Anda di halaman 1dari 15

PEMERINTAH KOTA BALIKPAPAN DINAS PENDIDIKAN SMK NEGERI 1 BALIKPAPAN

Alamat : Jl. Marsma R. Iswahyudi Sepinggan, Telp. 0542761941 Fax. 0542761985 E-mail : sekolah@smkn 1-bpn.sch.id Online : http//www.smkn 1-bpn.sch.id BALIKPAPAN 76115

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Sekolah Mata Pelajaran Jumlah pertemuan Kompetensi Dasar Indikator : : : : : SMK NEGERI 1 BALIKPAPAN Kompetensi Keahlian Listrik 9 pertemuan Mengoperasikan Sistem Kendali Elektronik Menggunakan SCR untuk mengatur arus DC (Pertemuan ke-4)
a. b. Menjelaskan SCR sebagai pengatur arus DC Menjelaskan fungsi, prinsip kerja dan karakter-

Standar Kompetensi :

istik SCR

c.

Memilih dan menggunakan SCR sebagai pen-

gatur arus DC sesuai dengan spesifikasi SCR pada system kendali d. SCR Mengidentifikasikan spesifikasi dan kapasitas sesuai kebutuhan pengaturan arus DC system

kendali.

Alokasi waktu

360 menit (8 x 45 menit)

F12_008_0

1/12

PEMERINTAH KOTA BALIKPAPAN DINAS PENDIDIKAN SMK NEGERI 1 BALIKPAPAN


Alamat : Jl. Marsma R. Iswahyudi Sepinggan, Telp. 0542761941 Fax. 0542761985 E-mail : sekolah@smkn 1-bpn.sch.id Online : http//www.smkn 1-bpn.sch.id

BALIKPAPAN 76115

I. Tujuan Pembelajaran
1. Menjelaskan SCR sebagai pengatur arus DC 2. Menjelaskan fungsi, prinsip kerja dan karakteristik SCR

3. Memilih dan menggunakan SCR sebagai pengatur arus DC sesuai dengan


spesifikasi SCR pada system kendali

4. Mengidentifikasikan spesifikasi dan kapasitas SCR sesuai kebutuhan pengaturan arus DC system kendali.

II. Materi Pembelajaran SCR (Silicon controlled Rectifier). SCR artinya penyearah silicon yang terkendali dan di dalam praktek sehari hari di pakai untuk pengaturan daya. Penggunaan SCR sebagai pengatur daya atau untuk saklar sangat menguntungkan karena tidak ada kontak kontak arus karena terbakar. SCR ini dapat di pakai untuk pengatur daya yang besar besar. Sedangkan SCR itu sendiri memerlukan daya arus yang sangat kecil. Adapun simbol dan ekivalen dari scr sebagai berikut: A

F12_007_0 2/14

PEMERINTAH KOTA BALIKPAPAN G K DINAS PENDIDIKAN SMK NEGERI 1 BALIKPAPAN


Alamat : Jl. Marsma R. Iswahyudi Sepinggan, Telp. 0542761941 Fax. 0542761985 E-mail : sekolah@smkn 1-bpn.sch.id Online : http//www.smkn 1-bpn.sch.id

BALIKPAPAN 76115

Dari kesimpulan gambar di atas kita ketahui bahwa SCR ini mempunyai 3 elektroda yaitu (a) Anoda, (g) Gate,dan (k) Katoda sehingga scr ini bekerja sama halnya seperti pada dioda yaitu menghantarkan arus hanya dari anoda ke katoda dan bila di beri reverse bias, ia tidak menghantarkan arus Adapun cara kerja SCR ini sebagai berikut: Pada saat gate terbuka dan anoda di beri tegangan positif sedangkan katoda di beri tegangan negatif, maka arus anoda yang mengalir dari anoda ke katoda sama dengan jumlah arus arus bocor dari kedua transistor IA = ICO1 + ICO2 Kurva karakteristik pada gambar 1b menunjukkan bagaimana arus Gate yang masuk ke SCR menentukan besarnya tegangan yang diperlukan dari Anoda ke Katoda untuk membuat SCR hidup atau menghantar . Jika Gate terbuka (IG=0), dengan tegangan maju diterapkan ke Anoda -Katoda,SCR dalam keadaan mati. Namun jika tegangan Anoda - Katoda melampaui tegangan dadal UBo,SCR akan menghantar,dan arus hanya akan dibatasi oleh tegangan sumber dan tahanan luar (tahanan yang dihubungkan seri dengan SCR). Pada kondisi dadal kurva karakteristik digambarkan sebagai garis putus-putus, karena keadaan ini tidak stabil, daerah pensaklaran cepat.

F12_007_0 3/14

Jika arusPEMERINTAH Gate bertambah,tegangan dadal maju berkurang, sehingga untuk niKOTA BALIKPAPAN lai IG yang sangat besarPENDIDIKAN (sekitar 50 mA).SCR akan hidup segera setelah DINAS tegangan diterapkan. SMK NEGERI 1 BALIKPAPAN
Alamat : Jl. Marsma R. Iswahyudi Sepinggan, Telp. 0542761941 Fax. 0542761985 E-mail : sekolah@smkn 1-bpn.sch.id Online : http//www.smkn 1-bpn.sch.id

BALIKPAPAN 76115

Sekali SCR on arus genggam (holding current) IH diperlukan untuk menjaga alat tetap on. Jika arus lebih rendah dari IH dengan cara menaikkan hambatan luar, SCR akan mati. Perlu diperhatikan bahwa sekali SCR on,gerbang tidak dapat mengontrol lagi,tidak dapat membuat SCR off. Hanya jika UA-K dikurangi ke nol atau jika arus dikurangi dibawah IH alat akan mati.

F12_007_0 4/14

PEMERINTAH KOTA BALIKPAPAN IA DINAS PENDIDIKAN SMK NEGERI 1 BALIKPAPAN


K e a d a a n m e n g h a n ta r Alamat : Jl. Marsma R. Iswahyudi Sepinggan, Telp. 0542761941 Fax. 0542761985

E-mail : sekolah@smkn 1-bpn.sch.id Online : http//www.smkn 1-bpn.sch.id

BALIKPAPAN 76115
IG 2 > IG 1 IG 1 = > 0

IG = 0 T e g a n g a n b a lik m a k s im u m A r u s g e n g g a m IH A ru s b o c o r

UAK UBO D a e r a h b a lik m a t i D a e r a h m a t i m a ju

Gambar 1b. Karakteristik SCR

C. Analisis SCR SCR dapat dianalisis dengan cara menggunakan persamaan dua transistor yang membagi SCR ditengah-tengah, seperti Gambar 2.

F12_007_0 5/14

PEMERINTAH KOTA BALIKPAPAN DINAS PENDIDIKAN SMK NEGERI 1 BALIKPAPAN P

A IA Q 2 ,h fe 2 IC o 2 IC 2 G IG T

P N P N

Alamat : Jl. Marsma R. Iswahyudi Sepinggan, Telp. 0542761941 I C 1 Fax. 0542761985


Q 1 ,h fe 1 E-mail : sekolah@smkn 1-bpn.sch.id Online : http//www.smkn 1-bpn.sch.id G

N P N

BALIKPAPAN P 76115

IC o 1

(a)

(b) Gambar 2.

(c)

Misalkan tegangan positip diterapkan pada Anoda terhadap Katoda, tanpa adanya sinyal Gate. Arus anoda dalam keadaan ini hanya terdiri dari arus bocor kedua transistor, IA = ICO1 + ICO2 Ingat bahwa persamaan arus dasar untuk suatu transistor CE. IC = . IB + ( + 1) ICo = . IB + ..ICo + ICo = .( IB + ICo) + ICo = hFE (IB + ICo) + Ico ..................... (1).

Pada Q1 : Perhatikan, bahwa arus Basis IB untuk Q1 merupakan arus kolektor bagi Q2, IC2. IC1 =hFE1 (IC2 + IC01) + IC01 ....................... (2)

F12_007_0 6/14

Pada Q2 : Perhatikan bahwa arus Basis IB BALIKPAPAN untuk Q2 adalah arus kolektor bagi Q1,IC1. PEMERINTAH KOTA DINAS PENDIDIKAN IC2 = hFE2 (IC1+ IC02) +IC0 2 .........................(3) SMK NEGERI 1 BALIKPAPAN Karena IA = IC1 + IC2.
1 2 01 02

Alamat : Jl. Marsma R. Iswahyudi Sepinggan, Telp. 0542761941 Fax. 0542761985 E-mail sekolah@smkn Online : http//www.smkn 1-bpn.sch.id =: (1 + hFE ) (1 1-bpn.sch.id + hFE ) (IC + IC )

1- hFE1 x hFE2

BALIKPAPAN 76115

Dengan tanpa arus Gate marilah kita buktikan bahwa persamaan akan membuktikan rumus awal kita yaitu IA = IC01 + IC 02 Tanpa adanya arus Gate ( IE = 0 ) maka hFE mendekati nol, ini merupakan sifat transistor silikon. Sehingga penguatan loop ,G = hFE1 x hFE2, jauh lebih kecil dari 1 dan dalam persamaan untuk IA kita dapatkan: IA = (IC01 + IC02) (1 + 0+) (1 + 0+) 1 - 0+ x 0+ IC01 +IC02 0+ menyatakan suatu besaran sedikit lebih besar dari 0. Maka SCR mati dan membuktikan hambatan yang tinggi. Sekarang misalkan suatu tegangan positif diterapkan dari Gate ke Katoda untuk menginjeksikan lubang ke Basis Q1, ini merupakan bias maju bagi sambungan Basis Emiter, menambah IC1.

F12_007_0 7/14

PEMERINTAH KOTA BALIKPAPAN DINAS PENDIDIKAN Namun arus kolektor adalah 1 juga arus Basis Q2, sehingga transistor Q2 hidup, SMK ini NEGERI BALIKPAPAN
Alamat : Jl. Marsma R. kolektor Iswahyudi Sepinggan, Telp. 0542761941 Fax. 0542761985 menambah arus dan emitornya. Arus kolektor Q2 sekarang

dapat

menjadi arus trigger dan menyebabkan Q1 lebih menghantar lagi.


BALIKPAPAN 76115

E-mail : sekolah@smkn 1-bpn.sch.id Online : http//www.smkn 1-bpn.sch.id

Kejadian ini merupakan umpan balik positip internal, sampai kedua transistor dikendalikan ke keadaan jenuhnya, semua sambungan terbias maju dan arus Anoda IA hanya dibatasi oleh tegangan dan hambatan luar.

Memutuskan IGT setelah IA mencapai arus penguncian /latching ( 3x IH) tidak akan mematikan SCR, jadi hanya suatu pulsa arus diperlukan untuk memicu SCR ON. Setelah SCR dipicu hFE1 dan hFE2 mendekati 1, jadi persamaan dalam kondisi hidup adalah: IA = (1 + 1-) (1 + 1-) (IC01 + IC02) 1 - 1- x 1 4 (IC01 +IC02) 0+ 1- menyatakan suatu besaran yang sedikit kurang dari 1. Tentu saja dalam praktek arus tidak dapat mencapai harga yang tidak tentu, namun bertambah sampai suatu batas yang ditentukan oleh rangkaian luar. SCR dapat juga dipicu hidup dengan cara sebagai berikut : 1. Teganan yang tinggi dari Anoda ke Katoda (lebih besar dari Ubo), ICo dapat membesar, menyebabkan efek banjir, G = hFE1 X hFE2. 1

F12_007_0 8/14

PEMERINTAH KOTA BALIKPAPAN DINAS PENDIDIKAN 2. Oleh kapasitansi sambungan PN, suatu laju kecepatan kenaikan tegangan SMK NEGERI 1 BALIKPAPAN
Alamat : Jl. Anoda Marsma ke R. Iswahyudi Telp. 0542761941 Fax. 0542761985 dari Katoda, Sepinggan, dv/dt akan menyebabkan suatu arus pengisian E-mail : sekolah@smkn 1-bpn.sch.id Online : http//www.smkn 1-bpn.sch.id

I = C.

dv/dt, yang akan menyebabkan G 1 (laju kritis khas kenaikan tegangan pada TC = 100 adalah 200V/sec).
BALIKPAPAN 76115

3. Kenaikan temperatur yang akan menyebabkan arus bocor bertambah, sehingga G 1.

III.Metode/ Media Pembelajaran 1. Praktek IV. Langkah-langkah Pembelajaran No. 1 Kegiatan Waktu 45 Pendahuluan : Memberi salam dan mengabsensi siswa. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Apersepsi Guru mengingatkan kembali materi pelajaran terdahulu tentang komponen aktif elektronika Prasyarat pengetahuan Untuk mempelajari materi pertemuan ini diharapkan siswa memahami konsep tentang SCR Motivasi Guru mengajukan pertanyaan yang memberikan semangat tentang manfaat mempelajari materi tentang SCR Kegiatan Inti Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok kemudian tiap kelompok terdiri dari maksimum empat siswa. Siswa melakukan praktek sesuai jobsheet. Penutup - Guru bersama siswa membuat kesimpulan pembelajaran. 270

45

F12_007_0 9/14

- Guru mengevaluasi jalannya proses belajar mengajar dan harapan-harapan PEMERINTAH KOTA BALIKPAPAN pada pertemuan berikutnya. DINAS PENDIDIKAN - Guru memberikan tugas-tugas tambahan yang diperlukan untuk menambah pengetahuan siswa SMK atau melatih materi pertemuan untuk dapat dikerjakan di NEGERI 1 BALIKPAPAN rumah. Alamat : Jl. Marsma R. Iswahyudi Sepinggan, Telp. 0542761941 Fax. 0542761985 - Guru memberikan evaluasi hasil kegiatan praktek.
E-mail : sekolah@smkn 1-bpn.sch.id Online : http//www.smkn 1-bpn.sch.id

BALIKPAPAN 76115

F12_007_0 10/14

PEMERINTAH KOTA BALIKPAPAN V. DINAS PENDIDIKAN Sumber / Alat / Bahan SMK NEGERI 1 BALIKPAPAN 1. Dasar-dasar elektronika, Owen Bishop
Alamat : Jl. Marsma R. Iswahyudi Sepinggan, Telp. 0542761941 Fax. 0542761985 E-mail : sekolah@smkn 1-bpn.sch.id Online : http//www.smkn 1-bpn.sch.id

2. SCR

3. LCD

BALIKPAPAN 76115

4. Laptop 5. Spidolengetahui/menyetujui,a Sekolah, an, M.Pd rt 19590518 198603 1 VI. Teknik Ragam Soal : 1. Jelaskan fungsi SCR. Jawab : Fungsi SCR adalah sebagai pengatur sumber DC dan juga dapat difungsikan sebagai saklar. Skor : 10 Penutup : Tes tertulis : Soal Essay ran,

F12_007_0 11/14

PEMERINTAH KOTA BALIKPAPAN DINAS PENDIDIKAN SMK NEGERI 1 BALIKPAPAN


Alamat : Jl. Marsma R. Iswahyudi Sepinggan, Telp. 0542761941 Fax. 0542761985 E-mail : sekolah@smkn 1-bpn.sch.id Online : http//www.smkn 1-bpn.sch.id

BALIKPAPAN 76115

2.
A

Gambarkan simbol SCR lengkap dengan pembentukannya.


