Laporan Hasil Observasi Proses Belajar Mengajar dan Pengenalan Lapangan SMA N 1 BATANG ANAI

Diajukan sebagai Salah Satu Tugas dalam Mata Kuliah Pengalaman Lapangan Kependidikan

DESMAIYANTI 12504 / 2009 Pendidikan Matematika

JURUSAN MATEMATIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI PADANG 2013

KATA PENGANTAR

Syukur Alhamdulillah penulis ucapkan kehadirat Allah SWT, karena berkat rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan laporan hasil observasi proses belajar mengajar dan pengenalan lapangan ini. Penulisan laporan observasi ini bertujuan untuk melengkapi tugas mata kuliah Pengalaman Lapangan Kependidikan (PLK) semester Januari-Juni 2013. Dimulai dari perencanaan, pelaksaan observasi dan berakhir dengan pembuatan laporan ini, penulis banyak mendapat bimbingan, arahan, dan bantuan dari berbagai pihak, baik secara langsung maupun tidak langsung sehingga laporan ini dapat diselesaikan. Oleh karena itu penulis mengungkapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian laporan observasi ini. Penulis menyadari bahwa penulisan laporan ini masih jauh dari

kesempurnaan, untuk itu segala kritik dan saran yang bersifat membangun sangat penulis harapkan demi perbaikan penulisan ke depannya. Semoga laporan ini bermanfaat bagi penulis khususnya dan kepada pembaca pada umumnya.

Padang, 17 Februari 2013

Penulis

DAFTAR ISI Halaman KATA PENGANTAR ........................................................................................... i DAFTAR ISI .......................................................................................................... ii BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ............................................................................... B. Tujuan Observasi ........................................................................... C. Kegunaan Observasi........................................................................ D. Ruang Lingkup ................................................................................ E. Pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan Kependidikan ........ F. Lokasi Observasi ............................................................................. BAB II HASIL OBSERVASI A. Profil SMA N 1 Batang Anai .......................................................... B. Struktur Organisasi dan Personalia SMA N 1 Batang Anai .......... C. Keadaan Guru dan Siswa ................................................................ D. Sarana dan Prasarana ...................................................................... E. Interaksi Sosial ................................................................................ F. Jadwal Kegiatan Mahasiswa PLK di Sekolah ................................. G. Pelaksanaan Proses Pembelajaran ................................................... BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan ..................................................................................... B. Rekomendasi ...................................................................................

DAFTAR PUSTAKA DAFTAR LAMPIRAN .

Mata kuliah itu berupa teori dan praktek. Selama berada di sekolah mahasiswa akan diberikan pengetahuan dan keterampilan mengajar langsung dari guru dan tenaga pengajar lainnya. mahasiswa dipersiapkan menjadi tenaga pengajar dan dihadapkan dengan keadaan nyata yang ada di lapangan. dan sosial yang mencakup pengetahuan. . Dalam PLK.BAB I PENDAHULUAN A. Mahasiswa juga diharapkan bisa menerapkan dan meningkatkan kompetensi pedagogik. Salah satu mata kuliah praktek mengajar adalah micro teaching yang dilaksanakan seperti peer teaching dengan menggunakan mahasiswa sebagai siswa. professional. Latar Belakang Universitas Negeri Padang terdiri dari beberapa fakultas yang memuat berbagai jurusan. kepribadian. Untuk mahasiswa program studi kependidikan diberikan berbagai mata kuliah yang menunjang peningkatan kemampuan-kemampuan untuk menjadi seorang pendidik. Mahasiswa dituntut untuk mengajar mata pelajaran tertentu sebagai aplikasi dari ilmu keteknikan dan kependidikan yang telah dipelajari. Setelah lulus mata kuliah ini mahasiswa diharuskan menjalani Pengalaman Lapangan Kependidikan (PLK) untuk mempelajari dan mempraktekkan cara mengajar yang telah dipelajari pada semester-semester sebelumnya. Setiap jurusan terbagi menjadi program studi kependidikan dan non kependidikan. Pelaksanaan PLK dilakukan di sekolah yang telah ditentukan oleh Unit Program Pengalaman Lapangan (UPPL) selama lebih kurang enam bulan.

sikap dan perilaku keguruan dengan segala aspeknya (kependidikan) yang dialami secara nyata di sekolah latihan. Sebagai bahan masukan bagi Unit Pelayanan Pengalaman Lapangan (UPPL) tentang perkembangan sekolah latihan. C. B. Mengetahui sarana dan prasarana yang menunjang proses belajar mengajar yang ada di SMA N 1 Batang Anai. Oleh karena itu. Tujuan Observasi 1. 4. Melihat dan memantau keadaan sekolah baik fisik maupun non fisik 2. Agar pelaksanaan PLK dapat terlaksana dengan baik maka mahasiswa harus mengenali dulu keadaan sekolah yang akan menjadi tempat melaksanakan praktek mengajar. Observasi ini diharapkan dapat membantu kelancaran penulis selama berlangsungnya PLK di sekolah ini. penulis sebagai mahasiswa PLK melakukan observasi di SMA Negeri 1 Batang Anai pada tanggal 14 Februari sampai 16 Februari 2013. Melatih dan mempersiapkan mental mahasiswa sebagai calon guru untuk terjun ke lapangan. 3.keterampilan. Tujuannya agar mahasiswa siap dan tidak terkejut dengan keadaan sekolah nantinya. . Kegunaan Observasi Kegiatan observasi ini berguna antara lain : 1. Mengetahui segala bentuk dan cara pengelolaan kelas serta tugas-tugas kependidikan di SMA N 1 Batang Anai.

Kegiatan observasi ini mencakup pengenalan terhadap keadaan fisik maupun keadaan nonfisik sekolah serta segala sesuatu yang terkait tugas-tugas kependidikan di sekolah. guru pamong. mengamati keadaan sekolah baik dari segi fisik maupun keadaan nonfisik. Ruang Lingkup Laporan ini dibuat berdasarkan pengalaman lapangan kependidikan yang telah penulis lakukan selama masa observasi dan orientasi pada minggu pertama PLK. Mempersiapkan diri untuk terjun kelapangan sebagai seorang guru dan berpartisipasi pada sekolah yang ditempuh. Membentuk pribadi yang memiliki sikap. Pelaksanaan Pengalaman Lapangan Kependidikan Pelaksanaan praktek lapangan kependidikan mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) berada di bawah tanggung jawab Unit Pelaksana Teknis Program Pengalaman Lapangan (UPPL). UPPL telah mengeluarkan ketetapan menyangkut sekolah latihan. nilai. E. 3. 4. D. Melengkapi tugas pada mata kuliah Pengalam Lapangan Kependidikan (PLK) sekaligus sebagai syarat kelulusan pada mata kuliah tersebut . Dalam masa observasi dan orientasi ini hal-hal yang di lakukan antara lain perkenalan diri kepada kepala sekolah. maupun jadwal pelaksanaan PLK itu sendiri. pengetahuan serta memberikan pengalaman yang dibutuhkan oleh mahasiswa sebagai calon guru. PLK pada semester Januari-Juni 2013 ini .2. guru-guru beserta staf yang ada di sekolah latihan. dosen pembimbing.

kelas latihan. mahasiswa PLK akan menjalani ujian PLK yang akan dilakukan antara tanggal 20-31 Mei 2013. Tahap latihan mengajar ini diawali degan Latihan Mengajar Terbimbing (LMT) dari guru pamong yang dimulai pada tanggal 25 Februari sampai 23 Maret 2013. Tahap Observasi Pada tahap ini. sarana dan prasarana sekolah. peserta didik khusunya di kelas latihan. serta tugas-tugas kependidikan lainnya. Masa ujian PLK Setelah Latihan Mengajar Mandiri (LMM). penulis ditetapkan untuk mengikuti PLK di SMA Negeri 1 Batang Anai. 2. Tahap Latihan Mengajar Mahasiswa PLK melakukan latihan mengajar di kelas di bawah bimbingan guru pamong dan dosen pembimbing. . mahasiswa PLK mengadakan observasi bersama guru pamong antara tanggal 13-16 Februari 2011. F. kemudian dilanjutkan dengan Latihan Mengajar Mandiri (LMM) yang dimulai pada tanggal 25 Maret sampai 18 Mei 2013 dan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). 3. Kegiatan observasi diawali dengan pengenalan mahasiswa PLK terhadap majelis guru beserta staf. Lokasi Observasi Berdasarkan ketetapan dari UPPL yang dikeluarkan melalui Surat Keputusan Rektor UNP untuk semester Januari-Juni 2013. lingkungan sekolah.dilaksanakan mulai tanggal 13 Februari sampai 31 Mei 2013 yang terdiri dari beberapa tahap yaitu : 1.

Adapun mahasiswa yang melaksanakan PLK di SMA Negeri 1 Batang Anai sebagai berikut: Tabel 1. Rincian Mahasiswa PLK di SMA Negeri 1 Batang Anai JURUSAN Matematika Sejarah Sosiologi Kepelatihan Olah Raga Total Jumlah 3 3 2 3 11 .

Menyusun dan merumuskan kurikulum SMA Negeri 1 Batang Anai yang mampu menjadi rujukan dan acuan di SMA Negeri 1 Batang Anai. Kecamatan d. b. . Luas Sekolah : SMA Negeri 1 Batang Anai : Jalan Dwi Warna No. Meningkatkan kuantitas dan kualitas lulusan. Visi dan Misi SMA 1 Batang Anai Visi: Berbudaya. Melaksanakan proses pembelajaran yang aktif. Nama Sekolah b.BAB II HASIL OBSERVASI A. Propinsi f. c. efektif. dan pengembngan life skill. d. Profil SMA N 1 Batang Anai 1. Alamat c. Melengkapi sarana dan prasarana yang akan menunjang proses pembelajaran. pembinaan kepribadian. Tahun Didirikan g. dan menyenangkan. 59 Pasar Usang : Batang Anai : Padang Pariaman : Sumatera Barat : 1996 : 21340 m2 2. Kabupaten e. Data Sekolah a. kreatif. dan berprestasi. terampil. Misi: a.

Melaksanakan evaluasi kebermaknaan yang menyenangkan secara terus menerus dan berkelanjutan. Meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan melalui pendidikan dan pelatihan. sapa. Motto siswa : Disiplin. h. Pada saat yang sama terdapat tanah dan bantuan dana dari pemerintah untuk membangun sekolah. dan santun.e. dan prestasi. Sejarah Berdirinya SMA N 1 Batang Anai SMA Negeri 1 Batang Anai pertama didirikan tahun 1996 oleh bapak Abu Tani Rizam yang saat itu menjabat sebagai kepala sekolah SMA N 1 Sicincin. Sekolah ini merupakan sekolah gandengan dari SMA N 1 Sicincin. i. Motto sekolah : Salam. Awalnya anak-anak ini sekolah ke SMA di Sicincin atau di Padang dengan jarak perjalanan yang harus ditempuh cukup jauh. kreasi. g. . Akhirnya bapak Abu Tani Rizam bersama masyarakat Batang Anai mendirikan SMA N 1 Batang Anai ini. senyum. Memenuhi tingkat pembiayaan ideal kesiswaan dengan mengoptimalkan partisipasi orang tua dan masyarakat. Menumbuhkembangkan budaya islami dan kultur daerah dalam lingkungan sekolah. Melaksanakan pengelolaan SMA Negeri 1 Batang Anai dengan konsep MBS dan MPMBS. 3. f. Sekolah ini dibangun karena pada saat itu di kecamatan tersebut belum ada SMA padahal di sana banyak anak-anak yang sudah SMA.

Isdawati Anwar (1999-2003) 4. 6. Mulyadi. 1. 3. M. Sejak awal berdiri hingga sekarang SMA N 1 Batang Anai telah mengalami 4 kali pergantian kepala sekolah. Pd Misradelina S. . Dra. R. Pada tahun 1997 pembangunan sekolah selesai sehingga semua kegiatan operasional sekolah dilakukan di bangunan ini. MM (2003-sekarang) B. Struktur Organisasi dan Personalia SMA N 1 Batang Anai Struktur organisasi dan personalia SMA N 1 Batang Anai tahun pelajaran 2012/2013 : Tabel 2. Pd.. M. 2. Drs. sekolah ini berstatus sekolah persiapan yang terdiri dari 3 kelas untuk kelas X dengan pelaksanaan kegiatan operasional sekolah dilakukan di SMP YAPPI.Pada awal berdiri. Drs. Pd Irwan Arnes S. Pd. 5. Diantara kepala sekolah yang pernah menjabat di SMA N 1 Batang Anai adalah: 1.. 4. MM Rahmawati. Darmizal (1997-1999) 3. Pd Lili Suryani S. S. Pd. Pd Fermazoni S. Mulyadi. Jabatan Kepala Sekolah Ketua Komite Sekolah Waka kurikulum Waka kesiswaan Waka Sarana dan Prasarana Waka Humas dan Peningkatan Mutu Nama Drs.. Struktur Organisasi SMA N 1 Batang Anai No. Pd. Abu Tani Rizam (1996-1997) 2. M.R.

12. Penjaskes Total Guru Total personalia Total guru dan personalia PNS Total guru dan personalia honor No. 7. Muatan Lokal 15. 1. 2. 6. 4. Jumlah Guru 7 5 4 4 3 3 6 3 6 3 3 3 4 1 4 5 3 47 26 62 11 . yaitu: Tabel 3 Jumlah Guru Berdasarkan Mata Pelajaran Nama Mata Pelajaran Matematika Biologi Kimia Fisika Pendidikan Agama Pkn Bahasa Indonesia Sejarah Bahasa Inggris Sosiologi Geografi Bahasa Jepang Bimbingan dan Konseling 14. 13. 10. 11. Seni Budaya 16.C. Keadaan Guru Guru dan personalia di SMA N 1 Batang anai berjumlah 73 orang dengan 62 orang berstatus PNS dan 11 orang berstatus honor. 3. 8. 5. TIK 17. Keadaan Guru dan Siswa 1. 9. Adapaun rincian jumlah guru untuk masing-masing mata pelajaran.

