Anda di halaman 1dari 3

KUNGFU Seluet (Icut goyang dengan Suhu Chelsius) Di panggung telah duduk seorang gadis yang bernama icut

duduk di sebuah kursi panjang, sambil main-mainin Hpnya. Kemudian terdengar tawanya sesekali seperti tawa nenek sihir. Lalu masuk Suhu Drajat (jalan mondar mandir dihadapan icut) Suhu Drajat Icut Suhu Drajat Icut Suhu Drajat tertawa) Icut Suhu Drajat Icut Suhu Drajat Icut Suhu Drajat Icut Suhu Drajat Icut Suhu Drajat Icut Suhu Drajat : Sendirian ni. : Mungkin : Mau di kawanin ghak.. : Bolehlah : (duduk di samping IcutIcut tidak memperdulikannya, Icut sibuk denga n mainan Hpnya Sambil : Ada yang lucu ya : Ghak : Lalu kenapa kamu tertawa : Kan Icut tadi yang duluan tertawa.. : Ahhh (kembali main Hp..) : Icut kalau kita duduk hanya berdua seperti ini romantis ya. : Apa, romantis, norak kali : Icut mau yang romantis ya.. : ya : kalau mau romantis tutup mata dong.. : lho kok tutup mata : katanya romantis mau ghak

Icut menutup matanya, suhu drajat mulai melakukan aksinya. tapi.. icut tahu. Icut : kurang hajar, mau apa kamu Suhu drajat Icut Suhu drajat Icut : mau cium : kita kan bukan muhrim : iya, tapi kan romantis : maksud Icut bukan yang seperti itu, kan masih banyak cara lain

Suhu Drajat : cara lain? Lalu masuk Sho Phang dan Na Ching. Sho Phang Suhu Drajat Na Ching Suhu Drajat Sho phang ada lagi : Suhu jadi ghak kita latihannya kami sudah siap ini. : iya jadi tapi sebentar, suhu lagi sibuk ini : ayo suhu kita mulai saja : iya tapi sebentar lagi.. : bagaimana suhu ini katanya kita harus latihan lebih tekun, apalagi suhu chelsius sudah tidak

Suhu Drajat : ahhh kalian ini tidak tahu orang lagi asyik Sudah ayo Mereka menuju kesuatu tempat, untuk mulai latihan kungfu Suhu Drajat Na Ching Suhu Drajat Na Ching : baiklah kalian bawa alat kungfu apa, na Ching kamu : saya bawa ini suhu : Apa itu : Dable Stik

Suhu Drajat : Bagaimana Cara mengunakannya Na Ching mempraktekkan bagaimana cara mengunakan alat yang di bawanya Suhu Drajat Sho phang Suhu Drajat Sho Phang Na Ching Sho Phang : lalu sekarang kamu Sho Phang Kamu bawa alat apa.. : saya bawa ini (gitar) : woow keren, anak band : (membuka sarung gitar) pemirsa saya akan menyumbangkan satu lagu yaitu bercelana. : so phang bukan bercelana tapi berkelana. : iya.. berkelana.. terlambat.

Suhu Drajat Sho phang Suhu Drajat

: apanya : musiknya (dalam aku bercelana tak seorang yang tahu aku bercelana). Sekian terima kasih : lalu bagaimana cara mengunakannya dalam kungfu

Sho Phang mempraktekkan bagaimana cara mengunakan alat tersebut dengan gaya bencong. Suhu Drajat : ya bagus baiklah sebelum kita latihan. Ada baiknya kita lakukan pemanasan, ingat, bukan pemanasan global yang sering diisukan orang. (melakukan pemanasan,) Suhu Drajat : baiklah sekarang kita berhitung. Mulai. (satu, dua, tiga, empat,.) Suhu drajat Na Ching Suhu Drajat Na ching : lho kok empat.. bukannya tiga : Sho pang satu icut dua, aku tiga dan suhu kan empat.. : jadi aku juga ikut hitung gitu ya.. : iya

Suhu Drajat : baik, kita mulai (satu, dua, tiga, empat) Suhu Drajat : lima.. lho sekarang kok lima tadi kan empat, itu kalau ada aku. Suhu Drajat (memperhatikan lalu menghitung lagi) : iya benar empat, Lho kamu siapa Semuanya melihat keorang yang baru datang, seorang anak kecil yang gendut.. Anak-anak : aku chong om Suhu Drajat Anak-anak : ngapain kamu datang kesini.. : aku mau belajal kungfu.

Suhu Drajat Dan murib-muribnya : gak bisa gak bisa Anak-anak : aku mau kuat, aku mau sakti kalian kan sakti dan kuat Suhu Drajat dan murib-muribnya saling pandang lalu tertawa Suhu Drajat : benar, kami ini orang sakti Anak-Anak : ajalin aku dong om.. Na Ching mencoba menakut nakuti sang anak, tapi ia tetap ingin latihan kungfu.. Lalu Sho Phang juga mencoba untuk merayunya supaya tidak belajar kungfu tapi ia tetap pada pendiriannya Suhu Drajat : baiklah, mereka ini sebelum jadi muribku, mereka melalui ujian, namanya SPMBS. Jadi kamu juga harus melakukannya. (anak itupun dites) Lagi asyik mengetes sang anak, masuk seseorang mereka terkejut semuanya Suhu Drajat : hei kamu siapa Teroris Suhu Drajat senjatamu Teroris : Aku teroris, aku tersesat kesini, : teroris. haha., ahh ghak percaya biasanya kalau teroris itu ada senjata, kamu mana : ini. (mengeluarkan senjatanya). Apa kalian punya uang, aku tidak ada ongkos mau balik ke

sarang kami. Suhu Drajat : ada tapi aku ghak mau kasih untukmu. Sho Phang makan lagi. Suhu Drajat Na Ching Teroris Suhu Drajat Na Ching Suhu Drajat Sho phang Suhu Drajat : suhu emang suhu punya uang, bukan kemaren kan kita juga utangan sama tetangga, itu untuk : gengsi dikit, walau kantong kosong. : kami tidak akan kasih : o begitu ya.. terpaksa dengan kekerasan. : eh berani sekali, na ching buka Pustaka suhu chelsius, : apa, pustaka : itu kotak hitam : o ini pusaka suhu.. : ya.. itulah.. ambil katana. (na ching mengambil katana lalu suhu drajat mencabutnya) aha

suhu kuncinya (lalu mencabutnya) Sho Phang : suhu, suhu..

Suhu Drajat Teroris Suhu Drajat Teroris Suhu Drajat Sho phang Suhu Drajat

: jangan terpana ini adalah katana paling tajam haha hei kamu maju sini. : ha.ha.ha : kalau begitu aku yang akan maju. (lalu menyerang sang teroris tanpa ragu menikamnya) : (hanya tertawa) : kok tidak mati ya (menanya ke muribnya) : suhu pedangnya suhu : kenapa(melihat pedang yant patah), ha.ha. patah aku ke sana ya. (berjalan menuju

na ching dan sho phang perlahan-lahan) Suhu Drajat : hahaha baiklah terpaksa jurus yang paling ampuh (bergaya) na ching sho phang maju