Anda di halaman 1dari 31

Promosi Kesehatan Dalam Pencapaian Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

(PHBS) di Rumah Tangga PHBS di Rumah Tangga adalah upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga agar tahu, mau dan mampu mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan di masyarakat. PHBS di Rumah Tangga dilakukan untuk mencapai Rumah Tangga ber PHBS yang melakukan 10 PHBS yaitu : 1. Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan 2. Memberi ASI ekslusif 3. Menimbang balita setiap bulan 4. Menggunakan air bersih 5. Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun 6. Menggunakan jamban sehat 7. Memberantas jentik dd rumah sekali seminggu 8. Makan buah dan sayur setiap hari 9. Melakukan aktivitas fisik setiap hari 10. Tidak merokok di dalam rumah csr pdam kota bogor Pengumpan: Tulisan Komentar EVALUASI ASPEK CSR DALAM PERPAJAKAN INDONESIA Cegah Memburuknya Perubahan Iklim PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) Januari 20, 2011 oleh csr pdam kota bogor PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) Sumber : Departemen Kesehatan Republik Indonesia Pusat Promosi Kesehatan Tahun 2008 Apa itu Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)? PHBS adalah semua perilaku yang dilakukan atas kesadaran sehingga anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan dimasyarakat. PHBS itu jumlahnya banyak sekali, bias ratusan. Misalnya tentang gizi: makan beraneka ragam makanan, minum tablet darah, mengkonsumsi Garam beryodium, memberi bayi dan balita Kapsul Vitamin A. Tentang kesehatan lingkungan seperti membuang sampah pada tempatnya , membersihkan lingkungan. Setiap rumah tangga dianjurkan untuk melaksanaka semua perilaku kesehatan.

Apa itu PHBS di Rumah Tangga? PHBS di rumah tangga adalah upaya untuk memperdayakan anggota rumah tangga agar tahu, mau dan mampu melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan di masyarakat. PHBS di rumah tangga di lakukan untuk mencapai rumah tangga Ber-PHBS. Rumah tangga Ber-PHBS adalah rumah tangga yang melakukan 10 PHBS di rumah tangga yaitu : 1. persalinan di tolong oleh tenaga kesehatan 2. memberi bayi ASI ekslusif 3. menimbang balita setiap bulan 4. menggunakan air bersih 5. mencuci tangan dengan air brsih dan sabun 6. menggunakan jamban sehat 7. memberantas jentik di rumah sekali seminggu 8. makan buah dan sayur setiap hari 9. melakukan aktifitas fisik setiap hari 10. tidak merokok di dalam rumah. Apa manfaat Rumah Tangga Ber-PHBS? Bagi Rumah Tangga : Setiap anggota keluarga menjadi sehat dan tidak mudah sakit. Anak tumbuh sehat dan cerdas. Anggota keluarga giat bekerja. Pengeluaran biaya rumah tangga dapat ditujukan untuk memenuhi gizi keluarga, pendidikan dan modal usaha untuk menambah pendapatan keluarga. Bagi Masyarakat: Masyarakat mampu mengupayakan lingkungan sehat. Masyarakat mampu mencegah dan menanggulangi masalah masalah kesehatan. Masyarakat memanfaatkan pelayanan kesehatan yang ada. Masyarakat mampu mengembangkan Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat (UKBM) seperti Posyandu, tabungan ibu bersalin, arisan jamban, ambulans desa dan lain-lain. Apa peran kader Dalam mewujudkan Rumah Tangga Ber-PHBS? Melakukan pendataan rumah tangga yang ada di wilayahnya dengan menggunakan Kartu PHBS atau Pencatatan PHBS di Rumah Tangga pada buku kader. Melakukan pendekatan kepada kepala desa/lurah dan tokoh masyarakat untuk memperolah dukungan dalam pembinaan PHBS di Rumah Tangga. Sosialisasi PHBS di Rumah Tangga ke seluruh rumah tangga yang ada di desa/kelurahan melalui kelompok damawisma. Memberdayakan keluarga untuk melaksanakan PHBS melalui penyuluhan perorangan, penyuluhan kelompok, penyuluhan massa dan pergerakan masyarakat. Mengembangkan kegiatan-kegiatan ang mendukung terwujudnya Rumah Tangga Ber-PHBS. Memantau kemajuan pencapaian Rumah Tangga Ber-PHBS di wilayahnya setiap tahun melalui pencatatan PHBS di Rumah Tangga. Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan Apa itu persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan? Adalah persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan (bidan, dokter, dan tenaga para medis lainnya) Mengapa setiap persalinan harus ditolong oleh tenaga kesehatan?

Tenaga kesehatan merupakan orang yang sudah ahli dalam membantu persalinan, sehingga keselamatan ibid an bayi lebih terjamin. Apabila terdapat kelainan dapat diketahui dan segera ditolong atau dirujuk ke puskesmas atau rumah sakit. Persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan menggunakan perlatan yang aman,bersih, dan steril sehingga mencegah terjadinya infeksi dan bahaya kesehatan lainnya. Apa tanda-tanda persalinan? Ibu mengalami mulas-mulas yang timbulnya semakin sering dan semakin kuat. Rahim terasa kencang bila diraba, terutama pada saat mulas. Keluar lendir bercampur darah dari jalan lahir. Keluar cairan ketuban yang berwarna jernih kekuningan dari jalan lahir. o Merasa seperti mau buang air besar Bila ada salah satu tanda persalinan tersebut, yang harus dilakukan adalah: Segera hubungi tenaga kesehatan (bidan/dokter) Tetap tenang dan tidak bingung Ketika merasa mulas bernapas panjang, mengambil napas melalui hidung dan mengeluarkan melalui mulut untuk mengurangi rasa sakit. Apa tanda-tanda bahaya persalinan? Bayi tidak lahir dalam 12 jam sejak terasa mulas. Keluar darah dari jalan lahir sebelum melahirkan. Tali pusat atau tangan/kaki nayi terlihat pada jalan lahir. Tidak kuat mengejen. Mengalami kejang-kejang. Air ketuban keluar dari jalan lahir sebelum terasa mulas. Air ketuban keruh dan berbau. Setelah bayi lahir, ari-ari tidak keluar. Gelisah atau mengalami kesakitan yang hebat. Keluar darah banyak setelah bayi lahir Bila ada tanda bahaya, ibu harus segera dibawa kebidan/dokter. Apa ada peran kader dalam membina rumah tangga agar melakukan persalinan oleh tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan? Melakukan pendataan jumlah seluruh ibu hamil di wilayah kerjanya dengan memberi tanda seperti menempelkan stiker. Menganjurkan ibu hamil untuk memeriksakan kehamilannya di bidang/ dokter. Memanfaatkan setiap kesempatan di desa/kelurahan untuk memberikan penyuluhan tentang pentingnya persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan, misalnya melalui penyuluhan kelompok di posyandu, arisan, pengajian, dan kunjungan rumah. Bersama tokoh masyarakat setempat berupaya untuk menggerakan masyarakat dalam kegiatan-kegiatan yang mendukung keselamatan ibu dan bayi seperti dana sosial bersalin, tabungan ibu bersalin, ambulans desa, calondonor darah, warga dan suami siap Antar jaga, dan sebagainya. Menganjurkan ibu dan bayinya untuk memeriksakan kesehatan ke bidan/dokter selama masa nifas (40 hari setelah melahirkan) sedikitnya tiga kali pada hari minggu pertama, ketiga, dam keenam setelah melahirkan. Menganjurkan ibu ikut keluarga berencana setelah melahirkan. Menganjurkan ibu memberikan Air Susu Ibu (ASI) saja sampai bayi berumur 6 bulan (ASI Eklusif). Memberi bayi ASI Eklusif

Apa itu bayi diberi ASI Eklusif ? Adalah bayi usia 0-6 hanya diberi ASI saja tanpa memberikan tambahan makanan atau minuman lain. Apa itu keunggulan ASI? ASI adalah makanan alamiah berupa cairan dengan kandungan gizi yang cukup dan sesuai untuk kebutuhan bayi, sehingga bayi tumbuh dan berkembang dengan baik. Air Susu ibu pertama berupa cairan bening berwarna kekuningan (kolostrum), sangat baik untuk bayi karena mengandung zat kekebalan terhadap penyakit. Apa saja keunggulan ASI? Mengandung zat gizi sesuai kebutuhan bayi untuk pertumbuhan dan perkembangan fisik serta kecerdasan. Mengandung zat kekebalan. Melindungi bayi dari alergi. Aman dan terjamin kebersihan, karena langsung disusukan kepada bayi dalam keadaan segar. Tidak akan pernah basi, mempunyai suhu yang tepat dan dapat diberikan kapan saja dan di mana saja. Membantu memperbaiki refleks menghisap, menelan dan pernapasan bayi. Kapan dan bagaimana ASI diberikan? Sebelum menyusui ibu harus yakin mampu menyusui bayinya dan mendapat dukungan dari keluarga. Bayi segera dieteki/disusui sesegera mungkin paling lambat 30 menit setelah melahirkan untuk memasang agar ASI cepat keluar dan menghentikan pendarahan. Teteki/susui bayi sesering mungkin sampai ASI keluar, setelah itu berikan ASI sesuai kebutuhan bayi, waktu dan lama menyusui tidak perlu dibatasi, dan berikan ASI dari kedua payudara secara bergantian. Berikan hanya ASI saja hingga bayi berusia 6 bulan. Setelah bayi berusia 6 bulan, selain ASI diberikan pula Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) dalam bentuk makanan lumat dan jumlah yang sesuai dengan perkembangan umur bayi. Pemberian ASI tetap dilanjutkab hingga berusia 2 tahun. Bagaimana cara menyusui yang benar? sebelum menyusui bayi, terlebih dahulu ibu mencuci kesua tangannya dengan menggunakan air bersih dan sabun sampai bersih. Lalu bersihkan kedua putting susu dengan kapas yang telah di rendam terlebih dahulu demngan air hangat. Waktu menyusui bayi, sebaiknya ibu duduk atau berbaring dengan santai, pikiran ibu harus dalam keadaan tenang (tidak tegang). Pegang bayi pada belakang bahunya. Tidak pada dasar kepala. Upayakan badan bayi menghadap rada badan ibu,rapatkan dada bayi dengan dada ibu atau bagian bawah payudara ibu. Tenpelkan dagu bayi pada payudara ibu. Jauhkan hidung bayi dari payudara ibu dengan cara menekan pantat bayi dengan lengan ibu bagian dalam. Bayi di susui dengan cara bergantian dari susu sebelah kiri, lalu kesebelah Kanan sampaibayi merasa kenyang. Setelah selesai menyusui, mulut bayi dan kedua pipi bayi di bersihkan dengan kapas yang telah di rendam air hangat. Sebelum di tidurkan, bayi harus di sendawakan dulu supaya udara yang terhisap bias keluar dengan cara meletekkan bayi tegak lurus pada ibu dan perlahan-lahan di usap belakangnya sampai bersendawa. Udara akan keluar dengan sendirinya.

Apa manfaat memberikan ASI? Bagi ibu: Menjalin hubungan kasih sayang antara ibu dengan bayi. Mengurangi pendarahan setelah persalinan. Mampercepat pemulihan kesehatan ibu. Menunda kehamilan berikutnya. Mengurangi resiko terkena kanker payudara. Lebih praktis krena ASI lebih mudah di berikan pada saat bayi membutuhkan. Bagi bayi: Bayi lebih sehat, lincah dan tidak cengeng. Bayi tidak sering sakit. Bagi keluarga: praktis dan tidak perlu mengeluarkan biaya untuk pembelian susu formula dan perlengkapannya. Tidak perlu waktu dan tenaga untuk menyediakan susu formula misalnya merebus air dan perlengkapannya. Bagaimana cara menjaga mutu dan jumlah produksi ASI? Mengkonsumsi makanan bergizi seimbang, banyak makan. Sayuran dan buah-buahan. Makan lebih banyak dari biasanya. Banyak minum air putih paling sedikit 8 gelas sehari. Cukup istirahat dengan tidur siang/berbaring selama 1-2 jam dan menjaga ketenangan pikiran. Susui bayi seserimg mungkin dari kedua parudara kiri dan kanan secara bergantian hingga bayi tenang dan puas. Apa yang perlu diperhatikan untuk membantu keberhasilan pemberian ASI Eklusif? Dukungan suami, orang tua, ibu mertua, dan keluarga lainnya sangat diperlukan agar upaya pemberian ASI Eklusif selama enam bulan bias berhasil. Apa ibu yang bias memberikan ASI Eklusif? Ibu yang bekerja tetap bias nemberikan ASI Eklusif pada bayi caranya: Berikan ASI sebelum berangkat kerja. Selama bekerja, bayi tetap nisa diberi ASI dengan cara memerah ASI sebelum berangkat kerja dan ditampung digelas yang bersih dan tertutup untuk diberikan kepada bayi dirumah. Setelah pulang bekerja, bayi disusui kembali seperti biasa. Bagaimana cara menyimpan ASI di rumah? ASI yang disimpan di rumah di tempat yang sejuk akan tahan 6-8 jam. ASI yang disimpan di dalam termos berisi es batu akan tahan 24 jam. ASI yang disimpan di lemari es akan tahan 3 kali 24 jam. ASI yang disimpan di freezer akan tahan selama 2 minggu. Bagaimana cara memberikan ASI yang disimpan? Cuci tangan dengan sabun dan bilas dengan air bersih. Apabila ASI diletakan diruangan yang sejuk, segera berikan sebelum masa simpan berakhir (8 jam). Apabila ASI disimpan dalam termos atau lemari es, ASI yang disimpan dalan gelas bersih tertutup dihangatkan dengan cara direndam dalam mangkok berisi air hangat, kemudian ditunggu sampai ASI terasa hangat (tidak dingin). ASI diberikan dengan sendok yang bersih, jangan pakai botol atau dot, karena botol dan dot lebih sulit dibersihkan dan menghindari terjadinya bingung puting susu pada bayi. Apa peran kader untuk mendukung keberhasilan pemberian ASI Eklusif?

Mendata jumlah seluruh ibu hamil, ibu menyusui, dan bayi baru lahir yang ada di wilayah kerjanya. Menberikan penyuluhan kepada ibu hamil, dan ibu menyusui diposyandu. Tentang pentingnya memberikan ASI Eklusif. Melakukan kunjungan ruma kepada ibu nifas yang tidak dating ke posyandu dan menganjurkan agar ritin memeriksakan kesehatan bayinya serta mempersiapkan diri untuk memberikan ASI Eklusif. 3 Menimbang balita setiap bulan Mengapa balita perlu di timbang setiap bulan? Penimbangan balita di maksudkan untuk memantau pertumbuhannya setiap bulan. Kapan dan di mana penimbangan balita di lakukan? Penimbangan balita di lakukan setiap bulan mulai dari umur 1 tahun sampai 5 tahun diposyandu. Bagaimana mengetahui pertumbuhan dan perkembangan balita? Setelah balita ditimbang di buku KIA (kesehatan ibu dan anak) atau kartu menuju sehat (KMS) maka akan terlihat berat badannya naik atau tidak naik (lihat perkembangannya) Naik, bila: Garis pertumbuhannya naik mengikuti salah satu pita warna pada KMS. Garis pertumbuhannya pindah ke pita warna di atasnya. Tidak naik, bila: Garis pertumbuhannya menurun. Garis pertumbuhannya mendatar. Garis pertumbuhannya naik tetapi warna yang lebih muda. Apa tanda-tanda balita gizi kurang? Berat badan tidak naik selama 3 bulan berturut-turut, badannya kurus. Mudah sakit. Tampak lesu dan lemah. Mudah menangis dan rewel. Ada berapa macam gizi pada balita? Gizi buruk pada balita ada 3 macam, yaitu: 1. Kwashiorkor 2. Marasmus 3. Marasmus-kwashiorkor. Apa tanda-tanda balita gizi buruk? 1. Tanda-tanda gizi buruk pada kwashiorkor: Edema seluruh tubuh (terutama pada punggung kaki) Wajah bulat dan sembab. Cengeng dan/rewel/apatis. Perut buncit. Rambut kusam dan mudah di cabut. Bercak kulit yang luas dan kehitaman/bintik kemerahan. 2. Tanda-tanda gizi buruk pada marasmus: Tampak sangat kurus. Wajah seperti orang tua. Cengeng/rewel/apatis. Iga gambang, perut cekung. Otot pantat mengendor. Pengeriputanotot lengan dan tungkai. Apa manfaat penimbangan balita setiap bulan di posyandu?

Untuk mengetahui apakah balita tumbuh sehat. Untuk mengetahui dan mencegah gangguan pertumbuhan balita. Untuk mengetahui balita yang sakit, (demam/batuk/diare). Berat badan dua bulan berturut-turut tidak naik, balita yang berat badannya BGM (Bawah Garis Merah) dan dicurigai Gizi buruk sehingga dapat segera di rujuk ke puskesmas. Untuk mengetahui kelengkapan Imunisasi. Untuk mendapatkan penyuluhan gizi. Apa peran kader agar masyarakat Mau menimbang balita setiap bulan Diposyandu? Mendata jumlah seluruh balita yang ada di wilayah kerjanya. Memantau jumlah kunjungan ibu yang dating balitanya diposyandu. Memanfaatkan setiap kesempatan didesa/kelurahan untuk memberikan penyuluhan tentang pentingnya penimbangan balita, misalnya penyuluhan kelompok diposyandu, arisan, pengajian, kunjungan rumah dan penyuluhan massa (pengeras suara di mesjid, pengumuman kelurahan, poster, slebaran dll) Melakukan kunjungan rumah kepada ibu yang tidak dating keposyandu membawa balitanya dan menganjurkan agar rutin menimbang balitanya di poyandu. Mengadakan kegiatan-kegiatan yang menarik perhatian dan mendorong masyarakat sepeti: lomba balita sehat, lomba memasak makanan balita sehat, kegiatan makan bersama untuk balita dan sebagainya. 4 Menggunakan air bersih Mengapa kita harus menggunakan air bersih? Air adalah kebutuhan dasar yang dipergunakan sehari-hari untuk minum, memasak, mandi, berkumur, membersihkan lantai, mencuci alat-alat dapur, mencuci pakaian, dan sebagainya, Agar kita tidak terkena penyakit atau terhindar sakit. Apa syarat-syarat air bersih itu? Air bersih secara fisik dapat dibedakan melalui indra kita, antara lain (dapat dilihat, dirasa, dicium, dan diraba): Air tidak berwarna harus bening/jernih. Air tidak keruh, harus bebas dari pasir, debu, lumpur, sampah, busa dan kotoran lainnya. Air tidak berasa, tidak berasa asin, tidak berasa asam, tidak payau, dan tidak pahit harus bebas dari bahan kimia beracun. Air tidak berbau seperti bau amis, anyir, busuk atau belerang. Apa manfaat menggunakan air bersih? Terhindar dari gangguan penyakit seperti Diare, Kolera, Disentri, Thypus, Kecacingan, penyakit mata, penyakit kulit atau keracunan. Setiap anggota keluarga terpelihara kebersihan dirinya. Di mana dapat memperoleh sumber air bersih? Mata air Air sumur atau air sumur pompa Air ledeng atau perusahaan air minum Air hujan Air dalam kemasan Bagaimana menjaga kebersihan sumber air bersih? Jarak letak sumber air dengan jamban dan tempat pembuangan sampah paling sedikit 10 meter. Sumber mata air harus dilindungi dari pencemaran.

