Presiden Suharto & wakil-wakil Presiden

President Suharto Soeharto adalah Presiden kedua Republik Indonesia. Beliau lahir di Kemusuk, Yogyakarta, tanggal 8 Juni 1921. Bapaknya bernama Kertosudiro seorang petani yang juga sebagai pembantu lurah dalam pengairan sawah desa, sedangkan ibunya bernama Sukirah. Soeharto masuk sekolah tatkala berusia delapan tahun, tetapi sering pindah. Semula disekolahkan di Sekolah Desa (SD) Puluhan, Godean. Lalu pindah ke SD Pedes, lantaran ibunya dan suaminya, Pak Pramono pindah rumah, ke Kemusuk Kidul. Namun, Pak Kertosudiro lantas memindahkannya ke Wuryantoro. Soeharto dititipkan di rumah adik perempuannya yang menikah dengan Prawirowihardjo, seorang mantri tani. Sampai akhirnya terpilih menjadi prajurit teladan di Sekolah Bintara, Gombong, Jawa Tengah pada tahun 1941. Beliau resmi menjadi anggota TNI pada 5 Oktober 1945. Pada tahun 1947, Soeharto menikah dengan Siti Hartinah seorang anak pegawai Mangkunegaran. Perkawinan Letkol Soeharto dan Siti Hartinah dilangsungkan tanggal 26 Desember 1947 di Solo. Waktu itu usia Soeharto 26 tahun dan Hartinah 24 tahun. Mereka dikaruniai enam putra dan putri; Siti Hardiyanti Hastuti, Sigit Harjojudanto, Bambang Trihatmodjo, Siti Hediati Herijadi, Hutomo Mandala Putra dan Siti Hutami Endang Adiningsih. Jenderal Besar H.M. Soeharto telah menapaki perjalanan panjang di dalam karir militer dan politiknya. Di kemiliteran, Pak Harto memulainya dari pangkat sersan tentara KNIL, kemudian komandan PETA, komandan resimen dengan pangkat Mayor dan komandan batalyon berpangkat Letnan Kolonel. Pada tahun 1949, dia berhasil memimpin pasukannya merebut kembali kota Yogyakarta dari tangan penjajah Belanda saat itu. Beliau juga pernah menjadi Pengawal Panglima Besar Sudirman. Selain itu juga pernah menjadi Panglima Mandala (pembebasan Irian Barat). Tanggal 1 Oktober 1965, meletus G-30-S/PKI. Soeharto mengambil alih pimpinan Angkatan Darat. Selain dikukuhkan sebagai Pangad, Jenderal Soeharto ditunjuk sebagai Pangkopkamtib oleh Presiden Soekarno. Bulan Maret 1966, Jenderal Soeharto menerima Surat Perintah 11 Maret dari Presiden Soekarno. Tugasnya, mengembalikan keamanan dan ketertiban serta mengamankan ajaran-ajaran Pemimpin Besar Revolusi Bung Karno. Karena situasi politik yang memburuk setelah meletusnya G-30-S/PKI, Sidang Istimewa MPRS, Maret 1967, menunjuk Pak Harto sebagai Pejabat Presiden, dikukuhkan selaku Presiden RI Kedua, Maret 1968. Pak Harto memerintah lebih dari tiga dasa warsa lewat enam kali Pemilu, sampai ia mengundurkan diri, 21 Mei 1998. Setelah dirawat selama 24 hari di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta Selatan, mantan presiden Soeharto akhirnya meninggal dunia pada Ahad (27/1). Soeharto meninggal pada pukul 13.10 siang dalam usia 87 tahun. Biodata H.M. Soeharto Nama Lahir : H. Muhammad Soeharto : Kemusuk, Argomulyo, Godean, 1 Juni 1921

Meningal : 27 Januari 2008 Agama : Islam Jabatan Terakhir: Presiden Republik Indonesia (1966-1998) Pangkat : Jenderal Besar (Bintang Lima) Isteri : Ibu Tien Soeharto ( Siti Hartinah) Siti Hardiyanti Hastuti (Mbak Tutut) Sigit Harjojudanto Bambang Trihatmodjo Siti Hediati Hutomo Mandala Putra (Tommy) Siti Hutami Endang Adiningsih

Anak:

Ayah : Kertosudiro Ibu : Sukirah Alamat: Jalan Cendana No.8, Menteng Jakarta Pusat Wakil Presiden Sri Sultan Hamengku Buwono IX Sang Bangsawan yang Demokratis Pemerintahan Kesultanan Yogyakarta mengalami banyak perubahan di bawah pimpinannya. Pendidikan Barat yang dijalaninya sejak usia 4 tahun membuat Sri Sultan Hamengku Buwono IX (HB IX) menemukan banyak alternatif budaya untuk menyelenggarakan Keraton Yogyakarta. Dengan wawasan barunya ia menunjukkan bahwa raja bukan lagi gung binathara, melainkan demokratis. Raja berprinsip kedaulatan rakyat tetapi tetap berbudi bawa leksana. Ia memiliki paham kebangsaan yang tinggi. Dilahirkan di nDalem Pakuningratan kampung Sompilan Ngasem pada hari Sabtu Paing tanggal 12 April 1912 atau menurut tarikh Jawa Islam pada tanggal Rabingulakir tahun Jimakir 1842 dengan nama Dorodjatun. Ayahnya adalah Gusti Pangeran Haryo Puruboyo, yang kemudian hari ketika Dorodjatun berusia 3 tahun Beliau diangkat menjadi putera mahkota (calon raja) dengan gelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom Hamengku Negara Sudibya Raja Putera Narendra ing Mataram. Sedangkan ibunya bernama Raden Ajeng Kustilah, puteri Pangeran Mangkubumi yang kemudian bergelar Raden Ayu Adipati Anom. Sejak usia 4 tahun Dorodjatun sudah hidup terpisah dari keluarganya, dititipkan pada keluarga Mulder seorang Belanda yang tinggal di Gondokusuman untuk mendapat pendidikan yang penuh disiplin dan gaya hidup yang sederhana sekalipun ia putra seorang raja. Dalam keluarga Mulder itu Dorodjatun diberi nama panggilan Henkie yang diambil dari nama Pangeran Hendrik, suami Ratu Wilhelmina dari Negeri Belanda. Henkie mulai bersekolah di taman kanak-kanak atau Frobel School asuhan Juffrouw Willer yang terletak di Bintaran Kidul. Pada usia 6 tahun Dorodjatun masuk sekolah dasar Eerste Europese Lagere School dan tamat

Bahkan wawasan budayanya yang luas mempu menemukan terobosan baru untuk memulihkan kejayaan kerajaan Yogyakarta. pengganti Muhammad Rasul Allah. sebab dia diakui sebagai Kalifatullah. Pertama. setingkat SMP dan SMU) di Semarang dan kemudian di Bandung.pada tahun 1925. Dalam pidato penobatannya sebagai Sri Sultan HB IX ada dua hal penting yang menunjukkan sikap tersebut. sebatas pengetahuan dan kemampuan yang ada pada saya. Meski begitu bukan berarti ia menghilangkan substansi sendiri sejauh itu perlu dipertahankan. Sri Sultan Hamengku Buwono IX merupakan contoh bangsawan yang demokratis. maka HB IX dengan wawasan barunya menunjukkan bahwa raja bukan lagi gung binathara. Abdurrahman Sayidin Panoto Gomo. Pemerintahan Kesultanan Yogyakarta mengalami banyak perubahan di bawah pimpinannya.” Wawasan kebangsaan HB IX juga terlihat dari sikap tegasnya yang mendukung Republik Indonesia dengan sangat konsekuen. Segera setelah Proklamasi RI ia mengirimkan amanat kepada Presiden RI yang menyataak keinginan kerajaan Yogyakarta untuk mendukung pemerintahan RI. semoga saya dapat bekerja untuk memuhi kepentingan nusa dan bangsa. dan bersikap adil terhadap sesama). Pendidikan Barat yang dijalaninya sejak usia 4 tahun membuat HB IX menemukan banyak alternatif budaya untuk menyelenggarakan Keraton Yogyakarta di kemudian hari. meluap budi luhur mulianya. tepatnya pada hari Senin Pon tanggal 18 Maret 1940 atau tanggal 8 bulan Sapar tahun Jawa Dal 1871. Senopati Ing Ngalogo. HB IX tidak keberatan ibukota RI dipindahkan ke Yogyakarta. ia bukan saja tidak mau menerima bujukan Belanda untuk berpihak pada mereka. dia juga Senopati Ing Ngalogo yang berarti mempunyai kekuasaan untuk menentukan perdamaian atau peperangan dan bahwa dia pulalah panglima tertinggi angkatan perang pada saat terjadi peperangan. Bila dalam masa kejayaan Mataram pernah berhasil mengembangkan konsep politik keagungbinataraan yaitu bahwa kekuasaan raja adalah agung binathara bahu dhenda nyakrawati. Berbagai tradisi keraton yang kurang menguntungkan dihapusnya dan dengan alternatif budaya baru HB IX menghapusnya. Dorodjatun dinobatkan sebagai raja Ngayogyakarta Hadiningrat dengan gelar Sampeyandalem Ingkang Sinuwun Kanjeng Sultan Hamengkubuwono. Kemudian Dorodjatun melanjutkan pendidikan ke Hogere Burger School (HBS. melainkan demokratis. berbudi bawa leksana ambeg adil para marta (besar laksana kekuasaan dewa. Sultan juga Abdurrahman Sayidin Panoto Gomo atau penata agama yang pemurah. Begitu juga ketika ibukota RI diduduki musuh. Kalifatullah Ingkang Kaping IX. Ia kembali ke Indonesia tahun 1939. namun juga mengambil inisatif yang sebenarnya dapat membahayakan dirinya. termasuk mengijinkan para gerilyawan bersembunyi di kompleks keraton pada serangan oemoem 1 Maret 1949.” Kedua. Arti gelar tersebut ialah bahwa sultanlah penguasa yang sah dunia yang fana ini. namun pertama-tama saya adalah dan tetap adalah orang Jawa. adalah ucapannya yang berisi janji perjuangan: “Izinkanlah saya mengakhiri pidato saya ini dengan berjanji. Setahun kemudian. Pada tahun 1931 ia berangkat ke Belanda untuk kuliah di Rijkuniversiteit Leiden. mengambil jurusan Indologie (ilmu tentang Indonesia) kemudian ekonomi. adalah kalimat yang berbunyi: “Walaupun saya telah mengenyam pendidikan Barat yang sebenarnya. Jelaslah . pemeliharaan hukum dan penguasa dunia. Raja berprinsip kedaulatan rakyat tetapi tetap berbudi bawa leksana. Di samping itu HB IX juga memiliki paham kebangsaan yang tinggi. Ketika Jakarta sebagai ibukota RI mengalami situasi gawat.

sejarah seringkali mudah berbaur dengan dongeng.4 ton diambil dari lereng Merapi. seorang pelaku sejarah atau tokoh sejarah yang memberikan keterangan dengan mendistorsikan peristiwanya tidak hanya merusak nama baiknya sendiri. Letak tetenger ini di sebuah taman luar keraton yang disebut Keben. Penggagas Serangan Oemoem Berdasarkan dokumen-dokumen asli yang kini dimiliki Arsip Nasional RI semakin jelas. Komandan WK III yang dimaksudkan itu adalah Letkol Soeharto (mantan Presiden). lalu didiskusikan dengan Panglima Besar Jenderal Sudirman dan akhirnya disetujui. Maka. Sri Sultan lalu menghubungi Letkol Soeharto soal ide itu dan membicarakan pengoperasiannya. Sumbangan masyarakat Tetenger Pelurusan Sejarah SO 1 Maret itu terbuat dari batu besar seberat 8. Sejarah Mudah Berbaur Dongeng Penulisan sejarah cenderung memilih kejadian yang dramatis dengan menampilkan pelaku sejarah yang serba heroik. di sebuah ruangan kompleks Keraton Yogyakarta yang terletak di sebelah selatan tetenger itu menjadi tempat pertemuan HB IX dengan Komandan WK III. Jumat (10/3) petang. Sebab. tetapi hakikatnya juga merusak bangsa. apa yang ditulis berdasarkan keterangannya itu akan memberikan nuansa tertentu dalam proses pemahaman terhadap jati diri bangsa. Kamis (29/6/02). Setelah bergabung dengan RI. Sebuah dokumen hasil wawancara mendiang Raja Yogyakarta itu dengan Radio BBC London tahun 1980-an secara jelas mengatakan hal itu. Dana tetenger yang digarap oleh seniman patung kenamaan Yogyakarta Edhi Sunarso ini didanai dari masyarakat lewat dompet yang dibuka oleh . “Yang pasti. peran mantan Presiden Soeharto yang ketika itu masih berpangkat Letnan Kolonel hanya sebatas sebagai pelaksana saja. Sultan HB X menyatakan. dalam konferensi pers di gedung Arsip Nasional RI Jakarta.bahwa ia seorang raja yang republiken. di mana seorang tokoh dimitoskan layaknya wong agung. Atas saran Jenderal Sudirman. dengan penunjuk arah panah ke selatan. Menurut Muhklis. gagasan mendiang Sri Sultan Hamengku Buwono IX mau mengadakan SO 1 Maret 1949 itu karena dilatarbelakangi oleh kepentingan nasional yakni menunjukkan kepada dunia internasional bahwa “denyut nadi” Republik Indonesia masih hidup. Ide itu. Di batu itu terdapat tulisan Tetenger Pelurusan Sejarah Serangan Oemum 1 Maret 1949. Dari wawancara itu juga terungkap. Di kaki penyangga juga terdapat tulisan Pertemuan Sultan HB IX dengan Komandan Werkhreise (WK) III.” kata Kepala Arsip Nasional RI Dr Muhklis Paeni. Artinya. Hal tersebut diungkapkan oleh Sultan Hamengku Buwono (HB) X dalam sambutannya pada peresmian Tetenger (tanda) Pelurusan Sejarah Serangan Oemoem (SO) 1 Maret 1949 di kompleks Keraton Yogyakarta. HB IX terjun dalam dunia politik nasional. atau berjarak sekitar 200 meter dari Monumen SO 1 Maret yang terletak di depan Istana Presiden Gedung Agung yang dibangun pada masa pemerintahan Orde Baru. yang disangga oleh bangunan patma dari cor beton. jelas Muhklis. penggagas Serangan Oemoem (SO) 1 Maret 1949 adalah mendiang Sri Sultan Hamengku Buwono IX. penggagas Serangan Oemoem itu adalah mendiang Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan bukan Pak Harto seperti selama ini diyakini pemerintah Orde Baru.

pasti telah melibatkan tokoh-tokoh lain. Setelah dewasa bergelar KGPH Mangkubumi dan setelah diangkat sebagai putra mahkota diberi gelar KGPAA Hamengku Negara Sudibyo Raja Putra Nalendra Mataram. ketua KONI DIY. Makna tetenger pelurusan sejarah SO 1 Maret ini. bagaimanapun tak bisa dipungkiri peranan Letnan Kolonel Soeharto waktu itu tetap penting dan patut dicatat dalam sejarah. Pasukan TNI mampu bertahan selama enam jam di Yogyakarta.00 pasukan TNI menyerang Yogyakarta yang diduduki Belanda sejak 19 Maret 1948. Aktif dalam berbagai organisasi yaitu ketua umum Kadinda DIY. sebagaimana diungkapkan oleh Ketua Panitia Marsoedi (pelaku sejarah). tetapi HB IX. Penting Dalam sambutannya HB X menyatakan. bahwa penggagas ide SO 1 Maret 1949 bukan Letkol Soeharto sebagaimana tertulis dalam sejarah yang ada saat ini. Dirut PT Punokawan yang bergerak dalam bidang jasa konstruksi. Bernas dan Radar Yogya. dan pada bulan Juli 1996 diangkat sebagai Ketua Tim Ahli Gubernur DIY. SULTAN HAMENGKU BUWONO IX Dilahirkan di nDalem Pakuningratan kampung Sompilan Ngasem pada hari Sabtu Paing tanggal 12 April 1912 atau menurut tarikh Jawa Islam pada tanggal Rabingulakir tahun Jimakir 1842 dengan nama Dorodjatun. karena sesungguhnya penulisan sejarah bukanlah persoalan kecil. untuk mendudukkan secara proporsional peran pelaku sejarah dalam kaitan peristiwa sejarah.000 prajurit. pada tanggal itu sekitar pukul 06. bukan seorang Soeharto sendiri. Ayahnya adalah Gusti Pangeran Haryo Puruboyo. SO 1 Maret 1949 yang dimaksudkan sebagai persitiwa politik-militer dengan dampak internasional -meskipun pimpinan negara ditawan di Pulau Bangka. Sedang pelaksanaan operasi lapangan adalah pasukan WK III yang dikomandani oleh Letkol Soeharto. HB X menyatakan. Sementara setelah itu diproduksi peristiwa yang sama dengan nuansa yang berbeda dengan judul Janur Kuning. merencanakan dan melancarkan suatu serangan terkoordinasi dengan melibatkan paling sedikit 2. *** SULTAN HAMENGKU BUWONO X Lahir dengan nama Bendoro Raden Mas Herjuno Darpito pada tanggal 2 April 1946. Dalam hubungan itu. dengan alat komunikasi yang primitif. Berdasarkan peristiwa sejarah ini. “Historiografi harus bisa menempatkan visi yang didukung oleh verifikasi. Meskipun situasi telah berubah dengan munculnya Tetenger SO 1 Maret 1949. Presiden Komisaris PG Madukismo. di tahun 1950-an Usmar Ismail memproduksi film semidokumenter yang diberi judul Enam Jam di Yogya. yang kemudian hari . ketua DPD Golkar DIY. Lulusan Fakultas Hukum UGM ini dinobatkan pada tanggal 7 Maret 1989 (Selasa Wage 19 Rajab 1921).” tegas HB X. Namun. keterangan saksi sejarah untuk pelurusan suatu peristiwa sejarah mendapatkan momentum yang tepat. Tidak mudah dalam kondisi yang serba terbatas.Harian Kedaulatan Rakyat. Menyinggung sejarah SO 1 Maret 1949. lanjut HB X. iklim reformasi ditandai suasana keterbukaan sikap kritis terhadap penulisan berbagai peristiwa dalam sejarah modern Indonesia.

. SULTAN HAMENGKU BUWONO VIII Pada masa HB VIII Kesultanan Yogyakarta mempunyai banyak dana yang dipakai untuk berbagai kegiatan termasuk membiayai sekolah-sekolah kesultanan. Putra-putra HB VIII banyak disekolahkan hingga perguruan tinggi. Sedangkan ibunya bernama Raden Ajeng Kustilah. Tahun 1822 Beliau wafat pada saat bertamasya sehingga diberi gelar Sultan Seda Ing Pesiyar. seluruhnya berjumlah 17 pabrik. karenanya dalam memerintah didampingi wali yaitu Paku Alam I hingga tahun 1820. Tahun 1920 dalam usia 80 tahun.00. Setahun kemudian ketika Pemerintah Belanda digantikan Pemerintah Inggris di bawah pimpinan Letnan Gubernur Raffles. Beliau mangkat pada tanggal 22 Oktober 1939 di RS Panti Rapih Yogyakarta. Beliau mangkat pada tahun 1855 tanpa meninggalkan putra yang dapat menggantikannya. Banyak sekolah modern didirikan dan karenanya putra-putranya diharuskan mengenyam pendidikan modern. SULTAN HAMENGKU BUWONO VII Pada masa kepemimpinannya banyak didirikan pabrik gula di Yogyakarta. Pada masa kepemimpinannnya juga merupakan masa transisi menuju modernisasi di Yogyakarta. SULTAN HAMENGKU BUWONO IV (1804-1822) Diangkat sebagai raja pada usia 10 tahun. puteri Pangeran Mangkubumi yang kemudian bergelar Raden Ayu Adipati Anom. Setiap pendirian pabrik memberikan peluang pada Sultan untuk menerima dana sebesar Rp 200. Sultan turun tahta dan mengangkat putra mahkotanya sebagai penggantinya. SULTAN HAMENGKU BUWONO III Putra Sultan Sepuh yang memegang kekuasaan pada tahun 1810. Sultan HB III turun tahta dan kerajaan dipimpin oleh Sultan Sepuh (HB II) kembali selama satu tahun (1812).ketika Dorodjatun berusia 3 tahun Beliau diangkat menjadi putera mahkota (calon raja) dengan gelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom Hamengku Negara Sudibya Raja Putera Narendra ing Mataram. banyak diantaranya di Belanda. bahkan hingga ke negeri Belanda. Kedekatannya dengan Belanda membuatnya mendapat pangkat Letnan Kolonel (1839) dan Kolonel (1847) dari Belanda. Dalam memerintah dibantu dewan perwalian yang antara lain beranggotakan Pangeran Diponegoro sampai tahun 1836. Hal ini mengakibatkan Sultan sangat kaya seringga sering dijuluki Sultan Sugih. SULTAN HAMENGKU BUWONO V Bernama kecil Raden Mas Menol dan dinobatkan dalam usia 3 tahun. Perkawinannya dengan putri Solo (1848) yaitu kemenakan Susuhunan Paku Buwono V atau cucu Paku Buwono IV dari garwa ampeyan (selir) merupakan catatan sejarah bagi terjalinnya kembali hubungan antara Kesunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta yang sejak perjanjian Gianti (1755) sering terjadi pertikaian antara kedua belah pihak. SULTAN HAMENGKU BUWONO VI Adalah adik HB V yang semula bernama Pangeran Adipati Mangkubumi. Pada masa pemerintahannya diberlakukan sistem sewa tanah untuk swasta tetapi justru merugikan rakyat.000.

