By Surono

LOGO

ARTI INCOTERMS TUJUAN RUANG LINGKUP DAN SISTEMATIKA 11 TERM DLM INCOTERMS 2010

 International Commercial Terms (INCOTERMS) merupakan seperangkat aturan main (rules) dalam perdagangan internasional yang dapat diterima oleh berbagai otoritas pemerintah dan praktisi perdagangan internasional.  Incoterms disusun oleh International Chamber of Commerce (ICC), yang merupakan Lembaga Perdagangan Swasta dunia yang bersifat Independen.  diterbitkan pertama kali pd th 1936, kmd diperbaharui terus shg kita kenal incoterms 1951, incoterms 1967, incoterms 1976, incoterms 1980, incoterms 1990, 2000, dan terakhir adalah INCOTERMS 2010

INCOTERMS disusun oleh ICC dengan maksud untuk menyeragamkan penafsiran persyaratan perdagangan yang menetapkan hak dan kewajiban pembeli dan penjual dalam transaksi perdagangan internasional. .

Importir dan Eksportir harus bersepakat mengenai pembagian :  Biaya-Biaya (Costs)  Resiko (Risks)  Tanggung Jawab (Responsibilities) berkaitan dengan pengiriman barang dari Eksportir kepada Importir. Termin kesepakatan inilah yang direpresentasikan oleh INCOTERMS .Dalam menyusun Sales Contract.

membuka kontrak. dsb) .Siapa yang akan menanggung Resiko Kehilangan dan kerusakan barang dalam proses pengiriman Siapa yang akan menanggung Biaya yang timbul dalam proses pengiriman barang Siapa yang Bertanggungjawab untuk membuat segala pengaturan yang diperlukan (tanggung jawab clearence.

Merchandise Cost Tracking Cost Export permit/Export Tax (if available) Freight and Insurance Cost Import permit/import Duties DAP Port of Loading Cost: Terminal Handling Charges + Loading Charge Port of Discharge Cost: Terminal Handling Charges + Unloading Charge Tracking Cost .

CFR . DDP GROUP F : FAS .GROUP E : EXW GROUP F : FCA GROUP C : CPT. FOB GROUP C : CIF . DAP . CIP GROUP D : DAT .

DEQ. Kelompok syarat yang berlaku untuk angkutan laut dan sungai saja (Rules for Sea and Inland Waterways Transportation)  Menghilangkan terminologi DAF. Kelompok syarat yang berlaku untuk semua moda transportasi (Rules for any mode or modes Transport) 2. dan DDU dan menggantikannya dengan terminologi DAT dan DAP . DES. Penyederhanaan kelompok syarat penyerahan Barang menjadi dua kelompok saja : 1.

.....named place of destination) CIP: Carriage Insurance Paid To (..named port of destination) CIF: Cost Insurance and Freight (.......named place of delivery) FCA: Free Carrier (..named port of shipment) CFR: Cost and Freight (....named terminal at Port or Place destination) DAP: Delivered At Place (..named place of destination) DAT : Delivered At Terminal (..EXW : Ex Works (..named port of destination) CPT: Carriage Paid To (.named place of destination) DDP: Delivered Duty Paid (...named port of shipment) FOB: Free on Board (..named place of delivery) FAS: Free Alongside Ship (.named place of destination) .

.

 Kategori terms untuk segala moda atau beberapa moda transportasi  Kewajiban penjual sangat minimal  Penyerahan dilakukan ketika Penjual menempatkan barang pada penguasaan Pembeli di lokasi tempat yang ditentukan (UMUMNYA di area lokasi PENJUAL sendiri)  Pembeli yang memiliki kewajiban untuk memuat barang ke kendaraan pengangkutnya  Pembeli yang bertanggungjawab membayar ongkos angkut  Pembeli bertanggungjawab untuk penyelesaian formalitas pabean ekspor  Cocok digunakan untuk perdagangan domestik maupun kontrak perdagangan internal Critical points : di Lokasi penyerahan barang (tempat yg disebut dalam kontrak) Cost. Risk and Respons berpindah pada saat barang telah diserahkan .

Akan tetapi anda tidak dapat datang sendiri ke lokasi gudang penjual di New Delhi. . India.Anda membeli barang dengan kondisi Ex-Works (New Delhi. India) Incoterms2010.

Anda dan Penjual d. Penjual c. Anda b. Jakarta Incoterms2010. Pada saat proses pemuatan berlangsung. barang yang dimuat mengalami kerusakan. Tidak jelas . Pertanyaan: Siapa pihak yang bertanggungjawab atas biaya perbaikan kerusakan barang ? a.Anda membeli barang dalam kondisi Ex-Works (loaded) KBN Nusantara. Cilincing.

Anda membeli barang dalam kondisi Ex-Works (Seller’s premises Jakarta) Incoterms2010. c. d. Siapa yang harus membayar ongkos pengangkutan tambahan dari Jakarta ke Surabaya ? a. b. Anda meminta barang diserahterimakan di Surabaya. Anda Penjual Anda dan Penjual Tidak jelas . Penjual bersikeras penyerahan dilakukan di tempat mereka di Jakarta.

 Prinsipnya. peralihan resiko dan tanggung jawab  Contoh: Ex Work Loaded CIF Maximum Cover Ex Work Cleared DDU Cleared . Anda harus benar-benar mengklarifikasi dengan tegas segala biaya. Ketentuan Incoterms 2010 tidak melarang digunakannya variasi dari klausul Incoterms yang standar. setiap pengecualian dari klausul standar harus disepakati oleh pihak yang bertransaksi dan harus disebutkan secara jelas dalam Sales Contract  Ketika menggunakan Varian Incoterms.

penjual boleh mengatur pengangkutan atas biaya dan resiko dari pembeli. tetapi. Jika diminta oleh pembeli. Kategori terms untuk segala moda atau transportasi multi moda  FCA berarti penjual mengantarkan barang kepada pengangkut atau orang lain yang ditunjuk oleh pembeli di tempat penjual atau tempat lain yang disebutkan.  Pembeli yang memiliki kewajiban untuk membayar biaya pengangkutan darat (tracking). Critical points : Cost. Risk and Respons berpindah pada saat barang telah diserahkan kepada pengangkut pertama atau pihak lain yang ditunjuk pembeli ...

Dokumen Utama:  Commercial Invoice  Lisensi export (jika perlu) DokumenTambahan  Dokumen keperluan transit melalui negara lain (jika ada)  Dokumen keperluan import clearence .

d. Turki. Selanjutnya. c.Pembeli menginginkan Anda untuk mengantarkan barang di lokasi Terminal KA Istanbul. Pembeli akan mengirimkan barang tersebut ke Germany dengan menggunakan KA Klausul Incoterms mana yang paling cocok untuk kondisi tersebut ? a. EXW FCA FOB DAT . b.

Indonesia) Incoterms 2010. Apakah Anda berkewajiban untuk mengganti barang-barang ekspor tersebut? a. Kawasan Berikat Nusantara. Yes b. Dalam perjalanan barang. No .Anda menjual barang dengan kondisi FCA (Jakarta. terjadi peristiwa kebakaran di pelabuhan Tanjung Priok yang menghancurkan container yang ditransaksikan.

No .Indonesia. Dapatkah biaya custody tersebut dibebankan kepada Pembeli ? a. Yes b.Anda menjual barang dengan kondisi FCA (Makasar. Container Terminal) Incoterms 2010. Pengangkut meminta pembayaran atas biaya pemeliharaan barang selama menunggu pemuatan (custody) kepada anda.

 Kategori terms untuk segala moda atau transportasi multi moda  CPT berarti penjual mengantarkan barang kepada pengangkut atau orang lain yang ditunjuk oleh penjual di tempat yang disepakati dan bahwa penjual wajib melakukan kontrak sekaligus membayar ongkos pengangkutan sampai dengan tempat tujuan yang disebutkan. . tanpa harus menunggu melewati pagar kapal (onboard). bahwa penjual menanggung seluruh biaya pengiriman sampai dengan tempat tujuan yang disebutkan. Titik ini dapat terjadi di CY Pelabuhan Pengapalan pertama atau di suatu tempat yang disepakati setelah penyerahan kepada agen pengangkutan. Artinya.  Titik kritis resiko (Resiko) beralih kepada pembeli saat barang telah diserahkan kepada pengangkut pertama.  Titik kritis biaya (cost) beralih kepada pembeli sampai dengan pembongkaran di tempat tujuan (destination place).

Dokumen Utama:  Commercial Invoice  Customery Clean receipt  Lisensi export (jika perlu) DokumenTambahan  Dokumen keperluan transit melalui negara lain (jika ada)  Dokumen keperluan import clearence .

Dalam perjalanan sebelum sampai di Belawan.Anda menjual barang dengan kondisi CPT (Buyer’s warehouse Aceh. Case by Case . untuk dikirimkan melalui Pelabuhan Belawan. Yes b. Apakah anda berkwajiban mengganti barang ? a. Kemudian anda mengirim barang dengan truk milik perusahaan anda sendiri menuju Medan. No c. kendaraan mengalami kecelakaan dan merusak barang. Indonesia) Incoterms 2010.

bahwa penjual menanggung seluruh biaya pengiriman sampai dengan tempat tujuan yg ditentukan. Titik ini dapat terjadi di CY Pelabuhan Pengapalan pertama atau di suatu tempat yang disepakati setelah penyerahan kepada agen pengangkutan. penjual wajib menutup asuransi kerusakan/kehilangan barang selama pengangkutan. . tanpa harus menunggu melewati pagar kapal (onboard). Disamping itu. Artinya.  Titik kritis resiko (Resiko) beralih kepada pembeli saat barang telah diserahkan kepada pengangkut pertama.  Titik kritis biaya (cost) beralih kepada pembeli sampai dengan pembongkaran di tempat tujuan (destination place). Kategori terms untuk segala moda atau transportasi multi moda  CIP berarti penjual mengantarkan barang kepada pengangkut atau orang lain yang ditunjuk oleh penjual di tempat yang disepakati dan bahwa penjual wajib melakukan kontrak sekaligus membayar ongkos pengangkutan sampai dengan tempat tujuan yang disebutkan.

Dokumen Utama:  Commercial Invoice  Customery Clean receipt  Lisensi export (jika perlu) DokumenTambahan  Dokumen keperluan transit melalui negara lain (jika ada)  Dokumen keperluan import clearence .

gudang. apakah tertutup atau tidak. ditempatkan atas pengaturan pembeli di terminal yang disebutkan.  Titik kritis Cost.  Pengertian terminal adalah termasuk juga setiap tempat. terminal kereta api atau udara. bahwa penjual menanggung seluruh biaya pengiriman sampai dengan penempatan di tempat tujuan yg ditentukan. terminal kargo ang. di pelabuhan atau tempat tujuan yang disebutkan. Seperti: dermaga. Risk dan Responsibilities (berhimpitan) yaitu beralih kepada pembeli saat barang telah ditempatkan atas pengaturan pembeli sesaat setelah dibongkar dari sarana pengangkut di terminal tujuan atau destination place. container yard. Darat. sesaat setelah dibongkar dari sarana transport yang tiba. Kategori terms untuk segala moda atau transportasi multi moda  DAT berarti penjual dianggap mengantarkan barang ketika barang. DAT merupakan satu-satunya INCOTERMS yang memberikan kewajiban bongkar kepada penjual . Artinya.

Dokumen Utama:  Commercial Invoice  Transport Document or warehouse warrant DokumenTambahan  Trought Transport Document (Dokumen pass melewati negara lain  Dokumen keperluan import clearence .

dalam keadaan siap untuk dibongkar. dalam kondisi siap untuk dibongkar. Risk dan Responsibilities (berhimpitan) yaitu beralih kepada pembeli saat barang telah ditempatkan atas pengaturan pembeli di tempat tujuan yang disebutkan. Kategori terms untuk segala moda atau transportasi multi moda  DAP berarti penjual dianggap mengantarkan barang ketika barang ditempatkan atas pengaturan pembeli pada sarana transpor yang tiba. Artinya. . bahwa penjual wajib menanggung seluruh biaya pengiriman sampai dengan penempatan barang di tempat tujuan yg ditentukan.  Titik kritis Cost. di tempat tujuan yang disebutkan.

Dokumen Utama:  Commercial Invoice  Transport Document yg dibutuhkan untuk klaim pengiriman (B/L atau Delivery order) DokumenTambahan  Dokumen keperluan import clearence .

 Titik kritis Cost. dalam kondisi siap untuk dibongkar. Artinya. Layanan DDP lazim dikenal sebagai layanan door to door service. di tempat tujuan yang disebutkan . diselesaikan formalitas impornya pada sarana transpor yang tiba. bahwa penjual menanggung seluruh biaya pengiriman sampai dengan penempatan barang di tempat tujuan yg ditentukan. . Risk dan Responsibilities (berhimpitan) yaitu beralih kepada pembeli saat barang telah ditempatkan atas pengaturan pembeli di tempat tujuan yang disebutkan. dalam keadaan siap untuk dibongkar. Kategori terms untuk segala moda atau transportasi multi moda  DDP berarti penjual dianggap mengantarkan barang ketika barang ditempatkan atas pengaturan pembeli.

Dokumen Utama:  Commercial Invoice  Transport Document yg dibutuhkan untuk klaim pengiriman (B/L atau Delivery order) DokumenTambahan  Dokumen keperluan import clearence .

Anda membeli barang dengan kondisi DAP (Buyer’s warehouse Bogor. Dalam penyelesaian formalitas impor. Kedua Pihak . barang ditahan oleh pihak Beacukai tanjung Priok karena alasan ketentuan Lartas yang belum terpenuhi. Penjual c. Anda (sebagai Pembeli) b. Siapa yang harus bertanggung jawab terhadap keterlambatan tersebut ? a. Indonesia) Incoterms 2010 dari penjual yang berlokasi di Dubai.

 Dalam pengantaran di samping kapal ini dimungkinkan dalam kondisi “procure” yaitu sebagai referensi dalam perdagangan yang bersifat mata rantai/string sales.  Titik kritis Cost. Risk dan Responsible (berhimpitan) yaitu saat barang telah ditempatkan atas pengaturan pembeli di samping kapal di pelabuhan pengiriman. Kategori terms khusus untuk angkutan laut atau sungai  FAS berarti penjual dianggap mengantarkan barang ketika barang ditempatkan disamping kapal (misalnya di dermaga atau kapal tongkang) yang ditunjuk pembeli di pelabuhan pengiriman yang disebutkan. khususnya dalam perdagangan komoditas tertentu. .

Dokumen Utama:  Commercial Invoice  Customery Clean receipt  Lisensi export (jika perlu) DokumenTambahan  Dokumen keperluan transit melalui negara lain (jika ada)  Dokumen keperluan import clearence .

. Risk dan Responsible (berhimpitan) yaitu saat barang telah ditempatkan diatas kapal (on board). dan sejak itulah pembeli wajib menanggung semua biaya yang diperlukan. Kondisi kapal siap untuk diberangkatkan. khususnya dalam perdagangan komoditas tertentu.  Titik kritis Cost. Kategori terms khusus untuk angkutan laut atau sungai  FOB berarti penjual dianggap mengantarkan barang ketika barang ditempatkan diatas kapal yang ditunjuk pembeli di pelabuhan pengiriman yang disebutkan atau mengadakan barang yang diantarkan (procure).  Dalam pengantaran di samping kapal ini dimungkinkan dalam kondisi “procure” yaitu sebagai referensi dalam perdagangan yang bersifat mata rantai/string sales.

Dokumen Utama:  Commercial Invoice  Customery Clean receipt  Lisensi export (jika perlu) DokumenTambahan  Dokumen keperluan transit melalui negara lain (jika ada)  Dokumen keperluan import clearence .

Anda membeli barang dengan kondisi FOB (Hamburg Port. Penjual b. Kedua Pihak . Germany) Incoterms 2010. Dalam proses pemuatan barang ke atas kapal terjadi kecelakaan yang menghancurkan barang. Pembeli c. Pihak mana yang berkewajiban menanggung resiko atas kecelakaan tersebut? a.

beralih sampai dengan diselesaikannya ongkos angkut (main freight) hingga ke pelabuhan tujuan. Kondisi kapal siap untuk diberangkatkan.  Titik kritis biaya (Cost).  Titik kritis Resiko beralih pada saat barang telah ditempatkan di atas kapal. Namun kondisi kapal siap untuk diberangkatkan. Kategori terms khusus untuk angkutan laut atau sungai  CFR berarti penjual dianggap mengantarkan barang ketika barang ditempatkan diatas kapal yang ditunjuk pembeli di pelabuhan pengiriman yang disebutkan atau mengadakan barang yang diantarkan (procure). .

Dokumen Utama:  Commercial Invoice  Customery Clean receipt  Lisensi export (jika perlu) DokumenTambahan  Dokumen keperluan transit melalui negara lain (jika ada)  Dokumen keperluan import clearence .

 Kategori terms khusus untuk angkutan laut atau sungai  CIF berarti penjual dianggap mengantarkan barang ketika barang ditempatkan diatas kapal yang ditunjuk pembeli di pelabuhan pengiriman yang disebutkan atau mengadakan barang yang diantarkan (procure). Namun kondisi kapal siap untuk diberangkatkan.  Titik kritis biaya (Cost). Kondisi kapal siap untuk diberangkatkan. Asuransi yang dibuka adalah perlindungan minimum (clause C) .  Titik kritis Resiko beralih pada saat barang telah ditempatkan di atas kapal. beralih sampai dengan diselesaikannya ongkos angkut (main freight) termasuk juga asuransi pengangkutan barang hingga ke pelabuhan tujuan.

Dokumen Utama:  Commercial Invoice  Customery Clean receipt  Lisensi export (jika perlu) DokumenTambahan  Dokumen keperluan transit melalui negara lain (jika ada)  Dokumen keperluan import clearence .

Kemudian barang dimuat ke atas kapal di pelabuhan Singapore.Anda membeli barang dengan kondisi CFR (Tanjung Priok Port. Penjual b. Kedua Pihak . Dalam kasus ini pihak mana yang harus bertanggung jawab ? a. Indonesia) Incoterms 2010. Jakarta. Pembeli c. Dalam proses pengecekan diketahui adanya kerusakan container yang terjadi antara Johor dan singapore. Penjual menyerahkan truk pengangkut barang di Johor.

.

LOGO .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful