Anda di halaman 1dari 33

MODUL

Standar kompetensi kompetensi dasar Indikator : 2. Memahami kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi : 4.1 Mendeskripsikan perbedaan antara ekonomi mikro dan ekonomi makro : 1. Mendeskripsikan pengertian ekonomi mikro dan ekonomi makro 2. Mendeskripsikan perbedaan ekonomi mikro dan ekonomi makro 3 (Tabel dan grafik) ekonomi mikro dan ekonomi makro MATERI POKOK Pada dasarnya ilmu ekonomi merupakan ilmu sosial. Hal tersebut disebabkan objek yang dibahas adalah manusia dalam rangka pemenuhan kebutuhannya. Ilmu ekonomi terbagi dalam dua kelompok besar yaitu ilmu ekonomi mikro dan ilmu ekonomi makro. Ilmu ekonomi mikro mempelajari pelaku manusia dalam rangka memenuhi kebutuhannya. Ilmu ekonomi mikro mempelajari ekonomi secara individu, misalnya pelaku konsumen dan produsen. Aspek analisisnya antara lain sebagai berikut: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Analisis biaya dan manfaat Teori permintaan dan penawaran Elastisitas Bentuk-bentuk pasar Industri Teori biaya niali guna Teori produksi

Ilmu ekonomi makro mempelajari perilaku masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya. Ilmu ekonomi makro mempelajari ekonomi secara agregat. Aspek analisisnya antara lain sebagai berikut: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Pendapatan nasional Neraca pembayaran dan kurs valuta asing Kesempatan kerja Inflasi Pengangguran Investasi Pertumbuhan ekonomi Suku bunga dan perkembangan pasar saham.

SOAL-SOAL LATIHAN SOAL URAIAN 1. 2. 3. 4. Jelaskan pengertian teori ekonomi mikro Sebutkan aspek analisis ekonomi mikro Jelaskan pengertian teori ekonomi makro Sebutkan aspek analisis ekonomi makro

KUNCI JAWABAN 1. Ilmu ekonomi mikro mempelajari pelaku manusia dalam rangka memenuhi kebutuhannya. Ilmu ekonomi mikro mempelajari ekonomi secara individu, misalnya pelaku konsumen dan produsen. 2. Aspek analisis ekonomi mikro antara lain sebagai berikut: 1. Analisis biaya dan manfaat 2. Teori permintaan dan penawaran 3. Elastisitas 4. Bentuk-bentuk pasar 5. Industri 6. Teori biaya niali guna 7. Teori produksi 3. Ilmu ekonomi makro mempelajari perilaku masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya. Ilmu ekonomi makro mempelajari ekonomi secara agregat 4. Aspek analisis ekonomi makro antara lain sebagai berikut: 1. Pendapatan nasional 2. Neraca pembayaran dan kurs valuta asing 3. Kesempatan kerja 4. Inflasi 5. Pengangguran 6. Investasi 7. Pertumbuhan ekonomi 8. Suku bunga dan perkembangan pasar saham. Arti tingkat penguasaan yang dicapai 90% - 100% = Baik sekali 80% - 89% = Baik 70% - 79% = cukup < 70% = kurang Bone Bone, juli2010 Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Bone-Bone Guru Mata Pelajaran

Muhajir J, S.Pd NIP. 19710223 199512 1002

Rispah, S.Pd

MODUL
Standar kompetensi kompetensi dasar Indikator : 2. Memahami kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi : 4.2 Mendeskripsikan masalah-masalah yang dihadapi pemerintah dibidang ekonomi : 1. Mengidentifikasi masalah-masalah yang yang dihadapi pemerintah dibidang ekonomi 2. mencari pemecahan masalah-masalah yang dihadapi pemerintah dibidang ekonomi MATERI POKOK Berbagai permasalahan ekonomi yang dihadapi pemerintah Indonesia 1. Korupsi Korupsi sudah menjadi budaya bagi sebagian masyarakat indonesia. Indonesia sudah masuk sepuluh besar negara yang ringkat korupsinya tinggi negara-negara di dunia. Banyaknya pungutan tidak resmi yang dilakukan oleh para pejabat telah menimbulkan ekonomi biaya tinggi. Hal tersebut merupakan salah satu yang menjadi alasan para investor enggan menanamkan modalnya di indonesia. Minimnya kegiatan investasi mengakibatkan laju pertumbuhan ekonomi menjadi lambat. Oleh karena itu, permasalahan korupsi harus dapat ditangani secara serius. Permasalahn korupsi di indonesia tidak dapat ditangani secara mudah. Budaya korupsi sudah mendarah daging di segala kehidupan ekonomi. Birokrasi yang berbelit-belit serta peraturan yang tidak jelas telah menyuburkan korupsi. Hukuman yang terlalu ringan bagi para koruptor juga tidak mengurangi efek jera bagi para pelakunya. Kemiskinan Kemiskinan merupakan permasalahan yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Standar hidup dan pelayanan kesehatan yang rendah adalah ciri-ciri adanya kemiskinan. Beberapa daerah di indonesia sering dijumpai adanya anak-anak balita yang mengalami gizi buruk.selain itu belum lama ini mulai merebak penyakit polio, padahal indonesia oleh WHO telah dinyatakan bebas dari penyakit. Pemerintah indonesia pada beberapa waktu lalu telah mengurangi subsidi BBM. Pengurangan atas subsidi tersebut dialihkan kedalam bentuk bantuan langsung tunai. Kepada masyarakat miskin. Ketebelakangan Indonesia merupakan negara berkembang pada tingkat penguasaan teknologi yang kalah jika dibanding negara lain. Selain itu, masyarakatnya memiliki kedisiplinan, keterampilan, serta pendidikan formal yang rendah. Keterbelakangan mengakibatkan kemiskinan dan rendahnya tingkat produktivitas penduduk. Keterbelakangan menjadi suatu permasalahan yang harus diatasi oleh setiap negara, termasuk indonesia agar pembangunan tetap berjalan. Pemerintah indonesia dalam rangka mengatasi keterbelakangan melakukan berbagai langkah, antara lain sebagai berikut: a. Pemerintah telah mencanangkan dan melaksanakan wajib belajar sembilan tahun. b. Pemerintah mendirikan balai latihan kerja untuk memberikan berbagai keterampilan kepada para pemuda yang tidak melanjutkan kuliah. c. Pemerintah melakukan pertukaran pelajar atau mahasiswa dan mengirimkan orangorang terbaiknya untuk menuntut ilmu dinegara lain.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

Pengangguran Terbatasnya lapangan kerja mengakibatkan terjadinya pengangguran. Kedua permasalahan tersebut saling berhubungan antara satu dengan lainnya. Pengangguran timbul karena adanya ketimpangan antara jumlah angkatan kerja dan lapangan kerja. Indonesia memiliki pertumbuhan penduduk yang lebih cepat dari pada pertumbuhan kesempatan kerja. Oleh karena itu pemerintah lebih mengintensifkan program keluarga berencana. Dalam rangka meningkatkan keterampilan penduduknya agar sesuai dengan dunia kerja, pemerintah membuka pelatihan-pelatihan. Pemerataan penduduk Hasil-hasil pembangunan yang tidak merata dirasakan oleh masyarakat indonesia. Hal itu merupakan salah satu masalah yang dapat menghambat kepercayaan. Timbulnya gerakan dan konflik horizontal antara lain disebabkan oleh kurang meratanya distribusi pendapatan. Selama ini pembangunan hanya terkosentrasi dikota-kota besar di jawa. Sementara itu ada kota-kota lain diluar jawa yang sama sekali belum tersentuh oleh pembangunan. Setelah reformasi pemerintah indonesia terus berusaha untuk melakukan pemerataan pendapatan dan pembangunan. Hal tersebut ditunjukkan dengan makin dipermudahnya proses perizinan pembangunan dikawasan indonesia timur. Penerimaan negara Pemerintah membutuhkan dan segar untuk melaksanakan pembangunan dan menyelenggarakan pemerintahan. Pada masa orde baru, pemerintah selalu mengalami defisit anggaran. Hal tersebut banyak ditutup dari pinjaman luar negeri. Utang luar negeri yang makin banyak sangat memberatkan neraca pembayaran indonesia. Pos pengeluaran cukup besar jumlahnya didalam APBN. Hal tersebut merupakan pengaruh adanya defisit yang terjadi dalam APBN pada masa lalu. Pemerintah terus berusaha untuk lebih mengoptimalkan penerimaan dalam negeri. Kegiatan perdagangan dan laba yang diperoleh BUMN merupakan penerimaan dalam negeri yang cukup dapat diandalkan . Standar hidup yang rendah Standar hidup sebagian besar penduduk indonesia sangat rendah. Standar hidup yang rendah dimanifestasikan secara kuantitatifkan secara kuantitatif dalam bentuk jumlah pendapatan yang rendah, perumahan yang kurang layak, kesehatan yang buruk, tingkat pendidikan rendah, angka kematian bayi yang tinggi, dan peluang mendapat pekerjaan juga rendah. Produktivitas yang rendah Rendahnya produktivitas bersumber dari lemahnya kekuatan dan kesehatan fisik para pekerja yang merupakan akibat dari rendahnya pendapatan. Produktivitas yang rendah berhubungan langsung dengan kelesuan fisik, serta ketidaksanggupan para pekerja. Baik fisik maupun emosional untuk menahan tekanan-tekanan persaingan dalam lingkungan kerja seharihari. Rendahnya produktivitas dan standar hidup merupakan suatu fenomena sosial, sekaligus fenomena ekonomi. Konflik sosial dan ancaman disintegrasi bangsa Konflik sosial dan ancaman disintegrasi bangsa pada dasarnya bukan permasalahan ekonomi namun permasalahan tersebut secara langsung mempengaruhi perekonomian.contoh perang antar suku yang terjadi di timika, papua telah mengakibatkan kaum pendatang yang sebagian besar para pedagang meninggalkan kota tersebut.

SOAL-SOAL LATIHAN PILIHAN GANDA 1. Berikut ini bukan cara-cara yang dapat dilakukan oleh pemerintah dalam mengatasi keterbelakangan yaitu.....

2.

3.

4.

5.

a. Mencanangkan wajib belajar sembilan tahun. b. Mengalokasikan dana BOS c. Mendirikan balai latihan kerja d. Mengadakan proyek padat karya e. Melakukan pertukaran pelajar dan mahasiswa dengan negara lain Cara yang dapa dilakukan pemerintah untuk mengatasi masalah pemerataan pendapatan adalah..... a. Mengadakan proyek padat karya. b. Memberikan subsidi langsung tunai c. Mengankat seorang menteri yang khusus menangani percepatan pembangunan di daerah tertinggal d. Mengalokasikan dana untuk BOS e. Mengoptimalkan penerimaan dalam negeri Permasalahan rendahnya pendidikan berkaitan dengan....... a. Kemiskinan b. Korupsi c. Keterbelakangan. d. Pengangguran e. Pemerataan pendapatan Pengurangan atas subsidi BBM yang dialihkan kebantuan langsung tunai merupkan salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi...... a. Pengangguran b. Korupsi c. Keterbelakangan d. Kemiskinan. e. Penerimaan negara Pemerintah telah mencanangkan wajib belajar 9 tahun. Hal tersebut untuk mengatasi masalah.... a. Kemiskinan b. Pengangguran c. Penerimaan negara d. Keterbelakangan e. Pertumbuhan ekonomi

KUNCI JAWABAN 1. 2. 3. 4. 5. A A C D D Tingkat penguasaan = jumlah jawaban yang benar X 100% 5 Arti tingkat penguasaan yang dicapai 90% - 100% = Baik sekali 80% - 89% = Baik 70% - 79% = cukup < 70% = kurang

Bone Bone, Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Bone-Bone

juli 2010

Guru Mata Pelajaran

Muhajir J, S.Pd NIP. 19710223 199512 1002

Rispah, S.Pd

MODUL
Standar kompetensi kompetensi dasar Indikator : 2. Memahami kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi : 5.1 Menjelaskan konsep PDB, PDRB, PNB, PN : 1. Mendeskripsikan konsep PDB, PNB, PNN, PI, DI 2. Menghitung pendapatan perkapita MATERI POKOK A. 1. KONSEP PENDAPATAN NASIONAL Defenisi pendapatan nasional Ada tiga pendekatan yang digunakan untuk dapat memahami pengertian pendapatan nasional. Pendekatan-pendekatan tersebut ialah pendekatan produksi, pendapatan, dan pengeluaran. a. Pendekatan produksi Ditinjau dari pendekatan produksi, pendapatan nasional adalah kumlah nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu negara pada periode tertentu, biasanya satu tahun dan dinyatakan dalam satuan mata uang. b. Pendekatan pendapatan Ditinjau dari pendekatan pendapatan, pendapatan nasional adalah jumlah seluruh pendapatan yang diperoleh para pelaku ekonomi suatu negara selama periode tertentu biasanya satu tahun. c. Pendekatan pengeluaran Ditinjau dari pendekatan pengeluaran, pendapatan nasional adalah jumlah seluruh pengeluaran sektor ekonomi, yakni sektor rumah tangga, sektor perusahaan, sektor pemerintah, dan sektor luar negeri suatu negara selama periode tertentu, biasanya satu tahun. Produk istilah dalam pendapatan nasional a. Produk domestik bruto ( PDB ) Produk domestik bruto adalah nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh seluruh pelaku kegiatan ekonomi diwilayah tertentu selama 1 tahun. Termasuk jasa dari perusahaan asing yang beroperasi di negara tersebut juga dijumlahkan. Sebenatnya perhitungan pendapatan nasional yang menghasilkan besarnya produk domestik bruto adalah menghitung pendapatan nasional menggunakan konsep kewilayahan. b. Produk nasional bruto ( PNB ) Produk nasional bruto adalah perhitungan pendapatan nasional menggunakan konsep kewarganegaraan. Konsep kewarganegaraan. Konsep kewarganegaraan dilakukan dengan cara menghitung besarnya nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh warga negara sendiri, baik di dalam negeri maupun di liar negeri. Salah satu hal yang membedakan PDB dengan PNB adalah pendapatan neto terhadap luar negeri dari faktor produksi. Variabel ini menunjukkan besarnya pendapatan yang diperoleh dari faktor produksi yang ada diluar negeri dikurangi pendapatan yang diperoleh dari faktor produksi yang berasal dari luar negeri di dalam negeri. c. Produk nasinal netto ( PNN) Produk nasional neto adalah produk nasional bruto dikurangi dengan penyusutan d. Pendapatan nasional ( PN ) Pendapatan nasional adalah jumlah nilai balas jasa yang diterima oleh pemilik faktor produksi selama satu tahun. Buruh menerima upah, pemilik modal menerima bunga modal, pemilik tanah menerima sewa tanah, dan pengusaha meneriam laba.

2.

e. Pendapatan perseorangan ( PS ) Pendapatan perseorangan adalah jumlah penerimaan yang diperoleh setiap orang dalam masyarakat. Balas jasa yang diterima oleh pemilik faktor produksi tidak seluruhnya merupakan pendapatan perseorangan karena masih ada sebagian laba ditahan sebagai simpanan intern, pajak perseorangan, dan iuran untuk jaminan sosial. Disamping itu terdapat penerimaan yang bukan merupakan balas jasa dalam proses produksi, tetapi merupakan bantuan atau subsidi dari pemerintah bagi para pensiunan dan dana sosial yang disediakan oleh pemerintah yang disebut dengan transfer payment. f. Pendapatan disposibel ( DI ) Pendapatan disposibel disebut juga pendapatan yang tersedia bagi rumah tangga atau pendapatan yang dapat dibelanjakan. Pendapatan disposibel merupakan penerimaan perseorangan setelah dikurangi dengan pajak langsung. g. Pendapatan per kapita Pendapatan perkapita adalah hasil bagi antara pendapatan nasional dan jumlah penduduk suatu negara, jika ditulis dalam notasi sebagai berikut: Pendapatan per kapita = pendapatana nasional Jumlah penduduk suatu negara Pendapatan per kapita merupakan ukuran internasional yang biasanya dipakai untuk menentukan tingkat kemakmuran suatu bangsa.

SOAL-SOAL LATIHAN PILHAN GANDA 1. Produk nasional bruto suatu negara dapat dihitung dengan cara....... a. GDP dikurangi pendapatan neto terhadap luar negeri dari faktor-faktor produksi b. GDP ditambah dengan pendapatan neto terhadap luar negeri dari faktor-faktor produksi c. GDP dikurangi penyusutan d. GDP sama dengan GDI dan sama juga dengan GNP e. GDP sama dengan GNP Dalam rangka mengukur pendapatan nasional suatu negara dapat juga digunakan pendekatn..... a. Produksi, pengeluaran, pendapatan b. Produksi, pengeluaran pemerintah, dan kesempatan kerja c. Produksi, pengeluaran dan pendapatan sektor pariwisata d. Barang dan jasa, pendapatan pengusaha, serta penegluaran pemerintah e. Produksi, pengeluaran dan pendapatan ekspor migas Pengertian dari pendapatan disposibel adalah...... a. Pendapatan sektor rumah tangga yang bisa dibelanjakan setelah dikurangi pajak b. Pendapatan sektor swasta dan pemerintah c. Pendapatan dari pajak langsung dan pendapatan sektor pariwisata d. Pendapatan ekspor suatu negara e. Pendapatan ekspor non migas Pendapatan nasional diperoleh dengan cara menjumlahkan seluruh nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu negara selam satu tahun dan dinyatakan dalam satuan mata uang. Hal ini merupakan pendapatan nasional jika dihitung dengan pendekatan..... a. Produksi b. Pengeluaran c. Pendapatan d. Jumlah penduduk

2.

3.

4.

e. Tenaga kerja Jika kita menjumlahkan konsumsi, investasi kotor, pengeluaran pemerintah, dan ekspor neto, akan diperoleh besarnya...... a. Net national product b. Gross national product c. National income d. Disposible income e. Gross domestic product 6. Pendapatan perkapita diperoleh dengan cara....... a. Produk nasional bruto dibagi dengan jumlah penduduk suatu negara b. Pendapatan perseorangan dibagi dengan jumlah keluarga c. Pendapatan nasional dibagi dengan rata-rata penduduk d. Pendapatan nasional dibagi dengan jumlah penduduk suatu negara e. Produk nasional neto dibagi dengan jumlah warga negara asing yang berdomisili disuatu negara 5. KUNCI JAWABAN 1. 2. 3. 4. 5. 6. A A A C C D Tingkat penguasaan = jumlah jawaban yang benar X 100% 6 Arti tingkat penguasaan yang dicapai 90% - 100% = Baik sekali 80% - 89% = Baik 70% - 79% = cukup < 70% = kurang Bone Bone, Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Bone-Bone Guru Mata Pelajaran juli 2010

Muhajir J, S.Pd NIP. 19710223 199512 1002

Rispah, S.Pd

MODUL
Standar kompetensi kompetensi dasar Indikator : 2. Memahami kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi : 5.2 Menjelaskan manfaat perhitungan pendapatan nasional : 1. Mengidentifikasi manfaat perhitungan pendapatan nasional 2. Menghitung pendapatan nasional menggunakan pendekatan produksi, pendapatan dan pengeluaran MATERI POKOK 1. Manfaat perhitungan pendapatan nasional Manfaat mempelajari pendapatan nasionala antara lain sebagai berikut: a. Mengetahui dan menelaah struktur perekonomian nasional Apakah suatu negara termasuk kategori negara industri atau pertanian dapat dilihat dari stuktur perekonomian nasionalnya? Struktur perekonomian yang dimaksud adalah susunan yang menunjukkan sumbangan tiap-tiap bidang atau sektor ekonomi dalam perekonomian nasional secara keseluruhan. Jika sumbangan sektor pertanian cukup besar, dikatakan negara itu negara agraris. b. Membandingkan kondisi perekonomian dari waktu kewaktu Pendapatan nasional suatu negara akan dicatat dari tahun ketahun. Kita dapat mengetahui sejauh mana pertumbuhan ekonomi yang telah terjadi di negara kita, disamping itu dapat diketahui apakah telah terjadi pergeseran porsi sumbangan dari setiap sektor terhadap pendapatan nasional atau perekonomian secara keseluruhan. c. Membandingkan tingkat perekonomian antara negara atau antara daerah Melalui besarnya pendapatan nasional dapat diketahui pendapatan perkapita suatu negara. Dengan mengetahui besarnya pendapatan perkapita dari beberapa negara, kita dapat membandingkan tingkat perekonomian atau tingkat kesejahteraan dinegara-negara tersebut d. Merumuskan kebijakan yang akan diambil pemerintah Dengan adanya perhitungan pendapatana nasional dapat diketahui secara jelas bagaimana posisi tiap-tiap sektor ekonomi dalam perekonomian nasional? Hal tersebut akan memudahkan rencana pengembangan dari setiap sektor. 2. Metode perhitungan pendapatan nasional a. Metode produksi Perhitungan pendapatan nasional dengan metode produksi dilakukan dengan cara menjumlahkan nilai barang dan jasa yang dihasilkan negara pada periode tertentu. Dalam perhitungan pendapatan nasional dengan metode produksi dimungkinkan terjadi perhitungan ganda. Untuk menghindari perhitungan ganda tersebut ada dua cara yang digunakan: Menghitung nilai akhir Menghitung nilai ntambah. b. Metode pendapatan Perhitungan pendapatan nasional dengan metode pendapatan dilakukan dengan cara menjumlahkan semua pendapatan yang diperoleh oleh semua pelaku ekonomi dalam suatu masyarakat atau negara selama satu tahun. Pendapatan tersebut berupa pendapatan dari sewa, bunga, upah keuntungan,dan berbagai pendapatan lain. Angka yang diperoleh dari perhitungan pendapatan nasional menggunakan metode pendapatan menunjukkan besarnya pendapatan nasional. c. Meode pengeluaran

Perhitungan pendapatan nasional dengan metode pengeluaran dilakukan dengan cara menjumlahkan seluruh pengeluaran sektor ekonomi. Dalam hal ini, sektor ekonomi yang dimaksud adalah sektor rumah tangga, perusahaan, pemerintah, dan luar negeri pada masyarakat atau negara selama satu tahun. SOAL-SOAL LATIHAN Diketahui GNP suatu negara Rp. 5.400.000 pendapatan dari luar netto sebesar Rp 700.000 penyusutan Rp. 550.000. pajak tidak langsung Rp. 600.000. hitunglah NNI KUNCI JAWABAN NNP = GNP Penyusutan NNP = 5.400.000 550.000 = 4.850.000 NNI = NNP Pajak tidak langsung NNI = 4.850.000 600.000 = 4.250.000

Arti tingkat penguasaan yang dicapai 90% - 100% = Baik sekali 80% - 89% = Baik 70% - 79% = cukup < 70% = kurang Bone Bone, Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Bone-Bone Guru Mata Pelajaran Juli 2010

Muhajir J, S.Pd NIP. 19710223 199512 1002

Rispah, S.Pd

MODUL
Standar kompetensi kompetensi dasar Indikator MATERI POKOK 1. Produk domestik bruto indonesia Produk domestik bruto merupakan suatu ukuran keberhasilan pembangunan ekonomi suatu negara. Demikian juga dengan pendapatan perkapita dapat memberikan gambaran tentang laju perkembangan kesejahteraan masyarakat. Keduanya dapat digunakan untuk meramalkan syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh negara-negara berkembang agar dapat memperkecil jurang kesejahteraan dengan negara-negara maju pada masa yang akan datang. Pemerataan pembangunan ekonomi bagi bangsa indonesia sudah lama dinantikan serta diinginkan oleh rakyat indonesia. Harapan dan cita-cita yang ingin diwujudkan tersebut dapat diimplementasikan melalui pembangunan ekonomi. Oleh karena itu, pembangunan nasional intinya adalah meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran yang merata bagi seluruh rakyat indonesia. Pendapatan perkapita indonesia Pendapatan perkapita diperoleh dengan cara membagi jumlah pendapatan nasional suatu negara selama satu tahun dengan jumlah penduduk negara tersebut. Jadi pendapatan perkapita merupakan pendapatan rata-rata setiap penduduk suatu negara selam satu tahun. Dalam hal ini pendapatan perkapita setiap orang dianggap sama. Hal tersebut akan menjadi suatu masalah jika pendapatan penduduk tidak merata. Oleh karena itu, pemerataan menjadi sangat penting. : 2. Memahami kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi : 5.3 Membandingkan PDB dan pendapatan perkapita : 1. Membandingkan PDB dan pendapatan perkapita indonesia dengan negara lain

2.

SOAL-SOAL LATIHAN Cari informasi tentang perbandingan PDB dan pendapatan perkapita beberapa negara. KUNCI JAWABAN Produk Domestik Bruto dan pendapatan perkapita beberapa negara tahun 2005 Negara Indonesia Singapura Malaysia Thailand New zealand China Libya Iran Kuwait Philipina Qatar Uni emirat arab Maroko Inggris PDB per tahun 276.004 117.882 130.796 168.774 108.547 2.224.811 38.735 196.409 74.598 97.653 37.852 133.768 51.986 2.201.473 Pendapatan perkapita 1.259 26.835 5.040 2.577 26.441 1.703 6.699 2.825 26.020 1.159 47.519 28.582 1.725 36.599

Luxemburg Denmark Portugal Argentina paraguay Venezuela Amerika serikat 90% - 100% 80% - 89% 70% - 79% < 70% = = = = Baik sekali Baik cukup kurang

34.184 259.746 183.436 181.662 7.247 132.848 12.485.725

75.130 48.000 17.439 4.802 1.175 5.026 42.101

Bone Bone, Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Bone-Bone

juli 2010

Guru Mata Pelajaran

Muhajir J, S.Pd NIP. 19710223 199512 1002

Rispah, S.Pd

MODUL
Standar kompetensi kompetensi dasar Indikator : 2. Memahami kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi : 5.4 Mendeskripsikan indeks harga dan inflasi : 1. Mendeskripsikan pengertian inflassi 2. Mengidentifikasi sebab-sebab timbulnya inflasi MATERI POKOK INDEKS HARGA DAN INFLASI 1. Indeks harga Pengertian angka indeks Angka indeks adalah angka yang diharapkan dapat memberitahukan perubahan-perubahan variabel sebuah atau lebih karakteristik pada waktu dan tempat yang sama atau berlainan. Secara umum ada tiga macam indeks yang sering digunakan dalam perekonomian, yaitu indeks harga, jumlah dan nilai. Indeks harga adalah angka yang diharapkan dapat dipakai untuk menunjukkan perubahan mengenai harga-harga baik harga untuk semacam maupun berbagai macam barang dalam waktu dan tempat yang sama ataupun berlainan. Indeks jumlah adalah angka yang diharapkan dapat memperlihatkan perubahan mengenai jumlah barang yang sejenis ataupun sekumpulan barang yang dihasilkan, digunakan dan dijual untuk waktu yang sama dan berlainan. Indeks nilai adalah angka yang digunakan untuk mengetahui perubahan nilai barang yang sejenis atau sekumpulan barang dalam jangka waktu yang diketahui. Inflasi Inflasi adalah suatu keadaan yang menunjukkan kecenderungan kenaikan harga-harga umum secara terus menerus atau suatu keadaan terjadinya nilai riil uang secara terus menerus turun. Kebalikan inflasi adalah deflasi yaitu keadaan makin turunnya harga barang-barang, namun daya beli masyarakat makin berkurang. Jenis inflasi a. Menurut tingkatnya Inflasi ringan Inflasi sedang Inflasi tinggi Hiperinflasi b. Menurut penyebabnya Demand pull inflstion adalah inflasi yang disebabkan oleh terlalu kuatnya permintaan masyarakat terhadap berbagai barang hasil produksi. Cost push inflation adalah inflasi yang disebabkan bergesernya kurva penawaran kearah kiri atas. c. Menurut asalnya

2.

Domestic inflation adalah inflasi yang sepenuhnya disebabkan oleh kesalahan pengelolaan perekonomian, baik sektor riil maupun sektor moneter didalam negeri oleh pelaku ekonomi Imported inflation adalah inflasi yang disebabkan adanya kenaikan harga barang diluar negeri menyebabkan kenaikan harga didalam negeri

Sumber-sumber inflasi 1. Jumlah uang beredar 2. Defisit anggaran belanja pemerintah 3. Faktor penawaran dalam dan luar negeri Dampak inflasi 1. Dampak inflasi terhadap kegiatan ekonomi masyarakat 2. Dampak inflasi terhadap perdagangan internasional 3. Dampak inflasi terhadap alokasi sumber produksi Cara mengatasi inflasi 1. Kebijakan moneter Politik disconto Politik pasar terbuka Persediaan kas minimum 2. Kebijakan fiskal Pengurangan pengeluaran Pengaturan tarif pajak 3. Kebijakan nonmoneter Peningkatan hasil produksi Pengendalian harga SOAL-SOAL LATIHAN PILIHAN GANDA 1. Suatu kejadian yang menunjukkan kenaikan harga-harga secara umum dan terus menerus disebut...... a. Inflasi b. Deflasi c. Devaluasi d. Resesi e. Krisis Inflasi yang terjadi karena kesalahan pengelolaan perekonomian suatu negara, seperti pencetakan uang baru disebut...... a. Cost push inflation b. Demand pull inflation c. Imported inflation d. Domestic inflation e. Hyperinflation

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

Inflasi yang terjadi karena adanya peningkatan permintaan masyarakat terhadap berbagai barang produksi di pasar barang tersebut...... a. Imported inflation b. Demand pull inflation c. Cost push inflation d. Domestic inflation e. Hyperinflation Inflasi dapat terjadi karena masyarakat hidup diluar batas kemampuan ekonominya hal ini dikemukakan oleh...... a. Teori kuantitas b. Teori keynes c. Teori strukturalis d. Teori inflasi jangka panjang e. Teori transaksi Salah satu cara mengatasi inflasi adalah dengan menaikkan pajak. Kebijakan ini dinamakan..... a. Kebijakan fiskal b. Kebijakan moneter c. Kebijakan pasar terbuka d. Kebijakan nonmoneter e. Kebijakan disconto Salah satu cara mengatasi inflasi melalui operasi pasar terbuka. Hal ini termasuk dalam kebujakan...... a. Fiskal b. Doskonto c. Riil d. Nonmoneter e. Moneter Apabila IHK bulan agustus 2007 sebesar 123,18 dan IHK pada bulan juli 2007 sebesar 122,07 maka laju inflasi bulan agustus 2007 sebesar...... a. 0,89 b. 0.91 c. 0.93 d. 0.95 e. 0.87 Cara mengatasi inflasi di indonesia ditempuh dengan cara seperti dibawah ini, kecuali..... a. Memperbaiki dan meningkatkan kemampuan sisi penawaran agregat b. Meningkatkan suplay bahan pangan c. Mengurangi defisit APBN d. Menambah utang luar negeri e. Meningkatkan cadangan devisa

KUNCI JAWABAN 1. A 2. D 3. B

4. 5. 6. 7. 8.

B A E A D Tingkat penguasaan = jumlah jawaban yang benar X 100% 8 Arti tingkat penguasaan yang dicapai 90% - 100% = Baik sekali 80% - 89% = Baik 70% - 79% = cukup < 70% = kurang Bone Bone, Juli 2010

Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Bone-Bone Guru Mata Pelajaran

Muhajir J, S.Pd NIP. 19710223 199512 1002

Rispah, S.Pd

MODUL
Standar kompetensi kompetensi dasar Indikator : 2. Memahami kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi : 6.1 Mendeskripsikan fungsi konsumsi dan fungsi tabungan : 1. Menggunakan fungsi konsumsi dan cara menggambarkannya 2. Menggunakan fungsi tabungan dan cara menggambarkannya MATERI POKOK FUNGSI KONSUMSI DAN TABUNGAN Konsumsi adalah bagian pendapatan masyarakat yang digunakan untuk membeli barang dan jasa dalam rangka memenuhi kebutuhannya. Bagi masyarakat yang berpenghasilan kecil seluruh pendapatannya akan habis dipergunakan untuk keperluan konsumsi. Hal tersebut dilambangkan dengan notasi Y = C. Konsumsi seseorang dipengaruhi oleh beberapa faktor , antara lain sebagi berikut: a. b. c. d. e. Pendapatan atau tingkat kekayaanya Tingkat sosial ekonomi Tingkat harga yang berlaku dan harga barang lain Selera konsumen Tingkat suku bunga yang berlaku

Tabungan adalah bagian pendapatan masyarakat yang tidak digunakan untuk berkonsumsi. Masyarakat yang mempunyai penghasilan lebih besar daripada kebutuhan konsumsi mempunyai kesempatan untuk menabung. Perubahan tabungan dalam masyarakat dapat terjadi karena dua hal antara lain: a. Berubahnya pendapatan masyarakat b. Berubahnya pola hidup masyarakat. Tabungan dalam kaitannya dengan pendapatannasional dapat dinotasikan Y = C + S Fungsi konsumsi adalah fungsi yang menunjukkan hubungan antara konsumsi dan pendapatan. Fungsi tabungan adalah fungsi yang menunjukkan hubungan antara tabungan dan pendapatan. Jika fungsi konsumsi dan fungsi tabungan ditulis dalam notasi fungsi, bentuk umumnya sebagai berikut: C = f (Y) atau S = f (Y)

Keterangan: C = konsumsi S = Tabungan

Y = Pendapatan F = fungsi Dalam bentuk persamaan linier, notasi fungsi konsumsi dan fungsi tabungan menjadi: C = a + bY atau S = -a + (1 b) Y

a = konsumsi otonom adalah besar konsumsi pada saat pendapatan nol kurva konsumsi

C = a + bY

Y Kurva tabunagan S

S = -a + (1 b)Y

SOAL-SOAL LATIHAN Konsumsi masyarakat suatu negara ditunjukkan oleh persamaan C = 25 + 0,75Y. 1. Bagaimanakah fungsi tabungannya 2. Berapa besarnya konsumsi tersebut jika besarnya pendapatan nasional 100 KUNCI JAWABAN 1. S = Y C = Y 15 0,75Y = 25 + 0,25Y 2. Jika Y = 100

C = 25 + 0,75 (100) = 100 Arti tingkat penguasaan yang dicapai 90% - 100% = Baik sekali 80% - 89% = Baik 70% - 79% = cukup < 70% = kurang Bone Bone, Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Bone-Bone Guru Mata Pelajaran Juli 2010

Muhajir J, S.Pd NIP. 19710223 199512 1002

Rispah, S.Pd

MODUL
Standar kompetensi kompetensi dasar Indikator : 2. Memahami kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi : 6.2 Mendeskripsikan kurva fungsi inveatasi : 1. Memberi contoh beberapa pengguna fungsi matematis dan statistik dalam analisis ekonomi

MATERI POKOK Investasi Investasi dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu investasi riil dan investasi finansial. Investasi riil adalahinvestasi terhadap barang-barang yang tahan lama yang akan digunakan untuk proses produksi. Jenis investasi dibedakan menjadi tiga komponen: 1. Investasi tetap perusahaan 2. Investasi untuk perumahan 3. Investasi perubahan bersih persediaan perusahaan Contoh investasi riil pembelian peralatan atau mesin-mesin oleh suatu perusahaan untuk melakukan proses produksi. Pembelian bahan baku yang dilakukan oleh perusahaan dapat juga dikategorikan sebagai investasi riil. Investasi finansial merupakan jenis investasi terhadap surat-surat berharga, misalnya pembelian saham, obligasi, atau sertifikat BI. Pembelian surat-surat berharga suatu perusahaan memiliki beberapa tujuan antara lain sebagai berikut: 1. Melakukan spekulasi atau diperjualbelikan dengan memperoleh selisih harga sebagai keuntungan 2. Mendapatkan bagian keuntungan dari perusahaan atau menerima pembayaran bunga. Faktor utama yang menentukan tingkat investasi adalah suku bunga namun ada beberapa faktor lain yang mempengaruhi tingkat investasi antara lain sebagai berikut: 1. 2. 3. 4. 5. Inovasi dan teknologi Tingkat perekonomian Ramalan atau harapan perekonomian dimasa datang Tingkat keuntungan perusahaan Situasi politik negara.

Hubungan antara investasi dan pendapatan nasional dinyatakan sebagai fungsi investasi. I merupakan fungsi Y berarti bahwa tinggi rendahnya I ditentukan oleh tinggsii rendahnya Y. Fungsi investasi ditulis dalam persamaan berikut I = f (y)

Tingkat investasi

I = f (y) Investasi yang otonom

Tingkat pendapatan

SOAL-SOAL LATIHAN PILIHAN GANDA 1. Dalam Hubungannya dengan pendapatan nasional, investasi dapat dibedakan menjadi...... a. Investasi otonom dan ivestasi luar negeri b. Investasi otonom dan ivestasi pemerintah c. Investasi otonom dan ivestasi dorongan d. Investasi bruto dan investasi swasta e. Investasi bruto dan investasi pemerintah Investasi yang timbul sebagai akibat adanya perubahan dalam pendapatan disebut.... a. Investasi otonom b. Investasi dorongan c. Investasi bruto d. Investasi swasta e. Investasi pemerintah Berikut ini merupakan ncontoh investasi finansial, kecuali..... a. Saham b. Obligasi c. Deposito berjangka d. Surat berharga e. Kendaraan mewah Dalam hubungan dengan permintaan investasi, terdapat hubungan negatif antara..... a. Tingkat bunga dengan penawaran investasi b. Sute of return dengan permintaan investasi c. Tingkat bunga den permintaan investasi d. Tingkat bunga dengan teknologi e. Teknoligi dengan permintaan investasi Permintaan investasi akan semkin meningkat apabila tingkat bunga yang ditawarkan....... a. Meningkat b. Menurun

2.

3.

4.

5.

c. Tetap d. Stabil e. Dinamis KUNCI JAWABAN 1. 2. 3. 4. 5. C B E A A Tingkat penguasaan = jumlah jawaban yang benar X 100% 5 Arti tingkat penguasaan yang dicapai 90% - 100% = Baik sekali 80% - 89% = Baik 70% - 79% = cukup < 70% = kurang Bone Bone, Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Bone-Bone Guru Mata Pelajaran Juli 2010

Muhajir J, S.Pd NIP. 19710223 199512 1002

Rispah, S.Pd

MODUL
Standar kompetensi kompetensi dasar Indikator : 2. Memahami kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi : 7.1 Menjelaskan konsep permintaan dan penawaran uang : 1. Mendeskripsikan pengertian permintaan dan penawaran 2 Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran uang MATERI POKOK PERMINTAAN DAN PENAWARAN UANG Pengertian uang Sebelum uang digunakan dalam pertukaran seperti sekarang ini, segala transaksi antara pembeli dan penjual dilakukan dengan barter yaitu barang ditukar dengan barang. Sistem barter berkembang ketika orang belum mengenal alat tukar uang. Sistem barter mempunayai beberapa kelemahan, antara lain sebagai berikut: a. Sulit melakukan pertukaran barang yang dibutuhkan dengan barang milik orang lain karena orang lain belum tentu membutuhkan barang tersebut b. Sulit mendapatkan dan menentukan nilai tukar barang yang benar-benar seimbang karena nilainya tidak sama. c. Sulit melakukan pembayaran secara kredit Berdasarkan kesulitan tersebut maka pemerintah mengeluarkan uang sebagai alat pembayaran. Dimana uang dapat diartikan sebagai alat pembayaran yang sah yang diterbitkan oleh pemerintah baik berbentuk kertas maupun logam yang memiliki nilai besaran tertentu yang tertera pada kertas atau logam yang dimaksud. Penggunaan uang untuk transaksi diatur dan dilindungi dengan undangundang. Tidak semua benda dapat dijadikan sebagai uang karena ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar benda tersebut dapat berfungsi sebagai uang, syarat-syarat tersebut antara lain. a. b. c. d. e. f. Tidak mudah rusak Nilainya relatif stabil Mempunyai nilai yang cukup tinggi Mudah dibagi dengan tidak mengurangi nilainya Mudah dibawah atau dipindahkan Diterima dan disenagi umum

Fungsi uang 1. Fungsi asli uang a. Fungsi uang sebagai alat tukar b. Fungsi uang sebagai satuan hitung 2. Fungsi turunan uang a. Fungsi uang sebagai penyimpan nilai atau kekayaan

b. c. d. e.

Uang sebagi alat pembayar utang Uang sebagai penunjuk harga Uang sebagai alat pemindah kekayaan Uang sebagai alat pencipta kesempatan kerja

Jenis-jenis uang 1. Menurut keberlakuannya sebagai alat pembayaran a. Uang kartal b. Uang giral 2. Menurut nilainya a. Full bodied money b. Token money 3. Menurut bahan pembuatannya a. Uang kertas b. Uang logam 4. Menurut lembaga yang mengeluarkan a. Bank sentral b. Bank umum Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan uang 1. Motif transaksi 2. Motif berjaga-jaga 3. Motif spekulasi Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran uang Ada beberapa asumsi yang digunakan untuk menganalisis penawaran uang, asumsi-asumsi tersebut antara lain sebagi berikut: a. Pengertian penawaran uang disini adalah jumlah uang kartal dan uang giral yang beredar dimasyarakat b. Berdasarkan kebijakan moneter pemerintah mampu mempengaruhi jumlah uang yang beredar dimasyarakat. Ada empat cara untuk mempengaruhi penawaran uang cara-cara tersebut antara lain: 1. Politik disconto adalah apabila bank sentral menaikkan tingkat suku bunga, jumlah uang beredar akan berkurang. 2. Operasi pasar terbuka adalah apabila pemerintah menghendaki jumlah uang beredar berkurang, pemerintah akan menjual surat-surat berharga. 3. Cash ratio adalah apabila pemerintah ingin menambah jumlah uang yang beredar bank sentral akan menurunkan cash ratio bagi bank umum 4. Kredit selektif adalah apabila pengawasan kredit selektif dilakukan menggunakan cara bujukan moral, khususnya dalam perkreditan. c. Terpisahnya sistem moneter dalam negeri dengan sistem moneter dunia menyebabkan pemerintah mempunyai keleluasaan untuk mencetak uang. d. Jumlah uang yang beredar dimasyarakat dipengaruhi oleh neraca pembayaran luar negeri

e. Jumlah uang yang dapat dipengaruhi oleh pemerintah adalah jumlah uang nominal bukan jumlah uang riil. SOAL-SOAL LATIHAN SOAL PILIHAN GANDA 1. Mata uang yang nilai nominalnya sama dengan nilai bahan atau intirinsiknya adalah..... a. Full bodied money b. Token money c. Time deposit d. Uang kartal e. Uang giral 2. Dibawah ini yang bukan merupakan syarat-syarat agar suatu benda berfungsi sebagai uang adalah...... a. Tidak mudah rusak b. Nilainya relatif stabil c. Mempunyai nilai yang cukup tinggi d. Mudah dipalsukan nilainya e. Mudah dibawah atau dipindahkan 3. Salah satu kesulitan yang dirasakan dalam barter adalah....... a. Sulit memperoleh barang yang akan ditukarkan b. Nilai barang yang diperdagangkan harus relatif sama c. Pertukaran harus melalui perantara d. Sulit menentukan waktu untuk penyerahan barang karena menunggu pasaran e. Sulit mendapatkan dan menentukan nilai tukar barang yang benar-benar seimbang karena nilainya tidak sama. 4. Nilai uang tidak kadaluarsa seperti layaknya barang yang diperdagangkan, uang bermanfaat jika disimpan di bank dalam bentuk tabungan atau deposito. Dalam hal ini, uang berfungsi sebagai...... a. Satuan hitung b. Penyimpan niali atau kekayaan c. Alat tukar d. Alat pembayaran e. Standar angsuran 5. Seorang pegawai memperoleh gaji setiap bulannya sebesar Rp. 2.000.000 dalam hal ini uang berfungsi sebagai....... a. Alat tukar b. Penyimpan nilai kekayaan c. Satuan hitung d. Alat pembayaran e. Standar angsuran 6. Mata uang yang nilai nominalnya lebih tinggi daripada nilai bahan yang digunakan untuk membuat uang disebut........ a. Full bodied money b. Token money

c. Time deposit d. Uang kartal e. Uang giral Tingkat penguasaan = jumlah jawaban yang benar X 100% 5 Arti tingkat penguasaan yang dicapai 90% - 100% = Baik sekali 80% - 89% = Baik 70% - 79% = cukup < 70% = kurang Bone Bone, Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Bone-Bone Guru Mata Pelajaran Juli 2010

Muhajir J, S.Pd NIP. 19710223 199512 1002

Rispah, S.Pd

MODUL
Standar kompetensi kompetensi dasar Indikator : 2. Memahami kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi : 7.2 Membedakan peran bank umum dan bank sentral : 1. Menggunakan fungsi bank sentral, bank umum, bank syariah, dan bak perkreditan rakyat 2. Mengidentifikasi cara-cara memanfaatkan produk bank dalam kehidupan sehari-hari 3. Mendeskripsikan konsep kredit 4. Menguraikan persyaratan yang harus dimiliki calon penerima kredit MATERI POKOK 1. PENGERTIAN DAN JENIS BANK Undang-undang nomor 7 tahun 1992 tentang perbankkan telah disempurnakan dengan undang-undang no. 10 tahun 1998. Bank adalah badan usaha yang dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kembali kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. Bank memiliki berbagai fungsi, diantaranya menerima simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat melakukan pengendalian moneter, menyelenggarakan lalu lintas pembayaran, serta mencetak dan mengedarkan uang. Di indonesia dikenal beberapa jenis bank antara lain: a. Bank sentral Keberadaan bank sentral di indonesia diatur dalam undang-undang nomor 3 tahun 2004 tentang bank indonesia. Bank sentral adalah lembaga keuangan yang dimiliki dan dioperasikan oleh pemerintah. Bank sentral memiliki fungsi utama sebagai penerbit dan penguasa tunggal uang yang diakui sebagai alat pembayaran yang sah. Selain itu, bank sentral juga bertugas untuk mengendalikan sistem perbankkan di negara bank sentral tersebut berada. Selain fungsi utama diatas bank sentral juga mempunyai peran, antara lain sebagia berikut: Bertindak sebagai bank pada pemerintah Bertindak sebagai bank pada bank umum Regulator pasar uang/valuta asing Pencetak, pengedar dan penarik uang Berdasarkan UU RI no. 3 tahun 2004 bank indonesia juga memiliki beberapa tugas pokok antara lain sebagai berikut: Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran Mengatur dan mengawasi bank umum b. Bank umum

Bank umum adalah bank yang melaksanakan kegiatan uasaha secara konvensional dan atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa lalu lintas pembayaran. Bank umum memiliki berbagai fungsi sebagai berikut: Sebagai agen pembangunan Pembuat dan pengedar uang giral Perantara transaksi perdagangan dalam dan luar negeri c. Bank syariah Prakarsa untuk mendirikan bank islam di indinesia dilakukan sejak tahun 1990. Majelis ulama indonesia pada tanggal 18 20 agustus 1990 menyelenggarakan lokakarya bunga bank dan perbankkan di Cisarua, bogor, jawa barat. Bank syariah mandiri adalah bank milik pemerintah pertama yang melandaskan operasionalnya pada prinsip syariah d. Bank perkreditan rakyat Bank perkreditan rakyat adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.

SOAL-SOAL LATIHAN SOAL URAIAN 1. 2. 3. 4. Sebutkan fungsi bank sentral? Sebutkan fungsi bank umum? Sebutkan kegiatan usaha yang dapat dilakukan BPR? Sebutkan usaha yang dilarang dilakukan BPR?

KUNCI JAWABAN 1. Fungsi bank sentral Bertindak sebagai bank pada pemerintah Bertindak sebagai bank pada bank umum Regulator pasar uang/valuta asing Pencetak, pengedar dan penarik uang 2. Fungsi bank umum Sebagai agen pembangunan Pembuat dan pengedar uang giral Perantara transaksi perdagangan dalam dan luar negeri 3. Kegiatan usaha yang dapat dilakukan BPR Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan, berupa deposito berjangka, tabungan atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu Memberikan kredit Menyediakan pembiayaan dan penempatan dan berdasarkan prinsip syariah, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh bank indonesia

Menempatkan dananya dalam bentuk sertifikat bank indonesia deposito berjangka, sertifikat deposito dan atau tabungan bank lain. 4. Kegiatan usaha yang dilarang dilakukan BPR Menerima simpanan berupa giro dan ikut serta dalam lalu lintas pembayaran Melakukan kegiatan usaha dalam valuta asing Melakukan penyertaan modal Melakukan usaha perasuransian Melakukan usaha lain diluar kegiatan usaha yang dapat dilakukan oleh BPR

Arti tingkat penguasaan yang dicapai 90% - 100% = Baik sekali 80% - 89% = Baik 70% - 79% = cukup < 70% = kurang Bone Bone, Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Bone-Bone Guru Mata Pelajaran Juli 2010

Muhajir J, S.Pd NIP. 19710223 199512 1002

Rispah, S.Pd

MODUL
Standar kompetensi kompetensi dasar Indikator : 2. Memahami kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi : 7.3 Mendeskripsikan kebijakan pemerintah dibidang moneter : 1. Menentukan pengaruh jumlah uang beredar terhadap tingkat harga 2. Mendeskripsikan kebijakan moneter MATERI POKOK Kebijakan pemerintah dibidang moneter Harga- harga barang akan tampak tinggi jika jumlah uang yang beredar di masyarakat terlalu banyak. Oleh karena itu, jumlah uang perlu dikendalikan. Kebijakan moneter yang dikeluarkan oleh pemerintah bertujuan untuk mengendalikan peredaran uang yang ada di masyarakat. 1. Arti dan Tujuan Kebijakan Moneter Masyarakat modern adalah masyarakat yang ditandai dengan adanya perekonomian pasar atau perekonomian uang. Dalam perekonomian pasar, kegiatan korupsi terutama diarahkan untuk kebutuhan pasar. Barang dan Jasa yang dihasilkan tidak untuk memenuhi kebutuhan sendiri seperti dalam masyarakat subsisten, tetapi akan dibawa dalam pertukaran. Dalam pertukaran, diperlukan uang sebagai perantara dan alat pembayaran. a. Arti Kebijakan Moneter Segala kegiatan ekonomi memerlukan uang dan kredit. Perputaran roda ekonomi yang makin maju memerlukan sarana uang dan kredit yang makin besar pula. Apabila roda perekonomian diibaratkan mesin, uang dan kredit dapat diibaratkan sebagai bahan bakarnya. Makin besar mesin yang harus digerakkan, makin banyak pula bahan bakar yang diperlukan. Makin maju suatu masyarakat, roda perekonomiannya semakin besar sehingga memerlukan jumlah uangdan kredit yang makin besar pula. b. Tujuan Kebijakan Moneter Memelihara stabilitas harga Kebijakan moneter mempunyai sasaran untuk menyeimbangkan penawaran dan permintaan uang agar tidak terjadi kelebihan atau kekurangan uang yang dapat berakibat pada keguncangan harga Mendukung pertumbuhan ekonomi yang rill yang mantap Mantapnya kegiatan investasi dan usaha peningkatan produksi merupakan prasyarat tercapainya pertumbuhan ekonomi yang mantap. Pertumbuhan ekonomi yang ingin dicapai adalah pertumbuhan rill yakni pertumbuhan dalam ukuran jumlah barang dan jasa yang dihasilkan bukan pertumbuhan dalam hitungan uang semata- mata. Mendukung tercapainya tingkat pengangguran yang rendah Pengangguran yang tinggi merupakan musuh setiap perekonomian. Setiap negara berusaha melakukan kebijakan untuk menguranginya, antara lain dengan kebijakan moneter.

c. Jenis kebijakan moneter Politik diskonto adalah kebijakan pemerintah untuk mempengaruhi jumlah uang yang beredar dengan cara menaikkan atau menurunkan tingkat menurunkan tingkat bunga pada bank. Tingkat bunga yang dapat diatur pemerintah adalah tingkat bunga pinjaman dari bank sentral kepada bank-bank umum. Politik operasi pasar terbuka Politik operasi pasar terbuka adalah kebijakan pemerintah untuk mempengaruhi jumloah uang yang beredar dengan cara menjual atau membeli surat-surat berharga milik negara. Kebijakan pemberian kredit Kebijakan pemberian kredit adalah kebijakan pemerintah untuk mempengaruhi jumlah uang yang beredar dengan cara mengadakan seleksi terhadap pemberian kredit. Kebijakan syarat cadangan kas pada bank adalah kebijakan pemerintah untuk mempengaruhi jumlah uang yang beredar dengan cara menetapkan jumlah minimum cadangan kas yang harus ada pada setiap bank. SOAL-SOAL LATIHAN 1. Jelaskan pengertian kebijakan moneter? 2. Sebut dan jelaskan tujuan kebijakan moneter? 3. Sebut dan jelaskan jenis kebijakan moneter? KUNCI JAWABAN 1. Kebijakan moneter merupakan kebijakan pemerintah dibidang ekonomi makro, khususnya dalam mengatur jumlah uang yang beredar dan tingkat suku bunga 2. Tujuan Kebijakan Moneter Memelihara stabilitas harga Kebijakan moneter mempunyai sasaran untuk menyeimbangkan penawaran dan permintaan uang agar tidak terjadi kelebihan atau kekurangan uang yang dapat berakibat pada keguncangan harga Mendukung pertumbuhan ekonomi yang rill yang mantap Mantapnya kegiatan investasi dan usaha peningkatan produksi merupakan prasyarat tercapainya pertumbuhan ekonomi yang mantap. Pertumbuhan ekonomi yang ingin dicapai adalah pertumbuhan rill yakni pertumbuhan dalam ukuran jumlah barang dan jasa yang dihasilkan bukan pertumbuhan dalam hitungan uang semata- mata. Mendukung tercapainya tingkat pengangguran yang rendah Pengangguran yang tinggi merupakan musuh setiap perekonomian. Setiap negara berusaha melakukan kebijakan untuk menguranginya, antara lain dengan kebijakan moneter. 3. Jenis kebijakan moneter Politik diskonto adalah kebijakan pemerintah untuk mempengaruhi jumlah uang yang beredar dengan cara menaikkan atau menurunkan tingkat menurunkan tingkat bunga pada bank. Tingkat bunga yang dapat diatur pemerintah adalah tingkat bunga pinjaman dari bank sentral kepada bank-bank umum.

Politik operasi pasar terbuka Politik operasi pasar terbuka adalah kebijakan pemerintah untuk mempengaruhi jumloah uang yang beredar dengan cara menjual atau membeli surat-surat berharga milik negara. Kebijakan pemberian kredit Kebijakan pemberian kredit adalah kebijakan pemerintah untuk mempengaruhi jumlah uang yang beredar dengan cara mengadakan seleksi terhadap pemberian kredit. Kebijakan syarat cadangan kas pada bank adalah kebijakan pemerintah untuk mempengaruhi jumlah uang yang beredar dengan cara menetapkan jumlah minimum cadangan kas yang harus ada pada setiap bank.

Arti tingkat penguasaan yang dicapai 90% - 100% = Baik sekali 80% - 89% = Baik 70% - 79% = cukup < 70% = kurang Bone Bone, Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Bone-Bone Pelajaran Guru Mata Juli 2010

Muhajir J, S.Pd NIP. 19710223 199512 1002

Rispah, S.Pd