Sumur gali, sumur pompa, kran umum dan mata air harus dijaga bangunannya atidak rusak seperti lantai sumur tidak boleh retak, bibir sumur harus diplester dan sumur sebaiknya diberi penutup. Harus dijaga kebersihannya seperti tidak ada bercak-bercak kotoran, tidak berlumut pada lantai/lantai dinding sumur. Ember/gayung pengambil air harus tetap bersih dan diletakan di lantai (ember/gayung digantung di tiang sumur). Mengapa air bersih harus dimasak mendidih bila ingin diminum? Meski terlihat bersih, air belum tentu bebas kuman penyakit. kuman penyakit dalam air mati pada suhu 100 derajat C (saat mendidih). Apa peran kader dalam menggerakan masyarakat untuk menggunakan air bersih? Melakukan pendataan rumah tangga yang sudah dan belum memiliki ketersediaan air bersih dirumahnya. Melakukan pendataan rumah tangga yang sulit mendapatkan air bersih. Melaporkan kepada pemerintah desa/kelurahan tentang jumlah rumah tangga yang sulit untuk mendapatkan air bersih. Bersama pemerintah desa/kelurahan dan tokoh masyarakat setempat berupaya untuk memberi kemudahan kepada masyarakat untuk mendapatkan air bersih di lingkungan tempat tinggalnya. Mengadakan arisan warga untuk membangun sumur gali atau sumur pompa secara bergilir. Membentuk kelompok pemakai air pompa (POKMAIR) untuk memelihara sumber air bersih yang dipakai secara bersama, bagi daerah sulit air. Menggalang dunia usaha setempat untuk member bantuan dalam penyediaan air bersih. Memanfaatkan setiap kesempatan didesa/kelurahan untuk memberkan penyuluhan tentang pentingnya menggunakan air bersih, misalnya melalui penyuluhan kelompok diposyandu, prtemuan Dasa Wisma, arisan, pengajian, pertemuan desa/kelurahan, kunjungan rumah dan lain-lain. 5 Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun Mengapa harus mencuci tangan dengan menggunakan air bersih dan sabun? Air yang tidak bersih banyak mengandung kuman dan bakteri penyebab penyakit. Bila digunakan, kuman berpindah ke tangan. Pada saat makan, kuman dengan cepat masuk ke dalam tubuh, yang bisa menimbulkan penyakit. Sabun dapat membersihkan kotoran dan membunuh kuman, karena tanpa sabun kotoran dan kuman masih tertinggal di tangan. Kapan saja harus mencuci tangan? Setiap kali tangan kita kotor (setelah; memegang uang, memegang binatang, berkebun, dll). Setelah buang air besar Setelah menceboki bayi atau anak Sebelum makan dan menyuapi anak Sebelum memegang makanan Sebelum menyusui bayi Apa manfaat mencuci tangan? Membunuh kuman penyakit yang ada ditangan Mencegah penularan penyakit seperti Diare, Kolera Disentri, Typus, kecacingan, penyakit kulit, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Flu burung atau Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Tangan menjadi bersih dan bebas dari kuman.

Bagaimana cara mencuci tangan yang benar? Cuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan memakai sabun. Bersihkan telapak, pergelangan tangan, sela-sela jari dan punggung tangan. Setelah itu keringkan dengan lap bersih. Apa peran kader Dalam membina perilaku cuci tangan Memanfaatkan setiap kesempatan di desa/kelurahan untuk memberikan penyuluhan tentang pentingnya perilaku cuci tangan, misalnya penyuluhan kelompok diposyandu, arisan, pengajian, pertemuan kelompok Dasa Wisma, dan kunjungan rumah. Mengadakan kegiatan gerakan cuci tangan bersama untuk menarik perhatian masyarakat, misalnya pada peringaan hari-hari besar kesehatan atau ulang tahun kemerdekaan. 6 Menggunakan jamban sehat Apa itu jamban? Jamban adalah suatu ruangan yang mempunyai fasilitas pembuangan kotoran manusia yang terdiri atas tempat jongkok atau tempat duduk dengan leher angsa (cemplung) yang dilengkapi dengan unit penampungan kotoran dan air untuk membersihkanya. Apa saja jenis jamban yang digunakan? 1. Jamban cemplung Adalah jamban yang penampungannya berupa lubang yang berfungsi menyimpan kotoran/tinja ke dalam tanah dan mengendapkan kotoran kedasar lubang. Untuk jamban cemplung diharuskan ada penutup agar tidak berbau. 2. Jamban tangki septik/leher angsa Adalah jamban berbentuk leher angsa yang penampungannya berupa tangki septik kedap air yang befungsi sebagai wadah proses penguraian/dekomposisi kotoran manusia yang dilengkapi dengan resapan. Bagaimana memilih jenis jamban? Jamban cemplung digunakan untuk daerah yang sulit air. Jamban tangki septik/leher angsa digunakan untuk: 1. Daerah yang cukup air 2. Daerah yang padat penduduk, karena dapat menggunakan multiple latrine yaitu satu lubang penampungan tinja/tangki septik digunakan oleh beberapa jamban (satu lubang dapat menampung kotoran/tinja dari 3-5 jamban) Daerah pasang surut, tempat penampungan kotoran/tinja hendaknya ditinggikan kurang lebih 60 cm dari permukaan air pasang. Siapa yang diharapkan menggunakan jamban? Setiap anggota rumah tangga harus menggunakan jamban untuk buang air besar/buang air kecil. Mengapa harus menggunakan jamban? Menjaga lingkungan bersih, sehat, dan tidak berbau. Tidak mencemari sumber air yang ada disekitarnya. Tidak mengundang datangnya lalat atau serangga yang dapat menjadi penular penyakit Diare, Kolera Disentri,Typus, kecacingan, penyakit saluran pencernaan, penyakit kulit, dan keracunan. Apa saja syarat jamban sehat? Tidak mencemari sumber air minum (jarak antara sumber air minum dengan lubang penampungan minimal 10 meter) Tidak berbau. Kotoran tidak dapat dijamah oleh serangga dan tikus.

Tidak mencemari tanah sekitarnya. mudah dibersihkan dan aman digunakan. Dilengkapi dinding dan atap pelindung. Penerangan dan ventilasi yang cukup. Lantai kedap air dan luas ruangan memadai. Tersedia air, sabun, dan alat pembersih. Bagaimana cara memelihara jamban sehat? Lantai jamban hendaknya selalu bersih dan tidak ada genangan air. Bersihkan jamban secara teratur sehingga ruang jamban dalam keadaan bersih. Di dalam jamban tidak ada kotoran yang terlihat. Tidak ada serangga,(kecoa,lalat,) dan tikus yang berkeliaran. Tersedia alat pembersih (sabun, sikat, dan air bersih). Bila ada kerusakan, segera perbaiki. Apa peran kader dalam membina masyarakat Untuk memiliki dan menggunakan jamban sehat? Melakukan pendataan rumah tangga yang sudah dan belum memiliki serta menggunakan jamban dirumahnnya. Melaporkan kepada pemerintah desa/kelurahan tentang jumlah rumah rumah tangga yang belum memiliki jamban sehat. Bersama pemerintah desa/kelurahan dan tokoh masyarakat setempat berupaya untuk menggerakan masyarakat untuk memiliki jamban. Mengadakan arisan warga untuk membangun jamban sehat secara bergilir. Menggalang dunia usaha setempat untuk member bantuan dalam penyediaan jamban sehat. Memanfaatkan setiap kesempatan di desa/kelurahan untuk memberi penyuluhan tentang pentingnya memiliki dan menggunakan jamban sehat, misalnya melalui penyuluhan kelompok di posyandu, pertemuan kelompok Dasa Wisma, arisan, pengajian, pertemuan desa/kelurahan, kumjungan rumah dan lain-lain. Meminta bantuan petugas Puskesmas setempat untuk memberikan bimbingan teknis tentang cara-cara membuat jamban sehat yang sesuai dengan situasi dan kodisi daerah setempat. 7 Memberantas jentik dirumah sekali seminggu Mengapa harus memberantas jentik di rumah? Agar rumah bebas jentik. Apa itu rumah bebas jentik? Rumah bebas jentik adalah rumah tangga yang setelah dilakukan pemeriksaan jentik secara berkala tidak terdapat jentik nyamuk. Apa itu pemeriksaan jentik berkala (PJB)? Adalah pemeriksaan tempat-tempat perkembangbiakan nyamuk (tempat-tempat penampungan air) yang ada didalam rumah seperti bak mandi/WC, vas bunga, tatakan kulkas, dll dan diluar rumah seperti talang air, alas pot kembang, ketiak daun, lubang pohon, pagar bambu, dll yang dilakukan secara teratur sekali dalam seminggu. Siapa yang melakukan Pemeriksaan Jentik Berkala? Anggota rumah tangga Kader Juru pemantau jentik (Jumatik) Tenga pemeriksa jentik lainnya. Apa yang pelu dilakukan agar Rumah Bebas Jentik? Lakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3 M plus (Menguras, Menutup, Mengubur, plus Menghindari gigitan nyamuk).