16 6 1 4 1 0 6 1 2 1 4 1 6 1 8 16 24 14 10 16 24 14 10 24 22 20 10 PEMB. AGAMA P. 1 2 3 4 5 6 7 8 Drs.SPd Dra Rukmini Leli Yesni. R.KUR Misradelina.SAg.MPd. Resfira. Armi 10 Gusvita. 12 SPd.Tabel 4 Pembagian Tugas Guru SMAN I Batang Anai dalam Proses Belajar Mengajar Tahun Pelajaran 2012 -2013 MATA N o.Biol ogi Ko.SAg.M. BK Yandri Yati. Liza Yulia Sari. Irma Suyeni H.Roza Fitrina. Drs.SPd. Taufik 9 Sabirin.SPd. MSi. OSIS WAK.M.Pd 13 Irfatnawati. SPd. Halimah. Mulyadi. SPd.Pd MULOK III/ d PKn III/ b PKn III/ b PKn MULOK 6 10 12 22 20 10 . AGAMA 24 24 24 24 6 0 0 0 Kepsek Ko. 14 SPd. NAMA Go l PELAJAR AN Jam Mengajar DI KELAS X X X I II 6 6 1 2 1 8 JL H JA M PB M 6 24 12 6 6 18 24 6 Tot al Ja m KET. Desi 11 Syafriani. IV /a IV /a IV /a IV /a IV /a IV /a III/ b IV /a III/ b - BIOLOGI BIOLOGI BIOLOGI BIOLOGI BIOLOGI BK BK BK P. MM Dra.SPd.Lab. AGAMA P.

IV B. IV INDONESI /a Dra. III/ SPd. III/ INDONESI b Yuhartanti. SPd. IV MPd /a B.JERMAN 6 25 6 . IV INDONESI /a Sardiani. 10 6 25 6 15 JL H JA M PB M 25 6 26 N o.INGGRIS B. Helmiyati A B. Syafwarti /a SEJARAH IV Murni. SPd. /a SEJARAH Lili Suryani.SPd. /a INGGRIS 2 4 15 24 24 Ka. A III/ Dra.Perpusta kaan 16 12 1 0 2 0 2 0 1 0 12 24 17 5 25 25 18 4 24 24 19 4 24 24 20 21 22 23 24 25 20 6 8 1 2 2 4 1 5 14 12 20 20 20 12 24 20 20 20 12 24 25 6 15 Tot al Ja m KET. NAMA 27 Syamsuarni. Jasmi A B. d SEJARAH IV H. 1 5 Jam MATA Mengajar Go DI l KELAS PELAJAR AN X X X I II IV 1 /a B. SPd.0 B.INGGRIS 0 15 B. Nurhayati A B. SPd. Arviati d SEJARAH Nurlis Suprina. A B. A B.Dra. SPd. SPd. IV INDONESI /a Dra. MPd. IV INDONESI /a Dra. IV INDONESI /a Erna Emi.JERMAN Silvia Henirosi.

Lab.SPd Dra. SARANA Ko. SPd.S 34 Pd. SPd. 36 Zarwati. Evanovitadewi. 33 SPd. SPd. Jalimar Irwan Arnes. INGGRIS B. SPd. SPd Dilla 41 Hermayanti. SE 42 Yus Spema Irrat 42 Destao.Bah asa 1 0 37 Elfirina 38 Dra. Firdaus III/ d EKONOMI KWU IV /a EKONOMI KWU III/ b EKONOMI KWU III/ c EKONOMI KWU III/ b EKONOMI KWU MULOK IV SOSIOLOG /a I III/ SOSIOLOG d I IV SOSIOLOG /a I 14 4 24 4 16 6 25 4 14 6 24 26 27 BEND KOMITE WAK. HUMAS 3 9 1 8 6 1 5 .SPd 40 Roslaini.28 Marjenny. INGGRIS B. 31 Ikhlas. 29 Zawir. Rahmawati. SPd.MSi 35 Dardanela. 30 Asraleli. INGGRIS MATEMA TIKA MATEMA TIKA MATEMA TIKA MATEMA TIKA MATEMA TIKA EKONOMI 2 5 5 2 5 1 5 1 5 1 0 15 25 20 25 15 20 1 5 3 0 20 14 6 1 4 4 2 1 4 7 6 7 4 14 4 6 2 4 6 24 20 26 15 35 25 30 30 14 6 14 4 24 4 16 6 25 4 14 25 32 25 15 35 37 30 30 14 WAK.MSi. III/ d IV /a III/ b IV /a IV /a III/ d III/ d IV /a IV /a B.Pd 44 Drs. Mardiana Harni 39 Daswita. 43 M. SPd. 32 Dra.

Bengkel Seni 55 Dina Arlina 56 Ardi Novita 57 Sari. 51 52 53 54 III/ d PENJAS PENJAS SENI BUDAYA SENI BUDAYA SENI BUDAYA SENI BUDAYA B.SPd. 47 Rosmiyeti. Gustrizal d Yelni Versita. JEPANG B. Firjon 9 IV /a IV /a IV /a IV /a GEOGRAF I GEOGRAF I GEOGRAF I PENJAS MATA 4 1 6 8 12 8 9 24 24 16 26 JL H JA M PB M 16 12 4 6 6 10 10 16 14 14 1 0 10 14 14 12 24 1 8 6 12 5 24 12 14 13 24 36 16 26 Tot al Ja m KET. OSIS 6 1 4 4 4 1 2 2 4 6 6 2 3 8 Ko. JEPANG B. Erniati 60 Zainal.Adiwiyat a N o. SPd. SPd 59 Dra.Lab.Msi 62 Dra. 48 Drs.SIS III/ Drs. 46 SPd. /a Sartina Ermi.P.Hum. IV SPd. 45 SPd.S. Aidil 61 Hayani. NAMA Go l PELAJAR AN 1 6 1 8 8 Jam Mengajar DI KELAS X X X I II 16 1 2 49 Fermazoni SPd.45 Tika Khartika H. 58 Rosneti. Ismeri Sastra.D. IV SPd. SPd. Leli IV /a IV /a IV /a III/ b IV Ka. b - PEMB.Fisi ka 5 Ko. Imnawati.SPd.Kim . Ko. /a III/ Enni Widya. Sutrisna 50 Halanda.Lab. JEPANG FISIKA FISIKA FISIKA FISIKA KIMIA 28 12 10 16 14 14 14 14 12 36 24 12 14 25 WAKA. SPd.

IPS 2. OSIS 2. KOMPUTE b S.PS.Hum R T. Komputer 16 1 4 1 2 1 2 16 28 14 14 12 12 12 12 2. Rita Oktaberita. yaitu : 1.Lab. Amd R T. IPA Selain kegiatan belajar mengajar juga ada kegiatan ekstra kurikuler di sekolah yang dapat diikuti siswa. Yance . 64 65 66 67 68 /a IV /a KIMIA III/ Afdhilawati.KOMPUTE Gusliza. R T. b KIMIA T. Pramuka . KOMPUTE Neldawati. 63 MSi.Kom. M. 9 lokal kelas XI dan 8 lokal kelas XII. Endel T J. Keadaan Siswa Siswa di SMA N 1 Batang Anai berjumlah 862 orang yang terbagi dalam 27 lokal yaitu 10 lokal kelas X. Di SMA 1 Batang Anai terdapat dua pogram jurusan yang dapat dipilih oleh siswa sesuai dengan bakat dan minatnya.Sumarni. UKS 3.Pd Dra. SPd. yaitu : 1. III/ Hakimi Baigas. KOMPUTE Amd R ia 6 2 1 1 0 10 26 21 26 21 Ko.

Lokal darurat 12.4. Ruangan belajar 13. Ruangan perpustakaan 6. Toilet 11. Ruangan multimedia 8. Lapangan upacara 9. Labor Biologi : : : : : : : : : : : : : : : 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 2 buah 2 buah 23 buah 1 buah 1 buah 1 buah . Mushalla 10. Sarana dan prasarana merupakan faktor utama dalam proses belajar mengajar. Ruangan UKS 14. Dimana terdiri dari beberapa ruangan yaitu: 1. Ruangan kepala sekolah 2. Olah raga 5. Ruang Waka 5. Ruang tata usaha 4. Kesenian D. Sarana dan Prasarana Saat ini SMA Negeri Batang Anai telah memiliki sarana dan prasarana yang cukup memadai dalam rangka kelancaran pelaksanaan proses belajar mengajar. Ruangan komputer 7. Ruang majelis guru 3. Ruang OSIS 15.

Kantin E.00-11.15 07.16.00 10.30 12. Labor Kimia 17. tidak hanya dalam ruang kelas tapi juga di luar kelas. F.45-14. Interaksi Sosial : : : : 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah Hubungan sosial secara keseluruhan antara guru dengan siswa pada umumnya baik. saling berinteraksi satu sama lain sehingga terjalin komunikasi yang baik pula.15 Kamis 09.25-09. Jadwal Kegiatan Mahasiswa PLK di Sekolah Senin Selasa Rabu Kamis Jum’at Sabtu : Mengajar dan Piket PBM : Mengajar dan Piket Adiwiyata : Libur : Mengajar : Mengajar dan Piket PBM : Mengajar Rincian Jadwal Mengajar sebagai berikut : Hari Senin Selasa Jam 12.45-14.45 Kelas XI IPS 2 Xi IPA 2 XI IPA 1 XI IPS 1 XI IPS 2 . Labor Bahasa 18. Ruang BK 19. begitu juga dengan komunikasi antara guru dengan guru.00-10. dan dengan mahasiswa PPL serta siswa dengan siswa juga terlihat baik dan akrab.

guru hanya mengatakan bahwa materi ini penting dan umumnya keluar saat UN. guru mengawali dengan mengecek kehadiran siswa. saat itu juga guru mencoba membimbing siswa mengingatnya kembali. Kegiatan ini selalu dilakukan diawal pembelajaran. Kegiatan Membuka Palajaran Pembelajaran pada jam pertama diawali dengan do’a bersama yang dipimpin oleh ketua kelas. Jika siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikannya maka guru membantu membimbing siswa menemukan penyelesaiannya.25-09. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan membaca alquran oleh beberapa orang siswa yang dibimbing oleh guru.50-09.Jumat Sabtu 08. Di saat materi prasyarat diperlukan. Jika pembelajaran dimulai bukan pada jam pertama.15 XI IPS 1 XI IPA 1 XI IPA 2 G. Sedangkan untuk motivasi. guru menyampaikannya disela-sela penjelasan materi baru.30 07. Proses Belajar Mengajar a. guru menanyakan mengenai tugas yang diberikan pada pertemuan sebelumnya. Untuk apersepsi. sebelum membaca al-quran siswa bersama-sama guru membaca asmaul husna. Pelaksanaan Proses Pembelajaran 1.45-12. . Khusus untuk hari jumat.00 10. Sebelum mempelajari materi berikutnya.

guru mencatatkan materi yang ingin disampaikan. c. yaitu dimulai dengan menerangkan konsep lalu memberikan contoh soal serta cara penyelesaian dan dilanjutkan dengan pemberian beberapa soal latihan. Kegiatan Penutup Kegiatan pembelajaran ditutup dengan pemberian kuis berupa beberapa soal yang berkaitan dengan materi yang diterangkan sebelumnya.Namun. Ini dilakukan berdasarkan pertimbangan keadaan yaitu hampir semua siswa tidak memiliki buku pegangan. Materi yang diajarkan saat itu adalah fungsi invers dan komposisi fungsi (XI IPA) dan Limit Fungsi (XI IPS). Kegiatan Inti Setelah mengamati guru pamong dalam mengajar di beberapa kelas. Hal ini disebabkan karena materi yang diterangkan cukup abstrak dan sulit untuk menemukan seperti apa penggunaannya di dunia nyata. Guru menggunakan metode ekspositori disertai tanya jawab. penulis menemukan keseragaman dalam cara mengajar yang digunakan. guru jarang mengungkapkan apa guna dan aplikasi suatu materi di dalam kehidupan sehari-hari. Alur pembelajaran yang digunakan senada. Dalam menyampaikan materi. Bagi siswa yang bisa mengerjakan latihan diminta menuliskannya di papan tulis. Pada dasarnya tidak ada metode khusus dalam menyampaikan materi. Tujuannya agar dapat melihat seberapa banyak siswa yang tidak memahami . b. Kemudian siswa bersama guru memeriksa jawaban tersebut.

Masalah yang Ditemukan dalam PBM Selama observasi kelas dilakukan. Setelah itu guru memberitahukan materi apa yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya. Alangkah lebih baik jika pembelajaran berpusat pada siswa sehingga informasi yang diperolehnya lebih lama tersimpan dalam memori. Guru juga memberikan beberapa tugas untuk dikerjakan siswa di rumah. Namun. Hal ini karena metode yang dipakai adalah ceramah sehingga siswa menjadi pasif. akibatnya guru harus menyatatkan setiap informasi terkait materi yang diajarkan agar siswa . Siswa tidak memiliki buku pegangan Hampir semua siswa tidak memiliki buku pegangan. yaitu: a. Keaktifan siswa terlihat hanya ketika siswa ikut melanjutkan menyelesaikan contoh soal yang diberikan guru di papan tulis. b. Jika dirasa waktu tidak memadai dan materi belum tuntas untuk satu indikator maka kuis tidak diadakan. siswa hanya menerima dan mencatat apa saja yang didiktekan dan dituliskan guru di papan tulis. Pembelajaran berpusat pada guru Setiap informasi berasal dari guru. pemberian kuis didasarkan pertimbangan waktu dan batas materi. 2. ditemukan beberapa masalah yang muncul dalam pembelajaran matematika.materi dan hasilnya juga sebagai bahan pertimbangan dalam memutuskan apakah perlu mengulang kembali mengajarkan materi atau tidak.

Kadang ada siswa yang lupa membawa buku catatan matematikanya. kebanyakan siswa hanya terdiam dan tidak bisa mengingatnya. Hal ini terlihat ketika ada beberapa siswa yang tidurtiduran. mengobrol. Alangkah lebih baik jika siswa punya buku pegangan sehingga siswa bisa belajar terlebih dahulu di rumah sebelum diajarkan di sekolah. Hal ini kan membuat ketidakpahaman siswa semakin menumpuk dan akhirnya malas untuk mempelajari materi selanjutnya. . d. Pemahaman konsep siswa untuk materi prasyarat kurang memadai Hal ini terlihat ketika guru menanyakan materi prasyarat. Ini menunjukkan bahwa siswa tidak berminat mempelajari matematika karena jika berminat belajar mustahil buku catatan tertinggal di rumah. Siswa kurang bersemangat dalam belajar matematika Kebanyakan siswa terutama kelas XI IPS tidak terlalu bersemangat belajar matematika.bisa mengulangnya di rumah. Ini disebabkan karena siswa kurang atau bahkan tidak paham ketika materi itu diajarkan. Biasanya guru tidak mau mengulang terlalu mendalam karena akan membuang banyak waktu dan ditakutkan materi inti yang ingin diajarkan malah tidak sempat mengajarkannya. Hal ini terjadi karena kebanyakan siswa berasal dari keluarga yang kurang mampu. c. bahkan mengerjakan tugas mata pelajaran lain dalam jam pelajaran matematika. Sebenarnya hal ini akan membuang banyak waktu dalam pembelajaran.

Dalam pelaksanaan pembelajaran. Rencana Proses Pembelajaran dengan Penerapan Metode Number Head Together disertai LKS dan Kuis 1. Kegiatan pendahuluan Sama halnya dengan pembelajaran pada umumnya.BAB III RENCANA SOLUSI (PTK) Pembelajaran matematika harus dilaksanakan sebaik-baiknya agar tujuan pembelajaran dapat dicapai. Memperhatikan kesiapan siswa b. yaitu Penerapan Metode Number Head Together disertai LKS dan Kuis A. Dari empat masalah yang ditemukan selama observasi ada suatu solusi yang dapat dilakukan dan sekaligus menjadi rencana PTK yang akan dilaksanakan ketika PLK. Memberitahukan tujuan pembelajaran 2. Memberikan apersepsi d. yaitu: . Membahas tugas (PR) c. ketika permasalahan ditemukan maka secepat mungkin harus ditemukan solusinya agar tidak menjadi lebih buruk dan menimbulkan masalah lain yang lebih berat. yaitu: a. Memberikan motivasi berupa penggunaan materi dalam kehidupan e. ada beberapa hal yang dilakukan dalam kegiatan pendahuluan. Kegiatan inti Ada beberapa hal yang dilakukan dalam kegiatan inti.

yaitu: a. Setiap anggota kelompok diberi nomor 1-5. Secara tanya jawab guru menjelaskan materi. ini berguna saat pemilihan siswa untuk maju mempresentasikan hasil jawaban diskusi kelompok. Dalam pelaksanaan Penerapan Metode Number Head Together disertai LKS dan Kuis ini ada beberapa hal yang dilakukan. Siswa diberi LKS yang memuat materi untuk pertemuan berikutnya dan siswa diminta mempelajarinya terlebih dahulu di rumah. Setiap kelompok bertanggung jawab untuk membuat teman sekelompoknya mengerti dan bisa mengerjakan soal. e. 3. Siswa dengan dibimbing oleh guru menyimpulkan pembelajaran hari itu c. Siswa diberi kesempatan untuk menanyakan hal yang tidak dipahaminya. d. b.a. Siswa diberi tugas untuk dikerjakan di rumah. b. Kelompok dibentuk secara heterogen berdasarkan nilai. c. Siswa bekerja dalam kelompok menyelesaikan soal-soal yang ada di dalam LKS. b. c. Kelompok lain harus menyediakan satu pertanyaan dari hasil presentasi tersebut. d. Kegiatan penutup Ada beberapa hal yang dilakukan dalam kegiatan penutup. . Anggota kelompok dengan nomor yang ditentukan diminta untuk mempresentasikan jawabannya. Siswa diberi kuis. yaitu: a. Guru memberikan contoh soal.

Fase 4 : Menjawab . g. e. f. Setiap anggota kelompok yang aktif dan berani maju ke depan saat ditunjuk mendapatkan nilai tambah untuk kelompok. dalam hal ini berupa soal-soal di LKS c. Fase 2 : Mengajukan Pertanyaan Guru mengajukan pertanyaan kepada siswa. guru menggunakan empat fase NHT. h. Fase 1: Penomoran Guru membagi kelompok 3-5 orang dan kepada setiap kelompok diberi nomor antara 1 sampai 5 b. Fase 3 : Berfikir Bersama Siswa menyatukan pendapatnya terhadap jawaban pertanyaan itu dan meyakinkan tiap anggota dalam timnya mengetahui jawaban tim. LKS juga memuat latihan-latihan untuk materi prasyarat. Dalam mengajukan pertanyaan kepada seluruh kelas. LKS memuat ringkasan materi ajar sehingga siswa dapat membacanya di rumah. yaitu: a. Setiap kelompok dengan semua anggotanya memiliki nilai kuis yang tinggi mendapatkan nilai tambah untuk kelompoknya.d. Sedangkan siswa yang menolak akan menyebabkan pengurangan nilai kelompok. d. LKS diberikan pada pertemuan sebelumnya dan siswa harus membacanya terlebih dahulu.

Hubungan Penerapan Model Kooperatif Tipe NHT (Number Head Together disertai LKS dan Kuis dengan Permasalahan Ada beberapa hubungan yang dapat dilihat dari solusi yang ditawarkan dengan masalah yang ada. Siswa juga dibentuk dalam kelompok sehingga informasi bisa diperoleh dari hasil pemikiran bersama anggota kelompok. B. Pembelajaran tidak lagi berpusat pada guru karena siswa sudah memiliki sumber informasi lain selain guru yaitu LKS sehingga siswa memiliki pengetahuan awal dan tidak hanya menunggu informasi dari guru. 4. Keberhasilan anggota kelompok dalam menjawab soal-soal di LKS menambah nilai kelompok. Hal ini juga membuat pengetahuan siswa cukup memadai untuk mempelajari materi berikutnya. Ini akan meningkatkan semangat siswa dalam belajar dan mengajarkan teman sekelompok karena jika ada salah satu temannya tidak .Guru memanggil suatu nomor tertentu. LKS memuat latihan-latihan prasyarat sehingga siswa bisa mengerjakan latihan-latihan ini di rumah agar ketika materi prasyarat ini dibutuhkan siswa sudah mengingatnya. yaitu: 1. kemudian siswa yang nomornya sesuai mengacungkan tangannya dan mencoba untuk menjawab pertanyaan dan menuliskan di papan tulis. 3. Siswa sudah memiliki pegangan yaitu LKS sehingga guru tidak perlu lagi membuang waktu untuk menyatatkan materi yang akan diajarkan. Ketika siswa tetap tidak mengerti mereka bisa menanyakan kepada guru sehingga mereka aktif bertanya. 2.

Kelompok yang memiliki nilai tambah paling banyak akan mendapatkan reward.mengerti dan ketika ditunjuk tidak bisa mempresentasikannya di depan kelas akan ada pengurangan nilai kelompok. 5. .

Kegiatan teaching yaitu kegiatan yang termuat dalam proses belajar mengajar seperti: kegiatan latihan mengajar terbimbing dan latihan mengajar mandiri. Rekomendasi PLK merupakan mata kuliah yang sangat penting untuk mahasiswa kependidikan.BAB IV PENUTUP A. Sedangkan kegiatan nonteaching berupa upacara bendera dan piket sekolah. . Oleh karena itu. Kesimpulan Praktek Lapangan Kependidikan (PLK) terdiri dari 2 kegiatan inti yaitu kegiatan teaching dan nonteaching. wawasan. hendaknya semua mahasiswa menjalankan mata kuliah ini dengan sebaik-baiknya. Selama observasi diperoleh banyak informasi mengenai bagaimana keadaan atau kondisi sekolah tempat latihan. dan pengetahuan yang bersumber dari pihak-pihak yang bersentuhan langsung dengan kegiatan kependidikan. Diharapkan dengan informasi ini dapat diketahui bagaimana kondisi di lapangan yang akan dihadapi sehingga membantu kelancaran selama melakukan latihan mengajar di sekolah. Dan akhirnya kita siap menghadapi dunia kerja di bidang kependidikan setelah wisuda nanti. B. Agar kita memperoleh banyak ilmu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful