Anda di halaman 1dari 14

OBAT-OBAT JANTUNG

Obat-obat jantung atau cardiaca adalah: obat-obat yang secara langsung dapat memulihkan fungsi otot jantung yang terganggu ke keadaan yang normal.

Fungsi utama jantung: Mendistribusikan oksigen dan zat-zat gizi lain yang dibutuhkan untuk metabolisme, ke seluruh jaringan dan organ
Fisiologi jantung: Jantung diibaratkan pompa berganda. Terdiri dari bagian kanan dan kiri. Bagian kanan memompa darah dari tubuh ke paru-paru Bagian kiri memompa darah dari paru-paru ke tubuh

Setiap bagian mempunyai dua kompartemen satu serambi dan satu bilik antara serambi dan bilik terdapat katup, begitu juga antara bilik dan pembuluh besar. Yang mempunyai fungsi untuk menjamin darah mengalir hanya ke satu arah.

Beberapa istilah Cardiac output: Jumlah darah setiap menit dipompa oleh jantung ke dalam arteri Diastole : Otot Jantung berelaxasi sehingga bilik-biliknya di penuhi darah
Sistole : Otot Jantung berkontraksi, darah dipompa keluar dari jantung ke arteri dan dari arteri di salurkan keseluruh organ. Volume darah dalam 1 x pompa 60 70 ml Frekuensi pompaan 70-80 x / menit.

Gangguan Jantung

Atherosclerosis:
Dinding pembuluh nadi besar dan sedang mengeras dan menebal akibat endapan (plaques) kolesterol dan lemak

Penyebab Timbulnya Plaques: Kebiasaan makan yang salah, terlalu banyak lemak Merokok Kurang olah raga ( Disebut penyakit penyakit kemakmuran)

Faktor faktor yang harus dihindarkan karena mempercepat timbulnya Atherosclerosis:

Hyperkolesterolemia
Hypertensi Diabetes Overweight Merokok Kurang berolah raga Ketegangan Psikis ( Stress )

Penyakit-Penyakit Jantung Yang Umum I. Infark Jantung ( Trombosis Koroner) Sebahagian jantung menjadi mati (Nekrosis) karena tidak menerima darah disebabkan adanya gumpalan darah beku ( Trombus) menyumbat salah satu cabang pembuluh darah, Bila daerah yang mati luas , maka denyutan jantung akan berhenti. Gejala-gejala: Nyeri hebat dibelakang tulang dada Rasa gelisah dan takut Tidak mampu menggerakkan kaki dan tangan Sesak

Muka membiru
Takhycardia.

Pengobatan Infark Akut


a. Trombolitika: Zat-zat yang berguna untuk melarutkan trombus yang menghambat arteri a.L : Streptokinase , Alteplase dan Urokinase.

Obat baru

: Reteplase dan Stafilokinase

Injeksi I.V dapat meniadakan penyumbatan dan membuka kembali arteri. Dapat juga pemberian antitrombotikum (heparni) untuk mencegah trombus baru b. Antiaritmia : Lidokain Diberikan untuk mencegah aritmia khususnya fibrilasi

c. Analgetika narkotika (Morfin, Petidin)


Transquilizer (Diazepam, droperidol) Kedua jenis obat untuk melawan rasa nyeri dan takut

Untuk mencegah Infark kedua

Perlu dilakukan Post Medikasi dengan pemberian


a. Anti Koagulansia : Zat pengencer darah Asenokumarol b. Anti Trombotika : Asetosal Merintangi pembentukan trombus c. bloker d. Antilipemika : Propanol, metoprolol mengurangi reinfark. : Atorvastatin, Simpastatin jika kadar kolesterol pasien tinggi

Pengobatan
Dengan Analgetik narkotik
Transquilizer Untuk Komplikasi

Menghilangkan rasa nyeri


Menghilangkan gelisah dan rasa takut Diberikan Lidokain dan disopramida ( Anestetik lokal mengurangi kepekaan membran sel)

II. Angina Pectoris


Gangguan akibat otot jantung kekurangan oksigen pada pembebanan fisik atau emosi, disebabkan oleh penciutan arteri jantung, infark, kejang atau anemia yang hebat
Jenis Jenis Angina

Angina Stabil : Akibat penciutan Arteri kejang sesudah mengeluarkan tenaga atau emosi
Angina Instabil : Angina Stabil yang mandadak Angina Variant : Kejang sementara yang terjadi spontan pada saat istirahat (jarang terjadi)

Gejala gejalanya Rasa sakit dibawah tulang dada yang menjalar kepundak kiri dan lengan atas, terutama bila berjalan dan anik tangga, atau segera sesudah makan dan nyeri tersebut hilang bila istirahat

Pengobatan Angina :
Perlu dilakukan tindakan umum untuk membantu mengurangi serangan

angina

Berhenti merokok Membatasi minum kopi dan alkohol Menurunkan berat badan ( diet lemak dan kolesterol) Menghindarkan beban hebat mental ( Stres, emosi) maupun fisik, terutama setelah makan atau mandi air panas

Olah raga jalan 0,5 1 jam sehari


Mengobati hypertensi kurangi garam Untuk keadaan Ischemia (kekurangan darah karena kurang lancar), dilakukan dengan memperlancar penyaluran darah dan oksigen diberikan vasodilator Mis. Dipiridamol, nifedipin

Mengurangi kebutuhan oksigen jantung Obat-obat yang

menghemat penggunaan oksigen , bloker dilakukan juga pengurangan aktifitas fisik


misalnya. Kerja keras, perubahan-perubahan suhu, dan berjalan dengan lambung penuh

Pada Angina Akut : dapat digunakan nitrogliserin (vasodilator dengan hipotensi)

III. Aritmia- Aritmia


Adalah gangguan ritme dapat berupa - Kelainan Frekwensi (kecepatan denyut Jantung) yaitu denyutan lebih cepat atau lebih lambat dari normal ( 72 X / menit) Ada

Takhy cardia : denyutan > 100 x / menit


Brady cardia : denyutan < 60 x / menit

- Kekacauan dalam ritme (irama) denyutan jantung a.l:

Vibrasi : getaran Fibrilasi : gangguan penyebaran rangsang melalui otot serambi jantung Heart Block : Yaitu Aritmia yang disebabkan gangguan penyaluran Instrik dari serambi ke bilik-bilik.

IV. Decompensasi Cordis


Dimana jantung tidak mampu lagi untuk memelihara peredaran darah sebagaimana layaknya dan volume /menit (cardiac out put) menurun dapat disebabkan : - Infark Jantung - Katup jantung yang tidak bekerja sempurna

- Proses penuaan.

Gejala :
Sukar bernafas bila berbaring

Muka membiru (cyanosis) Udema

Pengobatan:
Glycosida glikosida jantung untuk memperkuat daya kontraksi

(digitalis)

Udema diberikan diuretika Vasodilator koroner