Anatomi Fisiologi Manusia

Maria Desita Putri Jolinna Michelia Bitti Yoanna Kristia Nugraheni MM. Risa Puspitasari

118114035 118114040 118114041 118114044

Anatomi Sistem Respirasi

Respirasi
Respirasi Eksternal : rangkaian pertukaran O2 dan CO2 antara lingkungan eksternal dengan sel tubuh.

Respirasi Internal : proses-proses metabolik intrasel yang dilakukan di dalam mitokondria, yang menggunakan O2 dan menghasilkan CO2 ketika mengambil energy dari nutrien

Tujuan Respirasi Untuk menyediakan oksigen bagi jaringan dan membuang karbondioksida. .

yang berarti masuk dan keluarnya udara atmosfer dan alveoli paru.• Ventilasi paru. • Difusi oksigen dan karbon dioksida antara alveoli dan darah • Pengangkatan oksigen dan karbon dioksida dalam darah dan cairan tubuh ke dan dari sel jaringan tubuh • Pengaturan ventilasi. Peristiwa fungsional paru-paru .

Hidung .

menghangatkan. – Menyaring.• Hidung (Nasal cavity) – Internal  terletak di atas atap mulut – External bagian yang menonjol ke depan wajah • Fungsi – Jalan lewat udara dari dan menuju paru. DAN MELEMBABKAN UDARA – Uji kimia substansi yang mungkin melukai selaput mukosa saluran respirasi – Organ pembau .

• Septum nasi – Cavum sinister – Cavum dexter • karang hidung (Concha nasalis) – Inferior – Media – Superior • Meatus – meatus superior (lekukan bagian atas) – meatus medialis (lekukan bagian tengah) – meatus inferior (lekukan bagian bawah) .

.

• Sinus paranasal – – – – Frontal Maxillary Ethmoidal sphemoidal .

Faring .

tempat hubungan ini bernama istmus fausium – ke bawah terdapat 2 lubang • ke depan lubang laring • ke belakang lubang esofagus – nasofaring – Orofaring  terletak tonsil – laringofaring. dengan perantaraan lubang yang bernama koana – ke depan berhubungan dengan rongga mulut.• Persimpangan antara jalan pernapasan dan jalan makanan • Hubungan faring dengan organ-organ lain • Dibagi dalam 3 bagian: – ke atas berhubungan dengan rongga hidung. .

Laring .

• Laring • Laring terbagi atas 5 tulang rawan: – Kartilago tiroid – Kartilago ariteanoid – Kartilago krikoid – Kartilago epiglotis • Pita suara – Ventrikularis – Vokalis • epiglotis .

.

Trakea .

• Trakea Tersusun oleh otot polos yang terikat padanya kartilago cincin bentuk huruf C pada interval tertentu. sehingga membentuk dinding trakea atau pipa udara • Fungsi : merupakan jalan satu-satunya bagi udara dari dan ke paru-paru. .

Bronkus .

terdiri dari 9-12 cincin dan mempunyai 2 cabang.• Bronkus kanan lebih pendek dan lebih besar daripada bronkus kiri. • Bronkus Primer  Bronkus Sekunder (lobaris)  Bronkus Tersier (segmental)  Bronkiolus  Bronkiolus Terminalis  Bronkiolus respiratori . mempunyai 3 cabang. • Bronkus kiri lebih panjang dan lebih ramping dari bronkus kanan. terdiri dari 6-8 cincin.

Paru-paru .

terdiri dari 2 lobus : • pulmo sinistra lobus superior  5 segmen • lobus inferior  5 segmen . terdiri dari 3 lobus : • lobus pulmo dextra superior  5 segmen • lobus media  2 segmen • lobus inferior  3 segmen – Paru-paru kiri.• Pleura – pleura visceral – pleura parietal • Paru-paru : – Paru-paru kanan.

.

.

• Mekanisme pernapasan : – Pernapasan dada • Inspirasi • Ekspirasi – Pernapasan perut • Inspirasi • Ekspirasi • Ruang rugi • Volume dan kapasitas paru • compliance .

.

.

Alveolus .

.• Septum interalveolar –Sel alveolus tipe I –Sel alveolus II • Fungsi : Untuk menyeimbangkan tekanan udara dalam alveoli dan memudahkan sirkulasi kolateral udara bila sebuah bronkiolus tersumbat.

• “Semakin kecil alveolus maka semakin besar kecenderungan untuk kolaps” .Surfaktan • Menurunkan tegangan permukaan alveolus. mengurangi kerja untuk mengembangkan paru • Mencegah alveolus kolaps (mengkerut). • Mengoptimalisasikan pemenuhan volume paru.

.

• Pernapasan eksternal & internal • Hemoglobin • Hiperventilasi dan hipoventilasi • Asidosis respiratorik dan Alkalosis respiratorik .

REVIEW REVIEW 2 .

.

thefreedictionary.. 499. diakses pada tanggal 17 Februari 2012 Saunders. http://id. 2011.html. http://www. pp. Dorland's Medical Dictionary for Health Consumers : Concha. diakses tanggal 18 februari 2012 • • • • • • • • • . diakses pada tanggal 16 februari 2012 Guyton. Nasal Cavity and Paranasal Sinuses. edisi 3. 514 Syaifuddin. A. Anatomi Saluran Nafas. 2011. diakses pada tanggal 16 Februari 2012 Anonim. EGC.. 513.com/2011/08/mekanisme-pertukaran-gas-o2-dan-co2. 2011.sentra-edukasi..com/2011/08/mekanismepernapasan.com/exactsciences/biology/2224712-sistem-pernafasan-pada-manusia/. edisi 6. 2011. pp.sentraedukasi. Mekanisme Pertukaran Gas O2 dan CO2. http://www. Basic Human Anatomy. 158.com/tumors-of-thehead-and-neck/nasal-cavity-and-paranasal-sinuses. 2006. 497.. pp. Jakarta. 151. Sistem Pernapasan pada Manusia. H.sentra-edukasi. http://www.practicalhospital. 500 O’Rahilly. 498.• • Daftar pustaka Anonim. M. Fisiologi Manusia : Sel ke Sistem. 506.. R. 507. http://nursingbegin.. http://medicaldictionary. edisi 7. 2007.shvoong. http://www. 2007.edu/~humananatomy/index. EGC.com/anatomi-fisiologi-saluranpernafasan/.html. http://www. diakses pada tanggal 16 Februari 2012 Anonim. Anatomi Fisiologi Manusia Untuk Mahasiswa Keperawatan. 2011.com/Superior+nasal+concha. Jakarta. diakses pada tanggal 17 Februari 2012 Sherwood. 192-197 Yunandha.dartmouth. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran.com/2011/08/organpernapasan-manusia. EGC. L. 150. 2008. Jakarta. diakses pada tanggal 16 Februari 2012 Anonim. 1994. diakses pada tanggal 20 februari 2012 Anonim.html. Mekanisme pernapasan.html. Organ Pernapasan Manusia. 2010.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful