Anda di halaman 1dari 19

Full Report: ANALISIS KASUS NUCOR CORP. 1. Ringkasan kasus: a. Mengapa Nucor menunjukkan kinerja yang begitu baik?

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Apakah karena Industri Nucor itu sendiri? Apakah karena efek pabrik mini? Apakah karena kekuatan pasar (skala ekonomis)? Apakah karena keunggulan jalur distribusi? Apakah karena keunggulan bahan mentah? Apakah karena keunggulan teknologi? Apakah karena keunggulan lokasi? Apakah karena hasil dari merk? Apakah karena pemilihan strategi nucor yang unik? Apakah karena kemampuan Nucor dalam menjalankan strateginya?

b. Apakah aspek yang paling penting dari keseluruhan pendekatan Nucor dalam organisasi dan pengendalian yang membantu menjelaskan mengapa perusahaan ini bisa begitu sukses? Seberapa baikkah mekanisme organisasi dan pengendalian Nucor guna menyesuaikan dengan kebutuhan strategi perusahaan? c. Satu elemen krusial dan kesuksesan Nucor adalah kemampuannya dalam memobilisasikan dua tipe konstruksi pabrik dan pengetahuan awal. Mekanisme apa yang digunakan Nucor dalam mengelola pengetahuan tersebut secara efektif?

1. Mekanisme apakah yang menolong perusahaan dalam mengakumulasikan dua tipe pengetahuan ini dalam masing-masing pabrik ini? 2. Mekanisme apa yang digunakan perusahaan dalam untuk memfasilitasi pembagian (sharing) pengetahuan ini di antara 25 pabrik? 3. Bagaimana Nucor mentransfer teknologi ini di lapangan, dalam hal ini pengoperasian perdananya? d. Nucor secara berulang-ulang mendemonstrasikan kemampuan sebagai perintis dalam mengadopsi teknologi baru. Bagaimana pendekatan perusahaan dalam organisasi dan kontribusi kendali terhadap keuntungan sebagai perintis teknologi ini? e. Apakah Anda bersedia bekerja dengan Nucor? f. Mengapa sejauh ini pesaing tidak mampu meniru kinerja Nucor?

2. Problem Rinci: Nucor Corp. memiliki konsep system manajemen yang cukup unik dibandingkan dengan perusahaan kompetitornya. Struktur organisasi Nucor terdesentralisasi dan flat, hanya memiliki 4 layer manajemen yaitu Chairman, Vice President, Department Manager dan Supervisor. Nucor sebenarnya tidak memiliki pusat riset dan pengembangan mandiri. Kemudian muncul problem statement yaitu bagaimana sebenarnya Nucor Corp. dapat menjalankan organisasinya dengan keterbatasan itu dandapat bertahan di tengah kerugian yang melanda perusahaan sejenis lainnya?

3. Analisis Problem: a. Mengapa Nucor menunjukkan kinerja yang begitu baik? Theoritical review:

Teori keunggulan kompetitif, Konsep ini dikembangkan oleh Michael E. Porter (1990) . Menurutnya terdapat empat atribut utama yang bisa membentuk lingkungan dimana perusahaan-perusahaan local berkompetisi sedemikian rupa, sehingga mendorong terciptanya keunggulan kompetitif Keempat atribut tersebut adalah:
1.

Kondisi faktor produksi (factor conditions), yaitu posisi suatu negara

dalam factor produksi (misalnya tenaga kerja terampil, infrastruktur, dan teknologi) yang dibutuhkan untuk bersaing dalam industry tertentu. 2. Kondisi permintaan (demand conditions), yakni sifat permintaan domestic

atas produk atau jasa industry tertentu.


3.

Industry terkait dan industry pendukung (related and supporting industries),

yaitu keberadaan atau ketiadaan industry pemasok dan industry terkait yang kompetitif secara internasional di negara tersebut. 4. Strategi, struktur dan persaingan perusahaan, yakni kondisi dalam negeri

yang menentukan bagaiman perusahaan-perusahaan dibentuk, diorganisasikan, dan dikelola serta sifat persaingan domestic. b. Apakah aspek yang paling penting dari keseluruhan pendekatan Nucor dalam organisasi dan pengendalian yang membantu menjelaskan mengapa perusahaan ini bisa begitu sukses? Theoritical review: Teori inovasi menurut Stephen Robbins menyatakan bahwa inovasi sebagai suatu gagasan baru yang diterapkan untuk memprakarsai atau memperbaiki suatu produk atau proses dan jasa. Rogers (1983) mengemukakan karakteristik inovasi yang mempengaruhi cepat atau lambatnya penerimaan inovasi, yaitu sebagai berikut:
1. Keuntungan relatif (relatif advantages), inovasi dapat diterima apabila memiliki

keuntungan ekonomis dan non-ekonomis atau dapat meningkatkan prestise dan

status sosjal serta menjanjikan imbalan (reward), aman dilakukan, dan apabila tidak dilakukan ada hukuman (punishment).
2. Kesesuaian atau kecocokan (compatibility), yaitu derajat kesesuaian antara nilai-

