Anda di halaman 1dari 5

Muhammad Fariz Azkariandhi 105020307111043

Teori Akuntansi Resume SFAC No. 3 sampai No. 8

Berikut garis besar isi SFAC No. 3 samapi dengan 8 SFAC No. 3 Elements of Financial Statements of Bussines Enterprise, yang memberikan definisi dari pos-pos yang terdapat dalam laporan keuangan, seperti aktiva, kewajiban, pendapatan, dan beban. SFAC No. 4 Objective of Financial Reporting by Nonbusiness Organizations, yang menyajikan tujuan dan sasaran akuntansi untuk organisai nirlaba. SFAC No. 5 Recognition and Measurement in Financial Statements of Business Enterprise, yang menetapkan kriteria pengakuan dan pengukuran fundamental serta pedoman tentang informasi apa yang biasanya harus dimasukkan dalam laporan keuangan dan kapan waktunya. SFAC No. 6 Elements of Financial Statements, yang menggantikan SFAC No. 3 dan memperluas lingkup SFAC No. 3 dengan memasukkan organisasiorganisasi nirlaba. SFAC No. 7 Using Cash Flow Information and Present Value in Accounting Measurements yang merupakan kerangka kerja bagi pemakaian arus kas masa depan yang diharapkan dan nilai sekarang (present value) sebagai dasar pengukuran. SFAC No. 8 Conceptual Frameworks for Financial Reporting yang merupakan kerangka konseptual untuk laporan keuangan. Konsep Fundamental Elemen-elemen Dasar Laporan Keuangan Perusahaan Bisnis. SFAC No. 3, Elemen-elemen Laporan Keuangan Perusahaan Bisnis, mendefinisikan 10 elemen yang terkait dengan pengukuran kinerja dan status perusahaan: aset, utang, ekuitas, investasi oleh pemilik, distribusi kepada pemilik, comprehensive income, revenue, expenses, gains, dan losses. Definisi tersebut menyediakan metode penyaringan pertama untuk

menentukan isi laporan keuangan. Pernyataan tersebut menjelaskan karakteristik penting yang harus dipenuhi sebelum kejadian-kejadian atau keadaan-keadaan

dipertimbangkan sebagai elemen laporan keuangan. Ada tiga hal yang menjadi catatan penting: Pertama, konsep income komprehensif lebih terbuka daripada konsep income akuntansi tradisional. Income komprehensif dapat dimasukkan dalam laporan yang mencakup perubahan dalam aset bersih perusahaan untuk satu periode dari semua sumber transaksi kecuali transaksi dengan pemilik. Ini adalah istilah yang allinclusive yang dapat membantu pemakai mencari angka income sesungguhnya dengan (a) menyediakan sifat angka yang kompleks secara detail dan memungkinkan pemakai membuat penilaian; serta (b) menggambarkan kinerja perusahaan sebagai kontinum dengan transaksi dan kejadian yang terjadi baik yang utama (normal) maupun luar biasa pada keberadaan perusahaan secara keseluruhan. Kedua, definisi aset, utang dan ekuitas terkait dengan jumlah sumber daya dan klaim atas sumber daya pada waktu tertentu, sementara definisi revenue, expenses, gains, dan losses terkait dengan dampak transaksi, kejadian, dan keadaan selama satu periode. Ketiga, nilai aset, utang dan ekuitas dianggap akan berubah sebagai hasil dari revenue, expenses, gains, dan losses, yang memiliki implikasi artilkulasi. Dengan kata lain, laporan keuangan dianggap berinteraksi dan berhubungan. SFAC No. 3 kemudian digantikan oleh SFAC No. 6. Definisi elemen-elemen tersebut identik dengan definisi elemen-elemen dalam SFAC No. 3, kecuali bahwa definisi pada SFAC No. 6 tersebut dapat diterapkan juga pada organisasi nonbisnis. Tujuan Laporan keuangan organisasi nirlaba menurut statement of Financial Accounting Concepts No. 4 (SFAC 4) adalah : Memberikan informasi yang bermanfaat bagi penyedia dan calon penyedia sumber daya, serta pemakai dan calon pemakai lainnya dalam pembuatan keputusan yang rasional mengenai alokasi sumber daya organisasi. Memberikan informasi untuk membantu para penyedia dan calon penyedia sumber daya, serta pemakai dan calon pemakai lainnya dalam menilai pelayanan serta kemampuan untuk melanjutkan memberi pelayanan tersebut. Memberikan informasi yang bermanfaat bagi penyedia dan calon penyedia sumber daya, serta pemakai dan calon pemakai lainnya dalam menilai kinerja

manajer organisasi nonbisnis atas pelaksanaan tanggung jawab pengelolaan serta aspek kinerja lainnya. Memberikan informasi mengenai sumber daya ekonomi, kewajiban, dan kekayaan bersih organisasi, serta pengaruh dari transaksi, peristiwa dan kejadian ekonomi yang mengubah sumber daya dan kepentingan sumber daya tersebut. Memberikan informasi mengenai kinerja organisasi selama satu periode Memberikan informasi bagaimana memperoleh dan membelanjakan kas Memberikan penjelasan dan intrepetasi untuk membantu pemakai dalam memahami informasi keuangan yang diberikan. Pengakuan dan Pengukuran SFAC No. 5 membuat pembedaan yang berguna antara income, earnings, dan comprehensive income. Secara mendasar earnings berbeda dari income dengan keluarnya penyesuaian akuntansi periode sebelumnya yang tidak diakui pada periode sekarang, seperti efek kumulatif atas perubahan prinsip akuntansi. Secara mendasar, comprehensive income mengakui dua kelas item yang dikeluarkan dari earnings, yaitu efek penyesuaian akuntansi tertentu periode sebelumnya yang tidak diakui pada periode berjalan, dan perubahan lain dalam aset bersih (terutama holding gains dan losses) yang diakui dalam periode ini tetapi dikeluarkan dari earnings, seperti penyesuaian untuk nilai tukar mata uang asing. Kriteria pengakuan meliputi: (a)definisi: item memenuhi definisi-definisi elemen-elemen laporan keuangan; (b)dapat diukur: item mempunyai atribut relevan yang dapat diukur dengan kereliabelan yang memadai; (c)relevansi: informasi tentang item tersebut dapat membuat keputusan pemakai menjadi berbeda; dan (d)reliabilitas: informasi mewakili keadaan sebenarnya, jujur, dapat diuji kebenarannya dan netral. Pemakaian Arus Kas dan Present Value Sebagai Dasar pengukuran SFAC No. 7 lebih menekankan pada isu pengukuran spesifik daripada isu konseptual yang lebih luas, karena itu statement ini dapat dilihat sebagai bagian dari Statement tersebut. SFAC No. 7 digunakan pada situasi dimana current market value tidak tersedia sehingga harus menggunakan estimasi aliran kas di masa mendatang. Present Value Measurement

Poin penting mengenai pengukuran asset adalah pengukuran present value yang digunakan untuk mensimulasi fair value. Discount rate harus meliputi risiko dan ketidakpastian yang merefleksikan pengukuran pasar terhadap nilai asset. Jika asset tertentu memiliki beberapa kemungkinan aliran kas dalam beberapa tahun, maka aliran kas yang diekspektasi harus menentukan probabilitas aliran kas individu tertimbang. Liability Measurement Poin penting dalam pengukuran liabilitas adalah discount rate harus diikutkan dalam perhitungan credit standing perusahaan. Pengukuran asset dan liabilitas sesuai ketentuan SFAC No. 7 dinilai tidak konsisten. Sebuah asset dapat dipandang dan dinilai secara terpisah dari entitas perusahaan, tapi pada saat mengukur liabilitas tidak dapat demikian. Kerangka Konseptual untuk Laporan Keuangan SFAC No.8 merupakan salah satu dari serangkaian publikasi di FASB untuk akuntansi dan pelaporan keuangan yang mencakup dua bab kerangka konseptual baru yang menggantikan SFAC No.1, tujuan pelaporan keuangan oleh Business Enterprises, dan SFAC No.2, karakteristik kualitatif informasi akuntansi. SFAC No.8 dimaksudkan untuk menetapkan tujuan-tujuan dan konsep-konsep fundamental yang akan menjadi dasar untuk pengembangan akuntansi keuangan dan pedoman pelaporan. SFAC bukan merupakan bagian dari FASB, tetapi merupakan sumber-sumber otoritatif dari GAAP yang diakui oleh FASB untuk diterapkan pada entitas non pemerintah. Bagaimanapun SFAC tidak (a)memerlukan perubahan dalam US GAAP yang ada, (b)mengubah, memodifikasi, atau menafsirkan kodifikasi standar akuntansi, dan (c)membenarkan salah satu perubahan yang ada dalam praktekpraktek akuntansi dan pelaporan yang berlaku umum atau menafsirkan kodifikasi standar akuntansi berdasarkan intepretasi pribadi dari tujuan dan konsep-konsep dalam SFAC. SFAC dapat diubah, diganti, dan ditarik melalui prosedur yang sesuai dibawah the boards rules of procedure. Secara umum isi dan tujuan SFAC No.8 adalah : Bagian pertama hasil projek bersama dengan IASB dalam merumuskan konsep dasar akuntansi keuangan.

Menggantikan SFAC No.1 dan 2 Terdiri atas tiga bab : Bab 1, tujuan pelaporan keuangan tujuan umum. Bab 2, entitas pelaporan Bab 3, karakteristik kualitatif informasi keuangan bermanfaat