A IA

P
P N P N G

Q 2 ,h fe 2 IC o 2 IC 1 Q 1 ,h fe 1 IC o 1 IG T IC 2 G

N P N

N P

K Simbol SCR Skor : 20

F12_007_0 12/14

PEMERINTAH KOTA BALIKPAPAN DINAS PENDIDIKAN SMK NEGERI 1 BALIKPAPAN


Alamat : Jl. Marsma R. Iswahyudi Sepinggan, Telp. 0542761941 Fax. 0542761985 E-mail : sekolah@smkn 1-bpn.sch.id Online : http//www.smkn 1-bpn.sch.id

BALIKPAPAN 76115

3.

Gambarkan karakteristik SCR

Jawab :
IA

K e a d a a n m e n g h a n ta r

IG 2 > IG 1 IG 1 = > 0

IG = 0 T e g a n g a n b a lik m a k s im u m A r u s g e n g g a m IH A ru s b o co r

UAK UBO D a e r a h b a lik m a t i D a e r a h m a t i m a ju

Arus holding -VAK VRU Arus bocor VBO +VAK teg tembus Skor : 30

F12_007_0 13/14

PEMERINTAH KOTA BALIKPAPAN DINAS PENDIDIKAN SMK NEGERI 1 BALIKPAPAN


Alamat : Jl. Marsma R. Iswahyudi Sepinggan, Telp. 0542761941 Fax. 0542761985 E-mail : sekolah@smkn 1-bpn.sch.id Online : http//www.smkn 1-bpn.sch.id

4.

Jelaskan prinsip kerja SCR sesuai gambar karakteristiknya.

BALIKPAPAN 76115

Kurva karakteristik pada gambar 1b menunjukkan bagaimana arus Gate yang masuk ke SCR menentukan besarnya tegangan yang diperlukan dari Anoda ke Katoda untuk membuat SCR hidup atau menghantar . Jika Gate terbuka (IG=0), dengan tegangan maju diterapkan ke Anoda -Katoda,SCR dalam keadaan mati. Namun jika tegangan Anoda - Katoda melampaui tegangan dadal UBo,SCR akan menghantar,dan arus hanya akan dibatasi oleh tegangan sumber dan tahanan luar (tahanan yang dihubungkan seri dengan SCR). Pada kondisi dadal kurva karakteristik digambarkan sebagai garis putusputus, karena keadaan ini tidak stabil, daerah pensaklaran cepat. Jika arus Gate bertambah,tegangan dadal maju berkurang, sehingga untuk nilai IG yang sangat besar (sekitar 50 mA).SCR akan hidup segera setelah tegangan diterapkan. Sekali SCR on arus genggam (holding current) IH diperlukanuntuk menjaga alat tetap on. Jika arus lebih rendah dari IH dengan cara menaikkan hambatan luar, SCR akan mati. Perlu diperhatikan bahwa sekali SCR on,gerbang tidak dapat mengontrol lagi,tidak dapat membuat SCR off.

F12_007_0 14/14

PEMERINTAH KOTA BALIKPAPAN DINAS PENDIDIKAN SMK NEGERI 1 BALIKPAPAN


Alamat : Jl. Marsma R. Iswahyudi Sepinggan, Telp. 0542761941 Fax. 0542761985 E-mail : sekolah@smkn : http//www.smkn 1-bpn.sch.id Hanya jika UA-K1-bpn.sch.id dikurangiOnline ke nol atau jika arus dikurangi

dibawah IH

alat akan mati.

BALIKPAPAN 76115

Skor : 40

Balikpapan, 1 Juli 2010 Mengetahui/menyetujui, Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran,

Drs.HM.Usman, M.Pd NIP. 19590518 198603 1

Andi Sri Irtawaty, ST, SPd

F12_007_0 15/14