Anda di halaman 1dari 3

4.

KOMPOSISI FESES MANUSIA


05 Jul 2010 Leave a Comment by Farida Fitriana in MATA KULIAH S1 PENDIDIKAN BIDAN Tags: KEBUTUHAN DASAR MANUSIA Farida Fitriana, 28 Maret 2010 Mata Kuliah Kebutuhan Dasar Manusia (KDM) Setiap harinya, seseorang membuang tinja seberat 125 250 gram tinja/feses. Secara normal feses berbentuk tetapi lembut dan mengandung air sebanyak 75% jika seseorang mendapat intake cairan yang cukup, sedangkan 25% lagi adalah bagian padat yang tersusun atas 30% bakteri mati, 10-20% lemak, 10-20% bahan inorganic, 2-3% protein, dan 30% serat-serat makanan yang tidak dicerna dan unsur-unsur kering dari getah pencernaan, seperti pigmen empedu dan sel-sel epitel yang terlepas. Warna coklat dari feses disebabkan oleh sterkobilin dan urobilin, yang berasal dari bilirubin. Bau feses terutama disebabkan oleh produk kerja bakteri; produk ini bervariasi dari satu orang ke orang lainnya, bergantung pada flora bakteri kolon masing-masing orang dan pada jenis makanan yang dimakan. Produk yang benar-benar mengeluarkan bau meliputi indol, skatol, merkaptan, dan hidrogen sulfida. Ada 4 kandungan tinja yang cukup membahayakan kesehatan manusia, yaitu : 1.Mikroba Sebagian di antaranya merupakan mikroba patogen seperti, bakteri Salmonela Typhi (penyebab demam tifus), bakteri Vibrio Cholerae (penyebab kolera, hepatitis A, dan polio). Tinja manusia mengandung puluhan miliar mikroba, termasuk bakteri koil-tinja. 2.Materi Organik Sebagian merupakan sisa dan ampas makanan yang tidak tercerna. Dapat berbentuk karbohidrat, protein, enzim, lemak, mikroba, dan sel-sel mati. Satu liter tinja mengandung materi organik yang setara dengan 200 300 mg BOD5. 3.Telur Cacing Orang yang cacingan, akan mengeluarkan tinja yang mengandung telur-telur cacing. Banyak cacing yang bisa ditemukan di perut kita. Sebut saja, cacing cambuk, cacing gelang, dan cacing tambang. Satu gram tinja berisi ribuan telur cacing yang siap berkembang biak di perut orang lain. 4.Nutrien Umumnya merupakan senyawa nitrogen dan fosfor yang dibawa sisa-sisa protein dan sel-sel mati. Nitrogen keluar dalam bentuk senyawa amonium, sedang fosfor dalam bentuk fosfat. Satu liter tinja manusia mengandung amonium sekitar 25 mg dan fosfat sebesar 30 mg.

4. KOMPOSISI FESES MANUSIA


05 Jul 2010 Leave a Comment by Farida Fitriana in MATA KULIAH S1 PENDIDIKAN BIDAN Tags: KEBUTUHAN DASAR MANUSIA Farida Fitriana, 28 Maret 2010 Mata Kuliah Kebutuhan Dasar Manusia (KDM) Setiap harinya, seseorang membuang tinja seberat 125 250 gram tinja/feses. Secara normal feses berbentuk tetapi lembut dan mengandung air sebanyak 75% jika seseorang mendapat intake cairan yang cukup, sedangkan 25% lagi adalah bagian padat yang tersusun atas 30% bakteri mati, 10-20% lemak, 10-20% bahan inorganic, 2-3% protein, dan 30% serat-serat makanan yang tidak dicerna dan unsur-unsur kering dari getah pencernaan, seperti pigmen empedu dan sel-sel epitel yang terlepas. Warna coklat dari feses disebabkan oleh sterkobilin dan urobilin, yang berasal dari bilirubin. Bau feses terutama disebabkan oleh produk kerja bakteri; produk ini bervariasi dari satu orang ke orang lainnya, bergantung pada flora bakteri kolon masing-masing orang dan pada jenis makanan yang dimakan. Produk yang benar-benar mengeluarkan bau meliputi indol, skatol, merkaptan, dan hidrogen sulfida. Ada 4 kandungan tinja yang cukup membahayakan kesehatan manusia, yaitu : 1.Mikroba Sebagian di antaranya merupakan mikroba patogen seperti, bakteri Salmonela Typhi (penyebab demam tifus), bakteri Vibrio Cholerae (penyebab kolera, hepatitis A, dan polio). Tinja manusia mengandung puluhan miliar mikroba, termasuk bakteri koil-tinja. 2.Materi Organik Sebagian merupakan sisa dan ampas makanan yang tidak tercerna. Dapat berbentuk karbohidrat, protein, enzim, lemak, mikroba, dan sel-sel mati. Satu liter tinja mengandung materi organik yang setara dengan 200 300 mg BOD5. 3.Telur Cacing Orang yang cacingan, akan mengeluarkan tinja yang mengandung telur-telur cacing. Banyak cacing yang bisa ditemukan di perut kita. Sebut saja, cacing cambuk, cacing gelang, dan cacing tambang. Satu gram tinja berisi ribuan telur cacing yang siap berkembang biak di perut orang lain. 4.Nutrien Umumnya merupakan senyawa nitrogen dan fosfor yang dibawa sisa-sisa protein dan sel-sel mati. Nitrogen keluar dalam bentuk senyawa amonium, sedang fosfor dalam bentuk fosfat. Satu liter tinja manusia mengandung amonium sekitar 25 mg dan fosfat sebesar 30 mg.