Anda di halaman 1dari 5

1.

Progresif
2. Domisili
3. Official assessment system
4. Teori Asuransi
5. Fungsi Regulair
6. Pajak langsung
7. Stelsel nyata
8. Tarif proporsi
9. Bea Materai
10.Perlawanan pasif
11.Hukum pajak formal
12.Ajaran Material
13.Equality
14.10 tahun (pasal 8 ayat 11)
15.Pembukuan
16.Dirjen pajak
17.Surat tagihan pajak
18.Pencatatan
19.Surat Pemberitahuan(SPT)
20.Badan peradilan pajak
21.Pemeriksaan
22.Sanksi administrasi denda berupa denda Rp 1.000.000 untuk SPT PPh badan
dan Rp 100.000 untuk SPT PPh wajib pajak pribadi.
23.SPT masa , 20 hari setelah akhir masa pajak. SPT PPh OP 3 bulan setelah
akhir tahun pajak. SPT PPh badan 4 bulan setelah akhir tahun pajak.
24.25 maret
25.Kantor Direktorat jendral pajak (pasal 2 ayat 1)

26.Kurang dari 4,8 milyar (pasal 14 ayat 2)


27.Obyek pajak(pasal 4 ayat 1)
28.Subjek pajak dalam negeri (pasal 2 ayat 3)
29.Bentuk Usaha Tetap (pasal 2 ayat 5)
30.Sanksi administrasi denda berupa denda sebesar Rp 500.000 untuk SPT PPn,
Rp 100.000 untuk SPT masa lainnya, Rp 1.000.000 untuk SPT PPh badan dan
Rp 100.000 untuk SPT PPh wajib pajak pribadi.
31.Denda 1x jumlah pajak terutang atau kurang dibayar serta maksimal 2x
jumlahnya, atau pidana kurungan minimal 3 bulan sampai dengan 1 tahun
(pasal 38)
32.Pemeriksaan
33.Pencatatan
34.Subjek pajak luar negeri (pasal 2 ayat 4)
35.Bentuk Usaha Tetap(pasal 2 ayat 5)
36.Kantor Kedutaan besar/Konsulat (pasal 3)
37.25% (pasal 18 ayat 4)
38.Bunga deposito (pasa 4l ayat 2) tariff 20%
39.Warisan (pasal 4 ayat 3)
40.Kurang dari 4,8 milyar (pasal 14 ayat 2)
41.Pencatatan (pasal 14 ayat 3)
42.500 juta x 30% = 150 juta, rumus : omset/peredaran bruto x norma
perhitungan
43.15.840.000+1.320.000+1.320.000 (Pasal 7 ayat 1)
44.300.250.000, dibulatkan ke bawah (pasal 17 ayat 4)
45.15.840.000+1.320.000{kawin}+(1.320.000x2){anak angkat}(Pasal 7 ayat 1)
46.Norma Penghitungan Penghasilan Neto (pasal 14 ayat 1)
47.3 bulan (pasal 14 ayat 2)
48.15.840.000 (pasal 7 ayat 1)

49.15.840.000+1.320.000+(3x1.320.000) = 21.120.000
50.PKP = 800 jt- 200 jt =600 jt; 600jtx25% = 150jt
51.15.840.000+1.320.000+(3x1.320.000)= 21.120.000
52.250jt s.d 500jt
53.50jt s.d 250 jt
54.15.840.000
55.Awal tahun pajak (pasal 7 ayat 2)
56.FIFO atau rata2 (pasal 10 ayat 6)
57.Sudah dibebankan ke Laporan Laba Rugi komersial( pasal 6 ayat 1h)
58.Berasal dari laba ditahan (pasal 4 ayat 3f)
59.Bulan/saat
60.12,5 %
61. 8 bulan (mei-desember)
62.Satuan produksi (pasal 11a ayat 4)
63.20 % (pasal 11a ayat 5)
64.Bangunan tidak Permanen(pasal 11 ayat 6)
Hal.10
65.1.320.000 (pasal 7 ayat 1)
66.5%x50jt dan 15%x10jt
67.5 tahun (pasal 6 ayat 2)
68.Undeductible expense
69.Pembagian laba (pasal 9)
70.Biaya untuk kepentingan pribadi pemegang saham, sekutu/ anggota. (pasal
9)
71.Biaya yang berkaitan dengan kegiatan usaha (pasal 6)
72.Biaya penyusutan dan amortisasi
73.Bank (pasal 9 ayat 1c)

74.Sewa guna usaha dengan hak opsi


Hal.11
75.2005
76.2004
77.Nihil
78.50 juta
79.15.840.000+1.320.000+(2x1.320.000)
80.15.840.000+1.320.000+15.840.000+(3x1.320.000) = 36.960.000
81.Biaya
Hal.12
82.Penghasilan
83.1.000.000+100.000+200.000
84.Penyusutan selama masa manfaat yang ditentukan bagi harta tersebut(pasal
11 ayat 1)
Hal.13
85.Sumbangan, pajak penghasilan (pasal 9 ayat 1)
86.100.000.000-(51.100.000-1.000.000(pajak penghasilan)
-2.000.000(sumbangan))=51.900.000
87.12,5%
88.5% dari penghasilan bruto, maksimal 500.000/bulan atau 6.000.000/tahun
89.3.000.000+100.000=3.100.000 x5% = 155.000
90.3.100.000
91.15.840.000+1.320.000+(2x1.320.000) = 19.800.000
92.3.100.000 x12 = 37.200.000
93.37.200.000-19.800.000 = 17.400.000 ; 17.400.000x5% = 870.000/tahun ->
870.000/12 =72.500/bulan
Hal14

94.UU lama ga kepake


95.Nomor Pokok Wajib Pajak
96.Masa pajak
97.Surat Setoran Pajak
98.Surat Tagihan pajak
99.Laporan Laba rugi dan Neraca