P. 1
Presiden Suharto & wakil-wakil Presiden « Insulinde's Blog

Presiden Suharto & wakil-wakil Presiden « Insulinde's Blog

|Views: 114|Likes:
Dipublikasikan oleh Roisul Jamil

More info:

Published by: Roisul Jamil on Mar 20, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/14/2014

pdf

text

original

Presiden Suharto & wakil-wakil Presiden

President Suharto Soeharto adalah Presiden kedua Republik Indonesia. Beliau lahir di Kemusuk, Yogyakarta, tanggal 8 Juni 1921. Bapaknya bernama Kertosudiro seorang petani yang juga sebagai pembantu lurah dalam pengairan sawah desa, sedangkan ibunya bernama Sukirah. Soeharto masuk sekolah tatkala berusia delapan tahun, tetapi sering pindah. Semula disekolahkan di Sekolah Desa (SD) Puluhan, Godean. Lalu pindah ke SD Pedes, lantaran ibunya dan suaminya, Pak Pramono pindah rumah, ke Kemusuk Kidul. Namun, Pak Kertosudiro lantas memindahkannya ke Wuryantoro. Soeharto dititipkan di rumah adik perempuannya yang menikah dengan Prawirowihardjo, seorang mantri tani. Sampai akhirnya terpilih menjadi prajurit teladan di Sekolah Bintara, Gombong, Jawa Tengah pada tahun 1941. Beliau resmi menjadi anggota TNI pada 5 Oktober 1945. Pada tahun 1947, Soeharto menikah dengan Siti Hartinah seorang anak pegawai Mangkunegaran. Perkawinan Letkol Soeharto dan Siti Hartinah dilangsungkan tanggal 26 Desember 1947 di Solo. Waktu itu usia Soeharto 26 tahun dan Hartinah 24 tahun. Mereka dikaruniai enam putra dan putri; Siti Hardiyanti Hastuti, Sigit Harjojudanto, Bambang Trihatmodjo, Siti Hediati Herijadi, Hutomo Mandala Putra dan Siti Hutami Endang Adiningsih. Jenderal Besar H.M. Soeharto telah menapaki perjalanan panjang di dalam karir militer dan politiknya. Di kemiliteran, Pak Harto memulainya dari pangkat sersan tentara KNIL, kemudian komandan PETA, komandan resimen dengan pangkat Mayor dan komandan batalyon berpangkat Letnan Kolonel. Pada tahun 1949, dia berhasil memimpin pasukannya merebut kembali kota Yogyakarta dari tangan penjajah Belanda saat itu. Beliau juga pernah menjadi Pengawal Panglima Besar Sudirman. Selain itu juga pernah menjadi Panglima Mandala (pembebasan Irian Barat). Tanggal 1 Oktober 1965, meletus G-30-S/PKI. Soeharto mengambil alih pimpinan Angkatan Darat. Selain dikukuhkan sebagai Pangad, Jenderal Soeharto ditunjuk sebagai Pangkopkamtib oleh Presiden Soekarno. Bulan Maret 1966, Jenderal Soeharto menerima Surat Perintah 11 Maret dari Presiden Soekarno. Tugasnya, mengembalikan keamanan dan ketertiban serta mengamankan ajaran-ajaran Pemimpin Besar Revolusi Bung Karno. Karena situasi politik yang memburuk setelah meletusnya G-30-S/PKI, Sidang Istimewa MPRS, Maret 1967, menunjuk Pak Harto sebagai Pejabat Presiden, dikukuhkan selaku Presiden RI Kedua, Maret 1968. Pak Harto memerintah lebih dari tiga dasa warsa lewat enam kali Pemilu, sampai ia mengundurkan diri, 21 Mei 1998. Setelah dirawat selama 24 hari di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta Selatan, mantan presiden Soeharto akhirnya meninggal dunia pada Ahad (27/1). Soeharto meninggal pada pukul 13.10 siang dalam usia 87 tahun. Biodata H.M. Soeharto Nama Lahir : H. Muhammad Soeharto : Kemusuk, Argomulyo, Godean, 1 Juni 1921

Meningal : 27 Januari 2008 Agama : Islam Jabatan Terakhir: Presiden Republik Indonesia (1966-1998) Pangkat : Jenderal Besar (Bintang Lima) Isteri : Ibu Tien Soeharto ( Siti Hartinah) Siti Hardiyanti Hastuti (Mbak Tutut) Sigit Harjojudanto Bambang Trihatmodjo Siti Hediati Hutomo Mandala Putra (Tommy) Siti Hutami Endang Adiningsih

Anak:

Ayah : Kertosudiro Ibu : Sukirah Alamat: Jalan Cendana No.8, Menteng Jakarta Pusat Wakil Presiden Sri Sultan Hamengku Buwono IX Sang Bangsawan yang Demokratis Pemerintahan Kesultanan Yogyakarta mengalami banyak perubahan di bawah pimpinannya. Pendidikan Barat yang dijalaninya sejak usia 4 tahun membuat Sri Sultan Hamengku Buwono IX (HB IX) menemukan banyak alternatif budaya untuk menyelenggarakan Keraton Yogyakarta. Dengan wawasan barunya ia menunjukkan bahwa raja bukan lagi gung binathara, melainkan demokratis. Raja berprinsip kedaulatan rakyat tetapi tetap berbudi bawa leksana. Ia memiliki paham kebangsaan yang tinggi. Dilahirkan di nDalem Pakuningratan kampung Sompilan Ngasem pada hari Sabtu Paing tanggal 12 April 1912 atau menurut tarikh Jawa Islam pada tanggal Rabingulakir tahun Jimakir 1842 dengan nama Dorodjatun. Ayahnya adalah Gusti Pangeran Haryo Puruboyo, yang kemudian hari ketika Dorodjatun berusia 3 tahun Beliau diangkat menjadi putera mahkota (calon raja) dengan gelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom Hamengku Negara Sudibya Raja Putera Narendra ing Mataram. Sedangkan ibunya bernama Raden Ajeng Kustilah, puteri Pangeran Mangkubumi yang kemudian bergelar Raden Ayu Adipati Anom. Sejak usia 4 tahun Dorodjatun sudah hidup terpisah dari keluarganya, dititipkan pada keluarga Mulder seorang Belanda yang tinggal di Gondokusuman untuk mendapat pendidikan yang penuh disiplin dan gaya hidup yang sederhana sekalipun ia putra seorang raja. Dalam keluarga Mulder itu Dorodjatun diberi nama panggilan Henkie yang diambil dari nama Pangeran Hendrik, suami Ratu Wilhelmina dari Negeri Belanda. Henkie mulai bersekolah di taman kanak-kanak atau Frobel School asuhan Juffrouw Willer yang terletak di Bintaran Kidul. Pada usia 6 tahun Dorodjatun masuk sekolah dasar Eerste Europese Lagere School dan tamat

Ia kembali ke Indonesia tahun 1939. Abdurrahman Sayidin Panoto Gomo. Pada tahun 1931 ia berangkat ke Belanda untuk kuliah di Rijkuniversiteit Leiden. Senopati Ing Ngalogo.” Wawasan kebangsaan HB IX juga terlihat dari sikap tegasnya yang mendukung Republik Indonesia dengan sangat konsekuen. Bahkan wawasan budayanya yang luas mempu menemukan terobosan baru untuk memulihkan kejayaan kerajaan Yogyakarta. setingkat SMP dan SMU) di Semarang dan kemudian di Bandung. tepatnya pada hari Senin Pon tanggal 18 Maret 1940 atau tanggal 8 bulan Sapar tahun Jawa Dal 1871. Di samping itu HB IX juga memiliki paham kebangsaan yang tinggi. namun juga mengambil inisatif yang sebenarnya dapat membahayakan dirinya. Raja berprinsip kedaulatan rakyat tetapi tetap berbudi bawa leksana. meluap budi luhur mulianya. termasuk mengijinkan para gerilyawan bersembunyi di kompleks keraton pada serangan oemoem 1 Maret 1949. Pertama. Sultan juga Abdurrahman Sayidin Panoto Gomo atau penata agama yang pemurah. Pendidikan Barat yang dijalaninya sejak usia 4 tahun membuat HB IX menemukan banyak alternatif budaya untuk menyelenggarakan Keraton Yogyakarta di kemudian hari. Jelaslah .” Kedua. ia bukan saja tidak mau menerima bujukan Belanda untuk berpihak pada mereka. maka HB IX dengan wawasan barunya menunjukkan bahwa raja bukan lagi gung binathara. Begitu juga ketika ibukota RI diduduki musuh. sebab dia diakui sebagai Kalifatullah. Meski begitu bukan berarti ia menghilangkan substansi sendiri sejauh itu perlu dipertahankan. berbudi bawa leksana ambeg adil para marta (besar laksana kekuasaan dewa. Ketika Jakarta sebagai ibukota RI mengalami situasi gawat. namun pertama-tama saya adalah dan tetap adalah orang Jawa. semoga saya dapat bekerja untuk memuhi kepentingan nusa dan bangsa. Setahun kemudian. Dalam pidato penobatannya sebagai Sri Sultan HB IX ada dua hal penting yang menunjukkan sikap tersebut. Kemudian Dorodjatun melanjutkan pendidikan ke Hogere Burger School (HBS.pada tahun 1925. Dorodjatun dinobatkan sebagai raja Ngayogyakarta Hadiningrat dengan gelar Sampeyandalem Ingkang Sinuwun Kanjeng Sultan Hamengkubuwono. sebatas pengetahuan dan kemampuan yang ada pada saya. dan bersikap adil terhadap sesama). adalah kalimat yang berbunyi: “Walaupun saya telah mengenyam pendidikan Barat yang sebenarnya. Berbagai tradisi keraton yang kurang menguntungkan dihapusnya dan dengan alternatif budaya baru HB IX menghapusnya. HB IX tidak keberatan ibukota RI dipindahkan ke Yogyakarta. Segera setelah Proklamasi RI ia mengirimkan amanat kepada Presiden RI yang menyataak keinginan kerajaan Yogyakarta untuk mendukung pemerintahan RI. pengganti Muhammad Rasul Allah. adalah ucapannya yang berisi janji perjuangan: “Izinkanlah saya mengakhiri pidato saya ini dengan berjanji. Bila dalam masa kejayaan Mataram pernah berhasil mengembangkan konsep politik keagungbinataraan yaitu bahwa kekuasaan raja adalah agung binathara bahu dhenda nyakrawati. Sri Sultan Hamengku Buwono IX merupakan contoh bangsawan yang demokratis. Kalifatullah Ingkang Kaping IX. Arti gelar tersebut ialah bahwa sultanlah penguasa yang sah dunia yang fana ini. dia juga Senopati Ing Ngalogo yang berarti mempunyai kekuasaan untuk menentukan perdamaian atau peperangan dan bahwa dia pulalah panglima tertinggi angkatan perang pada saat terjadi peperangan. pemeliharaan hukum dan penguasa dunia. Pemerintahan Kesultanan Yogyakarta mengalami banyak perubahan di bawah pimpinannya. mengambil jurusan Indologie (ilmu tentang Indonesia) kemudian ekonomi. melainkan demokratis.

Di kaki penyangga juga terdapat tulisan Pertemuan Sultan HB IX dengan Komandan Werkhreise (WK) III. Ide itu. Letak tetenger ini di sebuah taman luar keraton yang disebut Keben. Setelah bergabung dengan RI. Maka. Sejarah Mudah Berbaur Dongeng Penulisan sejarah cenderung memilih kejadian yang dramatis dengan menampilkan pelaku sejarah yang serba heroik. dalam konferensi pers di gedung Arsip Nasional RI Jakarta. dengan penunjuk arah panah ke selatan. atau berjarak sekitar 200 meter dari Monumen SO 1 Maret yang terletak di depan Istana Presiden Gedung Agung yang dibangun pada masa pemerintahan Orde Baru. Komandan WK III yang dimaksudkan itu adalah Letkol Soeharto (mantan Presiden). Sultan HB X menyatakan. yang disangga oleh bangunan patma dari cor beton. apa yang ditulis berdasarkan keterangannya itu akan memberikan nuansa tertentu dalam proses pemahaman terhadap jati diri bangsa. tetapi hakikatnya juga merusak bangsa. Sebuah dokumen hasil wawancara mendiang Raja Yogyakarta itu dengan Radio BBC London tahun 1980-an secara jelas mengatakan hal itu. Atas saran Jenderal Sudirman. gagasan mendiang Sri Sultan Hamengku Buwono IX mau mengadakan SO 1 Maret 1949 itu karena dilatarbelakangi oleh kepentingan nasional yakni menunjukkan kepada dunia internasional bahwa “denyut nadi” Republik Indonesia masih hidup. Sebab. penggagas Serangan Oemoem itu adalah mendiang Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan bukan Pak Harto seperti selama ini diyakini pemerintah Orde Baru. Jumat (10/3) petang. “Yang pasti. jelas Muhklis. seorang pelaku sejarah atau tokoh sejarah yang memberikan keterangan dengan mendistorsikan peristiwanya tidak hanya merusak nama baiknya sendiri. peran mantan Presiden Soeharto yang ketika itu masih berpangkat Letnan Kolonel hanya sebatas sebagai pelaksana saja. di mana seorang tokoh dimitoskan layaknya wong agung.4 ton diambil dari lereng Merapi. Penggagas Serangan Oemoem Berdasarkan dokumen-dokumen asli yang kini dimiliki Arsip Nasional RI semakin jelas.” kata Kepala Arsip Nasional RI Dr Muhklis Paeni. Dari wawancara itu juga terungkap. Sri Sultan lalu menghubungi Letkol Soeharto soal ide itu dan membicarakan pengoperasiannya. Di batu itu terdapat tulisan Tetenger Pelurusan Sejarah Serangan Oemum 1 Maret 1949. Menurut Muhklis. sejarah seringkali mudah berbaur dengan dongeng. HB IX terjun dalam dunia politik nasional. Sumbangan masyarakat Tetenger Pelurusan Sejarah SO 1 Maret itu terbuat dari batu besar seberat 8. di sebuah ruangan kompleks Keraton Yogyakarta yang terletak di sebelah selatan tetenger itu menjadi tempat pertemuan HB IX dengan Komandan WK III. Dana tetenger yang digarap oleh seniman patung kenamaan Yogyakarta Edhi Sunarso ini didanai dari masyarakat lewat dompet yang dibuka oleh . Kamis (29/6/02). Hal tersebut diungkapkan oleh Sultan Hamengku Buwono (HB) X dalam sambutannya pada peresmian Tetenger (tanda) Pelurusan Sejarah Serangan Oemoem (SO) 1 Maret 1949 di kompleks Keraton Yogyakarta. lalu didiskusikan dengan Panglima Besar Jenderal Sudirman dan akhirnya disetujui. Artinya.bahwa ia seorang raja yang republiken. penggagas Serangan Oemoem (SO) 1 Maret 1949 adalah mendiang Sri Sultan Hamengku Buwono IX.

tetapi HB IX. Sementara setelah itu diproduksi peristiwa yang sama dengan nuansa yang berbeda dengan judul Janur Kuning. Ayahnya adalah Gusti Pangeran Haryo Puruboyo.Harian Kedaulatan Rakyat.000 prajurit. Lulusan Fakultas Hukum UGM ini dinobatkan pada tanggal 7 Maret 1989 (Selasa Wage 19 Rajab 1921). bahwa penggagas ide SO 1 Maret 1949 bukan Letkol Soeharto sebagaimana tertulis dalam sejarah yang ada saat ini. Menyinggung sejarah SO 1 Maret 1949.pasti telah melibatkan tokoh-tokoh lain. Bernas dan Radar Yogya. pada tanggal itu sekitar pukul 06. karena sesungguhnya penulisan sejarah bukanlah persoalan kecil. Namun. Penting Dalam sambutannya HB X menyatakan. Berdasarkan peristiwa sejarah ini.00 pasukan TNI menyerang Yogyakarta yang diduduki Belanda sejak 19 Maret 1948. Dalam hubungan itu. SO 1 Maret 1949 yang dimaksudkan sebagai persitiwa politik-militer dengan dampak internasional -meskipun pimpinan negara ditawan di Pulau Bangka. Presiden Komisaris PG Madukismo. iklim reformasi ditandai suasana keterbukaan sikap kritis terhadap penulisan berbagai peristiwa dalam sejarah modern Indonesia. yang kemudian hari . Aktif dalam berbagai organisasi yaitu ketua umum Kadinda DIY. *** SULTAN HAMENGKU BUWONO X Lahir dengan nama Bendoro Raden Mas Herjuno Darpito pada tanggal 2 April 1946.” tegas HB X. SULTAN HAMENGKU BUWONO IX Dilahirkan di nDalem Pakuningratan kampung Sompilan Ngasem pada hari Sabtu Paing tanggal 12 April 1912 atau menurut tarikh Jawa Islam pada tanggal Rabingulakir tahun Jimakir 1842 dengan nama Dorodjatun. dengan alat komunikasi yang primitif. sebagaimana diungkapkan oleh Ketua Panitia Marsoedi (pelaku sejarah). bagaimanapun tak bisa dipungkiri peranan Letnan Kolonel Soeharto waktu itu tetap penting dan patut dicatat dalam sejarah. Tidak mudah dalam kondisi yang serba terbatas. HB X menyatakan. ketua DPD Golkar DIY. Meskipun situasi telah berubah dengan munculnya Tetenger SO 1 Maret 1949. Dirut PT Punokawan yang bergerak dalam bidang jasa konstruksi. bukan seorang Soeharto sendiri. “Historiografi harus bisa menempatkan visi yang didukung oleh verifikasi. Sedang pelaksanaan operasi lapangan adalah pasukan WK III yang dikomandani oleh Letkol Soeharto. lanjut HB X. Setelah dewasa bergelar KGPH Mangkubumi dan setelah diangkat sebagai putra mahkota diberi gelar KGPAA Hamengku Negara Sudibyo Raja Putra Nalendra Mataram. di tahun 1950-an Usmar Ismail memproduksi film semidokumenter yang diberi judul Enam Jam di Yogya. dan pada bulan Juli 1996 diangkat sebagai Ketua Tim Ahli Gubernur DIY. Pasukan TNI mampu bertahan selama enam jam di Yogyakarta. merencanakan dan melancarkan suatu serangan terkoordinasi dengan melibatkan paling sedikit 2. untuk mendudukkan secara proporsional peran pelaku sejarah dalam kaitan peristiwa sejarah. Makna tetenger pelurusan sejarah SO 1 Maret ini. ketua KONI DIY. keterangan saksi sejarah untuk pelurusan suatu peristiwa sejarah mendapatkan momentum yang tepat.

Setiap pendirian pabrik memberikan peluang pada Sultan untuk menerima dana sebesar Rp 200. Sultan turun tahta dan mengangkat putra mahkotanya sebagai penggantinya. SULTAN HAMENGKU BUWONO VI Adalah adik HB V yang semula bernama Pangeran Adipati Mangkubumi. Sedangkan ibunya bernama Raden Ajeng Kustilah.00. karenanya dalam memerintah didampingi wali yaitu Paku Alam I hingga tahun 1820. banyak diantaranya di Belanda. SULTAN HAMENGKU BUWONO VIII Pada masa HB VIII Kesultanan Yogyakarta mempunyai banyak dana yang dipakai untuk berbagai kegiatan termasuk membiayai sekolah-sekolah kesultanan. SULTAN HAMENGKU BUWONO IV (1804-1822) Diangkat sebagai raja pada usia 10 tahun. Hal ini mengakibatkan Sultan sangat kaya seringga sering dijuluki Sultan Sugih.000. Pada masa pemerintahannya diberlakukan sistem sewa tanah untuk swasta tetapi justru merugikan rakyat. bahkan hingga ke negeri Belanda. Perkawinannya dengan putri Solo (1848) yaitu kemenakan Susuhunan Paku Buwono V atau cucu Paku Buwono IV dari garwa ampeyan (selir) merupakan catatan sejarah bagi terjalinnya kembali hubungan antara Kesunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta yang sejak perjanjian Gianti (1755) sering terjadi pertikaian antara kedua belah pihak. Beliau mangkat pada tanggal 22 Oktober 1939 di RS Panti Rapih Yogyakarta. SULTAN HAMENGKU BUWONO V Bernama kecil Raden Mas Menol dan dinobatkan dalam usia 3 tahun. Setahun kemudian ketika Pemerintah Belanda digantikan Pemerintah Inggris di bawah pimpinan Letnan Gubernur Raffles. SULTAN HAMENGKU BUWONO III Putra Sultan Sepuh yang memegang kekuasaan pada tahun 1810. SULTAN HAMENGKU BUWONO VII Pada masa kepemimpinannya banyak didirikan pabrik gula di Yogyakarta. Pada masa kepemimpinannnya juga merupakan masa transisi menuju modernisasi di Yogyakarta. Banyak sekolah modern didirikan dan karenanya putra-putranya diharuskan mengenyam pendidikan modern. Tahun 1822 Beliau wafat pada saat bertamasya sehingga diberi gelar Sultan Seda Ing Pesiyar. Dalam memerintah dibantu dewan perwalian yang antara lain beranggotakan Pangeran Diponegoro sampai tahun 1836. seluruhnya berjumlah 17 pabrik. Kedekatannya dengan Belanda membuatnya mendapat pangkat Letnan Kolonel (1839) dan Kolonel (1847) dari Belanda. Sultan HB III turun tahta dan kerajaan dipimpin oleh Sultan Sepuh (HB II) kembali selama satu tahun (1812). Beliau mangkat pada tahun 1855 tanpa meninggalkan putra yang dapat menggantikannya. Putra-putra HB VIII banyak disekolahkan hingga perguruan tinggi. puteri Pangeran Mangkubumi yang kemudian bergelar Raden Ayu Adipati Anom. .ketika Dorodjatun berusia 3 tahun Beliau diangkat menjadi putera mahkota (calon raja) dengan gelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom Hamengku Negara Sudibya Raja Putera Narendra ing Mataram. Tahun 1920 dalam usia 80 tahun.

PANGERAN DIPONEGORO ( 11 November 1785 – 8 Januari 1855). Pemberontakan tersebut berakhir dengan tercapainya Perjanjian Gianti (13 Februari 1755) yang menyatakan bahwa separuh Mataram menjadi milik Mangkubumi. 8 April 1830 sampai di Jakarta dan ditawan di Stadhuis. 28 Maret 1830 P. De Kock memaksa mengadakan perundingan dan mendesak Diponegoro agar menghentikan perang. Tetapi Belanda telah menyiapkan penyergapan dengan teliti. dan langsung ke Jakarta. Angkatan perang kerajaan diperkecil dan hanya beberapa tentara keamanan keraton. Diponegoro menemui Jenderal De Kock di Magelang.Pada masa kepemimpinan Sultan HB III keraton Yogyakarta mengalami kemunduran yang besar-besaran. putra sulung Sultan Hamengku Buwono III. Tahun 1814 Beliau mangkat dalam usia 43 tahun. Pada tahun 1746 ia memberontak karena Paku Buwono II mengingkari janji memberikan daerah Sukawati (sekarang Sragen) atas kemenangan Mangkubumi melawan Raden Mas Said. Perselisihan antara HB II dengan Susuhunan Surakarta tentang batas wilayah daerah kekuasaan juga mengakibatkan Daendales memaksa HB II turun tahta pada tahun1810. Sultan HB II menentang aturan protokoler baru ciptaan Daendales mengenai alat kebesaran yang dipakai para residen Belandan pada saat menghadap Sultan misalnya hanya menggunakan payung dan tak perlu membuka topi. Permintaan itu ditolak Diponegoro. . Sebagian daerah kekuasaan keraton diserahkan kepada Pangeran Notokusumo yang berjasa kepada Raffles dan diangkat menjadi Pangeran Adipati Ario Paku Alam I. Diponegoro lebih tertarik pada kehidupan keagamaan dan berdiri di pihak rakyat sehingga ia lebih suka tinggal di Tegalrejo daripada di keraton. Japan. Panglima tertinggi dalam Perang Diponegoro (1825-1830) yang dalam buku-buku sejarah karangan penulis Belanda disebut Java Oorlog (=Perang Jawa). PANGERAN MANGKUBUMI (6 Agustus 1717 – 24 Maret 1792) Terlahir dengan nama Raden Mas Sujono yang merupakan adik Susuhunan Mataram Paku Buwono II di Surakarta. sedangkan pemerintahan sehari-hari dipegang oleh Patih Danurejo bersama Residen Belanda. kemudian mengangkat putranya sebagai Sultan Hamengku Buwono III sehingga dalam keraton terdapat dua raja. Dalam perkembangan selanjutnya Belanda berusaha menangkap Diponegoro dan meletus Perang Diponegoro pada tanggal 20 Juli 1825. Pemberontakannya terhadap keraton dimulai sejak kepemimpinan HB V (1822) dimana Diponegoro menjadi salah satu anggota perwalian yang mendampingi HB V yang berusia 3 tahun. Kerajaan Ngayogyakarta diharuskan melepaskan daerah Kedu. Sultan HB II disebut Sultan Sepuh dan Sultan HB III adalah Sultan Raja.000 real setahunnya. Tahun 1812 Raffles menyerbu Yogyakarta dan menangkap Sultan Sepuh yang kemudian diasingkan di Pulau Pinang kemudian dipindah ke Ambon. Hari itu juga Diponegoro ditangkap dan dibuang ke Ungaran. kemudian ke Semarang. antara lain menentang Gubernur Jenderal Daendales dan Letnan Gubernur Raffles. Dalam perjanjian itu pula Mangkubumi diakui sebagai Sultan Hamengku Buwono I yang bergelar Senopati Ing Ngalogo Sayidin Panotogomo Khalifatullah dengan karatonnya di Yogyakarta. Jipang dan Grobogan kepada Inggris dan diganti kerugian sebesar 100. SULTAN HAMENGKU BUWONO II (1792-1828) Dikenal sebagai penentang kekuasaan imperialisme Barat. Nama kecilnya Ontowiryo. separuh Pacitan. Cara perwalian itu tidak disetujui Diponegoro.

memelopori berdirinya kantor berita Antara tahun 1937 berkantor di JI. Di sela-sela kesibukan barunya itu. Pria cerdik berpostur kecil yang dijuluki si kancil” ini dilahirkan di Pematang Siantar. Keinginannya untuk maju dan berbakti kepada bangsa mendorong Adam Malik merantau ke Jakarta. Adam Malik sebagai pimpinan Komite Van Aksi. 1834 dipindahkan ke benteng Rotterdam di Makassar. Adam Malik bersama dengan Soemanang. politisi. ia menggerakkan rakyat berkumpul di lapangan Ikada. Dengan modal satu meja tulis tua. Sebelumnya. Karena . dan Pandu Kartawiguna. dan anggota parlemen. Akhir tahun lima puluhan. membaca. di seberang bioskop Deli. Ketika usianya masih belasan tahun. Armin Pane. Semenjak kecil ia gemar menonton film koboi. Sumatra Utara. Adam Malik pernah melarikan Bung Karno dan Bung Hatta ke Rengasdengklok untuk memaksa mereka memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. bersama Sukarni. Adam Malik aktif bergerilya dalam gerakan pemuda memperjuangkan kemerdekaan. terpilih sebagai Ketua III Komite Nasional Indonesia Pusat (1945-1947) yang bertugas menyiapkan susunan pemerintahan. Chaerul Saleh. Adam Malik pada usia 17 tahun telah menjadi ketua Partindo di Pematang Siantar (1934. Abdul Hakim. Adam Malik adalah pendiri dan anggota Partai Rakyat. Adam Malik masuk ke pemerintahan menjadi duta besar luar biasa dan berkuasa penuh untuk Uni Soviet dan Polandia. mereka menyuplai berita ke berbagai surat kabar nasional. ia banyak membaca berbagai buku yang memperkaya pengetahuan dan wawasannya. Menjelang 17 Agustus 1945. atas penunjukan Soekarno. Sulawesi Selatan. Selain itu. Jakarta. menteri.1935) untuk ikut aktif memperjuangkan kemerdekaan bangsanya. kalau pria otodidak yang secara formal hanya tamatan SD (HIS) ini pernah menjadi Ketua Sidang Majelis Umum PBB ke-26 di New York dan merupakan salah satu pendiri LKBN Antara. ini juga dikenal sebagai salah satu pelaku dan pengubah sejarah yang berperan penting dalam proses kemerdekaan Indonesia hingga proses pengisian kemerdekaan dalam dua rezim pemerintahan Soekarno dan Soeharto. Pada usia 20 tahun. ia sudah sering menulis antara lain di koran Pelita Andalas dan Majalah Partindo. Mewakili kelompok pemuda. Demi mendukung kepemimpinan Soekarno-Hatta. Jangan kaget. dan fotografi. dan satu mesin roneo tua. dan Wikana. Ketua DPR hingga menjadi wakil presiden. pendiri Partai Murba. Pinangsia 38 Jakarta Kota. Di zaman Jepang. ia pernah ditahan polisi Dinas Intel Politik di Sipirok 1934 dan dihukum dua bulan penjara karena melanggar larangan berkumpul.3 Mei 1830 diberangkatkan dengan kapal Pollux ke Manado dan ditawan di benteng Amsterdam. satu mesin tulis tua. dan diplomat kawakan. putera bangsa berdarah Batak bermarga Batubara. Sang wartawan. Sipahutar. sang ayah menyuruhnya memimpin toko Murah. 8 Januari 1855 Diponegoro wafat dan dimakamkan di kampung Melayu Makassar. Setelah lulus HIS. Kemahirannya memadukan diplomasi dan media massa menghantarkannya menimba berbagai pengalaman sebagai duta besar. Wakil Presiden Adam Malik Si Kancil Pengubah Sejarah Ia merupakan personifikasi utuh dari kedekatan antara diplomasi dan media massa. 22 Juli 1917 dari pasangan Haji Abdul Malik Batubara dan Salamah Lubis.

