Anda di halaman 1dari 23

Pengelolaan Database

Dipublikasi pada 20 Juli 2012 oleh Suci Susanti

Sumber gambar: AACME Data Center

Database pada dasarnya adalah kumpulan informasi yang terkait dalam beberapa cara. Contohnya jika menjalankan perusahaan dan menjual produk, pastinya perusahaan mempunyai database yang hanya menampilkan semua database perusahaanperusahaan lain yang telah dibuat selamaperiode waktu. Menyimpan data dalam database akan lebih memudahkan untuk mendapatkan informasi yang kita perlukan sehingga, apabila diperlukan, kita dengan mudah mendapatkan informasi perusahaan yang kita perlukan. Pembuatan database biasanya digunakan dengan menggunakan Excel agar lebih memudahkan untuk menyortir sesuai dengan urutan yang kita inginkan. Biasanya informasi database yang didapat dalam kolom ialah nama perusahaan, nama perorangan, jabatan, alamat kantor, dan nomor telepon kantor. Pembuatan database biasanya dibuat oleh pihak yang berkepentingan dalam suatu perusahaan, bisa HRD ataupun sekretaris perusahaan. Berikut langkah-langkah pembuatan database: 1. Kumpulkan data-data yang bisa didapat melalui name card dan beberapa data yang terdapat dalam perusahaan yang dianggap penting dan perlu dijaga dengan baik. 2. Sortir data-data sesuai dengan kepentingan atau, agar lebih mempermudahkan mencari data tersebut, urutkan sesuai abjad nama atau abjad dari nama perusahaan agar lebih mudah mendapatkan datanya apabila diperlukan. 3. Simpan database di folder yang mudah didapatkan.
http://iknow.apb-group.com/pengelolaan-database/

DATA BASE DAN MANAJEMEN DATA BASE A. DATABASE Database : kumpulan seluruh sumber daya berbasis komputer milik organisasi

Database adalah sistem file komputer yang menggunakan cara pengorganisasian tertentu, yang dimaksudkan untuk mempercepat pembaharuan masing-masing record, serta pembaharuan secara serempak atas record terkait, juga untuk mempermudah dan mempercepat akses terhadap seluruh record lewat program aplikasi, serta akses terhadap seluruh record lewat program aplikasi,serta akses yang cepat terhadap data yang tersimpan yang harus digunakan secara bersamasama untuk dibaca guna penyusunan laporan-laporan rutin atau khusus ataupun penyelidikan. ( George M Scoot, 2002)
Manajemen database : aplikasi perangkat lunak yang menyimpan struktur database, hubungan antar data dalam database, serta berbagai formulir dan laporan yang berkaitan dengan database.

Tujuan utama konsep database :

1.

Meminimalkan pengulangan data.


Pengulangan data (data redudancy) adalah duplikasi data artinya data yang sama disimpan dalam beberapa file.

1.

Mencapai indepedensi data.


Indepedensi data adalah kemampuan membuat perubahan dalam struktur data tanpa membuat perubahan pada program yang memproses data. B. STRUKTUR DATABASE

1.

Struktur database hierarkis : struktur kelompok data dan subkelompok yang lebih kecil lagi menyerupai cabangcabang pohon.
Dalam struktur ini untuk pindah dari suatu catatan di suatu cabang ke catatan dicabang lain harus kembali ke tempat asalk percabangan tadi.

1.

Struktur data base Jaringan : Struktur ini memungkinkan satu catatan tertentu menunjuk pada catatan lain dalam database.
Secara konseptual tiap catatan dalam data bse dapat memiliki penunjuk ke arah catatan lain dalam database

1.

Struktur data relasional : struktur ini merupakan sekumpulan tabel dan hubungan antar record dilakukan atas dasar nilai-nilai pada suatu field dan record tidak didasarkan pada alamat dalam record.

C. MENCIPTAKAN DATABASE Pada prinsipnya menciptakan data base mecakup tiga langkah yaitu : 1. Menentukan kebutuhan data, ada dua pendekatan yaitu : a. Pendekatan berorientasi proses

Tentukan masalah Kenali keputusan yang diperlukan Deskripsikan kebutuhan informasi Tentukan pemrosesan yang diperlukan Tentukan kebutuhan data Spesifikasi data

b. Pendekatan model perusahaan

Buat model data enterprise Model data enterprise Kembangkan database Database

2. Menjelaskan data Sistem manajemen database menggunakan istilah-istilah spesifik untuk menggambarkan definisi data yang mereka miliki. Setelah elemen-elemen data yang diperlukan ditentukan, maka dijelaskan dalam bentuk kamus data. Sistem kamus data. Kamus data dapat berupa kertas atau file komputer.Jika berupa file sistem kamus data diperlukan untuk menciptakan dan memeliharanya, serta mempersiapkan untuk digunakan. Data description language. Setelah kamus data diciptakan, penjelasanya harus dimasukan dalam DBMS. 3. Memasukan data Setelah skema dan subskema diciptakan, data dapat dimasukkan ke dalam database. Hal ini dapat dilaksanakan dengan mengetik data langsung ke dalam DBMS, membaca dari pita atau piringan, atau menscan data secara optis.

D. PENGELOLA DATABASE Seorang spesialis informasi yang bertanggungjawab atas database disebut pengelola database (database administrator) atau DBA. Tugas DBA terbagi dalam empat area utama, yaitu :

1.

2. 3. 4.

Perencanaan database, meliputi kerjasama dengan para manajer untuk mendefinisikan skema perusahaan dan dengan para pemakai untuk mendefinisikan subskema mereka. Selain itu DBA berperan penting dalam memilih perangkat keras dan perangkat lunak sistem manajemen database. Penerapan database, mencakup penciptaan database yang sesuai dengan spesifikasi DBMS yang dipilih, serta menetapkan dan menegakkan kebijakan dan prosedur penggunaan database. Operasi database, mencakup menawarkan program-program pendidikan bagi pemakai database, dan menyediakan bantuan saat diperlukan. Keamanan database, meliputi pemantauan kegiatan database.

E. PENEMUAN PENGETAHUAN DALAM DATABASE (Knowledge discovery in database / KDD) KDD mencakup sejumlah istilah yang sekarang ini mendapat banyak perhatian, yaitu : 1. Data warehousing

Adalah perkembangan dari konsep database yang menyediakan suatu sumber daya data yang lebih baik bagi para pemakai dan memungkinkan pemakai untuk memanipulasi dan menggunakan data tersebut secara intuitif. Konsep kunci : datawarehousing mencakup beragam data berbasis komputer yang sangat luas. 2. Data mart Adalah suatu database yang berisi yang hanya menjelaskan satu segmen dari operasi perusahaan. Contoh : data mart pemasaran, data mart keuangan, data mart produksi 3. Data mining Adalah proses menemukan hubungan dalam data yang tidak diketahui oleh pemakai.

F. KEUNTUNGAN DATABASE

1.

Mengurangi pengulangan data.


Jumlah total file dapat dikurangi, dibandingkan bila file-file komputer disimpan terpisah di tiap aplikasi komputer, dengan menghapus data duplikasi di berbagai file.

1.

Mencapai independensi data.


Spesifikasi data disimpan dalam skema daripada dalam tiap program aplikasi. Perubahan data dibuat pada struktur data tanpa mempengaruhi program yang mengakes data.

1.

Mengintegrasikan data dari beberapa file.


Saat file dibentuk sehingga menyediakan kaitan logis, organisasi fisik tidak lagi menjadi kendala. Organisasi logis, pandangan pemakai dan program aplikasi tidak harus tercermin pada medium penyimpanan fisik.

1.

Mengambil data dan informasi secara cepat.


Hubungan-hubungan logis, data manipulation language, query language memungkinkan pemakai mengambil data dalam hitungan detik atau menit.

1.

Meningkatkan keamanan.
Data yang dikelola oleh DBMS lebih aman daripada data lain dalam perusahaan, karena dalam DBMS menyertakan kata sandi atau bahasa sandi.

G. KELEMAHAN DAN KENDALA DBMS

1.

Memperoleh perangkat lunak dan perangkat keras yang mahal.


DBMS mainframe masih sangat mahal. DBMS berbasis komputer mikro, walau biayanya hanya beberapa ratus dolar,d apat merupakan pengeluaran yang besar bagi perusahaan kecil.

1.

Kurangnya ahli database.

DBMS memerlukan pengetahuan khusus agar dapat memanfaatkan kemampuannya secara penuh. Pengetahuan khusus ini paling baik disediakan oleh para pengelola database (DBA)

1.

Biaya pemrosesan data sangat tinggi http://tutiksusilowati.staff.fkip.uns.ac.id/2011/06/24/database-dan-manajemen-database/

DATABASE DAN SISTEM MANAJEMEN DATABASE


5.1. Hirarki dan Manajemen Data Hirarki Data meliputi: File adalah kumpulan catatan data yang berhubungan dengan subyek tertentu, contohnya file pegawai. Catatan adalah elemen data yang berhubungan dengan obyek tertentu. Data field adalah unit data terkecil yang tidak dapat dibagi lagi menjadi unit data tertentu. Manajemen Data Manajemen data adalah bagian dari manajemen sumber daya informasi yang mencakup semua kegiatan yang memastikan bahwa sumber daya informasi yang akurat, mutakhir, aman dari gangguan dan tersedia bagi pemakai. KEGIATAN MANAJEMEN DATA Kegiatan manajemen data mencakup : Pengumpulan data. Data yang diperlukan dikumpulkan dan dicatat dalam status formulir yang disebut dokumen sumber (source document) yang berfungsi sebagai input bagi sistem. Integritas dan pengujian. Data tersebut diperiksa untuk menyakinkan konsistensi dan akurasinya berdasarkan suatu peraturan dan kendala yang telah ditentukan sebelumnya. Penyimpanan. Data disimpan pada suatu medium seperti pita magnetik atau piringan magnetik. Pemeliharaan. Data baru ditambahkan, data yang ada diubah, dan data yang tidak lagi diperlukan dihapus agar sumber daya tetap mutakhir. Keamanan. Data dijaga untuk mencegah penghancuran, kerusakan, atau penyalahgunaan. Organisasi. Data disusun sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan informasi pemakai. Pengambilan. Data tersedia bagi pemakai

5.2. Kebangkitan Era Database Organisasi logis (logical organization) mengintegrasikan data dari beberapa lokasi fisik yang berbeda dan merupakan cara pemakai melihat data. Organisasi fisik (physical organization), sebaliknya merupakan cara computer melihat data sebagai file file yang terpisah. Tugas spesialis informasi adalah menyediakan organisasi logis yang diperlukan oleh pemakai dalam kendala dari organisasi fisik. Integritas logis dalam satu file

Dua pendekatn memungkinkan catatan catatan pada satu file dipih berdasarkan karakteristiknya daripada berdasarkan kuncinya. Pendekatan ini disebut inverted file danlinked list. Keduanya membutuhkan DASD. Inverted file. Inverted file adalah suatu file yang disimpan dalam suatu urutan tertentu, tetapi suatu indeks yang menyertainya memungkinkan catatan catatan dari file itu dipilih dalam urutan yang berbeda. Inverted file dirancang untuk memecahkan jenis masalah berupa permintaan manajer atas laporan yang mendaftarkan hanya catatan catatan tertentu dalam suatu file. Inverted file index seperti itu, juga sering disebut indeks sekunder. Linked list. Suatu file tersendiri, yaitu salesperson link, ditambahkan pada tiap catatan dalam file master wiraniaga. Field tersebut berisi link, atau pointer, yang menghubungkan semua catatan dari setiap wiraniaga. File yang berisi link filed disebut linked list. Integritas logis antara beberapa file Link digunakan untuk saling menghubungkan catatan- catatan dalam satu file dengan catatn catatan yang berhubungan dengan secara logis di file file lain. Sistem GE ini dimulai, yaitu integrated data store, dan merupakan langkah maju pertama menuju satu database terintegrasi dari beberapa file.

5.3. Konsep dan Struktur Database Konsep Database Database adalah suatu koleksi computer yang terintegrasi, diorganisasikan dan disimpan dalam suatu cara yang memudahkan pengambilan kembali. Integrasi logis dari catatan catatan dalam banyak file ini disebut konsep database. Dua tujuan utama dari konsep database adalah meminimumkan pengulangan dan mencapai independensi data. Independensi data adalah kemampuan untuk membuat perubahan dalam struktur data tanpa membuat perubahan pada program yang memproses data.

Struktur Database Hubungan eksplisit. Satu pendekatan untuk menetapkan hubungan eksplisit antara catatan catatan dari beberapa file adalah dengan menyusun catatan catatan tersebut dalam suatu hirarki, ini disebutstruktur hirarki. Suatu catatan yang memiliki anak catatan disebut parent, dan anak catatan itu disebutchildren. Hubungan implisit Hubungan implisit, yaitu hubungan yang dapat dinyatakan secara tidak langsung dari catatn data yang telah ada. Data dalam database relasional ada dalam bentuk tabel tabel yang disebut flat file. Flat file adalah suatu penyusunan data dua dimensi dalam kolom kolom dan baris baris. 5.4. Menciptakan dan Menggunakan Database Menciptakan Database

Menentukan kebutuhan data Definisi dari kebutuhan data adalah langkah kunci mencapai CBIS. Nama yang diberikan untuk deskripsi dari semua data perusahaan adalah model data perusahaan. Ada dua pendekatan dasar yang berorientasi proses dan model perusahaan. Menggunakan Database Pemakai database dapat berupa orang atau program aplikasi. Orang biasanya menggunakan database dari terminal atau komputer personal dan mengambil data dan informasi dengan menggunakan query language atau laporan yang telah dirancang lebih dahulu. Query languageadalah permintaan informasi dari data-base, dan query language adalah bahasa khusus yang user-friendly yang memungkinkan computer menjawab query. 5.5. Model Database Model yang menunjukkan elemen-elemen utama sistem manajemen database digambarkan dalam suatu model DBMS. Elemen-elemen tersebut meliputi data description language processor, performance statistic processor, modul backup/recovery, dan manajer database. Data description language processor mengubah kamus data menjadi skema database. Performance statistic processor memelihara statistik yang mengidentifikasi data apa yang sedang digunakan, siapa yang menggunakan, kapan digunakan, dan seterusnya. Modul backup/recovery menyelesaikan rekonstruksi database Manajer database bagi sistem manajemen database adalah seperti halnya prosesor bagi komputer. 5.6. Pengelola Database Spesialis informasi yang bertanggung jawab atas database disebut pengelola database (database administrator), atau DBA. Tugas DBA terbagi menjadi empat areal utama, yaitu: Perencanaan database meliputi kerjasama dengan para manajer untuk mendefinisikan skema perusahaan dan dengan para pemakai untuk mendefinisikan subskema mereka. Selain itu, DBA berperan penting dalam memilih perangkat keras dan perangkat lunak sistem manajemen database. Penerapan database mencakup penciptaan database yang sesuai dengan spesifikasi dari DBMS yang dipilih, serta menetapkan dan menegakkan kebijakan dan prosedur penggunaan database. Operasi database mencakup menawarkan program-program pendidikan bagi pemakai database, dan menyediakan bantuan saat diperlukan. Keamanan database meliputi pemantauan kegiatan database dengan menggunakan statistik yang disediakan DBMS. 5.7. Keuntungan DBMS Keuntungan DBMS meliputi: 1. Mengurangi pengulangan data. 2. Mencapai independensi data. Spesifikasi data disimpan dalam tiap program aplikasi. Perubahan dapat dibuat pada struktur data tanpa mempengaruhi program yang mengaksesdata. 3. Mengintegrasikan data dari beberapa file.

Saat file dibentuk sehingga menyediakan kaitan logis, organisasi fisik tidak lagi menjadi kendala. 4. Mengambil data dan informasi secara cepat. Hubungan logis query language memungkinkan pemakai mengambil data dalam hitungan detik atau menit 5. Meningkatkan keamanan. Baik DBMS mainframe maupun komputer mikro dapat menyertakan beberapa lapis keamanan seperti kata sandi, directori pemakai, dan bahasa sandi.
http://ekonomister.blogspot.com/2010/10/database-dan-sistem-manajemen-database.html

Hierarki Data (Data Hierarchy)

Data harus disusun secara teratur agar pengolahannya dapat dilakukan dengan baik dan efisien. Pengorganisasian data dapat dibagi dalam enam tingkatan, yaitu : 1. Bit adalah suatu sistem angka biner yang terdiri atas dua macam nilai saja, yaitu 0 dan 1. Sistem angka biner merupakan dasar dasar yang dapat digunakan untuk komunikasi antara manusia dan mesin (komputer) yang merupakan sekumpulan komponen elektronik dan hanya dapat membedakan dua keadaan saja (on dan off). Jadi bit adalah unit terkecil dari pembentuk data. 2. Byte adalah bagian terkecil yang dapat dialamatkan dalam memori. Byte merupakan sekumpulan bit yang secara konvensional terdiri atas kombinasi delapan bit. Satu bytedigunakan untuk mengkodekan satu buah karakter dalam memori. Contoh: Kode Ascii untuk J ialah 10101010. Jadi byte adalah kumpulan bit yang membentuk satu karakter (huruf, angka, atau tanda). Dengan kombinasi 8 bit, dapat diperoleh 256 karakter (= 2 pangkat 8). 3. Field atau kolom adalah unit terkecil yang disebut data. Field merupakan sekumpulan byteyang mempunyai makna. Contoh: Joni yang merupakan field nama. Jadi field ibarat kumpulan karakter yang membentuk suatu kata. 4. Record atau baris adalah kumpulan item yang secara logic saling berhubungan. Setiap record dapat dikenali oleh sesuatu yang mengenalinya, yaitu field kunci. Gambar 1 merupakan contoh dari record. Jadi record ibarat kumpulan kata yang membentuk satu kalimat yang berarti, misal gambar 1 mewakili kalimat: Joni memenmpuh mata kuliah MIS (kode IS101) dengan nilai A.

Gambar 1. Contoh Record

5. File atau tabel adalah kumpulan record yang sejenis dan secara logic berhubungan. Pembuatan dan pemeliharaan file adalah faktor yang sangat penting dalam sistem informasi manajemen yang memakai komputer. Jadi tabel ibarat kumpulan baris/record yang membentuk satu tabel yang berarti, misal gambar 2 mewakili tabel nilai mata kuliah MIS.

Gambar 2. Contoh File Kursus

6. Database merupakan kumpulan file-file yang berhubungan secara logis dan digunakan secara rutin pada operasi-operasi sistem informasi manajemen. Semua database umumnya berisi elemen-elemen data yang disusun ke dalam file-file yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, tersimpan di hardware komputer dan dengan software untuk melakukan manipulasi data untuk kegunaan tertentu. Jadi, suatu database adalah menunjukkan suatu kumpulan tabel yang dipakai dalam suatu lingkup perusahaan atau instansi untuk tujuan tertentu. Contoh suatu database adalah database akademik yang berisi file-file: mahasiswa, dosen, kurikulum, dan jadwal yang diperlukan untuk mendukung operasi sistim informasi akademik. Contoh suatu database sederhana ditunjukkan oleh gambar 3.
http://pbsabn.lecture.ub.ac.id/2012/05/hierarki-data-data-hierarchy/

Hirarki Data

Pendahuluan
Hierarki adalah urutan atau aturan dari tingkatan abstraksi menjadi seperti struktur pohon. Hierarki membentuk sesuatu pada beberapa aturan yang khusus atau berdasarkan peringkat (misalnya kompleksitas dan tanggung jawabnya). Konsep pewarisan (inheritance) merupakan prinsip hierarki ini, dimana metode dan / atau atribut yang ditentukan dalam sebuah objek kelas dapat diwariskan atau digunakan lagi oleh objek kelas lain di bawahnya. Satu sistem dapat mempunyai abstraksi hierarki yang banyak, contohnya : aplikasi financial, kita dapat mempunyai tipe-tipe pelanggan dan simpanan yang berbeda-beda. Sebagai contoh dari penggunaan level pada hierarki adalah pada suatu asset, dapat diturunkan tingkat abstraksinya menjadi hierarki Bank Account, dan Real / Estate, pada Bank Account dapat dibuat hierarki lagi untuk menurunkan lagi abstraksinya menjadi Checking, demikian juga pada Security dapat diturunkan menjadi stack dan Bond.

Data merupakan bentuk jamak dari datum, berasal dari bahasa Latin yang berarti "sesuatu yang diberikan". Dalam penggunaan sehari-hari data berarti suatu pernyataan yang diterima secara apa adanya. Pernyataan ini adalah hasil pengukuran atau pengamatan suatu variabel yang bentuknya dapat berupa angka, kata-kata, atau citra. Dan hirarki data itu sendiri dalam proyeksinya tehadap penggunaan di computer, merupakan bagian-bagian yang saling mnghubungkan 1 sama lainnya untuk membentuk suatu kumpulan informasi yang disajikan sebagai alat pneggunaan yang memiliki fungsi informasi yang berbeda-beda. Adapun beberapa penjelasannya akan dijelaskan dalam pembahasan seperti apa itu hirarki data, dsb.

Pembahasan
MODEL DATA HIRARKIS Model data hirarkis adalah model data paling tua yang pernah diterapkan dalam suatu DBMS. Model ini mengikuti pola hirarki pada suatu organisasi atau pada suatu keluarga, dimana terdapat rekaman data yang berfungsi sebagai bapak (parent-record) ada yang berfungsi sebagai anak (child-record), atau sebagai pimpinan dan anak-buah. Dalam model ini seorang bapak bisa memiliki lebih dari satu anak tetapi seorang anak hanya boleh memiliki satu bapak. Sebagai contoh basis-data yang menggambarkan rencana studi mahasiswa dimana seorang mahasiswa boleh mengambil beberapa matakuliah,ini sebagai salah satu contoh data hirarkis dan masih banyak lagi contoh yang lain, yang bisa kita pergunakan. Model Data Hirarkis Pada model diatas tidak direpresentasikan bahwa satu matakuliah diambil oleh beberapa mahasiswa, karena berarti menyalahi aturan dimana satu anak (kuliah) memiliki banyak bapak (mahasiswa). Model diatas akan menyebabkan timbulnya redudansi data, karena banyak kemungkinan bahwa matakuliah yang sama diambil oleh beberapa mahasiswa, sehingga recordmatakuliah tersebut direkam berkali-kali dibawah record-

mahasiswa yang mengambilnya. Disamping itu apabila ada matakuliah yang tidak diprogram-kan oleh mahasiswa maka ada kemungkinan record-nya tidak ada dalam database karena tidak memiliki parent.

Hierarki Data
Berdasarkan tingkat kompleksitas nilai data, tingkatan data dapat disusun kedalam sebuah hirarki, mulai dari yang paling sederhana hingga yang paling komplek. 1.basis data, merupakan sekumpulan dari bermacam-macam tipe record yang memiliki hubungan antar record. 2. berkas/file, merupakan sekumpulan rekaman data yang berkaitan denngan suatu objek. 3. record , merupakan sekumpulan field/atribut/data item yang saling berhubungan terhadap obyek tertentu - fixed length record, semua field dalam record memiliki ukuran yang tetap. - Variabel length record, field-field dalam record dapat memiliki ukuran berbeda (metode penandaan yang digunakan adalah :end of record marker, indikator panjang, dan tabel posisi record) 1. field/atribut/data item, merupakan unit terkecil yang disebut data,yang tidak dapat dipecah lagi menjadi unit lain yang bermakna. - fixed length field, memiliki ukuran yang tetap. - variabel length field, field-field dalam record dapat memiliki ukuran berbeda. 2. byte, adalah bagian terkecil yang dialamatkan dalam memori. byte mrupakan sekumpulan bit yang secara konvensional terdiri atas kombinasi delapan bit yang menyatakan sebuah karakter dalam memori (I byte= I karakter)

3. bit, adalah sistem binner yang terdiri atas dua macam nilai, yaitu 0 dan 1. sistem binner merupakan dasar yang dapat digunakan untuk komunikasi antara manusia dan mesin, yang merupakan serangkaian komponen elektronik dan hanya dapat membedakan 2 macam keadaan, yaitu ada tegangan dan tidak ada tegangan yang masuk ke rangkaian tersebut.

Penyimpanan data. Komputer mempunyai perangkat keras untuk media penyimpanannya. Memori eksternal adalah perangkat keras untuk melakukan operasi penulisan, pembacaan dan penyimpanan data, di luar komponen utama yang telah disebutkan di atas. Contoh dari memori eksternal adalah floppy disk, harddisk, cd-rom, dvd. Hampir semua memori eksternal yang banyak dipakai belakangan ini berbentuk disk/piringan sehingga operasi data dilakukan dengan perputaran piringan tersebut. Dari perputaran ini, dikenal satuan rotasi piringan yang disebut RPM (Rotation Per Minute). Makin cepat perputaran, waktu akses pun semakin cepat,namu makin besar juga tekanan terhadap piringan sehingga makin besar panas yang dihasilkan. Setiap memori eksternal memiliki alat baca dan tulis yang disebut head (pada harddisk) dan side (pada floppy). Tiap piringan memiliki dua sisi head/side, yaitu sisi 0 dan sisi 1. Setiap head/side dibagi menjadi lingkaran lingkaran konsentris yang disebut track. Kumpulan track yang sama dari seluruh head yang ada disebut cylinder. Suatu track dibagi lagi menjadi daerah-daerah lebih kecil yang disebut sector.

Pengaksesan data

Sistem akses adalah cara untuk mengambil informasi dari suatu file Pengersipan dan akses adalah : 1. Cara untuk membentuk suatu arsip / file dan cara pencarian recordrecordnya kembali 2. Sistem berkas dan Akses adalah system pengorganisasian, pengelolaan dan penyimpanan data pada alat penyimpanan eksternal dengan organisasi file tertentu. Pada system berkas dan akses penyimpanan data dilakukan secara fisik. 3. Teknik yang digunakan untuk menggambarkan dan menyimpan record pada file disebut organisasi file 4. Secara lebih spesifik pengersipan dan akses berhubungan dengan : 1. Insert : Menyisipkan data baru atau tambahan ke dalam tumpukan data lama 2. Update : mengubah data lama dengan data baru, perubahan ini bisa sebagian atau keseluruhan 3. Reorganisasi : penyusunan kembali record-record dari suatu file. Bentuk atau representasi dari data ada 2 yaitu : 1. Data Logik (Data rancangan), yaitu data yang hanya baru menjadi sebuah rencana data di level konseptual. Misalnya penggambaran data dengan metode E-R, model objek, model semantic, dan lain-lain. 2. Data Fisik, yaitu data yang sudah jadi, data yang merupakan hasil terakhir dari data logic yang biasanya disimpan dalam media penyimpanan. Klasifikasi Data dibagi menjadi 3, yaitu :

1. Data tetap, yaitu data yang tidak mengalami perubahan-perubahan, bersifat tetap dan biasanya dalam melakukan perubahan membutuhkan waktu yang lama. 2. Data tidak tetap, yaitu data yang mengalami perubahan secara rutin dan sukar untuk diprediksi karena sifatnya yang berubah-ubah. 3. Data yang bertambah menurut waktu, yaitu kelompok data ini biasanya merupakan gabungan data tetap dan data tidak tetap.

Pemrosesan data Pemrosesan data (Inggris : data processing) adalah jenis pemrosesan yang dapat mengubah data menjadi informasi atau pengetahuan. Pemrosesan data ini sering menggunakan komputer sehingga bisa berjalan secara otomatis. Setelah diolah, data ini biasanya mempunyai nilai yang informatif jika dinyatakan dan dikemas secara terorganisir dan rapi, maka istilah pemrosesan data sering dikatakan sebagai system informasi. Kedua istilah ini mempunyai arti yang hampir sama,pemrosesan data mengolah dan memanipulasi data mentah menjadi informasi (hasil pengolahan), sedangkan sistem informasi memakai data sebagai bahan masukan dan menghasilkan informasi sebagai produk keluaran.

Peranan DATABASE & DBMS Basis data (bahasa Inggris: database), atau sering pula dieja basisdata, adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan

suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi Istilah "basis data" berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya semakin luas, memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika, artikel ini mengenai basis data komputer. Catatan yang mirip dengan basis data sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis. Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai model basis data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah layman mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili denga menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan Model jaringan menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel.

Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis data (database management system/DBMS). Jika konteksnya sudah jelas, banyak administrator dan programer menggunakan istilah basis data untuk kedua arti tersebut. DBMS adalah perangkat lunak yang menangani semua pengaksesan database. Mempunyai fasilitas membaut, mengakses, memanipulasi dan memelihara basis data.

FUNGSI DBMS - Data Definition, DBMS harus dapat mengolah pendefinisian data - Data Manipulation, DBMS harus dapat menangani permintaan dari pemakai untuk mengakses data - Data Security & Integrity, DBMS harus dapatmemeriksa security dan integrity data yang didefinisikan oleh DBA - Data Recovery & Concurency, DBMS harus dapat menangani kegagalankegagalan pengaksesan database yang dapat disebabkan oleh sesalahan sistem, kerusakan disk, dsb.

- Data Dictionary, DBMS harus menyediakan data dictionary.

- Performance, DBMS harus menangani unjuk kerja dari semua fungsi sefisien mungkin. KOMPONEN DBMS - Sebuah DBMS (Database Management System) umumnya memiliki sejumlah komponen fungsional (modul) seperti : 1. File Manager, yang mengelola ruang dalam disk dan struktur data yang dipakai untuk merepresentasikan informasi yang tersimpan dalam disk. 2. Database Manager, yang menyediakan interfaceantara data lowlevel yang ada di basis data denganprogram aplikasi dan query yang diberikan ke sistem. 3. Query Processor, yang menterjemahkan perintahperintah dalam query language ke perintah low-level yang dapat dimengerti oleh database manager. 4. DML Precompiler, yang mengkonversi perintah DMLyang ditambahkan dalam sebuah program aplikasi kepemangin prosedur normal dalam bahasa induk. 5. DDL Compiler, yang mengkonversi perintah-perintahDDL ke dalam sekumpulan tabel yang mengandung metadata. Tabel-tabel ini kemudian disimpan dalam kamus data.

Sumber:
http://asihwinantu.wordpress.com/2008/11/03/hierarki-data/ http://dooweyjantan.blogspot.com/2010/11/hirarki-data.html

http://windha-kumala.web.ugm.ac.id/?p=76 http://iq-network.blogspot.com/2009/02/media-penyimpan.html www.khabib.staff.ugm.ac.id/downloads/lecture/pengantar.pdf aqwam.staff.jak-stik.ac.id/files/5.-berkas-dan-akses%5B3%5D.doc http://id.wikipedia.org/wiki/Pemrosesan_data eqin-informasi.yolasite.com/resources/Pemrosesan%20data.doc http://id.wikipedia.org/wiki/Basis_data http://java.unindra.net/node/39 http://basisdata121v.blogspot.com/2008/12/dbms-database-management-system-dbms.htm

http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2069530-pengertianhierarki/#ixzz1iRm1e2AU http://materikuliahti.com/sistem-berkas/model-data-hirarkis.html