Anda di halaman 1dari 2

Menurut Tarigan (1992: 177), cerpen memiliki ciri-ciri sebagai berikut. 1.

Isi dari cerpen singkat, padu, dan intensif; 2. Unsur utama cerpen yaitu adegan, tokoh dan gerak; 3. Bahasanya tajam, sugestif dan menarik perhatian; 4. Harus mempunyai seorang pelaku utama; 5. Harus mempunyai efek atau kesan yang menarik; 6. Harus menimbulkan satu efek dalam pikiran pembaca; 7. Bergantung pada satu situasi dan menyajikan satu emosi; 8. Memberikan impresi tunggal dan satu kebulatan efek

Cerita pendek menurut pendapat Sumarjo dan Saini (1997 : 36) sebagai berikut.

Ceritanya pendek ; Bersifat rekaan (fiction) ; Bersifat naratif Memiliki kesan tunggal.

Pendapat lain mengenai ciri-ciri cerita pendek di kemukakan pula oleh Lubis dalam Tarigan (1985 : 177) sebagai berikut.

Cerita Pendek harus mengandung interprestasi pengarang tentang konsepsinya mengenai kehidupan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam sebuah cerita pendek sebuah insiden yang terutama menguasai jalan cerita. Cerita pendek harus mempunyai seorang yang menjadi pelaku atau tokoh utama. Cerita pendek harus satu efek atau kesan yang menarik.

Menurut Morris dalam Tarigan (1985 : 177), ciri-ciri cerita pendek adalah sebagai berikut.

Ciri-ciri utama cerita pendek adalah singkat, padu, dan intensif (brevity, unity, and intensity).

Unsur-unsur cerita pendek adalah adegan, toko, dan gerak (scena, character, and action). Bahasa cerita pendek harus tajam, sugestif, dan menarik perhatian (incicive, suggestive, and alert).