PSN merupakan kegiatan memberantas telur, jentik, dan kepompong nyamuk penular berbagai penyakit seperti Demam Berdarah Dengue, Chikungunya, Malaria, Filariasis (kaki gajah) di tempat-tempat perkembangannya. 3 M Plus adalah tiga cara plus yang dilakukan pada saat PSN yaitu: 1. Menguras dan menyikat tempat-tempat penampungan air seperti bak mandi, tatakan kulkas, tatakan pot kembang dan tempat air minum burung. 2. Menutup rapat-rapat tempat penampungan air seperti lubang bak control, lubang pohon, lekukan-lekukan yang dapat menampung air hujan. 3. Mengubur atau menyingkirkan barang-barang bekas yang dapat menampung air seperti ban bekas, kaleng bekas, plastik-plastik yang dibuang sembarangan (bekas botol/gelas akua, plastik kresek, dll). Plus Menghindari gigitan nyamuk, yaitu: Menggunakan kelambu ketika tidur. Memakai obat yang dapat mencegah gigitan nyamuk, misalnya obat nyamuk ; bakar, semprot, oles/usap ke kulit, dll. Menghindari kebiasaan menggantung pakaian didalam kamar. Mengupayakan pencahayaan dan ventilasi yang memadai Memperbaiki saluran talang air yang rusak Menaburkan larvasida (bubuk pembunuh jentik) di tempat-tempat yang sulit dikuras misalnya di talang air atau di daerah sulit air. Memilihara ikan pemakan jentik di kolam/bak penampung air, misalnya ikan cupang, ikan nila, dll. Menanam tumbuhan pengusir nyamuk misalnya, Zodia,Lavender,Rosemerry, dll. Apa manfaat Rumah Bebas Jentik? Populasi nyamuk menjadi terkendali sehingga penularan penyakit dengan perantara nyamuk dapat dicegah atau dikurangi. Kemungkinan terhindar dari berbagai penyakit semakin besar seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), Malaria, Cikungunya atau kaki gajah. Lingkungan rumah menjadi bersih dan sehat. Bagaimana cara Pemeriksaan Jentik Berkala? Mengunjungi setiap rumah tangga yang ada di wilayah kerja untuk memeriksa tempat yang sering menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk/tempat penampungan air di dalam dan di luar rumah serta memberikan penyuluhan tentang PSN kepada anggota rumah tangga. Menggunakan senter untuk melihat keberadaan jentik. Jika ditemukan jentik, anggota rumah tangga diminta untuk ikut. Menyaksikan/melihat jentik, kemudian langsung dilanjutkan dengan PSN kepada anggota rumah tangga Mencatat hasil pemeriksaan jentik pada Kartu Jentik Rumah (kartu yang ditinggalkan di rumah) dan pada formulir pelaporan ke puskesmas. Apa peran kader dalam membina rumah tangga Agar menciptakan Rumah Bebas Jentik? Memanfaatkan setiap kesempatan di desa/kelurahan untuk memberikan penyuluhan tentang PSN dan PJB, misalnya melalui penyuluhan kelompok diposyandu, pertemuan kelompok Dasa Wisma, arisan, pengajian, pertemuan desa/kelurahan, kunjungan rumah dan melalui media cetak (poster, slebaran, spanduk). Bersama pemerintah desa/kelurahan tokoh masyarakat setempat menggerakan masyarakat untuk melakukan PSN dan PJB. Melakukan pemeriksaan jentik berkala secara teratur setiap minggu dan mencatat angka jentik yang ditemukan pada Kartu Jentik Rumah.

Mengumpulkan data angka bebas jentik dari setiap rumah tangga yang ada di wilayah kerja dan melaporkan secara rutin kepada puskesmas terdekat untuk mendapat tindak lanjut penanganan bila terjadi masalah/kasus. Menginformasikan angka jentik yang ditemukan kepada setiap rumah tangga yang dikunjungi sekaligus memberikan penyuluhan agar tetap melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk secara rutin dan menegur secara baik apabila masih terdapat jentik nyamuk. 8 Makan sayur dan buah setiap hari Siapa yang diharapkan makan sayur dan buah? Setiap anggota rumah tangga mengkonsunsi minimal 3 porsi buah dan 2 porsi sayuran atau sebaliknya setiap hari. Mengapa kita harus makan sayuran dan buah? Makan sayur dan buah setiap hari sangat penting, karena: Mengandung vitamin dan mineral, yang mengatur pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh. Mengandung serat yang tinggi. Apa manfaat vitamin yang ada di dalam sayur dan buah? Vitamin A untuk pemeliharaan kesehatan mata Vitamin D untuk kesehatan tulang Vitamin E untuk kesuburan dan awet muda Vitamin K untuk pembekuan darah Vitamin C meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi Vitamin B mencegah penyakit beri-beri Vitamin B12 meningkatkan nafsu makan. Apa manfaat serat yang ada di dalam sayur dan buah? Serat adalah makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan yang sangat berfungsi untuk memelihara usus. Serata tidak dapat dicerna oleh pencernaan sehingga serat tidak menghasilkan tenaga dan dibuang melalui tinja. Serat tidak untuk mengenyangkan tetapi dapat menunda pengosongan lambung sehingga orang menjadi tidak cepat lapar. Manfaat makanan berserat, yaitu: Mencegah Diabetes . Melancarkan buang air besar. Menurunkan berat badan. Membantu proses pembersihan racun (detoksifikasi) Membuat awet muda. Mencegah kanker Memperindah kulit, rambut dan kuku. Membantu mengatasi Anemia (kurang darah) Membantu perkembangan bakteri yang baiok dalam usus. Berapa banyak sayur dan buah dalam sehari harus kita makan? Sayur harus dimakan 2 porsi setiap hari, dengan ukuran satu porsi sama dengan satu mangkuk sayuran segar atau setengah mangkuk sayuran matang. Sebaiknya sayuran dimakan segar atau dikukus, karena jika direbus cenderung melarutkan vitamin dan mineral. Buah-buahan harus dimakan 2-3 kali sehari. Contohnya, setiap kali makan setengah mangkuk buah yang diiris, satu gelas jus atau satu buah jeruk, apel, jambu biji atau pisang. Makanlah berbagai macam buah karena akan memperkaya variasi zat gizi yang terkandung dalam buah. Table konsumsi Buah Per Gram Per Hari (gr) JENIS UKURAN RT Berat (gr)

Alpukat Apel Belimbing Melon Jambu air Jeruk manis Kedondong Mangga Nangka Nanas Papaya Rambutan Sawo Semangka Jambu biji Duku Pisang ambon Lengkeng

buah besar buah besar 1 buah besar 1 potong sedang 2 buah sedang 1 buah sedang 1 buah besar buah sedang 3 biji 1/6 buah 1 potong sedang 8 buah 1 buah sedang 1 potong besar 1 buah 10 buah 1 buah 10 buah

50 75 125 100 100 100 100 50 50 75 100 75 50 150 100 75 50 75

Table konsumsi Sayur Per Gram Per Hari JENIS Berat (gr) cara memasak UKURAN RT Bayam 100 1 piring kecil Buncis 100 Bunga kol 100 Cabe hijau 100 Daun singkong 100 Daun papaya 100 DitumisAtau Atau1 mangkok Direbus Kecil Daun bawang 100 Atau Atau Daun melinjo 100 Dikukus 1 sendok Daun pakis 100 Atau Panci Jagung muda 100 Lalapan Atau Jamur segar 100 2 sendok Sayur Kangkung 100 Atau Labu siam 100 4 sendok Lobak 100 Bebek Oyong 100 Atau Pare 100 5 sendok Makan Rebung 100 Sawi 100 Taughe 100 Terong 100 Tomat 100 Wortel 100 Kacang panjang 100 Ketimun 100

Sayur dan buah seperti apa yang bagus kita makan? Semua sayur bagus dimakn, terutama sayuran yang berwarna (hijau tua, kuning, dan oranye) seperti bayam, kangkung, daun katuk, wortel, selada hijau atau daun singkong. Semua buah bagus untuk dimakan, terutama yang berwarna (merah, kuning) seperti mangga, papaya, jeruk, jambu biji atau apel lebih banyak kandungan vitamin dan mineral serta seratnya. Pilihan buah dan sayur yang bebas pestisida dan zat berbahaya lainnya. Biasanya cirri-ciri sayur dan buah yang baik ada sedikit lubang bekas dimakan ulat dan tetap segar. Bagaimana mengolah sayur dan buah dengan tidak merusak atau mengurangi kandungan gizinya? Konsumsi sayur dan buah yang tidak merusak kandungan gizinya adalah dengan memakannya dalam keadaan mentah atau dikukus. Direbus dengan air akan melarutkan beberapa vitamin dan mineral yang terkandung dalam sayur dan buah tersebut. Pemanasan tinggi akan menguraikan beberapa vitamin seperti vitamin C. Bagaimana peran keluarga untuk menanamkan Kebiasaan makan sayur dan buah? Memanfaatkan pekarangan dengan menanam sayur dan buah. Menyediakan sayur dan buah setiap hari di rumah dengan harga terjangkau. Perkenalan sejak dini kepada anak kebiasaan makan sayur dan buah pagi, siang, dan malem Memanfaatkan setiap kesempatan di rumah untuk mengingatkan tentang pentingnya makan sayur dan buah. 9 melakukan aktifitas fisik setiap hari Siapa yang diharapkan melakukan aktivitas fisik? Adalah anggota keluarga melakukan aktivitas fisik 30 menit setiap hari. Apa itu aktivitas fisik? Aktivitas fisik adalah melakukan pergerakan anggota tubuh yang menyebabkan pengeluaran tenaga yang sangat penting bagi pemeliharaan kesehatan fisik, mental dan mempertahankan kualitas hidup agar tetap sehat dan bugar sepanjang hari. Apa jenis aktivitas fisik yang dapat dilakukan? Bisa berupa kegiatan sehari-hari, yaitu: berjalan kaki, berkebun, kerja tana, mencuci pakaian, mencuci mobil, mengepel lantai, naik turun tangga, membawa belanjaan. Bisa berupa olah raga, yaitu: push up, lari ringan, bermain bola, berenang, senam, bermain tenis, yoga, fitness, angkat beban/berat. Berapa lama seseorang perlu melakukan aktivitas fisik setiap hari?