Kerajaan Ngayogyakarta diharuskan melepaskan daerah Kedu. Nama kecilnya Ontowiryo. De Kock memaksa mengadakan perundingan dan mendesak Diponegoro agar menghentikan perang. Tahun 1812 Raffles menyerbu Yogyakarta dan menangkap Sultan Sepuh yang kemudian diasingkan di Pulau Pinang kemudian dipindah ke Ambon. Jipang dan Grobogan kepada Inggris dan diganti kerugian sebesar 100. . 28 Maret 1830 P. Pemberontakan tersebut berakhir dengan tercapainya Perjanjian Gianti (13 Februari 1755) yang menyatakan bahwa separuh Mataram menjadi milik Mangkubumi. Dalam perjanjian itu pula Mangkubumi diakui sebagai Sultan Hamengku Buwono I yang bergelar Senopati Ing Ngalogo Sayidin Panotogomo Khalifatullah dengan karatonnya di Yogyakarta.Pada masa kepemimpinan Sultan HB III keraton Yogyakarta mengalami kemunduran yang besar-besaran. Tahun 1814 Beliau mangkat dalam usia 43 tahun. Tetapi Belanda telah menyiapkan penyergapan dengan teliti. SULTAN HAMENGKU BUWONO II (1792-1828) Dikenal sebagai penentang kekuasaan imperialisme Barat.000 real setahunnya. Permintaan itu ditolak Diponegoro. separuh Pacitan. putra sulung Sultan Hamengku Buwono III. Sebagian daerah kekuasaan keraton diserahkan kepada Pangeran Notokusumo yang berjasa kepada Raffles dan diangkat menjadi Pangeran Adipati Ario Paku Alam I. dan langsung ke Jakarta. PANGERAN MANGKUBUMI (6 Agustus 1717 – 24 Maret 1792) Terlahir dengan nama Raden Mas Sujono yang merupakan adik Susuhunan Mataram Paku Buwono II di Surakarta. Diponegoro lebih tertarik pada kehidupan keagamaan dan berdiri di pihak rakyat sehingga ia lebih suka tinggal di Tegalrejo daripada di keraton. Angkatan perang kerajaan diperkecil dan hanya beberapa tentara keamanan keraton. kemudian ke Semarang. Sultan HB II disebut Sultan Sepuh dan Sultan HB III adalah Sultan Raja. Pada tahun 1746 ia memberontak karena Paku Buwono II mengingkari janji memberikan daerah Sukawati (sekarang Sragen) atas kemenangan Mangkubumi melawan Raden Mas Said. 8 April 1830 sampai di Jakarta dan ditawan di Stadhuis. Hari itu juga Diponegoro ditangkap dan dibuang ke Ungaran. Perselisihan antara HB II dengan Susuhunan Surakarta tentang batas wilayah daerah kekuasaan juga mengakibatkan Daendales memaksa HB II turun tahta pada tahun1810. Panglima tertinggi dalam Perang Diponegoro (1825-1830) yang dalam buku-buku sejarah karangan penulis Belanda disebut Java Oorlog (=Perang Jawa). Japan. antara lain menentang Gubernur Jenderal Daendales dan Letnan Gubernur Raffles. PANGERAN DIPONEGORO ( 11 November 1785 – 8 Januari 1855). Dalam perkembangan selanjutnya Belanda berusaha menangkap Diponegoro dan meletus Perang Diponegoro pada tanggal 20 Juli 1825. Pemberontakannya terhadap keraton dimulai sejak kepemimpinan HB V (1822) dimana Diponegoro menjadi salah satu anggota perwalian yang mendampingi HB V yang berusia 3 tahun. Sultan HB II menentang aturan protokoler baru ciptaan Daendales mengenai alat kebesaran yang dipakai para residen Belandan pada saat menghadap Sultan misalnya hanya menggunakan payung dan tak perlu membuka topi. kemudian mengangkat putranya sebagai Sultan Hamengku Buwono III sehingga dalam keraton terdapat dua raja. Cara perwalian itu tidak disetujui Diponegoro. sedangkan pemerintahan sehari-hari dipegang oleh Patih Danurejo bersama Residen Belanda. Diponegoro menemui Jenderal De Kock di Magelang.

terpilih sebagai Ketua III Komite Nasional Indonesia Pusat (1945-1947) yang bertugas menyiapkan susunan pemerintahan. Ketua DPR hingga menjadi wakil presiden. Sulawesi Selatan. Pria cerdik berpostur kecil yang dijuluki si kancil” ini dilahirkan di Pematang Siantar. dan Pandu Kartawiguna.1935) untuk ikut aktif memperjuangkan kemerdekaan bangsanya. kalau pria otodidak yang secara formal hanya tamatan SD (HIS) ini pernah menjadi Ketua Sidang Majelis Umum PBB ke-26 di New York dan merupakan salah satu pendiri LKBN Antara. Dengan modal satu meja tulis tua. Wakil Presiden Adam Malik Si Kancil Pengubah Sejarah Ia merupakan personifikasi utuh dari kedekatan antara diplomasi dan media massa. bersama Sukarni. Ketika usianya masih belasan tahun. Di zaman Jepang. 1834 dipindahkan ke benteng Rotterdam di Makassar. Menjelang 17 Agustus 1945. Mewakili kelompok pemuda. dan satu mesin roneo tua. Adam Malik aktif bergerilya dalam gerakan pemuda memperjuangkan kemerdekaan. di seberang bioskop Deli. Demi mendukung kepemimpinan Soekarno-Hatta. Jakarta. Pinangsia 38 Jakarta Kota. Adam Malik masuk ke pemerintahan menjadi duta besar luar biasa dan berkuasa penuh untuk Uni Soviet dan Polandia. dan fotografi. Adam Malik adalah pendiri dan anggota Partai Rakyat. menteri. Sipahutar. Akhir tahun lima puluhan. mereka menyuplai berita ke berbagai surat kabar nasional. 22 Juli 1917 dari pasangan Haji Abdul Malik Batubara dan Salamah Lubis. pendiri Partai Murba. ia sudah sering menulis antara lain di koran Pelita Andalas dan Majalah Partindo. Adam Malik pada usia 17 tahun telah menjadi ketua Partindo di Pematang Siantar (1934. Jangan kaget. Selain itu. satu mesin tulis tua. ia menggerakkan rakyat berkumpul di lapangan Ikada. ia banyak membaca berbagai buku yang memperkaya pengetahuan dan wawasannya. Sebelumnya. ia pernah ditahan polisi Dinas Intel Politik di Sipirok 1934 dan dihukum dua bulan penjara karena melanggar larangan berkumpul. dan Wikana. Adam Malik sebagai pimpinan Komite Van Aksi. 8 Januari 1855 Diponegoro wafat dan dimakamkan di kampung Melayu Makassar. Di sela-sela kesibukan barunya itu. dan diplomat kawakan. Pada usia 20 tahun. Semenjak kecil ia gemar menonton film koboi. Chaerul Saleh. Karena .3 Mei 1830 diberangkatkan dengan kapal Pollux ke Manado dan ditawan di benteng Amsterdam. Sumatra Utara. atas penunjukan Soekarno. Adam Malik pernah melarikan Bung Karno dan Bung Hatta ke Rengasdengklok untuk memaksa mereka memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. putera bangsa berdarah Batak bermarga Batubara. Adam Malik bersama dengan Soemanang. Keinginannya untuk maju dan berbakti kepada bangsa mendorong Adam Malik merantau ke Jakarta. Armin Pane. sang ayah menyuruhnya memimpin toko Murah. Sang wartawan. politisi. membaca. Abdul Hakim. ini juga dikenal sebagai salah satu pelaku dan pengubah sejarah yang berperan penting dalam proses kemerdekaan Indonesia hingga proses pengisian kemerdekaan dalam dua rezim pemerintahan Soekarno dan Soeharto. memelopori berdirinya kantor berita Antara tahun 1937 berkantor di JI. dan anggota parlemen. Kemahirannya memadukan diplomasi dan media massa menghantarkannya menimba berbagai pengalaman sebagai duta besar. Setelah lulus HIS.

Bersama Menlu negara-negara ASEAN. Setelah mengabdikan diri demi bangsa dan negaranya. Kemudian. bersahaja. Wakil Presiden Try Sutrisno Sang Negarawan Berpendirian Teguh Mantan Wakil Presiden ini dikenal sebagai seorang negarawan yang jujur. yang menentang masuknya modal asing. Maklum. wartawan bahkan birokrat. Putra terbaik bangsa ini bukanlah seorang yang haus jabatan (ambisius) yang mau menghalalkan segala cara untuk meraih jabatan tertentu. Kemudian tiga bulan berikutnya. ia seing mengatakan ‘semua bisa diatur”. Adam Malik kemudian menjadi ketua Delegasi RI dalam perundingan Indonesia-Belanda. Ketika terjadi pergantian rezim pemerintahan Orde Lama. Ia orang Asia kedua yang pernah memimpin sidang lembaga tertinggi badan dunia itu. Empat tahun kemudian. Adam Malik memegang jabatan Menko Pelaksana Ekonomi Terpimpin (1965). ia terpilih menjadi Ketua DPR/MPR. isteri dan anak-anaknya mengabadikan namanya dengan mendirikan Museum Adam Malik. Adam bersama Roeslan Abdulgani dan Jenderal Nasution dianggap sebagai musuh PKI dan dicap sebagai trio sayap kanan yang kontra-revolusi. Ia bahkan dipercaya menjadi Ketua Sidang Majelis Umum PBB ke-26 di New York. Pemerintah juga memberikan berbagai tanda kehormatan. ia merasa kurang dapat berperan banyak. H. loyal. dalam Sidang Umum MPR Maret 1978 terpilih menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia yang ke-3 menggantikan Sri Sultan Hamengku Buwono IX yang secara tiba-tiba menyatakan tidak bersedia dicalonkan lagi. ia menyatakan keluar dari Partai Murba karena pendirian Partai Murba. lewat televisi. Sebagai seorang diplomat.Adam Malik meninggal di Bandung pada 5 September 1984 karena kanker lever. Beberapa tahun setelah menjabat wakil presiden. Adam Malik berperanan penting dalam berbagai perundingan dengan negara-negara lain termasuk rescheduling utang Indonesia peninggalan Orde Lama. Mantan .kemampuan diplomasinya. Pada tahun yang sama. untuk penyerahan Irian Barat di tahun 1962. Pada masa semakin menguatnya pengaruh Partai Komunis Indonesia. berdedikasi tinggi dan berpendirian teguh. Ia menganalogikannya seperti tuan-tuan kebon. Kemudian dalam beberapa kesempatan ia mengungkapkan kegalauan hatinya tentang feodalisme yang dianut pemimpin nasional. Sebagai Menlu dalam pemerintahan Orde Baru. Adam Malik memelopori terbentuknya ASEAN tahun 1967. Tahun 1966. ia bergabung dengan Golkar. Tapi perkataan ‘semua bisa diatur’ itu juga sekaligus sebagai lontaran kritik bahwa di negara ini ‘semua bisa di atur’ dengan uang. Sejak 1966 sampai 1977 ia menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri II / Menlu ad Interim dan Menlu RI. ia seorang yang terbiasa lincah dan aktif tiba-tiba hanya berperan sesekali meresmikan proyek dan membuka seminar. Selesai perjuangan Irian Barat (Irian Jaya). Tahun 1977. Adam disebut-sebut dalam trio baru Soeharto-Sultan-Malik. Sebagai diplomat ia memang dikenal selalu mempunyai 1001 jawaban atas segala macam pertanyaan dan permasalahan yang dihadapkan kepadanya. posisi Adam Malik yang berseberangan dengan kelompok kiri justru malah menguntungkannya.

Seperti. Kemudian. tidak ikut dalam berbagai yayasan yang didirikan Pak Harto. Dan sejak bergulirnya reformasi.Panglima ABRI dan Ajudan Presiden Soeharto ini terbilang loyal kepada atasan namun selalu teguh pada pendirian. Preisden Soeharto disebut-sebut kurang menyetujuinya dan merasa di-fait accompli. Bahkan ketika Pak Harto ‘ditinggalkan’ BJ Habibie dan 14 menteri Kabinet Pembangunan VII yang mendorong Pak Harto memilih mengundurkan diri (lengser). Tidak demikian dengan Pak Try. ini setelah pensiun dari berbagai tugas yang dibebankan negara. Veteran dan SMU Taruna Nusantara. Namun walaupun begitu. pasar masih menghendekakinya untuk tampil sebagai calon presiden. ia bertekad mengabdi sepanjang hayat dalam berbagai bidang. baik sebagai ajudan dan Panglima ABRI (TNI) maupun sebagai Wakil Presiden. Ia juga bisa menjaga jarak dengan para konglomerat yang dikenal dekat dengan penguasa ketika itu. Tetapi ia langsung menjawab bahwa ia tidak perlu dicalonkan menjadi presiden karena merasa sudah terlalu tua untuk itu. ia tetap bisa menjaga posisi. Namun Pak Harto tak merespon keinginan pasar tersebut dan tetap memilih BJ Habibie menjadi wakil presiden yang kemudian bersama 14 menteri mempraktekkan ungkapan politik bahwa tidak ada persahabatan yang abadi tetapi kepentinganlah yang abadi. Namun Pak Harto dan Golongan Karya yang telah didominasi kalangan ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia) lebih memilih BJ Habibie. Try Sutrisno. dikenal juga sebagai salah seorang Penasehat dan Sesepuh Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Dalam menuangkan sumbangan pemikiran dan aspirasinya bagi bangsa dan negara. Melainkan sebagai seorang putera bangsa prajurit pejuang. . ia tetap menjalankan tugasnya sebagai Wapres dengan penuh dedikasi dan loyalitas. pada periode berikutnya. Dan ketika itu orang menduga-duga maksud keterlibatannya di Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) adalah dalam rangka pencalonannya menjadi presiden. yang mengarah kepada BJ Habibie. yang membawahi UPN. 1997. Ketika hal ini diisyaratkan bahwa wakil presiden harus menguasai teknologi. Pepabri. pembina perkumpulan keagamaan “Spiritual Journeyff”. pasar langsung bereaksi negatif yang membuat nilai rupiah makin merosot tajam hingga mencapai Rp17. Ia selalu bijak dan bajik mengambil posisi sesuai batas-batas kepantasan tanggung jawabnya. Kendati ia begitu loyal dan dekat dengan Pak Harto. Padahal ketika itu. Lembaga Persahabatan Indonesia-Malaysia (PRIMA). penasehat Yayasan Kejuangan Panglima Besar Sudirman yang bergerak di bidang pendidikan. masih bergelut dan memimpin beberapa organisasi seperti. banyak pengusaha dan profesional yang menghendakinya tetap menjadi wakil presiden yang suatu ketika dapat menggantikan Pak Harto sebagai Presiden. Maka tak heran ketika pencalonannya sebagai wakil presiden oleh Fraksi ABRI.000 per 1 US dollar. Kendati Pak Harto lebih memilih BJ Habibie menjadi Wakil Presiden Kabinet Pembangunan VII. ia pun aktif dalam “Gerakan Kebangkitan Indonesia Raya”. Try Sutrisno tetap membina hubungan baik dengan Pak Harto. Ia seorang dari sedikit pejabat Orde Baru yang tetap memberi dorongan moril dengan mengunjungi Pak Harto setelah lengser. Purnawirawan Jenderal TNI AD yang menjadi Wakil Presiden masa pemerintahan Soeharto pada Kabinet Pembangunan VI. Try Sutrisno tetap menghormati Pak Harto. Baginya ladang pengabdian tidak harus selalu ada di puncak kekuasaan.

tepatnya pada tahun 1948. itu membuat kawan-kawannya selalu menyenangi dan menyeganinya. Pak Subandi. Tempaan masa perang yang keras dan sarat dengan tantangan inilah. putera ketiga mereka dan saudara-saudaranya. Namun karena kekuatan Pasukan Sekutu dengan Pasukan Pejuang tidak seimbang. Dalam situasi seperti itu. Keadaan mulai tenang sehubungan setelah adanya pengakuan kedaulatan yakni pada tahun 1949. ini berasal dari keluarga sederhana. karena harus mencari nafkah untuk meringankan beban hidup keluarga dengan menjual air minum. sekolahnya sebelumnya pada zaman Jepang. Orang tuanya dikenal sebagai pasangan suami-isteri yang harmonis. Lahir sebelum kemerdekaan dan melewati masa remajanya pada saat revolusi. Dan karena . serta senantiasa berpegang pada prinsip kejujuran. membuat masa kecil Try boleh dikatakan cukup keras. jujur. sang ayah kemudian selama mengungsi bergabung di Bagian Kesehatan Batalyon Poncowati di Purwoasri. Sang ayah akhirnya pensiun sebagai Pegawai Negeri dari Dinas Kesehatan Kota pada tahun 1953. dan akhirnya menjadi penjual rokok di stasiun Mojokerto. dan suka menolong orang yang dalam kesulitan.Pesuruh dan Pengasong Mantan Pangdam Jaya kelahiran Surabaya. termasuk keluarga Try. kemudian menjual koran. Demikian pula menempah sifat dalam jiwanya sehingga selalu sederhana dalam segala hal. bertepatan dengan usianya yang baru 13 tahun. sambil membantu kakaknya berjualan ayam di pasar Genteng. para Pejuang Republik melakukan perlawanan yang gigih dan gagah berani. masyarakat kota Surabaya. ayahnya bekerja sebagai pengemudi mobil Ambulance PGD/DKK (Dinas Kesehatan Kota). jujur dan berdisiplin serta menerapkan sistem pendidikan yang keras bernuansa agamis. tegar. 15 November 1935. kebenaran dan keadilan. Sifatnya yang sejak kecil selalu baik. kemudian menjadi kurir sekaligus sebagai anggota PD (Penyelidik Dalam) dengan tugas mencari informasi ke daerah pendudukan Belanda dan kemudian menyampaikannya kepada para pejuang Republik. akhirnya para pejuang menarik diri dan menyiapkan perang berlarut dengan menggunakan strategi dan taktik perang gerilya bersama seluruh rakyat. Try yang baru berusia 11 tahun waktu itu. keluarganya kembali ke Surabaya. yang di dalamnya termasuk tentara Belanda mendarat dan menduduki kota Surabaya antara tahun 1946-1948. Subandi. dan penuh semangat dalam menghadapi setiap permasalahan. terpaksa sekolah terhenti. tidak mudah tergiur dan terseret oleh iming-iming yang bersifat keduniawian. Dua tahun dalam pengungsian. Tidak berdinas di lingkungan Tentara/TNI lagi sebagaimana masa pengungsian. dan Mardhiyah ibundanya seorang ibu rumah tangga yang sangat tekun mengasuh putra/putrinya. setia. Kediri. Try kemudian melanjutkan sekolahnya yang sempat terhenti sekitar 3 tahun ke Perguruan Taman Siswa. kembali bekerja di Dinas Kesehatan Kota. sembari membawa perbekalan dan obat-obatan. Pendidikan yang kemudian tertanam kepada Try. ia diangkat sebagai Tobang (pesuruh) di Batalyon Poncowati. Ketika Pasukan Sekutu. tidak mudah terhanyut oleh arus trend masanya. yang dikemudian hari membentuk watak dan mental kepejuangan Try Sutrisno yang teguh. Demikian juga dengan ayahnya. Keluarganya ketika itu mengungsi ke Mojokerto. Perang dan mengungsi menjadi satu sejarah yang tak terpisahkan dalam kehidupannya. akhirnya harus mengungsi ke luar kota.

Perjalanan Karir Lulus dari Atekad di tahun 1959. dengan pangkat Letda Czi. Bersama yang lainnya ia kemudian dikirim ke Bandung untuk mengikuti Phsychotest. Tahun 1965 ia pindah ke Jakarta sebagai Dan Ki Dump Truck. Namun atas perhatian dan perintah dari Jenderal GPH Djuatikusumo ia mendapatkan panggilan kembali. dia bersama teman-temannya sempat dikirim ke daerah Operasi Penumpasan Pemberontakan PRRI/Permesta di daerah Sumbar. agar mereka memiliki bekal pengalaman nyata pada pelaksanaan tugasnya kelak. Olahraga yang disenanginya. tertarik untuk mendaftarkan diri dan mengikuti test masuk Akademi Teknik Angkatan Darat (Atekad). Seusai tugas Mandala.kesetiaannya dalam berteman. pengalaman yang tak mungkin didapatkan di Lembaga Pendidikan. ia melanjut ke SMA II. Tapi kemudian dalam test kesehatan yang dilaksanakan di Malang. ia ditugaskan pertama kali di Kodam IV /Sriwijaya sebagai Dan Ton Zipur. terutama sejak SMP adalah bersepeda. pencak silat. ia dinyatakan tidak memenuhi syarat. Pada tahun 1962 Lettu Try mengikuti pendidikan MOS Pazikon. Try ditugaskan ke Aceh. Ia disenangi oleh kawan-kawannya sejak si abngku SR. Dari olahraga angkat besi sudah ditekuninya dengan serius sejak SMP. Masuk Tentara Selepas dari SMA (1956). menaruh rasa simpati dan bahkan tak sedikit yang jatuh hati kepadanya. Sekolahnya yang selalu terputus-putus dan tersendat-sendat terutama ketika di SR akibat suasana perang di masa itu. Mayjen TNI GPH Djatikusumo yang saat itu menjabat sebagai Direktur Zeni Angkatan Darat (Dirziad) sengaja mengirimkan para taruna ke daerah operasi yang sebenarnya. Ketika berpangkat Kopral Taruna. Di Atekad. SMP dan SMA. Kemudian pada tahun 1962 ditugaskan pada Yon Zikon Komando Mandala di Kendari. Setelah lulus mengikuti . Setamat dari SMP II Surabaya. pada saat usianya sudah 21 tahun. Bukan saja karena pribadinya yang baik. ia yang waktu itu sudah berpangkat Lettu Czi kembali ke satuan Induknya Kodam IV/Sriwijaya sebagai Dan Kima Yon Zikon2/Dam IV SWJ. setia dan dermawan. jujur. Try mengikuti pendidikan pada Cabang Zeni. membuat bentuk tubuhnya atletis bagai huruf “V”. Bentuk bahu dan pundaknya yang kekar mengembang dengan otot-otot yang keras menonjol seperti yang terlihat sampai hari tuanya itu merupakan hasil dari kegemarannya pada olahraga angkat besi tersebut. Akhirnya Try dinyatakan diterima sebagai Taruna Akademi Genie yang kemudian berubah nama menjadi Atekad. Kemudian pada saat menjadi Sersan Taruna. Tak heran bila banyak di antara temanteman wanita di sekolahnya. membuat teman-temannya selalu menjadikannya sebagai pemimpin kelompoknya. Setelah melewati test akademi yang dilaksanakan di Surabaya. tetapi karena postur tubuhnya yang gagah dengan wajah bersih dan tampan bagai Elvis Presley. Try yang sejak semula sangat ingin menjadi tentara. angkat besi dan renang. Try dinyatakan lulus. serta ingin mengabdikan segenap jiwa raganya kepada nusa dan bangsa. yang secara diamdiam maupun terang-terangan sebagaimana umumnya remaja. Dan tahun 1964 ia mengikuti Latihan Dasar Para. baik sewaktu masih di SMP maupun di SMA. membuatnya tamat SMA tahun 1956.

Pada saat menjabat Pangdam IV/Swj itu ia melaksanakan Operasi Ganeca. kemudian menjadi Wadan Denma Ditziad. Kemudian dari Ditziad tahun 1968. Tuti Sutiawati seorang mojang Bandung. Setahun kemudian yakni tahun 1979. cakap dan berdisiplin. Selain itu. *** Kesempatan yang langka akhirnya diperoleh pada saat ia berpangkat Letkol. Pak Sukarna ini adalah seorang guru yang dikenal jujur. ia tidak pernah melupakan kekasih hatinya. sistem pengamanan VVIP. Tahun 1972 seusai mengikuti pendidikan Seskoad. Pasangan suami-isteri ini dikenal sangat harmonis dan bersahaja. yang menjabat Kasad pada pemerintahan Megawati Soekarnoputri. ia naik pangkat menjadi Kolonel Czi. juga giat menjalankan operasi . yang hingga akhir hayatnya sepenuhnya mengabdikan diri di lingkungan pendidikan. Pada tahun 1970 naik pangkat menjadi Mayor Czi. mendampingi Mayjen TNI Dading Kalbuadi yang kala itu menjabat Pangdam. berdisiplin dan menjunjung tinggi nilai-nilai aturan hukum. Dari 4 orang puteranya. Ia mengetahui tentang aturan protokoler. ia yang sekaligus bertindak selaku Laksusda Sumatera Selatan. mekanisme pengambilan keputusan dalam berbagai masalah kenegaraan. Sementara puteri sulungnya yang berprofesi sebagai dokter gigi. etiket kalangan atas. kesibukan tugas seorang Kepala Negara. yakni sebuah operasi lingkungan hidup berupa pengembalian gajah-gajah ke habitatnya. Dua tahun sesudah menyandang pangkat Kolonel. dan tak lama kemudian diangkat menjadi Pangdam IV/Sriwijaya. Pada tahun 1967 Kapten Try Sutrisno ini sempat mengikuti Latihan MOS Amfibi. ketika masih menjabat sebagai Kasdam XVI/Udayana.pendidikan Kupaltu di tahun 1965. Dalam mendidik keluarganya. Try resmi menikah dengan Tuti Sutiawati dan kemudian telah melahirkan baginya 4 orang putera dan 3 orang puteri. ia ditugaskan menjabat sebagai Kasdam XVI/Udayana yang bermarkas di Denpasar. tepatnya pada tahun 1978. dan lain-lain. puteri pertama dari pasangan Sukarna – Hj. Tahun itu pula ia mengikuti tugas belajar di Suslapa Zeni. pangkatnya dinaikkan menjadi Brigjen TNI. sikap Pemimpin Negara dalam menghadapi situasi kritis. tradisi budaya dan syariat agama. dan yang seorang lagi mengabdikan diri sebagai anggota TNI AD mengikuti jejaknya. *** Di tengah kesibukannya itu. Pada tahun 1977 ia dikirim ke Bandung untuk mengikuti pendidikan Seskogab ABRI. Banyak pengalaman berharga yang berhasil dia timba selama dirinya bertugas sebagai Ajudan Presiden. Try selalu bertolak pada pola hidup sederhana. ia naik pangkat menjadi Letkol Czi dan pindah ke Mabesad Jakarta sebagai Karo Binlatsat Staf Operasi TNI AD. Soeharto ketika itu. seorang mengabdikan diri sebagai anggota Polri. sistem administrasi level puncak. Pada tanggal 5 Februari 1961. ia dipindahtugaskan ke Bandung sebagai Wadan Yonzipur-9/Para. Hasanah. bagaimana cara Pejabat Tinggi membagi waktu. pergaulan dengan para pejabat tinggi negara. bersuamikan seorang anggota TNI AD juga. Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu. tingginya semangat juang dan tanggung jawab seorang Pemimpin dalam mengemban amanah kepemimpinannya. Selang dua tahun. Pada tahun 1974 ia ditugaskan menjadi Ajudan Presiden RI. dan dipercaya memimpin Yonzipur/Amfibi di Pasuruan. ia dilantik menjadi Kapten pada 1 Januari 1966 dan diangkat menjadi Dan Ki I/Dump Truck.

ia diangkat menjadi Anggota MPR RI Utusan Daerah Sumatera Selatan. Ketika itu ABRI masih terdiri dari institusi TNI AD. Ia bersama Pengurus Pusat bekerjasama dengan seluruh Pengurus Daerah membuat Program Pembinaan PBSI jangka panjang. 2 (dua) medali perak dan 1 (satu) medali perunggu pada event Olimpiade Barcelona tahun 1992. peristiwa Tanjung Priok. Try mengakui tak sempat berbuat banyak dalam membina TNI AD. yang hanya sekitar satu setengah tahun. yang bertujuan membantu para prajurit TNI AD dan PNS TNI AD dalam pengadaan rumah murah yang terjangkau oleh kemampuan mereka. seperti meletusnya kembali pemberontakan GPK (Gerakan Pengacau Keamanan) di Aceh pada pertengahan tahun 1989. dan peristiwa peledakan bom di sebuah Kantor Cabang Bank BCA. Hasil dari pembinaannya selama dua periode itu beberapa tahun kemudian langsung terlihat. dan pemberantasan kriminalitas yang amat meresahkan masyarakat setempat pada masa itu. yang merupakan cabang olahraga idola masyarakat. Di masa pengabdiannya memimpin Kodam V/Jaya inilah Try dihadapkan dengan beberapa peristiwa gangguan kemanan ibu kota yang cukup menyita perhatian. Ia juga merintis berdirinya Pelatda-Pelatda dan Pelatnas serta mendirikan Yayasan PBSI sebagai wadah pembibitan kader pemain di daerah-daerah dan pusat. Agustus 1985 pangkatnya dinaikkan lagi menjadi Letjen TNI sekaligus diangkat menjabat Wakasad mendampingi Kasad. Ia memimpin PB. Jenderal TNI Try Sutrisno memimpin ABRI.pemberantasan penyelundupan timah. dan jangka pendek. dengan dilandasi oleh semangat gotong royong seluruh warga TNI AD. Namun walaupun begitu ia masih sempat merintis berdirinya Badan TWP TNI AD (Tabungan Wajib Perumahan TNI AD). Kemduian. jangka menengah. karena pada awal tahun 1988 ia dipromosikan menjadi Pangab menggantikan Jenderal TNI LB. pada bulan Juni tahun 1986 atau sepuluh bulan sejak diangkat menjadi Wakasad. TNI AU. Tak lama menjabat sebagai Wakasad. ia diangkat menjadi Pangdam V/Jaya hingga tahun 1985 dan pangkatnya juga naik menjadi Mayjen TNI. GPK separatis Aceh tersebut merupakan kelanjutan (kambuhan) dari GPLHT (Gerakan Pengacau Liar Hasan Tiro) yang lahir pada tahun 1976 dan . sejak tahun 1988 hingga tahun 1993. Dan pada tahun itu juga. ia pun kemudian diangkat menjadi Kasad menggantikan Jenderal TNI Rudhini. Dan pada saat menjabat Pangdam itu pulalah yakni pada tahun 1980. yaitu peristiwa terbakarnya Toserba Sarinah. Pada masa jabatannya di organisasi tersebut. dan POLRI. Di antaranya. menyusul dibubarkannya Kodam I/Iskandarmuda. TNI AL. dirinya dipercaya memimpin organisasi olahraga bulutangkis PB. Ia dengan jujur mengatakan hanya bisa melakukan beberapa pembenahan terbatas di bidang pembinaan personil (terutama pendidikan dan latihan serta pembinaan karier) dan pembinaan material (terutama penataan persenjataan satuan tempur dan asrama prajurit). dan puncaknya adalah diraihnya 2 (dua) medali emas. PBSI selama dua periode yakni dari tahun 1985 hingga tahun 1993. Moerdani. pada 1 Desember 1982. Jenderal TNI Rudhini ketika itu. ia banyak mengadakan penyegaran di tubuh PB. Banyak peristiwa penting yang patut dicatat selama kepemimpinannya. dan kemudian digantikan oleh Letjen TNI Suryadi. PBSI. Selama menjadi Kasad. PBSI yang saat itu sedang mengalami krisis pemain dan krisis prestasi.

Belakangan setelah tidak menjabat pimpinan militer lagi. pada awal tahun 1990 itu di Lampung juga terjadi Peristiwa Talangsari. keinginannya untuk melengkapi (mengganti) alat utama sistem persenjataan ABRI yang sebagian besar sudah sangat ketinggalan zaman. perlengkapan perorangan. maupun logistik. GPK Aceh generasi 1989 ini semakin berkembang dengan adanya dukungan politik. memang menampakkan trend ancaman dengan eskalasi yang semakin meningkat. Seiring dengan era keterbukaan yang merebak ke semua sendi kehidupan. Peristiwa ini terjadi karena adanya di sana sebuah gerakan perlawanan terhadap Pemerintah yang sah. Pada tahun 1992 gerakan separatis ini berhasil diredam dan dilokalisasi. Aceh. disebabkan oleh alokasi anggaran pertahanan keamanan yang sangat minim. yang berbau radikalisme dan fanatisme sempit aliran keagamaan. keinginannya untuk memperbaiki tingkat kesejahteraan prajurit (makan. tertib serta berjalan lancar di seluruh daerah. dari pihak-pihak yang memiliki kepentingan. dan perumahan). dan dibantu serta dikendalikan dari luar negeri. ia mengaku. Namun di tengah-tengah keterbatasan anggaran untuk ABRI. Perkembangan kondisi Aceh selanjutnya setelah Try tak lagi menjadi Pangab.yang telah berhasil ditumpas pada tahun 1982. Kedua hal tersebut tidak dapat dituntaskannya. Demikian pula penggantian Alut Sista TNI AL dengan beberapa kapal bekas pakai. berhasil memelihara stabilitas keamanan di ketiga daerah tersebut dalam tingkat yang kondusif untuk menjalankan program pembangunan nasional. disebabkan oleh berbagai faktor yang sangat kompleks. Juga pembaruan terhadap beberapa Alut Sista TNI AU berupa pengadaan pesawat tempur F-16 dan pesawat latih kelas Charlie. menyusul dibukanya daerah Timtim dengan dunia luar. maupun dalam menunjang kegiatan sosial ekonomi dan sosial budaya masyarakat. Sedangkan POLRI mendapatkan perhatian pada pengadaan peralatan khusus untuk keperluan penyidikan. militer. serta perlengkapan untuk Satuan Reserse dan . Timtim. Saat itu para anggota gerombolan GPK Timtim (Fretilin) turun ke kota melakukan provokasi kepada masyarakat. Sehingga ia dengan jajaran ABRI serta dengan dukungan seluruh rakyat. ia masih sempat melakukan penggantian sebagian kecil Alut Sista TNI AD yakni peluru kendali Rapier untuk pengamanan obyek vital Arun dan Bontang. dan banyak dari anggotanya yang menyerahkan diri dan bersumpah untuk tetap setia kepada NKRI. walaupun pembayarannya dengan cara dicicil (multi year program). Dan pada tahun 1991. terjadi juga Peristiwa Santa Cruz yang memakan banyak korban jiwa. Kedua ganjalan hati Jenderal tampan yang terkenal ramah ini yang belum bisa direalisasikannya secara tuntas adalah: Pertama. masih mempunyai dua ganjalan hati dan fikiran ketika meninggalkan jabatan tersebut. Dalam masalah keamanan dalam negeri saat itu. dengan melakukan demonstrasi secara brutal menentang integrasi. dan Irian Jaya. serta Kedua. ia memfokuskan perhatiannya untuk memelihara kondisi stabilitas keamanan di tiga daerah rawan yakni. Kemudian. Ini terjadi semasa Pangdam Bukit Barisan dijabat oleh Mayjen TNI Pramono. Bahkan pelaksanaan Pemilu 1992 di Aceh tersebut ketika itu bisa berlangsung dengan aman. yang saat itu juga diakui dan bahkan menjadi keprihatinan para Anggota DPR (khususnya Komisi I). selain gangguan keamanan di Aceh.

yang dinikahinya 2 Februari 1957. Presiden Soeharto merasa di-fait accompli. Namun sejak September 2002. Pada tahun 1998 tugasnya sebagai Wapres berakhir. serta enam orang cucu. dan dua orang anak. Dan sesuai dengan batas kewenangan dan tanggungjawabnya selaku Pembantu Presiden. Jawa Barat 10 Oktober 1924. bahkan tetap bisa berolahraga golf. jantung mantan Pangdam V Jakarta Raya (1960-1966) ini kembali mengalami gangguan .Satuan Lalu Lintas. Terpilihnya dirinya sebagai Wapres RI. Try berjanji akan membantu tugas-tugas Presiden RI secara optimal sekuat kemampuannya. isterinya.00. Wakil Presiden Majelis Permusyawaratan Rakyat masa bakti 1992 – 1997 melalui Sidang Umumnya pada tahun 1993. ini meninggalkan seorang istri. berdasarkan ketentuan konstitusi dan dengan mengindahkan pengarahan Bapak Presiden. dan kemudian digantikan oleh BJ. menyadari bahwa semua itu tak akan terjadi tanpa izin Allah SWT. Jakarta Selatan. Adalah Fraksi ABRI MPR-RI yang lebih dahulu mencalonkannya. dan pelayanan sosial. Ia seorang putera terbaik bangsa yang jujur. Rini Ariani dan Nila Shanti. Setelah operasi jantung tersebut. Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata. Sumedang. dengan upacara militer yang dipimpin mantan Wapres Jenderal (Purn) Try Sutrisno dan komandan upacara Kolonel Tisna Komara (Asisten Intelijen Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat/Kostrad). sekitar pukul 07. Mantan Pangkostrad kelahiran Situraja. Ny. Tuti Sutiawati. mendahului pilihan terbuka dari Presiden Soeharto ketika itu. aktif dalam kegiatan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan berbagai kegiatan sosial lainnya. kesehatan. Jumat 21 Maret 2003 di Rumah Sakit Pusat TNI-AD Gatot Subroto. Dalam pidato pelantikannya. setelah sempat mendapat perawatan intensif selama dua pekan. Selama lima tahun menjabat Wapres itu. Ia juga orang yang legowo. Ia menderita penyakit jantung selama 13 tahun dan telah menjalani operasi by pass jantung tahun 1989 di Herz Und Diabetes Zentrum di Badoeyhausen. Habibie pada Sidang Umum MPR 1998. khususnya yang berhubungan dengan masalah kemanusiaan. disikapinya dengan sikap khudhu. presiden terpilih saat itu. akhirnya memilih putra bangsa ini menjadi Wakil Presiden RI mendampingi HM. tidak ambisius. fokus perhatian Try selama menjabat Wapres adalah pada bidang pengawasan atas penyelenggaraan pembangunan dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan. Jumat petang pukul 16. Suatu hal yang tidak lazim pada era Orde Baru itu. Konon. Mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan ini juga dinilai relatif bersih dari KKN. rendah hati. menerima apa adanya. Jakarta Pusat. Soeharto. yang wafat pada usia 79 tahun. dan tasyakur. Ny Karlinah Djaja Atmadja. taat pada aturan main dan lebih banyak bekerja daripada berbicara. kesehatan almarhum cukup baik.53 WIB. Jerman. Wakil Presiden Umar Wirahadikusumah Banyak Bekerja dan Sedikit Bicara Mantan Wakil Presiden RI ke-4 (1983-1988) Umar Wirahadikusumah menghembuskan napas terakhir. tawadhu.

ia dirawat di paviliun Kartika RSPAD. Bekerja Penerima beberapa penghargaan (bintang jasa) ini dikenal sebagai sosok pejabat yang lebih banyak bekerja daripada bicara. KSAL Laksamana Bernard Kent Sondakh. kolusi dan nepotisme (KKN). ia terus menjalani home care karena daya pompa jantungnya telah sangat melemah dan adanya bendungan pada paru sehingga mengakibatkan sesak napas. Memulai pendidikan kemiliteran pada zaman Jepang. sejumlah pemuda Sunda bergabung masuk tentara. Sepulang dari perawatan di Jerman. Tasikmalaya) dan Raden Ratnaningrum (putri Patih Demang Kartamenda di Bandung). Maka ketika pemerintahan Orde Baru berakhir.dan harus menjalani perawatan lagi di Jerman. di antaranya Umar . Sejak 5 Maret 2003. ia tidak pernah diusik. hingga akhirnya wafat. Ia mengikuti latihan pemuda Seinendojo (Sunen Dancho) Tangerang (1943). Ia orang yang legowo. Perjalanan karirnya dimulai sebagai Komandan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) Cicalengka. Sebab ia tergolong yang relatif bersih di antara banyaknya pejabat yang diduga bergelimang KKN. Pada masa awal Revolusi itu. sejak 8 Maret 2003. Pangkostrad Letjen Bibit Waluyo. Wapres Hamzah Haz. Upacara pelepasan jenazah di rumah duka dipimpin oleh KSAD Jenderal Ryamizard Ryacudu dengan komandan upacara Kolonel M Nizam (Asisten Perencanaan Kostrad). epat pukul 13. SMA (1955-1957) dan Universitas Padjadjaran (1957). mantan Presiden ke-3 RI BJ Habibie.00.61. tiba di rumah kediaman Jl Teuku Umar No. Kemudian. Jawa Barat (1945). Jakarta Pusat untuk disemayamkan. Kemudian pendidikan Chandra Muka (1951).00 WIB. banyak kalangan tidak menduga sebelumnya. Saat ia digantikan Sudharmono sebagai Wakil Presiden. Ia juga orang yang relatif bersih dari korupsi. Sebagian dari mereka berasal dari keluarga bangsawan. Setelah dimandikan di rumah duka RSPAD. Putera kelima dari pasangan Raden Rangga Wirahadikusumah (Wedana Ciawi. Beberapa tokoh melawat di antaranya mantan Presiden Soeharto. mendapat perawatan di ruang ICU. Presiden Megawati Soekarnoputri. Ia tidak suka melihat staf atau pejabat lain yang tidak menaati peraturan. Ia bukan orang yang menghalalkan segala cara untuk meraih sesuatu atau jabatan. ini memperoleh pendidikan di Eropesche Lagere School (1935-1942) MULO (1942-1945). Pangdam Jaya Mayjen Djoko Santoso. jenazahnya diusung ke Mesjid Istiqlal untuk disembahyangkan. KSAD Jenderal Ryamizard Ryacudu. tak sedikit pun tampak rasa kecewa dalam penampilannya. dan Kepala BIN Hendropriyono. Tapi sosoknya yang tidak ambisius rupanya telah menempatkannya memperoleh kepercayaan dari Presiden Soeharto ketika itu. Mantan Wakil Presiden (Wapres) Sudharmono. Menko Kesra Jusuf Kalla. Ia juga seorang yang sangat taat pada aturan. lalu masuk latihan perwira (Shoodanchoo) Tentara Pembela Tanah Air (PETA) di Bogor (1944). Kepala Polri Jenderal (Pol) Dai Bachtiar. Ketika ia dipilih menjadi Wakil Presiden (1983-1988). SSK AD (1955) hingga Sus Jenderal (1966). Ia juga orang yang rendah hati dan tak mau menonjol-nonjolkan diri. sekitar pukul 12. dimana banyak pejabatnya disorot karena diduga terlibat KKN dan pelanggaran hak-hak asasi manusia.

Siliwangi (1951). mulai dari perlucutan senjata Jepang di Cicalengka/Tasikmalaya (l945). Kehandalannya mendukung Panglima Kostrad Mayjen Soeharto menumpas PKI. pada setiap bulan Ramadhan. Ia selalu tertib melakukan shalat liwa waktu. Dan Res XI/Cop Sektor A-1 (1952-l953) dan lnspektur Jenderal (Irjen) T & TIll (1953-1954). dia selalu mengadakan shalat tarawih di Istana Wakil Presiden. Sebenarnya ia lebih senang tinggal di rumah yang mungil dan sederhana itu. Ia masuk tentara atas kesadarannya sendiri untuk membela tanah air. Clash II sebagal Komandan Ko Troepen Long Mars Solo-Tasikmalaya Barat-Clamis Utara (1948-1950). Beberapa bulan kemudian diangkat menjadi Pangkolaga (1966). ia dan keluarganya enggan meninggalkan rumah pribadinya di Jalan Agus Salim yang sederhana untuk pindah ke rumah dinas yang sudah disiapkan. ia pun dipercaya menjabat Panglima Komando Strategi Tjadangan Angkatan Darat (Pangkostrad) (1965-l967) menggantikan Mayjen Soeharto sendiri. Ia juga orang yang tidak suka kemewahan dan berfoya-foya. Kerusuhan “Merah” di daerah Cirebon. Lalu menjadi Pejabat (Ps) Pangdam V/Jaya-I (1960) sampai menjadi Pangdam V/Jaya-1 (1961-l965) dengan pangkat kolonel kemudian Brigjen. dan setelah melalui perdebatan yang sedikit alot. Breber dan Tegal (1946-1947). Kemudian menjadi Wakas Res. X Tasikmalaya (1946) dengan pangkat kapten. Komandan Komando Militer Kota (Dan KMK) Cirebon. Lalu menjadi Ajudan Panglima Kodam (Pangdam) VI Siliwangi (yang ketika itu dijabat AH Nasution). Kas Brigif-L Cirebon (1952). .Wirahadikusumah (zoon van de Wedana van Ciawi Tasikmalaya). Selain penumpasan G-30-S/PKI. Karir militernya berpuncak sebagai Kepala Staf AD (Desember 1969-AprII1973). ia dipromosikan menjabat Komandan Komando Militer Kota Besar (Dan KMKB) Jakarta Raya (1959). Setelah itu menjadi Dirlat di Garut (1947) serta Komandan Batalyon (Danyon) 1-U/III Cirebon (1947). Saat awal menjabat wapres. Setelah itu. Kemudian dipercaya menjabat Danyon IV/Be XIII Solo (1949). Ketika menjabat wakil presiden. dan Wehr Kreise II/Daerah Gerilya III Kuningan Barat sebagai Komandan Batalyon I Brigade Cirebon (1947 -l948). Ia orang yang sederhana. penumpasan Peristiwa Madiun sebagai Komandan Batalyon IV dengan pangkat mayor (l948l950). Ia juga ikut dalam operasi penghancuran pasukan Sutan Akbar Ciniru/Kuningan (1947). ia menjabat Ketua Badan Pengawas Keuangan (BPK) selama 10 tahun (1973-l983). ia juga banyak terlibat dalam operasi militer. penumpasan Darul Islam (Dl) Jawa Barat (1950-1952).2 TT III (1954-1957) sebelum menjabat Dan Men 10-Dan RTP Sibolga dengan pangkat Letkol (1957). Anak bangsawan yang sudah berpendidikan formal MULO (SMP) mendirikan TKR di Cicalengka taanggal 1 September 1945. Lalu menjadi Wakil Panglima Angkatan Darat (Wapangad) (1967-1969). dan penumpasan PRRI di Tapanuli (1958). Ka Su-II Div. Umar seorang prajurit pejuang yang taat beragama. Ia pun sempat menjadi Pengganti Sementara (Pgs) Su. akhirnya ia bersedia pindah ke rumah dinas dan menggunakan mobil dinas wapres yang disediakan Sekretariat Negara. Kas Ur Ex Knil Div Siliwangi (1950). Kemudian ia terpilih menjabat Wakil Presiden RI (1983-1988) mendampingi Presiden Soeharto. Dari Sibolga. karena jabatannya. Namun. Pada saat menjabat Pangdam V/Jaya ini ia ikut menumpas G-30-S/PKI. Clash I (1947-l948).

Kemudian jenazah disemayamkan di kediaman Jalan Senopati 44B. Gotong Royong. Ny Emma Norma Sudharmono. Damandiri. Pada periodenya sebagai Wapres. Saat-saat terakhir di unit perawatan intensif RS MMC. masih aktif mengorganisir kegiatan yayasan-yayasan yang didirikan Pak Harto. Kamis 26 Januari 2006. Jakarta. dia gemar berolahraga.40. Jakarta. Sudharmono selalu setia bekerja bersama Pak Harto. Sejumlah tokoh datang melayat. Supersemar. bersama seluruh anggota keluarga menungguinya. keluarga menghendaki almarhum dimakamkan sebelum (shalat) dzuhur atau sekitar pukul 10. Tokoh kelahiran Gresik. panggilan akrabnya. Wakil Presiden Letnan Jenderal (Purn) Sudharmono SH Bersama Pak Harto Sampai Akhir Letnan Jenderal (Purn) Sudharmono SH. ia sering main tenis. Kuningan.00.Ia satu di antara sedikit pejabat yang berkeinginan memberantas korupsi di negeri ini. Menurut Zaenal Abidin. almarhum dinyatakan mengalami gejala parkinson. Bangkit Bersama Pak Harto Wakil Presiden Republik Indonesia ke-5 periode 1988-1993. Selain itu dia memulai kunjungan kerja Wakil Presiden RI ke tiap Propinsi. masih tampak bugar pada usia tuanya. Dakap. disusul sejumlah komplikasi. di tengah kesibukannya. Sejak muda. dengan meninggalkan kenangan baik bagi bangsanya. terpilih menjadi Wapres setelah berhasil memimpin DPP Golkar dengan kemenangan mutlak pada Pemilu 1987. ia telah pergi. golf dan jalan kaki di waktu pagi di pekarangan rumahnya bersama istrinya. Rabu 25 Januari 2006 pukul 19. telah menjadi salah satu penyebab kebugarannya. Sebelumnya jenderal pekerja keras itu beberapa lama dirawat di Singapura. Kini. ini cukup lama mendampingi Presiden Soeharto saat berkuasa sampai sesudah lengser. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan bertindak sebagai inspektur upacara pemakaman. Setahun sebelumnya juga menjalani perawatan di Jepang. itu meninggal akibat infeksi paru dan komplikasi penyakit lain. Lulusan Akademi Hukum Militer (1956) kelahiran Gresik. Jawa Timur. Amal Bhakti Muslim Pancasila. Dia menderita infeksi paru. 12 Maret 1927 yang menjabat Menteri Sekretaris Negara tiga kali berturut-turut (1978-1988). 12 Maret 1927. baik sebagai Menteri Negara Sekretaris Negara dan Wakil Presiden maupun Koordinator Yayasan-yayasan yang didirikan Pak Harto. dan Trikora. sekretaris pribadi Pak Dhar. Semasa kondisi kesehatannya masih baik. Wakil Presiden Kabinet Pembangunan V (11 Maret 1988-11 Maret 1993). Pria bertubuh ceking dan enerjik ini. Dia dipercaya mengordinir tujuh yayasan yang didirikan Pak Harto. di antaranya mantan Persiden Soeharto. Direncanakan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata. Jawa Timur. serta ke . dia membentuk Tromol Pos 5000 sebagai sarana pengawasan masyarakat. meninggal dunia di Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (MMC). Pak Dar. dengan kursi roda. Saat itu. Setelah tidak aktif di pemerintahan. yakni Dharmais.

gencar mengampanyekan “bersih diri” dan “bersih lingkungan.” Pernyataan resminya dikutip koran-koran. ini memulai kiprahnya sejak zaman Perang Kemerdekaan. dipercayakan padanya sejak 1970 hingga tahun 1988.Departemen. Ibarat epidemi.Ing. yang kemudian menjadi Menteri Sekretaris Negara. Jabatan sekretaris negara. Dia bergabung dengan Divisi Ronggolawe berpangkat kapten. suami dari Emma Norma dan ayah tiga anak. Puncaknya. Saat itu. Tuduhan keterlibatannya dalam organisasi PKI. ?e-ti/crs. pada 25 Juni 1936. Masing-masing. bahwa Sudharmono yang ketika itu mengetuai Tim Operasionil Pusat Gabungan-V Komando Operasi Tertinggi (Koti) bahkan memerintahkan pengetikan naskah yang menyatakan PKI sebagai partai terlarang. Sudharmono terpilih menjadi ketua Umum DPP Golkar periode 1983-1988 pada Musyawarah Nasional III Golongan Karya (Golkar). Presiden Soeharto akhirnya menunjuk Sudharmono untuk dipilih MPR jadi wakil presiden. sempat terjadi ketegangan antara yang menjagokan Sudharmono dan Try Sutrisno. Oktober 1983. Bacharuddin Jusuf Habibie Presiden ketiga Republik Indonesia. Dr. Golkar makin mendominasi (mayoritas mutlak) politik Indonesia dengan meraih suara 72 persen pada Pemilu 1997. Sulawesi Selatan. Setelah itu.h.” Momok komunisme terus dihidupkan. Terpilihnya Sudharmono jadi Wakil Presiden tak terlepas dari keberhasilannya memimpin DPP Golongan Karya. Dia menggantikan Amir Moertono. sampai menjadi Wakil Presiden. hingga meraih gelar Sarjana Hukum. Dr. Sebab. Pada periode ini juga Rapat Koordinasi Pengawasan diselenggarakan setiap tahun. Dia benar-benar bangkit sejak kebangkitan Orde Baru. dari berbagai sumber Wakil Prseiden Prof. Beliau merupakan anak keempat dari delapan bersaudara. sehari setelah keluarnya Surat Perintah 11 Maret 1988. konon pada 12 Maret 1966. Pada periode kepemimpinannya. Kantor Negara dan Lembaga Departemen Non Pemerintah. dia sempat bertugas sebagai jaksa tentara. Sudharmono malah dituduh terlibat Partai Komunis Indonesia (PKI). Tak salah bila disebut bahwa dia orang kepercayaan Pak Harto. orang-orang media pun tak luput dari serangan. Seusai perang. Sementara Jenderal TNI Try yang menjabat Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Pangab). Namun. “Ada PKI dalam tubuh pers kita. dijagokan Golongan Karya unsur militer (jalur A) yang dimotori Menkopolkam LB Moerdani. Tuti Marini Puspowardojo. menteri penerangan ketika itu. Sudharmono yang saat itu menjabat Mensesneg merangkap Ketua Umum DPP Golkar dijagokan Golongan Karya unsur sipil (jalur G) dan birokarasi (jalur B). di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sangat lama dia mendampingi Presiden Soeharto. pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan RA. Sc. dinilai beberapa pihak tak beralasan. Harmoko. punya kepentingan dalam kancah politik nasional. tuduhan itu ditepis. Sebagai militer.c. orang-orang yang dianggap “tak bersih lingkungan” di instansi pemerintahan diberhentikan. Saat pemilihan Wakil Presiden pada Sidang Umum MPR Maret 1988. Habibie yang menikah dengan . Bacharuddin Jusuf Habibie lahir di Pare-Pare. Pak Dhar menimba ilmu di Perguruan Tinggi Hukum Militer (PTHM).

c. itu kembali dari “habitat”-nya Jerman. dan disumpah oleh Ketua Mahkamah Agung menjadi Presiden RI menggantikan Soeharto. Sc. banyak pengagum namun tak sedikit pula yang tak sependapat dengannya. terutama dalam pelajaran-pelajaran eksakta. Hasri Ainun Habibie (Menikah 12 Mei 1962) Anak : Ilham Akbar dan Thareq Kemal Cucu : Empat orang Ayah : Alwi Abdul Jalil Habibie Ibu : R. dipilih MPR menjadi Wakil Presiden RI. kembali pula hijrah bermukim ke Jerman. beliau masuk Universitas Indonesia di Bandung (Sekarang ITB). Soeharto menyerahkan jabatan presiden itu kepada Habibie berdasarkan Pasal 8 UUD 1945. dan dikaruniai dua orang anak. Bacharuddin Jusuf Habibie Lahir : Pare-Pare. Langkah-langkah Habibie banyak dikagumi.J. 25 Juni 1936 Agama : Islam Jabatan : Presiden RI Ketiga (1998-1999) Pendiri dan Ketua Dewan Pembina The Habibie Center Istri : dr. memimpin 10 perusahaan BUMN Industri Strategis. Dr.A. Sulawesi Selatan. Setiap kali. menjadi Profesor kehormatan (Guru Besar) pada Institut Teknologi Bandung. Jerman tahun 1960 yang kemudian mendapatkan gekar Doktor dari tempat yang sama tahun 1965. Habibie pindah ke Bandung untuk menuntut ilmu di Gouvernments Middlebare School.Hasri Ainun Habibie pada tanggal 12 Mei 1962 ini dikaruniai dua orang putra yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal.h. Habibie yang punya kegemaran menunggang kuda ini. Di SMA. Habibie 20 tahun menjabat Menteri Negara Ristek/Kepala BPPT. penuh kontroversi. 10 tahun kuliah hingga meraih gelar doktor konstruksi pesawat terbang di Jerman dengan predikat Summa Cum laude. Sifat tegas berpegang pada prinsip telah ditunjukkan Habibie sejak kanak-kanak. peraih penghargaan bergengsi Theodore van Karman Award. Biodata B. Masa kecil Habibie dilalui bersama saudara-saudaranya di Pare-Pare.Ing. beliau mulai tampak menonjol prestasinya. Sampai akhirnya Habibie dipaksa pula lengser akibat refrendum Timor Timur yang memilih merdeka. Pidato Pertanggungjawabannya ditolak MPR RI. Habibie hanya setahun kuliah di ITB Bandung. Habibie Nama : Prof. Habibie menikah tahun 1962. beliau selalu menjadi berita. Lalu bekerja di industri pesawat terbang terkemuka MBB Gmbh Jerman. Tahun 1967. sebelum memenuhi panggilan Presiden Soeharto untuk kembali ke Indonesia. Setelah tamat SMA di bandung tahun 1954. Beliau mendapat gelar Diploma dari Technische Hochschule. Beliau pun kembali menjadi warga negara biasa. harus kehilangan bapaknya yang meninggal dunia pada 3 September 1950 karena terkena serangan jantung. Di Indonesia. Habibie menjadi sosok favorit di sekolahnya. Dr. Tuti Marini Puspowardoyo Jumlah Saudara: Anak Keempat dari Delapan Bersaudara Pendidikan : . Tak lama setelah bapaknya meninggal.

Presiden RI 21 Mei 1998-20 Oktober 1999. Aachen. predikat Cum laude pada Fakultas Mekanikal Engineering. • • • Organisasi: Pendiri dan Ketua Umum ICMI Penghargaan: Theodore van Karman Award Sumber: Dari berbagai sumber antara lain The Habibie Center dan Soeharto Center. Jerman antara tahun 1965-1969. tahun 1974-1978. Hamburg. Jerman. Departemen Desain dan Konstruksi Pesawat Terbang (1955-1960). dengan gelar Diplom-Ingenieur. pada 11 Maret 1998-21 Mei 1998.I. dengan gelar doktor konstruksi pesawat terbang. yang merupakan cikal bakal BPPT. • • Pekerjaan : • • • • • • Kepala Riset dan Pengembangan Analisis Struktur pada perusahaan Hamburger Flugzeugbau Gmbh.• • ITB Bandung. Aachen. pada Fakultas Mekanikal Engineering. Rheinisch Westfalische Technische Hochscule (RWTH). Jerman. tahun 1954 Rheinisch Westfalische Technische Hochscule (RWTH). Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menristek) sekaligus Ketua Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) tahun 1978-1998. Pulang ke Indonesia dan memimpin Divisi Advanced Technology Pertamina. pada tahun 1977.com . bertanggungjawab langsung kepada Presiden Republik Indonesia Soeharto pada tahun 1974-1978. Kepala Divisi Metode dan Teknologi pada Pesawat Komersial dan Angkut Militer MBB Gmbh. predikat Summa Cum laude. Hamburg dan Munchen tahun 1973-1978 Penasehat Senior Teknologi pada Dewan Direksi MBB tahun 1978. Departemen Desain dan Konstruksi Pesawat Terbang (1960-1965). Penasehat Pemerintah Indonesia di Bidang Pengembangan Teknologi dan Pesawat Terbang. Menyampaikan pidato pengukuhan gelar profesor tentang konstruksi pesawat terbang di ITB Bandung. Wakil Presiden R. di Hamburg dan Munchen antara 1969-19973 Wakil Presiden dan Direktur Teknologi pada MBB Gmbh.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful