Anda di halaman 1dari 11

BADAN PUSAT STATISTIK

No. 56/09/Th. XIV, 5 September 2011

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR INDONESIA JULI 2011


A. PERKEMBANGAN EKSPOR

EKSPOR JULI 2011 MENCAPAI US$17,43 MILIAR

Nilai ekspor Indonesia Juli 2011 mencapai US$17,43 miliar atau mengalami penurunan sebesar 5,23 persen dibanding ekspor Juni 2011. Sementara bila dibanding Juli 2010 ekspor mengalami peningkatan sebesar 39,55 persen. Ekspor nonmigas Juli 2011 mencapai US$13,62 miliar, turun 7,93 persen dibanding Juni 2011, sedangkan dibanding ekspor Juli 2010 meningkat 28,45 persen. Secara kumulatif nilai ekspor Indonesia JanuariJuli 2011 mencapai US$116,04 miliar atau meningkat 36,51 persen dibanding periode yang sama tahun 2010, sementara ekspor nonmigas mencapai US$92,66 miliar atau meningkat 32,44 persen. Penurunan ekspor nonmigas terbesar Juli 2011 terjadi pada lemak dan minyak hewan/nabati sebesar US$1.103,3 juta, sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada karet dan barang dari karet sebesar US$105,0 juta. Ekspor nonmigas ke Cina Juli 2011 mencapai angka terbesar yaitu US$1,97 miliar, disusul Jepang US$1,47 miliar dan Amerika Serikat US$1,36 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 35,26 persen. Sementara ekspor ke Uni Eropa (27 negara) sebesar US$1,78 miliar. Menurut sektor, ekspor hasil industri periode JanuariJuli 2011 naik sebesar 34,88 persen dibanding periode yang sama tahun 2010, demikian juga ekspor hasil pertanian naik 10,22 persen serta ekspor hasil tambang dan lainnya naik 27,98 persen.

1.

Ekspor Migas dan Nonmigas

Ekspor Indonesia pada Juli 2011 mengalami penurunan sebesar 5,23 persen dibanding Juni 2011 yaitu dari US$18.386,9 juta menjadi US$17.425,4 juta. Bila dibandingkan dengan Juli 2010, ekspor mengalami peningkatan sebesar 39,55 persen. Penurunan ekspor Juli 2011 disebabkan oleh menurunnya ekspor nonmigas sebesar 7,93 persen yaitu dari US$14.795,9 juta menjadi US$13.623,1 juta. Sementara, ekspor migas mengalami peningkatan sebesar 5,89 persen dari US$3.591,0 juta menjadi US$3.802,3 juta. Lebih lanjut peningkatan ekspor migas disebabkan oleh meningkatnya ekspor minyak mentah sebesar 27,35 persen menjadi US$1.286,5 juta, sebaliknya ekspor hasil minyak turun sebesar 8,35 persen menjadi US$302,8
Berita Resmi Statistik No. 56/09/Th. XIV, 5 September 2011

juta dan ekspor gas turun sebesar 1,66 persen menjadi US$2.213,0 juta. Sementara volume ekspor migas Juli 2011 terhadap Juni 2011 untuk minyak mentah naik 18,01 persen, sebaliknya ekspor hasil minyak dan gas masing-masing turun 13,12 persen dan 1,23 persen. Harga minyak mentah Indonesia di pasar dunia naik dari US$113,82 per barel di Juni 2011 menjadi US$117,15 per barel di Juli 2011.
Tabel 1 Ringkasan Perkembangan Ekspor Indonesia JanuariJuli 2011
Nilai FOB (Juta US$) % Perubahan % Perubahan % Peran thd total Juli 2011 JanJul thd Juni JanJul 2011 2011 thd 2010 2011
(6) (7) (8)

URAIAN
(1)

Juni 2011
(2)

Juli 2011
(3)

JanJul 2010
(4)

JanJul 2011
(5)

Total Ekspor Migas Minyak Mentah Hasil Minyak Gas Nonmigas

18 386,9 3 591,0 1 010,2 330,4 2 250,4 14 795,9

17 425,4 3 802,3 1 286,5 302,8 2 213,0 13 623,1

85 008,1 15 045,5 5 340,3 2 351,9 7 353,3 69 962,6

116 041,4 23 383,8 7 575,5 2 864,1 12 944,2 92 657,6

-5,23 5,89 27,35 -8,35 -1,66 -7,93

36,51 55,42 41,85 21,78 76,03 32,44

100,00 20,15 6,53 2,47 11,15 79,85

Grafik 1 Perkembangan Nilai Ekspor Juli 2009Juli 2011


20 000 18 000 16 000 14 000 12 000 10 000 8 000 6 000 4 000 2 000 0
10 11 ei 10 &1 1 Ju n 10 & 11 Ju l1 0& 11 M
NonMigas T otal

Juta US$

10

10

10

10 &1 1

09 &1 0

11

09 &1 0

11 10 &
Migas

09 &

09 &

kt 0

l0

10 &

gt

ep

De s

ov

Ja n

Ju

Fe

ar

Migas

N onMigas

T otal

Bila dibandingkan dengan Juli 2010, nilai ekspor Juli 2011 mengalami peningkatan 39,55 persen. Peningkatan ini disebabkan naiknya ekspor nonmigas sebesar 28,45 persen dan ekspor migas sebesar 102,10 persen. Nilai ekspor Indonesia secara kumulatif selama Januari-Juli 2011 mencapai US$116.041,4 juta atau naik 36,51 persen dibanding periode yang sama tahun 2010, sementara ekspor nonmigas mencapai US$92.657,6 juta atau meningkat 32,44 persen.

Berita Resmi Statistik No. 56/09/Th. XIV, 5 September 2011

pr

10 &

9&

9&

2.

Ekspor Nonmigas Menurut Golongan Barang HS 2 Dijit

Penurunan terbesar ekspor nonmigas Juli 2011 terhadap Juni 2011 terjadi pada lemak dan minyak hewan/nabati (HS 15) sebesar US$1.103,3 juta, sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada karet dan barang dari karet (HS 40) sebesar US$105,0 juta.
Tabel 2 Ekspor Nonmigas Indonesia Beberapa Golongan Barang HS 2 Dijit JanuariJuli 2011
Nilai FOB (Juta US$) Golongan Barang (HS) Juni 2011
(2)

Juli 2011
(3)

JanJul 2010
(4)

JanJul 2011
(5)

Perubahan Juli 2011 thd Juni 2011 (Juta US$)


(6)

% Peran thd Total Nonmigas JanJul 2011


(7)

(1)

1. Bahan bakar mineral (27) 2. Lemak dan minyak hewan/nabati (15) 3. Karet dan barang dari karet (40) 4. Mesin/peralatan listrik (85) 5. Bijih, kerak, dan abu logam (26) 6. Mesin-mesin/pesawat mekanik (84) 7. Pakaian jadi bukan rajutan (62) 8. Berbagai produk kimia (38) 9. Bahan kimia organik (29) 10. Alas kaki (64) Total 10 Golongan Barang Lainnya Total Ekspor Nonmigas

2 417,5 2 249,2 1 207,6 1 009,0 804,1 417,3 385,4 427,4 348,1 309,5 9 575,1 5 220,8 14 795,9

2 469,7 1 145,9 1 312,6 929,0 871,5 434,7 393,9 303,9 340,5 302,4 8 504,1 5 119,0 13 623,1

10 690,2 6 697,9 5 158,4 5 686,4 4 350,4 2 793,3 2 087,4 985,6 1 481,3 1 413,2 41 344,1 28 618,5 69 962,6

14 650,1 11 487,0 8 905,7 6 329,7 4 555,1 2 916,2 2 535,8 2 290,3 2 263,7 1 919,8 57 853,4 34 804,2 92 657,6

52,2 -1 103,3 105,0 -80,0 67,4 17,4 8,5 -123,5 -7,6 -7,1 -1 071,0 -101,8 -1 172,8

15,81 12,40 9,61 6,83 4,92 3,15 2,74 2,47 2,44 2,07 62,44 37,56 100,00

Komoditi lainnya yang juga mengalami penurunan ekspor adalah berbagai produk kimia (HS 38) sebesar US$123,5 juta; mesin/peralatan listrik (HS 85) sebesar US$80,0 juta; bahan kimia organik (HS 29) sebesar US$7,6 juta serta alas kaki (HS 64) sebesar US$7,1 juta. Sedangkan komoditi lain yang mengalami peningkatan selain karet dan barang dari karet (HS 40) adalah bijih, kerak, dan abu logam (HS 26) sebesar US$67,4 juta; bahan bakar mineral (HS 27) sebesar US$52,2 juta; mesinmesin/pesawat mekanik (HS 84) sebesar US$17,4 juta; dan pakaian jadi bukan rajutan (HS 62) sebesar US$8,5 juta. Selama periode JanuariJuli 2011, ekspor dari 10 golongan barang (HS 2 dijit) diatas memberikan kontribusi 62,44 persen terhadap total ekspor nonmigas. Dari sisi pertumbuhan, ekspor 10 golongan barang tersebut naik 39,93 persen terhadap periode yang sama tahun 2010. Sementara itu, peranan ekspor nonmigas diluar 10 golongan barang pada periode JanuariJuli 2011 sebesar 37,56 persen.

Berita Resmi Statistik No. 56/09/Th. XIV, 5 September 2011

3.

Ekspor Nonmigas Menurut Negara Tujuan Utama

Ekspor nonmigas Indonesia pada Juli 2011 ke Cina, Jepang dan Amerika Serikat masing-masing mencapai US$1.967,3 juta, US$1.472,5 juta, dan US$1.363,7 juta, dengan peranan ketiganya mencapai 35,26 persen. Penurunan ekspor nonmigas Juli 2011 jika dibandingkan dengan Juni 2011 terjadi ke sebagian besar negara tujuan utama yaitu Malaysia sebesar US$194,7 juta; Jepang sebesar US$154,8 juta; Singapura sebesar US$95,5 juta; Taiwan sebesar US$34,7 juta; Jerman sebesar US$32,7 juta; Australia sebesar US$20,8 juta; dan Inggris sebesar US$1,6 juta. Sebaliknya ekspor ke Korea Selatan mengalami peningkatan sebesar US$79,5 juta; Thailand sebesar US$30,2 juta; Cina sebesar US$26,9 juta; Amerika Serikat sebesar US$19,5 juta; dan Perancis sebesar US$8,6 juta. Sementara ekspor ke Uni Eropa (27 negara) pada Juli 2011 mencapai US$1.780,8 juta. Secara keseluruhan, total ekspor kedua belas negara tujuan utama di atas turun 4,07 persen.
Tabel 3 Ekspor Nonmigas Indonesia Menurut Negara Tujuan JanuariJuli 2011
Nilai FOB (Juta US$) Negara Tujuan Juni 2011
(2)

Juli 2011
(3)

JanJul 2010
(4)

JanJul 2011
(5)

Perubahan Juli 2011 thd Juni 2011 (Juta US$)


(6)

% Peran thd Total Nonmigas JanJul 2011


(7)

(1)

ASEAN 1. Singapura 2. Malaysia 3. Thailand Asean Lainnya UNI EROPA 4. Jerman 5. Perancis 6. Inggris Uni Eropa Lainnya NEGARA UTAMA LAINNYA 7. Cina 8. Jepang 9. Amerika Serikat 10. Australia 11. Korea Selatan 12. Taiwan Total 12 Negara Tujuan Lainnya Total Ekspor Nonmigas

2 947,6 1 084,4 862,6 435,2 565,4 1 868,9 336,0 108,1 146,3 1 278,5 6 115,8 1 940,4 1 627,3 1 344,2 263,9 569,2 370,8 9 088,4 5 707,5 14 795,9

2 641,0 988,9 667,9 465,4 518,8 1 780,8 303,3 116,7 144,7 1 216,1 6 031,4 1 967,3 1 472,5 1 363,7 243,1 648,7 336,1 8 718,3 4 904,8 13 623,1

14 870,5 5 342,0 4 160,0 2 312,7 3 055,8 9 161,1 1 634,5 690,3 991,8 5 844,5 30 466,4 6 974,6 9 009,7 7 523,5 1 259,2 3 943,5 1 755,9 45 597,7 24 364,9 69 962,6

19 353,2 6 609,2 5 616,4 3 452,6 3 675,0 12 331,5 2 051,2 788,5 996,8 8 495,0 38 803,4 10 922,5 10 441,9 9 264,7 1 408,3 4 399,8 2 366,2 58 318,1 34 339,5 92 657,6

-306,6 -95,5 -194,7 30,2 -46,6 -88,1 -32,7 8,6 -1,6 -62,4 -84,4 26,9 -154,8 19,5 -20,8 79,5 -34,7 -370,1 -802,7 -1 172,8

20,89 7,13 6,06 3,73 3,97 13,31 2,21 0,85 1,08 9,17 41,88 11,79 11,27 10,00 1,52 4,75 2,55 62,94 37,06 100,00

Pada periode JanuariJuli 2011, untuk pertama kalinya dalam tahun ini Cina merupakan negara tujuan ekspor terbesar dengan nilai US$10.922,5 juta (11,79 persen), diikuti Jepang dengan nilai US$10.441,9 juta (11,27 persen), dan Amerika Serikat dengan nilai US$9.264,7 juta (10,00 persen).

Berita Resmi Statistik No. 56/09/Th. XIV, 5 September 2011

4.

Ekspor Menurut Sektor

Peranan dan perkembangan ekspor nonmigas Indonesia menurut sektor untuk JanuariJuli tahun 2011 dibanding tahun 2010 dapat dilihat pada Tabel 4 dan Grafik 2. Ekspor produk industri meningkat 34,88 persen, demikian pula ekspor produk pertanian naik 10,22 persen dan produk pertambangan dan lainnya meningkat 27,98 persen. Dilihat dari kontribusinya terhadap ekspor keseluruhan JanuariJuli 2011, kontribusi ekspor produk industri adalah sebesar 60,80 persen sedangkan kontribusi ekspor produk pertanian adalah sebesar 2,60 persen dan kontribusi ekspor produk pertambangan dan lainnya adalah sebesar 16,45 persen, sementara kontribusi ekspor migas adalah sebesar 20,15 persen.
Tabel 4 Nilai Ekspor Indonesia Menurut Sektor JanuariJuli 2010 dan 2011
Nilai FOB (Juta US$) URAIAN (1) Total Ekspor Migas Nonmigas - Pertanian - Industri - Pertambangan dan Lainnya JanJul 2010 (2) 85 008,1 15 045,5 69 962,6 2 739,5 52 307,6 14 915,5 JanJul 2011 (3) 116 041,4 23 383,8 92 657,6 3 019,4 70 550,1 19 088,1 % Perubahan JanJul 2011 thd 2010 (4) 36,51 55,42 32,44 10,22 34,88 27,98 % Peran thd Total JanJul 2011 (5) 100,00 20,15 79,85 2,60 60,80 16,45

Grafik 2 Struktur Nilai Ekspor JanuariJuli 2010 dan 2011

Industri 61,53%

Pertanian 3,22%

Industri 60,80%

Pertanian 2,60%

Tambang 17,55%

Migas 17,70%

Tambang 16,45%

Migas 20,15%

JanJul 2010

JanJul 2011

Berita Resmi Statistik No. 56/09/Th. XIV, 5 September 2011

B.

PERKEMBANGAN IMPOR

IMPOR JULI 2011 SEBESAR US$16,06 MILIAR


;

Nilai impor Indonesia Juli 2011 sebesar US$16,06 miliar atau naik 6,57 persen dibanding impor Juni 2011 yang besarnya US$15,07 miliar, sedangkan jika dibanding impor Juli 2010 (US$12,63 miliar) naik 27,22 persen. Sementara itu, selama JanuariJuli 2011 nilai impor mencapai US$99,64 miliar atau meningkat 31,87 persen jika dibanding impor periode yang sama tahun sebelumnya (US$75,56 miliar). Impor nonmigas Juli 2011 sebesar US$12,26 miliar atau naik US$0,43 miliar (3,69 persen) dibanding impor nonmigas Juni 2011 (US$11,83 miliar), sedangkan impor nonmigas selama JanuariJuli 2011 mencapai US$76,60 miliar atau naik 26,97 persen dibanding impor nonmigas periode yang sama tahun 2010 (US$60,33 miliar). Impor migas Juli 2011 sebesar US$3,80 miliar atau naik US$0,55 miliar (17,09 persen) dibanding impor migas Juni 2011 (US$3,24 miliar), sedangkan impor migas selama JanuariJuli 2011 mencapai US$23,04 miliar atau naik 51,26 persen dibanding impor migas periode yang sama tahun sebelumnya (US$15,23 miliar). Nilai impor nonmigas terbesar Juli 2011 adalah golongan barang mesin dan peralatan mekanik dengan nilai US$2,11 miliar. Nilai ini naik 3,97 persen (US$0,08 miliar) dibanding impor golongan barang yang sama Juni 2011 (US$2,03 miliar). Sementara itu, impor golongan barang tersebut selama JanuariJuli 2011 mencapai US$13,25 miliar atau meningkat 19,20 persen (US$2,13 miliar) dibanding impor golongan barang yang sama tahun sebelumnya (US$11,11 miliar). Negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama JanuariJuli 2011 masih ditempati oleh Cina dengan nilai US$14,31 miliar dengan pangsa 18,68 persen, diikuti Jepang US$10,45 miliar (13,64 persen) dan Singapura US$6,12 miliar (7,99 persen). Impor nonmigas dari ASEAN mencapai 22,48 persen, sementara dari Uni Eropa sebesar 8,92 persen. Nilai impor semua golongan penggunaan barang selama JanuariJuli 2011 dibanding impor periode yang sama tahun sebelumnya masing-masing meningkat, yaitu impor barang konsumsi sebesar 35,08 persen, bahan baku/penolong sebesar 36,00 persen, dan barang modal sebesar 15,38 persen.

1.

Impor Migas dan Nonmigas

Nilai impor Indonesia Juli 2011 mencapai US$16.062,9 juta atau naik sebesar US$990,8 juta (6,57 persen) jika dibanding impor Juni 2011. Hal ini disebabkan oleh peningkatan impor nonmigas sebesar US$463,2 juta (3,69 persen) dan impor migas sebesar US$554,6 juta (17,09 persen). Lebih lanjut peningkatan impor migas disebabkan oleh meningkatnya impor minyak mentah sebesar US$684,8 juta (95,52 persen). Sebaliknya impor hasil minyak dan gas masing-masing menurun sebesar US$116,9 juta (4,87 persen) dan US$13,3 juta (10,41 persen). Selama JanuariJuli 2011, nilai impor Indonesia mencapai US$99.643,9 juta. Hal ini berarti impor Indonesia mengalami peningkatan sebesar US$24.080,6 juta jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan terjadi pada impor migas sebesar US$7.807,7 juta atau 51,26 persen. Demikian juga dengan impor nonmigas yang meningkat sebesar US$16.272,9 juta (26,97 persen). Secara lebih rinci peningkatan impor migas lebih disebabkan oleh peningkatan impor minyak mentah dan hasil minyak masing-masing sebesar US$1.478,1 juta (30,75 persen) dan US$5.937,2 juta (59,39 persen). Demikian juga dengan impor gas yang meningkat US$392,4 juta atau 91,85 persen. 6
Berita Resmi Statistik No. 56/09/Th. XIV, 5 September 2011

Tabel 5 Ringkasan Perkembangan Impor Indonesia JanuariJuli 2010 dan 2011


Nilai CIF (Juta US$) Uraian Juni 2011 (2) 15 072,1 3 244,6 716,9 2 399,9 127,8 11 827,5 Juli 2011 (3) 16 062,9 3 799,2 1 401,7 2 283,0 114,5 12 263,7 JanJuli 2010 (4) 75 563,3 15 231,4 4 807,4 9 996,8 427,2 60 331,9 JanJuli 2011 (5) 99 643,9 23 039,1 6 285,5 15 934,0 819,6 76 604,8 Perubahan (%) Juli 2011 thd Juni 2011 (6) 6,57 17,09 95,52 -4,87 -10,41 3,69 JanJuli 2011 thd JanJuli 2010 (7) 31,87 51,26 30,75 59,39 91,85 26,97 Peran thd Total Impor Jan-Juli 2011 (%) (8) 100,00 23,12 6,31 15,99 0,82 76,88

(1) Total Migas - Minyak Mentah - Hasil Minyak - Gas Nonmigas

Grafik 3 Impor Migas dan Nonmigas Indonesia (CIF) Juli 2010Juli 2011
14,000.0 12,000.0 10,000.0
Juta US$

8,000.0 6,000.0 4,000.0 2,000.0 0.0


Mar Nov Sep Feb Mei Apr Jul'10 Jan'11 Jun Okt Agt Des Jul

Migas

Nonmigas

Selama tiga belas bulan terakhir, nilai impor migas tertinggi tercatat pada April 2011 dengan nilai mencapai US$3.954,0 juta dan terendah terjadi di September 2010, yaitu sebesar US$2.000,2 juta. Sementara itu, nilai impor nonmigas tertinggi tercatat di Juli 2011, yaitu sebesar US$12.263,7 juta dan terendah di September 2010 dengan nilai sebesar US$7.653,9 juta.

Berita Resmi Statistik No. 56/09/Th. XIV, 5 September 2011

2.

Impor Nonmigas Menurut Golongan Barang HS 2 Dijit

Selama Juli 2011, nilai impor nonmigas Indonesia mencapai US$12.263,7 juta. Di antara sepuluh golongan barang utama nonmigas di bawah ini, empat golongan barang diantaranya mengalami kenaikan nilai impor jika dibanding impor nonmigas Juni 2011. Empat golongan barang tersebut adalah mesin dan peralatan mekanik sebesar US$80,6 juta (3,97 persen), mesin dan peralatan listrik sebesar US$110,9 juta (7,09 persen), kendaraan bermotor dan bagiannya sebesar US$126,8 juta (19,90 persen), dan barang dari besi dan baja sebesar US$56,5 juta (22,04 persen). Sementara itu, enam golongan barang utama lainnya mengalami penurunan nilai impor. Dari enam golongan barang utama yang mengalami penurunan nilai impor, satu golongan barang tercatat menurun di atas US$100,0 juta, yaitu pesawat udara dan bagiannya sebesar US$115,4 juta (34,97 persen). Sedangkan lima golongan barang sisanya menurun di bawah US$50,0 juta, yaitu kapas sebesar US$40,2 juta (13,05 persen), serealia sebesar US$38,3 juta (8,33 persen), bahan kimia organik US$20,7 juta (3,56 persen), plastik dan barang dari plastik sebesar US$11,2 (1,96 persen), dan besi dan baja sebesar US$8,7 juta (1,06 persen). Sementara itu apabila dibanding impor periode yang sama tahun sebelumnya, maka dua golongan barang mengalami penurunan nilai impor, yaitu barang dari besi dan baja serta pesawat udara dan bagiannya yang mengalami penurunan nilai impor masing-masing sebesar US$50,4 juta (2,55 persen) dan US$467,5 juta (22,95 persen). Sebaliknya delapan golongan barang utama lainnya mengalami peningkatan nilai impor tertinggi yang dicapai oleh mesin dan peralatan mekanik sebesar US$2.133,2 juta atau 19,20 persen. Sedangkan peningkatan nilai impor terendah dialami oleh bahan kimia organik sebesar US$843,4 juta (27,50 persen).
Tabel 6 Impor Nonmigas Indonesia Sepuluh Golongan Barang Utama HS 2 Dijit JanuariJuli 2010 dan 2011
Nilai CIF (Juta US$) Golongan Barang (HS) Juni 2011 (2) 2 032,1 1 565,1 817,7 637,3 581,6 570,3 459,9 308,1 256,3 330,0 7 558,4 4 269,1 11 827,5 Juli 2011 (3) 2 112,7 1 676,0 809,0 764,1 560,9 559,1 421,6 267,9 312,8 214,6 7 698,7 4 565,0 12 263,7 JanJuli 2010 (4) 11 112,3 8 486,3 3 587,7 3 153,0 3 066,5 2 676,2 970,3 1 234,6 1 973,8 2 035,8 38 296,5 22 035,4 60 331,9 JanJuli 2011 (5) 13 245,5 10 237,9 4 934,4 4 161,7 3 909,9 3 909,2 2 954,2 2 052,4 1 923,4 1 568,5 48 897,1 27 707,7 76 604,8 Peran thd Impor Juli 2011 JanJuli 2011 Nonmigas thd thd JanJuli 2011 Juni 2011 JanJuli 2010 (%) (6) 3,97 7,09 -1,06 19,90 -3,56 -1,96 -8,33 -13,05 22,04 -34,97 1,86 6,93 3,69 (7) 19,20 20,64 37,54 31,99 27,50 46,07 204,46 66,24 -2,55 -22,95 27,68 25,74 26,97 (8) 17,29 13,36 6,44 5,43 5,10 5,10 3,86 2,68 2,51 2,05 63,83 36,17 100,00 Perubahan (%)

(1) 1. Mesin dan peralatan mekanik (84) 2. Mesin dan peralatan listrik (85) 3. Besi dan baja (72) 4. Kendaraan bermotor dan bagiannya (87) 5. Bahan kimia organik (29) 6. Plastik dan barang dari plastik (39) 7. Serealia (10) 8. Kapas (52) 9. Barang dari besi dan baja (73) 10. Pesawat udara dan bagiannya (88) Total 10 Golongan Barang Utama Barang Lainnya Total Impor Nonmigas

Berita Resmi Statistik No. 56/09/Th. XIV, 5 September 2011

Dilihat dari peranan terhadap total impor nonmigas Indonesia selama JanuariJuli 2011, impor mesin dan peralatan mekanik memberikan peranan terbesar, yaitu 17,29 persen, diikuti mesin dan peralatan listrik sebesar 13,36 persen; besi dan baja sebesar 6,44 persen; kendaraan bermotor dan bagiannya sebesar 5,43 persen; bahan kimia organik sebesar 5,10 persen; plastik dan barang dari plastik sebesar 5,10 persen; dan serealia sebesar 3,86 persen. Sementara itu, impor tiga golongan barang sisanya mempunyai peranan di bawah 3,00 persen, yaitu kapas sebesar 2,68 persen, barang dari besi dan baja sebesar 2,51 persen, dan pesawat udara dan bagiannya sebesar 2,05 persen. Peranan impor sepuluh golongan barang utama mencapai 63,83 persen dari total impor nonmigas atau 49,07 persen dari total impor keseluruhan. Selanjutnya perkembangan lima golongan barang impor nonmigas terbesar Indonesia, JanuariJuli 2010 dan 2011 dapat dilihat pada Grafik 4.
Grafik 4 Impor Nonmigas Lima Golongan Barang Utama Indonesia JanuariJuli 2010 dan 2011 (CIF; Juta US$)
14,000.00 12,000.00 10,000.00
8,486.3 11,112.3 13,245.5

10,237.9

Juta US$

8,000.00 6,000.00 4,000.00 2,000.00 0.00


1. Mesin dan peralatan mekanik (84) 2. Mesin dan 3. Besi dan baja (72) peralatan listrik (85) 4. Kendaraan bermotor dan bagiannya (87) 5. Bahan kimia organik (29) 4,934.4 3,587.7 3,153.0 4,161.7 3,066.5 3,909.9

JanuariJuli 2010

JanuariJuli 2011

3.

Impor Nonmigas Menurut Negara Asal Barang Utama

Total nilai impor nonmigas Indonesia Juli 2011 sebesar US$12.263,7 juta atau naik US$436,2 juta (3,69 persen) dibanding impor nonmigas Juni 2011. Dari nilai impor nonmigas tersebut, sebesar US$2.684,2 juta (21,89 persen) berasal dari ASEAN dan US$1.087,1 juta (8,86 persen) dari Uni Eropa. Berdasarkan negara asal barang utama, impor nonmigas dari Cina merupakan yang terbesar, yaitu sebesar US$2.261,6 juta atau 18,44 persen dari keseluruhan impor nonmigas Indonesia, diikuti Jepang sebesar US$1.795,8 juta (14,64 persen), Singapura sebesar US$1.053,3 juta (8,59 persen), Thailand sebesar US$917,2 juta (7,48 persen), Amerika Serikat US$881,0 juta (7,18 persen), Korea Selatan US$654,0 juta (5,33 persen), Malaysia sebesar US$516,6 juta (4,21 persen), Australia sebesar US$508,0 juta (4,14 persen), Taiwan US$300,1 juta (2,45 persen), dan Jerman sebesar US$282,4 juta
Berita Resmi Statistik No. 56/09/Th. XIV, 5 September 2011

(2,30 persen). Selanjutnya impor nonmigas dari Inggris sebesar US$127,1 juta (1,04 persen) dan Perancis sebesar US$112,4 juta (0,92 persen). Secara keseluruhan, kedua belas negara utama di atas memberikan peran sebesar 76,73 persen dari total impor nonmigas Indonesia. Sementara itu, dari total nilai impor nonmigas Indonesia selama JanuariJuli 2011 sebesar US$76.604,8 juta, 76,96 persen berasal dari dua belas negara utama, yaitu Cina sebesar US$14.311,0 juta atau 18,68 persen, diikuti oleh Jepang sebesar US$10.449,9 juta (13,64 persen). Berikutnya Singapura berperan 7,99 persen, Thailand 7,96 persen, Amerika Serikat 7,71 persen, Korea Selatan 5,45 persen, Malaysia 4,23 persen, Australia 3,75 persen, Taiwan 2,85 persen, Jerman 2,60 persen, Perancis 1,19 persen, dan Inggris 0,90 persen. Impor Indonesia dari ASEAN mencapai 22,48 persen, dan dari Uni Eropa 8,92 persen. Dilihat dari perkembangannya terhadap JanuariJuli 2010, impor dari dua belas negara utama meningkat 22,36 persen. Peningkatan ini terutama disumbang oleh tiga negara utama, yaitu Cina yang meningkat US$3.344,1 juta (30,49 persen), Thailand dan Jepang yang masing-masing meningkat sebesar US$1.714,6 juta (39,09 persen) dan US$1.114,3 juta (11,94 persen). Secara lebih rinci perkembangan impor nonmigas Indonesia dari 12 Negara Asal Barang Utama JanuariJuli 2010 dan 2011 dapat dilihat pada Tabel 7.
Tabel 7 Impor Nonmigas Indonesia Menurut Negara Asal Barang Utama JanuariJuli 2010 dan 2011
Nilai CIF (Juta US$) Negara Asal Juni 2011 (2) 2 371,0 815,0 905,0 458,3 192,7 1 063,9 306,0 110,1 141,9 505,9 6 158,1 1 580,3 2 303,6 879,4 592,0 504,9 297,9 8 894,4 2 933,1 11 827,5 Juli 2011 (3) 2 684,2 1 053,3 917,2 516,6 197,1 1 087,1 282,4 112,4 127,1 565,2 6 400,5 1 795,8 2 261,6 881,0 654,0 508,0 300,1 9 409,5 2 854,2 12 263,7 JanJuli 2010 (4) 13 730,1 5 771,6 4 386,1 2 625,2 947,2 5 321,4 1 589,6 639,4 562,4 2 530,0 32 606,2 9 335,6 10 966,9 5 341,1 3 096,6 2 225,3 1 640,7 48 180,5 12 151,4 60 331,9 JanJuli 2011 (5) 17 220,3 6 118,3 6 100,7 3 243,4 1 757,9 6 836,2 1 989,6 912,0 687,1 3 247,5 39 900,4 10 449,9 14 311,0 5 905,0 4 176,5 2 875,3 2 182,7 58 951,5 17 653,3 76 604,8 Perubahan (%) Juli 2011 thd Juni 2011 (6) 13,21 29,24 1,35 12,72 2,28 2,18 -7,71 2,09 -10,43 11,72 3,94 13,64 -1,82 0,18 10,47 0,61 0,74 5,79 -2,69 3,69 JanJuli 2011 thd JanJuli 2010 (7) 25,42 6,01 39,09 23,55 85,59 28,47 25,16 42,63 22,17 28,36 22,37 11,94 30,49 10,56 34,87 29,21 33,03 22,36 45,28 26,97 Peran thd Impor Nonmigas JanJuli 2011 (%) (8) 22,48 7,99 7,96 4,23 2,29 8,92 2,60 1,19 0,90 4,24 52,09 13,64 18,68 7,71 5,45 3,75 2,85 76,96 23,04 100,00

(1) ASEAN 1. Singapura 2. Thailand 3. Malaysia Asean Lainnya Uni Eropa 4. Jerman 5. Perancis 6. Inggris Uni Eropa Lainnya Negara Utama Lainnya 7. Jepang 8. Cina 9. Amerika Serikat 10. Korea Selatan 11. Australia 12. Taiwan Total 12 Negara Utama Negara Lainnya Total Impor Nonmigas

10

Berita Resmi Statistik No. 56/09/Th. XIV, 5 September 2011

4. Impor Menurut Golongan Penggunaan Barang


Dari total impor Indonesia selama Juli 2011 sebesar US$16.062,9 juta, impor bahan baku/penolong memberikan peranan terbesar, yaitu 74,95 persen dengan nilai US$12.039,0 juta, diikuti oleh impor barang modal sebesar 17,51 persen (US$2.813,0 juta), dan impor barang konsumsi sebesar 7,54 persen (US$1.210,9 juta). Impor Indonesia yang dirinci menurut golongan penggunaan barang, selama JanuariJuli 2011 dibanding impor periode yang sama tahun sebelumnya mengalami peningkatan untuk semua golongan, yaitu untuk impor barang konsumsi dari US$5.592,4 juta menjadi US$7.554,0 juta atau meningkat 35,08 persen dan impor bahan baku/penolong dari US$55.083,5 juta menjadi US$74.912,8 juta (naik 36,00 persen). Demikian juga dengan impor barang modal meningkat dari US$14.887,4 juta menjadi US$17.177,1 juta atau naik 15,38 persen. Selanjutnya, peranan impor Indonesia menurut golongan penggunaan barang JanuariJuli 2010 dan 2011 secara lengkap dapat dilihat di Tabel 8 dan Grafik 5.
Tabel 8 Impor Indonesia Menurut Golongan Penggunaan Barang JanuariJuli 2010 dan 2011
Nilai CIF (Juta US$) Golongan Penggunaan Barang Perubahan (%) Juli 2011 thd Juni 2011 (6) 6,57 12,25 6,93 2,87 JanJuli 2011 thd JanJuli 2010 (7) 31,87 35,08 36,00 15,38 Peran thd Impor JanJuli 2011 (%) (8) 100,00 7,58 75,18 17,24

Juni 2011 (2) 15 072,1 1 078,8 11 258,9 2 734,4

Juli 2011 (3) 16 062,9 1 210,9 12 039,0 2 813,0

JanJuli 2010 (4) 75 563,3 5 592,4 55 083,5 14 887,4

JanJuli 2011 (5) 99 643,9 7 554,0 74 912,8 17 177,1

(1) Total Impor Barang Konsumsi Bahan Baku/Penolong Barang Modal

Grafik 5 Persentase Nilai Impor Indonesia Menurut Golongan Penggunaan Barang JanuariJuli 2010 dan 2011
Bahan Baku/ Penolong 75,18%

Bahan Baku/ Penolong 72,90%

Barang Konsumsi 7,40%

Barang Modal 19,70%

Barang Konsumsi 7,58%

Barang Modal 17,24%

JanuariJuli 2010

JanuariJuli 2011

Berita Resmi Statistik No. 56/09/Th. XIV, 5 September 2011

11