Aktivitas fisik dilakukan secara teratur paling sedikit 30menit dalam sehari, sehingga dapat menyehatkanjantung, paru-paruserta alat tubuh lainnya. Jika lebih banyak waktu yang di gunakan untuk beraktivitas fisik maka manfaat yang di peroleh juga lebih banyak Jika kegiatan ini di lakukan setiap hari secara teratur maka dalam waktu 3 bulan kedepan akan terasa hasilnya. Bagaimana cara melakukan aktifitas yang benar ? Lakukan secara bertahap hingga mencapai 30 menit.jika belum terbiasa dapat di mulai dengan beberapa menit setiap hari dan di tingkatkan secara bertahap. Lakukan aktivitas fisik sebelum makan atau 2 jam sesudah makan. Awali aktivitas fisik dengan pemanasan dan peregangan. Lakukan gerakan ringan dan perlahan ditingkatkan sampai sedang. Jika sudah terbiasa melakukan aktivitas tersebut, lakukan secara rutin paling sedikit 30 menit setiap hari. Apa keuntungan melakukan aktivitas fisik secara teratur ? terhindar dari penyakit jantung, stroke, osteoporosis, kanker, tekanan darah tinggi, kencing manis, dll. Berat badan terkendali Otot lebih lentur dan tulang lebih kuat Bentuk tubuh menjadi bagus Lebih percaya diri Lebih bertenaga dan bugar Secara keseluruhan keadaan kesehatan menjadi lebih baik Beberapa tips dalam beraktivitas fisik : Jalan cepat : perlu sepatu yang lebih enak di pakai agar kaki nyaman dan sehat, apalagi untuk berjalan ke ke kantor atau naik tangga. Rrenang, lakukan renang secepat mungkin dengan nafas yang dalam. Apa peran keluarga dan kader untuk mendorong anggota keluarga melakukan aktivitas fisik setiap hari ? Manfaatkan setiap kesempatan di rumah untuk mengingatkan tentang pentingnya melakukan akytivitas fisik. Bersama anggota keluarga sering melakukan kegiatan fisik secara bersama, misalnya kalan pagi bersama, membersihkan rumah secara bersama-sama, dll. Ada pembagian tugas untuk membersihkan rumah atau melaksanakan pekerjaan di rumah. Kader mendorong lingkungan tempat tinggal untuk menyediakan fasilitas olahraga dan tempat bermain untuk anak. Kader memberikan penyuluhan tentang pentingnya melakukan aktivitas fisik. 10 Tidak merokok di dalam rumah Siapa yang di harapkan tidak merokok di dalam rumah ? Setiap anggota keluarga tidak boleh merokok di dalam rumah. Mengapa harus tidak merokok ? Rokok ibarat pabrik bahan kimia. Dalam satu batang rokok yang di hisap akan di keluarkan sekitar 4.000 bahan kimia berbahaya, diantanya yang paling berbahaya adalah Nikotin, Tar, dan Carbon monoksida (CO). Nikotin menyebabkan ketagihan dan merusak jantung dan aliran darah. Tar menyebabkan kerusakan sel paru-paru dan kanker. CO menyebabkan berkurangnya kemampuan darah membawa oksigen, sehingga selsel tubuh akan mati. Apa itu dengan perokok aktif dan perokok pasif?

Perokok aktif adalah orang yang mengkonsumsi rokok secara rutin dengan sekecil apapun walaupun itu Cuma 1 batang dalam sehari. Atau orang yang menghisap rokok walau walau tidak rutin sekalipun atau hanya sekedar coba-coba dan cara menghisap rokok Cuma sekedar menghembuskan asap walau tidak diisap masuk ke dalam paruparu. Perokok pasif adalah orang yang bukan perokok tapi menghirup asap rokok orang lain atau orang yang berada dalam satu ruangan tertutup dengan orang yang sedang merokok. Rumah adalah tempat berlindung, termasuk dari asap rokok. Perokok pasif harus berani menyuarakan haknya tidak menghirup asap rokok. Apa bahaya perokok aktif dan perokok pasif? Menyebabkan kerontokan rambut Gangguan pada mata, seperti katarak. Kehilangan pendengaran lebih awal dibanding bukan perokok. Menyebabkan paru-paru kronis. Merusak gigi dan menyebabkan bau mulut yang tidak sedap. Menyebabkan stroke dan serangan jantung. Tulang lebih mudah patah. Menyebabkan kanker kulit. Menyebabkan kemandulan dan impotensi. Menyebabkan kanker rahim dan keguguran. Bagaimana cara berhenti merokok? Ada 3 cara untuk berhenti merokok, yaitu Berhenti Seketika, Menunda, dan Mengurang. Hal yang paling utama adalah niat dan tekad yang bulat untuk melaksanakan cara tersebut: Seketika Cara ini merupakan upaya yang paling berhasil. Bagi perokok berat, mungkin perlu bantuan tenaga kesehatan untuk mengatasi efek ketagihan karena rokok mengandung zat Adiktif. Menunda Perokok dapat menunda menghisap rokok pertama 2 jam setiap hari sebelumnya dan selama 7 hari berturut-turut. Sebagai contoh : seorang perokok biasanya merokok setiap hari pada pukul 07.00 pagi, maka pada: Hari 1 : pukul 09.00 Hari 2 : pukul 11.00 Hari 3 : pukul 13.00 Hari 4 : pukul 15.00 Hari 5 : pukul 17.00 Hari 6 : pukul 19.00 Hari 7 : pukul 21.00 Mengurangi Jomlah rokok yang diisap setiap hari dikurangi secara berangsur-angsur dengan jumlah yang sama sampa 0 batang pada hari ke 7 atau yang ditetapkan. Misalnya dalam sehari-hari seorang perokok menghabiskan 28 batang rokok maka Si perokok dapat merencanakan pengurangan jumlah rokok selama 7 hari dengan jumlah pengurangan sebanyak 4 batang sehari. Sebagai contoh: Hari 1 : 24 btang Hari 2 : 20 batang Hari 3 : 16 batang Hari 4 : 12 batang

Hari 5 : 8 batang Hari 6 : 4 batang Hari 7 : 0 batang Apa peran keluarga dan kader untuk menciptakan Rumah Tanpa Asap Rokok? Memberikan penyuluhan tentang pentingnya perilaku tidak merokok kepada seluruh anggota keluarga. Menggalang kesepakatan keluarga umtuk mwnciptakan Rumah Tanpa Asap Rokok. Menegur anggoata rumah tangga yang merokok di dalam rumah. Tidak memberi dukungan kepada orang yang merokok dalam bentuk apapun, antara lain dengan tidak memberikan uang untuk membeli rokok,tidak memberikan kesempatan siapa pun untuk merokok di dalam rumah, tidak menyediakan asbak. Tidak menyuruh anaknya membelikan rokok untuknya. Orang tua bisa menjadi panutan dalam perilaku tidak merokok. Melarang anak tidak merokok bukan karena alasan ekonomi, tetapi justru karena alas an kesehatan. Cegah penyakit dengan Berhenti Merokok? Kisah perokok yang terkena srtroke dan kanker paru-paru. Contoh kasus: 1. Pak Sukro berusia 45 tahun, menderita stroke sejak 2 tahun terakhir sebagai akibat perilakunya menjadi perokok berat sejak usia 15 tahun. Saat ini pak sukro sudah tidak dapat lagi berbicara dengan jelas, berdiri dengan tegak dan berjalan dengan sempurna sehingga tidak dapat menikmati masa tuanya dengan kekayaan yang telah dikumpulkannya semasa produktif dulunya. Sebagian besar hartanya telah terkuras dalam proses pengobatan atau perawatan penyakit yang dideritanya. 2. Pak Purnama berusia 54 tahun, divonis oleh dokter menderita kanker paru-paru dan dirawat selama 2 bulan di rumah sakit. Dia berpesan kepada sanak sodaranya dan handai taulannya untuk tidak mengikuti pola hidupnya sebagai perokok yang dapat mengakibatkan berbagai penyakit seperti kanker paru yang sakit luar biasa dirasakannya Pola Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Dapat Terhidar Dari Penyakit Demam Berdarah Posted by Author 01 on 19/05/2010 in Kesehatan | 0 Comment Kesehatan adalah aset masa depan dan merupakan modal untuk terciptanya hidup yang sejahtera. Banyak faktor penunjang agar hidup kita dapat sehat. Salah satunya adalah ditopang dengan lingkungan yang bersih. Dapat dikatakan keduanya bagaikan 2 sisi mata uang (Logam) analoginya mau sehat harus bersih dan mau bersih maka akan sehat. Ada sebelas indikator perilaku yang digunakan dalam Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), antara lain tidak merokok, persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan, pemberian ASI eksklusif, imunisasi, balita ditimbang, sarapan pagi, makan buah dan sayur, cuci tangan, gosok gigi, rajin olahraga. Dari aspek lingkungan PHBS harus memenuhi tujuh indikator seperti tersedianya jamban, air bersih, bebas jentik, pemilahan sampah, sistem pembuangan air limbah (SPAL), ventilasi, lantai dan kepadatan rumah. Menurut Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Depok dr. Nova menyatakan bahwa, Banyak manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat jika menerapkan PHBS, diantaranya dapat

menjauhkan masyarakat dari penyakit, seperti Demam Berdarah, jelasnya saat ditemui di Kantor Dinas Kesehatan Jalan Margonda Raya Rabu (12/5). Dr. Nova menambahkan tujuh indikator PHBS dipastikan dapat berpengaruh pada menurunnya tingkat populasi nyamuk, karena jika kita menerapkan PHBS dengan baik, maka akan menguatkan anti body sehingga bisa menangkal virus demam berdarah dalam tubuh. Namun tidak lupa pula lakukan tindakan cegah gigitan nyamuk dengan obat nyamuk, kawat kasa pada jendela atau ventilasi, obat anti nyamuk oles atau semprot, atau tidur menggunakan kelambu dapat menjadi alternatif yang cukup efektif dan lakukan fogging secara berkala, ujarnya.

KRIDA PHBS Krida Perilaku Hidup Bersih dan Sehat mempunyai 5 SKK yaitu : 1. SKK PHBS di Rumah Tangga 2. SKK PHBS di Sekolah 3. SKK PHBS di Tempat-tempat Umum 4. SKK PHBS di tempat Kerja 5. SKK PHBS di Institusi Kesehatan SAKA BAKTI HUSADA S

KRIDA_Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan cerminan pola hidup keluarga yang senantiasa memperhatikan dan menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga. Ingat mencegah lebih baik dari pada mengobati. Prinsip kesehatan itulah yang menjadi dasar dari pelaksanaan PHBS. Kegiatan PHBS tidak dapat terlaksana apabila tidak ada kesadaran dari seluruh anggota keluarga itu sendiri. Pola hidup bersih dan sehat harus diterapkan sedini mungkin agar menjadi kebiasaan positif dalam memelihara kesehatan. Pencanangan Program Indonesia Sehat 2010 menjadikan PHBS sebagai tolok ukur suksesnya kesadaran warga Negara Indonesia akan arti pentingnya menjaga kesehatan. Beberapa indikator yang digunakan sebagai dasar dalam pelaksanaan pola hidup bersih dan sehat diantaranya adalah sebagai berikut : 1. Ibu hamil memeriksakan kehamilan sedini mungkin dan paling sedikit 4 kali selama masa kehamilan. Indikator ini bertujuan agar selama masa kehamilan perkembangan kesehatan ibu dan bayi yang dikandung dapat diketahui oleh tenaga kesehatan, juga untuk memantau apabila ada kelainan pada janin saat dikandung. 2. Ibu hamil agar memeriksakan diri dan meminta pertolongan persalinan kepada bidan/tenaga kesehatan. Hal ini dimaksudkan untuk menekan atau mengurangi angka kematian ibu melahirkan dan bayi yang dilahirkan. Pertolongan tenaga kesehatan sangat dibutuhkan karena telah ahli dan mengetahui secara detail tentang proses persalinan, dan apabila terjadi kelainan pada bayi dapat segera diketahui sehingga dapat segera ditolong. 3. Ibu memberikan ASI saja kepada bayinya selama 4 bulan pertama kelahiran. Saat ini banyak ibu-ibu yang sudah sibuk dengan kariernya sehingga tidak lagi memperhatikan kebutuhan nutrisi bagi anaknya. Berbagai susu kemasan ditawarkan dengan berbagai macam kandungan gizi dan manfaat sehingga mempermudah kaum ibu untuk menyapih anaknya lebih dini. Banyak orang kurang mengerti akan pentingnya ASI bagi hubungan ibu dan anak. Pepatah mengatakan Anak akan mengikuti bahasa ibunya, hal ini akan terikat ketika seorang ibu menyusui dan merawat anaknya. Jalur komunikasi dan kasih sayang akan terjalin ketika seorang anak menyusu kepada ibunya. Dalam ASI sangat banyak mengandung nutrisi dari pada susu kemasan. Dengan mengkonsumsi ASI ekslusif maka kesehatan ibu dan anak dapat terjaga dengan baik. Karena seorang ibu yang baru melahirkan sampai ASInya berhenti

keluar dengan sendirinya, maka produksi ASI di dalam tubuh akan selalu bekerja, sehingga ASI apabila tidak keluar dengan teratur akan menyebabkan rasa nyeri bagi sang ibu. 4. Semua bayi harus diimunisasi lengkap sebelum berusia 1 tahun. Imunisasi bertujuan untuk memberikan kekebalan tubuh bagi bayi sehingga tidak mudah terserang penyakit. Bayi akan diberikan imunisasi secara bertahap hingga berusia 1 tahun. 5. Semua bayi dan balita harus ditimbang berat badannya sejak lahir sampai usia 5 tahun di posyandu atau sarana kesehatan. Pos Pelayanan Terpadu (posyandu) merupakan organisasi sosial dilingkungan masyarakat yang berfungsi untuk memantau kesehatan masyarakat. Posyandu di Kota Yogyakarta ada 2 fungsi yaitu : 1. Posyandu Balita Posyandu balita melakukan kegiatan yang berkaitan dengan pelayanan dan pemantauan kesehatan anak dibawah 5 tahun. Di Posyandu, balita akan ditimbang setiap bulan sehingga dapat dipantau keadaan dari kandungan gizi yang diasup oleh balita tersebut melalui perubahan berat badan setiap bulan. Adapun setiap balita akan mempunyai Kartu Menuju Sehat (KMS) yang digunakan untuk melihat perkembangan gizinya melalui perubahan berat badan. 2. Posyandu Usila Posyandu Usila (usia lanjut) melakukan kegiatan pelayanan dan pemantauan kesehatan di masyarakat terhadap warga yang berusia lanjut (diatas 50 tahun) Adapun kegiatan tersebut meliputi penimbangan dan mengukur tensi atau tekanan darah, karena semakin usia bertambah manusia akan mengalami kenaikan tekanan darah. Dengan posyandu usila, maka dapat diketahui kondisi kejiwaan dari para warga yang berusia lanjut. 6. Setiap orang agar makan makanan yang mengandung unsur zat tenaga, zat pembangun, zat pengatur sesuai dengan Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS). Unsur zat gizi sangat dibutuhkan baik dari balita sampai dengan usila. Setiap orang memerlukan asupan gizi yang berbeda sesuai dengan aktifitasnya sehari-hari. Seorang pegawai membutuhkan asupan gizi berbeda dari seorang tukang bangunan. Banyak orang yang tidak melihat kebutuhan akan gizinya sendiri sehingga sering pula orang mengeluh sakit pada saat yang tidak terduga tetapi tidak tahu penyebabnya. Hal ini dimungkinkan terjadi karena orang berprinsip makan yang penting perut terisi/kenyang tetapi daya tahan tubuh tidak diperhatikan. Mengkonsumsi sayuran dan buah sangat baik bagi kesehatan, karena berbagai macam vitamin terkandung di dalamnya. 7. Semua orang menggunakan garam yodium untuk keperluan makan sehari-hari. Penyakit gondog terjadi pada sebagian masyarakat yang tidak mengkonsumsi garam beryodium. Peliknya permasalahan penyakit gondog yang diderita masyarakat di Indonesia menjadikan PHBS harus selalu diperhatikan. 8. Ibu hamil agar minum tablet tambah darah atau tablet zat besi selama masa kehamilan. Stabilnya tekanan darah dan tenaga yang lebih sangat dibutuhkan oleh ibu hamil terutama untuk fase melahirkan. Seorang ibu diharuskan mengejan (ngeden: jawa) sekuatnya agar proses kelahiran berjalan dengan lancar. Lancarnya seorang ibu dalam melahirkan membutuhkan tenaga yang lebih banyak, sehingga kekuatan seorang ibu akan menyelamatkan ibu dan bayinya dari kematian saat proses persalinan. 9. Semua orang agar membuang air besar atau tinja di jamban atau WC. Adanya sungai di sekitar rumah biasanya digunakan untuk membuang limbah tubuh oleh masyarakat. Banyak masyarakat berpikir tidak akan rugi apapun saat membuang limbah di sungai karena sungai itu mengalir, tetapi tidak pernah berpikir jika warga yang ada di hulu juga berpikiran sama maka limbah itu juga akan sampai juga kepadanya. Limbah tubuh manusia mempunyai banyak sekali kandungan zat yang berbahaya bagi tubuh baik dari bau

ataupun unsur senyawa di dalamnya. Kebersihan sebagian dari iman, itulah yang mungkin harus diterapkan agar kesehatan dan kebersihan lingkungan tetap terjaga. 10. Semua orang agar mencuci tangan dengan sabun setelah buang air besar dan waktu akan makan. Banyak orang berpendapat karena setelah buang air besar tidak langsung makan, maka tidak perlu mencuci tangan dengan sabun. Mencuci tangan dengan sabun setelah memegang atau menyentuh kotoran perlu dilakukan karena selain dari segi (jijik : jawa) juga karena setelah itu kita beraktifitas dan tidak sadar bila memegang hidung, mulut dan lain sebagainya, sehingga kuman dapat menempel pada tubuh kita. Terlebih sebelum makan kita harus mencuci tangan dengan sabun agar terhindar dari kuman penyakit masuk ke tubuh lewat makanan yang kita makan. 11. Semua orang agar menggunakan air bersih dan untuk minum agar dimasak terlebih dahulu. Adanya bakteri colly di dalam air tidak dapat dilihat oleh mata manusia. Air yang dimasak hingga mendidih dapat mematikan kandungan kuman dan bakteri yang ada di dalamnya. 12. Setiap rumah, halaman dan pekarangan agar selalu bersih, bebas dari sampah dan bebas dari sarang nyamuk. Sampah bikin Jogja gerah, itulah semboyan Kota Yogyakarta dalam rangka Jaogjaku Hijau. Kebersihan lingkungan rumah mencerminkan pribadi dari pemilik rumah. Rumah akan semakin sehat dan nyaman karena terpelihara dengan baik dan rapi. Apakah kita betah tinggal di rumah yang kotor? 13. Setiap orang agar menggosok gigi paling sedikitnya 2 kali sehari, yaitu sesudah makan dan sebelum tidur. Gigi putih bukan berarti gigi kita sehat, gigi kuning bukan berarti jorok, karena warna gigi orang Indonesia berwarna putih dan kuning. Tetapi, apakah gigi kita bersih dari sisa makanan atau tidak? Itulah yang harus diingat. Karena sisa makanan akan mengundang kuman, tanpa diminta setiap makanan yang dibiarkan pasti akan busuk, begitu pula sisa makanan di gigi kita. Kita bisa mencoba membiarkan sisa nasi yang kita makan dibiarkan dan rendam air, apa yang terjadi setelah 3 hari/ 1 minggu. Itulah gambaran sisa makanan yang ada di gigi atau di mulut kita karena mulut selalu dalam keadaan basah. 14. Semua orang agar tidak merokok, terutama bila berdekatan dengan ibu hamil, bayi dan di tempat umum. Belum ada orang meninggal saat merokok. Itulah prinsip bagi perokok. Tapi, apakah orang di sekitar kita suka dengan asap rokok? Itu yang tidak pernah dipikirkan. Bahaya merokok tidak dapat dilihat secara langsung akan tetapi dalam kurun waktu yang cukup lama. Percayakah kita? Orang selalu berpikir merokok atau tidak semua orang pasti meninggal. Tetapi kandungan zat berbahaya dalam rokok tersebut bisa membuat manusia menyimpan penyakit yang akan berkembang selama hidup, hanya tinggal menunggu kapan penyakit itu akan mulai bereaksi terhadap tubuh kita. Orang yang merokok dipastikan mempunyai nafas yang lebih pendek, karena organ tubuh saluran ke paru-parunya tertutupi oleh nikotin dan zat berbahaya di dalam rokok. 15. Semua orang agar menyadari bahaya HIV/AIDS dan berperilaku positif utnuk terhindar dari HIV/AIDS namun tidak mengucilkan penderita. 16. Semua orang agar berolahraga secara teratur Dengan berolah raga dapat meningkatkan fungsi jantung, paru-paru dan otot serta memperlambat penuaan. Mencegah kelebihan berat badan. Tubuh lebih segar untuk menjalani kegiatan sehari-hari. Otot-otot yang terlatih membuat seseorang tampil prima dan percaya diri. 17. Semua orang agar menjadi peserta Dana Sehat (Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat).

