Anda di halaman 1dari 2

Retraksi gingiva disebut juga tissue dilation adalah usaha pendorongan gingiva ke arah lateral dengan maksud agar

tepi akhir preparasi gigi dpaat tercetak dengan baik. Pendorongan gingival ini bersifat reversible dan secara umum masa relaps terjadi selama 24-48 jam. Prosedur ini dapat menyebabkan trauma pada gingival jika dilakukan dengan tidak hati-hati. Retraksi gingiva ini merupakan salah satu faktor yang sangat penting untuk mendapatkan cetakan tepi akhir preparasi yang akurat. Retraksi dilakukan pada giniva yang sehat tanpa adanya inflamasi

Retraksi gingiva dengan menggunakan bahan kimia Bahan kimia yang dipakai adalah adrenalin, garam aluminium,tawas, asam tanik 20%, efineprin 0,1%, efineprin 8%, zink klorida 8%. Pada penggunaan bahan kimia daerah kerja harus kering karena jika benang yang mengandung bahan kimia terkontaminasi dengan saliva maka saliva dapat menetralisir pengaruh kerja bahan kimia yang terdapat pada benang. Retraksi gingiva berguna untuk: - membebaskan tepi preparasi mahkota jaket dari jaringan lunak padawaktu preparasi dan pencetakan - Melihat bentuk anatomis mahkota gigi - Preparasi pundak servikal terlihat jelas

Teknik retraksi: 1. Gigi yang dipreparasi diisolasi dengan gulungan kapas dan daerah kerja dikeringkan dengan kapas saliva ejector 2. Benang dipotong kira-kira sepanjang 5 cm, kemudian rendal dalam larutan epinephrine 8% atau zink khlorida 8% atau larutan kimia lain 3. Benang kapas yang dipintal kemudian dililitkan di sekeliling batas servikal preparasi diantara gigi dan gingival 4. Gunakan ujung instrument yang tumpul untuk mendorong benang ke dalam sulkus gingival 5. Setelah 5 sampai 10 menit benang diambil dan terlihat ruang antara gingival tepi akhir preparasi

Teknik mekanik Retraksi mekanik dilakukan dengan menggunakan mahkota sementara yang dipakai pada kasus yang dikerjakan

Teknik retraksi: 1. Mahkota yang terbuat dari logam atau akrilik dilepas dari gigi yang dipreparasi 2. Daerah kerja dikeringkan dan diisolasi 3. Pinggiran servikal dari mahkota dilapisi dengan gutta-perca yang telah dilunakkan dan untuk menjamin perlekatan yang baik mahkota harus kering 4. Mahkota sementara dipasang kembali pada gigi dan ditekan masuk. Gutta perca yang masih lunak akan mengalir keluar dan mendorong gingival ke samping 5. Mahkota dilepas kembali dan dengan alat panas pinggiran gutta-perca yang sudah mengeras diratakan 6. Kemudian mahkota dipasang kembali sehingga gingiva pada servkal gigi terdorong ke samping, tetapi jangan sampai membuat gingiva menjadi pucat, karena pendorongan yang terlalu luas akan menyebabkan gingival memucat dan tidak dapat kembali ke posisi semula 7. Mahkota sementara dipasang selama paling lambat 12 jam dengan menggunakan semen Fletcher atau semen zink oksid eugenol