Anda di halaman 1dari 121

PENGEMBANGAN PAKET DISTRIBUSI SISTEM OPERASI LINUX UBUNTU 10.

TUGAS AKHIR
Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Kelulusan Pada Program Studi Strata 1 (S1) Jurusan Teknik Informatika

Disusun Oleh : RENGGA LUVCKI PERNANDA H NRP : 0306034

SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI GARUT TEKNIK INFORMATIKA 2010

LEMBAR PENGESAHAN

PENGEMBANGAN PAKET DISTRIBUSI SISTEM OPERASI LINUX UBUNTU 10.4

Oleh : Rengga Luvcki Pernanda Hermawan NRP : 0306034

Menyetujui Pembimbing I Pembimbing II

Dini Destiani SF., Dra., MT. NIP : 132055640

Dhami Johar Damiri, S.Pd., M.Si. NIDN : 0425077103

Mengetahui Ketua Jurusan Teknik Informatika

Dini Destiani SF., Dra., MT. NIP : 132055640

BAB I PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang

Sistem Operasi adalah perangkat lunak sistem komputer yang membantu perangkat keras dalam menjalankan fungsi-fungsi managemen proses. (Sidik,2004). Linux ialah suatu sistem operasi yang bersifat multi user dan multi tasking, yang dapat berjalan di berbagai platform termasuk prosesor Intel 386 maupun yang lebih tinggi. (Sidik,2004). Linux adalah clone UNIX. Pengembangan Linux pertama kali dilakukan Linus Benedict Torvalds, Universitas Helsinki, Finlandia sebagai proyek hobby. Seluruh kode sumber Linux termasuk kernel, device drivers, libraries, program dan tool pengembangan disebarkan secara bebas dengan lisensi GPL (general Public License) versi kedua. Linux tidak memuat kode UNIXTM, ditulis ulang berdasarkan POSIX. Linus mengelola kernel Linux, menerima penambahan dan modifikasi setiap orang. Linus menerapkan kendali kualitas dan menambahkan semua kode baru ke kernel Linux. Distribusi-distribusi menggunakan kernel Linux yang disetujui Linus Torvald sehingga menjamin kompabilitas. Perbedaannya antara lain : a. Paket-paket perangkat lunak yang disertakan di distribusi b. Struktur direktori c. Metode pemaketan perangkat lunak d. Inisialisasi sistem Banyak distributor menyebabkan persaingan yang meningkatkan layanan ke pemakai. Linux telah mulai didukung perusahaan besar seperti IBM, Informix, sy Base, Oracle, Corel, Intel, Sun microsystem, Compaq, Dell dan sebagainya. Linux merupakan sistem operasi terbanyak sebagai Internet Server. Karena source code Linux diedarkan maka Linux merupakan sarana tepat untuk belajar. Linux merupakan sistem operasi yang dapat dihandalkan sebagai

Enterprise Operating System. Setiap orang boleh memberi peningkatan dan mengubahnya sesuai kebutuhan spesifikasinya. Terdapat banyak distribusi Linux, yaitu hasil pemaketan oleh perusahaan sehingga mempermudah memperoleh Linux. Distribusi Linux antara lain : a. b. c. d. e. f. Slackware Debian RedHat / Fedora Suse Mandriva Ubuntu

Gambar 1.1 Distribusi Linux Sumber : (Sofyan,2006). Ubuntu berasal dari bahasa kuno Afrika, yang berarti "rasa prikemanusian terhadap sesama manusia". Ubuntu juga bisa berarti "aku adalah aku karena keberadaan kita semua". Ubuntu adalah sistem operasi lengkap berbasis Linux, tersedia secara bebas dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas maupun tenaga ahli profesional. Ubuntu adalah salah satu distribusi Linux yang berbasiskan pada Debian dan memiliki interface desktop. Proyek Ubuntu disponsori oleh Canonical Ltd (perusahaan milik Mark Shuttleworth). Setiap rilis mempunyai nama kode dan nomor versi. Nomor versi berdasarkan tahun dan bulan dari rilis. Sebagai contoh, rilis Ubuntu yang pertama, 4.10, dirilis tanggal 20 Oktober 2004. Rilis ubuntu keluar setiap 6 bulan sekali tiap bulan April dan Oktober. Rilis ubuntu biasanya terdiri dari berbagai edisi, yaitu edisi Desktop, Server, dan Netbook.

Tabel 1.1 Daftar Ubuntu yang telah dirilis


Versi 4.10 5.04 5.10 6.06 LTS 1 Juni 2006 (Long Term Support) 6.10 7.04 7.10 8.04 LTS 21 April 2008 (Long Term Support) 8.10 9.04 9.10 10.04 LTS 10.10 30 Oktober 2008 Intrepid Ibex 23 April 2009 29 April 2010 Jaunty Jackalope Lucid Lynx 29 Oktober 2009 Karmic Koala 10 Oktober 2010 Maverick Meerkat Hardy Heron Siege 26 Oktober 2006 Edgy Eft 19 April 2007 Feisty Fawn 18 Oktober 2007 Gutsy Gibbon Knot Herd Tribe Dapper Drake Flight Tanggal Rilis 8 April 2005 Nama kode Sub Versi Didukung sampai Sounder Colony 30 April 2006 31 Oktober 2006 13 April 2007 Juni 2009 (desktop) Juni 2011 (server) April 2008 Oktober 2008 April 2009 April 2011 (desktop) April 2013 (server) 20 Oktober 2004 Warty Warthog 13 Oktober 2005 Breezy Badger

Hoary Hedgehog Array

Sumber : (http://id.wikipedia.org/wiki/Ubuntu,2010) Ubuntu cocok digunakan baik untuk desktop maupun server. Ubuntu saat ini mendukung berbagai arsitektur komputer seperti PC (Intel x86), PC 64-bita (AMD64), PowerPC (Apple iBook dan Powerbook, G4 dan G5), Sun Ultra SPARC dan T1 (Sun Fire T1000 dan T2000). Ubuntu menyertakan lebih dari 16.000 buah perangkat lunak, dan untuk instalasi desktop dapat dilakukan dengan menggunakan satu CD saja. Ubuntu menyertakan semua aplikasi standar untuk desktop mulai dari pengolah kata, aplikasi lembar sebar (spreadsheet) hingga aplikasi untuk mengakses internet, perangkat lunak untuk server web, peralatan untuk bahasa pemrograman dan tentu saja beragam permainan. Distro adalah Kernel Linux ditambah dengan kumpulan paket-paket software dari GNU dan yang lainnya yang di bundle menjadi satu dengan tujuan untuk mempermudah proses distribusi software tersebut. (Sofyan, 2006). Pada distribusi Linux Ubuntu 10.4 menyertakan aplikasi multimedia akan tetapi memiliki keterbatasan dalam menjalankannya, yang dapat dipergunakan pada aplikasi tersebut hanya untuk menampilkan gambar adapun untuk menjalankan file suara dan gambar bergerak maka paket standar distribusi 3

tersebut harus ditambah dengan codec, agar aplikasi tersebut dapat dipergunakan untuk menjalankan file suara dan gambar bergerak.

Gambar 1.2 Movie Player tidak dapat menjalankan file berformat audio dan video Sumber : (http://www.psychocats.net/ubuntu/nonfree,2010) Sistem Operasi Linux Ubuntu dengan fasilitas standar tidak dapat menjalankan aplikasi berbasis Windows, hal ini karena aplikasi Windows tidak diperuntukan untuk pengguna Linux. Begitu juga pada paket apliksi Linux, bukan ditujukan untuk pengguna Windows. Akan tetapi Linux memiliki keunggulan agar sistem operasi tersebut dapat dipasang aplikasi berbasis Windows. Dibutuhkan beberapa Utility agar aplikasi dapat berjalan pada sistem operasi Linux. Ubuntu dikembangkan oleh komunitas sukarelawan Ubuntu. Tujuannya ialah membawa semangat yang terkandung di dalam Ubuntu kedalam dunia perangkat lunak. Perihal kebebasan inilah yang membuat Ubuntu berbeda dari perangkat lunak berpemilik (proprietary). Bukan hanya peralatan yang dibutuhkan tersedia secara bebas biaya, akan tetapi kita juga mempunyai hak untuk memodifikasi perangkat lunak, sampai perangkat lunak tersebut bekerja sesuai dengan yang kita inginkan. 1.2 Identifikasi Masalah Berdasarkan uraian latar belakang, maka masalah yang dapat di identifikasi adalah sebagai berikut : a. Pada disitribusi Linux Ubuntu 10.4, sistem operasi tersebut belum bisa di pergunakan untuk menjalankan file multimedia audio dan video. b. Sistem operasi Linux Ubuntu 10.4 tidak dapat dipergunakan untuk menjalankan aplikasi yang berjalan pada sistem operasi Windows.

1.3

Tujuan Adapun yang menjadi tujuan dari penyusunan laporan tugas akhir ini ialah

Pengembangan Paket Distribusi Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 untuk Workstation yang terdiri dari Aplikasi Multimedia, Office dan Education.

1.4

Batasan Masalah Untuk menghindari pembahasan yang terlalu luas maka dalam penyusunan

laporan ini di batasi sebagai berikut : a. Penjelasan pembahasan terbatas hanya pada pengembangan paket distribusi untuk menunjang aplikasi Workstation yang terdiri dari multimedia, office dan education pada Distro Linux Ubuntu 10.4. b. Penambahan paket utility Wine agar aplikasi pada sistem operasi Windows, dapat berjalan di sistem operasi Linux Ubuntu 10.4.

1.5

Metodologi Penelitian Adapun metodologi penelitian yang dilakukan mencakup 2 metode yaitu

Metode Pengumpulan Data dan Metode Pengembangan Sistem diantaranya :

1.5.1

Metode Pengumpulan Data Langkah awal dalam Perancangan sistem adalah masalah pengumpulan

dan penganalisisan data yang berguna untuk memahami sistem yang ada dan permasalahannya Ada beberapa macam metode pengumpulan data yang digunakan yakni : a. Studi Dokumentasi, yaitu teknik pengumpulan data dengan cara mempelajari beberapa dokumen, literatur, atau file-file yang berhubungan dengan penelitian yang dilakukan. b. Studi Kepustakaan, yaitu suatu teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mempelajari dan menganalisa beberapa referensi yang berkaitan dengan masalah-masalah yang ada dalam ruang lingkup penelitian ini.

1.5.2

Metode Pengembangan Sistem Metodologi dalam pengembangan sistem terdiri dari sederetan kegiatan

yang dapat dikelompokan menjadi beberapa tahapan, yang membantu kita dalam pengembangan sistem. Metodologi pengembangan perangkat lunak yang akan digunakan adalah Prototyping. Proses iterative dalam pengembangan sistem di mana kebutuhan diubah kedalam sistem yang bekerja (working sistem) yang secara terus menerus diperbaiki melalui kerjasama antara pengguna dan analis, adapun tahapan tersebut dapat dilihat pada gambar 1.3.

listen to customer

build/revise mock-up

customer test-drives mock-up

Gambar 1.3 Metode Pengembangan Prototyping Sumber : (Al Fatta,2007)

Adapun tahap-tahap yang dilakukan yaitu : a. Listen To Customer. Analisis bekerja untuk mengidentifikasi kebutuhan awal untuk system, yang merupakan langkah penganalisaan terhadap kebutuhan / kesesuaian (studi kelayakan) terhap objek yang akan dirancang, baik itu kebutuhan sistem maupun kebutuhan pelanggan. b. Build/Revise mock-up. Merupakan tahap perancangan sistem, dimana analis kemudian membangun prototype. Ketika sebuah prototype telah selesai, pengguna bekerja dengan prototype itu dan menyampaikan kepada analis apa yang mereka sukai dan yang tidak mereka sukai. c. Customer test-drives mock-up. Merupakan tahap pengujian kesesuaian dengan apa yang direncanakan, apabila sesuai maka tahap implementation dilakukan tetapi apabila sebaliknya atau terdapat ketidak sesuaian maka kembali ketahap Listen To Customer. Analis kemudian menggunakan 6

feedback ini untuk memperbaiki prototype. Sehingga versi baru diberikan kembali ke pengguna. Ulangi langkah-langkah tersebut sampai pengguna merasapuas.

1.6

Kerangka Pemikiran Pengembangan Paket Distribusi Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 ini

mengubah kemampuan Sistem Operasi Linux Ubuntu dari keadaan awal yang belum dapat mendukung aplikasi multimedia menjadi Sistem Operasi yang dapat mendukung aplikasi multimedia. Berikut ini adalah gambaran kerangka pemikiran Pengembangan Paket Distribusi Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4..

Requirement

Analisis sistem

Deskripsi Masalah

Paket Standard Distribusi Linux Ubuntu 10.4

Solusi Alternatif Studi Literatur

PaketDistribusi Linux Ubuntu 10.4 UntukmenunjangAplikasi Multimedia

Data

Fakta

PengembanganPaketDis tribusiSistemOperasi Linux Ubuntu 10.4 UntukMenunjangAplikasi Multimedia

PengembanganPaketDis tribusiSistemOperasi Linux Ubuntu 10.4 UntukMenunjangAplikasi Multimedia

Gambar 1.4 Kerangka Pemikiran

1.7

Sistematika Penulisan Sistematika Laporan Tugas Akhir ini dibagi menjadi 5 (lima) bab yang

masing-masing bab telah dirancang dengan suatu tujuan tertentu. Tujuan dari Sistematika penulisan ini yakni untuk menghasilkan laporan tugas akhir yang mudah dimengerti. Berikut penjelasan tentang masing-masing bab :

BAB I

: PENDAHULUAN Dalam bab ini dijelaskan tentang latar belakang, identifikasi masalah, maksud dan tujuan, pembatasan masalah, metodologi penelitian dan sistematika penulisan laporan tugas akhir.

BAB II

: LANDASAN TEORI Dalam bab ini dijelaskan mengenai pengertian sistem operasi, jenis Distribusi Linux, standarisasi pada Linux, Linux Ubuntu, serta teori lain yang berhubungan dengan masalah yang akan dibahas pada laporan tugas akhir ini.

BAB III : ANALISIS PAKET DISTRIBUSI LINUX UBUNTU 10.4 Pada bab ini dilakukan analisis terhadap paket aplikasi yang disertakan pada distribusi Linux Ubuntu 10.4 untuk menunjang pengembangan ketahap selanjutnya.

BAB IV : PENGEMBANGAN PAKET DISTRIBUSI LINUX UBUNTU 10.4 Pada bab ini dibahas pengembangan paket distribusi Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 untuk keperluan Workstation dengan penambahan paket aplikasi multimedia, office dan education menggunakan perangkat Notebook berbasis Processor Intel dari proses instalasi sampai tahap pengujian.

BAB V

: KESIMPULAN DAN SARAN Berisi hasil pengembangan paket distribusi sistem operasi Linux berbasis Distro Ubuntu 10.4 yang dipergunakan untuk Workstation, serta saran-saran yang mungkin dapat berguna bagi pihak yang berhubungan dengan hasil pengembangan tersebut.

DAFTAR PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1

Sistem Operasi Definisi Sistem Operasi adalah :

Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris : operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web. Sumber : (http://id.wikipedia.org/wiki/sistem_operasi,2010). Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi. Aplikasi Utilitas Sistem Operasiu Perangkat Keras Gambar : 2.1 Hierarki Pandangan terhadap Sistem Operasi Sumber : (Hariyanto,2002) Sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, Sistem Operasi adalah penghubung antara lapisan hardware dengan lapisan software. Lebih jauh dari itu, Sistem Operasi dapat melakukan semua tugas-tugas penting dalam perangkat komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara

10

bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem file. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur skedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu. Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian: a. Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory b. Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi c. Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna d. Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain e. Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol hardware. Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang berjalan pada satu waktu (misalnya DOS), tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem Operasi seperti ini disebut sebagai Multi-tasking Operating System (misalnya keluarga sistem operasi UNIX). Beberapa Sistem Operasi berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya tergantung kepada input pengguna, sedangkan Sistem Operasi lainnya sangat kecil dan dibuat dengan asumsi bekerja tanpa intervensi manusia sama sekali. Tipe yang pertama sering disebut sebagai Desktop OS, sedangkan tipe kedua adalah Real-Time OS. Sebagai contoh, yang dimaksud sistem operasi itu antara lain adalah Windows, Linux, Free BSD, Solaris, palm, symbian, dan sebagainya. Sistem operasi-sistem operasi utama yang digunakan komputer sistem umum (termasuk PC, komputer personal) terbagi menjadi 3 kelompok besar: 1. Keluarga Microsoft Windows - yang antara lain terdiri dari Windows Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x), Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows

10

11

NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, Windows 7 (Seven) yang dirilis pada tahun 2009, dan Windows Orient yang akan dirilis pada tahun 2014). 2. Keluarga Unix yang menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd. 3. Mac OS adalah sistem operasi untuk komputer keluaran Apple yang biasa disebut Mac atau Macintosh. Sistem operasi yang terbaru adalah Mac OS X versi 10.4 (Tiger). Awal tahun 2007 direncanakan peluncuran versi 10.5 (Leopard). 2.2 GNU is Not Unix (GNU)

GNU adalah suatu sistem operasi komputer yang sepenuhnya terdiri dari perangkat-perangkat lunak bebas. Sumber : (http://www.gnu.org/.,2010). Namanya merupakan akronim berulang untuk GNU's Not UNIX (GNU bukanlah UNIX) nama itu dipilih karena rancangannya mirip Unix, tetapi berbeda dari UNIX, GNU tidak mengandung kode-kode UNIX. Pengembangan GNU dimulakan oleh Richard Stallman dan merupakan fokus asli Free Software Foundation (FSF). GNU dikembangkan oleh Proyek GNU, dan program-program yang dirilis di bawah bantuan projek bernama paket-paket GNU atau programprogram GNU. Komponen-komponen dasar sistem ini terdiri dari GNU Compiler Collection (GCC), GNU Binary Utilities (binutils), shell bash, GNU C library (glibc), dan GNU Core Utilities (coreutils). GNU merupakan suatu lembaga (yayasan, foundation) yang menggerakan dan meyebarkan suatu isu tentang software dapat dimiliki dan digunakan secara Cuma-cuma denga hak cipta (copyright) dapat dimiliki oleh public. Software berupa sistem operasi atupun aplikasi dapat denga mudah diperoleh setiap pemakai kcomputer yang berminat menggunakannya karena sesuai dengan kebutuhannya. Beberapa ragam Unix merupakan sistem operasi yang berada dibawah lisensi GNU, seperti FreeBSD dan Linux.

11

12

Gambar 2.2 Logo GNU adalah sebuah kepala gnu Sumber : (http://www.gnu.org/.,2010) Lukisan logo yang terkenal ini pertama dibuat oleh Etienne Suvasa. Logo ini muncul di dalam perangkat lunak GNU dan di dalam dokumentasi elektronik dan tercetak untuk projek GNU, dan juga dipakai di dalam bahan bahan-bahan bahan Free Software Foundation. GNU selalu dikembangkan. kembangkan. Kendati hampir semua komponen telah lama dirampungkan dan telah digunakan untuk proses produksi selama satu dasawarsa atau lebih, kernel resminya, GNU Hurd, , tidaklah lengkap dan tidak semua komponen GNU dapat berjalan dengannya. Dengan demikian, kernel Linux sebagai pihak ketiga paling banyak dipakai untuk menggantikannya. Sementara kernel ini tidak secara resmi diadopsi oleh projek GNU, beberapa perangkat lunak pihak ketiga disertakan, misalnya X.Org yang dirilis oleh X Window System dan sistem type setting TeX. Banyak program GNU juga telah diportasi ke beberapa sistem operasi lain, misalnya Microsoft Windows, varian BSD, Sun Solaris, dan Mac OS.Lisensi Publik Umum GNU (GPL), LGPL, dan Lisensi Dokumentasi Bebas GNU (GFDL) ditulis untuk GNU, tetapi juga dipakai oleh banyak projek yang tidak bersangkutan.

2.3

Sejarah Perkembangan Sistem Operasi Linux Definisi Linux adalah :

Linux adalah nama ama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan pakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja saja. Sumber : (Linux Online Tentang Sistem Operasi Linux. Linux.org, 2007). 2007

12

13

Nama

Linux

berasal

dari

nama

pembuatnya

Sistemnya,

yang

diperkenalkan tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux. Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Intel, Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell, Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun Microsystems. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer desktop, superkomputer, dan sistem benam seperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video (PlayStation 2, PlayStation 3 dan XBox), telepon genggam dan router. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software).Linux merupakan sistem operasi bertipe Unix modular. Linux memiliki banyak disain yang berasal dari disain dasar Unix yang dikembangkan dalam kurun waktu 1970-an hingga 1980an. Linux menggunakan sebuah kernel monolitik, kernel Linux yang menangani kontrol proses, jaringan, periferal dan pengaksesan sistem berkas. Device driver telah terintegrasi ke dalam kernel. Banyak fungsi-fungsi tingkat tinggi di Linux ditangani oleh proyek-proyek terpisah yang berintegrasi dengan kernel. Userland GNU merupakan sebuah bagian penting dari sistem Linux yang menyediakan shell dan peralatan-peralatan yang menangani banyak fungsi-fungsi dasar sistem operasi. Di atas kernel, peralatan-peralatan ini membentuk sebuah sistem Linux lengkap dengan sebuah antarmuka pengguna grafis yang dapat digunakan, umumnya berjalan di atas X Window System. Linux adalah varian dari sistem operasi Unix yang sangat popular saat ini. Umumnya pemakai Linux tidak ingin sistem operasi ini dianggap sebagai varian

13

14

Linux, tetapi jika dirasakan dengan memakai, maka akan terlihat bahwa dari sisi pemakai semua yang ada dalam Linux adalah Unix, karena ternyata memang Linux diinspirasi oleh Minix (Mini Unix), dan dilandasi beberapa software dari GNU.Utilitas dasar yang ada pada sistem operasi ini hampir selalu berasosiasi dengan utilitas yang ada pada Unix, karena sebagian pengembangnya berlatar belakang Unix, dan memiliki aplikasi di Unix yang kemudian dibawa ke Linux. Utilitas-utilitas ini dikembangkan di bawah lisensi GNU. Linux dikembangkan oleh Linux Torvalds, pada saat itu masih merupakan mahasiswa di Finlandia, tahun 1990, yang berkeinginan memiliki sistem operasi sendiri untuk komputernya yang bisa denga mudah dimodifikasi, seolah program komputer biasa.Versi awal dari Linux kemudian disebarluaskan secara bebas, untuk mendapatkan masukan dari pengguna dan pengembang software yang memang mencari alternative sistem sitem operasi.Sambutan yang sangat antusias diterima dari komunitas yang mencoba sistem operasi baru ini, ternyata kemudian mereka menyokong dan membantu mengembangkan sistem operasi ini.Linus sendiri saat ini lebih banyak melakukang pengembangan pada bagian kernel sistem operasi.Komunitas Linux mengembangkan aplikasi-aplikasi yang berjalan diatasnya.

2.4

Standarisasi Linux Dengan adanya distribusi Linux yang jumlahnya ratusan, ada isu lain yang

muncul yaitu kompabilitas. Seringkali aplikasi distro yang satu tidak sama dengan distro lainnya. Pustaka yang digunakan pun berbeda-beda dengan letak direktori yang berbeda. Untuk itu ada beberapa standarisasi yang perlu diketahui oleh pengembang distro, agar memudahkan pengguna atau developer aplikasi dalam membuat program di Linux. Standarisai yang pernah diupayakan di Linux adalah : a. Linux Standard Base b. FHS (Filesystem Hierarchy Standard)

14

15

2.4.1

Linux Standard Base LSB adalah standar yang digunakan untuk menyatukan antar muka sistem

untuk aplikasi biner yang telah terkompilasi. Ini mirip denga standarisasi yang ada di lingkungan UNIX terdahulu, yakni POSIX (Portable Operating System Interface) dan sebagian komponen LSB memang berhubungan dengan POSIX versi terakhir, yakni ISO/IEC 995 POSIX 2003 dan Single Unix specification (SUS) Versi 2. Sebagaimana yang ditulis dalam LSB Versi 3.1 bahwa spesifikasi yang ditulis kebanyakan sudah disusun dalam ISO/IEC 995 POSIX 2003, sehingga disebutkan bahwa beberapa antarmuka akan berperilaku sama sebagaimana digambarkan dalam spesifikasi POSIX. Standar LSB sangat bersifat teknis, menyangkut antarmuka program biner, antar muka program biner dengan pustaka bersama (shared library), serta

antarmuka sistem operasi. Secara singkat menckup Application Program Interface (API) dan Application Binnary Interface (ABI). Bagi yang ingin remaster distro, pemahaman ini cukup disimpan sebagai pengetahuan, bahwa memang sudah ada penyatuan antar muka dalam Linux. Namun bagi developer, terutama yang sering bersinggungan dengan sistem operasi, atau bagi pembuat distro yang ingin menyusun lebih jauh dari sekedar remaster, pemahaman LSB secara mendalam perlu. Dengan demikian, dapat memanfaatkan antarmuka yang ada atau jika membuat aplikasi di lingkungan Linux yang telah memiliki konformasi dengan LSB, tetap mematuhi kaidah antarmuka yang ditentukan. LSB terbagi dalam dua kategori, yakni LSB yang bersifat umum, dan LSB yan khusus untuk arsitektur tertentu.LSB umum (LSB core Specification) berlaku untuk semua arsitektur mesin. Sedangkan LSB khusus untuk arsitektur tertentu, biasanya deberi nama arcLSB atu LSBarch (dimana arch adalah nama arsitekturnya). Cakupan LSB Core Specificationadalah : a. Excutable and Linking Format (ELF) Mendefinisikan format object dari aplikasi biner yang telah tekompilasi pada sistem kernel Linux.

15

16

b. Pustaka Dasar (Base Libraries) Mendefinisikan dukungan pustaka dasar yang harus ada dalam sistem Linux LSB compliant. Pustaka yang dimaksud adalah libc, libm, libgcc_s, libdll, librt, libcrypt dan libpam. c. Pustaka Pembantu (Utility Libraries) Mendefinisikan pustaka pembantu yang dibangun di atasa pustaka dasar. Pustaka yang dimaksud adalah libz, libcurses dan libutil. d. Perintah dan Program Bantu (Command and Utilities) Daftar perintah dasar dan program bantu yang harus ada. Sebagian merupakan dari ISO/IEC 995 POSIX. e. Lingkungan Eksekusi Perintah (Execution Environtment) f. Inisialisasi Sistem (System Initialization) 1. Spesifikasi penjadwalan cron (jam, harian, bulanan, tahunan) dan format file konfigurasi cron (crontab) 2. Perintah-perintah standar untuk skrip inisialisasi (biasanya berada di /etc/init.d unutk inisiasi skrip). Perintah tersebut adalah start, stop, restart, try-sertart, reload, force-reload, status 3. Standar komentar/format informasi untuk skrip inisialisasi 4. Instalasi dan penghapusan initscripts 5. Run Level, standar definisi masing-masing run level 6. Penamaan fasilitas/variable yang digunakan initscipts 7. Penamaan skrip 8. Pembuatan fungsi-fungsi dalam iniscripts g. User dan Grup Meliputi standar penamaan user dan grup, nama-nama user dan grup yang digunakan oleh sistem dan standar range nomor ID usre dan grup h. Format Pemaketan dan Instalasi Standar pemaketan dengan RPM, standar penamaan paket (dengan menggunakan standar LANANA Linux Assigened Names and number Authority), serta dependensi antar paket.

16

17

2.4.2

FHS (Filesystem Hierarchy Standard) FHS adalah seperangkat petunjuk untuk penempatan file dan direktrori di

bawah sistem operasi yang mirip UNIX. Tujuannya agar dapat mendukung interopabilitas aplikasi, program administaris sistem, program pengembangan, skrip, dan dapat menyatukan dokumentasi dari sistem ini. Dengan adanya standar FHS ini, pengguna dan pengembang memiliki pedoman direktori standar apa yang dibutuhkan untuk meracik sebuah distribusi Linux yang operasional. Juga file dan pustaka, masing-masing letaknya dimana, dipandu oleh standar ini. Pengembangan standar ini pertama kali dibuat bulan Agustus 1993 sebagai usaha untuk menyatukan struktur file direktori dan direktori di Linux. Pertama dibuat dengan nama FSSTND (Filesystem Hierarchy Standard), pertama kali dirilis untuk Linux 14 Februari 1994. Dalam perkembangannya, standar ini juga dibutuhkan di komunitas BSD. Karena itu diperluas standar pada sistem opersi yang mirip UNIX (UNIX-Like) dan mengubah singkatanya menjadi FHS. Saat ini dokumen masih dirawat oleh Daniel Quinlan sendiri, dibantu Paul Rusty Russek dan Daniel Yeoh. Standar terakhir adalah versi 2.3 yang diterbitkan tanggal 28 Januari 2004. Berikut beberapa definisi direktori menurut standar FHS : a. / (root directory) Sistem file root (/) adalah stuktur paling dasar yang harus bisa melakukan boot, perbaikan atau mengembalikan sistem seperti dalam keadaa n semula. Dalam struktur paling atas ini, harus dibuat sesederhana mungkin. Berikut daftar direktori dalam sistem file root : Tabel 2.1 : Daftar Direktori dalam Sistem File Root bin boot Binnary perintah esensial yang dibutuhkan oleh sistem dan user. Berisi file biner static untuk boot sistem. Kernel Linux biner ada di sini. dev etc lib File device. Konfigurasi sistem pada mesin bersagkutan. Pustaa terbagi (Shared Libraries) esensi dan modul kernel.

17

18

media mnt opt sbin

Point pengaitan (mount point) pada media removelable. Point pengaitan sistem file yang bersifat sementara (temporary). Paket aplikasi tambahan yang tidak ada kaitannya denga sistem. Program biner sistem esensial yang ditujukan khusus untuk administrator sistem.

srv tmp var

Data untuk layanan yang diberikan oleh sistem. Heirarki kedua setelah /, ditujukan untuk user lain. Data yang bersifat variable (spesifik pada mesin bersangkutan).

Sumber :(Sofyan,2006) b. /bin Direktori berisi program perintah esensial yang dibutuhkan oleh semua user. Program-program disini dapat dijalankan, meskipun tudak ada sistem fule lain yang di-mount. Direktori ini tidak ada subdirektori, dan berikut daftar perintah yang harus ada di direktori /bin.Perintah berikut hanya diberikan keterangan singkat dan bila ada yang belum diketahui merujuk pada dokumentasi perintah dasar Linux. Tabel 2.2 : Daftar perintah dasar Linux cat chgrp chmod chown cp date dd df dmesg echo false Menampilkan (concatenate) isi file ke dalam layar. Mengganti grup file atau direktori. Mengganti modus fule atau direktori. Mengganti kepemilikan file atau direktori. Menyalin file. Menampilkan/set tanggal. Untuk konversi atau menyalin file. Menampilakan space yang digunakan sistem. Menampilakn atau mengontrol pesan dari kernel. Menampilkan teks dalam satu baris. Tidak mejalankan apa-apa, denga npesan tidak berhasil.

hostname Menampilkan nama host sistem. kill Mengirimkan sinyal ke proses.

18

19

ln login ls mkdir mknod more mount mv ps pwd rm rmdir sed sh stty su sync true unmount uname

Membuat link antar file. Untuk memulai sesi bagi user/login ke file. Menampilkan daftar file atau direktori. Membuat direktori. Membuat file khusus, bisa berupa device karekter atau blok. Menampilkan teks per halaman. Mengaitkan sistem file. Memindahkan file atau direktori. Menampilkan proses yang sedang berjalan dalam sistem. Menampilkan letak direktori kerja saat perintah ini dijalankan. Menghapus file atau direktori. Menghapus direktori kosong. Editor stream sed. Shell bourne. mengganti dan menampilkan seting terminal. Mengganti user yang aktif. Menyimpan buffer sistem file. Tidak melakukan apa-apa, dengan menampilkan pesan sukses. Melepaskan kaitan sistem file. Menampilkan informasi sistem/kernel yang sedang dijalankan.

Sumber : (Sofyan,2006) c. /boot Berisi semua program biner dan data yang dibutuhkan untuk menjalankan (boot) sistem, kecuali konfigurasi sistem. d. /dev Direktori berisi semua file device, baikdevice blok maupun device

karekter. Di dalamnya minimal harus ada file biner MAKEDEV untuk membuat device ini secara manual.

19

20

e. /etc Berisi file konfigurasi. Tidak boleh ada file biner di baewh direktori /etc. subdirektori yang harus ada adalah /etc/opt, dan dua direktori lainya bersifat pilihan, yakni /etc/X11, /etc/sgml dan /etc/xml. Sedangkan file konfigurasi yang harus ada jika subsistem terkait diinstal, dapat dilihat dalam table berikut. Tabel 2.3 : File konfigurasi ch.login Export File inisialisasi bagi semua user untuk shell Csh. Daftar control akses untuk direktori yang di-share lewat NFS. Fstab Ftpuser Gateways gettydefs group host.conf host host.allow Informasi static tentang sistem file. Daftar control akses pengguna layananFTP. Daftar gateway yang digunakan untuk routing. Kecepatan dan seting terminal yang digunakan oleh getty. File grup user. File konfigurasi untuk resolv nama host. Informasi static tentang nama host. File berisi nama host yang diperbolehkan mengakses layanan yang dijalankan lewat TCP Wrapper. host.deny File berisi nama host yang ditolak untuk mengakses layanan yang dijalankan lewat TCP Wrapper. host.equiv Daftar host yang dipercaya yntuk mengakses layana r

seperti rlogin,rsh,rcp (dapat menjalankannya walau tanpa memberikan username dan password). host.lpd Daftar host yang diperbolehkan untuk menjalankan lpd (Daemon Printer). host.conf inittab issue ld.so.conf File konfigurasi untuk program inetd. File konfigurasi untuk program init. File pesan yang ditampilkan bagi setiap user yang login. Daftar direktori yang digunakan untuk mencari pustaka

20

21

bersama (Shared Library). motd Informasi dinamis tentang sistem, ditampilkan untuk pengguna yang loggin. mtab Informasi dinamik tentang sistem file yang aktif.

mtools.conf File konfigurasi untuk program mtools. networks passwd printcap profile Informasi static tentang nama jaringan. File password. Database kemampuan printer lpd. File inisialisasi bagi semua user yang menggunakan shell login. protocols resolv.conf rpc securetty services shell syslog.conf Daftar Protokol IP. File konfigurasi resolver. Daftar Protokol RPC. Control akses untuk login TTY dengan root. Daftar nomor dan nama port untuk layanan jaringan. Pathnames untuk shell login yang valid. File konfigurasi untuk syslogd.

Sumber : (Sofyan,2006) f. /home Direktori untuk setiap user yang terdaftar di dalam sistem. Di dalam direktori masing-masing user, dapat dibuat konfigurasi yang spesifik untuk user yang bersangkutan, denga menuliskan file konfigurasi berawalan .(tanda titik). Jika lebih dari satu, maa dibuat direktori tanpa perlu membubukan titik di depan. g. /lib Berisi pustaka bersama yang digunakan secara bersama-sama oleh satu program atau lebih.Standar pustaka yang dibutuhkan dapat merujuk pada LSB.

21

22

h. /media Point pengaitan pada media yang dapat dibongkar pasang seperti disket, USB disk, Zip drive, Dvd drive dan sebagainya. Subdirektori yang ada di bawah /media adalah (masing-masing bersifat oposional. Tabel 2.4 : Sub Direktori di bawah /media Direktori /media/floppy /media/cdroom Keterangan. Untuk disket. Untuk CD-ROM.

/media/cdrecorder Untuk CD-RW. /media/zip Untuk zip drive.

Sumber : (Sofyan,2006) i. /mnt Direktori tempat pengaitan sistem file sementara/temporary. Tidak boleh ada file biner yang digunakan oleh sistem yang diletakan disini. j. /opt Berisi paket aplikasi tambahan (add-on), biasanya berupa aplikasi biner/propiertary. Struktur direktorinya sama dengan struktur yang dibutuhkan oleh sistem. Direktori ini untuk menampung provider-provider aplikasi, yang ingin menyertakan prigram binernya ke dalam sistem Linux. k. /root Direktori untuk user root. l. /sbin Berisi program biner esensial yang dibutuhkan untuk menjalankan dan memperbaiki sistem.Biasanya hanya bisa dieksekusi oleh administaror sistem (root). File-file biner yang ada di /sbin adalah : Tabel 2.5 : File-file Biner yang ada di /sbin fastboot fasthalt fdisk fsck Boot sistem tanpa mengecek disk. Mematikan sistem tanpa mengecek disk. Program untuk manipulasi table partisi. Program untuk mengecek sistem file.

22

23

fsck.* getty halt ifconfig init mkfs mkfs.* mkswap reboot route swapon swapoff update

Program untuk mengecek sistem yang spesifik. Program getty. Program untuk mematikan sistem. Konfigurasi karut jaringan. Program induk utuk inisialisasi proses. Membuat sistem file. Membuat sistem file yang spesifik. Membuat area swap. Rebooting sistem. Menentukan dan manipulasi table routing IP. Mengaktifkan swap. Mematikan swap. Daemon yang secara periodic menyimpan buffer sistem.

Sumber : (Sofyan,2006) m. /srv Direktori yang berisi data untuk semua layanan sistem yang bersangkutan. Bisanya nama layanan dituliskan sebagai subdirektori. Misalnya /sr/ftp, /srv/www dan sebagainya. n. /tmp Direktori tempat menyimpan file temporer. o. /usr Diretori ini merupakan yang terbesar kedua setelah /, berisi sistem file lengkap sebagaimana sistem file dasar. Isi direktori ini dapat dibagai untuk semua user sistem, dan hanya ada akses basa saja (read only). Sub direktori / usr adalah : Tabel 2.6 : Sub Direktori /usr Bin include Lib Local Sebagian bersar perintah user. File header yang dibutuhkan oleh program C. Pustaka. Hierarki local.

23

24

sbin X11R6 games lib<qual> src

Binner sistem yang tidak terlalu vital. Sistem X Window Versi 11 Realse 6 (opsional). Permainan dan program pendidikan (opsional). Pustaka dalam format alternative (opsional). Kode program (opsional).

Sumber : (Sofyan, 2006)

2.5

Pemaketan Distribusi Melaluli Perusahaan Terdapat banyak distribusi Linux, yaitu hasil pemaketan oleh perusahaan

sehingga mempermudah memperoleh Linux. Distribusi Linux antara lain : a. Slackware b. Debian c. Ubuntu d. RedHat / Fedora e. Suse f. Mandriva

Distro adalah Kernel Linux ditambah dengan kumpulan paket-paket software dari GNU dan yang lainnya yang di bundle menjadi satu dengan tujuan untuk mempermudah proses distribusi software tersebut. (Sofyan,2006). 2.5.1 Perbedaan Distribusi Linux Distribusi-distribusi menggunakan kernel Linux yang disetujui Linus Torvalds sehingga menjamin kompatibilitas. Perbedaan antara lain pada : a. Instalasi Masing-masing distribusi menggunakan metode dan antar muka sendirisendiri untuk instalasinya. Bahkan pada beberapa distribusi, sudah mulai menggunakan antar muka grafis untuk membimbing proses instalasinya. b. Aplikasi yang disertakan Aplikasi-aplikasi di Linux (atau sering disebut paket) jumlahnya saat ini banyak sekali. Masing-masing distribusi, memberikan paket-paket aplikasi alternative yang berbeda, disamping paket standar yang dapat ditemui

24

25

hampir di setiap distribusi. Sebagai contoh distro Trustix Secure Linux, yang hanya menyertakan aplikasi-aplikasi server. Sedangkan distro Knoppix lebih banyak menyertakan aplikasi-aplikasi desktop. c. Program bantu Hampir di setiap distribusi mempunyai program bantu yang memudahkan pemakai. Misalnya distribusi RedHat, menyertakan program RPM (RedHat Package Manager) yang memudahkan pengguna untuk menginstal dan menghapus program biner. SuSE meyertakan YaST (Yet another Seet Tool) untuk manajemen program dan system, dan SaX (Suse advanced X-Configuration) untuk membantu instalasi X Window. Slackware menyertakan dpkg untuk fungsi yang sama. Namun semakin lama menggunakan Linux, pada akhirnya akan terasa sama saja antara masing-masing distribusi.

2.5.2

Perkembangan Paket Distribusi Linux Ibarat sebuah mobil, kernel Linux adalah suatu mesin utamanya. Ini yang

dikembangkan oleh Linus Torvalds dan kawan-kawan. Sedangkan sasis, rangka, roda per dan sebagainya, disatukan oleh perusahaan karoseri. Demikian juga kernel Linux, untuk bisa dipergunakan maka distribusi dilengkapi dengan aplikasi pendukung seperti aplikasi server, desktop manager, aplikasi ofifice dan banyak aplikasi lain sesuai kebutuhan. Ini yang dilakukan oleh RedHat, SuSE, Debian, Mandriva, Ubuntu dan beberapa distributor lainnya. Tujuan dari perusahaan pengembang untuk mendistribusikan kepada pengguna, lengkap dengan aplikasi-aplikasi pendukung yang siap pakai. Sebagaimana perusahaan perakitan mobil yang memproduksi berbagai macam mobil dengan mesin yang sama, maka banyak vendor yang mendistribusikan Linux dengan berbagaimacam kebutuhan, meskipun menggunakan kernel Linux yang sama. Dengan lisensinya yang bersifat GPL (General Public License) memungkinkan setiap orang memiliki hak yang sama untuk mengakses kernel Linux hingga ke kode programnya. Sehingga Linux berkembang pesat dibandingkan dengan sistem operasi yang lainnya.

25

26

2.6

Distribusi Ubuntu Ubuntu adalah salah satu distribusi Linux yang berbasiskan pada Debian

dan memiliki interface desktop. Proyek Ubuntu disponsori oleh Canonical Ltd perusahaan milik Mark Shuttleworth Shuttleworth. Nama Ubuntu diambil dari nama sebuah konsep ideologi eologi di Afrika Selatan. Ubuntu berasal dari bahasa kuno Afrika, yang berarti rasa perikemanusian terhadap sesama manusia manusia. . Ubuntu juga bisa berarti aku adalah aku karena keberadaan kita semua. Tujuan dari distribusi Linux Ubuntu adalah membawa seman semangat gat yang terkandung di dalam Ubuntu ke dalam dunia perangkat lunak.

Gambar 2.3 Logo Ubuntu Sumber : (http://beconfused.com/images/2007/08/Ubuntu http://beconfused.com/images/2007/08/Ubuntu-logo.gif logo.gif,2010) Ubuntu berkomitmen secara penuh terhadap prinsip prinsip-prinsip prinsip dari pengembangan perangkat lunak bebas, untuk ini kami mendorong masyarakat untuk menggunakan dan perangkat kemudian lunak bebas dan open source, lalu cocok

memperbaikinya

menyebarkannya

kembali.Ubuntu

digunakan baik untuk desktop maupun server. Perihal kebebasan inilah yang membuat Ubuntu berbeda dari perangkat lunak berpemilik (proprietary) (proprietary). Bukan hanya peralatan yang kita butuhkan tersedia secara bebas biaya, tetapi kita juga mempunyai hak untuk memodifikasi perangkat lunak sampai ampai perangkat lunak tersebut bekerja sesuai dengan yan yang kita inginkan. Ubuntu menyertakan lebih dari 16.000 buah perangkat lunak, dan untuk instalasi desktop dapat dilakukan dengan menggunakan satu CD saja. Ubuntu menyertakan semua aplikasi standar untuk desktop mulai dari pengolah kata, aplikasi lembar sebar (spreadsheet) hingga aplikasi untuk mengakses internet,

26

27

perangkat lunak untuk server web, peralatan untuk bahasa pemrograman dan tentu saja beragam permainan. Ubuntu is an ancient African word which means humanity to others. All of the software on this CD is legal to copy and share. Ubuntu is a complete replacement for Windows. It includes thousands of free and open-source applications, and it works with common home and office programs. Ubuntu is immune to Windows viruses, so you can browse the internet safely with FireFox, create documents and spreadsheets, play games, music and video, and much more. It include a music store and a file-sharing service, and lets you communicate with your friends on Facebook and Twitter, straight from your desktop. Sumber : (www.ubuntu.com,2010).

2.6.1

Rilis Ubuntu Setiap rilis mempunyai nama kode dan nomor versi. Nomor versi

berdasarkan tahun dan bulan dari rilis. Sebagai contoh, rilis Ubuntu yang pertama 4.10 dirilis tanggal 20 Oktober 2004. Rilis ubuntu keluar setiap 6 bulan sekali tiap bulan April dan Oktober. Rilis ubuntu biasanya terdiri dari berbagai edisi, yaitu edisi Desktop, Server, dan Netbook. Tabel 2.7: Daftar rilis Ubuntu
Versi 4.10 5.04 5.10 Tanggal Rilis 8 April 2005 Nama kode Sub Versi Didukung sampai Sounder Colony Flight Knot Herd Tribe Siege 30 April 2006 31 Oktober 2006 13 April 2007 Juni 2009 (desktop) Juni 2011 (server) April 2008 Oktober 2008 April 2009 April 2011 (desktop) April 2013 (server) 20 Oktober 2004 Warty Warthog 13 Oktober 2005 Breezy Badger Dapper Drake

Hoary Hedgehog Array

6.06 LTS 1 Juni 2006 (Long Term Support) 6.10 7.04 7.10 19 April 2007

26 Oktober 2006 Edgy Eft Feisty Fawn 18 Oktober 2007 Gutsy Gibbon Hardy Heron

8.04 LTS 21 April 2008 (Long Term Support) 8.10 9.04 9.10 10.04 LTS 10.10 23 April 2009 29 April 2010

30 Oktober 2008 Intrepid Ibex Jaunty Jackalope Lucid Lynx 29 Oktober 2009 Karmic Koala 10 Oktober 2010 Maverick Meerkat

Sumber : (http://id.wikipedia.org/wiki/Ubuntu,2010)

27

28

2.6.2

Ubuntu 10.4 Ubuntu yang baru saja mengeluarkan versi terbarunya tanggal 29 April

2010. Yaitu Ubuntu 10.04 Code Name Lucid Lynx. Codename Lucid Lynx diambil dari nama latin binatang yaitu seperti kucing hutan liar.

Gambar 2.4 Ubuntu 10.04 Code Name Lucid Lynx Sumber : (http://2.bp.blogspot.com/1600/lucidlynx1.png,2010) Pada Ubuntu 10.4 ada beberapa penambahan fitur diantaranya : a. GNOME Ver. 2.30.0 b. Linux kernel 2.6.32 c. Driver baru untuk pengguna nVidia Default driver video yang digunakan hardwarenVidia adalah Nouveau. Driver ini menyediakan pengaturan mode kernel, yang akan memberikan peningkatan deteksi resolusi. driver akselerasi perangkat keras ini menyediakan fungsi 2D dan 3D yang handal. Driver nouveau memungkinkan perbaikan bug cepat untuk masalah yang dihadapi. d. Social from the Start Kini facebook dan twitter akan semakin mudah, karena sudah ada program khusus untuk itu dan tidak perlu repot-repot lagi buka web browser. Program yang dibangun di atas proyek Gwibber, yang memiliki back end, benar-benar baru yang lebih handal dibangun di atas desktopcouch. Gwibber sekarang juga mendukung tampilan multi-kolom untuk memantau secara bersamaan beberapa feed. e. New boot experience Bootingnya sangat cepat, lebih cepat dari pendahulunya.

28

29

f. New Indicators Area notifikasi sekarang dengan fitur yang baru membuat pengalaman pengguna yang lebih menyenangkan dan desain yang cantik, manajemen sesi, dan tugas lainnya. g. New Themes Desktop telah diperindah dengan penambahan dua themes baru, Suasana dan Radiance. Wallpaper baru dan icon baru juga disertakan. h. Ubuntu One File Syncing Bisa sync folder home langsung ke ubuntu one. Bisa backup online gratis, Dan kita dapat free 2GB space. i. Ubuntu One Music Store Jutaan lagu yang tersedia untuk membeli dari desktop Ubuntu, terintegrasi dengan Rhythmbox Music Player dan menggunakan Ubuntu One untuk sync dan backup dengan mudah. j. New features for Ubuntu Enterprise Cloud (UEC) Ubuntu Installer Enterprise Cloud telah jauh lebih baik dalam rangka mendukung topologi instalasi alternatif. komponen UEC sekarang secara otomatis menemukan dan terdaftar, termasuk untuk topologi yang kompleks. Akhirnya, UEC sekarang didukung oleh Eucalyptus 1.6.2 basis kode. Sumber : (http://www.ubuntu.com/products/whatisubuntu/1004features,2010) 2.6.3 Tujuan Distribusi Ubuntu Ubuntu sendiri dikembangkan oleh komunitas sukarelawan Ubuntu. Tujuan dari distribusi Linux Ubuntu adalah membawa semangat yang terkandung di dalam Ubuntu ke dalam dunia perangkat lunak.Perihal kebebasan inilah yang membuat Ubuntu berbeda dari perangkat lunak berpemilik (proprietary). Bukan hanya peralatan yang Kita butuhkan tersedia secara bebas biaya, tetapi Kita juga mempunyai hak untuk memodifikasi perangkat lunak Anda sampai perangkat lunak tersebut bekerja sesuai dengan yang Kita inginkan.

29

30

2.6.4

Keunggulan Distribusi Ubuntu Ubuntu adalah sistem operasi lengkap berbasis Linux, tersedia secara

bebas dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas maupun tenaga ahli profesional. Komunitas Ubuntu dibentuk berdasarkan gagasan yang terdapat di dalam filosofi Ubuntu. Berikut ini adalah komitmen publik tim Ubuntu untuk para penggunanya :
a.

Ubuntu akan selalu bebas dari biaya, maka dari itu tidak akan ada biaya tambahan untuk edisi enterprise", kami akan membuat semua pekerjaan terbaik Ubuntu tersedia untuk semua orang dengan istilah Bebas yang sama.

b.

Ubuntu juga menyediakan dukungan komersial dari ratusan perusahaan di seluruh dunia. Ubuntu dirilis secara tetap dan dapat di prediksikan, rilis Ubuntu terbaru tersedia setiap enam bulan. Setiap rilis akan didukung oleh Ubuntu dengan perbaikan pada keamanan dan perbaikan lainnya secara bebas selama sekurangnya 18 bulan.

c.

Ubuntu akan menyertakan terjemahan dan prasarana aksesibilitas terbaik yang dimiliki oleh komunitas Perangkat Lunak Bebas, hal ini berguna untuk membuat Ubuntu dapat dipergunakan oleh banyak orang. Kami juga bekerja sama dengan seluruh komunitas Perangkat Lunak Bebas dalam hal perbaikan bug dan saling membagi kode.

Gambar 2.5 Desktop Ubuntu Netbook Remix 10.4 Sumber : (Ubuntu 10.04 Canonical's Ubuntu 10.04 LTS Desktop Edition,2010)

30

31

Ubuntu berkomitmen secara penuh terhadap prinsip-prinsip dari pengembangan perangkat lunak bebas, untuk ini kami mendorong masyarakat untuk menggunakan dan perangkat kemudian lunak bebas dan open source, lalu cocok

memperbaikinya

menyebarkannya

kembali.Ubuntu

digunakan baik untuk desktop maupun server. Ubuntu saat ini mendukung berbagai arsitektur komputer seperti PC (Intel x86), PC 64-bita (AMD64), PowerPC (Apple iBook dan Powerbook, G4 dan G5), Sun Ultra SPARC dan T1 (Sun Fire T1000 dan T2000). Ubuntu menyertakan lebih dari 16.000 buah perangkat lunak, dan untuk instalasi desktop dapat dilakukan dengan menggunakan satu CD saja. Ubuntu menyertakan semua aplikasi standar untuk desktop mulai dari pengolah kata, aplikasi lembar sebar (spreadsheet) hingga aplikasi untuk mengakses internet, perangkat lunak untuk server web, peralatan untuk bahasa pemrograman dan tentu saja beragam permainan. Perihal kebebasan inilah yang membuat Ubuntu berbeda dari perangkat lunak berpemilik (proprietary). Bukan hanya peralatan yang kita butuhkan tersedia secara bebas biaya, tetapi kita juga mempunyai hak untuk memodifikasi perangkat lunak sampai perangkat lunak tersebut bekerja sesuai dengan yang kita inginkan.

31

32

BAB III ANALISIS SISTEM

Pada bab ini akan dijelaskan hal-hal yang berkaitan dengan tahap analisis sistem paket aplikasi yang disertakan pada sistem operasi Linux Ubuntu 10.4 menurut metode pengembangan prototyping yang dikemukakan oleh Roger S Pressman.

3.1

Listen To Customer Merupakan tahapan awal dimana analisis bekerja untuk mengidentifikasi

kebutuhan awal untuk sistem. Yang merupakan langkah penganalisaan terhadap kebutuhan / kesesuaian (studi kelayakan) terhadap objek yang akan dirancang sesuai dengan kebutuhan yang akan digunakan.

3.1.1

Mengidentifikasi Sasaran, Kendala dan Ruang Lingkup

3.1.1.1 Sasaran Sistem yang Dibutuhkan Sasaran dari sistem ini adalah untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan serta permasalahan-permasalahan yang timbul pada sistem yang sedang berjalan. Sistem yang akan di kembangkan merupakan paket distribusi sistem operasi yang berbasis Linux Ubuntu 10.4 dimana berfungsi untuk menangani proses diantaranya pengelolaan multimedia, penggunaan kantor dan pendidikan. Adapun sasaran dari pengembangan paket distribusi sistem operasi Linux Ubuntu 10.4 adalah sebagai berikut : a. Mendistribusikan paket aplikasi perangkat lunak yang bebas dan gratis, yang telah diubah dari versi standar sehingga dapat dipergunakan sesuai kebutuhan, serta dapat didistribusikan kembali dengan pengembangan tingkat lanjut. b. Memperkenalkan solusi alternatif untuk pengganti sistem operasi Windows yang dapat menghemat biaya dengan menggunakan sistem operasi Linux

32

33

Ubuntu 10.4 yang telah dikembangkan dari versi standar untuk memenuhi kebutuhan multimedia, perkantoran danpendidikan. c. Dapat menjalankan aplikasi berbasis Windows dengan menggunakan Wine yang memungkinkan untuk mempermudah pengguna komputer berbasis sistem operasi Windows dapat melakukan migrasi menggunakan sistem operasi Linux Ubuntu 10.4 yang telah diperbaharui sesuai dengan kebutuhan untuk penggunaan multimedia, perkantoran danpendidikan yang tidak jauh berbeda dengan sistem operasi Windows.

3.1.1.2 Kendala Paket Aplikasi Linux Ubuntu 10.4 yang Sedang Berjalan Kendala paket aplikasi sistem operasi Linux Ubutu 10.4 yang dianalisis pada aplikasi multimedia, perkantoran dan pendidikan. Aplikasi yang disertakan dalam sistem operasi Linux Ubuntu 10.4 masih versi standar dikarenakan dalam pendistribusiannya menggunakan media cd, sehingga aplikasi yang disertakan terbatas hanya untuk aplikasi perkantoran tanpa tambahan aplikasi multimedia, game dan pendidikan. Akan tetapi Linux Ubuntu memberikan kebebasan dalam memodifikasi paket aplikasi sesuai yang di harapkan. Dimana aplikasi yang disertakan masih dapat ditambah dan dikurangi sesuai dengan kebutuhan pengguna, tanpa kendala masalah hak cipta dari hasil pengembangan tersebut. Adapun beberapa permasalahan yang menjadi kekurangan pada paket aplikasi yang disertakan Linux Ubuntu 10.4 yaitu : a. Pada disitribusi Linux Ubuntu 10.4 sistem operasi ini belum bisa dipergunakan untuk menjalankan file multimedia audio dan video. b. Sistem operasi Linux Ubuntu10.4 tidak dapat dipergunakan untuk menjalankan aplikasi yang berjalan pada sistem operasi Windows. c. Aplikasi perkantoran tidak disertai dengan pengolah gambar seperti gimp ataupun photoshop yang dapat dipasang pada sistem berbasis Windows. d. Untuk aplikasi pendidikan Linux Ubuntu 10.4 tidak menyertakannya, hanya pada Linux Edubuntu 10.4 aplikasi tersebut disertakan. e. Aplikasi game yang disertakan pada paket distribusi Linux Ubuntu 10.4 masih sangat sedikit dan terbatas.
33

34

3.1.1.3 Ruang Lingkup Pengguna Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 Adapun pengguna dari hasil pengembangan paket distribusi sistem operasi Linux Ubuntu 10.4 yaitu : a. Pengguna Desktop Komputer Dengan arsitektur komputer desktop berbasiskan prosesor intel maupun amd yang ingin mencoba sistem operasi stabil dan bebas biaya serta legal sebagai pengganti sistem operasi Windows. b. Pengguna Laptop atau Netbook Dengan arsitektur mobile komputer serta dukungan pengenalan perangkat yang semakin baik memungkinkan sistem dapat berjalan dengan stabil.

3.2

Analisis Sistem

3.2.1 Sistem Operasi Komputer Secara umum sebuah sistem komputer terdiri atas hardware, software dan brainware dimana ketiganya saling terkait satu sama lain, ketiganya merupakan syarat mutlak untuk menjalankan sebuah sistem komputer.

Gambar 3.1 Sistem Komputer Sumber : (http://teknik-informatika.com/sistem-operasi/,2010). Sebuah sistem operasi merupakan program yang bertindak sebagai perantara antara pengguna (user) komputer dengan hardware (perangkat keras) komputer.

34

35

Tujuan dari sistem operasi adalah untuk menyediakan lingkungan dimana user dapat mengeksekusi program yang diinginkan dengan efisien. Tiga definisi sistem operasi : 1. Sistem operasi adalah sebuah Software. 2. Sistem operasi merupakan resource model. 3. Sistem operasi menggabungkan (bind) antara hardware dan software. Sumber : (Michael J, Symbian Academy 2007) Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris : operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata, browser web, aplikasi multimedia, game dan utiliti. Sumber : (http://id.wikipedia.org/wiki/sistem_operasi,2010). Sistem Operasi memiliki peranan penting dalam perangkat komputer, tanpa adanya sistem operasi akan sangat sulit bagi aplikasi untuk berkomunikasi dengan perangkat keras. Adapun sistem operasi melakukan manajemen input, proses dan output pada skema perangkat yang ditampilkan pada gambar dibawah ini.

BusData Peralatan Masukan

Port-port Masukan /

Pemroses

Memori Utama Bus Kendali

Peralatan Keluaran

Bus Kendali BusAlamat

Gambar 3.2 Skema Blok Sistem Komputer Sumber : (Harianto,2002)

35

36

3.2.2 Sistem Operasi Linux Sistem operasi Linux yang dikenal dengan istilah distribusi Linux (Linux distribution) atau distro Linux umumnya sudah termasuk perangkat-perangkat lunak pendukung seperti server web, bahasa pemrograman, basisdata, tampilan desktop (desktop environment) seperti GNOME, KDE dan Xfce juga memiliki paket aplikasi perkantoran (office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, dan Gnumeric. Linux (diucapkan lnks atau lnks) adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja. Nama "Linux" berasal dari nama pembuatnya, yang diperkenalkan tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Sistemnya, peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software). Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Intel, Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell, Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun Microsystems. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer desktop, super komputer, dan sistem benam seperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video (PlayStation 2, PlayStation 3 dan XBox), telepon genggam dan router.
36

37

3.2.3 Distribusi Linux Distro Linux (singkatan dari distribusi Linux) adalah sebutan untuk sistem operasi komputer dan aplikasinya, merupakan keluarga Unix yang menggunakan kernel Linux. Sumber : (http://id.wikipedia.org/wiki/Distribusi_Linux,2010 http://id.wikipedia.org/wiki/Distribusi_Linux,2010 http://id.wikipedia.org/wiki/Distribusi_Linux,2010). Distribusi Linux bisa berupa perangkat lunak bebas dan bisa juga berupa perangkat lunak komersial seperti Red Hat Enterprise, SuSE, dan lain-lain. lain. Ada banyak distribusi atau distro Linux yang telah muncul. Beberapa bertahan dan besar, bahkan sampai menghasilkan distro turunan, contohnya adalah Distro Debian GNU/Linux. Distro ini telah menghasilkan puluhan distro anak, antara lain Ubuntu, , Knoppix, Xandros, DSL, dan sebagainya. CD Linux (maksudnya CD Distro Linux atau CD Sistem Operasi dan aplikasi i Linux) adalah istilah yang sering digunakan untuk menyebut CD distribusi Linux secara umum. CD Linux biasanya didapatkan dengan memmem burn/menulis sebuah berkas ISO distro Linux ke CD kosong. Adapun CD Linux biasa didapatkan secara gratis ataupun berbayar. Distribusi-distribusi Linux dapat dikategorikan ikategorikan berdasarkan sistem

manajemen paket, bebas dan tidak, tujuan pembuatan, perangkat lunak dasar yang digunakan, dan lain sebagainya.

Linux

Debian

RPM

Slackware

Gambar 3.3 Distribusi Linux Berdasarkan Manajemen n Paket Sumber : (http://id.wikipedia.org http://id.wikipedia.org/wiki/Distribusi_Linux,2010 /wiki/Distribusi_Linux,2010).

37

38

Repositori perangkat lunak adalah lokasi penyimpanan dari paket perangkat lunak mana yang mungkin diambil dan diinstal pada komputer. Sumber : (http://id.wikipedia.org/wiki/Distribusi_Linux,2010). Operator repositori menyediakan sebuah sistem manajemen paket, alat-alat yang dimaksudkan untuk mencari, menginstal dan sebaliknya memanipulasi paket perangkat lunak dari repositori. Sebagai contoh, banyak distribusi Linux menggunakan Advanced Packaging Tool, umumnya ditemukan di distro berbasis Debian atau yum, ditemukan di distro berbasis Red Hat. Ada juga beberapa sistem manajemen paket independen, seperti Pacman, digunakan dalam Arch Linux dan equo, ditemukan di Sabayon Linux. Sebagai repositori perangkat lunak dirancang untuk menyertakan paketpaket yang berguna, repositori utama dirancang untuk menjadi malware gratis. Jika komputer dikonfigurasi untuk menggunakan repositori ditandatangani secara digital dari vendor yang memiliki reputasi baik, dan digabungkan dengan sistem hak akses yang tepat, ini secara signifikan mengurangi ancaman malware sistem ini. Sebagai efek samping, banyak sistem yang memiliki kemampuan ini tidak memerlukan perangkat lunak anti-malware seperti anti-virus software. Sebagian besar distribusi Linux mempunyai banyak repositori di seluruh dunia yang cermin repositori utama. Daftar distribusi Linux yang berkembang sampai saat ini ditampilkan pada Gambar 3.4 :

38

39

Debian
BlankOn Linux

RPM
(sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)

Slackware
Fedora Core
Austrumi

Knoppix

BlankOn (versi pertama)

Dewalinux
(sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)

Kuliax

Briker
(sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)

Red Hat Linux

Red Flag Linux

Singkong Linux
(sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia

Scientific Linux
IGOS Nusantara BackTrack

Ubuntu
Xandros

Edubuntu Kubuntu Xubuntu

Vine Linux
Mandriva Linux (dahulu bernama Mandrake Linux)

White Box Enterprise Linux Yellow Dog Linux

Vector Linux

CentOS

Zenwalk Linux (dulu MiniSlack)

Gambar 3.4 Distribusi Linux Berdasarkan Manajem Manajemen Paket dan Turunannya Sumber : (http://id.wikipedia.org/wiki/Distribusi_Linux,2010 http://id.wikipedia.org/wiki/Distribusi_Linux,2010)
ZenCafe Linux

39

40

3.2.4 Distribusi Linux Ubuntu 10.4 Ubuntu adalah [sistem operasi] lengkap berbasis Linux, tersedia secara bebas dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas maupun tenaga ahli profesional. Komunitas Ubuntu dibentuk berdasarkan gagasan yang terdapat di dalam filosofi Ubuntu : a. Bahwa perangkat lunak harus tersedia dengan bebas biaya. b. Bahwa aplikasi perangkat lunak tersebut harus dapat digunakan dalam bahasa lokal masing-masing dan untuk orang-orang yang mempunyai keterbatasan fisik. c. Bahwa pengguna harus mempunyai kebebasan untuk mengubah perangkat lunak sesuai dengan apa yang mereka butuhkan. Sumber : (http://balajarlinux.wordpress.com/2008/02/04/pengenalan-apa-ituubuntu-serta-sejarah/). Perihal kebebasan inilah yang membuat Ubuntu berbeda dari perangkat lunak berpemilik (proprietary) bukan hanya peralatan yang di butuhkan tersedia secara bebas biaya, tetapi juga mempunyai hak untuk memodifikasi perangkat lunak ampai perangkat lunak tersebut bekerja sesuai dengan yang dinginkan.

Gambar 3.5 Mark Shuttleworth Pemilik Canonical Ltd. Sumber : (http://media.arstechnica.com/news.media/mark_keynote.png,2010).

40

41

3.3 3.3.1

Aplikasi yang Disertakan pada Linux Ubuntu 10.4 Aplikasi pada Menu Favorites Menu favorites merupakan kumpulan aplikasi pilihan yang sering

digunakan untuk memudahkan pengguna. pada menu ini aplikasi bisa dikostumasi sesuai dengan kebutuhan.

Gambar 3.6 Aplikasi pada Menu Favorites Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). Pada menu ini terdapat tujuh aplikasi diantaranya : a. Firefox Aplikasi penjelajah yang sangat popular digunakan pada Sistem Operasi Windows maupun Linux. Adapun yang disertakan pada Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 yaitu Firefox versi .3.6.3.

Gambar 3.7 Aplikasi Penjelajah Firefox Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).

41

42

b. Evolution Aplikasi email client untuk memaca email seperti Microsoft Outlook pada aplikasi Windows.

Gambar 3.8 Aplikasi Email Client Evolution Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). c. Chesse Aplikasi untuk menangkap gambar pada perangkat webcam. Adapun yang disertakan pada Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 yaitu Chesse versi 2.30.0.

Gambar 3.9 Aplikasi Cheese Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). d. Empathy Aplikasi yang digunakan untuk chating (rumpi) dapat digunakan untuk akun Google Talk, AIM, Windows Live, Yahoo dan lainnya. Adapun yang disertakan pada Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 yaitu Emphathy versi 2.30.0.1.
42

43

Gambar 3.10 Aplikasi Empathy Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). e. Help Program bantu manual untuk menjelaskan mengenai permasalah apa yang terdapat pada Linux ubuntu 10.4. f. Ubuntu Software Center Aplikasi yang berfungsi untuk manajemen perangkat lunak yang terdapat pada Linux Ubuntu 10.4. Dengan aplikasi tersebut dapat dipergunakan untuk menambah dan menghapus aplikasi berdasarkan pengelompokan kategori.

Gambar 3.11 Aplikasi Ubuntu Software Center Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).

43

44

g. Install Ubuntu Netbook 10.4 Aplikasi untuk memasangkan (install) sistem operasi Linux Ubuntu 10.4 ke perangkat yang digunakan baik PC maupun Laptop atau Netbook dengan7 langkah panduan yang dipandu dengan mudah.

Gambar 3.12 Aplikasi Install Ubuntu Netbook 10.4 Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).

3.3.2

Aplikasi pada Menu Files & Foder Menu Files & Folder berisi kumpulan pelipat pribadi sesuai dengan tipe

pelipat yang digunakan untuk tempat penyimpanan berkas. Adapun submenu Volumes menunjukan tempat penyimpanan pada cakram keras.

Gambar 3.13 Kumpulan Pelipat Pada Menu Files & Folder Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).

44

45

Pada menu ini terdapat pelipat pribadi serta tempat penyimpanan cakram kerasdiantaranya : a. Ubuntu Merupakan pelipat pribadi dengan nama pelipat Ubuntu. Digunakan untuk menyimpan dokumen. b. Desktop Merupakan pelipat pribadi dengan nama pelipat Desktop. Digunakan untuk menyimpan dokumet ikon dari suatu program. c. Download Merupakan pelipat pribadi dengan nama pelipat Download. Digunakan untuk menyimpan hasil unduh dari internet. d. Documents Merupakan pelipat pribadi dengan nama pelipat Documents.Digunakan untuk menyimpan berkas dokumen. e. Music Merupakan pelipat pribadi dengan nama pelipat Music. Digunakan untuk menyimpan berkas multimedia berformat suara. f. Pictures Merupakan pelipat pribadi dengan nama pelipat Pictures. Digunakan untuk menyimpan berkas gambar. g. Video Merupakan pelipat pribadi dengan nama pelipat Video. Digunakan untuk menyimpan berkas multimedia berformat video. h. ACER Merupakan cakram keras pada perangkat netbook. Digunakan sebagai media penyimpan data utama dari sistem operasi windows. i. DATA Merupakan cakram keras pada perangkat netbook. Digunakan sebagai media penyimpanan data sekunder.

45

46

j. Casper-rw Merupakan cakram keras tempat sistem operasi Linux Ubuntu 10.4 disimpan.

3.3.3

Aplikasi pada Menu Accessories Menu Accessories merupakan kumpulan aplikasi penunjang.

Gambar 3.14 Aplikasi Pada Menu Accessories Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). Pada menu ini terdapat tujuh aplikasi diantaranya : a. Calculator Merupakan program penghitung angka digital.

Gambar 3.15 Aplikasi Calculator Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).

46

47

b. Character Map Aplikasi untuk melihat karakter dari suatu huruf.

Gambar 3.16 Character Map Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). c. Gedit Text Editor Aplikasi teks editor yang berfungsi untuk pengetikan sederhana.

Gambar 3.17 Aplikasi gedit Text Editor Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). d. Password and Encryption Keys Aplikasi untuk manajemen pengamanan mengenai katasandi dan kunci enkripsi.

Gambar 3.18 Aplikasi Password and Encryption Keys Seahorse 2.30.0 Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).

47

48

e. Search For Files Aplikasi mesin pencari untuk mecari berkas pada arsip sistem operasi Linux Ubuntu 10.4.

Gambar 3.19 Aplikasi Search For Files Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). f. Terminal Aplikasi yang memberikan informasi dari perintah yang dimasukan dan diproses seperti commad promt di Windows.

Gambar 3.20 Aplikasi Terminal Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).

48

49

g. Tomboy Notes Aplikasi pencatat kegiatan sederhana yang dapat mengigatkan ketika berada didepan komkputer.

Gambar 3.21 Aplikasi Tomboy Notes Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).

3.3.4

Aplikasi pada Menu Games Menu Games merupakan kumpulan aplikasi games yang terpasang pada

Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4.

Gambar 3.22 Aplikasi Pada Menu Games Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).

49

50

Pada menu ini terdapat empat aplikasi games diantaranya : a. AisleRiot Game kartu yang sangat popular, pada sistem operasi Windows bernama solitare. Adapun yang disertakan pada Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 yaitu AisleRiot versi 2.30.0.

Gambar 3.23 Aplikasi AisleRiot Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). b. Mahjong Game klasik dari china, cara bermainnya dengan menyamakan gambar dari kartu-kartu yang sama. Adapun yang disertakan pada Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 yaitu Mahjongg versi 2.30.0.

Gambar 3.24 Aplikasi Mahjong Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).

50

51

c. Quardpassel Game klasik tetris, cara bermain dengan menyusun balok-balok sehingga menyusun tanpa celah.Adapun yang disertakan pada Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 yaitu Quardpassel versi 2.30.0.

Gambar 3.25 Aplikasi Quardpassel Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). d. Sudoku Game klasik dari jepang memecahkan teka-teki logika angka.Adapun yang disertakan pada Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 yaitu Sudoku versi 2.30.0.

Gambar 3.26 Aplikasi Sudoku Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).

51

52

3.3.5

Aplikasi pada Menu Graphics Menu Graphics menyediakan aplikasi untuk keperluan grafis.

Gambar 3.27 Aplikasi Pada Menu Graphics Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). Pada menu ini terdapat tiga aplikasi diantaranya : a. F-Spot Photo Manager Aplikasi yang berfungsi untuk menampilkan gambar dan mengedit gambar dengan fitur sederhana.Adapun yang disertakan pada Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 yaitu F-Spot versi 0.6.1.5.

Gambar 3.28 Aplikasi F-Spot Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).

52

53

b. OpenOffice.org Drawing Aplikasi dari produk Openoffice.org untuk membuat gambar vektor, aplikasi ini seperti Corel Draw namun dengan fasilitas yang lebih sederhana.Adapun yang disertakan pada Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 yaitu OpenOffice.org Drawing versi 3.2.

Gambar 3.29 Aplikasi OpenOffice.org Drawing Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). c. Simple Scan Aplikasi pemindai untuk menghasilkan format dokumen digital. Aplikasi ini sangat bagus dan sederhana karena perangkat pemindai langsung terdeteksi dengan baik tanpa masalah.Adapun yang disertakan pada Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 yaitu Simple Scan versi1.0.2.

Gambar 3.30 Aplikasi Simple Scan Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).

53

54

3.3.6

Aplikasi pada Menu Internet Menu internet menyediakan aplikasi untuk keperluan penjelajahan di

dunia maya, serta aplikasi pendukung lainnya.

Gambar 3.31 Aplikasi Pada Menu Internet Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). Pada menu ini terdapat empat aplikasi diantaranya : a. Empathy IM Client Aplikasi ini sudah tersedia pada menu Favorites. b. Firefox Web Browser Aplikasi ini sudah tersedia pada menu Favorites. c. Gwibber Social Client Aplikasi yang digunakan untuk kegiatan jejaring sosial. d. Transmission BitTorrent Client Aplikasi yang digunakan untuk mengunduh file dengan tipe torrent.Adapun yang disertakan pada Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 yaitu Transmission BitTorrent Client versi 1.92 (10363).

54

55

Gambar 3.32 Aplikasi Transmission BitTorrent Client Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).

3.3.7

Aplikasi pada Menu Office Menu Office menyediakan aplikasi pengolah kata, persentasi, spreadsheet

serta email klien.

Gambar 3.33 Aplikasi Pada Menu Office Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).

55

56

Pada menu ini terdapat empat aplikasi diantaranya : a. Evolution Mail and Calender Aplikasi ini telah tersedia pada menu Favorites. b. OppenOffice.org Presentation Aplikasi yang berfungsi untuk membuat persentasi penggunaannya seperti Microsoft Power Point.Adapun yang disertakan pada Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 yaitu OpenOffice.org Presentation versi 3.2.

Gambar 3.34 Aplikasi OppenOffice.org Presentation Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). c. OppenOffice.org Spreadsheet Aplikasi yang berfungsi untuk membuat tabel dan perhitungan penggunaannya seperti Microsoft Excel.Adapun yang disertakan pada Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 yaitu OpenOffice.org Spreadsheet versi 3.2.

Gambar 3.35 Aplikasi OppenOffice.org Spreadsheet Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).
56

57

d. OppenOffice.org Word Processor Aplikasi yang berfungsi untuk pengolah kata penggunaannya seperti Microsoft Word. Adapun yang disertakan pada Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 yaitu OpenOffice.org Word Processor versi 3.2.

Gambar 3.36 Aplikasi OppenOffice.org Word Processor Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010

3.3.8

Aplikasi pada Menu Sound & Video Menu Sound & Video menyediakan aplikasi yang digunakan untuk

kepentingan multimedia.

Gambar 3.37 Aplikasi Pada Menu Sound & Video Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).

57

58

Pada menu ini terdapat empat aplikasi untuk menunjang multimedia diantaranya : a. Cheese Webcam Booth Aplikasi ini telah tersedia pada menu Favorites. b. Totem Movie Player Aplikasi yang digunakan untuk menjalankan file multimedia gambar bergerak dengan format file diantaranya : mpeg, avi, 3gp, mov, wmv, divx, xdiv, mp4, flv, mkv, rmvb, dat serta format video lainnya. Agar aplikasi movie player dapat memutar file multimedia maka harus diinstal w32codecs.deb, libdvdcss2.deb. Codec tersebut disediakan terpisah oleh pengembang pihak ketiga, tidak disediakan oleh Linux Ubuntu 10.4 karena masalah proprietary. Adapun yang disertakan pada Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 yaitu Totem Movie Player versi 2.30.0.

Gambar 3.38 Aplikasi Totem Movie Player Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). c. Rhythmbox Music player Aplikasi yang digunakan untuk menjalankan file multimedia suara dengan format cd, mp3, ogg, aac, wav, asf serta format audio lainnya. Agar aplikasi Rhythmbox Music player dapat memutar file multimedia maka harus diinstal codecwin32. Codec tersebut disediakan terpisah oleh pengembang pihak ketiga, tidak disediakan oleh Linux Ubuntu 10.4 karena masalah proprietary. Adapun yang disertakan pada Sistem

58

59

Operasi Linux Ubuntu 10.4 yaitu Rhythmbox Music player versi 0.12.8.

Gambar 3.39 Aplikasi Rhythmbox Music player Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). d. Gnome Sound Recorder Aplikasi yang digunakan untuk merekan suara dari input yang telah ditentukan dengan jenis simpanan berkas bertipe mp3 dan wap. Adapun yang disertakan pada Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 yaitu Gnome Sound Recorder versi 2.30.0.

Gambar 3.40 Aplikasi Gnome Sound Recorder Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).

59

60

3.3.9

Aplikasi pada Menu System Menu system terbagi menjadi dua kelompok diantaranya : a. Administrasi Pada pengaturan administrasi tidak dapat dilakukan oleh sembarang

pengguna, melainkan hak untuk mengakses hanya pihak administrator.

Gambar 3.41 Aplikasi Pada Menu System Administration Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 NetbookRemix,2010). Pada menu ini terdapat aplikasi diantaranya : i. Computer Janitor Aplikasi untuk manajemen penghapusan perangkat lunak.Adapun yang disertakan pada Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 yaitu Computer Janitor versi 1.13.3.

Gambar 3.42 Aplikasi Computer Janitor Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).
60

61

ii. Disk Utility Aplikasi yang menampilkan informasi mengenai cakram keras yang terpasang pada sistem Linux Ubuntu 10.4.Adapun yang disertakan pada Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 yaitu Dsik Utility versi 2.30.1.

Gambar 3.43 Aplikasi Disk Utility Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). iii. Gparted Aplikasi yang berfungsi untuk manajemen cakram keras.Adapun yang disertakan pada Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 yaitu GParted versi 0.5.1.

Gambar 3.44 GParted Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).

61

62

iv. Hardware Driver Aplikasi yang berfungsi mendeteksi perangkat keras dengan driver yang berpemilik lisensi.

Gambar 3.45 Hardware Drivers Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). v. Install Ubuntu Netbook 10.4 Aplikasi yang berfungsi untuk memasangkan sistem operasi Linux Ubuntu 10.4 ke dalam perangkat yang digunakan.Terdapat 7 tahap panduan untuk instalasi sistem.

Gambar 3.46 Install Ubuntu Netbook 10.4 Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).

62

63

vi. Language Support Aplikasi yang digunakan untuk mengatur bahasa yang terpasang pada sistem operasi Linux Ubuntu 10.4.

Gambar 3.47 Language Support Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). vii. Login Screen Aplikasi yang berfungsi untuk pengaturan tampilan awal login sistem operasi Linux Ubuntu 10.4.

Gambar 3.48 Language Support Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).

63

64

viii. Network Tools Aplikasi alat perkakas untuk pengaturan jaringan kabel, wifi, dengan fasilitas ping, netstat, traceroute, portscan, lookup, finger dan whois.

Gambar 3.49 Network Tools Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). ix. Printing Aplikasi manajemen printer yang terpasang pada sistem operasi Linux Ubuntu 10.4.Adapun yang disertakan pada Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 yaitu System Config Printer versi 1.2.0.

Gambar 3.50 System Config Printer Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).

64

65

x.

Software Source Aplikasi yang digunakan untuk menentukan sumber instalasi paket yang akan dipasang pada sistem operasi Linux Ubuntu 10.4

Gambar 3.51 Software Source Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). xi. Startup Disk Creator Aplikasi untuk membuat disk emergensi yang digunakan apabila sistem Linux Ubuntu 10.4 mengalami kendala.

Gambar 3.52 Startup Disk Creator Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).
65

66

xii. Synaptic Package Manager Aplikasi manajemen untuk pengelolaan paket distribusi perangkat lunak.Adapun yang disertakan pada Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 yaitu synaptic versi 0.62.5.

Gambar 3.53 Synaptic Package Manager Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). xiii. System Monitor Aplikasi untuk menampilkan informasi dari versi sistem operasi yang dipasang, processor yang digunakan serta memori yang terpasang pada perangkat yang digunakan.

Gambar 3.54 System Monitor Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).

66

67

xiv. System Testing Aplikasi yang digunakan untuk melakukan pengecekan terhadap kinerja dari perangkat yang terpasang pada sistem operasi Linux Ubuntu 10.4

Gambar 3.55 System Testing Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). xv. Time and Date Aplikasi yang digunakan untuk melakukan penyetingan waktu dan tanggal pada sistem operasi Linux Ubuntu 10.4.

Gambar 3.56 Time and Date Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).

67

68

xvi. Ubuntu Software Center Aplikasi yang berfungsi untuk manajemen perangkat lunak yang terdapat pada Linux Ubuntu 10.4. Dengan aplikasi tersebut dapat dipergunakan untuk menambah dan menghapus aplikasi berdasarkan pengelompokan kategori.

Gambar 3.57 Aplikasi Ubuntu Software Center Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). xvii. Update Manager Aplikasi yang digunakan untuk mengecek versi terakhir dari seluruh paket aplikasi yang terpasang pada sistem operasi Linux Ubuntu 10.4.

Gambar 3.58 Update Manager Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).

68

69

xviii.

Users and Group

Aplikasi yang digunakan untuk melakukan pengaturan terhadap akun pemakai pada sistem operasi linux Ubuntu 10.4.

Gambar 3.59 Users and Group Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). b. Preferences Kumpulan aplikasi yang terdapat pada menu sistem dikelompokan untuk kategori preferences.

Gambar 3.60 Aplikasi Pada Menu Preferences Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).

69

70

Pada menu ini terdapat aplikasi diantaranya : i. About Me Aplikasi yang menampilkan informasi pribadi setalah sistem operasi dipasang pada perangkat keras.

Gambar 3.61 About Me Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). ii. Appearance Aplikasi yang digunakan untuk mengkostumasi tema yang digunakan oleh sistem operasi Linux Ubuntu 10.4.

Gambar 3.62 Appearance Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). iii. Assistive Technologies Aplikasi yang digunakan sebagai alat bantu pilihan dalam pengingat katasandi. Mempermudah dalam penggunaan bantuan untuk perangkat tetikus dan papan ketik.
70

71

Gambar 3.63 Assistive Technologies Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). iv. Bluetooth Aplikasi yang berfungsi untuk menangani penggunaan transfer berkas melalui media bluetooth.

Gambar 3.64 Bloototh Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). v. Broadcast Preferences Aplikasi siaran yang penggunaannya harus memiliki akun terlebih dahulu dan memiliki kata sandi untuk menjalankannya.

Gambar 3.65 Broadcast Preferences Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).
71

72

vi. IBus Preferences Aplikasi yang dipergunakan untuk menangani transfer file.

Gambar 3.66 IBus Preferences Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). vii. Keyboard Aplikasi yang digunakan untuk melakukan pengaturan papan ketik.

Gambar 3.67 Keyboard Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).

72

73

viii. Keyboard Shortcuts Aplikasi yang mengelola jalan pintas tombol pada papan ketik.

Gambar 3.68 keyboard Shortcuts Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). ix. Main Menu Aplikasi untuk mengelola dari kumpulan paket aplikasi sesuai dengan kategori yang akan ditambahkan kedalam sistem operasi Linux ubuntu 10.4.

Gambar 3.69 Main Menu Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).

73

74

x.

Messaging and VoIP Accounts Aplikasi yang dipergunakan untuk pesan dan komunikasi

menggunakan VoIP.

Gambar 3.70 Messaging and VoIP Accounts Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). xi. Monitors Aplikasi yang digunakan untuk pengaturan resolusi, penyegaran tampilan kecepatan dalam satuan Hz serta pengaturan rotasi pada layar monitor.

Gambar 3.71 Monitor Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).

74

75

xii. Mouse Aplikasi yang digunakan untuk melakukan pengaturan terhadap fungsi dari tetikus dan papan sentuh digital.

Gambar 3.72 Mouse Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). xiii. Multimedia System Selector Aplikasi multimedia yang dipergunakan untuk melakukan pengaturan terhadap komponen dari perangkat keras pendukung multimedia audio dan video.

Gambar 3.73 Multimedia System Selector Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).
75

76

xiv. Network Connections Aplikasi untuk melakukan pengaturan manajemen jaringan.Baik itu kabel, wireless, mobile broadband, VPN serta DSL.

Gambar 3.74 Network Connections Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). xv. Network Proxy Aplikasi yang dipergunakan untuk melakukan pengaturan jaringan proxy pada koneksi internet.

Gambar 3.75 Network Proxy Preferences Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).

76

77

xvi. Personal File Sharing Aplikasi yang dipergunakan untuk melakukan pengaturan berbagi pakai berkas dalam suatu sistem jaringan komputer.

Gambar 3.76 Personal File Sharing Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). xvii. Power Management

Aplikasi yang berfungsi untuk melakukan manajemen sumber daya pada arus listrik yang dipergunakan oleh sistem komputer.

Gambar 3.77 Power Management Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).

77

78

xviii. Screensaver Aplikasi yang dipergunakan untuk menampilkan gambar animasi ketika komputer tidak dipergunakan dalam waktu tertentu.

Gambar 3.78 Screensaver Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). xix. Sound Aplikasi yang dipergunakan untuk melakukan pengaturan suara pada audio komputer sesuai dengan pilihan yang telah di tentukan.

Gambar 3.79 Sound Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). xx. Startup Application Aplikasi yang dapat memperlihatkan program yang diaktifkan ketika sistem operasi Linux Ubuntu 10.4 berjalan.

Gambar 3.80 Startup Application Preferences Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010).
78

79

xxi. Ubuntu One Aplikasi yang hanya dapat dijalankan ketika sistem sedang online atau terhubung dengan internet yang menampilkan berbagai informasi terbaru mengenai Linux Ubuntu. xxii. Windows

Aplikasi yang dipergunakan untuk melakukan kostumasi pada jendela tampilan program ketika dijalankan.

Gambar 3.81 Windows Sumber : (Linux Ubuntu 10.4 Netbook Remix,2010). 3.4 3.4.1 Build/Revise mock-up Paket Aplikasi Distribusi Linux Ubuntu 10.4 Analisis Permasalahan Sistem operasi Linux Ubuntu 10.4 yang disertakan dalam sebuah paket cd pada pendistribusiannya telah di instal pada perangkat Netbook dan ditemukan beberapa permasalahan. Adapun permasalahan tersebut yaitu : a. Berdasarkan analisis terhadap current sistem sistem operasi Linux Ubuntu 10.4 dapat disimpulkan pada aplikasi multimedia belum bisa dipergunakan untuk menjalankan berkas dengan tipe wmv, mp3, mp4, 3gp, flv dan yang lainnya. Perihal kebebasan inilah yang membuat Linux Ubuntu berbeda dari perangkat lunak berpemilik (proprietary), maka diperlukan

penambahan paket aplikasi w32codecs.deb, libdvdcss2.deb. b. Aplikasi yang disertakan sangat terbatas, hal ini dikarenakan pada media pendistribusian sistem operasi Linux Ubuntu 10.4 dalam media cd yang menyebabkan aplikasi yang disertakan hanya untuk penggunaan aplikasi perkantoran serta aplikasi penunjang untuk internet. c. Pada sistem operasi Linux Ubuntu 10.4 yang disertakan, aplikasi terbatas dalam penggunaannya hanya dapat menjalankan program aplikasi dilingkungan sistem operasi tersebut. Yang mengakibatkan pengguna
79

80

sistem operasi Windows masih berat untuk beralih pada sistem operasi Linux Ubuntu 10.4 meskipun sistem operasi ini legal dan bebas untuk dimodifikasi sesuai yang diharapkan dalam pengembangannya. d. Pendeteksian untuk perangkat keras keluaran terbaru masih sangat terbatas. Kebanyakan aplikasi driverdari perangkat keras yang disertakan dari perusahaan hanya diperuntukan pada lingkungan sistem operasi Windows.

3.4.2

Kebutuhan Fugsional dari Paket Aplikasi yang akan Diperbaharui Berdasarkan hasil analisis permasalahan diatas maka kebutuhan fugsional

yang diperlukan dalam pengembangan aplikasi paket distribusi sistem operasi Linux Ubuntu 10.4 adalah sebagai berikut : Tabel 3.1 Kebutuhan Fungsional dan Non Fungsional Fungsional System 1. Pengembangan paket distribusi sistem operasi Linux Ubuntu 10.4 harus mampu untuk melakukan kebutuhan sesuai dengan sistem operasi yang digunakan saat ini yaitu Windows. 2. Aplikasi yang disertakan dalam pengembangan paket distribusi sistem operasi Linux Ubuntu 10.4 harus mempermudah migrasi sistem lama Windows ke dalam sistem baru Linux Ubuntu 10.4 yang telah memenuhi kebutuhan sesuai dengan aplikasi pada sistem opersi Windows. 3. Penggunaan media cd dalam proses pendistribusian sistem operasi Linux Ubuntu 10.4 menjadikan kendala pada paket aplikasi yang disertakan. Diharapkan agar dapat melakukan penambahan paket aplikasi pengembangan dilakukan dalam media dvd untuk memenuhi kebutuhan pengguna. Non Fungsional System 1. Pengguna dapat menambahkan aplikasi yang diinginkan dengan mudah dan tanpa kendala dalam melakukan perubahan didalamnya.

2. Pengembangan paket aplikasi dari sistem operasi Linux Ubuntu 10.4 yang disertakan harus mempunyai disain menarik serta memudahkan navigasi dalam penggunaanya.

3. Pengembangan dari paket aplikasi yang disertakan harus handal selama melakukan proses pekerjaan sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan.

80

81

BAB IV PENGEMBANGAN SISTEM

Bab ini akan menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan tahapan Pengembangan Paket Distribusi Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 dari Metode Prototyping yang dikemukakan oleh Roger S Pressman (1996). Pengembangan paket distribusi sistem operasi Linux Ubuntu 10.4 dilakukan setelah proses analisis persyaratan selesai, dari hasil analisa persyaratan akan terlihat beberapa kekurangan dari sistem yang berjalan, semua kekurangan tersebut kemudian diperbaharui dengan menambahkan paket aplikasi sesuai tahapan analisis yang akan dikembangkan.

4.1

Gambaran Umum Sistem yang Dikembangkan

Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 Keadaan Awal

Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 yang di Butuhkan

Gambar 4.1 Pengembangan Linux Ubuntu 10.4

Tujuan dari Pengembangan Paket Distribusi Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 secara umum adalah untuk memberikan solusi alternatif kepada pengguna komputer berbasis Desktop maupun Netbook yang masih menggunakan sistem opererasi Windows untuk memudahkan migrasi ke Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 yang memberikan kelebihan karena bebas lisensi dan dapat Distribusikan sesuai dengan kebutuhan. Dimana hasil dari pengembangan tersebut diharapkan dapat menggantikan penggunaan Windows secara umum tentang bagaimana konsep dan cara kerja dari sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 yang akan digunakan oleh user. Deskripsi dalam pengembangan Paket Distribusi Sistem operasi Linux Ubuntu 10.4 dapat dilihat pada table dibawah ini. 81

82

Tabel 4.1 Pengembangan dari Paket Distribusi Linux Ubuntu 10.4 Keadaan Awal Linux Ubuntu 10.4 tidak menyertakan aplikasi codec multimedia. Keterangan Pendistribusian Linux Ubuntu 10.4 yang hanya menyertakan aplikasi bebas lisensi, maka paket-paket yang membutuhkan lisensi tidak akan disertakan pada paket aplikasi standar Linux Ubuntu 10.4 Perbedaan Sistem Operasi menjadikan kompabilitas program dalam format exe tidak dapat dilakukan. Keadaan yang di inginkan Diharapkan Linux Ubuntu 10.4 yang dikembangkan dapat dipergunakan untuk keperluan multimedia. Diantaranya untuk mejalankan file berformat audio maupun video. Keterangan Diperlukan penambahan paket aplikasi codec yang mendukung untuk keperluan multimedia.

Linux Ubuntu 10.4 tidak dapat menjalankan aplikasi yang berada di lingkungan Sistem Operasi Windows.

Tidak disertakan paket aplikasi untuk kepentingan manajemen Desktop.

Keterbatasan dalam pendistribusian menggunakan media CD menjadikan paket untuk manajemen Desktop tidak disertakan.

Pengembangan Paket Distribusi Linux Ubuntu 10.4 harus mampu untuk menjembatani pengguna yang masih menggunakan aplikasi Windows, agar pada saat melakukan migrasi Sistem Operasi tidak terlalu mengalami kendala dalam penggunaan program pada Sistem Opersi yang baru digunakan. Linux Ubuntu 10.4 memiliki kelebihan pada tampilan Desktop, setelah melakukan penambahan paket Compiz. Hal ini akan menjadikan Linux Ubuntu 10.4 memiliki kemampuan lebih dibanding sistem Operasi Windows.

Diperlukan penambahan paket aplikasi Wine, untuk membantu aplikasi yang berjalan pada Sistem Operasi Windows, dapat pula digunakan di Linux Ubuntu 10.4

Diperlukan penambahan paket aplikasi Compiz untuk melakukan manajemen Desktop.

Adapun gambaran umum mengenai proses dari Pengembangan Paket Distribusi Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 disajikan dalam tahapan berikut : 82

83

Instalasi

Remastering

Linux Ubuntu 10.4

Packaging

Gambar 4.2 Tahapan Pengembangan Paket Distribusi Linux Ubuntu 10.4

4.1.1 Build/Revise mock-up Merupakan tahap perancangan sistem, dimana analis kemudian

membangun prototype. Ketika sebuah prototype telah selesai, pengguna bekerja dengan prototype itu dan menyampaikan kepada analis apa yang mereka sukai dan yang tidak mereka sukai. Dalam Pengembang Paket Distribusi Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan agar sistem yang dikembangkan benar-benar benar dapat mengakomodasi setiap kegiatan yang ada pada lingkungan sistem, tanpa mengurangi fungsi fungsi-fungsi yang ada pada sistem em yang berjalan (current system). Adapun hal-hal hal yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut : a. Sistem operasi yang dikembangkan dapat memberikan kemudahan dalam penggunaan akses pada setiap pengguna baik untuk pengguna komputer desktop maupun netbook. b. Sistem operasi Linux Ubuntu 10.4 yang akan dikembangkan dirubah dari versi awal dan dikembangkan sesuai kebutuhan untuk penggunaan Workstation yang meliputi multimedia, office dan education.

83

84

c. Sistem Operasi Linux Ubuntu yang dikembangkan bebas lisensi dan dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan pengguna dan dapat di distribusikan kembali. d. Pada pengembangan paket Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 yang dikembangkan dapat dipergunakan menjalankan aplikasi berbasis Windows. e. Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 melakukan update secara online dengan mengunakan koneksi internet, hal ini mempermudah dalam pembaharuan paket aplikasi yang disertakan.

4.1.2

Spesifikasi Kebutuhan Minimal Hardware Pada Pengembangan paket distribusi sistem operasi Linux Ubuntu 10.4

yang diusulkan diharapkan dapat berjalan dengan spesifikasi minimal perangkat keras yang sebagai berikut :

4.1.2.1 Netbook a. Motherboard dan Processor yang digunakan untuk penggunaan minimal setara Intel Atom menggunakan CPU N280 1.66GHz. b. Memori (RAM) 1 GB, karena penggunaan memory untuk software serta keseluruhan service pada sistem berkisar sekitar 300-450 Mb. c. Display Adapter (VGA) minimal 8 Mb untuk kebutuhan grafis pada sistem yang akan digunakan untuk sistem operasi Linux Ubuntu 10.4. d. Ruang hardisk minimal 4 GB untuk instalasi sistem operasi Linux Ubuntu 10.4 beserta aplikasi dan sisa ruang kosong minimal 300 MB. e. Ethernet card/Wireless Adapter karena sistem yang dikembangkan mendukung arsitektur jaringan. f. Input device : Mouse dan Keyboard g. Output Device : Monitor

84

85

4.1.2.2 Desktop Komputer a. Motherboard dan Processor yang digunakan untuk penggunaan minimal setara Intel Atom menggunakan CPU N280 1.66GHz. b. Memori (RAM) 1 GB, karena penggunaan memory untuk software serta keseluruhan service pada sistem berkisar sekitar 300-450 Mb. c. Display Adapter (VGA) minimal 8 Mb untuk kebutuhan grafis pada sistem yang akan digunakan untuk sistem operasi Linux Ubuntu 10.4. d. Ruang hardisk minimal 4 GB untuk instalasi sistem operasi Linux Ubuntu 10.4 beserta aplikasi dan sisa ruang kosong minimal 300 MB. e. Ethernet card/Wireless Adapter karena sistem yang dikembangkan mendukung arsitektur jaringan. f. g. Input device: Mouse dan Keyboard Output Device : Monitor

4.2

Spesifikasi Pengembangan Distribusi (Build) Distribusi Linux atau disebut dengan istilah distro linux, merupakan kernel

linux (OS) ditambah paket-paket aplikasi yang kemudian dikemas untuk tujuan pendistribusian tertentu, seperti ubuntu, redhat, centos, slackware dan lainnya. Sumber : [www.distrowatch.com]. Adapun pengembangan paket distribusi sistem operasi Linux Ubuntu 10.4 yang diusulkan adalah untuk keperluan Workstation. Pada tahap pengembangan paket distribusi sistem operasi Linux Ubuntu 10.4 yang diperuntukan untuk keperluan workstation atau anjungan kerja, dimana workstation merupakan stand alone computer yang dipergunakan untuk keperluan multimedia, office dan education. Adapun dalam melakukan tahap pengembangan dijelaskan melalui tahap-tahap berikut.

4.2.1

Penggunaan Media untuk melakukan Instalasi Dalam pengembangan paket distribusi diperlukan istalasi sistem terlebih

dahulu. Adapun dalam tahapan tersebut memerlukan media instalasi, dimana media yang digunakan untuk menginstall distribusi-distribusi GNU/Linux

85

86

termasuk Ubuntu. Pada dasarnya media instalasi yang dijelaskan disini digunakan juga oleh distribusi GNU/Linux lainnya.

4.2.2

Media Instalasi Ubuntu Ada beberapa pilihan media instalasi yang dapat digunakan untuk

menginstall distribusi Ubuntu pada komputer yaitu : 1. Media CD/DVD ROM. Media ini merupakan media instalasi yang paling populer dan menjadi media utama yang ditawarkan oleh pihak pengembang termasuk Ubuntu sendiri. Media ini bisa diperoleh dengan cara request free CDs (Shipit) atau membeli dari pihak ketiga, bisa juga download file ISO kemudian burn ke CD. 2. Media Flash Disk BIOS komputer harus mendukung booting dari USB. Media flash disk ini cocok untuk komputer-komputer yang tidak memiliki CD/DVD drive seperti netbook yang banyak digunakan saat ini. Tekniknya sangat sederhana yaitu ISO file yang telah didownload disimpan ke flash disk dengan teknik tertentu yang akan dibahas tersendiri pada bagian berikutnya. 3. Lainnya Selain kedua media diatas ada beberapa media lain yang bisa digunakan seperti harddisk, FTP dan NFS.

4.3

Cara mendapatkan Linux Ubuntu 10.4 Terdapat dua alternative pilihan yang dipergunakan untuk memperoleh

installer Ubuntu yaitu dengan cara download file ISO atau pesan CD Ubuntu Gratisan (Shipit), berikut penjelasan kedua cara tersebut.

4.3.1

Download file ISO Ubuntu Pada umumnya master distro GNU/Linux disediakan dalam format ISO

file yang merupakan format terkompresi dalam bentuk image file. Khusus untuk 86

87

Ubuntu dapat didownload di http://ubuntu.com/download. File ISO yang disediakan dikategorikan dalam beberapa bagian.

4.3.2

Pesan CD Ubuntu Gratisan (Shipit) Cara ini membutuhkan waktu karena dikirim langsung dari luar negeri.

Gunakan fasilitas Request free CDs (Shipit) yang ada diwebsite ubuntu.com dengan url https://shipit.ubuntu.com. Selain cara diatas ada beberapa alternative pilihan yaitu dengan cara membeli master Ubuntu dari penyedia jasa yang disediakan oleh pihak ketiga, diantranya yang menyediakan penjualan CD bisa pesan di situs www.okusicomputersupport.com.

4.4 4.4.1

Distro Ubuntu Berdasarkan Jenis Pemakaian Ubuntu Desktop Diperuntukkan untuk komputer-komputer desktop termasuk laptop dan

sejenisnya kecuali netIbook. Dalam keadaan minimal sistem sebenarnya jenis desktop bisa berjalan dengan baik di netbook. Dibutuhkan memory dengan kapasitas minimal 256MB untuk menginstall versi ini, agar berjalan dengan baik dari pengalaman penulis sebaiknya memory diatas 512MB. Setiap versi Ubuntu Desktop dibagi dalam dua kategori berdasarkan jenis microprocessor yaitu :

4.4.1.1 Ubuntu Desktop 32-bit Jika menggunakan mikroprocessor keluaran intel maka jenis ini yang harus di download ialah Ubuntu Desktop 32-bit bisa juga disebut X86 atau i386 dimana i merujuk ke codename intel. Jenis ini juga digunakan untuk AMD 32 bit.

4.4.1.2 Ubuntu Desktop 64-bit Jika perangkat menggunakan mikroprocessor keluaran AMD 64 bit pastikan mendownload jenis ini. Berlaku juga untuk jenis arsitektur EM64T seperti Athlon64, Opteron, EM64T Xeon dan Core 2.

87

88

4.4.2

Ubuntu Server Diperuntukkan bagi komputer-komputer kelas server dan tanpa dukungan

terhadap lingkungan Grafical User Interface (GUI) secara default. Ubuntu server hadir dengan default. Jika telah lingkungan menginstall Command Ubuntu Line Server Interface jangan (CLI) lagi secara mencari

tampilan grafis. Jenis ini tersedia dalam dua kategori seperti diversi Ubuntu Desktop yaitu Ubuntu Server 32-bit dan Ubuntu Server 64-bit.

4.4.3

Ubuntu Alternate Jika memiliki memory dibawah 256MB dengan spesifikasi hardware yang

kurang dari standar sebaiknya menggunakan Ubuntu Alternate sebagai solusi karena proses instalasi disajikan dalam mode text menu. Selain itu dengan CD alternate, upgarde versi Ubuntu dapat dilakukan tanpa perlu ada koneksi internet ke server Ubuntu. Jenis ini tersedia dalam dua kategori seperti diversi Ubuntu lainnya yaitu Ubuntu alternate 32-bit dan Ubuntu alternate 64-bit.

4.4.4

Ubuntu Netbook Adapun Ubuntu Netbook diperuntukkan untuk netbook yang tersedia 2

versi diantaranya :

4.4.4.1 Netbook Live CD Untuk mempergunakannya, netbook harus memiliki external CD drive untuk digunakan live cd / install. Tidak ada perbedaan versi untuk jenis ini karena sudah mendukung intel / amd dan jenis lainnya.

4.4.4.2 Netbook Live Image Tersedia untuk platforms ARM yang terdiri atas: - Marvell Dove netbook live image - Freescale i.MX51 netbook live image Kedua jenis ini hanya mendukung booting dengan usb image.

88

89

4.5

Tahapan Instalasi Menggunakan Media CD Linux Ubuntu 10.4 Sebelum menginstall Ubuntu sebaiknya melakukan beberapa persiapan

khususnya yang akan menjadikan komputer dual boot sistem operasi Ubuntu dan sistem operasi lainnya, penulis mencontohkan berdampingan dengan sistem operasi Windows. Langkah Langkah-langkah standar dar yang dilakukan sebagai berikut :

4.5.1 Boot dengan CD Linux Ubuntu 10.4 Masukkan CD Ubuntu 10.04 LTS dan boot awal p pada DVD/CD CD maka akan tampak tulisan Ubuntu Ubuntu, tunggu hingga ingga terlihat menu install dan tulisan Welcome serta pilihan bahasa, Try Ubuntu 10.04 dan Install Ubuntu 10.04. 10.04

Gambar 4.3 Splash Screen Linux Ubuntu 10.4

89

90

4.5.2 Desktop Ubuntu 10.4 Setelah selesai melakukan proses boot, maka Linux Ubuntu akan menampilan gambar 4.3, pada desktop akan terlihat 2 icon yaitu Example dan Install Ubuntu 10.04. . Klik Install Ubuntu 10.04 untuk melakukan proses instalasi terhadap sistem komputer yang digunakan.

Gambar 4.4 Tampilan Desktop Ubuntu 10.4 4.5.3 Language Setting Tahap pertama ialah melakukan pemilihan bahasa yang disediakan oleh distro Ubuntu, diantaranya bahasa Indonesia. Adapun secara standar berada pada pilihan English. Langkah selanjutnya klik Forward untuk melakukan pengaturan jam.

Gambar 4.5 Pemilihan Bahasa

90

91

4.5.4 Clock Setting Tahapan selanjutnya ialah p pengaturan jam yang akan an diatur berdasarkan waktu GMT, pilih sesuai dengan waktu setempat. Klik foward untuk melanjutkan.

Gambar : 4.6 Pengaturan Jam 4.5.5 Keyboard Layout Kemudian tahap selanjutnya akan diminta untuk menseting keyboard

yang biasanya standart keyboard yang digunakan adalah USA sehingga tidak perlu dirubah, namun dapat mencoba apakah keyboard yang dipakai dapat dikenali dengan baik dengan mencoba tombol tombol-tombol yang ada di keyboard. Klik forward kembali untuk melanjutkan.

Gambar : 4.7 Pengaturan Keyboard 91

92

4.5.6 Prepare Disk Space Selanjutnya akan diminta untuk memilih dimana Ubuntu akan diinstal, terlihat bahwa sistem operasi terdahulunya dikenali oleh Ubuntu dalam hal ini adalah Windows serta dapat dilihat yang berwarna biru adalah /dev/sda1 sekaligus tempat Windows diinstal dan yang berwarna hijau adalah /dev/sda5

Gambar : 4.8 Pengaturan Target Istalasi

4.5.7 Prepare Partitions Pemilihan partisi hardisk dapat diserahkan seluruhnya kepada Ubuntu, pengaturan partisi dilakukan secara manual dan pilihan inilah lah yang dipilih

karena diasumsikan sebelumnya sudah menyiapkan partisi kosong untuk Ubuntu. Setelah dipilih specify partitions manually (advanced) dimana telihat 3 partisi /dev/sda1, /dev/sda5 dan free space. Di free space itu akan diinstal instal Ubuntu 10.04, free space untuk ubuntu hanya 6 Gb dan dicontohkan membuat 3 partisi yaitu partisi root (dilambangkandengan ilambangkandengan/), home dan swap. Yaitu masing-masing masing root= 2Gb, home= 3Gb dan swap= 1Gb.

92

93

Gambar 4.9 Pembagian Partisi 4.5.8 User Account Pembuatan User Account dilakukan untuk memberikan informasi pada perangkat yang akan diinstall.

Gambar 4.10 Pembagian Partisi

93

94

4.5.9 Migrate Document dan Setting Melakukan penyetingan pada beberapa aplikasi yang didukung oleh kedua sistem operasi.

Gambar : 4.11 Pengaturan Setingan Dokumen 4.5.10 Ready to Install Setelah semua tahapan proses dilalui maka, tahapan instalasi akan dilakukan dengan semua seting yang telah ditentukan sebelumnya.

Gambar : 4.12 Informasi Persiapan untuk Memulai Instalasi

94

95

4.5.11 Install Process Proses instalasi sistem stem operasi Linux Ubuntu 10.4 yang membutuhkan waktu sekitar 30 menit dengan spesifikasi yang telah direkomendasikan oleh pengembang Linux Ubuntu 10.4

Gambar : 4.13 Proses Install

4.6

Hasil Instalasi Linux Ubuntu 10.4 Setelah melakukan proses instalasi maka sistem operasi Linux Ubuntu

10.4 telah siap untuk digunakan, dimana aplikasi yang terpasang belum memenuhi kebutuhan untuk Workstation yang dilengkapi untuk kepentingan Multimedia, Office dan Education.

Gambar : 4.14 Desktop Ubuntu 95

96

4.6.1 Menu GNU GRUB Linux Ubuntu menyediakan GRUB yang berfungsi untuk mengatur proses booting dari sistem stem operasi windows yang telah terpasang.

Gambar : 4.15 Grub Ubuntu

4.6.2 Login Screen Setelah melewati GRUB dan memilih Ubuntu maka sistem operasi akan melanjutkan pada tahap pengecekan hardware kemudian setelah selesai akan menampilkan ampilkan status untuk melakukan login sebagai pengamanan pada sistem operasi Linux Ubuntu 10.4.

Gambar : 4.16 Login Screen

96

97

4.7

Cara Instalasi paket paket-paket Ubuntu Paket atau Software-software di Ubuntu sangat beragam, umumnya

berlisensi General Public License (GPL) yaitu free/gratis. Dalam tahap instalasi i paket Ubuntu tersebut ada beberapa cara yang dapat digunakan, antara lain : 1. Install dari Ubuntu Software Center, dengan tingkat kesulitan easy. 2. Install dari Synaptic, dengan tingkat kesulitan normal. 3. Install dari terminal, dengan tingkat kesulitan hard. 4. Install dari file *.deb, dengan tingkat kesulitan hard. 5. Install dari website online, dengan tingkat kesulitan easy. Berikut penjelasan dari masing masing-masing cara/teknik instalasi paket tersebut diatas.

4.7.1 Install dari Ubuntu Software Center Teknik ini membutuhkan butuhkan koneksi internet keserver repositori. 1. Buka Application Ubuntu Software Center

Gambar : 4.17 Lokasi Ubuntu Sofware Center

97

98

2. Ubuntu Software Center.

Gambar : 4.18 Ubuntu Sofware Center 3. Menggunakan enggunakan pencarian paket software pada pojok kanan atas atau dapat juga memanfaatkan Departements yang sudah dikelompokkan. Hal ini akan membutuhkan koneksi internet atau u bisa juga dengan memanfaatkan DVD DVD-repositori. Untuk menginstall 'codec' dapat manfaatkan dengan kotak cari dengan kata kunci 'codec' dan akan muncul seperti gambar 4.19.

Gambar : 4.19 Hasil Pencarian Paket Software

98

99

4. Pilih nana codec yang akan diinstall, contoh pilih Ubuntu Restricted Extras dengan ngan me menekan nekan tombol sebelah kanan tersebut. Dan akan muncul informasi seperti gambar 4.20.

Gambar 4.20 Paket Ubuntu Restricted Extras 5. Klik install, kemudian akan muncul notifikasi password, isi dengan password user, maka Movie Player (Application Sound & Video Movie Player) akan bisa memainkan hampir semua file file-file file multimedia.

Gambar 4.21 Konfirmasi Password root 4.7.2 Install dari Synaptic Teknik ini membutuhkan koneksi internet ke server repositori ataupun repositori offline berupa koleksi dvd repositori.

99

100

1. Buka synaptic dari System Administration Synaptic Package Manager.

Gambar 4.22 Letak Aplikasi Synaptic 2. Untuk menginstall install aplikasi alarm bisa menggunakan quick search atau langsung pilih paketnya seperti gambar 4.23, contreng ontreng kotak kecil didepannya, kemudian klik apply.

Gambar 4.23 Aplikasi Synaptic Package Manager 3. Akan keluar window seperti dibawah, dengan berbagai macam informasi antara lain paket mana saja yang akan diinstall, berapa ukuran file yang akan di download, berapa ruang hardisk yang akan digunakan untuk instalasi. Klik apply untuk melakukan download. Hal ini sama juga bagi yang menggunakan DVD DVD-repositori. 100

101

Gambar 4.24 Summary dari paket 4. Proses download & instalasi sedang berjalan.

Gambar 4.25 Proses Download dan Instalasi 5. Proses instalasi selesai.

Gambar 4.26 Paket Telah Dipasang 6. Hasil instalasi yang berada pada Applications menu.

Gambar 4.27 Paket Sudah Terpasang

101

102

4.7.3 Install dari Terminal erminal Teknik ini membutuhkan koneksi internet ke server repositori ataupun repositori offline berupa koleksi dvd repositori. Install dari terminal ada 2 cara yang dapat digunakan yaitu memakai aptitude dan instal file *.deb. Install memakai aptitude / apt apt-get 1. Buka Applications Accessories Terminal

Gambar 4.28 Letak Aplikasi Terminal 2. Contoh untuk melakukan install aplikasi 'alarm-clock'. Ketik : sudo apt-get get install alarm alarm-clock. Dibutuhkan koneksi internet atau bisa juga menggunakan DVD DVD-repository.

Gambar 4.29 TerminalConsole 3. Selesai, tinggal lihat hasil install tadi di Applications menu. 102

103

4.7.4 Install dari file *.deb 1. Buka Applications Accessories Terminal 2. Masuk ke direktori tempat menyimpan file *.deb, misal alarm-clock_0.9.19 clock_0.9.19-1_all.deb terletak di desktop. 3. Ketik : cd Desktop 4. Install file *.deb tersebut dengan perintah sudo dpkg -i i alarm alarm-clock_0.9.19-1_all.deb

Gambar 4.30 Instalasi file .deb menggunakan terminal 5. Selesai, tinggal lihat hasil install pada Applications menu. 6. Apabila pada langkah ke ke-3 terjadi error umumnya hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya : Kebutuhan dependencies, maka perlu install dependencies tersebut dahulu. Bisa juga karena paket sudah terinstal versi terbaru maka install tidak perlu dilakukan Bisa juga karena paket dependencies yang terinstal merupakan versi terbaru maka paket yang akan diinstall ini perlu versi yg terbaru juga, biasanya akan ditulis versi terbaru yan yang dibutuhkan. 4.7.5 Install dari Website ebsite Online Instalasi secara online bisa dirujuk di alamat http://www.getdeb.net 1. Dari situs appnr.com, tinggal cari aplikasi yang ingin diinstal kemudian klik tombol install. http://appnr.com dan

103

104

Gambar 4.31 Install Paket dari situs appnr.com 2. Dari situs getdeb.net, misalnya ingin installgame, klik tab games kemudian cari game yang diinginkan, terus klik install yang berada dibawah preview dari aplikasi yang dimaksud.

Gambar 4.32 Install Paket dari situs getdeb.com 4.8 Tahapan Packaging Distro Ubuntu 10.4

4.8.1 Penambahan Paket Multimedia Pada bab ini akan membahas mengenai pengembangan paket distribusi untuk menunjang aplikasi Workstation yang terdiri multimedia, office dan education pada Distro Linux Ubuntu 10.4. Mengenai penambahkan paket aplikasi codec untuk mendukung kebutuhan multimedia seperti memuta memutar file Audio Video, 104

105

diperlukan koneksi internet untuk mengunduh file yang diperlukan. adapun cara lain untuk mendapatkan paket tersebut yaitu dengan menggunakan DVD repo Linux Ubuntu 10.4. Adapun langkah yang dilakukan, b buka uka Ubuntu Software melalui menu Applications - Ubuntu Software Center seperti yang ditunjukkan pada gambar 4.32.

Gambar 4.33 Ubuntu Sofware Center Setelah tampil Ubuntu Software Center, gunakan fasilitas search dengan cara mengetikkan keyword "Ubuntu Restricted" dikotak pencaharian. Hal ini dilakukan agar bisa langsung menemukan aplikasi yang diinginkan dengan cepat. Selanjutnya, jika proses instalasi sudah selesai, Ubuntu Software Center bisa ditutup. Berikutnya menguji apakah komputer yang berisi erisi Ubuntu sudah bisa untuk melakukan aktivitas as multimedia. Pastikan speaker PC / Notebook berfungsi dengan baik, kemudian buka aplikasi pemutar lagu. Pada implementasi ini digunakan VLC Player, lalu arahkan ke tempat penyimpanan lagu pada partisi Harddisk untuk mencari lagu ataupun file video yang akan di uji melalui Nautilus. Atau bisa juga lansung mendouble klik file audio / video, apabila player sudah bisa mengeluarkan audio / video. Jika semua file audio / video sudah bisa dimainkan, berarti sudah bisa melakukan aktivitas multimedia pada Linux Ubuntu 10.4. . Seperti terlihat pada gambar 4.33.

105

106

Gambar 4.34 Media Player sudah dapat menjalankan file audio / video Disaat proses pengujian file audio / video pada Linux Ubuntu 10.4 yang sudah bisa digunakan untuk kebutuhan multimedia, koneksi internet untuk lebih baiknya jangan diputus / disconeected terlebih dahulu, hal ini berguna jika mungkin ada paket pendukung codec yang belum terinstal. Pastikan semua ekstensi file audio / video untuk di coba terlebih dahulu, dan jika a memang ada paket pendukung codec yang akan dibutuhkan untuk menjalankan file audio / video tersebut, maka Ubuntu Linux 10.4 akan secara otomatis mendownload file pendukung codec tersebut, jika dirasakan semua file ekstensi audio / video sudah bisa dimainkan, mainkan, barulah bisa memutuskan koneksi internet.

4.8.2 Penambahan Paket Utility Wine Umumnya pengguna yang baru migrasi ke Linux Ubuntu dari sistem operasi Windows masih membutuhkan beberapa aplikasi yang sering digunakan. Oleh karena itu agar masalah ketergantungan aplikasi tidak menjadi kendala untuk total migrasi nantinya. Linux Ubuntu hadir tidak hanya bisa menjalankan aplikasi ap 106

107

berbasis GNU/Linux saja, tetapi dapat menjalankan aplikasi berbasis Windows. Namun tentunya tunya dibutuhkan aplikas aplikasi tambahan khusus sus untuk menjalankan aplikasi Windows tersebut dan aplikasi yang umumnya digunakan adalah Wine (Windows Emulator), dimana aplikasi tersebut menjadi solusi sementara sampai kebutuhan aplikasi di Ubuntu benar-benar telah terpenuhi secara menyeluruh.

4.8.2.1 Install Paket Wine Untuk menginstal Wine bisa langsung menggunakan repositori Ubuntu, tetapi lebih disarankan untuk menggunakan repositori wine-ppa karena lebih up to date. Adapun Caranya yaitu buka terminal ketik baris perintah berikut : $ sudo add-apt-repository repository ppa:ubuntu ppa:ubuntu-wine/ppa Lalu update repositori dan install wine dengan cara sebagai berikut: $ sudo apt-get-update update && sudo apt apt-get install wine Atau jika menggunakan, Synaptic Package Manager dapat dilihat gambar ambar 4.35.

Gambar 4.35 Pemasangan Paket Wine melalui Synaptic

107

108

Setelah aplikasi Wine terinstal dengan benar, maka aplikasi tersebut sudah siap untuk menjalankan atau menginstal aplikasi berbasis Windows. Sebaiknya dilakukan setingan konfigurasi Wine terlebih dahulu. Buka Application > Wine > Configure Wine gambar 4.36 atau bila menggunakan terminal cukup diketik sudo winecfg.

Gambar 4.36 Letak Aplikasi Wine Selanjutnya akan muncul Wine Configuration

Gambar 4.37 Wine Configuration

108

109

Untuk tahap awal beberapa point yang perlu dikonfigurasi antara lain : a. Tab Application, diatur Versi Windows (3x, 9x, XP, Vista, 7) untuk setiap Aplikasi Windows yang diinstal, secara default akan diset ke Windows XP. b. Tab Audio, untuk cek sound bisa di klik tombol Test Sound, hal ini penting jika akan menginstal aplikasi yang menghasilkan output suara / music seperti Winamp ataupun Game. Bila tidak ada suara pada test sound, ubah Hardware acceleration dari Full ke e Emulate gambar 4.35 Wine Configuration. c. Tab Graphics, bila dipilih Emulate Virtual Desktop, maka Wine akan membuat desktop dengan ukuran yang telah ditentukan dan aplikasi akan jalan di dalam desktop tersebut. Secara default Wine tidak membuat virtual desktop.

4.8.2.2 Menginstall l dan Menjalankan Aplikasi Windows 1. Menginstall Aplikasi Windows Aplikasi File aplikasi Windows biasanya dalam bentuk file executable (.exe). Untuk menjalankan instalasi file exe, buka file explorer (Nautilus) lalu klik dua kali pada file exe tersebut, t, karena setelah Wine terinstal secara default semua file exe akan dijalankan dengan Wine. Apabila dengan klik dua kali li ternyata file exe tersebut tidak dijalankan dengan Wine, maka lakukan klik-kanan lalu pilih Open with Wine Windows s Program Loader seperti yang ditampilkan pada gambar 4.36.

Gambar 4.38 Menjalankan Aplikasi Berformat exe

109

110

Agar

aplikasi yang berformat exe secara default menggunakan Wine,

maka diperlukan pengturan dengan klik kanan pada file exe, pilih Properties, pilih tab Open With lalu pilih Wine.

Gambar 4.39 Pengaturan Aplikasi Berformat exe 2. Menjalankan Aplikasi Windows Untuk menjalankan aplikasi Windows yang telah diinstall dengan Wine, yaitu dengan klik menu Applications - Wine - Programs - (nama aplikasi). Contohnya pada tahap instalasi aplikasi tadi telah diinstall QtWeb Internet Browser maka akses programnya seperti gambar WN.6 di bawah ini.

Gambar 4.40 Membuka Aplikasi dengan Wine Selanjutnya akan terbuka window aplikasi QtWeb Internet Browser. Browser

Gambar 4.41 Aplikasi Berjalan dengan Normal 110

111

Tidak seluruhnya aplikasi pada Windows dapat dijalankan dengan Wine, keterbatasan emulator yang tidak bisa sama persis dengan lingkungan Windows yang sesungguhnya. Akan tetapi Wine terus disempurnakan dan dari hari ke hari aplikasi Windows yang bisa dijalankan di Wine semakin bertambah banyak dan pada saat ini sudah mencapai puluhan ribu aplikasi termasuk di dalamnya gamegame Windows. Untuk mengetahui daftar aplikasi-aplikasi Windows apa saja yang bisa dijalankan dengan Wine bisa dilihat di http://appdb.winehq.org. Di WineHQ, aplikasi-aplikasi dikategorikan dalam beberapa penilaian, yang tertinggi adalah PLATINUM yaitu aplikasi yang bisa dijalankan tanpa masalah dan yang terendah adalah GARBAGE yaitu aplikasi yang tidak bisa dijalankan dengan Wine. Maksud tulisan tentang Wine dibuat untuk membantu end user Windows beradaptasi secara perlahan dengan lingkungan Ubuntu. Jika telah terbiasa dengan aplikasi-aplikasi Ubuntu sangat disarankan untuk tidak lagi menggunakan software-software bajakan yang sering ditemukan di lingkungan sebelumnya.

4.9

Tahapan Remastering Pada bagian ini akan di jelaskan bagaimana cara membuat Remastering

Distro Ubuntu USB flashdisk agar berfungsi seperti Live CD Linux Ubuntu. File sistem yang digunakan adalah ext2, dibooting menggunakan extlinux dan mendukung hardware yang sama seperti Live CD asalnya. 4.9.1 Remastering Tools Ada beberapa persyaratan untuk melakukan remastering sistem operasi Linux Ubuntu diantaranya : 1. 2. CD/ISO Ubuntu rel 6.06 atau versi terbaru. Kernel dengan modul squashfs enabled, adapun kernel Ubuntu 6.06 sudah memenuhi syarat untuk melakukan hal ini. 3. squashfs-tools untuk menjalankannya : sudo apt-get install squashfs-tools

111

112

4.

Koneksi internet / DVD Repo Ubuntu 6.06 opsional. Apabila tidak ada, maka tidak bisa menambah aplikasi baru pada Linux Ubuntu yang akan di packaging. Jika semua bahan dan peralatan diatas sudah siap buka gnome-terminal. Untuk kemudahan, buat tiga direktori : ~/cdrom tempat mengkopi isi cd livecd atau iso livecd ~/temp tempat me-mount file filesystem.squashfs (filesystem livecd) ~/work tempat bekerja sampai livecd siap di buat iso kembali ~ artinya direktori /home/username_anda

4.9.2

Langkah-Langkah Remastering

a. Siapkan Ubuntu ISO yang terbaru. b. Partisi dan format USB flashdisk. $ fdisk /dev/sdX $ cfdisk /dev/sdX $ sudo mkfs.ext2 /dev/sdX1 c. Mount partisi & file ISO $ sudo mkdir /mnt/usb_disc $ sudo mount /dev/sdX1 /mnt/usb_disc $ sudo mkdir /mnt/live_cd $ sudo mount -o loop ubuntu-9.04-desktop-i386.iso /mnt/live_cd d. Copy isi livecd ke usb flashdisk $ cd /mnt/live_cd/ $ sudo cp -aR casper dists install pool preseed .disk /mnt/usb_disc

4.9.3

Membuat extlinux fdsa Karena menggunakan file system ext2 / ext3, tidak diperlukan mengcopy

isi informasi isolinux karena akan menggunakan ext linux. $ cd ~ $ sudo mkdir /mnt/usb_disc/extlinux 112

113

$ sudo extlinux -i /mnt/usb_disc/extlinux Edit file config /mnt/usb_disc/extlinux/extlinux.conf $ sudo vi /mnt/usb_disc/extlinux/extlinux.conf Maka berisi kira-kira sebagai-berikut : DEFAULT /casper/vmlinuz APPEND file=preseed/ubuntu.seed boot=casper initrd=/casper/initrd.gz ramdisk_size=1048576 root=/dev/ram0 rw quiet splash

4.9.4

Mengubah dan Mengupdate Isi dari Iso File sistem di simpan dalam bentuk image squashfs oleh karenanya tidak

bisa di buka untuk di update secara langsung. Adapun langkah berikut ini untuk melakukan mount image tersebut, copy isinya, dan chroot ke lingkungannya agar dapat melakukan kustomisasi. $ sudo mkdir /mnt/ubuntu_usb $ sudo mount -o loop -t squashfs /mnt/usb_disc/casper/filesystem.squashfs /mnt/ubuntu_usb $ sudo mkdir /tmp/ubuntu_usb_image $ sudo cp -aR /mnt/ubuntu_usb/* /tmp/ubuntu_usb_image/ $ sudo mount -t proc none /tmp/ubuntu_usb_image/proc $ sudo mount -o bind /dev /tmp/ubuntu_usb_image/dev Lakukan chroot sesudah semua siap $ sudo chroot /tmp/ubuntu_usb_image /bin/bash # 4.9.5 Kostumisasi Sekarang Linux Ubuntu sudah berada di lingkungan yang baru yang dapat di modifikasi sesuai dengan kebutuhan. Sebagai contoh dengan menginstalasi paket tambahan berikut. # apt-get install aircrack-ng firefox kismet

113

114

Setelah semua operasi selesai dilakukan maka diharuskan keluar dari lingkungan chroot melalui perintah # exit

4.10

Customer test-drives mock-up Merupakan tahapan akhir dari pengembangan sistem. Pada tahap ini

dilakukan pengujian kesesuaian dengan apa yang direncanakan pada tahap Listen to Customer, apabila telah sesuai dengan harapan, maka tahap implementation dilakukan tetapi apabila sebaliknya atau terdapat ketidak sesuaian maka kembali ketahap Listen to Customer. Analis kemudian menggunakan feedback ini untuk memperbaiki prototype yang telah diperlihatkan kepada kepada Customer. sehingga perbaikan dari versi sebelumnya dapat dilakukan. Langkah-langkh ini akan berlangsung sampai kebutuhan Customer merasa puas dan sesuai dengan apa yang diharapkan. 4.10.1 Penambahan Codec Multimedia Setalah dilakukan penambahan codec, maka Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 dapat dipergunakan untuk menjalankan file audio dengan formamat mp3, wav, ogg dan jenis file audio lainya.

Gambar 4.42 Aplikasi Audacius untuk menjalankan file format mp3

114

115

4.10.2 Penambahan Paket Utility Wine Utility ini sangat membantu untuk menjalankan aplikasi yang berjalan pada sistem Operasi Windows. Wine merupakan aplikasi yang dikembangkan khusus untuk mengatasi permasalahan dalam hal penggunaan aplikasi berbasis Windows agar dapat dijalankan di hampir seluruh Distro Linux, termasuk Linux Ubuntu 10.4, sampai saat ini pengembangan Wine telah mecapai versi 1.3

Gambar 4.43 Konfigurasi untuk Aplikasi Windows yang berjalan di Linux 4.10.3 Penambahan Manajemen Compiz Desktop Aplikasi Compiz Desktop merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh komunitas Linux untuk melakukan manajemen Desktop agar terlihat lebih indah. Hal ini akan membuat nyaman para pengguna Linux. Aplikasi yang sangat power full untuk dipergunakan dilingkungan Linux dan tidak membutukan spesifikasi yang terlampau tinggi. Dengan memori ram 256 serta grafis minimal 32 mb. Aplikasi Compiz sudah dapat berjalan normal. Berbeda dengan sistem operasi Windows Vista atau 7, dimana untuk penggunaan keluaran terbaru diharuskan memiliki spesifikasi komputer yang sangat tinggi, minimal memori yang digunakan yaitu 1Gb serta untuk kebutuhan grafis 128 Mb . adapun tampilan dan 115

116

konfigurasi yang digunakan sangat banyak dan beragam, yang meungkinkan pengguna bisa mengkostumasi desktop sesuai yang diinginkan.

Gambar 4.44 Compiz Desktop

Gambar diatas merupakan salah satu dari efek yang dimunculkan oleh aplikasi Compiz Desktop. Terdapat efek-efek yang ditawarkan jauh lebih baik, akan tetapi diharuskan memiliki spesifikasi kebutuhan hardware yang lebih tinggi. Sistem opersi yang menggunakan efek-efek sejenis yaitu dikeluarkan oleh Apple, yang merupakan perusahaan komputer yang diperuntukan dengan kebutuhan yang khusus, diantaranya untuk multimedia editing dan grafis. Akan tetapi sistem opersi Apple jarang digunakan digunakan dikomputer-komputer rakitan umum yang biasa menggunakan Windows sebagai sistem operasi yang disretakan penjual. Apple menjual Sistem Opersi Mac Os Lengkap denga perangkat, contohnya Imac, Ibook maupun Iphone. Mac Os merupakan sistem operasi handal, tetapi lisensinya sangat mahal dibanding sistem operasi Windows. Akan tetapi lisensi tersebut sebanding dengan kemampuan yang ditawarkan pada sistem operasi tersebut. Berbeda dengan Linux yang dikembangkan oleh komunitas dengan berkomitem untuk membebaskan sistem operasi yang digunakan tanpa lisensi atau membayar dengan kemampuan yang terus berkembang.

116

117

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

5.1

Kesimpulan Beberapa kesimpulan yang dapat diambil dari hasil kajian terhadap teori

yang ada, Analisa dan Pengembangan Paket Distribusi Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 adalah sebagai berikut : 1. Distribusi Linux Ubuntu 10.4 dapat dikembangkan lebih lanjut untuk kebutuhan Workstation yang meliputi multimedia, office dan education. 2. Dengan dilakukan pengembangan pada Distribusi Linux Ubuntu 10.4 maka dapat menghasilkan distro baru dari hasil remastering Ubuntu keadaan awal menjadi keadaan yang diinginkan.

5.2 Saran Pada akhir penyusunan laporan ini penulis mencoba memberikan saransaran untuk menunjang dalam Pengembangan Paket Distribusi Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 sebagai berikut : 1. Pengembangan Paket Distribusi Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 yang dikembangkan diharapkan dapat membantu pengguna komputer Desktop maupun Notebook dengan Sistem Operasi Windows secara bertahap melakukan migrasi ke sistem operasi Linux Ubuntu 10.4 yang bebas biaya lisesi. 2. Pengembangan Paket Distribusi Sistem Operasi Linux Ubuntu 10.4 yang telah dikembangkan masih bersifat Workstation Stand Alone Aplication, maka penelitian ini dilanjutkan dengan aplikasi jaringan.

117

118

DAFTAR PUSTAKA

Al Fatta, Hanif., Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi., Penerbit ANDI., Yogyakarta., 2007. Anonymous., http://beconfused.com/images/2007/08/Ubuntu-logo.gif., diunduh pada tanggal 18 April 2010. Anonymous., http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/3.0/us./, diunduh

pada tanggal 20 Maret 2010. Anonymous., http://www.psychocats.net/ubuntu/nonfree, diunduh pada tanggal 7 Agustus 2010. Anonymous., http://www.2.bp.blogspot.com/1600/lucidlynx1.png., diunduh pada tanggal 12 Juli 2010. Anonymous., Mengenal Sistem Operasi Unix-Like., Edisi 001., Halaman 812., InfoLinux., 2001. Anonymous., Migrasi ke Linux., Edisi 001., Halaman 001., InfoLinux., 2001. E. Shotts, Jr. William; D. Bentley, Lonnie; and C. Dittman, Kevin., The Linux Command Line., A LinuxCommand.org Book., Sanfrancisco, California, USA., 2004. Hariyanto, Bambang., Sistem Operasi., Informatika., Bandung., 2002. http://help.ubuntu.com/., diunduh pada tanggal 24 Agustus 2010. http://id.wikipedia.org/wiki/ubuntu., diunduh pada tanggal 19 Maret 2010. http://Linux.org., diunduh pada tanggal 4 September 2010. http://linuxcommand.org., diunduh pada tanggal 5 Mei 2010. http://www.lulu.com/content/paperback-book/the-linux-command-line/759418., diunduh pada tanggal 13 April 2010. http://ubuntu-indonesia.com/forums/ubbthreads.php., diunduh pada tanggal 28 September 2010. http://www.ubuntu.com/netbook_remix_10.4., diunduh pada tanggal 8 Agustus 2010. http://www.canoncial.com., diunduh pada tanggal 9 Juli 2010.

118

119

http://www.gnu.org/., diunduh pada tanggal 9 Juli 2010. Michael, J., http://teknik-informatika.com/sistem-operasi/, Symbian Academy., diunduh pada tanggal 17 Juni 2010. Pressman, Roger S., Rekayasa Perangkat Lunak, McGraw-Hill Companies, 1997. Sidik, Betha., UNIX & LINUX., Informatika., Bandung., 2004. Sofyan, Ahmad., Membuat Distro Linux Sendiri., Dian Rakyat., Jakarta., 2006.

119

Anda mungkin juga menyukai