PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI

I-1

PRAKTIKUM I Pengenalan Java GUI
1. Tujuan  Mahasiswa dapat menerapkan proses enkapsulasi, inheritance, dan     
polimorfisme pada pemograman berbasis obyek. Mahasiswa mampu membuat program menggunakan komponenkomponen visual. Mahasiswa mampu membuat program sederhana untuk even handler pada komponen-komponen dasar. Mahasiswa mampu mengatur layout dari form yang dibuat menggunakan pemograman bahasa java. Mahasiswa mampu membuat program untuk menggambar bentukbentuk grafik primitive seperti garis, kotak, segitiga, dll. Mahasiswa mampu membuat program berbasis GUI.

2. Dasar Teori 2.1. Pemograman Berorientasi Obyek
Pemrograman berorientasi obyek merupakan suatu konsep pemrograman dengan mengambil konsep obyek sebagai komponen dasar dari pemrogramannya. Obyek merupakan suatu kesatuan komponen dan struktur yang di dalamnya berisi attribut yang selanjutnya dinamakan dengan member dan method yang merupakan kumpulan fungsional dari suatu obyek. Sebagai suatu analogi obyek, kita ambil obyek mobil mempunyai member berupa roda, kemudi, body, pintu, lampu, dashborad dan lainnya. Obyek mobil ini mempunyai method berupa maju, mundur, jalan, berhenti, dan berputar. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa obyek mempunyai sifat-sifat, yaitu: • Member atau sering juga disebut dengan attribut yang menjelaskan variable, parameter atau keadaan (state) dari suatu obyek, misalkan pada obyek mobil terdapat member berupa roda, kemudi, seperti yang disebutkan di atas • Method atau sering juga disebut dengan behavior yang menjelaskan perilaku, kegiatan atau kerja dari suatu obyek, misalkan pada obyek mobil terdapat method maju, mundur, berhenti, seperti yang disebutkan diatas. Menulis program berbasis obyek menggunakan bahasa Java dilakukan dengan cara membentuk sebuah class, menentukan variabel member dan menentukan method. Pembentukan class dari suatu obyek ini dinamakan dengan enkapsulisasi. Untuk menggambarkan suatu obyek digunakan suatu diagram yang dinamakan dengan class diagram. Model class di dalam class diagram seperti terlihat pada gambar

PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI
I-2

Nama Class member

metode

Class merupakan pendefinisian suatu bentuk obyek denganmenyebutkan definisi member dan method dari obyek tersebut. Bisadikatakan bahwa class merupakan suatu tipe data dari obyek, sedangkanobyek adalah variabel yang menggunakan tipe data yang didefinisikan dalam class. Misalnya kita ingin membuat program untuk menghitung luas dan keliling lingkaran maka kita dapat membuat sebuah class mengenai lingkaran dengan nama Lingkaran1.java. Seperti yang telah diketahui bahwa lingkaran mempunyai parameter buapa jari-jari dan perhitungan yang bisa dilakukan adalah luas lingkaran dan keliling lingkaran. Sehingga class lingkaran.java memiliki variabel member radius dan beberapa method seperti • void inputData(int data), • double hitungLuas(), • double hitungKeliling() dan • void main(String args[]). Class tersebut dapat dinyatakan dengan model seperti pada gambar
Lingkaran double radius void inputData(int data) double hitungLuas() double hitungKeliling()

Inheritance atau pewarisan sifat adalah sebuah class yang memiliki properti (variabel member dan method) dari class induknya. Dengan inheritance ini maka suatu class anak akan mempunyai semua member dan semua method yang ada di class induk. Berikut ini adalah sebuah contoh penggunaan inheritance dimana class Lingkaran.java di atas merupakan class induk dan class Tabung.java merupakan class turunannya. Untuk menyatakan suatu class sebagai turunan class yang lain dapat dilakukan dengan menambahkan pernyataan extends pada definisi class tersebut. class classAnak extends classInduk

PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI
I-3

2.2. Komponen-komponen Visual

JFrame adalah komponen dasar dalam pemrograman visual dengan java. Dalam inilah komponen lain diletakkan. JLabel adalah komponen yang digunakan untuk membuat tulisan atau gambar pada frame sebagai suatu informasi untuk pengguna program. Untuk menggunakan jLabel, sebagai suatu class maka sebelumnya perlu dibuat suatu obyek menggunakan class JLabel. JTextField adalah komponen yang digunakan untuk memasukkan sebaris string yang selanjutnya dapat digunakan sebagai input bagi proses selanjutnya. Pembuatan JTextfield dilakukan dengan membuat obyek berdasarkan class JtextField. JButton adalah komponen berbentuk tombol. Komponen ini banyak digunakan sebagai eksekusi terhadap tindakan yang diinginkan. Pada aplikasi komputer, biasanya dibutuhkan tombol untuk mengeksekusi sebuah perintah.

PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI
I-4

JRadioButton adalah komponen yang digunakan ketika pengguna perlu memilih satu diantara beberapa pilihan. JComboBox juga merupakan komponen yang digunakan untukmemilih satu diantara sekian banyak pilihan yang berbentuk semacam TextField dan ada panah ke bawah. JTextArea merupakan komponen yang mirip dengan JtextField tetapi dapat menampung lebih dari satu baris. JCheckBox adalah komponen yang digunakan ketika penggunamemerlukan komponen untuk melakukan satu atau banyak pilhan sekaligus JTable digunakan untuk menampilkan data dalam bentuk tabel, suatu bentuk yang banyak digunakan dalam pemrograman database. JScrollPane adalah komponen yang digunakan untuk menggerakkan obyek ke atas, ke bawah atau ke samping agar semua sebuah obyek terlihat di layar. JMenu adalah komponen yang digunakan untuk membuat menu. Menu membuat program kita menjadi lebih sederhana dan mudah digunakan. JInternalFrame menyebabkan sebuah frame hanya dapat berada dalam frame lain. Kondisi ini akan membantu tampilan menjadi lebih rapidan teratur.

2.3 Event Handler
Event Handler adalah proses yang diperlukan untuk melakukan reaksi bila diberikan sebuah aksi. Event handler ini dapat diberikan pada semua obyek yang kita gunakan bergantung pada keperluan. Kategori Name Interface Method Action ActionListener actionPerformed(ActionEv ent) Item ItemListener itemStateChanged(ItemEv Mouse MouseListener ent) mousePressed(MouseEven t) mouseReleased(MouseEve nr) mouseEntered(MouseEven t) mouseExited(MouseEvent)

PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI
I-5

mouseClicked(MouseEven t) Kategori Mouse Motion Key KeyListener Focus FocusListener Adjustm ent Compon ent AdjustmentListen er ComponentListen er Name Interface MouseMotionList ener Method mouseDragged(MouseEvent) mouseMoved(MouseEvent) keyPressed(KeyEvent) keyReleased(KeyEvent) keyTyped(KeyEvent) focusGained(FocusEvent) focusLost(FocusEvenr) adjustmentValueChanged(AdjustmentEv ent) componentMoved(ComponentEvent) componentHidden(ComponentEvent) componentResized(ComponentEvent) componentShown(ComponentEvent) windowClosing(WindowEvent) windowOpened(WindowEvent) windowIconified(WindowEvent) windowDeiconified (WindowEvent) windowClosed(WindowEvent) windowActivated(WindowEvent) windowDeactivated (WindowEvent) componentAdded(ContainerEvent) componentRemoved(ContainerEvent) ContainerListene r TextListener Seluruh basic event listener terdapat dalam paket java.awt.event, sehingga untuk bisa menggunakan classclass tersebut, gunakan statemen sbb : import java.awt.event.*; Setiap event handler membutuhkan 3 bagian kode sbb : 1. Pada bagian deklarasi dari class yg akan menghandle event, tuliskan kode yang menspesifikasikan bahwa class tsb mengimplementasikan (implements) sebuah listener ataukah menurunkan (extends) sebuah class yang mengimplementasikan sebuah interface listener, misalnya : textValueChanged(TextEvent)

Window WindowListener

Contain er Text

3.. misalnya : public void actionPerformed)ActionEvent e) { … //kode yang mengakomodasi aksi dari user } 4. } }). Menggunakan inner class.. Kode yang mengimplementasikan methodmethod yang terdapat dalam interface listener ybs. // tutup dengan titik koma I-6 . •Implementasi program dengan inner class.. class MyMouseMotionListener extends MouseAdapter { public void mouseDragged(MouseEvent e) { } } • Implementasi program dengan anonymous inner class. sbb : addMouseMotionListener(new MyMouseMotionListener()).. Kode yang mendaftarkan sebuah instance dari class event handler sebagai listener untuk satu atau lebih komponen.PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI public class MyClass implements ActionListener { 2.addActionListener(instanceOfMyClass). sbb : . addMouseMotionListener(new MouseMotionAdapter(){ public void mouseDragged(MouseEvent e) { . misalnya: someComponent.

Berikut ini adalah contoh program yang terdiri dari beberapa komponen dan diatur dengan menggunakan beberapa jenis manajemen layout agar dapat dilihat karakteristik masing-masing .PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI I-7 2. Beberapa pilihan layout telah disediakan java.4 Layout Pengaturan layout digunakan untuk mengatur posisi dari komponen visual penyusun program sesuai dengan desain user interface. Beberapa jenis layout yang lain dapat digunakan untuk berbagai keperluan. dimana pengaturan posisi komponen dalam frame dilakukan sendiri oleh programmer. Pada bab-bab terdahulu. manajemen layout yang digunakan adalah none layout. dimana keputusan untuk menggunakan jenis layout tertentu bergantung pada jenis aplikasi yang ingin dibuat serta tingkat kerapian yang diinginkan.

dan akan pindah ke bawah bila telah sampai batas kanan frame.RIGHT -> rata kanan atau 2 hgap : horizontal gap vgap : vertical gap BorderLayout merupakan jenis layout yang bekerja dengan membagi frame menjadi lima bagian yaitu NORTH. SOUTH.PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI I-8 FlowLayout adalah jenis pengaturan layout yang paling sederhana. . int vgap)). Kode program yang digunakan untuk melakukan pengaturan flowlayout adalah: getContentPane(). Ket: align : rata baris FlowLayout.CENTER -> rata tengah atau 1 FlowLayout.LEFT -> rata kiri atau 0 FlowLayout. dimana semua komponen akan tersusun dari kiri ke kanan sepanjang frame. EAST. int hgap. setLayout(new FlowLayout(int align. Komponen visual dapat diletakkan pada bagian-bagian tersebut.setLayout(new FlowLayout()) yang dapat kita letakkan pada method tertentu komponen-komponen visual. WEST dan CENTER.

int y. int xdiam. int y) --> membuat sebuah text menggunakan font dan color standar pada posisi koodinat x dan y. menggambar fungsi dan bagaimana dapat menampilkan dan mengolah data gambar (image processing) dengan pembahasan yang sangat sederhana. int y1.PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI I-9 GridLayout adalah jenis layout yang bekerja berdasar baris dan kolom. int x2.5 Grafis Pemrograman grafis digunakan dalam banyak hal mulai dari upaya untuk memperoleh tampilan yang indah. int y. int height) --> membuat sebuah kotak dengan titik kiri atas pada(x. Bahasa Java merupakan salah satu bahasa dengan fasilitas berupa komponen-komponen grafis yang lengkap. khususnya untuk permainan di perangkatperangkat mobile. • drawRect(int x. aplikasi simulasi. . • drawRoundRect(int x. dan membentuk sebuah obyek untuk mengakses gambar kita tersebut. Karena itulah banyak program grafik. Hal ini akan dibahas dalam pembahasan J2ME yang merupakan materi lanjut dari pemrograman Java dan tidak dibahas dalam buku ini Salah satu cara untuk membuat aplikasi grafis dengan javaadalah dengan membuat class yang merupakan turunan dari classcanvas. aplikasi animasi. Berikut ini adalah beberapa pemrograman dasar di bidang grafis dalam java yang diharapkan dapat menjadi bekal awal untuk memahami berbagai topic seputar grafis yang begitu luas. aplikasi pengolahan citra sampai visi komputer. 2. int x. int ydiam) --> membuat kotak dengan sudut yang tidak tegak lurus. Dalam class inilah kita meletakkan gambar atau animasi. int width. int y2) --> membuat sebuah garis dari titik x1. dan permainan yang berbasis grafik dibuat menggunakan bahas Java. int width. Konsekuensinya dengan layout ini waktu yang diperlukan relatif lebih banyak dibanding layout yang lain karena kita perlu menentukan posisi koordinat tiap komponen. NoneLayout merupakan jenis layout yang dapat menghasilkan tampilan yang rapi karena kita dapat mengatur posisi komponen secara detil berdasar koordinatnya. int width. • drawLine(int x1. • drawOval(int x. JPanel adalah komponen visual yang digunakan untuk membantu mengatur letak komponen lain agar terlihat lebih tertata rapi dan nyaman.y) dan mempunyai ukuran tertentu.y2. Pembahasan permograman garis akan dimulai dari menggambar obyek-obyek sederhana menggunakan garis. Dengan layout ini kita dapat memberikan argumen banyaknya baris dan kolom sesuai dengan kebutuhan. int height. int y.y1 ke titik x2. Beberapa methode yang sering digunakan dalam aplikasi grafis yaitu: • drawstring(String str. int height) --> membuat sebuah oval dengan ukuran tertentu.

• drawArc(int x.out.PI * radius .radius = data. int arcAngle) --> membuat sebuah lingkaran yang tidak penuh.radius).hitungKeliling()). int ydiam) --> membuat kotak yang berwarna. int height.PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI • I . int y. int width. } public double hitungLuas() { double Luas. Latihan 3.out. int height. int height) --> membuat oval yang mempunyai warna. • fill3DRect(int x. boolean raised) --> membuat kotak dengan efek 3 dimensi (sebaiknya warna gambar disesuaikan dengan warna background). • fillRect(int x. • fillOval(int x. Class Lingkaran public class Lingkaran { double radius. int height. int width. int startAngle. return keliling. int width. } public static void main(String args[]) { Lingkaran lingkaran = new Lingkaran(). System. int height. int y. int width.1 Konsep Pemograman Berbasis Objek a.hitungLuas()). . int y.PI * radius * radius.10 draw3DRect(int x. int y.println("Radius Lingkaran: " + this.out. int width. int height. int y.println("Keliling Lingkaran: " + this. } public double hitungKeliling() { double keliling. System. } public void cetak() { System.println("Luas Lingkaran: " + this. • fillRoundRect(int x. Luas = Math. Boolean raised) • fillArc(int x. Lingkaran(){} void inputData(int data) { this. int y. int startAngle. int arcAngle) 3. keliling = 2 * Math. int width. int height ) --> membuat kotak yang dalamnya berwarna. int xdiam. int width. return Luas. int y.

inputData(10).hitungSelimut(10)).cetak(). selimut = 2 * hitungLuas() + hitungKeliling() * tinggi.out. System. } public static void main(String args[]) { Tabung tabung = new Tabung() . } } I . tabung.11 b.2 Komponen-komponen Visual .PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI lingkaran. lingkaran.inputData(10). } } 3.println("Luas Selimut: " + tabung. tabung.cetak(). return selimut. Class Tabung yang mengextends class Lingkaran public class Tabung extends Lingkaran { Tabung() {} public double hitungSelimut(int tinggi) { double selimut.

100) digunakan untuk menentukan posisi frame di layar dimana 300 menunjukkan posisi x dan 100 menunjukkan posisi y.swing. Komponen visual yang kita perlukan dalam pemrogaman visual berada dalam paket javax.swing. AplikasiPenilaian(){ . • setVisible(true) digunakan untuk menampilkan frame.12 import javax. Pernyataaan ini merupakan perintah yang digunakan untuk menyiapkan class-class yang diperlukan oleh program kita.EXIT_ON_CLOSE). • setDefaultCloseOperation(JFrame. • setSize(300.* ini.*.*. setDefaultCloseOperation(JFrame.100). JLabel import javax. JFrame import javax. Bila perintah tersebut tidak ada.150) digunakan untuk menentukan besar frame dimana 300 menunjukkan lebar frame dan 150 menunjukkan tinggi frame. setLocation(300. setVisible(true).swing.EXIT_ON_CLOSE) digunakan untuk mengakhiri jalannya program bila frame ditutup. class AplikasiPenilaian extends JFrame{ JLabel lblnim=new JLabel("NIM"). class AplikasiPenilaian extends JFrame{ AplikasiPenilaian() { setTitle("Lembar Penilaian"). } } I . setSize(300.*. • setTitle digunakan untuk membuat judul frame.swing. class AplikasiPenilaian extends JFrame Pernyataan ini menunjukkan bahwa class AplikasiPenilaian merupakan turunan dari class JFrame yang berarti bahwa class ini memiliki atributatribut dari class JFrame.PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI a. b. } public static void main(String args[]) { AplikasiPenilaian ap=new AplikasiPenilaian(). • setLocation(300. maka penutupan frame tidak akan menghentikan jalannya program.150).

komponenVisual(). setLocation(300. getContentPane(). lblnim.setLayout(null) di atas yang berguna untuk mengatur posisi dari komponen Jlabel yang bernama lblnim. } public static void main(String args[]) { AplikasiPenilaian ap=new AplikasiPenilaian().100).10. Merupakan cara untuk membentuk obyek JLabel yang kita beri nama lblnim dan bertuliskan “NIM“.150). .70.70.add(lblnim) adalah perintah yang digunakan untuk menempelkan obyek JLabel ke frame. getContentPane().13 } JLabel lblnim=new JLabel("NIM").EXIT_ON_CLOSE). argumen ketiga menunjukkan lebar dari obyek dan argumen keempat menunjukkan tinggi dari obyek. setDefaultCloseOperation(JFrame.setLayout(null).10. } void komponenVisual(){ getContentPane(). dimana layout null berarti bahwa koordinat tiap komponen dalam frame harus ditentukan sendiri posisinya oleh programmer.setLayout(null) Sintaks di atas digunakan untuk mengatur tata letak komponen dalam frame. perintah di atas berhubungan dengan getContentPane().add(lblnim).20). } I . Pengaturan posisi dilakukan dengan menggunakan setBounds(10.20) dimana agrumen pertama menunjukkan koordinat x dari ujung kiri atas obyek.setBounds(10.setBounds(10. setVisible(true).70.PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI setTitle("Lembar Penilaian"). lblnim. Obyek ini akan kita gunakan sebagai informasi kepada user untuk memasukkan NIM mahasiswa. argumen kedua menunjukkan koordinat y dari ujung kiri atas obyek.20). setSize(300. getContentPane().10.

20).10. Adalah membentuk obyek dari komponen JTextField yang akan digunakan untuk menampung nilai dari NIM mahasiswa. class AplikasiPenilaian extends JFrame{ . JTextField import javax. setDefaultCloseOperation(JFrame. AplikasiPenilaian(){ setTitle("Lembar Penilaian"). } public static void main(String args[]) { AplikasiPenilaian ap=new AplikasiPenilaian(). JTextField txnim=new JTextField(20). setVisible(true).14 setVisible(true).setLayout(null).70.add(txnim).EXIT_ON_CLOSE). setSize(300. Pada program sebelumnya method ini kita letakkan pada constructor karena kita belum membuat method komponenVisual(). getContentPane().setBounds(10.swing.*.setBounds(75. lblnim.10.swing. setLocation(300.*.add(txnim).20). getContentPane().100. txnim.setBounds(75.add(lblnim).PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI I . txnim. adalah perintah untuk menempelkan dan mengatur posisi txnim pada frame. } void komponenVisual(){ getContentPane(). JButton import javax. c. class AplikasiPenilaian extends JFrame{ JLabel lblnim=new JLabel("NIM"). komponenVisual().100. digunakan untuk menampilkan frame berserta semua obyek yang ada di dalamnya.100). d. getContentPane().20). } } JTextField txnim=new JTextField(20).150).10.

15 } e.EXIT_ON_CLOSE).95.20). JRadioButton kelasC=new JRadioButton("C"). JTextField txnim=new JTextField(20). setVisible(true). } public static void main(String args[]) { AplikasiPenilaian ap=new AplikasiPenilaian(). JButton tblcari=new JButton("Cari"). } I . getContentPane().100.150).*.swing.100). AplikasiPenilaian(){ setTitle("Lembar Penilaian").add(txnim).70. AplikasiPenilaian(){ setTitle("Lembar Penilaian").10. setSize(300. lblnim.setBounds(75. JLabel lblkelas=new JLabel("Kelas "). JButton tblcari=new JButton("Cari"). } void komponenVisual(){ getContentPane().setBounds(10. JRadioButton kelasA=new JRadioButton("A"). class AplikasiPenilaian extends JFrame { JLabel lblnim=new JLabel("NIM "). JTextField txnim=new JTextField(20).20).10. komponenVisual(). JTextField txnama=new JTextField(20). tblcari. getContentPane().setBounds(180.10.setLayout(null). setLocation(300. JRadioButton kelasB=new JRadioButton("B"). . JRadioButton import javax. ButtonGroup grupkelas=new ButtonGroup(). JLabel lblnama=new JLabel("Nama").add(lblnim).PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI JLabel lblnim=new JLabel("NIM"). setDefaultCloseOperation(JFrame. txnim.100). getContentPane(). setLocation(300.20).add(tblcari).

setBounds(75.50.200.add(lblnama).50. getContentPane(). ButtonGroup grupkelas=new ButtonGroup().50. txnim.setBounds(10.add(kelasB). } void komponenVisual(){ getContentPane().70.50.30.16 JRadioButton kelasA=new JRadioButton("A").20).10.10.20).add(lblkelas). getContentPane().EXIT_ON_CLOSE).setBounds(10.150).20).20).PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI setSize(300.100.50. grupkelas.add(tblcari). getContentPane().setBounds(75.add(txnim). grupkelas. } public static void main(String args[]){ AplikasiPenilaian ap=new AplikasiPenilaian().100.50.10.70. lblnama. Sintaks di atas menunjukkan bahwa kita memiliki tiga kelas yang dibuat dengan membentuk tiga buah obyek dari class JRadioButton.setBounds(175. getContentPane(). kelasA.add(lblnim). kelasB. JRadioButton kelasB=new JRadioButton("B").20).add(kelasB). komponenVisual(). getContentPane().20).setBounds(10. . kelasC. tblcari.20).setBounds(75. txnama.add(kelasA).20). JRadioButton kelasC=new JRadioButton("C"). getContentPane(). setDefaultCloseOperation(JFrame.add(txnama).20).add(kelasA). getContentPane(). getContentPane(). lblkelas. } } I . getContentPane().add(kelasC).setLayout(null).50.add(kelasC).setBounds(125. setVisible(true).30.setBounds(180. lblnim.95. grupkelas.

kelasA.200.add(kelasA)."7"}. lblnama. grupkelas. JComboBox cbkelompok=new JComboBox(jeniskelompok). JRadioButton kelasA=new JRadioButton("A"). getContentPane().add(kelasC).20). sehingga hanya akan terpilih satu diantara obyek JRadioButton yang ada.add(txnama). getContentPane(). JLabel lblnama=new JLabel("Nama"). JTextField txnama=new JTextField(20). JLabel lblkelompok=new JLabel("Kelompok").10.50. . getContentPane().*.setBounds(75. lblnim.20).100. grupkelas.add(lblkelas). setDefaultCloseOperation(JFrame. komponenVisual().50.add(txnim).EXIT_ON_CLOSE).95.50.150). ButtonGroup grupkelas=new ButtonGroup()."4".setBounds(10.PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI I . JComboBox import javax. sehingga hanya dapat dipilih satu diantara ketiganya.add(kelasB).add(tblcari).20). txnama. class AplikasiPenilaian extends JFrame{ JLabel lblnim=new JLabel("NIM ").20).setBounds(10. getContentPane()."3".100. adalah cara untuk menyatukan ketiga obyek menjadi satu kesatuan. f. txnim. setLocation(300."5".add(kelasC). tblcari.30.20). grupkelas. String[] jeniskelompok={"1". getContentPane(). JRadioButton kelasC=new JRadioButton("C").swing.add(lblnim).70. lblkelas."6".20).50. getContentPane().setLayout(null).setBounds(10."2".20). setSize(300.50. getContentPane().add(kelasA). JTextField txnim=new JTextField(20). grupkelas.30.50.add(lblnama).add(kelasB).10. kelasC.setBounds(180. kelasB.add(kelasA). } void komponenVisual(){ getContentPane(). getContentPane().setBounds(175.20).setBounds(75.17 Merupakan obyek yang digunakan untuk menyatukan semua obyek JRadioButton. JLabel lblkelas=new JLabel("Kelas "). getContentPane().50. JRadioButton kelasB=new JRadioButton("B"). AplikasiPenilaian(){ setTitle("Lembar Penilaian").70. JButton tblcari=new JButton("Cari").10.setBounds(125.setBounds(75.20).100).

import java. setLocation(200.setLayout(new FlowLayout()).add(area1).*.setBounds(75."5".add(lblkelompok). lblkelompok. JTextArea import javax. } void komponenVisual() { getContentPane().20)."3". getContentPane().add(label).18 String[] jeniskelompok={"1". setSize(300."2"."4". } } I .20).add(cbkelompok).EXIT_ON_CLOSE). setVisible(true). private JTextArea area1=new JTextArea(3. JComboBox cbkelompok=new JComboBox(jeniskelompok). komponenVisual().100.add(kelasC). } public static void main(String args[]) { .PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI grupkelas. getContentPane(). grupkelas. setVisible(true).100.70. Merupakan deklarasi pembentukan obyek ComboBox menggunakan argumen array yang sebelumnya telah disediakan yaitu jeniskelompok.100). getContentPane().add(kelasB).70."6".*.setBounds(10."7"}.swing. FrameTextArea(){ setTitle("Form Text Area"). cbkelompok.100). class FrameTextArea extends JFrame { private JLabel label=new JLabel("Nama"). setDefaultCloseOperation(JFrame.20). getContentPane(). Adalah variabel array yang akan digunakan sebagai alternatif pilihan bagi ComboBox. } public static void main(String args[]){ AplikasiPenilaian ap=new AplikasiPenilaian(). g.awt.

PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI FrameTextArea textArea=new FrameTextArea(). getContentPane(). setSize(300.add(cek3).swing. getContentPane().*. } void komponenVisual(){ getContentPane(). class FrameCheckBox extends JFrame { JCheckBox cek1=new JCheckBox("Pilihan 1"). } } i. . } public static void main(String args[]){ FrameCheckBox cb=new FrameCheckBox().19 h.EXIT_ON_CLOSE).add(cek1). import java.add(cek2). FrameCheckBox() { setTitle("FrameCheckBox"). setDefaultCloseOperation(JFrame. JCheckBox cek2=new JCheckBox("Pilihan 2").*.swing. class FrameTabel extends JFrame { String[] header={"Senin"."Selasa". JCheckBox import javax.100). setLocation(200.awt.setLayout(new FlowLayout()). setVisible(true). JTable import javax.*. } } I . import java.awt. JCheckBox cek3=new JCheckBox("Pilihan 3").100). komponenVisual()."Rabu"}.*. getContentPane().

EXIT_ON_CLOSE). FrameTabel(){ setTitle("Frame Tabel"). } void komponenVisual() { JTable tabel1=new JTable(data.100)."Selasa"."150"}."690".swing.{"500"."300".awt.CENTER).100).header).add(scrollPane. JScrollPane import javax. JTable tabel1=new JTable(data."360"}}.100). } } I .{"500". {"290". setSize(300. } public static void main(String args[]){ FrameTabel t=new FrameTabel().100).*. JScrollPane scrollPane = new JScrollPane(tabel1)."450"}."360"}}. getContentPane(). setVisible(true). String[][] data={{"100"."Rabu"}. {"290".header)."450"}. FrameScrollPane(){ setTitle("Frame Scroll Pane")."150"}.20 j. setDefaultCloseOperation(JFrame."600". } .PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI String[][] data ={{"100". import java. BorderLayout. } void komponenVisual(){ getContentPane().add(tabel1). setDefaultCloseOperation(JFrame. class FrameScrollPane extends JFrame { String[] header={"Senin"."300". komponenVisual(). setVisible(true).EXIT_ON_CLOSE)."690"."600". setSize(300.*. setLocation(200. setLocation(200. komponenVisual().

setVisible(true). JMenuItem quit=new JMenuItem("Quit").160).add(file).200). JMenuItem open=new JMenuItem("Open"). JMenu file=new JMenu("File").EXIT_ON_CLOSE).setEnabled(false).*. close. . class AplikasiMenu extends JFrame { JMenuBar mb=new JMenuBar(). mb.add(close). file.*. JInternalFrame import javax.add(help). help.21 k.swing.add(about). AplikasiMenu(){ setTitle("Menu Utama"). import java. file. file. } public static void main(String args[]){ AplikasiMenu m1=new AplikasiMenu(). JMenu import javax. JMenuItem about=new JMenuItem("About").*. } } l.awt.PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI public static void main(String args[]){ FrameScrollPane t=new FrameScrollPane(). setDefaultCloseOperation(JFrame. setLocation(300. } void komponenVisual(){ setJMenuBar(mb).add(open). } } I .add(quit). JMenuItem close=new JMenuItem("Close"). JMenu help=new JMenu("Help"). mb. komponenVisual().swing. setSize(320.

true. public class AplikasiFrameInternal extends JFrame { JDesktopPane desktop=new JDesktopPane().true. } } I . setLocation(100.*.200).swing.EXIT_ON_CLOSE).awt.setSize(200.22 3. .setLocation(20. setDefaultCloseOperation(JFrame. } public static void main(String[] args){ AplikasiFrameInternal if1=new AplikasiFrameInternal(). desktop. JInternalFrame iframe=new JInternalFrame("Internal Frame".awt.add(iframe).setVisible(true). } void komponenVisual(){ iframe.3 Event Handler a. class AplikasiEvent1 extends JFrame{ JTextField data1=new JTextField(6).*.20).event. iframe.true). AplikasiFrameInternal(){ setTitle("Aplikasi Internal Frame"). komponenVisual().PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI import java.200). ActionEvent import javax.100). setSize(300.true.*. setVisible(true). iframe. import java. setContentPane(desktop).

setDefaultCloseOperation(JFrame. } }). getContentPane(). komponenVisual().10.50. hasil. data1.100).getText()).50.20).setBounds(160.addActionListener(new ActionListener(){ public void actionPerformed(ActionEvent e){ System.35. AplikasiEvent1(){ setTitle("Event Sederhana").parseInt(data1.getText()).50. getContentPane(). exit.valueOf(x+y).EXIT_ON_CLOSE).add(data2).setText(z).23 } public static void main(String args[]){ AplikasiEvent1 e1=new AplikasiEvent1().add(data1).90.10. exit.10. setVisible(true). getContentPane(). operasi.20). } void komponenVisual(){ getContentPane(). I .addActionListener(new ActionListener(){ public void actionPerformed(ActionEvent e){ int x=Integer. JButton operasi=new JButton("+").20). JButton exit=new JButton("EXIT"). data2.add(hasil).setBounds(10. JTextField hasil=new JTextField(6). setLocation(200. } void AksiReaksi(){ operasi.setBounds(110.20).PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI JTextField data2=new JTextField(6). String z=String.exit(0). int y=Integer.setLayout(null).20).10. AksiReaksi(). getContentPane(). setSize(270.add(operasi).90.100). getContentPane().setBounds(60.parseInt(data2.setBounds(160.add(exit). } }). } } . hasil.

event.parseInt(data2. .swing. exit.exit(0) agar aplikasi berhenti bila tombol exit di klik.parseInt dan menyimpan nilainya ke dalam variabel x dan y. Dalam method public void actionPerformed(ActionEvent e) inilah efek yang timbul akibat penekanan klik mouse pada tombol operasi dan exit kita tuliskan.PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI I .valueOf(x+y).addActionListener(new ActionListener(){ public void actionPerformed(ActionEvent e) { }). kemudian mengubah tipe datanya menjadi String agar hasilnya dapat ditampilkan melalui JTextField hasil dengan menggunakan sintaks : hasil.awt. Pada contoh di atas. Reaksi yang timbul akibat klik mouse pada tombol operasi dan exit diimplementasikan dengan kode berikut : operasi.24 method AksiReaksi() digunakan untuk menempatkan kode-kode program event handler. KeyboardEvent import javax. Dua baris kode tersebut di atas mempunyai tugas yang sama yaitu mengambil nilai dari JTextField dengan cara data1. mengubahnya dari String menjadi integer dengan Integer.getText()). terdapat dua event handler yaitu penekanan mouse pada tombol operasi dan penekanan mouse pada tombol exit.getText() . import java. b.*. String z=String.parseInt(data1. int x=Integer. Baris perintah di atas digunakan untuk melakukan proses penjumlahan kedua input data x dan y.getText()).*. class keyboardEvent extends JFrame { JTextField data1=new JTextField(6).setText(z).addActionListener(new ActionListener() { public void actionPerformed(ActionEvent e){ … } }). Pada tombol exit diberikan sintaks System. int y=Integer.

requestFocus(). setLocation(200. data2.10.addKeyListener(new KeyAdapter(){ public void keyPressed(KeyEvent e){ if(e.PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI JTextField data2=new JTextField(6).add(data2). operasi.20).20). } } }).valueOf(x+y). JButton exit=new JButton("EXIT").50.50. getContentPane().add(exit).setBounds(190.EXIT_ON_CLOSE).90.setBounds(130.setLayout(null). data1.getKeyCode()==e.25 . JButton operasi=new JButton("+").setBounds(190.35.setText(z).20).VK_ENTER){ data2. keyboardEvent(){ setTitle("Keyboard Event").20).10. JTextField hasil=new JTextField(6). AksiReaksi(). getContentPane().VK_ENTER){ operasi.parseInt(data2. getContentPane().100). } void komponenVisual(){ getContentPane(). hasil. String z=String.parseInt(data1.add(operasi).getText()). data2.add(data1). operasi.20). exit. } } }).addActionListener(new ActionListener(){ public void actionPerformed(ActionEvent e){ int x=Integer.10.50.addKeyListener(new KeyAdapter(){ public void keyPressed(KeyEvent e){ if(e.requestFocus().add(hasil).setBounds(10. getContentPane().setBounds(70. int y=Integer.getKeyCode()==e. getContentPane(). hasil.getText()).100). } }). komponenVisual(). } void AksiReaksi(){ data1.90. setVisible(true). I . setSize(300. setDefaultCloseOperation(JFrame.10.

exit(0). data2.26 } if(e. } }).awt. TextAreaEvent import javax. import java. siap untuk ditekan. } } }). exit.getText()). String z=String.*. Setelah data kedua diisi dan ditekan tombol enter maka fokus akan menuju ke tombol operasi. } adalah sintaks yang memungkinkan suatu reaksi terjadi bila kita menekan tombol enter di keyboard.PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI operasi.getText()). int y=Integer. . class textAreaEvent extends JFrame{ JLabel lblnama=new JLabel("Nama").addActionListener(new ActionListener(){ public void actionPerformed(ActionEvent e){ System.requestFocus() adalah kode yang memungkinkan terjadinya perpindahan kursor dari JTextfield pertama ke JTextField kedua. Dengan cara yang sama.swing. c.addKeyListener(new KeyAdapter(){ public void keyPressed(KeyEvent e){ if(e. exit.requestFocus(). ……….*. hasil. } I .getKeyCode()==e.event.parseInt(data1.VK_ENTER){ int x=Integer.VK_ENTER){ ………. } public static void main(String args[]){ keyboardEvent e1=new keyboardEvent().setText(z).valueOf(x+y).parseInt(data2.getKeyCode()==e. program aplikasi sederhana di atas dapat kita sempurnakan dengan memberikan event enter pada JTextField data1 dan JTextField data2 sehingga setelah data pertama dimasukkandan kita tekan enter kursor akan pindah ke JTextField data2 siap untuk mengisi data kedua.

105. getContentPane().append(txnama. JTextArea hasil=new JTextArea().add(cetak).setBounds(10.20). getContentPane(). getContentPane().33. pria.150).270.add(lblkelamin).setLayout(null).270.70.setBounds(10.add(wanita).append(pria.50.33.20). lblkelamin. hasil. txnim.setBounds(160. getContentPane().add(wanita).add(lblnim). kelompok. JLabel lblkelamin=new JLabel("Jenis Kelamin").56. JRadioButton pria=new JRadioButton("Pria").getText()+"\n").20).addActionListener(new ActionListener(){ public void actionPerformed(ActionEvent e){ hasil.add(hasil). cetak. setVisible(true). komponenVisual().80.56.27 . txnama. JButton cetak=new JButton("Cetak").setBounds(10. setLocation(300. } void komponenVisual(){ getContentPane().add(pria). kelompok.320).setBounds(10.20).getText()+"\n").80.append(txnim.80.PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI JTextField txnama=new JTextField(20).80.100). } else{ hasil. JTextField txnim=new JTextField(7). lblnim.175.20).setBounds(105.getText()+"\n").add(pria). AksiReaksi().add(txnim).setBounds(105.20).10.10. ButtonGroup kelompok=new ButtonGroup(). getContentPane().20). getContentPane(). textAreaEvent(){ setTitle("TextArea Event").setBounds(10. } I . setDefaultCloseOperation(JFrame. lblnama. JRadioButton wanita=new JRadioButton("Wanita"). setSize(300.append(wanita. if(pria. wanita.70.56. } void AksiReaksi(){ cetak. hasil. getContentPane().20).add(lblnama).setBounds(105.EXIT_ON_CLOSE).add(txnama). getContentPane().getText()+"\n"). JLabel lblnim=new JLabel("NIM"). getContentPane().isSelected()==true){ hasil.

checkBoxEvent(){ setTitle("Event Sederhana").PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI } } }). . JTextArea hasil=new JTextArea(). setLocation(300.swing.event. JTextField txnim=new JTextField(7).awt. JCheckBox mancing=new JCheckBox("Memancing"). JCheckBox jalan=new JCheckBox("Jalan-Jalan"). CheckBoxEvent import javax. ButtonGroup kelompok=new ButtonGroup(). JButton cetak=new JButton("Cetak").EXIT_ON_CLOSE).*. JLabel lblnim=new JLabel("NIM").28 public static void main(String args[]){ textAreaEvent e5=new textAreaEvent(). } } d. I .320).*. JCheckBox baca=new JCheckBox("Membaca"). setSize(300. JRadioButton wanita=new JRadioButton("Wanita"). JLabel lblhobi=new JLabel("Hobi"). JTextField txnama=new JTextField(20). class checkBoxEvent extends JFrame { JLabel lblnama=new JLabel("Nama"). setDefaultCloseOperation(JFrame. JRadioButton pria=new JRadioButton("Pria"). JLabel lblkelamin=new JLabel("Jenis Kelamin"). import java.100).

80. getContentPane().append(wanita. lblkelamin.50.append(pria.20).add(wanita).20).add(wanita).append(txnama.add(mancing).20). setVisible(true).setBounds(10.20).getText()+"\n").100.setBounds(160.20).add(cetak). wanita.getText()+"\n").80.add(pria).append(baca. hasil.20).setBounds(105.setBounds(10. hasil.setBounds(10. pria. } if(mancing.setBounds(10. lblnim. } else{ hasil.add(baca).getText()+"\n"). mancing.20). } if(jalan. getContentPane().setBounds(105.append(txnim.56.80.addActionListener(new ActionListener(){ public void actionPerformed(ActionEvent e){ hasil.add(pria).70. } void AksiReaksi(){ cetak. I .add(lblkelamin).33.100.PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI komponenVisual().100.20).setBounds(10.20). lblnama. getContentPane(). txnama.append(mancing. getContentPane(). getContentPane().setBounds(10.isSelected()==true){ .add(hasil).10. getContentPane().add(txnim). kelompok.150. if(pria.setLayout(null).100).56.20).getText()+"\n"). AksiReaksi().isSelected()==true){ hasil.29 } void komponenVisual(){ getContentPane(). lblhobi.setBounds(105.getText()+"\n"). kelompok. getContentPane().add(lblnama). baca.103.175.33.getText()+"\n"). getContentPane(). getContentPane().126. getContentPane().20). } if(baca. getContentPane().add(lblhobi).270.setBounds(105.10.add(txnama). cetak. getContentPane().setBounds(105.setBounds(105.180.add(lblnim).add(jalan). getContentPane().20).80.80. txnim.56.270.isSelected()==true){ hasil. jalan.70.70.isSelected()==true){ hasil.

JMenu data=new JMenu("Data").*. setSize(320.30 public static void main(String args[]){ checkBoxEvent e5=new checkBoxEvent().append(jalan. setDefaultCloseOperation(JFrame. JMenuItem about=new JMenuItem("About"). } } e.getText()+"\n"). MenuEvent import javax. menuEvent(){ setTitle("Menu Utama"). JMenuItem edit=new JMenuItem("Edit Data").EXIT_ON_CLOSE). } I . JMenu help=new JMenu("Help"). class menuEvent extends JFrame { JMenuBar mb=new JMenuBar(). } } }). JMenuItem quit=new JMenuItem("Keluar"). import java. import java.160). JMenuItem input=new JMenuItem("Input Data").200).swing.event.*.awt.*.PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI hasil. setLocation(300.awt. } . AksiReaksi(). komponenVisual().

data.add(quit).INFORMATION_MESSAGE).JOptionPane."DataPersonalia". about.addSeparator(). } }). } }). edit. mb.exit(0). mb. data.add(input).showInputDialog(null.addActionListener(new ActionListener(){ public void actionPerformed(ActionEvent e){ new FrameTextArea(). } }).PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI I .addActionListener(new ActionListener(){ public void actionPerformed(ActionEvent e){ JOptionPane. help. } public static void main(String args[]){ menuEvent e8=new menuEvent(). data.add(about). } }). data.add(data).addActionListener(new ActionListener(){ public void actionPerformed(ActionEvent e){ new checkBoxEvent(). } } . setVisible(true).add(help).add(edit). quit. } void AksiReaksi(){ input.31 void komponenVisual(){ setJMenuBar(mb).addActionListener(new ActionListener(){ public void actionPerformed(ActionEvent e){ System."Masukkan nama anda".

BorderLayout. Aksi().addMouseListener(new MouseAdapter() { public void mouseExited(MouseEvent e) { String s = "Mouse Exited!".setText(s). text. setVisible(true).getX() + " Y= "+ e.awt. setSize(300.setText(s). this. JLabel lbl = new JLabel("Click dan Drag Mouse").EXIT_ON_CLOSE). text.addMouseListener(new MouseAdapter() { public void mouseEntered(MouseEvent e) { String s = "Mouse Entered!". text. getContentPane(). twoListener() { setTitle("Contoh 2 Listener"). } }).300).setText(s).awt. } void Aksi() { this.add(text. } }). import javax.addMouseMotionListener(new MouseMotionAdapter() { public void mouseDragged(MouseEvent e) { String s = "Mouse dragging: X= "+ e. } }). import java. BorderLayout.getY().swing.200).*. public class twoListener extends JFrame { JTextField text = new JTextField(30). komponenVisual().setLayout(new BorderLayout(3. twoListener import java.NORTH).*.PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI I .3)). this. getContentPane(). } void komponenVisual() { getContentPane(). setDefaultCloseOperation(JFrame. } .32 f.event. setLocation(300.*.SOUTH).add(lbl.

