Anda di halaman 1dari 5

METODE PELAKSANAAN

KEGIATAN

: PENINGKATAN PRODUKSI DAN MUTU KOMODITI


PERKEBUNAN.

NAMA PEKERJAAN LOKASI TAHUN ANGGARAN

: PEMBUATAN PAGAR UPP PERKEBUNAN MAAHAS. : KECAMAT LUWUK : 2010

PENDAHULUAN Metode Pelaksanaan Pekerjaan yang akan terapkan dalam pelaksanaan pekerjaan Tersebut diatas diuraikan secara garis besar, akan tetapi pada prinsipnya terurai dalam Sepesifikasi teknis untuk pekerjaan ini. LOKASI PEKERJAAN Gambaran tentang lokasi tersebar di wilayah Kabupaten Banggai, dan diperkirakan Tidak ada masalah sehingga kami memperkirakan bahwa pekerjaan tersebut dapat kami tangani dan dikerjakan dengan lancar dan baik sesuai waktu yang ditetapkan dalam perjanjian kontrak. METODE PENANGANAN Adapun penanganan yang akan kami tempuh dalam menangani pekerjaan tersebut, Adalah dengan tetap mengacu pada pedoman pedoman yang ada dalam menangani Pekerjaan sejenis.dengan sendirinya bahwah seluruh kegiatan terhadap setiap item pekerjaan didasarkan syarat syarat teknis yang terdapat dalm sfesifikasi teknis untuk pekejaan ini . GARIS GARIS BESAR METODE PELAKSANAAN Uraian garis besar metode pelaksanaan terhadap seluruh jenis pekerjaan yang ada Sesuai dengan daftar kuantitas, diuraikan secara ringkas.

UMUM (MOBILISASI) Langka awal yang ditempuh untuk kelancaran pelaksanaan suatu proyek adalah dengan Ketetapan pelaksanaan seluruh pkerjaan yang tercakup dalm item pekerjaan mobilisasi, Antara lain: 1. Penyediaan fasilitas kantor lapangan, Barak kerja, dan kebutuhan lainnya. 2. Mobilisasi perlengkapan sesuai dengan jadwal kebutuhan perlengkapan tersebut. 3. Pembangunan fasilitas kantor,Direksi keet, barak kerja, dan kebutuhan lainya, Serta perlengkapan lainya yang sesuai dengan kebutuhan lapangan. 4. Mobilisasi Personil Kontraktor dan tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan Pelaksanaan pekerjaan dimana diperlukan jadwal kebutuhan tenaga untuk menjadiPedoman dalam pengalaman tenaga kerja. Mobilisasi akan kami lakukan sesegera mungkin, untuk paling lambat 7 Hari setelah jadwal surat perintah mulai kerja (SPMK) dari pimpinan proyek dan akan segera menyiapkan Segalah sesuatu yang diperlukan untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan. Waktu yang diperlukan untuk pelaksanaan mobilisasi peralatan utama personil lapangan Tenaga kerja , kecuali peralatan yang di pandang perlu belum segera akan yang di gunakan. A. PENGUKURAN DAN PEMASANGAN BOUWPLANK Pengukuran dan Pemasangan Bouwplank dilakukan sekaligus untuk seluruh site agar Penagaturan perletakan bangunan dan agar tidak meleset seta menjaga kemunkinan Perubahan Perubahan atau mengeser sesuai keadaan. Sebelum Papan bouwplank dipasang , Terlebih dahulu papan yang akan di gunakan Di seyt hingga rata. Dan Halus. B. PEKERJAAN TANAH DAN PASIR : Galian Tanah : Pekerjaan ini harus mencakup penggalian, penanganan, pembuangan atau penumpukan tanah, dalam pekerjaan sub struktur bangunan guna memudahkan pelaksanaan khususnya dalam pekerjaan Bangunan. Urugan Tanah dan pasir : Pekerjaan ini Meliputi semua penimbunan kembali Bekas galian , urugan tanah dan pasir dibawah lantai, bawah pondasi , peninggian tanah akhir sub dan pekerjaan Lainnya sebagaimana tertera dalam gambar.

C. PASANGAN BATU ( BATU KALI, BATU KOSONG) Bagian Pekerjaan ini meliputi pasangan pondasi batu kali yang di buat untuk pondasi praktis di bawah sloof sebagai mana di nyatakan dalam spek atau gambar. Material: Batu Kali Yang di pakai harus dari jenis yang keras dan tidak keropos, serta mempunyai gradasi baik. Adukan yang dipergunakan pada pekerjaan pondasi ini terdiri dari 1: PC, Dan 4 Pasir Baik Batu, Pasir maupun adukan yang dipakai pada pkerjaan ini harus bersih dari lumpur dan kotoran. Pelaksanaan: Sebelum pasangan pondasi batu kali dilakukan terlebih dahulu harus diberi urugan pasir /timrisan pasir dan batu kosong dibawahnya Pekerjaan pasangan pondasi batu kali dilaksanakan sesuai dengan bentuk dan ukuran Sebagai mana dijelaskan dalam gambar. Pemasangan pondasi batu kali tidak dibenarkan sisi sisi batu kali saling bersentuhan akan tetapi diantaranya harus diisi speci (adukan). D. PASANGAN BATU BATA 1. Pasangan dinding batu bata dilaksanakan pada dinding pengisi dan pada tempat Tempat lainnya sebagaimana dinyatakan dalam gambar. Material: Batu bata yang digunakan haru Baru, Terbakar Baik, Keras dan tidak mudah patah. Aduakan yang yang digunakan untuk pasangan dinding bata adalah 1pc : 5 pasir (1/2 bata) dan 1pc : 5 pasir ( 1 bata) yang dipasang pada tempat-tempat tertentu sesuai dalam gambar. Sebelum batu bata dipasang, pemborong diwajibkan terlebih dahulu memperlihatkan contoh batu bata yang akan digunakan kepada direksi / pengawas Teknik Untuk mendapat persetujuan. Pelaksanaan: Sebelum di pasang batu bata hendaknya direndam dahulu ningga jenuh dan pasangan harus rapi sesuai dengan syarat pekerjaan yang lebih baik. Pada jarak tertentu pasangan batu tersebut perlu diperkuat dengan kolom, Dengan dimensi penulangan dan penempatan sesuai dengan gambar.

E. PEKERJAAN BETON BERTULANG Pekerjaan beton bertulang dilaksanakan pada sloof , kolom Beton , Rink Balok,. dengan memakai adukan 1pc: 2pr: 3 kr. Pelaksanaan beton bertulang : Dalam pekerjaan beton bertulang, hal yang pertama dilakukan adalah membuat tulangan sloof, kolom, kolom praktis, ringbalok. Pekerjaan pengecoran : Pekerjaan ini meliputi pekerjaan pengecoran, kolom, , ringbalok. Untuk Pengangkut adukan dipastikan sudah harus bersih, bebas dari kotoran. Dimensi Semua bagian beton tertera pada gambar rencana dan detail. Besar diameter tulangan minimal harus sesuai dengan ketentuan gambar. Bekesting dapat diperbolehkan untuk membongkar setelah beton telah mengalami Periode pengerasan sebagai mana diatur dalam peraturan yang ada yang sesuai dengan Syarat SKSNI atau PBI 1971. F. PEKERJAAN PAGAR BESI Pekerjaan Pagar Dan Pintu Pagar Terlebih Dahulu Dikerjakan pengelasan dalam artinya agar Disaat Pengecoran Tiang Pagar Dan Pintu Pagar Sudah Siap dilapangan pekerjaan. Teknis Pemasangan Pekerjaan Pagar Besi Minimalis + Logo Dan Pintu Pagar Besi Minimalais, dilakukan Atau di Kerjakan bersamaan Dengan Pengecoran Tiang Sehingga sudah disetel sesuai dengan apa yang ada dalam gambar. Atau spesifikasi Teknisnya. G. PEKERJAAN PONDASI DAN TIANG , KAWAT DURI. Dalam pekerjaan Pondasi dapat dibagi beberapa item pekerjaan yang meliputi : a. pekerjaan Galian Tanah Untuk Dudukan pondasi, Dalam Pengalian Pondasi Disesuiakan Dengan Pasangan Pondasi Dan Sesuai Gambar Yang Direncanakan. b. Pekerjaan Pasangan Pondasi Dan Sekaligus Dengan Tiang Kawat Duri. Pengecoran dilakukan dengan Pasir Dan Kerikilil sesuai dengan campuran dalam spek dan spesi yang dianjurkan dalan peraturan yang berlaku. c. Pekerjaan Pemasangan Kawat. Pemasangan kawat duri dilakukan dengan teliti karana agar supaya susunan kawat duri itu terlihat tegang dan rapi yang sesuai spesipikasi atau gambar yang ada dan kawat duri di jepit atau tiang kawat yang sudah dilubangi untuk menjepi paku agar supaya kawat kawat yang disusun itu tidak terlepas dari tiang.

H. PEKERJAAN PLESTERAN. Pekerjaan plesteran meliputi : a. plesteran dinding batu bata b. plesteran pondasi c. plesteran beton/kolom d. dll. Pelaksanaan plesteran : Sebelum Pekerjaan plesteran dilaksanakan, semua bidang yang akan diplester terutama dinding, harus dibasahi terlebih dahulu agar supaya speci dapat melekat dengan sempurna, dan siar siarnya harus telah/sudah dikeruk sehingga dalam melaksanakan pekerjaan plesteran dapat dilaksanakan dengan baik tanpa terjadi kendala dalam plesteran. Untuk semua dinding mengunakan aduakan yaitu :1 semen : 5 pasir. Dan 1 semen : 2 pasir. (untuk plesteran kedap air) Dan untuk plesteran pondasi dan beton digunakan adukan yaitu : 1 semen : 3 pasir. I. PEKERJAAN PENGECETAN. Sebelum pekerjaan pengecetan dilaksanakan, semua bidang bidang yang akan di cat Atau dipeletur harus dibersikan dari segala kotoran debu serta lubang lubang Bekas paku dan dumpul , diampalas sehingga kelihatan rata. J. PEKERJAAN LAIN - LAIN Yang Dimaksud Pekerjaan Lain Lain Pembersihan akhir pekerjaan, Pembuatan Dokumen, Alat Bantu Dalam pekerjaan, Dan Administrasi.

Luwuk , 24 September 2010 Penawar CV. CAHAYA TUNGGAL PERKASA

PICE A. SIWU DIREKTRIS