Dengan menjadi anggota Dana Sehat, biaya untuk meningkatkan kesehatan dapat tertanggulangi. Dengan menjadi anggota Dana Sehat berarti kita turut serta dalam usaha meningkatkan derajat kesehatan. Dengan melaksanakan indikator kesehatan di atas diharapkan seluruh masyarakat dapat memahami dan melaksanakan program PHBS. Dengan perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat mampu menjaga kesehatan pribadi. Indonesia Sehat 2010 bukan berarti di tahun 2010 masyarakat Indonesia tidak ada yang sakit, tetapi dengan adanya PHBS di tahun 2010 masyarakat tahu arti penting dan menjaga kesehatan. Satuan Karya Pramuka Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi, cari Satuan Karya Pramuka (Saka) adalah wadah pendidikan guna menyalurkan minat, mengembangkan bakat dan pengalaman para pramuka dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Satuan Karya diperuntukkan bagi para Pramuka Penggalang Terap, Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega atau para pemuda usia antara 14-25 tahun dengan syarat khusus. Setiap Satuan Karya memiliki beberapa krida, yang masing-masing mengkhususkan pada subbidang ilmu tertentu. Setiap Krida memiliki Syarat Kecakapan Khusus untuk memperoleh Tanda Kecakapan Khusus Kelompok Kesatuan Karyaan yang dapat diperoleh Pramuka yang bergabung dengan Krida tertentu di Saka tersebut. Satuan Karya Pramuka juga memiliki kegiatan khusus yang disebut Perkemahan Bakti Satuan Karya Pramuka disingkat Pertisaka yang dilaksanakan oleh tiap-tiap saka, sedangkan kegiatan yang dilaksanakan secara bersama-sama lebih dari satu saka yang disebut Perkemahan Antar Satuan Karya Pramuka disingkat Peransaka. Kegiatan Peransaka antara lain melakukan transfer bidang keilmuan masing-masing Satuan Karya. Pada dasarnya Satuan Karya hanya diatur di tingkat nasional oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, namun ternyata ada Satuan Karya yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Kwartir Daerah yang bersangkutan. Daftar isi

1 Macam-macam Saka 2 Berlaku Nasional o 2.1 Saka Dirgantara o 2.2 Saka Bhayangkara o 2.3 Saka Bahari o 2.4 Saka Bhakti Husada o 2.5 Saka Keluarga Berencana o 2.6 Saka Taruna Bumi o 2.7 Saka Wanabakti o 2.8 Saka Wira Kartika 3 Berlaku di daerah tertentu o 3.1 Saka Bina Sosial o 3.2 Saka Kerohanian o 3.3 Saka Panduwisata o 3.4 Saka Pekerjaan Umum

3.5 Saka Pustaka 3.6 Saka Teknologi 4 Catatan Kaki


o o

5 Lihat pula

[sunting] Macam-macam Saka 1. Saka Dirgantara 2. Saka Bhayangkara 3. Saka Bahari 4. Saka Bakti Husada 5. Saka Bina Sosial 6. Saka Keluarga Berencana (Kencana) 7. Saka Kerohanian 8. Saka Pandu Wisata 9. Saka Pekerjaan Umum (PU) 10. Saka Pustaka 11. Saka Taruna Bumi 12. Saka Teknologi 13. Saka Wanabakti 14. Saka Wira Kartika [sunting] Berlaku Nasional [sunting] Saka Dirgantara

wing Bhakti Saka Dirgantara Saka Dirgantara adalah wadah kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang kedirgantaraan guna menumbuhkan kesadaran untuk membaktikan dirinya dalam pembangunan nasional. Satuan Karya ini membidangi bidang kedirgantaraan, umumnya saka ini hanya berada di wilayah yang memiliki potensi kedirgantaraan, dengan kata lain memiliki landasan udara. Pelatihan Saka Dirgantara umumnya memperbantukan para profesional di bidang kedirgantaraan, TNI AU, pihak perusahaan penerbangan dan klub aeromodelling. Pelatihan biasanya diadakan di sebuah Pangkalan Udara tertentu. Krida-krida dalam Saka Dirgantara, sebagai berikut. 1. Krida Olahraga Dirgantara 2. Krida Pengetahuan Dirgantara 3. Krida Jasa Kedirgantaraan

Kecakapan Khusus Kelompok Kedirgantaraan, sebagai berikut. 1. Krida Olah Raga Dirgantara 1. Terbang Bermotor 2. Terbang Layang 3. Aeromodelling 4. Terjun Payung 5. Layang Gantung 2. Krida Pengetahuan Dirgantara 1. Aerodinamika 2. Pengaturan Lalu Lintas Udara (PLLU) 3. Meteorologi 4. Fasilitas Penerbangan 5. Navigasi Udara 3. Krida Jasa Dirgantara 1. Teknik Mesin Pesawat 2. Komunikasi 3. Aerial Search And rescue 4. Struktur Pesawat [sunting] Saka Bhayangkara

Saka Bhayangkara adalah wadah kegiatan kebhayangkaraan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), guna menumbuhkan kesadaran berperan serta dalam pembangunan nasional. Satuan Karya ini membidangi bidang kebhayangkaraan. Saka Bhayangkara ialah Satuan Karya terbesar dan paling berkembang di Indonesia. Saka Bhayangkara dapat dibentuk di hampir seluruh wilayah Kwartir di Indonesia, tidak terbatas pada suatu sumber daya atau kondisi alam. Dalam pelatihan Saka Bhayangkara, umumnya Gerakan Pramuka bekerjasama dengan pihak Kepolisian Republik Indonesia dan kadangkadang memperbantukan pihak Dinas Pemadam Kebakaran. Biasanya Saka Bhayangkara berada di bawah pembinaan Kepolisian Republik Indonesia. Krida-krida dalam Saka Bhayangkara, sebagai berikut. 1. Krida Ketertiban Masyarakat (Tibmas) 2. Krida Lalu Lintas (Lantas) 3. Krida Pencegahan dan Penaggulangan Bencana (PPB) 1. Subkrida Pasukan Berkuda (Paskud) 2. Subkrida Pasukan Anjing Pelacak (Paskan) 3. Subkrida Pemadam Kebakaran (Damkar) 4. Subkrida Search And Rescue (SAR) 4. Krida Pengenalan Tempat Kejadian Perkara (PTKP)

Pada saat ini Krida saka bhayangkara yang memiliki subkrida Paskud hanya di wilayah Jakarta Timur, tepatnya Ranting Pasar Rebo, Ciracas, dan Cipayung. Kecakapan Khusus Kelompok Kebhayangkaraan, sebagai berikut. 1. 2. 3. 4. Krida Ketertiban Masyarakat (Tibmas) Krida Lalu Lintas (Lantas) Krida Pencegahan dan Penaggulangan Bencana (PPB) Krida Pengenalan Tempat Kejadian Perkara (PTKP) 1. Pengetahuan tempat kejadian perkara 2. Pengetahuan sidik jari 3. Pengetahuan tulisan tangan dan tanda tangan 4. Pengetahuan bahaya narkoba

[sunting] Saka Bahari

Satuan Karya Bahari adalah wadah bagi Pramuka yang menyelenggarakan kegiatan-kegiatan nyata, produktif dan bermanfaat dalam rangka menanamkan rasa cinta dan menumbuhkan sikap hidup yang berorentasi kebaharian termasuk laut dan perairan dalam. Satuan Karya ini membidangi bidang Kelautan. Pembinaan Saka Bahari bekerjasama dengan pihak TNI AL, Profesional di bidang Olahraga Air, Departemen Pariwisata dan Departemen Kelautan. Umumnya Saka Bahari hanya berada di wilayah yang memiliki potensi di bidang Bahari. Krida-krida dalam Saka Bahari, sebagai berikut. 1. 2. 3. 4. Krida Sumberdaya Bahari Krida Jasa Bahari Krida Wisata Bahari Krida Reksa Bahari

[sunting] Saka Bhakti Husada

Saka Bakti Husada adalah wadah pengembangan pengetahuan, pembinaan keterampilan, penambahan pengalaman dan pemberian kesempatan untuk membaktikan dirinya kepada masyarakat dalam bidang kesehatan. Saka Bakti Husada diresmikan pada tanggal 17 Juli 1985, dengan dilantiknya Pimpinan Saka Bakti Husada Tingkat Nasional oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yang kemudian dicanangkan oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia pada tanggal 12 November 1985 sebagai Hari Kesehatan Nasional di Magelang.

Saka Bakti Husada bertujuan untuk mewujudkan kader pembangunan di bidang kesehatan, yang dapat membantu melembagakan norma hidup sehat bagi semua anggota Gerakan Pramuka dan masyarakat di lingkunganya. Kegiatan kesakaan dilaksanakan di gugusdepan dan satuan karya Pramuka disesuaikan dengan usia dan kemampuan jasmani dan rohani peserta didik. Kegiatan pendidikan tersebut dilaksanakan sedapat-dapatnya dengan praktek berupa kegiatan nyata yang memberi kesempatan peserta didik untuk menerapkan sendiri pengetahuan dan kecakapannya dengan menggunakan perlengkapan yang sesuai dengan keperluannya. Krida-krida dalam Saka Bakti Husada, sebagai berikut. 1. 2. 3. 4. 5. 6. Krida Bina Lingkungan Sehat Krida Bina Keluarga Sehat Krida Penanggulangan Penyakit Krida Bina Gizi Krida Bina Obat Krida Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

Kecakapan Khusus Kelompok Kebaktihusadaan, sebagai berikut. 1. Krida Bina Lingkungan Sehat 1. Penyehatan Perumahan 2. Penyehatan Makanan dan Minuman 3. Pengamanan Pestisida 4. Pengawasan Kualitas Air 5. Penyehatan Air 2. Krida Bina Keluarga Sehat 1. Kesehatan Ibu 2. Kesehatan Anak 3. Kesehatan Remaja 4. Kesehatan Usia Lanjut 5. Kesehatan Gigi dan Mulut 6. Kesehatan Jiwa 3. Krida Penanggulangan Penyakit 1. Penanggulangan Penyakit Malaria 2. Penanggulangan Penyakit Demam Berdarah 3. Penanggulangan Penyakit Anjing Gila 4. Penanggulangan Penyakit Diare 5. Penanggulangan Penyakit TB Paru 6. Penanggulangan Penyakit Kecacingan 7. Imunisasi 8. Gawat Darurat 9. HIV / AIDS 4. Krida Bina Gizi 1. Perencanaan Menu 2. Dapur Umum Makanan/Darurat 3. UPGK dalam Pos Pelayanan Terpadu 4. Penyuluh Gizi 5. Mengenal Keadaan Gizi 5. Krida Bina Obat

1. Pemahaman Obat 2. Taman Obat Keluarga 3. Pencegahan dan Penanggulangan Penyalahgunaan Zat Adiktif 4. Bahan Berbahaya bagi Kesehatan 5. Pembinaan Kosmetik 6. Krida Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) 1. Bina PHBS di Rumah 2. Bina PHBS di Sekolah 3. Bina PHBS di Tempat umum 4. Bina PHBS di Instansi Pemerintah 5. Bina PHBS di Tempat kerja [sunting] Saka Keluarga Berencana

Saka Keluarga Berencana (Kencana) adalah wadah kegiatan dan pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan keterampilan praktis dan bakti masyarakat, dalam bidang Keluarga Berencana, Keluarga Sejahtera dan Pengembangan Kependudukan. Pembinaan Saka Kencana berada di bawah Gerakan Pramuka yang bekerjasama dengan Badan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Krida-krida Saka Keluarga Berencana, sebagai berikut. 1. 2. 3. 4. Krida Bina Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KB dan KR) Krida Bina Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KS dan PK) Krida Advokasi dan Komunikasi Informasi Edukasi (Advokasi dan KIE) Krida Bina Peran Serta Masyarakat (PSM).

[sunting] Saka Taruna Bumi

Saka Taruna Bumi adalah wadah bagi para Pramuka untuk meningkatkan dan mengembangkan kepemimpinan, pengetahuan, pengalaman, keterampilan dan kecakapan para anggotanya, sehingga mereka dapat melaksanakan kegiatan nyata dan produktif serta bermanfaat dalam mendukung kegiatan pembangunan pertanian. Pembinaan Saka Taruna Bumi dilakukan oleh Gerakan Pramuka bekerja sama dengan Departemen Pertanian, LIPI, dan Lembaga Holtikultura. Krida-krida dalam Saka Taruna Bumi, sebagai berikut. 1. 2. 3. 4. Krida Pertanian dan Tanaman Pangan Krida Pertanian Tanaman Perkebunan Krida Perikanan Krida Peternakan

5. Krida Pertanian Tanaman Holtikultura. [sunting] Saka Wanabakti

Saka Wanabakti adalah wadah bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk melaksanakan kegiatan nyata, produktif dan bermanfaat dalam rangka menanamkan rasa tanggungjawab terhadap pelestarian sumberdaya alam dan lingkungan hidup. Pembinaan Saka Wanabhakti bekerjasama dengan Departemen Kehutanan, Perhutani dan LSM Lingkungan Hidup/Lembaga Profesional terkait. Krida-krida dalam Saka Wanabakti, sebagai berikut. 1. 2. 3. 4. Krida Tata Wana Krida Reksa Wana Krida Bina Wana Krida Guna Wana.

[sunting] Saka Wira Kartika

Saka Wira Kartika baru berupa saka rintisan yang mulai dilaksanakan pada akhir tahun 2007. Pembentukannya berdasarkan Peraturan Bersama Kepala Staf Angkatan Darat dengan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka nomor 182/X/2007 dan 199 tahun 2007 tanggal 28 Oktober 2007 tentang kerjasama dalam usaha pembina dan pengembangan pendidikan bela negara dan kepramukaan. Krida-krida dalam Saka Wira Kartika, sebagai berikut. 1. 2. 3. 4. 5. Krida Survival Krida Pionering (Perintis) Krida Mountainering Krida Navigasi Darat Krida penanggulangan bencana alam

[sunting] Berlaku di daerah tertentu [sunting] Saka Bina Sosial

Saka Bina Sosial adalah satuan karya pramuka yang merupakan wadah kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilamn praktis dibidang usaha kesejahteraan sosial guna menumbuhkan kesadaran untuk membaktikan dirinya dalam pembangunan nasional. Saka Pustaka dapat kedudukan di Perpustakaan Umum, meskipun demikian dapat pula berkedudukan di Kwartir Cabang. Sejauh ini hanya Kwarda Jawa Tengah yang mempunyai secara resmi Saka ini. [sunting] Saka Kerohanian Logo Saka Kerohanian Saka Kerohanian adalah satuan karya pramuka yang merupakan wadah kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilamn praktis dibidang pekerjaan kerohanian menumbuhkan kesadaran untuk membaktikan dirinya dalam pembangunan nasional. Dulu saka ini pernah aktif di bawah binaan Kwartir Cabang Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. Sekarang Saka Kerohanian sudah tidak ada lagi. [sunting] Saka Panduwisata

Saka Panduwisata adalah satuan karya pramuka yang merupakan wadah kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilamn praktis dibidang kepariwisataan guna menumbuhkan kesadaran untuk membaktikan dirinya dalam pembangunan nasional. Pariwisata yang dimaksud adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan wisata, termasuk pengusahaan obyek dan daya tarik wisata serta usaha-usaha lain yang terkait dibidang tersebut. Berbeda dengan Saka-saka yang lain. Saka Panduwisata dapat kedudukan di Objek dan Daya Tarik Wisata (ODTW), meskipun dapat pula berkedudukan di Kwartir Cabang. Sejauh ini hanya Kwarda Jawa Tengah yang mempunyai secara resmi Saka ini. Krida-krida dalam Saka Panduwisata, sebagai berikut.[1] 1. 2. 3. 4. Krida Bina Obyek Wisata Krida Bina Pramuwisata Krida Bina Sarana Wisata Krida Bina Seni Budaya

[sunting] Saka Pekerjaan Umum Logo Saka Pekerjaan Umum Saka Pekerjaan Umum adalah satuan karya pramuka yang merupakan wadah kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilamn praktis dibidang pekerjaan umum guna menumbuhkan kesadaran untuk membaktikan dirinya dalam pembangunan nasional. Dulu ini adalah salah satu saka yang cukup aktif yang berada di bawah binaan Kwartir Daerah Kalimantan Selatan. Sekarang Saka Pekerjaan Umum sudah tidak ada lagi.

[sunting] Saka Pustaka

Saka Pustaka adalah satuan karya pramuka yang merupakan wadah kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilamn praktis dibidang kepustakaan guna menumbuhkan kesadaran untuk membaktikan dirinya dalam pembangunan nasional. Saka Pustaka dapat kedudukan di Perpustakaan Umum, meskipun demikian dapat pula berkedudukan di Kwartir Cabang. Sejauh ini hanya Kwartir Daerah Jawa Tengah yang mempunyai secara resmi Saka ini. Saka Pustaka dimotori oleh Perpustakaan Umum Kabupaten Blora, yang mendapat sambutan baik dari Kwartir Cabang Blora maupun Perpustakaan Pusat Daerah Provinsi Jawa Tengah. Dan pada tanggal 29 Desember 2007 secara resmi Saka Pustaka diresmikan di Pendopo Bupati Blora dengan ditandai Pelantikan Pengurus Saka Pustaka Kwartir Daerah Jawa Tengah oleh Ketua Kwartir Daerah Jawa Tengah dan Pelantikan Pengurus Saka Pustaka Kwartir Cabang Blora oleh Ketua Kwartir Cabang Blora.[2] Lambang Saka Pustaka memiliki arti bahwa Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega (2 tunas kelapa warna coklat) yang tergabung kedalam Saka Pustaka harus mempunyai pancaran semangat (matahari) serta kemauan untuk bisa menjadi kader pembangunan dibidang perpustakaan, dokumentasi dan informasi (buku) yang dapat membantu melembagakan budaya baca dan belajar bagi semua anggota gerakan pramuka dan masyarakat di lingkungannya dengan tetap berpijak pada landasan Pancasila (Segi Lima) dan sifat-sifat budi luhur manusia (persahabatan = warna biru, kesucian = bintang warna putih, keberanian = warna merah dan elegan/kesatriya = warna hitam) untuk menuju kejayaan/kemakmuran (warna kuning).[3] Krida-krida dalam Saka Pustaka, 1. 2. 3. 4. Krida Layanan Perpustakaan (Yanpus) Krida Pengembangan Bahan Pustaka (Baka) Krida Pengembangan Perpustakaan (Peta) Krida Deposit dan Penerbitan (Debit)

[sunting] Saka Teknologi

Saka Teknologi adalah satuan karya pramuka yang merupakan wadah kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilamn praktis dibidang ilmu teknologi guna menumbuhkan kesadaran untuk membaktikan dirinya dalam pembangunan nasional. Sejauh ini Saka Teknologi hanya ada di Kwartir Cabang Purworejo. Berbeda dengan Kwartir Darah Nusa Tenggara Barat menamakan Saka Teknologi dengan penamaan Saka Informasi dan Teknologi.[4