Laporan Pendahuluan Infark Miokard Akut ( IMA

)

A. Pengertian Infark Miokard Akut ( IMA ) adalah suatu keadaan dimana otot jantung tiba-tiba tidak mendapat suplai darah akibat penyumbatan mendadak arteri koroner oleh gumpalan darah karena pecahnya plak. ( Kabo, 2008 ) IMA adalah kematian sel-sel miokardium yang terjadi akibat kekurangan oksigen berkepanjangan. ( Corwin, 2009 ) Infark Miokard Akut adalah kematian jaringan miokard akibat oklusi akut pembuluh darah koroner. ( Suryono, Bambang dkk. 2005 : 120 ) Menurut Smeltzer dan Bare ( 2008 : 788 ) Infark Miokard Akut mengacu pada proses masuknya proses rusak jaringan jantung akibat suplai darah yang tidak adekuat sehingga aliran darah koroner berkurang. Penyebab penurunan suplai darah mungkin akibat penyempitan kritis arteri koroner karena aterosklerosis atau penyumbatan total arteri oleh emboli atai trombus.

B. Etiologi Terlepasnya suatu plak aterosklerosis dari salah satu arteri koroner dan kemudian tersangkut dibagian hilir yang menyumbat aliran darah keseluruh miokardium yang diperdarahi oleh pembuluh tersebut, dapat menyebabkan infark miokardium. Infark miokardium juga dapat terjadi apabila lesi trombotik yang melekat ke suatu arte yang rusak menjadi cukup besar untuk menyumbat secara total aliran darah ke bagian hilir, atau apabila suatu ruang jantung mengalami hipertfrofi berat sehingga kebutuhan oksigen tidak dapat terpenuhi. ( corwin, 2000 ). Infark miokard dapat disebabkan oleh : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Penyempitan kritis arteri koroner, Oklusi arteri komplit, Syok hemoragik, Ketidakseimbangan suplai dan kebutuhan oksigen, Stenosis aorta/aorta inufisiensi, Hipertensi, Lesi trombolik, Hipertrofi ruang jantung. ( Suryono, bambang dkk. 2005 : 119 )

Cortan. AMI tidak menimbulkan nyeri dada. atau lengan kiri. Pengeluaran urin berkurang karena penurunan aliran darah ginjal serta peningkatan aldosteron dan ADH. Iskemia miokard bermanifestasi berupa angina pektoris yaitu dengan gejala perasaan tertekan dan penuh atau nyeri substernal. Timbul mual dan muntah yang mungkin berkaitan dengan nyeri yang hebat. Pada AMI masif yang mengenai lebih dari 40% ventrikel kiri. Nyeri dapat menyebar kebagian atas tubuh mana saja. timbul syok kardiogenik. Pada sekitar 50% pasien. tapi sebagian besar menyebar ke lengan kiri. AMI “silent” ini terutama terjadi pada pasien dengan diabetes melitus dan hipertensi serta pada pasien berusia lanjut. Timbunan ini dinamakan ateroma atau plaqul yang akan mengganggu absorpsi nutrien oleh sel-sel endotal yang menyusun lapisan dinding dalam pembuluh darah dan menyumbat aliran darah karena timbunan ini menonjol ke lumen pembuluh darah. selanjutnya lumen akan menjadi sempit dan kasar. Nyeri dengan awitan yang (biasanya) mendadak. Ini akibat kurangnya oksigen untuk miokard agar . rahang. akan cenderung terjadi pembentukan bekuan darah terjadi koagulasi intravaskuler. & Robins. pucat akibat vasokontriksi simpatis. 2007). Manifestasi Klinis Walaupun sebagian individu tidak memperlihatkan tanda-tanda jelas infark miokardium (suatu serangan jantung tersamar). atau rahang. 6. 5. 7. Keadaan mental berupa rasa cemas besar disertai perasaan mendekati kematian.C. Pada sebagian kecil pasien (20% sampai 30%). Endotel pembuluh darah terkena akan mengalami nekrotik dan menjadi jaringan parut. biasanya timbul manifestasi klinis yang bermakna: 1. Nadi biasanya cepat dan lemah. Namun. Patofisiologi Menurut Smeltzer dan Bare (2002 : 7776-777) Aterosklerosis dimulai ketika kolesterol berlemak tertimbun di intima arteri besar. epigastrium. (Corwin. yang menyebabkan kongesti dan edema paru. bahu. dan pasien sering mengalami diaforesis. Takikardia akibat peningkatan stimulasi simpatis jantung. nyeri dada AMI biasanya berlangsung beberapa jam sampai hari dan tidak banyak berkurang dengan nitrogliserin. leher. berbeda pada nyeri dada angina pektoris. (Kumar. Perasaan lemas yang berkaitan dengan penurunan aliran darah ke otot-otot rangka. AMI didahului oleh serangan-serangan angina pektoris. AMI biasanya disertai nyeri dada substernum yang parah dan terasa menekan. 3. sering digambarkan memiliki sifat meremukan dan parah. Sering timbul sesak dan hal ini diakibatkan oleh gangguan kontraktilitas miokardium yang iskemik. Kulit yang dingin. 4. 2. yang mungkin menyebar keleher. 2000). D. Nitrat dan istirahat dapat menghilangkan iskemia di luar zona nekrotik dengan menurunkan beban kerja jantung.

peningkatan volume akhir sistolik dan akhir diastolik ventrikel dan peningkatan tekanan akhir diastolik ventrikel kiri.perubahan daya kembang dinding ventrikel. .pengurangan volume sekuncup. 2000:90).Secara fungsional infark miokardium akan menyebabkan perubahan-perubahan seperti pada iskemia :daya kontraksi menurun.dapat bekerja efektif. Infark miokardium jelas akan menurunkan fungsi ventrikel karena otot yang nekrosis kehilangan daya kontraksi sedangkan otot yang iskemia disekitarnya juga mengalami daya kontraksi.gerakan dinding abnormal.2005. perubahan ini masih reversible dan fungsi sel-sel kembali normal bila oksigenasinya kembali mencukupi (Tambayong. penyebabnya hampir selalu penyempitan yang disebabkan aterosklerosis.pengurangan fraksi injeksi.(Price & Wilson “Patofisiologi” Ed:6.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful