovatif Bidang Pelayanan Kesehatan 5. Daerah dengan Terobosan Inovatif Bidang Pelayanan Pendidikan 6. Daerah dengan Terobosan Inovatif Bidang Pelayanan Administrasi Dasar 7. Daerah dengan Profil Menonjol Bidang Akuntabilitas Publik 8. Daerah dengan Profil Menonjol Bidang Partisipasi Publik 9. Daerah dengan Profil Menonjol Pada Kinerja Fungsional DPRD 10. Daerah dengan Terobosan Inovatif Bidang Pengentasan Kemiskinan 11. Daerah dengan Terobosan Inovatif Bidang Pengelolaan Lingkungan Hidup

taan ekonomi, dan pemberdayaan ekonomi lokal, nilai daerah semakin tinggi. Kedua, parameter pelayanan publik (public services). Parameter ini terbagi menjadi tiga indikator. Yakni, pelayanan pendidikan, kesehatan, dan administrasi. JPIP akan memberikan apresiasi yang tinggi pada pemerintah daerah jika bisa membuat terobosan di bidang pendidikan, kesehatan, dan penyederhanaan layanan administrasi di daerah. Bukan hanya menjalankan program pusat. Masingmasing indikator dinilai secara khusus oleh peneliti JPIP yang turun ke daerah selama satu minggu penuh. Ketiga, parameter kinerja politik lokal. Ada tiga indikator untuk melihat kondisi politik lokal suatu daerah. Yakni, dalam bidang partisipasi publik, akuntabilitas, dan kinerja DPRD. Otonomi daerah telah memberikan kewenangan yang luas bagi pemerintah daerah. Karena itu, harus ada terobosan yang berarti dalam bidang pelibatan masyarakat dalam membangun daerah, pemda berani transparan pada publik, dan DPRD harus berperan sebagaimana fungsinya, terutama dalam pengawasan pembangunan. Kinerja DPRD ini penting untuk dicer-

mati. Sebab, selama ini lembaga yang mempunyai fungsi pengawasan ini justru tidak ada yang mengawasi. Akibatnya, sering wadah legislatif daerah itu justru menjadi ikon buruk otonomi daerah. Ini terjadi karena seringnya mereka terjerat kasus korupsi, terlibat konflik dengan kepala daerah, dan pertikaian antaranggota di dalamnya. JPIP akan memberi nilai tinggi bagi daerah yang mampu menunjukkan kinerja politik itu. Keempat, parameter pengentasan kemiskinan. Pengentasan kemiskinan yang dilakukan secara terpusat (baca: Jakarta) terbukti tidak berjalan secara optimal. Sebab, yang paling tahu siapa orang miskin dan di mana tempatnya pastilah orang daerah sendiri. Karena itu, pengentasan kemiskinan membutuhkan sentuhan lokal yang terintegrasi. Bukan hanya soal menaikkan pendapatan ekonomi, tetapi juga mempermudah akses pelayanan publik dan memberdayakannya secara politik. Kelima, parameter pengelolaan lingkungan hidup. Kekhawatiran pemerhati lingkungan tentang dampak desentralisasi terhadap lingkungan di daerah cukup beralasan. Pasalnya, setelah diberi ke-

wenangan yang besar, pemda akan serta merta memanfaatkannya untuk kegiatan yang tidak ramah lingkungan. Misalnya, untuk meningkatkan PAD, pemda memberi banyak izin pada penambang galian C tanpa mengindahkan kelestarian lingkungan hidup di sekitarnya. Ilustrasi itu, sepertinya, cukup mewakili untuk mengatakan keterkaitan erat antara desentralisasi dan pengelolaan lingkungan hidup di daerah. Ini karena desentralisasi menjadi titik awal dari pengelolaan lingkungan yang bisa menciptakan dua kondisi berbeda. Kondisi lingkungan akan menjadi rusak karena desentralisasi, atau sebaliknya akan menjadi lebih baik. Namun, mungkin pula, terjadi stagnasi pengelolaan lingkungan. Karena itu, JPIP akan mengapresiasi tinggi pemda –lewat–terobosan kebijakan yang dimiliki––yang mampu memanfaatkan kewenangan yang besar itu untuk pemerataan akses sumber daya alam, menjaga kelestariannya, dan mengintegrasikan pengelolaan lingkungan hidup. Sebab, daerahlah yang paling tahu tentang tingkat kerusakan dan bahaya lingkungan hidup di daerahnya. (mk/redhi setiadi, email: redhi@jpip.or.id)

Mendorong Komitmen pada Kebersihan
TAHUN ini ada satu parameter baru yang diperkenalkan JPIP. Yakni, parameter khusus sanitasi daerah. Karena itu, pada Otonomi Award 2009 ada tambahan penghargaan yang dinamakan Daerah dengan Terobosan Inovatif dalam Mendorong Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Masalah sanitasi masyarakat ternyata belum terselesaikan secara memadai hingga memasuki abad ke-21 ini. Dari hasil survei World Bank lewat WSP (Water and Sanitation Program), dari 218 responden yang tersebar di beberapa kabupaten di Jawa Timur, ditemukan masih ada sekitar 32 persen penduduk yang berperilaku buang air besar sembarangan. Hal itu berpotensi menimbulkan penyakit dan gangguan kesehatan lain. Data lain yang dirilis WSP baru-baru ini menyatakan bahwa akibat buruknya sanitasi itu, negara dan masyarakat mengalami kerugian finansial Rp 10,74 triliun per tahun. Kerugian ekonomi lebih mencengangkan lagi. Nilainya menembus angka Rp 55,96 triliun. Kondisi tersebut tentu memprihatinkan banyak pihak. Sebab, masalah sanitasi selama ini luput dari perhatian pemerintah daerah. Hanya sedikit daerah yang menempatkan pembenahan sanitasi masyarakat sebagai prioritas pembangunan. Beberapa pemda bahkan lebih senang membangun proyek mercusuar yang bernilai puluhan miliar rupiah, padahal warganya masih banyak yang buang air besar sembarangan, membuang sampah di sungai, tidak mempunyai akses air bersih yang cukup, dan pengelolaan sampah yang tidak memadai. Karena itu, tahun ini JPIP akan menilai kinerja pemerintah daerah dalam perbaikan sanitasi masyarakat, mendorong perubahan perilaku dan kerangka pikir masyarakat dalam bersanitasi sehat. (redhi/mk)

Kategori Baru
1. Daerah dengan Terobosan Inovatif dalam Mendorong Sanitasi Total Berbasis Masyarakat
GRAFIS SUGENG /JAWA POS

Jawa Pos

.

Senin 2 Februari 2009

NUSANTARA

11

MALUKU Bermain Bola Picu Bentrok Antarwarga
AMBON – Bentrok antarwarga kembali terjadi di Ambon. Sekitar pukul 20.00 Sabtu lalu (31/1), warga RT 04/RW 02 saling lempar batu dengan warga RT 05/RW 03 Kelurahan Talake Dalam, Kecamatan Nusaniwe, Ambon. Meski tidak ada korban jiwa, bentrok itu sempat meresahkan warga sekitar. Sedikitnya satu rumah dan sebuah sepeda motor rusak karena kena lemparan batu. Dugaan sementara, bentrok tersebut dipicu ulah seorang warga RT 05/RW 03 bernama Tomas Kaluembar. Tomas menyuruh para pemuda dari RT 04/RW 02 berhenti bermain bola di tengah jalan antara kedua RT. Merasa tidak digubris, pria yang seharihari menjadi provos Polres Aru itu naik pitam. Dia melemparkan beberapa gelas ke jalan yang menjadi lokasi para pemuda tadi bermain bola. Tidak terima, para pemuda tersebut balik melemparkan batu ke arah Tomas. Selanjutnya, saling lempar batu pun terjadi. Yang semula hanya antara para pemuda dan Tomas, bentrok berkembang menjadi antarwarga dua RT itu. (aka/jpnn/ruk)

Istri Tentara Dibunuh
Saat Tertidur Lelap, Disaksikan Anaknya
CILEGON – Istri anggota Yonif 320 Badak Putih Pandeglang ditemukan tewas dengan beberapa luka tusuk di dada, tangan, dan paha. Perempuan berusia 40 tahun yang dikenal dengan panggilan Eneng Ira itu diduga dibunuh sekelompok lelaki yang mendatangi rumahnya di Pasauran, Cinangka, Kabupaten Serang, Minggu dini hari (1/2). Saat kejadian, sang suami, Kopka Nasution, tidak berada di rumah. Satu-satunya saksi adalah Robi, anak korban yang berusia delapan tahun. Kapolres Cilegon AKBP Dwi Gunawan yang didampingi Kabag Ops Polres Cilegon Kompol Muji Supriyadi menjelaskan bahwa informasi pembunuhan itu diterimanya sekitar pukul 04.00. Berdasar keterangan yang dihimpun petugas, pembunuhan tersebut dilakukan oleh sekelompok lelaki berjaket hitam dan memakai penutup muka. ”Diduga, motif pembunuhan murni karena dendam. Sebab, tidak ada barang-barang berharga korban yang hilang. Padahal, saat itu korban mengenakan gelang emas di tangannya,” jelas Kapolres. Robi, anak kedua korban, terbangun karena mendengar suara gaduh di dalam rumah. Dia menduga ayahnya pulang. Karena itu, dia langsung ke luar kamar untuk menemuinya. Bocah kecil tersebut kaget karena yang ditemuinya adalah dua pria berbadan besar menggunakan topeng dan berjaket hitam. Robi ketakutan setelah salah seorang di antara lelaki tak dikenal itu mengeluarkan sebilah keris. Karena takut, Robi kemudian lari dan bersembunyi di salah satu ruangan di rumahnya. Dua pria tersebut kemudian masuk ke kamar ibunya dan langsung membunuh perempuan itu yang sedang tertidur pulas. Setelah menghabisi nyawa Eneng, dua pria itu menyeret mayatnya sampai ke ruang tamu. Dua pria tersebut kemudian pergi meninggalkan rumah korban dengan menaiki motor yang diparkir di halaman rumah korban. Mengetahui dua pria itu telah pergi, Robi keluar dari tempat persembunyiannya. Robi kaget dan menangis ketika melihat ibunya tergeletak bersimbah darah. Diduga, pelaku pembunuhan itu adalah sang suami sendiri. Pasalnya, tidak ada kerusakan pintu masuk. Selain itu, belakangan pasangan tersebut diketahui sering bertengkar. ”Sang suami marah karena terus dicemburui,” tutur seorang tetangganya. (iwan/jpnn/ruk)

SULAWESI SELATAN

FAJAR/JPNN

BUKAN TEROR: Mobil yang terbakar dan sempat menggegerkan pusat perbelanjaan di Makassar kemarin.

Mobil Terbakar Dikira Bom
MAKASSAR – Pengunjung Panakukang Square Makassar kemarin sore (1/2) geger. Alarm kebakaran pusat perbelanjaan tersebut meraung-raung. Dengan perasaan takut dan panik mereka berebut keluar dari pusat perbelanjaan tersebut. Kegaduhan tersebut dipicu isu ancaman bom. Pengunjung makin panik karena melihat asap tebal di tempat parkir. ”Kami langsung lari karena kami dengar ada ancaman bom,” ujar salah seorang pengunjung bernama Bahar, 32. Warga Jalan Sukaria Raya Makassar itu mengatakan, orangorang langsung berhamburan dan berdesakan di pintu masuk dan keluar. Beberapa pengunjung anak-anak sempat menangis. Ketegangan itu mereda setelah mereka tahu bahwa sumber asap tersebut adalah mobil Isuzu Panther bernomor polisi DD 8632 U. Mobil milik Abdul Haliq, warga BumTamalanrea, itu terbakar sekitar pukul 16.00. Lelaki berusia 30 tahun itu berniat menyalakan mesin mobilnya ketika asap mengepul dari lubang mesin pendingin udara. Dia sempat minta bantuan sekuriti. Ketika dia kembali ke lokasi parkir, asap semakin membubung. Asap itu memicu alarm pemadam kebakaran di gedung tersebut. Lantaran api sulit dimatikan, beberapa sekuriti memecahkan kaca depan dan belakang mobil. Kobaran api dapat segera dikuasai setelah dua pipa saluran otomatis gedung mengucurkan air. (*/jpnn/ruk)

TAWAKKAL/FAJAR/JPNN

POSISI BASAH: Setelah terpilih dan duduk di kursi dewan, biasanya anggota legislatif berebut komisi ”basah’’. Caleg di Makassar ini ”beruntung’’ karena belum lagi terpilih, posternya sudah berada di tempat basah, Perumahan Swadaya Batua, Kec Manggala, Makassar, yang terendam banjir kemarin.

Giliran Sulawesi Dilanda Banjir
MAKASSAR – Tidak ada hanya di Jawa, banjir juga melanda beberapa wilayah di Sulawesi. Di Makassar, tidak kurang dari 300 KK harus mengungsi setelah rumah mereka di Batua, Kecamatan Manggala, terendam banjir. Kepala RW III Abbas Untung mengatakan air mulai merendam wilayahnya sejak 31 Januari sore. Pada 1 Februari ketinggian air mencapai dada orang dewasa. Tim SAR pun turun ke lapangan mengevakuasi warga. Mereka ditampungkan di Masjid AtThoyyibah. Akibatnya, Teras masjid kecil yang lebarnya sekira tiga meter pun dipenuhi warga. Dari penuturan warga, air yang meluap adalah kiriman dari Minasaupa. Yang dikhawatirkan warga, cuaca terus mendung dan cenderung hujan. ”Tanpa hujan tambahan, air biasanya baru surut sepekan,’’ kata Kartini salah seorang warga. Banjir juga merendam sejumlah ruas jalan di Gowa. Di wilayah itu, kondisinya diperparah dengan terjadinya tanah longsor di Kecamatan Tinggimoncong. Seorang dilaporkan tewas tertimbun longsoran tanah. Di Kecamatan Bontonompo Selatan kedalaman genangan air mencapai dua meter. Itu terjadi karena meluapnya air sungai Jipang. Tidak kurang dari 100 rumah terendam sejak dua hari lalu. Demikian juga yang terjadi pada puluhan hektar sawah dan empang. Di Kecamatan Parangloe Desa Lonjoboko sebanyak 14 KK yang tinggal di sekitar bantaran sungai Balang Malino harus diungsikan sejak Sabtu lalu, 31 Januari. Hal itu dilakukan pemerintah setempat setelah air sungai Balang Malino meluap. Meluapnya air sungai Balang Malino, disebabkan desakan sedimen lumpur eks longsoraan gunung Bawakaraeng yang terus menerus bergerak masuk ke dalam sungai. Sementara itu, tingginya curah hujan tiga hari belakangan ini menyebabkan poros Sungguminasa-Malino-Sinjai, mengalami longsoran kecil. Beberapa badan jalan pada poros itu mulai tertutup oleh tanah dan batu. Sebelas Desa Terendam Banjir Hujan yang mengguyur Pohuwato dan sekitarnya sejak Sabtu pagi (31/1) hingga malam mendorong luapan air Sungai Popayato setinggi dua meter. Dampak lanjutannya, puluhan desa di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Popayato dilaporkan tergenang air dengan kedalaman mencapai sekitar dua meter. Suharsih Igrisa, tokoh masyarakat setempat, menjelaskan, luapan air Sungai Popayato dipicu mampetnya tanggul Sungai Popayato yang pekerjaannya memang tidak selesai sampai ke muara sungai. Air yang meluap itu kemudian merembes dan menggenangi desa. Desa-desa tersebut, antara lain, Desa Popayato, Marisa, Londoun, Bunto, Milanggo Daa, Telaga, Bukit Tinggi, Tunas Harapan, dan Desa Tahele. Desa-desa itu berada di DAS Popayato, Kecamatan Popayato. Dia menambahkan, tanggul Sungai Popayato tersebut berada di bawah pengelolaan Balai Sungai Sulawesi II Gorontalo. Tanggul itu dibuat sebagai upaya mengantisipasi terjadinya banjir karena luapan air sungai. Belakangan, karena pekerjaannya dibangun tak sampai ke muara sungai, setiap musim hujan tiba sungai itu justru menjadi pemicu banjir. ”Tanggul ini justru menjadi tempat masuknya air sungai. Dengan debit dan curah hujan yang tinggi, luapan air merendam seluruh rumah penduduk di desa-desa sekitar DAS,” terang Suharsi. Juga Terjadi di Cilacap Di Cilacap juga dilaporkan terjadi banjir dan tanah longsor. Setidaknya tiga kecamatan tergenang air. Banjir juga sempat membuat jalan kabupaten di Kecamatan Majenang ditutup warga. Tanah longsor terjadi di Kecamatan Dayeuhluhur. Tercatat ada tiga desa yang mengalami tanah longsor tersebut. Desa terparah adalah Bingkeng dimana jalan desa Bingkeng-Kaso (Kuningan) sampai kemarin sore terputus total. Panjang jalan yang tertutup tanah mencapai 31 meter. Kepala Badan Penangganan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap Dangir Mulyadi menjelaskan, tanah longsor juga merusakan saluran irigasi. Panjang saluran yang mengalami kerusakan mencapai 50 meter. ”Kejadian terjadi sekitar jam 21.00 Sabtu,” katanya. Ia juga mengatakan, penangganan jalan yang tertutup tanah tersebut membutuhkan alat berat. ”Saat ini kita sudah koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy. Sore ini (kemarin) alat berat sudah datang.” Banjir juga melanda Wanareja dan Majenang dalam waktu yang berbeda. Ini terjadi setelah hujan deras mengakibatkan debit air sungai Cicerang dan Cikawung naik. (har/GP-69/ari/jpnn/ruk)

HELDHA/RADAR TARAKAN/JPNN

ABSAHKAN DOKUMEN: TKI ilegal antre giliran pemutihan di KJRI Keke.

JAWA BARAT

Konjen RI di Kinabalu Putihkan Dokumen TKI
Majikan Asal Beri Nama Selebriti dan Artis Indonesia
NUNUKAN – Keberadaan tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia hampir menjadi sebuah keniscayaan. Pejabat Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Kota Kinabalu Rudhito Widagdo menjelaskan, perekonomian negeri jiran tersebut bergantung pada TKI. ”Karena itu, tidak benar ada deportasi besar-besaran,” ujar Rudhito saat berkunjung ke Nunukan kemarin (1/2). Menurut dia, 60 persen perekonomian Malaysia bergantung pada sektor kelapa sawit. Dan, 90 persen pekerja sektor tersebut berasal dari Indonesia. Masalahnya, menurut Rudhito, sekitar 80 persen TKI yang bekerja di Negara Bagian Sabah tidak memiliki dokumen sama sekali. Untuk mengatasi hal itu, KJRI di Kinabalu mengadakan program pemutihan yang dimulai sejak 19 November 2008. Para TKI dibantu melengkapi dokumen mereka. Syaratnya, para TKI tersebut diminta membawa dokumen ketenagakerjaan yang terdiri atas surat permohonan dari majikan kepada KJRI, kopi biodata majikan atau perusahaan, kopi IC (KTP) majikan, dan surat kelulusan kuota mempekerjakan pekerja asing dari jabatan imigresen. Itu masih ditambah dengan bukti resi pembayaran levy (pajak pekerja asing), bukti resi pembayaran asuransi kerja, dan kontrak kerja perseorangan yang sudah ditandatangani pekerja dan majikan serta sudah di-stamp duty (biaya meterai). ”Untuk paspor, kami siapkan perdim 14 (formulir penggantian paspor, Red),” terang Rudhito. Selain untuk pekerja Indonesia, ada juga persyaratan pembuatan paspor untuk dependen (tanggungan istri dan anak). Yakni, dokumen paspor Indonesia serta surat dokumen dan dokumen Indonesia lainnya. Dalam program pemutihan itu, TKI yang memiliki dokumen lengkap (P1) sedikit. Sedangkan yang namanya tak sesuai dengan paspor (P2) bisa dibilang banyak. Bahkan, sering terjadi hal-hal yang bisa dibilang lucu. Suatu saat, petugas KJRI melihat formulir dan bingung. Sebab, namanama yang muncul adalah namanama selebriti Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Yuni Shara, Sahrul Gunawan, dan Anne Beatrice. ”Nama ini nama artis yang diberikan majikan atau agency mereka. Entah apa yang ada di pikiran majikan atau agency memberi nama TKI dengan nama artis,” ungkapnya. Data seperti itu akan menyulitkan jika terjadi masalah dengan TKI yang bersangkutan dan harus dipulangkan. (dew/jpnn/ruk)

IRAWAN A/TANGSEL POS/JPNN

MILIK SIAPA: Siswa SMK Pustek kedapatan membawa lima selongsong peluru di tas sekolahnya.

Siswa Sekolah Bawa Selongsong Peluru
TANGERANG – Seorang siswa SMK Pustek Serpong, Tangerang Selatan, kedapatan membawa lima selongsong di tas sekolahnya. Temuan tersebut didapat saat razia di sekolah tersebut Sabtu (31/1). Dia adalah Sulaeman, siswa kelas 1. Siswa berusia 16 tahun tersebut mengaku menemukan selongsong peluru di lapangan Sepak Bola Ciater. ’’Tadinya mau dibikin gantungan kunci,’’ ungkapnya dengan raut wajah penuh ketakutan. Kepala SMK Pustek Drs Mathodah S. menyatakan, peluru dengan kode Pin 5.56 TO tersebut akan diselidiki lebih lanjut. Selain selongsong peluru, pihak sekolah menemukan sekeping DVD yang diduga berisi film porno. Di dekat lapangan tersebut tidak ada lokasi latihan tembak, baik milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) maupun Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Polsek Serpong belum mendapat laporan atas temuan selongsong peluru tadi. ’’Karena itu, kami belum bisa melakukan penyelidikan,’’ jelasnya. Kapolrestro Tangerang Kabupaten Ajun Kombes Agus mengatakan akan menindaklanjuti penemuan tersebut setelah ada laporan. (edy/btr/jpnn/ruk)

Dewan Adat Papua Terbitkan Buku ”Memahami Hak-Hak Atas Masyarakat Adat Papua’’

Prihatin Hancurnya Struktur dan Tatanan Masyarakat Adat Papua
Akhir pekan lalu, Sabtu 31 Januari, Dewan Adat Papua (DAP) meluncurkan buku berjudul Memahami Hak-Hak Atas Masyarakat Adat Papua di Hotel Mutiara Kotaraja. Konon, buku setebal 74 halaman itu disusun berdasarkan keprihatinan atas hancurnya struktur dan tananan masyarakat adat Papua.
PARA tokoh adat Papua berkumpul di Hotel Mutiara Kotaraja, Jayapura, akhir pekan lalu. Tampak di antaranya Ketua DAP Forkoros Yaboisembut, SPd, Sekum DAP Leonard Imbiri, dan Ketua Pemerintah Adat Papua Fadel Al Hamid. Mereka menghadiri peluncuran buku yang sudah dinanti-nanti warga Papua. Judulnya Memahami Hak-Hak Masyarakat Adat Papua. Buku setebal 74 halaman itu diterbitkan Yayasan Anak Dusun Papua (Yadupa) dan ICCO Belanda. Secara garis besar, buku tersebut mencakup Deklarasi PBB tentang Hak-Hak Bangsa Pribumi, Manifesto Hak-Hak Dasar Masyarakat Adat Papua, Status Dewan Adat Papua, dan Pedoman Dasar Dewan Adat Papua. Saat peluncuran itu, Forkoros mengungkapkan bahwa penyusunan buku tersebut dilatarbelakangi keprihatinannya terhadap hancurnya struktur dan tatanan masyarakat adat Papua. Ironisnya, itu terjadi akibat penindasan dan pemasungan harkat dan martabat hak-hak pribumi oleh para penguasa di negerinya sendiri. Menurut dia, pengalaman masyarakat adat Papua menunjukkan bahwa kebijakan pembangunan yang dilaksanakan di Indonesia, secara khusus di tanah Papua, telah menghilangkan tatanan masyarakat adat Papua. Di antaranya, menghilangkan hak masyarakat adat atas tanah dan memutuskan akses masyarakat adat atas sumber daya alamnya. ”Kami sangat prihatin dan sedih hakhak dasar masyarakat Papua yang merupakan tuan di negeri sendiri telah hilang. Banyak sumber penghidupan tradisional telah tergusur hingga mengakibatkan masyarakat adat terpinggirkan, miskin, dan menjadi penonton yang setia di negerinya sendiri,” ungkapnya kepada wartawan setelah peluncuran buku tersebut.
MERASA KEHILANGAN: Pengurus Dewan Adat Papua dari kiri Fadel Alhamid, Forkorus, dan Leonard Imbiri saat peluncuran buku DAP akhir pekan lalu.

M.NUR/CENDERAWASIH POS/JPNN

Berkaitan dengan hal itu, masyarakat adat Papua melalui Konferensi Besar Masyarakat Adat Papua 2008, menetapkan manifesto hak-hak dasar masyarakat adat Papua. Perjuangan penegakan hak-hak dasar masyarakat adat Papua adalah perjuangan untuk membebaskan diri dari

ketidakadilan, keserakahan, dan penindasan. Perjuangan masyarakat adat Papua itu merupakan bagian integral dari perjuangan bangsa pribumi di seluruh dunia. ”Tonggak sejarah perjuangan bangsa pribumi sedunia telah ditandai dengan diadopsinya Deklarasi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang

Hak-Hak Bangsa Pribumi (UNDRIP) oleh Sidang Umum PBB pada 23 September 2007 di Markas Besar PBB di New York,” katanya. Diharapkan kehadiran buku itu dapat dijadikan pedoman dan referensi bagi masyarakat adat Papua untuk mengetahui dan memahami prosesproses perjuangan hak-hak dasar masyarakat adat Papua. Dengan dasar itu, Forkoros prihatin jika ada masyarakat adat Papua yang sedang berjuang untuk kepentingan hak-hak orang Papua, lalu ditangkap dan dipenjara. Dia memaparkan, yang dilakukan DAP selama ini bukan untuk membicarakan disintegrasi dan makar, tapi perjuangan untuk mendapatkan hakhak masyarakat Papua agar dihargai dan dihormati. Menurut dia, orang yang sedang berjuang untuk mendapatkan hak-hak politiknya tidak bisa dijerat dengan hukum positif. Prinsipnya, selama orang itu berjuang untuk kepentingan memperjuangkan hak-haknya ditindas, siapa pun tidak bisa menangkapnya. Filosofi, di mana bumi diinjak, di situlah langit dijunjung harus dihormati oleh siapa saja yang mendiami tanah ini. ’’Ini menyangkut etika bagaimana menghormati tuan di tanah sendiri,” ujarnya. (mud/jpnn/ruk)

12
Belasan Pingsan Akibat Berdesakan di Tempat Praktik Dukun Cilik
JOMBANG – Ribuan pasien yang antre berdesak-desakan berobat alternatif ke dukun cilik Muhammad Ponari, 10, asal Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Jombang, menelan korban jiwa. Dua pasien yang ikut antre Sabtu (31/1) dan Minggu (1/2) tewas di lokasi kejadian diduga akibat kelelahan. Selain itu, puluhan orang pingsan akibat terjebak antrean. Mayoritas yang pingsan adalah pasien berusia lanjut. Mereka kelelahan akibat berdesak-desakan menunggu antrean. Apalagi, medan sekitar rumah dukun adalah tanah berlumpur yang tingginya di atas mata kaki orang dewasa. Tak sedikit pasien jatuh di kumbangan lumpur. ’’Sejak kemarin hingga hari ini (kemarin, Red), sudah ada dua korban meninggal,’’ ungkap Kapolsek Megaluh AKP Sutikno saat mendampingi Kapolres Jombang AKBP Muhammat Khosim kemarin. Dukun cilik Ponari kian moncer. Pada awal praktik, pengunjung hanya ratusan per hari. Kini pasiennya mencapai ribuan, bahkan puluhan ribu. Pasien rela antre berjam-jam, bahkan menginap, karena percaya akan keampuhan dukun cilik yang dipercaya bisa menyembuhkan segala penyakit itu. Pasien cukup membawa air putih. Oleh dukun cilik, air tadi dicelupkan ke batu sebesar kepalan orang yang diperoleh secara tiba-tiba saat ada petir. Selama ini banyak pasien sembuh. Tak heran, kini pasien yang antre membeludak. Apalagi,pasientidakdipungutbayaran. Cukup mengisi kotak amal yang disediakan panitia secara sukarela. Korban pertama Rumiadi, 58 , kakek asal Desa Sumberejo, Kecamatan Purwoasri, Kediri. Dia meninggal mendadak saat duduk tak jauh dari antrean yang mengular pada Sabtu siang (31/1). Diduga, Rumiadi meninggal akibat penyakit epilepsi yang dideritanya. Selain itu, korban kelelahan karena naik motor sendiri dari Kediri menuju ke Jombang. Korban kedua Nurul Miftadi, 42, warga Dusun Kedungtimongo, Desa/Kecamatan Megaluh. Ironisnya, sesaat sebelum me-

JAWA TIMUR

Jawa Pos

.

Senin 2 Februari 2009

Antre Berobat, Dua Tewas

DONNY/RADAR MOJOKERTO/JPNN

CARI KESEMBUHAN: Kepadatan warga di jalan masuk kampung Ponari semakin tak terkendali.

ninggal, Nurul sudah mendapatkan air ’’penyembuh” dari Ponari. Namun, sebelum pulang, dia minta istirahat di depan rumah salah seorang warga. Saat itulah Nurul tiba-tiba tidak sadarkan diri dan akhirnya meninggal dunia. ’’Dari keterangan pihak keluarga, korban Nurul menderita penyakit jantung,’’ ungkap AKP Sutikno. Selain meninggalnya Nurul, antrean yang terjadi kemarin menyebabkan belasan orang pingsan. Itu dibenarkan Subandi, 38, seorang warga setempat.

Menurut dia, jumlah pengunjung hari itu melonjak drastis. Sejak tikunganmasukDusunKedungsari,ratusan mobil sudah antre memanjang. Padahal, jarak tikungan dengan rumah Ponari sekitar 2 kilometer. Bahkan, di simpang tiga dusun, sekitar 500 meter dari rumah Ponari, situasinya sudah semrawut. Arus kendaraan dari tiga jalur saling bertabrakan sehingga terjadi kemacetan. Ditambah barisan kendaraan parkir di sisi jalan kecil tersebut. Itu menyebabkan suasana panas. Tak jarang, para pengendara ber-

sitegang dan saling menghardik. Tiga ratus meter dari tempat praktik Ponari, antrean makin berjubel. Sesekali di antara pengantre di belakang mendesak sehingga banyak manula dan anak-anak terjepit. Kondisi desak-desakan kian parah ketika hendak memasuki tempat praktik. Di jalan lumpur sempit, ratusan orang berebut masuk. Puluhan petugas dari Polri, TNI, dan satpol PP dibuat kewalahan menertibkan pemohon kesembuhan itu. Alhasil, situasi tak terkendali. (doy/nk/jpnn/bh)

Praktik Dihentikan, Pasien Kecewa
JOMBANG – Insiden jatuhnya dua korban jiwa dan belasan orang pingsan saat antre berobat membuat Polres Jombang bertindak tegas. Minggu kemarin (1/ 2) pukul 09.00 atau beberapa saat setelah meninggalnya Nurul Miftadi, polres memerintahkan agar praktik pengobatan dukun cilik Ponari itu dihentikan sementara. Sebelumnya, karena jumlah pengunjung membeludak, antrean tidak terkendali. Meski pengamanan sudah melibatkan Polri, TNI, dan satpol PP, mereka tetap kewalahan. “Dipimpin Pak Camat, kami sebagai panitia sepakat untuk menghentikan sementara praktik pengobatan ini,” ujar Supartono, salah seorang panitia keamanan. Hal tersebut dibenarkan Kapolres Jombang AKBP Muhammad Kosim. Penghentian sementara itu dilakukan hingga jangka waktu yang belum ditentukan. Pasalnya, jumlah pengunjung benarbenar membeludak dan di luar kendali sehingga mengakibatkan antrean panjang sampai merenggut dua nyawa. Polres Jombang merasa harus ikut mem-back up pengamanan di tempat praktik tersebut. Selain berupaya merancang skenario penataan baru, lanjut Kosim, polres akan mengerahkan anggotanya untuk melakukan pengamanan. “Kami akan kerahkan anggota agar tidak terjadi gejolak di masyarakat,” tegas Kosim saat dihubungi kemarin. Sementara itu, ditutupnya praktik pengobatan tersebut membuat ribuan orang kecewa. Sebab, tak sedikit yang antre sejak malam hari ataupun datang dari luar kota. Ismi, 27, warga Surabaya yang saat itu mengantarkan orang tuanya berobat, mengatakan sudah tiba di lokasi sejak Minggu pukul 02.00. Ketika tinggal dua meter dari pintu masuk ruang praktik Ponari, panitia mendadak menghentikan praktik pengobatan. Hal tersebut tentu membuat Ismi kesal. Dia pun bertanya ke sana kemari kapan Ponari akan kembali melayani pasiennya. Panitia tidak dapat memberikan jawaban pasti. (doy/nk/jpnn/bh)

Rem Blong, Tujuh Sekeluarga Luka
MOJOKERTO – Kecelakaan di jalur wisata Pacet kembali terjadi. Diduga, karena rem blong, mobil keluarga Kades Kedungboto, Kecamatan Porong, Sidoarjo, menabrak pohon. Mobil yang ditumpangi delapan orang tersebut menabrak pohon di Jl Raya Yon Cipto, Dusun Pacet Utara, Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Minggu (1/2) pukul 13.30. Akibatnya, tujuh orang yang masih sekeluarga itu mengalami luka-luka. Mereka yang luka antara lain, Kades Kedungboto M. Yusuf, 43 dan istrinya, Mukholifah, 34, serta dua anaknya, Nurinda Yusai Fadilah, 14, dan Choirul Amalia Septiani, 10. Korban lainnya, yakni ibu Yusuf, Daimah, 67; kakak Yusuf, Rahayu Ningsih, 41; serta Hidayatul Fachria, 15. Korban selamat adalah Anisa Ashari, 5, putri sulung Yusuf. Ketujuh korban dilarikan ke RSU Sumber Glagah, Pacet, Mojokerto. Korban terparah adalah Mukholifah. Benturan keras membuat kaki kanannya patah. Dia harus dirawat intensif. Bagian depan mobil Toyota Kijang biru bernopol L 1124 RJ tersebut ringsek. Kaca dan bodi mobil itu hancur. Bahkan, pintu sebelah kiri terlepas. Berdasar informasi yang dihimpun koran ini, kecelakaan bermula ketika mobil yang dikemudikan Yusuf berjalan dari arah selatan (air panas Padusan, Red). Mereka menghabiskan masa liburan di wisata andalan Pacet tersebut. Tidak lama setelah meninggalkan kawasan air panas, rem mobil itu mendadak blong dan tidak bisa dikendalikan. Semua penumpang panik. Yusuf berusaha

RADAR MOJOKERTO/JPNN

MOBIL NAHAS: Warga mengerumuni Kijang yang kecelakaan.

menghentikan laju mobil menggunakan hand rem, tapi gagal. Mobil terus meluncur hingga melewati jalur terlarang. Jalur tersebut hanya difungsikan untuk kendaraan dari arah utara (Jl Raya Yon Cipto). “Mobil tersebut berhenti setelah menabrak pohon nangka milik Pak Muhammad,” ujar Su-

parno, saksi mata, warga setempat. Setelah menabrak pohon, bodi mobil terpental ke kanan tepat di tengah jalan. Tak pelak, bodi mobil tersebut mengenai mobil Suzuki Carry yang berjalandariarahberlawanan.“Karena benturan itu, kaca mobil Carry bagian kanan pecah,” ujar Fuad, warga lain. (ris/yr/jpnn/bh)

Lindungi Pemulung, Polisi Keluarkan Pistol
Halau Warga agar Tak Bertindak Anarkis
TULUNGAGUNG – Bentrok nyaris terjadi antara warga Dusun Kalipakis, Desa Pucunglor, Ngantru, Tulungagung, dengan polisi kemarin (01/2) sekitar pukul 10.00. Hal itu dipicu karena warga marah hendak menghakimi pemulung bernama Sutrisno, 52. Pria yang berdomisili di Jalan Jati no 8 Kelurahan Sukorejo, Kota Blitar, itu dicurigai mencuri sapi. Sebab, beberapa hari terakhir di Desa Pucunglor marak pencurian ternak. Sedangkan polisi berupaya menyelamatkan Sutrisno dari amuk massa. Terjadi aksi dorong antara warga dan polisi. Bahkan, beberapa aparat terjatuh. Untuk menghalau massa, polisi mengeluarkan pistol. Melihat senjata api di tangan, baru warga ’’mengkeret’’. Mereka pun tidak berkutik. Polisi segera membawa Sutrisno ke Mapolres Tulungagung. Kapolres Tulungagung AKBP Bambang Sunarwibowo ditemui di lokasi kejadian mengatakan, polisi mengamankan Sutrisno sekaligus akan memintai keterangan. ’’Warga terpaksa melakukan penangkapan karena curiga,’’ ucap Bambang Sunarwibowo. Setelah Sutrisno dibawa polisi, warga pun meninggalkan halaman rumah Kepala Dusun (Kasun) Wiji Abdullah, lokasi kejadian. Polisi juga segera kembali ke markas. Kasun Wiji Abdullah menuturkan, aksi bermula sekitar pukul 07.30 kemarin. Saat itu Susilo, warga Desa Pakel, Kecamatan Ngantru, hendak mengerjakan sawah milik Supriyanto, warga Kalipakis. Dia berpapasan dengan seseorang yang gelagatnya aneh. Susilo curiga ketika melihat barang bawaan pemulung. Apalagi, di Dusun Kalipakis marak pencurian sapi. Tanpa banyak kata, Susilo menangkap sekaligus menggeledah seseorang yang kemudian diketahui bernama Sutrisno. ’’Susilo menemukan celurit, karung hitam, seutas tambang, dan kabel rongsokan. Susilo akhirnya membawa orang tersebut ke rumah kami,’’ kata Wiji Abdullah. Tak lama kemudian ratusan warga yang mendengar kejadian tersebut berdatangan. Resah dengan maraknya pencurian hewan, amuk massa tersulut. Mereka ingin menghakimi pemulung yang sedang apes itu. Sekitar pukul 07.45 enam petugas Polsek Ngantru ke rumah Wiji Abdullah. Mereka hendak membawa Sutrisno ke polsek dengan naik mobil patroli. ’’Karena massa banyak dan jumlah polisi sedikit, Sutrisno sempat menjadi bulanbulan warga,’’ tutur pria 45 tahun itu. Kemudian, petugas Polsek Ngantru meminta bantuan ke Polres Tulungagung. Sekitar pukul 09.00 tiba satu truk yang mengangkut 60 polisi. Namun, tak mudah untuk membawa Sutrisno. Warga tetap pada pendirian semula bahwa pria yang dituduh mencuri hewan ternak itu harus dihabisi saat itu juga. Terjadi aksi dorong antara warga dan polisi. Setelah dua polisi mengeluarkan pistol dari sarungnya, warga pun keder. (tri/jpnn/zen)

Tembok Ambruk, Timpa Tiga Rumah
MALANG – Tembok bangunan pabrik minuman sari apel UD Setia Jaya di Jl Polowijen II/13 ambruk Sabtu sore (31/1). Akibatnya, tiga rumah warga yang berada di sebelah bangunan tersebut menjadi korban. Peristiwa itu kini ditangani Polsekta Blimbing. Tembok sepanjang kurang lebih 25 meter dengan ketinggian 5 meter itu menimpa tiga rumah keluarga besar Ny Badriyah, 70. Di sebelah rumah Badriyah, tiga anaknya mendirikan rumah yang dibangun berjajar menghadap utara dan timur. Ketiganya adalah Adi Karonto, Hari Susilo, dan Tri Wahono. Tembok tersebut menimpa rumah Badriyah, Adi, dan Hari. Rumah milik Tri selamat. Rumah Adi rusak di bagian dapur, kamar mandi, ruang makan, dan gudang berisi aneka perkakas. Rumah Badriyah rusak di bagian gudang, kandang ayam, dan jemuran pakaian. Rumah Hari rusak di bagian atap dan konstruksi utama bangunan nyaris roboh. Peristiwa itu terjadi pukul 16.15, ketika penghuni sedang beraktivitas di dalam rumah. Purwaningsih, 50, istri Adi, saat kejadian sedang mandi. “Saat keluar, semua ruangan penuh asap putih. Saya kira diserang angin puting beliung,’’ kata Purwaningsih. Setelah kejadian, warga bergegas membantu keluarga Badriyah untuk membersihkan sisa tembok yang ambruk. Tidak ada korban jiwa manusia dalam kejadian itu. Hanya, puluhan ekor ayam milik Badriyah mati tertimpa tembok. Pemilik UD Setia Jaya Sutikno sudah mendatangi rumah para korban. Dia mengatakan bertanggung jawab atas semua kerusakan yang ditimbulkan. (mas/jpnn/zen)

Jawa Pos

.

Senin 2 Februari 2009

JAWA TIMUR

13
Warga Blokade Jalan Rusak
BANYUWANGI – Ratusan warga kampung Paras Gempal, Dusun Setembel, Desa Gambiran, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, turun ke jalan kemarin (1/2). Mereka memblokade dan menanami jalur sepanjang 2,3 kilometer itu dengan berbagai tanaman. Aksi menanam pohon pisang di Jalan Paras Gempal tersebut dilakukan karena warga merasa kecewa. Sebab, jalan di daerah itu sudah bertahun-tahun rusak. Selama beberapa tahun, mereka dijanjikan perbaikan dan pembangunan jalan. Namun, hingga kemarin semua janji tersebut belum terwujud. Puluhan pohon pisang ditanam di sepanjang jalan makadam yang kini penuh dengan kubangan tersebut. Ada beberapa warga yang menanam singkong, jagung, dan padi. “Ini bukan jalan, tapi kebun yang penuh lumpur,” kata salah seorang warga. Aksi itu merupakan klimaks rasa kecewa yang dipendam. Dalam aksi yang dilakukan dua hari berturut-turut tersebut, warga kompak bekerja menutup jalan tersebut. “Aksi ini tidak ada yang mengkoordinasi. Ini merupakan kemauan semua warga,” ungkap Sukidi, warga Paras Gempal. Sebagaimana diberitakan, kesabaran warga Dusun Setembel sudah habis. Jalan makadam sepanjang dua kilometer yang ada di kampung itu ditanami pohon pisang. Hal tersebut merupakan protes. Sebab, jalan yang rusak itu hingga kini tidak diaspal. Warga kecewa pada pemerintah yang selama ini mengobral janji akan memperbaiki jalan tersebut. “Sejak 2001, warga hanya diberi janji-janji. Semua bohong,” protes beberapa warga sekitar. (abi/jpnn/zen)

SUMENEP Masalembu Krisis Sembako-BBM
GELOMBANG tinggi di Perairan Masalembu membuat perekonomian Kepulauan/Kecamatan Masalembu memprihatinkan. Sebab, persediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut menipis. Harga minyak tanah (mitan) mencapai Rp 6.000 per liter. Harga premium Rp 8.000–Rp 9.000 per liter. Padahal,–hal tersebut terjadi setelah–harga premium turun menjadi Rp 4.500 per liter. Meroketnya harga BBM tersebut karena tak ada kapal penyeberangan yang beroperasi ke Masalmebu. Kapal milik pemkab, KMP Dharma Bhakti Sumekar (DBS) I yang sebelumnya dijadwalkan berangkat pekan lalu, ternyata ditunda. Akibatnya, pasokan sembako termasuk BBM tersendat. Kini Masalembu krisis sembako dan BBM. Hal itu diungkapkan Mohammad Yusuf, anggota DPRD Sumenep asal Masalembu. Dia prihatin dengan kondisi masyarakat yang kian terhimpit kondisi cuaca. “Harga BBM di Kepulauan Masalembu sangat mahal. Itu karena tidak ada armada laut yang beroperasi ke wilayah tersebut,” katanya. Sejak kapal keperintisan dan KMP DBS I tak beroperasi, pasokan BBM hanya diangkut menggunakan perahu rakyat. Itu pun jumlahnya sangat terbatas. “Makanya, persediaan BBM menipis dan harganya melambung,” ungkapnya. (zr/jpnn/bh)

MADIUN Polisi Bekuk Penyelundup Pupuk
AGUS BAIHAQI/RADAR BANYUWANGI/JPNN

KELANGKAAN pupuk yang melanda hampir semua kawasan ternyata dimanfaatkan para penyelundup untuk mencari keuntungan. Kemarin (1/2) jajaran Kepolisian Wilayah (Polwil) Madiun berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 120 sak pupuk bersubsidi jenis phonska ke luar daerah. Penangkapan itu berawal dari operasi rutin yang dilakukan petugas kepolisian di Jl Raya Madiun-Solo. Tepatnya di depan SPBU Manca’an, Kecamatan Jiwan, pukul 22.00. Petugas mencurigai truk bernopol W 7535 TU yang melaju kencang dari arah timur. Setelah menggeledah truk tersebut, petugas menemukan hampir 6,5 ton pupuk bersubsidi tanpa dilengkapi surat izin. Rencananya, pupuk itu diselundupkan ke Purwodadi, Jawa Tengah. ’’Kami tidak tahu bila jenis phonska juga dilarang. Sebabnya, di pasaran tidak ada kelangkaan,’’ kata Komijan, 45, warga Siman Ponorogo, yang menjadi tersangka dalam kasus itu. Modus yang digunakan pelaku tergolong sederhana. Dia mengumpulkan pupuk dari para pengecer dan kios tidak resmi seharga Rp 90 ribu per sak di daerah Mlarak dan Jetis, Ponorogo. Setelah terkumpul banyak, pupuk itu distribusikan RADAR MADIUN/JPNN MINIM PENGETAHUAN: Petugas membongkar ke Jawa Tengah. (dip/jpnn/zen) puluhan sak pupuk yang mereka sita.

KESAL: Warga kompak menutup jalan dengan tanaman pisang di Jalan Paras Gempal, Desa Gambiran, Gambiran, Banyuwangi.

Gelapkan Rp 1 M, Caleg Dipolisikan
Tapi, Aparat Belum Tetapkan Tersangka
TRENGGALEK – Calon legislatif (caleg) yang berurusan dengan hukum bertambah. Sebelumnya, caleg dari PKS yang juga Kades Tanggaran Parmono. Kini giliran caleg Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) Imam Waldi. Pria 39 tahun itu dilaporkan ke polisi bersama temannya, Sugeng Riyono, 49. Keduanya dituduh menipu atau menggelapkan duit perusahaan Rp 1 miliar. Korbannya, Yudi Setiawan dari PT Cipta Inti Parmindo (CIP), Surabaya. Hal itu diungkapkan Kapolres Trenggalek AKBP Desmawan Putra melalui Kabag Bina Mitra Kompol Sudjarno dua hari lalu. ’’Ini masih pelaporan. Kami menindaklanjuti memeriksa saksi-saksi sehingga ada yang dinyatakan sebagai tersangka,’’ ucap Sudjarno. Sudjarno menuturkan, dugaan penipuan atau pengelapan bermula pada April 2008. PT CIP yang beralamat di Jalan Brawijaya, Surabaya, memberikan kepercayaan kepada keduanya. Yakni, menawarkan sejumlah produk pendidikan ke sekolahsekolah di Trenggalek. Di antarnya, buku, alat peraga, dan komputer. PT CIP meminjami keduanya dua unit sepeda motor Suzuki W 2472 ES dan Suzuki Thunder L 4005 YJ untuk operasional. Perusahaan itu juga menyertakan aneka barang yang ditawarkan ke sekolah-sekolah. ’’Akhirnya terjadi transaksi antara keduanya dan beberapa sekolah.’Misalnya,–SDN 1 Tanggaran, Kecamatan Pule; SDN 1 Ngentrong, Kecamatan Karangan;– dan SDN Senden, Kecamatan Kampak,’’ kata perwira berpangkat satu melati di pundak itu. Belakangan beberapa kepala sekolah membayarkan uang pembelian barang tersebut kepada keduanya. Namun, diduga uang tidak disetorkan ke rekening PT CIP hingga perusahaan merugi Rp 1 miliar. Lewat penasihat hukum Edward Dewaruci, CIP mengambil langkah hukum dengan melaporkan keduanya ke polisi. Namun, hingga kemarin polisi belum menetapkan tersangka. ’’Penyelidikan masih dilangsungkan,’’ ujar Sudjarno. Dikonfirmasi tentang pelaporan terhadap dirinya, Imam Waldi membantah tidak menyetorkan uang yang didapatnya. ’’Itu tidak benar. Sesuai dengan perjanjian, saya sudah transfer uangnya. Bukti transfer saya simpan,’’ kata lelaki yang mencalonkan dari derah pemilihan dua untuk wilayah Karangan, Suruh, Tugu, dan Pule itu. (tin/jpnn/zen)

NU-Muhammadiyah Tolak Golput Haram
PROBOLINGGO – NU dan Muhammadiyah wilayah Kabupaten Probolinggo kompak menolak fatwa haram golput yang dikeluarkan oleh MUI. Ketua PC NU Kraksaan KH Asad Abu Hasan mengatakan, secara organisasi PC NU Kraksaan masih belum memutuskan hukum golput. “Namun, secara pribadi, saya menilai bahwa fatwa MUI yang mengharamkan golput tersebut sangat berlebihan,” tuturnya. Dia menjelaskan, persoalan golput adalah hak pribadi masyarakat. “Masyarakat tidak harus dipaksa untuk mencoblos. Kalau mencoblos diyakini akan berdampak pada perubahan, itu baru wajib. Realitasnya, masyarakat saat ini tidak tahu apa tujuan mencoblos tersebut,” ungkap dia. Hal senada disampaikan oleh Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Probolinggo H Budiono. Dia menyatakan, di zaman ini tidak perlu serbafatwa MUI. “Serahkan saja semuanya kepada rakyat. Sebab, mencoblos atau tidak adalah hak rakyat dan berasal dari hati nurani mereka. MUI jangan memaksa rakyat harus mencoblos. Sebab, rakyat tidak mencoblos juga beralasan. Mungkin tidak ada calon yang cocok dengan hati nurani mereka,” tegasnya. Kalau angka golput semakin tinggi, papar Budiono, parpol harus berbenah diri, mengevaluasi diri. “Mengapa terjadi demikian? Wong kalau sudah ditolong oleh rakyat, nanti lupa diri dan meninggalkan rakyat. Itu salah siapa? Makanya, parpol atau caleg harus evaluasi diri,” tambahnya. (ain/jpnn/zen)

14
06.30 07.30 09.00 10.03 11.00 11.30 12.00 12.30 13.00 15.03 15.30 16.30 17.30 18.00 19.00 20.00 21.30 22.30 Was Was Inbox Sinema Pagi Sinema Pagi Halo Selebriti Buser Siang Liputan 6 Siang Ada Gosip Sinema Siang Kasak Kusuk Pacar Pertama Kepompong Liputan 6 Petang Andra Cari Cinta Melati Untuk Marvel Cinta Fitri 3 Cucu Menantu Gala Sinema 06.30 Go Spot 07.30 Si Doel Anak Sekolahan 09.00 Dahsyat 11.00 Silet 12.00 Buletin Siang 12.30 Sergap 13.00 Tarzan Keluar Kampung 15.00 Kabar Kabari 15.30 Mata-mata 16.15 Minta Tolong 17.00 Seputar Indonesia 17.30 Tarzan Cilik 18.00 Lia 19.00 Sekar 20.00 Alisa 21.30 Rafika 22.30 Merah Itu Cinta 07.30 08.00 09.30 11.00 11.30 12.00 12.30 13.00 14.30 16.00 16.30 17.00 17.30 18.00 19.00 Kassel 2 Layar Pagi Layar Asyik Super Emak Mencari Anu Sidik Lintas Siang Go Show Rahasia Ilahi Layar Asyik Kartun Sore: Baby Huey Lintas 5 Setali Bodo Amat Ah... Ronaldowati Babak 2 Dangdut Mania Dadakan 5 Sinema Malam Cerita Malam Lintas Malam 07.30 Derings 09.00 Ceriwis 10.00 Wisata Kuliner 10.30 Jelang Siang 11.00 Insert 12.00 Reportase Siang 12.30 Dorce Show 13.30 Missing Lyrics 14.30 Kroscek 15.00 Jelajah 15.30 Top Sert 16.30 First Love 17.00 Reportase Sore 17.30 Insert Sore 18.00 Suami-suami Takut Istri 19.00 Gong Show 20.00 Realigi 21.00 KPK 21.30 Total Recall 23.30 Red Sonja

SHOW SELEBRITI
07.30 Imlek: Terima Kasih Indonesia 08.05 Healthy Life 09.35 Market Review 12.05 Metro Siang 13.30 A Mild Billiard The Last Emperor 15.05 Bisnis Hari Ini 15.30 Public Corner 17.30 Metro Hari Ini 18.05 Metro Hari Ini 19.05 Suara Anda 21.05 Top Nine News 21.30 Expedition . Menjaga Pagar Nusantara 23.00 Headline News 23.05 Metro Realitas 23.30 Metro Sports 07.00 Siaran Pagi-pagi 08.00 Pojok Ibu-ibu 09.00 Pojok Kulonan 11.00 Pojok Madura 12.30 Stasiun Dangdut 13.00 Jatim Awan 13.30 Parikan 14.00 Alternatif Jaga 15.00 Borgol 15.30 Islam Di Asia Tenggara 16.30 Sinema Asia 18.00 Metropolis 18.30 Jurnal MK 19.00 Pojok Pitu 20.00 Mengukur Kinerja Presiden 21.00 Kampung Arena 22.00 Wawin Lawra 23.00 Sosok 07.00 Dink 07.30 The Land Before Time 08.30 Popeye 09.00 Espresso 10.00 Klik! 11.00 Berbagi Cerita 11.30 Topik Siang 13.00 Star Kids 14.00 Justiriser 14.30 Selebriti Update 15.00 Klik! 16.00 Seleb Vs Seleb 16.30 Tangkap 2 17.00 Topik Petang 17.30 Hari Yang Aneh 18.00 Cuplikan Lucu 18.30 Big Match 21.00 Tawa Sutra 23.00 Mengejar Buronan 07.00 Kiss Vaganza 09.30 FTV Drama 13.30 Patroli 12.00 Fokus Siang 12.30 Jejak Kasus 13.00 Layar Indonesia 15.00 Kiss Sore 15.30 FTV Sore 17.00 Kasih dan Amara 18.00 Muslimah 19.00 Larasati 20.00 Monalisa 21.00 Sinema Utama 23.00 FTV Pilihan 00.00 Gelar Tinju Profesional 07.30 08.00 09.00 09.30 10.30 12.00 12.30 13.00 13.30 14.00 15.30 16.00 16.30 17.00 17.30 18.30 19.30 20.00 21.00 22.30 I Gosip Pagi Selamat Pagi Sportawa Seru !!! On The Spot I Gosip Siang Bocah Petualang Laptop Si Unyil Jalan Sesama Cita-citaku Asal - Usul Jejak Petualang Redaksi Sore I Gosip News Petualangan Liar On The Spot Malam Ups Salah OKB Bukan Empat Mata Liga Dunia 07.00 Dora The Explorer 07.30 Backyardigans 08.00 Wonder Pets 08.30 Blues Clues 09.00 Obsesi 10.00 KPK 10.30 Check In Check Out 11.00 Mtv Ampuh 12.00 Abdel & Temon 13.00 Global Siang 15.00 Kochikame 15.30 MTV Suka Suka Gue 16.30 Berita Global 17.00 Spongebob Squarepants 18.00 Eye Shield 21 19.00 Abdel & Temon 20.00 Men Of War 23.00 Black Knight 07.00 08.00 09.00 11.00 12.00 12.30 13.30 14.00 15.00 16.00 16.30 17.00 17.30 Matematika B. Indonesia Kopi Pagi Teras Berita Siang Tahu Kabar dari Desa Matematika B. Indonesia English News Service Musik Spesial Sore Dona Doni Dialog Seputar Parlemen Berita Nasional Service Feature Jalan-Jalan ke Desa Gebyar Keroncong

Jawa Pos • Senin 2 Februari 2009

19.00 20.00 20.30 21.45

22.00 23.30 24.30

08.30 Membeli Penipu 09.00 Live News Kabar 9 09.00 Kabar Pasar 11.00 1001 Dunia 12.00 Kabar Siang 13.00 Nuansa 1000 Pulau 13.30 Expose 14.00 Ferocious Reptiles 15.00 Kabar 15 15.30 Kabar Pasar 16.00 Kabar Tokoh 16.30 Mata Kamera 17.00 Kabar Pemilu 17.30 Kabar Petang 19.00 Atas Nama Rakyat 20.30 Kerah Putih 21.00 Apa Kabar Indonesia Malam 22.00 Trapped 23.00 Ripleys

07.15 News 4 Women 09.00 ROTS 10.00 My Style 10.30 My World 11.45 B’GAUL 12.15 Sendok Garpu 12.45 the Moment 13.15 CT Guide 13.45 Speak Up 14.15 VH1 17.15 New VJ’s 18.00 I’m Mobile Live 19.00 Music Lyric 20.00 Warnawarna Kehidupan 20.30 Solusi Life 21.00 Jurnal Live 21.30 News 4 Women ++ 22.30 New VJ’s 23.00 VH1

CATATAN

Jadwal acara TV di atas bisa diubah sewaktu-waktu oleh stasiun TV yang bersangkutan tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Ingin Nyanyi dengan Dua Titi
JAKARTA – Penampilan duet bersama Titi D.J. dalam peluncuran buku Titiek Puspa: A Legendary Diva Maret tahun lalu ternyata memberikan kesan mendalam bagi aktris dan penyanyi cantik Titi Kamal. Dia berharap bisa kembali tampil satu panggung dengan dua idolanya tersebut. ”Aku pengen nyanyi bareng Tante Titiek (Puspa, Red) dan Mbak Titi D.J. Kan lucu tuh, tiga Titi dari generasi yang berbeda dikumpulin jadi satu,” ujar wanita kelahiran Jakarta, 7 Desember 1981, itu lantas tersenyum. Dia menuturkan, saat Titiek Puspa memintanya menyanyi dalam peluncuran bukunya, dirinya senang bercampur kaget. Pasalnya, dia dan personel DI3VA Titi D.J. tampil di puncak acara. Malam itu dia dan seniornya tersebut melantunkan lagu Dansa Yo Dansa. ”Aku gugup banget, pengen nangis saking terharunya,” kenang Titi. Tapi sayang, lantaran kesibukan masing-masing, keinginan untuk tampil bertiga belum bisa terwujud. ”Mungkin di album aku selanjutnya, aku bisa nyanyi bareng mereka,” harap penyanyi yang rencananya meluncurkan album perdananya pada 14 Februari itu. Selain dengan Titiek Puspa dan Titi D.J., Titi memendam hasrat untuk berkolaborasi dengan kekasihnya, aktor Christian Sugiono. Menurut dia, sang pacar sempat tergabung dalam sebuah band saat masih sekolah di SMU Pangudi Luhur. Tian, panggilan sayang Titi untuk Christian, diakuinya mahir bermain piano, gitar, bas, dan drum. ”Tapi, kayaknya Tian belum mau,” ucapnya. (eos/tia)
RILIS ALBUM: Titi Kamal saat ditemui di Jakarta kemarin. Album baru Titi siap beredar.
EOS/INDO POS/JPNN

Tentang Danny Boyle
■ ■ ■ ■

Kerap mengajak aktor asal Inggris, Ewan McGregor, dalam film-filmnya. Opening filmnya sering dimulai dengan adegan yang terjadi di tengah-tengah film. Sering memakai musik elektronik dalam filmnya. Suka menggunakan segala sesuatu yang berbau Skotlandia dalam film. Mulai tempat, karakter, aktor, atau sesuatu yang berhubungan dengan Skotlandia.
■ ■

FEDRIK TARIGAN/NONSTOP/JPNN

SUKSES: Fachry Albar dan Marsha Timothy saat Meet and Greet film terbaru mereka, Pintu Terlarang, di KFC Pondok Indah, Jakarta, kemarin (1/2).

Filmography: ■ Shallow Grave (1994) ■ Trainspotting (1996) ■ A Life Less Ordinary (1997) ■ The Beach (2000)

28 Days Later (2002) Millions (2004) ■ Sunshine (2007) ■ Slumdog Millionaire (2008)
FOTO: MATT SAYLES/AP PHOTO

MARSHA TIMOTHY-FACHRY ALBAR

Tembus Festival Film Rotterdam
KERJA keras Marsha Timothy dan Fachry Albar terbayar sudah. Dua pemeran utama dalam film Pintu Terlarang itu tak bisa menyembunyikan kebanggaannya saat menceritakan bahwa film mereka tembus sebagai unggulan di International Film Festival Rotterdam Ke-38. ”Jerih payah kami dihargai. Bukan hanya kami yang bangga, seluruh masyarakat Indonesia seharusnya bangga karena filmnya diputar di dunia internasional,” kata aktris 30 tahun itu saat ditemui dalam even Meet and Greet di KFC Pondok Indah, Jakarta Selatan, kemarin (1/2). Tak berlebihan bila Marsha bangga. Pasalnya, festival yang berlangsung pada 21 Januari hingga 1 Februari 2009 itu termasuk lima ajang film bergengsi di dunia. Fachry menambahkan, sudah saatnya Indonesia menghasilkan film yang berkualitas. ”Rencananya, kami pada Februari ini ke Darwin –Australia– dan Italia untuk promo,” ujar Fachry. Dengan agenda seperti itu, perayaan hari kasih sayang belum ada dalam benak keduanya. ’’Valentine belum kepikiran. Tahun lalu ada acara tukar kado, sekarang belum tahu,” terang Marsha. (eos/tia)

Boyle Panen Penghargaan
Memuluskan Langkah Merebut Piala Oscar
LOS ANGELES – Danny Boyle kembali menyita perhatian. Melalui film terbarunya, Slumdog Millionaire, sutradara 52 tahun itu terus memanen penghargaan. Yang terbaru, dia mendapatkan penghargaan dari Directors Guild of America (DGA) kemarin (1/2). Penghargaan tersebut menjadikan posisi dia dalam perlombaan meraih Oscar di Academy Awards mendatang menguat. Sebab, berdasar sejarah, pemenang DGA kerap menggondol Oscar. Apalagi, sebelumnya dia memperoleh Golden Globes untuk film yang sama. Dari 60 tahun perhelatan DGA, hanya ada enam pemenang kategori sutradara terbaik yang tidak sama dengan Oscar. Yakni, Bob Fosse (Cabaret, 1972), Sydney Pollack (Out of Africa, 1985), Carol Reed (Oliver!, 1986), Mel Gibson (Braveheart, 1995), Steven Soderbergh (Traffic, 2000), dan Roman Polinski (The Pianist, 2002). ”Sepertinya, saya harus lebih dulu berterima kasih kepada Warner Bros sebelum kepada Fox,” ucap Boyle setelah menerima penghargaan. Rencananya, Slumdog berlatar belakang India itu memang diedarkan Warner Independent yang masuk dalam grup Waner Bros. Tapi, rencana tersebut urung karena Warner Independent ditutup. Puncak perjalanan Slumdog ditentukan dua pekan mendatang, tepatnya dalam pengumuman pemenang Academy Awards pada 22 Februari nanti. Mereka bersaing ketat dengan beberapa film yang memasang bintang kaliber Hollywood.Tapi,mengingatprestasiSlumdog selama ini, mereka memiliki peluang lebih besar. Ketika menerima piala dari tangan Joel dan Ethan Coen yang meraih penghargaan serupa tahun lalu melalui film No Country for Old Men, Boyle mengeluarkan candaan. ”Mengisi posisi Coen’s bersaudara, rasanya sangat fenomenal. Mengingat, sepanjang karir, saya sering mencontek mereka,” terangnya. (any/tia)

KEKASIH: Dimas Seto dan Dhini Aminarti yang ditemui kemarin mengakui sudah resmi berpacaran.
FEDRIK TARIGAN/NONSTOP

DHINI AMINARTI

Berharap Dimas yang Terakhir
BERULANGKALI menghindari serbuan pencari berita, Dhini Aminarti dan Dimas Seto akhirnya angkat tangan. Mereka mengakui sudah menjadi sepasang kekasih sejak Desember tahun lalu. Namun, kali ini, keduanya tak ingin sekadar menjadi kekasih. Dhini yang hampir sembilan tahun mengenal Dimas, berharap Dhimas adalah pelabuhan hatinya yang terakhir. ”Masa perkenalan selama sembilan tahun memang jadi modal buat kami untuk saling memahami. Doain aja, mudah-mudahan ini juga pacar terakhir untuk saya,” ucap Dhini saat ditemui sebelum menuju salah satu rumah produksi di kawasan Cipinang, Jakarta kemarin. Kalimat Dhini diamini aktor kelahiran Jakarta 23 Juli 1980 itu. ”Gue juga berharap, ini masa pacaran terakhir,” terang bintang film Selamanya itu. Sebelumnya, berulangkali, Dimas yang pernah digosipkan memadu kasih dengan Ussy Sulistyawati menyatakan kalau dirinya bukan penyebab putusnya jalinan kasih antara Dhini terdahulu dengan Gamael Makhtub. Dhini pun menepis anggapan, dia dan Dimas sebelumnya pernah berpacaran. ”Enggak ada namanya cinta lama bersemi kembali (CLBK),” katanya lantas tertawa. Beberapa kali, keduanya memang tepergok berjalan berdua. Terakhir saat menghadiri ulang tahun ke-55 promotor Adrie Subono Desember tahun lalu. (eos/tia)

Semua berkat Mami
JAKARTA – Di tengah gempuran penyanyi pendatang baru, nama Titi Dwijayati atau lebih dikenal dengan Titi D.J. masih eksis di belantika musik Indonesia. Wanita kelahiran Jakarta, 27 Mei 1966, tersebut bahkan baru saja meluncurkan album bersama sang suami, Ovy, yang merupakan gitaris band /rif. ”Lagu itu diciptakan saat sedang maraknya peristiwa dan pemberitaan mengenai domestic violence (kekerasan dalam rumah tangga, Red),” ujar Titi kemarin (1/ 2). Memang, jika ditilik, perjalanan karir ibu empat anak tersebut untuk mencapai puncak tidak mudah. Tumbuh dari keluarga broken home, Titi tidak putus asa untuk terus mengejar karir di dunia hiburan. Perjalanan karir yang dicapai anak ketiga di antara lima bersaudara tersebut memang tak lepas dari peran sang ibu, Yeni Veronica Simanjuntak. ”Mami benar-benar sosok wanita yang sangat hebat,” ucapnya. Titi mengisahkan, saat masih kecil di Tanjung Pinang, mereka hidup pas-pasan. ”Tapi, karena saya berbakat menyanyi dan menari, orang tua menyisihkan uang untuk memasukkan saya di Bina Vokalia.Plus,kursusmenariBalidan piano,” ujar putri John Susanto itu.

ASH/INDOPOS/JPNN

PEDULI: Titi D.J. saat menghadiri pembukaan warung murah di Jakarta kemarin (1/2).

Dipercaya untuk melatih kemampuan tersebut, Titi tak ingin mengecewakan kedua orang tua. Apalagi, ketika kedua orang tuanya harus bercerai. Namun, tak mau hanya berada di kampung halaman, Titi sekeluarga memilih tinggal di Jakarta. ”Saya dimasukkan ke sekolah modeling Soraya Haque dan sanggar tari Guruh Soekarno Putra,” tambahnya. Sang ibunda pun tidak pernah lelah membuka link agar Titi bisa terjun menjadi bintang. ”Saya tidak bisa berdiri seperti sekarang tanpa mami. Semua berkat mami juga,” terang mantan istri Bucek Deep itu. (dew/tia)

Jawa Pos •

Senin 2 Februari 2009

BERITA UTAMA
HALAMAN SAMBUNGAN

15
Banjir yang mulai melanda wilayah tetangga di baratnya membuat Pemkab Lamongan waspada. Kabid Operasi dan Pemeliharaan Dinas PU Pengairan Lamongan Suro Adiwarno mengatakan, ketinggian air Bengawan Solo di wilayah Lamongan berstatus siaga III. Terutama di Kecamatan Laren yang tahun lalu tersapu banjir akibat jebolnya tangkis di Widang, Tuban. ’’Ketinggian air Bengawan terus naik,’’ ujarnya kemarin. Untuk mengatasi hal itu, pintu air seperti Babat Barrage dan flootway (sudetan bengawan Solo) telah dibuka total agar air Bengawan Solo tidak terhalang dan bisa melimpah secepatnya ke laut. Meskipun upaya antispasi dilakukan, ancaman banjir di Lamongan membuat waswas tujuh lembaga pendidikan di Kecamatan Laren dan mereka bersiap mengungsi. Tujuh lembaga sekolah itu SMPN 2 Laren, MI dan SD Desa Duri Kulon, MIMA Thoriqul Hidayah Desa Duri Kulon, MIMA Desa Centini, MTs Thoriqul Hidayah Desa Centini, dan SMA NU Desa Centini. Menurut Wakil Kepala SMPN 2 Laren Yusro, sejumlah inventaris dan barang-barang seperti komputer dan buku paket mulai diungsikan. ’’Kami siap-siap karena air Bengawan Solo terus naik. Sebab, tak ada yang tahu kuasa yang Mahakuasa,’’ kata Yusro kemarin. Banjir tahun lalu mengakibatkan SMPN 2 Laren tergenang. Di wilayah paling timur dari aliran Bengawan Solo banjir juga mulai terjadi. Luapan Kali Lamong, anak sungai Bengawan Solo, menyebabkan 20 desa di wilayah Kecamatan Driyorejo, Balongpanggang, Benjeng, hingga Cerme digenangi banjir. Banjir yang menggenani sawah dan rumah warga serta sekolah itu diperkirakan surut tadi malam dengan catatan Lamongan, Jombang, dan Mojokerto tidak hujan. (in/tej/ ris/idi/ade/feb/ono/jpnn/kim)

Selamatkan Sapi, Warga Sragen Tak Selamat
■ JATENGº
Sambungan dari hal 1
Sebab, ketinggian air di desa itu masih selutut orang dewasa. ’’Jika tidak ada hujan malam ini (kemarin malam, Red), besar kemungkinan warga sudah bisa kembali ke rumah masing-masing,’’ ujarnya. Salah seorang yang mengungsi, Diyono, 56, warga Gawan, Kecamatan Tanon, Sragen, mengatakan masih khawatir akan terjadi banjir susulan. Karena itu, dia yang sehari sebelumnya mengungsi ke balai desa kemarin pulang ke rumah hanya untuk bersih-bersih. Banjir Jumat (30/1) malam, menurut Diyono, lebih parah daripada banjir tahun sebelumnya. Hanya, genangan air lebih cepat surut dibandingkan banjir 2007. ’’Kalau tahun lalu, kami lebih dari empat hari mengungsi. Namun, kemarin kami tidur di balai desa cuma sehari dua malam. Padahal, banjirnya lebih besar,’’ tuturnya. Seperti diberitakan, meluapnya Bengawan Solo awal tahun ini dipicu hujan sejak Jumat (30/1) hingga Sabtu (31/1) pagi di daerah hulu. Tambahan volume air Bengawan Solo juga memicu luapan di anak sungainya. Di antaranya, Sungai Mangkung, Sragen; Bengawan Madiun, Madiun dan Ngawi; dan Kali Lamong, Gresik. Hingga kemarin, banjir akibat luapan Bengawan Solo belum separah tahun lalu. Pada akhir 2007 dan awal 2008, banjir dari Bengawan Solo mengakibatkan bencana mematikan di 12 kabupaten yang dilalui. Korban meninggal di Jawa Tengah dan Jawa Timur tercatat 102 orang. Puluhan ribu warga juga harus kehilangan tempat tinggal. Jika warga Sragen yang mengungsi kini mulai bersiap-siap pulang, penderitaan akibat banjir justru mulai dirasakan penduduk Blora di sisi Bengawan Solo. Di wilayah yang berbatasan dengan Tuban dan Bojonegoro itu, Bengawan Solo melewati tiga kecamatan, yaitu Kradenan, Kedungtuban, dan Cepu. Hingga tadi malam, 14 desa terendam luapan Bengawan Solo. Berdasar pantauan Radar Bojonegoro (Jawa Pos Group), genangan air paling tinggi terlihat di daerah yang selama ini menjadi langganan banjir di Blora, seperi Balun Nggendeng dan kawasan Kebun Kepala. Pada banjir tahun lalu, kawasan itu menjadi lautan sehingga perumahan warga hanya terlihat atapnya. Kasni, 55, warga di kawasan Balun Nggendeng mengaku lebih awal mengungsi karena banjir tahun meremdam rumahnya hingga hanya terlihat atapnya. ’’Daripada terlambat, lebih baik mengungsi sekarang,’’ ujarnya. Di Pati, banjir dipicu luapan Sungai Juwana yang mencapai ketinggian 1,5 meter. Akibatnya, lebih dari 25 rumah warga Desa Kosekan terendam air. Ketinggian air di dalam rumah berkisar 20 cm. Hingga tadi malam, bencana alam akibat banjir dan tanah longsor di Jawa Tengah menelan korban tewas 9 orang. Yaitu, 3 orang tewas akibat banjir di Sragen dan Sukoharjo, serta 6 orang tewas akibat longsor di Karanganyar. Korban terbaru bernama Taslim bin Sulomo, 20, warga Dusun Kijon, Desa Sribit, Kecamatan Sidoharjo, Sragen. Dia tewas terseret arus Sungai Mungkung ketika berusaha menyelamatkan ternak miliknya. Karena tidak kuasa menahan sapi yang berontak, Taslim akhirnya terjatuh. Dia pun terseret arus beberapa meter dari lokasi semula. Wangsit Sungkono mengatakan, banjir di Sragen juga mengakibatkan lebih dari 29.168 rumah penduduk terendam. Banjir di Jatim Di wilayah Jawa Timur, luapan Bengawan Solo mulai dirasakan penduduk Kota Ngawi. Banjir tidak hanya datang dari luapan Bengawan Solo, namun juga limpahan air Bengawan Madiun. Mulai Minggu (1/2) dini hari, banjir masuk ke wilayah Mulyorejo, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Ngawi, dan wilayah Kampung Baru, Kelurahan Ketanggi, Kecamatan Ngawi. Mulyorejo yang posisinya di pinggir Bengawan Solo terkena banjir akibat luapan sungai tersebut. Kampung Baru terkena banjir akibat luapan Bengawan Madiun. Tidak ada tanggul yang memisahkan sungai dengan perumahan warga. Akibatnya, setiap musim hujan kedua wilayah itu terendam banjir akibat luapan sungai. Baik di Mulyorejo maupun di Kampung Baru, Pemerintah Kabupaten Ngawi menyiagakan masing-masing satu perahu untuk membantu evakuasi warga manakala ketinggian air terus meningkat. Selain itu, pemerintah memberikan beras, minuman kemasan, dan pengobatan gratis kepada korban banjir. ’’Sayang, pembagian bantuan ini tidak merata. Ada warga yang belum menerima bantuan,’’ ujar Sadikun, 61, warga Mulyorejo. Banjir luapan Bengawan Solo kemarin juga memasuki wilayah Bojonegoro. Sekitar 49 desa yang tersebar di Kecamatan Margomulyo, Nraho, Padhangan, Kalitidu, Purwosari, Kasiman, Trucuk, dan Bojonegoro terendam luapan air Bengawan Solo. Banjir Bengawan Solo menggenangi 350 hektare sawah dan 202 rumah. Ketinggian air rata-rata 40 sentimeter. Ketinggian air pada papan duga di Taman Bengawan Solo (TBS), Jalan Jaksa Agung Suprapto, Bojonegoro, terus naik. Menurut Kepala Balai Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Bengawan Solo di Bojonegoro Pudjo Buntoro, ketinggian air di Bojonegoro bisa bertahan atau bahkan bisa naik kalau di daerah hulu (Solo, Sragen, Wonogiri, Ngawi, dan Madiun) kemarin hujan lagi. Karena itu, Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Bengawan Solo menetapkan status siaga II. ”Artinya, banjir memang terjadi di Bojonegoro dan sekitarnya, namun tak separah musim hujan setahun lalu,’’ jelasnya.

Setelah Final, Federer Berlinang Air Mata
■ NADALº
Sambungan dari hal 1
Kemenangan itu sekaligus memupus harapan Federer untuk segera menyamai rekor 14 gelar grand slam yang dimiliki petenis AS Pete Sampras. Federer yang bercucuran air mata setelah kalah, sangat terpukul dengan lepasnya kesempatan memecahkan rekor itu. ”Tuhan, ini membunuh saya,’’ ungkap Federer sambil berterisak saat sambutan seusai penyerahan trofi. Karena tak kuasa menghentikan tangis, Federer tak meneruskan sambutannya. Nadal yang tampil setelahnya, berusaha membesarkan hati Federer. ’’Saya minta maaf untuk hari ini. Saya tahu bagaimana perasaanmu sekarang, pasti sangat sedih karena gagal meraih gelar ke-14 grand slam. Tapi ingat, Anda adalah juara sejati dan salah satu yang terbaik di dalam sejarah sehingga masih punya kesempatan untuk menyamai rekor Sampras,” ungkap Nadal sambil memandangi rival bebuyutannya itu. Motivasi Nadal itu membuat Federer tampak semakin sedih. Namun, petenis Swiss itu tetap mengumbar senyum di bibirnya meskipun terasa kecut. Setelah itu, Federer memberanikan diri untuk tampil lagi di atas podium. Kali ini dia tampak lebih rileks dan dengan lantang memberikan pujian kepada Nadal, orang yang selalu menjegalnya dalam tiga final terakhir di grand slam (Perancis Terbuka dan Wimbledon 2008 serta Australia Terbuka). ”Rafa (sapaan Nadal) selamat, Anda tampil luar biasa, pantas mendapatkannya. (Anda) memainkan final fantastis,’’’ujar’Federer disambut tepukan tangan panjang penonton. Meski dua hari sebelumnya bermain dalam laga terlama Australia Terbuka (5 jam dan 14 menit) melawan Fernando Verdasco, Nadal tetap menunjukkan keunggulan fisik di final tadi malam. Federer lebih banyak melakukan ace, yaitu 11 berbanding empat. Tapi, dia juga mencatatkan jumlah yang lebih banyak untuk kesalahan. Federer menciptakan enam double fault dibanding empat dari Nadal, serta 64 kesalahan sendiri (unforced error) dibanding 41 dari Nadal. Federer memang harus mengakui keperkasaan Nadal yang bermain tak pernah mengenal lelah. Seperti banteng, petenis Spanyol tersebut selalu mengejar ke mana pun arah bola pukulan Federer yang akhirnya tampak frustrasi dalam pertandingan itu. Jadi, tak salah jika Federer harus mengeluarkan katakata pujian setinggi langit untuk pemain nomor satu dunia tersebut. Nadal pun kini menjelma menjadi petenis legendaris Spanyol, karena hanya AS terbuka yang belum berhasil ditaklukkannya. Nadal seakan tinggal menunggu waktu untuk mampu menjuarai seluruh grand slam. Satu-satunya orang yang mampu melakukannya adalah legenda Australia Rod Laver. Kemarin trofi juara diterima Nadal dari Laver. ”Sebuah mimpi yang menjadi kenyataan mendapatkan torfi dari Rod Laver. Dua pekan yang luar biasa dalam hidup saya,’’ tutur Nadal. (ady/ang)

Sepuluh Tahun Ganti Tujuh Dirut
■ PELANTIKANº
Sambungan dari hal 1
Dari dalam Pertamina, ada Sony Sumarsono (mantan direktur umum dan SDM), Meizar Rahman (komisaris yang juga mantan gubernur OPEC untuk Indonesia), dan Achmad Faisal (direktur pemasaran dan niaga). Pengamat perminyakan dan mantan staf ahli Pertamina Kurtubi menambahkan, kursi Dirut Pertamina memang paling panas dibandingkan BUMN lain. Dalam sepuluh tahun terakhir sudah terjadi tujuh kali pergantian Dirut. ’’Rata-rata jabatan Dirut Pertamina pendek. Ada yang setahun, satu tahun setengah, atau paling lama tiga tahun,’’ kata Kurtubi. Licinnya kursi Pertamina, kata dia, bisa jadi karena pemerintah belum menemukan orang yang tepat. ’’Belum ada yang pas memimpin Pertamina,’’ ujarnya. Soal calon pengganti Dirut Ari H. Soemarno, Kurtubi menyatakan, orang dalam paling ideal. Sebab, orang dalam lebih mengetahui dengan pasti kondisi Pertamina. Namun, bukan berarti itu menutup peluang orang luar. Kelemahan orang luar hanya tidak tahu keadaan Pertamina. Syarat lain, harus memahami bisnis perminyakan dan industri minyak. ’’Nah, orang luar bisa masuk lewat kriteria ini,’’ katanya. Syarat berikutnya, direksi Pertamina harus diisi orang-orang yang seratus persen paham perminyakan. ’’Kalau bias, Dirut bisa membawa Pertamina menyamai Petronas. Yang penting juga, tidak boleh lagi ada kelangkaan BBM atau elpiji pada masa mendatang,’’ ujarnya. Visi lain yang harus dipunyai calon Dirut Pertamina, yakni tidak hanya memikirkan secara bisnis dan hanya memikirkan untung. Sebab, komoditas minyak adalah yang menguasai hajat hidup orang banyak. Bukan semata cari untung yang besar. ’’Perlu dipikirkan buat kepentingan masyarakat,’’ tegasnya. Anggota Komisi VII DPR Muhammad Nadjib mengungkapkan, pemerintah diharapkan tidak berada di bawah tekanan politik. Sebagai perseroan yang membukukan dividen tertinggi untuk negara, kata Nadjib, jabatan Dirut Pertamina selalu menjadi incaran kritik. Pemerintah mesti mengutamakan profesionalitas dan memilih Dirut sesuai kompetensi. ’’Pemerintah harus tetap profesional. Itu ditunjuk melalui pemilihan berdasar kompetensi perseorangan, baik moral, pengetahuan, maupun keterampilan,’’ kata Nadjib. (yun/owi/oki)

RI Lebih Baik Dibandingkan Turki
■ AYO KITAº
Sambungan dari hal 1
Harian terkemuka AS the New York Times pada edisi 12 September 2008 mulai mengkhawatirkan memburuknya kehidupan mereka yang diukur dengan misery index atau indeks kesengsaraan (penjumlahan angka inflasi dan pengangguran) yang sudah diatas 10 persen. Indeks yang dulu dibuat oleh Arthur Okun, penasihat ekonomi Presiden AS Lyndon Johnson pada akhir 1960-an itu dapat dipakai sebagai salah satu indikator tingkat kesengsaraan masyarakat. Indeks terkecil sejak 1948 diraih AS pada 1953 sebesar 3,74 pada zaman Presiden Eisenhower. Meski indeks sejak 1993 selalu di bawah 10, indeks tertinggi terjadi pada 1980 sebesar 20,76 (terbesar sejak 1948). Namun, indeks rata-rata dalam 60 tahun terakhir adalah 9,46. Naiknya indeks kesengsaraan menunjukkan bahwa kehidupan masyarakat AS semakin sengsara karena tingginya inflasi dan pengangguran. Nilai indeks diperkirakan sudah mencapai lebih dari 11 saat ini. Padahal, sejak 1983 nilai rata-rata adalah 7,95. Berarti bahwa kehidupan masyarakat AS semakin memburuk dengan adanya krisis ekonomi pada saat ini. Bagaimana dengan Indonesia? Angka indeks kesengsaraan yang lebih baik tinggi, indeks kesengsaraan hidup justru naik tajam menjadi 28,33. Ini disebabkan naiknya harga BBM lebih dari 100 persen pada saat itu. Demikian juga jumlah pengangguran yang naik. Pada 2006 dan 2007 angkanya sempat turun menjadi 16,90 dan 15,69. Namun, pada 2008 angkanya naik lagi menjadi 19,47. Jelas ini bukan perkembangan yang baik bagi kehidupan masyarakat. Sebab, tingginya angka tersebut menunjukkan bahwa kehidupan masyarakat Indonesia semakin sengsara. Bagaimana dibanding negaranegara lain pada 2008? Ternyata umumnya negara-negara tetangga dapat meningkatkan kesejahteraan lebih baik. Negara jiran Malaysia angkanya 8,9; Thailand 6,9; Singapura 8,8; dan India 15,1; Pakistan 26,4; Turki 20,9 (diambil dari the Economist 17 Januari 2009). Dari data yang ada, jelas bahwa indeks kita hanya lebih baik dari Pakistan dan Turki pada pada 2008. Namun, dibanding tiga negara di kawasan ASEAN yang disebut di atas, tahun lalu kualitas kehidupan bangsa Indonesia masih di bawah negara Malaysia ataupun Thailand. Masalahnya menjadi semakin mengkhawatirkan karena kita sedang dilanda krisis ekonomi global yang dampaknya bisa lebih besar dan lama. Tantangan 2009 Tingginya indeks kesengsaraan itu menunjukkan ada yang salah dengan pengelolaan ekonomi kita. Memburuknya kualitas kehidupan masyarakat perlu kita sikapi. Indonesia harus mengubah kebijakan ekonomi agar mampu mengatasi masalah kesengsaraan masyarakat saat ini, serta bisa meningkat pada masa mendatang. Jangan sampai kualitas hidup masyarakat memburuk lagi. Jelas bahwa kebijakan ekonomi yang sering responsif, populis, namun tidak menyelesaikan masalah mendasar ekonomi bangsa ini tidak dapat mengangkat kualitas hidup rakyat. Sudah saatnya kita bersama-sama bekerja agar jangan lagi mengulang berbagai kesalahan dalam pembuatan kebijakan yang dapat meningkatkan kesengsaraan masyarakat. Tahun ini merupakan tahun pemilu. Kita mesti menjaga agar jangan sampai politisasi kebijakan ekonomi ataupun anggaran untuk kepentingan pemilu terjadi. Dengan utang yang sudah besar (akan meningkat lagi), serta tingkat kesengsaraan masyarakat yang tinggi, tidak perlu ditambah dengan masalah lain, sehingga dapat meningkatkan kesengsaraan masyarakat pada masa mendatang. Jogja, 31 Januari 2009

Bikin Album Bukan untuk Kampanye
■ JADI PEJABATº
Sambungan dari hal 1
Terdapat sepuluh lagu dalam album tersebut yang merupakan lagu-lagu yang sudah ada di dua album sebelumnya. Bedanya, di album Evolusi itu adalah instrumentalia dan diaransemen mantan personel God Bless Yockie Suryo Prayogo. Yockie mengemas konser layaknya pentas orkestra. Sederet nama kondang ikut tampil, yakni maestro biola Idris Sardi, dua bersaudara Ireng Maulana dan Kiboud Maulana, serta soprano Aning Katamsi. Selain itu, ikut tampil gitaris Edi Kemput dan Totok Tewel, Oni Krisnerwinto (saksofon), dan pemain terompet Marwan, dan Juhad (flugelhorn). Konser bertajuk Senandung Anak Bangsa itu menampilkan 160 pendukung dan dikonduktori Onnie Krisnerwinto. Sepuluh musik instrumentalia dalam album Evolusi adalah hasil reinterpretasi dari lagu-lagu ciptaan SBY. Sepuluh lagu tersebut adalah Kuyakin Sampai di Sana, Rinduku Padamu, Mengarungi Keberkahan Tuhan, Mentari Bersinar, Dendang di Bulan Purnama, Kawan, Hening, Kuasa Tuhan, Untukmu Anak Manis, dan Selamat Berjuang. Gesekan biola Idris Sardi mengiringi lagu Kuyakin Sampai di Sana. Lagu itu terasa syahdu dengan vokal soprano Aning Katamsi. Lagu yang diciptakan pada 2 November 2007 di Cikeas itu bercerita tentang kehidupan yang harus memiliki prinsip dan pilihan. Lagu Rinduku Padamu -yang di album pertama SBY dinyanyikan Dharma Oratmangun- di album tersebut terdengar lebih apik dan memunculkan harmoni string ensembel, piano, dan gitar akustik. Nuansanya menjadi lebih romantis. ’’Karya-karya dalam album Evolusi ini mengungkap beragam isi hati dan pikiran saya sebagai seorang presiden dan manusia biasa, yang ingin berbagi rasa, serta mengajak sesama anak bangsa untuk selalu bersatu, mencintai dan mengabdi kepada tanah air, membangun masa depan Indonesia yang lebih baik,’’ kata SBY. Yockie ketiban sampur menggarap album kompilasi gara-gara mengkritik album pertama SBY Rinduku Padamu. Di blog pribadinya, Yockie menyebut album Rinduku Padamu digarap kurang sesuai sehingga tidak cukup pantas kalau menjadi album seorang presiden. Rupanya, tulisan Yockie itu sampai ke presiden. Dipanggillah dia ke Cikeas. Bukan dimarahi, Yockie justru diminta untuk menerjemahkan ulang dua album SBY yang sudah ada. Dan, jadilah album Evolusi. SBY merasa puas dengan hasil kerja Yokcie dan timnya. Bagi SBY, Yockie menyuguhkan aransemen instrumentalia yang berkarakter kuat pada setiap lagunya. ’’Nadanada musik dalam album ini diharmonisasi secara alami seperti layaknya kata evolusi yang menjadi tajuk album untuk mendorong perubahan yang terus bergulir dan berkesinambungan,’’ kata SBY. Album-album SBY cukup laku di pasaran. Untuk lagu Rinduku Padamu, satu bulan laku 40 ribu kopi. Sebagian memang diborong istana untuk suvenir para tamu di acara-acara yang digelar di lingkungan Istana Negara. Simpatisan Partai Demokrat dan para pejabat sudah tentu ikut mengoleksi album tersebut. SBY membantah bahwa albumalbumnya dibuat untuk kepentingan kampanye menjelang Pemilu 2009. Menurut SBY, mencipta lagu dan bermain musik menjadikan kehidupan lebih seimbang. Makanya, ke mana pun SBY pergi, protokol istana selalu membawa gitar untuk berjaga-jaga kalau SBY tiba-tiba mendapat inspirasi mencipta lagu. (tom/gen/kum)

GRAFIS: HERI OWEL/JAWA POS

Indonesia memang naik turun selaras dengan kondisi ekonomi dan kehidupan masyarakat. Dengan menggunakan data dari BPS (Badan Pusat Statistik) dan Bank Indonesia (BI), indeks kesengsaraan Indonesia sebesar 19,09 pada 2002, merosot menjadi 14,66 pada 2003. Itu berarti pada masamasa itu tingkat kesulitan hidup masyarakat menurun. Pada 2004, seiring dengan adanya pemilu yang menimbulkan pemanasan suhu politik, nilainya agak naik menjadi 16,24. Pada 2005, meski kondisi ekonomi sudah pulih dari krisis dan harapan masyarakat terhadap kehidupan

Tabung Elpiji 12 Kilogram Dijual Rp 180 Ribu
■ BELANJAº
Sambungan dari hal 1
Sejak diembargo habis-habisan oleh Israel (dan secara tak langsung oleh Mesir dengan menutup perbatasan Rafah) pada 2006 lalu, penduduk di Jalur Gaza memang betul-betul hidup dalam kekurangan. Lebih-lebih setelah serangan 22 hari Israel pada Januari lalu. Ekonomi tak berputar lancar dan pendapatan juga tak menentu. Bahkan, pegawai negeri pun sering tak terima gaji. Seperti yang dialami Naseer. Pria yang sehari-hari bertugas sebagai polisi itu sudah delapan bulan tak menerima gaji. ’’Per bulan saya seharusnya mendapat 1.000 sekel,’’ katanya. Untuk hidup, sehari-hari Naseer’hanya mendapat ransum makan dari kantor. Kendati demikian, bukan berarti semangatnya merosot. Dia tetap dinas dan menjalankan tugas. ’’Semuanya gara-gara Israel,’’ kata pendukung Hamas itu. Penduduk Gaza memang pantas nelangsa. Harga-harga barang membubung tinggi. Ikan segar, misalnya, yang biasanya hanya 10 sekel mendadak menjadi 35 sekel (sekitar Rp 100 ribu) per kilogramnya. Harga daging juga melambung tinggi. Dari yang semula 25 sekel menjadi 40 sekel. Seperti yang dialami Jawa Pos, harga makan dua kerat daging -lengkap dengan roti dan sayur serta secangkir teh hangat--di sebuah warung sederhana pinggir jalan Jalur Gaza adalah 15 sekel. Untuk porsi dengan isi yang sama (nasi campur dengan lauk daging) di Surabaya di warung pinggir jalan tak sampai Rp 10 ribu. Yang menjadi masalah adalah elpiji. Berbeda halnya dengan kelangkaan elpiji di Indonesia (yang lebih karena salah urus), kelangkaan gas di Jalur Gaza memang karena betul-betul barangnya tidak ada. Kalaupun ada, harganya pun di luar kewajaran. Satu tabung elpiji kosong dijual USD 150 (lebih dari Rp 1,65 juta). Sedangkan harga elpiji ukuran 12,5 kg mencapai 60 sekel (sekitar Rp 180 ribu). Demikian pula pulsa ponsel sangat mahal di Palestina. Satu-satunya operator ponsel di Palestina, Jawwal, tarifnya pun tinggi. Untuk lokal, biayanya 1 sekel per menit. Harga kebutuhan harian pun melonjak. Beban itu semakin bertambah berat bagi para mudammar (orang yang rumahnya hancur terkena bom). Abdullah Muhamad, misalnya. Rumahnya di Beit Hanoun hancur lebur diterjang buldozer Israel saat meratakan jalan bagi tank-tank Merkava untuk melintas. ’’Padahal, rumah itu hasil menabung 13 tahun saat saya merantau di Arab Saudi,’’ ucap pria 52 tahun yang juga salah satu anaknya tewas ditembak tentara Israel tersebut. Celakanya, rumah tersebut tak bisa segera direnovasi. Sebab, hampir mustahil mendapatkan bahan material bangunan. Mesir dan Israel hanya membatasi bantuan bahan makanan dan obat-obatan dulu yang bisa masuk. Abdullah sendiri memperkirakan untuk membuat rumah tingkat duanya menjadi kembali utuh butuh biaya lebih USD 100 ribu. Lalu, bagaimana merenovasinya? Abdullah Muhammad angkat bahu. ’’Saya tak tahu,’’ tuturnya. Kondisi itu diperparah dengan ketiadaan pekerjaan yang layak bagi para pencari kerja. Praktis, semua sektor riil di Jalur Gaza 90 persen lumpuh. Hingga Jumat (30/1) lalu, masih banyak warung yang tutup. Toko pun hanya sebagian yang buka. Satu-satunya jenis pekerjaan yang tersedia adalah terkait dengan masalah krisis ini. Seperti relawan, pengantar para wartawan maupun relawan, dan para pekerja media. Semua penduduk di Gaza City kalau tidak menjadi perawat, relawan tim medis, ya menjadi guide dan sopir. Menurut Mahmood Said, salah satu relawan perawat, dia mendapat upah USD 300 per bulan. Karena masih bujang, Mahmood tak terlalu pusing. Namun, tetap saja uang yang diterima itu pas-pasan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. ’’Meski saya masih bujang, uang sebesar itu mepet,’’ urainya. Menurut dia, seorang bujangan idealnya mempunyai pendapatan di atas USD 500. Sebab, biaya hidup di Jalur Gaza tinggi. ’’Itu sudah bisa sewa flat, menabung, dan hidup pas-pasan,’’ tuturnya. Mahmood berharap sekali proses rekonstruksi segera selesai dan perikehidupan kembali normal. Namun, harapan Mahmood tampaknya bakal sulit kesampaian. Sebab, Mesir justru menutup perbatasannya dengan Palestina mulai Kamis (5/2) mendatang. Artinya, warga Jalur Gaza harus hidup dalam keterasingan seperti dulu lagi. (el)

KPU Jatim Pasrah Mahkamah Konstitusi
■ KHOFIFAHº
Sambungan dari hal 1
Khofifah menambahkan, pengaduan ke MK merupakan aturan main yang sudah disiapkan negara. Karena itu, jika kecurangan dibiarkan akan timbul replikasi. ”Kali ini kami membawa pembuktian yang semakin terstruktur, yang semakin masif. Kalau ini tidak diajukan dan diluruskan, untuk apa ada pilgub?” tambahnya. Lebih lanjut, mantan menteri pemberdayaan perempuan di era pemerintahan Abdurrahman Wahid itu menyatakan dirinya hanya memperjuangkan moral bahwa di lapangan ditemukan data-data kecurangan. Misalnya, dia menyebut adanya anak-anak di bawah umur diminta memilih. ”Itu merupakan kejahatan pendidikan. Wong itu sudah muncul di televisi. Ada Kapoldanya juga kok. Kok itu didiamkan,” ucapnya. Secara terpisah, kuasa hukum KPU Jatim Fahmi Bachmid mengatakan, KPU Jatim segera melaporkan hasil penghitungan ulang kepada MK. KPU Jatim tidak akan terpengaruh dengan adanya gugatan lagi dari salah satu pasangan kepada MK. ”KPU Jatim telah melaksanakan putusan MK. Kalau ada gugatan lagi, itu hak MK untuk menilai materi gugatan,” terang Fahmi kemarin. (yun/dyn/nw)

SBY: Penuhi Hak-Hak Sipil Warga Tionghoa
■ PERAYAANº
Sambungan dari hal 1
Presiden juga memerintahkan menteri agama, Mendiknas, serta menteri hukum dan HAM, dan semua pihak terkait agar terus meningkatkan kualitas pelayanan hak-hak sipil bagi warga Tionghoa dan umat Konghucu. ”Penuhi hak-hak sipil mereka sesuai dengan amanat UndangUndang No 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Indonesia. Saudara-Saudara tidak boleh ragu untuk memberikan pelayanan yang baik,” katanya. SBY menegaskan, saat ini tidak boleh ada lagi perlakuan diskriminatif terhadap siapa pun, termasuk umat Konghucu dan warga Tionghoa. ”Masyarakat Tionghoa adalah bagian integral dari warga bangsa,” ujarnya. Tahun ini, kata SBY, adalah tahun kesepuluh bagi warga Tionghoa di Indonesia dapat merayakan tahun baru Imlek secara nasional. Menurut dia, itu merupakan wujud kepedulian pemerintah dan terjalinnya hubungan yang harmonis di antara sesama warga bangsa. ”Kenyataan ini juga menunjukkan makin kokohnya kebersamaan kita sebagai bangsa yang majemuk,” tambahnya. SBY mengatakan selalu hadir di setiap perayaan tahun baru Imlek. ”Sepuluh tahun kita merayakan Imlek, alhamdulillah sepuluh kali saya bisa bersama Saudara. Saya turut gembira dan berbahagia menyambut Tahun Baru dan datangnya harapan baru,” katanya. (sof/nw)

16

Jawa Pos
TOKYO – Jepang selalu memiliki terobosan teknologi. Untuk mengatasi makin sempitnya lahan, para ilmuwan Negara Sakura itu berhasil mengembangkan pertanian di bawah gedung (basement). Salah satunya yang terlihat gedung OtemachiNomura, Tokyo. Wartawan Jawa Pos Tomy Cahyo Gutomo melaporkan, bangunan 20 lantai di pojok kawasan pertokan elite Ginza itu, dari luar terlihat seperti gedung perkantoran biasa. Namun, begitu turun ke lantai dasar, akan terlihat pemandangan yang tidak biasa. Hamparan padi yang telah menguning, tanaman sayur-mayur, hingga kebun buah-buahan menjadi pemandangan di lantai seluas 1.000 meter persegi tersebut. Setiap tanaman dipisahkan oleh sekat kaca yang suhunya berbeda-beda untuk setiap tanaman. Kalau masuk ke kamar padi, rasanya lebih hangat. Tapi, kalau masuk ke lahan sayuran, terasa seperti di pegunungan. Selain padi, juga ditanam terong, kol, sawi, selada, pare, dan sebagainya. Tanaman padi dan buah-buahan bisa hidup tanpa sinar matahari. Sebab, sinar matahari digantikan dengan sinar lampu. Temperatur dan kebutuhan sinar diatur secara otomatis, disesuaikan kebutuhan setiap tanaman. Mereka menyebutnya dengan teknologi hydroponic dan light-emiting diode (LED). Semua tanaman juga organik, tidak memakai zat kimia. Untuk menanam padi, misalnya, dipakai bak tanah yang dirancang khusus. Airnya diganti secara

CMYK

Jawa Pos

.

Senin 2 Februari 2009

Kalla Tinjau Padi di Bawah Gedung
otomatis setiap hari. Secara berkala juga diberikan nutrisi yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh. Di lokasi yang juga disebut Pasona O2 itu, lahan padi hanya seluas 6 x 5 meter. GM Pasona O2 Yasuyuki Nambu mengatakan, padi tersebut bisa dipanen 3-4 kali setahun. Setiap panen, bisa menghasilkan 20 kg padi. ’’Jadi, kalau setiap keluarga memiliki seperti ini, bisa mencukupi kebutuhan makanan pokoknya,’’ kata Nambu. Proyek Pasona O2 didirikan sejak 11 Februari 2005. Tujuan proyek ini, kata Nambu, sementara bukan untuk komersiil, tapi masih percontohan. Sebab, kalau hasilnya dijual, harganya bisa tiga kali lipat harga di pasar. Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam kunjungannya ke Jepang kemarin tertarik melihat sawah di bawah gedung tersebut. Kalla sempat memetik dan mencicipi tomat merah dan kuning. Menurut Kalla, yang patut dicontoh dari Pasona adalah teknologinya, bukan penerapannya. ’’Kita sudah swasembada beras bahkan mau ekspor. Tidak perlu menerapkan seperti ini,’’ katanya. Tapi, untuk alih teknologi, kata Kalla, tidak ada salahya proyek seperti ini dicoba. Kalla kemarin juga menengok binatang-binatang asal Indonesia yang dipelihara di kebun binatang Yokohama, sekitar 60 km dari Tokyo. Kalla memberi nama bayi tapir keturunan Indonesia berumur 3 bulan. Kalla memilih nama Bugis ’’Namanya La Baco, artinya anak laki-laki yang kuat.’’ (*/nw)

TOMY C. GUTOMO/JAWA POS

ORGANIK: Wapres Jusuf Kalla (kedua dari kanan) melihat percontohan padi yang ditanam di lantai dasar gedung bertingkat di Kota Tokyo kemarin.

Menag Lobi Arab Saudi
Minta Dispensasi Penggunaan Paspor Khusus Haji
JAKARTA – Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni meminta Arab Saudi melonggarkan ketentuan penggunaan paspor internasional (paspor hijau) untuk haji. Permintaan itu disampaikan secara langsung kepada pemerintah Kerajaan Arab Saudi menyusul kebijakan baru mereka yang menghapuskan penggunaan paspor cokelat yang selama ini digunakan jamaah Indonesia. ’’Itu menanggapi keputusan Pemerintah Arab Saudi bahwa untuk haji yang akan datang menggunakan paspor internasional dan tidak ada lagi paspor khusus,’’ katanya’ketika menghadiri pertemuan evaluasi Media Centre Haji di Cipanas, Sabtu (31/1). Maftuh menegaskan, kebijakan pemerintah Arab Saudi tersebut bertentangan dengan ketentuan keimigrasian Indonesia. ’’Intinya, kalau harus mengikuti aturan itu, sama halnya kami melanggar dua undang-undang negeri sendiri. Yakni, UU Keimigrasian dan UU No 13/2008 tentang Penyelenggaraan Haji,’’ katanya. Menurut dia, kedua UU itu mensyaratkan adanya paspor khusus haji, karena Indonesia mengeluarkan empat jenis paspor. Yakni, paspor biasa, dinas, diplomatik, dan haji. Namun, jika UU itu dipatuhi, orang Indonesia tidak bisa melaksanakan haji karena aturan itu berbenturan dengan ketetapan Pemerintah Arab Saudi. ’’Karena itu, saya mengusulkan perkecualian atau kelonggaran sampai ada revisi UU dan revisi itu tidak mungkin dilakukan 2009. Sebab, tahun ini ada agenda nasional pemilu dan pilpres,’’ katanya. Maftuh mengaku telah berkorespondensi dengan duta besar Arab Saudi di Indonesia. Dia menyatakan, Dubes Arab Saudi telah memahami hal itu dan berjanji menyampaikan kepada pemerintahannya. ’’Insya Allah, 2009 masih ada kelonggaran dan mungkin revisi UU dilakukan mulai 2010,’’ katanya. Seperti diwartakan, mulai musim haji 2009, Arab Saudi menghapus mekanisme paspor khusus haji. Ke depan, semua jamaah haji bisa menggunakan paspor internasional atau paspor hijau untuk menunaikan ibadah rukun Islam kelima tersebut. Ketentuan itu dikeluarkan Kementerian Urusan Haji Arab Saudi pada 3 Desember 2008. Berdasar peraturan perundangan yang berlaku, jamaah haji Indonesia harus menggunakan paspor cokelat untuk memudahkan pengawasan dan pendataan. Kabar tersebut tentu menyulitkan Departemen Agama sebagai operator tunggal pelaksana haji. Dengan jumlah jamaah haji terbesar di dunia, yakni 210 ribu, penghapusan paspor cokelat membuka lebar peluang jamaah nonkloter untuk berangkat ke Tanah Suci dengan penerbangan komersial. (zul/oki)

KPK Beri Waktu Depdagri Tiga Bulan
Untuk Amandemen Aturan Japung
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan batas waktu tiga bulan kepada Departemen Dalam Negeri untuk mengamandemen Peraturan Menteri Dalam Negeri No 32 Tahun 2002 tentang jasa pungut. Hal itu diperlukan agar para pejabat tidak mendapatkan peluang menangguk aliran jasa pungut pajak daerah lagi. ’’Kami berharap, sebelum waktu tiga bulan amandemen itu sudah rampung,’’ jelas Wakil Ketua KPK Haryono Umar kemarin.’ Menurut dia, jasa pungut (japung) pajak daerah itu rata-rata diterimakan berkala setiap tiga bulan. Dengan asumsi itu, Maret nanti sudah tidak ada lagi japung yang mengalir ke kantong pejabat daerah. Dengan demikian, yang mendapat jatah dana tersebut hanya para petugas pemungut pajak. Meski amandemen itu menjadi domain Mendagri, KPK sudah mendapatkan titik terang soal perubahan tersebut. ’’Depdagri sudah menyepakatinya. Ini juga demi usaha pemberantasan korupsi,’’ jelas mantan auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) itu. Desakan itu juga dimaksudkan untuk menangkal kebingungan di tingkat daerah soal boleh tidaknya penerimaan japung. ’’Kalau makin cepat, daerah juga tidak akan kebingungan,’’ tambahnya. KPK, kata Haryono, tengah mengidentifikasi pasal mana saja yang berpeluang munculnya korupsi dalam permendagri itu. Setelah rampung, KPK akan mengirimkan ke Depdagri dan mendesak segera digarap. KPK, ungkap Haryono, lebih memilih mengajukan usul amandemen permendagri itu dengan alasan menjadi solusi paling cepat menghentikan aliran jasa pungut kepada para pejabat. ’’Di atasnya ada peraturan pemerintah, namun perubahannya lebih rumit,’’ jelasnya. Seperti diberitakan, selain mendesak para kepala daerah mengembalikan jasa pungut, KPK meminta perubahan permendagri yang melandasi pembagian japung. Selama ini pembagian japung berlandaskan Peraturan Pemerintah No 65 Tahun 2001 dan Permendagri Nomor 32 Tahun 2002, Permendagri Nomor 27 Tahun 2002, serta Permendagri Nomor 35 Tahun 2002. (git/nw)

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->