Anda di halaman 1dari 36

RERANGKA PEMBANGUNAN MINDSET YANG FIT DENGAN KARAKTERISTIK LINGKUNGAN BISNIS

Oleh: Mulyadi Universitas Gadjah Mada mulyadiugm@gmail.com

BUTIR-BUTIR PENTING
1. Opening remark 2. Konsep mindset 3. Pentingnya mindset 4. Contoh 5. Rerangka pembentukan mindset 6. Bagaimana internalisasi mindset 7. Closing remark

Butir Penting Ke-1

OPENING REMARK

Opening Remark

We belief we see the world as it is. However, we really see the world as we are (Unknown)

Butir Penting Ke-2

KONSEP MINDSET

KONSEP MINDSET
Mindset is fixed mental attitude formed by education, experience, and prejudice. (Mindset adalah sikap mental mapan yang dibentuk melalui pendidikan, pengalaman, dan prasangka).
Mindset merupakan peta mental yang dipakai oleh orang sebagai dasar untuk bersikap dan bertindak. Mindset terdiri dari tiga komponen pokok: paradigma, keyakinan dasar, dan nilai dasar.

BUILDING BLOCKS OF MINDSET


Tampak Luar

Pengetahuan Manajemen

Keyakinan Dasar Mindset Nilai Dasar

Paradigma

CONTINUOUS IMPROVEMENT MINDSET

Tampak Luar

Pengetahuan Manajemen

KEYAKINAN DASAR: (1) kita harus me ngetahui fa kta, (2) alasa n dan be lajar, (3 ) s e lalu ada cara yang le bih baik, (4 ) k ita harus se lalu be rusaha untuk se mpurna NILAI DASAR: (1) ke jujuran, (2) ke re ndahan hati, (3) ke rja ke ra s, (4) ke sabar an, (5) ke te rbukaan, (6) ke be ranian.

Mindset yang M endas ari Pe rilaku Bisnis

Paradigma Continuous Improvement

Butir Penting Ke-3

PENTINGNYA MINDSET

LATAR BELAKANG
Tugas manajer adalah mengelola human assets
Sikap dan tindakan personel ditentukan oleh mindset personel

Mindset berfungsi sebagai peta mental yang memandu sikap dan tindakan personel
Sebagai peta mental, mindset personel harus mencerminkan lingkungan bisnis yang dimasuki oleh organisasi

MENGAPA MINDSET SANGAT PENTING?

Kita hidup di dunia yang tidak berpeta


Kemampuan untuk up dating peta mental sangat menentukan efektivitas perjalanan organisasi Mindset dapat dan perlu di up date setiap kali lingkungan yang kita hadapi berubah

MENGAPA MINDSET SANGAT PENTING?


Pekerjaan bergeser ke knowledge-based works

Revolusi manajemen
Technical know-how and social knowhow

Butir Penting Ke-4

CONTOH MINDSETS

BEDA SIKAP
TRADITIONAL ORGANIZATION
Dont make waves Keep your boss happy Dont make mistakes Keep your nose to the grindstone Treat everyone like an enemy If problem lands on your desk, dump it on somebody elses

CONTEMPORARY ORGANIZATION
Make waves Keep customer happy Make mistakes Create value Work in team If problem lands on your desk, solve it

KEYAKINAN DASAR ORGANISASI TRADISIONAL


SIKAP
Dont make waves Keep your boss happy Dont make mistakes Keep your nose to the grindstone Treat everyone like an enemy If problem lands on your desk, dump it on somebody elses

KEYAKINAN DASAR ORGANISASI


Risk taking is not acceptable Boss pays the salary Mistake relates to somebody Activity is more important than result Individual activity is more important than team work Problem hurts people

KEYAKINAN DASAR ORGANISASI MODERN


KEYAKINAN DASAR ORGANISASI
Risk taking is welcome Customers pay the salary Mistake relates to system

SIKAP
Make waves Keep customer happy Make mistakes

Create value
Work in team

Result is more important than activity


Teamwork is more important than individual activity

If problem lands on your desk, solve it

Problem makes people learn

Butir Penting Ke-5

RERANGKA PEMBENTUKAN MINDSET

PERUMUSAN PARADIGMA

PARADIGMA

ENVISIONING

TRENDWATCHING

Custom er Value Strategy Continu ous Im provem ent

KARAKTERI STIK LINGKUNGAN BI SNIS Custom erpegang k endali bisnis Kompetisi menjadi tajam Perubahan menjadi pes at, radik al, se rentak , dan pervasif

PEMACU PERUBAHAN LINGKUNGAN BI SNIS

FRAMEWORK PEMBENTUKAN MINDSETS

Organizational System

Jaman Jejaring Globalisasi Ek onomi Strategic Quality Management

Custom er Value Mindset Continu ous Im provem ent Mindset Opportu nity Mindset Cross-Functional Mindset Em ployee Em powerment Mindset MINDSETS PERUMUSAN MINDS ETS

PERUBAHAN LINGKUNGAN BISNIS


LINGKUNGAN BISNIS PEMACU PERUBAHAN

Customers take charge Competition intensifies Change becomes constant, radical, fast,simultaneus, and pervasive

Jaman Jejaring Jaman globalisasi ekonomi Jaman strategic quality management

PERUBAHAN RADIKAL LINGKUNGAN BISNIS MENUNTUT PARADIGMA BARU MANAJEMEN EMERGING PARADIGMS LINGKUNGAN BISNIS Customers take charge

Customer value

Continuous improvement Organizational system

Competition intensifies
Change becomes constant, radical, fast,simultaneous, and pervasive

PEMBANGUNAN MINDSET BARU


MINDSET BARU
Customer value mindset Continuous improvement mindset Cross-functional mindset Employee empowerment mindset Opportunity mindset Customer value Continuous improvement Organizational system

EMERGING PARADIGMS

Butir Penting Ke-6


BAGAIMANA KARAKTERISTIK LINGKUNGAN BISNIS LAYANAN KESEHATAN?

KARAKTERISTIK LINGKUNGAN YANG DIHADAPI RS (1)


GlobalLingkungan ekonomi menjadi global, yang memaksa RS untuk meningkatkan layanan kesehatan ke tingkat global untuk dapat memenangkan pilihan pasien, dan payers/employers
Pergeseran dari resource-based economy ke knowledge-based economy. Pergeseran ini memaksa RS kita untuk memindah titik berat pengelolaannya dari asset management ke resource leverage. Pergeseran titik berat pengelolaan ini menuntut pemakaian Balanced Scorecard dalam sistem perencanaan strategik dan sistem pengelolaan kinerja personel.

KARAKTERISTIK LINGKUNGAN YANG DIHADAPI RS (2)


Peningkatan pemanfaat Internet secara luas di masyarakat. Pada dasarnya core product institusi layanan kesehatan adalah trustworthy information tentang problem yang dihadapi oleh pasien (diagnose), medical pathway yang diperlukan untuk mengatasi problem kesehatan yang dihadapi oleh pasien, berbagai risiko yang melekat dalam setiap opsi yang dapat dipilih untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh pasien, dan pengetahuan tentang pencegahan terulangnya problem tersebut. Oleh karena trend di masa depan ini Internet akan mendominasi komunikasi murah segala macam informasi, bahkan pengetahuan, maka perkembangan pesat Internet ini menuntut pendesainan kembali secara radikal sistem layanan kesehatan yang dihasilkan oleh RS.

KARAKTERISTIK LINGKUNGAN YANG DIHADAPI RS (2)


Teknologi informasi dapat membebaskan layanan kesehatan pasien dari kunjungan temu muka. Pengetahuan dan teknologi sekarang tersedia untuk memberikan banyak alternatif untuk mengunjungi pasien, termasuk self-care, kunjungan kelompok untuk pasien dengan kebutuhan yang sama dengan atau tanpa keterlibatan profesional.

Penggunaan Internet untuk akses ke informasi ilmiah dan kelompok dikusi yang dikelola dengan baik
Komunikasi via e-mail antara pasien dan clinicians

Butir Penting Ke-7

PERGESERAN PARADIGMA MANAJEMEN RS

PERGESERAN PARADIGMA MANAJEMEN LAYANAN KESEHATAN ABAD XXI


CURRENT APPROACH Care is based primarily on visits NEW RULE Care is based on continuous healing relationship

Professional autonomy drives variability


Professional control care Information is a record

Care is customized according to patient needs and values


The patient is the source of control Knowledge is shared and information flows freely

PERGESERAN PARADIGMA MANAJEMEN LAYANAN KESEHATAN ABAD XXI


CURRENT APPROACH
Decision making is based on training and experience Do no harm is an individual responsibility Secrecy is necessary The system react to needs Cost reduction is sought Preference is given to professional roles over the system

NEW RULES
Decision making is on evidencebased Safety is a system property Transparency is necessary Needs are anticipated Waste is continually decreased Cooperation among clinicians is a primary

Butir Penting Ke-7

BAGAIMANA METODE INTERNALISASI MINDSET

METODE INTERNALISASI MINDSET

Personal behavior
Operational behavior

PERSONAL BEHAVIOR
Perilaku manajemen puncak dan manajemen senior mencerminkan komitmen mereka terhadap paradigma, keyakinan dasar, dan nilai dasar yang dibangun organisasi.

OPERATIONAL BEHAVIOR
Melalui sistem manajemen strategik, paradigma, keyakinan dasar, dan nilai dasar diterjemahkan ke dalam action plans dan diwujudkan ke dalam actual actions Berbagai sistem manajemen didesain berlandaskan paradigma, keyakinan dasar, dan nilai dasar yang fit dengan lingkungan bisnis yang dimasuki oleh organisasi

Hasil Trendwatching

PERUMUSAN STRATEGI

OPERATIONAL BEHAVIOR
SWOT Analysis

Visi, Tujuan, dan Strategi Diterjemahkan

Misi, Keyakinan Dasar, dan Nilai Dasar

Strategi Diterjemahkan

Diterjemahkan PERENCANAAN STRATEGIK

Sasaran Strategik K C PB PP

Inisiatif Strategik C Dijabarkan PB PP

PENYUSUNAN PROGRAM

Program C Dijabarkan PB PP

PENYUSUNAN ANGGARAN

Anggaran C PB PP

Organizatio n's Mission, Vision, Go als, Core Beliefs, Core Values, Strat egies

Internalisasi Mindset Melalui Cascading Process

Cascading process

Company

Cascading process

Business Unit

Business Unit

Business Unit

Support Unit

Support Unit

Support Unit

Support Unit

Team

Team

Personal

Personal

Personal

Personal

Shared mission, shared vision, shared goals, shared beliefs, shared values, and shared st rategies

Butir Penting Ke-9

CLOSING REMARK

CLOSING REMARK

When we are trying to learn new mental behavior we expect to try once, and have it become a part of us instantaneously.

(Wyne W. Dryer)