8

INSTRUMEN STANDAR PENILAIAN
Supervisi, Monitoring, dan Evaluasi
SMP-SEKOLAH STANDAR NASIONAL (SSN)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDERAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMP JAKARTA, TAHUN 2010

(96-100)% b. (96-100)% b. (76-100)% b. (51-75)% c. (91-95)% c. 3 4 3. (86-90)% d. ASPEK INDIKATOR SNP NO ITEM PERTANYAAN/PERNYATAAN SNP (IKKM) 1. < 26 % Jumlah silabus mata pelajaran yang diinformasikan kepada siswa pada awal semester dalam satu tahun terakhir dari keseluruhan silabus mata pelajaran adalah: a. Indikator pencapaian KD dan teknik penilaian Mengembangkan indikator pencapaian KD dan teknik penilaian yang sesuai pada saat menyusun silabus mata pelajaran. ≤ 85 % Jumlah guru yang mengembangkan indikator pencapaian KD dan teknik penilaian yang sesuai pada saat menyusun silabus mata pelajaran adalah: a. (26-50)% Instrumen Supervisi. 5 6 Jumlah guru yang menginformasikan rancangan dan kriteria penilaian yang ada dalam silabus mata pelajaran kepada siswa pada awal semester dalam satu tahun terakhir adalah: a. ≤ 85 % Jumlah guru yang mengembangkan instrumen penilaian (isi dan jenis-jenis soal) dan pedoman penilaian sesuai dengan bentuk dan teknik penilaian dari keseluruhan guru mata pelajaran adalah: a. 1 2 2. (76-100)% b. Informasi silabus mata pelajaran Menginformasikan silabus mata pelajaran yang di dalamnya memuat rancangan dan kriteria penilaian pada awal semester. Monitoring. < 26 % Kesesuaian antara instrumen penilaian (isi dan jenis-jenis soal) dan pedoman penilaian dengan bentuk dan teknik penilaian dari keseluruhan mata pelajaran yang SNP adalah: a. (76-100)% b. < 26 % Kesesuaian antara teknik penilaian yang ada dalam silabus mata pelajaran terhadap indikator pencapaian kompetensi dasar (KD) dari keseluruhan silabus mata pelajaran yang SNP adalah: a. (26-50)% d.PSMPDitjend Mandikdasmen . (26-50)% d. (91-95)% c. (26-50)% d. STANDAR PENILAIAN KOM PONE N 1. dan Evaluasi berdasarkan SNP oleh Dit. (51-75)% c. (86-90)% d. Pengembangan instrumen Mengembangkan instrumen dan pedoman penilaian sesuai dengan bentuk dan teknik penilaian. (51-75)% c. 2/8 N O 1. (51-75)% c. (76-100)% b. Penilai an oleh pendi -dik SKOR hal.VIII.

petunjuk. (4) penugasan tidak terstruktur/mandiri. (86-100)% guru b. (71-85)% c. (86-100)% hal. ≤ 55 % hasil pekerjaan siswa dikembalikan Jumlah guru yang memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan penilaian seperti: remedial. petunjuk. dll. (5) bentuk lainnya selama satu tahun terakhir dari seluruh guru yang ada adalah: a. (56-70)% d. (86-100)% b. ≤ 55 % Jumlah mata pelajaran yang pelaksanaan penilaian hasil belajar siswa menggunakan teknik: (1) tes. dan/atau bentuk lain yang diperlukan.4. ≤ 55 % Jumlah guru yang mengembalikan hasil pemeriksaan pekerjaan siswa disertai: catatan. Peman-faatan hasil penilaian Memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan penilaian dan pembelajaran 13 d. Pelaksanaan penilaian Melaksanakan tes. (4) penugasan tidak terstruktur/mandiri. pengembangan diri. < 26 % Jumlah guru yang melaksanakan penilaian hasil belajar siswa seperti dengan teknik: (1) tes. dan sebagainya. (56-70)% d. Pengembalian hasil penilaian Mengembalikan pemeriksaan siswa. (2) pengamatan. dalam satu tahun terakhir adalah: a. Monitoring. (3) penugasan terstruktur. (2) pengamatan. solusi pemecahan permasalahan. hasil pekerjaan 11 12 7. (56-70)% d. (51-75)% c. komentar. 7 8 5. penugasan. < 26 % Jumlah guru yang mengolah hasil penilaian untuk mengetahui kemajuan hasil belajar. dalam satu tahun terakhir adalah: a. solusi pemecahan permasalahan. (5) bentuk lainnya selama satu tahun terakhir dari seluruh mata pelajaran yang ada adalah: a. (71-85)% c. Pengolahan hasil penilaian Mengolah hasil penilaian untuk mengetahui kemajuan hasil belajar dan kesulitan belajar siswa. ≤ 55 % Jumlah guru yang mengolah hasil penilaian untuk mengetahui kesulitan belajar siswa.PSMPDitjend Mandikdasmen . 9 10 6. arahan. dalam satu tahun terakhir adalah: a. dan sebagainya. dalam satu tahun terakhir adalah: a. ≤ 55 % guru Jumlah hasil pemeriksaan pekerjaan siswa yang dikembalikan kepada siswa disertai: catatan. pengamatan. dan Evaluasi berdasarkan SNP oleh Dit. (86-100)% hasil pekerjaan siswa dikembalikan b. arahan. (86-100)% b. (56-70)% hasil pekerjaan siswa dikembalikan d. (3) penugasan terstruktur. (71-85)% hasil pekerjaan siswa dikembalikan c. (76-100)% b. pengayaan. 3/8 Instrumen Supervisi. (71-85)% c. (86-100)% b. (56-70)% guru d. komentar. (26-50)% d. dalam satu tahun terakhir adalah: a. (71-85)% guru c.

Melaporkan hasil penilaian akhlak siswa kepada guru Pendidikan Agama dan hasil penilaian kepribadian siswa kepada guru Pendidikan Kewarganegaraan sebagai informasi untuk menentukan nilai akhir semester. Pela-poran hasil penilaian pada akhir semes-ter 9. (76-100)% b. selama satu tahun terakhir dari seluruh mata pelajaran yang ada adalah: a. ≤ 55 % hal. Monitoring. c. (56-70)% d. pemanfaatan media. dalam satu tahun terakhir adalah: a. (86-100)% b. dll atas dasar hasil penilaian. (51-75)% c. (86-100)% b. (71-85)% c. (76-100)% b. ≤ 55 % Jumlah guru yang melaporkan hasil penilaian kepribadian siswa kepada guru Pendidikan Kewarganegaraan sebagai informasi untuk menentukan nilai akhir semester. pengembangan diri. ≤ 55 % Jumlah mata pelajaran yang dilakukan perbaikan penilaian seperti melalui: remedial.PSMPDitjend Mandikdasmen . 4/8 19 Instrumen Supervisi. 100 % guru b.b. pengelolaan kelas. < 26 % Jumlah guru yang melaporkan hasil penilaian mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada kepala sekolah dalam bentuk laporan prestasi belajar siswa. 14 15 16 8. selama satu tahun terakhir dari seluruh mata pelajaran yang ada adalah: a. (85-89) % guru Jumlah guru yang melaporkan hasil penilaian akhlak siswa kepada guru Pendidikan Agama sebagai informasi untuk menentukan nilai akhir semester. Pela-poran hasil penilaian akhlak mulia Melaporkan hasil penilaian mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada kepala sekolah dalam bentuk laporan prestasi hasil belajar siswa. < 26 % Jumlah mata pelajaran yang dilakukan perbaikan pembelajaran melalui: perbaikan RPP. dll atas dasar hasil penilaian. dan Evaluasi berdasarkan SNP oleh Dit. (90-94) % guru d. dalam satu tahun terakhir adalah: a. (26-50)% d. dalam satu tahun terakhir adalah: a. pengayaan. pemanfaatan media. perbaikan metode. (71-85)% c. seperti: perbaikan RPP. 17 18 (71-85)% (56-70)% d. dll. dalam satu tahun terakhir adalah: a. ≤ 55 % Jumlah guru yang memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran. perbaikan metode. (56-70)% d. (95-99) % guru c. (86-100)% b. (51-75)% c. pengelolaan kelas. (56-70)% d. (71-85)% c. (26-50)% d.

kewarganegaraan dan kepribadian. Tidak ada Sekolah menentukan kriteria kenaikan kelas melalui rapat kepala sekolah yang melibatkan: (1) dewan guru. karakteristik mata pelajaran. 6. 6. Penen-tuan Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) Menentukan KKM setiap mata pelajaran dengan memperhatikan karakteristik siswa. 26 27 Jumlah mata pelajaran yang ditentukan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)-nya melalui rapat dewan guru dengan memperhatikan: karakteristik siswa. 1 jenis kegiatan d. Wali kelas. 3 komponen dan kepala sekolah b.00 b.00 Sekolah melaksanakan koordinasi dengan dewan guru. 2. olahraga. ≤ 55 % Rata-rata KKM dari seluruh mata pelajaran pada tahun terakhir adalah: a. 1 komponen dan kepala sekolah d. 5/8 Instrumen Supervisi. serta jasmani. iptek.00 b. dalam satu tahun terakhir adalah memenuhi: a. serta jasmani.50-6. Komite Sekolah.90 c. dalam satu tahun terakhir adalah memenuhi keterlibatan: a. dan Evaluasi berdasarkan SNP oleh Dit. ≥ 7. dalam satu tahun terakhir yaitu dengan rata-rata pencapaian : a. dan (3) evaluasi kenaikan kelas. olahraga. Kriteria kenaikan kelas Menentukan kenaikan kelas kriteria 24 25 4. < 6.50-6. kewarganegaraan dan kepribadian. dan kesehatan dengan mempertimbang-kan hasil penilaian oleh guru. dan evaluasi kenaikan kelas. (86-100)% b. untuk penyelenggaraan kegiatan: (1) evaluasi tengah semester. (71-85)% c.00-6. estetika. dan kondisi sekolah. dan kondisi sekolah 20 21 2.90 c.PSMPDitjend Mandikdasmen . 22 3. 6. < 6. (2) evaluasi akhir semester. Koordinasi evaluasi Mengkoordinasikan evaluasi tengah semester. 3 komponen dan kepala sekolah b.49 d. 1 komponen dan kepala sekolah d. iptek. (2) guru mapel. Lebih kecil dari rencana KKM Sekolah menentukan nilai akhir kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia.40 d.00 hal. 2 komponen dan kepala sekolah c.00-6. dan kesehatan melalui rapat kepala sekolah yang mempertimbangkan hasil penilaian guru dengan melibatkan:(1) dewan guru. 2 jenis kegiatan c. Hanya kepala sekolah Salah satu kriteria kenaikan kelas adalah pencapaian nilai KKM. dalam satu tahun terakhir adalah memenuhi keterlibatan: a. Hanya kepala sekolah Nilai akhir kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. dll. Lebih besar atau sama dari rencana KKM b. Monitoring. evaluasi akhir semester. Penilaian oleh Satua n Pendidikan 1. estetika. karakteristik mata pelajaran.2. ≥ 7. 2 komponen dan kepala sekolah c. (3) wali kelas. (2) guru mapel. Penen-tuan nilai akhir kelom-pok mata pelajaran Menentukan nilai akhir kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. (56-70)% d. (3) wali kelas. dalam satu tahun terakhir adalah: a. 6. Dinas Pendidikan Kab/Kota. 3 jenis kegiatan b. pada tahun terakhir adalah: a.

pada tahun terakhir adalah: a. Monitoring. Penye-lenggaraan ujian sekolah Menyelenggarakan ujian sekolah dan menentukan kelulusan siswa dari ujian sekolah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) ujian sekolah bagi satuan pendidikan penyelenggara UN. 6.00-6. 6.00-6. 6.00 b. pada tahun terakhir adalah: a.40 d.90 c. ≥ 7.00 Nilai akhir kelompok mata pelajaran pendidikan jasmani.00 b. ≥ 7.90 c. 6.40 d. < 6.90 c. 6.90 c. < 6. 2-3 mapel d. ≥ 7.40 d.50-6.00 b. 1 mapel atau tidak ada Sekolah menentukan kelulusan ujian sekolah dengan nilai pencapaian ketuntasan mata pelajaran Pendidikan Agama sebesar: a. pada tahun terakhir adalah: a.40 d. 6.40 d.50-6.00 Nilai akhir kelompok mata pelajaran iptek.40 d. (3) IPS. 6. 32 33 34 35 Nilai akhir kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. 6.00 Nilai akhir kelompok mata pelajaran estetika. < 6. < 6.50-6.50-6. (2) PKn. 6. 7 mapel b. 6. 6/8 Instrumen Supervisi.40 d. ≥ 7.90 c.00 hal.90 c.PSMPDitjend Mandikdasmen .28 29 30 31 5. ≥ 7. < 6.00-6. 6. 6. (5) Pendidikan Jasmani.00 Sekolah menentukan kelulusan ujian sekolah dengan nilai pencapaian ketuntasan mata pelajaran PKn sebesar: a.00-6. < 6. 6.00 Sekolah menyelenggarakan ujian sekolah pada mata pelajaran.00 b.50-6. 6. dan kesehatan pada tahun terakhir adalah: a. dan Evaluasi berdasarkan SNP oleh Dit. (4) Seni dan Budaya.00 b. 4-6 mapel c. dan (6) TIK/Keterampilan serta (7) muatan lokal. ≥ 7. olahraga.90 c.50-6.00 b. yaitu: (1) Pendidikan Agama. < 6.00-6. dalam tahun terakhir memenuhi: a.00-6. ≥ 7.00 Sekolah menentukan kelulusan ujian sekolah dengan nilai pencapaian ketuntasan mata pelajaran IPS sebesar: a.00 b.50-6.00-6.

90 c. < 6.40 d. ≥ 7.00-6.50-6.PSMPDitjend Mandikdasmen .00 f. dan Evaluasi berdasarkan SNP oleh Dit. < 6. pada semester terakhir? a. pada semester terakhir? a.00-6. 7/8 41 7. 6. 40 Sekolah menentukan kelulusan ujian sekolah dengan nilai pencapaian ketuntasan mata pelajaran Seni dan Budaya sebesar: a.36 37 38 39 6. Ya b.40 < 6.00 Sekolah menentukan kelulusan ujian sekolah dengan nilai pencapaian ketuntasan mata pelajaran Pendidikan Jasmani sebesar: e. Monitoring. Penen-tuan kelu-lusan Menentukan kelulusan siswa melalui rapat dewan guru sesuai dengan kriteria 44 Instrumen Supervisi. ≥ 7. 6.00 Apakah sekolah melaporkan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada orang tua/wali siswa dalam bentuk buku laporan hasil belajar siswa (raport). Tidak Apakah sekolah melaporkan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran pada setiap akhir semester juga kepada siswa dalam bentuk buku laporan hasil belajar siswa (raport). 42 43 8.00 i.50-6.50-6. ≥ 7.00-6. Ya b. 6. ≥ 7. 6.00 Sekolah menentukan kelulusan ujian sekolah dengan nilai pencapaian ketuntasan mata pelajaran TIK/Keterampilan sebesar: h. 6. 6. hal. 6. Tidak Sekolah menentukan kriteria kelulusan siswa yaitu: (1) menyelesaikan seluruh program pembelajaran. Pela-poran pencapaian hasil belajar tingkat satuan pendi-dikan Melaporkan pencapaian hasil belajar tingkat satuan pendidikan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.50-6. (2) memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mapel kelompok mapel agama dan akhlak mulia.00 b. Tidak Apakah sekolah melaporkan pencapaian hasil belajar tingkat satuan pendidikan kepada Komite Sekolah pada semester terakhir? a. Pela-poran hasil penilaian mata pelajaran Melaporkan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada orang tua/wali siswa dalam bentuk buku laporan hasil belajar siswa.40 d.90 j. 6. Ya b.90 g. Tidak Apakah sekolah melaporkan pencapaian hasil belajar tingkat satuan pendidikan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota pada semester terakhir? a. Ya b.00 b.00-6.90 c.40 < 6.00 Sekolah menentukan kelulusan ujian sekolah dengan nilai pencapaian ketuntasan mata pelajaran Muatan Lokal sebesar: a.

45 9. 8-14 hari setelah diterima dari Dinas Pendidikan Kab/Kota c. 15-21 hari dari waktu yang ditetapkan d. 8/8 . 3. Tidak ada mata pelajaran yang diujikan lebih tinggi daripada rata-rata nasional 47 3. (91-100) % b. (3) lulus ujian sekolah. (81-90) % c. 7 hari dari waktu yang ditetapkan c. Ya b. jasmani.kelulusan. 22-35 hari setelah diterima dari Dinas Pendidikan Kab/Kota Sekolah menerbitkan dan menyerahkan ijasah kepada setiap siswa yang telah lulus sesuai dengan ketenuan yang ditetapkan. 1 unsur/tidak melibatkan Sekolah menerbitkan dan menyerahkan Surat Keterangan Hasil Ujuan Nasional (SKHUN) setiap siswa yang mengikuti UN adalah: a. 4 unsur b. 3 unsur c. 1 atau tidak ada kriteria Sekolah menentukan kelulusan siswa berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan pada tahun terakhir melalui rapat bersama kepala sekolah dengan melibatkan unsur: (1) dewan guru. (2) guru mapel. 15-21 hari setelah diterima dari Dinas Pendidikan Kab/Kota d. (4) lulus ujian nasional (UN). Peman-faatan hasil UN untuk penen-tuan kelan-jutan studi 48 49 50 Instrumen Supervisi. Tepat waktu sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan b. Tidak Sekolah memiliki prestasi hasil UN yang ditunjukkan dengan presentase kelulusan pada tahun terakhir. yaitu memenuhi keterlibatan: a. Hasil UN digunakan sebagai salah satu penentu penerimaan siswa baru 46 kewarganegaraan dan kepribadian. 2 kriteria d. adalah: a. Pener-bitan SKHUN 10. (3) wali kelas. 3 kriteria c. 3 mata pelajaran yang diujikan lebih tinggi daripada rata-rata nasional c. < 71 % Sekolah memiliki prestasi yang ditunjukkan dengan nilai rata-rata hasil UN pada tahun terakhir. dan Evaluasi berdasarkan SNP oleh Dit. Menerbitkan dan menyerahkan ijazah setiap siswa yang telah lulus bagi sekolah penyelenggara UN. Penilai an oleh pemerintah 1. 1-2 mata pelajaran yang diujikan lebih tinggi daripada rata-rata nasional d. adalah: a. Monitoring. 4 kriteria b. (4) guru BK. pada tahun terakhir memenuhi sebanyak: a. > 21 hari dari waktu yang ditetapkan Apakah sekolah menggunakan hasil Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional SD/MI/ atau hasil ujian Paket A sebagai salah satu penentu penerimaan siswa baru? a. (71-80) % d. olah raga dan kesehatan. ≤ 7 hari setelah diterima dari Dinas Pendidikan Kab/Kota b. sains. Semua mata pelajaran yang diujikan lebih tinggi daripada rata-rata nasional b. estetika. 2 unsur d. yaitu: a. Pener-bitan ijazah Menerbitkan dan menyerahkan Surat Keterangan Hasil Ujuan Nasional (SKHUN) setiap siswa yang mengikuti UN bagi sekolah penyelenggara UN.PSMPDitjend Mandikdasmen hal.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful