Anda di halaman 1dari 4

Treatment Ulcer

Ulcer adalah suatu defek pada jaringan epitel berupa lesi cekung berbatas jelas yang telah kehilangan lapisan. Lesi pada mulut ini biasa terjadi di beberapa lokasi, yang paling umum terjadi pada bibir, pipi, dan lidah. Ulcer pada rongga ulut biasanya disebabkan oleh gigi yang patah atau tajam, tambalan yang kurang baik, iritasi gigi tiruan, iritasi kawat orthodontik, danadanya kemungkinan luka yang diakibatkan oleh diri sendiri (tergigi). Apabila terjadi ulcer pada rongga mulut, biasanya akan sembuh dengan sendirinya. Tetapi, jika ulcer tetap ada lebih dari10-14 hari, maka akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut yaitu biopsi.

Perawatan yang dapat dilakukan apabila telah terjadi ulcer pada rongga mulut, yaitu dengan : 1. Menjaga kebersihan rongga mulut sehingga tidak ada kontaminasi bakteri pada ulcer tersebut. 2. Pemberian obat kumur antiseptik seperti khlorhexidin 3. Mencegah terjadinya trauma kembali pada ulcer (tergigit). 4. Mengurangi pergerakan dari lidah 5. Oral Habit : kurangi merokok dan hidari mengkonsumsi alkohol 6. Pemberian obat analgesik topikal untuk mengurangi rasa sakit apabila pasien membutukan. 7. Pemberian obat antijamur apabila terjadi kontaminasi pada ulcer tersebut seperti kandidiasis. 8. Pemberian antibiotik

9. Banyak mengkonsumsi air putih 10. Mengkonsumsi makan makanan yang lunak dan kaya vitamin, seperti vitamin C. 11. Surgical excision of ulcer

Tuberculosis Ulcer Pada tuberculosis terdapat kekhasan pada pemeriksaan intra oralnya yaitu terdapat ulcer pada permukaan dorsal lidah. Secara klinis, ulcer tidak menimbulkan rasa sakit dan tidak teratur, biasanya ditutupi oleh abu-abu kekuningan eksudat . Dorsal lidah adalah yang paling sering terkena diikuti oleh bibir, mukosa bukal, dan langit-langit. Perawatannya dengan pemberian obat antituberculous atau dengan pemberian obat rifampicin, isoniazid, dan ethambutol selama 9 bulan sampai 2 tahun.

Sypilis ulcer Pada primer stage tampak adanya ulcer. Ulcer tidak terasa sakit dengan permukaan yang halus ataupun licin, raised borders, and an indurated base. Lalu 6-8 minggu terbentuk mucous patches. Pengobatan bisa dilakukan dengan pemberian penicilin sebagai antibiotik ataupun erythromycin dan cephalosporin sebagai alternatif.

Sumber Laskaris, G, 2006, Pocket Atlas of Oral Diseases 2nd Ed , New York, Thieme Richard C. K. Jordan, Michael A. O, 2004, A Color Handbook of Oral Medicine , New York, Thieme

\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\

\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\