nilai, pengalaman, dan kebutuhan para adopter dengan nilai-nilai inovasi yang dipengaruhi oleh nilai sosio-kultural dan kepercayaan, gagasan-gagasan yang dimiliki masyarakat tertentu, dan kebutuhan masyarakat itu sendiri.
3. Keandalan (reliability), jika inovasi dapat diterapkan pada sampel dan

memberilcan hasil yang memuaskan maka penerimaan terhadap inovasi menjadi cepat. c. Satu elemen krusial dan kesuksesan Nucor adalah kemampuannya dalam memobilisasikan dua tipe konstruksi pabrik dan pengetahuan awal. Mekanisme apa yang digunakan Nucor dalam mengelola pengetahuan tersebut secara efektif? Theoritical review: 1. Teori motivasi menurut Abraham Maslow, manusia mempunyai sejumlah kebutuhan yang diklasifikasikan pada 5 tingkatan atau hierarki, yaitu: a. Kebutuhan fisiologis: Yaitu kebutuhan seperti makan, minum, tempat tinggal, dll. Merupakan kebutuhan yang dianggap sebagai titik awal kebutuhan manusia yang sering juga disebut sebagai tuntutan fisik b. Kebutuhan Keamanan Ketika kebutuhan fisiologis sudah terpuaskan, maka akan timbul suatu bidang kebutuhan yang secara garis besar dinyatakan sebagai kebutuhan akan keamanan c. Kebutuhan Sosial Ketika kebutuhan fisiologis dan keamanan sudah terpenuhi, maka akan timbul kebutuhan akan cinta, kasih sayang dan kebersamaan

d. Kebutuhan Pengakuan Umumnya orang akan menginginkan kehidupan yang stabil dan kokoh, punya penilaian diri yang tinggi, harga diri, dan dihargai oleh orang lain. Kebutuhan ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu pertama adalah keinginan akan kemampuan, prestasi, penghasilan cukup, kenyamanan hidup, kebebasan dan berhak menentukan pilihan sendiri. Kedua adalah keinginan akan reputasi dan prestise, pengakuan, perhatian dari orang lain, dan penghargaan e. Kebutuhan Aktualisasi Diri Setelah semua kebutuhan terpenuhi dan berada pada posisi nyaman, berkecukupan dan bekerja sesuai dengan keinginannya maka pada diri seseorang akan muncul kebutuhan akan aktualisasi diri. Dalam kebutuhan ini membuat kepuasan tersendiri kepada diri sendiri.
2. Penerapan performance appraisal, merupakan proses yang dilakukan organisasi

untuk mengevaluasi kinerja pekerjaan. Penilaian (appraisal) seharusnya menghasilkan gambaran akurat dari performance pekerjaan secara individu. d. Nucor secara berulang-ulang mendemonstrasikan kemampuan sebagai perintis dalam mengadopsi teknologi baru. Bagaimana pendekatan perusahaan dalam organisasi dan kontribusi kendali terhadap keuntungan sebagai perintis teknologi ini? Theroritical review:
1. Teori difusi teknologi oleh Everett Rogers (1964) mengemukakan bahwa dalam

teori ini menggambarkan ide dan teknologi baru yang tersebar dalam sebuah kebudayaan. Difusi sendiri berarti proses yang yang melibatkan berbagai saluran dan dalam kurun waku tertentu dan terjadi dalam sistem sosial. Sedangkan inovasi adalah trobosan ide, praktik, dan objek baru. Menurut teori ini, inovasi dapat menyebar kepada seluruh masyarakat melalui pola yang bisa diprediksi. Beberapa kelompok akan segera mengadopsi inovasi yang ada, namun di sisi lain beberapa kelompok akan mengadopsi inovasi dalam kurun waktu yang cukup lama.

Difusi sendiri tercipta dari berbagai tahapan, antara lain mempelajari inovasi, mengadopsi, dan mengembangkan jaringan sosial. Dalam tahapan mempelajari, masyarakat mulai mengamati inovasi, khususnya media massa. Mereka dapat mengadopsi dengan cepat apabila inovasi dianggap mudah, atau sebaliknya. Selanjutnya dalam proses mengadopsi, masyarakat mulai mempelajari inovasi. Dalam mempelajari hal tersebut, biasanya masyarakat akan dipengaruhi oleh keyakinan dan kemampuan seseorang. Jika dirasa mampu, mereka akan mengadopsi inovasi baru tersebut. Tahapan terakhir yaitu pengembangan jaringan sosial, jika masyarakat sudah bisa menerima adopsi inovasi maka mereka akan menyebarkan inovasi tersebut pada jaringan sosial di sekitarnya.
2. Teori critical massa oleh Thomas Schelling dan Mark Granovetter 1971

mengumakakan bahwa hubungan pengapdosian dan perkembangan lebih lanjut dari inovasi. Teori ini juga berpendapat apabila banyak orang yang mengadopsi inovasi tersebut maka inovasi akan terus berkembang, tapi jika hal ini terjadi sebaliknya maka inovasi tidak akan berkembang. e. Apakah Anda bersedia bekerja dengan Nucor? Theoritical review: 1. Sistem terbuka berarti system tersebut berinteraksi dengan lingkungan, sistem yang berhubungan dengan lingkungan dan dipengaruhi oleh lingkungan 2. Teori motivasi Maslow f. Mengapa sejauh ini pesaing tidak mampu meniru kinerja Nucor? Theoritical review:
1. Teori difusi teknologi oleh Everett Rogers (1964) mengemukakan bahwa dalam

teori ini menggambarkan ide dan teknologi baru yang tersebar dalam sebuah kebudayaan
2. Teori manajemen komunikasi oleh Parag Daiwan (1999) mengumakakan bahwa

manajemen komunikasi adalah proses penggunaan berbagai sumber daya

komunikasi secara terpadu melalui proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengontrolan unsur-unsur komunikasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

4. Solusi penyelesaian secara rinci: a. Mengapa Nucor menunjukkan kinerja yang begitu baik? 1. Apakah karena Industri Nucor itu sendiri?

Sebagaimana theoretical review yaitu keunggulan kompetitif yang juga diterapkan oleh Nucor Corp. Nucor mampu menghasilkan produk baja yang lebih bervariasi dibandingkan pesaingnya. Hal ini menjadi keunggulan bagi Nucor karena ada beberapa produk baja yang tidak dimiliki oleh pesaing. Nucor melihat perkembangan produksi industry baja di Amerika Serikat pada waktu itu berkembang selama 5 tahun terakhir (1993-1997) sehingga hal ini sesuai dengan factor dari teori keunggulan kompetitif oleh Michael E. Porter yaitu kondisi faktor produksi (factor conditions), yaitu posisi suatu negara dalam factor produksi. 2. Apakah karena efek pabrik mini?

Ya. Karena Nucor adalah perusahaan pertama di Amerika Serikat yang sukses mengadopsi konsep pabrik mini (mini mill). Dengan menggunakan konsep tersebut, proses produksi baja tidak dimulai dengan bijih besi, namun dengan mengubah kepingan baja bekas (scrap steel) menjadi produk baja (finished steel) dengan menggunakan tungku elektrik skala kecil (small scale electric furnace), sehingga terjadi efisiensi biaya produksi. Pabrik mini juga memiliki keunggulan teknologi dibandingkan dengan produsen baja terintegrasi yang dapat menghasilkan baja dengan mutu yang lebih baik. Sehingga dengan penggunaan pabrik mini tersebut dapat dihasilkan baja dengan kualitas yang baik namun dengan harga jual yang lebih rendah. Mini mills menjadikan Nucor mampu

memimpin pasar low-end (produk standar dengan biaya murah) di industri baja. Selain itu, Nucor mendirikan beberapa pabrik mini yang secara spesifik memproduksi berbagai jenis produk baja, seperti lempengan baja, gulungan baja tipis (flat-rolled sheet steel), dan besi karbit (iron carbide), sehingga dengan adanya pabrik mini (mini mill) Nucor lebih unggul dibandingkan pesaingnya baik dari segi harga, kualitas, dan variasi produk. Keunggulan itu menjadikan produk Nucor lebih dipilih oleh pesaing dan mempengaruhi kinerja Nucor menjadi baik.

3.

Apakah karena kekuatan pasar (skala ekonomis)?

Ya. Karena Nucor beroperasi dengan skala ekonomis dan mengoperasikan fasilitasnya secara produktif menjadikan kinerja Nucor menjadi baik. Berproduksi dengan skala ekonomis, Nucor mampu menghasilkan volume produksi yang menghasilkan efisiensi produksi, sehingga dengan biaya produksi yang rendah maka harga jual produk dapat diturunkan. Penurunan harga jual produk tersebut berdampak pada peningkatan penjualan perusahaan dan menghasilkan kinerja yang baik. Hal ini sebagaimana sesuai dengan salah satu factor dalam teori keunggulan kompetitif Porter, yaitu kemampuan organisasi atau perusahaan dalam mengelola dan mengoperasikan serta pengelolaannya. 4. Apakah karena keunggulan jalur distribusi?

Selaras dengan salah satu atribut dalam teori keunggulan kompetitif Porter yaitu terkait dengan related and supporting industries), yaitu keberadaan atau ketiadaan industry pemasok yang kompetitif. Nucor Corp. telah memiliki supporting industries berupa jalur distribusi yang sangat baik. Nucor sudah memiliki akses ke seluruh pusat jasa baja dan perusahaan-perusahaan manufaktur, pabrikasi, serta pengguna akhir. Hal ini dapat terlihat dari seluruh output produksi Nucor seperti baja produk awal (50% dari total output) langsung dapat didistribusikan ke seluruh pusat jasa baja, sementara 50% lainnya yang telah menjadi produk akhir dijual secara langsung ke perusahaan manufaktur untuk peralatan original (OEM),

perusahaan pabrikasi, maupun pelanggan pengguna akhir. Kemampuan distribusi tersebut dapat meningkatkan penjualan produk baja perusahaan dan berdampak pada kinerja perusahaan yang baik.

5.

Apakah karena keunggulan bahan mentah?

Ya. Bahan baku pembuatan baja Nucor yang menggunakan potongan logam daur ulang dan baja tua menjadikan biaya bahan baku yang harus dikeluarkan oleh Nucor menjadi lebih rendah bila dibandingkan dengan menggunakan bijih besi. Hal ini berdampak pada harga output produk yang lebih murah. Apalagi dengan teknologi yang dimiliki Nucor, seperti mengadopsi konsep pabrik mini (mini mill), dapat menghasilkan baja dengan kualitas yang lebih baik meskipun menggunakan potongan logam hasil daur ulang dan baja tua. Sehingga produk yang dihasilkan Nucor di samping harganya lebih rendah, tetapi juga memiliki kualitas yang lebih baik. Cara ini lah yang menjadi kan keunggulan kompetitif Nucor Corp. dari pesaing-pesaingnya.

6.

Apakah karena keunggulan teknologi?

Ya. Meskipun tidak memiliki departemen penelitian dan pengembangan formal, Nucor mengandalkan peralatan pemasok dan pihak lain untuk melakukan penelitian dan pengembangannya. Sebagaimana salah satu poin dalam teori keunggulan kompetitif yaitu related and supporting industries. Nucor hanya memiliki tim yang berisi gabungan antara manajer, insinyur, dan operator mesin untuk memutuskan teknologi mana yang akan diadopsi berdasarkan keunggulan teknologi yang telah dikembangkan perusahaan-perusahaan tersebut. Nucor secara berkesinambungan juga terus memodernisasikan pabriknya dengan cara membangun atau membangun ulang setidaknya satu pabrik setiap tahun, dan pada akhirnya membangun ulang seluruh pabriknya. Dengan pengembangan teknologi secara berkesinambungan, Nucor menjadi perintis dalam produksi baja, seperti menjadi perusahaan pertama yang menerapkan metode pabrik mini (mini mill)

dalam produksinya yang dapat menghasilkan baja dengan kualitas yang lebih baik dengan biaya yang lebih rendah bila dibandingkan dengan metode dari perusahaan baja yang telah terintegrasi, dan merupakan perusahaan pertama yang mampu menghasilkan gulungan baja tipis (flat-rolled sheet steel), karbit besi (iron carbide), dan cetakan langsung kabel tahan karat, serta perusahaan pertama yang menggunakan teknologi penuangan lempengan tipis (thin-slab casting). 7. Apakah karena keunggulan lokasi?

Ya. Lokasi yang tersebar di penjuru negeri Amerika, Nucor mampu menyediakan permintaan masyarakat terhadap produknya. Segmen pasar utama Nucor adalah industri kontruksi dimana pasar dari industri konstruksi sendiri adalah penyediaan rumah bagi masyarakat yang berada wilayah pinggiran/luar kota. Dengan adanya pabrik yang tersebar akan mengurangi biaya pengiriman dan mampu menyediakan produk yang dibutuhkan pasar secara berkelanjutan. Hal ini berbeda dengan perusahaan di Industri baja di Amerika yang memfokuskan lokasi pabrik mendekati bahan bakunya yakni batu bara dan bijih besi. Selain itu, strategi Nucor yang menempatkan fasilitasnya menyebar di daerah pedalaman seluruh AS menghasilkan hubungan yang erat dengan komunitas lokal dan buruhnya. Hubungan yang erat dengan masyarakat lokal ini mampu menghindarkan Nucor dari protes masyarakat akibat aktivitas Nucor yang menghasilkan polusi dan mampu menigkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar, sehingga aktivitas perusahaan menjadi tidak terganggu. Penempatan fasilitas tersebut juga dilakukan pada daerah yang memiliki struktur pajak dan kebijakan pemerintah lokal yang dapat mendorong pertumbuhan bisnis dan membantu komitmen perusahaan untuk memberikan kebebasan berserikat. Kemampuan untuk membayar gaji pekerja dengan tinggi juga membuat Nucor mampu menyeleksi dan memilih orang-orang lokal yang berkompetensi dan berdedikasi, sehingga dengan memiliki tenaga kerja yang berkompetensi dan berdedikasi tinggi terhadap perusahaan, kinerja Nucor pun menjadi lebih baik. 8. Apakah karena hasil dari merk?

Tidak. Kinerja baik yang dihasilkan oleh Nucor didasarkan pada kualitas dan harga produknya. Nucor mampu menghasilkan baja dengan kualitas yang lebih baik namun dengan harga jual yang lebih rendah. Perpaduan antara harga dan kualitas tersebut memberikan Nucor keunggulan kompetitif dibandingkan pesaing, sehingga berpengaruh terhadap kinerja Nucor. 9. Apakah karena pemilihan strategi nucor yang unik?

Ya. Beberapa strategi Nucor yang unik dan sekaligus menjadi penerapan dari teori keunggulan kompetitif adalah:

Nucor memiliki organisasi internal yang flat dan kurus, hanya terdapat 4 (empat) tingkat hirarki, rewards kepada karyawan diberikan berdasarkan produktifitas kelompok danbahwa eksekutif senior perusahaan menerima rewards/bonus/benefit/fasilitas yanglebih kecil dibandingkan jabatan yang sama di perusahaan lainnya. Strategi ini menyempurnakan strategi mereka bahwa salah satu tujuan perusahaan adalah secara kontinyu (terus menerus) menciptakan pabrik yang kecil namun mampu memproduksi kualitas yang lebih tinggi dan lebih baik melalui penyebaran jumlah pabrik di luar pangsapasar lokal. Strategi minimalisasi ini diterapkan hanya pada empat level karyawan.Kriteria pemberian bonus juga disesuaikan dengan tugas dan tanggungjawabnya, namununtuk non produksi didasarkan pada ROA dan untuk manajemen berdasarkan ROE.

Nucor memberikan toleransi bagi kegiatan eksperimen dan kesediaan mengambil risiko.Perusahaan menganggap kesalahan adalah sarana untuk belajar, sepanjang tidak terjadikesalahan yang berulang. Hal itu membuat karyawan selalu berinovasi dan menelurkan ide ide kreatif untuk pemecahan masalah, dimana masukan karyawan menjadi halpositif bagi perusahaan.

Pengelolaan karyawan yang baik termasuk penyelesaian keluhan selalu bisa diselesaikan dengan cara dialog, dan para karyawan di Nucor tidak membutuhkan serikat pekerjauntuk melakukan mediasi dan penyelesaian masalah dengan manajemen perusahaan.Sangat jarang di era sekarang ini, suatu perusahaan dengan jumlah karyawan ribuantidak memiliki serikat pekerja. Hal ini disebabkan manajemen berhasil membangunhubungan yang baik dengan

karyawan dan menciptakan sistem yang membuatkaryawan merasa nyaman dan aspirasinya tersalurkan tanpa harus melalui serikatpekerja. 10. Apakah karena kemampuan Nucor dalam menjalankan strateginya?

Ya. Strategi Nucor difokuskan pada dua kompetensi utama yaitu membangun fasilitas manufaktur baja yang ekonomis dan mengoperasikannya secara produktif. Penerapan startegi tersebut secara konsisten dan berkesinambungan dilakukan oleh Nucor. Strategi ini didukung oleh sumber daya manusia yang ada dalam perusahaan melalui penurunan (cascade) target perusahaan menjadi target kelompok dan individu. Hal itu dengan sendirinya akan mendorong karyawan untuk berlomba mencapai target perusahaan. Pertemuan rutin yang dilakukan diantara manajemen puncak, manajer pabrik, dan karyawan untuk mengevaluasi kinerja membantu meningkatkan kinerja perusahaan. Sistem kerja yang terbuka dan informal serta insentif yang besar bila karyawan semakin produktif menjadikan setiap orang dalam Nucor termotivasi untuk lebih memajukan perusahaan. Untuk monitoring implementasi strategi dilakukan review terhadap kinerja melalui laporan yang dikirimkan secara rutin setiap pekan dan bulanan dari seluruh pabrik. Nucor berhasil mengimplementasikan strategi perusahaan dengan baik sehingga berdampak pada bagusnya kinerja perusahaan. b. Apakah aspek yang paling penting dari keseluruhan pendekatan Nucor dalam organisasi dan pengendalian yang membantu menjelaskan mengapa perusahaan ini bisa begitu sukses? Aspek pentingnya adalah kemampuan Nucor Corp. dalam menciptakan dan mengelola pengetahuannya. Hal ini tercemin dari inovasi teknologi berkesinambungan yang dilakukan oleh Nucor Corp. Sebagaimana Teori inovasi menurut Stephen Robbins menyatakan bahwa inovasi sebagai suatu gagasan baru yang diterapkan untuk memprakarsai atau memperbaiki suatu produk atau proses dan jasa. Inovasi teknologi tersebut menjadikan Nucor sebagai pionir dalam memproduksi berbagai jenis baja, seperti menghasilkan gulungan baja tipis (flat-rolled sheet steel),

karbit besi (iron carbide), dan cetakan langsung kabel tahan karat, serta perusahaan pertama yang menggunakan teknologi penuangan lempengan tipis (thin-slab casting). Dengan menggunakan konsep pabrik mini (mini mill), Nucor juga berhasil menekan biaya produksi bajanya dan menghasilkan baja yang lebih berkualitas.

Seberapa

baikkah

mekanisme

organisasi

dan

pengendalian

Nucor

guna

menyesuaikan dengan kebutuhan strategi perusahaan? Mekanisme organisasi dan pengendalian Nucor yang dilakukan guna menyesuaikan dengan kebutuhan strategi perusahaan sudah baik. Hal ini terlihat dari terus dikembangkan dan ditingkatkannya kompetensi Nucor secara berkesinambungan. Strategi Nucor yang memfokuskan pada dua kompetensi utama yaitu membangun fasilitas manufaktur baja yang ekonomis dan mengoperasikannya secara produktif diwujudkan dengan melakukan modernisasi pabriknya, terlebih dahulu mengadopsi teknologi terbaru secara efektif dibandingkan pesaing, dan sistem kompensasi karyawan yang didasarkan pada kinerjanya. Hal ini sebagaimana dalam teori penerimaan motivasi oleh Rodgers (1983) yaitu keuntungan relatif (relative advantages) , inovasi dapat diterima apabila memiliki keuntungan ekonomis dan kesesuaian atau kecocokan (compatibility), yaitu derajat kesesuaian antara nilai-nilai, pengalaman, dan kebutuhan para adopter dengan nilai-nilai inovasi Selain itu, penerapan sistem kerja yang informal dan terbuka dalam bertukar informasi dan melibatkan seluruh karyawan dalam berbagai pengambilan keputusan juga membantu perusahaan dalam mengambil keputusan yang tepat. Nucor juga melakukan pengendalian kinerja setiap pabriknya dengan mengadakan pertemuan antara pihak manajemen pusat dengan seluruh manajer pabrik tiga kali dalam setahun untuk perencanaan bulan-bulan dan tahun-tahun ke depan.

c. Satu elemen krusial dan kesuksesan Nucor adalah kemampuannya dalam memobilisasikan dua tipe konstruksi pabrik dan pengetahuan awal. Mekanisme apa yang digunakan Nucor dalam mengelola pengetahuan tersebut secara efektif?

Mekanisme yang digunakan Nucor dalam mengelola pengetahuan tersebut secara efektif adalah didasarkan pada kebijakan sumber daya manusianya yang sangat baik, sistem kompensasi tinggi yang didasarkan atas kinerja, dan pemberdayaan karyawan dalam mengembangkan perusahaan. Sebagaimana teori motivasi menurut Abraham Maslow pada tingkat kebutuhan fisiologis dimana tingkat ini adalah dasar dari kebutuhan dasar karyawan. Kebijakan sumber daya manusia yang baik pada Nucor berawal dari kebijakannya untuk menempatkan fasilitas pabriknya di daerah pedalaman Amerika Serikat. Dengan kemampuan untuk menggaji dengan tinggi, Nucor mampu menarik minat dari penduduk lokal yang memiliki dedikasi dan kompetensi tinggi. Nucor juga memiliki prosedur keluhan yang membolehkan karyawannya untuk meminta tinjauan ulang atas keluhannya jika dia merasa atasannya belum memeriksanya secara adil dan Nucor juga mengadakan program on-the-job training yang mengajarkan karyawan untuk dapat melakukan tugas yang multifungsi, sehingga hal tersebut menghasilkan loyalitas karyawan. Loyalitas tersebut pada akhirnya berdampak pada perputaran karyawan yang rendah dan pengetahuan karyawan selalu terjaga. Sistem kompensasi yang tinggi di Nucor memotivasi karyawan untuk lebih produktif dan inovatif. Kebijakan kompensasi mengharuskan karyawan untuk lebih produktif namun menghasilkan output yang sesuai dengan kualitas standar, sehingga karyawan menjadi lebih inovatif dalam mencari cara untuk meningkatkan produktivitasnya. Pemberdayaan karyawan di Nucor terlihat dari pengembangan perusahaan yang selalu mengutamakan dari internal perusahaan. Sebagai contoh, pada saat mendirikan pabrik baru untuk memproduksi gulungan baja di NucorYamato di Blytheville, Arkansas, Nucor menugaskan penyelia peleburan (meltshop supervisor) dari pabrik yang pertama untuk mengkoordinasikan desain dan manajemen konstruksi peleburan di pabrik kedua tersebut. Dengan menggunakan sumber daya internal pendirian pabrik baru tersebut menjadi berjalan lancar karena karyawan tersebut sudah mengetahui apa yang tidak boleh dilakukan berdasarkan pengalaman dalam menjalankan peleburan di lini pabrik yang pertama.

1. Mekanisme apakah yang menolong perusahaan dalam mengakumulasikan dua tipe pengetahuan ini dalam masing-masing pabrik ini? Mekanisme yang digunakan oleh Nucor adalah dengan secara berkesinambungan mengadopsi teknologi terbaru dalam memproduksi baja. Meskipun berisiko tinggi, pengadopsian teknologi baru tersebut menjadikan Nucor sebagai perusahaan yang pertama kali mengadopsi teknologi terbaru dibandingkan dengan pesaingnya. Keputusan pengadopsian teknologi baru dengan menggunakan tim yang terdiri dari gabungan antara manajer, insinyur, dan operator menghasilkan keputusan pengadopsian teknologi yang sesuai dengan operasional perusahaan. Sehingga operasional perusahaan menjadi lebih efektif. Nucor juga secara kontinu memodernisasikan pabriknya yang ada setiap tahunnya. 2. Mekanisme apa yang digunakan perusahaan dalam untuk memfasilitasi pembagian (sharing) pengetahuan ini di antara 25 pabrik? Dengan mengadakan makan malam tahunan antara manajer dengan karyawan. Melalui pertemuan ini, karyawan diberikan satu kesempatan untuk mendiskusikan masalah yang berhubungan dengan penjadwalan, peralatan, organisasi, dan produksi. Cara yang dilakukan adalah dengan mengambil jalan keluar yang tegas dengan pertimbangan dari manajemen terhadap seluruh komentar yang berhubungan dengan bisnis. Penerapan performance appraisal juga dilakukan oleh Nucor Corp. dengan cara seluruh manajer pabrik saling bertemu dengan pihak manajemen pusat tiga kali setahun pada bulan Februari, Mei, dan November untuk meninjau kinerja masingmasing pabrik dan untuk perencanaan bulan-bulan dan tahun-tahun ke depan. Hal ini dilakukan untuk menghasilkan gambaran akurat dari performance pekerjaan secara individu. Selain itu, data kinerja pada masing-masing pabrik secara rinci didistribusikan ke seluruh manajer pabrik berdasarkan basis reguler.

3. Bagaimana Nucor mentransfer teknologi ini di lapangan, dalam hal ini pengoperasian perdananya?

Nucor mentransfer teknologi tersebut ke aktivitas operasi perdananya dengan cara melakukan pengembangan perusahaan melalui sumber daya internal perusahaan. Dalam membangun pabrik baru atau membangun kembali pabrik yang sudah tua, perusahaan tidak menggunakan kontraktor dari luar, tetapi menyerahkan tanggung jawab untuk desain dan manajemen konstruksi tersebut kepada sebuah kelompok di perusahaan yang terdiri dari insinyur terpilih dari pabrik-pabrik Nucor. Nucor membiarkan karyawannya berinvestasi dalam teknologi. Orang-orang di pabrik mengidentifikasikan dan menyeleksi hampir semua teknologi yang ada. Penggunaan sumber daya internal tersebut menjadikan teknologi yang diterapkan di pabrik baru tersebut sesuai dengan yang sudah ada, sehingga kegagalan dapat diminimalkan.

d. Nucor secara berulang-ulang mendemonstrasikan kemampuan sebagai perintis dalam mengadopsi teknologi baru. Bagaimana pendekatan perusahaan dalam organisasi dan kontribusi kendali terhadap keuntungan sebagai perintis teknologi ini? Pendekatan yang dilakukan oleh Nucor dalam organisasi dan kontribusi kendali adalah dengan menempatkan fasilitasnya yang menyebar di daerah pedalaman seluruh Amerika Serikat dan membangun hubungan erat antara komunitas serta melibatkan para karyawannya ke dalam pemilihan teknologi yang akan diadopsi oleh perusahaan. Selain itu adanya situs dan garis komunikasi pada karyawan untuk tetap terbuka dan informal, memudahkan dalam memecahkan masalah sehingga tidak harus menunggu keputusan dari kantor pusat. Perusahaan tidak memiliki departemen penelitian dan pengembangan formal untuk mengmbangkan teknologinya, tetapi bergantung pada peralatan pemasok dan perusahaan lain untuk melakukan tugas litbang, dan kemudian mengadopsi keunggulan teknologi yang telah dikembangkan perusahaan-perusahaan tersebut. Pemilihan teknologi yang akan dipakai tersebut diputuskan oleh suati tim yang berisi gabungan antara manajer, insinyur, dan operator mesin. Sehingga dengan pendekatan

tersebut, teknologi yang diadopsi dapat sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Sebagai tambahan bagi pengembangan teknologi, Nucor berkomitmen untuk secara kontinu memodernisasikan pabrik mereka. Hal ini merupakan penerapan dari teori difusi teknologi oleh Everett Rogers (1964) mengemukakan bahwa dalam teori ini menggambarkan ide dan teknologi baru yang tersebar dalam sebuah kebudayaan. Teori critical massa oleh Thomas Schelling dan Mark Granovetter 1971 yang mengumakakan bahwa hubungan pengapdosian dan perkembangan lebih lanjut dari inovasi juga telah diterapkan oleh Nucor Corp.

e. Apakah Anda bersedia bekerja dengan Nucor? Ya, karena sistem kerja Nucor yang terbuka dan informal menjadikan setiap karyawan bebas menyampaikan pendapatnya demi kemajuan perusahaan. Karyawan diikutsertakan dalam setiap pengambilan keputusan di dalam perusahaan. Setiap karyawan yang ada di Nucor diberdayakan dengan baik dan diperlakukan secara adil. Selain itu, Nucor juga menerapkan pendekatan egaliter terhadap karyawan, artinya setiap orang yang bekerja di Nucor baik itu karyawan, manajer, maupun CEO mendapatkan fasilitas yang sama. CEO Nucor juga mempunyai strategi-strategi untuk Nucor dalam menghadapi persaingan serta memiliki inovasi dan ide-ide baru dalam mengembangkan strategi yang akan membuat Nucor maju. Kelebihan Nucor tidak hanya mengurus karyawan, tetapi juga mmperhatikan employees family. Nucor menyediakan rencana berbagai manfaat karyawan. Nucor memberikan kompensasi berbasis kinerja Hal ini membuat saya yakin dan senang jika bekerja di Nucor. f. Mengapa sejauh ini pesaing tidak mampu meniru kinerja Nucor? Perusahaan pesaing tidak mampu meniru kinerja Nucor karena Nucor mampu melihat tren dalam lingkungan bisnisnya dan Nucor selalu membentuk sebuah temuantemuan baru di dalam bidangnya sebagaimana Teori difusi teknologi oleh Everett Rogers (1964. Kinerja Nucor juga berasal dari kombinasi beberapa aktivitas dalam rantai nilai (value chain) perusahaan, seperti inovasi yang berkelanjutan (inbound activity), peralatan yang modern (operational), pelayanan pelanggan yang bersifat

individual (service), jalur distribusi yang kuat (outbond activity) dan komitmen pada usaha untuk memproduksi baja berkualitas tinggi dan produk baja lainnya pada harga yang kompetitif (operational). Selain itu Nucor juga menjalin hubungan yang sangat baik dengan para karyawannya, sehingga karyawan Nucor dapat bekerja dengan senang hati yang berdampak hasil pekerjaan yang memuaskan. Hal ini selaras dengan Teori manajemen komunikasi oleh Parag Daiwan (1999) yang mengumakakan bahwa manajemen komunikasi adalah proses penggunaan berbagai sumber daya komunikasi secara terpadu Kombinasi yang kompleks dari beberapa aktivitas dalam rantai nilai (value chain) seperti inbound activity, operational, outbond activity dan service tersebut menjadikan kinerja Nucor sulit ditiru oleh pesaing. 5. Implementasi Solusi Dari solusi-solusi yang ada serta ditunjang dengan kesesuaian teori yang digunakan, maka dapat diimplementasikan ke dalam beberapa bidang operasi Nucor Corp. Di antaranya adalah: a. Sector kekuatan pasar; Produksi skala ekonomis volume produksi efisiensi + biaya produksi rendah = harga jual produk dapat diturunkan peningkatan penjualan + menghasilkan kinerja yang baik Hal ini sebagaimana sesuai dengan salah satu factor dalam teori keunggulan kompetitif Porter, yaitu kemampuan organisasi atau perusahaan dalam mengelola dan mengoperasikan serta pengelolaannya b. Sektor produksi; Penemuan mini-mills, proses produksi baja tidak dimulai dengan bijih besi, namun dengan mengubah kepingan baja bekas (scrap steel) menjadi produk baja (finished steel). Hal ini sesuai dengan teori inovasi Stephen Robbins dan teori difusi teknologi oleh Everett Rogers (1964) mengemukakan bahwa dalam teori ini menggambarkan ide dan

teknologi baru yang tersebar dalam sebuah kebudayaan untuk mempermudah dalam kehidupan. c. Sektor sumber daya manusia; Nucor Corp. tidak membatasi kreativitas dan pendapat karyawan dalam menyampaian gagasan dan sharing bila mendapatkan kendala dalam pekerjaannya. Hal ini membuat kedekatan dan keterikatan karyawan pada perusahaan semakin kuat. Ini sesuai dengan teori manajemen komunikasi oleh Parag Daiwan (1999) mengumakakan bahwa manajemen komunikasi adalah proses penggunaan berbagai sumber daya komunikasi secara terpadu.

6. Kesimpulan Nucor Corporation telah mampu menjalankan aktivitas bisnis dengan baik. Nucor Corporation mampu secara langsung atau tidak langsung mengaplikasi teori-teori yang ada dengan praktik bisnis manufaktur. Implementasi dari penerapan teori ini menghasilkan sistem manajemen yang cukup sehat di dalam perusahaan. Indikator terlihat dari kepuasan karyawan, tingkat penjualan yang konstan aman, sistem distribusi raw materials yang strategis dan sistem pengelolaan perusahaan yang cukup sederhana tapi efektif. Nucor Corporation cukup menjaga stabilitas perusahaann yang telah dibangun dan tetap mengembangkan teknologi agar lebih dinamis. Penciptaan inovasi teknologi perlu tetap dijaga karena merupakan salah satu keunggulan kompetitif dari Nucor Corporation. Kemandirian teknologi perlu direalisasikan guna menunjang produksi di masa yang akan datang.