P. 1
Modul P2

Modul P2

|Views: 24|Likes:
Dipublikasikan oleh Anandyo Martin Bachtiar
thanks atas pemberitahuan
thanks atas pemberitahuan

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: Anandyo Martin Bachtiar on Mar 20, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/01/2014

pdf

text

original

Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Listrik.

B 103

PERCOBAAN PERFORMA PADA SALURAN TRANSMISI
A. UNJUK KERJA TANPA BEBAN Tujuan percobaan  Mengukur kenaikan tegangan dan daya yang dicharge pada panjang saluran yang berbeda – beda tanpa beban.  Menjelaskan konsep kerja kapasitansi.  Mengetahui perbedaan karakteristik saluran transmisi Overhead dan Cable. Modul – modul / peralatan : 1 Three phase supply unit (Cat. No. 726 75) 1 Power switch module (Cat. No. 745 561) 1 Trafo tiga phase (Cat. No. 745 50) 1 Modul Transmisi (Cat. No. 745 51) 2 Line Capasitors (Cat. No. 745 53) 2 Voltmeter 600 V 1 Power meter (Daya aktif dan reaktif) 1 Set of safety connecting leads (Cat. No. 500 851) 1 Set of safety connecting leads, green/yellow (Cat. No. 500 852) 3 Set of safety bridging plugs, black (Cat. No. 500 59) 1 Set of safety bridging plugs, green/yellow (Cat. No. 500 591) Prosedur / Langkah – langkah percobaan : 1. Susun Rangkaian seperti gambar 2.1 2. Dengan menggunakan “Bridging Plugs” , set tegangan sisi sekunder dari trafo tiga phase sehingga Un = 10 % 3. Ukur tegangan antara dua konduktor terluar pada sisi kirim dan sisi terima, juga daya reaktif yang di konsumsi oleh salah satu phasa – phasanya : U1 = V, U2 = V, ratio U2/ U1 = QC = Var 4. Ubah panjang saluran menjadi 216 km dengan menghubungkan “Bridging Plugs” seperti gambar 2.2 dan ulangi lagi pengukuran seperti diatas U1 = V, U2 = V, ratio U2/ U1 = QC = Var
Semester Gasal 2012-2013

ratio U2/ U1 = QC = Var 7. 8.Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Listrik. ratio U2/ U1 = QC = Var 6.4). ratio U2/ U1 = QC = Var Semester Gasal 2012-2013 . juga daya reaktif yang dikonsumsi oleh salah satu phasa : U1 = V.3 dan ulangi lagi pengukuran seperti diatas U1 = V. Ukur tegangan antara dua konduktor terluar pada sisi kirim dan sisi terima. Set tegangan trafo tiga phasa pada Un = 10 %. Hilangkan hubungan “Bridging Plugs” kapasitansi dari model saluran transmisi (gambar 2. Ubah panjang saluran menjadi 360 km dengan menghubungkan “Bridging Plugs” seperti gambar 2. U2 = V.B 103 5.5) : U1 = V. U2 = V. Ukur tegangan antara dua konduktor terluar pada sisi kirim dan sisi terima. juga daya reaktif yang dikonsumsi oleh salah satu phasa – phasanya (gambar 2. kapasitansi pada saluran transmisi dipasang ganda 9. Hubungkan dua saluran (artificial) kapasitansi. U2 = V. Hubungkan lagi individual kapasitansi ke model saluran transmisi.

2 Transmisi Menengah (60 %) Semester Gasal 2012-2013 .B 103 Gambar 2.1 Transmisi Pendek (40 %) Gambar 2.Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Listrik.

3 Transmisi panjang Gambar 2.Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Listrik.B 103 Gambar 2.4 Transmisi panjang dengan penambahan kapasitor Semester Gasal 2012-2013 .

Bandingkan hasil untuk pemodelan saluran panjang 100 % (gambar 2. Apakah model saluran transmisi juga membutuhkan daya aktif pada kondisi tanpa beban ? 4. Bandingkan hasil pengukuran untuk panjang saluran 100 % tanpa menggunakan kapasitansi dengan yang menggunakan kapasitansi Semester Gasal 2012-2013 .Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Listrik. Bandingkan daya reaktif yang terukur dengan yang diperlukan sesuai dengan panjang saluran berdasarkan perhitungan 3.B 103 Tugas Modul : 1. Masukkan hasil pengukuran daya reaktif Qc dan hitung rasio dari U2 terhadap U1 dalam diagram sebagai fungsi panjang saluran.3) 5.1. Relasi apa yang dapat anda simpulkan ? 2. 2.2 dan 2.

733 10) 1 Beban Induktive (Cat. PERFORMA KARAKTERISTIK BEBAN OHM – INDUKTIF DAN INDUKTIF MURNI Tujuan percobaan Mengukur dan menginterpresentasikan rasio arus dan tegangan pada saluran transmisi untuk beban campuran ohm-induktif serta induktif murni Modul – modul / peralatan : 1 Three phase supply unit (Cat. No. 745 50) 1 Modul Transmisi (Cat.B 103 B. 4. No.2 H. No. Beban resistifnya terhubung paralel dari 100 % dikurangi 80 %. arus I2 dan cos 2 pada sisi terima.Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Listrik. 726 75) 1 Power switch module (Cat. black (Cat.5 A 1 Voltmeter 600 V 1 Power meter (Daya aktif dan reaktif) Faktor Daya meter 1 Set of safety connecting leads (Cat. 60 % dan 40 %. 500 852) 4 Safety connecting leads 25 cm.6 2. Lakukan dengan beban induktif sebesar 1. 500 851) 1 Set of safety connecting leads. 500 614) 4 Set of safety bridging plugs. Untuk setiap langkah diatas. 745 51) 1 Beban Resistive (Cat. No. green/yellow (Cat. ukur tegangan U1. 500 59) 1 Set of safety bridging plugs. Set tegangan trafo tiga phasa pada nilai Un +5 % 3. No. black (Cat. No. No. 745 561) 1 Trafo tiga phase (Cat. No. No. No. daya aktif P1 dan daya reaktif Q1 pada sisi kirim dan tegangan U2. No. green/yellow (Cat. 500 591) Prosedur / Langkah – langkah percobaan : 1. Masukkan hasil pengukuran anda pada tabel dibawah ini : Semester Gasal 2012-2013 . 733 42) 2 Ampere meter 2. arus I1. 5. Susun Rangkaian seperti gambar 2.

B 103 R (%) 100 80 60 40 U1 (V) I1 (A) P1 (W) Q1 (Var) U2 (V) I2 (A) Cos 2 6. Apa karakteristik yang umum untuk tegangan dari semua pengukuran? 2.0 H Untuk L = 1.Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Listrik. Mengapa beban induktif juga mengkonsumsi daya rekatif (cos  tidak sama dengan nol) ? Semester Gasal 2012-2013 . Ulangi langkah diatas untuk beban induktif 1.0 H R (%) U1 (V) I1 P1 Q1 U2 I2 (A) (A) (W) (Var) (V) 100 80 60 40 Cos 2 Tugas Modul 1.

Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Listrik.B 103 Gambar 2. Rangkaian untuk mengetahui perforama saluran transmisi dengan beban Ohm – induktif dan induktif murni Semester Gasal 2012-2013 .5.

black (Cat. 5. green/yellow (Cat. arus I2 dan cos 2 pada sisi terima. 500 851) 1 Set of safety connecting leads. No. No. No. 745 51) 1 Beban Resistive (Cat. 500 59) 1 Set of safety bridging plugs. arus I1. black (Cat. Hubungkan beban kapasitifnya pada 2F. 4. No. No. Masukkan hasil pengukuran anda pada tabel dibawah ini : Semester Gasal 2012-2013 . No.B 103 C. 500 852) 4 Safety connecting leads 25 cm. ukur tegangan U1. 733 10) 1 Beban Kapasitif (Cat. Susun Rangkaian seperti gambar 2. No.5 A 1 Voltmeter 600 V 1 Power meter (Daya aktif dan reaktif) Faktor Daya meter 1 Set of safety connecting leads (Cat. 745 561) 1 Trafo tiga phase (Cat. 745 50) 1 Modul Transmisi (Cat. daya aktif P1 dan daya reaktif Q1 pada sisi kirim dan tegangan U2.Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Listrik. Set tegangan trafo tiga phasa pada nilai Un -15 % 3. sedang beban resistifnya terhubung paralel dari 100 % dikurangi 80 %. PERFORMA KARAKTERISTIK BEBAN OHM– KAPASITIF DAN KAPASITIF MURNI Tujuan percobaan Mengukur dan menginterpresentasikan rasio arus dan tegangan pada saluran transmisi untuk beban campuran ohm-kapasitif serta kapasitif murni Modul – modul / peralatan : 2 Three phase supply unit (Cat. No. green/yellow (Cat. 60 % dan 40 %. 726 75) 1 Power switch module (Cat. 500 591) Prosedur / Langkah – langkah percobaan : 1.7 2. 733 11) 2 Ampere meter 2. Untuk setiap langkah diatas. No. No. 500 614) 4 Set of safety bridging plugs. No.

Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Listrik.B 103 R (%) 100 80 60 40 U1 (V) I1 (A) P1 (W) Q1 (Var) U2 (V) I2 (A) Cos 2 6. cos 2 = Mengapa beban kapasitifnya tidak sekontras beban induktif dalam mengkonsumsi daya aktif yang terukur ? Semester Gasal 2012-2013 . P1 = W. I2 = A. Ulangi langkah diatas untuk beban kapasitif 4F Untuk C = 4F R (%) U1 (V) I1 P1 Q1 U2 I2 (A) (A) (W) (Var) (V) 100 80 60 40 Cos 2 Apa karakteristik yang umum untuk tegangan dari semua pengukuran ? 7. I1 = A. Q1 = Var U2= V. Selanjutnya lepas beban resistif kemudian lakukan pengukuran untuk C = C = 4F U1 = V.

B 103 Gambar 2.6.Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Listrik. Rangkaian untuk mengetahui perforama saluran transmisi dengan beban Ohm – kapasitif dan kapasitif murni Semester Gasal 2012-2013 .

daya aktif P1 dan daya reaktif Q1 pada sisi kirim dan tegangan U2. No.8 2. 745 51) 1 Beban Resistive (Cat. 733 11) 2 Ampere meter 2. black (Cat. 500 59) 1 Set of safety bridging plugs. 733 42) 1 Beban kapasitif (Cat. No. No. 745 561) 1 Trafo tiga phase (Cat.Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Listrik. 500 614) 4 Set of safety bridging plugs.B 103 D. No. Hubungkan beban kapasitifnya 4 F dan ukur kuantitas dibawah untuk setting beban R yang diubah – ubah Untuk setiap langkah diatas. green/yellow (Cat. jika anda belum melakukan sebelumnya 4. No. 500 852) 4 Safety connecting leads 25 cm.5 A 1 Voltmeter 600 V 1 Power meter (Daya aktif dan reaktif) Faktor Daya meter 1 Set of safety connecting leads (Cat. No. Susun Rangkaian seperti gambar 2. No. 500 851) 1 Set of safety connecting leads. Semester Gasal 2012-2013 . 5. black (Cat. arus I2 dan cos 2 pada sisi terima. arus I1. 726 75) 1 Power switch module (Cat. No. Kompensasi Paralel Tujuan percobaan Menginvestigasikan efek dari kompensasi paralel terhadap stabilitas tegangan pada beban dan rugi – rugi pada saluran transmisi Modul – modul / peralatan : 1 Three phase supply unit (Cat. No. Lepaskan hubungan bridging plugs kapasitans CE dan CL dari model 3. No. PERCOBAAN PENGKOMPENSASIAN a. green/yellow (Cat. Kapasitansi 4 F dibutuhkan untuk mengkompensasi beban induktif ini. ukur tegangan U1.4 H. saluran transmisi. Set trafo tiga phasa pada Un +5% Set harga beban induktifnya 2. 733 10) 1 Beban Induktive (Cat. No. No. 745 50) 1 Modul Transmisi (Cat. 500 591) Prosedur / Langkah – langkah percobaan : 1.

Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Listrik.B 103 Masukkan hasil pengukuran didalam tabel dibawah ini : Ulangi langkah diatas untuk beban induktif 1. Kesimpulan apa yang dapat anda ambil mengenai nilai cos  dari bebannya ? Semester Gasal 2012-2013 .2 H (kompensasi kapasitans 8F) R (%) U1 (V) I1 P1 Q1 U2 I2 (A) Cos (A) (W) (Var) (V) 2 100 80 60 40 6. Bandingkan hasil pengukuran diatas dengan yang diperoleh dari percobaan. Tugas Modul 1.

7.B 103 Gambar 2. Kompensasi Paralel Semester Gasal 2012-2013 .Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Listrik.

No. 2. No. Susun Rangkaian seperti gambar 2. Set nilai ohm dan induktifnya seperti pada tabel dibawah untuk menjaga cos  (Cat. 745 51) (Cat. green/yellow Prosedur / Langkah – langkah percobaan : 1.Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Listrik. 733 42) (Cat. black 1 Set of safety bridging plugs. No. Kompensasi Seri Tujuan percobaan Menginvestigasikan efek dari kompensasi seri terhadap stabilitas tegangan pada beban. 5. Modul – modul / peralatan : 1 Three phase supply unit 1 Power switch module 1 Trafo tiga phase 1 Modul Transmisi 1 Beban Resistive 1 Beban Induktive 1 Beban kapasitif 2 Ampere meter 2. 733 10) (Cat. black 4 Set of safety bridging plugs. No. 500 852) (Cat. 3. 4.B 103 b.5 A 1 Voltmeter 600 V 1 Power meter 1 Faktor Daya meter 1 Set of safety connecting leads 1 Set of safety connecting leads.8 Lepaskan hubungan bridging plugs kapasitans CE dan CL dari model saluran transmisi. No. No. green/yellow 4 Safety connecting leads 25 cm. 500 59) (Cat. 745 561) (Cat. 500 851) (Cat. No. No. No. No. 733 11) (Cat. Set trafo tiga phasa pada Un +5% Set harga beban kapasitansi 4 F dengan menghubungkan paralel seluruh indifidual kapasitans. 500 591) Semester Gasal 2012-2013 . No. 745 50) (Cat. No. 500 614) (Cat. 726 75) (Cat.

9.Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Listrik. Kompensasi Seri Semester Gasal 2012-2013 .B 103 Gambar 2.

arus I1. arus I2 dan cos 2 pada sisi terima. daya aktif P1 dan daya reaktif Q1 pada sisi kirim dan tegangan U2.B 103 Untuk setiap langkah diatas. Masukkan hasil pengukuran didalam tabel dibawah ini : L (H) R (%) U1 (V) I1 (A) P1 (W) Q1 (Var) U2 I2 (A) Cos  6.4 1.2 80 40 Tugas Modul Bandingkan hasil percobaan dengan kompensasi paralel pada nilai L dan R yang sama Semester Gasal 2012-2013 . ukur tegangan U1. 2.Laboratorium Simulasi Sistem Tenaga Listrik.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->