Maklum. Kemudian tiga bulan berikutnya. Pemerintah juga memberikan berbagai tanda kehormatan. lewat televisi. Adam bersama Roeslan Abdulgani dan Jenderal Nasution dianggap sebagai musuh PKI dan dicap sebagai trio sayap kanan yang kontra-revolusi. Sebagai Menlu dalam pemerintahan Orde Baru. ia bergabung dengan Golkar. H. Ia bahkan dipercaya menjadi Ketua Sidang Majelis Umum PBB ke-26 di New York. yang menentang masuknya modal asing. posisi Adam Malik yang berseberangan dengan kelompok kiri justru malah menguntungkannya. Adam disebut-sebut dalam trio baru Soeharto-Sultan-Malik. isteri dan anak-anaknya mengabadikan namanya dengan mendirikan Museum Adam Malik.Adam Malik meninggal di Bandung pada 5 September 1984 karena kanker lever. Tapi perkataan ‘semua bisa diatur’ itu juga sekaligus sebagai lontaran kritik bahwa di negara ini ‘semua bisa di atur’ dengan uang. Kemudian dalam beberapa kesempatan ia mengungkapkan kegalauan hatinya tentang feodalisme yang dianut pemimpin nasional. ia seorang yang terbiasa lincah dan aktif tiba-tiba hanya berperan sesekali meresmikan proyek dan membuka seminar. Adam Malik berperanan penting dalam berbagai perundingan dengan negara-negara lain termasuk rescheduling utang Indonesia peninggalan Orde Lama. untuk penyerahan Irian Barat di tahun 1962. Bersama Menlu negara-negara ASEAN. Adam Malik memegang jabatan Menko Pelaksana Ekonomi Terpimpin (1965). berdedikasi tinggi dan berpendirian teguh. Ia menganalogikannya seperti tuan-tuan kebon. Adam Malik kemudian menjadi ketua Delegasi RI dalam perundingan Indonesia-Belanda. Beberapa tahun setelah menjabat wakil presiden. Mantan . wartawan bahkan birokrat. dalam Sidang Umum MPR Maret 1978 terpilih menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia yang ke-3 menggantikan Sri Sultan Hamengku Buwono IX yang secara tiba-tiba menyatakan tidak bersedia dicalonkan lagi. Sebagai seorang diplomat. Sebagai diplomat ia memang dikenal selalu mempunyai 1001 jawaban atas segala macam pertanyaan dan permasalahan yang dihadapkan kepadanya. Ia orang Asia kedua yang pernah memimpin sidang lembaga tertinggi badan dunia itu. bersahaja. Empat tahun kemudian. Putra terbaik bangsa ini bukanlah seorang yang haus jabatan (ambisius) yang mau menghalalkan segala cara untuk meraih jabatan tertentu. Pada tahun yang sama. Tahun 1977. Kemudian. ia merasa kurang dapat berperan banyak. Ketika terjadi pergantian rezim pemerintahan Orde Lama. Tahun 1966. ia seing mengatakan ‘semua bisa diatur”.kemampuan diplomasinya. ia terpilih menjadi Ketua DPR/MPR. Wakil Presiden Try Sutrisno Sang Negarawan Berpendirian Teguh Mantan Wakil Presiden ini dikenal sebagai seorang negarawan yang jujur. Pada masa semakin menguatnya pengaruh Partai Komunis Indonesia. ia menyatakan keluar dari Partai Murba karena pendirian Partai Murba. Selesai perjuangan Irian Barat (Irian Jaya). Setelah mengabdikan diri demi bangsa dan negaranya. Sejak 1966 sampai 1977 ia menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri II / Menlu ad Interim dan Menlu RI. Adam Malik memelopori terbentuknya ASEAN tahun 1967. loyal.

yang membawahi UPN. Ia juga bisa menjaga jarak dengan para konglomerat yang dikenal dekat dengan penguasa ketika itu. penasehat Yayasan Kejuangan Panglima Besar Sudirman yang bergerak di bidang pendidikan. Dan ketika itu orang menduga-duga maksud keterlibatannya di Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) adalah dalam rangka pencalonannya menjadi presiden. Namun Pak Harto dan Golongan Karya yang telah didominasi kalangan ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia) lebih memilih BJ Habibie. Baginya ladang pengabdian tidak harus selalu ada di puncak kekuasaan. masih bergelut dan memimpin beberapa organisasi seperti. Ia seorang dari sedikit pejabat Orde Baru yang tetap memberi dorongan moril dengan mengunjungi Pak Harto setelah lengser. ini setelah pensiun dari berbagai tugas yang dibebankan negara. Veteran dan SMU Taruna Nusantara. Try Sutrisno tetap menghormati Pak Harto.000 per 1 US dollar. Maka tak heran ketika pencalonannya sebagai wakil presiden oleh Fraksi ABRI. Purnawirawan Jenderal TNI AD yang menjadi Wakil Presiden masa pemerintahan Soeharto pada Kabinet Pembangunan VI. pasar langsung bereaksi negatif yang membuat nilai rupiah makin merosot tajam hingga mencapai Rp17. dikenal juga sebagai salah seorang Penasehat dan Sesepuh Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Ketika hal ini diisyaratkan bahwa wakil presiden harus menguasai teknologi. Kemudian. Pepabri. ia tetap bisa menjaga posisi. Lembaga Persahabatan Indonesia-Malaysia (PRIMA). banyak pengusaha dan profesional yang menghendakinya tetap menjadi wakil presiden yang suatu ketika dapat menggantikan Pak Harto sebagai Presiden. pembina perkumpulan keagamaan “Spiritual Journeyff”. 1997. Seperti. Try Sutrisno. Kendati ia begitu loyal dan dekat dengan Pak Harto. tidak ikut dalam berbagai yayasan yang didirikan Pak Harto. ia pun aktif dalam “Gerakan Kebangkitan Indonesia Raya”. Dalam menuangkan sumbangan pemikiran dan aspirasinya bagi bangsa dan negara. Bahkan ketika Pak Harto ‘ditinggalkan’ BJ Habibie dan 14 menteri Kabinet Pembangunan VII yang mendorong Pak Harto memilih mengundurkan diri (lengser). Kendati Pak Harto lebih memilih BJ Habibie menjadi Wakil Presiden Kabinet Pembangunan VII. ia tetap menjalankan tugasnya sebagai Wapres dengan penuh dedikasi dan loyalitas. Tidak demikian dengan Pak Try. yang mengarah kepada BJ Habibie. Dan sejak bergulirnya reformasi. ia bertekad mengabdi sepanjang hayat dalam berbagai bidang. Padahal ketika itu. Tetapi ia langsung menjawab bahwa ia tidak perlu dicalonkan menjadi presiden karena merasa sudah terlalu tua untuk itu. Melainkan sebagai seorang putera bangsa prajurit pejuang. Namun walaupun begitu.Panglima ABRI dan Ajudan Presiden Soeharto ini terbilang loyal kepada atasan namun selalu teguh pada pendirian. baik sebagai ajudan dan Panglima ABRI (TNI) maupun sebagai Wakil Presiden. pada periode berikutnya. Preisden Soeharto disebut-sebut kurang menyetujuinya dan merasa di-fait accompli. Ia selalu bijak dan bajik mengambil posisi sesuai batas-batas kepantasan tanggung jawabnya. . pasar masih menghendekakinya untuk tampil sebagai calon presiden. Try Sutrisno tetap membina hubungan baik dengan Pak Harto. Namun Pak Harto tak merespon keinginan pasar tersebut dan tetap memilih BJ Habibie menjadi wakil presiden yang kemudian bersama 14 menteri mempraktekkan ungkapan politik bahwa tidak ada persahabatan yang abadi tetapi kepentinganlah yang abadi.

Dua tahun dalam pengungsian. kemudian menjadi kurir sekaligus sebagai anggota PD (Penyelidik Dalam) dengan tugas mencari informasi ke daerah pendudukan Belanda dan kemudian menyampaikannya kepada para pejuang Republik. Namun karena kekuatan Pasukan Sekutu dengan Pasukan Pejuang tidak seimbang. bertepatan dengan usianya yang baru 13 tahun. Try kemudian melanjutkan sekolahnya yang sempat terhenti sekitar 3 tahun ke Perguruan Taman Siswa. Try yang baru berusia 11 tahun waktu itu. Ketika Pasukan Sekutu. ini berasal dari keluarga sederhana. sembari membawa perbekalan dan obat-obatan. tidak mudah terhanyut oleh arus trend masanya. sekolahnya sebelumnya pada zaman Jepang.Pesuruh dan Pengasong Mantan Pangdam Jaya kelahiran Surabaya. Tidak berdinas di lingkungan Tentara/TNI lagi sebagaimana masa pengungsian. kemudian menjual koran. yang dikemudian hari membentuk watak dan mental kepejuangan Try Sutrisno yang teguh. dan Mardhiyah ibundanya seorang ibu rumah tangga yang sangat tekun mengasuh putra/putrinya. karena harus mencari nafkah untuk meringankan beban hidup keluarga dengan menjual air minum. Perang dan mengungsi menjadi satu sejarah yang tak terpisahkan dalam kehidupannya. Kediri. Keluarganya ketika itu mengungsi ke Mojokerto. tegar. akhirnya harus mengungsi ke luar kota. ia diangkat sebagai Tobang (pesuruh) di Batalyon Poncowati. itu membuat kawan-kawannya selalu menyenangi dan menyeganinya. membuat masa kecil Try boleh dikatakan cukup keras. tepatnya pada tahun 1948. dan penuh semangat dalam menghadapi setiap permasalahan. Keadaan mulai tenang sehubungan setelah adanya pengakuan kedaulatan yakni pada tahun 1949. Tempaan masa perang yang keras dan sarat dengan tantangan inilah. Dalam situasi seperti itu. Sifatnya yang sejak kecil selalu baik. dan akhirnya menjadi penjual rokok di stasiun Mojokerto. para Pejuang Republik melakukan perlawanan yang gigih dan gagah berani. Demikian juga dengan ayahnya. dan suka menolong orang yang dalam kesulitan. ayahnya bekerja sebagai pengemudi mobil Ambulance PGD/DKK (Dinas Kesehatan Kota). setia. kembali bekerja di Dinas Kesehatan Kota. Pak Subandi. jujur dan berdisiplin serta menerapkan sistem pendidikan yang keras bernuansa agamis. termasuk keluarga Try. Dan karena . akhirnya para pejuang menarik diri dan menyiapkan perang berlarut dengan menggunakan strategi dan taktik perang gerilya bersama seluruh rakyat. yang di dalamnya termasuk tentara Belanda mendarat dan menduduki kota Surabaya antara tahun 1946-1948. Demikian pula menempah sifat dalam jiwanya sehingga selalu sederhana dalam segala hal. sambil membantu kakaknya berjualan ayam di pasar Genteng. putera ketiga mereka dan saudara-saudaranya. keluarganya kembali ke Surabaya. masyarakat kota Surabaya. Orang tuanya dikenal sebagai pasangan suami-isteri yang harmonis. serta senantiasa berpegang pada prinsip kejujuran. Subandi. jujur. terpaksa sekolah terhenti. Sang ayah akhirnya pensiun sebagai Pegawai Negeri dari Dinas Kesehatan Kota pada tahun 1953. sang ayah kemudian selama mengungsi bergabung di Bagian Kesehatan Batalyon Poncowati di Purwoasri. kebenaran dan keadilan. 15 November 1935. Pendidikan yang kemudian tertanam kepada Try. Lahir sebelum kemerdekaan dan melewati masa remajanya pada saat revolusi. tidak mudah tergiur dan terseret oleh iming-iming yang bersifat keduniawian.

baik sewaktu masih di SMP maupun di SMA. Di Atekad. Pada tahun 1962 Lettu Try mengikuti pendidikan MOS Pazikon.kesetiaannya dalam berteman. ia dinyatakan tidak memenuhi syarat. setia dan dermawan. ia yang waktu itu sudah berpangkat Lettu Czi kembali ke satuan Induknya Kodam IV/Sriwijaya sebagai Dan Kima Yon Zikon2/Dam IV SWJ. Try dinyatakan lulus. Kemudian pada saat menjadi Sersan Taruna. serta ingin mengabdikan segenap jiwa raganya kepada nusa dan bangsa. Kemudian pada tahun 1962 ditugaskan pada Yon Zikon Komando Mandala di Kendari. yang secara diamdiam maupun terang-terangan sebagaimana umumnya remaja. Dan tahun 1964 ia mengikuti Latihan Dasar Para. Setelah melewati test akademi yang dilaksanakan di Surabaya. Tapi kemudian dalam test kesehatan yang dilaksanakan di Malang. ia melanjut ke SMA II. tertarik untuk mendaftarkan diri dan mengikuti test masuk Akademi Teknik Angkatan Darat (Atekad). SMP dan SMA. Setelah lulus mengikuti . Bersama yang lainnya ia kemudian dikirim ke Bandung untuk mengikuti Phsychotest. Sekolahnya yang selalu terputus-putus dan tersendat-sendat terutama ketika di SR akibat suasana perang di masa itu. Olahraga yang disenanginya. Seusai tugas Mandala. Bukan saja karena pribadinya yang baik. ia ditugaskan pertama kali di Kodam IV /Sriwijaya sebagai Dan Ton Zipur. dia bersama teman-temannya sempat dikirim ke daerah Operasi Penumpasan Pemberontakan PRRI/Permesta di daerah Sumbar. pencak silat. Masuk Tentara Selepas dari SMA (1956). Ketika berpangkat Kopral Taruna. Bentuk bahu dan pundaknya yang kekar mengembang dengan otot-otot yang keras menonjol seperti yang terlihat sampai hari tuanya itu merupakan hasil dari kegemarannya pada olahraga angkat besi tersebut. tetapi karena postur tubuhnya yang gagah dengan wajah bersih dan tampan bagai Elvis Presley. pada saat usianya sudah 21 tahun. Ia disenangi oleh kawan-kawannya sejak si abngku SR. Dari olahraga angkat besi sudah ditekuninya dengan serius sejak SMP. Mayjen TNI GPH Djatikusumo yang saat itu menjabat sebagai Direktur Zeni Angkatan Darat (Dirziad) sengaja mengirimkan para taruna ke daerah operasi yang sebenarnya. dengan pangkat Letda Czi. Tak heran bila banyak di antara temanteman wanita di sekolahnya. agar mereka memiliki bekal pengalaman nyata pada pelaksanaan tugasnya kelak. Akhirnya Try dinyatakan diterima sebagai Taruna Akademi Genie yang kemudian berubah nama menjadi Atekad. Perjalanan Karir Lulus dari Atekad di tahun 1959. membuat teman-temannya selalu menjadikannya sebagai pemimpin kelompoknya. Tahun 1965 ia pindah ke Jakarta sebagai Dan Ki Dump Truck. menaruh rasa simpati dan bahkan tak sedikit yang jatuh hati kepadanya. Namun atas perhatian dan perintah dari Jenderal GPH Djuatikusumo ia mendapatkan panggilan kembali. Setamat dari SMP II Surabaya. jujur. angkat besi dan renang. Try yang sejak semula sangat ingin menjadi tentara. terutama sejak SMP adalah bersepeda. membuat bentuk tubuhnya atletis bagai huruf “V”. Try mengikuti pendidikan pada Cabang Zeni. Try ditugaskan ke Aceh. membuatnya tamat SMA tahun 1956. pengalaman yang tak mungkin didapatkan di Lembaga Pendidikan.

ia dilantik menjadi Kapten pada 1 Januari 1966 dan diangkat menjadi Dan Ki I/Dump Truck. cakap dan berdisiplin. bagaimana cara Pejabat Tinggi membagi waktu. Pak Sukarna ini adalah seorang guru yang dikenal jujur. puteri pertama dari pasangan Sukarna – Hj. kesibukan tugas seorang Kepala Negara. ketika masih menjabat sebagai Kasdam XVI/Udayana. Pada tahun 1974 ia ditugaskan menjadi Ajudan Presiden RI. Try selalu bertolak pada pola hidup sederhana. yang hingga akhir hayatnya sepenuhnya mengabdikan diri di lingkungan pendidikan. *** Di tengah kesibukannya itu. Selang dua tahun. Soeharto ketika itu. ia naik pangkat menjadi Kolonel Czi. ia ditugaskan menjabat sebagai Kasdam XVI/Udayana yang bermarkas di Denpasar. ia naik pangkat menjadi Letkol Czi dan pindah ke Mabesad Jakarta sebagai Karo Binlatsat Staf Operasi TNI AD. dan lain-lain. dan yang seorang lagi mengabdikan diri sebagai anggota TNI AD mengikuti jejaknya. Kemudian dari Ditziad tahun 1968. Pada saat menjabat Pangdam IV/Swj itu ia melaksanakan Operasi Ganeca. tepatnya pada tahun 1978. mekanisme pengambilan keputusan dalam berbagai masalah kenegaraan. pangkatnya dinaikkan menjadi Brigjen TNI. Tahun 1972 seusai mengikuti pendidikan Seskoad. yang menjabat Kasad pada pemerintahan Megawati Soekarnoputri. Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu. Pada tanggal 5 Februari 1961. sikap Pemimpin Negara dalam menghadapi situasi kritis. tradisi budaya dan syariat agama. yakni sebuah operasi lingkungan hidup berupa pengembalian gajah-gajah ke habitatnya. Pada tahun 1967 Kapten Try Sutrisno ini sempat mengikuti Latihan MOS Amfibi. sistem pengamanan VVIP. dan tak lama kemudian diangkat menjadi Pangdam IV/Sriwijaya. Banyak pengalaman berharga yang berhasil dia timba selama dirinya bertugas sebagai Ajudan Presiden. Pasangan suami-isteri ini dikenal sangat harmonis dan bersahaja. Dua tahun sesudah menyandang pangkat Kolonel. Pada tahun 1977 ia dikirim ke Bandung untuk mengikuti pendidikan Seskogab ABRI. etiket kalangan atas. Dalam mendidik keluarganya. *** Kesempatan yang langka akhirnya diperoleh pada saat ia berpangkat Letkol. pergaulan dengan para pejabat tinggi negara. mendampingi Mayjen TNI Dading Kalbuadi yang kala itu menjabat Pangdam. Try resmi menikah dengan Tuti Sutiawati dan kemudian telah melahirkan baginya 4 orang putera dan 3 orang puteri. ia dipindahtugaskan ke Bandung sebagai Wadan Yonzipur-9/Para. kemudian menjadi Wadan Denma Ditziad. Tuti Sutiawati seorang mojang Bandung. berdisiplin dan menjunjung tinggi nilai-nilai aturan hukum. ia tidak pernah melupakan kekasih hatinya. juga giat menjalankan operasi . tingginya semangat juang dan tanggung jawab seorang Pemimpin dalam mengemban amanah kepemimpinannya. Dari 4 orang puteranya. seorang mengabdikan diri sebagai anggota Polri. sistem administrasi level puncak. Ia mengetahui tentang aturan protokoler. Sementara puteri sulungnya yang berprofesi sebagai dokter gigi. Pada tahun 1970 naik pangkat menjadi Mayor Czi. Hasanah. Setahun kemudian yakni tahun 1979. bersuamikan seorang anggota TNI AD juga. ia yang sekaligus bertindak selaku Laksusda Sumatera Selatan. Selain itu. dan dipercaya memimpin Yonzipur/Amfibi di Pasuruan. Tahun itu pula ia mengikuti tugas belajar di Suslapa Zeni.pendidikan Kupaltu di tahun 1965.

yang hanya sekitar satu setengah tahun. sejak tahun 1988 hingga tahun 1993. ia diangkat menjadi Pangdam V/Jaya hingga tahun 1985 dan pangkatnya juga naik menjadi Mayjen TNI. TNI AL. Selama menjadi Kasad. Tak lama menjabat sebagai Wakasad. yaitu peristiwa terbakarnya Toserba Sarinah.pemberantasan penyelundupan timah. Di antaranya. ia banyak mengadakan penyegaran di tubuh PB. Banyak peristiwa penting yang patut dicatat selama kepemimpinannya. dan kemudian digantikan oleh Letjen TNI Suryadi. Try mengakui tak sempat berbuat banyak dalam membina TNI AD. dan jangka pendek. Kemduian. Dan pada saat menjabat Pangdam itu pulalah yakni pada tahun 1980. dengan dilandasi oleh semangat gotong royong seluruh warga TNI AD. dan puncaknya adalah diraihnya 2 (dua) medali emas. dan POLRI. menyusul dibubarkannya Kodam I/Iskandarmuda. Ia dengan jujur mengatakan hanya bisa melakukan beberapa pembenahan terbatas di bidang pembinaan personil (terutama pendidikan dan latihan serta pembinaan karier) dan pembinaan material (terutama penataan persenjataan satuan tempur dan asrama prajurit). Dan pada tahun itu juga. dan pemberantasan kriminalitas yang amat meresahkan masyarakat setempat pada masa itu. pada bulan Juni tahun 1986 atau sepuluh bulan sejak diangkat menjadi Wakasad. TNI AU. peristiwa Tanjung Priok. jangka menengah. yang bertujuan membantu para prajurit TNI AD dan PNS TNI AD dalam pengadaan rumah murah yang terjangkau oleh kemampuan mereka. GPK separatis Aceh tersebut merupakan kelanjutan (kambuhan) dari GPLHT (Gerakan Pengacau Liar Hasan Tiro) yang lahir pada tahun 1976 dan . Hasil dari pembinaannya selama dua periode itu beberapa tahun kemudian langsung terlihat. yang merupakan cabang olahraga idola masyarakat. Namun walaupun begitu ia masih sempat merintis berdirinya Badan TWP TNI AD (Tabungan Wajib Perumahan TNI AD). Di masa pengabdiannya memimpin Kodam V/Jaya inilah Try dihadapkan dengan beberapa peristiwa gangguan kemanan ibu kota yang cukup menyita perhatian. PBSI selama dua periode yakni dari tahun 1985 hingga tahun 1993. ia diangkat menjadi Anggota MPR RI Utusan Daerah Sumatera Selatan. dirinya dipercaya memimpin organisasi olahraga bulutangkis PB. PBSI yang saat itu sedang mengalami krisis pemain dan krisis prestasi. Ia juga merintis berdirinya Pelatda-Pelatda dan Pelatnas serta mendirikan Yayasan PBSI sebagai wadah pembibitan kader pemain di daerah-daerah dan pusat. Ketika itu ABRI masih terdiri dari institusi TNI AD. 2 (dua) medali perak dan 1 (satu) medali perunggu pada event Olimpiade Barcelona tahun 1992. Ia bersama Pengurus Pusat bekerjasama dengan seluruh Pengurus Daerah membuat Program Pembinaan PBSI jangka panjang. karena pada awal tahun 1988 ia dipromosikan menjadi Pangab menggantikan Jenderal TNI LB. PBSI. seperti meletusnya kembali pemberontakan GPK (Gerakan Pengacau Keamanan) di Aceh pada pertengahan tahun 1989. Jenderal TNI Rudhini ketika itu. Pada masa jabatannya di organisasi tersebut. Jenderal TNI Try Sutrisno memimpin ABRI. Agustus 1985 pangkatnya dinaikkan lagi menjadi Letjen TNI sekaligus diangkat menjabat Wakasad mendampingi Kasad. ia pun kemudian diangkat menjadi Kasad menggantikan Jenderal TNI Rudhini. pada 1 Desember 1982. dan peristiwa peledakan bom di sebuah Kantor Cabang Bank BCA. Ia memimpin PB. Moerdani.

Sedangkan POLRI mendapatkan perhatian pada pengadaan peralatan khusus untuk keperluan penyidikan. Kemudian. yang berbau radikalisme dan fanatisme sempit aliran keagamaan.yang telah berhasil ditumpas pada tahun 1982. Sehingga ia dengan jajaran ABRI serta dengan dukungan seluruh rakyat. memang menampakkan trend ancaman dengan eskalasi yang semakin meningkat. pada awal tahun 1990 itu di Lampung juga terjadi Peristiwa Talangsari. perlengkapan perorangan. ia memfokuskan perhatiannya untuk memelihara kondisi stabilitas keamanan di tiga daerah rawan yakni. GPK Aceh generasi 1989 ini semakin berkembang dengan adanya dukungan politik. Saat itu para anggota gerombolan GPK Timtim (Fretilin) turun ke kota melakukan provokasi kepada masyarakat. Ini terjadi semasa Pangdam Bukit Barisan dijabat oleh Mayjen TNI Pramono. dan dibantu serta dikendalikan dari luar negeri. Namun di tengah-tengah keterbatasan anggaran untuk ABRI. masih mempunyai dua ganjalan hati dan fikiran ketika meninggalkan jabatan tersebut. disebabkan oleh alokasi anggaran pertahanan keamanan yang sangat minim. militer. maupun dalam menunjang kegiatan sosial ekonomi dan sosial budaya masyarakat. dan banyak dari anggotanya yang menyerahkan diri dan bersumpah untuk tetap setia kepada NKRI. Kedua ganjalan hati Jenderal tampan yang terkenal ramah ini yang belum bisa direalisasikannya secara tuntas adalah: Pertama. Seiring dengan era keterbukaan yang merebak ke semua sendi kehidupan. ia masih sempat melakukan penggantian sebagian kecil Alut Sista TNI AD yakni peluru kendali Rapier untuk pengamanan obyek vital Arun dan Bontang. Pada tahun 1992 gerakan separatis ini berhasil diredam dan dilokalisasi. selain gangguan keamanan di Aceh. tertib serta berjalan lancar di seluruh daerah. Demikian pula penggantian Alut Sista TNI AL dengan beberapa kapal bekas pakai. keinginannya untuk memperbaiki tingkat kesejahteraan prajurit (makan. dengan melakukan demonstrasi secara brutal menentang integrasi. menyusul dibukanya daerah Timtim dengan dunia luar. yang saat itu juga diakui dan bahkan menjadi keprihatinan para Anggota DPR (khususnya Komisi I). Dalam masalah keamanan dalam negeri saat itu. serta perlengkapan untuk Satuan Reserse dan . Timtim. dan Irian Jaya. walaupun pembayarannya dengan cara dicicil (multi year program). serta Kedua. disebabkan oleh berbagai faktor yang sangat kompleks. dan perumahan). keinginannya untuk melengkapi (mengganti) alat utama sistem persenjataan ABRI yang sebagian besar sudah sangat ketinggalan zaman. Bahkan pelaksanaan Pemilu 1992 di Aceh tersebut ketika itu bisa berlangsung dengan aman. Peristiwa ini terjadi karena adanya di sana sebuah gerakan perlawanan terhadap Pemerintah yang sah. berhasil memelihara stabilitas keamanan di ketiga daerah tersebut dalam tingkat yang kondusif untuk menjalankan program pembangunan nasional. dari pihak-pihak yang memiliki kepentingan. Dan pada tahun 1991. ia mengaku. Belakangan setelah tidak menjabat pimpinan militer lagi. Perkembangan kondisi Aceh selanjutnya setelah Try tak lagi menjadi Pangab. terjadi juga Peristiwa Santa Cruz yang memakan banyak korban jiwa. Kedua hal tersebut tidak dapat dituntaskannya. Juga pembaruan terhadap beberapa Alut Sista TNI AU berupa pengadaan pesawat tempur F-16 dan pesawat latih kelas Charlie. maupun logistik. Aceh.

dan pelayanan sosial. Wakil Presiden Majelis Permusyawaratan Rakyat masa bakti 1992 – 1997 melalui Sidang Umumnya pada tahun 1993. dan dua orang anak. Presiden Soeharto merasa di-fait accompli. Jawa Barat 10 Oktober 1924. Soeharto. Setelah operasi jantung tersebut.53 WIB. dan kemudian digantikan oleh BJ. Selama lima tahun menjabat Wapres itu. Jakarta Pusat. Ny Karlinah Djaja Atmadja. disikapinya dengan sikap khudhu. kesehatan. Suatu hal yang tidak lazim pada era Orde Baru itu. dan tasyakur.Satuan Lalu Lintas. Jakarta Selatan. Jumat petang pukul 16. setelah sempat mendapat perawatan intensif selama dua pekan. berdasarkan ketentuan konstitusi dan dengan mengindahkan pengarahan Bapak Presiden. jantung mantan Pangdam V Jakarta Raya (1960-1966) ini kembali mengalami gangguan . Ia seorang putera terbaik bangsa yang jujur. Terpilihnya dirinya sebagai Wapres RI. presiden terpilih saat itu. sekitar pukul 07. Jerman. Tuti Sutiawati. Try berjanji akan membantu tugas-tugas Presiden RI secara optimal sekuat kemampuannya. kesehatan almarhum cukup baik. Mantan Pangkostrad kelahiran Situraja. Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata. Sumedang. mendahului pilihan terbuka dari Presiden Soeharto ketika itu. Ny. rendah hati. menyadari bahwa semua itu tak akan terjadi tanpa izin Allah SWT. menerima apa adanya. ini meninggalkan seorang istri. fokus perhatian Try selama menjabat Wapres adalah pada bidang pengawasan atas penyelenggaraan pembangunan dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan. Habibie pada Sidang Umum MPR 1998. Ia juga orang yang legowo. Wakil Presiden Umar Wirahadikusumah Banyak Bekerja dan Sedikit Bicara Mantan Wakil Presiden RI ke-4 (1983-1988) Umar Wirahadikusumah menghembuskan napas terakhir. Adalah Fraksi ABRI MPR-RI yang lebih dahulu mencalonkannya. khususnya yang berhubungan dengan masalah kemanusiaan. tawadhu. taat pada aturan main dan lebih banyak bekerja daripada berbicara. Rini Ariani dan Nila Shanti. Dan sesuai dengan batas kewenangan dan tanggungjawabnya selaku Pembantu Presiden. Jumat 21 Maret 2003 di Rumah Sakit Pusat TNI-AD Gatot Subroto. Mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan ini juga dinilai relatif bersih dari KKN. Ia menderita penyakit jantung selama 13 tahun dan telah menjalani operasi by pass jantung tahun 1989 di Herz Und Diabetes Zentrum di Badoeyhausen. bahkan tetap bisa berolahraga golf. yang wafat pada usia 79 tahun. akhirnya memilih putra bangsa ini menjadi Wakil Presiden RI mendampingi HM. yang dinikahinya 2 Februari 1957. serta enam orang cucu.00. isterinya. Namun sejak September 2002. Pada tahun 1998 tugasnya sebagai Wapres berakhir. aktif dalam kegiatan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan berbagai kegiatan sosial lainnya. tidak ambisius. Dalam pidato pelantikannya. dengan upacara militer yang dipimpin mantan Wapres Jenderal (Purn) Try Sutrisno dan komandan upacara Kolonel Tisna Komara (Asisten Intelijen Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat/Kostrad). Konon.

00.61. dimana banyak pejabatnya disorot karena diduga terlibat KKN dan pelanggaran hak-hak asasi manusia. Maka ketika pemerintahan Orde Baru berakhir. Ia bukan orang yang menghalalkan segala cara untuk meraih sesuatu atau jabatan. SSK AD (1955) hingga Sus Jenderal (1966). epat pukul 13. mantan Presiden ke-3 RI BJ Habibie. di antaranya Umar . ia tidak pernah diusik. Sejak 5 Maret 2003. Jakarta Pusat untuk disemayamkan. Putera kelima dari pasangan Raden Rangga Wirahadikusumah (Wedana Ciawi. Sebab ia tergolong yang relatif bersih di antara banyaknya pejabat yang diduga bergelimang KKN. dan Kepala BIN Hendropriyono. mendapat perawatan di ruang ICU. Beberapa tokoh melawat di antaranya mantan Presiden Soeharto. KSAL Laksamana Bernard Kent Sondakh. Tasikmalaya) dan Raden Ratnaningrum (putri Patih Demang Kartamenda di Bandung). sejumlah pemuda Sunda bergabung masuk tentara. Tapi sosoknya yang tidak ambisius rupanya telah menempatkannya memperoleh kepercayaan dari Presiden Soeharto ketika itu.dan harus menjalani perawatan lagi di Jerman. KSAD Jenderal Ryamizard Ryacudu. Pangkostrad Letjen Bibit Waluyo. Ia mengikuti latihan pemuda Seinendojo (Sunen Dancho) Tangerang (1943). Kepala Polri Jenderal (Pol) Dai Bachtiar. Ia juga seorang yang sangat taat pada aturan. kolusi dan nepotisme (KKN). banyak kalangan tidak menduga sebelumnya. Jawa Barat (1945). Sepulang dari perawatan di Jerman. Presiden Megawati Soekarnoputri. hingga akhirnya wafat. Saat ia digantikan Sudharmono sebagai Wakil Presiden. Ia orang yang legowo. Sebagian dari mereka berasal dari keluarga bangsawan. SMA (1955-1957) dan Universitas Padjadjaran (1957). tak sedikit pun tampak rasa kecewa dalam penampilannya. Ia juga orang yang relatif bersih dari korupsi. Menko Kesra Jusuf Kalla. Upacara pelepasan jenazah di rumah duka dipimpin oleh KSAD Jenderal Ryamizard Ryacudu dengan komandan upacara Kolonel M Nizam (Asisten Perencanaan Kostrad). ini memperoleh pendidikan di Eropesche Lagere School (1935-1942) MULO (1942-1945). sejak 8 Maret 2003. ia terus menjalani home care karena daya pompa jantungnya telah sangat melemah dan adanya bendungan pada paru sehingga mengakibatkan sesak napas. Ia juga orang yang rendah hati dan tak mau menonjol-nonjolkan diri. ia dirawat di paviliun Kartika RSPAD. Bekerja Penerima beberapa penghargaan (bintang jasa) ini dikenal sebagai sosok pejabat yang lebih banyak bekerja daripada bicara. jenazahnya diusung ke Mesjid Istiqlal untuk disembahyangkan. Setelah dimandikan di rumah duka RSPAD. Kemudian pendidikan Chandra Muka (1951). Wapres Hamzah Haz. lalu masuk latihan perwira (Shoodanchoo) Tentara Pembela Tanah Air (PETA) di Bogor (1944). Ketika ia dipilih menjadi Wakil Presiden (1983-1988).00 WIB. Ia tidak suka melihat staf atau pejabat lain yang tidak menaati peraturan. Mantan Wakil Presiden (Wapres) Sudharmono. Kemudian. tiba di rumah kediaman Jl Teuku Umar No. Pangdam Jaya Mayjen Djoko Santoso. Perjalanan karirnya dimulai sebagai Komandan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) Cicalengka. sekitar pukul 12. Memulai pendidikan kemiliteran pada zaman Jepang. Pada masa awal Revolusi itu.

dan setelah melalui perdebatan yang sedikit alot. Ia juga orang yang tidak suka kemewahan dan berfoya-foya. Pada saat menjabat Pangdam V/Jaya ini ia ikut menumpas G-30-S/PKI. Ia pun sempat menjadi Pengganti Sementara (Pgs) Su. penumpasan Darul Islam (Dl) Jawa Barat (1950-1952). Kehandalannya mendukung Panglima Kostrad Mayjen Soeharto menumpas PKI. Selain penumpasan G-30-S/PKI. mulai dari perlucutan senjata Jepang di Cicalengka/Tasikmalaya (l945). Kemudian menjadi Wakas Res. Ia juga ikut dalam operasi penghancuran pasukan Sutan Akbar Ciniru/Kuningan (1947). Dari Sibolga. Siliwangi (1951). Kas Ur Ex Knil Div Siliwangi (1950). Kas Brigif-L Cirebon (1952). dia selalu mengadakan shalat tarawih di Istana Wakil Presiden. karena jabatannya. . Umar seorang prajurit pejuang yang taat beragama. dan penumpasan PRRI di Tapanuli (1958). Dan Res XI/Cop Sektor A-1 (1952-l953) dan lnspektur Jenderal (Irjen) T & TIll (1953-1954). ia dan keluarganya enggan meninggalkan rumah pribadinya di Jalan Agus Salim yang sederhana untuk pindah ke rumah dinas yang sudah disiapkan. akhirnya ia bersedia pindah ke rumah dinas dan menggunakan mobil dinas wapres yang disediakan Sekretariat Negara. Ia masuk tentara atas kesadarannya sendiri untuk membela tanah air. Setelah itu. Komandan Komando Militer Kota (Dan KMK) Cirebon. ia pun dipercaya menjabat Panglima Komando Strategi Tjadangan Angkatan Darat (Pangkostrad) (1965-l967) menggantikan Mayjen Soeharto sendiri. X Tasikmalaya (1946) dengan pangkat kapten. Ka Su-II Div. Breber dan Tegal (1946-1947).2 TT III (1954-1957) sebelum menjabat Dan Men 10-Dan RTP Sibolga dengan pangkat Letkol (1957). Lalu menjadi Pejabat (Ps) Pangdam V/Jaya-I (1960) sampai menjadi Pangdam V/Jaya-1 (1961-l965) dengan pangkat kolonel kemudian Brigjen. ia dipromosikan menjabat Komandan Komando Militer Kota Besar (Dan KMKB) Jakarta Raya (1959). Clash I (1947-l948). Karir militernya berpuncak sebagai Kepala Staf AD (Desember 1969-AprII1973). Lalu menjadi Ajudan Panglima Kodam (Pangdam) VI Siliwangi (yang ketika itu dijabat AH Nasution). Sebenarnya ia lebih senang tinggal di rumah yang mungil dan sederhana itu. Ia selalu tertib melakukan shalat liwa waktu. Clash II sebagal Komandan Ko Troepen Long Mars Solo-Tasikmalaya Barat-Clamis Utara (1948-1950).Wirahadikusumah (zoon van de Wedana van Ciawi Tasikmalaya). Kemudian ia terpilih menjabat Wakil Presiden RI (1983-1988) mendampingi Presiden Soeharto. Anak bangsawan yang sudah berpendidikan formal MULO (SMP) mendirikan TKR di Cicalengka taanggal 1 September 1945. ia menjabat Ketua Badan Pengawas Keuangan (BPK) selama 10 tahun (1973-l983). Ketika menjabat wakil presiden. Beberapa bulan kemudian diangkat menjadi Pangkolaga (1966). pada setiap bulan Ramadhan. ia juga banyak terlibat dalam operasi militer. Kerusuhan “Merah” di daerah Cirebon. penumpasan Peristiwa Madiun sebagai Komandan Batalyon IV dengan pangkat mayor (l948l950). Setelah itu menjadi Dirlat di Garut (1947) serta Komandan Batalyon (Danyon) 1-U/III Cirebon (1947). Namun. dan Wehr Kreise II/Daerah Gerilya III Kuningan Barat sebagai Komandan Batalyon I Brigade Cirebon (1947 -l948). Kemudian dipercaya menjabat Danyon IV/Be XIII Solo (1949). Ia orang yang sederhana. Saat awal menjabat wapres. Lalu menjadi Wakil Panglima Angkatan Darat (Wapangad) (1967-1969).

itu meninggal akibat infeksi paru dan komplikasi penyakit lain. Pak Dar. dengan kursi roda. Sejak muda. ia sering main tenis. Setahun sebelumnya juga menjalani perawatan di Jepang. terpilih menjadi Wapres setelah berhasil memimpin DPP Golkar dengan kemenangan mutlak pada Pemilu 1987. Bangkit Bersama Pak Harto Wakil Presiden Republik Indonesia ke-5 periode 1988-1993. Sudharmono selalu setia bekerja bersama Pak Harto. Menurut Zaenal Abidin. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan bertindak sebagai inspektur upacara pemakaman. telah menjadi salah satu penyebab kebugarannya. dia membentuk Tromol Pos 5000 sebagai sarana pengawasan masyarakat. golf dan jalan kaki di waktu pagi di pekarangan rumahnya bersama istrinya. Jawa Timur. di tengah kesibukannya. Kemudian jenazah disemayamkan di kediaman Jalan Senopati 44B. Gotong Royong. Semasa kondisi kesehatannya masih baik. Kuningan. Jakarta. panggilan akrabnya. Amal Bhakti Muslim Pancasila. sekretaris pribadi Pak Dhar.00. dan Trikora. 12 Maret 1927. almarhum dinyatakan mengalami gejala parkinson. dengan meninggalkan kenangan baik bagi bangsanya. masih aktif mengorganisir kegiatan yayasan-yayasan yang didirikan Pak Harto. Kamis 26 Januari 2006. serta ke .Ia satu di antara sedikit pejabat yang berkeinginan memberantas korupsi di negeri ini. Ny Emma Norma Sudharmono. Dakap. Kini. Tokoh kelahiran Gresik. di antaranya mantan Persiden Soeharto. Sebelumnya jenderal pekerja keras itu beberapa lama dirawat di Singapura. disusul sejumlah komplikasi. Selain itu dia memulai kunjungan kerja Wakil Presiden RI ke tiap Propinsi. Rabu 25 Januari 2006 pukul 19. Pria bertubuh ceking dan enerjik ini. Damandiri. Direncanakan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata. baik sebagai Menteri Negara Sekretaris Negara dan Wakil Presiden maupun Koordinator Yayasan-yayasan yang didirikan Pak Harto. ini cukup lama mendampingi Presiden Soeharto saat berkuasa sampai sesudah lengser. keluarga menghendaki almarhum dimakamkan sebelum (shalat) dzuhur atau sekitar pukul 10. masih tampak bugar pada usia tuanya. Wakil Presiden Kabinet Pembangunan V (11 Maret 1988-11 Maret 1993). Jakarta. Jawa Timur. 12 Maret 1927 yang menjabat Menteri Sekretaris Negara tiga kali berturut-turut (1978-1988). Saat-saat terakhir di unit perawatan intensif RS MMC. Pada periodenya sebagai Wapres. dia gemar berolahraga. Sejumlah tokoh datang melayat. ia telah pergi. Dia dipercaya mengordinir tujuh yayasan yang didirikan Pak Harto. bersama seluruh anggota keluarga menungguinya. Dia menderita infeksi paru.40. Saat itu. meninggal dunia di Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (MMC). yakni Dharmais. Supersemar. Setelah tidak aktif di pemerintahan. Lulusan Akademi Hukum Militer (1956) kelahiran Gresik. Wakil Presiden Letnan Jenderal (Purn) Sudharmono SH Bersama Pak Harto Sampai Akhir Letnan Jenderal (Purn) Sudharmono SH.

Dia menggantikan Amir Moertono. Kantor Negara dan Lembaga Departemen Non Pemerintah. “Ada PKI dalam tubuh pers kita. dinilai beberapa pihak tak beralasan. sehari setelah keluarnya Surat Perintah 11 Maret 1988. Sementara Jenderal TNI Try yang menjabat Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Pangab). tuduhan itu ditepis. pada 25 Juni 1936.c. dijagokan Golongan Karya unsur militer (jalur A) yang dimotori Menkopolkam LB Moerdani. Pada periode kepemimpinannya. Beliau merupakan anak keempat dari delapan bersaudara. Bacharuddin Jusuf Habibie lahir di Pare-Pare. Sudharmono terpilih menjadi ketua Umum DPP Golkar periode 1983-1988 pada Musyawarah Nasional III Golongan Karya (Golkar). Oktober 1983. Habibie yang menikah dengan . Sebagai militer. orang-orang yang dianggap “tak bersih lingkungan” di instansi pemerintahan diberhentikan.Departemen.h. Jabatan sekretaris negara. Tak salah bila disebut bahwa dia orang kepercayaan Pak Harto. Setelah itu. pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan RA. Pada periode ini juga Rapat Koordinasi Pengawasan diselenggarakan setiap tahun. dari berbagai sumber Wakil Prseiden Prof. di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur.Ing. Namun. orang-orang media pun tak luput dari serangan. Sudharmono yang saat itu menjabat Mensesneg merangkap Ketua Umum DPP Golkar dijagokan Golongan Karya unsur sipil (jalur G) dan birokarasi (jalur B). Harmoko. Dia bergabung dengan Divisi Ronggolawe berpangkat kapten. hingga meraih gelar Sarjana Hukum. Pak Dhar menimba ilmu di Perguruan Tinggi Hukum Militer (PTHM). Sangat lama dia mendampingi Presiden Soeharto. Dia benar-benar bangkit sejak kebangkitan Orde Baru. Saat itu. Saat pemilihan Wakil Presiden pada Sidang Umum MPR Maret 1988. Sulawesi Selatan. Masing-masing. sampai menjadi Wakil Presiden.” Momok komunisme terus dihidupkan. Dr. sempat terjadi ketegangan antara yang menjagokan Sudharmono dan Try Sutrisno. gencar mengampanyekan “bersih diri” dan “bersih lingkungan. Golkar makin mendominasi (mayoritas mutlak) politik Indonesia dengan meraih suara 72 persen pada Pemilu 1997. Bacharuddin Jusuf Habibie Presiden ketiga Republik Indonesia. Seusai perang. Sebab. Presiden Soeharto akhirnya menunjuk Sudharmono untuk dipilih MPR jadi wakil presiden. Sudharmono malah dituduh terlibat Partai Komunis Indonesia (PKI). Ibarat epidemi. dipercayakan padanya sejak 1970 hingga tahun 1988. bahwa Sudharmono yang ketika itu mengetuai Tim Operasionil Pusat Gabungan-V Komando Operasi Tertinggi (Koti) bahkan memerintahkan pengetikan naskah yang menyatakan PKI sebagai partai terlarang. yang kemudian menjadi Menteri Sekretaris Negara. Dr. dia sempat bertugas sebagai jaksa tentara. Tuduhan keterlibatannya dalam organisasi PKI. Terpilihnya Sudharmono jadi Wakil Presiden tak terlepas dari keberhasilannya memimpin DPP Golongan Karya. punya kepentingan dalam kancah politik nasional. Tuti Marini Puspowardojo. Sc. suami dari Emma Norma dan ayah tiga anak. menteri penerangan ketika itu. ?e-ti/crs. ini memulai kiprahnya sejak zaman Perang Kemerdekaan. konon pada 12 Maret 1966. Puncaknya.” Pernyataan resminya dikutip koran-koran.

menjadi Profesor kehormatan (Guru Besar) pada Institut Teknologi Bandung. 10 tahun kuliah hingga meraih gelar doktor konstruksi pesawat terbang di Jerman dengan predikat Summa Cum laude. Dr. Tuti Marini Puspowardoyo Jumlah Saudara: Anak Keempat dari Delapan Bersaudara Pendidikan : . Langkah-langkah Habibie banyak dikagumi. Masa kecil Habibie dilalui bersama saudara-saudaranya di Pare-Pare. peraih penghargaan bergengsi Theodore van Karman Award.Ing. Tahun 1967. dan disumpah oleh Ketua Mahkamah Agung menjadi Presiden RI menggantikan Soeharto. harus kehilangan bapaknya yang meninggal dunia pada 3 September 1950 karena terkena serangan jantung. itu kembali dari “habitat”-nya Jerman. Sifat tegas berpegang pada prinsip telah ditunjukkan Habibie sejak kanak-kanak. kembali pula hijrah bermukim ke Jerman. Biodata B. Soeharto menyerahkan jabatan presiden itu kepada Habibie berdasarkan Pasal 8 UUD 1945.A. Pidato Pertanggungjawabannya ditolak MPR RI. Beliau pun kembali menjadi warga negara biasa. Di Indonesia. Habibie Nama : Prof. Habibie 20 tahun menjabat Menteri Negara Ristek/Kepala BPPT.h. Dr. Tak lama setelah bapaknya meninggal. Jerman tahun 1960 yang kemudian mendapatkan gekar Doktor dari tempat yang sama tahun 1965. sebelum memenuhi panggilan Presiden Soeharto untuk kembali ke Indonesia.c. dan dikaruniai dua orang anak. penuh kontroversi. Di SMA. Habibie menjadi sosok favorit di sekolahnya. Setelah tamat SMA di bandung tahun 1954. 25 Juni 1936 Agama : Islam Jabatan : Presiden RI Ketiga (1998-1999) Pendiri dan Ketua Dewan Pembina The Habibie Center Istri : dr. Habibie menikah tahun 1962. beliau masuk Universitas Indonesia di Bandung (Sekarang ITB). Beliau mendapat gelar Diploma dari Technische Hochschule. beliau selalu menjadi berita. Sc. Habibie hanya setahun kuliah di ITB Bandung. terutama dalam pelajaran-pelajaran eksakta. memimpin 10 perusahaan BUMN Industri Strategis. Hasri Ainun Habibie (Menikah 12 Mei 1962) Anak : Ilham Akbar dan Thareq Kemal Cucu : Empat orang Ayah : Alwi Abdul Jalil Habibie Ibu : R. banyak pengagum namun tak sedikit pula yang tak sependapat dengannya. Sulawesi Selatan. Sampai akhirnya Habibie dipaksa pula lengser akibat refrendum Timor Timur yang memilih merdeka. Bacharuddin Jusuf Habibie Lahir : Pare-Pare. dipilih MPR menjadi Wakil Presiden RI. Setiap kali. Lalu bekerja di industri pesawat terbang terkemuka MBB Gmbh Jerman. Habibie pindah ke Bandung untuk menuntut ilmu di Gouvernments Middlebare School.Hasri Ainun Habibie pada tanggal 12 Mei 1962 ini dikaruniai dua orang putra yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal. Habibie yang punya kegemaran menunggang kuda ini.J. beliau mulai tampak menonjol prestasinya.

Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menristek) sekaligus Ketua Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) tahun 1978-1998. Departemen Desain dan Konstruksi Pesawat Terbang (1960-1965). Jerman antara tahun 1965-1969. predikat Cum laude pada Fakultas Mekanikal Engineering. Wakil Presiden R.I. dengan gelar doktor konstruksi pesawat terbang. bertanggungjawab langsung kepada Presiden Republik Indonesia Soeharto pada tahun 1974-1978. yang merupakan cikal bakal BPPT. Aachen. Rheinisch Westfalische Technische Hochscule (RWTH). Aachen. • • Pekerjaan : • • • • • • Kepala Riset dan Pengembangan Analisis Struktur pada perusahaan Hamburger Flugzeugbau Gmbh. pada tahun 1977. • • • Organisasi: Pendiri dan Ketua Umum ICMI Penghargaan: Theodore van Karman Award Sumber: Dari berbagai sumber antara lain The Habibie Center dan Soeharto Center. dengan gelar Diplom-Ingenieur. tahun 1954 Rheinisch Westfalische Technische Hochscule (RWTH).com . Hamburg dan Munchen tahun 1973-1978 Penasehat Senior Teknologi pada Dewan Direksi MBB tahun 1978. tahun 1974-1978. Pulang ke Indonesia dan memimpin Divisi Advanced Technology Pertamina.• • ITB Bandung. Departemen Desain dan Konstruksi Pesawat Terbang (1955-1960). Penasehat Pemerintah Indonesia di Bidang Pengembangan Teknologi dan Pesawat Terbang. Hamburg. Menyampaikan pidato pengukuhan gelar profesor tentang konstruksi pesawat terbang di ITB Bandung. pada 11 Maret 1998-21 Mei 1998. Presiden RI 21 Mei 1998-20 Oktober 1999. predikat Summa Cum laude. Kepala Divisi Metode dan Teknologi pada Pesawat Komersial dan Angkut Militer MBB Gmbh. pada Fakultas Mekanikal Engineering. Jerman. di Hamburg dan Munchen antara 1969-19973 Wakil Presiden dan Direktur Teknologi pada MBB Gmbh. Jerman.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->