setLayout(new FlowLayout()). } } 3. setDefaultCloseOperation(JFrame. getContentPane(). JTextField txnim=new JTextField(7). getContentPane(). class flowlayout extends JFrame{ JLabel nama=new JLabel("Nama").4 LayoutManager a. setLocation(200.awt.100). JLabel nim=new JLabel("NIM"). setSize(450. .add(nim).33 public static void main(String args[]) { twoListener two = new twoListener(). FlowLayout import javax.add(nama).EXIT_ON_CLOSE). } void komponenVisual(){ getContentPane(). setVisible(true).swing. flowlayout(){ setTitle("FlowLayout"). JTextField txnama=new JTextField(20).add(txnama). komponenVisual().*. JButton tombolSimpan=new JButton("Simpan"). getContentPane().add(txnim).*.PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI I . import java. getContentPane().add(tombolSimpan).120). getContentPane().

awt."East"). import javax. south = new JButton("SOUTH"). setSize(300. } } .setLayout(new BorderLayout(2."South").add(north.swing. getContentPane().34 b. getContentPane(). getContentPane(). } void komponenVisual() { getContentPane(). komponenVisual(). getContentPane().PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI } public static void main(String args[]){ flowlayout fl=new flowlayout().200). BorderLayout import java.add(east.300).EXIT_ON_CLOSE).*.add(west. borderlayout2() { setTitle("BorderLayout").2)).*.add(south. setVisible(true). west = new JButton("WEST"). east = new JButton("EAST")."North"). getContentPane()."West"). center = new JButton("CENTER").add(center. } public static void main(String args[]) { borderlayout2 bl = new borderlayout2(). setLocation(300. setDefaultCloseOperation(JFrame."Center"). public class borderlayout2 extends JFrame { JButton JButton JButton JButton JButton north = new JButton("NORTH"). } } I .

GridLayout import javax. setSize(200.100). c.*.setLayout(new BorderLayout()). import java. delapan=new JButton("8"). komponenVisual().setLayout(new GridLayout(3. lima=new JButton("5").swing.EXIT_ON_CLOSE). } void komponenVisual(){ getContentPane(). enam=new JButton("6").3)). setDefaultCloseOperation(JFrame. dua=new JButton("2").200). getContentPane().35 Kode program yang digunakan untuk pengaturan BoderLayout adalah : getContentPane(). .add(dua). gridlayout(){ setLocation(200. empat=new JButton("4"). class gridlayout extends JFrame{ JButton JButton JButton JButton JButton JButton JButton JButton JButton satu=new JButton("1").add(nama. tiga=new JButton("3"). "North").*.awt. getContentPane().PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI I . sembilan=new JButton("9"). getContentPane(). tujuh=new JButton("7").add(satu). method add membutuhkan argumen nama obyek dan salah satu dari posisi layout yang telah disediakan dalam BorderLayout().

add(tiga). } } Kode program yang digunakan untuk pengaturan GridLayout adalah : getContentPane()."Semarang". JLabel petug = new JLabel("Petugas"). .add(sembilan). JPanel import javax.add(lima).add(delapan). setVisible(true).*. getContentPane(). JButton tblx = new JButton("Exit").setLayout(new GridLayout(3. import java. getContentPane().add(empat). JLabel ker = new JLabel("Nama Kereta"). JLabel men = new JLabel("Menuju"). dimana angka 3 pada argumen GridLayout menunjukkan banyaknya baris dan 3 menunjukkan banyaknya kolom. I . String[] jenisasal={"Surabaya". public class panellayout extends JFrame { JLabel cust = new JLabel("Nama Customer"). getContentPane(). JButton tble = new JButton("Edit").3)).add(tujuh)."Mal ang"}. getContentPane(). JTextField nam = new JTextField().*. getContentPane(). d."Jakarta". JLabel dar = new JLabel("Dari"). JTextField tan = new JTextField().36 } public static void main(String args[]){ gridlayout fl=new gridlayout()."Yogyakarta"."Bandung".add(enam).PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI getContentPane(). JButton tbls = new JButton("Simpan").awt. getContentPane().swing. JLabel kuan = new JLabel("Kuantitas Pesanan"). JLabel tanggal = new JLabel("Tanggal Berlaku").

add(tan). String[] jenistujuan={"Surabaya". String[] pesan={"1".1. JPanel back = new JPanel().5. JPanel back_n = new JPanel()."Senja".add(kosong). south."Wilis"}.add(cbpesan).add(petug). north. south."Taufan"."2".5. JPanel kosong = new JPanel()."5". ."Semarang". setDefaultCloseOperation(JFrame."M alang"}.PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI I . panellayout() { setTitle("Kompleks Layout")."Putra"}. north. JPanel back_s = new JPanel(). south.300). JPanel north = new JPanel().add(tanggal).5))."6"}. } void komponenVisual() { north."Yogyakarta"."Argo". north. south. JPanel kosong4 = new JPanel().add(kuan).5)). komponenVisual().add(cbkereta). String[] petugas={"Yuni". setLocation(300.add(dar). south. setSize(400.EXIT_ON_CLOSE). south. JPanel back_w = new JPanel(). JComboBox cbkereta=new JComboBox(jeniskereta).setLayout(new GridLayout(8."Gambir". 250).add(ker)."4"."Cempaka"."Viska". north.setLayout(new GridLayout(8. north."3". String[] jeniskereta={"Mutiara Selatan".add(cust). north. JPanel back_e = new JPanel().add(nam). north. JPanel kosong1 = new JPanel(). JComboBox cbpesan=new JComboBox(pesan)."Dien"."Jakarta"."Bandung".add(tbls). JPanel kosong6 = new JPanel(). JPanel kosong2 = new JPanel(). JComboBox cbtujuan=new JComboBox(jenistujuan).1. JPanel east = new JPanel().add(cbasal).37 JComboBox cbasal=new JComboBox(jenisasal). JPanel kosong5 = new JPanel(). JPanel kosong3 = new JPanel(). JPanel south = new JPanel(). north. JComboBox cbpetugas=new JComboBox(petugas)."Rizky".

add(back_n."East"). } } I . east.*. back. getContentPane().add(kosong5)."South").add(kosong1).3.add(tblx).add(back_e. .add(kosong3). east. east. Primitive Drawing import java.add(men).add(south). east.add(back.5. east.add(back_w. getContentPane(). getContentPane(). import java.38 3.5))."West").add(kosong6). back. back.add(north).event. setVisible(true). } public static void main(String args[]) { panellayout pl = new panellayout(). getContentPane().add(kosong4).PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI south.setLayout(new GridLayout(1. east. getContentPane(). east."Center").*. back.add(cbtujuan). east.awt.add(back_s.add(tble).5 Grafis a.add(kosong2). import javax.5)). south. south.awt.*.setLayout(new BorderLayout()).add(east).swing.setLayout(new GridLayout(8. east.1.add(cbpetugas).5. getContentPane()."North").

50). } } public class Menggambar extends JFrame { Kanvas gambar = new Kanvas().setColor(Color.EXIT_ON_CLOSE).100)."Center").50).red).PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI I . setLocation(300. setVisible(true). } public static void main(String args[]) { Menggambar gb = new Menggambar(). } void komponenVisual() { getContentPane(). g.setLayout(new BorderLayout()).200).black). setDefaultCloseOperation(JFrame.setColor(Color. setSize(300.10). g.20. g.blue). g.drawOval(120. Menggambar() { super("Aplikasi grafis sederhana").39 class Kanvas extends Canvas { public void paint(Graphics g) { g. 100.50.150).add(gambar. g.drawString("Selamat Belajar". getContentPane().red).10.drawRect(10.100.setColor(Color.drawLine(10. } } Penjelasan dari sintak-sintak program di atas adalah sebagai berikut: class Kanvas1 extends Canvas{ public void paint(Graphics g){ } } .setColor(Color.20. komponenVisual(). g.250. g.

Method paint() pada Class Kanvas1 dapat diisi dengan berbagai sintaks untuk membuat aplikasi grafis.add(gambar..250.blue).setColor(Color.red).setColor(Color. Kode-kode tersebut diletakkan dalam method paint. Output dari program di atas berupa frame kosong tanpa gambar apapun.drawLine(10..BorderLayout...drawRect(10.20.PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI I . Class inilah yang digunakan untuk meletakkan gambar yang kita bangun menggunakan kode-kode tertentu..50). Obyek gambar ini kemudian dimasukkan dalam method komponenVisual() untuk menampilkan di frame dengan cara: getContentPane(). g.10. .. } Class Menggambar adalah program aplikasi grafis kita.40 Sintaks ini merupakan class tempat menggambar berbagai obyek gambar..drawString("Selamat Belajar".100).10..setLayout(new BorderLayout()). g...250. } } Penjelasan sintaks-sintaks di atas adalah sebagai berikut : g. g.10).setColor(Color.10). .50. .setColor(Color.50).CENTER).red). getContentPane().. misalnya kita isi dengan sintaks berikut : class Kanvas extends Canvas{ public void paint(Graphics g){ g. Layout diatur menggunakan BorderLayout dan obyek gambar diletakkan dalam salah satu diantara lima posisi yang ada... Digunakan untuk mengatur warna dari obyek gambar setelah baris tersebut dituliskan. g.setColor(Color. class Menggambar extends JFrame { Kanvas gambar=new Kanvas().. Pada method paint() di atas tidak terdapat baris kode apapun sehingga output yang muncul adalah frame kosong tanpa gambar apapun.black).drawLine(10. g.100.20... Pada class ini kita membentuk obyek menggunakan class Kanvas1 dengan nama gambar.. Kanvas gambar=new Kanvas().drawOval(120..red). g.. 100. g. g.

if(modifier. class m_canvas extends Canvas { int startX.drawRect(10. String event = null.RED). import javax. b. import java. argumen krtiga jarak horisontal dan argumen keempat adalah jarak vertikal. argumen ketiga dan keempat menunjukkan koordinat titik akhir garis.drawString("Mouse event type: "+ event. 6.20. Digunakan untuk menggambar bentuk string. g.WHITE). . 6. } g. g.drawString("Selamat Belajar".swing. argumen kedua dan ketiga menunjukkan posisi dari tulisan.100. Digunakan untuk menggambar bentuk segi empat dimana argumen pertama dan kedua merupakan ujung kiri atas.20. String modifier = "". Argumen pertama merupakan string yang akan ditampilkan.*. 100. } g.41 Digunakan untuk mengambar bentuk garis dimana argumen pertama dan kedua menunjukkan koordinat titik awal garis.drawString("Modifier Key: "+ modifier.drawOval(120.length() > 0) { g.awt.PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI I .startY. g.50. Digunakan untuk menggambar bentuk lingkaran dimana argumen pertama dan kedua merupakan koordinat pusat. Mouse Tracking dengan Canvas import java.*.100). } public void paint(Graphics g) { if(event == null){ return.50).event.34).BLACK).*.setColor(Color.18). m_canvas() { setBackground(Color. argumen ketiga dan keempat menunjukkan ujung kanan bawah dari segi empat.setColor(Color.50).awt. g.

"Center"). mc.42 public class mouseTrack extends JFrame { m_canvas mc = new m_canvas().isMetaDown()) { modifier +="Meta ". String type) { this.setLayout(new BorderLayout(3. setDefaultCloseOperation(JFrame.isAltDown()) { modifier +="Alt ".drawString("("+startX+". startY = e. } if(e. startX. } void komponenVisual() { getContentPane(). } }).setInfo(e.300). } void setInfo(MouseEvent e. aksi().PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI g. } if(e. komponenVisual().addMouseMotionListener(new MouseMotionAdapter() { public void mouseDragged(MouseEvent e) { mc."+startY+")". } void aksi(){ mc. mouseTrack() { setTitle("Mouse Track!").startY).getX().getY().150). modifier = "". getContentPane().isShiftDown()) { modifier +="Shift ". } if(e.event = type. setVisible(true).3)). startX = e.addMouseListener(new MouseAdapter() { public void mousePressed(MouseEvent e) { . setSize(300. if(e."mouseDragged").add(mc. } repaint(). setLocation(300.EXIT_ON_CLOSE).isControlDown()) { modifier +="Control ". } } I .

} public static void main(String args[]) { mouseTrack mt = new mouseTrack().setInfo(e.PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI mc. } }). } })."mouseClicked"). mc. } }).setInfo(e. mc. mc. } })."mouseExited"). } } I .addMouseListener(new MouseAdapter() { public void mouseExited(MouseEvent e) { mc.setInfo(e.addMouseListener(new MouseAdapter() { public void mouseEntered(MouseEvent e) { mc."mouseEntered").addMouseListener(new MouseAdapter() { public void mouseReleased(MouseEvent e) { mc.43 ."mouseMoved"). } }). mc."mouseReleased").addMouseMotionListener(new MouseMotionAdapter() { public void mouseMoved(MouseEvent e) { mc.setInfo(e."mousePressed").setInfo(e. mc. } }).addMouseListener(new MouseAdapter() { public void mouseClicked(MouseEvent e) { mc.setInfo(e.

*.PLAIN. font3.random().random())).BOLD + Font. } k_font (String stringMessage) { message = stringMessage.swing. } font1 = font2 = new Font("Serif". 48). java.ITALIC.event.setFont(font2). Font. (float)Math. Font. font5. . font4.Component.PLAIN. case 2: g. int height = getHeight(). case 4: g. String message. font4 = new Font("Dialog". for (int i=0. font2. (float)Math.random(). case 3: g. Font.setColor(new Color((float)Math.awt. class k_font extends Canvas { Font font1. setBackground(Color. 14). Animasi Font dengan Canvas import import import import java.setFont(font4). break. 24).setFont(font3).ITALIC. font5 = new Font("Serif". } public void paint(Graphics g) { int width = getWidth().BOLD.setFont(font5).awt. case 5: g.BLACK).*. javax.PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI I . break. break. 30). if (message == null ) { message = "Java !".i++) { int fontNum = (int)(5 * Math.awt. i<25. java.44 c. k_font (){ this(null). new Font("SansSerif".*. Font. break.random()) + 1. switch(fontNum) { case 1: g.setFont(font1). } g. 36). Font. break. font3 = new Font("Monospaced".

} }).300).setLayout(new BorderLayout()). } } public class animasiFont extends JFrame { k_font k = new k_font ().EXIT_ON_CLOSE). g.random() * (width+40)). } } ."Center").addMouseListener(new MouseAdapter() { public void mousePressed(MouseEvent e) { Component source = (Component) e. x. } public static void main(String args[]) { animasiFont n = new animasiFont(). getContentPane(). aksi().250). y = (int) (Math.random() * (height + 20)).PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI I .drawString(message. y). setVisible(true). } void komponenVisual(){ getContentPane(). } animasiFont (){ setTitle("animasiFont "). setSize(300. setLocation(300. } void aksi() { k. setDefaultCloseOperation(JFrame.45 int x. source.repaint(). komponenVisual().getSource().y. x = -50 + (int)(Math.add(k.

g. 60.setColor(Color.46 d.BLACK). y-15. Simple Stamp import java.*. import java.awt. y-15.dispose(). y-15.awt.drawOval(x-30. break.event. 60. .fillOval(x-30.setColor(Color. } g. import javax. y-15.swing. case 1: g. 30). simpleStampCanvas() { setBackground(Color. 30).drawRect(x-30. g.BLACK).BLACK). g.BLACK). 30). int x .BLUE). g. class simpleStampCanvas extends Canvas { int p = 0. case 2: g.*.y. 60.setColor(Color. break. } public void paint(Graphics g) { switch(p) { case 0: setBackground(Color.PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI I . 30). g.setColor(Color. 60.fillRect(x-30.*. g.RED). break.

getX().setLayout(new BorderLayout()).getY().150). } void aksi() { ssC.repaint().p = 0.addMouseListener(new MouseAdapter() { public void mousePressed(MouseEvent e) { ssC.p = 1. simpleStamp() { setTitle("Simple Stamp").isShiftDown()) ssC. komponenVisual().300).p = 0. setDefaultCloseOperation(JFrame. } void komponenVisual() { getContentPane(). ssC. if(e. setLocation(300.PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI I .add(ssC. } else{ if(e. ssC.p = 2 .x = e. ssC. aksi(). else ssC. else } } }).isShiftDown()) ssC. setSize(300.EXIT_ON_CLOSE).isMetaDown()) { if(e.y = e. getContentPane(). } public static void main(String args[]) { .47 } } public class simpleStamp extends JFrame { simpleStampCanvas ssC = new simpleStampCanvas(). setVisible(true). "Center").

awt. /*membuat pembagian untuk 7 pallete warna*/ int colorSpacing = (height .awt. g.0.height-5). int currentColor = BLACK. class kanvas extends Canvas { private final static int BLACK =0. boolean drag.width-3. /*membuat canvas untuk pallete warna*/ g. BLUE = 3.setColor(Color.2.width-1. Program Paint import java.width-5. } public void paint(Graphics g) { int width = getWidth(). prevY. YELLOW = 6. CYAN = 4. import javax.GRAY). .48 e. int height = getHeight(). MAGENTA= 5. RED = 1.0. aksi(). GREEN=2.height-3).*.drawRect(1.*.WHITE).PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI simpleStamp ss = } } Saat Klik Kiri Saat Klik Kanan Saat klik+shift new simpleStamp(). g.drawRect(0.fillRect(width-56. kanvas() { setBackground(Color. import java.drawRect(2.event. /*membuat border untuk canvas*/ g.56. int prevX. I .height).height-1). g.56) /7.1.swing. Graphics lembarLukis.*.

fillRect(width-53.50. g. g. g.drawRect(width54. g.colorSpacing).drawString("CLEAR".colorSpacing-2).setColor(Color.MAGENTA).3+2*colorSpacing.setColor(Color.setColor(Color.50. pallete /*pallete lama di set kembali denan border abu-abu*/ g.colorSpacing).colorSpacing-3). /*membuat 7 pallete warna dengan batuan colorSpacing*/ g.3+5*colorSpacing.CYAN).setColor(Color.50.2+currentColor*colorSpacing. g. g.setColor(Color. g.50.height-53. g.setColor(Color.colorSpacing-3).50.50.49).3+0*colorSpacing.width-48.PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI I .YELLOW). int colorSpacing = (height-56)/7.1+currentColor*colorSpacing. g.height-53.50.BLACK).setColor(Color.51.GRAY). g.1+currentColor*colorSpacing.fillRect(width-53.RED). g.WHITE).colorSpacing-2).50.53.fillRect(width-53.drawRect(width55. g. g. /*membuat borde 2 pixel di antara pallette warna */ g. g.colorSpacing-3). } public void gantiWarna(int y) { int width = getWidth(). . g.drawRect(width54.49.53. g.3+1*colorSpacing.BLACK).colorSpacing-3).setColor(Color.3+3*colorSpacing.fillRect(width-53.drawRect(width-53. //mendapatkan range dari if(newColor>0 || newColor<6) { // pastikan bahwa hasil pembagian berada pada range yang benar Graphics g = getGraphics(). int height = getHeight().49 /*membuat clear button*/ g.fillRect(width-53.colorSpacing-3). height-23).3+6*colorSpacing.WHITE).BLUE). int newColor = y / colorSpacing. g.setColor(Color. g.colorSpacing-3).50).colorSpacing-3).2+currentColor*colorSpacing. g.3+4*colorSpacing.fillRect(width-53.fillRect(width-53.setColor(Color. g.fillRect(width-53.setColor(Color.51. g.GREEN).drawRect(width55.

BLUE). break.setColor(Color. break.PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI /*pallete baru di set dengan border putih*/ currentColor = newColor. case RED: lembarLukis.colorSpacing-2). case GREEN: lembarLukis. break.53.setColor(Color. break. switch(currentColor){ case BLACK: lembarLukis.setColor(Color. g.CYAN). //lebar canvas int height = getHeight().drawRect(width54.dispose(). break.1+currentColor*colorSpacing. g.2+currentColor*colorSpacing.MAGENTA). break. //y koordinat saat user mengklik int width = getWidth().GREEN). g.WHITE). break. case CYAN: lembarLukis.51.BLACK).getX().50 } void aksi() { this. //tinggi canvas .RED). case BLUE: lembarLukis.getY().setColor(Color. //x koordinat saat user mengklik int y = e.YELLOW). case MAGENTA: lembarLukis. } } /*Routine yang dipanggil oleh mousePressed ketika user mengklick area dari canvas gambar*/ /*Routine ini mengeset pallete warna */ void setWarna(){ lembarLukis = getGraphics(). } I .setColor(Color.setColor(Color.setColor(Color.setColor(Color.drawRect(width55. g.colorSpacing).addMouseListener(new MouseAdapter() { public void mousePressed(MouseEvent e) { int x = e. case YELLOW: lembarLukis.

setWarna(). repaint().addMouseListener(new MouseAdapter() { public void mouseReleased(MouseEvent e) { if (drag == true){ drag=false.51 if (drag == false) { pada area pallete pada area clear if (x > width -53) { // user mengclik if(y > height . } } //akhir mouse released }). drag = true. //y koordinat saat user if ( x<3) { x = 3.getY().dispose(). } .addMouseMotionListener(new MouseMotionAdapter() { public void mouseDragged(MouseEvent e) { if (drag == true){ mengklik mengklik /*menormalkan koordinat*/ int x = e. } } } }). //akhir mouse ditekan this.53) { //user mengclik } else { //user mengclik pada area } gantiWarna(y). lembarLukis = null. //x koordinat saat user int y = e. this. //mulai menggambar dari point ini prevY = y.PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI I . lembarLukis. pallete warna } else if(x>3 && x < width-56 && y > 3 && y < height -3) { //user mengclik pada area canvas gambar prevX = x.getX().

y).x. } .52 }).drawLine(prevX.add(kv).480). setSize(600. } lembarLukis. } } //akhir mouse released I . setDefaultCloseOperation(JFrame. } } public static void main(String args[]) { melukis lukis = new melukis(). prevY. } } public class melukis extends JFrame { kanvas kv = new kanvas(). setLocation(300. } void komponenVisual(){ getContentPane().EXIT_ON_CLOSE).PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI if (x > getWidth() -57 ) { x = getWidth() -57. } if(y>getHeight() -4) { y = getHeight() -4. komponenVisual().300). prevX = x. prevY = y. setVisible(true). } if (y<3) { y=3. melukis() { setTitle("Mari melukis yuk!").

KeyboardEvent import java. boxY. canvas_k() { setBackground(Color.swing.*. import javax.53 f. int height = getHeight().RED.*.CYAN). Color warnaBox.*.awt. boxY = 100.LIGHT_GRAY).setColor(Color. } else { g. class canvas_k extends Canvas { final int ukuranBox = 40.setColor(Color. } . if(hasFocus()) { g.event. int boxX. } public void paint(Graphics g) { int width = getWidth().PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI I . import java. aksi(). boxX = 100. warnaBox = Color.WHITE).awt.

fillRect(boxX.width-1.7. } }).ukuranBox. ukuranBox).ukuranBox) { boxX = getWidth() -3 .2.height-5).addKeyListener(new KeyAdapter() { public void keyPressed(KeyEvent e) { int key = e.setColor(Color. g.drawRect(2. 40).height-3). } repaint(). boxY.drawString("Tanda panah untuk menggerakkan!". this.VK_LEFT) { boxX -= 8. if(key== KeyEvent. } }).addFocusListener(new FocusAdapter() { public void focusGained(FocusEvent e) { repaint().VK_UP) { boxY -=8.drawRect(0.width-5. if(boxX > getWidth() -3 .7.drawRect(1.getKeyCode(). if(hasFocus()) { g.drawString("Klik untuk mengaktifkan!". } } void aksi() { this.width-3. R. 20). ukuranBox. . if(boxX < 3) { boxX = 3.RED).height-1).PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI I . } else if(key == KeyEvent.VK_RIGHT) { boxX +=8. 20).drawString("K. g.0. this.1. g. g.54 g. g.7.setColor(warnaBox). G. B untuk ganti warna". } else { g. } else if(key == KeyEvent.addFocusListener(new FocusAdapter() { public void focusLost(FocusEvent e) { repaint(). g. } repaint().

55 } }).addMouseListener(new MouseAdapter() { public void mousePressed(MouseEvent e) { requestFocus(). if(boxY > getHeight() . } else if(key== 'G' || key== 'g' ) { warnaBox = Color. } repaint(). repaint(). .ukuranBox.BLUE. } else if(key== 'R' || key== 'r' ) { warnaBox = Color.100). if(key== 'K' || key== 'k' ) { warnaBox = Color.PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI if(boxY < 3) { boxY = 3 .ukuranBox) { boxY = getHeight() . } }). } this.3 .RED.BLACK. } }).GREEN. } } public class keyboardEvent2 extends JFrame { canvas_k ck = new canvas_k(). I . } else if(key == KeyEvent.VK_DOWN) { boxY +=8. } this. setLocation(100.addKeyListener(new KeyAdapter() { public void keyTyped(KeyEvent e) { char key = e. repaint(). } else if(key== 'B' || key== 'b' ) { warnaBox = Color. repaint(). repaint().3 .getKeyChar().. } repaint(). keyboardEvent2() { setTitle("Keyboard Event").

56 } 4. komponenVisual().PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI setSize(300. } void komponenVisual(){ getContentPane(). setVisible(true). setDefaultCloseOperation(JFrame.300). } I . Buatlah tampilan GUI seperti di bawah ini(gunakan cara manual): . } public static void main(String args[]) { keyboardEvent2 kb = new keyboardEvent2().EXIT_ON_CLOSE). Tugas a.add(ck).

PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI I .57 b. Buatlah sebuah program tebak angka. dengan tampilan sebagai berikut: Bila kita masukkan sebuah bilangan ke dalam textfield dan bilangan tersebut sesuai dengan bilangan yang kita tentukan. maka akan muncul tampilan gambar : Bila angka yang kita masukkan tidak sesuai. maka akan muncul tampilan gambar: .

58 Dan ketika kita memasukkan sebuah bilangan baru ke dalam textfield maka tampilan akan kembali ke kondisi awal. c. Modifikasi program seperti di bawah ini: .RIGHT) untuk rata kanan. d.setHorizontalAlignment(JTextField.PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI I . Buatlah Layout Calculator dan tambahkan eventHandlernya di bawah ini(gunakan layout manager): Gunakan method JTextField.

Buatlah satu aplikasi yang menggunkan minimal event handler di bawah ini dan class Cnavas(contoh Game): .59 e.PEMOGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pengenalan Java GUI I .